Skip to main content

Edisi 239

Page 1

CMYK

Penyeludupan Rokok Non Cukai Dari Pelabuhan Sijantung Marak KORAN UMUM

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

Baca Hal 9

Mau Pasang Iklan Hubungi

0778-479646

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Media Terverifikasi

Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

Edisi : # 239 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Opini

Nasabah Bank NISP Dirampok, Uang Rp 500 Juta Lenyap

MASYARAKAT HARUS JELI DAN CERDAS MEMILIH CALEG 2019 MENDATANG

BATAM, RAKYAT MEDIA-Aksi perampokan dengan modus gembos ban saat ini sedang diselidiki polisi. Sebelumnya salah seorang nasabah Bank NISP di Palm Pring menjadi korban. Uang Rp 500 juta digasak perampok Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan. Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengejaran. Pihaknya sendang mengembangkan kasus ini”Masih kami kejar, saya dan

Oleh : Mawardi Pemimpin Redaksi TAHUN 2019 sudah di depan mata. Perhelatan besar segera digelar. Pemilihan umum (Pemilu) anggota DPR, DPRD, DPD, dan Presiden jika tidak ada aral melintang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019. Maka tahapan demi tahapan telah, sedang dan akan dilaksanakan oleh para penyelenggara yang ditunjuk oleh negara. Berbagai aturan main dan perundang-undangan pun sudah pula disiapkan sedemikian rupa agar semua berjalan degan baik.Ending-nya, publik berharap agar terpilihpara calon wakil rakyat di perlemen yang berkualitas sehingga diharapkan dapat memperjuangan kepentingan rakyat. Pelaksanaan Pemilumemang masih9 bulan lagi, namun pemandangan di sekitar kita sudah mulai terlihat, berbagai spanduk, banner, baliho, para calon yang akan majusudah mulaibertebaran di sudut-sudut kota untuk menarik simpati masyarakat. Meski spanduk, banner dan baliho yang dipasang masih sebatas ucapan selamat Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H. Namun masyarakat sudah mengerti maksud dan tujuan pemasangan spanduk, banner dan baleho tersebut.Setiap calon mengiklankan dirinya serta photonya dengan background Pemimimpin Partainya masing-masing. Dengan banyaknya pilihan tersebut, tentunya masyarakat dituntut untuk jeli, bijak dan berpikir matang dalam memilih calon wakil rakyat yang akan diamanahkannya sebagai wakil rakyat. Mengapa demikian ?Karena saya yakini bahwa pilihan masyarakat dalam Pemilu Legislatif adalah persoalan serius dalam menentukan nasib masyarakat itu sendiri setidaknya untuk jangka waktu 5 tahun kedepan. Kita semua tahu bahwa perhelatan pemilu adalah merupakan bagian dari manipestasi kedaulatan rakyat yang diselenggarakan dengan menggunakan biaya yang cukup besar.Sangat disayangkan apabila hasil dari pelaksanaan Pemilu Legislatif hanya mampu menghasilkan wakil-wakil rakyat yang tidak bisa berbuat untuk kepentingan rakyatnya. Salah memilih berarti kita telah menyia-nyiakan kesempatan untuk sebuah perbaikan kehidupan dimasa yang akan datang, kehidupan masyarakat sesuai dengan yang dicita-citakan. Oleh sebab itu, upaya mendorong masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu April 2019 mendatang perlu di dengungkan jauh jauh hari oleh berbagai kalangan, agar masyarakat tidak salah memilih. Sudah jadi rahasia umum bahkan orang yang paling bodoh di negeri ini pun tahu bahwa duduk di kursi dewan menyenangkan. Siapa yang tidak

Bersambung ke Hal 2

Shareefa Daanish

Sukses Bintangi Film Horor JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Aktri cantik Shareefa Daanish tak menampik bila banyak publik yang menyukainya bermain film yang bergenre horor. Pasalnya aktingnya dalam film Rumah Dara sukses membuat publik ketakutan. Kendati handal berakting dalam film bergenre horor, tetapi aktris 36 tahun ini rupanya ingin mengeksplorasi kemampuannya dalam film genre lain. “Sebenarnya kalau sebagai seorang aktris pengennya mengeksplor kemampuannya di berbagai genre kan. Tapi kan kebetulan sebelum-sebelumnya saya udah main film

Bersambung ke Hal 2

KANTOR Bank NISP di Palm Pring

kawan kawan sedang diluar kota semoga bisa segera kita tangkap pelakunya,” kata Andri, kepada wartawan Senin (18/6/2018) lalu. Siregar, juru parkir di depan bank tersebut kaget setelah mengetahui adanya kejadian perampokan itu. Korban diketahui bernama Shandi, salah satu nasabah Bank OCBC NISP Palm Spring. Kejadian ini sudah seminggu lalu menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Menurut nya saat itu memang, ada beberapa orang di dalam mobil sedan jenis Corona berwarna merah yang mencurigakan.Mobil itu mengikuti korban yang baru keluar dari bank. ”Saat itu ada mobil yang mencurigakan. Dia tampak membuntuti. Awalnya sih parkir di dekat restoran tak jauh dari bank ini,” kata Regar. Mobil itu beberapa kali pindah

Bersambung ke Hal 2

Pelabuhan Sijantung Senilai Rp 17,3 Miliar Diterlantarkan

Tak Difungsikan, Disewakan Kepada Pihak Lain BATAM, RAKYAT MEDIA-Sejumlah proyek pembangunan yang bersumber dana APBD Pemerintah Provinsi Kepri yang mubazir atau mangkrak. Salah satu diantaranya adalah pembangunan pelabuhan di Sijantung jembatan V Barelang. Pelabuhan yang dibangun tahun 2014 menghabiskan dana APBD sebesar Rp 17,3 Miliar itu, belum difungsikan, tapi oleh pihak Dinas Perhubungan Provinsi Kepri justru disewakan kepada pihak lain. Padahal, keberadaan pelabuhan ini dirancang untuk memperpendek jalur pelayaran, Kota Batam dan Kabupaten Linggasehinggadapat mendorong pertumbuhan ekonomi barubagi masyarakat di Proivinsi Kepri, terutamapemasaran hasil produksi pertanian Kabupaten Lingga, keKota Batam.Ironinya pelabuhan yang dibangun dengan biaya yang cukup besar tersebutditerlantarkan begitu saja. Pihak Dinas Perhubungan Provinsi Kepri dan Pemer-

Bersambung ke Hal 2

PEMBANGUNAN pelabuhan Sijantung jembatan V Barelang

SALAH satu lori kren milik PT Snepac Shipping sedang membongkar barang

PT Bandar Abadi Shipyard Tutup-tupi Penyebab Kecekaan Pekerja BATAM, RAKYAT MEDIA-Kasus keceakaan kerja yang terjadi di PT Bandar Abadi Shipyard Sabtu (9/6) lalu, sepertinya akan mengendap atau dipetieskan. Hal itu terungkap saat media ini akan menkonfirmasikan kembai perihal kronologis terjadinya kecelakaan kerja tersebut Selasa (12/6) siang ke kantor PT BAS Tanjung Uncang. Sejumlah wartawan beberapa hari ini memang ramai akan mengkonfirmasi atas terjadinya kecelakaan kerja tersebut hingga merenggut nyawa dua orang karyawannya. Petugas Satpam di pintu depan menyebut, bahwa management atau pimpinan tidak mengijinkan wartawan masuk selain hanya beberapa orang saja. “Baru saja hanya diijinkan dua orang masuk war Bersambung ke Hal 2

KANTOR PT Bandar Abadi Shipyard di Tanjung Uncang Batam

Gubernur Kepri Nurdin Basirun

Tinjau Proyek Stadion Dompak TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pengerjaan proyek stadion bola kaki di Pulau Dompak Tanjungpinang terus digesa Pemprov Kepri.Gubernur Kepri H Nurdin Basirun bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerahkembali meninjau proyek tersebut, Jumat (22/6/2018) siang.Dia mengatakan, Allah telah mem-

berikan anugerah berupa alam yang indah kepada masyarakat kota Tanjungpinang. Keindahan alam tersebut harus dikelola sedemikian sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat.”Kita akan menata pulau Dompak ini sehingga berguna bagi masyarakat. Kalau ada duit, kita akan ter Bersambung ke Hal 2

Manager Bintan Agro Resort Liu Eu Fung: Semua Aparat Sudah Diatur

Ombudsman RI Soroti TKA Ilegal Asal Tiongkok di Bintan, Kepulauan Riau BINTAN, RAKYAT MEDIA-Ombudsman Republik Indonesia mengungkapkan, banyak tenaga kerja asingyang mayoritas warga negara Tiongkok masuk ke Indonesia secara ilegal. Berdasarkan hasil investigasi mereka, TKA ilegal asal Tiongkok tersebut terkonsentrasi di sepuluh daerah, di antaranya Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan Timur. “Selanjutnya, di Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Papua Barat. 10 wilayah dengan konsentrasi tenaga kerja asing paling banyak,” kata Anggota Ombudman RI Bidang Pengawasan Sumber Daya Alam, Tenaga Kerja dan Kepegawaian, Laode Ida di Gedung Ombudsman RI, kepada wartawan belum lama ini di Jakarta. Laode menjelaskan, hasil investigasi menemukan bahwa 90 persen dari TKA

yang bekerja di perusahaan perusahaan tersebut merupakan pekerja kasar yang bekerja di berbagai sektor. Mayoritas para TKA itu dari Cina yang melanggar perundang-undangan. ”Tenaga kerja asing yang dibolehkan itu level supervisor atau manajer. Tapi ini 90 persennya malah bertopi kuning (pekerja kasar),” ungkap Laode. Selain itu, pihaknya menemukan bahwa para TKA dibayar tiga kali lebih besar daripada pekerja kasar lokal. ”Informasi dilapangan tenaga lokal hanya digaji 1/3 dari gaji TKA. Ini bentuk diskriminasi,” tuturnya. Oleh karena itu, Ombudsman mendesak Kementerian Tenaga Kerja dan instansi terkait menindak tegas. Kemenaker diminta membuat sistem teknologi informasi terintegrasi khusus tentang penempatan dan penga-

Bersambung ke Hal 2

SALAH satu hotel Bintan Agro Beach resort


SAMBUNGAN

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Nasabah Bank parkir.Bahkan saat korban usai menarik uang di bank dan berangkat dengan mobil, kawanan itu mengikuti.”Mereka buru-buru. Saya mau minta ongkos parkir langsung dilempar koin saja, mereka sepertinya mengikuti mobil korbannya,” terang Regar. Menurutnya di dalam mobil ada sekitar enam orang. Tak lama berselang, polisi datang melakukan olah TKP.Ia baru mendapat informasi adanya perampokan salah satu nasabah di jalan dengan cara menghentikan mobil korban yang sudah digembosi sebelumnya. Shandi ternyata menarik uang

Sambungan Hal. 1 sebanyak itu untuk membayar upah pekerja proyek bangunan milik Agung Podomoro Group. “Saya nggak sangka kalau yang pakai mobil merah tersebut sebagai pelaku aksi gembos ban yang merampok nasabah bernama Shandi,” ujarnya Sementara itu, Nurdin sekuriti Bank OCBS NISP, Palm Spring mengatakan, bahwa Shandi melakukan penarikan uang pada pukul 14.00 WIB saat itu sebanyak Rp 500 juta”Benar Shandi melakukan penarikan uang pada pukul 14.00 sebanyak Rp 500 juga dan saat itu suasana di dalam bank seingat saya sedang ramai menjelang

Sukses Bintangi drama. Sudah main drama komedi, kebetulan terakhir-terakhir horor mungkin karena orang kayaknya lebih suka saya di horor i don’t know,” ujar Shareefa Daanish saat dijumpai di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Lebih lanjut, ibu anak satu ini memang tak menampik untuk sekarang banyak tawaran film genre horor.Kesempatan tersebut pun diambil olehnya, terlebih cerita yang ditawarkan dianggap bagus oleh wanita kelahiran London 21 Juni 1982 itu. “Jadi kayak tawarannya saat ini lebih banyak di genre itu, saya

pikir kenapa harus dilewatkan. Ya selama filmnya saya suka ceritanya, why not?,” sambungnya. Daanish membeberkan bahwa ada film baru yang akan dibintanginya pada 2018. Meski film belum memberitahukan judul filmnya, Daanish tampaknya akan kerepotan lantaran harus membagi waktu syuting sinetron striping dan syuting film terbarunya. “Sebenarnya kalau film udah ada rencana dari tahun lalu. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya diundur. Sampai akhirnya ada kemungkinan saya bagi waktu

Tak Difungsikan intah Kota Batam, yang mengucurkan anggaran untuk pembangunan pelabuhan itu terkesan saling lempar tanggungjawab siapa yang akan mengelola pelabuhan tersebut. Wali Kota Batam, HM Rudi, beberapa waktu lalu kepada wartawan mengakui, Pelabuhan Sijantung belum dikelola, walau pembangunan dilakukan Pemko dan Pemprov, namun Rudi menyebutkan jika leading sector-nya di Pemprov Kepri. Hingga saat ini belum ada kepastian kapan akan mulai dikelola pemko dan pemprov, melalui badan usaha kepelabuhanan (BUP) seperti direncanakan sebelumnya. Pemko Batammemang berpeluang untuk mengelola pelabuhan yang letaknya di Galang itu. Dimana, Pemko akan mencari jalan dalam mengelola, jika Pemprov Kepri menyerahkan pengelolaannya ke Pemerintah Kota Batam. Tapi saat pembangunan berjalan tahun lalu, pelabuhan itu direncanakan akan dikelola oleh PT Pelabuhan Kepri dan badan usaha kepelabuhan (BUP) Batam. Keterangan diperoleh koran Rakyat Media, sebenarnyadari mulai proses lelang hinggapengerjaan proyek pembangunan Pelabuhan Sijantung Jembatan V Barelang itutelahbermasalah. Dimana kontraktor PT Multi Karya Pratama sebagai pemenang tender yang mengerjakan proyek dengan nomor kontrak 16/HUB/SP/VI/2014 kabarnya sempat kabur meninggalkan pekerjaannya sebelum kondisi proyek itu selesai. Sesuai kontrak seharusnya pekerjaan proyek pembangunan pelabuhan tersebut selesai 170 hari kalender yakni dimulai sejak 12 Juni 2014 sampai dengan 29 November 2014. Namun karena kontraktor PT Multi Karya Pratama kabur sebelum proyek itu selesai. Proyek ini mangkrak lebih satu tahun, baru diselesaikan pada pertengahan 2017 lalu, setelah dinas perhubungan Provinsi Kepri kembali menender ulang proyek itu dengan pelaksana pengerjaan kontraktor lain. Ketika dikerjakan kontraktor yang kedua kalinya juga kondisi proyek tidak jauh berbeda dengan kontraktor pertama, dimana pengerjaannya juga tersendat sendat dan asal jadi diduga kuat sudah menyimpang dari rencana baik dari segi waktu maupun kualitasnya. Karena dalam pelaksanaan proyek itu terjadi keterlambatan baik penyediaan bahan matrial, jenis matrial dan tidak sesuai, dan pengerjaan banyak yang harus dilakukan ulangkarena kualitas pengerjaan dinilai jelek Bisa dikatakan secara teknis kualitas pembangunan pelabuhan terasebut dikerjakan asal jadi atau tidak sesuai spesifikasi teknis, sebagai contoh disana sini kondisi bangunan masih banyak yang belum selesai dikerjakan, demikian juga kondisi bangunan tidak bagus karena menggunakan bahan matrial berkualitas rendah. Jika dilihat dari prodres penyelesaian bangunan saat ini tidak sesuai dengan anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 17.3 miliar Informasi yang diterima koran Rakyat Media mengungkapkan, dana yang dikucurkan untuk pembangunan pelabuhan tersebut bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi Kepri dan APBD Kota Batam. Dari total anggaran proyek tersebut sebesar Rp 17,3 miliar, Pemerintah Kota Batam menanggung Rp 7 miliar sedangkan sisanya Rp 10,3 miliar dari Pemerintah Pemprov Kepri dalam hal ini Dinas Perhubungan Provinsi Kepri. Pihak Dinas Perhubungan Provinsi Kepri dinilai tidak mempunyai perencanaan yang matang dalam melaksanakan proyek tersebut sehingga

pengerjaan proyek itu tidak berjalan lancar. Hal ini terlihat, setelah pelabuhan itu selesai dibangunbelum bisa difungsikan sesuai perencanaan, hingga kini pelbahuhan tersebut diterlantarkan bahkan sebagian atap bangunan dan plafon dalam sudah mulai rusak. Zainal yang mengaku sebagai penjaga di pelabuhan tersebut ketika ditemui media Selasa (19/6/2018) mengatakan, penyebab belum difungsikan fasilitas pelabuhan tersebut karena listrik dan air belum ada,”Kalau saya dengar dari Dinas Perhubungan Provinsi Kepri penyebab belum difungsikan karena listrik dan air belum ada, saya juga bingung sampai sekarang tidak difungsikan, sampai atapnya sudah bocor dan plafonnya sudah lepas,’kata Zainal sambil menunjuk kearah bangunan pelabuhan itu. Lebih lanjut Zainal menjelaskan, bukan itu saja kondisi bangunan yang sudah terlihat mulai rusak, pintu dan pinggiran atau batu miring pelabuhan juga sudah mulai runtuh. Sementara pihak Dinas Perhubungan Provinsi Keprijuga jarang meninjau ke pelabuhan ini,”Saya disini digaji oleh pak Martono dari Dinas Perhubungan Kepri untuk menjaga dan membersihkan agar jangan terlihat kotor,”ujarnya. Zainal juga mengatakan, bahwa sebagian ruangan pelabuhan tersebut telah disewakan kepada PT. Snepac Shipping salah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa Keagenan kapal, Bunker Fuel, Bunker Fresh Water dan Food Supply. Oleh perusahaan tersebut pelabuhan yang belum difungsikan itu dijadikan tempat bongkar muat barang barang mesin kapal yang akan dibawa ke tengah laut. “Saya tidak tahu pasti, informasinya sebagian gedung pelabuhan dan ponton tempat turun naik penumpang itu sudah disewakan kepada perusahaan PT.Smepac, mereka itu melakukan bongkar muat barang, pinggir pelabuhan itu sudah turun karena dijadikan tempat mobil kren menurunkan barang. Aktivitas bongkar muat barang itu sudah lama, kapal kapal mereka bersandar di pelabuhan itu,”ungkap Zainal. Muhammad Adam, salah seorang Staf PT Snepac Shipping ketika dikonfirmasi media ini Selasa (19/6/2018) di pelabuhan Sijantung, mengakui pihaknya ada menyewa sebagian rungan gedung pelabuhan tersebut kepada Dinas Perhubungan provinsi Kepri. Menurut Adam, gedung pelabuhan tersebut sudah mereka sewa sejak januari 2017. Namun Adam tak bersedia menjelaskan berapa ruangan gedung tersebut mereka sewa. “kami sudah mendapat izin Dinas Perhubungan kepri untuk melakukan bongkar muat spare part mesin kapal di pelabuhan ini, kalau urusan dokumen barang barang ini lengkap, soal kami bongkar muat disini setiap bulan kami setor ke Dinas Perhubungan,” kata Adam. Hanya Adam tidak menjelaskan sama siapa dana tersebut disetorkan setiap bulan. Lebih lanjut Adam menjelaskan, pihaknya menyewa pelabuhan tersebut kurang lebih sudah satu tahun setengah, sebagai perusahaan yang bergerak dibidang jasa perkapalan pihaknya menampung kapal kapal luar untuk diperbaiki ditengah laut, kalau mereka berlabih seperti di Batuampar atau di Singapura kan biayanya mahal,” Kalau sama kita seperti kapal tengker yang bobotnya 40 ribu ton misalnya dikali 370 dikalikan persepuluh hari,”ujar Adam. Pantauan media ini di pela-

Tinjau Proyek

Sambungan Hal. 1

us bangun,” ucap Nurdin kepada TRIBUNBATAM.id, di sela-sela peninjauan itu. Menurut Nurdin, pada 2018 ini Pemprov Kepri mulai membangun lintasan balap motor, lintasan atletik dan lapangan bola kaki. Akhir tahun ini, baik lintasan balap motor, lintasan atletik maupun lapangan bola kaki sudah tuntas dikerjakan. Sedangkan tribun, lapangan parkir, sport center dan kolam renang akan dibangun pada tahun-tahun selanjutnya”Nanti di atas lintasan balap motor, di sana lapangan bola, di situ tribun, di bawahnya lapangan parkir lalu di sebelahnya kolam renang,” ungkap Nurdin. Gubernur Kepri itu kemudian menyerahkan semua urusan penganggaran pembangunan proyek lanjutan itu kepada Kepala Bappeda Kepri Naharuddin.Dia yakin, Naharuddin bisa mengalokasikan anggaran sesuai kemampuan APBD Kepri.”Kasihlah semua urusan kepada Pak Naharuddin. Semuanya selesailah itu,” celetuk Nurdin. Naharuddin sendiri menegaskan, akhir tahun ini lapanSambungan Hal. 1 gan bola kaki sudah bisa dipakai untuk turnamen sepak antara syuting dan film ini dan bola. Tahun depan Pemprov Kepri akan membangun trisampaj akhir Juni nanti,” tutupn- bun terbuka dan tertutup. Kondisi pengerjaan lapangan ya. boka kaki sudah berkembang cukup pesat. Para pekerja Sekedar diketahui, nama terus merata tanah untuk bidang lapangan sepak bola. Shareefa Daanish mulai dikenal Mereka juga memotong bukit dan menimbunnya di daerketika bermain dalam suatu situ- ah yang berlembah. (rm/trb) asi komedi yang ditayangkan

lebaran,” ujarnya. Rekan kerjanya yang bertugas saat itu. Nurdin sendiri mengakui ia sudah pulang saat kejadian. Pihak bank baru mendapatkan kabar soal perampokan setelah satuan reskim gabungan dari Polsek Batam Kota dan Jatanras Polres Barelang mendatangi bank. Dari keterangan Shandi, pelaku melakukan eksekusi di depan Duta Mas dan pihak bank baru tahu setelah satuan Reskim gabungan dari Polsek Batam Kota dan Jatanras Polres Barelang datang ke Bank OCBS NISP Palm Spring. (rm/bn)

salah satu stasiun televisi swasta. Tak puas dengan sitkom, Daanish melebarkan sayap pada seni peran layar lebar. Alhasil kesuksesan Daanish saat memerankan Dara dalam film yang bertajuk Rumah Dara meraih penghargaan Best Actrees di PiFan Film Festival 2009 di Bucheon, Korea Selatan. (rm/oz)

Sambungan Hal. 1

buhan tersebut terlihat pengerjaan proyek pembangunan diduga menggunakan matrial sembarangan baik besi maupun pasir beton tidak berstandar SNI.Buktinya dua buah ponton untuk naik turunnya penumpang besinya sudah berkarat karat, dan bahkan tangganya sudah patah. Sementara campuran pelaster untuk tembok mapun pengecoran tiang dan lantai juga diduga lebih banyak pasir dari semen. Bisa jadi menggunakan semen berkualitas rendah sehingga disana sini terlihat dinding retak retak Demikian juga besi tulang bangunan yang dipakai terlihat tidak sesuai ukuran dan besi banci. Maka kalau dilihat dari realisasi pengerjaan proyek pembangunan pelabuhan tersebut sarat korupsi. Proyek pembangunan pelabuhan ini dilaksanakan ketika Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri dijabat oleh Muramis, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Sumber media ini di internal Dishub Kepri mengungkapkan, bahwa dari mulai proses lelang pelaksanaan proyek pembangunan pelabuhan Sijantung Pulau Galang itu banyak penyimpangan terutama lelang proyek tidak lagi mengikuti Perpres No.70 Tahun 2002 tentang pelaksanaan lelang barang/jasa pemerintah. Kemudian lelang proyek itu hasil kongkalikong, pemenang sudah diatur sebelumnya, kontraktor, panitia lelang dan Kepala Dinas sudah bersekongkol. Meski lelang paket proyek sudah menggunakan sistem elektronik, tapi masih terjadi praktik KKN. Untuk mendapatkan proyek di Dishub Kepri sangat mudah, mekanisme dan aturan lelang tak begitu ketat, kontraktor yang tidak memiliki keahlian di bidang pengerjaan konstruksi/proyek bangunan maupun pembangunan pelabuhan bisa memperoleh paket .Yang penting pulus, kontraktor bersedia mengikuti aturan dan ketentuan tidak tertulis yang diwajibkan, yakni memberikan fee proyek yang ditetapkan 15 hingga 20 persen dari nilai proyek. Sedangkan penyetoran uang fee tergantung bonafid atau tidak kontraktor yang mengajukan penawaran. Uang fee itu dilihat dari kesanggupan kontraktor, kalau pemborong bonafid biasanya uang fee diselesaikan dimuka dan kontraktor bisa minta proyek yang di inginkan. Tapi kalau pemborong modal pas pasan, biasanya uang fee disetor setelah termin dicairkan, ”ungkap sumber koran ini yang minta tidak ditulis namanya dalam pemberitaan ini. Selain proses pelaksanaan lelang di Dinas Perhubungan Kepri berbau Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN), realisasi pelaksanaan pekerjaan proyek dilapangan juga banyak bermasalah. Bahkan, selain proyek pembangunan pelabuhan Sijantung yang bermasalah. Yang lebih parahnya lagi, setiap tahun pelaksanaan proyek di instansi ini bermasalah, setiap kontraktor yang mengerjakan proyek terjadi masalah. Bahkan ujung ujungnya pemutusan kontrak. Pada tahun 2012, juga ada enam paket proyek pembuatan ponton bermasalah, karena kontraktor yang mengerjakan proyek itu tak dapat melaksanakan pekerjaannya tepat waktu. Enam paket tersebut berada di Kabupaten Lingga, Natuna, Karimun dan Tanjungpinang. Namun oleh Dinas Perhubungan Kepri, meski proyek itu bermasalah tapi tetap dibayar. Selain itu, kontraktor hanya dikenai sanksi denda mengambil jaminan pelaksana proyek dan tidak di black list. Kontraktor tersebut bisa lagi mengajukan penawaran dalam lelang, ungkap sumbber. (rm.mwd).

Tinjau Proyek tergiur dengan popularitas lebel sebagai wakil rakyat?. Siapa yang tidak terlena dengan tunjangan dan gaji yang tinggi?. Kita yang memilih mereka sebagai wakil rakyat, apakah sudah tahu persis siapa mereka?. Dan apakah mereka yang kita pilih juga tahu apa yang harus mereka lakukan setelah terpilih?. Inilah salah satu jenis caleg paling umum yang sering kita temui di daerah kita. Tipe caleg seperti ini kebanyakan lahir dari kalangan pengusaha. Mereka adalah caleg yang mengandalkan uang sebagai modal dukungan untuk mencari simpati rakyat, tipe caleg seperti ini biasanya menghambur hamburkan uang di daerah pemilihannya. Uang dimasukan ke dalam amplop lalu dibagi bagikan oleh tim suksesnya. Selain uang tentunya mereka juga hobby bagikan kaos, kain sarung dan sebagainya. Inilah calleg pencentus istilah “Serangan Pajar”.Disinilah masyarakat harus benar-benar cerdas dan jeli untuk mengetahui tujuan para caleg yang

sejak Senin (11/6), namun tidak berhasil. Ironisnya, ada sebagian wartawan yang diijinkan masuk sehingga terkesan adanya diskriminasi. Namun sepertinya kasus kecelakaan kerja ini sengaja ditutup-tutupi sehingga enggan menerima kehadiran beberapa awak media yang akan memberitakannya. Salah seorang wartawan yang diijinkan masuk yang tidak bersedia menyebut jati dirinya kepada media ini mengakui, memang saat bertemu di dalam kantor, pihak management meminta, agar peristiwa tersebut tidak usah diberitakan. Tak jelas memang maksud dari management PT BAS itu yang meminta agar jangan diberitakan. Wartawan media yang berhasil masuk ke dalam kantor PT BAS itu menambahkan, jika untuk konfirmasi mengenai kecelakaan kerja tersebut, tidak akan mungkin managemen perusahaan PT BAS mau menjelaskan, seraya member isyarat, agar tak usah disebut untuk konfirmasi, katanya kepada media ini. Seperti diketahui, kecelakaan kerja di perusahaan galangan kapal, sudah kerap terjadi beberapa tahun belakangan ini. Seperti yang terjadi di kapal tangker Gamkonora milik Pertamina yang sedang dikerjakan di PT ASL Siphiyard, waktu itu tepat hari Kamis 7 September 2017 lalu, dimana terjadi kebakaran hebat di kapal tangker tersebut menyebabkan 5 karyawan PT ASL Shipyard tewas. Kali ini kembali terjadi di PT Bandar Abadi Shipyard Tanjung Uncang hingga dua orang karyawannya tewas. Kecelakaan kerja ini terjadi Sabtu (9/6) 2018

yang menimpa dua orang pekerjanya yaitu, Joe Sihombing (17 tahun-dibawah umur, red) dan Muslim Ritongan (24). Kedua karyawan yang meninggal tersebut, disebut-sebut merupakan karyawan subkontrak PT SJ (Sukses Jonatan). Kedua karyawan tersebut ditugaskan untuk melakukan pembukaan tutup tangki di dalam kapal tongkang sekira pukul 10.00 WIB. Namun kedua karyawan tersebut diketahui lama tidak muncul-muncul. Ternyata disebut-sebut meniukan sumber media ini, kedunya ditemukan telah tewas sekira pukul 15.30 WIb. Pihak kepolisian dari Polsek Batu Aji sudah turun ke TKP setelah mendapat informasi atas terjadinya kecelakaan kerja tersebut. Setelah kedua korban sempat dibawah ke Rumah Sakit Embung Fatima, selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk keperluan proses selanjutnya. Salah seorang korban yaitu Muslim Ritonga telah diterbangkan ke kampung halamannya di Rantau Prapat Kabupaten Labuhan Batu Sumatera Utara. Sementara Joe Sihombing dikebumikan di Batam. Sementara itu, ketua LSM GEBUKI Kepri Thomas AE kepada media ini menjelaskan, kematian dua karyawan PT SJ yang merupakan subkon dari PT BAS harus diusut tuntas. Apalagi salah seorang karyawan yang tewas itu masih dibawah umur. Thomas juga mempertanyakan PT SJ maupun PT BAS yang mempekerjakan karyawan dibawah umur. Thomas mensinyalir, mempekerjakan karyawan dibawah umur tentu ada maksud-maksud terten-

Ombudsman RI wasan TKA, agar memastikan semua TKA berizin. Laode menambahkan, harus ada transparansi dalam membayar upah TKA melalui bank nasional. Sebab, derasnya arus TKA di Indonesia menyebabkan kerugian negara. Hal itu disebabkan upah para pekerja asing langsung dibayarkan ke negara asal. ”Pembayaran gaji mereka, langsung dibayarkan ke negara asal oleh perusahaan perekrut,” tandasnya. Dari 10 wilayah di Indonesia yang dibanjiri tenaga kerja asing, salah satu wilayah adalah Bintan di Provinsi Kepri, dari daerah wisata Bintan ini disinyalir banyak bergentayangan tenaga kerja asing yang bekerja secara illegal. Mereka bekerja disektor pariwisata dengan dalih membantu pengembangan dunia pariwisata. Orang asing yang datang dan tercatat sebagai wisatawan, tetapi kenyataannya bekerja menjadi pemandu wisata dengan konsumen yang didatangkan dari negerinya sendiri. Wisatawan Tiongkok misalnya datang ke Bintan sebagai turis tetapi kenyataannya banyak bekerja sebagai pemandu wisata (tour guide) untuk melayani wisatawan yang berasal dari negara asalnya.” Para TKA asal Tiongkok awalnya sebagai tour leader tetapi kenyataannya setelah sampai di Bintan mereka tidak kembali lagi bersama rombongan turis yang mereka pandu justru mereka bekerja sebagai tour guide. Masyarakat setempat belum merasakan dampak fositifnya meski jumlah kunjungan turis asing dari Tiongkok ke Pulau Bintan dari tahun ke tahun terus meningkat. Justru sebaliknya menimbulkan permasalahan dan keresahan bagi warga setempat karena ppekerjaan mereka sebagai pemandu wisata loka tour guide diserobot oleh orang asing. Lebih celaka lagi, pengusaha Bintan Agro Resort yang bergerak dibidang perhotelan di kawasan pariwisata Pulau Bintan merekrut tenaga kerjasetempat terkesan ada diskriminasi. Dimana Warga Negara Tiongkok yang direkrut sebagai Pemandu wisata ilegal diganji lima kali lipat dari pemandu wisata lokal(tour guide). Sementara pekerja local hanya dibayar sesuai selera mereka. “Diperkirakan ada ratusan orang tour leader atau pemandu wisata yang ditunjuk oleh agen travel asal negara Tiongkok yang ikut dalam rombongan turis tersebut, tidak kembali lagi ke negaranya. Mereka saat ini bek-

Sambungan Hal. 1 akan dipilih. Masyarakat harus bisa melihat calon wakilnya yang benarbenar mempunyai integritas dan moralitas yang teruji. Ada tiga tujuan berbeda yang dibawa para caleg.Itu perlu dicermati oleh masyarakat untuk bekal sebagai pemilih. Pertama, para caleg menjadikan posisi wakil rakyat sebagai ladang untuk menambah pundi-pundi mata pencaharian. Kedua, para caleg menjadikan jabatan wakil rakyat demi mengejar gengsi. Ketiga, caleg yang mengedepankan kepentingan pribadi ketimbang kepentingan masyarakat. Masyarakat harus jeli memilih calon wakil rakyat yang memiliki motivasi dan tujuan ingin cari kaya, punya puluhan rumah, mobil mewah, dan selingkuhan di manamana.Tentunya kita tidak menginginkan wakil rakyat yang memiliki motivasi dan tujuan seperti di atas? Oleh karena itu, masyarakat harus cerdas dan jeli dalam memilih calon wakil rakyat untuk mewujudkan wakil rakyat yang berkualitas.***

Sambungan Hal. 1

PT Bandar tawan masuk karena sudah mempunyai ijin dari pimpinan. Kalau bapak sudah mempunyai ijin, baru diijinkan masuk”, kata Anang, petugas Satpam di pintu depan masuk. Terjadinya semacam diskriminasi terhadap sejumlah wartawan untuk konfirmasi tentang penyebab kecelakaan kerja yang menyebabkan dua karyawan meninggal, tentu menimbulkan pertanyaan. Ada apa yang ditutuptutupi perusahaan galangan kapal ini?. Akhirnya sejumlah wartawan pulang tanpa bisa melakukan konfirmasi. Sebenarnya beberapa awak media akan mengisi buku tamu untuk membuktikan, bahwa benar-benar akan melakukan konfirmasi untuk menghindari berita sepihak. Tetapi Satpam tetap bersikeras tidak mau memberikan buku tamu untuk disi dengan alasan tidak ada ijin dari pimpinan. Kapolsek Batu Aji Kompol S Dalimunthe yang dikonfirmasi seputar kecelakaan kerja di PT Bandar Abadi Shipyard yang kebetulan berada di halaman Mapolsek Selasa (12/6) siang, usai meninggalkan kantor PT BAS, membenarkan peristiwa kecelakaan kerja tersebut. Namun Kompol Dalimunthe menyebut, ia tak terlalu menguasai permasalahan itu sehingga disarankan menemui Kanitreskrim. Kanitreskrim Ipda Pol Yanto SH saat itu sedang rapat internal dengan anggota sehingga anggotanya menyebut, belum bisa ditemui. Hanya saja, media ini sudah dua kali akan mengkonfirmasikan peristiwa kecelakaan kerja itu ke kantor PT Bandar Abadi Shipyard

2

tu terutama tujuan standarisasi penggajian. Thomas tak memungkiri, di kota Batam, sangat rwan perusahaan mempekerjakan karyawan dibawah umur dengan tujuan agar gaji yang dibayarkan lebih rendah dari yang diterima pekerja normal (diatas 18 tahunred). Karenanya, Thomas berharap, untuk kedepan Dinas tenaga kerja Batam harus lebih proaktif untuk lebih meneliti atau mendata seluruh karyawan yang bekerja perusahaan mencegah terjadinya pekerja dibawah umur. Apalagi perusahaan semacam galangan kapal sangat rentan terjadinya kecelakaan kerja. Thomas juga meminta Disnaker maupun pihak kepolisian menindak tegas perusahaan yang mempkerjakan karyawan dibawah umur. Seperti kecelakaan kerja yang terjadi di PT Bandar Abadi Shipyard itu, sudah menjadi kasus pidana yang harus diusut tuntas. Bahkan Thomas menyebut, Komisi Pengawas Perlindungan Anak (KPPA) Kepri dalam waktu dekat ini akan turun ke PT BAS untuk menyelidiki kasus kecelakaan kerja ini, apalagi yang sudah sampai merenggut nyawa. “Ini sudah menyangkut pidana yang sampai merenggut nyawa, apalagi salah seorang karyawan yang tewas dibawah umur. Harus diusut tuntas”, tandas Thomas. Wartawan media ini sebelumnya Senin (11/6/2018) lalu yang akan mengkonfirmasikan kejadian kecelakaan kerja ini ke PT BAS tidak berhasil. Satpam di bagian pintu depan, tidak mengijinkan menemui management perusahaan. (rm/arifin marbun) Sambungan Hal. 1

erja sebagai tour guide ilegal di perusahaan yang dikelola Bintan Agro Resort. Sementara ada 30 orang tuor guide lokal yang selama ini mencari nafkah menjadi pemandu wisata di kawasan Pulau Bintan mulai kehilangan pekerjaan, ”kata salah seorang tour guide lokal kepada media ini di Bintan. Lebih celaka lagi, pihak berwenang di kabupaten Bintan terkesan tutup mata dan tak mampu bertindak tegas terkait adanya pengusaha pengelola Bintan Agro resort di kawasan wisata pulau Bintan, yang disinyalir mempekerjakan puluhan warga negara asing (WNA) asal Tiongkok sebagai pemandu wisata (tour guide) ilegal di kawasan wisata Bintan. Para WNA asal Tingkok tersebut, awalnya masuk ke Bintan sebagai pemandu wisata (tourleader) bersama turis Tiongkok yang datang ke Bintan. Namun, setelah sampai di Bintan tour leader tersebut tidak ikut kembali pulang ke negaranya bersama rombongan turis tersebut. Mereka, oleh pengelola Bintan Argo yang juga sebagai agen perjalanan wisatawan asal Tiongkok justru dikerjakan sebagai pemandu wisata (tour guide) di kawasan wisata pulau Bintan. Hingga saat ini para warga asing tersebut ditempatkan di sejumlah mes yang telah disediakan oleh manajemen Bintan Agro Resort. Mereka berbaur dengan masyarakat setempat, para pekerja asal Tiongkok tersebut ada yang mengaku dulunya masyarakat Bintan, merantau ke Tiongkok, karena Bintan sudah ramai, mereka kembali lagi ke daerah asalnya. Padahal, mereka tidak bisa berbahasa Indonesia, ungkap sumber yang minta tidak ditulis namanya dalam berita ini. Gencarnya pemberitaan Koran Umum Rakyat Media, yang menyoroti WNA asal Tiongkok bekerja sebagai pemandu wisata secara illegal di Bintan Agro Resort membuat manajemen Bintan Agro Hotel kasak kusuk, melalui salah seorang Resident Manager Bintan Agro Resort Liu Eu Fung, mengcounter berita media ini dengan memberikan keterangan yang memutar balikan kondisi sebenarnya di salah satu media harian. Keterangan yang dihimpun koran Umum Rakyat Media dari sumber yang layak dipercaya mengungkapkan, tak hanya Tenaga Kerja Asing (WNA) asal Tingkok yang sebelumnya han-

ya sebagai tour leader atau pemandu wisatawan kemudian bekerja sebagai tour guide di Bintan. Pihak pengelola Bintan Agro Hotel disebut sebut menggunakan pekerja asing di perusahaan tambak ikan yang mereka bangun di Kabupaten Bintan. “Unit usaha Bintan Agro di kawasan wisata Pulau Bintan, tidak hanya mengelola Hotel dan sebagai agen turis asal Tiongkok saja. Perusahaan ini kabarnya membangun tambak ikan dan membangun restoran di sekitar kawasan wisata Pulau Bintan, para pekerjanya juga kabarnya memakai WNA asal Tiongkok. Perusahaan itu tak hanya sebagai agen wisatawan, tapi masukan tenaga asing ke Indonesia berkedok sebagai turis Tiongkok,” ungkap sumber yang minta tidak ditulis namanya dalam berita ini. Masih kata sumber itu, pengelola Bintan Agro kabarnya memiliki tiga usaha perhotelan diantaranya Bintan Agro Beach Resort, Bintan Pearl Beach Resort dan Sahid Bintan Beach Resort. Ketiga hotel tersebut disewa, 5 sampai 10 tahun. Selama di Bintan, pengusaha Bintan Agro telah membeli tiga unit kapal ferry bernama Marina untuk mengangkut turis dari pelabuhan Trikora ke pulau Mapur sekitarnya, ungkap sumber. Resident Manager Bintan Agro Resort Liu Eu Fung, ketika dikonfirmasi wartawan Koran Rakyat Media belum lama ini restoran Morning bakry di Tanjungpinang, membantah tudingan pihaknya merekrut ratuasntenaga kerja asing sebagai pemandu wisata diperusahaannya. “Itu tidak benar, informasi yang disampaikan saudara Herman kepada wartawan tidak betul, yang bersangkutan sebelumnya pernah bekerja sebagai pemandu wisata lokal. Namun, diberhentikan karena agen turis dari Tiongkok tidak menerima yang bersangkutan,”kata Eu Fung Eu Fung yang di damping salah seorang pria berkaca mata mengaku sebagai orang dekat Liu Eu Fung dan guide lokal Menjelaskan, untuk meyakinkan wisatawan asal Tiongkok datang ke Bintan tidak mudah, pihaknya melakukan berbagai upaya termasuk Bupati Bintan Apri Sujadi, cukup besar andilnya di perusahaan Bintan Agro meyakinkan agen di Tiongkok,”Pak Bupati Bintan Apri Sujadi, cukup besar andilnya di perusahaan kami untuk meyakinkan agen perjalanan di Tiongkok.

“Untuk meyakinkan para turis dari Tiongkok sangat sulit, kita berikan jaminan dan meyakinkan mereka supaya mau datang ke Bintan. Kami yakinkan mereka jika sampai di Bintan, kami sudah siapkan polisi untuk mengawal mereka, di laut kami siapkan aparat keamanan, kami minta bantu dari aparat AL,”kata Ea Fung. Pria asal Singkawang, Kalimantan Barat menjelaskan, sebelumnya Bintan Agro Resort mendatangkan wisatawan asal Tiongkok ke Bintan bekerjasama dengan agen travel Tiongkok Iwanta dari Bali. Namun belakangan ini sudah tidak lagi, saat ini pihaknya bekerjasama dengan agen travel wisata Tiongkok yang lain. “Mereka dari negaranya memang ada membawa tour leader travel untuk melayani mereka sampai ke Bintan, umumnya tour leader yang akan mengikuti rombongan wisata tersebut ditunjuk agen travel dari Tiongkok untuk memandu mereka disini, tidak ada dari kita,”ujar Eu Fung. Eu Fung menambahkan, upaya untuk mendatangkan kunjungan wisata ke Bintan tidak mudah. Pemerindah daerah kabupaten Bintan khususnya Bupati Bintan cukup banyak mensupport, ”Pak Bupati yang paling banyak mensupport kita, agen besar Wanta masuk sebulan lebih kemudian mundur, jadi saya sekarang tarik agen, kerja saya sistem volume, saya beli satu kepala, saya untung dikit tapi turis saya tiap hari datang ribuan orang,” kata Eu Fung sedikit bangga Masih kata Eu Fung, pihaknya akan mengandeng sejumlah agen perjalanan di Tiongkok untuk memasukan turis Tiongkok sebanyak banyaknya ke Bintan, tujuannya agar karyawannya bias bekerja,”Saya akan ganden sejumlah agen perjalanan di Tiongkok untuk memasukan turis ke Bintan sebanyak banyaknya agar anak buah saya ada kerja, saya bukan ngomong satu China mau saya gandeng semua. Saya mau buat setiap sudut ada agen saya, dalihnya mau bantu warga lokal bisa bekerja, kata Afung. Eu Fung juga banyak menceritakan, sepak terjang mereka dalam mengelola perjalanan wisatawan asal Tiongkok, ”Untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada turis kepada para turis asal Tiongkok, semua aparat sudah diatur, termasuk menyediakan pemandu yang bisa berbahasa china dengan pasih,’ tegas Eu Fung. (rm/mwd)


CMYK

3

BATAM METROPOLIS

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

Warga Batam Kumpulkan Zakat Fitrah Sebesar Rp 46 Miliar BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Warga Kota Batam Kepulauan Riau mengumpulkan zakat fitrah, zakat mal, zakat profesi, infak, sedekah, kafarat dan fidyah sebesar Rp46.374.828.000 pada Idul Fitri 1439 Hijriah. Kepala Kantor Kemeterian Agama Kota Batam, Erizal Abdullah di Batam, Jumat, menyatakan seluruh zakat, sedekah, infak, kafarat dan fidyah itu berdasarkan laporan badan amil zakat di seluruh kota yang dilaporkan kepada Kemenag. ”Data itu merupakan total rekap kami,” kata dia. Jumlah zakat, sedeah, infak, kafarat dan fidyah tahun ini meningkat dibandingkan Idul Fitri 1438 Hijriah sebesar Rp34 miliar. ”Jadi ada kenaikan sekitar Rp12 miliar. Mudah-mudahan ini tanda perekonomian Batam mulai baik,” kata dia. Sementara itu, dalam sambutannya menjelang Shalat Idul Fitri, Ketua Lembaga Adat Melayu Kota Batam, Nyat Kadir, mengajak masyarakat kota kepulauan itu untuk menjaga

persatuan dan kesatuan demi mewujudkan Batam sebagai bandar dunia madani. Ia mengingatkan masyarakat untuk menghindari penyampaian ujaran kebenciam, fitnah dan adu domba yang dapat membawa perpecahan bangsa.”Tidak ada gunanya kalau negara sudah pecah belah, malah akan menuju kehancuran,” kata dia. Persatuan dan kesatuan hanya bisa tercipta bila dijaga seluruh masyarakat Indonesia.”Kita harus cinta NKRI berlandaskan yang Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 45,” kata pria yang pernah menjabat Wali Kota Batam itu. Dalam kesempatan itu, Kemenag Batam juga mengumumkan pemenang Lomba Pawai Takbir yang digelar malam sebelumnya, juara I diraih Kecamatan Batuampar dengan nilai 63,0, juara II Kecamatan Lubuk Baja dengan nilai 62,0, juara III Kecamatan Batam Kota dengan nilai 60,0 dan juara harapan Kecamatan Sagulung dengan nilai 59,5. (rm/ant)

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Perubahan Akta Notaris No.84 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI Nomor AHU-0006827.AH.01.02., Tanggal 21 Maret 2017 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi ( Lulus UKW Jenjang Wartawan Utama) Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Sekretaris Redaksi/Tata Usaha Marlina Redaktur Pelaksana Muhammad Ikhsan (Lulus UKW Jenjang Wartawan Madya) Redaktur I Arifin. M ( Lulus UKW Jenjang Wartawan Madya) Redaktur II Andi Stiawan. S.Pd Asisten Redaktur Renhar (Rendi), Rudi Efendi (lulus UKW jenjangWartawan Muda) Wartawan Liputan Batam Ferianda, Bachtiar, Gunawan Ramadhan, Iqbal Ramadhan, Rizki Perdana Kepala Divisi Pemasaran/Iklan Anwar Ujang Bagian Pemasaran Alfizam Dewan Redaksi Mawardi. M, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadori, Muhammad Ikhsan Ombudsman Bettor Erikson Pardede. SH, Bistok Nadeak.SH Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH, Anwar Effendi.SH.MH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (Kepala) Mahyuddin. M (lulus UKW Jenjang Wartawan Muda) Wartawan Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Supriadi M.Y. SH (Kepala Perwakilan) PerwakilanSumateraBarat Amina Jalani (Kepala), Khaidir (Koordinator) Perwakilan Provinsi Riau Julita Siregar Biro Kabupaten Pasaman Barat Robbisam. SS Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kepulauan Kundur Anggiat Panggabean Biro Kota Tanjungpinang Anton Can BiroKabupaten Bintan Tio Imando BiroKabupatenNatuna Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Taufik Safira (Lulus Uji Kompetensi Wartawan Muda) Usman Wello BiroKabupatenAnambas Eddy Gius (Kepala Biro) Biro Kabupaten Meranti Muhammad Zaini (Kepala Biro) Biro KabupatenKampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Bengkalis Dedy Reiza Nasution (Kepala), Sulaiman Effendi Biro KabupatenDeli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro Kota Bintai Supriadi Biro Kabupaten Langkat Dedi Topan Biro Kabupaten Aceh Tamiang Sofian Erisa Lay Out Emir Guswan Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Media Cetak Batam Alamat Jalan Tenggiri Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-4100200 Fax (0778)-422990 Kode Pos-29452. Perwakilan DKI Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Email Redaksi rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Hari Raya Jembatan Barelang Ramai Pengunjung BARELANG, RAKYAT MEDIA-Ribuan orang memadati kawasan wisata Jembatan Barelang di hari kedua Lebaran, Sabtu (16/6/2018). Kemacetan pun tak bisa terhindarkan. Dari pantauan Rakyat Media, di simpang lampu merah Tembesi tampak sudah penuh oleh kendaraan. Kemacetan terlihat dari arah pom bensin Tembesi hingga simpang tiga lampu lalu lalu lintas Tembesi. Bukan hanya itu, arus balik bahkan lebih parah di jam sore ini. Kemacetan bahkan sampai di depan Lapas Barelang, ada sekitar 300 meter panjang kemacetan tersebut. Petugas kepolisian dari Satuan lalu lintas dan Dishub yang bertugas tampak kewalahan mengatur lalu lintas di sana. “Padat mas,” ujarnya. Sedangkan di Jembatan satu Barelang, ratusan kendaraan para pengunjung memadati area di sana. Para pengunjung kawasan jembatan satu Barelang juga sedang menikmati suasana kawasan tersebut. Banyak diantaranya membawa keluarga. Baik di Jembatan Barelang maupun di Dendang melayu juga sudah dipadati para pengunjung. (rm/anwar)

FOTO warga yang berlibur di jembatan Barelang

Warga Batam Padati Lokasi Wisata

RIBUAN Umat Islam melaksanakan sholat Idul Fitri di Dataran Engku Putri Batamcenter.

Sholat Id Padati Alunalun Engku Puteri BATAM, RAKYAT MEDIARibuan jamaah sholat Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah padati Dataran Alun-Alun Engku Puteri, Jumat (15/6). Jamaah terlihat khusuk mengumandangkan takbir, tahmid dan tahlil, sebelum menunaikan Sholat Idul Fitri. Sesuai jadwal, pada pelaksanaan Sholat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, bertindak sebagai Khatib yakni Zulkarnaen. Imam yakni Muslim Ahmad, dan Bilal adalah Ustad H. Muhammad Hasyim. Sholat mulai dilaksanakan tepat pukul 07.18 WIB. Kepala Kemenag Kota Batam, Erizal Abdullah mengatakan, pelaksanaan salat ada dua yakni di masjid dan lapangan. Adapun zakat fitrah yang terkumpul di tahun ini berjumlah Rp 46 miliar. “Meningkat Rp 12 miliar dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 34 miliar,” kata Erizal Abdullah. Beberapa tokoh masyarakat memberikan kata sambutan. Salah satunya Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam Nyat Kadir. Dalam sambutannya ia berpesan lewat momen Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah masyarakat Batam semakin mempererat tali silahturahmi.

“Menghargai perbedaan baik muslim atau non muslim agar kita mampu mewujudkan bandar dunia madani.Semoga kita mampu mewujudkan suasana yang aman,” pesan Nyat Kadir. Ia juga mengucapkan turut berduka cita atas gugurnya Mako Brimob dan beberapa korban serangkaian bom bunuh diri yang melanda Indonesia beberapa waktu lalu. Nyat Kadir berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. “Sekecil apapun hal mencurigakan langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian. Hatihati bermedsos, ujaran kebencian, fitnah.Kita harus cinta NKRI,” paparnya. Sholat Iduil Fitri juga dihadiri Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Terlihat juga hadir beberapa OPD lainnya. Sementara itu dalam tausiahnya khatib menjelaskan pentingnya jalinan silaturrahmi antara sesama muslim. Selain itu ia mengatakan sifat seorang muslim yakni selalu memberi. Agama islam tidak mengajarkan umatnya untuk memintaminta. Mampu mengendalikan hawa nafsu dan menyandang teguh agama Islam. (rm/btp)

BATAM, RAKYAT MEDIA-Hari ketiga Lebaran Idul Fitri, warga Batam memadati sejumlah tempat wisata.Salah satunya adalah Pantai Dendang Melayu dan Jembatan Barelang. Pantauan di lapangan, ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara memadati dua lokasiyang menjadi ikon kota Batam tersebut. Arus lalu lintas di jalan menuju tempat tersebut juga dipadati oleh kendaraan roda dua, roda empat maupun mobil wisatawan. Sejumlah pengunjung mengaku sengaja menghabiskan waktu liburnya untuk berkunjung ke tempat wisata yang ada di Batam. Dia mengatakan dua lokasi tersebut merupakan tempat favorit warga Batam untuk menghabiskan masa liburan. Tak terkecuali ia dan keluarganya. “ Tempat ini masih menjadi lokasi favorit, orang yang berkunjung ke Batam kalau tak ke ke sini tak sah,” katanya. Senada juga ungkapan Warga Batuaji sengaja berkunjung ke Pantai Dendang Melayu untuk menghabiskan waktu liburnya.Ia sendiri datang bersama keluarga besarnya. ”Siap ini kami mau ke Pantai Tegar Putri di jembatan enam,” ucapnya. Tak hanya itu, wisata pantai lain juga dipadati oleh warga, yakni pantai Tanjungpinggir, Sekupang. Sejak pukul 10.00 WIB masyarakat mulai menyerbu pantai ini. Umumnya pengunjung ini datang bersama dengan keluarga, sejak pukul 9.00 WIB, ia bersama suami, anak dan keponakannya sudah datang dan bermain air di lokasi tersebut. ”Anak-anak minta main pantai, ya saya bawa saja mereka ke sini,” kata warga Tiban Indah ini. Dia mengatakan momen

WARGA Batam memadati pantai pada libur lebaran hari ke tiga

liburan memang tidak pernah ia lewatkan untuk berkumpul dengan keluarganya. Terlebih saat lebaran karena semua keluarga besarnya berkumpul. Fenny, pengelola salah satu wahana hiburan air di Marina mengakui selama liburan ini pengunjung meningkat drastis. Dalam pengunjung bisa membludak hingga diatas angka 100 orang. “Lebih ramai lagi hari ini (Minggu, 17/6).Dari pagi tadi sudah 50 karcis yang terjual. Sampai sore bisa lebih dari 100,” ujar Fenny. Saking ramainya pengunjung tersebut, pengelola wahana hiburan air terpaksa membatasi jumlah pengunjung agar tidak membludak di dalam lokasi kolam renang atau water boom.”Kami kondisikan sesuai daya tampung. Kalau kelebihan kami tahan dulu agar tak sesak di salam semua,” ujar Fenny. Begitu juga di lokasi water boom Mall Top 100 Tembesi, kolam renang Vikctria Marina

dan juga water boom Dream Land, Marina. Beberapa hari belakangan ini, wahana hiburan air di sana membludak pengunjung. Pihak pengelola nyaris kewalahan melayani pengunjung. “Sangat ramai. Sejak hari Lebaran kedua sudah ramai di sini,” ujar petugas di water boom Dream Land, Marina, kemarin. Selain itu, keramaian yang sama juga terjadi pada lokasi wisata pantai di sepanjang jalan Trans Barelang hingga pulau Galang. Pantai-pantai di sana dipadati pengunjung hingga kemarin siang. Warga umumnya berpegian sejak pagi hari dalam rombongan menggunakan kendaraan pribadi ataupun bus pariwisata. Sampai sore kemarin, aktifitas warga yang menikmati liburan tersebut berjalan lancar tak ada hambatan.Pihak kepolisian dan petugas keamanan kawasan wisata ketat mengawasi warga sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. (rm/btp)

Lebaran Warga Yang Gunakan Jasa ASDP Punggur Sebanyak 23.802 TELAGA PUNGGUR, RAKYAT MEDIA-Terhitung sejak H-7 hingga H+2 lebaran masyarakat yang menggunakan jasa Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) pelabuhan Telaga Punggur Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau mencapai 23.802 orang. ”Itu jumlah keseluruhan penumpang dari anak-anak hingga dewasa sampai dengan hari Senin kemarin,” kata supervisi ASDP Punggur, Herbert Damanik, kepada wartawan di Batam, Selasa (19/6/2018). Herbert mengatakan penumpang yang paling banyak datang dan berangkat terjadi pada hari kedua lebaran yaitu Sabtu (16/6) dan Minggu (17/6/2018). Herbert

menambahkan para penumpang yang datang pada hari kedua lebaran berjumlah 4.717 orang. Para penumpang tersebut kaTa Herbert menggunakan empat kapal roll on roll off (RoRo), yaitu KMP Muria dengan jumlah penumpang 915. Kemudian KMP Swarna Begawan dengan jumlah penumpang 1.209 orang, KMP Jembatan Kapuas dengan penumpang 1.535 orang dan KMP Barau yang membawa 1.058 orang. ”Sementara pada hari minggu tanggal 17 kemarin 4.636 orang dan itu semua datang dari Tanjunguban dan ada juga yang berangkat dari Batam menuju Tanjunguban,” kata Herbert. Menurut Herbert pihaknya sempat kewalahan saat penum-

pang dari Tanjunguban dan yang akan menunju Tanjunguban datang secara bersamaan. Namun hal itu dapat diatasi dengan bantuan para personel kepolisian, TNI, dan Bea Cukai.”Untuk arus balik Tanjunguban mulai H plus satu kemarin sampai sekarang membludaknya sekitar 50 hingga 70 persen,” kata dia. Sementara itu lanjut Herbert, kendaraan roda dua dan empat paling banyak menggunakan jasa ASDP Telaga Punggur mulai hari pertama lebaran hingga H plus dua lebaran saat ini sudah mencapai 2.736. ”Pada hari kedua lebaran itu kendaraan roda dua diperkirakan ada 700-an dan kendaraan roda empat ada 200-an,” paparnya. (rm/ferianda)

SUASANA di Pelabuhan ASDP Punggur mobil akan menyemberang antre berjam jam.


BATAM METROPOLIS

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

4

Arus Balik ke Batam Lebaran Mulai Meningkat BATUAMPAR, RAKYAT MEDIA-Arus balik setelah liburan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah mulai meningkat.Bahkan, untuk penumpang dengan tujuan dari Belawan yang datang hari ini di Batam, mulai memasuki angka 2 ribu penumpang. Kepala Pelni, Sugianto, mengatakan, untuk penumpang dari Belawan menuju Batam meng-

gunakan KM Kelud yang datang hari ini sekitar 2179. Sedangkan yang naik dari Batam menuju Tanjungpriyok sekitar 1516 penumpang. “Arus balik setelah lebaran mulai meningkat.Hari ini penumpang yang datang diatas 2 ribu penumpang dari Belawan dan dari Batam ke Tanjungpriyok seribu lebih,” ujar Sugianto, Rabu (20/6/

2018). Sementara untuk puncak arus balik diperkirakan pada tanggal 23 nanti.”Untuk rute dari Belawan, akan ada penambahan jadwal keberangkatan. Sedangkan tujuan ke Tanjungpriyok, armada akan ditambah dengan Kapal Omsini. Sementara Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KKP) AKP Reza Mo-

randi Tarigan, mengatakan, aktivitas di Pelabuhan Batuampar tersebut dijaga ketat gabungan personil Polresta Barelang dan Polda Kepri. “Sekitar seratus personil gabungan melakukan pengamanan. Kita akan memeriksa barang bawaan penumpang apakah ada yang ilegal atau tidak,” pungkasnya. (*)

561 Lapas Batam Dapatkan Remisi Idul Fitri TEMBESI, RAKYAT MEDIA-Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Barelang Kota Batam, mengajukan 561 nama narapidana untuk mendapatkan keringanan hukuman atau remisi pada perayaan hari raya idul fitri tahun ini. Hal ini dijelaskan Kepala Lapas Barelang Surianto kepada wartawan Selasa (12/6/2018) lalu, ”Warga binaan yang kita ajukan hampir dari semua kasus,” katanya. Lebih lanjut Surianto mengatakan, semua napi yang diajukan mendapatkan remisi telah memenuhi syarat administrasi. Diantaranya telah menjalani masa hukuman enam bulan dan berkelakuan baik. ”Mereka yang kita usulkan ini 2/3 nya merupakan remisi lanjutan, sisanya ada juga yang baru,” kata Kalapas Barelang. Surianto menjelaskan, meski pihaknya mengajukan sebanyak 561 nama narapidana, namun ia belum bisa memastikan apakah semua nama tersebut disetujui dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi

LEMBAGA Pemasyarakatan Barelang di Tembesi Batam

Manusia (Kemenkumham). ”Yang kita ajukan juga tidak ada yang bebas langsung dan harus menjalani sisa hukumannya di Lapas,” kata dia. Surianto menambahkan, surat keputusan pemberian remisi lanjut akan dilakukan tepat pada hari raya Idul Fitri. Surianto mengatakan selama bulan ramadhan banyak kegiatan positif yang dilakukan narapidana. Pihaknya juga mengelar buka puasa bersama antara pe-

gawai Lapas dengan para narapidana serta anak yatim piatu.”Kita ada kegiatan pesantren ramadhan dan kemarin sudah kita lakukan penutupan,” katanya. Kegiatan pesantren ramadhan kata Surianto diikuti sekitar 108 narapidana yang terjerat berbagai kasus. Surianto berharap dengan adanya pesantren ramadhan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dari para narapidana. (rm/anwar ujang).

Minggu Ini Puncak Arus Balik ke Batam Melalui Bandara Hang Nadim BATAM, RAKYAT MEDIA-Sudah memasuki hari ke enam Lebaran, lonjakan arus balik di Bandara Internasional Hang Nadim Batam belum terasa.Aktivitas penumpang dipintu kedatangan masih nampak normal. Diperkirakan lonjakan puncak arus balik terjadi pada Minggu (24/6/2018) mendatang. Namun kepadatan penumpang diperkirakan tidak melebih puncak arus mudik sebelumnya.Yakni berada di atas 10.000 penumpang. Pada H+2 Lebaran atau Sabtu (16/6) lalu, tercatat sudah ada 7.834 orang tiba di Batam melalui jalur udara. Jumlah ini mengalami peningkatan sekitar 2,5 persen dibanding periode sama pada tahun lalu. Sementara untuk H+2 dan H+3 Lebaran, perbandingan jumlah penumpang yang datang justru mengalami penurunan. Rata-rata kedatangan di Bandara Hang Nadim sampai saat ini berkisar di angka 8.100 penumpang per hari. Mereka

Polda Kepri Limpahkan 4 Tersangka Pengedar Sabu beserta BB ke Kejari Batam

PARA penumpang pesawat yang keluar dari pintu kedatangan saat tiba di bandara Hang Nadim Batam.

datang dari berbagai daerah. “Bisa diasumsikan mengalami penurunan dibanding tahun lalu.Memang sudah mulai terasa arus balik sejak sehari setelah Lebaran.Tapi sekarang memang belum puncak arus balik,” kata Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwar-

so, Rabu (20/6). Suwarso menjelaskan, jumlah pemudik masih terbilang tinggi meski sudah melewati beberapa hari libur Lebaran. Data keberangkatan di Bandara Hang Nadim setelah libur Lebaran masih berada di atas 9.000 orang untuk setiap harinya. (rm/btp)

Ketua, Wakil Ketua I dan III DPRD Batam

Gelar Open House Idul Fitri 1439 H BATAM, RAKYAT MEDIAMasyarakat Kota Batam berduyun-duyun menghadiri Open House Idul Fitri yang dilaksanakan oleh masing-masing ketua DPRD Kota Batam dikediamanya masing-masing. Masyarakatpun tidak tinggal diam untuk dapat bertatap muka dan berjabat tangan dengan Ketua, Nuryanto,SH,MH, Wakil Ketua I, H.Zainal Abidin,SE,MM dan Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Helmy Hemilton, SH,MH. Di hari Raya Idul Fitri 1439 H Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Helmy Hemilton,SH,MH yang terletak di Perumahan Sukajadi agenda perdana menggelar Open House Idul Fitri. Usai sholat Id masyarakat sudah memadati dikediamanrumah Helmy Hemilton. Adapun yang datang mulai dari masyarakat, pejabat dan para elit politik berkumpul di kediamannya. Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Helmy Hemilton,SH, MH mengatakan ia melakukan Open House sempena Idul Fitri 1439 H dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB. “Selain bertemu dengan para

POLDA Kepri melimpahkan tersangka dan barang bukti perkara Narkoba 1,622 Ton jenis Sabu kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam.

kerabat, sanak saudara dan rekan-rekan dalam momen lebaran tahun in, saya juga melakukan santunan kepada 100 anak yatim dari Pantai Asuhan yang ada di daerah Nongsa,” terang Helmy. Usai menggelar Open House di kediamanya, Helmy Hemilton bersama istri kemudian melakukan silaturahmi dan kunjungan ke rumah Walikota Batam dan Wakil Walikota Batam. Di hari Kedua Idul Fitri 1439 H, Open House digelar di Kediaman Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto,SH,MH yang terletak di Perumahan Kurnia Djaja Alam (KDA) Batam Centre.Di rumah Ketua DPRD ini, masyarakat terlihat tumpah ruah. Nuryanto,SH,MH mengatakan, momen lebaran sudah menjadi tradisi masyarakat untuk saling bermaaf-maafan satu dengan yang lainya. Menurutnya penempahan diri pada saat bulan ramadhan merupakan pelajaran yang cukup besar untuk diterapkan dikehidupan seharihari untuk menuju insan yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Penempahan diri baik jas-

mani maupun rohani selama satu bulan penuh pada bulan Ramadhan ada hikmah dan pelajaran yang dapat dipetik yakni lebih kuat, lebih peka dan peduli terhadap sesama manusia,” terang Nuryanto. Bulan penempatan itu, diharapkannya akan melahirkan seorang pemimpin yang bertanggung jawab. “Sebagai modal dasar dari pelajaran penempahan diri berpuasa sebulan penuh di bulan ramadhan, tentu diharapkan setelah lulus dan dilatih selama bulan ramadhan kedewasaan kita untuk meneruskan perjuangan, walaupun suasana politik kita ini semakin panas, karena sudah digemleng apapun persoalan yang dihadapi saat ini arahnya sudah jelas yakni mencapai kemenangan, “tegas Nuryanto. Ditempat yang sama Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, H.Zainal Abidin,SE,MM pihaknya bersama keluarga menggelar Open House dirumah yang terletak di Perumahan Tiban II. Hal itu mengingat antusias masyarakat Kota Batam yang ingin bertemu dan bertatap muka cukup tinggi. (rm/kjrN)

BATAM, RAKYAT MEDIA-Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau (Kepri) melimpahkan 4 orang tersangka beserta barang bukti (BB) perkara Narkoba 1,622 Ton jenis Sabu kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam. Pelimpahan tersebut, dihadiri Kapolda Kepri, Irjen Pol Drs Didid Widjanardi SH, Dirnarkoba pada Jampidum, Dir IV Bareskrim Mabes Polri, Koordinator Eselon 2 pada Jampidum, Kajari, serta para awak media, di Kantor Kejari Batam, Kamis, (21/ 06/2018) siang. Demikian disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Drs S Erlangga, pada rilisnya, sekaligus menerangkan identitas tersangka sebanyak 4 (orang), Barang Bukti (BB), serta pasal-pasal yang disangkakan. Adapun keempat tersengka tersebut diantaranya Chen Hui, Chen Yi, Chen Mei Seng, Yao Yin Fa. Keempatnya warga negara China. Sedangkan BB yang dilimpahkan berupa 2 (dua) gram brutto serbuk kristal, diduga Sabu untuk pembuktian perkara dipersidangan, 1 (satu) unit

Kapal Laut MV MIN LIAN YU YUN 61870, 4 (empat) Unit Alat Navigasi Kapal, 1 (satu) unit telepon satelit, 1 (satu) unit auto pilot Kapal, 1 (satu) lembar foto copy Passport identitas tersangka Chen Mei Sheng. Kemudian BB lainnya berupa 1 (satu) bendel foto copy dokumen Kapal, 5 (lima) unit Handphone, 1 (satu) unit bungkus plastic berisikan plastic kosong, 1 (satu) unit timbangan digital, 4 (empat) bendera, bendera Singapura, Bendera RRC, Bendera Indonesia dan Bendera Thailand. Tindak Pidana dan pasal yang disangkakan, yaitu UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 114 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahjun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati. Sebelumnya, menurut Kabid Humas, pada tanggal 4 Mei 2018, telah memusnahkan barang bukti narkoba jenis Sabu yang dihadiri oleh Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia, Anggota DPR RI, Kepala BNN Sekarang dan sebelumnya, Kepala Dirjen

Bea dan Cukai dihadapan awak media cetak dan elektronik serta dihadapan para tersangka. “Adapun perinciannya, yaitu 81 (Delapan puluh satu) karung goni warna hijau berisi kristal putih diduga Narkotika jenis sabu seberat 1,622 ton/ 1.622.000 (satu juta enam ratus dua puluh dua ribu) gram brutto yang telah disisihkan seberat 1.000 (seribu) gram brutto dikirim ke laboratorium Forensik Mabes Polri,” terangnya. Sisanya seberat 1.621.000 (satu juta enam ratus dua puluh satu ribu) gram, Kabid Humas menjelaskan sisa tersebut dirincikan lagi yaitu, 1.620.998 (satu juta enam ratus dua puluh ribu sembilan ratus sembilan puluh delapan) gram brutto serbuk kristal diduga sabu dan sisa hasil dari Puslabfor untuk dimusnahkan, dan 2 (dua) gram brutto serbuk kristal diduga sabu dijadikan pembuktian perkara. “Sesuai surat ketetapan yang dikeluarkan Kejaksaan Negeri Batam, dari barang bukti (BB) dimusnahkan, maka kita dapat menyelamatkan 8 juta anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (rm/sjk)

Toko Buku dan Seragam Sekolah Mulai di Padati BATAM, RAKYAT MEDIA-Tahun ajaran baru segera tiba, sejumlah toko buku dan sekolah mulai dipadati orangtua yang anaknya akan masuk sekolah. Seperti yang terlihat di kawasan SP Plaza, Sagulung, Jodoh dan Botania Batam Centre. Meski pendaftaran baru akan dibuka pada 25 Juni mendatang, namun orang tua terlihat lebih awal mengunjungi toko pakaian untuk membeli seragam anak mereka. ”Persiapan untuk anak masuk sekolah dasar,” ujar Mentari, Jumat (22/6). Dia mengatakan sengaja membeli baju seragam lebih awal karena permintaan anaknya yang tak sabar ingin masuk sekolah.”Biar tak repot juga

nanti. Tahulah nanti pas pendaftaran pasti sibuk,” kata warga Sagulung ini. Tak hanya warga Batam. Orang tua dari pulau juga demikian.Reni misalnya jauhjauh dari Pulau Buluh untuk membeli seragam sekolah untuk anaknya.Ia membeli dua stell seragam sekolah yang akan digunakan anaknya saat hari pertama masuk sekolah. ”Persiapan sudah jauh-jauh hari, uang untuk beli baju seragam juga sudah saya siapkan,” katanya. Lestari, penjual seragam sekolah mengaku penjualan baju seragam belum terlalu banyak, pasalnya pendaftaran dan jadwal masuk sekolah masih lama.”Tapi ada yang sudah datang beli,” jelasnya.

SEJUMLAH warga sedang memilih seragam sekolah buat anaknya di Toko Rosmini Tanjung Pantun Jodoh

Dia mengatakan kebiasaan orang tua membeli baju seragam anak seminggu menjelang masuk sekolah. Sementara pakaian seragam SD yang ia jual mulai Rp 60 untuk seragam

sekolah dasar dan Rp 120 ribu untuk seragam SMP dan SMA. ”Biasanya seminggu sebelum jelang masuk terjadi peningkatan penjualan,” tambahnya. (rm/btp)


CMYK

5

GALERI FOTO

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Hari Pertama Idul Fitri 1439 H

Bupati Karimun Gelar Open House BUPATI Karimun Aunur Rafiq menggelar open house di rumah dinasnya hari pertama lebaran Idul Fitri 1439 tepatnya, Jumat (15/6/2018). Open house ini sudah setiap tahun dilaksanakannnya. Dalam open housenya, Bupati Karimun selaku tuan rumah telah menyediakan berbagai menu makan untuk disantap para tamu yang datang. Pantauan dilapangan mulai dari Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Sekda Karimun HM Firmansyah, FKPD, Kepala OPD, anggota DPRD,

para pengusaha, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta seluruh lapisan masyarakat datang bertamu ke kediaman dinas Bupati Karimun pada hari pertama lebaran. Pada open house ini tidak terlihat jarak dan batas antara pemimpin dengan masyarakatnya. Semuanya berbaur menjadi satu. Tidak hanya datang, para tetamu juga mengabadikan saat menghadiri open house orang nomor satu di daerah berlandaskan empat azam ini dengan berfoto bersama. (ist)

BUPATI karimun Aunur rafiq Berfoto bersama.

BUPATI karimun (tengah) Bersama Wakil bupati karimun (kanan) dan Sekda Kabupaten Karimun Berfoto Bersama

BERFOTO bersama.

BUPATI Karimun Aunur Rafiq saat Berfoto bersama.

WARGA yang ikut berfoto bersama

AUNUR RAFIQ berfoto bersama

WARGA yang ikut berfoto bersama dengan Bupati karimun.

BERFOTO bersama

AUNUR RAFIQ berfoto bersama

WARGA yang ikut berfoto bersama dengan Bupati karimun.


RAKYAT MERANTI

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

6

IRWAN Nasir jadi jurkam kampanye

Irwan Nasir Jadi Jurkam Syamsuar Edy Nasution PEKANBARU, RAKYAT MEDIA-Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Syamsuar-Edy Natar Nasution menggelar kampanye akbar terakhir jelang pencoblosan pada tanggal 27 Juni mendatang. Kegiatan digelar di di Lapangan Sampoerna, Jalan Tuanku Tambusai, samping Mall SKA Pekanbaru, Kamis (21/6/2018) siang. Hadir dalam acara ini Amien Rais selaku ewan kehormatan PAN, Zulkifli Hasan selaku Ketua Umum PAN, Sohibul Iman selaku Presiden PKS serta didampingi sejumlah pengurus DPP masing-masing partai pengusung, PAN, NasDem dan PKS. Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Irwan Nasir dalam sambutannya mengatakan tinggal seminggu lagi waktu yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh tim pengusung untuk bekerja keras dalam memenangkan pasangan Syamsuar-Edy Nasution.”Manfaatkan waktu yang tinggal sedikit ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk memenangkan SyamsuarEdy,” ujar Irwan. Irwan mengatakan pasangan ini sangat pantas untuk memimpin Riau. Syamsuar adalah sosok pemimpin yang sudah teruji dengan terbukti mampu membawa Siak menjadi Kabupaten terbaik di Riau. Sementara Pak Edy Natar dilatarbelakangi militer, memiliki jiwa tegas disiplin sehingga sangat cocok disandingkan dengan Syam “Jadi bisa saya katakan, jika tak memilih SyamsuarEdy Nasution, SUNGGUH TERLALU,” ungkapnya. (rm/grc).

Warga Meranti Diimbau Tolak Politik Uang SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Kepulauan Meranti (IPMK2M) Pekanbaru Gusfriadi mengimbau masyarakat agar menolak politik uang. Sebab, sekali pemilihan akan berdampak pada nasib Provinsi Riau untuk 5 tahun ke depan. Kata Gusfriadi, akar dari demokrasi tersebut adalah adanya peran rakyat dalam menentukan rotasi kekuasaan melalui pemilihan kepala daerah secara langsung. Hak pilih tersebut sebagai implementasi dari kedaulatan rakyat yang dijamin secara konstitusional dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 pasal 1 ayat (2). Ia mengimbau, masyarakat Riau khususnya masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti agar menggunakan hak pilihnya dan memberikan pilihan yang tepat tentunya. Masyarakat Riau diharapkan sadar politik sehingga tidak goyah dengan gombalan retorika yang dinyanyikan para kandidat.Menjadi pemilih cerdas sudah menjadi kewajiban. Lanjut Gusfriadi, perlu diwaspadai istilah-istilah money politic atau politik uang. Kemudian black campaign dan hal serupa lainnya agar jangan sampai mempengaruhi pilihan kita saat di TPS nanti. “Mari sama-sama kita manolak Politik Uang.Dalam demokrasi, rakyatlah yang melahirkan pemimpin. Di tangan rakyatlah nasib Riau 5 tahun ke depan. Ingat Tanggal 27 Juni 2018 ayo ke TPS dan mari tolak politik uang,” ajak Gusfriadi. Masyarakat Riau khususnya Kabupaten Kepulauan Meranti harus membuka mata terhadap apa yang kita butuhkan bukanlah sekadar janji-janji manis dan kesenangan yang bersifat sementara. Harapan terbesar Ketua Umum IPMK2M-Pekanbaru tersebut adalah masyarakat hari ini jangan acuh terhadap politik.Jangan sampai tidak menggunakan Hak Pilihnya pada tanggal 27 Juni nanti.Ingat golput bukan pilihan.Golput mencederai demokrasi dengan dalil one man one vote.”Pilihan kita hari ini menentukan nasib Riau lima tahun kedepan,” katanya. Perlu dipahami juga bahwa demokrasi sebagai sistem yang merakyat dan mampu melahirkan keadilan.Dimana setiap orang berhak untuk memilih dan dipilih.Untuk menjadi pemilih sebagaimana telah ditentukan dalam undang-undang tidak mensyaratkan latar belakang seorang.”Maka memilih pemimpin adalah hak yang istimewa,” ujar Gusfriadi di akhir bincang-bincang dengan GoRiau. (rm/net).

WAKIL Bupati Meranti Said Hasym tengah berbincang

Wabup Meranti Said Hasyim

Open House Dirumah Plt Gubernur Riau SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim didampingi Istri Hj. Syamsiar dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menghadiri acara Open House Idul Fitri 1439 H, dirumah Plt. Gubernur Riau H. Wan Thamrin Hasyim dan Muspida Provinsi Riau, kegiatan dalam rangka mempererat silahturahmi dalam rangka membangun daerah itu, dilaksanakan dihari kedua Idul Fitri 1439 H, Sabtu (16/6/2018). “Momen ini kita jadikan sarana silaturrahmi untuk kita lebih mengukuhkan kebersamaan dalam membangun Riau khususnya Kabupaten Meranti kedepan, ungkap Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim. Turut hadir dalam moment tersebut Sekretaris Daerah Yulian Norwos SE MM, Kepala BKD Meranti Alizar S.Sos, Kadis Perindag Meranti Azza Fahroni, Kepala Dinas Badan

Lingkungan Hidup Drs. Hendra Putra, Kabag Humas dan Protokol Helfandi SE MM, Kabag Ortal Rika, Kabag Kominfo Saiful Ikram, Camat Rangsang Tunjiarto, Camat Pulau Merbau M. Nazar, Sekretaris BPKAD dan lainnya. Kedatangan Wakil Bupati Kepulauan Meranti dan rombongan disambut langsung oleh Plt. Gubri Wan Thamrin Hasyim beserta keluarga, suasana Open House dikediaman Plt. Gubri terlihat santai penuh keakraban, sambil menikmati santapan yang tersaji. Pada kesempatan itu Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim membicarakan berbagai hal terkait harapan serta dukungan dari Pemda Provinsi Riau terhadap pembangunan di Kabupaten Meranti. Ia berharap kepada Pemerintah Provinsi Riau dalam hal ini Plt. Gubri untuk memperhatikan pembangunan Meranti dengan memberi alo-

si kita, agar masyarakat turut mengawasi jalannya kegiatan pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018,” kata Rizqi, saat membuka kegiatan perdana Warung Pengawasan di Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Sabtu (23/6/18) lalu Rizqi menyebutkan, sasaran utama dari kegiatan ini adalah mengajak masyarakat untuk berpartisipasi menjaga dan menciptakan Pemilukada yang bersih dan jujur. Selain itu juga diharapkan melalui kegiatan ini mempersempit praktik culas seperti money politic dan serangan fajar oleh tim Paslon dalam upaya memenangkan dukungan dengan cara tidak sportif. Rizqi juga berterima kasih

moga dengan dukungan dari DPRD khususnya Ketua DPRD Hj. Septina Primawati Rusli, Meranti tidak lagi menjadi daerah yang terisolir. Menyikapi hal itu Septina mengaku apa yang diinginkan Pemda Meranti sama dengan dirinya dan ia siap untuk menjembatani dengan Pemprov Riau. Kapolda Riau Brigjend Pol. Nandang MH, tak luput dari kunjungan Rombongan Pemda Meranti yang dipimpin Wakil Bupati H. Said Hasyim, dirumah orang nomor satu dijajaran Polda Riau itu Wakil Bupati berbincang soal situasi Kamtibmas di Meranti salah satunya situasi di Pulau Padang sebelum dioperasikannya kembali PT. Timah. Kapolda berharap tercipta sinergitas antara perusahaan, masyarakt dan pemerintah daerah sehingga ketika PT. Timah beroperasi tidak menimbulkan konflik. (rm/hms)

Tingkat Kehadiran ANS Meranti Capai 99,7 Persen SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H. Said Hasyim meminta seluruh pegawai baik PNS maupun Honorer untuk terus meningkatkan semangat kerja, hal itu disampaikannya saat menjadi pembina apel hari pertama masuk kerja usai libur Idul Fitri 1439 H, di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Kamis (21/6/2018). Ibadah puasa Ramadhan yang dijalankan selama 30 hari lalu dimana pengendalian diri dan kesabaran menjadi kunci suksesnya puasa, menurut Wakil Bupati Meranti hendaknya menjadi pembelajaran bagi semua aparatur untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan, bekerja jujur dan ikhlas sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan. “Saya harapkan kepada seluruh pegawai berkerjalah dengan baik dan bertanggungjawab, tingkatkan kinerja dengan selalu bekerja jujur dan ikhlas sesuai

dengan tupoksi kita masing masing,” ujar Wakil Bupati. Peningkatan kinerja dan pelayanan merupakan hal yang penting dalam rangka menghadapi tantangan dan tuntutan masyarakat akan pelayanan prima yang lebih berat kedepan. ”Kinerja dan pelayanan patut kita jaga dan tingkatkan lagi karena tantangan kedepan akan jauh lebih berat, masyarakat menunggu apa yang dapat kita lakukan untuk mereka,”ucap Wabup. Tak lupa Ia juga mengucapkan apresiasi kepada seluruh pegawai yang hadiri karena kehadiran merupakan bentuk kedisiplinan menjalankan tugas yang menjadi tanggungjawab” Terima kasih kepada PNS dan Honorer yang telah hadir dihari pertama ini,” ucap Wabup. Lebih jauh dikatakan H. Said Hasyim, perayaan Idul Fitri adalah keberhasilan setiap umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa, dengan menahan hawa nafsu, melaksanakan sho-

Panwaslu Kota Pekanbaru Buka Warung Pengawasan Untuk Masyarakat PEKANBARU, RAKYAT MEDIA-Dalam upaya melakukan sosialiasi sekaligus edukasi pengawasan masyarakat terhadap pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau tahun 2018, Panwaslu Kota Pekanbaru menyelenggarakan kegiatan Warung Pengawasan di seluruh kelurahan. Menurut Komisioner Panwaslu Kota Pekanbaru, Rizqi Abadi, S.Ikom, Warung Pengawasan merupakan ide kreatif satu-satunya di Indonesia. Kegiatan minum-minum dan bincang pengawasan warga dan tokoh masyarakat ini berlangsung selama minggu tenang tanggal 23 sampai dengan 26 Juni 2018. “Ini sebagai bentuk sosialisa-

kasi anggaran lebih dalam rangka menggesa ketertinggalan. Hal itu disambut baik oleh Plt. Gubri yang berjanji akan lebih memberhatikan Kabupaten termuda di Riau itu. Hal serupa juga disampaikan oleh Wakil Bupati H. Said Hasyim dan Sekda Meranti Yulian Norwis saat menyambangi rumah Sekretaris Daerah Provinsi Riau H. Ahmad Hijazi, yang juga berjanji akan berupaya untuk membantu Meranti salah satunya menjadikan Meranti sebagai daerah penghasil Migas di Provinsi Riau. Kunjungan selanjutnya kerumah Ketua DPRD Riau Hj. Septina Primawati Rusli, dalam pertemuan Non Formal itu, sambil berbincang santai Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim lagi lagi meminta dukungan DPRD Riau dalam mensukseskan visi misi Meranti, salah satunya program Merangkai Pulau yang saat ini tengah gencar dilakukan Pemda, se-

KOMISIONER Panwaslu Kota Pekanbaru, Rizqi Abadi, S.Ikom

semangat Panwaslu Kecamatan Payung Sekaki dan jajaran yang berencana mengaktifkan kegiatan Warung Pengawasan di setiap kelurahan. Jadwal Warung

Pengawasan sendiri dibagi dua shift yakni dimulai pukul 16.3023.30 Wib dan pukul 23.3004.00 Wib pagi secara berpindah-pindah. (rm/red).

lat dan ibadah lainnya untuk meningkatkan keimanan, Ia berharap hal itu terus dipertahankan dalam kehidupan baik ditempat kerja maupun lingkungan tempat tinggal.”Mari terus kita jaga segala amalan yang kita jalankan selama puasa 30 hari penuh,” harapnya. Wakil Bupati dalam kesempatan apel pagi tersebut, juga mewanti wanti PNS maupun Honorer lebih disiplin dalam bekerja dan menjalankannya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Bagi yang tidak disiplin atau melanggar aturan seperti menambah cuti dan lainnya, menurut Wakil Bupati, suka tidak suka aturan harus ditegakkan, pegawai yang bersangkutan harus diberikan sanksi.”Kalau tidak sesuai dengan ketentuan maka aturan yang ada harus kita jalankan, sebagai pimpinan kita harus menegakkan itu sesuai amanah yang diberikan kepada kepala daerah dan wakil kepala daerah,” jelasnya sebagai bentuk pembi-

Para ANS Pemkab Meranti meneken absensi masuk kerja naan. Wakil Bupati H. Said Hasyim juga menegaskan absensi pegawai dihari pertama masuk kerja usai libur panjang Idul Fitri 1439 H, akan dilakukan evaluasi oleh BKD Meranti. Bagi yang yang tidak hadir akan diberikan sanksi

sesuai dengan peraturan bupati dan surat edaran yang telah dilayangkan.”Semua absen akan di evaluasi baik pejabat ASN maupun pegawai Honorer bagin yang tidak hadir akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang ada,” tegasnya.(rm/ril).

Pejabat Asisten III Pemkab Kepulauan Meranti Meninggal Dunia SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Kabar duka menyelimuti jajaran Pemkab Kepulauan Meranti, dimana Drs. Tengku Akhrial, yang menjabat Asisten III Setda Kabupaten Kepulauan Meranti, meninggal dunia di RSUD Jalan Dorak, Selatpanjang, Sabtu 23 Juni 2018, sekitar pukul 07.30 WIB. Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Kepulauan Meranti, Helfandi, SE, M.Si, langsung menginformasikan kabar duka tersebut kepada kalangan wartawan. ”Semoga beliau husnul khotimah,” ucap lelaki yang akrab disapa Iin ini. Informasi yang didapat Iin, sebelum Tengku Akhrial meninggal dunia sempat terjatuh di

rumah dinasnya, kemudian dilarikan ke RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti yang juga berada di Jalan Dorak, Selatpanjang. ”Info yang saya dapat seperti itu, dan sejak Pak Akhrial di bawa ke RSUD dia sudah tidak ada respon,” ucap Iin. Sebagaimana keinginan pihak keluarga, sambung Iin, jenazah Tengku Akhrial diberangkatkan dan akan dikebumikan di Kota Batam. Prosesi pelepasan jenazah dari rumah dinas pejabat Pemkab Kepulauan Meranti dipimpin oleh Wakil Bupati, Said Hasyim. ”Sekitar pukul 10.30 WIB dengan transportasi laut jenazah almarhum dibawa ke Kota Batam,” ucap Iin. Meninggalnya Tengku Akhrial ini mengejutkan

masyarakat Kepulauan Meranti, terutama kalangan PNS. Pasalnya, hari kedua kerja setelah libur panjang lebaran, Tengku Akhrial masih bertindak selaku pembina apel pagi. Saat itu, kata Iin, Tengku Akhrial cukup banyak memberi nasehat dan menyemangati PNS untuk bekerja lebih giat lagi.”Saya terkejut mendengar kabar duka ini, rasanya apa yang dia nasehati masih terngiang di telinga,” ucap Iin. Di kalangan PNS Kepulauan Meranti, Tengku Akhrial cukup disegani.Bukan lantaran jabatannya namun karena ketokohannya.Dia selain seorang pejabat sekaligus menjadi orang tua tempat mengadu dan tempat berkeluh kesah para PNS. (rm/ril)


CMYK

7

GALERI FOTO

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Gubernur Kepri Nurdin Basirun

Mari Saling Memaafkan GUBERNUR Kepri H. Nurdin Basirun menggelar rumah terbuka di Gedung Daerah, Tanjungpinang Jumat (15/6/2018) dan di kediaman pribadinya di Tanjungbalai Karimun, Sabtu (16/6/2018). Selepas menunaikan Shalat Id di Masjid Raya Nur Illahi Pulau Dompak, Nurdin bergerak ke kediaman dinasnya bersama istri Hj. Noorlizah Nurdin dan keluarga besarnya membuka pintu, menunggu dan menyambut masyarakat yang datang untuk bersilaturahmi. “Mari kita awali hari kemenangan dengan pererat silaturahmi bersama seluruh masyarakat,” papar Nurdin. Gubernur Nurdin juga ditemani Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto dan istri Hj. Rosemary Isdianto beserta keluarga besarnya yang juga ikut menyambut kedatangan masyarakat. Tidak hanya para pejabat FKPD dan OPD yang hadir, masyarakat umum juga berbondong – bondong datang untuk bertemu Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri. Semarak meriah terlihat ketika anak – anak berebut untuk bersalaman kedepan meskipun lokasi sedang diguyur hujan deras. Nurdin sendiri memaknai rumah terbuka sebagai ajang mendekatkan diri kepada masyarakat, apalagi hal ini sudah merupakan tradisi yang berlaku di Kepri setiap tahunnya saat Idul Fitri. “Di tengah kesibukan kita sehari – hari, saat lebaran lah kita lebih bisa

GUBERNUR Kepri H. Nurdin Basirun dan Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto berfoto bersama dengan warga

banyak menyempatkan waktu bersama masyarakat,” ujar Nurdin. Tampak hadir pada kesempatan tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi, Danrem 033/ WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlan-

tamal IV Tanjungpinang R. Eko Suyatno, Asisten, Kepala OPD, Tokoh Masyarakat beserta masyarakat di Tanjungpinang. Gubernur menyempatkan berkunjung ke kediaman FKPD salah

WAKIL Gubernur Kepri H. Isdianto menyalami warga

satunya ke Rumah Dinas Danlantamal IV Tanjungpinang R. Eko Suyatno yang juga sedang menggelar open house sore ini, ditutup dengan berkunjung kekediaman Ketua LAM Kepri Abdul Razak.

Di Karimun Di Karimun, ribuan tamu terutama anak – anak ikut memeriahkan rumah terbuka Nurdin di Bukit Senang, Karimun. “Karena ini terjadi hanya setahun

sekali, maka jangan sampai terlewatkan,” ucap Nurdin saat menggelar open house di kediaman pribadinya di Bukit Senang, Tanjung Balai Karimun, Sabtu (16/6/2018). Tampak juga hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto beserta keluarga, Sekdaprov H. TS. Arif Fadillah dan keluarga serta sejumlah Kepala OPD. Nurdin menyambut kedatangan pimpinan Kabupaten Karimun seperti Bupati, Wakil dan Sekretaris yakni Aunur Rafiq, Anwar Hasyim dan M. Firmansyah berserta para tamu undangan lainnya tentu terbuka juga bagi seluruh masyarakat di Karimun. Nurdin melanjutkan bahwa momen inilah dijadikan penanda kebersamaan antar seluruh elemen baik pemimpin maupun masyarakat berkumpul bersama merayakan hari kemenangan. “Semua pangkat jabatan dilepas hari ini, menyatu dan berbaur menjalin silaturahmi bersama,” kata Nurdin. Alasan Nurdin menggelar rumah terbuka di Karimun adalah selain untuk berkunjung kekediaman serta berjumpa sanak saudara khususnya orang tua, juga agar dapat berjumpa masyarakat Karimun yang mungkin tidak semuanya sempat untuk hadir pada open house hari pertama di Tanjungpinang. “Kampung saya disini, tentu tidak semua warga disini bisa ke Tanjungpinang, untuk itu kita open house di Karimun juga,” ucapnya. (hms)

GUBERNUR Kepri H. Nurdin Basirun menggelar rumah terbuka di Gedung Daerah, Tanjungpinang .

GUBERNUR dan Wakil Gubernur bersama Kapolda dan waka Polda Kepri Dandrem dan tamu undangan lainnya. GUBERNUR Kepri H. Nurdin Basirun memberikan kata sambutan saat hari raya Idul Fitri

WARGA Masyarakat antri naik tangga gedung Daerah ingin menyalami Gubernur dan wakil gubernur Kepri.

GUBERNUR Kepri H. Nurdin Basirun menyalami warga.


PARIWARA

8 Jumat, 22 - 30 JuniEdisi 2018, : #MINGGU 239 Tahun III IV,

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Harga: Rp6.500,-

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,

BANDARA Internasional Minang Kabau

47.255 Pemudik Berangkat Dari Bandara Internasional Minangkabau PADANG, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 47.255 pemudik diberangkatkan dari Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman, Sumatera Barat, sejak H+1 hingga pada H+6 Idul Fitri 1439 Hijriah atau 17 hingga 22 Juni 2018. “Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama 2017 yang hanya memberangkatkan 44.566 pemudik,” kata Humas PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau Fendrick Sondra di Padang Pariaman, Sabtu. Berdasarkan data yang dihimpun tingkat keberangkatan tertinggi terjadi pada H+4 atau 21 Juni 2018 mencapai 8.416 pemudik diangkut 44 penerbangan.Sebaliknya pada H+6 arus mudik masih berlangsung ditandai dengan tingginya jumlah penumpang yang tiba mencapai 6.902 orang. Menurut dia, arus mudik tetap tinggi karena banyak yang memilih berangkat beberapa hari setelah Hari Raya.PT Angkasa Pura II memperkirakan pergerakan penumpang di BIM pada Lebaran tahun ini meningkat sekitar 12 sampai 20 persen sementara pergerakan pesawat sekitar 5 sampai 10 persen. Untuk pesawat sekitar 864 pergerakan dan penumpang sekitar 152 ribu orang mulai dari H-7 hingga H+7, kata dia. Bandara Internasional Minangkabau saat ini memiliki panjang landasan 2.750 meter dan dapat didarati oleh pesawat berbadan lebar.”Untuk kapasitas apron mampu menampung delapan pesawat parkir dalam waktu bersamaan,” kata dia. Sementara kapasitas terminal saat ini mencapai 2,7 juta penumpang per tahun walaupun pada 2017 jumlah penumpang sudah mencapai empat juta orang.Ia juga mengimbau penumpang yang akan balik agar senantiasa memerhatikan jadwal penerbangan dan tidak membawa barang terlalu banyak. ”Diharapkan penumpang tidak bercanda tentang bom karena sesuai Undang-undang bisa ditindak secara pidana dan merugikan orang lain hingga jadwal penerbangan ditunda,” kata dia. Sebelumnya Pejabat Kantor Otoritas Bandara wilayah 6 Padang menyampaikan rute Jakarta- Padang merupakan satu dari tujuh jalur penerbangan dengan kategori amat padat di Indonesia.” Di Tanah Air ada tujuh rute amat padat nomor satu Jakarta-Surabaya dan Jakarta-Padang masuk peringkat tujuh, kata Kepala Otoritas Bandara Wilayah 6 Padang Agus Subagyo . Menurut dia, karena jalur Jakarta- Padang masuk kategori amat padat pihaknya akan melakukan pengawasan ekstra selama arus mudik Lebaran.”Hal ini untuk memastikan pelayanan di bandara kepada pemudik terlaksana dengan baik,” ujar dia.(rm/ant)

Bupati Pasbar Syahiran

Ajak ASN Tingkatkan Kinerja Pasca-Libur Lebaran

BUPATI Pasbar Syahiran pimpin apel pasca lebaran

PASBAR, RAKYAT MEDIA-Bupati Pasaman Barat, Sumatera Barat, Syahiran mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya meningkatkan semangat kerja pascalibur Lebaran 1439 Hijriah. “ASN sudah jalani libur lebaran selama 11 hari. Saya mengajak semuanya untuk kembali meningkatkan semangat dalam bekerja,” katanya usai melaksanakan apel gabungan di halaman kantor bupati setempat, Senin. Ia mengajak silaturahmi dan kekompakan di antara ASN Pasaman Barat juga harus terjalin dengan baik. Hal itu diupayakan karena sangat berpengaruh terhadap kinerja ASN dalam menjalankan roda pemerintahan. ”Silaturahmi dan kekompakan bersama harus terus dijaga, agar kita terus semangat dan kompak dalam melaksankan pekerjaan,” ujarnya. Ia menegaskan bagi ASN yang tidak hadir pada kesempatan tersebut akan daporkan langsung ke pihak kementrian terkait.”Tidak ada alasan untuk tidak hadir pada hari pertama kerja. 11 hari yang sudah berlalu merupakan waktu yang cukup panjang untuk berlibur. Kita harus syukuri itu,” tegasnya. Pada kesempatan itu pihaknya atas nama keluarga dan Pemkab Pasaman Barat mengucapkan maaf lahir bathun kepada segenap masyarakat.Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia Pasaman Barat, Yudesri mengatakan pihaknya belum bisa memberikan informasi berapa ASN yang tidak hadir hari pertama kerja. “Harap menunggu karena masih ada data yang belumdirekapdarikecamatan yang ada,” katanya.(rm/robbisam).

8

Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Wagub Sumbar Nasrul Abit, ASN Tidak Masuk Keterlaluan PADANG, RAKYAT MEDIA-Dihalaman Kantor Gubernur - 21 Juni 2018 Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit bertindak sebagai Pembina Apel pagi saat hari perdana masuk kantor setelah cuti lebaran Idul Fitri 1439 H, dalam sambutannya mengatakan bahwa Menteri Pendaya gunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN RB) telah memberikan pengumuman kepada Pemprov Sumbar, untuk melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap kehadiran pegawai di lingkungan wilayah kerja masing – masing dan mesti mengirimkan laporan secara online kepada kementrian PAN RB di Jakarta. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, pada acara apel pagi awal masuk kerja dihalaman kantor gubernur, Kamis (21/ 6/2018). Hadir dalam kesempatan itu, Sektetaris Daerah (Sekda) , Asisten, Staf Ahli Gubernur, Kepala Dinas, Kepala Biro, pejabat eselon III dan IV serta staf dilingkungan kerja kantor gubernur. Lebih lanjut Wagub Nasrul Abit menyampaikan, kita mulai libur tanggal 9 dan masuk tanggal 21 juni masuk kerja, sangat keterlaluan jika tidak masuk kerja hari ini. Kecuali bagi yang izin cuti yang telah melakukan pelayanan selama lebaran, dibidang kesehatan, keamanan dan lain-lain, juga digantikan dengan yang lainnya. Bagi pegawai yang tidak masuk kerja hari dapat diberikan sanksi, penurunan pangkat, penundaan kenaikan pangkat dan gaji berkala. Sanksi tegas dan jelas, mudah-mudahan pegawai Sumbar tidak ada yang terkena sanksi, karena kehadiran pegawai

WAKIL Gubernur Sumbar Nasrul Abit pimpin upacara ASN

sangat baik, harap Wagub Nasrul Abit. Wagub Nasrul Abit juga mengajakan, sebulan lamanya kita berpuasa, mudah-mudahan dengan amalan puasa yang baik kita kembali ke fitri. Kita juga amat besyukur penilaian kinerja pemprov Sumbar mendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Kita juga perlu melakukan evaluasi setiap pekerjaa, apalagi kita saat ini sudah masuk triwulan II, agar lebih cepat memperhatikan, apakah soal tender dan pekerjaan lain yang menjadi prioritas pembangunan. Apakah ada keluhan di bidang pelayanan pariwisata, keamanan dan kemacetan jalan. Kita juga ingin mengetahui bera-

Bupati Pasbar Syahiran

Kunjungi Keluarga Korban Tenggelam PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-Pasangan kepala daerah Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengunjungi keluarga korban yang tenggelam di pantai Muaro Sasak Alfa (10) yang hingga hingga saat ini masih belum ditemukan, Kamis. Bupati Pasaman Barat, Syahiran didampingi Wakil Bupati, Yulianto mengucapkan belasungkawa terhadap musibah yang dialami korban.”Kami berharap korban segera ditemukan oleh tim gabungan yang hingga saat ini masih melakukan pencarian,” katanya. Menurutnya masyarakat Pasaman Barat harus memetik pelajaran dari peristiwa tersebut. Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dan perhatian kepada anak dan keluarga agar tidak terjadi peristiwa yang tidak diinginkan.”Mari kita ambil hikmah dari kejadian ini. Kita harus mawas diri dan tingkatkan kewaspadaan. Jaga anak-anak dan keluarga dari kemungkinan-kemungkinan buruk yang mungkin saja bisa terjadi. Antisipasi kejadian serupa,” ujarnya. Kunjungan Bupati Pasaman Barat, Syahiran bersama rombongan diakhiri doa dan zikir bersama masyarakat setempat serta peninjauan ke lokasi tenggelamnya korban.Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santosi melalui Kapolsek Pasaman, AKP Muzhendra mengatakan hingga Kamis (21/6) malam masih belum ditemukan. Ia mengatakan tim gabungan termasuk TNI dan Basarnas akan kembali menyusur pantai Muaro Sasak. Masyarakat juga ikut serta melakukan pencarian sejak

Kamis (21/6) pagi.Ia menyebutkan untuk pencarian terhadap korban tergabung beberapa tim. Satu tim BNPB, satu tim BPBD Pasaman Barat, satu tim Polsek Pasaman dan satu tim Pos TNI AL. Kemudian satu tim Sabhara Polres Pasaman Barat, satu im Satpol Air Polres Pasaman Barat dan masyarakat nelayan Sasak.”Tim gabungan itu bahu membahu melakukan pencarian terhadap korban. Mudah-mudahan hari ini membuahkan hasil,” harapnya. Seperti diberitakan sebelumnya korban warga Padang Halaban Sasak, Alfa (10), tenggelam dan hanyut ditelan ombak pantai Muaro Sasak saat mandi-mandi menikmati libur Idul Fitri 1439 Hijriah, Senin (18/6) sore. Kejadian itu berawal ketika korban sedang mandi dan bermain ombak dipinggir pantai Muaro Sasak bersama temantemannya yang luput dari pengawasan orang tuanya.Korban mandi-mandi bersama temannya, Ikram (13), Dio (10) dan Devin (10). Saat asik bermain, teman-temannya melihat korban terbawa arus ke tengah laut. Saat itu korban hanyut dibawa arus air laut dan langsung menghilang. Melihat hal itu, temannya berusaha memberitahukan pengunjung lainnya. Namun korban sudah menghilang ditelan ombak.Pantai Muaro Sasak dan pohon seribu menjadi favorit masyarakat untuk menikmati liburan lebaran saat ini.Ribuan pengunjung memadati pantai Sasak selama liburan lebaran ini. Kepada orang tua agar mengawasianak-anaknyasaatbermain.(rm/ robbisam).

pa jumlah kunjungan wisata ke Sumatera Barat diserap lokasi wisata dan daerah tahun ini, karena tahun ini terasa cukup meningkat besar dimana masa waktu kemacetan bertama dari biasanya 8 jam, saat 2 hari min H dan 4 Hari Plus H lebaran menjadi 11 jam, ungkap Wagub Nasrul Abit. Wagub Nasrul Abit juga menyampaikan tentang kunjungan Wamen ESDM Arcandra Tahar, yang berkeinginan memberikan perhatian kepada pembangunan di Sumatera Barat. Terutama pada pembangunan pembersihan danau maninjau, pembangunan mengurai kemacetan jalan, pembangunan infrastruktur jalan kegiatan Tour De Singkarak, jalan Kerinci - Solok Selatan, Jalan Sungai

Penuh - Pesisir Selatan, serta juga pembangunan yang berkaitan dengan kegiatan ESDM dan pertambangan. Oleh karena itu kepada Bapeda dan instansi tekait agar menyiap surat dari Pemprov Sumbar (Gubernur) kepada Kementerian PU dan Kementrian Pariwisata agar cepat menjadi pembahasan dan terakomodir pada tahun 2019. Kepada setiap pegawai agar juga bekerja secara profesional, jangan ada pegawai yang menunda-nunda pekerjaan, jangan mempersulit, lakukan pelayanan dengan baik terutama terhadap berbagai hal kegiatan pembangunan dari kabupaten kota, ingat Nasrul Abit mengakhiri sambutannya. Demikian dilaporkan.(rm/humas)

Sebanyak 65 ASN Pemkab Pasbar Bolos Hari Pertama Kerja SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIA-Sekitar 65 orang Aparatur Sipil Negara dan Tenaga Harian Lepas atau tenaga kontrak tidak hadir apel gabungan perdana di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Senin. “65 orang itu dengan rincian 13 orang ASN di luar tenaga guru dan tenaga kesehatan dan 52 orang THL atau tenaga kontrak. Ke-65 itu tidak hadir tanpa keterangan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pasaman Barat, Yudesri di Simpang Empat, Senin. Ia mengatakan terhadap yang tidak hadir tanpa keterangan akan ditindak sesuai aturan yang ada. ”Tahap awal akan kita berikan SuratPeringatan sesuai aturan. Kemudian sesuai peraturan bupati maka tunjangan yang bersangkutan akan dipotong 20 persen pada bulan besok,” tegasnya. Ia merinci untuk ASN yang hadir pada apel perdana sebanyak 1.073 orang, sakit 11 orang, izin 3 orang, cuti melahirkan 7 orang dan tanpa keterangan 13 orang. Sedangkan untuk Tenaga Harian Lepas atau PTT yang hadir 1.558 orang, sakit 11 orang, izin 9 orang, izin melahirkan 17 orang dan tanpa keterangan 52 orang. ”Khusus jumlah ASN itu di luar tenaga guru dan tenaga kesehatan. Bagi

BUPATI Pasbar Syahiran tengah menerima penjelasan dari stafnya

yang tidak hadir tanpa keterangan akan ditindak sesuai aturan,” tegasnya. Ia menambahkan secara persen tase tingkat kehadiran secara keseluruhan mencapai 90,72 persen dan yang tidak hadir sebesar 9, 28 persen. Sebelumnya Bupati Pasaman Barat, Syahiran menegaskan akan menindak ASN yang tidak hadir saat pertama kerja

pasca libur panjang lebaran. Ia menegaskan bagi ASN yang tidak hadir pada kesempatan tersebut akan daporkan langsung kepihak kementrian terkait. ”Tidak ada alasan untuk tidak hadir pada hari pertama kerja.11 hari yang sudahberlalu merupakan waktu yang cukup panjang untuk berlibur. Kita harus syukuri itu,” tegasnya.(rm/ril).


CMYK

9 JUMAT, 22 - 30 JUNI 2018, MINGGU III

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

9

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Edisi : # 239 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Cucian Mobil Ilegal Milik Bakhtiar Sungkowo

PELABUHAN resmi jembatan V Sijantung Barelang

Penyeludupan Rokok Non Cukai Dari Pelabuhan Sijantung Marak BARELANG, RAKYAT MEDIA-Luffman dan H-Mild, ýdua jenis rokok yang diproduksi di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam, beredar luas di daerah non kawasan bebas. Rokok tanpa pita cukai itu, disebut diselundupkan melalui pelabuhan resmi alis pelabuhan di daerah Barelang. Upaya penyeludupan rokok itu menurut pengakuan sejumlah warga kepada Koran Rakyat Media di sekitar Jembatan V Sijantung Barelang berlangsung pada Kamis (21/6/2018) malam sekitar pukul 20.00 wib, rokok dengan jumlah besar itu diangkut menggunakan dua unit mobil Box melalui pelabuhan resmi Jembatan V Sijantung. “Kami melihat ada dua mobil box warna kuning membongkar rokok dengan jumlah besar dimuat ke kapal speedboat, mereka membongkarnya sangat cepat, ketika warga setempat dating kapal dan mobil pengangkut rokok tersebut langsung melarikan diri, begitu juga kapal langsung melarikan diri. Kami menduga mereka itu di beking oknum aparat,” ungkap salah seorang warga Warga yang memberikan informasi tersebut meminta namanya untuk dirahasiakan. Sebab, katanya penyeludupan rokok itu disebut sebut di beking oleh oknum aparat,”Kami masyarakat disini sudah sering melihat penyeludupan rokok itu dari dari Pelabuhan ini, penyeludupan ini sudah berlangsung beberapa kali dan dilakukan pada malam hari,” ujarnya

Informasi yang dihimpun Koran Rakyat Media penyeludupan rokok tanpa pita cukai itu disinyalir melibatkan pihak perusahaan.Sebab rokok tersebut diproduksi melebihi kuota yang telah ditentukan. Rokok kawasan bebas yang diseludupkan ke wilayah pabean lain itu terindikasi merugikan Negara puluhan miliar. Hal ini menjadi persoalan serius yang perlu disikapi pemerintah Kota Batam termasuk aparat penegak hokum. Sementara itu perusahaan yang memproduksi rook merek Luffman PT Leadon Internasional di kawasan Industri Citra Buana Park hingga berita ini dimuat belum berhasil di konfirmasi. Karena pihak manajemen PT Leadon Internasional tersebut tidak bias ditemui saat awak Koran Rakyat Media melakukan upaya konfirmasi ke perusahaan tersebut. Informasi yang diterima dari petugas security PT Leadon Internasional pihak manajemen tidak ada di tempat. Sekurity yang tidak mau menyebutkan namanya itu, manajemen masih liburan,” taka da yang bias dikonfirmasi disni mereka masih libur, lain kali aja dating lagi kesini,” ujarnya. Hal serupa juga terjadi di PT Fantastik Internasional, Perusahaan yang memproduksi rokok merek H-Mild di kawasan Industri Tunas Batam Centre itu tidak bias ditemui dengan alasan masih liburan,” Pihak manajemen belum masuk masih liburan,”kata salah seorang security di Perusahaan tersebut Kamis (20/6/2018). (rm/red)

Belakang Ruko Nagoya Garden Ganggu Kenyamanan Warga BATAM, RAKYAT MEDIA-Cucian mobil illegal di belakang pertokoan Komplek Nagoya Gardengarden Blok F Nagoya dinilai mmenganggangu kenyamanan warga setempat. Pasalnya, pemilik ruko di Blok F persis yang berada dilokasi cucian mobil tersebut mengeluh akibat lokasi disekeling ruko mereka selalu basah tersiram air cucian mobil ketika cucian mobil tersebut sedang beraktivitas. Ama alias Setie salah seorang warga pemilik ruko di Blok F No.1 dan 2 yang berada persis di lokasi pencucian mobil illegal tersebut mengaku sudah lama mengeluhkan dan merasa terganggu dengan keberadaan pencucian mobil yang berada dibelakang rumahnya. “Saya sudah lama mengeluhkan dan terganggu kenyamanan saya dengan adanya pencucian mobil di belakang ruko saya, selain sekeling rumah saya becek disebabkan air cucian terus menggenang dijalan.Saya mau parkirkan mobil juga susah karena halaman belakang rumah saya mereka serobot untuk parkir mobil yang habis dicuci,”kata Setie yang akrap dipanggil Ama kepada media ini Sabtu (23/6/20180 di Nagoya. Lebih lanjut Ama menjelaskan, dia sudah sering melakukan protes kepada pemilik tempat cucian tersebut tapi tidak ditanggapi.Tak sampai disitu, dia juga sudah pernah mengadukan keluhannya itu kepada Sat Pol PP Kota Batam dan kepada Ketua RT.03 Iskandar.Tapi sampai saat mengaduannya tidak mendapat tanggapan. Ama juga menjelaskan, lokasi cucian mobil ini juga sudah sering disorot media massa di Batam, kare-

LOKASI cucian mobil illegal milik Bakhtiar di Komplek Nagoya Garden Batam

na keberadaan cucian mobil itu illegal dan berada di lokasi pasilitas umum atau jalur hijau.”Sudah sering disorot media tapi masih tetap beroperasi. Ini kan jalur hijau. Apakah tak ada lokasi lain buat usaha, kenapa harus dilingkungan rumah saya,” kata Ama, yang pernah menjabat sebagai RT di Komplek Nagoya Garden tersebut. Ama menambahkan, karena sudah sangat mengganggu kenyamanan, dia mengharapkan kepada Camat Batuampar Tukijan dan Kepala Satuan Sat Pol PP Kota Batam dan Lurah Kampung Seraya, segera menertibkan tempat usaha cucian mobil illegal yang berada persis di belakang rukonya.

“Saya berharap Kepala Satuan Satpol PP, Camat Batuampar dan lurah Kapung Seraya bisa mendengar keluhan warganya, akibat usaha cucian mobil di belakang rukonya yang dinilai sudah mengganggu kenyamanan lingkungan, selain itu jalan dibelakang ruko saya aspalnya sudah hancur akibat genangan air cucian karena air tidak mengalir ke parit, mobil saya juga dilarang parkir oleh mereka padahal lokasi itu ber5ada dibelakang ruko saya,” keluh Ama. Informasi yang dihimpun media ini dari sumber mengungkapkan, bahwa membandelnya pemilik tempat cucian illegal itu membuka usaha cucian mobil meski diduga tidak me-

miliki izin karena disebut sebut pemilik cucian mobil itu sudah memberikan upeti atau setoran bulanan kepala oknum Lurah Kapung Seraya, oknum Camat Batuampar dan oknum Satpol PP sehingga pemilik merasa dilindungi usahanya meski keberadaan usaha tersebut diduga illegal, ungkap sumber. Sementara Bakhtiar Sungkowo, pemilik cucian ketika hendak ditemui awak media ini Sabtu (23/6/2018) sore di kediamannya Nagoya garden untuk konfirmasi terkait tempat cucian mobil yang dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan warga, hingga berita ini naik cetak yang bersangkutan belum berhasil dikonfirmasi. (rm/mwd)

Zainal Ngeluh Mesin Kapal Miliknya Dihilangkan Oknum TNI AL Belum Diganti

Zainal pemilik mesin kapal pompon yang dihilangkan oknum TNI AL

BARELANG, RAKYAT MEDIAZainal warga Jembatan V Sijantung Barelang yang bekerja sebagai nelayan dan penjaga gedung Pelabuhan Sijantung mengeluh akibat sudah lama tidak bisa mencari ikan lagi ke laut. Pasalnya, mesin kapal pompong miliknya yang digunakan untuk nelayan dihilangkan oleh oknum TNI AL Kopral HAR yang bertugas di Pos AL Pelabuhan Sijantung Barelang hingga kini tidak kunjung diganti. Zainal yang didampingi istri dan anaknya kepada wartawan Koran Rakyat Media, belum lama ini di kediamannya menceritakan, awal dip-

injamnya mesin kapal pompon miliknya oleh oknum kopral AL, pada 7 Nopember 2017 silam dia bersama istrinya berangkat ke Batam untuk berobat ke rumah sakit. Akan tetapi ketika mereka pulang ke rumahnya di pelabuhan Sijantung pada malam hari melihat kapal pompon miliknya sudah tidak ada di pinggir paluh samping rumahnya, kemudian dia menanyakan kepada oknum Har, dijawab oleh Har bahwa kapal tersebut rusak mesinnya di Pulau Labon. “Saya tanya kepada oknum Har dia bilang mesin itu rusak kemudian

jatuh ke laut, sampai sekarang belum diganti ganti, beberapa kali saya minta dia bilang sabar, saya sudah minta bantu untuk menyelesaikan kepada komandannya pak Ipong juga saya disuruh sabar. Mesin pompong itu saya beli seharga Rp19 juta, kepada Dani pengusaha kelong di Pulau Petong,”ujarnya Masih kata Zainal, untuk membeli mesin tersebut saya harus menabung sedikit sedikit saya sebagai tenaga kebersihan di pelabuhan ini, sudah hampir satu tahun tidak kunjung diganti. Padahal mereka itu sebelum ada kantor pos TNI AL di pelabuhan ini, ting-

gal dirumah saya, tapi tega mereka berbuat begitu kepada saya,”kata Zainal memelas. Zainal menjelaskan, karena sudah cukup lama mesin itu tidak kunjung diganti, dia menilai oknum Har tidak punya etikad baik,”Setiap saya tanyakan dijawab sabar, kesabaran orang kana da batasnya.Maka melalui berita ini mungkin oknum Har akan mengembalikan mesin kapal pompon saya itu,”Saya berharap oknum Har bisa secepatnya mengganti mesin saya yang mereka hilangkan itu, karena mesin itu untuk saya mencari ikan ke laut,”ujar Zainal.

Sementara Oknum TNI AL Hardiono ketika dihubungi Minggu (24/ 6/2018) untuk komfirmasi terkait mesin pompong milik Zainal warga jembatan V Sijantung Barelang mengakui ada meminjam mesin tersebut. Namun anda harus tanyakan dulu asal muasal mesin tersebut,” Bukan saya tak mau mengganti, tapi anda tanyakan dulu asal muasal mesin tersebut, sama siapa dibelinya, baru hubungi lagi saya,” kata Hardiono sembari mematikan ponselnya. Namun ketika dihubungi kedua kalinya Hardiono langsung mematikan ponselnya. (rm/ red).


GALERI FOTO

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

10

Pimpinan DPRD Kota Batam Open House IdulFitri 1439 H MASYARAKAT Kota Batam berduyun-duyun menghadiri Open House Idul Fitri yang dilaksanakan oleh Pimpinan DPRD Kota Batam di kediamanya masing-masing. Masyarakatpun tidak tinggal diam untuk dapat bertatap muka dan berjabat tangan dengan Ketua, Nuryanto,SH,MH, Wakil Ketua I, H.Zainal Abidin,SE,MM dan Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Helmy Hemilton, SH,MH. Dihari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 H, Rumah Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Helmy Hemilton,SH,MH yang terletak di Perumahan Sukajadi agenda perdana menggelar Open House. Usai sholat ID masyarakat sudah memadati kediaman Waka III yang datang. Mulai dari masyarakat, Pejabat dan para elit politik berkumpul di kediamanya. Menurut Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Helmy Hemilton,SH,MH Open House sempena Idul Fitri 1439 H dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB. Selain bertemu dengan para kerabat, sanak saudara dan rekan-rekan dalam momen lebaran tahun ini pihaknya juga melakukan santunan kepada 100 anak yatim dari Pantai Asuhan yang ada di daerah Nongsa,� terang Helmy.

Usai menggelar Open House di kediamanya, Helmy Hemilton bersama istri melakukan silaturahmi dan kunjungan kerumah Walikota Batam dan Wakil Walikota Batam. Dihari Kedua Idul Fitri 2 Syawal 1439 H, Open House digelar di Kediaman Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto,SH,MH yang terletak di Perumahan Kurnia Djaja Alam (KDA) Batam Centre. Masyarakat tumpah ruah menghadiri acara silaturahmi dan Open House sempena Hari Raya Idul Fitri. Nuryanto,SH,MH mengatakan pihaknya bersama istri menggelar Open House sempena Idul Fitri ingin berbagi dan bersilarutahmi dengan masyarakat, kerabat dan handai tolan. Momen lebaran ini tentu sudah menjadi tradisi masyarakat untuk saling bermaaf-maafan satu dengan yang lainya. Pihaknya juga mengatakan, penempahan diri pada saat bulan ramadhan merupakan pelajaran yang cukup besar untuk diterapkan dikehidupan sehari-hari untuk menuju insan yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Penempahan diri baik jasmani maupun rohani selama satu bulan penuh pada bulan Ramadhan ada hikmah dan pelajaran yang dapat dipetik yakni lebih kuat, lebih peka dan peduli terhadap sesama manusia. Ten-

tu diharapkan akan melahirkan seorang pemimpin yang lebih bertanggungjawab. Sebagai modal dasar dari pelajaran penempahan diri berpuasa sebulan penuh di bulan ramadhan, tentu diharapkan setelah lulus dan dilatih selama bulan ramadhan kedewasaan kita untuk meneruskan perjuangan, walaupun suasana politik kita ini semakin panas, karena sudah digemleng apapun persoalan yang dihadapi saat ini arahnya sudah jelas yakni mencapai kemenangan.�tegas Nuryanto. Ditempat yang sama Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, H.Zainal Abidin,SE,MM pihaknya bersama keluarga menggelar Open House dirumah yang terletak di Perumahan Tiban II mengingat antusias masyarakat Kota Batam yang ingin bertemu dan bertatap muka cukup tinggi. Kegiatan ini digelar setiap tahun dan melibatkan warga sekitar. Adapun menu makanan yang disajikan cukup beragam mulai dari soup, ayam goreng hingga panganan lebaran lainya. Masyarakat juga dapat menikmati hidangan yang sudah disiapkan sambil bersilaturahmi serta bercengkrama dengan warga lainya. Masyarakat yang hadir juga beragam dari Sagulung, Batu Aji, Sekupang hingga Belakang Padang. (rm/humas DPRD Batam)

WALIKOTA Batam Muhammad Rudi.SE beserta istri Hadiri Open House dikediaman Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto. SH.MH

KETUA DPRD Kota Batam, Nuryanto SH.MH, bersama istri foto bersama dengan anak-anak yatim yang hadir pada open house Idul Fitri 1439 H

KETUA DPRD Kota Batam, Nuryanto SH.MH, WalikotaBatam Muhammad Rudi.SE berdialog dengan tokoh masyarakat usai Open House di kediaman Ketua DPRD Kota Batam

H. ZAINAL Abidin.SE.MM, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam bersama Warga dikediamannya saat Open House IdulFitri 1439 H

WAKIL Ketua III DPRD Kota Batam, Helmy Hemilton. SH.MH bersama anakanak yatim panti asuhan Nongsa usai Open House sempena Idul Fitri 1439 H

WAKIL Ketua III DPRD Kota Batam, HelmyHemilton. SH.MH menyapa tamu yang hadir pada Open House sempena IdulFitri 1439 H

WAKILKETUA III DPRD Kota Batam, HelmyHemilton. SH.MH bersama Surya Sardi. ST.MM mantan Ketua DPRD Kota BatamPeriode 2009-2014 foto bersama usai open House IdulFitri 1439 H

WAKIL Ketua III DPRD Kota Batam, HelmyHemilton. SH.MH bersama rekan dan kader partai.

WAKIL Ketua III DPRD Kota Batam, HelmyHemilton. SH.MH bersama istri memberikan santunan kepada anak yatim

WAKIL Ketua III DPRD Kota Batam, Helmy Hemilton. SH.MH foto bersama Warga


CMYK

11

GALERI FOTO

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Bupati Lingga Alias Wello Pimpin Apel bersama Setelah Idul Fitri 1439 H SETELAH libur panjang sempena merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Lingga kembali beraktifitas sebagaimana mestinya. Pemerintah dalam lingkup Kabupaten Lingga menggelar apel bersama OPD di halaman Kantor Bupati Lingga. Kamis (21/6) “Setelah menjalani cuti yang cukup panjang, akhirnya kita kembali lagi bekerja untuk Kabupaten Lingga ini” ujar Bupati Lingga Alias Wello selaku pembina apel. Pada kesempatan yang sama Bupati Lingga Alias Wello selaku orang nomor 1 di Kabupaten Lingga juga mengucapkan permohonan maaf sempena suasana lebaran.

“Berhubungan kita masih berada pada bulan Syawal, saya pribadi ingin mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya dan saya membuka hati untuk memaafkan dengan seluas-luasnya” tuturnya. Pada kesempatan tersebeut juga, belaiu kembali menyampaikan, pada awal Juli mendatang, Pemkab Lingga akan melakukan Evaluasi terhadap OPD yang kelebihan tenaga kerja, atau yang masih mengalami kekurangan tenaga kerja, dengan akan digelarnya tes ulang secara terbuka. “Tes ulang secara terbuka ini kita lakukan sebagai bentuk tranparansi kepada masyarakat luas, agar tidak ada persepsi-persepsi miring ter-

WAKIL Bupati Kabupaten mengikuti Apel bersama Setelah Idul Fitri 1439 H

hadap Pembkab Lingga dalam melakukan perekrutan Tenaga Harian Lepas” sebutnya. Dia juga mengungkapkan tes ulang yang akan dilaksanakan nanti adalah sebagai bentuk upaya pemerintah dalam menempatkan pekerja sesuai dengan bidang mereka masingmasing, sehingga tidak terjadi penumpukan maupun kekurangan pekerja pada setiap OPD. Diketahui setelah melaksanakan apel bersama OPD se-Kabupaten Lingga, memanfaatkan suasana Idul Fitri, seluruh pejabat Lingga melaksanakan tradisi bersalaman dan bermaafan dengan seluruh PNS, PTT dan THL dalam lingkup pemerintahan Kabupaten Lingga. (ist)

BUPATI Lingga Alias Wello Pimpin Apel bersama Setelah Idul Fitri 1439 H

BUPATI Lingga Alias Wello Pimpin Apel bersama Setelah Idul Fitri 1439 H

SUASANA Apel bersama Setelah Idul Fitri 1439 H

PEMBACAAN doa

SELURUH pegawai, PTT dan THL, bersalam-salaman sempena Idul Fitri

PENGHORMATAN kepada bendera Merah putih


GALERI FOTO

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

12

BUPATI Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan masyarakat menggelar sholat Idul Fitri 1439 Hijriah

Bupati Irwan Sholat Idul Fitri 1439 H Bersama Warga,

Ajak Terus Jaga Kekompakan Bangun Meranti yang Lebih Baik BUPATI Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan masyarakat menggelar sholat Idul Fitri 1439 Hijriah, kegiatan dalam rangka menyempurnakan ibadah setelah sebulan penuh berpuasa itu dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang, Jumat (15/6/2018). Turut mendampingi Bupati Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek SH, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Yulian Norwis SE MM, Al Ustadz Chairul Saleh, Imam Al-Jufri, para Pejabat Eselon II dilingkungan Pemkab. Meranti, Anggota DPRD Meranti, Tokoh Agama/ Adat/Masyarakat dan lainnya. Bertindak sebagai Imam Sholat Ied H. Al-Jufri dan penceramah AlUstadz Chairul Shaleh dari Batam.

Ribuan jemaah sholat Ied yang memadati lokasi sholat pidato dihari yang fitri dan penuh berkah itu, , Bupati Irwan mengucapkan Selamat Idul Fitri 1439 H, kepada jemaah dan seluruh masyarakat Meranti dimanapun berada. Serta mengajak semua masyarakat untuk menjauhi diri dari sifat marah dan curiga yang hanya akan merugikan diri dan menjerumuskan semua. "Mari kita jauhi sifat marah dan curiga dengan sesama yang hanya akan mejerumuskan kita semua," ujar Bupati Irwan. Moment Idul Fitri ini menurut Bupati hendaknya dapat menjadi spirit dan semangat kepada semua untuk membangun Meranti yang lebih baik lagi seperti yang dicita-citakan bersama. Namun semua itu hanya akan terwujud dengan kerja keras dan selau menjaga kehidupan yang

aman, damai dan sejahtera. Untuk itu Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalan menjaga kondusifitas. "Mari sama-sama kita jaga situasi yang aman dan kondusif dilingkungan masing masing, " ucapnya. Tak lupa orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu mengajak semua pihak untuk menarik hikmah Ramadhan kali ini dengan selalu menjaga kejujuran, disiplin dan sifat tolong menolong antar sesama, serta menjauhi sifat tercela yang hanya akan merusak diri dan orang lain. "Mari kita jadikan Ramadhan ini sebagai pelajaran untuk selalu menjaga kejujuran dan tolong menolong serta menjauhi sifat tercela yang dapat merusak generasi kedepan," ajaknya. Jelang pesta demokrasi pemilihan Kepala Daerah Gubernur Riau yang

jatuh pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang, Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, juga mengajak seluruh masyarakat untuk mensukseskan. Caranya dengan datang beramai ramai untuk mengunjungi TPS memilih pemimpin Riau untuk 5 tahun kedepan. "Mari sukseskan Pilgubri nanti dengan beramai ramai mengunjungi TPS," paparnya. Terakhir Bupati Irwan mengajak semua masyarakat untuk bahu membahu membangun Meranti dengan berbuat apa saja yang positif. "Marilah kita melakukan sesuatu yang bermanfaat, jika tidak bisa lakukan hal yang besar lakukan hal yang kecil yang berguna bagi diri, lingkungan dan masyarakat tapi jika tidak bisa melakukan hal yang bermanfaat jangan mengganggu orang lain, " pungkasnya. Pada kesempatan itu, Al-Ustadz

Chairul Saleh dalam tausiahnya menjelaskan sebaik baiknya manusia adalah yang panjang umurnya dan baik amalannya. Mematuhi segala perintah Allah dan peduli antar sesama serta selalu membina silahturahmi. Untuk itu ia berharap segala kebaikan yang didapat selama Ramadhan dijaga sehingga dapat mengantarkan yang bersangkutan dalam ketaqwaan dan khusnul khotimah. "Spirit keimanan jangan sampai redup, jadikan itu sebagai momentum perubahan menuju kebaikan dan kemuliaan dalam rangka meraih ketaqwaan sebagai bekal menuju syurga," ujar Al-Ustadz Chairul Shaleh. Puasa yang dijalankan selama sebulan penuh diibaratkan Al-Ustadz seperti ulat yang sebelumnya membawa kerusakan setelah masuk kepompong berubah menjadi kupu

BUPATI Irwan menyalami warga

BUPATI Irwan duduk di depan

BUPATI Irwan bersalaman dengan warga

BUPATI Irwan memberikan kata sambutan

kupu yang mempesona. Agar ibadah yang dilaksanakan semakin sempura Ustadz Chairul Saleh juga mengajak semua jemaah untuk terus peka terhadap fakir miskin dan anak yatim. Serta perbanyak membaca Al-Quran sebagai petunjuk arah dan menyelesaikan problem dalam kehidupan dengan mengaplikasikan ajaran Quran dalam kehidupan sehari hari. Senada dengan Bupati, Ustadz Chairul Saleh mengajak masyarakat untuk menjaga sifat jujur dan amanah sebagai kunci sukses dalam mengarungi kehidupan. Setelah mendengarkan ceramah rangkaian kegiatan sholat Idul Fitri 1439 H, ditutup dengan salam salaman dan silaturahmi antara masyarakat dengan Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si yang berlangsung hikmat. (hms)


CMYK

13

GALERI FOTO

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Walikota Batam. H Rudi SE Memimpin Apel Pagi Setelah Lebaran Idul Fitri 1439 H WALIKOTA Batam. H Rudi SE akan menindak tegas bagi Aparatur Sipinl Negara (ASN) yang bolos kerja tanpa alasan pada hari pertama kerja usai merayakan lebaran Idul Fitri 1439 H. “ Saya mengharapkan supaya tidak ada ASN yang bolos kerja tanpa alasan yang jelas, jika ada ASN di lingkungan Pemko Batam ditemukan bolos kerja maka saya tidak akan segan segan memberikan sanksi kepada oknum PNS itu,� kata Walikota Batam, H Rudi SE saat memimpin apel pagi yang digelar di lapangan Engku Putri, Batam Centre, Batam, Kamis (21/6/2018). Lebih lanjut disebutkannya, agar seluruh kepala Dinas membuat laporan ada berapa pegawainya yang bolos kerja dan apa alasannya, laporan itu harus diberikan kepadanya pada Kamis sore ini.

Ia menyebutkan akan mengevaluasi tunjangan kinerja daerah bagi oknum ASN yang sering bolos kerja. Sesuai amanah Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai jenis sanksi yang diberikan disesuaikan dengan kinerja masing-masing ASN selama ini, mulai dari hukuman disiplin ringan, sedang hingga berat. Kepala Bagian Humas Pemko Batam, Yudi Admaji saat ditemui sejumlah awak media setelah mengikuti apel upacara mengatakan untuk hukuman disiplin ringan dimulai dari teguran lisan, tertulis hingga pernyataan tidak puas secara tertulis. Sedangkan hukuman disiplin sedang dimulai dari penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 tahun, penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun.

Kemudian untuk hukuman berat antara lain penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan diri sendiri sebagai PNS dan pemberhentian dengan tidak hormat sebagai ASN. Ia menyebutkan bahwa jumlah total ASN yang hadir 4240 orang dan yang tidak hadir sebanyak 239 orang dengan rincian 152 orang ASN itu tidak hadir tanpa keterangan, 41 orang karena sakit, 19 orang cuti, dan 17 orang izin, jadi persentase jumlah ASN yang tidak hadir sekitar 5,63 %. Usai mengikuti apel pagi seluruh ASN di lingkungan Pemko Batam mengikuti acara halalbinhalal yang digelar di dataran Engku Putri. (*)

WALIKOTA Batam. H Rudi SE bersalaman dengan para pegawai di hari pertama kerja usai merayakan lebaran Idul Fitri 1439 H.

WALIKOTA Batam. H Rudi SE memberikan kata sambutan

PARA pegawai bersalaman dengan para pemimpim pemko batam

SEORANG pegawai mencium tangan Walikota Batam. H Rudi SE

SELURUH pegawai pemko batam bersalaman dengan Walikota Batam. H Rudi SE. SUASANA ;upacara hari pertama kerja setelah lebaran.

PARA pegawai bersalaman dengan para pemimpim pemko batam

WALIKOTA Batam. H Rudi SE bersalaman dengan seluruh pegawai pemko batam


KARIMUN-LINGGA

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

14

Pelajar MTs Arraudah Karimun Tewas di Kolam Renang Air Terjun Pongkar KARIMUN, RAKYAT MEDIAPelajarMTs Arraudah Karimun Salwa Marisa Khairunnisa (13) Saat menikmatisuasana libur lebaran, tewas tenggelam di kolam renang kawasan wisata air terjun Pelambung Desa Kongkar, Tebing, Karimun, pada Selasa (19/6/2018). Pelajar MTs Arraudah itu terpeleset ke dalam kolam berenang dan tenggelam.Ia diketahui tak bisa

berenang. Gadis 13 tahun pada saat itu tengah berlibur bersama keluarganya. “Awalnya korban berada di pinggir kolam berenang, lalu terpeleset dan masuk ke dalam kolam. Korban tidak bisa berenang dan tenggelam,” ujar Kapolsek Tebing AKP Budi Hartono, Selasa (19/6/ 2018). Saat korban terjatuh, pengun-

jung sempat melihatnya. Namun pengunjung yang melihatnya beranggapan kalau ia bisa berenang. ”Korban ditolong setelah minta tolong dan melambaikan tangan di dalam kolam,” kata Budi. Melihat itu, pengunjung dengan segera menolong korban. Akan tetapi, warga Baran II Kecamatan Meral itu telah lemas dan tidak sadarkan diri.

Keluarga korban yang sudah panik, langsung membawa korban ke Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) untuk mendapat pertolongan. Namun, saat tiba di Rumah Sakit.Dokter telah menyatakan korban telah meninggal dunia. “Di rumah sakit korban dilakukan evineprin pemacu jantung, namun tetap tidak beraksi,” ujar Kapolsek. (rm/btN)

EVAKUASI korban tewas tenggelam di Kolam Renang kawasan wisata air terjun Desa Pongkar.

Calon Penumpang Mengeluh

Ruang Tunggu Pelabuhan Domestik Karimun Pengap KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Calon penumpang Domestik Tanjungbalai Karimun, kecewa.Sejak menjelang Idul Fitri hingga, Minggu (17/6/ 2018) siang tadi, kenyamanan ruang tunggunya dikeluhkan calon penumpang karena dinilai sangat tidak nyaman. “Kita bayar pas pelabuhan sudah.Naikpun kita ikuti, tapi pelayanan dan fsilitasnya malah mengecewakan begini. Ruang tunggu sumpek karena pendingin ruangannya tidak maksimal,” kata Jaka seorang calon penumpang, siang tadi. Pantauan dilapangan dilokasi ruang tunggu para awak media juga merasakan panasnya ruang tunggu tersebut. Ada Terlihat 5 unit pendingin udara, namun yang berfungsi hanya dua unit saja. Kipas angin yang ada tidak membuat penumpang nyaman karena ruangan tersebut tertutup sehingga tidak ada sirkulasi udara yang membuat ruangan menjadi pengap karena jumlah penumpang yang masih banyak pada H+2 ini. Rizal, Direktur Badan Usaha Kepelabuhanan yang coba dikonfirmasi mengatakan akan

RUANG tunggu pelabuhan domestik Karimun dipadati penumpang.

mengecek laporan wartawan tersebut. “Sebentar, saya cek ke lapangan,” katanya. Sementara General Manajer PT Pelindo, Syahri Ramadana mengatakan bahwa tidak maksimalnya pendingin ruangan dikarenakan terjadinya penumpukan penumpang, serta matahari yang langsung mengarah ke ruang tunggu pelabuhan saat menjelang siang hari. “Ya memang kalau sudah menjelang siang di ruang tung-

gu itu panasnya luar biasa, karena matahari yang langsung mengarah dari laut ke ruang tunggu pelabuhan, ditambah saat ini terjadi peningkatan penumpang,” kata Syahri. Bahkan Syahri menyebut, pihaknya telah menambah beberapa unit kipas angin untuk menambah dinginnya ruangan tunggu di Pelabuhan. Sementara untuk pendingin ruangan dirinya mengaku tidak ada masalah. (rm/lc)

6 Persen Absensi PNS Lingga di Hari Pertama Kerja LINGGA, RAKYAT MEDIAHari perdana ngantor di pemerintahan Kabupaten Lingga masih ada pengawai yang tidak masuk tanpa keterangan. Hal ini terlihat pada absensi saat apel pagi yang dilaksanakan dihalaman Kantor Bupati kabupaten Lingga. Kamis (21/6/2018). Terkait hal itu, Bupati Lingga H. Alias Wello Sip yang memimpin apel pagi mengatakan, pengawai yang tidak hadir jelas akan mendapat sanksi tegas, selain itu juga akan di laporkan lansung ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Repormasi Birokrasi (PANRB). “Ini apel perdana masuk kantor setelah libur panjang hari raya Idil Fitri 1439 H.dan bagi pengawai yang masih tidak masuk tampa keterangan maka akan di kenakan sanksi tegas, “ ujar Alias Wello. Menurutnya, pegawai yang tidak hadir dikarenakan izin sakit maupun izin cuti itu masih dimaklumi, namun bagi yang tidak hadir tanpa keterangan maka sanksi tegas yang akan di berikan, tanpa memandang siapapun. “Libur panjang ini sudah diberikan dan dinikmati, itu adalah hak dari pengawai, namun jangan pula lupa akan kewajibannya sebagai pelayan publik, “ jelas Bupati Lingga yang akan maju di Pemilihan Legislatif Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada tahun 2019 nanti. Lanjut Bupati yang biasa disapa Awe ini, apel pagi tifak hanya dilakukan di

halaman kantor Bupati Lingga, namun apel juga dilaksanakan di halaman gedung nasional Dabo Singkep yang di pimpin Yusrizal,SH., Asisten II Bidang Ekbang. Selain apel tersebut absensi juga dijalankan perkantor, Badan dan Dinas bahkan hingga ke tingkat Desa. Hasil dari rekap absensi itu dikatakannya, akan dilaporkan lansung ke kementerian PANRB. bagi yang tidak hadir tanpa keteran-

gan, maka wajib mendapat sanksi berupa, tidak dibayarkan tunjangan daerahnya dan tunjangan jabatannya selama 1 bulan. Sementara Sekretaria Daerah ( Sekda ) Lingga Juramadi Esram mengatakan, dari absensi dan apel pada semua Dinas, Badan hingga ke tingkat Kelurahan dan Desa, ada 6% yang tidak hadir dari jumlah pengawai 2245 orang se Kabupaten Lingga. (rm/Taufik)

RIBUAN Pengunjung padati Pantai Pelawan Karimun.

Ribuan Pengunjung Padati Pantai Wisata Pelawan Karimun KARIMUN, RAKYAT MEDIARibuan pengunjung padati Pantai wisata Pelawan di Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), untuk menghabiskan masa liburan pada hari ketiga Idul Fitri 1439 H bertepat pada Minggu, 17/6/2018. Dari pantauan wartawan, ribuan pengunjung terdiri dari orang tua, anak-anak dan remaja memilih berkreasi di pemandian untuk mengisi libur bersama keluarga dan kerabat. Tidak heran para pengunjung memilih bermain dipinggir pantai. Seperti biasa lokasi pemandian hari ketiga lebaran paling banyak dikunjungi. Dibanding kemarin, hari ini paling ramai, sebut Andi warga Tanjungbalai Karimun, pada wartawan. Diakuinya, antusias pengunjung memilih wisata Pelawan untuk berlibur lebaran selain memiliki panorama pantai yang indah juga memiliki pasilitas jet sky atau kapal wisata untuk mengitari perairan serta pantai yang cukup luas dan nyaman. “Setiap tahun saya dan keluarga berkunjung ke pantai ini, sekadar rekreasi menghabiskan masa liburan,”

kata Andi, pengunjung asal Tanjung Balai Karimun, Minggu sore. Andi mengaku berkunjung ke pantai tersebut bersama istri dengan dua anak dan anggota keluarga dengan menyewa angkutan kota (angkot). ”Kalau pakai motor tidak muat, jadi kami sewa angkot,” kata dia. Salah seorang pemilik warung Purwanto mengaku makanan dan minuman dagangannya laris manis dibeli para pengunjung.”Lumayan, yang paling laris kelapa muda,” kata dia. Selain pedagang makanan dan minuman, kepadatan pengunjung juga membawa berkah bagi para penyewa pelampung. Seorang penyewa pelampung Siti mengaku pelampung miliknya ludes disewa pengunjung yang ingin berenang, dengan membayar uang sewa sebesar Rp5.000 untuk pelampung kecil.”Lumayan ramai, tapi kayaknya lebih ramai tahun lalu.Mudah-mudahan besok atau lusa makin ramai, karena masih liburan,” ujar dia. Ribuan warga memadati hampir semua sisi pantai, mulai dari warungwarung, pondok santai hingga ka-

wasan pantai berpasir putih berbentuk huruf U tersebut.Warga tidak hanya menikmati keindahan pantai sambil menikmati makanan, mereka juga banyak yang berenang dan ada pula yang menaiki jet ski atau kapal wisata untuk mengitari perairan. Sebagian besar warga yang mengunjungi pantai merupakan rombongan keluarga, baik menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua. Kepadatan pengunjung menyebabkan area parkir tidak mampu menampung kendaraan, sehingga banyak kendaraan yang terpaksa diparkir di luar area pantai. Pantai Pelawan merupakan satu dari dua pantai, selain Pantai Pongkar yang ramai dikunjungi warga untuk menghabiskan masa liburan, dan kedua pantai tersebut memiliki jarak tempuh sekitar setengah jam dengan sepeda motor dari Tanjung Balai Karimun. Pantai Pelawan dan Pantai Pongkar dikelola oleh masyarakat setempat dan sumber penghasilan bagi warga yang berjualan makanan atau menyewakan pelampung kepada pengunjung. (rm/mtr)

Pelarian 6 Tahanan Kejari Natuna di Bantu 2 Oknum Warga Natuna

BUPATI Kabupaten Lingga Alias Wello

NATUNA, RAKYAT MEDIA- Akhirnya terjawab sudah teka- teki siapa oknum di belakang pelarian 6 orang warga neggara Vietnam yang menjadi terdakwa Illegal Fishing di Kejaksaan Negeri Natuna pada Minggu lalu ( Jum’at 15 Juni 2018). Ada 2 orang oknum masyarakat Natuna yang diketahui membantu pelarian mereka mulai dari persiapan hingga akhirnya berhasil melarikan diri. Kedua orang tersebut adalah AS (60) , tukang ojek yang berperan sebagai pengantar dan perantara yang membantu pelarian, dan ES (25) nelayan yang menjual kapal kepada nahkoda Kapal Ikan Asing (KIA) Vietnam tersebut. Saat ini keduanya telah ditahan dan sedang dilakukan pemeriksaan mendalam di Mapolres Natuna. Kapolres Natuna AKBP.Nugroho Dwi Karyanto SIK dalam

konprensi pers di Polres Natuna mengatakan, terungkapnya kedua tersangka tidak lepas dari kerjasama Kejaksaan, Polres dan Lanal Ranai. “Alhamdulillah berkat niat baik dan usaha tulus Polres, Kajari dan dibantu oleh Lanal Ranai berhasil mengungkap kaburnya terdakwa Illegal Fishing. Ternyata meraka kabur dibantu oleh dua orang warga, yang menyediakan pompong dan ojek antar ke pelabuhan,” ujar AKBP Nugroho saat Konfrensi Pers di Mapolres Natuna, Rabu (20/06/2018). Aksi membantu tahanan negara ini membuat kedua tersangka ditahan di Mapolres Natuna.Keduanya dikenai pasal 242 dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. Selain kedua tersangka, Polres Natuna juga mengamankan bukti berupa dua unit handpone dan uang tunai sebesar Rp1,850

juta serta satu unit sepeda motor. Kapolres mengatakan, kedua tersangka resmi ditahan sejak Selasa 19 Juni 2018. Masyarakat harus paham, perbuatan mereka melanggar hukum, membantu tahanan negara melarikan diri dari Kejaksaan. Sementara itu, Kajari Natuna Juli Isnur pada kesempatan yang sama mengatakan, pihaknya bersama Polres Natuna dan Lanal Ranai sangat serius memberantas kasus Illegal Fishing di Natuna. ”Kami serius tidak main-main dalam menangani kasus Illegal Fishing.Jadi jangan melakukan hal-hal yang salah.Kami tidak kenal hari libur,”terangnya. Sementara itu, Danlanal Ranai, Kolonel Laut (P) Harry Setyawan mengatakan, pada saat kejadian hingga kini pihaknya terus melakukan pencarian, menyisir pantai hingga ke laut.Ia juga

menghimbau kepada masyarakat dan nelayan pesisir. Apabila melihat ada nelayan asing yang masuk ke wilayahnya segera lapor ke aparat terdekat. “Kita setelah menerima surat dari kejaksaan langsung melakukan pencarian.Kesegala tempat. Mencari pompong yg hilang. Sampai ke pulau laut dan Sekatung.Himbaun kepada nelayan daerah pesisir apabila ada org asing atau kapal asing mohon segera dilaporkan kepada instansi terkait. Karena bila ada terjadi sesuatu tidak menutup kemunhkin kapal asing akan masuk ke pelabuhan tikus di daerah kita. Kita harus peduli. TNI AL sudah mengerahkan Guspurla dan Guskamla.. Selain itu, Lanal juga telah menyiagakan kapal perang di Zona ZEE untuk terus memperketat pengamanan,” kata Danlanal. (rm/kjrN)


CMYK

15

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

BINTAN-TANJUNGPINANG

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Tumpukan Sampah di Pelabuhan Roro Tanjung Uban Membusuk

LEBARAN, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS.Arif Fadillah bersilaturahmi dengan warga.

ASN Mangkir Pada Hari Pertama Masuk Kerja Dapat Sanksi Tegas TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Aparatur Sipil Negara (ASN) Kepulauan Riau (Kepri) akan diberikan sanksi tegas pada para pegawai yang mangkir pada hari pertama masuk kerja usai libur panjang lebaran. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) TS Arif Fadillah di kediamannya di Tanjungpinang, Senin (18/6 2018) kemarin. “Seluruh pegawai harus kembali bekerja sesuai waktu yang sudah ditentukan pemerintah melalui Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi, semua harus masuk sesuai tanggal yang ditentukan. Jika ada yang mangkir tanpa surat izin cuti, akan ada sanksi,” kata Arif. Tambah Arif, sesuai keputusan bersama menteri, cuti lebaran tahun ini diberikan cukup panjang. Masa cuti dimulai sejak 11-21 Juni 2018. “Pada Kamis (21/6/2018) nanti, semua kantor pemerintahan sudah harus kembali beraktivitas seperti biasa. Nanti pun kita akan apel khusus pada hari pertama ngantor dan akan sidak pegawai-pegawai OPD yang telat masuk berdasarkan PP 53 itu,” jelas Arif. Lanjut arif, dalam PP 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil, tertera jelas sanksi-sanksi yang untuk PNS sesuai dengan berat ringannya pelanggaran yang dilakukan. Sekda Arif merayakan Lebaran Aidil Fitri 1439 H di Tanjungbatu dan Tanjungbalai. Arif dan keluarga bersilaturahmi dengan keluarga besar dan masyarakat di kedua daerah tersebut. Arif mengatakan, sesama makhluk Allah harus saling mengasihi dan saling menyayangi. Silaturahmi antar sesama harus terus dipererat.”Manusia tidak bisa hidup sendiri, kalau tidak ditopang orang lain.Maka tumbuh eratkan persaudaran ini,” harapnya. (rm/btd)

“Dinas Kebersihan Pemkab Bintan Tak Mau Tahu” BINTAN, RAKYAT MEDIA-Peningkatan volume sampah selama arus mudik lebaran Idul Fitri 1439 H yang memasuki H+4, semakin menumpuk dan membusuk, sehingga mengganggu para pemudik dan juga para pedagang yang berjualan diareal Pelabuhan RORO Tanjung Uban, Senin, (18/06/2018) lalu. Menurut salah seorang pedagang yang minta namanya tidak publikasikan mengungkapkan, bahwa sampah yang telah menumpuk itu belum diangkut sekitar 3 hari selama lebaran berlangsung. “Sepertinya sampah tersebut sudah memasuki 3 hari lebaran belum diangkut,” sebut seorang ibu penjual makanan dan minuman, Senin, (18/06/ 2018). Tumpukan sampah berupa sisa makanan dan botol-botol plastik wadah minuman air mineral dan juga bungkus-bungkus rokok. Bambang, salah seorang pemudik yang masih memiliki keluarga di Bintan, menyatakan, sangat menyayangkan sampah dibiarkan menumpuk begini. “Jangan dibiarkan menumpuk beginilah sampahnya, mohon untuk pihak pengangkut sampah untuk segera mengangkut sampah tersebut, karena akan menimbulkan bau yang tak sedap nantinya dilokasi ini. Dan saya harap Bupati Bintan menegur pihak yang mengelola pengangkut

SAMPAH yang menumpuk dan membusuk di Pelabuhan Roro Tanjung Uban.

sampah, karena sudah mulai berbau,” sebut Bambang. Hal senada juga disampaikan Hendro, Ketua DPD Perindo Bintan, yang sudah dua hari mengantri dan akan menyeberang ke Batam. Menurutnya, kemaren pagi, (Minggu, 17/06), sampah ini sudah menumpuk juga, mengapa sampai sekarang tidak diangkat juga ? “Pemerintah Kabupaten Bintan seharusnya jeli melihat keadaan ini. Pelabuhan ini salah satu pintu gerbang masuknya orang-orang yang mau ke Bintan. Dimana-mana sampah berserakan, tidak ada petugas

Tanjungpinang Aman dan Kondusif

PULAU Penyengat ikon bersejarah peninggalan kerajaan Riau-Lingga yakni Masjid Raya Sultan Riau.

Pulau Penyengat Objek Wisata Pasca Lebaran TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Berliburan ke Tanjungpinang, tak sah rasanya ke Pulau Penyengat. Pulau yang terletak di kawasan Kecamatan Tanjungpinang Kota itu merupakan ikon bersejarah peninggalan kerajaan Riau-Lingga yakni Masjid Raya Sultan Riau. Lebaran Idul Fitri 2018 ini ratusan wisatawan lokal berbagai daerah tampak berbondong-bondong berkunjung ke wisata Religi pulau Penyengat. Mereka melaksanakan ibadah di Masjid Raya Sultan Riau, juga berfoto-foto bersama keluarga dan temanteman.”Berliburan ke Tanjungpinang, belum sah rasanya kalau tidak ke Penyengat,” kata Doni salah satu wisatawan lokal dari Provinsi Riau, Rabu (20/6/2018). Pulau penyengat dan bangunan kuning masjid terlihat jelas dari pinggir laut kota Tanjungpinang. Ke sana tak memakan waktu lama. Kurang 15 menit dengan menggunakan pompong kayu dari pelantar dermaga tepatnya sebelah Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura. Letaknya Masjid Raya Sultan Riau pun sangat strategis. Berada di dekat dermaga dan persis di depan gerbang pintu masuk.Bangunan tersebut tampak sangat megah dan kokoh dari luar, tembok berwarna kuning dan hijau itu terlihat bersinar kena pantulan cahaya matahari. Masjid ini pada awalnya di bangun oleh Sultan Mahmud pada tahun 1803. kemudian pada masa pemerintahan yang dipertuan muda VII Raja Abdurrahman, tahu 1832 masjid ini direnovasi dalam bentuk yang terlibat saat ini. Bangunan utama masjid ini berukuran 18×20 meter yang ditopang oleh 4 tiang beton berukuran besar. Di keempat sudut bangunan terdapat menara tempat Bilal mengumandangkan adzan. Tak hanya itu bangunan Masjid ini pun terdapat 13 kubah yang berbentuk seperti bawang. umlah keseluruhan menara dan kubah di Masjid ini sebanyak 17 buah yang melambangkan jumlah rakaat solat fardhu lima waktu sehari semalam. Selain itu, disisi kiri dan kanan bagian masjid terdapat bangunan tambahan yang disebut dengan rumah sotoh (tempat pertemuan). Sementara itu, Noje (Penjaga-red) Masjid Raya Sultan Riau Penyengat Hambali mengatakan, menurut sejarahnya, Masjid ini dibangun dengan menggunakan campuran putih telur, kapur, pasir dan tanah liat. Katanya, ia tidak mengetahui berapa lama proses pembangunan Masjid ini. (rm/btN)

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Polres Tanjungpinang memastikan suasana Hari Raya Idul Fitri 1439 H di Tanjungpinang berjalan aman dan kondusif. Hingga saat ini belum ada laporan tindakan kriminal yang diterimapihakkepolisianseperti penjambretan, pencurian kendaraan bermotor (ranmor), pembobolan rumah atau aksi lainnya yang dapat merugikan masyarakat. Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengatakan, pihaknya juga tidak menemukan tindak kejahatan selama arus mudik dan jelang arus balik Lebaran. “Kondisi Tanjungpinang aman terkendali,” kata Kapolres, kemarin. Pihak kepolisian bersama TNI dan pihak pengamanan lainnya, lanjut Ucok, akan terus memantau situasi keamanan terutama di kawasan pelabuhan dan bandara di Tanjungpinang. “Tidak ada laporan dari penumpang terkait kehilangan barang ataupun ketidaknyamanan lainnya,” ujarnya. Selain melakukan pemantauan arus balik di pelabuhan dan bandara, pihaknya juga melakukan pengecekan di pos

Kapolres Tanjungpinang,

AKBP Ucok Lasdin Silalahi penjagaan terkait kesiapan petugas mengantisipasi lonjakan penumpang dan mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan.”Petugas keamanan terus memantau situasi, untuk mencegah terjadinya kejahatan,” kata Ucok. Hingga saat ini, tambah Ucok, tidak ada kejadian ataupun laporan kejadian kecelakaan laut di wilayah hukum Polres Tanjungpinang. “Kami berharap situasi aman dan kondusif tetap terjaga,” pungkasnya. (rm/btp)

yang disiapkan untuk membersihkan,” cetus Hendro. “Kami disini mencari nafkah dengan berjualan, kalau bau nantinya kan nggak ada pembeli lagi. Jadi mohon untuk Dinas terkait segera mengangkutnya,” lanjut pedagang lainnya. “Setiap hari biasanya diangkat oleh pihak pengangkut sampah, kita malu Pelabuhan RORO begini jorok, sehingga kesannya kumuh,” tambah beberapa pedagang. Intan, yang membawa keluarganya dari Semarang, saat berkunjung ke Bintan melalui Pelabuhan RORO pun mengeluhkan bau sampah yang sudah

mulai terasa dari tumpukan sampah yang ada di pelabuhan tersebut. Tumpukan sampah berada dekat dengan tenda yang disediakan untuk berteduhnya para penumpang dari panas, dan juga ada di tumpuk diareal depan bangunan kantin, yakni di areal parkir kendaraan. Pihak kebersihan yang ada di Tanjung Uban, Misyanto, ketika dihubungi lewat saluran WA mengatakan, akan mengangkutnya malam hari ini. Sementara pihak ASDP kondisi saat dihubungi sedang sibuk mengurus arus mudik yang membludak. (rm/sjk)

Desa Busung Juara 1 Lomba Lampu Cangkok BINTAN, RAKYAT MEDIA– Desa Busung Kecamatan Sri Kuala Lobam Kabupaten Bintan menjadi juara 1 fastival lomba lampu cangkok. Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam MM terlihat menyerahkan Piagam dan Uang Tunai Rp 10.000.000,- kepada Kepala Desa Busung, sesaat sebelum melepas Pawai Takbir di Relief Antam Kijang, Kec Bintan Timur, Kamis (14/6) malam lalu. Ketua Panitia Pelaksana Festival Lampu Cangkok Kabupaten Bintan Tahun 2018, Ronny Kartika menjelaskan bahwa penilaian tersebut berdasarkan berbagai aspek yang telah ditetapkan. Dikatakannya juga bahwa festival yang melibatkan para komponen masyarakat, seperti RT/RW dan pemuda setempat tersebut diselenggarakan untuk dapat lebih mempererat tali silaturahmi sekaligus melestarikan budaya melayu. “Berbagai kriteria dalam penilaian yang telah ditetapkan untuk Lomba Festival Lampu Cangkok Tahun 2018 ini. Kita juga mengapresiasi kepada se-

BUPATI Bintan Apri Sujadi menyerahkan hadiah Pemenang juara 1 lomba lampu cangkok kepada Kepala Desa Busung.

luruh peserta yang ikut menyemarakkan suasana bulan Ramadhan 1439 H, semoga hal ini menjadi keberkahan bagi kita semua “ ujarnya. Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa Festival Lampu Cangkok tersebut, diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan setiap tahunnya. Festival tersebut, diharapkan mampu menggerakkan sekaligus melestarikan budaya Melayu saat bulan Ramadhan. “Tentunya hal ini menjadi daya tarik bagi Kabupaten Bintan sekaligus menyemarakkan dan melestarikan lampu

cangkok sebagai bagian dari budaya Melayu “ ujarnya. Adapun pemenang Festival Lampu Cangkok Kabupaten Bintan Tahun 2018 memperebutkan hadiah total 37 Juta Rupiah. Adapun para pemenang tersebut, antara lain Pemenang 1 diraih oleh Desa Busung dan berhak mendapatkan piagam dan hadiah Rp 10.000.000,- , Pemenang ke 2 dari Desa Malang Rapat berhak mendapatkan piagam dan hadiah Rp 7.000.000,- serta Pemenang ke 3, dari Kelurahan Tembeling Tanjung berhak mendapatkan hadiah senilai Rp 5.000.000. (rm/pk)

8 Kg Sabu-Sabu di Musnahkan BINTAN, RAKYAT MEDIA- Polres Bintan berhasil mengamankan 8 Kg Narkoba jenis Sabu yang berhasil diamankan di 2 lokasi yang berbeda, dan telah dilakukan pemusnahan barang bukti narkoba tersebut di Mako Polres Bintan pada Jumat pagi (22/6/18). Pemusnahan Barang Bukti tersebut dipimpin oleh Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang,SIK,M.Si dihadiri oleh Kajari Bintan, KA BPOM Batam, Ketua Hakim TPI, Kepala BNNK TPI, Kepala Dinas Kab.Bintan, Pengacara Tsk, Wakapolres Bintan, Para Awak Media cetak elektronik, Para personil Polres Bintan danTersangka. Dua paket sabu- sabu yang dimusnahkan tersebut, terdiri dari 3 kg sabu hasil penggrebekan di wilayah Kijang, Bintan Timur, dan 5 kg sabu-sabu tak bertuan di Simpang Tiga Bintan Buyu, pada Sabtu malam (02/06/2018) lalu, dimana pemiliknya berhasil melarikan diri pakai sepeda motor. Sabu-sabu 3 Kg lainnya diamankan dari salah satu penginapan di

KAPOLRES Bintan, AKBP Boy Herlambang, bersama barang bukti 8 Kg sabusabu yang akan dimusnahkan.

Bintan Timur, saat operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) pada Sabtu (27/05/2018) bulan lalu, yakni dengan meletakkan barang haram ini dilemari dan diletakkan dibawah tumpukan jerigen minyak goreng, untuk mengelabui. Tim Operasi Pekat awalnya

mengamankan seorang pria berinisial IMS (19), dan selanjutnya dilakukan pengembangan. Dua tersangka lainnya, yakni berinisial MSD (34) dan SK (47), di Wisma Nusantara Bintan Timur, pun berhasil diamankan setelah dilakukan pengembangan.

“Dari total barang bukti sabu yang akan dimusnahkan ini, ada 8 Kg, sebahagian kecil sudah disisihkan untuk uji laboratorium dan untuk dihadirkan di persidangan,” ujar Boy Berlambang. Kegiatan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Ketetapan Status Barang Bukti Sitaan Narkotika dari Kejaksaan Negeri Bintan Nomor: B109/N.10.15/Ruh.1/06/2018 tgl 08 Juni 2018 dan Surat Ketetapan Status Barang Bukti Sitaan Narkotika dari Kejaksaan Negeri Bintan Nomor: B-127/N.10.15/Ruh.1/06/2018 tgl 08 Juni 2018. Sebanyak 2.905.11 Gram sabu dari hasil penangkapan di sebuah wisma di Kijang Kota dan 4.871,03 gram sabu dari hasil penangkapan di simpang 3 Bintan buyu, Barang Bukti tersebut dimusnakan dengan cara dilarutkan mengunakan air panas didalam panci kemudian dibuang kedalam toilet dengan di saksikan oleh Pengacara Tsk, Kejaksaan, Kehakiman, BNNK,BPOM, Wakapolres Bintan dan kasi Propam Polres Bintan. (rm/sjk)


RAKYAT MEDIA

Jumat, 22 - 30 Juni 2018, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

16

Polisi Akan Periksa Tiga Pimpinan DPRD Karimun Terkait Korupsi KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Penyidik Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Karimun, Kepulauan Riau akan memeriksa tiga pimpinan DPRD Karimun sebagai saksi dalam perkara korupsi anggaran perjalanan dinas di DPRD setempat. “Tiga unsur pimpinan DPRD Karimun segera kita panggil untuk dimintai keterangan. Surat panggilannya sedang kita persiapkan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Karimun AKP Lulik Febyantara di Tanjung Balai Karimun, Jumat. Lulik Febryantara mengatakan keterangan unsur pimpinan DPRD Karimun dibutuhkan untuk mengetahui mekanisme pencairan dan penggunaan anggaran perjalanan dinas. Sebelumnya, kata dia, penyidik telah memeriksa 35 orang sebagai saksi dalam kasus dugaan penyelewengan dana Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) untuk kegiatan kunjungan kerja di lingkungan DPRD Karimun. Dari 35 orang yang diperiksa sebagai saksi, 27 orang merupakan anggota dewan, dan delapan orang pegawai sekretariat DPRD, termasuk mantan Sekretaris DPRD. Hingga saat ini, kata dia, penyidikan dalam perkara korupsi anggaran perjalanan

KANTOR DPRD Kabupatenkarimun

Apindo KepriAkan Gugat SKGubernur Kepri BATAM, RAKYAT MEDIA-Apindo Kepulauan Riau bakal menggugat keputusan Gubernur Kepulauan Riau yang menandatangani Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK). Ada lebih 100 sektor unggulan yang masuk dalam UMSK tersebut. “Kami tetap akan menggugat, ini bukan masalah dinilainya, tetapi kami menganggap Pak Gub (gubernur) menyalahi dan mengabaikan PP78 dalam penetapan UMSK,”kata Ketua Apindo Kepri, Ir Cahya kepada wartawan, Minggu (24/ 6/2018). Menurut Cahya, pertama, sesuai PP78, UMSK ditetapkan hanya untuk sektor-sektor unggulan. Semenara itu, SK Gubernur menetapkan lebih dari 100 sektor unggulan,” Dasarnya apa? Apakah galangan kapal yg lagi terpuruk juga dijadikan sector unggulan?” ucapnya. Kedua, UMSK seharusnya ditetapkan berdasarkan kesep-

Ketua APINDO Kepri

Ir Cahya akatan antara serikat pekerja dan pengusaha, namun ini dipaksakan secara sepihak oleh gubernur. Ketiga, dengan penetapan UMSK ini, gubernur juga telah membuka peluang bagi serikat buruh untuk berdemo menuntut kenaikan persentasi UMSK. ”Bisa jadi tahun ini 1%, tahun depan 10%, berikut

50% dan seterusnya..,” kata Cahya. Kemudian, keempat, Apindo menilai gubernur tidak memiliki kepekaan terhadap ekonomi saat ini. Seharusnya membuat kebijakan menarik investor, ini justru membuat investor merasa waswas tidak bias memprediksi upah yang akan dibayar kepekerja. “Tahun depan upah akan ditentukan lewat demo lagi,” ujarnya. Apindo sangat menyesalkan penetapan UMSK tersebut. ”Kami sudah berkali-kali menjelaskan ke pak gubernur. Ternyata keputusan terakhir gubernur tetap menetapkan UMSK,” ucapnya. Seharusnya, yang menjadi konsen pemerintah, adalah memikirkan bagaimana menyiapkan lapangan kerja baru bagi para penggangguran yang angkanya diperkirakan mencapai 200 ribu orang. “Dengan penetapan UMSK ini tentu menjadi kontra produktif,” ujarnya. (rm/bn)

Korban Puting Beliung Dapat Bantuan Dari Dinsos Anambas

dinas DPRD Karimun sudah memasuki tahap 1, yaitu masih dalam pengecekan alat bukti dan pemeriksaan para saksi. Dia mengatakan penyidik sebelumnya telah menggeledah beberapa ruangan di DPRD Karimun untuk mengumpulkan bukti atau dokumen asli terkait pencairan dana SPPD tahun anggaran 2016.”Kita sudah mempunyai salinannya, tapi karena kasus ini sudah masuk tahap penyidikan, maka kita juga menyita dokumen aslinya untuk melengkapi berkas perkara,” kata dia. Berdasarkan pemeriksaan sementara, sejumlah saksi dari anggota dewan mengakui belum menerima dana SPPD meski mereka telah melakukan kegiatan kunjungan kerja. “Ini yang kita perdalam, apa penyebabnya. Apakah dana tersebut sudah dicairkan tapi salah orang, atau memang benar-benar belum dibayarkan,” kata dia. Hingga saat ini, penyidik telah menetapkan satu orang sebagai tersangka, yaitu BZ yang merupakan mantan bendahara di Sekretariat DPRD Karimun.Penyidik, kata dia, juga telah mengajukan permohonan cekal kepada Imigrasi terhadap mantan Sekretaris DPRD Karimun agar tidak bepergian keluar negeri. (rm/ant)

Gubernur Kepri Open House Bersama Warga di Kampung Halamannya di Karimun KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepri Nurdin Basirun Gelar open house di Tanjungpinang dan Kabupaten Karimun, Nurdin mengajak warga Kepri mengawali hari kemenangan dan idulfitri dengan memperkuat silaturahmi. “Mari kita awali hari kemenangan dengan mempererat silaturahmi bersama seluruh masyarakat,”ujar Nurdin saat menggelar open house halal bi halal di Gedung Daerah, Tanjungpinang Jumat (15/6/2018) dan kediaman pribadi di Tanjungbalai Karimun, Sabtu (16/ 6/2018). Dalam open House hari raya idul Fitri ini, Nurdin juga ditemani Wakil Gubernur H Isdianto dan Istri Hj Rosemary Isdianto beserta keluarga besarnya yang juga ikut menyambut kedatangan masyarakat. Tidak hanya para pejabat FKPD dan OPD yang hadir, masyarakat umum juga berbondong-bondong datang untuk bertemu Gubernur dan Wakil Gubernur.Semarak meriah terlihat ketika anak-anak berebut untuk bersalaman kedepan meskipun lokasi sedang diguyur hujan deras. Nurdin sendiri memaknai rumah terbuka sebagai ajang

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun gelar open house halal bi halal di kampung halamannya Karimun

mendekatkan diri kepada masyarakat, apalagi hal ini sudah merupakan tradisi yang berlaku di Kepri setiap tahunnya saat idul fitri.”Di tengah kesibukan kita sehari-hari, saat lebaran lah kita lebih bisa banyak menyempatkan waktu bersama masyarakat,” lanjut Nurdin. Tampak hadir pada kesempatan tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlantamal IV Tanjungpinang R Eko Suyatno, Asisten, Kepala OPD, Tokoh Masyarakat beserta masyarakat di Tanjungpinang. Gubernur menyempatkan berkunjung ke kediaman FKPD salah satunya ke rumah dinas Danlantamal IV Tanjungpinang R Eko Suyatno

yang juga sedang menggelar open house sore ini, ditutup dengan berkunjung kekediaman Ketua LAM Kepri Abdul Razak. Di kampung halaman Open House di kampung halamannya di Bukit Senang Kabupaten Karimun, Nurdin Basirun dan keluarga juga didatangi ribuan tamu, mulai dari anak-anak dan orang tua. “Karena ini terjadi hanya setahun sekali maka jangan sampai terlewatkan,”ujar Nurdin saat menggelar open house di kediaman pribadinya di Bukit Senang, Tanjung Balai Karimun, Sabtu (16/6/2018). Tampak juga hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur H Isdianto beserta keluarga, Sekdaprov H TS Arif

Fadillah dan keluar serta sejumlah Kepala OPD. Nurdin menyambut kedatangan Bupati Kabupaten Karimun Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim dan Sekretaris Daerah (Sekda) Karimun M Firmansyah berserta para tamu undangan lainnya tentu terbuka juga bagi seluruh masyarakat di Karimun. Nurdin melanjutkan bahwa momen inilah dijadikan penanda kebersamaan antar seluruh elemen baik pemimpin maupun masyarakat berkumpul bersama merayakan hari kemenangan. ”Semua pangkat jabatan dilepas hari ini, menyatu dan berbaur menjalin silaturahmi bersama,”lanjut Nurdin. Alasan Nurdin menggelar rumah terbuka di Karimun adalah selain untuk berkunjung kekediaman serta berjumpa sanak saudara khususnya orang tua, juga agar dapat berjumpa masyarakat Karimun yang mungkin tidak semuanya sempat untuk hadir pada open house hari pertama di Tanjungpinang semalam. “Kampung saya disini, tentu tidak semua warga disini bisa ke Tanjungpinang untuk itu kita open house di Karimun juga,”tambah Nurdin. (rm/btd)

Pemkab Lingga Tindak Tegas PNSApsenMasukKerja

Sekda Kabupaten Lingga

Juramadi Esram PEMBERIAN Bantuan oleh Dinsos, Kesbangpol dan Anggota Dewan kepada Warga Korban Angin Putting Beliung.

ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Menyikapi bencana angin puting beliung yang menghantam rumah warga di Desa Ladan Kecamatan Palmatak, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten kepulauan Anambas, didampingi Dinas Kesatuan Bangsa dan politik (Kesbangpol) langsung menyalurkan bantuan kepada warga yang terkena musibah. Senin (18/6/ 2018). Bantuan makanan dan perlengkapan lainnya tersebut, diberikan oleh Kepala Dinas Sosial Odi Karyadi, Kabid Kesbangpol Awaluddin dan Sekretaris Kesbangpol Saharuddin

serta Iman Anggota DPRD Anambas, secara simbolis kepada Syahroni, pemilik rumah yang rumahnya paling parah. “Bantuan yang diberikan Dinsos itu tidak seberapa hanya berupa makanan dan kebutuhan dasar yang urgen saja, seperti indomie, minyak, beras, Pempers dan lain-lain.Bantuan dari Dinsos Ini kita harap akan sangat membantu warga yang mengalami bencana saat ini, “ ujar Awaluddin Kepala Bidang (Kabid) Kesbangpol mewakili Kandinsos Odi Karyadi. Tambah Awaluddin data sementara kerusakan ada 4 rumah, namun pihaknya masih

menunggu inventarisir dari pihak kecamatan yang sedang mengadakan rapat malam di kantor kecamatan. “ Bantuan hari ini simbolis saja, nanti jumlah penerima bantuan akan berbeda-beda sesuai dengan kadar kerusakannya. Data kita saat ini belum valid. Saat ini yang kita lihat, yang terparah kerusakannya milik pak Syahroni.” Jelas Awaluddin. Terkait musibah itu, Awaluddin berharap masyarakat selalu waspada terhadap kemungkinan lain, mengingat cuaca ekstrim yang sedang melanda Desa Ladan. (rm/kjrN)

LINGGA, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lingga, menindak tegas terhadap PNS, Tenaga Harian Lepas (THL), dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) jika pada Kamis 21 Juni 2018 tidak masuk kerja. Hal ini disampaikan Juramadi Esram Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga di salah satu warung kopi saat bincang santai bersama sejumlah awak media. Rabu (20/6/2018). “Kamis 21 Juni 2018 mereka PNS, PTT dan THL wajib hadir untuk kerja, karena pel-

ayanan publik sudah aktif seperti biasa. Kita akan absen pegawai saat apel pagi. Mereka yang tidak hadir karena alasan yang tidak mustahak akan kita beri sanksi, “ ujar Juramadi. Menurut Juramadi sanksi itu patut diberlakukan mengingat libur bersama dalam rangka merayakan lebaran Idul Fitri 1439 H selama 10 hari sudah cukup panjang. Sehingga tidak ada alasan bagi aparatur pemerintah untuk menambah waktu libur. “Libur kemarin itu cukup panjang. Dengan waktu itu pegawai

sudah bisa berkumpul bersantai bersama keluarganya, namun hal itu jangan membuat mereka lupa akan tugas pokoknya sebagai pelayan publik, “ jelas Sekda. Juramadi mengaku hari perdana Bupati dan Wakil Bupati akan langsung mengecek para aparatur saat apel. Jika ada yang sakit kedua pemimpin daerah tersebut akan mengeceknya ke lapangan. Ditambahkannya, sanksi yang diberikan tidak hanya Surat Peringatan 1 (SP1) namun langsung sanksi yang dijatuhkan. (rm/Taufik).

Bupati Natuna Open Hause Idul Fitri Bersama Masyarakat NATUNA, RAKYAT MEDIA-Pada hari pertama Idul Fitri 1439 H, Bupati Natuna Hamid Rizal melaksanakan Shalat Idul Fitri dan menggelar open house di Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Jumat (15/06/2018). Kehadiran orang nomor satu di Natuna bersama seluruh keluarganya ini, disambut hangat warga Kelurahan Sedanau. Bersama masyarakat Hamid melaksanakan shalat Idul Fitri di Masjid An-Nur, jalan Sudirman, pelantar laut.Usai Shalat Id, Hamid mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H kepada masyarakat. “Atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Natu-

na, kami ucapkan minal aidin walfa idzin mohon maaf lahir bathin, “ ucap Hamid. Ia berharap momentum hari kemenangan ini dapat semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan masyarakat di Kabupaten Natuna khususnya dan provinsi Kepri pada umumnya. “Semoga momentum ini dapat lebih memperkokoh kita dalam persatuan dan kesatuan, “ tambah Hamid. Tak lupa, Bupati mengajak masyarakat untuk saling memaafkan.”Jika selama ini, ada halhal yang salah dan tak berkenan dihati masyarakat, sekali lagi saya mengucapkan mohon maaf, “ sampainya. (rm/kjrN)

BUPATI Natuna Hamid Rizal Menyambut masyarakat dalam open house idul fitri 1439 H


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 239 by RAKYAT MEDIA - Issuu