Skip to main content

Edisi 212

Page 1

CMYK

Baca Hal 8

Peredaran Nakoba Masih Marak di Lapas Barelang Penanggung Jawab Minggu, Mawardi, Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri SH

KORAN UMUM

24 - 30 September 2017, MINGGU IV

MINGGU, 24 - 30 SEPTEMBER 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Media Ini Sudah Lolos Verifikasi Administrasi di Dewan Pers

Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri Edisi : # 212 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Bareskrim Polri Tangkap Kwan Tek

Penyeludup 84 Ribu Botol Miras TANJUNG BALAI KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Badan Reserse kriminal Khusus (Baraskrimsus) Polri, Kamis (21/9/ 2017) menangkap Kwan Tek, penyelundup minuman keras berbagai merek dari luar negeri yang tidak dilengkapi dokumen resmi alias ilegal. Penangkapan dilakukan setelah polisi menggeledah 4 gudang milik tersangka BH alias Kwan Tiek di di Jalan Pendidikan RT 02/05 Kelurahan Buru, Kecamatan Buru, Tanjung Balai Karimun dan Batam. “Tersangka ditangkap dikarenakan memasukkan minuman keras berbagai merek tanpa dilengkapi dengan dokumen atau menyeludupkan. Selain itu tersangka juga tidak memiliki izin edar dalam mendistribusikan minuman keras tersebut,” kata Direktur Tindak Pidana Khusus Baraskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya dalam keterangannya pada wartawan, Senin (25/9/2017). Polisi menangkap BH alias Kwan Tek pada Kamis (21/9/ 2017) lalu. Polisi berhasil mengamankan 84.000 minuman keras berbagai merek baik dari golongan A, B, dan C. Hingga

kini polisi masih melakukan perhitungan terhadap miras tersebut. “Dari hasil pemeriksaan bahwa Minol tersebut dibeli tersangka secara ilegal dari Malaysia dan Singapura kemudian dibawa dengan menggunakan kapal tongkang milik tersangka. Selain itu tersangka tidak bisa menunjukkan legalitas perusahaan dan dokumen import serta perizinan penjualan dan impor minuman beralkohol,” kata Agung. Tersangka mengaku telah melakukan aktivitas ilegal ini selama 15 tahun. Penyidik hingga kini masih terus melakukan pengembangan terhadap tempat lain yang diduga sebagai tempat distribusi miras ilegal. “Miras ilegal tentunya akan berdampak pada berkurangnya penerimaan negara, sehingga Polri akan terus konsisten melakukan penindakan terhadap importir ilegal. Hal ini diperlukan untuk mendongkrak penerimaan negara dari sektor bea masuk,” jelas Agung. Informasi yang diterima RakBersambung ke Hal 2

GUDANG milik tersangka Kwan tek di Pulau Buru, Karimun

KKP Tangkap 2 Kapal Malaysia

ABK Vietnam Curi Ikan di Natuna NATUNA, RAKYAT MEDIAKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menangkap dua kapal perikanan asing (KIA) ilegal. Penangkapan itu dilakukan oleh kapal pengawas (KP) Perikanan ORCA 02, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), KKP. Sekretaris Direktorat Jenderal PSDKP, Waluyo Sejati Abutohir mengatakan bahwa dalam penangkapan tersebut, kedua kapal mengibarkan benSUASANA rapat di kantor Gubernur Kepri Dompak

Sekda Pimpin Rapat Persiapan Festival Bahari Kepri 2017 TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H. TS. Arif Fadillah memimpin Rapat Persiapan Festival Bahari Kepri Tahun 2017 bertempat di Rupatama Lt.4 Kantor Gubernur, Dompak, Istana Kota Piring, Tanjungpinang, Jum’at (22/9/ 2017). Pada Rapat awal penetapan panitia penyelenggara ini Sekda meminta Kesiapan dari panitia yang telah ditunjuk dalam SK Gubernur untuk dapat melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing dengan mengutamakan koordinasi dan kebersamaan.

“Kita diskusikan disini mana yang kurang yang harus dimasukan didalam SK Gubernur, Untuk itu kita perlu dukungan dan kerjasama semua pihak instansi yang terkait dalam mensukseskan iven ini, apalagi iven ini bertaraf Internasional, pengalaman kita di tahun sebelumnya menjadi acuan untuk sukses dan lebih baik penyelenggaraannya tahun ini,” ujar Arif. Arif ingin Ke-

Aline Adita

Tahun 2018, Siap Menikah SELAMA tiga tahun, artis cantik Aline Adita menjalani hubungan jarak jauh dengan pacar bulenya asal Australia bernama James Midgley. Tahun 2018, Aline dan sang kekasih pun siap melangsungkan pernikahan di Bali. “Berita bahagianya, saya akan menikah pada tahun depan (2018), bulan Mei sih. Persiapan sudah 40 persen. Kalau acara pernikahan mau bagus kan butuh waktu yang lama, nggak buru-buru,” ujar Aline saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta PuBersambung ke Hal 11

pulauan Riau dapat menonjolkan potensi wisatanya maka pada iven Festival Bahari Kepri Tahun 2017 inilah dirasa cocok menjadi bagian dari pelecut dalam meningkatkan potensi wisatanya. “Ini merupakan program nasional dan daerah dituntut untuk mensinergirkannya, tujuannya adalah untuk menyerap sebanyak mungkin wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri, Tahun lalu kita baBersambung ke Hal 2

dera Malaysia.”Namun berdasarkan pengamatan di lapangan diduga kuat kedua kapal tersebut merupakan kapal yang berasal dari Vietnam,” kata Waluyo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/9/2017). Penangkapan dua kapal itu telah dilakukan pada Minggu (17/9/2017) di perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEEI) Laut Natuna, Kepulauan Riau.”Saat ditangkap kapal ditemukan Bersambung ke Hal 2

Polda Kepri Bekuk Dua Sindikat 12 Ton Obat Berbahaya

KAPAL ikan berbendera Malaysia dengan ABK orang Vietnam

Terima Suap Rp1,5 Miliar

Wali Kota Cilegon Ditangkap KPK JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wali Kota Cilegon Tubagus Imam Ariyadi (TIA) usai diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap senilai Rp1,5 miliar.”TIA ditahan di rumah tahanan klas I Jakarta Timur cabang KPK yang berlokasi di gedung KPK kavling C-1 untuk 20 hari pertama,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Minggu dini hari. Tubagus Imam Ariyadi kasusnya terkait proses di Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Cilegon pada 2017 untuk memuluskan rekomendasi analisa mengenai dampBersambung ke Hal 2

DUA tersangka pemasok 12 ton obat berbahaya

BINTAN, RAKYAT MEDIAPolda Kepri membekuk dua sindikat kasus pemasok 12 ton obat berbahaya dalam 480 drum biru yang ditangkap Reskrim Polsek Bintan Timur dua pekan lalu. Kedua pelaku yang ditangkap di Jakarta tersebut masing masing berinisial FS dan MA.

Wajah FS dan MA, dua pelaku kasus 12 ton obat sediaan farmasi berbahaya dalam 480 drum biru, hanya bisa tertunduk lesu.Keduanya selalu menghindari bertatapan dengan media saat ekspose yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri, Bersambung ke Hal 2

Kemenkumham Ajukan Anggaran Rp1,3 Triliun Perbaikan Lapas JAKARTA , RAKYAT MEDIA-Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengajukan proposal permohonan anggaran perbaikan lembaga pemasyarakatan sebesar Rp1,3 triliun. Kepada Komisi III DPR, Kemenkumham menyebut anggaran itu berstatus mendesak. “Tambahan anggaran ter-

sebut akan digunakan untuk penanganan kelebihan kapasitas di lapas dan rutan, penanganan penyalahgunaan narkoba, serta peningkatan kualitas warga binaan” ujar Sekjen Kemenkumham, Bambang Rantam Sariwanto, kepada wartawan Bersambung ke Hal 2

PENYIDIK KPK memberikan keterangan Pers kepada wartawan

STOP PERS Berhubung masih mengaku ngaku sebagai wartawan Koran Rakyat Media Bersama ini diberitahukan kepada Instansi pemerintah/ Pengusaha Swasta dan masyarakat luas khusus di Batam dan Kepri umumnya bahwa nama 1. Andi.S tempat Tinggal Belakang Padang 2. Winarto Tempat tinggal di Jodoh 3. Trianto Tempat Tinggal perumahan Bandara Ke tiga nama tersebut telah dipecat dari wartawan Koran Rakyat Media segala tindak tanduknya yang dapat merugikan masyarakat bukan menjadi tanggung jawab kami. Demikian juga Kartu Pers yang masih ditangan mereka sejak pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku lagi. Tertanda Redaksi


CMYK

SAMBUNGAN

Minggu, 24 - 30 September 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Dirut BUMD Tanjungpinang Dituntut 1 Tahun 3 Bulan TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA- Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang, Drs Asep Nana Suryana dan stafnya, Slamet, masingmasing dituntut selama 1 tahun 3 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gustian Juanda Putra SH di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang, Rabu (20/9/2017) lalu.Kedua terdakwa terlibat kasus pungutan liar (Pungli) di pasar Bintan Center (Bincen) Tanjugpinang ini dikenakan denda sebesar Rp50 juta, subsider 3 bulan penjara. Menurut JPU, kedua terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan atau turut serta melakukan tindak pidana selaku pegawai negeri sipil penyelenggara negara menerima hadiah atau janji, sebagaimana diatur dalam pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan undang-undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor Jo Pasal 5d ayat I ke I KHUP. “Kami meminta kepada majelis hakim yang terhormat mengadili perkara ini untuk menyatakan terdakwa Asep Nana Suryana dan Slamet terbuktu bersalah dan meyakinkan sebagaimana dalam tuntutan tersebut,” ucap JPU Gustian. Sidang perkara tersebut dipimpin Marolop Simamora SH MH selaku Ketua Majelis Hakim didampingi dua hakim angggota, Purwaningsi SH MH dan Jonni Gultom SH MH. Sementara kedua terdakwa didampingi oleh Penasehat Hukum mereka masing-masing. Menuru JPU, berdasarkan fakta persidangan terungkap

DIREKTUR Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang, Drs Asep Nana Suryana

adanya sejumlah keterangan saksi dalam perkara ini, bahwa terdakwa Slamet mendapatkan imbalan dari saksi pedagang di Pasar Bintan Center, diantaranya, saksi Ali Filiang Rp8 juta. Namun uang sewa pertama kios yang sebenarnya hanya Rp5 juta yang disetorkan ke kantor BUMD. Sisanya Rp3 juta tidak disetorkan terdakwa Slamet. Kemudian, saksi Sherli memberikan uang sewa pertama kios sebesar Rp10 juta. Tapi, yang disetor cuma Rp 5 juta. Sisanya, masuk kantong. Selanjutnya, saksi Syahrul, memberikan uang sewa pertama kios sebesar Rp 10 juta namun kenyataannya uang sewa pertama kios yang sebenarnya sebesar Rp 5 juta disetorkan ke Kantor BUMD dan sisanya Rp 5 juta ditangan terdakwa Slamet. Saksi Sulstri lain lagi, dia memberikan uang sewa pertama kios sebesar Rp 9 juta, namun kenyataannya uang sewa pertama kios yang sebenarnya sebesar Rp 5 juta disetorkan ke Kantor BUMD dan sisanya Rp 4 juta di tangan terdakwa Slamet. Kemudian pengakuan saksi Januar yang memberikan

Sekda Pimpin gus sudah mendapatkan penghargaan Muri,” lanjut Sekda. Festival Bahari Kepri Tahun 2017 sendiri merupakan bagian dari rangkaian iven Nasional yang mana Kepulauan Riau sudah ditetapkan menjadi bagian dari jalur Sail Sabang 2017. Iven sendiri direncanakan berlangsung pada 13-22 Oktober mendatang dengan menghadirkan berbagai macam acara seperti Eco Heroes, Tanjungpinang Dragon Boat Race, Pentas Seni, Bazar Buku dan makanan, Bazar PKK, Pameran Foto, Atraksi Seni, Pawai Budaya dan Parade Mobil Hias. Kegiatan selanjutnya adalah Kepri Expo, Festival Sungai carang, Kepri Carnival, Cullinary Fiesta, Traditional games dan Eksibisi Sepeda (70 pesepeda asal Singapura akan mengelilingi rute Tanjungpinang-Pulau Dompak-Kijang). Kemudian iven Nasional yakni Sail Sabang juga Sail to Bintan. Untuk itu Kepala Dinas Pariwisata Buralimar meminta kepada seluruh panitia yang

Sambungan Hal. 1

tergabung baik dari Pemerintah Provinsi, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, FKPD dan Instansi Vertikal lainnya agar dapat merapatkan barisan agar penyelenggaraan iven ini dapat berjalan lancar seperti tahun lalu. “Dengan visi untuk mewujudkan Kepri sebagai Gerbang wisata bahari maka iven ini harus kita pertahankan menjadi ikon tahunan daerah, Karna kita akan kedatangan Menteri Pariwisata RI dan akan di usahakan Wakil Presiden atau Menko untuk dapat hadir juga, maka untuk kesempurnaan rangkaian perencanaan acara jika ada saran dan masukan silahkan disampaikan karna itu akan kita tampung dan dijadikan bahan pertimbangan,” ujar Buralimar. Kadis Pariwisata Bintan Luki Zaiman dalam laporannya terakit Iven Festival Wisata Bahari Kepri 2017, Bintan yang ikut memasukan iven nya yakni Sail To Bintan menyatakan kesiapannya, dalam Sail To Bintan kata Luki beberapa Kegiatan sudah di susun sela-

ABK Vietnam tidak mengantongi izin yang sah dari Indonesia,” ucap Waluyo. Kedua kapal yang ditangkap itu yakni, KM BD 95599 TS, dan KM BD 96623 TS, dengan jumlah Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak 29 orang berkewarganegaraan Vietnam.”Kedua kapal dan seluruh ABK dikawal dan telah tiba di Pangkalan PSDKP Batam Rabu (20/9/ 2017),” kata Waluyo. Selanjutnya untuk proses hukum akan dilakukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil

ma iven tersebut berlangsung pada 19-22 Oktober mendatang seperti traditional performance, Release baby sea turtles, Mangrove tour, City tour, White sand island tour, Swimming dan canoeing serta Traditional jong race. Perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang yang hadir pada rapat persiapan ini mengatakan kesiapan nya juga dalam mendukung suksesnya festival bahari Kepri ini, dengan Dragon Boat Race (DBR) nya Tanjungpinang ingin iven ini bukan hanya menjadi ajang tahunan namun juga bisa menyerap sebanyak mungkin wisatawan serta mengenalkan budaya di Kepulauan Riau. DBR sendiri akan diselenggarakan pada 20-22 Oktober mendatang direcanakan akan mengundang sebanyak 61 peserta baik dari dalam daerah, Nasional juga Internasional dengan total hadiah sebesar 148 Juta akan di lombakan 2 kategori yakni lomba perahu naga dan lomba kayak kano. (rm/humas) Sambungan Hal. 1

(PPNS) Perikanan Pangkalan PSDKP Batam. Kapal-kapal tersebut diduga melakukan pelanggaran dengan sangkaan tindak pidana perikanan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp 20 miliar.

Kemenkumham Ajukan belum lama ini di Gedung DPR, Jakarta. Lebih lanjut Bambang menjelaskan, pembangunan lapas dan rutan baru merupakan salah satu jalan keluar atai persoalan kelebihan kapasitas yang terus terjadi. Program pembangunan itu, kata dia, membutuhkan biaya lebih dari Rp712 miliar. Dari total anggaran yang dimohonkan, Kemenkumham akan mengalokasikan dana sekitar Rp197 juta miliar di antaranya untuk pembangunan dan renovasi lapas industri. Sementara itu, Rp390 miliar sisanya akan digunakan untuk menambah sarana dan prasarana operasional lapas. Dirjen Pemasyarakatan I Wayan Dusak mengatakan penambah-

uang sewa pertama kios sebesar Rp20 juta. Padahal, besaran uang sewa pertama kios yang sebenarnya sebesar Rp10 juta. Slamet pun mengantongi sisanya, Rp 10 juta. Terakhir, saksi Nana Yusnadar memberikan uang sewa pertama kios sebesar Rp 20 juta namun kenyataannya uang sewa pertama kios yang sebenarnya sebesar Rp 10 juta disetorkan ke Kantor BUMD untuk dua kios dan sisanya Rp 10 juta ditangan terdakwa Slamet. Berdasarkan hal tersebut terdapat selisih uang sisa sewa kios Pasar Bintan Center Rp 38 juta yang diterima dan berada di tangan terdakwa Slamet yang disetorkan kepada terdakwa Asep Nana Suryana selaku Direktur BUMD Tanjungpinang. “Kemudian terdakwa Asep Nana Suryana memberikan bagian dari jumlah uang tersebut. Dengan begitu unsur menerima hadiah atau janji dan imbalan terbukti,” ungkap JPU Terhadap tuntutan tersebut, kedua terdakwa melalui Penasehat Hukumnya masing-masing, Wirman SH dan Jimi Fajri Airifin akan mengajukan pembelaan secara tertulis.(rm/hlk).

an dana itu dapat mengatasi persoalan kelebihan kapasitas dan perbaikan lapas. Ia berkata, kerusakan parah terjadi di sejumlah lapas akibat kerusuhan maupun bencana alam. ”Lapas yang over crowded akan kami prioritaskan, entah renovasi atau relokasi,” ujarnya. Dusak mengatakan, dana itu nantinya juga akan dialokasikan untuk merenovasi beberapa lapas di Nusakambangan, Jawa Tengah. Menurutnya, proyek itu dapat mengatasi tingginya jumlah narapidana di Jakarta.”Kami merenovasi lapas di Nusakambangan karena akan ada napi dari Jakarta yang dipindah,” ujarnya. Kepala Bagian Humas Ditjen Pemasyarakatan, Akbar

Penangkapan kedua kapal tersebut menambah jumlah kapal perikanan ilegal yang berhasil ditangkap oleh armada Kapal Pengawas Perikanan KKP selama tahun 2017. Sepanjang Januari-September 2017, telah ditangkap sebanyak 107 kapal perikanan ilegal yang terdiri dari 68 KIA berbendera Vietnam, 4 KIA berbendera Philipina, dan 9 berbendera Malaysia. Sedangkan 26 kapal lainnya berbendera Indonesia.(rm/kps). Sambungan Hal. 1

Hadi, mengatakan, saat ini terdapat sekitar 193 ribu narapidana yang tersebar di 477 lapas di Indonesia. “Berdasarkan data smslap. ditjenpas.go.id per 6 Juni 2016 sudah 192.767 narapidana dan tahanan yang menghuni lapas,” ujar Akbar, Selasa siang. Akbar menuturkan, dalam lima bulan terakhir terjadi penambahan narapidana sebanaya 15 ribu orang. Meski demikian, ia menyebut, pada bulan Arpil 2016 telah ada 7.815 narapidana mendapat pembebasan bersyarat dan 3.585 narapidana mendapat cuti bersyarat. Dari hasil evaluasi sementara Kemenkumham, seluruh lapas yang ada saat ini hanya mampu menampung 118.660 narapidana. (rm/cnn)

2

Komisi IV DPR RI Ramah Tamah Dengan Forkopimda SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Pertemuan ramah tamah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepulauan Meranti dengan rombongan kunjungan kerja Komisi IV DPR RI berlangsung akrab di Hotel Grand Indobaru, Jalan Diponegoro, Selatpanjang, Selasa malam 19 September 2017. Hadir dalam ramah tamah bersama rombongan kunker melihat kondisi sektor pertanian dan perkebunan Kepulauan Meranti itu, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, Ketua DPRD, H. Fauzi Hasan, SE, Wakapolres Kompol DR. Wawan, SH, MH serta unsur instansi lainnya. Ketua rombongan Komisi IV DPR RI, Ir. Effendy Sianipar dalam sambutannya mengatakan, kunjungan kerja Komisi IV DPR RI bersama Dirjen Perkebunan dan Direktur Irigasi Pertanian ke Kabupaten Kepulauan Meranti, bertepatan dengan masa sidang pertama tahun 2017.”Kunker ke Kepulauan Meranti ini dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan dan kebijakan, serta dalam rangka monitoring pengawasan,” kata Effendy Sianipar. Menurutnya, pangan meru-

JAMUAN makan malam Forkopimda Meranti bersama rombongan Kunker DPR RI

pakan kebutuhan bagi warga negara yang perlu di jamin. Hal itu sesuai dengan amanat yang tertuang dalam Undang-undang Pangan Tahun 2014.”Ketahanan pangan baik kualitas maupun kuantitas, serta keterjangkauan pangan dari suatu daerah ke daerah lainnya, adalah bagian perhatian kerja pemerintah. Juga termasuk ketersediaan, terjangkaunya harga dan kelancaran distribusinya,” ujarnya. Komisi IV DPR RI menilai, Sagu di Kepulauan Meranti masih belum dikelola secara maksimal, padahal Sagu adalah salah satu alternatif pangan pengganti beras.”Kita akan dorong ini di tingkat pusat

bagaimana agar produksi sagu serta pengelolaannya lebih baik dan maksimal,” janjinya. Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi menyampaikan, bahwa selama ini Kabupaten Kepulauan Meranti masih termarjinalkan. Diharapkan dengan kunjungan kerja anggota DPR RI ini dapat membantu penyelesaian masalah Kepulauan Meranti di tingkat pusat. “Setidaknya tolonglah ingatingat dan kenang-kenang Meranti di tingkat pusat, sehingga bantuan yang dikucurkan dari pusat dapat menyegerakan percepatan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Meranti,” kata Bupati Irwan.

Bareskrim Polri yat Media dilapangan menyebutkan, dalam gudang milik Kwan Tek tersebut memiliki 4 kamar penyimpan, dimana dari setiap kamar ditemukan tumpukan Dus berisi Miras. Dari hasil penggerebekan itu, polisi menyita ratusan Dus Miras berbagai merek tampa Cukai. Dari hasil penyisiran 4 kamar didalam gudang, dari kamar pertama polisi menemukan Minuman keras (Miras) berbagai jenis yang disita polisi antara lain merk Galiano 5 dus/ 12 x 750 Ml, Gentlemen Jack 6 Dus/12 x 750 Ml, Contreau 15 dus/ 12x 700 Ml, Civas 12 dus, Pittaro 150 dus, Civas 18 4 dus, Noblesse 50 dus, Caribean Coconut/Malibu 3 dus, Grenadine Syirup 2 dus, Bols Royal 5 dus, Carlo Rossi 1,5 L dus, Galiano 3 dus, King Estate 7 dus, Myers Rum 4 dus, Camino Real 2 dus, Ballantines 9 dus, Tangueray 1 dus, dan Vaccari 5 dus Dari kamar kedua ditemukan Miras jenis Martell VSOP Medalion 13 dus, Martell Cordon Blue 6 dus, Gold Label 20 dus, Jacob Grey 2 dus, Abso-

Sambungan Hal. 1

lute Vodka 6 dus, Double Alace 6 dus, Countreau 4 dus, Red Label 12 dus, Bartone Guestier 3 dus, Countreau B 12 dus, Cinas 18 5 dus, Bombay Saphire 4 dus, Campari 4 dus, Gordon 2 dus, Bacardy Kecil 14 dus, Rusia Vodka 16 dus, Glan Lipet 1 dus, Maecalan 1 dus, Grey Goose 2 dus, Grey Goose besar 4 dus, Martini 7 dus dan martini besar 1 dus. Dari kamar ketiga polisi berhasil menyita miras ilegal merk Baleys 4 dus,Martell 5 dus, Martell kecil 2 dus, Red Label 10 dus, Red Label kecil 8 dus, Black Label besar 25 dus, Black Label kecil 7 dus, Bacardy 18 dus, Bacardy besar 6 dus, Chivas-18 sebanyak 19 dus, Chivas besar 17 dus, Gordon 7 dus, Bengoic Tine 5 dus, Jack Daniel 10 dus, Tequila 10 dus, Hennesey kecil 2 dus, Hennesey besar 5 dus, Absolute Vodka 15 dus, Chivas 12 sebanyak 30 dus, Countreau 2 dus, Kahlua 10 dus, Bombay Saphire 2 dus, Pernot 4 dus dan Bols 4 dus. Sedangkan dari kamar keempat polisi menyita 14 jenis mi-

numan keras diantaranya merk Jack Daniel 74 dus, Bols 43 dus, Dewars 17 dus, Chivas 12 dus, Black Label 10 dus, Martell VSOP 62 dus dan Smirnof 8 dus Dari keempat gudang minuman keras ilegal itu, ditemukan 84 ribu botol berbagai merek. Minuman keras (Miras) selundupan alias ilegal itu berasal dari Singapura dan Malaysia. Tersangka Kwan Tek menyeludupkan miras ilegal itu ke Indonesia dengan kapal tongkang miliknya. Menurut Agung, perbuatan tersangka BH alias Kwan Tek telah merugikan negara karena mengurangi pendapatan dari cukai. Penyelundup yang kini berada di Rutan Bareskrim, terancam dijerat pasal berlapis. Mulai dari Undang-undang Pangan, Undang-undang Perlindungan Konsumen, Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 142 jo pasal 91 UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Pasal 62 jo Pasal 8 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dan Pasal 204 KUHP

Wali Kota ak lingkungan (Amdal ) mal Transmart.Saat keluar dari Gedung KPK sebelum menuju rumah tahanan, Imam mengaku bahwa uang yang diterimanya itu hanya berkaitan untuk dana sponsor sepakbola Cilegon United (CU) Football Club. “Itu berkaitan dengan soal kami mencari sponsorship untuk tim sepak bola kota Cilegon. Hanya berkaitan dengan soal perizinan begitu ya, dan kami lihat ada antusias liga sepak bola Cilegon, kami carikan sponsorship, dan langsung ditransfer ke CU,” ujarnya. Ia menimpali, “Jadi, kami tidak menerima apapun berkaitan soal uang dan gratifikasi. Pengiriman uang ke klub sepak bola itu, menurut dia,

terkait dengan menjual barang yang dapat membahayakan nyawa dan kesehatan. Tersangka kini ditahan di Rutan Bareskrim Polri dan diancam hukuman penjara 15 tahun. Informasi lain yang diperoleh Rakyat Media dilapangan mengungkap, penjualan miras secara ilegal yang dilakukan tersangka Kwan Tek tak hanya sebatas di wilayah Pulau Buru, Tanjung Balai Karimun saja. Namun usaha penjualan miras di tempat tempat hiburan malam di Batam juga kabarnya dipasok oleh tersangkla Kwan Tek. Bahkan di Batam tersangka Kwan Tek memiliki 6 rukoberada di sekitar Pasir Putih Batam Centre yang disinyalir dijadikan gudang tempat penyimpanan miras ilegal tersebut. Tersangka Kwan Tek, selain sebagai penyeludup dan pemasok miras ilegal berbagai merk. Kwan Tek juga diduga mengkoordinir judi bola di Hotel Seruni Nagoya Garden Batam. Di Hotel ini juga ada tempat penjualan miras berbagai merk.(rm/mwd) Sambungan Hal. 1

bukan modus kejahatan untuk menutupi suap.”Bukan modus,” tukasnya. KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (22/9) terhadap sembilan orang terkait kasus itu, sedangkan Tubagus Imam Ariyadi mendatangi Gedung KPK pada hari yang sama sekira pukul 23.30 WIB. Dalam OTT tersebut total KPK mengamankan uang tunai senilai Rp1,152 miliar, yaitu terdiri dari Rp800 juta yang berasal dari PT Brantas Abipraya (AB) dan Rp352 juta yang merupakan sisa uang Rp700 juta yang berasal dari PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC). Imam diketahui meminta Rp2,5 miliar namun akhirnya

disepakati sebesar Rp1,5 miliar dengan rincian Rp800 juta berasal dari PT BA dan Rp700 juta berasal dari PT KIEC yang ditransfer ke rekening Cilegon United Football Club untuk menyamarkan penggunaan uang sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan alias corporate social responsibility (CSR). Selain Imam, KPK menetapkan kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal kota Cilegon Ahmad Dita Prawira (ADP) dan perantara penerima suap Hendry (H) dari swasta sebagai tersangka penerima suap.”Tersangka ADP ditahan di rutan KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur dan H ditahan di rutan Polres

Polda Kepri Irjen Pol Sam Budigisdian di Makopolres Bintan. MA dan FS berkulit putih bersih dengan postur tubuh sedang. Keduanya disebut tajir, tinggal di rumah gedongan di Jakarta. Rumah keduanya disebut berada dalam komplek di antara rumah rumah besar berpagar tinggi lainnya di ibukota. Informasi terhimpun, pagar rumah dan pintu rumah FR di Jakarta semua serba otamatis dikontrol oleh remote control. Penangkapan FS dan MA di Jakarta juga tidak semudah penangkapan empat tersangka sebelumnya di Bintan dan Batam. Pelaku pertama yang diamankan berinisial BN, sopir truk lori yang mengangkut 480 drum obat dari gudang di Batam ke Kijang, Kecamatan BintanTimur pada Sabtu (2/9/2017) dua pekan lalu.

Sedangkan Ketua DPRD Kepulauan Meranti, H. Fauzi Hasan, SE memberikan apresiasi terhadap kunjungan kerja Komisi IV DPR RI. Menurutnya, kegiatan itu memberikan harapan bagi kemajuan pembangunan sektor pertanian dan perkebunan di daerah kepulauan ini. “Ini suatu harapan yang besar bagi masyarakat dan daerah Meranti. Kunker ini tentunya diharapkan akan berdampak kepada peningkatan kesejahteraan petani dan meningkatkan produksi beras. Perhatian kawasan pesisir termasuk bagian nawacita,” kata Fauzi. Menurut Fauzi, Kepulauan Meranti memiliki potensi besar untuk ambil andil dalam ketahanan pangan nasional, hanya saja letak geografis daerah ini yang terdiri dari pulau-pulau, lokasi persawahannya sangat rentan dimasuki air pasang laut. “Disinilah peran pemerintah yang kita harapkan untuk mengalokasikan bantuan bagi daerah Kepulauan Meranti. Dukungan legislator pusat ini tentunya akan berperan penting dalam menggelontorkan dana APBN melalui Kementan RI,” harap Fauzi.(rm/ril humas)

Jakarta Pusat untuk 20 hari pertama,” ungkap Febri. Sedangkan tersangka pemberi suap adalah adalah project manager PT Brantas Abipraya Bayu Dwinanto Utomo (BDU), Direktur Utama PT Krakatau Industrial Estate Cilegon Tubagus Dony Sugihmukti (TDS) dan legal manager PT Krakatau Industrial Estate Cilegon Eka Wandoro (EW).”Tersangka BDU ditahan di rutan Polres Jakarta Timur dan EW ditahan di rutan Polres Jakarta Pusat untuk 20 hari pertama,” tambah Febri. Sementara itu, TDS belum ditahan sehingga KPK menghimbau Doony agar segera menyerahkan diri ke KPK.(rm/ ant). Sambungan Hal. 1

Pada hari yang sama, polisi mengembangkan kasus ini sampai ke Batam. Di Batam, pelaku yang diamankan pertama adalaha LS, kemudian mengamankan E atau EF dan TN.Tentang TN, perannya dalam kasus pengiriman obat 12 ton berperan sebagai tukang angkut barang dari Batuaji, ke Tiban.Pekerjaan seharihari adalah jasa angkut barang di Batam. Dari Batam, pengungkapan berlanjut ke Jakarta setelah ada info pemain utama 12 ton obat tinggal di sana.Mereka adalah FS dan MA. Dugaan sementara, MA adalah pemilik barang. Polisi masih akan menyelidiki, apakah MA bagian jaringan pemasok obat bahan baku PCC lainnya yang sedang diungkap Bareksrim Mabes Polri di sejumlah daerah lain di Indonesia. “Kita menduga dari bahan baku yang sama, ada tempat

tempat lain yang dilakukan penangkapan oleh Bareskrim. Kita menduga apakah ini merupakan pemasok jalur Singapura, Batam, Bintan dan merreka bagian dari pelaku yang ada di pulau Jawa dan daerah lain, jumlahnya ini sungguh luar biasa,” kata Kapolda Kepri, Irjen Pol Sam Budigusdian. Kapolda menambahkan, ia menduga kuat, 12 ton obat milik MA adalah bahan baku sama yang dipakai membuat tablet atau pil PCC yang sedang viral. MA sendiri disebutkan membeli 12 ton obat di India senilai Rp 2 miliar. Penyelidikan lanjutan oleh Dirnarkoba Polda Kepri, para jejaring 12 ton obat memasukan barang dari Singapura ke Batam dengan memalsukan dokumen. Seolah-olah barang yang mereka bawa adalah sparepart atau suku cadang.

Barang dikemas dalam kontainer di salah satu pelabuhan di Batam. Dari pelabuhan, barang diangkut ke Batuaji, lalu dipindahkan ke Tiban, selanjutnya dioper ke Bintan dengan tiga truk lori.Masih belum terungkap, bagaimana tiga truk itu bisa lolos masuk ke Bintan.Yang jelas, BN, supir truk sukses membawa truknya dari Batam ke Kijang.Namun belum sampai diantar ke Jakarta, BN tertangkap Reskrim Polsek Bintan Timur. Polda Kepri juga belum bisa memastikan, apakah MA bagian jaringan pemasok obat ilegal PCC kelas internasional. ”Kita belum memeriksa jaringan internasional apa tidak. Yang jelas barang dari luar negeri masuk ke Indonesia tentunya adalah kegiatan yang bersifat internasional,” kata Kapolda. (rm/trb).


CMYK

3

Minggu, 24 - 30 September 2017, MINGGU IV

BATAM METROPOLIS Website: www.rakyatmediapers.co.id

Pelabuhan Rakyat Nongsa

Tempat Penyeludupan TKI Ilegal ke Malaysia BATU BESAR, RAKYAT MEDIASejumlah pelabuhan rakyatdi wilayah Nongsa dan Batubesar disinyalir menjadi tempat penyeludupan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ke Malaysia. Hal ini diketahui ketika tiga tekong TKI ilegalberinisial MH yang dibekuk Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 Lanal Batam, serta mengamankan 50 orang TKI ilegal dari Malaysia. Selain MH yang berhasil dibekuk, tim WFQR juga menangkap nakhoda kapal, beserta dua ABK, K dan SD. Saat ini, ABK dan penumpangnya diamankan di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batam, guna proses lebih lanjut untuk mengungkap jaringan Human Trafficking di wilayah Batam. Komandan Pangkalan TNI AL Batam, Kolonel Laut (P) Ivong Wicaksono Wibowo mengatakan, pihaknya juga tengah melakukan

pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan, kepulangan mereka ke Batam dari Malaysia melalui pengurus atau agen TKI ilegal yang berinisial B. Mereka selalu membawa maupun menurunkan TKI ilegal di pelabuhan rakyat kawasan Batubesar Nongsa. “Seorang yang berinisial B, adalah agen yang mengurus kepulangan mereka. Saat ini, kita masih melakukan pendalaman dan pencarian terhadap B,” ungkap Ivong, Sabtu (23/9/2017). Dilanjutkan Ivong, begitu tiba di Mako, langsung dilakukan pengecekan terhadap TKI dan barang bawaan. Bahkan juga dilakukan cek urine untuk antisipasi penyelundupan narkoba melalui para TKI. “Hasilnya, belum ditemukan narkoba dalam barang bawaan. Namun untuk tekong MH dan ABK, K, terindikasi sebagai pengguna

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Perubahan Akta Notaris No.84 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI Nomor AHU-0006827.AH.01.02., Tanggal 21 Maret 2017 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Sekretaris Redaksi/Tata Usaha Marlina Redaktur Pelaksana Ikhsan Amd Koordinator Liputan Amiruddin Asisten Redaktur Rizki Perdana, Iqbal Ramadhan, Gunawan Ramadhan Renhard (Rendi) Wartawan Liputan Batam Hadi Sucipto, Ferianda, Bachtiar, Aldi Hermawan Divisi Iklan Rizki Perdana Divisi Pemasaran Alfizam Dewan Redaksi Mawardi. M, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadori Penasehat Hukum Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH, Anwar Effendi.SH.MH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (Kepala), Mahyuddin (Koordinator) Wartawan Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Supriadi M.Y. SH (Kepala Perwakilan), Sofian. M, Dedi Topan SH PerwakilanSumateraBarat Amina Zailani (Kepala), Khaidir (Koordinator) Perwakilan Provinsi Riau Julita Siregar Biro Kabupaten Pasaman Barat Robbisam. SS Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kota Tanjungpinang Anton Can BiroKabupaten Bintan Tio Imando BiroKabupatenNatuna Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Taufik Safira BiroKabupatenAnambas Mahmud (Kepala Biro), Zuliadi, Amiruddin Biro KabupatenDeli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro KabupatenKampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Meranti Muhammad Zaini (Kepala Biro) Biro Kabupaten Bengkalis Dedy Reiza Nasution (Kepala), Sulaiman Effendi Lay Out Andi Rusmin Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Media Cetak Batam Alamat Jalan Tenggiri Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-4100200 Fax (0778)-422990 Kode Pos29452. Perwakilan DKI Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Email Redaksi rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id

narkoba (ekstasi) dan akan ditindaklanjuti,” lanjutnya. Dijelaskan, kapal tersebut berangkat pada Jumat (22/9/2017) dari Tanjungpinang dan singgah di Batubesar Nongsa, untuk menaikkan TKI ilegal. Selanjutnya menuju ke Pantai Tanjung Sadeli Malaysia. Sesampainya di Pantai Tanjung Sadeli Malaysia, TKI yang dibawa diturunkan dan dilanjutkan menaikkan para TKI ilegal yang hendak pulang ke Indonesia. Sekitar pukul 02.00 waktu setempat, speedboat tersebut bergerak dari Pantai Tanjung Sadeli Malaysia dengan rencana tujuan ke Batubesar, Nongsa, Kota Batam. “Hasil pemeriksaan, pelaku ini memang bertugas mengantar jemput TKI ilegal, baik yang akan berangkat, maupun yang akan pulang,” jelasnya. Pihaknya, juga tengah melakukan penyelidikan terkait kawasan

KAPAL patroli TNI AL WFQR yang menangkap sejumlah TKI ilegal

pelabuhan rakyat yang dijadikan tempat turun dan naiknya TKI ilegal di kawasan Nongsa. “Kita masih dalami lokasi pelabuhan yang dijadikan tempat TKI ilegal ini dinaikkan untuk berangkat ke Malaysia, maupun diturunkan,” pungkasnya. Berita sebelumnya, Tim West-

ern Fleet Quick Response (WFQR) 4 Lanal Batam, kembali melakukan penangkapan terhadap speedboat tanpa nama yang diduga membawa TKI ilegal dari Malaysia di perairan Lagoi, Bintan, Kepri, Sabtu (23/9/ 2017) pagi, sekitar pukul 09.45 WIB. Penumpang TKI ilegal yang

berhasil diamankan sebanyak 50 orang, terdiri dari penumpang lakilaki 39 dan perempuan sebanyak 11 orang. Tiga di antaranya merupakan anak-anak. Selain itu, tiga orang yang terdiri dari tekong atau nakhoda beserta dua ABK turut dibekuk.(rm/rizki)

Sebuah Mobil Dikira Pengelola Kawasan Industri Kabil Taksi Online Dijungkalkan Keluhkan Kinerja BP Batam Lamban di Mega Mall NAGOYA, RAKYAT MEDIASebuah rekaman video sekelompok orang membalikkan sebuah mobil Toyota Avanza warna merah beredar di media sosial. Mobil itu dituding sebagai taksi online yang tengah beroperasi. Hanya saja menurut informasi, ternyata mobil tersebut milik seorang warga yang tengah menjemput istrinya. ”Korban sudah kontak langsung ke saya, dan informasinya memang benar,” ujar Aji Wibowo yang memposting rekaman itu di media sosial, Kamis (21/9/ 2017). Kata Aji, saat itu pria pemilik mobil tersebut hendak menjemput istrinya. Kejadian pada Rabu 20 September 2017, sekitar pukul 09.00 WIB.”Kaya ginikah yang para turis lokal dan internasional mau liat waktu mereka sampe di Batam?” ujar dia. Menurut Aji, para warga tersebut kemungkinan salah sasaran. “Jadi bisa dipastikan 100 % yang bermasalah adalah yang tega ngebalik mobil sang korban,” ujar Aji. Insiden sebuah mobil diduga taksi online yang dijungkalkan sekelompok orang di depan pusat perbelanjaan Me-

Kapolres Barelang

Kombes Pol Hengki ga Mall Batam Centre, Batam, menjadi sorotan. Kasus ini kabarnya sudah dilaporkan korbannya ke polisi. Peristiwa itu terjadi pada 20 September 2017 sekitar pukul 09.00 WIB.”Kapolsek dan Kasat Reskrim (Polresta Barelang) sudah tangani masalah tersebut,” ujar Kapolresta Barelang, Kombes Hengki, menanggapi persoalan tersebut. Namun Hengki tak merinci lebih lanjut mengenai tindakan terhadap para pelaku.”Mari kita semua berpartisipasi dan mengajak semua elemen untuk menjaga situasi kota Batam yang aman dan kondusif,” ujar dia. (rm/ferianda)

Polda Kepri Gelar Konferensi Pers

Terkait Penangkapan Bahan Baku Obat NONGSA, RAKYAT MEDIAJajaran Polda Kepri menggelar Konferensi Pers terkait Penangkapan kasus tindak pidana Narkotika dan bahan baku obat-obatan terlarang (sediaan farmasi) dan psikotropika yang dilaksanakan di lapangan Polda Kepri, Rabu (20/9/2017) lalu Dalam konferensi pers tersebut, Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH mengungkap 2 kasus yang terjadi tanggal 02 dan 17 September 2017,”Unit Reskrim Polsek Bintan Timur telah menangkap 6 tersangka tindak pidana narkotika di Bintan dengan barang bukti sebanyak 480 drum.” Jelas Kapolda Kepri. Penangkapan dilakukan terhadap MA (47), RS (38), BH (35), E (39), LS (45), dan B (30) atas dasar Laporan Polisi : LPA / 21 / IX / 2017 / KEPRI / RES BINTAN / SEK BINTIM tanggal 02 September 2017 di jalan Sribayintan tepatnya di depan gudang PT. Murti transindo kijang, kel. Kijang kota, kec. Bintan timur, Kab Bintan dengan barang bukti 480 drum berwarna biru yang berisi serbuk

berwarna putih yang diduga bahan baku obat-obat terlarang jenis dextromethorphan hydrobromide ph.eur, trihexyphenidil hydrocloride bp, carisoprodol, diazepam dan sertraline. Total berat keseluruhan ± 12 Ton dengan rincian 1 Drum dengan berat ± 25 Kg.Barang bukti lainnya yakni 3 unit Lori dan 7 unit Handphone juga di sita oleh polisi untuk menyelidiki kasus tersebut. Sebelum penangkapan, telah dilakukan pemeriksaan terhadap 2 unit Lori di depan gudang PT Murti Trasindo Cabang Kijang oleh tim yang dipimpin Kapolsek Bintan Timur AKP Abdul Rahman, SH, SIK dan Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur Ipda Anjar Rahmad Putra, S.T.K bersama anggota. Selanjutnya setelah diperiksa oleh tim, didapati di dalam 2 unit mobil tersebut terdapat drum yang berisikan serbuk berwarna putih dan polisi pun mengintrogasi pembawa barang yang ada di dalam truk tersebut kemudian dilakukan penangkapan terhadap 6 tersangka.(rm/red)

KABIL, RAKYAT MEDIAPengelola Kawasan Industri Terpadu Kabil (KITK), Kabil Citra Nusa masih mengeluhkan lambannya proses penerbitan dokumen pecah Penetapan Lokasi (PL). Sudah tiga bulan pengurusan juga belum diselesaikan. “Kami dapat fasilitas Izin Investasi 3 Jam (i23J), Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK) dan ditetapkan jadi Objek Vital Nasional. Tapi semua itu tak ada gunanya jika pecah PL saja, tiga bulan pun belum keluar. Mengapa perizinan investasi bisa tiga jam, tapi pecah PL saja tiga bulan belum keluar,” kata Direktur Kabil Citra Nusa, Peter Vincent, Selasa (19/9/2017). Akibat ketiadaan dokumen pecah PL, mereka akan mengalami kesulitan ketika mengurus perpanjangan lahan selama 20 tahun berikutnya.”Kalau pecah PL tak keluar, maka kami tak bisa bangun. Karena untuk membangun kan harus ada dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang bisa diperoleh jika ada pecah PL. Kalau tak ada kan dikira bangunan bodong. Ini sangat memperlambat investasi tentunya,” ujar Peter lagi. Sehingga dampak lainnya dari ketidakpastian hukum membuat satu-satunya investor yang masuk dalam tiga tahun ini ke KITK, yakni Enerco yang berinvestasi sebesar 80 juta Dolar tidak bisa melakukan pembangunan. “Ini jadi persoalan besar. Untuk mendapatkan investor tak gampang. Dalam tiga tahun saja kami hanya dapat satu investor. Tapi sampai sekarang tak jalan-jalan karena tak ada

KANTOR BP Batam di Batam Centre

pecah PL,” jelasnya. Meskipun KITK memperoleh insentif berupa KILK, tetapi tidak otomatis dapat melakukan pembangunan Karena pada dasarnya dengan mengantongi KILK, maka investor bisa membangun pabriknya bersamaan dengan mengurus IMB-nya di Pemko Batam. Namun kalau tak mengantongi pecah PL, maka semuanya tak bisa dilakukan Hal yang sama juga berlaku untuk industri digital yang dikembangkan di lahan milik Citramas, yakni Nongsa Digital Park.”Januari nanti, malah ada tiga perusahaan yang mau masuk kesana,” ungkapnya. Di lokasi lain yakni di komplek Resort Turi Beach yang juga merupakan Grup Citramas ternyata mengalami kendala serupa dengan jangka waktu yang sudah terlalu lama. Peter mengatakan lahan Turi Beach sudah habis masa sewanya pada Mei lalu. Peter mengakui sesuai dengan ketentuan, maka mereka harus mengurus perpanjangan sewa lahan dua tahun sebelum

masanya habis.”Dua tahun lalu kami sudah bayar lunas perpanjangan UWTO, namun Surat Keputusan (Skep) dan surat perjanjian (SPJ) belum keluar hingga saat ini padahal dokumen tak ada yang kurang,” tegasnya. Ia pernah menanyakan alasannya ke BP Batam dan Peter hanya mendapat jawaban bahwa Skep dan SPJ belum bisa dikeluarkan karena BP Batam sedang mempersiapkan format baru. Ia mengatakan bahwa lahan Turi Beach sudah habis masa sewanya pada Mei lalu. Dan ia sangat memerlukan SPJ dan Skep agar bisa mendapatkan rekomendasi yang diperlukan untuk memperolah perpanjangan Hak Guna Bangunan (HGB) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Untuk saat ini, Peter mengatakan Ia mencoba untuk mendapatkan IMB lewat jasa program Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK) dari Pemko Batam.”Karena industri tak bisa menunggu, tiap hari selalu ada order masuk. Terpaksa jadinya,” kata Peter.(rm/bty)

12 Ton Bahan Berbahaya PCC Dimusnahkan di Batam BATAM, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 12 ton bahan obat-obatan ilegal yang berhasil diamankan Polres Bintan beberapa waktu lalu akan segera dimusnahkan. Namun, pemusnahan barang bukti itu tidak dilakukan di Bintan ataupun Tanjungpinang melainkan di kawasan Punggur, Kota Batam.”Keseluruhan barang bukti masih diamankan di Mapolres Bintan. Nanti akan dibawa ke Batam untuk dimusnahkan,” ujar Kapolda Kepri, Irjen Pol Sam Budigusdian di Mapolres Bintan, Jumat (22/9/2017). Barang bukti yang akan dimusnahkan itu masih tersimpan di dalam 480 tong yang memiliki berat masing-masing tong sekitar 25 Kg. Diantaranya 395 tong atau setara 10 ton bahan obat jenis Carisoprodol untuk membuat obat Paracetamol, Caffeine dan Carisoprodol (PCC). Kemudian bahan obat jenis Dextrometorphan sebanyak 42 tong atau setara 1 ton, jenis Trihexyphenidyle sebanyak 40 tong atau setara 925 Kg, jenis Sentraline dan Carisoprodol sebanyak 1 tong atau setara 25 Kg, jenis Trihehexyphenidyle dan Diazepam sebanyak 2 tong atau setra 50 Kg.”Proses pemusnahan seluruh barang ilegal itu sudah dikoordinasikan dengan BPOM Kepri. Ren-

12 TON Bahan Berbahaya PCC Dimusnahkan di Batam cananya akan dimusnahkan dengan cara dipanaskan atau direbus dengan insenerator,” katanya. Sementara itu, Kasi Pemeriksaan BPOM Kepri, Mardianto mengatakan seluruh barang bukti bahan obatan ilegal ini akan dimusnahkan secepat mungkin di Batam. Namun, BPOM akan mengambil sampel sebanyak 500 gram terlebih dahulu untuk diteliti kembali.”Kami sudah mengambil masing-masing 100 gram dari kelima jenis bahan oba-

tan tersebut. Kami akan lakukan penelitian lebih lanjut,” jelasnya. Dari kelima jenis bahan obatan tersebut. Satu diantaranya yaitu jenis Carisoprodol sudah dilarang keras untuk beredar sejak 2013 lalu oleh BPOM RI. Karena bahan pembuatan PCC itu sangat membahayakan jiwa manusia.”Sudah sejak lama peredaran PCC itu dilarang. Sehingga tidak ada satupun apotek atau klinik di seluruh Kepri menjualnya,” tutupnya.(rm/bn)


CMYK

BATAM METROPOLIS

4 Minggu, 24 - 30 September 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Walikota Batam Lantik Pejabat Eselon III GOTONG Royong bersama Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona

Disbudpar Adakan Goro Bersihkan Engku Putri dan WTB BATAM CENTER, RAKYAT MEDIA - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama kurang lebih 300 pegiat wisata di Batam, ikut Gotong Royong membersihkan Alun-alun Engku Putri dan Welcome To Batam (WTB) Sabtu (16/9) kemarin pagi. Kegiatan membersihkan dua obyek wisata ini, menandai launching Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona Wisata di Kota Batam. “Gerakan sadar wisata dan aksi Sapta pesona wisata kita mulai dengan membersihkan obyek wisata Engku Putri dan Welcome To Batam (WTB),” ungkap Kadisbudpar Kota Batam, Febrialin di lokasi WTB, Batam Centre. Lanjut Febrialin, dunia pariwisata tidak hanya dari unsur kebersihan, tetapi meliputi 7 sektor yang saling mendukung, yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan. Unsur bersih yang dimaksudkan, menjaga kebersihan obyek wisata terutama kebersihan toiletnya. Sementara itu, Ketua DPRD Batam Nuryanto mengatakan bahwa pariwisata harus didukung semua pihak, tidak hanya menjadi beban satu pihak. Sebagai contoh wisatawan akan datang kalau merasa aman, sehingga dibutuhkan kerjasama kepolisian. “Salah satu faktor wisatawan mau datang ke Batam karena aman, dan rasa aman ini menjadi tanggungjawab ke polisian. Begitu juga faktor lainnya. Karenanya ini menjadi tanggungjawab bersama,” ungkap Nuryanto. Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad yang membuka acara mengatakan bahwa kelesuan ekonomi saat ini menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu pilihan. Karena 1 tahun 4 bulan kepemimpinannya mereka melakukan pembenahan infrastruktur agar banyak orang datang ke Batam. ”Pilihan kita saat ini adalah pariwisata, karenanya kita fokus benahi berbagai infrastruktur,” ungkap Amsakar Ahmad dalam sambutannya. Apalagi menurutnya, Batam diuntungkan dengan letak geografis dan aksebilitasnya yang terhubung dengan banyak kota Indonesia bahkan International. “Keberadaan Batam harus dimanfaatkan, karena ini potensi ekonomi. Apalagi Batam menjadi kota ketiga penyumbang wisatawan mancanegara setelah Bali dan Jakarta,” ungkapnya. Mewakili Kemenpar, Oneng Setya Harini selaku Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenpar mengatakan bahwa ada lima prioritas pembangunan di era Presiden Jokowi, satu diantaranya adalah pariwisata. “Pembangunan pariwisata menjadi prioritas pak Presiden, sehingga ditargetkan pada 2019 nanti bisa mendatangkan 20 juta Wisatawan Mancanegara,” ungkap Oneng saat menjadi pemateri di acara Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona Wisata. Gerakan sadar wisata, lanjutnya, telah dilakukan di 68 kabupaten/kota, dimana setiap Provinsi kebagian dua tempat. Selain adanya penyiapan dana lebih dari Rp3 triliun untuk kegiatan pemasaran kepariwisataan Indonesia. (rm/Ikhsan)

BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kota Batam kembali merotasi sejumlah pejabat, Senin (18/ 9/2017) pekan lalu. Kali ini rotasi dilakukan di jajaran Eselon III.Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Batam, Samudin dilantik menjadi Inspektur Pembantu I. Dan Kepala Bidang Pencegahan dan Penanganan Korban Kekerasan, Riama Manurung menggantikan posisi Samudin. Inspektur Pembantu II diduduki Abdul Malik yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat. Posisi lama Abdul Malik diisi Rayanis Aminah. Sementara jabatan lama Rayanis, Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pemuda dan Olahraga, ditempati oleh Samad dari BPPRD.”Ini rotasi biasa, untuk mengisi kekosongan jabatan karena ada yang pensiun,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdako Batam, Ardiwinata. Di lain kesempatan, Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menga-

WALIKOTA Batam Muhammad Rudi melantik sejumlah pejabat

takan tahun depan akan ada lima jabatan eselon II yang kosong karena pejabatnya pensiun. Kelimanya yaitu Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan

Investasi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Asisten Ekonomi dan Pembangunan. Guna mengisi jabatan yang kosong tersebut, Pemko Batam akan mempersiapkan lelang terbuka (open bidding) seperti sebelumnya.

“Seingat saya itu tidak berbarengan waktunya. Tapi untuk yang masuk masa pensiun di akhir tahun sementara kita tunjuk Pelaksana Tugas (Plt) sampai akhir tahun anggaran. Untuk open bidding paling lambat awal tahun kita sudah buka,” ujarnya. (rm/mb)

BK Kirim Surat Teguran Kepada Ketua DPRD Batam BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Batam, Suardi Tahirek mengatakan akan melayangkan surat teguran kepada setiap Ketua Fraksi yang ada di DPRD Batam, untuk diteruskan ke anggotanya. Hal ini terkait tindakan tidak disiplin dari Anggota DPRD Batam, yang banyak mangkir Rapat Paripurna pada Jumat (22/9) pagi dengan agenda pembahasan Pendapat Walikota Batam tentang Ranperda Pelestarian Seni Budaya Melayu dan Pandangan Umum Rraksi tentang Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah. Akibat tindakan tidak terpuji tersebut, menyebabkan rapat paripurna tersebut harus ditunda karena tidak qorum. Dimana pada paripurna yang dipimpin oleh Zainal Abidin bersama Iman Sutiawan dan dihadiri Walikota Batam Muhammad Rudi, hanya dihadiri oleh 17 anggota dewan dari total 50 Anggota DPRD Batam. BK sebagai penjaga moral, lanjutnya, mengaku malu dengan tindakan tidak terpuji yang ditunjukkan oleh Anggota DPRD Batam. Apalagi menurutnya selama ini pihak Legislatif sering

KETUA Badan Kehormatan DPRD Batam Suardi Tahirek

menyalahkan Eksekutif ketika tidak menghadiri rapat.”Setiap Anggota DPRD Batam harus menjaga marwah DPRD itu, karenanya sangat disayangkan banyaknya kawan-kawan Anggota DPRD yang tidak hadir pada paripurna kali ini. Sehingga harus ditunda,” tegasnya ke awak media sesaat setelah paripurna ditutup. Disampaikan oleh Politisi NasDem ini, ketidakhadiran sejumlah anggota Legislatif tanpa

alasan yang jelasn tidak bisa ditoleran. “Kalaupun ada Bimtek harus sepengetahuan Badan Musyawarah (Banmus),” terangnya. Senada disampaikan Wakil Ketua BK DPRD Batam, Aman, bahwa rapat paripurna merupakan forum tertinggi institusi di DPRD, yang artinya rapat paripurna yang sangat penting dan suatu kewajiban bagi anggota DPRD untuk dapat hadir dalam rapat tersebut,

kecuali ada kendala sakit atau keperluan penting yang tidak bisa di tinggalkan. “Kami (BK) mengingatkan kawan-kawan anggota DPRD yang lain, agar kedepan memenuhi kewajiban sebagai anggota DPRD Batam yang sudah diagendakan oleh Banmus, menghadiri rapat paripurna tepat waktu. Karena masyarakat akan menilai kinerja DPRD selama ini,” ungkapnya. Masih kata Aman, untuk memenuhi qorum menurut tata tertib DPRD Batam harus dihadiri setidaknya 26 anggota DPRD. Menurutnya sebagian anggota yang melaksanakan tugas-tugas partai ke luar daerah, tetapi sebagian besar masih di Batam dan kemungkinan bisa memenuhi qorum jika disiplin hadir. Anggota BK DPRD Batam dari Fraksi Golkar, Ruslan Pasolle mengatakan bahwa penundaan karena banyaknya Anggota DPRD yang tidak hadir, harus menjadi pelajaran kedepan. “Agar kinerja DPRD Batam kedepannya lebih baik, penundaan hari ini harus menjadi proses pembelajaran bagi kita semua untuk bisa lebih baik dari sebelumnya,” harapnya. (rm/ hlk)

Pemko Batam Sambut Tahun Baru Islam Edi Dadory Dan Sakimin Kembali BATAM CENTER, RAKYAT MEDIAPemerintah Kota (Pemko) Batam menyambut Tahun Baru Umat Islam 1439 H. Kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Batam agar menjadikan pergantian Tahun Baru Islam ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan dan kualitas ibadah, sebagaimana tertuang dalam kitab suci Alqur’an surat Al Arsy. Demikian hal itu diserukan Amsakar Achmad selaku Wakil Walikota Batam dalam acara penyambutan Tahun Baru Islam 1439 H bertempat di Alun-alun Engku Putri Batam Center Kota Batam, Rabu (20/9) malam baru-baru ini. Dalam surat Al Arsy yang intinya, sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shaleh. Dalam meningkatkan kualitas iman dan kualitas ibadah kepada Allah SWT, serta hubungan manusia untuk menasehati dalam kebaikan, kesabaran dan kebenaran, ujarnya. Lanjut Amsakar, bahwa berakhirnya Tahun Baru Islam 1438 H yang lalu dapat dijadikan sebagai bahan untuk melakukan intropeksi atas apa yang telah diperbuat selama ini. Yang selama ini kualitas iman dan ibadah dalam kehidupan kita belum baik, maka untuk Tahun ini mari kita mulai berbuat kebaikan, katanya. Dari sisi Pemerintahan, Wakil Walikota Batam mengajak seluruh Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, dan juga membuat catatan sejarah bagi Batam kedepannya. Sekaligus mengajak bahu membahu menumbuhkan semangat untuk melaksanakan kegiatan yang produktif dan positif dalam memperbaharui iman, sikap,mental dan kualitas hidup.

Jabat RT dan RW Dotamana

ATAS nama Pemerintah Kota Batam Walikota dan Wakil Walikota sambut Tahun Baru Islam 1439 H

Dalam perayaan Tahun Baru Islam kali ini, dimeriahkan dengan tausiyah Ustad Cepot dan penampilan band musik papan atas Indonesia d’Masiv serta artis lokal band musik melayu fasola. Ustad Cepot dalam tausyiahnya menceritakan perjalanan singkat selama 23 Tahun Nabi Muhammad SAW dalam memperjuangkan Islam menuju Agama Rahmatan Lil’alamin, yang mana perjuangan Rasulullah terdiri dari tiga fase perjuangan. Yang pertama berjuang selama 13 Tahun di Kota Mekkah, yang kedua, Rasulullah diperintahkan untuk hijrah dari kota Mekkah ke kota Madinah, dimana di Kota Madinah pertama kali dilakukan Rasulullah adalah membangun Masjid Nabawi yang kita kenal saat ini tempat untuk bersujud dan beribadah kepada Allah, dan yang ketiga mereformasi kota Mekkah. Ustad Cepot juga dalam ceramahnya menyampaikan bahwa ada empat rahasia keberhasilan Rasulullah selam 23 Tahun perjuangan dalam mengangkat derajat manusia menjadi manusia seutuhnya yang dimuliakan Allah SWT. Adapun keberhasilan yang dis-

ampaikan Rasulullah kepada umat Islam meliputi iman sebagai pondasi, ibadah sebagai realisasi, ilmu sebagai koreksi dan akhlak sebagai karakter tingkah laku kehidupan sehari-hari. Dalam kesempatan acara, Walikota dan Wakil Walikota atas nama masyarakat kota Batam beserta Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) bersama-sama menyerahkan bantuan untuk tragedi kemanusiaan Rohingya tahap pertama sebesar Rp 400 juta kepada ketua Baznas kota Batam Muhammad Arif, ketua LAS Masjid Raya Syaifudin, ketua LMI muka kuning Subekna muksin, ketua ACT Priyanto Rubaeni dan ketua FPI Ismail. Turut hadir Anggota DPR RI sekaligus ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam Nyat Kadir, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, Walikota Batam Muhammad Rudi, Dandim 0316 Letkol Dwi Sasongko, Yonif 10 Marinir, Wadanyon Raider Khusus 136 Tuah Sakti Heraldo, Kapolsek Batam Kota Kompol Firdaus, Ketua MUI Kota Batam Usman Ahmad, pengurus TP PKK Kota Batam dan jajaran OPD dilingkungan Pemko Batam. (rm/Ikhsan)

BATAM CENTER, RAKYAT MEDIA-Sekitar pukul 8.00 wib ratusan warga berbondong-bondong mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) pemilihan RT 01/RW 01 Komplek Dotamana, Kelurahan Belian Kecamatan Batam Kota Kota Batam, pemilihan berlangsung di Pos security pintu utama Perumahan Dotamana Indah, Kamis (21/9/2017) lalu. Pemilihan ketua RT dan RW diselenggarakan oleh Panitia Pemilihan Ketua RT dan RW yang diketuai oleh H. Fery bersama Haidory dan Tinjung Safitri dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan warga sekitarnya, Menjelang dimulainya pemilihan suara, panitia memperlihatkan kotak-kotak suara terlebih dulu kesemua peserta dan pemilih, agar tidak ada kecurangan. Kemudian pemilihan suara dimulai, para warga yang datang dipanggil satu persatu untuk mennyoblos. Yang sudah menyoblos dan memberikan hak suaranya, mereka keluar melalui pintu yang telah ditentukan. Sekitar 4 jam pemilihan RT dan RW telah selesai dilaksanakan dengan baik dan lancar. Selanjutnya sekira pukul 14 00 wib kotak suara mulai dibuka panitia penyelenggara yang disaksikan oleh saksi-saksi yang telah ditunjuk peserta calon RT dan RW setempat.

RW 01 terpilih Edi Dadori Setelah dilakukan penghitungan surat dikotak suara RW 01, kembali dimenangkan oleh pejabat yang lama, Edi Dadory dengan perolehan suara sebanyak 93 suara mengalahkan Ardiansyah dengan perolehan suara sebanyak 62 suara dan Nurhadi perolehan suara sebanyak 30 suara. Sementara untuk ketua RT 01 dimenangkan oleh Sakimin yang juga pejabat lama dengan perolehan suara sebanyak 48 suara, sedangkan Medison memperoleh 26 suara dan Nurhakim memperoleh 13 suara. Terpisah, ketua RW 01 terpilih Edi Dadory kepada Rakyat Media usai pemilihan mengucapkan terimakasih kepada warga atas masih dipercayakan pada saya untuk menjadi RW 01, serta rasa syukur atas terpilihnya sebagai Ketua RW 01. Dalam kesempatan itu Edi

Dadory juga mengatakan akan bekerja dan berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan tugas serta kewajibannya sebagai RW 01 terpilih dengan baik, amanat dan sesuai harapan warga. “Semoga saya bisa menjalankan tugas dan amanah ini dengan penuh tanggungjawab, dan saya mengucapkan banyak terimakasih kepada warga yang telah mendukung dan memilih saya untuk memimpin kembali sebagai RW 01,” ucapnya. Sementara, Ketua RT 01 terpilih Sakimin kepada Rakyat Media mengatakan saya menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya dan bekerja semaksimal mungkin serta mempererat hubungan antar warga. Harapan saya dengan visi dan misi ini kita bisa bekerja. “apapun pekerjaan kalau dikerjakan bersama-sama pasti bisa,” ujarnya.(rm/Ikhsan)


CMYK

5

METRO KRIMINAL

Minggu, 24 - 30 September 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Polisi Bekuk 7 Tersangka Spesialis Pencuri Motor BALOI, RAKYAT MEDIA- JajaranPolresta Barelang membekuk tujuh pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) Kamis (14/9/ 2017) pekan lalu, di halte Rusun Muka Kuning. Komplotan curanmor tersebut sudah sering kali beraksi di berbagai kawasan di kota Batam. “Kita amankan tujuh orang tersangka secara bersamaan, mereka spesialis curanmor untuk roda dua, kita tangkap tersangka di halte rusun Muka Kuning,” ujar Kepala Polresta Barelang, Kombespol Hengki saat konferensi pers di Mapolresta Barelang, Jumat (22/9/2017) lalu. Selain tujuh tersangka, barang bukti yang diamankan 11 unit kendaraan roda dua. Kapolres mengatakan pihaknya akan mendalami 20 unit kendaraan roda dua lainnya yang sempat terjual ke penadah.”Untuk penadah masih kita kembangkan, sekitar 20 unit sepeda motor masih kita telusuri keberadaannya,” kata Hengki. Kapolres mengatakan, berdasarkan pengakuan tersangka, kendaraan roda dua yang telah dicuri tersebut dijual ke penadah yang ada di Sungai Buntung, Tembilahan, Riau. Dan dijual dengan kisaran harga satu juta sampai dua juta rupiah per unitnya. “Jadi tersangka menjual ken-

KAPOLRES Barelang Kombes Pol Hengki menunjukan barang bukti (BB)

Polresta Barelang Tangkap 12 Kurir Narkob BALOI, RAKYAT MEDIA-Selama 20 hari digelar operasi oleh Polresta Barelang berhasil mengamankan 12 kurir narkoba di Batam. Selain menangkap 12 kurir narkoba, polisi juga menyita barang bukti sebanyak 4,05 kilogram daun ganja dan 1,67 kilogram sabu. Operasi Antik yang digelar dari mulai tanggal 31 Agustus 2017 bulan lalu hingga 19 september 2017 pekan lalu. “Selama operasi antik ini, Satresnarkoba mengamankan 12 kurir narkoba,” ujar Kaporesta Barelang, Kombes Polisi Hengki, Selasa (19/9/2017) pekan lalu. Dimana barang bukti daun ganja seberat 4,05 kg diamankan di Indekos Happy Valley dengan tersangka sebanyak 4 orang.”Pada penangkapan di Happy Valley petugas mengamankan 2 orang tersangka namun dalam hasil pengembangan 2 orang tersangka lagi diamankan di kawasan Sagulung pada hari yang sama yaitu, Rabu (18/9/2017),” jelas Hengki. Lebih lanjut, Hengki mengatakan Operasi antik ini bertujuan untuk memberantas peredaran narkoba di Kota Batam. ”Kita minta berbagai pihak juga ikut andil dalam memberantas peredaran narkoba,” kata Hengki.(rm/ferianda)

TUJUH tersangka spesialis pencuri sepeda motor

daraan roda dua tersebut dengan cara dipreteli terlebih dahulu kemudian dimasukkan kedalam karung, setelah itu diberangkatkan melalui pelabuhan Dapur 12 ke penadah di Tembilahan,” jelas Hengki. Hengki berpesan kepada masya-

rakat Batam agar siapapun yang kehilangan kendaraanya dapat melaporkan kepada kepolisian supaya mempermudah proses penyidikan.”Dari laporan yang masuk sudah 4 yang selesai, jadi sebaiknya segera dilaporkan bagi yang merasa kehilangam

agar kita juga cepat memprosesnya,” kata dia. Komplotan curanmor tersebut sudah beraksi dari Januari sampai saat ini, komplotan itu terhitung sudah sebanyak 31 kali beraksi di berbagai kawasan di kota Batam. (rm/rizki)

Kecelakaan Maut Renggut Nyawa Pelajar SMP 3 Bintan

PARA saksi yang dihadirkan dimeja persidangan di PN Batam

Sidang Kasus Pembunuhan Umi Kalsum Semakin Alot BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Kasus pembunuhan Umi Kalsum kembali digelar di Pengadilan Negeri Batam, Senin (18/9/2017) lalu. Agenda persidangan mendengarkan keterangan para saksi.Tiga saksi dihadirkan ke meja persidangan Yohanes Bonar, Poloan Silaban, Heru Wibowo, anggota Reskrim Polresta Barelang. Ketiganya ikut menangkap Darwis, terdakwa kasus pembunuhan itu, di wilayah Kundur, Tanjung Batu, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau pada Selasa (21/2/2017) lalu.Umi Kalsum diketahui tewas terbunuh dengan cara digantung di Baloi Kolam, Batam. Ia digantung di sebuah pohon dengan sebuah kain sarung. Polisi kemudian menangkap Darwis yang diduga sebagai pelaku utama pembunuhan. Ketua Majelis Hakim Endi Nurinda menjelaskan, ada beberapa keterangan yang tidak sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).”Ada yang aneh, kalian bertiga ditulis di BAP menanyakan identitas tersangka dengan memanggil nama tersangka, namun di situ tersangka bilang saya bukan pembunuhnya, dan lihat saja CCTV-nya,” ujar Endi. Dalam keterangan saksi disebutkan, ketiganya hanya melihat korban dan terdakwa di saat check in pada tanggal 16 dan 17 Februari 2017 dan pukul 22.00 keduanya keluar

bersamaan.”Kami lihat CCTV pada tanggal 16 di saat check in dan 17 Februari 2017 pukul 22.00 korban dan tersangka keluar dari hotel. Tersangka masuk ke hotel kembali pukul 24.00 dan terlihat ada sebuah mobil jenis Avanza berada di depan hotel,” ucap saksi Yohanes Bonar kepada wartawan, Senin (18/ 9/2017). Selain itu sambung Yohanes Bonar, dirinya bersama rekan rekan bertugas menelusuri tersangka pasca korban tewas dan dari keterangan keluarga korban bahwa ada beberapa barang milik Darwis berupa peci,” Ada pihak keluarga korban mengenali barang-barang korban,” katanya. Kuasa hukum terdakwa Utusan Sarumaha dalam persidangan tersebut sempat bertanya, apakah para saksi melihat rekaman di pukul 02.23 pada tanggal 18 September 2017.Ia pun juga mengatakan, ada banyak hal yang tidak diselidiki oleh penyidik terkait aktivitas di luar lobi hotel dan CCTV di bagian luar. Utusan menambahkan, pihak penyidik apakah ada menanyakan kepada sekuriti yang saat itu bertugas pada tanggal 18 Februari 2017.Hakim Ketua Sidang Pengadilan Negeri Batam mengatakan, di dalam Berita Acara Pemeriksaan pukul 00.32, saksi Darmawi Rustam Hendry tidak ada tertulis.(rm/ btn).

BINTAN, RAKYAT MEDIAKecelakaan maut di Km 18 Jalan Nusantara lintas Tanjungpinang - Kijang, Sabtu (23/9/ 2017) siang pekan lalu memakan korban. Atas kejadian tersebut seorang pelajas SMP Negeri 3 Bintan tewas Remaja kelas 2 SMPN 3 Bintan itu diketahui bermama Arya Asmudianto (14). Ia dinyatakan tewas di tempat usai Yamaha Vega R bernopol BP 5046 BH menabrak Mobil Daihatsu Xenia dengan nopol BP 1645 DB. Mobil nahas itu dikemudikan Sabirin (47). Informasi yang dihimpun media ini, ketika itu Arya hendak pulang dari sekolah ke rumahnya sekitar pukul 13.00 WIB.Di jalur tanjakan dan tikungan di Jalan Nusantara Batu 18 itu, dari arah

berlawanan datang sebuah mobil Xenia warna hitam tersebut. Di saat itu, Arya menyalip kendaraan yang berada di depannya. Namun nahas ia menabrak mobil tersebut. Arya terpental dan kepalanya menghantam aspal jalanan.”Kepala pengendara motor pecah hingga darah bercucuran ke aspal jalanan. Di saat itu juga korban meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Bintan,” ujar Amir, salah satu saksi di TKP. Sementara itu, Kasatlantas Bintan, AKP Anjar Yogota mengatakan Arya sempat dilarikan ke RSUD Bintan di Kijang. Nyawanya tak dapat diselamatkan akibat luka di bagian kepalanya cukup serius.”Korban meninggal dunia. Sedangkan pengemudi mobil tidak mengal-

JALAN Nusantara lintas Tanjungpinang –Kijang Km-18

ami luka,” katanya. Polisi sudah melakukan olah TKP. Arya diketahui tidak menggunakan helm melaju dari arah Tanjungpinang menuju Kijang,”Kami sudah evakuasi

korban dan dua kendaraan yang terlibat lakalantas tersebut. Kemudian sudah meminta keterangan beberapa saksi di TKP,” ujar Kasatlantas Anjar. (rm/red)

Polsek Sagulung Amankan 2 Pelaku Pencuri Motor SAGULUNG, RAKYAT MEDIA-Dayu Maheswara (21), satu dari dua orang spesialis pencuri motor terpaksa dihadiahi timas panas oleh jajaran Polsek Sagulung di betis kiri dan kanannya.Dayu yang melawan saat ditangkap tak diberi ampun oleh jajaran polisi yang menangkapnya sehingga ia terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan. Dayu dan rekannya Alimin (18) adalah jagoan curanmor. Mereka tercatat sudah mencuri 21 sepeda motor di sekitar Kota Batam. Seluruh motor hasil curian mereka dijual ke pulau -pulau dan daerah terluar Batam. Saat menggulung dua pelaku curanmor ini, polisi mendapatkan tujuh unit motor jenis Yamaha Mio.Polisi juga menangkap dua penadah motor curian ini bernama Solikin

KAPOLSEK Sagulung AKP Hendrianto

(34) dan Reksi (19).”Kita masih melakukan pengembangan dan mencari barang bukti sepeda motor yang pernah mereka curi, “ kata Kapolsek Sagulung AKP Hendrianto, Senin (18/9/2017). Pelaku ditangkap di seputaran Batuaji. sedangkan dua

penadah ini ditangkap di dua tempat yang berbeda, yakni sekitar Pulau Galang dan kawasan perkebunan di Barelang, . Sedangkan sepeda motor yang diangkat oleh polisi juga berasal dari tempat yang berbeda.Dua unit di Pulau Bu-

luh dan selebihnya dari Pulau Galang. ”Kamis ada motor di Pulau Abang dan Pulau Aras. Kita masih mencari waktu untuk menjemput motor-motor tersebut,” kata Hendrianto. Kedua pelaku spesialist curanmor dikenakan pasal 363 ayat 2 pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Sementara untuk ke dua penadah dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. Hendrianto menimbau kepada masyarakat yang membeli sepeda motor tanpa dokumen agar segera menyerahkan ke kantor polisi.”Karena, jika nanti polisi yang menemukan motor hasil curian, lain cerita. Pemiliknya tidak bisa terlepas dari jerat hukum,” kata Hendrianto. (rm/rizki)

Pecatan Polisi Pengdar Narkoba di Puqalfa Residence TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Dari enam orang yang diamankan, Polres Tanjungpinang menetapkan tiga tersangka penyalahgunaan Narkoba. Mereka adalah Amri, David dan AAN. Ketiganya ditetapkan tersangka setelah terbukti diduga kuat memiliki barang bukti sabu dan ekstasi. Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Muhammad Jaiz menuturkan bahwa masing-masing tersangka setelah dilakukan penyidikan telah terbukti memiliki sabu maupun ekstasi. Sementara tiga orang lainya yakni berinisial KA merupakan ýistri AAN yang saat

digerebek kala itu tengah di kamar. KA sendiri negatif saat dilakukan tes Urine. Berikutnya wanita berinisial AZ yang saat diamankan tidak memiliki barang bukti. Namun AZ saat diperiksa tes urine terbukti Positif menggunakan sabu. ý Sedangkan KS adalah seorang tukang bangunan dirumah lokasi kejadian. “AZ teman dari AAN dia Positif. Namun saat di lokasi tidak memakai. Berikutnya KA istri AAN yang saat diamankan di dalam kamar dan tes urine Negatif. Sementara itu KS saat diamankan diluar sekitar lokasi rumah. Dia memang

tinggal sementara karena rumah saat itu sedang di renovasi,” tambahnya. Ia menceritakan awal penangkapan ke tiga tersangka. Saat itu informasi yang dilaporkan Babinkamtibmas ditindaklanjuti oleh ýsatuan narkoba. Pihaknya langsung melakukan penggrebegan dengan menangkap Amri pemilik rumah.”Saat kita grebeg dan lakukan penggeledahan di dekat speaker terdapat satu paket sabu. Selanjutnya kita kembangkan dan menemukan 10 paket sabu yang berada di dalam mobil milik Daviddan juga 15 butir ekstasi dan juga timbangan serta bukti pendukung lainya. Setelah itu baru

kita masuk lagi kerumahnya dan menemukan brangkas dalam kondisi terkunci,” ungkapnya. Polisi akhirnya memaksa membuka berangkas. Benar adanya didalam berangkas milik Amri itu terdapat 21 butir ekstasi dan juga sejumlah barang bukti pendukung seperti timbangan, mancis, plastik dan sebagainya.”Sedangkan tersangka berinisial AAN diketahuiý memiliki alat isap sabu yang masih terdapat sisa sabunya. Jadi Amri memiliki 3,36 gram sabu dan 21 butir ekstasi dan juga 8 butir Hapy Five dan David memiliki 28,4 gram sabu dan

juga ektasi 15 butir,” ungkapnya..ý Barang bukti itu didapat dari orang warga Batam yang diberikan kepada pelaku David dengan sistem lempar atau meletakan narkoba di suatu tempat dan meninggalkanya.ýSebelumnya, 6 orang diamankan di perumahan Puqalfa Residance Jalan Daeng Celak Tanjungpinang Timur. Pengungkapan kasus itu diawali dari informasi masyarakat melalui ýKamtibmas Polres Tanjungpinang Timur. Salah satu pelaku bernama Amri merupakan residivis dan juga pecatan anggota Polisi.(rm/trbn)

DUA tersangka pengedar narkoba digiring polisi


CMYK

RAKYAT RIAU

Minggu, 24 - 30 September 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

6

Rombongan Komisi IV DPR RI

Tinjau Sistem Pengolahan Sagu di Meranti SELATPANJANG - Hari ke dua kunjungan kerja, Rabu 20 September 2017, rombongan Komisi IV DPR RI kembali melakukan peninjauan lapangan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Peninjauan dilakukan di kilang pengolahan Sagu Desa Maini Darul Aman dan Keramba Ikan di Desa Insit. Kegiatan peninjauan itu dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPR RI, Drs. H. Roem Kono beserta anggota, didampingi Ketua DPRD Kepulauan Meranti, H. Fauzi Hasan, SE, Sekda Yulian Norwis, SE, MM, Kepala Bappeda, Ir. Mamun Murod, MM, Kadis Perikanan, Syamsudin, SH, MH dan lainnya. Peninjauan pertama, dilakukan di salah satu kilang sagu koperasi harmonis di Desa Maini Darul Aman, Kecamatan Tebingtinggi Barat. Rombongan melihat langsung sistem pengolahan isi batang rumbia menjadi tepung sagu, didampingi Camat Tebingtinggi Barat, Helfandi, SE, MSi.

Di kilang sagu itu, cukup banyak pertanyaan yang dilontarkan rombongan Komisi IV DPR RI menyangkut sistem pengolahan sagu. Bahkan Ketua Komisi IV DPR RI, Drs. H. Roem Kono yang berasal dari Gorontalo, sangat antusias untuk mengetahui detil sistem pengolahan sagu. Peninjauan kilang pengolahan sagu di Desa Maini Darul Aman, Kecamatan Tebingtinggi Barat Antusiasme serupa juga terlihat saat peninjauan keramba ikan di Insit Laut, Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat. Para legislator pusat yang membidangi Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan dan Pangan itu, cukup kagum akan potensi daerah ini. Ketua DPRD Kepulauan Meranti, H. Fauzi Hasan, SE saat peninjauan itu mengatakan, kunjungan Komisi IV DPR RI memberikan harapan bagi peningkatkan produksi beras, sagu serta perikanan Kabupaten Kepulauan Meranti di

tahun 2018 mendatang. “Lontaran janji-janji Komisi IV DPR RI dan Kementan RI sangat solid memperjuangkan Kabupaten termuda di Riau ini untuk memajukan sektor andalan dalam meningkatkan pembangunan kawasan pesisir terdepan di Indonesia,” ungkapnya. Fauzi Hasan optimis, kedatangan rombongan Komisi IV DPR RI akan membawa angin segar bagi pembangunan sektor pertanian, perkebunan sagu dan perikanan di Kabupaten Kepulauan Meranti. “Kita bangga dengan rekan-rekan senior kita di Komisi IV DPR RI ini, yang sudah meluangkan perhatian yang besar bagi masyarakat petani di Kabupaten Kepulauan Meranti,” kata Fauzi. Menurutnya, peran para legislator pusat dalam memperjuangkan dan mendorong pemerintah pusat guna mengalirkan bantuan program melalui Kementan RI, akan berpengaruh positif kepada peningkatan

BUPATI Meranti H Irwan berbincang dengan Ketua Kimisi IV DPR RI

keuangan daerah. “Tentu saja bisa mendongkrak tambahan keuangan daerah mela-

lui postingan Dana Alokasi Khusus (DAK). Kita berharap dana yang dikucurkan lewat program

Dirjen Perkebunan Melakukan Kunjungan Kerja ke Meranti

MOBIL dinas anggota DPRD Meranti yang dikembalikan

Anggota DPRD Meranti Kembalikan Mobil Dinas SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Seluruh Legislator Kepulauan Meranti periode 2014 - 2019 telah mengembalikan mobil dinas yang selama ini dipinjam pakai. Namun sebagian mobil masih ada diletakkan di Pekanbaru.Menurut Kabag Umum Setwan Afrizal Dharma, hingga saat ini sudah seluruh kendaraan dinas dikumpulkan. Berita acarapun sudah diterima dari tiap-tiap anggota dan Pimpinan DPRD Kepulauan Meranti.”Di Selatpanjang sudah terkumpul 22 unit, termasuk pimpinan dan anggota,” kata Afrizal Dharma didampingi Kasubbag M Adi Pranoto. Disampaikan Otong, panggilan akrab Afrizal Dharma, di Pekanbaru ada 9 unit kendaraan dinas wakil rakyat. Namun, berita acara penyerahan berikut kunci mobil sudah diterima kemarin.Selain itu, mobil Pimpinan DPRD yang berada di luar Meranti, seperti di Pekanbaru dan Jakarta juga sudah dikembalikan ke Setwan. “Berita acara sudah diteken, hari ini langsung saya serahkan (berita acara, red) ke Sekda Kepulauan Meranti,” kata Afrizal Dharma.”Yang masih di Pekanbaru, hasil koordinasi kita ke Pemda, tidak dibawa fisiknya ke Meranti, hanya berita acara (yang diserahkan, red),” tambah Afrizal Dharma. Salah seorang Legislator yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Kepulauan Meranti Dedi Putra SHI mengatakan pengembalian mobil dinas ini sesuai amanat PP 18/2017. Dalam PP 18/2017 itu, anggota DPRD tidak lagi diberikan kendaraan dinas baik pinjam pakai ataupun disebagainya. Namun, digantikan dengan yang lain (tunjangan transportasi, red).”Ini bukti ketaatan kami terhadap PP 18/2017. Kendaraan dinas telah kami kembalikan semuanya,” ujar Dedi Putra. Dengan ini, Dedi berharap masyarakat dapat memahami. Manakala ada menemukan mobil dinas berseliweran di jalan bukanlah digunakan anggota DPRD. “Begitu juga terhadap kenaikan tunjangan, itu diperintahkan undang-undang, bukan keinginan kami pribadi,” tambah Dedi. Sebelum dikembalikan ke Setwan, disampaikan Dedi juga, ia pribadi terlebih dahulu memperbaiki segala kerusakan-kerusakan. “Alhamdulillah sudah dapat kita serahkan ke Pemda. Sebelumnya memang agak lama karena harus diperbaiki kerusakkannya,” ujar Politisi PPP di DPRD Kepulauan Meranti itu lagi. Ditambahkan Adi, pada umumnya kendaraan dinas yang dipinjam pakai ke Legislator Kepulauan Meranti dikembalikan dalam keadaan hidup dan bisa digunakan. Hanya saja, ada beberapa mobil yang kondisi baterainya drop.(rm/ril)

Karena Defisit, Pemda Meranti Potong Gaji Honorer 20 Persen SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Akibat kondisi keuangan daerah yang mengalami defisit, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti Yulian Norwis SE MM, mengaku terpaksa memotong gaji pegawai honorer di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Meranti sebesar 20 persen. “Iya kita terpaksa melakukan pemotongan karena kondisi keuangan daerah yang terus menurun. Ada pemotongan sebesar 20 persen. Awalnya mereka terima Rp1,5 juta perbulan, saat ini mereka harus terima Rp 1,2 juta,” ujar Yulian Norwis, Senin (18/9/2017). Dijelaskan Sekda yang akrab disapa Icut, pemotongan gaji pegawai honorer tersebut sudah dilakukan sejak bulan Agustus lalu. “Sampai akhir tahun ini mereka akan terima segitu,” ujarnya. Tidak hanya gaji honorer, akibat minimnya anggaran, Pemkab Meranti juga melakukan pemotongan bagi insentif PNS dan mentiadakan anggaran hibah untuk gaji honorer Kemenag dan beasiswa.”Sudah dua bulan ini mereka tidak terima insentif. Saya belum bisa memastikan, apakah hingga akhir tahun mereka tidak akan terima insentif, atau hanya sampai bulan ini saja,” ujar Icut. Akibat minimnya anggaran Pemkab Meranti saat ini, juga berdampak pada hilangnya kegiatan-kegiatan lainnya. “Masih banyak lagi yang tidak lagi kita anggarkan dalam APBD Perubahan karena minimnya anggaran,” kata Icut lagi. Untuk diketahui, saat penandatanganan kebijakan umum anggaran platfom penggunaan anggaran sementara (KUA-PPAS) beberapa waktu lalu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti menghitung APBD perubahan 2017 hanya sebesar Rp1,070 triliun.(rm/rgc)

SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Dirjen Perkebunan Bambang mendorong Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi untuk mengutamakan penguatan terhadap pembinaan petani. Kalau itu terwujud, Dirjen Perkebunan akan memberi dukungan fisik. Demikian disampaikan Bambang di Selatpanjang, Selasa (19/9/2017) malam. “Kepada Bupati, utamakan bagaimana penguatan terhadap pembinaan petaninya,” kata Bambang. Pembinaaan yang dimaksud Bambang adalah bagaimana menyiapkan para petani agar bisa bekerja sungguh-sungguh, dan bekerja keras. Nanti, tambah Bambang, kalau itu sudah terwujud Dirjen Perkebunan akan memberi dukungan fisiknya. Setelah memantau langsung di Kecamatan Rangsangbarat, Selasa siang, didapati bahwa perkebunan di Kepulauan Meranti perlu didukung

BUPATI Kepulauan Meranti Drs H Irwan Msi jamu makan malam Dirjen perkebunan

oleh kementerian terkait. Terutama masalah pembangunan tanggul besar dan pintu air. Sebab, daerah di Kepulauan Meranti sering mengalami interusi air laut yang berdampak pada rusaknya hasil pertanian atau pun perkebunan. “Tanggul besar itu prioritas. Kemudian bangun juga

pintu air, kanal-kanal dan paritparit. Ini harus menjadi fokus Pemda bekerjasama dengan Pempus,” kata Bambang. “Kalau itu bisa dirapikan, diatasi, infrastruktur jalan ditambah, masuk komoditas perkebunan, perekonomian pasti akan meningkat,” ujarnya diakhir wawancara.(rm/net)

Pusat Diminta Bantu Pertanian dan Perkebunan di Meranti SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Kunjungan kerja anggota Komisi IV DPR RI bersama Dirjen Perkebunan dan Direktur Irigasi Pertanian ke Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, diharapkan membuahkan dukungan program APBN bagi kemajuan sektor pertanian dan perkebunan di daerah ini. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Selasa 19 September dan Rabu 20 September 2017 itu, di isi dengan peninjauan langsung ke areal persawahan di Kecamatan Rangsang Barat serta dialog dengan masyarakat, khususnya Gapoktan Desa Segomeng, Bina Maju dan Sungai Cina. Rombongan Komisi IV DPR RI yang membidangi Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan dan Pangan ini, dipimpin anggota Komisi IV, Ir. Effendy Sianipar, bersama Dirjen Perkebunan, Ir. Bambang, MM dan Direktur Irigasi Pertanian, Ir. Tunggul Iman Panudju, MSc. Saat peninjauan di lapangan, rombongan didampingi Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Yulian Norwis, SE, MM bersama Ketua Komisi B DPRD Kepulauan Meranti, Darwin Susandy, serta anggota DPRD lainnya, Azni Syafri dan Asmawi. Sekda saat menjadi moderator dialog dengan Gapoktan mengungkapkan, sebagaimana data laporan yang diterima, bahwa panen komoditi pertanian di Kepulauan Meranti mengalami peningkatan, hal itu tidak terlepas dari dukungan pemerintah pusat pada sektor pertanian. Namun demikian, hingga saat ini masih banyak masalah pertanian yang dih-

SEKDA Meranti, Yulian Norwis.SE.MM, menjadi moderator dialog Komisi IV DPR RI adapi Kabupaten Kepulauan Meranti, Khususnya di Kecamatan Rangsang Barat, dimana harga gabah program nasional dinilai lebih murah dari harga pasaran. “Mahalnya harga gabah itu karena biaya transportasi yang mahal di daerah ini, sawah disini juga hanyalah sawah tadah hujan yang hanya bisa panen setahun sekali, disamping masalah abrasi yang cukup parah dan tanggul air laut yang belum memadai,” ungkap Sekda. Sekda berharap, kunjungan kerja Komisi IV DPR RI bersama Dirjen Perkebunan dan Direktur Irigasi Pertanian ini, dapat membuahkan dukungan program maksimal kedepannya, bagi kemajuan usaha petani di Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti. “Dua kecamatan ini merupakan areal sentra sawah di Kepulauan Meranti dengan luas 3000 hektar, disamping juga memiliki areal perkebunan kopi seluas 1000 hektar, satu satu-

nya kopi dataran rendah berjenis liberika,” jelasnya. Pimpinan rombongan Komisi IV DPR RI, Ir. Effendy Sianipar mengatakan, rombongan terdiri dari beberapa anggota fraksi partai politik. Kunjungan itu dilakukan sesuai dengan fungsi DPR, yaitu fungsi pengawasan dan anggaran pada masa sidang pertama tahun 2017. “Tujuannya untuk menyerap aspirasi serta melihat perkembangan yang telah dilaksanakan dan sedang di rencanakan di lapangan. Untuk itu kunjungan ini sangat strategis, karena apapun yang menjadi ganjalan di didiskusikan langsung dan akan dibahas di pusat,” ujarnya. Objek utama dalam kunjungan ini, jelasnya, adalah komoditi Pertanian dan Perkebunan Sagu yang akan ditinjau pada hari ke dua. Untuk itu, beberapa hal yang menyangkut dengan kebijakan daerah agar dapat dikoordinasikan dengan pemerintah daerah Kabupaten atau Provinsi.(rm/moc)

DAK APBN dapat maksimal bagi peningkatan penghasilan masyarakat,” ujarnya. (rls/san)

Polres Meranti Pecat Dua Anggota Polisi Nakal SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Tiga personil Polres Kepulauan Meranti menjalani sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri, Rabu (20/9/2017). Dua orang diantaranya diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH).Sidang KKEP Rabu pagi itu dipimpin langsung oleh Waka Polres Kompol Dr Wawan SH MH selaku ketua komisi. Didampingi wakil ketua AKP Syamsueri dan anggota Iptu Herman Jalalludin. Bertindak sebagai penuntut, Kasi Propam Polres Kepulauan Meranti Ipda Ricky Marzuki SH. Serta diikuti 20 orang anggota Polres Kepulauan Meranti sebagai peserta sidang. Adapun anggota yang disidangkan antara lain Aiptu Ramli Purba. Ia melanggar pasal 14 ayat 1 huruf a PP RI NO 1 Tahun 2003. Brigadir Joni Pangihutan Manik, melanggar pasal 7 ayat 1 Huruf (b), (c) dan atau pasal 10 Huruf (a) Perkab No 14 Tahun 2011, dan Brigadir Doni Rakasiwi yang melanggar pasal 12 ayat 1 huruf a PP RI NO 1 Tahun 2003.Saat sidang, penuntut menghadirkan 2 (dua) orang terduga pelanggar atas nama Aiptu Ramli Purba dan Brigadir Joni P Manik. Sementara Brigadir Doni Rakasiwi tidak dapat hadir dalam sidang. Meski demikian, terduga pelanggar sudah membuat surat pernyataan bahwa terduga pelanggar tidak dapat hadir (mengikuti persidangan KKEP).Putusan sidang KKEP terhadap para terduga pelanggar antara lain sebagai berikut; Aiptu Ramli Purba, pelanggaran yang dilakukan adalah tidak masuk dinas selama 34 hari kerja secara tidak sah, dan positif menggunakan narkoba. Hal-hal yang memberatkan antara lain, pelanggaran disiplin tidak masuk dinas selama 26 hari kerja (sudah disidangkan) dengan No KHD/08/III2016/ Sipropam. Pelanggaran disiplin Positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu (belum disidangkan), pelanggaran disiplin tdk masuk dinas selama 21 hari kerja juga belum disidangkan. Melanggar pasal 14 ayat 1 huruf a PP RI No 1 Tahun 2003. Putusannya adalah pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Brigadir Joni Pangihutan Manik, melakukan tindakan kepolisian pada penanganan unjukrasa tidak sesuai prosedur. Ia juga melanggar pasal 7 ayat 1 huruf (b), (c) dan atau pasal 10 Huruf (a) Perkab No 14 Tahun 2011. Putusan sidang adalah mutasi bersifat demosi ke luar kesatuan, selama 1 (satu) tahun. Brigadir Doni Rakasiwi. Pelanggarannya dipidana penjara selama 4 th 3 bulan karena melakukan tindak pidana narkotika jenis sabu. Hal-hal yang memberatkan antara lain pelanggaran disiplin tidak masuk dinas selama 11 hari (sudah disidangkan) dengan No KHD/01/I/2015/Sipropam, tanggal 28 Januari 2015. Pelanggaran disiplin melakukan penggelapan sepeda motor (sudah disidangkan) dengan No. KHD/03/I/2015/Sipropam tanggal 30 Januari 2015. Serta pelanggaran disiplin tidak masuk dinas selama 11 hari kerja (sudah disidangkan) dengan No KHD/01/I/2016/Sipropam, tanggal 09 Januari 2016. Melanggar pasal 12 ayat 1 huruf a PPRI NO 1 TAHUN 2003, ia diputuskan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). “Setelah dilakukan pembacaan putusan hanya Aiptu Ramli Purba yang belum menerima (putusan). Kita berikan waktu 14 Hari kedepan bagi Terduga pelanggar mengunakan Hak nya apabila akan banding,” kata Wawan. “Terhadap masing- masing lainnya menerima putusan dan tidak melakukan banding,” tambah Wawan.(rm/net)

DUA anggota polisi yang menjalani persidangan kode etik


CMYK

7

RAKYAT PASBAR

Minggu, 24 - 30 September 2017, MINGGU IV

PARA peserta yang mengikuti Lomba bidang keagamaan dan seni Islami. Seperti lomba busana muslim, bintang kasidah, kasidah rebana,

Pekan Muharram di Pasbar Dimeriahkan Dengan Lomba Islami PASAMAN BARAT-RAKYAT MEDIA, 1 Muharram yang jatuh pada Kamis (21/9) dimeriahkan oleh masyarakat Pasbar. Pekan Muharram yang terpusat di Kecamatan Ranah Batahan dibuka langsung oleh Bupati Pasbar H. Syahiran pada Selasa (19/9). Kegiatan yang berlangsung selama sepekan tersebut yakni 19-26 September dimeriahkan dengan berbagai lomba islami. Suatu penghargaan yang tinggi bagi masyarakat Pasbar terhadap datangnya tahun baru islam. Setiap masuknya bulan Muharram sebagai tahun baru hijriyah, selalu diperingati dan dimeriahkan dengan menggelar kegiatan yang diberi nama Pekan Muharram. Menurut Bupati Pasbar H. Syahiran tahun baru islam yang jatuh pada Kamis (21/9/2017) lalu, membawa pesan perubahan bagi umat islam. Karena dengan bertambahnya tahun akan berkurangnya umur dan diharapkan bertambahnya amal kebaikan.”Tahun baru islam 1439 Hijriah kita maknai dengan perubahan ke arah yang lebih baik,” pungkas Syahiran. Ia menambahkan, Pekan Muharram ini, mulai digelar sejak tahun 2005 lalu. Dikatakan, Pada pekan muharram 2017, digelar Lomba-Lomba bidang keagamaan dan seni Islami. Seperti lomba busana muslim, bintang kasidah, kasidah rebana, lomba dakwah, bacaan ayat pendek, bacaan sholat, terjemahan Al Qur’an dan lainnya. Lomba digelar antar jorong, TPA/MDA, dan instansi yang akan diikuti berbagai kecamatan di Pasaman Barat. Ketua Panitia, Hasurungan berharap kegiatan Pekan Muharram 2017 ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar serta lebih meriah dan semarak dibanding tahun sebelumnya.”Kegiatan pekan Muharram tahun ini, diharapkan akan mampu membawa perubahan yang berarti sesuai prinsip Islam,” ungkapnya. Pembukaan pekan Muharram dihadiri oleh Sekda Pasbar Manus Handri, Ketua PKK Ny. Yun Syahiran, Ketua GOW Ny. Sifrowati Yulianto, Ketua DW Harnina Manus Handri serta kepala OPD. Selain itu, pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan Grup Drumben, penampilan Pashion Show baju muslim, drama, serta tari yang bernuansa islam. Pembukaan yang diiringi dengan hujan tidak menyurutkan semangat penonton. Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian acara yang disusun sedemikian rupa, sehingga decak kagum pengunjung terhadap kegiatan tersebut mengalir. “Walupun hujan dari pagi, namun semangat saya tidak pernah surut untuk menyaksikan pembukaan pekan muharram ini,”papar salah seorang pengunjung, Azizah. (rm/Robbisam).

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Program KB Pria di Pasaman Barat Digencarkan PASAMAN BARAT-RAKYAT MEDIA, Program Keluarga Berencana (KB) yang dikenal selama ini didominasi oleh kaum ibu-ibu, dan terfokus kepada perempuan. Sehingga paradigma ini harus dirubah dengan pola KB yakni yang ber KB adalah pria dengan program Vasektomi. Himbauan ber KB sudah setiap kegiatan dilakukan, ucap Bupati Pasbar H. Syahiran di Jorong tampus Nagari Persiapan Tampus Damai Nagari Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang dalam kegiatan Pencanangan Kampung KB ke 9 Selasa (19/9/2017) lalu. “Di Pasbar Kampung KB setiap kecamatan kita adakan. Sekarang sudah 9 Kecamatan yang memiliki kampung KB. Artinya Pasbar cukup gencar melakukan dan menjalankan program KB ini. Kita ingin ber KB tidak hanya dilakukan oleh wanita, sekarang sudah ada KB khusus pria yakni vasektomi,”papar Syahiran. Ia menambahkan, setelah dilakukan penelitian KB vasektomi tidak ada pengaruh apa-apa bagi laki-laki. Karena selama ini program KB vasektomi banyak ditakuti oleh kaum laki-laki. “Sudah saatnya laki-laki menyayangi perempuan dengan ber KB, sebab janji suci dan doa Samawa ketika menikah jarang dilaksanakan oleh pasangan,”urai Syahiran. Pencanangan KB kesehatan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dalam mewujudkan penduduk tumbuh seimbang masyarakat sehat dan sejahtera. Program KKBPK harus dapat menerapkan revolusi mental berbasis keluarga, sehingga para orang

BUPATI Pasaman Barat Syahiran (tangah) resmikan progran KB Pria

tua sejak dini dapat menanamkan nilai-nilai integritas etos kerja serta gotong royong kepada anak-anak. “Program KKBPK harus mengutamakan wilayah seperti daerah miskin, padat penduduk, wilayah nelayan, kumuh perkotaan, dan daerah tertinggal lainnya. Dimana pada umumnya di wilayah tersebut capaian program KKBPK belum berhasil dengan maksimal,”kata Syahiran.

Karena, tandas Syahiran lampung KB merupakan salah satu wujud nyata pembangunan program KKBPK dari pinggiran. Yaitu daerah yang relatif selama ini tidak terjangkau secara optimal untuk bisa sejajar dan maju bersama dengan daerah lain. Sementara itu, perwakilan BKKBN Sumbar Budi Mulia mengatakan pencanangan Bhakti TNI KB kesehatan dalam rangka untuk memantapkan dan

mempercepat keberhasilan KKBPK sebagai bagian integral dari pembangunan kesejahteraan. “Tema yang diangkat tahun ini melalui bhakti sosial TNI KB kesehatan tahun 2017 kita tingkatkan KKBPK. Saya berharap agar pencanangan ini dapat lebih meningkatkan koordinasi, keterpaduan, komitmen dan dukungan,”pinta Budi Mulia. (rm/Robbisam)

Yunisra Syahiran Tinjau Peserta Pengurus DPD KNPI Pasaman Barat Dilantik Jambore di Sijunjung PASAMAN BARAT-RAKYAT MEDIA, Ketua TP. PKK Pasaman Barat, Yunisra Syahiran didampingi kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Pasbar, Tantri Desniwarti melalukan peninjauan terhadap peserta jambore asal Pasbar yang sedang mengikuti jambore program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) bagi Penyuluh Keluarga Berencana/Institusi Masyarakat Pedesaan (PKB/ IMP) tingkat Sumatera Barat di Wana Wisata Telabang Sakti Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung, Jumat (15/9/2017) pekan lalu. Kegiatan jambore program KKBPK bagi PKB/IMP juga diadakan sekaligus dengan pencanangan kegiatan Kesatuan Gerak (KG) PKK KB Kesehatan tingkat Sumatera Barat oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.”sebanyak 40 orang peserta kita utus untuk mengikuti kegiatan di sini, dan kita targetkan mereka juara dalam setiap perlombaan yang diikuti” ungkap Yunisra. Dikatakan, keempat puluh orang peserta asal Pasbar akan mengikuti rangkaian perlombaan diantaranya adalah lom-

KETUA TP. PKK Pasbar Ny. Yunisra Syahiran foto Bersama dengan Kader PKK Pasaman Barat di Sijunjung.

ba paduan suara tingkat provinsi Sumbar, lomba pendataan keluarga, PBDKI dan peta keluarga fam lomba pantun. ”Dalam pelaksanaan even ini kita sangat berharap mendapatkan kemenangan demi harumnya nama Pasaman Barat ditingkat provinsi,” sebut Yunisra. Lanjutnya, program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) bagi Penyuluh Keluarga Berencana/Institusi Masyarakat Pedesaan (PKB/IMP) tingkat Sumatera Barat yang sedang berjalan diharapkan juga dapat menjadi momentum bagi peserta untuk meningkatkan pengetahuan dan keter-

ampilannya sebagai kader PKK. ”dengan mengikuti kegiatan ini, tentunya ada banyak hal yang dapat kita pelajari bersama untuk meningkatakan pengetahuan dan keterampilan,” katanya. Yunisra berharap, kegiatan tersebut juga dapat dijadikan sebagai tolak ukur prestasi yang kemudian dievaluasi untuk dapat ditingkatkan diasa mendatang.”kita siap menjadi tuan rumah jambore PKK di masa mendatang seandainya diberi kepercayaan, sebab, Pasbar belum pernah menjadi tuan rumah dalam even seperti ini,” pungkas Yunisra. (rm/ Robbisam).

Ujian Perangkat Nagari Ramai Peminat PASAMAN BARAT-RAKYAT MEDIA, Peminat ujian perangkat nagari (desa) persiapan di Nagari Lingkuang Aua cukup tinggi. “Benar, yang mendaftarkan diri memasukkan lamaran ada sekitar 300 orang lebih. Yang lulus administrasi 148 orang dari 26 orang yang akan diterima,” kata Wali Nagari Lingkuang Aua, Rosdi di Simpang Empat, Selasa (19/9). Ia mengatakan untuk Nagari Lingkuang Aua ada sekitar tujuh nagari yang dimekarkan. Tenaga perangkat nagari persiapan atau pemekaran itulah diseleksi dan banyak peminat.”Tim seleksi harus benar-benar real dan tidak main-main. Siapa yang

tinggi nilainya, itulah yang lulus,” tegasnya. Ia menyebutkan untuk kebutuhan perangkat masing-masing nagari berbeda-beda. Untuk Nagai Lingkuang Aua Hilir diterima sebanyak tiga orang, Nagari Lingkuang Aua Barat dibutuhkan lima orang dan Nagari Lingkuang Aua Koto Dalam sebanyak empat orang. Kemudian untuk Nagari Lingkuang Aua Timur tiga orang, Nagari Lingkuang Aua Baru sebanyak dua orang, Nagari Lingkuang Aua Bandarajo sebanyak lima orang dan Nagari Lingkuang Aua Jambak dibutuhkan empat orang. ”Masing-masing nagari memiliki tim seleksi yang berbeda-

beda dengan harapan objektif. Tentu kita ingin yang lulus adalah yang nilai kemampuannya tertinggi,” katanya. Menurutnya saat ini pihaknya telah melakukan tes tertulis terhadap 148 orang dan hasilnya akan dimumkan pada 21 September 2017. Setelah tes tertulis maka peserta akan mengikuti tes kemampuan komputer atau IT serta wawancara. Hasil atau total nilai itu nantinya akan dihitung dan bagi yang tertinggi itu yang akan lulus.”Kita tidak ingin main-main dalam hal ini. Sebab, perangkat nagari ini harus memiliki kemampuan untuk persiapan nagari devenitif nantinya,” harap Rosdi.(rm/Robbisam).

PASAMAN BARATRAKYAT MEDIA, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, Defika Yufiandra,SH,Mkn melantik 95 Pengurus DPD KNPI Pasbar di Gedung Pertemuan Pemkab Setempat, Minggu (16/9/2017) pekan lalu. “Semoga kepengurusan DPD KNPI Pasbar periode 2017-2020 dapat memberikan kontribusi dan bermitra dengan Pemerintah Pasbar,” tutur Ketua DPD KNPI Provinsi Sumatera Barat Defika Yufiandra,SH,Mkn kepada Rakyat Media. Pelantikan disertai pembacaan ikrar dan janji, dan dilanjutkan dengan penyerahan bendera pataka KNPI melengkapi sebagai tradisi pelantikan KNPI tersebut. Wakil Bupati Pasbar Kota Yulianto selaku mitra DPD KNPI Pasbar mendapatkan kesempatan menyerahkan tang-

KETUA DPD KNPI Provinsi Sumatera Barat Defika Yufiandra, Wakil Bupati Pasbar Yulianto, Ketua DPRD Pasbar Dalius K, Ketua DPD KNPI Pasbar M.Guntara.

gung jawab organisasi kepada Ketua DPD KNPI Pasbar, Muhammad Guntara sebagai ketua terpilih hasil Musda IV. Ketua DPD KNPI Pasbar Muhammad Guntara mengatakan, langkah strategis awal KNPI Pasbar menyusun pro-

gram untuk membantu kemajuan Pemkab Pasbar,”Pelantikan ini membawa langsung KNPI untuk membuat program yang akan bermitra bersama OPD dan seluruh elemen yang ada di Pemkab Pasbar,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris

DPD KNPI Pasbar Ronal Dodya Restu menjelaskan 95 pengurus DPD KNPI Pasbar tersebut terbagi dalam 21 bidang dan 1 biro kesekretariatan. ”Kepengurusan tersebut mengacu pada Peraturan Organisasi KNPI hasil Kongres di Papua tahun 2015, dengan Ketua Umum terpilih Muhammad Rifai Darius,” ujarnya. Ronal mengatakan pelantikan ini di angkat dengan tema “Perkokoh Persatuan,Raih Kemajuan” dan rapat kerja daerah pertama (Rakerda I) DPD KNPI Pasbar priode 2017-2020. ”Kita berharap, dengan pelantikan dan Rakerda ini bisa memberikan rekomendasi yang terbaik untuk kemajuan Pasbar kedapan”, katanya. Acara pelantikan tersebut dihadiri unsur Muspida, OPD, Ketua Panwas, Ketua KPU, camat dan Wali Nagari, partai politik, tokoh Masyarakat, OKP, OKM, serta mahasiswa dan pelajar.(rm/Robbisam).

AMPN Pasbar Audiensi Dengan Bupati Terkait Pelantikan Nagari Persiapan PASAMAN BARAT- RAKYAT MEDIA-Terkait persoalan pelantikan Perangkat Nagari Persiapan Ranah Pasisie, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Aliansi Mahasiswa Peduli Nagari (AMPN) Pasbar akan melakukan audensi dengan Pemerintah Kabupaten setempat. “Benar, dalam waktu dekat kami akan melakukan audensi dengan Pemkab Pasbar terkait persialan pelantikan dan penetapan perangkat nagari persiapan ranah pasisie”, tutur Ketua Aliansi Mahasiswa Peduli Nagari (AMPN) Pasaman Barat, Syarif Hidayatulloh di dampingi Presiden Mahasiswa STAI-YAPTIP, Sulaiman kepada haluan, Rabu (20/9/2017) lalu. Syarif mengatakan hal tersebut tidak bisa kita biarkan, kalau dibiarkan per-

soalan ini bisa terulang kembali.”Kita akan coba berdiskusi dengan Pemkab Pasbar. Kita berharap ada solusi dari persoalan tersebut, bila perlu ditinjua ulang kembali”, sebutnya. Di ketuahui pada berita sebelumnya pelantikan perangkat nagari sasak ranah pasisie diangap jangal karena peserta Pansel yang mendapatkan nilai tertinggi atas nama Junita Junila Sari tidak dilantik melainkan nilai terendah yang dilantik atas nama Agea Putri. Sebelumnya Pj.Wali Nagari Persiapan Ranah Pasisie M HD Zulfikar pernah mengatakan bahwa Junita Junila Sari memang mendapatkan nilai tertinggi, di hasil akhir tim pansel demi rasa keadilan Agea Putri yang dilantik. “Demi keadilan kita ambil nilai terendah. Dengan pertimbangan Nagari Persia-

pan Sasak Ranah Pasisie yang memiliki dua jorong yakni Jorong Pondok dan Jorong Pasa Lamo. Tiga orang dari Warga Jorong Pondok dua orang dari Warga Jorong Pasa Lamo yang kita lantik”, kata dengan gagap. Sementara itu Bupati Pasaman Barat melalui Kepala Bagian Pemerintah Nagari (Pemnag) Sekretariat Daerah Pasaman Barat Yunisal mengatakan, proses pansel penetapan perangkat nagari harus sesuai dengan aturan perundang-undangan. Menurutnya, proses penetapan perangkat nagari harus melalui pansel dan hasil dari proses pansel itu diserahkan kepada Pj Walinagari, setelah itu Pj. Walinagari berkordinasi dengan wali nagari induk dan camat untuk dipilih berdasarkan nilai tertinggi dan setelah itu dilakukan pelantikan.

Dari hasil laporan panitia seleksi nagari persiapan ranah pasisie terdapat lima jabatan yang di laporkan pertama yakni Sekretaris Nagari atas nama Rica Tasia Putri dengan total nilai akhir 94 dan Ezzy Putri Utami dengan total nilai akir 89, kedua Kaur Pemerintahan atas nama Atim Taimah dengan total nilai akhir 94 dan Neni Noviarti dengan total nilai akhir 64. Ketiga Kaur Pembagunan atas nama Elipa Gusma Rianti dengan total nilai akhir 72 dan Anton Junaidi dengan total nilai akir 69, Ke empat Kaur Umum atas nama Junita Junila Sari dengan total nilai akhir 80 dan Adea Putri dengan total nilai akir 67, ke lima Kaur Kesra atas nama Robi Saputra dengan total nilai akhir 68 dan Erwin Zadi Putra dengan total nilai akhir 66. (rm/Robbisam).


CMYK

RAKYAT RIAU KORAN UMUM

Minggu,Portal 24 - 30 September 2017, MINGGU IV Media Online : www.rakyatmediapers.co.id

Website: www.rakyatmediapers.co.id Minggu, 24 - 30 September 2017, MINGGU IV

8 8

Edisi : # 212 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,

Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Peredaran Nakoba Masih Marak di Lapas Barelang LOKASI parkir di depan BCS Mall Nagoya Batam

Dishub Batam Gagal Capai Target Parkir BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Kinerja Dinas Perhubungan Kota Batamdipertanyakan. Pasalnya, pungutan retribusi parkir di tepi jalan umum yang menjadi sumber pemasukan ke kas daerah hingga kini belum mencapai target dari target Rp 6 miliar yang ditetapkan Pemerintah. Padahal Sebelumnya perolehan retribusi ditargetkan Rp 30 miliar, setelah dievaluasi, turun menjadi Rp 6 miliar. Namun realisasinya sampai September 2017 baru sekitar Rp 3 miliar. Sebelumnya, Ranperda Parkir telah disahkan. pada awalnya Pemko Batam optimis retribusi parkir bisa mencapi Rp 30 miliar namun karena tarif parkir tidak jadi dinaikkan maka dievaluasi realisasinya hanya Rp 6 miliar. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Batam akan berupaya untuk dapat memperoleh reaslisasi yang telah ditargetkan. “Kami lakukan evaluasi. Untuk parkir, Dinas Perhubungan (Dishub) sudah melakukan studi pemetaan potensi, dan baru saja selesai,” kata Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Sabtu (23/9/2017) di Batam Center. Amsakar berharap, dari Studi yang telah dilakukan Dishub bisa segera melakukan langkah-langkah untuk memaksimalkan potensi retribusi parkir yang ada di Kota Batam. Mulai dari menerapkan jumlah juru parkir (jukir) ideal dalam satu titik lokasi, sampai ke potensi angka yang bisa didapat dalam satu titik parkir. “Kami ingin ada langkah setelah studi pemetaan potensi selesai. Supaya potensi di tempat X misalnya, dapat dipenuhi untuk anggaran yang akan datang. Tapi apa langkahnya, coba ditanyakan dengan Pak Yusfa (Kepala Dishub),” ujar dia. Disinggung soal realisasi retribusi parkir yang masih jauh dari target, Amsakar menyebutkan masih ada potensi lainnya yang dapat menutupi. Menurut dia, di satu sisi capaiannya memang tak terpenuhi. Namun di sisi lain, ada sisi belanja untuk gaji jukir yang bisa dihemat pengeluarannya. Sebelumnya, Pemko Batam memang ada rencana untuk menggaji jukir di lapangan. Itu salah satu cara untuk meminimalisir kebocoran pemasukan dari retribusi parkir. “Capaian tak terpenuhi karena tak dapat dilakukan sistem penggajian. Menurut saya draw saja. Karena tak dapat ditentukan target berdasarkan angka yang proporsional pada titik tertentu. Makanya dilakukanlah survei pemetaan potensi parkir,” kata Amsakar.(rm/ferianda)

BALOI, RAKYAT MEDIA-Karena disinyalir masih marak peredaran narkoba di Lembaga pemasyarakat (Lapas) kelas IIA Barelang, Batam. Pihak Lapas Barelang akan membuat pintu X-ray untuk pemeriksaan pengunjung yang datang ke Lapas Barelang.”Ke depan kita akan coba ajukan untuk pembelian alat detektor agar tidak terjadi lagi kecolongan,” kata Marlik Subiyanto, kepala Lapas Kelas IIA Barelang Batam, kepada wartawan Jumat (22/9/2017). Menurut Marlik, pada tahun 2017, petugas Lapas sudah dua kali mendapatkan barang bukti. Namun kata Marlik, orang yang pertama tersebut sudah keburu pulang, sementara barang bukti diletakkan di dalam Lapas. “Jadi yang pertama itu kita tidak tahu lagi siapa pemiliknya,” kata Marlik. Lebih lanjut Marlik menjelaskan, selama ini pemeriksaan sudah dilaksanakan secara maksimal, tapi

masih saja ada pengunjung yang berusaha memasukkan barang haram itu ke dalam Lapas. ”Pemeriksaan yang kita lakukan sudah cukup maksimal, mulai dari penggeledahan pengunjung dan pemeriksaan barang bawaan, kalau untuk alat pendeteksi kita belum punya,”ujarnya. Sementara untuk pemeriksaan sampai semua pakaian dibuka hanya untuk pengunjung yang gelegatnya mencurigakan. ”Pemeriksaan yang kita lakukan hanya sebatas penggeladahan dan pemeriksaan barang bawaan, tidak sampai buka pakaian,”katanya. Dia juga mengatakan jika pengunjung membawa barang haram dengan diselipkan di dalam organ vital seperti yang diamankan oleh pegawainya, sangat sulit terdeteksi. “Makanya ke depan kita akan coba ajukan alat pendeteksi agar tidak terjadi hal yang sama,” terang Marlik Subiyanto.(rm/rizki)

LEMBAGA Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Barelang

Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam

Walikota Batam Optimis Bangun Atap Nagoya dengan Fly Over Rampung Akhir Nopember Anggaran 7 Miliar

BATAM CENTER, RAKYAT MEDIA-Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang menganggarkan Rp 7 miliar untuk membangun atap kawasan Bumi Indah Nagoya. Kepala Dinas CKTR, Suhar mengatakan anggaran ini

sudah dimasukkan dalam KUA-PPAS APBD 2018. “Ada 3.200 meter persegi dengan lebar 20 meter kawasan yang mau ditutup. Kalau pakai membran kelas I, itu Rp 2,2 juta per meter persegi. Jadi untuk

keseluruhan ada sekitar Rp 7 miliar,” kata Suhar di Batam Centre, Sabtu (23/9) kemarin. Atap ini nantinya akan dibangun setinggi gedung empat lantai, menutupi jalan antara dua bangunan. Sehingga pengunjung bisa bebas berjalan di bawahnya tanpa khawatir panas terik matahari ataupun hujan.”Kita bangun konstruksi baru, di luar konstruksi ruko (rumah toko). Jadi tidak ganggu konstruksi ruko. Kalau ada tiang dekat ruko, akan kita kamuflase juga,” ujarnya. Selain itu, rencananya juga akan dibangun panggung permanen di dalam kawasan perbelanjaan tersebut. Sehingga dapat difungsikan bila ada acara-acara di sana. Terkait sirkulasi kendaraan, Suhar mengatakan perlu ditinjau lebih lanjut. Apakah setelah ditata lokasi ini akan permanen dilarang kendaraan masuk atau tidak.”Pak Wali maunya bebas kendaraan begitu. Tapi kita harus pikirkan lahan parkir juga. Kata Pak Wali, akan cari investor untuk bangun lahan parkirnya,” terang Suhar. Sebelumnya, Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan pembangunan atap di kawasan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Konsep ini diimpikan Rudi setelah melihat hal serupa di beberapa negara, seperti Singapura dan Turki. Meski mencontoh negara lain, dalam pembangunan nanti tidak akan meninggalkan nuansa melayu.”Pembuatannya kita boleh contoh negara lain. Tapi ornamennya jelas melayu,” kata dia. (rm/mcb).

WALIKOTA Batam M. Rudi Lakukan Pengecoran Terakhir Proyek Fly Over Secara Simbolis

BATAM CENTER, RAKYAT MEDIA-Walikota Batam Muhammad Rudi lakukan pengecoran terakhir secara simbolis Fly Over Simpang Jam. Proyek ini sudah selesai 91 %, Senin (18/9/2017). Wali Kota Batam Rudi yakin jembatan layang (fly over) di Simpang Jam akan jadi kebanggaan masyarakat Kota Batam. Rudi berharap jalan layang ini bisa digunakan masyarakat dan mampu mendongkrak pertumbuhan pariwisata Kota Batam. Hal itu disampaikannya usai melakukan seremonial pengecoran terakhir di atas fly over bersama tamu undangan lainnya. “Ini akan jadi kebanggaan masyarakat Kota Batam, Kita bangga fly over ini bisa diselesaikan dan digunakan masyarakat Batam,” kata Rudi, Senin (18/ 9/2017) di lokasi kegiatan. “Semoga setelah ada

PENGUMUMAN REDAKSI Diberitahukan kepada Instansi Pemerintah/ TNI/Polri dan pengusaha Swasta di Kota Batam dan Khususnya Provinsi Kepri, wartawan Koran Rakyat Media yang namanya tidak tercantum dalam box redaksi maka tidak diakui sebagai wartawan media ini. Redaksi

jembatan ini dapat mendongkrak pertumbuhan wisata, yang kita tahu saat ini di angka 1,5 juta kedepan bisa 3 juta,” lanjutnya saat didampingi Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad. Rudi juga mengatakan fly over yang rencananya akan diberi nama Laluan Madani itu nanti juga akan dihias dipercantik sehingga tambah mendukung daya tariknya. Namun, Rudi masih menerima masukan untuk nama fly over tersebut. Jembatan yang memakan dana sekitar RP 187 M itu ditargetkan selesai akhir November, “ Kita berusaha bisa diresmikan oleh presiden bersamaan dengan mall pelayanan publik,” ungkapnya. Selain itu, Rudi mengatakan ada sekitar 5 proyek jalan tol lagi yang akan dibangun pemerintah Kota Batam. “akhir tahun 2019 semua jalan sudah terkoneksi dengan jalan tol ini,” paparnya. Untuk peresmian fly over itu Rudi masih optimis Presiden RI Joko Widodo yang akan meresmikannya pada Desember ini. Kegiatannya diharapkan bisa disejalnkan dengan peresmian mall pelayanan publik di Batam. Pengecoran secara simbolis ini dilakukan oleh Walikota dan Wakil Walikota Batam serta kepala Dinas perhubungan Kota Batam. ( rm/Ikhsan)


CMYK

RAKYAT KEPRI 9

9

MINGGU, 24 - 30Minggu, 24 - 30 September 2017, MINGGU IV SEPTEMBER 2017, MINGGUIV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Edisi : # 212 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Samsi Dan Tumino Pemilik Lahan Tutup Jalan Bangunan BSBS Kementerian PUPR di Tanjunguban

GUBERNUR Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun Sidak di RSUP dan RSUD Tanjunguban

Gubernur : Minta Jangan Pernah Tolak Pasien TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA- Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun menegaskan pelayanan di Rumah Sakit di Kepri terutama RSUP dan RSUD Tanjunguban semakin baik. Untuk pasien, terutama BPJS, yang memerlukan penanganan segera atau emergency, menekankan agar pihak Rumah Sakit tidak menolak pasien yang dimaksud walaupun secara administrasi belum lengkap datanya. “Siapapun yang datang ke rumah sakit segera dilayani, tanpa melihat latar belakangnya. Jika ada pasien yang memerlukan penanganan segera, layani saja dulu, administrasi bisa belakangan karena nyawa 1 orang manusia sangatlah berharga,” kata Nurdin saat melakukan inspeksi mendadak di Rumah Sakit Umum Provinsi, Batu 8, Tanjungpinang, Rabu (20/ 9) kemarin. Masyarakat yang melihat inspeksi mendadak (Sidak) ini, memanfaatkan kesempatan ini untuk bercerita tentang berbagai keluhan adanya BPJS dan kekurangan dokter spesialis. Amri, seorang warga menceritakan bahwa keluarganya menderita penyakit kanker payudara namun tidak bisa tertangani di Rumah Sakit Umum Provinsi karena ketiadaan Dokter spesialis bedah Onkologi. Begitu juga Mahmud, bercerita bahwa ada beberapa obat-obatan yang harus ditebus di apotik karena tidak ditanggung BPJS. Melihat dan mendengar permasalahan ini, Gubernur memanggil Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi dr. Muchtar L. Munawwar agar hal-hal seperti ini segera ditangani dan dicari jalan keluarnya. Diakui Nurdin bahwa Kepri memang kekurangan dokter spesialis “Kita saat ini memang kekurangan dokter spesialis, maka saya usulkan kepada Direktur RSUP agar didata dokter-dokter dari anak tempatan. Pemerintah Kepri siap membantu dan memberikan beasiswa kepada dokter ingin melanjutkan ke bidang spesialis,” ujar Nurdin. Pada Sidak kali ini, Gubernur meninjau beberapa ruangan di rumah sakit diantaranya, bagian pelayanan kelurahan pasien, Instalasi Gawat Darurat (IGD), instalasi radiologi, laboraturium, instalasi patologi klinik, poliklinik spesialis, ruang rawat inap kelas I, VIP dan VVIP. Pada peninjauan di ruang rawat inap, Gubernur sempat berbincang dengan beberapa pasien, menanyakan bagaimana pelayanan di Rumah sakit saat ini sambil memberikan formulir isian tingkat kepuasan pelayanan yang diisi oleh masing-masing pasien. Dari hasil isian formulir dikatahui bahwa pasien sangat puas terhadap pelayanan dari rumah sakit. “Terimakasih Direktur Rumah Sakit karena telah memberikan layanan terbaik bagi pasien yang berobat di sini. Komitmen dari semua pihak sangat dibutuhkan tidak hanya disaat sekarang tetapi dimasa-masa mendatang. Sinergitas semua pihak diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” ucap Nurdin. Sementera itu Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi dr. Muchtar L. Munawwar pada kesempatan ini menjelaskan bahwa rumah sakit akan memberikan pelayanan kepada siapapun tanpa membedakan dengan pasien BPJS. “Bagi pasien BPJS semua pengobatan gratis, memang beberapa obat yang bukan tanggungan BPJS maka harus dibeli oleh pasien. Untuk obat yang ditanggung BPJS bisa diambil di Apotik Kimia Farma dan klaimkan biaya tersebut ke pihak rumah sakit untuk diproses pengembalian biaya obatnya,” ujarnya. Dalam laporanya Direktur Rumah Sakit Umum mengatakan Rumah sakit berencana akan segera mengoperasikan ruangan kelas 1 di lantai 7 dan ruangan VIP serta VVIP di lantai 8 dan kedepannya ada rencana akanada pembangunan masjid serta rumah singgah di Halaman Rumah sakit “Pembangunan masjid dalam rangka mempermudah keluarga pasien dalam menjalankan ibadah dan rumah singgah dapat dimanfaatkan oleh keluarga pasien untuk menginap selagi menunggu keluarganya dirawat,” ucapnya. (rm/ ikhsan)

TANJUNGUBAN, RAKYAT MEDIA-Pembangunan 95 unit rumah bantuan program Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dibiayai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, di Desa Busung, Kecamatan Serikuala Lobam, Kabupaten Bintan, Minggun (24/9/2017) terpaksa ditutup oleh pemilik lahan Samsi dan Tumino. Kedua pemilik lahan tersebut, mengaku penutupan pintu masuk ke proyek pembangunan BSPS yang hampir rampung itu, karena hingga saat ini belum ada kejelasan soal ganti rugi lahan mereka yang digunakan untuk pembangunan perumahan program BSPS tersebut. “Sudah sekitar enam bulan, kita melakukan pertemuan dan rapat. Membahas terkait masalah lahan yang digunakan serta masalah tukar guling lahan yang dijanjikan. Namun sampai hari ini tidak ada titik temu. Bahkan gati rugi yang akan diberikan sangat merugikan pemilik lahan,” ungkap Tumino pemilik lahan kepada wartawan belum lama ini di Serikuala Lobam. Menurutnya, sejak awal

memang ada pembicaran dengan pihak pemerintah setempat. Tapi sangat disayang, hingga proyek pembangunan perumahan hampir selesai, justru tidak ada penyelesaian yang baik. Sehingga, sebelum ada kejelasan masalah lahan, terpaksa pintu masuk perumahan tersebut di tutup. “Kita tutup sementara, sambil menunggu kejelasan lahan kami yang digunakan untuk pembanguan perumahan tersebut. Kita berharap segera ada jalan keluar yang baik, sehingga permasalahannya tidak berkepanjangan. Hal tersebut jelas untuk kenyamanan warga yang akan menempati perumahan itu,” ujar mereka. Sementara itu pemilik lahan lainnya, Samsi mengaku karena melihat untuk kebutuhan masyarakat dia memilih diam. Apalagi, pemerintah berjanji akan mengganti lahannya itu dengan lahan di tempat lain. “Karena dijanjikan lahan akan diganti di tempat lain, kita setuju saja. Tapi, ternyata lahan yang akan diganti justru tidak sepenuhnya. Lahan yang terpakai sekitar satu hektar, tapi akan diganti dengan set-

44 OPD Siapkan Makanan Gratis Pada HUT Kepri ke-15 TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 44 Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) diminta untuk mempersiapkan makanan ringan gratis pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun Provinsi Kepulauan Riau ke15. Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar, kepada wartawan belum lama ini di Tanjungpinang. Lebih lanjut Buralimar mengatakan, kelompok masyarakat, termasuk Kepala Dinas organisasi Jurnalis juga dapat mePariwisata Kepri nyumbangkan makanan gratis pada Buralimar HUT Kepri di depan Gedung Daerah. ”Puncak acara pada Sabtu malam (30/9/2017) akan datang, ada pesta rakyat. Saat itu, masyarakat dan wisatawan dapat makan gratis sambil menikmati berbagai kegiatan yang menarik,” ujarnya. Bagi kelompok masyarakat yang ingin menyumbangkan makanan, cukup membawa meja dan makanan yang disumbangkan. Panitia akan menyusun meja dan makanan yang sudah dikemas tersebut.”Tidak usah repot-repot, sampaikan saja kepada panitia, cukup bawa meja untuk meletakkan makanan tersebut,” ucapnya. Ia mengatakan Pemprov Kepri merencanakan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kepri. Pesta rakyat, satu dari berbagai kegiatan HUT Kepri di Gedung Daerah merupakan tanggung jawab Dinas Pariwisata Kepri. Dinas Pariwisata Kepri berharap kegiatan yang berlangsung pada hari libur itu menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.”Kami yakin acara ini disukai masyarakat lokal, termasuk wisatawan domestik dan asing yang berkunjung ke Tanjungpinang,” ujarnya. DPRD Kepri menetapkan rapat paripurna HUT Kepri ke15 pada 25 September 2017, karena pada 24 September 2017 bertepatan dengan hari libur.”Jadi rapat paripurna HUT Kepri dilaksanakan Senin (25/9), dengan mengundang tokohtokoh pejuang pembentukan Kepri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Lembaga Adat Melayu dan lainnya,” kata Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak baru-baru ini.(rm/mwd)

PEMBANGUNAN Perumahan Desa Busung, Kecamatan Serikuala Lobam, Kabupaten Bintan

engah hektar, jelas tidak masuk diakal,” ungkap Samsi. Apalagi, saat ini, proyek pembangunan rumah tersebut sudah berjalan dan sudah hampir rampung. Ini sudah pasti sangat merugikan. Harusnya, kata Samsi, pihak pemerintah bisa berbuat adil dan tidak merugikan masyarakat. Kepala Desa Busung, Rusli menanggapi terkait penutupan pintu masuk proyek pembangunan perumahan program BSPS tersebut oleh pemilik lah-

an yang merasa lahannya digunakan untuk pembangunan tersebut. Menyampaikan, pihak akan akan terus melakukan koordinasi dan komunikasi, agar ketemu jalan keluar yang baik. Dia juga mengaku, sebelumnya juga sudah beberapa kali dilakukan rapat dan pertemuan dengan pemilik lahan. Namun memang belum diketemukan solusi terbaik, terkait hal tersebut. Sebagaimana yang pernah disampaikan sebelumnya, lahan pembangunan program BSPS di

desa Busung masuk dalam lahan yang dihibahkan oleh SBP untuk pemukiman masyarakat. ”Lahan tersebut, masuk dalam lahan yang dihibahkan oleh SBP seluas 65 hektar untuk pemukiman,” ujar Rusli. Artinya, kata Rusli, terkait permasalahan lahan dan saat ini sudah dibangun perumahan dari program BSPS yang lebih memahaminya adalah pihak SBP Lobam. Apalagi lahan tersebut, memang berada di batas SBP itu sendiri.(rm/red)

Bintan Masuk Nominasi Kabupaten Sehat Tingkat Nasional BINTAN, RAKYAT MEDIAKabupaten Bintan kembali masuk daftar sebagai nominasi sehat tingkat Nasional Tahun 2017 ini. Penilaian tersebut dilakukan dari Kementerian Kesehatan RI. Ketua Forum Kabupaten Sehat Bintan Hj. Deby Apri Sujadi menyampaikan dari 173 Kabupaten dan Kota se Indonesia yang mengikuti penilaian, hanya 78 Kabupaten dan Kota yang lolos tingkat Nasional. Salah satunya yang masuk adalah Kabupaten Bintan. Saat ini pihaknya sedang mempersiapkan untuk penilaian lanjutan. Diharapkan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersinergi dengan kegiatan Forum Kabupaten Sehat Bintan, ujar Deby, Minggu kemarin. Adapun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diharapkan berpartisipasi dalam penilaian ini diantara lain adalah Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindustrian dan Perda-

BUPATI Bintan Apri Sujadi bersama anak anak sehat

gangan (Perindag), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Dinas Pariwisata, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), PKK. Semua pihak ini diharapkan berperan besar, untuk meraih penghargaan Kabupaten Sehat Bintan tingkat Nasional, “Semoga saja, Tahun ini kita meraih penghargaan

Kabupaten Sehat Bintan Tingkat Nasional,” harap Deby. Penyerahan penghargaan kabupaten/kota sehat tingkat nasional dilakukan setiap 2 tahun sekali. Penghargaan ini diberikan setelah melalui proses seleksi dari tim seleksi tingkat provinsi sampai ke tingkat nasional. Pemkab Bintan, pada tahun 2015 lalu berhasil meraih penghargaan kabupaten sehat. (rm/Ikhsan)

Gubernur Kepri : Anggaran APBD 2018 Yang Digunakan Harus Tepat Sasaran TANJUNGPINANG, RAKYAT KEPRI-Gubernur Kepri H Nurdin Basirun kembali menegaskan kegiatan yang dilaksanakan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah harus efisien dan efektif. Efisien anggarannya, manfaatnya jelas untuk memberi pengaruh untuk memacu ekonomi masyarakat. “ Misi pembangunan kita untuk kesejahteraan masyarakat Kepulauan Riau. Apapun kegiatannya, muara akhirnya jelas memberi dampak sejahtera bagi masyarakat,” kata Nurdin usai memimpin rapat pembahasan kegiatan tahun 2018

di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (20/9/2017) pekan lalu Dalam rapat pembahasan itu, Nurdin didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah dan Kepala Barenlitbang Naharuddin. Satu persatu kegiatan OPD disisir dan dibedah. Agar jelas pemanfaatannya. Ruang pembahasan berpindah-pindah. Selain di Ruang Rapat Barenlitbang, di malam hari dan akhir pekan dibahas di Gedung Daerah Tanjungpinang. Malah pada dua kali akhir pekan ini, rapat hingga pukul 03.00 dini hari. Kepala Barenlitbang, Naharuddin mengatakan, Gubernur sangat

serius dalam menyusun rencana kerja (Renja) tahun anggaran 2018. Keseriusan itu tampak dengan memimpin langsung bersama seluruh OPD didampingi Sekdaprov. “ Gubernur ingin tahu kegiatan apa saja yang disusun oleh para Kepala OPD dengan prinsip efektif dan efisien. Seluruh kegiatan harus mengacu kepada RPJMD, visi dan misi pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat,” kata Nahar, di Gedung Daerah Tanjungpinang, sempena persiapan tabligh akbar dan zikir bersama menyambut tahun baru Islam, Kamis (21/9) petang. (rm/wk).


CMYK

KARIMUN-LINGGA

Minggu, 24 - 30 September 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

10

Wakil Bupati Lingga M Nizar Sambut Rombongan Pemkab Bone LINGGA, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kabupaten Bone menyatakan dukungannya terhadap program pertanian dan perkebunan yang ada di Kabupaten Lingga yang saat terus digalakkan. Pernyataan tersebut disampaikan Camat Barebo, Kabupaten Bone, Andi Sulaiman saat melakukan kunjungan kerja bersama rombongan ke Kabupaten Lingga, Kamis (21/9). “Kita sangat optimis akan keberhasilan pertanian khususnya sawah di Lingga. Daerah ini juga memiliki potensi yang sangat besar. Di wilayah saya itu gunung kita gali baru kita kasi air. Kalau di sini sudah ada lahan yang luas juga air yang melimpah,” kata Andi. Selain itu, kata Andi, di bidang pertanian tentu kami akan selalu berkomitmen untuk membantu. Karena daerahnya merupakan lumbung padi Nasional. Di desa-desa telah dikembangkan tanaman padi. “Untuk Lingga memang tidak mudah dan butuh waktu, butuh bertahun-tahun lamanya untuk mencapai keberhasilan ini,” jelasnya sambil memperkenalkan belasan kepala desa yang dibawa rombongan dari Kabupaten Bone.

Membalas sambutan dari Wakil Bupati Lingga, Camat Barebo, Kabupaten Bone, Andi Sulaiman berjanji dan berkomitmen akan membantu Kabupaten Lingga dalam bidang pertanian, dan peternakan. Bahkan dari wilayahnya juga sudah menjanjikan bantuan ternak ayam kampung petelur super yang telah dikembangkan di dua desa di Kabupaten Bone. Saat berbincang bersama Wakil Bupati Lingga, M Nizar, Camat Barebo Kabupaten Bone ini juga sudah menjanjikan bantuan pengembangan bidang peternakan unggas ayam kampung petelur dengan kualitas super. Pengembangan ini nantinya mengadopsi apa yang sudah dilakukan di dua desa di wilayahnya Kabupaten Bone. “Tadi saya sudah bilang sama Pak Wakil Bupati, kami akan bantu peternakan unggas ayam kampung petelur yang super. Di daerah kami sudah berhasil dikembangkan di dua desa. Nanti kita bantu pengembangan di sini juga,” ucap Andi. Pada kesempatan ini, Pemkab Lingga yang diwakili Wakil Bupati Lingga M Nizar menyampaikan per-

mohonan maaf karena Bupati Lingga tak bisa turut serta menyambut kedatangan rombongan. Hal ini dikarenakan adanya acara yang tidak bisa ditinggalkan oleh Bupati Lingga di RRC. “Beliau sangat ingin hadir dan memang menunggu kedatangan rombongan dari dahulu. Namun karena ada acara penting yang tidak bisa ditinggal, makanya saya mewakilinya. Kami juga berterima kasih dan mengucapkan syukur karena rombongan dari Pemerintahan Bone berkenan datang ke Kabupaten Lingga,” kata Nizar mengawali sambutanya. Pada kesempatan itu Nizar menjelaskan potensi yang ada di Kabupaten Lingga yang memiliki ratusan pulau yang masih banyak belum dimanfaatkan. Potensi ini tentunya menjadi salah satu daya tarik bagi investor khusunya di bidang pertanian dan perkebunan. “Lingga terdiri atas 600 lebih pulau. Yang berpenghuni hanya 100 pulau saja. Masih banyak daerah yang kosong. Selama ini kami berusaha mengembangkan potensi yang ada dengan memanfaatkan lahan kosong dengan mengem-

Sejumlah Toko Obat di Karimun Dirazia Aparat Gabungan KARIMUN, RAKYAT MEDIARazia gabungan yang dilakukan kepolisian, TNI, Satpol PP, Badan Narkotika Nasional dan Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Jumat (21/9/2017) lalu, sasarannya merazia perdagangan obat “Paracetamol Cafein Carisoprodol (PCC)” dan obat terlarang. Sejumlah toko obat dan apotek didatangi petugas untuk memeriksa jenis-jenis obat yang dijual kepada masyarakat. ”Yang dirazia tidak hanya obat PCC yang menghebohkan, tetapi juga obat-obat terlarang lainnya, termasuk juga makanan yang tidak terdaftar atau memiliki izin edar dari BPOM,” kata Kepala Kepolisian Resor Karimun AKBP Agus Fajaruddin. Razia gabungan itu digelar sesuai dengan Surat Perintah dengan nomor: Sprint/1324/IX/ 2017 dan merupakan sebuah tindakan sigap dari kepolisian bersama instansi terkait agar obat-obat terlarang maupun obat keras tidak dijual dengan bebas, tanpa resep dokter. Berdasarkan pengecekan di sejumlah toko obat dan apotek, petugas tidak menemukan obat PCC. Namun demikian, petugas

PETUGAS gabungan yang melakukan razia di toko obat Karimun

menemukan empat jenis permen dalam kemasan botol plastik belum terdaftar di BPOM, antara lain permen merek Twister Wow, Jinjunbang, Golden Eagle dan buah margarita. ”Permen yang tidak memiliki izin edar dari BPOM itu ditarik dan dibawa oleh petugas Dinas Kesehatan untuk kembali dicek oleh BPOM,” kata dia. Razia tersebut, pemilik toko obat maupun apotek juga diperingatkan untuk tidak memperjualbelikan obat tanpa resep dokter, terutama obat-obat yang termasuk jenis psikotropika golongan I, III dan IV. Secara terpisah, Kapolsek Tebing AKP Budi Hartono mengatakan pihaknya juga

menggelar razia obat PCC dan obat terlarang sebagai tindak lanjut dari perintah Kapolres Karimun.Budi Hartono mengatakan razia tersebut juga diikuti petugas gabungan dengan menyasar sedikitnya tujuh toko obat dan apotek di Kecamatan Tebing.”Kita tidak menemukan obat terlarang jenis PCC, namun kami memberikan imbauan kepada pemilik apotek dan toko obat agar tidak menjual obat bungkusan “komik/vicks” dalam jumlah banyak kepada anak/remaja/dewasa (bukan reseller).Jika ada anak-anak yang membeli dalam jumlah banyak agar didata dan dilaporkan kepada Polsek Tebing,” kata.(rm/jim).

Pemkab Lingga Tingkatkan Kinerja BPD LINGGA, RAKYAT MEDIAPemerintah Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau berupaya meningkatkan kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan merevisi peraturan daerah yang berhubungan dengan lembaga legislatif tingkat desa tersebut. Anggota DPRD Lingga, Neko Wesha Pawelloy, di Dabosingkep, Lingga, Jumat, mengatakan Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang BPD sudah dibentuk, dan dirinya ditunjuk sebagai ketua. ”Revisi peraturan ini demi meningkatkan kinerja dari lembaga legislatif di tingkat desa, dan menyesuaikan dengan aturanaturan baru tentang tugas dan fungsi dari BPD,” katanya. Pemerintah Kabupaten Lingga memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang BPD. Perda tersebut lahir tahun 2008, dan tidak sesuai dengan kebutuhan dan kondisi saat ini.”Perda tersebut sudah banyak yang kadaluarsa, dan sudah ketinggalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 110 tahun 2016,” ujarnya. Neko mengemukakan salah satu hal penting dalam perubahan ketentuan itu yakni adanya penambahan keterwakilan perempuan, batas usia anggota BPD dan pendidikan minimal

BUPATI Lingga Alias Wello saat memberikan pengarahan kepada OPD saat apel pagi

untuk menjadi anggota BPD. “Hal mendasar yang sudah harus direvisi, disesuaikan dengan ketentuan yang baru yakni keterwakilan perempuan dalam susunan kepengurusan BPD Desa, kemudian batas usia untuk menjadi anggota BPD dalam permendagri terbaru batas usia yaitu 20 tahun. Dan pendidikan minimal anggota BPD adalah Sekolah Menengah Pertama atau sederajat,” ucapnya. Melihat kondisi geografis dan sumber daya manusia yang dimiliki oleh desa-desa di Lingga sendiri, menurut dia wajar jika perda tersebut direvisi berdasarkan hasil penelitian dan referensi yang matang.”Kemarin, kami sudah melakukan konsultasi dengan kementerian terkait, nanti kami

juga harus melakukan langkahlangkah lain untuk menyesuaikan dengan kondisi di Lingga sendiri,” tuturnya. Ia mengemukakanperan BPD dalam kemajuan suatu desa sangat penting, karena BPD sendiri memiliki tanggung jawab yang sama untuk memberikan kemajuan dan kesejahteraan kepada masyarakat di Desa. Kabupaten Lingga sendiri saat ini memiliki 74 desa, dengan letak geografis yang sebagian besar di kelilingi oleh laut.”Dengan adanya revisi perda ini, diharapkan ke depan peran BPD ini benar-benar mampu dimaksimalkan untuk membantu kepala desa dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di desa,” ujarnya.(rm/ant).

WAKIL Bupati Lingga M Nizar bersalaman dengan tamunya dari Bone

bangkan bidang pertanian dan perkebunan. Tadi juga dari rombongan dari Pemkab Bone bersedia membantu dan memberikan ilmu dan pengamalannya kepada kita. Tentunya ini sangat baik bagi ke-

majuan pertanian di daerah kita nanti kedepannya,” ujar Nizar. Usai saling memberikan sebutan, acara dilanjutkan dengan pemberian cenderamata dan Poto bersama seluruh rombongan serta ber-

salaman. Pada bagian akhir acara temu ramah dan perkenalan dengaan Pemkab Bone ini diisi dengan acara hiburan dengan menyanyikan berbagai macam lagu dari kedua belah pihak.(rm/hk)

Polres Karimun Amankan Bandar Narkoba Warga Negara Malaysia KARIMUN, RAKYAT MEDIASatresnarkoba Polres Karimun mengamankan 5 orang tersangka narkoba. Satu diantaranya merupakan warga negara Malaysia yang diduga sebagai bandarnya. Empat tersangka warga Karimun berinisial DH (29), SD (38), AN (48), MM (36), sedangkan WNA asal Malaysia berinisial MA (37). Mereka diamankan karena memiliki narkotika jenis sabu dengan berat kotor 5,08 gram dan pil ekstasi sebanyak 50 butir. Kasatnarkoba Polres Karimun AKP Nendra Madya Tias mengatakan, kelima orang tersebut diamankan berawal dari seorang perantara jual beli narkotika jenis sabu DH pada selasa, (19/9/2017) yang lebih dulu diamankan. Kemudian SD datang dan langsung diamankan oleh tim. “Penangkapan kelima orang tersebut berawal dari penangkapan terhadap DH. Dimana menurut pengakuannya hanya sebagai seorang perantara jual beli narkotika jenis sabu,” kata Nendra, Sabtu (23/

TERSANGKA digiring petugas setelah ditangkap

9/2017). Kemudian pihaknya melakukan interogasi terhadap SD dimana ia telah memasan dan membayar sabu tersebut dengan harga Rp 2 juta, lalu dilakukan pengemabangan lebih lanjut, SD yang sudah memesan lalu memberikan uang untuk pembelian sabu kepada AN. “Lalu tim langsung melakukan penangkapan terhadap AN, pada saat mau diamankan AN mencoba melarikan diri dan membuang barang bukti narkoba yang diduga jenis sabu tersebut ke depan parkiran hotel Maxi Million, tapi anggota

berhasil menangkap tersangka beserta barang bukti yang dubuang,” ujarnya. Menurut pengakuan AN, ia mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang dengan inisial MM. Berdasarkan hasil interogasi terhadap MM ternyata masih menyimpan barang bukti ektasi di rumahnya yang berada di Pulau Parit Kecamatan Karimun. “Tim bergerak cepat menuju rumah MM dan menemukan barang bukti 1 buah kotak rokok yang berisi narkotika yang diduga jenis eksatasi sebanyak 25 butir. Ia mengaku

barang haram tersebut diperoleh dari seorang WNA asal Malaysia berinisial MA yang saat itu tinggal di Bukit Sudimulyo,” kata Nendra. Menurut Nendra, MA diduga sebagai bandar karena berdasarkan hasil keterangan para kakinya barang tersebut diperoleh dari MA. ‘Dugaan kita MA merupakan bandar, pasalnya dari keterangan keempat orang yang telah diamankan barang haram tersebut didapat dari MA, selain diamankan karena tindak pidana narkotika, MA juga masuk ke Indonesia tanpa dokumen resmi,” ujar Nendra Dari MM telah diamankan barang bukti berupa 1 bungkus pil ekstasi warna biru sebanyak 25 butir, 1 bungkus pil ekstasi warna merah jambu dengan logo Hello Kitty sebanyak 25 butir, 1 bungkus teh kecil warna hijau, 1 bungkus kopi kecil warna merah, 1 bungkus kotak rokok, 1 unit HP merk Bellphone dan 1 unit HP merk Samsung, sementara dari MA asal Malaysia diamankan 1 unit HP merk Lenovo.(rm/bty)

Kodim Karimun Nonton Bareng Film G30S/PKI KARIMUN, RAKYAT MEDIAKomando Distrik Militer 0317/ Tanjung Balai Karimun, Provinsi kepulauan Riau menggelar nonton bareng film Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) di salah satu wahana kuliner Tanjung Balai Karimun, Sabtu (22/9/ 2017.Film yang menceritakan pengkhianatan PKI ini ditayangkan melalui tiga unit infokus yang disaksikan dengan seksama oleh para pengunjung wahana kuliner tersebut. Menurut Dandim 0317/TBK Letkol Inf I Gusti Ketut Arthasuyasa pemutaran film G30S/PKI merupakan tindak lanjut Surat Telegram Panglima TNI Nomor : ST/1192/2017 sebagai upaya untuk menanamkan jiwa patriotisme dan pemahaman yang benar akan sejarah bangsa Indonesia. ”Agar generasi muda bangsa ini tidak lupa akan sejarah bangsanya sendiri,” kata Letkol

Inf. I Gusti Ketut Arthasuyasa. Dandim mengatakan maksud dari instruksi Panglima TNI untuk menonton film tersebut agar bangsa Indonesia tidak melupakan sejarah yang pernah terjadi di Indonesia. Lebih dari itu, dewasa ini generasi muda negeri ini berlahan-lahan semakin tidak mengenal sejarah bangsa.”Ini yang kita khawatirkan, nilai sejarah bangsa ini berlahan-lahan mulai luntur pada generasi muda,” katanya. Salah satu yang menjadi indikator terhadap lunturnya nilai sejarah pada generasi muda ini, menurutnya ialah hancurnya masa depan generasi muda yang disebabkan terindikasi pemakai narkoba. ”Narkoba adalah salah satu bagian dari ‘Proxy War’ yang bertujuan menghancurkan masa depan generasi muda Kita. Bila generasi muda hancur maka hancurlah negeri ini,” katanya. Oleh sebab itu, upaya mem-

SUASANA nonton bareng film gerakan G30S/PKI di Kodim Karimun

berikan pemahaman yang benar ini bagian dari mempertahankan keutuhan negara Republik Indonesia dari pengaruhpengaruh negatif dari luar. ”Kalau generasi muda mengenal sejarah bangsanya, mereka pasti akan bertahan dari pen-

garuh negatif yg akan menghancurkan masa depan bangsanya,” katanya. Pemutaran film ini pun, katanya akan dilakukan di seluruh pelosok desa Kabupaten Karimun oleh masing Babinsa setempat.(rm/antara)

Maskapai Susi Airlines Tambah Armada di Lingga LINGGA, RAKYAT MEDIAMaskai Susi Airlines menambah satu armada untuk meningkatkan pelayanan di Bandara Dabosingkep, Kabupaten Lingga. Hal ini dijelaskan Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas III Dabosingkep Direktorat Jendral Perhubungan Udara, AndyHendra Suryana, Kamis (20/9/2017, di Dabo Singkep, Lingga Lebih lanjut Andy mengatakan, penambahan pesawat baru jenis LET 410 milik PT ASI Pudjiastuti Aviation menjadi kado istimewa dalam memper-

ingati Hari Perhubungan Nasional pada tanggal 17 September 2017. “Pesawat Susi Airlines LET 410 ini baru dua hari mendarat di Bandara Dabo. Kami berharap, penambahan armada baru ini meningkatkan pelayanan penerbangan di Bandara Dabo, tidak ada lagi penundaan penerbangan,” kata Andi saat ditemui di sela-sela kegiatan bakti sosial. Andi menjelaskan, Pesawat LET 410 buatan Republik Ceko dengan kapasitas 18 orang tersebut, akan melayani rute

yang sama dengan rute pesawat yang sudah ada sebelumnya. Penerbangan sebelumnya hanya dilayani satu pesawat, kini sudah dilayani dua pesawat. “Jadi sudah ada Pesawat Grand Carravan dan LET 410. Dengan adanya pesawat baru ini, penerbangan rute Dabo Singkep sudah dilayani dua pesawat secara bergantian,” katanya. Selama ini, jelasnya program subsidi pemerintah pusat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Lingga. Buktinya, rute penerbangan ke Pekanbaru, Batam, Tanjungpinang,

Jambi dan lainnya selalu penuh dengan penumpang. Dengan adanya pesawat baru dari PT ASI Pudjiastuti Aviation sebagai pemenang tender, Bandara Dabosingkep juga menggelar berbagai kegiatan pada hari Perhubungan tahun 2017 ini seperti bakti sosial di Panti Jompo Tuah Bunda dan Panti Asuhan Dabosingkep.”Ada juga acara di internal pegawai Bandara Dabosingkep, dan malam hiburan yang akan digelar pada minggu malam nanti,” ucapnya.(rm/ taufik)


CMYK

11

RAKYAT SPORT

Minggu, 24 - 30 September 2017, MINGGU IV

Real Madrid Dikalahkan Real Betis 0-1

PEMAIN Timnas Indonesia U-16 (pakai costum merah)

Timnas Indonesia U-16 Menang 0-1 Atas Thailand U-16 BANGKOK, RAKYAT MEDIA-TIM Nasional (Timnas) Indonesia U-16 meraih hasil positif di matchday ketiga Grup G Kualifikasi Piala Asia U-16, Rabu 20 September 2017 malam WIB. Bertemu tuan rumah Thailand, Garuda Asia U-16 –julukan Timnas Indonesia U-16 – menang 1-0 lewat gol tunggal Amanar Abdillah pada menit 20. Berkat kemenangan itu, Timnas Indonesia U-16 di ambang lolos ke putaran final Piala Asia U-16 2018 yang berlangsung di Malaysia pada September 2018. Tim asuhan Fakhri Husaini hanya butuh imbang saat bertemu Laos di partai pamungkas, Jumat 22 September 2017 sore WIB. Kemenangan atas Thailand juga merupakan revans. Sebelumnya pada medio Juli 2017, Indonesia U-16 juga bertemu Thailand asuhan Salvador Valero Garcia di ajang Piala AFF U-15. Saat itu Indonesia takluk 0-1 dan pada akhirnya terhenti di fase grup. Menerima hasil buruk, Fakhri melakukan perubahan di dalam skuadnya. Beberapa pemain yang tampil kurang optimal dicoret dan diganti pemain lain. Amanar merupakan salah satu pemain yang baru dimunculkan Fakhri di kualifikasi kali ini. Kecepatan Amanar serta Mochamad Supriadi (pemain yang juga dipanggil setelah Piala AFF U-15 2017), sukses mengacak-acak pertahanan Thailand. Alhasil, Indonesia menang di kandang Thailand. “Kami mengubah pola permainan ketimbang saat dikalahkan Thailand di Piala AFF U-15 lalu. Kami juga menyesuaikan taktik untuk menetralisir serangan Thailand. Di laga tadi Thailand rentang di belakang. Jadi kami memiliki ruang untuk meraih hasil positif,” kata Fakhri mengutip dari laman resmi AFC, Kamis (21/9/2017). (rm/oz).

Website: www.rakyatmediapers.co.id

SPANYOL, RAKYAT MEDIA-Real Madrid kembali menerima hasil buruk di laga kandang Liga Spanyol 2017-2018. Menjamu Real Betis di pekan kelima, Los Blancos –julukan Madrid– kalah 0-1 lewat gol Antonio Sanabria di pengujung pertandingan. Kegagalan mencetak gol menjadi catatan tersendiri bagi skuad arahan Zinedine Zidane. Ini merupakan yang pertama, terhitung sejak 512 hari lalu Madrid gagal membobol gawang lawan! Sebelumnya, terakhir kali Madrid gagal mengoyak jala gawang lawan tersaji di leg I semifinal Liga Champions 20152016 kontra Manchester City. Bermain di Stadion Etihad, skor sama kuat 0-0. Namun setelah laga tersebut, Madrid sangat trengginas. Dalam 73 laga beruntun, Cristiano Ronaldo selalu merobek gawang lawan. Hal itu berarti, jika mampu membobol gawang Betis, Madrid akan ditahbiskan sebagai klub dengan rekor gol beruntun terpanjang. Saat ini bersama Santos (klub asal Brasil), Madrid menyandang status tersebut. Santos melakukannya dalam kurun 1961-1963 atau ketika masih diperkuat pesepakbola legenda Brasil, Pele. Karena itu, sangat disayangkan Madrid gagal melampaui rekor milik Santos yang telah bertahan sepanjang 54 tahun. Sekarang menarik menanti respons Madrid yang kini tertahan di posisi tujuh klasemen Liga Spanyol 2017-2018 dengan koleksi delapan angka, terpaut tujuh poin dari Barcelona di puncak.(rm/oz)

Gary Neville: Rashford Setara Dengan Dembele dan Mbappe INGGERIS, RAKYAT MEDIA-Bek legendaris Manchester United, Gary Neville, menganggap kehebatan Marcus Rashford berada satu level denganOusmane Dembele dan Kylian Mbappe. Sanjungan sang legenda mengacu pada aksi Rashford ketika Manchester United menggasak Burton Albion 4-1 pada putaran ketiga Piala Liga Inggris 2017-2018, Rabu (20/9/ 2017). Penyerang berumur 19 tahun itu tampil brilian lewat sumbangan dua gol dalam duel yang berlangsung di Old Trafford itu. Penampilan apik Rashford di Teater Impian lantas menuai apresiasi dari Neville.Skill Rashford dianggap tak kalah dari Dembele dan Mbappe.”Semua orang menyanjung Dembele dan Mbappe. Akan tetapi, di negeri ini, tak ada yang membicarakan Rashford,” kata Neville. “Dia berada satu tingkat dengan Dembele dan Mbappe,” ucap pemilik total 20 gelar bersama Setan Merah itu. Terlebih lagi, menurut Neville, Rashford sama

LUAPAN kegembiraan Marcus Rashford setelah menjebol gawang Leicester City

bagusnya ketika dimainkan sebagai pemain sayap maupun striker sentral. Total sudah tujuh kali Rashford diturunkan menjadi winger pada musim ini. Hasilnya adalah tiga gol dan satu assist. Sementara itu, ia mengukir dua gol dan sebiji assist dalam satu penampilan sebagai striker tengah.”Orang-orang berkata Rashford harus bermain sebagai penyerang tengah. Namun, Anda juga bisa melihat bahwa dia bisa bermain di mana saja,” tutur Neville. Dembele dan Mbappe,

dua pemain muda Perancis berlabel “Bocah Ajaib”, menjadi pusat perhatian selama bursa transfer musim panas 2017.Mbappe bikin gebrakan setelah bergabung ke Paris Saint-Germain sebagai pemain pinjaman. Penyerang berumur 18 tahun tersebut diyakini bakal berbanderol 180 juta euro (Rp 2,8 triliun) saat statusnya dipermanenkan pada akhir musim. Adapun Dembele (20) memecahkan rekor pembelian FC Barcelona seusai dibeli dari Borussia Dortmund dengan “mahar” 105 juta euro. (rm/ kompas)

Chelsea Capai Kesepakatan Dengan Atletico Madrid LONDON, RAKYAT MEDIAdikabarkan AS (21/9/2017), telah mencapai kesepakatan dengan Atletico Madrid terkait harga Diego Costa. Pengumuman kepindahan Diego Costa diprediksi akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Atletico Madrid telah sepakat membawa pulang Diego Costa dengan nilai total mencapai 53 juta pounds (Rp 952,49 miliar). Chelsea pun segera melepas pemain yang menolak kembali ke London tersebut. Diego Costa akan bertolak ke Spanyol untuk menjalani tes medis bersama Atletico Madrid. Namun, sang pemain dipastikan baru bisa membela Los Rojiblancos pada Januari 2018, atau setelah masa hukuman embargo transfer Atletico berakhir. Diego Costa menolak kembali ke London setelah ia dipastikan tersingkir dari skuat Chelsea. Penyerang berusia 28

DIEGO Costa segera kembali ke Atletico Madrid

tahun tersebut tidak mau berlatih bersama para pemain akademi untuk menjaga kebugarannya. Kondisi tersebut coba dimanfaatkan Atletico Madrid yang berniat memboyong striker kelahiran Brasil tersebut. Hal itu ditanggapi positif oleh Diego Costa yang hanya ingin memperkuat Los Rojiblancos. Walaupun tidak bisa langsung bermain, Diego Costa bisa

menjalani sesi latihan rutin klub agar kondisi fisiknya siap ketika sudah bisa kembali tampil. Tiga musim di Chelsea, Diego Costa mengantarkan klub tersebut meraih dua gelar Premier League. Ia pun tercatat sebagai pemain kedelapan yang bisa mencapai 50 gol dalam waktu singkat di Premier League. Tercatat, Diego Costa mengoleksi 52 gol dari 89 pertandingan di Premier League.(rm/bola).

PEMAIN kesebelasan nasional Real Madrid menyundul bola

Konfirmasi Guardiola soal Cedera Gundogan INGGERIS, RAKYAT MEDIAManajer Manchester City, Pep Guardiola, menyatakan kalau cedera yang dialami Ilkay Gundogan tidak serius dan sang pemain bisa segera kembali bermain untuk The Citizens. Manchester City menang 2-1 atas West Bromwich Albion pada laga putaran ketiga Piala Liga Inggris, di The Hawthorns, Rabu (20/9/2017). Kemenangan The Citizens ditentukan dua gol Leroy Sane. Ini adalah pertandingan pertama Gundogan sejak cedera parah, sembilan bulan lalu. Sayangnya, mantan gelandang Borussia Dortmund itu kembali cedera. “Ini adalah situasi yang sulit baginya, tapi saya pikir Gundogan akan baik-baik saja. Dia memiliki masalah kecil dengan lututnya, tapi tidak seperti sebelumnya dan saya tidak berpikir itu akan menjadi sesuatu yang serius,” kata Guardiola di situs resmi klub. Guardiola menjelaskan, timnya sempat kesulitan menghadapi West Brom. Untungnya, Manchester City masih bisa meraih kemenangan. “Saya pikir kami bermain sangat baik di babak pertama saat kami mencetak gol dan mungkin seharusnya sudah unggul dua atau tiga gol

LIKAY GUNDOGAN alami cedera ringan saat Manchester City bertanding melawanWest Bromwich Albion

dengan peluang yang kami ciptakan. Namun di babak kedua, kami mendapat tekanan karena jika West Brom mendapatkan tendangan bebas atau sudut, sangat sulit menghentikan mereka,” ujar Guardiola. “Mereka fantastis dalam situasi tersebut dan jika mereka mencetak

gol kedua, kami bisa saja kalah dalam permainan ini. Ini adalah pertandingan yang sulit. Mereka bermain dengan tim utama, tapi kami sangat senang bisa menang dan sekarang akan pertandingan berikutnya di kandang,” ucap manajer asal Spanyol tersebu (*)

Demi Keluar Dari Zona Degradasi, Persib Ingin Bungkam Semen Padang BALIKPAPAN, RAKYAT MEDIA-Skuad Persiba Balikpapan bersiap menjamu Semen Padang dalam laga lanjutan Liga 1 di stadion Batakan, Balikpapan pada Kamis, (21/9/2017) malam WIB. Hanya saja Pelatih Kepala Persiba, Haryadi tidak menggeber sesi latihan rutin. “Waktunya sangat pendek karena baru dua hari kemarin kami tiba dari melawat ke Persipura Jayapura. Bahkan masa recovery pemain juga kurang, tapi kami berupaya tampil habis-habisan saat menjamu Semen Padang,” kata Haryadi. Persiba juga ingin meraih tiga poin alias mengalahkan Semen Padang di hadapan suporter dan publik Balikpapan. Sehingga bisa memperpendek jarak dengan Perseru Serui dari zona degradasi. “Hari ini kita coba melihat kembali kondisi fisik pemain dan semoga sudah kembali fit setelah kelelahan dalam bermain dan menempuh perjalanan kembali ke kandang,” lanjut Haryadi yang meyakinkan bahwa seluruh pemain asing Persiba siap dimainkan. “Apakah Marlon, apakah Anmar, Lopicic bahkan Lopez, semuanya siap bermain. Hanya Alfath Fathier yang dirundung cedera hamstring sehingga tidak dimainkan, tapi semoga saat melawan PBFC dia bisa diturunkan,” jelasnya. Marlon Da Silva, pemain asal Brasil ini bahkan dimainkan sejak menit awal. “Ini tidak main-main karena harus siap dengan kondisi apa pun saat melawan Semen Padang. Tim dokter sendiri men-

PERSIBA Balikpapan siap menjamu Semen Padang

yatakan Marlon siap dimainkan,” tegas Haryadi. Gaya bermain cepat Semen Padang ditambah striker tangguh asal Korea Selatan Koe Jae Sung menjadi perhatian Haryadi agar anak asuhnya mewaspadai setiap gerak dan strategi lawan. Dirinya menekankan agar pemain kesebelasan berjuluk Beruang Madu ini tidak lengah walau sedetik. “Berbahaya kalau sampai lengah seperti saat kita main di Palembang melawan

Sriwijaya FC, hanya karena lengah 1 menit kita kebobolan,” ucap Haryadi yang akan mengasah pemainnya dalam mengantisipasi bola serangan dari samping dan saat serangan balik termasuk umpan dari tendangan sudut. “Selalu saya perbaiki agar bisa menghadang umpan dari sisi mana pun, termasuk corner kick atau tendangan sudut dari tim lawan,” tutup pelatih yang timnya berada di klasemen 17 Liga 1 dengan poin 16 dari 24 kali bermain.(rm/oz)


CMYK

BINTAN-TANJUNGPINANG Website: www.rakyatmediapers.co.id

Minggu, 24 - 30 September 2017, MINGGU IV

12

Bos Swalayan Pinang Lestari Pengoplos Beras Bulog Jadi Tersangka TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Polres Tanjungpinang menetapkan sebagai tersangka terhadap bos Swalayan Pinang Lestari berinisial AH (54) terkait kasus pengoplosan beras bulog dengan beras premium. Kasus ini berawalsaat petugas Reskrim Polres Tanjungpinang menggerebek gudang milik AH di Jalan DI Panjaitan Kilometer 9, Jumat (23/9/2016) lalu. “Pemilik gudang berinisial AH sudah kita tetapkan sebagai tersangka, dia merupakan pelaku utama,” kata Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro dan didampinggi Kasat Reskrim AKP Dwi Hatmoko Wiroseno, kepada wartawan di Mapolres Tanjungpinang. Sementara untuk dua orang karyawan yang turut diaman-

kan pihaknya itu, masih didalami statusnya.”Untuk keterkaitan dengan pihak Bulog, masih kita dalami,” katanya. Kapolres mengatakan, pada saat penggerebekan gudang itu, karyawan AH sedang melakukan aktivitas pengoplosan beras. Parahnya, beras yang dioplos itu dipasarkan di swalayan miliknya sendiri dan ditulis dengan merek Bulog premium. “Mereka melakukan dengan cara manual, jadi mereka mencampurkan beras itu, beras bulog premium sebanyak 40 persen dan beras Roda Mas sebanyak 60 persen, kemudian diaduk jadi satu, lalu dikemas dengan plastik bening dengan berat 5 kilogram,” ungkap Kapolres. Kegiatan semacam itu sudah lama dilakukannya, bahkan ribuan konsumen yang membe-

li beras Bulog premium itu sudah tertipu.”Dari pengakuan tersangka sudah selama 3 bulan,” kata Kapolres. Saat penggerebekan, petugas mengaman 3 orang pelaku dan mengamankan barang bukti yakni, sebanyak 557 karung beras bulog seberat 50 kilogram, sebanyak 873 bungkus beras bulog premium seberat 5 kilogram dan barang bukti lainya. Atas perbuatannya itu, Ha dijerat UU RI Nomor 18 tahun 2012 tentang pangan Jo pasal 2 atau pasal 3 peraturan pemerintah Nomor 69 tahun 1995 tentang label dan iklan pangan dengan acaman hukuman kurungan selama 5 tahun dan denda 10 miliar, dan pasal 63 ayat 1 Jo pasal 8 ayat 1 tentang perlindungan konsumen. (rm/ ikhsan)

Bupati Bintan Akan Benahi Pelayanan di Bidang Kesehatan BINTAN, RAKYAT MEDIAGuna memaksimalkan Pelayanan Kesehatan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bintan, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mencetuskan 3 inovasi terbaru terkait Pelayanan di Bidang Kesehatan. Hal itu dikatakannya sesuai Rapat Paripurna di Kantor DPRD Kabupaten Bintan, Jum’at, siang (22/9/2017). “ Ada beberapa hal yang akan menjadi fokus dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat di Bidang Kesehatan, antara lain ; kita akan terapkan Layanan Puskesmas hingga Jam 10 Malam, Seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit Wajib Memasang SOP ( Standar Operasional Prosedur ) serta Layanan Kesehatan Jemput Bola “ ujarnya. Ditambahkannya juga bahwa penerapan Layanan Kesehatan Puskesmas hingga Jam 10 Malam rencananya akan diterapkan di Kecamatan-kecamatan dengan skala padat penduduk. Selain itu, seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit juga diwajibkan untuk memasang Standar Operasional

BUPATI Bintan H Apri Sujadi, S.Sos (tengah)

Prosedur ( SOP ) terkait pelayanan kesehatan. “ Untuk sementara Pelayanan Kesehatan di Puskesmas hingga Jam 10 Malam akan kita terapkan di Kecamatan yang padat penduduk. SOP Pelayanan juga wajib dipasang guna memudahkan masyarakat mengetahui prosedur pelayanan, selain itu kita juga akan gagas Pelayanan Kesehatan yang berbasis Jemput Bola “ ujarnya. Ditambahkannya juga, bahwa terkait Program Pelayanan Kesehatan Jemput Bola saat ini dirinya sudah menginstruksi-

kan Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan untuk segera menyusun jadwal terkait petugas medis pendukung baik itu untuk Tenaga Dokter maupun Tenaga Perawat. “ Untuk Program Kesehatan Jemput Bola sedang disusun jadwalnya baik Tenaga Medis Perawat maupun Dokter . Nantinya secara berkala 1 Tim Medis yang terdiri dari Dokter dan Perawat akan turun ke Kampung-kampung dan Pulaupulau guna melakukan pemeriksaan kesehatan “ tutupnya. (rm/mb)

Lis dan Syahrul Inginkan Pilkada Kota Tanjungpinang Kondusif TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul menginginkan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tanjungpinang tahun depan 2018 berjalan kondusif. Dikatakan Lis, walaupun dirinya dan Syahrul telah menyatakan maju sebagai calon walikota, Lis mengaku bukan menjadi musuh atau viral untuk merebut kursi 1 Kota Tanjungpinang tersebut. “Karena saya dan pak Syahrul maju Pilwako, itu karena hak politik kami masingmasing. Tentu saya menghormati hak mutlak politik pak Syahrul dan sebaliknya. Tanpa, harus berbenturan dan tanpa harus melupakan satu sama yang lainnya. Karena apa, itu karena pemikiran politik samasama ingin memajukan Kota Tanjungpinang,” ungkapnya, Jumat (22/9/2017). Selain itu, kata Lis selama ini yang meributkan perpisahan Lis-Syahrul orang luar. Dirinya dan Syahrul, diakui Lis hanya tertawa saja dan tidak menanggapi hal tersebut. Lebih baik, kata Lis terus fokus di sisa waktu untuk membangun Kota Tanjungpinang.”Kita berdua mengharapkan tahun depan pada pesta rakyat ini berjalan dengan damai, tentran dan penuh kebersamaan dan persaudaran. Jadi tidak ada menang kalah, yang ada hanya keberuntungan. Siapa yang

WALIKOTA Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul

berhuntung, tentu yang tidak berhuntung juga mendukung pembangunan Kota Tanjungpinang nantinya,” ujar Lis. Ditempat yang sama, Syahrul juga menyampaikan senada, dirinya juga mengharapkan berjalannya Pilwako mendatang bisa berjalan sukses tanpa ada keributan. Saling menghargai, menghormati keputusan hak politik bersamasama. “Ada yang lebih penting, kami berdua sepakat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Kota Tanjungpinang untuk memilih,” ujar Syahrul. Dikatakannya, sejak dari zaman Walikota Tanjungpinang, Suryatati A Manan partisipasi masyarakat masih dibawah 60 persen. Keduanya menargetkan, untuk tahun de-

pan pasrtisipasi pemilih meningkat mencapai 75 persen. ”Kita perlu merubah pemikiran masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. Serta menghimbau masyarakat agar melakukan perekaman e-KTP bagi yang belum, karena syarat untuk memilih,” terangnya. Diakhiri keduanya, mengajak masyarakat Tanjungpinang untuk bersama-sama menciptakan situasi wilayah yang kondusif dalam pelaksanaan Pilkada Kota Tanjungpinang. “Beda pilihan tidak masalah yang penting jangan dijadikan pemicu untuk memecah belah persatuan dan kesatuan. Mari kita semua berkomitmen untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan Pilwako supaya berjalan dengan aman, tertib dan damai,” tutupnya.(rm/hlk)

AH Bos Swalayan Pinang Lestari di Jalan D.I Panjaitan Km.9 Tanjungpinang

Gudang Penyimpanan Minuman Ilegal Milik Ahang Digerebek TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Kodim 0315 Bintan berhasil mengerebek gudang tempat penyimpanan Minuman Berakohol (Mikol) seludupan di Jalan DI Panjaitan Kilometer 7, Tanjungpinang, Senin (18/8/2017) lalu.”Dari pengerebekan ini, berhasil diamankan 3 Ribu kardus Mikol dari delapan merk,” ungkap Kepala Staf Kodim 0315 Bintan, Mayor Inf Sugeng Suryanto kepada sejumlah awak media. Kata Sugeng, dari hasil pemeriksaan terhadap para tersangka diketahui bahwa Mikol yang diamankan pihaknya merupakan Mikol seludupan dari Singapura melalui Batu Ampar, Batam.”Dari Batam lalu dibawa ke Pelabuhan Berakit. Setelah itu, dari Berakit langsung dibawa ke ke Gudang penyimpanan Batu 7,” terangnya. Sebelum menjelaskan Sugeng menjelaskan pihaknya telah melakukan pendalaman selama dua minggu untuk mengungkap penyelundupan barang haram ini.”Setelah dalami selama dua minggu, pada hari ini kita melakukan penggerebakan. Dalam gudang ada sekitar 3 Ribuan kardus Mikol. Hari ini kita bawa sebanyak 700 kardus, dari 8

TIGA anggota Kodim Bintan menunjukan mikol yang digerebek

Merk. Selebihnya besok akan kita antar langsung ke Bea dan Cukai semuanya,” ujarnya. Lanjut dia lagi, Mikol ini adalah milik salah satu pengusaha di Tanjungpinang dengan inisial AH. “Karena ini barang seludupan, besok akan kita serahkan ke Bea Cukai semuanya,” tutupnya. Kepala Staf Kodim 0315 Bintan, Mayor Sugeng, mengatakan, ribuan minuman beralkohol (mikol) yang diamankan pihaknya di Kilometer 7, Gang Putri Balkis III, Kota Tanjungpinang, diduga milik pengusaha Ahang. Nama Ahang memang

sudah tak asing lagi di Kota Tanjungpinang. Ia dikenal sebagai pengusaha dengan berbagai usaha “hitam”. Jenis usahanya diduga banyak yang abu-abu. Ahang juga sempat berkasus dengan para wartawan di Tanjungpinang. Sekelompok preman yang diduga atas suruhannya menyerang secara fisik wartawan yang tengah meliput sidang kasus penyelundupan yang melibatkan Ahang. Mikol ilegal yang diamankan oleh intel Kodim 700 dus yang terdiri dari berbagai merek. Mayor Sugeng meyakini betul, Ahang sebagai pemilik,

berdasarkan penelusuran dan informasi yang diperoleh. Kata dia, Ahang berusaha mengelabui petugas. Mikol tersebut dibawa dari Batam ke perairan Berakit pakai kapal tak bernama. Kemudian barangbarang tersebut dibongkar di tepi pantai. “Kemudian dibawa menggunakan kontainer ke Tanjungpinang,” ungkapnya. Ia mengatakan, minuman itu berjumlah sekitar 4.000 ribu botol. Saat dihubungi Batamnews.co.id, Selasa (19/9/2017), Ahang membantah kepemilikan mikol ilegal tersebut. Ia mengaku sudah tidak bekerja lagi dan ia berencana akan mendampingi keluarganya ke luar kota. “Mana ada saya punya barang sebanyak itu untuk saya selundupkan dan saya sudah tidak kerja lagi. Jadi bagaimana barang barang yang ditangkap Kodim 0315 punya saya,” ujar Ahang dengan suara lantang melalui sambungan handphone. Ia pun mengaku, saat ini sedang bersama keluarga untuk keluar kota dan meminta namanya jangan dikaitkan dengan penangkapan itu. “Nama Ahang bukan hanya saya saja, banyak nama Ahang,” kata dia.(rm/bns).

Bupati Bintan Sampaikan KUA PPAS APBD 2017 BINTAN, RAKYAT MEDIA-Bupati Bintan Apri Sujadi menuturkan kalau pendapatan pada APBD-P Bintan tahun 2017 diproyeksikan meningkat Rp 11,5 miliar lebih menjadi Rp 990 miliar lebih dari APBD murni tahun 2017 yang hanya sebesar Rp 978 miliar lebih. Hal ini diungkapkan kepala daerah saat paripurna beragendakan penyampaian Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD-P tahun 2017 di Kantor DPRD Bintan, Jum’at (22/9) pagi. Apri menyebutkan kenaikan pendapatan sebesar 1,15 persen pada APBD-P tahun 2017 dibarengi dengan peningkatan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bintan yang diperkirakan menjadi Rp 220 miliar lebih untuk perubahan APBD tahun 2017 ini. “Untuk retribusi daerah salah satunya dari PBB dan BPHTB yang kita proyeksikan melampaui dari tahun lalu, sehingga kita tahun ini dari segi pendapatan optimis tertinggi,” tutur Apri. Ia menambahkan, dari segi belanja, realisasi untuk belanja tidak

langsung sebesar Rp 514 miliar lebih atau lebih kecil dari belanja langsung yang diperkirakan melebihi Rp 614 miliar. Apri menuturkan kalau penambahan dan penyesuaian alokasi kegiatan tentunya yang sebelumnya tidak mampu terdukung secara maksimal, digesa pada APBD-P.”Infrastruktur, pelayanan kesehatan dan pendidikan, itu semua menjadi prioritas kita sesuai dengan mengacu kepada RPJMD dan RKPD yang telah dibuat para kepala OPD kita,” ujarnya. Sehingga, dengan disampaikannya KUA PPAS APBD-P Bintan tahun 2017, Apri berharap, jajaran legislatif di DPRD Bintan bisa segera membahas supaya APBD-P Bintan yang diproyeksikan meningkat Rp 11,5 miliar bisa segera disahkan untuk dilaksanakan disisa waktu yang hanya sekitar 3 bulan menjelang akhir tahun ini. “Saya berharap ini bisa segera dibahas untuk kemudian disahkan, agar realisasi yang sudah diprirotaskan bisa segera berjalan,” tandasnya.(rm/hk).

BUPATI Bintan Apri Sujadi (pakai kemeja putih)

TUMPUKAN beras yang diduga dioplos

Polisi Bongkar Pengoplosan Beras di Tanjungpinang TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Tim Reskrim Polres Tanjungpinang melakukan penggerebekan terhadap sebuah gudah di Jalan DI Panjaitan, Kilometer 7, Tanjungpinang, Jumat (22/9/2017) sekitar pukul 15.00 WIB. Diduga di dalam gudang terdapat pengoplosan beras. Menurut sumber media ini, aktivitas pengoplosan beras sudah terjadi cukup lama.”Nama pemiliknya berinisal Ah, udah dibawa ke Reskrim Polres Tanjungpinang,” kata sumber. Ia menambahkan, pengusaha Ah itu diduga melakukan pengoplosan beras Bulog premium merek “Kita” dengan beras lain.”Kabarnya sedang ngoplos beras,” ungkapnya. Pantauan batamnews.co.id, selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan sekitar puluhan kilogram beras serta karung beras merek Kita.Belum ada keterangan resmi dari polisi terkait penggerebekan itu. (*)


CMYK

13

SELEBRITY

Minggu, 24 - 30 September 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Tahun 2018, Aline Adita Siap Menikah Dengan Pacar Bulenya JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Selama tiga tahun, artis cantik Aline Adita menjalani hubungan jarak jauh dengan pacar bulenya asal Australia bernama James Midgley. Tahun 2018, Aline dan sang kekasih pun siap melangsungkan pernikahan di Bali. “Berita bahagianya, saya akan menikah pada tahun depan (2018), bulan Mei sih. Persiapan sudah 40 persen. Kalau acara pernikahan mau bagus kan butuh waktu yang lama, nggak buru-buru,” ujar Aline saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (19/9). Aline pun menjelaskan alasannya mengapa pesta pernikahannya digelar di Bali karena banyak tamu dari calon suaminya yang

dari luar negeri. Sang calon suami juga memiliki perusahaan di Papua Nugini. “Lagian kan tamu tidak hanya dari Indonesia. Pasangan aku kan dari Australia, maunya internasional. (Teman) ada dari Chile, Papua Nugini, kalau ke Jakarta lebih jauh. Kalau ke Bali bisa langsung direct flight,” jelas Aline. Bintang sinetron PUTIH ABU-ABU itu juga menceritakan pertemuan dengan sang kekasih yang rupanya dijodohkan dengan sahabatnya Indah Kalalo. “Aku ketemunya di perkawinan salah satu presenter juga di Bali. Saat itu nggak berniat cari jodoh, memang lama jomblo, tapi di situ dikenalin sama Indah Kalalo dan suaminya, dia yang jodoh-jodohin,” papar

Aline. “Dia lima tahun lebih muda daripada saya. Waktu pertama kali kenal sama bule kan nggak tanya umur. Gua pikir seumuran. Awalnya aku nggak suka, bukan tipe gua. Tapi lama-lama setelah beberapa kali ketemu, niat dia baik. Saya suka sama dia karena banyak kecocokan dan James orangnya pekerja keras,” pungkasnya. Aline Adita sempat mengalami kegagalan dalam berumah tangga bersama Aditya Tumbuan. Setelah 5 tahun menikah, mereka memutuskan bercerai pada akhir 2008 silam. Setelah beberapa tahun menjanda, Aline juga sempat digosipkan punya hubungan dengan Chef Juna.(rm/net).

Tyas Mirasih Acha Septriasa Jalani Kena Tabrak Betulan Persalinan Normal di Australia di Lokasi Syuting

ARTIS Dangdut Wika Salim

Ayu Ting Ting Beri Dukungan Untuk Wika Salim JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Setelah sempat mengunggah video berjudul Mesum di Instagram beberapa waktu lalu, Wika Salim kembali mencuri perhatian netizen. Kali ini bukan soal video yang memancing kontroversi. Melainkan menyangkut perilisan single barunya yang diberi judul Cintaku Sampai Mati. Yang jadi tak biasa adalah pemunculan sejumlah rekan sesama pedangdut di akun Wika Salim, seperti Cita Citata, Ayu Ting Ting, Jenita Janet, Joshua Suherman, D’Masiv, Ria Ricis, Dewi Perssik, Andika Pratama, dan Audi Marisa. Mereka mengucapkan selamat kepada Wika Salim dan mendoakan agar single Cintaku Sampai Mati menuai sukses di jagat musik dangdut. “Hai Wika Salim selamat ya atas single terbarunya berjudul Cintaku Sampai Mati, keren banget. Pokoknya sukses terus, yang akan launching di radi-radio seluruh Indonesia mulai 19 September,” kata Ayu Ting Ting. Kami dari D’Masiv mau ngucapin selamat dan sukses buat single terbaru Wika Salim berjudul Cintaku Sampai Mati, yang katanya akan diputar secara serentak di seluruh radio kesayangan kalian semua. Silakan di-request, semoga menjadi hits. Sukses terus Wika Salim,” ucap para personel D’Masiv. Wika Salim,sendiri mengaku sangat senang dan bangga mendapat ucapan dan perhatian dari rekan sesama artis. Pemain sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekah itu berharap karya terbarunya diterima oleh masyarakat. ”Dobel senangnya. Senang karena rilis single terbaru dan tambah senang karena mendapat dukungan luar biasa dari teman-teman semua,” ungkapnya. (*)

JAKARTA, RAKYAT MEDIASetiap negara memiliki aturan yang berbeda-beda terkait persalinan. Jika di Indonesia banyak artis bisa dengan mudah menjalani prosesi caesar, tak demikian halnya yang dihadapi oleh Acha Septriasa ketika berada di Australia. Bintang film cantik tersebut harus berjuang lebih dari 24 jam untuk melahirkan. “Lahiran normal, berjuang selama 28 jam dia. Kalau di sini memang harus normal walau sakit, kasihan sih,” ujar Rita Emza, Mama Acha Septriasa lewat sambungan telepon, Rabu (20/09). Acha sendiri melahirkan di RS Royal Hospital for Woman Sydney, sekitar pukul 12.14 waktu setempat. Selain tidak diperbolehkan operasi caesar, Acha juga harus menunggu lama untuk bisa ditangani di rumah sakit. “Iya. Kalau misalnya kita belum pembukaan tujuh, kita belum boleh ke sana (ke rumah sakit). Jadi datang, balik lagi, datang, balik lagi. Sampai dia (Acha) udah ada tanda-tanda dan nunggu harus pembukaan itu. Jadinya lumayan berat untuk Acha kemarin,” ujarnya. Menjalani proses kontraksi hingga melahirkan yang cukup

ARTIS Acha Septriasa bersama suami

panjang, Acha begitu kesakitan. Ternyata hal ini berkaitan dengan bentuk rahim Acha. Namun perjuangan panjang tersebut berbuah hasil setelah Acha melahirkan bayi cantik seberat 3,22 kg dari perkawinan dengan Vicky Kharisma. “Ya, sampai dia terserah deh apa aja. Terus dibimbing lagi buat atur napas lagi yang bagus. Memang (Acha lahirannya) agak berat. Soalnya rahim

dia tebal, jadi agak lama,” tuturnya. Setelah melahirkan, Acha baru merasakan betapa beratnya untuk menjadi seorang ibu. Dalam detik-detik ia melahirkan, wanita berusia 28 tahun tersebut sempat minta maaf kepada ibunya. ”Achanya tuh sampai: ‘Ma, Ma, Ma, maafin acha ternyata sakitnya begini rasanya (melahirkan). Acha pikir cuma gendut aja’,” tandasnya.(rm/klc).

JAKARTA, RAKYAT MEDIATyas Mirasih baru saja mengalami kecelakaan di lokasi syuting. Saat ia sedang shoot adegan kecelakaan untuk sinetron baru yang dibintangi bersama Shaheer Sheikh, Tyas justru benar-benar tertabrak motor. Lewat Instagramnya, Tyas Mirasih berbagi adegan yang terekam dalam kamera. Saat ia berjalan, motor yang yang harusnya akting menabraknya justru benar-benar menyerempet tubuh istri Raiden Soedjono. Saat terserempet ini lah Tyas masih tetap profesional dan melanjutkan aktingnya. Namun kru langsung berlarian ke arahnya karena semuanya merasakan khawatir, begitu juga Shaheer yang tampak langsung akan menolong Tyas, semua kejadian ini terekam di kamera yang masih berjalan. “Ini ceritanya memang adegan tabrakan, tapi motornya bablas dan di saat aku tetap nerusin akting malah di cut karena pada panik,” ungkap Tyas Mirasih. Aktris satu ini kemudian

Ternyata Selena Gomez Kerap Mengenakan Pakaian The Weeknd JAKARTA, RAKYAT MEDIASelena Gomez dan The Weeknd merupakan salah satu pasangan artis Hollywood yang paling serasi dan romantis. Di balik kemesraannya itu, ternyata Selena kerap mengenakan pakaian milik The Weeknd. Hal tersebut diungkap oleh penyanyi kelahiran 22 Juli 1992

itu saat menjalani wawancara dengan Vogue. “Aku dan kekasihku kerap berbagi isi lemari pakaian dan kami hanya ingin membuat ide yang berbeda,” ujar Selena seperti yang dilansir dari PEOPLE. Pelantun tembang Bad Liar ini senang memadukan pakaian milik The Weeknd dan milikn-

ya. “Kadang aku akan memakai pakaiannya dan dipadu dengan sepatuku. Aku hanya memakai saat kencan atau akan menonton film,” tuturnya. Walaupun kerap mengenakan pakaian pria, namun Selena tetap tampil cantik. “Jika kamu ingin menciptakan gaya yang baru, kamu harus percaya diri

saat mengenakannya,” jelasnya. Sebelumnya diberitakan jika ia menjadi model untuk sepatu olahraga, Puma. Dan kabarnya Selena menerima bayaran yang besar yaitu senilai Rp 397 miliar. Ia akan muncul dalam iklan koleksi sepatu wanita yang akan dirilis dalam waktu dekat. Hal tersebut ia sampaikan

Melinda Berfoto Mesra Dengan Seorang Pejabat Partai JAKARTA, RAKYAT MEDIAPedangdut Melindakembali diterpa isu tak sedap. Penyanyi yang tenar lewat lagu ”Cinta Satu Malam” itu tepergok bermesraan dengan seorang pejabat partai. Gosip itu pertama kali berembus setelah foto mesranya di sebuah tempat tersebar di media sosial. Melinda pun mengaku bingung lan-

mengaku kalau kondisinya tidak apa-apa dan hanya terserempet saja. Ia pun menjelaskan kalau figuran yang menabraknya dengan sepeda motor itu merupakan seorang kru. “Crew (yang mengendarai motor), yang kocak adalah tadinya harusnya ekstra yang bawa, terus gue yang minta crew aja biar capcus (cepat). Kalau extras biasanya suka takut-takut ntar malah ulangulang. Eh sama crew jadi nggak ada takut-takutnya. Ya bengkak-bengkak sih, tapi aku nggak apa-apa,” jawab Tyas Mirasih pada sebuah komentar di Instagramnya.(rm/l.6).

taran ada pihak yang menyebarkan foto mesranya dengan pejabat partai tersebut. “Itu saya juga bingung siapa yang ambil foto saya. Ada aja yang candid (tersembunyi). Berarti kalau ke manamana harus lihat siapa yang candid nih, duh ngeri,” ujar Melinda, saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Sela-

tan, Rabu (20/9/2017). Menurutnya, pria dalam foto itu hanya teman dekat. Keduanya pertama kali kenal, ketika Melinda diundang menyanyi dalam sebuah acara partai yang dipimpin pria berinisial AD tersebut. Dia teman. Kenalnya sudah lama dari zaman pilpres. Waktu pas kam-

panye kan nyanyi, ya dari situlah kenalnya,” jelas penyanyi 35 tahun tersebut. Saat ditanya mengenai adanya indikasi berhubungan lebih dalam dengan sang pejabat partai, Melindapun menjawab, “Saya serahkan kepada Allah. Saya minta yang terbaik aja sama Allah.”,ujarnya. (rm/l.6).

melalui akun Instagram pribadinya. ”Secara resmi menjadi bagian keluarga dari Puma,” tulis [Selena Gomez] (3096363 “”) sebagai keterangan foto. Pada postingan foto itu, ia tampil seksi dengan mengenakan crop top bertulisan Puma yang dipadu dengan kacamata hitam. (rm/net).


CMYK

ANAMBAS-NATUNA

Minggu, 24 - 30 September 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

14

Pembangunan Kantor Bupati Anambas Tidak Siap Tepat Waktu ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Pemerintahan Kabupaten Anambas telah melaksanakan pembangunan gedung Kantor Bupati Anambas, namun belum ada tanda-tanda akan siap dalam tahun ini, sehingga Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Anambas merasa Ragu dengan jadwal penyelesaian proyek yang bersumber dari APBD. Hingga triwulan keempat belum ada satupun proyek yang selesai. Ketua Komisi III DPRD Anambas Yusli YS mengaku ragu pembangunan Kantor Bupati Tahap III (finishing) selesai tepat waktu. Hal itu karena masih banyaknya pekerjaan dan faktor cuaca yang mulai memasuki musim hujan. “Kami ragu proyek itu bisa selesai tepat waktu. Dalam waktu dekat Komisi III turun ke lokasi proyek untuk melihat kenyataan di lapangan,” papar Ketua Komisi III DPRD Anambas Yusli, kemarin (18/9/2017). “Waktunya tidak bisa kita pastikan tetapi kami akan meninjau langsung progres pekerjaan proyek Pemkab Anambas sudah sejauh mana. Kita tidak ingin proyek yang menelan anggaran Rp 21,3 Miliar itu,

KETUA Komisi III DPRD Anambas Yusli YS Ragu siap pembangunan Kantor Bupati Anambas Tahun ini

bermasalah seperti Tahun sebelumnya,” ujar Yusli YS. Peninjauan proyek menjadi agenda setelah Komisi III mendapat penjelasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Yusli ingin mengumpulkan data mengenai progres proyek-proyek strategis tersebut. Yusli juga menuturkan DPRD akan melakukan sidak pada sejumlah proyek yang didampingi oleh TP4D. Seperti diketahui, TP4D mendampingi 14 proyek Pemkab Anambas yakni 6 dibawah ke-

wenangan Dinas Pekerjaan Umum 6 dibawah kewenangan Dinas Kesehatan 1 pada Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan serta 1 pada Dinas Perikanan Pertanian dan Pangan. Komisi III ingin menghindari pengalaman di tahun-tahun sebelumnya. Pemkab optimistis pekerjaan selesai tepat waktu tapi pada akhirnya proyek justru lewat dari jadwal pekerjaan. Salah satu imbasnya ke penganggaran dan penyerapan. Sementara Perwakilan Kontraktor Pelaksana PT Delbiper Cahaya Cemerlang Zackaria Kasman mengakui bahwa pembangunan kantor tersebut kelar sesuai waktu yang ditentukan pada kontrak. Pihaknya juga sedang menunggu 100 tenaga pekerja sesuai profesi yang dibutuhkan. “Kami optimis pekerjaan ini selesai sesuai kontrak. Karena untuk pekerjaan sebanyak ini butuh pekerja yang banyak. Apalagi atap harus dibongkar karena sebelumnya tidak sesuai spesifikasi yang ditentukan Pemda. Bagi kami tidak ada kendala dan kami sedang menunggu tenaga pekerja dan material,” ujarnya. (rm/Ikhsan)

2 Kecamatan di Anambas Akan Dimekarkan ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Dua kecamatan di Kabupaten Anambas yakni Palmatak dan Jemaja siap dimekarkan menjadi kecamatan baru. Hal ini terungkap saat Panitia Khusus (Pansus) Pemekaran Kecamatan bertemu masyarakat di Kecamatan Jemaja dan Kecamatan Palmatak. Pernyataan tersebut setelah Ketua Pansus H Dhannun meminta ketegasan Kecamatan Induk untuk melepaskan desanya membentuk kecamatan baru. Seperti diketahui, Kecamatan Palmatak akan dimekarkan menjadi tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kute Siantan dan Kecamatan Siantan Utara. Sedangkan Kecamatan Jemaja dimekarkan menjadi Kecamatan Jemaja Barat. Sekretaris Kecamatan Jemaja Zulkarnain mewakili Camat Jemaja yang berhalangan hadir mengatakan, pihaknya ikhlas melepaskan tiga desa yakni Impol, Sunggak dan Keramut untuk membentuk kecamatan Jemaja Barat. “Kita ikhlas melepaskan dan siap membantu dalam menyukseskannya mengingat rentang kendali yang memang sangat jauh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, karena memang harus menyeberang pulau,” ungkap Zulkarnaen, Kamis (21/8/2017) lalu. Hal Senada juga disampaikan Raja Almidjan yang siap mendukung mekarnya dua ke-

PERANGKAT kecamatan di Anambas yang akan dimekarkan

camatan baru, yakni Kecamatan Palmatak sendiri akan dimekarkan menjadi tiga Kecamatan yakni Kecamatan Kute Siantan yang terdiri dari lima desa, yakni Desa Payak Laman, Payak Maram, Matak, Teluk Bayur, Batu Ampar. Sedangkan Siantan Utara terdiri dari Desa Bayat, Piasan dan Desa Mubur. “Kami Mendukung bukan hanya 100 persen tapi 1000 Persen, karena langkah ini mendukung percepatan pembangunan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” bebernya. Dukungan masyarakat dalam menyukseskan pemekeran sangat luar biasa, bahkan dalam penentua ibu kota kecamatan sebagai pusat administrasi juga tidak ada persoalan. Tiap desa yang tergabung dalam pemekaran menyerahkan kepada pihak pemerintah dimana ibu kota kecamatannya. Ketua Pansus Pemekaran H. Dhannun menyebut, jika

Ranperda Pemekaran tiga kecamatan ini disahkan paling lambat awal Oktober. Bahkan setelah Pansus turun ke lapangan bertemu warga, maka akan memanggil pemerintah untuk melakukan rapat finalisasi pemekaranm.”Kita akan panggil pemerintah untuk gelar rapat. Setelah itu menggelar rapat Bamus untuk menentukan disahkannya Ranperda Pemekaran Kecamatan menjadi Perda,” kata Dhannun. Kepada masyarakat, kata Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu berpesan agar tidak ada riak-riak. Bahkan dengan tegas Dhannun meminta kepada masyarakat tidak ada yang berkunjung ke kediaman anggota Pansus hanya untuk menyampaikan persoalan terkait pemekaran. ”Kami berkerja secara profesional dan siap menyelesaikan ini demi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.(rm/hlk)

Hujan Deras Mengakibatkan Taxiway Hang Nadim Amblas NATUNA, RAKYAT MEDIATaxyway Bandara Internasional Hang Nadim Batam ambles dengan ukuran 12x5 meter sejak 9 Agustus 2017 sehingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan untuk menjadi acuan perbaikan. “Kejadiannya pada 9 Agustus 2017 akibat kerusakan gorong-gorong setelah hujan deras selama bebeapa hari. Hingga saat ini kami sudah selesai melakukan mitigasi dan upaya agar kerusakan tidak meluas,” kata General Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Sabtu. Meskipun terjadi kerusakan, katanya, namun kegiatan operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam tetap berjalan normal termasuk pelayanan penerbangan haji yang

menggunakan pesawat berbadan lebar.”Penerbangan tetap berjalan normal. Tidak ada gangguan atas kejadian tersebut,” kata dia. Suwarso mengatakan kronologis kejadian berawal dari kerusakan gorong-gorong corrugated paralel taxiway dekat taxiway B.Hal tersebut, kata dia, terjadi pada 9 Agustus 2017 sekitar pukul 13.00 WIB diawali dengan kerusakan permukaan aspal. Selanjutnya, Hang Nadim Batam berkoordinasi dengan Airnav menerbitkan NOTAM berlaku 9 Agustus hingga 29 Agustus 2017 (B 5417/17)”Saat ini sudah dilakukan mitigasi untuk memperkecil risiko meluasnya kerusakan yang terjadi dengan membuat aliran sedalam enam meter berbentuk huruf V. Kami juga masih menunggu hasil laboratorium

atas penyelidikan tanah untuk menjadi pedoman penyusunan pedoman teknis, KAK, RAB dan gambar teknis sebagai acuan pelelangan,” kata Suwarso. General Manager Komersil Bandara Hang Nadim Batam Dendi Gustinandar membatah beberapa pemberitaan yang menyatakan landasan pacu yang ambles. Ini bukan landasan pacu. Tapi gorong-gorongnya yang menyebabkan itu terjadi,” kata dia. Ia berharap pada akhir September 2017 sudah selesai pekerjaan konsultan sehingga segera bisa dilihat secara utuh langkahlangkah teknis perbaikan. Sekarang tinggal menunggu hasilnya. Mudah-mudahan segera bisa dilihat secara utuh dan bisa dilakukan langkah perbaikan,” kata Dendi.(rm/ant).

KAPOLRES Anambas, AKBP Junoto, SIK, membagikan langsung helm kepada warga

Polres Anambas Bagi Helm Gratis Kepada Warga ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas untuk kedua kalinya bagi helmet kepada masyarakat di daerah, Jumat (22/9/2017). Pembagian helm gratis kali ini di khususkan untuk tokoh agama dan masyarakat yang ada di Anambas. Kendati terlihat sederhana namun pembagian helm tersebut sangat dirasakan manfaatnya. Kapolres Anambas, AKBP Junoto, SIK memberikan secara langsung helmet gratis di halaman Mapolres Anambas. Kapolres Anambas AKBP Junoto mengatakan, Pembagian helm , berkenaan dengan hari ulangtahun Polisi Lalulintas ke-62. Harapan akan kesadaran

dan beretika dalam berlalulintas, menjadi poin penting dalam pembagian helm ini. “Kita pelan tapi pasti mumai menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam berkendara,” ungkapnya. Kapolres Perdana Anambas itu menguraikan, langkah preventif, menjadi langkah dalam peningkatan kesadaran berlalulintas, salah satunya adanya musibah lakalantas dengan korban satu orang meninggal pada tahun ini. “Langkah preventif yang kami lakukan, salahsatunya dengan pembagian helm. Tanpa kesadaran dan kepeduliaan kita bersama, semua tidak akan berjalan dengan baik,” bebernya. Lebih jauh Junoto mengungkapkan, pihaknya me-

minta peran aktif orangtua dan tokoh masyarakat dalam membantu dalam mensosialisasikan tertib berlalulintas. Bahkan Junoto menegaskan, pemakaian helm kepada pengendara bermotor di Anambas semata-mata untuk keselamatan dalam berkendara. “Pemakaian helm bukan karena takut ditilang atau takut kena sanksi. Namun untuk keselamatan dalam berkendara,” tuturnya. Terpisab tokoh Masyarakat Anambas M. Dun.sangat mengapresiasi yang dilakukan Polres. “Kami mengucapkan terimakasih kepada Polres Anambas. Kami yakin dan percaya, bahwa dengan adanya Polres ini untuk keselamatan anak-anak kami juga,” imbuhnya. (rm/hlk)

Pemkab Natuna Akan Operasikan Pemakaian Kapal MV 159 NATUNA, RAKYAT MEDIAAtas selesainya pengerjaan dan pemakaian perdana Kapal MV Indra Perkasa 159, Bupati Kabupaten Natuna H. A. Hamid Rizal gelar syukuran dan doa bersama tokoh masyarakat dan pemuka agama Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang. Untuk memberi nama kapal tersebut berasal dari nama Balai Adat ternama di Kota sejarah Penyengat Kesultanan Raja Haji Fisabilillah. Indra Perkasa merupakan rumah adat tradisional melayu kepulauan. Yakni merupakan semacam rumah panggung denagn ruangan yang cukup luas untuk menyambut tamu atau mengadakan perjamuan bagi orang-orang penting. “Syukur alhamdulillah tadi pagi dipelantar pulau penyengat bersama tokoh masyarakat melaksanakan syukuran dan doa selamat atas Ferry Pemda malam ini yang akan menuju Natuna, ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna

Iskandar Dj, minggu lalu. Sambung Iskandar, MV.Indra Perkasa 159 dinyatakan lolos uji kelayakan Sea Trial oleh Badan Klasifikasi Indonesia (BKI) akan berlayar perdana ke dari Tanjung Pinang menuju Natuna. Natuna merupakan kabupaten kepulauan sering kunjung oleh pemerintah pusat, bicara Natuna tentu terdapat 15 Kecamatan secara rentan kendali terpisah oleh lautan masing masing Kecamatan. “ Kapal MV Indra perkasa 159, tersebut akan mendukung tugas kedinasan Kepala Daerah dalam menjalankan tugas, mengingat geografis daerah berbentuk kepulauan dan bentangan jarak dan kondisi alam Kabupaten Natuna adalah Kepulauan,” ujar Iskandar. Kapal memiliki Mesin 1.400 Horse Power Kecepatan 28 Kenot rancang khusus oleh perusahaan Galangan kapal PT. Palindo Marine akan mengarungi laut Natuna Utara.

KAPAL MV Indra Perkasa 159 merupakan kapal Pemda Natuna.

Bupati Natuna beserta rombongan usai sholat isya malam ini akan melakukan pelayaran perdana menuju Natuna dan diperkirakan merapat di pelabuhan Penagi, Ranai minggu sore.”Mohon doanya semoga selamat sampai di natuna,” tutup Iskandar. Dari Tanjung pinang Ikut pelayaran perdana Ibu Nurhayati Hamid Rizal Ketua PKK, Asisten III,Izwar Aspawi,

Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Wansiswandi, Kadis Perhubungan Kabupaten Natuna Iskandar, Suhardi Kabag Umum Setda Natuna staf Humas. Turut hadir syukuran perdana mantan Walikota Tanjung Pinang Hj Suryatati A Manan, Ketua DPP PAN Tanjungpinang H. Darma Setiawan, Tokoh adat dan pemuka masyarakat penyengat. (rm/Ikhsan).

Pelabuhan Selat Lampa Natuna Belum Miliki Ruang Tunggu NATUNA, RAKYAT MEDIAPelabuhan Selat Lampa masih belum memiliki ruang tunggu untuk calon penumpang ataugedung terminal. Akibatnya calon penumpang yang akan melakukan penyeberangan menggunakan KM Bukit Raya harus duduk di bahu pelabuhan dan bangunan kosong di sekitar lokasi. Padahal, ruang tunggu merupakan salah satu prasarana penting yang harus dibangun pemerintah untuk menjamin keamanan dan kenyamanan calon penumpang. “Cepat atau lambat pemerintah harus memperhatikan kenyamanan calon penumpang kapal laut. Saat ini ruang tunggu di pelabuhan selat lampa bisa dikatakan tidak ada, kosong

melompong,” kata Rohayatin calon penumpang KM Bukit Raya tujuan Kijang, kemarin. Bahkan, bagi calon penumpang yang ingin bersantai dan mendapatkan tempat duduk dengan nyaman, calon menumpang harus mengeluarkan uang tambahan dengan cara membeli makanan dan minuman di warung makan yang berjejer di kawasan pelabuhan Selat Lampa. “Tujuannya supaya bisa duduk santai dan gak kedinginan,” ungkapnya. Di usia Kabupaten Natuna yang lebih kurang 17 tahun, seharusnya fasilitas ini sudah bisa dipenuhi. Sebab sebagai daerah kepulauan, arus penyeberangan orang di Natuna cukup padat. “Keseriusan pemerintah dalam membangun daerahnya,

PELABUHAN Selat Lampa Natuna

dapat dilihat dari pembangunan pintu masuk ke sebuah daerah, seperti bandara dan pelabuhan penumpang. Memang sekarang untuk bandara sudah bagus. Tinggal pelabuhan penumpang saja yang masih ketinggalan jauh dari daerah lain,” paparnya. Begitu juga dengan Wasti-

yah (46), ia mengaku miris, disaat pemerintah gencar melakukan pembangunam infrastruktur, tetapi satu hal terlewatkan, yakni soal kenyamanan dan keamanan masyarakat saat berada dipelabuhan penyeberangan. “Semoga hal ini jadi perhatian pemimpin daerah ini,” tandasnya.(rm/hk).


CMYK

15

Minggu, 24 - 30 September 2017, MINGGU IV

GALERI FOTO

Website: www.rakyatmediapers.co.id

BUPATI Meranti DRS Irwan Msi makan Malam Bersama dengan Komisi IV DPR RI

Bupati Meranti DRS Irwan Msi Sambut Komisi IV DPR RI PERTEMUAN yang akrab antara legislator pusat dan Kementerian RI dengan Pemkab Kepulauan Meranti Selasa (19/9/2017) malam sangat harmoni dan akrab. Kunjungan kerja (kunker) Komisi IV DPR RI melihatkan potensi besar meranti sebagai lumbung pangan jenis beras dan Sagu yang mesti di Prioritaskan perhatiannya oleh pusat. Ketua rombongan dari Komisi IV DPR RI Ir.Efendi Sianipar dalam sambutannya menyebutkan kunker Ko-

misi IV ke Meranti bertepatan pada sidang pertama sidang 2017. "Kunker ke Meranti ini dalam menjalankan fungsi pengawasan dan kebijakan serta dalam rangka monitoring pengawasan" Kata Sianipar. Menurut Sianipar, Pangan suatu kebutuhan bagi warga negara yang perlu di jamin hal ini sesuai tertuang dalam UU pangan tahun 2014. "Ketahanan pangan baik kualitas dan kuantitas serta keterjangkauan pangan dari suatu daerah ke daerah

adalah bagian perhatian kerja pemerintah. Juga Ketersedian harga dan distribusinya" katanya Dinilai Siainipar Sagu Meranti masih belum terkelola secara maksimal padahal Sagu adalah salah satu altenatif pangan peganti beras. Kita akan dorong ini ditingkat pusat bagaimana agar produksi sagu serta pengelolaannya lebih baik dan maksimal. Sementara Bupati Meranti DRS Irwan Msi menyampaikan keluhan di meranti yang selama ini masih terma-

jinalkan. "kita harap dengan kunker Komisi IV ini dapat membantu meranti ditingkat pusat. Setidaknya tolonglah ingat-ingat dan kenang- kenang meranti ditingkat pusat sehingga bantuan yang dikucutkan dari pusat dapat menyegerakan percepatan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Meranti" kata Irwan. Sedangkan ketua Legislator DPRD Kepulauan Meranti Fauzi Hasan SE juga memberikan apresiasi

terhadap Kunker Komisi IV DPR RI. "Ini suatu harapan yang besar bagi masyarakat dan daerah Meranti. Kunker ini tentunya diharapkan akan berdampak kepada peningkatan kesejahteraan petani dan meningkat produksi beras. Perhatian kawasan pesisiran termasuk bagian nawacita" kata Fauzi. Menurut Fauzi, Meranti memiliki potensi besar untuk ambil andil dalam ketahanan pangan,hanya saja letak geografis meranti berpulau pulau di-

mana pula lokasi persawahan yang rentan dimasuki air pasang laut. "Disinilah peran pemerintah yang kita harapkan untuk mengalokasikan bantuan terhadap daerah meranti. Kedatangan Komisi IV ini nantinya yang juga menggandeng Kementan RI dapat memprioritaskan perhatian di tingkat pusat. Dorongan legilator pusat ini tentunya akan berperan penting dalam mengelontorkan dan APBN melalui Kementan RI" harap Fauzi. (ist)

KEDATANGAN anggota DPR RI komisi IV datang di kabupaten Meranti Provinsi Riau

BUPATI Meranti DRS Irwan Msi makan Malam Bersama dengan Komisi IV DPR RI

HARI ke dua kunjungan kerja, Rabu 20 September 2017, rombongan Komisi IV DPR RI kembali melakukan peninjauan lapangan di Kabupaten Kepulauan Meranti

KOMISI IV DPR RIomisi IV DPR RI saat di kepulaun Meranti

SESI tanya Jawab bersama MAsyarakat

SEKDA Kepulauan Meranti, Yulian Norwis, SE MM mendampingi peninjauan lapangan anggota Komisi IV DPR RI dan Dirjen Perkebunan dan Pertanian


CMYK

NASIONAL

Minggu, 24 - 30 September 2017, MINGGU IV

Website: www.rakyatmediapers.co.id

16

Dugaan Mark-Up Sosialisasi Dana Desa di Langkat Capai Rp 1,2 Miliar LANGKAT, RAKYAT MEDIA-Bupati Langkat H.Ngogesa Sitepu sudah sedari awal mewarning bawahannya agar tidak bermain dengan dana desa. Sosialisasi secara gamblang pun telah tertuang pada awal Mei lalu. Namun sayang, peringatan keras orang nomor satu di Pemkab Langkat itu seolah dianggap angin lalu. Melalui perpanjangan tangan pihak ketiga yakni konsultan, berbagai kegiatan. Salah satunya temuan pada Juli kemarin. Info teranyar diperoleh Sumber belum lama ini menyebut, sekitar 240 Kepala Desa bersama Kaur Pembangunan Desa diwajibkan iku sosialisasi pengadaan barang dan jasa yang merupakan intruksi dari pusat ( Jakarta ). Untuk dua orang perwakilan dari desa dibebankan Rp 9,5 juta. Gelaran sosialisasi itu dilaksanakan di salah satu hotel ternama di medan dengan durasi lebih kurang 4 hari. Sedangkan pemateri sendiri didatangkan dari pusat.Kabarnya lagi, penyelenggara sosialisasi di-

laksanakan oleh pihak ketiga. Secara matematis, dan terkumpul dari acara sosialisasi tersebut sekitar Rp 2,280 miliar dengan rincian 240 kades X Rp 9,5 juta. Perkiraan untuk satu malam menginap di hotel tempat penyelenggara sosialisasi pengadaan barang dan jasa para Kades tersebut hanya berkisar Rp 350 ribu.Nah rincinya, satu kamar bisa ditempati dua orang ( Kades dan Kaur Pem ). Jadi, Rp 350 ribu X 4 (hari ) X 240 Kades. Dengan total kedeluruhan Rp 336 juta biaya kamar. Akumulasi total diperkirakan hanya menelan biaya Rp 1 miliar. Ditelisik dari anggaran Rp 2,280 miliar, diduga kuat terjadi pembengkakan anggaran Rp 1,280 miliar.Ketika dikonfirmasi wartawan ke salah satu kepala desa di Kabupaten Langkat, dia langsung membenarkan kegiatan sosialisasi pengadaan barang dan jasa dengan menggunakan dana desa. Bahkan Kades tersebut mengakui bahwa penyelenggara kegiatan diberikan kepada pihak ketiga,”Kalau pihak

ketiga itu saya tak tau siapa orangnya. Yang pasti kami disuruh ikut sosialisasi, itu saja.Kalau tidak salah kami dikutip Rp 9,5 juta,” sebut sang Kades. Dengan adanya dugaan penyimpangan dana sosialisai pengadaan barang dan jasa khusus bagi Kepala desa dan kaur Pembangunan, wartawan coba konfirmasi keabsahan temuan tersebut.Usaha konfirmasi kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa H.Jaya Sitepu tentang dana desa termasuk temuan dugaan penyimpangan dana sosialisasi pangadaan barang dan jasa. Namun apa mau dikata, Kadis H.Jaya Sitepu tak berada di tempat. Begitu juga halnya Kabid Pemerintahan Desa, Mirza saat dikonfirmasi tak ada di kantor.Sebelumnya awal Mei lalu, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa H Jaya Sitepu sempat mensosialisasikan kucuran dana desa di 240 desa se Kab Langkat.Kata Jaya, besaran Pagu DD ( APBN ) TA.2017 berjumlah

ILUSTRASI : sosialisasi dana desa

Rp 192.863.623.000 Besaran Pagu ADD ( APBN ) TA.2017 berjumlah Rp 136.112.154.200 dan besaran hasil pajak ( BPHRD ) TA.2017 berjumlah Rp 3.505.085.000.

Dari jumlah tersebut, secara tatal besaran Dana yang dikucurkan untuk 240 desa di Kab Langkat berjumlah Rp 332.480.862.200. Sesuai dengan realisasi pencarian sesuai Per-

menkeu No.56 tahun 2016 ( DD) dan Perbub No. 10 tahun 2017 ( APBD ) tahap 1 disalurkan 60 % dengan rincian DD ( Rp 115,718,173,800 dan ADD Rp 81.667.292.520. (rm/sup).

42 WN Bangladesh Ditinggal Terungkap Penyelewengan Pajak Kenderaan Tekong di Kebun Sawit Bengkalis

WALIKOTA Tanjungpinang Lis Darmansyah menyerahkan cinderamata kepada pengurus IGTKI-PGRI Kota Tanjungpinang

Lis Darmansyah : Mengajar Anak TK Lebih Rumit dan Penuh Tantangan TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, dalam pidatonya saat Konferensi Daerah IGTKI-PGRI Kota Tanjungpinang Periode 2017-2022, mengatakan bahwa mengajar anak-anak di umur dini seperti di TK lebih rumit dan penuh tantangan. “Guru-guru TK ini harus lebih sabar menghadapi anakanak yang mungkin masih belum mengerti. Mereka belum bisa membedakan yang patut dan yang tidak patut,” kata Lis, di Aula Bulang Linggi, Kantor Badan Perpustakaan, Arsip dan Museum Kota Tanjungpinang, Jalan H Agus Salim, tepi laut, Jumat, (22/09) kemarin. Lis juga memaparkan, peran Guru TK sangat penting demi menciptakan karakter anak yang baik sebagai generasi penerus. Apalagi yang tertanam di dalam pemikiran anakanak itu, bagaimana yang dibangun komunikasi antara guru dan si anak. Lanjutnya, meskipun jam mengajar di TK sebih sedikit dibandingkan SD, namun situasi dan kondisi jauh lebih berat dibandingkan anak-anak yang sudah masuk SD, dimana mereka sudah punya pemikiran yang sedikit lebih maju. “Guru TK itu, yang beratnya harus memberikan pemahaman-pemahana kepada anak-anak, membentuk karakter anak, mulai mereka belum tahu sama sekali dengan lingkungan, belum faham mengenai apa-apa hingga mereka dapat jadi mengerti. Dan guru SD tinggal meningkatkan cara dan tatanan agar mereka bisa menerima pelajaran,” paparnya. Lis mengharapkan, Guru TK harus bisa melakukan imporisasi dan inovasi dalam memperkenalkan bahan pelajaran, bukan hanya berdasarkan abstrak cerita saja, tapi harus dijelaskan fakta dan realita. Karena setelah acara Konferensi itu adalah agenda awal sebelum pemilihan pengurus baru periode 2017-2022, Ketua PGRI Provinsi Kepri, Dadang AG yang juga hadir menghimbau agar IGTKI memilih pengurus yang benar-benar mau bekerja. Acara itu juga diisi dengan penyampaian Ketua IGTKI Kota Tanjungpinang, Nurkomariah SPd, yang baru saja mengundurkan diri karena sudah memasuki masa pensiun, dan menyerahkan kepemimpinan baru kepada generasi selanjutnya. (rm/ikhsan)

PEKANBARU, RAKYAT MEDIA—Sebanyak 42 orang Warga Negara Asing (WNA) asal Bangladesh ditinggalkan saja oleh ‘tekong’ nya di perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Bengkalis.Mereka diketahui diangkut oleh tekong atau calo penyelundup mereka dari Singapura dan diturunkan di Bengkalis, tepatnya di Rupat. Menurut informasi dari salah seorang WNA Bangladesh tersebut, mereka telah ditinggalkan oleh tekongnya selama 4 hari.Tekong tersebut berasal dari Kota Dumai. ”Seluruh WNA ini kita bawa ke Kota Dumai, ke Rudenim untuk ditindaklanjuti. Terhadap Tekongnya kita lakukan penyidikan kita tindaklanjuti,” ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo kepada wartawan, Senin (25/9/2017) Saat ini sebanyak 42 Imigran asal Bangladesh kini berada di Ruang Detensi Imigrasi Dumai.Setelah diamankan pihak tim gabungan Kepolisian Bengkalis, Polsek Rupat dan Polsek Rupat Utara di Kecamatan Rupat Utara, Minggu (24/ 9/2017).

di Dispenda Riau

PARA Warga Negara Bangladesh yang ditinggal tekong

Informasi yang diterima media ini, puluhan Imigram gelap ini ditemukan petugas saat berada di areal perkebunan di Rupat Utara.Ada dugaan mereka ditinggal begitu saja oleh orang yang mengangkut mereka.Rencananya mereka hendak dibawa ke Malaysia lewat jalur ilegal melalui perairan Rupat Utara. Dikabarkan WN Bangladesh ini diangkut oleh agen perjalanan dari Bangladesh menuju Singapura lewat jalur udara. Begitu saat menuju Pekanbaru via Singapura.Tapi saat hendak menuju Malaysia,

mereka memilih naik jalur darat dari Pekanbaru menuju Dumai. Jalur ini merupakan jalur favorit bagi para pelaku penyelundupan manusia. Tapi saat memilih pergi ke Dumai menuju Malaysia secara ilegal, mereka malah diamankan di Rupat Utara. Sehingga kini diamankan di Ruang Detensi Imigrasi Dumai.”Kita sudah amankan 42 imigran gelap tersebut. Perihal jalur dan agen yang membawa mereka masih ditelusuri,” terang Kasi Pengawasan dan Penindakan Hukum Imigrasi Dumai, Rangga Putra. (rm/trb)

PEKANBARU, RAKYAT MEDIAPasca dikembalikannya Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) oleh Kejaksaan, Polda Riau setakat ini masih mengumpulkan bukti terkait dugaan penyelewengan ratusan pajak kendaraan para wajib pajak. Sudah belasan saksi dari pihak Dispenda dimintai keterangannya. Hal itu diungkapkan langsung oleh Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Senin (25/9/2017) siang. “Masih, kita kumpulkan bukti, saksi sudah belasan orang, dari pihak Dispenda serta Samsat (Kepolisian, red),” kata Guntur kepada wartawan di Pekanbaru. Sejak SPDP-nya dikembalikan, Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau belum menetapkan status tersangka atas dugaan Korupsi ini. Kepolisian masih merangkum keterangan saksi dan ahli, serta menunggu hasil audit. “Penetapan tersangka belum. Saksi ahli juga belum, termasuk hasil audit,” pungkas dia. Beberapa waktu lalu, polisi juga telah melakukan penggeledahan di kantor Dispenda (Kini Bapenda, red)

Riau, terkait penyidikan ulang kasus tersebut. Sejumlah dokumen juga disita saat itu. Untuk diketahui, kasus ini bermula dari laporan adanya keganjilan pada Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) kendaraan milik wajib pajak, di mana salah satunya tidak ada paraf dalam kolom korektor di lembaran SKPD (lembaran belakang dari STNK kendaraan, red). Adapun pengurusan pajak kendaraan seperti yang diketahui dilakukan di Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap). Di Pekanbaru terdapat dua Samsat, diantaranya Samsat Kota dan Samsat Selatan. Tak main-main, ada ratusan SKPD kendaraan bermotor, khususnya roda empat yang tidak memiliki paraf di kolom korektor tersebut. Diduga, uang dari pembayaran ini tidak masuk ke kas negara. Selain tidak adanya paraf korektor, polisi juga menemukan adanya lompatan tahun yang tak biasa, yang mayoritas dari para penunggak pajak. Bahkan ketika itu Polda Riau memfokuskan pemeriksaan pada tiga pihak, yakni biro jasa, Showroom dan Dispenda.(rm/grc).

Bupati Jalan Santai Bersama Ratusan Warga Bintan BINTAN, RAKYAT MEDIAJalan Santai Kecamatan Gunung Kijang yang melibatkan siswa dan masyarakat umum berlangsung semarak di halaman Gedung Olahraga Kawal Kecamatan Gunung Kijang Minggu (24/9/2017). Dalam kegiatan tersebut Bupati Bintan Apri Sujadi dan Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Deby Apri Sujadi mengatakan bahwasanya kegiatan ini sejalan dengan harapan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan. Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan juga diketahui telah mendapatkan Predikat Kabupaten Layak Anak dan masuk dalam nominasi Kabu-

paten Sehat baru-baru ini, memang sedang menggiatkan pola hidup sehat kepada masyarakat. Dalam sambutannya Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos dan Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Hj. Deby Apri Sujadi A.Md menyampaikan kegiatan ini sejalan dengan harapan Pemerintah Kabupaten Bintan. “Kami sangat bangga dengan kegiatan semacam ini, pola hidup sehat dan kebersamaan masyarakat yang saling berbaur itu hal yang paling utama. Syukur sekaligus bangga saya melihat anak-anak kita begitu bersemangat dan mengikuti gerak jalan santai hari ini,” kata

Bupati Apri. Camat Gunung Kijang Satrida saat ditemui usai acara mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk mempererat hubungan antar warga. Selain menjadi hiburan tersendiri masyarakat juga diharapkan dapat selalu bergandengan dalam berbagai aspek kehidupan sehari – hari. “ Ini juga momen untuk kita saling akrab dan silaturahmi sesama anggota masyarakat,” ucapnya. Dalam kegiatan tersebut Bupati Apri Sujadi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Deby Apri Sujadi dan beberapa pejabat terkait sempat mengajak masyarakat untuk

BUPATI Bintan Apri Sujadi (pakai kaus biru)

melakukan beberapa gerakan senam dan berbaur bersama seluruh peserta. Hingga pukul 11.00 WIB peserta masih semangat men-

dengarkan pengumuman pemenang door prize yang dibagikan satu persatu hingga seluruhan hadiah selesai dibagikan. (RM/Ikhsan)

Petugas Pelayanan di Meranti Harus Mampu Mengedukasi Masyarakat

Bupati Meranti H Irwan didampingi Sekda Meranti Yulian

SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA- Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, sering menerima keluhan dari masyarakat yang merasa kurang puas dengan petugas pelayanan. Namun, menurutnya tak jarang itu terjadi akibat miskomunikasi antara petugas dengan warga. Seperti di RSUD Kepulauan Meranti, ada keluhan Andi Maradona alias Edo, masyarakat Pulaumerbau yang merasa tidak mendapat pelayanan saat mengurus surat kelahiran istrinya. Waktu itu Edo mengurus masalah rujukan yang mana istrinya sudah di Tanjungbalai (menunggu kelahiran). Awalnya apa yang diminta Edo tidak bisa diberikan. Setelah dibantu Staf Ahli DPRD Kepulauan Meranti

Herman Alwi untuk berkomunikasi dengan beberapa dokter, Edo mendapatkan surat tersebut. Mereka pun beranggapan bahwa pihak RSUD tidak memberikan pelayanan ke masyarakat yang membutuhkan bantuan. Awalnya dibilang tidak bisa, lalu disuruh ke Balai untuk meminta diagnosa dokter dan dibawa lagi ke Selatpanjang. Padahal, kata Herman, diagnosa yang diminta RSUD Kepulauan Meranti sudah tertera pada surat yang dikeluarkan oleh RSUD Tanjungbalai Karimun. Surat yang ditandatangani dr Ferry D SPoG itu pula membuat urusan kembali menemukan titik terang. “Awalnya tak bisa, setelah lama berurusan, disuruh ke sana kemari, baru bisa. Mereka minta diagnosa, padahal pada surat

dari RSUD Balai itu sudah ada. Harusnya dibantu masyarakat yang membutuhkan, jangan terkesan dipersulit,” kata Herman Alwi. “Mereka harus mampu bekerja maksimal untuk melayani masyarakat. Sebab, salah satu pos terbesar APBD kita ada pada kesehatan,” tambah Herman.Menanggapi hal ini, Bupati H Irwan mengaku telah memanggil pihak RSUD Kepulauan Meranti. Ia ingin mengetahui kronologis kejadian sehingga ada keluhan masyarakat. “Sudah saya pangil. Di sini ada miskomunikasi, masyarakat meminta kemudahan namun pihak RSUD juga ada SOP dalam menjalankan tugas,” kata H Irwan. “Kalau sudah seperti ini, harus ada kebijakan. Terkadang memang ada

masyarakat kita yang belum faham jalur dalam berurusan, lalu petugas pelayanan tidak pula mengedukasi,” tambah H Irwan. Agar tidak terjadi miskomunikasi, H Irwan mengingatkan petugas pelayanan agar senantiasa memberikan edukasi kepada masyarakat yang memerlukan bantuan. Andai ada kesalahan administrasi saat berurusan, petugas pelayanan harus menjelaskan dengan detil apaapa yang harus dilakukan masyarakat sehingga urusan bisa selesai. “Ya harus ada edukasi ke masyarakat. Agar mereka faham dan mengeri apa saja yang harus dilakukan. Ini berlaku untuk semua tempat pelayanan, petugasnya harus mengedukasi,” tegas orang nomor satu di Kota Sagu itu.(rm/grc)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 212 by RAKYAT MEDIA - Issuu