Rabu
7 januari 2026 18 rajab 1447 H
Terbit 12 halaman HARGA Rp5.000
Selamat Bertugas, Pak Eko Selamat Datang, Bang Rio
SERTIJAB: Kombes Pol Eko Prasetyo (kiri) menyerahkan jabatan Kapolresta Bogor Kota kepada AKBP Rio Wahyu Anggoro (kanan) di Polda Jawa Barat, Senin (6/1).
BOGOR–Prosesi pedang pora mengiringi momen pelepasan Kombes Pol Eko Prasetyo dari jabatan Kapolresta Bogor Kota, Selasa (6/1) siang. Ia bakal menjalani jabatan barunya sebagai
Jajaran perwira berdiri saling berhadaphadapan dan membentuk lorong kehormatan. Sementara Eko melangkah di antara barisan para pasukan.
HUMAS POLRESTA BOGOR KOTA
Berhari-hari
di Atas Gelondongan SalamAid dan Radar Bogor akan memberangkatkan Truk Bantuan Logistik untuk Penyintas Bencana di Sumatera
M RIFKI FAUZAN/RADAR BOGOR
MEMASAK: Ibu-ibu memasak rendang yang akan dikirimkan bersama paket logistik bantuan dari SalamAid, Selasa (6/1). Jadwal pemberangkatan pada 10 Januari mendatang.
Rendang dari Bogor Siap Meluncur BOGOR–Tak hanya bergerak di Sumatera, SalamAid tetap menjalankan gerakan kemanusiaannya dari Bogor. Kali ini, para relawan memasak satu ton rendang untuk disalurkan ke korban bencana.
MUHAMMAD ALI
HENDI NOVIAN
Sumber: Data BNPB, 6 Desember 2025
TUMPUKAN KAYU: Sejumlah gelondongan kayu yang dievakuasi pascabanjir bandang di Desa Lintang Bawah, Aceh Tamiang. Kayu-kayu ini terdampar usai terbawa arus banjir dari hulu dan menerobos lekukan sungai hingga ke permukiman warga.
Cabor Ikut Jejak Kakak, Nyaris Kandas di Tengah Pelatnas Debut di ajang SEA Games kerap menjadi mimpi banyak atlet muda. Namun, bagi Ikballana Ikhsan, panggung olahraga terbesar di Asia Tenggara itu sempat terasa jauh dan tak tergapai. Laporan: FIKRI RAHMAT UTAMA DI tengah pemusatan latihan nasional (Pelatnas), atlet cabang olahraga (cabor) dayung asal Kota Bogor ini bahkan nyaris menyerah. Sebab, ia sempat tersingkir dari seleksi dan tak masuk dalam surat keputusan (SK) atlet. JADWAL SALAT
SUBUH 04.22
Ikbal, sapaan akrabnya, mengaku momen tersebut menjadi titik terendah sepanjang perjalanan singkat namun intens sebagai atlet nasional. Status tanpa SK membuatnya
DZUHUR 12.03 ASHAR 15.28 MAGRIB 18.21 ISYA 19.32
IKBALLANA IKHSAN Atlet Dayung
PENDIDIKAN
2
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I RABU, 7 JANUARI 2026 I 18 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Semua Siswa Diimbau Ikut Pagi Ceria Hari Pertama Masuk Semester Genap JAKARTA–Pemerintah meminta seluruh satuan pendidikan menggelar kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera pada hari pertama masuk sekolah setelah libur semester ganjil. Kebijakan ini bertujuan menumbuhkan semangat kebangsaan, kebersamaan, serta mengawali pembelajaran semester genap tahun 2026 secara positif. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Pagi Ceria dan Upacara Bendera Pada Hari Pertama Semester Genap. Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh satuan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah. Dalam SE tersebut, Mendikdasmen menginstruksikan agar kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera dilaksanakan secara serentak pada hari pertama efektif masuk sekolah, menyesuaikan dengan kalender pendidikan di masing-masing daerah. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penyemangat bagi peserta didik dan tenaga pendidik setelah menjalani masa libur semester. “Untuk anak-anakku semuanya marilah kita memasuki semangat semester dua di 2026 ini dengan cita-cita, dengan semangat, dan jangan lupa kita berusaha untuk melakukan yang terbaik, it not how good you are, but how good you want to be,” kata Abdul Mu’ti dalam keterangan tertulis, Senin (5/1).
RUTIN SENIN PAGI: Mendikdasmen Abdul Mu’ti membuat surat edaran untuk semua sekolah agar mengadakan Pagi Ceria dan Upacara Bendera pada hari pertama masuk sekolah setelah libur semester ganjil.
FOTO ILUSTRASI
Ia menegaskan, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan saat ini, tetapi oleh kemauan untuk terus berkembang. “Bukan soal anda sekarang ini seba gus apa, tetapi anda harus berusaha untuk tetap menjadi lebih baik lagi. Usahakan untuk senantiasa saling
menghormati satu dengan yang lainnya, hormat guru, sayangi teman, dan itu adalah kunci untuk kita meraih keberhasilan,” imbaunya. Lebih lanjut, Abdul Mu’ti juga menekankan pentingnya pendidikan bermutu sebagai fondasi masa depan generasi muda.
“Sukses dan salalu bahagia dengan pendidikan yang bermutu, karena pendidikan adalah jalan yang menentukan masa depan kalian,” tegasnya. Adapun rangkaian kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera dimulai pada pukul 07.00 waktu setempat. Kegiatan diawali dengan Senam Anak
Indonesia Hebat, kemudian dilanjutkan dengan Upacara Bendera, doa bersama sesuai dengan ajaran dan kepercayaan masing-masing, serta ditutup dengan menyanyikan lagu Hari Baru secara bersama-sama. Kemendikdasmen juga telah menyiapkan materi pendukung untuk kegiatan tersebut. Musik
dan gerakan Senam Anak Indonesia Hebat dapat diakses melalui laman http://s.id/senam SAIH Sementara lagu Hari Baru dapat diakses melalui tautan https://s.id/laguharibaru untuk menumbuhkan kekompakan dan optimisme guru serta murid di awal semester genap.(*jp)
Mapaba III PMII Unusia Hadirkan Konsep Baru
KERJASAMA: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sultan Mau lana Hasanuddin Banten mengikuti International Volunteering Programme 2026, yang berlangsung hingga 6 Januari 2026.
FEBI UIN Banten Lakukan Pertukaran Budaya BANTEN– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berupaya membangun jejaring global dalam peningkatan pendidikan. Universitas pun mengikuti International Volunteering Programme 2026, yang berlangsung hingga 6 Januari 2026. Program ini menjadi wadah kolaborasi lintas negara yang melibatkan perguruan tinggi dari Indonesia, Malaysia, dan Tiongkok. Kegiatan ini diikuti sejumlah perguruan tinggi internasional, antara lain Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Universiti Teknologi PETRONAS (UTP), Universiti Malaya (UM), dan Universiti Malaysia Terengganu (UMT) dari Malaysia. Dari Indonesia, program ini melibatkan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan Universitas Pendi dikan Indonesia (UPI). “Program ini tidak hanya memperkuat kerja sama internasional, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bersama yang menumbuhkan kepedulian sosial, pertukaran budaya, serta penguatan perspektif global bagi sivitas akademika,” ujar Dekan FEBI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Budi Sudrajat di Serang, Banten, Selasa (6/1).
Kegiatan kali ini difokuskan pada penguatan akademik, pelestarian budaya lokal, dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu kegiatan utama adalah Visiting Lecturer yang menghadirkan dosen-dosen dari Malaysia untuk berbagi perspektif akademik internasional dan praktik baik pengembangan pendidikan tinggi. Para peserta juga diajak melakukan membatik. Kegiatan ini sekaligus menjadi pertukaran budaya dengan negara peserta lainnya. Rangkaian program dilanjutkan dengan kunjungan konservasi hutan dan kegiatan sosial. “FEBI UIN Banten berkomitmen membangun internasionalisasi yang berakar pada nilai-nilai lokal, keislaman, dan kepedulian terhadap masyarakat. Inilah identitas kami dalam berkiprah di tingkat global,” imbuh Budi. International Volunteering Programme 2026 merupakan bagian dari rangkaian agenda internasional FEBI UIN Banten. Sebelumnya, pada November 2025, FEBI telah sukses menyelenggarakan Seminar Internasional dan Cross Cultural Workshop on Inclusive Economic Development yang melibatkan narasumber dan peserta dari Thailand, Filipina, Jepang, dan Australia.(*pia)
BOGOR–Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) Rayon Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (FEB) Komisariat Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Kabupaten Bogor menggelar kaderisasi formal Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) di Wisata Villa Talaga Cinutial, Tenjolaya, pada Jumat hingga Minggu (2-4/1) pekan lalu. Mapaba III Rayon FEB Komisariat Unusia Kabupaten Bogor ini mengangkat tema ‘Transformasi Kader Muda yang Adaptif, Inovatif dan Progresif dalam Bingkai Aswaja’. Mapaba ini merupakan gerbang pintu awal kaderisasi bagi para mahasiswa yang akan berproses dan menjadi anggota PMII. Dengan diadakannya Mapaba, bertujuan para mahasiswa yang akan menjadi anggota PMII, secara umum, di mana tujuan diadakannya adalah membentuk anggota berkualitas mu’taqid, yakni memiliki keyakinan terhadap organisasi PMII. Dan secara khusus, tujuan Mapaba adalah untuk menanamkan keyakinan bahwa ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) merupakan prinsip pemahaman, penghayatan, pengamalan dan haluan organisasi dalam
KADERISASI: Para mahasiswa Unusia yang mengikuti Mapaba III PMII foto bersama setelah kegiatan.
menanamkan keyakinan terhadap nilai dasar pergerakan (NDP) PMII. Kemudian menanamkan kecintaan pada bangsa dan negara Republik Indonesia, membentuk keyakinan bahwa PMII adalah organisasi kemahasiswaan yang tepat untuk pengembangan diri, serta untuk memperjuangkan Aswaja dan Indonesia. Ketua PMII Rayon FEB Komisariat Unusia, Rizki Nur Wahid, mengatakan bahwa ini merupakan Mapaba pertama yang berbeda dari biasanya, karena berlangsung di luar lingku-
ngan kampus. Serta menghadirkan inovasi dan kemasan baru kaderisasi dengan konsep baru. “Alhamdulillah mendapatkan antusiasme yang luar biasa dengan 24 peserta,” ujar Rizki, Selasa (6/1). “Rayon FEB Unusia Kabupaten Bogor ini masih baru berdiri, akan tetapi melihat progres dari tahun ke tahun semakin luar biasa dan mulai meningkat, baik secara kuantitas maupun kualitas, “ imbuhnya. Hal senada disampaikan Pengurus PMII Rayon FEB Komisariat Unusia, Arya Saputra. “Walaupun masih
berusia tiga tahun dalam periode kepengurusan, tapi luar biasa setiap tahun banyak perkembangan semakin luar biasa, karena mampu melaksanakan Mapaba III dengan konsep camping ground. Ini bisa menjadi kemasan baru kaderisasi, dan saya yakin rayon FEB akan semakin besar dan semakin berkualitas untuk anggota, kader dan pengurusnya,” ujar Arya. Mapaba III Rayon FEB Unusia ini berjumlah 24 peserta. Diikuti 18 peserta dari internal rayon dan 6 orang peserta dari eksternal rayon. ”Persiapan yang kurang lebih satu bulan dengan melaksanakan merupakan semangat panitia untuk mengkaderisasi kader PMII dari rayon FEB sendiri, “ kata Ketua Panitia Pelaksana, Abdussalam. Adapun Ketua PMII Cabang Kabupaten Bogor, Aqsha Bintang Nusantara menuturkan, Mapaba ini juga bukan hanya kegiatan seremonial sebagai syarat untuk masuk dan menjadi anggota organisasi PMII. Tetapi juga merupakan langkah awal dari sebuah perjalanan baru sebagai mahasiswa untuk bisa terus berproses dan juga berkembang meningkatkan kapasitas diri.(rur)
Keseruan Belajar di Museum dan Galeri BOGOR–Pelajar dari jenjang SMP hingga SMA mengunjungi Galeri Bumi Parawira dan Museum Zoologi pada Senin (22/12), yang diselenggarakan Radar Bogor. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan Jurnalistik kepada pelajar yang menyukai observasi, praktek lapangan, penelitian, dan sebagainya. Bahkan tidak perlu menyukai, rasa ingin tahu yang tinggi juga menjadi tujuan kegiatan ini diselenggarakan, agar para pelajar terus mendapatkan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang lebih luas.
Galeri Bumi Parawira akan mengajak kita untuk kembali ke masa lalu melalui lorong waktu. Di mana terdapat masa orde lama, orde baru, hingga masa reformasi. Diceritakan tentang Raden Saleh yang dikenal akan lukisannya ”Penangkapan Pangeran Diponegoro.” Masih terdapat banyak sejarah yang tertulis di Galeri Bumi Parawira tepatnya,
yang berada di Perpustakaan Kota Bogor. Waktu berputar, para pelajar kembali dikenalkan dengan Museum Zoologi atau kumpulan hewan di Indonesia maupun hewan yang sudah punah. Beberapa hewan yang asli akan diawetkan, sedangkan yang sudah punah, dibuat replikanya, seperti kerangka paus biru besar yang menjadi
ikon Museum Zoologi. Ikuti dan pantau terus Instagram Radar Bogor, agar tidak ketinggalan informasi tentang Journalist Trip to Museum yang akan kembali diselenggarakan pada Januari 2026.(*)
HAFIZHAH PUTRI Siswa Kelas X SMAN 9 Kota Bogor
Kolaborasi Urban Farming Ekologis IPB University
Terbukti Turunkan Suhu Kota dan Perkuat Pangan Perkotaan Fakultas Pertanian IPB University berkolaborasi dengan Rikolto Indonesia dan Perhimpunan Indonesia Berseru, berhasil mengembangkan model urban farming multifungsi untuk daerah perkotaan. RISET dilakukan di enam titik wilayah Kota Depok, Jawa Barat, selama periode 2023–2025. Hasil kajian dua tahun menunjukkan bahwa urban farming ekologis memiliki tiga fungsi utama. Pertama, penyediaan pangan sehat bagi masyarakat kota, khususnya sayuran segar yang bebas pestisida dan berharga terjangkau. Kedua,
perbaikan kualitas lingkungan, ditandai dengan penurunan diurnal temperature range (DTR) atau rentang temperatur harian, yang membuat kawasan sekitar lebih nyaman dihuni sekaligus berkontribusi pada pengelolaan sampah rumah tangga. Ketiga, fungsi ekonomi, berupa perputaran ekonomi skala kelompok melalui aktivitas produksi dan penjualan produk lokal. Temuan ini dipaparkan dalam Diseminasi Urban Farming Ekologis Berbasis Heat Island yang digelar di Hotel Margo, Depok. Acara dihadiri oleh multistakeholder, yaitu Direktur Rikolto Indonesia, Perhimpunan Indonesia Berseru, Dekan Fakultas Pertanian IPB, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Depok, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Depok, Direktorat Pertanian dan pangan Bappenas, Ditjen Hor-
FOTO: IPB FOR RADAR BOGOR
ORGANIK: Tim dosen IPB University menanam sayuran organik sebagai bagian program Urban Farming.
tikultura dan para petani urban di wilayah Depok. “Hasil penelitian selama dua tahun
menunjukkan bahwa penerapan urban farming ekologis ini terbukti meningkatkan kesehatan
tanah (soil health), ditunjukkan dengan tren peningkatan produktivitas beberapa sayuran utama dan penurunan tingkat serangan hama dan penyakit,” kata Prof Suryo Wiyono, Dekan Fakultas Pertanian IPB yang sekaligus ketua tim peneliti. Berbagai teknologi IPB University diterapkan dalam model ini. Antara lain penataan lanskap kebun untuk pemanfaatan ruang yang lebih fungsional dan efisien, penggunaan mikroba agens hayati untuk pengendalian hama dan penyakit hingga mencapai zero pesticides. Selain itu, dilakukan pemilihan jenis dan varietas tanaman, ameliorasi tanah, serta penggunaan automatic weather station (AWS) untuk perencanaan budi daya tanaman. Pada kesempatan yang sama, Dr Idung Risdiyanto, pakar agrometeo-
rologi dari Departemen Geofisika dan Meteorologi IPB University menyatakan, urban farming ekologis berdampak pada penurunan DTR secara signifikan. “Ini membuktikan bahwa keberadaan kebun komunitas berkontribusi langsung pada penurunan suhu udara di sekitarnya dan memperbaiki kualitas termal lingkungan, yang berdampak positif pada penurunan risiko kesehatan warga perkotaan,” tuturnya. Untuk keberlanjutan ke depan, tim peneliti merekomendasikan perbaikan kepastian lahan, penggunaan beberapa jenis tanaman bernilai ekonomi tinggi, integrasi dengan sistem penyuluhan pertanian, penggunaan teknologi yang tepat, dan integrasi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya semakin luas. (*/pia)
MIMBAR BEBAS
3
Sampaikan opini, saran, dan kritik Anda tentang berbagai kebijakan pemerintah, dan layanan publik seperti: PLN, PDAM, PT Pos, telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/paspor/sertifikat tanah, dll.
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I RABU, 7 JANUARI 2026 I 18 RAJAB 1447 H
PLN Bogor (0251) 8345400 Bendungan Katulampa (0251) 8334344 RS Hermina Bogor (0251) 8382525 RS Melania Bogor (0251) 8321196 Rs Pmi Bogor (0251) 8324080 RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000 RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298 Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547
RUMAH SAKIT DI BOGOR Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292 RS Azra (0251) 8318456 RS Hermina Mekarsari (021) 29232525 RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610 Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435 RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868 Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024 Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822 Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360 Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976 RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628 RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016 Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222 RSUD Ciawi (0251) 8240797 Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397 Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441 Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866 Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440 Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724 Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396 Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000 RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56 Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567 RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900 RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591 RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892 Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723 RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426 Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663 RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142 RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605 RSKIA Sawojajar (0251) 8324371
POLRES BOGOR 021-8750163 Polsek Jonggol Polsek Cileungsi Polsek Cariu Polsek Nanggung Polsek Babakan Madang Polsek Megamendung Polsek Klapanunggal Polsek Caringin Polsek Dramaga Polsek Tamansari
021-89931174 021-8230861 021-89961058 0251-8682769 021-87962777 0251-8248569 021-82492276 0251-8224417 0251-8624107 0251-8388164
Cantumkan nama dan alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor pelanggan (untuk layanan PDAM/PLN/PT Gas) dan lampirkan fotokopi KTP. Kirimkan ke Redaksi Radar Bogor, Gedung Graha Pena, Jl KHR Abdullah Bin Nuh No 30, Yasmin, Bogor.
Hanya artikel dengan ketentuan dan memenuhi syarat yang akan dimuat. Redaksi berhak mengedit isi tulisan tanpa mengurangi substansi. Redaksi tidak bertanggung jawab atas dampak langsung maupun tidak, pascapemuatan tulisan. Terima kasih.
pintu bagi eksploitasi. Lumpur yang diklaim memiliki nilai ekonomi tersebut bisa jadi dikelola tanpa memerhatikan kelestarian lingkungan jangka panjang, hanya demi mengejar
RADAR BOGOR
KIRIMKAN KE:
Ironi Lumpur Bencana BENCANA alam yang melanda wilayah Aceh dan sekelilingnya menyisakan duka mendalam bagi masyarakat. Namun, di tengah hamparan lumpur yang menimbun pemukiman dan sumber penghidupan warga, muncul sebuah wacana yang cukup mengejutkan. Diungkapkan Presiden Prabowo Subianto bahwa endapan lumpur akibat bencana alam banjir bandang dan longsor di Aceh menarik minat sejumlah pihak swasta untuk dimanfaatkan. Swasta yang berminat dipersilakan sehingga hasilnya bisa untuk pemasukan daerah. Langkah pemerintah yang menyambut baik ketertarikan swasta ini sejatinya menyingkap watak kapitalistik dalam birokrasi kita. Alih-alih memandang penanganan pascabencana sebagai kewajiban mutlak negara, pemerintah justru terlihat berusaha melempar tanggung jawab (lepas tangan) dengan dalih kerja sama ekonomi. Kebijakan ini mencerminkan salah prioritas. Fokus utama negara saat ini seharusnya adalah memastikan bantuan pokok bangan, sandang, papan, dan pemulihan psikologis, sampai ke tangan korban tanpa celah. Menghitung nilai ekonomi dari material sisa bencana di saat rakyat masih bersimbah peluh dan air mata adalah bentuk pragmatisme yang tidak etis. Tanpa regulasi yang ketat dan jelas, pelibatan swasta dalam pengelolaan sisa bencana hanya akan membuka
RADAR_BOGOR
Radar Bogor juga memberi kesempatan kepada para tenaga pengajar/guru/dosen yang ingin menulis opini untuk pengembangan profesi. Juga kepada para mahasiswa yang ingin menulis opini tentang suatu topik, sebagai bentuk sikap kritis untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di era sekarang.
Informasi lebih lanjut, hubungi
margin keuntungan semata.
0852 9960 0773
Muhammad Alfatih muhammadalfatihcjr2007 @gmail.com
Keselamatan Rakyat Masih Jadi Taruhan PASCA bencana di Sumatera, keselamatan rakyat masih menjadi perhatian utama. Berdasarkan data BNPB, Sumatra menjadi wilayah dengan jumlah bencana alam tertinggi di Indonesia pada 2024, dengan total 367 kejadian bencana. Bencana tersebut meliputi banjir, tanah longsor, gelombang abrasi, cuaca ekstrem, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, dan letusan gunung api . Banjir bandang menjadi salah satu bencana yang paling berdampak pada masyarakat. Pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) menekankan bahwa banjir bandang bukan hanya fenomena alam, tetapi juga masalah tata kelola lingkungan dan kesiapsiagaan masyarakat. Faktor-faktor seperti perubahan tata guna lahan, deforestasi, dan sistem drainase yang kurang terawat memperburuk kondisi. Dampak dari bencana ini sangat signifikan, termasuk: kerusakan infrastruktur ditandai dengan ribuan rumah terdampak, jalanjalan utama terputus, dan fasilitas publik rusak, gangguan aktivitas ekonomi, kehilangan harta benda, serta hangguan Kesehatan. Untuk mengurangi risiko bencana, beberapa langkah mitigasi dapat dilakukan, seperti rehabilitasi hutan dan vegetasi,menanam kembali pohon di hulu sungai untuk menahan limpasan air. Kemudian peningkatan sistem drainase memperbaiki saluran air, normalisasi sungai, dan membersihkan sedimentasi. Selanjutnya pemetaan wilayah rawan bencana menginformasikan masyarakat tentang zona aman
dan zona bahaya. Ditambah upaya sosialisasi dan edukasi, mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan dan
respon bencana. Moondiroh Bogor Utara
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Syariah Indonesia, Tbk Area Retail Collection, Restructuring & Recovery (ACR) Jakarta Fatmawati akan melakukan lelang eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor, dengan jenis penawaran lelang tanpa kehadiran peserta melalui Aplikasi Lelang (Open Bidding), terhadap aset jaminan debitur atas nama MOCHAMAD RIDWAN sebagai berikut: VDWX ELGDQJ WDQDK EHULNXW EDQJXQDQ GDQ VHJDOD VHVXDWX GL DWDVQ\D VHVXDL 6HUWL¿NDW +DN *XQD %DQJXQDQ 6+*% 1R &LOHQGHN %DUDW WDQJJDO -XQL GDQ EHUDNKLUQ\D KDN WDQJJDO 0DUHW /XDV P WLJD SXOXK GXD PHWHU SHUVHJL DWDV QDPD 7XDQ 02&+$0$' 5,':$1 WHUOHWDN GL %ORN 6 (6 VHWHPSDW GLNHQDO GHQJDQ .RPSOHN 5XNR %RJRU &HQWHU 3RLQW %ORN 6 (6 1R .HOXUDKDQ &LOHQGHN %DUDW .HFDPDWDQ %RJRU %DUDW .RWD %RJRU 3URYLQVL -DZD %DUDW Harga Limit Rp. 862.200.000,- Uang Jaminan Rp. 86.220.000,Keterangan : - Nominal Setoran Jaminan yang disetorkan ke Rekening Virtual Account ( VA ) harus sama dengan nominal Setoran jaminan yang disyaratkan dalam pengumuman lelang ini, dan disetor sekaligus (bukan dicicil). - Setoran jaminan harus sudah efektif diterima oleh Kantor KPKNL Bogor paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Lelang. - Peserta Lelang yang ditunjuk sebagai pemenang wajib melunasi pembayaran harga pokok lelang ditambah bea lelang SHPEHOL VHEHVDU SDOLQJ ODPEDW OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ DSDELOD WLGDN GLOXQDVL PDND SDGD KDUL NHUMD EHULNXWQ\D SHPHQDQJ OHODQJ GLQ\DWDNDQ :DQSUHVWDVL GDQ XDQJ MDPLQDQ VHOXUXKQ\D DNDQ GLVHWRU NH .DV 1HJDUD 3HPHQDQJ /HODQJ DNDQ GLNHQDNDQ ELD\D 3DMDN 3HUWDPEDKDQ 1LODL 331 VHEHVDU GDUL QLODL OHODQJ \DQJ WHUEHQWXN VHVXDL 3HUDWXUDQ 0HQWHUL .HXDQJDQ 30. 5HSXEOLN ,QGRQHVLD QRPRU WDKXQ 6HJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH 3(5%$1.$1 PHQMDGL EHEDQ 3HVHUWD /HODQJ WHUPDVXN ELODPDQD DGD WXQJJDNDQ 3$0 3%% 3/1 GDQ 7HOHSRQ VHKXEXQJDQ GHQJDQ 3URSHUWL \DQJ GLPHQDQJNDQ VHOXUXKQ\D PHQMDGL tanggung jawab Pemenang Lelang - Calon peserta Lelang dapat melihat objek yang akan dilelang sejak diterbitkannya pengumuman lelang Persyaratan lelang : 0HPLOLNL $NXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH lelang.go.id, syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website tersebut. 2EMHN OHODQJ GLMXDO GHQJDQ NHWHQWXDQ GDQ NRQGLVL DSD DGDQ\D DV LV VHKLQJJD DSDELOD NDUHQD VHVXDWX KDO WHUMDGL JXJDWDQ WXQWXWDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ SHODNVDQDDQ OHODQJ WHUKDGDS REMHN OHODQJ WHUVHEXW GLDWDV SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GLSHUNHQDQNDQ XQWXN PHODNXNDQ WXQWXWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ NHSDGD .3.1/ Bogor dan PT. Bank Syariah Indonesia, Tbk Area Retail Collection, Restructuring & Recovery Jakarta Fatmawati. ,QIRUPDVL GDSDW PHQJKXEXQJL 37 %DQN 6\DULDK ,QGRQHVLD 7EN $UHD 5HWDLO &ROOHFWLRQ 5HVWUXFWXULQJ 5HFRYHU\ -DNDUWD )DWPDZDWL -O 56 )DWPDZDWL 5D\D 1R *DQGDULD 8WDUD .HED\RUDQ %DUX -DNDUWD 6HODWDQ 7OS SDGD KDUL MDP NHUMD DWDX .3.1/ %RJRU 7OS Pelaksanaan Lelang : Hari Tanggal :DNWX 3HQDZDUDQ %DWDV $NKLU :DNWX 3HQDZDUDQ $ODPDW 'RPDLQ Tempat Lelang
: : : : : :
Penetapan Pemenang
:
Kamis -DQXDUL Sejak tayang pada aplikasi lelang s.d. batas akhir penawaran -DQXDUL 3XNXO :,% VHVXDL ZDNWX VHUYHU lelang.go.id .3.1/ %RJRU -O 9HWHUDQ 1R .RWD %RJRU 5XDQJ ( $XFWLRQ Setelah batas akhir penawaran -DNDUWD -DQXDUL
KPKNL BOGOR
TERUSAN
4
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I RABU, 7 JANUARI 2026 I 18 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Berhari-hari di Atas Gelondongan Hal itulah yang disaksikan secara langsung para relawan SalamAid saat bergerak ke perkampungan di Aceh. Mereka menyaksikan secara dekat dampak dahsyat banjir bandang
yang melanda wilayah tersebut. Koordinator Lapangan SalamAid di Aceh, Muhammad Musa, mengungkapkan pengalamannya saat pertama kali tiba di lokasi bencana. Ia mengatakan, gelondongan kayu
yang kini terlihat kokoh dan tidak bergerak menyimpan cerita mengerikan saat banjir bandang menerjang permukiman warga. “Kayu-kayu ini sekarang memang sudah solid, tidak ke mana-mana. Tapi yang membuat
Rendang dari Bogor Siap Meluncur Mereka menamai gerakannya yakni Rendang dari Bogor untuk Aceh dan Sumatera. Sebanyak 40 relawan yang dilibatkan untuk memasak. Mayoritas adalah wali murid Sekolah Alam Bogor. Direktur SalamAid, Luthfi Kurnia mengatakan proses memasak berlangsung selama tiga hari. Pada Sabtu, 10 Januari mendatang hasil masakan akan langsung dikirimkan. “Targetnya sih (memasak rendang) hampir satu ton. Tapi karena ini bertahap, kami baru bisa masak 250 kilogram untuk sekitar 6.250 pack. Insyallah akan dikirim tanggal 10 (Januari) nanti,” jelas Luthfi kepada Radar Bogor, Selasa (6/1). Luthfi menjelaskan, gerakan ini merupakan bagian dari pengembangan aksi kemanusiaan sebelumnya. Tujuanya untuk memenuhi pasokan gizi korban bencana. “Salah satu permasalahan di lokasi bencana adalah tidak cukup tersedianya makanan dengan gizi tinggi. Sehingga program ini salah satu intervensinya,” ucapnya. Rendang sendiri sengaja dipilih sebagai menu masakan utama. Sebab, makanan ini sudah menjadi ciri khas masyarakat di pulau Sumatera maupun Aceh. “Jadi, lidahnya sudah sesuai dengan mereka, termasuk rasanya. Harapannya, nilai gizinya tinggi dan sesuai dengan budaya lokal di sana,” papar Luthfi lagi. Luthfi menggaransi, rendang yang saat ini tengah diracik mampu bertahan hingga tiga bulan. Oleh karena itu, kualitasnya akan terus terjaga hingga dikonsumsi oleh penerimanya. “Ibu-ibu yang masak punya kemampuan untuk memsak rendang yang baik dan insyallah
ini kuat dalam tiga bulan ke depan. Insyallah aman,” tekan Luthfi. Koordinator Masak, Karmela Eka Putri bersyukur telah dilibatkan dalam gerakan kemanusiaan tersebut. Baginya, ini jadi bukti pengabdian untuk bangsa. “Kami bersama ibu-ibu yang lain memang sudah diskusi banyak kira-kira apa yang bisa dibantu. Begitu ada gerakan ini mangkannya kami menyambut baik,” bangganya. TANTANGAN UNTUK RELAWAN LAPANGAN Realitas yang menyesakkan dada memang sering dijumpai para relawan di daerah-daerah bekas bencana banjir bandang. Misal, di Aceh Tamiang, aktivitas ekonomi sempat lumpuh sehingga harga kebutuhan pokok melonjak dan sulit dijangkau oleh warga maupun relawan. “Daerah ini (Aceh Tamiang) sempat seperti kota mati dan sampai sekarang belum benarbenar pulih. Harga-harga masih mahal. Cabai saja bisa dua kali lipat dari harga normal, belum lagi sayur dan kebutuhan pemenuhan gizi warga,” ujar Koordinator Lapangan SalamAid di Aceh, Muhammad Musa. Menurutnya, kondisi tersebut turut berdampak pada operasional dapur umum. Kenaikan harga bahan pangan membuat biaya penyediaan makanan bagi pengungsi meningkat signifikan, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi relawan di lapangan. Tak hanya persoalan harga, keterbatasan akses distribusi juga menjadi kendala serius. Jika suatu barang tidak tersedia di Aceh Tamiang, relawan harus mencarinya ke daerah lain seperti Kota Langsa. Namun, ketersediaan barang di wilayah
tersebut juga terbatas, sehingga alternatif terdekat harus ke Medan dengan jarak dan waktu tempuh yang tidak singkat. Musa mencontohkan kebutuhan spesifik warga yang sulit dipenuhi, seperti kacamata plus bagi lansia. Salah seorang warga kehilangan kacamatanya akibat banjir dan membutuhkan kacamata dengan ukuran khusus. “Kacamata plus 12 itu sulit dicari. Harus ke Medan dan masih harus antre. Hal-hal teknis seperti ini sering luput, tapi sangat dibutuhkan warga,” jelasnya. Selain logistik, faktor keamanan juga menjadi perhatian utama. Sejumlah wilayah terdampak masih terisolasi dan memiliki risiko tinggi, terutama saat relawan harus melintasi sungai atau daerah yang belum sepenuhnya aman. “Warga juga mengingatkan kalau di sungai masih ada buaya. Itu tentu berisiko bagi relawan,” ungkapnya. Untuk meminimalkan risiko, SalamAid menerapkan standar keselamatan yang ketat. Setiap relawan dibekali alat pelindung diri (APD) seperti pelampung dan helm keselamatan, terutama saat harus menggunakan perahu atau melintasi wilayah rawan. “Kami selalu menyiapkan APD. Relawan tidak diperbolehkan menyeberang atau bergerak di area berisiko tanpa perlengkapan keselamatan, karena kita tidak tahu potensi kecelakaan di lapangan,” tegasnya. Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, SalamAid memastikan komitmennya untuk terus mendampingi warga hingga kondisi benar-benar pulih. Bagi para relawan, keterbatasan bukan menjadi alasan untuk berhenti, melainkan dorongan untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. (bay/cr1/c)
kami selalu merinding dan sedih, ternyata awalnya kayu-kayu itu datang dari arah hulu, lalu berbalik karena berada di tikungan sungai, dan akhirnya menghantam permukiman warga,” ceritanya ke Radar Bogor. Ia menjelaskan, kontur sungai yang berbelok tajam menyebabkan arus air membawa material kayu besar langsung menjorok ke pemukiman. Akibatnya, banyak rumah warga tersapu banjir. Sebagian bangunan hilang tanpa sisa, ada yang tersisa separuh, dan hanya sedikit yang masih berdiri. “Beberapa rumah benar-benar hilang, ada yang tinggal setengah. Bahkan ada musala yang menurut penuturan warga justru menjadi pelindung bagi rumahrumah di sekitarnya. Secara emosional, itu sangat menyentuh,” katanya. Kondisi paling memilukan adalah saat warga harus memilih bertahan hidup di atas pohon dan gelondongan kayu selama berhari-hari. Pilihan itu diambil karena mereka menilai posisi tersebut lebih aman dibandingkan berada di atas rumah yang sewaktu-waktu bisa hanyut terseret arus. “Warga lebih memilih berada di atas kayu karena dianggap lebih kokoh. Kalau di atas rumah, mereka khawatir rumahnya ikut terseret. Ada warga yang sampai dua hingga tiga hari bertahan di atas pohon,” ungkapnya. Menurut Musa, situasi tersebut sulit dibayangkan, terlebih harus dijalani dalam kondisi serba terbatas dan penuh ketakutan. Minimnya akses bantuan di awal bencana semakin memperparah keadaan warga. “Membayangkannya saja sudah berat, apalagi mereka yang mengalaminya langsung. Ini bukan hanya soal kehilangan rumah, tapi juga trauma mendalam yang dirasakan warga,” lirihnya. Untuk itu, ia menyoroti pentingnya manajemen risiko bencana yang terstruktur dan berkelanjutan pascabencana banjir bandang. Bencana tersebut menjadi pengingat bahwa kekayaan alam Indonesia harus diimbangi dengan keseriusan dalam pengelolaan lingkungan dan mitigasi bencana. Musa mengatakan, banjir bandang yang terjadi bukan hanya persoalan curah hujan tinggi, tetapi juga berkaitan erat dengan kondisi topografi wilayah dan dampak lingkungan yang belum ditangani secara serius. “Ini jadi pelajaran buat kita semua, baik daerah kecil maupun kota besar, tentang pentingnya menseriusi topografi wilayah dan analisis dampak lingkungan,” tegasnya. Menurutnya, sektor pemerintahan memiliki peran
M RIFKI FAUZAN/RADAR BOGOR
Suasana haru pun tak terelakkan ketika ia memberikan salam perpisahan kepada seluruh personel. Para pasukan juga turut memberikan taburan bunga kepada Eko. Selama hampir satu tahun menakhodadi kepolisian Kota Bogor, Eko diniai berhasil mencatatkan sejumlah prestasi. Salah satunya, pelayanan prima tahun 2026. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semuanya, yang sudah membantu saya menakhodai Polresta ini. Sehingga ada banyak capaian yang diraih,” jelas Eko. Ia menegaskan, penghargaan
Komisaris Utama: Maesa Samola Komisaris: Suhendro Boroma CEO: Nihrawati AS
yang diraih bukanlah hasil kerja individu, melainkan kolaborasi seluruh anggota. Ia berharap semangat dan kinerja yang sudah terbangun dapat terus dijaga. Eko juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel. Ia mengakui sebagai manusia biasa tentu memiliki keterbatasan selama berinteraksi dan bertugas. “Saya juga menitipkan 'adik kandung' saya (Kombes Pol Rio) agar dibantu sebagaimana rekan-rekan telah membantu saya. Bahkan kalau bisa lebih,” tuturnya. Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, menyampaikan
apresiasi atas dedikasi dan legacy yang ditinggalkan pendahulunya. Rio menilai berbagai pembangunan dan capaian kinerja menjadi fondasi penting untuk melanjutkan pelayanan kepada masyarakat. Personel kepolisian diminta untuk bisa saling mendukung dan bekerja sama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Bogor. Program-program positif digaransi akan terus dilanjutkan. “Pembangunan dan capaian yang ada, termasuk di SPPG dan gedung 110, adalah warisan yang harus kita jaga bersama untuk masyarakat Kota Bogor,” pungkas Rio. (bay/c)
utama dalam memastikan setiap wilayah memiliki perencanaan mitigasi bencana yang matang. Sebab, tanpa keterlibatan aktif pemerintah, upaya pengelolaan risiko bencana sulit berjalan maksimal. “Kalau bukan pemerintah, siapa lagi yang mengurus itu. Semua wilayah di Indonesia harus diseriusi, karena kita kaya akan alam, tapi juga kaya akan bencana,” katanya. Musa berharap ke depan Indonesia memiliki sistem manajemen risiko bencana yang benar-benar terstruktur dan dapat diterapkan secara menyeluruh di setiap daerah, bukan hanya saat bencana terjadi, tetapi juga sebelum dan sesudahnya. Selain peran pemerintah, ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat, relawan, dan para dermawan dalam penanganan bencana. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar dampak bencana tidak berkembang menjadi krisis sosial. “Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri. Ada relawan, ada lembaga kemanusiaan, ada donatur, dan ada inisiatif baik dari warga Indonesia,” ucapnya. Ia menilai, semangat gotong royong masih sangat kuat di tengah masyarakat. Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang tergerak membantu saat fase tanggap darurat berlangsung. “Gerakan warga bantu warga perlu terus dijaga. Gotong royong ini bukan hanya soal bencana, tapi soal kehidupan kita bersama,” tambahnya. Bahkan, Musa mengusulkan agar nilai gotong royong dan solidaritas sosial dapat ditanamkan sejak dini melalui pendidikan formal. “Mungkin ini bisa masuk kurikulum sekolah, karena kenyataannya kita tidak bisa hidup tanpa orang lain,” tuturnya. Musa juga mengungkapkan ungkapan haru warga terdampak yang berulang kali
disampaikan kepada para relawan. Tanpa bantuan relawan dan masyarakat dari daerah lain, warga mengaku kesulitan bertahan hidup pascabencana. “Mereka bilang, kalau tidak ada relawan dan saudarasaudara dari luar daerah, kami bisa mati kelaparan. Ini yang harus kita renungkan bersama,” katanya. Menurutnya, dampak bencana alam yang tidak tertangani dengan baik berpotensi memicu persoalan sosial baru. Karena itu, keseriusan dalam mitigasi bencana menjadi kebutuhan mendesak bagi seluruh pihak. KEDAI ”BOGOR” HIDUP KEMBALI Di sudut Kecamatan Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang, berdiri sebuah kedai kopi sederhana dengan nama Kedai Kopi Bogor. Kedai tersebut dikelola oleh Muhammad Noor (51), yang menyimpan kisah panjang tentang orang tuanya dan keteguhan bertahan di tengah bencana. “Ibu saya orang Bogor. Bapak orang Langsa. Dulu jualan kaki lima, jual kerang rebus,” tutur Noor saat ditemui Radar Bogor, Selasa (6/1). Kisah itu bermula ketika sang ibu merantau dari Bogor ke Aceh. Saat itu, keduanya belum saling mengenal. Pertemuan terjadi secara sederhana, di tengah aktivitas sang ayah yang berjualan kerang rebus sebagai pedagang kaki lima. Dari perkenalan singkat itu, tumbuh hubungan yang kemudian berujung pada pernikahan. Setelah menikah, sang ibu memilih meninggalkan Bogor dan ikut menetap bersama suaminya di Aceh Tamiang, kehidupan awal mereka jauh dari kata mapan. Keduanya sama-sama menjalani hari sebagai pedagang kaki lima, berpindah-pindah, bertahan dengan penghasilan seadanya.
”Akhirnya memutuskan beli ruko, lalu jualan di sini,” ujar Noor. Dari ruko kecil itulah Kedai Kopi Bogor lahir. Nama Bogor dipilih sebagai penanda asal sang ibu, sekaligus pengikat kenangan akan kampung halaman yang jauh di Pulau Jawa. Sang ibu, sosok sentral di balik berdirinya kedai, kemudian meninggal dunia. Sejak saat itu, tongkat estafet usaha keluarga jatuh ke tangan Muhammad Noor. Ujian terbesar datang beberapa waktu lalu, ketika banjir bandang melanda Aceh Tamiang dan sejumlah wilayah di Sumatera. Kedai Kopi Bogor tak luput dari terjangan air bah. Bangunan kedai terendam banjir hingga setinggi sekitar tiga meter, merusak perabot, perlengkapan usaha, dan meninggalkan puing-puing lumpur tebal. Lebih dari sebulan, kedai itu terdiam. Noor harus membersihkan sisa-sisa banjir sedikit demi sedikit, sambil menghadapi kenyataan pahit, usaha berhenti, penghasilan terputus, dan tabungan terus menipis. “Baru jualan lagi sekitar sepuluh hari ini. Hampir setengah bulan lebih duit kita nggak ada, nggak ada yang ngasih, tabungan menipis terus. Ya cuma usaha ini harapannya,” ucapnya pelan. Hari-hari pascabanjir dijalani dengan penuh keterbatasan. Aktivitas ekonomi belum sepenuhnya pulih, pelanggan belum seramai dulu, namun Noor memilih bertahan. Ia membuka kembali Kedai Kopi Bogor dengan kondisi seadanya, menata ulang bangunan yang sempat porak-poranda. Bagi Noor, kedai ini bukan sekadar tempat mencari nafkah. Kedai Kopi Bogor adalah peninggalan ibu, simbol perjuangan orang tua, dan pengikat kisah keluarga lintas daerah yang tak ingin ia biarkan hilang ditelan bencana.(cr1/c)
Cabor Ikut Jejak Kakak, Nyaris Kandas di Tengah Pelatnas
PELEPASAN: Kombes Pol Eko Prasetyo menjalani prosesi pelepasan dari jabatannya sebagai Kapolresta Bogor Kota, Selasa (6/1).
Selamat Bertugas, Pak Eko Selamat Datang, Bang Rio
HENDI NOVIAN/RADAR BOGOR
BARU BEROPERASI: Salah satu kedai yang baru kembali beroperasi di Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang usai sebulan pascabencana. Masyarakat akhirnya kembali membuka usahanya demi menghidupkan perekonomian.
kehilangan kepastian, termasuk soal penghasilan sebagai atlet. “Sempat ngerasa, kayaknya enggak bisa nih buat masuk SEA Games. Hampir mau nyerah juga,” ungkap Ikbal kepada Radar Bogor, Selasa (6/1). Kondisi itu terjadi saat ia mengikuti seleksi cabang kano pada awal tahun. Ikbal memulai latihan sejak Januari, namun gagal menembus tim kano. Situasi tersebut membuat mentalnya goyah. Di saat bersamaan, ia harus memikirkan masa depan, sementara statusnya di Pelatnas belum jelas. Dukungan pelatih dan orang tua menjadi titik balik. Ikbal kembali mencoba peruntungan dengan mengikuti seleksi cabang dragon boat atau traditional boat race (TBR). Keputusan itu menjadi awal kebangkitannya. “Pelatih dan orang tua terus bilang, ‘bisa, kamu bisa’. Akhirnya saya coba lagi seleksi
dragon boat, dan alhamdulillah masuk,” ujarnya. Kepercayaan itu berbuah manis. Ikbal terpilih memperkuat tim nasional dragon boat Indonesia di SEA Games Thailand 2025. Pada keikutsertaan pertamanya di ajang tersebut, ia langsung turun di tiga nomor dan seluruhnya berakhir dengan medali emas. Ikbal menyumbang emas pada nomor Open Men 12 Crew jarak 200 meter dan 500 meter, serta nomor Mix 22 Crew jarak 500 meter. Ia tampil satu tim bersama sang kakak, Yuda Firmansyah, yang lebih dulu menjadi langganan medali di ajang internasional. “Bangga pasti (ikut ajang SEA Games). Ini SEA Games pertama, tapi langsung dapat juara. Senang saja rasanya,” kata Ikbal singkat. Di usia 21 tahun, Ikbal terbilang pendatang baru di level elite. Ia mulai mengenal olahraga dayung pada 2018, mengikuti jejak sang kakak.
Debut kompetisinya dimulai dari Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), turun di nomor kano dua orang. Perlahan, prestasinya menanjak. Ikbal menembus berbagai kejuaraan nasional hingga internasional. Ia tercatat meraih enam medali emas dan satu perunggu pada PON Aceh– Sumatera Utara, serta meraih satu emas dan satu perunggu pada Kejuaraan Dunia Dragon Boat di Cina pada 2024. Masuk Pelatnas sejak 2023, Ikbal kini berlatih di kawasan Danau Jatiluhur, Purwakarta, sembari tetap tercatat sebagai mahasiswa STKIP Pasundan Cimahi. Meski jadwal latihan padat, ia berupaya menyeimbangkan pendidikan dan karier olahraga. Menurut Ikbal, tantangan terbesar bagi atlet muda bukan hanya soal fisik, tetapi mental bertanding dan ketahanan menghadapi tekanan seleksi. Pengalaman hampir tersingkir
di Pelatnas menjadi pelajaran berharga yang membentuk mentalnya hingga kini. “Sekarang dayung bukan cuma hobi, tapi sudah jadi profesi,” ujarnya. Di SEA Games Thailand, Ikbal menyebut Thailand menjadi lawan terberat. Namun, tim Indonesia mampu unggul berkat daya tahan fisik dan akselerasi di fase akhir lomba. “Mereka biasanya ngegas di awal. Kita lebih kuat di akhir,” katanya. Ke depan, Ikbal masih akan menjalani seleksi untuk sejumlah kejuaraan internasional, termasuk Asian Beach Games yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang. Ia menegaskan komitmennya untuk terus bertahan di olahraga dayung. Bagi Ikballana Ikhsan, hampir menyerah di Pelatnas justru menjadi titik awal pembuktian. Dari keraguan hingga podium tertinggi SEA Games, perjalanan debutnya menjadi penanda lahirnya generasi baru atlet dayung asal Kota Bogor. (uma/c)
GM Bisnis: Erwin Sofian GM Digital dan Teknologi Informasi (IT): Benny Irawan Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi: Ricki Noor Rachman Koordinator Liputan: Dede Supriadi Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi Online: Lucky Lukman Nul Hakim Redaktur Pelaksana Online: Yosep Awaludin Redaktur Senior: Andi Ahmadi, Faturahman S Kanday, Muhammad Ridwan, Muh Afandi, Iqbal Muhammad Redaktur: Imam Rahmanto, Pipin Apriani, Alpin, Muhammad Ruri Ariatullah, Rani Puspitasari Sinaga, Reka Faturachman Sekretaris Redaksi: Jean Cloudia Reporter: Arif Al Fajar, Septi Nulawam Harahap, Fikri Rahmat Utama, Muhamad Rifki Fauzan, Abilly Muhamad, Muhammad Ali Fotografer: Sofyansyah, Hendi Novian Redaktur Konten/ Koordinator Medsos: Erika Nur Rizki S Konten Kreatif: Edfyra Amelia, Rissa Aliria Putri Editor Video: Muhammad Alife Shine, Muhammad Fadhel Wafi, Muhammad Ardika Gunawan, Ezar Rajaswara, Khaerul Nur, Muhammad Isa Ismatullah Videografer: Abdul Aziz, Muhamad Dzikri Ilman Syabani Pracetak: Zainal Arifin (Koordinator), Nursaid, Sarmadah, M. Chaidirali S. Umum dan Personalia: Rawin Surwintono, Mia Nelawati (Asist. Manager) Iklan: Untung Bachtiar (Manager) Pemasaran dan Sirkulasi: M Iksan Halil (Manager) Digital Marketing: Recia Debora S Konsultan Hukum: Andi Syarifuddin SH, MH Ombudsman: M. Choirul Shodiq, Rohman Budijanto Penerbit: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP: 651/SK/MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 Percetakan: PT Bogor Media Grafika (Jalan Siliwangi Kav.1/34 Komp. Puslitbang KOSTRAD Desa Cijujung Kandang Roda Bogor Telp: 0251 8655965) Alamat: Graha Pena Radar Bogor, Jl KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Taman Yasmin Bogor 16113. Telepon Redaksi: 0251-7544005 (hunting), Fax:2517544008. Telepon Iklan: 0251-7544001-002, Fax: 0251-7544009. Telepon Pemasaran: 0251-7544003. Perwakilan Jakarta: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, Telepon/Fax: 021-53699624. Homepage: http//www.radarbogor.id Email: redaksi@ radar-bogor.com. Wartawan Radar Bogor dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.
Wartawan Radar Bogor dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.
rabu
7 januari 2026 18 rajab 1447 H
(ILUSTRASI-PEMKOT DEPOK)
PELAYANAN KESEHATAN: Pelayanan kesehatan yang berlangsung di Puskesmas Beji, Kota Depok, belum lama ini.
UHC Diganti Skema Baru Program berobat gratis menggunakan KTP atau Universal Health Coverage (UHC), secara resmi dihentikan oleh pemkot Depok pada tahun ini. Ada skema baru sebagai pengganti. Pemerintah menetapkan skema baru dalam program yang kini dilabeli UHC cut off. Jika sebelumnya UHC menampung penerima manfaat dari semua kalangan, kini Pemkot Depok menetapkan bahwa penerima manfaat pada program itu hanya menjangkau warga kurang mampu atau desil 1-5 di Depok. UHC DIGANTI...Baca Hal 6
Usut Tuntas Penganiayaan Dalam Mobil Box Kami pastikan penanganan perkara ini berjalan sesuai prosedur. Setiap perkembangan akan kami sampaikan secara bertanggung jawab,” Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi
DEPOK–Polres Metro Depok menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penanganan kasus kematian pria berinisial WA (24), yang diduga menjadi korban penganiayaan di wilayah Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok beberapa waktu lalu. Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengatakan jika proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Made memastikan pihaknya akan memproses kasus tersebut hingga tuntas. Polisi akan memanggil saksi-saksi di lokasi kejadian.
(ILUSTRASI-FAJAR/RADAR BOGOR)
AWASI: Wali Kota Depok Supian Suri didampingi Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras bersama Forkompinda saat melakukan peninjauan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), belum lama ini.
USUT..Baca Hal 6
Polisi Awasi Bantuan RW
BERI KETERANGAN: Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi saat memberikan keterangan.
INDEKS
DEPOK–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bersiap menjalankan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Salah satunya adalah kebijakan pembangunan berbasis lingkungan dengan menggulirkan dana sebesar Rp300 juta untuk setiap Rukun Warga (RW) mulai tahun ini. Kapolres Metro Depok, Kombes
pol Abdul Waras, meminta agar Pemkot Depok dan para ketua RW untuk berhati-hati terhadap pengelolaan anggaran negara. “Ini (satu RW Rp300 juta) merupakan program yang baik dari pemkot, bersifat bottom up. Kami minta agar digunakan sesuai aturan, jangan
POLISI..Baca Hal 6
DENTUMAN MISTERIUS TERDENGAR DI CIANJUR Baca Aglomerasi Hal 6
(FAJAR/RADAR BOGOR)
Aksi Kriminalitas Merajalela
RAWAN: Angkot menunggu calon penumpang di depan Stasiun Depok Lama (Stadela), belum lama ini.
DEPOK–Dua kasus kriminalitas berbeda terjadi di Kota Depok dalam waktu bersamaan. Hal ini membuat masyarakat harus lebih mawas diri. Kejadian pertama adalah pencurian sepeda motor berkedok korban tabrak lari di Pancoran Mas. Peristiwa itu terjadi Jumat (2/1) pukul 17.00 WIB. Mulanya, korban sedang mengantar temannya setelah bermain mini soccer ke Gang Pancoran, Ratujaya, Pancoran Mas.
AKASI..Baca Hal 6
(ILUSTRASI-FAJAR/RADAR BOGOR)
AGLOMERASI
6
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I RABU, 7 JANUARI 2026 I 18 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Dentuman Misterius Terdengar di Cianjur CIANJUR–Warga di kawasan Puncak Cianjur, terutama Kecamatan Cipanas dan Pacet, dibuat panik oleh dentuman keras misterius sekitar pukul 22.00 WIB, Senin (5/1), yang terdengar di sejumlah desa dan viral di media sosial. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur masih menelusuri asal suara tersebut dan mengimbau masyarakat tetap tenang serta
segera melapor jika menemui kejadian serupa. Dentuman keras itu terdengar di sejumlah wilayah dan sontak mengundang perhatian warga. Banyak di antaranya yang menceritakan kejadian tersebut melalui media sosial hingga viral, lantaran suara yang terdengar cukup kuat dan tidak diketahui sumbernya. Enur (37), warga Kampung Pasekon, Desa Cipanas, Keca-
matan Cipanas, mengaku ter ke jut dan panik saat mendengar suara dentuman tersebut. “Suaranya kaya ban pecah, tapi dentumannya cukup keras. Kejadiannya sekitar jam 10 malam lewat,” ujarnya, Selasa (6/1). Saat kejadian, Enur sedang berada di dalam rumah dan berkomunikasi melalui pesan singkat dengan anaknya yang
CIANJUR tengah bekerja di wilayah Cipanas. Anak Enur pun mengaku mendengar suara yang sama dan sempat merasa ketakutan. “Lagi duduk, chat-an sama anak. Anak saya juga dengar karena lagi kerja. Kalau kecelakaan rasanya nggak mungkin, masa kecelakaan di jalan raya
suaranya sampai kedengar ke kampung,” ucapnya. Enur mengaku suara dentuman tersebut membuatnya trauma karena mengingatkan pada peristiwa gempa bumi Cianjur yang terjadi tiga tahun lalu, yang juga diawali dengan suara dentuman serupa. Hal senada disampaikan Emma, warga Desa Ciloto, Kecamatan Pacet. Ia mengira suara tersebut berasal dari ban
pecah atau kecelakaan lalu lintas. “Nyangkanya ban pecah atau tabrakan karena saya di pinggir jalan. Tapi memang suaranya cukup keras, dan ternyata warga lain juga ramai-ramai dengar,” jelas Emma. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur hingga kini masih melakukan penelusuran untuk mengetahui
sumber serta titik asal dentuman yang menghebohkan warga tersebut. “BPBD Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat, khususnya di kawasan Puncak Cianjur, agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan. Serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi peristiwa mencurigakan atau serupa di kemudian hari,” tutupnya.(rbi)
tetap kami pastikan aman. Untuk keluarga desil 1–5, jika terjadi kondisi gawat darurat, cukup datang ke rumah sakit membawa KTP/NIK. Selama terdata di sistem, biaya pengobatan langsung dicover oleh Pemkot Depok melalui bansos. Jangan ragu, jangan takut. Bagi warga di luar desil tersebut yang sedang kesulitan, ground checking akan dilakukan oleh Dinas Sosial, dibantu Puskesos SLRT di setiap kelurahan agar pelayanan bisa cepat dan tepat. “Saya juga mengimbau warga yang masih menggunakan BPJS Mandiri untuk tetap disiplin membayar iuran. Gotong royong di bidang kesehatan adalah kebaikan bersama,” katanya. Kesehatan adalah hak dasar, maka tugas kami di DPRD
memastikan tak satu pun warga Depok tertinggal dalam perlindungan. “Mari jaga kesehatan, tetap produktif, dan biasakan hidup sehat. Karena negara harus hadir, terutama saat rakyat paling membutuhkan,” ucapnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok . Chandra Rahmansyah, menanggapi masukan wakil rakyat terkait dihapusnya UHC. Menurutnya, hal itu bersifat konstruktif dan mewakili aspirasi banyak anggota dewan. “Aspirasi ini akan kami tampung dan kami jadikan bahan kajian secara komprehensif. Kebetulan juga Pak Sekda hadir, nanti akan kita bahas bersama,” katanya. Chandra memastikan, masukan yang disampaikan DPRD akan segera ditindaklanjuti dengan melibatkan perangkat daerah terkait.(faj/c)
UPDATE DEPOK
UHC Diganti Skema Baru Berdasarkan data terbaru, UHC cut off yang berjalan pada tahun ini hanya dapat menyasar 400 ribu penerima manfaat. Jumlah tersebut didapat
berdasarkan pendataan yang dilakukan sesuai dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) 2025. Anggota DPRD Jawa Barat, Farabi El Fouz menegaskan, UHC merupakan program
nasional yang keberhasilannya bergantung pada keseriusan pemerintah daerah. Meski bersifat kolaboratif namun penanggung jawab utama tetap berada di level peme rintah kota. “UHC
Polisi Awasi Bantuan RW sampai ada penyalahgunaan. Karena untuk meningkatkan fasilitas publik dan kesejahteraan masyarakat,” katanya kepada Radar Bogor, Selasa (6/1) kemarin. Ia pun mengatakan pengawasan ketat perlu dilakukan. Sehingga program tersebut berjalan dengan baik. Iapun menegaskan bersama dengan Kejaksaan negeri Depok juga Pemkot Depok akan mengawasi secara ketat program tersebut. Untuk diketahui, Pemkot Depok mengalokasikan anggaran sebesar Rp 300 juta untuk setiap RW, dengan total anggaran mencapai Rp 274 miliar.
Program ini disusun untuk memperkuat pembangunan berbasis kebutuhan lingkungan melalui pengaturan menu kegiatan yang bersifat mandatory dan pilihan. Adapun skema pengelolaan dananya, dari Lurah yang berperan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Terpisah, Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, program ini disiapkan agar dapat langsung menjawab persoalan lingkungan di tingkat RW secara lebih terukur dan tepat sasaran. Ia menegaskan alokasi dana Rp300 juta per RW harus dikelola dengan perencanaan yang matang agar manfaatnya dapat
dirasakan langsung oleh masyarakat. “Program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan warga dan mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kota Depok,” kata Supian. Supian menjelaskan, kunci keberhasilan program tersebut terletak pada kesiapan perencanaan dan kesesuaian penggunaan anggaran dengan kebutuhan riil di masing-masing wilayah. “Untuk itu, Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Depok diminta mematangkan skema pelaksanaan sejak awal,” paparnya.(faj/c)
Aksi Kriminalitas Merajalela Sesampainya di Jalan Raya Dipo Ratujaya, pelaku berinisial RE (39) dibantu temannya U, berniat melakukan penipuan dengan modus mengatakan korban telah menabrak dan menyerempet motor adik pelaku tanpa tanggung jawab. “Sehingga pelaku mengajak korban kembali ke TKP yang telah disusun pelaku,” ujar Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, Selasa (6/1) kemarin. Pelaku pun mengambil alih motor korban. Pada saat pelaku sudah menaiki motor, korban sempat menahan pelaku. “Lalu terjadi tarik-menarik kendaraan dan pelaku terjatuh menabrak pagar rumah warga,” ucapnya. Warga sekitar lokasi pun membantu mengamankan pelaku. Saat ini pelaku sudah diserahkan ke Polres Metro Depok guna penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan U melarikan diri dan dalam pengejaran polisi. Made menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada perihal kejahatan dengan modus serupa. Jika membutuhkan bantuan kepolisian, bisa langsung menghubungi call center 110. Sementara di tempat lain, aksi pencopetan terjadi di dalam angkutan perkotaan (angkot), Selasa (6/1) kemarin. Korban pencopetan yang merupakan seorang wanita menaiki angkot D 02. Hal ini diketahui dalam video media sosial. Korban baru menyadari kehilangan dompet berisi uang tunai serta satu unit telepon seluler yang disimpan di dalam tas yang ia bawa. Setelah tak lama seorang penumpang yang tepat berada di sebelahnya turun. Korban yang baru sadar terlihat panik. Korban diduga menjadi sasaran pencopet yang memanfaatkan kondisi angkot yang ramai penumpang. Kapolsek Sukmajaya, AKP Rizky Firmansyah Tontowiputra dikonfirmasi hingga pihaknya belum menerima laporan perihal peristiwa pencopetan tersebut. “Belum ada laporan,” katanya.
Ia pun menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada akan kejahatan jalanan seperti aksi pencopetan dalam angkot. “Untuk masyarakat, khususnya perempuan, untuk tidak menggunakan perhiasan yang menyolok ataupun menggunakan gawai nya ditempat yang rawan terjadinya
pencopetan maupun perampasan,”ujarnya. Ia mengingatkan, kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap orang sekitar. “Selalu awasi orang sekitar dan lebih bisa menjaga barang bawaannya sehingga tidak memancing orang untuk melakukan tindakan kriminal,” tukasnya.(faj/b)
memang kolaboratif, melibatkan BPJS Kesehatan, DPRD, dan fasilitas layanan kesehatan. Tapi yang bertanggung jawab penuh terhadap pencapaiannya adalah pemerintah kota,” tegas Farabi. Farabi mengungkap, dari sisi provinsi, dukungan anggaran dan kebijakan telah disiapkan sesuai ketentuan. Karena itu, penghentian UHC dinilai bukan semata persoalan dukungan lintas pemerintahan, melainkan keputusan dan prioritas di tingkat daerah. “Pemerintah provinsi sudah menganggarkan sesuai prosedur. Kalau Pemkot Depok merasa ada kendala, pintu koordinasi dengan Pemprov dan DPRD Provinsi terbuka lebar,” ujarnya. Farabi menilai penerapan UHC Cut Off berpotensi menyisakan persoalan baru
di lapangan, terutama jika basis data kemiskinan tidak mutakhir atau tidak mencerminkan kondisi riil masyarakat. Dalam skema selektif tersebut, risiko warga kehilangan akses layanan kesehatan dinilai cukup besar. “Sebagai pelaksana, Pemkot Depok harus menjawab sejauh mana komitmennya terhadap kesehatan masyarakat. UHC itu membutuhkan kekuatan finansial dan keseriusan tingkat tinggi,” katanya. Adapun Ketua DPRD Kota Depok, Ade Firmansyah menegaskan satu hal, bahwa warga Depok, khususnya yang tidak mampu, tidak boleh kehilangan hak atas layanan kesehatan. Meski Pemkot Depok tahun 2026 ini tidak melanjutkan predikat Universal Health Coverage (UHC), jaminan kesehatan bagi warga miskin
Usut Tuntas Penganiayaan Dalam Mobil Box “Tentu kami dari polres akan melakukan panggilan dan pemeriksaan terhadap saksisaksi yang berada di TKP,” katanya kepada Radar Bogor, Selasa (6/1) kemarin. Sementara itu, tentang adanya aksi unjuk rasa oleh keluarga korban beberapa waktu lalu, Made mengatakan kepolisian mengakomodasi aspirasi yang disampaikan oleh pihak keluarga korban. “Iya, tentunya Polres Metro Depok melalui Kasat Reskrim
menyampaikan bahwa kasus ini terus kami kawal,” tuturnya. Made menambahkan, Polres Metro Depok memastikan seluruh proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara objektif, profesional, dan transparan. Kata dia, kepolisian juga berkomitmen untuk menyampaikan perkembangan kasus secara terbuka kepada publik sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. “Kami pastikan penanganan perkara ini berjalan sesuai prosedur. Setiap perkembangan akan
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI OBJEK HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Danamon Indonesia Tbk akan melaksanakan Lelang Eksekusi Objek Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor melalui jasa pra lelang PT. Balai Lelang Star dengan cara penawaran melalui internet/e-auction (tanpa kehadiran peserta) terhadap aset-aset jaminan debitur an. Dowan Pribadi berupa: Sebidang tanah seluas 136 m2 sesuai SHM No. 6567/Kencana berikut bangunan dan segala sesuatu yang melekat di atasnya terdaftar a/n. Tuan Dowan Pribadi, 28 April 1984, terletak di Perumahan Bukit Cimanggu City Blok KE 16 No. 01 (setempat dikenal dengan Perumahan Bukit Cimanggu City (d/h Bukit Cimanggu Villa), Cluster Pinewood Blok KE 16, No. 01)), Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Harga Limit Rp. 838.800.000,- ; Setoran Uang Jaminan Rp. 167.760.000,Keterangan: • Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. • Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang • Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Peserta Lelang diwajibkan melihat, mengetahui dan menyetujui aspek legal dari obyek yang dilelang dengan kondisi apa adanya (as is)*. Syarat lainnya akan ditentukan pada saat lelang. Informasi lebih lebih lanjut hubungi PT. Bank Danamon Indonesia Tbk Telp. (021) 29103000, PT. Balai Lelang Star Telp (021) 8313728, atau KPKNL Bogor Telp. (0251) 315453 Deskripsi Persyaratan Lelang: 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website / domain: lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas Deskripsi Pelaksanaan Lelang: 1. Cara Penawaran : Open Bidding (Menggunakan Aplikasi Lelang Internet) 2. Hari & Tanggal Pelaksanaan Lelang : Kamis, 22 Januari 2026 3. Waktu Penawaran : Sejak tayang pada aplikasi lelang s.d. batas akhir penawaran 4. Batas Akhir Penawaran : 22 Januari 2026, Pukul 10.05 WIB (sesuai waktu server) 5. Penetapan Pemenang : Setelah Batas Akhir Penawaran 6. Alamat Domain : lelang.go.id 7. Pelunasan Harga Lelang : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang, apabila tidak dilunasi maka penunjukkan sebagai pembeli dibatalkan dan uang jaminan disetorkan ke kas negara 8.Bea Lelang Pembeli : 2% dari harga lelang 9. Tempat Pelaksanaan Lelang : KPKNL Bogor, Jalan Veteran No. 45 Kota Bogor Ruang E - Auction Bogor, 07 Januari 2026 Ttd PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk
KPKNL BOGOR
kami sampaikan secara bertanggung jawab,” tukasnya. Diberitakan sebelumnya, Dua pria berinisial WA (24) dan DN (39) diduga jadi k o r b a n p e n ga n i aya n . Keduanya ditemukan dalam mobil box dengan kondisi alami luka parah. Peristiwa tersebut pertamakali
diketahui pada Jumat sekira pukul 04.30 WIB. Adapun TKP berada di Gang Swadaya Emas, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Polisi menyebut, salah satu korban berinisial WA dinyatakan meninggal dunia saat dilakukan perawat medis di RS brimob Klapadua Depok.(faj/b)
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk pengumuman pertama tanggal 23 Desember 2025, berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996, PT. BPR Artha Kurnia Raharja beralamat di Komplek Ruko Mayor Oking II Blok A No. 2 Cirimekar. Cibinong, Kab. Bogor, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Objek Hak Tanggungan sesuai Pasal 6 UU Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor, terhadap aset jaminan debitur atas nama Suratno sebagai berikut : B Sebidang tanah seluas 178 M2 berikut bangunan dan segala sesuatu yang berdiri/tertanam di atasnya, sesuai dengan Sertipikat Hak Milik No. 3489/Cipeucang atas nama Suratno, yang terletak di Griya Cipeucang Indah Blok D2 No. 9A RT 019 RW 009 Desa Cipeucang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Nilai Limit Rp. 591.000.000,- dan Uang Jaminan Lelang Rp. 59.100.000,Yang dilaksanakan pada: Hari/tanggal Waktu Penawaran Batas Akhir Penawaran Alamat Domain Tempat Lelang Penetapan Pemenang
: Kamis, 22 Januari 2026 : Sejak tayang pada aplikasi lelang s.d batas akhir penawaran : 22 Januari 2026, Pukul 11.05 WIB (sesuai waktu server) : lelang.go.id : Kantor Pelayanan Kantor Negara Lelang Bogor, Jl. Veteran No. 45, Kota Bogor : Setelah batas akhir penawaran
Syarat dan ketentuan Lelang 1. Cara Penawaran. Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang cara terbuka (open bidding) pada aplikasi lelang melalui internet dengan alamat domain lelang.go.id. Tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. 2. Pendaftaran Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada alamat domain di atas dengan merekam dan mengunggah softcopy KTP serta memasukkan data NPWP dan nomor rekening atas nama sendiri. Calon peserta lelang dapat ditolak sebagai peserta lelang apabila tidak mengunggah KTP atau KTP sudah tidak berlaku walaupun akun sudah aktif/valid. 3. Uang jaminan. a. Peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan lelang dengan ketentuan sebagai berikut : B >76+2 89738+6 A+81 .3</=9;5+8 2+;>< <+7+ ./81+8 >+81 4+738+8 A+81 .3<A+;+=5+8 :/84>+6 .+6+7 :/81>7>7+8 lelang ini, dan disetorkan sekaligus (bukan dicicil). B Setoran uang jaminan lelang HARUS sudah efektif diterima KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. b. Uang jaminan lelang disetorkan ke nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang. Nomor VA dapat dilihat pada menu status lelang di alamat domain masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan sesuai dokumen yang diberikan peserta. 4. Penawaran Lelang Penawaran harga lelang menggunakan password akun lelang. Penawaran lelang dimulai paling sedikit sama dengan nilai limit dan dapat dikirimkan berkali-kali hingga batas waktu penawaran. 5. Pelunasan Lelang Pemenang lelang harus melunasi harga pembelian dan bea lelang (2%) paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila wanprestasi atau tidak melunasi kewajiban pembayaran sesuai ketentuan di atas, uang jaminan akan disetorkan ke kas Negara. 6. Pemenang lelang dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 1,1% sesuai peraturan yang berlaku. 7. Pengenaan BPHTB atas perolehan tanah dan/atau bangunan mengacu pada UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Pemerintahan Daerah dimana objek lelang berada. 8. Objek lelang dalam kondisi apa adanya (as is) dengan segala kekurangan dan konsekuensi biaya, berikut segala permasalahan yang mungkin timbul di kemudian hari. Peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang dan bertanggung jawab atas barang yang dibeli. Foto dan spesifikasi teknis objek lelang dapat dilihat pada alamat domain di atas. 9. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan/penundaan lelang terhadap objek lelang di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Bogor dan PT Bank Perekonomian Rakyat Artha Kurnia Raharja. 10. Waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan lelang! Untuk informasi mengenai proses lelang, calon peserta dapat menghubungi KPKNL Bogor, alamat di Jl. Veteran No. 45, Bogor, Telp (0251) 8315453 atau Call Center DJKN di nomor (021) 500991. 11. Untuk informasi mengenai objek lelang, calon peserta dapat menghubungi Panitia Lelang di PT Bank Perekonomian Rakyat Artha Kurnia Raharja, Komplek Ruko Mayor Oking II Blok A No. 2 Cirimekar, Cibinong, Kab. Bogor Telp (021) 83716747 atau HP 08112757119 (Christina), 087871707224 (Ranti),.
Bogor, 07 Januari 2026 TTD PT. BPR Artha Kurnia Raharja KPKNL BOGOR
7
OLAHRAGA
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I RABU, 7 JANUARI 2026 I 18 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
DARREN FLETCHER
BURNLEY VS MANCHESTER UNITED
Debut Perdana Fletcher LANCASHIRE–Manchester United akan menghadapi Burnley di Stadion Turf Moor, Lancashire, Kamis (8/1) dini hari (live Vidio pukul 03.15 WIB). Usai mendepak Ruben Amorim, laga ini bakal menjadi debut pelatih interim Manchester United, Darren Fletcher. Tugas berat menanti Fletcher yang diharapkan bisa memperbaiki performa Manchester United. Dalam lima pertandingan di Liga Inggris 2025/2026, The Red Devils hanya mencatat 1 kemenangan dan lebih banyak bermain imbang yakni 3 kali. Lantas, mampukah Fletcher menandai debutnya sebagai pelatih interim Manchester United dengan kemenangan atau justru memperpanjang rekor buruk timnya? Di laga terakhir melawan Wolves, Manchester United harus bermain imbang 1-1 di Liga Inggris 2025/2026. Hasil itu menjadi salah alasan Amorim akhirnya dipecat Manchester United. Kini tugas berat berada di tangan Fletcher. Pelatih yang di awal musim ini ditunjuk menukangi tim muda Manchester United U18, kini memimpin tim senior. Meski berstatus pelatih sementara, dia diharapkan memberi dampak positif untuk The Red Devils. Pertandingan melawan Burnley di Stadion Turf Moor bakal menjadi ujian pertama Fletcher menangani tim utama Manchester United. Dia sendiri sempat mendampingi Erik ten Hag sebagai asisten pelatih selama 2 setengah musim. Sempat berhenti melatih usai Erik ten Hag dipecat Manchester United, Fletcher kembali ke Manchester United untuk melatih tim U18. Hasilnya di kompetisi usia muda Inggris pun tidak terlalu buruk. Fletcher membawa Manchester United U18 menempati peringkat 2 klasemen Wilayah Utara Liga Inggris U18 2025/2026
dengan torehan 8 kemenangan, 2 hasil imbang dan 4 kali kalah. Menghadapi Burnley yang berada di zona degradasi membuat peluang Manchester United meraih poin lebih besar. Meski begitu, mereka tetap wajib waspada karena di laga terakhir The Red Devils juga gagal menang atas Wolves yang berstatus tim juru kunci Liga Inggris 2025/2026. Manchester United juga masih belum diperkuat banyak pemain andalannya karena sejumlah alasan. Amad Diallo, Nousair Mazraoui dan Bryan Mbeumo absen karena membela negaranya di Piala Afrika 2026. Selain itu, ada Bruno Fernandes, Mason Mount, Kobbie Maino Matthijs de Ligt dan Harry Maguire yang mengalami cedera. Absennya 8 pemain tersebut membuat pilihan Darren Fletcher tidak banyak saat menghadapi Burnley. Kendati begitu, Manchester United tetap lebih diunggulkan dalam laga ini. Pasalnya, Burnley yang berada di peringkat 19 juga kehilangan banyak pemain andalannya. Total, ada 10 pemain Burnley yang absen di laga ini. Burnley sendiri baru tercatat meraih 3 kemenangan dalam 20 pertandingan Liga Inggris 2025/2026. Pada pertemuan pertama di Old Trafford, Manchester United menang dengan skor 3-2. Disamping itu, Burnley juga tidak pernah menang dalam 11 pertandingan terakhir dengan hanya meraih 2 hasil imbang. Terakhir kali mereka menang melawan Wolves dengan skor 3-2 pada 26 Oktober 2026. Situasi sulit yang sedang dialami Burnley membuat Darren Fletcher berpeluang membuat debut manis sebagai pelatih interim Manchester United. Namun, tidak menutup kemungkinan tim tuan rumah membuat kejutan pada tim tamu. (trt)
PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN BURNLEY (4-3-3) Dubravka; Walker, Ekdal, Esteve, Pires; Ugochukwu, Florentino, Laurent; Edwards, Broja, Anthony Pelatih: Scott Parker MANCHESTER UNITED (4-2-3-1) Lammens; Dalot, Heaven, Martinez, Shaw; Casemiro, Ugarte; Dorgu, Fernandes, Cunha; Sesko Pelatih adinterim: Darren Fletcher
5 PERTANDINGAN TERAKHIR BURNLEY 03/01/2026 Brighton 2-0 Burnley 31/12/2025 Burnley 1-3 Newcastle United 27/12/2025 Burnley 0-0 Everton 20/12/2025 Bournemouth 1-1 Burnley 14/12/2025 Burnley 2-3 Fulham
5 PERTANDINGAN TERAKHIR MANCHESTER UNITED 04/01/2026 Leeds United 1-1 Manchester United 31/12/2025 Manchester United 1-1 Wolverhampton 27/12/2025 Manchester United 1-0 Newcastle United 21/12/2025 Aston Villa 2-1 Manchester United 16/12/2025 Manchester United 4-4 Bournemout
(HUMAS KONI KOTA BOGOR)
APRESIASI: Ketua KONI Kota Bogor, Dedi Sumarna saat mengapresiasi cabor beladiri yang akan menjadi pendulang emas dalam Porprov Jabar 2026.
Cabor Bela Diri jadi Andalan BOGOR–Capaian prestasi untuk cabang olahraga beladiri di Kota Bogor memang sudah tidak diragukan, ini dibuktikan dari banyaknya para atlet beladiri dari berbagai cabor mewujudkan prestasi terbaiknya di berbagai multi event. Untuk itu, tidak heran jika saat ini KONI Kota Bogor sangat optimis bisa mencapai target 100 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jabar 2026. Tentunya, harapan besarnya ada pada raihan medali emas dari cabor
beladiri. Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna, mengungkapkan bahwa keyakinan ini didasari oleh lolosnya 55 cabang olahraga (cabor) melalui babak kualifikasi “Cabor beladiri seperti pencak silat, judo, dan taekwondo kembali menjadi tumpuan utama sebagai lumbung medali. Kekuatan kontingen semakin solid dengan hadirnya atlet internasional, Andika Dhanireksa, peraih emas SEA Games ini berkomitmen untuk kembali
menyumbangkan emas bagi Kota Hujan,” kata Dedi. Ia menjelaskan, target 100 emas ini didukung oleh 750 atlet dan pelatih yang sudah dipersiapkan matang. KONI melihat peluang besar di nomor-nomor unggulan. “Dari total 195 sub-cabor yang dipertandingkan di Bogor, Depok, dan Bekasi, Kota Bogor optimis mampu mendominasi klasemen papan atas,” pungkasnya.(rur)
(POSSI KOTA BOGOR)
PERSIAPAN: Tim selam Kota Bogor melakukan persiapan untuk hadapi Porprov Jawa Barat 2026.
Optimis Raih Dua Medali Emas BOGOR–Persiapan terus dilakukan tim selama Kota Bogor jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV/Jawa Barat pada 3-19 November 2026. Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Pengcab POSSI) Kota Bogor telah menetapkan program dalam pemusatan latihan cababg (pelatcab) jangka panjang. Melalui peningkatan pola latihan serta pertandingan pada try in maupun try out untuk pembinaan mental dan fisik para atlet. Pada Babak Kualifikasi (BK) Porprov Januari 2026 di Kolam UPI, Bandung belum lama ini, tim selam Kota Bogor berhasil meloloskan 15 atlet. Adapun Porprov Jabar 2026 akan berlangsung di Kota Bogor, Bekasi dan Depok. Kota Bekasi akan menjadi salah satu tuan rumah dengan 49 cabang olahraga (cabor).
Diikuti Kota Bogor sekitar 28 cabor dan Kota Depok dengan 14 cabor. Pembagian ini dilakukan untuk efisiensi anggaran dan optimalisasi venue yang sudah ada di masing masing daerah tanpa mengurangi standar pertandingan Ketua Pengcab POSSI Kota Bogor, Hadid Suherman, optimis bisa mendulang dua medali emas pada Porprov Jabar 2026 yang akan berlangsung di Bekasi untuk cabang olahraga (cabor) selam. “Kita sangat optimis ada beberapa atlet unggulan Kota Bogor yang bisa memberikan kontribusi emas dalam Porprov Jabar,” ujarnya, Selasa (6/1). Ia menjelaskan, pola latihan teknik, fisik dan mental juga menjadi prioritas yang akan ditingkatkan di awal 2026. ”Adapun nomor andalan ada pada 400 dan 800 meter surface putra 50 meter apnea OBA Putri,” tukasnya.(rur)
RADAR BOGOR I RABU, 7 JANUARI 2026 I 18 RAJAB 1447 H I HALAMAN 8
RADAR BOGOR TV
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
DPTR Mulai Berkantor di Mal
FOTO: DISKOMINFO FOR RADAR BOGOR
BUKA LAYANAN: Para pegawai Dinas Pertanahan dan Tata Ruang mulai merapikan berkas dan melayani warga di kantor baru mereka, Vivo Mall, dari Senin (5/1).
CIBINONG–Kantor Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) Kabupaten Bogor resmi beroperasi dan mulai memberikan pelayanan kepada masyarakat di Vivo Mall pada Senin (5/1). Peresmian operasional ini menjadi bagian dari penguatan tata kelola pertanahan dan penataan ruang di Kabupaten Bogor, seiring dengan target besar yang dicanangkan Bupati Bogor untuk menjadikan Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan capaian sertifikasi aset terbanyak se-Indonesia pada tahun 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, mengungkapkan bahwa Senin (5/1) menjadi momentum perdana bagi jajarannya dalam melaksanakan tugas dan pelayanan langsung kepada masyarakat di lokasi pelayanan publik. “Hari ini kami perdana melaksanakan tugas di mal untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal, mudah dijangkau, dan lebih dekat dengan kebutuhan warga,” ungkap Eko. Eko menjelaskan, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan perizinan dan penataan ruang. Salah satu layanan utama adalah Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), yang menjadi rekomendasi dasar dalam setiap rencana penggunaan dan pemanfaatan ruang di wilayah Kabupaten Bogor. “Semua kegiatan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pemanfaatan ruang, tentunya memerlukan rekomendasi dari kami agar sesuai dengan rencana tata ruang wilayah,” jelasnya.(*abl/b)
Jabatan Kadis Empat OPD masih Kosong CIBINONG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor belum mengisi jabatan eselon II atau Kepala Dinas, yang saat ini masih kosong. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan open bidding terhadap sejumlah dinas yang belum ada kepala dinas (kadis) . ”Karena dinas-dinas kosong ini adalah dinas pelayanan yang memang diharapkan bisa melakukan akselerasi cukup
signifikan terhadap keinginan bupati untuk pelayanan yang harus berubah di 2026. Baik dari sisi waktu, kecepatan maupun kualitas,” kata Ajat, Selasa (06/01). Ajat menerangkan, dinas yang belum terisi yakni dinas teknis dan dinas pelayanan. ”Kita ketahui ada dinas yang saat ini masih kosong Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, sekarang PLH adalah Eko Mujiarto Kadis Perkim, juga Dinas Kebudayaan yang berharap menjadi motor
kebudayaan untuk Kabupaten Bogor. Apalagi berkantor di Vivo Mall,” jelas dia. ”Kita juga ada dinas teknis, DLH yang dengan tantangannya cukup besar dengan definitif seharusnya lebih kuat. Kemudian yang kosong itu BPKAD, saat ini BPKAD harus segera juga. Ada staf ahli,” tambah dia. Selain keempat dinas itu, kata Ajat, di pertengahan tahun pun ada sejumlah dinas yang bakal kosong karena kadisnya memasuki akhir masa jabatan atau pensiun.
”Nanti ke depan juga ada beberapa yang kosong lagi sebelum masa-masa pensiun nanti, ketiga dinas di pertengahan tahun yang pensiun,” tutur dia. Dengan begitu, kata Ajat, Pemkab Bogor segera melakukan open bidding. Saat ini tengah dalam proses persiapan. ”Maka Bupati akan memerintahkan kepada kami untuk segera open bidding. Perencanaannya sedang diproses, mudah-mudahan minggu depan sudah memasuki tahapan pengumuman,” pungkas dia. (abl/c)
dan melaju searah di jalur yang sama. ”Diduga karena jarak yang terlalu dekat dan kecepatan kendaraan roda empat yang tinggi, pengemudi kendaraan roda empat tidak sempat melakukan pengereman. Akibatnya, kendaraan roda empat menabrak bagian belakang kendaraan roda dua,” ungkapnya. Selasa (06/01). Akibat benturan itu, kata dia, pemotor terjatuh ke arah depan dan tersangkut di bagian
BILLY/RADAR BOGOR
KECELAKAAN: Petugas damkar membantu korban, yang ditabrak kendaraan roda empat di simpang Bappenda Kabupaten Bogor.
depan mobil. ”Hingga tersangkut di bagian kolong kendaraan roda empat,” tutur dia. Dari kejadian itu, saksi menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor.
Akibat peristiwa tersebut, pemotor alami luka berat hingga dilarikan ke RSUD Bakti Pajajaran. Kerugian mencapai kurang lebih Rp5 juta rupiah. (abl/b)
Ketika Utusan Pesantren Mengikuti Sosialisasi di Yayasan Al-Huda Bogor
Diikuti 20 Perwakilan Ponpes, Pelajari Tata Kelola yang Terintegrasi Sebanyak 20 orang utusan pondok pesantren (ponpes) dan lembaga pendidikan keagamaan Islam mengikuti kegiatan Sosialisasi Tata Kelola Pondok Pesantren Terintegrasi. Apa saja yang dibahas ? Laporan: ABILY MUHAMMAD KEGIATAN sosialisasi ini diselenggarakan Yayasan AlHuda Bogor bekerjasama dengan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Daarul Rahman (IKDAR) dan Kementerian Agama RI. Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi para pengelola pesantren, khususnya lembaga yang belum memiliki izin pendirian atau izin operasional, untuk memahami arah kebijakan negara dalam menata, melindungi, dan memberdayakan pesantren melalui sistem tata kelola yang
FOTO: BILLY/RADAR BOGOR
WAWASAN: Tampak para utusan pondok pesantren mengikuti sosialisasi tentang tata Kelola pesantren terintegrasi dari narasumber yang digelar Yayasan Al Huda dan Kemenag.
tertib dan terintegrasi. Ketua Yayasan Al-Huda Bogor, Abdul Halim Yahya, menyampaikan, kegiatan ini lahir dari kesadaran bahwa banyak pesantren berjalan dengan semangat keikhlasan yang tinggi, namun belum didukung tata kelola kelembagaan yang memadai. ”Pesantren selama ini kuat secara ruh dan tradisi, tetapi sering kali berjalan sendiri dalam urusan administrasi dan legalitas. Kegiatan ini kami inisiasi agar pesantren tidak lagi merasa sendiri, dan memahami bahwa negara hadir untuk melindungi dan menguatkan, bukan mempersulit,” ujar Abdul
Dinas BPKAD
Dinas Pertanahan dan Tata Ruang
Staf Ahli
Tiga kepala dinas jelang pensiun
Dinas Kebudayaan
Kelahiran Bayi Panda, Pertama di Indonesia
Ngebut, Mobil Tabrak Pemotor CIBINONG - Satu unit mobil melaju kencang dan menabrak pemotor di Jalan Kol Edi Yoso Martadipura, Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa menjelaskan, mulanya peristiwa itu terjadi saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi menuju arah Pemda. Pada saat yang sama, kata dia, sebuah kendaraan roda dua berada di depan mobil
Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
OPD TANPA KEPALA DINAS
Halim Yahya, Selasa (06/01). Halim menegaskan, Yayasan Al-Huda membuka ruang seluas-luasnya bagi kegiatan edukatif yang berdampak langsung pada penguatan kelembagaan pesantren, terutama yang digerakkan secara gotong-royong dan tanpa kepentingan komersial. Sementara itu, perwakilan Pengurus Pusat IKDAR, Ahmad Muzaki, menilai kegiatan ini sebagai contoh konkrit peran strategis alumni pesantren dalam menjembatani dunia pesantren dengan kebijakan negara. ”Alumni pesantren memiliki tanggung jawab moral untuk
kembali mengabdi. Apa yang dilakukan hari ini menunjukkan bahwa alumni tidak hanya hadir dalam nostalgia, tetapi juga dalam kerja nyata yang menjawab kebutuhan pesantren hari ini,” ungkap Ahmad Muzaki. Menurut dia, kegiatan sosialisasi ini menjadi model gerakan alumni berbasis keilmuan dan kebijakan, yang tidak berbiaya tetapi berdampak besar, serta layak direplikasi di berbagai daerah. Sebagai instruktur kegiatan, Hery Irawan, Kasubtim Kelembagaan dan Kerjasama pada Direktorat Pesantren Kementerian Agama menegaskan bahwa tata kelola dan integrasi sistem bukanlah tujuan administratif semata, melainkan fondasi keberlanjutan pesantren. Melalui kegiatan ini, para penyelenggara berharap semakin banyak pengelola pesantren yang terdorong untuk menata kelembagaannya secara sadar dan proaktif, serta menjadikan legalitas dan data sebagai bagian dari ikhtiar menjaga masa depan pesantren di tengah dinamika kebijakan nasional. (abl/c)
CISARUA–Lahirnya seekor bayi panda raksasa di Taman Safari Bogor, menjadi sejarah baru bagi Indonesia dalam bidang konservasi satwa. Bayi panda yang diberi nama Satrio Wiratama oleh Presiden RI Prabowo Subianto itu, merupakan panda pertama yang lahir di Indonesia. Sejak dilahirkan pada 27 November 2025 lalu, bayi panda tersebut telah menunjukkan berkembangan dengan berat sekitar 1,9 kilogram pada Selasa (6/1/26) di usia 40 hari. Co-Founder Taman Safari Indonesia Group (TSIG) dan penggagas Program Konservasi Panda di Indonesia, Jansen Manansang menyampaikan, keberhasilan ini dicapai melalui penerapan Assisted Reproductive Technology (ART) dengan kolaborasi ilmiah antara TSI dan China Conservation and Research Center for the Giant Panda (CCRCGP) sebagai mitra utama, serta didukung mitra peneliti nasional dan internasional. ”Capaian ini menegaskan tidak hanya komitmen
Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam konservasi panda raksasa dunia, tetapi juga keberhasilan TSI dalam pendekatan konservasi berbasis sains, disiplin ilmiah jangka panjang, serta standar kesejahteraan satwa berkelas global,” ujar dia. Riset konservasi, tutur Jansen, dijalankan sebagai bagian integral dari pilar konservasi TSIG, serta menjadi fondasi bagi program edukasi dan rekreasi. Melalui pendekatan ini, TSIG membangun ekosistem konservasi yang berkelanjutan, mengintegrasikan penelitian ilmiah, tata kelola kesejahteraan satwa yang bertanggung jawab, serta peningkatan literasi konservasi masyarakat. ”Panda raksasa telah lama menjadi ikon hubungan bilateral Indonesia–Tiongkok dan simbol diplomasi lingkungan kedua negara. Program konservasi panda ini merepresentasikan kepercayaan dan kemitraan strategis dalam menjaga keanekaragaman hayati,” tambah Jansen. Sejalan dengan hal tersebut,
Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok menyampaikan apresiasi atas kelahiran bayi panda ini sebagai hasil kemitraan strategis jangka panjang Indonesia– Tiongkok di bidang konservasi satwa liar dan simbol persahabatan kedua negara. Direktur Operasional dan Life Science Taman Safari Indonesia Group, Esther Manansang menambahkan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja tim lintas disiplin, mulai dari dokter hewan, perawat satwa, peneliti, hingga mitra internasional. ”Fokus kami bukan hanya pada kelahiran, tetapi memastikan setiap tahapan dijalankan secara bertanggung jawab,” jelasnya. Menurut dia, kelahiran bayi panda ini juga memiliki arti strategis secara global. Merupakan satu-satunya kelahiran panda raksasa di luar Tiongkok sepanjang 2025. ”Ini juga sekaligus menjadi capaian penting bagi kawasan ASEAN yang menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra aktif dalam konservasi panda raksasa dunia,” pungkas dia.(cok/c)
FOTO UCOK/RADAR BOGOR
PERDANA: Manajemen Taman Safari Indonesia Group (TSIG) dihadiri Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, perwakilan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok mengumumkan kelahiran panda di Istana Panda Taman Safari Bogor, Cisarua, Selasa (6/1).
BOGOR RAYA
9
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I RABU, 7 JANUARI 2026 I 18 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Korsleting Listrik Sulut Kebakaran Gudang CILEUNGSI–Gudang penyimpanan barang di Metland Cileungsi Cluster Mawar, Desa Cipenjo, Cileungsi mengalami kebakaran. Gudang berisi kasur, sembako, hingga tabung gas itu terbakar diduga akibat adanya korsleting listrik. Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan, peristiwa itu terjadi pada, Selasa (6/1) sekira pukul 16.00 WIB. Dijelaskannya, peristiwa itu bermula saat salah satu warga melihat adanya kepulan asap yang keluar dari gudang tersebut. Asap pun semakin tebal seraya warga memastikan dugaan adanya kebakaran. Setelah gudang tersebut dibuka, dugaan warga benar lantaran api telah membakar tumpukan dan kardus obat nyamuk. ”Warga yang lain langsung mengambil APAR dan berusaha memadamkan api secara mandiri, namun kepulan asap semakin banyak dan api semakin membesar,” jelas Yudi. Pihaknya pun setelah menerima laporan, segera menerjunkan sejumlah petugas dan dua unit mobil damkar untuk melakukan pemadaman. Sesampai di lokasi kejadian, petugas damkar segera melakukan cooling dan mengatur strategi pemadaman api yang masih membakar material di dalam gudang. ”Api berhasil di padamkan dan tersisa kepulan asap yang tidak ada ventilasi udara. Setelah asap sudah berhasil di hilangkan, personel melakukan proses pendinginan lagi untuk memastikan semuanya aman,” terang Kadis Damkar itu Dari hasil analisa petugas, kebakaran itu diduga disebabkan adanya korsleting listrik dari dalam gudang tersebut. Damkar memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.(cok/c)
FOTO: DAMKAR KABUPATEN BOGOR
PEMADAMAN: Personel Damkar Kabupaten Bogor melakukan pemadaman kebakaran di Gudang Penyimpanan Barang di Cileungsi.
Dua Begal Diringkus Polisi DOORSTOP: Kepala Desa Sirnagalih, Amat Suparta saat memberikan keterangan kepada awak media.
FOTO: SEPTI NULAWAM/RADAR BOGOR
CILEUNGSI – Dua begal diringkus jajaran Polsek Cileungsi pada Senin (5/1) dini hari. Keduanya diamankan usai mencuri motor seorang pekerja harian lepas di Jalan Raya Transyogi, Mekarsari. Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison menuturkan, peristiwa itu bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda PCX dari rumah menuju kantor Unit Laka Satlantas Polres Bogor. Saat hendak berbelok masuk ke area kantor, korban dipepet oleh para pelaku hingga terjatuh ke sisi kanan jalan. “Ketika korban berusaha bangkit, salah satu pelaku menodongkan senjata tajam jenis celurit. Merasa
terancam, korban langsung berlari menuju kantor untuk meminta pertolongan kepada rekanrekannya,” tuturnya. Mendengar kejadian tersebut, jajaran Polsek Cileungsi segera keluar untuk membantu. Korban kemudian mengambil mobil dinas Unit Laka dan melakukan pengejaran bersama AIPTU Pempem Krisnandi. Saat dikejar, para pelaku mengalami kecelakaan dengan menabrak tiang listrik di sebelah kanan jalan, tepat di depan Toko Royal Bangunan. Di lokasi kejadian, petugas menemukan satu bilah celurit di dekat sepeda motor Honda Beat yang
digunakan pelaku. Anggota Unit Gakkum Satlantas Polres Bogor berhasil mengamankan dua orang pelaku beserta barang bukti berupa satu bilah celurit dan satu unit sepeda motor. “Kami langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan kedua pelaku serta barang bukti. Pihak kepolisian juga melakukan pengembangan kasus dan pengejaran terhadap pelaku lain yang diduga melarikan diri,” ujar dia. Edison menyatakan akan terus melakukan upaya pengejaran dan pengembangan untuk mengungkap seluruh pelaku pembegalan tersebut. (cr1/c)
Kapolsek Diminta Rangkul Kades TAMANSARI–Kapolsek Tamansari, Iptu Aziz Hidayat memiliki Pekerjaan Rumah (PR) dalam menjalani amanah barunya. Ia diminta memperkuat komunikasi di antara para kepala desa di Tamansari. Hal itu disampaikan Kepala Desa Sirnagalih, Amat Suparta. Ia berharap, kehadiran Iptu Aziz Hidayat dapat memperkuat komunikasi di antara para kepala desa di Tamansari. Sebab selama ini, kata Amat, hubungan di antara para kades di Tamansari dirasa belum terjalin secara harmonis. “Kami ingin kapolsek yang baru ini bisa merangkul dan menyatukan kembali keguyuban para kades, karena selama ini komunikasi dan silaturahmi dirasa masih kurang,” ungkapnya.
Menurutnya, komunikasi yang baik di antara para kades sangat penting. Terutama dalam memaksimalkan program pemerintah baik dari pusat maupun daerah secara bersama-sama. Terlebih jika pada kades memiliki visi yang sama dalam membangun Indonesia dari desa. Oleh karenanya, kehadiran Kapolsek Tamansari yang baru diharapkan menjadi momentum dalam meningkatkan komunikasi antara para kades khususnya di Tamansari. “Selamat datang kepada Iptu Aziz. Kami berharap dengan bergabungnya beliau, menjadi kekuatan baru yang mampu berkolaborasi dan bersinergi dalam membangun Tamansari agar semakin baik,” harap Amat. Pada Senin (6/1) kemarin, Forko-
pimcam Tamansari bersama para Kades se-Tamansari melakukan aksi penanaman pohon. Dalam aksinya, mereka berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dengan lingkungan. Amat juga menyampaikan bahwa aksi ini merupakan upaya investasi jangka panjang untuk menyelamatkan bumi di masa mendatang. “Bukan hanya sekadar kegiatan simbolis, tetapi wujud tanggung jawab kita bersama untuk menjaga alam sebagai warisan generasi mendatang,” tandasnya Untuk diketahui, Iptu Aziz Hidayat kini resmi menjabat sebagai Kapolsek Tamansari menggantikan Iptu Jajang sejak awal 2026 ini. (cok/c)
Kawanan Monyet Serang Pemukiman Warga DRAMAGA– Kawanan monyet menyerang kawasan pemukiman di Babakan Raya, Desa Babakan, Dramaga. Satwa liar yang berasal dari area kampus IPB University itu diduga kekurangan sumber makanan serta terganggu habitatnya sehingga mulai memasuki area pemukiman. Ketua RW 06 Desa Babakan, Suryadi membenarkan adanya kawanan monyet yang memasuki pemukiman warga di Babakan Raya. ”Warga saya merasa terganggu dengan kemunculan hewan monyet dari IPB,” ungkapnya kepada Radar Bogor, Senin (5/1/26). Dari laporan warga, kata dia, kawanan monyet itu telah berulang kali muncul sejak Agustus 2025 lalu. Pada Senin (5/1) kemarin, satwa liar itu dikabarkan menyerang salah satu warung kelontong milik warga yang berdekatan dengan kawasan IPB University. ”Warung pak RT 04 diacak-acak, ini sudah lama tapi belum ada solusinya,” keluh Suryadi. Menurutnya, sejak munculnya kawanan monyet
FOTO: KIRIMAN WARGA
BERKELIARAN: Monyet liar berkeliaran di permukiman warga di Jalan Babakan Raya, Desa Babakan, Dramaga.
yang meresahkan tersebut, warga telah melapor ke pihak Pemdes Babakan untuk disampaikan ke pihak IPB University. Namun hingga kini, warga belum mendapat respon dan kawanan monyet masih terlihat muncul di pemukiman warga. ”Mungkin habitatnya sudah berkurang karena IPB sedang pembangu-
nan gedung baru. Kami harap segera ada penanganan,” harap Suryadi. Sementara Iwa, Ketua RT 04/06 Desa Babakan juga membenarkan kejadian tersebut. Hampir semua wilayah RTnya telah kedatangan kawanan monyet. ”Informasinya sekarang sudah sampai ke wilayah RT lain,” tandasnya.(cok/c)
BEGAL: Pelaku begal saat ditangkap pihak kepolisian. Foto: Polsek Cileungsi
Tewas Mengenaskan dengan Kain CIBINONG – Seorang pria ditemukan tak bernyawa di Perumahan Nirwana Residence, Desa Bojong, Klapanunggal. Kapolsek Klapanunggal, Iptu Gayuh Agrisukma mengungkapkan kejadian itu diketahui saat saksi JN melihat bahwa lampu di rumah korban belum menyala saat menjelang magrib. Keduanya kemudian mendatangi rumah korban berinisial KK dengan maksud untuk memberitahukannya. ”Kemudian saksi mendatangi rumah korban dan mencoba memeriksa melalui jendela rumah. Ternyata KK sudah dalam kondisi tergantung dengan kain,” ungkapnya, Selasa (6/1). Saat mengetahui hal itu, saksi langsung melaporkan kepada ketua RW.”Kemudian pihak Polsek beserta keluarga dan Ketua RT setempat mengecek TKP dan didapati KK dalam keadaan sudah meninggal dunia,” jelas dia. Atas kejadian tersebut, keluarga korban menolak autopsi dan menerimanya sebagai musibah. “Mereka menolak untuk dilakukan autopsi, dan akan segera dikebumikan,” pungkasnya. (abl/c)
METROPOLIS
10
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I RABU, 7 JANUARI 2026 I 18 RAJAB 1447 H
PKL Kembali Menjamur di Sempur BOGOR-Pedagang Kaki Lima (PKL) kembali menjamur di sekitar Sempur, Senin (5/1). Padahal, mereka baru saja ditertibkan pada akhir tahun 2025 silam. Plang larangan berjualan juga masih berdiri gagah. Di dalamnya telah disebutkan hukuman bagi pedagang yang melanggar aturan tersebut. Namun, para PKL tidak mengindahkan. Mereka masih tetap leluasa untuk melakukan aktifitas jual beli. Bahkan gerobak dagangannya berada percis di bawah plang. Mayoritas diantara mereka berjualan minuman. Satu diantaranya ada yang menjajakan makanan di depan akses masuk Lapangan Sempur. Kondisi ini diamini oleh PLT Kasatpol PP Kota Bogor Pupung W Purnama. Menjamurnya kembali PKL di kawasan Sempur akan menjadi evaluasi pihaknya.
(FAUZAN/RADAR BOGOR)
KEMBALI MENJAMUR: Sejumlah PKL kembali berjualan di kawasan Sempur, Kota Bogor.
“Siap info ini (PKL di Sempur) akan menjadi evaluasi kami,” kata Pupung pada Radar Bogor pada, Senin (5/1) siang. Pupung menegaskan pihaknya akan segera meracik formula terbaik untuk menanggulangi masalah tersebut. Pola patroli dan penugasan personel akan menjadi fokusnya. “Kami evaluasi pola patroli dan penugasan personel di
lapangan, ini akan segera kami bahas,” terang Pupung saat dikonfirmasi lebih lanjut. Namun Pupung belum membocorkan terkait pola patroli yang akan diterapkan. Baginya ini perlu dibahas serius agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. “Iya kan ini mau dibahas dulu,” ujar Pupung menanggapi rencana dan pola patroli yang akan diterapkannya.
Diinformasikan sebelumnya, penindakan PKL di kawasan Sempur bukan tanpa alasan. Langkah tersebut bagian dari respon Pemkog Bogor atas keluhan masyarakat sempur. Mobilitas masyarakat Sempur disebut kerap terganggu dengan keberadaan para PKL. Mereka diharap untuk berjualan di lokasi yang sudah di tetapkan (bay/c)
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Belasan Bangunan Liar Dibongkar BOGOR-Belasan bangunan liar di Jalan KS Tubun, dibongkar, Selasa (6/1). Langkah itu dilakukan untuk mendukung rencana pembangunan akses baru jalur R2. Camat Bogor Utara, Ricki Robiansyah mengatakan penertiban melibatkan berbagai pihak. Mulai dari Satpol PP, Dinas PUPR, Kelurahan, hingga pihak Kecamatan. “Iya tadi kami bareng-bareng untuk melakukan penertiban. Karena rencananya akan dibangun akses R2 namanya di lokasi tersebut,” jelas Ricki pada Radar Bogor. Ricki menerangkan bangunan yang dibongkar boleh dibilang tidak berizin. Sebab lahan tersebut sudah lama dibebaskan oleh Pemerintah Kota Bogor. “Iya sudah dari lama itu pembebasan lahannya. Kalau tidak salah tadi ada 15 bangunan yang dibongkar oleh petugas,” jelas Ricki saat dikonfirmasi lebih lanjut. Mayoritas bangunan digunakan untuk melakukan aktifitas perdagangan. Ricki mengklaim sebagian diantara mereka sudah melalukan pembongkaran secara mandiri. “Kami sudah melalukan
(CAMAT FOR RADAR BOGOR)
PENERTIBAN: Petugas saat membongkar bangunan liar di Jalan KS Tubun, Kecamatan Bogor Utara, pada Selasa (6/1).
sosialisasi juga sebelumnya. Dan hari tadi kami eksekusi. Sehingga memang ada beberapa yang membongkar mandiri,” ucap Ricky. Sekretaris Dinas PUPR Kota Bogor, M Hutri membenarkan terkait rencana pembangunan akses baru jalur R2. Untuk memaksimalkan, maka bangunan liarnya mesti dibongkar. “Iya betul, penertiban bangunan liar karena renca-
nanya kami akan membangun jalan akses R2 di KS Tubun,” terang Hutri saat dikonfrimasi, Selasa (6/1) sore. Akses R2 direncanakan akan dibangun sepanjang 600 meter. Jalur ini bakal menghubungkan KS Tubun sampai ke wilayah Kaum Sari. “Dari jalan KS Tubun (eks Boogie) sampe jalan Kaum Sari. Lebih kurang panjangnya mencapai 615 meter,” singkatnya. (bay/c)
angkot yang terjaring razia, tak luput ia berikan himbauan kepada mereka. “Jadi tidak langsung kami potong urat nadinya, tapi ada tahapannya. Dokumennya kami tilang, kemudian kami himbau untuk tidak beroprasi,” ujar Coki. Penertiban angkot tua sudah
berlangsung lima hari hingga Selasa (6/1). Sudah ada puluhan unit kendaraan yang terjaring razia oleh petugas. “Untuk tadi di Jalan Djuanda ada 30 kendaraan. Ditambah yang kemarin-kemarin jadi total 89. Semua angkot tua. Kami akan terus gencarakan operasi ini,” pungkasnya (bay/c)
Tilang tak Bikin Jera Sambungan dari Hal 12
Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kota Bogor, ada 1.854 angkot yang usianya lebih dari 20 tahun. Trayek 02 paling mendominasi dengan 196 unit kendaraan. Di lapangan, sebagian sopir 02 masih nekat menarik penumpang. Padahal, usia angkot yang dikendarainya melanggar aturan. Kondisi itu seperti yang dilakukan oleh Irwan. Angkot yang dikendarai Irwan keluaran 2005. Pada
tahun ini, usia kendarannya genap 20 tahun. Ia pun mengaku pernah terkena razia oleh petugas. “Kalau saya ditilang pernah mau itu dari Polisinya atau Dishubnya. Jadi kucing kucingan aja. Kalau kita lagi sial ya berarti kena tilang,” jelas Irwan. Faktor ekonomi, jadi alasan kuat Irwan untuk terus mengoprasikan angkot tuanya. Pria berusia 45 tahun itu mengaku, hanya dari angkotlah dia bisa mengais rezeki. Dalam sehari, Ia mesti
menyisihkan Rp100 ribu untuk setoran. Sisanya digunakan untuk kebetuhan dapur dan keperluan sekolah anaknya. “Orang-orang yang punya angkot termasuk saya justru hidupnya bergantung di angkot ini,” kata Irwan saat ditemui Radar Bogor di Jalan Kapten Muslihat, Selasa (6/1) siang. Untuk menjaga kondisi kendaraan, Irwan mangaku tak pernah luput untuk melakukan perawatan. Jika ada gangguan, dirinya langsung gerak cepat memperbaiki. “Sebenarnya layak tidak layak.
Karena tergantung perawatan. Kita sopor bilang ke bos kalau ada masalah di mobil terus nanti pasti langsung dibenerin,” ujar Irwan. Irwan berharap ada regulasi yang jelas, jika sewaktu-waktu nasib sial menimpanya. Pemerintah disebutnya mesti memberikan solusi atas kebijakan penghapusan angkot. “Kalau ini semua dihapus terus, nambah pengangguran. Bukan menjelekkan sopir angkot karena kebanyakan sopir angkot itu lulusan SMA,” terang Irwan.
Ayah Jadi Inspirasi Sambungan dari Hal 12
Ketertarikan Wita pada anggar bermula dari lingkungan keluarga. Ayahnya merupakan mantan atlet anggar di Tunisia yang kemudian menjadi pelatih di Indonesia. Sejak kecil, Wita kerap melihat sang ayah melatih
atlet, hingga akhirnya tertarik mencoba sendiri. “Saya tahu anggar dari papa. Dari kecil lihat papa ngelatih, kelihatan seru, jadi saya ikut,” ujar Wita. Ia mulai berlatih secara serius sejak duduk di bangku kelas 5 SD. Kini, sambil menjalani
pendidikan homeschooling, Wita rutin mengikuti latihan dan berbagai kejuaraan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Di Kejurnas Anggar 2025, Wita turun di sejumlah kelompok umur, mulai dari Pra-Kadet hingga Senior, dan
berhasil membawa pulang tiga medali emas serta satu perak. Capaian tersebut semakin menguatkan langkahnya menekuni anggar sebagai jalur prestasi jangka panjang. “Pengen jadi atlet terkenal dan bisa juara dunia,” ucapnya. (uma/b)
Tancap Gas Uji Coba Trem Sambungan dari Hal 12
“Hari ini Pemerintah Kota Bogor bersama jajaran hadir langsung ke pabrik industri perkeretaapian Indonesia, PT INKA di Banyuwangi,” kata Dedie Rachim. Adapun, kunjungan ini dilakukan untuk menunjukkan komitmen dari Pemkot Bogor bahwa sistem perkeretaapian perkotaan yang akan dibangun di Kota Bogor membutuhkan dukungan dari industri dalam negeri.
Kunjungan ini dilakukan untuk membahas rencana uji coba trase trem yang akan dibangun di kota hujan. Menurutnya pengembangan transportasi trem merupakan bagian dari upaya menghadirkan sistem transportasi publik yang ramah lingkungan, efisien, dan terintegrasi. Rute uji coba trem yang direncanakan sepanjang 2,2 kilometer, akan melintasi sejumlah titik strategis, antara lain Alun-alun, Jalan Kapten Muslihat, Jalan Ir H. Juanda,
Sempur, Pajajaran, Tugu Kujang, Otista, BTM, SMAN 1, Kapten Muslihat, dan kembali ke Alun-alun. Dedie Rachim menambahkan, kerja sama dengan industri nasional diharapkan dapat mempercepat realisasi sistem transportasi perkotaan modern. Ini akan menjadi transportasi yang dapat diandalkan dan menjawab tantangan masa depan di Kota Bogor. Sementara itu, Direktur Utama PT INKA, Eko Purwanto, menyambut baik kunjungan
Wali Kota Bogor beserta jajaran ke fasilitas PT INKA Banyuwangi. Ia menegaskan kesiapan industri untuk mendukung rencana Pemkot Bogor, termasuk pengembangan trem berbasis baterai. “Kami sejalan dengan komitmen untuk mengembangkan industri transportasi perkeretaapian, termasuk rencana trem baterai. Secara teknologi dan akses, kami siap untuk mendukung dan akan terus mendiskusikan agar ini bisa terealisasi,” ujarnya. (uma)
Belasan Baduta di Kecamatan Bogor Utara Lulus Stunting Sambungan dari Hal 12
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan Rumah Zakat, yang secara konsisten melakukan intervensi gizi, pendampingan keluarga, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Dari total 28 baduta stunting yang menjadi sasaran program, lebih dari separuh menunjukkan perkembangan signifikan hingga akhirnya keluar dari status stunting. Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bogor, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa penanganan stunting membutuhkan kerja bersama lintas s e kt o r yang berkelanjutan. “Atas nama Pemerintah Kota Bogor, saya mengucapkan terima kasih kepada Rumah
Zakat atas sinergi dan kolaborasi yang sudah terjalin. Hasilnya cukup membanggakan,” ujar Jenal saat menghadiri kegiatan di Aula Kantor Kecamatan Bogor Utara, Jalan Gagalur. Selama enam bulan pendampingan, Rumah Zakat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung upaya Pemkot Bogor menekan angka stunting, khususnya di wilayah Bogor Utara. Capaian tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan memerlukan komitmen dan konsistensi. “Dari 28 baduta stunting yang didampingi, alhamdulillah 16 anak dinyatakan sudah lulus dari stunting. Ini bukti bahwa kolaborasi yang dijalankan secara berkelanjutan bisa memberikan hasil,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Jenal Mutaqin juga menyerahkan bantuan kepada 28 keluarga atau Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang selama ini terlibat
langsung dalam proses pendampingan anak-anak stunting di Bogor Utara. Meskipun Rumah Zakat akan mengalihkan fokus program ke wilayah lain, Bogor Utara tetap menjadi perhatian Pemkot Bogor. Program bantuan dan pendampingan akan terus berjalan, termasuk dukungan dari aparatur sipil negara (ASN) yang berkontribusi melalui skema patungan. “Rumah Zakat akan beralih ke Kecamatan Bogor Selatan. Namun Bogor Utara tidak akan kami tinggalkan. Tetap ada program bantuan di sini, termasuk dukungan dari para PNS,” ujarnya. Sementara itu, Pimpinan Rumah Zakat Siswanto menjelaskan bahwa kelulusan 16 anak tersebut ditetapkan setelah terjadi peningkatan status gizi dan perkembangan berat badan yang signifikan. Meski demikian, ia menekankan bahwa perhatian terhadap kualitas gizi harus terus dijaga agar pertumbuhan anak tetap
optimal. “Selama enam bulan kami mengintervensi 28 baduta dan alhamdulillah 16 anak sudah lulus dari stunting. Dari segi berat badan dan pertumbuhan meningkat, tetapi yang harus terus kita garis bawahi adalah pemenuhan gizinya,” ungkap Siswanto. Rumah Zakat berkomitmen melanjutkan dukungan pengentasan stunting di Kota Bogor dengan menyasar Kecamatan Bogor Selatan, yang saat ini tercatat memiliki angka stunting cukup tinggi. Ia berharap, upaya yang telah dilakukan dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendampingi anak-anak stunting. “Insyaallah bantuan stunting akan kami lanjutkan di Bogor Selatan. Mudah-mudahan apa yang kami berikan dapat menjadi penyemangat, sehingga angka stunting di Kota Bogor terus menurun,” pungkasnya.(ded)
Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bogor, Coki Irsanja mengatakan penertiban angkot tua akan terus dilakukan. Ini bagian dari realisasi Perda yang sudah disepakati. Coki menegaskan penindakan tilang merupakan bagian dari tahapan penertiban. Setiap
Asah Kompetensi Penguji Meter Air Sambungan dari Hal 12
Kegiatan ini menjadi langkah strategis perusahaan daerah tersebut untuk memastikan setiap pemakaian air tercatat secara presisi dan transparan. Bimtek ini diikuti pegawai Sub Departemen Laboratorium Kimia dan Mekanikal Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor. Untuk memastikan kepatuhan terhadap standar alat ukur, kegiatan turut melibatkan UPTD Metrologi Legal Kota Bogor sebagai mitra pengawasan dan pembinaan teknis. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan terkait pemahaman komponen meter air, standar operasional prosedur (SOP), hingga tahapan pengujian meter air yang berlaku. Selain materi teoritis, peserta juga melakukan praktik pengukuran
langsung guna meminimalkan potensi kesalahan dalam proses pencatatan di lapangan. Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, menegaskan keakuratan pengukuran meter air merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan pelanggan. Akurasi bukan sekadar angka, melainkan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. “Melalui bimtek ini, saya ingin memastikan seluruh tim memiliki standar kompetensi yang sama dalam menjaga keandalan alat ukur,” ujar Rino, Selasa (6/1). Ia juga mengimbau seluruh peserta untuk senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Menurutnya, ilmu yang diperoleh dari pelatihan harus diterapkan secara jujur demi mewujudkan
keadilan bagi pelanggan maupun perusahaan. Rino menambahkan, setiap detail dalam proses pengujian meter air harus diperhatikan secara cermat agar tidak menimbulkan kerugian di sisi masyarakat. Penguasaan aspek teknis ini harus bermuara pada peningkatan kualitas layanan dan transparansi data publik. “Saya berpesan kepada para peserta, jadikan pelatihan ini sebagai sarana untuk meningkatkan etos kerja. Ingatlah bahwa pelayanan yang prima dimulai dari data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya. Melalui kegiatan ini, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan air bersih yang andal, profesional, dan transparan bagi seluruh warga Kota Bogor. (uma/c)
PWI Dukung Puncak Bhakti Lintas Agama Sambungan dari Hal 12
“Hari ini Alhamdulillah kami diterima oleh Ketua PWI beserta pengurus PWI Kota Bogor. Agenda kami memang silaturahmi, sekaligus menyampaikan rencana kegiatan Bhakti Lintas Agama tahun 2026,” ujar Ridwan. Ridwan menjelaskan, puncak kegiatan Bhakti Lintas Agama akan digelar pada 12 Januari 2026, setelah sempat mengalami dua kali perubahan jadwal. Meski demikian, agenda kegiatan tetap mengacu pada konsep awal dengan total 10 kegiatan lintas agama. “Awalnya dijadwalkan tanggal 3, lalu bergeser ke tanggal 7, dan kini ditetapkan tanggal 12 Januari. Total ada 10 kegiatan, beberapa sudah berjalan seperti bersih-bersih rumah ibadah dan apel solidaritas bersama Pemkot Bogor,” katanya. Pada puncak acara nanti, panitia akan menggelar doa bersama lintas agama serta ceramah kebangsaan. Tokoh nasional Habib Luthfi bin Yahya dijadwalkan hadir dan menyampaikan ceramah kebangsaan yang mengangkat nilai Pancasila, persatuan, dan toleransi. “Acara dimulai pukul 09.00 WIB di MAN 1 Bogor. Insya
Allah Abah Luthfi akan hadir sekitar pukul 10.00 WIB untuk memberikan ceramah kebangsaan,” ujar Ridwan. Selain doa bersama dan ceramah kebangsaan, puncak Bhakti Lintas Agama 2026 juga akan diramaikan dengan bazar UMKM, donor darah untuk 100 orang, serta pemeriksaan kesehatan gratis yang ditargetkan melayani sekitar 300 orang. Ridwan menambahkan, dukungan dari PWI Kota Bogor dinilai penting untuk menyukseskan kegiatan tersebut. PWI disebut siap memberikan dukungan pemberitaan serta pendampingan media pada hari pelaksanaan acara. “Tadi Ketua PWI beserta pengurus menyampaikan dukungannya. Nantinya juga akan ada PIC dari temanteman wartawan untuk membantu dukunga n pemberitaan dan lainnya pada hari H,” ucapnya. Terkait peserta, panitia menargetkan keterlibatan perwakilan dari enam agama, masing-masing sekitar 50 orang. Selain itu, siswa MAN 1 Bogor, tokoh-tokoh agama, serta masyarakat umum juga diperkirakan hadir sehingga jumlah peserta bisa mencapai lebih dari seribu orang. “Acara ini belum sepenuhnya
terbuka bebas untuk umum. Kami siapkan formulir pendaftaran agar bisa mengantisipasi lonjakan massa, karena antusiasme terhadap kehadiran Abah Luthfi biasanya sangat tinggi,” katanya. Ridwan juga memastikan panitia terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kepolisian, dan TNI setempat untuk mengantisipasi persoalan teknis dan keamanan, mengingat lokasi acara berada di kawasan perumahan. “Pengamanan dan pengaturan parkir menjadi perhatian kami. Koordinasi dengan kecamatan, Polsek, dan Koramil terus dilakukan agar pelaksanaan acara berjalan tertib dan aman,” ujarnya. Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi berharap melalui Bhakti Lintas Agama 2026, semangat kerukunan dan kebersamaan antarumat beragama di Kota Bogor dapat terus terjaga dan semakin diperkuat. Ke depan kegiatan serupa harus terus berlanjut sehingga tidak hanya menjadi kegiatan seremonial belaka. “Ke depan perlu juga dirawat lewat pertemuan dan kolaborasi yang berkelanjutan untuk menjaga kerukunan umat beragama di Kota Bogor,” jelasnya. (uma/c)
11
RADAR BOGOR I RABU, 7 JANUARI 2026 I 18 RAJAB 1447 H
RADAR BOGOR TV
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Dua alat berat atau total lima excavator dikerahkan untuk memindahkan tumpukan kayu.
Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) mulai membersihkan potongan kayu di Dusun Al Ikhsan, Kota Lintang Bawah, Aceh Tamiang. Tumpukan kayu akibat banjir bandang tersebut menghilangkan pemukiman, dan menggerus keberadaan sebuah kampung. BERDASARKAN data Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang dihimpun pada Selasa (23/12), pukul 18.00 WIB, setidaknya 20.066 rumah warga di Aceh Tamiang dilaporkan rusak. Ratusan rumah rusak di antaranya berada di Dusun Al Ikhsan, Kota Lintang Bawah, setelah melewati tiga puluh hari lebih Anggota TNI membersihkan potongan kayu tersebut. Kini warga Dusun Al Ikhsan dapat bernafas lega, setidaknya satu hal bisa teratasi dengan cepat, berkat bantuan dari TNI menggunakan lima alat berat sekaligus menyusunnya dengan rapi di bahu jalan.(*) Sebagian kayu besar yang sudah disusun rapi menggunakan alat berat atau excavator.
Tampak dua alat berat yang dikerahkan untuk mengangkut dan memindahkan gelondongan kayu.
(FOTO DAN NASKAH: HENDI/RADAR BOGOR)
Salah seorang personel TNI membawa mesin pemotong kayu di samping tumpukan kayu yang sudah rapi.
Setelah tersusun di bahu jalan, kendaraan dan warga pun leluasa melintasi jalanan di Dusun Al Ikhsan, Kota Lintang Bawah.
Warga Dusun Al Ikhsan Kota Lintang Bawah berjalan di samping tumpukan kayu yang terbawa arus banjir.
KOMUNITAS
HIJAUKAN: Forkopimcam dan pengurus Forum Media Bogor Raya Journalist One foto bersama di depan Mapolsek Tamansari setelah penanaman bibit pohon.
FORUM Media Bogor Raya Journalist One mengawali tahun 2026 dengan aksi penanaman pohon bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tamansari di area halaman Markas Polsek Tamansari, Desa Sirnagalih, Kabupaten Bogor, pada Senin (5/1). Kegiatan bertajuk “Pelestarian Lingkungan, Warisan Masa Depan” itu, dihadiri langsung Camat Tamansari Yudi Hartono, Kapolsek Tamansari Iptu Aziz Hidayat, perwakilan
Danramil Tamansari, Kepala Desa Sirnagalih Amat Suparta, beserta jajaran MUI dan Satpol PP Kecamatan Tamansari. Ketua Pelaksana Handy Purnama menuturkan, aksi penanaman pohon ini berdasarkan hasil insiatif teman-teman yang tergabung di Forum Media Bogor Raya Journalist One, yang kemudian dikolaborasikan dan bersinergi dengan Forkopimcam Tamansari. Di tempat yang sama, Camat Ta-
manasari Yudi Hartono mengapreasi kegiatan penanaman pohon yang dilakukan oleh Forum Media Bogor Raya Journalist One. Bahkan, dia juga mengaku senang telah dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Bukan itu saja, Yudi juga menegaskan, bahwa pihaknya mengintstruksikan kepada semua kades di Tamansari untuk melalukan hal serupa. Tujuannya, kelestarian alam terjaga dan terawat dengan baik.(faj/b)
KELOMPOK Tani Hutan (KTH) Maduhur meminta audiensi kepada DPRD Kabupaten Bogor terkait persoalan konflik agraria di Desa Sukajaya, Tamansari. Namun sejak dua bulan mengajukan, permohonan audiensi itu belum juga mendapatkan jawaban. Wakil Ketua KTH Maduhur, Asep Suryana meminta para Anggota DPRD Kabupaten Bogor sebagai wakil rakyat untuk hadir serta
RESAH: Para pengurus dan anggota Kelompok Tani Hutan Maduhur berkumpul menagih audiensi kepada anggota DPRD Kabupaten Bogor.
merespon cepat atas keresahan yang dialami warganya. Menurut Asep, permohonan audiensi ini didasari keresahan para petani yang tergabung dalam KTH Maduhur atas persoalan konflik agraria dengan korporasi. Dengan kehadiran DPRD, masalah tersebut diharapkan dapat diselesaikan dan para petani juga merasa mendapatkan perlindungan. ”Di lapangan sudah terjadi intimi-
dasi yang cukup intens dari pihak korporasi terhadap petani, sehingga audiensi ini menjadi sangat mendesak demi menjaga situasi tetap kondusif dan fair,” jelas Asep. DPRD, kata Asep, harus hadir sebagai representasi masyarakat dan tidak bersikap lamban. “Surat permohonan audiensi telah dua bulan disampaikan, namun kami belum mendapat tanggapan,” tandas dia.(cok/b)
METROPOLIS
12
RADAR BOGOR I RABU, 7 JANUARI 2026 I 18 RAJAB 1447 H
Tancap Gas Uji Coba Trem
RADAR BOGOR TV
RADAR_BOGOR
07.00
12.00
18.00
BERAWAN
HUJAN RINGAN
BERAWAN
PRAKIRAAN
CUACA BOGOR HARI INI Sumber: www.bmkg.go.id
RADAR BOGOR
BOGOR–Pemkot Bogor menegaskan keseriusanya dalam mengembangkan transportasi massal berbasis trem di kota hujan. Wali Kota Bogor, Dedie Rachim bersama jajarannya melakukan kunjungan kerja ke PT Industri Kereta Api (INKA) Banyuwangi, Selasa (6/1). TANCAP...Baca Hal 10
KUNJUNGAN: Wali Kota Bogor bersama jajarannya melakukan kunjungan kerja ke PT INKA Banyuwangi.
FOTO: HUMAS PEMKOT BOGOR FOR RADAR BOGOR
PWI Dukung Puncak Bhakti Lintas Agama
Tilang tak Bikin
Jera
FOTO: DZIKRI/RADAR BOGOR
Sopir Angkot Masih Kucing-Kucingan FAKTA DI LAPANGAN Masih beroperasi meski dilarang Sopir tetap menarik penumpang
TILANG TAK EFEKTIF
Penertiban angkot tua berupa tilang rupanya tidak memberikan efek jera. Sejumlah sopir masih nekat beroperasi dan kerap kucingkucingan menghindari petugas. TILANG...Baca Hal 10
Menghindari razia dengan cara kucing-kucingan Tilang dianggap risiko kerja
DATA DAN FAKTA
ANGKOT TUA DI KOTA BOGOR
MASALAH UTAMA KENAPA
TAK ADA EFEK JERA?
SILATURAHMI: Panitia Bhakti Lintas Agama Kota Bogor 2026 saat menemui Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi dan jajaran.
BOGOR–Jelang pelaksanaan Puncak Bhakti Lintas Agama Kota Bogor 2026, panitia menyambangi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari silaturahmi sekaligus koordinasi menjelang puncak acara yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Januari 2026 di MAN 1 Bogor, Menteng Asri. Sekretaris Panitia Bhakti Lintas Agama 2026, Ridwan Adi Nugraha, mengatakan kunjungan ke Mako PWI Kota Bogor di Tanah Sareal, Selasa (6/1), bertujuan untuk menyampaikan rangkaian kegiatan serta meminta dukungan publikasi dari insan pers. PWI...Baca Hal 10
Asah Kompetensi Penguji Meter Air BOGOR–Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Akurasi dan Keandalan Pengukuran Meter Air. Bimtek ini digelar sebagai upaya menekan potensi kesalahan manusia (human error) dalam pencatatan konsumsi air pelanggan. ASAH...Baca Hal 10
1.854 UNIT angkot berusia di atas 20 tahun
Tilang belum menyentuh akar ekonomi sopir
TRAYEK
02 paling
Tidak ada solusi transisi pekerjaan
banyak
Angkot masih jadi satusatunya sumber nafkah
HWITA TJIU MAHDHI
196
Ayah Jadi Inspirasi
UNIT angkot tua
ALASAN TETAP BEROPERASI Setoran harian:
Rp100 RIBU
Biaya hidup & sekolah anak
Kendaraan masih dirawat meski tua
FOTO: PERUMDA TIRTA PAKUAN FOR RADAR BOGOR
BIMTEK: Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan saat membuka Bimtek Peningkatan Akurasi dan Keandalan Pengukuran Meter Air.
PRESTASI atlet anggar muda asal Kota Bogor, Hwita Tjiu Mahdhi, tak lepas dari peran sang ayah. Di usia 14 tahun, Wita sudah menapaki lintasan prestasi nasional, termasuk memborong empat medali pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar 2025 di Palu, Sulawesi Tengah. AYAH...Baca Hal 10
Kolaborasi Pemkot dan Rumah Zakat
Belasan Baduta di Kecamatan Bogor Utara Lulus Stunting
HUMAS PEMKOT BOGOR
(FAUZAN/RADAR BOGOR)
MASIH BEROPERASI: Angkot 02 yang sudah lebih dari 20 tahun. Kendaraan tersebut masih nekat beroprasi.
INTERVENSI STUNTING: Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bogor, mendampingi Bunda Peduli Stunting Kota Bogor Yantie Rachim saat memberikan paket bantuan makanan sebagai intervensi stunting.
Selama enam bulan terakhir, Kecamatan Bogor Utara terus berupaya menurunkan angka stunting, sebanyak 16 bayi di bawah dua tahun (baduta) yang sebelumnya mengalami stunting kini dinyatakan lulus atau “wisuda” setelah menjalani program pendampingan intensif. BELASAN...Baca Hal 10