Skip to main content

Epaper Radar Bogor 29 Desember 2025

Page 1

YT HARIONO/AFP

BERSIHKAN RUMAH: Dua warga membersihkan rumah tempat tinggal mereka yang rusak akibat banjir bandang di Desa Aek Garoga Village, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pada Sabtu (27/12). Rencananya, pemerintah bakal memperepat hunian sementara dan menggelontorkan bantuan tunai bagi warga terdampak banjir.

Guyur Rp13 Miliar Bantuan Tunai Korban Terdampak Bencana Warga Sering Dengar Suara DI Kute Reje dan Umang, semua bangunan dan kebun warga hancur diterjang banjir bandang akhir bulan lalu. Relokasi permanen menjadi satu-satunya jalan, dengan tetap mempertimbangkan keberlanjutan hidup masyarakat, pendidikan anak, hingga administrasi kependudukan.

Sumber: Data BNPB, 28 Desember 2025

DENGAR PAPARAN: Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat mendengarkan pemaparan hasil riset mengenai toleransi antarumat beragama di Balai Kota Bogor, belum lama ini.

SalamAid dan Radar Bogor akan memberangkatkan Truk Bantuan Logistik untuk Penyintas Bencana di Sumatera

Kapal Tenggelam, Pelatih Valencia Putri Belum Ditemukan LABUAN BAJO–Cuaca ekstrem menjadi penghambat tim SAR (search and rescue) gabungan dalam upaya pencarian hari kedua empat turis asal Spanyol yang hilang di perairan Selat Padar, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kalau pada hari pertama dihadang hujan lebat dan angin kencang, di hari kedua tim harus menghadapi arus deras dan gelombang tinggi.

Tingkat toleransi antarumat beragama di Kota Bogor tercatat berada pada kategori sangat tinggi. Angka ini berdasarkan hasil riset oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Pakuan (Unpak) Laporan: FIKRI RAHMAT UTAMA

TIM SAR

PENCARIAN: Tim SAR Gabungan mengevakuasi penumpang dan kru KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Selat Padar, Nusa Tenggara Timur (NTT).

SUBUH 04.17 DZUHUR 11.58 ASHAR 15.25 MAGRIB 18.18 ISYA 19.29


RADAR BOGOR I SENIN, 29 DESEMBER 2025 I 9 RAJAB 1447 H I HALAMAN 2

PENDIDIKAN Ratusan Santri Saung Qur’an Tampilkan Pentas Seni BOGOR–Kemeriahan puncak acara Milad ke-9 Saun g Qur’an Alfa Rizqie kembali terasa dari Jumat – Minggu ( 26-28/12) di Lapangan Makrai Jembatan Satu Sukaresmi, Kota Bogor. Mulai dari pemotretan sebanyak 300 santri, ditambah wali santri, khodim dan para mudabbir-mudabbiroh, pengajian tabligh akbar dengan penceramah Syekh Fikri Thoriq hingga pentas seni Milad ke-9 dengan tema Kilau Cahaya untuk Masa Depan. Pada kegiatan terakhir, ratusan santri unjuk kebolehan lewat Pentas Seni dengan 20 penampilan dari 21 kelompok, yang disuguhkan para santri Saung Qur’an Alfa Rizqie. Kreasi seni yang ditampilkan mulai dari tari-tarian, nyanyian, hingga drama. Animo penonton yang menyaksikan pentas seni juga cukup membeludak. Diperkirakan, ada 800 penonton dari wali santri dan santri yang hadir. Khodim Saung Qu’ran Alfa Rizqie, Khoirudin Usmani menuturkan bahwa Milad ke-9 Saung Qur’an Alfa Rizqie adalah luapan rasa syukur yang mendalam atas segala nikmat yang Allah curahkan. “Sekaligus menjadi lantunan doa dan harapan tulus agar Saung Qur’an Alfa Rizqie senantiasa istiqamah, terus bersinar, dan menjadi cahaya penuntun bagi lahirnya generasi Islami yang berakhlak mulia,” jelas Ustadz yang akrab disapa Om Heru ini. Rangkaian kegiatan Milad tahun ini, diisi dengan banyak kegiatan. Mulai dari lomba-lomba Islami internal dan untuk umum, Tabligh Akbar dan Pentas Seni, yang menjadi wujud nyata komitmen Saung Qur’an Alfa Rizqie dalam menjaga tradisi, nilai, dan misi dakwah. Sebuah ikhtiar agar Saung Qur’an Alfa Rizqie terus mengabdi, menghadirkan manfaat, serta menebar kebahagiaan bagi umat dan lingkungan sekitar. “Ucapan terima kasih kami haturkan setulus hati kepada seluruh elemen, baik dari dalam maupun luar lingkungan Saung Qur’an Alfa Rizqie, yang senantiasa memberikan dukungan, perhatian, dan kepercayaan, baik dalam bentuk materi maupun non materi,” kata Om Heru. Dia juga memanjatkan doa terbaik untuk para donatur, santri, wali santri, warga masyarakat, serta aparatur pemerintahan Kelurahan Sukaresmi. “Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keberkahan-Nya, karena berkat merekalah Saung Qur’an Alfa Rizqie dapat terus tumbuh, mengabdi, dan berjaya hingga hari ini,” tukasnya.(pia)

FOTO: PIPIN/RADAR BOGOR

KREASI: Penampilan salah satu kelompok santri Saung Qur’an Alfa Rizqie di depan juri dan penonton yang hadir dalam acara Puncak Milad ke-9 di Lapangan Makrai, Jembatan Satu, Sukaresmi, Tanah Sareal , Minggu (28/12).

Batasi Medsos pada Anak BERBAGI PANDANGAN: Perwakilan Himpunan Alumni Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan atau HA-C IPB University berbagi pandangan terkait pengembangan blue food dalam C-Talkshow, belum lama ini.

HA-C IPB University Tegaskan Peran Alumni BOGOR–Himpunan Alumni Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) atau HA-C IPB University tak hanya menjadikan Pesta Rakyat Alumni IPB Pulang Kampus (PRA IPK) sebagai momentum silaturahmi dan ajang nostalgia. Melalui kegiatan C-Talkshow yang dihelat pada Sabtu (20/12), para alumni lintas generasi ini berbagi pandangan terkait pengembangan blue food. Forum ini juga menegaskan peran strategis alumni FPIK dalam memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis blue food sebagai sumber protein masa depan. Ketua HA-C IPB University, Ir Nunung Jamilah, dalam sambutan singkatnya menekankan bahwa HA-C menjadi wadah sinergi lintas generasi untuk mendorong kolaborasi dan kontribusi nyata alumni. Senada, Dekan FPIK IPB University, Prof Fredinan Yulianda, berharap alumni dapat terus berperan aktif mendampingi mahasiswa dan membawa FPIK berkiprah di tingkat nasional. Ketua Panitia, Dr Roza Yusfiandayani, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan pengingat tanggung jawab moral alumni terhadap keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan. Dari perspektif kebijakan, I Nyoman Radiarta yang kini menjabat sebagai Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Kelautan dan Perikanan memaparkan komitmen pemerintah dalam

penguatan sumber daya manusia sektor kelautan dan perikanan. Upaya tersebut dilakukan melalui pengelolaan pendidikan vokasi, pelatihan masyarakat, sertifikasi kompetensi, serta peluncuran KKP Corporate University untuk menyiapkan pemimpin masa depan sektor kelautan dan perikanan. “Program-program KKP juga didukung oleh ribuan penyuluh kelautan yang memastikan kebijakan dapat diterima dan diimplementasikan langsung oleh masyarakat,” paparnya. Sementara itu, Moh Rahmat Mulianda menekankan urgensi blue food sebagai sumber protein utama masyarakat serta kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Melalui pendekatan interaktif, ia menegaskan bahwa penguatan sektor perikanan tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga keberlanjutan sumber daya dan pemerataan manfaat ekonomi di berbagai daerah. Dari sisi dunia usaha dan inovasi, Aang Permana, entrepreneur dan mentor UMKM Sipetek Food, mengajak alumni untuk mengubah cara pandang terhadap bisnis perikanan. Ia menilai persepsi bahwa komoditas ikan memiliki margin kecil menjadi tantangan utama. Padahal, melalui inovasi dan penciptaan nilai tambah, ikanikan lokal yang selama ini kurang dimanfaatkan dapat memiliki nilai ekonomi tinggi. (*bay)

Pakar IPB University: Harus Diimbangi Edukasi Digital BOGOR– Wacana pembatasan media sosial berbasis usia bagi anak kembali menguat seiring kebijakan serupa yang mulai diterapkan di sejumlah negara, seperti Australia. Menyikapi hal tersebut, Dr Yulina Eva Riany, Kepala Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA) IPB University, menilai pembatasan usia dapat menjadi langkah awal yang strategis dalam upaya perlindungan anak di ruang digital. Dengan catatan, selama diiringi dengan penguatan literasi digital. Menurut Dr Yulina, pembatasan usia memiliki nilai penting sebagai bentuk edukasi awal bagi masyarakat, terutama di Indonesia yang cenderung lebih patuh terhadap aturan yang disertai sanksi dibandingkan imbauan semata. “Pembatasan media sosial berbasis usia dapat diposisikan sebagai shock therapy awal untuk meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya perlindungan anak di ruang digital,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kebijakan pembatasan tidak akan efektif jika diterapkan secara tunggal. Penguatan literasi digital, khususnya bagi orang tua, menjadi prasyarat penting agar kebijakan tidak berhenti sebagai aturan administratif. “Anak-anak memiliki kemampuan adaptasi digital yang sangat cepat, termasuk dalam mencari celah untuk mengakali batasan usia. Karena itu, pembatasan harus diimbangi dengan peningkatan literasi digital orang tua dan sekolah,” jelasnya. Dr Yulina menambahkan, literasi digital memungkinkan orang tua melakukan pendampingan yang efektif. Sementara

sekolah berperan membangun kemampuan berpikir kritis, etika digital, dan kesadaran anak terhadap risiko di ruang daring. Tanpa kesiapan tersebut, kebijakan justru berpotensi menimbulkan kesenjangan antara regulasi dan praktik di lapangan. Dalam konteks Indonesia, ia menilai risiko terbesar dari pembatasan media sosial tanpa kesiapan ekosistem adalah meningkatnya akses tersembunyi oleh anak. Kondisi ini membuat anak lebih rentan terhadap konten berbahaya, perundungan daring, eksploitasi data pribadi, hingga paparan ideologi ekstrem. “Jika anak mengakses media sosial secara diam-diam tanpa pendampingan, risikonya justru jauh lebih besar,” katanya. Pembatasan media sosial berpotensi memperlebar kesenjangan digital dan

sosial apabila tidak dirancang secara inklusif. Anak dari keluarga dengan literasi digital tinggi cenderung tetap dapat mengakses ruang digital secara aman, sementara anak dari keluarga rentan berisiko kehilangan akses terhadap ruang belajar dan ekspresi diri. Oleh karena itu, Dr Yulina menekankan pentingnya intervensi afirmatif, seperti edukasi publik yang merata, dukungan bagi sekolah, serta pengembangan strategi pembelajaran yang tidak sepenuhnya bergantung pada media digital. Pembelajaran berbasis praktik, proyek, dan eksperimen dinilai dapat menjadi alternatif untuk mencegah ketertinggalan akses pembelajaran. Ia juga mengingatkan bahwa pendekatan pembatasan yang terlalu menekankan larangan berpotensi mendorong anak menggunakan akun palsu atau berpindah ke platform lain yang lebih tertutup dan minim pengawasan. Pendekatan yang seimbang antara pembatasan, pendampingan, dan edukasi jauh lebih efektif dibandingkan larangan absolut,” tegasnya. Dalam aspek regulasi nasional, Dr Yulina mengapresiasi kehadiran PP No. 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas) sebagai langkah penting memperkuat perlindungan anak di ruang digital. Regulasi ini mewajibkan platform digital menyediakan desain yang ramah anak serta bertanggung jawab terhadap pengelolaan konten dan data pribadi. “Perlindungan anak di ruang digital merupakan tanggung jawab bersama. Negara berperan sebagai regulator, sekolah sebagai penguat literasi dan karakter, sementara orang tua tetap menjadi pendamping utama anak. Tanpa kolaborasi yang solid, upaya perlindungan anak di dunia digital tidak akan berjalan optimal,” pungkasnya. (*pia)

Pengukuhan Prof Syaiful sebagai Guru Besar di UIKA Bogor

Pakar di Bidang Sistem Transportasi, Soroti Ketimpangan Layanan Antarwilayah Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor secara resmi mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Dr. H. Syaiful, S.T., M.T. sebagai Guru Besar Bidang Sistem Transportasi. Pengukuhan Prof Syaiful sebagai Guru Besar ini berlangsung dalam Sidang Senat Terbuka UIKA Bogor di Puri Begawan Kota Bogor, Rabu (24/12). PROSESI pengukuhan berlangsung khidmat dan sesuai protokol akademik perguruan tinggi. Acara diawali dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia tentang pengangkatan

Guru Besar, yang diserahkan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum. Selanjutnya, Prof. Syaiful dikukuhkan secara resmi melalui pengalungan bandul Guru Besar oleh Rektor Universitas Ibn Khaldun Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., sebagai simbol pengukuhan, kehormatan akademik tertinggi, sekaligus amanah keilmuan yang diemban. Dalam sidang senat tersebut, Prof. Syaiful menyampaikan Orasi Ilmiah Guru Besar berjudul “Membangun Transportasi Handal dan Berkelanjutan sebagai Pilar Indonesia Maju.” Ia menegaskan bahwa sistem transportasi yang andal, terintegrasi, dan berkelanjutan merupakan fondasi penting bagi pemerataan pembangunan, peningkatan konektivitas wilayah, serta kualitas hidup masyarakat, sejalan dengan agenda

PAKAR: Pengukuhan guru besar UIKA di bidang sistem transportasi, Prof. Dr. Ir. Dr. H. Syaiful, S.T., M.T. di Puri Begawan Kota Bogor, Rabu (24/12).

pembangunan berkelanjutan nasional. Prof Syaiful juga mengulas tantangan strategis transportasi nasional, mulai dari peningkatan jumlah kendaraan bermotor, ketimpangan layanan antarwilayah— khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Hingga urgensi integrasi moda, penguatan angkutan umum massal, pengembangan kendaraan listrik, serta penerapan Transit Oriented Development (TOD) sebagai pendekatan mobilitas masa depan. Dengan dikukuhkannya Prof. Dr. Ir. Dr. H. Syaiful, S.T., M.T. sebagai Guru Besar, Universitas Ibn Khaldun Bogor kini memiliki total 18 Guru Besar. Berdasarkan data LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, capaian ini menempatkan UIKA Bogor dalam jajaran tujuh besar perguruan tinggi swasta dengan jumlah Guru Besar terbanyak di wilayah Jawa Barat dan Banten.(*pia)


RADAR BOGOR I SENIN, 29 DESEMBER 2025 I 9 RAJAB 1447 H I HALAMAN 3

MIMBAR BEBAS Sampaikan unek-unek Anda terhadap layanan publik seperti PLN, PDAM, PT Pos,

telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/ paspor/ sertifikat tanah, dll.

Radar Bogor juga memberi kesempatan kepada para tenaga pengajar yang ingin menulis opini untuk pengembangan profesional guru. Juga kepada para mahasiswa yang ingin menulis opini tentang suatu topik, sebagai bentuk sikap kritis untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di era sekarang.

Informasi lebih lanjut, hubungi

085299600773 JADWAL SIM KELILING POLRESTA KOTA BOGOR

KHUSUS PERPANJANGAN SIM A DAN C

Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu

Botani Square Mitra 10 Sholis Lippo Plaza Mall Boxie Tajur Plaza Jambu Dua Plaza Jambu Dua Burger King Padjajaran

Waktu pendaftaran: 08.00-09.00 WIB

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

PLN Bogor (0251) 8345400 Bendungan Katulampa (0251) 8334344 RS Hermina Bogor (0251) 8382525 RS Melania Bogor (0251) 8321196 Rs Pmi Bogor (0251) 8324080 RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000 RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298 Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292 RS Azra (0251) 8318456 RS Hermina Mekarsari (021) 29232525 RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610 Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435 RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868 Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024 Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822 Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360 Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976 RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628 RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016 Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222 RSUD Ciawi (0251) 8240797 Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397 Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441 Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866 Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440 Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724 Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396 Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000 RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56 Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567 RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900 RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591 RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892 Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723 RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426 Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663 RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142 RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605 RSKIA Sawojajar (0251) 8324371

POLRES BOGOR

021-8750163

Polsek Jonggol Polsek Cileungsi Polsek Cariu Polsek Nanggung Polsek Babakan Madang Polsek Megamendung Polsek Klapanunggal Polsek Caringin Polsek Dramaga Polsek Tamansari Polsek Jasinga Polsek Cigudeg Polsek Parung Panjang Polsek Leuwiliang Polsek Cibungbulang Polsek Ciampea

021-89931174 021-8230861 021-89961058 0251-8682769 021-87962777 0251-8248569 021-82492276 0251-8224417 0251-8624107 0251-8388164 0251-8688110 0251-8681110 021-5978880 0251-8647003 0251-8647398 0251-8621146

Cantumkan nama dan alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor pelanggan (untuk layanan PDAM/PLN/PT Gas) dan lampirkan fotokopi KTP. Kirimkan ke Redaksi Radar Bogor, Gedung Graha Pena, Jl KH R Abdullah bin Nuh No 30, Yasmin, Bogor.

lalu kirimkan melalui

Hanya yang memenuhi syarat yang akan dimuat. Redaksi berhak mengedit isi tulisan tanpa mengurangi substansi. Redaksi tidak bertanggung jawab atas dampak langsung maupun tidak, pascapemuatan tulisan. Terima kasih.

Refleksi Akhir Tahun TAHUN 2025 menjadi fase refleksi yang cukup berat. Tahun ini, terjadi krisis kemanusiaan yang semakin kompleks. Baik dari tataran global maupun nasional. Di tingkat global, krisis kemanusiaan terjadi. .JTBMOZB EJ (B[B TBMBI TBUV NFOKBEJ QPUSFU OZBUB 3JCVBO korban jiwa, krisis melayang, kelaparan, dan pelanggaran gencatan senjata yang terus terjadi menunjukkan absennya perlindungan nyata terhadap rakyat sipil. Kondisi ini memperlihatkan keterbatasan kepemimpinan dalam menghadapi ketidakadilan tatanan global.

Di dalam negeri, akhir 2025 ditutup dengan duka mendalam, yakni bencana besar di wilayah Sumatera. Banjir dan longsor menelan korban jiwa, dan menghancurkan pemukiman warga. Di balik bencana alam tersebut, muncul beragam kritik terhadap kebijakan pembangunan yang dinilai 'abai' terhadap keselamatan rakyat dan kelestarian lingkungan. Beragam respon dilayangkan kepada negara yang muncul di sosial media. Selain bencana fisik, tantangan lain yang tidak kalah penting adalah kondisi generasi muda. Perubahan sosial yang cepat,

penetrasi teknologi digital, serta arus budaya global membawa dampak signifikan terhadap pola pikir, gaya hidup, dan kesehatan mental generasi. Fenomena ini menuntut perhatian serius dari semua pihak. Berbagai data menunjukkan meningkatnya perilaku berisiko di kalangan remaja. Mulai dari ancaman judol, pinjol, hingga LFTFIBUBO NFOUBM )BM JOJ mengindikasikan bahwa persoalan generasi tidak seNBUB CFSTJGBU JOEJWJEVBM melainkan juga berkaitan dengan sistem pendidikan, lingkungan sosial, dan nilai-

nilai yang ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Situasi ini tidak dapat dilepaskan dari arah kebijakan negara. Sepanjang 2025, berbagai regulasi dan kebijakan ekonomi memicu gelombang kritik publik. Aksi mahasiswa, buruh, dan masyarakat sipil menjadi ekspresi kekecewaan terhadap kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada keadilan sosial. Dalam perspektif Islam, kondisi ini mengingatkan pada QFSJOHBUBO 3BTVMVMMBI TBX tentanghadirnyakepemimpinan yang tidak cakap dalam mengu-

rusi urusan umat. Ketika agama dipisahkan dari tata kelola negara, kebijakan kerap kehilangan arah moral dan keberpihakan pada kepentingan rakyat. Oleh karena itu, refleksi akhir tahun seharusnya tidak berhenti pada keluhan, melainkan berlanjut pada perenungan solusi mendasar. Islam tidak hanya hadir sebagai ajaran spiritual, tetapi juga menawarkan prinsip kepemimpinan yang menempatkan keadilan, amanah, dan tanggung jawab sebagai pondasi utama. Ismawati kampuskpi@gmail.com

Kerakusan Manusia Sebabkan Bencana SUNGGUH memilukan bencana menyelimuti Indonesia sepanjang tahun 2025, mulai dari karhutla, banjir, tanah longsor, gempa dan lain-lain. Kerusakan finansial dan ratusan orang meninggal akibat bencana ini menimbulkan duka mendalam bagi seluruh warga. Fenomena alam sering disebut menjadi penyebab terjadinya bencana, namun ada faktor di luar alam yang menyebabkan semakin parahnya bencana. Selain itu buruknya mitigas pencegahan bencana semakin memperparah keadaan. Sistem kapitalisme saat ini telah menyebabkan manusia menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keuntungan sekalipun menimbulkan kerusakan termasuk merusak

hutan, mengeksploitasi sumberdaya alam secara berlebihan dan lain-lain. Sungguh miris pelegalan terhadap para pemilik modal oleh oknum penentu kebijakan menjadikan mereka bebas mengeruk sumberdaya alam, tidak peduli terhadap bahaya yang ditimbulkan dan rakyatlan yang menjadi korban. Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap bencana, namun jika tidak terjadi kerusakan alam akibat ulah dan kerakusan manusia maka kerusakan pun dapat diminimalisir, selain itu mitigasi bencana yang optimal pun akan meminimalisir kerusakan dan banyaknya korban. 3BTVMMVMMBI 4BX UFMBI NFOHB jarkan kepada manusia bahwa kaum muslimin berserikat dalam tiga hal yaitu air, padang

rumput dan api. Ketiga benda ini merupakan harta milik umum yang pengelolaan nya tidak boleh diserahkan kepada JOEJWJEV CBJL XBSHB OFHBSB tersebut ataupun orang asing. Tetapi pengelolaannya harus dilakukan oleh negara dan hasilnya untuk kemaslahatan masyarakat. Negara seharusnya melakukan tindakan pencegahan dengan mengatur lingkungan sesuai syariat dan sistem tata ruang berbasis keselamatan jiwa, bukan profit. Jika terjadi bencana, maka negara akan melakukan penanganan darurat yang cepat dan menyeluruh, serta memanfaatkan segala teknologi yang ada. Ummu Naziha ninarusmiati718 @gmail.com

Pembatasan Medsos : Antara Perlindungan Anak dan Krisis Karakter WACANA pembatasan media sosial bagi anak usia 13-16 tahun mencuat sebagai respons atas meningkatnya masalah kesehatan mental remaja. Fenomena kecemasan, depresi, kecanduan gawai, hingga krisis kepercayaan diri tidak bisa dilepaskan dari dominasi media sosial dalam kehidupan anak dan remaja. Pada usia 13–16 tahun, anak berada dalam fase pencarian jati diri. Akan tetapi media sosial justru menyodorkan standar palsu tentang kebahagiaan, popularitas, dan kesuksesan melalui algoritma yang menekankan jumlah MJLFT WJFXT EBO QFOHBLVBO publik. Akibatnya, banyak remaja tumbuh dengan kecemasan sosial, rasa tidak cukup, dan ketergantungan QBEB WBMJEBTJ EJHJUBM Pembatasan usia media sosial dapat dipahami sebagai

langkah protektif. Tujuannya bukan semata melarang, tetapi memberi jeda agar anak memiliki kesiapan emosi, kontrol diri, dan literasi digital sebelum masuk ke ruang digital yang keras dan kompetitif. Tanpa pembatasan, anak dibiarkan berhadapan langsung dengan arus informasi yang tidak ramah bagi perkembangan mentalnya. Namun, pembatasan usia saja tidak cukup. Masalah utama bukan hanya usia pengguna, melainkan sistem media sosial yang minim nilai, menormalisasi hedonisme, dan menjadikan perhatian manusia sebagai komoditas. Jika akar masalah ini tidak disentuh, pembatasan hanya akan menjadi solusi teknis yang mudah dilanggar. Islam memandang anak sebagai amanah. Setiap fase tumbuh kembangnya harus

diarahkan pada pembentukan akhlak dan kepribadian, bukan sekadar kecakapan teknis. Dalam Islam, kebebasan selalu dibingkai oleh tanggung jawab dan nilai kebaikan. Media sosial tanpa nilai akan melahirkan generasi yang fasih teknologi tetapi rapuh secara mental dan moral. Karena itu, solusi Islam tidak berhenti pada pelarangan, melainkan membangun kesadaran internal anak agar mampu mengontrol diri meski tanpa pengawasan. Pada akhirnya, yang paling dibutuhkan bukan hanya anak yang patuh aturan digital, tetapi generasi yang kuat akhlaknya, sehat jiwanya, dan sadar akan tanggung jawab hidupnya baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Utami Nurhayati utamikoyuki@gmail.com

PMK 72 Tahun 2025: Ekspansi Insentif PPh 21 Ditanggung Pemerintah untuk Stimulus Ekonomi 2025 ASIH WIGATI pegawai DJP

PERATURAN Menteri Keuangan (PMK) Nomor 72 Tahun 2025 merupakan kebijakan fiskal terbaru yang diterbitkan pemerintah Indonesia untuk memperluas fasilitas Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 yang Ditanggung Pemerintah (DTP). Aturan ini diundangkan pada 28 Oktober 2025 dan merupakan perubahan atas PMK Nomor 10 Tahun 2025 tentang PPh Pasal 21 DTP dalam rangka stimulus ekonomi tahun anggaran 2025. Latar Belakang dan Tujuan PMK 72/2025 diterbitkan sebagai respons pemerintah terhadap kebutuhan untuk mempertahankan daya beli masyarakat, menjamin stabilitas sosial-ekonomi, serta memperluas kesempatan kerja terutama di sektor yang padat pekerja dan sangat terdampak oleh kondisi perekonomian global maupun domestik.

Kebijakan ini juga merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi 2025 yang lebih luas yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan. Dalam konsideransnya, aturan ini menyatakan bahwa perluasan fasilitas PPh 21 DTP penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di sektor pariwisata, di samping sektor industri padat karya yang telah didukung sebelumnya. Apa Itu PPh Pasal 21 DTP? PPh Pasal 21 adalah pajak yang dikenakan atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain sejenis yang diterima oleh pegawai atau karyawan. Fasilitas Ditanggung Pemerintah (DTP) berarti pajak yang seharusnya dipotong dari penghasilan pegawai ditanggung oleh pemerintah, sehingga pegawai menerima penghasilan bersih yang lebih tinggi tanpa pemotongan PPh 21. Ruang Lingkup dan Ketentuan Utama

1. Perluasan Cakupan Insentif Sebelumnya, insentif PPh 21 DTP diatur dalam PMK Nomor 10 Tahun 2025 yang hanya mencakup pekerja di industri padat karya seperti: r "MBT LBLJ r 5FLTUJM EBO QBLBJBO KBEJ r 'VSOJUVSF r ,VMJU EBO CBSBOH EBSJ LVMJU Insentif tersebut berlaku sepanjang Januari hingga Desember 2025 bagi pekerja yang memenuhi kriteria tertentu. Dengan PMK 72/2025, pemerintah memperluas cakupan hingga sektor pariwisata, yaitu sektor yang memiliki peran besar dalam pertumbuhan ekonomi daerah, penyerapan tenaga kerja, dan pemulihan pascapandemi Perluasan ini mencakup 77 klasifikasi lapangan usaha (KLU) pariwisata, antara lain: r )PUFM EBO BLPNPEBTJ r 3FTUPSBO EBO LBGF r "HFO QFSKBMBOBO EBO CJSP wisata r &WFOU PSHBOJ[FS r +BTB QFOZFMFOHHBSB QFSUF

muan, insentif, konferensi, EBO QBNFSBO .*$& r "LUJWJUBT XJTBUB MBJOOZB 2. Jangka Waktu Insentif PMK 72/2025 menetapkan dua periode waktu insentif berdasarkan sektor: r *OEVTUSJ QBEBU LBSZB Januari–Desember 2025 r *OEVTUSJ QBSJXJTBUB Oktober–Desember 2025 r "SUJOZB QFLFSKB EJ TFLUPS pariwisata yang memenuhi syarat mulai mendapatkan insentif PPh 21 DTP sejak masa pajak Oktober 2025 hingga masa pajak Desember 2025, sementara pekerja di sektor padat karya tetap mendapatkan fasilitas sepanjang tahun. 3. Mekanisme Penerapan Beberapa ketentuan teknis penting yang diatur dalam PMK 72/2025 mencakup: r 1FNCBZBSBO 11I %51 dilakukan oleh pemberi kerja pada saat pembayaran penghasilan kepada pegawai tertentu, termasuk

ketika pemberi kerja menanggung PPh 21 atas pegawai. r 1FMBQPSBO JOTFOUJG 11I DTP dilakukan melalui penyampaian SPT Masa PPh 21 untuk masa Januari– Desember 2025. r 1FNCFSJ LFSKB ZBOH UJEBL menyampaikan SPT Masa sesuai ketentuan tidak berhak atas insentif tersebut dan wajib menyetorkan kembali insentif yang sudah dimanfaatkan Pengembalian dan Kompensasi Lebih Bayar PMK 72/2025 juga mengatur tata cara pengembalian atau kompensasi kelebihan pembayaran PPh 21 bila terjadi lebih bayar: r #BHJBO ZBOH EJUBOHHVOH pemerintah (DTP) tidak dapat dikembalikan kepada pegawai, karena pemerintah telah menanggungnya. r #BHJBO ZBOH UJEBL EJUBOH gung pemerintah dapat dikompensasikan ke masa pajak berikutnya, sehing-

ga menghindari kerugian bagi pemberi kerja atau pegawai. r 1FNCFSJ LFSKB IBSVT NF nyu sun kertas kerja penghitungan dan bukti potong tambahan untuk proses kompensasi. Dampak dan Manfaat Ekonomi Kebijakan PPh 21 DTP dianggap sebagai instrumen fiskal efektif untuk: r .FOJOHLBULBO UBLF IPNF pay pegawai, terutama mereka bergaji relatif rendah atau bekerja di sektor padat karya dan pariwisata. r .FOKBHB EBZB CFMJ NBTZB rakat di tengah berbagai tekanan ekonomi. r .FNQFSLVBU TUBCJMJUBT TPTJBM ekonomi, karena pekerja menerima penghasilan bersih lebih tinggi tanpa beban pajak langsung. r .FOEPSPOH QFSUVNCVIBO sektor pariwisata, yang penting dalam penciptaan lapangan kerja dan meningkatkan konsumsi domestik.

Kesimpulan PMK Nomor 72 Tahun 2025 merupakan kebijakan lanjutan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi tahun anggaran 2025 melalui perluasan insentif PPh Pasal 21 yang Ditanggung Pemerintah (DTP). Aturan ini memperluas fasilitas DTP dari sektor industri padat karya ke sektor pariwisata, memberi kesempatan bagi lebih banyak pekerja untuk mendapatkan keuntungan dari kebijakan pajak yang meringankan. Selain itu, PMK 72/2025 juga menetapkan mekanisme administrasi dan pelaporan yang jelas, serta tata cara pengembalian atau kompensasi lebih bayar, sehingga menjadi alat fiskal yang terukur untuk menjaga daya beli dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. *)Tulisan ini merupakan pendapat pribadi penulis dan bukan cerminan sikap instansi tempat penulis bekerja.


RADAR BOGOR I SENIN, 29 DESEMBER 2025 I 9 RAJAB 1447 H I HALAMAN 4

TERUSAN

Guyur Rp13 Miliar  Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa bantuan tersebut akan disalurkan kepada 7.308 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 15 kabupaten/kota di tiga provinsi tersebut. “Total re n c a n a penyaluran Rp13.154.400.000 untuk 7.308 KK yang berasal dari 15 kabupaten/kota,” kata Abdul Muhari dalam konferensi pers daring, Minggu (28/12). Muhari menjelaskan, penyaluran Dana Tunggu Hunian akan dilakukan melalui bank penyalur yang ditunjuk pemerintah. Untuk memudahkan masyarakat, pihak bank akan menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi langsung warga terdampak di lokasi pengungsian maupun desa-desa terdampak. Berdasarkan data BNPB, di Provinsi Aceh terdapat tiga kabupaten/kota yang akan

menerima DTH dengan total anggaransebesarRp4.543.200.000 untuk 2.524 KK. Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara, bantuan DTH akan disalurkan kepada 2.651 KK yang tersebar di empat kabupaten/kota dengan total anggaran mencapai Rp4.771.800.000. Adapun di Provinsi Sumatera Barat, bantuan menyasar delapan kabupaten/kota dengan total nilai anggaran sebesar Rp3.839.400.000 untuk 2.133 KK. Muhari menegaskan, mekanisme jemput bola ini dilakukan agar penyaluran bantuan benarbenar tepat sasaran dan tidak menyulitkan warga terdampak yang masih berada dalam kondisi darurat. “Jadi bukan masyarakat yang harus datang ke bank, tetapi bank yang akan datang ke setiap dusun, kecamatan, desa, hingga pengungsian terpusat. Dengan begitu, warga yang sudah terdaftar dalam SK bupati

secara by name by address dapat menerima hak-haknya,” pungkasnya. PEMBANGUNAN HUNTARA DIKEBUT Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memastikan pemerintah telah memulai pembangunan ribuan hunian sementara dan hunian tetap, bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera. Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemulihan pascabencana. Teddy menjelaskan, koordinasi lintas kementerian dan lembaga telah dilakukan di Kantor Sekretariat Kabinet pada Sabtu (27/12) malam. Dalam pertemuan tersebut, Teddy menyampaikan bahwa Danantara melalui dukungan BUMN telah memulai pembangunan 15.000 unit rumah bagi korban terdampak bencana di Sumatera. “Danantara sudah memulai pembangunan

15.000 rumah dari BUMN,” ujar Teddy. Ia merinci, sebanyak 500 unit rumah pertama ditargetkan selesai dalam waktu dekat dan telah dirancang dengan fasilitas yang memadai bagi para penghuninya. “500 unit pertama akan selesai dalam minggu ini dan dilengkapi dengan sanitasi air bersih, rumah ibadah, listrik, jaringan wifi, serta fasilitas untuk anak-anak,” ungkap Teddy. Selain itu, pemerintah menargetkan seluruh 15.000 unit hunian tersebut dapat rampung dalam waktu relatif singkat guna mempercepat pemulihan kehidupan warga. “Total 15.000 unit ditargetkan selesai dalam 3 bulan ke depan,” tegasnya. Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga turut bergerak membangun hunian sementara yang tersebar di sejumlah daerah terdampak. “BNPB juga telah memulai pembangunan

Warga Sering Dengar Suara  Sebulan setelah tsunami 2004, Nezar Patria mencari rumah masa kecilnya di Banda Aceh. Nezar, saat ini Wakil Menteri Kementerian Komunikasi dan Digital, mendapati rumah tersebut dalam kondisi tak berbentuk. “Tak terbayangkan, rumah itu kini musnah! Sebulan lalu saya masih tertidur nyenyak di lotengnya. Kini tinggal selembar beton menuding ke langit. Gentengnya terbang entah ke mana,” demikian nukilan tulisan pria Aceh itu dalam “Sejarah Mati di Kampung Kami” yang dipublikasikan di Tempo, tempatnya bekerja ketika itu, dan kemudian dibukukan dalam kumpulan tulisannya pada 2023 yang berjudul sama. Di Desa Kute Reje, Kecamatan Lingge, dan Desa Umang, Kecamatan Bebesen, keduanya di Aceh Tengah, sejarah sama matinya seperti yang disaksikan Nezar di Banda Aceh 20 tahun lalu itu. Rumah dan bangunan hancur dihantam banjir bandang sebulan lalu dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah sudah menyatakan bahwa kedua desa tersebut terlalu berbahaya untuk ditinggali kembali. Pada 2006, tutur Kepala Desa Kute Reje Hamdan, atau setahun

setelah dimekarkan dari Desa Delung Sekinel, banjir besar sempat melanda Kute Reje. Saat itu, air sungai meluap hingga masuk ke kawasan desa. Meski tidak menelan korban jiwa, dua rumah warga mengalami kerusakan ringan. Kondisi berbeda terjadi pada akhir November 2025. Air deras menghanyutkan seluruh rumah dan kebun milik warga. Tidak ada satu pun bangunan yang tersisa. “Semuanya hancur. Rumah, kebun, dan harta benda warga habis,” kata Hamdan saat ditemui Rakyat Aceh di lokasi pengungsian di Delung Sekinel, Aceh Tengah (24/12). Kondisi yang sama parahnya terjadi di Desa Umang. Kurniadi, salah seorang warga, mengatakan masyarakat sudah tidak berani kembali ke desa karena kondisi geografis yang semakin membahayakan. “Rumah-rumah warga sudah banyak retak, jalan menuju desa juga retak, bahkan gunung-gunung di sekitar desa mengalami retakan,” kata Kurniadi. Akses utama menuju Umang kini banyak yang amblas dan tertimbun longsor. Desa tersebut juga dikelilingi kawasan hutan pinus milik PT Tusam Hutan Lestari. “Semua harta benda kami masih tertinggal di desa, termasuk mobil dan motor. Tidak

sempat dikeluarkan,” ujarnya. Saat ini, warga masih tinggal di pondok-pondok kecil yang mereka sebut sebagai hunian sementara. Dibangun secara swadaya dari papan-papan pohon pinus yang tumbang. Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah memastikan akan melakukan relokasi terhadap sejumlah desa dan dusun yang terdampak bencana longsor dan dinilai tidak lagi aman untuk dihuni. Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menegaskan bahwa kebijakan relokasi diambil demi keselamatan masyarakat di wilayah rawan bencana. Desa dan dusun yang akan direlokasi adalah Desa Umang, Desa Kute Reje, dan Desa Reje Payung. Juga, satu dusun di Desa Jamat serta satu dusun di Desa Delung Sekinel. Kedua dusun tersebut masuk Kecamatan Atu Lintang di kabupaten yang beribu kota di Takengon tersebut. Haili juga memastikan bahwa persoalan kawasan hutan untuk relokasi warga Umang telah diselesaikan. Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan PT Tusam Hutan Lestari. “Tidak ada masalah lagi. Yang utama adalah keselamatan warga,” tegasnya. Ia mengakui, relokasi bukan hanya soal memindahkan rumah, tetapi juga menyangkut

keberlanjutan hidup masyarakat, pendidikan anak, hingga administrasi kependudukan. “Kita harus mencari solusi, bukan hanya menangani kerusakan, tapi juga masa depan anak-anak, sekolah mereka, dan penghidupan masyarakat,” katanya. Relokasi permanen itu sejalan dengan keinginan warga. “Kami trauma. Kami tidak mau lagi kembali ke sana. Dari pengalaman ini, kami merasa relokasi adalah satu-satunya jalan,” ungkap Kepala Desa Kute Reje. Relokasi dilakukan kembali ke wilayah Desa Delung Sekinel, namun dengan status administrasi tetap sebagai Desa Kute Reje. Tapi, sejarah seperti ditulis ulang dari nol lagi. Hamdan juga menyampaikan bahwa lahan relokasi yang dibeli oleh Bupati Aceh Tengah menggunakan dana sumbangan kini telah resmi menjadi milik Desa Kute Reje. Atas langkah tersebut, warga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah. Di Umang, warga juga masih sama traumanya. Mereka mengaku masih sering mendengar suara gemuruh seperti pergeseran tanah dan batuan jatuh, yang memicu ketakutan akan longsor susulan. “Kami tak mungkin lagi kembali ke desa lama kami,” kata Kurniadi. (*/ttg)

Toleransi Keagamaan Masih Sangat Tinggi, Potensi Besar di Tangan Generasi Muda  Mereka menggelar Survei Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Tahun 2025. Meski telah mencapai kategori sangat tinggi, hasil survei tersebut menunjukkan masih adanya ruang peningkatan. Ini bisa dilakukan khususnya pada dimensi kerja sama antarumat beragama di Kota Bogor. Peneliti FISIB Universitas Pakuan, Toto Sugiarto, menjelaskan penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kerukunan umat beragama di Kota Bogor secara komprehensif sepanjang tahun 2025. Pengukuran dilakukan dengan melihat tiga dimensi utama, yakni toleransi, kesetaraan, dan kerja sama antarumat beragama. “Tujuan penelitian ini untuk melihat secara menyeluruh Indeks Kerukunan Umat Beragama di Kota Bogor tahun 2025, mencakup dimensi toleransi, kesetaraan, dan kerja sama,” ujar Toto. Ia mengungkapkan, hasil survei menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun 2023. Pada dimensi toleransi, Kota Bogor memperoleh nilai 84,4 dengan kategori sangat tinggi. Sementara dimensi kesetaraan mencatat skor 81,4, juga dalam kategori sangat tinggi.

Adapun dimensi kerja sama antarumat beragama memperoleh skor 77,4 dan masuk dalam kategori tinggi. Meski demikian, aspek ini dinilai masih perlu terus diperkuat. “Ini tentu perlu diapresiasi. Toleransi di Kota Bogor sangat tinggi. Namun, tantangan ke depan ada pada penguatan kerja sama antarumat beragama,” kata Toto. Temuan penting lainnya dalam riset ini adalah tingginya keterlibatan generasi muda. Berdasarkan hasil survei, kelompok usia muda mencatat skor toleransi yang lebih tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya. Menurut Toto, hal tersebut menjadi modal penting bagi keberlanjutan kerukunan umat beragama di Kota Bogor pada masa mendatang. “Generasi muda memiliki potensi besar dalam menjaga dan merawat kerukunan umat beragama ke depan,” jelasnya. Sementara itu, anggota tim peneliti dan survei FISIB Universitas Pakuan, Roni Jayawinangun, memaparkan pemaknaan dari masing-masing dimensi yang diukur dalam survei tersebut. Ia menjelaskan, toleransi dimaknai sebagai sikap menerima dan menghargai perbedaan keyakinan, nilai, budaya, dan pandangan, serta kesediaan untuk hidup

RADAR BOGOR Komisaris Utama: Maesa Samola Komisaris: Suhendro Boroma CEO: Nihrawati AS

berdampingan dengan tetap menghormati hak setiap individu. Adapun kesetaraan dipahami sebagai kondisi di mana setiap individu memiliki nilai dan hak yang sama tanpa memandang perbedaan latar belakang. Termasuk adanya akses yang adil dan peluang yang setara, serta penolakan terhadap segala bentuk diskriminasi. Sementara dimensi kerja sama diartikan sebagai sikap saling bahu-membahu dan berbagi manfaat dalam kehidupan bersama. Poin ini diwujudkan melalui empati dan simpati dalam interaksi sosial nyata antar kelompok agama. “Kerja sama bisa diwujudkan melalui berbagai kegiatan atau event di tingkat kota yang melibatkan seluruh unsur dan latar belakang yang berbeda,” ujar Roni. Ia menambahkan, meski saat ini skor kerja sama sudah berada pada kategori tinggi, pihaknya menargetkan peningkatan nilai pada tahun mendatang. “Saat ini skor kerja sama berada di angka 77,4. Pada tahun 2026 diharapkan bisa meningkat menjadi 81,4,” katanya. Dalam hasil survei tersebut, tim peneliti juga menyampaikan sejumlah rekomendasi kebijakan kepada pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Salah satu rekomendasi utama adalah memperbanyak kegiatan lintas umat beragama untuk memperkuat dimensi kerja sama. Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan apresiasinya terhadap capaian tingkat toleransi di Kota Bogor yang masuk kategori sangat tinggi berdasarkan hasil survei IKUB 2025. “Alhamdulillah, dari hasil survei tersebut Kota Bogor menduduki peringkat sangat tinggi sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi,” ujar Dedie. Menurutnya, kondisi toleransi yang terjaga dengan baik membuat masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara kondusif. Mulai dari bekerja, bersekolah, hingga menjalankan kegiatan ekonomi. “Semua bisa berkarya, berkarier, berkegiatan. Anak-anak bisa bersekolah, ibu-ibu berbelanja, dan keluarga mencari nafkah dengan aman,” katanya. Situasi tersebut menjadi kondisi ideal yang diharapkan di setiap daerah, terutama di kota dengan latar belakang agama, suku, ras, dan budaya yang beragam seperti Kota Bogor. “Ini menjadi modal utama untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Bogor,” tekannya. (uma/c)

4.500 hunian sementara yang tersebar di 3 provinsi,” jelas Teddy. Tidak hanya hunian sementara, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) juga telah memulai pembangunan hunian tetap bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang akibat bencana. “Kementerian Perumahan sudah memulai pembangunan hunian tetap di 3 provinsi,” ujar Teddy. Pembangunan hunian tetap dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan lahan milik pemerintah dan BUMN. Teddy menegaskan, seluruh hunian sementara dan hunian tetap tersebut dibangun dengan memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. Pemerintah daerah diharapkan berperan aktif dalam penyediaan lokasi dan proses relokasi warga terdampak bencana. “2.500 unit pertama sudah dibangun minggu lalu di lahan pemerintah (milik BUMN), dan 2.500 unit kedua akan mulai dibangun awal minggu depan,” tandasnya. Pembangunan huntara tahap I di Kabupaten Agam terus dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi korban banjir bandang. BNPB melakukan beberapa penebalan pada proses pembangunan 117 huntara di Lapangan SDN 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembaian. Ketua Harian Unsur Pengarah BNPB Ary Laksmana mengatakan, BNPB melakukan beberapa upaya untuk mempercepat pembangunan huntara tersebut diantaranya dengan menambah personel pelaksana/tukang dan membagi jam kerja menjadi 2 shift. Selain penambahan personil, Operasi Modifikasi Cuaca juga ditambahkan frekuensinya untuk menurunkan intensitas hujan di wilayah Kabupaten Agam, mengingat kondisi yang terus hujan menjadi salah satu kendala pada pembangunan huntara ini. "Kita sudah meminta dari Tim OMC ini bisa menambahkan jam terbang untuk mengurangi intensitas hujan yang terjadi di wilayah Palembaian. Selain itu, kami juga akan menambah tenaga ahli pertukangan menjadi 2 kali lipat dari sebelumnya dan

Sumber: Data BNPB, 28 Desember 2025

dibagi menjadi 2 shift," jelas Ary. Hingga hari ini, proses pengerjaan huntara di Lapangan SDN 05 Kayu Pasak telah mencapai 50 persen dari target. Baja-baja ringan sebagai pondasi dan pembatas bangunan telah berdiri tegak. Pemasangan dinding mulai dilakukan bertahap. Empat unit alat berat juga terus bekerja pagi hingga malam. Seiring proses pembangunan huntara di Lapangan SDN 05, BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Agam telah meninjau lokasi yang akan menjadi tempat dibangunnnya huntara tahap II di Kecamatan Palembaian. Lokasi tersebut merupakan lahan milik warga yang dipinjamkan sementara untuk dibangunkan huntara. Rencananya, akan dibangun 84 unit huntara di lokasi tersebut. Saat ini, Pemda Kabupaten Agam didukung BNPB sedang mempersiapkan kebutuhan dokumen seperti surat persetujuan, SK Bupati Agam, serta beberapa dokumen lainnya untuk izin penggunaan lahan tersebut. Pembersihan lahan mulai dilakukan pada Minggu (28/12). STATUS TANGGAP DARURAT DIPERPANJANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution kembali mem -

perpanjang status tanggap darurat bencana hingga 31 Desember 2025. Perpanjangan dilakukan karena dampak bencana yang masih luas serta kondisi korban warga belum sepenuhnya pulih pascabencana. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap menjelaskan, ini kali kedua perpanjangan status tanggap darurat. Sebelumnya, status tanggap darurat diberlakukan pada 27 November– 10 Desember 2025, lalu diperpanjang pada 11–24 Desember 2025. ’’Keputusan ini diambil setelah rapat evaluasi penanganan bencana Sumatera Utara pada 23 Desember. Yang diperpanjang bukan status bencananya, tetapi penanganan dan mitigasinya,’’ ujarnya. Dengan perpanjangan tersebut, gubernur menugaskan tim penanganan darurat bencana dan instansi terkait untuk melanjutkan pelayanan penyelamatan, evakuasi korban, penanggulangan, serta pemulihan di wilayah terdampak. ’’Posko Utama Tanggap Darurat Bencana tetap aktif hingga sepekan ke depan. Gudang logistik di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut juga tetap berfungsi untuk menerima dan mendistribusikan bantuan,’’ jelas Erwin. Selain memperpanjang masa tanggap darurat, Bobby Nasution juga mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir dan longsor di Sumut agar warga terdampak segera mendapatkan tempat tinggal layak. Langkah percepatan dilakukan melalui pendataan dan verifikasi rumah rusak ringan, sedang, berat, hingga hilang. Bobby menargetkan proses verifikasi rampung pada akhir 2025. ’’Secara keseluruhan ada 30.875 unit rumah terdampak. Saat ini masuk tahap verifikasi, dan kami harapkan akhir 2025 selesai,’’ kata Bobby, Kamis (25/12). Selain itu, percepatan juga dilakukan melalui penyediaan lahan pembangunan huntap. Proyek ini dikerjakan secara kolaboratif antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan Yayasan Buddha Tzu Chi, sementara pemerintah daerah bertugas menyiapkan lahan. (san/adz/ai/jpg)

Kapal Tenggelam, Pelatih Valencia Putri Belum Ditemukan  Pencarian para penumpang KM Putri Sakinah itu berlanjut di hari ketiga pada Minggu (28/12). Hingga pukul 17.00, keempat korban tenggelam belum ditemukan. Keempatnya masih satu keluarga: ayah dan tiga anak laki-laki. Sang ayah, Fernando Martin Carreras, merupakan pelatih tim B Valencia Femenino alias tim Valencia Putri, klub yang berlaga di strata keempat Tercera Federación atau kompetisi sepak bola putri asal Spanyol. Sedangkan istrinya, Mar Martinez Ortuno, dan sang putri, Andrea Ortuno, selamat dan telah dievakuasi ke Labuan Bajo, ibu kota Manggarai Barat. Tim SAR menyelamatkan Mar, Andrea, seorang pemandu, dan empat kru kapal dengan bantuan KM Neptune yang melintas. “Tim juga mengimbau nelayan sekitar Pulau Padar untuk melaporkan jika menemukan tanda-tanda korban,” kata Kabidhumas Polda NTT, Kombespol Henry Novika Chandra, dalam pernyataan resmi yang diterima Timor Express kemarin. Terpisah, Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, menyatakan, tim SAR gabungan mulai melaksanakan penyisiran kembali di perairan Pulau Padar dengan perluasan area hingga 5,25 nautical mile dari lokasi kejadian. Dalam operasi pencarian hari kedua,

lanjut Fathur, ditemukan sejumlah serpihan kapal sejauh sekitar lima nautical mile dari lokasi kejadian. Di antaranya, tabung gas serta bagian bodi kamar nakhoda. KM Putri Sakinah yang berbobot 27 GT diduga mengalami mati mesin ketika berlayar di Selat Pulau Padar dalam perjalanan menuju Pulau Komodo. Di saat bersamaan, gelombang tinggi menghantam. "Kami akan terus berupaya maksimal hingga korban ditemukan," kata Henry. Cuaca ekstrem diprediksi berlanjut hingga awal Januari 2026 akibat bibit Siklon 96S. Ini tentu saja menambah tantangan di kawasan wisata populer tersebut yang telah mencatat belasan kecelakaan kapal sepanjang 2024-2025. Akibat insiden ini, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo menutup sementara pelayaran ke Pulau Padar dan Komodo. Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, mengimbau penyedia jasa wisata mengutamakan keselamatan. "Agen perjalanan harus memprioritaskan aspek keselamatan di perairan TNK, terutama saat cuaca buruk," katanya. Insiden tersebut langsung menuai perhatian dari Spanyol. Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), LaLiga, serta mayoritas klub kasta tertinggi Negeri Matador itu menyatakan duka

mendalam atas kabar tragis yang menimpa Fernando Martin bersama tiga anaknya. Skuad Valencia mengheningkan cipta selama satu menit pada Sabtu (27/12) lalu, saat kembali menjalani sesi latihan pasca libur Natal. “Di masa sulit bagi semua pihak ini, klub ingin menyampaikan dukungan dan belasungkawa kepada keluarga Fernando Martin Carreras,” tulis pernyataan resmi Valencia, seperti dikutip dari situs resmi klub berjuluk Los Che tersebut. Real Madrid, klub raksasa Spanyol, juga langsung menyampaikan ucapan duka cita. "Real Madrid sangat berduka atas apa yang dialami Fernando Martin, pelatih Valencia Putri B, dan tiga anaknya, dalam kecelakaan tragis yang terjadi di Indonesia," tulis Real Madrid dalam akun Instagram mereka. Carreras semasa bermain berposisi sebagai bek tengah. Kariernya dihabiskan di klubklub strata kedua dan ketiga Liga Spanyol. Salah satu puncak kariernya adalah ketika menjadi kapten Alcoyano. Persisnya saat tim yang berbasis di Valencia itu promosi ke Segunda Division pada 2011. Sepanjang karier profesionalnya, dia mencatat sekitar 316 penampilan dengan torehan 15 gol. Karier kepelatihannya dimulai tahun ini dengan menakhodai tim B Valencia Putri. (ant/ttg)

GM Bisnis: Erwin Sofian GM Digital dan Teknologi Informasi (IT): Benny Irawan Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi: Ricki Noor Rachman Koordinator Liputan: Dede Supriadi Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi Online: Lucky Lukman Nul Hakim Redaktur Pelaksana Online: Yosep Awaludin Redaktur Senior: Andi Ahmadi, Faturahman S Kanday, Muhammad Ridwan, Muh Afandi, Iqbal Muhammad Redaktur: Imam Rahmanto, Pipin Apriani, Alpin, Muhammad Ruri Ariatullah, Rani Puspitasari Sinaga, Reka Faturachman Sekretaris Redaksi: Jean Cloudia Reporter: Arif Al Fajar, Septi Nulawam Harahap, Fikri Rahmat Utama, Muhamad Rifki Fauzan, Abilly Muhamad, Muhammad Ali Fotografer: Sofyansyah, Hendi Novian Redaktur Konten/ Koordinator Medsos: Erika Nur Rizki S Konten Kreatif: Edfyra Amelia, Rissa Aliria Putri Editor Video: Muhammad Alife Shine, Muhammad Fadhel Wafi, Muhammad Ardika Gunawan, Ezar Rajaswara, Khaerul Nur, Muhammad Isa Ismatullah Videografer: Abdul Aziz, Muhamad Dzikri Ilman Syabani Pracetak: Zainal Arifin (Koordinator), Nursaid, Sarmadah, M. Chaidirali S. Umum dan Personalia: Rawin Surwintono, Mia Nelawati (Asist. Manager) Iklan: Untung Bachtiar (Manager) Pemasaran dan Sirkulasi: M Iksan Halil (Manager) Digital Marketing: Recia Debora S Konsultan Hukum: Andi Syarifuddin SH, MH Ombudsman: M. Choirul Shodiq, Rohman Budijanto Penerbit: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP: 651/SK/MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 Percetakan: PT Bogor Media Grafika (Jalan Siliwangi Kav.1/34 Komp. Puslitbang KOSTRAD Desa Cijujung Kandang Roda Bogor Telp: 0251 8655965) Alamat: Graha Pena Radar Bogor, Jl KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Taman Yasmin Bogor 16113. Telepon Redaksi: 0251-7544005 (hunting), Fax:2517544008. Telepon Iklan: 0251-7544001-002, Fax: 0251-7544009. Telepon Pemasaran: 0251-7544003. Perwakilan Jakarta: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, Telepon/Fax: 021-53699624. Homepage: http//www.radarbogor.id Email: redaksi@ radar-bogor.com. Wartawan Radar Bogor dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

Wartawan Radar Bogor dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.


senin

29 DESember 2025

4.034 Hewan Diberi Vaksin

9 rajab 1447 H

Pelaku Teror Alami Kecemburuan Patologis Ancaman teror bom terhadap sejumlah sekolah di Kota Depok pada Selasa (23/12) lalu, sempat menimbulkan kehebohan. Pelakunya yakni seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta jurusan IT berinisial H (23). Ia mengirimkan ancaman melalui surat elektronik (surel) menggunakan akun milik seorang wanita, Kamila, yang merupakan mantan kekasihnya. PELAKU..Baca Hal 6

KECEMBURUAN PATOLOGIS (ATAU SINDROM OTHELLO) Kondisi psikologis serius di mana seseorang memiliki keyakinan delusi atau obsesif ekstrem bahwa pasangannya tidak setia, meskipun tidak ada bukti nyata, yang merusak hubungan dan dapat memicu perilaku berbahaya seperti kekerasan, penguntitan, atau bahkan pembunuhan/ bunuh diri.

Ini berbeda dari kecemburuan normal dan bisa terkait dengan kondisi lain seperti alkoholisme, skizofrenia, atau gangguan kepribadian, seringkali melibatkan ketidakamanan mendalam, ketakutan kehilangan, dan kurangnya kepercayaan diri.

Dapat menyebabkan agresi, permusuhan, pembatasan otonomi pasangan, penguntitan, hingga kekerasan fisik.

PENANGANAN

GANGGUAN MENTAL LAIN

Membutuhkan penanganan profesional karena sifatnya yang delusif dan resisten terhadap logika.

Sering muncul bersama alkoholisme, skizofrenia, gangguan bipolar, gangguan delusi, atau gangguan kepribadian ambang (Borderline Personality Disorder).

CIRI-CIRI UTAMA MANIFESTASI PERILAKU

PENYEBAB & TERKAIT

KEYAKINAN DELUSI

OBSESI BERLEBIHAN

Keyakinan yang tetap dan tidak bisa digoyahkan bahwa pasangan berselingkuh, bahkan saat dihadapkan pada bukti yang bertentangan.

Pikiran dan kecurigaan yang terusmenerus mengganggu, terkadang mengarah pada perilaku kompulsif seperti memeriksa ponsel atau mencari bukti.

Pengalaman masa kecil seperti pengabaian atau penghinaan dapat berkontribusi.

KETIDAKAMANAN EKSTREM

DISFUNGSI OTAK

Didorong oleh rasa takut kehilangan yang intens dan perasaan tidak berharga.

Terkadang terkait dengan disfungsi di lobus frontal otak.

PENCARIAN BUKTI Secara aktif mencari “bukti” perselingkuhan dari hal-hal kecil yang tidak relevan.

TRAUMA MASA LALU

SULIT DIOBATI

INTERVENSI PROFESIONAL Melibatkan psikoterapi, pengobatan untuk mengelola gejala, dan dukungan untuk mengatasi gangguan mental yang mendasari.

*)Disadur dari berbagai sumber

Takaran Berkurang karena Mesin Rusak DEPOK–Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok memastikan temuan kurangnya takaran bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU di wilayah Depok bukan disebabkan praktik kecurangan. Hasil pengawasan menunjukkan hal tersebut terjadi akibat kerusakan pada mesin dispenser.

TAKARAN..Baca Hal 6

Saat kami telusuri, assy meter yang merupakan jantung mesin dispenser mengalami kerusakan. Selain itu, usianya sudah mencapai 25 tahun dan belum pernah diganti, sehingga hasil ukurnya sudah tidak sesuai,”

PERIKSA: Petugas tera UPTD Metrologi Legal Kota Depok sedang mengecek kondisi dispenser BBM di salah satu SPBU di Kecamatan Cimanggis, belum lama ini.

Ahmad Zaki Kepala UPTD Metrologi Legal Kota Depok

(UPTD METROLOGI LEGAL KOTA DEPOK)

Kabel Udara Kembali Dibersihkan DEPOK–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus menggenjot penataan kota guna menciptakan lingkungan yang lebih rapi, aman, dan estetik. Salah satu upaya yang

dilakukan adalah pembersihan kabel udara yang kali ini menyasar wilayah Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari. Wakil Wali Kota Depok, Chandra

Rahmansyah, memimpin langsung kegiatan pemotongan kabel udara sepanjang 1,9 kilometer di Kelurahan Serua.

KABEL..Baca Hal 6

(POLRES METRO DEPOK)

PELAKU: Sosok pelaku penganiayaan istri diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Depok. (POLSEK BOJONGSARI)

Rebutan Ponsel, Aniaya Istri

DIAMANKAN: Pelaku yang memamerkan benda diduga senjata api (senpi) diamankan Polsek Bojongsari

Ternyata Hanya Korek Api Pria Pamer Benda Mirip Senpi Diamankan DEPOK–Polsek Bojongsari mengamankan pria yang memamerkan pamer benda mirip senjata api (senpi) di salah satu perumahan yang berada di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Jumat (26/12) lalu.

TERNYATA..Baca Hal 6

(DISKOMINFO)

POTONG KABEL: Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, memimpin langsung kegiatan pemotongan kabel udara sepanjang 1,9 kilometer di Kelurahan Serua.

DEPOK–Kasus kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT)di Jalan Komplek BNI Jalur Melati III, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok pada Selasa (23/12) lalu. Seorang istri berinisial AA menjadi korban penganiayan suaminya, RA karena dipicu masalah ponsel.

REBUTAN..Baca Hal 6


RADAR BOGOR I SENIN, 29 DESEMBER 2025 I 9 RAJAB 1447 H I HALAMAN 6

AGLOMERASI

4.034 Hewan Diberi Vaksin TANGERANG–Sepanjang 2025, Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di bawah Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang terus berupaya menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit pada hewan. Berbagai layanan kesehatan hewan berhasil direalisasikan dengan capaian yang signifikan. Berdasarkan data kinerja tahun 2025, Puskeswan Kota Tangerang telah melayani 4.032 pengobatan hewan, baik pada hewan peliharaan maupun hewan ternak. “Layanan pengobatan ini mencakup pemeriksaan kesehatan, tindakan medis, serta penanganan penyakit ringan hingga menular. Selain

TANGERANG pengobatan, kegiatan vaksinasi juga menjadi fokus utama dalam upaya pencegahan penyakit,” papar Kepala DKP Kota Tangerang, Muhdorun. Ia menyampaikan, capaian ini merupakan hasil kerja sama antara petugas kesehatan hewan, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat. “Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas jangkauan layanan kesehatan hewan demi terwujudnya hewan yang sehat, produktif, dan aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada tahun 2025, Puskeswan Kota Tangerang berhasil melaksanakan vaksinasi rabies sebanyak 842 ekor, sebagai langkah strategis menjaga Kota Tangerang tetap waspada dan aman dari ancaman rabies. Kemudian vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan capaian 1.397 ekor untuk dosis I, dan 437 ekor untuk dosis II. “Tujuannya untuk melindungi hewan ternak dan menjaga ketahanan sektor peternakan,” ucap Muhdorun. “Terakhir adalah vaksinasi Septicemia Epizootica (SE) sebanyak 302 ekor. Dilakukan sebagai upaya pencegahan penyakit menular yang berisiko tinggi pada ternak ruminansia,” tukasnya.(tgr)

BERI SUNTIKAN: Petugas Dinas Ketahanan Pangan melakukan vaksinasi kepada hewan peliharaan.

(DISKOMINFO)

(WAHYU/RADAR SUKABUMI)

RESMI: Gilang Gusmana resmi menjabat sebagai Ketua KNPI Kabupaten Sukabumi periode 2025-2028 usai dilantik pengurus DPD KNPI Jawa Barat di Hotel Selabintana, Sukabumi, Sabtu (27/12).

Gilang Pimpin KNPI Kabupaten Sukabumi SUKABUMI–Gilang Gusmana resmi menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sukabumi periode 2025-2028 setelah melalui proses Musda yang digelar di Hotel Selabintana, Sukabumi, Sabtu (27/12). Acara pelantikan oleh pengurus DPD KNPI Jawa Barat ini, dihadiri pula oleh berbagai tokoh lokal yang memiliki peran penting dalam pemberdayaan pemuda, antara lain Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi Yudi Mulyadi, para pengurus Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dari berbagai komunitas di Sukabumi, serta tamu undangan yang berasal dari kalangan pemerintah, swasta, dan masyarakat.

SUKABUMI Dalam arahannya, Yudha menekankan pentingnya pemuda sebagai aset berharga bangsa yang harus terus dibina dan dikembangkan. “Mari kita terus berinovasi dalam setiap pergerakan pemuda, dan ciptakan lingkungan yang harmonis di mana semua elemen masyarakat bisa bekerja sama,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa generasi muda saat ini harus memiliki wawasan luas dan kepekaan terhadap masalah yang ada di masyarakat, sebab mereka yang akan membawa negeri ke masa depan. Sementara itu, Gilang Gusmana menyampaikan program segera yang akan ia wujudkan dalam masa kepemimpinannya.

Ia berjanji akan melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, OKP lain, hingga komunitas masyarakat, untuk menyelaraskan tujuan dan program. Selain itu, ia juga akan segera mengajukan penggunaan sekretariat yang layak untuk kelancaran kerja organisasi, yang menurutnya sangat penting agar semua aktivitas KNPI bisa berjalan lancar. Tak hanya itu, Gilang juga mengumumkan bahwa pada awal tahun 2026, KNPI Kabupaten Sukabumi rencananya akan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Sukabumi. Melalui MoU tersebut, pemuda akan berpartisipasi aktif dalam tindak pencegahan dan pengawasan pemberantasan korupsi di Kabupaten

Sukabumi. “Kita ingin pemuda menjadi agen perubahan yang peduli terhadap kebenaran dan keadilan, termasuk dalam memerangi korupsi yang merusak kemajuan daerah,” jelasnya. Saat ditanya soal kabar adanya gugatan yang akan diajukan terkait proses kepemimpinannya, Gilang menunjukkan keberanian dan kepercayaan diri untuk menghadapinya. “Kita siap pasang badan menghadapi gugatan apapun. Kita yakin proses pemilihan yang telah dilalui sesuai aturan, jadi nanti kita adu data saja,” tegasnya. Acara pelantikan diakhiri dengan acara silaturahmi dan foto bersama semua hadirin, yang menunjukkan semangat kebersamaan dan dukungan terhadap kepemimpinan baru KNPI Kabupaten Sukabumi.(why)

Pelaku Teror Alami Kecemburuan Patologis  Aksi nekat itu dipicu kekecewaan akibat Kamila memilih mengakhiri hubungan dengan pelaku. Juga kekecewaan akibat lamaran pelaku ditolak mantan pacarnya tersebut.

Selain ancaman bom mengatasnamakan mantan pacarnya tersebut, pelaku juga berkalikali melakukan teror lainnya. Yakni ke kampus Kamila hingga pesanan daring fiktif. Dari perspektif psikologi, aksi teror yang dilakukan oleh

H ini bisa dikarenakan kecemburuan patologis (pathological jealousy). Kepala Biro Rumah Cinta Bogor, Retno Lelyani Dewi, memaparkan hal ini mendorong agresi instrumental. Yakni pelaku dengan ancaman bom,

ingin memanipulasi untuk memaksa loyalitas seseorang agar kembali pada dirinya. “Kondisi ini sering berakar pada attachment anxiousavoidant atau trauma masa kecil. Narcissistic traits memperburuknya, dengan pelaku

Takaran Berkurang karena Mesin Rusak  Sebelumnya, pada Kamis (18/12) lalu, Disdagin Kota Depok mendapati adanya selisih takaran BBM jenis Pertamax di salah satu SPBU di kawasan Cimanggis saat melakukan pengawasan bersama Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yeti Wulandari. Kepala UPTD Metrologi Legal Kota Depok, Ahmad Zaki Mubarak, menjelaskan bahwa saat dilakukan pengujian menggunakan Bejana Ukur 20 liter, ditemukan selisih sebesar 110 mililiter (ml). Padahal, sesuai ketentuan Direktorat Metrologi Kementerian Perda-

gangan RI, batas toleransi maksimal adalah 100 ml. “Saat kami telusuri, assy meter yang merupakan jantung mesin dispenser mengalami kerusakan. Selain itu, usianya sudah mencapai 25 tahun dan belum pernah diganti, sehingga hasil ukurnya sudah tidak sesuai,” ungkapnya kepada berita. d e p o k . g o. i d , Selasa (23/12/25). Atas temuan tersebut, UPTD Metrologi Legal Kota Depok langsung mengambil langkah cepat dengan menghentikan sementara operasional nozzle BBM yang bermasalah. Penghentian dilakukan hanya selama satu hari untuk memberikan

waktu kepada pihak SPBU mengganti assy meter yang rusak. Zaki menuturkan, pada Jumat (19/12) pihaknya kembali melakukan uji tera ulang terhadap dispenser BBM setelah perbaikan dilakukan. “Setelah diganti, langsung kami lakukan tera ulang. Hasilnya, takaran kembali normal dan dispenser diperbolehkan b e ro p e ra s i k e m b a l i ,” terangnya. Ia menambahkan, pengawasan dan uji tera rutin telah dilakukan oleh UPTD Metrologi Legal Kota Depok. Pengawasan terakhir di SPBU tersebut dilakukan pada September

2025. “Karena assy meter sudah berusia tua, kinerjanya tidak optimal. Kami pastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena saat ini takaran BBM sudah sesuai dan pas,” ucap Zaki. Sementara itu, Pengawas Lapangan Pertamina untuk Wilayah Kota Depok, Abdul Hoir, menegaskan bahwa setiap SPBU memiliki kewajiban melakukan pengecekan mandiri sesuai ketentuan Pertamina. “Setiap SPBU memiliki Bejana Ukur untuk uji tera mandiri setiap pagi, guna memastikan takaran BBM tepat dan sesuai,” tandasnya.(faj/a)

Rebutan Ponsel, Aniaya Istri  Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi membenarkan hal tersebut. “Betul, saat ini sudah ditangani unit PPA Polres Metro Depok,” kata Made, Minggu (28/12) kemarin. Made memaparkan, peristiwa ini bermula dari perselisihan terkait penggunaan telepon genggam. Kejadian bermula

saat pelaku baru bangun tidur dan mengisi daya ponselnya. Kemudian pelaku meminjam ponsel korban yang saat itu masih tidur untuk bermain gim online. Lalu, korban terbangun dan berniat mengambil kembali ponselnya. Tapi, pelaku menolak. Kemudian, keduanya sempat terlibat aksi tarik-menarik ponsel hingga memicu emosi.

Keributan kemudian memanas. Pelaku membanting ponsel korban ke lantai, sementara korban menjambak rambut pelaku. Keributan tak berhenti sampai situ, RA juga memukul wajah korban dengan tangan kosong hingga pelipis kiri AA memar. Lalu, keributan berlanjut ke ruang makan. Di sana sempat dilerai anggota keluarga yang

ada di ruang makan. Dalam kondisi emosi, pelaku melemparkan ponsel yang telah rusak ke arah korban. Korban sempat kembali diserang. Pelaku bahkan menginjak paha kanan korban sebelum akhirnya berhasil ditarik keluar rumah oleh salah seorang saksi. “Korban AA mengalami luka pada mata kiri dan harus menjalani operasi,” ujar Made. (faj/b)

Kabel Udara Kembali Dibersihkan  “Ini merupakan bagian dari penataan kota agar terlihat lebih estetik, sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat. Dengan tidak adanya lagi kabel udara, risiko yang membahayakan pengguna jalan juga dapat diminimalkan,” ujarnya di sela kegiatan. Chandra menjelaskan, pembersihan kabel udara tersebut

merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Teleko munikasi (Apjatel). Ia menargetkan seluruh jalan protokol di Kota Depok sudah bebas dari kabel udara pada tahun 2027. Untuk itu, diperlukan komitmen bersama dari seluruh pihak, termasuk masyarakat.

“Target kami pada 2027 seluruh jalan protokol di Kota Depok sudah bebas kabel udara. Kami berharap dukungan dan komitmen semua pihak agar penataan kota ini dapat berjalan optimal,” katanya. Selain itu, Chandra juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan di wilayah masing-masing, terutama jika masih ditemukan pemasangan kabel udara baru di tiang atas. “Apabila melihat

pemasangan kabel udara, segera laporkan kepada aparat setempat. Mari kita jaga bersama keindahan Kota Depok yang kita cintai,” paparnya. Sebagai informasi, pembersihan kabel udara sepanjang 1,9 kilometer tersebut dimulai dari Masjid Jami Al Ikhlas di Jalan Raya Serua hingga pertigaan Indomaret di Jalan Nawi Malik. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 18 operator jaringan telekomunikasi.(faj/a)

melihat diri sebagai ‘pahlawan’ atas nama cinta, mengabaikan konsekuensi hukum dan etis,” katanya kepada Radar Bogor. Di Indonesia, kata dia, norma maskulinitas toksik seperti ‘laki-laki harus dominan’ memperkuat pola ini dalam dating violence. “Sehingga pelaku melakukan hal tersebut,”

paparnya. Retno juga menjelaskan pelaku bisa juga mengalami distorsi kognitif, di mana sekolah dianggap musuh hubungan dia dengan pacarnya. Hal ini memicu respons fight-or-flight ekstrem berupa ancaman (hoax bomb) untuk menghukum sekolah.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Made Oka mengatakan, pihaknya masih terus mendalami latar belakang lain H melakukan aksinya itu. Termasuk adakah sosok yang menginspirasinya. “Kami juga akan memeriksa kondisi psikilogis pelaku,” ucapnya.(faj/c)

Ternyata Hanya Korek Api  Aksi pria tersebut terekam kamera CCTV. Dalam video memperlihatkan pria mengenakan topi coklat, jaket dan kaos hitam menggunakan sepeda motor. Terlihat seorang petugas keamanan mendatangi pria tersebut dan menanyakan kepen-

tingan. Tak lama pria berambut gondrong itupun menyingkapkan jaketnya dan menunjukan senjata api di pinggangnya. Kapolsek Bojongsari, Kompol Fauzan Thohari, mengatakan jika pelaku berinisial ABK. Dari hasil pemeriksaan, jika benda yang diduga senpi ternyata hanya sebuah korek api milik

temannya. Hal itu sengaja ditunjukka kepada satpam perumahan untuk memberikan efek kejut. Pria tersebut kepada polisi mengaku tidak ada maksud untuk mengancam. “Pengakuannya seperti itu, masih kami lakukan pemeriksan lebih lanjut,” tukasnya.(faj/b)


RADAR BOGOR I SENIN, 29 DESEMBER 2025 I 9 RAJAB 1447 H I HALAMAN 7

ALLSPORT PERSIJA JAKARTA VS BHAYANGKARA PRESISI LAMPUNG

JAKARTA–Laga tunda pekan ke-8 BRI Super League antara Persija Jakarta melawan Bhayangkara FC, akan berlangsung di Stadion Gelora Utama Bung Karno (SUGBK), Senin (29/12) malam ini (live Indosiar & Vidio pukul 19.00 WIB). Persija kalah 0-1 dari Semen Padang pada laga terakhirnya. Hasil ini mengakhiri catatan enam kemenangan beruntun yang didapat Macan Kemayoran. Meskipun kalah, performa Persija pada laga tersebut bisa dibilang tetap impresif. Bhayangkara FC kini berada dalam tekanan. Tim racikan Paul Munster mulai merasakan dampak dari kurang tajamnya lini serang dengan hanya meraih satu kemenangan pada lima laga terakhir. Bahkan, pada periode itu, mereka menelan dua kekalahan. Tanpa menghitung laga pramusim, Persija tidak pernah kalah saat menjadi tuan rumah bagi Bhayangkara FC. Bahkan, dalam pertemuan terakhir di kandang lawan The Guardian pada 2023 lalu, Persija menang dengan skor 4-1. Persija Jakarta dalam misi bangkit selepas tumbang di markas Semen Padang via skor 1-0. Macan Kemayoran kehilangan posisi runner-up, kerna tergeser oleh Persib. Persija saat ini berada di peringkat 3 klasemen Super League 2025/2026 dengan 29 poin. Persija bakal tampil dengan motivasi tinggi meraih kemenangan saat menjamu Bhayangkara FC. Tambahan 3 poin diperlukan tim Macan Kemayoran untuk mengejar Persib dan Borneo di tangga klasemen. Penyerang andalan Persija, Maxwell Souza menyatakan timnya siap bangkit untuk kembali ke jalur kemenangan. Maxwell menambahkan bahwa timnya akan berjuang keras guna mempertahankan posisi di papan atas klasemen Super League 2025/2026. “Ini [kalah dari Semen Padang 1-0] bukan hasil yang kami inginkan. Kami akan berjuang hingga akhir dan kami akan terus berjuang bersama. Dengan kepala tegak, mari kita melangkah maju,” ujar Maxwell dikutip dari laman Persija. Sementara itu, Bhayangkara FC juga mengalami nasib yang serupa dengan Persija. The Guardians tumbang di markas Persib Bandung pada laga terakhir dengan skor 2-0. Hasil itu membuat Bhayangkara FC masih tertahan di peringkat 10 klasemen dengan koleksi 19 poin.(bol)

Perkiraan Susunan Pemain

LAUTARO

BELLEGIA

Persija Jakarta (4-3-3) Carlos Eduardo; Bruno Tubarao, Jordi Amat, Rizky Ridho, Dony Tri; Fabio Silva, Van Basty Sousa, Witan Sulaeman; Allano Lima, Eksesl Runtukahu, Maxwell Souza. Pelatih: Maurizio Souza Bhayangkara FC (4-3-3) Aqil Savic; Muhammad Ferarri, Nehar Sadiki, Slavko Damjanovic, Firza Andika; Moises Caicedeo, Wahyu Subo Seto, Lautaro Belleggia; Dendy Sulistyawan, Fareed Sadat, Stjepan Plazonja. Pelatih: Paul Munster

JOHN HERDMAN

(RURI/RADAR BOGOR)

PELANTIKAN: Pelantikan pengurus IKASI Kota Bogor di ruang serba guna DPRD Kota Bogor, Jumat (26/12) malam.

Usung Lima Medali Emas Porprov Jabar BOGOR–Pengurus Cabang Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Pengcab IKASI) Kota Bogor periode 20252029 resmi terbentuk, usai menjalani pelantikan di ruang serbaguna DPRD Kota Bogor, Jumat (26/12) malam. Dipimpin Subhan, IKASI Kota Bogor memiliki target tinggi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Dipandu Ketua Pengprov IKASI Jabar, Asyanti Rozana Thalib, pelantikan berjalan khidmat dan diikuti oleh seluruh penguins Pengcab IKASI Kota Bogor.

“Melihat capaian prestasi di beberapa event baik lokal, regional bahkan ke tingkat Internasional kita optimis para atlet bisa berkontribusi prestasi terbaik pada Porprov XV Jabar 2026 mendatang. Berbicara target prestasi kita optimis bisa mewujudkan lima medali emas,” kata Subhan usai pelantikan. Pasca pelantikan, Pengurus IKASI Kota Bogor juga langsung tancap gas untuk menyusun program pembinaan. Baik itu untuk pemantapan mental para atlet maupun penjaringan cikal bakal atlet sebagai upaya proses regenerasi.

“Jika target yang ditentukan terwujud, kami akan mengajak para atlet maupun pelatih terbang ke Singapura, “ terangnya. Subhan menuturkan, sebagai kesiapan terkini, pihaknya akan fokus pada try in maupun try out agar kemampuan atlet bisa berkembang. Sehungga performa merely tetap bertahan hingga Porprov Jabar yang akan berlangsung pads November 2026. “Kami juga akan melakukan sosialisasi ke sekolah untuk memperkenalkan cabor anggar, dengan tujuan sebagai upaya penjaringan bibit bibit atlet

kedepannya,” tuturnya. Adapun cabor anggar pada Porprov Jabar 2026 bakal digelar di Kota Bogor. “Ini merupakan tantangan bagi kita bermain dirumah sendiri, tentunya dengan target yang diminta KONI kita harus mempersiapkan diri sebaik baiknya mulai dari sekarang,” tukasnya. Turut hadir dalam pelantikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor Anas S Rasmana, Sekum KONI Jabar Gianto Hartono, Ketua KONI Kota Bogor Dedi Sumarna serta beberapa anggota DPRD Kota Bogor.(rur)

Putra Depok Raih Emas SEA Games DEPOK–Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok memberikan apresiasi kepada atlet futsal dan pelatih fisik asal Kota Depok yang berhasil mengantarkan Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia meraih medali emas pada ajang SEA Games 2025. Apresiasi tersebut diberikan kepada M. Rizky Xavier, atlet futsal asal Kota Depok, serta Ilham yang akrab disapa Ute, selaku pelatih fisik Timnas Futsal Indonesia. Keduanya dinilai berperan penting dalam keberhasilan Tim Merah Putih menjadi yang terbaik di ajang multievent terbesar Asia Tenggara tersebut. Ketua Umum KONI Kota Depok, Herry Suprianto, menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih putra daerah Kota Depok di level internasional. “Ini adalah event terbesar di Asia Tenggara yang diikuti sekitar 10

(KONI KOTA DEPOK)

PAHLAWAN: M. Rizky Xavier (kedua dari kiri) dan Ute (kedua dari kanan) saat berkunjung ke Kantor KONI Kota Depok.

negara, dan mereka menjadi yang terbaik. Artinya, ini prestasi yang luar biasa,” ujar Herry, Sabtu (27/12). Menurut Herry, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang, pembinaan berjenjang, serta

komitmen tinggi dalam menjalani latihan. “Prestasi ini tidak ujuk-ujuk ada. Semua melalui proses panjang. Untuk menjadi yang terbaik memang dibutuhkan waktu, karena olahraga adalah investasi jangka panjang,” tegasnya.

Sementara itu, M. Rizky Xavier menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan KONI Kota Depok kepada atlet dan ofisial. “Kami mengucapkan terima kasih kepada KONI Kota Depok atas support dan apresiasi yang luar biasa. Kami bangga sebagai warga Depok, karena KONI tidak menutup mata terhadap atlet-atlet yang berprestasi,” ungkap Xavier. Ia juga membagikan pengalaman berharga selama mengikuti SEA Games, khususnya saat menjalani masa persiapan hingga laga-laga krusial. “Persiapan kami sangat intens, baik latihan di Jakarta maupun di Thailand. Kebersamaan tim sangat terasa. Momen paling tidak terlupakan adalah saat menghadapi Thailand di kandang mereka dan kami bisa menang dengan meyakinkan,” pungkasnya.(dpk)

Bakal Digaji 40 Ribu Dollar JAKARTA–Media Kanada, canadiansoccerdaily. com, melaporkan bahwa John Herdman telah ditunjuk menjadi pelatih baru Timnas Indonesia. “Mantan pelatih timnas Kanada dan pelatih kepala Toronto FC telah ditunjuk menjadi pelatih kepala tim nasional Indonesia putra yang baru,” demikian dikutip dari canadiansoccerdaily, Minggu (28/12). Pekerjaan sebagai pelatih Timnas Indonesia menjadi pekerjaan permanen pertama Herdman sejak mengundurkan diri sebagai pelatih Toronto FC setelah Major League Soccer (MLS) musim 2024, menyusul skandal drone Kanada. Herdman yang pernah melatih timnas Kanada putra dan putri dilaporkan menerima penawaran gaji sebesar 40.000 dolar atau sekitar Rp 670.892.000 per bulan dari PSSI. Jika laporan itu benar, Herdman akan menggantikan pelatih timnas Indonesia sebelumnya, Patrick Kluivert, yang tidak melanjutkan pekerjaannya sejak timnas gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Herdman juga dilaporkan akan diberi tanggung jawab untuk melatih Timnas Indonesia U-23. Tanggung jawab lebih itu juga diberikan sebagai jalur cepat untuk dapat menembus Piala Dunia 2030. PSSI selama ini tidak pernah menjawab secara tegas mengenai calon pelatih timnas Indonesia selanjutnya. Anggota Komite Eksekutif PSSI, Endri Erawan, pada pertemuan terakhirnya dengan para pewarta, juga menyampaikan bahwa calon pelatih baru timnas tidak banyak berbeda dengan yang sudah diperbincangkan di media.(jpc)


RADAR BOGOR I SENIN, 29 DESEMBER 2025 I 9 RAJAB 1447 H I HALAMAN 8

Masjid Baru Minim Parkiran CIBINONG  Masjid Raya Nurul Wathon yang baru saja dioperasikan Pemerintah Kabupaten Bogor pada Jumat (26/12) masih minim parkiran. Hal ini membuat jemaah yang akan beribadah harus berupaya ekstra mencari kantong parkir di sekitar masjid. Mrnyikapi hal itu, Kepala DPKPP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto mengatakan, bahwa sejak awal pembangunan, Masjid Nurul Wathon memang dirancang sebagai bagian dari kawasan terpadu asrama haji dan umrah. “Masjid Nurul Wathon memang dari awal kita desain sebagai hotel asrama haji dan umrah,” ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu (27/12/2025). Ia menjelaskan, pengembangan kawasan masjid ke depan akan dilanjutkan dengan penambahan fasilitas pendukung berupa hotel asrama haji dan umrah untuk menunjang kebutuhan jamaah. Terkait keterbatasan area parkir di lingkungan masjid, Eko menyebut hal tersebut merupakan bagian dari konsep perencanaan kawasan yang telah disiapkan sejak awal pembangunan. “Kita memang desain minim parkir. Hal ini karena di sekitar kawasan masjid dan hotel sudah tersedia area parkir yang luas,” jelasnya. Oleh karena itu pihaknya

mengoptimalkan sejumlah kantong parkir terdekat untuk mengantisipasi keterbatasan lahan parkir di Masjid Raya Nurul Wathon. “Parkir bisa menggunakan area Laga Tangkas, Laga Satria, maupun Stadion Pakansari,” ungkapnya. Dengan optimalisasi kantong parkir terdekat tersebut, Eko berharap aktivitas keagamaan dan kegiatan berskala besar di Masjid Nurul Wathon dapat berjalan tertib tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar kawasan. “Kemungkinan kita buat jalan khusus dari kompleks Masjid Nurul Wathon dan pembangunan hotel asrama haji dan umroh, nanti kita buat trowongan menuju Stadion Pakansari,” pungkasnya. Saat ini, progres pembangunan masjid tersebut telah mencapai 99 persen, dengan pekerjaan tersisa berada di bagian luar bangunan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan penyelesaian sisa pekerjaan dalam waktu satu hingga dua hari ke depan. E k o menjelaskan, keterlam batan penyelesaian proyek telah disesuaikan dengan ketentuan

yang berlaku. Meski demikian, secara fungsi masjid sebenarnya sudah dapat digunakan oleh masyarakat. “Ini tinggal satu persen lagi. Mudah-mudahan bisa segera selesai agar masjid bisa kami terima 100 persen. Karena sampai sekarang memang belum kami terima secara penuh,” ujarnya. Ia menyebutkan, sisa pekerjaan tersebut tidak berada di area utama masjid sehingga tidak mengganggu aktivitas ibadah. Bagian yang belum rampung meliputi penyelesaian enamel penutup atap dan sedikit pengecatan. “Secara fungsi, masjid sebenarnya sudah bisa digunakan. Arahan Pak Bupati jelas, pembangunan masjid ini semakin cepat digunakan akan semakin baik. Setelah kontrak selesai, langsung bisa dimanfaatkan masyarakat,” katanya. Menurutnya, percepatan penyelesaian pembangunan juga merupakan bentuk respons terhadap harapan masyarakat yang ingin masjid segera dioperasionalkan sesuai rencana awal. “Jangan sampai masyarakat kecewa. Karena ini fasilitas ibadah yang sangat dinantikan,” tambahnya. Terkait keterlam-

batan pekerjaan, ia memastikan kontraktor tetap akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Namun, besaran denda masih akan dibahas bersama tim dan instansi terkait. “Nanti akan kami diskusikan dengan tim, termasuk koordinasi dengan instansi terkait. Perhitungannya seperti apa, akan dibahas lebih lanjut,” jelasnya. Meski demikian, pihaknya tetap mengapresiasi kinerja pelaksana proyek yang dinilai mampu menyelesaikan pembangunan masjid megah tersebut dalam waktu relatif singkat. “Sebenarnya bukan karena tidak mampu, tapi memang sempat terkendala ketersediaan material yang cukup sulit didapat. Kalau bahan datang malam ini, besok juga bisa langsung selesai,” pungkasnya. (Cr1/b)

PARKIR: Sejumlah mobil parkir di halaman Laga Tangkas dekat Masjid Raya Nurul Wathon.

FOTO: SOFIANSYAH/RADAR BOGOR

FOTO: SEPTI NULAWAM/RADAR BOGOR

KOMPENSASI: Ratusan sopir angkot mengantre di halaman Masjid Agung Harakatul Jannah, Simpang Gadog, pada Sabtu (27/12) pagi untuk menerima kompensasi stop beroperasi di jalur Puncak selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Pembangunan Halte Masih Abu-Abu CIBINONGPembangunan Halte TransJabodetabek di Citeureup masih abu-abu. Meski Pemerintah Kabupaten Bogor telah memastikan kesiapan pembangunan halte tersebut, namun hingga kini, realisasi pembangunan tersebut masih menunggu persetujuan dari Jasa Marga selaku pemilik lahan di lokasi tersebut. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan bahwa Pemkab Bogor telah melakukan komunikasi awal dengan pihak Jasa Marga terkait rencana pembangunan halte. Menurutnya, status lahan yang merupakan aset Jasa Marga menjadi faktor utama yang membuat Pemkab belum dapat memulai pembangunan. “Terkait komunikasi lanjutan soal halte, karena lahan tanahnya milik Jasa Marga, sampai sekarang kami belum mendapatkan jawaban dari pihak Jasa Marga,” ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu (27/12).

Meski demikian, Rudy menegaskan Pemkab Bogor tidak tinggal diam. Pihaknya berencana kembali menjalin komunikasi, termasuk dengan operator TransJakarta, guna memperkuat rencana pembangunan halte tersebut. “Kami akan segera berkomunikasi kembali dengan pihak TransJakarta. Dari TransJakarta sendiri sudah setuju, karena memang selama ini bus TransJakarta berhenti di titik tersebut,” jelasnya. Rudy menyampaikan, pembangunan halte di Exit Tol Citeureup bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para komuter yang setiap hari menggunakan layanan TransJabodetabek P11. Selama ini, penumpang terpaksa menunggu bus di pinggir jalan tanpa fasilitas yang memadai. “Kami ingin melayani masyarakat kita, sehingga pada saat hujan ada tempat berteduh, tempatnya nyaman, dan dari sisi keselamatan

mereka tidak berada di pinggir jalan,” tegasnya. Ia berharap persetujuan dari Jasa Marga dapat segera diberikan agar pembangunan halte bisa segera direalisasikan. Menurut Rudy, keberadaan halte bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan penumpang. “Mudah-mudahan dapat jawaban segera dari pihak Jasa Marga, sehingga kita bisa segera membangun halte tersebut,” katanya. Terkait respons resmi dari Jasa Marga, Rudy memastikan belum ada jawaban yang diterima oleh Pemkab Bogor. “Sampai sekarang memang belum ada jawaban. Mungkin karena ini akhir tahun,” ungkapnya. Meski demikian, Rudy optimistis dalam waktu dekat Jasa Marga dapat memberikan respons positif. Pemkab Bogor pun siap bergerak cepat begitu persetujuan diterima. (Cr1/c)

Lahan Kumuh Jadi Sarana Olahraga

Ratusan Sopir Angkot Terima Kompensasi MEGAMENDUNGRatusan sopir angkot di jalur Puncak, Bogor kembali menerima kompensasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kompensasi ini diberikan kepada sopir dan juga pemilik angkot selama operasinal dihentikan sementara di momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Dari pantauan, para sopir angkot mengantre di halaman Masjid Agung Harakatul Jannah, Simpang Gadog, sejak Sabtu (27/12) pagi. Mereka mengisi formulir serta menyerahkan persyaratan untuk bisa menerima kompensasi total sebesar Rp800 ribu. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto mengatakan, kompensasi ini diberikan sebagai upaya meminimalir kemacetan di jalur Puncak selama Nataru. ”Angkot-angkot yang menerima kompensasi, diminta untuk berhenti beroperasi sementara selama empat hari, mulai tanggal 24-25 Desember kemudian 30-31 Desember,” ujarnya di Pos Gadog Hoegeng, Ciawi, Sabtu (27/12). Dijelaskannya, jumlah sopir angkot yang menerima kompensasi tersebut yakni sekitar 750 orang. Namun jumlah itu terus berubah sembari pemberian kompensasi dilakukan hari ini. Masing-masing sopir, menerima sebesar Rp800 ribu dengan rincian empat hari libur beroperasi. Tidak hanya sopir, pemilik angkot juga menerima kompensasi dengan nilai yang sama. ”Yang menerima kompensasi yakni pemilik angkot dan juga sopir. Dalam satu angkot terhitung dua sopir,” jelas Bayu. Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor mengimbau serta memperingati para sopir angkot yang telah menerima kompensasi, untuk tidak beroperasi selama waktu yang ditentukan. Salah seorang sopir angkot trayek Puncak, Suminta (60) senang setelah menerima kompensasi tersebut. Menurutnya, ini cukup membantu para sopir angkot meski stop beroperasi selama 4 hari. ”Kalau pun narik angkot juga macet, jadi kami senang saja menerima kompensasi,” tukasnya.(cok/b)

FOTO: MUHAMMAD ALI/RADAR BOGOR

ANTRE: Pengguna TransJabodetabek mengantre untuk naik bus di Exit Tol Citeureup.

RAPI: Pemkab Bogor menyulap kolong Flyover Cibinong menjadi sarana olahrag.

FOTO : BILLY/RADAR BOGOR.

CIBINONGPemerintah Kabupaten Bogor menghadirkan sarana olahraga baru bagi masyarakat. Fasilitas ini dibangun di bawah Flyover Cibinong. Lahan yang dulunya memiliki kesan kumuh. Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto mengatakan, pihaknya merubah tempat yang dulu dinilai kumuh menjadi sarana olahraga agar bisa dimanfaatkan masyarakat.

”Allhamdulillah progresnya semua terselesaikan akhir tahun Desember. Kami buat sebagus mungkin sehingga bisa digunakan warga masyarakat,” kata Eko, Minggu (28/12). Dirinya berpesan kepada masyarakat agar memanfaatkan dan menjaga fasilitas olahraga yang disediakan Pemkab Bogor dengan baik. Supaya bisa bertahan lama dan terus dimanfaatkan oleh warga. Pembangunan ini pun diapresiasi warga. Anton (54)

menyambut baik perubahan Flyover Cibinong. Ia berterima kasih kepada Pemkab Bogor telah mengubah wajah lahan itu menjadi jauh lebih baik. ”Saya berterima kasih fasilitas di sini sudah dibikin seperti. Terlihat indah rapih dan tidak kumuh lagi,” ujar dia. Ia pun berharap Pemkab Bogor terus gencar melakukan penataan-penataan di Bumi Tegar Beriman. Sehingga Kabupaten Bogor lebih rapi dan indah lagi.(abl/c)

Kuliner dan Kopi Gratis di Acara Refleksi Akhir Tahun

Alihkan Anggaran Hiburan untuk Berdayakan UMKM Acara Refleksi Akhir Tahun yang digelar Pemkab Bogor membawa kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat. Berbagai jajanan dan kopi disediakan Pemkab Bogor secara gratis membuat masyarakat bisa menikmati sore itu dengan lebih gembira. Terobosan itu ternyata merupakan pengalihan anggaran hiburan yang sudah disiapkan sehingga ditujukan untuk pemberdayaan UMKM.

SERBU: Warga menyerbu makanan yang disediakan secara gratis di halaman Masjid Nurul Waton Pakansari, Cibinong.

Laporan: MUHAMMAD ALI RIBUAN warga dari berbagai kelangan dan usia menyerbut gerobak dan booth jajanan yang disediakan para pelaku UMKM. Makanan berat, makanan ringan, minuman penuh antrean bahkan ludes dalam waktu singkat. Kemeriahan itu tampak pada helaran Refleksi Akhir Tahun yang diselenggarakan Pemkab Bogor. Di samping acara inti doa bersama, Pemkab Bogor juga menghadirkan berbagai pilihan kuliner gratis kepada masyarakat yang datang ke Masjid Raya Nurul Wathon. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengalihkan anggaran

hiburan pada kegiatan refleksi akhir tahun 2025 untuk memprioritaskan pemberdayaan pelaku UMKM. Salah satu pedagang yang terlibat sekaligus anggota Komunitas UMKM Cibinong, Jefri, mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat membantu pelaku UMKM. Pada kesempatan ini, ia membagikan sebanyak 100 pcs es krim dari berbagai varian rasa. “Alhamdulillah senang banget, kita diborong seratus. Apalagi kondisi lagi musim hujan begini, belum tentu bisa dapat 100 per hari. Ini belum sampai 10 menit sudah habis semua,” ujarnya kepada Radar Bogor,

FOTO: SOFIANSYAH/RADAR BOGOR

Jumat (26/12). Jefri mengaku awalnya dihubungi melalui jaringan solidaritas UMKM. Informasi tersebut disampaikan kepada istrinya yang kemudian meneruskan ajakan untuk terlibat dalam program kuliner gratis Pemkab Bogor. “Istri saya yang punya nomornya. Katanya ada kuliner gratis. Alhamdulillah kita dihubungi dan bisa ikut,” katanya. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto, atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat membantu pelaku UMKM.

“Pesan untuk Pak Bupati, terima kasih sudah menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Mudah-mudahan seringsering, supaya bisa membantu UMKM kecil seperti kami,” ungkapnya. Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa pelibatan UMKM dalam refleksi akhir tahun merupakan bagian dari kebijakan pemerintah daerah dalam mengalihkan anggaran agar lebih bermanfaat dan berdampak langsung kepada masyarakat. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya menghadirkan kegiatan akhir tahun yang lebih sederhana dan bermakna,

tetapi juga memberikan perputaran ekonomi bagi pelaku UMKM lokal. “Sebetulnya setiap tahun Pemerintah Kabupaten Bogor menganggarkan anggaran refleksi akhir tahun. Namun, di tahun 2025 biaya hiburan dan kegiatan lainnya kita ganti dengan melibatkan para pelaku UMKM, lalu kita gratiskan kepada seluruh masyarakat yang hadir,” tegasnya Kegiatan refleksi akhir tahun ini pun menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, di mana nilai spiritual, kepedulian sosial, serta pemberdayaan ekonomi berjalan beriringan. (Cr1/b)


RADAR BOGOR I SENIN, 29 DESEMBER 2025 I 9 RAJAB 1447 H I HALAMAN 9

BOGOR RAYA

FOTO: DZIKRI/RADAR BOGOR

PERBAIKAN: Pemasangan beton pada struktur jembatan di Jalan Alternatif Puncak, Gadog, Megamendung. DPUPR tengah mengebut perbaikan jembatan tersebut.

Jalur Alternatif Puncak Akhirnya Diperbaiki MEGAMENDUNG–UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah II Ciawi Dinas PUPR Kabupaten Bogor tengah mengebut perbaikan jembatan yang terputus di Jalan Alternatif Puncak, Gadog, Megamendung. Pemasangan beton telah dilakukan agar jalan tersebut kembali dapat

dilalui kendaraan roda empat. “Kami masih mengejar perbaikan jembatan di akses Summarecon Gadog, bagi masyarakat dan wisatawan diharapkan bersabar sementara waktu,” ujar Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah II Ciawi, Heri Haerudin kepada Radar Bogor,

Sabtu (27/12). Ia menegaskan, jembatan tersebut bukanlah longsor. Melainkan sengaja dibongkar untuk dilakukan perbaikan. Memang, Heri mengaku, struktur bagian bawah jembatan tersebut mulai mengalami kerusakan sehingga berpotensi membahayakan pengguna

jalan. Sehingga pihaknya melakukan penanganan dengan membongkar dan memperbaiki jembatan tersebut. “Untuk sementara, pengguna jalan yang membawa kendaraan roda dua masih bisa melintas di jembatan sementara yang dibangun masyarakat.

Namun untuk roda empat belum bisa melintas,” jelasnya. Untuk perbaikan jembatan tersebut, masih Heri, pihaknya menggunakan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Pemkab Bogor Tahun 2025. Perbaikan ini juga berdasarkan instruksi Bupati Bogor, Rudy Susmanto

agar memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di momen libur Natal dan Tahun Baru 2026. “Selain jembatan ini, kami juga melakukan perbaikan di sejumlah titik jalur alternatif Puncak, sehingga wisatawan dapat berwisata ke Puncak dengan nyaman,” tandas Heri.(cok/c)

Pencuri Motor Bikin Resah

FOTO: MUHAMMAD ALI/RADAR BOGOR

DOORSTOP: Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih saat dimintai keterangan.

Dishub Awasi Metland Cileungsi CILEUNGSI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor menaruh perhatian khusus terhadap Kecamatan Cileungsi dalam pengamanan malam pergantian Tahun Baru. Kawasan ini dinilai menjadi salah satu titik dengan potensi kepadatan tinggi, terutama di area Metland yang kerap menjadi pusat keramaian warga. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, mengatakan secara keseluruhan pihaknya menyiagakan 300 personel yang disebar di tujuh titik pos pengamanan. Namun, untuk wilayah Cileungsi, Dishub memberikan fokus lebih dengan menempatkan personel khusus. “Untuk Cileungsi, fokus pengamanan kita ada di kawasan Metland. Di sana sudah kita siapkan 20 personel Dishub,” ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu (27/12). Ia menjelaskan, kawasan Metland diperkirakan kembali menjadi titik kumpul utama masyarakat saat malam Tahun Baru. Karena itu,

Dishub telah menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan dan memastikan arus kendaraan tetap lancar. “Mudah-mudahan dengan rekayasa lalu lintas yang kita lakukan, situasi bisa terkendali. Metland diperkirakan menjadi titik kumpul kegiatan, sehingga pengamanan kita pastikan ada di sana,” jelasnya. Selain menurunkan personel Dishub, pengamanan di Cileungsi juga dilakukan secara terpadu bersama Polres. Sinergi ini diharapkan mampu menjaga kelancaran lalu lintas serta keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan malam pergantian Tahun Baru. “Jadi kita sudah pastikan, untuk pengamanan ada disitu berikut dengan Polres,” pungkasnya Dishub Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat yang merayakan malam Tahun Baru di wilayah Cileungsi agar mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. (cr1/c)

RUMPIN –Warga Desa Sukamulya, Rumpin mengaku resah dengan maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Pada Sabtu (27/12) pagi, aksi curanmor kembali terjadi di Perumahan Pesona Ciputih, Desa Sukamulya, Rumpin. Motor Honda Vario bernomor polisi B 3171 WBK berhasil digondol sejumlah pelaku. Bahkan aksi itu terekam dalam CCTV. Ketua RT 014/04 Desa Sukamulya, Hendra Hariyanto membenarkan bahwa warganya kembali menjadi korban curanmor. “Korban atas nama Wawan, kejadian sekitar pukul 06.24 WIB,” ungkapnya kepada wartawan. Saat kejadian, kata Hendra, korban tengah pergi membeli makanan. Kemudian saat kembali ke rumah, korban menemukan motornya yang terparkir di depan rumahnya telah hilang. “Korban memang sempat melihat sejumlah orang mencurigakan, ketika pulang baru sadar kalau motornya sudah hilang,” jelasnya. Korban pun berinisiatif mengecek CCTV sekitar. Dalam videonya, tampak sejumlah dua orang pelaku yang telah membobol serta membawa kabur motor korban. Dari kejadian tersebut, warga meminta pihak kepolisian untuk dapat meningkatkan keamanan lingkungan. Terlebih kasus curanmor marak terjadi di wilayah tersebut. Sebelumnya diberitakan, aksi terjadi di sebuah rumah laundry di Kampung Cikoleang, Desa Sukamulya, Rumpin pada Senin (15/12) lalu. Aksi itu juga terekam dalam CCTV dan tampak cukup jelas penampilan para pelaku. “Kami berharap pihak kepolisian bertindak agar ada berkembangan dari kasus curanmor yang marak kejadian di wilayah Desa Sukamulya,” tukas Hendra.(cok/c)

FOTO: POLRES BOGOR

TINJAU: Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan saat meninjau jalur Puncak, Bogor, Jumat (26/12).

Joki Puncak Mulai Bertugas MEGAMENDUNG –Sekitar 60 orang joki alternatif Puncak kini didaulat menjadi Supeltas atau sukarelawan pengatur lalu lintas. Mereka membantu mengamankan arus lalu lintas selama momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di kawasan Puncak. Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, ini merupakan ide kreatif Polri dalam memberdayakan joki alternatif yang selama ini beroperasi di jalur Puncak. “Kita tahu sebelumnya, para joki ini mungkin menolong, tetapi justru menambah pekerjaan kami karena terjadi crossing-crossing di beberapa

titik akibat kendaraan yang dijokikan,” ungkapnya saat meninjau jalur Puncak, Jumat (26/12). Bersama jajaran Polres Bogor, pihaknya pun berinisiatif merekrut para joki alternatif menjadi sukarelawan yang disebut Supeltas. Mereka ditugaskan untuk membantu mengatur arus lalu lintas baik di jalan utama maupun jalan alternatif Puncak. “Mereka membantu mengatur lalu lintas, tidak lagi mementingkan yang memberi uang. Mereka juga kami beri insentif,” jelas Rudi. Menurutnya, ada sekitar 60 Supeltas yang dibagi ke dalam 10 kelompok. Mereka dibekali atribut

sebagai tanda resmi petugas pengatur lalu lintas. “Kami arahkan mereka untuk berkontribusi. Intinya Polri turun, hadir, dan berbuat, karena kapasitas jalan terbatas, sementara arus lalu lintas dan arus manusia meningkat,” tegasnya. Kapolda Jabar juga menyebut, ide perekrutan Supeltas ini bisa menjadi percontohan bagi di daerah lain di Jawa Barat. “Supeltas ini memang banyak terjadi di kawasan Puncak. Namun apabila ada di beberapa kawasan lain, tentunya kami harapkan bisa mengikuti apa yang telah kami lakukan di sini,” tandasnya.(cok/c)

Upaya DLH dalam Penanganan Sampah

Hadiahkan 40 Baktor untuk Wilayah Proaktif Terhadap Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor menyalurkan 40 unit kendaraan Gerobak Motor (Baktor) untuk membantu setiap wilayah dalam penanganan sampah. Baktor itu diberikan kepada wilayah yang proaktif dalam penanganan sampah. Laporan: ABILLY MUHAMMAD

PERWAKILAN DLH Kabupaten Bogor menyerahkan Baktor kepada warga di sejumlah wilayah. Bantuan itu pun disambut dengan antusias. Kehadiran Baktor sangat dinantikan warga lantaran bisa meringankan pekerjaan. Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Agus Budi menerangkan, bantuan diberikan ke wilayah baik tingkat RW ataupun Desa yang sudah melakukan penanganan sampah. ”Jadi DLH memberikan bantuan Baktor langsung kepada masyarakat

PENYERAHAN: Penyerahan Gerobak Motor dari DLH kepada wilayah yang sudah mulai menangani sampah.

FOTO: DLH KABUPATEN BOGOR

baik yang ada disetiap desa yang sudah melakukan pengurangan atau penanganan sampah di wilayah. Jumlah 40 unit Baktor,” kata dia, Minggu (28/12). Bantuan Baktor ini diberikan agar bisa membantu masyarakat membawa sampah yang telah dipilah di wilayahnya masing-masing. ”Setiap lingkungan wajib bisa melakukan pemilahan sampah. Baktor ini bisa lebih meningkatkan untuk membantu proses penangan sampah di wilayahnya,” jelas dia. Karena, kata dia, mereka warga yang telah memilah sampah dari hulu atau dari rumah masing-masing berdampak

pada pengurangan sampah ke hilir. Apalagi, kata dia, saat ini Kabupaten Bogor darurat sampah. ”Saat ini kita darurat sampah, jadi bagaimana kita mengurangi sampah dari hulu ke hilir. Jadi sampah itu bisa terselesaikan di hulu. Mulai dari sumbernya dari rumah,” imbuh dia. Ke depan, kata dia, bantuan baktor itu ditargetkan ke seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Bogor apabila anggarannya tersedia. ”Mudah-mudahan kalo ada anggarannya mungkin bisa itukan untuk seluruh Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (abl/c)


RADAR BOGOR I SENIN, 29 DESEMBER 2025 I 9 RAJAB 1447 H I HALAMAN 10

METROPOLIS Damkar Sterilisasi Trotoar Suryakencana

Puluhan Anak Jalani Khitanan Gratis

BOGORKeluhan wisatawan terkait aroma pesing di kawasan Suryakencana langsung ditindaklanjuti. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan dan sterilisasi trotoar di sekitar gerbang Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, Sabtu pagi (27/12). Di lokasi, petugas Damkar menyemprotkan air bertekanan tinggi ke sejumlah titik yang diduga menjadi sumber bau tidak sedap. Penyemprotan difokuskan pada sudut gerbang, sela-sela lantai batu, pilar bangunan, serta area trotoar yang kerap dilalui pejalan kaki. Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Bogor, Muhamad Ade Nugraha, mengatakan sterilisasi dilakukan menyusul laporan masyarakat mengenai bau pesing yang mengganggu kenyamanan pengunjung kawasan wisata tersebut. Upaya ini dilakukan untuk menghilangkan bau yang menempel di permukaan trotoar dan bangunan. “Area yang dibersihkan dari gerbang sampai ke toko Bata,” kata Ade Nugraha saat dikonfirmasi. Ia menambahkan, sebanyak sembilan personel Damkar dikerahkan dalam kegiatan pembersihan tersebut.

BOGORPuluhan anak-anak mengikuti Khitanan Ceria di Masjid Al Ikhlas Perumahan Taman Sari Persada, Minggu (28/12). Ini merupakan program sosial yang sengaja diselenggarakan. Ketua Pelaksana Khitanan Ceria, Alih Agung mengatakan para peserta datang dari berbagai wilayah. Mereka tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis. “Prioritas jemaah Masjid Al Ikhlas, tapi ada juga dari warga sekitar, seperti Pabuaran, Kukupu dan paling jauh Ciapus, totalnya ada 65 peserta,” jelas Agung pada Radar Bogor. Tujuan kegiatannya sendiri tidak lain hanya untuk membantu masyarakat. Sebab, khitan merupakan salah satu ibasah yang wajib dilaksanakan bagi setiap muslim. Anak-anak yang ikut Khitanan Ceria diberi berbagai macam bingkisan. Mulai dari peralatan solat, makanan anak-anak, hingga obat-obatan. “Alhamdulillah terimakasih kepada para donatur jadi kita free tanpa dipungut biaya apapun. Malah kita kasih sarung, peci kemudian bingkisan makanan anak,” bebernya. Perwakilah Yayasan Al Ikhlas TSP Bogor, Malik menyambut baik atas antusias para peserta. Baginya ini merupakan bentuk realisasi dari ibadah muamalah.

FOTO: DAMKAR FOR RADAR BOGOR

CEPAT TANGGAP: Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor melakukan pembersihan dan sterilisasi jalan Suryakencana yang bau pesing.

Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan kenyamanan pejalan kaki dan wisatawan yang beraktivitas di kawasan Suryakencana. “Hari ini sembilan personel dikerahkan dan sudah selesai disterilkan,” jelasnya. Sebelumnya, sejumlah wisatawan mengeluhkan bau pesing

yang tercium di sepanjang trotoar kawasan tersebut. Hal itu dibenarkan Camat Bogor Tengah Dheri Wiriadirama, yang menyebut pihak kecamatan telah memasang spanduk larangan buang air kecil sembarangan di sekitar lokasi. “Memang pernah tercium bau pesing, makanya kami

pasang spanduk larangan di lokasi,” kata Dheri. Di depan kawasan Suryaken cana juga terpasang banner imbauan yang mencantumkan sanksi bagi pelanggar, berupa pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda maksimal Rp50 ribu. (uma/c)

(FAUZAN/RADAR BOGOR)

SOSIAL: Salah seorang peserta yang mengikuti kegiatan Khitanan Ceria di Masjid Al Ikhlas TSP Bogor, pada Minggu (28/12).

“Jadi, bagaiamana masjid ini punya nilai manfaat untuk umat. Salah satunya dengan kegiatan ini, dan ini baru pertama kali kami laksanakan,” ucapnya, Minggu (28/12). Kedepan, khitanan gratis ini akan menjadi program rutin, Masjid Al Ikhlas TSP Bogor. Tentu

saja dengan jangkauan peserta yang lebih banyak lagi. “Karena ini manfaatnya banyak sekali, selain melaksanalan kewajiban, ini juga bertujuan untuk mengenalkan anak kepada masjid. Insya allah akan kami jadika program rutin,” pungkansya (bay/c)

Rancang Sky Bridge Terintegrasi Sambungan dari Hal 12

Sky bridge tersebut dirancang khusus untuk pejalan kaki yang melintas dari Plaza Bogor menuju Kebun Raya Bogor (KRB). Kehadiran fasilitas ini akan mengubah konsep penyeberangan yang selama ini masih mengandalkan zebra cross di badan jalan.

Saat ini, aktivitas penyeberangan pejalan kaki kerap mengganggu arus lalu lintas di Otista. Kendaraan yang harus berhenti untuk memberi jalan penyeberang disebut menjadi salah satu pemicu kemacetan di kawasan tersebut. Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, mengatakan pembangunan sky bridge merupakan

bagian dari konsep besar revitalisasi Pasar dan Plaza Bogor. Fasilitas tersebut nantinya akan terhubung langsung dengan Kebun Raya Bogor. “Sesuai rencana revitalisasi eks Plaza dan Pasar Bogor, sky bridge akan menghubungkan gedung parkir dengan Pintu 1 Kebun Raya Bogor,” ujar Dedie kepada Radar Bogor.

Ia mengakui, keberadaan sky bridge menjadi kebutuhan mendesak, mengingat Kebun Raya Bogor merupakan salah satu destinasi wisata andalan Kota Bogor yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. “Sky bridge ini diharapkan bisa memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pejalan kaki, sekaligus menjaga

IPB Tingkatkan Mitigasi Risiko Pohon Sambungan dari Hal 12

genetika dan pemuliaan pohon dari Fakultas Kehutanan dan Lingkungan (Fahutan) IPB University, Prof Iskandar Z Siregar, menegaskan bahwa pohon merupakan bagian integral dari kawasan permukiman dan kampus. Karena itu, aspek keamanan pohon perlu mendapat perhatian serius, setara dengan bangunan dan infrastruktur lainnya. Menurutnya, kegiatan pengelolaan risiko ini dirancang untuk memperkuat kapasitas petugas lapangan agar mampu mendeteksi potensi bahaya secara cepat, baik terhadap keselamatan manusia maupun terhadap aset seperti kendaraan dan bangunan. “Dalam kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini, petugas harus memahami potensi risiko dan mampu memberikan peringatan dini agar kejadian yang

tidak diinginkan dapat dicegah sejak awal,” ujar Prof Iskandar yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor IPB University Bidang Konektivitas Global, Kerja Sama, dan Alumni. Sementara itu, Direktur Umum dan Infrastruktur IPB University, Ahmad Kosasih, SE, menjelaskan bahwa mitigasi risiko pohon tumbang menjadi hal krusial mengingat luas Kampus IPB Dramaga mencapai 267 hektare dan sebagian besar merupakan ruang terbuka hijau. “IPB memiliki banyak pohon besar, terutama di sepanjang jalan utama seperti Jalan Ramin. Di kawasan ini, risiko dahan patah atau pohon tumbang cukup tinggi, sehingga mitigasi harus dilakukan secara serius dan terencana,” jelasnya. Sebagai langkah konkret, IPB University telah menerapkan pemetaan risiko melalui sistem zonasi, yakni zona merah, kuning, dan hijau. Zona merah

ditetapkan di area dengan tingkat risiko tinggi, salah satunya di sepanjang Jalan Ramin yang dipenuhi pohon besar di sisi kiri dan kanan jalan. Upaya mitigasi tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi lintas unit, melibatkan Kantor Manajemen Risiko, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, serta mahasiswa. Keterlibatan mahasiswa juga menjadi bagian dari pembelajaran sekaligus pengabdian kepada masyarakat. Wakil Manajer Pusat Informasi dan Inovasi Kehutanan dan Lingkungan (PI2KL) IPB University, Prof Efi Yuliati Yovi, menekankan pentingnya pendekatan manajemen risiko yang komprehensif dan berimbang. “Mitigasi pohon harus dilihat dari dua perspektif, yaitu kebutuhan konservasi dan kebutuhan manusia. Keduanya tidak bisa dipisahkan,” ujarnya. Menurutnya, pohon memiliki fungsi ekologis yang sangat

penting, mulai dari habitat satwa, penyangga hidrologi, hingga penopang keanekaragaman hayati. Namun di sisi lain, kampus merupakan ruang aktivitas manusia yang menuntut jaminan keselamatan. “Oleh karena itu, diperlukan manajemen risiko yang menyeluruh, mulai dari zonasi berdasarkan aktivitas, inventarisasi pohon, hingga pemetaan potensi bahaya pada setiap pohon. Dari situ dapat ditentukan strategi mitigasi yang paling tepat,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa prinsip konservasi tetap menjadi komitmen utama IPB University, namun tidak boleh mengesampingkan keselamatan sivitas akademika maupun pengunjung kampus. “Kampus adalah ruang pendidikan dan aktivitas manusia. Konservasi penting, tetapi keselamatan juga wajib dijaga. Di sinilah keseimbangan itu harus dibangun,” pungkasnya. (ded)

Nonton Dere Sambil Berburu Diskon Sambungan dari Hal 12

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Magical Christmas ini menarik minat warga Bogor yang memanfaatkan akhir pekan untuk berlibur dan berbelanja bersama keluarga maupun kerabat. Penampilan Dere di panggung utama Atrium Lantai 2 menjadi daya tarik utama, dengan deretan lagu andalannya yang disambut antusias pengunjung. Manajemen Botani Square

menyebut acara ini digelar sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia sekaligus menghadirkan pengalaman belanja yang dikemas dengan hiburan di penghujung tahun. Selain promo diskon besarbesaran, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai program menarik. Salah satu program yang paling diminati adalah Shop & Win. Pengunjung yang berbelanja minimal Rp200 ribu berkesempatan mengikuti Lucky Draw dengan beragam

hadiah, mulai dari Samsung Galaxy S25 FE, Samsung Tab S10 FE+, speaker Harman Kardon, hingga perhiasan dari The Palace. Untuk menunjang kenyamanan pengunjung yang berbelanja hingga malam hari, manajemen Mal Botani Square juga memberlakukan fasilitas parkir gratis (free parking) mulai pukul 20.00 hingga 24.00 WIB. Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean penukaran kupon undian sudah terlihat sejak pukul 20.00 WIB. Sesuai keten-

tuan, pengumuman pemenang dilakukan secara langsung pada pukul 22.30 WIB di Atrium Lantai 2, dengan syarat peserta wajib hadir di lokasi untuk mengklaim hadiah. Rangkaian Magical Christmas di Botani Square masih berlanjut hingga Minggu (28/12/2025). Pengunjung dapat menikmati agenda Parade Magical Christmas serta pertunjukan spesial Santa & Friends yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 18.30 WIB. (uma/c)

kelancaran arus kendaraan di Jalan Otista,” jelasnya. Meski demikian, Dedie belum menyebutkan waktu pasti pembangunan sky bridge tersebut. Ia menegaskan realisasi proyek akan berjalan seiring dengan proses revitalisasi Pasar dan Plaza Bogor. “Tahun 2026 akan masuk tahapan beauty contest, bersamaan dengan revitalisasi Pasar Bogor, setelah proses pembongkaran dilakukan,” kata Dedie, Minggu (28/12). Sementara itu, progres revitalisasi Pasar dan Plaza Bogor saat ini telah memasuki tahap perizinan pembongkaran. Pemenang lelang pembongkaran masih mengurus administrasi perizinan kepada dinas terkait. Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Jenal Abidin, menjelaskan bahwa

proses pembongkaran tidak bisa dilakukan secara langsung dan harus melalui izin resmi dari instansi terkait, termasuk Dinas PUPR. “Pembongkaran harus melalui izin. Saat ini proses administrasinya masih berjalan,” ujarnya. Jenal menargetkan proses perizinan tersebut rampung dalam waktu sekitar dua pekan atau 14 hari kerja. Namun, ia menyebut sebagian pagar rolling door di area belakang pasar sudah mulai dibongkar. “Setahu kami proses izinnya 14 hari kerja. Sekarang sudah mulai ada pembongkaran pagar rolling door di bagian belakang pasar,” terangnya. Pembongkaran Pasar Bogor nantinya akan dilakukan bersamaan dengan Plaza Bogor. Setelah diratakan, kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi area yang lebih

modern. Desain revitalisasi Pasar Bogor pun mulai terungkap. Berdasarkan highest and best use (HBU) yang disusun pada 2022–2023, kawasan tersebut akan dilengkapi dengan area parkir khusus, hotel, serta convention hall. “Keberadaan hotel dan convention hall ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor,” ucap Jenal. Pembangunan Pasar Bogor diperkirakan membutuhkan waktu hingga tiga tahun dengan nilai investasi mencapai Rp600 miliar. Warga pun diminta bersabar agar hasil pembangunan sesuai dengan konsep yang telah direncanakan. “Bisa sampai tiga tahun. Tujuannya tentu untuk mendukung program pemerintah menjadikan Bogor sebagai kota jasa dan wisata,” pungkasnya. (bay/c)

Rumah di Kebon Pedes Ludes Terbakar Sambungan dari Hal 12

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh penghuni rumah sekitar pukul 09.10 WIB. Salah seorang penghuni melihat api muncul dari bagian belakang rumah, lalu segera keluar dan meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya membantu dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Laporan kebakaran diterima petugas beberapa menit kemudian, sebelum akhirnya tim pemadam tiba di lokasi. Danru Regu 1 Damkar Kota Bogor, Agus Khoto, mengatakan saat petugas tiba di lokasi, kondisi api sudah cukup besar. Meski demikian, upaya pemadaman langsung dilakukan untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitarnya. “Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 09.10 WIB. Saat tiba di lokasi, api sudah membesar, namun kami

langsung melakukan upaya pemadaman,” ujar Agus kepada Radar Bogor. Untuk menangani kebakaran tersebut, petugas mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran. Berkat respons cepat, api berhasil dikendalikan dan tidak sampai menjalar ke rumah warga di sebelah kiri maupun kanan lokasi kejadian. “Sebanyak enam unit kami kerahkan. Alhamdulillah api bisa teratasi dan tidak menyebar ke rumah samping kiri maupun kanan,” jelasnya. Berdasarkan dugaan sementara, sumber api berasal dari kamar belakang rumah. Api kemudian dengan cepat menjalar ke bagian depan bangunan, termasuk ruang tamu. Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik. “Dugaan sementara api berasal dari kamar belakang. Ada indikasi korsleting listrik sehingga api cepat membesar dan merembet ke bagian depan,” kata Agus.

Akibat kejadian tersebut, sebagian besar bangunan rumah beserta isinya ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, pemilik rumah sempat pingsan diduga akibat syok melihat rumahnya terbakar. “Korban jiwa tidak ada. Pemilik rumah sempat pingsan karena shock,” tambahnya. Saat kejadian, di dalam rumah juga terdapat orang tua pemilik rumah yang dalam kondisi sakit. Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri setelah meminta pertolongan kepada warga sekitar. Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar satu jam. Hingga Sabtu siang, petugas memastikan api telah padam sepenuhnya dan situasi di lokasi kejadian sudah aman. “Pemadaman kurang lebih satu jam sampai pendinginan selesai. Saat ini seluruh proses penanganan sudah selesai,” pungkas Agus. (uma/c)

Konser Amal di Taman Ekspresi, Warga Berdonasi Seikhlasnya Sambungan dari Hal 12

KEGIATAN penggalangan dana ini melibatkan komunitas musisi jalanan, barber, serta masyarakat umum yang memadati area Taman Ekspresi sejak pagi hingga siang hari. Selain menikmati hiburan musik, warga juga dapat memanfaatkan layanan cukur rambut dengan sistem donasi sukarela. Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, mengatakan kegiatan penggalangan donasi tersebut melibatkan berbagai elemen

masyarakat dan komunitas seni yang selama ini aktif memanfaatkan ruang publik Kota Bogor secara positif. “Melalui konser amal yang diinisiasi oleh komunitas seniman, kami membuka ruang bagi masyarakat yang ingin berkontribusi namun sebelumnya belum sempat atau tidak tahu caranya,” ujar Dedie. Ia menjelaskan, konser amal tersebut merupakan inisiatif komunitas bersama Wakil Wali Kota Bogor sebagai bagian dari upaya mendorong kepedulian

sosial masyarakat. Dedie menegaskan, tidak ada target khusus dalam pengumpulan donasi. “Harapannya, langkah ini dapat menambah jumlah bantuan yang terkumpul sebagai bentuk kepedulian kita kepada saudara-saudara di Sumatera. Terkait target donasi, kami tidak mematok angka tertentu, semuanya dikumpulkan secara seikhlasnya dari masyarakat,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan kegiatan

tersebut berangkat dari keinginan komunitas untuk melakukan aksi sosial. Dari situ muncul ide dikolaborasikan dengan pemerintah agar lebih terorganisir dan berdampak luas. “Setelah audiensi dengan komunitas Barberhood dua hari lalu, kita padukan konsep cukur rambut sambil mendengarkan musik,” kata Jenal. Menurutnya, seluruh pengisi acara dalam konser amal tersebut merupakan musisi jalanan binaan Pemkot Bogor. Sekitar 20 grup musisi turut

ambil bagian dan difasilitasi dengan delapan set alat musik yang disediakan panitia. Jenal juga menuturkan, pelaksanaan kegiatan dibatasi hingga pukul 14.00 WIB. Sebab adanya penyesuaian kegiatan di momentum perayaan Natal dan Tahun Baru demi menjaga ketertiban dan kenyamanan warga sekitar. “Mengingat saat ini momentum Natal dan Tahun Baru, kegiatan pengumpulan massa dibatasi berdasarkan kesepakatan Pemkot dan Forko-

pimda. Oleh karena itu, durasi acara hanya sampai jam dua siang,” ujarnya. Ke depan, Pemkot Bogor akan melakukan penataan kembali terkait penggunaan Taman Ekspresi sebagai ruang publik, terutama dalam pengaturan durasi kegiatan. “Mengingat Taman Ekspresi berada di lingkungan pemukiman, aktivitas maksimal nantinya kami arahkan selesai pada pukul tujuh atau delapan malam. Ini demi kenyamanan warga sekitar,” kata Jenal.

Lebih lanjut, dia pun mengapresiasi peran seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Barberhood, pengelola Taman Ekspresi, hingga komunitas musisi jalanan. Ia berharap bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana. “Semoga bantuan ini, berapapun nilainya, dapat bermanfaat dan membuktikan bahwa warga Bogor memiliki empati yang tinggi terhadap bencana alam,” pungkasnya. (*)


IPB Tingkatkan Mitigasi Risiko Pohon Pembangunan Sky Bridge khusus pejalan kaki

Menghubungkan Plaza Bogor – Pintu 1 Kebun Raya Bogor

BOGOR Cuaca ekstrem yang kian sering terjadi belakangan ini menuntut kesiapsiagaan lebih. Sebagai kampus yang didominasi ruang terbuka hijau (RTH), IPB University memperkuat

ANTISIPASI: IPB University tingkatkan manajemen risiko pohon di Kampus Dramaga sebagai antisipasi cuaca ekstrem.

Rancang Sky Bridge

Terintegrasi dengan gedung parkir kawasan

Terintegrasi

Rencana Pemkot Bogor

BANGUN

upaya mitigasi melalui kegiatan Kelola Risiko Pohon di Lingkungan Kampus yang digelar di Kampus Dramaga. Pakar IPB...Baca Hal 10

Urai Kemacetan di Otista Kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Otto Iskandardinata (Otista) akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Salah satu solusi yang tengah disiapkan adalah pembangunan sky bridge atau jembatan penyeberangan layang yang terintegrasi dengan kawasan Plaza dan Pasar Bogor.

SKY BRI

DGE

Mengurai kemacetan di Jalan Otista Memberi kenyamanan dan keamanan pejalan kaki Mendukung kawasan wisata Kebun Raya Bogor

Zebra cross dinilai mengganggu arus kendaraan

Convention hall

Aktivitas penyeberang menuju Kebun Raya Bogor tinggi

Anggaran:

Rp600 miliar Target:

Beauty contest direncanakan tahun 2026 Berbarengan dengan revitalisasi Pasar dan Plaza Bogor

Hotel

Kawasan komersial modern

RANCANG...Baca Hal 10

Kemacetan kerap terjadi di Jalan Otista

Area parkir khusus

Waktu pembangunan:

±3 tahun

Setelah tahapan pembongkaran rampung

dorong PAD & Bogor sebagai kota jasa dan wisata

Nonton Dere Sambil Berburu Diskon

FOTO: FIKRI/RADAR BOGOR

MERIAH: Suasana kemeriahan panggung Magical Christmas di Mal Botani Square Bogor saat menyambut penampilan guest star, Dere.

BOGORAkhir pekan di Kota Bogor berlangsung meriah dengan digelarnya acara Magical Late Nite Saledi Mal Botani Square, Sabtu (27/12). Ribuan pengunjung memadati pusat perbelanjaan tersebut untuk menikmati penampilan spesial penyanyi muda Dere sekaligus berburu diskon hingga 70 persen.

Masuk tahap perizinan pembongkaran

Target izin rampung 14 hari kerja

Pembongkaran awal mulai dari area belakang pasar

Pemenang lelang bongkaran urus administrasi

NONTON...Baca Hal 10

Peduli Bencana Sumatera

Rumah di Kebon Pedes Ludes Terbakar

Konser Amal di Taman Ekspresi, Warga Berdonasi Seikhlasnya Alunan musik jalanan berpadu dengan aktivitas potong rambut mewarnai suasana Taman Ekspresi, Sempur, Sabtu (27/12). Melalui aktivitas tersebut, warga Kota Bogor diajak berdonasi secara seikhlasnya untuk membantu korban bencana alam di Sumatera.

BOGORKebakaran melanda sebuah rumah warga di RT 04/02, Jalan Manunggal 1, nomor 6, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu pagi (27/12). Api yang diduga berasal dari kamar belakang dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan rumah beserta isinya. RUMAH...Baca Hal 10

EVAKUASI: Proses pemadaman kebakaran di sebuah rumah warga di RT 04/02, Jalan Manunggal 1, nomor 6, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal.

Laporan: FIKRI RAHMAT UTAMA KONSER...Baca Hal 10 FOTO: DZIKRI/RADAR BOGOR

FOTO: DZIKRI/RADAR BOGOR

SOSIAL: Konser amal untuk Sumatera jadi bagian bakti sosial musisi jalanan bersama Pemkot Bogor.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Epaper Radar Bogor 29 Desember 2025 by Bogor - Issuu