Skip to main content

Edisi 228

Page 1

CMYK

Baca Hal 8

Proyek Irigasi Kampung Tengah Pakuaji Asal Jadi Penanggung Jawab Mawardi, Selasa, Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri SH

Mau Pasang Iklan Hubungi

0778-479646

KORAN UMUM 13- 20 Februari 2018, MINGGU II

Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri

Media Ini Sudah Lolos Verifikasi Administrasi di Dewan Pers

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Edisi : # 228 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Ketua Dewan Pers Yosef Adi Prasetyo

Dewan Pers Rampungkan Verifikasi Media Pada Tahun 2018 PADANG, RAKYAT MEDIA-Saat ini sebanyak 47.000 jumlah media massa di Indonesia. Dari jumlah tersebut sebanyak 2.000 adalah media cetak, 674 radio, 523 televisi baik nasional maupun lokal dan selebihnya media online. Hal ini dijelaskan Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetryo, pada puncak peringatan Hari Pers Nasional 2018 Jumat (9/2/2018) di Kota Padang.

Menurut Yosep, Indonesia menjadi negara yang paling banyak memiliki media massa di dunia. Dengan jumlahnya yang mencapai 47.000 terbagi media cetak, radio, televisi dan mediaonline.Dari jumlah tersebut, kata Yosep, masih banyak media yang tidak memenuhi syarat tetapi masih tetap eksis karena dibantu APBD. Selain itu, wartawan yang tidak

memiliki kompetensi dan tidak memiliki pengetahuan jurnalistik yang cukup serta tidak pernah mengikuti pelatihan jurnalistik juga masih banyak.Hingga saat ini, kata Yosep, baru ada 14 ribu wartawan yang terdaftar memiliki kompetensi. Oleh karena itu, kata Yosep, pihaknya mendorong perusahaan media segera mengirimkan berkas dan mengajukan permintaan veri-

fikasi faktual ke tim Dewan Pers. Target Dewan Pers merampungkanpekerjaan verifikasi perusahaan media di Indonesia pada 2018.”Target kami pada akhir 2018, kami sudah menyelesaikan pekerjaan verifikasi. Jadi bukan kami yang secara aktif mendatangi perusahaan, tapi merupakan inisiatif

KETUA Dewan Pers Yosep Adi Prasetryo dan Pemred Koran Rakyat Media Mawardi

Bersambung ke Hal 2

Mendagri : Sesuai Undang Undang Calon Wagub Tak Boleh Tunggal

Nasib Isdianto Terkatung Katung Jessica Iskandar

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Jabatan sudah ditanggalkan dan dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga sudah mengundurkan diri. Namun Isdianto belum juga dilantik sebagai wakil Gubernur Kepri. Nasib Isdianto, saat ini terkatung katung tak ada kepastian, meski telah terpilih secara aklamasi sebagai Wakil Gubernur Kepri dalam rapat paripurna istimewa di DPRD Kepri Desember 2017 silam.

Wakil Gubernur Kepri

Isdianto KONON Gubernur Kepri Nurdin Basirun, juga terkesan cuek, hingga kini belum memberikan tugas kepada Isdianto, padahal iasudah dilan-

tik oleh DPRD Kepri sebagai Wakil Gubernur Kepri. Nurdin Basirun tanpaknya lebih enjoi melaksanakan tugas tanpa wakil jika wakil yang dipilih menjadi ancaman bagi kedudukannya. Bisa jadi karena hal tersebut, pengesahan Isdianto sebagai Wkil Gubernur kepri dari pemerintah Pusat tidak berjalan mulus.. Pemilihan pengangkatan Isdianto sudah berlangsung 7 Desember 2017 tahun lalu.Namun keputusan kapan Isdianto dilantik sebagai Wakil Gubernur Kepri hingga kini tidak ada kepastian. Pemerintah pusat melalui Meneteri Dalam Negeri Tjayo Kumolo,beralasan belum dilantiknya Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepri karena pihaknya masih mengkaji surat DPRD Kepri. “Departemen Dalam Negeri sedang mengkaji surat dari ketua DPRD terkait atas pengangkatan Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepri dan saya sudah ketemu sama Gubernur Bersambung ke Hal 2

KPK Tangkap Bupati dan Kepala Dinas di NTT JAKARTA, RAKYAT MEDIAKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pejabat daerah. Kali ini di Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni terhadap seorang kepala daerah dan beberapa kepala dinas daerah tersebut terkait dengan suap. “Yang pasti seorang kepala daerah yakni bupati dan beberapa kepala dinasnya, karena diduga menerima suap,” tutur salah seorang sumber di KPK saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (11/2/2018). Hanya dia tak bersedi merin-

ci nama kepala daerah berikut pejabat bawahannya itu. Begitu pun dengan kasus yang membelit mereka.”Nanti ada penjelasan resmi,” ucapnya. Informasi ini dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.”Iya, memang ada kegiatan di NTT, seorang kepala daerah diamankan.Sedang dibawa ke Jakarta untuk dimintai keterangan,” ujarnya kepada wartawan. Sumber lainnya menyebut, kepala daerah yang dtnagkpak KPK itu adalah Bupati Kabupaten Ngada, NTT.(rm/ard).

Beri Kesempatan Mantan Suami

BARANG bukti 1 sabu hasil tangkapan TNI AL Batam

TNI AL Tangkap Kapal

Bawa Sabu 1 Ton di Perairan Batam BATAM, RAKYAT MEDIA-Penangkapan kapalyang membawa 1 sabu sabu di peraairan Batam oleh TNI Angkatan Laut mendapat perhatian luas dari Pemerintah Pusat. Batam saat ini menjadi daerah rawan penyeludupan narkotika antar negara. Meski sudah berulang kali pihak aparat keamanan menangkap para

sindikat narkotika tersebut. Namun sindikat narkotika antar negara terus melakukan aksinya. Jika aparat keamanan lengah Batam bisa jadi tempat peredaran narkoba terbesar di Indonesia Seperti penangkapan 1 ton sabu Bersambung ke Hal 2

ke Hal 2

Pers Harus Independen dan Tak Boleh Selingkuh Dengan Kepentingan Politik

PRESIDEN Jokowi dan Ketua Dewan Pers Yosep Prasetyo

PT Pertamina Tanjunguban

Diduga Buang Limbah Gunakan Kapal Roro BINTAN, RAAKYAT MEDIAIndustri di Bintan, Kepulauan Riau, diduga kerap membuang limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) ke Batam. Limbah itu diangkut mobil dan diseberangkan dengan kapal Roro di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Kecamatan Bintan Ut Bersambung ke Hal 2

JAKARTA, RAAKYAT MEDIA-Urusan presenter dan bintang film Jessica Iskandar(30) dengan mantan suaminya, Ludwig Franz Willibald Maria Josef Leonhard, rupanya belum selesai.Meski pernikahannya dibatalkan di gereja tahun 2015 silam, Ludwig disebut rindu dengan anaknya, El Barrack Alexander, buah hati pernikahannya dengan Jessica Iskandar selama dua tahun. Wanita yang akrab disapa Chika itu mengatakan bahwa Ludwig pernah menghubunginya dan ingin bertemu dengan El Barrack. ”Selain kasih emoticon love, dia (Ludwig) juga sebenarnya kirim text(SMS) ke aku. Dia bilang, dia mau ngomong sama anaknya. Aku sih bersyukur banget karena Bersambung

TIGA truk membawa limbah B3 milik Pertana Tanjunguban

PADANG, RAKYAT MEDIA-Pada puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2018 di Padang, Sumatera Barat, yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi), merupakan acara HPN yang paling menjadi perhatian publik. Pasalnya, dalam kata sambutannya Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margiono, sempat mengucapkan dukungan untuk Pilpres 2019. Jokowi tiba di lokasi Peringatan HPN 2018, di Danau Cimpago, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (9/2/2018) pukul 09.55 WIB. Jokowi ditemani oleh Ibu Negara Iriana Jokowi. Alunan musik khas Minangkabau menyambut kehadiran Jokowi.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan dengan pidato sambutan Ketua Umum PWI yang juga sebagai Ketua Panitia Peringatan HPN, Margiono. Dia mengucapkan terima kasih kepada Jokowi yang selalu hadir dalam peringatan HPN.”Bapak Presiden Jokowi selalu hadir dalam peringatan Hari Pers Nasional. Ini sudah yang keempat kalinya Pak Presiden Jokowi hadir. Semoga Bapak bisa hadir untuk yang keenam kalinya lagi. 2024,” kata Margiono Margiono juga sempat menyinggung soal banyaknya spanduk penyambutan Bersambung ke Hal 2

Kapolri dan Ustad Abdul Somad Bertemu di Batam BATAM, RAKYAT MEDIAKapolri Jenderal Tito Karnavian mendadak ke Batam, Kepulauan Riau, Jumat (9/2/2018) lalu. Kedatangannya ke Batam dengan agenda bertemu dengan sejumlah tokoh agama dan masyarakat. Tito juga tak melewatkan bertemu dengan penceramah kondang Ustad Abdul Somad (UAS) di Mapolresta Barelang. Wakapolda Kepulauan Riau Brigjen Yan Fitri menuturkan, rencananya kedatangan ke

Batam Kapolri Jenderal Tito Harnavian ingin ikut mendengarkan ceramah Ustad Solmad namun urung karena waktu yang mepet.”Kapolri Jenderal Tito Harnavian mengaku sangat mengagumkan sosok Ustad Solmad, apalagi di setiap ceramahnya selalu mengajak semua umat untuk bersatu,” ucap Yan Fitri kepada batamnews.co.id di Batam, Sabtu (10/2/2018). Bersambung ke Hal 2

KAPOLRI Jendral Pol Tito Karnavian dan Ustad Abdul Somad


CMYK

SAMBUNGAN

Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

2

Pemko Batam Buat Kebijakan Baru Untuk Disiplin Pegawai

Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad

BATAM, RAKYAT MEDIA-Untuk meningkatkan kedisiplinan para PNS, Pemerintah Kota Batam membuat kebijakan baru terkait kedisiplinan pegawai. Dengan kebijakan tersebut para SKPD akan menindak stafnya bila tidak masuk kerja berturut-turut. Adapun kebijakan yang di sebutkan Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad tentang kebijakan baru tersebut mengatakan, mulai tahun ini tunjangan Kepala Satuan

Bulog Tawarkan Program Usaha Tani di Lingga BATAM, RAKYAT MEDIABadan Urusan Logistik (Bulog) Riau - Kepri menawarkan program usaha tani untuk meringankan beban pembiayaan petani di Kabupaten Lingga yang baru mengenal budidaya padi dan digadang-gadang mampu menjadi lumbung pangan di wilayah perbatasan. “Program usaha tani ini merupakan program kemitraan Bulog bersama kelompok tani untuk membantu meringankan beban pembiayaan petani mulai dari pengolahan lahan sampai panen,” ungkap Kepala Divisi Regional Bulog Riau-Kepri, Awaluddin Iqbal melalui rilis humas Pemkab Lingga, Sabtu, (10/2) kemarin. Ia menjelaskan, program yang ditawarkan Bulog kepada petani ada beberapa macam, seperti on farm mandiri petani. Artinya, semua pembiayaan ditanggung petani, tetapi hasil panen semuanya dibeli oleh Bulog sesuai standar harga pemerintah.

Kepala Devisi Bulog Riau-Kepri

Awaluddin Iqbal “Selain itu, ada juga on farm mandiri Bulog.Artinya, semua biaya menjadi tanggungjawab Bulog mulai dari biaya pengolahan lahan sampai panen,” jelasnya. Meski program on farm ini cukup bagus untuk membantu meringankan beban pembiayaan petani di Kabupaten Lingga, namun Iqbal memastikan, program on farm Bulog ini hanya bisa berjalan dengan baik jika didukung oleh Pemerintah Kabupaten setempat. “Program ini hanya bisa berjalan dengan baik jika ada

Dewan Pers dari setiap perusahaan pers, karena itu jadi kebutuhan,” ujarnya Yosep menjelaskan, sepanjang tahun 2017 tercatat 950 perusahaan pers terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Adapun yang telah lolos verifikasi administrasi dan faktual berjumlah 171 perusahaan, terdiri dari 101 media cetak, 22 media televisi, 8 media radio, dan 40 media online. Untuk media online (daring), estimasi Dewan Pers ada sekitar 40.000 media.”Kami berharap 2018, kami bisa mendekati angka yang agak riil dengan media yang ada di Indonesia,” katanya. Namun, dia mengatakan untuk media daring akan meng-

Sambungan Hal. 1

hadapi tantangan karena jumlahnya mencapai puluhan ribu di Indonesia.”Ada puluhan ribu media online di Indonesia dan itu akan sulit dijangkau, sebagian dari mereka memang bukan dari perusahaan pers,” ujarnya. Dia menambahkan untuk verifikasi ini Dewan Pers juga akan menunggu kebijakan dari pemerintah, terutama terkait urgensi verifikasi perusahaan media jelang momentum Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Umum.”Kami di dewan pers akan terus melakukan verifikasi perusahaan pers,” ujarnya. Dewan Pers juga berupaya mendorong uji kompetensi wartawan.Hingga saat ini,

Beri Kesempatan dia masih inget sama anaknya,” kata Jessica Iskandar ketika ditemui di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Jumat (9/2/2018) pekan lalu. Langkah Ludwig menanyakan anaknya, dianggap Jessica sebagai hal yang bagus untuk El. Hal itu dikarenakan putranya dapat pengakuan dari ayah kandungnya sendiri. ”Karena yah El ada yang menantikan dan menyayanginya. Aku pastinya bersyukur banget. Mudah-mudahan kalau niat baiknya Ludwig bisa terealisasi apalagi niatnya

tulus. Bener, aku pasti izinkan untuk bertemu,” ucapnya. Jessica mengaku akan memberi kesempatan kepada Ludwig untuk bertemu El. Sebelumnya Ludwig belum sama sekali menemui anaknya. ”Karena di sini kan bukan hanya diri aku yang aku pikirkan, tapi perasaan dan masa depan anak aku. Kalau misalkan dia (Ludwig) mau ketemu seperti apa, mau bilang sebagai ayahnya, aku senang banget. Tapi kan dia juga harus konsisten untuk selalu ada, bukannya datengsekali terus pergi,” jelasnya.

Kapolri dan Ustad Tampak dalam sebuah foto, Tito tersenyum saat bersalaman dengan Ustad Abdul Somad. Dalam rilis Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. Erlangga juga menyampaikan, pertemuan Kapolri itu berlangsung di Mapolresta Barelang. Menurutnya, kedatangannya ke Mapolresta juga karena kebetulan adanya penceramah fenomenal Ustad Abdul Somad di sana.”Jadi sekalian Pak

Kapolri silaturahmi dengan Ustad Abdul Somad di Mapolresta Barelang, setelah itu beliau langsung terbang ke Jakarta,” ujar Erlangga. Sebelumnya, kedatangan Kapolri ke Batam guna memenuhi undangan Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi.”Beliau datang ke Batam sebagai bentuk apresiasi atas sinergitas dan solidaritas, antara Polri dan TNI di wilayah Provinsi Kepri,” ujar

Diduga Buang ara (Binut). Supervisor Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Astuni mengatakan, sudah beberapa kali truk muatan limbah B3 diseberangkan dari Tanjunguban ke Batam. Termasuk keberadaan tiga truk muatan limbah yang terpakir selama 4 hari di pelabuhan ini.”Sudah beberapa kali pengangkutan limbah B3 itu dilakukan.Tapi tak satupun aktivitas itu dikoordinasikan dengan kami,” ujarnya, kemarin. Ironisnya lagi pengangkutan limbah B3 dengan truk itu menumpangi kapal Roro. Pastinya sangat banyak membahayakan jiwa pengendara maupun penumpang di dalam kapal itu.Sebab limbah ini se-

dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lingga.Misalnya, Dinas Pertanian bertanggungjawab menempatkan penyuluh untuk melakukan pendampingan kepada petani dan pengawalan agar program on farm ini berjalan sesuai rencana,” katanya. Terpisah, Bupati Lingga Alias Wello, mengatakan menyambut baik tawaran program on farm Bulog tersebut.Dia berharap, program kemitraan yang ditawarkan Bulog itu, mampu mempercepat target Lingga sebagai lumbung pangan di wilayah perbatasan tahun 2020. “Program on farm Bulog ini kita sambut baik dan secepatnya ditindaklanjuti. Insya Allah, pertengahan Februari ini, kita sudah melakukan kegiatan tanam serentak seluas 600 Ha. Mudah - mudahan pada musim tanam berikutnya dengan lahan tanam yang lebih luas, program on farm Bulog ini sudah bisa kita jalankan,” harapnya. (rm/taufik).

Dewan Pers telah mengeluarkan 11.811 nomor id sertifikat kompetensi wartawan.Adapun pada 2017, Dewan Pers telah memberikan pengesahan 2.551 Sertifikat Kompetensi Wartawan. Jumlah estimasi total wartawan yang aktif bekerja saat ini mencapai 80.000 orang. Yosep mengatakan uji kompetensi wartawan juga menjadi penting ke depannya terkait akses.”Kami minta para wartaawan terus ikut uji kompetensi karena nanti pasca 2018, akan ada peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan mengenai diberikannya hak pada setiap instansi untuk tidak melayani wartawan yang tidak punya kompetensi,” jelasnya. (rm/mawardi). Sambungan Hal. 1

“Kan nanti kasihan anak aku juga, jiwanya bisa sedih kalau cumandateng terus pergi. Kalau mau ngaku keluarga dekat atau temen deket, pokoknya ada caranya yang baik, aku cuman mau jagain anak aku aja,” tambahnya. Lanjut Jessica, dia sudah memberikan nomor ponsel yang mengasuh El agar Ludwig bisa menghubunginya langsung tanpa disuruh olehnya. ”Tapi dengan hati bahagia pintu selalu terbuka,” ujar Jessica Iskandar.(rm/net) Sambungan Hal. 1

Kabid Humas Polda Kepri itu. Hal itu dalam menyikapi situasi dan kondisi kamtibmas di Provinsi Kepri, yang dinilai cukup baik. Tidak hanya dengan TNI, namun Kapolri juga menyanjung kepolisian di Provinsi Kepri yang terus sinergitas dengan instansi yang lain. Seperti Pemerintah Provinsi Kepri, Pemerintah Kota (Pemko), dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.(rm/ril bid humas). Sambungan Hal. 1

lain merusak kesehatan juga mudah terbakar dan meledak. ”Harusnya koordinasikan dulu sama kami. Karena mengangkut limbah tidak bisa sembarangan apalagi menumpangi kapal yang banyak penumpangnya,” katanya. Bagian Pengelolaan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bintan membenarkan bahwa ada dua perusahan yang mengerahkan tiga truk mengangkut limbah B3 itu. Rencananya limbah itu akan disebrangkan ke Batam melalui Pelabuhan ASDP Tanjunguban.”Dari hasil pengecekan dua perusahaan yang punya tiga truk muatan limbah tersebut. Yaitu PT Pertamina Tanjun-

guban dan PT Pertama Precision Bintan, Lobam,” jelasnya. Dua dari tiga truk muatan limbah B3 itu milik PT Pertamina Tanjunguban.Sedangkan truk satu lagi milik PT Pertama Precision Bintan, Lobam. Pihak DLH Bintan sudah melakukan pengecekan dan proses pemberian izinnya. Maka untuk kedepannya pengangkutan serta penyebrangan limbah B3 itu dari Tanjunguban ke Batam tidak terkendala lagi.”Kami tegaskan lagi bagi perusahaan yang belum mengajukan pengecekan kepada DLH. Dilarang keras untuk mengangkut limbah apalagi menyebrangkan ke daerah lain,” ucapnya. (rm/bn).

Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan dipotong bila ada pegawainya yang bolos kerja. “Saya sudah sampaikan ke Pak Walikota, dan Pak Wali setuju. Mulai 2018, kehadiran staf menjadi penentu insentif Kepala SKPD,” kata Amsakar dalam apel pegawai Pemko Batam di Dataran Engku Putri Batam Centre, Senin (5/2). Menurutnya dengan sistem ini akan terjadi eliminasi pegawai secara

tidak langsung. Ia mencontohkan, ketika ada pegawai yang tidak masuk sampai berhari-hari, tentu tidak akan dipakai lagi oleh Kepala SKPD. Pegawai yang membuat masalah tersebut akhirnya akan diminta untuk pindah ke dinas lain. Jika ini terus berulang tidak ada dinas yang mau menampungnya lagi hingga tereliminasi dengan sendirinya. “Kalau sudah lelah jadi pegawai, kalau malas, bagus berhenti saja,”

ujarnya. Ia berharap dengan aturan baru ini pegawai akan berlomba-lomba untuk lebih disiplin sehingga tetap dipertahankan pimpinan. Terkait kedisiplinan ini, ia harap menjadi perhatian seluruh Kepala SKPD. “Seperti apel pagi ini. Masih ada yang tidak hadir. Yang bisa selesaikan masalah kedisiplinan ini adalah pimpinan SKPD-nya masing-masing,” kata dia. (rm/met)

Nasib Isdianto Kepri Nurdin Basirun di Jakarta dan Ketua DPRD Kepri dan pimpinan Fraksi,” kata Tjahjo Kumolo kepada wartawan usai membuka Rapat Koordinasi Nasional PGRI di Pasific Hotel, Batam, Jumat (2/2/2018) pekan lalu. Tjahjo menegaskan, pihaknyasangat mendukung apa yang dilakukan oleh DPRD Kepri, sepanjang mekanisme pemilihan tersebut sesuai dengan undang-undang. “Yang penting mekanisme pemilihan itu harus sesuai undang undang,” tegasTjahyo Kumolo. Pemilihan Wagub Kepri oleh DPRD Kepri pada Kamis 7 Desember 2017 lalu hanya diikuti Isdianto sebagai calon tunggal. Menurut Mendagri, pemilihan Wagub tidak bisa dengan calon tunggal,”Calon tunggal tak bisa, menurut saya itu tidak bisa,”kata Mendagri Pemilihan Isdianto juga masih menjadi polemikpenetapan Isdianto sebagai calon tetap wakil gubernur Kepri, Rabu (22/11/2017) silamtidak berjalan mulus. Saat itu sejumlah anggota dewan melakukan Interupsi dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dan didampingi oleh wakil ketua I Rizky Faisal tersebut. Be-

Sambungan Hal. 1

berapa elemen menolak Surya makmur Nasution selaku ketua panitia pemilihan (Panlih) awal rapat paripurna telah membacakan tahapan pemilihan wakil gubernur Kepri yang sudah dilalui. Tahapan terakhir setelah Panlih melakukan proses verifikasi berkas akhirnya Isdianto diputuskan sebagai calon tetap. Akan tetapi sebelum Isdianto ditetapkan sebagai calon tetap, sejumlah partai pengusung memberikan rekomendasi kepada Mustofa Widjaya sebagai calon lain.Partai-partai politik tersebut antara lain partai Demokrat, PKB dan PPP. Rekomendasi ketiga partai politik tersebut saat itu sudah diterima Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak. Ketua DPRD Keprisebelumnya telah menunjukkan surat rekomendasi itu dan meminta pendapat para anggota dewan untuk menetapkan Isdiantopada rapat paripurna tersebut atau menunggu untuk ditetapkan bersama Mustofa.Alex Guspeneldi dari fraksi PKBPAN langsung mengajukan interupsi.Alex mengatakan, tidak ada peraturan perundang-undangan yang mengatur penetapan wakil gubernur dilakukan secara terpisah. “Perintah UU menyatakan

bahwa gubernur mengajukan dua nama untuk ditetapkan oleh DPRD. Jadi penetapan itu hanya dilakukan dalam satu surat keputusan bukan masing-masing surat keputusan,” tegas Alex. Namun pernyataan Alex, dibantah oleh Sahat Sianturi dari fraksi PDI Perjuangan. Sahat menegaskan, semua mekanisme pemilihan wakil gubernur Kepri diatur dalam tata tertib dan jadwalnya diagendakan oleh Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kepri. Karena itu, rapat paripurna yang sudah dijadwalkan tersebut harus dilaksanakan dan tidak bisa ditunda. Bahkan dalam rapat paripurna tersebut Ketua Panlih Surya Makmur, telah mengingatkan ketua DPRD Kepri agar mematuhi Tatib DPRD Kepri. Sebab, Tatib yang mengatur seluruh mekanisme pemilihan wakil gubernur Kepri. Selain itu, Sarafuddin Aluan dari fraksi PKS-PPP juga menegaskan penetapan calon tidak bisa dilakukan secara terpisah. Karena hal tersebut akan berdampak pada konsekuensi hukum. Dan mengusulkan supaya Ketua DPRD Kepri memikirkan kembali keputusan untuk tidak menetapkan Isdianto terpisah dari calon lain. Sebab, tidak

Bawa Sabu yang dilakukan TNI AL, berdasarkan keterangan pers Sabtu (10/2/2018) Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI A Taufiq R mengungkapkan kronologi penangkapan narkoba lebih dari 1 ton sabu yang digagalkan TNI AL dari MV Sunrise Glory di Perairan Selat Philips, perbatasan Indonesia dengan Singapura atau di sekitar perairan Batam, Kepulauan Riau. Sabu seberat lebih 1 ton itu disimpan di dalam 41 karung beras dan disembunyikan di antara tumpukan palka kapal. Taufiq menjelaskan kronologis penangkapan bermula saat KRI Sigurot-864 pada hari Rabu 7 Februari 2018 sedang melaksanakan operasi pengamanan perbatasan RI-Singapore 2018 BKO Guskamlabar. Pada saat itu berhasil menangkap MV Sunrise Glory di Perairan Selat Philips, pada koordinat 01.08.722 U/103.48.022 T karena melintas diluar Traffic Separation Scheme (TSS) masuk perairan Indonesia dengan mengibarkan bendera Singapura, sehingga pergerakannya mencurigakan. “Semua giat ini diawali dengan pelaksanaan operasi rutin TNI AL di mana pada saat kapal MV Sunrise Glory melaksanakan pelanggaran wilayah sehingga menimbulkan kecurigaan.Setelah dilaksanakan pemeriksaan diketahui kapal tersebut merupakan target operasi TNI AL yang diberikan ke Armabar di Guskamlabar,” ujar Taufiq. Setelah diamankan petugas, pada hari Kamis 08 Februari

Sambungan Hal. 1

2018 pukul 16.00 WIB, dilaksanakan serah terima kapal tangkapan dari KRI ke Lanal Batam, selanjutnya pada hari Jumat 09 Februari 2018 pukul 15.00 WIB, MV Sunrise Glory digeser dari dermaga Batu Ampar ke Dermaga Lanal Batam, dan dilaksanakan pengecekan terhadap ABK Sunrise Glory oleh Tim WFQR Lantamal IV/Lanal Batam, BNN Pusat, BC Pusat dan BC Batam. “Saat pemeriksaan tim berhasil menemukan barang bukti narkoba berupa sabu-sabu sebanyak 41 karung beras, dengan perkiraan berat lebih dari 1.000 kg (1 ton), barang-barang tersebut ditemukan di antara tumpukan karung beras dalam palka bahan makanan,” ujar dia. Lanjut, kata dia, proses pemeriksaan di kapal tersebut masih terus dilaksanakan untuk mengantisipasi masih ada barang-barang terlarang lainnya. Setelah dilaksanakan pemeriksaan secara seksama dibantu Tim Bea Cukai Pusat, ditemukan barang bukti narkoba sabu-sabu seberat lebih dari 1 ton. “Untuk penyidikan lebih lanjut saya akan serahkan BB kepada instansi yang berwenang BNN.Sehingga kedepan sangat diperlukan sinergitas antara semua instansi terkait yang memiliki kewenangan di laut,” ucap Taufiq. Dia menyampaikan bahwa Presiden sangat prihatin dengan permasalahan narkoba di Indonesia terutama secara spesifik apa yang terjadi di daerah Selat Malaka, menjawab tantangan tugas tersebut TNI

AL telah melaksanakan operasi intelijen mulai dari bulan Des 2017 mengikuti kapal ini. “TNI AL secara universal memiliki kewenangan untuk melaksanakan pemeriksaan di laut, di mana telah banyak dilaksanakan penangkapan barang bukti narkoba antara lain: di Tarakan, Aceh, Lampung, Tanjung Balai Karimun dan Papua. TNI AL selalu bekerja sama dgn instansi lain dhi BNN, Polri, Bea Cukai dalam operasi-operasi seperti ini,” kata dia. Dengan adanya peristiwa ini, TNI AL menggelar Konfrensi Pers yang di hadiri oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI A Taufiq R, Asisten Pengamanan Kasal Laksamana Muda S. irawan, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, Kepala Dinas Pengamanan Angkatan Laut (Kadispamal) Laksamana Pertama TNI Angkasa Dipua. Kemudian, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, Komandan Lantamal IV Tanjung Pinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, Danguskamlabar Laksmana Pertama TNI Bambang Irawanto, para pejabat dari Kepolisian, BNN, BIN, Serta Bea Cukai. Keberhasilan TNI AL menangkap kapal penyeludup 1 ton sabu tersebut, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan penghargaan kepada seluruh awak KRI Sigurot864 yang berhasil menangkap Kapal MV Sunrise Glory, yang

Pers Harus dan terima kasih kepada Jokowi di Sumatera Barat. Dia pun tertarik dengan satu kata, yakni ‘Mokasih’. Margiono penasaran dan bertanya langsung kepada Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. Dan ternyata kata ‘mokasih’ itu berarti ‘terima kasih’. “Kemudian saya tanya, bisa juga ‘mokasih’ itu berarti ‘mau kasih’. Nah, Sumatera Barat mau kasih apa? Saya bisikkan. Kasih Bapak Presiden suara yang banyak untuk 2019. Saya takut dimarahi, tapi biarin, nggak apa-apa dimarahi,” tambah Margiono yang disambut tawa dan tepuk tangan hadirin. Namun pidato Ketua PWI Pusat Margiono, bertolak be-

bisa ada dua surat keputusan untuk sebuah penetapan calon. Sebab, dikhawatirkan surat keputusan itu akan bermasalah di kemudian hari. “Jangan kita mengorbankan orang yang sudah mencalonkan diri dengan melepaskan status dan jabatannya,” ujar Aluan. Akan tetapi Taba Iskandar dari fraksi Golkar justru berseberangan dengan Aluan. Taba mengatakan, jadwal rapat paripurna penetapan Isdianto sebagai calon tetap wakil gubernur Kepri sudah final. Mendengar berbagai masukan, Jumaga kemudian mengambil keputusan untuk menetapkan Isdianto sebagai calon tetap wakil gubernur Kepri. Bahkan setelah penetapan, Jumaga Nadeak masih mengatakan akan menunggu pengajuan berkas satu calon lain melalui Gubernur Kepri. Jumaga juga memberikan batas akhir kepada partai politik pengusung dan Gubernur Kepri untuk mengajukan calon lain. Namun, hal tersebut justru dikritik oleh Surya Makmur. Sebab menurut Surya, tidak ada aturan perundang-undangan yang mengatur batas waktu bagi gubernur untuk mengajukan nama calon.(rm/mwd).

membawa narkotika jenis Sabu sebanyak 1 ton lebih di perairan Batam. “Hal itu adalah satu bagian dan pestasi bersama paling tidak kita selamatkan generasi muda penerus.Selamatkan kehancuran yang landa generasi kita,” kata Hadi saat meninjau langsung Pangkalan Angkatan Laut Batam, Minggu (11/2/ 2018) kemarin. Panglima TNI berharap seluruh lembaga terkait seperti TNI, Badan Narkotika Nasional (BNN), Polri dan Bea Cukai bisa terus bersinergitas demi memberangus peredaran narkoba di Indonesia. Hadi menungkapkan, sebetulnya jajarannya telah sejak lama memantau pergerakan dari Kapal MV Sunrise Glory di perairan NKRI.Hadi menyebut, penangkapan yang dilakukan ini sudah melalui perencanaan yang matang.”Karena memangkap Sunrise Glory adalah hal kita rencanakan sudah lama sejak akhir Desember 2017 dan bisa ditangkap Februari 2018,” ujar Hadi. Dengan adanya penangkapan tersebut, Hadi mengucapkan terima kasih atas prestasi yang ditorehkan oleh jajaran TNI AL dan lainnya.Hadi sendiri memberikan penghargaan kepada Koarmabar KRI Sigurot864 yang dikomandani oleh Mayor Laut (P) Arizona Bintara. Tak hanya itu, jajaran BNN, Polri dan Bea Cukai juga mendapatkan apresiasi.Hadir juga sejumlah pejabat seperti Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet), Kepala BNN Budi Waseso (Buwas).(rm/mwd) Sambungan Hal. 1

lakang dengan kata sambutan Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, yang menegaskan media harus tetap mengedepankan independensi dan berpihak pada kepentingan publik. Dalam pemilihan kepala daerah media tidak dibolehkan berselingkuh dengan kepentingan politik yang kemudian mengabaikan independensi. Yosep menjelaskan, kebebasan pers di Indonesia merupakan satu keping dengan kebebasan berekspresi dan demokrasi. Maka dari itu, kebebasan pers harus dapat memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun begitu, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999, memberikan ruang bagi siapa

saja untuk mendirikan perusahaan media. Maka, perusahaan media di tanah air menjamur. “Pertumbuhan media yang marak itu berdampak pada adanya perekrutan SDM wartawan secara besar-besaran,” katanya pada Kamis (8/2/2018) pada seminar konvensi nasional media massa di di Hotel Gran Inna Padang. Selain itu, Pria yang akrab disapa Stanley menyebutkan, perekrutan SDM wartawan besar-besaran menimbulkan masalah jika SDM tidak siap. Bahkan, tidak mengerti sama sekali soal jurnalistik dan profesi kewartawanan. Kondisi ini menjadikan produk berita yang dihasilkan tidak objektif. Dia mencontoh-

kan, wartawan yang dapat memihak calon tertentu dalam satu pemilihan kepala daerah. Yosep juga menyinggung soal pentingnya independensi wartawan di tengah kemerdekaan pers. Menurutnya wartawan haruslah independen, tidak terpengaruh atas desakan ekomomi dan politik. Seorang wartawan haruslah mengedepankan kepentingan publik. “Jangan sampai sejumlah kerja sama yang dilakukan dengan pemerintah juga mempengaruhi independensi wartawan. Di Pilkada Serentak 2018 misalnya. Pers sedang diuji, Independen atau berselingkuh dengan kepentingan politik,” terang Yosep. (rm/mawardi).


CMYK

3

BATAM METROPOLIS

Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Lelang Jasa Pengamanan Senilai Rp 15 Miliar di BP Batam Sarat Kongkalikong BATAM CENTRE,RAKYAT MEDIA - Lelang proyek jasa pengamanan senilai Rp 15 miliar di BP Batam diduga sarat Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, membantah adanya kongkalikong terkait lelang jasa pengaamanan tersebut. ”Saya cek dulu ya,” ucap Lukita, saat acara kunjungan kerja ke Imigrasi Kelas I Batam, Batam Centre, Batam,Rabu (7/1/2018)yang lalu. LUKITA mendengar kabar tersebut setelah membaca pemberitaan di media massa ”Saya cek dulu ya, saya juga baru tahu beritanya.Tapi mungkin Pak Bambang kalau sudah ada, silahkan,” ujarnya melemparkan jawaban kepada Deputi V, Bidang Pelayanan,Bambang Purwanto. Bambang menjelaskan,saat ini dugaan itu sedang dirapatkan dengan Unit Layanan Pengadaan (ULP) terkait lelang jasa pengamanan BP Batam yang dimenangkan PT Target Kelola Securindo. Untuk kronologisnya,ia berjanji akan menyampaikan kepada media. Sementara untuk dugaan,ia membantah adanya dugaan kongkalikong tersebut. ”Kalau dugaan, siapapun bisa menduga dong. Orang lain juga bisa menduga,” kata dia. Informasi yang diperoleh, perusahaan itu berasal dari Jakarta dan

dimiliki seorang pensiunan jenderal bintang dua.Namun Bambang enggan membicarakan hal itu. Ia menegaskan, apabila memang terbukti adanya penyelewengan,ia orang pertama yang akan menindak anak buahnya.”Kalau ada ditemukan salah,orang pertama yang akan menindak,saya.Sanksinya sesuai dengan aturan,” tegasnya. Nantinya ia juga akan melihat bagaimana proses yang dilakukan oleh karyawannya, sudah benar atau tidak.Diberitakan sebelumnya, dari informasi yang didapatkan, bahwa proses lelang jasa pengamanan gedung dan aset oleh BP Batam diduga sarat kejanggalan.Hal ini terungkap dari para peserta lelang. Pasalnya, lelang yang digelar Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) itu dimenangkan perusahaan yang diduga belum me-

menuhi persyaratan lelang.Lelang dengan nilai sebesar Rp 15 miliar itu dimenangkan PT Target Kelola Securindo. Harga itu lebih tinggi daripada beberapa peserta lelang yang lainnya.Kemenangan perusahaan asal Jakarta ini diprotes sejumlah peserta lainnya. Bahkan sebuah perusahaan yang kalah lelang mencak-mencak di kantor BP Batam sembari membawa pengacara. Perusahaan PT Target Kelola Securindo tidak memenuhi sejumlah persyaratan dan berhasil keluar sebagai pemenang dari 31 perusahaan yang ikut serta. Lagi pula, perusahaan itu menang kendati harganya jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa perusahaan lainnya. Berdasarkan data yang diperoleh, PT Target Kelola Securindo memenangkan lelang dengan harga Rp 15.087.194.000. Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa syarat administrasi yang sesuai dengan peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia no 24 tahun 2007 10 Desember 2007 Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2007 No 50. Yang jadi permasalahan, dari banyaknya perusahaan jasa penga-

manan di Batam, kenapa harus mengambil yang dari Jakarta,”• ujar seorang sumber yang juga peserta lelang. Ia mengaku kecewa dengan cara lelang di BP Batam tersebut, kendati berlangsung secara online. “Setahu saya, perusahaan pemenang itu juga belum terdapat di Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia Batam (ABUJAPI),” ujar dia. Selain itu ada pelanggaran lain berdasarkan Perkab Kapolri no 24 tahun 2007 Pasal 62 Ayat 1 no mengenai surat keterangan domisili badan usaha dari pemerintah daerah setempat dan mencantumkan Jasa pengamanan sebagai salah satu bidang usahanya.”Syarat-syarat berdasarkan Perkab Kapolri itu mereka tidak punya, kalau pun ada diurus setelah lelang,” ucapnya. No 6 yang berbunyi, Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat. No 7 yang berbunyi, Surat Izin Usaha Perusahaan (SIUP) dari Dinas Perinduatrian dan Perdagangan setempat, Surat izin usaha tetap dari badan koordinasi penanaman modal (BKPM) dan badan instansi terkait.”Coba cek NPWP-

nya waktu itu belum atas nama perusahaan tersebut,” ucapnya. Untuk Pasal 64 a no 1 yang bunyinya, Surat rekomendasi dari Polda setempat. No 5 yang bunyinya, surat keterangan domisili badan usaha dari pemerintah daerah setempat dan mencantumkan jasa pengamanan sebagai salah satu bidang usahanya.

Di poin tujuh, berbunyi, Tanda Daftar Perusahaan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat. Kemudian harus ada Surat Izin Usaha Perusahaan (SIUP) dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat, surat izin usaha tetap dari badan koordinasi penanaman modal (BKPM) dan badan instansi terkait. (rm/san)

Pemko Batam Kaji Ulang KPBU Sampah di Batam

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Perubahan Akta Notaris No.84 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI Nomor AHU-0006827.AH.01.02., Tanggal 21 Maret 2017 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Sekretaris Redaksi/Tata Usaha Marlina Redaktur Pelaksana Ikhsan Amd Koordinator Liputan Amiruddin Redaktur Senior Eko Komansyah Asisten Redaktur Rizki Perdana, Iqbal Ramadhan, Gunawan Ramadhan Renhard (Rendi) Wartawan Liputan Batam Hadi Sucipto, Ferianda, Bachtiar, Aldi Hermawan Divisi Iklan Rizki Perdana, Divisi Pemasaran, Alfizam Dewan Redaksi Mawardi. M, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadori Penasehat Hukum Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH, Anwar Effendi.SH.MH, Bottor Erikson Pardede SH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (Kepala), Mahyuddin (Koordinator) Wartawan Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Supriadi M.Y. SH (Kepala Perwakilan), Sofian. M, Dedi Topan SH Perwakilan Sumatera Barat Amina Zailani (Kepala), Khaidir (Koordinator) Perwakilan Provinsi Riau Julita Siregar Biro Kabupaten Pasaman Barat Robbisam. SS Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kota Tanjungpinang Anton Can Biro Kabupaten Bintan Tio Imando Biro Kabupaten Natuna Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Taufik Safira Biro Kabupaten Anambas Mahmud (Kepala Biro), Zuliadi, Amiruddin Biro Kabupaten Deli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro KabupatenKampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Meranti Muhammad Zaini (Kepala Biro) Biro Kabupaten Bengkalis Dedy Reiza Nasution (Kepala), Sulaiman Effendi Lay Out Andi Rusmin Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Media Cetak Batam Alamat Jalan Tenggiri Tanjung Sengkuang, Batu ampar Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-4100200 Fax (0778)-422990 Kode Pos-29452. Perwakilan DKI Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Email Redaksi rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id

KEPALA BP Batam Lukita Dinaryah Tuwo bersama Deputi V Bambang Purwanto

SALAH satu kantor Kelurahan di Batam

Pemko Batam Kucurkan Dana PIK Tiap Kelurahan Rp 1,1 Miliar BATAM, BATAM CENTREPemerintah Kota (Pemko) Batam berkomitmen menyiapkan anggaran Rp1,1 miliar setiap kelurahan mulai 2018, untuk pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kepala Bidang Perkimtan, Agung Fitrianto mengatakan bahwa dana tersebut akan disalurkan melalui program Pembangunan Infrastruktur Kelurahan (PIK) dimana skemanya hampir sama dengan tahun lalu. Skema dimaksud, dana PIK hanya boleh dipergunakan untuk semenisasi jalan perumahan, pembuatan drainase serta untuk pelataran, selain itu tidak boleh dipergunakan. “Tidak ada perubahan, masih sama seperti tahun 2017, hanya saja kali ini anggaran untuk satu Kelurahan dinaikkan menjadi Rp1,1 miliar,” katanya, Jumat (9/2/2018) lalu.

Dia melanjutkan program PIK tahun 2017 sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dengan serapan maksimal. ”Jadi semua berjalan sesuai dengan harapan, tidak ada terjadi kesalahan,” sampai Agung. Sebelumnya Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan bahwa program PIK ditujukan untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Kota Batam, seperti akses jalan masuk perumahan. Dia menjelaskan pengelola dana adalah Kecamatan, dimana Camat bertugas sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Sekcam sebagai KPA sedangkan Lurah pejabat teknis. Dana digelontorkan oleh Pemko Batam dalam program PIK ini sekitar Rp70 miliar lebih, dengan rincian setiap Kelurahan mendapatkan Rp1,1 miliar jumlah Kelurahan di Batam ada sebanyak 64. (rm/feri)

BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA - Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam, Herman Rozie mengatakan akan menghitung ulang kemampuan daerah (tipping fee) dalam skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sampah di Kota Batam. “Dulu ada kajian Bappenas dimana tipping feenya sebesar Rp300 ribu per ton sampah. Sekarang kita akan kajian ulang,” ungkap Herman Rozie usai pertemuan dengan DPRD Batam, Perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Penjamin Infrastruktur Indonesia (PII) di DPRD Batam, belum lama ini. Perhitungan ulang tersebut, lanjut mantan Camat Lubukbaja ini, karena ada skema bantuan dari PUPR dalam pengolahan sampah. Sehingga diharapkan angka tipping feenya bisa lebih murah, sebab hitungan tipping fee merupakan perhitungan nilai investasi yang dibutuhkan. ”Kalau sebagai infrastrukturnya dibantu PUPR, tentu kita harapkan tipping feenya turun,” jelasnya. Ketua DPRD Batam, Nuryanto mengatakan bahwa pihak legislatif mendukung segera disahkannya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Bea Gerbang dan Jasa Pengelolaan Sampah menjadi Perda atau lebih dikenal dengan Ranperda Persampahan. “Kalau kita lebih cepat lebih bagus, asal ada datanya kita segera

RAPAT pertemuan dengan DPRD Batam, Perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

bahas karena masalah persampahan menjadi atensi Pemerintah Pusat,” ungkap pria yang akrab disapa Cak Nur ini. Perwakilan Kementrian PUPR, Kasubdit Fasilitasi dan Minitigasi Risiko Investasi Infrastruktur, Yolanda Indah Permatasari mengatakan pihak kementerian PUPR akan membantu pembangunan jalan dan gedung sebagai bentuk kerjasamanya. Namun menurutnya, dalam hitung-hitunganya harus jelas, karenanya dibutuhkan kajian venue for money dan kajian lingkungan. Sehingga kedepan tergambar untung dan ruginya. ”PUPR akan membantu pembangunan jalan dan gedung, namun harus jelas hitung-hitungannya agar tergambar untung dan ruginya,”

jelasnya. Masih dari ruang pertemuan, Senior Vice Presiden PII, Susatyo Kuncahyono mengatakan bahwa PII akan menjamin proyek tersebut selama masa konsensesi. Sebagai bentuk kewajiban pemerintah kepada swasta. Terakhir, Deputi IV BP Batam Mayjen TNI Eko Budi Soeprianto menjelaskan bahwa BP Batam memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan sampah di Batam. Buktinya, lanjutnya, telah dialokasikan lahan hiba dari BP Batam ke Pemko Batam seluas 46,8 hektare di Punggur, Nongsa. ”Proses hibah sudah di Kemenkeu, untuk diteruskan ke presiden. Dengan jangka waktu pemanfaatan 50 tahun,” pungkasnya. (rm/hk)

Asosiasi Driver Online Laporkan Dua Kapal di Pelabuhan Kabil Karam Dishub Batam ke DPR RI BALOI, RAKYAT MEDIA– Kebijakan yang terkesan tidak adil akhirnya pihak, Asosiasi Driver Online (ADO) melaporkan ke DPR RI tentang kebijakan DPRD Batam dan Dinas Perhubungan Kota Batam. Alih-alih mencari jalan keluar, DPRD Batam dinilai telah merugikan para driver online. Begitu juga Dinas Perhubungan Kota Batam yang juga mengeluarkan kebijakan menahan mobil taksi online. Tindakan ini dianggap semena-mena.Ada sekitar 13 DPD Asosiasi Driver Online (ADO) dari berbagai provinsi juga mengikuti pertemuan dengan anggota DPR RI di gedung Nusantara 2 DPR RI, Jakarta Pusat. Tiap-tiap DPD menyampaiakan kendalanya di depan anggota DPR RI, Yoseph Umar Hadi. Mereka menyampaikan kendala yang dihadapi dalam pengelemntasian permenhub 108/2017.”DPD ADO Kepri menyampaikan beberapa hal yang terjadi di kota batam

selama ini, terkait RDP yang dikeluarkan oleh DPRD kota batam yang sampai saat ini menjadi landasan hukum untuk melakukan tindakan semena mena terhadap driver online di kota batam,” ujar Ketua ADO Kepri, Sopandi, belum lama ini di Batam Centre. Sopandi mengatakan, anggota DPR RI itu sangat menyesalkan atas tindakan yang dilakukan oleh DPRD kota Batam dengan membuat RDP yang menimbulkan efek negatif bagi kehidupan di Batam.”Dia juga menyesalkan tindakan Dinas Perhubungan Kota batam yang melakukan tindakan penahan mobil yang tidak sesuai Permenhub 108/2017,” kata dia. Sopandi melanjutkan, seharusnya pemerintah daerah bisa melakukan hal sejalan sebagaimana yang di lakukan oleh pemerintah pusat, ”Dalam waktu dekat DPR RI komisi 5 akan melakukan hearing atau audensi dengan seluruh element termasuk ADO sendiri,” ungkapnya.

Sopandi menceritakan, di tempat yang berbeda, DPD ADO Kepri juga sempat disambut oleh Ria Latifa sebagai wakil Rakyat kepri yang berada di DPR RI. ”Beliau juga prihatin, dengan tidak adanya kebijakan sama sekali yang di lakukan oleh pemerintah Provinsi kepri. Dan beliau juga dalam waktu dekat dalam masa reses ini akan menjumpai Gubenur serta Kapolda untuk menindak lanjuti hal ini,” kata dia. Kebijakan Dinas Perhubungan Kota Batam memang terkesan diskriminatif. Sementara itu beberapa angkutan umum yang lebih parah, tak layak jalan, dan juga mersahkan tidak pernah ditindak serupa. Bahkan beberapa angkutan umum yang kerap dikomplain masyarakat hingga menelan korban jiwa juga tak pernah ditindak.Dishub Batam diduga menerapkan standar ganda terhadap transportasi online dan transportasi konvensional. (rm/red)

Dihantam Ombak

KABIL,RAKYATMEDIA -Akibat gelombang tinggi, dua unit kapal yakni Tugboat Hongkin dan Tongkang Bintan 1 karam di pelabuhan CPO Kabil, pada minggu (4/2/2018) pekan lalu karam. Kejadian itu terjadi saat tongkang pengangkut batu coral ditarik tugboat dari Pelabuhan Binti Bintan.”Kedua kapal tersebut berlabuh di buil hijau sekitar 200 meter dari depan CPO Kabil, “ujar Kepala Syahbandar Pelabuhan CPO Kabil Mesdi, pada wartawan Senin (5/2/2018) pekan lalu. Ia menjelaskan, Tongkang Bintan 1 yang bermuatan 2500 ton corel (batu geranit) bersama Tugboat sebelum nya hendak pindah dari lokasi parkir ke pulau uban dikarenakan cuaca buruk. “Jam 20.00 larat (pindah posisi parkit) karena cuaca buruk, angin kencang dan ombak tinggi 2,5 meter. Saat kapal angkat jangkar rantai jangkar tidak sempurna dan putus lalu kapal hanyut. Tali kapal terbelit dengan tugboat dan terjadi gesekan yang mengakibatkan boulder tongkang mengenai tugboat, “ujar Mesdi.

Kemudian gesekan terjadi mengakibatkan lambung sebelah kanan tugbout bocor. Ia menambahkan Kapten kapal belum menguasai daerah karena baru dua bulan berkerja di perusahaan tersebut. ketika kapten kapal mencoba melepaskan tali yang sudah terlilit dengan tongkang. Namun upayanya gagal, mesin tugboat juga mengalami mati mesin. Kemudian kapal tugboat yang menarik kapal tongkang dari pelabuhan Binti Bintang masih karam pada posisi di depan tongkang yang berada disebelah kanan tugboat. Salah seorang kru kapal menjelaskan, sebelum kapal berangkat dari kijang Tanjung Pinang menuju batam, cuaca sudah buruk. tetapi agen kapal yang di kijang memaksa kapal harus berangkat. Ia juga menjelaskan sebelum nya sudah ada larangan dari agen yang di batam, tetapi akhirnya kapal tetap harus berangkat. “Cuaca memang sudah buruk, tapi agen kapal memaksa untuk berangkat karena muatan harus sampai paling lambat hari Selasa di Batam.”ujarnya. (rm/mk)


CMYK

BATAM METROPOLIS

4 Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

KPK Soroti Korupsi Strategi di Pemerintahan Kota Batam BATAM, RAKYAT MEDIAKunjungan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) di Pemerintahan Kota Batam dan ke kantor DPRD Kota Batam membuat sejumlah pejabat yang memegang kedudukan basah mulai ketar ketir. Pasalnya kunjungan pejabat lembaga anti antirasuah itu ke daerah ini tidak hanya melakukan sosialisasi dalam bentuk monitoring dan evaluasi rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov). Dikabarkan KPK akan

PERTEMUAN anggota DPRD Kota batam dan Tim KPK

Puluhan Kios Depan Eks Carnaval Mall Batam Centre Akan di Gusur

SEJUMLAH kios di Batm centre yang akan digusur

BATAM CENTRE,RAKYAT MEDIA- Belasan kios pedagang di jalan Raja Haji Fisabillah atau seberang bekas bangunan Carnaval Mall Batam Center akan diguyur. Selain berstatus kios liar, bangunan tersebut juga kerap menimbulkan macet karena banyaknya kendaraan yang parkir dipinggir jalan. Seperti yang terlihat, Senin (5/2/2018) pekan lalu, sejumlah kendaraan terlihat parkir di pinggir jalan baik roda dua maupun empat. Padahal lokasi sangat berdekatan dengan lampumerah yang akhirnya menimbulkan macet. Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum, Imam Tohari mengatakan seluruh kios liar yang ada di Kota Batam akan ditertibkan. Namun penertiban akan dilakukan secara bertahap dan dijadwalkan sesuai keputusan tim terpadu Kota Batam. Apalagi untuk bangunan yang menganggu ketertibaan umum serta masuk dalam lokasi jalan diperlebar. ”Bangunan liar apalagi yang ada di kawasan bufferzone atau penghijauan pasti akan ditertibkan. Penertiban pun bertahap,” terang Iman. Begitu juga dengan kios pedagang yang ada di depan bekas My Mart Batamcenter. Dimana hari (Selasa (6/2), red), tim terpadu akan melayangkan surat peringatan (SP) ke 2 untuk pedagang tersebut.”SP pertama sudah kami layangkan beberapa waktu lalu. Nah besok (hari ini, red) kami akan kirimkan SP 2,” terang Imam. Menurut dia, SP 2 juga diberikan kepada pedagang yang berjualan diantara Simpang Kabil hingga Simpang Frengky (Jalan Ahmad Yani). Karena itu, para pedagang yang merasa mendirikan bangunan di lahan pemerintah agar segera membongkar sendiri sebelum dibongkar oleh tim terpadu.”SP merupakan bentuk peringatan tim terpadu, sebelum tahap selanjutnya. Jadi para pedagang yang berjualan sudah siap atau tidak kaget,” imbuh Imam. Sementara untuk penertibaan bangunan di kawasan Simpang Kuda (Jalan Laksamana Bintan) hingga Bengkong Seken masih menunggu jadwal teknis dari tim terpadu.”Bengkong masih SP 2 dan akan dilayangkan SP 3. Teknisnya menunggu dari kesepakatan tim terpadu,” pungkas Imam. (rm/bp)

IMB Kota Batam Hanya capai Rp 500 Juta Dari Target 30 Milyar BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam risau dengan minimnya penerimaan retribusi IMTA di Januari 2018 ini. Dari target sekitar Rp 30 miliar baru tercapai sekitar Rp 500 juta.”Januari ini kita sangat kecil realisasinya. Hanya Rp 500 juta. Padahal biasanya lebih dari Rp 1 Miliar,” kata kepala DPM-PTSP, Gustian Riau, Senin (5/2)lalu. Ia mengatakan minimnya warga yang melakukan pembangunan menjadi penyebab utamanya. Termasuk karena ekonomi di Batam yang masih belum stabil.”Ini sudah pasti karena pembangunan sangat minim. Makanya untuk membantu masyarakat dari Pemko kita terus mempercepat pengurusan izin,” katanya. Menurutnya, untuk mendapatkan IMB masih ada beberapa perizinan yang harus diurus di BP Batam. Dan ia yakin di BP Batam pun perizinan sudah mulai membaik.”Mari kita samasama terus mempermudah izin terutama masalah pembangunan. Apalagi MPP sudah ada,” katanya. Sementara itu, anggota komisi I DPRD Kota Batam Tumbur M Siholoho mengatakan menurunnya retribusi dari IMB memang ada hubungannya dengan perekonomian. Di mana semakin banyak yang melakukan pembangunan, maka retribusi IMB akan naik. ”Makanya kita berharap kepada BP Batam dan Pemko Batam untuk memudahkan perizinan kepada masyarakat. Pembangunan harus terus berjalan,” katanya. Menurut Tumbur, dengan adanya MPP maka seharusnya tidak ada lagi warga yang mengeluh mengenai lambat dan lambannya masalah perizinan ini. ”IMB ada di Pemko dan izin lain ada di BP Batam. Ini harus sejalan supaya pembangunan terus berjalan. Intinya semua harus dipermudah,” katanya(rm/bp)

menyoroti sejumlah kasus di daerah ini.”Nantinya kita akan melakukan pencegahan korupsi sektor strategis. Seperti kesehatan, pendidikan, pendapatan daerah, pekerjaan umum, dukcapil, pertanahan/perkim, pengelolaan aset daerah, pengelolaan SDA, perhubungan, dan pemebrdayaan desa,” ujar Kepala Satgas Wilayah II Tim Koordinasi Supervisi dan pencegahan (Korsupgah), Adlinsyah Nasution. Dalam kunjungannya di DPRD Kota Batam. Adlinsyah Nasution mempresentasekan

terkait monitoring lembaga antirasuah tersebut kepada DPRD kota Batam. Dalam pertemuan ini dirinya mensosialisasikan kegiatan apa saja yang dilakukan oleh KPK di Kota Batam ini nantinya. Adlinsyah berharap agar setiap yang hadir melaporkan apa-apa saja yang terjadi di Kota Batam yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto juga sangat berterimakasih atas kunjungan ini. Dan berharap KPK juga bisa mampu membantu kota Batam itu sendiri. (rm/md)

Harga Beras Mahal Pemicu Inflasi di Kepri Tertinggi BATAM CENTRE,RAKYAT MEDIA Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kepri mengungkapkan kondisi inflasi Januari 2018 cenderung meningkat karena indeks harga konsumen (IHK) Kepri. Inflasi IHK Kepri pada Januari 2018 mencapai 0,88 persen (mtm). Ini meningkat dibandingkan inflai bulan lalu sebesar 0,73 persen (mtm). Atau 4,19 persen (yoy). Salah satu pemicunya adalah harga beras yang mahal. Kepala Bank Indonesia (BI) Kepri yang juga Wakil Ketua TPID Kepri, Gusti Raizal Eka Putra mengungkapkan, kelompok administered prices mencatatkan deflasi akibat penurunan tarif angkutan udara. “Inflasi Januari didorong oleh inflasi volatile food terutama akibat kenaikan harga beras dan kelompok inti yang disumbang oleh kenaikan upah tukang bukan mandor,” jelasnya. Disebutkan, secara tahunan inflasi IHK Kepri tercatat 4,19 persen (yoy) juga lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 4,02 persen (yoy). Ini lebih tinggi dibandingkan capaian nasional yang mengalami inflasi sebesar 0,62 persen (mtm) atau 3,25 persen (yoy). “Inflasi Januari lebih tinggi dibanding rata-rata historisnya tiga tahun terakhir yaitu inflasi 0,31 (mtm),” bebernya. Disebutkan, kelompok komoditas

volatile food mencatatkan inflasi 3,92 persen (mtm). Lebih tinggi dibanding inflasi bulan sebelumnya sebesar 2,31 persen (mtm). Kenaikan harga terutama dicatatkan komoditas beras dan bayam. “Beras mencatatkan inflasi sebesar 6,14 persen (mtm). Sedangkan bayam mencatatkan inflasi 11,74 persen (mtm),” bebernya. Menurutnya, peningkatan harga beras disebabkan oleh kenaikan harga dari daerah pemasok seperti Cipinang. Berdasarkan pantauan PIHPS, harga beras di Jakarta pada Januari mengalami peningkatan sebesar 8,95 persen, Sumatera Selatan meningkat sebesar 1,29 persen dan Jawa Timur meningkat 5,85 persen.”Sedangkan kenaikan harga bayam diperkirakan sebagai dampak dari tingginya curah huJan pada Januari dan memicu kegagalan panen,” sambungnya. Disebutkan, kelompok inti mencatatkan inflasi 0,41persen (mtm). Lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya sebesar 0,16 persen (mtm). Andil terbesar inflasi bersumber dari kenaikan upah tukang mandor dan emas perhiasan. Upah tukang bukan mandor mencatatkan inflasi sebesar 7 persen (mtm) dengan andil sebesar 0,14 persen (mtm). Sedangkan emas perhiasan mencatatkan inflasi 2,97 persen (mtm) dengan andil

F-DOKUMEN

PIHAK Bea Cukai saat menyerahkan beras tangkapan untuk di distribusikan melalui bulog beberapa waktu lalu.

0,03 persen (mtm).”Kelompok administered prices mencatatkan deflasi 0,61persen (mtm), dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatatkan inflasi sebesar 0,79 persen (mtm),” jelas Gusti. Gusti mengungkapkan, memasuki Februari, inflasi dperkirakan tetap terkendali dan cenderung melemah. Meski demikian, perlu diwaspadai beberapa risiko inflasi ke depan. Seperti an-

gin musim utara, peningkatan cukai rokok, potensi peninjauan ulang/pencabutan HET oleh pemerintah yang dapat mendorong peningkatan harga beberapa komoditas seperti beras. ”Termaksud peningkatan permintaan menjelang Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh dapat memicu peningkatan inflasi volatile food dan tarif angkutan udara,” bebernya. (rm/tp)

KPK: Menyebut Pejabat Rangkap Gubernur Kepri Sangat Dukung Program GISA Jabatan Rawan Korupsi BATAM,RAKYAT MEDIA Rangkap jabatan dalam struktur birokrasi memiliki potensi besar terjadinya korupsi. Kepala Deputi Koordinasi, Perizinan dan Pencegahan KPK Adlinsyah Malik Nasution mengatakan hal itu saat memberikan sosialisasi kepada semua OPD yang ada di lingkungan Pemko Batam,Selasa(6/2)lalu. “Salah satu hal yang menjadi munculnya korupsi karena adanya rangkap jabatan atau dua kaki yang diemban oleh seorang pejabat di daerah. Khususnya dalam posisi-posisi strategis yang memungkinkan terjadinya tindakan korupsi. Dia yang merencanakan, dia yang megang anggaran hingga dia juga yang memutuskan. Disitulah potensi korupsi bisa terjadi,” jelasnya. Untuk itu, dia berharap agar pemimpin daerah bisa lebih selektif menempatkan pegawainya, khususnya dalam posisi-posisi strategis yang memungkinkan terjadinya tindakan korupsi. “Jangan salahkan bawahannya jika tersandung korupsi karena pimpinannya juga tidak memahami dalam melakukan penempatan suatu jabatannya. Seperti di Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa, ratarata di bidang ini yang kerap tersandung korupsi. Sebab, dia yang merencanakan, dia yang pegang anggaran, dia juga yang memutuskan. Nah, di situlah potensi korupsi bisa terjadi,” jelas Adliansyah. Ia mengatakan potensipotensi lain yang kerap membuat pejabat daerah tersandung korupsi karena intervensi pihak luar. Selain itu pemberian dana bansos yang tidak tepat pada kepentingan publik hingga masih adanya gratifikasi dan pemberian perizinan yang tidak transparan. Jadi

SOSIALISASI kepada semua OPD yang ada di lingkungan Pemko Batam

potensi-potensi korupsi ini yang harus dijaga dan hindari. “Semoga dengan adanya monitoring yang dilakukan KPK dan evaluasi ini bisa mencegah korupsi di daerah. Namun, sampai saat ini masih saja ada daerah yang bermasalah. Hal ini menandakan bahwa daerah tersebut tidak serius dalam meminimalisasi tindak pidana korupsi,” kata Adliansyah. Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Sekretaris Daerah Kepri H TS Arif Fadillah menegaskan pihaknya akan melakukan pengecekan kembali adanya pejabat yang melakukan rangkap jabatan khususnya dalam Unit Layanan Pengadaan (ULP) barang dan jasa yang ada di pemerintahan daerah di Provinsi Kepri. Pengecekan kembali pejabat yang rangkap jabatan itu untuk menindaklanjuti terkait adanya temuan dari Ketua Tim Supervisi Pencegahan KPK RI Adliansyah yang mengatakan

masih ada pejabat ULP yang rangkap jabatan. Padahal rangkap jabatan tersebut, sangat riskan terjadinya aksi tindakan korupsi yang dilakukan oleh oknum pejabat tertentu. “Kita sudah siapkan dan rencananya akan kita buat indenpenden (tidak rangkap jabatan) mereka. Sehingga kedepannya akan kita buat sebuah Pokja yang dinamis dan lebih banyak orangnya lagi. Saya juga akan menggiring daerah lain untuk melakukan hal yang sama,” kata Arif. Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam Amsakar menambahkan, di institusinya saat ini telah terbentuk enam pokja yang semua pegawai dan pejabatnya telah menerima Surat Keputusan (SK) penempatan di posisi baru. “Masing-masing pokja sudah ada orangnya, dan kita bebaskan mereka dari instansi awal mereka. Sehingga terhitung bulan ini, sudah tidak ada lagi yang rangkap jabatan,” jelasnya. (rm/hk).

BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menegaskan pihaknya sangat mendukung program nasional Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) dalam upaya tertib data kependudukan. Dengan GISA semua akan punya data valid terhadap satu penduduk Indonesia satu data administrasi kependudukan. “Kita ingin Kepri khususnya dan Indonesia umumnya, masyarakatnya tertib. Mereka semua punya data kependudukan, terdata dengan baik. Dengan demikian ini akan memudahkan kita dalam rangka menjalankan tugas membangun daerah dan bangsa ini,” kata Nurdin saat Pembukaan Rakornas I Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Hotel Harmoni One, Batam, Kamis (8/2/2018) lalu. Rakornas ini mengusung tema “Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) Menuju Sukses Pilkada Serentak 2018 Dan Pemilu 2019”.Nurdin menambahkan, Kepri yang merupakan miniatur Indonesia sangat merasakan manfaat dari kebijakan tersebut. Karena kebijakan ini membuat jadi tahu masyarakatnya asal usulnya pekerjaan daerah tempat tinggalnya hingga status. Itu semua sangat memudahkan dalam menentukan langkah membangun Kepri. Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementiran Dalam Negeri dengan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhukam), Kemendagri dengan Kementrian Kesehatan (Kemenkes), Kemendagri dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemeninfo) serta Kemendagri dengan Badan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. Mendagri Tjahyo Kumolo menekankan bahwa kegiatan GISA sejauh ini telah menyele-

saikan tugasnya yakni melayani data kependudukan melalui KTP elektronik mencapai 97,4 persen. Sedang untuk Kartu Keluarga telah mencapai 98 persen. “Sisa dua persen mudahmudahan kita rampungkan dalam waktu dekat,” janji Tjahjo. Dilanjutkan Mendagri, keberhasilan program ini sangat bergantung sekali dengan paritisipasi masyarakat. Karenanya, dia berharap sekali, program ini bisa selesai 100 persen sebelum akhir tahun. Saat ini data kependudukan, kata Mendagri, sudah siap dipakai untuk data pemilukada di seluruh daerah.Mendagri juga memastikan semua data kependudukam sekarang ini memberikan kemudahan berbagai urusan dan keperluan. “Dengan kata lain siapapun dari kita yang menginginkan data satu orang, tinggal klik Nomor Induk Kependudukan (NIK) semua yang kita inginkan ada di situ,” jelas Mendagri. Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI Zainudin Amali mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi upaya dan kerja serius menjadikan penduduk negeri ini punya satu data valid akan kependudukan melalui administrasi kependudukan Indonesia. Dengan Tertata rapinya data penduduk, kata Zainudin, tentu akan dalam mengambil berbagai kebijakan. Kebijakan akan tepat dan akurat karena kita punya data kependudukan yang benar. “Saya mengistilahkan tugas mulia di kependudukan adalah tugas dari lahir sampai mati, “ jelasnya. Dirjend Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fahrullah menjelaskan, rakornas ini diikuti 1 600 peserta dari 34 provinsi se-Indonesia. Dengan rakornas ini, pihaknya berharap bisa segera menyelesaikan pelaporan data penduduk secara riil seluruh warga negara Indonesia. (rm/hlk)


CMYK

5

METRO KRIMINAL

Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Kejari Batam Tak Mampu Melacak Keberadaan Mindo Tampubolon BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Kejaksaan Negeri (Kejari) Batamhingga kinitak mampu melacaak keberadaan Mindo Tampubolon, mantan perwira menengah Polda Kepri hingga kini masih berstatus buron. Mindo yang menjadi terpidana seumur hidup atas keterlibatannya dalam kasus pembunuhan sadis istrinya

Putri Mega Umboh. Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Batam Filpan Fajar Laila, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya mengatakan, Kejaksaan Negeri Batam saat masih terus melakukan monitoring untuk melacak Mindo. Mahkamah Agung menyebutkan Mindo Tampubolon terbukti bersalah pada 2013. Ia din-

yatakan terlibat atas pembunuhan istrinya sendiri yang terjadi tujuh tahun lalu pada 2011.”Kita masih menunggu dari Monitoring Centre atas Mindo Tampubolon dan masih menjadi tanggung jawab Kejaksaan Negeri Batam untuk terus mencari dan memburunya, “ujar Filpan. Filpan menambahkan, saat ini tim khusus masih terus beru-

saha mencari Mindo.Korban Putri Mega Umboh sebelumnya ditemukan di hutan Punggur dalam kondisi leher tergorok. Pembunuhan ini melibatkan dua orang lainnya yakni pembantu rumah tangga mereka Rosma dan pacarnya Ujang. Mindo dinyatakan sebagai otak kasus ini. Ujang dan Rosma telah di-

vonis di Pengadilan Negeri Batam beberapa tahun silam. Ujang divonis penjara 20 tahun, dan Rosma divonis penjara 15 tahun. Sedangkan Mindo kendati sempat divonis bebas oleh PN Batam, namun proses berjalan dan fakta baru menyeret dirinya menjadi tersangka utama dan divonis seumur hidup oleh Mahkamah Agung.(rm/ikhsan)

TERPIDANA Mindo Tampubolon bersama istrinya

Warga Resah, Depan Top

100 Tembesi Rawan Jambret

ILUSTRASI

Pencabulan Siswi SMP di Batu Aji Kembali Terjadi BATU AJI, RAKYAT MEDIA – Kasus pencabulan anak dibawa umur kembali terjadi di Batuaji. Korban kali ini adalah seorang siswi SMP yang masih berusia 16 tahun. Siswi yang berinisil Ra itu kini tengah hamil empat bulan setelah dicabuli oleh As, teman prianya. Kasus tersebutpun dibawa ke rana hukum. Orangtua Ra yang tak terima anaknya digauli hingga hamil melaporkan As ke Mapolsek Batuaji. Saat mengadu ke Mapolsek Batuaji, Ms ayah korban menuturkan, kasus pencabulan puterinya itu baru diketahui keluarga pada, tanggal 27 Januari lalu. Saat itu Ra mengeluh ada perubahan pada bagian perutnya yang berangsur-angsur membesar, setelah tiga bulan beturutturut tak alami datang bulan.”Dia sampaikan itu ke neneknya,” ujar Ms. Mendengar pengakuan yang tak wajar itu, pihak keluarga akhirnya mengintrogasi Ra lebih dalam lagi. Saat diintrogasi, Ra mengakui kalau dia pernah berhubungan badan dengan As teman prianya. Kejadian itu membuat pihak keluarga geram. Tanpa mempedulikan apa status hubungan antara Ra dan As, pihak keluarga akhirnya mempolisikan As.”Tidak benar ini. Bagaimanpun anak saya ini masih dibawa umur. Masih sekolah lagi. Ini harus diproses,” tutur Ms. Kelurga berharap agar laporan mereka itu ditanggapi secara serius oleh pihak kepolisian. Mereka berharap agar As segera diamankan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan itu. Namun demikian Sujoko enggan berkomentar banyak sebab pihaknya masih mendalami laporan tersebut untuk menahan pelaku.”Iya ada. Masih kami dalami,” ujarnya singkat. (rm/bp)

BATUAJI, RAKYAT MEDIA-Keberanian pelaku aksi jambret semakin hari terbilang semakin nekat. Setelah peristiwa yang dialami Nina (27) di Jalan R Suprapto, tepatnya di depan Top 100 Tembesi, Sagulung, Kota Batam, Sabtu (10/2/2018) lalu. Target pelaku adalah para pekerja yang berangkat pagi. Saat masih subuh, jalan ini memang sepi dan lengang, sehingga jambret bisa leluasa melancarkan aksinya. Aksi nekat kawanan jambret seperti ini tentunya semakin meresahkan masyarakat pada umumnya. Warga Sagulung dan sekitarnya meminta kepada aparat Kepolisian Kota Batam untuk segera membekuk pelaku yang sudah meresahkan. “Tadi pagi kami mau berangkat kerja, sampai di bawah jembatan penyeberangan yang ada di depan Top 100, ada pengendara Mio dari belakang dan langsung mengambil tas yang saya pegang,” kata Nina. Setelah berhasil merebut tas Nina, pengendara Mio langsung menancap gas dan lari menuju Mukakuning.”Tadi kami sempat berhenti karena syok, habis itu baru kami kejar, tetapi tidak dapat,”kata Nina. Dia juga mengatakan, pelaku punya ciri-ciri berbadannya kecil.”Mereka bawa motornya kencang sekali, begitu tas ditarik langsung tancap gas dan hilang di Kampung Aceh. Kami tidak tahu kemana perginya apakah masuk ke Kampung Aceh atau lurus,”sebut Nina. Diakui Nina, memang didalam tas tersebut tidak ada uang, namun terdapat KTP,NPWP, kartu ATM, dan Sim C.”Kita hanya berharap barangnya dikembalikan atau dibuang dan ditemukan. Soalnya sekarang bikin KTP susah,”pintanya. Kasus ini tidakdilaporkan Nina ke polisi karena setelah kejadian itu, dirinya langsung berangkat ke tempat kerja di Punggur. (rm/san)

MALL Top 100 Tembesi Batuaji, Batam

Polisi Tangkap Ex Honorer Disdik Kepri Pengedar Sabu TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Dua orang diduga pemakai dan pengedar narkoba jenis sabu diamankan Satresnarkoba Polres Tanjungpinang pada Rabu (7/2/2018) pekan lalu. Dua pelaku bernama Yantular diamankan di jalan Bakar Batu dan Guntur diamankan di jalan Sulaiman batu 8. Guntur sendiri merupakan pegawai Dinas Pendidikan Provinsi Kepri yang telah keluar kemudian menjajagi sebagai pengedar narkoba.Ia menjual belikan narkoba karena keuntunganya lebih besar dari pada bekerja sebagai honorer. “Pernah bekerja disalah satu Dinas.ýKeduanya kita tangkap di tempat berbeda karena memiliki barang bukti diduga paket sabu,” kata AKP Muhammad Djaiz Kasat narkoba Polres Tanjungpinang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (8/2/2018) lalu. Barang bukti masing-masing dari

ANGGOTA Satreskrim Polres Tanjungpinang giring dua pelaku

tangan pelaku, Yantular sebanyak 0,29 gram dan Guntur sebanyak 0,35 gram yang terbungkus didalam plastik bening. Saat itu penangkapan diawali den-

gan adanya informasi dari masyarakat sesuai ciri-ciri pelaku. “Mereka tak bisa mengelak barang bukti yang diamankan tak jauh dari tu-

buh korban.Awalnya YT dulu, setelah itu kita kembangkan kita pelaku lainya kemudian kita amankan pelaku kedua. Barang dari YT (Yantular) didapat dari ýGuntur, “ katanya lagi. Dari hasil pemeriksaan lanjuta, Guntur mendapatkan barang tersebut daýri seseorang yang tidak diketahui identitasnya melalui sambungan telefon.Saat bertransaksi Guntur hanya berbekal denah lokasi dan titik dimana diletakan barang tersebut.Iapun membayar dengan meletakan uang disebuah tempat yang telah ditentukan pemasok tanpa berjumpa langsung. Akibat dari perbuatanya, mereka harus mendekam disel tahanan Polres Tanjungpinang dan dikenakan pasal 112 ayat 1 junto pasal 132 UU narkotika nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.(rm/trb).

Pinjam Motor Kuncinya Diduplikat, Tak Lama Motornya Dicuri TANJUNGPINANG,RAKYAT MEDIA-Ini adalah peringatan bagi pemilik kendaraan dimana pun berada. Terumata, bagi mereka yang sering meminjamkan kendaraan baik kepada orang baru dikenal maupun yang sudah dekat dengan Anda. Pasalnya, modus pencurian kenderaan terutama motor, terus saja berganti dan menemukan hal-hal baru. Seperti yang dialami oleh warga Kampung Jawa, TanjungpinangBarat, tak jauh dari RSUD Tanjungpinang. Pria yang tidak mau disebutkan namanya itu meminjamkan motornya kepada Yoga (24), pada (6/2/2018) pekan lalu.Yoga adalah temannya sendiri. Setelah meminjam motor, ternyata Yoga menduplikatkan kunci motor tersebut. Setelah duplikat kunci

selesai, Yuga menyuruh rekanya Rafli (23) untuk mengambil motor itu dari parkiran rumah korban. ”Modusnya dia pinjam motor. Kebetulan dia mengenal korban. Lalu diduplikat kuncinya. Kemudian rekanya Rafli yang mengambilnya,” kata Polsek Tanjungpinang Barat AKP Emsas Mardenis saat jumpa pers, Kamis siang. Sat itu, sang korban langsung melaporkan ke Polsek TanjungpinangBarat. Tak lama melaporkan kejadian tersebut, Kanit Reskrim Polsek TanjungpinangBarat langsung melakukan penyelidikan lapangan. Kurang dari 24 jam, keduanya langsung dapat dibekuk dari tempat tinggalnya berikut barang bukti motor Yamaha Mio. ”Kita langsung bawa kesini. Setelah kita periksa, dia juga curi di empat TKP. Kita

PINJAM Motor Kuncinya Diduplikat. Tak Lama Motornya Dicuri

masih cari barang buktinya,” kata Emsas. Pengakuan Tersangka Rafli, ia justru telah melakukan pencurian sebanyak 7 kali di tempat-tempat yang

berbeda di wilayah Tanjungpinangdan Bintan. Dia sendiri mengincar kendaraan yang tidak dikunci stang dan terparkir di pinggir jalan.”Sudah 7 kali. Saya

ambil motor yang tidak dikunci stang dan terparkir dipinggir jalan. Karena kalau dikunci stang saya susah,” kata Rafli dengan suara lirih.(rm/tb)

KASAT Reskrim Polresta Barelang,Kompol Arwin A Wientama

Oknum Pegawai Dishub di Tangkap Polresta Barelang BALOI, RAKYAT MEDIA - Nurdin Siregar yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkungan Dishub Kota Batam dijemput polisi. Saat itu Nurdin sedang melapor ke bagian kepegawaian di kantor Dishub Kota Batam, langsung diangkut ke Polresta Barelang, Selasa (6/2)lalu. Terduga pelaku bertugas di Wastif Bidang Lalin itu dibawa ke Polresta Barelang untuk diperiksa polisi. Ia dilaporkan telah melakukan penipuan oleh seorang korbannya, Ardian. Terduga pelaku ini melakukan penipuan perekrutan tenaga kerja untuk dipekerjakan di Dishub Kota Batam. “Saat ini baru ada satu orang korbannya yang melapor,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Arwin A Wientama saat ditemui di ruangannya. Nurdin diperiksa Unit II Reskrim Polresta Barelang untuk yang pertama kalinya. Dua orang saksi dari pihak keluarga korban juga sudah dimintai keterangan. Nantinya, polisi akan melakukan gelar perkara terkait kasus penipuan ini. Informasi yang didapat pewarta, jumlah korban yang ditipu diperkirakan sudah lebih dari satu orang. Satu orang korban tertipu belasan hingga puluhan juta Rupiah. Mereka menyerahkan uang pelicin agar bisa bekerja di Dishub Kota Batam. “Kalau memang ada korban lainnya, silahkan melapor ke Polresta Barelang,” imbau Arwin. Di Polresta Barelang, Kabid Lalin Dishub, Edward Purba juga tampak hadir. Ia datang ke Polresta Barelang untuk memastikan anggota benar sudah diamankan polisi. “Nanti jika tidak langsung ditahan oleh penyidik, kita akan bawa dia ke inspektoral dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Batam untuk dimintai keterangan,” ungkapnya. Edward menegaskan, terduga pelaku menipu atas nama pribadi dan bukan atas nama instansi Dishub ataupun pemerintah. Bahkan sebelum dimintai keterangan oleh polisi, Edward secara langsung meminta kepada penyidik supaya baju dinas yang dikenakan terduga pelaku dilepas dan diganti. (rm/pm).


CMYK

RAKYAT MERANTI

Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

WAKIL Bupati dan Danrem 031/WB panen raya

Danrem dan Wabup Meranti Panen Raya Padi di Desa Topang SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Komadan Korem 031/ WB Brigjend. TNI. Edi Afrizal Natar Nasution bersama Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Meranti Drs. H. Said Hasyim, melakukan panen raya padi di Desa Topang Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis 7 Februari 2018 siang. Panen Raya Padi dalam rangka mensukseskan program PAJALE untuk mewujud swasembada pangan di Indonesia khususnya Kabupaaten Kepulauan Meranti. Juga dihadiri oleh Ketua DPRD Meranti H. Fauzy Hasan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jaka Insita MP, Kepala Dinas Perkebunan Meranti Ir. Prasetyo, Perwakilan Kementrian Pertanian RI, Kepala Bagian Humas Sekda Meranti Helfandi, Kabag Kesra Husni Gamal, Kabag Infokom Syaiful Ikhram, Danramil Selatpanjang Mayor. Inf. Bismi Tambunan, Kabag Ops Polres Meranti,Tokoh Agama/Masyarakat/ Adat dan lainnya. Selain melakukan panen raya padi seluas 200 Ha, Danrem 031/WB bersama Wakil Bupati dan Ketua DPRD Meranti juga berkesempatan melakukan uji coba penanaman secara simbolis bibit Padi Varietas Situpatenggang dan Inpara 34. Dijelaskan Wakil Bupati Meranri H. Said Hasyim jumlah cetak sawah yang terluas di Riau berada di Kabupaten Meranti yakni 1400 Ha, untuk tahap pertama telah dilakukan cetak sawah seluas 800 Ha dan sisanya telah dituntaskan pada tahap dua ditahun 2017 lalu. Lahan itu tersebar di 7 Kecamatan yakni Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kecamatan Rangsang, Rangsang Pesisir, Rangsang Barat, Pulau Merbau, dan Tasik Putri Puyu. Menurutnya pembangunan dibidang pangan pertanian dan ketahanan pangan mempunyai peranan penting dalam mewujudkan stabilitas Nasional sehingga harus dilaksanakan secara berkesinambungan, dengan begitu ketersediaan pangan yang dibutuhkan masyarakat yang berhubungan dengan stabilitas Nasional akan selalu terjaga. Ketersediaan pangan sebagai kebutuhan dasar manusia disuatu daerah harus mutlak terpenuhi, apalagi menimbang jumlah penduduk yang terus bertambah maka kebutuhan akan terus meningkat, sementara areal pertanian terus berkurang akibat alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan pemukiman. Untuk itu dalam upaya mewujudkan ketanahan pangan Nasional diperlukan kesamaan persepsi, keterpaduan teknologi, dan sinkronisasi. Sekedar informasi luas lahan yang diusahakan untuk tanam padi sawah oleh petani adalah 4.385 Hektar, dengan produktifitas 3.6 Ton perhektar, dan produksi 15.786 Ton, sehingga dapat menghasilkan beras sebesar 9.904 Ton. Dengan jumlah penduduk Meranti sebanyak 208.327 Jiwa maka Meranti masih kekurangan beras 14.270 Ton/Tahun . Namun jika petani berhasil melakukan panen sebanyak dua kali pertahun bukan tak mungkin selain mencapai swasembada pangan beras, Meranti juga dapat mengekspor beras keluar daerah. Sementara itu, Danrem 031/WB Beigjend. TNI Edi Afrizal Natar, mengungkapkan, apresiasinya kepasa semua pihak yang telah mendukung suksesnya cetak sawah di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dari 1400 Ha yang ditargetkan telah terealisasi 100 persen dan mengantarkan cetak sawah di Provinsi Riau khususnya di Kepulauan Meranti menjadi yang tersukses di Indonesia. Bahkan dari kaca matanya, melihat hamparan sawah yang menguning di Desa Topang, Kecamatan Rangsang, Danrem 031/WB yakin dengan berkembangnya pertanian sawah diwilayah ini akan membawa kemakmuran masyarakat. “Melihat hamparan sawah di Topang yang menguning ini menandakan kemakmuran. Saya punya keyakinan kedepan daerah ini akan maju seperti daerah lainnya di Indonesia,” ujar putra kelahiran Bengkalis asli itu. Pada kesempatan itu, dihadapan para tokoh masyarakat yang hadir, Danrem 031/WB, dalam kapasitasnya sebagai penjaga kondusifitas daerah mengajak masyarakat untuk mengantisipasi peredaran Narkoba yang mulai matak di Meranti caranya dengan tidak mengkonsumsi dan menjauhi barang haram tersebut. “Mari bersama kita jauhi Narkoba,” ujar Edi Natar. Selain itu dalam rangka meningkatkan kwalitas SDM di Meranti, Danrem 031/WB yang merupakan anak watan asli Bengkalis dan juga berasal dari Desa mengajak anak anak Meranti untuk terus menimba ilmu agar berhasil. “Jika ingin sukses dan meraih kebahagiaan hidup didunia dan akhirat maka milikilah ilmu, teruslah menimba ilmu agar menjadi manusia yang berkwalitas,” ajaknya. Pada kesempatan itu Danrem 031/WB bersama Wakil Bupati Kepulauan Meranti juga melakukan penyerahan biji padi unggul kepada kelompok tani desa topang yang dilanjutkan dengan peresmian Gudang Padi dan Mesin Penggilingan Padi Pantastik di Dusun Harapan, Desa Topang, Kecamatan Rangsang.(rm/ril).

6

Wabup Meranti Gelar Zikir Akbar SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Zikir Akbar bersama Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim dan Danrem 031/WB Brigjend. TNI. H. Edy Afrizal Natar Nasution. Kegiatan dalam rangka membangun ukhwah untuk kemakmuran umat dan bangsa itu dipusatkan di Lapangan Desa Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti, Rabu 7 Februari 2018. Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Fauzy Hasan, Kepala Bappeda Kepulauan Meranti Makmun Murod, Camat Rangsang Tunjiarto, Kepala Bagian Humas Sekdakab. Meranti Helfandi, Kabag Kesra Husni Gamal, Kabag Infokom Syaiful Ikram, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jaka Insita, Kepala Dinas Perikanan, Danramil Selatpanjang, Pabung Kodim 032 Bengkalis, Majelis Ta’lim, Tokoh Masyarakat/Agama/Adat dan lainnya. Tablig Akbar diawali dengan Penyerahan bantuan kepada Khalifah dan Badal Tariqoh secara simbolis oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti bersama Danrem 031/WB dan Ketua DPRD Meranti. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, mengucapkan apresiasi atas terselenggarannya acara itu, ia berharap apa yang menjadi tujuan kegiatan yakni membangun ukhwah untuk kemakmuran umat dan bangsa dapat diwujudkan. Diungkapkan Wabup H. Said Hasyim, kehidupan masyarakat Meranti sangat Majemuk karena terdiri dari berbagai suku bangsa dan agama baik Jawa, Bugis, Banjar, Sumatra, NTB, namun semuanya hidup aman dan damai dalam keberagaman. Kondisi inilah yang diharapkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk terus terbina sehingga proses pembangunan dapat ber-

WABUP Meranti Said Hasyim dan Danrem 031/WB

jalan dengan lancar sesuai harapan. Lebih jauh dijelaskan Wakil Bupati, tingkat kemiskinan masyarakat di Kepulauan Meranti yang mencapai 33 persen, tergolong cukup tinggi salah satu pemicunya adalah wilayah Meranti yang terisolir dan berpulau pulau, untuk mengatasinya Pemda terus menggesa pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan seperti yang dilakukan di Kecamatan Rangsang, dimana tahun 2018 ini akan beberapa ruas jalan dibangun base. “Saat ini banyak jalan di Kecamatan Rangsang berada dalam kondisi yang cukup memprihatinkan, untuk mengatasinya Pemda Meranti terus mengupayakan perbaikan infrastruktur jalan desa yang akan dibangun tahun 2018 ini,” ujar H. Said Hasyim. Sekedar informasi, beberapa waktu lalu dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di Kecamatan Rangsang, Bupati Kepu-

lauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, juga telah meresmikan UPT Puskemas Rangsang yang diklaim bertaraf Internasional. Sementara itu Danrem 031/WB dalam tatap muka langsung bersama masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Rangsang mengungkapkan, kedatangan dirinya adalah untuk memperkenalkan diri sekaligus bersilaturahmi bersama masyarakat Kecamatan Rangsang yang berada diwilayah kerja Korem 031/WB. Semoga dengan kedatangan dirinya bersama rombongan dapat lebih mempererat tali silahturahmi untuk bersama sama membangun Riau khususnya Kepulauan Meranti. Dalam kunjungan kerjanya kali ini, diakui Danrem dirinya melihat langsung kondisi Kecamatan Rangsang dengan berbagai potensi yang dimiliki, salah satunya lahan cetak sawah program Kementrian Pertanian RI dan TNI yang berjalan dengan sukses.

Sekaligus melihat kondisi kehidupan masyarakat yang terbagun kondusif. Dalam Tausiah dihadapan masyarakat Danrem mengungkapkan tentang bahaya bersifat sombong atau merasa lebih hebat dari orang lain, menurutnya meskipun kita merasa memiliki kelebihan harus tetap menyadari sebagai manusia biasa tetap ada kekurangan dengan senantiasa beribadan dan berdoa kepada Allah. Selain itu Danrem juga menjelaskan pentingnya bersifat ikhlas dalam setiap perbuatan, karena dengan menjaga sifat ikhlas untuk meraih rido illahi, manusia dapat terbebas dari godaan syetan yang akan selalu membawa manusia kearah kesesatan. Kegiatan Tablig Akbar dan Silahturahmi bersama tokoh masyarakat di Kecamatan Rangsang ditutup dengan salam salaman antara rombongan Danrem 031/WB bersama masyarakat setempat.(rm/humas)

Diperkirakan 20 Ribu Wisatawan Datang ke Selatpanjang Saat Imlek SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Darwin Susandy SHum menilai bakal ada sekitar 20 ribu hingga 25 ribu wisatawan datang ke Selatpanjang saat Imlek. Diharapkan semua pihak menjaga bisa keamanan dan menciptakan kenyamanan. Demikian disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Meranti yang juga tokoh masyarakat Tionghoa itu ketika ditemui di Selatpanjang, Jumat (9/2/2018). “Akan ada sekitar 20 ribu hingga 25 ribu wisatawan ke Meranti saat Imlek,” ujar Darwin kepada wartawan. Hal itu, tambahnya, dilihat dari antusias wisatawan pada tahun-tahun sebelumnya. Perang air yang menjadi daya tarik saat Imlek di Kepulauan Meranti ditunggu banyak warga. Tak hanya wisatawan dalam negeri, bahkan dari manca negara pun datang ke Selatpanjang.”Perantau itu

Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Meranti

Darwin Susandy akan pulang ke Selatpanjang. Mari kita ciptakan Imlek yang nyaman dan berkesan setiap tahunnya,” ajak Darwin. Darwin pun berharap semua pihak mampu menciptakan keamanan dan kenyamanan kepada tamu yang datang ke Selatpanjang. Mulai dari tidak mempersulit turis masuk ke Selat-

panjang, dan tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya saat perang air berlangsung. ”Perang air ini sudah menjadi icon Kepulauan Meranti dan milik bersama. Bukan hanya orang Tionghoa, mari samasama menjaga keamanan,” ujar Darwin. Menyambut Imlek yang jatuh pada pertengahan Februari 2018, Darwin mengaku telah digelarnya rapat. Melibatkan perwakilan masyarakat Tionghoa, Dinas Pariwisata, dan Asisten I. Rapat itu membahas waktu efektif untuk perang air, air yang digunakan, dan jalur yang akan dilewati peserta perang air. “Tidak dibenarkan menggunakan air kortor, air laut, air dingin. Juga jangan menggunakan wadah gelas plastik atau kompressor saat perang air,” kata Politisi PAN DPRD Kepulauan Meranti tersebut. (rm/ ril).

27 Pejabat Meranti di lantik

Sekda Meranti Lantik 27 Pejabat Eselon IV SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Yulian Norwis SE. MM, melantik 27 Pejabat Struktural Eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2018, bertempat di Aula Pertemuan Kantor Bupati (Gedung Orange), Kamis 1 Januari 2018 siang.Turut hadir mendampingi Sekda, Asisten III Tengku Akhrial dan Kepala BKD Alizar S.Sos. MSi. Sekda mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru saja dilantik, dengan harapan bersungguh-sungguh dalam mengemban

amanah yang telah diberikan untuk melayani masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti. “Dengan pelantikan ini juga diharapkan bisa membuat suasana baru disetiap OPD yang ditempati nantinya, dan harapan para pegawai memiliki pengalaman kerja variatif yang akan menambah pembendaharaan wawasan untuk bekal ketika nantinya mendapat amanah yang lebih besar lagi nantinya, serta menjunjung tinggi kedisiplinan dan profesionalisme,” ungkap Sekda akrab disapa Icu itu.(rm/hms).

Gubri Resmikan PLTD Berdaya 5 MW di Meranti SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-PT. PLN Wilayah Riau-Kepri mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sebesar 5 MW di Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dengan dioperasikan PLTD itu, PT. PLN Persero Wilayah Riau-Kepri memastikan pasokan listrik di Wilayah Tebingtinggi Kabupaten Meranti, Surplus 4.8 MW. Peresmian pembangkit listrik dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman, bertempat dikantor PT. PLN Cabang Selatpanjang, Jalan Gelora, Selatpanjang, Senin (5/2/2018) lalu. Hadir dalam peresmian itu Kepala PT. PLN Wilayah Riau Kepri yang diwakili Manager SDM dan Umum Dwi Surya Abdullah, Kepala BPBD Provinsi Riau Edwar Sanger, Asisten I Sekdakab. Meranti Jonizar, Asisten III Sekdakab. Meranti H. T. Akrial, Perwakilan Kajari Meranti, Wakapolres Meranti, Camat Tebing Tinggi Rizki Hidayat, Danramil Tebingtinggi dan lainnya. Seperti dijelaskan oleh Manager

SDM dan Umum PT. PLN Wilayah Riau-Kepri Dwi Surya Abdullah, kondisi pasokan listrik PLN diwilayah Meranti yang terdiri dari 3 Pulau yakni Tebing Tinggi, Merbau dan Rangsang berada dalam kondisi aman. “Pasokan listrik untuk Meranti dalam keadaan aman, dan mempunyai cadangan daya yang cukup untuk mencukupi kebutuhan maayarakat di 3 Pulau yang ada di Meranti,” ujar Dwi Surya. Khusus di Pulau Tening Tinggi yang memiliki jumlah penduduk terpadat dan merupakan pusat perekonomian di Kepulauan Meranti, dengan tambahan daya 5 MW dari 5 PLTD yang baru saja dioperasikan tersebut maka total daya yang tersedia sebesar 15 MW. Dari jumlah total daya 15 MW ini seperti dikatakan Manager SDM dan Umum PT. PLN Persero Wilayah Riau Kepri Dwi Surya Abdullah, sangat cukup untuk melayani pasokan listrik masyarakat, karena dari survei yang dilakukan PLN beban tertinggi di Tebing Tinggi hanya sebesar 11.2 MW

jadi dengan total daya yang ada maka cadangan listrik PLN yang tersedia untuk Tebingtinggi sebesar 4.8 MW. Lebih jauh dijelaskan Dwi Surya Abdullah, jika dirata-rata jumlah konsumsi listrik PLN diwilayah Tebing Tinggi sebesar 7.5 KWH/Hari. Dan jumlah ini menurutnya lebih besar daripada konsumsi listrik di Kabupaten Bengkalis. Jika dikorelasikan dengan pertumbuhan ekonomi hal itu menandakan pertumbuhan ekonomi di Meranti jauh lebih baik dibandingkan dengan Bengkalis yang nota bene Kabupaten induk Meranti. dikatakan Dwi Surya, meski daya listrik di Kepulauan Meranti surplus, namun masih terdapat 22 Desa yang belum dapat menikmati listrik, 10 desa diantaranya berada di Pulau Tebing Tinggi dan sisanya tersebar di Pulau Padang dan Merbau. Meski begitu, sesuai dengan intruksi Presiden RI Joko Widodo, melalui program Indonesia terang menargetkan hingga tahun 2019 yang akan datang seluruh wilayah Indonesia sudah teraliri listrik PLN. Dan

untuk Meranti PLN Persero Wilayah Riau-Kepri menargetkan hingga akhir tahun 2018 seluruh desa di Meranti sudah teraliri listrik.”Untuk Meranti kita menargetkan hingga tahun 2018 seluruh desa sudah teraliri listrik,” ujar Dwi Surya Abdullah. Diakui Dwi Surya Abdullah, untuk mewujudkannya, PT. PLN telah melakukan pembebasan lahan yang akan digunakan untuk pemasangan jaringan listrik, menurutnya sejauh ini berkat dukungan semua pihak terkait termasuk keamanan proses pembebasan lahan tidak ada kendala. “Untuk pembebasan lahan berkat dukungan Pemda, aparat Kepolisian, serta TNI sudah tidak ada masalah, tahun ini (2018.red) kita melakukan pemotongan pohon untuk pemasangan jaringan. yang menjadi kendala di Meranti hanyalah masalah transportasi,” ujar Dwi. Dengan telah dioperasikannya pembangkit listrik berkapasitas 5 MW di Kepulauan Meranti, Asisten I Sekdakab. Meranti Bidang Pemerintahan Drs. Jonizar, mewakili Bupati

GUBERNUR Riau H. Arsyadjuliandi Rachman (tengah)

Kepulau Meranti mengucapkan terima kasih kepada PLN atas dukungan daya listrik untuk mencukupi kebutuhan listrik di Meranti khususnya wilayah Tebingtinggi. Ia berharap dengan tambahan pasokan daya listrik itu, listrik yang dulunya hidup bergilir di Kabupaten Meranti tidak terjadi lagi.”Apa

yang diharapkan masyarakat sudah terwujud dimana warga Merantu sudah dapat menukmati listrik secara terang menderang, semoga dengan pasokan listrik ini jumlah kemiskinan di Meranti yang cukup tinggi juga dapat ditekan, terima kasih kepada PT. PLN Riau-Kepri,” ujar Jonizar mengakhiri.(rm/humas).


CMYK

7

RAKYAT SPORT

Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

SELEBRASI ala menyemir sepatu dilakukan dua pemain Kedah FA, Alkhyar Rashid dan Andik Virmansyah (kanan)

Andik Takut Meski Debutnya Sukses Bawa Kedah FA Menang MALAYSIA, RAKYAT MEDIA-Penyerang asal Indonesia, Andik Vermansah, langsung menjadi starter saat Kedah FA bermain pada pekan ketiga Liga Super Malaysia 2018, Minggu (11/2/2018). Dia pun memberikan kontribusi untuk membawa tim berjulukan Helang Merah itu menang 1-0 atas tuan rumah PKNP FC dalam duel di Stadion Negeri Pulau Pinang. Gol tunggal laga itu dihasilkan oleh Akhyar Rashid. Andik memiliki peran penting atas terciptanya gol tersebut karena pemain bernomor punggung 30 ini merangsek di sisi kiri pertahanan PKNP FC untuk melewati dua bek, sebelum eks pilar Selangor FA tersebut melepaskan umpan ke area penalti lawan. Striker Kedah FA, Pablo Pallares, memiliki posisi bagus untuk menyambutnya. Sayang, sontekan Pablo berhasil ditepis oleh kiper PKNP, Tian Keat See. Namun, bola tepisan dari sang penjaga gawang justru mengarah ke Akhyar yang berdiri bebas sehingga dengan mudah membobol gawang lawan. Meski sukses dalam debutnya, Andik mengaku sempat diliputi rasa takut. Dia khawatir mengalami cedera karena sudah dua bulan tidak bermain tetapi langsung diturunkan sejak awal.”Benar. Saya minta diganti karena takut cedera. Saya tak main dua bulan langsung starter. Sebenarnya kuat, tetapi waswas, takut cedera saja,” kata Andik kepada BolaSport.com selepas laga. “Saya merasakan panas dan setelah gol langsung ditarik keluar,” ujar pemuda 26 tahun ini. Andik juga merasa senang dengan suasana tim. Rekanrekan barunya penuh pengertian dan sangat menghargainya. ”Semua pemain Kedah FA sangat baik dengan saya, mereka sangat menghargai,” tutur Andik. “Pelatih, pengurus, dan semua yang ada di tim ini membuat saya senang. Saya respek dengan mereka dan ini makin menambah semangat.”ujarnya.(rm/net).

Liga Spanyol, Barcelona Kembali Gagal Menang

PENYERANG Liverpool FC Roberto Fimino (tengah), melompat dari hadangan gelandaang Southampton

Liga Inggris, Firmino-Salah

Menangkan Liverpool

INGGRIS, RAKYAT MEDIA-Roberto Firminodan Mohamed Salahmenjadi lakon utama kemenangan Liverpool atas Southamptonpada pertandingan pekan ke-27 Premier League- kasta teratas Liga Inggris - di Stadion St. Mary’s, Minggu (11/2/2018) kemarin. Liverpool menang 2-0 atas tuan rumah Southampton. Gol kemenangan The Reds dicetak oleh Roberto Firmino (menit ke-6) dan Mohamed Salah (42').Raihan tiga poin membuat

Liverpool bertengger di posisi ketiga klasemen Liga Inggris dengan 54 poin. The Reds menyalip Tottenham Hotspur yang kini menempati urutan keempat lewat perolehan 52 poin. Dikutip BolaSport.com dari Premierleague.com, Southampton sedikit tampil lebih mendominasi pada laga ini. Mereka memimpin penguasaan bola hingga 52,1 persen.Dari segi peluang, Liverpool yang lebih banyak dengan memiliki 16 temba-

kan. Adapun Southampton mempunyai enam kesempatan. Mengontrol jalannya pertandingan sejak awal pertandingan, Southampton dikejutkan dengan gol cepat Liverpool pada menit ke-6.Menerima operan matang Mohamed Salah, Roberto Firmino dengan tenang melepaskan tendangan terukur dari dalam kotak penalti untuk membawa The Reds unggul 1-0. Southampton mendapat kans

Angel Di Maria Minta Real Madrid Waspada PARIS, RAKYAT MEDIAMantan pemain Real Madrid Angel Di Maria memperingati agar Los Blancos waspada menghadapi Paris Saint Germain (PSG) di leg pertama babak 16 Besar Liga Champions. Menurutnya PSG sekarang lebih kuat dibandingkan musim lalu. Di Maria pernah merasakan kemesraan dengan Madrid di musim 2010 sampai 2014. Setelah itu Di Maria meniti karier di Manchester United sebelum akhirnya berlabuh di PSG pada 2015. Pastinya Di Maria tak mau kenangan musim 2016/2017 terulang manakala mereka dis-

ingkirkan Barcelona secara dramatis. Di leg pertama dengan digdaya PSG berhasil mengandaskan Barcelona dengan skor telak 4-0. Sialnya di leg kedua saat mereka bertandang ke Camp Nou kekalahan 1-6 harus mereka bawa pulang hingga akhirnya tersingkir di babak 16 Besar Liga Champions. “Kami sekarang lebih kuat dibanding musim lalu. Anda memerlukan lebih dari sekadar bakat untuk pertandingan ini. Anda juga perlu sedikit keberuntungan untuk meraih kemenangan,” kata Di Maria pada laman resmi klub, Senin (12/2/ 2018). Jika menyimak prestasi di

pentas domestik, PSG masih lebih baik dari Madrid. Kondisi inilah yang diyakini banyak pihak akan jadi tekanan tim asuhan Zinedine Zidane pada pertandingan yang akan digelar di Santiago Bernabeu, Rabu (14/2/2018) dinihari WIB. Namun Di Maria mencoba tak ingin terpengaruh dengan situasi di Madrid. “Real Madrid adalah tim hebat dan mereka selalu tampil di Liga Champions. Ketika lagu Liga Champions terdengar, para pemain berubah dan menunjukkan permainan sebaik mungkin. Ini adalah kompetisi yang sama sekali berbeda dari liga.”(rm/ snd)

Liga Italia, Paceklik Kemenangan Inter Milan Berakhir

LUIZ Suarez frustasi ketika Barcelona gagal mencetak gol ke gawang Getage

SPANYOL, RAKYAT MEDIA-FC Barcelona untuk kali kedua beruntun pada pertandingan Divisi Primera La Liga gagal menang. Pada pertandingan pekan ke-23, Barcelona bermain imbang tanpa gol di Stadion Camp Nou, Minggu (11/2/2018). Inilah untuk kali beruntun pasukan Ernesto Valverde gagal meraih kemenangan di Liga Spanyol. Pekan lalu, Barcelona bermain imbang 1-1 di markas Espanyol. Hasil ini memang tak mengubah posisi Barcelona di klasemen. Mereka tetapi kokoh dengan koleksi 59 poin, tetapi tinggal berjarak tujuh angka degan Atletico Madrid. Pada laga kali ini, Barcelona menguasai penuh jalannya pertandingan. Berdasarkan catatan BolaSport.com, Lionel Messi dkk memenangi penguasaan bola hingga 79 persen berbanding 21 persen. Setidaknya ada 12 peluang dan 6 di antaranya tepat sasaran yang diciptakan Luis Suarez cs. dalam 90 menit.Tim tamu hanya sanggup membuat 9 kesempatan melenceng tanpa satu pun mengarah ke gawang. Kokohnya permainan bertahan Getafe benar-benar menjadi momok bagi Barcelona. Tim asuhan Ernesto Valverde dibuat frustrasi dalam memecahkan kebuntuan. (rm/kps).

emas untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-29.Bermula dari umpan silang Dusan Tadic, James WardProwse dengan mantap menyambut dengan sundulan.Namun, kiper Liverpool, Loris Karius tampil cekatan dengan menepis bola sambil terbang. Liverpool menggandakan keunggulan pada menit ke-42. Mendapat sodoran backheel dari Firmino, Salah dengan dingin melepaskan sepakan dari dalam kotak 12 pas. (rm/kps).

ITALIA, RAKYAT MEDIA- Inter Milan mengakhiri paceklik kemenangan pada 8 pertandingan Serie A - kasta teratas Liga Italia. Tim asuhan Luciano Spalletti itu menang 2-1 atas Bologna pada pertandingan pekan ke-24 di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (11/2/2018) lalu. Dua gol kemenangan Inter Milam dicetak oleh Eder (pada menit ke-2) dan Yann Karamoh (63'). Adapun gol balasan Bologna dicetak oleh mantan pemain Inter, Rodrigo Palacio (25'). Kemenangan tersebut membuat Inter menyalip Lazio di urutan ketiga klasemen. Inter kini mengumpulkan 48 poin, unggul dua angka atas Lazio yang bisa kembali disalip oleh AS Roma. Pertandingan baru berjalan dua menit ketika Eder membawa Inter Milan unggul atas tim tamu. Serangan yang dibangun dari sisi kiri oleh Yann Karamoh diteruskan oleh Marcelo Brozovic sebelum dia memberikan operan ke Eder Citadin. Eder yang lepas dari kawalan bek Bologna menyelesaikan umpan Brozovic tersebut dan menaklukkan kiper Bologna, Antonio Mirante, dengan menyarangkan bola ke

YANN Karamoh dan Rafinha Alcantara merayakan gol kemenangan Inter Milan atas Bologna

tiang jauh. Bologna bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-25. Memanfaatkan kesalahan Joao Miranda saat menyapu bola, Rodrigo Palacio mencetak gol lewat tendangan kaki kanan. Kiper Inter, Samir Handanovic, tidak bisa berbuat banyak untuk menghentikan laju bola bersarang ke gawangnya. Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan. Memasuki babak kedua, pelatih Inter Milan, memasukkan Rafinha Alcantara sebagai pemain pengganti.Rafinha terbukti punya kontribusi penting

pada menit ke-63.Umpan pemain pinjaman asal FC Barcelona itu bisa diselesaikan dengan baik oleh Yann Karamoh yang mengelabui bek Bologna sebelum melepas tembakan ke sisi kiri gawang Mirante. Bologna semakin terjepit setelah mereka harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu merah yang diterima Ibrahim M’baye pada menit ke-68 menyusul pelanggaran terhadap Rafinha.Namun, tak ada gol tercipta hingga akhir laga. Skor 21 untuk keunggulan Inter Milan tetap bertahan.(rm/kps).

ANGEL Di Maria mengingatkan Real Madrid untuk waspada karena PSG musim lebih kuat dibandingkan musim lalu.

ZIDANE: SAYA TAHU SIAPA YANG MAIN LAWAN PSG MADRID, RAKYAT MEDIA-Real Madrid mengantongi modal positif dalam upaya memenangkan gelar Liga Champions ketiga beruntun.Los Blancos menggilas Real Sociedad jelang laga kontra Paris Saint-Germain (PSG), Rabu (14/2/2018). Madrid menang 5-2 atas Sociedad.Cristiano Ronaldo mencetak hat-trick pada menit ke-27, 38, dan 80. Lucas Vazquez mengemas gol pembuka di menit pertama, dan Toni Kroos membuat gol di menit ke-34. Dua gol Sociedad dicetak Jon Bautista (74) dan Asier Illaramendi (83).Karim Benzema sekali lagi gagal menembus jaring lawan. Pelatih Madrid Zinedine Zidane menjelaskan bahwa dia tahu siapa yang akan dia mainkan saat menjamu PSG pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2017/2018 di Estadio Santiago Bernabeu. ”Saya tahu siapa yang akan bermain pada hari Rabu,” katanya dalam konferensi pers setelah timnya menghancurkan Real Sociedad, Sabtu (10/2/2018) malam.”Kami semua sudah siap dan itu yang terpenting. Kami perlu memikirkan hari Rabu, ini adalah tantangan besar bagi kami semua.” Meski menang meyakinkan atas Real Sociedad, namun Zidane mengakui penampilan Los Blancos di babak kedua mengalami penurunan kualitas. “Kami harus memperbaiki hal-hal tertentu,” katanya.”Kami memiliki masalah di babak kedua, tapi saya akan memilih untuk fokus pada hal positif.” “Kami mencetak lima gol dan menikmati start yang sangat cemerlang, dan Rabu adalah pertandingan lain.” Soal Karim Benzema yang kembali gagal mencetak gol dan mendapat cemoohan berupa siulan dari fans tuan rumah, Zidane membela penampilan striker senegaranya itu. ”Saya tidak tahu mengapa orang melakukan itu,” Zidane bertanya-tanya. ”Jelas orang bisa melakukan apa yang mereka inginkan dan dia memiliki peluang, tapi yang penting baginya adalah fokus pada laga berikutnya. Puasa gol dia akan berakhir.”ungkapnya.(rm/snd).


CMYK

RAKYAT RIAU BINTAN-TANJUNGPINANG KORAN UMUM

Website: www.rakyatmediapers.co.id Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU II

Edisi : # 228 Tahun IV,II Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU Harga: Rp6.500,-

Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,

8

8 12

Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Proyek Irigasi Kampung Tengah Pakuaji Asal Jadi PADANG PARIAMAN, RAKYAT MEDIA-Persoalan proyek bernasalah sudah biasa terjadi di Kabupaten Pariaman dan bisa dikatakan seluruh proyek fisik yang ada di daerah tersebutbanyak bermasalah. Dari proses awal proyek itu direncanakan saja kabarnya sudah bermasalah, karena banyak proyek fisik merupakan titipan aspirasi anggota DPRDdan ada pula proyek yang memang sudah dikondisikan untuk orang-orang tertentu. Salah satu cotoh proyek bermasalah di Kabupaten Pariaman adalah proyek pembangunan irigasi di dusun Kampung Tengah, Desa Paku Aji, Kecamanan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman yang diduga dikerjakan asal jadi. Proyek yang diperkirakan panjangnya mencapai ratusan meter dengan anggaran miliaran rupiah tersebut sama sekali tidak ada plang proyek. Selain itu, pengerjaan proyek itu juga dilakukan asal siap, dimana pengerjaan pengecoran tembok dinding kiri kanan proyek itu dilakukan pada malam hari ditengah hujan gerimis. Bisa jadi, proses pengerjaan proyek itu dilakukan tidak sesuai dengan spesifikai teknik terutama campuran semen dan besi yang dipergunakan juga ukurannya dibawah standar yang sudah ditentukan. Dan hal ini sangat memungkinkan karena pada saat pekerjaan itu itu sama sekali

tidak ada pengawasan dari pihak yang berwenang. Masyarakat sekitar proyek juga tidak mengetahui proyek tersebut milik pemerintah Kabupaten Pariaman. Sebab proyek irigasi yang memakai uang negara miliaran rupiah tersebut tidak memakai plang, sehingga tidak diketahui berapa anggarannya, proyek itu siapa kontraktornya dan anggaran yang dipergunakan memakai dana APBD atau APBN Pekerjaan proyek itu juga terlihat asal-asalan, mulai dari pengadukan semen dan pasir untuk pengecoran tembok dinding kiri kanan dan pengecoran tapak dipastikan ketebalan pengecorannya tidak sesuai standar nasional sebagaimana petunjuk teknis. Bobroknya pekerjaan proyek itu bisa jadi karena tidak adanya pengawasan dari Pengawas DPU Kabupaten Pariaman sehingga sebagian tukang bekerja dengan keinginan

dan pengetahuannya saja. Menurut kontraktor yang pernah mengerjakan proyek irigasi seharusnya dinding pasangan batu irigasi tersebut dibuatkan lobang-lobang air guna tempat rembesan air ke suangai jika terjadi hujan yang lebat. Karena jika tidak dibuatkan maka air ujan yang merembes di tanah akan mencari tempat rendah dan menggali tanah dibawah pasangan batu dinding irigasi tersebut. Jika lama-kelamaan maka akan terjadi lobang di bawah pasanga batu, apalagi jika koporannya tidak tebal sehingga mudah berlubang di bawah pasanga batu itu. Dan akibatnya dinding pasangan batu penahan tebing irigasi tersebut akan mudah runtuh. Karena tidak ada lagi penahan di bawahnya akibat digali oleh air yang merembes itu. Pekerjaan pembangunan irigasi tersebut diprediksi tidak akan dapat bertahan lama, dikarenakan banyak terjadi penguranan volume dalam pengerjaannya. Diprediksi kontraktor hanya mengutamakan keuntungan semata dan tidak mengutamakan kualitas pekerjaan. Oleh karena itu diminta kepada penegak hukum melakukan pemeriksaan atas proyek tersebut, ungkap masyarakat setempat. (rm/mwd)

Pemko Batam Lelang Jabatan KPK Ikut Awasi BATAM, RAKYAT MEDIA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut mengawasi proses lelang jabatan tinggi pratama (eselon II) yang akan digelar dalam waktu dekat dilakukan di lingkungan Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, demi mengantisipasi tindak penyalahgunaan wewenang dan jual beli jabatan. “Saya sampaikan, yang dijaga prosesnya,” kata Kepala Satuan Tugas III Koordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK, Adlinsyah Malik Nasution usai Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Batam, Selasa sepekan yang lalu. KPK akan mengawasi proses seleksi calon pejabat, agar tidak ada kong kali kong dan jual beli jabatan, seperti yang terjadi di jawa timur. KPK tidak akan ikut campur pada penentuan sosok yang tepat untuk menduduki jabatan. Namun jika ada indikasi pada hal yang berbau jual beli jabatan, pihaknya berkewajiban untuk menindak tegas oknum yang bermain dalam lelang jabatan tersebut. Adlinsyah menyatakan akan terus berkomunikasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam untuk memastikan proses lelang jabatan sesuai dengan aturan. Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyatakan akan segera melelang enam jabatan eselon II, setelah

mendapat persetujuan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Lanjut Amsakar Achmad, mengatakan komitmen bahwa proses rotasi dan mutasi eselon dua dalam waktu dekat akan bersih. “Selain di awasi oleh Allah, kami ini juga diawasi KPK ini,” katanya saat mendampingi Kasatgas Korsupgah KPK, Adlinsyah Nasution dalam sesi konferensi pers, kemarin. Turut hadir dalam konpers ini, Sekda Kepri Arif Fadillah juga Sekda Batam Jefridin. Adapun enam jabatan yang akan dilelang yaitu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Pendidikan, Asisten Ekonomi Pembangunan, Kepala Dinas Perhubungan, serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Enam jabatan itu perlu dilelang karena beberapa di antaranya kosong karena pejabat memasuki masa pensiun, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Muslim Bidin dan Asisten Ekonomi Pembangunan Gintoyono Batong. Sementara Asisten Pemerintahan, Suzairi mengajukan pindah tugas untuk mengabdi menjadi dosen. Wakil Wali Kota memerintahkan BKPSDM segera menyiapkan berkas lelang jabatan, agar dapat segera dilaksanakan.Ia meminta pejabat yang kini menduduki eselon II untuk bersiap-siap mengikuti lelang, bila bisa memenuhi syarat. (rm/san)

PROYEK irigasi di dusun Kampung Tengah, Padang Pariaman

Pembukaan Konkernas PGRI Gubernur Kepri Minta

Guru Harus Perbaiki Etos Kerja Untuk Capai Perubahan Lebih Baik BATAM, RAKYAT MEDIADalam pembukaan Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) ke5 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meminta Guru harus perbaiki etos kerja untuk mencapai perubahan kearah yang lebih baik. Setiap guru harus terus berinovasi dan berbenah meningkatkan kualitasnya agar tidak ketinggalan zaman. Sebab salah satu penentu meningkatnya mutu Pendidikan adalah kualitas gurunya. Karena itu, etos kerja setiap guru harus diperbaiki guna mencapai perubahan ke arah lebih baik. Kalau tak ada etos dan semangat kerja jangan harap bisa mencapai perubahan. Etos kerja harus dibangun secara bersama.Etos kerja itu juga nantinya yang digunakan dalam melawan kemiskinan dan kebodohan. Hal ini dikatakanGubernur Nurdin Basirun dihadapan ribuan guru dari seluruh Indonesia pada Pembukaan Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) ke-5 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Ballroom Hotel Pacific, Kota Batam, Jumat (2/2) minggu lalu. Lanjut Nurdin, tidak itu saja, kemampuan kompetensi guru juga harus diperbaiki di samping perbaikan dalam bidang kesejahteraan. Kedepan, guru

GUBERNUR Provinsi Kepri Nurdin Basirun dan Mendagri Tjahjo Komolo saat pembukaan konkernas PGRI ke 5 di Kota Batam.

tidak lagi harus berhenti dalam pendidikan S1 namun harus lebih dan bahkan S3 “Pemprov Kepri sangat fokus dalam program penurunan angka kemiskinan dan kebodohan. Musuh kita yang paling utama saat ini adalah kemiskinan dan kebodohan itu. Maka, guru sebagai garda terdepan saya harap bisa membantu Pemerintah dalam menuntaskan musuh bersama kita ini. Terus belajar. Tingkatkan Pendidikan kompetensi,” pinta Nurdin. Harapan Nurdin, Konkernas dapat menghasilkan terobosan-terobosan dan inovasiinovasi yang bisa membantu Pemerintah dalam pembangunan dan mensejahterakan masyarakat. Sementara pada kesempatan yang sama Menteri Dalam

Negeri Tjahjo Kumolo meminta setiap guru harus punya impian untuk menyusun gagasangagasan dan konsepsi untuk kemajuan bangsa. Mendagri mengatakan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia ke depan makin besar terutama tentang radikalisme dan teroris. Guru merupakan orang paling terdepan dalam mengemban tanggungjawab untuk mengatasi ancaman itu. “Guru merupakan garda terdepan dalam mengamalkan dan mengamankan Pancasila. Menjaga kedaulatan dan ideologi negara. Ajaran-ajaran guru harus bisa sampai dengan baik kepada anak-anak didiknya sehingga bisa menghasilkan penerus bangsa yang tangguh yang tidak mudah terprovokasi dan tersusupi oleh ideologi

PENGUMUMAN REDAKSI Diberitahukan kepada Instansi Pemerintah/ TNI/Polri dan pengusaha Swasta di Kota Batam dan Khususnya Provinsi Kepri, wartawan Koran Rakyat Media yang namanya tidak tercantum dalam box redaksi maka tidak diakui sebagai wartawan media ini. Redaksi

apapun,” tegas Tjahjo. Ketua Umum PGRI Pusat Unifah Rosyidi menyampaikan berbagai harapan PGRI terhadap persoalan Guru. Unifah berharap seluruh instruksi Presiden Joko Widodo untuk guru seperti tidak membebani guru dengan beban administrasi, tunjangan profesi yang tepat waktu, serta rekutment PNS untuk mengatasi kekurangan guru dari tenaga honorer dapat segera direalisasikan. “Kami para guru yang tergabung dalam PGRI terpanggil mencari solusi untuk meningkatkan mutu pendidikan. Hal ini telah menjadi tanggung jawab guru juga di seluruh Indonesia. Semoga Pemerintah segera terealisasikan seluruh instruksi Presiden RI untuk pada guru,” ujar Unifah. Konkernas V kali ini mengambil tema “Membangkitkan Kesadaran Kolektif PGRI dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja Untuk Pendidikan Bermutu” Acara berlangsung selama 3 hari dari 2 hingga 4 Pebruari 2018. Turut hadir pada kesempatan itu Anggota DPR RI Dapil Kepri Nyat Kadir, Anggota DPD RI Dapil Kepri Hardi S Hood, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma TNI R. Eko Suyatno, Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Yan Fitri Halimasyah, Anggota DPRD Kepri Sarafudin Aluan dan dr. Yusrizal. Kemudian Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi, Ketua PGRI Kepri Dadang AG, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Kepala Kanwil Kemenag Kepri Marwin Jamal, Kepala Kantor Kemenag Kota Batam Erizal, Mantan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang periode 2013-2018 Lis Darmansyah dan Syahrul, Ketua PGRI Kabupaten Langkat Sumatera Utara Jumiran S.Pd dan Para Ketua PGRI se Indonesia. (rm/Ikhsan)


CMYK

9

SELASA, 13- 20 Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU FEBRUARI 2018, MINGGU II

IKLAN 9

II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Kanwil Kemenkumham Kepri Bantah LP Jadi Peredaran Narkoba TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIAKantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Riau ngaku sulit membuktikan isu narapidana di balik Lembaga Pemasyarakatan kerap jadi pengendali peredaran narkoba. Fakta tersebut sulit dibantah dan kerap terjadi. Namun Kepala Devisi Pemasyarakatan Kemenkumham Kepri Alfi Zahri Kiemas mengatakan, isu itu belum tentu betul, karena Lapas paling mudah dikambing hitamkan.”Padahal yang saudara ketahui, petugas kami di Kepulauan Riau beberapa kali mengagalkan Kepala Devisi penyeludup narkoba,” ujar Alfi Zahri Pemasyarakatan Kiemas, Sabtu (10/2/2018). Alfi Zahri Kiemas Ia menuturkan, Lapas cukup tegas dengan kasus-kasus narkoba. Petugas Lapas yang terlibat mengkonsumsi narkoba sudah direhabilitasi, bahkan sudah dipecat.”Jadi pengendalian narkoba itu sah-sah saja dituduhkan kepada kami, padahal kami selalu melakukan berbenah dari hari ke hari,” ungkapnya. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang memvonis Kusni Pranata (40) terdakwa pengendali peredaran narkoba dari jeruji besi Lapas Tanjungpinang selama 8 tahun kurungan penjara dan denda Rp 1 miliar subsider selama 6 bulan. Terungkap di fakta persidangan terdakwa Kusni melakukan pengendalian narkoba dari balik jeruji besi melalui telepon seluler. Terkuaknya kasus itu pada tahun 2015 yang lalu. Sebagaimana terdakwa Kusni ini menerima pesanan narkoba dari seorang perempuan bernama Cindy Muliar seberat 1/2 ons. Mendapat pesanan dari Cindy itu, terdakwa Kusni menghubungi temannya Muhammad Haris untuk membantu mencarikan barang haram itu. Dan tak lama kemudian Muhammad Haris mendapatkan barang pesanan itu.Setelah itu, Muhammad haris pun melakukan transaksi dengan meletak barang haram itu di kawasan Jalan Batu 5. Namun Cindy kembali menghubungi terdakwa karena barang yang diletak Muhammad Haris itu tidak di temukan dan terdakwa memberitahukan dengan jelas letak narkoba jenis sabu tersebut. Sudah jelas letak barang haram itu, Cindy pun meminta bantu temanya bernama Maman Ranto untuk ngambil barang yang dimaksud dan Maman punpergi ke kawasan batu 5 bersama Darusman. Transaksi itu pun tercium oleh BNNP dan membekuknya.(rm/bn)

Tajuk Rencana

SULITNYA MENCARI PEKERJAAN Oleh : Mawardi Pemimpin Redaksi

SULITNYA mencari pekerjaan dan meningkatnya jumlah pengangguran, itulah gambaran yang sering kita dengar di berbagai siaran berita di televisi (TV) maupun yang sering kita baca di berbagai media cetak maupun online akhir akhir ini, ribuan orang rela berdesak-desakan untuk bisa mendaftarkan diri agar bisa mengikuti ujian menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Di berbagai daerah saat ini cukup banyak pengangguran karena belum mendapatkan pekerjaan. Bahkan angka pengangguran terus meningkat. Di sektor formal saja, berdasarkan data statistik Republik Indonesia hingga pada tahun 2017 jumlah pengangguran mencapai 0,17 persen atau 10.000 orang. Namun jika dihitung dengan yang setengah menganggur, angkanya melebihi 40 juta orang. Dengan kondisi seperti itu, maka jangan heran apabila orang berlomba lomba untuk mendapatkan pekerjaan. Berbagai upaya ditempuh untuk bisa mendapatkan pekerjaan, apa pun bentuk pekerjaan tersebut. Namun pertanyaannya, apakah kita menyadari kenyataan itu sama-sama berupaya untuk menyelesaikan persoalan pengangguran tersebut?Ternyata tidak.Seorang pejabat tinggi yang menangani masalah ketenagakerjaan secara gamblang menggambarkan ketidakpedulian kita. Ukurannya sederhana saja, yakni soal upah minimum yang setiap tahun selalu diributkan. Tarik ulur dalam penetapan upah minimum tak bisa dielakan, apakah untuk upah provinsi ataupun regional, sesungguhnya hanya ribut-ribut antarorang yang sudah mendapatkan pekerjaan dan mereka itu hanya ingin memperoleh kenikmatan lebih. Hasil yang dicapai tidak ada urusan dengan jutaan orang yang belum mendapatkan pekerjaan.Bahkan semakin tinggi upah minimum itu ditetapkan, semakin kecil peluang dari masyarakat kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan. Bahkankeadaan makin diperparah dengan peraturan perundang-undangan yang begitu kaku. Ironisnya lagi, pembuat undang-undang tidak memahami secara benar, dalam kondisi seperti apa warga bangsanya berada. Kita berasumsi bahwa bangsa ini dipenuhi oleh orangorang yang terdidik dan memiliki keterampilan.Akibatnya, arah kebijakan pembangunan industrinya ditetapkan tinggi-tinggi. Padahal kenyataannya, sebagian besar bangsa ini adalah orang-orang yang tidak terampil, dan tidak memiliki keahlian yang khusus.***

Edisi : # 228 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Ratusan Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji Demo

Tuntut Dugaan Korupsi Rp 12,4 Miliar Diungkap TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Ratusan mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjungpinang, Senin (12/2/2018) mengadakan aksi demo di Rektorat Umrah, DompakTanjungpinang. Mereka menuntut agar kasus dugaan korupsi pengadaan barang program integrasi sistem informasi senilai Rp. 29 Milliar diduga kuat merugikan negara sebesar Rp.12,4 Milliar yang ada di Umrah agar diusut tuntas. Dugaan korupsi diduga melibatkan pucuk pimpinan Umrah. Dalam orasinya para mahasiswa yang dikomandoi oleh Kardoni Fernandez sebagai kordinator aksi menyuarakan tuntutan mereka yang menuntut agar pimpinan Umrah tidak menutupi kasus yang membelit mereka. Kami menuntut agar kasus dugaan korupsi yang menggurita di Umrah agar dibuka dengan transparan karena kami tidak melihat adanya transparansi dalam pengelolaan anggaran. Pimpinan Umrah dalam hal ini rektor kami minta untuk mundur saja.Demikian teriakan para mahasiswa dalam orasinya. Masih Kardoni, kami mengadakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan rektor umrah yang terindikasi terlibat juga dalam kasus ini. Rektor juga cenderung bungkam dalam ka-

sus ini.Wakil Rektor sudah dijadikan tersangka. Ini memalukan sekali, kata Kardoni. Rektor Umrah, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M. Sc hadir dan menemui para mahasiswa dan menawarkan dialog dan pertemuan di lantai 3 rektorat yang langsung ditolak oleh para mahasiswa. Puluhan aparat kepolisian sempat hadir di lokasi kampus untuk menjaga keamanan dan mengantisipasi segala sesuatu yang tidak diinginkan, namun mahasiswa menolak kehadiran mereka.Aparat kepolisian pun bergerak mundur meninggalkan lokasi demo. “Kampus memiliki otoritas. Kami berdemo melakukan aksi damai di Rektorat kami.Ini tidak bisa diintervensi pihak manapun termasuk aparat kepolisian. Kami tidak menerima kehadiran mereka,” kata orator demo. Di hari yang sama, Rektor Umrah Prof. Dr.Syafsir Akhlus,M.Sc ketika dikonfirmasi wartawan terkait kasus dugaan korupsi di kampus Umrah Tanjungpinang senilai Rp 29 miliar mengatakan, jika sudah ada ke-

AKSI Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Kepri,

tetapan hukum tetap, ternyata bahwa memang diputuskan ada korupsi baru saya minta maaf. “Jika ada ketetapan hukum tetap, ternyata bahwa memang diputuskan ada korupsi baru saya minta maaf, tetapi saya bukan meminta maaf kepada penduduk Kepri melainkan rakyat Indonesia.Karena Umrah bukan milik Kepri melainkan Indonesia,” tegas Syafsir. Akhlus menilai tudingan mahasiswa kepada dirinya tidak tepat dan berdasar. Sebab,

mahasiswa menuntut dirinya bertanggung jawab atas kasus korupsi yang menjerat Umrah, padahal dia sendiri tidak tahu apa-apa dalam kasus tersebut. “Tuntutannya tidak jelas. Saya kira, mereka harus memperjelas dulu tuntutannya,” tegasnya. Akhlus mengatakan, kasus korupsi pengadaan sarana dan prasaran (Sarpras) Program Integritas Sistim Akademik dan Administrasi (PISAA) Umrah menelan dana Rp 29 miliar. Terkait kasus ini, pihak Peng-

adilan Negeri bahkan sudah memanggil sejumlah pejabat Umrah yang terlibat menjadi saksi. Dia sendiri pun sedang menunggu panggilan dari pihak JPU untuk memberikan kesaksian. “Kasus itu saat ini masih berproses di pengadilan. Belum ada keputusan tetap. Sebagai pejabat negara saya akan mempertanggungjawabkan segala tindakan saya jika nanti keputusan pengadilan menyatakan saya bersalah,” jawab Syafsir. (rm/ikhsan)

Asri Agung Putra Jabat Kajati Kepri TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pucuk pimpinan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri diganti. Yunan Harjaka SH MH yang memimpin Korps Adhyaksa selama kurang lebih 15 bulan diganti oleh Dr Asri Agung Putra SH MH, Wakil Kepala Kejati (Wakajati) Kepri saat ini. Yunan dikabarkan akan menduduki jabatan baru sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI di Jakarta. Sedangkan jabatan Wakajati Kepri yang baru nantinya juga dikabarkan akan diduduki oleh A Muhammad Taufik SH MH yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI di Jakarta. Informasi diperoleh Haluan Kepri, pergantian pucuk pimpinan di Kejati Kepri tersebut, juga sejalan pergantian sejumlah pejabat tinggi lainnya di Korps Adhyaksa ini disejumlah daerah lainnya di tanah air. Hal tersebut berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI, Nomor : KEP-

Kajati Kepri

Asri Agung Putra

030/A/JA/02/2018 yang ditandatangani HM Prasetyo pada 5 Februari 2018 lalu. Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kepri, Wiwin Iskandar SH, membenarkan tentang kabar pergantian jabatan Kepala Kejati Kepri tersebut.Kendati demikian, secara resmi ia mengaku belum mendapatkan hal itu.”Iya benar, namun SK resminya belum kita terima,” ucap Wiwin sapaan akrab Kasi Penkum Kejati Kepri ini singkat, saat dihungi melalui ponselnya, Jumat (9/2). Sekedar diketahui, Yunan Harjaka menjabat sebagai Kepala Kejati Kepri sekitar 15 bulan menggantikan pejabat lama, Andar Perdana Widjastono SH MH. Selama menjabat, ia telah berhasil mengungkap beberapa kasus besar, terutama menyangkut dugaan korupsi di Kepri, baik yang baru maupun menjadi tunggakan selama ini. Disamping itu, bersama tim jaksa tindak pidana khusus (Pidsus), dipimpin

Ferry Tass SH MHum Msi juga telah berhasil menyelamatkan kerugian negara melalui pengembalian uang hasil dugaan korupsi yang dilakukan oleh sejumlah tersangka. Tidak itu saja, beberapa buronan tersangka korupsi juga berhasil ditangkap bersama tim jaksanya, dibantu tim Intelijen Kejaksaan Agung RI. Diantaranya penangkapan terhadap Christopher Dewabrata, Direktur Utama PT Beringin Bangun Utama, selaku kontraktor pelaksana proyek yang sebelumnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan ditangkap di Jakarta, Sabtu 4 Februari 2017 lalu. Kemudian penangkapan terhadap Drs Moch Nasihan SH MH, Kuasa hukum PT Asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) sebagai tersangka kasus korupsi dana Askes dan JHT PNS Pemko Batam senilai Rp55 miliar. Ia ditangkap di sebuah apartemen mewah di loby Tower III Apartemen Residance VIII, Jalan Senopati Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Desember 2017. Yunan juga pernah mengimbau kepada seluruh buronan berbagai kasus tindak pidana, terutama kasus korupsi yang ditangani jajarannya untuk segera menyerahkan diri. “Saya menghimbau kepada seluruh buronan di Kejati Kepri khususnya, untuk segera menyerahkan diri.Karena tidak ada tempat dimanapun mereka bersembunyi. Hanya waktu yang akan berbicara, dan pasti kami tangkap,” ujarnya. (rm/red).

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun saksikan penandatanganan

Gubernur Ajak Berbagai Pihak Bangun Kepri TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun mengatakan bantuan dan kerjasama dari semua pihak khususnya pegawai di lingkungan Pemprov Kepri untuk bersama-sama, bahu membahu mewujudkan masyarakat kepri yang maju dan sejahtera. Para pejabat fungsional dan Administrator yang dilantik harus menjadi aparatur yang profesional, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat. “Mari mendayung bersama-sama kapal Provinsi Kepaulauan Riau ini. Saya tidak akan berhasil sebagai Nakhoda kalau tidak mendapat bantuan dari teman-teman. Kerjasama merupakan salah satu kunci utama dalam pembangunan menuju masyarakat Kepri yang sejahtera,” ujar Nurdin pada Pelantikan Pejabat Administrator dan Fungsional di Aula Wanita Sri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (8/2/ 2018) pekan lalu. Nurdin menegaskan pejabat yang dilantik ini merupakan hasil penilaian bukan merupakan orang dekat ataupun orang

titipan.Dengan sikap profesional setiap ASN akan siap ditempatkan dimanapun dan tetap berlapang dadakan meskipun belum mendapatkan amanah jabatan.”Pelantikan ini bukan rekayasa saya.Ini adalah takdir yang telah ditetapkan oleh Yang Maha Kuasa. Bekerjalah secara profesional,” kata Nurdin. Nurdin mengingat pentingnya kebutuhan organisasi pemerintahan maka pelantikan tersebut merupakan hal yang biasa dalam birokrasi sebagai bentuk dari penyegaran posisi serta promosi dalam mengontrol kinerja ASN pada unit kerja masing-masing. Nurdin menekankan bahwa pelantikan ini jangan dimaknai dari sudut pandang kepentingan pribadi untuk mendapat jabatan tertentu, tapi seyogyanya sebagai bagian dari pengembangan organisasi dan pegawai. ”Selamat bekerja dan melaksanakan tugas dan tanggungjawab ini. Apapun jabatan dan posisi kita sekarang harus kita lakukan dengan sebaik-baiknya karena akan kita pertanggungjawabkan bukan hanya kepada bangsa dan Negara tapi juga kepada Yang Maha Kuasa,” tutup Nurdin. (rm/ikhsan)


CMYK

KARIMUN-LINGGA

Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

10

Polres Lingga Tangkap Oknum Wartawan KPK Memeras Kades LINGGA,RAKYAT MEDIAAparat kepolisian Resor Lingga ,menurunkan Tim reserse kriminal ke Tanjung Pinang untuk menangkap pelaku yang di duga telah melakukan tindak pidana pemerasan terhadap kades,berdasarkan keterangan pelapor ke Polres Lingga (2/2/ 2018), pelaku yang berjumlah dua orang , bernama Ilham Rokan dan Alfian mengaku dari LSM dan Wartawan” KPK” (Koran Pemantau Korupsi) berdomisili di Tanjung Pinang. Setelah menerima Laporan dari korban,Kasat Reskrim Polres Lingga AKP,Suharnoko langsung melacak keberadaan Pelaku,setelah mendatkan informasi yang akurat bawha pelaku berada di Tanjung pinang, anggota Reskrim Langsung bergerak menuju ke Tanjung pinang. Dari informasi yang dapat oleh anggota reskrim, diketaui satu orang pelaku berada di salah satu rumah makan, anggota reskrim langsung menuju sasaran, karena ciri-ciri pelaku sudah diketahui anggota reskrim pun langsung meringkus Ilham Rokan tampa perlawanan, sementara Alfian masih buron ,dan telah dinyatakan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polres Lingga Informasi yang di peroleh Rakyat Media berdasarkan rilis dari humas Polres Lingga, terjadinya kasus pemerasan yang diduga di lakukan oleh oknum “Wartawan KPK”Pada saat itu korban di hubungi oleh seseorang,mengaku diri nya anggota “LSM KPK”dan juga berprofesi sebagai jurnalis di Media “KPK”dari hasil pembicaraan ,pelaku menuduh korban telah melanggar hukum

KasatReskrim Polres Lingga

AKP, Suharnoko karena telah menjual tanah masyarakat kepihak asing, pelaku pun mengancam akan melaporkan korban ke aparat penegak hukum. Mendengar dirinya akan di laporkan pihak berwajib, sontak korban kaget dan ketakutan, melihat kondisi korban mulai ketakutan, kesempatan tersebut tak disia-disiakan oleh pelaku untuk memeras korban dengan meminta sejumlah uang dengan angka yang cukup fantastis, menurut keterangan korban, pelaku meminta kepada korban untuk menyediakan uang Rp,20 juta dalam bentuk cash (tunai) kalau ko tidak mau menyediakan uang tersebut ,konsekwensinya sangat jelas yaitu kasus yang sedang di hadapi korban akan di laporkan ke pihak berwajib, bahkan kasus korban akan mencuat ke publik melalui media “KPK” Menurut korban, pelaku tiga kali menghubungi korban melalui hand fhone (hp) selulernya dengan ancaman yang sama dan jumlah tidak berkurang ,tetap korban harus menyediakan Rp,20 juta,karena posisi nya sudah terancam. Kemudian pada awal agus-

tus 2017 korban bersama dengan kades Sungai Raya Dabo sepakat untuk bertemu antara korban yang didampingi Kades Sungai Raya dan Pelaku Ilham dan Alfian di salah satu hotel, batu 8, Tanjung pinang,korban menyerahkan uang kepada pelaku Rp, 5 juta yang disaksikan oleh kades sungai raya, karena merasa tidak sesuai dengan komitmen awal,pelaku memberi tenggang waktu 2 hari untuk melunaskan,sampai batas waktu di tetapkan olah pelaku, ternyata korban belum sanggup menyediakan. Karena tak kunjung di lunaskan dari Tanjung pinang pelaku datang ketempat korban didabo untuk menangih sisa uang kepada korban,untuk kedua kali nya pelaku dan korban bertemu di Hotel Gapura, lagilagi korban tidak mampu memenuhi permintaan pelaku, korban hanya memiliki uang Rp 2 juta untuk diserahkan kepelaku, merasa dirinya (korban) sudah diperas oleh pelaku,dan sudah tidak tau lagi harus mecari uang kemana untuk memenuhi permintaan pelaku, korban pun meminta perlindungan sekaligus membuat laporan resmi kepolres Lingga. Setelah menerima laporan dari korban pihak kepolisian langsung mencari pelaku yang berjumlah 2 orang yaitu Ilham dan Alfian satu orang pelaku sudah ditangkap yaitu Ilham Rokan dan satu orang lagi Alfian masih buron,untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, memenuhi unsur tindak pidana pemerasan pelaku bisa dijerat dengan pasal 368 dengan ancaman hukuman sembilan (9) tahun kurungan penjara. (rm.taufik.s).

KAPOLDA KEPRI KUNKER PERDANA KE LINGGA LINGGA, RAKYAT MEDIA–Kunjungan kerja Kepala Kepolisian Daerah kepulauan Riau (Kapolda) kepri , Irjen. Pol .Drs .Didid Widjanardi . ke kabupaten Lingga merupakan kunjungan perdananya, setelah dilantik menjadi orang nomor satu di jajaran kepolisian Kepri ,dengan menempuh jalur laut , kapolda dan rombongan baru tiba ke wilayah hukum Polres Lingga, pada pukul ,00.30 Wib. Dari Pantauan Rakyat Media (06/02/ 2018),suasana cukup padat di area pelabuhan Jagoh,tampak terlihat Aparat Kepolisian,TNI AD,TNI AL berjagajaga untuk menyambut kedatangan Kapolda dan rombongan ke Bumi Bunda Tanah Melayu, penyambutan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lingga, AkBP Ucok Lasdin Silalahi,S.I.K di dampingi Wakil Bupati Lingga M.Nizar,S.sos, Turut hadir ketua DPRD Lingga Drs,Riono, , Danlanal Dabo,Letkol laut(p) Agus yudho,Perwira Penghubung (Pabung) dari TNI AD Mayor czi suparna B.Putu dan sejumah peja-

Bupati Lingga Minta Pemprov Kepri Tak terbitkan IUP LINGGA RAKYAT MEDIA– Lingga merupakan salah satu daerah yang memiliki kandungan bouksit terbesar di provindi Kepulauan Riau,namun sayang , kekayaan alam yang dimiliki Lingga belum mampu untuk merubah nasib masyarakat Lingga sendiri ,kalau di banding dengan daerah-daerah lain, yang kekayaan alamnya tidak sebanding dengan Lingga. Miris dan muram durja terpancar dari setiap sudut Lahan ,bekas galian tambang , hanya tinggal lobang-lobang yang menganga di perparah lagi dengan kondisi rumah tua yang berbahan kayu bulat ,yang jadikan tempat tinggal para pekerja,kini ditinggalkan begitu saja oleh pengusaha tambang tidak dibersihkan sebagai mana mesti.terkesan mengeluar aura angker yang menyimpan berbagai misteri bagi setiap orang yang melintasi lokasi bekas tambang. Lingga “ Negeri Bunda tanah melayu telah di “bombardir ” oleh oknum pengusaha tambang yang tidak profesional, ironinya walaupun pengusaha tambang telah terbukti melanggar hukum, namun tidak ada satu pun di antara me reka (pengusaha )tambang yang di minta pertanggung jawabannya atau di proses,dengan dalih telah menagantongi izin, para investor dengan leluasa memporakporadakan bumi tanah melayu. tampa ada reklamasi. Belajar dari pengalaman pada masa lalu,menurut Bupati Lingga H.Alias Wello,S.ip Lingga,hampir semua lokasi bekas tambang di Lingga tidak dilakukan reklamasi.untuk menghindari terulang kembali peristiwa dulu bupati dengan tegas meminta kepada pemerintah Provinsi untuk tidak menerbitkan atau mengeluarkan izin usaha pertambangan (IUP) untuk investor yang ingin masuk ,Lingga.tegasnya Sejak pemerintah pusat membuka peluang untuk mengekspor komoditas tambang mineral, termasuk bauksit dengan persyaratan yang telah di tetapkan ,terutama komitmen membangun smelter, banyak pengusaha tambang dari berbagai level, mulai mencari pintu masuk ke Kabupaten Lingga, sebagai salah satu daerah pemilik kandungan bahan tambang terbesar di wilayah Kepulauan Riau. Bupati Lingga, Alias Wello meminta dan berharap kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, untuk tidak menerbitkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah kerjanya sebelum masalah reklamasi dan pasca tambang sebagaimana diamanahkan dalam Undang - Undang Nomor : 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara, dibereskan. Ditempat terpisah ,juga di ungkap-

Bupati Lingga

H.Alias Wello,S.ip kan oleh salah seorang aktivis Lingga yaitu Fahrul anshori .,dengan raut wajah yang tak pasti menuturkan kepada Rakyat Media,Ia meminta kepada pemerintah kabupaten Lingga agar untuk menyelesaikan semua permasalahan yang timbul pasca tambang,kita tidak lagi berbicara tentang hancurnya Lingga itu dosa siapa tapi,kita sekarang berbicara tentang nasib Lingga kedepan, masyarakat sudah cukup puas menikmati penderitaan selama terbentuknya kabupaten Lingga sampai hari masyarakat masih jauh dari kata -kata sejahtera, Lebih lanjut pria yang akrab disapa “ORI” tersebut,meminta kepada pemerintah untuk lebih jeli dan selektif terhadap investor yang masuk ke bumi bunda tanah melayu,kalau hanya sekedar untuk mencari keuntungan dan tidak mempertimbangkan gejolak sosial ditengah masyarakat lebih baik (berambus) atau silahkan lipat,angkat,berangkat dari tanah Lingga,ataupun kami akan mengusirnya,,namun pada prinsipnya dirinya mengaku tidak alergi terhadap investor yang masuk ke Lingga ,prinsip yang sama juga dia harapkan pada sosok Alias Wello untuk tidak alergi pada investor,sebelum mengkhiri berkomentar nya fahrul anshori meminta kepada pemerinta kabupaten Lingga untuk melibat pemuda untuk mengawasi.,para investor yany ada di Lingga, pungkasnya “Saya sudah dapat laporannya.Saya tidak anti investasi tambang, tapi harus pro rakyat, bermitra dengan badan usaha milik daerah dan mampu menjaga keseimbangan lingkungan. Jadi, saya ingatkan, sebelum masalah reklamasi dan pasca tambang dibereskan, jangan terbitkan IUP di Lingga,” tegas Bupati Lingga, Alias Wello dalam keterangan persnya, pekan lalu Mantan Ketua DPRD Lingga yang akrab disapa Awe ini, mengaku geram melihat tingkah laku para pengusaha tambang bauksit, bijih besi, timah dan pasir yang pernah beroperasi di bumi Bunda Tanah Melayu itu.Bagaimana

tidak, setelah kegiatan pertambangannya berakhir, mereka pergi begitu saja, tanpa melakukan kegiatan reklamasi dan pasca tambang. “Masalah lingkungan ini sangat penting dan sudah menjadi issue strategis bagi pembangunan berkelanjutan atau sustainable development. Jadi, jangan dianggap remeh.Dampaknya bisa mendatangkan bencana sosial bagi daerah,” tuturnya. Sebagai pemegang amanah rakyat Lingga, Awe berjanji tidak akan membiarkan tempat kelahirannya itu porak poranda akibat kegiatan pertambangan yang tidak berwawasan lingkungan. Ia sadar, bahwa kewenangannya di bidang pertambangan sudah beralih ke Gubernur, namun kewenangan di bidang lingkungan hidup masih berada di tangannya.”Saya sudah mengingatkan mereka, agar segera melakukan kegiatan reklamasi dan pasca tambang.Tapi, tak ada satu pun yang melaksanakannya. Saya tahu, bahwa kewenangan di bidang pertambangan itu, sudah beralih ke Gubernur. Tapi, ingat! Masalah lingkungan hidup, masih kewenangan kabupaten,” katanya. Ketika ditanya apa tindakannya menyikapi sikap bandel para pengusaha tambang ini, Awe mengaku sudah melaporkannya kepada Gubernur Kepri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri. Namun, hingga saat ini, belum terlihat adanya upaya kongkrit dari pemilik kewenangan untuk menyelesaikan persoalan pasca tambang di Lingga itu. “Anda pasti tahu, kami sudah mengundang KPK dan bicara soal kemana dana jaminan reklamasi dan dana jaminan pasca tambang Lingga itu berada? Kejaksaan Tinggi Kepri juga sudah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan, tapi kami tak tahu apa hasilnya? Faktanya, lahan pasca tambang di Lingga, masih terbiar gersang, tanpa kegiatan pemulihan lingkungan,”ujarnya. Sebagaimana diketahui, sejak terbitnya UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kewenangan dibidang pertambangan dialihkan dari Pemerintah Kabupaten/Kota ke Pemerintah Provinsi. Termasuk kegiatan pasca tambang sebagaimana diatur dalam UU No. 4 Tahun 2009 tentang Minerba, PP No. 78 Tahun 2010 tentang Reklamasi dan Pasca Tambang dan Permen ESDM No. 7 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Reklamasi dan Pascatambang Pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.(rm.taufik.s).

bat dilingkungan Pemkab Lingga. Tokoh Lembaga Adat Melayu(LAM) Kapolda dan rombongan terlibih dulu mengunjungi Lanal Dabo untuk melihat secara langsung kondisi dan situasi di markas TNI -AL ,selanjutnya Kapolda dan rombongan menuju ke Markas polisi resort(Mapolres) Lingga untuk menggelar apel gabungan TNI Polri yang juga diikuti oleh sejumlah pejabat pemkab Lingga, Apel gabungan diawali dengan menyanyi lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan laporan Kapolres Lingga sekaligus memberi penghormatan kepada kapolda, yang diikuti sejumlah perwira TNI dan Polri. Pada Giat apel gabungan TNI dan Polri di Mapolres Lingga, Kapolda meminta kepada TNI dan Polri agar senantiasa bersinergi untuk menjaga keutuhan NKRI,kapolda dalam amanatnya juga mengingatkan kepada seluruh aparat TNI dan Polri untuk sama-sama memberikan rasa aman kepada segenap lapisan masyarakat, kerana dengan suasana kondusif daerah ini akan maju.ujarnya

Lebih lanjut,Didit meminta kepada seluruh TNI dan Polri mencegah dan mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan dan menjaga situasi Kamtibmas di daerah ini ,guna melanjutkan agenda pembangunan nasional dan pembangunan daerah baik jangka panjang maupun jangka pendek. Peran pemerintah Daerah dalam menjaga dan memelihara Kamtibmas jelas sangat perlu,antara Pemda ,TNI dan,Polri harus terjalin ko.munikasi dan untuk saling koordinasi,untk mewaspadai setia masalah yang mencuat yang berpotensi menimbulkan konflik Multidimensi Kapolda berharap kepada seluruh jajaran TNI dan POLRI untuk meningkatkan lagi komunikasi dengan masyarakat yang selama ini sudah terjalin, sebelum menutup acara apel gabungan tersebut ,kapolda dengan tegas meminta kepada TNI Polri untuk melaksanakan patroli rutin dan razia gabungan bersama,agar terwujudnya Kamtibmas di Kabupaten Lingga, pungkasnya. (Rm,taufik,S)

Bandar Narkoba Tak Takut Dengan Aparat KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Bandar narkoba sudah tak takut lagi dengan aparat.Mere.ka terus saja memasukkan narkoba ke negara ini dengan berbagai macam modus. Aparat pun diminta untuk terus berperang melawan narkoba tersebut. Pernyataan itu disampaikan Kapolda Kepri, Irjen Pol Didid Widjanardi saat melakukan kunjungan kerja ke Karimun, belum lama ini “Perlu saya sampaikan, saat ini para pengedar atau bandar narkoba sudah tak takut lagi dengan aparat. Mereka terus saja memasukkan narkoba ke negara ini dengan berbagai macam modus operandi. Dengan tegas saya mengatakan, kita terus berperang melawan narkoba,” ungkap Irjen Didid Widjanardi. Kata Didid, sejak awal bertugas di Kepri, dirinya sudah memperlajari beragam modus operandi penyelundupan narkoba. Pertama kali dia mengungkap kasus narkoba melalui jalur udara yakni dengan mesin pemindai X-Ray. Menurut dia, dari tangkapan itu membuktikan kalau sistem X-Ray belum dapat menjamin atau menghalangi perjalanan narkoba melalui bandara. “Spesifik narkoba di wilayah Kepri ini adalah sabu. Penyelundupan sabu-sabu melewati Kepri memang luar biasa.Dari jumlahnya yang gram-graman sampai puluhan kilo.Dan rata-rata masuk sini dalam wujud paketan yang diangkut dengan transportasi laut. Setelah ditangkap disini, baik itu di Tanjungpinang ataupun Batam, kita tidak tahu apakah ini muara terakhir atau bukan,” jelasnya.

Kapolda Kepri

Irjen Pol Didid Widjarnadi Menurut dia, peredaran narkoba sudah dikendalikan oleh orang luar dan juga warga Indonesia pada satu pemesanan. Ini akan berjalan dan bergulir terus. Selama Januari, sudah berhasil ditangkap sejumlah kasus besar narkoba, seperti tangkapan 66 kilogram yang tersangkanya diiikuti dari Singapura sampai ke Tangerang. Kemudian, tangkapan di Bandara Hang Nadim, ada juga narkoba yang dibuang ke laut dan ditemukan oleh TNI AL. Kapolda menyebut, rata-rata yang ditangkap oleh petugas adalah kurir atau pengantar narkoba. Mereka diupah mulai dari 12 juta hingga ratusan juta rupiah untuk sekali antar.Kenapa sekarang banyak orang yang memilih menjadi kurir narkoba?karena kondisi perekonomian yang semakin sulit, beratnya beban hidup mau tak mau mereka terpaksa menerima tawaran sebagai pengantar narkoba. “Kalau saya lihat, maraknya peredaran narkoba ini salah satu faktornya karena masalah ekonomi.

Kehidupan yang semakin sulit membuat orang dengan mudah menerima tawaran sebagai pengantar narkoba.Apalagi, gaji yang ditawarkan tidak sedikit, mulai dari belasan juta hingga ratusan juta rupiah. Harusnya, selain perang melawan narkoba, kita juga berperang melawan kemiskinan,” terangnya. Kunjungan Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi ke Mapolres Karimun sekaligus meresmikan penggunaan gedung baru yang dinamakan Aryaguna sebagai ruangan Satresnarkoba.Peresmian gedung tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti hingga penekenan sirene oleh Kapolda, Kapolres Karimun dan Bupati Karimun Aunur Rafiq. Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, pembangunan gedung Aryaguna dialokasikan menggunakanAPBD Karimun 2017. Menurut Rafiq, Pemkab Karimun selalu mendukung semua program pembangunan termasuk pembangunan institusi vertikal seperti pembangunan gedung Aryaguna melalui APBD Karimun. Dukungan itu sebagai wujud sinergitas Pemkab Karimun dengan unsur FKPD lainnya. Kapolda mengucapkan terima kasih kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq yang telah membantu pembangunan gedung Satresnarkoba Polres yang dialokasikan menggunakan APBD Karimun. Kapolda bahkan memberikan apresiasi kepada seluruh unsur FKPD di Karimun seperti adanya sinergitas TNI-Polri di Karimun. Dia berpesan agar kekompakkan itu harus terus dijaga dan dipertahankan. (rm/hlk)

Kakak Adik Berstatus Suami Istri Digerebek Warga Karimun KARIMUN, RAKYAT MEDIAWarga Kampung Bukit Cincin, Sungai Raya, Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, menggerebek sebuah rumah. Di dalam rumah itu diduga kakak beradik kandung yang diduga telah melakukan pernikahan sedarah dan telah mempunyai dua orang anak. Kejadian tersebut pada Jumat (9/2/2018) lalu.Rumah yang menyerupai gubuk itu mendadak ramai oleh warga yang tampak sudah geram.Dari informasi yang didapat, pria bernama Arman tersebut, menjalin

hubungan asmara dengan dengan adik kandungnya sendiri, Siti. ”Mereka ini kakak adik kandung, dan diakui sendiri oleh kakaknya, Arman itu,” ujar seorang warga, Dohar Harahap, Jumat malam. Warga geram setelah mengetahui kalau pasangan tersebut masih bertalian darah.Dan telah menikah sirih. Dari hubungan terlarang mereka, telah melahirkan dua orang anak yang mulai tumbuh besar. ”Anaknya sudah dua, dari hasil hubungan sedarah mereka,” ucap warga tersebut.

Dari keterangan warga tersebut, hubungan keduanya sudah berlangsung selama belasan tahun. Dari pengakuan Arman ia menikah sirih dengan adiknya saat masih di Jawa. Pindah ke Karimun pada tahun 2003 silam, namun warga menduga mereka merupakan pasangan suami istri, dan tidak menduga kalau mereka saudara kandung.”Dulu dia tinggal di bukit dekat gudang, ada sekitar 10 tahunan, kemudian pindak ke bawah dekat jalan dan baru sekitar 2 tahunan,” ujarnya. (rm/bn).


CMYK

11

PASAMAN BARAT

Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Pasbar Sosialisasikan Pembayaran Non Tunai SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIA-Pelaksanaan transaksi non tunai sudah mulai diberlakukan di Kabupaten Pasaman Barat. Pemkab Pasbar melakukan sosialisasi non tunai kepada seluruh kepada OPD, camat, bendahara OPD di aula kantor bupati setempat, Rabu (7/2) kemarin. Bupati Pasaman Barat Syahiran mengatakan dalam rangka menindaklanjuti intruksi presiden nomor 10 tahun 2016 tentang aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi tahun 2016 dan 2017 serta surat edaran menteri dalam negeri nomor 9101866-SJ tentang implementasi transaksi non tunai pada Pemerintah Daerah Kabupaten Pasbar. Melakukan pembayaran kepada penerima atau pihak ketiga, penerima hibah yang dananya bersumber dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Perangkat Daerah melalui mekanisme non tunai. “dihimbau kepada pihak ketiga untuk membuka rekening Bank pada Bank yang sama dengan rekening kas umum daerah Kabupaten Pasbar. Apabila pihak penerima

tidak memiliki rekening pada Bank yang sama dengan rekening kas umum daerah maka biaya transfer dibebankan kepada pihak penerima,”ujar Syahiran. Selain itu Syahiran juga menyebutkan, sistem pembayaran non tunai dalam belanja APBD dilaksanakan berdasarkan azas efisiensi, keamanan dan manfaat. Azas efisiensi adalah sistem pembayaran non tunai dalam belanja APBD harus dijalankan dengan baik tanpa menghabiskan waktu, tenaga dan biaya. Azas keamanan adalah sistem pembayaran non tunai dalam belanja non tunai dalam belanja APBD memberikan jaminan atas keamanan kepada semua pihak yang berkepentingan dalam pembayaran APBD. “Setiap pembayaran belanja

APBD wajib melalui sistem pembayaran non tunai, seperti belanja pegawai, belanja bunga, belanja subsidi, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bagi hasi dari provinsi/kabupaten/kota, belanja bantuan keuangan dari provinsi/kabupaten/ kota, belanja bagi hasil kepada pemerintah nagari, belanja bantuan keuangan kepada pemerintah nagari dan partai politik serta belanja tidak terduga,”jelas Syahiran. Sementara itu, Pimpinan Kantor Cabang Bank Nagari Simpang Empat Sukardi mengatakan untuk menunjang pembayaran non tunai tersebut pihak Bank Nagari sudah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung lainnya untuk kelancarana pembayaran non tunai tersebut. Di tahun 2018 ini ada beberapa penambahan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di beberapa tempat seperti Talu, Padang Tujuh dan Sasak. “Dengan begitu semakin memudahkan pegawai Pemda Pasbar untuk bertransaksi non tunai di ATM,”jelas Sukardi (rm/humas)

BUPATI Pasbar Syahiran melakukan Sosialisasi Pembayaran Non Tunai

Utang Raskin Pasaman Barat Capai Ratusan Juta

BUPATI Pasaman Barat, Syahiran melihat isi mobil ambulan bantuan dari Kemenkes RI dalam rangka Hari Kesehatan Masyarakat (dok)

PMI Pasbar Layani Ambulans Jenasah Gratis 24 Jam SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIA - Sumatera Barat, memberikan layanan ambulans jenazah kepada masyarakat di daerah ini yang membutuhkan. “Pada 2018, kita melayani masyarakat yang membutuhkan ambulans. Bantuan ini gratis untuk keluarga yang kurang mampu,” kata Ketua PMI Pasaman Barat, Yunisra Syahiran didampingi kepala Markas PMI Rida Warsa di Simpang Empat,Selasa (6/1)lalu. Menurutnya, layanan ambulans jenazah tersedia dalam waktu 24 jam. Layanan ini khusus untuk melayani masyarakat kurang mampu di Pasaman Barat. Kemudian layanan pertolongan pertama dan ambulans sebagai pendamping tim kesehatan pada kegiatan atau acara yang menimbulkan keramaian. “Kita telah melayani 930 orang masyarakat dan memobilisasi 54 relawan terlatih pada kegiatan yang diadakan di Pasaman Barat,” ujarnya. Pihaknya melaksanakan sunatan massal gratis untuk anak anak yatim dan keluarga miskin bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebanyak 57 anak. Ia mengatakan selain bantuan ambulans, pihaknya juga memberikan layanan pemeriksaan golongan darah dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Ia menyebutkan di bidang pengembangan sumber daya manusia PMI Pasaman Barat menyediakan layanan pelatihan pertolongan pertama baik untuk instansi, BUMN, BUMS dan kelompok masyarakat. Sebelumnya pada tahun tahun 2017 sudah dilakukan kemitraan pelatihan pertolongan pertama pada kecelakan untuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Pasaman Barat. PMI Pasaman Barat juga melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat nagari dengan program nagari siaga bencana dan sudah dilakukan pelatihan nagari siaga bencana di enam kenagarian. Pada 2018 pihaknya menargetkan delapan nagari bencana tambahan dari total 19 nagari induk dan 72 nagari persiapan dengan harapan setiap nagari menjadi daerah yang ?siaga bencana. “Tahun 2018 kita harapkan ada kemitraan dengan Dinas Tenaga Kerja Pasaman Barat dan perusahaan BUMN, BUMS di wilayah Pasaman Barat,” ujarnya. Untuk mendukung semua layanan tersebut PMI di dukung oleh Pemkab Pasaman Barat berupa bantuan mobil operasional dan dana pembangunan markas yang representatif. Direncanakan markas tersebut selesai pertengahan tahun 2018. Ia berharap dengan tersedianya berbagai layanan sosial masyarakat, maka makin banyak masyarakat yang bisa terlayani. Untuk menunjang kegiatan tersebut sangat dibutuhkan dukungan semua pihak sebagai relawan dan donatur. Untuk donasi bisa dikirim ke rekening Bank Nagari No. 1203 0210 026871 atas nama PMI Pasaman Barat Peduli. Semua layanan sosial masyarakat PMI Pasaman Barat bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat dan pihak-pihak yang memerluan bantuan dengan cara mendatangi langsung markas PMI Pasaman Barat dengan alamat jalan Sokarno Hatta No. 07 Padang Tujuh Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat. “Selain itu bisa menghubungi nomor 0753 7465 111 (telpon dan Fax) bisa juga melalui nomor HP 081276112597 dan 081536107008 yang selalu siap dihubungi 24 jam,” jelasnya. Rida Warsa menambahkan pada tahun 2017 sudah melakukan kegiatan pelayanan untuk masyarakat di pelbagai bidang diantaranya bidang penanggulangan bencana. PMI sudah melakukan assesment dan distribusi bantuan darurat untuk 45 Kejadian bencana di wilayah Pasaman Barat. Di bidang layanan kesehatan dan sosial masyarakat PMI Pasaman Barat melalui donor darah On call sudah melayani 125 orang pasien dan memobilisasi 436 orang relawan donor darah sukarela. Layanan ini diberikan sebagai alternatif jika ketersediaan darah di UTD PMI kosong.(rm/rob)

SIMPANG EMPAT,RAKYAT MEDIA - Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mencatat utang beras sejahtera atau beras miskin pada tahun 2017 mencapai ratusan juta rupiah yang terdapat di enam kecamatan. “Benar, masyarakat setiap mengambil beras sejahtera selalu memberikan uang tebusan kepada jorong atau petugas penyalur raskin tersebut,” kata Sekretaris Kabupaten Pasaman Barat, Manus Handri saat sosialisasi bantuan soail beras sejahtera 2018 di Simpang Empat. Menurutnya tunggakan pembayaran Rastra yang ada di enam kecamatan harus dibayarkan oleh pihak yang bersangkutan. Apakah itu jorong atau wali nagari serta camat. Sebab, masyarakat sudah menebus beras tersebut sebelum membawanya pulang, sehingga kuat dugaan uang tersebut tersangkut di jorong. Ia menyebutkan enam kecamatan yang tercatat masing menunggak pembayaran yakni Kecamatan Ranah Batahan, Kecamatan Gunung Tuleh, Kecamatan Lembah Melintang, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kecamatan Kinali

dan kecamatan Sasak Ranah Pasisie. Total keseluruhan tunggakan tersebut mencapai Rp154 juta. Pihaknya akan berusaha menggandeng Inspektorat serta kejaksaan untuk menelusuri keberadaan uang tersebut. Namun, sebelum tindakan tersebut diambil pihaknya berharap kecamatan dan nagari bertekad untuk menyelesaikan kondisi tersebut dalam waktu dekat. Jika tidak kunjung juga, maka dia bersama tim akan turun ke bawah menelusuri dimana uang tersebut. Ia menjelaskan untuk 2018 ini dilanjutkan dengan program Bansos Rastra (Beras Sejahtera). Untuk tahun 2018 penyaluran bantuan pangan Rastra yang disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 10 kilogram per bulan dengan kualitas mediaum tanpa biaya tebus. Penetapan penerima bansos rastra tahun 2018 diambil dari data terpadu program penanganan fakir miskin tahun 2018 serta sesuai dengan hasil verifikasi dan validasi oleh pemerintah daerah dengan menggunakan SIKS-NG. “Jumlah KPM rastra Pasaman Barat tahun 2018 dari kementerian sosial

BERAS Miskin (Raskin ).

RI sebanyak 23.987 KK,” ujarnya. Sementara itu, Kasubdit Divisi Regional Bulog Bukittinggi, Sultani mengatakan terkait dengan tunggakan pembayaran raskin tahum 2017 diharapkan ada kerjasama semua pihak untuk membayar. Karena, saat ini berlum terbaca oleh pemerintah pusat jika ada tungga-

kan tersebut.? “Sebenarnya menurut aturan tidak boleh menyalurkan raskin jika masih ada tunggakan. Namun, Bulog percaya jika Pasaman Barat akan membayar tunggakan tersebut. Makanya kami melakukan peluncuran rastra di Gunung Tuleh beberapa waktu lalu,” lanjutnya. (rm/ant)

Warga Padang Alami Kekeringan

BANDAR Udara Pusako Anak Nagari Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat

Bandara Pusako Nagari Kebanggaan Pasaman Barat SIMPANG EMPAT,RAKYAT MEDIA- Bandar Udara Pusako Anak Nagari Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) kembali beroperasi setelah beberapa bulan tidak beroperasi. Penerbangan dilakukan satu kali dalam seminggu menuju Pekanbaru, Riau yang dimulai pada Kamis (15/2)lalu. “Benar, penerbangan di Bandara Pusako Anak Nagari kembali akan berjalan pada Kamis (15/2) depan dengan maskapai Susi Air,” kata Kepala Bandara, Eva Wardi di Simpang Empat. Ia mengatakan pengoperasian bandara ini dilakukan untuk mempermudah dan mempercepat hubungan masyarakat melalui transportasi udara dari Pasaman Barat menuju Pekan Baru, Riau. Ia menjelaskan jadwal penerbangan terbagi dua keberangkatan setiap Kamis yakni penerbangan Pekanbaru-Pasaman Barat pukul 11.30 WIB dengan ongkos Rp298.600 an Pasaman Barat-Pekanbaru berangkat pukul 12.40 dengan

ongkos Rp268.600. “Mudah-mudahan penerbangan nanti dapat berjalan lancar dan mempermudah masyarakat,” katanya. Menurutnya Bandara Pusako Anak Nagari ini adalah suatu kebanggaan bagi Pasaman Barat karena satu-satunya Kabupaten atau Kota di Sumbar ini yang memiliki Bandara. “Kita harus bangga dengan Keberadaan Bandara Pusako Anak Nagari ini, karena satusatunya di Sumbar yang terletak di kabupaten atau kota, sebutnya. Ia menyebutkan dipilihnya rute Pekanbaru terkait banyaknya warga Pasaman Barat yang pergi merantau ke Pekanbaru. “Lalu-lintas Pasaman Barat-Pekanbaru cukup padat melalui jalur darat yang memakan waktu 8 jam perjalanan. Jika menggunakan pesawat hanya memakan waktu sekitar 45 menit perjalanan. Tentu sangat membantu masyarakat,” katanya. (rm/ant)

PADANG, RAKYAT MEDIAAkibat cuaca panas terik beberapa minggu belakangan yang terjadi di Kota Padang, puluhan ribu jiwa terdampak kekeringan. Berdasarkan data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang sekitar 23.026 jiwa mengalami kekeringan. Para korban Tersebar di tiga kecamatan yakni Lubuk Begalung, Padang Selatan dan Lubuk Kilangan, di delapan Kelurahan. Paling parah terjadi di Kelurahan Kampung Jua, sebanyak 5.193 jiwa membutuhkan air bersih. Kemudian Kelurahan Batung Taba, mencapai 5.153 jiwa, dan di Kelurahan Batang Arau ada 4.400 jiwa yang mengalami kekeringan. Kepala BPBD Kota Padang Edi Hasymi mengatakan, terjadinya kekeringan di 5.159 keluarga tersebut, pihaknya langsung menurunkan belasan mobil tangki air bersih. Untuk membantu kebutuhan pasokan air masyarakat yang sudah mengalami kekeringan. \ Pada Kamis (8/2), BPBD bersama dengan TRC Semen Padang beserta PDAM membantu pendistribusian sekitar 10 ribu liter air bersih ke Kelurahan Kampung Jua. “Di Kampung Jua, ada dua unit mobil tangki air bersih TRC Semen Padang dan PDAM. Kemudian, satu tangki air dari BPK Semen Padang,”sebut Edi kepada Haluan, Jumat (9/2). Sambung Edi, pada hari yang sama di Kelurahan Baringin juga dibantu dua tangki air dari PDAM. Dilanjutkan ke Kelurahan Tarantang ada delapan unit mobil tangki yang membantu sekitar 3.500 jiwa yang terdampak kekeringan. Ada tiga unit dari Nissan Terrano Club, 2 tangki dari TRC Semen Padang, dan 5 unit tangki air dari Corola Club. “Kami sangat menerima bantuan dari komunitas yang ingin membantu pendistribusian air bersih,”jelas Kalaksa

KONDISI persawahan para petani kekeringan akibat cuaca panas berkepanjangan

BPBD Kota Padang ini. Edi berharap hujan akan segera turun di Kota Padang, sehingga bencana kekeringan dapat diatasi. Untuk itu, ia menyarankan kelurahan atau kecamatan untuk mengadakan salat istisqa atau salat memohon hujan turun. “Bagaimana pun kita harus meminta bantuan kepada Allah SWT untuk bisa menurunkan hujan. Sehingga bencana kekeringan tidak semakin meluas. Karena dampaknya tidak hanya masyarakat kekurangan air bersih, tetapi dikhawatirkan areal pertanian mengalami gagal panen akibat kekeringan,” katanya. Salat Minta Hujan Terkait kekeringan yang terjadi, DPRD Padang mengimbau Pemko Padang dan warga untuk melakukan salat minta hujan (istisqa) agar hujan segera diturunkan Allah. “Imbauan ini untuk warga dan pemerintah Kota Padang, agar menggelar salat istisqa, sehingga hujan segera diturunkan Allah,” ujar anggota Komisi III DPRD Kota Padang, Amrizal Hadi, Kamis (8/2). Ia mengatakan, Pemerintah bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kantor Kementerian Agama hendaknya segera menggelar salat minta hujan. Dijelaskan, salat yang diikuti berbagai elemen masyarakat ini nantinya diharapkan hujan bisa segera turun “Salat istisqa merupakan

bagian dari upaya umat muslim berserah diri kepada Allah untuk meminta diturunkan hujan sehingga harus didukung oleh pemerintah dan masyarakat,”ucapnya. Menurutnya, hampir seluruh wilayah Padang tidak pernah diguyur hujan selama satu bulan terakhir sehingga membuat udara panas dan suhu tinggi terutama pada siang hari. Disebutkan, dampak buruk kondisi cuaca menyebabkan kebakaran lahan dan semak sehingga mengganggu aktivitas masyarakat di luar rumah. “Makanya, pemerintah bersama pihak terkait agar menggelar salat minta hujan, sehingga wilayah Kota Padang secara keseluruhan di guyur hujan sehingga suhu dan udara menjadi nyaman,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Gustin Pramona menyerukan, umat Islam memenuhi persyaratan salat istisqa. Isi seruan yakni menganjurkan puasa sebelum salat, beristigfar dan bertobat atas segala salah dan dosa serta meninggalkan kedzaliman dan memperbanyak amal saleh. “Setelah melihat kondisi musim kemarau yang berkepanjangan, sehingga mengakibatkan pada kekeringan di Kota Padang dan berdasarkan atas Alquran dan Sunnah. Menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan istisqa,” ujarnya. (rm/hl)


CMYK

GALERI FOTO

Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

12

DPRD Kepulauan Meranti Minta Komitmen dan Bantuan dari Bappenas KABUPATEN Kepulauan Meranti yang masih jauh tertinggal pada sektor pembangunan, memerlukan dukungan anggaran dan program dari Pemerintah Provinsi dan Pusat, untuk itu rombongan DPRD Kepulauan Meranti mendatangi Kantor Bappenas RI. Kedatangan rombongan legislator daerah ini dipimpin Ketua DPRD Fauzi Hasan dan di sambut oleh Kepala Sub Direktorat Alokasi Pendanaan Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas RI, Firmansyah, SE, MAP, MIDS, Jumat 26 Januari 2018. Dalam pertemuan itu, Ketua DPRD Kepulauan Meranti menyampaikan tujuan rombongan DPRD Kepulauan Meranti datang ke Bappenas, guna mengetahui alokasi anggaran untuk Kabupaten Kepulauan Meranti pada APBN Tahun Anggaran 2018 dan Tahun 2019. "Kita meminta komitmen dan

bantuan dari Bappenas untuk memperhatikan Kabupaten Kepulauan Meranti dalam pengalokasian anggaran pada APBN," ujarnya. Menurutnya, Kabupaten Kepulauan Meranti masih jauh tertinggal dengan daerah lainnya di Indonesia, terlebih letak kabupaten dengan geografis wilayah pesisir yang berbatasan dengan Provinsi Kepulauan Riau dan perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia. Diungkapkannya, isu besar negara Indonesia juga berada di Kepulauan Meranti, seperti jaringan telekomunikasi di Pulau Rangsang, asupan muatan malaysia lebih mudah di jangkau di bandingkan siaran lokal, konflik nelayan yang kerab terjadi, abrasi selain minimnya infrastruktur daerah, juga tingginya inflasi akibat seluruh kebutuhan di datangkan dari luar daerah serta tingginnya angka kemiskinan dan minimnya peluang kerja.

"Dengan persoalan yang berliku di Kabupaten Kepulauan Meranti, kita sangat berharap domain pusat dalam menganggarkan porsi bantuan ke daerah dapat dilebihkan dengan skala prioritas, untuk mengatasi berbagai kendala pembangunan sebagai wilayah pesisir serta wilayah perbatasan antar negara," katanya. Hal senada juga dikatakan Wakil Ketua DPRD Muzamil dihadapan perwakilan Bappenas RI, Muzamil menyebutkan masih banyak ketimpangan perhatian bantuan pusat ke daerah, ia berharap tahun ini Pusat dapat memahami kebutuhan daerah terutama Kepulauan Meranti yang tergolong masih baru di mekarkan dan masih dalam tanggungjawab pusat sesuai perundangan. "Sebagai daerah terluar, Kepulauan Meranti seperti dianak tirikan pusat, hal ini terlihat jelas alokasi bantuan pusat yang mengarah ke daerah

daerah perbatasan seperti Kalimantan, NTT dan lainnya sangat jauh berbeda, ketimpangan ini menyudutkan wilayah kami dan hak kami sebagai wilayah perbatasan sudah sepatutnya di lebihkan, saya berharap mulai tahun 2018 ini dan seterusnya pusat dapat mengalokasikan lebih ke Meranti sehingga pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti dapat di percepat," kata Muzamil. Semua persoalan ini lanjut Muzamil merupakan hal yang harus disampaikan kepada pemangku kebijakan karena merupakan tanggungjawab selaku wakil rakyat yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan tuhan. Sementara itu Ketua Komisi 2 Darwin Susandy mengulas soal prosedur terkait petunjuk dan arahan bagaimana agar Kabupaten Kepulauan Meranti bisa mendapatkan alokasi dana dari pusat.

Setelah mendengarkan penyampaian rombongan DPRD, Kepala Sub Direktorat Alokasi Pendanaan Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas RI Firmansyah, SE, MAP, MIDS menyebutkan pada dasarnya Bappenas RI sangat berkomitmen untuk membantu Kabupaten Kepulauan Meranti dan akan berusaha melakukan pendampingan terhadap pengajuan anggaran yang dilakukan. "Bappenas menjadikan skala prioritas bagi wilayah pesisir, apalagi wilayah perbatasan dengan negara. Kita sangat berkomitmen untuk kedepan dalam membantu alokasi anggaran ke Meranti, namun hal ini tidak terlepas dari keseriusan Pemkab Kepulauan Meranti sendiri, yang mesti sesering mungkin berkomunikasi aktif bukan hanya ke Bappenas juga membangun koordinasi dengan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan dan Kement-

erian lainnya, sehingga pembangunan Meranti segala bidang dapat di genjot dengan maksimal," jelasnya. Selain itu, kata Firmansyah, saat ini Perumusan program dan anggaran melalui e-planing aplikasi akan membantu melakukan komunikasi dan menyampaikan kepada setiap sektor (bagian) yang ada di Bappenas untuk memperhatikan Kabupaten Kepulauan Meranti. "Kita minta juga Pemkab Kepulauan Meranti dapat cepat merumuskan dan melakukan koordinasi segera membangun komunikasi, sebab Untuk Anggaran Tahun 2019, awal Februari ini sudah dilakukan prosesnya," ingatnya. Turut serta dalam rombongan, anggota DPRD M Tartib, Lindawati, Dedi Putra, Taufik, Asmawi, Musdar, Endang Miratna, Darsini, Kepala Bappeda Kepulauan Meranti Mamun Murod dan staf Sekretariat DPRD. (ist)

FOTO bersama usai rapat konsultasi di Kantor Bappenas

KETUA DPRD Fauzi Hasan Datangi Bappenas RI Dewan Harap Pempus Lebih Perhatikan Kepulauan Meranti

SUASA rapat konsultasi di kantor bappenas

ANGGOTA DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Cofe Morning Bersama Yayasan Putra Meranti Dan PWRI-B

FOTO Bersama Anggota DPRD Meranti Saat Berkunjung Ke BAPPEDA Provinsi Riau


CMYK

13

GALERI FOTO

Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Bupati Karimun H. Aunur Rafiq

Membuka MTQ Tingkat Kecamatan Ungar Tahun 2018 BUPATI Karimun H. Aunur Rafiq membuka secara resmi MTQ Tingkat Kecamatan Ungar tahun 2018 di lapangan Beram Kel. Alai, Jumat (09/ 02). MTQ kecamatan Ungar di ikuti lima kafilah yang terdiri dari empat kelurahan dan desa diantaranya Kelurahan Alai, desa Batu Limau, Desa Ngal, desa Sei. Buluh dan kafilah LPTQ Kec. Ungar. Pelaksanaan MTQ Kec. Ungar dilaksanakan dari tanggal 09 s/d 12 Feb 2018. Adapun cabang yang akan diperlombakan yaitu tartil, tilawah tingkat anak-anak, remaja dan dewasa, Syahril dan pahmil. Turut hadir dalam kesempatan tersebut anggota DPRD Kab. Karimun, OPD Karimun dan tokoh masyarakat Kab. Karimun. Bupati Karimun H. Aunur Rafiq Terima kasih dan selamat telah melaksanakan kegiatan ini dengan baik

secara swadaya dan bergotong-royong bersama masyarakat Kec. Ungar. Jadikan ajang ini dalam rangka pembinaan perestasi bagi qori dan qoriah. Dan untuk tahun ini Kec ungar dipercayai menjadi tuan rumah MTQ tingkat Kab. Kabupaten Karimun. MTQ Kecamatan sebagai ajang uji coba dalam menghadapi MTQ tingkat Kabupaten. Semoga ajang MTQ ini dalam rangka untuk membina generasi yang senang dalam membaca Al Quran dan mempelajari Al Quran. Dalam kesempatan tersebut Bupati Karimun 2019 menyampaikan tentang pembangunan jalan dan pada tahun 2018 ini akan kita resmikan Puskesmas Kec. Ungar, mari kita tingkatkan pelayanan pada Puskemas tersebut. Harapan kedepan PLN di Kec. Ungar akan hidup 24 jam demi pengembangan pendidikan dan roda ekonomi di Kec. Ungar ini. (*)

BUPATI Karimun H. Aunur Rafiq membuka secara resmi MTQ Tingkat Kecamatan Ungar tahun 2018 di lapangan Beram Kel. Alai, Jumat (09/02).

BUPATI Karimun H. Aunur Rafiq memberikan kata sambutan

BUPATI Karimun H. Aunur Rafiq berdiri bersama tamu undangan

SEKAPUR Sirih

BERFOTO bersama di stand bersama panitia

BUPATI Karimun H. Aunur Rafiq berfoto bersama dengan panitia

BERFOTO bersama di stand

BUPATI Karimun H. Aunur Rafiq mengisi buku tamu

BUPATI Karimun H. Aunur Rafiq bersama rombongan

PIALA bergilir

BUPATI Karimun H. Aunur Rafiq bersama tamu Undangan

BUPATI Karimun H. Aunur Rafiq disambut oleh warga

BERFOTO bersama


CMYK

BINTAN-TANJUGPINANG

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU II

14

Kompak Memelihara dan Membangun Bintan

Kapolda Kepri Puji Kapolres dan Bupati Bintan BINTAN, RAKYAT MEDIAKapala Polisi Daerah (Kapolda) Kepri Irjen Didid Widjanardi beserta ibu dan sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri mendatangi Mako Polres Bintan di Tanjunguban dalam kegiatan kunjungan kerja di wilayah tersebut. Didid sempat kaget dapat kejutan kedatangannya ke Bintan, ternyata sudah ditunggu dan disambut hangat oleh Bupati dan Wakil Bupati serta Pimpinan DPRD Bintan. Tidak itu saja, dalam penyambutan tersebut, Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang didampingi sejumlah pimpinan FKPD Bintan dari unsur TNI-AD, TNIAL, TNI-AU, Ketua LAM Bintan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Toko Adat serta seluruh personil Polres Bintan. Kapolda Kepri Irjen Didid

Widjanardi beserta ibu Erna Didid juga disambut dengan acara pencak silat dan tarian adat melayu Kabupaten Bintan. Serta Kapolda yang rutin melaksanakan silaturahmi ke FKPD di Kepri ini juga mendapatkan apresiasi dan penghargaan berupa tanjak (penutup kepala adat melayu) yang diberikan langsung oleh Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Bintan, Datok Saleh Ahmad. “Saya kaget ketika saya datang ke Polres Bintan, tidak hanya Kapolres Bintan beserta anggotanya saja yang telah menanti kedatangan saya, namun Bupati Bintan, Wabup Bintan, TNI, perwakilan dari kantor DPRD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat juga hadir di Polres Bintan menanti kedatangan

saya,”kata Irjen Didid dalam sambutannya saat berkunjung ke Mapolres Bintan, sepekan yang lalu. Ia merasa bangga, karena dari hal ini dirinya, dapat melihat dan membuktikan bahwasanya Polres Bintan bersama Pemkab Bintan telah terjalin hubungan yang baik serta kompak dalam bekerja sama demi memelihara dan membangun Kabupaten Bintan jauh lebih baik lagi. “Seluruh personil Polres Bintan harus terus aktif serta meningkatkan kinerjanya dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta terus bekerjasama dengan Pemkab Bintan demi membangun dan mewujudkan Kabupaten Bintan yang gemilang,”pungkasnya. (rm/san)

KETUA LAM Bintan Sambut Kapolda Kepri di Tanjunguban

Kelompok Tani Karya Mandiri Bersama Bupati Panen Padi BINTAN, RAKYAT MEDIAKelompok Tani Karya Mandiri Kabupaten Bintan melakukan panen padi perdana bersama Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos serta Ketua TP-PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi, di Desa Toapaya Utara Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, seluas 2 hektar dengan hasil panen mencapai 6,4 ton, Selasa (6/2). “Panen ini sudah yang kedua kalinya Kelompok tani Bintan malakukan, hasilnya sangat memuaskan, dengan total panen padi berkisar 50 ton lebih dengan luas lahan 17 hektar, rencananya akan ada pengembangan sekitar 22 hektar lagi kedepan,” ujar Bupati. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bintan Supriyono yang ikut hadir pada saat menghadiri agenda panen raya tersebut juga mengatakan hal yang sama, dikatakannya juga bahwa jenis padi yang dipanen merupakan padi unggulan dengan varietas Sertani-14. Adapun, sistem kerja yang diterapkan dalam pengolahan sawah tersebut, para kel-

ompok tani menggandeng PT. Bintan Prima Agro, dimana petani yang mengerjakan lahan sawah tersebut akan menerima upah, sementara hasil panen akan langsung dipasarkan oleh PT. Bintan Prima Agro. “Varietas padi merupakan unggulan , umur padi sampai panen 100 hari. Hasil panen gabah basah mencapai 5,4 ton/ hektar. Sistemnya merupakan kerjasama antara Kelompok Tani dan PT. Bintan Prima Agro,” ujarnya. Sementara itu, Muhammad Yunan, Petani Desa Toapaya mengatakan bahwa dirinya bersama sejumlah masyarakat yang mengerjakan lahan sawah merasa berbahagia dengan panen raya tersebut. Dirinya bersama sejumlah petani lainnya menerima upah yang cukup setiap harinya. “Kami menerima upah perharinya 120 ribu rupiah, tentu saja kami sangat gembira dengan hasil panen kali ini,” ujarnya bahagia. Ditambahkannya juga bahwa panen raya padi yang sukses dilakukan oleh para petani

BUPATI Bintan dan TP-PKK lakukan panen padi bersama Kelompok Tani Karya Mandiri Bintan

tersebut juga merupakan berita yang gembira untuk daerah Kabupaten Bintan dalam Bidang Ketahanan Pangan , ditengah isu kebijakan impor 500.000 ton beras yang rencananya akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat demi memperkuat cadangan beras Nasional. Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kepri Dr.Ir.Mizu Istianto, MS mengatakan bahwa Kabu-

paten Bintan berhasil dalam pengembangan varietas padi, dimana diantaranya varietas Sertani- 14 dan Inpari 5, serta masih ada beberapa varietas lagi yang akan dimaksimalkan kedepannya. “Bintan berhasil mengembangkan varietas padi, dilihat dengan varietas padi Sertani 14 saja dengan lahan 2 hektar mampu menghasilkan gabah hingga 5-6 ton,” tutupnya. (rm/sk)

Atas Penyertaan Modal

PEMKAB BINTAN PEROLEH DIVIDEN RP 9,8 M DARI BANK RIAU KEPRI BINTAN, RAKYAT MEDIAPemerintah Daerah Kabupaten Bintan memperoleh dividen Rp 9,8 miliar atas penyertaan modal di Bank Riau Kepri. Modal yang disertakan di Bank Riau Kepri Rp 38 miliar atau 3,60 persen. Dividen dibagikan setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 2017 bersamaan dengan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Tahun 2018 di Ballroom Dang Merdu Lantai 4, Gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri, Jumat (9/2) lalu. Dividen adalah pembagian laba atau keuntungan kepada

pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Seperti disebutkan, saham pemkab Bintan Rp 38 miliar di atau 3,60 persen. “Dividen tersebut kita peroleh dari keuntungan atas saham yang dimiliki Kabupaten Bintan sebesar Rp 38 miliar,”kata Bupati Bintan Apri Sujadi dilansir tibun saat dikonfirmasi wartawan melalui via selulernya, kemarin. Dalam rapat terungkap, Bank Riau Kepri telah membukukan laba atau keuntungan pada tahun buku 2017 sebilai Rp 454 miliar lebih. Aset bank juga meningkat menjadi Rp 25 triliun dari sebelumnya Rp 21 trilian

lebih atau tumbuh Rp 4,3 triliun lebih. Apri Sujadi menyampaikan, sebagai perwakilan pemegang saham dari Pemda Bintan, tentu dia juga memberikan catatan kepada direksi bank agar pelayanan dimaksimalkan. “Ada beberapa usulan dan catatan kita ajukan ke jajaran direksi. Misalnya belum mampunya bank memberikan data real time atas pelaporan pelayanan pajak daerah. Hal lain lagi pelayanan pemindah bukuan SP2D pemerintah daerah dirasa belum maksimal karena masih harus dilakukan di kantor cabang di Tanjungpinang, belum bisa dilakukan

di kantor cabang pembantu atau payment point terdekat. Sementara kita ketahui sendiri kantor cabang Tanjungpinang juga melayani tiga pemda sekaligus, pemkot Tanjungpinang, Pemrov Kepri dan Pemerintah Kabupaten Bintan, kata Apri. Kendati demikian, dirinya mengatakan, dengan pertumbuhan ekonomi pada triwulan III di Provinsi Riau sebesar 2.85% dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri 2.41% maka dirinya mengapresiasi kerja keras jajaran Bank Riau yang masih bisa membukukan laba yang besar. (rm/san)

Kajati Kepri Yunan Harjaka di Mutasi TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIABeredarnya pemberitaan dibeberapa media masa terkait mutasi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri Yunan Harjaka yang mana dikabarkan beliau dipindah tugaskan ke Kejagung RI sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen Pada Jaksa Agung Muda. Namun informasi yang didapat wartawan dari Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kepri Wiwin Iskandar, mengatakan bahwa secara resmi Kejati Kepri belum menerima SK. Lanjut Wiwin, siapa pengganti Kejati Kepri kita juga belum bisa menyebutkannya. Namun hanya menyebutkan sudah ada penggantinya, nanti setelah SK ada baru kita sampaikan secara resmi, jelas Wiwin. Kajati Kepri Yunan Harjaka saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, dirinya memang benar akan pindah di Kejagung sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Produksi Intelejen pada Jaksa Agung Muda. Untuk sertijabnya mungkin pada akhir bulan ini dimana sertijabnya akan digelar diseluruh Indonesia. “Yang menggantikan saya menjadi Kajati nantinya adalah Pak Asri Agung dan yang menjadi Wakajati dijabat oleh

A. Muhammad Taufik dari Kejagung. Dan untuk surat SK sudah keluar hanya sekarang menunggu sertijabnya saja,” jelas Yunan. Adapun pesan Yunan Harjaka kepada para pejabat Kejati Kepri, agar terus bekerja secara tranparan dan untuk pejabat Kabupaten, Kota di Provinsi Kepri agar tidak terlibat korupsi. “bekerja secara transparan, agar pejabat Kepri dan Kabupaten/Kota tidak terlibat kasus korupsi,” pesannya. Untuk sekedar diketahui, Yunan Harjaka menjabat sebagai Kepala Kejati Kepri sekitar 15 bulan menggantikan pejabat lama, Andar Perdana Widjastono SH MH. Selama menjabat, ia telah berhasil mengungkap beberapa kasus besar, terutama menyangkut dugaan korupsi di Kepri, baik yang baru maupun menjadi tunggakan selama ini. Disamping itu, bersama tim jaksa tindak pidana khusus (Pidsus), dipimpin Ferry Tass SH MHum Msi juga telah berhasil menyelamatkan kerugian negara melalui pengembalian uang hasil dugaan korupsi yang dilakukan oleh sejumlah tersangka. Tidak itu saja, beberapa buronan tersangka korupsi juga berhasil ditangkap

bersama tim jaksanya, dibantu tim Intelijen Kejaksaan Agung RI. Diantaranya penangkapan terhadap Christopher Dewabrata, Direktur Utama PT Beringin Bangun Utama, selaku kontraktor pelaksana proyek yang sebelumnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan ditangkap di Jakarta, Sabtu 4 Februari 2017 lalu. Kemudian penangkapan terhadap Drs Moch Nasihan SH MH, Kuasa hukum PT Asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) sebagai tersangka kasus korupsi dana Askes dan JHT PNS Pemko Batam senilai Rp55 miliar. Ia ditangkap di sebuah apartemen mewah di loby Tower III Apartemen Residance VIII, Jalan Senopati Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Desember 2017. Yunan juga pernah mengimbau kepada seluruh buronan berbagai kasus tindak pidana, terutama kasus korupsi yang ditangani jajarannya untuk segera menyerahkan diri. “Saya menghimbau kepada seluruh buronan di Kejati Kepri khususnya, untuk segera menyerahkan diri. Karena tidak ada tempat dimanapun mereka bersembunyi. Hanya waktu yang akan berbicara, dan pasti kami tangkap,” ujarnya. (rm/hk)

The Residence Bintan Hadir di Gunung Kijang BINTAN, RAKYAT MEDIAResort dengan konsep vila dan layanan melebihi hotel kelas bintang lima, The Residence Bintan hadir di Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. Bupati Bintan, Apri Sujadi bersama Owner, Henry Ngo dan Executive Director, Andy Xie meresmikan pengoperasian resort dengan investasi mencapai Rp 785 miliar, Kamis (8/2). Turut hadir dalam peresmian tersebut, GM The Residence Bintan, Bagus Paramarta bersama jajaran PT Bintan Vista Resort pengelola The Residence Bintan, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja Bintan Hasfarizal Handra, Kadispar Bintan Luki Zaiman Prawira, Kepala Dinas Pengelolaan Kekayaan Aset Daerah Bintan Moch Setioso, dan Kapolsek Gunung Kijang AKP Dunot P Gurning. Apri Sujadi menyampaikan, angka kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bintan 2017 meningkat sekitar 20 persen dengan total kunjungan sekitar Rp 365 ribu. Dirinya sangat optimis sektor pariwisata di Kabupaten Bintan, akan semakin berkembang dan maju, terlebih telah hadir satu lagi destinasi baru yang mengadopsi gaya villa dengan fasilitas resort berstandar international. “Kehadiran The Residence Bintan tentunya menambah fasilitas penunjang pariwisata di Kabupaten Bintan. Dengan jumlah kamar 127 yang terdiri dari 87 villa dengan nilai investasi sebesar Rp 785 miliar. Tak kalah membanggakan, 87 persen tenaga pekerja diambil dari pekerja lokal,” kata Apri.

BUPATI Bintan H Apri Sujadi, S.Sos didampingi Executive Direktur Mr Garry Xie saat menggunting pita tanda diresmikan keberadaan Resorts

Dalam kesempatan itu juga, Apri memuji pemandangan vila vila di The Residence Bintan karena memiliki pemandangan langsung ke laut, bahkan ada vila yang dibangun di atas bebatuan tepat di bibir pantai, sehingga bisa merasakan desir gelombang dan nuansa seakan menginap di tengah laut. “Pemandangan vila The Residece Bintan luar biasa karena dapat pemandangan laut dan gunung,” kata dia. Kehadiran The Residence Bintan, kata Apri akan ikut menyumbang pendapatan asli daerah karena sumber PAD Kabupaten Bintan banyak disumbang sektor pariwisata. “Hampir 60 persen PAD Bintan berasal dari sektor pariwisata,” ujarnya. Sementara itu, Executive Direktur Andy Xie mengatakan, vila dan kamar di The Residence Bintan memiliki harga yang bervariasi. The Residence Bintan juga merupakan cabang yang ke lima di wilayah Asia Tenggara.

Dirinya menyakinkan bahwa resorts ini mempunyai prospek yang bagus karena memiliki keindahan alam yang panorama pemandangannya langsung menghadap ke laut. “Saya sangat percaya bahwa hal ini mampu menjadi sebuah kekuatan ekonomi dan juga pendukung bagi dunia pariwisata Kabupaten Bintan. Saya juga mengungkapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, karena diberikan kesempatan untuk mengembangkan investasi kami,” katanya. Acara kemudian dilanjutkan penyerahan surat tanda pembayaran pajak daerah dan cinderamata kepada owner Henry Ngo dan Executive Director Andy Xie. Setelah itu, bupati didampingi Executive Director Andy Xie melakukan pemotongan pita menandakan resort itu telah dibuka. Kemudian, para tamu menikmati makanan siang di Rica Rica Restaurant yang letaknya di bibir pantai. (rm/btp)

Kadis Pendidikan Kepri

Bantuan Mahasiswa Kurang Mampu Senin di Salurkan TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Arifin Nasir mengatakan dana bantuan belajar mahasiswa kurang mampu dan kemitraan Kepri yang batal disalurkan pada tahun 2017 akan segera disalurkan. “Dalam waktu dekat ini, bantuan tersebut akan disalurkan kepada 956 orang mahasiswa di Kepri dengan besaran Rp 2 juta per orang untuk jenjang pendidikan D3 dan S1, kemudian Rp 4 juta bagi mahasiswa kurang mampu S2 dan S3,” ujar Arifin, Sabtu (10/2/ 2018). Jumlah total mahasiswa kurang mampu penerima sekitar 956 orang, termasuk data penerima 2017 yang sebelumnya dananya batal disalurkan,” tambahnya. Sebagai mana diketahui, Alokasi dana Bantuan hibah Pendidikan Mahasiswa kurang mampu dialokasikan pemerin-

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepri

Drs. Arifin Nasir tah Rp 2 miliar di pos anggaran DIPA-BPPKAD Kepri. Selain itu juga mengalokasikan Rp 4 miliar dana bantuan bagi mahasiswa berprestasi di BPPKAD melalui Kerjasama Kemitraan Provinsi Kepri dengan 11 Perguruan Tinggi di Indonesia. “Pagu dana Post Bantuan di APBD 2018 total seluruhnya Rp 6 miliar. Rincianya Rp 4 miliar untuk dana Bantuan Pendidikan Kemitraan pemerintah

dengan 11 Universitas dan Rp 2 miliar dana untuk mahasiswa kurang mampu,” jelasnya. Ia menambahkan, batalnya penyaluran alokasi dana bantuan belajar pada tahun 2017 karena memang menyalahi aturan hukum. Hingga mahasiswa yang mengajukan 2017 bantuanya baru dapat dicairkan 2018. “Yang penerima 2017 dibayarkan melalui alokasi dana APBD 2018. Isyaallah akan dibayarkan Senin mendatang, melalui pendistribusian dana DPPKAD ke Bank Bukopin,” ujar Arifin. Arifin juga mengatakan pendaftaran dan verifikasinya mahasiswa penerima bantuan belajar itu oleh Disdik sudah selesai. Saat ini, follow-up nya tinggal di BPPKAD dan Bank Bukopin, karena post alokasi anggaran dana hibahnya Bantuan Belajar dan Kemitraan itu berada di BPPKAD Kepri. (rm/ san)


CMYK

15

GALERI FOTO

Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Wakil Bupati dan Komandan Korem 031 Brigjen TNI Edi Nasution

Panen Raya di Topang, Kecamatan Rangsang WAKIL Bupati Kepulauan Meranti Drs H. Said Hasyim bersama Komandan Korem 031 Brigjen TNI Edi Nasution melakukan panen Raya di Desa Topang, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Panen raya itu dihadiri oleh ketua DPRD H. Fauzi Hasan, Kepala Dinas Perkebunan Ir. Prasetyo, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jaka Insita MP, perwakilan Kementrian Pertanian RI, Kepala Bagian Humas Helfandi, Kabag Kesra Husni Gamal, Kabag Kominfo Syaiful Ikram, Tokoh agama, dan Kabag Ops Polres Meranti. Said Hasyim selaku Wakil Bupati Meranti menyampaikan bahwa untuk cetak sawah terluas itu di Riau Kabupaten Kepulauan Meranti lebih kurang 1.400 hektar, tahap pertama lebih dari 800 hektar , di tahun ini kemungkinan akan meningkat menjadi 1.200 hektar, dari total sawah yang ada di kabupaten kepulauan meranti nini lebih kurang 7000 hektar, Banyak lahan-lahan yang besar di daerah Kabupaten Kepulaua Meranti ini, seperti di Kecamatan Rangsang Barat, Rangsang Pesisir, Keca-

matan Tebing Tinggi, Kecamatan Rangsang, Pulau Merbau dan Tasik Putri Puyu. Menurutnya ketersediaan pangan sebaagai kebutuhan dasar di suatu daerah yang harus di penuhi, mengingat jumlah penduduk di Kabupaten Kepulauan Meranti ini semakin meningkat, dan kebutuhan pasti akan meningkat tentunya. Dalam sambutan Edy Nasution juga menyampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya cetak sawah sebesar lebih kurang 1.400 hektar yang ditargetkan, telah terlealisasi 100 persen sehingga akan menjadi cetak sawah terluas di indonesia khususnya di Kabupaten Kepulauan Kepulauan Meranti. “Melihat terbentangnya cetak sawah di Topang ini untuk kedepannya akan lebih maju, Isnyaallah seperti di daerah lainya,� ujar Edy Nasution Dalam rangka meningkatkan SDA (sumber daya alam) Edy Nasution mengajak masarakat terutama untuk anak-anak muda untuk menimba ilmu, biar kelak selamat di dunia dan akhirat.(ist)

WAKIL Bupati Kepulauan Meranti Drs H. Said Hasyim bersama Komandan Korem 031 Brigjen TNI Edi Nasution melakukan panen Raya di Desa Topang, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti

WAKIL Bupati Kepulauan Meranti Drs H. Said Hasyim bersama Komandan Korem 031 Brigjen TNI Edi Nasution melakukan panen Raya di Desa Topang, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti WAKIL Bupati Kepulauan Meranti Drs H. Said Hasyim bersama Komandan Korem 031 Brigjen TNI Edi Nasution melakukan panen Raya di Desa Topang

DANREM 031/Wirabima Brigjend TNI Edy Nasution didampingi Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Rangsang.

WAKIL Bupati Kepulauan Meranti Drs H. Said Hasyim berfoto bersama

DANREM 031/WB Brigjen TNI Edi Afrizal Natar Nasution (kanan) bersama Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim (dua kanan), Ketua DPRD Meranti H Fauzy Hasan dan Forkopimda melakukan uji coba penanaman padi varietas Inpari 34, dalam salah satu rangkaian panen raya di Desa Topang, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti

WAKIL Bupati Kepulauan Meranti Drs H. Said Hasyim bersama Komandan Korem 031 Brigjen TNI Edi Nasution


CMYK

RAKYAT MEDIA

Selasa, 13- 20 Februari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

16

Gubernur Kepri Grogi

KPK Datang ke Kantor Gubernur GUBERNUR Provinsi Kepri Nurdin Basirun salam komando bersama Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian

Gubernur Kepri Nurdin Basirun Sambut Kapolri BATAM, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menyambut kedatangan Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian di Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (9/2) kemarin. Kepada Kapolri, Nurdin mengungkapkan hingga kini Kepri dalam kondisi aman dan kondusif. Koordinasi dan komunikasi seluruh instansi, terus dilakukan di Negeri Segantang Lada ini. Tito Karnavian tiba di Batam sekitar pukul 14.00 seteleah menghadiri Puncak Hari Pers Nasional di Danau Cimpago, Padang yang dihadiri Presiden Joko Widodo. Sebelum menuju Batam, Tito terlebih dahulu menunaikan shalat Jumat di Masjid Darussalam, sekitar 500 meter dari Minangkabau Internasional Airport. Tito datang bersama Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur. “Dukungan masyarakat juga sangat penting untuk mewujudkan kondusifnya Kepri,” kata Nurdin. Saat menyambut Kapolri Tito dan Asman, tampak hadir Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Kapolda Kepri Irjen Pol. Didid Widjanardi, Kajati Kepri Yunan Harjaka, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma TNI R. Eko Suyatno, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlanud RHF Kolonel Pnb M. Dadan Gunawan, Kabinda Kepri Brigjen Pol. Suharyono. Hadir juga Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol. Richard Nainggolan, Walikota Batam H. Muhammad Rudi, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Kapolresta Barelang Kombes Pol. Hengki, Dandim 0316/Batam Letkol Inf. Edy Widyanto. Usai menyambut Kapolri, Nurdin men-

yampaikan, bahwa dia selalu mengajak masyarakat bersama-sama untuk membuat Kepri selalu aman dan nyaman. Kenyamanan ini sangat penting untuk menarik banyak hal, seperti investasi dan wisatawan. “Investasi dan pariwisata menjadi salah satu penggerak ekonomi Kepri. Kita harus bersama-sama menyambutnya dengan membuat Kepri terus kondusif,” kata Nurdin. Pada kesempatan itu, Nurdin kembali mengajak Kapolri berkunjung ke Tanjungpinang. Kunjungan Mendadak Dengan pengawalan khusus aparat kepolisian, Tito keluar dari Bandara Hang Nadim, lansung menuju Polresta Barelang, yang menggunakan mobil Leksus warna hitam bernopol BP 87 dan memakai kemeja putih berjas hitam. Kapolri tiba di Mapolres Barelang pukul 15.30 WIB hingga pukul 17.30 WIB. Pantauan di lokasi, sampainya di Mapolresta Jenderal bintang empat itu langsung disambut Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki beserta jajarannya dengan sigap dan penuh hormat. Kemudian, Kapolri bergegas menaiki lantai 2 Mapolresta dan masuk keruangan Kapolresta. Ternyata dalam ruangan Kapolresta itu sudah menunggu Ustadz Abdul Somad (UAS), serta rombongan, dan jajaran Ketua Forum Pembela Islam (FPI). “Maaf bang, kita minta tolong jangan ada yang masuk dan mendekat dulu ke lobi Mapolresta. Karena, ini kunjungan dan pertemuan tertutup Bapak Kapolri dengan tokoh agama. Sehingga, tidak ada yang boleh mendekat serta mengambil gambar,” ungkap salah seorang anggota Polresta Barelang. (rm/hk)

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA- Belum lama iniKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kunjungi Kantor Gubernur Provinsi Kepri. Sesuai jadwal yang diterbitkan Biro Humas Protokol dan Penghubung Pemprov Kepri, kedatangan KPK berkaitan dengan Rakor Program Terintegrasi Pemberantasan Korupsi. “Rakor Program Terintegrasi Pemberantasan Korupsi bersama KPK RI di Rupatama lantai 4 Kantor Gubernur. Hadir Gubernur dan Sekdaprov,” ungkap Zulkifli, Kabag Humas dan Dokumentasi, kepada wartawan di kantor Gubernur Kepri. Kedatangan KPK tersebut membuat suasana lantai 4 Kantor Gubernur Kepri sedikit berubah dari biasanya. Sejumlah kepala bidang, kepala bagian dan staf sudah berkumpul di depan Rupatama. Mereka masing-masing membawa berkas di tangan. “Kami siap-siap saja. Kalau ada data yang kurang kami siap serahkan,” kata Deri Noverlian, Kasi Infrastruktur dan Teknologi pada Diskominfo Kepri. Sedikit agak meninggi suara Gubernur Kepri Nurdin Basirun dihadapan Kepala Sa-

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) datang ke Kantor Gubernur Kepri di Pulau Dompak Tanjungpinang.

tuan Tugas III Koordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK RI, Adlinsyah Malik Nasution Insiden tersebut terjadi di depan lift lantai empat Kantor Gubernur Kepri. Sebelumnya Nurdin bertemu dengan Adlinsyah dan semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang kerjanya. Dia kemudian keluar dari ruang kerja bersama Adlinsyah dan rombongan. Ketika tiba di lobi depan ruang kerja Gubernur Kepri, sejumlah wartawan langsung meminta waktu untuk mewawancarai Adlinsyah. Dia men-

jelaskan bahwa KPK menggelar rapat untuk membahas sinkronisasi program pencegahan korupsi dengan Pemprov Kepri. Pejabat KPK itu meladeni sesi wawancara dengan wartawan sekitar lima menit. Saat wartawan menanyakan lalu bagaimana tanggapan Pak Gubernur. Gubernur Kepri belum mau menjawab pertanyaan wartawan tersebut. “Tunggu kita antar tamu dulu,” ujar Nurdin sambil berjalan berdampingan dengan Adlinsyah menuju lift. Kedatangan pejabat KPK dan rombongannya ini membuat pemandangan di lantai

empat agak berbeda. Puluhan pejabat eselon III dan IV berkumpul di lobi ruang kerja Gubernur Kepri. Mereka memegang berkas di tangan masingmasing. Pemandangan tersebut tidak sama seperti biasanya ketika gubernur Kepri menggelar rapat dengan kepala OPD pada setiap Senin pagi. Seorang wartawan lalu menyeletuk tentang kehadiran puluhan pejabat eselon III dan IV ini kepada Adlinsyah.”Karena kehadiran bapak, para pegawai ini berkumpul di sini,” ujar awak media tersebut seraya menunjuk para pejabat yang berdiri bak patung. Nurdin yang mendengar celetukan itu langsung menanggapinya dengan suara meninggi. “Inilah manusia tak bagus. Tak usah seuzon,” ucap Nurdin sambil menunjuk ke wartawan tersebut. Raut wajah Gubernur Kepri itu pun berubah total. Dia menunjukkan wajah serius usai mengantar Adlinsyah di depan lift. Dia kemudian berjalan menuju ruang kerjanya tanpamelayani permintaan wawancara dari belasan wartawan yang berjalan membuntutinya. (rm/trb)

Nurdin : Pembangunan SDM dan Infrastruktur Harus Fokus TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA- Gubernur Provinsi Kepri H Nurdin Basirun kembali menegaskan, pembangunan sumberdaya manusia dan infrastruktur harus semakin fokus. Penyediaan infrastruktur pendidikan, kesehatan dan kebutuhan dasar terus dilakukan. Pembangunan infrastruktur

yang membutuhkan dana besar seperti pembangunan jalan, jembatan maupun pelabuhan serta taman-taman harus tepat dan mengena. “Pembangunan seperti ini langsung menyentuh masyarakat dan tampak oleh masyarakat, itulah pembangunan yang hebat.Akan tidak tampak manfaat dan kehadiran pemerintah dalam masyarakat jika anggaran ini hanya kita gunakan untuk kegiatan yang bersifat rutin dan ini jangan berulang setiap tahun,” kata Nurdin di hadapan seluruh OPD saat evaluasi mingguan di Ruang Kerja Gubernur, Dompak Tanjungpinang, Senin (12/2) kemarin. Hadir dalam rapat evaluasi itu Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Asisten Ekonomi Pembangunan H Syamsul Bahrum, Asisten Asministrasi Umum Muhammad Hasbi, Kepala Barenlitbang Naharuddin dan para Kepala OPD.Nurdin terus mengingatkan tiap OPD agar memanfaatkan dan membelanjakan secara optimal dana APBD. Dana itu harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengurangi kemiskinan di daerah. Uang itu harus sampai ke rakyat atau tidak, menimbulkan kesejahteraan rakyat atau tidak, ekonomi bertumbuh atau tidak, jangan sampai malah kemiskinan semakin bertambah. Jangan sampai anggaran kegiatan rutinitas kita lebih besar dibandingkan dengan anggaran pembangunan yang menyentuh langsung ke masyarakat, kata Nurdin. Nurdin pada kesempatan ini juga mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah yang segera membentuk Satgas Percepatan Pembangunan di Daerah yang bukan hanya untuk tingat Provinsi namun juga telah terben-

GUBERNUR Kepri bersama OPD rapat evaluasi mingguan

tuk di Kabupaten/Kota yang ada di Kepri. Dalam arahannya Nurdin memerintahkan Satgas ini harus bekerja cepat dan konkrit untuk menyelesaikan sejumlah kendala dan hambatan yang mengakibatkan lambatnya proses investasi di Kepri. Kalau perlu satgas ini juga melakukan evaluasi terhadap perda-perda yang telah keluar sebelumnya.Jika ada yang menghambat investasi maka diusulkan untuk dihapuskan saja. “Segera surati Kementerian terkait beberapa Kawasan Ekonomi Khusus karena potensinya sangat besar.Telah banyak investor yang menanyakan dan berminat menanamkan invetasinya di sejumlah kawasan, namun karena belum ada kejelasan status pulau ini maka kita belum bisa menjanjikan apaapa.Peluang ini harus cepat kita tangkap, jangan sampai lewat begitu saja,” kata Nurdin. Selain keberadaan satgas yang tugasnya untuk memudahkan Investasi di Kepri, Nurdin juga sangat berharap keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), seperti BUP dan PT. Pembangunan Kepri, agar juga ikut berkontribusi meningkatkan PAD Provinsi Kepri serta mendorong akselerasi pembangunan di Kepri. “Jangan sampai kejadian-

nya berulang, BUMD ini hanya terus menghabiskan anggaran daerah tanpa berkontribusi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” harap Nurdin. Sekretaris Daerah Arif Fadillah dalam laporannya mengatakan bahwa berdasarkan data rapat minggu lalu masih ada 6 OPD yang belum balance untuk segera menginput ke SIRUP. Dari 246 paket di SIRUP, 55 paket sudah masuk ke ULP dengan rincian yaitu 6 paket sudah kontrak, 9 paket masa sanggah 23 paket sedang proses,17 paket belum tayang. “Bagi OPD yang memiliki kegiatan strategis untuk segera menyampaikan paket-paket strategis ke ULP untuk diproses lelang” perintah Arif. Arif juga meminta agar seluruh OPD menindaklanjuti sasaran rencana aksi sesuai target dan waktu yang telah di sepakati dgn KPK. Diharapkan ada program tambahan khusus untuk sektorsektor strategis seperti ESDM, Pendapatan, Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan. Dalam hal ini keunikan masing-masing sektor akan didorong menjadi prioritas untuk dimasukkan dalam rencana aksi tambahan seperti pemanfaatan potensi alur laut, dan lain-lain.”Masingmasing OPD agar mencermati dan menindaklanjuti direktif KPK,” pinta Arif. (rm/trb)

Pasien Keluhkan Buruknya Layanan RSUD Tanjunguban BATAM, RAKYAT MEDIA-Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjunguban Provinsi Kepri kembali dikeluhkan. Pasannya pasien bernama Wati,30, mengeluhkan sakit di dinding perut akibat infeksi usai menjalani operasi melahirkan di rumah sakit itu. Akibatnya, dinding perut wati berlubang sekitar tiga centimeter. Suami pasien Toni menuturkan, kejadian itu bermula ketika istrinya melahirkan melalui proses sesar pada tanggal 30 Januari tahun lalu. Usai melahirkan, istrinya dirawat inap selama tiga hari. Selama dirawat, pihak rumah sakit tidak sekalipun memeriksa luka bekas operasi, apalagi untuk menganti perban. Hingga kami pulang tangal 1 Februari 2018 kami hanya diminta kontrol pasca operasi pada tanggal 8 Februari,” katanya ditemui di Puskesmas Mentigi Tanjunguban, Minggu (11/2) kemarin.

Namun, sebelum tanggal 8 Februari, istrinya sudah mengeluh sakit di bagian perut. Saat dilihat, ternyata di dinding perut istrinya sudah basah dan menimbulkan bau dan berlubang. Saat itu, ia kemudian membawa istrinya ke Puskesmas Mentigi, Tanjunguban. “Karena yang operasi pihak rumah sakit, jadi kami dianjurkan ke rumah sakit,” katanya. Setibanya di rumah sakit, isterinya diminta dirawat inap agar pada hari berikutnya bisa ditangani.”Namun saya sudah kecewa sekali dengan pelayanan rumah sakit, jadi saya tak mau istri saya dirawat di rumah sakit itu lagi. Saya memilih lukanya dibersihkan saja di puskesmas, saya berencana membawanya ke rumah sakit di Tanjungpinang,” kesalnya. Pada kesempatkan itu ia juga mengeluhkan banyaknya nyamuk di rumah sakit tersebut. Setelah sang

buah hatinya lahir, ia pernah melaporkannya kepada perawat. Tapi, perawat yang berjaga malah memberikan obat pengusir nyamuk. “Saya mau dikasih baygon untuk mengusir nyamuk. Coba bayangkan, di situ ada bayi malah mau disemprotkan baygon,” katanya kesal. Humas RSUD Tanjunguban, Iranti mengakui jika pelayanan di rumah sakitnya bekerja masih kurang. Namun, untuk masalah ini, pihaknya menawarkan agar pasien dirawat inap kembali. “Jika tak mau dirawat inap, kami sudah menawarkan setiap hari dibersihkan di perutnya tanpa harus bayar lagi atau antre. Datang saja ke rumah sakit, kami akan langsung melayani,” jelasnya. Soal tidak digantinya perban, menurut Iranti, karena pascaoperasi pihak rumah sakit melihat lukanya kering sehingga tidak perlu diganti. (rm/btp)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 228 by RAKYAT MEDIA - Issuu