Skip to main content

Epaper Radar Bogor 9 Januari 2026

Page 1

CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP

MENYEBERANG: Seorang ibu dan anaknya menggunakan tali sling menyeberangi sungai di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Selasa (6/1). Foto lainnya menunjukkan warga bersama kendaraan dan hasil buminya. Kondisi seperti ini masih menjadi pemandangan sehari-hari di wilayah terisolir Aceh Tengah pascabencana banjir bandang.

Setiap Hari Bertaruh Nyawa Saksi Bencana Sarat Makna SEBELUM kembali ke Bogor, Tim Radar Bogor meluangkan waktu untuk menjenguk sejarah dari dua bangunan ikonik di Banda Aceh. Masjid Raya Baiturrahman sebagai simbol kejayaan masa lampau, sedangkan Museum Tsunami yang menyimpan jejak tragedi masa lampau.

MUHAMMAD ALI

HENDI NOVIAN

Meninggal Dunia

HENDI NOVIAN/RADAR BOGOR

Sumber: Data BNPB, 8 Desember 2025

Tahun Ini, MBG Fokus Ibu dan Balita

Patahkan Kutukan Vietnam, Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan

JAKARTA–Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah berjalan satu tahun. Selama rentang waktu tersebut, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terus bertambah. Dari hanya 190 menjadi 19.188. Namun, program ini diharapkan tidak hanya mengejar kuantitas, tapi juga kualitas.

JADWAL SALAT

SUBUH 04.23

MELIHAT FOTO: Pengunjung melihat-lihat berbagai pigura foto yang menunjukkan kedahsyatan bencana tsunami 2004 di Museum Tsunami, Kamis (8/1).

DZUHUR 12.03 ASHAR 15.28 MAGRIB 18.22 ISYA 19.32

Tim nasional basket 3x3 putri Indonesia akhirnya memutus dominasi Vietnam dan meraih medali emas SEA Games Thailand 2025. Keberhasilan ini tak lepas dari peran pelatih asal Kota Bogor, Fandi Andika Ramadhani yang membawa skuadnya tampil sempurna tanpa kekalahan hingga partai puncak. Laporan: FIKRI RAHMAT UTAMA BAWA JUARA: Pelatih asal Bogor, Fandi Andika Ramadhani sukses membawa tim nasional basket 3x3 putri meraih medali emas SEA Games Thailand 2025.

PADA laga final yang digelar di Nimibutr Arena, Bangkok, Kamis (11/12), Indonesia menaklukkan tuan rumah Thailand dengan skor ketat 20-18. Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Indonesia meraih emas perdana cabang basket 3x3 putri sepanjang keikutsertaan di SEA Games.


PENDIDIKAN

2

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I JUMAT, 9 JANUARI 2026 I 20 RAJAB 1447 H

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

DPRD Dorong Penyempurnaan Sistem SPMB BOGOR–Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Rabu (7/1). Kegiatan ini untuk mengevaluasi anggaran pendidikan Tahun 2026 sekaligus meninjau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Rapat kerja yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Bogor itu dihadiri seluruh anggota

Komisi IV serta jajaran Dinas Pendidikan Kota Bogor. Agenda utama rapat difokuskan pada fungsi pengawasan DPRD terhadap perencanaan dan pelaksanaan anggaran sektor pendidikan. Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, menegaskan evaluasi anggaran menjadi langkah strategis untuk memastikan belanja pendidikan Tahun 2026 benar-benar

menjawab kebutuhan riil di lapangan. “Anggaran pendidikan harus disusun secara terukur, efektif, dan memiliki dampak langsung bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kota Bogor,” ujar Fajar dalam pengantarnya. Dalam pembahasan, Komisi IV menyoroti sejumlah program prioritas Dinas Pendidikan. Mulai dari peningkatan sarana

dan prasarana sekolah, pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan, hingga program peningkatan mutu pembelajaran. Fajar menekankan agar setiap program yang direncanakan memiliki indikator kinerja yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kami di Komisi IV DPRD Kota Bogor menekankan agar setiap program memiliki

indikator kinerja yang terukur dan berdampak langsung bagi peserta didik,” tegasnya. Selain evaluasi anggaran, rapat kerja juga membahas pelaksanaan SPMB yang telah berjalan. Komisi IV mencermati kesiapan sistem, mekanisme zonasi, transparansi proses seleksi, serta penanganan pengaduan masyarakat. Dalam forum tersebut, Komisi IV mendorong Dinas Pendidikan

untuk terus melakukan penyempurnaan sistem SPMB. Ini agar pelaksanaannya semakin objektif, adil, dan akuntabel, serta meminimalisasi potensi persoalan di tengah masyarakat. Menurut Fajar, berbagai masukan dan catatan yang disampaikan DPRD merupakan bagian dari upaya bersama dalam memperbaiki tata kelola pendidikan di Kota Bogor.

“Komisi IV berkomitmen mengawal kebijakan dan anggaran pendidikan agar berpihak pada kepentingan peserta didik, orang tua, dan tenaga pendidik,” katanya. Hasil rapat tersebut akan menjadi bahan tindak lanjut bagi Komisi IV dalam menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi di bidang kesejahteraan rakyat, khususnya sektor pendidikan. (uma/c)

FH UNIDA Perkuat Wawasan Diplomasi

DEMI KEMANUSIAAN: Ketua Senat UIKA Prof Dr KH Didin Hafidhuddin memimpin tim kemanusiaan ke lokasi terdampak banjir, bersama wakil rektor UIKA, perwakilan RSIB, IPHI dan mitra sosial lainnya.

Ketua Senat UIKA Pimpin Misi Kemanusiaan ke Sumatera BOGOR–Kepemimpinan Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di tengah krisis kemanusiaan. Ketua Senat UIKA, Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin, M.S., bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Hambari, memimpin langsung tim misi kemanusiaan menuju wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Rombongan bertolak dari Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (7/1), sebagai bentuk kepedulian pimpinan perguruan tinggi terhadap masyarakat

yang hingga kini masih berjuang pascabencana. Prof. Didin Hafidhuddin menegaskan bahwa kehadiran pimpinan UIKA di lokasi bencana merupakan bagian dari nilai dasar kampus Islam yang menjunjung tinggi kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. “Musibah ini mengingatkan kita bahwa peran intelektual haruspihakan pada kemanusiaan,” ujarnya. Sementara itu, Dr. Hambari selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan menyampaikan bahwa misi ini sekaligus menjadi teladan bagi sivitas akademika UIKA, khususnya

mahasiswa, agar nilai empati dan pengabdian sosial dapat diwujudkan dalam tindakan nyata. “Kehadiran pimpinan kampus di tengah masyarakat terdampak adalah bentuk pembelajaran langsung tentang kepemimpinan dan kepedulian,” ungkapnya. Dalam misi kemanusiaan tersebut, pimpinan UIKA bergabung bersama unsur Yayasan Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB), Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Bogor, serta mitra sosial lainnya. Turut serta di antaranya Dr. Dwi Sudharto (Ketua Yayasan RSIB), H. Heri Haerudin, Eddy Tasman,

H. Adriansyah Armawi, H. Heri Hasanuddin (Ketua Global Energi Wakaf), serta para relawan kemanusiaan. Hingga saat ini, dampak banjir di Aceh Tamiang masih dirasakan secara serius. Banyak warga terpaksa bertahan di hunian darurat dengan keterbatasan fasilitas dasar. Menyikapi kondisi tersebut, Yayasan RSIB bersama IPHI Kota Bogor dan Lembaga Sosial Dakwah Islam (LSDI) Guru Sudharmo Medan menginisiasi pembangunan tiga kompleks hunian sementara (Huntara) bagi korban banjir. Setiap kompleks Huntara

dirancang sebagai ruang hidup yang lebih layak, dilengkapi hunian sementara, musola, MCK, dapur umum, fasilitas air bersih, serta penerangan, guna membantu masyarakat terdampak menjalani kehidupan seharihari dengan lebih manusiawi. Melalui keterlibatan langsung Ketua Senat dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, UIKA Bogor menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga hadir secara nyata dalam aksi kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.(*pia)

BOGOR–Untuk memperluas wawasan akademik dan implementasi praktis mata kuliah Hukum Internasional, Fakultas Hukum Universitas Djuanda (FH UNIDA) melakukan kunjungan inspiratif ke Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) di Jakarta, pada Rabu (07/01). Acara diawali dengan sambutan hangat dari Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemlu RI, Khasan Ashari. Dalam pembukaannya, beliau mengapresiasi semangat civitas akademika FH UNIDA dalam memahami lebih dalam mengenai seluk-beluk diplomasi dan kebijakan luar negeri Indonesia langsung dari instansi pelaksananya. Dekan FH UNIDA, Dr. Nurwati, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas penerimaan pihak Kemlu RI. Beliau menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari mini projek pemenuhan kelas mata kuliah Hukum Internasional serta upaya nyata peningkatan kegiatan mahasiswa di luar kampus (IKU 2) sebagai program Kampus Berdampak. ”Kami berharap kunjungan ini menjadi langkah awal kerja sama yang berkelanjutan antara FH UNIDA dan Kemlu RI. Selain memenuhi tugas akademik, kami ingin mahasiswa mendapatkan wawasan langsung dari para praktisi, sehingga ilmu yang didapat di kelas memiliki korelasi kuat dengan realitas di lapangan,” ungkap Dekan FH UNIDA, seperti dilansir dari laman unida.ac.id. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Sekretaris Prodi FH Unida, R. Yuniar Anisa Ilyanawati, Tim Dosen Pengampu Hukum Internasional, yakni Togar Natigor Siregar, dan Nyi Mas Gianti Bingah Erbiana, serta tentunya para mahasiswa FH UNIDA. Sesi utama diisi narasumber ahli, Fahmi Aris Innayah, yang menjabat sebagai Diplomat Ahli Madya / Koordinator Fungsi Organisasi Internasional. Beliau memberikan pemaparan komprehensif mengenai peran strategis Kemlu dan esensi diplomasi. Dalam materinya, Fahmi menekankan bahwa Kemlu memiliki tugas krusial dalam melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian penyelenggaraan urusan pemerintah di bidang luar negeri; pelaksanaan tugas kementerian dan perwakilan RI di seluruh dunia; pelaksana fungsi lain yang diberikan Presiden dalam menjaga kepentingan nasional di ruang lingkup global. Kegiatan ini berhasil membangun antusiasme dan atensi tinggi dari para mahasiswa. Diskusi interaktif yang tercipta menunjukkan ketertarikan besar mahasiswa FH UNIDA terhadap isu-isu Hukum Internasional dan Hubungan Internasional. Kunjungan ini diharapkan mampu mencetak lulusan hukum yang tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap dinamika global.(*pia)

SMAN 2 Raih Anugerah Gapura Pancawaluya BOGOR- Mengawali 2026, SMAN 2 Kota Bogor kembali berprestasi dengan meraih Juara 1 dalam Anugerah Gapura Pancawaluya tingkat KCD Wilayah 2. Penganugerahan langsung diterima Kepala SMAN 2 Kota Bogor Dr. R. Bambang Aryan Soekisno, M.Pd

di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Program Panca Waluya yang menjadi konsep pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di Jawa Barat teraplikasikan nyata di SMAN 2 Kota Bogor. Melalui proses persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang

panjang, akhirnya SMAN 2 Kota Bogor meraih juara. Sembilan program habituasi pendidikan karakter dilaksanakan di SMAN 2 Kota Bogor, mulai dari kebersihan kelas, pening katan mutu dan kompetensi guru, pendidikan ekologi.

Kemudian kreativitas dan inovasi peserta didik, perilaku hidup bersih, optimalisasi penggunaan kendaraan umum, pengembangan ekstrakulikuler, perilaku peserta didik di luar sekolah, dan peningkatan keagamaan dilaksanakan sebagai bentuk penanaman karakter

Di Balik Pembekalan Literasi Keuangan di Kampus IPB

Ajak Mahasiswa Pintar Kelola Keuangan dan Gaya Hidup IPB University menyelenggarakan Pembekalan Literasi Keuangan dan Sosialisasi KIP Kuliah dan Afirmasi 2025 di Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga, Bogor. Seperti apa pembahasannya ? KEGIATAN tersebut diikuti 1.200 mahasiswa, terdiri atas 1.023 mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia PintarKuliah (KIP Kuliah) angkatan 62, 23 mahasiswa Afirmasi, serta 41 penerima bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank BTN. Wakil Rektor IPB University bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof Deni Noviana dalam sambutannya menegaskan, pembekalan ini memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan akademik dan pengembangan diri mahasiswa penerima beasiswa. “Mahasiswa penerima KIP Kuliah dan Afirmasi diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu

DIBANTU: Mahasiswa-mahasiswi IPB penerima KIP Kuliah dan beasiswa dari BTN usai mengikuti pelatihan literasi dan peluncuran beasiswa di Graha Widya Wisuda IPB Dramaga.

mengelola keuangan secara bijak, menjaga integritas akademik, serta membangun karakter kepemimpinan yang adaptif,” ujar Prof Deni. Kegiatan ini menjadi momen bersejarah. Untuk pertama kalinya, seluruh mahasiswa penerima KIP Kuliah angkatan 62 dikumpulkan secara luring dalam satu kegiatan terpadu. Rangkaian meliputi Launching Beasiswa Living Cost TJSL Bank BTN, simbolis penyerahan beasiswa KIP Kuliah dan Afirmasi IPB, penyerahan Asuransi Binagriya, serta sesi motivasi dan sosialisasi KIP Kuliah. Dalam sesi literasi keuangan, mahasiswa memperoleh pembekalan mengenai pengelolaan keuangan sehari-hari dan

pengendalian gaya hidup. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta kesadaran bahwa yang mahal itu bukan biaya hidup, tetapi gaya hidup, agar dana pendidikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Materi pembekalan akademik dan pengembangan diri disampaikan oleh Yon Sugiarto, SSi, MSc, Tim Teknis Beasiswa KIP Kuliah dan Afirmasi Pusat (PPAPT, Kemdiktisaintek). Ia mendorong mahasiswa untuk memiliki perencanaan studi yang jelas, disiplin akademik, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. “Di era disrupsi, bukan yang

paling pintar yang bertahan, tetapi mereka yang konsisten belajar dan mampu beradaptasi,” tegas Yon Sugiarto dalam sesi pembekalan. Ia juga menekankan pentingnya penguatan soft skills, literasi digital, integritas akademik, serta kesiapan menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif dan dinamis. Kegiatan ini turut didukung Bank BTN dan Bank BRI sebagai bank mitra KIP Kuliah, yang berperan dalam mendukung layanan perbankan dan penyaluran bantuan pendidikan bagi mahasiswa. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendukung pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan. (*/pia)

baik bagi peserta didik. Semoga Panca Waluya dapat menjadi ciri khas pendidikan Jawa barat yang menempel pada karakter unggul peserta didik dan melahirkan generasi yang berkarakter kuat dan berkontribusi positif bagi bangsa. (*sep)

KUNJUNGAN EDUKATIF: Para mahasiswa Fakultas Hukum UNIDA mengunjungi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, pada Rabu (07/01).


MIMBAR BEBAS

3

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I JUMAT, 9 JANUARI 2026 I 20 RAJAB 1447 H Sampaikan opini, saran, dan kritik Anda tentang berbagai kebijakan pemerintah, dan layanan publik seperti: PLN, PDAM, PT Pos, telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/paspor/sertifikat tanah, dll.

Radar Bogor juga memberi kesempatan kepada para tenaga pengajar/guru/dosen yang ingin menulis opini untuk pengembangan profesi. Juga kepada para mahasiswa yang ingin menulis opini tentang suatu topik, sebagai bentuk sikap kritis untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di era sekarang.

Informasi lebih lanjut, hubungi

0852 9960 0773 JADWAL SIM KELILING POLRESTA KOTA BOGOR

KHUSUS PERPANJANGAN SIM A DAN C

Senin Mall BTM & Mall Jambu Dua Selasa Mall Boxies Tajur & Lotte Grosir Sholis Rabu Mall Jambu Dua & Lippo Plaza Kbn. Raya Kamis Mall BTM & Mall Boxies Tajur Jumat Lotte Grosir Sholis & Mall Jambu Dua Sabtu Mall Jambu Dua & Mall BTM Minggu Burger King Pajajaran

Cantumkan nama dan alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor pelanggan (untuk layanan PDAM/PLN/PT Gas) dan lampirkan fotokopi KTP. Kirimkan ke Redaksi Radar Bogor, Gedung Graha Pena, Jl KHR Abdullah Bin Nuh No 30, Yasmin, Bogor.

Hanya artikel dengan ketentuan dan memenuhi syarat yang akan dimuat. Redaksi berhak mengedit isi tulisan tanpa mengurangi substansi. Redaksi tidak bertanggung jawab atas dampak langsung maupun tidak, pascapemuatan tulisan. Terima kasih.

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

KIRIMKAN KE:

Ketimpangan Narasi dalam Respons Diplomatik Indonesia OPERASI militer yang digunakan Amerika Serikat sebagai penggunaan kekuatan untuk menyingkirkan seorang kepala negara yang sedang menjabat, sekaligus pelanggaran terangterangan terhadap kedaulatan Venezuela dan prinsip-prinsip Piagam Perserikatan BangsaBangsa (PBB). Namun ironisnya, respons pemerintah Indonesia justru sangat terbatas. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) hanya menyerukan agar seluruh pihak terkait mengupayakan penyelesaian damai melalui deeskalasi

dan dialog, tanpa menyebut Amerika Serikat sebagai pelaku agresi atau mengecam tindakan tersebut, tidak ada pula rujukan pada Piagam PBB, kedaulatan, prinsip non-intervensi, apalagi tanggung jawab dan akuntabilitas. Sikap ini bertolak belakang dengan respons negara-negara tetangga di Asia Tenggara yang cenderung lebih tegas. Keeng ganan pemerintah untuk menyatakan sikap lantang tanpa ragu melemahkan Piagam PBB sekaligus cita-cita pendirian negara. Pasal 2 ayat

GEO DZAKWAN ARSHALI Mahasiswa S1 Universiti Utara Malaysia

4 Piagam PBB dengan jelas melarang ancaman atau penggunaan kekuatan terhadap kedaulatan negara lain, sebuah aturan yang dilanggar oleh operasi Amerika Serikat tersebut. Dan juga, sikap diam ini ber-

tentangan dengan Pembukaan UUD 1945 yang lahir dari perjuangan kemerdekaan dan menegaskan penolakan terhadap penjajahan serta komitmen pada perdamaian dunia yang adil. Semangat anti-imperial konstitusi dimaksudkan agar Indonesia menjadi suara penentang campur tangan koersif dari luar. Walaupun reaksi internasional terhadap krisis Venezuela memang memunculkan pro dan kontra, tetapi sejarah Indonesia memberikan pedoman yang

jelas. Indonesia adalah salah satu pendiri Gerakan Non-Blok yang berakar pada antikolonialisme, dan UUD 1945 menjadi bukti komitmen melawan dominasi asing. Jika kini Indonesia bersikap akomodatif terhadap praktik yang bertentangan dengan prinsip kedaulatan dan hukum internasional, risikonya bukan sekadar kehilangan muka, namun juga hilangnya otoritas moral yang selama ini menopang kepemimpinan Indonesia di tingkat regional dan global.

Waktu pendaftaran: 07.00-10.00 WIB

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

PLN Bogor (0251) 8345400 Bendungan Katulampa (0251) 8334344 RS Hermina Bogor (0251) 8382525 RS Melania Bogor (0251) 8321196 Rs Pmi Bogor (0251) 8324080 RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000 RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298 Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547

RUMAH SAKIT DI BOGOR Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292 RS Azra (0251) 8318456 RS Hermina Mekarsari (021) 29232525 RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610 Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435 RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868 Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024 Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822 Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360 Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976 RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628 RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016 Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222 RSUD Ciawi (0251) 8240797 Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397 Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441 Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866 Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440 Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724 Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396 Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000 RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56 Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567 RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900 RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591 RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892 Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723 RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426 Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663 RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142 RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605 RSKIA Sawojajar (0251) 8324371

POLRES BOGOR 021-8750163 Polsek Jasinga Polsek Cigudeg Polsek Parung Panjang Polsek Leuwiliang Polsek Cibungbulang Polsek Ciampea Polsek Rumpin Polsek Ciomas Polsek Kemang Polsek Sukaraja Polsek Gunung Sindur Polsek Parung Polsek Cibinong Polsek Citeureup

0251-8688110 0251-8681110 021-5978880 0251-8647003 0251-8647398 0251-8621146 021-75791076 0251-8322324 0251-8615700 0251-8656678 021-7561844 0251-8616007 021-8752217 021-8752229

Potret Buram Negara Atasi Bencana SUDAH satu bulan lamanya warga Sumatera yang terdampak banjir masih di pengungsian. Laporan dari beberapa relawan kondisi dampak dari bencana masih sangat terasa dan bantuan dari pemerintah sangat minim dan lambat menjangkau masyarakat. Rumah- rumah warga masih penuh dengan lumpur. Negara tak berani menerima bantuan asing dan menetapkan bencana Sumatera sebagai bencana Nasional. Hal ini dikarenakan akan banyak pihak yang terkait melakukan pelanggaran besar. Presiden tak ingin mengambil resiko besar akhirnya yang kena dampaknya masyarakat Sumatera. Pemangkasan anggaran BNPB bahkan sudah dilakukan pada tahun ini. Semula anggaran BNPB 2025 senilai Rp1,427 triliun. Namun setelah rapat rekonstruksi anggaran anggaran dipangkas Rp470,9 miliar sehingga yang tersisa senilai Rp956,67 miliar. (www.cnbcindonesia.com). Sedangkan menurut lembaga riset untuk pemulihan pasca bencana Sumatera bisa menghabiskan dana sebesar 77,4 triliun rupiah. Janji-janji manis saat kunjungan presiden dan para menterinya ke tempat bencana hanyalah perkataan biasa. Hasilnya nihil dilapangan. Inilah potret buram dalam mengatasi bencana. Apalagi yang bisa diharapkan dari pemerintah, mata rakyatpun semakin terbuka. Bahwa mereka selama ini hanya menjadi alat politik semata. Sekarang yang bergerak rakyat bantu rakyat. Banyak sekali relawan yang berdatangan ke tempat bencana, namun jika yang bergerak tidak dengan kekuatan skala negara maka rakyat juga sangat terbatas. hanichans30@gmail.com

Refleksi MBG Setahun PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah berjalan setahun. Namun masalah stunting masih belum terselesaikan. Bahkan MBG diwarnai permasalahan yang memprihatinkan. Seperti: kasus keracunan makanan, ketidaksukaan siswa dengan menu yang disajikan hingga distribusi yang telat. Bahkan program MBG selama liburan sekolah tetap berjalan

dengan alasan pemenuhan gizi siswa harus terus menerus dipenuhi. Padahal kalangan masyarakat rela seandainya dana MBG itu disaluran untuk membantu bencana recovery banjir di Sumatra Utara. Kebijakan MBG ini jelas sekali sebagai program yang dipaksakan. Nalar penguasa sudah tidak logis lagi dalam menentukan prioritas untuk kemaslahatan masyarakat.

Negeri yang Lupa Jaga Jiwa KASUS kekerasan dan pembunuhan di Indonesia sepanjang 2025 masih tergolong tinggi dan menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Kekerasan di sekolah meningkat tajam, sementara perempuan dan anak tetap menjadi kelompok paling rentan. Di sisi lain, kasus pembunuhan tidak hanya banyak, tetapi juga semakin ekstrem dengan munculnya fenomena femisida, parisida, dan mutilasi yang kerap dikaitkan dengan persoalan kesehatan mental. Kondisi ini mencerminkan kegagalan negara dalam menjamin keamanan jiwa rakyat. Kekerasan dan pembunuhan dipicu oleh berbagai faktor seperti tekanan ekonomi, emosi yang tidak terkendali, dendam, serta pengaruh media digital. Akar masalahnya bersumber dari penerapan sistem sekuler kapitalisme yang mendorong orientasi materi, gaya hidup

hedonistik,dankonsumerisme, sehingga manusia menghalalkan segala cara demi kepentingan pribadi. Media digital dalam sistem ini turut memperparah kekerasan dan masalah mental, sementara sistem sanksi yang lemah tidak memberikan efek jera terhadap para pelakunya. Dalam Islam, keamanan merupakan kebutuhan dasar rakyat yang wajib dipenuhi negara, dan penjagaan jiwa adalah bagian dari kewajiban negara. Penerapan syariat Islam secara menyeluruh pada level individu, masyarakat, dan negara mampu mewujudkan keamanan yang hakiki. Negara berkewajiban mengatur ruang digital agar selaras dengan syariat serta menerapkan sanksi yang tegas dan adil sehingga mampu mencegah dan menekan tindak kekerasan dan pembunuhan. dinistrahmaa@gmail.com

Seharusnya pemenuhan gizi masyarakat adalah dengan menyediakan lapangan kerja. Sehingga kebutuhan gizi terpenuhi oleh kepala keluarga. Negara menjamin ketersediaan pangan dengan harga yang terjangkau.

Deni Heryani Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara

Natal, Tahun Baru, dan Prinsip Akidah ISLAM mengajarkan toleransi, tetapi juga menegaskan batasan dalam akidah. Mayoritas ulama menyatakan bahwa mengucapkan selamat Hari Natal hukumnya haram karena berkaitan dengan keyakinan ketuhanan Nabi Isa yang bertentangan dengan tauhid. Merayakan tahun baru Masehi juga dipandang tidak dibenarkan karena bukan ajaran Islam dan sering diisi dengan perbuatan yang melalaikan. Larangan ini bukan bentuk kebencian, melainkan upaya menjaga kemurnian iman. Umat Islam tetap diwajibkan berbuat baik dan hidup rukun tanpa mencampuradukkan keyakinan. Inilah makna toleransi yang benar dalam Islam. Rukmi Cileungsi Bogor

Daya Kritis Dibungkam KREATOR konten, Sherly Annavita, mengungkap telah terjadi vandalisme terhadap kendaraannya. Tempat tinggalnya juga dilempar sekantung telur busuk. Beberapa kreator konten mengalami teror, terkait kritisnya mereka mengungkap masalah banjir di Aceh dan sekitarnya. Secara tidak sadar, teror tersebut cukup membuat para kreator konten yang lain lebih

berhati-hati ketika akan mengkritisi penguasa. Peristiwa teror tersebut juga terjadi menjelang di sahkannya KUHP dan KUHAP pada tanggal 2 Januari 2026, sehingga sedikit efektif meredam gejolak berbagai penolakannya. Daya kritis masyarakat di bungkam, dengan rasa tidak aman, padahal kita hidup di negara yang katanya demokratis. Penguasa dalam Islam adalah

junnah (pelindung) rakyat, bukan peneror dan pengancam rakyat. Hubungan penguasa dan rakyat diatur syari’at, dimana penguasa wajib menjalankan peran sebagai pelindung rakyat, dan rakyat wajib melakukan muhasabah kepada penguasa yang tidak menjalankan tugasnya sesuai Syari’at. Risma Wati risma.titok@gmail.com

Kekerasan Ekstrem Berujung Pembunuhan KASUS kekerasan pada anak dan perempuan semakin hari semakin meningkat tajam. Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta mencatat sebanyak 1995 perempuan dan anak mengalami kekerasan sejak Januari hingga 2 Desember 2025 (kompas.com). Ini hanya sebagian kecil wilayah di Indonesia, belum lagi wilayahwilayah lain yang juga banyak terjadi kasus serupa. Kasus kekerasan di sekolah pun kian meningkat. Malah, kian hari kian ekstrem hingga berujung kasus pembunuhan

dan bunuh diri. Di dalam lingkup keluarga pun, kasus kekerasan banyak sekali terjadi hingga berujung pembunuhan anak terhadap orang tuanya, orang tua terhadap anaknya dan sebagainya. Rumah yang seharusnya memberikan rasa aman malah kian menakutkan. Fenomena femisida, parisida, dan mutilasi kerap menghantui masyarakat. Rasa aman kian langka didapat. Beginilah akibatnya jikalau memisahkan agama dari kehidupan. Aturan Allah tidak lagi diindahkan ketika mengatur semua aspek kehidupan. Pene-

rapan sistem sekuler-kapitalismelah yang memicu seseorang untuk menghalalkan segala cara demi memperoleh harta. Sistem kapitalisme juga yang melahirkan gaya hidup hedonistik hingga muncul gaya hidup konsumerisme. Ruang digital yang sarat dengan kebebasan sangatlah berperan dalam mempengaruhi kesehatan mental hingga memicu terjadinya kekerasan yang berujung pembunuhan. Rukmi Cileungsi Bogor

Negara Harus Serius Menangani Sampah ”SAYA melakukan ini untuk ibadah dan mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai. Sungai yang bersih kita juga yang merasakan manfaatnya,” Ujar Dede Sukria relawan kebersihan dalam wawancara bersama Radar Bogor Dede berjibaku selama satu dekade mendedikasikan diri dalam hal tersebut. Peralatan pun diadakan sendiri. Sehingga hal ini menarik perhatian pemerintah kota Bogor. Akhirnya pegiat lingkungan ini, Dede Sukriya, menerima penghargaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor atas jerih payahnya membersihkan gorong-gorong dan saluran di wilayah tempat tinggalnya, yakni di Cikaret, Bogor Selatan. Padahal, sejatinya pembersihan lingkungan adalah kewajiban pemerintah, mulai dari pencegahan hingga penanganan. Sampah memang masih menjadi PR bagi Pemkot Bogor dan wilayah-wilayah lain di Indonesia. Indonesia seharusnya serius menangani masalah sampah ini karena sampah yang tidak ditangani berdampak pada masa depan kehidupan masyarakat. Masyarakat mulai kesulitan air bersih, tanah bercampur dengan sampah, dan udara sudah banyak tercemar. Halimah Sholihah Bogor Utara

Pemuda dan Budaya Seks Bebas PERLAHAN tapi pasti, budaya liberal yang bebas telah masuk dan merasuki para remaja saat ini, termasuk seks bebas. Fenomena ini memang sangat mengkhawatirkan dan menjadi tantangan besar bagi kita semua. Belum lagi, media sosial yang sering kali menampilkan gaya hidup bebas sebagai standar ”keren” atau ”modern”. Karena adanya kebutuhan untuk diakui secara sosial (social validation) membuat banyak anak muda merasa tertekan untuk mengikuti trend pergaulan tersebut tanpa memikirkan konsekuensinya. Karena dalam sistem ini remaja dicekoki dengan budaya ala barat yang penuh jebakan. Dan di abad ini, bukan hanya remaja tetapi orang tua juga mengalami tantangan besar dalam menanamkan pendidikan pada anak khususnya remaja. Arus informasi yang begitu mudah diakses melalui berbagai media sosial telah mengubah pola belajar dan gaya hidup anak milenial. Dalam hal ini ada tiga pilar penting untuk menutup pergaulan bebas yaitu adanya ketaqwaan individu, adanya kontrol dari masyarakat dan harus adanya dukungan sistem yang diterapkan oleh negara. Karena, usia muda sejatinya merepresentasi kematangan berfikir dan bersikap. Pemuda juga dikenal punya spirit perjuangan dan selalu tercatat sebagai pemimpin perubahan masyarakat dari masa ke masa. Kulsum Dahlan Cileungsi


TERUSAN

4

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I JUMAT, 9 JANUARI 2026 I 20 RAJAB 1447 H

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

Setiap Hari Bertaruh Nyawa  Akses jalan dan jembatan di Aceh Tengah banyak putus akibat banjir bandang. Di beberapa sungai saat ini dipasang tali sling agar warga dapat melewatinya. Salah satunya beberapa desa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah. Warga masih kesulitan karena jalan yang putus total. Belum ada jembatan pengganti. Satusatunya yang bisa diharapkan oleh warga adalah tali sling membentang di atas sungai. Tercatat, sebanyak sembilan desa masih terisolir, terputus dari akses utama. Bahkan, desa-desa itu harus menjalani kehidupan dalam gelap gulita tanpa aliran listrik. Tak hanya untuk menyeberang, tali sling itu juga menjadi cara agar hasil bumi seperti durian, cabai, kopi, hingga beras tetap bisa terangkut sampai ke pasar. Di antaranya Desa Kekuyang, Burlah, Bintang Pepara, dan Buge Ara.

Penggunaan tali sling itu sebenarnya cukup rawan dan mengancam nyawa. Tak jarang, warga bisa terjatuh ke sungai. Seperti yang terjadi pada penyeberangan di Sungai Burlah, akhir Desember lalu. Detik-detik penyelamatan oleh personel TNI pun sempat viral di media sosial. Beruntung, warga bisa diselamatkan. BANDA ACEH SEMPAT TERDAMPAK Hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) pada akhir November lalu tidak hanya membawa air bah ke daerah-daerah hulu. Dampaknya merambat hingga ke kota-kota yang secara geografis tak tersentuh langsung oleh banjir bandang, termasuk Banda Aceh. Warga Banda Aceh, Syahrial masih mengingat betul bagaimana dua pekan itu terasa begitu panjang. Meski rumahnya tidak terendam banjir, kehidupan

sehari-hari nyaris lumpuh akibat terputusnya aliran listrik dan berbagai kebutuhan dasar. “Kalau banjir di sini tidak kena, tapi listrik hampir dua minggu mati. Di sini hidup, di sana mati. Gantian begitu selama dua minggu,” ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis (8/1). Padamnya listrik bergilir membuat aktivitas warga terganggu. Malam-malam Banda Aceh terasa lebih sunyi dari biasanya. Lampu-lampu padam, mesin air berhenti bekerja, dan komunikasi menjadi terbatas. Dalam kondisi itu, warga hanya bisa mengandalkan cahaya seadanya dan kesabaran. Tak hanya listrik, distribusi bahan makanan juga ikut terdampak. Pasokan yang biasanya lancar mendadak tersendat. Sejumlah kebutuhan pokok menjadi sulit ditemukan, sementara harga beberapa komoditas sempat melonjak. “Bahan makanan juga terdampak. Internet dua minggu hilang. BBM, gas, kebutuhan

dapur, semua terasa susah,” kata Syahrial. Ketiadaan jaringan internet memperparah keadaan. Informasi menjadi terputus, komunikasi dengan keluarga di daerah lain terhambat, dan aktivitas kerja maupun pendidikan ikut terganggu. Di tengah era digital, hilangnya koneksi terasa seperti kehilangan satu nadi kehidupan. Selama hampir dua pekan, warga Banda Aceh harus menyesuaikan diri dengan kondisi darurat yang tak mereka duga. Aktivitas sehari-hari berjalan lebih lambat, bahkan sebagian terhenti. Warung-warung membatasi jam buka, masyarakat menahan belanja, dan banyak rencana terpaksa ditunda. “Intinya aktivitas sehari-hari sempat terhambat selama kurang lebih dua minggu,” ungkap Syahrial. Namun, seperti wilayahwilayah lain di Aceh yang terbiasa hidup berdampingan dengan ujian alam, warga Banda Aceh

Patahkan Kutukan Vietnam, Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan  Sebelum melaju ke final, Indonesia lebih dulu mematahkan “kutukan” Vietnam di babak semifinal. Langkah Indonesia selalu terhenti oleh Vietnam dan harus puas dengan medali perunggu. Namun di Thailand, tren negatif itu berhasil diputus lewat kemenangan dramatis 2018 melalui babak overtime setelah skor imbang 18-18 waktu normal. “Kemenangan lawan Vietnam itu sangat krusial. Di dua SEA Games sebelumnya (2021 dan 2023), kami selalu kalah di semifinal. Begitu menang, mental anak-anak langsung naik dan kami yakin bisa ambil emas,” ujar pria yang akrab disapa Coach Rama kepada Radar Bogor, Kamis (8/1). Skuad basket 3x3 putri Indonesia itu diperkuat Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma (Bali/GMC Cirebon), Agustin Elya Gradita Retong (DKI Jakarta/Surabaya Fever), Evelyn Fiyo (Jawa Timur/Surabaya Fever), serta pemain naturalisasi Kimberley Pierre Louis. Rama menjelaskan, persiapan

tim dilakukan secara intens selama sekitar satu bulan. Tantangan utama datang dari komposisi pemain yang sebagian tampil di dua nomor sekaligus, yakni 3x3 dan 5x5. “Ayu dan Dita main di dua nomor. Kim sudah lama latihan bersama, sementara Fiyo memang paling muda tapi cepat beradaptasi karena sering berlatih dengan pemain senior di Surabaya,” katanya. Dari sisi sistem permainan, Coach Rama mengaku tidak menemui kendala berarti karena sebagian besar pemain telah memiliki chemistry yang kuat. Terlebih Ayu, Dita, dan Kimberley sudah bermain bersama sejak SEA Games 2021 dan 2023, sehingga proses penyatuan tim berjalan relatif lancar. Keberhasilan Indonesia juga didukung perubahan regulasi yang dikeluarkan tuan rumah Thailand sekitar satu bulan sebelum pertandingan. Regulasi tersebut memperbolehkan pemain naturalisasi dengan paspor minimal Januari 2024 untuk tampil di nomor 3x3. “Karena Kim sudah dinaturalisasi sejak 2019, otomatis dia bisa main. Ini sangat membantu

karena regulasi 3x3 memang berbeda dengan 5x5,” tambah Coach Rama. Perjalanan Indonesia menuju emas diawali dengan performa impresif di fase grup. Indonesia berhasil mengalahkan Filipina dan Malaysia, memastikan diri sebagai juara grup dengan rekor tak terkalahkan. Tren positif itu berlanjut hingga semifinal dan babak puncak, yang keduanya dimenangi dengan skor identik 20-18. “Target awal saya pribadi sebenarnya hanya ingin memperbaiki peringkat. Dari dua perunggu sebelumnya, setidaknya bisa masuk final dan dapat perak. Tapi karena sejak awal kami unbeaten (tidak terkalahkan), saya bilang ke anak-anak sayang kalau satu pertandingan lagi kalah. Alhamdulillah bisa disapu bersih,” katanya. Bagi Coach Rama, emas SEA Games 2025 menjadi pencapaian emosional. Ia merupakan mantan pemain basket 3x3 yang aktif sejak 2013 dan sempat tampil di World Tour Jepang maupun tampil di kejuaraan dunia lain hingga 2017. Setelah pensiun pada 2018, ia beralih

menekuni dunia kepelatihan, mulai dari Islamic Solidarity Games, Asian Games, hingga pembinaan kelompok usia. “Kami sudah bersama sejak seleksi Asian Games 2018. Menunggu tujuh sampai delapan tahun untuk akhirnya berdiri di podium tertinggi dan meraih emas pertama 3x3 putri itu rasanya luar biasa,” ujar pelatih asal Bogor tersebut. Pada tahun 2025, basket 3x3 putri Indonesia juga mencatatkan sejumlah capaian positif lainnya. Di antaranya lolos ke main draw FIBA Asia Putri, meraih emas pada ajang 3x3 U-17 di Singapura, serta finis di peringkat keenam Asian Youth Games dengan mayoritas pemain berusia 16 tahun. Menatap ke depan, Coach Rama optimistis perkembangan basket 3x3 Indonesia akan semakin kuat meski belum memiliki liga resmi. Selama open tournament dari kelompok umur sampai umum terus berjalan, itu sudah cukup. ”Saya juga tidak mau memisahkan 5x5 dan 3x3 karena keduanya saling melengkapi. Tujuan akhirnya tetap satu, untuk negara,” optimistisnya. (uma/c)

perlahan bangkit. Listrik mulai menyala kembali, distribusi logistik berangsur normal, dan jaringan komunikasi pulih satu per satu. Kini, kehidupan di Banda Aceh telah kembali berjalan seperti sediakala. Pasar kembali ramai, anak-anak berangkat sekolah, dan aktivitas masyarakat kembali menggeliat. Sebelumnya, hampir enam hari tim Radar Bogor ditemani relawan SalamAid ”menyusur” jejak bencana di Aceh Tamiang. Para relawan menjadi teman baru dalam perjalanan kami. Poskonya pun menjadi rumah kedua. Di tengah hiruk-pikuk posko SalamAid di Aceh Tamiang, ada sosok muda seperti Dewi (22), yang memilih bergabung sebagai relawan SalamAid. Sebagai warga lokal, ia memutuskan untuk membantu sesama warganya yang terdampak bencana. Dewi dipercaya sebagai Admin Logistik. Tugasnya

mengatur, mencatat, dan memastikan keluar masuknya bantuan logistik berjalan tertib sebelum disalurkan kepada para penyintas banjir bandang. Dari sembako hingga kebutuhan dasar lainnya, semua harus tercatat rapi agar bantuan tepat sasaran. “Awal mula Dewi gabung sama SalamAid itu pada tahun 2022 di Kota Langsa, pada saat itu sekolah alam Bustanul Fakr menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kota Langsa,” tutur Dewi. Dari situlah, keterlibatan Dewi di dunia kerelawanan dimulai. Pertemuan dengan para relawan SalamAid membuka pandangan Dewi tentang arti membantu sesama. Tiga tahun berselang, bencana banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Kamis 27 November 2025. Kali ini, Dewi tak sekadar menjadi penyintas bencana. Ia memilih kembali bergabung dengan

SalamAid, mengambil peran yang lebih besar. Menjadi relawan di daerah sendiri menghadirkan perasaan yang berbeda. Dewi juga berhadapan langsung dengan cerita para penyintas yang sebagian adalah tetangga, kerabat, bahkan orang-orang yang ia kenal sejak kecil. Dewi percaya, solidaritas warga menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana. Kehadiran Dewi di SalamAid menjadi gambaran nyata bahwa dalam situasi krisis, warga bukan hanya objek bantuan, tetapi juga subjek yang bergerak saling menguatkan. Dari warga, oleh warga, untuk warga. Koordinator Relawan SalamAid, Muhammad Musa, menilai kehadiran relawan lokal seperti Dewi sangat penting. Selain memperkuat kerja kemanusiaan, mereka menjadi jembatan antara relawan luar daerah dan warga terdampak.(cr1/c)

Tahun Ini, MBG Fokus Ibu dan Balita  Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana kemarin menyatakan, penerima MBG hingga akhir tahun sudah mencapai 55,1 juta orang. “Program ini sebagai pondasi yang cukup kuat untuk pembentukan SDM berkualitas di masa depan,” katanya. Dia mengingatkan bahwa peserta MBG terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak sekolah dengan batasan usia maksimal 18 tahun. Pada tahun ini, lanjut Dadan, target penerima MBG adalah mereka yang masuk kategori 1.000 hari kehidupan. Yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Ini terkait dengan upaya penurunan tengkes (stunting). “Untuk itu, pada libur lebaran, kami akan tetap jalan karena targetnya ibu hamil dan ibu menyusui,” ucapnya. Dia berharap pada akhir 2026 angka tengkes dapat ditekan secara drastis. Dadan mengakui masih banyak kekurangan dalam program ini. Namun, dia mengungkapkan akan terus ada perbaikan. Salah satunya dengan sertifikasi dan akreditasi terkait keamanan pangan. “Kita akan kelompokkan SPPG berbasis kualitas layanan

yang akan mempengaruhi pelayanan,” ungkapnya. Dengan usaha itu, makanan yang diproduksi SPPG dipastikan aman. Dadan mengungkapkan, kasus keracunan MBG semakin turun. Misalnya, pada Oktober ada 85 kejadian, turun menjadi 40 kejadian pada bulan berikutnya. Lalu, pada Desember ada 12 kejadian keracunan. Presiden Prabowo Subianto, menurut Dadan, mengintruksikan agar tidak ada lagi kasus keracunan. Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan dr Benjamin Paulus Oktavianus menyampaikan, ada irisan antara tengkes dan MBG. Namun, menurut dia, pemerintah bertujuan untuk mengejar pelayanan. Artinya mendahulukan pembangunan SPPG. Kemenkes sendiri sedang menyusun treatmen untuk anak Indonesiaterkaitpenanggulangan tengkes. Angkanya sekitar 18 persen anak yang masuk kriteria tengkes. “Dampak MBG langsung harus dihitung. Tidak boleh asal-asalan,” katanya. Dia juga menyebutkan, peran utama Kemenkes dalam pelaksanaan program MBG adalah pengawasan, khususnya terhadap standar keamanan pangan di SPPG. “Jadi kami punya tugas

pengawasan,” ujarnya. Pengawasan dilakukan melalui kerja sama program MBG dengan dinas kesehatan di daerah. Mereka bertugas memastikan seluruh proses pengolahan makanan telah memenuhi standar kesehatan. Salah satu instrumen utama pengawasan tersebut adalah sertifikasi laik higienis dan layak konsumsi bagi dapur SPPG. “Maka keluarlah sertifikat untuk layak dimakan dan higienis,” ucap Benjamin. Hingga saat ini, sebanyak 4.535 SPPG telah dinyatakan lulus sertifikasi. Artinya, seluruh proses mulai dari kebersihan dapur, pengolahan makanan, hingga pemeriksaan laboratorium telah melalui tahapan evaluasi menyeluruh oleh Kemenkes. Dia menegaskan, tidak semua dapur dapat langsung memperoleh sertifikat. Dapur yang belum memenuhi standar diwajibkan melakukan perbaikan terlebih dahulu demi menjamin keamanan pangan bagi para penerima manfaat. Melalui pengawasan tersebut, Kemenkes memastikan 55,1 juta penerima manfaat, mulai dari anak sekolah hingga ibu hamil, mendapatkan makanan yang aman dan bergizi. (lyn/oni)

terselip pesan tentang daya tahan manusia yang mampu bangkit dari keterpurukan. Pengunjung, Andri Mahdani Fazli, mengatakan, museum ini sudah empat kali ia datangi. Namun, setiap kunjungan selalu menghadirkan rasa dan pelajaran yang berbeda. “Yang pertama saya ambil itu dari desain arsitekturnya yang bagus. Lalu pelajaran tentang para korban tsunami yang sabar menghadapi bencana yang begitu besar,” ujar siswa SMAN 2 Banda Aceh ini. Memasuki bagian dalam museum, suasana berubah drastis. Riuh kota perlahan menghilang, digantikan hening yang mengajak pengunjung menunduk dan merenung. Lorong Tsunami menjadi ruang pertama yang menyentuh batin. Lorong sempit dan gelap dengan suara gemuruh air serta aliran air di dinding menghadirkan kembali gambaran mencekam detik-detik awal tsunami menerjang Aceh. Lorong itu memaksa setiap orang berjalan pelan, seolah menapaki ulang ketakutan ribuan warga yang berjuang menyelamatkan diri. Di sini, tsunami tidak lagi dipahami sebagai sekadar fenomena alam, melainkan tragedi kemanusiaan yang meninggalkan luka panjang. Perjalanan berlanjut menuju Memorial Hall. Di ruangan ini, nama-nama korban tsunami

terukir di dinding, tersusun rapi sebagai bentuk penghormatan. Banyak pengunjung berhenti, menatap satu per satu nama, berdoa dalam diam. Museum Tsunami Aceh juga berfungsi sebagai pusat edukasi kebencanaan. Foto-foto, diorama, dokumentasi visual, hingga benda-benda peninggalan pascatsunami ditampilkan secara informatif. Pengunjung diajak melihat kembali kondisi Aceh pascabencana, proses evakuasi yang penuh keterbatasan, solidaritas dunia melalui bantuan internasional, hingga fase rekonstruksi yang perlahan membangkitkan Aceh. Tak hanya mengenang masa lalu, museum ini juga menatap masa depan. Ruang Escape Hill disiapkan sebagai jalur evakuasi darurat jika bencana serupa terjadi. Kini, Museum Tsunami Aceh berdiri sebagai saksi sejarah sekaligus pengingat bahwa dari bencana besar selalu lahir pelajaran tentang kemanusiaan, ketangguhan, dan harapan. Meski perjalanan kami, Ekspedisi Radar Bogor telah berakhir, maknanya akan terpatri dalam ingatan dan lubuk hati. Misi liputan kemanusiaan dan penelusuran sejarah ini terlaksana berkat dukungan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bogor dan Pemerintah Kota Bogor, serta SalamAid. (cr1/c)

Saksi Bencana Sarat Makna  Kunjungan di Banda Aceh, Kamis (8/1), menjadi penutup perjalanan panjang liputan kemanusiaan di Aceh, sekaligus ruang jeda untuk menyerap nilai sejarah dan spiritualitas yang hidup di jantung ibu kota provinsi tersebut. Tujuh kubah hitam Masjid Raya Baiturrahman tampak menjulang kokoh. Pilar-pilar putih berdiri tegak menopang bangunan tua itu. Di tengah denyut kota yang terus bergerak, masjid ini berdiri kokoh, seolah menjadi penyeimbang antara dunia dan akhirat. Masjid Raya Baiturrahman bukan sekadar tempat ibadah umat Islam. Ia adalah simbol kebanggaan Aceh, penanda identitas, sekaligus saksi bisu perjalanan panjang sejarah Tanah Rencong. Aktivitas di masjid tak pernah benar-benar berhenti. Jemaah datang silih berganti. Wisatawan berbaur dengan warga lokal. Anak-anak berlarian di pelataran granit putih. Sementara sebagian lain memilih duduk diam menikmati suasana. Petugas Masjid Raya Baiturrahman, Putra mengatakan hampir setiap hari selalu ramai pengunjung yang hendak beribadah maupun wisata religi. “Tapi kalau hari libur, lebih ramai lagi, sampai ribuan,” ujarnya kepada Radar Bogor,

Komisaris Utama: Maesa Samola Komisaris: Suhendro Boroma CEO: Nihrawati AS

RAMAI JEMAAH: Sejumlah jemaah bersantai di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (8/1). Kawasan masjid selalu ramai jemaah, baik untuk ibadah maupun wisata religi.

Kamis (8/1). Masjid Raya Baiturrahman pertama kali dibangun pada tahun 1612 M oleh Sultan Iskandar Muda, penguasa Aceh pada periode 1607–1636. Sejak awal, masjid ini menjadi pusat kehidupan keagamaan sekaligus simbol kejayaan Kesultanan Aceh. Namun, dalam agresi militer Belanda ke Aceh, Masjid Raya Baiturrahman sempat dibakar oleh Jenderal Van Swieten. Masjid ini kembali dibangun dengan peletakan batu pertama pada 9 Oktober 1879 oleh Tengku Qadhi Malikul Adil. Pembangunan rampung pada 27 Desember 1881. Menariknya, pada masa awal peresmiannya, tak sedikit masyarakat Aceh yang enggan beribadah di masjid ini. Alasannya, karena dibangun oleh pemerintah kolonial

Belanda. Namun seiring waktu, masjid kembali diterima dan justru menjelma sebagai simbol spiritual rakyat Aceh. Secara arsitektur, Masjid Raya Baiturrahman mengadopsi gaya Islam dari berbagai wilayah, terutama Turki. Awalnya, masjid ini hanya memiliki satu kubah besar yang kini menjadi kubah utama. Pada tahun 1935, dua kubah tambahan dibangun di sisi kiri dan kanan. Hingga kini, masjid memiliki tujuh kubah. Kubah-kubah tersebut ditopang oleh tiang-tiang putih yang kokoh. Ornamen dan lampu hias menggantung indah di bagian atap, menambah kesan megah di ruang utama salat. Seluruh ventilasi udara kini dilapisi kaca dan dilengkapi pendingin ruangan. Meski menjadi magnet wisata religi, fungsi utama masjid

tetap dijaga sebagai tempat ibadah. Masjid ini hanya digunakan untuk salat dan kegiatan keagamaan. Namun, halaman masjid terbuka bagi jemaah untuk beristirahat dan menikmati suasana. Masjid berdiri di atas lahan seluas lebih dari 30 ribu meter persegi, dengan luas bangunan sekitar 4.000 meter persegi. Kapasitasnya mampu menampung puluhan ribu jamaah, terutama saat salat Jumat, hari besar Islam, maupun bulan Ramadan. Masjid ini juga menjadi saksi kisah-kisah bahagia. Hampir setiap pagi, selalu ada pasangan yang melangsungkan akad nikah di Masjid Raya Baiturrahman. “Setiap hari ada. Sehari bisa dua sampai empat pasangan,” ungkap Putra. Lebih dari itu, bangunan ini

menjadi saksi bisu dahsyatnya tsunami tahun 2004. Saat gelombang besar meluluhlantakkan Banda Aceh dan sekitarnya, masjid ini tetap berdiri kokoh dan menjadi tempat berlindung ribuan warga. Kini, Masjid Raya Baiturrahman bukan hanya monumen sejarah, tetapi juga simbol keteguhan iman dan daya hidup masyarakat Aceh. Di bawah tujuh kubahnya, sejarah, luka, harapan, dan doa menyatu menjadi pengingat bahwa dari setiap kehancuran, selalu ada kekuatan untuk bangkit, dengan iman sebagai fondasinya. Selain itu, kami juga menyambangi Museum Tsunami Aceh, yang menghadirkan ruang sunyi untuk mengingat tragedi tsunami 26 Desember 2004. Bangunan memorial ini hadir sebagai ruang ingatan kolektif. Lebih dari 200 ribu jiwa melayang dalam peristiwa masa lampau itu. Luka masa lalu diolah menjadi pelajaran tentang kemanusiaan, ketangguhan, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Museum yang diarsiteki Ridwan Kamil ini mengusung konsep filosofis yang kuat. Dari luar, bangunannya menyerupai gelombang laut raksasa, simbol kedahsyatan tsunami yang pernah menerjang daratan. Namun di balik bentuk yang menggambarkan amukan alam,

GM Bisnis: Erwin Sofian GM Digital dan Teknologi Informasi (IT): Benny Irawan Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi: Ricki Noor Rachman Koordinator Liputan: Dede Supriadi Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi Online: Lucky Lukman Nul Hakim Redaktur Pelaksana Online: Yosep Awaludin Redaktur Senior: Andi Ahmadi, Faturahman S Kanday, Muhammad Ridwan, Muh Afandi, Iqbal Muhammad Redaktur: Imam Rahmanto, Pipin Apriani, Alpin, Muhammad Ruri Ariatullah, Rani Puspitasari Sinaga, Reka Faturachman Sekretaris Redaksi: Jean Cloudia Reporter: Arif Al Fajar, Septi Nulawam Harahap, Fikri Rahmat Utama, Muhamad Rifki Fauzan, Abilly Muhamad, Muhammad Ali Fotografer: Sofyansyah, Hendi Novian Redaktur Konten/ Koordinator Medsos: Erika Nur Rizki S Konten Kreatif: Edfyra Amelia, Rissa Aliria Putri Editor Video: Muhammad Alife Shine Muhammad Ardika Gunawan, Ezar Rajaswara, Muhammad Isa Ismatullah Videografer: Abdul Aziz, Muhamad Dzikri Ilman Syabani Pracetak: Zainal Arifin (Koordinator), Nursaid, Sarmadah Umum dan Personalia: Rawin Surwintono, Mia Nelawati (Asist. Manager) Iklan: Untung Bachtiar (Manager) Pemasaran dan Sirkulasi: M Iksan Halil (Manager) Digital Marketing: Recia Debora S Konsultan Hukum: Andi Syarifuddin SH, MH Ombudsman: M. Choirul Shodiq, Rohman Budijanto Penerbit: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP: 651/SK/MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 Percetakan: PT Bogor Media Grafika (Jalan Siliwangi Kav.1/34 Komp. Puslitbang KOSTRAD Desa Cijujung Kandang Roda Bogor Telp: 0251 8655965) Alamat: Graha Pena Radar Bogor, Jl KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Taman Yasmin Bogor 16113. Telepon Redaksi: 0251-7544005 (hunting), Fax:251-7544008. Telepon Iklan: 0251-7544001-002, Fax: 0251-7544009. Telepon Pemasaran: 0251-7544003. Perwakilan Jakarta: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, Telepon/Fax: 021-53699624. Homepage: http//www.radarbogor.id Email: redaksi@ radar-bogor.com. Wartawan Radar Bogor dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

Wartawan Radar Bogor dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.


jumat

Petani Cianjur Terima Satyalancana Wirakarya

9 januari 2026 20 rajab 1447 H

T (POLRES METRO DEPOK FOR RADAR BOGOR)

TERSANGKA: Polres Metro Depok merilis penetapan lima tersangka kasus dugaan penganiayan maut yang melibatkan oknum anggota TNI AL, Kamis (8/1) kemarin.

Polisi Tetapkan Lima Tersangka Penganiayaan Tiga Pemuda Curi Ayam DEPOK–Aksi tiga orang pemuda mencuri ayam milik warga di Cilangkap, Tapos Kota Depok terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Dalam video yang dilihat Radar Bogor, Kamis (8/1) kemarin, memperlihatkan pemuda bonceng tiga mengendarai sepeda

motor berhenti di salah satu rumah warga. Kemudian dua pemuda terlihat turun dari motor dan menuju salah satu kandang ayam yang berada di depan rumah warga

Polres Metro Depok merilis kabar terbaru kasus penganiayan maut yang membuat Wajir Ali Tuankota (24) harus meregang nyawa, dan Dede Naigrata (39) alami luka berat sehingga harus menjalani perawatan intensif. Polres Metro Depok menetapkan lima tersangka dari warga sipil, dalam kasus penganiayaan yang terjadi di Gang Swadaya Mas, RT 04, RW 01 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos itu. POLISI..Baca Hal 6

TIGA..Baca Hal 6

PERIKSA LOKASI: Anggota Polsek Cimanggis. mendatangi lokasi begal sadis yang dialami seorang tukang ojek. (KAPOLSEK CIMANGGIS FOR RADAR BOGOR)

LOKASI PENCURIAN: Lokasi pencurian ayam di Cilangkap Tapos.

Efisiensi Ubah Kebijakan Fiskal DEPOK–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan berbagai upaya strategis untuk mengelola dan mengatasi keterbatasan fiskal. Arah kebijakan dan prioritas penggunaan anggaran daerah di tengah keterbatasan fiskal ini menjadi kunci agar pembangunan dan kebutuhan warga Depok bisa terpenuhi.

EFISIENSI..Baca Hal 6

Begal Sadis Lukai Tukang Ojek Kami harus benar-benar memprioritaskan mana program-program yang memang harus kami laksanakan,” Supian Suri Wali Kota Depok

DEPOK–Tukang ojek bernama Abdul Nasim jadi korban begal sadis di Kota Depok. Pria asal Jalan Menteng, Rawa Jelawe RT. 06 RW 03 Jaksel itu dibacok pelaku. Motor Yamaha Aerox miliknya dirampas. Informasi yang dihimpun, aksi pembegalan tersebut berawal saat pelaku menggunakan jasa korban sebagai tukang ojek pangkalan.

Pelaku meminta korban yang merupakan tukang ojek pangkalan dari arah Slipi untuk mengantar pelaku. Setibanya di TKP, korban sempat berbincang dengan pelaku hingga korban terlihat lengah. Pelaku langsung mengeluarkan senjata dari balik bajunya dan menyerang korban hingga alami luka parah pada bagian kepala dan kaki.

Korban tersungkur akibat luka dan serangan dari pelaku. Setelah berhasil melumpuhkan korban, pelaku kemudian membawa lari motor Yamaha aerox dengan nomor polisi B 5255 SBO. Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (8/1) pukul 05.02 WIB.

BEGAL..Baca Hal 6

Pemkot Bentuk Satgas Sampah

MEMBLUDAK: Penampakan tempat pembuangan sampah (TPS) yang melebihi kapasitas di salah satu ruas jalan Kota Depok.

DEPOK–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus berupaya untuk mengatasi perosoalan sampah di kota Depok.

PEMKOT..Baca Hal 6

 (ILUSTRASI-FAJAR/RADAR BOGOR)


AGLOMERASI

6

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I JUMAT, 9 JANUARI 2026 I 20 RAJAB 1447 H

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

Petani Cianjur Terima Satyalancana Wirakarya CIANJUR–Anggota Kelompok Tani Ciraden, Campaka, Kabupaten Cianjur bernama Aseng, menerima penghargaan Satyalancana Wirakarya langsung dari Presiden Prabowo Subianto

saat momen Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Penghargaan tersebut menjadi simbol bahwa kerja keras peta-

ni, penyuluh, dan pemangku kepentingan daerah diakui negara sebagai garda terdepan penjaga ketahanan pangan nasional. Dengan suara bergetar penuh

CIANJUR syukur, Aseng yang menjalani aktivitas sehari-hari bertani, menceritakan perjalanannya

bersama kelompok tani Ciraden yang mengelola sawah sekitar 15 hektare hingga mendapat penghargaan tersebut. “Alhamdulillah yang diterima oleh saya itu berupa piagam

dan penghargaan. Terima kasih Bapak Endang, PPL Campaka, dan terima kasih Bapak Bupati Cianjur yang sudah mendapatkan piagam ini. Terima kasih banyak,” ujarnya.

Aseng mengatakan peningkatan panen padi di kelompoknya tidak lepas dari pendampingan penyuluh serta bantuan benih unggul (Benih Pajajaran) dari pemerintah.(jwp)

UPDATE DEPOK

Polisi Tetapkan Lima Tersangka Penganiayaan  Dengan penetapan lima tersangka tersebut, total terduga pelaku penganiaya yang sudah diamankan berjumlah enam orang. Termasuk diantaranya

M, oknum anggota TNI Angkatan Laut berpangkat serda. Ia kini tengah menjalani penahanan di Pomal Kodaeral II guna proses penyidikan. Adapun tersangka dari warga sipil antara lain FA (19), DS

(28), MFVNS (21), GR (19), dan MKA (18) diamankan di Mapolres Metro Depok. Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Made Oka Utama mengatakan, peristiwa dugaan penganiayan tersebut bermula

Pemkot Bentuk Satgas Sampah  Wali Kota Depok, Supian Suri, mengatakan, pihaknya segera membentuk satuan tugas (satgas) sampah untuk mempercepat penanganan aduan di lapangan. Supian memaparkan, satgas sampah ini nantinya akan bertugas berkeliling wilayah Kota Depok untuk merespons setiap laporan masyarakat terkait tumpukan sampah maupun keberadaan sampah liar. Sehingga, saat ada aduan atau sampah yang menumpuk bisa segera dilakukan penanganan. “Satgas Sampah ini juga akan mengatasi sampah-sampah liar yang ada di Kota Depok,” tuturnya. Kota Depok alami darurat sampah. Sejumlah tempat pembuangan sampah (TPS)

alami kelebihan muatan daya tampung. Kondisi ini menjadi persoalan serius. Warga dan pemerintah harus kompak untuk bisa mengatasi persoalan sampah itu. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Abdul Rahman mengatakan, TPA Cipayung Depok terkena sanksi administrasi dari Kementerian Lingkungan Hidup. Untuk itu, DLHK Kota Depok meminta masyarakat untuk mengurangi sampah dengan melakukan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mencontohkan, dalam satu rumah, sampah yang dihasilkan mencapai satu kilogram, dengan melakukan pengelolaan sampah dapat menjadi kurang dari satu kilogram.

Juga, pengelolaan sampah rumah tangga dapat dilakukan dengan melakukan pemilahan sampah yang nantinya sampah yang sudah terpilah dan memiliki nilai ekonomis, dapat disalurkan ke bank sampah. ”Dapat disalurkan ke bank sampah, atau bisa dijual ke lapak atau sedekah sampah kepada pemulung. Jadi volume sampah bisa berkurang,” katanya. Pria yang akrab disapa Abra itu memaparkan, pihaknya terus berupaya dalam penanganan sampah di Kota Depok. Saat ini, Pemerintah Kota Depok sedang membangun instalasi pengolahan untuk mengurangi beban sampah. “Kemarin sudah kami tandatangani kesepakatan bersama, untuk membuat instalasi pengolahan sampah,” tuturnya.(faj/c)

Efisiensi Ubah Kebijakan Fiskal  Efisiensi anggaran, prioritas belanja pada pelayanan dasar dan program utama, serta peningkatan kemandirian fiskal daerah melalui inovasi dan optimalisasi pendapatan menjadi solusi dalam mengatasi keterbatasan fiskal tersebut. Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan, pihaknya memastikan prioritas belanja pada pelayanan dasar dan program utama akan tetap berjalan. Kata dia, pembangunan infrastruktur dasar, program kesehatan, penguatan pendidikan, serta pemberdayaan lingkungan menjadi prioritas penggunaan anggaran daerah di tengah keterbatasan fiskal di Kota Depok. Ia memaparkan, di tengah keterbatasan fiskal ini, harus benar-benar memprioritaskan program dibutuhkan oleh masyarakat. ”Kami harus benar-benar memprioritaskan mana program-program yang memang harus kami laksanakan,” ujar Supian kepada Radar Bogor, Kamis (8/1) kemarin. Ia tak menampik, adanya tekanan pada kapasitas anggaran daerah seiring kebijakan prioritas nasional, berdampak pada berkurangnya dana transfer yang diterima daerah. Dalam kondisi tersebut, Pemkot Depok menetapkan sejumlah prioritas pembangunan. Pada 2026, pemerintah membangun kantor kelurahan, yakni Bojongsari Baru, dan Cipayung Jaya. Selain itu, dilakukan pembangunan dan renovasi sarana pendidikan berupa SDN Kedaung 1 dan SMP Negeri 3, serta perbaikan

sejumlah stadion serta lapangan olahraga. Selain itu, di sektor infrastruktur, Supian mengungkapkan Pemkot Depok telah membebaskan lahan senilai Rp40 miliar sebagai bagian dari upaya mengurai kemacetan di kawasan Jalan Raya Sawangan, khususnya di sekitar Jalan Pemuda dan Enggram. Pembangunan fisik jalur tersebut ditargetkan mulai dilaksanakan tahun ini. “Agar warga Bojongsari kalau ke Margonda tidak perlu memutar lewat tol dan menghadapi kemacetan,” paparnya. Pemkot Depok juga mulai menyalurkan dana RW pada tahun 2026 ini. Dimana setiap RW akan mendapatkan dana sebesar Rp300 juta. Dana itu, kata dia, tidak harus dibagi rata ke seluruh RT, melainkan difokuskan pada kebutuhan paling prioritas di masing-masing wilayah. ”Seperti drainase atau jalan lingkungan,” tuturnya. Untuk di bidang pendidikan, Supian menyatakan pemerintah akan memperkuat program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG), termasuk pembiayaan gratis untuk kelas VII dan VIII pada tahun ini. ”Program tersebut disertai pendampingan kurikulum dan kualitas pembelajaran melalui kerja sama dengan Universitas Negeri Jakarta,” tuturnya. Selain itu, Pemkot Depok bakal melanjutkan membebaskan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk mereka yang memiliki Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sampai dengan Rp200 juta. Walikota Depok supian,

menegaskan keberlanjutan kebijakan pembebasan PBB bagi rumah dengan NJOP di bawah Rp200 juta, yang saat ini mencakup sekitar 120 ribu objek pajak. Sementara itu, pemilik properti dengan NJOP di atas Rp200 juta diminta tetap memenuhi kewajiban pajaknya guna menopang pembiayaan pembangunan daerah. Sedangkan, terkait sektor kesehatan, Supian menjelaskan alasan Pemkot Depok tidak lagi menerapkan skema Universal Health Coverage (UHC). Menurutnya, kebijakan tersebut dinilai tidak tepat sasaran dan membebani anggaran daerah. Kata dia, jika UHC tetap diterapkan, Pemkot Depok harus menambah anggaran hingga Rp75 miliar, dengan total kebutuhan mencapai Rp178 miliar. Sebaliknya, dengan memfokuskan pembiayaan BPJS bagi warga tidak mampu pada kelompok desil 1–5, anggaran dapat ditekan menjadi Rp103 miliar. Supian menegaskan, kebijakan tersebut bukan bermotif politik, melainkan upaya memastikan anggaran kesehatan tepat sasaran. Ia meminta peran aktif RT dan RW untuk mengusulkan warga tidak mampu yang belum terdaftar BPJS agar tetap mendapat perlindungan kesehatan. Seluruh kebijakan tersebut kata dia, diarahkan agar anggaran daerah benar-benar digunakan secara efektif, tepat sasaran, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat Kota Depok.(faj/c)

Tiga Pemuda Curi Ayam  tersebut. Dengan cepat, pemuda tersebut mengambil ayam dalam kandang tersebut dan melarikan diri menggunakan sepeda motor. Dikonfirmasi, Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono membenarkan peristiwa pencurian ayam tersebut. Pelaku beraksi sekitar pukul

01.00 WIB. ”Pencurian terjadi saat pemilik rumah tengah tertidur,” katanya kepada Radar Bogor. Ia memaparkan, ayam yang dicuri berjumlah dua ekor. Pelaku mengambil dari kandang ayam yang berada di luar rumah. “Ada dua ekor yang dicuri,” tuturnya. Jupriono memaparkan, pemilik ayam baru menyadari

saat keesokan harinya. Diketahui aksi maling ayam tersebut terekam kamera CCTV. Polisi kemudian melakukan pengecekan TKP guna penyelidikan lebih lanjut. ”Atas informasi tersebut, anggota Piket Fungsi melakukan cek TKP serta menyarankan agar korban membuat laporan ke polisi guna penyelidikan lebih lanjut,” tukasnya.(faj/b)

saat kedua korban mengendarai sepeda motor hendak ke rumah rekannya. Dalam perjalanan, motor yang dikendarai korban berhenti karena kehabisan bahan bakar. Motor korban berhenti di sekitaran tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. Kemudian salah satu korban, yakni Wajir pergi mencari bahan bakar minyak (BBM) dengan cara berjalan kaki. Saat itulah korban berpapasan dengan Serda M, dan kemudian menanyakan maksud dan tujuan korban. Karena panik, korban sempat lari hingga akhirnya terjatuh dan diamankan oleh tersangka. Kemudian, dituduh hendak melakukan transaksi narkotika hanya berdasarkan dugaan para tersangka tanpa bukti yang jelas. ”Menurut tersangka

ini, jawaan dari korban berbelitbelit akhirnya terjadi penganiayaan tersebut,” katanya kepada Radar Bogor. Sementara itu, Dede yang sedang menanti bensin di atas motor kemudian juga dipanggil dan mendapatkan penganiayaan. Dalam kondisi kritis pengurus lingkungan setempat membawa para korban ke Polsek Cimanggis. Lalu, polisi langsung membawanya ke RS Bhayangkara Brimob di Kelapa Dua untuk mendapatkan perawatan medis. Namun Wajir dinyatakan meninggal dunia. Oka memaparkan, korban dianiaya selama tiga jam lamanya. Korban juga ditelanjangi agar mengakui tuduhan tersebut. “Tujuannya, supaya korban ini mengaku ataupun memberikan keterangan di mana transaksi narkotika tersebut terjadi,” katanya.

Terkait tuduhan korban melalukan transaksi narkoba, tidak ditemukan bukti seperti yang dituduhkan para terduga pelaku penganiayaan. ”Saya garis bawahi, tidak ada transaksi narkoba yang dilakukan ataupun pencarian narkoba ataupun tujuan untuk mengambil narkoba yang dilakukan oleh kedua korban,” jelasnya. Oka juga menuturkan, polisi telah memastikan tidak ditemukan narkoba maupun transaksi dari kedua korban. ”Kami sudah melakukan olah TKP dan juga sudah mengecek isi handphone korban dan juga meminta keterangan ataupun lakukan pemeriksaan saksi-saksi. Tidak ada fakta demikian,” ucapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama (Laksma) Tunggul, membenarkan penahanan terhadap Serda M.

“Saat ini Serda M sudah dilakukan penahanan di Pomal Kodaeral III untuk kepentingan proses penyidikan,” ujar Tunggul saat dikonfirmasi. Tunggul menjelaskan, Pomal telah melakukan penyidikan intensif dengan memeriksa sedikitnya 10 orang saksi, termasuk korban selamat DN. Dari hasil pemeriksaan sementara, penganiayaan terjadi karena adanya kecurigaan terhadap korban yang diduga melakukan transaksi ilegal di sekitar lingkungan tempat tinggal pelaku. “Penganiayaan diduga dilakukan Serda M bersama sejumlah warga karena mencurigai kedua korban tengah melakukan transaksi ilegal, meskipun asumsi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya,” jelas Tunggul. (faj/c)

Begal Sadis Lukai Tukang Ojek  ”Tadi subuh, kejadian di Jalan Garuda 2 RT 09 RW 09, Pasir

gunung Selatan, Depok,” katanya kepada Radar Bogor. Jupriono memaparkan, korban mengalami luka serius

pada kepala dan paha kiri akibat bacokan senjata tajam. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Brimob Kelapa

Dua Depok. “Ditemukan warga dan langsung dibawa ke rumah sakit,” tukasnya.(faj/c)


OLAHRAGA

7

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I JUMAT, 9 JANUARI 2026 I 20 RAJAB 1447 H

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN PERSITA (4-2-3-1) Igor Rodrigues; Charisma Fatoni, Javlon Guseynov, Tamirlan Kozubaev, Mario Jardel; Muhammad Toha, Bae Sin-young; Rayco Rodriguez, Hokky Caraka, Aleksa Andrejic; Matheus Alves. Pelatih: Carlos Pena BORNEO FC (4-3-3) Nadeo Argawinata; Alfharezzi Buffon, Diego Michiels, Christophe Nduwaruriga, Caxambu; Kei Hirose, Juan Felipe Villa, Rivaldo Enero Pakpahan; Douglas Coutinho, Mariano Peralta, Joel Vinicius. Pelatih: Fabio Lefundes

NADEO ARGAWINATA

SERU: Aksi para atlet basket dalam Kejurkot Bogor 2026 di GOR Indoor A Pajajaran, Kamis (8/1) kemarin.

Ajang Pembinaan Pebasket Muda BOGOR–Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bola Basket Bogor 2026 resmi digelar pada 6–14 Januari 2026 di GOR Indoor A Pajajaran. Turnamen ini diikuti oleh hampir seluruh klub basket di Kota Bogor dan menjadi ajang pembinaan penting bagi atlet usia muda. Kejurkot Bogor 2026 digelar dalam dua seri, dengan Series 1 berlangsung pada Januari dan Series 2 dijadwalkan pada April 2026. Sebanyak 23 tim dari kategori umur 12 dan 16 ambil bagian di Series 1. Menampilkan tim-tim unggulan dari masing-masing klub, termasuk Raffles, Bogor Raya, Galaxy Stars, AirOne, Juanda, Splus Junior, Bogor Empire, Lycans, Juanda, Legacy,, & Bogor Utama Star flowers. Selain pertandingan, Kejurkot Bogor 2026 menghadirkan Media Day khusus bagi seluruh peserta, berupa sesi pemotretan dan pembuatan konten untuk eksposur media sebelum kompetisi dimulai. Turnamen ini juga akan berlanjut dengan pemilihan All Stars Kota Bogor ke-2 dalam konsep “Satu Hari Seribu Cerita Basket”, serta menerapkan pembelian tiket secara online melalui kerja sama 360 Degree dengan Desty Page. Ketua Perbasi Kota Bogor, Destyono, menyampaikan bahwa kemitraan dengan 360 Degree, dalam penyelenggaraan Kejurkot merupakan bagian dari strategi agar dapat lebih fokus pada persiapan Porprov Jabar 2026. “Kami bisa fokus demi memenuhi target medali yang diberikan KONI Kota Bogor,” ujarnya, Kamis (8/1) kemarin. Sementara itu, Ketua KONI Kota Bogor, Dedi Sumarna, mengapresiasi Kejurkot 2026 yang berlangsung di GOR Indoor A Pajajaran. “KONI kota Bogor mendukung program Perbasi kota Bogor dalam melaksanakan single event kejurkot. Selain dari langkah persiapan dalam menghadapi Porprov 2026, tentunya single event ini dapat dijadikan sebagai upaya penjaringan potensi atlit atlit muda warga kota Bogor,” ujarnya. Ia berharap, melalui event ini akan ada dampak positif bagi perkembangan dunia olahraga basket baik dari sisi proses regenerasi atlet dan pencapaian prestasi. “Melalui event ini tentunya banyak cikal bakal atlet yang nantinya bisa memperkuat cabang olahraga Perbasi diberbagai event. Proses panjaringan sebagai upaya regenerasi juga sudah pasti bisa dilakukan untuk mempersiapkan kontingen Kota Bogor menuju event event bergengsi,” tambah Dedi.(rur)

5

PERTEMUAN TERAKHIR 22/02/2025 Persita vs Borneo FC 1-2 30/09/2024 Borneo FC vs Persita 0-0 02/03/2024 Persita vs Borneo FC 0-1 25/08/2023 Borneo FC vs Persita 2-1 20/02/2023 Persita vs Borneo FC 1-1

5

LAGA TERAKHIR PERSITA 04/01/2026 Persis Solo vs Persita 1-3 30/12/2025 Arema FC vs Persita 0-1 21/12/2025 Persita vs Persik Kediri 3-0 29/11/2025 Dewa United vs Persita 1-0 23/11/2025 Persita vs Malut United 0-0

5

LAGA TERAKHIR BORNEO FC 03/01/2026 Borneo FC vs PSM 2-1 28/12/2025 MU vs Borneo FC 3-2 20/12/2025 Surabaya vs Borneo FC 2-2 05/12/2025 Persib vs Borneo FC 3-1 30/11/2025 Borneo FC vs Bali United 0-1

SILATURAHMI: Tim Wushu Kabupaten Bogor menemui Kadispora Kabupaten Bogor. Turut serta mendampingi legenda tinju dunia, Chris John sekaligus mantan atlet wushu nomor taolu.

Cabor Wushu Diminta Tancap Gas Demi Penuhi Target Medali Emas Porprov Jabar 2026 CIBINONG–Cabang olahraga (cabor) wushu diminta menggeber pembinaan prestasi atlet, yang akan berlaga di berbagai turnamen single maupun multievent. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP saat menerima kunjungan atlet dan pelatih wushu ‘Bumi Tegar Beriman’ di ruang rapat Dispora Kabupaten Bogor, Kamis (8/1). Turut hadir pula dalam silaturahmi dengan Kadispora Kabupaten Bogor antara lain Manajer Wushu Kabupaten Bogor Anna Maria Megawati ditemani sang suami Chris John, yang merupakan legenda tinju dunia sekaligus mantan atlet wushu

nomor taolu. Serta didampingi beberapa pelatih dan atlet wushu Kabupaten Bogor. ”Wushu merupakan cabor yang akan dipertandingkan pada Porprov Jabar (Jawa Barat) 2026. Tentu kami selalu memberikan dukungan agar atlet dan pelatih segra tancap gas agar mempersiapkan sebaik mungkin,” ujarnya. Asnan menuturkan, Dispora Kabupaten Bogor akan memfasilitasi latihan para wushuin di GOR Laga Tangkas Pakansari dan Laga Satria Pakansari untuk latihan para atlet nomor taolu. “Saya berharap cabor wushu bisa mendulang banyak medali emas bagi Kabupaten Bogor pada Porprov Jabar 2026 nanti,” pintanya. Sementara itu, Manajer Wushu Kabupaten Bogor, Anna Maria Megawati berharap cabor wushu punya legalitas kepengurusan yang solid, kompak demi prestasi. Dengan adanya sarana latihan

di GOR Laga Satria dan Laga Tangkas akan berdampak positif pada fokus dan motivasi para atlet dalam persiapan menuju Porprov Jabar 2026. ”Kami tentu saja siap mengemban amanah Pak Bupati Bogor (Rudy Susmanto) agar para atlet wushu Kabupaten Bogor bisa berprestasi dan mengharumkan nama daerah. Baik di kancah regional, nasional maupun internasional,” tegas Anna. Selain wushu, tambah Anna, Team Chrisjohn Indonesia juga dapat membantu membuat suatu gebrakan lewat eventevent olahraga prestasi untuk mendorong sekaligus memotivasi cabor agar dapat melahirkan juara dunia baru lewat event olahraga yang dilakukan secara berkesinambungan. ” Untuk itu kami akan selalu bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah ataupun pihak lainnya,” pungkasnya. (rur)

PERSITA TANGERANG VS BORNEO FC

Modal Besar

Sang Pendekar! TANGERANG–Persita Tangerang akan menghadapi Borneo FC pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sport Center Kelapa Dua, Jumat (9/1) sore ini (siaran langsung Indosiar dan Vidio pukul 15.30 WIB). Saat ini Persita tengah dalam tren positif, dengan membukukan 3 kemenangan beruntun di BRI Super League 2025/2026. Tim Pendekar Cisadane kini tengah bersaing di peringkat 5 klasemen, dengan koleksi 28 poin. Persita Tangerang menatap laga terakhir di putaran pertama Super League 2025/2026 dengan penuh percaya diri. Pendekar Cisadane berhasil membukukan kemenangan

beruntun dalam 3 laga terakhir. Hasil itu membawa Persita naik ke peringkat 5 klasemen, dengan 28 poin. Tim besutan Carlos Pena sanggup menumbangkan Arema FC, Persik Kediri, dan Persis Solo. Pada laga matchday sebelumnya, Persita berhasil mencuri kemenangan di markas Persis, dengan skor 1-3. Torehan tersebut menjadi bekal positif jelang laga kontra Borneo FC. Pena membeberkan bahwa kemenangan yang diraih timnya merupakan hasil fokus dan kerja keras yang baik dari para pemain. Carlos Pena juga berharap timnya kembali meraih hasil positif

dari laga kontra Borneo. “Kami fokus memikirkan satu demi satu pertandingan dan bekerja keras. Ini adalah jalan untuk terus melanjutkan performa positif. Kami berharap bisa meraih kemenangan di laga menghadapi Borneo FC,” ujar Pena dikutip dari laman I-League. Di sisi seberang, Borneo FC berhasil mengakhiri tren negatif usai mengalahkan PSM Makassar via skor 2-1. Kemenangan tersebut membuat Borneo merebut kembali posisi puncak klasemen Liga Super 2025/2026 dari tangah Persib Bandung. Tim Pesut Etam dalam misi

mencuri kemenangan dari markas Persita, guna mempertahankan posisi puncak klasemen dari kejaran Persija dan Persib. Selain itu, tambahan 3 poin dapat membuat Borneo me ngunci juara paruh musim. Pelatih Fabio Lefundes menekankan konsistensi sebagai kunci utama bagi tim, guna mengejar target juara. Fabio Lefundes berpesan kepada anak asuhnya untuk tetap meningkatkan level permainan di putaran kedua musim ini. “Kami harus tetap kuat. Jangan kasih kendor karena beberapa tim juga sangat kuat seperti Persib, Malut United dan Persija. Kami harus tetap konsisten.” ucap Lefundes, (trt)


RADAR BOGOR I JUMAT, 9 JANUARI 2026 I 20 RAJAB 1447 H

CIBINONG–Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melakukan penugasan ulang anggota seluruh sektor di wilayah Kabupaten Bogor. Kepala Damkar Kabupaten Bogor Yudi Santosa mengatakan, nomenklatur Dinas Pemadam Kebakaran kini berubah menjadi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, yang artinya dari type B menjadi type A. ”Oleh sebab itu kita ingin memastikan bahwa pelayanan masyarakat khususnya di bidang perlindungan masyarakat dalam hal ini pemadaman kebakaran dan keselamatan itu dilakukan secara maksimal,” ungkap Yudi, Kamis (08/01). Yudi mengatakan bahwa penugasan ulang dilakukan dengan mengumpulkan seluruh anggota Damkar. Terlebih, saat ini Damkar memiliki 12 sektor 11 sektor dan 1 pos dengan jumlah 410 anggota. ”Kita sekarang ini punya 12 sektor, 11 sektor 1 pos kita sebar semua dengan jumlah 410 anggota yang tersebar di 11 sektor dan 1 pos terdiri dari 107 orang anggota rescue penyelamat dan sisanya pemadam,” jelas dia. Yudi menyampaikan, tahun ini Damkar Kabupaten Bogor menargetkan pelayanan maksimal Standar Pelayanan Minimal (SPM) terutama dengan respon time. ”Jadi kegiatan hari ini untuk memastikan ketika sudah disebar semua sektor, paling tidak respon time kita itu yang di bawah 15 menit seluruh wilayah tercapai,” tutur dia.

RADAR BOGOR TV

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

SIAP MAKSIMAL: Iring-iringan kendaraan damkar dari beberapa sektor mewarnai apel besar penugasan Dinas Damkar dan Penyelamatan , Kamis (8/1).

Dirinya menambahkan, kejadian kebakaran di 2024 sebanyak 481, pada 2025 menjadi 287 kejadian. Artinya, ada penurunan peristiwa. Sedangkan untuk penyelamatan dari 1.200 menjadi menangani 1.800 kejadian. ”Artinya dari sisi pemadaman kita bisa mencegah dengan edukasi yang d i l a k u k a n termasuk peran masyarakat di Red Card. Jadi respon time target di bawah 15 menit,” pungkas dia. Bertepatan dengan Apel Besar di Lapangan Tegar Beriman tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam melayani masyarakat. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda), Ajat Rochmat Jatnika saat mewakili Bupati Bogor memimpin Apel Besar Penugasan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Kamis (8/1).(abl/c)

FOTO: DISKOMINFO FOR RADAR BOGOR

2.800 Ton Sampah

Bakal Masuk Cileungsi CILEUNGSI–Kasus pembuangan sampah ke wilayah Kabupaten Bogor kembali terjadi. Kali ini, giliran sampah dari Tangerang Selatan (Tangsel) akan dibuang ke wilayah Cileungsi. Pemkot Tangsel mengklaim telah menjalin kesepakatan untuk mengalihkan pembuangan sampah ke Cileungsi. Sebanyak 200 ton sampah per hari akan dikirim ke Cileungsi selama 14 hari ke depan. Jadi total jumlah sampah yang dikirim mencapai 2.800 ton selama dua pekan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga Kota Serang menolak terhadap rencana penampungan sampah dari Kota Tangsel. Sehingga Pemkot Serang menangguhkan sementara kerjasama pembuangan sampah Tangsel ke TPAS Cilowong, Serang. Sebagai langkah antisipatif itu, Pemkot Tangsel mengalihkan pembuangan sampah ke wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor. Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan kendala teknis di daerah mitra tidak melumpuhkan sistem pengelolaan sampah di wilayahnya. Dia menyebut penghentian itu bersifat sementara. Terkait informasi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor mengaku akan menyelidikinya. Plt DLH Kabupaten Bogor, Teuku Mulya mengatakan Pemkab Bogor belum terima koordinasi terkait Pemkot Tangsel akan buang sampah ke wilayah Cileungsi. ”Kemana dia buang? Saya juga ga tau juga tu. Gak tau kita. Gak ada

kordinasi juga ke kita, gak ada apa-apa macem-macem gitu,” kata Teuku saat dikonfirmasi Radar Bogor, Kamis (08/01). Menurut Teuku, seharusnya ketika akan buang sampah ke wilayah lain harus ada etika koordinasi antar daerah. Teuku menyebut, pihaknya akan melakukan pengecekan ke lapangan terkait pembuangan sampah tanpa kordinasi tersebut. Sementara Camat Cileungsi, Adi Henryana mengungkapkan bahwa sampah Kota Tangsel akan diolah sebuah pabrik di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor. Hal itu disampaikan usai Pemcam melakukan inspeksi di PT Aspex Kumbong. Adi mengatakan, inspeksi dilakukan untuk menyelesaikan informasi yang tengah ramai soal Pemkot Tangsel akan buang sampah ke wilayah Cileungsi. Saat ditelusuri di PT Aspex Kumbong, sampah itu bukan dibuang namun diolah. ”Setelah saya kroscek ke Aspek Kumbong ternyata Aspek Kumbong membenarkan tetapi bukan membuang tapi mengolah, beda . Kalo membuang kesannya kita membuang ke TPS sembarangan dibuang gitu aja,” kata Adi. Kata Adi, Pemkot Tangsel telah menjalin kerjasama terhitung mulai 07 Januari. Adi menjelaskan alasan menampung sampah itu , karena PT Aspex Kumbong memiliki alat incinerator berkapasitas hingga 640 ton per hari. (abl/c)

DLH Minta Pengolahan Sampah Dihentikan

KONDISI SAMPAH DI KABUPATEN BOGOR Kabupaten Bogor menghasilkan sampah 2.700 hingga 8.500 TON per hari Di daerah yang bersinggungan dengan wilayah lain, kerap kali ditemukan kasus tumpukan sampah yang dibuang ke Kabupaten Bogor dari wilayah lain.

RENCANA PEMKOT TANGSEL ATASI SAMPAH Kerjasama dengan PT Aspex Kumbong untuk pembuangan sampahnya Sehari akan dikirim 200 ton sampah selama 14 hari Total sampah yang dikirim sebanyak

2.800 ton Sampah diolah menggunakan incinerator milik PT Aspex Kumbong

KAPASITAS PENGELOLAAN TPA GALUGA Menerima sekitar 436 ton/hari, mewakili sekitar 30% dari total sampah Kabupaten Bogor, sisanya (lebih dari 1.000 ton/hari) tidak terkelola dengan baik.

TPPAS LULUT NAMBO Berfungsi untuk pengolahan sampah menjadi RDF (Refuse Derived Fuel) dan pengomposan, tetapi volume yang masuk juga belum mampu mengatasi seluruh timbulan sampah.

DINAS Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor minta PT Aspex Kumbong menghentikan sementara aktivitas pengolahan sampah Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Kabid Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Agus Budiarso mengatakan DLH telah mengetahui pengelolaan sampah Kota Tangsel. Dia meminta PT Aspex Kumbong untuk menghentikan aktivitas pengolahan sementara. ”Sudah. Jadi Tangsel buang sampahnya ke Aspex Kumbong di Cileungsi. Saya minta untuk Aspex Kumbong agar sementara diberhentikan terlebih dahulu,” Kata Budi, Kamis (08/01). Pasalnya, kata dia, PT Aspex belum memberikan informasi akan mengolah sampah Kota Tangsel, pihaknya berencana mendatanginya awal pekan depan. Meski demikian, kata dia, memang PT Aspex Kumbong boleh menangani soal permasalahan sampah, namun bukan sampah domestik. ”Aspek kumbong itu kalau gak salah boleh menangani permasalahan sampah, tapi bukan sampah domestic. Tapi saya belum tau juga, Senin kita sidak ke sana,” jelas dia. Begitupun, karena tidak ada kordinasi sejak awal, pihaknya akan bertemu pihak terkait, apalagi ini persoalan melibatkan daerah. ”Mungkin sampai kita duduk bersama, belum informasi. Karena ini sampah lintas wilayah, minimal ada informasi, ada omongan antara Pemkot Tangsel dan Pemkab Bogor,” tandas dia. (abl/c)

Persiapan Pemkab Bogor Mempercantik Kawasan Jalan Tegar Beriman

Dua Mobil Penyok di Tol Jagorawi CIBINONG–Dua unit mobil rusak berat akibat kecelakaan lalu lintas di KM 40 Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor, pada Kamis (08/01). Ka Induk PJR Tol Jagorawi Kompol Ahmad Jajuli menjelaskan, kecelakaan lalu lintas yang terjadi pagi hari saat mobil Daihatsu Sigra datang dari arah Jakarta menuju Ciawi dengan melaju di jalur tiga. Kemudian, kata dia, mobil Toyota Rush melaju di lajur satu. Tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pengemudi Sigra berpindah ke lajur satu lalu bagian kiri menyenggol depan kanan Toyota Rush. ”Kedua pengemudi banting setir ke kiri, kemudian keduanya masuk row. Posisi akhir kedua kendaraan normal di row menghadap Selatan,” kata Kompol Ahmad Jajuli, Kamis (08/01). Akibatnya, kata dia, kedua minibus mengalami kerusakaan pada bagian depan. Beruntung pengemudi dan juga penumpang selamat. Pihak PJR Tol Jagorawi langsung mengevakuasi kedua minibus menggunakan mobil derek. ”Mendata identitas pengemudi dan kendaraan, mengamankan pool derek Ciawi,” tutupnya. (abl/b)

Siapkan JPO Ikonik Simpang Bappenda, Permudah Mobilitas Warga Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memulai langkah persiapan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Simpang Bappenda, yang dibahas melalui rapat koordinasi bersama jajaran perangkat daerah terkait di Aula Soekarno Hatta, Pendopo Bupati Bogor. Laporan: ABILY MUHAMMAD PEMBANGUNAN JPO bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan aksesibilitas masyarakat, khususnya pejalan kaki, di kawasan dengan aktivitas lalu lintas yang tinggi. Selain itu, pembangunan ini diarahkan untuk

FOTO: BILLY/RADAR BOGOR

DITATA: Tampak desain JPO Ikonik yang akan dibangun di simpang Bappenda Jalan Tegar Beriman saat dibahas dalam rakor.

mendukung penataan kawasan agar lebih tertib, rapi, dan terintegrasi, sehingga ruang publik dapat digunakan secara aman dan optimal. Rakor tersebut, menjadi langkah awal Pemkab Bogor dalam meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan aksesibilitas masyarakat, khususnya

bagi pejalan kaki. ”Selain itu, pembangunan JPO diharapkan mampu mendukung penataan kawasan Simpang Bappenda agar lebih tertib, rapi, dan terintegrasi dengan lingkungan sekitar,” kata Rudy, Kamis (08/01). Rudy menekankan, pembangunan

infrastruktur tidak hanya berorientasi pada kecepatan penyelesaian, tetapi juga pada kualitas, fungsi, serta dampak jangka panjang bagi masyarakat dan kawasan. Penataan kawasan, menurut dia, harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari desain JPO, akses jalan, pedestrian, hingga estetika lingkungan. Dirinya menyebut, pembangunan JPO bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari upaya menghadirkan rasa aman serta kemudahan mobilitas bagi masyarakat. ”Infrastruktur yang dibangun diharapkan mampu menjawab kebutuhan keselamatan sekaligus memperkuat wajah kawasan perkotaan,” bebernya. Selain teknis pembangunan JPO, Bupati Bogor juga menyoroti penataan kawasan sekitar, potensi dukungan pihak swasta, pengelolaan media informasi dan periklanan. (abl/c)


9

BOGOR RAYA

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I JUMAT, 9 JANUARI 2026 I 20 RAJAB 1447 H

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

Staklim Bogor Jadi Rujukan Nasional DRAMAGA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat kualitas layanan iklim dan inovasi meteorologi penerbangan sebagai bagian dari penguatan layanan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG) di wilayah Jawa Barat dan Banten. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Klimatologi Bogor dan Stasiun Meteorologi Curug (Budiarto), Rabu (7/1). Kunjungan pertama dilakukan

di Stasiun Klimatologi Bogor, Unit Pelaksana Teknis di bawah Balai Besar MKG Wilayah II yang berperan strategis dalam penyediaan informasi iklim dan cuaca bagi Provinsi Jawa Barat. Dengan cakupan wilayah berpenduduk lebih dari 50 juta jiwa serta sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah, Stasiun Klimatologi Bogor menjadi simpul penting dalam mendukung ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya air, dan mitigasi bencana hidrometeorologi. Faisal menegaskan

bahwa Stasiun Klimatologi Bogor memiliki posisi istimewa sebagai rujukan nasional. “Stasiun Klimatologi Jawa Barat harus terus meningkatkan kualitas data, layanan, dan kinerjanya. Dengan sumber daya, jaringan pengamatan, dan pengalaman yang dimiliki, Staklim Jabar layak menjadi role model dan pengemban stasiun klimatologi terbaik di Indonesia,” ujar Faisal. Ia menambahkan bahwa tantangan perubahan iklim menuntut stasiun klimatologi untuk tidak hanya kuat pada aspek pengamatan, tetapi juga unggul dalam analisis, diseminasi informasi,

dan pelayanan kepada pengguna. Faisal mengapresiasi dukungan ratusan pos hujan manual dan otomatis, serta pengembangan layanan klimatologi sektor pertanian dan sumber daya air yang selama ini dijalankan oleh Stasiun Klimatologi Bogor. Menutup rangkaian kunjungan, Faisal menegaskan bahwa penguatan stasiun kli matologi dan meteorologi merupakan bagian dari

upaya besar BMKG dalam menjaga keselamatan masyarakat dan mendukung pembangunan nasional. “Stasiun Klimatologi Bogor dan Stasiun Meteorologi Curug adalah contoh bagaimana unit teknis BMKG berperan langsung dalam menjawab kebutuhan sektor strategis, mulai dari ketahanan pangan hingga keselamatan penerbangan,” tegasnya. Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum awal tahun 2026 bagi BMKG untuk terus mendorong peningkatan kualitas layanan, inovasi teknologi, dan profesionalisme sumber daya manusia di seluruh unit kerja. (cok/c)

KUNJUNGAN: BMKG saat melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Klimatologi Bogor dan Stasiun Meteorologi Curug (Budiarto), Rabu (7/1).

Pasutri Jadi Korban Bacok PAMIJAHAN–Pasangan suami istri (Pasutri) di Kampung Pasar Kamis, Desa Gunung Picung, Pamijahan jadi korban kekerasan. Keduanya diduga dibacok oleh mantan suami sang istri. Kapolsek Cibungbulang Kompol Iwan Wahyudi mengatakan,berdasarkan keterangan para saksi mata, peristiwa itu terjadi pada Selasa (7/1) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Bermula saat pelaku datang ke kediaman NB yang merupakan mantan istrinya di Kampung Pasar Kamis. Di saat itu, NB memang telah tinggal bersama suami barunya berinisial HT. Suasana berubah mencekam setelah pelaku yang membawa senjata tajam jenis golok langsung menyerang kedua korban. Keluarga korban yang juga tinggal di sekitar kejadian langsung datang dan menghentikan aksi sadis tersebut. Tidak berselang lama, pelaku kemudian pergi

Warga Desak Kejelasan Wacana Pelebaran Jalan MEGAMENDUNG–Warga meminta kepastikan nilai ganti rugi imbas rencana pelebaran ruas jalan alternatif Puncak yang diwacanakan Pemerintah Kabupaten Bogor tahun ini. Wacana penataan dimulai dari tiap persimpangan yang selama ini menjadi titik kemacetan. Salah satunya di Simpang Megamendung. Kepala Desa Cipayung Datar, Megamendung, Srie Budy Sayekti mengatakan, bahwa sejumlah bangunan termasuk rumah warga diperkirakan akan terdampak pelebaran tersebut. Sebab dari diinformasi sementara, pelebaran akan memakan lahan sekitar dua meter dengan panjang sekitar 150 meter. ”Namun jumlahnya masih belum pasti, sehingga warga pun bertanya-tanya kejelasan-

FOTO: MUHAMMAD ALI/RADAR BOGOR

ILUSTRASI: Kemacetan di jalur alternatif menuju Puncak Bogor, Jalan Raya Pasir Angin Gadog.

nya seperti apa,” ujarnya, Kamis (8/1). Meski demikian, pihak pemerintah desa telah menyampaikan surat pemberitahuan awal bahwa akan ada pelebaran jalan. Surat tersebut disampaikan ke para pemilik bangunan yang berada di sekirar Simpang Megamendung. Setelah itu, kata Srie, pihaknya tinggal menunggu infomasi selanjutnya terkait rencana tersebut dari Pemerintah Kabupaten Bogor. ”Kami harap segera ada kepastian agar

tidak muncul keresahan di warga, terutama yang kabarnya terdampak pelebaran,” tegasnya. Meski begitu, sambung Srie, pihaknya mendukung penuh rencana penataan tersebut. Terlebih demi meminimalisir resiko kemacetan yang acap kali terjadi di Simpang Megamendung. Sebelumnya, Bupati Bogor, Rudy Susmanto pernah menyampaikan bahwa pelebaran sejumlah ruas jalan di Puncak akan dilakukan di Tahun 2026 ini.(cok/c)

menggunakan sepeda motor. “Kami masih belum memeriksa saksi korban karena masih dalam kondisi trauma, namun identitas pelaku sudah didapat sehingga kami lakukan pengejaran,” jelas Kapolsek Cibungbulang. Korban HT yang dibawa RSUD Kota Bogor dikabarkan masih dalam perawatan intensif. Namun korban NB telah membaik meski juga mendapat luka sajam pada bagian kepala. Sementara menurut keterangan keluarga korban, pelaku merupakan warga Pamijahan yang bekerja sebagai penjual buah-buahan. Pelaku merupakan mantan suami NB yang telah berpisah sejak 2025 lalu. Polsek Cibungbulang tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku. “Kami masih melakukan pengejaran karena pelaku diketahui telah kabur,” ungkap Iwan. (cok/c)

Lapak Pengecatan Motor Hangus Terbakar CITEUREUP– Lapak pengecatan sparepart motor terbakar di Kampung Leuwinutug, Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup hangus terbakar pada Kamis (8/1) pagi. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan kejadian itu awalnya diketahui warga yang melihat langsung api telah membesar. Saat melihat api membesar, warga langsung menghubungi Posdam Citeureup. Kemudian

petugas langsung menuju ke lokasi. ”Sektor Citeureup meluncurkan satu unit dan Posdam Citeureup meluncurkan satu unit besar dan satu kecil,” jelas dia. Namun, saat menuju ke lokasi ternyata jalur ke TKP cukup sempit, hanya bisa dilalui oleh unit Posdam Citeureup. ”Unit besar dari sektor dan Posdam mencari jalan lain ke TKP tetapi karena api yang sudah membesar akhirnya diluncurkan kembali 1 unit kecil dari

sektor Citeureup untuk membackup,” imbuh dia. Namun demikian, penanganan dapat dilakukan cepat oleh regu yang bertugas dan berhasil membatasi perluasan api dan mencegah kebakaran menjalar kebagian bangunan lainnya. Api berhasil dipadamkan dengan penanganan 1 jam 30 menit. Tidak ada korban jiwa, kerugian belum dapat diperkirakan,” pungkasnya. (abl/c).

FOTO: SEPTI NULAWAM/RADAR BOGOR

TKP: Lokasi kejadian pembacokan pasangan suami istri di Kampung Pasar Kamis, Desa Gunung Picung, Pamijahan.

Panen Raya Serentak Kuartal I 2026

Tuai 996 Ton Jagung dari 300 Hektare Lahan Kabupaten Bogor turut serta dalam Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026. Perolehan jagung yang dihasilkan tak main-main. Dari total 300 hektare lahan yang ada total produksi yang dihasilkan mencapai 996 ton jagung. Laporan: SEPTI NULAWAM JAJARAN forkopimda Kabupaten Bogor memadati perkebunan jagung di Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor sejak Kamis (8/1) pagi. Mereka ikut serta dalam kegiatan panen raya yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura,

dan Perkebunan Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan bahwa panen jagung di Kecamatan Cigombong mencakup luasan sekitar 4.000 meter persegi. “Untuk Kecamatan Cigombong luas panennya kurang lebih 4.000 meter persegi. Secara keseluruhan, pada tahun 2025 luas tanam jagung di Kabupaten Bogor mencapai sekitar 300 hektare, dengan luasan panen yang telah terealisasi 171 hektare dan total produksi mencapai 996 ton,” jelas Entis. Sementara itu, Kabag SDM Polres Bogor, Yudi, menjelaskan bahwa panen jagung serentak yang dilaksanakan hari ini mencakup total luasan sekitar 5,5 hektare, yang tersebar di beberapa kecamatan, antara lain Jasinga, Rumpin, Sukamakmur, Tenjo, dan wilayah lainnya di Kabupaten Bogor. Yudi menambahkan, pada tahun 2025 capaian serapan penanaman jagung di Kabupaten Bogor telah mencapai sekitar 60 persen. Pada kuartal IV tahun 2025,

FOTO: DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR

PANEN: Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 jagung di Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

penanaman jagung dilakukan seluas 105 hektare, terutama pada bulan Oktober dan November.

Untuk tahun 2026, lanjut Yudi, penanaman jagung akan terus dilanjutkan dengan sistem tanam ulang setelah panen, guna menjaga

keberlanjutan produksi. “Lahan yang sudah dipanen akan langsung diratakan dan ditanami kembali. Target kami adalah memaksimalkan potensi yang ada secara berkelanjutan,” ujarnya. Terkait penyediaan bibit, Yudi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, dinas terkait, kepolisian, serta kelompok tani. “Harapannya, meskipun Kabupaten Bogor bukan sentra jagung, produksi jagung ke depan bisa meningkat secara signifikan sehingga jagung dapat menjadi komoditas alternatif selain padi bagi para petani,” pungkasnya. Melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak ini, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama jajaran Polri dan seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di daerah. (cok/c)


METROPOLIS

10

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I JUMAT, 9 JANUARI 2026 I 20 RAJAB 1447 H

RAPAT KERJA: Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus saat memimpin rapat kerja.

DOK DPRD FOR RADAR BOGOR

Dewan Minta BUMD Matangkan Perencanaan BOGOR-Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bogor, yakni Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) dan Bank Kota Bogor. Rapat yang digelar di Gedung DPRD pada Rabu (7/1) itu membahas rencana kerja dan anggaran Tahun 2026. Rapat kerja dihadiri seluruh anggota Komisi II DPRD Kota Bogor serta jajaran manajemen masing-masing BUMD. Pembahasan difokuskan pada perencanaan program, alokasi anggaran, serta proyeksi kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus, mengatakan pembahasan rencana kerja dan anggaran merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD. Ini penting untuk memastikan BUMD dikelola secara sehat dan profesional. “Perencanaan harus disusun secara matang dan realistis, agar BUMD mampu memberikan kontribusi optimal terhadap PAD sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rifki dalam rapat tersebut. Dalam pemaparannya, Perumda Pasar Pakuan menyampaikan sejumlah program kerja Tahun 2026, di antaranya pengelolaan dan revitalisasi pasar, peningkatan kebersihan dan

kenyamanan lingkungan pasar, serta program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan pedagang. Komisi II DPRD memberikan sejumlah catatan agar setiap program yang dijalankan benar-benar berdampak pada penguatan ekonomi rakyat dan dilakukan dengan memperhatikan efektivitas penggunaan anggaran. Sementara itu, Bank Kota Bogor memaparkan rencana bisnis dan anggaran Tahun 2026, termasuk strategi penguatan permodalan, peningkatan kualitas layanan perbankan, serta dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Komisi II menekankan pentingnya penerapan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, serta kepatuhan terhadap regulasi dalam menjalankan fungsi intermediasi perbankan. Rifki pun menegaskan DPRD meminta seluruh BUMD Kota Bogor untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan akuntabilitas, sehingga keberadaan BUMD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Komisi II berkomitmen mengawal agar BUMD dikelola secara transparan, akuntabel, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah serta peningkatan PAD,” pungkasnya. (uma/c)

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

Gas Bocor, Rumah Makan Ludes Terbakar BOGOR-Rumah makan di Kelurahan Rangga Mekar, Kecamatan Bogor Selatan ludes terbakar, Kamis (8/1). Api dipicu akibat adanya kebocoran gas LPG. Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Bogor M Ade Nugraha mengatakan kejadian bermula saat pemilik rumah makan tengah memasak. Kemudian sang pemilik rumah makan mencium adanya bau gas. Tidak lama berselang gas tersebut mengeluarkan percikan api. “Api langsung membesar dan merambat ke lantai 2 ruang tidur. Iya kalau menurut saksi, pemilik warung sedang masak, tercium bau kebocoran gas,” jelas Ade. Akibat insiden ini, pemilik rumah makan tersebut menjadi korbannya. Sebagian tubuhnya, terutama pada rambu dan kaki mengalami luka bakar. Tidak hanya itu, pemilik rumah makan juga disebut mengalami kerugian yang cukup besar. Dari total aset Rp150 juta, ia hanya berhasil menyelamatkan Rp50

(DAMKAR FOR RADAR BOGOR)

EVAKUASI: Personel Damkar saat melakukan proses pendinginan rumah makan yang terbakar di Rangga Mekar.

juta saja. “Total asetnya Rp150 juta yang terselamatkan Rp50 juta. Pemilik warung atas nama Epul mengalami luka bakar di bagian rambut dan kakinya,” terang Ade. Enam unit fire truck dan satu unit mobil rescue dikerahkan

untuk melakukan proses pendinginan. Dalam kurun waktu 15 menit, amukan si jago merah berhasil dipadamkan. “Sekarang kondisinya sudah aman terkendali. Tadi penanganan atau pendinginan berlangsung 15 menit. Unit yang

dikerakhkan 6 fire truck dan satu mobil rescue,” ujarnya Ade menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bogor untuk selalu waspada. Mereka diminta unruk tidak meninggalkan kompor yang sedang dalam keadaan menyala. (bay/c)

Pelanggan Setia Gasak Emas Lima Gram BOGOR-Seorang wanita diduga terlibat aksi pencurian di toko perhiasan Surya Kencana. Dirinya kedapatan menggasak emas seberat lima gram di lokasi tersebut. Aksi pelaku terekam kamera CCTV dan viral di sejumlah media sosial. Dalam video yang beredar pelaku berpura-pura menjadi seorang pembeli emas di toko tersebut.

Kanit Serse Polsek Bogor Tengah, Ipda Budi Setiawan mengatakan pristiwa itu terjadi pada, Rabu (7/1). Di hari yang sama, personelnya langsung mengecek lokasi. “Kalau dari rekamannya yang kami lihat barang curiannya dimasukan ke dalam tas pelaku disaat penjaga toko dalam keadaan lengah,” jelas Budi pada Radar Bogor.

Namun Budi menjelaskan sang pemilik toko juga rupanya mengenali pelaku. Pelaku disebutnya sudah menjadi langganan dan kerap membeli perhiasan di toko korbannya. “Sehingga dia langsung berkomunikasi dengan terduga pelaku dan katanya mau dikembalikan barangnya,” ujar Budi saat dikonfirmasi lebih lanjut, Rabu (7/1).

Pemilik toko enggan membawa kasus ini ke jalur hukum. Dirinya memilih untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Ini disebut jadi pembelajaran saja. “Ia katanya si mau diselesaikan secara kekeluargaan. Kami sudah sarankan untuk membuat LP pas ke lokasi, cuma pemilik tokonya tidak berkenan,” pungkasnya. (bay/c)

Tiga Posisi Direksi Tirta Pakuan Dibuka Sambungan dari Hal 12

Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Hanafi mengatakan, proses seleksi dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Regulasi yang menjadi dasar antara lain PP Nomor 54 Tahun 2017, Permendagri Nomor 37 Tahun 2018, serta Permendagri Nomor 23 Tahun 2024. “Seleksi ini terbuka bagi profesional yang memenuhi persyaratan umum dan administrasi, serta memiliki integritas dan kepemimpinan,” ujarnya, Kamis (8/1). Seleksi direksi bertujuan mewujudkan tata kelola

SELEKSI DIREKSI PERUMDA TIRTA PAKUAN DIBUKA DASAR REGULASI

SISTEM SELEKSI

PP Nomor 54 Tahun 2017

Dilaksanakan secara daring

Permendagri Nomor 37 Tahun 2018

Tanpa pungutan biaya

Permendagri Nomor 23 Tahun 2024

Alamat Pendaftaran pansel.kotabogor. go.id

perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Proses ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja layanan air minum bagi masyarakat Kota Bogor.

PENAMBAHAN DIREKSI Terkait penambahan tugas pengelolaan air limbah Penyesuaian SOTK telah disetujui Kemendagri

Pansel telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Kementerian Dalam Negeri dan stakeholder terkait. Langkah ini dilakukan untuk menyamakan persepsi

Harga Sembako Belum Stabil Sambungan dari Hal 12

Salah seorang pedagang, Pendy (23), mengatakan kenaikan harga yang terjadi jelang tahun baru belum sepenuhnya kembali normal. Menurutnya, harga bawang merah dan bawang putih masih bertahan tinggi karena modal pembelian dari distributor belum turun. “Masih normal belum, belum turun. Modalnya masih tinggi,” ujarnya saat ditemui di lapak dagangannya. Ia menyebutkan, harga bawang merah dan bawang putih saat ini masih berada di kisaran Rp47 ribu per kilogram. Sementara

itu, komoditas yang mengalami penurunan harga baru terjadi pada cabai. “Ada penurunan, cabai. Dari sebelumnya Rp90 ribu sekarang jadi sekitar Rp70 ribu per kilo,” jelasnya. Adapun harga minyak goreng masih terpantau stabil. Untuk minyak goreng kemasan curah, Pendy menyebut harganya masih berada di kisaran Rp20 ribu per kilogram. Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Ujang (58). Ia mengatakan harga sempat mengalami kenaikan beberapa waktu lalu, namun saat ini mulai bergerak turun. “Sekarang lagi turun. Kemarin sempat naik sampai Rp10 ribu,” katanya.

Menurut Ujang, harga saat ini berada di kisaran Rp35 ribu hingga Rp36 ribu per kilogram, tergantung jenis dan kualitas barang. Meski begitu, ia memprediksi harga berpotensi kembali naik dalam waktu dekat seiring mulai normalnya aktivitas masyarakat pasca libur panjang. “Bisa naik lagi. Tergantung kondisi, kalau aktivitas sudah normal lagi,” pungkasnya. Pedagang berharap distribusi barang ke pasar dapat kembali lancar agar harga kebutuhan pokok segera stabil dan daya beli masyarakat tidak semakin tertekan di awal tahun 2026. (uma/c)

KAI Luncurkan Fitur Female Seat Map Sambungan dari Hal 12

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan Fitur Female Seat Map dapat digunakan melalui aplikasi Access by KAI saat proses pemesanan tiket. “Pada tahap pengisian data penumpang, pelanggan perempuan yang memilih jenis kelamin sesuai identitas akan diarahkan ke peta kursi khusus perempuan,” jelasnya. Dalam tampilan tersebut, kursi yang ditandai dengan warna pink menunjukkan tempat duduk yang telah dipilih oleh penumpang perempuan, sehingga pelanggan dapat

memilih kursi yang berdekatan dengan sesama perempuan. Pengaturan ini diyakini akan memberikan rasa aman dan kenyamanan selama perjalanan. Apabila kursi khusus perempuan telah terisi, pelanggan tetap dapat memilih kursi lain yang tersedia sesuai ketentuan. “Melalui pengaturan tempat duduk ini, pelanggan perempuan diharapkan dapat merasa lebih nyaman tanpa kekhawatiran saat duduk bersebelahan dengan penumpang laki-laki. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya KAI dalam menciptakan ruang publik yang aman dan mendukung pengalaman perjalanan yang lebih baik,”

terang Franoto. Menurutnya, inovasi ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan KAI dalam merespons kebutuhan pelanggan, khususnya perempuan, agar dapat bepergian dengan rasa aman dan tenang. “Fitur Female Seat Map dihadirkan sebagai bentuk perhatian KAI terhadap kenyamanan dan keamanan pelanggan perempuan, terutama bagi yang bepergian sendiri atau melakukan perjalanan pada malam hari. Kami ingin memastikan bahwa kereta api menjadi moda transportasi yang ramah dan memberikan rasa aman bagi semua,” ujar Franoto.(fat)

agar proses seleksi berjalan sesuai regulasi. Hanafi menyebut, penambahan jumlah direksi berkaitan dengan adanya penambahan tugas pengelolaan air limbah. Penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) tersebut telah mendapat persetujuan Kemendagri. Persetujuan itu tertuang dalam Surat Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Nomor 900.1.13.2/8149/Keuda. Surat tersebut mengesahkan penam-

bahan jumlah direksi di Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor. Hanafi berharap seluruh tahapan seleksi berjalan lancar. Mulai dari pengumuman, seleksi administrasi, Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), hingga wawancara akhir. Adapun jadwal pendaftaran dan pengumuman seleksi dibuka pada 8–14 Januari 2026. Seleksi administrasi dan rekam jejak berlangsung pada 15–23 Januari 2026, dengan hasil diumumkan pada 26 Januari 2026.

Tahapan UKK meliputi psikotes dan ujian tertulis keahlian serta penulisan makalah pada 27–28 Januari 2026. Selanjutnya, presentasi makalah dan wawancara dijadwalkan pada 10–11 Februari 2026. Pengumuman hasil UKK akan disampaikan pada 13 Februari 2026. Pada hari yang sama, hasil seleksi disampaikan kepada kepala daerah. Wawancara akhir dijadwalkan pada 18 Februari 2026 secara tentatif. Selanjutnya, penyam-

paian calon direksi ke Menteri Dalam Negeri dilakukan pada 19 Februari 2026. Penetapan calon terpilih dan pelantikan akan menyesuaikan terbitnya surat pertimbangan dari Kementerian Dalam Negeri. Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara daring. Pendaftaran dan pengunggahan dokumen dilakukan secara online. Panitia menegaskan, proses seleksi ini tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. (bay/c)

Jenal Mutaqin Minta Pengusaha Angkot Legowo Sambungan dari Hal 12

Kota Bogor bersama Polresta Bogor Kota melalui razia rutin. Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan administrasi kendaraan, seperti SIM, STNK, dan uji KIR. “Dishub bersama Polresta Bogor Kota terus melakukan razia harian. Jika ditemukan pelanggaran, akan dilakukan penilangan. Apabila pelanggaran berulang, kendaraan dapat disita atau dikandangkan,” ujar Jenal, Rabu (7/1). Ia menjelaskan, Pemkot Bogor saat ini masih menunggu terbitnya Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait penetapan batas usia teknis angkot selama 20 tahun yang tengah digodok

Bagian Hukum. Sebelumnya, telah ada kesepakatan penambahan usia angkot dari 10 menjadi 20 tahun, bahkan sempat diberikan toleransi hingga 22 tahun. “Ini semua dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna transportasi publik,” tegasnya. Setelah penertiban angkot yang tidak layak jalan, Pemkot Bogor berencana melakukan penataan ulang jalur atau rerouting. Pengusaha angkot juga akan diberikan kesempatan untuk melakukan peremajaan armada, terutama pada jalur feeder yang masih dibutuhkan masyarakat. Ke depan, Pemkot Bogor juga menyiapkan transisi menuju

penggunaan angkot ramah lingkungan, baik berbasis listrik maupun nonbahan bakar minyak (BBM). “Saya berharap pengemudi dan pengusaha angkot dapat menyikapi kebijakan ini dengan kepala dingin karena semuanya dilakukan berdasarkan Perda dan kesepakatan yang ada,” kata Jenal. Sementara itu, Dishub Kota Bogor mencatat terdapat 1.854 unit angkot berusia di atas 20 tahun dari total 2.714 angkot yang masih beroperasi. Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023, angkot yang telah melampaui usia tersebut wajib diremajakan sehingga nantinya hanya sekitar 860

unit angkot yang dipertahankan. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bogor, Coki Irsanja, menegaskan penertiban akan terus dilakukan secara masif dalam beberapa bulan ke depan. Penertiban dilakukan dengan sanksi tilang disertai surat pernyataan bagi pemilik kendaraan agar tidak kembali mengoperasikan angkot yang tidak layak jalan. Ia menambahkan, penertiban telah berlangsung selama tujuh hari dengan lokasi razia yang berpindah-pindah. Berdasarkan data Dishub, trayek dengan jumlah angkot berusia di atas 20 tahun terbanyak antara lain trayek 02 AK, 17 AP, dan 03 AK.(ded)

Menyusuri Gang dan Jalan Bogor, Kerap Berbagi hingga Bantu UMKM Sambungan dari Hal 12

Mereka adalah Bogorlempunk Club. Sebuah komunitas yang lahir dari pertemuan anakanak punk di Kota Hujan, namun tumbuh menjadi ruang solidaritas dan kepedulian sosial. Setiap Kamis, mereka turun ke jalan membawa makanan, bukan untuk dijual, melainkan untuk dibagikan. Aksi berbagi ini bukan sekadar memberi. Di balik setiap bungkus makanan, ada upaya mengubah cara pandang masyarakat terhadap punk yang selama ini identik dengan kekerasan dan kenakalan. Bagi mereka, punk adalah tentang

kebebasan, solidaritas, dan kebermanfaatan. “Kita ingin nunjukin kalau punk itu bisa positif,” ujar Imam, salah satu perwakilan Bogorlempunk Club. Awalnya, komunitas ini hanya menjadi tempat berkumpul. Namun seiring waktu, semangat silaturahmi itu berkembang menjadi kegiatan yang lebih sehat dan berdampak. Menariknya, makanan yang dibagikan tidak berasal dari donasi besar. Setiap peserta membawa satu porsi dari rumah atau membelinya di warung kecil sepanjang rute. Cara sederhana ini justru memberi manfaat ganda, warga terbantu, UMKM lokal pun ikut hidup.

“Kita sengaja masuk gang dan kampung. Di sana jarang tersentuh. Biar warung-warung kecil ikut merasakan,” kata Imam. Rute yang mereka lalui pun bukan jalan utama. Dari Stasiun Bogor, langkah mereka menembus pelosok Manunggal hingga kawasan sekitar SMAN 5 Bogor. Di setiap pertemuan, senyum warga menjadi balasan yang paling berharga. Hingga kini, aksi berbagi telah dilakukan lima kali. Empat di antaranya digelar resmi oleh komunitas. Ke depan, Bogorlempunk Club berencana memperluas kegiatan, termasuk mengadakan aksi berbagi pada malam hari.

Komunitas ini juga terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung. Syaratnya sederhana: berpakaian hitam, menjaga kebersihan, dan membawa plastik sendiri. Atribut punk tetap dipertahankan—bukan untuk menakuti, melainkan untuk menantang stigma. “Kita mau masyarakat lihat langsung. Punk itu bukan cuma soal penampilan, tapi juga soal kepedulian,” pungkas Imam. Di sudut-sudut kota yang sering luput dari perhatian, Bogorlempunk Club membuktikan bahwa kebermanfaatan bisa datang dari siapa saja, termasuk mereka yang selama ini kerap disalahpahami.(*)


11

RADAR BOGOR I JUMAT, 9 JANUARI 2026 I 20 RAJAB 1447 H

RADAR BOGOR TV

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

SALAH satu toko yang menjadi korban banjir bandang di Dusun Al Ikhsan Kota Lintang Bawah, Aceh Tamiang.

IBU-ibu mencuci perlengkapan masak menggunakan air bantuan dari Pemkot Bogor.

”Beginilah kita bang, kebersamaan adalah tawa bagi kami,” ucap David, pemuda yang diberi kewenangan mengurusi keperluan warga. Seluas mata memandang pemukiman di Dusun Al Ikhsan, Kota Lintang Bawah, Aceh Tamiang. Pasca diterjang banjir bandang, seratus lebih kepala keluarga di lokasi tersebut, kini hanya bisa mengisi hari dengan canda dan tawanya.

IKAN asin yang dijemur warga menjadi menu yang berharga.

MESKI tempat tinggalnya porak poranda akibat banjir disertai potongan kayu berukuran besar merobohkan tiap dinding rumah yang di laluinya. Tawa yang tanpa alasan, dalam diskusi kecil seorang bapak tua berucap ”cam mana lagi bang, mau diapain lagi, sudah terjadi ini, kita pikir malah bikin pening”, sembari menunjukkan rumah dua tingkat miliknya, yang tersusun rapi dari papan hanya tersisa beberapa potongan papan Sebulan lebih berlalu, kini aktivitas warga selalu di lalui dengan kebersamaan mulai makan siang, belajar bersama untuk anak anak, bahkan bercengkarama sembari menikmati secangkir ule areng (produk kopi kemasan lokal) di pelataran rumah alakadarnya.(*)

ANAK-ANAK dan remaja warga Dusun Al Ikhsan berkumpul untuk saling menyemangati.

(FOTO DAN NASKAH: HENDI/RADAR BOGOR)

SEBAGIAN warga membersihkan material kayu rumah yang hancur tergerus banjir bandang di wilayah mereka, Dusun Al Ikhsan Kota Lintang Bawah, Aceh Tamiang.

PENJUAL keliling sudah mulai berjualan meski perekonomian belum sepenuhnya pulih.

WARGA kembali beraktivitas meskipun tumpukan sampah masih ada di beberapa titik.

TENDA menjadi tempat tinggal dan bermain anak-anak usia sekolah.

KOMUNITAS BANTUAN: Penyaluran Simbolis Bantuan Bencana Sumatra Tahap II serta Beasiswa melalui Skema Deposito Wakaf, yang berlangsung di Sekolah Bisnis IPB, Kampus Gunung Gede, Senin (5/1).

IPB University kembali menunjukkan komitmen dalam memperkuat kepedulian sosial dan keberlanjutan pendidikan melalui kegiatan Penyaluran Simbolis Bantuan Bencana Sumatra Tahap II serta Beasiswa melalui Skema Deposito Wakaf. Kegiatan ini merupakan serah terima

donasi hasil penghimpunan Unit Wakaf dan Dana Sosial (UWDS) IPB University sekaligus penyaluran imbal hasil deposito wakaf tahap 3 jilid 1 dan tahap 1 jilid 2. Acara berlangsung di Sekolah Bisnis IPB, Kampus Gunung Gede, Bogor (5/1). Rektor Dr Alim Setiawan Slamet,

menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong sivitas akademika dan alumni IPB University dalam merespons bencana di Sumatra. Ia menekankan bahwa sejak awal IPB University merancang respons bencana secara berjenjang, mulai

dari jangka pendek, menengah, hingga panjang. Salah satu bentuk bantuan yang diberikan adalah penyediaan 18 ribu paket nasi instan steril dan 13 ribu paket pangan bayi, yang dirancang untuk kondisi minim air bersih. (*pia)


12

METROPOLIS RADAR BOGOR I JUMAT, 9 JANUARI 2026 I 20 RAJAB 1447 H

RADAR BOGOR TV

RADAR_BOGOR

07.00

12.00

18.00

HUJAN SEDANG

HUJAN SEDANG

BERAWAN

PRAKIRAAN

CUACA BOGOR HARI INI Sumber: www.bmkg.go.id

RADAR BOGOR

FOTO: HUMAS PT KAI DAOP 1 JAKARTA

LAYANAN: Penumpang wanita hendak menaiki kereta di Stasiun.

KAI Luncurkan Fitur Female Seat Map

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan fitur Female Seat Map untuk memberikan ruang aman bagi perempuan selama perjalanan menggunakan kereta api. KAI...Baca Hal 10

Tiga Posisi

Direksi

Tirta Pakuan

Dibuka AZIS/RADAR BOGOR

PENERTIBAN: Petugas Dishub saat melakukan razia angkot tua di Kota Bogor.

Jenal Mutaqin Minta Pengusaha Angkot Legowo BOGOR–Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus menggencarkan penertiban angkutan kota (angkot) berusia tua untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan transportasi

publik. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meminta pengusaha dan pengemudi angkot menyikapi kebijakan tersebut secara legowo karena telah sesuai dengan regulasi

yang berlaku. Jenal menyampaikan bahwa penertiban dilakukan setiap hari oleh Dinas Perhubungan (Dishub) JENAL...Baca Hal 10

SAMPAIKAN KETERANGAN: Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Hanafi saat memberikan pengarahan.

SELEKSI DIREKSI PERUMDA TIRTA PAKUAN

DIBUKA

Harga Sembako Belum Stabil

MASA JABATAN Periode

2026–2031

BOGOR-Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Sukasari, Kota Bogor, pada awal tahun 2026 masih belum sepenuhnya stabil. Berdasarkan pantauan Kamis (8/1), beberapa komoditas tercatat masih bertahan di harga tinggi, meski sebagian lainnya mulai mengalami penurunan. HARGA...Baca Hal 10

BOGOR-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi membuka seleksi terbuka calon direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor untuk masa jabatan 2026–2031. Seleksi ini mencakup tiga posisi, yakni Direktur Administrasi dan Keuangan, Direktur Pelayanan dan Bisnis, serta Direktur Operasional. TIGA...Baca Hal 10

TAHAPAN SELEKSI

Pengumuman Administrasi: 26 JANUARI 2026

Pendaftaran dan Pengumuman: 8–14 JANUARI 2026

UKK (Psikotes, Ujian Tertulis, Makalah): 27–28 JANUARI 2026

Seleksi Administrasi dan Rekam Jejak: 15–23 JANUARI 2026

Wawancara Akhir: 18 FEBRUARI 2026 (TENTATIF) Penyampaian ke Mendagri: 19 FEBRUARI 2026

Presentasi Makalah dan Wawancara: 10–11 FEBRUARI 2026

Penetapan dan Pelantikan: Menunggu pertimbangan Kemendagri

Pengumuman Hasil UKK: 13 FEBRUARI 2026 FOTO: FIKRI/RADAR BOGOR

HARGA BELUM STABIL: Pembeli saat belanja kebutuhan di Pasar Sukasari, Kota Bogor.

Bogorlempunk Club Ubah Stigma Anak Punk

Menyusuri Gang dan Jalan Bogor, Kerap Berbagi hingga Bantu UMKM Di bawah bayang stigma yang kerap melekat, sekelompok anak muda berpenampilan serba hitam menyusuri gang-gang sempit di Kota Bogor. Rambut mohawk, jaket kulit, dan sepatu boots tak menghalangi langkah mereka untuk satu tujuan sederhana yakni berbagi. Laporan: MUHAMAD RIFKI FAUZAN MENYUSURI...Baca Hal 10

SOSIAL: Bogorleumpunk Club saat melaksanakan aksi berbagi di Jalan Mayor Oking, Kota Bogor. (FAUZAN/RADAR BOGOR)

POSISI YANG DIBUKA Direktur Administrasi dan Keuangan

Direktur Pelayanan dan Bisnis

Direktur Operasional

TUJUAN SELEKSI Mewujudkan tata kelola perusahaan yang profesional

Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas

Mendorong peningkatan layanan air minum


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Epaper Radar Bogor 9 Januari 2026 by Bogor - Issuu