Skip to main content

Edisi 220

Page 1

CMYK

Baca Hal 3

Terpidana Perusakan Lahan Rudi Lu Kebal Hukum Penanggung Jawab Mawardi, Kamis, Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri SH

KORAN UMUM 23- 30 November 2017, MINGGU IV

KAMIS, 23- 30 NOVEMBER 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Media Ini Sudah Lolos Verifikasi Administrasi di Dewan Pers

Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Edisi : # 220 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Pencalonan Mustofa Wijaya Jadi Wagub Kepri

Belum Memenuhi

Persyaratan BATAM, RAKYAT MEDIAPemilihan Wakil Gubernur Provinsi Kepri yang ditinggal Nurdin Basirun, setelah ditetapkan sebagai Gubernur Kepri cukup menyita waktu dan hingga saat ini masih menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat. Meski rapat paripurna DPRD Kepri telah menetapkan Isdianto sebagai calon tetap wakil gubernur Kepri, Rabu (22/11/ 2017) kemarin. Penetapan Isdianto

dalam rapat paripurna yang dipimpin ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dan didampingi wakil ketua I Rizky Faisal tersebut diwarnai pro kontra dan hujani intrupsi. Tak hanya itu, ke lima partai politik pengusung pemerintah tiba-tiba sepakat merekomendasikan Mustafa Wijaya mantan Ketua BP Batam masuk dalam kontestasi pemilihan Wakil Gubernur Kepri. Hal ini seperti disebutkan Ketua DPW PPP Kepri Sarafuddin Aluan, bahwa empat partai politik pengusung pada rapat pembahasan di Batam telah merekomendasi Mustofa Wijaya masuk dalam pencalonan Wakil Gubernur Kepri. Surat rekomendasikeempat partai politik sudah diserahkan kepada Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak. “Semua petinggi partai politik pengusung menggelar rapat. Rekomendasi itu sudah diberikan oleh ke lima partai politik,” kata Aluan di Kantor DPRD Kepri Pulau Dompak Tanjungpinang, Rabu (22/11/ 2017). Menurut Aluan, saat rapat tersebut, para petinggi parpol

menanyakan kepada Gubernur Nurdin Basirun yang juga ketua DPW Nasdem Kepri tentang ketiga calon yang berpeluang maju.Tiga calon yang tersisa adalah Rini Fitrianti, Mustofa Widjaya dan Fauzi Bahar. Nurdin pun memberikan penilaian terhadap ketiganya. ”Gubernur mengatakan Rini belum bisa menjadi wakil gubernur Kepri. Fauzi terlalu lincah dan punya banyak jaringan. Beliau lalu setuju dengan Mustofa. Beliau juga sudah berbicara dengan Mustofa,” ungkap Aluan. Rekomendasi terhadap Mustofa diserahkan langsung oleh patinggi Partai Gerindra, PKB, PPP dan Nasdem pada Selasa malam tersebut. Sedangkan partai Demokrat baru menyerahkan rekomendasinya pada Rabu lalu. “Kami semua sepakat untuk menyelesaikan masalah ini. Karena itu, semua setuju untuk mengajukan dua nama,” tegas ketua DPW PPP Kepri tersebut. Ketua panitia pemilihan (Panlih) Surya Makmur NasuBersambung ke Hal 2

Jusuf Kalla Kunjungan Kerja ke Kabupaten Lingga BATAM, RAKYAT MEDIA-Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lingga, Kepri, Minggu (19/11/2017) lelu. Kalla yang didampingi Gubernur Kepri, Nurdin Basirun membuka perhelatan Tamadun Melayu Antar Bangsa. Kedatangan gubernur dan wapres disambut Bupati Lingga Alias Wello. Ketiganya tampak kompak mengenakan pakaian adat kebesaran melayu. Dalam kunjungannya ke Lingga ini, wapres juga dinobatkan gelar adat melayu Sri Perdana Mahkota Negara. Dalam sambutannya, wapres memberikan selamat atas dinobatkannya Sultan Mahmud

Riayat Syah III yang merupakan Sultan Kerajaan Riau-Lingga sebagai Pahlawan Nasional RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (9/11/2017) lalu. Selain itu, pria yang akrab disapa JK ini juga turut mengucapkan selamat kepada Kabupaten Lingga di HUT ke-14 tahun 2017.”Semoga di Hari Ulang Tahun Lingga ke-14 ini, semuanya dirahmati Allah SWT. Kita harapkan kemajuan yang baik,” kata dia.”Bagaimana budaya melayu yang tinggi itu sudah memberikan andil yang besar kepada negara kita. Bagaimana bahasa melayu menjadi bahasa nasional,” katanya. Dalam kesempatan tersebut JK men-

gaku bahwa budaya melayu merupakan salah satu pemersatu bangsa. Sementara itu, Alias Wello mengaku banyak orang yang tidak menyangka Wapres RI akan hadir di daerah berjulukan Bunda Tanah Melayu ini. Ia meyakini hadirnya wapres menjadi sebuah pertanda baik untuk kemajuan Kabupaten Lingga kedepannya.”Pulau di Lingga ini ada 604 pulau dan hanya dihuni sekitar 98 pulau saja. Sisanya masih kosong. Banyak potensi yang luar biasa yang masih belum tergarap,” ujar Alias Wello. Bersambung ke Hal 2

WAKIL Presiden RI Jusuf Kalla didampingi Bupati Lingga Alias Wello

Mantan Polisi yang Kabur dari Penjara Masih Bawa Senjata

Foto Ilustrasi : paspor dan dokumen visa

Komisi I DPR RI Evaluasi Kebijakan Pemerintah

Soal Bebas Visa 169 Negara JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Kebijakan pemerintah dengan memberikan bebas visa terhadap 169 negara tengah dievaluasi oleh Komisi I DPR melalui panitia kerja (Panja). Legislator mewaspadai adanya penyimpangan dari kebijakan tersebut. Anggota Komisi I DPR Andreas Hugo Pareira mengatakan pihaknya tengah menyoroti dampak dari kebijakan tersebut. Pihaknya mewaspadai adanya peningkatan kriminalitas di dalam negeri seiring dengan pertumbuhan jumlah wisatawan mancanegara. “Ada negara tertentu yang bisa menaikkan wisatawan, namun kriminalitas juga iya,” ujar Andreas ditemui di gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 21 November 2017. Ia menjelaskan hasil evaluasi ini nantinya tidak membatalkan seluruh negara mendapatkan kebijakan bebas visa. Namun menyoroti negara mana saja yang malah menjadi penyumbang kriminal paling tinggi dan penyumbang tenaga kerja asing ilegal yang paling banyak. “Kalau memberikan dampak sosial lebih baik kita cabut. Kalau negara itu memberikan untung ya kita berikan saja disBersambung ke Hal 2

PEKANBARU, RAKYAT MEDIA-Tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Pekanbaru, Riau, yang kabur setelah melumpuhkan petugas, Satriandi, belum tertangkap sampai sekarang. Masyarakat diminta kerja samanya oleh kepolisian jika melihat mantan polisi itu karena membawa senjata api dan bisa membahayakan. Untuk menangkap pria 29 tahun yang pernah dinyatakan kurang waras, Kepolisian Resor Kota Pekanbaru sudah menutup akses jalan keluar ke daerah lain. Polres lainnya sudah dihubungi untuk membantu petugas lapas mencari dan menangkap Satriandi ber-

sama temannya Nugroho. ”Fokusnya di darat, kami lakukan penyekatan terutama akses jalan ke luar dari Pekanbaru, termasuk berkordinasi dengan polres lainnya,” kata Kapolresta Pekanbaru, Komisaris Besar Sutanto, Kamis (23/ 11/2017).

Foto Satriandi serta Nugroho juga sudah disebar dengan tujuan mempermudah masyarakat untuk mengidentifikasi. Masyarakat yang melihat ciriciri pada foto yang disebarkan diminta menghubungi kepoliBersambung ke Hal 2

Jennifer Dunn

Kuras Uang Suami Sarita? JAKARTA, RAKYAT MEDIA- Jennifer Dunnhingga kini belum buka suara mengenai hubungan spesialnya dengan Faisal Harris, suami Sarita. Namun, Harris telah mengaku pada sang istri. Beredar sebuah video yang memperlihatkan Sarita tengah buka-bukaan tentang Jennifer Dunn pada media, yang diunggah kembali oleh Instagram gosip @makBersambung ke Hal 2

BEA CUKAI AMANKAN 2,9 KG SABU DI HANG NADIM BATAM CENTRE,RAKYAT MEDIA – Bea Cukai Hang Nadim berhasil mengamankan 2,9 kg sabu, dari Malaysia, Rabu (23/11). Sabu itu dibawa oleh dua orang penumpang tujuan Surabaya, Kaswanto,22 dan Sugito 26,”Agak kabur gambar X-ray saat koper itu masuk pemeriksaan,” kata di Bandara International Hang Nadim Batam. Akibat keanehan ini. Petugas mengulang kembali pemeriksaan. Hal yang sama kembali didapati. Kejadian ini menimbulkan tanda tanya. Sehingga petugas X-ray melakukan pemeriksaan manual, terhadap koper milik Kaswanto yang

General Manager Operasional Hang Nadim, Suwarso

baru saja datang dari Subang menggunakan Malindo Air type ATR-72.600 pukul 11.00, Rabu (22/11/2017). Bersambung ke Hal 2

STOP PERS Berhubung masih mengaku ngaku sebagai wartawan Koran Rakyat Media Bersama ini diberitahukan kepada Instansi pemerintah/ Pengusaha Swasta dan masyarakat luas khusus di Batam dan Kepri umumnya bahwa nama 1. Andi.S tempat Tinggal Belakang Padang 2. Winarto Tempat tinggal di Jodoh 3. Trianto Tempat Tinggal perumahan Bandara Ke tiga nama tersebut telah dipecat dari wartawan Koran Rakyat Media segala tindak tanduknya yang dapat merugikan masyarakat bukan menjadi tanggung jawab kami. Demikian juga Kartu Pers yang masih ditangan mereka sejak pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku lagi. Tertanda Redaksi


CMYK

SAMBUNGAN

Kamis, 23- 30 November 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

2

BP Batam Akan Integrasikan Pelabuhan dan Bandara Hang Nadim

KANTOR BP Batam di Batam Centre

Daerah Dipastikan tidak Bisa Diterbitkan SKT Ormas JAKARTA,RAKYAT MEDIA Kementerian Dalam Negeri memastikan jika daerah tidak bisa menerbitkan Surat Keterangan Terdaftar atau SKT bagi Organisasi Masyarakat (Ormas). Peraturan tersebut dibuat sejak Undang-Undang Ormas berlaku. “Sekarang enggak ada ormas yang terdaftar di daerah. Semua pusat yang keluarkan SKT,” kata Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Soedarmo di Kantor Kemendagri, Kamis 23 November 2017. Menurut Soedarmo, saat ini daerah hanya bisa memberikan rekomendasi berbentuk pengajuan. Misalnya di Kabupaten A, Pemda melakukan verifikasi syarat pembentukan ormas. Ketika sudah lengkap mereka harus meminta SKT kepada Kemendagri atau Kemenkumham. Soedarmo menegaskan,

DIRJEN Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Soedarmo

prinsip proses verifikasi terjadi di daerah, namun yang memutuskan tetap pemerintah pusat.”Mereka memberi rekomendasi ke kita ormas ini memenuhi syarat untuk dapat SKT. Kalau misal nanti, sudah diberi SKT lalu ada masalah ya

Mantan Polisi sian terdekat. Sementara itu, Kepala Divisi Kementerian Hukum dan HAM Riau, Lilik Sujandi, menyebut sudah memeriksa dua petugas jaga saat Satriandi kabur melalui gerbang utama. Hasilnya ditemukan bahwa komandan jaga saat itu mengizinkan Satriandi yang pincang serta memakai tongkat dan dipapah Nugroho masuk ke areal steril.”Katanya saat itu mau mengambil kiriman dari luar sekitar pukul 16.30 WIB,” sebut Lilik. Setelah diberikan izin, tahanan kasus pembunuhan dan perampokan itu langsung menuju ke areal P2U. Di areal ini,

Sambungan Hal. 1

keduanya dilarang oleh petugas jaga namun mereka tetap memaksakan diri hingga Satriandi nekat memukul petugas dengan tongkatnya.”Hasil pemeriksaan internal, petugas ini juga mengaku ditodongkan benda berbentuk senjata api,” kata Lilik. Berhasil membuat petugas ketakutan, Nugroho membuka gerbang pengamanan terakhir yang saat itu tak terkunci sebagaimana mestinya. Dia pun leluasa berjalan pincang bersama Nugroho, di mana di parkiran lapas sudah ada mobil menunggunya. Menurut Lilik, pemeriksaan

Bea Cukai Saat dibuka tak, sekilas tak terlihat keanehan di tas tersebut. Didalam tas koper warna hitam itu hanya ada tumpukan baju. Dan dibongkar tak ada barang-barang mencurigakan. Tapi saat diperiksa lebih detail lagi oleh petugas, ditemukan beberapa keanehan.”Lalu dibongkar tasnya, ditemukanlah sabu itu. Jadi tasnya dirombak sedemikian rupa, sehingga saat dilihat sekilas tak ada sabu disana,” ungkap sumber itu. Dalam tas warna hitam itu ditemukan sabu seberat 1401 gram. Petugas melakukan pemeriksaan. Didapai keterangan Kaswanto datang ke Batam bersama dengan rekannya bernama Sugito.”Sugito ini berha-

sil juga diamankan. Dari tas coklat milik Sugito ditemukan sabu seberat 1500 gram,” ucap sumber. Kedua orang ini diperiksa oleh pihak Bea Cukai. Selama pemeriksaan ini, keduanya bungkam dan tak menjawab. Mereka mengatakan ke pihak Bea Cukai hanya disuruh mengantarkan koper itu.”Dengan iming-iming mendapatkan upah,” tuturnya. Karena tak kunjung bicara. Keduanya orang ini lalu bawa ke Kantor Bea Cukai di Batuampar. Setelah diperiksa disana, kedua dibawa lagi ke Polda Kepri. Terkait dengan penangkapan penumpang membawa sabu ini, dibenarkan oleh Ge-

neral Manager Operasional Hang Nadim, Suwarso. Ia mengatakan keduanya diamankan petugas bea cukai.”Untuk international itu, pemeriksaanya dilakukan Bea Cukai,” ungkapnya. Dari informasi yang didapatnya, keduanya akan berangkat ke Surabaya dengan menggunakan pesawat Lion Air JT 972 pukul 14.55.”Saat ditangkap keduanya sudah memegang boarding pass,” tutur Suwarso. Sementara itu Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga mengatakan pihaknya masih mendalami sabu hasil temuan Bea Cukai. “Sedang kami dalami,” ucapnya singkat. (rm/bps) Sambungan Hal. 1

butkan negara mana saja yang tengah menjadi sorotan saat rapat Panja yang berlangsung secara tertutup. Ia mengaku telah mendata warga negara asing yang kerap melakukan pelanggaran di Tanah Air. “Tiap bulan minta data ke polisi menyangkut pelanggaran hukum. Kalau menyangkut masalah imigrasi kita minta data ke Ditjen Imigrasi,” pungkasnya. Sekedar untuk diketahui, negara yang mendapatkan be-

Kuras Uang rumpita. Sarita menjelaskan bahwa Jennifer Dunnmemanfaatkan kekayaan Faisal Harris untuk kesenangan pribadinya. Tentu saja itu membuat ibunda Shafa ini geram. “Perempuan itu ulang tahun dirayakan di salah satu klub dan open bill. Bebas menghabiskan berapa banyak botol minuman,” terang Sarita, Selasa (21/11/2017). Tak sampai di situ saja, Sarita pun mengatakan bahwa Jen-

internal ini pasti ditindaklanjuti. Pihaknya masih mendalami apakah ada penýyalahgunaan wewenang, serta meminta kepolisian melakukan penyelidikan hingga penyidikan.”Jika ditemukan penyalahgunaan wewenang, kami menindaknya secara tegas bahkan meminta pihak kepolisian untuk melakukan tindakan lebih lanjut dalam penyidikan,” Lilik menegaskan. Nama Satriandi tak hanya sekali membuat kehebohan di Kota Pekanbaru. Mantan polisi itu pernah bertugas di salah satu polres hingga akhirnya dipecat tidak hormat karena terlibat peredaran narkotika.(rm/red) Sambungan Hal. 1

Soal Bebas amping ada kebijakan diplomatis dari pemerintah,” kata politikus PDIP itu. Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin mengatakan pihaknya juga menyoroti negara-negara yang berpotensi membuka jalur perdagangan narkoba ke Indonesia. Nantinya hasil evaluasi tersebut akan diberikan ke pemerintah. Namun ia enggan menye-

daerah yang tanggung jawab karena mereka yang verifikasi,” kata Soedarmo. Tanggung jawab yang dimaksud yakni mengenai pengawasan dan fungsi kontrol ormas. Daerah sebagai kepanjangan tangan pemerintah pusat harus bisa meluruskan kembali ormas yang dianggap bermasalah. Sudah ada aturan di UU Ormas yang memperbolehkan daerah membentuk perda pengawasan. Pun demikian tak semua tanggung jawab diemban daerah. Misalnya terkait sanksi, Kemendagri sebagai penerbit SKT sesuai UU Ormas berkewajiban menjatuhkan sanksi. “Sanksi dari pusat, dari Kemendagri. Nanti kalau ada pelanggaran, nanti akan ikuti tahapan yang ada di perppu. Teguran dari sini atas laporan kesbangpol daerah,” tandas Soedarmo. (rm/mtr).

bas visa untuk masuk ke Indonesia beberapa diantaranya Australia, Brasil, Ukraina, Kenya, Uzbekistan, Banglades, Kamerun, Palestina, Honduras, Pakistan dan Mongolia, Sierra Leone, Uruguay, BosniaHerzegovina, Kosta Rika, Albania, Mozambik, Macedonia, El Salvador, Zambia, Moldova, Madagaskar, Georgia, Namibia, Kiribati, Armenia, Bolivia, Bhutan, Guatemala, Mauritania, dan Paraguay. (rm/yho) Sambungan Hal. 1

nifer Dunnsempat menyusul Harris untuk ikut liburan. Dan yang bikin ibu empat anak ini kesal, Jedunn-sapaan Jennifer Dunn-mendapatkan kelas yang berbeda dengan keluarganya. “Ketika kami liburan menggunakan economy class, perempuan itu menggunakan business class untuk menyusul suami saya ke Bali, Makassar, dan lain-lain,” lanjutnya. Kabarnya Jennifer Dunn juga dibelikan mobil Ferarri oleh

Faisal Harris, benarkah?”Kalau untuk sekarang saya enggak tahu apakah dia dibelikan Ferarri atau tidak. Saya belum tahu, tapi kalau mobil lain iya,” tambah Sarita. Sarita mengatakan, Jennifer Dunn telah dibelikan Range Rover Evoque. “Buat saya itu hura-hura. Ketika saya dan anakanak hanya mendapatkan nafkah saja, perempuan itu membeli barang kesukaannya, setiap malam clubbing.” (rm/lip)

BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA- Badan Pengusahaan (BP) Batam berencana menyatukan pengelolaan Bandara Internasional Hang Nadim dengan pelabuhan, menjadi pusat Logistik di Batam. Penyatuan ini bertujuan meningkatkan perekonomian di wilayah ini dan menggenjot pendapatan negara. Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, pihaknya akan mengajak imvestor dalam mengembangkan fasilitas di Bandara Internasional Hang Nadim.”Sekarang sedang memilih dan menawarkan kepada investor untuk bek-

erja sama mengembangkan Bandara Hang Nadim dan pelabuhan,” jelas dia di kantor BP Batam, Selasa (21/11/2017). Rencananya, penggabungan pengelolaan pelabuhan dan Bandara Hang Nadim menjadi pusat logistik agar dapat menampung banyak kargo. Dengan dilengkapi perlengkapan yang modern, akses pengiriman menjadi lebih cepat juga pelayanan semakin mudah. Hal ini juga diharapkan ikut mendorong sektor pariwisata di Batam. Terminal 1 Bandara Internasional Hang Nadim Batam saat ini

hanya mampu menampung kapasitas 5 juta penumpang per tahun. Bandara ini akan direvitalisasi hingga mampu menampung 8 juta penumpang per tahun. Sementara juga akan dilakukan pengembangan di terminal 2 Bandara Hang Nadim. Lokasi ini ditujukan untuk kargo, mengakomodasi tingginya arus pengiriman barang, ”Nantinya pelabuhan (Batu Ampar) dan Bandara Internasional Hang Nadim akan memiliki akses khusus yang saling menghubungkan dengan dilengkapi sistem pendukung yang lebih modern,” jelas dia.

Pada 2016, BP Batam sudah memperluas apron Bandara Hang Nadim selulas 240 x 150 meter karena apron yang ada sudah tidak mampu menampung banyaknya pesawat yang beroperasi melalui bandara tersebut.”BP Batam sangat optimistis pengembangan conektivitas Bandara denga pelabuhan akan terealisasikan,” dia menambahkan. Saat ini Hang Nadim menjadi salah satu bandara kategori utama di Indonesia. Setiap hari ada sekitar 140 lebih penerbangan dilayani dari Bandara Internasional ini. (rm/li6)

Guru TPQ Terima Insentif Rp 500 Ribu dan Guru Pesantren Rp 1 Juta KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Bupati Karimun Bersilaturrahmi bersama pengurus BMPG, TPQ Kecamatan seKabupaten Karimun di rumah dinas Bupati Karimun, Selasa (14/11/2017). Silaturrahim ini diselenggarakan dalam rangka evaluasi pengurusan dan kinerja para

guru-guru TPQ di setiap kecamatan di Kabupaten Karimun. Dalam kesempatan teraebut Bupati Karimun berharap kepada pengurus dan khusus guru TPQ dapat bekerja dengan baik. Pemerintah selalu berusaha untuk memberikan terbaik kepada guru-guru TPQ dengan memberikan insentif bagi guru.

Diharapkan jangan sampai jumlah guru lebih banyak dari pada muridnya. “Pada rapat ini memang masih banyak daerah yang para guru TPQ-nya masih belum mendapatkan insentif. Dan hal ini yang kita harus pikirkan bersama-sama,” kata Rafiq dalam pertemuan itu.

Belum Memenuhi tion juga mempertegas, semua tahapan pemilihan wakil gubernur Kepri sudah dilalui.Tahap tersebut berakhir dengan penetapan Isdianto sebagai calon tetap setelah melewati proses verifikasi berkas. Lebih jauh Surya menjelaskan, sebelum Isdianto ditetapkan sebagai calon tetap, sejumlah partai pengusung memberikan rekomendasi kepada Mustofa Widjaya sebagai calon lain.Partai-partai politik tersebut antara lain partai Demokrat, PKB dan PPP.Rekomendasi ketiga partai politik tersebut pun sudah berada di tangan Jumaga. Ketua DPRD Kepri ini kemudian menunjukkan surat rekomendasi itu dan meminta pendapat para anggota dewan untuk menetapkan Isdianto pada rapat paripurna tersebut atau menunggu untuk ditetapkan bersama Mustofa. Alex Guspeneldi dari fraksi PKB-PAN langsung mengajukan interupsi. Dia mengatakan, tidak ada peraturan perundang-undangan yang mengatur penetapan wakil gubernur dilakukan secara terpisah”Perintah UU menyatakan bahwa gubernur mengajukan dua nama untuk ditetapkan oleh DPRD. Jadi penetapan itu hanya dilakukan dalam satu surat keputusan bukan masing-masing surat keputusan,” ungkap Alex. Selesai Alex berbicara, Sahat Sianturi dari fraksi PDI Perjuangan langsung membantah. Sahat menegaskan, semua mekaniisme pemilihan wakil gubernur Kepri diatur dalam tata tertib dan jadwalnya diagendakan

oleh Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kepri. Oleh karena itu, rapat paripurna yang sudah dijadwalkan tersebut harus tetap dilaksanakan dan tidak bisa ditunda. Ketua Panlih Surya Makmur pun kembali berbicara. Surya Makmur mengingatkan ketua DPRD Kepri agar tetap mematuhi Tatib DPRD Kepri. Sebab, Tatib itulah yang mengatur seluruh mekanisme pemilihan wakil gubernur Kepri. ”Saya juga meminta agar kita semua menghargai Tatib dan melaksanakan Tatib tersebut,” tambah Sirajuddin Nur, wakil ketua Panlih. Namun, Sarafuddin Aluan dari fraksi PKS-PPP kembali mempertegas lagi bahwa penetapan calon tidak bisa dilakukan secara terpisah. Karena hal tersebut akan berdampak pada konsekuensi hukum. Dia lalu mengusulkan supaya Ketua DPRD Kepri memikirkan kembali keputusan untuk tidak menetapkan Isdianto terpisah dari calon lain. Sebab, tidak bisa ada dua surat keputusan untuk sebuah penetapan yang sama.”Saya khawatirkan surat keputusan itu akan bermasalah di kemudian hari. Dengan demikian kita mengorbankan orang yang sudah mencalonkan diri dengan melepaskan status dan jabatannya,” ujar Aluan. Akan tetapi Taba Iskandar dari fraksi Golkar justru berseberangan dengan Aluan. Dengan tegas dia mengatakan, jadwal rapat paripurna hari itu adalah penetapan Isdianto sebagai calon tetap wakil gubernur Kepri.

Sambungan Hal. 1

Segala diskusi tersebut baru muncul setelah ada surat rekomendasi dari ketiga partai politik pengusung. Apalagi surat rekomendasi itu tidak diserahkan secara resmi oleh Gubernur Kepri sendiri.”Kalau begitu maka saya anggap surat itu tidak ada. Kecuali kalau surat itu diserahkan secara resmi, nah itu baru jelas. Pokoknya kita tetapkan dulu calon ini. Setelah calon lain sudah lolos verifikasi, kita tetapkan lagi. Konsekuensi hukumnya tentu kita hadapi. Itu urusan hari esok,” timpal Taba. Setelah mendengar berbagai masukan, Jumaga kemudian mengambil keputusan untuk menetapkan Isdianto sebagai calon tetap wakil gubernur Kepri. Setelah penetapan tersebut, Jumaga masih mengatakan akan menunggu pengajuan berkas satu calon lain melalui Gubernur Kepri. Awalnya, Jumaga memberikan batas akhir kepada partai politik pengusung dan Gubernur Kepri untuk mengajukan calon lain. Namun, hal tersebut justru dikritik oleh Surya Makmur. “Sebab, tidak ada aturan perundang-undangan yang mengatur batas waktu bagi gubernur untuk mengajukan nama calon. Karena itu ketua DPRD Kepri sudah membatalkan pernyataannya tadi,” ungkap Surya. Informasi yang berkembang, saat ini bahwa pencalonan Mustofa Wijaya belum memenuhi persyaratan karena hanya didukung oleh tiga partai politik yakni Domokrat, PKB dan PPP. Berdasarkan ketentuan pencalonan Wagub harus

Jusuf Kalla Ia menegaskan, Lingga sebagai daerah kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) di Kepri, namun belum tergarap optimal. ”Di Lingga ini, semuanya ada, tambang timah, bauksit, bijih besi, granit semuanya ada di Lingga. Hanya keterbatasan dan aturan yang membuat ini semua belum dapat maksimal memberikan kesejahteraan kepada masyarakat kami,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Menpan-RB, Gubernur Kepri, Gubernur Jambi, Bupati Tanjung Jabung Timur, Anggota DRPD Kepri, Pangdam I Bukit Barisan serta tamu undangan. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan Lingga memiliki peran yang cukup besar bagi bangsa Indonesia. Terutama pada saat Indonesia masih dalam cengkeraman penjajah Belanda. Saat itu, kata JK, Lingga melalui Kerajaan Riau-Lingga di bawah kepemimpinan Sultan Mahmud Riayat Syah, banyak memberikan perlawanan dan perjuangan mengusir kompeni. Bukan hanya di wilayah Kepulauan Riau, perlawanan Sultan Mahmud Riayat Syah bahkan sampai ke daerah Bangka Belitung. Karena itu, JK menilai Sultan Mahmud Riayat Syah sangat layak mendapat gelar pahl-

Untuk tahun 2017 adapun Guru TPQ dan DTA sebanyak 1902 orang. Dan pada tahun 2018 Pemerintah telah mengusulkan untuk insentif bagi para guru TPQ sebesar Rp. 500.000 per orang dan insentif bagi guru pesantren sebesar Rp. 1.000.000 per orang. (rm/ lco)

didukung oleh lima partai politik dan pengajuanya tidak langsung ke DPRD Kepri, tapi diajukan oleh Gubernur ke DPRD Kepri. Namun nasib Mustofa Widjaja di bursa calon wakil gubernur Kepri masih menggantung. Sebab sampai saat ini, dua dari lima partai pengusung Sanur, yakni Nasdem dan Gerindra, belum mendukung Mustofa Wijaya. Apalagi Nurdin Basirun yang juga sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Kepri sebelumnya telah mendukung Rini Fitrianti dan Isdianto sebagai calon Wakil Gubernur Kepri. “ Tapi kalau partai Nasdem beralih mendukung Mustofa Wijaya, pertanyaannya apa bisa sudah mendukung Rini dan Isdianto belakangan beralih mendukung Mustofa Waijaya. Dan jika hal ini benar benar terjadi, jelas Nurdin Basirun selaku Ketua Nasdem Kepri sudah berhianat kepada Almarhum pak Sani yang sudah membesarkan Nurdin Basirun sampai menjadi Gubernur,” ungkap sumber Sumber itu menambahkan, meski partai Demokrat mendukung calon lain, tapi satu hingga dua suara partai demokrat masih bisa lari mendukung Isdianto. Hal ini terbukti Hotman Hutapea selaku Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub Kepri, masih berkomitmen akan mendukung Isdianto. Bahkan disebut sebut Soerya Respationo selaku Ketua PDI Perjuangan Kepri akan memerintahkan sejumlah anggota DPRD dari PDI perjuangan untuk mendukung Isdianto. (rm/mwd) Sambungan Hal. 1

awan nasional. Ia juga mengatakan Lingga harus menjadi perhatian bersama, termasuk pemerintah pusat, agar pembangunan di wilayah ini terus ditingkatkan.”Kemajuan itu terwujud dengan upaya bersama. Upaya pemerintah dan masyarakat,” kata JK saat menghadiri acara Tamadun Melayu Antarbangsa dan syukuran atas ditetapkannya Sultan Mahmud Riayat Syah sebagai pahlawan nasional, Minggu (19/11). JK menegaskan tidak ada satupun daerah di negeri ini yang akan ditinggal. Semua harus ada pada kemajuan negeri ini. JK minta Lingga dan Kepri dan tanah Melayu secara keseluruhan bersama-sama mewujudkan kemajuan itu.”Insya Allah potensi yang ada di darat, laut, dan gunung akan menjadi modal nasional untuk mencapai kemajuan,” kata JK. Wakil Presiden juga menyebut budaya dan tamadun Melayu yang tinggi memberi andil yang besar bagi bangsa ini. Di antaranya bahasa Melayu yang kini menjadi bahasa nasional.”Melayu adalah pemersatu bangsa ini,” kata JK. Dalam kunjungannya itu, JK dianugerahi gelar Sri Perdana Mahkota Negara oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri. Istri JK juga mendapat

gelar Sri Puan Hj Mufiddah Jusuf Kalla. Soal bahasa pemersatu ini, JK menegaskan tidak banyak negara bisa seperti ini. Menurut dia, saat ini masih banyak negara yang memiliki dua dan lebih bahasa, karena mengedepankan ego masing-masing. Pada kesempatan itu, JK juga menyebutkan soal Sumpah Setia Melayu Bugis. Menurut JK dia banyak belajar soal hal ini. Dia berpesan agar masyarakat memegang sumpah setia itu.JK menjelaskan, hal itu menunjukkan bahwa sejak dulu Melayu dan Bugis sudah berpikir soal kebangsaan yang besar. Bukan soal ego kelompok sendiri. Saat itu, ketika ada konflik dengan bangsa asing, Melayu-Bugis selalu bersatu. JK yang memang berasal dari Bugis mengaku persebatian itu. Jika masuk ke Makassar melalui pelabuhan, maka daerah yang diinjak untuk pertama kali adalah Kampung Melayu, bukan Kampung Bugis. Ini menunjukkan sudah lama orang Melayu ada di tanah Bugis. Mereka menempati banyak jabatan strategis seperti di kesyahbandaran. Demikian juga dengan orang Bugis yang berada di tanah Melayu sejak abad ke16. Mereka ada yang sebagai

nelayan, sebagai lanun atau tentara yang membela setiap jengkal negeri ini.”Melayu dan Bugis bagai dwitunggal yang menjaga agar adat tidak ditinggal,” kata JK. Menurut JK, hubungan ini harus terus dijaga. Demikian juga dengan semua suku bangsa lainnya di Nusantara dan dunia. Sementara Gubernur Kepri Nurdin Basirun pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada pemerintah karena telah menganugerahkan gelar pahlawan nasional untuk Sultan Mahmud Riayat Syah. Di hadapan JK, ia berharap RUU Daerah Kepulauan segera disahkan menjadi undang-undang yang akan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Kepri. ”Kami dapat bonus berada di beranda terdepan. Dengan didukung oleh kebijakan, tentunya akan meningkatkan kesejahteraan,” kata Nurdin. Tampak hadir pada kesempatan itu Menteri PAN-RB Asman Abnur, Gubernur Jambi Zumi Zola, Pangdam I/BB Mayjen Cucu Sumantri, Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Gubernur Kepri Nurdin Basirun beserta istri, Ketua LAM Provinsi Kepri Abdul Razak, ketua LAM kabupaten-kota seKepri, dan sejumlah tokoh masyarakat Lingga. (rm/net)


CMYK

3

BATAM METROPOLIS

Kamis, 23- 30 November 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Terpidana Perusakan Lahan Rudi Lu Kebal Hukum

RUKI Tan Bak Ho saat memberikan kesaksian dalam persidangan kasus perusakan lahan dengan terdakwa Rudi Lu dan Suwandi alias Aheng

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Perubahan Akta Notaris No.84 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI Nomor AHU-0006827.AH.01.02., Tanggal 21 Maret 2017 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Sekretaris Redaksi/Tata Usaha Marlina Redaktur Pelaksana Ikhsan Amd Koordinator Liputan Amiruddin Redaktur Senior Eko Komansyah Asisten Redaktur Rizki Perdana, Iqbal Ramadhan, Gunawan Ramadhan Renhard (Rendi) Wartawan Liputan Batam Hadi Sucipto, Ferianda, Bachtiar, Aldi Hermawan Divisi Iklan Rizki Perdana, Divisi Pemasaran, Alfizam Dewan Redaksi Mawardi. M, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadori Penasehat Hukum Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH, Anwar Effendi.SH.MH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (Kepala), Mahyuddin (Koordinator) Wartawan Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Supriadi M.Y. SH (Kepala Perwakilan), Sofian. M, Dedi Topan SH PerwakilanSumateraBarat Amina Zailani (Kepala), Khaidir (Koordinator) Perwakilan Provinsi Riau Julita Siregar Biro Kabupaten Pasaman Barat Robbisam. SS Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kota Tanjungpinang Anton Can BiroKabupaten Bintan Tio Imando BiroKabupatenNatuna Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Taufik Safira BiroKabupatenAnambas Mahmud (Kepala Biro), Zuliadi, Amiruddin Biro KabupatenDeli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro KabupatenKampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Meranti Muhammad Zaini (Kepala Biro) Biro Kabupaten Bengkalis Dedy Reiza Nasution (Kepala), Sulaiman Effendi Lay Out Andi Rusmin Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Media Cetak Batam Alamat Jalan Tenggiri Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-4100200 Fax (0778)-422990 Kode Pos29452. Perwakilan DKI Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Email Redaksi rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id

BATAM RAKYAT MEDIAPemilik laham PT Pratama Dwiniaga Sejati, Ruki Tan Bak Ho menyayangkan, sikap Rudi Lu, terpidana kasus perusakan lahan yang mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri Batam. Padahal Rudi Lu sudah dinyatakan bersalah dalam tingkat kasasi Mahkamah Agung dan diharuskan menjalani hukuman satu tahun penjara.Sebagai seseorang yang berpendidikan tinggi, lanjut Ruki, sudah seharusnya Rudi Lu patuh dengan hukum. “Dia kan sekolah tinggi. Kuliah di luar negeri. Tapi kenapa tidak patuh hukum,” katanya lagi. Sikap Rudi Lu saat ini yang sudah tiga kali mangkir dari panggilan Kejari Batam dirasa tidak sesuai dengan pendidikannya. Terlebih,

Rudi Lu sempat mengutarakan hal tidak pantas terhadap persidangan berlangsung di Pengadilan Negeri Batam pada 2016 lalu.”Waktu itu kan dia bilang saya ini orang bodoh, tidak mengerti hukum, tidak sekolah. Tapi kalau sekarang dia seperti ini, siapa yang tidak mengerti hukum?,” ujar Ruki. Sebelumnya, Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam telah melakukan 3 kali panggilan terhadap Rudi Lu namun tidak dihiraukan oleh terdakwa. “Kami sudah lakukan panggilan sebanyak tiga kali. Terakhir kami panggil pada Rabu (15/11) lalu, tapi sampai saat ini, Rudi Lu masih mangkir,” kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Batam, Filpan F.D Laia beberapa waktu lalu.

Filpan mengatakan, selain pemanggilan resmi, pihaknya juga telah mendatangi rumah terdakwa. Namun, dia dan Kejari Batam tidak mendapati terdakwa di rumahnya tersebut.”Kami hanya bertemu dengan ibunya. Dan kami sudah berpesan kepada ibunya agar terdakwa memenuhi panggilan untuk segera menjalani hukuman sesuai dengan putusan yang ada,” katanya lagi. Lantaran terdakwa belum juga memenuhi tiga kali panggilan, lanjut Filpan, pihaknya akan kembali melayangkan panggilan keempat dalam waktu dekat. Bila panggilan tersebut tidak diindahkan lagi, maka pihak Kejari Batam akan melakukan upaya paksa. “Kalau memang terdakwa tidak koopertif, akan kita jemput paksa.

Kami akan mencari keberadaannya dan akan kami eksekusi secara paksa,” kata Filpan. Sementara itu, dari informasi yang berkembang, Rudi Lu masih aktif menjalankan rutinitas harian seperti biasa. Bahkan, dia juga masih sering menjalankan hobinya bermain golf. Menanggapi informasi ini, Filpan mengaku akan mengecek kebenarannya. “Terima kasih atas informasinya. Segera akan kami cek,” kata Filpan. “Yang bersangkutan sempat tidak memenuhi panggilan dikarenakan kesibukan pekerjaan. Tapi yang bersangkutan datang langsung dan kami ucapkan terima kasih. Hal ini harus ditiru oleh terpidana lainnya yang sampai saat ini masih berkeliaran di luar,” kata Filpan (rm/sin).

Usulan GMFMasih di Kaji Oleh BP Batam BATAM RAKYAT MEDIA – Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo telah bertemu dengan pihak Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia serta koleganya dari Mitsui, KLM dan Air France, minggu lalu. Dalam pertemuan ini, pihak GMF mengajukan beberapa usulan.”Kami sedang mengkaji hal ini,” katanya, Senin (20/11/2017) lalu. Pembahasan pihak Hang Nadim dengan GMF sudah selesai untuk bagian teknis. Pembahasan selanjutnya soal kebijakan-kebijakan. Dalam hal ini, tentunya berhubungan langsung dengan jajaran kepemimpinan BP Batam. “Kalau teknis sudah selesai. Kalau bagian kebijakan itu, dengan kepala BP Batam,” ucap General Manager Marketing Bandara Internasional Hang Nadim, Dendi Gustinandar. Masuknya GMF ini, tak bisa dilepaskan juga dari ren-

GENERAL Manager Marketing Bandara Hang Nadim, Dendi Gustinandar.

cana BP Batam untuk melakukan revitalisasi Bandara International Hang Nadim Batam. Lukita menuturkan pihaknya sedang menyusun master plan Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Semula direncanakan akan selesai pertengahan Desember.Namun Lukita menyebutkan, Master Plan ini

baru selesai akhir Januari tahun depan. “Itu termasuk dalam program seratus hari kerja BP Batam. Tapi kalau cepat selesai, yahh bagus,” ungkapnya Lukita memberikan sedikit bocoran, terkait dengan master plan Hang Nadim itu. Ia mengatakan pihaknya menginginkan Hang Nadim jadi banadara yang modern. Serta terintegrasi dengan pelabuhan yang ada di Batam.”Pusat logistik, sekaligus jadi bandara yang menarik untuk wisatawan,” ucapnya. Sehingga, kata Lukita orang-orang yang datang ke Batam akan tercengan dengan kemegahan fasilitas Hang Nadim nantinya. Untuk pembangunan bandara ini, Lukita akan menyerahkan ke pihak-pihak yang memberikan penawaran yang menarik. ”Nantinya setelah master plan selesai baru mengundang, pihak-pihak tersebut,” pungkasnya.(rm/riski)

Warga Rumah Ruli di TPA Punggur Akan Segera Dipindahkan

RUMAH liar di Telaga Punggur Batam

TELAGA PUNGGUR, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kota (Pemko) Batam tak menyiapkan ganti rugi untuk warga rumah liar (ruli) di TPA Punggur. Namun, warga akan disiapkan transportasi jika ingin pindah ke rumah susun. ”Butuh kendaraan hubungi kami, kendaraan kami siapkan. Kalau soal ganti rugi, mekanisme ganti rugi kan tak ada,” ucap Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperkintam), Herman Rozie, kepada wartawan belum lama ini. Menurut herman, jika mereka mau pindah ke rusun murah, sewanya ada yang Rp 195 ribu sampai Rp 240 ribu. Sejak awal kata Herman, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, pernah menyampaikan jika di area TPA tidak boleh ada pemukiman. Karena area tersebut tak laik dan warganya rentan ter-

jangkit penyakit, bahkan rawan bencana. Seperti yang diketahui beberapa waktu lalu longsor dan menyebabkan Rokayah,40, meninggal dunia. ”Awalnya kan kami surati akhir November (pindah), tapi mereka minta waktu pertengahan Desember. Ini janji mereka, setelah waktu itu harus kosong,” imbuhnya. Selain kondisi yang tak bagus bagi warga, awal 2018 mendatang TPA tersebut bakal dikembangkan termasuk pengadaan lima bak lindi atau kolam pengolahan limbah srta pengembangan. Proyek ini merupakan bantuan Kemen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dengan nilai proyek Rp 25 miliar. ”Tahun depan mulai dikerjakan, kalau Desember tidak clean and clear tak bisa mulai dikerjakan,” ucap Pelaksana Tugas Dinas Lingkungan Hidup.

Warga di lokasi tersebut harus pindah juga disampaikan Camat Nongsa Heryanto Joesoef, ia mengatakan lingkungan TPA tak cocok dijadikan tempat tinggal. “Tidak sehat, sampah banyakkan,” ujarnya. Wakil Wali Kota Amsakar Acmad mengungkapkan keinginannya agar warga yang sedikitnya 471 Kepala Keluarga (KK) di lokasi hidup laik.”Kami akan cari apa solusi terbaik bagi mereka yang ada di sini,” ungkap Amsakar. Kenyataannya, lokasi ini harus bebas dari pemukiman, karena alasan kesehatan dan lainnya. TPA ini berhubungan dengan sampah, dan jika mereka bermukim di sini tentu akan berdampak untuk kesehatan mereka.”Secepatnya akan kami tuntaskan permasalahan ini, jangan sampai ada Rohiyah kedua, atau ketiga,”” tutupnya. (rm/bps)

ARIEF Sulistyanto (kiri) bersama Kepala BP Batam Lukita Dinasyah Tuwo

Polri Bantu Pejabat BP Batam Soal Assesment Demi Tingkatkan SDM BATAM CENTRE, RAKYA MEDIA – Badan Pengusahaan (BP) Batam berkomitmen meningkatkan kompetensi dari sumber daya manusia (SDM) yang dimilikinya dengan menandatangani fakta kerjasama dengan Polisi Republik Indonesia (Polri). Dengan demikian, maka assessment atau proses pengujian untuk menentukan pejabat eselon I hingga IV dilingkungan BP Batam. Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan assesment bertujuan untuk mendorong pembangunan Batam dengan meningkatkan kualitas SDM di BP Batam.”Assesment ini dibuat supaya bisa membangun lebih cepat untuk menghadapi tantangan-tantangan kedepan,” jelas Lukita usai acara di Gedung BP Batam, Senin (20/11). BP Batam kata Lukita menginginkan orang terbaik. Proses assesment yang dilakukan Polri sangat mendominasi dari penentuan posisi pejabat penting di BP Batam. “Kerjasama dengan Polri karena ingin lebih baik. Kalau calonnya belum penuhi assesment, kami akan buka lagi,” jelasnya. BP Batam akan menyelenggarakan proses assesment pada 27 November dan 4 Desember 2017 nanti. Pesertanya diperkirakan mencapai sekitar 300 orang dan akan dilakukan secara transparan. ”BP Batam akan segera melakukannya karena kebutuhannya

mendesak untuk meningkatkan investasi. November kami akan kirim untuk pejabat eselon II dan III,” paparnya. Sedangkan Kapolda Kepri, Irjen Sambudi Gusdian mengatakan fakta kerjasama ini digelar sebagai bentuk dukungan Polri terhadap BP Batam dalam reformasi struktural. Untuk meningkatkan kinerja BP Batam dibutuhkan orang yang tepat dan memiliki integrasi.”Tugas Kepala BP sangat berat sehingga dibutuhkan orang-tepat, berkompeten dan berintegritas dalam mengelola BP Batam,” jelasnya. Sam melanjutkan bahwa Polri memilih untuk membantu BP Batam karena pihaknya memiliki fasilitas di Mabes Polri dan Polda. ”Softwarenya ada sama kami yang biasa kami gunakan untuk membantu pemerintah daerah dan sekarang dapat dimanfaatkan BP Batam,” paparnya. Dalam menentukan siapa yang akan menjadi pejabat, BP Batam tetap memiliki kuasa penuh untuk proses seleksi.”Kami hanya fasilitasi saja,” imbuh Sam. 165 personel kepolisian akan membantu dalam proses assesment ini.”Pelaksanaan untuk assesment eselon III di Polda dan eselon II di Mabes Polri sehingga bisa berjalan dengan baik. Prosesnya akan diserahkan ke bapak Kepala BP Batam,” pungkas Sam. (rm/ bps)

Merasa Dibohongi, Penumpang Lion Dari Pekanbaru Ngamuk di Batam NONGSA, RAKYAT MEDIA-Belasan penumpang Lion Air mengamuk di Bandara Hang Nadim Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Para penumpang asal Pekanbaru ini berang karena merasa dibohongi oleh pihak maskapai penerbangan. “Kami merasa tertipu dengan Lion Air atas ketidakprofesionalan mereka. Kami sangat kecewa tidak bisa diterbangkan. Kami kesal atas semua pelayanan Lion Air,” ucap Dwi Suryo, salah satu penumpang dari Pekanbaru, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (20/11/2017) malam. Menurut keterangan Dwi, ada 16 orang penumpang dari Pekanbaru yang telantar di Bandara Hang Nadim. Dia menjelaskan bahwa sejak awal keberangkatan dari Pekanbaru, mereka sudah kecewa. Sebab, seharusnya mereka terbang dari Pekanbaru pukul 15.10 WIB. Namun, penerbangan JT 238 beberapa kali mengalami delay (penundaan). Kemudian, pada

pukul 18.30 WIB pesawat baru bisa terbang dan sampai di Batam pukul 19.10 WIB. Dia menjelaskan bahwa 16 penumpang ini rencananya mau terbang ke Palembang. “Di Batam kami transit karena tadi mereka janji dari Batam akan diterbangkan malam ini ke Palembang dengan penerbangan JT 247,” ucap Dwi Suryo. Namun, setelah sampai di Batam, pihak Lion Air menyatakan bahwa pesawat Lion Air JT 247 telah berangkat ke Palembang” Kemudian kami protes ke maskapai. Saat di Pekanbaru, kami sudah bilang apa ada penerbangan lagi ke Palembang, mereka menjaminnya, ternyata semua bohong. Sampai di sini pesawat tidak ada lagi,” tutur dia. “Kami semakin kesal ternyata kami besok pagi tidak bisa berangkat juga ke Palembang. Padahal, paginya saya ada rapat di Palembang,” imbuh dia. (rm/trb)


CMYK

BATAM METROPOLIS

Website: www.rakyatmediapers.co.id

4 Kamis, 23- 30 November 2017, MINGGU IV

Puluhan Anggota DPR-RI Tinjau Kondisi Jembatan Barelang BARELANG, RAKYAT MEDIA-Puluhan anggota Komisi V DPR-RI meninjau kondisi Jembatan I Barelang, Rabu (22/ 11/2017). Kunjungan kerja para anggota Komisi V DPR-RI ini bersama Kepala Balai 4 PUPR. Anton Sukartono Suroto, Wakil Komisi V DPR-RI dari Fraksi Partai Demokrat mengatakan, jembatan itu semenjak dibangun pada tahun 1998 belum pernah dipelihara.”Apakah kita harus nunggu roboh dulu, baru kita pelihara? Kan tidak,” Kata Anton ditemui di landmark jembatan Barelang bersama rombongan Komisi V lainnya. Ia meneruskan, untuk pemeliharaan pertama jembatan ini memakan angga-

PARA anggota DPR RI ketika meninjau jembatan Berelang

ran mencapai Rp 34 miliar.”Ini tahap pertama, untuk pembelajaran bagi seluruh Indonesia. Karena apapun namanya jembatan, pasti ada masa habisnya,” paparnya. Untuk tahap pertama ini lanjut Anton, sudah dilakukan penambahan pancang penangkal listrik, penggantian kabel-kabel yang sudah erosi dan pembuatan tanggul di bawah jembatan untuk menghambat erosi. “Intinya kita pengen nama jembatan ini sampai 200-300 tahun tetap ada, tapi kalau nggak dirawat nggak mungkin. Ini ikon nasional, karya anak Bangsa, bukan asing,” kata dia. Untuk saat ini, Anton mengatakan

baru satu jembatan yang dilakukan perawatan, untuk jembatan yang lainnya akan menyusul.”Sekarang baru ini aja, tapi ini kan satu. Nanti kan ada enam jembatan itu sampai ke Galang, itu nanti pasti akan kita rawat semua,” ungkap Anton. Junaidi, kepala balai 4 PUPR sebagai pendamping para anggota Dewan ini mengatakan, untuk tahap pertama sudah diperbaiki dan mendata yang rusak-rusak. ”Kalau belum selesai tahun ini, tahun depan kita anggarkan lagi,” kata dia. Sedangkan untuk kondisi jembatan menurut dia masih dalam kondisi bagus,” Masih, tapi jangan nunggu runtuh dulu,” ujarnya singkat. (rm/rizki perdana)

Mulai Desember Ada 4 Titik Pengurusan Paspor di Batam BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Lucky Agung Bintoro memastikan bahwa awal Desember akan diresmikan Unit Layanan Paspor (ULP) Harbourbay, awal Desember tahun ini. “Awal Desember ini diresmikan bersamaan dengan peresmian MPP (mall pelayanan paspor, red). Presiden resmikan MPP, Menkumham resmikan ULP,” katanya pada koran Rakyat Media, belum lama ini di Batam Centre. Lucky menjelaskan, saat ini renovasi bangunan untuk ULP ini sudah hampir rampung. Hanya tinggal melakukan sentuhan akhir, dibeberapa bagian. Dibentuknya ULP Harbourbay ini, karena tingginya permintaan pembuatan atau perpanjangan paspor di Batam. Dalam sehari bisa, masyarakat yang mengurus paspor mencapai angka ratusan orang. Ia mengatakan antrian via Whatsaap, melayani sebanyak 250 orang dalam seharinya.

Barang di Kargo Bandara Hang Nadim Menumpuk

KEPALA Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Lucky Agung Bintoro

Selalu penuh setiap harinya. Tak pernah ada jeda.”Heran juga, selalu banyak dan ramai. Animo masyarakat cukup tinggi,” tuturnya. ULP Harbourbay ini, kata Lucky awalnya akan melayani hanya puluhan orang. Karena personel imigrasi di sana terbatas.”Tapi nantinya akan bertambah,Seiring bertambahnya jumlah personel,” ungkapnya.

Lucky menambahkan, ia berharap nantinya ULP Harbourbay dapat mengurangi jumlah antrian masyarakat di Kantor Imigrasi Batamcenter. Ke empat tempat yang melayani proses ke imigrasian yakniULP Harbourbay,Unit layanan di Mall Pelayanan Publik,Unit pelayanan khusus TKI di PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan di Kantor Imigrasi BatamCenter. (rm/ferianda).

Mobil Dinas Bekas Anggota Dewan Batam Banyak Belum Diserahkan BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Status bekas mobil dinas anggota DPRD Kota Batam masih menggantung. Begitu juga dengan tunjangan DPRD Batam yang belum dibayar sejak beberapa bulan lalu.Kemarin, puluhan bekas mobil dinas dewan masih berjejer diparkir belakang Kantor DPRD Batam. Mobil-mobil tersebut sudah terlihat berdebu. Bahkan, ban mobil sudah ada yang terlihat kempes. Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Batam, Asril mengatakan mobil tersebut belum bisa dikembalikan ke Pemko Batam karena status tunjangan anggota DPRD Batam belum jelas. Ia pun sudah mengirim surat ke Pemrov Batam untuk mempertanyakan bagaimana kelanjutan status tunjangan DPRD Batam.”Kalau tunjangan transportasi belum di acc, maka mobil belum bisa dikembalikan ke Pemko Batam. Proses masih di Propinsi,” kata Asril, kemarin. Bahkan Asril tak membantah jika para anggota Dewan belum bisa menerima berbagai

tunjangan karena belum adanya pengesahan. Akibatnya, hampir lima bulan anggota DPRD Batam belum menerima tunjangan.”Ia tunjangan mereka juga telat. Namun mudahmudahan bisa selesai dalam minggu ini. Karena kami juga ingin semuanya cepat clear,” imbuh Asril. Disisi lain, Asril mengklaim mobil yang telah dikembalikan oleh anggota dewan tetap dirawat meski terparkir di belakang kantor. Ia menjamin kondisi mobil akan tetap bagus saat diserahkan ke Pemko.”Saya jamin masih bagus, meski begitu

masih ada mobil yang belum dikembalikan oleh beberapa anggota dewan,” jelas Asril. Sementara, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengaku tak bisa memaksakan agar bekas mobil dinas dewan segera diserahkan ke Pemko. Sebab, ada proses yang harus dijalankan sebelum mobil itu diserahkan. ”Tak bisa dipaksa, jadi kami tunggu saja. Kapan siap saja diserahkan,” ujar Rudi Bahkan Rudi berencana jika mobil sudah diserahkan akan dipinjam pakaikan ke PNS Pemko Batam. Asal merawat dengan biaya pribadi. (rm/bps).

NONGSA, RAKYAT MEDIA-Tertundanga pengiriman barang dari Batam ke berbagai daerah di seluruh Indonesia membuat pelanggan jasa kurir barang kecewa.Pasalnya, barang-barang yang mereka kirim adalah barang dagangan yang telah ditunggu oleh para pemesannya. Seperti yang dikatan Caca. Sudah dua hari barangnya tak kunjung terkirim. Padahal biasanya, barang sudah terkirim walau masih transit di beberapa kota. Namun kali ini, paket kirimnya belum juga beranjak keluar Batam.”Sudah dua hari. Makanya saya coba tanya langsung ke kurirnya. Katanya tertahan di bandara karena barang menumpuk,” ujar dia, yang mengaku jual beli online untuk barang-barang perempuan, seperti tas dan sepatu. Hal senada juga disampaikan oleh Gita, yang juga sudah dua hari mengirimkan barang dan belum dilakukan proses pengiriman.”Tadi saya sudah bertanya kepada sekuritinya, katanya nanti

SUASANA Aktifitas bongkar barang di Cargo Hang Nadim

akan dicek,”ujarnya. Gita menjelaskan, bahwa menurutnya hal ini harus segera ditangani oleh pihak JNE ataupun yang berwenang dalam masalah ini.”Kalau kita kirim barang itu penting untuk keluarga di luar ya harus secepatnya dikirim. Kalau

begini bagaimana?” ujar dia. Gita masih bisa memaklumi apabila kendara itu disebabkan faktor cuaca. Sementara kendala yang ada, ialah adanya ketentuan baru dari Bea dan Cukai, yang semestinya sudah diantisipasi oleh jasa kurir ( rm/tb )

BMKG Batam Tak Capai Target PNBP HANG NADIM, RAKYAT MEDIA -Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) stasiun Hang Nadim Batam tidak dapat mencapai target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) pada 2017 karena banyak perusahaan swasta dapat mengakses informasi secara gratis dari website BMKG. “Target kita Rp40 juta tahun ini tapi tidak tercapai karena ada data secara online dan gratis, sekarang kita baru mencapai Rp20an juta,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi (Kasi Datin), Suratman, Kamis. Ia menjelaskan ada beberapa jenis PNBP berdasarkan PP Nomor 4 Tahun 2012 diantaranya informasi cuaca untuk pelayaran, pengeboran, keperluan klaim asuransi, untuk kegiatan olah raga, untuk survei dan pembuatan film. Suratman mengatakan tarif yang dikenakan berbeda-beda sesuai dengan keperluan dan permintaan konsumen. Harga biasanya dikenakan per lokasi per lokasi. “Dari semua itu yang paling mahal informasi cuaca untuk keperluan pengeboran, nilai Rp330 ribu per lokasi per hari,” katanya. Ia juga mengatakan pada tahun ini

hanya satu perusahaan saja yang meminta data untuk asuransi yaitu salah satu hotel di kawasan Nagoya. “Kemarin ada pemancar mereka yang tersambar petir, setelah kita cek ternyata benar ada dan itu dijadikan sebagai bukti untuk mereka melakukan klaim asuransi,” kata Suratman. Suratman mengatakan pihak perusahaan yang akan mengklaim asuransi kare-

na tersambar petir tidak bisa hanya mengambil informasi dari website, namun harus mendapatkan surat resmi dari BMKG. “Mereka perlu cap dan tanda tangan basah dari kita,” ujarnya Suratman membenarkan jika pada bulan ini kerap terjadi hujan disertai angin kencang dan petir. “Sampai sekarang baru satu itu saja yang meminta kita untuk klaim asuransi,” katanya (rm/ant)

KEPALA Seksi Data dan Informasi (Kasi Datin), Suratman

Untuk Mencegah Banjir Empat Titik Drainase Induk Dikeruk

PEGAWAI Dinas Bina Marga melakukan gotong royong

LUBUK BAJA, RAKYAT MEDIA – Pemerintah Kota Batam menggelar gotong royong (Goro) di empat titik lokasi banjir yang berada di Kecamatan Lubukbaja dan Batuampar, Sabtu (18/11/2017). Sedikitnya lima alat berat diturunkan untuk menormalisasi drainase induk oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM-SDA) Kota Batam,”Kita kerjakan yang drainase induk menuju ke hilir atau ke arah laut dulu,” kata Kepala Dinas BM-SDA Kota Batam, Yumasnur usai meninjau normalisasi di depan Hotel Alium Nagoya. “Jadi drainase induk ini harus

bebas dari sedimen maupun sampah, karena seluruh pembuangan dari sumber bermuara ke lokasi ini. Dan sangat disayangkan tumpukan sampah sangat banyak sekali ditemukan,” jelasnya. Goro ini dilakukan di empat titik yang sering mengalami banjir yakni dari drainase Dana Graha menuju rusun lancang kuning, kedua drainase dari Gereja Imanuel menuju pasar induk, ketiga drainase winsor, dan terakhir saluran depan Hotel 89. Sementara itu Sekretaris Kota Batam, Jepridin mengatakan selain menemukan sampah, ternyata penyumbatanaliran air juga dis-

ebabkan rangkaian kabel yang berada di bawah saluran air, sehingga menyebabkan sampah bertumupuk dan aliran air terkendala. ”Banyak kabel yang melintang di bawah saluran dan ini sangat mengganggu,” jelas dia usai meninjau kegiatan Goro. Ia meminta kepada pemilik kabel tersebut agar bisa membereskan hal ini, berdasarkan ketentuan intalasi kabel ini harusnya ditanam 1,5 meter dari aspal jalan. “Nah tadi kami temukan tidak sesuai dengan ketentuan ini, termasuk yang melintang di sepanjang drainase. jadi tolong diselesaikan,” imbuh pria yang berlatar

pendidikan ini. ”Kami sudah bangun, sudah goro, sedangkan masyarakat tak ada yang ikut. Nanti pas banjir kami yang disalahkan, permasalahan banjir ini tugas kita bersama, tidak saja pemerintah,” tegasnya. Dia berharap ke depan budaya goro ini bisa dilaksanakan di lingkungan masyarakat juga, jadi pengentasan permasalahan banjir bisa diselesaikan. ”Kami terus berupaya menormalisasi, dan membangun saluran-saluran air, jadi kami mohon dukungannya,” tutup mantan Kepala Dispenda Kota Batam ini. ( rm/bp)


CMYK

5

METRO KRIMINAL

Kamis, 23- 30 November 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

6.960 Unit HP Tangkapan Lanal Batam

Belum di Serahkan Ke Bea Cukai FOTO:Ilustrasni ( net )

Maling Bertubuh Gemuk Minta Air ke Warga BATU AJI,RAKYAT MEDIA: Robin alias Bulat N, nyaris menjadi bulan-bulanan warga Kavling Lama, Sagulung. Ia ketahuan hendak mencuri di komplek perumahan Aviari Indah, Sagulung. Ia pun diuber-uber massa yang geram, Rabu (22/11) sekitar pukul 12.00 WIB. Kejadian berawal saat Bulat kepergok mencongkel jendela rumah warga dengan menggunakan sepotong besi stainlestel yang biasa digunakan tukang tambal ban untuk mencongkel ban sepeda motor. Warga pun meneriakinya. Pria yang diketahui bekerja sebagai sekuriti jaga malam di Komplek ruko Madalai, Sagulung langsung lari terbirit-birit. Bulat terus berupaya menyelamatkan diri. Tembok pembatas Perumahan Aviari Indah dengan Perumaha Arce Indah dipanjatnya. Cukup kesulitan bulat untuk menaiki tembok setinggi satu 1,5 meter itu. Bruk.. Tubuh Bulat ambruk ke balik tembok. Mukanya menyosor tanah. Tangannya lecet karena terluka. “Aduh,” pekiknya seperti yang diceritakan saksi. Teriakan warga Aviari Indah terdengar ke perumahan Arce Indah. Beberapa warga juga tampak menenteng kayu broti saat mengejarnya. Warga di Perumahan Arce Indah pun turut membantu. Mereka mengejar Bulat hingga tertangkap. Bulat terperangah. Pria berperut buncit itu tak sanggup lagi untuk berkata-kata. Bogem mentah sempat menyasar tubuhnya. “Ambil dulu air segelas. Haus sekali aku,” pinta Bulat pada warga. Kelelahan setelah berlari, akhirnya Bulat minun dari air kran yang ada di depan rumah warga, dan langsung diamankan. Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Ipda Yohanes Bonar Adiguna membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, hingga saat ini pihak kepolisian masih memintai keterangan korban dan pelaku. “Dia sudah sempat masuk ke rumah warga. Rumah korban juga sudah sempat diacak-acak,” sebut Yohanes.(rm/pm).

Sonic Tabrak Mio di Saguba, Tiga Pengedara Luka Parah SAGULUNG, RAKYAT MEDIA-Tiga orang pengedara sepeda motor luka berat, setelah terjadi kecelakaan lalu lintas, Jumat (18/11) 2017 sekitar pukul 21.00 WIB di depan perumahan Griya Permai, Kelurahan Seibinti, Kecamatan Sagulung. Menurut keterangan saksi mata di lokasi, kecelakaan lalu lintas itu berawal saat sepeda motor Yamaha Mio BP 5434 ER yang dikendarai pasangan suami istri Suardi dan Sumiati melaju dari arah Kantor Lurah Sei Binti, Sagulung, menuju tempat tinggalnya di Perusahaan Griya Permai, Batuaji. Saat hendak membelok masuk ke kompleks perumahan itu, mendadak dari arah berlawanan muncul motor Honda Sonic BP 3891 OF yang dikendarai Muhammad Ilham (34) dengan kecepatan tinggi. “Saat pasangan suami istri itu berbelok, dari arah lampu merah simpang Saguba datang kendaraan sepeda motor dengan kecepatan tinggi, mungkin dia tidak melihat sepeda motor yang di depanya sehingga menabrak pasangan suami istri yang hendak berbelok kiri itu,” ujar Bayu warga di lokasi. Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor Honda Sonic, Muhammad Ilham warga ruli Kampung Baru Batuaji, mengalami luka bagian kepala akibat benturan keras dan mengalami patah tangan. Sementara pengendara motor Yamaha Mio BP 5434 ER yang dikendarai pasangan suami istri Suardi dan Sumiati juga mengalami luka cukup serius. Suardi mengalami patah kaki sebelah kanan dan luka-luka di bagian wajah. Sedangkan Sumiati mengalami patah kaki sebelah kiri. Masyarakat yang mengetahui kejadian lakalantas tersebut langsung membawa korban ke rumah sakit RSUD Embung Fatimah untuk mendapatkan pertolongan. Satlantas Polres Barelang yang tiba di lokasi kejadian kemudian melakukan olah TKP dan memintai keterangan dari saksi-saksi yang melihat kejadian. Meski tak menimbulkam korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah kerena kedua kendaraan tersebut dalam kondisi rusak parah. (*)

BATUAMPAR, RAKYAT MEDIA– Sebanyak 6.960 unit ponsel merek Xiaomi hasil tangkapan Lanal Batam beberapa waktu yang lalu belum diserahkan kepada pihak Bea dan Cukai Batam. Ribuan ponsel itu diamankan Lanal Batam di Pulau Labun, Belakangpadang. Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Tipe B Batam, Raden Evy Suratantyo membenarkan bahwa ribuan ponsel hasil tangkapan itu belum diterima oleh Bea dan Cukai Batam.”Barang bukti ponsel itu hingga saat ini belum diserahkan kepada kami. Sampai sekarang kami masih menunggu penyerahan handphone tersebut,” ujar Evy, Rabu (22/ 11/2017). Dijelaskan Evy, menurut aturan yang berlaku dalam peraturan Direktur Jendral (Dirjen) Bea dan Cukai nomor 53 tentang Tatalaksana Pengawasan, tidak ada batas waktu untuk penyerahan barang bukti yang tidak ditemukan tersangkanya. ”Barang bukti yang ditemukan saat penangkapan itu hanya speed boad dan handphone. Sementara, pemilik atau tersangkanya tidak ditemukan pada saat itu,” tuturnya.

DANLANAL Batam, Kol.Laut (P) Ivong Wicaksono Wibowo ekspose tangkapan ribuan ponsel di Dermaga Lanal Batam, Batuampar

Ditambahkan Evy, jika tidak ditemukan tersangka pada saat dilakukan penangkapan, dalam peraturan itu dijelaskan bahwa instansi yang melakukan penangkapan menunggu atau mencari siapa pemilik dari barang tangkapan itu selama 30 hari. “Setelah lewat selama 30 hari, maka

30 hari selanjutnya kami menetapkan bahwa barang hasil tangkapan itu ditetapkan sebagai barang yang dikuasai oleh negara,” jelasnya. Sementara itu, Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Ivong Wicaksono Wibowo pekan lalu mengatakan, pihaknya sejauh ini masih melakukan

penyelidikan untuk mencari tahu siapa pemilik ponsel sebanyak 6.960 unit dan speed boad tersebut “Kami masih melakukan pendalaman. Nanti akan diinformasikan kalau ada perkembangan. Untuk barang bukti memang masih sama kami dan belum diserahkan,” ungkap Ivong. (rm/eko)

Polda Kepri Tersangka Ujaran Kebencian di Musnahkan Bahan Bintan Dilimpah ke Kejaksaan Baku Pil PCC di Desa Air Cargo NONGSA,RAKYAT MEDIAKapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Selasa (21/11) melakukan pemusnahan barang bukti 12 ton bahan baku Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol (PCC) di pergudangan Desa Air Cargo, Kabil. Barang bukti yang di musnahkan tersebut merupakan hasil tangkapan Polres Bintan, di kawasan Sri Bayintan dengan mengamankan BN dan kelompoknya pada tanggal 12 September 2017. Dipaparkan Sam, 12 ton bahan tersebut yang rencananya akan di racik menjadi pcc di tempatkan pada

400 drum. “Barang bukti yang akan di musnahkan sudah memenuhi ketetapan hukumsesuai surat keputusan no 152 dari Kejaksaan Tinggi dan Pengadilan Tanjung Pinang,” kata Sam. Sam juga menjelaskan, di pilihnya Desa Air Cargo sebagai tempat pemusnahan, di karenakan tempat tersebut memenuhi standar pemusnahan bahan-bahan berbahaya atau limbah. “Pemusnahan di laksanakan 12 hari kerja, setiap hari 1 ton di hancurkan non stop,” ujar Sam. (rm/pm)

BINTAN, RAKYAT MEDIAPolres Bintan akhirnya melimpahkan tersangka ujaran kebencian, Parlindungan Sinurat dan sejumlah barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang. Menyusul, berkas perkara telah dinyatakan lengkap alias P21 oleh jaksa penuntut umum. Hal ini disampaikan Kanit Tipiter Satreskrim Polres Bintan, Ipda Angga Riatma kepada wartawan, Senin (20/11/ 2017) di Tanjunguban. “Setelah berkas perkara dinyatakan P21, besoknya kita langsung lakukan limpahan tahap II (tersangka dan barang bukti) ke Kejari Tanjungpinang,” kata Angga. Parlindungan Sinurat, manajer di PT AMC, Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam

TERSANGKA Parlindungan Sinurat

dijerat pasal 45a ayat (2) UU nomor 19 tahun 2016, tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik atau pasal 156a huruf a KUHP. Awal kasus penodaan agama yang menimbulkan keresahan masyarakat, atas postingan tersangka di medsos akun twitter, pada 23 agustus 2017.

La Ufa, Ketua FPI Bintan, mendapat laporan dari Umar, panglima FPI Kepri dan meminta pelapor untuk memonitor adanya dugaan penodaan agama yangg terjadi di wilayah Bintan. Kemudian pelapor mencari tahu terkait informasi tersebut, selanjutnya melaporkan postingan tersangka ke Polisi.(rm/bt)

Polsek Siantan Anambas Amankan Dua Pengguna Sabu di Kos-kosan

KAPOLDA Melihat langsung barang yang mau di Musnahkan

ANAMBAS, RAKYAT MEDIA - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Siantan ciduk dua pengguna narkotika jenis sabu di kos-kosan belakang Hotel Tarempak Beach, Minggu (19/11/2017) lalu. "Kita ada pengembangan sehingga ekspose tentang penangkapan ditunda beberapa hari ini. Kedua pelaku dengan identitas Pandu Krisna Wilantara dan Jalaluddin saat ini sudah berhasil dia-

mankan," ujar Kapolsek Siantan, AKP Yudha Surya, Rabu (22/11/2017). Yudha menambahkan, Personil Polsek Siantan melakukan penggerebakan sebuah kamar kostan di Jl Imam Bonjol Tarempa karena mandapat informasi dari masyarakat. "Selain mendapat informasi dari masyarakat, kami juga melihat geliat kedua tersangka ini mencurigakan.

Setelah dilakukan penggerebakan, dan dilakukan pemeriksaan kedapatan 3 paket kecil narkoba (0,40 gram) yang berada dalam tas kecil," jelasnya. Pihaknya juga menahan sebuah barang bukti 3 unit handphone, 1 unit alat hisap (bong) dan 1 mancis. "Semua barang bukti kita tahan, guna untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," terangnya. (*)

Di Depan SDN 21 Sering Terjadi Kecelakaan BATUAJI, RAKYAT MEDIA-Orangtua wali murid SDN 21, Sagulung memintah pemerintah untuk memperhatikan fasilitas penunjang di sekolah tersebut. Pasalnya sekolah yang berada persis di pinggir jalan utama menuju kawasan galangan kapal Seilekop itu masih minim dengan fasilitas keamanan sekolah. Rambu pengatur lalulintas jalan raya depan sekolah misalkan memang sangat dibutuhkan, sebab pintu keluar sekolah persis di tikungan maut yang selama ini kerap terjadi kecelakaan lalulintas. “Yang ada hanya garis-garis putih tapi itu tak membuat kendaraan pelan. Ini yang kami kuatirkan, apalagi pintu keluar persis di tikungan. Selama ini sudah banyak kecelakaan di tikungan ini,” kata Ernita, orangtua murid SDN 021, Rabu (22/11/

2017). Seharusnya jalan depan sekolah itu kata Ernita dibuat jalur lambat atau rambu-rambu yang mengingatkan pengendara jika itu lokasi penyebrangan anak sekolah.”Kalau perlu pasang itu lampuh (traffic lights) yang menandakan harus pelan dan hati-hati,” ujarnya. “Minggu lalu ada guru SMA (19) yang ditabrak di depan situ. Kecelakaan memang sering terjadi di sini. Kami sangat kuatir dengan anakanak ini apalagi pagi saat mau masuk sekolah ramai betuk jalan ini. Orang pada ngebut-ngebut semua,” kata Arifin. “Kami sendiri sudah ajukan (ke Pemko) agar dipasang rambu-rambu tapi belum dipenuhi sampai saat ini,” kata Wahudi, seorang guru di SDN 21. (rm/bps)

GEDUNG SDN 21 Batuaji Sungai Lekop


CMYK

RAKYAT MERANTI

Kamis, 23- 30 November 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

SUASANA Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti

Sidang Paripurna DPRD Meranti Tuntaskan 3 Agenda Sekaligus SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti, menggelar Rapat Paripurna dengan tiga agenda pembahasan sekaligus, di Balai Sidang DPRD, Jalan Terpadu, Selatpanjang, Senin siang 20 November 2017. Plt. Kasubbag Humas, Protokol dan Dokumentasi Sekretariat DPRD Kepulauan Meranti, A Gafur SE dalam rilisnya mengungkapkan, tiga agenda itu yakni laporan Pansus 1, 2 dan 3 sekaligus pengesahan 5 Ranperda, program pembentukan Perda tahun 2018 dan pengumuman hasil evaluasi Perda APBD-P 2017. Adapun laporan Pansus 1, 2 dan 3, diantaranya yakni menyangkut pembahasan Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 10 tahun 2011 tentang Pajak Daerah, Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 12 tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum, Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 13 tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Usaha dan Ranperda tentang perubahan Perda Nomor 14 tahun 2012 tentang Perizinan Terpadu. “Sesuai kesepakatan semua anggota dewan yang hadir, secara aklamasi menerima dan menyetujui pengesahan sejumlah Ranperda itu menjadi Perda Kabupaten Kepulauan Meranti,” ungkapnya. Kemudian pada Rapat Paripurna itu, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD) Kabupaten Kepulauan Meranti menyampaikan laporan tentang penyusunan program pembentukan peraturan daerah tahun 2018, untuk nantinya menjadi acuan dalam pembahasan rancangan perda yang menjadi prioritas pada tahun 2018. DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti melalui BPPD, ujarnya, menyusun program legislasi sesuai dengan usulan pemerintah daerah dan hak insentif DPRD. Hal itu sejalan dengan pasal 58 huruf a huruf b dan huruf c peraturan DPRD Kepulauan Meranti Nomor 01 tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan DPRD Nomor 01 tahun 2014 tentang tata tertib DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti. “Aturan itu menyatakan bahwa BPPD bertugas menyusun rancangan program pembentukan perda yang memuat daftar urutan dan prioritas rancangan perda beserta alasannya untuk setiap tahun anggaran di lingkungan DPRD, sekaligus sebagai koordinasi untuk penyusunan program pembentukan perda antara DPRD dan Pemda,” terangnya. Selain itu, terang Gafur, juga sebagai langkah menyiapkan rancangan Perda usulan DPRD berdasarkan program prioritas yang telah ditetapkan. Agenda terakhir pada Rapat Paripurna itu, DPRD Kepulauan Meranti mengumumkan hasil evaluasi Ranperda APBD Perubahan Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2017. Dijelaskannya, bahwa tahapan penyusunan APBD dimana Ranperda tentang APBD atau Ranperda APBD-P sebelum ditetapkan menjadi Perda harus dilakukan evaluasi sesuai ketentuan pasal 314, 315 dan pasal 319 UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Perda, juncto pasal 110, 111, 173 dan 174 Permendagri Nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah, sebagaimana telah diubah beberapa kali dan terakhir dengan Permendagri Nomor 21 tahun 2011. “Dimana berdasarkan ketentuan, badan anggaran DPRD bersama-sama TAPD harus melakukan penyempurnaan atas Ranperda tentang APBD atau APBD-P berdasarkan hasil evaluasi, paling lama 7 hari kerja setelah hasil evaluasi Gubernur di terima oleh Bupati,” jelasnya. Rapat Paripurna yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB itu, dihadiri oleh Ketua DPRD Fauzi Hasan, Wakil Ketua DPRD Muzamil dan Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Yulian Norwis. (rm/jm)

Bupati Meranti Menyatakan Maju di Pilgubri 2018 SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA -Hasil dari survei Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) menempatkan Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi, maju sebagai kader terbaiknya ke Pilgubri 2018 mendatang. ‘’Kemaren malam saya menyatakan untuk maju. Mengenai koalisi, kepada partai yang ada sebelumnya kita tetap menjalin komunikasi yang baik seperti ketika saya maju menBupati Meranti jadi Bupati Kepulauan Meranti,” ungkap Irwan. H Irwan Lebih lanjut Irwan menjelaskan, Ia sudah melihat sama-sama dari data yang dirilis Badan Pusat Statistik pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau nomor 3 bawah dari seluruh provinsi di Tanah Air. “Alasan saya untuk maju ke Pilgubri salah satunyat masalah pertumbuhan ekonomi tersebut. Selama ini Riau selalu baik dan di hari ini sangat terpuruk ekonomi maka dengan itu saya maju,” ungkap Irwan. Menurut Irwan penyebab ekonomi Riau terpuruk karena tidak ada kepastian hukum. Sehingga orang mengembangkan usaha tidak jelas.”Jadi kepastian berbisnis harus jelas sehingga perekonomian di Riau tidak terpuruk. Apabila tidak terjadi maka ekonomi Kita tidak akan tumbuh,” harap Irwan. (rm/sc)

6

Kepulauan Meranti Raih Nilai SAKIP B SELATPANJANG RAKYAT MEDIA - Berkat kerja keras Bupati Drs H Irwan MSi dan jajaran dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berhasil meraih nilai B dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Prestasi ini pun diharapkan bisa meningkat pada tahun-tahun mendatang. “Atau setidaknya dipertahankan,” kata Sekda Kepulauan Meranti Yulian Norwis. Diakui Sekda Yulian Norwis, nilai B tersebut masih di bawah yang ditargetkan Kepulauan Meranti, yakni BB atau B+. Namun, Icut, panggilan akrab Yulian Norwis, mengucapkan apresiasi atas usaha dan kerjasama seluruh seluruh jajaran pegawai Pemda. “Meski masih di bawah target yakni BB atau B+, namun hasil ini sudah cukup baik. Kedepan saya harapkan semua Kepala OPD lebih mengerti tentang apa yang harus dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Icut. Seperti diketahui untuk meningkatkan nilai SAKIP yang menjadi indikator utama adalah seberapa besar OPD dapat melaksanakan program kegiatan secara akuntable, cepat, tepat, serta efisien yang berdampak langsung terhadap pembangunan daerah. Baik dari segi infrastruktur maupun sumberdaya manusia yang didukung dengan pelaporan keuangan dan dokumentasi real di lapangan. Sekda Icut juga menghimbau kepada OPD yang masih belum bisa meningkatkan SAKIP nya agar dapat meningkatkannya. “Kedepan semua OPD harus dapat meningkatkan kinerja dan pelaporanna dengan baik,” ucap Sekda. Dapat disampaikan, sebelumnya

BUPATI Meranti H Irwan melakukan salam komando

nilai SAKIP Kabupaten Kepulauan Meranti termasuk yang terendah dibanding Kabupaten Kota lainnya di Riau. Namun dengan diraihnya hasil ini (nilai B, red), menempatkan Kepulauan Meranti menjadi salah satu kabupaten terbaik.”Semua pegawai harus bisa menyiapkan laporan dokumentasi sesuai pelaksanaan di lapangan, terus tingkatkan kinerja dan pelayanan publik agar prestasi ini dapat kita tingkatkan kedepan,” harap Sekda. Dihadapan seluruh peserta upacara tak bosannya Sekda mengingatkan kepada pegawai untuk lebih meningkatkan disiplin dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Mengatai disiplin menurutnya hendaklah datang dari diri sendiri bukan didasari tasa takut terhadap

pimpinan karena hal itu sesuai dengan sumpah dan janji yang telah diucapkan oleh semua pegawai. “Dalam pelaksanaan disiplin yang terpenting adalah kesadaran kita jangan karena takut kepada atasan, semoga semua pekerjaan dapat kita laksanakan dengan baik, penuh rasa tanggung jawab,” pungkas Sekda. Sebelumnya, upaya mendongkrak Nilai LHE AKIP telah dilakukan. Waktu itu Pemkab Kepulauan Meranti menggelar Asistensi SAKIP 2017 di Batam Kepulauan Riau.Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Asistensi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2017, di Hotel Swiss Bel, Harbour Bay, Batam,

Selasa (11/4/2017). Kegiatan ini bertujuan memberikan arahan kepada seluruh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) untuk mengelola keuangan daerah berbasis kinerja dan manfaat. Agar pengelolaan keuangan daerah di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dituangkan dalam Rencana Strategis sinkron dengan RPJMD, tepat sasaran, efisien serta mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya terhadap masyarakat, Pemkab Meranti melaksanakan Asistensi SAKIP Meranti 2017, dengan mengandeng Tim Asistensi SAKIP Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan melibatkan seluruh OPD se-Kabupaten Meranti. (rm/ril)

PT.Bumi Meranti Sejahtera Diduga Selewengkan Kuota BBM SELATPANJANG, RAKYAT MEDIAInsiden meledaknya Kapal pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) asal Kabupaten Pelalawan di Selatpanjang, memunculkan dugaan praktek penyelewangan kuota BBM. Untuk itu Disperindagkop UKM Kepulauan Meranti akan memanggil pimpinan APMS PT. Bumi Meranti Sejahtera. “Kami lagi menelusuri kebenarannya dengan memanggil yang bersangkutan besok (Selasa 21 November 2017), dengan membawa dokumen dan mengkroscek datanya dengan pihak pertamina,” kata Kadis Perindagkop UKM Kepulauan Meranti, M Azza Faroni, saat dikonfirmasi Senin 20 November 2017. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti, AKP Rusyandi Zuhri Siregar, S.Sos yang dikonfirmasi terkait dugaan penyelewengan kuota BBM mengatakan, penyelidikannya belum sampai pada tahap itu. “Pemeriksaan

kita belum sampai ke sana,” ujarnya. Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, Kapal Motor (KM) Sakni Anugrah GT 885/PPe tiba-tiba meledak setelah mengisi muatan 51 drum Bahan Bakar Minyak jenis premium di pelabuhan bongkar buat BBM milik Agen Penyalur Minyak Subsidi (APMS) PT. Bumi Meranti Sejahtera, dengan Nomor Induk Agen Pertamina (NIAP) 16-287-634. Dari keterangan para saksi yang dikumpulkan petugas Kepolisian, Kapal yang meledak itu difungsikan sebagai pengangkut Bahan Bakar Minyak milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sungai Upih, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan. Akibat dari insiden kecelakaan kerja itu, tiga orang awak Kapal menjadi korban luka bakar serius. Mereka adalah Japar 44 tahun selaku Kapten Kapal bersama dua ABK yakni M Fikri 18 tahun dan Mustafa 35 tahun, yang se-

KM Sakni Anugrah GT 885 PPe tiba-tiba meledak setelah mengisi muatan 51 drum BBM

muanya beralamat di Desa Sungai Upih, Kabupaten Pelalawan. “Dari keterangan saksi belum diketahui penyebab pasti ledakan itu. Saat kejadian, saksi Apin dan beberapa or-

Bupati MerantiTeken MoU Bantuan Hibah Toyota Jepang SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si ikut serta dalam rombongan 11 Bupati dan 1 Walikota dari Indonesia untuk menerima bantuan hibah dari Toyota Jepang, berupa bantuan kendaraan Operasional mobil Pemadam Kebakaran (DAMKAR) dan Ambulance. Rilis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Kepulauan Meranti mengungkapkan, Bupati Irwan tiba di Tokyo Jepang sejak Ahad 19 November 2017. Agenda utama para Kepala Daerah itu adalah penandatanganan MoU bantuan yang akan diserahkan pada tahun 2018 mendatang. “Diantara 12 Kabupaten dan Kota se-Indonesia, pada tahap ketiga program bantuan itu, salah satunya adalah Kabupaten Kepulauan Meranti,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Kepulauan Meranti, Nasruni S.IP MSi. Penandatanganan MoU bantuan hibah tersebut, jelasnya, berlangsung di Provinsi Ehime Senin pagi 20 November 2017, pada pukul 10 Waktu Jepang atau pukul 8 Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB). Bantuan diserahkan di hala-

BUPATI Kepulauan Meranti, Irwan Nasir, foto bersama dengan 11 Bupati dan Walikota asal Indonesia di Ehime Jepang man industri Toyota Corporation di Ehime, Jepang, yang turut dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Direksi Ehime Toyota dan Gubernur Ehime. Bupati Kepulauan Meranti, Irwan berharap semakin banyak daerah di indonesia mendapatkan bantuan, sehingga kerjasama bilateral indonesia di kancah internasional semakin meningkat. Adapun Bupati dan Walikota yang menerima bantuan hibah itu, antara lain Nurdin Abdullah Bupati Bantaeng Sulawesi Selatan, Fahmi Massiara Bupati Majene Sulawesi

Barat, Sokhiatulo Laoli Bupati Nias Sumatera Utara, Christiany Eugenia Paruntu Bupati Minahasa Selatan Sulawesi Utara, Irwan Nasir Bupati Kepulauan Meranti Riau. Kemudian Yusuf Lubis Bupati Pasaman Sumatera Barat, Najmul Akhyar Puad Mukhtar Bupati Lombok Utara NTB, M. Qurais H. Abidin Walikota Bima NTB, Umbu Sappi Pateduk Bupati Sumba Tengah NTT, Remigo Yolando Berutu Bupati Pakpak Barat Papua, Jules Fitzgerald Warikar Bupati Supiori Papua dan Johny Kamuru Bupati Sorong Papua Barat. (rm/jm)

ang ABK melakukan pemadaman api dengan menggunakan racun api. Selanjutnya korban dilarikan ke RSUD untuk mendapatkan pertolongan medis,” ujar Kasat Reskrim, kemarin (rm/Jm )

HELFANDI, Camat Tebingtinggi Barat Meriahkan Hari Jadi Kepulauan Meranti SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA - Pemerintah Kacamatan Tebingtinggi Barat menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Meranti Ke-9. Kegiatan itu akan dilaksanakan pada tanggal 18 dan 19 Desember 2017 mendatang. Camat Tebingtinggi Barat, Helfandi SE MSi kepada wartawan, Senin 20 November 2017 mengungkapkan, berbagai kegiatan memeriahkan Hari Jadi Kepulauan Meranti telah disepakati dalam rapat bersama seluruh unsur di Kecamatan Tebingtinggi Barat.”Rapat tanggal 14 November lalu dihadiri berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kecamatan, Desa, TNI, Polri, PKK, LAM, MUI, LPTQ, para tokoh masyarakat dan pemuda se-Kecamatan Tebingtinggi Barat,” ungkapnya. Agenda kegiatan yang disepakati itu, jelasnya, adalah festival atau lomba sesuai dengan kearifan lokal, seperti kegiatan keagamaan lomba khatib dan lomba lagu melayu pada tanggal 18 Desember 2017,dimana masing-masing desa mengirimkan perwakilan 2 orang peserta. Pada tanggal 19 Desember 2017 pagi, digelar apel bersama dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Meranti tingkat Kecama-

tan Tebingtinggi Barat,yang dilanjutkan pembukaan festival menggolek tual sagu 3 orang pertim terbuka untuk umum. Kemudian tanggal 20 Desember 2017 pagi, digelar acara Ngopi Bareng 1912 orang dan diselingi lomba menganyam atap 2 orang pertim terbuka untuk umum. Untuk memeriahkan seluruh lomba Hari Jadi Kepulauan Meranti itu disediakan hadiah sagu hati beserta tropi dan piagam. “Yang penting semaraknya untuk mengingat jasa para pejuang pemekaran hingga lahirnya kabupaten yang kita cintai ini, sehingga masyarakat di pelosok desa juga tahu dengan sejarah lahirnya Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujarnya. Ditambahkan Camat Helfandi, Pemerintah Kecamatan juga membuat himbauan kepada kantor-kantor desa dan seluruh unsur pemerintah tingkat kecamatan lainnya, agar melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan menjelang hari perayaan. “Kami juga himbau membuat spanduk, baliho ucapan selamat hari jadi, memasang umbul-umbul dan berpakaian melayu, yang akan disesuaikan dengan petunjuk surat edaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti,” kata Helfandi (rm/jm)


CMYK

7

PASAMAN BARAT

Kamis, 23- 30 November 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Bupati Pasbar, Keberadaan Pendamping Desa Sangat Penting SIMPANG EMPAT RAKYAT MEDIA - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menilai keberadaan pendamping desa sangat penting di dalam pelaksanaan pembangunan desa atau nagari di daerah itu. “Pendamping desa sering kali digambarkan sebagai pekerjaan yang santai dengan gaji yang yang lumayan besar. Banyak orang mengira bahwa dengan menjadi pendamping desa akan banyak waktu santai dan makan gaji buta. Padahal tidaklah demikian,” kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran saat peresmikan Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari di Simpang Empat, Senin (20/11). Pendamping desa sendiri dibagi dalam tiga kategori yang terdiri dari tenaga pendamping profesional, kader pemberdayaan masyarakat desa. “Pendamping desa tidak hanya pendamping dana desa saja, kalau

bisa pendamping desa bisa dalam segala hal di dalam masyarakat,” ujarnya. Menurutnya pendamping desa selain melaksanakan tugas fokok diharapkan bisa mendekatkan hubungan nagari dan perangkat nagari dengan masyarakat. Sebab, tugas fokok pendamping desa dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan terhadap pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Mendampingi desa dalam melaksanakan pengelolaan pelayanan sosial dasar pengembangan usaha, ekonomi desa, pendayagunaan sumber daya alam dan teknologi tepat guna, pembangunan sarana dan prasarana desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Selain itu juga nelakukan peningkatan kapasitas bagi pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan desa dalam hal pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Melakukan pengorganisasian di dalam kelompok-kelompok masyarakat desa. “Pendampung desa juga melakukan peningkatan kapasitas bagi kader-kader pemberdayaan masyarakat desa dan mendorong terciptanya kader-kader pembangunan desa yang baru,” katanya. Ia menyebutkan tugas pendamping desa cukup banyak sehingga perannya diharapkan benarbenar dijalankan dengan baik. Pendamping desa juga bertugas mendampingi desa dalam pembangunan kawasan pedesaan secara partifipatif, dan melakukan koordinasi pendampingan di tingkat kecamatan dan memfasilitasi laporan pelaksanaan pendampingan oleh camat kepada pemerintah daerah kabupaten. “Pendamping nagari inilah memiliki peran penting untuk mengawasi dana nagari. Pendamping nagari yang tersebar di seluruh na-

BUPATI Pasaman Barat,Syahiran dan Wakil Bupati, Yulianto saat peresmian

gari di Pasaman Barat juga diharapkan bisa mengantarkan Pasaman Barat keluar dari daerah tertinggal tahun 2019 mendatang,” harapnya. Sementara itu, Wakil Bupati

Pasaman Barat, Yulianto menghimbau agar pendamping desa atau nagari bekerja dengan maksimal di dalam masyarakat. Berbuat untuk negeri ini merupakan salah satu visi

dan misi dari pendamping desa. “Mari kita bangun Pasaman Barat menjadi lebih baik, di tangan kitalah daerah ini diharapkan bisa maju,” ujarnya. (rm/robbisam)

Lintasan TDS di Pasaman Barat Laik Dilewati

HARNINA Manus Handri (Ketua DWP Pasaman Barat ) saat penyuluhan Kesehatan

DWP Pasaman Barat Gelar Penyuluhan Kesehatan SIMPANG AMPAT,RAKYAT MEDIA - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) gelar penyuluhan kesehatan reproduksi wanita khususnya upaya deteksi dini kanker serviks serta tips menghadapi masa menopause.”Benar, penyuluhan ini sangat penting dalam rangka deteksi dini penyakit kanket serviks,” kata Ketua Darma Wanita Persatuan Pasaman Barat, Harnina Manus Handri saat penyuluhan di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Senin (20/11). Menurutnya penyuluhan tersebut digelar dalam rangka pertemuan bulanan anggota DWP Pasaman Barat yang diikuti sekitar 200 orang anggota DWP dengan nara sumber dr. Havis Yuad, S.POG.Penyuluhan yang diselenggarakan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT DWP ke-18 yang jatuh pada tanggal 9 Desember mendatang.Ia menyebutkan penyuluhan kanker serviks dan tips menghadapi masa menopause juga upaya pencapaian target pemeriksaan IVA test bagi anggota DWP dan ASN perempuan di Pasaman Barat. “Melalui kegiatan ini juga kita upayakan pencapaian target pemeriksaan IVA test bagi anggota DWP dan ASN perempuan di Pasaman Barat. Setelah penyuluhan ini selesai digelar, seluruh anggota DWP yang hadir akan langsung melakukan IVA test,” ujarnya. Saat ini kanker serviks masih menjadi penyebab tertinggi pada angka kematian kaum perempuan di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah pusat melalui instansi terkait telah menetapkan target pemeriksaan bagi kaum wanita usia subur untuk meminimilisir angka kematian yang diakibatkan oleh penyakit tersebut. “Semoga penyuluhan ini dapat kita ambil manfaatnya untuk kemudian menjadi bahan evaluasi bagi kita bersama untuk mencegah terjadinya kanker serviks,” katanya. Nara sumber, dr. Hafiz Yuad mengatakan penyuluhan ini sangat penting dalam rangka antisipasi dan deteksi dini kanker serviks.”Tentu bagi kaum perempuan masalah makanan harus diperhatikan. Biasakanlah pola hidup sehat dengan memperhatikan gizi,” katanya. (rm/Robbisam)

SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIA- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) memastikan jalur Tour de Singkarak (TdS) etape 6 untuk wilayah itu aman dilalui para pembalap yang akan berlangsung pada Kamis (23/11/2017) ini.”Setelah kita lakukan ujicoba lintasan sepanjang 45 kilometer, lintasan dalam keadaan baik,” kata Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat, Armen usai melakukan uji coba lintasa atau gladi, Selasa (21/11/2017). Ia mengatakan ujicoba lintasan dilakukan untuk memastikan jalur yang digunakan oleh para pembalap nantinya tidak ada gangguan saat para pembalap melintas.”Ujicoba lintasan juga diikuti 80 peserta

pakai sepeda dari Padang Sawah Kabupaten Pasaman sampai depan Kantor Bupati Pasaman Barat,” katanya. Menurutnya uji coba tersebut dilakukan pada lintasan sepanjang 45 kilometer yang dimulai dari Padang Sawah hingga depan kantor bupati. Ujicoba menggunakan sepeda ini dimulai pada pukul 10.15 WIB yang diikuti oleh 80 peserta.”Para peserta berasal dari masyarakat lokal dan juga pembalap dari Sumbar. Panitia penyelenggara juga menyediakan sejumlah hadiah untuk para juaranya,” katanya. Pada ujicoba itu sekaligus ujicoba pengamanan dari personil gabungan TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, BPBD dan Orari. Setidaknya ada 256 titik

pengamanan di sepanjang jalur tersebut untuk mengamankan TdS di Pasaman Barat.Ia mengatakan TdS di Pasaman Barat akan dijadikan tempat finis pada TdS etape 6 yang tempat starnya dimulai dari Pariaman. Ia menambahkan penyambutan TdS di Pasaman Barat tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Akan ada Pesta rakyat dan pameran Usaha Kecil Menengah (UKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM).Pesta rakyat itu nantinya akan menampilkan kesenian yang ada di Pasaman Barat, seperti ronggeng, randai, gondang sembilan dan band-band generasi muda serta masih banyak yang lainnya. Ia berharap semua pihak dapat mendukung ajang TdS

PARA peserta Tour de Singkarak (TdS) etape 6

sebab, ajang ini tidak hanya sebagai kalender tahunan pemerintah pusat saja tetapi dijadikan ajang promosi wisata dan segala potensi yang ada.”TdS akan

diliput puluhan media lokal, nasional dan internasional. Tentu potensi Pasaman Barat akan lebih dikenal ke depannya,” harapnya. (rm/robbi)

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dan Bupati Pasaman Barat, Syahira SIMPANG EMPAT,RAKYAT MEDIA - Pengoperasian pelabuhan Teluk Tapang Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) terkendala akses jalan yang belum rampung. Pemprov Sumbar dan Pemkan Pasaman Barat berharap pemerintah pusat menyediakan anggaran untuk pembangunan jalan tersebut. “Akses jalan menuju Pelabuhan Teluk Tapang ada sekitar 42 kilometer. Saat ini sekitar 13 kilometer sudah dibuka, sisanya belum sehingga pelabuhan ini belum bisa beroperasi,” kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit didampingi Bupati Pasaman Barat, Syahiran saat meninjau Pelabuhan Teluk Tapang, Selasa (21/11/2017). Ia sengaja membawa instansi terkait mulai dari jajaran Pemprov Sumbar dan Pasaman Barat untuk bersama-sama memikirkan bagaimana pelabuhan itu cepat beroperasi.”Kita akan buat rekomendasi ke Kementrian Perhubungan dan Kementruan PU agar pembangunan jalan menuju Teluk Tapang diprioritaskan. Sebab, pel-

PELABUHAN Teluk Tapang Pasaman Barat Terkendala Akses Jalan

abuhan ini sudah dibangun sejak 2007,” katanya. Selain itu juga dengan adanya pengoperasian Teluk Tapang maka Pasaman Barat akan terbuka dan akan menghidupkan ekonomi warga.”Saat ini Pasaman Barat masih status daerah tertinggal. Dengan adanya pelabuhan ini tentu akan bisa membuka akses dengan harapan Pasaman Barat lepas dari daerah tertinggal,” harapnya.

Pihaknya akan membicarakan dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Perhubungan dan Kementrian PU bagaimana pembangunan jalan menuju pelabuhan menjadi prioritas. Apalagi, menurutnya saat ini sudah ada investor biji besi yang akan memanfaatkan pelabuhan itu. Bahkan sekitar sembilan kilometer jalan sudah dibangun oleh investor itu.”Kita berharap tentunya pelabuhan ini segera beroperasi sehing-

ga potensi alam yang ada bisa di bawa dan mengefesiensi biaya menuju Teluk Bayur yang berjarak sekitar 300 kilometer,” katanya. Sementara itu Bupati Pasaman Barat, Syahiran membenarkan kendala pengoperasian Teluk Tapang adalah belum siapnya pembagunan jalan. “Sekitar 42 kilometer jalan belum tuntas dan memakan biaya yang besar. Paling tidak kita membutuhkan sekitar Rp400 miliar untuk merampungkan jalan dan delapan jembatan,” katanya. Ia mengatakan Pelabuhan Teluk Tapang akan menjadi pelabuhan alternatif selain Pelabuhan Teluk Bayur Padang. Kedepannya tentu terus dikembangkan menjadi pelabuhan utama yang bisa dimanfaatkan dari Mandailing Natal Sumatera Utara. “Pelabuhan ini mulai dibangun sejak 2007 ketika saya menjadi bupati pada periode pertama. Tentu saya bercita-cita agar pelabuhan ini selesai dan tuntas untuk memperlancar tranpsortasi laut,” ujarnya. (rm/robbi)

Kapolsek Pasaman Barat di Jabat AKP Muzhendra

KAPOLRES Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso memasangkan pangkat jabatan kepada AKP Muzhendra

SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIA-Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat dimutasi dari AKP Adrifides kepada AKP Muzhendra.”Benar, hari ini serah terima jabatan tiga kapolsek. Yakni Kapolsek Pasaman, Kapolsek Sungai Beremas dan Kapolsek Talamau,” kata Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso saat serah terima jabatan di Polres setempat, Rabu. Ia mengatakan AKP Muzhendra, sebelumnya menjabat sebagai Kasubag Dal OPS Polres

Pasaman Barat, sedangkan AKP Adifides sendiri menempati posisi baru di Gadik Padang Besi. Selanjutnya Kapolsek Sei Beremas dari AKP Zalkisman, digantikan AKP Adri Mardoan yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Talamau dan AKP Zalkisman menjadi Bhayangkara Penyelia Bag Sumda Polres Pasaman Barat. Kemudian Kapolsek Talamau AKP Adri Mardoan digantikan AKP Masrizal yang sebelumnya menjabat Kasubag Sarpras Polresta Padang sedangkan AKP Adri Mardoan menjadi Kapolsek

Sei Beremas.Menurutnya mutasi dan serah terima jabatan dilingkungan Polri merupakan suatu hal yang biasa. Hal itu sebagai bentuk penghargaan organisasi serta promosi jabatan kepada personil yang telah menjalankan tugas dengan baik sekaligus sebagai kebijakan pimpinan yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Ia menekankan kepada pejabat baru agar segera menyesuaikan diri ditempat tugas yang baru laksanakan koordinasi dengan lintas sektoral demi terciptanya

situasi yang kondusif diwilayah Kabupaten Pasaman Barat. Sementara itu, Kapolsek Pasaman yang baru, AKP Muzhendra mengatakan akan berusaha bekerja maksimal dalam menjalankan tugas.”Tentunya kerja sama semua pihak sangat diharapkan. Masukan dan kerja sama semua elemen sangat penting bagi kami,” katanya. Ia mengharapkan masukan dan kritikan membangun dalam upaya penegakan hukum dan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat (rm/Robbi)


CMYK

RAKYAT RIAU KORAN UMUM

Online : www.rakyatmediapers.co.id Kamis,Portal 23- Media 30 November 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id Kamis, 23- 30 November 2017, MINGGU IV

8 8

Edisi : # 220 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,

Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Beri Pelayanan Yang Ikhlas dan Maksimal

WAKIL Presiden Josuf Kalla lantik Dewan Kehormatan dan Ppengurus PMI provinsi Kepri

BATAM,RAKYAT MEDIAKetua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, prinsip pokok yang harus dipegang teguh PMI adalah sukarela dalam membantu setiap masyarakat yang membutuhkan. Pelayanan kemanusiaan itu harus diberikan tanpa membedabedakan dan memandang asal usul, suku, ras serta agama. “Pengurus PMI Provinsi Kepri hendaknya bekerja sesuai prinsip-prinsip dasar secara sukarela dan ikhlas dengan segala kesiapan,” kata JK pada pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Provinsi Kepri masa bakti 20172022 di VIP Bandara Hang Nadim, Kota Batam, Minggu

(19/11/2017) malam. JK mengingatkan para pengurus PMI Kepri agar bekerja kompak dan terus berkoordinasi dengan pemerintah dalam menghadapi setiap bencana. Kepada Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela, dan Tenaga Sukarela ia meminta agar selalu mempersiapkan diri untuk membantu setiap bencana yang dihadapi bangsa ini dengan penuh kesiapan. “Dan yang utama, kita harus selalu berdoa kepada Tuhan, Sang Maha Pencipta untuk dijauhkan dari segala musibah dan marabahaya kepada Bangsa Indonesia,” kata Wakil Presiden Republik Indonesia ini. (rn/sin)

Bea Cukai Batam Terapkan Sistem Baru Kirim Barang via Pos atau Cargo BATAM,RAKYAT MEDIA – Sistem pengiriman barang, dari Kawasan bebas Batam telah diberlakukan sesuai dengan PMK NOMOR 47/ PMK 04 / 2012. Namun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Tipe B Batam telah merevisi sistim CEISA FTZ – 03 sesuai dengan PMK NOMOR 120 / PMK 04 / 2017. Ini dijelaskan Raden Evy Saat di konfirmasi Jum’at (17/11/ 2017 “ Untuk tata cara pengiriman, pemasukan, pengeluaran dari kawasan perdagangan bebas, pelabuhan bebas batam, dan tempat lain, diluar daerah pabean itu diberlakukan semua dengan PMK 47/PMK 04/2012, sudah di Revisi dengan PMK 120/PMK 04/2017,” jelasnya. Diakui banyak barang yang menumpuk di Cargo Bandara Hangnadim Batam, dikarenakan jasa titipan mengikuti PMK NOMOR 47/PMK 04/2012 tersebut. Dimana dengan nilai PFOP dibawah 1500 US Dollar di rekap menjadi satu Resi. Dengan demikian Kantor tujuan merasa kesulitan untuk mengantar barang titipan kepada si pemilik barang.

KEPALA Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai batam Raden Evy Suhartantyo

“ Dengan perubahan ini, Perusahaan Jasa Titipan diwajibkan memiliki Dokumen sesuai pemberitahuan pabean CN 22 – CN 23, seperti pengiriman pada Kantor Pos, dimana setiap satu barang titipan memiliki satu resi,” sambung R Evy. Sejak diberlakukan pemberaturan baru terkait pengiriman barang pada 4 november lalu, R Evy mengatakan, sudah melakukan investigasi dan barang kiriman yang bertumpuk sudah di tertibkan, tutup nya. (rm/wk)

JEMBATAN Dompak yang baru selesai dikerjakan

Jembatan Dompak Akan di Resmikan Presiden Jokowi

DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyampaikan bersempena dengan kedatangan Presiden Joko Widodo ke Kepri Desember nanti, beberapa proyek infrastruktur bakal diresmikan. Salah satu yang rencananya bakal diresmikan adalah Jembatan I Dompak. Karena itu jembatan ini harus punya nama. “Saya harapkan ada agenda pertemuan dengan pihak LAM dan ahli waris terkait penamaan jembatan 1

Dompak dan nama gerbang masuknya. Barangkali bisa kita gunakan nama Sultan Mahmud Riayat Syah,” kata Nurdin saat memimpin rapat mingguan bersama Kepala OPD di Istana Kota Piring, Dompak, Tanjungpinang, Senin (20/11) pagi. Bersamaan dengan nama jembatan, juga diusulkan nama gerbang masuk ke jembatan Dompak. Nurdin menyarankan agar nama mantan Gubernur bisa digunakan untuk gerbang

tersebut. Nurdin berharap semuanya sudah selesai secepatnya agar segera disampaikan ke Jakarta. Pada rapat itu, Nurdin didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah dan Kepala Barenlitbang Naharuddin MTP. Nurdin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ikut serta menyukseskan serangkaian acara besar di Kepri, seperti Regional Diplomatic Meeting dan kedatangan Wapres Sri Perdana Mahkota Nega-

ra HM Jusuf Kalla. “Alhamdulillah kedua kegiatan tersebut berjalan dengan lancar,” kata Nurdin. Pada kesempatan itu juga dievaluasi kegiatan OPD menjelang akhir tahun anggaran. Gubernur ingin semuanya tepat waktu dan tepat sasaran. Sekda Arif juga menyampaikan laporan mengenai progres realisasi proyek strategis di beberapa OPD. (rm/bps)

Bandara Hang Nadim Berlakukan Kirim Paket Harus Dilengkapi Dokumen NONGSA,RAKYAT MEDIABandara Internasional Hang Nadim Batam memberlakukan peraturan baru untuk kargo mulai minggu ini. Pihak jasa pengiriman maupun pribadi haruslah melengkapi dokumen barang, sebelum mengirimkannya ke kargo. “Sekarang ini kami tak bolehkan lagi menumpuk barang di kargo. Jadi harus lengkap dulu dokumen, baru barangnya boleh ada di sana (Kargo,red),” kata General Manager Bandara International Hang Nadim Batam, Suwarso, Selasa (21/11/ 2017). Saat ini ada beberapa dokumen yang tambahan yang perlu diurus oleh para pengirim

barang. Suwarso mengatakan dari pihak Beacukai memberikan form tambahan. “Dan form itu harus diisi dan dilengkapi oleh jasa pengiriman,” ucapnya. “Sekarang ini kami tak bolehkan lagi menumpuk barang di kargo. Jadi harus lengkap dulu dokumen, baru barangnya boleh ada di sana (Kargo,red),” kata General Manager Bandara International Hang Nadim Batam, Suwarso, Selasa (21/11/ 2017). Saat ini ada beberapa dokumen yang tambahan yang perlu diurus oleh para pengirim barang. Suwarso mengatakan dari pihak Beacukai memberikan form tambahan. “Dan form itu harus diisi dan dilengkapi

oleh jasa pengiriman,” ucapnya. Suwarso menuturkan arus pengiriman barang dari Batam ke beberapa daerah di Indonesia cukup tinggi. Ia mengakui tingginya jumlah pengiriman barang dari Batam ini, karena banyaknya online shop berasal dari sini.”Jumlah pengiriman barang Senin hingga Kamis itu beda, dengan saat hari Jumat sampai Minggu,” ujarnya. Perbedaan jumlah ini, kata Suwarso mencapai 30 persen. Ia menerangkan dari Senin hingga Kamis, jumlah pengiriman barang mencapai 50 ton satu perharinya. Sedangkan dari Jumat hingga Minggu satu harinya 80 ton barang. ”Kemarin itu penumpukan, disebabkan hal ini juga. Pengiriman barang sedang tinggi-tingginya,” ungkapnya. Oleh sebab itulah, Hang Nadim mengeluarkan beberapa kebijakan. “Salah satunya yah itu, dokumen lengkap dulu. Baru barang didatangkan ke kargo,” ucapnya(rm/bps) Tingginya arus pengiriman barang dari Batam, membuat Suwarso meminta maskapai menambah kapasitas untuk kargo. Barang yang sudah diinapkan sehari lebih, diminta Suwarso menjadi prioritas untuk dikirimkan. ”Atau barang-barang yang bersifat urgent,” ungkapnya. Sekarang ini, kata Suwarso penumpukan barang di kargo sudah mulai berkurang. Puncak penumpukan ini terjadi Minggu lalu. “Sudah mulai kurang, karena kita berlakukan kebijakan baru ini,” pungkasnya. (rm/bps)

Pengurangan DBH Migas dan Pajak Tahun 2018 Turun Drastis TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kota Tanjungpinang harus jeli menyiasati postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 mendatang. Mengingat diperkirakan akan terjadi pengurangan pos penerimaan dari sumber Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dari pemerintah pusat. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kota, Surjadi mengatakan, pengurangan penerimaan DBH pada tahun depan cukup fantastis. “Sampai 40-an persen,” kata Surjadi tanpa menyebut estimasi penerimaan dalam Rupiah, kemarin. Tidak hanya itu saja, sambung Surjadi, DBH dari sektor penerimaan pajak pun juga bakal menyusut sampai 70 persen. Hal ini tentu akan berimbas cukup nyata pada postur APBD 2018. Namun, Surjadi berharap

hitung-hitungan yang diterimanya ini baru taksiran paling rendah dari pemerintah pusat saja. “Kami berharap kelak ada Perpres baru yang bisa mendongkrak angka penerimaan dari dana bagi hasil,” ujarnya. Ketika penerimaan DBH dari pemerintah pusat turun, hal berkebalikan justru terjadi di penerimaan Dana Alokasi Khusus (DAK). Hanya saja kenaikan DAK ini tidak bakal berimbas banyak pada postur belanja pemerintah daerah. Mengingat peruntukan DAK ini sudah mutlak dan tidak bisa diutak-atik. “Karena sudah pasti. Misalnya DAK untuk jalan, ya untuk pembangunan jalan saja. DAK untuk BOS, ya untuk BOS saja. Jadi tidak bisa digeser-geser peruntukannya,” pungkas mantan Kepala Satpol PP ini. (rm/bps)

Puluhan Warga Bengkong Datangi Polres Barelang Terkait UWTO BATAM,RAKYAT MEDIA - Puluhan Warga Bengkong Kolam mempertanyakan laporan penipuan yang mereka buat sekitar tiga bulan lalu di Unit Harda Satreskrim Polresta Barelang, Selasa (21/11/2017). Laporan ini terkait penggelapan uang koperasi yang dilakukan oleh Pengurus Koperasi Awisman yang di tunjuk Warga sekitar.Uang yang di simpan di Koperasi Bhinika Jaya

PENGUMUMAN REDAKSI Diberitahukan kepada Instansi Pemerintah/ TNI/Polri dan pengusaha Swasta di Kota Batam dan Khususnya Provinsi Kepri, wartawan Koran Rakyat Media yang namanya tidak tercantum dalam box redaksi maka tidak diakui sebagai wartawan media ini. Redaksi

tersebut adalah uang Untuk Pembayaran UWTO oleh warga Bengkong Kolam. Menurut Sahit, warga Bengkong Kolam, dibentuknya Koperasi ini atas permintaa BP Batam guna memperlancar pengurusan UWTO. Untuk meringankan makanya mereka membentuk Koperasi yang berbadan hukum. Nantinya koperasi ini yang membayarkan uang WTO ke BP Batam. ”Warga Kapling Bengkong Kolam Sudah membayar sejak 2009 lalu. Kita mencicil tiap bulan sesuai WTO kita masing-masing,” sebut Sahit. Kemudian setelah enam tahun, BP Batam mengatakan koperasi yang mengelola uang warga tidak sepenuhnya memberikan uang warga kepada BP Batam.”Di sana ada sekitar 500 warga. Kami mencicil tiap bulan. Setidaknya uang yang sudah terkumpul itu sebanyak Rp 4,3 milyar,” sambungnya. Namun sayang, uang yang dibayarkan oleh pihak koperasi hanya sebanyak Rp 1,6 miliar saja. Maka dari itu, pihak warga melaporkan kepada polisi. (rm/tb)


CMYK

RAKYAT KEPRI 9

9

KAMIS, 23- 30 Kamis, 23- 30 November 2017, MINGGU IV NOVEMBER 2017, MINGGUIV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Edisi : # 220 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Kanwil Hukum dan HAM Kepri

Raih Penghargaan Pertama Terbaik TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Kepulauan Riau ( Kepri ), raih penghargaan Terbaik Pertama dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran tahun 2017 dengan kategori jumlah satuan kerja 30 sampai dengan 38 satuan kerja. Penghargaan tersebut

SEJUMLAH Kakanwil Hukum dan HAM yang menerima penghargaan

diserahkan langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia, Yasonna H. Laoly kepada Bambang Widodo, selaku kepala Kantor wilayah Kementerian HukumHAM (Kemenkumham) Kepri pada tanggal 22 November 2017 di Jakarta. Perencanaan program kerja dan anggaran sesuai

dengan target kinerja, dinilai melalui aplikasi *SMART DJA* (Direktorat Jenderal Anggaran), Kanwil Kepri berhak menjadi yang terbaik pertama dari Kanwil lain dari berbagai propinsi di Indonesia. Dengan harapan, penghargaan ini dapat dipertahankan sehingga memotivasi ter-

us untuk memberikan yang terbaik.”Saya sangat berterima kasih pada semua staf dan seluruh pegawai atas kerjasamanya sehingga penghargaan terbaik pertama bisa diraih Kanwil Kepri,” kata Bambang Widodo, Senin ( 20/11/2017) pada koran Rakyat Media melalui sambungan telpon.(rm/mawardi)

RAPBD Provinsi Kepri 2018 RP 3,594 Triliun DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tahun Anggaran (TA) 2018 sebesar Rp 3,594 Triliun telah disepakati antara Pemerintah Provinsi Kepri dan DPRD Kepri. Kesepakatan tesebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Pimpinan DPRD Kepri pada sidang Paripurna di gedung DPRD Kepri, senin (20/11) kemarin. DPRD menyepakati APBD TA 2018 sebesar Rp 3,594 Triliun. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 0,03 persen atau Rp 98 Miliar,

jika dibandingkan dengan APBD tahun 2017 sebesar Rp 3,496 Triliun, kata Nadeak. Lanjut Nadeak, dengan peningkatan ini, DPRD berharap nantinya kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan, selain itu DPRD juga berharap arah pembangunan dapat lebih merata diseluruh Kepri. Gubernur Kepri Nurdin Basirun dalam pidatonya mengatakan Pemerintah Provinsi Kepri akan mengakat tema Pembangunan Ekonomi Kemaritiman Berwawasan Lingkungan. Ada enam prioritas pembangunan yang akan dilakukan, diantaranya adalah pengembangan perikanan

dan pariwisata bahari, penanggulanagan kemiskinan, peningkatan pelayanan dasar, peningkatan infrastruktur, pembangunan budaya dan peningkatan efektivitas penyelenggaraan pemerintah. Nurdin mengatakan dengan mengacu kepada enam prioritas tersebut, kita berharap ekonomi Kepri akan bergerak. Anggaran itu akan disebar dalam OPD berdasarkan keperluan dan prioritasnya serta kegiatan apa saja yang sudah disusun oleh setiap OPD. Semua itu kita ikuti dan kita pantau agar perencanaan yang sudah dirancang berjalan dengan baik, ujarnya. (rm/san) GUBERNUR Kepri, Nurdin Basirun dan Pimpinan DPRD Kepri Jumaga Nadeak.SH

Noor Lizah Ingin Menu Balita Diperbanyak

KEPALA Dinas Infokom Provinsi kepri Guntur Sakti

Komunitas Bantax Batam Pilih Duta Anti Hoax BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Komunitas Batam anti hoax (Bantax) menggelar pemilihan duta anti hoax kota Batam 2017. Acara diadakan di gedung Dispora Kota Batam, Jl. Sudirman, Sukajadi, Minggu (19/11/2017) pagi.Acara ini diikuti oleh 40 utusan peserta dari berbagai SMK/SMA/MAN daerah Kepulauan Riau dan diresmikan oleh Kadis Kominfo Kepri, Guntur Sakti. Mereka yang terpilih menjadi duta anti hoax akan mengkampanyekan cara cerdas bermedsos serta ikut aktif dalam kegiatan seperti sosialisasi menyikapi informasi-informasi hoax. ”Tujuan dari acara ini baik untuk mengedukasi pelajar dan masyarakat akan pentingnya menyikapi berita hoax,” ujar Guntur Selain itu edukasi penggunaan medsos yang cerdas

dan bertanggung jawab kepada peserta, mengajarkan literasi medsos dan kepedulian pemberantasan hoax. “Kegiatan ini mendukung program pemerintah dalam pertahanan dan keamanan negara,” sebutnya. Acara ini digelar karena menyikapi banyaknya konten palsu yang beredar ditengah masyarakat pada media sosial, dan komunitas Batam Anti hoax (Bantax) mengambil bagian untuk berperan dalam masalah ini. Perlombaan ini mendatangkan juri dari berbagai instansi seperti, juri satu dari Kasat Binmas Polresta Barelang, Kompol Syarifudin Dalimunthe, juri dua dari Diskominfo kota Batam, Indra Sufian dan juri tiga dari ketua DPD Asosiasi Karnaval Indonesia Kepri/Miss Asean Peagent, Silvi Hilda.(rm/bn)

KEPRI, RAKYAT MEDIA-Penasehat PKK Kepri Hj Noor Lizah Nurdin Basirun ingin menu-menu makanan yang sehat dan bergizi diperbanyak dan disosilasasikan. Apalagi jika menu-menu itu diperuntukkan untuk balita, yang akan mempengaruhi tumbuh kembang anak. “Sebagai daerah kepulauan, menu-menu dengan bahan ikan harus diperbanyak. Anakanak Kepri harus tumbuh cerdas dengan sumber makanan yang tersedia di sekitarnya,” kata Noor Lizah di Gedung

Daerah Tanjungpinang, Rabu (22/11). Noor Lizah mengatakan hal itu usai menghadiri Puncak Hari Ikan Nasional di Jakarta, Selasa (21/11). Pada kesempatan itu, juga diselenggarakan lomba masak serba ikan tingkat nasional yang diikuti oleh 29 peserta. Kepri ikut serta dalam lomba yang diselenggarakan di TMII itu. Kategori yang dilombakan adalah menu balita. Sementara kudapan hanya ditampilkan displaynya saja. Sementara menu keluarga dimasak secara

langsung saat lomba dengan bahan baku fillet ikan patin. Kepri yang diwakili oleh peserta dari Kabupaten Natuna yang merupakan pemenang tingkat Provinsi Kepri meraih juara harapan 1 untuk kategori menu balita. Noor Lizah senang karena menu dari Kepri mendapat pengakuan dengan juara harapan satu. Dia berharap menu-menu seperti ini diolah dengan beragam variasi. Termasuk ikan yang berbedabeda. Pada menu yang juara ini, isinya campuran ikan delah,

wartel, dan sayur bayam dengan tampilan diberi sedikit fla buah naga merah. Noor Lizah pun mengajak masyarakat Kepri semakin menggemari makan ikan serta berbagai menu olahannya. Dengan mengonsumsi ikan, Noor Lizah yakin masyarakat nelayan akan senang dan memperbanyak hasil tangkapannya. “Semuanya akan bermuara untuk memperkuat kesejahteraan nelayan,” kata Noor Lizah. Kepada ibu-ibu yang sedang hamil dan menyusui, kata Noor Lizah, mengkonsumsi ikan

juga sangat bagus. Demikian juga untuk balita, manfaatkan hasil olahan yang ada. Apalagi menu olahan Kepri mendapat pengakuan nasional. “Ikan banyak di sekitar kita, bergizi dan berportein tinggi. Baik untuk semua,” kata Noor Lizah. Apalagi, kata Noor Lizah, dalam banyak kesempatan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun memberi perhatian besar terhadap kelompok nelayan. Seperti bantuan alat tangkap, untuk budidaya dan lainnya. (hms)

Anggota DPRD Kepri Tolak Proyek Gurindam Rp530 Miliar DOMPAK, RAKYAT MEDIAMega proyek Gurindam 12 Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kepri yang berada di Tanjungpinang senilai Rp 530 Miliar mendapat kritikan dan ditolak beberapa anggota DPRD Kepri dari berbagai fraksi. Didalam sidang paripurna DPRD Kepri pada Selasa (21/11/ 2017), Gubernur Nurdin Basirun saat membacakan nota keuangan dikritik sebagian besar fraksi-fraksi DPRD Kepri. Tak hanya sebatas menkritik, rencana Gubernur membuat proyek Gurindam 12 di Tanjungpinang yang penganggarannya menggunakan skema multiyears ditolak dari fraksi PKS-PPP. Mega proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 530 Miliar, anggota DPRD dari fraksi PKS dan PPP meminta untuk menunda atau tidak dianggarkan, karena salah satunya alasan ditolaknya proyek tersebut adalah keuangan Pemerintah Provinsi Kepri yang saat ini

masih rendah, ujar Suryani juru bicara PKS-PPP. Mega proyek tersebut dikhawatirkan akan membebani keuangan Daerah dan membuat pembangunan yang direncanakan tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. “Alasan kami adalah kondisi fiskal daerah yang lemah. Dengan anggaran yang besar ini akan menyedot dan mengurangi sektor lainnya,” ujar Suryani. Senada pendapat yang dilontarkan dari fraksi Golkar meminta agar pembiayaan juga dibantu oleh anggaran dari pusat. “Kami mendukung pembangunan infrastruktur, namun pembangunan infrastruktur tidak boleh bergantung kepada APBD karena dikhawatirkan memangkas kebutuhan dari masyarakat lain. Kami menawarkan agar pembiayaan juga dibantu oleh anggaran dari pusat,” ujar Asmin Patros juru bicara dari fraksi Golkar. Fraksi-fraksi DPRD Kepri

SEKDA Provinsi Kepri Arif Fadilla bersama Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dalam rapat paripurna

juga menyoroti kinerja tim keuangan Pemprov Kepri, seperti dari Fraksi Hanura melalui juru bicaranya Yusrizal mengatakan, Gubernur dituntut untuk melakukan evaluasi tim anggaran karena realisasi penerimaan Pemerintah Kepri selalu tidak tercapai. “Semua rencana yang dia-

jukan Pemprov Kepri harus didukung pembiayaan yang cukup. Namun, pada kenyataannya pendapatan Pemprov Kepri selalu memperhatikan khususnya pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak sesuai dengan harapan,” kata Yusrizal.

Lanjud Yusrizal, rata-rata realisasi Pemprov Kepri hanya sekitar enam puluh persen dari target. Maka dari itu Pemprov harus segera melakukan evaluasi dan bila perlu dilakukan reshuffle pada kabinetnya. “Jika pendapatan hanya terealisasi enam puluh persen, kemana empat puluh persen lainnya. Apa karena OPD tidak tegas atau memang tidak mampu, ujarnya. Lain lagi dengan fraksi PDIP Sahat. Ia melihatnya selain dengan ketidak mampuan OPD bahwa penyebab lambatnya kinerja Pemprov Kepri ini dikarenakan Gubernur Nurdin Bekerja sendirian, sebutnya. Hanya fraksi PKB dan PAN yang tidak memberikan pandangan dalam sidang Paripurna. Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak usai menutup rapat Paripurna, meminta agar Pemerintah Provinsi Kepri yang diwakili Sekda Arif Fadilla untuk memberikan tanggapannya pada Paripurna selanjutnya. (rm/san)


CMYK

KARIMUN-LINGGA

Kamis, 23- 30 November 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

10

TP4D Minta Dilakukan Audit secara Transparan :

Sejumlah Proyek di Karimun Diduga Bermasalah KARIMUN, RAKYAT MEDIA- Pegiat anti korupsi di Karimun menyoroti sejumlah proyek yang diduga bermasalah dan merugikan negara. Terkait temuan itu, Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Karimun diminta melakukan audit secara tranparansi. “Salah satu contohnya anggaran proyek pembangunan tempat parkir kantor Bupati Karimun senilai Rp 178.510.000 diduga bermasalah. Ini proyek rehab saja, tapi menggunakan anggaran cukup besar,” kata Andi Sopandi, Ketua LSM Payung Mahkota di Hotel Aston Karimun, Selasa (21/11/2017). Ia membeberkan, proyek dengan pagu anggaran Rp 178.510.000 itu sangat tidak relevan dengan kondisi lapangan. Hal itu, kata Andi Sopandi, bisa dilihat di lokasi pengerjaan proyek. ”Jadi jika dikalkulasi nilai proyek yang digunakan sangatlah tidak etis jika menggunakan anggaran sebesar itu. Paling hitungan rasional rehab tempat parkir itu cuma menghabiskan anggaran sekitar Rp 70 juta saja. Anggarannya terlalu besar dan sangat berlebihan sehingga ada dugaan proyek pengerjaannya di mark-up” terangnya.

Andi Sopandi juga mengungkapkan, hasil koordinasi dan konsultasinya dengan salah seorang konsultan perencana yang biasa mengerjakan proyek fisik di Kabupaten Karimun, mengatakan, berdasarkan hitungan teknis dari volume pekerjaan dan material yang dipakai maka anggaran senilai Rp 178.510.000 untuk pembangunan tempat parkir sangat berlebihan. Proyek fisik bermasalah lainnya, lanjut dia, adalah kegiatan peningkatan pembangunan sarana dan prasarana fasilitas umum bidang tata ruang wilayah adminitrasi berupa pekerjaan pembangunan pagar Tempat Pemakaman Umum (TPU) di jalan MT Haryono RT 01 RW 03 Sungai Ayam Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing. Pagu anggaran proyek sebesar Rp 186.397.000.”Proyek ini terkesan mubazir dan sangat tidak relevan dengan kondisi yang ada. Masak bikin pagar hampir 2 meter tingginya,” ujar Andi Sopandi. Menurut dia, kondisi yang nyaris sama juga bisa ditemukan pada proyek pengadaan di sejumlah SKPD. “Sama halnya dengan pelayanan birokrasi, juga tak kalah sering mendapat sorotan dari media karena ulah oknum tertentu

yang memungut biaya administrasi di luar ketentuan yang berlaku (pungutan liar),” ujarnya. Dirinya berharap penegakan

Pembangunan Irigasi Lingga di Dukung oleh BWSS IV

SALAH satu air terjun di Kabupaten Lingga

LINGGA, RAKYAT MEDIAKabupaten Lingga yang termasuk kawasan baru pembangunan dan pengelolaan irigasi, mendapat bimbingan teknis dari Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) IV. Tujuannya agar Bunda Tanah Melayu ini dapat mengetahui terkait teknis mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, bahkan sampai pelaksanaan atau pembangunan jaringan irigasi. “Diharapkan hasil dari bimbingan ini dapat dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan dan berfungsi secara

maksimal,” kata petugas BWSS IV Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR), Eris Hendrabuana di Dabo Singkep, belum lama ini. Pada tahun ini, Pemerintah Pusat melalui BWSS IV telah menggelontorkan sejumlah anggaran untuk pembangunan FS irigasi di 17 lokasi yang pada saat ini sudah selesai dilaksanakan dan 2 DED yang telah selesai. Pembangunan irigasi tersebut pada anggaran 2018, BWSS IV akan membangun jaringan irigasi.

Eris Hendrabuana Dalam kesempatan itu juga menyarankan kepada seluruh OPD terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pertanian, Transmigrasi dan BAPPEDA Lingga untuk segera melakukan rapat. “Nanti dari rapat itu dibuat berita acara sinergitas yang berisi tupoksi dari masing-masing OPD dan jadwal target pelaksananan atau penyelesaian dari kegiatan masing-masing OPD. Sehingga dapat tujuan akhir kenerhasilan,” ujar Eris. Pada kegiatan itu turut hadir Ramadona Simatupang dari BWSS IV Kemen-PUPR, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Kepri Andreas Yuli yang didampingi oleh Kepala bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) DPUPR-PKP Lingga, Sumarno. Kegiatan tersebut ditujukan kepada peningkatan atau mendukung keberhasilan program pertanian terutama sawah di Kabupaten Lingga. Sehingga kedepan, tidak adalagi tersandung dengan kondisi irigasi yang belum memadai. (rm/bp).

Tim Pengusung SMRS di Apresiasi Oleh Pemkab Lingga LINGGA,RAKYAT MEDIAPemkab Lingga mengapresiasi seluruh tim yang berjasa mengusung Sultan Mahmud Riayatsyah III sehingga dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional. Kepala Dinas Kebudayaan Lingga M Ishak mengatakan, pengusungan SMRS sebagai Pahlawan Nasional sudah dilakukan sejak tahun 2012 silam. “Waktu itu yang tertua, Pak Gubernur (alm) Pak Sani, Pak H. Daria, Pak H Ruslan, anggota dewan, termasuk Pak Nizar yang waktu itu menjadi Ketua DPRD, serta dewannya sendiri, sejumlah kepala Dinas Kebudayaan terdahulu, Pak Asward, maupun Pak Djunaidi. Masuk tanda tangannya sebagai orang yang berjasa,” ujar Ishak, Selasa (21/11). Dikatakan, pengusungan SMRS oleh masyarakat yang digabungkan baik itu dari Provinsi Kepri dengan Kabupaten Lingga. Sejumlah nama seperti tim perumus, yang terakhir diketuai oleh Pak Abdul Malik, Pak Susanto Zuhdi. Termasuk juga

hukum yang dilakukan oleh kejaksaan tidak hanya berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa milik pemerintah. ”Tolong juga bidik

aparatur yang masih melakukan praktik pungli saat memberikan pelayanan birokrasi pada masyarakat. Pemberantasan pungli tidak kalah

pentingnya dengan pengungkapan korupsi karena juga berdampak buruk pada hajat hidup orang banyak,” ujarnya. (rm/hk)

PT Timah Sumbang 1 Unit Mobil Sampah Pada Pemkab Karimun KARIMUN,RAKYAT MEDIAPT Timah Persero (TBK) menyerahkan bantuan armada kebersihan berupa satu unit lori pengangkut sampah dari dana CSR kepada Pemkab Karimun, Rabu (22/11/2017). Penyerahan bantuan lori Pengangkut sampah tersebut dilakukan di halaman rumah dinas Bupati Karimun dan diterima langsung oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq. Kepala Unit Metologi PT Timah (Persero) Tbk, Drcwiyono mengatakan bantuan yang diserahkan ini merupakan salah satu program dari PT Timah yakni, Timah Peduli Karimun Bersih. ”Bantuan Lori pengangkut sampah ini merupakan dukungan PT

Timah kepada Pemkab Karimun, khususnya pada program kebersihan,” kata Dwiyono. Ia juga mengatakan, untuk kedepannya PT Timah akan melakukan hal serupa dengan memberikan bantuan-bantuan sarana kebersihan baik itu sarana pengangkut maupun tong sampah.”Tadi ada masukan dari Bupati untuk tahun depan kita akan agendakan bantuan serupa,” ucapnya. Sementara, Bupati Karimun, Aunur Rafiq berharap bantuan lori pengankut sampah yang diterima dari PT Timah dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menunjang dan meningkatkan kebersihan di Kabupaten Karimun.”Kita berharap bantu-

BUPATI Karimun, Aunur Rafiq secara simbolis dengan menyalakan mesin mobil bak sampah

an ini dapat dipergunakan dengan baik. Dan dapat meningkatkan kebersihan, jadi tidak hanya sebatas ingin dapat Adipura,” ujar Rafiq. Pada kesempatan ini, Pemk-

ab Karimun juga menyerahkan kartu sehat kepada petugas kebersihan yang rawan, pakaian kepada petugas kebersihan dari dinas Pertamanan dan Kebersihan. (rm/lco).

Kader Terbaik PDIP Karimun Mundur KARIMUN,RAKYAT MEDIAJamaluddin SH, resmi mengundurkan diri sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Karimun. Mantan Anggota DPRD Karimun 2 periode ini langsung menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Ketua DPC PDI P Kabupaten Karimun Rasno, di ruangan komisi III DPRD Kabupaten Karimun, Senin (20/11/2017). “Setelah saya renungkan dan meminta pertimbangan dari keluarga dan orang terdekat, saya Jamaluddin SH menyatakan mengundurkan diri sebagai kader PDIP per Senin 20 November 2017 kemarin. Surat pengunduran diri saya sudah diserahkan lansung kepada saudara Rasno selaku ketua,” kata Jamaluddin ditemui di DPRD Karimun, Senin (20/11/2017). Jamaluddin mengaku mundur dari partai berlambang banteng moncong putih itu karena kecewa dengan sikap pengu-

JAMALUDDIN SH

rus PDIP yang dianggapnya sama sekali tidak memiliki komitmen dan prinsip politik yang jelas. ”Intinya saya kecewa sehingga saya telah bulat untuk menyampaikan bahwa saya berhenti sebagai kader PDIP,” tegasnya. Jamaluddin juga mengucapkan banyak terima kasih

dan permohonan maaf kepada seluruh jajaran PDIP Karimun dan Provinsi Kepri, apabila selama menjadi kader telah berbuat sesuatu yang kurang berkenan.”Tak bisa dipungkiri saya besar dan seperti sekarang ini karena PDIP. Pahit dan manis selama hampir sepuluh tahun bersama PDIP sudah dirasakan. Akan tetapi, karena

saya menganggap sikap dan komitmen politik yang tak sejalan, sehingga kita pun harus berlainan arah,” tuturnya. Kendati telah berhenti sebagai kader PDIP, Jamaluddin memastikan akan terus berjuang bersama timnya dan orangorang terdekatnya. Sebab, kata dia, memang sejak awal perjuangan dirinya semata-mata untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Sei Pasir dan Meral tempat asalnya. “Menjadi pemimpin atau wakil rakyat tidak hanya mesti dengan PDIP saja. Bagi saya, itu tidak jadi masalah, karena memang selama belasan tahun, saya telah berkarya dan membantu masyarakat,” kata mantan anggota DPRD Karimun yang dikenal cukup vokal ini. Sementara Ketua DPC PDI P Kabupaten Karimun, Rasno belum memberikan keterangan resmi perihal pengunduran diri Jamalaluddin. (rm/lco)

PEMKAB & POLRES LINGGA TAJA LINGGA RUN 14 KILOMETER POSTER Sultan Mahmud Riayat Syah saat memimpin Kesultanan Lingg

mantan-mantan Sekda. Dikatakan, sejumlah nama seperti tim perumus baik itu ibuk Ina yang merupakan anggota Arsip Nasional RI juga punya peran atas pencapaian penganugerahan tersebut. “Buk Ina inilah yang cukup banyak membantu. Tim terakhir adalah tim-tim yang hebat,” ujar Ishak. Sebelumnya, Bupati Lingga H Alias Wello, S.Ip men-

gatakan sempena Tamadun Melayu, Lingga mendapatkan sejumlah penghargaan. Baik itu epnghargaan Adipura, penghargaan HKTI serta penghargan Pahlawan Nasional. “Kita apresiasi penghargaan yang diperoleh oleh Kabupaten Lingga,” ujarnya pada paripurna Istimewa Hari Jadi Kabupaten Lingga barubaru ini (rm/hk)

LINGGA,RAKYAT MEDIA – Sempena memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lingga ke-14 dan disejalankan dengan kegiatan Visit Lingga 2017 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga melalui Disparpora Lingga bersama Kepolisian Resort (Polres) Lingga akan menggelar kegiatan lomba lari bertajuk Lingga Run 14 K (kilometer) di Kota Dabo, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga yang akan dilaksanakan pada awal bulan depan. Kapolres Lingga AKBP Ucok Lasdin Silalahi seperti disampaikan Herza selaku Panitia

Pelaksana Lingga Run 14 K membenarkan pelaksanaan kegiatan tersebut, namun mengenai rute yang harus ditempuh peserta masih dalam penjajakan. Kata dia, nanti ada 3 kategori yang dilombakan yakni 5 kilometer bagi pelajar dan umum (underfiveten), 14 kilometer untuk umum dan juga fun run serta jalan santai dengan kupon berhadiah alias doorprize. “Pesertanya tidak terbatas putra dan putri. Sementara yang kita bakukan 800 untuk 5 km dan 700 untuk 14 kilometer. Sedangkan fun run tidak ada batas jumlah peserta

nanti jalan santai dengan kupon berhadiah,” kata Herza di Dabo Singkep, Selasa (14/ 11) dirilis dari Haluan Kepri. Ditambahkan Kabidpora Lingga Safaruddin jarak tempuh 14 kilometer itu adalah sebagai simbol ulang tahun Kabupaten Lingga yang ke-14 tahun. “Melalui ajang ini kita juga nantinya dapat melihat dan menyeleksi para atlet tempatan untuk kita bina menjadi atlet lari profesional yang kelak dapat mengharumkan nama daerah,” ujar Safaruddin yang juga Ketua KNPI Lingga ini. Lanjut Herza, untuk kegia-

tan Lingga Run 14 K, penyelenggara menyediakan hadiah berupa uang tunai total Rp58 juta. Jumlah itu akan diberikan masing-masing untuk juara di kategori 5 kilometer putra Rp3,5 juta, putri Rp2,7 juta, kategori 14 kilometer juara putra Rp10 juta, putri Rp7 juta. “Untuk penerimaan pendaftaran peserta telah dibuka tanpa dipungut bayaran alias gratis dan ditutup pada tanggal 8 Desember 2017. Pesertanya juga boleh dari luar wilayah Lingga,” tutup Herza. Informasi pendaftaran kontak person 0811 770 2410 (Permadi) atau 0812 7604 2384 (rm/lp)


CMYK

11

GALERI FOTO

Kamis, 23- 30 November 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Wabup Kepulauan Meranti Canangkan TNI KB Kesehatan dan Kampung KB WAKIL Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim melakukan pencanangan TNI KB Kesehatan dan Kampung KB, dalam kegiatan yang dipusatkan di Desa Insit, Kecamatan Tebing Barat itu Wakil Bupati meminta SKPD terkait bersama TNI dan Organisasi lainnya saling bekerjasama dalam suksesnya program KB dalam rangka mewujudkan keluarga sehat, sejahtera dan berkwalitas, Kamis (23/11/2017). Hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua DPRD Meranti Muzamil, Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Nirwana Sari Irwan, Wakil Ketua PKK Hj. Syamsiar Said Hasyim, Kepala BKKBN Provinsi Riau Agus Putro Proklamasi, Pabung Kodim 0303 Mayor Hasan Ibrahim, Kepala Dinas Sosial Drs. Asroruddin, Camat Tebing Tinggi Barat Helfandi dan lainnya.

Pencangan TNI KB Kesehatan dan Pencangan Kampung sehat ditandai dengan pemukulan Gong, pembukaan selubung dan penandatangan prasasti oleh Wakil Bupati H. Said Hasyim didampingi Kepala BKKBN Provinsi Riau Agus Putro Proklamasi, Wakil Ketua DPRD H. Muzamil, Ketua PKK Hj. Nirwana Sari Irwan dan lainnya. Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim menjelaskan pentingnya program KB yang merupakan program prioritas Nasional untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, menurunkan angka kematian bayi, harapan hidup dan kesehatan ibu dan anak. Saat ini diakui Wakil Bupati, masyarakat di Meranti sudah mulai memahami pentingnya ber KB, hal itu dibuktikan dengan tidak terlalu besarnya angka

pertumbuhan penduduk yang hanya berkisar 3 persen hampir sama dengan jumlah rata-rata pertumbuhan penduduk Indnesia 2.6 persen. Dan pencanangan kampung KB yang baru saja dilakukan hendaknya dapat mendukung pelaksanaan KB. Dan dapat menjadi pilot projeck atau percontohan bagi daerah lainnya untuk mensukseskan program KB didaerah masing-masing. "Jangan sampai setelah diresmikan dibiarkan, hendaknya kampung KB yang dicanangkan ini dapat menjadi percontohan bagi daerah lainnya," harap Wakil Bupati. Dijelaskan Wakil Bupati, saat ini seiring kesadaran masyarakat semakin tinggi target KB tidak lagi hanya sekedar mencibtakan keluarga sehat sejahtera tapi lebih dari itu harus bisa mencibtakan keluarga

WAKIL Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim mendapatkan cindera mata

yang tangguh dan berkwalitas. Untuk mensukseskannya dibutuhkan peran dari semua pihak baik Pemerintah Daerah, TNI, PKK, hingga organisasi lainnya. "Saat ini bagaimana menjadikan keluarga sehat, sejahtera, tangguh dan berkwalitas bukan hanya untuk menurunkan angka kelahiran, untuk itu BKKBN, Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) dan instansi terkait lainnya harus bisa melakukan sosialisasi dan pembinaan termasuk juga peran TNI yang juga sangat dibutuhkan," ujar Wakil Bupati. Dalam menunjang program KB menuju keluarga sehat, sejahtera dan berkwalitas Wakil Bupati juga meminta tenaga kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit yang ada di Meranti dapat melayani kesehatan ibu dan anak. Karena berbagai fasilitas

sudah disediakan oleh Pemerintah mulai dari alat kesehatan, ambulance baik darat maupun laut. Dan bagi masyarakat yang mempunyai keluhan terkait pelayanan kesehatan dan KB dapat menyampaikan kepada Kepala Desa untuk difasilitasi. Menyikapi masalah itu Pabung Kodim 0303 Bengkalis Mayor TNI Hasan Ibrahim, menjelaskan program KB merupakan investasi jangka panjang dalam rangka mencibtakan generasi yang handal dan mandiri dimasa datang. Guna mendukung program ini ia berharap kepada jajaran Kodim 0303 dapat menjadi motivator program KB bekerjasama dengan instansi dan organisasi lainnya untuk menekan pertumbuhan penduduk. "Semoga sasaran yang ingin di-

WAKIL Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim memberikan piagam.

capai pemerintah dalam mewujudkan keluarga sehat sejahtera dan mandiri dapat kita wujudkan," papar Pabung Kodim 0303 Bengkalis Mayor TNI Hasan Ibrahim. Sekedar informasi untuk mensukseskan program KB di Meranti telah dibentuk petugas BKB sebanyak 360 orang, masing-masing Kecamatan terdiri dari 40 orang. Program KB yang dijalankan saat ini melipiti pemasangan alat kontrasepsi jangka panjang, pelayanan KB di Kantor BKKN Desa Insit Tebing Tinggi. Pada kesempatan itu Wakil Bupati H. Said Hasyim didampingi Forkopimda dan Ketua PKK serta jajaran juga melakukan penyerahan peralatan KB berupa Bgyn Bed, BKB Kit untuk Puskesmas dan penghargaan bagi tenaga kesehatan yang berhasil mensukseskan program KB. [rilis]


CMYK

BINTAN-TANJUNGPINANG

Kamis, 23- 30 November 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

12

Wakil Walikota H. Syahrul Sampaikan

7 Program Pembangunan Kota Tanjungpinang Prioritas di Tetapkan TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Tujuh program pembangunan Daerah Kota Tanjungpinang prioritas ditetapkan untuk tahun 2018 mendatang. Demikian disampaikan H. Syahrul dalam pidatonya pada rapat paripurna dan penandatanganan nota kesepakatan bersama dalam penyampaian Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun 2018, Jum’at (17/11) di ruang rapat DPRD Kota Tanjungpinang. Pidato itu disampaikan setelah DPRD dan Pemko menyepakati dan menandatangani nota kesepakatan rancangan KUA-PPAS APBD TA 2018 sebesar Rp 817,22 Miliar. Penandatanganan nota tersebut antara Wakil Walikota Tanjungpinang H. Syahrul yang mewakili Walikota dan Ketua DPRD Tanjungpinang, kemudian diserahkan kepada DPRD untuk dilakukan pembahasan. Sebelumnya, Syahrul menyampaikan bahwa KUA PPAS 2018 tersebut disusun Pemko Tanjungpinang dengan memperhatikan kondisi ekonomi Makro dan Sosial

Budaya masyarakat Tanjungpinang yang selama ini masih perlu dipicu dengan pembangunan inrasftruktur untuk menunjuang pertumbuhan ekonomi. Adapun tujuh prioritas pembangunan daerah tersebut, diantaranya yang pertama adalah, Penanggulangan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan dan SDM melalui perluasan kesempatan kerja, serta pengembangan pemberdayaan masyarakat yang mandiri. Kedua, adalah pembangunan bidang pendidikan, ketiga pengembangan bidang kesehatan, dan keempat, reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik, kelima yaitu pengembangan pariwisata dan budaya daerah. “Selanjutnya yang ke enam, pengembangan perdagangan dan potensi perikanan berdasarkan karakteristik daerah, dan yang terakhir yaitu, pengembangan sarana dan prasarana pelayanan dasar, konektifitas, dan aksebilitas wilayah yang adaptif,” katanya. Lanjut Syahrul,, selain belanja daerah digunakan untuk mendanai

urusan wajib dan pilihan, juga harus mendukung target capaian prioritas pembangunan nasional tahun 2018, sesuai dengan kewenangan masing-masing tingkatan pemerintah daerah. Dengan demikian, lanjut Syahrul rancangan APBD tahun 2018 pada Pendapatan Daerah sebesar, Rp817,22 miliar yang terdiri dari, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp146,23 miliar, dana Perimbangan sebesar Rp611,60 miliar dan Lainlain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp59,38 miliar. Sedangkan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp 382,30 Miliar dan belanja langsung sebesar Rp 434, 91 Miliar. Dengan ditandatanganinya nota kesepakatan KUA-PPAS APBD TA 21018 ini, tambahnya, maka Pemko Tanjungpinang dapat segera menyusun RAPBD, serta menyusun rencana kegiatan dan anggaran sebagai salah satu variabel pembentuk komposisi RAPBD Kota Tanjungpinang, agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan. “Pemko Tanjungpinang men-

WAKIL Walikota Tanjungpinang H. Syahrul saat penandatanganan nota kesepakatan rancangan KUA-PPAS di Ruang rapat DPRD Tanjungpinang

yampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DPRD, kususnya Banggar DPRD, yang

memberikan dukungan dan kerja sama yang baik dalam rangka pelaksanaan berbagai program kerja daerah dan kegiatan pembangunan,

sehingga pada akhirnya dapat disepakati dan dituangkan dalam nota kesepakatan,” pungkas Syahrul. (rm/san)

Bazar Ekonomi Kreatif Resmi Perebutan Kursi Wakil Gubernur Mustofa di Buka Walikota Tanjungpinang Bersaing Dengan Isdianto TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah secara resmi membuka kegiatan pekan kreatif mahasiswa dan bazar ekonomi kreatif, kegiatan tersebut diprakarsai oleh Perguruan Tinggi STIE Pembangunan Tanjungpinang, berlangsung di halaman Gedung Daerah Tanjungpinang, Sabtu (18/11) kemarin. Dalam sambutan Walikota Tanjungpinang mengatakan, generasi muda punya kesempatan untuk dapat menguasai pasar usaha di Daerah, dengan cara optimalisasi kreativitas dalam wujud perekonomian. Banyak potensi ekonomi kreatif yang bisa ditumbuhkembangkan di Provinsi Kepri ini, terutama sektor kemaritiman dan kearifan lokal, disamping ekonomi kreatif perfilman, musik dan seni. Lanjut lis, banyak Daerah yang tidak punya potensi kelautan, tetapi mereka berupaya mengembangkan potensi tersebut. Untuk itu, kita harus mampu bersaing dengan kekayaan potensi kelautan yang kita miliki agar dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Tanjungpinang khususnya. Melalui pekan ekonomi kreatif dan bazar ini, Lis berharap bisa memberi ruang bagi pelaku ekonomi kreatif khususn-

WALIKOTA Tanjungpinang Lis Darmansyah, mengunjungi Stand Bazar Ekonomi Kreatif, STIE Pembangunan Tanjungpinang.

ya generasi muda dalam mengembangkan dan menciptakan potensi ekonomi kreatif yang ada. Mari kita galakkan ekonomi kreatif saling bahu membahu untuk mewujudkan gerakan ekonomi kerakyatan yang akan merangsang perekonomian Kota Tanjungpinang ini, ajaknya. Ditempat yang sama, ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Sri Wahyuni menjelaskan, dengan digelarnya pekan kreatif mahasiswa dan bazar ekonomi kreatif ini dimaksudkan untuk memberi motivasi dan semangat mahasiswa, agar tidak berpikir dan bercita-cita menjadi seorang ASN belaka. Acara yang berlangsung selama 3 hari itu, melibatkan

pelaku usaha kreatif, siswasiswi SMA/SMK dan mahasiswa di Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini juga diisi dengan berbagai kegiatan lomba, seperti lomba foto, lomba paduan suara, lomba bazar ekonomi kreatif, lomba senam dan jalan sehat, festival music competation, serta aksi donor darah. Sebelum berkeliling ke bazar kreatif, tampak Wali Kota Lis Darmansyah bersama ajudannya, ikut serta mendonorkan darahnya dalam kegiatan tersebut. Saat menghadiri acara itu, Wali Kota didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Drs Ali Hisyam dan Kepala Bagian Ekonomi Setdako Tanjungpinang, M Amin. (rm/ril humas)

Dinas Kesehatan Bintan Sebar Pos Pembinaan Terpadu BINTAN, RAKYAT MEDIA-Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan terus melakukan peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan dengan cara menyebarkan puluhan Pos-pos Pembinaan Terpadu keseluruh Desa yang ada di Kabupaten Bintan. Bupati Bintan H Apri Sujadi mengaku, akan terus memantau dan melihat perkembangan serta mengevaluasi terhadap beberapa program kesehatan agar pelayanan kesehatan dapat benarbenar dirasakan oleh masyarakat. “Tentunya beberapa program pelayanan kepada masyarakat khususnya pelayanan kesehatan akan terus kita pantau dan evaluasi perkembangannya, hal ini dimaksudkan agar pelayanan kesehatan dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” kata Apri saat ditemui wartawan di Kantor Bupati Bintan, Senin (20/11) kemarin. Ditambahkannya, terkait Program Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Mobile yang telah diresmikan beberapa waktu lalu, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan juga terus berkomitmen untuk meningkatkan titik-titik pelayanan yang menyasar langsung dengan menemui masyarakat dari rumah-rumah. “Kemaren sudah kita minta Kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat melalui sejumlah program yang sudah kita canangkan, termasuk Program Pos Bindu Mobile yang menyasar ke rumah-rumah masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan dr Gama Isnaini mengatakan, data

sampai bulan September 2017, jumlah Pos Bindu yang telah terbentuk di Kabupaten sebanyak 61 Pos Bindu. Sedangkan jumlah masyarakat Kabupaten Bintan yang telah discreening, telah mencapai 10.719 orang. Dikatakannya juga bahwa dari 10.719 orang tersebut, 3 kasus resiko Penyakit Tidak Menular (PTM) telah dilakukan penanganan pengobatan oleh Tim Pos Bindu Mobile adalah Hipertensi (Darah Tinggi) sebanyak 7.484 orang, Diabetes Melitus (Kencing Manis) sebanyak 1.191 orang dan Penyakit Asma sebanyak 948 orang. Selain itu dikatakannya juga, bahwa Tim Pos Bindu Mobile juga melakukan pemeriksaan IVA guna deteksi dini Kanker Serviks kepada sejumlah kaum wanita mencapai 1.445 orang. “Pelaksanaan kegiatan Pos Bindu Mobile yang turun langsung ke masyarakat ini juga dilakukan pemeriksaan, mulai dari tes urine, pemeriksaan darah, detak jantung, berat badan dan lain sebagainya. Jika ada keluhan maka pasien bisa dirujuk ke Puskesmas terdekat. Saat ini Hipertensi, Diabetes Melitus dan Asma merupakan Penyakit Tidak Menular (PTM) yang banyak ditemui di masyarakat,” jelasnya. Adapun penyebaran 61 Pos Bindu Mobile yang ada di Puskesmas Kabupaten Bintan antara lain Kota Kijang 4 Pos Bindu, Sei Lekop 10 Pos Bindu, Mantang 4 Pos Bindu, Kelong 2 Pos Bindu, Numbing 1 Pos Bindu, Toapaya 3 Pos Bindu, Kawal 4 Pos Bindu, Teluk Bintan 3 Pos Bindu, Telok Sebong 3 Pos Bindu, Berakit 4 Pos Bindu, Sri Bintan 3 Pos Bindu, Teluk Sasah 4 Pos Bindu, Kuala Sempang 4 Pos Bindu, Tanjung Uban 5 Pos Bindu, dan Tambelan 7 Pos Bindu. (rm/kiki)

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Tidak lama lagi kursi wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk mendampingi Gubernur Kepri Nurdin Basirun akan terisi. Seperti calon tetap Wakil Gubernur Kepri, Isdianto, mengaku santai dan biasa saja kalau harus bersaing dalam pemilihan Wakil Gubernur di DPRD Kepri. “Iya, santai dan biasa saja. Karena tujuannyakan sama, mau mengabdi untuk yang terbaik pada daerah. Saya sebagai salah satu calon tentu menyerahkan proses pemilihanya pada DPRD,” ujar Isdianto kepada wartawan, usai ditetapkan menjadi calon Wakil Gubernur di DPRD Kepri, Rabu (22/11) kemarin. Lebih jauh Isdianto mengatakan, pencalonan dirinya sebagai wakil Gubernur telah bulat. Hal itu juga terlihat dari pen-

Isdianto Calon Wakil Gubernur Kepri

gunduran dirinya sebagai ASN dan sekaligus sebagai Kepala OPD Dispenda Kepri.”Niat saya mau mengabdi dan meneruskan perjuangan dan cita-cita almarhum abang saya HM. Sani,” ujarnya. Kendati diakuinya sangat berat dan akan ada persaingan politik yang tajam, namun Isdianto mengatakan akan menghada-

pi dan menyerahkan proses pemilihan sepenuhnya pada DPRD Kepri, sebagai perwakilan rakyat yang melaksanakan pemilihan. Pengusulan Mustofa sebagai calon kedua setelah Isdianto tertuang dalam berita acara dan surat kesepakatan tiga parpol pengusung, di luar Partai Nasdem dan Gerindra, ke Panitia Pemilih (Panlih) calon Wakil Gubernur Kepri yang disampaikan ke DPRD. Ketua Panlih Wakil Gubernur DPRD Kepri, Hotman Hutapea, membenarkan masuknya surat 3 partai politik pengusung calon Wakil Gubernur Kepri, Mustafa Wijaya, itu ke DPRD Kepri.”Yang menyerahkan surat dukungan tadi dari DPD Demokrat, PPP dan PKB yang telah menyampaikan ke DPRD,” ujar Hotman di DPRD Keri, Rabu (22/11/2017). Hal tersebut juga dilapor-

kan Ketua Pansus ?Pilwagub Kepri, Surya Makmur Nasution, dalam laporannya yang disampaikan dalam Rapat Paripurna Penetapan Isdianto sebagai calon tetap Wakil Gubernur Kepri. Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, menyatakan belum dapat menerima surat usulan Mustofa Wijaya sebagai calon Wakil Gubernur pengganti Agus Wibowo tersebut, karena secara resmi belum disampaikan Gubernur ke DPRD sesuai dengan mekanisme dan aturan UU. “Kami menghargai adanya surat dari tiga Parpol atas pengusuangan nama Mustafa Wijaya sebagai calon Wagub ini. Tetapi sesuai dengan mekanisme dan aturannya, agar Parpol Pengusung segera menyampaikan ke Gubernur dan Gubernur menyampaikan ke DPRD Kepri,” ujarnya. (rm/btp)

Sekda Bintan Buka STQ Tingkat Desa BINTAN, RAKYAT MEDIASekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan Adi Prihantara secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Desa. Acara pembukaan tersebut bertempat di Dusun II Kampung Reko Desa Penaga Kecamatan Teluk Bintan, Rabu (22/11) kemarin. Pembukaan STQ Tingkat Desa ditandai dengan pemukulan beduk serta dihadiri Asisten II Setda Kabuapten Bintan Mardhiah, Camat Teluk Bintan Assun Ani, KUA Teluk Bintan, Kapolsek, Plt Kades Penaga Dody serta tokoh masyarakat Desa Penaga. Dalam sambutannya, Sekda Adi Prihantara mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan terus berkomitmen membangun daerah di segala bidang. Tidak saja melalui bidang pembangunan infrastruktur namun juga pembangunan SDM-nya.

SEKRETARIS Daerah (Sekda) Bintan Adi Prihantara sedang memukul beduk saat pembukaan STQ tingkat Desa

Menurutnya, di bidang keagamaan, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan mempunyai banyak program, di mana salah satunya dengan memberikan pembinaan bagi guruguru ngaji dan juga pembangunan rumah Tahfiz Qur’an. “Pembinaan guru ngaji akan sangat membantu guna mendidik generasi muda untuk terus mengenal dan mendalami AlQuran. Program rumah Tahfiz yang

dicanangkan oleh Bupati Bintan Apri Sujadi juga bertujuan membina dan membentuk karakter generasi Kabupaten Bintan yang Qur’ani. Hal ini merupakan suatu bagian komitmen Pemerintah Daerah dalam usaha membentuk karakter SDM yang berkualitas,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, ia juga merasa bangga dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan itu. Menurut-

nya, STQ tingkat Desa Penaga juga sebagai ajang menumbuhkan bibit-bibit muda Qori/Qoriah agar bisa berkiprah mewakili Kabupaten Bintan baik ditingkat Provinsi maupun tingkat Nasional. “Bangga kepada panitia dan masyarakat atas terselenggaranya kegiatan dan berdoa agar kegiatan ini memberikan banyak manfaat, dan mari kita juga sama-sama berdoa agar nantinya ada generasi di Desa Penaga yang bisa mewakili Kabupaten Bintan baik di tingkat Provinsi maupun Nasional,” ungkapnya. Diketahui bahwa pada kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Bintan Adi Prihantara juga turut menyerahkan bantuan perangkat Sound Sistem untuk Masjid Al Hikmah di Desa Penaga. STQ tingkat Desa Penaga juga diikuti oleh 71 peserta dengan 3 cabang lomba yang dipertandingkan. (rm/Ikhsan)

Perluasan KEK di Bintan Segera di Gesa BINTAN,RAKYAT MEDIA – Gubernur Kepri Nurdin Basirun menegaskan pihaknya akan terus memanfaatkan peluang-peluang yang ada di Kepri sehingga lapangan kerja semakin banyak. Dengan potensi yang ada di setiap daerah, didukung kebijakan pusat, ketersediaan lapangan kerja harus semakin banyak. “Kita akan memanfaatkan segala potensi untuk meningkatkan perekonomian, baik lewat investasi, pariwisata dan sektor lainnya,” kata Nurdin di Ruang Kerjanya Kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang, Rabu (22/11). Salah satu yang saat ini terus digesa adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batam. Per-

wujudan KEK Galang Batang tampak berjalan lancar. Sejak diparaf Gubernur Nurdin akhir Juli lalu, Oktober lalu sudah terbit Peraturan Pemerintah tentang Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang. Kamis ini, Nurdin menghadiri pembahasan bidang usaha dan kegiatan utama KEK Galang Batang di Dewan Nasional KEK, Jakarta. Nurdin menyebutkan, pihaknya akan mempermudah para investor untuk berinvestasi di Kepri. Karena investasi yang masuk memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan memperbanyak ketersediaan lapangan kerja. “Segala permasalahan untuk

para investor akan selalu dibantu pemerintah. Kita tidak boleh mengutamakan ego. Semua ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kepri,” kata Nurdin. Koordinasi dan komunikasi stake holder harus mendukung menyukseskan investasi yang masuk ke Kepri. Kepada instansi tempat perizinan, Nurdin menekankan jangan coba-coba untuk memperlambat karena berharap sesuatu. Apalagi, akhir tahun ini, Presiden Joko Widodo akan meresmikan Mal Pelayanan di Batam. Dukungan pemerintah pusat yang kuta, kata Nurdin harus didukung dengan semangat kerja memperlancar masuknya invastasi.

“Jangan sampai penyelesaian harus dilakukan dari Jakarta,” kata Nurdin. Nurdin menambahkan, pihaknya terus menggesa agar KEK sejumlah daerah yang diusulkan segera terealisasi. Dia berharap pusat segera mengeluarkan peraturan pemerintahnya. Saat kunjungan Wakil Presiden Sri Perdana Mahkota Negara HM Jusuf Kalla ke Kepri akhir pekan lalu, Nurdin juga menyampaikan bahwa potensi besar di daerah ini sangat memerlukan dukungan regulasi dan infrastruktur. Apalagi, kata Nurdin, Wapres terus menyimak pulau-pulau di Kepri dari helikopter dalam penerbangannya dari Batam ke Diak Lingga.(rm/bps)


CMYK

13

GALERI FOTO

Kamis, 23- 30 November 2017, MINGGU IV

BUPATI Karimun Aunur Rafiq memberikan kata sambutan

Website: www.rakyatmediapers.co.id

BUPATI Karimun Aunur Rafiq salam komando dengan komandan upcara

Bupati Karimun Aunur Rafiq Membuka Perjusami Kwaran Meral BUPATI Karimun membuka secara resmi Perjusami Kwaran Meral, di SMA No. 3 Karimun, Jumat (17/ 11). Adapun peserta yang mengikuti perkemahan tersebut berjumlah peserta 400 orang dengan kakak pembimbing 51 orang. SD 28 regu dari 14 Sekolah, SMP 14 Regu dari 7 sekolah, dan SMA 3 sekolah, dan peserta merupakan perwakilan dari seluruh perwakilan SD, SMP, dan SMA se kecamatan Meral. Perkemahan dilaksanakan selama tiga hari dua malam dari tanggal 17 s/d 19 November 2017. Kegiatan ini merupakan kegiatan akhir tahun dari Kwaran meral. Bupati Karimun mengatakan Semoga bagi kita yang mengikuti acara ini selalu dalam keadaan sehat walafiat sampai dengan selesai. Mengucapkan apresiasi telah dapat melaksanakan kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan pembinaan bagi generasi muda khususnya di bidang kepramukaan di Kabupaten Karimun. Seorang pramuka harus siap dimana saja seperti lambang tunas kelapa ini. Ciri-ciri seorang pramuka tidak cengeng, harus mandiri dan tidak ketergantungan dari orang lain. Kepada orangtua murid mari kita berikan dorongan kepada anak kita untuk mengikuti kegiatan keperamukaan ini agar supaya anak-anak kita dapat menjadi anak-anak yang tangguh nantinya. (HMS)

BUPATI Karimun Aunur Rafiq duduk bersama dengan para undangan

BUPATI Karimun Aunur Rafiq bersalaman dengan anak-anak

BUPATI Karimun Aunur Rafiq menandatangani berita acara

BUPATI Karimun Aunur Rafiq menjadi inspektur upacara

MENANDATANGANI berita acara

BUPATI Karimun Aunur Rafiq memberikan penghormatan

BUPATI Aunur Rafiq sarapan pagi dengan bersama sekda karimun

MEMBACAKAN sumpah pramuka

BUPATI Karimun Aunur Rafiq bersalaman dengan anggota Pramuka

BUPATI Karimun Aunur Rafiq memasangkan pin Pramuka


CMYK

ANAMBAS-NATUNA

Kamis, 23- 30 November 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

14

Tahun 2018 Pemkab Anambas Terima CPNS 572 Orang ANAMBAS, RAKYAT MEDIAMasyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas sedikit merasa lega yang mana anak-anak mereka yang sudah menamatkan sekolah dapat mendaftarkan sebagai calon pegawai negeri sipil, sebab, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) telah merencanakan akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2018 mendatang. Tak tanggung-tanggung Pemerintah daerah itu mengajukan sebanyak 572 orang dari sejumlah formasi yang disampaikan ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) untuk diterima menjadi Pegawai di Kabupaten termuda di Provinsi Kepri itu. Demikian hal tersebut disampaikan Dra. Linda Maryati, kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia

(BKPSDM) Anambas, senin (20/11) kemarin. Ini dinilai masuk akal mengingat jumlah Aparatur Sipil Negera (ASN) Anambas saat ini hanya tinggal 1.638 orang ini membuat daerah itu lebih banyak jumlah Pegawai Tidak Tetap (PTT) lebih banyak dari pada ASN.”572 itu usulan ke Kementerian, kita berharap Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi salah satu daerah yang mendapatkan formasi pada tahun 2018 mendatang,” ujar Linda.. Lanjut Linda, sebelumnya, pihaknya mengusulkan sebanyak 396 orang dengan estimasi formasi 268 formasi tenaga Pendidikan, 26 dokter, 88 orang tenaga medis, serta 14 tenaga tekhnis pendukung infrastruktur. “ini usulan lama yang telah disampaikan ke Kementerian, namun kita kembali mengusulkan sebanyak 572 orang dengan estimasi for-

masi tenaga pendidikan tetap 268, tenaga Medis 172 dan tenaga tekhnis penunjang infrastruktur sebesar 132 orang,” urainya. Linda mengaku sangat optimis tahun 2018 dapat dilakukan penerimaan CPNS, hal ini dikarenakan trend di Kementerian saat ini kemungkinan itu sangat besar, apalagi pada tanggal (25/4) 2017 silam Kemenpan juga sudah menyurati pemerintah daerah tetang penyusunan kebutuhan PNS pada instansi pemerintah. Menpan tambah Linda memprioritaskan penerimaan tenaga perawat dan dokter serta jabatanjabatan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur. Bahkan saat ini kata Linda pihaknya sedang menyiapkan ekspos Bupati di Kemenpan RB, untuk saat ini hanya menunggu waktu ekspos saja. ”bahan sudah kita siapkan tinggal menunggu jadwaln-

Bupati Harapkan Pilkades Anambas Berjalan Lancar ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setdakab Anambas Masykur mengharapkan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur berjalan lancar tanpa ada hambatan dan halangan. menurut masykur, semua peserta dan calon kepala Desa wajib menjaga kondusifitas wilayah. “Kami Pemerintah Daerah hadir disini untuk memantau dan menyaksikan secara langsung pelaksanaan Pilkades ini. Kami berharap semua masyarakat baik peserta maupun calon Kades tetap menjaga kondusifitas,” ujarnya di TPS 01 Desa Kuala Maras, Kamis (23/11/) kemarin. Dia juga menegaskan kepada calon Kades untuk tidak menimbulkan konflik. Namun, menerima hasil pencoblosan dengan lapang dada.”Kami tidak ingin usai Pilkades ini ada konflik sesama kita. Ini meru-

Abdul haris Bupati Kepulauan Anambas

pakan pesta demokrasi, jangan sampai ada keributan. Terimalah hasilnya dengan ikhlas. Ini bukan ajang pertarungan untuk memperebutkan kemenangan, tetapi untuk membangun daerah kita ini semakin maju,” tegasnya. Amanat Bupati tersebut juga disampaikan Masykur kepada peserta dan calon Kades di DesaUlu Maras, Mampok, Bukit Padi, Genting Pulur dan Rewak. Agar tetap menjaga stabilitas keamanan dan kondusifitas ser-

ta berjalan lancar dan aman. Di Kuala Maras sendiri, ada tiga calon Kades dengan 609 daftar pemilih tetap (DPT). Sedangkan di Ulu Maras juga ada tiga calon Kades dengan jumlah DPT 545 orang. Di Desa Genting Pulur 449 DPT dengan calon Kades tiga orang. Di Desa Bukit Padi sebanyak 388 DPT dan dua calon Kades. Di Desa Mampok empat calon Kepala Desa dengan DPT 474 orang, dan Rewak lima calon dengan 505 DPT. Sementara, Camat Jemaja Timur Abdul Gafar menambahkan pencoblosan Pilkades diselenggarakan dari pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB. ”Jam 14.00 WIB sudah dilakukan penghitungan suara. Bagi peserta pemilih yang sedang sakit maka dikunjungi ke rumah atau ke rumah sakit. Kalau dia (pemilih) tidak ada di tempat, dianggap tidak ikut memilih (golput). Untuk mengantisipasi kecurangan, kita sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk memantau berjalannya Pilkades ini,” jelasnya. (rm/btd)

Tahun 2018 Sudah Ada Mobilisasi Alusista di Natuna NATUNA, RAKYAT MEDIA”Target pemerintah tahun 2017 ini selesai. Tahun 2018 mendatang itu sudah mulai ada pengisian personel, khusus TNI AD sudah 70 sampai 80 persen progres selesai,” kata Dandim saat coffee morning bersama sejumlah wartawan di Ranai Square, Selasa (21/11). Tahun 2018 mendatang kata Dandim, sudah mulai dilakasanakan mobilisasi alutsista dan personel di Natuna. Adapun insfrastruktur yang dibangun berupa bangunan markas komando Batalyon Komposit di Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur. Batalyon Artileri Medan (Armed) di Desa Teluk Buton, Kecamatan Bunguran Utara, Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) di Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur dan Batalyon Artileri (Baterai) Zipur di Desa Setengar, Kecamatan Bunguran Selatan.

DANDIM Natuna letkol inf Yusuf Rizal

“Pembangunan ini bagian dari perwujudan untuk membentuk kapal induk di daerah perbatasan NKRI, antisipasi ancaman dari luar. Semuanya nanti akan dikomandoi oleh Panglima Kodam,” ungkapnya. Untuk spesifikasi alutsista yang akan ditempatkan, Dandim Yusuf mengaku belum mengetahui secara pasti. Namun sebagian besar alutsista yang pernah unjuk kebolehan pada latihan antar kecabangan dan PPRC di Natuna awal tahun 2017. “Sebagai daerah kepu-

lauan, keberadaan TNI di sini (Natuna,red) merupakan bentuk dukungan tugas operasi ketika terjadi ancaman dari luar. Makanya selain program fisik, program ketahanan pangan di Natuna juga digalakkan oleh pemerintah pusat,” ujarnya. Selain TNI AD dengan dukungan batalyon komposit dan satuan tempur dengan keahlian khusus, TNI AU dan TNI AL juga dikembangkan di Natuna untuk menjadikan kapal induk di Laut China Selatan. (rm/bps)

KANTOR Bupati Anambas di Tarempa

ya,” tuturnya. Linda juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Kantor Regional BKN Pekanbaru terkait persyaratan lain sebagai filter agar Anambas

tidak di jadikan batu loncatan untuk menjadi pegawai saja seperti yang sudah-sudah terjadi.”Kita sudah koordinasikan ke Ibu Kakanreg agar ada persyaratan lain, dan

kita diberikan masukan minimal 10 tahun mengabdi baru bisa pindah selain itu juga diutamakan untuk yang memiliki KTP Anambas dan lainnya,” imbuhnya. (rm/hk)

Panwaslu Natuna Lantik Panwascam Se-Kabupaten Natuna

KETUA Panwaslu kabupaten Natuna, Khairul Rijal, S.IP

NATUNA RAKYAT MEDIA , – Ketua Panwaslu kabupaten Natuna, Khairul Rijal, S.IP melantik Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) Se-Kabupaten Natuna, untuk persiapan menyongsong Pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 mendatang.

Pengambilan Sumpah Janji, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan se-Kabupaten Natuna untuk Pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Kemudian dilanjutkan dengan Pengambilan Sumpah Janji anggota Panwaslu Tingkat Kecamatan Se-Kabupaten Natuna oleh Ketua Panwaslu Kabupaten Natuna.

Ketua Panwaslu Kab. Natuna, Khairul Rijal, S.IP dalam sambutanya, mengucapkan terimakasih atas undangan yang telah hadir dalam pelantikan Panwascam Kabupaten Natuna. “saya minta, kepada Panwascam yang telah dilantik segera melakukan koordinasi kepada pihak terkait di Kecamatan dalam upaya persiapan mengawal jalanya Pemilu yang tidal lama lagi akan berlangsung”, paparnya. Selain itu, dalam sambutan Kepala Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Kepulauan Riau, Dasnil, SH, M.Si juga menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Panwascam se-Natuna, semoga dapat menjalanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Sementara itu, Wakil Bupati Natuna Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA dalam kespatam itu, mengucapkan selamat atas dilantiknya Panwascam se-Kabupaten Natuna. Wabup meminta, semua anggota Panwas melaksanakan tugasnya dengan baik dan penuh amanah. Ngesti juga menyarankan agar Panwascam yang telah dilantik segera melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait di Kecamatan, guna memaksimalkan persiapan menjelang Pemilu. (rm/mk)

RAPBD Natuna Tahun 2018 Sebesar RP.1,030 Triliyun NATUNA,RAKYAT MEDIA – Bupati Natuna, Hamid Rizal menyampaikan pidata Nota Keuangan Rancaangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) kabupaten Natuna tahun 2018, diruang paripurna DPRD Natuna, Rabu (22/11/2017). Lebih lanjut, Bupati menambahkan bahwa RAPBD pada tahun Angaran 2018 sebesar Rp.828 milyar terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 61,2 milyar, Dana Perimbangan sebesar Rp660,14 milyar, terdiri dari dana bagi hasil pajak, dana bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam, dana alokasi umum, dana alokasi khusus fisik dan non fisik dan lain – lain pendapatan yang sah dianggarkan sebesar Rp 106,8 milyar. Dalam RAPBD tahun anggaran 2018, belanja infrastruktur dialokasikan sebesar 28,37%, untuk fungsi pendidikan dialokasikan sebesar 20,31%, fung-

si kesehatan sebesar 17,04%. Disamping itu, pemerintah daerah mengalokasikan kegiatan infrastruktur menggunakan Dana Alokasi Khusus Fisik Regular, Afirmasi dan Penugasan sesuai dengan petunjuk teknis yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebesar Rp 67,4 milyar. Dari sisi pembayaran, dalam RAPBD Kabupaten Natuna tahun anggaran 2018 bersumber dari estimasi sementara penerimaan pembiayaan yakni Sisa Lebih Perhitungan (Silpa) tahun 2017 sebesar Rp 192 milyar. Untuk pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp 5 milyar dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli daerah yaitu penambahan penyertaan modal ke Bank Riau Kepri. Untuk diketahui bersama, deviden yang telah diberikan ke Pemerintah Kabupaten Natuna sampai dengan tahun anggaran 2017 sebesar Rp 56,88 milyar atau 313,33% dari nilai

BUPATI Natuna Abdul Hamid Rizal menyerahkan draf RAPBD Natuna kepada Ketua DPRD Natuna, Hadi Candra.

penyertaan modal sampai dengan tahun anggaran 2016. Perkembangan APBD Kabupaten Natuna selalu mengikuti asumsi makro dari APBN, karena hampir 86,29% sumber pendapatan berasal dari dana transfer Pemerintah Pusat, 6,32% dari dana transfer Pemerintah Provinsi dan

7,39% berasal dari Pendapatan Asli Daerah. Estimasi penerimaan tahun anggaran 2018 dianggarkan sebesar Rp 1.020 trilyun yang terdiri dari pendapatan sebesar Rp 828 milyar dan rencana perhitungan sementara Silpa tahun anggaran 2017 sebesar Rp192 milyar. (rm/mk)

Seluruh Desa Di Kabupaten Anambas Tahun 2019 Telah Dialiri Listrik

SALAH satu desa di kabupaten Anambas

ANAMBAS, RAKYAT MEDIABupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, meyakinkan masyarakat jika pada tahun 2019 mendatang, seluruh desa di Kabupaten Kepulauan Anambas akan dialiri listrik. Terutama sejumlah desa yang saat ini sudah selesai pemasangan tiang listrik. Diakuinya, sampai saat ini masih ditemukan sejumlah masalah terutama saat pemasangan jaringan. Karena pada saat pemasangan jaringan masih harus mensterilkan

jalan dari tanaman keras seperti batang kelapa mangga dan sebagainya. “PLN tidak ada anggaran untuk pemotongan kayu atau tanaman, tidak ada ganti rugi. Sementara itu jika itu ranah PLN, maka pemda tak bisa anggarkan,” ungkap Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, saat membuka rapat evaluasi SKPD di gedung BPMS Tarempa kemarin. Masalah tersebut terjadi di desa Nyamuk kecamatan Siantan Timur, Desa Temburun

Kecamatan Siantan Selatan, desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan dan masih banyak lagi masalah di desa lain. “Semua berkaitan dengan sterilisasi jalan dari gangguan tanaman keras,” ungkapnya lagi. Masalah listrik nyala 24 jam diseluruh desa sebenarnya sudah sering disampaikan oleh Bupati Kepulauan Anambas sebelumnya yakni Tengku Mukhtaruddin. Tengku Mukhtaruddin, pernah mengatakan hal yang sama pada akhir tahun 2012 silam. Saat itu

dirinya memberikan pernyataan kepada masyarakat diberbagai kesempatan jika tahun 2013 listrik sudah nyala 24 jam diseluruh Anambas. Namun setelah masuk tahun 2013, belum seluruhnya desa dapat dialiri listrik. Bahkan sampai sekarang belum semua desa dialiri listrik. Contoh kecil di desa Tarempa Barat Daya. Didesa tersebut, sebagian warga masih gunakan mesin generator sendiri. Padahal desa tersebut sangat dekat dengan pusat kota. (rm/bps)


CMYK

15

Kamis, 23- 30 November 2017, MINGGU IV

GUBERNUR H Nurdin Basirun dan rombongan saat berjalan di pelantar

GALERI FOTO

Website: www.rakyatmediapers.co.id

GUBERNUR H Nurdin Basirun dan rombongan saat melakukan peninjauan cproyek-proyek.

H Nurdin Basirun : Beri Sarana Terbaik, Lahirkan Bibit Bagus Diawali Subuh di Penyengat, Gubernur Tinjau Proyek-proyek GUBERNUR H Nurdin Basirun menegaskan sarana dan prasarana yang bagus akan mendukung lahirnya bibit-bibit terbaik suatu daerah. Tidak hanya untuk olah raga, sarana pendidikan juga harus dalam kondisi yang menunjang proses belajar mengajar dan mengembang kreativitas. “Pemerintah selalu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Kepri di segala bidang. Kita dukung dengan memberikan sarana prasarana terbaik agar lahir bibit-bibit yang bagus,” kata Nurdin saat meninjau lapangan sepakbola di Pulau Penyengat, Selasa (21/11) pagi.

Nurdin yang saat itu didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah dan Asisten Administrasi Umum Mohammad Hasbi sejak Selasa subuh sudah melakukan aktivitas bersilaturahmi dan meninjau sejumlah proyek. Aktivitas bermula dengan Safari Subuh di Masjid Sultan Penyengat. Setelah shalat dan bersilaturahmi dengan masyarakat, Nurdin langsung meninjau lapangan sepak bola yang direncanakan akan dibangun stadion mini. Gubernur sangat mendukung kawasan ini dijadikan stadion mini untuk pengembangan bibit olah raga.

Dia ingin pembangunan itu segera mungkin diselesaikan. “Akan banyak manfaat untuk masyarakat dan generasi muda jika sarana olah raga sudah tersedia,” kata Nurdin. Sebelum meninggalkan Pulau Penyengat, Nurdin berziarah terlebih dahulu. Selain itu, Nurdin melihat progres rehabilitasi pelabuhan Pulau Penyengat. Tampak Nurdin berbincang-bincang dengan Sekda Arif. Pesan Nurdin agar pembangunan harus cepat dan tepat waktu serta sesuai dengan yang direncanakan. Nurdin kemudian melihat progres

pembangunan di Pelantar II, Tanjungpinang. Apalagi belum lama ini Nurdin melakukan pemancangan tiang untuk revitalisasi pembangunan kawasan pelantar. Dengan infrastruktur pelabuhan yang semakin baik, arus barang, orang akan semakin lancar. Nurdin juga melakukan dialog dengan buruh pelabuhan. Gubernur dan rombongan kemudian melakukan peninjauan ke SMA Negeri 7 di kawasan Senggarang. Melihat gedung yang belum selesai tapi sudah langsung dimanfaatkan untu proses belajar mengajar, Nurdin memberi motivasi kepada para

guru dan murid-muridnya. Walau kondisi sekolah belum selesai 100 persen, Nurdin mengingatkan para pelajar untuk tidak kendor semangatnya. Ke depan, seiring perjalanan waktu, sekolah-sekolah di Kepri akan semakin baik. Karena Nurdin memang berkomitmen pendidikan di Kepri, semakin hari harus semakin meningkat sarana dana prasarananya. "Belajarlah yang rajin, biar bisa menjadi orang yang sukses terhadap orang tua dan bangsa,” kata Nurdin. Nurdin menegaskan kepada guruguru kelas supaya peralatan perala-

tan yang sudah ada dan dibeli itu bisa digunakan, jangan dipajang saja. Nurdin beserta rombongan melanjutkan lagi perjalanannya dan meninjau Sekolah Menengah Kejuruan Pelayaran (SMKP) 5 Tanjungpinang. Di SMKP 5 ini Nurdin melihat pembangunan sekolah belum juga rampung 100 persen. Nurdin kembali menegaskan untuk pembangunan SMKP 5 ini harus segera dipercepat pembangunannya. Karena salah satu penunjang kecerdasan masa depan anak didik yang lebih baik adalah infrastruktur sekolah yang menunjang (ist)

GUBERNUR H Nurdin Basirun dan rombongan saat melakukan peninjauan cproyek-proyek.

GUBERNUR H Nurdin Basirun dan rombongan saat melakukan peninjauan ke SMA Negeri 7 di kawasan Senggarang

GUBERNUR H Nurdin Basirun berjalan bersama warga

GUBERNUR H Nurdin Basirun bersalaman dengan anak-anak usai sholat subuh


CMYK

GALERI FOTO Website: www.rakyatmediapers.co.id

BUPATI Lingga, H. Alias Wello berikan kata sambutan

Kamis, 23- 30 November 2017, MINGGU IV

16

BUPATI Lingga, H. Alias Wello bersalaman dengan Wakil Presiden

Bupati Lingga, H. Alias Wello Dampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla USAI menerima gelar adat dari LAM Provinsi Kepri, Wakil Presiden Jusuf Kalla secara resmi membuka perhelatan akbar Tamadun Melayu AntarBangsa di Kabupaten Lingga, Minggu (19/11/2017) sore. Dalam sambutannya, Wapres Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa bangsa Melayu memiliki andil besar terhadap sejarah bangsa Indonesia. Salah satunya, menjadi bahasa pemersatu di Nusantara ini. "Budaya Melayu telah memberi andil sangat besar kepada bangsa dan negara kita. Bagaimana bahasa Melayu telah menjadi bahasa nasional bangsa ini," kata Wapres JK. "Walau bangsa Melayu bukan suku terbesar di Indonesia, tetapi semua sepakat untuk menggunakannya," sambungnya. Pada acara tersebut, ia sekaligus menyaksikan dan melakukan penandatangan sumpah setia suku Bugis dan Suku Melayu untuk persatuan

bangsa Indonesia. Ia mengaku belajar banyak hal dari sumpah itu dan kembali mengucapkannya dihadapan masyarakat Kepri dan Lingga serta Melayu khususnya yang hadir. "Jikalau tuan kepada Bugis, tuanlah kepada Melayu. Jikalau tuan kepada Melayu, tuanlah kepada Bugis. Dan jika musuh kepada Bugis, musuh lah kepada Melayu. Apabila musuh kepada Melayu, musuhlah kepada Bugis," ucapnya. "Dan barang siapa mangkir dibinasakan Allah sampai ke anak cucu. Sungguh-sungguh sumpah yang melekat dan berbahaya apabila tidak dilaksanakan. Karena itu kepada saudara-saudaraku Melayu baik juga dari Bugis yang ada di sini agar selau mengenang dan memahami sumpah besar ini," sambungnya lagi Ia juga mengingatkan, tidak hanya Bugis-Melayu, hubungan dengan suku-suku yang lainnya harus lebih dieratkan. (ist)

BUPATI Lingga, H. Alias Wello menyambut Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan perhelatan silat.

WAKIL Presiden RI HM.Jusuf Kalla dianugerahi gelar, Sri Perdana Mahkota Negara dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepuluan Riau (Kepri)

WAKIL Presiden Jusuf Kalla menandatangani berita acara

BUPATI Lingga, H. Alias Wello menyambut Wakil Presiden Jusuf Kalla

BUPATI Lingga, H. Alias Wello duduk bersama Menteri Asman Abnur

WAKIL Presiden Jusuf Kalla memberikan kata sambutannya

WAKIL Bupati Lingga duduk Bersama Kapolda Kepri

WAKIL Presiden Jusuf Kalla bersama istri saat diberikanb tepung tawar

WAKIL Presiden Jusuf Kalla menerima sekapur sirih

TAMPAK para tamu undangan


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 220 by RAKYAT MEDIA - Issuu