CMYK
Baca Hal 9
Jumaga Nadeak : Surat Gubernur ke Presiden Dinilai Lebihi Kewenangan
Mau Pasang Iklan Hubungi
0778-479646
KORAN UMUM Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Media Terverifikasi
Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri
Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Opini
KORAN TAK AKAN MATI DENGAN GEMPURAN MEDIA ONLINE Oleh : Mawardi Pemimpin Redaksi KENDATI beberapa tahun ini pertumbuhan media online berkembang sangat pesat, namun media cetak seperti koran dan majalah masih tetap eksis. Menurut Ketua Umum Serikat Perusahaan Pers (SPS) Dahlan Iskan, dalam 2 tahun terakhir ini hanya 3 perusahaan media cetak yang tutup. Itupun perusahaan koran yang belum tergolong besar. Dahlan mengatakan, banyak orang mempridiksi bahwa media cetak akan mati dengan gempuran media online. Menurut Dahlan memang ada persaingan yang sangat ketat antara media cetak dan online. Namun keberadaan media cetak tidak akan mati. Di era digitalisasi, media cetak masih mendapat tempat di hati masyarakat. Banyak tertumpang harapan pada media cetak karena dapat mengubah cara pandang dan mempengaruhi opini. Apalagi dua tahun ke depan penuh agenda politik. Media cetak masih diharapkan Sebagai contoh yang menemani anda minum kopi, menyantap
Bersambung ke Hal 2
Edisi : # 235 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Massa Aksi Pembebasan Baitul Maqdis 115 Putihkan Monas JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Massa aksi Pembebaskan Baitul Maqdis atau aksi 115 sudah memadati areal Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (11/5/2018). Massa sudah datang sejak Kamis malam di Masjid Istiqlal. Pantauan CNNIndonesia.com, sekitar puluhan ribu massa yang dominan meng-
gunakan pakaian serba putih-putih itu sedang mendengarkan 1000 hafiz atau penghafal Alquran yang membacakan surat Al-Isra dan Al-Kahfi. Peserta yang juga dihadiri oleh pelajar dan anak-anak itu tampak membawa bendera InBersambung ke Hal 2
AKSI massa yang melakukan demo putihkan Jakarta
Kejati dan Polda Kepri Diminta Mengusut
PROYEK STADION DI KUNDUR MANGKRAK
Cinta Laura
BERLABEL AKTRIS HOLLYWOOD BAYARAN MEROKET JAKARTA, RAKYAT MEDIASecara pelan tapi pasti Cinta Laura mulai mengepakkan sayap di industri perfilman Hollywood. Dimulai dari peran kecil, kini tiga film siap rilis yang mana salah satunya mendapuk aktris blasteran Indonesia-Jerman itu sebagai pemeran utama. Tak dimungkiri label aktris Hollywood menambah branding Cinta Laura kala menerima pekerjaan di Indonesia. Hal itu dibenarkan oleh sang ibunda yang bertindak sebagai maBersambung ke Hal 2
Lagi, Anggota Brimob Tewas Ditikam JAKARTA, RAKYAT MEDIASeorang anggota Brimob kembali dikabarkan menjadi korban penganiayaan hingga tewas. Peristiwa itu terjadi tepat sehari setelah aparat berhasil menguasai napi teroris di rumah tahanan Markas Brimob Kelapa Dua, Depok. Data yang berhasil dihimpun VIVA, Jumat 11 Mei 2018 menyebutkan, korban peristiwa nahas itu adalah Bripka Marhum Prencje, anggota Satuan Intel Korps Brimob. Kejadian bermula ketika dia mencurigai orang yang berada di depan RS Bhayangkara Brimob. Setelah diamati selama dua jam Bripka Prencje membawa yang bersangkutan ke Kantor Sat Intel dengan cara dibonceng di motor. Kemudian setelah sampai
di Kantor Sat Intel, pelaku tibatiba menusuk memakai pisau di bagian perut sebelah kanan. Mendengar adanya teriakan dari korban minta tolong Briptu Mato dan Briptu Grusce yang ada di lokasi mengeluarkan senjata dan menembak pelaku yang mengenai Dada sebelah kanan, hingga terjatuh dan meninggal di tempat. Melihat korban terjatuh anggota Intelmob lainnya langsung melarikan Korban ke RS Bhayangkara Brimob untuk diselamatkan.Namun korban tidak bisa tertolong. Sementara itu, Kapolresta Depok Komisaris Besar Didik Sugiyarto yang dicoba untuk dikonfirmasi mengaku akan segera memberikan update atas kejadian ini. (rm/red).
KABID Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea dan Cukai Batam Raden Evi Suhartantyo
Toher Dipecat Dari Security Bea Cukai
Pejabat BC Takut Boroknya Terungkap BATAM RAKYAT MEDIA-Kasus pemecatan salah seorang Security kantor Pelayanan Bea Cukai Batam, Masranik atau yang akrap disapaToher, oleh Kepala Kantor Bea Pelayanan Bea Cukai Batam Susila Brata, secara sepihak akhirnya membuka tabir cerita tak sedap di tubuh kantor Pelayanan Bea Cukai Batam. Pasalnya, dibalik pemecatan Masranik yang telah 20 tahun bekerja sebagai tenaga Security di institusi dipimpin Susila Brata tersebut, terungkap cerita miring dugaan permainan kotor terkait pelayanan Bea Cukai yang selama ini dilakukan oleh sejumlah oknum pejabat di kantor tersebut. Sejumlah oknum pejabat di kantor Pelayanan Bea dan Cukai Batam, gerah karena Toher sebagai Security dianggap memata matai pekerjaan mereka dan suka membocorkan rahasia kepada pihak lain soal adanya dugaan permainan kongkalikong antara oknum pejabat dan sejumlah pengusaha eksport-import nakal
“Sebenarnya oknum pejabat di kantor itu takut kalau saya mata matai sepak terjang mereka selama ini, akhirnya dicari cari kesalahan saya untuk memecat saya dari security, �kata Masranik kepada Rakyat Media beberapa hari lalu di sebuah restoran Nagoya Newton. Lebih lanjut Masranik mengatakan, sebetulnya dirinya sudah lama mau dipecat sebagai Security dari kantor tersebut ketika itu Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penindakan (P.2) dijabat Mujayen yang saat ini digantikan oleh Sulaiman. Bahkan, kata Toher, pihak kantor Bea dan Cukai telah mengeluarkan Surat Peringatan (SP.2) kepada dirinya sebanyak dua kali. Namun puncaknya, dirinya dipecat ketika ia mengantar tamu yaitu Ketua DPRD Kota Batam , Nuryanto , ke lantai dua untuk bertemu dengan Kepala Kantor BC Batam , Susila Brata. Dari sini awalnya, setelah tamu balik
PEMBANGUNAN Stadion di Kundur yang mangkrak
KUNDUR, RAKYAT MEDIAAroma dugaan korupsi terkait proyek pembangunan Stadion Sawang tahap satu terletak di kelurahan sawang, kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun yang ditangani Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepri tampaknya bakal terungkap. Aparat penegak hukum, seperti Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Polda Kepri, sudah mencium adanya dugaan penyelewengan terkait
proyek tersebut. Bayangkan, sudah hampir 3 tahun proyek tersebut berjalanhingga saat ini tak kunjung selesai alias mangkrak, masyarakat kundur barat belum bisa menikmati stadion tersebut. Padahal proyek pembangunan Stadion itu sudah menelan biaya sebesar Rp.9.790.984.000,00 yang bersumber dari APBD Provinsi Kepri tahun 2015. Bersambung ke Hal 2
Judi Togel Marak di Langkat
Bersambung ke Hal 2
Kesan dari Mengikuti Lokakarya dan UKW LPDS Batam Wartawan Dituntut Harus Terus dan Banyak Belajar Apresiasi Kepada RAKYAT MEDIA Penyelenggara UKW
PELAKSANAAN UKW yang diselenggarakan Koran Rakyat Media
BATAM, RAKYAT MEDIA-Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Koran Rakyat Media Batam dengan mendatangkan tim penguji dari Lembaga Pers Dr Sutomo, berlangsung selama dua hari yaitu Selasa dan Rabu (10-11/4) di Hotel PIH Batam Centre. Sebelum UKW, dilaksanakan Loka Karya jurnalistik berupa pembekalan oleh empat tim penguji
dari LPDS yaitu Hendrayana SH MH (kini menjadi Direktur Exsekutif LPDS), Priyambodo RH, Jufri Alkatiri, A Ariwibowo dan Wakil Ketua Dewan Pers Ahmad Jauhar. Terlaksananya Loka Karya dan UKW merupakan andil terbesar dari pengelola atau pemilik Media Cetak maupun media Online Rakyat Media, Mawardi MY sekaligus sebagai Panitia. Loka Karya dan
UKW yang diikuti 16 wartawan dari berbagai media cetak dan online dimulai Senin 9 April 2018 pukul 08.00. Awalnya peserta yang akan mengikuti UKW ini berjumlah 25 orang. Namun menjelang hari H, beberapa diantaranya mengundurkan diri atau tidak datang, tanpa
Bersambung ke Hal 2
ILUSTRASI
LANGKAT,RAKYATMEDIAPermainan tebak angka berhadiah atau biasa disebut toto gelap ( Togel) menjamur di kabupaten Langkat khususnya Stabat. Permainan yang dilarang oleh hukum dan agama inipun hampir ditemukan dibeberapa titik lokasi di Stabat.
Informasi yang diterima Rakyat Media menyebutkan, maraknya judi togel diwilayah hukum Polres Langkat ini disebut sebut karena dibackingi salah seorang oknum perwira menengah (Pamen) di Polres Langkat. Bersambung ke Hal 2
CMYK
SAMBUNGAN
Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Kesan dari alasan yang jelas. Ada sementara berpendapat, berkurangnya peserta UKW kemungkinan takut tidak lulus, karena memang UKW yang dilakukan LPDS sepertinya t sulit. Atau ada anggapan biaya ujian yang terlalu mahal? Biaya ujian untuk mengikuti Loka Karya dan UKW itu Rp3.500.000.- adalah biaya resmi yang telah ditetapkan LPDS. Namun patut disyukuri, UKW dengan penyelenggara atau panitianya dari Rakyat Media tidak dibatasi pesertanya. Sebab selama ini, sudah beberapa kali dilakukan UKW di Batam, pesertanya sangat terbatas atau barangkali sengaja dibatasi.Wartawan media ini dari sejak tahun 2013 lalu sudah berusaha mengikuti UKW. Namun selalu tak berhasil, dengan alasan pantia UKW waktu itu, bahwa jumlahnya atau kuota terbatas. Dibatasinya jumlah peserta UKW di Batam menyebabkan banyak para wartawan dari Batam akhirnya terpaksa mengikutinya ke Jakarta. Tercatat seperti almarhum Albert Adios Ginting, tahun 2017 lalu mengikuti UKW ke Koran Tempo Jakarta. Kemudian Mawardi MY. Ilhamsyah Purba, Benny Sikumbang mengikuti UKW ke LPDS tanggal 6 sampai 8 Maret 2018 lalu. Dapat dibayangkan, jika harus mengikuti UKW ke Jakarta, biayanya tergolong besar, seperti pengakuan Benny Sikumbang yang mengambil jenjang muda Maret lalu, sampai menghabiskan biaya Rp 7juta lebih. Terlepas dari berkurangnya peserta UKW 10-11 April itu, namun para wartawan yang mengikutinya sangat meng-apresiasi Pimpinan Rakyat Media dalam hal ini Mawardi MY yang berperan sebagai penyelenggara sekaligus fasilitator mendatangkan tim penguji dari LPDS Jakarta. Tak tanggungtanggung memang. Tim penguji dari LPDS sebanyak 4 orang ditambah pegawai administrasi dari 3 orang, juga dari LPDS serta Wakil Ketua Dewan Pers Ahmad Jauhar. Saat pembukaan Loka Karya yang didahului sambutan Wakil Ketua Dewan Pers Ahmad Jauhar dan Direktur Eksekutif LPDS Hendrayana, masih berlangsung santai dengan wajah-wajah ceria. Apalagi disertai dengan guyonan Ahmad Jauhar. Tiba pada pemaparan materi ujian oleh para tim penguji sekaligus pembekalan seperti Priyambodo RH, A Ariwibowo dan Jufri Alkatiri, peserta UKW mulai serius dan tegang. Apalagi saat disebut kriteria kelulusan UKW minimal nilai 70 di semua materi pelajaran atau materi lembaran ujian. Dipaparkan lagi, jika ada satu pelajaran atau satu materi ujian nilainya 69 otomatis gugur atau tidak lulus. Untuk tingkat madya sendiri yang diikuti wartawan mediaini, ada sekira 11 materi pelajaran hingga hari kedua yang dinilai. Itu artinya, jika salah satu materi lembaran ujian ada nilai dibawah 70, misalnya 69, kendati 10 materi lainya 70 atau diatas 70, tim penguji menyebut tidak lulus atau tidak kompoten. Hal itu membuat wajah para peserta UKW mulai tegang. Loka Karya dan pembekalan hari pertama, selesai pukul 17.00 disertai dengan pemberian materi dan buku saku wartawan dari tim penguji LPDS kepada peserta. Selasa (10/4) hari kedua sekira pukul 09.00 UKW dimulai dengan simulasi Rapat Redaksi untuk menentukan liputan dalam penerbitan perdana Media. Pada rapat redaksi ini, peserta UKW yang mengambil jenjang utama bertindak sebagai pimpinan rapat. Dengan begiliran memberikan arahan untuk menentukan liputan. Suasana riuh mewarnai rapat, sebab semua peserta mulai dari jenjang utama sampai jenjang muda, harus wajib memberikan usulan tentang materi liputan. Rapat redaksi itu berlangsung selama 60 menit dan dengan cermat tim penguji menilai masingmasing perserta, mulai dari jenjang utama , madya sampai jenjang muda. Usai rapat redaksi, peserta dibagi menjadi tiga kelompok sesuai jenjang yang diikuti. Peserta UKW 16 wartawan itu terdiri dari 5 orang akan mengambil jenjang utama, 3 orang ke madya dan 8 orang ke jenjang muda. Pada awalnya, 4 orang
Sambungan Hal. 1 dari madya dan 9 orang ke jenjang muda. Namun sebelum ujian dimulai, tim penguji mengingatkan para peserta UKW untuk memilih jenjang sesuai dengan kemampuannya. Dan seperti hari pertama, kembali diingatkan tentang kriteria penentuan lulus atau kompoten. Terutama kepada peserta yang akan mengambil ke jenjang utama diingatkan, agar berpikir ulang, apakah tetap bertahan mengambil UKW di jenjang tersebut. Priyambodo RH maupun AA Ariwibowo, selama 15 menit sampai tiga kali mengingatkan peserta yang akan mengambil jenjang utama agar berpikir ulang. Sebagai puncaknya, tim penguji menanyakan langsung ke masing-masing 5 orang tersebut, apakah tetap bertahan mengambil jenjang utama. Kemudian dijawab tegas kelima peserta tersebut, tetap bertahan. Pryambodo RH dan Ariwibowo mengingatkan, jika sudah berlangsung UKW, tidak bisa lagi kembali atau berubah. Namun tak hanya peserta ke jenjang utama, Jufri Alkatiri, juga kepada yang mengambil jenjang madya, juga diberikan pilihan. Apakah tetap bertahan mengambil jenjang madya. Akhirnya dua orang peserta dari jenjang madya dengan kesatria dan jiwa besar menyatakan mundur dari madya dan akan mengambil jenjang muda saja. Jufri melanjutkan dengan menyebut, tak adil jika hanya menanyakan ke peserta yang akan mengambil ke jenjang utama dan madya. Karenanya, Jufri juga menanyakan kepada peserta yang akan mengambil jenjang muda, apakah ada yang mengambil ke utama atau ke madya. Wartawan media ini yang awalnya mengambil jenjang muda, akhirnya memutuskan mengikuti ke jenjang madya. UKW pun dimulai tepat pukul 09.00 WIB. Wajah tegang mulai terlihat setelah materi ujian dibagikan. Bahkan tak jarang keringan dingin muncul saat UKW berlangsung, kendati ruangan ber-ac. Ketegangan semakin memuncak, manakala hasil ujian diserahkan ke meja penguji, kembali dipertanyakan penguji secara lisan setelah membaca kertas jawaban yang diberikan peserta. Sering terjadi dialog sampai ke saran-saran yang diberikan tim penguji. Tim penguji kerap mencecar peserta atas jawaban yang kurang memuaskan di lembaran ujian, seraya memberikan saran dan meluruskan disertai dengan sejumlah koreksi untuk perbaikan di masa depan, terutama untuk tugas peliputan. Setelah dikoreksi, tim penguji langsung memberikan nilai. Kemudian lembaran dikembalikan kepada peserta sebagaimana disebut, umpan balik selama lima menit. Umpan balik itu sebagai respon peserta UKW atas materi ujian dan nilai yang diperolehnya. Nilainya, memang langsung diketahui peserta UKW disertai dengan beberapa catatan. Menariknya, dalam umpan balik tersebut, peserta UKW diberi kesempatan melakukan banding atas nilai ujian yang diperolehnya, namun harus disertai argument. Dengan menyampaikan argument, bisa saja nilai naik, atau sebaliknya bisa makin turun.Ketua panitia penyelenggara Mawardi MY, sebelum ujian, kepada wartawan media ini sudah memberikan arahan, jika menyampaikan banding dan argument atas nilai yang tak memuaskan yang diberikan tim penguji, bisa dan sah-sah saja. Namun perlu diingat, kata Mawardi, banding atau argument yang disampaikan harus logika atau masuk akal. Sebab, jika hanya protes asal-asalan saja karena tidak puas atas nilai yang diberikan tim penguji, bisa saja nilai yang diberikan tim penguji, malah akan dikurangi, kata Mawardi waktu itu mengingatkan. Nyata memang, tak seorangpun di antara 16 orang peserta UKW yang melakukan banding atau protes atas nilai yang diperoleh dari tim penguji, kendati diketahui, ternyata ada yang dibawah 70. . Itu artinya, penilaian diberikan tim penguji seobjektif mungkin. Hari kedua lebih tegang lagi. Materinya, penulisan Feature bagi jenjang madya dan penulisan Opini, Tajuk atau Editorial bagi jenjang utama. Sementara untuk jenjang muda, penulisan berita dari hasil mewawancarai cegat maupun dari nara sumber. Lebih penting lagi
Berlabel Aktris nager. Sayangnya ketika ditanya seberapa signifikan, Cinta enggan menjawab. Karena untuk soal honor dan segala macam pekerjaan, semua dipercayakan pada ibunya.”Aku ngerasa apa yang udah aku lakuin di luar (Hollywood), of course ngebantu fee aku di sini,” kata Cin-
Sambungan Hal. 1
ta ditemui di kawasan Cik Ditiro, Jakarta Pusat, Rabu (9/5/2018). “Kalau soal payment itu bukan responbility aku (menjawab), karena aku kan punya manager dan manager aku itu mami aku kalau di Indonesia. Jadi kalau masalah dealing dan lainlain dia yang urus,” jelasnya. Meski banyak tawaran ber-
Judi Togel Oknum perwira yang memangku jabatan strategis dikomando Polres Langkat ini dikabarkan akan menyikat permainan terlarang seperti judi togel yang tidak berkordinasi denganya. Karena mendapat perlindungan dari sang perwira yang baru beberapa bulan bertugas di Kabupaten Langkat, membuat judi berjalan mulus tanpa mendapat tindakan.Kabar lain
dalam hal jejaring. Seperti jenjang utama diwajibkan bisa menghubungi nara sumber minimal 10 orang, dari berbagai jabatan. Mulai dari Gubernur, Walikota atau Kepala Dinas, DPR sampai DPRD. Sementara untuk madya minimal 5 nara sumber harus bisa dihubungi. Wartawan media ini mencoba menghubungi 6 nara sumber. Namun hanya 4 pejabat saja yang mengangkat. Sisanya 2 pejabat seperti Sekda Batam Drs Jefriden enggan mengangkat, kendati ada nada masuk ke HPnya. Demikian juga Kepala dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemko Batam, HPnya tidak aktif. . Masalah jejaring ini ditekankan, karena merupakan elemen penting penilaian tim penguji dan membuktikan peserta bisa menghubungi nara sumber yang berkaitan dengan liputan atau pemberitaan sehari-hari. Kemudian, saat menghubungi nara sumber, loudspeaker HP harus dihidupkan dan terdengar oleh tim penguji. Sebab jika tak terdengar, bisa saja tim penguji beranggapan, hanya akalakalan peserta UKW. Masalah nara sumber yang tidak bersedia mengangkat telepon peserta UKW, bisa menjadi penghambat kelulusan. Sehingga ada sinyalimen, bawa nara sumber tidak mau dihubungi, bisa saja disebabkan beberapa hal. Pertama, mungkin si pejabat tidak mengenal yang menelepon atau takut akan ditanyai hal-hal yang menyangkut kebijakannnya dipublikasikan. Namun bagaimana-pun, peserta tidak bisa menyalahkan nara sumber atau pejabat yang tidak mau dihubungi. Hal itu semua berpulang kepada peserta UKW untuk lebih intropeksi diri bagaimana kedepan untuk lebih meyakinkan nara sumber. Hanya saja bisa juga dicatat, ketidak sediaan beberapa pejabat atau nara sumber dihubungi, padahal betul-betul untuk sesuatu yang urgen, menandakan keterbukaan informasi publik itu, belum sepenuhnya difahami para pejabat. Kembali kepada soal UKW, materi terakhir yang diujikan adalah Rapat Evaluasi Redaksi tentang hasil liputan. Jika hari pertama dibuka dengan Rapat Redaksi yang akan menentukan Liputan Utama yang disimulasikan dalam rangka menerbitkan Media baru. Maka Rapat Evaluasi Redaksi tentang hasil liputan, diamati cermat tim penguji sebagai salah satu elemen penilaian dalam menentukan lulus atau kompoten ataupun tidak kompoten. Selesai Rapat Evaluasi, kemudian tim penguji memberikan petunjuk menjelang penutupan. Wakil Ketua Dewan Pers Ahmad Jauhar yang sempat pulang ke Jakarta, kembali lagi hadir memberikan sambutan dalam penutupan UKW itu. Para tim penguji terdiri dari Pryambodo RH, AA Ariwibowo, Jufri Alkatiri dan , Hendrayana sebagai Direktur Eksekutif LPDS, masing –masing memberikan arahan. Penutupan yang dilakukan pukul 20.30 itu diakhrii dengan pembagian Piagam keikutsertaan mengikuti Loka Karya dan UKW. Sementara untuk kelulusan peserta UKW tidak diumumkan pada malam penutupan itu. Kelulusan peserta UKW hanya diketahui masing-masing pribadi.Sebab pada saat penyerahan berkas materi ujian langsung dinilai.Tim penguji telah memberitahukan kepada masing-masing tentang nilainya maupun kriteria lulus/kompoten atau tidak lulus/tidak kompoten. Kabarnya 20 hari kedepan setelah UKW, baru bisa secara resmi diumumkan nama-nama yang lulus. Kendati demikian, peserta UKW 16 wartawan yang mengikutinya, sebenarnya sudah mengetahui, apakah dirinya lulus atau tidak berdasarkan nilai yang diperolehnya. Banyak pelajaran yang dipetik dari mengikuti Loka Karya dan Uji Kompotensi Wartawan selama tiga hari tersebut.Salah satunya, wartawan harus tetap belajar tidak merasa tahu atau hebat.Mengutip kata filosofi tokoh Pers dan wartawan senior Rosihan Anwar seperti berkali-kali dijelaskan tim penguji, bahwa sebenarnya wartawan itu adalah orang bodoh yang kerjanya hanya bertanya. Itu bermakna kata Primyambodo RH, bahwa wartawan itu dituntut harus terus belajar untuk mengetahui semua hal dari semua aspek kehidupan. (rm/arifin marbun)
nilai fantastis, untuk soal film Cinta Laura tetap pemilih. Ia ingin bermain film yang bisa meningkatkan kualitas aktingnya. ”Yang pasti kalau ada project, mau itu film, iklan atau whatever, Mami selalu bilang, ‘Cinta ini fee nya’, aku tinggal bilang ‘oh okay good’, ‘oh that’s not good’, ” pungkasnya. (*) Sambungan Hal. 1
yang diterima wartawan, setiap harinya omset togel untuk kecamatan Stabat sekali putar mencapai Rp. 60 juta/ harinya. Kini keresahan masyarakat akan maraknya kembali judi togel sudah mendekati ubunubun. Untuk itu masyarakat berharap Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin segera menyikat penyakit masyarakat yang satu ini,” Sekarang luar
biasa judi togel di Stabat bang, hampir ada dibeberapa simpang perempatan jalan, menurut kabarnya ada oknum perwira di Polres Langkat yang membackup kegiatan ilegal ini sehingga para bandar dan penulis tak pernah takut, kalau mau buka judi harus lapor dulu sama bapak itu, kalau tidak dirusuhinya. “ Ujar warga yang minta tak dituliskan disini. (rm/sup)
Koran Tak panganan dipagi hari, mengabarkan informasi terkini, adalah surat kabar alias koran yang akrab dibaca seluruh lapisan masyarakat kelas atas maupun strata bawah selalu memberikan informasi terbaru, Ia telah menjadi media konvensional/ tradisional pada era yang serba digital sekarang ini. Dalam sejarahnya, koran merupakan media yang pernah ditulis dengan tulisan tangan, selanjutnya mempergunakan mesin cetak manual atau stensil dan sekarang dicetak dengan mesin cetak modern yang mempunyai kapasitas dan kemampuan teknologi cetak yang handal. Kenyataan ini bisa dibuktikan, ketika radio mengudara, banyak orang berannggapan media cetak akan tersingkir karena dengan mendengar radio kita bisa mendapatkan informasi. Begitu juga manakala TV mulai menjamur dengan kemampuan audio visual, banyak pilihan chanel stasiun TV, koran akan gulung tikar, ternyata kekhawatiran tersebut tidak terbukti. Orang yang sudah mendengar informasi lewat radio dan menyaksikan lewat TV masih membutuhkan informasi dari koran. Pada era globalisasi dengan ditandai perkembangan IT.Internet ber-ekspansi dengan segenap keunggulannya bukan saja masalah kecepatan akses bahkan kemudahan
Sambungan Hal. 1 aksesnya.Serbuan dari media one line, seolah tanpa jeda, dengan berbagai kecanggihan, menghadirkan informasi terkini menembus batas ruang dan waktu, bahkan dapat diakses melalui HP. Namun berdasarkan data yang tercatat di Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS), perkembangan media cetak seperti koran dari tahun ke tahun mengalami kenaikan yang signifikan. Perkembangan koran di daerah akhir-akhir ini cukup pesat, terutama di daerah pemekaran wilayah baik provinsi maupun kabupaten/ kota, ternyata membawa berkah bagi pertumbuhan koran didaerah. Perkembangan koran beriringan dengan perkembangan daerah yang bersangkutan. Otonomi daerah dan pembentukan provinsi, kabupaten baru tak lepas dari pemberitaan koran setempat, dan koran daerah mampu menempatkan dirinya sebagai mitra bagi pemerintahan setempat, tanpa kehilangan daya kritisnya. Sebagaimana kita ketahui fungsi media/ koran sebagai informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial, bahkan tak jarang disebut sebagai pilar keempat dinegara demokrasi yang cukup banyak memberikan andil dan sumbangsih bagi perkembangan demokrasi dinegeri ini. Meski pada reformasi 1998 saat euforia kebebasan pers sempat terperangkap pada
kebablasan pers. Namun seiring dengan perjalanan waktu dan proses seleksi wartawan melalui uji kompetensi wartawan (UKW) diharapkan koran dapat lebih meningkatkan mutunya. Bila melakukan perbandingan antara informasi yang diperoleh melalui media one line dengan koran, maka informasi yang didapat melalui koran saat ini jelas lebih bisa dipertanggung jawabkan karena telah melalui proses editing pada dewan redaksi..sementara media one line/ jurnalisme warga khususnya agak sulit untuk dipertanggung jawabkan, pergantian informasi begitu cepat, disamping kemampuan kontributor yang belum memahami kode etik jurnalistik, memungkinkan terjadinya distorsi informasi. Keunggulan koran menurut para ahli lebih kepada memberikan pencerahan melalui kedalaman informasi, karena berusaha mendiskripsikan peristiwa/ kejadian dengan realitas jurnalistiknya, yang diperlukan oleh media cetak saat ini adalah menyajikan berita dengan kualitas yang lebih baik, lebih terpercaya dan memiliki kredibilitas tinggi, yang tidak dipunyai media on line. Memang diakui kelebihan media on line adalah dari sisi update, setiap kali ada moment penting akan segera dapat diakses karena tidak ada pembatasan deadline..namun tidak semuanya sempurna bahkan
Massa Aksi donesia dan Palestina. Selain dua bendera itu tampak beberapa bedera dari majelis-majelis dzikir dari berbagai daerah di Indonesia, aliansi pergerakan Islam, Front Pembela Islam (FPI) dan bendera putih bertuliskan lafadz ‘Lailahaillallah Muhammad Rasululllah’. Massa juga membawa spanduk dan ikat kepala bertuliskan ‘Stop Trump’, kalimat
tauhid dan juga ‘muroja’ah 1000 huffazin for Baitul Maqdis’. Diantara padatnya massa yang sebelumnya melakukan zikir di Masjid Istiqlal Jakarta itu, terlihat polisi bersiaga dan beberapa mobil ambulans. Setelah pembacaan Alquran dari 1000 penghafal, zikir dan orasi di panggung yang sudah berdiri di Monas, massa
aksi akan melakukan prosesi jalan kaki secara tertib ke Kedutaan Amerika Serikat (AS) di Jalan Medan Merdeka Selatan. Hari ini massa yang dari berbagai ormas Islam yang ditergetkan berjumlah 7,5 juta itu akan melaksanakan aksi Pembebasan Baitul Maqdis. Hal ini untuk merespons kebijakan pemerintah AS yang memindahkan kantor kedutaan besarn-
ya dari Tel Aviv ke Yerusalem. Aksi dimulai dengan salat subuh berjemaah di lapangan Monas dan Masjid Istiqlal. Setelah itu massa aksi direncanakan bergerak menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat yang lokasinya tak jauh dari Monas. Aksi 115 dimulai sejak pukul 04.00 WIB dan akan berakhir pada pukul 13.00 WIB. (rm/cnn) Sambungan Hal. 1
mereka langsung perintahkan kami untuk menyampaikan bahwa pejabat itu tidak ditempat. Padahal mereka ada di dalam ruangannya,”kata Toher. Seperti Kabid Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea dan Cukai Batam Raden Evi Suhartantyo, yang fungsinya sebagai Humas, juga ikut mengurus dokumen. Padahal, bagian pengurusan dokumen ekspor-import itu tugas P.2 bukan Humas,”Tapi karena Kabid BKLI dekat dengan Kepala Kantor Susila Brata, Kabid P.2 terlihat tak berkutik. Kabid BKLI menggunakan orang pabean bernama Ruli yang disuruh maju untuk mengurus dokumen yang diterima Kabid BKLI. “Makanya hubungan Kabid P.2 dengan Kepala Kantor belakangan ini agak renggang, karena Kepala Kantor lebih akrap dengan Kabid BKLI Raden Evi Suhartantyo.Ketika Kabid BKLI dijabat oleh Yosef yang saat ini menjabat Kabid Pabean, ruangan Humas itu sepi, jarang sekali tamu atau pengusaha yang datang ke bagian Humas. Namun sejak Kabid BKLI dijabat oleh Raden Evi, silih berganti pengusaha yang datang menemui Kabid BKLI, tak jelas apa urusannya. Tapi banyak sekali pengusaha yang datang menemui Kabid BKLI,”ungkap Toher Informasi yang diterima Rakyat Media dari sumber di internal Bea Cukai Batam menyebutkan, hingga sekarang praktik pungutan liar (pungli) masih marak di institusi ini. Pungli yang cenderung sebagai praktik penyuapan ini, guna memperlancar pengurusan dokumen ekspor-impor. Jika tak ada uang pelicin, pengusaha ekspor-impor bakal dipersulit, kata Sumber. Sumber itu mengatakan, pengurusan dokumen ekspor-impor masih diwarnai praktik pungli dan cenderung sebagai penyuapan. Mereka terpaksa memberikan sejumlah uang ke petugas, agar dokumen cepat diproses.
Padahal, di sejumlah ruangkantor pelayanan Bea Cukai Batam, terpampang poster bertuliskan memerangi korupsi. Sumber yang juga pernah menjadi pengusaha ekspor-import di Batam ini menyebutkan, meski ada Saber Pungli di Batam, tapi pungli di kantorBea Cukai tak pernah tersentuh. Padahal, kata sumber yang minta namanya tak disebutkan ini mengaku setiap pengurusan dokumen ekspor-impor, seperti dokumen clearance, surat Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) dan Pemberitahuan Impor Barang (PIB), pengusaha terpaksa menyelipkan uang Rp 100 hingga Rp 150 ribu setiap dokumen. Ini untuk mempercepat proses administrasi di Bea Cukai. Uang pelicin itu disertakan dalam map. Kalau ingin cepat urusannya dan tidak dipersulit harus ada uang pelicinnya, dimasukkan dalam map Rp 100 sampai Rp 150 ribu. Tapi nominal ini juga tergantung barangnya, ungkap sumber itu pada media ini di kantor Bea Cukai Batuampar. Pengusaha ini menceritakan, pernah mengalami masalah saat mengurus PEB di Bea Cukai Batuampar.Saat itu dokumen yang dibawanya ditolak oleh petugas, dengan alasan ada beberapa dokumen yang bermasalah.Yakni, dimana sebagian barang yang masuk ke Batam tidak sesuai dengan dokumen.”Saya jelaskan ke mereka dan akhirnya kita nego. Kita membayar uang pelicin hingga jutaan rupiah, kalu tidak barang kita ditahan,”kata pria separo baya itu. Oleh karena itu Ia menyarankan, jika tidak ingin dihambat dalam pengurusan dokumen ekspor-impor di Bea Cukai, harus menyediakan uang pelicin. Kalau dokumen sampai nyangkut di Bea Cukai, pengiriman barang tak bisa dilakukan. Kalau ada pelicinnya, dokumen bisa cepat keluar,ujarnya Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informa-
PROYEK STADION Bangunan yang ada saat inididuga kuat tidak sesuai dengan anggaran yang sudah dihabiskan. Ketika wartawan media ini meninjau langsung kelokasi stadion yang di bangun hanya nampak dikerjakan penimbunan tanah lebih kurang 1hektar, batu miring setinggi 1 meter dengan panjang kurang lebih 200 meter, Gawang besi 2 dan papan plang 1, bahkan lokasi stadion yang di timbun sudah berubah menjadi kubangan air . Dalam LPSE Provinsi Kepri Tahun 2015 sebagai pemenang lelang adalah PT.REKA KONSTRUKSI yang beralamat di Jalan Sultan M Mansyur Palembang Sumatera Selatan. Namun dalam pelaksanaan dilapangan, oleh kontraktor pe-
media on line memiliki kelemahan terutama akurasi beritanya. Untuk negara berkembang khususnya Indonesia, koran masih menjadi referensi bagi sebagian orang dengan keberagaman formatnya dan dapat dijadikan sumber primer tentang kejadian/ peristiwa yang terjadi pada masa lalu, diperkirakan akan bertahan masih lama. Hal ini berkaitan dengan tingkat pendidikan warganya yang masih rendah.Sedang bagi yang baru melek huruf, dan tentu saja membaca belum menjadi bagian dari budaya, maka bacaan media cetak merupakan alternatif yang masih diperlukan. Koran akan tetap eksis apabila mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat, terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan kondisi masyarakat. Koran tetap dibutuhkan karena memiliki karakter yang unik. Koran mampu menjaga nilai – nilai demokrasi, memiliki kedalaman informasi yang sulit ditemui pada media massa lain, dan dikelola secara professional. Kalau toh kelak koran “mati”, bukanlah semata-mata karena munculnya pesaing baru media online dan sejenisnya tetapi lebih disebabkan karena faktor pengelola, alam maupun regulasi, misalnya, masalah bahan baku, semakin mahal harga, langkanya kertas, bisa menjadi penyebab gulung tikarnya penerbitan koran.***
Sambungan Hal. 1
Pejabat BC dirinya langsung dipanggil untuk menghadap ke bagian TU, disana dirinya diberitahu bahwa ia tidak bisa lagi bekerja di kantor tersebut dengan alasan kontrak sudah habis. “Selama 20 tahun saya bekerja sebagai security di Bea Cukai Batam, dan telah puluhan kali berganti pimpinan tidak pernah ada masalah.Tapi, baru kali ini hanya gara gara saya mengantar tamu Ketua DPRD Batam Nuriyanto, ke lantai dua mau bertemu Kepala Kantor Susila Brata, pulang tamu saya lalu dipecat.Mereka itu luar biasa kejamnya dan tidak punya prikemanusiaan,” kata Masranik geram. Toher mengatakan, masalah itu menurutnya hanya sebagai alasan mereka untuk memecat dirinya, sebenarnya mereka takutkan terungkap permainan di dalam jika dirinya tetap bekerja sebagai Security di kantor tersebut,”Cukup banyak permainan kongkalikong dengan pengusaha nakal yang melibatkan sejumlah oknum pejabat di kantor tersebut. Itu sebenarnya, mereka takut terungkap jika saya masih bekerja sebagai Security di kantor itu. Mereka menuding saya sering membocorkan rahasia di dalam kepada pihak luar maupun kepada wartawan.Padahal tidak ada itu,”ungkap Toher. Menurut Toher, oknum pejabat itu yang takut sendiri, karena kerja mereka diduga banyak yang tidak benar. Sebagai instansi pelayanan, kantor Bea Cukai dalam memberikan pelayanan harus transparan dan terbuka siapa saja boleh bertamu kepada pejabatnya.Tidak harus pengusaha saja yang mendapat pelayanan istimewa. “Dari sisi pelayanan saja mereka sangat tertutup, tamu yang ingin bertemu pejabat Bea Cukai sangat sulit, terkecuali pengusaha eksport-import atau pengusaha nakal, kalau pengusaha cepat mereka suruh masuk, tapi kalau tamu yang tidak kenal, apalagi wartawan,
2
menang tender proyek tersebut di subkan kepada Indra salah seorang Kontraktor ternama di Tanjung Batu. Kepada wartawan media ini, Indra mengatakan bahwa anggaran untuk pembangunan Stadion Sawang Tahap 1 tidak sepenuhnya dianggarkan dari hasil lelang di LPSE. “ itu sudah sesuai pembangunannya dengan anggaran yang ada di kontrak yang kita kerjakan” tuturnya. Demikian juga halnya yang dikatakan Anggota DPRD PROV.KEPRI, Ery Suandi “ anggaran yang dipakai untuk pembangunan Stadion sawang itu tak sepenuhnya dicairkan, karna pada saat itu daerah kita Defisit anggaran, kalau tak salah hanya 5 Milyar yang dic-
si (BKLI) Bea dan Cukai Batam Raden Evi Suhartantyo, ketika dikonfirmasi Kamis (3/5/2018) di kantornya membantah tudingan tersebut. “Silakan saja kalau ada informasi miring kepada saya, Toher itu bukan dipecat tetapi memang sudah habis kontraknya, jadi kalau dia katakan dipecat secara sepihak itu tidak benar, dia itu sudah mendapat SP.2 karena sering menjual data dan menbocorkan rahasia di Bea cukai. Coba anda bayang dia sering mendatangi pos pos bea cukai untuk kepentingan pribadinya, jadi dia diberhentikan itu memang sudah mendapat dua kali surat peringatan,” kata Raden Evi. Menurut Evi, tidak ada undang undangnya buruh lepas diberikan pesangon, karena sebelum Toher diberhentikan, ada juga Security Bea Cukai yang dikeluarkan, tapi hanya dikasi uang terimakasih sekedarnya tapi mereka tidak komplain,”Jadi pak Toher itu diberhentikan karena sudah waktunya (habis kontrak-red) dan juga sudah berumur atau sudah tua, bukan diberhentikan begitu saja secara sepihak, memang sudah waktu kontraknya habis, kita mencari tenaga security yang muda muda,”ujar Evi. Evi yang didampingi tiga stafnya lebih jauh menjelaskan, kesalahan Toher sebagai petugas security memang sudah banyak, tak hanya dia sering membocorkan informasi dan data. Raden Evi juga menuduh Toher sering mendatangi pos pos Bea cukai dilapangan minta uang untuk kepentingan pribadinya. “Dia (Toher-red) sering membocorkan rahasia Bea Cukai kepada wartawan, padahal informasi masih kita selidiki ternyata sudah bocor kepada wartawan. Bahkan, Raden Evi, menuding Toher, sering membocorkan sama tamu bahwa pejabat Bea Cukai ada diruangan, itu pertimbangan kami mengeluarkan Toher dari security Bea Cukai,”ungkap Raden Evi. (rm/md) Sambungan Hal. 1
air kan untuk kegitan itu” tutur Ery Suandi kepada wartawan Rakyat Media saat dikonfirmasi melalui hp selulernya. Disisi lain beberapa orang warga sawang yang tinggal tak jauh dari lokasi stadion mengatakan, sangat merasa kecewa dengan pembangunan yang ada “ percuma aja dibangun stadion ini pak kalau tidak bisa digunakan, menurut masyarakat setempat ditaksir proyek itu hanya menghabiskan anggaran sekitar Rp 2 miliar, kalau seperti ini bangunan yang dikerjakan bisa jadi sebagian anggarannya sudah di korupsi, makanya tak selesai juga stadion ini” tutur salah seorang warga. Sampai berita ini diturunkan, PPTK Kegiatan tersebut
dari Dinas PU Provinsi Kepri dan konsultan proyek belum dapat ditemui atau dikonfirmasi. Guna informasi yang akurat berapa sebenarnya besaran anggaran yang digunakan untuk proyek pembangunan Stadion Sawang yang hingga saat ini masih mangkrak Oleh karena itu masyarakat setempat, mendesak Polda dan Kejati Kepri segera mengusut penggunaan anggaran proyek tersebut. Karena diduga kuat tidak sesuai anggaran yang dikucurkan dengan hasil pekerjaan yang dilaksanakan kontraktor. Ironisnya lagi, sampai saat ini proyek pembangunan stadion yang sudah menelaan anggaaran cukup besar itu tidak bisa dimanfatkan. (red/ gabe)
CMYK
3
BATAM METROPOLIS
Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
LPDS Jakarta Kembali Melakukan UKW di Batam JODOH, RAKYAT MEDIA-Setelah Koran Umum Rakyat Media, salah satu perusahaan pers di Batam, bekerjasama dengan Lembaga Pers Dr. Soetomo Jakarta, menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Batam. Kini LPDS kembali melakukan UKW bagi wartawan di Batam, yang berlangsung 08-10 Mei 2018 di Hotel Alium Jodoh. Sebanyak 24 wartawan baik dari media online maupun cetak yang ikut sebagai peserta, sebagai tim penguji dari LPDS yang datang antara lain Priambodo. RH, Dr. Jufri Alkatiri, AA. Ariwibowo, Direktur Ekskutif LPDS Hendrayana dibantu 2 staf LPDS Indria Prawitasari dan Ayu Utari. Sedangkan sebagai narasumber dari anggota Dewan Pers Wina Armada Sukardi. Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) adalah salah satu lembaga pendidikanyang berhak menguji dan mengeluarkan sertifikat kompetensi wartawanyang ditetapkan Dewan Pers dari 27 lembaga penguji. Sejak ditetapkan Dewan
Pers pada tahun 2011 silam sebagai lembaga pendidikan wartawan, LPDS telah melahirkan ribuan wartawanberkompetensi dan profesional di berbagai media. Dari 27 lembaga penguji, tapi baru LPDS dan PWI yang banyak melakukan kegiatan UKW. Organisasi PWI umumnya melakukan UKW terhadap anggotanya sehingga lebih mudah mengkoordinasi calon peserta. Sedangkan LPDS melakukan UKW bagi wartawan secara umum dengan cara melakukan kerjasama dengan perusahaan pers yang telah terverifikasi di berbagai daerah. Keterangan yang diperoleh media ini dari staf LPDS, ke 24 peserta yang akan mengikuti UKW tersebut, 2 diantaranya dari media cetak dan selebihnya dari media online. Mereka akan mengikuti jenjang wartawan muda dan madya dan utama. Namun di hari kedua pelaksanaan UKW ada 8 peserta kabarnya yang tidak masuk lagi tanpa alasan yang jelas. (rm/anwar ujang).
Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Perubahan Akta Notaris No.84 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI Nomor AHU-0006827.AH.01.02., Tanggal 21 Maret 2017 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi ( Lulus Uji Kompetensi Wartawan Utama) Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Sekretaris Redaksi/Tata Usaha Marlina Redaktur Pelaksana Muhammad Ikhsan Amd (Lulus Uji Kompetensi Wartawan Madya) Redaktur I Andi Stiawan. AMd Redaktur II Rudi Effendi (lulus Uji Kompetensi Wartawan Muda) Asisten Redaktur Renhar (Rendi) (lulus Uji Kompetensi Wartawan Muda) Wartawan Liputan Batam Ferianda, Bachtiar, Gunawan Ramadhan, Iqbal Ramadhan, Rizki Perdana Kepala Divisi Pemasaran/Iklan Anwar Ujang Bagian Pemasaran Alfizam Dewan Redaksi Mawardi. M, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadori, Muhammad Ikhsan Ombudsman Bettor Erikson Pardede. SH, Bistok Nadeak.SH Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH, Anwar Effendi.SH.MH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (Kepala) Mahyuddin. M (lulus Uji Kompetensi Wartawan Muda) Wartawan Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Supriadi M.Y. SH (Kepala Perwakilan) PerwakilanSumateraBarat Amina Jalani (Kepala), Khaidir (Koordinator) Perwakilan Provinsi Riau Julita Siregar Biro Kabupaten Pasaman Barat Robbisam. SS Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kepulauan Kundur Anggiat Panggabean Biro Kota Tanjungpinang Anton Can BiroKabupaten Bintan Tio Imando BiroKabupatenNatuna Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Taufik Safira (Lulus Uji Kompetensi Wartawan Muda) Usman Wello BiroKabupatenAnambas Eddy Gius (Kepala Biro) Biro Kabupaten Meranti Muhammad Zaini (Kepala Biro) Biro KabupatenKampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Bengkalis Dedy Reiza Nasution (Kepala), Sulaiman Effendi Biro KabupatenDeli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro Kota Bintai Supriadi Biro Kabupaten Langkat Dedi Topan Biro Kabupaten Aceh Tamiang Sofian Erisa Lay Out Andi Rusmin Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Media Cetak Batam Alamat Jalan Tenggiri Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-4100200 Fax (0778)-422990 Kode Pos-29452. Perwakilan DKI Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No.Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Email Redaksi rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id
PARA peserta UKW sedang serius mendengarkan pemaparan dari Hhendrayana Direktur Ekskutif LPDS Jakarta
Menilik Dua Tahun Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Batam
WALIKOTA dan Wakil Walikota Batam H.M Rudi, SE. MM dan Amsakar Achmad, S.Sos.M.Si.
BATAM, RAKYAT MEDIAPemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Walikota Muhammad Rudi, SE. MM dan Wakil Walikota Amsakar Achmad, S.Sos.M.Si telah berusia dua (2) tahun lebih.Dengan begitu, Rudi dan Amsakar memiliki waktu lebih kurang tiga (3) tahun lagi untuk menakhodai jalannya pembangunan di Kota Batam. Kota Batam saat ini menjadi kota yang lagi gencarnya untuk pembangunan infrastruktur, itu adalah salah satu agenda terpenting Rudi dan Amsakar. Percepatan pembangunan infrastruktur terus dilakukan, dengan tujuan untuk mewujudkan Kota Batam sebagai kota wisata. Pembangunan infrastruktur sangat strategis dan penting karena mampu memfasilitasi masyarakat dan memberikan manfaat ekonomi. Peningkatan infrastruktur menjadi awal dalam membangun sektor pariwisata kedepannya. Pelebaran jalan berjalan lancar berkat dukungan dari warga Batam, terutama mereka yang terdampak langsung pelebaran jalan tersebut. Diawali pada tahun 2016 lalu, Pemko Batam memulai pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Batam bagian Timur.Dimulai dari kawasan Nagoya, hingga ke Batam Centre yang merupakan sektor utama pertumbuhan ekonomi Batam. Kini kondisi jalan di kawasan Nagoya, ruas jalan sudah lebar dan jalan menjadi indah karena disejalankan dengan penataan pedestrian bagi pejalan kaki. Disamping menunjang perekonomian warga Batam, pelebaran yang dilakukan bertujuan untuk mengurai kemacetan yang terjadi terutama di jam-jam sibuk. Kemudian pada Tahun 2017 Pelebaran jalan dilakukan ditujuh ruas jalan utama di Kota Batam. Yaitu Simpang SungaiPanas - BundaranMadani, Sungai Panas – Simpang Jam, SimpangBaloi – Apartemen Harmoni, Tanah Longsor – Planet Hotel, Simpang Telkom – Under pass, Simpang Tel-
kom- Pizza Hut dan pelebaran simpang Indomobil. Dilanjutkan di tahun 2018 pembangunan infrastruktur jalan di sepuluh ruas jalan. Kesepuluh penggal jalan tersebut adalah Simpang Masjid Raya – Simpang Kabil, Simpang KDA – Simpang RS Elisabeth, Patung Kuda – Simpang Bengkong Seken, Simpang Indomobil – SimpangBaloi Centre, Simpang Baloi Centre – Simpang Kampung Nelayan, Simpang Apartemen Harmoni – Simpang Polsek Lubuk Baja, Simpang Jam – Simpang BNI. Simpang Frengki – Simpang Kalista, Simpang Frengki – Simpang BNI, Simpang BNI – Underpas “Pada akhir 2019 seluruh jalan di wilayah Batam bagian timur selesai kita kerjakan.Jalan di Kota Batam akan menjadi jalan yang terbaik untuk daerah tingkat dua se Indonesia,” sebut Rudi. Pembangunan Infrastruktur di Kota Batam tentunya mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat melalui Kemeterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di bangun Jembatan Layang ( fly Over) di simpang jam yang merupakan salah satu persimpangan terpadat di Kota Batam. Setelah dibangun selama dua tahun pada tanggal Desember 2017 Fly Over dengan panjang 165 dengan desain melayu tersebut diresmikan penggunaanya oleh Walikota Batam H. Muhammad Rudi. Setelah berhasil mengurai kemacetan di simpang Jam, Rudi- Amsakar terus mengusulkan pembangunan kembali Fly Over (jembatan layang) di Simpang Kabil yang telah mendapat persetujuan Pemerintah Pusat dan akansegera dibangun pada ahir tahun ini. Tidak hanya itu, di bidang perizinan, Pasangan Rudi Amsakar terus mendorong perizinan yang cepat, dan efisien. Dan Pada Tahun 2017 Batam mendapat kepercayaan Oleh Kementerian Reformasi Birokrasi dan Pendayagunaan Aparatur Negara menjadi salah
satu daerah Pilot Project Pelayanan Satu Pintu dengan dibentuknya Mal Pelayanan Publik di Gedung Sumatera Protion Center. Di Mal Pelayanan Publik ini, melayani 427 perizinan dan non perizinan dari 30 instansi di Kota Batam telah diintegrasikan. Gedung dengan konsep modern dan digital tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas diantaranya Ruang rapat VIP, ruang bermain anak, ruang menyusui bahkan Ruang pelayanan Nikah disiapkan bagi Masyarakat. Beberapa daerah di Indonesia juga telah berkunjung ke Batam untuk meninjau dan belajar konsep pelayanan perizinan yang ada di MPP Banjir salah satu tugas berat Pemko Batam Salah satu tugas berat Pemerintah Kota Batam hingga saat ini adalah mengentaskan permasalahan banjir Sesuai dengan yang dijabarkan dalam visi dan misi Ramah 20162021. Upaya yg dilakukan di tahap awal kepemimpianan Ramah pada tahun 2017 ini melakukan penambahan sejumlah alat berat diantaranya beckoe, long arm dan amphibi. Selanjutnya pada tahun 2018 Pemko Batam menambah tiga lagi alat berat yaitu dua long arm dan satu ambhibi untuk terus menyesaikan permasalah banjir diseluruh wilayah Kota Batam. untuk membangun sektor pariwisata sebagai alternatif mendongkrak PAD Kota Batam Pemko Batam terus membenahi infrastruktur dan objek pariwisata baru di Kota ini. Rudi Amsakar bertekad menjadikan Batam sebagai tempat Meeting, Incentive, Convention dan Event (MICE) terbaik di Indonesia. Sarana wisata baru yang juga akan menjadi ikon di Kota Batamadalah Kebun Raya Batam (KRB) yang terletak di Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa. Area konservasi tumbuhanini memiliki luas 86 hektar dan berjarak 10 Km dari Bandara Hang Nadim yang merupakan pintu masuk Wisatawan ke Kota Batam. Kebun raya juga sangat strategis berada di tengah-tengah kawasan resort dan wisata alam Nongsa lainnya yang diharapkan menjadi destinasi baru bagi wisatawan di Kota Batam. Akhirnya, atas kerja keras dan komitmen dalam membangun Kota Batam, pada tahun 2017 Pemko Batam berhasil menerima 23 penghargaan dari Pemerintah maupun Lembaga Pendidikan dan Penelitian. “Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar Pemko Batam terus meningkatkan kinerja terutama dalam melayani kepentingan masyarakat yang ada di Kota Batam,” ujar Rudi bangga. (rm***)
SUASANA di kantor Samsat batam Centre
Kantor Samsat Diserbu Pemilik Kenderaan Membayar Pajak BATAM, RAKYAT MEDIARatusan orang antre saat pengurusan pemutihan pajak kendaraan.Warga yang ingin mengurus bisa langsung ke lantai dua Kantor Samsat Graha Kepri, Batam Center, Senin (7/5/2018). Kebijakan pemutihan pajak dimulai, Jumat (4/5/ 2018).Selain pemutihan denda pajak kendaraan bermotor, namun juga ada pembebasan Bea Balik Nama Kedua (BBN-KB). Tidak hanya itu juga ada kebijakan memberikan keringanan tunggakan pokok pajak kendaraan bermotor sebesar 50 persen.Kebijakan ini sangat meringankan warga, seperti yang dikatakan Suyanto. Pembayaran normal ia harus membayar sekitar Rp 1.900.000 namun setelah mengikuti kebijakan pemutihan ini Suyanto hanya membayar Rp 700.000. ”Pajak saya menunggak hampir empat tahun, ini sangat membantu,”
ujarnya kepada media ini sambil menunggu antrian. Suyanto mengaku tidak bisa melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor karena sibuk bekerja. ”Sibuk kerja mas,” ujarnya. Akibat antrean yang panjang Suyanto baru bisa menyelesaikan pengurusan pembayaran pajaknya sore hari.Begitu juga yang diungkapkan Siska, menurutnya ini kesempatan besar apalagi bagi pengendara yang tidak sangup bayar pajak. ”Saya sudah dua tahun nungak, kalau ada ini baru bisa bayar, biar lebih hemat,” ujarnya. Kebijakan pemutihan pajak kendaraan ini berlaku sampai 31 Agustus 2018. Sesuai dengan pengumuman ada beberapa syarat yang perlu di siapkan, seperti E-Ktp, STNK Asli, BPKB asli (ganti STNK dan balik nama), FOtocopy kartu keluarga (KK) dan mengisi formulir yang tersedia. (rm/ferianda)
Wagub Kepri Isdianto Buka Rekernas Parna se Indonesia BATAM, RAKYAT MEDIA-Wakil Gubernur Kepri Isdianto membuka rapat kerja nasional (Rakernas) Parsadaan Pomparan Raja Naiambaton (Parna) se-Ind – onesia, Sabtu (5/5).Rakernas pertama dibawah kepemimpinan Letjen (Purn) Cornel Simbolon ini dihadiri seluruh perwakilan Parna se-Indonesia. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kepri, Isdianto memuji eksistensi marga Parna di Kepri ini.”Marga Parna ini, marga paling besar di Indonesia.Marga ini harus terus bersatu, jangan jadikan perbedaan untuk perpecahan,” kata Isdianto saat membuka rakernas. Selain bersatu, Isdianto juga mengajak seluruh marga Parna, dan marga-marga di Indonesia untuk ikut memberikan kontribusi pembangunan.Salah satunya, dengan memberi masukan pemikiran yang membangun di daerahnya. “Mari, kita bergandengan tangan dengan pemerintah untuk ikut membangun.Jika ini dijalankan, Saya yakin masyarakat juga yang akan sejahtera,”kata Isdianto. Ketua Umum Pomparan Parsadaan Raja Nai Ambaton Indonesia, Cornel Simbolon menegaskan bahwa visi, misi dan tujuan punguan ini adalah untuk menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa In-
donesia Batak dan tona ni Raja Naiambaton. Selain itu, juga membawa Parna berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejateraan dan ciri khas Parna adalah Sisada anak, sisada boru, sisada lungun, sisada siriaon, na unang na tokka naso jadi marsibuatan,” katanya. Dikatakan bahwa, program kerja Parna kedepannya melakukan konsolidasi, menata struktur organisasi, mendukung suksesnya pembangunan Kawasan Danau Toba.”Untuk tahun depan, Parna akan mengadakan pesta Bolon di Samosir dan membuat monumen Parna,” jelas Cornel Simbolon. Ditempat yang sama, Ketua Panitia Rakernas Jumaga Nadeak mengatakan bahwa rakernas ini diharapkan jadi ajang konsolidasi. “Parna ini ibarat mobil ferari, tapi terpisah-pisah.Bannya, di papua, kursinya di Kalimantan.Maka dari itu, kita dukung Ketua Umum untuk konsolidasi menyatukan marga Parna ini,” dukung Jumaga. Sebab, tanpa konsolidasi ia yakin Parna tidak akan pernah menjadi besar dan membawa dampak. “Kita jadikan konsolidasi jadi program pertama kepengurusan Parna ini,” tegasnya.(rm/wk)
CMYK
GALERI FOTO
4 Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
BUPATI Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi mambaca buku-buku di saat Melaunching Gerakan Nasional Orang Tua Membaca Buku
Bersempena Hardiknas, Bupati Meranti Melaunching Gerakan Nasional Orang Tua Membaca Buku
BUPATI Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, melaunching gerakan nasional orang tua membaca buku. Sebab, peran orang tua sangat besar dalam memotivasi semangat belajar anak. Launching gerakan nasional orang tua membaca buku langsung oleh Irwan bersempena Peringatan Hari Pendidikan Nasional, di halaman Kantor Bupati, Rabu (2/5/2018). Hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Meranti H Fauzi Hasan, Sekretaris Daerah H Yulian Norwis SE MM, Perwakilan Kemenag Meranti, Para Asisten, Perwakilan Kejari Meranti, Danramil Selatpanjang, Para Guru dan Wali Murid. Pada kesempatan itu, H Irwan meminta orang tua murid PAUD dan SD dapat lebih peduli terhadap aktifitas pendidikan anak khususnya kebiasaan membaca buku. Sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kecerdasan anak. "Dengan lebih pedulinya orang tua terhadap aktifitas belajar anak. Diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar anak yang pada gilirannya nanti dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan generasi penerus yang lebih baik di masa yang akan datang," ujar Irwan. Apalagi saat ini telah dilaunchingnya program nasional orang tua membaca. Bupati Irwan juga berharap orang tua dapat melibatkan diri secara langsung terhadap pendidikan anak sebagai contoh saat mengerjakan tugas tugas sekolah di rumah. "Dengan gerakan orang tua membacakan buku kepada anak anak dan turut serta membantu anak mengerjakan tugas tugasnya dirumah, lambat laun anak akan termotovasi dan menyadari bahwa membaca buku itu sangat penting," paparnya.
Lebih jauh dijelaskan orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu, ditengah era modern saat ini anak anak lebih cenderung bermain gadget, menurutnya hal itu harus digeser bagaimana anak anak dapat kembali menyukai buku meskipun IT juga diperlukan. Sempena Hari Pendidikan Nasional di Kepulauan Meranti kali ini, Bupati juga menyinggung kondisi daerah di Meranti yang masih banyak tersisolir, hal ini berdampak pula pada sulitnya anak anak untuk menempuh sekolah yang jaraknya jauh, akibatnya anak anak SD yang berada diseberang tidak bisa melanjutkan ke SMP. Terkait masalah tersebut ia meminta kepada Dinas Pendidikan mengaktifkan kembali sekooah jauh karena jika dipaksakan anak menempuh perjalanan yang jauh menuju sekolah dikawatirkan semangat belajar akan kurang. "Masalah yang kita hadapi saat ini terbentur pada masalah geografis daerah dan belum tersedianya infrastruktur akses yang memadai, untuk mengatasinya strategi yang kita tempuh adalah dengan mengaktifkan sekolah jauh karena jika dipaksakan untuk mengikuti pendidikan disekolah yang jaraknya jauh maka akan mengurangi semangat anak yang sudah lelah duluan," jelas Bupati Irwan. Dan guru guru yang bertugas di sekolah jauh ini akan mengunjungi siswa yang berada didaerah daerah yang terisolir. Masalah pendidikan lainnya yang menjadi perhatian Irwan adalah soal kesejahteraan guru guru yang bertugas didaerah terisolir yang tak jarang menggunakan biaya sendiri untuk transportasi. Untuk masalah ini, Bupati meminta Kepala Desa diwilayah guru bersangkutan bertugas
BUPATI Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi bersalaman dengan guru.
lebih pro aktif, dengan membantu melalui dana ADD. "Di sinilah diperlukan peran aktif Kepala Desa melalui dana ADD yang saat ini cukup besar dan sejauh ini saya kira sudah berjalan," terang Irwan. Di tempat yang sama dalam pidato Menteri yangbdisampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Yulian Norwis SE MM, sempena Hardiknas 2018, yang jatuh pada tanggal 2 Mei bertepatan dengan tanggal kelahiran Raden Mas Soewardi Soerjaningrat (Ki Hajar Dewantoro), seorang tokoh pendidikan Nasional. Sempena momentum itu mengajak semua elemen pendidikan untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tecermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara. Peringatan Hari Pendidikan Nasional kali ini hendaknya juga menjadi momentum untuk melakukan muhasabah terhadap usaha-usaha yang telah diperjuangkan di bidang pendidikan. Sebagai landasan dalam membuat proyeksi tentang pendidikan nasional yang di cita-citakan. Di dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003, BAB I, Pasal 1 ayat 2, disebutkan bahwa pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, sedangkan kebudayaan nasional merupakan akar pendidikan nasional. Di sinilah terjadinya titik temu antara pendidikan dan kebudayaan. Jika kebudayaan nasional kita menghunjam kuat di dalam tanah tumpah darah Indonesia, akan subur dan kukuh pulalah bangunan pendidikan nasional Indonesia. Cita-cita pendidikan dan kebu-
BUPATI Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, melaunching gerakan nasional orang tua membaca buku
dayaan nasional hanya bisa terwujud jika semua pihak bekerja keras dan berdaya jelajah luas. Hanya dengan cara itu, kerja pendidlkan dan kebudayaan dapat menjangkau seluruh wulayah Indonesia. Apresiasi publik terhadap keberhasilan pemerintah yang gencar membangun infrastruktur harus disertai dengan pembangunan sumber daya manusia secara lebih sungguhsungguh dan terencana. Walaupun belum sepenuhnya selesai, namun manfaatnya sudah dapat dinikmati, di antaranya semakin mempermudah kerja pendidikan dalam memperluas akses, walaupun pada saat yang sama memaksa kerja pendidikan harus sigap merespons secara positif terhadap perubahan tata nilai, sebagai dampak dari perkembangan infrastruktur tersebut. Pendidikan juga harus menyiapkan tenaga technocraft, tenaga terampil dan kreatif, yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap perubahan dunia kerja yang
kian cepat dan memiliki kemampuan berpresisi tinggi untuk mengisi teknostruktur sesuai dengan kebutuhan. Bersamaan dengan pembangunan Infrastuktur pendidikan dan kebudayaan, dilakukan juga penguatan sumber daya manusia (SDM) agar menjadi modal yang andal dan Siap menghadapi perubahan zaman yang melaju kencang, kompleks, tak terduga, dan multiarah. Oleh karena Itu, mulai tahun Ini Presuden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mencanangkan prioritas pembangunan pada penguatan SDM. Di sinilah peran dan tanggung jawab pendidikan dan kebudayaan akan semakin besar. Guru, orang tua, dan masyarakat harus menjadi sumber kekuatan untuk memperbaiki kinerja dunia pendidikan dan kebudayaan dalam menumbuh kembangkan karakter anak-anak Indonesia Tripusat pendidikan itu harus secara simultan
menjadi lahan subur tempat persemaian nilai nilai religius, kejujuran, kerja keras, gotong-royong, dan seterusnya bagi para penerus kedaulatan dan kemajuan bangsa. Reformasi sekolah, peningkatan kapasitas, dan profesionalisme guru, kurikulum yang hidup dan dinamis, sarana dan prasarana yang andal, serta teknologi pembelajaran yang mutakhir, menjadi keniscayaan pendidikan. Oleh karena itu, tidak bisa tidak, pendidikan harus menjadi urusan semua pihak. Semua pihak harus bergandeng tangan, bahu-membahu, bersinergi memikul tanggung jawab bersama dalam menguatkan pendidikan. Kegiatan Hardiknas di Kabupaten Kepulauan Meranti ditutup dengan oenampilan para anak anak TK Se-Kabupaten Kepulauan Meranti yang memperagakan gerakan senam, penampilan Drum Band dari Gita Mutiara Meranti SDN 02 Selatpanjang yang memukau. (*)
BUPATI Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi mambaca buku-buku di saat Melaunching Gerakan Nasional Orang Tua Membaca Buku
CMYK
5
BATAM METROPOLIS
Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Karyawan PT Cladtek Batu Ampar Mogok Kerja BATAM, RAKYAT MEDIA-Seratusan karyawan PT Cladtek Batu Ampar Kota Batam melakukan mogok kerja menuntut gaji libur dua hari dari perusahaan. Bukan hanya itu imbas dari mogok karyawan tersebut, ternyata juga ada masalah lain terkait pesangon belasan karyawan permanen yang di PHK sepihak tanpa diberikan. Seperti diakui Putra, salah seorang karyawan permanen yang
di PHK bahwa ada 12 karyawan permanen di PHK tanpa alasan jelas.Selain itu, juga ada empat karyawan kontrak yang diputus tidak sesuai masa kontraknya. “Sampai sekarang pesangon kami masih tidak jelas, dan statusnya masih digantung.Aksi hari ini buntut dari semua masalah yang terjadi,” ungkap Putra, Selasa (8/ 5/2018) kemarin. Ditambahkan, pagi tadi juga
terjadi permasalahan karena pihak perusahaan hanya mengizinkan sebagian karyawan masuk. Sementara karyawan yang menuntut gaji dua hari untuk dibayarkan tidak diizinkan. “Namun semuanya tidak ingin dikotak-kotakkan, sehingga memilih untuk tidak masuk semua, sehingga kompak melakukan mogok kerja.Mereka juga menyuarakan hak kami yang di PHK tapi tidak diba-
yarkan pesangonnya,” lanjutnya. Sebelumnya, ratusan pekerja Cladtek Batuampar melakukan aksi mogok kerja.Hal itu dilakukan karena para pekerja menuntut gaji yang seharusnya mereka terima. Informasi yang didapat, para pekerja meminta gaji yang tidak dikeluarkan perusahaan saat mereka diminta oleh pihak manajemen untuk libur kerja selama dua hari. (rm/btd)
RATUSAN Pekerja PT Cladtek Batuampar Mogok Kerja.
Sejumlah Asosiasi Pengusaha Kepri Tolak Status KEK KETUA Kadin Kepri, Akhmad Makruf Maulana
BATAM, RAKYAT MEDIA-Sejumlah 15 Asosiasi Pengusaha di Kepulauan Riau (Kepri), menolak untuk Kota Batam dijadikan KEK dan mereka sudah menyurati Presiden Joko Widodo. Merekapun menandatangani pernyataan untuk menolak perubahan Kota Batam dari status Free Trade Zone (FTZ) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dalam pernyataan yang tertuang dalam surat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri NO: 39/KU/Kadin-Kepri/ IV/2018 dengan perihal usulan dan tanggapan KEK Batam yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo. Ketua Kadin Kepri, Akhmad Makruf Maulana menjelaskan, dari 15 Asosiasi Pengusaha tersebut sebagian besar merupakan Asosiasi Pengusaha yang ada di Batam. “Ke-15 Asosiasi yang menolak tersebut di antaranya Kadin Kepri, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri, REI Batam, PHRI Batam, Forum Pengusaha Pribumi Indonesia (Forppi), INSA Batam, DPD Akklindo Kepri, Dekopinda Batam, BSOA, Gapeksindo, Asprindo, DPD Asita Kepri, Aexipindo, Organda Batam, dan HIPPI,” katanya, Selasa (8/ 5/2018)pekan lalu.. Menurutnya, dasar dari Asosiasi Pengusaha tersebut adalah kepastian hukum dalan pembentukan KEK. Di mana saat ini sesuai dengan PP No 46 tahun 2007 yang diperkuat dengan UU No 44 tahun 2007, Batam sudah ditetapkan menjadi Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas yang diberi Kekhususan dan berlaku selama 70 tahun.
“Untuk FTZ aja sampai saat ini masih belum masuk ke masa expired, masa langsung mau diganti lagi. Ini yang kami tanyakan, bagaimana kepastian hukumnya.Jangan ganti Presiden ganti juga peraturannya. Ini perlu diingat, negara itu sudah memberikan prioritas kepada Batam dan baru berlangsung 15 tahun, lagi pula setiap investor yang kami ajak ke Batam itu taunya FTZ bukan KEK,” lanjutnya. Akhmad menegaskan, dalam hal ini pihak Kadin Kepri bukan dalan posisi dukungmendukung.Melainkan meminta agar negara konsisten dalam memberikan kekhususan kepada Batam. Sementara itu, Ketua Indonesian National Shipowners Association (INSA) Batam, Osman Hasyim juga menuturkan hal serupa, di mana kepastian hukum menjadi alasan utama.Para Asosiasi Pengusaha menolak status KEK Batam. Ia sendiri menganggap adanya perubahan ini, merupakan langkah mundur karena akan menimbulkan kebingungan tidak hanya bagi pengusaha tetapi juga bagi masyarakat. “Inti dari surat tersebut adalah masukkan kepada Presiden jangan salah mengambil keputusan, kita kan pelaku usaha, kita tahu dan sudah prediksi pasti akan menimbulkan kekacauan ekonomi. Terutama dengan pengusaha kecil menengah, produk-produk mereka akan mengalami stagnasi. Di mana harga akan mengalami kenaikan dan produk mereka tidak akan bersaing lagi di pasaran,” tuturnya. Selain itu, masalah lain
yang akan terjadi adalah pada saat perubahan kelembagaan, di mana menurutnya saat ini Dewan Kawasan yang dipimpin oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution terlihat terseok-seok dalam menjalankan peraturan. “Seharusnya bukan merubah menjadi KEK, melainkan memperkuat FTZ dengan insentif lain yang didapat dari KEK. Karena Batam sangat complicated tidak seperti daerah lain, jika diubah menjadi KEK secara psikologis ini tidak baik bagi investor. Sebentarsebentar berubah lagi aturannya, hanya menimbulkan kebingungan dan keraguan bagi investor,” ucapnya. Osman juga menambahkan sebelum KEK, Batam sudah mencoba beberapa kebijakan mulai dari Bonded Area, Bonded Ware House Area, FTZ, Enclove, dan saat ini akan dicoba dengan kekhususan baru yakni KEK. Hal ini hanya akan menimbulkan kontraproduktif, dan hanya menimbulkan gejolak baru di saat FTZ sedang mengalami peningkatan. ”Masyarakat juga akan dibebani dengan PPN-PPNBN, dengan demikian akan meningkatkan harga yang bersifat konsumatif. Di tengah kondisi perekonomian masyarakat yang lemah saat ini, dan meningkatnya jumlah pengangguran,” kata Osman. Status pembagian zona untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), juga dianggap hanya akan menimbulkan tumpangtindih. Osman menegaskan apabila status KEK akan diterapkan maka harusnya ditetapkan secara menyeluruh. Status lahan dan adanya beberapa kawasan industri yang berada di kawasan pemukiman, akan kembali menimbulkan kebingungan dan keresahan bagi masyarakat.”Gimana ceritanya nanti untuk industri kecil menengah yang berada di luar kawasan yang sudah ditunjuk untuk KEK, kita tidak hanya berbicara tentang industri besar tetapi juga industri jasa dan logistik yang semuanya ada di luar kawasan,” tegasnya. (rm/btd)
Gubernur Kepri Temui Asosiasi Pengusaha BATAM, RAKYAT MEDIAGubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan perubahan status free trade zone (FTZ) Batam ke Kawasan Khusus Ekonomi (KEK) tetap jalan meski mendapat penolakan dari sejumlah asosiasi pengusaha. Nurdin mengatakan, dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan dengan asosiasi pengusaha untuk menyikapi masukan dari pengusaha yang menuntut kepastian hukum dalam pembentukan KEK Batam. “Nanti akan saya sampaikan langsung kepada pengusaha,” kata dia usai peletakan batu pertama pembangunan gedung instalasi gizi, instalasi laundry dan instalasi farmasi RS Bahayangkara Polda Kepri di Batubesar, Selasa (8/5/2018) kemarin. Diberitakan sebelumnya, Sebanyak 15 Asosiasi Pengusaha di Kepulauan Riau, menandatangani pernyataan
Gubernur Kepri
Nurdin Basirun untuk menolak perubahan kekhususan Batam dari status Free Trade Zone (FTZ) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dalam pernyataan yang tertuang dalam surat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri NO: 39/KU/Kadin-Kepri/ IV/2018 dengan perihal usulan dan tanggapan KEK Batam yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo. Menanggapi penolakan tersebut, Kepala BP Batam,
Lukita Dinarsyah Tuwo menegaskan transformasi status free trade zone (FTZ) Batam ke Kawasan Khusus Ekonomi (KEK) tetap jalan, meski adanya penolakan dari sejumlah asosiasi pengusaha. Hal ini disampaikan, mengingat peralihan status FTZ menjadi KEK merupakan kebijakan Pemerintah Pusat. Sementara, BP Batam hanya menyiapkan dan memastikan kebijakan itu berjalan dengan baik “Ini kebijakan pusat, tugas kami adalah menyiapkan agar yang dikhawatirkan pengusaha tidak terjadi.Memang konsen pengusaha yang perlu dikaji lebih lanjut.Terutama bagaimna investasi di KEK dan zonazona yang tidak masuk KEK,” kata Lukita, baru-baru ini. Dalam waktu dekat BP Batam akan mengundang tim teknis Dewan Kawassan (DK), Tim Bea Cukai dan seluruh pengusaha di Batam. (rm/btd)
SITUASI PSB yang tidak ditetapkan pembagian zona
Kecamatan Sekupang Tetapkan Zona Bagi PSB Untuk 6 SMPN BATAM, RAKYAT MEDIA-Kecamatan Sekupang menetapkan pembagian zona untuk enam SMP negeri di wilayah tersebut berdasarkan hasil rapat koordinasi, Selasa (8/5). Keenam sekolahnya yaitu SMPN 3, SMPN 20, SMPN 25, SMPN 47, SMPN 56, dan SMPN 57. “Jadi sudah ada kesepakatan zonasinya. Per kelurahan dan per RW,” kata Sekretaris Camat Sekupang, Delferi. Hasil rapat ini kemudian diserahkan ke Dinas Pendidikan untuk dimasukkan ke sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).Karena seperti tahuntahun sebelumnya, PPDB dilakukan secara daring atau online. Delferi menjelaskan dengan sistem ini apabila alamat tempat tinggal di Kartu Keluarga calon siswa tidak pas dengan zona, maka otomatis tertolak oleh sistem. Tapi bila domisili tidak
sama dengan alamat KK, maka harus minta surat keterangan domisili dari RT dan RW. “Kami akan sampaikan ke lurah supaya mengingatkan RT/RW, jangan sembarangan memberi surat keterangan domisili,” ujarnya. Zonasi yang diterapkan di Batam tidak sama persis dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Apabila dibuat sesuai Permendikbud, radius 5 kilometer per sekolah terlalu luas.Maka zonasinya diatur berdasarkan lokasi dan jarak antar sekolah. Sistem ini, kata Delferi, tetap mengatur pembagian untuk 20 persen warga kurang mampu, 70 persen zonasi, dan sisanya untuk prestasi. Ia mengatakan apabila daya tampung sekolah sudah terpenuhi, maka sistem juga otomatis tertutup. Bagi anak yang tidak tertampung di sekolah negeri, akan diarahkan
untuk mendaftar ke sekolah swasta. Kepala SMPN 3 Batam, Wiwiek Darwiyati mengatakan tahun ini sekolahnya membuka 10 lokal untuk siswa baru. Tiap kelas akan diisi maksimal 32 siswa. “Untuk SMPN 3, zonasinya itu Kelurahan Sei Harapan, Tanjungpinggir, sebagian Tanjungriau, dan RW di Kelurahan Tiban Baru yang dekat sekolah,” kata Wiwiek. Warga Tanjungriau, sambungnya, sebagian masuk ke SMPN 57 dan sebagian di SMPN 3.Apabila nanti pendaftaran lebihi kuota, maka tetap diurut berdasarkan nilai.Wiwiek mengatakan nilai yang diurut adalah nilai keseluruhan dari hasil ujian nasional dan rapor sekolah.”Pilihannya tetap satu sekolah. Jadi yang tidak keterima, diarahkan ke swasta,” tuturnya. (rm/humas)
Gelper Happy Land Nagoya Hill Digerebek BATAM, RAKYAT MEDIASubdit 3 Jatanras Polda Kepri bersama Satuan Reskrim Polres Barelang menggerebek arena gelandang permainan (gelper) Happy Land, Ruko Mall Nagoya Hill LG Blok X, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (11/5/ 2018) dini hari. Dalam penggrebekan yang dipimpin Kasubdit 3 Jatanras Polda Kepri AKBP Muhammad Irfan, puluhan para pemain yang terdiri puluhan wanita dan laki-laki tidak berdaya saat anggota polisi menggerebek lokasi arena gelandang permainan tersebut
Tampak Kapolsek Lubuk Baja Kompol Yunita Stevani turun ke lokasi kejadian tersebut dan beberapa para pemain harus tertunduk lesu saat diamankan Hingga berita ini diunggah, polisi masih melakukan pemeriksaaan dan penghitungan uang hasil barang bukti dari arena gelandang permainan tersebut.Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penggerebekan tersebut. Tampak jelas di lokasi penggerebekan terdapat berbagai macam jenis mesin gelper yang diduga digunakan untuk ber-
SUASANA di gelper Happy Land Nagoya Hill
main judi. Polisi juga menyita sejumlah uang yang diperkira-
kan uang tukar menukar hadiah. (rm/btnw)
Forsil DKM Batam Adakan Batam Mengaji Sambut Ramadhan BATAM, RAKYAT MEDIAForum Silaturahmi Dewan Kemakmuran Masjid (Forsil DKM) mengadakan Batam Mengaji, Menjemput Ramadhan. Kegiatan ini akan digelar di Dataran Engku Putri Batam Centre, Sabtu (12/5) mendatang. “Target kita 20 ribu peserta. Lokasinya di Engku Putri karena jantung Kota Batam dan aksesnya mudah dicapai masyarakat. Kita juga undang jemaah dari luar Batam,” kata Ketua Panitia Batam Mengaji, Sawindu Yudha, Senin (7/5). Acara Batam Mengaji ini
akan dimulai pukul 16.00 WIB, atau setelah shalat Ashar. Peserta diminta berkumpul di Engku Putri sebelum Ashar, dan diarahkan untuk shalat berjamaan terlebih dulu di Masjid Raya Batam Centre.”Rencana kita selesai sebelum Maghrib. Jadi saat adzan, kita arahkan peserta untuk shalat berjamaah di Masjid Raya lagi,” tuturnya. Menurutnya kegiatan ini mengambil konsep mengaji dalam bentuk kolosal. Nanti peserta akan dibagi dalam halaqah atau kelompok kecil. Tiap kelompok berisi 10 peserta. Dan tiap
peserta akan diminta membaca 10 ayat Al-Quran.”Al-Qurannya peserta bawa sendiri. Tapi nanti kami akan tetapkan, satu peserta 10 ayat. Untuk pakaian, disesuaikan dengan seragam kelompok atau kelembagaannya masing-masing,” kata Windu. “Meski menekankan pada mengaji, ada kegiatan lain sebagai pemanis. Pemanisnya itu nanti kita gunakan koreografi manusia membentuk lafaz Allah di tengah lapangan,” sambungnya. Windu mengatakan Batam Mengaji, Menjemput Ramadhan ini juga didukung Pemerin-
tah Kota Batam, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, serta Kementerian Agama Kota Batam. Kepala Kantor Kemenag Batam, Erizal Abdullah sangat mendukung kegiatan Batam Mengaji tersebut. ”Alhamdullillah, acara ini sangat bagus, kita dukung.Kita sudah rapat beberapa kali untuk menyukseskan acara ini,” kata Erizal. Ia mengajak seluruh umat muslim Kota Batam untuk mengikuti acara ini. Karena sekaligus bentuk doa agar Batam lebih maju dan baik ke depannya. (rm/rill)
CMYK
RAKYAT MERANTI
Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
6
Sambut Ramadhan, Ketua PKK Meranti Bagi Sembako Kepada Kaum Dhuafa
KETUA PKK menemui sejumlah masyarakat
SELATPANJANG, RAKYAT MEDIAKondisi ekonomi masyarakat yang semakin berat khususnya para kaum Dhuafa mendapat perhatian dari organisas sosial kewanitaan PKK Kabupaten Kepulauan Meranti, terlebih lagi dalam menyambut Bulan Suci Ramahdan yang tinggal menghitung hari, untuk itu dalam rangka meringankan beban para farkir miskin dan kaum dhuafa ini, organisasi yang dipimpin oleh Hj. Nirwana Sari Irwan melakukan bagi-bahi sembako, bertempat di Gedung PKK, Jalan Teuku Umar, Kamis (10/5/2018). “Kegiatan pembagian sembako ini
adalah dalam rangka menjalin Silahturahmi dan berbagai kebahagiaan dengan kaum Dhuafa di Meranti, terlebih lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan,” ujar Ketua PKK Meranti disela-sela acara. Adapun sembako yang dibagikan kepada kaum Dhuafa berjumlah 55 paket, yang terdiri dari beras, gula, minyak makan dan lainnya.Sembako ini diberikan kepada kaum Dhuafa yang berada di Selatpanjang, khususnya di sekitar Gedung PKK Meranti. “Dengan berbagi dengan kaum Dhuafa dan Farkir miskin ini semoga dapat
membersihkan diri dan harta kita, sehingga dalam melaksanakan ibadah puasa nanti kita lebih sempurna,” ucapnya. Tak lupa Hj. Nirwana Sari Irwan menghimbau kepada seluruh umat muslim yang ada di Kepulauan Meranti terutama yang memiliki kelebihan rezeki sama-sama meningkatkan kepedulian terhadap kaum Dhuafa, dengan menggelar kegiatan serupa sehingga saudara saudara kita yang kurang beruntung dapat terbantu. “Kepada kaum muslimin di Meranti marilah kita manfaatkan umur kita yang panjang untuk membersihkan diri dan
harta yang kita miliki, dengan turut berbagi dengan kaun Dhuafa dan Farkir miskin, semoga pada bulan Suci Ramadhan nanti kita benar benar bisa memgambil hikmahnya,” pungkas Hj. Nirwana. Dari pantauan Media, saat acara pembagian sembako kepada kaum Dhuafa tersebut tampak terpancar kebahagiaan diwajah para warga yang kurang beruntung itu, apalagi bantuan yang mereka terima adalah dari ibu Bupati Hj. Nirwana Irwan, merekapun tak menyianyiakan kesempatan itu untuk bersilahturahmi dengan Ketua PKK dan jajaran.(rm/humas).
Wakil Bupati Meranti Pimpin Upacara Bendera WAKIL Bupati Meranti Said Hasyim
SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Semua Pejabat Eselon III Dilingkungan Pemkab Meranti yang memenuhi syarat berpeluang dipromosikan menjadi Kepala Dinas dan Badan atau level Eselon II, hal itu seiring akan berakhirnya masa kerja 4-5 orang Pejabat Eselon II dilingkungan Pemkab Meranti ditahun 2018 ini, untuk dapat mengisinya yang terpenting menurut Wakil Bupati H. Said Hasyim adalah profesionalitas dan kesungguhan dalam bekerja. “Keberadaan kita sebagai PNS selalu dinilai dan evaluasi oleh pimpinan, yang terpenting bekerjalah dengan baik, dengan ikhlas dan hati yang bersih,” Demikian dikatakannya saat menjadi Pembina Upacara Senin pagi, (7/5/2018), dilingkungan Pemkab Meranti. Adapun dari informasi yang disampaikan oleh pihak BKD Meranti, melalui Kabid Mutasi Heri Saputra, mengakui beberapa pejabat Eselon II dilingkungan Pemkab Meranti
akan mengakhiri masa kerjanya tahun ini. Sebut saja Ir. Anwar Zainal yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan, dr. Irwan Suwandi Kepala Dinas Kesehatan, H. Joko Surianto Selamat Kepala Satpol PP Meranti, Ir. R. Ach Prasetyo Kepala Dinas Perkebunan dan Holtikultura dan lainnya. Beberapa pejabat yang disebutkan itu dikatakan Heri Gading akan pensiun tahun ini, otomatis jabatan yang kini diduduki oleh para Pejabat Eselon II itu akan diisi oleh para pejabat yang kini menjadi Eselon III dilingkungan Pemkab Meranti. Menyangkut hal itu Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, kembali mengingatkan kepada pejabat Eselon III yang berminat untuk menduduki jabatan itu tidak perlu melakukan loby atau minta-minta jabatan. “Bekerjalah dengan baik, dan profesional, yang akan menduduki jabatan adalah or-
ang terpilih dan dipercaya” tegasnya lagi. Dihadapan para ASN yang mengikuti Upacara Bendera Senin Pagi dilingkungan Pemkab Meranti, Wakil Bupati berbagi pengalaman saat dirinya berkarier sebagai PNS yang terus berupaya bekerja profesional, hal itu berhasil menempatkan dirinya menduduki jabatan penting di Pemerintahan Daerah sebut saja Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, dan Asisten I Sekda Pemprov Riau. Namun diakuinya untuk mendapatkan itu, ia tidak pernah meminta minta jabatan. ”Saya jalani saja pekerjaan itu dengan baik, dan sejak awal karier saya tidak pernah meminta minta jabatan,” ucap Wakil Bupati. Kuncinya menurut H. Said Hasyim, dengan menjadi orang yang dibutuhkan jangan seperti mentimun bungkuk yang keberadaan diri kita seperti ada dan tiada. “Kita harus menjadi orang yang dibutuhkan, jika tidak ada kita orang akan kehilangan, dengan begitu yakinlah diri kita akan puas dan dihargai orang lain,” tambahnya. Lebih jauh dikatakan Wakil Bupati H. Said Hasyim, dalam menjalani tugas sebagai ASN kekompakan dan saling menghargai tidak dapat ditinggalkan, karena dengan bersatu padu dan saling menghargai pekerjaan akan lebih mudah dan tercipta lingkungan kerja yang kondusif. “Mari kita bersatu menjadi satu, saling menghargai antara yang muda kepada yang tua dan saling mencintai,” pungkasnya. (rm/humas).
Polisi Bekuk 2 Pelaku Narkoba di Selatpanjang SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Satuan Reserse Narkoba Polres Kepulauan Meranti kembali mengamankan 2 orang diduga penyalahguna narkotika jenis sabu di Selatpanjang, Rabu (9/5/2018) lalu. Kedua laki-laki yang diamankan tersebut, masing-masing berinisial JI (40 tahun) alamat Jalan Banglas Gang Hidayah RT 04 / RW 04 Kelurahan Selatpanjang Timur, dan SO (34 tahun) alamat Jalan Rintis RT 03 / RW 08 Kel. Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP La Ode Proyek SH, dalam press rilis yang diterima RiauTime.com mengungkapkan, kronologis penangkapan bermula pada Rabu 9 Mei 2018 sekitar jam 16.00 Wib, bahwa dari hasil penyelidikan Anggota Sat Res Narkoba Polres Kepulauan Meranti dimana pelaku yang sudah menjadi target diketahui berada dirumahnya (TKP) Jalan Banglas Gang Hidayah RT 04 / RW 04 Kel. Selatpanjang Timur, diduga sedang melakukan transaksi narkoba. Kemudian Anggota Sat Res Narkoba Polres Kepulauan Meranti yang dipimpin oleh KBO Sat Res Narkoba Polres Kepulauan Meranti Ipda Rahmad Wahyu SH, langsung melakukan penggerebekan terhadap rumah tersebut, dimana dalam penggerebekan Tim dapat mengamankan 2 (dua) orang diduga pelaku yang bera-
DUA tersangka narkoba
da di dalam rumah. Selanjutnya dilakukan penggeledahan rumah dengan disaksikan Ketua RT setempat, dan Tim berhasil menemukan barang bukti diantaranya 5 (lima) paket diduga Narkotika jenis Sabu seberat 0,84 gram, 1 (satu) unit timbangan digital, 1 (satu) set alat hisap (bong), 1 (satu) unit senter tempat menyimpan Shabu, 1 (satu) buah kotak merek MAXMAN warna hitam tempat menyimpan plastik klep, 1 (satu) bungkus plastik klep besar warna bening yg terdapat didalamnya beberapa bungkusan plastik klep kecil, 1 (satu) unit HP merek Nokia warna biru. 8. 4 (empat) buah sendok takar yang terbuat dari pipet, 1 (satu) buah sumbu yang terbuat dari kertas timah rokok, dan 1 (satu) buah mancis.
“Setelah tersangka diamankan, kemudian Tim melakukan pengembangan dimana dari pengakuan pelaku bahwa narkotika diduga sabu tersebut didapat dan dibeli untuk diedarkan dan dimiliki oleh pelaku yaitu dari saudara RO (DPO) yang pernah bertemu dengan pelaku di rumah saudara FK (DPO) di Jalan Rintis Selatpanjang. Selanjutnya Tim langsung melakukan pengejaran ke tempat keberadaan saudara RO (DPO), namun yang bersangkutan tidak ditemukan dan sudah melarikan diri diduga telah mengetahui adanya penangkapan tersebut. Selanjutnya Tim langsung membawa para tersangka dan barang bukti ke Mako Polres Kepulauan Meranti guna penyidikan lebih lanjut,” ungkap Kapolres La Ode. (rm/ mo).
BUPATI Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si
Bupati dan Ketua DPRD Meranti Minta Pusat Realisasikan Janji Presiden MERANTI, RAKYAT MEDIA-Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si menilai pemerintah pusat belum sepenuhnya serius mewujudkan Nawa Cita Jokowi yang menjanjikan pembangunan dimulai dari daerah perbatasan, terbukti masih minimnya alokasi program pembangunan pusat untuk Meranti yang nota bene merupakan diberanda terdepan republik Indonesia. Untuk itu, orang nomor satu di Kepulauan Meranti ini meminta Pusat merealisasikan janji Presiden RI itu. “Semoga Pemerintah Pusat dapat  memberikan harapan baru bagi Meranti yang masuk dalam program rencana induk Pembangunan, agar kami tidak merasa asing berada di NKRI, Meranti sebagai bagian dari Indonesia juga ingin merasakan apa yang dirasakan daerah lainnya,” Demikian disampaikan Bupati Meranti saat membuka kegiatan  Rapat Koordinasi Camat dan Kepala Desa Wilayah Lokpri Dalam Rangka Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan (Gerbangdutas) Lokpri Kabupaten Kepulauan Meranti, bertempat di Aula Hotel AKA Meranti, Kamis (2/5/2018). Dikatakan Bupati, dalam mengelola daerah perbatasan pemerintah pusat membaginya menjadi dua kategori yakni yang terhubung lewat daray dan terhubung lewat jalur perairan atau laut. Dalam penerapannya juga berbeda, dimana daerah yang perbatasan yang terkoneksi dari daratan lebih mendapat prioritas pembangunan dibanding daerah perbatasan yang terhubung melalui laut. Menurut Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, pembangian daerah perbatasan menjadi dua kelompok ini tidak sesuai dengan Nawa Cita Presiden Jokowi karena semua daerah perbatasan yang berada diberanda terdepan NKRI
sama-sama butuh alokasi program pembangunan dari Pusat. Lanjut Bupati, saat ini ada 3 sektor yang perlu diberikan perhatian khusus, yakni masalah infrastruktur dasar seperti jalan poros, Elektrifikasi, air bersih, dan pemukiman masyarakat. “Untuk pembangunan Infrastruktur kami berharap pusat dapat sama sama membangun Meranti karena jika mengharapkan APBD daerah ditengah terjadinya rasionalisasi anggaran dinilai amat sulit,” ujar Bupati. Masalah listrik dikatakan Bupati, sejak Tahun 2009 Pemda Meranti telah membangun infrastruktur listrik di 63 wilayah desa. Meski begitu masih Meranti masih butuh perhatian pusat untuk membantu meningkatkan elektrifikasi khususnya didaerah terisolir. ”Peningkatan Elektrifikasi diwilayah perbatasan ini dapat dijadikan agenda induk pemerintah pusat untuk diterapkan di daerah perbatasan. Agar daerah perbatasan bisa terang dan tidak malu jika dilihat oleh negara tetangga yang terang benderang sementara kita gelap gulita,” ucap Bupati. Selain itu pengadaan fasilitas Air Bersih juga layak dijadikan program pusat untuk daerah perbatasan. Dalam kesempatan yang dihadir langsung oleh pihak BNPP RI itu, Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si juga meminta BNPP memfasilitasi kepada Kementrian Kehutanan soal Tata Ruang Daerah Perbatasan untuk mengklearkan masalah Tata Ruang Daerah Perbatasan. “Berdasarkan Tata Ruang Nasional banyak pulau-pulau terluar masuk dalam kawasan hutan, sehingga menyulitkan pemeritah daerah untuk menbangun kawasan itu, hal ini harus ditinjau kembali. Agat Pemerintah Daerah
dapat membangun secara leluasa di pulau terluar. Dan tidak menimbulkan masalah hukum kedepan,” terang Bupati. Dengan banyaknya daerah perbatasan masuk kawasan hutan menyebabkan pemanfaatan lahan  sebagai kawasan pertanian namun upaya yang dilakukan belum maksimal karena belum tersedianya infrastruktur pemdukung seperti jalan akses untuk membawa hasil produksi pertanian. Terakhir Bupati Kepulauan Meranti curhat soal masalah ekonomi di Meramti khususnya masalah perdagangan lintas batas. Untuk kasus ini Pemerintah Pusat terkesan diskriminasi karena hanya memberikan izin perdagangan lintas batas hanya pada daerah perbatasan yang terhubung lewat jalir darat padahal jika diberikan kebijakan khusus pada Meranti akan memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRD Meranti H. Fauzi Hasan, menurut Legislator dari Partai PAN itu, mengungkapkan yang namanya daerah perbatasan yang menjadi beranda terdepan NKRI harus terlihat cantik dan menarik. Untuk itu ia meminta Pemerintahan Pusat untuk membuat program khusus atau kebijakan khusus untuk membangun daerah perbatasan.”jangan hanya janji janji dan program diatas kertas, Presiden Jokowi harus mengeluarkan kebijakan khusus dengan mengalokasikan 1 persen dari dana APBN atau senilai 20 T untuk daerah perbatasan kalau benar benar ingin membangun dari daerah perbatasan. Kita minta Presiden membuat Perpres,” ujar Ketua DPRD berapi-api. (rm/hms)
177 Pejabat Eselon III dan IV di Pemkab Meranti Dilantik
PEJABAT Pemkab Meranti yang dilantik
SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 177 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti dilantik, Jumat (11/5/2018). Mereka dilantik langsung oleh Sekdakab Kepulauan Meranti, Yulian Norwis. Pelantikan dilaksanakan di Lapangan Futsal Afifa Jalan Banglas Selatpanjang, Kepulauan Meranti. Hadir saat pelantikan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Alizar, Kabid Mutasi Heri Saputra SH, Kabid Informasi Kepegawaian Said Sholahuddin SP, Kadisduk-
capil Hariyandi, Kepala Bappeda Maamun Murod, dan beberapa kadis serta kaban di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti. Selain itu, hadir juga Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Meranti, Edy Masyhudi. Pelantikan langsung oleh Sekdakab Kepulauan Meranti, Yulian Norwis. Usai pengambilan sumpah jabatan dan, perwakilan pejabat yang dilantik menandatangani berita acara. Lalu dilanjutkan dengan pemasangan lencana ke Pj Lurah Selatpanjang Timur, Robert.(rm/rgc).
CMYK
7
GALERI FOTO
Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak berfoto bersama dengan pemain Fulsal
Futsal Memperebutkan Piala Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak WAKIL Gubernur Kepri H Isdianto membuka turnamen futsal antarpelajar se-Provinsi Kepri memperebutkan piala Ketua DPRD Kepri, Selasa (24/ 4) di Batam. Turnamen yang digelar mulai 23-29 April ini diikuti 33 tim dari 33 sekolah. Dalam sambutannya, Isdianto berharap agar setiap tim yang berlaga menjunjung tinggi sportifitas. ”Dalam pertandingan nanti, Bapak harap kalian menjunjung tinggi sportifitas. Kalah menang itu biasa. Yang penting itu silaturahmi terjaga antara kita semua,” pintanya. Tak hanya sportifitas, Isdianto juga meminta agar seluruh pelajar menjauhi narkoba. Maka dari itu, ia mendukung penuh aktivitas olahraga ini sebagai sarana menjauhkan diri dari pengaruh narkoba. ”Dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat. Sekali lagi, jauhi narkoba,” kata Isdianto. Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak berjanji turnamen futsal ini akan terus diadakan. Tak hanya futsal, ke depan DPRD akan mempertimbangkan membuat turnamen bola voli, basket dan olahraga tim lainnya. ”Ini akan jadi
KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak memberikan keterangan pers
agenda rutin, sekaligus untuk menjaring bibit-bibit potensial muda kita,” kata Jumaga. Dengan olahraga, ia berharap prestasi anak muda Kepri terus ditingkatkan. Futsal, kata Jumaga, sebagai bagian dari cabang olahraga mengolah si kulit bundar wajib mengedepankan jiwa sportivitas. Hal itu tentu sangat baik bagi kalangan muda untuk memupuk rasa semangat, kerja sama dan jiwa besar menerima hasil dari pertandingan. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Mafrizon mengatakan bahwa turnamen ini memperebutkan hadiah total Rp 52
juta. Adapun tim juara akan memboyong uang pembinaan sebesar Rp 20 juta. Sedangkan tim peringkat kedua, ketiga dan keempat masing-masing akan menerima uang pembinaan sebesar Rp 15 juta, Rp 10 juta dan Rp 5 juta. Pencetak gol terbanyak akan diganjar hadiah uang Rp 1 juta. Begitu pula dengan pemain terbaik yang akan menerima hadiah sebesar Rp1 juta. ”Antusias dari pelajar sangat tinggi. Saya berharap tahun depan kegiatan seperti ini bisa diadakan kembali,” kata Mafrizon. (IST)
KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak bersama wakil gubernur Isdianto jalan bersama.
PARA Pemain berdoa sebelum bertanding
WAKIL Gubernur Kepri H Isdianto hadir saat pembukaan futsal antarpelajar se-Provinsi Kepri memperebutkan piala Ketua DPRD Kepri
KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak bersama wakil gubernur Isdianto menyanyikan lagu indonesia raya.
KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak menyanyikan lagu indonesia raya.
WAKIL Gubernur Kepri H Isdianto membuka turnamen futsal antarpelajar se-Provinsi Kepri memperebutkan piala Ketua DPRD Kepri
CMYK
RAKYAT RIAUSUMBAR PARIWARA
Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Edisi : # 235 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,
8 8
Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Gubernur Sumbar Laporkan Media Cetak ke Polisi GUBERNUR Sumbar Iwan Prayetno
P A D A N G , RAKYAT MEDIAGubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno melaporkan tiga nama ke Polda setempat terkait pencemaran nama baik atas dirinya dengan tuduhan terlibat dalam korupsi SPJ fiktif yang sedang bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kota Padang. “Kami melaporkan pencemaran nama baik melalui pemberitaan di media cetak, media elektronik dan media sosial,” katanya usai melapor di SPKT Polda Sumbardi Padang, Rabu dini hari, 2 Mei 2018, dilansir Antara. Dalam laporan tersebut, Irwan Prayitno melaporkan terdakwa kasus SPJ fiktif Yusafni karena memberikan keterangan yang tidak benar di luar persidangan pada 27 April 2018 yang menyebutkan ia menerima uang korupsi senilai Rp 500 juta dan dimuat di sejumlah media cetak dan online. Selanjutnya, Irwan juga melaporkan akun Facebook milik Bhenz Maharajo dan akun
Facebook milik Maidestal Hari Mahesa karena ikut menyebarluaskan dan menyertakan keterangan foto dalam berita tersebut di media sosial. ”Sebagai warga negara yang baik, saya ingin menggunakan hak saya untuk melaporkan persoalan ini kepada pihak berwajib untuk diproses secara hukum dan demi keadilan,” ujar Irwan. Ia mengaku tidak kenal dengan Yusafni dan mengaku heran disebut sejak kasus tersebut ditemukan oleh BPK. Apalagi, namanya di tingkat penyidikan tidak pernah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan dalam kapasitas apapun. ”Korupsi ini berarti maling dan saya tidak pernah melakukan hal tersebut, hal ini mengganggu keluarga dan kerabat saya. Kalau saya melakukan tentu saya tidak akan di sini untuk melapor,” kata dia. Selanjutnya, untuk pemberitaan di Harian Haluan dan media onlinenya terkait pemberitaan ini akan dilaporkan ke Dewan Pers. “Dalam beberapa hari ke depan kami akan me-
laporkan ini ke Dewan Pers,” kata Gubernur Sumbar. Irwan baru kembali dari Jepang dalam rangka kunjungan kerja dan terbang ke Jakarta, kemudian berangkan ke Kota Padang, dengan mobil Camry dengan nomor polisi BA 1277 BS langsung ke Mapolda Sumbar, ia langsung masuk ke ruang Kepala SPKT Polda Sumbar setelah beberapa saat berpindah ke ruang SPKT untuk memberikan keterangan. Irwan Prayitno berada di ruang SPKT hampir satu jam, sementara puluhan wartawan menunggu di luar kantor tersebut menunggu keterangan. Selepas memberikan keterangan Irwan Prayitno langsung meninggalkan gedung Mapolda Sumbar. Sementara itu, Bhenz Maharajo melalui siaran persnya mengatakan menghargai sikap yang ditempuh oleh gubernur. Ia juga siap mempertangungjawabkan seluruh tindakannya, termasuk status yang diunggah di media sosial baik kepada publik maupun penegak hukum.”Mari kita uji kebenaran di depan hukum,” kata dia. Sementara itu, penanggungjawab Harian Haluan, Zul Effendi mengatakan apapun perbuatan Bhenz Maharajo sepenuhnya berada dalam perlindungan Harian Haluan karena yang bersangkutan adalah Redaktur Pelaksana Harian Haluan dan unggahannya juga terkait pemberitaan Haluan. ”Selanjutnya, Haluan akan memberikan advokasi dan mengawal proses hukum terhadap laporan ini. Bhenz tidak akan dibiarkan sendiri,” kata Zul ketika melakukan keterangan pers. (rm/net)
Syahiran : Wali Nagari Harus Sadar, ADD Itu Uang Rakyat PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-Bupati Pasaman Barat (Pasbar), H. Syahiran menekankak kepada seluruh wali nagari di Pasbar untuk menyadari sepenuhnya bahwa Anggaran Dana Desa (ADD) itu adalah uang rakyat.Oleh sebab itu, pengelolaannya harus se-transparan mungkin agar tidak menimbulkan kecurigaan pada masyarakat. Hal itu disampaikannya pada saat pembukaan penyerahan Dipa Dana Desa dan Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa bagi Forkopimca dan Nagari di Balerong Simpang Empat, Senin (7/5/2018) pekan lalu. “Dana Desa itu uang rakyat. Wali nagari harus sadar betul akan hal itu. Kelola secara terbuka agar tidak timbul kecurigaan masyarakat dan alokasikan dengan semestinya,” ucap Syahiran. Dikatakan, pelaksanaan sosialisasi diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengelolaan dana desa agar lebih berkualitas, sehingga bisa memberikan manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mampu mengentaskan kemiskinan dan ketertinggalan Pasbar. “Total anggaran di nagari se Pasbar mencapai 104, 832 milyar. Melihat besarnya alokasi dana tersebut, tentunya perlu menjadi perhatian kita ber-
Bupati Pasaman Barat,
Drs. H. Syahiran, MM sama agar pengelolaan dana desa bisa berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, sehingga bermanfaat untuk peningkatan ekonomi maupun kualitas SDM di Pasbar,” katanya. Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Pasbar terus melakukan perbaikan, mulai dari regulasi untuk nagari, peningkatan kapasitas bagi perangkat nagari maupun lembaga-lembaga nagari lainnya serta meningkatkan pengawasan dan pembinaan melalui OPD terkait. “Tahun ini kita telah tetapkan Empat Peraturan Bupati, mulai dari penetapan besaran alokasi dana nagari, pedoman penyusunan APB Nagari, dan Standar Biaya nagari. Dan saat ini masih ada beberala regulasi yang dibahas oleh OPD terkait,” jelasnya. Dalam kesempatan yang
sama, bupati Syahiran juga mengingatkan dan berharap kepada seluruh pemerintah nagari dan Bamus nagari agar pertama, mengelola anggaran yang ada di nagari sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Kedua, agar seluruh perangkat nagari mempelajari berbagai peraturan perundangundangan yang berkaitan dengan dana desa. Ketiga, bagi nagari yang kurang memahami, agar memanfaatkan tenaga Pendamping Lokal desa yang ada di setiap kecamatan.Keempat, agar seluruh kegiatan fisik dan pemberdayaan yang akan dilaksanakan di nagari selesai paling lambat akhir bulan November. Kelima, agar nagari juga meningkatkan kapasitas perangkat nagari dan Bamus melalui pelatihan-pelatihan. Selanjutnya, agar nagari tidak hanya memanfaatkan dana desa dan alokasi dana nagari akan tetapi juga berupaya untuk menggali potensi Pendapatan Asli Nagari melalui BUM Nagari serta tidak melakukan pungutan liar di nagari. Diakhir sambutannya, Syahiran berharap agar Forkopimca ikut melakukan pengawasan dan pembinaan kepada pemerintah nagari untuk dapat bekerja dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (rm/Robi).
GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno (tengah)
Gubernur Sumbar Khawatir Penderita Jatung Koroner Tinggi di Sumbar PADANG, RAKYAT MEDIA-Prevalansi penyakit jantung koroner (PJK) di Sumatera Barat pada tahun 2013 lebih tinggi dibandingkan dengan angka prevelansi PJK Nasional. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia wilayah Sumbar, Muhammad Fadil saat launching Indonesian ST-Elavation Myocardial Infaction (iSTEMI) Cabang Sumbar di Hotel Mercure, Padang, Minggu (6/5/2018). ”Sumbar berada diangka 0,6 persen, sedangkan angka nasional 0,5 persen,” sebutnya. Dari 19 Kabupaten/ Kota yang ada di Sumbar, Muhammad Fadil menjelaskan bahwa terdapat 2 daerah yang paling tinggi prevalansi PJK nya, yakni Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Agam.”Prevalansi PJK di Kabupaten Pesisir Selatan 32,2 persen dan di Kabupaten Agam 32,6 persen. Kemudian juga ada 3 orang kepala daerah di Sumbar mengalami serangan jantung saat bertugas,” jelasnya. Kemudian dari data RSUP M. Djamil Padang selama 2017, tercatat sebanyak
881 kasus Sindrom Koroner Akut (SKA). ”Dari 881 kasus SKA tersebut, terdapat 440 gejala Stemi, 170 gejala Nstemi dan 271 gejala UAP” terangnya. Kemudian menurut Muhammad Fadil, dari banyak kasus tersebut, maka iSTEMI akan diimplemantasikan di wilayah Sumbar dengan fokus mendirikan sebuah sistem tatalaksana dan rujukan RS yang menyeluruh untuk mendiagnosa SKA dan mentatalaksana pasien IMA-EST dengan reperfusi sesuai pedoman PERKI/ESC/ACC. “Dengan titik beratnya adalah protokol operasional praktis, pelatihan dan penyediaan sarana untuk dokter dan perawat untuk mengenal IMA-EST dan melakukan terapi reperfusi sesuai dengan pedoman.Dan semua ini akan tidak akan bergerak tanpa dukungan dari pemerintah sendiri,” ucapnya. Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan, dengan adanya hal ini akan mengurangi angka kematian yang disebabkan oleh serangan jantung, Namun menurut dia, alangkah lebih baik untuk dapat mencegah
serangan jantung tersebut.”Penyebab serangan jantung sebenarnya dapat diatasi dengan pola hidup yang sehat, seperti tidak merokok, jaga pola makan terutama yang mengandung kolesterol, olahraga dan istirahat cukup,” ujarnya. Kemudian, Gubernur juga menghimbau seluruh masyarakat Sumbar untuk lebih mengenal ciri-ciri terkena serangan jantung.”Kalau tiba-tiba bagian dada sakit atau nyeri, jangan hanya dikasih minyak angin, diurut-urut dan terus dibawa istirahat langsung, apalagi sudah sering merasakan nyeri atau sakit, segera periksa ke RS,” ajaknya. Pada launching yang juga dihadiri oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar dilaksanakan penandatangan nota kesepahaman oleh Gubernur Sumbar dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia. Istemi (Indonesia STEMI) adalah sistem jaringan terintegrasi yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien dengan STEMI di Indonesia. (rm/humas).
Wakil Bupati Pasaman Barat Minta Agar Camat Bekerja Dengan Ikhlas PASBAR, RAKYAT MEDIAWakil Bupati Pasaman Barat, Sumbar, Yulianto menekankan agar para camat dapat bekerja dengan ikhlas dan terus meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat. “Bekerja ikhlas dan sabarlah menghadapi masyarakat. Jangan minta dilayani pula,” katanya saat serah terima jabatan Camat Talamau dari Ahmad Hanif kepada Camat baru, Dasrial di Talu, Jumat. Ia juga meminta camat agar proaktif di tengah-tengah masyarakat sesuai visi misi kabupaten. Tingkatkan koordinasi dan silaturahim dengan semua pihak.”Jalin kerja sama yang baik dengan Muspika, tokoh masyarakat, ninik ma-
mak, alim ulama serta semua eleman yang ada,” ujarnya. Camat juga harus bisa menginventarisir semua permasalahan yang ada di lingkungannya secara bertahap dengan melibatkan unsur terkait. ”Jika kebersamaan terjalin dengan baik maka pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran,” katanya. Ia mengucapkan terima kasih kepada Camat Talamau yang lama, Ahmad Hanif yang telah mengabdi di Talamau dengan baik.”Mudah-mudahan di tempat yang baru dengan menjadi Camat Luhak Nan Duo bisa terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” harapnya. Sementara itu Camat Ta-
WAKIL Bupati Pasbar Yulianto
lamau, Dasrial mengatakan akan berupaya berbuat yang terbaik untuk masyarakat. ”Tentu dibutuhkan kerja sama dan dukungan semua pihak.
Saya akan terus menjalin kerja sama dengan semua eleman,” kata Dasrial yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Camat Talamau ini. (rm/ant)
Gubernur Sumbar Terima Kunjungan Media dan Agen Wisata Korea Selatan GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno (tengah) foto bersama kunjungan Media dan agen Wisata Kores Selatan
PADANG, RAKYAT MEDIADi ruang tamu Istana Gubernuran, pagi ini (6/5/2018) Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menerima tamu dari media dan agen perjalanan wisata Korea Selatan. Kedatangan mereka adalah tindak lanjut dari hasil kunjungan Tim Pemprov ke Korsel beberapa waktu lalu.
Selain kunjungan langsung ke Sumbar, mereka juga sudah mengexpose pariwisata, dan kuliner Minangkabau di mediamedia Korea, dan juga menginformasikan ke warga Korsel tentang program dukungan Pemprov Sumatera Barat terkait destinasi dan keunggulan pariwisata Sumatera Barat.
Para pelaku bisnis perjalanan wisata dan asal negeri gingseng ini juga akan membuat program dan paket perjalanan untuk meningkatkan kunjungan wisman Korea ke Sumatera Barat. ”Saya berharap, peluang ini kita manfaatkan untuk kemajuan dan peningkatan pari-
wisata Sumbar.Pariwisata adalah sektor unggulan yang selalu kita genjot untuk kemajuan sumatera barat.Negeri kita yang indah, adalah keunggulan kita. Mari kita satukan langkah bersatu padu menggerakkan sektor kepariwisataan kita,” kata Gubernur.(rm/humas)
CMYK
9
JUMAT, Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU 11-18 MEI 2018, MINGGU II
IKLAN 9
II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Edisi : # 235 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Sekda Kepri Arif Fadilah
“Proyek Gurindam 12 Hanya Tinggal Kajian Amdal”
Sekdaprov Kepri
Arif Fadillah
TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIATerkait dengan masih belum dimulainya pembangunan proyek Gurindam 12 oleh Pemerintah Provinsi Kepri, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadillah mengatakan, mulainya pembangunan proyek Gurindam 12 tersebut menunggu selesai kajian Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) di sekitar proyek pembangunan.”Laporan yang kami dapat masih menunggu Amdal kawasan
Sat Reskrim Polres Karimun Bongkar Bisnis Prostitusi Melalui Online
KAPOLRES Karimun, AKBP Hengky Pramudya SIK KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Jajaran Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Karimun berhasil membongkar bisnis prostitusi yang dilakukan melalui Online.Polisi juga menangkap seorang pria bernama Marzuki (34) dan bertindak sebagai mucikari, serta Wahidin sebagai mami, pada Selasa baru-baru ini sekira pukul 22.15 Wib. Selain mengamankan satu mucikari tersebut, polisi juga mengamankan empat wanita yang menjadi penjaja seks online tersebut.Keempatnya diketahui berinisial ML (34), SN (20), RT (19) dan UF (29). Pengungkapan pun di pimpin Kanit II PPA Ipda Mega Satriatama S,Tr.K. Polisi Karimun sebenarnya sudah mencium praktik pelacuran melalui jejaringan online.Dan juga berawal dari kecurigaan polisi terkait adanya prostitusi online.Tak hanya sekedar menyelidiki begitu saja, polisi pun melakukan penyamaran sebagai pelanggan prostitusi yang dilakukan secara online tersebut. Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya SIK melalui Kasat Reskrim AKP Lulik Febriantara SIK yang dikonfirmasi, membenarkan pengungkapan kasus eksploitasi wanita menjadi pekerja seks secara online tersebut. “Pada hari Selasa 1 Mei 2018 yang lalu pukul 22.15 WIB anggota unit 2 PPA Sat Reskrim Polres Karimun melakukan penyamaran, dengan mencoba menjadi pemesan atau booking Pekerja Seks Komersil melalui media sosial. Pemesanan jasa pekerja seks online tersebut sempat dilakukan beberapa kali, bahkan sempat melakukan penawaran harga antara anggota kita yang menyamar dan mucikari tersebut, akhirnya setelah disetujui harga yang disepakati kemudian anggota kita menyebutkan nama hotel dan nomor kamar yang dibooking sebelumnya, selanjutnya melakukan transaksi uang yang telah disepakati kepada mucikari, saat transaksi anggota kita langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku Mucikari yang diketahui belakangan bernama Marzuki,” ujar Lulik. Dikatakan Lulik lagi, penangkapan pelaku dilakukan saat transaksi di Wisma Asia, Jalan Tengku Umar. Dari tangan pelaku polisi menyita sejumlah barang bukti diantaranya 1 (satu) unit handphone Merk Samsung Galaxy Mega GT - 19152 Warna Putih, 2 (dua) lembar uang pecahan Rp 100.000, 3 (tiga) lembar uang yg terdiri dari 2 (dua) lembar pecahan Rp 100.000 dan 1 (satu) lembar pecahan Rp.50.000, 1 (satu) lembar check in hotel Asia, 4 (empat) buah kondom merk pleasure plus warna orange dan 3 (tiga) alat kontrasepsi lain. Saat ini pelaku, Marzuki masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian.Polisi pun masih mengembangkan kasus protitusi online tersebut, diduga masih ada praktek protitusi online lainnya yang dilakukan melalui aplikasi media sosial tersebut. Dari keterangan empat korban yang dipekerjakan pelaku, ratarata dari hasil jerih payah korban bekerja sebagai pekerja seks online antara mucikari dan korban dibagi rata.sementara untuk aksi ini didapati sudah berlangsung beberapa bulan. “Untuk saat ini terus kita dalami, untuk hasil uang bookingan tersebut, hasilnya dibagi rata antara Mucikari dan pekerjanya, kalau waktunya diperkirakan sudah berlangsung berbulan-bulan,” papar Lulik lagi. Dari keterangan korban kepada penyidik, didapati aksi protitusi online ini menarik perhatian para lelaki hidung belang, bahkan diakui hampir setiap hari ada pelanggan yg melakukan pemesanan Protitusi Online tersebut. “Kami masih mengembangkan apakah ada korban-korban lain dan kita terus membuka jaringan terselubung ini,” tegas Lulik. (rm/pm).
proyek tersebut,” ungkap Sekda Arif Fadillah kepada wartawan belum lama ini. Dikatakan Sekda, setelah selesai Amdal, barulah proyek pembangunan Gurindam 12 tersebut dapat dilelang. ”Terlambatnya proses kajian Amdal disebabkan adanya perubahan Detail Enginering Design (DED) proyek Gurindam 12,” ungkap Arif kembali. Padahal,lanjut Sekda, sebelumnya
kajian dan DED tersebut sudah selesai, namun dengan pertimbangan lainnya maka harus dilakukan perubahan. Sekda juga menegaskan melalui rapat evaluasi bahwa Gubernur telah menginstrusikan agar semua Kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri turut membantu proses yang terkait agar segera selesai.”Sehingga proyek Gurindam 12 segera, apalagi proyek ini melibatkan dinas lainnya. Mudah-
mudahan proyek ini bisa segera berjalan, karena akan memberi dampak pada semua sektor di Kepri ini,” ungkap Sekda. Sedangkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pertanahan dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kepri, Abu Bakar, menjelaskan bahwa perubahan DED yang dilakukan meliputi jalur jalan laut yang sebelumnya akan melalui laut di depan Lantamal IV, karena alasan
tertentu jalur itu harus diubah ke bagian dalam. “Nantinya perubahan itu akan menggunakan jalan yang sudah ada, dimulai Teluk Keriting hingga ujung timur Lantamal IV dan akan berbelok didekat Masjid Lantamal,” jelas Abu. Sehingga Abu yakin, progress pembangunan proyek Gurindam 12 ini dapat dimulai tahun 2018 ini dan selesai sesuai yang direncanakan. (rm/btd).
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak :
Surat Gubernur ke Presiden Dinilai Lebihi Kewenangan DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengaku sangat menyayangkan adanya surat Gubernur Nurdin Basirun ke Presden RI, yang mengusulkan penunjukan Wali Kota Batam jadi ex officio Kepala BP Batam, yang kemudian menuai polemik dari berbagai kalangan, khususnya BP Batam. Karena tidak pernah dibawa dan dibicarakan di tingkat Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) atau Free Trade Zone (FTZ) Batam, surat sang Gubernur Nurdin kepada Presiden, tertanggal 20 April 2018, dinilai prematur melebihi kewenangannya sebagai gubernur dan anggota DK. Ketua DPRD Jumaga Nadeak juga menilai FTZ sebagai kepentingan daerah, yang pelaku-pelakunya adalah pengusaha dan masyarakat Kota Batam. “Dan, mengenai rencana transformsasi yang diwacanakan Menko Perekonomian, aspirasi yang diperoleh dari sejumlah pengusaha Kadin dan Apindo lebih condong pada FTZ daripada KEK,” ungkap Jumaga. Para pengusaha di Batam juga, sangat menyayangkan kebijakan Menko Darmin menerapkan KEK di Batam karena dinilai merupakan langkah mundur. Harusnya, kata Jumaga, mengenai pro kontra ini, perlu dimusyawarahkan, melalui kajiaan dan memberikan pemahaman pada mas-
ing-masing pihak. “Saya sebagai Ketua DPRD juga menyatakan secara kasat mata sampai saat ini masih lebih bagus FTZ. Karena selain produk hukumnya merupakan UU, FTZ yang masa berlakukanya 70 tahun telah berlangsung dan nyata berhasil memcau dan meningkatkan perekonomian di Batam,” ungkapnya kepada waartawan belum lama ini. Permasalahan yang dihadapi kawasan FTZ Batam saat ini, tambah Jumaga, perlu sinergitas dan penanganan secara bersama untuk meraih peluang investasi dan ekonomi di tengah lesunya ekonomi global. “Itu harus melalui kepastian hukum, penyelesiaan dualisme kewenangan, tumpang tindih pengelolaan lahan, koordinasi antara stakeholder dalam memelihara dan peningkatan pelayanan. Dan itu jelas dalam amanat Prisiden Jokowi,” ungkap Jumaga lagi. Mengenai surat gubernur yang meminta Presiden untuk menetapkan Wali Kota Batam sebagai ex-officio Kepala BP Batam, Jumaga kembali menegaskan, sangat prematur, melebihi kewenangannya, dan tidak berdasar. Sebagai eksekutif, tambah Jumaga, surat yang ditujukan ke Presiden tersebut merupakan bagian dari administrasi Dewan Kawasan (DK). Gubernur harusnya mengkoordinasikan dan membawa hal tersebut dalam ra-
pat DK. Karena surat gubernur tersebut sudah masuk dalam domainnya Dewan Kawasan dan bukan hanya menyangkut pemerintahan dengan posisi Gubernur Kepri. Jika seandainya Gubernur Kepri bersurat ke Presiden dan Menteri terkaiat dengan ekonomi, perdagangan dan otonomi daerah, tidak ada masalah, karena memang Gubernur merupakan jabatan perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. “Tetapi, khusus mengenai BP Batam, Gubernur Kepri sebagai ang-
gota Dewan Kawasan harusnya memberitahukan dan meminta pertimbangan dari DK,” tuturnya lagi. “Dengan surat gubernur yang tidak pernah dikoordinasikan dengan DK ini, sepertinya posisi gubernur sudah lebih tinggi dari ketua DK-nya. Itu makanya melebihi domain dan kewenangan,” tambahnya. Terkait dengan keuanggulan KEK dan FTZ, Ketua DPRD Kepri ini juga menyampaikan, sesuai dengan kondisi riil di lapangan, dua kawasan KEK di Bintan dan Karimun, hingga saat ini belum ada perkembangan. “Justru Batam sebagai Kawasan FTZ selama ini telah menyumbang devisa dan pendapatan negara serta daerah di sektor PAD,” ungkapnya. (rm/bty)
CMYK
GALERI FOTO
Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
10
DPRD Kabupaten Lingga Sampaikan Sejumlah Rekomendasi
RAPAT istimewa ini dipimpin oleh Ketua DPRD Lingga, Drs Riono. Semua anggota DPRD hadir pada saat Paripurna itu, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Lingga serta tamu undangannya lainnya.
KETUA DPRD Lingga, Riono saat memimpin rapat paripurna istimewa didampingi wakil ketua 1 dan 2 DPRD serta Bupati dan Wakil Bupati Lingga yang pada rapat tersebut
JURU bicara pansus LKPJ DPRD Lingga, Drs Pokyong Kadir saat membacakan sejumlah catatan strategis dan rekomandasi hasil pembasahan tim didepan Bupati Lingga
DPRD Kabupaten Lingga menyampaikan sejumlah catatan strategis dan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Lingga akhir tahun anggaran 2017. Penyampaian disampaikan oleh juru bicara Pansus DPRD Lingga, Drs Pokyong Kadir melalui rapat Paripuna Istimewa yang digelar DPRD pada Kamis (3/5/2018) sore. Dalam rapat itu, Pokyong membacakan beberapa catatan dan rekomendasi yang telah diputuskan oleh pihak Pansus saat melakukan pembahasan pada April 2018 lalu. Pertama tentang penyelenggaraan urusan Pemerintah Daerah berkaitan dengan arah kebijakan dan pengelolaan keuangan. Kemudian penyelenggaran tugas pembantu. Terakhir penyelenggaraan tugas umum pemerintah. Mengenai urusan kebijakan, DPRD memberikan rekomendasi bahwa Pemerintah Daerah perlu memperbaharui dan menggenjot beberapa sektor pembangunan agar pertumbuhan ekonomi dapat meningkat. Terutama menyerap tenaga kerja seperti di sektor industri perikanan, ke-
BUPATI Lingga, Alias Wello bersalaman dengan para anggota DPRD Lingga usai rapat paripurnan ditutup
PARA Anggota DPRD Lingga beserta tamu undangan lainnya saat menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum rapat paripurna dimulai
PARA pejabat FKPD mulai dari Kepolisian, TNI, serta lainnya ikut hadir pada rapat paripurna istimewa DPRD
PARA Kades sek Kabupaten Lingga saat menghadiri rapat paripurna istimewa DPRD Lingga
lautan, peternakan maupun perkebunan. Tentu juga harus didukung pendanaan yang memadai. Kemudian dalam penyelenggarannya, Pemerintah Daerah harus berlandaskan pada RPJMD sehingga dapat mempermudah dalam penyusunan kebijakan tahun selanjutnya. "Dan terkait dengan prioritas pembangunan Kabupaten Lingga pada tahun 2017, DPRD mendorong Pemda terus berupaya keras meningkatkan iklim kerja sama dan investasi. Khusus di bidang pertambangan, pariwisata dan industri kreatif. Kalau di sektor pertanian, program-program insentif kepada para petani hendaknya menjadi program unggulan. Tetapi juga harus fokus pada peningkatan SDM. Parawisata pun demikian," kata Pokyong. Sementara di pengelolaan keuangan berdasarkan laporan LKPj yang telah disampaikan, DPRD memandang kondisi ruang fiskal masih sangat kecil. Meski realisasi PAD terus meningkat setiap tahunnya sejak 2015 lalu, namun realisasinya belum signifikan untuk membiayai seluruh programprogram Pemerintah Daerah. Untuk itu perlu adanya tero-
bosan-terobosan maupun inovasi kedepannya dalam menjalankan kebijakan ini dan tidak berharap pada dana perimbangan saja. "Rasio belanja modal terhadap total belanja diangka 14,66 persen. Dengan kemampuan keuangan seperti ini, maka kami harap kedepan pemda dapat meningkatkan belanja di tahun mendatang guna menghadapi ketertinggalan infrastruktur diwilayah ini," kata Pokyong. Urusan penyelenggaran tugas pembantu, Kepala Daerah yakni Bupati diharapkan untuk terus berkoordinasi dan berkomunikasi. Karena penganggaran dana tugas pembantuan dituangkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian dan Lembaga (RKA-KL). Terakhir dalam urusan penyelengaran tugas umum Pemerintah Daerah, Bupati dalam hal ini diminta membentuk tim yang secara khusus untuk melakukan percepatan pembangunan seperti pembicaraan kerja sama antar daerah. "Kami berharap rekomendasi atas LKPj dari DPRD dapat segera ditindak lanjuti dalam penyelenggaraan Pemkab selanjutnya," tutup Pokyong. (*)
CMYK
11
RAKYAT KEPRI
Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Pendidikan Prioritas Utama Pembangunan LINGGA, RAKYAT MEDIA-Gubernur H Nurdin mengatakan, pendidikan merupakan elemen penting dalam membentuk sumber daya manusia berkualitas.Apalagi Kepri yang berada di garda terdepan, segala macam pengaruh masuk dan yang beraura negatif perlu pendidikan yang baik sebagai tameng. Pendidikan formal yang digali selama masa sekolah tidaklah berarti tanpa ada nya pendidikan keagamaan. “Pendidikan tanpa agama layaknya seperti orang yang lumpuh, keduanya harus saling berdampingan,” kata Nurdin saat menjadi Inspektur Upacara pada upacara
gabungan SMP dan SMA se-Kecamatan Singkep di lapangan SMAN 1 Singkep, Kabupaten Lingga, Senin (7/5) pagi. Gubernur mengatakan bahwa pelimpahan wewenang pendidikan sekolah menengah ke atas ke pemeribtah provinsi adalah upaya memfokuskan arah untuk peningkatan pendidikan lebih baik lagi.Agar mereka lebih berdaya saing dan mampu berkompetensi.”Ini merupakan tujuan pembangunan kita dibidang pendidikan,” kata Nurdin. Pembangunan infrastrukur pendidikan kata Nurdin perlu untuk terus diupayakan dan digesa. Ke-
lengkapan fasilitas tersebut dibutuhkan dalam menunjang para pelajar untuk mendapat pendidikan yang maksimal.”Itu merupakan bentuk keseriusan pemerintah meningkatkan pendidikan demi masa depan yang cerah,” tambah Nurdin lagi. Kepada para pelajar yang hadir Nurdin berpesan untuk tidak mensiasiakan waktu yang ada, melewatkan kesempatan mengenyam pendidikan agar tidak menyesal dikemudian hari.”Kalian lah yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan, maka berilah kontribusi yang maksimal dalam pembangunan kedepan,” pesan Nurdin.
Pasukan upacara sendiri terdiri dari pelajar SMAN 1, SMAN 2, SMPN 1, SMPN 3, SMK Mahardikaa, MA Al-Barokah beserta jajaran majelis Guru. Sehabis upacara Gubernur telah menyiapkan 5 buah sepeda yang kemudian diberikan kepada para siswa yang dapat menjawab kuis dari Gubernur. Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah, Anggota DPRD Provinsi Kepri Tawarich, Wakil Bupati Lingga M Nizar, Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Perwakilan FKPD dan OPD beserta tamu undangan lainnya. (rm/ humas
GUBERNUR Nurdin Basirun menyalami siswa/siswi saat berada di Kabupaten Lingga
Bersinergi dalam Melayani Masyarakat
GUBERNUR Provinsi Kepri Nurdin Basirun
BATAM, RAKYAT MEDIA-Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan, sinergi pemerintah daerah, TNI dan Polri dalam melayani masyarakat semakin hari harus semakin baik.Polda Kepri diharap selalu mengayomi masyarakat dalam hukum maupun pelayanan masyarakat di bidang kesehatan. “Tanggungjawab kita bersama untuk memperbaiki semua fasilitas yang akan digunakan oleh masyarakat, termasuk RS Bayangkara Polda Kepri ini,” kata Nurdin saat Peletakan Batu Pertama Instalasi Gizi, Instalasi Laundry, dan Instalasi Farmasi RS Bhayangkara Batam, Selasa (8/5). Prosesi peletakan batu pertama itu ditandai dengan pengecoran yang dilakukan Gubernur, Ketua DPRD Jumaga Nadeak, Kapolda Irjen Didit Widjanardin, Wakapolda Brigjen Yan Fitri Halimansyah dan Kadis Kesehatan
Kepri Tjetjep Yudiana. Nurdin berterima kasih dengan atensi Kapolda dan jajarannya, dalam perbaikan perbaikan dalam bidang kesehatan untuk masyarakat.Keunggulan dari RS Bhayangkara ini, kata Nurdin, adalah fasilitasnya lebih unggul, yaitu Forensik.”Polri sekarang semakin humanis,” tutup Nurdin. Sementara, Kapolda Kepri dalam pidatonya mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan pada masyarakat, sesuai dengan mengedepankan tugas pokok Polri. Termasuk memberi pelayanan kesehatan yang layak dan maksimal kepada masyarakat.”Terimakasih pada Gubernur dan jajarannya yang mengalokasikan anggaran untuk Polda untuk turut serta melayani masyarakat dan personil Polri di bidang kesehatan,” kata Didit. (rm/ humas)
CMYK
RAKYAT MEDIA
Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Wabup dan PMI Serahkan Bantuan Korban Kebakaran PASBAR, RAKYAT MEDIA-Wakil Bupati Pasaman Barat H Yulianto dan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat, Hj Yunisra Syahiran menyerahkan bantuan Sembako dan alat alat memasak, alat rumah tangga, kepada tujuh kepala keluarga rumah korban kebakaran di los Pasar Batang Lingkin Nagari Lingkung Aur Kecamatan Pasaman Pasbar, Jumat (4/ 5/2018). Bantuan bersumber dari BPBD Pasaman Barat, Dinas Sosial, dan PMI Pasaman Barat.Diantaranya, beras, kompor gas, tikar, selimut, lemari plastik, pakaian dan makanan, tenda kebutuhan rumah tangga lainya. Kepala BPBD Pasaman Barat Tri Waluyo menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.30 WIB Jumat, ( 4/05) kebakaran terjadi di los pasar Batang Lingkin yang menghanguskan 7 rumah semi permanen. Api diduga berasal dari dapur salah seorang warga yang memasak. Untung tidak ada korban jiwa. Semua penghuni rumah selamat karena ketika api hidup cepat diketahui warga. Warga berteriak membangunkan warga agar keluar dari rumah.Sehingga warga selamat, tetapi isi rumah begitu cepat dilalap sijago merah. “Kerugian ditaksir ratusan juta. Kita baru bisa membantu yang kita antarkan sekarang,” ujar Yulianto didampingi Kepala BPBD Tri Waluyo, Kepala Dinas Sosial Marimus, Camat Pasaman Roni H.E.P, dan Kabag Humas Yosmar Difia, dan pengurus PMI lainnya. Yulianto berpesan kepada warga korban kebakaran agar bersabar dan tabah menghadapi cobaan.” Ini adalah musibah yang sama-sama tidak kita inginkan untuk itu sabar dan tabah menghadap cobaan ini.Pemerintah Daerah baru ini yang bisa memberikan bantuan,” ujar Yulianto. Yulianto juga mengingatkan agar warga agar waspada dan hati hati dengan kompor dan listrik apalagi cuaca panas.Berdasarkan pantauan korban kebakaran masih trauma dan sebagian masih menumpang nginap ditempat keluarga maupun tetangga. (rm/Robi).
12
Sekdaprov Kepri TS Arif Fadilah
Pada Harta Kita Ada Rezeki Saudara Kita TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri TS. Arif Fadilah mengajak umat muslim membantu kaum fakir miskin dan dhuafa guna meringankan be--ban hidupnya. Semua pas-ti sadar bahwa pada harta kita ada sebahagian rezeki saudara-saudara kita yang tidak mampu. “Ini adalah ide yang luar biasa, kita patut berbangga karena disaat sekarang ini masih ada teman-teman kita yang masih mempunyai nilai sosial dan kepedulian akan keberadaan kaum fakir miskin dan kaum dhuafa,” ujar Arif saat meresmikan pembukaan warung nasi berbagi kebahagiaan khusus untuk fakir miskin kaum dhuafa di Pujasera Pasar Bintan Centre, Batu X, Tanjungpinang, Jumat (4/5) kemarin. Turut hadir pada kesempatan ini, Staf Ahli Gubernur Syam-suardi, Ketua LAM Provinsi Kepri Abdul Razak, Perwakilan TNI/ Polri serta beberapa anak yatim piatu. Arif secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Ketua Komunitas Peduli Endi Maulidi yang mempunyai
empati dan jiwa sosial yang tinggi, memperhatikan saudarasaudara yang tidak mampu untuk dapat makan di warung nasi ini dengan harga yang sangat terjangkau. “Mari kita bersama-sama mendukung kegiatan ini, sehingga para kaum fakir miskin dan para dhuafa bisa berkesempatan untuk mendapatkan makan yang layak, “ kata Arif. Menurutnya, telah banyak program-program pemerintah yang digulirkan dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat diantaranya melalui pembangunan jalan, jembatan untuk membuka akses untuk peningkatan perekonomian di daerah. Contohnya dengan adanya jalan atau jembatan maka usaha warung, usaha jualan, usaha jasa akan ikut berkembang karena akses transportasi yang mudah. Jadi multiplier effect dari pembangunan tersebut secara tidak langsung mengangkat derajat perekonomian masyarakat, sehingga semakin berkurang kaum yang tidak mampu di negeri ini. “Pembangunan yang di-
SEKDAPROV Kepri TS Arif Fadilah
lakukan pemerintah muaranya untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ucap Arif. Sementara itu, Endi Maulidi selaku Ketua Komunitas Peduli dalam sambutannya mengatakan tujuan dibuka-nya warung nasi untuk membantu kaum yang tidak mampu agar dapat makan dengan makanan
yang pantas dengan harga yang terjangkau. Bagi fakir miskin dan dhuafa yang akan makan di warung ini cukup membayar Rp 5.000 dan akan mendapatkan lauk, nasi, buah, serta air mineral. Sedangkan jam operasionalnya, pada Senin – Sabtu mulai pukul 11.00 WIB hingga 14.00 WIB dan bulan puasa dibuka
dari pukul 16.00 WIB hingga waktu berbuka. “Siapapun boleh makan di warung ini.Tapi bagi yang mampu, kalau boleh bayarnya lebih dari Rp 5.000 hitung-hitung sebagai sedekah. Harta yang disedekahkan tidak akan berkurang yang ada malah rezeki kita akan semakin melimpah, “ jelasnya (rm/btp)
CMYK
13
GALERI FOTO
Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
GUBERNUR Kepulauan Riau Nurdin Basirun bersama Wakil Gubernur Isdianto menerima sekapur Sirih.
GUBERNUR Kepulauan Riau Nurdin Basirun memberikan kata sambutannya.
PELAKSANAAN Mushabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Resmi dibuka di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Selasa (9/5) malam. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun. Orang nomor satu di Kepulauan
“Kita harapkan MTQ ini untuk mempersiapkan Kafilah Kepri di tingkat Nasional di Sumatera Utara mendatang, tentunya pelaksanaan MTQ di Sumatera Utara ada satu harapan mudah-mudahan kita juara umum,” Ujarnya. Menurutnya, target capaian juara umum tersebut bukalah tanpa ala-
Gubernur Buka MTQ VII Kepri di Kabupaten Lingga Riau Tersebut mengatakan, semarak pelaksanaan MTQ ke-VII tahun 2018 dilaksanakan dengan memuat unsur sosial, pendidikan, Ekonomi, Seni dan Budaya sehingga mengundang antusias masyarakat. “Kegiatan ini merupakan icon budaya bagi umat, sehingga akan rutin digelar, dan Kabupaten Lingga seba-
gai tuan rumah tahun ini kami anggap berhasil melaksanakan MTQ tingkat Provinsi tahun 2018 ini,” ujar Nurdin. Nurdin menyebutkan, momentum MTQ ini nantinya menjaring khafilah yang akan mewakili Provinsi Kepulauan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Nasional di Sumatera Utara mendatang.
san, hal itu akan menanamkan rasa religius sehingga dapat di implementasikan dalam kehidupan di Bumi Kepulauan Riau. “Kita tidak populer dengan industri, perikanan, pendidikan tetapi harus dikenal dengan pembinaan agama, sehingga dapat di aplikasikan dalam kehidupan,” Ucapnya.
Selain itu, Dalam pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kepri tersebut, sebanyak 7 Kabupaten Kota di Provinsi Kepri yaitu Bintan, Natuna, Karimun, Anambas, Batam, Tanjungpinang, dan Kabupaten Lingga saling berpacu menampilkan yang terbaik agar dapat mensukseskan pelaksanaan even tahunan tersebut. (*)
GUBERNUR Kepulauan Riau Nurdin Basirun bersama Wakil Gubernur Isdianto bersama bupati dan wali kota memegang Piala bergilir.
WAKIL Bupati Lingga M Nizar Mencium Tangan Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun.
GUBERNUR Kepulauan Riau Nurdin Basirun berfoto bersama anggota DPD RI dan Wakil Gubernur dan Bupati Lingga.
GUBERNUR Kepulauan Riau Nurdin Basirun bersama Wakil Gubernur Isdianto berfoto bersama.
GUBERNUR Kepulauan Riau Nurdin Basirun bersama Wakil Gubernur Isdianto berfoto bersama.
SUASA MTQ VII Kepri di Kabupaten Lingga
BUPATI Kepulauan Lingga duduk bersama Sekda Provinsi kepri.
PARA tamu Undangan.
ISTRI Gubernur Kepri Noor Lizah ikut mengikuti Pembukaan MTQ.
GUBERNUR Kepulauan Riau Nurdin Basirun bersama Wakil Gubernur Isdianto berfoto bersama.
TARI persembahan
CMYK
KARIMUN-LINGGA
Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
14
Ribuan Masyarakat Kundur Meriahkan Hari Pendidikan
RIBUAN masyarakat Kundur hadiri acara Hari Pendidikan
KUNDUR, RAKYAT MEDIA-Dalam rangka merayakan Gebyar Hari Pendidikan Nasional Provinsi kepulauan riau Tahun 2018. Dinas Pendidikan Provinsi kepulauan riau pusatkan acara di pulau kundur,bertempat di panggung Balai Pemuda kecamatan Kundur Beragam kegiatan yang dilaksanakan, seperti stand bazar SMA dan SMK se kabupaten karimun selama 3 hari,jalan santai,pentas seni dan budaya.Sabtu,(5/5/2018) sebagai puncak acara, pukul 7.30 wib. Gubernur kepri ,DR.H.Nurdin Basirun mem-
buka secara langsung Jalan santai yang diawali dari depan balai pemuda sampai ke simpang urung. Dalam sambutannya, Nurdin mengatakan bahwa Arifin Nasir kepala Dinas pendidikan kepulaan adalah orang yang hebat , sebagai sosok yang betul-betul ahli dibidang pendidikan. “ Dalam tugas bapak Arifin Nasir memang sudah mau pensiun,tapi dalam pengabadian waktu masih kita perlukan lagi. Mudah-mudahan nanti berperan dalam ruangan yang lain, untuk mengemas dan mendorong
pendidikan di kepulauan riau. Pekerjaan rumah masih banyak lagi,kita perlu orang seperti pak Arifin Nasir dia selalu mengedepankan persahabatan” tuturnya. Nurdin menambahkan, acara seperti ini kita buat sekalian kita balek kampung, dengan adanya kegitan seperti inilah ada alasan kita balek kampung. Acara ini kita adakan bukan hanya di kundur, tetapi kita mulai dari belakang padang dan besok akan berlanjut di Lingga,tutur Gebernur dalam sambutannya. Acara jalan santai yang dimeri-
Tiga Nama Pengganti H.M. Asyura Sebagai Ketua DPDR Karimun KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Berimbas dari mosi tidak percaya Anggota Dewan Kabupaten Karimun, akhirnya menjatuhkanTiga nama pengganti H.M.Asyura di kursi pimpinan DPRD Karimun. Ketiga nama tersebut sudah diusulkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Karimun melalui Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Golkar Provinsi Kepri, kini masih menunggu hasil fit and proper test yang akan dilaksanakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Ketiga nama yang diusulkan adalah M Yusuf Sirat, Rosmeri, dan Rohani. Selanjutnya, DPW Partai Golkar Provinsi Kepri membawa ke DPP untuk memutuskan satu nama. “Setelah menjalani fit and proper test dan disetujui satu nama, baru kita ajukan ke gubernur untuk pengangkatan,” kata Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karimun Aunur Rafiq, Jumat (4/5). Kekosongan kursi pimpinan DPRD dari partai berlambang pohon beringin ini, setelah Asyura secara resmi mengajukan pengunduran diri dalam rapat pleno partai, Jumat (30/3) lalu. Selanjutnya diputuskan tiga nama kandidat sebagai pengganti. Meskipun mengundurkan diri dari posisi Ketua DPRD Karimun, namun Asyura tetap duduk sebagai anggota legislatif dari Partai Golkar. Seperti diketahui, Asyura diberhentikan sebagai ketua DPRD Karimun berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepri nomor 1768 tertanggal 4 Mei tahun 2016. Juga Keputusan DPRD Karimun nomor 08 tertang-
BUPATI Karimun Aunur Rafiq memberikan pemaparan
gal 28 Maret 2016 sebagai tindak lanjut dari mosi tak percaya 21 anggota DPRD Karimun terhadap kepemimpinan Asyura. Terbitnya SK Gubernur terkait pemberhentian tersebut, digugat Asyura ke PTUN Tanjungpinang. Setelah menjalani masa persidangan, majelis hakim mengabulkan gugatan Asyura. Meski dikabulkan PTUN Tanjungpinang, namun anggota DPRD Karimun tetap bersikukuh belum bisa menerima kehadiran Asyura dan melayangkan gugatan banding ke PTUN Medan.Hasilnya, keputu-
san PTUN Tanjungpinang terkait pengabulan gugatan Asyura sebelumnya, dikalahkan. Tidak terima keputusan PTUN Medan tersebut, Asyura kembali memasukkan kasasi ke Mahkamah Agung. Tapi gugatan Asyura ditolak melalui amar putusan nomor Registrasi 295 K/TUAN/2017, terbit per 1 Agustus 2017. Kini, Asyura melayangkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun dengan pokok perkara perbuatan melawan hukum. Sidangnya sudah berlangsung beber-
apa kali, namun belum membuahkan keputusan.Mediasi kedua belah pihak yang coba dilakukan beberapa hari lalu, gagal. Asyura melalui kuasa hukumnya Jefri Yanto Tigor Mangatas Simanjuntak menggugat 32 orang. Selain 21 anggota DPRD yang melayangkan mosi tak percaya, turut digugat pula Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Sekdaprov TS Arif Fadillah, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Sekretaris DPRD Karimun Jefridin, Wakil Ketua I DPRD Azmi, dan Wakil Ketua II Bakti Lubis. (rm/btp)
gal 8-14 Mei 2018 dan diikuti oleh Qori dan Qoriah 5 Kabupaten dan 2 Kota yang terdiri dari peserta (Qori dan Qoriah) dari Kota Batam, Tanjungpinang, Kabupaten Karimun, Natuna, Anambas, Bintan dan tuan rumah pelaksana MTQ, Kabupaten Lingga. “Selamat datang dan selamat bertanding kepada seluruh perwakilan daerah yang mengikuti.Berikan yang terbaik dalam berkompetisi,” tutupnya. Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun mengatakan, semarak pelaksanaan MTQ keVII tahun 2018 ini dilaksanakan dengan memuat unsur sosial, pendidikan, Ekonomi, Seni dan Budaya sehingga mengundang antusias masyarakat. “Kegiatan ini merupakan icon budaya bagi umat, sehingga akan rutin digelar, dan Kabupaten Lingga sebagai tuan rumah tahun ini kami anggap berhasil melaksanakan MTQ tingkat Provinsi tahun 2018 ini,” Kata Nurdin. Iamengatakan, momentum MTQ ini nantinya menjaring khafilah yang akan mewakili Provinsi Kepulauan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Nasional di Sumatera Utara mendatang. “Kita harapkan MTQ ini untuk mempersiapkan Kafilah Kepri di tingkat Nasional di Sumatera Utara mendatang, tentunya pelaksanaan MTQ di Sumatra Utara ada satu harapan mudah-mudahan kita juara umum,” ujarnya.
GUBERNUR Kepri, Nurdin Basirun memukul bedug tanda pembukaan MTQ Tingkat Provinsi Kepri ke-VII dimulai Lanjut Nurdin, sesuai Tema MTQ Ke-VII Provinsi Kepri Tahun 2018 “Kita aktualisasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat menuju kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun dan damai”, dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Terkhusus bagi generasi-generasi muda.Sehingga dapar terwujudnya generasi yang Qur’ani, cerdas, agamis dan berakhlak mulia. Ditambahkannya, dengan pembekalan pendidikan agama dan mempedomani AlQur’an dalam kehidupan, diyakini dapat terhindar dari hal-hal yang negatif.Baik dari kehidupan pribadi, maupun kehidupan ber-
masyarakat. Selain itu, dalam pelaksanaannya, nantinya dapat melahirkan Qori Qoriah dan Hafiz Hafizah yang berkualitas untuk dibina dalam pelatihan tertentu dalam kompetisi tingkat nasional maupun internasional mewakili Provinsi Kepri. “Diharapkan, dengan MTQ ini, dapat menambah nilai positif bagi kita.Apa yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara maupun kehidupan kita sehari-hari. Mudah-mudahan apa yang kita laksanakan, mendapatkan ridho dan keberkahan dari Allah SWT, tutupnya. (rm/Taufik.S)
Bus Transport Pelajar SMPN 1 dan SMAN 1 Lingga Tak Layak LINGGA, RAKYAT MEDIA-Mini bus transport antar jemput pelajar SMP Negeri 1 dan SMA Negeri 1 Lingga, Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara, tidak pernah mendapatkan perawatan (servis). Padahal kondisi mini bus antar jemput pelajar itu, sudah sangat tidak layak lagi.Dengan kondisi tempat duduk yang sudah pada robek, bahkan ada
POLANTAS Polsek Kundur razia pengendara sepeda motor
Polantas Polsek Kundur Lakukan Razia KUNDUR, RAKYAT MEDIA-Dalam kegiatan Operasi Patuh Seligi 2018, Satlantas Polres Karimun dengan Unit Lantas Polsek Kundur (28/4/2018) melaksanakan Razia pengecekan dan penertiban Kendaraan bermotor baik Roda 2 maupun Roda 4 di wilayah hukum Polsek Kundur, bertempat didepan Polsek Kundur dari jam 09.30-11.30 wib. Razia dilaksanan untuk Terciptanya kesadaran dan patuh hukum dijalan raya. Meminimalisir angka kecelakaan diwilayah hukum Polsek Kundur. Jajaran Unit Lantas Polsek kundur berhasil melakukan penindakan berupa tilang kepada 17 orang pelanggar dan mengaman kan Barang Bukti berupa , Sepeda motor 3 Unit, STNK 13 lembar dan SIM 1 lembar dalam razia tersebut. Kapolsek kundur Kompol Wisnu mengatakan, Dalam razia ini diharapkan dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalulintas di kecamatan Kundur, serta meningkatkan ketertiban pengguna kendraan bermotor, tutur Kapolsek Kundur.(rm/gabe)
MTQ Ke-VII Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2018 di Lingga Resmi Dibuka KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ke VII tahun 2018 resmi dibuka Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nurdin Basirun, Selasa (8/5/2018) malam baru-baru ini di lapangan Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga. Pembukaan MTQ itu, ditandai dengan pemukulan beduq secara serentak oleh Gubenur Kepri bersama Bupati dan Walikota se-Provinsi Kepri. Pembukaan MTQ itu turut dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Kepri Isdianto, Anggota DPRD RI Dapil Kepri Dwi Ria Latifah dan Nyat Kadir, Pimpinan DPRD Provinsi Kepri, Sekda Provinsi, Bupati Karimun, Aunur Rafiq beserta rombongan, pimpinan DPRD Kabupaten Lingga, Bupati dan Walikota se-Kepri, FKPD Provinsi Kepri dan sejumlah FKPD, OPD berbagai daerah se-Kepri Kemenag Provinsi Kepri dan Kabupaten, Tomas, Toga, Toda dan tamu undangan lainya. Ketua Pelaksana MTQ Ke-VII tingkat Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah yang juga menjabat sebagai Sekertaris Daerah Provinsi Kepuluan Riau (Sekdaprov Kepri) dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah keseluruhan Qori dan Qoriah se-Kepri yang mengikuti kompetisi diberbagai cabang pada MTQ Ke-VII itu, sekitar 300 peserta. MTQ Ke-VII tingkat Provinsi Kepri Tahun 2018 di Kabupaten Lingga, sambungnya akan digelar selama sepekan yaitu dari tang-
ahkan kurang lebih 5 ribu orang masyarakat pulau kundur , panitia menyedikan beragam hadiah. Diantaranya, 200 paket sembako,Rice kuker,Kipas angin,Mesin cuci, Sepeda, Televisi, Kulkas dan hadiah utama 2 unit sepeda motor metic. Dalam Acara turut hadir, kepala Dinas pendidikan provinsi kepri, Drs. Arifin Nasir, Kepala Dinas pendidikan kabupaten karimun,Bakri Hasym, Camat Kundur,Ery Noval Jadinata,S.STP, Kapolsek kudur, Kompol. Wisnu dan kepala SMA,SMK SeKabupaten Karimun. (rm/gabe).
beberapa tempat duduk yang goyang saat diduduki. “Sebelumnya belum ada perawatan pak. Kasian lihat adek-adek ini, mereka harus duduk di kursi yang sudah robek, tak jarang juga mereka harus duduk berdesak-desakkan karna ukuran bus yang kecil, dengan jumlah siswasiswi yang sudah over kapasitas,” ujar sopir mini bus
sekolah, Naszlan kepada wartawan di depan SMA Negeri 1, Lingga, Kamis belum lama ini. Maszlan menambahkan, menurutnya, sudah hampir enam tahun mini bus itu, tidak pernah mendapatkan perawatan (servis).Maszlan berharap kepada pemerintah Kabupaten Lingga, khususnya Kecamatan Lingga Utara, untuk memperhatikan kondi-
si mini bus tersebut, demi kenyamanan para pelajar. “Kalau bisa lah pak, mini bus ini di ganti dengan bus yang besar.Sebab mini bus ini sudah tidak mampu lagi untuk menampung jumlah siswasiswi sekolah yang semakin tahun semakin meningkat, satu hari bisa empat kali trip pagi dua kali dan sore dua kali tegasnya.
Selain itu, salah satu siswi SMPN 1 Lingga yang engan menyebutkan namanya, mengatakan jumlah siswa dan siswi dari Desanya sudah sangat over kapasitas. “Ya pak, pelajar yang menggunakan mini bus ini dari desa kami ada sekitar 30. 16 orang pelajar berasal dari SMPN 1, Sedangkan 14 lainnya dari SMAN 1,” paparnya kepada wartawan. (rm/Taufik.S)
Wabup Lingga M. Nizar Resmikan Pasar Sayur Rampai Rezeki
Wakil Bupati Lingga M. Nizar
Meresmikan Pasar Sayur Rampai Rezeki LINGGA, RAKYAT MEDIA-Wakil Bupati Lingga M Nizar resmikan Pasar Sayur Rampai Rezeki yang merupakan bantuan revitalisasi pasar Kementerian Perdagangan di Daik Lingga, Sabtu (05/05/ 2018)kemarin.Peresmian ini sekaligus mengoperasikan kembali pasar yang dulunya ramai. Dalam sambutannya M Nizar mengatakan sejak pelaksanaan perhelatan Tamadun Melayu antarbangsa pada November 2017 lalu, pembangunan pasar “Rampai Rezeki” ini sudah berjalan sekian persen yang dilakukan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan Kabupaten Lingga. Ia mengatakan peresmian ini sempat terkendala beberapa hal. Namun mengingat pentingnya sarana ini sebagai tempat jual beli kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan ekonomi dan silaturahmi, maka pemerintah Kabupaten Lingga akhir meresmikan untuk dapat dioperasikan bahkan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pedagang. “Jadi menemui beberapa hal. Prosesnya kesana-kesini. Dan Alhamdulillah hari ini. Insyaallah pasar Rampai Rezeki kita resmikan,” ujar Nizar. Kemudian terkait penataan parkir, pemkab sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan. Begitu juga untuk pembangunan parkir, di Dinas Pekerjaan Umum. Kemudian masalah sampah yang telah memenuhi tempatnya, dapat segara dibuang. Atau bagaimana nanti dari Dinas Pekerjaan Umum dapat melompat ditempat yang lebih baik agar baunya tidak berdampak pada pembeli atau pedagang yang berjualan. “Setidaknya tahun 2018 ini. Kita sudah meletakkan lahan dan bangunan parkir ini biar cantik,” jelas dia. Wakil Bupati Lingga ingin pasar ini dapat memberikan kenyamanan dan ketentraman baik kepada pembeli saat berbelanja maupun pedagang ditempat sebagai upaya pemerintah daerah agar produk-produk perekonomian Lingga dapat terus berjalan. Sementara itu, Kabid perdagangan Zulaica melalui Kasi Usaha Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Wira Nanda Pratama mengatakan renovasi pasar ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK), penugasan dari Kementerian Perdagangan. Untuk mendapatkan bantuan tersebut memakan waktu yang panjang. Dia berharap kepada para pedagang agar menjaga sebaikbaiknya apa yang telah terealisasi terutama dalam memperhatikan kebersihan. “Kita terus upayakan pembangunan pasar bagi masyarakat akan, karena pemerintah juga melihat, fasilitas yang dibangun ini sangat jelas bersinggungan dengan sektor peningkatan perekonomian masyarakat,” ujar Wira Nanda Pratama. Selain Wakil Bupati pada peresmian tersebut, hadir juga Dirjen dari Kementerian Dalam Negeri, Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan berserta Kabid Pengawasan dan Perizinan, Asisten 1, Kabag pemerintahan, Kabag Hukum, Camat Lingga, Lurah Daik dan para pedagang pasar Rampai Rezeki. (rm/Taufik.S)
CMYK
15
Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
BINTAN-TANJUNGPINANG
Website: www.rakyatmediapers.co.id
SMKN 1 Bintan Utara Wakili Kabupaten Bintan
BUPATI Bintan Apri Sujadi berikan penghargaan kepada guru-guru berprestasi
Perayaan Hardiknas di Kabupaten Bintan Banjir Penghargaan BINTAN, RAKYAT MEDIA-Dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Bintan, sekitar 3700 peserta dari berbagai sekolah yang terdiri dari tenaga pendidik, siswa-siswi, tokoh pendidikan serta guru-guru berprestasi ikut memeriahkannya di Relief Hantam Kijang, baru-baru ini, ditandai dengan penyerahan berbagai penghargaan di bidang pendidikan. Bupati Bintan, H Apri Sujadi S.Sos dalam penyampaian sambutannya, mengatakan, akan berkomitmen penuh dalam memajukan bidang pendidikan di Kabupaten Bintan. Apri juga mengatakan, berbagai programnya yang sudah diterapkan, yakni dengan adanya pemberian seragam sekolah gratis, transportasi gratis, serta program 15 menit mengaji sebelum memulai pelajaran di sekolah guna membangun dan membentuk karakter generasi penerus. “Kita sangat yakin bahwa, majunya suatu daerah apabila dunia pendidikannya juga ikut maju. Setahap demi setahap kita memulai melakukan gerakan langkah maju di bidang pendidikan lewat berbagai program, dan untuk kedepannya hal tersebut mampu melahirkan generasi masa depan yang berprestasi,” ujarnya. Pada acara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Tamsir M.Si, menuturkan bahwa, pada Hardiknas Tahun 2018 ini diberikan penghargaan kepada 21 orang purnabakti pendidikan, 2 orang tokoh pendidikan, 9 orang guru berprestasi, 105 siswa berprestasi, 3 sekolah berprestasi, 6 sekolah SD dan SMP pemenang Adiwiyata Tingkat Kabupaten Tahun 2018, 3 Pengelola Dapodik Terbaik SD, SMP dan SMA, Penghargaan kepada peserta didik Qur’an Centre dan penyerahan SK Insentif guru Honorer. “Selain berbagai penghargaan tersebut, kita juga melaunching aplikasi SIAP Online, penyerahan santunan kepada ahli waris almarhumah Ibu Eka Hariwiyati, dan almarhumah Ibu Wigati, serta penyerahan bantuan sarana kepada 16 Sekolah Adiwiyata,” tutupnya. Untuk diketahui bahwa, Peringatan Hardiknas di Kabupaten Bintan Tahun 2018 tersebut juga disejalankan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah Kabupaten Bintan, seleksi Popda, serta launching Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan. (rm/san)
Peringatan Keras Sekda
“PNS Jauhi Narkoba”
SEKDAKO Tanjungpinang Riono berikan keterangan kepada wartawan terkait dua oknum PNS terlibat Narkoba, Senin (7/5) kemarin.
TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Riono memberikan kesempatan terakhir bagi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang untuk menjauhi narkoba. Peringatan keras tersebut Riono menekankan kepada seluruh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang selama ini telah mencoreng nama baik Pemko Tanjungpinang. Peringatan tegas itu disampaikan Riono sehari setelah Polres Tanjungpinang merilis bahwa ada dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di Pemko Tanjungpinang, terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Kedua ASN itu yakni Eka Farid, oknum anggota Satpol PP dan Tedy Prayoga yang diketahui adalah pegawai di salah satu kelurahan di Kota Tanjungpinang. “Kita (Pemko Tanjungpinang), rasa sudah cukup memberikan pembinaan, pengarahan, bekerjasama dengan BNN untuk dilakukan tes urine dan sebagainya, hingga saya minta kepada Satpol PP ini yang terakhir,” tegas Riono usai membuka acara Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang di hotel Bintan Plaza, Senin (7/5). Menurut Riono, peredaran narkoba dewasa ini tidak lagi menyasar kepada orang-orang tertentu, melainkan seluruh kalangan masyarakat, baik pegawai maupun yang lainnya. Untuk itu, ia yakin, bahwa keterlibatan dua orang pegawai di lingkungan Pemko Tanjungpinang itu merupakan sisa-sisa oknum pegawai sebelumnya yang pernah terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. “Narkoba ini kan tidak pernah pandang status, dia makan siapa saja, dan saya yakin ini sisa-sisa sebelumnya, mudahmudahan kedepan tidak ada lagi, kalau masih ada kita tidak tegas, tapi jangan sampailah, cukup di rehab saja,” ungkapnya. Kendati demikian, Riono mengaku, Pemko Tanjungpinang tidak akan memberikan bantuan hukum bagi pegawai yang terlibat dalam kasus narkoba seperti kedua oknum pegawai tersebut. Sebab, Pemko Tanjungpinang tidak ingin menyelamatkan satu orang pegawai, tetapi akan berpotensi merusak ribuan orang pegawai lainnya. “Tidak ada bantuan hukum, apalagi sekarang aturannya ketat. Kalau rehab, nanti kalau dia masuk bikin virus lagi, berhentikanlah. Tak mungkin kita pertahankan yang satu, mengorbankan yang seribu, bagus kita buang yang satu, pertahankan yang seribu,” tuturnya. (rm/pm)
Dalam Lomba TTG Tingkat Provinsi Kepri BINTAN, RAKYAT MEDIA-Siswa SMKN 1 Bintan Utara dipastikan akan mewakili Kabupaten Bintan dalam Lomba Tekhnologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2018. Hal tersebut seusai temuan inovasi Cangkul Praktis Sederhana dipastikan tampil sebagai pemenang dengan menyisihkan 27 kelompok TTG lainnya. Kepala Dinas PMD Kabupaten Bintan Ronny Kartika menuturkan bahwa selain mendapatkan penghargaan dan dana pembinaan, mereka juga berhak atas fasilitasi Hak Paten serta tampil mewakili Kabupaten Bintan ke tingkat Provinsi Kepri. “Masing-masing pemenang akan mendapatkan uang pembinaan sebesar juara I Rp 7 juta rupiah, juara II Rp 5 juta rupiah, juara III Rp 3 juta rupiah, harapan I Rp 2 juta rupiah, harapan II Rp 1,5 juta rupiah, dan rangking 6 sd 12 juga akan menerima uang sagu hati,” ujarnya Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos saat dihubungi, Jum’at (4/5) pagi menyatakan bahwa dirinya mengharapkan agar para peserta hendaknya dapat terus memberikan pemikirannya dalam usaha meningkatkan inovasi teknologi yang bisa mengembangkan potensi desa.”Kita ucapkan selamat kepada pemenang, bagi yang belum
BUPATI Bintan Apri Sujadi S.Sos saat meninjau para siswa dalam lomba TTG
jangan putus asa, terus berusaha menciptakan tekhnologi tepat guna yang berguna bagi kemajuan daerah “ ujarnya. Adapun pemenang Lomba TTG Tingkat Kabupaten Bintan Tahun 2018 yaitu
Juara 1: SMKN 1 Bintan Utara, Angga pratama, aden Yudi, Okta Wisnu, cangkul praktis sederhana. Juara 2 : Seri Kuala lobam, Wildan romadhon, Jamaluddin, raja abdul Komar, Pompa air tanpa listrik. Juara3 : SMKN 1 gunung kijang, Mustafa Kamal, ag-
Polda Kepri Sita Barang Ekspedisi CV BPP dan PT BBS
SALAH satu container yang berisi barang seludupan
TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Diduga melanggar Pasal 6 ayat 1 dan atau Pasal 113 jo 57 ayat 1 UU nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan, penyidik Direskrimsus Polda Kepri secara resmi menyita ratusan handphone merek Xiomi, Nokia serta barang elektoronik dan mainan anak-anak serta barangbarang lainya yang diduga akan diselundupkan perusahaan eksepdisi dari Pelabuhan Sei Kolak, Kijang, Bintan Timur. Kendati belum jelas siapa tersangka dalam dugaan tindak pidana perdagangan ini, namun dari data permohonan izin yang diajukan penyidik Direskrimsus Polda Kepri ke PN Tanjungpinang, dua ekspedisi pengirim dan dan pemilik barang adalah CV Berjaya Putra Perkasa dan PT Bintan Batam Sukses. Sejumlah barang yang termuat di dalam kontainer milik CV Berjaya Putra Perkasa dengan terlapor Jhon Kennedy alias Atok dan Salmaydi sebagai Direktur PT Bintan Batam Sukses antara lain; 13 Wireless microphone HiFi speaker dengan jumlah 520 pcs, 5 Dus FLLP3 + Portable Wireless Speaker berisi 250 pcs, 6 Dus Charge G4 Portable wireless Speaker dengan jumlah 300 pcs, 6 Dus CLIP + Portable Wireless Speaker dengan jumlah 600 pcs, 1 Koli Speaker Bluetooth dengan jumlah 23 pcs, 1 Koli speaker Bluetooth Mini dengan jumlah 95 pcs, 29
pcs Handphone merek XIAOMI type MI 5 Plus, 133 pcs Handphone merek XIAOMI type MI NOTE 5A 5 pcs Handphone merek XIAOMI type MI NOTE 3, 9 pcs handphone merek SAMSUNG GT E 1080, 1 pcs Handphone merek SAMSUNG GT E 1050, 169 pcs Handphone merek NOKIA type 1280, 24 pcs Handphone merek NOKIA type 6300, 304 pcs Handphone merek NOKIA type 105, 37 pcs Handphone merek NOKIA type 2600, 11 Dus Reskuler merek Panasonic SR-06FG berisi 11 kotak 129 pcs, 1 Dus celana dalam wanita dengan jumlah 32 bungkus, 5 karung kutang wanita (BH) dengan jumlah 98 bungkus Sedangkan barang-barang yang ditemukan dan disita dari kontainer MERATUS 9601851 ukuran 20 feet berupa, 26 Dus amplifier merek Stylus dengan jumlah 26 pcs, 61 Dus pelek motor merek KKE dengan jumlah 122 pcs, 13 Wireless microphone Hi-Fi speaker dengan jumlah 520 pcs, 5 Dus FLLP3, portable wireless speaker berisi 250 pcs, 1 Dus Body Whitening Serum dengan jumlah 30 pcs, 6 Dus Charge G4 portable wireless speaker dengan jumlah 300 pcs, 6 Dus CLIP + portable wireless speaker dengan jumlah 600 pcs, 1 Dus Magic Cushion Moisture berisi 16 kotak dengan 192 pcs, 1 Dus Magic Cushion berisi 18 kotak jumlah 216 pcs, 1 Dus April Skin Black Magic Snow Cushion 12 kotak jumlah 144
pcs, 1 Dus piston berisi 11 kotak dengan jumlah 44 pcs Adapun barang-barang yang ditemukan dan disita dari kontainer MERATUS 2204786 ukuran 20 feet berupa; 420 Dus RDL Hidrokinon dengan jumlah 60.480 pcs, 1 Koli Speaker Bluetooth dengan jumlah 23 pcs, 1 Koli Speaker Mini dengan jumlah 95 pcs Dst.. Begitu juga barang-barang yang ditemukan di kontainer MRTU 2038330 ukuran 20 feet berupa;, 25 Dus jam tangan tanpa merek dengan jumlah 15.880 pc, 2 Dus jam tangan merek Laogeshi warna silver gold jumlah 300 pcs, 1 Dus jam tangan merek Geneva jumlah 550 pcs, 3 Dus jam tangan tanpa merek warna biru, merah, hitam jumlah 869 pcs, 8 Dus reskuler merek panasonic SR10 FGS dengan jumlah 95 pcs, 8 Dus reskuler merek Panasonic NC-EG4000 dengan jumlah 30 pcs, 7 Dus reskuler merek Panasonic NC-EG3000 dengan jumlah 27 pcs, 9 Dus reskuler merek Panasonic SR-03F6 dengan jumlah 141 pcs. 3 Dus reskuler merek panasonic SR-Y10G dengan jumlah 37 pcs, 11 Dus reskuler merek Panasonic SR-06FG berisi 11 kotak jumlah 129 pcs, 1 Dus celana dalam wanita dengan jumlah 32 bungkus, 5 Karung kutang wanita (BH) dengan jumlah 98 bungkus, 29 pcs Handphone merek XIAOMI type MI 5 plus, 133 pcs hanphone merek XIAOMI type MI NOTE 5A, 5 pcs handphone merek XIAOMI type MI NOTE 3, 9 pcs handphone merek SAMSUNG GT E 1080, 1 pcs handphone merek SAMSUNG GT E 1050, 169 pcs handphone merek NOKIA type 1280, 24 pcs Handphone merek NOKIA type 6300, 304 pcs Handphone merek NOKIA type 105, 37 pcs Handphone merek NOKIA type 2600, Dan barang-barang lainya. (*)
eerio Munandar, Sulastri, pembuatan kompos dari limbah lamun. Harapan 1 : Toapaya asri, afri Setiawan, pembangkit listrik tenaga energi ginetik gratifikasi. Harapan 2: Bintan timur, Rio priadi, rumah kawin kepiting bakau. (rm/wk).
Gubernur Beri Kemudahan Perizinan
Agar Investor Tanam Modal di Kepri BINTAN, RAKYAT MEDIAGubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun dalam pidatonya mengatakan Pemerintah akan terus mendorong investasi di Kepridan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan kemudahankemudahan perizinan yang dibutuhkan Investor. “Karena itu, Investor jangan ragu dan jangan khawatir untuk berinvestasi di Kepri, Kami akan siapkan semua fasiltas, Jika ada gangguan dan kendala, pemerintah janji akan menyelesaikannya bersama tim terkait,” kata Nurdin usai ground breaking Bintan Offshore Marine Centre (BOMC) di kawasan Industri Lobam-Bintan, Selasa (8/5/2018) kemarin. Nurdin menambahakan, sejumlah fasilitas pendukung dan terobosan-terobosan terbaru untuk kemudahan investasi saat ini juga terus digagas. Begitu juga pemerintah pusat, ikut memantau dan memudahkan apa yang menjadi keinginan sejumlah pengusaha. Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja Bintan Hasfarizal Handra mengatakan BOMC merupakan perusahaan yang bergerak di bidang proyek offshore dan memiliki fasilitas pelabuhan greenfield yang unik guna memenuhi berbagai kebutuhan proyek offshore. Perusahaan ini hasil joint venture antara qube dan Singatac. BOMC ditargetkan rampung pengerjaannya pada akhir 2019 mendatang. Disebutkan Hasfarizal, beberapa fasilitas BOMC itu antara lain, dermaga dengan rentang panjang hingga 700 meter, kedalaman laut sejauh 10 meter. Penyediaan lahan dan fasilitas
bangunan yang disediakan sesuai kebutuhan. Diperkirakan untuk menyelesaikan proyek mega raksasa ini, dibutuhkan sekitar 3000-an tenaga kerja. “Proyek mega raksasa ini, bakal membutuhkan tenaga kerja sekitar 3000 orang. Anak tempatan juga akan dilibatkan di dalamnya,” ungkap Hasfarizal. Sementara itu, petinggi BOMC, Michael Sousa mengatakan bahwa BOMC menawarkan keuntungan ekonomi strategis untuk mendukung proyek lepas pantai melalui lingkungan terbaik dan hemat biaya. Lalu, Ho Chi Bao, Direktur Teknik Precision, Marine and Offshore, Engineering Service, Enterprise Singapore, mengatakan bahwa BOMC adalah pengembangan yang baik untuk sektor marine dan offshore. Tak hanya itu, keberadaan BOMC ini juga bisa menangkap peluang baru di area lepas pantai. Entreprise singapore akan terus mendukung pengembangan BOMC sebagai landasan peluncuran untuk UKM Marine dan Offshore yang ingin berbisnis di Indonesia. Ditambahkannya lagi, kawasan BOMC akan menyediakan lingkungan bisnis yang aman dan terisolasi untuk memberikan layanan pelabuhan, logistik, pergudangan, mobilisasi/demobilisasi, penumpukan kapal/rig, pangkalan regional, dekomisioning, laydown, jasa agen pelabuhan, manufacture, dan fabrikasi, keahlian teknik, dukungan administrasi, fasilitas managemen keamanan, penyediaan dan pembuangan. Perusahaan logistik Australia,qube, akan menjadi operator yang mengelola fasilitas tersebut, melalui sebuah kontrak kerjasama panjang. (rm/btd)
Minta Ganti Rugi Layak, Warga Sei Gong Batam Bermalam di Kantor Gubernur TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Sejumlah warga Waduk Sei Gong Batam menggelar tikar di Kantor Gubernur Pulau Dompak, Senin (7/5/2018). Bahkan, demi protes mereka didengarkan, para warga ini rela bermalam di kawasan Kantor Gubernur tersebut. Warga tersebut memerotes diterbitkannya Surat Keputusan (SK) tentang ganti rugi uang kerohiman terkait lahan dan tanaman oleh Gubernur Kepri, beberapa waktu lalu. Warga menilai, uang kerohiman yang diberikan oleh pemerintah sebagai ganti rugi tanaman serta lahan garapan di lokasi proyek tersebut sangat tidak pantas. Salah satu warga Waduk Sei Gong, Sony, mengungkapkan kedatangannya dengan beberapa warga hanya untuk mempertanyakan dasar perhitungan uang ganti kerohiman
yang akan diterima oleh warga. Di mana, perolehan uang ganti kerohiman yang diberikan pihak BP Batam tidak sesuai dengan lahan garapan dan tumbuhan yang dimiliki warga. “Kami hanya minta transparansi. Apa spesifikasinya dalam mengganti uang kerohiman ini. Bahkan, ada warga yang memiliki lahan garapan 4 sampai 5 hektar, namun hanya memperoleh uang kerohiman Rp800 ribu. Apakah itu pantas?,” tegasnya saat ditemui di kawasan Kantor Gubernur. Oleh karena itu, dirinya berharap bisa bertemu Gubernur untuk membahas permasalahan tersebut. Terlebih lagi, meminta Gubernur untuk mengevaluasi ulang keputusan tersebut, karena dinilai merugikan masyarakat. Sony menambahkan, pihaknya mengaku bahwa lahan di kawasan Galang
memang milik pemerintah. Namun, pihaknya hanya meminta ganti rugi yang layak untuk lahan garapan serta tanaman yang menjadi sumber penghidupan warga.”Kami hanya meminta ganti rugi layak,” tukas Sony. Sebelumnya, Deputi IV Bidang Sarana dan Prasarana Lainnya BP Batam, Mayjen TNI Eko Budi Seopriyanto, menegaskan, tidak ada masalah dengan beberapa warga yang menolak karena sebagian lagi telah menerima, karena pada tanggal 9 Mei 2018, pihaknya akan segera menyerahkan uang kerohiman bagi 46 warga yang memiliki tanaman ataupun bangunan dalam 78 persil lahan di Waduk Sei Gong.”Tidak masalah, di luar yang menolak itu, selebihnya sudah menerima dan siap untuk menyiapkan dokumen untuk pengambilan uang, nanti uang tersebut akan
kami transfer biar aman,” jelasnya. Ia juga menjelaskan, perhitungan untuk uang kerohiman yang diberikan kepada masing-masing warga sudah ditetapkan oleh tim apresial yang dipilih oleh tim terpadu.”Sistem ganti rugi itu ada tim apresial, dan tim ini bukan orang Kepri, tetapi permintaan tim terpadu, perpohon ada, kajiannya ada, rumusrumusnya juga ada, masing-masing pohon beda-beda, dan kalau kita lihat itu detail, perhitungannya betul-betul profesional, bangunan juga diganti,” bebernya. Total uang kerohiman mencapai Rp3 miliar yang disipkan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 56 tahun 2017, dan disebutkan hanya warga yang memiliki tanaman dan bangunan yang berhak menerima uang kerohiman. (rm/bty).
CMYK
ADVERTORIAL
Jumat, 11-18 Mei 2018, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
16
Jadikan Media Dakwah dan Pemacu Pembangunan DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VII Kepulauan Riau yang dilaksanakan di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga dibuka secara resmi oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun, Selasa (8/5) malam Pembukaan MTQ VII Kepri ini tampak semarak dan meriah diawali dengan berbagai kegiatan seperti penyambutan tamu, malam taaruf, pawai taaruf, peresmian bazar MTQ hingga acara puncaknya yakni pembukaan MTQ VII Kepulauan Riau sendiri. Masyarakat juga tampak antusias menyaksikan malam pembukaan MTQ VII yang diisi dengan berbagai pertunjukan tersebut. Diawali dengan barisan defile kafilah, kemudian penampilan marching band dari pelajar SMP Lingga, seni lukis pasir, juga marching band yang didatangkan dari Kota Batam dan lainnya. Pembukaan MTQ VII ditandai dengan pemukulan bedug oleh Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, Wakil Gubernur Kepri H Isdianto, Anggota DPD RI Nyat Kadir, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Bupati Lingga Alias Wello, Wakil Bupati Lingga M Nizar dan jajaran FKPD. Dalam Sambutannya Gubernur Nurdin mengatakan jika semarak
MTQ VII seperti Hari Raya kedua.Masyarakat tampak menikmati suasananya, tampak para peserta memakai baju baru dan masyarakatpun senang karena nuansa kampung berubah menjadi ramai. “Semarak MTQ ini seperti lebaran kedua.Iven keagamaan ini selain menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif, juga secara nyata telah terbukti mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah.Juga sebagai penyejuk dan perekat kebersamaan masyarakat,” kata Gubernur. Gubernur berharap para qari dan qariah bisa memberikan penampilan terbaiknya di MTQ VII ini.Dan para dewan halim juga harua tegas, jujur aerta adil dalam membuat keputusan. Karena para peserta yang juara di MTQ Kepri nantinya akan mewakili Kepri di ajang MTQ Nasional XXVI di Sumatera Utara, Medan.”Selamat bertanding dan juniung tinggi sportigitas,” pesannya. Adapun yang terpenting yang diharapkan oleh Gubernur dari MTQ VII kali ini adalah agar bisa membumikan Alquran di Provinsi Kepulauan Riau , sehingga tiada hari tanpa baca Alquran. Apalagi masyarakat melayu identic dengan
islam, oleh karena itu baca alqur’an menjadi kewajiban setiap hari. Disamping menbaca, juga wajib memahami maknanya, kemudian menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya kedalam kehidupan sehari-hari, sehingga dengan demikian hidup akan aman, tenteram, bahagia dan sejahtera.”Hindari pertikaian dalam hidup ini, karena alqur’an telah mengajarkanya kepada kita semua, bangun silaturahim diantara sesama, jangan saling hasut menghasut, dan jangan pula saling fitnah-memfitnah , karena hanya dengan cara itu pembengunan di Kepulauan Riau dapat terlangsung dengan baik, aman dan terkendali,” ujar Gubernur. Gubernur juga berterimakasih kepada segenap kafilah MTQ VII yang berasal dari selurub kabupaten dan kota.Ketua 1 LPTQ Kepri TS Arif Fadillah dalam laporannya mengatakan sedikitnya 256 qari dan qariah yang akan bertanding di MTQ VII 2018 ini, serta ditambah dengan jumlah peserta pawai taaruf sekitar 1000 orang.”Terimakasih kepada tuan rumah dan seluruh panitia yang telah bekerja keras mensukseskan acara ini. Begitu juga kepada seluruh masyarakat Libgga, serta saya ucapkan selamat bertanding untuk para peserta,”
Gubernur Kepri : Tujuan Pembangunan Untuk Masyarakat DOMPAK, RAKYAT MEDIAGubernur H Nurdin Basirun mengatakan tujuan utama pembangunan adalah untuk masyarakat. Tentu segala upaya yang dilakukan pemerintah muaranya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Termasuk kemudahan masyarakat mendapat kebutuhan hidupnya seperti ketersediaan sembako. “Kebutuhan masyarakat yang paling utama, kita wajib mewujudkan hal itu dengan cara-cara yang positif,” ujar Nurdin saat rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Gedung Daerah, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, awal pekan ini. Gubernur hadir bersama Wakil Gubernur H Isdianto dan Sekretaris Daerah H TS Arif Fadilah, turut serta hadir Anggota DPRD Provinsi Kepri Tawarich, Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Bupati Lingga Alias Welo, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksmana Pertama TNI R Eko Suyatno, Danrem 033/ Wira Pratama Brigjen TNI Gabriel Lema dan Kabinda Kepri Brigjen Pol Suharyono. Nurdin melanjutkan bahwa saat ini pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang. Apalagi menjelang bulan suci ramadhan, dirinya ingin semua pemangku kepentingan di Kepri tetap merapatkan barisan dan bekerja bersama-sama untuk menjaga stabilitas dsn ketersediaan tersebut.
“Jaga Kepri bersama-sama jangan sampai kondisi di tengah-tengah masyarakat terganggu,” ujar Nurdin. Wakil Gubernur H Isdianto menambahkan bahwa saat ini dirinya yakin bahwa kebutuhan pokok di Kepri tetap berada dalam kondisi yang kondusif. Isdianto juga mengapresiasi kerjasama yang terus terjalin antar stakeholder di Kepri. “Kebersamaan menjadi kunci sukses kita untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Isdianto. Dalam kesempatan itu, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Gabriel Lema juga mengapresiasi para stakeholder di Kepri yang tetap semangat menyempatkan waktu untuk berkumpul dan membicarakan mencari solusi yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.”Keadaan stabil namun saya tetap memberikan saran agar kita dapat lebih sering lagi turun ke lapangan melihat kondisi riil,” kata Gabriel. Sementara itu Bupati Ling-
ga Alias Welo mengatakan hingga saat ini kondisi terkait kebutuhan pokok masyarakat di Lingga masih aman.Namun tidak menutup kemungkinan terjadinya kenaikan harga dan kelangkaan barang. Hal itu disebabkan Lingga mulai memasuki musim selatan dan cuaca sedang tidak bersahabat itu berakibat terhalangnya arus barang yang datang.”Untuk itu kami minta bantuan dari pihak FKPD untuk ikut mengawal agar kekhawatiran yang selama ini kita fikirkan dapat diminimalisir lebih awal,” ujar Welo. Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza melaporkan terkait harga pokok hingga saat ini tetap normal dan ditargetkan akan tetap stabil hingga lebaran. Namun isu yang sedang hangat saat ini adalah terkait pemilukada yang akan berlangsung bulan Juni mendatang.”Kita akan tetap meminimalisir terjadinya isu-isu negatif, kita wajib menjalankan pesta demokrasi saat ini dengan lancar dan kondusif,” ujar Ariza.(rm/humas).
GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun dan Wakil Gubernur Isdianto
kata Arif. Sementara itu Bupati Lingga Alias Wello dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan kegiatan MTQ VII ini. Apalagi lokasi astaka yang dibangun, dukunya adalah hutan belantara.”Pemkab
WAKIL Gubernur H Isdianto bersama mahasiswa lang Batam, Rabu (9/8). Pelaksanaan pendidikan Menww bela negara berlangsung sejak 30 April diikuti 54 orang perwakilan mahasiswa-mahasiswi dari 7 perguruan tinggi se-Kepri. Selama mengikuti pendidikan para
menwa mendapatkan pelatihan bela negara yang berisikan materi pokok dan materi pelengkap. Materi pokok terdiri peraturan militer dasar, pengetahuan teknik tempur, pendidikan jasmani militer, latihan berganda, kemenwaan dan
pariwisata. Oleh sebab itu kami memohon perhatian dari pemprov Kepri agar menambah alokasi dana untuk kami, agar Lingga bisa cepat maju dan berkembang. Tidak hanya. Pemerintah Provinsi, tetapi juga Pemerintah pusat,” kata Alias Wello. (rm/humas)
Beri yang Terbaik untuk Generasi Kepri TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Ibu Hj Noor Lizah Nurdin Basirun mengatakan, memberikan pendidikan terbaik terhadap generasi penerus sangat penting. Dengan pendidikan terbaik, anak-anak Kepri akan bisa bersaing dalam banyak kesempatan, baik ditingkat regional, nasional dan internasional. “Mari berikan yang terbaik buat putra putri kita.Kalau tidak kita siapa lagi kalau tidak sekarang, kapan lagi,” kata Noor Lizah saat menghadiri acara Srikandi PP di Gedung Nasional, Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Kamis (10/5). Acara dengan tema Pendidikan Landasan Utama Kemajuan Bintan Utara, disemarakkan dengan drum band dari SMP N 11 Bintan. Tampak hadir pada acara itu Bupati Bin-
tan Apri Sujadi, Ketua Umum Srikandi PP Pusat, Ketua DPW Srikandi PP Kepri, tokoh masyarakat dan sejumlah OKP. Selain soal pendidikan Noor Lizah juga berpesan tentang pentingnya memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mendukung aktivitas yang positif. Apalagi perkembangannya begitu cepat dengan menu kecanggihan yang terus meningkat. “Kita juga, para kaum ibu harus bisa cepat dan tepat dalam mengambil manfaat kemajuan teknologi,” kata Noor Lizah. Noor Lizah juga mengajak para perempuan yang tergabung dalam Srikandi PP untuk ambil bagian dalam pembangunan. Tentu berkontribusi sesuai bidang yang digeluti. Noor Lizah juga membuka Bazar para ac-
IBU Hj Noor Lizah Nurdin Basirun
ara itu dengan melakukan pemotongan pita. Usai membuka bazar, Noor Lizah terlihat menyinggahi sejumlah stan. Noor Lizah melakukan perbincangan dengan beberapa
pengelola stand. Noor Lizah mengapresiasi kaum ibu yang ikut dalam bazar ini. Apalagi ketika dia melihat inovasi kerajinan tangan yang dipamerkan.(rm/hms)
Jelang Ramadan, Wagub Pererat Silaturahmi DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Wakil Gubernur H Isdianto terus mempererat silaturahmi dengan berbagai komponen masyarakat Kepulauan Riau. Terlebih dengan tokohtokoh masyarakat, di berbagai daerah di Kepri. Pada Rabu (9/5/2018) lalu, Isdianto bersilaturahmi dengan masyarakat Batu Merah Kecamatan Batu Ampar Kota Batam. Silaturahmi juga dimaksudkan sebagai bentuk rasa syukur atas amanah jabatan Wakil Gubernur yang disandangnya. “Insya Allah sebentar lagi kita menyambut Ramadan, Tentu perlu bagi saya bertemu, bersilaturahim serta bermaafan dengan masyarakat. Mudah-mudahan kita nantinya bisa menjalankan ibadah puasa dengan hati yang bersih lagi iklhas,” kata Isdianto saat silaturahim dengan warga Batu Merah di
Wagub Apresiasi Kegiatan Kemahasiswaan Perkuat Cinta Pada Negara TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Wakil Gubernur H Isdianto menegaskan Pemprov Kepri sangat mengapresiasi segala bentuk kegaitan kemahasiswaan yang bersifat positif dan bermanfaat, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga dari lingkungan sekitar, masyarakat dan negara. Mahasiswa juga dituntut harus memliki wawasan kebangsaan dan juga nasionalis yang tinggi, terlebih bila dihadapkan dengan tantangan saat ini. “Pastinya tantangan saat ini jauh lebih berat.Karena itu kalian harus terus belajar dan berlatih. Agar menjadi mahasiswa yang sigap cekatan guna mengisi pembangunan,” kata Isdianto saat Penutupan Pendidikan Dasar Militer Angkatan XI Gelombang I Tahun Anggaran 2018 Resimen Mahasiswa Mahabahari Provinsi Kepulauan Riau di Batalion Raider Khusus Yonif 136/Tuah Sakti Bare-
Lingga saat ini sedang giat membangun.Termasuk membangun jalan poros di jalus pesisir. Jika jadi nanti akan mampu memperpendek rentang jalur Dabo – Jagoh, dari 30 KM hanya menjadi 20 KM. Selain itu kita juga mengembangkan pertanian, peternakan, perikanan dan
kepemimpinan TNI. Materi pelengkap terdiri dari penegenalan matra darat, bela negara, narkoba intelejen dan pengamanan. Juga ada materi tambahan seperti jam komandan jam cadang dan juga jam upacara. Isdianto mengatakan, pelatihan ini menjadi salah satu bukti kecintaan pada negara. Menurut Isdianto, pelatihan ini bukan merupakan akhir, tapi awal untuk melakukan pengabdian kepada organisasi, almamater dan negara.”Buktikan bahwa latihan ini benar-benar menempa semangat dan jiwa bela negara untuk tujuan yang mulia,” kata Isdianto. Isdianto mengatakan wilayah Kepri yang berada di perbatasan dan miniatur NKRI harus terus dijaga tetap utuh dan tidak mudah dipecah belah. Termasuk cepat dan mudah terprovokasi dari isu dab kabar kabar hoax.(rm/red).
WAKIL Gubernur Kepri Isdianto bersalaman dengan warga rumah Raja Zainudin Batu Ampar Kota Batam, Rabu (9/5) malam. Pada kesempatan itu, Isdianto mengucapkan banyak terimakasih atas silaturahim yang telah terjalin dengan masyarakat Batu Merah.
Karena, kata Isdianto, dalam menjalani kehidupan hal yang paling indah, manakala antara sesama bisa terus merajut dan mempererat jalinan silaturahim. Isdianto mengajak seluruh
masyarakat Batu Merah untuk terus mendukung program pembangunan. Baik yang dilakukan oleh Pemko Batam ataupun Provinsi Kepri. ”Intinya program pembangunan yang pemerintah lakukan mari terus kita dukung,” ajak Wakil Gubernur. Ketua FKTW Kota Batam Nursadi Wijaya berharap dari silaturahim Wagub Kepri ke Batu Merah, akan memudahkan komunikasi yang lebih baik lagi. Satu sisi, ini bisa mempercepat proses pembangunan yang dilakukan di daerah Batu Merah. Hadir pada kesempatan tersebut Camat Batu Ampar Tukijan, Lurah Batu Merah Doni Sarbaeni, Ketua LPM Batu Merah Dasuki, Ketua FKTW Batu Merah Jamaludin Ketua RW dan RT se Batu Merah dan hadirin undangan lainnya. (rm/humas)
Apel Pagi ASN Memiliki Fungsi Silaturahmi DOMPAK, RAKYAT MEDIAPasca ditetapkan potongan 2% untuk setiap ketidakhadiran mengikuti apel pagi, tingkat kehadiran pegawai utamanya saat mengikuti apel pagi kini meningkat drastis. Keadaan ini dapat dipantau di setiap harinya, khususnya saat Senin pagi, ketika semua pegawai dari seluruh instansi wajib apel bersama di halaman kantor Gubernur Kepri. Begitu pula yang terjadi pada Senin, baru-baru ini. Ribuan pegawai yang terdiri dari PNS, PTT dan PHL di lingkungan Provinsi Kepri memadati halaman kantor Gubernur. Sejumlah pejabat pun turut hadir dalam barisan tersendiri mulai dari pejabat eselon 4, eselon 3, dan pejabat eselon 2. Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa,
Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Drs. Sardison, M.Si bertindak selaku pembina apel dalam arahannya, disampaikannya bahwa tingkat kedisiplinan pegawai di Pemprov Kepri kini semakin membaik. Meski begitu, tetap harus dilakukan evaluasi mengingat apel pagi adalah salah satu kewajiban pegawai dalam rangka penegakan disiplin. “Jangan kedepankan potongan karena tak ikut apelnya, tapi kedepankan fungsi disiplinnya,” ujar Plt. Diskominfo yang baru dilantik 20 Maret 2018 lalu ini. Ia menjelaskan sedikitnya tiga fungsi apel pagi bagi pegawai di lingkungan Pemprov Kepri. Pertama, sebagai sarana transfer informasi.Kedua, sebagai sarana interaksi dan komunikasi, dan ketiga sebagai bentuk disiplin pegawai.
“Informasi itu harus disampaikan, ya kesempatan pada apel pagi ini lah salah satunya.Informasi jadi lebih masiv diberikan karena dapat diperoleh oleh semua pegawai. Apel juga menjadi sarana untuk kita berinteraksi. Saya yakin sekali jika apel tidak ada, maka akan sedikit sekali interaksi antara kita. Bahkan bisa jadi pegawai dinas A tidak akan tahu pegawai dinas B,” ujar Sardison menerangkan. Untuk itu, ia meminta seluruh pegawai untuk lebih aware (sadar) akan pentingnya apel pagi. Karena selain meningkatkan disiplin pegawai, apel pagi juga mengajarkan komitmen dan pembentukan karakter pegawai. Pada kesempatan itu pula, ia menekankan agar PNS bersikap netral menjelang Pemilu Serentak yang akan berlangsung Juli mendatang. (rm/humas).