Skip to main content

Epaper Radar Bogor 2 Januari 2026

Page 1

jumat 2 januari 2026 13 rajab 1447 H Terbit 12 halaman HARGA Rp5.000

Biskita

Mandek Lagi Kontrak Berakhir, Telat Lelang

Bermain, Cara Menyembuhkan Luka

Banjir bandang memang telah surut dari permukiman warga Kabupaten Aceh Tamiang. Namun, sebulan berlalu, kehidupan belum terang-benderang. Listrik masih menjadi hal “langka”. Laporan: MUHAMMAD ALI TEPAT pada momen Tahun Baru 2026, tim Radar Bogor memulai perjalanan panjang menuju Kabupaten Aceh Tamiang.

HABIS GELAP...Baca Hal 4

SCAN QR CODE untuk melihat video anak-anak bermain di pengungsian Aceh

JADWAL SALAT

SUBUH 04.19 DZUHUR 12.00 ASHAR 15.26 MAGRIB 18.19 ISYA 19.30

ACEH–Kami beruntung bisa menyaksikan tawa riang anak-anak Aceh. Sejenak, anak-anak itu bisa melupakan trauma dan keterbatasan hidup pascabencana dengan bermain bersama relawan SalamAid. Di atas tanah yang tak lagi rata, anakanak menyusun balok, berlari kecil, dan bekerja sama dalam permainan sederhana. Tidak ada panggung, tidak ada alat permainan mahal. Namun, keceriaan tumbuh dari hal-hal yang paling sederhana.


2

PENDIDIKAN RADAR BOGOR I JUMAT, 2 JANUARI 2026 I 13 RAJAB 1447 H

Jadi Lulusan Terbaik Gara-Gara Cabai Ungu BOGOR–Inspirasi kadang datang dari hal yang tak terduga. Siapa sangka, cabai hias berwarna ungu milik inovator IPB University menjadi jalan pembuka perjalanan akademik Shafiq Nayottama Ramadhan hingga meraih predikat salah satu Lulusan Terbaik dengan torehan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,90. Shafiq merupakan alumnus Program Studi Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian IPB University. Ia diwisuda pada 10 Desember 2025 lalu di Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga, Bogor. ”Tak disangka, warna ungu kecil di layar presentasi saat kegiatan IPB Goes to School kala itu kelak menentukan arah hidup saya, mendorong saya untuk mencari tahu dan membuat keputusan besar dengan memilih Program Studi Agronomi dan Hortikultura IPB University sebagai rumah belajar saya,” kisahnya. Cabai kecil berwarna ungu karya peneliti IPB University Prof Syukur itu memantik rasa ingin tahunya tentang pemuliaan tanaman dan cerita di balik lahirnya varietas-varietas baru. Saat itu, ia masih duduk di kelas 12 SMA Negeri 2 Semarang. ”Bersyukur saya diterima melalui jalur SNMPTN (saat ini Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi/ SNBP). Rasa syukur itu semakin berlipat ketika saya benarbenar menjadi

mahasiswa bimbingan Prof Syukur, sosok yang karyanya dulu mencuri perhatian saya saat SMA,” ujarnya. Selama kuliah, Shafiq menekuni penelitian tentang evaluasi keragaan dan daya hasil cabai keriting hibrida dan nonhibrida. Proses riset yang dijalaninya selama hampir satu tahun menjadi pengalaman yang paling berkesan. ”Saya sangat menikmati seluruh prosesnya, mulai dari penyilangan tetua, penyortiran benih, penyemaian, pindah tanam, pemeliharaan, hingga pemanenan berulang kali,” tuturnya. Meski padat dan melelahkan, aktivitas tersebut justru memberinya kebahagiaan tersendiri. ”Melihat tanaman tumbuh dari hasil tangan sendiri adalah sesuatu yang tidak tergantikan,” tambahnya. Selain akademik, Shafiq juga memperkaya pengalaman melalui pertukaran pelajar di Bengkulu serta program Magang Merdeka di Edufarmers International. Dari magang tersebut, ia terjun langsung mendampingi petani dan melihat tantangan budi daya dari pers pektif lapangan.(pia)

TERBAIK: Shafiq Nayottama Ramadhan meraih predikat terbaik dengan torehan IPK 3,90 dan salah satu alumni Program Studi Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian IPB University.

RADAR BOGOR TV

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

IPB Ringankan UKT Mahasiswa Terdampak Bencana BOGOR–Setelah melakukan berbagai kegiatan tanggap darurat di wilayah yang dilanda bencana banjir bandang Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat), IPB University kini melanjutkan aksi peduli bencana ke langkah jangka menengah. Aksi jangka pendek (tanggap darurat) dilakukan berupa pengiriman bantuan pangan, obat-obatan, pipanisasi untuk mengalirkan air bersih, paket peralatan internet berbasis satelit, hingga pengiriman dokter, dosen, dan mahasiswa untuk melakukan pelayanan kesehatan dan gizi, serta pendampingan dan pemulihan psikis korban terutama bagi kelompok rentan (anak-anak, lansia, wanita hamil/ menyusui). Untuk aksi jangka menengah, kata Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, pihaknya menyiapkan sejumlah langkah di antaranya penguatan transisi dari pangan darurat ke pangan yang lebih stabil, pemulihan psikososial lanjutan, reaktivasi pertanian, membangkitkan kembali usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peninjauan kembali uang kuliah tunggal (UKT) untuk mahasiswa terdampak bencana.

“Terkait UKT, akan diberlakukan beberapa level kebijakan mulai dari pembayaran secara dicicil, menurunkan nilai UKT, membebaskan pembayaran UKT untuk mahasiswa yang mengambil cuti akademik, hingga menggratiskan sepenuhnya. Kebijakan ini akan diberlakukan minimal selama satu semester,” jelas Alim. ”Kami sedang mengkaji formula yang tepat untuk masing-masing mahasiswa terdampak bencana, ” tandas Rektor. Rektor Alim juga menyebut bahwa Kemdiktisaintek mendanai empat proposal yang diajukan IPB University untuk aksi tanggap darurat maupun rehabilitasi yaitu distribusi logistik, layanan kesehatan dan gizi, pendampingan psikososial, serta mitigasi dan edukasi kebencanaan. Sementara untuk jangka panjang, dia menyebut IPB University akan memberikan beragam kebijakan afirmasi yang akan diprioritaskan untuk daerah yang terkena bencana tersebut seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, Program Dosen Mengabdi, beasiswa untuk mahasiswa baru asal wilayah bencana, serta beragam studi/kajian/policy brief kebencanaan. (*/pia)

PKBM Cahaya Piradita Kaning Buka Pendaftaran

FOTO HUMAS PEMKOT FOR RADAR BOGOR

PERTEMUAN: Sekdakot Denny Mulyadi, yang juga Ketua Kwarcab Kota Bogor bersama para pelatih pembina pramuka Pusdiklatcab Kota Bogor di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (31/12).

Tekankan Inovasi dan Kolaborasi Gerakan Pramuka BOGOR–Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor, Denny Mulyadi mengharapkan agar pramuka di Kota Hujan lebih inovatif, adaptif, dan kolaboratif. Hal tersebut diutarakannya saat menghadiri pertemuan pelatih pembina pramuka Pusdiklatcab Kota Bogor di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor,

Rabu (31/12). “Saya ingin Gerakan Pramuka Kota Bogor ke depan lebih inovatif, adaptif, dan kolaboratif. Untuk itu, saya mengharapkan masukan dari seluruh pembina dan pelatih yang hadir,” kata Denny Mulyadi. Ia menekankan bahwa rencana program kerja lima tahun ke depan harus berkesinambungan dengan menjaga tongkat estafet dan mencetak potensi

serta kaderisasi agar terjadi regenerasi. Hal tersebut dilakukan guna organisasi Pramuka di Kota Bogor bisa maju. Maju tidaknya Gerakan Pramuka Kota Bogor, ditegaskan Denny Mulyadi, sangat bergantung pada para pelatih dan pembina. Sebab menurutnya, dengan bekal jam terbang, kemampuan, koordinasi, hingga jaringan yang baik, para pelatih dan pembina menjadi ujung tombak Gerakan

Pramuka Kota Bogor. Selain itu, komunikasi antarpengurus Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Bogor juga perlu diperkuat agar organisasi dapat berjalan lebih optimal. Terakhir, Denny Mulyadi menegaskan agar pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bogor tidak memegang lebih dari satu jabatan atau melakukan rangkap jabatan.(*pia)

BOGOR–Ada kabar gembira bagi masyarakat Kecamatan Citeureup. Mulai tahun ajaran 2026, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Cahaya Piradita Kaning siap menarima murid baru. PKBM Cahaya Piradita Kaning yang berlokasi di Gang Nangka, Desa Karang Asem Timur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, mulai membuka pendaftaran murid baru secara gratis. Pendiri PKBM Cahaya Piradita Kaning, Hj Nurlela mengatakan, lembaga pendidikan ini berada di bawah naungan Yayasan Yatim Piatu Cahaya Piradita Kaning. ”Alhamdulillah, mulai tahun ajaran 2026 PKBM Cahaya Piradita Kaning siap menerima peserta didik baru,” ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa 30 Desember 2025. PKBM Cahaya Piradita Kaning menerima murid baru untuk Paket A setara SD IT, Paket B setara SMP IT, dan Paket C setara SMA IT. Dia menyebutkan, PKBM Cahaya Piradita Kaning memiliki enam program unggulan, yakni Tahsin Metode Ummi, Program Tahfidz, Project Based Learning, Pendidikan Kecakapan Hidup, Pendidikan Iman dan Karakter, serta Kurikulum Diknas. Untuk fasilitas, sambungnya, PKBM Cahaya Piradita Kaning memiliki gedung sendiri, musola, kantin sekolah, WiFi gratis, dan cek Kesehatan setiap Jumat. Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan anak-anaknya di PKBM Cahaya Piradita Kaning, yakni mengisi formulir, menyiapkan photocopy KK dan Akte Kelahiran, serta fotocopy KTP orang tua atau wali. ”Mengenai waktu belajar, regular setiap Senin hingga Jumat untuk SD IT dan SMP IT. Sementara non regular setiap Sabtu dan Minggu untuk SMA IT,” papar dia.(*pin)

Langkah Kecil Berdampak Besar dari Radar Bogor Senin (22/12), hari di mana program “Journalist Trip To Museum” dari Radar Bogor, pertama kali dilakukan. Destinasi kegiatan hari ini yaitu Galeri Bumi Parawira dan Museum Zoologi Bogor. PADA pagi hari, peserta berkumpul di Graha Pena Radar Bogor Yasmin, di sana peserta melakukan registrasi ulang untuk memastikan bahwa peserta yang datang sudah lengkap. Peserta yang mendaftar berjumlah 20, namun dikarenakan ada yang berhalangan hadir maka yang ikut hanya 18 peserta. Setelah peserta melakukan registrasi ulang dengan tertib, peserta langsung diarahkan ke lantai lima untuk diberi sedikit pembekalan terkait jurnalistik dan liputan, karena hari ini mereka akan melakukan liputan ke tempat-tempat yang menarik. Saat peserta sampai di lantai 5, peserta langsung diarahkan untuk duduk dengan rapi bak murid yang sedang belajar di sekolah. Pembekalan diberikan oleh PJ Halaman utama koran Radar Bogor. Beliau menjelaskan seputar jurnalistik dan penulisan dengan 5W + 1H (What, Who, Where, When, Why, dan How). Peserta turun dari lantai lima dengan rasa

sangat percaya diri dikarenakan sudah diberi pembekalan, meski sedikit tetapi keseriusan mereka, yang membuat mereka percaya bahwa mereka bisa mengikuti kegiatan hari ini dengan baik bermodalkan pengetahuan yang telahdiberikan sejak pagi hari. Mereka jalan menuju uncal dengan sangat bersemangat seperti ingin menghadapi banyak pertempuran yang berupa meliput tempat-tempat yang akan mereka kunjungi serta mereka amati pelajaran yang ada di tempat tersebut. Tempat pertama yang mereka kunjungi adalah Galeri Bumi Parawira, di tempat ini peserta dijelaskan sejarah Kota Bogor dari jaman kepemimpinan Prabu Siliwangi Sri Baduga Maharaja sampai kepemimpinan Bima Arya. Peserta terlihat sangat antusias dalam mendengar dan menyimak penjelasan dari Tour Guide. Tidak disangka-sangka saat baru memasuki galeri, peserta langsung diberikan pengetahuan terkait sejarah Bogor saat masih memakai sistem kerajaan. Pertama-tama peserta dijelaskan bahwa “dahulu kala Jawa Barat terbagi atas dua kerajaan, yaitu Kerajaan Sunda dan Kerajaan

PARTISIPASI: Nafisdhia Aufa Fathi Susandi dari SMP Insantama menerima sertifikat atas keikutsertaannya dalam Journalist Trip To Museum dari Manager Pemasaran Radar Bogor.

Galuh, lalu dipersatukan oleh Prabu Siliwangi yang saat itu bergelar Sri Baduga Maharaja menjadi Kerajaan Padjadjaran,” ujar Tour Guide pada saat itu. Setelah peserta di beri penjelasan mengenai sejarah Prabu Siliwangi Sri Baduga Maharaja, lalu mereka dijelaskan bahwa sejak jaman walikota pertama hingga walikota saat ini, Bogor cukup mencetak banyak prestasi seperti, penghargaan Adipura Bogor berhasil meraih Adipura atas kebersihan

dan pengelolaan lingkungan yang paling baik diindonesia pada 1995, lalu kembali meraih pada 2023 dan 2024. Para peserta sangat senang berkunjung ke Galeri Bumi Parawira, mereka sedikit membuat coretan baru di kanvas perjalanan hidup mereka, tanpa berlama-lama peserta langsung melakukan mobilisasi ke Museum Zoologi Kebun Raya, sebuah nama tempat yang tidak asing di telinga mereka, namun

tidak mengurangi rasa antusias dan penasaran mereka untuk kembali menjelajahi tempat tersebut dengan suasana baru sebagai jurnalis cilik yang kelak akan menjadi jurnalis-jurnalis hebat di waktu yang akan datang, mereka menyiapkan perangkatnya masing-masing untuk mulai meliput tempat tersebut. Mereka mulai memasuki Museum Zoologi dengan rasa senang yang tidak kian menghilang, satu persatu jenis hewan di museum tersebut mereka cermati, demi mendapat pengetahuan yang banyak, mereka adalah anak-anak yang haus akan pengetahuan dan akan menjadi generasi penerus yang akan merubah dunia dari tulisan yang mereka buat.Dalam museum tersebut terdapat banyak hewan yang diawetkan dan dipajang untuk diperlihatkan serta dijelaskan kepada peserta maupun pengunjung yang ada disana, ada badak, harimau, dan kepala gajah, ketiga hewan itu ternyata hewan asli yang diawetkan “untuk kepala gajah kita memakai kepala gajah asli yang diawetkan” ujar Tour Guide Museum Zoologi dari BRIN. Kegiatan berakhir dengan kesan baik dari para peserta yang ikut, mereka diberikan sertifikat oleh pihak Radar Bogor lalu pulang ke rumahnya masing-masing.(*) Nafisdhia Aufa Fathi Susandi Siswa Kelas 8 SMP Insantama


MIMBAR BEBAS

3

Sampaikan opini, saran, dan kritik Anda tentang berbagai kebijakan pemerintah, dan layanan publik seperti: PLN, PDAM, PT Pos, telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/paspor/sertifikat tanah, dll.

Radar Bogor juga memberi kesempatan kepada para tenaga pengajar/guru/dosen yang ingin menulis opini untuk pengembangan profesi. Juga kepada para mahasiswa yang ingin menulis opini tentang suatu topik, sebagai bentuk sikap kritis untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di era sekarang.

Informasi lebih lanjut, hubungi

0852 9960 0773 JADWAL SIM KELILING POLRESTA KOTA BOGOR

KHUSUS PERPANJANGAN SIM A DAN C

Senin Mall BTM & Mall Jambu Dua Selasa Mall Boxies Tajur & Lotte Grosir Sholis Rabu Mall Jambu Dua & Lippo Plaza Kbn. Raya Kamis Mall BTM & Mall Boxies Tajur Jumat Lotte Grosir Sholis & Mall Jambu Dua Sabtu Mall Jambu Dua & Mall BTM Minggu Burger King Pajajaran Waktu pendaftaran: 07.00-10.00 WIB

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

PLN Bogor (0251) 8345400 Bendungan Katulampa (0251) 8334344 RS Hermina Bogor (0251) 8382525 RS Melania Bogor (0251) 8321196 Rs Pmi Bogor (0251) 8324080 RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000 RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298 Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547

RUMAH SAKIT DI BOGOR Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292 RS Azra (0251) 8318456 RS Hermina Mekarsari (021) 29232525 RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610 Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435 RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868 Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024 Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822 Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360 Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976 RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628 RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016 Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222 RSUD Ciawi (0251) 8240797 Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397 Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441 Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866 Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440 Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724 Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396 Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000 RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56 Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567 RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900 RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591 RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892 Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723 RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426 Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663 RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142 RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605 RSKIA Sawojajar (0251) 8324371

Refleksi Akhir Tahun untuk Indonesia TAHUN 2026 yang tinggal menghitung hari, berbagai pesoalan dan peristiwa yang kita hadapi di tahun 2025. Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja, dihadapkan dengan berbagai kondisi genting yang melanda diberbagai aspek kehidupan (ekonomi, politik, hukum, sosial, moral) serta rangkaian bencana alam yang menyentuh hampir seluruh penjuru negeri. Sepanjang tahun ini, bencana alam hadir berulang kali di berbagai daerah. Bencana alam tidak selalu murni peristiwa alamiah, tetapi seringkali merupakan akumulasi dari kebijakan pembangunan yang abai terhadap lingkungan, eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan serta lemahnya penegak hukum. Tahun baru bukan sekedar pergantian angka dalam kalender, tetapi haruslah dimulai dengan kesadaran baru. Peristiwa dan bencana yang terjadi disepanjang tahun adalah pelajaran berharga tentang keadilan, sosial dan tanggung jawab bersama. Mari kita buka lembaran baru untuk Indonesia yang lebih baik. Kulsum Dahlan Cileungsi

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I JUMAT, 2 JANUARI 2026 I 13 RAJAB 1447 H Cantumkan nama dan alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor pelanggan (untuk layanan PDAM/PLN/PT Gas) dan lampirkan fotokopi KTP. Kirimkan ke Redaksi Radar Bogor, Gedung Graha Pena, Jl KHR Abdullah Bin Nuh No 30, Yasmin, Bogor.

Hanya artikel dengan ketentuan dan memenuhi syarat yang akan dimuat. Redaksi berhak mengedit isi tulisan tanpa mengurangi substansi. Redaksi tidak bertanggung jawab atas dampak langsung maupun tidak, pascapemuatan tulisan. Terima kasih.

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

KIRIMKAN KE:

MBG Saat Libur Sekolah KEBIJAKAN Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap dibagikan saat libur sekolah memunculkan kekhawatiran akan pemborosan anggaran negara. Ketika anak tidak bersekolah, distribusi makanan dinilai kurang efektif karena tidak semua paket dikonsumsi sesuai tujuan. Di tengah keterbatasan fiskal, publik

wajar mempertanyakan apakah anggaran besar MBG pada masa libur sudah benar-benar memberikan dampak maksimal bagi perbaikan gizi anak. Di sisi lain, persoalan gizi anak tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan erat dengan kondisi ekonomi dan harga bahan pangan. Jika pemerintah

Gagalnya Negara Melindungi Rakyat SEPANJANG 2025, Indonesia kembali diselimuti rentetan bencana alam. Mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, tanah longsor, hingga gempa bumi yang menelan korban jiwa dan harta. Bencana seolah menjadi ”langganan tahunan” yang terus berulang tanpa penanganan yang memadai. Ironisnya, sebagai negara yang secara geografis berada di kawasan rawan bencana, mitigasi dan upaya pencegahan justru tampak lemah. Sistem peringatan dini tidak optimal, tata ruang amburadul, dan kerusakan lingkungan terus dibiarkan. Ketika bencana terjadi, respons negara pun sering lamban. Evakuasi terlambat, bantuan logistik tersendat, dan proses pemulihan berjalan sangat lambat, membuat penderitaan rakyat semakin panjang. Kondisi ini menunjukkan bahwa negara kerap gelagapan menghadapi bencana yang sejatinya bisa diprediksi dan dicegah. Akibatnya, banyak nyawa melayang bukan semata karena

faktor alam, tetapi karena kelalaian manusia dan buruknya tata kelola negara. Lebih jauh, akar masalahnya tidak bisa dilepaskan dari relasi mesra antara penguasa dan pengusaha. Alih fungsi lahan, pembabatan hutan, eksploitasi alam, dan proyek-proyek berorientasi profit sering kali dilegalkan atas nama pembangunan. Alam diperas demi keuntungan segelintir elite, sementara risiko bencana ditanggung oleh rakyat. Paradigma kepemimpinan kapitalisme menjadikan penguasa lebih berperan sebagai fasilitator kepentingan modal ketimbang pelindung rakyat. Negara tidak hadir sebagai raa’in (pengurus) dan junnah (pelindung), sebagaimana mestinya. Keselamatan jiwa manusia kalah oleh target investasi dan pertumbuhan ekonomi semu. Bencana alam sejatinya bukan hanya ujian alam, tetapi juga cermin kegagalan sistem. Keke Nurhabibah Bogor

lebih fokus pada penguatan ekonomi, stabilitas harga, dan keterjangkauan bahan makanan pokok, orang tua di rumah akan lebih mampu menyediakan asupan gizi yang baik secara mandiri. Harga pangan yang murah dan stabil memberi dampak jangka panjang yang lebih luas dibanding bantuan

makanan sesaat. Karena itu, MBG seharusnya dievaluasi agar tidak berjalan sebagai program rutin tanpa kepekaan situasi. Pada masa libur sekolah, anggaran MBG bisa dipertimbangkan untuk dialihkan sementara ke kebijakan pengendalian harga pangan dan penguatan ekonomi keluar-

ga. Dengan demikian, peran negara tidak hanya hadir melalui pembagian makanan, tetapi juga melalui kebijakan struktural yang membuat masyarakat mampu memenuhi kebutuhan gizi anak secara berkelanjutan. Anis Kamila Cileungsi

Ancaman Stunting Tak Kunjung Hilang SETAHUN sudah Program Makan Bergizi (MBG) dijalankan pemerintah dengan tujuan mulia: menekan angka stunting dan memperbaiki kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa ancaman stunting belum juga terselesaikan secara signifikan. Bahkan, berbagai persoalan serius justru mewarnai perjalanan program ini. Dalam kurun waktu setahun, publik disuguhi beragam masalah MBG. Mulai dari kasus keracunan massal, temuan ompreng makanan yang mengandung unsur babi, standar dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak seragam dan jauh dari ideal, hingga besarnya anggaran MBG yang berdampak pada pengurangan alokasi di sektor strategis lain. Semua ini menimbulkan pertanyaan besar: Sejauh mana program ini benar-benar efektif menjawab

problem stunting? Jika ditelaah lebih dalam, MBG tampak sebagai program populis yang lahir dari logika kapitalistik. Fokus utama bukan pada manfaat jangka panjang bagi kesehatan rakyat, melainkan pada terlaksananya program itu sendiri demi citra keberhasilan penguasa. Akibatnya, akar persoalan stunting—seperti kemiskinan struktural, akses pangan bergizi yang tidak merata, layanan kesehatan ibu dan anak yang lemah—tidak disentuh secara menyeluruh. Lebih memprihatinkan, MBG terkesan dipaksakan untuk terus berjalan meski berbagai masalah krusial terus bermunculan. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa program tersebut lebih melayani kepentingan penguasa dan pengusaha tertentu, khususnya pihak-pihak yang mengelola dapur SPPG dan diduga memiliki kedekatan dengan

lingkar kekuasaan. Dalam sistem seperti ini, rakyat kerap hanya menjadi objek kebijakan, bukan tujuan utama. Pengelolaan anggaran MBG juga mencerminkan lemahnya amanah penguasa dalam sistem kapitalistik. Anggaran negara yang seharusnya digunakan secara strategis dan tepat sasaran justru berpotensi disalahgunakan atau tidak optimal manfaatnya. Ketika anggaran besar digelontorkan tetapi hasilnya minim, maka yang dirugikan jelas rakyat. Setahun MBG berjalan, evaluasi menyeluruh menjadi keniscayaan. Jika ancaman stunting masih membayangi dan masalah terus berulang, maka sudah saatnya publik bertanya: apakah yang dibutuhkan rakyat hanyalah program, atau sistem yang benarbenar berpihak pada kemaslahatan mereka? Rukmi Cileungsi Bogor

”Menolak Pilkada Tak langsung: Menolak Kembali ke Sistem Orba!” DALAM satu minggu ini, kala musibah banjir di Sumatra belum dapat ditangani dengan baik, para elit partai politik malah sibuk mewacanakan pemilihan kepala daerah tak langsung. Setidaknya sudah berkumpul 4 partai politik yang secara terbuka menyatakan keinginan untuk kembali ke model pemilihan kepala daerah ala Orde Baru, yakni pemilihan kepala daerah melalui DPRD. 4 parpol itu adalah Golkar (motor utamanya), Gerindra, PAN dan PKB. Ke 4 partai ini menguasai 310 kursi DPR dari 580 kursi yang ada. Artinya itu sudah mencapai 53,44%. Bila sekiranya paripurna DPR dilakukan hari ini, niscaya pilkada langsung akan berakhir riwayatnya. Oleh karena itu, kami menyatakan sikap MENOLAK PILKADA TAK LANGSUNG! Karena : 1. Sebagaimana pemilihan presiden langsung, pemilihan kepala daerah langsung merupakan salah satu tuntutan dari reformasi ’98. Ia merupakan penanda penting dari perubahan sistem politik Indonesia dari sistem politik Orde Baru yang sentralistik, koruptif, nepotis dan otoritarian ke sistem politik yang demokratis. Lebih dari itu, pemilihan kepala daerah langsung merupakan perwujudan dari tegaknya kedaulatan rakyat sebagaimana diamanahkan pada pasal 1 ayat (2) UUD 45, ”Kedaulatan

berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UndangUndang Dasar.” Oleh karena itu mencabut pilkada langsung bukan saja menghilangkan petanda sistem politik reformasi, tapi juga jelas-jelas bertentangan dengan konstitusi. 2. Penetangan konstitusi itu makin terang jika dikaitkan dengan putusan MK No 85/ PUU-XX/2022, putusan MK No 135/PUU-XXII/2024 yang diperkuat dengan putusan MK No 110/PUU-XXIII/2025 yang pada intinya menyatakan bahwa pemilihan kepala daerah merupakan rezim pemilu yang sama dengan pemilihan legislatif dan eksekutif. Oleh karena itulah, MK memutuskan bahwa pilkada langsung harus dilaksanakan serentak dengan pemilihan legislatif daerah. Dan hal ini dinyatakan oleh MK sebagai bagian penting untuk memperkuat kedaulatan rakyat. 3. Menyebut bahwa pilkada

langsung berbiaya mahal, penuh dengan polititk uang merupakan argumen yang tidak tepat. Tidak ada ukuran pasti untuk menetapkan satu hajat demokrasi berbiaya mahal. Lebih-lebih hajat itu merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat. Menegakan kedaulatan rakyat melalui pilkada merupakan pelaksanaan pembangunan jiwa bangsa. Sebagaimana badan, maka pembangunan jiwa bangsa juga merupakan amanah Indonesia merdeka. Hal inilah yang ditegaskan dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya : bangunlah jiwanya, bangunlah badannya. Maka mengingkari pembangunan jiwa bangsa karena alasan biaya mahal merupakan pengingkaran terhadap tujuan Indonesia Merdeka. 4. Alasan pilkada langsung penuh dengan politik uang juga alasan yang tidak bertanggungjawab. Politik uang terjadi karena partai politik melakukan

pembiaran. Kontributor merajalelanya politik uang adalah calon-calon yang memaksakan diri untuk menang dalam pemilihan dengan cara membeli suara rakyat. Artinya, parpollah yang menjadi sebab asal bagi lahirnya tradisi politik uang dalam pemilihan. Jika parpol menahan diri dan memberi sanski keras bagi pelaku politik uang, niscaya praktek politik uang akan jauh berkurang. Parpol yang tidak disipilin, mengapa rakyat yang dihukum? Parpol yang berulah, mengapa hak rakyat yang dicabut? Jelas hal ini tidak adil bagi rakyat. 5. Penting untuk mengingatkan elit parpol bahwa sejak 2014 lalu, rakyat Indonesia sudah berulangkali menyatakan penolakan terhadap rencana kembali ke sistem Orde Baru dalam memilih kepala daerah. Secara konsisten suara itu bergaung sampai tahun 2025 ini. Rakyat sangat mengerti dan paham bahwa pilkada langsung adalah wujud dari kedaulatan mereka, yang hari demi hari, kedaulatan itu makin dirampas oleh partai politik.

Rakyat sudah memperlihatkan konsistensi sikap mereka sejak tahun 2014 lalu hingga sekarang menolak pilkada tak langsung. Baik secara pandangan maupun secara lapangan. Antara lain melalui gerakan ’shame on you SBY’ di tahun 2014 lalu, gerakan ”Peringatan Darurat” Kawal Putusan MK di tahun 2024, dan gerakan Agustus 2025. Rangkaian peristiwa ini, sejatinya, membuat elit-elit parpol berhenti mengabaikan suara rakyat. Demikian seruan nasional ”Menolak Pilkada Tak langsung: Menolak Kembali ke Sistem Orba!” Jakarta, 30 Desember 2025. CP : 1. Ray Rangkuti ( Lima Indonesia) 2. Saiful Mujani (Akademisi UIN) 3. Ubedilah Badrun (Akademisi UNJ) 4. Jeirry Sumampow (Tepi Indonesia) 5. Yusfitriadi (Vinus Indonesia) 6. Arif Susanto (Exposit Strategic) 7. Lucius Karus (FORMAPPI)


TERUSAN

4

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I JUMAT, 2 JANUARI 2026 I 13 RAJAB 1447 H

Bermain, Cara Menyembuhkan Luka  Relawan SalamAid, Jamil Arrohman menjelaskan bahwa permainan tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari pendekatan psikososial berbasis sekolah alam yang mereka terapkan di lokasi bencana. “Kegiatannya mirip sekolah alam. Karena SalamAid itu basisnya memang dari sekolah alam. Kelihatannya main, tapi sebenarnya ada pembelajaran,” tuturnya. Menurut Jamil, setiap permainan memang dirancang untuk menstimulasi konsentrasi, kerja sama, dan keberanian anak-anak. Menyusun balok melatih fokus dan kesabaran. Permainan kelompok melatih kekompakan sekaligus jiwa kompetitif yang mulai tumbuh pada anak usia sekolah dasar. “Anak-anak di sini rata-rata kelas tiga sampai kelas enam. Di usia itu, kompetitifnya mulai naik. Jadi ada unsur lombanya, tapi tetap fun. Mereka latihan lari, latihan menyusun, dan kerja tim,” jelasnya. Kondisi lokasi yang masih dipenuhi sisa bencana justru membuat konsep sekolah alam terasa relevan. Permainan dilakukan di atas tanah yang tidak rata, di lingkungan yang jauh dari kata ideal. Namun, hal itu justru menjadi bagian dari proses belajar itu sendiri. “Kalau cuma duduk, aktivitas mereka terhambat. Anak-anak itu butuh banyak gerak. Dengan main, mereka jadi happy, ceria, dan nggak terlalu kepikiran kondisi yang mereka alami,” bebernya. Permainan yang dilakukan pun sangat fleksibel. Tidak selalu menggunakan alat khusus. Jamil mengaku lebih sering memanfaatkan apa yang tersedia di sekitar. “Kalau ada balok, kita pakai balok. Kalau nggak ada, bisa susun batu atau main lari. Intinya games yang bikin mereka bergerak dan kerja sama,” tuturnya. Pendekatan tersebut dinilai efektif dalam membantu pemulihan psikologis anak-anak. Meski hanya sesaat, permainan mampu mengalihkan ingatan mereka dari trauma bencana. “Main bareng-bareng itu bisa bikin mereka lupa sebentar. Bisa mengurangi trauma. Anak-anak di sini kelihatannya sudah mulai

JAWA POS

TINJAU JEMBATAN: Presiden RI, Prabowo Subianto meninjau Jembatan Bailey di Sungai Garoga, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (1/1/2026).

ikhlas dengan kondisi rumah mereka,” imbuhnya. Antusiasme anak-anak pun terlihat jelas. Mereka mengikuti permainan dengan semangat, tanpa memikirkan menang atau kalah. Tidak ada juara, tidak ada peringkat. Paling penting, semua dapat hadiah. Meski sederhana, hanya berupa buku bacaan. Namun, bagi anak-anak di pengungsian, pemberian kecil itu menjadi sesuatu yang berharga. Mutia merasa sangat senang menerima buku bacaan dari relawan. Remaja berusia 13 tahun ini begitu gandrung dengan novel. Apalagi, ia mengaku jarang mendapat buku bacaan seperti itu. Ia lebih sering menerima buku gambar atau mewarnai. Ia juga rindu suasana belajar di sekolah. Kini, hari-hari Mutia di pengungsian diisi dengan aktivitas seadanya. Jika merasa suntuk di rumah, ia memilih keluar berjalan-jalan dan bermain hingga sore. “Kadang sampai sore baru balik. Habis magrib ngaji, habis isya kadang,” ceritanya. Bagi anak-anak Dusun Al Ikhsan, permainan bersama relawan bukan sekadar pengisi waktu. Di tengah keterbatasan listrik, air bersih, dan bangunan sekolah yang belum pulih, permainan menjadi ruang aman untuk tertawa, bergerak, dan kembali menjadi anakanak. Di antara puing-puing bencana, tawa renyah itu menjadi penanda bahwa

harapan masih hidup. PRABOWO ”TAHUN BARUAN” DI TAPANULI SELATAN Presiden Prabowo Subianto menghabiskan malam tahun baru di Posko Kesehatan Kodam I Bukit Barisan di Desa Batu Hula, Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Pantauan Jawa Pos yang ikut dalam rombongan presiden, ratusan pengungsi Batang Toru antusias menyambut kehadiran Prabowo yang didampingi sejumlah menteri. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan, mayoritas pengungsi sudah kembali ke rumah. Pengungsian tetap berdiri untuk dapur umum. ”Malam tahun baru Pak Presiden menginap di Tapanuli Selatan. Makan malam bersama warga, kemudian nonton film bersama warga juga,” kata Teddy. Apa rencana Presiden di hari pertama 2026? Teddy mengatakan, kemarin (1/1) Prabowo berkunjung ke Aceh Tamiang untuk menyapa pengungsi dan penanganan pascabencana. ”Ada rumah hunian yang dibuat Danantara atas instruksi Bapak Presiden. Besok (kemarin, Red) kami cek,” ujarnya. Teddy menyebut, sebagian hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang sudah jadi. Jumlahnya sekitar 500 unit. Hasil pantauan sementara, kata Teddy, perekonomian

warga mulai bangkit. Padahal, daerah tersebut termasuk salah satu yang mengalami kerusakan parah. Salah satu pengungsi dari Desa Hutagodang, Sariah Bogo Harahap, mengaku senang dengan atensi dari pemerintah pusat. ”Rumah kami hanyut. Hanya sempat bawa baju di badan saja. Saya harap Bapak Presiden membangun rumah untuk warga desa,” ujarnya saat ditemui Jawa Pos. Perempuan 49 tahun itu masih mengungsi bersama tujuh anggota keluarganya. Dua cucunya yang masih balita juga harus merasakan kesusahan ini. ”Saya harap Bapak Presiden juga membuat lapangan kerja. Saya tani dan sawah sudah hancur kena banjir,” ucapnya. Sementara itu, Prabowo meninjau Jembatan Bailey di Sungai Garoga sekitar pukul 13.00 WIB. Jembatan Bailey itu menjadi solusi sementara sebagai pengganti jembatan lama yang rusak dan memutus akses ekonomi warga. Kehadirannya diharapkan memulihkan konektivitas utama antara Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, sekaligus memperlancar distribusi logistik dan mobilitas masyarakat. Usai meninjau jembatan, Presiden melanjutkan kunjungan ke Posko Kesehatan Kodam I/ Bukit Barisan di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru. Di lokasi tersebut, Presiden berdialog langsung dengan tenaga kesehatan yang telah bertugas sejak hari pertama bencana. Dokter dari Kesdam I/Bukit Barisan Kapten CKM drg Alfian menyampaikan, tim medis telah bertugas selama 36 hari dan menangani sekitar 2.300 pasien. Kasus terbanyak yang ditangani adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) serta infeksi kulit. Posko Kesehatan Batu Hula disiagakan setiap hari dengan dukungan dua dokter, perawat, serta paramedis dari unsur TNI dan dinas kesehatan setempat. Kunjungan Presiden menegaskan perhatian pemerintah terhadap pemulihan menyeluruh, tidak hanya pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pemenuhan layanan kesehatan warga terdampak. (cr1/d/lyn/oni)

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

Biskita

Mandek Lagi  Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto membenarkan informasi tersebut. Penghentian operasional disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya, kontrak kerja sama antara Pemkot Bogor dengan PT Kodjari sudah habis. Ini terhitung sejak 31 Desember 2025. ”Benar. Biskita itu berkontrak per tahun. Jadi per 31 Desember itu selesai. Per 1 Januari otomatis tidak ada pengadaan jasa,” ungkapnya. Penghentian operasional Biskita Transpakuan ini berlaku untuk semua koridor. Pemkot Bogor masih mengupayakan kembali beroperasinya sarana transportasi andalan warga itu. Meski demikian, Sujatmiko enggan berkomentar banyak terkait tenggat waktu penghentian operasional Biskita Transpakuan ini. Ia hanya memastikan tidak akan berlarut-larut. ”Walaupun tidak ada subsidi, (diupayakan) akan melayani (masyarakat) mulai di hari Senin (pekan depan),” yakin Sujatmiko. Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi memastikan pihaknya saat ini tengah menyelesaikan proses pengadaan barang dan jasa untuk Biskita Transpakuan. ”Mudahmudahan minggu depan sudah mulai beroperasi lagi,” kata Denny dkonfirmasi Radar Bogor, Kamis (1/1) malam. Denny menerangkan, Pemkot Bogor sebetulnya sudah menyisihkan anggaran untuk operasional layanan Biskita Transpakuan pada tahun 2026. Namun, kontrak kerja samanya sudah keburu habis tepat akhir tahun 2025. ”Sudah (dianggarkan APBD 2026) kalau tidak salah Rp50 miliar, itu untuk empat koridor,” tambah Denny.

Seperti diketahui, empat koridor Biskita menjadi layanan utama transportasi publik di Kota Bogor. Keempatnya beroperasi secara bertahap pada tahun 2025. Koridor 1 dan 2 beroperasi pada April silam, disusul Koridor 5 dan 6 pada Oktober lalu. Total sebanyak 49 unit armada Biskita. Penghentian operasional Biskita bukan pertama kalinya terjadi. Seperti deja vu, pada 1 Januari 2025 lalu moda tranportasi umum warisan BPTJ ini juga mengalami nasib serupa. Kala itu, pemicunya karena perubahan lembaga Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menjadi Direktorat Jendral (Ditjen) Integrasi Transportasi Multimoda. Kondisi itu memaksa Program Buy The Service (BTS) Biskita Transpakuan Kota Bogor dihentikan sementara waktu, oleh Kementrian Perhubungan (Kemenhub). Penghentian saat itu berlangsung cukup lama, hingga empat bulan. Barulah pada 8 April 2025 Biskita bisa kembali mengaspal untuk dua koridor, yakni K1 dengan rute Bubulak hingga Cidangiang dan Koridor K2 dengan rute Bubulak Ciawi. Penghentian sementara tersebut tentu saja menjadi sorotan publik. Lantaran Pemkot Bogor dianggap tidak gercep dalam mengantisipasi jeda pelayanan itu. Pengamat Tata Kota, Yayat Supriatna menilai akar masalah terdapat pada sistem kerja samanya. Skema Buy The Services (BTS) membuat masalah berulang setiap tahun. “Karena akan terputus setiap tahunnya. Sebaiknya multiyers, misal tiga tahun sekali. Tapi itu sulit karena aturannya sudah BTS, jadi kita ikuti saja,” jelas Yayat. Yayat menilai, Pemkot Bogor

sebetulnya bisa memaksimalkan konsep BTS. Caranya dengan mengubah sistem administrasi dalam proses pelelangan. “Kontraknya harus continue dan itu harus dijaga jangan sampai putus layanan,” usul Yayat. Satu hal yang paling penting, Pemkot Bogor harus berani memastikan, tenggat waktu proses pelelangan. Jangan justru membuat lingkaran tanya di tengah masyarakat. “Karena ini akan terasa dampaknya pada hari Senin, orang belum banyak yang tahu. Harusnya segera dipublish berapa lama dia proses lelangnya selesai,” tegas Yayat Layanan Biskita Transpakuan sebetulnya mendapat respon positif dari masyarakat. Apalagi Pemkot Bogor berkomitmen akan menghapus angkot tua. Komitmen tersebut mesti senapas dengan pengelolaan Biskita Transpakuan. Lantaran moda transportasi publik itu menjadi andalan warga nantinya. “Sebetulnya ekspektasi warga itu kalau angkot tua dihilangkan, orang membutuhkan transportasi umum pengganti. Sementara ini Biskitanya (malah) berhenti,” ujarnya. Cita-cita ”Bogor Lancar” yang digagas Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mesti sejalan dengan kinerja para pembantunya, termasuk Dinas Perhubungan. Menurut Yayat, jangan sampai cita-cita tersebut malah menjadi bumerang karena hanya menjadi angan-angan, sementara di lapangan masih semrawut. “Ini jadi hal perhatian kita. Pak Wali Kota (Dedie A Rachim) sudah menggaungkan bagaimana program Bogor Lancar dan (Bogor) Beres, tapi kalau dari dinas komitmennya kurang siap mah bagaimana,” cecarnya. (bay/c)

Habis Gelap, Terang Belum Cemerlang  Perjalanan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi pascabencana banjir bandang yang melanda tiga provinsi sekaligus, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penerbangan pagi dari Tangerang berjalan cukup lancar, mengantarkan kami ke salah satu pintu utama menuju wilayah terdampak bencana di ujung Sumatera, Bandara Kualanamu. Bandara ini memiliki peran penting karena menjadi titik persinggahan utama para relawan dan pengiriman donasi sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju lokasi-lokasi bencana. “Relawan masih lalu lalang karena bantuan dari pemerintah belum maksimal. Banyak relawan yang membawa donasi seperti pakaian dan makanan,” ujar Rahmat Dani, yang tiba menjemput kami. Ia bertugas mendampingi perjalanan kami menuju Dusun Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Kami juga hendak menyapa para relawan SalamAid yang telah lama mendirikan posko di sana. Dani menambahkan, Bandara Internasional Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang menjadi akses utama bagi relawan dan donasi yang datang dari Jakarta. Jalur udara ini menjadi satusatunya pilihan paling memungkinkan untuk menjangkau wilayah terdampak dengan

Komisaris Utama: Maesa Samola Komisaris: Suhendro Boroma CEO: Nihrawati AS

cepat. “Bandara satu-satunya yang paling dekat ya Kualanamu. Kalau Bandara Lanud Soewondo Polonia biasanya untuk pejabat atau orang-orang penting,” katanya. Perjalanan darat dari Medan menuju Aceh Tamiang memakan waktu cukup panjang. Sepanjang perjalanan, beberapa kali hujan rintik turun. Saya ikut membayangkan, bagaimana perasaan para korban setiap kali melihat air hujan. Bencana besar ini sudah merenggut lebih dari 1.000 nyawa dan menghasilkan trauma kolektif. Bisa jadi, hujan bukan lagi sesuatu yang ditunggu-tunggu. Bukan lagi petrichor yang menghangatkan. Hujan merupa melankolia yang mencipta trauma. Sungguh, duka mendalam bagi warga Sumatera. Mobil kami melintasi sejumlah wilayah. Mulai dari Deli Serdang, Kota Medan, Binjai, Langkat, hingga memasuki perbatasan Aceh Tamiang. Di jalan lintas Sumatera, tepatnya di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, hamparan perkebunan kelapa sawit mendominasi pemandangan di sepanjang perjalanan. Barisan pohon sawit tampak rapat, seolah mengiringi perjalanan menuju daerah bencana. Namun, pemandangan berubah drastis saat memasuki Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Jejak banjir bandang mulai terlihat jelas. Reruntuhan

rumah masih tersisa, lumpur tampak mengering di berbagai sudut, genangan air belum sepenuhnya surut, serta bekas longsoran terlihat di pinggir jalan. Di beberapa titik, anak-anak hingga orang dewasa tampak mengais kardus di pinggir jalan untuk meminta rezeki kepada para pengguna jalan. Aktivitas sederhana itu menjadi gambaran nyata tentang beratnya dampak banjir bandang yang masih dirasakan warga. Seperti di Dusun Al Ikhsan, Desa Kota Lintah Bawah, Kecamatan Kota Kualasimpang, gelap dan dahaga masih menjadi bagian dari keseharian warga. Di bawah tenda pengungsian yang berdiri seadanya, Dahlela (53) menjalani hari-harinya tanpa kepastian. Bukan lagi takut pada air yang meluap, melainkan pada kebutuhan paling dasar yang belum juga terpenuhi: listrik dan air bersih. “Air bersih itu masih kurang. Kadang masuk, kadang tidak sama sekali. Selama ini kami masih mengandalkan bantuan air yang dikirim dari luar. Kalau ada, ya ada. Kalau tidak, bisa dua sampai tiga hari kami tanpa air,” ujarnya, usai kami tiba di sana. Kondisi tersebut membuat aktivitas harian warga berjalan tertatih. Untuk sekadar minum, memasak, hingga mem bersihkan diri. Warga harus menunggu kiriman bantuan atau mencari sumber air alternatif di luar desa.

Sebulan pascabanjir, sebagian warga memang mulai mencoba kembali bekerja. Namun, kehidupan belum berjalan normal. Fokus utama warga saat ini masih tertuju pada satu pekerjaan berat yang menyita tenaga dan waktu, yakni membersihkan sisa-sisa bencana. “Kalau rutinitas, ada yang sudah mulai bekerja, tapi belum penuh. Lebih banyak fokus ke bersih-bersih. Ada rumah yang bisa dibersihkan, alhamdulillah, tapi kondisinya parah. Kalau dikerjakan sendiri, tidak akan mampu,” tuturnya. Di ujung desa tempat Dahlela tinggal, pemulihan terasa jauh lebih lambat. Kawasan tersebut masih dikepung tumpukan gelondongan kayu besar yang terbawa banjir. Kayu-kayu itu menggunung, menutup halaman rumah, dan belum jelas ke mana akan dipindahkan. “Kalau kami di ujung desa ini, masih berada di tengah tumpukan kayu. Belum tahu mau dibawa ke mana. Sepertinya masih menunggu tindak lanjut dari pemerintah,” katanya. Meski akses jalan utama sudah dibuka, tumpukan kayu yang belum tertangani membuat proses pemulihan infrastruktur terhambat. Salah satunya adalah jaringan listrik. Hingga kini, aliran listrik belum kembali menyala. Malam hari masih dilalui dalam kondisi gelap gulita. “Sekarang masih gelap. Harapannya listrik cepat nyala,” ucap Dahlela singkat. Untuk bertahan, warga mengandalkan genset seadanya.

Namun, keberadaan genset hanya menjadi solusi sementara. Tidak semua rumah mampu menggunakannya dan bahan bakar pun terbatas. Meski begitu, bagi warga, persoalan listrik masih kalah genting dibanding air bersih. Tanpa air, hampir seluruh aktivitas terhenti. “Kalau pakaian atau sandal masih bisa kita tahan. Tapi kalau air, itu kebutuhan vital. Kita nggak bisa bersih-bersih karena nggak ada air. Banyak sekali kendalanya,” ungkapnya. Kesulitan air bersih juga memaksa warga mencari cara sendiri untuk mencuci pakaian. Tidak ada satu solusi bersama. Setiap keluarga bertahan dengan kemampuannya masing-masing. “Ada yang nyuci di belakang sumur bor, ada juga yang seperti kami harus keluar ke Desa Kota Lintang Tengah, numpang sumur orang buat nyuci,” kata Dahlela. Bagi warga Dusun Al Ikhsan, banjir mungkin telah pergi, tetapi dampaknya masih tinggal. Selama listrik belum menyala dan air bersih masih langka, kehidupan mereka tetap tertahan di antara lumpur yang mengering, tumpukan kayu yang menggunung, dan harapan akan pemulihan yang belum sepenuhnya datang. Warga juga harus bertarung dengan sisa-sisa bencana yang menguras fisik dan batin. Bicara soal urusan perut, uluran tangan para donatur terus mengalir. Stok mi instan, beras, hingga perlengkapan salat

terbilang memadai. Namun, persoalan bagi para pengungsi kini bukan lagi tentang apa yang bisa dimakan. Melainkan tentang ruang untuk sekadar bernapas lega. “Kalau dibilang mencukupi, ya karena kita masih di tenda. Kalau bantuan terlalu banyak pun tidak ada tempatnya, tenda kita kecil sekali,” tutur Dalela, salah seorang warga di pengungsian. Di dalam tenda yang sempit itu, bantuan alas tidur hanya bisa diterima seadanya. Bukan karena tidak butuh, melainkan karena tanah yang mereka pijak untuk merebahkan diri sudah tak lagi menyisakan ruang. “Dikasih satu (alas tidur), kita anggap ada. Tapi kalau sudah di rumah sendiri nanti, mungkin itu tidak akan cukup,” tambahnya. Kini, musuh utama warga bukan lagi air yang meluap, melainkan jejak pilu yang ditinggalkannya. Lumpur tebal yang mulai mengering telah berubah menjadi debu yang menyesakkan. Setiap embusan angin membawa partikel tanah sisa banjir ke dalam paru-paru warga. Selain debu, pemandangan memilukan terlihat dari gelondongan kayu yang menumpuk serupa gunung di berbagai sudut. “Flu dan batuk sering sekali menyerang. Debunya luar biasa. Kalau keluar tidak pakai masker, itu sangat terasa,” keluhnya. Kondisi kesehatan yang menurun diperparah dengan beban kerja fisik yang berat.

Warga kini tidak lagi hanya duduk menanti bantuan. Mereka mulai bergerak menjemput kembali rumah mereka. Fokus utama pengungsi saat ini adalah membersihkan lingkungan. Mereka membutuhkan lebih dari sekadar logistik. Warga memerlukan bantuan tenaga untuk mengeruk lumpur, menyingkirkan puing-puing rumah yang masih bisa diselamatkan, hingga menangani gelondongan kayu pepohonan yang menumpuk tanpa kejelasan harus dibuang ke mana. Kehidupan komunal di pengungsian pun tidak mudah. Fasilitas dapur umum masih sangat minim, sehingga warga harus memutar otak untuk mengolah bantuan dengan perlengkapan seadanya. Tidak ada rutinitas dapur yang pasti karena setiap orang masih sibuk menyelamatkan sisa-sisa harta benda mereka sendiri. “Kalau ada donatur yang mau membiayai tenaga masak, mungkin baru bisa berjalan rutin. Kalau sekarang swadaya, kita tidak bisa memaksa, karena warga juga punya kesibukan membersihkan tempatnya masing-masing,” jelasnya. Bagi warga Aceh Tamiang, bantuan terbaik saat ini adalah uluran tangan untuk menyapu debu dan mengeruk lumpur. Mereka ingin segera meletakkan kepala di bawah atap rumah sendiri, bukan lagi di bawah plastik terpal yang sempit dan pengap.(cr1/d)

GM Bisnis: Erwin Sofian GM Digital dan Teknologi Informasi (IT): Benny Irawan Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi: Ricki Noor Rachman Koordinator Liputan: Dede Supriadi Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi Online: Lucky Lukman Nul Hakim Redaktur Pelaksana Online: Yosep Awaludin Redaktur Senior: Andi Ahmadi, Faturahman S Kanday, Muhammad Ridwan, Muh Afandi, Iqbal Muhammad Redaktur: Imam Rahmanto, Pipin Apriani, Alpin, Muhammad Ruri Ariatullah, Rani Puspitasari Sinaga, Reka Faturachman Sekretaris Redaksi: Jean Cloudia Reporter: Arif Al Fajar, Septi Nulawam Harahap, Fikri Rahmat Utama, Muhamad Rifki Fauzan, Abilly Muhamad, Muhammad Ali Fotografer: Sofyansyah, Hendi Novian Redaktur Konten/ Koordinator Medsos: Erika Nur Rizki S Konten Kreatif: Edfyra Amelia, Rissa Aliria Putri Editor Video: Muhammad Alife Shine, Muhammad Fadhel Wafi, Muhammad Ardika Gunawan, Ezar Rajaswara, Khaerul Nur, Muhammad Isa Ismatullah Videografer: Abdul Aziz, Muhamad Dzikri Ilman Syabani Pracetak: Zainal Arifin (Koordinator), Nursaid, Sarmadah Umum dan Personalia: Rawin Surwintono, Mia Nelawati (Asist. Manager) Iklan: Untung Bachtiar (Manager) Pemasaran dan Sirkulasi: M Iksan Halil (Manager) Digital Marketing: Recia Debora S Konsultan Hukum: Andi Syarifuddin SH, MH Ombudsman: M. Choirul Shodiq, Rohman Budijanto Penerbit: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP: 651/SK/MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 Percetakan: PT Bogor Media Grafika (Jalan Siliwangi Kav.1/34 Komp. Puslitbang KOSTRAD Desa Cijujung Kandang Roda Bogor Telp: 0251 8655965) Alamat: Graha Pena Radar Bogor, Jl KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Taman Yasmin Bogor 16113. Telepon Redaksi: 0251-7544005 (hunting), Fax:2517544008. Telepon Iklan: 0251-7544001-002, Fax: 0251-7544009. Telepon Pemasaran: 0251-7544003. Perwakilan Jakarta: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, Telepon/Fax: 021-53699624. Homepage: http//www.radarbogor.id Email: redaksi@ radar-bogor.com. Wartawan Radar Bogor dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

Wartawan Radar Bogor dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.


jumat 2 januari 2026

Ribut dengan Pacar, Tabrakan Beruntun

13 rajab 1447 H

Setahun 4.126 PKL dan Bangli Ditertibkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus berkomitmen mewujudkan Kota Depok yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Tercatat, sepanjang Januari hingga Desember 2025, Satpol PP Kota Depok berhasil melakukan penertiban terhadap 4.126 Pedagang Kaki Lima (PKL) dan bangunan liar yang melanggar ketentuan tata ruang. SETAHUN...Baca Hal 6

(DISKOMINFO DEPOK).

DIBONGKAR: Personel Satpol PP Kota Depok saat menertibkan bangunan liar.

DITANGKAP: Polisi tangkap begal modus matel di Depok.

(HUMAS POLRES METRO DEPOK FOR RADAR BOGOR)

Modus Matel, Kawanan Begal Ditangkap DEPOK–Bagi warga Depok harus berhati- hati jika berhadapan dengan debt collector (DC). Pasalnya, saat ini marak aksi begal menyamar menjadi profesi yang dikenal mata elang (matel) itu.

(FAJAR/RADAR BOGOR)

KEMBANG API: Ribuan warga Depok memadati jalan GDC Depok menyaksikan pesta kembang api pada Kamis (1/1) dini hari kemarin.

Ribuan Warga Sambut Tahun Baru DEPOK–Sejumlah ruas jalan di Kota Depok mulai dipadati kendaraan warga yang akan menghabiskan malam pergantian tahun baru 2025-2026. Pantauan Radar Bogor, kendaran didominasi roda dua mulai memadati ruas jalan tersebut. Adapun tujuan kebanyakan masyarakat Kota Depok yakni ke kawasan GDC dan Margonda.

RIBUAN...Baca Hal 6

Seorang lansia berinisial S (59) menjadi korban begal modus matel. Ia dicegat empat orang begal yang mengaku matel. Motor korban kemudian dirampas secara paksa. Peristiwa tersebut terjadi di

Cilangkap, Tapos, Depok. Korban yang ketakutan, akhirnya terpaksa menyerahkan motor tersebut. Kemudian melapor ke Polsek Cimanggis. Polisi yang mendapatkan laporan

Dibuka! Sterilisasi Kucing Domestik Gratis

MODUS...Baca Hal 6

Ratusan Polisi Mandi Kembang

DEPOK–Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok kembali membuka layanan sterilisasi kucing domestik gratis untuk Januari 2026.

(ILUSTRASI)

DIBUKA!...Baca Hal 6

CEK KESEHATAN: Dokter hewan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada kucing peliharaan.

tersebut kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap kawanan begal modus matel itu di Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

DEPOK–Ratusan polisi menggelar tradisi mandi kembang di halaman Mapolres Metro Depok, Rabu (31/12). Tradisi itu dilakukan kepada 195 personel Polres Metro Depok yang mendapatkan kenaikan pangkat pada penghujung 2025.

RATUSAN...Baca Hal 6


AGLOMERASI

6

RADAR BOGOR TV

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

RADAR BOGOR I JUMAT, 2 JANUARI 2026 I 13 RAJAB 1447 H

Ribut dengan Pacar, Tabrakan Beruntun TANGERANG TANGERANG–Tabrakan beruntun melibatkan lima mobil terjadi di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Kota Tangerang Selatan, saat malam tahun baru semalam. Tabrakan ini diduga diawali oleh salah satu mobil yang, sesaat sebelum kejadian, pengemudinya ribut dengan pacar di dalam mobil. ”Jadi betul, semalam ada kejadian sekitar pukul 01.40 WIB dini hari. Kronologinya memang dari pengemudi Grand Livina atas nama inisialnya AM, lagi mengendarai mobil dan memang mengakui bahwa dia kurang konsentrasi,” ungkap Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Danny Trisespianto Arief Sutarman kepada wartawan, Kamis (1/1) kemarin. ”Kurang konsentrasinya karena mungkin ada pertikaian kecil di dalam mobil antara

dia dan pasangannya,” sambungnya. Danny menjelaskan, total ada lima mobil yang terlibat dalam tabrakan beruntun ini, termasuk mobil yang dikemudikan AM. Dia mengatakan, akibat tabrakan beruntun ini, kelima mobil mengalami kerusakan, yang paling parah mobil milik AM. ”Yang rusak parah kalau kita lihat, paling parah sih yang nabrak awal ini yang Grand Livina ini. Yang lain hanya terdorong, penyok, tapi kondisi kendaraan masih bisa jalan,” kata Danny. ”Pertama Grand Livina, ini nabrak Toyota Rush. Kemudian, Toyota Rush nabrak depannya Daihatsu Sigra. Daihatsu Sigra nabrak depannya Pajero. Pajero nabrak depannya Pajero lagi,” ujarnya.(rb)

Warga Binaan Gelar Istigosah CIANJUR–Malam pergantian tahun dari 2025 ke 2026 diwarnai dengan kegiatan keagamaan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Cianjur di Masjid At Taubah, Rabu (31/12). Lantunan doa dan dzikir mewarnai akhir tahun 2025 yang tidak hanya dilakukan oleh WBP saja, tetapi turut dilakukan oleh jajaran pejabat Lapas Kelas II B Cianjur beserta staf. Istigosah yang dilakukan ini sebagai bentuk penutup tahun 2025 dengan harapan agar di tahun 2026 bisa lebih baik lagi dan menjadikan resolusi positif di lingkungan Lapas Kelas II B Cianjur. ”Doa dan dzikir yang kami panjatkan merupakan istigosah akhir tahun 2025 di Lapas Kelas II B Cianjur bersama dengan WBP. Tentunya diharapkan di penghujung tahun ini segala kebaikan menjadi pahala

BERMUNAJAT: Petugas dan WBP Lapas Kelas II B Cianjur melakukan istigosah dalam malam pergantian tahun.

(FOTO: HUMAS LAPAS CIANJUR FOR RADAR CIANJUR)

CIANJUR bagi kami semua dan tahun yang akan datang lebih baik,” ujar Kasi Binadik dan Giatja Lapas Kelas II B Cianjur, Dani Diyaulhaq melalui

keterangan tertulisnya. WBP beserta seluruh jajaran Lapas Kelas II B Cianjur khusyuk dalam memanjatkan doa dan harapan untuk di tahun yang akan datang. Balutan doa ini menjadi salah satu landasan agar bisa menuntun ke

arah yang lebih baik. ”Kami mewarnai pergantian tahun ini dengan kegiatan positif, sehingga untuk tahun yang akan datang memberikan vibrasi positif juga bagi kami secara khusus, terlebih bagi Kabupaten Cianjur,” tuturnya.(kim)

UPDATE DEPOK

Setahun 4.126 PKL dan Bangli Ditertibkan  Bangunan-bangunan yang ditertibkan tersebut telah berdiri di atas drainase, sempadan sungai, hingga badan jalan, serta tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Kepala Satpol PP Kota Depok Dede Hidayat mengatakan, penertiban dilakukan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketentraman Masyarakat, Perlindungan Masyarakat, dan Ketertiban Umum.

Selama pelaksanaan penertiban, pihaknya melibatkan tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Linmas, serta perangkat daerah terkait. “Penertiban ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Depok dalam menata tata ruang kota sekaligus menciptakan ruang publik yang lebih tertib, bersih, dan nyaman,” ujarnya, Kamis (1/1). Dede menambahkan, langkah tersebut juga bertujuan untuk mengurangi kemacetan, mengembalikan fungsi kawasan

menjadi ruang hijau atau jalur pedestrian. Serta memastikan tidak ada lagi bangunan liar yang memanfaatkan tanah negara tanpa izin. Dikatakannya, Satpol PP Kota Depok akan terus melakukan pengawasan dan penertiban secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan kota yang tertib dan aman. ”Harapannya, masyarakat dapat semakin nyaman, dan kualitas lingkungan meningkat,” tutupnya.(faj/c)

Ribuan Warga Sambut Tahun Baru  Hal itu terlihat dari kendaran dari persimpangan Siliwangi, lebih banyak menuju arah GDC. Sementara dari arah Juanda lebih banyak yang mengarah ke kawasan Margonda. Salah satu tujuan tempat merayakan malam pergantian tahun baru, di Margonda yakdi di kawasan Depok Open Space (DOS). Meski diguyur hujan gerimis, kawasan DOS mulai dipadati warga. Sejumlah pedagang kaki lima terlihat memanjang di sepanjang trotoar DOS. Petugas gabungan dari Polres Metro Depok, Kodim 0508 Depok, dan Pemerintah Kota Depok disiagakan untuk menjaga kondusifitas pergantian malam tahun baru 2026. ”Ada 703 personel gabungan yang kami siapkan untuk memberikan pelayanan perayaan pergantian tahun 2026 ini,” ujar Kapolres Metro Depok, Kombes Abdul Waras. Abdul Waras menginginkan

pergantian malam tahun baru 2026 di Kota Depok bisa berjalan dengan aman dan kondusif. Untuk mewujudkan hal itu, Polres Metro Depok bersama Forkopimda menguatkan pengamanan untuk menciptakan kondusifitas di wilayah Depok. Sementara itu, Dandim 0508/ Depok, Kolonel Infanteri (Inf.) Triano Iqbal menyatakan, seluruh personel melaksanakan tugas pengamanan secara optimal setelah apel gelar pasukan yang digelar di Makodim 0508/Depok, Kecamatan Pancoran Mas. “Semua personel sudah lengkap dengan peralatan yang dibutuhkan. Kami siap menjaga kondusifitas selama malam pergantian tahun,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan tugas dengan penuh tanggung jawab, sikap humanis, dan profesional, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban

Dibuka! Sterilisasi Kucing Domestik Gratis  Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Puskeswan Sawangan dengan sistem pendaftaran daring dan kuota terbatas. Pendaftaran layanan sterilisasi akan dibuka pada Jumat (2/1) hari ini, mulai pukul 11.00 WIB melalui Google Form. Adapun kuota yang disediakan sebanyak 30 ekor kucing jantan dan 20 ekor kucing betina. Kepala DKP3 Kota Depok, Widyati Riyandani, mengatakan bahwa pengaturan pendaftaran dan pelaksanaan layanan dilakukan untuk memastikan pelayanan Puskeswan berjalan optimal dan tertib. “Melalui pengaturan layanan ini, DKP3 berharap pelayanan Puskeswan tetap berjalan tertib, aman, dan berkualitas, serta mampu memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan dan

kesejahteraan hewan di Kota Depok,” ujarnya. “Informasi lebih lanjut terkait layanan Puskeswan dapat diakses melalui akun Instagram Puskeswan Depok Tapos, Puskeswan Depok Sawangan, serta kanal resmi Pemerintah Kota Depok dan DKP3 Kota Depok,” sambungnya. Widyati menuturkan, masyarakat dapat melakukan pendaftaran melalui tautan Link Steril Betina: https://bit. ly/sawangansterilbetina serta Link Steril Jantan: https://bit. ly/sawangansteriljantan untuk mempermudah pelayanan. “Bagi masyarakat yang telah berhasil mendaftar, diwajibkan melakukan konfirmasi melalui WhatsApp Puskeswan Sawangan di nomor 081292010132, dengan mengirimkan bukti pendaftaran serta foto kucing tampak depan, samping, dan belakang,” tukasnya.(faj/a)

masyarakat. Tujuannya agar warga Depok dapat merayakan malam pergantian tahun dengan aman dan nyaman. “Perkuat sinergitas dengan Polri, pemerintah daerah, dan unsur terkait demi terciptanya keamanan yang optimal. Utamakan pendekatan persuasif dalam melayani masyarakat,” tegasnya. Iqbal juga mengingatkan seluruh personel untuk memahami tugas masing-masing, serta mengutamakan keselamatan dan kesehatan diri. “Saya berharap seluruh personel melaksanakan tugas dengan dedikasi, disiplin, dan rasa tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara,” tukasnya. (faj/c)

NAIK PANGKAT: Ratusan polisi melakukan tradisi mandi kembang, usai mendapat kenaikan pangkat di halaman Mapolres Metro Depok, Rabu (31/12).

Ratusan Polisi Mandi Kembang  Mandi kembang itu dilakukan dibawah guyuran hujan. Nampak para anggota yang sudah berdiri lebih dahulu di tengah lapangan untuk menjalankan proses tradisi kenaikan pangkat itu. ”Momentum paling ditunggu yaitu kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi (Korps Raport) diperoleh sebanyak 195 personel terdiri

dari Perwira Pertama (Pama) pangkat AKP, Ipda, hingga pangkat bintara,” kata Kapolres Metro Depok, Kombes Abdul Waras, kepada Radar Bogor. Kapolres mengatakan, kenaikan pangkat dari perwira dan bintara adalah anugrah dan harus dibanggakan. Kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi ini merupakan hadiah sesuai pilihan dari instansi melihat prestasi serta menjalankan

tugas dengan baik. Menurutnya, kenaikan pangkat berarti tanggung jawab para personel bertambah. Ia berharap, anggotanya bisa bertanggung jawab dalam bertugas. ”Anggota yang mendapatkan korp raport dapat menjadi pemicu dalam peningkatan tugas serta kedisiplinan juga pola pikir dalam peningkatan kemampuan serta kompetensi,”

pintanya. Selain itu, aksi mereka diharapkan dapat memberikan contoh baik bagi personel Perwira atau Bintara Remaja (Baja). ”Wujudkan pelayanan prima kepada masyarakat dan tetap jaga kekompakan serta yakin percaya ikhtiar pelaksanaan tugas dan iklas sepenuh hati. Dengan begitu yakin dapat kebaikan bagi pribadi,” tukasnya.(faj/b)

Modus Matel, Kawanan Begal Ditangkap  ”Pelaku sudah ditangkap, berinisial RP (32), NK (41), AK (37), dan MT (29),” kata Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono kepada Radar Bogor.

Ia memaparkan, kawanan begal tersebut berpura-pura sebagai matel dan menekan korbannya seolah-olah yang bersangkutan menunggak. ”Cara kerjanya melihat situasi sepi dan korban yang dinilai

mudah menjadi sasaran. Mereka langsung turun bersama-sama dan menyampaikan seolah korban menunggak cicilan,” jelas Jupriono. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 368 KUHP

tentang pemerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. Polisi mengimbau masyarakat yang pernah menjadi korban dengan modus serupa agar segera melapor.(faj/c)


OLAHRAGA

7

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I JUMAT, 2 JANUARI 2026 I 13 RAJAB 1447 H

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

RASMUS

HOJLUND

NAPLES–Klub Premier League, Manchester United nampaknya akan berpisah secara permanen dengan Rasmus Hojlund. Sang striker dikabarkan akan dipermanenkan oleh Napoli di musim panas nanti. Di awal musim 2025/2026 ini, Hojlund harus mendapatkan pil pahit. Ia harus pergi dari MU setelah Ruben Amorim memutuskan untuk membeli striker baru pada diri Benjamin Sesko. Hojlund sendiri akhirnya memutuskan kembali bermain di Serie A. Ia menerima pinangan Napoli sebagai pemain pinjaman selama satu musim penuh. Di akhir masa peminjamannya di Naples, Hojlund bisa dipermanenkan oleh Napoli. Pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano mengklaim bahwa Napoli sudah fix akan mengaktifkan klausul pembelian permanen Hojlund. Menurut laporan Romano, Napoli sudah yakin untuk mempermanenkan jasa Hojlund dari MU. Mereka benar-benar puas dengan kontribusi yang diberikan striker Timnas Denmark itu. Sejauh ini Hojlund memang tampil tajam di skuad I Partenopei. Ia sudah mengemas tujuh gol dan tiga assist bagi Napoli di semua kompetisi. Antonio Conte dikabarkan puas dengan kontribusi yang diberikan sang striker dan ia percaya Hojlund yang masih mudah bisa jadi tulang punggung lini serang Napoli untuk jangka waktu yang panjang. MU dikabarkan akan menerima 44 juta Euro untuk penjualan Hojlund di musim panas nanti. Setan Merah juga berpotensi mendapatkan tambahan enam juta euro dari sejumlah klausul adds on. Menurut Romano, MU sangat membutuhkan dana untuk belanja pemain di musim panas ini, sehingga penjualan Hojlund ini akan memuluskan rencana transfer mereka di musim baru nanti. Jika transfer ini benar-benar direalisasikan Napoli, maka Hojlund jadi pemain MU kedua yang dibeli Napoli. Pada tahun 2024 kemarin, Napoli merekrut Scott McTominay dari Setan Merah dan sang gelandang kini jadi pemain kunci tim asal kota Naples tersebut.(bol)

STATISTIK

RASMUS HOJLUD BERSAMA NAPOLI BERMAIN

18

GOL

9

ASSIST

2

TEMBAKAN

32

TEMBAKAN TERARAH

19

7

DILANGGAR

32

KARTU KUNING

1

Laju Kemenangan Suns Terhenti

LAWAN KUAT: Klub legendaris Jerman, Hertha Berlin yang kini berlaga di 2.Bundesliga, akan menghadapi Persija Jakarta pada HUT ke-500 Jakarta di 2027 mendatang.

Bakal Lawan Hertha Berlin JAKARTA–Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan telah menyiapkan timtim tangguh dari daratan Eropa untuk menghadapi Persija Jakarta dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-500 Jakarta pada 2027. Ada satu tim legendaris asal Jerman yang disebut sudah bersedia datang, yakni Hertha Berlin. Pramono mengatakan bahwa pertandingan sepak bola internasional jadi salah satu kejutan dalam rangka perayaan 500 tahun Jakarta pada 2027 mendatang. Laga itu melibatkan klub kebanggaan Persija. Nantinya Persija akan beruji tanding melawan klub-klub internasional, terutama dari Eropa. Pernyataan itu disampaikan Pramono saat menghadiri perayaan malam Tahun Baru 2026 di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Kamis (1/1) dini hari WIB. ”Kami di momen 500 tahun Jakarta pada tahun 2027 dalam kesempatan itu juga akan mengundang tim-tim internasional untuk datang ke Jakarta berkompetisi menghadapi Persija Jakarta,” kata Pramono. ”Mudah-mudahan acaranya bisa berlangsung dengan baik dalam rangka memeringati 500 tahun Jakarta,” tambah dia. Pramono menerangkan, bahwa uji coba internasional itu disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) sebagai bagian dari peringatan lima abad Jakarta, sekaligus untuk menghadirkan hiburan berkelas bagi masyarakat Ibu Kota. Orang nomor satu di Ibu Kota Indonesia itu pun membocorkan calon lawan-lawan Persija. Salah satu klub asal Jerman yang cukup melegendaris, yakni Hertha Berlin ”Salah satu klub yang sudah bersedia untuk hadir adalah Hertha Berlin, Jerman,” ungkap Pramono. Hertha Berlin bukan tim sembarangan. Tim ibu kota Jerman itu termasuk klub legendaris dan tertua karena sudah berdiri sejak 25 Juli 1882 alias sudah 133 tahun. Bahkan Hertha Berlin merupakan anggota pendiri Asosiasi Sepak Bola Jerman di Leipzig pada tahun 1900.(jpc)

OFFSIDE

(HUMANS PENGCAB ISSI KABUPATEN BOGOR FOR RADAR BOGOR)

PERSIAPAN: Tim balap sepeda Kabupaten Bogor akan mengikuti pemusatan latihan cabang olahraga (pelatcab) jangka panjang, untuk persiapan mengikuti Pekan Olahraga Porprov (Porprov) XV Jawa Barat pada 3-19 November 2026.

Gelar Pelatcab Jangka Panjang CIBINONG–Tim balap sepeda Kabupaten Bogor akan mengikuti pemusatan latihan cabang olahraga (pelatcab) jangka panjang, untuk persiapan mengikuti Pekan Olahraga Porprov (Porprov) XV Jawa Barat pada 3-19 November 2026. Pelaksanaan pelatcab ini dijadwalkan berlangsung usai Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Hal itu disampaikan Wakil Manajer Balap Sepeda Kabupaten Bogor, Budi Santoso. “Setelah lebaran nanti, Insyaallah akan mengadakan pelatcab yang diikuti seluruh atlet binaan ”Insya Allah lebaran nanti kami akan langsung menggelar TC atau pelatcab yang akan diikuti oleh semua pembalap binaan Pengcab ISSI (Pengurus Cabang Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia) Kabupaten Bogor, “ ujarnya di komplek Sta dion Pakansari, Rabu (31/12). Ia mengatakan, untuk lokasi

pelatcab masih dalam pembahasan ISSI Kabupaten Bogor yang melibatkan pengurus bersama tim pelatih. “Pelatcab nantinya diikuti oleh seluruh atlet sepeda di no more road bike, MTB dan BMX. ”KONI Kabupaten Bogor members target kepada kami tiga medali emas dalam Pirprov Jabar 2026. Para pembalap sepeda punya peluang besar untuk meraih target sesuai yang diberikan, “ tegas Budi. ”Program latihan rutin tetap dijalankan oleh semua atlet dan jajaran pelatih ISSI Kabupaten Bogor. Bahkan, para atlet juga mengikuti turnamen balap sepeda, “ tukas Budi. Adapun pada pelaksanaan Babak Kualifikasi (BK) Porprov Jabar 2026, Kabupaten Bogor mampu meraih 1 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu dengan meloloskan 20 pembalap yang akan berlaga pada Porprov Jabar 2026.(rur)

SKUAD TIM SEPEDA KABUPATEN BOGOR PORPROV JABAR 2026 PELATIH 1. Andri Rosadi ( road race ) 2. Tedi Andrian Saputra ( road race ) 3. Ade Solihin (MTB) 4. Diaz Faisal( road race ) ATLET 1. Muhammad Hafidz 2. Muhammad Fahri 3. Ibrahimovic Dzakwaan Alnadi 4. Rasya Ramadhani Mahendra Tama 5. Aditya Pratama 6. Indra Kurniawan 7. Raisya Rahmadani Putri.h 8. Azfar Ghaisan 9. Haikal Saputra 10. Mahesa Dwi Putra Shwal 11. Shaskya Putri Almahbub 12. Sella Anggraini 13. Anggi Nur Sabrina 14. Aisyah Putri Aprilia 15. Fery Febi Saputra 16. Putri Sefia 17. Fitri Septiani 18. Muhammad Irsyad 19. Aceng Hasan 20. Karisya Milda

CLEVELAND–Donovan Mitchell mencetak 34 poin, Darius Garland menambahkan 19 poin, dan Cleveland Cavaliers unggul di kuarter keempat untuk mengalahkan Phoenix Suns 129-113 di Rocket Arena, Cleveland, Kamis (1/1) pagi WIB kemarin, mengakhiri rentetan empat kemenangan beruntun mereka. Suns membutuhkan pemain tengah Mark Williams untuk tampil gemilang guna melawan duet pemain depan Cleveland Cavaliers, Evan Mobley dan Jarrett Allen. Namun Williams tidak melakukannya. Di sisi lain, Suns gagal memperlambat Donovan Mitchell. Ini adalah pertandingan ke-18 Mitchell dengan mencetak 30 poin atau lebih musim ini, terbanyak ketiga di liga, setelah ia hanya mencetak 10 poin dalam kemenangan Senin malam di San Antonio. Mitchell berhasil memasukkan 10 dari 18 tembakan dari lapangan, termasuk empat tembakan tripoin, dan juga mencatatkan 10 rebound dan 7 asis dalam 30 menit. Micthell sekarang menduduki keempat di liga dalam perolehan poin dengan rata-rata 29,7 poin per pertandingan. Jaylon Tyson mencetak 18 poin dan Sam Merrill menambahkan 16 poin. Evan Mobley (16 poin, 10 rebound) dan Jarrett Allen (16 poin, 11 rebound) sama-sama mencatatkan dobel-dobel. Devin Booker memimpin Phoenix dengan 32 poin, termasuk 20 poin di kuarter ketiga saat Suns bangkit dari defisit 67-54 di babak pertama Setelah Phoenix memperkecil selisih menjadi 91-89 melalui dua lemparan bebas Jordan Goodwin, Cavaliers kembali mengendalikan permainan dengan mencetak 24-5 poin. Cleveland berhasil memasukkan 10 tembakan dari lapangan, sementara Phoenix hanya berhasil memasukkan 2 dari 10 tembakan. Keunggulan terbesar Cleveland adalah 24 poin pada skor 125-101 dengan kurang dari empat menit tersisa di kuarter keempat.(mb)


RADAR BOGOR I JUMAT, 2 JANUARI 2026 I 13 RAJAB 1447 H I HALAMAN 8

RADAR BOGOR TV

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

FOTO: HENDI/RADAR BOGOR.

MUSNAH: Ribuan botol minuman keras dimusnahkan Polres Bogor hasil penindakan selama tiga bulan.

Ribuan Miras Ilegal Dimusnahkan CIBINONG–Ribuan botol miras ilegal dimusnahkan forkopimda Kabupaten Bogor jelang malam pergantian tahun. Miras ilegal tersebut dihancurkan menggunakan alat berat di Mako Polres Bogor, Rabu (31/12). Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto menerangkan miras ilegal itu merupakan barang bukti yang berhasil diamankan pihaknya

selama melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). ”Pemusnahan ini merupakan hasil kerja bersama Polres dan Polsek jajaran, termasuk Satnarkoba dan Satsabhara, yang secara rutin melakukan pengecekan dan penindakan di lapangan. Jumlah miras yang dimusnahkan sebanyak 9.873 botol,” bebernya. Penindakan yang dilakukan diyakininya dapat menekan potensi

gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) seperti seperti tawuran dan kekerasan. Hal ini juga menjadi bagian dari komitmen Polres Bogor dalam mening katkan pelayanan dan penegakan hukum secara profesional dan berkelanjutan pada tahun 2026. Selain memusnahkan miras ilegal Polres Bogor bersama Pemerintah

Kabupaten Bogor juga menggelar doa bersama lintas agama dan konferensi kinerja tahunan. Doa bersama lintas agama dilaksanakan secara virtual bersama seluruh jajaran Polda Jawa Barat yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari refleksi akhir tahun sekaligus doa menyongsong tahun 2026.

”Doa bersama ini kami laksanakan untuk mendoakan masyarakat di wilayah rencana, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kami juga memohon agar seluruh kegiatan dan pekerjaan di tahun 2026 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tanpa hambatan,” kata Wikha. Wikha melanjutkan, setelah doa bersama Polres Bogor melanjutkan

konferensi akhir tahun sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi kinerja institusi sepanjang tahun 2025. ”Dalam konferensi pers tersebut, kami menyampaikan berbagai capaian kinerja Polres Bogor dan seluruh jajaran selama tahun 2025, termasuk sejumlah kasus yang menjadi perhatian masyarakat,” jelas dia. (abl/b)

Semarak Pesta Hura, di Malam Pergantian Tahun

FOTO: BILLY/RADAR BOGOR.

KERIPIK: Barang bukti keripik pisang mengandung zat narkotika saat dimusnahkan Kejari Kabupaten Bogor.

Eksperimen Keripik Pisang Narkoba CIBINONG–Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor akhirnya mengungkap kasus keripik pisang narkoba yang sempat menggegerkan jagat maya. Kasi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Kejari Kabupaten Bogor, Rinaldi Adriansyah menuturkan penangkapan para pelaku dalam kasus ini terjadi pada akhir Desember 2024. “TKP-nya di Apartemen Podomoro di Gunung Putri. Saat penangkapan ada tiga pelaku yang diamankan. Sementara satu lainnya melarikan diri,” beber Rinaldi, Rabu (31/12/2025). Para pelaku dalam kasus itu atas nama Dimas, Andi S alias Caplin dan M Arif Fadillah. Sementara pelaku atas nama Baim masih dalam pencarian daftar DPO. Rinaldi menyebut mereka melakukan tindak pidana sebagaimana dalam pasal 114 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 UU narkotika nomor 35 tahun 2009 Saat penangkapan, terdapat beberapa barang bukti yang ditemukan. Di antaranya keripik pisang mengandung zat narkotika. Rinaldi menyebut zat narkotika dalam pisang itu diberikan dengan cara disemprot. Hal itu merupakan eksperimen para pelaku dan hanya dikonsumsi secara pribadi. ”Zat nya positif mengandung MDMB - Inaca terdaftar dalam golongan satu nomor urut 202 lampiran Permenkes RI nomor 30 tahun 2023 tentang perubahan golongan narkotika dalam lampiran UU RI nomor 35 tahun 2000 tentang narkotika,” jelas dia. Kata dia, menurut penuturan para terdakwa, keripik pisang mengandung narkotika itu dikonsumsi untuk pribadi. Kasus ini mencuat saat Kejari Kabupaten Bogor memusnahkan barang bukti keripik pisang sebanyak 5 kilogram bersamaan dengan barang bukti. Ternyata diketahui keripik pisang itu mengandung zat narkotika dan menjadi barang bukti salah satu kasus yang sudah ditangani Kejari Kabupaten Bogor selama tahun 2025. (abl/c).

CIBINONG–Malam pergantian tahun dirayakan dengan semarak di Lorin Hotel Sentul. Helaran bertajuk Pesta Hiburan Rakyat (Hura) diselenggarakan pihak hotel untuk menghibur para tamu. Event ini berlangsung di area Pool Lorin Hotel Sentul. Pesta Hura dimeriahkan dengan berbagai rangkaian acara menarik seperti Live music, Dj Karoke Bikin Hepi, Dance Show, Games, Kidz Zone, Photo Booth, Door prize serta suasana pesta poolside yang meriah dan berkesan. Claster General Manager Lorin & Syariah Hotel Sentul, Fazrin Rizki Septiadi mengatakan tema itu diangkat oleh pihaknya untuk menghibur para tamu. Tak hanya dari segi hiburan, tema ini juga diterapkan pada sajian menu makan malam, jajanan hingga dekorasi yang bernuansa pedesaan. “kami menyajikan aneka jajanan pasar dan juga menghias dekorasi bernuansa kerakyatan dan pedesaan,” ujarnya, Kamis (1/1). Fazrin menyebut pada tahun 2025 Lorin Hotel Sentul berhasil menorehkan capaian yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Paket room package yang disediakan mencapai 80 persen Dirinya pun berharap untuk tahun 2026 bisnis hotel di Indonesia bisa bergerak lebih baik. Terutama dengan didukung kebijakan pemerintah yang berpihak pada bisnis

FOTO: LORIN HOTEL SENTUL

MERIAH: Kemeriahan Pesta Hura di Lorin Hotel Sentul di malam pergantian tahun.

perhotelan. ”Lebih banyak lagi okupansi perhotelan di seluruh Indonesia terutama di Bogor Raya dan pastinya revenue yang semakin meningkat. Semoga Lorin Sentul semakin jaya juga bisa memberikan pelayanan dan experience kepada tamu yang lebih lagi,” jelasnya. Begitupun, di tahun 2026, dirinya menargetkan okupansi Lorin Hotel Sentul lebih baik bisa lebih diangka 70 hingga 80 persen. F&B Lorin & Syariah Hotel

Sentul, Dinda Jasin menyampaikan perayaan pergantian tahun 2025 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Saat ini Lorin Hotel Sentul menampikan band lokal live musik dan Dj yang digemari para tamu. ”Lorin Hotel Sentul beberapa tahun ini selalu pakai aktris. Saat ini band lokal Jon Angels yang dikenal Bonjovi Indonesia dan Dj Karoke Bikin Hepi,” ungkap Dinda. Pada perayaan tahun baru kali ini Lorin Hotel ramai dikunjungi

para tamu hingga penuh baik kamar hotel maupun untuk makan malam. ”Jadi allhamdulillah banget rezeki di tahun ini untuk tahun baru tidak seperti tahun lalu yang kurang sebenarnya, tahun ini mulai rame,” tutur dia. Pihaknya juga mematuhi segala kebijakan dari pemerintah, seperti larangan pesta kembang api. ”Sebagai bentuk simpati terhadap kejadian bencana di Sumatera jadi kami mengikuti arahan dan himbauan dari

pemerintah dari Presiden bahwa kita tidak ada perayaan kembang api,” ucapnya. Di momen perayaan pergantian tahun ini Lorin Hotel Sentul menyediakan paket all you can eat Rp250 ribu per pack dan untuk pengunjung anak hanya dikenakan tarif setengahnya. Pada momen libur tahun baru kali ini pihaknya menawarkan kamar hotel mulai dari harga Rp1,2 juta hingga Rp1,6 juta. Harga ini sudah termasuk sarapan dan makan malam untuk dua orang. (abl/c)

Keseruan Malam Tahun Baru di The Alana Hotel Sentul

Hadirkan Ada Band, Sajikan Wagyu Premium Momen malam tahun baru dirayakan dengan meriah di Alana Hotel Sentul. Tamu hotel disuguhkan dengan penampilan band ternama dan sajian menu makan malam spesial. Pihak pengelola hotel menghadirkan Ada Band dan sajian Wagyu Premiun dari New Zealand. Laporan: MUHAMMAD BILLY

PERAYAAN meriah tampak terlihat di The Alana Hotel Sentul. Tamu di hotel ini diajak seru-seruan dengan menyanyi sejumlah lagu hits Ada Band. Para tamu juga terihat lahap me nyantap berbagai sajian menu makan malam yang lezat. Keseruan itu tersaji pada helaran bertajuk ‘Steak and Strike’ yang dihelat pihak Hotel. Public Relations Manager The Alana Hotel Sentul, Rezka Aulia menyamaikan tema itu sengaja dipilih pihaknya agar dapat menghibur para tamu di momen spesial tersebut. Bahkan, The Alana juga memberikan hampers bagi tamu spesial. Sehingga para tamu membawa oleh-oleh usai menikmati pergantian tahun

SEMARAK: Perayaan malam tahun baru di The Alana Hotel Sentul berlangsung semarak.

FOTO: THE ALANA HOTEL SENTUL

di The Alan Hotel Sentul. Rezka mengatakan pada helaran itu pihaknya juga menyajikan paket lengkap bagi para tamu dengan harga yang terjangkau. Hal itu diharapkan menjadi kesan baik dari pihaknya kepada tamu di akhir tahun 2025.

Sementara ke depan, pada tahun 2026 The Alana Hotel Sentul akan lebih konsen ke bidang olahraga. Mereka akan menghadirkan lapangan padel dan juga olahraga yoga, hingga hyrox. Sehingga, kata dia, dengan adanya fasilitas olahraga itu,

para tamu hotel yang berkunjung tidak hanya sekedar menginap, melainkan juga berolahraga. ”Jadi orang menginap disini, tidak hanya tidur saja tetapi juga makan dan juga sehat bareng. Tema Sport supaya menyambut 2026 lebih semangat,” tutupnya. (abl/c)


BOGOR RAYA

9

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I JUMAT, 2 JANUARI 2026 I 13 RAJAB 1447 H

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

Puncak Fest Sukses Promosikan Wisata MEGAMENDUNG–Event Puncak Festival 2025 sukses digelar. Masyarakat antusias menyaksikan berbagai pertunjukan sebi budaya serta pameran produk UMKM lokal pada malam pergantian Tahun Baru 2026 di halaman parkir Hotel Mars’91, Rabu (31/12/2025). Ketua Puncak Fest 2025, Witoro Dwi Winaya mengatakan, kegiatan tahunan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, melainkan juga wadah promosi kreativitas dan potensi lokal masyarakat Puncak. ”Puncak Festival tahun ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik mulai dari pertunjukan seni tradisional dan modern, lomba kreatif antar komunitas, hingga karnaval budaya dengan kostum unik dan atraksi khas daerah,” ujarnya. Festival ini, kata dia, memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk unggulannya, seperti kuliner, kerajinan tangan dan produk kreatif lainnya. Bazar-bazar UMKM juga turut mendorong perputaran ekonomi lokal dan menarik minat pengunjung untuk berbelanja. Lebih jauh Wito menuturkan, digelarnya Puncak Fest bertujuan untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus melestarikan seni dan budaya daerah. Tentunya kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan dengan harapan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. ”Pada car free night juga dimeriahkan pawai seni budaya karnaval yang digelar di kawasan ruas jalur Puncak sampai ke lokasi event Puncak Fest,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, Juju Djunaedi mengungkapkan, Puncak Fest digagas dari awal sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Puncak. Di samping sebagai pestanya masyarakat di kawasan Puncak mulai dari Kecamatan Ciawi, Megamendung dan Cisarua ”Tiga kecamatan terlibat di Puncak Fest ini, selain ajang hiburan ini juga menjadi ajang meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya pelaku UMKM di tiga kecamatan,” tandasnya.(cok/c)

SENI: Pertunjukan seni dan budaya di event Puncak Fest 2025, Hotel Mars, Megamendung pada malam pergantian tahun 2026.

Kucurkan Rp4 Miliar untuk Rehabilitasi Masjid CIBINONG – Rehabilitasi Masjid Raya di 40 Kecamatan akan menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bogor dalam menghadirkan pembangunan yang merata dan berkeadilan, sekaligus sebagai langkah nyata menyambut Bulan Suci Ramadhan. Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, pembangunan dan peningkatan sarana ibadah tidak hanya terfokus di wilayah pusat pemerintahan seperti Cibinong, melainkan dilaksanakan secara menyeluruh di seluruh kecamatan se-Kabupaten Bogor. ”Pembangunan masjid bukan

hanya di Cibinong. Kami ingin seluruh kecamatan merasakan perhatian yang sama, terlebih dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan,” kata Rudy, Rabu (31/12/2025). Bagi Rudy, masjid harus menjadi pusat ibadah, pembinaan umat, dan kebersamaan masyarakat,” tambah dia. Rehabilitasi Masjid Raya di 40 kecamatan direncanakan mulai dilaksanakan pada Januari 2026. Setiap kecamatan akan menerima bantuan stimulus sebesar Rp100 juta, dengan peruntukan yang disesuaikan dengan kebutuhan masingmasing masjid. ”Baik untuk perbaikan bangunan, fasilitas pendukung ibadah, maupun

peningkatan kenyamanan jamaah,” jelas dia. Rudy menjelaskan, Bulan Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, serta persatuan umat. Oleh karena itu, keberadaan masjid yang layak dan representatif menjadi sangat penting dalam mendukung pelaksanaan ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat. ”Kami berharap Masjid Raya di setiap kecamatan dapat menjadi ruang ibadah yang nyaman sekaligus pusat kegiatan keagamaan dan sosial, khususnya selama Bulan Suci Ramadhan dan seterusnya,” pungkasnya. (abl/c)

Gagal Nyalip, Pemotor Tewas MEGAMENDUNG– Pengendara motor tewas usai terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Puncak, tepatnya di depan Rest Area Cipayung, Megamendung. Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (31/12/2025) pagi. ”Kejadian sekitar pukul 05.40 WIB, kecelakaan lalu lintas mengakibatkan satu orang pengendara motor meninggal dunia,” ungkap Penyidik Laka Lantas Unit Gakkum Subnit Ciawi, Bripka Sujatmiko. Dijelaskannya, kecelakaan itu bermula saat korban MI (23), tengah melintas menggunakan sepeda motor Honda Scoopy tanpa plat nomor di Jalan Raya Puncak.Saat sampai di depan Rest Area Cipayung 1, Megamendung dari arah Cisarua, korban hendak mendahului sebuah mobil pick up. ”Kemudian korban bergerak ke kanan jalan dan kendaraannya berbenturan dengan bagian kanan mobil pick up sehingga terjatuh,” jelas Sujatmiko. Nahas, bagian kepala korban terlindas ban depan kendaraan pick

TERJEBAK: Kendaraan milik wisatawan terjebak di medan berlumpur di Cisadon, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

FOTO: DAMKAR KABUPATEN BOGOR.

Wisatawan Terjebak di Cisadon BABAKAN MADANG – Dua kendaraan milik wisatawan terjebak di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang. Kedua kendaraan tersebut mengalami selip di medan berlumpur saat hendak menuju lokasi trekking pada pada Rabu (31/12) malam. Kepala Dinas (Kadis) Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa menuturkan, kejadian

bermula saat wisatawan sedang melakukan trekking ke Cisadon. Saat diperjalanan kendaraan roda dua milik wisatawan itu mengalami selip, lalu disusul kendaraan roda empat yang juga mengalami hal yang sama. Pemilik mobil langsung melapor ke Damkar untuk meminta pertolongan. Kedua kendaraan tersebut kemudian dievakuasi oleh

tim Damkar dengan cara ditarik. Setelah berupaya selama satu jam kedua kendaraan ini akhirnya bisa terbebas dari lumpur. ”Petugas segera menuju lokasi guna melakukan penanganan, kemudian evakuasi berhasil di lakukan oleh tim Rescue Sektor Babakan Madang dan Mako Cibinong,” pungkasnya. (abl/c)

Tabung Gas Meledak, Lima Luka-Luka

FOTO: POLSEK CIAWI

EVAKUASI: Aparat kepolisian saat mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Puncak, depan Rest Area Cipayung 1, Megamendung, Rabu (31/12).

up tersebut sehingga korban mengalami luka parah. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara mobil pick up tersebut tetap melanjutkan perjalanan. ”Korban meninggal dunia akibat

luka berat pada bagian kepala,” sambungnya. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Idham Chalid. Sementara pihak kepolisian telah datang ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.(cok/c)

CISARUA – Meledaknya tabung gas LPG 3 Kilogram milik warung bakso di kawasan Pasar Cisarua menyebabkan lima orang mengalami luka bakar. Dari kelima korban, satu di antaranya mengalami luka bakar hingga 70 persen. Saat ini, empat korban masih menjalani pera watan medis di Rumah Sakit Goenawan Partowidigdo, Cisarua. Kapolsek Cisarua AKP Budi Suratman mengatakan, peristiwa meledaknya tabung gas itu terjadi pada Selasa, (30/12) sekira pukul 14.00 WIB. ”Ledakan terjadi akibat kebocoran pada selang tabung gas yang kemudian tersambar aliran listrik di lokasi warung bakso,” ungkapnya.

Akibat peristiwa itu, kata Budi, sebanyak lima orang termasuk pemilik warung bakso mengalami luka bakar. Pasca kejadian, para korban segera dilarikan ke RSPG Cisarua. ”Langsung dibawa ke RSPG, semuanya selamat namun mengalami luka bakar,” jelasnya. Sementara itu, Humas RS Goenawan Partowidigdo, Iwan Ridwanullah membenarkan adanya pasien dari peristiwa meledaknya tabung gas tersebut. Kelima korban di antaranya AS(30), APU(24), DAS(29), J(36), dan RHY(35). ”Dari total lima korban yang ditangani, empat orang di antaranya mendapatkan perawatan inap de-

ngan luka bakar lebih dari 10 persen. Satu orang atas nama APU mengalami luka bakar hingga 70 persen,” beber Iwan. Sementara satu korban lainnya atas nama RHY hanya mengalami luka bakar 5 persen dan telah dibolehkan rawat jalan. Saat ini kondisi para pasien yang dirawat inap terus dipantau secara intensif untuk memastikan pemulihan yang optimal. ”Manajemen rumah sakit menyampaikan dukungan dan keprihatinan atas musibah yang terjadi, serta mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan dalam penggunaan tabung gas dan peralatan memasak,” tandas pihak RSPG Cisarua.(cok/c)

Penghargaan Anugerah Sri Baduga yang Diraih Pemkab Bogor

Bentuk Komitmen Membangun Desa dan Kelurahan Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Desa Gunung Putri dan Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, berhasil meraih Anugerah Sri Baduga Tahun 2025, sebuah penghargaan bergengsi atas kinerja dan tata kelola pemerintahan yang baik. Laporan: MUHAMMAD ALI

PENGHARGAAN tersebut diterima dalam rangkaian kegiatan Drama Musikal Rahvayana Kala Cinta serta Anugerah Wira Dharma Jawa Barat Tahun 2025, yang berlangsung di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Kota Bandung, dan dihadiri langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto pada Selasa malam (30/12). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto melalui Kepala Desa Gunung Putri dan Lurah Tengah menerima langsung penghargaan Anugerah Sri Baduga, sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap inovasi, pelayanan publik, serta partisipasi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Kegiatan ini juga dimeriahkan

FOTO: DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR

PENGHARGAAN: Penyerahan penghargaan Anugerah Sri Baduga yang diraih Desa Gunung Putri dan Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong.

dengan berbagai penampilan seni dalam Drama Musikal Rahvayana, Kala Cinta, yang menghadirkan

talenta-talenta seni luar biasa dari sejumlah artis dan penyanyi ternama, sekaligus menjadi ruang apresiasi

bagi pelestarian budaya daerah. Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut, talenta luar biasa, kreativitas, dedikasi, dan kecintaan para insan seni terhadap budaya yang menghidupkan seni budaya daerah. ”Mari kita dukung bersama pelestarian budaya sebagai jati diri dan kekuatan masa depan bangsa,” ujar Rudy. Sementara itu, Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut meski meraih peringkat ketiga tingkat Provinsi Jawa Barat. “Kami sangat bersyukur atas penganugerahan Anugerah Gapura Sri Baduga Tahun 2025 ini. Walaupun

baru juara tiga, ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja ke depan,” ucapnya. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), perangkat daerah terkait, jajaran kecamatan, serta seluruh masyarakat Desa Gunung Putri, mulai dari RT, RW, lembaga desa, hingga para stakeholder yang telah memberikan dukungan penuh. “Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama dan dukungan seluruh warga. Semoga menjadi semangat untuk terus membangun desa yang lebih baik dan berdaya saing,” pungkasnya. (cr1/c)


METROPOLIS

10

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I JUMAT, 2 JANUARI 2026 I 13 RAJAB 1447 H

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

Warga Tumpah Ruah Rayakan Tahun Baru BOGOR-Antusiasme warga Kota Bogor menyambut pergantian Tahun Baru 2026 berlangsung meriah. Ribuan warga tumpah ruah di sejumlah titik ikonik kota, terutama Tugu Kujang dan Alun-alun Kota Bogor, Kamis (1/1/2026) dini hari. Meski dipadati masyarakat, perayaan malam tahun baru terpantau relatif aman dan kondusif. Sejak Rabu (31/12) malam, arus kendaraan menuju kawasan Tugu Kujang mengalami peningkatan signifikan. Kepadatan lalu lintas terlihat di sejumlah ruas utama seperti Jalan Pajajaran, Otista, Baranangsiang, dan Kapten Muslihat, seiring warga yang ingin merayakan detik-detik pergantian tahun. Puncak keramaian terjadi tepat saat jarum jam menunjukkan pukul 00.00 WIB. Langit di sekitar Tugu Kujang dihiasi kilatan cahaya kembang api yang dinyalakan secara bergantian oleh warga. Sorak sorai pecah, diiringi tiupan terompet dan ponsel yang terangkat mengabadikan momen pergantian tahun. Salah satu pengunjung, Aris Pramana, warga asal Tangerang, mengaku sengaja datang bersama keluarga untuk merayakan tahun baru

RAMAI: Ribuan warga tumpah ruah di sejumlah titik, salah satunya Tugu Kujang, Kamis (1/1) dini hari.

di Kota Bogor. “Kami ingin merasakan suasana berbeda. Alhamdulillah bisa merayakan tahun baru bersama keluarga di Bogor. Mudah-mudahan di tahun ini semua harapan kami bisa tercapai,” ujarnya. Meski pemerintah telah

mengimbau pembatasan penggunaan petasan dan kembang api sebagai bentuk empati terhadap korban bencana, di beberapa titik suara petasan masih terdengar. Namun, situasi tetap terkendali dan tidak menimbulkan gangguan berarti.

Di Alun-Alun Kota Bogor, warga terlihat duduk bersama keluarga dan kerabat, menikmati suasana malam pergantian tahun. Menjelang tengah malam, hitungan mundur dilakukan bersama. Tepat pukul 00.30 WIB, petugas mulai mengimbau

pengunjung untuk meninggalkan lokasi secara tertib. Sementara itu, Pemerintah Kota Bogor bersama Forkopimda, TNI, dan Polri melakukan patroli gabungan guna memastikan keamanan kota. Patroli dimulai dari Balai Kota Bogor, menyusuri sejumlah

titik rawan hingga Pos Pengamanan Baranangsiang. Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan situasi Kota Bogor berjalan aman dan terkendali. “Alhamdulillah, dari hasil patroli, Kota Bogor relatif

kondusif. Tidak ada kejadian menonjol, tidak ada konvoi besar, dan masyarakat cukup tertib mengikuti imbauan,” ujarnya. Dedie mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban selama malam pergantian tahun. Ia berharap situasi kondusif ini dapat terus terjaga ke depan. Senada, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo menyebutkan bahwa imbauan kamtibmas telah disampaikan melalui berbagai saluran, dan sebagian besar masyarakat mematuhinya. “Kami mengajak masyarakat merayakan tahun baru dengan bijak dan sederhana. Alhamdulillah, secara umum Bogor aman dan terkendali,” katanya. Patroli malam tahun baru tersebut ditutup dengan pelaksanaan video conference bersama Kapolri dan Panglima TNI sebagai bagian dari laporan nasional pengamanan malam pergantian tahun. Perayaan Tahun Baru 2026 di Kota Bogor pun berlangsung meriah, penuh suka cita, namun tetap dalam suasana yang aman dan tertib. (uma/bay/c)

Terminal Bubulak Dikepung Genangan Sambungan dari Hal 12

TEMUAN LAINNYA Pengelolaan sampah belum optimal Kebersihan terminal perlu ditingkatkan Kenyamanan pengguna jadi prioritas

Dalam kunjungannya, Dedie menemukan sejumlah titik di area terminal yang masih tergenang air. Ia menilai masalah tersebut diduga dipicu oleh ketidaksinkronan elevasi permukaan beton, sehingga aliran air tidak berjalan optimal. “Terlihat jelas elevasi betonnya kurang sinkron. Akibatnya, air tidak mengalir dengan baik dan masih terjadi genangan,” tegas Dedie kepada wartawan. Menurut Dedie, persoalan genangan air tidak bisa dianggap sepele karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keselamatan pengguna terminal. Terlebih, Terminal Bubulak hingga

REVITALISASI BERTAHAP Tahap I rampung pada 2025 Tahap lanjutan dikerjakan tahun 2026 Anggaran tahap II disiapkan Rp6,3 miliar

RESPONS DINAS PERHUBUNGAN Genangan dipicu saluran drainase mampet PPK dipanggil untuk pengecekan lapangan Perbaikan akan segera dilakukan

kini tetap beroperasi dan melayani aktivitas masyarakat setiap hari. Dedie juga menekankan pentingnya akuntabilitas penggunaan anggaran publik. Ia mengingatkan agar revitalisasi yang dibiayai dari pajak masyarakat benar-benar

memberikan manfaat nyata. “Revitalisasi tahun 2025 ini nilainya Rp11,2 miliar. Kalau hasilnya tidak maksimal, tentu masyarakat akan menilai kinerja kita. Jangan sampai anggaran besar justru terkesan mubazir,” ujarnya. Selain persoalan genangan,

Dedie turut menyoroti aspek kebersihan dan pengelolaan sampah di kawasan terminal. Ia meminta pengelola memastikan Terminal Bubulak sebagai fasilitas publik tetap bersih dan nyaman bagi penumpang maupun pengemudi. Meski demikian, Dedie mengakui revitalisasi tahap pertama telah membawa perubahan positif dibandingkan kondisi sebelumnya yang lama terbengkalai. “Paling tidak sudah ada peningkatan. Emplasemen dan jalur pedestrian mulai tertata. Alhamdulillah, sekarang kondisinya jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Sujatmiko Baliarto memastikan pihaknya akan

Kucurkan Rp16 Miliar Bangun Museum Pajajaran Sambungan dari Hal 12

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman saat menghadiri peresmian rehabilitasi cungkup Prasasti Batutulis oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, Rabu (31/12). Rehabilitasi ini sekaligus menandai dimulainya integrasi kawasan Prasasti Batutulis dengan Bumi Ageung Batutulis sebagai bagian dari pengembangan Museum Pajajaran. Herman Suryatman menegaskan dukungan penuh Pemprov Jabar terhadap pengembangan Museum Pajajaran di Bogor. Dukungan tersebut diberikan atas arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), termasuk dengan menurunkan tim khusus untuk menyusun perencanaan museum. “Kami dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mewakili Bapak Gubernur Dedi Mulyadi, memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Bapak Menteri.

Kami telah menurunkan tim untuk menyusun perencanaan Museum Pajajaran dengan estimasi anggaran sekitar Rp16 miliar,” ujar Herman. Ia menambahkan, Pemprov Jabar akan berkolaborasi secara intens dengan Pemerintah Kota Bogor dalam merealisasikan pembangunan museum tersebut. Menurutnya, pengembangan kawasan Batutulis bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi peradaban jangka panjang. “Ini bukan urusan biasa, melainkan langkah luar biasa demi masa depan anak cucu kita dengan mengambil spirit dari para leluhur. Kami juga berterima kasih kepada Pak Menteri yang telah memulai revitalisasi dan integrasi kawasan Batutulis ini,” tambahnya. Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menjelaskan, revitalisasi yang dikerjakan selama dua bulan bertujuan untuk meruntuhkan sekat-sekat fisik yang selama ini memisahkan

situs prasasti dengan area pengembangan museum. “Kita harapkan ini menjadi satu ekosistem yang utuh. Ada museum, ada situs asli, dan ke depan akan dibangun amphitheater. Kawasan ini akan menjadi kantong budaya, tempat berekspresi seni, hingga ruang workshop bagi generasi muda,” ujar Fadli. Ia menambahkan, aspek perlindungan teknis juga menjadi perhatian utama. Mengingat usia Prasasti Batutulis yang rentan, kini dipasang pelindung kaca khusus untuk mencegah kerusakan akibat sentuhan langsung atau praktik penyiraman minyak yang kerap dilakukan pengunjung. “Situs tetap visible, masyarakat bisa melihat dengan sangat jelas, namun keamanannya terjamin,” imbuhnya. Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyambut optimis sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Menurutnya,

pengembangan Museum Pajajaran harus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Ia menargetkan kawasan ini memiliki nilai Intellectual Property (IP) yang kuat agar mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Berbagai fasilitas penunjang pun direncanakan, mulai dari kafe kuliner hingga gerai suvenir khas Pajajaran. “Ini peluang emas bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Kota Bogor. Masyarakat bisa belajar sejarah sekaligus merasakan manfaat ekonominya,” kata Dedie. Ke depan, Pemkot Bogor, Pemprov Jabar, dan Kemenerian Kebudayaan akan terlibat aktif dalam perencanaan penataan ruang dan bangunan Museum Pajajaran, mulai dari tata pamer, penyusunan storyline, hingga konsep pengalaman pengunjung, agar atmosfer kejayaan masa lalu Kerajaan Pajajaran benarbenar terasa. (uma/c)

segera menindaklanjuti persoalan genangan air tersebut. Ia menyebut, salah satu penyebabnya adalah saluran drainase yang tidak berfungsi optimal. “Ada beberapa titik genangan yang diduga karena drainase mampet. Hari ini juga kami sudah memanggil PPK untuk langsung turun mengecek kondisi di lapangan,” ujar Sujatmiko. Ia menjelaskan, revitalisasi

Terminal Bubulak dilakukan secara bertahap agar operasional terminal tetap berjalan. Pada tahap pertama, pekerjaan difokuskan pada pembetonan halaman utama atau emplasemen, disertai penataan saluran drainase dan pemasangan pagar pembatas area terminal. “Pekerjaan dilakukan bergilir di sisi-sisi emplasemen supaya tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya. Pekerjaan fisik tahap pertama

ditargetkan rampung dalam waktu lima bulan. Dengan demikian, pada awal 2026, halaman utama terminal diharapkan sudah lebih rapi, aman, dan layak digunakan. Untuk proyek ini, Pemkot Bogor mengalokasikan anggaran sekitar Rp11 miliar. Tahap lanjutan revitalisasi Terminal Bubulak direncanakan berlanjut pada 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp6,3 miliar.(bay/c)

Hujan Deras, Dua Pohon Tumbang Sambungan dari Hal 12

Dimas menjelaskan tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam insiden itu. Pohon yang tumbang juga sedang dalam proses evakuasi agar arus lalu lintas kembali lancar. Insiden serupa juga terjadi di Kampung Kalibata, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara. Pohon Rambutan di lokasi tersebut tumbang akibat hujan deras. Dimas menjelaskan informasi

tersebut diterimanya pada pukul 15.00 WIB. Lima belas menit kemudian personelnya langsung diterjunkan untuk melakukan assement. “Jadi penyebabnya sama, akibat hujan dan angin yang melanda daerah tersebut tinggi pohon 5 meter dan diameter 20 Cm, dampaknya menutupi akses jalan warga,” jelasnya. Beruntung kondisi jalan sedang sepi, sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka

dalam insiden ini. Pohon yang tumbang juga sudah selesai dilakukan evakuasi. Dimas menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada. Apalagi kondisi cuaca saat ini sedang tidak stabil. Hindari berdiam diri di bawah pohon besar. “Waspada aja. Apalagi kan sekarang intensitas hujannya tinggi-tinggi. Bagi pengendara tolong utamakan keselamatan ketimbang kecepatan,” pungkasnya (bay/c)

Ribuan Jemaah Istighosah Akhir Tahun Sambungan dari Hal 12

Salah satunya Chaidir (23), pemuda asal Ciapus. Usai salat Magrib, ia langsung bergegas menuju Alun-alun Kota Bogor agar bisa mendapatkan tempat di barisan depan. “Saya sudah prediksi pasti penuh. Makanya datang lebih awal. Itu saja tadi sudah ramai sekali,” ujar Chaidir. Ia mengaku bukan kali pertama mengikuti majelis sholawat Syababul Kheir. Setiap bulan, Chaidir rutin meluangkan waktu untuk hadir dan duduk bersila mengikuti

kegiatan tersebut. “Sekarang dunia rasanya makin cepat. Saya bekerja, tapi prinsipnya mengejar dunia boleh, jangan sampai lupa akhirat,” tuturnya. Suasana kian semarak saat pimpinan Majlis Syababul Kheir, Habib Mahdi bin Hamzah Assegaf, tiba di lokasi. Kedatangannya disambut antusias oleh ribuan jemaah yang berdesakan untuk bersalaman. Dalam tausiyahnya, Habib Mahdi mengajak seluruh jemaah untuk terus meningkatkan kualitas iman

dan takwa kepada Allah SWT. Ia menekankan pentingnya menjadikan tahun 2026 sebagai momentum perbaikan diri. “Kualitas iman dan takwa di tahun yang akan datang harus lebih baik dari sebelumnya. Sebaik-baiknya manusia adalah yang mampu memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya,” pesannya. Rangkaian kegiatan istighosah ditutup dengan pembacaan Mahalul Qiyam. Ribuan jemaah serentak berdiri sebagai bentuk penghormatan dan keyakinan menyambut kehadiran Nabi Muhammad SAW.(bay/c)

Perempuan Tangguh di Balik Kesuksesan Wakil Wali Kota Bogor Sambungan dari Hal 12

Pasar Bogor menjadi saksi perjalanan hidupnya. Hampir setiap hari, kawasan pasar legendaris itu ia sambangi sejak subuh. Dari sanalah seluruh kebutuhan dagangannya diperoleh. “Jam lima pagi sudah di Pasar Bogor. Kadang diantar sama Pak Wakil, sebelum dia berangkat kerja jadi satpam,” tutur Ruqoyah saat ditemui Radar Bogor di kediamannya, Rabu (31/12). Keramahannya membuat warung sederhana miliknya tak

pernah sepi. Ia kerap menjadi tempat masyarakat mencurahkan keluh kesah, terutama soal ekonomi. Namun saat itu, Ruqoyah hanya bisa mendengar. “Keluhannya sama, soal ekonomi. Saya sudah 20 tahun jadi pedagang. Dulu warungnya di Baranangsiang. Pernah juga buka katering,” ujarnya. Di balik kesibukannya berdagang, Ruqoyah menyimpan harapan besar pada anak bungsunya, Jenal Mutaqin. Keluhan masyarakat kecil yang saban hari ia dengar, ia titipkan harap agar suatu hari bisa

dijawab oleh tangan putranya. Meski begitu, jalan menuju harapan itu tak selalu mulus. Jenal kecil dikenal manja. Hampir tak pernah lepas dari gendongan sang ibu. Ke mana pun Ruqoyah melangkah, Jenal selalu di sisinya. “Dia itu manja sekali. Waktu TK masih sering digendong. Sampai ada anak SMA yang bilang, ‘Bu, diturunin dulu anaknya,’” kenangnya sambil tersenyum. Seiring waktu, peran keduanya pun berganti. Jenal tumbuh dewasa, sementara Ruqoyah

tetap setia mengawasi dari dekat. Meski sibuk di warung, ia tegas soal pergaulan. Jenal tak boleh pulang larut malam. Pukul 21.00 WIB harus sudah di rumah. Minuman keras menjadi larangan keras. “Kalau bantu di warung, dia nggak mau sama sekali. Kakakkakaknya sampai iri. Anak emas, paling cuma nganter ibu ke pasar,” ucapnya. Saat Jenal bekerja sebagai satpam di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Bogor, keluhan demi keluhan kerap terdengar. Mendengarnya, hati Ruqoyah

sering teriris. Upah yang dibawa pulang tak sebanding dengan risiko pekerjaan. “Dapatnya paling Rp30 ribu sehari. Kalau hujan kehujanan, sepatu basah. Ibu sedih lihatnya. Makanya gajinya nggak pernah ibu sentuh,” kata Ruqoyah dengan mata berkaca-kaca. Namun, doa tak pernah putus. Di setiap sujud dua rakaatnya, nama Jenal selalu disebut. Harapannya sederhana: anaknya kelak bisa bermanfaat bagi banyak orang. Doa itu perlahan terjawab pada 2009. Jenal terpilih sebagai

anggota DPRD Kota Bogor. Perjuangan menuju titik itu tak mudah. Ruqoyah ikut turun langsung, membujuk dan menguatkan. “Awalnya dia nggak mau. Yang nyuruh bapaknya. Saya juga ikut membujuk, karena niatnya biar bisa nolong orang banyak,” tuturnya. Sejak saat itu, jalan hidup keluarga perlahan berubah. Jenal terus dipercaya masyarakat, bertahan hingga tiga periode sebagai wakil rakyat. Hingga pada 2024, takdir kembali membuka pintu lebih lebar.

“Alhamdulillah, kepilih jadi Wakil Wali Kota Bogor. Ibu nggak pernah nyangka. Anak manja ini bisa jadi pejabat,” ucapnya lirih. Ia pun mengenang mimpinya: Jenal diberi sandal oleh Presiden Prabowo. Kini, doa Ruqoyah sedikit berubah. Bukan lagi soal jabatan, melainkan amanah. “Mudah-mudahan panjang umur, tetap sayang ibu, keluarga, dan anak yatim. Jadi pemimpin yang amanah dan sayang masyarakat kecil. Doa ibu selalu menyertaimu,” pungkasnya. (*)


KOMUNITAS

11

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I JUMAT, 2 JANUARI 2026 I 13 RAJAB 1447 H

PEMBEKALAN: Ratusan ketua Ormawa 2026 saat mengikuti pembukaan LKMM Tingkat Menengah yang diadakan Direktorat Kemahasiswaan IPB University.

DIREKTORAT Kemahasiswaan IPB University menyelenggarakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Tingkat Menengah yang diikuti 168 ketua organisasi kemahasiswaan (ormawa) tahun 2026. Program ini sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas kepemimpinan mahasiswa yang dilaksanakan secara bertahap melalui sesi pembekalan

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

serta retreat kepemimpinan. Para ketua ormawa mendapatkan pembekalan mulai dari pengenalan unit-unit strategis di lingkungan IPB University, digitalisasi sistem pengelolaan ormawa, tata kelola administrasi dan manajemen risiko organisasi, hingga penguatan branding ormawa. Materi pembekalan dirancang untuk membangun pemahaman menyeluruh mengenai pengelo-

laan organisasi yang profesional, adaptif terhadap perkembangan digital, dan mampu membangun citra ormawa yang positif. Dalam sesi retreat, peserta diajak untuk memperkuat nilai-nilai kepemimpinan, membangun kesadaran peran sebagai pemimpin organisasi, serta meningkatkan komunikasi, kolaborasi, dan sinergi. (*pia)

yakni menjadikan atlet-atlet kita sebagai kebanggaan Kota Bogor,” tegasnya. Dalam waktu dekat, sambung Jenal Mutaqin, akan diadakan rapat koordinasi (rakor) perdana terkait pemantapan tugas

dan fungsi masing-masing divisi. Di luar itu, harapan Kota Bogor untuk mendulang 100 medali emas pada Porprov Jawa Barat kali ini diharapkan dapat terwujud dengan kekompakan seluruh kontingen.(*uma)

SEMANGATI: Para pengurus Kontingen Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-15 Jawa Barat tahun 2025 foto bersama Ketua Kontingen yang juga Wakil Wali Kota.

WAKIL Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Kontingen Kota Bogor, Jenal Mutaqin memberikan arahan kepada para pengurus Kontingen Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-15 Jawa Barat. “Ada beberapa

DONASI: Para pengurus dan panitia DPD PAN Kota Bogor bersama ratusan anak yatim lakukan doa bersama dan galang donasi untuk korban bencana Sumatera.

DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bogor ikut ambil bagian dalam doa bersama ribuan anak yatim piatu yang digelar serentak oleh PAN seIndonesia, Selasa (30/12). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan terhubung langsung dengan DPP PAN di Jakarta. Doa bersama ini menjadi agenda penutup tahun 2025

yang diprakarsai DPP PAN dan diikuti seluruh DPW serta DPD PAN di berbagai daerah, termasuk Kota Bogor. Ribuan anak yatim piatu dilibatkan untuk mendoakan keselamatan dan kebaikan masa depan Indonesia. Ketua Pelaksana kegiatan di DPD PAN Kota Bogor, Fajari Aria Sugiarto, mengungkapkan DPD PAN Kota Bogor menghadirkan sedikitnya 100 anak

yatim piatu dalam kegiatan doa bersama. Hal ini sesuai instruksi dari DPP PAN. Menurut Fajari, keterlibatan anak yatim piatu menjadi kekuatan utama dalam doa bersama penutup tahun ini. “Kami meyakini doa anak yatim dapat menembus langit. Kesucian hati dan ketulusan mereka membuat doa lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT,” tuturnya.(*uma)

PEDULI: Tukang cukur yang tergabung dalam Bogor Barberhood saat mencukur warga yang dibayar suka-suka untuk penggalangan donasi di Taman Ekspresi Sempur, belum lama ini.

FOTO HUMAS PEMKOT FOR RADAR BOGOR

SEBANYAK 20 grup musisi jalanan binaan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan 27 barber ikut serta dalam kegiatan amal dan bakti sosial untuk korban bencana Aceh dan Sumatra. Kegiatan ini dibuka secara resmi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin,

di Taman Ekspresi, Sabtu (27/12) lalu. Ketua Bogor Barberhood, Saiful Yusuf atau Ipay, mengatakan bahwa sejak didirikan, Barberhood rutin menyelenggarakan kegiatan, baik secara mandiri maupun berkolaborasi dengan berbagai pihak. Ia menuturkan, pada kegiatan bakti sosial ini, Wakil

Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin menyambut baik, yang turut menggagas konser amal. Kedua inisiatif tersebut kemudian digabungkan menjadi satu kegiatan. “Ini kegiatan yang syahdu ya, cukur bayar suka-suka sambil mendengarkan musik. Ada konser amal, ada cukur bayar suka-suka,” ujarnya.(bay)

prinsip yang ingin saya sampaikan. Pertama, harus profesional, terutama bagi yang baru masuk dalam kepengurusan kontingen,” jelas Jenal Mutaqin di Balai Kota Bogor, Selasa (30/12).

Anggota kontingen terdiri dari beragam unsur. Oleh karena itu, Jenal Mutaqin berharap kolaborasi dapat terbangun dengan baik di antara para anggota kontingen. “Yang pasti, kita memiliki tujuan yang sama,


12

METROPOLIS RADAR BOGOR I JUMAT, 2 JANUARI 2026 I 13 RAJAB 1447 H

RADAR BOGOR TV

RADAR_BOGOR

07.00

13.00

19.00

BERAWAN

HUJAN RINGAN

HUJAN RINGAN

RADAR BOGOR

Terminal Bubulak Dikepung Genangan Wali Kota Langsung Panggil PPK

TEMUAN

BOGOR–Revitalisasi tahap pertama Terminal Bubulak telah rampung. Namun, persoalan klasik berupa genangan air masih menjadi pekerjaan rumah. Kondisi tersebut mencuat saat Wali Kota Bogor Dedie Rachim melakukan peninjauan langsung ke terminal, Rabu (31/12).

REVITALISASI TAHAP I

CATATAN WALI KOTA BOGOR

Genangan air masih terjadi di sejumlah titik Elevasi beton dinilai belum sinkron Kenyamanan pengguna terminal terganggu

HASIL TINJAUAN WALI KOTA Ditemukan genangan saat kunjungan lapangan Terminal masih aktif beroperasi Perlu perbaikan segera pascarevitalisasi

TERMINAL...Baca Hal 10

Anggaran revitalisasi tahap I Rp11,2 miliar Dana berasal dari pajak masyarakat Proyek harus memberi manfaat maksimal Anggaran tidak boleh mubazir CEK PEMBANGUNAN: Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat meninjau Terminal Bubulak, Rabu (31/12).

(FAUZAN/RADAR BOGOR)

(DZIKRI/RADAR BOGOR)

PANTAUAN UDARA: Ribuan jemaah memadati Alun-alun Kota Bogor saat istighosah akhir tahun, pada (31/12).

Ribuan Jemaah Istighosah Akhir Tahun BOGOR-Ribuan jemaah memadati kawasan Alun-Alun Kota Bogor, Rabu (31/12), untuk mengikuti istighosah akhir tahun yang digelar majelis Syababul Kheir. Sejak sore hari, jemaah dari berbagai usia dan latar belakang mulai

berdatangan untuk bermunajat bersama menutup tahun 2025. Jemaah tampak kompak duduk bersila di atas tikar yang disiapkan panitia. Sorot lampu panggung yang menyala menambah kehangatan suasana malam, meski hujan

Kucurkan Rp16 Miliar Bangun Museum Pajajaran BOGOR-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp16 miliar mendukung pembangunan Museum Pajajaran di kawasan Bumi Ageung Batutulis, Kota Bogor. Dukungan ini sebagai komitmen Pemprov Jabar dalam pelestarian sejarah sekaligus penguatan ekosistem kebudayaan dan ekonomi kreatif berbasis warisan Sunda. KUCURKAN...Baca Hal 10

sempat mengguyur kawasan alun-alun. Kondisi tersebut tak menyurutkan langkah para jemaah untuk tetap bertahan mengikuti rangkaian acara. Alunan musik hadrah dan lantunan sholawat terdengar merdu, menciptakan

suasana religius yang menenangkan. Ribuan jemaah tampak khusyuk, larut dalam doa dan dzikir yang dipanjatkan secara berjamaah. Bagi sebagian jemaah, istighosah ini menjadi momentum refleksi rohani.

FOTO: HUMAS PEMKOT BOGOR

RIBUAN...Baca Hal 10

Mengenal Ruqoyah, Ibu di Balik Perjalanan Jenal Mutaqin

Perempuan Tangguh di Balik Kesuksesan Wakil Wali Kota Bogor Namanya nyaris tak dikenal publik. Wajahnya jarang muncul di panggung politik. Namun, dari rahim perempuan sederhana inilah lahir sosok Jenal Mutaqin, Wakil Wali Kota Bogor saat ini. Dialah Ruqoyah, ibu yang menempa kesabaran, doa, dan keteguhan di tengah keterbatasan hidup.

FOTO: BPBD KOTA BOGOR

EVAKUASI: Petugas BPBD saat melakukan evakuasi pohon yang tumbang imbas hujan deras yang melanda Kota Bogor, pada Rabu (31/12).

SOSOK INSPIRATIF: Ruqoyah, ibu Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, saat ditemui di kediamannya.

Hujan Deras, Dua Pohon Tumbang

Laporan: MUHAMAD RIFKI FAUZAN

DIRESMIKAN: Peresmian rehabilitasi cungkup Prasasti Batutulis oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon. Kini situs tersebut mendapat tempat baru yang lebih baik dan aman.

Bahkan, ada yang datang sambil membawa buku catatan untuk mencatat pesan-pesan keagamaan yang disampaikan penceramah.

RUQOYAH lahir pada 1962. Ia merupakan anak kelima dari tujuh bersaudara. Hidupnya jauh dari kata berkecukupan. Sejak muda, ia menggantungkan hidup sebagai pedagang kecil, sementara sang suami bekerja sebagai petani. PEREMPUAN...Baca Hal 10 (AZIZ/RADAR BOGOR)

BOGOR-Hujan deras melanda Kota Bogor, Rabu (31/12). Kondisi ini membuat dua pohon di Kelurahan Bantarjati tumbang bahkan ada yang sampai menutupi jalan. Persitiwa itu seperti halnya yang terjadi di wilayah Ciremai Ujung, Kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara. Pohon setinggi 8 meter tumbang. “Pohon Pelandingan yang tumbang. diamternya 30 Centimeter. Akibatnya, pohon tersebut menutupi Jalan Ciremai Ujung,” kata Kalak BPBD Kota Bogor Dimas Tiko. HUJAN...Baca Hal 10


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook