Skip to main content

Edisi 139

Page 1

CMYK

KORAN UMUM Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I

Sabtu, 11- 18 Desember 2015 MINGGU KE-II

Media Ini Terdaftar di Dewan Pers

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

BATAM, RAKYAT MEDIA-Kalau sudah jodoh pasti akan bersatu lagi, dua tokoh yang sama sama pernah memimpin Kabupaten Karimun, akhirnya dipersatukan lagi. Kali ini H.M Sani yang mengganden Nurdin Basirun sebagai pendampingnya meraih kemenangan di Pilkada serentak 9 Desember 2015 ini Kemenangan yang diraih pasangan H.M Sani-Nurdin Basirun sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri sebelumnya sudah dipridiksi banyak kalangan. Hal ini bisa dilihat dari

derasnya dukungan terhadap pasangan yang mengusung motto bersatu melanjutkan pembangunan. Selain itu, kemenangan H.M SaniNurdin Basirun (Sanur) bukan hanya karena diusung oleh banyaknya partai politik. Namun H.M Sani memang merupakan salah seorang birokrat yang memiliki segudang pengalaman dalam pemerintahan dan selama lima tahun memimpin Provinsi Kepri telah berhasil meningkatkan berbagai pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Provinsi Kepri Oleh karena itu pasangan ini dinilai layak memimpin Provinsi Kepri untuk

Edisi : # 139 Tahun III, Harga: Rp5.000,-

lima tahun ke depan. Dan ini terbukti pada Rabu (9/12/2015) pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H.Muhammad Sani dan H.Nurdin Basirun, sementara unggul dibandingkan saingannya pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri H.M. Soerya Respationo dan H.Anshar Ahmad. Hasil perolehan suara dari data Quick Count, pasangan Calon H.M.Sani dan H.Nurdin Basirun atau disingkat (Sanur) memperoleh suara cukup signifikan yakni 53,42 persen suara sedangkan paslon Bersambung ke Hal 11

H.Nurdin Basirun

H.Muhammad Sani

Terjadi Jual Beli Tuntutan di Kajari Tanjungpinang TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Bobroknya perilaku oknum jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, khususnya yang menangani tindak pidana umum, atas dugaan adanya ‘jual beli tuntutan’ terhadap terdakwa yang disidangkan di pengadilan, dikhawatirkan akan menjadi batu sandungan bagi Kejaksaan Tinggi Kepri dalam meraih predikat terbaik se-Indonesia pada tahun 2015 ini. Anggota Tim Sidha Karya Kejaksaan Agung-RI, Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung RI Jasman Panjaitan SH, menyatakan memiliki catatan tersendiri untuk jaksa di bidang pidana umum (Pidum) Kejaksaan Tinggi Kepri. “Dalam paparan yang dilakukan Asisten Pidana Umum dan Kepala Kejaksaan Tinggi Tadi, saya belum mendengar fungsi pengawasan terhadap para jaksa yang maju dan melakukan sidang sejumlah kasus di pengadilan,” kata Jasman, Jumat (4/12/2015). Dalam kesempatan itu, Jasman juga meminta, agar Asisten Pidana Umum Kejati Kepri melakukan pengawasan yang melekat terhadap para jaksa yang menangani sejumlah perkara di pengadilan. “Hal itu untuk menghindari jaksa-jaksa nakal. Kare Bersambung ke Hal 11

KANTOR Kejaksaan Negeri Tanjungpinang

Terkait Kasus Korupsi Bansos Senilai Rp66 Miliar

Ahmad Dahlan Dan Agussahiman Bakal Diperiksa Kejati Kepri

Walikota Batam

Ahmad Dahlan

BATAM, RAKYAT MEDIAKomitmen Kejaksaaan Tinggi Provinsi Kepri dalam mengusut berbagai kasus korupsi di Kepri nampaknya tidak main main. Keseriusan lembaga penegak hukum yang dipimpin Sudung Situmorang ini dibuktikan dengan mengungkap kembali kasus korupsi aliran dana bantuan Sosial (Bansos) Pemko Batam tahun 2011 senilai Rp 66 miliar. Pengungkapan kasus yang menjadi perhatian publik ini sepertinya terus berlanjut, buktinya setelah memeriksa tiga pejabat Pemko Batam yakni Kepala Dinas

Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin, Kadis UKM Febrialin, dan Kabag Keuangan Sekretariat Daerah Abdul Malik, pertengahan bulan Nopember lalu. Kamis (3/ 12/2015) pekan lalu penyidik Kejaksaan Tinggi Kepri kembali memeriksa Kepala Inspektorat pemerintah Kota Batam Heriman.HK. Heriman.HK diperiksa mpenyidik Kejati Kepri terkait kasus aliran dana bantuan sosial (Bansos) pemko Batam yang diduga kuat menyeret Walikota Batam Ahmad Dahlan dan Setdako Batam Setdako Batam

Bersambung ke Hal 11

PT KAI Mark Up Harga Matrial Bahan Galian C LANGKAT, RAKYAT MEDIA-Kendati untuk membangun dan membukan jalur kereta api Trans Sumatera jurusan Binjai – Besitang, Kabupaten Langkat, pihak PT Kereta Api Sumatera Utara, telah mensterilkan lahan selebar 12 meter kanan kiri dari rel kereta api jurusan tersebut. Jalur ini disiapkan untuk pembangunan jalur Kereta Api Trans Sumatera di Sumatera Utara yang nantinya akan ditembuskan ke Provinsi Riau dan Aceh. Menteri Perhubungan RI, Ignasius Jonan, semula mengharapkan selama proses pengerjaan Mega Proyek pembangunan jalur rel kereta api yang dilaksanakan PT

PEMBANGUNAN jalur kereta Api Trans Sumatera

Kereta Api Indonesia (KAI) selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Trans Sumatera di wilayah Kabupaten Langkat, jangan sampai ada kendala dan penyimCMYK

pangan sekecil apapun. Hal itu dikatakan Ignasius Jonan yang notabene mantan Dirut PT Kereta Api Bersambung ke Hal 11

Agussahiman

FAHRI SINDIR JAKSA AGUNG LAKUKAN PENCITRAAN USUT KASUS NOVANTO JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyindir sikap Jaksa Agung HM Prasetyo, yang menyatakan siap bergerak mengusut skandal pencatutan nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf Kalla (JK) dalam perpanjangan kontrak Freeport, yang diduga dilakukan Ketua DPR Setya Novant Bersambung ke Hal 11

Fahri Hamzah


BATAM

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Sabtu, 11- 18 Desember 2015 MINGGU KE-II

2

Pasangan Sani-Nurdin Menang di TPS 30 Dotamana, Batam Centre BATAM, RAKYAT MEDIA-Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur HM Sani-Nurdin Basirun (Sanur) dan Walikota dan Wakil Walikota Rudi-Amsakar Ahmad (Ramah) di TPS 30 RW.01 Dotamana, Kelurahan Belian Kecamatan Batam Kota, Batam, Kepri, yang pencoblosan dimulai sejak pukul 07.00 WIB pada Pilkada, Rabu (9/12/2015) pagi kemarin meraih suara terbanyak. Menurut Ketua KPPS TPS.30 Dotamana Edi Dadori mengatakan, dari jumlah pemilih 412 suara, hanya 193 suara yang memilih. Namun dalam perhitungan suara dilakukan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur SaniNurdin (Sanur), mendapat suara terbanyak yaitu 105 suara. Sementara rivalnya hanya memperoleh 86 suara. Sedangkan pasangan Ramah memperoleh suara 109 suara dan pesaingnya mendapat 58 suara Dikatannya, proses pencoblosan di RW.30 Dotamana dimulai dengan pengambilan sumpah Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang disaksi-

ANGGOTA KPPS TPS 30 sudah mulai melakukan perhitungan suara

Tangkap Lepas Penggerebekan Judi Berkedok Gelper BATAM, RAKYAT MEDIA-Kasus gelandang permainan (gelper) yang disinyalir mengandung unsur judi yang akhirnya digerebek polisi ternyata tak semua diproses hukum. Kasus Gelper di Botania yang ditangani Polda Kepri berkasnya sudah masuk ke Kejaksaan, sementara kasus Gelper Saga Games yang sempat digerebek jajaran Polresta Barelang tidak diproses hukum. Kasusnya diserahkan ke Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Batam.Tak hanya itu, delapan orang yang sempat diamankan saat penggerebekan pun sudah dilepas. Kasat Reskrim Polresta

Barelang Kompol M Yoga Buana Dipta Ilafi mengatakan kedelapan orang yang diamankan seperti kasir, pengelola gelper, wasit hingga pemain sudah di pulangkan. Mereka diamankan ke Polresta Barelang hanya untuk dimintai keterangan. ”Tak ada tersangka, mereka hanya dimintai keterangan dan sudah kita pulangkan,” kata Yoga, Rabu (2/12/2015) pekan lalu. Menurut dia, Gelper Saga Games dinilai melanggar Perda Kota Batam tentang perizinan. Izin sudah kardaluasa, Gelper Saga Games tetap beroperasi seperti biasa. Bahkan Badan Penanam Modal (BPM) Kota Ba-

POLDA KEPRI BKO 627 PERSONIL KE POLRES BARELANG DAN NATUNA BATAM, RAKYAT MEDIA-Polda Kepulauan Riau (Kepri) perbantukan sebanyak 627 personel Polda Kepri ke Polresta Barelang dan Polres Natuna, guna memback up pengamanan secara langsung di setiap TPS pada Pemilukada 9 Desember 2015 mendatang. Mulai besok seluruh anggota yang diperbantukan untuk pengamanan Pemilukada ke Polresta Barelang dan Polres Natuna mulai ditempatkan,” kata Kabid Humas Polda Kepri Ajun Komisaris Besar Polisi, Hartono kepada wartawan, Jumat (4/12/2015) pekan lalu. Anggota yang diperbantukan ke Polresta Barelang berjumlah sebanyak 308 personel terdiri dari Perwira Menengh (Pamen), Perwira Pertama (Pama), Bintara serta Polwan. “Sedangkan untuk personel yang standby berjumlah sebanyak 269 personel ditempatkan di PolsekPolsek,” ujarnya. Pada Sabtu (5/12/ 2015) lalu anggota yang BKO ke Polresta Barelang langsung ikut melaksanakan apel pagi di lapangan Temenggung Abdul Jamal pada pukul 07.00 WIB, untuk mendapatkan arahan dan petunjuk dalam pelaksanaan pengamanan TPS-TPS yang sudah ditempatkan di Polsek-Polsek di wilayah Polresta Barelang, akan diarahkan langsung oleh Kapolresta Barelang Kombes Pol Asep Safrudin. Hartono lebih lanjut menjelaskan, sedangkan kepada anggota yang diperbantukan melaksanakan pengamanan TPS di wilayah Polres Natuna sebanyak 50 personel. ”Yang diperbantukan ke Polres Natuna, besok anggota juga melakukan apel di Bandara Hang Nadim pada waktu yang sama (Sabtu pukul 07.00 WIB). Setelah itu persiapan untuk berangkat ke Polres Natuna dengan menggunakan maskapai Sriwijaya Air,” terangnya. Kapolda Kepri Brigjen Pol Arman Depari, kata Hartono, mengharapkan dalam pelaksanaan pengamanan ini, masyarakat dan Polri dapat bekerja sama untuk menciptakan keamanan yang kondusif dalam Pemilukada 2015 ini. (rm/btd).

Box Redaksi

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia

Terbit sejak 26 Agustus 2012 Diterbitkan Oleh

PT.Rakyat Media Pratama Akta Notaris No.179 - Izin Menteri Hukum Dan HAM RIAHU-10.04744/2014 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 IZIN (TDP) No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000

Di cetak Oleh PT Ripos Bintana Press (isi Diluar Tangungjawab Percetakan)

tam sudah meminta Saga Games menggurus izin, tapi tak juga diurus. ”Penggrebekan itu sudah kita berkas, mereka dinilai melanggar Perda,” ujar Yoga. Karena melanggar Perda, lanjut Yoga, kasus penggrebekan itu pun dilimpahkan ke penyidik BPM Batam untuk penyelidikan lebih lanjut. Alasan penyerahan karena BPM sudah ada penyidik sendiri terkait pelanggaran Perda. Penyidik tersebut sudah mengikuti pelatihan di Pusat Pelatihan Mega Mendung. ”Sebenarnya kita bisa saja menyelidiki. Namun kita memberdayakan PPMS BPM yang baru dibentuk,” terangnya.

PULUHAN petugas kepolisian bersenjata lengkap menggerebek lokasi judi Gelper

Yoga juga menegaskan jika saat penggrebekan pihaknya tak menemukan indikasi judi di Saga Games. Meski begitu, pihaknya tetap melakukan penyegelan terhadap

Saga Games hingga proses penyelidikan oleh BPM selesai,”Kita tetap segel selama proses masih berjalan. Dan PBC mesin masih tetap kita tahan,” terang Yoga. (rm/bp)

Kementerian PU Bangun Tiga Rumah Susun Untuk Buruh di Batam

SALAH satu Rumah Susun untuk karyawan di Muka Kuning yang dikelola Pemko Batam

BATAM, RAKYAT MEDIA-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun tiga rumah susun (Rusun) khusus untuk karyawan yang berpenghasilan rendah di Kota Batam pada 2016 mendatang. Rumah susun khusus untuk buruh atau lebih dike-

nal (Rusun) pelaksanaannya Kemeterian PU dan Perumahan Rakyat bekerja sama dengan pemerintah Kota Batam.”Rmah susun untuk buruh tersebut akan dibangun di tiga lokasi sekaligus, dua lokasi berada di Muka kuning, dan satu lokasi di Tanjunguncang,” kata Kepala Dinas Tata Kota Asril, kepada media ini Senin (7/

12/2015) di Batam Centre. Asril menjelaskan, pembangunan rusun di tiga lokasi tersebut bertujuan untuk membantu buruh, agar mereka mendapatkan tempat tinggal yang layak, bersih, tertata dengan rapi, dan harga sewa yang murah. ”Syaratnya gaji harus dibawah 3,5 juta. Jadi khusus bagi mereka yang berpenghasilan rendah,” ujarnya. Dikatakan Asril, rencananya pembangunan tiga rusun baru ini akan dibangun dengan ukuran yang lebih besar dari sebelumnya. ”Kita akan bangun tipe lebih besar, kalau sebelumnya tipe 27 untuk yang baru ini kita bangun tipe 36,” jelasnya. Untuk saat ini Batam telah memiliki 30 rusun yang dikelola oleh Pemko Batam yang berada di Sekupang, Muka Kuning, dan Tanjunguncang, 25 diantaranya sudah berfungsi, sedangkan lima twins Blok masih dalam proses dan menunggu serah terima kepada pemerintah Kota Batam, ujarnya. (rm/gunawan).

kan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan saksi dari seluruh pasangan calon dan menyusul dengan menyanyikan lagi Kebangsaan RI.Setalah itu, langsung dilakukan pembukaan kotak suara. Pantauan koran Rakyat Media, seluruh anggota KPPS dan saksi dari seluruh pasangan calon baik Pilgub Kepri dan Pilwako Batam sudah dipersiapkan dengan seluruh perlengkapan pemungutun suara di TPS 30 RW.01 Dotamana keluarahan belian. Pelaksanaan pemilihan berjalan lancar dan aman. Dalam pembukaan kotak suara tidak ada ditemukan perlengkapan pemilu yang kurang, maupun yang rusak. Edi Dadori, ketua KPPS, menuturkan untuk TPS 30 tidak ada masalah dan seluruh perlengkapan pemilu sudah lengkap. ”Semuanya transfaran, mulai dari pembukaan kotak suara, penghitungan kembali surat suara dan seluruh perlengkapan pemilu masih dalam keadaan baik dan tersegel,” katanya.Usai pencoblosan. (rm/gunawan)

Nelsen Bur Jual Dua Wanita ke Malaysia BATAM, RAKYAT MEDIA-Nelsen Bur, terdakwa tindak pidana perdagangan orang kembali disidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (7/12/2015) pekan lalu. Ia berusaha membantah keterangan dua saksi korban yang hendak dikirim ke Malaysia menjadi Pembantu Rumah Tangga (PRT). Dua korban yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di persidangan, Fitriyatun alias Fitri dan Nn (16) menerangkan bahwa terdakwa akan mengirim mereka ke Malaysia menjadi PRT menggunakan Paspor Pelancong. Dimana, kata saksi, Paspor tersebut dibuat di Imigrasi Belakang Padang menggunakan dokumen yang sudah terlebih dulu dipalsukan terdakwa dan Taufiq (DPO).”Saya dan Nolak dikirim ke Malaysia karena dokumen sebagai tenaga kerja tidak ada. Kami (Fitri dan Nn) hanya dikasih paspor pelancong,” kata Fitri. Akibat menolak dikirim ke Malaysia, kata Fitri, terdakwa mengancam agar kedua korban membayar ganti rugi masing-masing Rp10 juta. Uang itu sebagai pengganti biaya transportasi dari Jakarta sampai ke Batam dan biaya pengurusan paspor.”Saya sempat dikurung di kamar karena tetap nolak untuk ke Malaysia. Saya juga gak punya uang untuk ganti biaya yang dikeluarkan terdakwa,” katanya. Keterangan saksi itu dibantah terdakwa. Menurutnya, kedua korban datang ke Batam meminta dicarikan kerja bukan direkrut dan untuk dikirim ke Malaysia.”Saksi masih ingat gak waktu saya tawari kerja di Padang. Saya tak pernah nawari ke Malaysia,” elak Nelsen Bur. Tak hanya itu, Nelsen juga tidak mengakui memalsukan dokumen Nn dari umur 16 tahun menjadi 23 tahun. Menurut dia, yang memalsukan KTP, KK dan Ijazah korban agar lebih dewasa dan suapaya bisa dikirim ke Malaysia adalah Taufiq (DPO).”Yang malsukan dokomen itu kan Taufiq, bukan saya,” elak Nelsen, lagi. Sementara itu, JPU Haryo Nugroho mengatakan, saksi korban Nn yang dimintai keterangan dalam sidang terturup juga mengaku akan dikirim ke Malaysia. Bahkan, sambung Haryo, Nn pernah menjelaskan kepada terdakwa masih berumur 16 tahun. ”Keterangan kedua saksi korban pada intinya sama. Mereka diongkosi terdakwa sampai ke Batam dan akan dikirim ke Malaysia jadi PRT,” kata Haryo. Keterangan kedua saksi korban, kata Haryo sudah cukup membuktikan dakwaan. Tetapi, untuk lebih menguatkan, ia juga akan menghadirkan sakai lainnya. “Masih akan ada saksi,” ujarnya. Majelis Hakim Wahyu Prasetyo Wibowo, Arif Hakim dan Tiwik usai mendengar keterangan saksi korban kembali menunda sidang satu minggu. Pada sidang berikutnya, JPU diminta untuk menghadirkan saksi lainnya.(rm/md).

Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan :

Pemimpin Umum/Penanggung Jawab : Mawardi, Pemimpin Redaksi : Mawardi.M, Penasehat Hukum: Supriarno. SH. MH, Hamdan Hasibuan. SH, WKL Pemimpin Umum: Erwinsyah, SH, Pemimpin Perusahaan : Jasniwati, Wkl Pemred/Penjab : Supriadi M.Y,SH, Redaksi Pelaksana : Trianto Patrick. Amd, Redaksi : Trinanto, Abdul Haris, SH, Amran, Iqbal Ramadan, Batam: Johan Munik, Gunawan, Ferianda, Maneger Iklan : Hardiansyah,SE, Sekretaris Redaksi, Marlina, Divisi Pemasaran : Johar Manik, Amran,Dewan Redaksi : Mawardi. M, Marzuki. SE, Boy Hendri, SH, Rustam Efendi, Erwinsyah. SH, Mahyuddin, Liputan Jabodetabek: Bintang Partogi Sianturi, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Darmawan, Sukandar, Ismail,Perwakilan Sumatera Utara : Sofian (Kepala), Dedi Topan SH, Julkarnain.M, Deli Serdang : Azhar Munik, Liputan Batam : Ferianda, Iqbal Ramadhan, Gunawan, Biro Karimun : Jimi Martius , Tanjungpinang : Hariadi Usman, Bintan : Anton (Kepala), Ambar Tio Imando, Natuna : Irwansyah, Lingga : Amran, Anambas : usman, Provinsi Riau : Effendi Basri, Abd Muin, Kampar Riau : Irwan, Jawa Barat : Dadang Kusnadi, Hilman Saragih,Amir Husin,Sutarna, Biro Bogor : Ismail, Nurdin, SumateraBarat : Aminah Zalani Amd (Kepala), Zakirman, Ramli,Jambi : Firdaus, Ramli, Nurmansyah,Lay Out : Wandi, Divisi Iklan : Iqbal Ramadhan, Tarif Iklan: Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom, iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom, iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom, iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom, harga tambahan PPN 10 persen.

Jalan Kemuning 1 Komplek Pertokoan Taman Dotamana Indah/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam- Kode Pos 29400, Telp (0778)-7498179,(0778) 479636, Fax (0778)-479529, Perwakilan Jakarta : Jalan Raya Kukusan, Komplek Kukusan Permai Blok K No.18 Beji, Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021) 7490243, Fax (021)7492117, HP 081218206727 Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No.Rekening : 00220-01-50-004107-5 dan Bank Riau Kepri No Rekening : 132.80.00130 An PT. Rakyat Media Pratama, Website: www.rakyatmedia.com, Email redaksi : rakyatmedia77@yahoo.com, atau Email : harianrakyatkepri@yahoo.com

Wartawan Rakyat Media Hanya yang tercatat Di BOX redaksi, dan Selalu Di bekali Identitas


CMYK

3

Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

BATAM

Proyek Pelabuhan Berbau Korupsi Milik Disub Kepri Terbengkalai BATAM, RAKYAT MEDIAKinerja Dinas Perhubungan Provinsi Kepri dibawah pimpinan Muramis, boleh dikatakan sangat bobrok. Betapa tidak, sejumlah proyek pembangunan pelabuhan yang ditangani instansi ini banyak yang bermasalah. Salah satunya adalahproyek pembangunan pelabuhan Sijantung, jembatan V Pulau Galang. Batam. Dari plang proyek disebutkan pembangunan pelabuhan ini dikerjakan oleh PT Multi Karya Pratama selaku kontraktor dengan nilai anggaran sebesar Rp9.438.870.000, dana proyek itu bersumber dari APBD Kepri tahun anggaran 2014, Nomor kontrak : 16/HUB/ SP/VI/2014 sebagai konsultan perencana Ornament Rancang Bangun dan Konsultan pengawas PT Indodemensi Konsultan. Berdasarkan petunjuk di papan plang, proyek tersebut harus selesai pada 29 Nopember 2014, namun hingga saat ini kondisi proyek yang diduga sarat KKN ini terbengkalai. Tidak terlihat aktivitas pengerjaan proyek di lapangan. Bahkan disana sini kondisi bangunan terlihat tidak terurus dan banyak rusak. Diperkirakan progress pekerjaan yang sudah selesai baru sekitar 40 hingga 50 persen. Proyek pembangunan pelabuhan milik Dinas Perhubungan Provinsi Kepri yang diduga kuat berbau korupsi ini merupakan infrastruktur untuk membuka jalur pelayaran yang menghubungkan dari Kota Batam ke Kabupaten Lingga ini tidak hanya bermasalah soal keterlambatan waktu pengerjaan saja. Namun jika dilihat dari kualitas dan mutu pengerjaannya pembangunan pelabuhan tersebut sangat amburadul dan disinyalir tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Menurut keterangan Zainal, warga setempat yang saat ini bekerja sebagai penjaga gedung tersebut mengatakan kepada media ini Sabtu (5/12/2015) di lokasi pelabuhan Sejantung, bahwa sudah hampir satu tahun proyek ini terbengkalai. Bahkan kata Zainal, kondisi bangunan disana sini banyak bocor jika hujan datang,”kalau hujan datang dalam gedung tergenang air seperti kolam karena air masuk dari jendela disebabkan pemasangan jendela tidak ada karetnya. Begitu juga pemasangan konopi hanya ditempelklan saja, tidak ditanam dibeton sehingga dikuatirkan bisa terbang kalau datang angin kencang, ”ujarnya. Selain itu, lanjut Zainal, belum lama ini datang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memeriksa proyek tersebut, selama tiga hari mereka (BPK-Red) mengukur seluruh pengerjaan yang

sudah selesai dikerjakan. Bahkan, kata dia, BPK menilai pengerjaan proyek itu tidak sesuai spesifikasi dan menggunakan matrial sembarang. Kemungkinan, kata zainal, mereka melakukan pemeriksaan diakhir tahun ini karena tidak sesuai anggaran yang telah dibayarkan kepada kontraktor dengan hasil pengerjaannya. “Saya tahu dan mendengar dari cerita mereka, karena selama tiga hari BPK itu mengukur pengerjaan proyek pembangunan ini, saya ikut membantu mereka bekerja mengukur semua bangunan. Jadi saya dengar mereka bercerita bahwa proyek itu bermasalah dan tidak sesuai spek. Mereka ukur satu persatu secara rinci, kami harus teliti betul betul karena kami tidak mau ikut masuk penjara, ”kata Zainal menirukan ucapakan orang BPK tersebut. Zainal menambahkan, proyek pembangunan pelabuhan ini banyak yang belum siap, diruangan dalam banyak yang belum dikerjakan seperti kamar mandi belum ada, instlasi listrik dan air, plafon belum dipasang, kemudian jembatan ke ponton pelabuhan yang dibuat dari besi sudah patah mungkin menggunakan besi sembarangan. Bahkan seluruh atap ponton dan besinya sudah berkarat. Tembok pinggir laut sudah tumbang, begitu juga pembuatan saluran air menurut pemeriksa BPK pembengunan pelabuhan itu tidak sesuai perencanaan,”ujar Zainal Dari pantauan investigasi yang dilakukan media ini terlihat pengerjaan proyek pembangunan tersebut diduga menggunakan matrial sembarangan baik besi maupun pasir beton tidak berstandar SNI. Buktinya dua buah ponton untuk naik turunnya penumpang besinya sudah berkarat karat, dan bahkan tangganya sudah patah. Sementara campuran pelaster untuk tembok mapun pengecoran tiang dan lantai juga diduga lebih banyak pasir dari semen. Bisa jadi menggunakan semen berkualitas rendah sehingga disana sini terlihat dinding retak retak Demikian juga besi tulang bangunan yang dipakai terlihat tidak sesuai ukuran dan besi banci. Maka kalau dilihat dari realisasi pengerjaan proyek yang sudah selesai saat ini paling banyak diperkirakan hanya Rp2 miliar. Meski Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Muramis, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) mengaku baru melakukan pembayaran termin pengerjaan pembangunan inprastruktur pelabuhan milik pemerintah tersebut baru 40 persen atau sebesar Rp3 miliar.

PROYEK pembangunan pelabuhan Sijantung, Jembatan V Barelang Batam

Namun, jika dibandingkan kualitas dan mutu pekerjaan maupun progress penyelesaian proyek yang sudah selesai dengan anggaran yang telah dicairkan kepada kontraktor kabarnya sebesar Rp4 miliar lebih jelas hal ini sangat sangat merugikan negara. Dari kualiatas dan mutu proyek yang tidak sesuai spesifikasi teknis sudah jelas merugikan negara, ”Pekerjaan proyek amburadul atau tidak sesuai spesifikasi teknis, itu saja sudah menyalahi aturan. Apalagi pembayaran termin lebih besar dari realisasi pengerjaannya, ini jelas sudah ada unsur dugaan korupsinya,”kata sumber media ini yang minta tidak ditulis namanya Sumber media ini di internal Dishub Kepri mengungkapkan, bahwa dari mulai proses lelang pelaksanaan proyek pembangunan pelabuhan Sijantung Pulau Galang itu banyak penyimpangan terutama lelang proyek tidak lagi mengikuti Perpres No.70 Tahun 2002 tentang pelaksanaan lelang barang/jasa pemerintah. Kemudian lelang proyek itu hasil kongkalikong, pemenang sudah diatur sebelumnya, kontraktor, panitia lelang dan Kepala Dinas sudah bersekongkol. Meski lelang paket proyek sudah menggunakan sistem elektronik, tapi masih terjadi praktik KKN. Untuk mendapatkan proyek di Dishub Kepri sangat mudah, mekanisme dan aturan lelang tak begitu ketat, kontraktor yang tidak memiliki keahlian di bidang pengerjaan konstruksi/ proyek bangunan maupun pembangtunan pelabuhan bisa memperoleh paket .Yang penting pulus, kontraktor bersedia mengikuti aturan dan ketentuan tidak tertulis yang diwajibkan, yakni memberikan fee proyek yang ditetapkan 15 hingga 20 persen dari nilai proyek. Sedangkan penyetoran

uang fee tergantung bonafid atau tidak kontraktor yang mengajukan penawaran. “Uang fee itu dilihat dari kesanggupan kontraktor, kalau pemborong bonafid biasanya uang fee diselesaikan dimuka dan kontraktor bisa minta proyek yang di inginkan. Tapi kalau pemborong modal pas pasan, biasanya uang fee disetor setelah termin dicairkan, ”ungkap sumber koran ini yang minta tidak ditulis namanya dalam pemberitaan ini. Selain proses pelaksanaan lelang di Dinas Perhubungan Kepri berbau Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN), realisasi pelaksanaan pekerjaan proyek dilapangan juga banyak bermasalah. Bahkan, selain proyek pembangunan pelabuhan Sijantung yang bermasalah. Yang lebih parahnya lagi, setiap tahun pelaksanaan proyek di instansi ini bermasalah, setiap kontraktor yang mengerjakan proyek terjadi masalah. Bahkan ujung ujungnya pemutusan kontrak. Pada tahun 2012, juga ada enam paket proyek pembuatan ponton bermasalah, karena kontrak-

JALAN dari dermaga ke ponton dibuat dari besi sudah patah atap dan besi sudah berkarat

tor yang mengerjakan proyek itu tak dapat melaksanakan pekerjaannya tepat waktu. Enam paket tersebut berada di Kabupaten Lingga, Natuna, Karimun dan Tanjungpinang. Namun oleh Dinas Perhubungan Kepri, meski proyek itu bermasalah tapi tetap dibayar. Padahal kontrak orginal antara kontraktor dan PPK diabaikan. Selain itu, kontraktor hanya dikenai sanksi denda mengambil jaminan pelaksana proyek dan tidak di black list. Kontraktor tersebut bisa lagi mengajukan penawaran dalam lelang. Kegiatan proyek bermasalah yang dilaksanakan Muramis tak hanya saat ia menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kepri, ketika Menjabat Sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Ba-

tam, Muramis pernah diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Batam karena tersandung dugaan korupsi proyek bermasalah yaitu proyek pembangunan alat uji kir kenderaan bermotor Dinas Perhubungan Kota Batam dengan nilai kontrak miliaran rupiah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barelang Yusril, ketika diminta tanggapannya terkait proyek pembangunan pelabuhan Sijantung, jembatan V Barelang milik Dinas Perhubungan Provinsi Kepri yang hingga kini terbengkalai karena ditinggal lari oleh kontraktornya mengatakan pihaknya akan segera melaporkan dan mendesak Kejaksaan Tinggi Kepri untuk memeriksa oknum Kepala Dinas Perhubungan Kepri Muramis, atas dugaan korupsi pembangunan pelabuhan tersebut. “Saya akan melaporkan kasus itu dan minta kepada Kejaksaan Tinggi Kepri untuk memeriksa M oknum Kadishub Kepri atas dugaan korupsi pembangunan fasilitas pelabuhan Sijantung tahun 2014,”kata Yusril dalam pesan singkatnya yang dikirim ke media ini. Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kepri Muramis, hingga berita ini dimuat belum berhasil dikonfirmasi terkait kasus tersebut karena kedua nomor Hp mantan Kepala Dinas perhubungan Kota Batam ini sering tidak aktif. (rm/mawardi)

Kepala Dinas Perhubungan Kepri Muramis

Jika Menang Sani Janji Selesaikan VERSI HITUNGAN CEPAT PASANGAN Masalah Listrik dan Air di Tanjungpinang RAMAH UNGGUL 60,89 PERSEN BATAM, RAKYAT MEDIA-Muhammad Sani menegaskan untuk memajukan pembangunan Kota Tanjungpinang, perlu dilakukan beberapa hal.Yakni pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Seperti listrik dan penyediaan air bersih. “Dua hal inilah yang

menjadi kendala. Dan terus terang telah kami upayakan selama lima tahun menjabat sebagai Gubernur Kepri,” ujar HM Sani saat silaturahmi bersama warga Pinang Merah yang digelar Tim Relawan Sanur, Serikat Lintas Anak Melayu Bersatu (Selambe) belum lama ini. Menurut Sani, penyele-

HM.Sani Dan Nurdin Basirun berjabatan tangan

saian permasalahan listrik ini telah dia lakukan beberapa hari setelah dilantik sebagai Gubernur Kepri pada 2010 bersama Walikota Tanjungpinang yang ketika itu dijabat Suryatati A Manan menemui Dahlan Iskan yang menjabat Dirut PLN. Upaya ini kemudian terjawab dengan dibangunnya interkoneksi listrik BatamBintan berkapasitas 150 KV.”Jaringan interkoneksi Batam-Bintan ini sampai sekarang memang belum selesai. Tapi perlu diingat ini bukan karena Gubernur, tetapi terkendala permasalahan lahan,” ujar Sani. Permasalahan lahan dimaksud adalah sebagian lahan yang dilalui jaringan berstatus hutan lindung yang memerlukan izin dari Kemenhut. Diperkirakan interkoneksi listrik Batam-Bin-

tan ini sudah akan rampung pada Oktober mendatang. Selain listrik, untuk menjawab pembangunan Tanjungpinang yang semakin pesat juga harus diimbangi ketersediaan air bersih. Menurut Sani, untuk mengatasi ini, saat menjabat sebagai Gubernur pihaknya telah membangun dam Sungai Gesek yang mampu menghasilkan 150 liter/detik. Pemerintah Provinsi Kepri juga dia sebut telah merencanakan waduk Kawal.Dua hal inilah yang disebut Sani menjadi prioritas dalam menjawab kebutuhan masyarakat Tanjungpinang yang terus berkembang. ”Keduanya ini telah terkonsep dan tinggal dijalankan saja. Dan dua hal ini Insya Allah akan terjawab jika kami (Sanur) diberikan amanah hingga 5 tahun mendatang,” sebut sani.(rm/mwd).

PASANGAN Rudi-Amsakar sedang menyaksikan perhitungan cepat

BATAM, RAKYAT MEDIA-Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Rudi-Amsakar selain unggul versi hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan hitung cepat Metro Tv, juga unggul telak versi real count yang dilakukan tim Rudi-Amsakar (Ramah).

Dari hasil real count, Rudi-Amsakar unggul 60,89 persen, sementara pasangan Ria Saptarika-Sulistiyana memperoleh 39,11 persen. “Data ini hasil rekapitulasi di 1.638 TPS yang datanya diambil oleh tim yang disebar setiap TPS,” ujar Rudi di markasnya, Ruko Tri Karsa Ekualita, Pasir

Putih, Blok I No. 1 Batam Centre, Batam, Rabu (9/12). Rudi-Amsakar yang hadir di posko pemenangan tersebut langsung disambut gembira ratusan pendukungnya yang memadati posko tersebut.”Saya menyampaikan ribuan terima kasih atas kerja sama kita semua, kerja sama seluruh masyarakat Kota Batam,” ujar Rudi, yang langsung menggelar jumpa pers. Rudi juga mengatakan, hasil sahnya menunggu pleno KPU Batam dan meminta pendukungnya bersabar. Ia juga mengatakan setelah penghitungan selesai, maka tidak ada lagi istilah kalah dan menang. Rudi mengajak semua pihak kembali bersatu.”Apa yang kita janjikan kepada masyarakat itu yang harus kita selesaikan bersama,” katanya. (rm/mwd)


DAERAH

Sabtu, 11- 18 Desember 2015 MINGGU KE-II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

4

Polres Natuna Tangkap Kepala Dinas Sosial Bawa Duit Rp2,5 M NATUNA, RAKYAT MEDIA-Temuan uang sekitar Rp 2,5 miliar di Pulau Serasan yang dibawa salah satu pejabat Pemkab Natuna naik kapal KM Bahari 5, Selasa (1/12) lalu menjadi perbincangan hangat warga Natuna. Bahkan masih banyak warga yang menduga-duga peruntukan temuan uang yang disimpan dalam dua kardus tersebut. Belakangan uang itu diangkut dari Serasan ke Polres Natuna dengan pengawalan ketat personel Brimob Polda Kepri. Uang itu dibawa dengan Kapal Kaweranae dari Polsek Serasan dan tiba di Pelabuhan Penagi Minggu (6/ 12/2015) pekan lalu. Kapolres Natuna AKBP Amazona Pelamonia, SH, Sik meminta masyarakat tidak menduga-duga dulu tentang dari mana asal usul uang tersebut karena polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi-saksi. Kapolres berjanji akan akan membeberkan semua setelah melakukan pemeriksaan. ”Karena sejauh ini kita masih dalam proses penyelidikan dengan intensif terkait uang itu termasuk kegunaannya hingga saya

Kapolres Natuna

AKBP Amazon Pelamonia,SH minta jangan berpikir macam-macam dulu. Yang jelas, nanti kita akan buka semuanya,” janjinya. Saat uang itu diangkut ke Polres Natuna, tidak terlihat adanya saksi-saksi yang dibawa, termasuk pejabat yang disebut-sebut yang membawa uang tersebut hingga ke Pulau Serasan. Amazona Pelamonia mengakui, uang itu sudah di Polres Natuna dan kini uang Rp 2,5 miliar itu sudah di Polres Natuna.”Uang Rp 2,5 miliar itu datang dengan pengawalan anggota Brimob,” kata Kapolres Natuna Amazona kepada wartawan, Senin (7/12/2015) pekan lalu. Amazona bersikukuh pi-

haknya terus memproses asal usul uang itu termasuk akan digunakan untuk apa serta siapa pemiliknya. ”Intinya kita masih menelusuri dan kami belum bisa mempublikasikannya karena prosesnya sedang berjalan. Kita sedang menunggu hasil periksaan secara intensif. Tunggu aja dulu, kita belum bisa menyimpulkan,” ulangnya. Sebelumnya, sempat berbagai informasi di tengah-tengah masyarakat terkait penggunaan uang tersebut. Ada yang menyebut, hasil penjualan cengkeh, ada juga yang menyebut uang untuk membayar lahan pembangunan proyek. Sempat juga dikabarkan gaji pegawai dan PTT Pemkab Natuna. Beredar juga informasi uang itu hendak digunakan untuk serangan fajar Pilkada serta informasi lainnya, uang dari pengusaha untuk salah satu calon kepala daerah. Namun, pihak Polres Natuna belum menetapkan siapa pemilik uang ini dan hendak digunakan untuk apa. Menjadi pertanyaan warga apakah uang itu benar hendak digunakan untuk Pilkada menjelang pencoblosan, 9 Desember besok. (rm/dw)

Camat Bintan Timur Dikeroyok Tiga Pemuda Mabuk BINTAN, RAKYAT MEDIA-Camat Bintan Timur, Hasan menjadi korban pengeroyokan kelompok pemuda asal Kijang yang sedang pesta minuman keras (miras) jenis arak putih di Lapangan Relief Antam, tepatnya di depan Mapolsek Bintan Timur, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Rabu (2/12) sekitar pukul 19.00 WIB. Pemuda asal Kijang itu, Soni 26, Yanto 27, dan Galih 29, mengeroyok karena tidak terima Hasan melerai ketika bertikai dengan kelompok pemuda asal Kelurahan Gunung Lengkuas. Hasan menjadi pelampiasan emosi. Bahkan mobil dinas Toyota Kijang Inova BP 1170 B yang ditumpanginya juga menjadi sasaran. “Saat itu saya hendak ke Kantor Camat. Namun ketika melihat ada pertikaian antara dua kelompok pemuda, saya suruh supir hentikan mobil. Saat itu juga saya melerai pertikaian antara dua kelompok pemuda namun apesnya, saya yang jadi pelampiasannya,” ujar Hasan saat dikonfirmasi, Jumat (4/12) pekan lalu. Mendapati perlakuan yang tidak menyenangkan dan

PENYIDIK Kejati Kepri menunjukan tumpukan uang pengembalian dari terdakwa koruptor

Koruptor Kebun Raya Kembalikan Uang Korupsi Rp6,9 Miliar TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Yusirwan, satu dari tiga terdakwa dugaan korupsi Pembangunan Kebun Raya Batam mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 2,742 miliar, Selasa (8/ 12/2015) lalu. Upaya pengembalian kerugian negara diakui terdakwa dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), baru setelah mendekati jadwal penuntutan dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum. Sebagaimana diketahui, Yusirwan, adalah Direktur PT Asri Putra Rora (PT APR) yang mengerja-

kan proyek pembangunan Kebun Raya Batam.Namun sesuai kontrak, proyek yang dibangun menggunakan APBN tahun 2014 senilai 21 miliar itu dimenangkan PT Arah Pemalang (PT AP), namun dalam pelaksanaannya, peran terdakwa sangat besar dalam membagi-bagikan fee proyek. “Dalam pengungkapan dugaan korupsi pembangunan Kebun Raya Batam, sebelumnya sudah ada pengembalian kurugian dari Syamsir Afandi Gultom, selaku Direktur PT Arah Pemalang (PT AP)

senilai Rp 360 juta.Setelah pengungkapan di persidangan, baru terdakwa (Yusirwan-red) bersedia mengembalikan kerugian negara yang diakuinya senilai Rp 2,742 miliar,”ujar Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejari Kepri, Rahmad kepada wartawan, Selasa (8/12/2015) di kantor Kejati Kepri. Rahmad menjelaskan, nilai kerugian negara yang diakui terdakwa diperolehnya dari manipulasi bestek progres pengerjaan proyek setelah pembayaran 100 persen. (rm/trb).

Panglima Instruksikan TNI Harus Netral Dalam Pilkada CAMAT Bintan Timur Hasan (pakai kaca mata) korban pengeroyokan

membahayakan dirinya, Hasan langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Bintan Timur. Hal ini juga dilakukannya agar tidak ada korban amukan kelompok pemuda yang suka pesta miras di Lapangan Relief Antam. Berselang beberapa menit, lanjutnya tiga pemuda itupun berhasil diamankan anggota Polsek Bintan Timur di Kampung Pisang, dekat tikungan depan dealer motor. Tiga pemuda itu sudah ditahan di sel Mapolsek Bintan Timur. “Semoga saja tiga pemuda itu jera kalau ditahan polisi. Dan ini juga menjadi contoh bagi remaja lainnya agar tidak mengkonsumsi miras

serta tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum,” katanya. Sementara, Kapolres Bintan, AKBP Cornelius Wisnu Adji Pamungkas membenarkan adanya perlakuan tidak menyenangkan oleh tiga pria kepada Camat Bintan Timur. Tiga pemuda itu terpaksa ditahan dan sedang dalam proses hukum di Mapolsek Bintan Timur. “Hasan saat itu sedang melerai pemuda bertikai. Namun niat baik Hasan malah dibalas pemuda yang kondisinya mabuk dengan memukul mobil dinas yang ditumpangi Hasan, sehingga pemuda itu ditahan,” ungkapnya. (rm/bp).

KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyjk Pusung menegaskan TNI AD bersikap netral dalam Pilkada serentak, 9 Desember 2015 mendatang. TNI Angkatan Darat Netral. Netral itu harga mati, tidak boleh ditawartawar lagi,” tegas Pangdam I/BB, Mayjen TNI Lodewyjk Pusung, yang didampingi Dandim 0317/ TBK Letkol Inf Dec Jerry Simanungkalit S.IP kepada sejumlah wartawan Senin (7/12/2015) di Makodim 0317/TBK, Poros, Karimun. Pangdam juga mengintruksikan kepada seluruh pimpinan TNI AD yang bertugas di lingkungan Kepulauan Riau untuk tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada seluruh prajurit agar bersikap

Ketua Panwaslu Dan Bawaslu Belum Terima Ada Laporan “Money Politic” TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Dugaan kecurangan politik lewat modus “money politic” diungkapkan oleh Kodim 0316. Namun, kecurangan yang diduga dilakukan oleh salah satu anggota partai tersebut masih belum dilaporkan kepada Panwaslu Batam maupun ke Bawaslu Kepri. Ketua KPU Kepri, Said Sirajudin mengatakan jika memang Kodim melakukan tangkap tangan, hal itu bisa dilaporkan kepada pihaknya dan dibawa ke Gakumdu. ”Silahkan dibawa ke Gakumdu. Kita juga belum menerima laporan. Kalau memang mereka menemukan dan mengamankan yah

tidak masalah. Jangankan TNI, masyarakat biasa pun kalau menemukan bisa langsung melaporkan. Mereka (TNI) kan menjaga keamanan yang penting, tugasnya mem back up,” ujar Said Sirajudin di Kabil. Sementara itu, Ketua Bawaslu Kepri, Razaki Persada yang ditemui di Batam Centre mengatakan sejauh ini, tentang persoalan money politic saat mencoblos dari pukul 07.00-13.00 WIB kemarin secara umum sangat minim. Ia mengakui mendengar informasi ditemukannya beberapa orang yang berupaya melakukan praktik memberikan uang untuk memilih paslon tertentu. (rm/trb)

Ketua Panwaslu Kepri

Razaki Persada

Panglima Kodam I/BB netral pada pesta demokrasi tersebut. ”Kalau ada anggota saya yang tidak netral, maka dia tentunya akan berhadapan dengan hukum yang berlaku di TNI,” tegasnya. Ia menambahkan, intruksi tersebut ternyata di-

buktikan dengan tindakannya kepada beberapa anggotanya yang diduga turut menghadiri acara kampanye salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Batam beberapa waktu lalu. Meskipun tidak me-

nyebutkan nama oknum yang dimaksud, dirinya mengatakan hal tersebut merupakan bentuk kedisiplinan TNI. ”Mungkin teman-teman wartawan sudah tahu, ada 5 orang yang saya proses di Korem sekarang, karena dia menghadiri ada kampanye salah satu calon. Saya proses,” tegasnya. Lebih jauh ia menerangkan, dalam pengamanan pemilukada TNI AD akan terus melakukan pengawalan ketat hingga proses penetapan kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten ditetapkan oleh panitia penyelenggara Pemilu.”Mulai dari pendistribusian surat suara hingga proses pengembalian surat suara dikawal ketat, saya ulangi dikawal ketat oleh prajurit-prajurit Angkatan Darat,” tegasnya mengakhiri.

KPU Kepri Himbau Paslon Bersabar Menunggu Perhitungan Suara KPU TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri, Said Sirajuddin mengatakan, pihaknya belum punya data terkait siapa yang meraih suara terbanyak dalam pemilihan gubernur Kepri yang digelar dalam Pilkada Serentak 2015, Rabu (9/ 12/2015). ”Kami sendiri belum punya data. Klaim itu kan didasarkan pada penghitungan di tempat pemungutan suara (TPS). Kami tidak tahu siapa yang menang dan kalah. Karena kami tidak menggunakan metode penghitungan cepat,” kata Said kepada wartawan, Rabu (9/12/

Ketua KPU Kepri

Said Sirajuddin

2015) kemarin. Said mengimbau setiap pasangan calon untuk bersabar menunggu hingga hasil Pilkada yang secara resmi dikeluarkan KPU Kepri. Mereka juga diharapkan tetap menjaga suasana Ke-

pri kondusif.”Kami minta setiap Paslon bersabar sampai ada hasil resmi dari KPU Kepri. Setiap Paslon diminta tetap menjaga suasana yang kondusif di Kepri. Ini berguna untuk kita semua,” katanya.(rm/trb)


5

Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

DAERAH

Pembagian Beras Gratis di Tanjungpinang Berbau Politik

WALIKOTA tanjungpinang langsung membagikan beras pada warga

SEKDA TANJUNGPINANG MINTA DIBERANTAS MAFIA PARKIR TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIAPemko Tanjungpinang melalui dinas terkait diminta untuk menertibkan oknum petugas pemungut retribusi parkir liar. Karena, pungli parkir diduga sudah mengakar lama. Penertiban petugas parkir liar harus dilakukan agar pajak dan retribusi parkir yang dibayar warga tidak mengalir ke Sekda Tanjungpinang kantong pribadi. Hal itu Riono menyebabkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran tidak sepenuhnya masuk ke kas daerah. Permintaan itu disampaikan Endy Maulidi, tokoh masyarakat Kota Tanjungpinang, Minggu (6/12/2015) pekan lalu. Menurutnya, banyak pungutip pajak parkir di Kota Tanjungpinang, yang kurang beraturan membuat berang sejumlah penguna kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Kemudian, ada juga jur parkir minta Rp 2 ribu untuk motor.”Pemerintah harus tegas untuk menertibkan pungli parkir. Mengusut jual beli lahan parkir di sudut Tanjungpinang. Juga, harus diberikan sanksi oknum yang sengaja membiarkan parkir liar marak,” kata Endy Maulidi. Kata mantan Ketua Partai PKB Provinsi Kepri ini, mengusulkan ke depan, untuk meningkatkan PAD, pemerintah harus menyediakan lahan parkir.”Sekarang kita mau ke Pasar Lama, sangat sulit mencari tempat parkir,” bebernya. Ia juga minta agar pemerintah, mengkaji ulang sistem parkir yang sudah diterapkan, supaya ada lokasi parkir di Pasar Lama. Di tempat terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang, Riono, geram dengarnya, PAD retribusi parkir turun, karena adanya oknum bermain. Ia juga geram, membaca berita di media ada jual beli lahan parkir dengan harga cukup tinggi, tapi Dishub Kota Tanjungpinang, seakan-akan tak tahu persoalan tersebut. Bahkan, mantan pejabat provinsi Kepri ini, minta Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang, harus tegas melakukan pengawasan yang ketat terhadap maraknya aktivitas juru parkir dan pungutan parkir ilegal. ”Perdanya tahap evaluasi di Pemprov Kepri, terkait mafia parkir ini harus diberantas,” tegasnya. Di tempat terpisah, Maskur Tilawahyu, mempertanyakan kenapa Perda Parkir sudah ada, tidak diterapkan. ”Kenapa Perda tidak diterapkan. Perda kita tidak kenal sistem ketiga, kalau Pemko mau pakai sistem ketiga, ya kita ubah Perdanya,” kata Maskur singkat. (rm/tp).

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Ada cerita miring pada operasi pasar di kawasan Bintan Center. Meski kondisi cuaca saat itu hujan gerimis, namun antusias masyarakat untuk mengantre cukup tinggi. Ratusan orang masyarakat sudah berbaris panjang menunggu giliran. Hal itu disebabkan Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah bersama anggota DPRD Kota Tanjungpinang Rahma membagikan beras gratis langsung ke masyarakat.Secara bergantian masyarakat berbaris rapi mengambil beras dengan timbangan 5 Kg tersebut. Beras dibagikan secara gratis untuk 500 orang pertama. Artinya Lis menyumbangkan sekitar Rp 21 juta untuk pembelian beras tersebut. ”Anggap saja saya bersedekah sekalian mengingatkan masyarakat jangan lupa menggunakan hak suara pada Pemili-

han Kepala Daerah yaitu Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, 9 Desember mendatang di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ujarnya kepada sejumlah wartawan. Di sela-sela acara, Lis juga mengingatkan kepada masyarakat agar jangan lupa menggunakan hak suara. Terkait siapa yang dipilih tergantung masyarakat, asalkan partisipasi memilih tinggi dan diharapkan di atas 75 persen dari jumlah penduduk Tanjungpinang.”Siapapun yang dipilih itu tergantung hati nurani. Namun, jangan pilih yang melakukan money politic. Harga diri kita jangan diukur dari uang yang diberikan,” paparnya. Dari pantauan di lapangan, banyak masyarakat protes kepada Lis Darmasyah karena tak mendapat beras gratis tersebut.Seperti Surya, warga Bintan Center yang mendatangi Lis

Kepala Dinas Pendidikan Karimun Jadi Tersangka KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Karimun Sumardi telah ditetapkan sebagai tersangka Oleh Polres Karimun terkait kasus dugaan penipuan lima program studi (Prodi) di Universitas Karimun (UK). Namun tersangka Sumardi yang diduga melakukan penipuan lima program studi tersebut hingga saat ini belum ditahan. Sementara Polres Karimun yang menangani kasus tersebut berjanji akan menuntaskan kasus ini dan menyeret ttersangka Sumardi hingga ke meja hijau. “Penahanan bukan tujuan kita tapi bagaimana memastikan tersangka (Sd) dibawa ke persidangan mempertang-

gungjawabkan perbuatannya,”kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Karimun, AKP Hario Prasetyo Seno kepada wartawan Selasa (8/12/2015) di Mapolres Karimun tersangka Sd, kata Hario, telah diperiksa dalam hal statusnya sebagai tersangka sebanyak satu kali. Begitu juga dengan tersangka lainnya yakni Mt, mantan Ketua Yayasan 7 Juli selaku pengelola UK. Hario juga menyebutkan Surat Pemberitahuan Dimulai Penyidikan atau SPDP juga sudah dilayangkan ke Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun.Hario mengaku akan berupaya segera menuntaskan dan melimpahkan kasusnya ke Kejaksaan Negeri Karimun. (rm/dw)

GM Pelindo Karimun Minta Maaf Pada DPRD KARIMUN, RAKYAT MEDIATerkait penerapan kenaikan pas pelabuhan secara sepihak pada November lalu, GM PT Pelindo 1 Cabang Karimun, Samsul menyatakan permintan maaf kepada DPRD Karimun dan Pemerintah Kabupaten Karimun.”Kami meminta maaf kepada DPRD Karimun dan Pemkab Karimun serta stakeholder lainnya,” kata GM PT Pelindo 1 Cabang Karimun, Samsul dih adapan DPRD Karimun saat hearing di ruang Banmus, Senin (7/12). Permintaan maaf itu disampaikan setelah beberapa anggota

DPRD Karimun menanyakan dasar PT Pelindo Karimun menaikaan tarif pas pelabuhan dari Rp 2.500 menjadi Rp 6.000. PT KKM selaku perwakilan Pemda yang bekerja sama dengan PT Pelindo Karimun mengaku belum menyetujui kenaikan tarif karena harus koordinasi dengan DPRD dan Pemda. “Melihat sikap PT Pelindo menaikkan tarif pas pelabuhan sampai 120 persen secara sepihak seperti menganggap DPRD dan Pemda tidak ada,” kata anggota Komisi I DPRD Karimun, Zai Zulfikar.

SUASA sidang antara DPRD Karimun dengan Pelindo Karimun

Untuk itu tegasnya, atas nama DPRD dan masyarakat Karimun ia meminta PT Pelindo Cabang Ka-

rimun menunda melaksanakan pemungutan pas pelabuhan sebesar Rp 6.000. (rm/tp)

Pemkab Karimun Siapkan Dana

Rp35 M Untuk Air Bersih

Tambang Pasir Ilegal di Nongsa Makin Marak BATAM, RAKYAT MEDIA-Aktivitas tambang pasir ilegal di wilayah Nongsa semakin marak dan tak tersentuh oleh pihak yang berwajib. Bahkan, di wilayah ini terdapat tiga titik tambang pasir besar yang letaknya tak jauh dari Markas Polda Kepri. Tiga lokasi tambang pasir ilegal itu masing-masing di kawasan Merbung, Teluk Mata Ikan, serta Kampung Tengah. Di lokasi itu juga terlihat belasan truk pengangkut pasir yang lalu-lalang. Akibat aktivitas ini, kawasan Nongsa selalu dipenuhi debu. Selain itu, di lokasi galian ditemukan lubanglubang besar yang tentunya berbahaya bagi kendaraan maupun anak-anak.”Siang malam orang penambang pasir itu kerja. Kalau mengganggu, jelas warga sini terganggu,” kata Gani, salah seorang warga Batubesar. Menurutnya, aktivitas tambang pasir itu sudah berjalan bertahun-tahun. Hingga saat ini, lokasi itu tak pernah dilakukan penindakan, padahal kerusakan yang ditimbulkan semakin parah.”Lama-lama bisa jadi danau wilayah ini dikeruk terus. Apalagi musim hujan,” keluhnya. Hal senada disampaikan Fajri, warga lainnya. Ia mengaku lokasi penambangan yang cukup berdekatan dengan pemukiman warga sangat membahayakan. ”Lihat saja lubangnya sudah seperti jurang. Gimana kalau aktivitas itu tak berhenti? Tentu warga di sini yang takut,” tuturnya. Ia sendiri berharap pihak yang berwenang bisa bertindak tegas. Padahal aktivitas tersebut tidak pernah mengantongi izin. “Kalau dibiarkan terus bisa tenggelam Nongsa ini,” tutupnya. (rm/*)

secara langsung. Ia protes karena sudah lama mengantre, namun tak mendapatkan beras gratis tersebut. “Kami gak bawa uang, Pak. Masak giliran kami, pembagian beras gratis habis,” ujarnya sembari tersenyum. Mendegar hal itu, Lis hanya melemparkan senyum serta menjelaskan kuota pembangian beras gratis hanya untuk 500 bungkus. Untuk itu, Lis menyarankan masyarakat membeli beras yang dijual Bulog seharga Rp 8.400 per kilo tersebut. “Beras yang dijual Bulog juga murah lo Bu,” tutur Lis. Mendengar penjelasan demikian sebagian masyarakat tersenyum sembari berjabat tangan dan berlalu. Lis mengatakan, nantinya operasi pasar akan dilakukan di empat kecamatan di Tanjungpinang. Tujuannya agar pendistribusian lebih efektif dan tepat sasaran.(rm/*)

INI empat unit mesin pembangkit PLN tarema

Mesin Pembangkit 4 MW PLN Tarempa Sudah Beroperasi ANAMBAS, RAKYAT MEDIAKepala Sub Rayon Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tarempa Sandy mengatakan, bantuan mesin pembangkit listrik berkapasitas 4 mega watt (MW) yang diperoleh dari Kementerian Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) beberapa bulan lalu sudah dapat dioperasikan mulai, Jumat (4/12/2015) pekan lalu.”Alhamdulilah mesin sudah dalam kondisi baik dan siap dioperasikan,” Kata Sandi Kepada Tanjungpinang Pos di Tarempa, Jum’at (4/12/2015) pekan lalu. Katanya, bagi pelanggan baru yang belum memiliki ampere sudah dapat menyambungan amperenya ke rumah. ”Segera daftarkan ke pihak PLN Tarempa. Saat ini stok ampere masih mencuk-

upi untuk pelanggan,” terangnya. Ia menjamin saat ini daya mesin cukup untuk melayani seluruh pelanggan PLN di Tarempa. Masyarakat jangan khawatir lagi dengan pemadaman bergilir. ”Jika ada pemadaman listrik nantinya, saya pastikan bukan persoalan kapasitas mesin lagi. Itu hanya ada jaringan yang rusak, terbakar atau kabel jaringan putus tertimpa pohon yang tumbang karena di Tarempa masih banyak pohon-pohon yang tinggi,” pungkasnya. Saat ini pihaknya masih membutuhkan beberapa tenaga kerja yang diperbantukan untuk pengeoperasikan mesin tersebut seperti tenaga operator, tenaga jaringan dan tenaga teknisi mesin. (rm/tp).

KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Bupati Karimun H Aunur Rafiq mengatakan, pemerintah dan Perusda Karimun sedang mempelajari interkoneksi dari sumber mata air ke waduk penampungan air di Sei Bati, Tebing, Karimun. “Tahun depan dana senilai Rp 35 miliar dilakukan untuk memulai interkoneksi atau penyambungan antar danau di Karimun, untuk menyalurkan air bersih ke waduk penampungan di Sei Bati,” kata Bupati Karimun H Aunur Rafiq di Tebing, Karimun, Kamis (3/ 12/2015).”Untuk sementara ini, kami fokus pada pengadaan jaringan atau pipa dari danau satu ke danau lainnya. Nanti, setelah air sudah mengalir ke waduk Sei Bati dengan lancar. Saya menjamin tidak ada lagi pelanggan air bersih yang mengeluh,” katanya. Ia mengaku, rumahnya yang berada di Komplek Perumahan Telaga Mas juga mengalami hal yang sama. Untuk dapat menggunakan air bersih, ia terpaksa berlangganan lori air yang datang setiap hari mengisi air bersih. ”Penyambungan saluran air dari Danau Sentani ke Danau Sei Bati akan menambah debet air bersih. Dapat menutupi kebutuhan air pada 4.300 pelanggan. Jika pasokan air sudah lancar ke waduk penampungan, maka air mengalir ke rumah pelanggan,” harapnya. Bersama Kadis PU Karimun dan Bappeda Karimun ia meninjau waduk Sei Bati, Tebing untuk melihat volume

Bupati Karimun

Aunur Rafiq air yang mengalir ke waduk tersebut. Ia mengaku waduk belum mampu melayani kebutuhan air untuk pelanggan. Selain membuat jaringan penyambungan pihaknya juga akan melakukan pendalaman waduk serta penghijauan di sekitar waduk lengkap dengan pagar, agar waduk terhindari dari tangan-tangan jahil dan hewan ternak. Direktur Perusda Karimun, Devanam Syam mengatakan, pihaknya tidak terlibat langsung dengan pengerjaan jaringan air bersih antardanau. Perusda Karimun dalam hal ini hanya pengelola usaha air bersih. Tetapi pembenahan unit usaha air bersih sekarang ini dilaksanakan atas usulan Perusda Karimun. “Kalau usaha air bersih mau maksimal, maka harus dibenahi dengan cara mencari sumber air bersih,” katanya. (rm/tp)


SELEBRITIS

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Sabtu, 11- 18 Desember 2015 MINGGU KE-II

6

Kartika Putri

SUKA COWOK BERSIH

Nikita Willy

Nikita Willy Dapat Kado Jam Tangan Seharga 123 Juta

JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Kerap dekat dengan pria bule memicu anggapan Kartika Putri lebih senang menjalin hubungan asmara dengan pria asing ketimbang pribumi. Namun Kartika membantah penilaian tersebut. Usut punya usut, Kartika punya kriteria cowok idaman sendiri. “Enggak, yang sekarang dekat juga sama agamanya. Berteman dengan siapa saja enggak pandang gender. aku suka cowok yang bersih,” aku Kartika Putri saat ditemui di Pisa Cafe, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2015) pekan lalu. Menurut Kartika, cowok bersih mencerminkan pribadi yang tidak brutal. Dia mengaku nyaman jika berada di dekat cowok yang bersih. Bahkan Kartika tak segan-segan menasihati cowok yang dekat dengannya untuk selalu bersikap bersih.”Kalau suka cowo bersih iya, bisa bikin perempuan nyaman, enggak yang brutal, enggak mandi dua hari sekali. Kalau ada yang dekat, aku kasih advice biar bersih seperti aku,” jelasnya. Dalam kesempatan itu Kartika Putri juga membantah kabar dirinya tengah dekat dengan pria bule. Kedekatannya dengan Matthew pun diakui hanya sebatas teman dekat.”Kalau teman ya deket dong. Masa kalau ngobrol jauh-jauhan. Kalau salah ditegur, benar dikasih pujian. Enggak cuma haha hihi saja,” pungkas Kartika Putri. (rm/oz).

JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya saat mendapatkan kado dari orang spesialnya. Seperti apa yang terlihat dari unggahan di akun Instagramnya, pesinetron 22 tahun ini baru saja mendapatkan jam tangan mewah. Bukan dari kekasih atau sahabat, jam dengan merek Rolex itu didapat dari Ibu dan Ayah Nikita. Berdasarkan apa yang ia tuliskan pada caption, ternyata jam tersebut merupakan kado untuk pergantian tahun 2016 nanti. “Dapat kado tahun baru sedikit lebih awal. Terima kasih mum & ayah,” tulisnya dengan menggunakan bahasa Inggris. erlalu awal memang, pasalnya tahun baru masih 3 minggu lagi. Tapi begitulah, nampaknya Ibu dan Ayah Nikita tak ingin menunda-nunda untuk memberikan anaknya kebahagiaan yang tiada tara. Tentu saja, netizen ikut berkomentar dengan apa yang didapatkanNikita itu. Rata-rata sih, mereka kagum, seperti pemilik akun @ndak_punya yang menuliskan, “Beh gila dapat jam Rolex, lah kita dapat yang expedition aja udah senang banget apalagi Rolex.” Tak hanya kekaguman, pastinya kamu juga penasaran dong dengan harga jam berwarna hijau tersebut? Seperti yang informasi yang didapatkan dari situs jual beli ebay.com, jam Rolex itu dibanderol dengan harga 123 juta rupiah. Wow banget kan?. (rm/kl).

Diterpa Kasus Foto Mesra,

Pasha Setia Temani Istri

Kartika Putri sedang berpose

Harga Penyanyi Dangdut Rp 350 Juta Saat Diundang Kampanye Pilkada PASHA Ungu lagi mesra temani istri

JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Vokalis band Ungu, Pasha tengah berbahagia setelah baru saja dianugerahi seorang putra. Meski ia tengah diburu terkait kasus foto mesra dengan Angel Karamoy, namun hal tersebut tak mengurangi kesetiaan Pasha pada istrinya. Saat ingin melahirkan, Pasha dengan setia menemani. Bahkan, Pasha tak segan untuk ikut ke ruang operasi untuk mendukung sang istri melahirkan. Pasha pun tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya karena Adel melahirkan dengan selamat. “Yang penting lancar, normal, enggak ada masalah, Alhamdulillah, awalnya khawatir saya enggak kuat,” kata Pasha seperti dikutip media ini dari RCTI Calon Wakil Bupati Palu inipun mengungkapkan bila keluarganya sangat berbahagia dengan kelahiran Aliyan Akhtar Raja Sulaiman serta tak terpengaruh kasus foto mesra yang tengah menghantui dirinya. ”Insya Allah tenang, doakan saja, keluarga aman,” kata Pasha. (rm/oz)

Lupa Ultah Mulan Jameela

Ahmad Dhani Tak Beri Kado JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Belum lama ini, Mulan Jameelamerayakan ulang tahunnya yang ke-36 secara sederhana di sebuah yayasan. Uniknya, di situ tak terlihat tanda-tanda kehadiran sang suami, Ahmad Dhani sama sekali. Usut punya usut sang bos RCM memang tengah memiliki jadwal lain. Uniknya, ketika ditanya mengenai ultah sang istri, Dhanimemberikan jawaban-jawaban yang terkesan biasa saja. Ia bahkan mengaku lupa dan tak sempat memberikan hadiah untuk Mulan. “Lupa (ngucapin selamat ke Mulan). Saya nggak pernah kasih kado ke istri. Jangan beritakan, sama istrinya saja nggak ngasih kado,” ujar Dhani singkat kepada wartawan di kediamannya, kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan Sementara itu, sehari sebelumnya, Minggu (23/8), putra Dhani, Dul juga merayakan ulang tahunnya yang ke-15. Kira-kira sedekat apa kira-kira hubungan AL, EL, dan Dul dengan Mulan saat ini? “Kedekatan Al, El, Dul, Mulan, tidak harus dekat, nggak perlu dekat. Kalau dekat nggak apa-apa, no problem aja, sampai sekarang dekat aja, biasa aja dekatnya,” sambung Dhani. Pria kelahiran Surabaya itu sendiri beberapa waktu lalu menjelaskan alasannya enggan hadir ke acara ultah Mulan. Ia mengaku tak tertarik hadir karena perayaannya dilakukan di yayasan dan dirinya menghindari sorotan media.(rm/klc).

BATAM, RAKYAT MEDIA-Dana yang dikeluarkan untuk kampanye pilkada biasanya tidak mainmain hingga menelan jumlah miliaran rupiah. Bagaimana tidak untuk menghadirkan satu event kampanye yang cukup heboh, dana ratusan juta rupiah hingga satu miliar bisa dengan cepat dikeluarkan. Hal ini menjadi ladang rezeki tersendiri bagi para artis, mereka pun kerap menaikkan harga untuk manggung saat diminta mengisi kampanye pilkada. Tak jarang, angka yang diminta pun bisa tiga kali lipat dari angka manggung mereka. “Gitu banget artis ya, pokoknya kalau pilkada tarifnya beda. Jadi kayak ada masa tertentu, sama lah kayak puasa tarifnya. Bedanya ini blak-blakan aja, tapi itu fakta seperti itu. Jadi kalau artis diundang untuk

apa? Oh kampanye segini kalau bisa tuh sampai tiga kali lipat, uh seru deh,” ungkap Devia Sherly, Timsus Pilkada kepadamedia ini Meski demikian para penyanyi maupun artis yang tampil dalam event kampanye pilkada bisanya menyesukaikan tarif sesuai kemampuan mereka. Jika nama penyanyi tersebut cukup besar dan sanggup memukau banyak massa, mereka baru berani mematok harga tinggi. ”Biasanya artis tau diri kok biasanya. Kalau yang nggak tau diri nggak dipakai lagi hehehe. Kalau yang tau diri tuh berarti gue berani pasang harga mahal tapi liat nih gue bawa ini performance gue begini, dengan alat musik luar biasa. Bukan hanya alat musik minus one, tapi full band yang mungkin mini orchestra, banyak gitu mini konser. Ada sih beberapa,” ungkapnya.

Ilustrasi salah seorang penyanyi dandung sedang bergoyang diatas panggung Kampanye

Yang menarik harga dari penyanyi dangdut pun bisa lebih mahal dari band saat tampil dalam kampanye pilkada. Apalagi dangdut memang hiburan yang sangat merakyat dan bisa menyentuh banyak massa. ”Bisa sampai Rp 350 juta untuk dangdut (satu kali

tampil). Kalau band itu di kisaran Rp 250 juta sampai, tapi nggak sampai Rp 300 juta. Tapi kalau dangdut yang hebohnya sampai Rp 350 juta. Orangnya mahal dan orangnya tidak sendiri,” tandasnya. Harga yang berbeda bakal diberikan jika musisi

atau penyanyi dangdut tersebut harus mengikuti salah satu calon kepala daerah. Harga Rp 500 juta sampai Rp 1 Miliar untuk satu artis pun dianggap wajar untuk mengikuti calon kepala daerah blusukan ke berbagai wilayah dan demi meramaikan suasana.(rm/kl).

Dibilang Payudara Kendor, Nikita Mirzani Meradang JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Lakilaki mana yang tidak tergoda dengan Nikita Mirzani? Semua lakilaki pasti akan tergoda dengan bentuk tubuhnya yang seksi. Akan tetapi baru-baru ini, Nikita meradang setelah dikomentari pedas oleh seorang netizen. Hal tersebut bermula saat Nikita Mirzani mengunggah sebuah video ke akun Instagramnya. “Bersama 2 bodyguard gw yg aduhai,” tulis Nikita sebagai keterangan video. Pada video tersebut, Nikita Mirzani tampil seksi dengan mengenakan tank top berwarna hitam. Tak pelak komentar pro dan kontra pun membanjiri Instagram aktris kelahiran 17 Maret 1986 ini. Nikita Mirzani yang biasanya cuek dengan komentar-komentar bernada miring pun sempat berang ketika ada netizen yang mengang-

gap payudaranya sudah kendor. “Wah @nikitamirzanimawardi su** y udah ga meching sama gaya y udah kendor punya anak 2 tahun,” tulis akun intansandra2008. “Mba tolol, jelas kendor, kan anak Nya udh 2, Kok goblok bgt sih? Klo blm punya anak udh kendor, baru Di pertanyakan, mendingan lo urus diri lo deh, bnrin muka or do something for your fucking life,” ujar Nikita Mirzani. Sontak saja komentar Nikita Mirzani ini menuai berbagai komentar dari para netizen. Banyak netizen yang membela pemain film Comic 8 ini. “Hahaha @nikitamirzanimawardi ngamuk... hihihi... msh bagus badannya mba niki ketimbang aku... anak baru satu tp kendor dimana2... hihihi... aku suka gaya ceplas ceplosnya mba niki,” tulis seorang netizen.(rm/btn)


7

OLAHRAGA

Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

MESSI angkat tangan setelah mengalahkan Ronaldo

MESSI KALAHKAN RONALDO LAGI NYON, RAKYAT MEDIA-Organisasi tertinggi sepakbola Eropa, UEFA, membuka pemilihan tim terbaik 2015 di situs resmi mereka. Pemilihan dilakukan bedasarkan posisi yang ada dimulai dari kiper, pemain bertahan, pemain tengah, dan penyerang. Mengutip situs resmi UEFA, Selasa (8/12/2015), pada bagian kiper hingga tulisan ini ditayangkan, kiper Bayern Munich Manuel Neuer menjadi yang terbanyak dipilih dengan total 58% suara. Kiper yang memiliki suara cukup banyak lainnya yaitu Gianluigi Buffon dengan 36%. Pada posisi pemain bertahan, Sergo Ramos dan David Alaba menjadi dua pemain yang cukup banyak dipilih. Ramos mendapatkan 53% suara sementara Alaba lebih unggul dengan 63%. Kandidat lainnya yang memiliki persentase cukup banyak adalah Dani Alves (47%), Gerard Pique (36%), dan Thiago Silva (39%). Lalu di bagian lapangan tengah, Paul Pogba dan Andres Iniesta bersaing cukup ketat. Pemain Juventus tersebut memiliki 60% suara, hanya terpaut 3% saja dari Iniesta. Sama halnya dengan gelandang, pada posisi penyerang terdapat dua nama yang bersaing mendapat suara terbanyak. Dua pemain tersebut adalah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Jika Pogba dan Iniesta bersaing cukup ketat, Messi dan Ronaldo memiliki perolehan suara yang cukup timpang. Messi sukses mengalahkan Ronaldo serta kandidat lainnya dengan perolehan 73% suara. Ronaldo hanya mendapatkan 48% saja. (rm/oz).

RONALDO CETAK 11 KALI GOL DI FASE GRUP LIGA CHAMPIONS

Manchester City Libas M’Gladbach 4-2

Kesebelasan Manchester City meraih kemenangan ETIHAD, ARAKYAT MEDIAPertandingan matchday terakhir Grp D Liga Champions mempertemukan Manchester City melawan Borussia Monchengladbach. Pertandingan ini digelar di Etihad Stadium pada hari Rabu (09/12/2015).City sempat lama tertinggal di skor 2-1 sebelum kemudian membalik kedudukan menjadi 4-2 pada sekitar 11 menit terakhir pertandingan. City pun lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup D. Pertandingan sudah digelar dalam tempo tinggi sejak awal. City nampak agresif dan berusaha mencetak gol cepat. Wajar saja, mereka ingin menggeser Juve di puncak klasemen akhir Grup D.City sudah sukses mencetak gol pada menit ke16 lewat David Silva. Mendapatkan umpan indah dari Reheem Sterling, Silva sukses mencetak gol pertama dengan tembakan keras dari sisi kiri.

Hanya saja, keunggulan City tak bertahan lama. Tiga menit setelah gol Silva, Julian Korb mampu menyeimbangkan kedudukan. Berawal dari penetrasi Johnson, bola berhasil dialirkan ke depan gawang dan diselesaikan dengan sempurna oleh Korb untuk membuat keudukan menjadi 1-1. City masih terus mendominasi pertandingan namun kesulitan menciptakan peluang yang bisa membahayakan gawang Gladbach. Tim tamu justru berbalik unggul pada menit ke-43.Wendt menyisir sektor kiri dan menusuk masuk. Ia kemudian melepas umpan ke depan gawang. Bola dibelokkan sedikit oleh Stindl dan Raffael tanpa kesalahan membalik kedudukan menjadi 1-2. Skor ini bertahan sampai babak pertama usai. Pada babak kedua, permainan City menjadi semakin agresif. Pergantian pemain yang dilaku-

kan oleh Manuel Pellegrini pun membuat Citu semakin garang menyerang.Terbantu dengan keputusan Gladbach yang memilih bertahan, City menjadi semakin agresif. Usaha demi usaha City baru berbuah hasil pada menit ke79. Raheem Sterling mendapatkan bola di kotak penalti dan menunjukkan penyelesaian akhir sempurna untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Dua menit berselang, Sterling membuat City berbalik unggul. Mendapatkan bola dari Wilfried Bony, Sterling dengan bebas melepas tembakan melengkung yang menjebol gawang Yann Sommer. Man City belum puas. Mereka kembali mencetak gol pada menit ke -85 lewat penyerang pengganti; Wilfried Bony. Tembakan pertama Bony sempat dihalau bek lawan namun ia kemudian menyambar bola lagi untuk membawa City unggul 4-2. Skor ini ber-

Sevilla Tekuk Juventus 1-0 di Liga Champions

CRISTIANO RONALDO tengah memegang bola

MADRID, RAKYAT MEDIA-Rekor baru dibikin Cristiano Ronaldo di ajang Liga Champions. Total 11 gol yang dibuatnya di enam laga membuatnya jadi pemain pertama yang mampu bikin dua digit gol di fase grup. Sebelum Matchday VI kontra Malmo di Santiago Bernabeu, Rabu (9/12/2015) dinihari WIB, Ronaldo sudah bikin tujuh gol yang menjadikannya top skorer sementara Liga Champions. Butuh tiga gol lagi untuk Ronaldo melewati rekor Luiz Adriano (9 gol) sebagai pemain tertajam di fase grup yang dibuatnya musim lalu bersama Shakhtar Donetsk. Ronaldo pun berhasil memenuhi misinya itu dan tak tanggung-tanggung, empat gol dibuatnya ke gawang Malmo. Setelah mencetak satu gol di babak pertama, Ronaldo membuat lagi tiga gol tambahan di babak kedua. Madrid akhirnya menang 8-0 lewat tiga gol Karim Benzema dan satu gol Mateo Kovacic. Opta mencatat Ronaldo punya 10 percobaan selama 90 menit laga itu dengan enam mengarah ke gawang. Pemain Portugal itu untuk pertama kalinya mampu bikin empat gol dalam satu laga Liga Champions, serta jadi pemain Madrid keempat yang bikin quat-trick setelah Alfredo di Stefano, Hugo Sanchez, dan Ferenc Puskas. Ronaldo juga jadi pemain Madrid dengan gol terbanyak dari situasi tembakan bebas langsung, 26 gol, melewati Roberto Carlos yang sebelumnya memegang rekor tersebut dengan 25 gol. Pesepakbola Portugal itu juga jadi pemain Madrid kedua dengan jumlah hat-trick terbanyak di kompetisi ini sebanyak empat kali. Di atas Ronaldo ada Di Stefano dan Puskas. Untuk lima musim beruntun, Ronaldo selalu mencetak minimal dua digit gol di Liga Champions yang membuatnya sudah mengumpulkaan 88 gol dari 121 penampilan.(rm/sb).

SANCHEZ, RAKYAT MEDIA-Sevilla menjamu Juventus dalam matchday terakhir Grup D Liga Champions. Pertandingan ini digelar di Estadio Ramosn Sanchez Pizjuan pada hari Rabu (09/12/2015) kemarin.Pertandingan berjalan cukup terbuka dan kedua tim bisa menciptakan banyak peluang. Namun Sevilla mampu bermain lebih efektif dan memenangkan pertandingan 1-0 lewat gol heading Fernando Llorente. Sevilla dan Juve sama-sama menunjukkan tempo sedang dalam pertandingan ini. Juve cenderung lebih tenang sementara Sevilla yang memang butuh kemenangan bermain sedikit lebih agresif.Sevilla mampu menciptakan lebih banyak peluang gol dengan penguasaan bola yang mereka dapat. Fernando Llorente memaksa Buffon melakukan setidaknya dua penyelamatan gemilang pada 20 menit pertama. Juve juga menciptakan peluang emas lewat Sturaro dan juga Alvaro Morata. Namun penyelesaian akhir yang buruk membuat Juve gagal mendapatkan keunggulan di laga ini. Hingga babak pertama usai, kedua tim masih belum bisa memecah kebuntuan. Memasuki babak kedua, Juventus semakin nyaman bermain

mengendalikan permainan. Sevilla, di sisi lain, nampak tenang menghadapi dominasi Juventus dan mampu meredam setiap upaya Juve dengan baik. Kedua tim meningkatkan intensitas serangan mereka saat berjalan memasuki menit ke-15 babak kedua. Saling beradu serangan, Sevilla akhirnya memecah deadlock pada menit ke66 lewat Fernando Llorente. Berawal dari tendangan sudut Yevhen Konoplyanka, Llorente menyambut bola dan mengarahkannya ke tiang jauh. Buffon tak berdaya menghentikan bola dan Sevilla pun unggul. Pertandingan menjadi semakin terbuka setelah gol Sevilla itu. Juventus berupaya keras untuk menyamakan kedudukan dan terus menekan pertahanan tuan rumah.Banyak peluang yang diciptakan oleh kedua tim di sisa babak kedua. Tembakan Paulo Dybala bahkan

sempat menghajar gawang namun gagal berbuah gol. Hingga pertandingan usai, skor 1-0 untuk Sevilla tetap bertahan. Dengan hasil ini, Juventus turun ke posisi dua klasemen akhir Grup D. Sementara itu, Sevilla menempati posisi ketiga dan lolos ke Liga Europa. Statistik Sevilla vs Juventus Penguasaan bola: 47% 53% Shot (on goal): 18 (6) - 19 (8) Pelanggaran: 12 - 15 Offside: 4 - 0 Kartu kuning: 0 - 2 Kartu merah: 0 - 0 Susunan Pemain Sevilla: Rico; Coke (c), Rami, Kolodziejczak (Mariano, 57'), Tremoulinas; N’Zonzi, Krychowiak; Vitolo, Banega, Konoplyanka (Dehli, 68'); Llorente (Gameiro, 77')Susunan Pemain Juventus: Buffon (c); Barzagli, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner (Cuadrado, 76'), Sturaro, Marchisio, Pogba, Alex Sandro; Dybala, Morata. (rm/bla).

tahan hingga laga usai. Dengan hasil ini City sukses mengkudeta Juventus di puncak klasemen Grup D. Pasalnya, di pertandingan lain, Juve takluk 01 dari Sevilla. Statistik Manchester City vs Borussia Monchengladbach Penguasaan bola: 51% - 49% Shot (on goal): 20 (9) - 12 (4) Pelanggaran: 8 - 12 Offside: 2 - 0 Kartu kuning: 0 - 0 Kartu merah: 0 - 0 Susunan Pemain Manchester City: Hart; Clichy (Sagna, 80'), Otamendi, Mangala, Kolarov; Fernandinho, Delph (Bony, 65'); De Bruyne (Navas, 65'), Toure, Silva; Sterling.Susunan Pemain Borussia Monchengladbach: Sommer; Elvedi, Christensen, Nordtveit, Wendt (Hazard, 84'); Korb, Dahoud (Schulz, 67'), Xhaka, Johnson (Drmic, 72'); Stindl, Raffael. (rm/bl).

MU TERSINGKIR DARI LIGA CHAMPIONS WOLFSBURG, RAKYAT MEDIA-Manchester United mendapatkan kabar buruk di tengah kegagalan mereka melaju ke fase gugur Liga Champions. Dua bek mereka, Chris Smalling dan Matteo Darmian, cedera. United menelan kekalahan dari VfL Wolfsburg pada matchday VI Liga Champions. Pada laga yang berlangsung di Volkswagen Arena, Rabu (9/12) dinihari WIB, tersebut, ‘Setan Merah’ kalah 2-3. Dengan kekalahan tersebut, United gagal melaju ke babak 16 besar Liga Champions dan harus turun level ke Liga Europa. Darmian, yang bermain sebagai fullback kiri, hanya bermain sampai menit ke-43. Ia mendapatkan cedera hamstring dan langsung digantikan oleh Cameron Borthwick-Jackson. Sementara itu, Smalling bermain 90 menit. Namun, pada babak kedua, ia mendapatkan cedera di pangkal paha. Baik Darmian ataupun Smalling diragukan bisa tampil kala United menghadapi AFC Bournemouth akhir pekan ini.”Saya tak tahu (berapa lama mereka bakal absen). Ini baru terjadi malam ini. Kemungkinannya, mereka absen untuk laga hari Sabtu,” ujar manajer United, Louis van Gaal, kepada MUTV. Darmian dan Smalling menyusul Phil Jones, Marcos Rojo, Luke Shaw, Antonio Valencia, Ander Herrera, Morgan Schneiderlin, dan Wayne Rooney yang kini sedang menepi akibat cedera. Smalling sendiri merupakan salah satu faktor kokohnya pertahanan United di Premier League musim ini. (rm/sb)


GALERI FOTO

Website: www.rakyatmediapers.co.id

PEMKO Tanjungpinang Raih Juara 2 Penanaman Pohon Se-Indonesia

WALIKOTA Foto Bersama Bupati Lebak Banten

Sabtu, 11- 18 Desember 2015 MINGGU KE-II

8

PEMKO Tanjungpinang Raih Juara 2 Penanaman Pohon Se-Indonesia

Tanjungpinang Juara II Nasional Menanam Pohon PEDULI lingkungan dengan menanam pohon tak hanya menjadikan lingkungan sekitar teduh dan sejuk. Namun, rajin menanam pohon bisa membawa nama Tanjungpinang harum di tingkat nasional. Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Kelautan Perikanan Pertanian Kehutanan dan Energi (KP2KE) Kota Tanjungpinang menerima penghargaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena rajin menanam pohon. Penghargaan diberikan, Kamis (26/11) di Tahura Sultan Adam Mandiangin, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Tanjungpinang Provinsi Kepri berhasil menempati urutan kedua setelah Kota Mobagu, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Di peringkat ketiga yaitu Kota Surabaya. Perlombaan dan penilaian dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (RI) dalam rangkaian peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) serta Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN). Kepala Dinas KP2KE Kota

Tanjungpinang, Adnan mengatakan, ini merupakan program nasional menanam pohon 1 miliar. Tanjungpinang dinilai memiliki keinginan melakukan penanaman pohon. Menteri Lingkungan Hidup menilai, Kota Tanjungpinang sudah lebih unggul masuk urutan kedua dibanding 98 kota lainnya di Indonesia dalam menanam pohon. ”Kami rutin membuat berita acara dan mengirimkan ke Kementerian Lingkungan Hidup mengenai penanaman pohon yang kita lakukan. Serta memberikan data bibit pohon diserahkan kepada siapa saja,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, melalui sambungan telepon, Kamis (26/11). Ada beberapa penilaian untuk menerima penghargaan peduli lingkungan dengan melakukan penanaman pohon 1 miliar tersebut, diantaranya, Dinas KP2KE Kota Tanjungpinang melakukan penanaman pohon. Penanaman dilakukan berbagai kalangan diataranya dinas terkait maupun masyarakat lainnya seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) maupun pi-

PEMKO Tanjungpinang Terima Penghargaan Dari Presiden RI

hak sekolah. Selain itu, Kementerian Lingkungan Hidup juga sudah mendata sekolah-sekolah di Tanjungpinang yang melakukan penanaman pohon. Bibit pohon yang ditanam di sekolah, sebagian besar diberikan KP2KE Kota Tanjungpinang. KP2KE juga dinilai aktif melakukan edukasi atau sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi dilakukan dengan turun ke masyarakat maupun melalui media cetak serta elektronik. ”Ini menjadi penyemangat untuk membulatkan tekat terus peduli lingkungan. Lingkungan merupakan warisan untuk generasi penerus,” ucapnya. Menanggapi penghargaan tersebut, Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah menuturkan, ini prestasi sekaligus motivasi untuk menciptakan lingkungan tetap hijau. Pohon merupakan bagian dari kehidupan yang memiliki peranan penting. Pemerintah Kota Tanjungpinang secara intensif mendorong masyarakat untuk menyukseskan program menanam pohon. (ist)

WALI Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah menerima penghargaan dari Presiden Jokowi di Kalimantan Selatan

LIS DARMANSYAH berfoto bersama setelah mendapat Penghargaan Dari Presiden RI


9

Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I

GALERI FOTO

Website: www.rakyatmediapers.co.id

RAKOR-Kegiatan Rapat FKPD Provinsi Kepri di Gedung Daerah yang sedang berlangsung .

Rakor FKPD se-Kepri

BAHAS BERAS HINGGA UMK PENJABAT Gubernur Kepri Agung Mulyana menggelar rapat koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) se-Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (1/12). Permasalahan yang dibahas dalam Rakor itu antara lain terkait upah minimum kabupaten/kota (UMK) dan ketersediaan beras. Sedangkan kegiatankegiatan yang dihadapi dalam beberapa hari mendatang ialah proses pemungutan dan penghitungan suara dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di kabupaten/kota dan provinsi se-Kepri. “Saya menggelar Rakor FKPD untuk membahas

sejumlah permasalahan yang sempat mencuat belakangan ini sekaligus membicarakan persiapan menghadapi Pilkada di Kepri,” ungkap Agung. Terkait masalah-masalah yang sedang dihadapi, Agung meminta penjelasan dari Ketua Dewan Pengupahan Provinsi (DPP) Kepri dan Bulog Tanjungpinang. Permasalahan UMK dianggap Agung sudah diselesaikan. Sementara persoalan beras akan diatasi setelah dirinua bertemu Direktur Utama (Dirut) Bulog. “Kami juga sudah mendengar penjelasan mengenai situasi dan kondisi menjelang Pilkada. Aparat keamanan memastikan bahwa saat ini tidak ada

ancaman keamanan menjelang Pilkada. Memang ada beberapa kasus kecil. Tetapi itu sudah diatasi oleh aparat keamanan,” jelas Agung. Terkait persiapan Pilkada, Agung meminta penjelasan KPU dan Bawaslu Kepri. Berdasarkan penjelasan penyelenggara Pilkada ini, Agung lalu memastikan bahwa seluruh proses persiapan pemungutan dan penghitungan suara nanti sudah terkoordinasi dengan baik. “Pokoknya kami sudah sepakat bahwa kalau ada permasalahan di lapangan, kami diharapkan saling berkoordinasi untuk mengatasi secara bersama-sama,” tegas Penjabat Gubernur Kepri itu.(*)

DENGARKAN PENDAPAT- Penjabat Gubernur Kepri Agung Mulyana mendengarkan pendapat dari salah satu anggota peserta Rapat FKPD Provinsi Kepri.

BERIKAN PENDAPAT - Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak SH.MH memberikan pendapat pada saat rapat berlangsung.

SAMBUTAN- Penjabat Gubernur Kepri Agung Mulyana memberikan kata sambutan pada saat acara rapat berlangsung.

DENGARKAN PENDAPAT- Penjabat Gubernur Kepri Agung Mulyana mendengarkan pendapat dari salah satu anggota peserta Rapat FKPD Provinsi Kepri.

PESERTA RAPAT-Tampak peserta-peserta Rapat FKPD Provinsi Kepri.


NUSANTARA

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Sabtu, 11- 18 Desember 2015 MINGGU KE-II

10

PEMKAB LANGKAT NUNGGAK RASKIN RP253 JUTA KEPADA BULOG STABAT, RAKYAT MEDIA -Karena Pemerintah Kabupaten Langkat belum menyelesaikan tunggakan Raskin sejak 2014 lalu, akhirnya persoalan hutang setoran Raskin tahun 2014 senilai Rp 82 juta pada Bulog dan ditambah hutang yang semakin meningkat saat memasuki akhir tahun 2015 supaya diselesaikan ke Kejaksaan Negeri Stabat. Hal itu dilakukan Pemkab Langkat karena dalam pendistribusian raskin, jaksa sebagai pengacara negara. Tunggakan itu diduga akibat penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oknum-oknum tertentu mulai dari Kepala Dusun (Kadus), Kepala Desa (Kades) dan pihak Kecamatan. Sementara itu, Kabag Perekonomian Pemkab Langkat, Sutrisuanto, saat dikonfirmasi maslah tunggakan setoran raskin tahun 2014 dan tahun 2015, membenarkannya.”Iya, benar. Masalah utang setoran raskin memang menjadi kendala buat kita (Pemkab Langkat) untuk bisa mendapatkan raskin secara merata di seluruh kecamatan. Tapi masalah utang raskin ini sudah ditangani Kejaksaan

Negeri (Kejari) Stabat,” ujar Sutrisuanto kepada media ini di Stabat Sutrisuanto menjelaskan, tunggakan atau utang Pemkab Langkat ke Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam persoalan Raskin TA 2014,merupakan bagian dari pihak pengelola ,mulai dari dusun, desa dan kecamatan yang membuat terjadinya tunggakkan. “Kita belum tau persis dimana uang raskin yang sudah disetorkan masyarakat saat membeli raskin mulai dari Kadus, Kades dan pihak Kecamatan. Tapi kita sudah percayakan penangannya kepada pihak Kejari Stabat selaku pengacara negara. Memang kita sudah mengetahui mana-mana saja kecamatan yang memiliki tunggakan setoran raskin yang cukup besar,” ujarnnya. Saat ditanyakan tentang kecamatan dan desa mana saja yang paling banyak menunggak setoran raskin, Sutrisuanto mengatakan ada beberapa desa dan kecamatan. Seperti Desa Pekubuan Tanjung Pura, Secanggang dan masih banyak desa serta kecamatan yang may-

oritas menunggak setoran raskin.”Pokoknya mayoritas desda dan kecamatan semua terjadi tunggakan setoran raskin, khususnya Desa Pekubuan, Tg.Pura. Kalau Secanggang, yah, kalian kan tu sendiri gimana. Kan Camat Secanggang kawan-kawan rekan media semua,”katanya. Terpisah, Camat Secanggang, Satiman S.Sos, saat dikonfirmasi media ini mengenai tunggakan setoran raskin yang mencapai Rp253 juta, membenarkannya. “Iya, memang benar. Sebenarnya tunggakan setoran raskin tahun 2014 cuma Rp83 juta. Tapi karena kebutuhan raskin untuk masyarakat Secanggang yang tinggal di pulau-pulau mencapai ratusan ton, tunggakan itu hingga November 2015 semakin bertambah. Memang kendalanya kalau untuk masyarakat di pulau, kan harus ke Kadus. Sementara jarak Kadus ke Kepala Desa harus menyeberang lagi, jadi butuh waktu. Jadi terhambat melakukan setoran langsung ke rekening Perum Bulog. Begitu juga pada saat penyalurannya. Dari kantor Kecamatan, beras raskin sempat menginap selama seming-

KANTOR Perum Bulog Sumut di Medan

gu. Kemudian dari kecamatan ke Kepala Desa, juga butuh waktu, begitu juga saat penyaluran raskin hingga sampai ke masing-masing Kadus. Saat ini saya masih koordinasi terus ke pihak Kades dan Kadus agar cepat menyetorkan tunggakan setoran raskin,” ujar Satiman. Satiman menambahkan. Kasus tunggakan setoran raskin ini bukan hanya terjadi di Kecamatan Secanggang saja, melainkan hampir terjadi di selu-

ruh dusun, desa dan kecamatan yang ada di kabupaten Langkat. Sementara itu, Sekdakab Langkat, dr.Indra Salahuddin, saat dihubungi melalui ponselnya mengenai tunggakan setoran beras raskin untuk warga tidak mampu yang konon mencapai miliaran Rupiah, tidak bersedia menjawab telephon. Begitu juga saat dikonfirmasi melalui pesan singkat yang dikirimkan ke ponselnya juga tidak bersedia menjawab.

Polisi Malaysia Bebaskan 12 Nelayan langkat Yang Ditangkap IDHAM dan Timbas Tarigan yang diusung partai Demokrat

IDHAM-TIMBAS TARIGAN MENANG TIPIS PILWAKO BINJAI BINJAI, RAKYAT MEDIA-Pasangan Muhammad Idaham dan Timbas Tarigan menang tipis perolehan suara sementara dalam pilkada Kota Binjai. Berdasarkan penghitungan hasil suara yang dilakukan tim “Idaham Center”, Untuk sementara, kita unggul dari pasangan lainnya pada pilkada Binjai,” kata Maizen Saptana, tim pemenangan pasangan Idaham-Timbas di Binjai, kepada wartawan Kamis (10/12/2015) di Binjai Dijelaskannya, dari hasil hitung cepat itu, pasangan Idaham-Timbas memperoleh sebanyak 47.451 suara atau 38,24 persen, Juliadi-Tulen memperoleh suara sebanyak 46.493 suara atau 37,72 persen, dan pasangan Saleh Bangun-Dhani Setiawan 29.999 suara atau 24,04 persen. Pasangan Idaham-Timbas unggul di tiga kecamatan yakni Binjai Utara, Binjai Selata, dan Binjai Kota. Hasil itu membuka peluang pasangan Idaham-Timbas kembali dipercaya untuk memimpin pembangunan di Kota Binjai untuk lima tahun kedepan.Para pendukung pasangan Idaham-Timbas Tarigan menyambut suka cita hasil pilkada tersebut. ”Ratusan simpatisan yang datang memenuhi rumah ‘Idaham Center‘ tampak larut merayakan kemenangan sambil meneriakkan takbir dan teriakan ‘lanjutkan, lanjutkan‘,” ujarnya. Muhammad Idaham yang dimintai komentarnya sangat bahagia atas hasil perhitungan suara yang dilakukan secarta real count tersebut. ”Kami berharap kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan untuk tetap tenang sembari menunggu pengumuman hasil suara yang sah dari pihak KPU sebagai penyelenggara yang resmi.” katanya. Idaham juga mengajak seluruh pendukung untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. (rm/supriadi).

LANGKAT, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 12 nelayan asal Desa Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, yang ditahan Polisi Malaysia telah dibebaskan. Ke-12 nelayan Langkat menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah atas upaya pembebasan mereka. “Kami berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan upaya pembebasan terhadap kami,” kata salah seorang perwakilan nelayan M Ridwan kepada wartawan belum lama ini di Sei Bilah Kecamatan Sei Lepan. Ucapan terima kasih itu disampaikan kepada anggota DPD RI Parlindungan Parba, Kementerian Perikanan dan Kelautan, mantan Gubernur Sumatera Utara H Syamsul Arifin, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumatera Utara Syah Affandin. Demikian juga kepada Pemkab Langkat, Presidium Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia Tajruddin

NELAYAN Pangkalan Brandan, Langkat sudah kembali

Hasibuan, dan berbagai kalangan yang sangat membantu pemulangan kembali 12 nelayan itu.”Kejadian ini merupakan pengalaman berharga bagi kami untuk nantinya bila kembali melaut dalam mencari kehidupan akan melihat tapal batas agar aman mencari ikan,” katanya. Sementara itu, Maysarah yang merupakan isteri dari Muhammad Ridwan mengatakan, suaminya ditahan sejak 24 Juli di Ma-

Kota Stabat Gagal Peroleh Piala Adipura

RIBUAN WARGA BINJAI TIDAK MENDAPAT FURMULIR C-6 BINJAI, RAKYAT MEDIA-Seribuan warga Kota Binjai, Sumatera Utara, diperkirakan tidak mendapat fomulir C-6 atau undangan ke tempat pemungutan suara dalam pemilihan kepala daerah setempat. Salah seorang warga Kelurahan Jati Makmur Kecamatan Binjai Utara Yati di Binjai, Rabu, mengaku sangat kecewa karena tidak dapat mempergunakan hak pilih dalam pilkada Binjai. Ia mengatakan, ketika mendatangi TPS, namanya tidak ada dalam daftar sehingga dipertanyakannya ke kelurahan setempat.Yati bersama beberapa warga lainnya pun langsung datang ke kantor kelurahan untuk mempertanyakan hak pilih mereka.Sempat beredar informasi jika formulir C-6 yang tidak tersebar ke pemilih itu mencapai lebih 10.000 lembar. Sementara itu, anggota KPU Kota Binjai Labbayk Simanjorang menyatakan, pihaknya memang menerima ribuan formulir C-6 yang dikembalikan pihak KPPS ke KPU, namun belum mendata secara pasti jumlahnya.”Kita belum melakukan pendataan secara pasti,” katanya. Sementara itu, Penjabat Wali Kota Binjai Riadil Akhir Lubis menyatakan, sampai saat ini pihaknya memang ada menerima laporan tentang formulir C-6 yang tidak sampai ke pemilih.Pihaknya akan mengecek terlebih dulu mengenai kebenaran informasi tersebut. (rm/ant).

laysia karena dianggap melanggar batas wilayah perairan Indonesia dengan Malaysia.Sejak suaminya ditahan, Maysarah menjadi buruh cuci untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. ”Sejak suami ditahan, saya mengambil upaha mencuci untuk menghidupi keluarga,” katanya. Setelah kembali ke kampung halaman, seluruh nelayan berharap kejadian yang sama tidak akan terulang lagi. (rm/topan).

SALAH satu jantung Kota Stabat, Ibukota Kabupaten Langkat

LANGKAT, RAKYAT MEDIA-Kegagalan kota Stabat, Kabupaten Langkat, memperoleh Piala Adipura untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut karena tidak memiliki pembuangan sampah modern berdasarkan penilaian tim penilai. ”Kita tidak memiliki tempat pembuangan sampah modern,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Langkat Iskandar Zulkarnaen Tarigan kepada wartawan di Stabat,

Dikatakannya, faktor itu salah satu penyebab utama Langkat tidak meraih Piala Adipura karena sarana pembuangan sampah tersebut seharusnya sudah ada untuk memproses sampah menjadi biogas, termasuk pembuangan air.Selain itu, di daerah tersebut juga tidak memiliki “bank sampah” untuk mengolah sampah organik dan nonorganik menjadi pupuk yang bermanfaat buat kepentingan

penghijauan dan kepentingan lainnya. Namun demikian, untuk tahun 2016 Pemkab Langkat sudah mempersiapkan lahan seluas 15 hektare untuk pembangunan pembuangan sampah modern lengkap dengan berbagai sarana dan prasarananya. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penataan taman kota, ruang publik, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk terus mendukung kebersihan.”Ini juga sudah disampaikan Bupati Ngogesa Sitepu agar lintas instansi proaktif untuk mendukung dan memberhasilkan program kebersihan ini,” katanya. Sementara itu kegagalan meraih Piala Adipura untuk kesembilan kalinya berturutturut menjadi perhatian kalangan masyarakat kota Stabat. Salah seorang warga bernama Zulkifli mengatakan, seharusnya berbagai sarana yang dibutuhkan tersebut jauh-jauh hari sudah dipersiapkan. (rm/sup).

Terkait tunggakan setoran raskin, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Stabat, Chandra Kirana SH, saat coba dikonfirmasi melalui ponselnya, Kamis (3/12) mengenai kebenaran penanganan tunggakan setoran raskin yang diduga digelapkan oknum-oknum tertentu mulai dari dusun, desa, serta kecamatan, belum berhasil. Saat dihubungi ponselnya juga tidak dijawab. (rm/ supriadi/rud)

Polres Langkat Musnahkan BB Sabu Dan Ganja Senilai Rp1,2 miliar LANGKAT, RAKYAT MEDIA-Kepolisian Resor Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, memusnahkan sabu-sabu dan ganja senilai Rp1,2 miliar dari 214 kasus yang diungkap dalam beberapa bulan terakhir.”Kita musnahkan barang bukti ini sebagai bentuk komitmen untuk perangi narkoba,” kata Kepala Kepolisian Resor Langkat AKBP Dwi Asmoro, kepada wartawan Jumat (4/12/2015) pekan lalu di Sabat. Adapun barang bukti yang dimusnahkan itu terdiri dari daun ganja seberat 215.607,74 gram dan sabu-sabu seberat 499,57 gram, dengan jumlah tersangka delapan orang, tujuh laki-laki dan satu perempuan, katanya. Para tersangka ini Satriadi, Agus Rizal, Daniel, Adi Mirkan, Wanda Sahputra, Wandi alias Bob Abdullah dan Ernawati. AKBP Dwi Asmoro menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memerangi narkoba di wilayah Langkat.”Kami akan terus bekerja tanpa kenal lelah tanpa memandang satu kendala dengan tekad pengabdian semata,” sambungnya. Pada kesempatan pemusnahan barang bukti hasil kejahatan itu, pihaknya mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh elemen masyarakat seperti TNI, BNN, tokoh agama, pemuda, dalam mendukung penegakan hukum masalah narkoba ini.Tidak lupa Kapolres menitipkan pesan “untuk terus mengampanyekan tentang bahaya narkoba kepada seluruh anak-anak di daerah ini.”Kita harus menyatakan perang terhadap narkoba, bila dilakukan secara bersama-sama hal ini dapat terwujud dan bisa,”ujarnya. Pada kesempatan itu Wakil Bupati Sulistianto yang hadir mewakili Bupati Ngogesa Sitepu menyampaikan penghargaan yang sangat tinggi terhadap kinerja Polres Langkat mengungkap berbagai kasus narkoba di daerah ini.”Kebersamaan untuk memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya adalah salah satu upaya untuk menyelamatkan bangsa ini dari kehancuran. Untuk itu Pemkab Langkat sangat mendukung berbagai langkah agar narkoba kita perangi terus,” katanya. “Narkoba harus dijadikan musuh bersama seluruh elemen masyarakat di Langkat, sehingga tidak ada tempat buat mereka untuk menyebarkan kejahatan ini,” sambungnya. Sementara Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Langkat H Ahmad Mahfuz mengukapkan rasa salutnya terhadap kinerja pengungkapan berbagai kasus narkoba ini.Ia mendukung seluruh elemen masyarakat di kawasan itu terus mengampanyekan pemberantasan narkoba.Kerja baik ini harus terus didukung dan dilanjutkan, walaupun ada pihak-pihak yang mencibir untuk meremehkan, padahal kerja ini sudah cukup berhasil, katanya. (rm/topn)

KAPOLRES langkat AKBP Dwi Asmoro tengah menunjukan barang bukti puluhan bal ganja hasil tangkapan


CMYK

11

Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I

PT KAI Indonesia (KAI) saat berkunjung ke Medan beberapa bulan lalu dan mengaku sampai saat ini tidak ada kendala dalam penyiapan jalur Trans Sumatera tersebut. Namun seiring berjalannya waktu, tanpa diketahunya, pelaksanaan pekerjaan mega proyek pembangunan jalur rel kereta api jurusan Binjai-Kabupaten Langkat tersebut ternyata banyak menuai permasalahan, khususnya penggunaan bahan material jenis galian C yang pada umumnya sengaja diperoleh dari usaha pertambangan ilegal yang dikelola secara pribadi. Informasi yang diperoleh media ini dari sumber terpercaya di lokasi proyek pengerjaan penimbunan jalur rel kereta api Trans Sumatera di wilayah Pangkalan Brandan mengatakan, bahwa penggunaan bahan material jenis galian C sebagai bahan dasar untuk timbunan yang difungsikan menahan bantalan rel, sengaja dibeli oleh PT.KAI karena harganya jauh lebih murah dibandingkan Harga Penghitungan Sendiri (HPS) yang telah ditetapkan pemerintah. Sehingga, PT.KAI Divisi Regional I Sumatera Utara dan Aceh (Divre I) Divre KAI wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara yang bertanggung jawab kepada Direksi PT Kereta Api Indonesia, mendapatkan keuntungan lebih besar untuk dibagi-bagikan kepada oknum-oknum tertentu yang memuluskan upaya kotor tersebut, termasuk perusahaan sub kontraktor yang melaksanakan pekerjaan mega proyek itu. Menurut sumber Rakyat Media yang enggan disebutkan namanya dan mengklaim sebagai orang dekat kepercayaan oknum PT.KAI Indonesia Drive I di Medan yang biasa disapa Mare Mare, mengatakan, bahwa harga satuan barang yang sebenarnya sesuai dengan ketentuan HPS (Harga Penghitungan Sendiri) yang dilakukan Kementrian Perhubungan Indonesia melalui PT Kereta Api Indonesia sesuai dengan wilayah kerjanya, harga bahan material galian C yang digunakan untuk pondasi bantalan rel kereta api Kota Binjai dan Kab.Langkat, sekitar Rp32 ribuRp46 ribu per m3. “Kalau untuk proyek ini dalam pembelian bahan galian C nya tidak membeli per truk, teta-

Sambungan Hal. 1

pi dengan cara membeli per meter kubik (m3). Harga tanah timbun untuk proyek rel ini dibeli dengan harga Rp13 ribu per m3 nya. Kalau masalah untung besar, yah, jelas kali untungnyalah,” ujar sumber tersebut sembari menunjuk seorang pria yang mengklaim sebagai ajudan Mare Mare bernama Nando yang konon berada di Stabat untuk membantu mengawasi pelaksanaan pekerjaan proyek jalur rel PT.KAI di wilayah Kab.Langkat. Sementara itu, Nando, saat dihubungi Rakyat Media melalui ponselnya bernomor 08139621 xxxx, terkait status hubungan kerjanya dengan oknum Mare Mare, Minggu (6/12/2015) membenarkannya. Namun Nando mengatakan bahwa masalah pengadaan bahan material galian C jenis tanah timbun yang dibeli PT.KAI untuk mega proyek pembangun jalur rel kereta api trans Sumatera di wilayah Stabat sampai Pangkalan Berandan, mengakui telah mengathuinya. ”Kalau masalah bahan galian C tanah timbun itu, sebelumnya mereka (pengusaha tanah timbun-Red) yang menawarkan bahan tanah timbunnya, katanya ada ijinnya. Tapi ternyata tidak ada. Jadi mau bagaimana lagi,” ujar Nando. Saat ditanya apakah pihak PT.KAI seperti Mare Mare tersebut sudah membaca kasus dugaan penggunaan bahan material galian C dari usaha ilegal tersebut di media ini, Nando mengatakan belum tau ada beritanya. ”Kita terlalu sibuk dalam pengerjaan proyek ini. Jadi Pak Mare Mare dan saya gak ada waktu untuk membaca koran. Kalau kita ini kan yang sering di lapangan, jadi kita tinggal tunggu perintah aja. Kalau diperintahkan untuk melawan, ya kita lawan,” kilahnya sembari memutuskan pembicaraan. Namun, saat salah seorang kru Rakyat Media di wilayah Pangkalan Brandan melakukan kopnfirmasi kepada Nando, pria tersebut malah menyarankan Rakyat Media untuk menemui penanggungjawab lapangan bernama Richard.Sayangnya, saat coba dikonfirmasi mengenai pengadaan bahan material galian C dari usaha ilegal tersebut, Richard malah buru-buru pergi meninggalkan kru Rakyat Media. ”Maaf Bang, saya lagi sibuk,” ujarnya singkat sembari berlalu

H.M. Sani H.M.Soerya Respationo dan H.Anshar Ahmad atau disingkat SAH memperoleh 46,6 persen. Dari pantauan Rakyat Media di Posko Pemenangan Tim Sanur di kawasan industri Tunas kecamatan Batam Kota, Rabu (9/12/ 2015), calon Gubernur Kepri H.M.Sani tampak sumringah. Dia didampingi oleh istri dan sejumlah anggota keluarga sujut syukur menyambut kemenangan tersebut. Dalam sambutan kemenangan sementaranya, H.M.Sani mengatakan cukup haru dengan hasil kemenangan yang diperoleh cukup signifikan. Hasil ini didapat dari total perolehan suara yang telah masuk 96 persen di data Quick Count.”Kemenangan ini merupakan kemenangan untuk masyarakat Kepri khususnya,” ujar Sani kepada Rakyat Media. H.M Sani juga berharap pada seluruh tim pemenangannya agar terus mengawal suara hingga sampai ditetapkannya oleh KPU. H Muhammad Sani langsung menggelar konferensi pers terkait hasil sementara itu. “Saya sangat berterima kasih, dapat hasil begini kita sudah bersyukur,” kata Sani kepada sejumlah wartawan. Sani mengatakan, timnya akan tetap mengawal suara di setiap TPS. Perpindahan kotak suara akan dikawal.”Kita tetap konsisten sampai perhitungan terakhir, SMS yang masuk ke saya selisihnya sangat besar. Respon masyarakat pun cukup bagus, ini bukti kerja kita benar,” ujar Sani. Lebih lanjut Sani, menjelaskan ia minta KPU dan Bawaslu untuk tetap mengawal jalannya pilkada. ”Kami minta pemindaian form C1 untuk segera kirim ke pusat,’ kata Sani. Sani menjelaskan, berdasarkan data dari monitor yang didapat dari Posko Pemenangan SaniNurdin di Kawasan Sincomm, Batam Centre, dari jumlah sample 300 dan 268 data masuk atau 88,67 “Dari tadi persentase konsisten di angka tersebut,” kata

SAMBUNGAN

Website: www.rakyatmediapers.co.id

meninggalkan kru Rakyat Media di lokasi proyek pengerjaan rel di Jln.Gotong Royong, P.Berandan. Sementara itu, Mare Mare yang disebut-sebut menjabat sebagai pengawas atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) mega proyek jalur rel kereta api Trans Sumatera Binjai-Kab.Langkat dari PT.KAI Medan, saat coba dikonfirmasi Rakyat Media terkait pembelian dan penggunaan bahan material galian C jenis tanah timbun dari usaha pertambangan ilegal untuk peroyek tersebut melalui ponselnya bernomor 08227692xxxx, tidak kunjung diangkat. Begitu juga saat dikirimkan konfirmasi tertulis elektronik melalui pesan singkat ke ponselnya, Minggu (6/12), terkait tudingan dugaan mark up anggaran dan mengabaikan harga HPS pengadaan bahan baku galian C yang telah ditetapkan pemerintah yakni Menteri Perhubungan dan PT.KAI, hingga berita ini naik cetak tidak kunjung berbalas kendati dalam laporan pengiriman, terkirim. Terpisah, anggota DPRD Langkat, Ibrahim Hongkong, saat coba dikonfirmasi terkait usaha pertambangan perbukitan bahan galian C jenis tanah timbun di P.Berandan dan Teluk Aru sekitarnya mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui adanya kegiatan ilegal tersebut. “Saat ini Bang, kita lagi di Denpasa. Kalau masalah maraknya galian C yang ada di Teluk Aru dan sekitarnya khususnya di P.Susu dan Brandan Barat, kita mesti selidiki dulu izinnya dari siapa. Kalau memang mereka pengusaha galian C-Red) tidak memiliki izin, pastinya mereka melanggar hukum dan itu menyalahi Undang Undang dan harus ditindak tegas dengan cara ditutup galian C- nya,” terang Ibrahim Hongkong melalui ponselnya. Padahal, untuk para pengusaha galian C ilegal, khususnya pengusaha tanah timbun, sudah melanggar ketentuan pidana terhadap UU No 4 Tahun 2009 yang isinya secara jelas dan tegas mengatakan bahwa setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP (Ijin Usaha Pertambangan) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar. (rm-rud/sup). Sambungan Hal. 1

Ahars Sulaiman, ketua tim pemenangan SaNur, Rabu (9/12/ 2015) sore. Perolehan suara pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kepri HM Sani-Nurdin Basirun berdasarkan hitung cepat Charta Politika, ternyata mendominasi di lima kabupaten/kota di Kepri. Sedangkan pasangan Soerya-Ansar hanya menguasai 2 kabupaten. HM Sani bahkan menang di Kota Batam yang pemilihnya paling banyak. Juga di Kota Tanjungpinang yang merupakan basis PDIP, Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Natuna. Sementara SoeryaAnsar hanya unggul di Anambas dan Kabupaten Bintan. Perolehan Suara Sani-Nurdin di 7 Kabupaten/kota di Kepri, Batam 51 persen, Karimun 73 persenTanjungpinang 54 persen, Lingga, 61 persen, Natuna 51 persen, Anambas 39 persen, Bintan 36 persen Berikut Persentase Perolehan Suara Soerya-Ansar di 7 Kabupaten/kota di Kepri, Batam 49 persen Karimun 27 persen, Tanjungpinang 46 persen, Lingga 39 persen,Natuna 49 persen, Anambas 62 persen, Bintan 63 persen Menanggapi hal ini, Sani mengaku sujud syukur atas hasil sementara keunggulan dari hitung cepat. ”Kita sudah kerja maksimal dan respons masyarakat cukup bagus. Dengan tulus bekerja. Keberhasilan selama bertugas, 49 tahun mengabdi tanpa putus, sama dengan buku “Untung Sabut” mengalir secara biasa tentu dengan kerja keras. ”Yang lebih penting saya selalu didukung oleh keluarga,” kata Sani. Ahars Sulauman Ketua Timses Sanur, mengatakan akan mengawal ketat kemenangan hasil penghitungan suara sementara tersebut.”Tim Sani di TPS ada sampai 5, akan kita kawal. Perpindahan surat suara juga dikawal. 50 sampai 100 orang mengawal sampai penetapan pemenang,”

ujarnya Sementara itu, di Rumah Pemenangan SaNur, telah berkumpul seluruh timses, relawan dan pendukung. Mereka meluapkan kegemberiaan dengan mengucapkan takbir.HM. Sani yang pulang dari Batam, langsung menuju Rumah Pememangan untuk menemui Tim Sukses dan pendukungnya. Selain melakukan konferensi press, dalam kesempatan itu HM. Sani yang diampingi istri dan timnya juga melakukan doa selamat dan syukur. Usai menggelar doa ucapan syukur, sejumlah yel-yel juga masih diteriakan pendukungnya. “Hidup SaNur, Hidup Melayu, Hidup orang kita, Sani Ayah Kita,” begitu bergema di Rumah pemenangan Paslon SaNur tersebut. Kepada wartawan, HM. Sani yang telihat sumringah, mengaku kalau kemenanganya dalam Pilkada Kepri tahun 2015 ini ibarat mimpi, karena sangat tidak diduga.” Kemenangan ini adalah anugrah, dan kemenangan ini adalah marwah Melayu. Ke depan, marwah Melayu yang kita cintai ini bersama dengan suku lainya di Kepri harus terus kita jaga sehingga tidak diambil orang lain,” ujar HM. Sani, Rabu (9/12/2015) malam. Kepada seluruh pendukung, Timses, serta Relawan SaNur, HM. Sani dan Timses lainya yang hadir, juga meminta pada seluruh saksi Tim SaNur agar terus mengawal pelaksanaan perhitungan suara dari TPS ke kecamatan. Hingga perolehan suara secara riil count atau yang ditetapkan KPU sesuai dengan perhitungan yang sudah diperoleh. “Semua Tim Relawan, saksi, simpatisan serta pendukung SaNur, kami meminta dengan kemengan berdasarkan jumlah suara yang masuk di tabulasi suara tim kita, harus terus kita kawal dan jaga hingga perhitungan dan penetpaan secara riil oleh KPU,” ujar Tim Pemenangan SaNur, Ahar Sulaiman.(rm/ mawardi)

Fahri Sindir Langkah Kejaksaan Agung itu dinilai hanya untuk pencitraan dan kepentingan politik, padahal keterlibatan Jaksa Agung HM Prasetyo sendiri dalam kasus Bansos Sumut tidak diusut.”Saya melihat dia sebagai politisi NasDem, maka saya tidak bisa bicara banyak. Hanya saja, saya menyesalkan pernyataan Jaksa Agung itu. Dia berbicara bukan didasari sebagai orang hukum tapi sebagai politisi. Jadi, hanya sebuah bentuk pencitraan. Sebab, HM Prasetyo saat ini diketahui sedang tercoreng namanya karena diduga ikut terlibat dalam kasus suap dana Bansos Pemda Sumatera Utara yang menjerat Gatot Pujo Nugroho dan bekas Sekjen NasDem Patrice Rio Capella,” tegas politisi PKS itu pada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (2/12/2015) pekan lalu. Karena itu, Fahri mengaku merasa kasihan dengan 7.000 jaksa profesional di seluruh Indonesia, kalau Jaksa Agungnya seperti itu.Dalam kasus Freeport, menurut Fahri, pertemuan Setya Novanto, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsuddin dan pengusaha Riza Chalid hanyalah pertemuan biasa. Begitu pula dengan disebutnya

Sambungan Hal. 1

nama Presiden, Wakil Presiden serta pejabat lain dalam pertemuan itu, sebagai hal wajar dan biasa. “Ada satu pertemuan di warung kopi, lalu nama seseorang disebut. Anda mengerti nggak ini nggak ada urusannya. Nama kita disebut di mana-mana. Ada percakapan di warung kopi menyebut nama orang, tapi jadi persoalan. Kan wajar orang populer namanya disebut dalam pertemuan di warung kopi,” kata Fahri Hamzah lagi. Karena itu, Fahri memandang skandal ini tidak seharusnya menyoroti perihal pencatutan nama presiden, tapi seharusnya Maroef Sjamsuddin yang dikecam karena melakukan penyadapan pembicaraan. Di mana, penyadapan itu telah melanggar undangundang.”Yang jadi persoalan itu menyadap soal Freeport. Ada 2 UU yang dilanggar, UU ITE dan UU intelijen. Hanya ada 2 lembaga yang boleh menyadap. Pertama, petugas intelijen dan kedua lembaga penegak hukum,” ujarnya. Dikatakan, intelijen diperbolehkan menyadap hanya untuk kepentingan presiden. Setelah itu presiden boleh mengundang orang untuk mendengarkan. Sementara lembaga penegak hukum

Terjadi Jual na jika kejati ini nanti terpilih sebagai kejati terbaik untuk tahun ini, maka akan banyak dari kejati ini calon-calon pemimpin masa depan di instansi kejaksaan,” kata Jasman. Sebelumnya, Kejati Kepri Sudung Situmorang sempat memaparkan sejumlah prestasi kinerja Kejaksaan Tinggi Kepri di hadapan para penilai Tim Sidha Karya.Dalam paparannya, Sudung mengatakan selama setahun dirinya memimpin sebagai Kepala Kejaksaan di Kepri telah banyak melakukan pembenahan

Sambungan Hal. 1

dan pembinaan kinerja. Kinerja itu, kata dia, dilakukan dalam perbaikan bidang manajemen, pembenahan lingkungan kantor dan berbagai penanganan kasus pidana yang ditangani oleh bidang pidana umum (Pidum), bidang pidana khusus (Pidsus) dan bidang perdata dan tata usaha negara (Datun). Selain itu, ia juga menyampaikan beragam keunggulan yang dimiliki Kejati Kepri dalam kurun satu tahun terakhir, selama ia menjabat menjadi orang nomor satu di gedung Adhyaksa

Ahmad Dahlan Agussahiman. Kasus yang merugikan keuangan negara inisebelumnya sudah pernah diusut oleh Kejaksaan Negeri Batam dan Kejati Kepri. Dimana dalam kasus ini, dua pejabat di bagian Keuangan Pemko Batam yaitu kabag Keuangan Erwinta dan seorang Staf Keuangan, Raja Haris, ketika itu telah divonis oleh Pengadilan Negeri Batam. Sementara Walikota Batam Ahmad Dahlan dan Setdako Agussahiman, sebagai orang yang paling bertanggungjawab dalam kasus tersebut bisa lepas dari jeratan hukum. Namun, dengan diungkapnya kembali kasus yang cukup lama ngendap di Kejaksaan ini, bisa jadi kedua pejabat teras Pemko Batam ini bakal terseret. Pemeriksaan kepada sejumlah pejabat pemko Batam akan berlanjut, bahkan kabarnya dalam waktu dekat penyidik Kejati Kepri akan memanggil Walikota Batam Ahmad Dahlan dan Setdako Agussahiman. Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, M Rahmat, kepada wartawan belum lama ini mengakuipihaknya telah melakukan pemeriksaan dan pengumpulan data dari sejumlah pejabat Pemko Batam. Menurutnya pemanggilan terhadap sejumlah pejabat lainnya terus akan dilakukan karena penyidik masih menelusuri kemana saja sejumlah uang bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp 66 miliar dari APBD 2011. “Sudah empat pejabat pemko Batamkita panggil untuk dana bansos Rp 66 miliar itu. Cuma kita masih pengumpulan keterangan dan data,” ungkap Rahmat kepada media ini di kantornya belum lama ini di senggarang. Lebih lanjut Rahmat menjeklaskan, pemanggilan dan pemeriksaan yang dilakukan penyidik itu masih bersifat tertutup. Sesuai dengan instruksi Presiden RI, penyelidikan tak boleh membuat kegaduhan. Untuk itulah, Rahmat perlu mencari titik terang terlebih dahulu terkait kasus tersebut sebelum akhirnya dinyatakan dalam status penyidikan dan dipublikasikan. Pasalnya, aliran dana dari bansos Rp 66 miliar itu sedang

boleh menyadap untuk kepentingan penegakan hukum. Namun ihwal perpanjangan kontrak PT Freeport bukanlah urusan Setya Novanto yang notabene Ketua DPR RI. “Jadi, langkah Sudirman Said itu hanyalah untuk menyerang DPR RI,” tambahnya. Jika masalah perpanjangan kontrak itu berakhir pada 2021, maka sekitar enam tahun lagi. “Lalu, urusannya apa dengan Setnov? Sekarang anggota DPR hanya tinggal 4 tahun. Sudah itu pertemuan hanya dilakukan 5 bulan lalu dan tak ada pertemuan lagi. Jadi, itu hanya obrolan warung kop saja. Tapi pakai kop Garuda oleh seorang menteri dan dibocorkan, itu tindak pidana dan dipakai untuk mengintervensi DPR,” tegasnya. Sebelumnya, Jaksa Agung HM Prasetyo menyebut ada mufakat jahat di balik pencatutan nama presiden yaitu dugaan tindak pidana korupsi. ”Secara resmi kami saat ini baru pada tahap akan melakukan lidik (penyelidikan). Kami saat ini juga sedang melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut,” kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah di Kejagung, pada wartawan Jakarta. (rm/ardiansyah).

Kepualauan Riau tersebut.”Yang paling menonjol, untuk kasus korupsi, semua temuan BPK sudah kita lunasi dalam tahun ini dan sudah kita ungkap. Begitu juga laporan-laporan dari masyarakat yang diterima Kejati dalam kasus korupsi dalam tahun ini semuanya sudah kita lunasi dan tidak ada tunggakan kasus lagi,” ujarnya. Dalam tahun ini, kata Sudung, Kejati Kepri juga sudah melakukan sebanyak 16 penyidikan kasus dan 16 penuntutan kasus yang dibawa ke pengadilan. (rm/*) Sambungan Hal. 1

dilakukan perincian penggunaannya. Melihat berkas yang telah diberikan kepada penyidik, Rahmat mengaku butuh waktu untuk mengungkap semua aliran dana yang masuk dan dikeluarkan oleh Pemko Batam.”Berkas yang ada saja sampai satu kamar. Kita harus cek satu-satu. Memang kita harus teliti memeriksanya satu persatu. Kemana saja uang bansos itu disalurkan,” katanya. Dugaan korupsi dana Bansos tahun 2011 ini, dilakukan atas laporan masyarakat ke Kejaksaan Agung dan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Kepri. Sebelumnya, dalam dugaan korupsi dana hibah dan Bansos Batam ini, kejaksaan juga telah melakukan pengumpulan data dan keterangan (Pulbaket) ke berbagai pihak. Dalam laporan masyarakat kepada Kejaksaan Agung, anggaran Rp 66 miliar dana hibah dan Bansos Batam tahun 2011 ini diduga tidak disalurkan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011, sebagaimana diubah dengan Permendagri nomor 39 Tahun 2012 tentang, Pedoman Pemberian Dana Hibah dan Bantuan Sosial dari APBD. Terkait kasus dugaan korupsi Bansos ini, pihak Kejaksaan Tinggi Kepri akan meningkatkan status penyelidikan ke tingkat penyidikan, setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) selesai. Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Rahmat SH mengatakan, hal ini untuk menjaga kondusifitas dan netralitas dari unsur politik. Namun hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan sejumlah bukti kuat atas dugaan korupsi tersebut. “Pemeriksaan dalam rangka penyelidikan masih terus kami lakukan, dan untuk menghindari unsur politik saat ini, sejumlah kasus tersebut masih tetap kita dalami. Namun yang pasti, pelaksanaan pengusutan terus kami lakukan,”ujarnya kepada wartawan di Gedung Kejati Kepri. Hanya saja Rahmat SH masih enggan membeberkan kasus korupsi yang dinaikkan statusnya itu dengan alasan, saat ini Pemerin-

tah dan semua kalangan sedang disibukkan dengan pesta Demokrasi. “Yang jelas, pasti kami tindak-lanjuti dan tinggal menunggu waktunya saja,” sebutnya. Penyelidikan dugaan korupsi dana bansos Kota Batam tahun 2011 itu dilakukan atas Laporan masyarakat ke Kejaksaan Agung dan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Kepri. “ Sudah kita tindak-lanjuti dengan penyelidikan dan permintaan keterangan dan data kepada sejumlah pejabat yang diperiksa. Pemanggilan serta permintaan keterangan pada Pejabat Pemko Batam ini, merupakan pemanggilan dan pemeriksaan yang ke tiga kalinya,” ujarnya. Alokasi dana hibah dan bansos tersebut digunakan untuk pendidikan, bantuan UKM dan bantuan sosial lainnya. “Secara keseluruhaan dana yang digunakan masih kita selidiki. Namun yang jelas dalam pelaksanaan penyelidikan ini, kita akan teliti semua, untuk apa saja digunakan, bagaimana cara penggunaan dan pelaporannya,”ujarnya. Jika ditemukan keterkaitan, Kejari Kepri juga akan memanggil Sekdako Batam, Agus Sahiman dan Wali Kota Batam Ahmad Dahlan. “Sekda dan Wali Kota belum dipanggil. Tapi kalau ada kaitanya dalam dana hibah dan bansos ini, pasti akan dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangannya,” pungkasnya. WaliKota Batam Ahmad Dahlan, menanggapi kasus bansos dan pemeriksaan terhadap sejumlah Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin, Kepala Dinas UKM Febrialin, dan Kabag Keuangan Sekretariat Daerah Abdul Malik serta Heriman HK, sepertinya tidak gentar. Bahkan Dahlan menegaskan diirinya siap jika ia ikut diperiksa moleh Kejati terkait dana bansos tersebut..ý ‘’Saya tidak pernah menghalangi penegak hukum untuk menjalankan tugasnya. Kalau sudah masuk ke ranah hukum kita serahkan sepenuhnya,’’ kata Dahlan kepada sejumlah wartawan termasuk media ini di gedung DPRD Batam, belum lama ini. (rm/mwd)


CMYK

KORAN UMUM Sabtu, 11- 18 Desember 2015 MINGGU KE-II

Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I

Media Ini Terdaftar di Dewan Pers

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Bulog Akan datangkan Beras Kualitas Primium di Kepri BATAM, RAKYAT MEDIA-Perum Bulog dipastikan akan mendatangkan beras kualitas menengah hingga premium khusus untuk dijual di Provinsi Kepulauan Riau dengan harga lebih murah ketimbang di pasaran.”Tiap dua pekan datang beras, kualitas premium, bukan beras miskin,” kata Penjabat Gubernur Kepri Agung MulyPenjabat Gubernur Kepri ana di Batam, Kepri. Agung Muliana Beras itu akan dijual Rp9.000 per kg, masih lebih murah ketimbang Rp13.000 PER KH harga beras premium di pasaran.Tiap dua pekan, Bulog mendatangkan 3.000 ton beras premium, masing-masing 1.000 ton untuk Kota Batam, Karimun dan Bintan.”Beras akan dijual bebas di pasaran. Pedagang bisa ikut menjual,” kata Gubernur. Meskipun penduduk Kota Batam jauh lebih banyak ketimbang penduduk Tanjungpinang dan Bintan, namun kuota untuk ketiga kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas itu disamakan.”Tenang, itu tes, beras segitu di Batam habis berapa hari. Kami datangkan terus. Kalau kurang dievaluasi,” kata dia. Ditanya sumber beras, Agung tidak memastikan beras premium itu adalah impor.”’Enggak’ tahu impor atau bukan. Yang penting ada,” kata Penjabat Gubernur. Gubernur berharap, datangnya beras premium itu mampu menekan harga pasar.”Tidak ada lagi oknum pedagang nakal yang memanfaatkan situasi langkanya beras premium,” katanya. Menurut dia, kebutuhan beras di Kepri tergolong kecil dibanding provinsi lainnya di Indonesia. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan Dinas Perdagangan dan Industri (Disperindag) Kepri, masyarakat di wilayah itu membutuhkan 20.611.410 kg beras atau 20 ribu ton per bulan. Perhitungan itu berdasarkan jumlah penduduk Kepri yang mencapai dua juta jiwa, dengan asumsi tiap warga mengonsumsi 10 kg beras/bulan. (rm/ant).

STOP PERS Redaksi Koran Rakyat Media memberitahukan kepada Instansi pemerintah/Polri/ABRI dan pengusaha Swasta Bahwa N a m a : 1. Muhammad Iqbal 2. A s r u l 3. Yusdianto

(Tanjungbalai Karimun) ( Tanjungbalai karimun) ( Tanjungpinang )

Sejak pengumuman ini diterbitkan yang bersangkutan telah dipecat Sebagai wartawan/Kepala Biro Koran Rakyat Media. Segala tindak tanduk yang bersangkutan sehingga merugikan pihak lain, tidak menjadi tanggungjawab penerbit. Demikian juga Kartu Pers yang masih di pegang oleh yang Bersangkutan. Setelah pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku lagi MAWARDI Pemimpin Redaksi

Edisi : # 139 Tahun III, Harga: Rp5.000,-

Ditnarkoba Polda Kepri

Tangkap Penyelundup Sabu 4,250 Kg BATAM, RAKYAT MEDIAJajaran Direktorat Naroba Polda Kepri menangkap 2 orang pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT) HT alias R (33) dan TJD alias J (24) di salah satu pelabuhan tikus kawasan Nongsa, Kota Batam, bulan lalu. “Dari kedua pelaku kami berhasil mengamankan narkotika golongan I jenis sabu-sabu seberat empat kilo dua ratus lima puluh (4.250) kilogram,” kata Direktur Ditresnarkoba Polda Kepro Kombes Pol Wiyarso dalam eksposnya di Mapolda Kepri, Rabu (2/12/2015) pekan lalu. Kedua tersangka, tambah Wiyarso, membawa barang haram tersebut dari Malaysia melalui jalur laut. Tersangka berbaur dengan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Ilegal yang pulang ke Indonesia

DITNARKOBA Polda Kepri Kombes Wiyarso didampingi Kabid Humas AKBP Hartino

melalui Batam. ”Tersangka berbaur dengan puluhan TKI ilegal dari Malaysia. Berdasarkan informasi dari masyarakat kami melakukan pengecekan dan mendapati dua bungkus plastik bening dalam

salah satu tas warna biru merek Poly-Pac,” ungkapnya. Sabu kurang lebih senilai Rp6 miliar tersebut, kata Wiyarso, akan dibawa ke Surabaya menggunakan transportasi laut meng-

gunakan Kapal Bukit Raya dari Kijang, Bintan. ”Kedua pelaku hanya kurir. Tujuan akhir mereka Madura. Di sana barang haram ini akan diserahkan. Di Malaysia perantara atau yang menitipkan sabu ini warga negara Malaysia ,” ujarnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono mengatakan, dengan ditangkapnya sabu sebanyak 4250 kilo gram sabu berhasil menyelamatkan sebanyak 21.250 orang dengan rincian 1 gram digunakan 5 orang X 4250 gram.”Kedua tersangka dijerat dengan pasal 144 ayat (2) dan atau Pasal 113 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) dan atau Pasal 132 ayat (1) Undang - undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” katanya. (rm/gunawan).

Pemko Batam Terima Dana DAK APBN 2016 Sebesar Rp9 Miliar BATAM, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau memperoleh dana alokasi khusus sebesar Rp9 miliar dalam APBN 2016 yang digunakan khusus untuk membangun infrastruktur daerah perbatasan NKRI.”Tahun 2016 Batam dapat DAK Rp9 miliar untuk wilayah perbatasan, karena kami masuk lokasi prioritas,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Zulhendri di Batam. Dana itu lebih banyak digunakan untuk infrastruktur pendukung Tol Laut, di antaranya tiga pelabuhan dan biaya operasional kapal perintis. Tiga pelabuhan yang akan dibangun menggunakan DAK yaitu di Pulau Teluk Bakau, Pulau Aweng dan Pelabuhan Punggur di Pulau Batam. Pemerintah kota tengah menyelesaikan Detailed Engineering Design (DED) yang dibiayai oleh APBD Perubahan 2015 sebagai pendukung pembangunan pelabuhan. ”Kami kejar penyelesaian DED-nya agar bisa dimasukkan dalam DAK,” kata dia.

Zulhendri Kadis Perhubungan Batam Selain tiga pelabuhan, Pemkot Batam juga menggunakan DAK untuk operasional empat kapal perintis yang akan melayari pulau-pulau penyangga.Empat kapal itu merupakan pengadaan anggaran 2015. Kini kapalnya sudah siap digunakan. Tinggal menunggu biaya operasional saja dari DAK 2016. Empat kapal itu akan melayari dua rute utama, yaitu Pulau Jaloh-Pulau Selat NenekPulau Temoyong- Pulau Selayar-Pulai Air-Pulau Buluh-

Sagulung dan rute Pulau JalohPulau Pecung dan sekitarnyaPylau Kasu-Pulau Sarang-Pulau Belakangpadang. ”Kapal itu berlayar reguler, hari Sabtu sampai Minggu,” kata dia. Operasional kapal itu nantinya akan disubsidi, namun tetap memungut bayaran penumpang. “Enggak bisa gratis. Ketentuannya seperti itu,” kata Zulhendri. Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Batam Ardiwinata menyatakan Pemerintah Pusat menetapkan tujuh lokasi prioritas di Batam dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2020, karena lokasinya yang berbatasan dengan beberapa negara. Tujuh kecamatan yang ditetapkan menjadi lokasi prioritas adalah Kecamatan Belakangpadang, Bulang, Sekupang, Batuampar, Nongsa, Bengkong dan Lubuk Baja. Dengan menjadi lokasi prioritas, maka pemerintah memberikan tambahan anggaran untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk alat transportasi.(rm/md).

Pemkab Karimun Naikan Tunjangan Honorer 2016 Rp1,5 Juta KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau menaikkan tunjangan para honorer dari Rp1,3 juta menjadi Rp1,5 juta pada 2016.”Tunjangan seluruh honor kita naikkan pada 2016, disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Kenai-

kan tunjangan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan honorer,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq di Tanjung Balai Karimun, Sabtu. Aunur Rafiq mengatakan, seluruh honorer juga didaftarkan dalam kepesertaan program

Dicari Biro dan Perwakilan Koran Umum Rakyat Media Untuk Wilayah : 1. 2. 3. 4.

Kabupaten Deli Serdang Kabupaten Serdang Bedagai (Serge) Kota Tebing Tinggi Kota Medan Bagi yang berminat bisa menghubungi Perwakilan Koran Umum Rakyat Media Sumut Saudara Sofian. M Hp 085262440490

layanan kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang iurannya ditanggung pemerintah daerah.Ia berharap, kepesertaan honorer pada BPJS Kesehatan dapat membantu mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan murah. Dia juga mengatakan, pemda telah membuat kebijakan bagi para honorer yang bekerja pada seluruh satuan kerja perangkat daerah dengan masa bakti lima tahun, akan ditetapkan sebagai tenaga kontrak yang memiliki peluang untuk mendaftar dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Bupati menjelaskan, pemerintah daerah telah mengusulkan kepada pemerintah pusat agar membuka penerimaan CPNS pada 2016, dengan prioritas bagi honorer yang bertugas di pulau-pulau, terutama honorer berprestasi dan berdedikasi tinggi.(rm/ant).

RATUSAN anggota Polri Polda Kepri pengamanan TPS tidak menggunakan Senpi

POLDA KEPRI TARIK SENPI ANGGOTA POLRI PENGAMANAN TPS BATAM, RAKYAT MEDIA-Polda Kepri menarik kembali seluruh senjata api milik anggota yang bertugas mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pemilihan Umum Kepala Daerah 9 Desember 2015. ”Petugas dilarang membawa senjata api. Kami sudah tarik semuanya,” kata Kepala Operasi Daerah (Kaopsda) Mantap Praja Seligi 2015 Polda Kepri, Kombes Anang Sumpena di Batam, Senin. Hal tersebut bukan hanya sebagai antisipasi jika terjadi keributan dan anggota pengamanan lepas kendali hingga melepaskan tembakan. Namun juga antisipasi agar senjata tersebut tidak dirampas massa saat terjadi keributan.”Kami sudah siapkan tim-tim khusus untuk membantu jika terjadi keributan di TPS. Jadi tidak perlu lagi petugas pengamanan TPS membawa senjata, jika terjadi sesuatu cukup melapor saja,” kata dia. Untuk Batam, kata dia, telah dibagi dalam empat zona dengan setiap zona sudah ditempatkan pasukan yang akan berpatroli secara bergantian.Selain itu, pada

setiap kecamatan di Kota Batam juga sudah ditempatkan pasukan yang siap membantu pengamanan jika terjadi keributan saat pemilihan suara. “Wilayah Batam memang menjadi kota yang dinilai paling rawan saat pemilukada nanti. Jadi perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi agar jalannya pemilukada tetap aman,” kata Direktur Sahhara Polda Kepri tersebut. Untuk pelaksanaan Pemilukada di Batam terdapat 1.638 TPS pada 12 kecamatan yang dibedakan dalam tiga kategori yaitu aman, rawan satu, dan rawan dua. Sebanyak 435 TPS masuk kategori rawan dua, 827 TPS kategori aman, dan 438 TPS rawan satu. Pembagian tersebut berdasarkan kejadian pada pelaksanaan sebelumnya termasuk yang dalam penetapan DPTnya bermasalah. Untuk kategori aman, kata dia, ada dua polisi yang akan bertugas pada enam TPS, sementara kategori rawan satu ada enam polisi amankan empat TPS, dan rawan dua ada dua polisi untuk dua TPS. (rm/dwm).

AGEN DAN KIOS KORAN UMUM RAKYAT MEDIA DI MEDAN Suyitno: Kios Jalan Niaga Pajak Batang Kuis, Marisi Purba : Kios Pajak Gambir Tembung, Agus: Kios Jalan Letda Sujono/Depan Aksara Medan, Sihite: Toko Buku Jalan Milinium Sei Sekambing Medan, Farida Sijabat: Kios Jalan Medan Binjai Tomang Elok Medan, Juraidah: Kios Jalan Gaperta Helvetia Medan, Butet : Kios Simpang Zipur Medan, Sulaiman : Kios Jalan Kapt Sumarsono Pajak Pulau Brayan Medan, Pustaka Amal : Toko Buku Jalan Setia Luhur Pulau Brayan, Neta Ginting : Kios Jalan Amal/Gaperta Ujung Medan Sunggal, H. Nurdin : Kios Jalan Pinang Baris Sunggal Medan, M.Yusuf : Kios Simpang Kantor Bupati Stabat, Alim Siregar : Kios Tugu Binjai, Toko Buku Amka, Jalan Jend A.Yani Binjai, Kios Rokok Aan : Tanah Lapang Merdeka Binjai, Edison Dalimunte : Kios Jalan Binjai Km12 Depan Supermarket Mandiri Medan, Ibu Rini : Simpang Pos Padang Bulan Medan. CMYK


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 139 by RAKYAT MEDIA - Issuu