Skip to main content

Edisi 227

Page 1

CMYK

Gara gara Berita Calo Marak di Disdukcapil, Oknum Kepala Dinas Disdukcapil Kepanasan Penanggung Jawab Mawardi, Jumat, Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri SH

Baca Hal 9

KORAN UMUM 02 - 08 Februari 2018, MINGGU I

Jumat, 02 - 08 Februari 2018, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri

Media Ini Sudah Lolos Verifikasi Administrasi di Dewan Pers

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Edisi : # 227 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Polresta Barelang Bekuk Buronan Kasus Korupsi GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun

PEMPROV KEPRI AKAN LAKUKAN PEMUTIHAN DENDA PAJAK BERMOTOR TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIAKesadaran masyarakat Kepri untuk taat membayar pajak masih relatif kurang. Karena itu, pemerintah provinsi mengambil sejumlah kebijakan yang mendorong masyarakat untuk taat pajak. Kebijakan tersebut akan diberlakukan pada 2018 ini. Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan satu kebijakan yang bakal ditempuh adalah melakukan pemutihan Bersambung ke Hal 2

BATAM, RAKYAT MEDIA-Polresta Barelang Selasa (30/1/2018) membekuk seorang buronan kasus korupsi di Bandar Lampung. Tersangka berinisial LW (65) terlibat kasus korupsi pembangunan pabrik es milik Departemen Kelautan dan Perikanan di Bandar Lampung. Selama tersangka LW masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Tinggi Lampung. Pelaku LW dibekuk saat berada di restoran cepat saji J CO Nagoya Hill Mall, Lubuk Baja.Setelah mendapatkan informasi dan dilakukan pe-

ngembangan ternyata benar LW berada di restoran cepat saji J CO Nagoya Hill Mall. Dari pengakuan LW, ia baru pertama kali datang ke Batam pada tanggal Minggu (28//2018) lalu seorang diri untuk berobat ke Penang Malaysia. Kemudian menghubungi menantunya bertemu di rumah makan Acia Ikan Bakar Lubuk Baja untuk membahas perihal pembuatan Paspor LW dengan mempersiapkan dana berkisar belasan juta hingga puluhan juta rupiah untuk pembuatan paspor tersebut.LW mengaku bahwa dirinya

Layak Jadi Aktris Mahal JAKARTA, RAKYAT MEDIAKalau menyebut nama salah satu bintang sinetron sukses Indonesia, maka salah satu yang wajib untuk disebut adalah Nikita Willy. Di usianya yang sekarang belum genap 24 tahun, wanita yang biasa disebut sebagai Niki ini sudah menjadi salah satu bintang sinetron termahal. Sayangnya segenap prestasi Niki ini sedikit tertutupi dengan pemberitaan seputar kisah cintanya dengan sejumlah pria. Tidak ada yang salah dengan pacaran, tapi hanya saja sayangnya gara-gara hubungannya dengan sejumlah pria ganteng seperti Bara Tampubolon, Diego Michiels, Duran Valentino, Tutde dan lain-lain; karir cemerlang Niki jadi jarang diketahui publik.

Bersambung ke Hal 2

TERSANGKA koruptor LW tangan digari

Tender Sarat KKN, Kerjaan Asal Jadi

ANGGARAN HPN 2018 DI PADANG CAPAI RP25 M

Nikita Willy

Bersambung ke Hal 2

Pelaksanaan Proyek Dinas Perkim Kota Batam Tahun 2017

KEPALA Biro Humas Pemrov Sumbar Jasman Rizal

PADANG, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melakukan rasionalisasi terhadap anggaran pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di daerah itu hingga dari awalnya diperkirakan mencapai Rp25 miliar, menjadi sekitar Rp23 miliar. “Rasionalisasi dilakukan sesuai prinsip efisiensi anggaran.Sisa anggaran itu dimanfaatkan untuk program layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur,” kata Kepala Biro Humas Sumbar, Jasman di Padang, Kamis. Ia menyebutkan itu terkait persiapan pelaksanaan HPN di Sumbar 2018 yang dimulai dengan kegiatan Pra pada September-Desember 2017 dan kegiatan puncak pada 1-9 Februari 2018. Anggaran sebesar Rp23 miliar itu

tidak bersalah sehingga tidak memenuhi surat panggilan tersangka dari Kejaksaan Bandar Lampung dan hingga saat ini LW tidak tahu menjadi DPO. “Terduga DPO ini mengaku tidak tahu jika dicari dan dia merasa tidak bersalah sehingga tidak memenuhi surat panggilan tersangka dari Kejaksaan Bandar Lampung.” jelas Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki S.Ik., M.H. Dalam pemeriksaan selanjutnya,

KEPALA Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Herman Rozie

BATAM, RAKYAT MEDIA-Aroma adanya permainan kongkalikong terkait pelaksanaan proyek pada tahun 2017 di Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam bakal menguap. Pasalnya, instansi yang dipimpin Herman Rozie sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam belakangan ini kerap menjadi sorotan publik. Betapa tidak, sedikitnya ada 73 paket kegiatan pelaksanaan proyek pembangunan jalan semenisasi/Paving blok di komplek perumahan penduduk senilai Rp28 miliar lebih yang tersebar di setiap kelurahan di 12 Kecamatan Kota Batam baik proyek yang dilaksanakan melalui proses lelang maupun penunjukan langsung (PL) dengan dana bersumber dari anggaran APBD Kota Batam tahun 2017 diduga kuat sarat penyimpangan dan terindikasi Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).. Informasi yang diterima media ini dari sumber di internal Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam mengungkap-

COTOH proyek jalan semenisasi di Perum Ditpam Baloi yang ditangani AG

kan, dugaan adanya permainan dan kongkalikong antara oknum Dinas perumahan rakyat, permukiman dan pertamanandengan kontraktor pemenang lelang untuk mencari keuntungan pribadi dan memperkaya diri sudah menjadi rahasia umum. Dimanadalam pelaksaanaan proses lelang paket proyek, selaindugaan kongkalikong antara panitia lelang dan kontraktor tertentu yang menjadi sorotan publik. Informasi yang berkembang dila-

Ribuan Buruh Demo Kantor Walikota Batam BATAM, RAKYAT MEDIA-Sedikitnya ribuan orang buruh yang mengatasnamakan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam, melakukan unjuk rasa di depan Gedung Walikota Batam, pada Kamis (1/2/2018). FSPMI mengklaim, akan mengerahkan 5 sampai 10 ribu buruh dalam aksi tersebut, kata Suprapto selaku Ketua garda Metal, kepada wartawan Rabu (31/1/2018) malam. Dalam aksi demo damai kali tersebut, beberapa tuntutan akan di sampaikan kepada pemerintah, Pertama, massa menuntut Bersambung ke Hal 2

BURUH yang akan melakukan aksi demo berkumpul di satu titik

8 Provinsi Ikut Konferensi Pemerintah Daerah Kepulauan di Batam BATAM, RAKYAT MEDIA-Delapan Provinsi menghadiri Konferensi Pemerintah Daerah Kepulauan, yang berlangsung di lantai dua Harbour Bay, Batam, Senin (29/1/2018) lalu.Delapan Provinsi itu masing-masing Provinsi Kepri, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Bangka Belitung (Babel), Sulawesi Utara (Sulut) dan Sulawesi teng-

gara (Sulteng). Selain delapan provinsi Kepulauan, konferensi ini juga dihadiri DPR RI, DPD RI, Kemenko Maritim, Kementeri Dalam Negeri dan kementerian lembaga lainnya. Dalam konfrensi itu akan dibahas percepatan pembangunan di provinsiprovinsi kepulauan akan meningkatkan Bersambung ke Hal 2

pangan, kontraktor yang memenangkan tender proyek di instansi ini disebut sebut wajib menyetorkan uangfee dimuka10 hingga 15 persen dari nilai proyek. Selain itu, kontraktor yang mendapat proyek juga kontraktor yang punya hubungan dekat dengan oknum Kabid berinisial AG.” Umumnya kontraktor pemenang tender punya hubungan baik dengan salah seorang oknum Kabid beri Bersambung ke Hal 2

Kapolda Kepri Kunjungi Markas Marinir di Setokok BATAM, RAKYAT MEDIA-Kapolda Kepri Irjen Pol Drs Didid Widjanardi beserta para pejabat utama Polda Kepri berkunjung ke markas prajurit Marinir Ksatrian Batalyon Infanteri-10 Marinir/SBY Batam, Rabu (31/1/2018).Rombongan Kapolda disambut hangat Danyonif-10 Mar/SBY Letkol Mar Rino Rianto didampingi Wadanyonif-10 Mar/SBY Mayor A. Haris M beserta jajaran petinggi serta Prajurit Marinir. Kunjungan Kapolda beserta jajaran langsung mendapat ucapan selamat datang Bapak Kapolda dan yel-yel khas Bersambung ke Hal 2

KAPOLDA Kepri Irjen Pol Drs Didid Widjanardi didampingi Danyon Marinir Letkol Mar Rino Rianto


CMYK

SAMBUNGAN

Jumat, 02 - 08 Februari 2018, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Layak Jadi Berikut ini adalah sederet prestasi Niki yang patut diberi apresiasi dan menjadi inspirasi bintang-bintang muda yang ingin berkarir di dunia hiburan, khusunya sinetron Indonesia.Niki memulai karirnya di dunia hiburan saat usianya belum genap sepuluh tahun.Dia muncul di sejumlah iklan dan sinetron.Sinetronnya yang cukup dikenal kala itu adalah Ratu Malu dan Jenderal Kancil, Si Cecep, dan Habibih dan Habibah. Sinetron tersebut cukup populer di zamannya. Hanya perlu waktu singkat, Niki bertranformasi menjadi bintang remaja di tahun 2007 lewat sinetron Roman Picisan. Saat itu Niki yang masih berusia 13 tahun berpasangan dengan Evan Sanders yang sudah 26 tahun.Walau begitu sinetron sukses dan Niki pun menjelma menjadi bintang sinetron muda favorit. Sejak itu pula, karir Niki semakin melesat.Sinetron yang dibintanginya hampir selalu mendapat rating bagus, seperti Safa dan Marwah. Puncak popularitasnya terjadi saat Niki membintangi Nikita dan dilanjut dengan Putri Yang Ditukar.Rasanya tak ada ibuibu atau keluarga yang tidak melihat sinetron tersebut saat masih tayang. Bukan cuma di sinetron saja, Niki juga berakting di beberapa judul film, meskipun popularitasnya tidak sebesar saat main di layar kaca. Judul film Niki yang sempat terkenal di kalangan remaja adalah BESTFRIEND? dan MBA. 2. Banyak Penghargaan Meski berusia muda, Niki punya akting yang bagus.Dia selalu bisa membuat penonton larut dalam aktingnya, apalagi kalau sudah menitikkan air mata.Niki juga hebat dalam membentuk chemis-

Sambungan Hal. 1 try dengan lawan main yang berusia jauh lebih tua darinya. Mulai dari Evan Sanders, Dude Harlino, sampai Rezky Aditya. Lewat perannya di Safa dan Marwah, Niki pernah dapat nominasi Pemeran Utama Wanita Terpuji (sama dengan aktris utama terbaik) di ajang Festival Film Bandung 2010. Meski gagal menang, tapi ini menjadi bukti kalau Niki bukan cuma sekedar aktris yang jual tampang saja. Kalau untuk penghargaan Aktris Terfavorit, jangan ditanya, dia sudah sering mendapatkannya. Di Panasonic Awards yang pemenangnya diambil dari vote masyarakat, Niki dapat tiga kali pada tahun 2010, 2011 2012, serta sering menjadi nominator. Di ajang Indonesia Kids Choice Awards yang dipilih anak-anak, Niki dua kali menang Aktris Wanita Terfavorit di tahun 2011 dan 2012. Tahun 2014, Niki menjadi salah satu wanita tercantik versi majalah High End. Dia bersanding dengan wanitawanita cantik berprestasi lainnya dari berbagai profesi dan usia seperti Christine Hakim, Raisa, Kimmy Jayanti, hingga Karina Soekarno. 3. Aktris Termahal dan Sayang Keluarga Salah satu kesuksesan seorang aktris sinetron itu bisa dilihat dari bayaran mereka. Produser akan berani membayar mahal kalau aktris tersebut jadi jaminan rating sinetron bakal tinggi. Dan itulah Nikita Willy.Tahun 2015 lalu, menurut swa.co.id, pengamat dunia hiburan memperkirakan Nikita memiliki honor Rp 40-45 juta untuk setiap episode yang ia bintangi pada saat itu. Dua tahun kemudian, sebuah akun YouTube yang mengaku dapat bocoran dari orang-orang dunia hiburan, bayaran Niki

Ribuan Buruh agar Upah Minimum Sektoral (UMS) Kota Batam tahun 2018, segera diberlakukan oleh Pemerintah Kota Batam. Kedua, massa meminta agar Pemerintah Kota Batam ikut andil dalam mengawasi kenaikan harga pokok rumah tangga yang akhir-akhir ini di anggap makin membuat rakyat kecil menjerit. Ketiga, massa menuntut agar kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15 persen yang ditetapkan Gubernur Kepri ditarik kembali. Suprapto mengatakan,

Sambungan Hal. 1

UMS tahun 2018 untuk sektor galangan kapal, sektor industri, dan tekstil, sudah memasuki bulan kedua namun belum ada tanda-tanda akan diberlakukian. Padahal secara berkeadilan, antara UMK dan UMS harus berbeda. Dikatakannya, dalam orasi damai besok pagi, semua kebutuhan sudah dipersiapkan dengan matang, dan massa akan berkumpul di beberapa titik sebelum berangkat. Baru setelah itu mereka

Polresta Barelang Polisi juga menemukan dokumen yang telah dimiliki LW antara lain KTP, Foto Copy KK, Akte lahir, Surat Kewarga Negaraan dan Paspor an. Tian Liong yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Jakarta yang tersimpan di kamar nomor 510 Hotel Aston Pelita Lubuk Baja tempatnya menginap. Barang bukti yang diamankan kepolisian saat ini yaitu 1 unit Handphone merk Oppo

warna Gold, 1 unit Handphone merk Samsung duos warna hitam, dan 1 buah dokumen Paspor RI. Saat ini, LW harus berurusan dengan kepolisian dan diamankan di Polresta Barelang guna pemeriksaan lebih lanjut karena terjerat masalah penjualan mesin pembuat es rakitan kepada kontraktor CV. Jupiter yang merupakan pemenang tender pembangunan Pabrik Es

Anggaran HPN tidak terpusat pada satu instansi, tetapi tersebar pada masingmasing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintahan Sumbar. “Masing-masing mengajukan anggaran untuk kegiatan pendukung HPN.Anggaran itu diakumulasikan dengan anggaran pada panitia HPN hingga menjadi sekitar Rp23 miliar,” jelas dia. Anggaran sebesar itu merupakan bukti keseriusan Pemprov Sumbar dalam menggelar HPN 2018.Ia mengharapkan pelaksanaan yang mengusung tema pariwisata itu, bisa terlaksana dengan sukses dan lancar dan memberikan manfaat untuk daerah.Sementara itu terkait kegiatan Pra HPN yang terkesan tidak bergaung, hingga belum tersosialisasi dengan

akan melakukan long march menuju Gedung Walikota Batam.”Titik kumpul kita di Batuampar, Tanjunguncang, dan Mukakuning,” ujar Suprapto. Suprapto menambahkan, mereka tidak akan bubar sebelum tuntutan mendapat lampu hijau yang berpihak kepada masyarakat dari Pemerintah Kota Batam. “Kita akan damai, cuma kita meminta agar tuntutan-tuntutan kita dapat direalisasikan oleh Pemerintah. Itu saja,” katanya. (rm/ikh) Sambungan Hal. 1

milik pemerintah di Bandar Lampung dengan nilai kurang lebih Rp 900.000.0000. Polresta Barelang juga telah berkoordinasi dengan Kejari Kota Batam untuk menyerahkan tersangka LW kepada Kepolisian dan Kejari Bandar Lampung dan Kajari Kota Batam berterima kasih dengan pihak Polresta Barelang dalam penanganan dan kerja sama yang baik ini.(rm/md). Sambungan Hal. 1

baik pada masyarakat, Jasman mengatakan memang belum waktunya. Kemeriahan HPN akan mulai dirasakan pada minggu pertama Februari 2018, saat pekan HPN digelar dengan sejumlah kegiatan yang melibatkan banyak pihak atau massal.”HPN ini terbagi pada tiga periode waktu yaitu pra, pekan HPN dan puncak pelaksanaan.Saat ini sudah masuk pada pra HPN dengan kegiatan tersebar pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kabupaten/Kota,” tambah dia. Sosialisasi pelaksanaan juga dilakukan melalui spanduk, yang akan terus diperbanyak agar kemeriahan lebih terlihat dan kegiatan juga diketahui oleh masyarakat. Sementara untuk undan-

Kapolda Kepri Marinir dari seluruh para prajurit petarung Batalyon Infanteri-10 Marinir/SBY Batam. Pantauan media ini dilapangan, kunjungan juga meliputi safari tour di lingkup Ksatrian Batalyon lnfanteri-10 Marinir/SBY, pengecekan gelar pasukan, alutsista dan kendaraan tempur yang di miliki para prajurit petarung Batalyon Infanteri-10 Marinir/SBY, serta dengan semangat yang membara para prajurit petarung ini mempersembahkan atraksi bela diri militer Mix Matrial Art (MMA) khas Marinir, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Dalam kesempatan itu, Ka-

tiap episode mencapai Rp 75 juta.Sedangkan untuk kontrak iklan, setahun Niki bisa mendapat ratusan juta rupiah. Dengan uang sebanyak itu di usia semuda ini, Niki bukanlah sosok yang sombong. Uang yang dia punya juga dia pakai untuk berinvestasi di bidang properti.Bukan cuma itu saja, Niki juga sering mengajak keluarganya untuk liburan bersama ke luar negeri. Selain sebagai pesinetron yang baik, Niki juga bisa menyanyi.Salah satu lagunya yang disukai oleh pendengar musik Indonesia adalah Ku Tetap Menanti. Bahkan Niki pernah dua kali masuk nominasi Penyanyi Solo Wanita Terdahsyat di acara DahSyatnya Awards tahun 2012 dan 2013. Niki masih aktif merilis single hingga tahun 2016. Dia juga sempat berduet dengan aktor-aktor ganteng yang juga bisa menyanyi seperti Aliando Syarief dan Teuku Rassya. Lagu-lagu itu juga disukai oleh para penggemar. 5. Jadi Inspirasi Anak Muda Niki pernah cerita kepada wartawan kalau kesuksesannya sebagai aktris tidak didapat dengan instan. Dia juga merasakan bagaimana rasanya menunggu sampai sore, salah kostum, dan ditolak saat casting. Kini keberhasilan Niki ini menjadi inspirasi seorang bintang muda bernama Kayla Haryo, bintang serial OK JEK. Menurut Kemala, ibunda dari Kayla Haryo mengatakan, keinginan sang anak berkarir di dunia hiburan lantaran sering melihat akting Nikita Willy di televisi. Dari situlah, Kayla Haryo mulai ingin tampil di televisi.Itulah sosok Nikita Willy. Bukan cuma cantik, dia juga selebriti pekerja keras yang tak pernah lupa dengan asal-usulnya dan selalu humble. (rm/kapan lagi)

gan, menurut dia akan disebar pada Januari 2018. Namun belum menyertakan rangkaian kegiatan, terutama pada hari puncak.Hal itu dikarenakan acara puncak rencananya dihadiri presiden, sehingga rangkaian kegiatan harus menyesuaikan dengan jadwal presiden.Paling cepat rangkaian kegiatan itu baru diketahui satu minggu sebelum hari puncak. Jasman meminta semua pihak yang terlibat, aktif untuk ikut mensosialisasikan kegiatan HPN 2018.Sementara itu Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengingatkan rencana pelaksanaan kegiatan itu harus dimatangkan agar bisa berjalan sesuai rencana.”Semua harus berjalan baik, karena ini juga menyangkut nama baik daerah,” katanya.(rm/khaidir) Sambungan Hal. 1

polda Kepri Irjen Pol Drs Didid Widjanardi menyampaikan rasa bangganya atas apa yang ditunjukan para prajurit kepadanya dan rombongan. Baginya itu adalah kehormatan bisa menyaksikan atraksi bela diri yang luar biasa. “Untuk itu saya tanamkan kebanggaan itu di hati saya dan saya akan menjaganya dan akan selalu saya ingat kebanggaan para prajurit sebagai Marinir, meski saya adalah seorang Polisi,” kata Didid. “Untuk itu Sinergitas antara TNI-Polri mutlak diperlukan sebagai pilar perekat Persatuan dan Kesatuan Bangsa serta sebagai garda terdepan dalam

mewujudkan terciptanya situasi dan kondisi pertahanan dan keamanan yang kondusif,” ujarnya. Danyonif-10 Mar/SBY Letkol Mar Rino Rianto, mengucapakan terima kasih kepada Kapolda Kepri atas kunjungan yang tak lain sebagai jalinan mempererat silaturahmi sesama penegak hukum di Republik Indonesia.”Ini adalah kali pertama Kapolda berkunjung di Ksatrian kami, setelah kurang lebih 4 tahun kami di sini. Kami dari unsur TNI-AL terutama dari Korps Marinir di Batam, akan selalu menjaga sinegritas dan soliditas TNI-POLRI,” katanya. (rm/msd)

2

Jokowi Hadiri Acara Puncak HPN 2018 di Padang JAKARTA, RAKYAT MEDIAAcara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2018 pada tanggal 8-9 Februari di Kota Padang, Sumatera Barat akan dihadiri Presiden Joko Widodo. Jokowi dijadwalkan berada di Kota Padang selama dua hari. Hal ini dijelaskan panitia HPN dari PWI Pusat, M. Ihsan kepada wartawan, di Jakarta. Sebelumnya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan sejumlah staf serta Ketua PWI Pusat Margiono dan panitia HPN pusat diterima Mensesneg Pratikno. Pertemuan mereka untuk mematangkan kunjungan Kepala Negara ke Padang. Ihsan mengatakan kehadiran Presiden di HPN Padang harus dimanfaatkan oleh daerah setempat untuk pembangunan. Dalam pertemuan itu, Mensesneg menyebutkan Presiden Jokowi ke Padang, selain

GUBERNUR Sumbar Irwan Praayetno didampingi Ketua PWI Pusat Margiono

menghadiri acara HPN, juga akan meninjau dan meresmikan beberapa proyek. Pratikno berpesan agar Pemprov Sumbar dan PWI menyiapkan acara sebaik-baiknya sehingga kehadiran Kepala Negara membawa manfaat bagi

rakyat. Jokowi sudah beberapa kali ke Sumbar dalam sejumlah rangkaian acara. Ketua PWI Sumbar Heranof dan Humas Pemprov Jasman menyebutkan persiapan penyamputan Presiden di Padang sudah rampung.”Kita

Tender Sarat nisial AG, semuayang ngatur soal proyek di dinas Perkimtan oknum AG, kalau Kadisnya tak paham soal proyek, bisa jadi dia terima bersih, semua pemborong berurusan dengan oknum AG,”ungkap sumber yang minta tidak disebutkan namanya dalam berita ini. Lebih lanjut sumber itu mengungkapkan, oknum AG sudah cukup lama menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid), sebelumnya ketika dinas tersebut masih dibawah dinas Tata Kota, oknum AG sudah menangani berbagai proyek. Maka tak heran, kontraktor yang mendapat proyek di Dinas perkimtan Kota Batam umumnya adalah pemborong yang sudah kenal dekat dengan oknum AG, meskipun kontraktor tersebut kinerjanya sangat jelek dan bobrok, kata sumber itu lagi selain isu KKN dan kongkalikong dalam pelaksanaan proyek pada tahun 2017 yang dialamatkan pada oknum AG, kualitas pekerjaan proyek dibawah pengawasan AG juga menjadi sorotan masyarakat. Terutama, kualitas matrial seperti besi beton yang dipakai kabarnya tidak sesuai ukuran, begitu juga kualitas campuran semen cor yang dipakai kabarnya dibawah standar lebih banyak pasir dari pada semen. Oleh sebab itu, banyak pekerjaan proyek pembangunan jalan/paving blok yang sudah selesai dikerjakan disejumlah lokasi belum satu tahun proyek tersebut selesai dikerjakan sudah hancur. Bahkan parahnya lagi, ada pembangunan jalan semen/paving blok kondisinya bergelombang dan tidak rata ini disebabkan karena pekerjaan kontraktor dilakukan asal jadi, ujar sumber itu. Informasi yang dihimpun

Sambungan Hal. 1

dilapangan mengungkapkan, pekerjaan proyek yang kondisinya dinilai asal jadi, tak hanya pada pelaksanaaan proyek tahun 2017 saja. Akan tetapi pelaksanaan proyek tahun 2016 yang ditangani oknum AG juga banyak yang bermasalah dan dikerjakan secara asal asalan alias amburadul,ungkap sumber Data diperoleh koran Rakyat Media menyebutkan, proyek yang dikerjakan asal jadi dan diduga kuat tidak sesuai spesifikasi teknik, disebut sebut pembangunan jalan/paving blok di Perumahan Cendana, Kelurahan Belian, senilai Rp350,035,000, jalan/paving blok Perumahan Air Mas Mandar Paradise, Bukit Tempayan senilai Rp360 juta, jalan semen/ paving blok Kelurahan Belian senilai Rp364 juta dan jalan semen/paving Kampung Belimbing, Kelurahan Sadai sebesar Rp535 juta. Pemenang tender ke empat proyek tersebut adalah CV Anugerah Sukses Abadi Selain itu,pembangunan jalan semen/paving blok Villa Muka Kuning Kecamatan Sagulung senilai Rp336 juta, pembangunan jalan semen/ paving blok Perumahan Citra Pendawa Kelurahan Buliang senilai Rp368 juta, pembangunan jalan semen/paving blok Perumahan Aku Tahu Sei panas, Kecamatan Batam Kota senilai Rp374 Juta dan pembangunan jalan semen/paving blok Kelurahan sei Pelunggut senilai Rp638 juta. Keempat proyek jalan ini datangani oleh kontraktor yang sama yakni CV Damar Asia. Dari 73 paket proyek pembangunan jalan semen/paving blok pada tahun 2017 lalu, diantaranya proyek pembangunan jalan semen/paving Pe-

rumahan Legenda Batam Kota senilai Rp332 Juta dikerjakan oleh CV Global Bbersaudara, jalan semen/paving Kel Sadai sebesar Rp709 Juta kontraktor CV Hadi Bersaudaraa, jalan Perumahan Mutiara Indah, Kel Bulang senilai Rp 273 Juta kontraktor pelaksan, jalan semen/ paving blok Sei Daun, Tanjung Uncang senilai Rp 243 Juta sebagai kontraktor CV Hepnata Chrisamindo. Kemudian pembangunan jalan semen/paving di Kelurahan Kabil senilai Rp 561 Juta, jalan Perumahan PGRI Sei Binti Kecamatan Sagulung senilai Rp 373 Juta, jalan semen/paving blok Windsor Kelurahan Lubuk Baja sebesar Rp 277 juta, jalan semen/paving blok Kelurahan Sei Lekop Kec Sagulung sebesar Rp Rp 250 juta. Ke empat proyek jalan tersebut ditangani kontraktor yang sama yakni CV Jatimas. Pembangunan jalan semen/ paving Perumahan Bidadari, Kelurahan Mangsang senilai Rp 496 juta dikerjakan oleh CV Hathan Mandiri Sejahtera, jalan semen/paving Bengkong Harapan senilai Rp 368 juta, jalan semen/paving Kavling Bida Kabil senilai Rp 388 juta dan jalan semen/paving blok Perumahan Purna Yuda Indah Kabil senilai Rp 234 juta. Kontraktor pelaksana ke tiga proyek tersebut CV Putra Asahan. Selanjutnya pembangunan jalan semen/paving blok Perumahan Griya Surya Kharisma senilai Rp 349 juta, jalan semen/ paving RT.03 Kelurahan Sagulung senilai Rp 352 juta, jalan semen/paving Perumahan Bukit Sakinah, Kelurahaan Buliang senilai Rp 464 juta dan jalan semen/paving Perumahan Anggrek Sari, Taman Baloi, Batam Kota senilai Rp 494 juta.

Pemprov Kepri terhadap tunggakan dan denda pajak kendaraan bermotor. ”Oh iya, nanti ada pemutihanpemutihan. Melalui ini, kami mengajak masyarakat untuk sadar membayar pajak. Toh pajak itu berguna bagi pembangunan juga kok,” kata Nurdin kepada awak media, Selasa (30/ 1/2018) lalu. Kebijakan berupa pemutihan tunggakan dan denda pajak kendaraan bermotor pernah ditempuh oleh mantan gubernur Kepri almarhum HM Sani. Kebijakan tersebut dikeluarkan

Ke empat proyek jalan itu juga ditangani kontraktor yang sama yakni CV Ramel Artamas Teknik. Kejanggalan lain dari proyek jalan semen/paving milik Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan di Kota Batam, yang ditangani oknum AG, juga dilokasi proyek tersebut tidak menggunakan plang. Diduga hal ini dilakukan untuk mengelabui masyarakat agar indintitas proyek yang dibangun pemerintah tersebut berapa nilai proyek, volume pekerjaan, siapa kontraktornya dan sumber dana yang digunakan tidak diketahui sehingga mudah untuk melakukan penyimpangan. Sumber lain di Dinas Perkim Kota Batam mengungkapkan, banyak paket proyek di Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan tiap tahun dimonopoli oknum anggota Dewan,”Saya tak bisa sebutkan nama oknumnya, tapi itu bukan rahasia umum lagi, memang serba susah, tak diakomodir mereka bisa berbuat apa saja karena fungsi anggota dewan adalah pembuat anggaran, legislasidan pengawasan, mereka punya wewenang,’ungkap sumber Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam Herman Rozie, hingga berita ini dimuat belum berhasil dikonfirmasi. Demikian juga oknum AG yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang yang menangani proyek tersebut beberapa kali hendak ditemui awak media ini untuk konfirmasi terkait isu pelaksanaan proyek yang diduga kuat terindikasi kongkalikong dan sarat KKN, juga sampai berita ini naik cetak belum berhasil dikonfirmasi. (rm/mwd). Sambungan Hal. 1

sekitar tiga tahun silam.Dalam kebijakan tersebut, Pemprov Kepri menghapus tunggakan dan denda pajak kendaraan bermotor di bawah lima tahun. Wajib pajak hanya diperkenankan membayar jumlah pajak kendaraan bermotornya sebagaimana tertera pada STNK tanpa harus dibebani oleh tunggakan pajak dan dendanya. Selain pemutihan tersebut, Nurdin juga akan mengambil kebijakan lain yang mempermudah masyarakat khususnya di pulau-pulau untuk mem-

bayar pajak. Misalnya membangun unit pelayanan teknis, membangun sistem pembayaran berbasis online atau bekerja sama dengan PT Pos dalam pembayaran pajaksecara online.”Saya sudah mendapat laporan dari Pak Muhammad Hasbi (ketua tim peningkatan pendapatan asli daerah atau PAD Kepri_red). Peluang pajak kendaraan bermotor ini harus digarap karena berpotensi sangat besar untuk meningkatkan PAD Kepri,” ungkap Nurdin. Upaya Pemprov Kepri un-

8 Provinsi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Upayaupaya memangkas kendala dasar pembangunan daerah kepulauan terus dilakukan. Di antaranya mendukung disahkannya UU Daerah Kepulauan dan terus mendorong terbitnya RPP dengan kewenangan provinsi di laut. Pembukaan konferinsi tersebut ditandai dengan pemukulan gong, Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Hadi PRabowo resmi membuka Konferensi Pemerintah Daerah Kepulauan, yang berlangsung di hotel Swisbell Hotel, Harbour Bay Batam, Senin (29/1/2018). Hadi Prabowo mengatakan

mulai hitung mundur,” kata Jasman yang hadir dalam pertemuan dengan Mensesneg Setiap acara puncak HPN sejak dulu, Presiden selalu datang, kecuali HPN di Batam 2015 yang hadir Wapres Jusuf Kalla.(rm/red)

tuk meningkatkan PAD Kepri sudah diwacanakan oleh Hasbi pada akhir 2017 lalu. Dia menilai, banyak masyarakat Kepri khususnya di pulaupulau tidak membayar pajak kendaraan bermotor karena peluang ini tidak dioptimalkan pemerintah.”Jangankan mereka membayar pajak, nomor kendaraan saja tidak ada. Nah, inilah peluang yang perlu kami garap. Karena kami lihat, hampir setengah masyarakat Kepri belum membayar pajak kendaraan bermotornya,” tegas Hasbi.(rm/ferianda). Sambungan Hal. 1

dengan berdaya saing tinggi, mampu memberi pelayanan prima kepada masyarakat, membangun potensi daerah kepulauan. Untuk itu semua daerah dalam penggunaan anggaran untuk membangun dan memajukan daerahnya diatur di UU No.24 tahun 2014 dari pasal 27 sampai pasal 30. “Untuk RUU daerah Kepulauan sudah dalam pembahasaan. Proses RUI ini telah sampai pada tahap harmonisasi di kemenkumham dengan pembahasan bidang perhubungan laut dan pendanaan. Pemerintah kepulauan akan menjadi garda terdepan dalam pengelolaan SDA daerah, di wilayah masing-masing mengeksplo-

rasi,” katanya. Menurut Dia, untuk pembangunan daerah pemerintah pusat juga membantu. Di antaranya dana alokasi umum 70 persen untuk provinsi dan 30 persen untuk kabupaten dan kota.”Pembangunan daerah pemerintah pusat juga membantu.Bantuan itu 70 persen untuk provinsi dan 30 persen untuk kabupaten dan kota,” katanya. Menurut Dia, fokus pada kebijakan dengan orientasi kelautan, yang kemudian dapat melakukan pemerataan pembangunan yang didukung jaringan distribusi. “Dapat dilajukan terpadu berdasarkan keunggulan daerah,

kedekatkan rentang tugas daerah dengan pembangunan infrastruktur yang memadai, tingkatkan intensitas layanan di provinsi daerah kepulauan,” katanya. Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan tantangan daerah kepulauan yang berbatasan langsung dengan negara lain harus menjadi perhatian khusus. “Untuk menjaga wilayah dari kepentingan negara lain, mengambil keuntungan dari indonesia.Untuk itu diperlukakan perlakuan khusus sehingga daerah kepulauan di Indonesia bisa maksimal sebagai ujung tombak di perbatasan. Dukungan dari pusat diperlukan,” katanya. (rm/gun).


CMYK

3

BATAM METROPOLIS

Jumat, 02 - 08 Februari 2018, MINGGU I

Pemko Batam Tak Serius Perbaiki Jalan Berlubang BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA – Sejumlah masyarakat menilai pemerintah tidak serius dalam memperbaiki kondisi jalan berlubang di beberapa titik Batam. Padahal jalan berlubang, bisa berakibat kecelakaan terutama untuk pengendara roda dua. Diantaranya, jalan yang ada di kawasan Empang atau taman kolam Batam Center. Kondisi lubang jalan justru semakin parah setelah sempat ditimbun dengan kerikil pekan lalu. Bukannya menutupi lubang, kondisi sepanjang jalan justru berkerikil dan menambah was-was pengendara. Apalagi saat hujan, lubang jalan itu dipastikan tertutup air hujan. ”Seminggu lalu kalau tak salah sudah ditimbun kerikil dan tanah. Namun bertahannya hanya dua hari dan jalan kembali berlubang. Bahkan kerikil bertambah banyak,” terang Mulyana pengendara yang kerap melintasi jalan tersebut. Menurut dia, harusnya pemerintah bisa serius menanggani jalan berlubang. Apalagi ia pernah mendengar jika Walikota Batam berjanji untuk mengatasi seluruh jalan berlubang di Kota Batam. ”Dulunya jalan ini pernah ditambah, namun beberapa bulan kemudian kembali rusak dan berlubang. Harusn-

LUBANG tenganga disalah satu ruas jalan di Batam

ya, pemerintah serius dengan memperbaiki seluruh jalan, jangan hanya menutupi untuk sementara,” ujar Mulyana. Kondisi jalan berlubang juga dapat dilihat di sepanjang jalan Bengkongsadai. Tak hanya berlubang, banyaknya tanggul juga menyulitkan pengendara yang melintas. Apalagi jarak antara satu tanggul dengan tanggul yang lainnya sangat berdekatan.”Kalau sudah lewat jalan Bengkong harus banyak sabar. Selain berlubang, tanggulnya juga banyak dan berdekatan,” terang Icha warga Bengkong. Menurut dia, jalan di Bengkong Sadai sangat butuh perbaikan. Apalagi jumlah kendaraan yang melintas dijalur tersebut cukup padat.”Kalau bisa diperbaiki, pemerintah jangan memperbaiki jalan besar saja” imbuhkan. (rm/bps)

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Perubahan Akta Notaris No.84 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI Nomor AHU-0006827.AH.01.02., Tanggal 21 Maret 2017 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Sekretaris Redaksi/Tata Usaha Marlina Redaktur Pelaksana Ikhsan Amd Koordinator Liputan Amiruddin Redaktur Senior Eko Komansyah Asisten Redaktur Rizki Perdana, Iqbal Ramadhan, Gunawan Ramadhan Renhard (Rendi) Wartawan Liputan Batam Hadi Sucipto, Ferianda, Bachtiar, Aldi Hermawan Divisi Iklan Rizki Perdana, Divisi Pemasaran, Alfizam Dewan Redaksi Mawardi. M, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadori Penasehat Hukum Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH, Anwar Effendi.SH.MH, Bottor Erikson Pardede SH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (Kepala), Mahyuddin (Koordinator) Wartawan Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Supriadi M.Y. SH (Kepala Perwakilan), Sofian. M, Dedi Topan SH PerwakilanSumateraBarat Amina Zailani (Kepala), Khaidir (Koordinator) Perwakilan Provinsi Riau Julita Siregar Biro Kabupaten Pasaman Barat Robbisam. SS Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kota Tanjungpinang Anton Can BiroKabupaten Bintan Tio Imando BiroKabupatenNatuna Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Taufik Safira BiroKabupatenAnambas Mahmud (Kepala Biro), Zuliadi, Amiruddin Biro KabupatenDeli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro KabupatenKampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Meranti Muhammad Zaini (Kepala Biro) Biro Kabupaten Bengkalis Dedy Reiza Nasution (Kepala), Sulaiman Effendi Lay Out Andi Rusmin Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Media Cetak Batam Alamat Jalan Tenggiri Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-4100200 Fax (0778)-422990 Kode Pos-29452. Perwakilan DKI Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Email Redaksi rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Gara gara Berita Calo Marak di Disdukcapil

Oknum Kepala Dinas Disdukcapil Kepanasan SEKUPANG, RAKYAT MEDIA- Setelah adanya pemberitaan yang dilansir koran Rakyat Media edisi 226 minggu lalu dengan judul oknum pegawai Disdukcapil Kota Batam jadi calo KTP, membuat Kepala Dinas Disdukcapil Said Khaidar dan oknum pegawai yang dituding jadi calo kepanasan bagaikan kebakaran jenggot. Tak pelak lagi, menyikapi pemberitaan tersebut, Kadis Disdukcapil Kota Batam Said Khaidar langsung mengadakan rapat internal bersama kabag, Kasi dan sejumlah staf yang telibat didalamnya, repat tersebut membahas adanya pemberitaan di Koran Umum Rakyat Media. “Menyikapi pemberitaan tersebut, Kepala Disdukcapil Said Khaidar memanggil sejumlah stafnya yang menangani masalah KTP, Said khaidar menanyai satu persatu stafnya, tapi tak ada yang mengaku melakukan pungutan liar tersebut,”ungkap sumber media ini Maraknya dugaan calo KTP liar yang melibatkan oknum pegawai dikantor Dinas kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam membuat masyarakat resah, dimana para calo

tersebut diduga merupakan kaki tangan oknum Kadis, karena menurut sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan, para oknum pegawai tersebut seminggu sekali harus setor Rp 100 ribu/KTP kepada Kadis. “Kami juga nyetor ke atasan, maka kami bandrol pengurusan KTP Rp250 ribu sampai Rp350 ribu, uang itu bukan untuk kami semua, setelah kami setor ke atasan, sisanya kami bagi bagi,”ungkap salah seorang pegawai Disdukcapil. Maraknya praktik pungli di Disdukcapil Batam, terkesan ada pembiaran oleh kepala Dinas, Said Khaidar selalu mengatakan bahwa di instansinya sudah tidak ada pungli, tapi dia tidak tahu bahwa pengurusan KTP berbelit belit membuat peluang pegawainya melakukan tindakan pungli. Dan ini yang terjadi saat ini di kantor Disdukcapil Kota Batam.

Said Khaidar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam

Dengan adanya pemberitaan di Koran Rakyat Media, menurut keterangan Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam Said Khaidar, dirinya sempat ditelpon Walikota BatamMuhammad Rudi, padahal Walikota saat ini sedang berada di Mekah melaksanakan ibadah Umroh. “Saya ditelpon pak Wali, menanyakan apakah benar masih ada melakukan pungutan liar di Disdukcapil, saya jawab tidak ada pak, kalau tidak ada jangan ditanggapi berita tersebut,” kata Said Khaidar, menirukan ucapan Walikota M Rudi, kepada wartawan Koran Rakyat Media Rudi Effendi. Bahkan, kata Rudi Efendi, Said Khaidar mengatakan, dia bersedia dicopot dari Disdukcapil, karena menurutnya dia tidak punya kepentingan apa apa di disdukcapil. SepertinyaWali kota BatamMuhammad Rudi, selalu mendapat laporan ABS dari Said Khaidar sebagai kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Batam. Said Khaidar, tak pernah melaporkan bagaimana keluhanmasyarakat terkaitpelayananDisdukcapil tersebut yang murat murit. “Sepertinya Said Khaidar, selalu memberikan laporan Asal Bapak Senang (ABS) kepada Walikota, padahal hampir setiap hari masyarakat yang berurusan pembuatan KTP di kantor Disdukcapil mengeluhkan akibat pelayanan yang berbelit belit dan pungutan liuar marak,”kata salah seoran warga masyarakat yang sudah bolak balik mengurus KTP namun sampai saat ini tak kunjung selesai. Kalau sistim pelayanan begini semua penuh dengan calo yang disalahkan siapa? Karena menempatkan orang-orang yang tidak becus dan tidak tegas menjalankàn fungsi tugasnya sebagai kepala dinas, ujar sumber.

Imigrasi Batam Ajak Masyarakat Awasi Orang Asing BATAM CENTER, RAKYAT MEDIA- Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam mengajak seluruh masyarakat untuk bersamasama mengawasi keberadaan orang asing.Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam, Lucky Agung Binarto di ruang kerjanya pada Jum’at (26/1) lalu. Keberadaan orang asing di suatu daerah sangat berpotensi melakukan hal -hal yang tidak diinginkan. Mereka bisa saja melakukan praktik perdagangan orang, transaksi narkoba, dan melakukan kejahatan lainnya yang meresahkan, sehingga menimbulkan kerugian bagi negara dan masyarakat, ujar Lucky Agung Binarto Lucky menjelaskan masuk dan keluarnya orang asing di wilayah Kota Batam sesungguhnya menjadi tanggung jawab pihak Imigrasi.Namun demikian keterbatasannya personel Kantor Imigrasi membuat gerak dan langkah petugas yang berwenang dalam melakukan pengawasan kurang maksimal, ucapnya. Meskipun demikian, mengawasi keberadaan orang asing ini

LUCKY Agung Binarto Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam

bukan perkara mudah, menurutnya, seluruh instansi yang berkaitan harus turun tangan melakukan pengawasan. ”Kami tidak bisa bekerja sendiri, semua harus terlibat untuk mengawasi sesuai dengan tupoksinya masing-masing,” jelasnya. Menurut Lucky, orang asing yang tidak memiliki dokumen lengkap dari negara asalnya itu bisa saja berbaur dengan masyarakat, dan hal tersebut tentunya begitu mempengaruhi masyarakat itu sendiri. “Diharapkan masyarakat semakin peduli dalam melakukan pengawasan terhadap or-

ang asing, terutama yang tidak memiliki paspor, agar bisa melapor pada pihak imigrasi sehingga bisa diproses,” katanya. Lucky berharap kerja sama seluruh masyarakat Kota Batam tersebut bisa mengantisipasi keberadaan orang asing. Sistem pengawasan yang dilakukan oleh Imigrasi yakni mulai pertama masuknya orang asing, lokasi tinggalnya orang asing, serta gerak dan langkah orang asing selama tinggal di Tanah Air, jelas Lucky. Bila ada orang asing yang berhasil masuk tanpa melalui imigrasi dan tidak memiliki paspor serta berhasil berbaur dengan masyarakat supaya segera dilaporkan sehingga bisa diantisipasi. Kedepannya, Imigrasi Batam akan mengoptimalkan pengawasan terhadap keberadaan orang asing dan yang paling utama adalah sistem pelayanan terhadap masyarakat Batam. “Untuk kedepannya sistem pelayanan akan kita perbaiki supaya Imigrasi Batam semakin dicintai masyarakat.Itu yang paling utama,” tutupnya. (rm/san)

Salah seorang ibu rumah tangga saat ditemui yang tidak mau menyebutkan namanyamerasa kecewa dengan sistim pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil terlalu menyusahkan masyarakat, seolah-olah mereka dipermainkan dan dibuat capek. Kemarin juga saya disuruh datang sesuai dengan tanggal yang sudah ditentukan,kemudian saya datang namun apa yang saya dapat, ternyata bohong sama sekali KTP yang seharusnya sudah bisa saya ambil belum selesai juga. Saya sudah merasa capek datang bolak-balik ke kantor Disdukcapil ini, belum lagi meninggalkan pekerjaan dan anak-anak saya dirumah, ujar warga tersebut. Mengapa kalau warga urus KTP dan KK sendiri dipersulit serta dikatakan belangko habis, namun bila calo yang mengurus bisa dipercepat dan belangko ada…Ada apa dibalik semua ini?padahal sistem pelayanan yang diharapkan masyarakat haruslah berjalan dengan baik,kalau masyarakat yang susah jangan disusahi lagi. Saya pastikan kalau pelayanan disini terlalu banyak punglinya dan dilakukan oleh oknum pegawai yang tidak bertanggung jawab, makanya para calo seenaknya saja masukkan berkas mau berapa saja yang penting jelas uangnya. Ada lagi warga yang mengurus KTP, KK, AKTE Lahir di kantor Disdukcapil Kota Batam ini sangat aneh, apa bila pengurusan sendiri tanpa melalui calo pasti dipersulit dan dilama lamain, tetapi apabila pengurusan melalui calo walapun dokumenya tidak lengkap dua-tiga hari apa yang diurus sudah klir, sebut warga. Dengan kinerja Said Khaidar beserta pegawainya tersebut membuat warga sangat kecewa dengan pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam.Dan, Masyarakat berharap agar Walikota Rudi tanggap dengan keluhan masyarakat Kota Batam serta dapat menggantikan Kadis Disdukcapil yang bisa bekerja melayani masyarakat dengan baik. (rm/san)

Pembangunan Budaya Dan Kultur Demokrasi Indonesia

Masih Gagal BATAM CENTRE,RAKYAT MEDIA - Bangsa Indonesia perlu berhati-hati memasuki tahun-tahun yang genting dimulai dari 2018 ini. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPR RI yang juga merupakan Presiden Keluarga Alumni (KA) KAMMI Fahri Hamzah saat menghadiri agenda Pawai Kebangsaan dan Pelantikan pengurus KA KAMMI Kepri di Hotel PIH Batam, Minggu (28/01/2018) malam lalu. “Demokrasi ini sudah kita lakukan dengan sukses, pembangunan sistem sukses, konstitusi relatif sukses, institusipun sukses. Namun satu yang belum sukses, yaitu pembangunan kultur demokrasi, pembangunan budaya demokrasi yang masih gagal,” ujar Fahri Hamzah di depan peserta Pawai Kebangsaan dan Pelantikan KA KAMMI Kepri. Fahri Hamzah menambahkan, pembangunan budaya demokrasi masih gagal karena di samping sistem yang baik, pemimpinnya juga harus tepat. Dirinya menyinggung tentang sekelompok orang yang mebuat sebuah mesin mobil dengan kecepatan 1.000 Km/Jam, namun datang orang lain yang menjadi supir dari mobil tersebut namun tidak terlalu menguasai seluruh fitur yang ada dalam mbil, maka kecepatan yang bisa ia ke-

mudikan hanya sampai 100 Km/ Jam. “Kita harus menemukan pengemudi yang tepat untuk mesin yang sudah kita buat 20 tahun yang lalu (Reformasi yang merubah arah demokrasi). Kalau bisa kita temukan, maka saya percaya rute-rute yang akan kita lalui mendatang tidak akan membahayakan kita,” ungkapnya. Pemimpin yang tepat menurut Fahri Hamzah, harus memiliki penguasaan persoalan dan pemikiran yang kompleks agar tidak diperalat oleh asing. Dalam orasi kebangsaannya saat pelantikan KA KAMMI Kepri, Fahri Hamzah juga menekankan akan pentingnya menjaga kebebasan yang dilahirkan oleh reformasi agar tidak kembali dihilangkan. “Sekarang ini kita menyongsong 20 tahun reformasi, ini adalah kehadiran kita dengan segenap kesadaran untuk mengingat kembali bahwa apa yang pernah hilang dari kita tidak boleh hilang kembali yaitu kebebebasan, alhamdulilaah 20 tahun reformasi kita sudah jaga transisi kita dengan baik. Kalau kita berani bersatu, untuk demokrasi dan reformasi, maka tahun ini kita akan menegaskan satu era baru bahwa Indonesia siap menjadi negara besar,” harap dia. (rm/b.t)

KM. Zaki Jaya Muat Solar 20 Ton Secara Ilegal BATAM,RAKYAT MEDIA – KRI Lepu-861 salah satu unsur di bawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Koarmabar melaksanakan pemeriksaan dan berhasil menangkap sebuah kapal motor yang berlayar tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah di perairan Selat Riau, Minggu (28/1/2018) lalu. Penangkapan terhadap kapal motor tersebut berawal saat

KRI Lepu-861 yang sedang melaksanakan patroli laut di perairan kepulauan Riau, mendapatkan informasi intelijen bahwa diduga terdapat kapal yang sedang melaksanakan pelayaran di sekitar perairan Batu Besar Selat Riau membawa muatan ilegal. Selanjutnya KRI Lepu-861 bergerak cepat menuju sasaran. Sesaat kemudian jaga radar

melaporkan adanya kontak permukaan yang mencurigakan pada baringan 190 haluan utara dengan kecepatan 5 knots pada posisi 01º 06’ 50" LU – 104º 10’ 50" BT. Kemudian dilaksanakan deteksi lanjut dengan menggunakan teropong, dan diketahui kontak tersebut tidak menyalakan lampu navigasi sebagaimana mestinya. Berdasarkan situasi terse-

but, maka Komandan KRI Lepu – 861 Mayor Laut Rakhmad Widiyanto, S.E., segera memerintahkan prajuritnya untuk melaksanakan Peran Tempur Bahaya Umum dan dilanjutkan dengan Peran Pemeriksaan dan Penggeledahan. Selanjutnya Tim Pemeriksa melaksanakan proses pemeriksaan terhadap kapal motor yang diketahui bernama KM. Zaki Jaya.

Setelah dilaksanakan pemeriksaan secara detail, nahkoda tidak dapat menunjukkan dokumen yang sah. Serta setelah dicek muatannya yaitu berisi HSD/solar sekitar 20 Ton juga tanpa dilengkapi dokumen. Berdasarkan pelanggaran tersebut maka KM Zaki Jaya dikawal menuju Lanal Batam guna dilaksanakan proses hukum lebih lanjut. (rm/wk).


CMYK

BATAM METROPOLIS

Website: www.rakyatmediapers.co.id

4 Jumat, 02 - 08 Februari 2018, MINGGU I

Nampak pasien sedang mengantri di Poliklinik RSUD Batam BATU AJI,RAKYAT MEDIA – DPRD Kota Batam menyayangkan pegawai RSUD Embung Fatimah Kota Batam yang tidak lancar gajian. Menurut DPRD Kota Batam, gaji pegawai adalah biaya rutin yang tidak ada hubungannya dengan audit BPKP. “Ya, katanya tidak gajian. Apa hubungannya gajian dengan audit. Gajian itu adalah anggaran rutin. Ada audit atau tidak audit gaji harus tetap jalan,” kata sekretaris komisi IV Udin P Sihaloho. Menurutnya, ada yang ti-

RSUD Embung Fatimah Tak Mampu Bayar Pegawainya

dak beres di RSUD jika memang pegawai gajian terlambat sampai seminggu. Menurutnya, kemungkinan besar penyebabnya adalah kas atau keuangan RSUD yang kosong. ”Kalau terlambat sehari atau dua hari bisa dimaklumi. Mungkin karena ada kendala teknis atau apalah. Tetapi kalau sudah lewat seminggu atau lebih, berarti ada yang salah,” katanya. Dengan terlambatnya pegawai RSUD untuk gajian maka dipastikan pelayanan akan terganggu. Ini menyangkut hak pegawai yang terganggu oleh

kebijakan di institusi tersebut. ”Pegawai makan dari gaji itu. Kalau itu juga terlambat, maka pelayanan pasti tidak maksimal. Bagaimana mau maksimal, kalau hak mereka untuk kebutuhan dapur pegawai juga terlambat,” katanya. Anggota komisi IV DPRD Kota lainnya Marlon Brando juga mendesak pimpinan di RSUD Embung Fatimah untuk memberikan gaji pegawai tepat waktu. Ini akan berpengaruh terhadap pelayanan kepada masyarakat. ”Yang jadi korban di sini bisa jadi masyarakat umum. Makanya

kita harapkan RSUD harus bisa bijak menyikapi ini. Gaji adalah hak yang sebenarnya harus dibayarkan tepat waktu,” katanya. Sebelumnya, Direktur RSUD Embung Fatimah Batam Ani Dewiyana mengakui adanya tunggakan gaji pegawai. Namun demikian Ani menuturkan tunggakan gaji itu tetap akan dibayar dalam waktu dekat ini. “Tetap akan dibayar. Uangnya ada cuman belum bisa dicairkan karena masih diaudit (BPKP). Nanti kalau sudah clear akan segera dibayar,” katanya. (rm/iksan/bp)

Warga Batam Menjerit Listrik Naik Lagi Capai 45 Persen

DEVELOPER di Batam Terlibat Aktivitas Tambang Pasir Darat Ilegal

Penambangan Pasir Masih Marak BARELANG,RAKYAT MEDIA- Amintas Tambunan Anggota Komisi III DPRD Batam mengingatkan bahwa seharusnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam harus proaktif turun kelapangan,jangan hanya menunggu informasi dari dinas provinsi. Dia berharap DLH Batam proaktif turun kelapangan untuk cek yang sebenarnya, dan jangan hanya menunggu informasi saja,” terangnya,saat dikonfirmasi terkait maraknya aktivitas tambang pasir darat di sekitar Jembatan I Barelang. Selain itu,pihak DLH juga harus monitor serta jangan hanya mengeluarkan izin Amdal. Tetapi penertiban harus dilakukan jangan malah menunggu informasi dari luar. Oleh karna itu, lanjutnya, Pemerintah Kota Batam harus tegas dalam hal ini DLH Batam. Jangan malah diam begitu saja sementara penambangan pasir ilegal di Barelang sana sudah merajalela.”Saya harapperan pemerintah kota Batam harus tegas mengambil tindakan atau keputusan,jangan malah diam begitu saja sementara tambang pasir ilegal di Barelang sana sudah mera-

jalela. Saya harap tindakan itu saja,” kata politisi Nasdem ini. Sebelumnya, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam,Herman Rozi menyebutkan bahwa penertiban tambang pasir darat ilegal yang terjadi di sekitara Jembatan I Barelang merupakan tanggungjawab dan wewenang Dinas Pertambangan Provinsi Kepri, bukan wewenang dari DLH Batam. “Itu bukan wewenang DLH Batam lagi. Itu sudah urusan Dinas Pertambangan Provinsi Kepri,” ungkap Herman Rozi melalui pesan WhatsAppnya (WA),Senin (15/ 1/2018)lalu. Ketika ditanya lagi terkait tindakan apa yang dilakukan terhadap para pemain tambang pasir ilegal, Herman Rozi pun memilih bungkam. Bahkan ketika ditelepon beberapa kali, ia tetap tak mengangkat teleponnya. Diberitakan sebelumnya, disinyalir karena lemahnya pengawasan dan penindakan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam, tambang pasir darat illegal di Simpang Barelang hingga menuju jembatan 1 Barelang, kian marak. (rm/hk)

Nurdin Basirun Hadiri PSHT Tingkat Kota BATU AMPAR,RAKYAT MEDIA- Gubernur Kepri H Nurdin Basirun ingin pelaku olah raga di Kepri untuk terus mengasah kemampuan diri. Prestasi yang diraih adalah pemicu untuk menggaungkan nama Kepri di berbagai ajang Nasional dan internasional.”Prestasi yang telah kita raih, tidak lantas membuat kita semua hanya berbangga diri dan berhenti sampai disini. Ini adalah awalan untuk terus meningkatkan kualitas diri. Semoga dimasa mendatang PSHT dapat menggaungkan kembali nama Kepri bukan hanya pada tingkat Nasional namun bahkan Internasional,” Ujar Nurdin saat menghadiri Penutupan kegiatan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Tingkat Kota Batam dan Krida

Siswa Tahun 2018 di Harbour Bayar Mall Batam,Minggu (29/ 1)yang lalu. Nurdin menutup itu di sela persiapan Konferensi Pemerintah Daerah Kepulauan. Menurut Nurdin, kehadirannya adalah salah satu wujud kepedulian yang tinggi untuk perkembangan olahraga khususnya pencak silat di Kepri. “Sejak zaman Bupati Karimun hingga sekarang saya sangat peduli sekali dengan dunia olahraga. Terlebih untuk silat, saya siap mendukung dan memberikan dorongan agar cabang olahraga ini tidak hanya bisa memberikan prestasi juga bisa menjadi organisasi yang mampu melatih dan menampung para generasi muda untuk ditempa menjadi generasi yang lebih baik sehingga mere-

ka menjauhi hal-hal negatif seperti menkonsumsi narkoba dan barang terlarang lainnya,” harap Nurdin. Nurdin mengucapkan selamat dan terima kasih kepada PSHT Kepri yang atletnya telah mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat Nasional. Karena salah satu atlet dari PSHT ikut membawa pulang satu medali emas pada penyelenggaraan POPNAS di Semarang tahun 2017 lalu. Ketua Panitia, Suyatno menyebutkan bahwa untuk kegiatan PSHT Cup 15 di Batam ini diselenggarakan dari tanggal 26 sd 28 Januari 2018 dan diikuti oleh sejumlah kabupaten/kota yang ada di Kepri. “Setidaknya ada sekitar 400 atlet yang ambil bagian dalam ajang ini,” katanya (rm.hk)

BATAM CENTRE,RAKYAT MEDIA - Kenaikan tarif listrik yang mencapai 45 persen benar-benar membuat warga Batam, Kepulauan Riau, menjerit. Sejumlah pelanggan bright PLN Batam syok membayar tagihan di Januari 2018. Pasalnya kenaikan benarbenar mencengangkan. Hampir dua kali lipat. Pelanggan juga harus menanggung biaya abodemen yang tinggi sejak 2015 lalu. “Saya sempat syok berat, biasanya bayar Rp 600 ribu hingga Rp 700 ribu, bulan ini bayar Rp 1 juta lebih,” ujar Anny Rotariana Sinaga Minggu (28/1/2018)lalu. Menurut Anny, ia sudah berusaha berhemat agar tidak membayar sebanyak itu. “Sudah dihemat pun tak bisa juga bayar di bawah Rp 500 ribu,” ucap wanita berstatus janda itu. “Sangatlah berat bagi saya yang berstatus janda, mencari

nafkah sendiri untuk anak. Masak bayar listrik, makan anakanak saya telantar,” ujarnya. Belum lagi ia harus membayar tagihan air bersih ATB. Ia pun berharap tarif listrik turun. “Agar bisa berbagi dengan ATB,” ungkapnya. Beberapa warga lainnya juga kaget setelah membayar tagihan listriknya. “Biasanya bayar Rp 900 ribu, sekarang bayar Rp 1,4 juta,” ujar Kur-

niawan. Kurniawan menilai, monopoli yang dilakukan pihak swasta bright PLN Batam benar-benar telah menyengsarakan masyarakat Batam. “Jangan monopoli seenaknya,” ucapnya. Begitu juga yang dikeluhkan Delfrida. Ia bahkan jarang di rumah, tetapi harus membayar Rp 300 ribu setiap bulan. Dan setelah kenaikan tarif listrik ia terpaksa membayar RP

400 ribu. “Padahal jarang di rumah, listrik dipakai saat malam aja,” ujarnya. Direktur Utama PLN Batam Dadan Kurniadipura beberapa waktu lalu, bright PLN Batam beralasan merugi dan harus menaikkan tarif. Namun hasil audit dari Price Waterhouse Coopers ternyata bright PLN Batam untung pada tahun 2016.(rm/b.n)

Dishub Batam Bantah Penerimaan Pegawai Honorer BATAM, RAKYAT MEDIA Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Efendi, menegaskan bahwa pihaknya tidak menerima tambahan pegawai honorer. Saat ditemui di kantornya, Rustam justru mengatakan saat ini dilakukan pengurangan pegawai honorer. Bahkan sudah 13 orang yang tidak disambung kontraknya pada awal tahun 2018 ini. “Kita tidak ada menerima pegawai honorer baru. Justru sekarang ini pengurangan. Ini yang harus masyarakat ketahui,” ungkap Rustam, menjawab pertanyaan pewarta terkait adanya oknum ASN Dishub yang melakukan penipuan perekrutan pegawai honorer, NS, Senin (29/1/2018)lalu.

SEKRETARIS Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Efendi

Dilanjutkan,pihaknya memang mengajukan permohonan ke Wali Kota Batam untuk menaikkan status permanen terhadap pegawai honorer yang sudah bekerja di Dishub, bukan menambah pegawai baru.

“Tapi hal itu belum disetujui, karena dalam APBD belum dianggarkan. Yang bersangkutan, NS, memang pegawai Dishub bidang lalu lintas. Ia bertugas mengawasi parkir liar. Namun dalam hal ini ia melakukan secara pribadi,” tambahnya. Terkait dengan tindakan Dishub, saat ini pihaknya belum melakukan apa-apa, karena korban yang datang baru menanyakan status NS dan memastikan ada tidaknya penerimaan pegawai honorer. “Kalau sudah ada masyarakat yang membuat laporan resmi ke Dishub, baru kita akan memanggil yang bersangkutan. Yang jelas ini adalah pidana, kalau mau melaporkan pada polisi, kami lepas tangan.

Kami serahkan pada pihak kepolisian. Jika memang terbukti bersalah, dan ia divonis hukuman lebih dari satu tahun, otomatis akan diberhentikan sebagai ASN,” pungkasnya. Sebelumnya, seorang oknum pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam berinisial NS, dilaporkan kepada pihak kepolisian. Diduga, ia telah melakukan penipuan penerimaan calon pegawai honorer Dishub Kota Batam. Ditemui di Mapolresta Barelang saat membuat laporan polisi, korban Ardian (25), mengaku telah menggelontorkan biaya sebanyak Rp17,5 juta kepada NS. Ia telah diperdaya dan dijanjikan akan langsung masuk menjadi pegawai honorer. (rm/b.t)

BNNP Kepri Amankan 1,2 Kg Sabu dari Malaysia BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) mengungkap 1 kasus peredaran gelap Narkoba jenis sabu dari Malaysia yang akan bawa ke Palembang. Barang bukti (BB) narkotika yang disita sabu seberat bruto 1208 gram dengan satu tersangka. Kepala BNNP Kepri Richard Nainggolan mengatakan pada Sabtu (27/1/2018)lalu, BNNP Kepri mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada narkoba jenis sabu yang akan diselundupkan dari Batam menuju Palembang.”Petugas BNNP Kepri kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan orang yang dicurigai membawa sabu tersebut. Kemudian sekira pukul 17.30 WIB di pinggir jalan depan Perumahan Bida Asri I, Kota Batam, petugas BNNP Kepri mengam-

ankan satu pria berinisial M (27),” katanya dalam ekspose di BNNP Kepri. Sementara dilakukan penggeledahan, petugas menemukan narkotika golongan I jenis sabu seberat bruto 1.208 gram atau 1,2 kg di dalam tas yang dibawa tersangka. Modus yang dilakukan pelaku, sabu itu disembunyikan dalam sebuah odner atau binder atau map tebal untuk menyimpan surat-surat. Kemudian binder yang sudah terdapat sabu itu dimasukkan ke dalam rongga tas dan dijahit kembali. “Dari hasil interogasi terhadap tersangka diketahui sabu tersebut berasal dari Malaysia yang dibawa TN (DPO) dan S (DPO) dan diserahkan kepada saudara M yang akan mengantarkan sabu tersebut kepada MA (DPO) di Palembang. Sedangkan pengendali

KEPALA BNNP Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan menunjukan barang bukti 1,2 kg

M adalah N (DPO) yang berada di Aceh,” ujarnya. Petugas BNNP Kepri kemudian membawa tersangka ke kantor BNNP Kepri untuk dilakukan pengembangan kasus dan proses hukum.”Dari pengungkapan kasus ini BNNP Kepri berhasil membekuk satu orang tersangka dengan total

barang bukti Narkotika golongan I jenis sabu seberat bruto 1.208 gram,” katanya. Atas perbuatannya tersebut tersangka M dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup. (rm.tb)


CMYK

5

METRO KRIMINAL

Jumat, 02 - 08 Februari 2018, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Polda Kepri Bersama BC Batam Ungkap Peredaran Sabu BATAM, RAKYAT MEDIADirektorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau bersama Bea dan Cukai tipe B Kota Batam mengungkap jaringan narkoba internasional dan antar provinsi yang mencoba menyelundupkan 66,043 kilogram sabu. Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi, di Batam, Senin, mengatakan pada Selasa (16/1) lalu sekira pukul 10.15 wib pihak Bea dan Cukai yang melakukan pemeriksaan di cargo Bandara Internasional Hang Nadim Batam mencurigai beberapa barang saat dimasukkan di mesin X-Ray. “Petugas Bea dan Cukai langsung membuka dua koli barang yang terdiri dari empat kardus yang didalamnya terdapat narkotika diduga sabu dan

langsung berkoordinasi dengan Dit Resnarkoba Polda kepri,” kata Kapolda seperti yang dilansir Antara. Lanjutnya, pada awalnya ditemukan dua koli yang masing-masing berisi dua karton detergen merk Boom Super yang didalamnya diduga sabu. “Narkotika tersebut dikirim melalui jalur laut oleh PT AEO tujuan Batam,” katanya. Setelah mendapatkan barang haram tersebut, tim kata Kapolda lantas melakukan penyelidikan dan hasilnya mengamankan kedua tersangka BW dan ZA yang diduga kuat sebagai spesialis pengiriman sabu antar provinsi. Jalur pengiriman kata Kapolda mulai Medan ke Jakarta, Jakarta ke Surabaya, Palembang ke Surabaya, Pekanbaru

ke Surabaya, Pontianak ke Surabaya, Batam ke Tangerang dan Jakarta ke Banjarmasin. Kapolda menambahkan, kedua pelaku mengirimkan narkotika dengan cara menyembunyikan diselangkangan dan dengan upah Rp12 juta sampai Rp14 juta, kemudian pengiriman dengan menggunakan mesin cuci bekas dengan upah Rp120 juta. “Tersangka menggunakan identitas KTP palsu untuk mengambil paket sabu tersebut, paket narkoba dikemas dalam kemasan detergen Boom Power yang berisi 62 bungkus kemasan teh China CA TA TAN,” kata Kapolda. Kapolda menyatakan barang bukti ditemukan di lokasi pengiriman terakhir di Perumahan Modem Land, Tangerang dan saat digeledah ditemukan

beberapa unit mesin cuci. “Jumat lalu pukul 13.40 wib kita menangkap BW dan ZA Alias U yang datang ke gudang PT DC di Pancoran 2 Nomor 3 Jakarta Selatan untuk mengambil empat kardus detergen Boom Power yang berisi 62 paket narkotika jenis sabu dengan berat kurang lebih 66.043 gram,” katanya. Kapolda mengatakan dari keterangan kedua tersangka mereka mengambil barang tersebut atas perintah dan arahan B yang saat ini masih dalam pengejaran. Atas perbuatannya kedua tersangka dikenakan pasal 114 ayat 2 dan atau Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.(rm/ant)

KAPOLDA KepriIrjen Didid Widjanardi memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media

Polisi Bintan Bekuk Pencuri Alat Musik

HERMAN Nahkoda Kapal KLM Raja Persada-I GT 103

PN Batam Kembalikan Barang Bukti Kapal KLM Raja Persada BATAM,RAKYAT MEDIA - Majelis Pengadilan Negeri (PN) Batam mengembalikan kapal penyeludup barang bekas dari Jurong Port Singapore ke Batam kepada pemiliknya. Dimana sebelumnya tahun 2016, Nahkoda kapal KLM. Raja Persada-I GT 103 terdakwa Awin Pranoto tersandung hukum dengan kasus yang sama membawa barang bekas,beras dan gula. Dalam amar putusan yang dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Tumpal Sagala yang didampingi Hakim anggota Jasael dan Marta, menyatakan Nahkoda kapal KLM. Raja Persada-I GT 103, bahwa terdakwa Herman bin Janin als Buyung terbukti secara sah bersalah sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 102 huruf (a) Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan. “Mengadili, menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Herman dengan hukuman kurungan penjara selama 1 tahun, denda 50 juta, subsuder 3 bulan penjara apabila tidak dibayar,” baca Hakim Tumpal Sagala, Senin (29/1-2018)lalu. Selain menjatuhkan hukuman perjara terhadap terdakwa, Majelis Hakim dalam amar putusan mengatakan,barang bukti berupa satu unit kapal KLM. Raja Persada-I GT 103 dikembalikan kepada pemiliknya atau yang berhak, Malik bin Jale als H. Toyib. “Satu unit kapal sarana pengangkut KLM. Raja Persada-I GT 103 beserta surat-suratnya dikembalikan kepada pemiliknya. Sedangkan barang bukti berupa barang bekas muatan kapal dirampas untuk dimusnahkan,” kata Hakim Tumpal Sagala. Terhadap putusan tersebut, kata Hakim Tumpal Sagala, terdakwa bisa menyatakan sikap yaitu, pikir-pikir, terima atau banding. “Saya terima yang mulia,” kata terdakwa Herman. Hal senada juga disampaikan oleh Jaksa Mega Tri Astuti, SH. Sebelumnya dalam sidang agenda mendengarkan tuntutan dari Jaksa, terdakwa Herman dituntut selama 1 tahun 4 bulan, denda 50 juta, subsuder 3 bulan kurungan penjara. Serta mengembalikan kepada terdakwa, satu unit kapal, HP, dan buku Paspor. Kemudian barang bukti muatan kapal dirampas untuk dimusnahkan. Fakta persidangan mulai dari pemeriksaan saksi penangkap dari Polair Polda Kepri dan saksi bea dan Cukai Batam. Terdakwa mengaku telah melakukan membawa, mengangkut muatan barang bekas dari Singapore menuju Batam, tanpa dilengkapi dengan surat dokumen kepabeanan. (rm/a.c)

BINTAN, RAKYAT MEDIA-Anggota Polsek Bintan Timur membekuk pelaku pencurian alat musik, terungkapnya kasus pencurian dengan pemberatan berupa mesin perbengkelan hingga pompa air. Diungkap Polsek Bintan Timur dengan barang bukti alat musik keyboard atau organ. Pelaku pencuri bernama Muhammad Ridho (21), pelaku mencuri alat musik organ tersebut dari rumah di Kampung Jati, Kijang pertengahan November 2017 silam. “Berdasarkan keterangan pelapor, kejadian hilang barang terjadi pada pukul 15.00, siang hari. Barang yang hilang di rumah pelapor dua unit alat musik kayboard masing masing bermerek Yamaha berwarna hitam dan silver,”kata Kapolsek Bintan Timur AKP Abdul Rahman, kepada wartawan Senin (29/1/2018) pekan lalu. Dua kayboard tersebut saat ini sudah diamankan polisi dari warga Kampung Sidodadi, Kelurahan Sei Lekop, Bintan Timur belum sempat dijual. Sehingga dua unit kayboard milik Sabirin, warga Kampung Jati Kijang masih

bisa terselamatkan.Jika dijual, dua unit kayboard tersebut masih bisa dilempar dengan harga puluhan juta.Nilai barang buktinya sendiri ditaksir Rp 18 juta. Bagaimana dua alat musik itu dibawa Sabirin usai dicuri.”Dia ikat di badannya. Kayboard satu diikat dipinggang bagian belakang.Kayboard dua dipangku sambil bawa motor. Obeng

yang dia pakai mencongkel rumah sasaran langsung dibuang,”kata Kanit Reskrim Polsek bintim Ipda Anjar Rahmat Putra. Aksi M Ridho ternyata bukan hanya kayboard saja. Sukses melakukan pencurian di rumah Sabirin, tersangka kembali beraksi di kampung sama namun rumah lain yang tidak jauh dari

Petugas BC Tangkap Warga Malaysia Bawa Sabu BATAM, RAKYAT MEDIA-Petugas Bea dan Cukai Batam berhasil menangkap Warga Negara Malaysia di Pelabuhan Ferry Internasional dan Bandara Internasional Hang NadimBatam yang kedapatan membawa narkotika jenis sabusabu dalam perut. Setelah menangkap tersangka MF, petugas Bea dan Cukai langsung melakukan koordinasi dengan BNNP Kepri dan menyerahkan barang bukti jenis sabu-sabu seberat 241,13 gram.”Sabu yang dibawa dari Malaysia tersebut disamarkan pelaku dengan cara dikemas sedemikian rupa, dimasukkan dalam perut melalui anus,” kata Richard Nainggolan. Dari hasil interogasi terhadap tersangka MF, kata Richard, diketahui masih ada jaringan lain yang akan membawa sabu dari Malaysia ke Surabaya melalui Batam. Pihaknya bersama Bea dan Cukai langsung melakukan pengembangan, dan berhasil menangkap tiga tersangka lainnya, MFZ dengan

Pengadilan Tipikor Vonis Koruptor Bansos Batam 4 Tahun Penjara

ABDUL Samad pernah menjabat Kasubag Bansos di Sekretariat daerah kota Batam

PELAKU pencuri alat musik digiring anggota polisi

aksi pertama. Kejadiannya pada 19 januri 2019 atau dua pekan lalu. Di TKP dua, tersangka berhasil menggasak dua unit handphone mahal kelas Samsung C7 dan Sony Experia M5. Juga menggasak dompet pemilik rumah yang berisi uang dollar senilai 50 dollar.Uang tersebut sudah ditukar tersangka dan sudah habis dibelanjakan.Yang disisakan tersangka uang rupiah Rp 25 ribu.”Modus operandi tersangka sama, melakukan congkel jendela dan pintu dengan menggunakan linggis ataupun obeng. Setelah sukses mencongkel, tersangka masuk dan membawa kabur barang curiannya,” kata Rahman. Sejauh ini, Ridho berdasarkan pengakuannya ke Polisi dalam menjalankan aksinya dilakukan sendiri.Semua barang curian Ridho berdasarkan pengakuannya juga hendak dijual ke Batam dan dijual engan harga harga supermurah. Alasan dijual karena karena ekonomi, butuh duit dengan cara cepat.(rm/fer)

BATAM CENTRE,RAKYAT MEDIA – Bukan hanya Raja Tjelak Nur Djalal yang bertambah Vonisnya di tingkat kasasi,Mahkamah Agung juga memvonis Abdul Samad yang tersandung masalah korupsi honor duit guru ngaji juga mendapat “ Bonus “hukuman penjara selama 4 tahun penjara. Tahun 2011 Abdul Samad pernah menjabat Kasubag Bansos di Sekretariat daerah kota Batam.Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungpinang,Abdul Samad di hukum Tiga tahun penjara dan denda Rp.50 Juta atau kurungan selama 3 ( tiga ) bulan Penjara. Adapun uang Negara yang harus diganti Abdul Samad berkisar Rp.426.360.000.Bila kerugian Negara tidak sanggup diganti dalam tempo 1 bulan, maka hukumanya akan bertambah menjadi 1 ( satu ) tahun dan di tambah 3 ( tiga ) bulan penjara. (rm/e/r.k )

PETUGASBEA dan Cukai dan BNNP Kepri saat memeriksa Warga Malaysia yang kedapatan bawa sabu-sabu

barang bukti sabu 176,17 gram, MN dengan barang bukti sabu 243,96 gram dan MNR dengan barang bukti sabu 178,6 gram. Para pelaku, lanjut Richard, diamankan sekitar pukul 18.00 WIB di Bandara Internasional Hang Nadim.Modus ketiga pelaku, menurut dia, sama dengan tersangka pertama yaitu memasukkan sabu ke dalam perut melalui anus.”Dari kasus ini, BNNP Kepri berhasil

membekuk empat orang tersangka dengan total barang bukti sabu 839,86 gram,” ujarnya. Keempat tersangka disangkakan melanggar pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup. Selain empat tersangka WN Malaysia tersebut, BNNP Kepri juga mengungkap kasus lain pada

Januari 2018 ini, dengan satu tersangka WN Malaysia, MA dan dua tersangka berkewarganegaraan Indonesia, F dan S. Kasus kedua tersebut, jelasnya, terungkap berawal dengan tertangkapnya MA (24 tahun) pada Kamis (11/1/2018) lalu, di kamar 201 Hotel Sky Inn, Batam Center Kota Batam. Barang bukti yang disita dari MA berupa sabu-sabu seberat 100 gram. Tim BNNP Kepri langsung melakukan pengembangan dan menangkap satu tersangka lainnya berinisal F, 36 tahun di parkiran depan Hotel Sky Inn Batam Centre. Dan selanjutnya melakukan pengembangan terhadap tersangka F. Sekitar pukul 10.00 WIB menangkap tersangka ketiga, S (33 tahun) di Perumahan Purna Yudha Indah Batam. Dari S, pihaknya menyita barang bukti sabu seberat bruto 2,88 gram. Total barang bukti sabu yang disita dari ketiga tersangka sebanyak 102,88 gram. (rm/ikhsan)

SDN 009 Simpang Dam Dijadikan Tempat Pacaran MUKA KUNING, RAKYAT MEDIA-Lantaran tak ada penjagaan saat jam sekolah habis, Sekolah Dasar Negeri 009 Simpang Dam, kerap dijadikan tempat berbuat hal-hal negatif terutama pasangan muda mudi yang berpacaran. Hal ini pun kerap dikeluhkan pengajar dan orangtua siswa di sana. Pihak sekolah mengharapkan ada penjaga agar meminimalisir berbagai kejadian,seperti penemuan kondom, alat isap sabu, dan narkoba jenis lainnya. Keluhan ini terungkap saat Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam mengadakan kunjungan ke sana. Meski bangunan sekolah tergolong bagus, namun sayangnya tidak ada penjaga dan penerangan di malam hari. Kesempatan inilah yang kerap dijadikan orang tak ber-

tanggung jawab melakukan tindakan asusila di sana. “Menurut laporan mereka (sekolah), tak jarang anak-anak menemukan alat kontrasepsi. Tentunya hal ini perlu ketegasan Wali Kota. Jangan Satpol PP malah ditarik jadi jabatan fungsional di dinas,” ungkapnya. Jika sudah dijaga, ia berharap Satpol PP juga bisa berkordinasi dengan instansi keamanan lainnya, agar sekolah tersebut tidak dijadikan sarang maksiat. “Sangat disayangkan, jika sekolah bagus namun malah dipakai orang gak bertanggungjawab,” jelasnya. Pir salah seorang guru SDN 009 menyebut, tiap hari pasti ada benda aneh yang di temukan di sana. Benda tersebut terbuat dari botol teh gelas. Lalu di atas permukaan teh gelas itu terdapat dua pipet. Benda aneh itu

ALAT Isap Bong yang ditemukan di SD 009 Simpang Dam

pun persis seperti bong yang digunakan untuk narkoba jenis sabu. Pir melanjutkan, penemuan benda mirip bong ini bukanlah pertama kali, tapi penemuan ini

sudah sering dan hampir setiap hari. Rata-rata bong tersebut di temukan di belakang sekolah, di teras sekolah atau pun di lantai dua dan lantai tiga sekolah (rm/pm).


CMYK

RAKYAT MERANTI

Jumat, 02 - 08 Februari 2018, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

6

Hardianto SampaikanProgram Rp1 Miliar Di Kepulauan Meranti SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA - Bakal Calon Wakil Gubernur Riau Hardianto meresmikan Balai Koalisi di Kepulauan Meranti, Minggu (28/1/2018) yang lalu. Dalam sambutannya, Hardianto menyampaikan program Rp1 miliar untuk tiap desa. “Kami melangkah dengan Bismillah, dengan i’tikad baik. Bagaimana nanti sama-sama, bukan hanya kami pasangan calon, Insya Allah kalau jadi Gubri bersama-sama kita bangun negeri ini,” kata Hardianto. Di sampaikan Hardianto juga,

bersama Balon Gubri Lukman Edy, mereka punya program Rp1 miliar untuk tiap desa. Anggaran itu guna mensupport bagaimana desa bisa berkembang cepat dan maju. Kesenjangan desa dengan kelurahan baik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, akan bisa diatasi. “Hari ini kami hanya bisa beri janji dan program.Itu akan kami wujudkan ketika jadi Gubri dan Wagubri. Harapan demi harapan, program-program itu kita canangkan dan Insyallah terpilih, dilan-

DUA TERDUGA PELAKU BERSAMA SEJUMLAH BARANG BUKTI

Pengedar Narkoba Ditangkap di Banglas Barat Satu DPO SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA -Kasubbag Humas Polres Kepulauan Meranti, AKP Amir Husin kepada wartawan mengungkapkan, penangkapan tersangka narkotika itu dilakukan setelah penyelidikan terhadap pengguna dan pengedar oleh Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Kepulauan Meranti. Anggota Sat Resnarkoba mendapatkan informasi bahwa ada orang yang diduga telah melakukan tindak pidana narkotika jenis shabu yang terjadi di rumah saudara Coli, yang merupakan pengedar narkoba, yang sudah menjadi target penangkapan, di Jalan Rintis, Gang Pinang, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi,” ungkapnya, Minggu lalu. Ketika dilakukan penangkapan dan penggeledahan di rumah Coli, yang bersangkutan berhasil melarikan diri dengan cara meloncat melalui pagar seng yang berada di belakang rumahnya, namun saat itu tim dapat mengamankan 2 (dua) orang terduga pelaku lainnya berinial AG dan KR. Selain,ditemukan lagi 1 (satu) paket diduga narkotika jenis shabu di atas kursi tempat para pelaku duduk, dimana kemudian 2 (dua) paket narkotika jenis shabu itu menjadi barang bukti, karena berada dalam penguasaan para pelaku. Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan dari kegiatan penangkapan itu, jelas Kasubbag Humas, yakni 2 (dua) paket narkotika jenis Shabu berat 0,42 gram, 2 (dua) buah kaca pirek, 3 (tiga) buah pipet,1 (satu) buah sendok yang terbuat dari pipet, 1 (satu) buah kompor, 3 buah mancis,1 (satu) buah bong dan 1 (satu) unit handphone merek samsung warna putih. Adapun sejumlah saksi saat penangkapan itu, antara lain Rahman 40 tahun, Ketua RT 02, RW 02, Dusun Perumbi, Desa Banglas Barat. Burhadianto, 35 tahun, anggota Polri dan Ronal Siregar, 34 tahun, anggota Polri. “Para terduga pelaku dilaporkan oleh Tim Opsnal Satuan Resnarkoba di Mako Polres Kepulauan Meranti, dengan Laporan Polisi Nomor LP.A/ 05/ I/ 2018/ RIAU/ RES KEP MERANTI,26 Januari 2018,” jelasnya. Saat ini, dua terduga pelaku bersama sejumlah barang bukti sudah diamankan di Mako Polres Kepulauan Meranti guna penyidikan lebih lanjut. Sedangkan terduga pelaku bernama Coli yang melarikan diri, masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). (rm/iksan )

Di Tuntut 10 Tahun Penjara,

Taufik Menangis di Depan Hakim SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA - Taufik Hidayat, mantan anggota Polres Meranti yang terlibat narkotika jenis sabu-sabu, tak kuasa menahan tangis saat Jaksa Umum (JPU) Pengadilan Negeri Kabupaten Meranti menjatuhkan tuntutan 10 tahun penjara. Tuntutan tersebut dibacakan JPU, Syamsu Joni SH dan Winanto SH dihadapan hakim Dr Sutarno SH, MH, di Pengadilan Negeri Bengkalis, jalan yossudarso, selatpanjang Jum’at sore (28/1/18)lalu. Taufik Hidayat dijerat dengan pasal 112 ayat 2 dengan pidana selama 10 tahun penjara dan denda Rp10 miliar, atas kepemilikan sabu-sabu sebanyak 9,9 gram. “Ada hal yang memberatkan dan meringankan tersangka, pertama yang bersangkutan mantan anggota polri, dan sebelumnya pernah terbelit dengan hukum, termasuk meringankan saat proses sidang ia memiliki sikap sopan,” kata Syamsu. Saat JPU membacakan tuntutannya, Taufik Hidayat yang memakai baju tahanan warna merah, dan memakai kopiah hanya tertunduk lesu, sambil menangis. Sebagaimana diketahui sebelumnya, Taufik Hidayat ditangkap di area wisma, Senin (14/8/2017) lalu. Aparat TNI yang melakukan penggeledahan juga menemukan 1,5 kg sabu-sabu dan 500 butir ekstasi dan 500 pil happy five di dalam kamar wisma. Penggeledahan dilanjutkan di rumah Taufik Hidayat, aparat juga menemukan 10 gram sabu-sabu. Namun, di dalam persidangan, Taufik Hidayat hanya dipersangkakan dengan kepemilikan sabu-sabu 9,9 gram.”Yang dilimpahkan hanya 9,9 gram (sabu) ini saja, kalau masalah itu (1,5 kg sabu dan ekstasi) mungkin ranahnya penyidik,” kata JPU Syamsu kepada wartawan. (rm/s.p)

tik, kita wujudkan,” ujarnya. Untuk di Kepulauan Meranti, mereka akan mendorong supaya ada industri hilir di sini. Sehingga, yang dieksor bukan lagi bahan baku, melainkan olahan yang siap santap. Olahan berbahan sagu itu dibuat di Kepulauan Meranti, lalu dijual ke tiap daerah baik Indonesia maupun luar negeri. Diakui Hardianto, mereka konsen membuka akses sehingga tak ada lagi isolasi di Kepulauan Meranti dari Pulau Sumatera. “Satu-satunya solusi adalah

RoRo Buton - Kampungbalak. Tapi setelah itu kan harus ada aksesbilitas dalam bentuk infrastruktur jalan menuju kota Selatpanjang, itulah Jalan Alai-Mengkikip,” kata Hardianto. “Kita harapkan di 2019 akses jalan Alai - Mengkikip bisa fungsional dan KMP berembang bisa operasional. Akses masuk dari Sumatera ke Meranti connect dan saya yakin mobil bukan lagi jadi barang asing di Meranti terkhusus di Selatpanjang ini,” tambah Hardianto mengakhiri wawancara. (rm/g.o)

HARDIANTO berfoto bersama pengurus Partai Gerindra, PKB, dan masyarakat Kepulauan Meranti di Selatpanjang.

Bupati Minta Smelter di Pulau Topang Tetap Beroperasi SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA - Melanjutkan aktivitas penambangan di Kepulauan Meranti, PT Timah Tbk bekerjasama dengan PT Wahana Perkit Jaya (WPJ). Meski PT Timah Tbk memiliki peleburan tersendiri, Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir berharap Smelter di Pulau Topang tetap beroperasi. Itu disampaikan Irwan Nasir di hadapan perwakilan PT Timah Tbk saat datang ke Selatpanjang beberapa waktu lalu. “Kami harap Smelter di Pulau Topang tetap beroperasi nantinya,” kata Irwan. Dijelaskan Irwan lagi, awal mulanya diberikan izin eksploitasi dan eksplorasi kepada PT WPJ di Pulau Topang adalah demi kemaslahatan ummat. Sebab, dengan adanya usaha penambangan itu, banyak masyarakat topang mendapat pekerjaan. Setelah smelter terbangun dan WPJ beroperasi, tambah bupati dua periode itu, hampir semua masyarakat Topang

mendapat keuntungan ekonomi. Bahkan masyarakat yang dulunya bekerja di Malaysia kembali pulang ke Topang. Sebab, di sana banyak peluang kerja. Untuk itu, kepada PT Timah Tbk, ketika sudah beroperasi nanti diminta untuk tetap mengoperasikan smelter di Pulau Topang. “Smelter (PT WPJ, red) tolong dihidupkan kembali. Tujuan diberi izin ke WPJ untuk kemaslahatan ummat, supaya masyarakat bisa bekerja,” kata Irwan lagi. Menanggapi permintaan Bupati Irwan, pihak PT Timah Tbk yang diwakili Kabid ADM dan Keuangan PT Timah Tbk wilayah Kepulauan Riau dan Riau, Eko Yori Faruza, ditemui di Selatpanjang mengatakan bisa saja peleburan di Topang. Sebab, mereka sudah bekerjasama untuk penambangan timah di sana. “Target operasi, tahun ini. Sekarang sedang menunggu izin dari KemenLHK,” tambah Eko (rm/g.c)

BUPATI Irwan Nasir saat meninjau Smelter milik PT WPJ di Pulau Topang, Rangsang,Kepulauan Meranti.

Oknum Guru PNS Jusdi Alias Oh Yu Peng Bantah Terajaring Razia Pekat Dirinya Sebagai Tersangka MERANTI,RAKYAT MEDIA Jusdi alias Oh Yu Peng, Mantan Ketua Yayasan Sosial Umat Beragama Budha (YSUBB) Selatpanjang, periode XI tahun 1999-2005 hingga 2009, Melalui kuasa hukumnya Anton Sitompul SH. Rudi Marjohan SH.dan Faisal Said SH.MH adakan press release,pada SabtuV( 28/01/2018 )lalu. Hal itu untuk meluruskan Terkait pemberitaan di beberapa media online pada tanggal 22 Januari 2017, dari konferensi pers Yayasan Sosial Umat Beragama Budha (YSUBB) di Selatpanjang tentang kisrus yang terjadi antara mantan ketua YSUBB Jusdi dan pihak yayasan kepengurusan baru, didalam konferensi pers, kuasa hukum YSUBB, Hendra Irmansyah SH, menjelaskan sesuai dengan SP2HP nomor : B/ 416.a /V/2017 Rekrimum, tentang saudara Jusdi sebagai tersangka. Terkait kabar status tersangka yang di tetapkan oleh Polda Riau sesuai dengan SP2HP yang telah di terbitkan oleh Polda Riau tertanggal 16 Mei 2017 yang didalamnya telah menyatakan melalui gelar perkara yang di hadiri oleh saksi ahli yayasan dan saksi ahli pidana yang selanjutnya menetapkan saudara Jusdi sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana penggelapan aset milik yayasan sosial umat beragama Buddha, di bantah oleh saudara Jusdi di dalam press release nya tadi malam, melalui kuasa hukumnya, Anton Sitompul SH. Jusdi menjelaskan tentang kronologis kejadiannya yang menimbulkan persoalan hukum antara dirinya sebagai mantan ketua yayasan dengan pengurus baru YSUBB. Sesuai dengan LP : 588/XI/ 2016/SPKT/ Riau Tgl 08 November 2016 ( Yayasan Sosial Umat Beragama Budha ). Terlapor saudara Jusdi tentang tindak pidana penggelapan ter-

Satpol PP

JUSDI alias Oh Yu Peng saat press release bersama kuasa hukumnya Anton Sitompul SH. Rudi Marjohan SH.dan Faisal Said SH.MH

hadap uang milik YSUBB sekira Rp. 1.000.000.00.-( satu milyar rupiah ). Setelah berkahirnya masa kepengurusan Jusdi pada tanggal 31-12-2009 maka dilakukan penyerahan semua aset milik yayasan , sesuai dengan berita acara serah terima YSUBB No.454/YSUBB)XIII-T3/C12012 tertanggal 2 Juni 2012. Setelah berakhirnya masa kepengurusan saya tahun 2009 badan pembina Yayasan telah melakukan rapat tertanggal 07 Mei 2010 secara sepihak menunjuk pengurus baru oleh Supendi maka terpilih lah Te Lie alias Lim Ik cai sebagai ketua YSUBB yang baru. Akan tetapi pengangkatan kepengurusan yang baru tersebut tidak pernah di catat dalam suatu akta notaris, sehingga tidak mempunyai kekuatan hukum dalam bertindak untuk dan atas nama yayasan, Jadi dapat disimpulkan sejak kepengurusan saudara Jusdi yang telah berakhir pada tahun 2009, tidak ada kepengurusan yayasan sosial umat beragama Buddha yang sah, sehingga terhadap laporan pidana yang di buat oleh pelapor

LP.588/XI/2006/SPKT/Riau Tgl 08 November 2016, juga menjadi tidak sah secara hukum, karena kepengurusan baru YSUBB setelah masa saudara jusdi, terbentuk tidak melalui mekanisme yang benar. Oleh karena berlarutnya persoalan yang menimpa terlapor saudara Jusdi sehingga terlapor melakukan GUGATAN HUKUM terhadap Yayasan sosial umat beragama Buddha ke pengadilan negeri Bengkalis dengan register No.28/PDT-G/2017/ PN.BLS tanggal 15 Juni 207. Melalui kuasa hukumnya Jusdi membantah atas penetapan dirinya sebagai tersangka dugaan tindak pidana penggelapan, sesuai dengan LP.588/ XI/2006/SPKT/Riau Tgl 08 November 2016. Kuasa hukumnya menjelaskan sampai saat ini masih dalam penyelidikan, tidak benar statement dari pihak pelapor yang mengatakan bahwa saudara Jusdi sebagai terlapor telah di periksa sebagai tersangka. “Ternyata tidak benar maka kami akan membuat laporan dalam hal memberi keterangan palsu ke aparat berwajib,” Ujarnya. (rm.d/s.p)

SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA - Tim gabungan Satpol PP, Polisi, dan TNI menyisiri penginapan dan tempat hiburan di Selatpanjang, 4 Pasangan mesum terjaring, salah satunya oknum guru PNS yang bertugas di Kecamatan Rangsang. Oknum Pegawai yang bertugas sebagai guru itu kedapatan sedang ngamar bersama seorang perempuan di Wisma Dyva Jalan Diponegoro, Selatpanjang. Pasangan ini tak bisa menunjukkan surat nikah atau bukti sah telah menikah. Akhirnya diamankan dan dibawa ke Kantor Satpol PP Jalan Merdeka. Saat didata, oknum Pegawai tetap berkilah bahwa mereka sudah menikah. Petugas juga dikelabui melalui teman (pegawai tersebut) karena ketika menghubungi keluarga oknum guru tak aktif. Setelah oknum guru PNS itu pergi, salah seorang yang ikut operasi pekat berselancar di facebook. Didapatilah fb guru PNS itu, berikut akun fb istri sah oknum guru. Dari status facebok, istri sah oknum guru PNS membuat status sekitar pukul 19.00 WIB

yang isinya mengatakan sedang kesepian malam itu tanpa suami. Lalu, pukul 01.00 WIB istrinya kembali memposting status yang menjelaskan bahwa ia tidak bisa tidur. Setelah melihat postingan tersebut, petugas kembali menjemput oknum guru di Wisma Dyva Selatpanjang. Setelah diperiksa terpisah, baru lah ketahuan bahwa keduanya tidak memiliki hubungan sah menikah. Keduanya dikabarkan pernah menjalin hubungan pacaran sebelum (keduanya menikah). Atas kejadian ini, Satpol PP mendata oknum guru PNS dan perempuannya. Lalu akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dinas Pendidikan. Selain oknum guru PNS dan pasangannya itu, tim juga mengamankan 3 pasangan mesum lainnya. Yaitu 2 pasangan di Hotel Happy Jalan Pembangunan serta sepasang di Hotel King. Semua pasangan didata dan diberi pengarahan. Kemudian, pihak keluarga diberitahu petugas untuk menjemput anak-anaknya. (rm/f.I)

SAAT razia pekat di Wisma Dyva Jalan Diponegoro, Selatpanjang, Kepulauan Meranti.


CMYK

7

PASAMAN BARAT

Jumat, 02 - 08 Februari 2018, MINGGU I

Bupati Pasbar Syahiran Lantik Wali Nagari Sasak

BUPATI Pasaman Barat Syahiran bersama Ny Yunisra Syahiran.

PMI Sosialisasi Bencana Ke Sekolah Sekolah SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIA - Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat, Sumatera Barat meningkatkan sosialisasi kegiatan sosial dan kebencanaan ke sekolah pada 2018.”Untuk 2018 ini kita menargetkan sosialisasi ke 25 sekolah di Pasaman Barat,” kata Ketua PMI Pasaman Barat, Yunisra Syahiran didampingi Kepala Markas PMI Ridawarsa di Simpang Empat, Minggu (28/1)lalu. Ia menambahkan sosialisasi penting dilakukan dalam rangka pengenalan PMI kepada generasi muda sejak dini. Apalagi PMI sangat memegang peran penting dalam berbagai kegiatan sosial dan kebencanaan.”Pada 2017 lalu kita telah melaksanakan sosialisasi kepada 18 sekolah yang ada. Sosialisasi akan terus ditingkatkan pada 2018 ini,” ujarnya. Sementara Kepala Markas PMI Pasaman Barat, Ridwarsa mengatakan pada akhir pekan lalu mereka menggelar sosialisasi kepada 50 oramg siswa SMA 2 Pasaman.”Sosialisasi yang diadakan tidak hanya teori saja tetapi juga praktek cara pertolongan pertama saat bencana atau yang membutuhkan,” tambahnya. Pihaknya juga selain memberikan sosialisasi mengenai PMI juga tentang Palang Merah Remaja (PMR) yang menjadi cikal bakal PMI kuat karena bisa dipraktekkan melalui kegiatan UKS di sekolah.”Kegiatan ini bertujuan mendirikan organisasi PMR dan UKS sekolah. Sebab setelah terbentuknya PMR, maka akan terlahir UKS di sekolah itu,” ujarnya. Selain sosialisasi pihaknya juga merekrut relawan sebanyak mungkin, agar bisa di terjunkan ke beberapa sekolah untuk memberikan pelatihan atau materi tentang PMR. ”Mudah-mudahan melalui sosialisasi ini maka akan semakin meningkatkan relawan PMI dalam upaya penanggulangan bencana alam atau kegiatan sosial lainnya,” harapnya. (rm/Robbisam)

Website: www.rakyatmediapers.co.id

SIMPANG EMPAT,RAKYAT MEDIA –Bupati Pasaman Barat Syahiran melantik Wali nagari (kepala desa) Sasak, Efrizal Senin (28/1/2018) di Sasak Pasaman Barat, Sumatera Barat. Bupati menekankan Walinagari jangan menjadi pemicu perpecahan dan meresahkan masyarakat. “Sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan terhadap masyarakat di tingkat kenagarian atau desa, pemerintahan nagari harus berjalan sesuai peraturan perundang-undangan dan tidak melakukan praktik penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan,” katanya saat melantik pejabat Wali Nagari Sasak, Efrizal di Sasak, Senin. Ia mengingatkan wali nagari agar jangan meresahkan masyarakat, jangan menyalahgunakan wewenang. Jadilah pemersatu. Sebab jika salah bisa merugikan kepentingan masyarakat,” ujarnya. Ia mengemukakan wali nagari sePasaman Barat juga diingatkan agar jangan mendiskriminasikan warga atau golongan masyarakat lain. Lalu jangan melakukan korupsi, kolusi dan nopotisme, menerima uang, barang atau jasa dari pihak lain yang dapat mempengaruhi keputusan dan tindakan yang akan dilakukan. “Jangan langgar sumpah jabatan dan jangan sampai? membuat keputusan yang secara khusus memberi-

BUPATI Pasaman Barat Syahiran (kiri) bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat .

kan keuntungan bagi diri pribadi, anggota keluarga, kroni, golongan tertentu atau kelompok lainnya yang secara nyata merugikan kepentingan masyarakat,” katanya. Menurutnya, segala bentuk praktik penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kenagarian harus benar-benar dihindari untuk mencapai tujuan pembangunan dan penyejahteraan masyarakat yang telah diprogramkan pemerintah daer-

Komisi Informasi Gelar Beberapa Kegiatan di HPN 2018 PADANG,RAKYAT MEDIA - Komisi Informasi berkontribusi meriahkan Hari Pers Nasional (HPN) yang puncak peringatannya digelar di Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Presiden Joko Widodo akan menghadiri perayaan tersebut. Kontribusi nyata Komisi Informasi (KI) tak saja menghadirkan seluruh komisioner KI se-Indonesia tapi juga menggelar beberapa kegiatan. “Ada beberapa kegiatan KI dalam rangka memeriahkan HPN di Padang Sumbar yang rangkaian kegiatannya dari 1 sampai 9 Februari,” ujar Komisioner KI Pusat Hendra J Kede, Senin (29/1) lalu usai beraudiensi dengan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit. Menurut Hendra kegiatan yang diawali KI untuk meriahkan HPN adalah Diskusi Publik dengan topik Pukul Hoaks dengan Keterbukaan Informasi dan Seminar dan Prosedur Permintaan Informasi dalam Liputan Media. “Dua diskusi dilaksanakan berbeda, tanggal 7 di UNP dengan naraumber Rektor UNP, Praktisi Media Meta Dharma Saputera dari portal katadata.com dan Komisioner KI Pusat, Arif Adi Kuswardono, juga ada Talk Show di RRI pada 8 Februari,” ujar Komisioner KI Pusat Wafa Patria Umma usai stressing kegiatan dengan Rektor UNP Ganefri, Senin pagi. Sedangkan 8 Februarinya KI bekerjasama dengan PWI Pusat ge-

KOMISIONER KI Pusat Hendra J kede (sebelah kiri Wagub) didampingi Ketua Dewan Kehormatan PWI Sumbar Basril Basyar dan Ketua KI Sumbar Syamsu Rizal audiensi dalam rangka memeriahkan HPN 2018.

lar diskusi publik tema Pukul Hoaks dengan Keterbukaan Informasi Publik. “Selain diskusi dengan pembicara Wagub Sumbar Nasrul Abit, juga Dirjend IKP Kementerian Kominfo R Niken Widiastuti, dan Ketua PWI Pusat dan Komisioner KI Pusat,” ujar Hendra J Kede. Selain itu saat kegiatan diskusi publik 8 Februari siang dilaksanakan MoU antara KI Pusat dengan PWI

Masyarakat Pasbar Minta Jokowi Turun Tangan PASBAR,RAKYAT MEDIA-Infrastruktur fisik di Pelabuhan Teluk Tapang, Pasaman Barat, Provinsi Sumatra Barat, yang sudah siap tak sebanding dengan akses jalan yang masih minim. Hal ini menjadi pengganjal bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di Sumatra Barat, terutama di Pasaman Barat. Pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang di Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat sebetulnya rampung sejak Mei 2017. Fasilitas yang ada di dalamnya siap digunakan untuk melayani bongkar muat kapal, khususnya ekspedisi produk minyak sawit dan komoditas pertambangan seperti bijih besi. Namun, infrastruktur jalan menuju lokasi pelabuhan belum siap. Imbasnya, hingga hari ini pelabuhan yang disebut-sebut bakal menyaingi Pelabuhan Teluk Bayar di Kota Padang tersebut belum bisa beroperasi.

Bupati Pasaman Barat Syahiran pernah mengatakan,masih butuh anggaran hingga ratusan miliar rupiah untuk merampungkan pembangunan akses jalan menuju pelabuhan. Syahiran menyebutkan, pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang telah menyedot anggaran hingga Rp 200 miliar sejak proyek mulai berjalan pada 2006 lalu.Tapi, ternyata pekerjaan masih banyak. Pembangunan jalan sepanjang 42 km menuju pelabuhan masih harus menyerap anggaran hingga Rp 400 miliar. Catatan Pemda Pasaman Barat, sebanyak 37 kilometer jalan raya harus dibangun, ditambah 8 unit jembatan yang harus dituntaskan. Total ada 42 km jalan yang harus dibangun demi mengakses Pelabuhan Teluk Tapang. ”Untuk melanjutkan pembangunan ini tentu tidak bisa dengan APBD Kabupaten maupun Provinsi karena biayanya terlalu besar,” tutur Syahiran . (rm/h.p)

Pusat. “Peserta dari KI se-Indonesia dan Perwakilan PWI se-Indonesia dilaksanakan siang di Aditorium Gubernuran Sumbar,” ujar Ketua KI Sumbar Syamsu Rizal. Pada malamnya Komisioner KI juga diundang makan bajamba khas Minangkabau. “Pada 9 Februari menghadirkan puncak HPN dihadiri Presiden RI Pak Joko Widodo,”ujar Hendra. (rm/h.ppid)

ah. Ia menjelaskan peranan wali nagari juga sangat penting dalam hal menjaga tatanan norma dasar kehidupan bernagari yang bersendikan adat dan agama.”Dalam hal ini, saya harap wali nagari mampu menunjukkan peranannya dalam menjaga tatanan masyarakat,” ungkapnya. Ia mengharapkan kepemimpinan wali nagari di Pasaman Barat harus mampu mempertahankan, menyeim-

bangkan, menyelaraskan serta menyatukan tuntutan dan harapan dari semua pihak. Sehingga maksud dan tujuan pembentukan pemerintahan nagari dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat dapat berjalan dengan baik.”Terima kasih kepada wali nagari, Arman yang lama atas pengabdiannya selama ini. Semoga pengabdiannya menjadi amal ibadah,” ujarnya. (rm/Robbisam).

Program Bansos RASTRA 2018 Resmi Di Luncurkan SIMPANG EMPAT,RAKYAT MEDIA - Pasaman Barat,Kamis (25/1/ 2018) lalu resmi meluncurkan program Bansos Rastra (Beras Sejahtera) di kecamatan Gunung Tuleh. Seperti yang tertuang dalan UU 1945 pasal 34, yang menyatakan bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Melihat di tahun 2017 program Rasta masih bersubsidi oleh pemerintah pusat. Oleh karena itu di tahun 2018 ini Rasta diberikan kepada keluarga Penerima manfaat (KPM) Tanpa ada pungutan. “Rastra tidak lagi disubsidi, namun ini merupakan bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah, dan setiap KPM menerima 10 kg dengan cuma-cuma”, ungkap Yulianto Wakil bupati Pasaman Barat Yulianto menyampaikan bahwa KPM untuk Kabupaten Pasbar tahun 2018 berjumlah 23.987 KK. Bersumber dari hasil verifikasi dan validasi data kemiskinan Kabupaten Pasbar tahun 2017, yang telah dilaksanakan oleh dinas sosial Kabupaten Pasbar. Penyaluran Rastra tahun 2018 dilaksanankan setiap tanggal 25 pada bulan berjalan. Sesuai pedoman umum dari kementerian untuk KPM, disesuaikan dengan data yang telah ditetapkan oleh kementerian sosial RI di tahun 2018. Dalam rangka mendukung kegiatan program Bansos Rastra, Yulianto menghimbau kepada seluruh pihak

YULIANTO Wakil bupati Pasaman Barat saat Menyerahkan Beras 10 kg kepada Warga.

yang menyalurkan Rastra untuk selalu mengikuti mekanisme dan pendistribusian Rastra dengan baik. Agar tidak ada lagi penyimpangan-penyimpangan program dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Pasbar. “Saya memberikan apresiasi positif, dengan adanya kegiatan launching ini menunjukkan bahwa pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mempunyai perhatian khusus dan komitmen yang sama terhadap program pengentasan kemiskinan”, un-

gkap Yulianto. Program Bansos Rastra merupakan bagian dari sistem ketahanan pangan nasional. Karena sebagian besar penduduk Indonesia mengkonsumsi beras sebagai bahan pangan utama. Dengan adanya Porgram Rastra ini, dapat mengurangi beban pengeluaran KPM dalam memenuhi kebutuhan pangan. selain itu juga untuk meningkatkan akses masyarakat berpendapat rendah dalam pemenuhan kebutuhan pangan pokok sebagai salah satu hak dasarnya (rm/ pb.co.id)

Sejumlah Objek Wisata di Pasbar Akan Dibenahi 2018 SIMPANG EMPAT,RAKYAT MEDIA-Dinas Pariwisata Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) benahi sejumlah objek wisata yang ada pada 2018.”Benar, pengembangan objek wisata terus kita lakukan terutama melengkapi sarana prasarana yang ada untuk memberikan kenyamanan pengunjung,” kata Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat, Armen di Simpang Empat, Rabu (31/1/2018). Ia mengatakan pihaknya melanjutkan perencanaan program tahun sebelumnya pengembangan di kawasan objek wisata Air Bangis dan sejumlah objek wisata lainnya,” katanya. Menurutnya selain meningkatkan sosialisasi kesadaran wisata juga melengkapi sa-

rana prasarana pembangunan dermaga Pulau Pigago dan pembangunan landscape Bukit Marando Air Bangis. Pihaknya saat ini telah membentuk 13 kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang dilatih untuk menyosialisasikan pentingnya sadar wisata di tengahtengah masyarakat.”Pokdarwis ini bertugas melakukan sosialisasi tentang kepariwisataan yang tujuan akhirnya bagaimana masyarakat sekitar berperan memajukan wisata. Jangan ada punguan liar dan memberikan layanan ramah kepada pengunjung,” ujarnya. Ia mengharapkan, dengan adanya gerakan sadar wisata tersebut, akan ada perubahan perilaku masyarakat. Sehingga akan tercipta sapta pesona wisata (aman, tertib, indah,

nyaman dan bersih dan kenangan). Untuk mendukung memajukan wisata juga diperlukan transportasi yang memadai ke lokasi wisata, menjaga kebersihan, dan ada souvenir.”Untuk tahun 2018 pantai Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas akan dijadikan wisata andalan Pasaman Barat,” katanya. Ia menyebutkan master plan pengembangan wisata Air Bangis sudah ada. Tinggal lagi meningkatkan pelatihan gaet, pramuwisata, rescue dan pembinaan terhadap masyarakat kelompok sadar wisata dan ditunjang usaha ekonomi kreatif. Pihaknya mnegharapkan dukungan instansi terkait dalam memajukan wisata yang ada. Memajukan wisata dibu-

GUBERNUR Sumbar, Irwan Prayitno bersama Bupati Pasaman Barat,Syahiran.

tuhkan kerja sama semua pihak atau perlu “dikeroyok” secara bersama. Sebab, katanya tidak hanya lokasi objek wisata yang dikembangkan tetapi juga infrastruktur menuju lokasi itu perlu diperbaiki. Selain itu juga

pembinaan berbagai kerajinan dan sadar wisata.”Terpenting sekali adalah kenyamanan pendatang saat berada di objek wisata. Jangan ada pemalakan dan pemaksaan. Buat wisatawan senyaman mungkin,” harapnya. (rm/Robbisam)


CMYK

RAKYAT RIAU BINTAN-TANJUNGPINANG KORAN UMUM

Website: www.rakyatmediapers.co.id Jumat, 02 - 08 Februari 2018, MINGGU I

Edisi2018, : # 227 Tahun IV, I Jumat, 02 - 08 Februari MINGGU Harga: Rp6.500,-

Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,

8

8 12

Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Pemerintah Tawarkan Relokasi Pedagang K5 PARA petugas tim gabungan terdiri dari unsur Satpol PP, Ditpam, TNI dan Polisi saat menertipkan kios liar di terminal Jodoh.

BATAM, RAKYAT MEDIATim gabungan terpadu Kota Batam yang terdiri dari unsur Satpol PP, Ditpam, Polisi dan TNI kembali melakukan penertiban kios liar yang berdiri diruas jalan terminal Jodoh, Batam, Selasa (30/1) kemarin. “Sedikitnya ada 68 bangunan kios liar yang kita tertibkan. Penertiban yang dilakukan juga bertujuan agar ruas jalan di terminal tersebut bisa kembali luas,” kata Sekertaris Satpol PP Batam, Friedkalter Pardede kepada wartawan. Dijelaskan Pardede, adapun

penertiban yang dilakukan tim terpadu ini juga merupakan upaya dari Pemerintah Kota menata Batam menjadi lebih indah.”Saat ini pemerintah tengah fokus pada pembangunan infrastruktur, makanya sekarang bangunan-bangunan liar yang berdiri kita tertibkan satu persatu,” ujarnya. Terpisah Imam Tohari Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Kota Batam mengatakan, dengan adanya penertipan kios liar di terminal jodoh, Pemerintah Kota Batam memberikan solusi kepada pedagang kaki lima tersebut untuk dapat merelokasikan lapak dagangannya, pasca penertiban yang dilakukan oleh tim terpadu. “Para pedagang kita beri-

kan tempat alternatif untuk mereka berjualan di belakang Morning Bakery Jodoh dan di sekitar DC Mall. Disana ada sekitar 25 kios tersedia, namun demikian kita kembalikan lagi kepada mereka,” kata Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Kota Batam, Imam Tohari, Selasa kemarin. Imam menjelaskan penertiban tersebut terbilang disengaja mengingat bangunan kios berada di atas parit dan masuk dalam proyek pelebaran saluran drainase. Sebelum dilakukan penertiban, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terlebih dahulu sehingga pedagang dapat tahu lebih awal. “Sebenarnya penertiban ini

PENGUMUMAN REDAKSI Diberitahukan kepada Instansi Pemerintah/ TNI/Polri dan pengusaha Swasta di Kota Batam dan Khususnya Provinsi Kepri, wartawan Koran Rakyat Media yang namanya tidak tercantum dalam box redaksi maka tidak diakui sebagai wartawan media ini. Redaksi

akan dilakukan pada bulan Desember 2017 lalu. Namun kita tahu pada momen tersebut ada saudara kita yang tengah merayakan Natal, makanya kita undur dan baru hari ini dapat terlaksana,” kata Imam. Lanjutnya, dalam penertiban tersebut terdapat 68 bangunan milik pedagang kaki lima. Dari jumlah tersebut, 40 kios di antaranya masuk dalam kategori permanen yang dimana nantinya ruas jalan yang ditempati bangunan liar ini akan dibuat pelebaran parit dari ukuran semula menjadi 1 hingga 1,5 meter. Manik Silitongga, salah satu pedagang yang terkena dampak penertiban bangunan liar ini mengaku bingung akan berjualan kemana lagi setelah ini. Dirinya mengaku, solusi yang ditawarkan pemerintah tidak meringankan beban mereka, justru memberatkan dengan membayar uang sewa yang sangat mahal. “Saya membeli kios ini sejak tahub 2003 dengan harga Rp.8.500.000 juta. Sekarang kami digusur tidak mendapat ganti rugi malah disuruh pindah ketempat yang mahal. Mau makan aja susah pak,” pungkasnya.(rm/ant)


CMYK

9

JUMAT, 02 - 08 Jumat, 02 - 08 Februari 2018, MINGGU FEBRUARI 2018, MINGGU I

IKLAN 9

I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Edisi : # 227 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

2 Pejabat Disdik Kepri Tilap Anggaran APBD Rp780 Juta

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri

Arifin Nasir

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, diminta segera mengembalikan dana sebesar Rp780 juta, dana tersebut merupakan kerugian negara dari APBD 2016 yang tak dapat dipertanggung jawabkan kedua pejabat tersebut.. Hal ini disebutkan Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Arifin Nasir, kepada wartawan belum lama ini di Tanjungpinang Arifin Nasir mengatakan, ia telah mendesak dan merekomendasikan ke Inspektorat, agar Pejabat Pembuat Ko-

mitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di Dinas Pendidikan Provinsi Kepri segera mengembalikan Rp780 juta nilai kerugian negara dari APBD 2016 tersebut. Hal itu merujuk pada temuan LHPBPK serta rekomendasi final, BPK, atas temuan penggunaan dana APBD 2016, yang peruntukan penggunaannya tidak sesuai dengan aturan dan mekanisme. ”Rekomendasi sudah disampaikan ke Inspektorat dan Inspektorat ke pejabat yang bersangkutan agar dana tersebut dikembalikan. Mungkin mereka sedang ngumpul uang,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kepri Arifin Nasir.

Arifin juga menjelaskan, pengembalian dana kerugian APBD dari DIPA Dinas Pendidikan itu, sudah dikoordinasikan dengan Inspektorat Provinsi Kepri, agar PPTK dan PPK mengembalikan kelebihan bayar dan pembayaran pembayaran kegiatan tanpa Laporan Pertanggungjawaban (LPj). Arifin mengakui, dari laporan yang diterima masing-masing PPTK dan PPK, mereka sedang megusahakan pelaksanaan pengembalianya. “Yang penting dari Dinas Pendidikan sudah meminta Inspektorat agar melakukan pemeriksaan, dengan rekomendasi dan disuruh agar dikembalikan. Dan saat

ini tergantung dari pejabat PPTK dan PPK nya,” tegasnya. Sebagaimana diketahui, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan Rp780 juta kerugian negara dari pelaksanaan DIPA kegiatan APBD 2016 di Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, yang digunakan untuk membayar beasiswa, kendati dana dan alokasi anggarannya tidak tertera di DIPA-APBD. Diduga, penggunaan dana yang mengatasnamakan Beasiswa itu, adalah fiktif, namun alokasi dananya tetap dikeluarkan, namun DIPA anggarannya tidak tercantum di APBD. (rm/san).

Kontraktor PT Putra Lingga “Tembak” Gaji Pekerja

NURDIN Basirun saat mengadakan rapat di dalam kapal Seven Star

Gubkepri Adakan Rapat Dengan OPD Di Kapal Seven Star ANAMBAS, RAKYAT MEDIA,-Nurdin ingin bantuan atau kegiatan di Anambas, misalnya memberi efek besar bagi pergerakan ekonomi. Sinergi antar OPD juga harus diperkuat sehingga bantuan dan kegiatan saling mendorong pada kemajuan dan kebaikkan. “Cari yang efektif dan ekonomis, sehingga sesuai dengan nilai kerja masyarakat penerima dan bisa sejahtera. Kalau berpikir ego dan kepentingan masing-masing nanti tak jalan,” kata Nurdin kepada kepala OPD Kepri yang ikut pulang bersama rombongan Gubernur menuju Tanjungpinang. Nurdin Basirun pada saat rapat di dalam kapal Seven Star itu menegaskan agar setiap OPD membuat program kegiatan yang berdampak bagi daerah dan masyarakat anambas. Dinas PU dan Dinas Pemukiman diminta Nurdin untuk cepat mengkaji membuat program masyarakat yang ada di alur air kawasan permukiman yang terkena banjir.Sinergi Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan perlu diperkuat sehingga memberi pengaruh pada masyarakat yang sehat. Dari Dinas Perindag, Nurdin mendapat laporan langsung pembangunan pasar-pasar rakyat. Nurdin berpesan agar lokasi untuk pembangunan pasar harus membuat keuntungan para pedagang. Nurdin juga minta agar ada kapal yang bisa membawa hasil ikan ke pasar di Tanjungpinang dan Anambas tanpa memberatkan nelayan-nelayan. Malah harus memungkinkan dengan barang-barang lain dan saat kembali membawa kebutuhan masyarakat. Kepada Dinas Kelautan dan Perikanan, Nurdin menyampaikan tentang dialog dengan nelayan Anambas yang meminta bantuan perikanan. Apalagi bantuan yang diminta untuk mencari nafkah dengan kearifan lokal. Misalnya pancing ulur atau rawai dan radio. Nelayan memang mengeluh kepada Nurdin tentang nelayan dari luar yang menggunakan pukat untuk menangkap ikan. Mereka takut pukat itu merusak pencarian ke depannya. Karena ikan-ikan kecil juga terus terangkut dengan pukat. Malah di kawasan mereka penangkapan dengan jaring tidak ada. Karena itu bantuan yang diminta nelayan hanya pancing ulur atau rawai. (rm/humas k)

TANJUNGUNCANG, RAKYAT MEDIA-Puluhan pekerja yang bekerja pada kontraktor pembangunan puskesmas Tanjunguncang mengeluh. Pasalnya, proyek sudah selesai, tapi gaji mereka belum dibayar. Padah pengerjaan proyek tersebut sudah rampung 100 persen bahkan aksesoris gedung mulai dari kaca jendela hingga perlengkapan ruangan seperti Air Conditioner (AC) juga sudah dipasang. Namun kontraktor PT Putra Lingga hingga kini belum membayar gaji para pekerja. Beberapa hari terakhir ini, sekitar 30 an pekerja tersebut kembali mendatangi gedung Puskesmas itu untuk menuntut hak mereka.Namun usaha pekerja itu belum membuahkan hasil sebab pihak kontraktor tak lagi berada di lokasi proyek tersebut. ”Sudah tiga hari ini kami ngumpul di sini untuk meminta upah,tapi tak ada yang bisa kami temui. Tak tahu lagi mau minta kemana gaji kami ini,” ujar Rio, seorang pekerja.

Menurut pekerja, tunggakan gaji mereka dari pihak kontraktor besarannya bervariasi sebab sistem kerja yang diterapkan ada yang borongan mingguan hingga bulanan, ada juga sistem harian.”Beda-beda memang. Ada yang dua minggu, ada yang sampai tiga bulan, ada juga yang kerja harian. Semuanya bernasib sama (belum dibayar). Saya sendiri dua minggu kerja kalau hitung sekitar Rp 2 juta upah saya,” kata Sino, pekerja lainnya. “Sudah hampir tiga bulan ini kerja tak digaji saya. Utang di rumah sudah banyak. Bayar tagihan listrik saja saya harus ngutang pak. Bangunan sudah siap Pak. Keringat kami tolong dibayarlah pak,”kata Sino. Proyek pembangunan Puskesmas tersebut merupakan proyek milik Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Batam, tujuannya dibangun untuk meningkatkan pelayanan medis warga dan pekerja galangan kapal di wilayah Tanjunguncang. Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp 6, 072,

GEDUNG Puskesmas Tanjunguncang yang dikerjakan PT Putra Lingga

200,000 itu dikerjakan oleh kontraktor dari Tanjungpinang PT Putra Lingga. Hendro pengawas dari PT Putera Lingga, kepada wartawan mengakui masih ada tunggukan gaji pekerja itu. ”Tidak semua (pekerja) ada tunggakan. Pekerja borong

8 Kecamatan Dapat Bantuan Bus Dari Pusat KARIMUN,RAKYAT MEDIA – Kabupaten Karimun menerima delapan unit bus dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi Transportasi bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 3,9 Miliar untuk desa tertinggal. Delapan bus tersebut rencananya akan di distribusikan ke 8 Kecamatan di Wilayah Kabupaten Karimun. Kepala Dinas Perhubungan Fajar Horison mengatakan, bantuan sarana transportasi tersebut dialokasi untuk Desa yang masuk Lokasi Prioritas (Lokpri) dengan tujuan meningkatkan ekonomi desa, antara lain desa yang berada di Kecamatan Karimun, Tebing, Meral Barat, Buru, Moro, Kundur Utara, Unggar, dan Belat. Ada delapan desa di 8 Kecamatan yang dapat bantuan bus. Tujuan pemberian bantuan bus ini adalah untuk meningkatkan ekonomi desa,” ungkap Fajar. Fajar mengatakan, penggunaan bus dapat digunakan

Kepala Dinas Perhubungan

Fajar Horison untuk segala macam kegiatan untuk masyarakat desa untuk meningkatkan perekonomian desa. Pengadaan bus ini dilakukan oleh Dishub dengan menggunakan anggaran dari kementerian, nantinya bus diberikan langsung dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “ Awalnya akan didistribusikan dua unit setiap kecamatan, namun dengan kondisi masih kurangnya angkutan Bus maka kita coba melobi pusat dan akhirnya delapan kecamatan ini disetujui dengan

masing- masing 1 unit,” ujar Fajar. Dalam pengajuan pertama, Dinas Perhubungan mengajukan pengadaan Bus sebanyak 10 unit dengan biaya Rp 5 miliar, akan tetapi dalam proses pembahasan akhirnya kita mendapatkan anggaran Rp 3,9 miliar untuk pengadaan 8 unit bus. “ Kita berharap dengan adanya pengadaan bus ini masyarakat lebih terbantu selain itu juga harapan kita dapat bantuan ini dijaga dan dirawat dengan baik,” ujar Fajar. Fajar mengatakan, saat ini jumlah angkutan Bus di Karimun berjumlah 4 unit dengan 1 sudah dalam keadaan rusak. Dengan adanya penambahan bus dari bantuan Pemerintah Pusat sebanyak 8 unit, total keseluruhan ada 12 unit bus. “ Ada 12 bus dan yang bisa dioperasikan 11, kedepan berharap seluruh Kecamatan di Karimun memiliki masing- masing satu unit,” tutup Fajar. (rm/ b.k)

misalkan sudah beres kok. Memang ada beberapa yang belum dibayar penuh, karena fisik proyek ini masih dalam masa pengawasan. Misalkan ada keramik atau kaca yang pecah harus diganti nah itu yang menghambat pelunasan gaji sebagian pekerja itu,” ujar

Hendro. Hendro menambahkan, pihaknya akan tetap melunasi semua tunggakan upah karyawan itu.”Tetap akan kami bayar, kami mohon kawan-kawan bersabar dulu. Kalau sudah clear semuanya akan dibayar kok,” tuturnya.(rm/mwd)

Polisi dan BPOM Gerebek Gudang Makanan Ilegal BATUAMPAR, RAKYAT MEDIA-Tim gabungan dari Polres Barelang dan Kantor BPOM Kepri, gerebek sebuah gudang makanan ilegal di Jalan Kerapu, Kompleks MCP Batuampar. Pemilik gudang, Rina, tampak tak banyak bicara saat penggerebekan itu terjadi. Ia terlihat sibuk mengotak-atik ponsel. Dalam penggrebekan tersebut berhasil diamankan 19 merek bahan makanan ilegal dengan jumlah sekitar 16.930 item. ”Pagi ini kita melakukan operasi gabungan dari Polres Barelang, Satpol PP dan dalam penggrebekan tersebut berhasil diamankan 19 merek bahan makanan ilegal dengan jumlah 16.930 pieces,” ujar Kepala Badan BPOM Alex Sander kepada, Rabu (31/1/2018) pekan lalu. Pemilik gudang, Rina, tampak ennggan bicara banyak.Ia terlihat tertunduk lesu di saat petugas sibuk memeriksa gudang tersebut. ”Bapak dari mana, maaf saya nggak mau diwawancarai,” katanya. Informasi yang diterima media ini, gudang ilegal milik Rina, sudah cukup lama beroperasi di Batam. Namun selama ini pemilik gudang dengan leluasa melakukan aksi ilegalnya tanpa diketahui oleh aparat berwenang. Setelah penggerebekan, Rina selaku pemilik taak bisa berkutik. (rm/ gunawan)


CMYK

KARIMUN-LINGGA

Jumat, 02 - 08 Februari 2018, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

10

Karimun Raih Penghargaan Predikat BB

Berdasarkan Penilaian Laporan Hasil Evaluasi tentang AKIP

PENYERAHAN penghargaan predikat BB oleh MenPAN-RB Asman Abnur kepada Kepala Daerah Kabupaten/Kota Kepri.

KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kabupaten Karimun meraih penghargaan dari Kementerian PANRB berdasarkan penilaian Laporan Hasil Evaluasi tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) yang diserahkan MenPAN-RB Asman Abnur kepada Sekda Kabupaten Karimun Muhammad Firmansyah, Jum’at kemarin (25/1) di Hotel Radisson Batam. Penghargaan dengan nilai predikat BB ini merupakan pencapaian kedua kalinya secara berturut-turut diraih

Pemkab Karimun dari Kementerian PAN-RB. Predikat dengan nilai BB merupakan terbaik kedua setelah predikat AA. Untuk Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang terdiri dari 172 Kabupaten/Kota, Kabupaten Karimun termasuk didalamnya yang mendapatkan nilai predikat BB. Sedangkan untuk secara nasional yang mendapatkan hanya ada 9 kabupaten/kota itu sudah termasuk kita, ujar Bupati Karimun Aunur Rafiq saat dikonfirmasi wartawan memalui Via ponselnya, Ming-

gu (28/1) kemarin. Lanjut Rafiq, Penghargaan yang diterima di Tahun 2018, bukan semata-mata kerja dari Bupati Karimun. Melainkan, hasil dari kerja sama seluruh OPD yang didukung oleh seluruh pegawai yang ada di Kabupaten Karimun. Karena, tidak mungkin prestasi ini bisa diraih tanpa adanya kerja keras dan kerjasama antara pengawai dan OPD yang sesuai aturan yang telah dijalankan oleh semua jajaran Pemkab Karimun. Dijelaskannya, dengan penghar-

gaan tersebut artinya program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Karimun terarah dan terukur. “AKIP ini bukan saja menjalankan administrasi pemerintahan di daerah berdasarkan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Tapi, juga pemerintahan yang kita jalankan pada tahun lalu sesuai dengan visi dan misi dari Bupati Karimun.Termasuk juga kinerja yang kita laksanakan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) selama lima tahun,” jelasnya. (rm/btp)

Pemkab Karimun Lelang 5 JabatanOPD KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Panitia seleksi (Pansel) lelang jabatan untuk eselon dua yang akan menjabat sebagai Kepala Dinas (Kadis) dan kepala Badan (Kaban) Sepekan lalu resmi ditutup. Peserta yang melamar dan dinyatakan lulus berkas administrasi sebanyaik 20 orang yang saat ini duduk sebagai pejabat eselon tiga. “Pejabat yang menjadi peserta untuk mengikuti lelang jabatan lima OPD sebanyak 20 orang. Semuanya berasal dari pejabat eselon tiga. Mulai dari sekretaris di badan dan dinas serta ada juga yang menjabat sebagai kepala bidang. Dan, berdasarkan pemeriksaan administrasi semuanya dinyatakan lulus,” ujar Ketua Pansel Lelang Jabatan Pemerintah Kabupaten Karimun, M Firmansyah, Kamis (25/1). Tahapan selanjutnya yang harus diikuti oleh peserta pada Rabu (31/1) pekan depan. Pada waktu tersebut memang semua peserta wajib hadir. Karena, akan langsung dilakukan pemaparan bersama dengan makalah dari masing-masing peserta. Dan,

KANTOR Bupati Kabupaten Karimun laksanakan lelang jabatan terhadap pejabat eselon II

untuk pembuatan makalah apakah akan langsung dibuat oleh peserta setelah paparan dilakukan atau ada kebijakan lain. “Yang jelas, semua ketentuan yang yang sudah dijadwalkan untuk lelang jabatan ini harus diikuti olehs emua peswerta. Jika ada yang tidak

mengikuti dari salah satunya, maka dipastikan gagal. Dan, untuk tim penguji dari Kabupaten Karimun hanya satu orang. Kemudian, juga dibantu dengan akademisi serta Kepala BKD SDM Provinsi Kepri. Pentingnya lelang jabatan untuk mengetahui kemampuan peserta yang melamar pada

OPD tertentu,” papar Firman yang juga Sekda Kabupaten Karimun. Dilanjutkanya, berdasarkan data yang melamar pada lima OPD tidak hanya satu orang melamar ke satu OPD yang dilelang. Rata-rata satu orang melamar untuk dua OPD. Yakni, untuk Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) diikuti 7 peserta, Dinas Sosial (Dinsos) 9 peserta dan Dinas Pariwisata Seni dan Kebudayaan 4 peserta. Kemuidian, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( Disdalduk KB PPPA) diikuti 7 orang serta Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) 6 peserta. Menyinggung tentang adanya satu peserta yang mengikuti lelang jabatan dari lingkungan Pemprov Kepri, Fiman menyebutkan, memang kegiatan lelang jabatan yang dilakukan kali ini terbuka se Provinsi Kepri. “Sehingga, wajar jika ada dari luar yang ikut menjadi pesertanya. Satu perserta yang mengukuti lelang jabatan berasal dari Dinas Lingkungan Hidup,” ungkapnya. (rm/btp).

Bupati Lingga Panen Perdana Padi Gogo

BUPATI Lingga Alias Wello buka Musorkab KONI Lingga.

AT Syamsirwan Terpilih Jadi Ketua KONI Lingga LINGGA, RAKYAT MEDIA-AT Syamsirwan alias Ambok terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lingga dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) berlangsung digedung Nasional Dabosingkep, Sabtu (27/1) lalu yang dibuka oleh Bupati Lingga Alias Wello . “Olahraga adalah suatu wadah untuk mengembangkan potensi diri, minat, bakat serta menjalin silaturahmi, sehingga dalam musyarawah ini kita hilangkan semua kepentingan untuk kemajuan olahraga kita,” kata Alias Wello dalam sambutannya. Musorkab KONI Kabupaten Lingga yang melahirkan kepengurusan baru diharapkan jadi momentum penting dalam membangun olahraga tanpa memilah-milah kepentingan kelompok atau golongan. Apalagi, menurutnya, pada 2018 Kabupaten Lingga menjadi tuan Pekan Olahraga Pelajar Provinsi Kepri (Porprov) tingkat provinsi. Kegiatan tersebut tentu membutuhkan energi bagi KONI Kabupaten Lingga untuk segera mendata dan merapatkan barisan membantu suksesnya pelaksanaan pergelaran olahraga terbesar bagi pelajar di tingkat provinsi tersebut.”Ditambah lagi Pulau Singkep sendiri sebelum dilakukan pemekaran selalu unggul di berbagai cabang olahraga, di kala itu Provinsi Kepri masih menjadi Kabupaten Kepri,” katanya. Adapun beberapa cabang olahraga yang akan dilaksanakan pada perhelatan POR

Provinsi nanti antara lain pencak silat, renang, sepak takraw, tenis meja dan beberapa cabang olahraga lainnya. Dia berharap kepengurusan yang baru dapat membawa perubahan bagi olahraga Kabupaten Lingga sehingga pengurus yang baru dapat benar-benar dalam mengembangkan dunia olahraga di Kabupaten Lingga. ”Jika kita sukses menggelar event tingkat provinsi ini, maka kedepan akan memudahkan kita untuk menggelar even-even besar lainnya di tingkat provinsi,” sebutnya. Meskipun begitu, Bupati Lingga mengakui masih banyak terdapat beberapa kekurangan dalam segi fasilitas pendukung di Kabupaten Lingga, hal tersebut tidak mengurungkan semangatnya untuk mesukseskan perhelatan olahraga pelajar terbesar di Provinsi Kepri tersebut. Sementara itu, ketua terpilih AT Syamsirwan alias Ambok mengatakan, akan berupaya semaksimal mungkin mewujudkan cita-cita Bupati Lingga untuk mensukseskan berbagai program olahraga di Kabupaten Lingga. Namun dalam waktu dekat, menurutnya, dirinya akan melakukan konsolidasi organisasi di KONI untuk mewujudkan kepengurusan yang solid. “Insyaallah kita akan berusaha mendukung program Pemerintah, dan KONI siap berdampingan dengan pemerintah untuk mendukung cabangcabang olahraga di Lingga,” ujar Ambok. (rm/taufik).

LINGGA, RAKYAT MEDIABupati Kabupaten Lingga Alias Wello, memanen Padi Gogo di lahan praktikum lapangan di Desa Batu Kacang Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga bersama Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jum’at (26/1) lalu hal ini sekaligus menjawab apa yang pernah dilontarkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Kepri Syamsul Bahrum tentang program pertanian di Lingga. Bupati ikut melakukan panen perdana bersama mahasiswa IPB karena ingin melihat secara langsung padi Gogo tersebut. Mahasiswa yang kuliah perdana program D1 IPB di Kabupaten Lingga yang terdiri dari 105 orang mahasiswa, yang dibuka pada Bulan September 2017 kemarin telah berhasil melakukan panen perdana padi Gogo. Pada kegiatan tersebut selain Bupati dan Wakil Bupati turut juga hadir Ketua DPRD beserta jajarannya, Kepala OPD, Tim penggerak PKK, FKPD, Direktur Program Desa IPB, STTP Malang, STTP Medan, Camat, Lurah, Kepala Desa Kabupaten Lingga. Kegiatan mahasiswa IPB panen perdana tersebut mendapat pujian dari Bupati karena para mahasiswa Program D1 Institut Pertanian Bogor (IPB) ini yang menjadi pelopor dan invator dilingkungan masyarakat di Lingga dalam sektor Pertanian dan Peternakan nantinya. “Ini luar biasa sekali, kita sudah bergerak sedikit maju dan anak anak kita sudah melaksanakan program pendidikannya, kita harap akan menjadi pelopor dan invator

MOBIL Dinas Anggota Dewan yang dikembalikan

Anggota DPRD Lingga Kembalikan Mobil Dinas LINGGA, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 14 orang anggota DPRD Lingga mengembalikan mobil dinas ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lingga. Pengembalian melalui Sekretariat DPRD Lingga. Kepala Bidang (Kabid) Aset di BPKAD Lingga, Harpiandi mengatakan, saat ini 14 unit mobil tersebut sudah terparkir rapi di halaman belakang Gedung Daerah Daik Lingga. “Untuk mobdin anggota dewan sudah kita terima dan kita buat berita acaranya, itu 14 mobdin yang telah dikembalikan ke pengelola aset daerah Kabupaten Lingga. Pengembaliannya dua tahap pada Desember kemarin,” kata dia kepada Batamnews.co.id, Selasa (30/1/2018). Dia mengungkapkan, semua mobil operasional dari anggota dewan Lingga sudah dikembalikan ke Sekwan. Mobil itu sebanyak 17 unit. Sebab dari 20 anggota dewan, 3 orang pimpinan DPRD tetap difasilitasi mobil dinas. “KIita terima 14 mobil, tiga mobilnya masih di Sekwan. Ketiganya itu digunakan sebagai operasional mereka. Mobil inikan aset mereka. Tidak menutup kemungkinan mobdin di sekwan juga kita gunakan nanti,” ujarnya. Dia mengatakan, nantinya mobil tersebut akan dialihkan penggunaanya untuk OPD di lingkup Pemkab Lingga yang membutuhkan mobil operasional untuk mendukung kegiatan di lapangan. “Kemudian juga telah ada beberapa OPD yang mengajukan untuk menambah kendaraan operasional, tinggal persetujuan bupati saja. Itu Kecamatan Lingga, DPMDes Lingga, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah dan Disdik Lingga. Sementara yang lain juga sudah mengajukan tetapi hanya secara lisan,” katanya. Diketahui, kendaraan dinas anggota DPRD tersebut dikembalikan ke Pemkab Lingga setelah diberlakukan Peraturan Pemerintah No18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi DPRD. Pada aturan itu anggota DPRD diberikan tunjangan sewa mobil. Namun mobil dinas yang digunakan selama ini harus dikembalikan.(rm/bn)

Dinas PUPR Karimun Lelang 28 Kegiatan BUPATI Lingga Panen Perdana bersama Mahasiswa Program D1 IPB Bogor,

dilingkungan masyarakat sekitarnya,”ujar Bupati. Mudah-mudahan dengan padi Gogo ini dapat mengangkat perekonomian masyarakat petani di Desa Batu Kacang Kecamatan Singkep pada khususnya, Kabupaten Lingga pada umumnya. Sebelumnya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Kepri Syamsul Bahrum pernah meremehkan Program Pertanian Pemkab Lingga pada saat memberikan kata sambutan pada acara Fokus Grup Discussion (FGD) di Nagoya Hill Kota Batam pada Nopember 2017 tahun lalu. Syamsul beranggapan kultur masyarakat Melayu yang merupakan nelayan secara turun temurun sulit diubah ke kultur pertanian. Karena itu, Ia meragukan program pertanian yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Lingga bisa ber-

hasil seperti yang diharapkan. Mantan pejabat Pemerintah Kota Batam ini juga mencontohkan beberapa kasus kegagalan program transmigrasi di Kepri yang disebabkan oleh pengaruh kultur masyarakat setempat. Ia menyebut kasus transmigran yang didatangkan dari Jawa untuk menggarap sektor pertanian di Kabupaten Natuna dan Lingga, gagal karena mereka ikut – ikutan jadi nelayan. Namun apa yang pernah dilontarkan oleh Syamsul Bahrum terhadap Kabupaten Lingga tentang program Pertanian, tidaklah seburuk apa yang disebutkannya, terbukti bahwa Kabupaten Lingga telah melaksanakan panen perdana dengan para mahasiswa dengan nama padi Gogo, sebut beberapa tokoh masyarakat. (rm/ taufik)

KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Karimun, sudah memasukkan berkas 28 kegiatan kepada pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk dilakukan pelelangan kepada pihak ketiga. Hal ini disampaikan Kepala Dinas PUPR Karimun Zulfan, sepekan lalu. “Sudah sepekan kita masukkan berkas. Tinggal tunggu pihak ULP lah kapan akan diterbitkan, dalam bentuk pengadaan barang/jasa Pemerintah berdasarkan Perpres nomor 54 tahun 2010,” jelas Zulfan. Apabila sudah diterbitkan, maka proses pekerjaan untuk 28 kegiatan sudah bisa dimulai. Dari 28 pekerjaan tersebut, ada proyek islami center dan pasar mencapai Rp 37 Miliar yang ada di pulau Kundur. Sehingga, pada bulan Februari nanti sudah bisa dilakukan proses tender untuk pihak ketiga dan langsung dikerjakan. “ Biasanya pada bulan Februari atau Maret. Tahun ini kita majukan, supaya waktu pengerjaan oleh pihak ketiga kontraktor tidak mepet dan selesai tepat waktu,” tuturnya. Untuk tahun 2018 ini, alokasi anggaran dari APBD Kabupaten Karimun pihaknya mendapatkan anggaran untuk pembangunan mencapai sekitar Rp300 Miliar. Dimana, angka tersebut termasuk biaya administrasi kantor dan honor para pegawai. Yang pengerjaannya ada di 12 kecamatan se kabupaten Karimun. “ Mudah-mudahan semuanya pekerjaan yang ada di PUPR tepat waktu dalam penyelesaiannya,” ungkapnya. Sementara itu salah satu kontraktor yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan, agar segera dilakukan proses pelelangan. Sebab, apabila terlambat nanti dalam pengerjaannya harus dikebut penyelesaiannya. Akibat keterlambatan lelang melalui LPSE atau Layanan Pengadaan Secara Elektronik. “ Ya saya dengar sih pihak PUPR Karimun sudah mengirimkan berkas kegiatan untuk proses lelang. Yang sering terjadi pihak ULP kadang sering lambat proses upload datanya ke LPSE,” keluhnya (rm/btp).


CMYK

11

RAKYAT SPORT

Jumat, 02 - 08 Februari 2018, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Benzema Akan Hengkang Dari Real Madrid MADRID, RAKYAT MEDIAKarim Benzema menegaskan dirinya tidak akan hengkang dari Real Madrid pada jendela transfer Januari 2018. Striker asal Prancis itu masih betah di Santiago Bernabue. Pria Prancis itu sebelumnya santer dikabarkan akan dibuang oleh Madrid awal 2018 ini. Pasalnya kinerja Benzema menurun drastis sehingga membuat gerah presiden klub Florentino Perez. Don Balon mengklaim Madrid telah mendapat dua tawaran untuk Benzema. Perez bersedia menerima proporal tersebut. Akan tetapi Benzema menolak untuk meninggalkan Real Madrid. Benzema masih sangat betah bermain bersama Real Madrid. Benzema sangat menikmati kehidupan di kota Madrid dan berat meninggalkan ibukota Spanyol. Dengan baru meneken kontrak baru awal musim ini, Benzema merasa tidak ada tekanan bagi dirinya untuk pergi secepatnya. Padahal Benzema akhir-

akhir ini sering dicemooh oleh fans Madrid.Pada musim 2017-2018, ketajaman Benzema sangat memprihatinkan. Eks pemain Olympique Lyon itu baru membuat dua gol di ajang La Liga dari 14 pertandingan. Secara keseluruhan, Benzema hanya bisa menghasilkan enam gol saja dari 23 laga di musim 2017-2018. Akibat menurunnya ketajaman Benzema, prestasi Real Madrid juga memprihatinkan musim ini. Tim asuhan Zinedine Zidane terpuruk di posisi empat klasemen Liga Spanyol. Real Madrid baru mendapat 38 angka dari 20 pertandingan. Mereka tertinggal 19 poin dari pemuncak klasemen Barcelona. Namun Madrid masih menyisakan satu laga tunda. Di Copa del Rey, Real Madrid secara memalukan disingkirkan oleh Leganes. Sedangkan di Liga Champions, Real Madrid gagal menjadi juara grup sehingga harus bersua Paris Saint Germain di babak 16 besar.(rm/bola)

Pelatih PSG Pasang Yeovil Ingatkan Manchester Badan Akibat Ulah United Jangan Main Seenaknya Konyol Neymar EMERSON Palmieri resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Chelsea,seusai resmi dibeli dari AS Roma

Chelsea Beli Bek Kiri AS Roma Asal Brasil LONDON,RAKYAT MEDIA - Chelsea resmi merampungkan transfer bek kiri AS Roma asal Brasil, Emerson Palmieri. Pemain berusia 23 tahun itu dibeli Chelsea dengan nilai transfer 24 juta poundsterling atau Rp 475 miliar. Namun, klub berjulukan The Blues itu membayarnya dengan dicicil. Chelsea membayar tunai kepada AS Roma sebesar 17,6 juta poundsterling. Sisanya, diberikan dalam bentuk bonus sesuai klausul pembelian. Emerson Palmieri akan mengenakan nomor kostum 33 di Chelsea. Nomor tersebut pernah dipakai oleh bek asal Brasil lainnya, Alex. “Saya datang ke sini karena Chelsea adalah tim yang memiliki sejarah besar. Hari ini saya menyadari bahwa salah satu impian saya yaitu bermain di tim besar telah tercapai,” ucap Palmieri seperti dilansir dari laman resmi klub. “Saya sering menyaksikan sepak bola Inggris sejak berusia 15 tahun. Itu adalah permainan yang indah, dan bisa memainkan hal itu di Chelsea adalah sebuah kebanggaan bagi saya,” tuturnya menambahkan. Meski kalah bersaing dengan Aleksandar Kolarov di bawah Eusebio Di Fransesco, namun Palmieri masih bisa mencuri perhatian Chelsea. Chelsea yakin kondisi Palmieri telah bugar dan benar-benar pulih dari cedera panjang yang membuatnya menepi selama 157 hari. Mantan pemain Santos itu sempat menjalani musim yang baik bersama AS Roma sebelum cedera lutut menghentikan kiprahnya musim lalu. Ia baru kembali bermain pada November 2017(rm/net)

PERANCIS,RAKYAT MEDIA - Bintang Paris Saint Germain (PSG), Neymar Jr kembali menjadi sorotan. Kali ini Neymar dikritik soal pelanggaran dan salaman tipuan yang dilakukannya. Hal itu dilakukan Neymar ketika PSG menang 3-2 atas Rennes di semi-final Piala Liga Prancis,Rabu 31 Januari 2018 dini hari lalu. Neymar pun menertawakan soal salam tipuan itu. Pada pertandingan ini Neymar mendapat kartu kuning di masa injury time karena melakukan pelanggaran pada Traore dan menendang bola. Pemain asal Brasil itu menghampiri Traore dan melakukan

salaman tipuan. Tak pelak setelah pertandingan Neymar dimintai komentar terkait insiden tersebut. Menanggapi perbuatan Neymar, pelatih PSG langsung pasang badan. Menurut Emery, hal yang wajar Neymar emosional karena dia membela diri. “Wajar Neymar seperti itu. Dia juga harus dilindungi dan bukan hanya dia, setiap pemain PSG,” ujar Emery seperti dilansir soccerway. “Neymar bermain seperti itu dan dia adalah pemain hebat. Jadi dia harus menikmati dirinya sendiri di lapangan untuk membawa apa yang dia bisa ke tim,” tambahnya(rm/net)

GELANDANG Manchester United, Antonio Valencia, melakukan selebrasi

melakukan debutnya dalam pertandingan ini.”Saya ingatkan akan ada tim yang lebih kuat dibandingkan ketika mereka melawan Bristol City,” kata Way. Yeovil akan bertanding tanpa diperkuat mantan pemain junior Manchester United, Otis Khan, yang mendapat larangan bertanding lima kali setelah kena kartu merah saat melawan Chesterfield pada Liga Dua pekan lalu. Dalam pertandingan divisi keempat Liga Inggris itu, Khan mendorong wasit Kevin Johnson. Penyerang dan kapten

Yeovil, Francois Zoko, menegaskan adalah penting buat mereka untuk menikmati pertandingan besar ini.”Saya mengawali karier di Prancis ketika bermain melawan Ronaldinho, (Mauricio) Pochettino, dan (Didier) Drogba,” kata Zoko, mantan penyerang Nancy. “Saya akan bilang kepada kawan-kawan nikmati permainan kalian (melawan Manchester United). Tampilkan permainan kalian. Anda mesti menghormati lawan tapi jangan berlebihan. Mereka manusia seperti kami,” Zoko menambahkan. (rm/net)

Coutinho Debut di Laga Barcelona Vs Espanyol

Selebrasi Neymar Jr di Piala Liga Prancis.

Gareth Bale Latihan Terpisah dari Skuat Real Madrid

EKSPRESI pemain Real Madrid,Gareth Bale,dalam sesi latihan di Madrid.

INGGRIS, RAKYAT MEDIAPelatih Yeovil Tow, Darren Way, mengatakan tidak berharap pelatih Manchester United, Jose Mourinho, menyepelekan susunan pemainnya saat melawan mereka pada babak keempat Piala Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), Sabtu dinihari nanti 27 Januari 2018. Way memperingatkan Mourinho karena dengan menurunkan komposisi pemain United yang tidak ideal, tim raksasa berjuluk Setan Merah itu mengalami kegagalan dalam kunjungan terakhir mereka di kawasan West Country, Desember lalu. United kalah di kandang Bristol City dalam Piala Liga Inggris.Saat itu, Mourinho mengistirahatkan para pemain teras seperti Chris Smalling, Nemanja Matic, dan Romelu Lukaku ketika bertanding di Ashton Gate. Way sesumbar Yeovil akan bermain lebih hebat dibandingkan Bristol untuk mengimbangi Manchester United pada babak keempat Piala FA 2018 di Huish Park. Bintang baru United pindahan dari Arsenal, Alexis Sanchez, berpeluang

MADRID,RAKYAT MEDIA- Klub raksasa Liga Spanyol, Real Madrid, tengah berusaha keras untuk menjaga kebugaran para pemain. Real Madrid tengah berada dalam tren positif usai meraih kemenangan besar dalam dua laga terakhir Liga Spanyol mereka. Tentu mereka ingin melanjutkan tren positif seperti ini. Namun usaha Real Madrid tersebut harus terhalang musuh besar setiap klub, yaitu kebugaran pemain. Dilansir BolaSport.com dari Marca, sesi latihan Real Madrid yang baru harus dilalui tanpa Gareth Bale di lapangan. Gareth Bale memilih untuk berlatih

sendirian di fasilitas kebugaran klub. Meski begitu, Bale ternyata masih berpeluang untuk dimainkan Zinedine Zidane pada laga melawan Levante nanti. Bale memilih untuk berlatih terpisah karena alasan pribadi. Sementara itu, para pemain Real Madrid lain juga memulai proses penyembuhan sendiri-sendiri. Isco dan Sergio Ramos yang sempat bermasalah sudah mulai berlatih bersama pemain lain. Raphael Varane berlatih sendiri tanpa menggunakan bola. Jesus Vallejo dan Dani Ceballos juga telah memulai proses penyembuhan mereka sendiri-sendiri.(rm/net)

SPANYOL, RAKYAT MEDIAPhilippe Coutinho melakukan debutnya bersama Barcelona saat tim itu mengalahkan Espanyol 2-0 dalam laga kedua perempat final Copa del Rey di Camp Nou, Jumat dinihari WIB. Penilaian untuknya pun cukup positif. Pemain yang baru didatangkan dari Liverpool itu tampil sebagai pemain pengganti. Ia masuk pada menit ke68, menggantikan Andres Iniesta. Gelandang Brasil itu bermain sebagai gelandang kiri. Ketika ia masuk Barca sudah unggul 2-0 berkat gol Lionel Messi dan Luis Suarez. Hasil itu bertahan hingga akhir, yang memastikan Barcelona lolos ke semifinal. Penampilan Coutinho tak mengecewakan. Iniesta tampil bagus di babak pertama, tapi kehadiran Coutinho di babak kedua mampu memberi dimensi berbeda dan membuat permainan lebih hidup. Ia mampu menyatu apik dengan Messi dan Suarez. Umpan-umpannya beberapa kali tepat menemui kedua pe-

PHILIPPE Coutinho gelandang tengah Barcelona

main ini. Salah satu umpannya bahkan berbuah peluang emas, tapi gagal dimanfaatkan Suarez karena tendangannya dibendung kiper Pau Lopez. Penonton Cam Nou bangkit dan bersorak menyambutnya saat Coutinho mulai masuk ke lapangan. Mereka juga kerap bersorak saat pemain menguasai bola. Laman berita Mirror memberi Coutinho nilai 7, lebih baik dari Paulinho (6), yang jadi pemain pengganti lainnya. Nilain-

ya sama dengan Iniesta dan Ivan Rakitic, namun masih kalah dari Messi (9) dan Suarez (8). Coutinho tak akan bisa memperkuat Barcelona di Liga Champions, karena pernah bermain di kompetisi sama bersama Liverpool. Kehadirannya akan jadi andalan di Liga Spanyol dan Copa del Rey. Akhir pekan ini, saat Barcelona menjamu Alaves, ia kemungkinan akan bisa melakukan debutnya di Liga Spanyol.(rm/net)


CMYK

SELEBRITYS

Jumat, 02 - 08 Februari 2018, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Luna Maya

Luna Maya Tolak Tawaran Sinetron Bernilai ‘Menggiurkan’

12

Arisan Mewah Sosialita, dari Jutaan hingga Miliaran

JAKARTA,RAKYAT MEDIA - Artis Luna Maya menolak tiga tawaran sinetron yang nilainya lumayan besar. Penolakan dilakukan mantan kekasih Ariel NOAH ini, karena ia sedang mengurangi kegiatannya di dunia sinetron. “Kayak sinetron gitu, kemarin sudah tiga judul aku enggak ambil sinetron untuk saat ini. Jadi, aku enggak mau bilang nanti enggak akan balik. Tetapi, untuk saat ini enggak dulu ya,” kata Luna, saat ditemui di Gandaria City, Jakarta Selatan,Selasa malam, 30 Januari 2018 lalu. Luna beralasan, meskipun bayarannya besar, namun syuting sinetron secara strippingbiasanya justru akan menghabiskan banyak waktunya. “Kalau ditanya sayang, ya pasti sayang. Cuma kalau dipikir, uang kalau dikejar enggak ada habisnya. Tapi waktu tuh enggak bisa dibeli walau sekaya apapun kita,” tutur kekasih Reino Barack ini. Luna mengaku sejak saat ini akan lebih menghargai waktu dibandingkan hanya mencari materi saja. Sebab, dia mulai melihat bahwa uang memang belum tentu selalu membawa kebahagiaan. “Buat aku yang penting bahagia, walau pas-pasan, happyhappy aja. Kalau dipikir banyak duit, tapi kalau Tuhan ambil dalam sehari? Jadi, aku pikir yang penting kitanya bahagia. Coba untuk setiap hari berbaik sama orang, aku pikir itu lebih cukup lah dibanding uang berlimpah,” ujarnya. (rm/v.c)

JAKARTA,RAKYAT MEDIA – Tren arisan mewah yang diikuti para sosialita juga ikut meluas di kalangan selebriti. Seperti Fifie Buntaran, artis yang dikenal kerap tampil seksi ini bahkan bisa ikut lebih dari satu macam arisan dengan nilai fantastis yang harus dibayar setiap bulannya. “Banyak dong. Dalam sebulan aku bisa lima sampai enam kali arisan,” kata Fifie yang ditemui di Kemang Village, Jakarta Selatan, Selama malam 30 Januari 2018. Bentuk dan nominal arisan juga beragam. Fifie menuturkan tak hanya arisan bernilai fantastis, dirinya juga ikut arisan dengan nilai terkecil Rp1 juta. Sedangkan untuk bentuk yang didapat, mulai dari uang, barang mewah seperti tas, hingga berlian. “Satu juta juga ada, dua (juta) juga juga ada. Kalau yang miliar aku belum pernah, dan aku kalau bisa jangan sih, soalnya ujung-ujungnya berantem. Sampai ada yang masuk bui kan dulu. Menurut aku, daripada arisan gedegede disalahgunakan, mending kecil kecil saja, yang penting kebersamaan,” ujarnya. Ikut arisan bernilai fantastis sejak masih single dan masih bertahan hingga sekarang, bukan berarti Fifie tak pernah mengalami kejadian buruk. Bintang film Eyang Kubur ini juga pernah ditipu. “Sempat kapok. Karena ada yang kabur, pas dicari ke rumahnya ternyata rumah sewa. Pas ditanya suaminya, dibilang bukan urusan suami, akhirnya panjang urusan. Pernah juga, sudah narik, dia lari, kita bingung nyarinya ke mana. Intinya menurut aku arisan itu nyarinya teman-teman yang nyambung saja, yang pas, sudah tahu bibit bebet bobot, sudah tahu keluarganya,” kata Fifie yang pernah ikut arisan dengan nominal terbesar Rp20 juta(rm/net)

Sandy Tumiwa

Akhirnya Angkat Bicara Penyebab Dirinya Tak Nafkahi Anak JAKARTA,RAKYAT MEDIA - Artis peran Sandy Tumiwa mengungkap alasannya tak pernah memenuhi kewajiban menafkahi anak-anaknya selama tiga tahun ini. Menurut Sandy, selain karena sebelumnya ia terjerat kasus hukum sehingga keuangannya terganggu, juga ada penyebab lain. Sebagai informasi, sesuai putusan pengadilan saat bercerai dari Tessa Kaunang pada 2014, Sandy diwajibkan memberi nafkah Rp 5 juta per bulan untuk anak-anaknya. “Karena apa? Amanah. Ketika saya mau memberikan itu (nafkah), wanita yang baik kalau tidak bersyukur dengan apa yang diberikan, buat apa saya berikan. Dia cuma bersungutsungut, ‘yah cuma segini’. Jadi buat apa saya berikan,” ujar Sandy di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (30/1). Akhirnya, menurut Sandy ketika kondisi finansialnya mulai membaik, ia memutuskan menyimpan dulu nafkah untuk anakanaknya. Pria kelahiran 24 Januari 1982 ini baru akan memberikan nafkah kepada dua buah hatinya saat merasa sudah waktunya. “Ketika anak saya udah oke, saya berikan. Saya sekarang menyimpan dana semua ke depan untuk anak saya, ini terjadi karena ketidakadilan dan ketidakseimbangan. Sejatinya saya difitnah selalu, terkesan saya negatif,” ucap Sandy. ”Padahal secara realitas, saya ini kan terus berusaha. Ketika akhirnya saya melalui proses hukum, lalu sekarang mulai naik lagi, terjadilah kejadian ini,” tambahnya. Pernyataan Sandy itu dibenarkan oleh kuasa hukumnya, M Firdaus Oiwobo. “Dia tidak menafkahi bukan karena tidak mampu karena kesulitan, sangat sulit melakukan itu,” kata Firdaus.(rm/n.c)

Dorce Gamalama Sebut Inul Lupa Jasanya di Masa Lalu? Maia Estianty

Lama Dirahasikan, Akhirnya Maia Estianty Bilang I Love You ke Pacar JAKARTA, RAKYAT MEDIA -Sekian lama sembunyikan status hubungan, akhirnya Maia Estianty mengaku memiliki kisah spesial dengan pengusaha tajir Irwan Danny Mussry. Benarkah Maia berani bilang i love you, di layar kaca? Seolah memberitahukan sudah move on dari mantan suaminya, Ahmad Dhani, maka Maia pun bilang cinta pada Danny Mussry.”I love you darling yang di rumah, Danny yang ada di rumah. Bukan Dhani yang itu ya (mantan suami), ini Danny yang lain,” jawab Maia disambut gelak tawa. Maia memang tak pernah memposting foto berdua dengan sang pacar. Namun keduanya selalu ketahuan mengunjungi tempat dan tujuan liburan yang sama. Terakhir keduanya habiskan wkatu menonton turnamen tenis Australian Open 2018 di Melbourne, Australia. (rm/c.c)

JAKARTA,RAKYAT MEDIA Saat ini, Inul Daratista dikenal sebagai salah satu penyanyi dangdut papan atas Tanah Air. Bukan hanya sebagai penyanyi dangut, Inul juga sukses membangun kerajaan bisnisnya bersama sang suami, Adam Suseno. Dibalik kesuksesannya, Inul sempat mengalami jatuhbangun membangun karirnya

di dunia hiburan. Publik tentu masih ingat, saat goyangan Inul di masa lalu pernah menuai kritikan pedas, termasuk dari pedangdut senior Rhoma Irama. Kala itu, Inul akhirnya mendapat bantuan dari Titiek Puspa untuk bisa bangkit kembali. Bukan hanya Titiek Puspa, Dorce Gamalama mengaku bahwa dirinya sempat memban-

Dorce Gamalama

tu Inul di masa lalu sebelum terkenal seperti saat ini. “Inul menjadi seorang penyanyi dalam tanda kutip penyanyi daerah,” ujar Dorce Gamalama dalam tayangan infotainment “Celebrity Story” pada Rabu (24/1)lalu. “Suka nggak suka dia sudah menjadi orang yang sukses.” Dorce mengungkapkan bahwa ia pernah meminjamkan aksesoris mahal miliknya agar Inul bisa tampil lebih keren lagi di atas panggung. Namun menurut Dorce, saat ini Inul mungkin sudah lupa dengan hal itu. “Mungkin Inul lupa, saya sempat meminjamkan aksesoris saya untuk dia tampil lebih kinclong lagi,” ungkap Dorce. “Waktu itu Inul aksesorisnya kurang bener, terus aku kan dari dulu udah banyak (aksesoris), terus aku suruh pakai.” Dorce menuturkan bahwa waktu itu ia bahkan memberikan aksesoris tersebut kepada Inul. “Itu saya kasih sama dia, itu saya beli di Amerika,” pungkas Dorce.(rm/net)

AGNEZ Mo dan Wijaya Saputra (Dok. Instagram)

Digosipkan Putus,

Agnez Mo Malah Makin Mesra JAKARTA,RAKYAT MEDIA Belakangan Agnez Mo santer dikabarkan putus dari kekasihnya Wijaya Saputra alias Wijin. Namun dari akun @ratu.gosip, diketahui mereka masih berhubungan baik. Kabar itu terlihat dari unggahan @ratu.gosip. “Gosipnya masih sama-sama yess,” tulis akun tersebut, Senin (22/ 1)lalu sambil mem-posting foto Agnez Mo. Terdapat tiga foto berbeda. Dua foto memperlihatkan Agnez Mo berpose dengan seorang perempuan yang sepertinya masih kerabatnya. Satu foto

lagi, masih perempuan yang sama berfoto dengan Wijin. Akun @ratu.gosip juga menyertakan percakapan perempuan tersebut dengan temannya. Di mana temannya menanyakan kabar hubungan Agnez Mo dan Wijin. “Loh ada Agnes Monica,gak putus ya ma pacarnya? Berarti gosip-gosip Ind bong ye,” kata salah seorang yang berkomentar di postingan kerabat Agnez Mo. Lalu pertanyaan itu pun dijawab dengan terang-terangan, “Gak putus kok semakin mesra mereka he he he.” (rm/t.b).


CMYK

13

Jumat, 02 - 08 Februari 2018, MINGGU I

BINTAN-TANJUGPINANG Website: www.rakyatmediapers.co.id

Bintan Proleh Penghargaan Aditya Karya Mahatva Yodha Award 2017 BINTAN, RAKYAT MEDIA-Kabupaten Bintan Provinsi kepri memproleh Penghargaan Aditya Karya Mahatva Yodha Award 2017 katagori Pembina Umum karang Taruna terbaik Kabupaten Bintan se-Indonesia. Penghargaan tersebut langsung diterima Bupati Bintan Apri Sujadi yang diberikan oleh Ketua Umum Karang Taruna Nasional Didik Mukrianto didampingi Menteri Sosial Idrus Marham, pada Rakernas dan Bulan Bakti Karang Taruna Nasional (BBKTN) di Hotel Sanur Paradise, Denpasar, Bali, Kamis (25/1) kemarin. Idrus Marham memberikan apresiasi kepada kepala Daerah yang

sudah memberikan kontribusi untuk membesarkan Karang Taruna. “Dari era Orde Lama sampai dengan Era Reformasi sekarang ini, Karang Taruna tetap survive dan mampu menjaga eksistensinya, dan kepada kepala daerah yang telah membesarkan Karang Taruna melalui bimbingan dan arahannya, saya ucapkan terima kasih,” kata Idrus Marham. Penganugerahan Setya Lencana Aditya Karya Mahatva Yodha tersebut merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Pemerintah Pusat kepada Kepala Daerah yang dianggap telah peduli terhadap perkembangan dan kemajuan Karang Taru-

na di daerahnya masing-masing. Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, Karang Taruna merupakan mitra potensial dan strategis bagi Pemerintah Daerah dalam pembangunan kesejahteraan sosial. “Peran dan ide kreatif seluruh pengurus Karang Taruna di Bintan sangat dibutuhkan. Semoga ke depannya, Karang Taruna terus menerus memberikan kontribusi bagi kemajuan Bintan, khususnya dalam bidang kesejahteraan sosial,” ujar Apri. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bintan Naharudin mengatakan, Karang Taruna Kabupaten Bintan saat ini dilibatkan oleh pemerintah dalam upaya

peningkatan kesejahteraan sosial di Kabupaten Bintan. Selain itu, berbagai kegiatan seperti bakti sosial dan gotong royong juga sering dilaksanakan oleh Karang Taruna. Ketua Karang Taruna Kabupaten Bintan Arief Sumarsono menilai, penghargaan pembina Karang Taruna terbaik tingkat nasional 2017 pantas diberikan kepada Bupati Bintan, dengan berbagai agenda Karang Taruna yang terjun langsung ke masyarakat. “Karang Taruna Kabupaten Bintan saat ini memang telah berevolusi menjadi multifungsi yang sangat baik dan akan terus berbuat untuk kepentingan masyarakat,” kata Arief.(rm/san)

BUPATI Bintan Provinsi Kepri Apri Sujadi saat menerima penghargaan dari ketua Umum Karang Taruna Nasional Didik Mukrianto didampingi Mensos Idrus Marham.

Puluhan Miliar Dana APBN tersedot

Pelabuhan Internasional Tanjung Berakit Bintan Terbengkalai BINTAN, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Pusat telah mengucurkan anggaran puluhan miliar untuk Pelabuhan Internasional di Desa Tanjung Berakit Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan. Celakanya pembangunan itu menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang menghabiskan dana Senilai puluhan miliar rupiah, kini terbengkalai begitu saja serta Pelabuhan tak kunjung beroperasi. Anehnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bintan justru meminta anggaran lagi dalam bentuk subsidi. Kepala Dishub Bintan, Yandrisah membenarkan bahwa pihaknya sedang mengajukan anggaran lagi kepada Kementerian Perhubungan untuk memberikan subsidi bagi pembukaan pelayaran jurusan Berakit-Johor, pulang pergi (PP). Dia beralasan subsidi ini akan digunakan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), khususn-

PELABUHAN Internasional Tanjung Berakit di Bintan

Atas Perintah Kajati Kepri

Aswas Periksa Jaksa dan JPU Kejari Karimun TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Atas perintah Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepulauan Riau (Kepri) Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Kepri mulaimemanggil dan memeriksa Jaksa Peneliti dan Jaksa Penuntut Umum (JPU)terkait tiga terdakwa narkoba 21 Kilogram yang diduga memanipulasi tuntutan hukuman mati dari Kejaksaan Agung RI menjadi hukuman seumur hidup. Kepala Kejaksan Tinggi Kepri, Yunan Harjaka, saat dikonfrimasi wartawan membenarkan pelaksanaan pemeriksaan terhadap Jaksa peneliti dan JPU yang dilakukan atas dugaan manipulai dan pengubahan tuntutan dari hukuman mati yang diturunkan Kejaksaan Agung-RI menjadi hukuman seumur hidup dan 20 tahun penjara terhadap tiga terdakwa pemilik dan perantara pengiriman narkoba Internasional di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungbalai Karimun. “Pemeriksaan terhadap Jaksa P16A saat ini sudah mulai dilakukan Aswas. Silakan ditanyakan langsung pada Aswas,” ujar Yunan saat dikonfrimasi, Rabu (31/1)kemarin. Pada hari yang sama, Asis-

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri

Yunan Harjaka ten Pengawasan (Aswas) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, Heni Purwati ketika hendak dikonfirmasi wartawan dikantornya sedang tidak berada ditempat. “Ibu Aswas sedang di luar, kami juga tidak berhak memberikan tanggapan, langsung ke beliau saja,” sebut anggota Aswas di Kejati Kepri. Sementara itu, dari infromasi yang diperoleh Wartawan, 2 Jaksa P16A yang diperiksa Aswas Kejati adalah Jaksa berinisial Mn dan Ar di Kejaksaan Tinggi Kepri. Diketahui, dua Jaksa fungsional di Kejati Kepri itu, merupakan Jaksa Uta-

ma peneliti dan pemeriksa berkas perkara tiga terdakwa narkoba tangkapan BNN di Kabupaten Karimun tersebut. Sedangkan untuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) J Manullang dan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Karimun, Ricky, serta Plt Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjung Balai Karimun, Selvi SH, hingga saat ini belum dilakukan pemeriksaan. Sebelumnya, Jaksa di Kejari Karimun diduga memanipulai tuntutan tiga terdakwa narkoba sabu 21 Kilogram tangkapan BNN dari hukuman mati yang diturunkan Kejaksaan Agung RI, diubah menjadi hukuman seumur hidup dan 20 tahun penjara oleh oknum Jaksa tersebut. Ketiga terdakwa yang tuntutan hukumanya diduga dimanipulasi itu adalah, terdakwa Ahmad Somaidi alias Oong, terdakwa Sambin alias Malik dan terdakwa Jebat Satria alias Ali, yang merupakan sindikat narkoba Internasional yang sebelumnya berhasil diamanakan BNN ketika mengantar dan mengambil serta memasukkan 21,5 Kg narkoba jenis sabu dari OPL Malaysia ke Tanjung Balai Karimun. (rm/btd)

Pajak Hotel Terbesar di Bintan Dari Pajak Lainnya BINTAN, RAKYAT MEDIA-Pajak hotel menyumbang penerimaan daerah terbesar di Kabupaten Bintan jika dibandingkan penerimaan pajak – pajak lainnya. Badan Pengelola Pajak Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Bintan mencatat penerimaan pajak hotel pada 2017 sebesar Rp 82,5 miliar atau naik sebesar Rp 12 miliar lebih jika dibandingkan pada 2016 sebesar Rp 70 miliar. “Pajak hotel masih berada di urutan pertama karena penyumbang pajak tertinggi sekitar 34 persen dari total penerimaan pajak daerah pada 2017 sebesar Rp 181 miliar,” ungkap Kepala BPPRD Kabupaten Bintan Yuzed ketika mendampingi Bupati Bintan Apri Sujadi pada Senin (29/1). Selain pajak hotel, penerimaan pajak yang meningkat singnifikan yakni penerimaan pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Tahun 2017, penerimaan

BPHTB di Kabupaten Bintan meningkat sekitar Rp 12 miliar menjadi Rp 19 miliar jika dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp 5 miliar. “Target yang diberikan pemerintah ke kami sebesar Rp 7 miliar, namun realisasi penerimaan pajak BPHTB naik sekitar 237 persen jika dibandingkan tahun 2016,” jelasnya. Secara keseluruhan, pendapatan pajak daerah Kabupaten Bintan pada 2017 menjadi Rp 181 miliar, di mana mengalami peningkatan sebesar Rp 26 miliar atau naik sekitar 17 persen jika dibandingkan pada 2016 lalu sebesar Rp 151 miliar. Ke depan, dia mengatakan, pihaknya melirik potensi pajak di sektor perizinan bangunan dan pemutakhirkan data terkait lahan kosong yang dulunya belum dibangun dan kini sedang dibangun. “Jika ada objek pajaknya maka bisa meningkatkan sektor pendapatan

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),” tukasnya. Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, Pemkab Bintan akan bekerja ekstra untuk mengenjot sektor pendapatan daerah. Oleh karena itu, diperlukan terobosan – terobosan baru seperti mengali potensi pajak yang belum tergarap secara maksimal. Meski demikian, ia mengapresiasi kinerja BPPRD Kabupaten Bintan karena telah bekerja keras dan melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah. Untuk diketahui, pajak hotel berada di urutan tertinggi dengan penerimaan pajak sebesar Rp 82,5 miliar, lalu pajak restoran Rp 31,2 miliar, pajak PBBP2 Rp 20,3 miliar, pajak BPHTB Rp 19,8 miliar, pajak PPj Rp 12,9 miliar, pajak MBLB Rp 11,2 miliar, dan pajak hiburan Rp 2,4 miliar, pajak reklame Rp 356 juta dan pajak Parkir Rp 240 juta. (rm/btp)

ya dari Malaysia. Pasalnya, banyak perusahaan pelayaran yang tidak siap untuk melayari rute Berakit-Johor. “Setidaknya subsidi pelayarannya dua kali sebulan PP agar wisatawan dari Malaysia yang berkunjung ke Bintan meningkat, khususnya ke kawasan pariwisata Pantai Trikora,” ujar Yandrisah kepada wartawan, Senin (29/1) lalu. Yandrisah menjelaskan alasan perusahaan pelayaran tidak sanggup melayari rute Berakit-Johor, yakni takut merugi. Pelayaran tak berani berspekulasi, apalagi kalau tidak ada penumpang yang berangkat dari Johor menuju Berakit. Terpisah, seorang warga bernama Edi mengatakan, pelabuhan itu sudah seperti rumah hantu, bangunan banyak yang hancur, berserakan tanpa ada petugas yang membersihkan. Ia pun menyayangkan bangunan itu menyerap anggaran miliaran itu hancur begitu saja.

Ia menilai Pemerintah daerah tutup mata dengan hancurnya sejumlah banguan pelabuhan itu.Ini aset puluhan miliar tidak ada yang jaga sehingga hancur begitu saja. Sayangnya, aparat penegak hukum di Kepulauan Riau terkesan acuh. Jangankan penyidikan, penyelidikan hingga kini pun belum terdengar. Beberapa kali dikonfirmasi, jajaran Kejaksaan Tinggi Kepri bungkam. Pelabuhan yang dibangun di Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan Kepri hingga kini belum juga bisa beroperasi. Penyebabnya alur laut yang masih dangkal sehingga tak dapat kapal merapat ke ponton. Tak ada kapal yang merapat di pelabuhan ini. Aktivitas seperti hilir mudik pegawai dan buruh pelabuhan pun tak terlihat. Beberapa warga hanya memanfaatkan kawasan ini untuk tempat memancing ikan, keluh warga. (rm/san)

Sekda Kepri : ASN Harus Bebas Narkoba TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) TS Arif Fadillah menegaskan salah satu wujud untuk membentuk pemerintahan yang bersih tentu harus didukung dengan aparatur yang bebas dari narkoba. Maraknya peredaran narkoba dan sejenisnya, tambah Arif, menjadi realita sosial yang harus dihadapi serta ancaman serius baik dalam masyarakat hingga di lingkup pemerintahan. “Sumber daya manusia merupakan elemen penting dalam berjalannya roda pemerintahan, yang dalam hal ini harus baik dalam berbagai aspek. Salah satunya bebas dari narkoba,” ujar Arif Fadilah saat

membuka rapat kerja Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Instansi Pemerintah Provinsi Kepri, Rabu (31/1/ 2018) di Tanjungpinang. Dari data yang ada, penggunaan narkoba setiap tahun terus meningkat. Oleh sebab itu, rapat kerja ini diharapkan ikut merumuskan upaya-upaya pemberatasan narkoba di masyarakat. Apalagi dengan kondisi Kepri yang sangat strategis, juga memiliki kendala yang lebih besar terhadap peredaran narkoba. “Untuk itu perlu kerja keras kita semua elemen masyarakat untuk lebih optimal dalam menekan laju penyebaran narkoba,” tegas Arif.

SEKDA bersama BNNP Kepri Richard Nainggolan serta Danrem 033/Wira Pratama, Brigjen Inf Gabriel Lema poto bersama saat penyerahan stiker Stop Narkoba.

sementara, Kepala BNN Provinsi Kepri, Richard Nainggolan, mengatakan rapat kerja ini dilakukan sebagai bentuk upaya membangun komunikasi dan jalinan kerja, penyelarasan program antar stakeholder dalam rangka mencegah

dan memberantas narkoba. “Nantinya peserta dapat menyusun rencana aksi dan sasaran prioritas kerja, dalam hal ini juga kita terus mengumpulkan data serta untuk perbaikan regulasi sistem,” ujar Richard. (rm/btd)

Kepri Dapat Kucuran Dana Program RTLH Dari Pemerintah Pusat Tahun Ini TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Provinsi kepulauan Riau (Pemprov Kepri) untuk tahun 2018 ini mendapatkan kucuran dana dari program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebesar Rp 30 Miliar lebih. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran lebih dari Rp30 miliar kepada Provinsi Kepri untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kepri, Heru Sukmoro, mengatakan alokasi anggaran tersebut diperuntukkan bagi perbaikan rumah kategori RTLH sebanyak 2.500 unit yang

Kepala Dinas Perkim kepri

Heru Sukmoro tersebar di seluruh Kabupaten/ Kota di Kepri. “Tahun 2018 ini Kepri

mendapatkan alokasi anggaran APBN untuk program RTLH sebesar Rp30 miliar lebih,” kata heru kepada wartawan, Sabtu (27/1) kemarin. Ia mengungkapkan, dari tujuh kabupaten/kota yang memperoleh program RTLH, Kota Batam merupakan daerah yang mendapatkan kuota terbanyak. Lalu disusul Kota Tanjungpinang, Karimun, Bintan, Lingga, Anambas, dan terakhir Natuna. Namun, untuk rinciannya, Heru mengaku belum mendapatkan angka pasti perolehan dari masing-masing daerah tersebut. “Perhitungan disesuaikan dengan kondisi penduduk. Sebab hal itu menjadi

acuan dalam penyaluran program RTLH,” ujarnya. Ditambahkan Heru, untuk tahun 2018 ini Pemprov Kepri tidak menganggarkan program RTLH dari Anggaran APBD Provinsi, begitu juga di pemerintah Kabupaten/kota dengan berbagai pertimbangan. “Terhentinya program RTLH di Pemprov dan Kabupaten/kota dikarenakan anggaran APBD masing-masing tengah mengalami defisit. Namun kita telah berusaha agar program ini tetap berjalan, sedangkan anggaranya bersumber dari Pusat dan kita telah berhasil mendapatkannya di tahun ini,” terangnya. (rm/btd)

Misbardi : 7 Paket Proyek Sudah di Lelang TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Kepala Biro Layanan Pengadaan, Pemprov Kepri, Misbardi mengatakan tujuh paket kegiatan sudah siap lelang dan ditetapkan pemenangnya. Artinya tinggal menunggu dilaksanakan tanda tangan kontrak untuk pelaksanaan pekerjaan dengan pemenang lelang. “Kita sudah merampungkan pelaksanaan lelang untuk tujuh paket kegiatan dengan nilai lebih kurang Rp 17 miliar. Artinya, awal Februari nanti kegiatan fisik sudah berjalan,” ujar Misbardi, Selasa (30/1) di Tanjungpinang. Dijelaskannya, kegiatan-kegiatan yang siap jalan tersebut berada di Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Pertahanan, Dinas Perhubungan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Kepri, dan Biro Umum. Menurut Misbardi, rampungnya lelang tahap melebih ekspek-

tasi yang diharapkan. “Target awal adalah pelaksanaan kegiatan fisik adalah pada minggu ketigaFebruari.Tetapihasildilapanganbisa dilaksanakan pada awal Februari. Karena tinggal menunggu kontrak saja,” papar Misbardi. Mantan Kepala Biro Umum, Pemprov Kepri tersebut menyebutkan, terhitung 26 Januari lalu, sudah ada 246 paket kegiatan dengan nilai Rp514 miliar yang diumumkan dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP). Sedangkan paket yang sudah masuk ke Unit Layanan Pengadaan sebanyak 40 paket dengan anggaran Rp 176 miliar. “Sedangkan paket lelang yang sedang tayang di Lembaga Pengadaan Secara Elektronik ada 11 paket kegiatan dengan nilai Rp 44 miliar,” paparnya lagi. Masih kata Misbardi, ada juga paket kegiatan sebesar Rp 2,4 miliar yang gagal lelang.

Ada beberapa persoalan teknis yang harus diperbaiki. Meskipun demikian, kegiatan tersebut akan dibuka kembali, jika sudah sesuai ketentuan yang ada. Pihaknya berharap, setiap dinas segera menyampaikan rencana kegiatan ke dalam SIRUP. ”Kami bekerja sesuai dengan permohonan yang disampaikan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri. Untuk lelang satu kegiatan membutuhkan waktu lebih kurang 45 hari kerja,” tutup Misbardi. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri TS. Arif Fadillah mengajak seluruh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) maupun Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) disetiap OPD agar dapat menghasilkan kontribusi yang maksimal. (rm/btp)


CMYK

GALERI FOTO

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Jumat, 02 - 08 Februari 2018, MINGGU I

14

DPRD Lingga Rapat Paripurna Mengenai Ranperda Pemekaran Kecamatan Ditetapkan Menjadi Perda DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Lingga menetapkan Ranperda menjadi Perda terkait pemekaran 3 kecamatan di wilayah Senayang, Kabupaten Lingga. Penetapan itu digelar dalam sidang paripurna di ruang DRPRD Kabupaten Lingga, Senin (15/01). Adapun 3 Ranperda tersebut yakni pemekaran Kecamatan Katang Bidare, Bakung Serumpun dan Kecamatan Temiang Pesisir. Sebelumnya usulan pemekaran itu telah diterima pihak legislatif dan dilanjutkan dengan hasil laporan dari pansus yang dibentuk, guna pembahasan lanjut. Secara umum, terkait pemekaran kecamatan yang tertera pada peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2008 sudah tidak berlaku lagi. Kecuali pada pasal 8 yang mengatur tentang pemekaran kecamatan di Kepulauan Riau dan pasal 9 yang mengatur pembentukan kecamatan untuk kepent-

ingan nasional dan tugas pemerintahan umum karena kedua pasal tersebut tidak bertentangan dengan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Anggota DPRD Lingga fraksi Golkar, Agus Norman dalam sidang menyampaikan Ranperda pemekaran Kecamatan Katang Bidare masih terdapat dinamika ditengah masyarakat setempat terkait peletakan pusat pemerintahan. Dengan begitu, menindaklanjuti masalah ini Pansus menyerahkan kepada Pemerintah Daerah dalam menetapkan pusat pemerintahan dengan tetap mempertimbangkan kawasan pariwisata daerah. “Pansus berpendapat ini proses yang wajar dalam demokrasi,” ujar dia. Sementara, terkait pemekaran Bakung Serumpun letak ibukota sudah tidak menemui masalah. Badasarkan hasil survey pemekaran Bakung Serumpun oleh Bupati Lingga akan dijadikan pusat karantina sapi.

“Masyarakat dan pemerintah desa mendukung. Secepatnya berharap dilaksanakan pemekaran karena akan memperpendek rentang kendali antar desa,” jelas dia. Selain itu, pemekaran Kecamatan Temiang Pesisir sudah ditetapkan pusat pemerintahan di desa Tajur Biru karena memudahkan rentang kendali baik administrasi pemerintahan maupun administrasi kependudukan. Menurutnya berdasarkan penjelasan hasil konsultasi ke provinsi pada tanggal 21-23 Desember 2017 lalu serta mengacu pada surat Kementerian Dalam Negeri sudah pemekaran kecamatan ini sudah boleh disetujui. “Namun untuk persetujuan lanjutan masih menunggu rancangan peraturan pemerintah tentang kecamatan ditetapkan menjadi peraturan pemerintah yang sudah masuk tahap finalisasi,” tutup dia. (ist)

WAKIL Ketua I Kamaruddin Ali menandatangani Perda Pemekaran Kecamatan

KETUA DPRD Lingga RIono menandatangani berita Acara

KETUA DPRD Lingga Riono berfoto bersama

ANGGOTA DPRD Lingga menyanyikan lagu Indonesia Raya

KETUA DPRD Lingga Riono memimpin rapat paripurna

SUASANA annggota Rapat Anngota DPRD Kabupaten Lingga

SUASANA annggota Rapat Anngota DPRD Kabupaten Lingga


CMYK

15

Jumat, 02 - 08 Februari 2018, MINGGU I

IKLAN

Website: www.rakyatmediapers.co.id


CMYK

RAKYAT MEDIA

Jumat, 02 - 08 Februari 2018, MINGGU I

BUPATI Lingga Alias Wello memberikan kata sambutan.

BUPATI Lingga Alias Wello melihat padi yang menguning.

Website: www.rakyatmediapers.co.id

BUPATI Lingga Alias Wello ditengah sawah

16

Bupati Lingga Alias Wello Panen Perdana Padi Gogo MAHASISWA Program Diploma Satu (D1) Institut Pertanian Bogor (IPB) Sub Kampus Lingga, Kepulauan Riau, sukses mengembangkan padi gogo di lahan kering, Desa Batu Kacang, Kecamatan Singkep. Padi gogo yang berhasil dikembangkan ini jenis IPB 3S, IPB 8G dan IPB 9 G. “Ini menandakan kesuksesan Lingga sebagai lumbung pangan di wilayah perbatasan sudah semakin dekat,” ungkap Bupati Lingga Alias Wello usai melakukan panen perdana, Jumat (26/

1/2018). Meski tanpa pengairan, mahasiswa D1 Sub Kampus IPB ini berhasil membuktikan. Lahan kering dapat ditanami padi. “Saya berharap, sukses hari ini bisa menjadi semangat baru bagi kita dalam memanfaatkan lahan kering untuk menghasilkan padi,” katanya. Untuk diketahui, Kabupaten Lingga sudah disorot Kementerian Pertanian. Lingga dijadikan sumber kekuatan pangan di daerah perbatasan. Sekitar 400

orang mahasiswa dari Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Malang, Bogor, dan Medan beserta dosen pembimbing akan datang ke Kabupaten Lingga pada 12 Februari mendatang. Para mahasiswa ini akan menggarap lahan pertanian dan mengadakan observasi lahan pertanian. Para mahasiswa ini juga akan ikut bersama Bupati Lingga untuk penanaman padi dan jagung di lahan 1.800 hektare pada 15 Februari mendatang. (*)

BUPATI Lingga Alias Wello Panen Perdana Padi Gogo

Bupati Lingga Alias Wello saat di wawancara oleh awak media

BUPATI Lingga Alias Wello memisahkan antara padi dan batangnya.

WAKIL Bupati Lingga M. Nizar memanen padi

BUPATI Lingga Alias Wello berfoto bersama dengan mahasiswa

BUPATI Lingga Alias Wello Panen Perdana Padi Gogo


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 227 by RAKYAT MEDIA - Issuu