Skip to main content

Epaper Radar Bogor 27 Desember 2025

Page 1

Sabtu

27 Desember 2025 7 rajab 1447 H Terbit 12 halaman

HARGA Rp5.000

Antisipasi Keramaian Tahun Baru

Belum Pulih, Banjir Lagi Pembangunan Huntap Dipercepat ACEH–Rentetan bencana yang melanda wilayah Aceh dan sebagian Sumatera hingga kini belum sepenuhnya berakhir. Banjir hingga longsor masih berpotensi melanda wilayah rawan.

BELUM PULIH...Baca Hal 4

Gus Miftah: Kalau Tidak Bisa Membuat Senang, Minimal Jangan Membuat Susah SalamAid dan Radar Bogor akan memberangkatkan Truk Bantuan Logistik untuk Penyintas Bencana di Sumatera

RAKYAT ACEH/IKHSAN

TERENDAM LAGI: Banjir susulan kembali merendam sejumlah desa di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh pada Rabu (24/12).

Penceramah Miftah Maulana Habiburrahman atau yang lebih dikenal Gus Miftah menyampaikan pesan keagamaan untuk masyarakat dan Bupati Bogor. Itu disampaikannya dalam acara Doa Bersama Akhir Tahun 2025 yang digelar di Masjid Nurul Wathon, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (26/12). Laporan: MUHAMMAD ALI

Sumber: Data BNPB, 26 Desember 2025

Cemas Pulang Kembali KEBERANIAN warga Pidie Jaya yang mulai kembali menata rumah pascabanjir mendadak runtuh. Banjir susulan yang datang Rabu (24/12) kembali menggenangi pemukiman dan menghidupkan trauma yang perlahan hendak mereka tinggalkan.

Oleh: Fadil Relawan SalamAid

SOFIANSYAH/RADAR BOGOR

BERI CERAMAH: Pendakwah, Miftah Maulana ikut ambil bagian dalam Refleksi Akhir Tahun yang digelar Pemkab Bogor di Masjid Raya Nurul Wathon, Cibinong, Jumat (26/12).

SUBUH 04.16 DZUHUR 11.57 ASHAR 15.24 MAGRIB 18.17 ISYA 19.28


RADAR BOGOR I SABTU, 27 DESEMBER 2025 I 7 RAJAB 1447 H I HALAMAN 2

SERU: Pengunjung pesta busa di Camp Hulu Cai.

FOTO: CAMP HULU CAI

WISATA DI CAMP HULU CAI

Pacu Adrenalin di Tengah Nuansa Alam Camp Hulu Cai bisa menjadi salah satu pilihan destinasi wisata di musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini. Tempat liburan keluarga ini menjanjikan aneka wahana memacu adrenalin di lingkungan sejuk bernuansa alam. TEMPAT wisata ini tidak terlalu jauh dari Jakarta. Camp Hulu Cai berada di kawasan Ciawi, Kabupaten Bogor. Tepatnya di Jalan Veteran III, Cibedug. Sangat mudah dijangkau melalui Tol Jagorawi dengan keluar di Gerbang Tol Ciawi. Camp Hulu Cai berdiri di area kaki Gunung Pangrango, dengan suasana alam yang masih hijau dan udara yang terasa lebih sejuk. Kawasannya cukup luas, sekitar delapan hektare, sehingga pengunjung tidak merasa sesak meski datang bersama rombongan besar. Nama Hulu Cai sendiri diambil dari bahasa Sunda yang berarti sumber air, selaras dengan kondisi lingkungan di sekitarnya yang alami dan dekat dengan aliran sungai. Tempat ini dikenal sebagai destinasi wisata terpadu yang menggabungkan rekreasi, outbound,

dan penginapan. Salah satu aktivitas yang paling banyak diminati pengunjung adalah mini arung jeram. Meski lintasannya tidak panjang, sekitar 300 meter, wahana ini cukup memberikan sensasi seru, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang baru pertama kali mencoba arung jeram. Setiap peserta dibekali perlengkapan keselamatan lengkap dan didampingi pemandu, sehingga tetap aman untuk dimainkan bersama anak. Selain mini rafting, tersedia pula berbagai wahana outbound seperti flying fox, rappelling, wall climbing, hingga paintball. Aktivitas ini sering dimanfaatkan untuk kegiatan sekolah, family gathering, maupun pelatihan perusahaan. Untuk anak-anak, Camp Hulu Cai menyediakan area bermain tersendiri, mulai dari kids flying fox hingga trampolin, yang memungkinkan mereka tetap aktif sambil bermain di alam terbuka. Dari sisi fasilitas rekreasi, Camp Hulu Cai memiliki kolam renang yang cukup luas, lengkap dengan seluncuran dan permainan air. Setelah mencoba wahana utama, pengunjung masih bisa

menikmati fasilitas lain tanpa harus berpindah lokasi. (*)

FOTO: WIDDINATALIA

INDAH: Gerbang indah Camp Hulu Cai.

FOTO: DWIHAKAM

MENANTANG: Wahana arung jeram di Camp Hulu Cai yang menantang.

Sediakan Beragam Penginapan

FOTO: SUWARNO ALYA

TAMAN: Pengunjung berfoto bersama di Taman Layla yang ada di Camp Hulu Cai.

PENGUNJUNG Camp Hulu Cai memiliki berbagai pilihan penginapan yang cukup beragam. Mulai dari camping ground bagi pengunjung yang ingin merasakan suasana bermalam di alam terbuka, cabin berkapasitas besar untuk rombongan, kamar hotel, hingga vila dengan fasilitas lebih lengkap. Fleksibilitas ini membuat Camp Hulu Cai cocok untuk kunjungan harian maupun liburan menginap bersama keluarga besar. Tak hanya untuk wisata keluarga, kawasan ini juga sering dipilih sebagai lokasi kegiatan berskala besar. Area lapangan terbuka, function room, dan meeting room tersedia untuk menunjang acara perusahaan, komunitas, maupun instansi pendidikan. Kapasitasnya pun bervariasi, menyesuaikan kebutuhan acara. Dengan kombinasi alam yang masih terjaga, fasilitas yang cukup lengkap, serta ragam aktivitas untuk segala usia, Camp Hulu Cai menawarkan pengalaman liburan yang sederhana namun berkesan. Bagi banyak pengunjung, tempat ini bukan hanya soal bermain, tetapi juga tentang menikmati waktu bersama keluarga dan orang-orang terdekat di suasana yang lebih tenang. (*)

FOTO: DONNYS WIBOWO

SEGAR: Pengunjung sedang berenang di salah satu kolam renang di Camp Hulu Cai.

FOTO: CAMP HULU CAI

PANEN: Pengunjung belajar aktivitas memanen di Camp Hulu Cai.


RADAR BOGOR I SABTU, 27 DESEMBER 2025 I 7 RAJAB 1447 H I HALAMAN 3

MIMBAR BEBAS Sampaikan unek-unek Anda terhadap layanan publik seperti PLN, PDAM, PT Pos,

telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/ paspor/ sertifikat tanah, dll.

Radar Bogor juga memberi kesempatan kepada para tenaga pengajar yang ingin menulis opini untuk pengembangan profesional guru. Juga kepada para mahasiswa yang ingin menulis opini tentang suatu topik, sebagai bentuk sikap kritis untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di era sekarang.

Cantumkan nama dan alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor pelanggan (untuk layanan PDAM/PLN/PT Gas) dan lampirkan fotokopi KTP. Kirimkan ke Redaksi Radar Bogor, Gedung Graha Pena, Jl KH R Abdullah bin Nuh No 30, Yasmin, Bogor.

Hanya yang memenuhi syarat yang akan dimuat. Redaksi berhak mengedit isi tulisan tanpa mengurangi substansi. Redaksi tidak bertanggung jawab atas dampak langsung maupun tidak, pascapemuatan tulisan. Terima kasih.

Siaga Hadapi Bencana

Informasi lebih lanjut, hubungi

085299600773 JADWAL SIM KELILING POLRESTA KOTA BOGOR

KHUSUS PERPANJANGAN SIM A DAN C

Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu

Botani Square Mitra 10 Sholis Lippo Plaza Mall Boxie Tajur Plaza Jambu Dua Plaza Jambu Dua Burger King Padjajaran

Waktu pendaftaran: 08.00-09.00 WIB

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

PLN Bogor (0251) 8345400 Bendungan Katulampa (0251) 8334344 RS Hermina Bogor (0251) 8382525 RS Melania Bogor (0251) 8321196 Rs Pmi Bogor (0251) 8324080 RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000 RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298 Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292 RS Azra (0251) 8318456 RS Hermina Mekarsari (021) 29232525 RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610 Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435 RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868 Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024 Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822 Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360 Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976 RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628 RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016 Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222 RSUD Ciawi (0251) 8240797 Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397 Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441 Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866 Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440 Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724 Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396 Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000 RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56 Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567 RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900 RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591 RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892 Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723 RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426 Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663 RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142 RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605 RSKIA Sawojajar (0251) 8324371

POLRES BOGOR

021-8750163

Polsek Jonggol Polsek Cileungsi Polsek Cariu Polsek Nanggung Polsek Babakan Madang Polsek Megamendung Polsek Klapanunggal Polsek Caringin Polsek Dramaga Polsek Tamansari Polsek Jasinga Polsek Cigudeg Polsek Parung Panjang Polsek Leuwiliang Polsek Cibungbulang Polsek Ciampea Polsek Rumpin Polsek Ciomas Polsek Kemang Polsek Sukaraja Polsek Gunung Sindur Polsek Parung Polsek Cibinong Polsek Citeureup Polsek Gunung Putri

021-89931174 021-8230861 021-89961058 0251-8682769 021-87962777 0251-8248569 021-82492276 0251-8224417 0251-8624107 0251-8388164 0251-8688110 0251-8681110 021-5978880 0251-8647003 0251-8647398 0251-8621146 021-75791076 0251-8322324 0251-8615700 0251-8656678 021-7561844 0251-8616007 021-8752217 021-8752229 0251-8671405

Nasib Pasar Tradisional SUDAH lewat tengah hari ketika saya jalan-jalan ke sebuah pasar tradisional di dekat rumah. Saya membayangkan suasana pasar jaman dahulu, berdesak-desakan, hiruk-pikuk, menunggu giliran dilayani oleh penjual, sambil ditunggui oleh anak-anak remaja yang menawarkan jasa membawakan belanjaan. Sesekali terdengar peringatan, “awas hati-hati, copet!”, sehingga ibu-ibu yang sedang berbelanja ingat untuk memegang eraterat dompetnya. Premanpreman ber-tattoo, setengah berlari menembus kerumunan para pengunjung pasar, membawa karung-karung berat dari truk-truk pengangkut yang parkir di luar pasar, ke lapaklapak para pedagang. Keramaian pasar seperti itu sekarang tidak ada lagi, tinggal kenangan masa lalu yang jika diceritakan ke anak-cucu, mereka hanya mendengarkan

dengan setengah tidak percaya. “Sekarang kita bisa bermain sepak bola dalam pasar”, kata seorang pengamat dengan sinis, menggambarkan betapa sepinya kini pasar tradisional kita. Ibu Maysaroh, penjual ayam potong berusia 50 tahunan, yang sudah berjualan sejak 30 tahun lalu, bercerita bahwa dulu biasa dalam sehari memotong seratusan ekor ayam. Sekarang palingan hanya beberapa ekor, itu pun masih tersisa untuk dijual keesokan harinya. Pak Thesye, 68 tahun, mengeluh sampai siang itu makanan frozen jualannya belum laku satu pun. Padahal dulu dia sampai terpaksa membuka dua lapak saking banyaknya pembeli yang antri. “Indonesia sedang tidak baikbaik saja”, demikian yang viral di media mainstream dan media sosial sepanjang tahun 2025 ini. Salah satu yang

menjadi perhatian para pengamat adalah beberapa indikator makro seperti terjadinya penurunan populasi masyarakat kelas menengah – bukan karena terjadi kenaikan pendapatan sehingga “naik kelas” - tapi karena maraknya penutupan industri manufaktur, yang diikuti oleh pemutusan hubungan kerja (PHK), meningkatnya pengangguran, sehingga akhirnya mengakibatkan terjadinya penurunan daya beli (purchasing power) dari masyarakat pada umumnya. Para pengamat ini menengarai bahwa Indonesia – dan juga kondisi geopolitik global belum sepenuhnya pulih dari kondisi akibat pandemi COVID19 dan beberapa konflik di berbagai belahan dunia. Rhiza S. Sadjad Mahasiswa Program Studi S1 Sosiologi Universitas Terbuka

DIANI WINDIANINGSIH PAJAK seringkali dianggap sebagai beban, namun bagi sebuah negara, pajak adalah "darah" yang mengalirkan kehidupan ke berbagai sektor publik. Mulai dari pembangunan jalan, fasilitas kesehatan, hingga subsidi pendidikan, semuanya bersumber dari kontribusi gotong royong *warga negara melalui pajak. Salah satu kewajiban utama wajib pajak setelah membayar adalah melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.22

BARUBARU ini, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menetapkan status darurat siaga bencana untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan. Keputusan ini diambil sebagai tindakkan antisipatif menimbang Kabupaten Bogor merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana alam seperti longsor, banjir bandang, dan angin kencang. Dari sisi peraturan, Indonesia sebenarnya sudah memiliki banyak regulasi terkait mitigasi bencana. Berdasarkan sekian daftar regulasi yang telah dimiliki Indonesia, rasanya cukup komprehensif untuk mendukung mitigasi bencana. Namun, mengapa kejadian bencana yang sama selalu berulang setiap tahun? Bencana alam yang terjadi seperti bencana banjir dan tanah longsor sering kali memiliki hubungan yang erat dengan aktivitas manusia yang merusak lingkungan. Acap kali, kasus bencana banjir dan longsor distimulasi oleh aktivitas pengalihan fungsi lahan. Yang membuat miris, selain alih fungsi lahan juga adanya eksploitasi SDA secara illegal tanpa memperhatikan daya dukung lingkungan. Misalnya aktivitas tambang illegal yang dapat memusnahkan ekosistem lokal dan deforestasi mengakibatkan hutan sebagai penyerap air hancur, tanahpun menjadi kehilangan akar pohon sehingga mudah longsor. Sebagaiamana yang kita tau, dalam prinsip syariat, kita harus menjaga keberlanjutan kehidupan dan keseimbangan di bumi. Allah Swt tentunya menciptakan alam dengan keseimbangan yang sempurna. Manusia diperintahkan untuk tidak melanggar keseimbangan ini. Sayangnya masih ada manusia yang tidak memedulikannya. Yasyirah, Bogor

Babak Baru Pengelolaan Sampah Kota Bogor PERSOALAN sampah adalah tantangan klasik yang harus segera dituntaskan di Kota Bogor. Dengan pertumbuhan penduduk serta intensitas aktivitas yang semakin tinggi, timbulan sampah harian di wilayah kita terus meningkat dan menekan kapasitas fasilitas pengolahan yang ada. Data eksisting menunjukkan bahwa TPAS Galuga selama ini menampung volume besar sampah dari Kota dan Kabupaten Bogor, dengan timbulan harian ratusan meter kubiksekitar 565 m3 per hari berdasarkan dokumen Pemerintah Kota Bogor. Perpanjangan PKS TPAS Galuga: Realitas yang Tidak Bisa Ditunda Senin, 23 Desember 2025, merupakan momen penting bagi pengelolaan sampah di Bogor Raya. Pada hari itu, Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor resmi menandatangani kembali Perjanjian Kerja Sama (PKS) TPAS Galuga di Parung, sebagai bukti komitmen bersama untuk mempertahankan layanan pembuangan akhir sementara sambil mempersiapkan sistem pengelolaan yang lebih modern dan berkelanjutan. Penandatanganan ini bukan sekadar administratif, tetapi landasan agar sampah harian tidak menumpuk dan mengancam kesehatan publik, sambil mempercepat langkah strategis menuju sistem waste to energy yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Kolaborasi Menuju Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik Lebih dari sekadar perpanjangan kerja sama, penandatanganan tersebut juga

menegaskan arah baru dalam penanganan sampah: pengolahan sampah menjadi energi listrik (Waste to Energy/WtE). Proyek ini masuk dalam rencana kerja bersama Pemkot Bogor, Pemkab Bogor, dan Kementerian Lingkungan Hidup melalui skema kolaboratif untuk mengubah sampah tidak terurai menjadi listriksebuah kontribusi terhadap penyelesaian persoalan lingkungan sekaligus pemenuhan kebutuhan energi. Nantinya, sistem Waste to Energy ini tidak hanya mengelola sampah baru, tetapi juga sampah yang sudah menumpuk di TPAS Galuga. Rencana ini mencakup pengolahan limbah, pengelolaan air lindi, serta pemanfaatan sisa pembakaran menjadi produk bernilai, seperti batako. Proses administrasi telah dilalui mulai dari Memorandum of Understanding, penyusunan PKS, hingga berbagai tahapan teknis lain yang kini memasuki fase pengadaan kontraktor oleh Danantara bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup, dengan harapan groundbreaking pembangunan fasilitas akan terjadi pada 2026. Data Kuantitatif: Gambaran Timbulan Sampah dan Urgensi Kebijakan Baru Data statistik pengelolaan sampah di Kota Bogor memperlihatkan tantangan nyata. Timbulan sampah harian di kota kita mencapai ratusan ton setiap hari jika dihitung total dari semua kecamatan, memperkuat urgensi solusi permanen yang tidak hanya mengandalkan tempat pembuangan akhir konvensional. Rencana Waste to Energy juga

dan ekologisnya.

H. KARNAIN ASYHAR Ketua FPKS/Komisi I DPRD Kota Bogor

sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang menetapkan Bogor Raya sebagai salah satu wilayah prioritas pembangunan PSEL (Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik), bersama kota–kota besar lainnya di Indonesia yang memenuhi kriteria timbulan sampah di atas 1.000 ton per hari dan kesiapan lahan. Kerja Sama Multi-Pihak: Kunci Keberhasilan Kerja sama lintas pemerintahan daerah dan pusat menunjukkan bahwa persoalan sampah tidak bisa diselesaikan secara parsial. Integrasi kebijakan dan sinergi sumber daya harus menjadi prinsip utama. Komitmen bersama ini juga penting agar teknologi pengolahan berskala besar bisa menyerap volume sampah yang jauh melampaui kapasitas TPAS konvensional. Namun demikian, komitmen ini harus dilandasi dengan prinsip keadilan lingkungandimana manfaat pembangunan fasilitas Waste to Energy mengalir ke seluruh warga, termasuk masyarakat sekitar TPAS Galuga yang selama ini menanggung dampak sosial

Pentingnya Lapor SPT Tahunan Melalui Coretax: Era Baru Lapor Pajak Mengapa Melaporkan SPT Tahunan itu Wajib? Banyak yang bertanya, "Kalau pajak sudah dipotong perusahaan, kenapa harus lapor lagi?" Melaporkan SPT Tahunan bukan sekadar rutinitas administratif. Ini adalah mekanisme check and balance untuk memastikan bahwa jumlah pajak yang dipotong atau dibayar sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, kepatuhan pelaporan SPT mencerminkan integritas kita sebagai warga negara. Data yang valid dalam SPT membantu pemerintah memetakan

lalu kirimkan melalui

kondisi ekonomi nasional dengan lebih akurat, sehingga kebijakan fiskal yang diambil bisa lebih tepat sasaran. Inovasi Coretax: Lapor Pajak Jadi Lebih Mudah Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kini memperkenalkan Coretax Administration System. Ini adalah sistem administrasi perpajakan yang terintegrasi dan jauh lebih modern dibandingkan sistem sebelumnya. Keunggulan Coretax sebagai berikut : r "VUPNBTJ %BUB 1SF

populated): tidak perlu lagi input data manual satu per satu. Sistem akan secara otomatis menampilkan data pemotongan pajak dari pemberi kerja atau pihak ketiga. r 4BUV "LVO VOUVL 4FNVB Coretax menyatukan berbagai layanan perpajakan dalam satu dasbor yang intuitif. r 5SBOTQBSBOTJ CJTB NFNBO tau riwayat transaksi perpajakan dan saldo hak/ kewajiban pajak secara real-time. Melaporkan SPT Tahunan adalah bentuk tanggung jawab

moral dan hukum kita untuk mendukung kemajuan Indonesia. Dengan kehadiran aplikasi Coretax, DJP telah memangkas birokrasi yang rumit menjadi proses digital yang simpel dan transparan. Mari menjadi warga negara yang cerdas dan taat pajak. Pajak kita adalah untuk masa depan kita bersama. Untuk itu bersiaplah Lapor SPT Tahunan melalui Coretax dengan melakukan Aktivasi Akun Coretax ,serta dapatkan dan Validasikan Kode Otorisasi (Sertifikat Elektronik) Coretax yang telah diaktivasi.

Tantangan dan Harapan ke Depan Perpanjangan PKS TPAS Galuga memberi kita lebih banyak waktu untuk transisi, tetapi bukan alasan untuk menunda reformasi besar dalam sistem pengelolaan sampah. Pemerintah Kota Bogor, bersama DPRD dan pemangku kepentingan lainnya, harus: 1. Menyusun roadmap implementasi PSEL yang jelas, terukur, dan berbasis data. 2. Memastikan anggaran, teknologi, serta kapasitas SDM mendukung keberhasilan fasilitas pengolahan baru. 3. M e n j a g a trans paransi dan partisipasi publik dalam

setiap tahap pengambangan fasilitas baru. Penutup Sebagai Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, saya melihat perpanjangan PKS TPAS Galuga dan komitmen menuju Waste to Energy sebagai sebuah titik awal yang strategis. Namun momentum ini harus dijadikan pemicu untuk transformasi lebih besar; dari sekadar menumpuk dan membuang, menjadi mengelola secara efisien, berkelanjutan, dan penuh manfaat bagi masyarakat dan generasi masa depan. Pengelolaan sampah bukan sekadar isu teknis, tetapi cermin dari kualitas tata kelola pemerintahan kita. Mari kita pastikan bahwa babak baru ini menjadi sejarah positif bagi lingkungan dan warga Bogor.(*)


RADAR BOGOR I SABTU, 27 DESEMBER 2025 I 7 RAJAB 1447 H I HALAMAN 4

TERUSAN Pengawasan Pinjaman Daring Ditingkatkan JAKARTA–Di tengah pengetatan regulasi dan meningkatnya kehati-hatian pengawasan, industri pinjaman daring (pindar/fintech lending) diperkirakan masih mampu menjaga momentum pertumbuhan pada 2026. Digitalisasi pembiayaan, pemanfaatan data alternatif, serta ekspansi ke sektor produktif menjadi penopang utama kinerja industri ini. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai arah pertumbuhan tersebut tetap terjaga sepanjang pelaku industri mampu mem-

perkuat tata kelola dan manajemen risiko. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan LJK Lainnya OJK Agusman mengatakan, penguatan regulasi dilakukan agar industri pindar tumbuh sehat, berkelanjutan, dan tetap melindungi konsumen. Salah satu fokus pengawasan OJK adalah pembatasan skema pembayaran front-loaded installments atau dikenal sebagai tadpole. Skema ini hanya diperbolehkan jika

memenuhi batas maksimum manfaat ekonomi, dilakukan secara transparan, serta didukung kualitas pendanaan yang sehat dengan tingkat wanprestasi di atas 90 hari (TWP90) di bawah 5 persen. “Selain itu, OJK juga mewajibkan penyelenggara pindar melakukan penilaian kelayakan kredit secara memadai, termasuk memperhatikan repayment capacity, debt to income ratio, serta eksposur pendanaan penerima dana di penyelenggara lain,” ujar Agusman.

Belum Pulih, Banjir Lagi  Di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), banjir bandang kembali melanda Kecamatan Tanjung Raya. Bencana itu terjadi akibat luapan Sungai Batang. Hingga kemarin, dampak banjir masih dirasakan. ”Air disertai material lumpur berbatuan menerjang puluhan rumah di Jorong Pasar Maninjau, termasuk jalan penghubung Lubuk BasungBukittinggi," kata Camat Tanjung Raya Al Hafid di Lubuk Basung. Selain ancaman bencana yang belum berakhir, dampak banjir hingga longsor juga masih dirasakan para korban. Mereka tak hanya kehilangan rumah dan sumber matapencaharian, tapi juga terpaksa menggantungkan kebutuhan hidupnya dari bantuan. Seperti di Kecamatan Linge, Aceh Tengah. Para korban banjir dan longsor kini harus memulai kehidupan dari awal. Salah satunya dialami Saptina. Banjir dan longsor telah merenggut rumah, kebun, sawah, dan semua harta benda miliknya. Saat ini, dia tinggal bersama suami dan anak-anaknya di hunian sementara yang dibangun secara pribadi di Desa Delung Sekinel. Namun, untuk bertahan hidup, ia hanya mengandalkan bantuan sembako dari relawan dan pemerintah. Septina dan juga korban lain juga memikirkan problem lainnya, yakni nasib pendidikan anak-anak mereka. ”Yang kami pikirkan adalah anak-anak. Ada yang kuliah, ada yang di pesantren. Bagaimana saya membiayainya," katanya. Sebab, bencana besar itu tak hanya membuat dirinya dan korban lain kehilangan tempat tinggal, tetapi juga sumber matapencahariannya. Sedikitnya 30.875 rumah warga rusak akibat banjir dan longsor di sejumlah daerah di Sumatera Utara (Sumut). Pemerintah memutuskan membangun hunian tetap (huntap) bagi para korban. Untuk mempercepat pembangunan huntap, proses pendataan dan verifikasi tengah dilakukan. Seluruh rumah warga yang mengalami

kerusakan ringan, sedang, berat, hingga hilang, diidentifikasi. “Secara keseluruhan, unit rumah masyarakat yang rusak mencapai 30.875 rumah. Saat ini datanya sudah by name by address dan masuk tahap verifikasi. Kami targetkan akhir 2025 verifikasi ini selesai,” ujar Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam rapat pembahasan pembangunan huntap secara daring antara jajaran pemerintah daerah dan sejumlah kementerian pada Kamis (25/12). Selain pendataan, Pemprov Sumut bersama pemerintah kabupaten/kota juga mempercepat penyediaan lahan untuk pembangunan hunian tetap. Nantinya, konstruksi huntap dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Yayasan Buddha Tzu Chi. Sebelumnya, Kementerian PKP telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan huntap di wilayah Sumut. Di antaranya 200 unit di Kota Sibolga, 118 unit di Tapanuli Tengah, 103 unit di Kabupaten Tapanuli Utara, dan 227 unit di Tapanuli Selatan. Dari total sekitar 1.000 unit huntap yang direncanakan, Sumut masih memiliki sisa kuota pembangunan. Untuk mempercepat realisasi, Bobby meminta pemerintah kabupaten/kota segera mengajukan lahan milik pemprov di wilayah masing-masing agar dapat dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan huntap. Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi langkah cepat dan koordinasi yang dilakukan Pemprov Sumut. Ia menekankan agar pembangunan huntap benar-benar dikawal hingga tuntas. ”Tolong dikawal ya Pak Gubernur. Contohnya di Tapanuli Utara, saya sudah kunci selesai 21 Maret 2026. Ini kolaborasi yang bagus— tanah dari pemda, provinsi turun langsung, bupati juga aktif mengawasi,” ujar Maruarar. Rapat tersebut turut diikuti Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta jajaran Pemerintah Provinsi Sumut, di antaranya Wakil Gubernur Sumut Surya dan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap.

TATA ULANG PENGELOLAAN HUTAN Di bagian lain, pascabanjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara, pemerintah kembali menegaskan komitmennya untuk membenahi secara total tata kelola sumber daya alam (SDA). Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyatakan pemerintah pusat telah mengambil langkah tegas dengan menata ulang pengelolaan hutan dan SDA di Pulau Sumatera. Salah satunya melalui pencabutan izin usaha skala besar yang dinilai berpotensi merusak lingkungan dan memperparah dampak bencana. ”Pemerintah pusat melalui Menteri Kehutanan telah mencabut izin pemanfaatan lahan skala besar, termasuk jutaan hektare izin perkebunan sawit dan izin pemanfaatan kayu hasil hutan,” ujar Pratikno dalam press update penanganan banjir dan longsor di Banda Aceh pada Kamis (25/12). Kebijakan tersebut, menurut dia, merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap praktik pemanfaatan lahan yang tidak berkelanjutan dan berdampak pada kerusakan ekosistem, terutama di wilayah rawan bencana. Selain sektor kehutanan, pemerintah juga menindak aktivitas pertambangan yang dinilai berisiko terhadap kelestarian lingkungan. Pratikno mengatakan Kementerian Lingkungan Hidup telah menyegel aktivitas lima perusahaan tambang besar. ”Karena dinilai berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan,” tegasnya. Langkah penegakan hukum ini, lanjut Pratikno, menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak lagi mentolerir praktik usaha yang mengabaikan aspek lingkungan dan keselamatan masyarakat. Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar penanganan pascabencana tidak berhenti pada pemulihan fisik semata. ”Kami tidak hanya memulihkan kondisi seperti semula, tetapi harus memastikan ke depan menjadi lebih baik,” kata Pratikno. (fir/rel/ra/dra/ ris)

Cemas Pulang Kembali  Banjir susulan terjadi secara tiba-tiba pada sore hari. Padahal Rabu siang itu, cuaca panas masih menyelimuti wilayah pemukiman warga. Saat itu, warga tengah membersihkan rumah masingmasing. Sebagian mengangkat lumpur, menjemur perabot, dan mulai menata kembali hunian yang sempat ditinggalkan. Aliran listrik bahkan sudah mulai menyala di beberapa titik. Namun, menjelang waktu Ashar, air datang tanpa abaaba. Debitnya naik cepat dan mengejutkan warga yang masih berada di pemukiman. Warga

sedang bersih-bersih, tiba-tiba air naik. Ada warga yang sampai terjebak di lokasi. Ketinggian air di sejumlah titik mencapai dua meter. Banjir baru surut sekitar pukul 00.00 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir susulan ini meninggalkan luka yang lebih dalam. Trauma warga yang sempat mereda, kembali mencuat. Sebelum banjir susulan terjadi, kondisi psikologis warga mulai membaik. Sejumlah keluarga bahkan sudah berani menginap di rumah mereka. Namun pascabanjir susulan tersebut, hampir seluruh warga kembali memilih mengungsi.

RADAR BOGOR Komisaris Utama: Maesa Samola Komisaris: Suhendro Boroma CEO: Nihrawati AS

Sekarang sisa dua keluarga saja yang masih bertahan. Selebihnya balik ke posko. Kini, perubahan cuaca menjadi pemicu kepanikan. Begitu awan mendung menggantung, warga langsung bersiap meninggalkan rumah. Trauma itu belum benarbenar pulih. Meski rumah masih berdiri, rasa aman warga belum kembali sepenuhnya. Bagi warga Pidie Jaya, banjir susulan bukan sekadar air yang datang kembali. Ia meruntuhkan harapan yang baru tumbuh dan memaksa mereka kembali menjauh dari kampung halaman yang dirindukan. (bay/c)

22 PINDAR TWP90 DI ATAS 5 PERSEN Hingga Oktober 2025, terdapat 22 penyelenggara pindar dengan TWP90 di atas 5 persen. Mayoritas berasal dari segmen pembiayaan produktif yang dinilai lebih sensitif terhadap dinamika ekonomi karena berkaitan langsung dengan aktivitas usaha peminjam. Untuk menekan risiko kredit, OJK juga akan memperketat rasio utang terhadap penghasilan (debt to income ratio/ DTI). Batas maksimum DTI

yang saat ini 40 persen akan diturunkan menjadi 30 persen mulai 2026. Kebijakan ini diharapkan mendorong praktik penyaluran pembiayaan yang lebih prudent. LABA TUMBUH Dari sisi kinerja, industri pindar masih menunjukkan tren positif. Per Oktober 2025, laba agregat industri mencapai Rp 2,09 triliun dan diperkirakan terus tumbuh hingga akhir tahun serta berlanjut pada 2026. “Industri pindar diproyeksikan tetap tumbuh

positif pada 2026, didorong inovasi produk berbasis data alternatif. Namun, penguatan mitigasi risiko kredit menjadi kunci menjaga kualitas dan keberlanjutan pembiayaan,” ungkap Agusman. OJK juga membuka ruang evaluasi berkala terhadap batas maksimum manfaat ekonomi dan denda keterlambatan, menyesuaikan kondisi ekonomi dan perkembangan industri. Pembiayaan sektor produktif tetap menjadi motor pertumbuhan, terutama dari UMKM unbanked

dan underbanked, meski tantangan penilaian kelayakan kredit masih cukup besar. Dari sisi wilayah, pembiayaan pindar masih didominasi Pulau Jawa dengan kontribusi 69,95 persen. Jawa Barat menjadi provinsi dengan outstanding terbesar sebesar 24,80 persen, disusul DKI Jakarta 16,38 persen dan Jawa Timur 11,80 persen. Meski demikian, pembiayaan di luar Jawa tumbuh pesat 36,14 persen secara tahunan menjadi Rp27,92 triliun. (mim/dio)

Tenun Empati di Tahun Baru  Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan keputusan itu sudah ditetapkan dalam rapat dengan jajaran Forkopimda. Aktivitas yang mengundang massa berlebihan mesti dikurangi. “Jadi saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bogor tidak perlu ada konvoikonvoi, tidak perlu kumpulkumpul dalam jumlah massa banyak,” jelas Dedie. Ada beberapa hal yang membuat keputusan itu dikeluarkan. Salah satunya, Indonesia masih berduka atas bencana yang melanda Aceh dan Sumatera. Warga Kota Bogor justru diminta untuk berempati atas peristiwa tersebut. Kehidupan di lokasi bencana berbanding terbalik dengan mereka yang tinggal di Kota Bogor. “Saudara-saudara kita yang tidur di tenda-tenda belum mendapatkan aliran listrik. Jadi, ini masih menyelimuti duka mendalam atas insiden yang terjadi,” terang Dedie. Perayaan tahun baru secara berlebihan dipandang Dedie dapat mengurangi nilai kemanusiaan. Sehingga keputusan tersebut sebagi bentuk empati dalam bentuk kebijakan. “Oleh karenanya, kami juga menghimbau untuk penyalaan petasan dan kembang api dapat dibatasi semaksimal mungkin,” tekannya. Hal yang sama juga bakal diterapkan di Kabupaten Bogor. Polres Bogor telah memastikan tak ada perayaan kembang api dan konvoi saat pergantian tahun baru tersebut. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, berdasarkan surat edaran Kapolri bahwa seluruh tempat dilarang untuk melakukan kegiatan berlebihan saat pergantian tahun seperti pesta kembang api.

"Kita sudah sosialisasikan, kita sudah kirim surat telegram tersebut ke jajaran dan sudah kita sosialisasikan kepada seluruh masyarakat. Terutama di beberapa lokasi yang kemungkinan menggunakan pesta kembang api sebagai acaranya," papar Wikha. Menurutnya, pergantian tahun baru sebaiknya diisi dengan kegiatan keagamaan seperti doa bersama. Sementara untuk pedagang petasan, pihak kepolisian memberikan imbauan. Apabila tidak diindahkan, pihaknya bakal melakukan tindakan lebih lanjut. Polres Bogor juga menyarankan masyarakat agar tidak melakukan konvoi saat pergantian tahun dan diganti dengan kegiatan positif. Karena konvoi tanpa tujuan yang jelas bakal membuat rawan. Gesekan masyarakat biasanya mudah tersulut dari konvoi-konvoi itu. "Jadi saya himbau untuk masyarakat Kabupaten Bogor pada saat malam pergantian tahun gunakan waktu dengan sebaik-baiknya, upayakan kegiatan-kegiatan doa bersama di lingkungannya masingmasing," tegasnya. PENYEKATAN MOBIL BAK TERBUKA DI PERBATASAN Polresta Bogor Kota menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mengurai potensi kepadatan lalu lintas pada malam pergantian tahun 2025–2026. Salah satunya dengan menyiapkan penyekatan di beberapa pintu masuk Kota Bogor, khususnya terhadap mobil bak terbuka (open) yang membawa penumpang. Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Yudiono, mengatakan hingga Kamis (25/12), kondisi arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) masih relatif normal. Meski demikian,

peningkatan kendaraan mulai terlihat sejak pagi hari. “Pada pagi hari sudah mulai ada peningkatan kendaraan yang masuk ke wilayah kita, baik ke tempat kuliner maupun ke Kebun Raya Bogor. Tapi masih belum signifikan, masih di atas normal saja seperti peningkatan di akhir pekan,” ujarnya. Yudiono menjelaskan, rekayasa lalu lintas pada malam Tahun Baru 2026 akan diterapkan secara situasional dengan melihat perkembangan kondisi di lapangan. Pihak kepolisian akan menyampaikan informasi resmi apabila langkah pengalihan arus atau penyekatan mulai diberlakukan. “Apabila nanti terjadi kepadatan di Kota Bogor karena banyak yang merayakan tahun baru, kami akan membuat pernyataan dan mengedarkannya melalui media sosial apabila sudah mendekati waktunya,” katanya. Ia mengungkapkan, penyekatan disiapkan di sejumlah titik strategis. Mulai dari Plaza Ekalokasari, Baranangsiang, Air Mancur, Empang, serta Tol BORR (Warung Jambu). Kendaraan yang akan dibatasi masuk ke dalam kota adalah mobil bak terbuka yang membawa penumpang. Lantaran dinilaiberpotensimembahayakan keselamatan, terutama pada malam pergantian tahun. “Untuk kendaraan pribadi lainnya tetap akan diatur secara situasional sesuai kondisi di lapangan,” jelas Yudiono. Untuk kawasan wisata, pengamanan lalu lintas difokuskan di Kebun Raya Bogor. Polisi juga telah berkoordinasi dengan sejumlah perkantoran untuk menyediakan kantong-kantong parkir tambahan. “Kami sudah berkoordinasi dengan beberapa perkantoran untuk lokasi parkir, sehingga banyak kantong parkir yang digunakan dan arus lalu lintas di seputar kota tetap bisa

bergerak,” ujarnya. Menurut Yudiono, saat ini kondisi lalu lintas masih dalam batas normal, meski terjadi perlambatan di beberapa titik. Polresta Bogor Kota memprediksi peningkatan arus lalu lintas akan terjadi menjelang malam tahun baru, khususnya pada 30 dan 31 Desember 2025. Meski Bogor bukan jalur wisata utama, pergerakan kendaraan diperkirakan meningkat karena aktivitas kuliner dan kunjungan ke Kebun Raya. “Kami memprediksi menjelang tanggal 30 dan 31 akan ada peningkatan arus. Bogor bukan jalur wisata utama, tapi lebih cenderung ke kuliner dan Kebun Raya,” ujarnya. Sebagai langkah antisipasi, personel dan tim urai kemacetan telah disiagakan. Jika kawasan Puncak tidak lagi menampung kendaraan, arus akan dialihkan ke wilayah Kota Bogor. “Apabila Puncak sudah tidak menampung, kendaraan akan dialirkan ke wilayah Bogor, baik dari arah Tajur maupun dari gerbang Tol Baranangsiang. Nantinya juga diarahkan ke jalur alternatif seperti R3, Sumarecon, dan lainnya,” jelas Yudiono. Untuk pengamanan Nataru, Polresta Bogor Kota menyiapkan enam pos pengamanan yang tersebar di wilayah Polsek Bogor Barat, Bogor Selatan, Bogor Utara, Bogor Tengah, dan Tanah Sareal. Selain itu, pos pelayanan juga disiagakan di Kebun Raya Bogor dan Alun-Alun Kota Bogor. Terdapat pula pos terpadu lintas instansi di Baranangsiang yang melibatkan berbagai unsur pendukung. Masyarakat dapat mengaksesnya untuk meminta berbagai pertolongan. “Di pos terpadu sudah tergabung derek, Dinas Kesehatan, BPBD, dan seluruh unsur terkait. Semuanya siaga dan on call untuk mendukung pelayanan selama Nataru,” pungkasnya. (uma/bay/abl)

Gus Miftah: Kalau Tidak Bisa Membuat Senang, Minimal Jangan Membuat Susah  Di hadapan Bupati Bogor dan unsur Forkopimda Kabupaten Bogor, ia menegaskan bahwa ukuran kemuliaan seseorang di hadapan Allah bukan ditentukan oleh jabatan atau kekayaan, melainkan oleh amal perbuatannya. “Orang masuk surga itu berdasarkan amalnya, bukan karena perutnya,” ujar Gus Miftah dalam tausiyahnya, Jumat (26/12). Ia mengingatkan para pemimpin daerah agar tidak menambah beban masyarakat. Menurutnya, jika pemerintah belum mampu membuat rakyat bahagia, setidaknya jangan menciptakan kebijakan yang menyulitkan kehidupan mereka. “Kalau tidak bisa membuat senang, minimal jangan membuat susah. Karena bagi saya, bapak ibu senang itu hukumnya wajib, susah itu hukumnya haram,” tegasnya. Dalam tausiyahnya, Miftah juga menekankan pentingnya menjaga kebahagiaan, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun rumah tangga. Ia menilai, rasa bahagia merupakan bagian dari ajaran

agama yang sering kali dilupakan. “Jangan takut, jangan sedih. Merasa bahagia itu hukumnya wajib,” katanya. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga lisan dan tidak mudah membuka aib orang lain. Ia menilai, setiap manusia memiliki kekurangan dan membicarakan kesalahan orang lain hanya akan menimbulkan dampak buruk bagi diri sendiri. “Jangan pernah gunakan lisan untuk membicarakan aib orang lain. Kalau kita tidak mau aib kita dibuka. Jangan membuka aib orang lain,” pesannya. Ia juga menyinggung isu efisiensi anggaran yang tengah menjadi perhatian di berbagai daerah. Ia menegaskan bahwa efisiensi bukan berarti pengurangan anggaran, melainkan pengalihan ke programprogram yang lebih prioritas dan menyentuh kebutuhan rakyat. “Efisiensi itu bukan pengurangan, tapi relokasi anggaran untuk program yang lebih penting. Mindset ini harus diluruskan agar tidak disalahpahami masyarakat,” jelas mantan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan ini.

Menutup ceramahnya, ia mengingatkan agar pemerintah tidak abai terhadap penderitaan masyarakat kecil. Ia menegaskan bahwa jeritan orang miskin harus menjadi perhatian utama dalam setiap kebijakan. “Jangan sampai suara azan terdengar keras dari pengeras suara yang mahal, tetapi tidak mampu menembus telinga kita sendiri atas jeritan orang miskin yang kelaparan,” tutupnya. Kegiatan doa bersama akhir tahun itu dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor. Itu sekaligus menjadi salah satu rangkaian kegiatan Refleksi Akhir Tahun. Selain doa bersama, ada pula Salat Subuh berjamaah, bersih Masjid bersama, salat Jumat berjamaah, pembagian 1.200 anak yatim. Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, pada refleksi akhir tahun ini, pemerintah tidak menampilkan capaian selama menjabat sepuluh bulan ke belakang. "Tetapi tentunya ini menjadi sebuah momentum bahwa menutup akhir tahun 2025, kita bersama-sama dengan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor," jelas dia. Rudy menegaskan bahwa

kegiatan digelar di masjid agar masyarakat bisa mengetahui apa saja yang sedang dan akan dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. "Tadi kami sampaikan bahwa kita tidak melakukan peresmian masjid, karena ini merupakan tahapan pembangunan pusat layanan haji dan umroh. Jadi, di dalamnya bukan hanya masjid," imbuh dia. Tahun 2026, setelah masjid selesai dibangun, bakal berlanjut pembangunan asrama haji yang menjadi satu kesatuan satu kawasan. Rudy juga meminta, beberapa organisasi Islam untuk sama-sama menghidupkan Masjid kebanggaan Bumi Tegar Beriman tersebut. "Kami pemerintah hanya bisa membangun badannya. Maka jiwanya yang membangun adalah para kiai, ulama, santri, dan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor," tutur dia. Tak ketinggakan, Rudy menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengiringi perjalanan selama 10 bulan dalam membangun Kabupaten Bogor. "Kami berharap bisa bersinergi lebih baik lagi untuk kita membangun Bogor tahun 2026," tandasnya. (abl/cr1/c)

GM Bisnis: Erwin Sofian GM Digital dan Teknologi Informasi (IT): Benny Irawan Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi: Ricki Noor Rachman Koordinator Liputan: Dede Supriadi Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi Online: Lucky Lukman Nul Hakim Redaktur Pelaksana Online: Yosep Awaludin Redaktur Senior: Andi Ahmadi, Faturahman S Kanday, Muhammad Ridwan, Muh Afandi, Iqbal Muhammad Redaktur: Imam Rahmanto, Pipin Apriani, Alpin, Muhammad Ruri Ariatullah, Rani Puspitasari Sinaga, Reka Faturachman Sekretaris Redaksi: Jean Cloudia Reporter: Arif Al Fajar, Septi Nulawam Harahap, Fikri Rahmat Utama, Muhamad Rifki Fauzan, Abilly Muhamad, Muhammad Ali Fotografer: Sofyansyah, Hendi Novian Redaktur Konten/ Koordinator Medsos: Erika Nur Rizki S Konten Kreatif: Edfyra Amelia, Rissa Aliria Putri Editor Video: Muhammad Alife Shine, Muhammad Fadhel Wafi, Muhammad Ardika Gunawan, Ezar Rajaswara, Khaerul Nur, Muhammad Isa Ismatullah Videografer: Abdul Aziz, Muhamad Dzikri Ilman Syabani Pracetak: Zainal Arifin (Koordinator), Nursaid, Sarmadah, M. Chaidirali S. Umum dan Personalia: Rawin Surwintono, Mia Nelawati (Asist. Manager) Iklan: Untung Bachtiar (Manager) Pemasaran dan Sirkulasi: M Iksan Halil (Manager) Digital Marketing: Recia Debora S Konsultan Hukum: Andi Syarifuddin SH, MH Ombudsman: M. Choirul Shodiq, Rohman Budijanto Penerbit: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP: 651/SK/MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 Percetakan: PT Bogor Media Grafika (Jalan Siliwangi Kav.1/34 Komp. Puslitbang KOSTRAD Desa Cijujung Kandang Roda Bogor Telp: 0251 8655965) Alamat: Graha Pena Radar Bogor, Jl KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Taman Yasmin Bogor 16113. Telepon Redaksi: 0251-7544005 (hunting), Fax:2517544008. Telepon Iklan: 0251-7544001-002, Fax: 0251-7544009. Telepon Pemasaran: 0251-7544003. Perwakilan Jakarta: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, Telepon/Fax: 021-53699624. Homepage: http//www.radarbogor.id Email: redaksi@ radar-bogor.com. Wartawan Radar Bogor dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

Wartawan Radar Bogor dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.


sabtu

27 DESember 2025

Kabel Semrawut Ditertibkan

7 rajab 1447 H

(ILUSTRASI-FAJAR/RADAR BOGOR)

RUSAK LAGI: Jalan Pitara Raya, Kota Depok, yang ambles dan baru sebulan diperbaiki, kini kembali rusak dan dalam proses perbaikan kembali.

PROYEK INFRASTRUKTUR KOTA DEPOK 2025 3 1 PROYEK UTAMA & SKALA KOTA

Bundaran GDC (Grand Depok City): Pembangunan bundaran baru di Tirtajaya untuk mengurai kemacetan, ditargetkan selesai akhir 2025.

2

Jalan & Drainase: Perbaikan turap dan jalan di Pitara (Panmas), penataan trotoar di Sukmajaya & Jl. Proklamasi, serta penataan Simpang Sengon.

Evaluasi Total

Proyek

Relokasi Kabel Udara: Penataan kabel udara dan tiang telekomunikasi di Jl. Kartini hingga Jl. Pemuda, kerja sama dengan operator jaringan.

4

Stadion: Rehabilitasi Stadion Merpati (anggaran APBD 2025) dan Stadion Mahakam (Disrumkim).

5

Underpass Citayam: Pembebasan lahan direncanakan pada 2026, dengan pembangunan fisik underpass sepanjang 720 meter.

6

Jalan Baru: Rencana pembangunan Jalan Tembus Terminal Jatijajar ke Jl. Raya Tapos, serta penataan Jl. Juanda dan pembangunan akses ke RS UI.

Infrastruktur Proyek infrastruktur di Kota Depok menjelang akhir tahun 2025 ini kerap dikeluhkan oleh warga Depok. Sejumlah proyek infrastruktur dilakukan bersamaan di akhir tahun membuat mobilitas masyarakat terganggu. EVALUASI..Baca Hal 6

INISIATIF LAIN

INFRASTRUKTUR DIGITAL & EKONOMI KREATIF Pengembangan TOD (Transit Oriented Development) Depok Baru dan Co-working Space Pondok Cina, serta dukungan UMKM.

FASILITAS LOKAL (SKALA RW/KELURAHAN)

PENATAAN RUANG HIJAU & WISATA

Pembangunan 8 proyek fisik di Bojongsari Baru (drainase, posyandu, pengaspalan, septic tank).

Peningkatan infrastruktur Situ Cikaret (Sarana Olahraga & Wisata).

*)Disadur dari berbagai sumber

Pria Gondrong Pamer Senpi di Perumahan DEPOK–Seorang pria berambut gondrong pamer senjata api (senpi) di salah satu perumahan di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok pada Jumat (26/12) kemarin. Aksi pria tersebut terkam kamera CCTV dan viral di media sosial, yang memperlihatkan pelaku mengenakan topi coklat, jaket dan kaos hitam berdiri di sepeda motor.

PRIA GONDRONG..Baca Hal 6

(FAJAR/RADAR BOGOR)

PANTAUAN: Wali Kota Depok, Supian Suri bersama Forkopimda saat menyambangi pos pengamanan Natal dan Tahun Baru di Jalan Raya Margonda.

Tahun Baru Tanpa Kembang Api DEPOK–Wali Kota Depok, Supian Suri, meminta agar pergantian malam Tahun Baru 2025 -2026 tak dirayakan dengan berlebihan. Salah satunya tak ada pesta kembang api. Hal itu tegak

lurus dengan perintah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Gubernur secara tegas melarang masyarakat dan pihak swasta di Jabar melaksanakan pesta kembang api saat malam

pergantian tahun. ”Tidak bereuforia dengan mubazir, pasang kembang api dan yang lainnya. Tetapi tetap bahagia dan bersemangat untuk menyambut tahun 2026,” kata

Supian. Larangan pesta kembang api juga termaktub dalam Surat Edaran Wali Kota

TAHUN BARU..Baca Hal 6

BOBIBOS Dipasarkan ke Timor Leste

EKSPOR: BOBIBOS akan di ekspor ke Timor Leste pada Februari 2026.

DEPOK–Inovasi bahan bakar nabati (BBN) dari Indonesia yakni Bahan Bakar Original Buatan Indonesia Bos (BOBIBOS) tak lama lagi bakal di jual.

BOBIBOS..Baca Hal 6

 (IST)

(FAJAR/RADAR BOGOR)

DITANGKAP: Polisi menangkap pelaku ancaman teror bom melalui surat elektronik (surel) ke sepuluh sekolah, dalam konfrensi pers di Mapolres Metro Depok, Jumat (26/12) kemarin.

Penyebar Teror Bom Ditangkap DEPOK–Polisi tetapkan tersangka teror bom ke sepuluh sekolah di Kota Depok, yang terjadi pada Selasa (23/12) lalu. Pelaku merupakan oknum mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta jurusan IT berinisial H (23).

PENYEBAR..Baca Hal 6


RADAR BOGOR I SABTU, 27 DESEMBER 2025 I 7 RAJAB 1447 H I HALAMAN 6

AGLOMERASI

Kabel Semrawut Ditertibkan TANGERANG TANGERANG–Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen mewujudkan tata kota yang tertib. Salah satunya, Pemkot Tangerang akan menggencarkan penertiban kabel semrawut di sejumlah wilayah. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni menuturkan, Pemkot Tangerang melalui Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Utilitas akan mendorong partisipasi perangkat kewilayahan dalam meningkatkan penertiban kabel semrawut yang mengganggu estetika bahkan membahayakan masyarakat. Salah satu target prioritas dalam penertiban kabel semrawut dalam waktu dekat ini akan menyasar kabel crossing atau kabel jaringan utilitas (listrik, telepon, dan fiber optik) yang posisinya melintang atau menyebrangi badan jalan. ”Kami tengah membuat perencanaan penertiban dan penataan ulang sistem utilitas untuk mulai melakukan relokasi jaringan kabel udara ke dalam tanah. Saat ini sudah mulai diterapkan di Jalan Raya Lio Baru tinggal kemudian bisa diperluas ke sejumlah wilayah lainnya secara bertahap,” ujar Taufik. Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang bekerja sama dengan Perseroan Terbatas (PT) Tangerang Nusantara Global sedang mengkaji peluang bisnis berkelanjutan yang bisa dikembangkan dari program penataan sistem utilitas di Kota Tangerang. Pemkot Tangerang menilai rencana tersebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan optimaliasi ase daerah dalam jangka panjang. ”Kami juga sedang mengkaji peluang bisnis yang sangat potensial dari program sistem utilitas karena sejauh ini sudah ada beberapa pihak ketiga yang ingin menginvestasikan untuk melakukan penyediaan sistem utilitas bersama,” tambahnya. Selain itu, Pemkot Tangerang mengajak partisipasi masyarakat untuk memberikan laporan kepada Satgas Penertiban Utilitas maupun dinas terkait sehingga potensi bahaya yang ditimbulkan jaringan kabel semrawut bisa segera ditertibkan. ”Kami juga sedang membangun komunikasi dengan kewilayahan, baik kecamatan maupun kelurahan untuk mulai menginventarisir sejumlah titik lokasi kabel semrawut yang bisa ditertibkan misalnya jaringan kabel udara yang crossing jalan bisa segera ditertibkan,” tukasnya.(tgr)

PENERTIBAN: Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Tangerang melakukan penertiban kabel semrawut di Jalan Bouraq Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten, Rabu (5/11/25).

(DINAS PUPR KOTA TANGERANG)

Pemantauan Harga Pangan Diperketat SUKABUMI–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi menggelar Rakor Sinkronisasi Pemantauan Stok dan Harga Pangan Jelang Hari Besar Keagamaan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, memimpin Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pemantauan Stok Pasokan dan

Harga Pangan dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional, Rabu (24/12) di Pendopo Sukabumi. Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II), Puji Widodo, menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan bahan pokok masih relatif stabil, meskipun terdapat kenaikan harga pada

SUKABUMI b e b e ra p a komoditas pangan. Sementara itu, Sekda Ade Suryaman dalam arahannya menegaskan bahwa berdasarkan pantauan di pasar, stok pangan tersedia dan dalam kondisi aman.

“Komoditas seperti minyak goreng, daging ayam ras, dan cabai rawit menjadi perhatian pemerintah. Oleh karena itu, kami akan terus melakukan pengecekan harga di lapangan. Sementara itu, pasokan beras terpantau cukup stabil,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten

Sukabumi akan terus menjaga kestabilan harga dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Ramadan, dan Idul Fitri. “Saya berharap stok pangan benar-benar terjaga dengan baik agar tidak terjadi inflasi,” pungkasnya.(hms)

Evaluasi Total Proyek Infrastruktur  ”Iya, kenapa harus di akhir tahun semuanya. Ini jadi bikin macet juga menganggu akses mobilitas masyarakat,” kata warga Cipayung, Ridwan. Seperti proyek di Jalan Pitara Raya, kata dia, pengerjaan dilakukan dua kali saat terjadi longsor kemudian amblas dan kini kembali diperbaiki. ”Jadi ke depannya kalau bisa jangan nunggu longsor dulu, atau kerjakan sekalian tuntas,” pintanya. Senada dikatakan oleh Retno warga Kalimulya ia mengatakan, banyak proyek infrastruktur di akhir tahun membuat wakses warga terhambat. Ia berharap,

Pemkot mengevaluasi pola proyek infrastruktur sehingga tidak menumpuk di akhir tahun. Hal itu menjadi perhatian Wali Kota Depok, Supian Suri. Ia mengatakan, bakal melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek-proyek infrastruktur di sejumlah wilayah. Hal ini dilakukan menyusul keluhan warga yang terdampak aktivitas pembangunan, mulai dari gangguan akses jalan hingga aktivitas harian masyarakat. Ia secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Depok, yang merasa terganggu akibat pengerjaan proyek infrastruktur. Ia

menegaskan, keluhan masyarakat menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk memperbaiki pola pembangunan ke depan. “Pertama saya mohon maaf kepada warga dengan kondisi yang terganggu. Ini menjadi evaluasi kami,” katanya kepada Radar Bogor. Salah satunya yang menjadi bahan evaluasi adalah pola pembangunan yang dilakukan secara bertahap dengan volume pendek. Pola ini dinilai justru membuat masyarakat berulang kali merasakan dampak pembangunan setiap tahun. Ia mencontohkan, pembangunan infrastruktur dengan panjang hanya sekitar 60 meter

berpotensi menimbulkan gangguan yang terus berulang. Sebaliknya, jika proyek dilakukan dengan volume lebih panjang sekaligus, dampak terhadap warga bisa ditekan karena pekerjaan tidak berulang dalam waktu dekat. “Kalau bisa dibangun dengan volume yang panjang, mudah-mudahan kondisi gangguannya tidak sering dirasakan masyarakat,” paparnya. Supian menjelaskan, pembangunan infrastruktur di Depok memang ditujukan untuk kepentingan warga. Namun, Pemkot Depok akan berupaya agar proses pengerjaan tidak berlangsung terlalu lama dan tidak berlarut-larut mengganggu

Pria Gondrong Pamer Senpi di Perumahan  Nampak seorang security mendatangi pria tersebut dan menanyakan kepentingan. Tak lama pria berambut gondrong itupun menyingkapkan jaketnya dan menunjukan senjata api di pinggangnya.

Dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi membenarkan peristiwa tersebut. Kata dia polisi sudah mendatangi lokasi. “Betul, anggota sudah datangi Tempat kejadian perkara (TKP) tersebut,” katanya kepada Radar Bogor.

Made memaparkan, Bhabinkamtibmas mendatangi lokasi bersama ketua RW 04 dan Babinsa Kelurahan Bedahan Dari Informasi satpam yang ada alam video tersebut, ppria berambut gondrong itu datang menanyakan blok C20. Kemudian ditanya keperluannya

oleh pihak keamanan perumahan. “Saat ditanya, katanya mau pijit, namun pihak keamanan yang curiga kemudian meminta identitasnya. Namun tidak dikasih dan orang tersebut buka jaket dengan menunjukan senpi di pinggang kemudian pergi,” tukasnya. (faj/b)

Penyebar Teror Bom Ditangkap  Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Oka mengatakan, pelaku merupakan mantan kekasih wanita bernama Kamila, yang dicatut namanya dalam surat elekronik (surel) teror bom tersebut. “Motif yang digunakan pelaku akibat sakit hati karena lamarannya ditolak oleh Kamila. Tersangka H selalu meneror mantan pacarnya, termasuk membuat pesan teror bom,” ujarnya dalam konfrensi pers di Mapolres Metro Depok, Jumat (26/12) kemarin.

Made menjelaskan, setelah menerima laporan dari salah satu sekolah terkait adanya ancaman, pihaknya langsung bergerak mengejar pelaku. Pihaknya langsung melakukan rangkaian penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti. “Sehingga kami meyakini, dan kami menetapkan tersangka atas nama saudara H,” ucapnya. Dari hasil pemeriksaan sementara, aksi teror H terhadap mantan pacarnya, bukan kali pertama terjadi. Mahasiswa semester sembilan itu sudah

berkali kali membuat teror terhadap mantan kekasihnya itu. Tersangka sering melakukan teror. Seperti mengirim order fiktif untuk korban, juga melayangkan ancaman ke kampus mantan kekasihnya tersebut. Diberitakan sebelumnya, sepuluh sekolah di Kota Depok menerima ancaman teror bom melalui surel, Selasa (23/12). Adapun sepuluh sekolah tersebut antara lain SMA Arrahman, SMA Al Mawaddah, SMA 4 Depok, SMA PGRI 1, SMA Bintara Depok, Budi Bakti,

SMA Cakra Buana, SMA 7 Sawangan, SMA Nururrahman, dan SMAN 6 Depok. Dalam surel tersebut, pelaku mengungkapkan alasan di balik aksinya dengan nada penuh kemarahan. Ia mengaku sebagai korban kekerasan seksual yang laporannya diabaikan oleh pihak berwajib. ”Gua benci sama pendidikan di Depok. Gak terima, polisi enggak adil, enggak tanggepin laporan polisi gua, karena gua diperkosa dan cowok yang perkosa gua gak tanggung jawab nikahin gua,” tulis pelaku dalam surel tersebut.(faj/c)

Tahun Baru Tanpa Kembang Api  Depok Nomor 300/892/ Disporyata/2025. Supian juga mengajak masyarakat untuk sama-sama berempati terhadap korban bencana Sumatera. ”Memberikan perhatian terus buat saudarasaudara kita di Sumatera,”

paparnya. Hal senada dikatakan oleh Camat Cipayung, Muhammad Reza. Untuk pergantian malam Tahun Baru tidak ada pesta kembang api. ”Kami sesuaikan dengan kebijakan dan arahan Wali Kota Depok agar tidak ada pesta kembang api,” tuturnya. Hal senada dikatakan Kapolres

Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras. Ia menghimbau agar warga ‘Kota Belimbing’ tidak melakukan pesta kembali api. Sementara itu untuk pelaksanaan ibadah Natal 2025 di Kota Depok berlangsung aman. Untuk pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, melibatkan sebanyak

430 personel Polres Metro Depok yang didukung 70 personel TNI, serta unsur terkait lainnya. Personel disiagakan di gerejagereja dan titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan. “Kami siap memberikan pelayanan keamanan selama Natal dan Tahun Baru,” ujar Abdul.(faj/c)

jalur yang dilalui masyarakat. Selain soal teknis pembangunan, Supian juga menyoroti pentingnya perubahan pola penganggaran. Ia menegaskan,

Pemkot Depok tidak ingin lagi menunggu kerusakan parah atau longsor baru melakukan perbaikan. Ia mengatakan, alokasi ang-

garan ke depan akan lebih diprioritaskan. ”Sehingga, tidak terjadi nunggu longsor baru kami lakukan perbaikan,” tukasnya.(faj/c)

BOBIBOS Dipasarkan ke Timor Leste  Namun, energi terbarukan ramah lingkungan yang di klaim memiliki oktan tinggi mencapai RON 98 itu, berpotensi bakal lebih dulu dijual di luar negeri. Hal itu disampaikan Dewan Pembina BOBIBOS, Mulyadi, yang mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan segera dilaunching di Timor Leste. ”Betul. Akan di Launching Perdana Menteri Xanana Gusmao bulan Februari tahun depan,” katanya kepada Radar Bogor.

Ia memaparkan, BOBIBOS sudah menandatangani MoU dan membicarakan hal-hal yang sifatnya teknis. Dengan memberikan bahan-bahan untuk menjadi klausul yang akan dibuatkan regulasi oleh pemerintah Timor Leste. ”Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat gagasan dan kolaborasi dalam menghadirkan kemandirian energi antar kedua negara,” paparnya. ”Prinsipnya pihak Timor Leste yang mewakili pemerintah Kepala SKK Migas-nya sangat

antusias dan merspon baik,” tambah Mulyadi. Ditanya soal potensi bakal bisa dijual kepada masyarakat Indonesia, Mu l y a d i mengatakan BOBIBOS sudah melakukan roadshow untuk memberi kabar baik dan diskusi dengan sejumlah pejabat. Juga pimpinan partai politik untuk silaturahmi serta meminta arahan. ”Kami juga sudah bertemu dengan Menteri Koperasi agar nanti bisa dipasarkan melalui Koperasi Desa Merah Putih,” tukasnya.(faj/b)


RADAR BOGOR I SABTU, 27 DESEMBER 2025 I 7 RAJAB 1447 H I HALAMAN 7

PENDIDIKAN

Wali Kota Lantik Sembilan Kepsek BOGOR– Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim melantik 26 pejabat yang terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Kepala Sekolah, dan Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang berlangsung di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Senin (22/12). Ia mengatakan bahwa hal ini sebagai bagian dari upaya memper-

kuat kualitas layanan publik, khususnya di bidang pendidikan dan tata kelola pemerintahan. Pada kesempatan tersebut, dilantik enam Kepala SD Negeri dan tiga Kepala SMP Negeri. Dedie Rachim menegaskan bahwa seluruh proses pengangkatan, penugasan, pemindahan, dan pemberhentian guru sebagai kepala sekolah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan

perundang-undangan. “Kepada para kepala sekolah yang dilantik, jadilah pemimpin pembelajaran yang berintegritas, bangun budaya sekolah yang aman dan inklusif, serta terus tingkatkan mutu pendidikan,” katanya. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian angka semata, tetapi dari pembentukan karakter dan

kompetensi peserta didik. Selain kepala sekolah, pelantikan juga dilakukan terhadap 15 pejabat fungsional dari berbagai jabatan sebagai bagian dari penguatan profesionalisme aparatur sipil negara. “Selanjutnya, pelantikan Pejabat Fungsional merupakan bagian dari penguatan profesionalisme aparatur. Saya berharap penguatan jabatan fungsional ini membuat layanan publik

semakin cepat, tepat, berbasis data, dan makin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutur Dedie Rachim. Dedie Rachim menekankan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta berorientasi pada hasil dan pelayanan kepada masyarakat. Ia mengajak para pejabat yang baru dilantik tersebut untuk

membuktikan bahwa Pemkot Bogor mampu melayani dengan cepat, responsif, dan profesional. “Saya meminta seluruh pejabat yang dilantik hari ini bekerja dengan integritas, disiplin, dan berorientasi hasil. Perkuat kolaborasi lintas sektor, hadirkan inovasi, dan pastikan setiap kebijakan serta program benar-benar menjawab kebutuhan warga,” pungkas Dedie.(bay)

REWARD: Tampak pegawai Disdik yang mendapat apresiasi dari Disdik Provinsi Jawa Barat melalui acara Disdik Jabar Award.

Disdik Apresiasi Kinerja Pegawai BANDUNG–Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) menggelar Disdik Jabar Awards 2025, Selasa (23/12) lalu. Gelaran perdana ini bertujuan mengapresiasi pegawai dan unit kerja dengan kinerja terbaik. Sebanyak 19 kategori dipersembahkan dalam

kegiatan ini. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto menjelaskan, ajang ini menegaskan pentingnya kerja sama dalam sebuah organisasi perangkat daerah. “Dinas Pendidikan tidak berdiri dan bekerja sendiri.

Kita semua bekerja sebagai kesatuan. Tak ada yang lebih penting, semua memiliki peran yang sama,” tegasnya. Kadisdik pun mendorong seluruh pegawai untuk berorientasi pada kepuasan masyarakat. “Orientasinya harus

pelayanan kepada masyarakat, kepala sekolah, guru, pengawas, siswa, dan juga pihak lainnya sebagai kolaborator dalam meningkatkan mutu dan akses pendidikan di Jabar,” jelasnya. Sementara itu, Sekdisdik Jabar, Deden Saepul Hidayat

SDN Citeureup 06 Raih Penghargaan Adiwiyata Raksa Prasada Tingkat Provinsi Jawa Barat BOGOR — SDN Citeureup 06, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, meraih Penghargaan Raksa Prasada dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas komitmennya dalam menjaga dan mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan. Penghargaan tersebut diberikan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat Kepala SDN Citeureup 06, Susmiyati, menjelaskan bahwa Penghargaan Raksa Prasada merupakan penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Barat, yang diberikan kepada satuan pendidikan yang dinilai konsisten menerapkan nilai-nilai pelestarian lingkungan hidup dalam proses pembelajaran maupun budaya sekolah sehari-hari. “Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas upaya nyata sekolah dalam mengintegrasikan kepedulian lingkungan melalui berbagai program yang berkelanjutan,” ujar Susmiyati kepada Radar Bogor, Kamis (25/12). Di SDN Citeureup 06, lanjut dia, penerapan program Adiwiyata berbasis lingkungan dilakukan secara

FOTO SDN CITEUREUP 06 FOR RADAR BOGOR

DIAPRESIASI: Kepala SDN Citeureup 06 bersama penerima lainnya, menerima penghargaan Raksa Prasada dari Pemprov Jawa Barat di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jabar.

menyeluruh. Mulai dari pengelolaan sampah dengan sistem pemilahan, penghijauan lingkungan sekolah, konservasi air, hingga pembiasaan perilaku ramah lingkungan kepada seluruh warga sekolah. Menurut dia, capaian Penghargaan Raksa Prasada ini merupakan hasil kerja bersama seluruh warga sekolah, baik guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga dukungan orang tua. “Kami berupaya menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini kepada peserta didik agar menjadi karakter dan kebiasaan baik, tidak

hanya di sekolah tetapi juga di rumah,” ungkap dia. Dalam menjaga dan memelihara pelestarian lingkungan hidup, Susmiyati menegaskan bahwa pendidikan lingkungan tidak hanya sebatas teori di ruang kelas, tetapi harus diwujudkan melalui praktik langsung dalam kehidupan seharihari. “Pendidikan lingkungan hidup di SDN Citeureup 06 tidak hanya diajarkan secara teori, tetapi juga melalui praktik langsung yang diterapkan dalam keseharian siswa di sekolah,” pungkas dia. (Cr1/c)

menyampaikan, Disdik Jabar Awards 2025 merupakan program perdana yang akan terus dilaksanakan pada tahuntahun berikutnya. “Ini adalah sejarah bagi Disdik Jabar dan hasil dari proses perjalanan panjang. Ada penghargaan untuk perorangan

dan unit kerja yang telah memberikan kinerja terbaik pada tahun ini,” ujarnya. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Sekretariat Daerah Jabar, Asep Sukmana pun mengapresiasi inisiatif yang dilakukan Disdik Jabar. Ia berharap, peng-

hargaan ini mampu meningkatkan kinerja seluruh pegawai. “Ini bagian dari upaya meningkatkan kinerja, terus berkontribusi dan berkolaborasi serta memberi manfaat bagi kemajuan pendidikan di Jabar,” ucapnya.(*pia)

Ribuan Siswa SD Terima Perlengkapan Sekolah CIBINONG–Bupati Bogor Rudy Susmanto meluncurkan program bantuan perlengkapan sekolah bagi peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD). Hal ini sebagai wujud komitmen dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di sektor pendidikan. Program tersebut disalurkan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor kepada siswa yang membutuhkan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy, menyampaikan bahwa bantuan perlengkapan sekolah ini bertujuan untuk mendorong semangat belajar siswa sekaligus mendukung kelancaran proses belajar mengajar di sekolah. “Bantuan yang diberikan meliputi tas sekolah, buku tulis, serta satu set alat tulis yang dapat langsung digunakan siswa,” ujar Rusliandy. Rusliandy menjelaskan, program bantuan ini diprioritaskan bagi peserta didik Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang berasal dari keluarga kurang mampu atau masuk dalam kategori afirmasi. “Total penerima bantuan sebanyak 5.500 siswa dalam setahun. Seluruh bantuan telah kami didistribusikan ke masing-

FOTO DISKOMINFO FOR RADAR BOGOR

BANTU: Disdik yang mewakili bupati menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada salah satu sekolah di Kabupaten Bogor.

masing sekolah untuk selanjutnya dibagikan kepada para peserta didik,” jelasnya. Ia berharap program ini dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus memastikan setiap anak memiliki perlengkapan belajar yang memadai, sehingga dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan optimal. Selain itu, Bupati Rudy juga menyerahkan bantuan bus sekolah kepada siswa di Desa Malasari dan sekitarnya pada Selasa (23/12).

Sebelumnya Pemkab Bogor telah mengirimkan tiga unit kendaraan sekolah ke wilayah tersebut, dan kini ditambah satu unit lagi sehingga total sudah empat unit bus sekolah yang beroperasi di Desa Malasari dan sekitarnya. Bupati Bogor melihat anak-anak kita di Desa Malasari, mereka berangkat dan pulang sekolah harus berjalan kaki lima kilometer menembus Taman Nasional Gunung Halimun Salak. (*cok/b)

Grand Final Duta Kampus IUQI 2026

Seleksi Karakter dan Intelektualitas, Berharap Jadi Figur Pemersatu Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) kembali menorehkan momentum penting dalam perjalanan institusinya melalui penyelenggaraan Grand Final Duta Kampus IUQI 2026. KEGIATAN prestisius ini menjadi puncak dari rangkaian panjang seleksi Duta Kampus yang tidak hanya menilai penampilan dan kecakapan berbicara, tetapi juga karakter, intelektualitas, serta komitmen pengabdian terhadap kampus dan masyarakat. Tahun ini, Grand Final mengusung tema “Menyatukan Potensi, Menginspirasi dengan Karya, Menuju IUQI

Gemilang”, sebuah refleksi visi besar IUQI dalam membentuk generasi muda yang unggul, berakhlak, dan berdampak. Tema tersebut diangkat dengan tujuan agar Duta Kampus IUQI 2026 diharapkan mampu menjadi figur pemersatu berbagai potensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Para duta diharapkan tidak hanya menjadi wajah kampus, tetapi juga motor penggerak lahirnya karyakarya inspiratif yang membawa nama IUQI semakin dikenal secara positif di tengah masyarakat luas, sekaligus berkontribusi nyata dalam mewujudkan IUQI yang gemilang, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Acara Grand Final dibuka dengan suasana penuh khidmat dan

antusiasme. Sambutan pertama disampaikan Winner Duta Kampus IUQI 2025, Dian Wulan Sari. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang telah diberikan selama satu tahun masa pengabdian sebagai Duta Kampus. Sambutan berikutnya disampaikan Wakil Rektor III IUQI, Galih Pratama, S.Pd., M.Pd., M.I.Kom. Dalam penyampaiannya, ia memberikan apresiasi yang tinggi kepada para calon demisioner Duta Kampus IUQI 2025 atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi nyata yang telah diberikan selama satu tahun penuh. Dia menegaskan bahwa peran duta kampus bukan sekadar simbol, melainkan agen perubahan yang membawa nilai, citra, dan semangat kampus ke ruang-ruang publik.

TERHARU: Winner Duta Kampus IUQI 2026 M. Irfan Baihaki, saat ditanya perasaannya. Ia pun menyampaikan syukur mendalam atas amanah yang diberikan.

Wakil Rektor III juga menyampaikan harapan besar agar estafet perjuangan ini dapat diteruskan oleh Duta Kampus IUQI 2026 dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Puncak acara dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi Grand Final Duta Kampus IUQI 2026 oleh Rektor IUQI, Dr. H. Syamsul Rizal MZ., S.H.I., M.Pd.I. Dalam sambutan-

nya, beliau menekankan pentingnya akhlak mulia sebagai fondasi utama dalam setiap peran dan tanggung jawab yang diemban mahasiswa, khususnya sebagai Duta Kampus. Rektor IUQI berharap agar para duta, baik yang telah purna tugas maupun yang akan terpilih, senantiasa mampu saling bahu-membahu, menjaga amanah masyarakat, serta mengabdi dengan penuh keikhlasan untuk kemajuan kampus dan bangsa. Adapun hasil akhir Grand Final Duta Kampus IUQI 2026 menetapkan Runner Up 2 diraih Nauval Farhan Prabowo, Runner Up 1 diraih Kyla Salsabila, dan posisi Winner Duta Kampus IUQI 2026 diraih oleh M. Irfan Baihaki. Dalam sambutan perdananya sebagai Winner, M. Irfan Baihaki menyampaikan rasa syukur mendalam atas amanah yang diberikan.(*cok/b)


RADAR BOGOR I SABTU, 27 DESEMBER 2025 I 7 RAJAB 1447 H I HALAMAN 8

TPT Longsor, Akses Terputus GUNUNG PUTRI– Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan longsornya Tembok Penahan Tanah (TPT). Insiden tersebut terjadi di jalan di Blok T RT 05/RW 019, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kamis (25/12). Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.45 WIB. Longsor menyebabkan badan jalan terdampak serta robohnya tiang listrik gardu utama di lokasi kejadian. “Akibat hujan deras dan angin di wilayah

tersebut, TPT jalan mengalami longsor dengan panjang sekitar 30 meter, tinggi kurang lebih tiga meter, dan lebar sekitar 2,5 meter. Selain itu, gardu utama juga roboh,” ujarnya kepada Radar Bogor, Jumat (26/12). Akibat kejadian tersebut satu unit rumah dilaporkan dalam kondisi terancam, dengan satu kepala keluarga atau lima jiwa terdampak. Namun, hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang mengungsi. Adam menyebutkan, infrastruktur yang terdampak meliputi Jalan Nagrak–Bojong

LONGSOR: Petugas BPBD sedang melakukan peninjauan lokasi longsor di Gunung Putri Kabupaten Bogor.

Kulur dan Jalan Blok T. Meski demikian, Jalan Nagrak–Bojongkulur masih dapat dilalui kendaraan. Sementara itu, akses Jalan Blok T belum bisa digunakan warga. “Akses jalan warga Blok T masih tertutup karena tiang listrik belum dievakuasi oleh pihak PLN. Diperlukan penanganan lanjutan dari instansi terkait,” jelasnya. Hingga situasi terakhir, evakuasi tiang listrik masih menunggu penanganan dari PLN. Dampaknya, aliran listrik di Dusun 1 dan Dusun 2 sementara mengalami pemadaman. (Cr1/c) FOTO: BPBD KABUPATEN BOGOR

Antusias Sambut Masjid Raya Baru CIBINONG –Operasional Masjid Raya Nurul Wathon di Pakansari, Cibinong disambut antusias masyarakat. Ribuan warga suka cita mendatangi bangunan megah tersebut pada Jumat (26/12). Sejak pagi Masjid yang berada di kompleks Gelora Pakansari itu sudah dipadati warga untuk melaksanakan Salat Subuh berjamaah perdana. Siang harinya, kondisi masjid kian ramai dipadati masyarakat yang penasaran. Mereka mendatangi masjid ini untuk Salat Jumat sembari menengok wajah Masjid tersebut. Fauzi (48) salah satunya. Ia mengaku sangat bersemangat untuk melihat Masjid Nurul Wathon usai melihat kemegahannya yang bertebaran di media sosial. ”Saya excited sekali. Tadi saya baru lihat di media sosial Instagram ternyata hari ini mau ada pembukaan Jumatan, jadi saya langsung bergegas ke sini ajak temen saya yang orang Pakansari,” tuturnya, Jumat (26/12). Ia merasa bangga dengan Kabupaten Bogor saat ini karena memiliki Masjid yang megah dan mewah. Fauzi juga sangat menyambut baik, rencana Pemerintah Kabupaten Bogor yang akan membangun pusat layanan haji dan umrah di lingkungan Masjid Raya Nurul Wathon. Dirinya berpesan untuk Pemkab Bogor untuk merawat dengan baik Masjid Raya Nurul Wathon setelah berdiri sempurna.”Takmir nya harus bagus. Kemudian perawatan juga harus bagus dan stabil,” pungkasnya. Selain mengikuti ibadah salat Jumat, para jemaah juga menikmati fasilitas yang disediakan di Masjid, seperti berfoto di Miniatur Ka’bah. (abl/b) MEGAH: Ribuan jemaah memadati ruang utama Masjid Raya Nurul Wathon yang tampak megah untuk salat jumat pada Jumat (26/12/2025). FOTO: SOFIANSYAH/RADAR BOGOR

TERJUN: Mobil terperosok akibat sopir mengantuk di Jalan Kampung Cijujung, Sukaraja, Kabupaten Bogor.

FOTO : POLSEK SUKARAJA

Sopir Ngantuk, Mobil Terjun ke Jurang CIBINONG –Satu unit mobil terperosok ke jurang terjadi di Jalan Kampung Cijujung RT 03/05 Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, pada Jumat (26/12) pukul 13.00 Wib. Kapolsek Sukaraja, Kompol Wagiman mengungkapkan bahwa peristiwa terjadi bermula saat kendaraan mobil yang dikemudikan TS sedang berjalan dari arah Sentul menuju Perumahan Bogenvile Ciluar melewati Jalan Kampung Cijujung.

”Saat di tikungan pengemudi mengantuk dan kehilangan kendali sehingga mengakibatkan kendaraan terperosok ke jurang dengan kedalaman 15 meter,” ungkapnya, Jumat (26/12). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.”Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa,” ucap Wagiman Kendaraan tersebut kemudian dievakuasi oleh petugas gabungan menggunakan mobil derek. (abl/c)

GPM Lebih Masif Tahun Depan CIBINONG–Program Gerakan Pangan Murah (GPM) bakal kembali digulirkan Pemerintah Kabupaten Bogor tahun depan. Program ini bahkan dijanjikan bakal diselenggarakan lebih luas dan masif. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, mengatakan GPM hadir sebagai bentuk stimulus pemerintah di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. “GPM ini pada dasarnya memberikan fasilitas agar masyarakat bisa mengakses pangan dengan harga terjangkau, seperti beras, minyak, telur, dan kebutuhan pokok lainnya. Karena kita melihat ekonomi belum sepenuhnya tumbuh dan membaik, maka pemerintah hadir memberikan stimulus,” ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis (25/12). Meski demikian, Teuku menegaskan bahwa GPM tidak diharapkan berlangsung terus-menerus, program ini ditujukan sebagai upaya sementara hingga kondisi ekonomi masyarakat kembali normal. (cr1/c)

Remisi di Lapas Gunung Sindur

Potongan Masa Tahanan Supaya Bisa Natal Bersama Keluarga Sebanyak 37 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas IIA Gunung Sindur mendapat remisi dalam momen Natal 2025. Remisi khusus ini diberikan kepada narapidana yang beragama Nasrani untuk bisa merayakan bersama keluarga.

Jasad Wanita Membusuk di Rumah KLAPANUNGGAL–Warga Komplek Perumahan Pesona Kahuripan Empat, Desa Bojong, Kecamatan Klapanungga digegerkan dengan penemuan mayat seorang wanita di dalam rumahnya pada Kamis (25/12). Jasad perempuan bernama Selviana (47) itu ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tubuh telah membusuk di dalam kamar. Selain jasad Selviana, warga juga menemukan seorang lansia bernama Sim Kwie Sioe (83) yang merupakan ibu korban. Sim Kwie ditemukan dalam kondisi masih hidup namun terbaring lemas di atas tempat tidur. Ketua RT 03 Desa Bojong, Buntoro, mengungkapkan bahwa kecurigaan warga bermula sejak Senin (22/12). Saat itu, tim keamanan RT melihat ibu korban masuk ke dalam rumah dan setelahnya tidak terlihat lagi aktivitas keluar rumah. “Sejak tanggal 22 Desember, w025 rumah itu tidak ada aktivitas sama sekali. Biasanya rumah terang, lampu menyala, tapi selama beberapa hari gelap gulita,” ujarnya kepada Radar Bogor, Jumat (26/12). Kondisi tersebut membuat tim patroli keamanan perumahan melakukan pemantauan. Hingga akhirnya pada Kamis malam (25/12) sekitar pukul 20.30 WIB, petugas keamanan bersama pengurus RT melakukan inspeksi mendadak ke rumah tersebut. “Saat sidak, kami menemukan korban di dalam kamar. Awalnya indikasi ada

dua korban meninggal, ibu dan anak,” jelasnya. Namun setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa ibu korban masih dalam kondisi bernapas. Ia langsung dievakuasi ke RSUD Cileungsi untuk mendapatkan penanganan medis awal. Sementara itu, Selviana dipastikan telah meninggal dunia. Dari hasil pengamatan awal, ditemukan luka memar pada bagian tangan dan kepala korban, serta terdapat darah di bagian kepala. Jenazah Selviana kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Buntoro menambahkan, korban dan keluarganya dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar. “Korban ini memang tertutup, jarang keluar rumah. Paling hanya ke warung, selebihnya pesan makanan online. Dari awal memang tidak terlalu bersosialisasi,” katanya. Korban diketahui tinggal berdua dengan ibunya yang dalam kondisi sakit parah dan tidak berdaya. Selama ini, Selviana disebut merawat ibunya seorang diri. “Sehari-harinya korban mengurus ibunya. Kalau keluar rumah biasanya hanya untuk beli kebutuhan seperti pampers, lalu kembali lagi,” pungkasnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. (Cr1/c)

Laporan: SEPTI NULAWAM NARAPIDANA di Lapas Gunung Sindur tampak bahagia. Momen Natal bukan saja memberikan kedamaian bagi mereka, namun juga kesempatan yang begitu membahagiakan. Mereka mendapat potongan masa tahanan sehingga bisa menikmati kehangatan natal bersama keluarganya. Kepala Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Wahyu Indarto mengatakan, pemberian remisi natal ini berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 16 tahun 2024. “Narapidana yang beragama Nasrani berjumlah 46 orang. Yang diusulkan mendapatkan remisi khusus ada sebanyak 37 orang,” ujarnya, Kamis (25/12).

REMISI: Pemberian remisi pada puluhan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas IIA Gunung Sindur mendapat remisi dalam momen Natal 2025.

Dari 37 narapidana, 29 orang di antaranya merupakan narapidana narkotika, dan 8 orang lainnya merupakan narapidana tindak pidana umum. “Remisi khusus diberikan rata-rata 1 bulan, dan ada yang 1 bulan 15 hari, dan 2 bulan,” jelas Wahyu. Sementara 9 narapidana yang tidak menerima remisi dengan alasan terpidana mati, seumur hidup, dan tercatat dalam buku pelanggaran disiplin. Dijelaskannya, puluhan narapidana yang menerima remisi tersebut telah memenuhi

syarat, di antaranya berkelakuan baik dan aktif dalam mengikuti program pembinaan. Selain itu, mereka juga telah menunjukan penurunan tingkat resiko yang dibuktikan dengan hasil asesmen oleh asesor pemasyarakatan. “Dalam pemberian remisi ini, kita juga mengundang para yayasan umat kristiani, dan membuat perjanjian kerja sama untuk membantu pembinaan keagamaan bagi narapidana,” tandas Kalapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur.(cok/c)

FOTO: CITIZEN FOR RADAR BOGOR

EVAKUASI: Proses evakuasi mayat di Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.


RADAR BOGOR I SABTU, 27 DESEMBER 2025 I 7 RAJAB 1447 H I HALAMAN 9

ALLSPORT JAY IDZES

10

PEMAIN TERMAHAL ASIA TENGGARA

JAY IDZES INDONESIA

(10 JUTA EURO)

Jay Idzes menjadi pemain termahal di Asia Tenggara urutan pertama dengan nilai pasar mencapai 10 juta euro atau sekitar Rp197,7 miliar (Kurs Rp19.766).

KEVIN DIKS INDONESIA

(5 JUTA EURO)

Pemain termahal di Asia Tenggara selanjutnya adalah bek Timnas Indonesia, Kevin Diks. Per Desember 2025, Kevin Diks memiliki nilai pasar sebesar 5 juta euro atau sekitar Rp98,8 miliar.

DEAN JAMES INDONESIA

MEES HILGERS INDONESIA

(4 JUTA EURO)

Mees Hilgers berada di urutan ketiga sebagai pemain termahal Asia Tenggara per Desember 2025. Hilgers memiliki market value sebesar 4 juta euro atau sekitar Rp79 miliar.

(2 JUTA EURO)

Dean James menjadi pemain Timnas Indonesia keenam yang masuk ke daftar pemain termahal di Asia Tenggara per Desember 2025. Melansir Transfermarkt, James memiliki market value sebesar 2 juta euro atau sekitar Rp39,5 miliar.

MAARTEN PAES INDONESIA

EMIL AUDERO

(1,5 JUTA EURO)

Pemain termahal di Asia Tenggara berikutnya adalah Emil Audero dengan nilai transfer sebesar 3,2 juta euro atau Rp60,7 miliar.

Maarten Paes menambah deretan pemain Timnas Indonesia yang masuk dalam daftar pemain termahal di Asia Tenggara. Per Desember 2025, Paes memiliki nilai pasar sebesar 1,5 juta euro atau sekitar Rp29,6 miliar.

CALVIN VERDONK

RAPHAEL OBERMAIR

INDONESIA

(3,2 JUTA EURO)

INDONESIA

(3 JUTA EURO)

Pemain termahal di Asia Tenggara berikutnya masih dari pemain Indonesia, yakni Calvin Verdonk. Saat ini, Verdonk memiliki nilai pasar 3 juta euro atau sekitar Rp59,2 miliar.

FILIPINA

(1,5 JUTA EURO)

Raphael Obermair adalah pemain bola berdarah Filipina-Jerman yang kini berkarier di klub Bundesliga, SC Paderborn 07. Raphael memiliki nilai pasar sebesar 1,5 juta euro atau sekitar Rp29,6 miliar.

Pemain Termahal ASEAN! SASSUOLO–Nilai pasar Jay Idzes kembali meroket dan kini jadi pemain ASEAN termahal. Bahkan, harga pemain Sassuolo itu melebih tim-tim negara Asia Tenggara, termasuk Timnas Malaysia. Karier kapten Timnas Indonesia itu terus menanjak. Saat ini Jay Idzes tampil konsisten bersama Sassuolo di Serie A Liga Italia 2025/2026. Penampilan ciamik itu membuat nilai pasar Jay Idzes naik lagi. Apalagi, dirinya juga sudah dikabarkan menarik minat sejumlah klub besar Italia seperti AC Milan dan Inter Milan. Dalam laman Transfermarkt, diumumkan bahwa nilai pasar Jay Idzes yang terbaru adalah 10 juta EUR atau setara dengan Rp 197,5 miliar. Pelonjakan nilai pasar Jay Idzes ini cukup tinggi. Sebab pada Maret lalu, pemain kelahiran Belanda itu memiliki

harga jual sebesar 5 juta EUR. Kemudian meningkat menjadi 7,5 juta EUR pada Juni 2025. Terdapat peningkatan signifikan pada nilai pasar Jay Idzes, jika dibandingkan dengan ketika memperkuat klub sebelumnya, Venezia pada musim lalu di Serie A. Apalagi jika dibandingkan dalam dua musim terakhir. Diketahui, nilai pasar Idzes saat bergabung dengan Venezia pada Januari 2023, hanyalah 600 ribu EUR. Tapi kini menjelang Januari 2026, angkanya sudah naik berkali-kali lipat. Menariknya, beberapa pemain Timnas Indonesia juga masuk dalam daftar pemain dengan market value atau nilai pasar tertinggi di Asia Tenggara. Mengutip Transfermarkt, berikut daftar pemain termahal di Asia Tenggara per Desember 2025 berdasarkan market value yang menarik untuk disimak.(jpc)

NACHO MENDEZ

SUPHANAT MUEANTA

MALAYSIA

(1,3 JUTA EURO)

Nilai pasar Nacho Mendez per Desember 2025 mencapai 1,3 juta euro atau sekitar Rp25,6 miliar, membuatnya masuk ke dalam daftar pemain bola termahal di Asia Tenggara.

THAILAND

(1 JUTA EURO)

Suphanat Mueanta menempati posisi ke-10 sebagai pemain termahal di Asia Tenggara. Nilai pasarnya mencapai 1 juta euro atau sekitar Rp19,7 miliar.

(ILUSTRASI-ABILLY/RADAR BOGOR)

AKTIF OLAHRAGA: Masyarakat Kabupaten Bogor mulai gemar berolahraga untuk menjaga agar tubuh selalu sehat.

Jumlah Partisipasi Olahraga Masyarakat Meningkat CIBINONG–Aktivitas olahraga masyarakat seiring waktu meningkat. Hal ini membuat Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor bakal rutin gelar festival pada 2026. Pasalnya, dari enam bulan terakhir Januari hingga Juni 2025 data dari KORMI Kabupaten Bogor menunjukkan jika peminat olahraga mencapai 59

ribu jiwa atau setara dengan 3,9 persen dari 6 juta penduduk ‘Bumi Tegar Beriman’. Ketua KORMI Kabupaten Bogor, Rike Iskandar mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi olahraga masyarakat dibeberapa tahun terakhir terus mengalami peningkatan. ”Artinya dari jumlah 59 ribu tersebut, jika digabung ke bulan Juli hingga Desember 2025 yang terdata

KORMI atau yang tidak terdata berarti bisa mencapai 200 ribu masyarakat aktif berolahraga,” kata Rike kepada Radar Bogor, Jumat (26/12) kemarin. Dengan begitu, kata dia, melalui festival-festival yang digelar KORMI dan induk organisasi olahraga (Inorga) akan berdampak positif. Khususnya dalam mengajak peran masyarakat meluangkan waktu untuk berolahraga. ”KORMI punya

peran penting membantu menyukseskan program Bupati Bogor. Jadi, kami akan all out dalam menjalankan program sesuai tugas pokok dan fungsi kami untuk mengajak masyarakat aktif berolahraga,” jelas dia. Akew-sapaan karibnya-optimis bahwa olahraga masyarakat terus mengalami peningkatkan dengan adanya helaran festival.(abl/c)

(PERSIB BANDUNG)

FOKUS: Gelandang Persib Bandung, Thom Haye menjalani latihan jelang laga melawan PSM Makassar, Jumat (26/12) kemarin.

PERSIB VS PSM MAKASSAR

Panas di GBLA! BANDUNG–Persib Bandung akan menghadapi PSM Makassar dalam laga tunda pekan ke-8 BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (27/12) malam ini (live Indosiar & Vidio pukuil 19.00 WIB). Persib menang 2-0 atas Bhayangkara FC pada laga terakhirnya. Hasil ini membawa tim racikan Bojan Hodak kembali ke tren positif setelah kalah 0-2 dari Malut United. Persib kini berada momentum positif dan berpotensi melanjutkannya pada duel lawan PSM Makassar. PSM berada dalam kondisi sebaliknya. Periode positif bersama pelatih Tomas Trucha telah berakhir. Setelah ditahan imbang Persebaya Surabaya, Juku Eja kalah dengan skor 0-1 dari Malut United. Kedua hasil minor itu didapat saat PSM bermain di kandang sendiri. Persib Bandung tidak pernah kalah pada empat pertemuan terakhir lawan PSM Makassar. Persib dua kali menang dan dua kali imbang. Dua kemenangan itu didapat saat ketika bermain di kandang. Persib Bandung punya rekor 100 persen menang di kandang pada BRI Super League musim ini. Catatan itu jadi modal apik bagi Persib jelang duel. Apalagi, Maung Bandung juga sudah bisa memainkan sang kapten Marc Klok yang baru pulih dari cedera. Taktik Tomas Trucha mungkin mulai terbaca tim lawan pada dua laga terakhir. Dia perlu melakukan beberapa variasi agar PSM bisa kembali ke jalur positif. Selain itu, bomber Alex Tanque juga harus lebih konsisten dalam membobol gawang lawan.(bol)

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN PERSIB BANDUNG (4-3-3) Teja Paku Alam; Kakang Rudianto, Julio Cesar, Federico Barba, Eliano Reijnders; Marc Klok, Luciano Guaycochea, Thom Haye; Uilliam Barros, Ramon Tanque, Beckham Putra. Pelatih: Bojan Hodak PSM MAKASSAR (4-2-3-1) Hilmansyah; Mufli Hidayat, Syahrul Lasinari, Yuran Fernandes, Victor Luiz; Savio Roberto, Gledson Paixao; Victor Dethan, Daisuke Sakai, Jacques Themopele; Alex Tanque. Pelatih: Tomas Trucha


RADAR BOGOR I SABTU, 27 DESEMBER 2025 I 7 RAJAB 1447 H I HALAMAN 10

METROPOLIS Cukur Rambut Bayar Seikhlasnya BOGORWarga Kota Bogor dan sekitarnya diajak berpartisipasi dalam bakti sosial bertajuk cukur rambut dan musik jalanan berbayar seikhlasnya yang akan digelar di Taman Ekspresi, Sempur, Sabtu (27/12). Seluruh hasil donasi dari kegiatan tersebut akan disalurkan untuk membantu korban bencana di Sumatera. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus ruang kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan para musisi jalanan di Kota Bogor. “Insyaallah niatan kami adalah menunjukkan rasa kepedulian terhadap saudarasaudara kita di Sumatera yang sedang tertimpa bencana. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh warga Bogor,” ujar Jenal dalam keterangannya, Kamis (25/12). Ia menjelaskan, bakti sosial tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemkot Bogor bersama komunitas Bogor Barberhood, Pasukan Taman Ekspresi (Paste), serta para pengamen dan musisi jalanan yang tergabung dalam komunitas Polusi Senja.

Restoran Terbakar, Dua Karyawan Alami Luka BOGOR-Restoran Chinese Food di Jalan Regional Ring Road, Kelurahan Katulampa terbakar, Jumat (26/12). Dua orang karyawan mereka mengalami luka-luka. Danru Regu 3 Damkar Kota Bogor, Abdurrahman mengatakan api dipicu akibat gas bocor. Kemudian percikannya merambat hingga ke dinding restoran.

“Iya percikan api langsung merambat ke dinding. Dua orang karyawan mengalami luka-luka. Satu dibagian kaki, yang satunya lagi dibagian kepala dan tangan,” jelasnya. Enam mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan pendinginan. Selama 15 menit amukan si jago merah berhasil ditaklukan oleh mereka. “Pengerahan mobil, lima unit

mobil panca dan satu unit mobil rescue, penanganan berlangsung selama 15 menit aja,” kata Abdurahman, Jumat (27/12) malam. Belum diketahui pasti berapa total kerugian akibat insiden ini. Kebakaran juga sempat mengganggu arus lalu lintas di area tersebut. Warga turut membantu proses pendinginan. (bay/c)

FOTO: DOK INSTAGRAM PRIBADI FOR RADAR BOGOR

AUDIENSI: Komunitas Bogor Barberhood, Pasukan Taman Ekspresi (Paste), serta para pengamen dan musisi jalanan saat menemui Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin.

Menurut Jenal, kegiatan akan dimulai sejak pagi hari dan berlangsung hingga siang. Warga dapat menikmati layanan potong rambut sekaligus hiburan musik secara gratis dengan sistem donasi sukarela. “Bagi warga Bogor yang ingin potong rambut atau sekadar melepas penat dengan mendengarkan musik-musik dari para musisi jalanan, silakan datang ke Taman Ekspresi dari jam 7 pagi sampai jam 2 siang. Bayarnya

seikhlasnya,” jelasnya. Jenal menekankan, seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan sepenuhnya untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Sumatera. Ia berharap kegiatan tersebut berjalan lancar dan mendapat dukungan luas dari masyarakat. “Mohon doa dan dukungan semua pihak agar kegiatan ini berjalan dengan baik. Ini semata-mata karya anak-anak Bogor untuk kepedulian

terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkapnya. Selain menjadi aksi kemanusiaan, Jenal menilai kegiatan ini juga menjadi wadah apresiasi bagi komunitas barber dan musisi jalanan yang selama ini turut meramaikan ruang publik Kota Bogor secara positif. “Semoga kegiatan ini membawa manfaat, baik bagi warga Bogor maupun saudarasaudara kita di Sumatera,” pungkasnya. (uma/c)

(FAUZAN/RADAR BOGOR)

HANGUS TERBAKAR: Kondisi terkini restoran chinese food yang terbakar, pada Jumat (26/12).

Sepuluh Proyek Strategis 2025 Rampung Sambungan dari Hal 12

Pembangunannya difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan, kesehatan, olahraga, transportasi, serta ruang publik. Sejak awal proyek ini ditujukan guna mendukung visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor yaitu “Bogor Beres, Bogor Maju”. Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Bogor, Irfan Zacky Faizal, mengatakan secara umum seluruh proyek strategis telah selesai. Dari sepuluh kegiatan, hanya satu proyek yang masih berada pada tahap penyempurnaan akhir. “Secara keseluruhan sudah selesai. Tinggal satu titik yang masih tahap visual dan finishing akhir. Kemungkinan besar akhir pekan ini sudah tuntas sepenuhnya,” katanya kepada Radar Bogor, Jumat (26/12). Ia menjelaskan, proyek dengan pagu anggaran terbesar tahun ini adalah rehabilitasi Stadion Pajajaran yang dilaksanakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan nilai sekitar Rp20 miliar. Proyek tersebut pula yang hingga kini masih dalam tahap finishing.

“Pekerjaan fisik utamanya sudah selesai, tinggal finishing saja. Jadi bukan pekerjaan besar lagi,” jelasnya. Irfan menambahkan, sejumlah proyek strategis bahkan telah diresmikan dan mulai dimanfaatkan masyarakat, seperti pembangunan Gedung Public Safety Center (PSC) GESIT 119 serta revitalisasi beberapa sekolah dasar. Dengan selesainya pekerjaan fisik, seluruh proyek telah memasuki masa pemeliharaan sesuai ketentuan kontrak. “Secara kontraktual sudah masuk masa pemeliharaan. Walaupun secara visual mungkin terlihat belum sepenuhnya rapi, namun fisik utamanya sudah selesai,” ujarnya. Terkait pembangunan Jalan Regional Ring Road (R3), Irfan menegaskan proyek tersebut sejak awal memang dirancang secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. “Untuk Jalan R3 memang bertahap. Tahun ini sudah selesai sesuai porsi yang direncanakan. Kelanjutannya akan dilaksanakan tahun depan,” katanya. Meski demikian, Irfan

mengakui masih terdapat catatan evaluasi, terutama soal manajemen waktu pelaksanaan proyek yang cenderung menumpuk di akhir tahun anggaran. “Ke depan kami ingin pelaksanaannya lebih kondusif, tidak terlalu terburu-buru mengejar Desember. Karena itu, proyek strategis tahun depan akan kami kawal sejak Januari agar persiapan lelang dan teknis lebih matang,” tegasnya. Untuk tahun 2026, Pemkot Bogor telah membahas sekitar 10 hingga 11 proyek strategis yang melibatkan lima organisasi perangkat daerah (OPD). “Ada pembangunan kantor pemerintahan dan beberapa sekolah dari Dinas Pendidikan. Totalnya sekitar 10 sampai 11 kegiatan,” pungkas Irfan. Sektor pendidikan menjadi penyumbang terbesar realisasi proyek strategis tahun 2025 dengan lima kegiatan fisik utama. Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyebut pembangunan infrastruktur pendidikan secara masif merupakan strategi pemerataan kualitas zonasi dan penghapusan stigma sekolah favorit yang selama ini terpusat di wilayah tertentu.

Pada tahun ini, Pemkot Bogor membangun dua sekolah berkonsep satu atap, yakni SDN Duta Pakuan dengan anggaran Rp19,8 miliar serta SDN Cimahpar 3 senilai Rp15 miliar. Selain itu, revitalisasi menyeluruh dilakukan di SDN Cimanggu, SDN Gang Aut, dan SDN Kencana 1. “Peningkatan kualitas pembelajaran harus ditunjang sarana dan prasarana yang memadai. Kehadiran sekolah baru ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan warga sekitar sehingga rasio ketersediaan sekolah lebih merata,” ujar Dedie. Ia juga menyinggung kebijakan merger terhadap 23 sekolah pada tahun ini guna efisiensi tenaga pengajar, serta rencana strategis ke depan. Pada 2026, Pemkot Bogor bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan pembangunan SMAN 11 di kawasan Kayu Manis. “Selain itu, kami menyiapkan subsidi bagi siswa tidak mampu yang harus bersekolah di swasta karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri,” tambahnya. Di sektor kesehatan, Dinas

Pengawasan Kualitas Daging Diperketat Sambungan dari Hal 12

“Itukan sangat berbahaya. Sementara daging kan makanan yang palinh dikonsumis oleh manusia, jadi kami akan memperketat pengawasan,” jelas Anizar pada Radar Bogor. Salah satu bentuk pengawasannya dengan gencar melakukan uji formalin. Terbaru, langkah tersebut menyasar ke para pedagang yang ada di Pasar Jambu Dua. Uji formalin dilakukan menggunakan alat reagen. Tim memasukan cairan ke dalam

daging yang sudah dicacah. Jika berubah warna, maka dipastikan tercampur formalin. “Kalau tidak ada formalin maka warnanya tidak berubah alias bening, kalau dia positif formalin, dia akan berubah jadi warna ungu,” beber Anizar. Anizar memastikan sepanjang uji formalin pihaknya belum menemukan kandungan formalin terhadap daging yang dijual oleh para pedagang, khsusunya di Pasar Jambu Dua. “Kemarin alhamdulillah hasilnya negatif yah. Sebetulnya kita disetiap pasar yang ada

di Kota Bogor, pasar modern juga kadang kadang kita cek,” terang Anizar. Pada empat tahun silam, Pemkot Bogor pernah menemukan kandungan formalin yang terdapat di usus ayam. Oleh karenanya, insiden ini dikhawatirkan kembali terjadi. “Memang usus ayam itu rentan rawan ditambah formalin karena usus sendiri mudah busuk, dan telah kita telusuri mereka memang dapat dari luar Kota Bogor,” ujarnya. Warga Kota Bogor diimbau untuk selalu waspada. Mereka

diminta untuk melakukan identifikasi terlebih dahulu, sebelum membawa pulang daging yang dibeli. Anizar menjelaksan daging yang terkandung formalin bisa dilihat secara kasat mata. Warnanya terlihat pusat, daging juga terlihat lebih kaku ketimbang yang sehat. “Iya dia warananga lebih pucat. Kemudian kalau kita tarik kulitnya, kaku, aromanya juga beda, dia kaya bau obat. Jadi kamu menghimbau warga juga harus waspada,” pungkasnya (bay)

Gotong Royong Lintas Iman, Merawat Persaudaraan di Masjid Agung Bogor Sambungan dari Hal 12

PELATARAN masjid dibersihkan, selasar disapu, ruang utama salat dipel dengan teliti, sementara sebagian relawan lainnya membersihkan area tempat wudu. Kerja dilakukan menyeluruh dan penuh kehatihatian, seolah setiap sudut masjid dirawat dengan rasa hormat yang sama. Masjid Agung menjadi lokasi kelima setelah kerja bhakti serupa dilaksanakan di Litang Gerbang Kebajikan Kampung Cincau, Pura Giri Kusuma Tanah Baru, Gereja Kristus, dan Gereja Katedral Kota Bogor. Rangkaian ini memperlihatkan satu pesan sederhana namun kuat: toleransi bukan sekadar kata, melainkan tindakan.

Ketua Panitia Bhakti Lintas Agama 2026, Dede Supriatna, menyebut kegiatan bersih-bersih rumah ibadah ini sebagai wujud konkret persaudaraan lintas iman. Baginya, gotong royong adalah bahasa universal yang mampu menyatukan perbedaan. “Menjaga rumah ibadah bukan hanya tugas umatnya, tetapi tanggung jawab bersama sebagai warga kota. Dari sinilah rasa saling menghormati itu tumbuh,” ujarnya. Di sela-sela kegiatan, Pelaksana Tugas Ketua Umum Badan Sosial Lintas Agama (Basolia), Arifin Himawan, mengamati bangunan masjid yang berdiri megah di jantung Kota Bogor. Ia mengapresiasi keindahan arsitektur Masjid Agung, namun juga mencatat adanya sejumlah

bagian yang membutuhkan perawatan lebih lanjut. “Masjid ini sangat bagus dan representatif. Hanya saja, ada beberapa titik yang perlu penanganan, seperti rembesan air dan lumut di sisi bangunan, juga warna dinding yang mulai kusam,” katanya. Arifin berharap, perhatian terhadap perawatan masjid bisa dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Menurutnya, bangunan yang megah akan semakin bermakna jika dirawat dengan baik dan nyaman bagi jamaah. Sekretaris Panitia Bhakti Lintas Agama 2026, Ridwan Adi Nugraha, menjelaskan bahwa rangkaian kerja bhakti ini akan berlanjut hingga akhir Desember. Kegiatan

bersih-bersih di Masjid Agung akan disusul aksi serupa di Vihara Dhanagun pada 29 Desember 2025, sebelum puncak acara digelar pada 7 Januari 2026. Puncak Bhakti Lintas Agama 2026 nantinya akan diisi dengan beragam kegiatan sosial dan kebangsaan, mulai dari doa lintas agama, ceramah kebangsaan, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM, hingga pentas seni budaya. Dengan tema “Merekatkan Bangsa, Dari Bogor untuk Indonesia”, Bhakti Lintas Agama 2026 menjadi pengingat bahwa persatuan tidak selalu lahir dari pidato panjang. Terkadang, ia hadir sederhana dari sapu, air pel, dan niat tulus untuk menjaga ruang ibadah sebagai milik bersama.(*)

Kesehatan Kota Bogor merealisasikan pembangunan Gedung Public Safety Center (PSC) GESIT 119 dengan anggaran Rp6,6 miliar. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno menjelaskan, gedung dua lantai seluas 1.140 meter persegi yang berlokasi di Tanah Sareal itu berfungsi sebagai pusat komando layanan kegawatdaruratan. Gedung PSC dilengkapi ruang dekontaminasi, basement ambulans, ruang server, serta kamar istirahat tenaga medis yang siaga 24 jam. Sistem layanan PSC terintegrasi dengan 22 rumah sakit dan 25 puskesmas di seluruh Kota Bogor. “Ini adalah jawaban konkret untuk layanan cepat tanggap. Masyarakat cukup menghubungi 119, dan operator akan mengarahkan pasien ke rumah sakit yang paling siap,” jelas Retno. Sementara itu, di sektor infrastruktur jalan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyelesaikan betonisasi lanjutan Jalan R3 sepanjang 350 meter di Kelurahan Katulampa dengan anggaran Rp8 miliar. Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Juniarti Estiningsih menyebut proyek tersebut telah rampung sejak Oktober 2025.

Untuk tahun 2026, pembangunan Jalan R3 akan dilanjutkan sepanjang 650 meter hingga mendekati Sungai Ciliwung dengan estimasi anggaran Rp20 miliar. Terkait pembebasan lahan, PUPR menempuh mekanisme konsinyasi melalui pengadilan bagi warga yang belum sepakat dengan nilai appraisal. “Kami sudah melakukan sosialisasi. Untuk kepentingan umum, mekanisme konsinyasi ditempuh melalui pengadilan,” terang Esti. Proyek strategis lainnya adalah revitalisasi Terminal Bubulak dengan anggaran Rp11,6 miliar yang dikerjakan Dinas Perhubungan. Terminal kini tampil lebih rapi dan modern, dengan perbaikan lintasan yang sebelumnya rusak guna meningkatkan kenyamanan pengguna jasa transportasi. Selain itu, Pemkot Bogor juga menyelesaikan pembangunan Taman Lapangan Yasmin Sektor 6 senilai Rp1,7 miliar melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim). Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim Disperumkim sempat meninjau langsung progres pembangunan taman tersebut. Pada tahap pertama, pekerjaan

meliputi pembangunan lapangan, drainase, toilet, area parkir, serta fasilitas taman. Tahap lanjutan pada tahun berikutnya akan difokuskan pada pembangunan jogging track, lampu penerangan, penataan taman, dan kawasan kuliner. Berdasarkan data Pemkot Bogor, proyek strategis dengan nilai anggaran terbesar tahun ini adalah rehabilitasi Stadion Pajajaran sekitar Rp20 miliar. Di sektor pendidikan, pembangunan SDN Duta Pakuan menelan Rp19,8 miliar dan SDN Cimahpar 3 sebesar Rp15 miliar. Dinas Pendidikan juga mengelola tiga proyek revitalisasi sekolah dasar, yakni SDN Cimanggu Rp3,8 miliar, SDN Gang Aut Rp3,7 miliar, dan SDN Kencana 1 Rp3,1 miliar. Sektor transportasi diwakili revitalisasi Terminal Bubulak Rp11,6 miliar, sementara sektor infrastruktur jalan diisi pembangunan lanjutan Jalan R3 Rp8 miliar. Untuk sektor kesehatan, pembangunan Gedung PSC GESIT 119 menghabiskan Rp6,6 miliar, dan satu proyek lainnya adalah pembangunan Taman Lapangan Yasmin Sektor 6 senilai Rp1,7 miliar. (uma/c)

Ular Sanca Mangsa Dua Ekor Ayam Sambungan dari Hal 12

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Bogor, Muhamad Ade Nugraha, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, insiden bermula ketika pemilik rumah, Sodik, hendak beraktivitas keluar rumah pada pagi hari. “Pelapor saat hendak keluar mendengar suara ayam peliharaannya berisik. Saat diperiksa, ternyata ada satu ekor ular sedang melilit dua ekor ayam,”

ujar Ade Nugraha dalam keterangannya, Jumat (26/12). Panik melihat kejadian tersebut, Sodik segera menghubungi petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 06.25 WIB. Menerima laporan warga, Regu 2 dari Pos Damkar Cibuluh langsung diterjunkan ke lokasi. Respons cepat ditunjukkan oleh petugas. Hanya berselang dua menit dari laporan diterima, tim sudah bergerak dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 06.32 WIB. “Anggota Pos Damkar Cibuluh

langsung menindaklanjuti laporan dengan cara evakuasi menggunakan alat rescue,” tambah Ade. Proses evakuasi berjalan cepat tanpa perlawanan berarti. Petugas hanya membutuhkan waktu sekitar delapan menit untuk menaklukkan ular tersebut. Penanganan dinyatakan selesai dan aman tanpa ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini. Ular kemudian diamankan dari pemukiman warga untuk mencegah keresahan lebih lanjut. (uma/c)

Marak Penyewaan Tikar di Alun-Alun Sambungan dari Hal 12

Mereka dengan pede menggelar tikar. Setiap pengunjung yang datang tak pernah absen diberi penawaran. Beberapa diantara mereka, ada yang sembari berjualan kopi. Kondisi tersebut dikeluhkan oleh para pengunjung. Oknum jasa sewa tikar diakui mereka kerap memaksa. Area bermain anak juga jadi terganggu. “Kita kan kesini mau ajak main anak. Tapi liat aja banyak yang nyewain tikar. Belum lagi tadi saya dipaksa juga,” kata Salsa (27) saat berbincang

dengan Radar Bogor. Menangggapi hal ini Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor turut buka suara. Mereka mengaku tidak pernah memberikan izin untuk jasa sewa tikar. “Kami tidak pernah mengizinkan,” terang Devi saat ditanya soal perizinan jasa sewa tikar di Alun-alun Kota Bogor, Jumat (26/12). Namun Devi menyebut hal itu tetap diperbolehkan selama tidak mengganggu aktifitas pengunjung. Jasa sewa tikar juga tidak boleh menggelar di area rumput.

“Lain soal kalau tikarnya sampai dimasukkan ke area berumput orang aja diusir apalagi tikarnya. Yang gak boleh sebetulnya masuk area berumput,” ucapnya. Devi menegaskan pengunjung berhak menolak tawaran jasa sewa tikar. Bahkan mereka diberi keleluasaan untuk menyingkirkan tikar jika dirasa mengganggu. “Kalau mereka (Jasa sewa tikar) ngeyel laporkan ke park ranger bertugas. Park Ranger dibolehkan banget untuk langsung mengusirnya,” pungkasnya (bay/c)


RADAR BOGOR I SABTU, 27 DESEMBER 2025 I 7 RAJAB 1447 H I HALAMAN 11

KOMUNITAS

APRESIASI CEO Radar Bogor Ira Nihrawati AS (tengah, bertopi) memberikan cendera mata kepada Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo (ketiga dari kiri) sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin selama kurang lebih satu tahun. Turut hadir dalam silaturahmi tersebut Pemimpin Redaksi radarbogor.jawapos.com Lucky Lukmanul Hakim (kiri), Koodinator Liputan Radar Bogor Dede Supriadi (dua dari kiri), GM Bisnis Radar Bogor Erwin Sofian (tiga dari kanan), GM Digital Radar Bogor Benny Irawan (dua dari kanan), serta Kasi Humas Polresta Bogor Kota Iptu Eko Agus (paling kanan).

FOTO: UCOK / RADAR BOGOR

PERESMIAN: Kemenbud RI melalui Direktorat Sarana dan Prasarana Kementerian Kebudayaan bersama para sesepuh dan pengelola Padepokan Silat Cimande sekaligus mendukung Festival Rakyat Cimande di Desa Cimande, Caringin.

PILAR FOUNDATION

PADEPOKAN SILAT CIMANDE

Direvitalisasi, Jadi Pusat Ekonomi dan Wisata KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui Direktorat Sarana dan Prasarana Kementerian Kebudayaan meresmikan Padepokan Silat Cimande pada Sabtu (20/12). Peresmian dipimpin langsung Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Fadli Zon menyambut baik revitalisasi gedung dan peresmian Padepokan Silat Cimande. Menurutnya, aktivasi ruang publik meru-

pakan satu komitmen penegasan bahwa negara hadir untuk memastikan ruang budaya benar-benar hidup, terawat dan memberi manfaat bagi masyarakat. ”Kita bisa membuat ekosistem Cimande ini mendorong orang datang untuk berbagai tujuan. Misalnya untuk workshop dan belajar pencak silat. Kami juga bisa menciptakan platform budaya

TONJOLKAN DIRI: Para perempuang dari berbagai organisasi, komunitas dan elemen masyarakat berkumpul dalam wadah Pilar Foundation bersama Bupati Rudy Susmanto.

yang mendata literasi tentang pencak silat, kemudian bisa juga dibuat festival yang bisa menghidupkan ekonomi budaya masyarakat Cimande sendiri,” terang Fadli Zon. Dirinya juga melihat Desa Cimande dapat menjadi pusat ekonomi dan wisata, seperti wisata kesehatan, wisata religi, hingga wisata kuliner. (cok/b)

Rangkul Perempuan Bogor MOMEN Hari Bela Negara 19 Desember, Pilar Foundation (Power In Women’s leadership Advocacy And Renewel) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas masyarakat melalui penyelenggaraan Seminar Nasional bertema “Berani Setara, Cerdas Berpikir : Memahami Kapasitas Diri sejak Dini untuk Masa Depan Perempuan yang Penuh Potensi” bertempat di gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini diikuti 1.000 lebih peserta yang berasal dari berbagai

elemen di antaranya organisasi keperempuanan, Anggota Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Bogor, FKOKB, Forsiraka, Jabar Bergerak Zillenial Kabupaten Bogor, Himapaudi Kabupaten Bogor, Forum OSIS Wilayah 1, Pasukan Pengibar Bendera Kabupaten Bogor, serta siswi SMA/SMK sederajat seKabupaten Bogor. Ketua PILAR, Shaliha Az-zahra dalam sambutannya, menuturkan, Seminar Nasional ini diselenggarakan sebagai langkah awal realisasi tiga fondasi utama PILAR yakni

dalam hal pendidikan dalam untuk meningkatan kapasitas perempuan sejak dini, mendorong kemandirian ekonomi usaha mikro UMKM melalui kegiatan gerai UMKM serta pengutan kemandirian ekonomi PILAR sendiri yang mulai kita ikhtiarkan melalui pengenalan packaging untuk snack dan souvenir. ”Pilar Foundation memandang bahwa penguatan kualitas sumber daya perempuan sejak usia remaja merupakan investasi strategis bagi pembangunan masa depan,” kata dia.(*ran)

SEMANGAT: Peserta eskul pencak silat SD IT Al Yasmin 2 yang mengikuti UKT perdana di Sekolah Kesatuan, beberapa waktu lalu.

FOTO DISKOMINFO FOR RADAR BOGOR

PRESTASI: Ketua TP PKK Eva Rudy Susmanto bersama Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Sussy Rahayu Agustini serta para kader yang sinergi dalam mendukung program P2WKSS.

KONTINGEN SILAT SD IT AL YASMIN 2

P2WKSS KABUPATEN BOGOR

Perdana, Ikuti UKT Perguruan Silat Rajawali

Raih Juara Harapan 1 Tingkat Provinsi DI penghujung akhir 2025, Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Kali ini, Kabupaten Bogor berhasil meraih Penghargaan Juara Harapan I Kategori Terinovatif dalam Penilaian Evaluasi Akhir Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) Tahun 2025 Tingkat Provinsi Jawa

Barat. Penghargaan tersebut diterima langsung Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor, dalam rangkaian Peringatan Hari Ibu ke-97 Tingkat Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan DP3AKB Provinsi Jawa

Barat di Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (23/12). Capaian ini menjadi bentuk apresiasi atas inovasi, dedikasi, dan komitmen TP PKK Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Kabupaten Bogor dan seluruh stakeholder dalam mendukung pelaksanaan Program P2WKSS, yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup perempuan dan keluarga secara berkelanjutan.(*abl)

SD IT Al Yasmin 2 untuk pertama kalinya mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Perguruan Silat Rajawali. Kegiatan ini diikuti para siswa peserta ekstrakurikuler pencak silat dengan penuh semangat dan antusiasme. Dalam pelaksanaan ujian, para siswa menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan memperagakan berbagai jurus dan materi teknik yang telah dipelajari selama mengikuti latihan rutin di sekolah. Setiap peserta tampak percaya diri dan

disiplin dalam menjalani setiap tahapan ujian yang diuji langsung tim penguji dari Perguruan Silat Rajawali. Menurut Coach Joko, Ujian Kenaikan Tingkat ini bertujuan menilai sejauh mana kompetensi, pemahaman teknik, serta kedisiplinan siswa dalam mengikuti latihan pencak silat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter, seperti sportivitas, keberanian, dan rasa tanggung jawab sejak usia dini.

Kepala SDIT Al Yasmin 2 M.Irpan Nurdin menyambut baik pelaksanaan UKT ini dan berharap kegiatan ekstrakurikuler pencak silat dapat terus berkembang sebagai wadah pembinaan prestasi sekaligus pelestarian budaya bangsa. Keikutsertaan perdana SD IT Al Yasmin 2 dalam UKT Perguruan Silat Rajawali ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif untuk mencetak generasi sehat, berkarakter, dan berprestasi. (*pia)

FOTO DISKOMINFO FOR RADAR BOGOR

PEDULI: Para pengurus DWP Kabupaten Bogor bersama anak-anak ASN Pemkab yang diberikan bantuan sosial.

DWP KABUPATEN BOGOR

Tutup HUT ke-26 dengan Aksi Sosial

DHARMA Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bogor memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26, di Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Selasa (23/12). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi serta penguatan peran strategis DWP dalam mendukung pendidikan anak

bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Mengusung tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045”, peringatan HUT DWP tahun ini menegaskan bahwa anggota Dharma Wanita

Persatuan memiliki posisi penting sebagai pilar keluarga yang berkontribusi langsung dalam membentuk generasi penerus yang berpendidikan, berkarakter, dan bermental kuat. Ketua DWP Kabupaten Bogor, Disi Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, keluarga merupakan pondasi utama

dalam membentuk generasi masa depan. Setiap anak harus tumbuh dalam lingkungan keluarga yang memberikan asih, asuh, dan asah secara seimbang, yakni kasih sayang, pemenuhan kebutuhan dasar dan perawatan, serta stimulasi dan pendidikan yang memadai.(*abl/b)


sabtu

27 desember 2025 7 rajab 1447 H HALAMAN 12

METROPOLIS

PRAKIRAAN

PAGI

SIANG

MALAM

HUJAN RINGAN

BERAWAN

BERAWAN

CUACA BOGOR HARI INI

Sumber: www.bmkg.go.id

FOTO: DZIKRI/RADAR BOGOR

KEBUT PENGERJAAN: Progres rehabilitasi Stadion Pajajaran yang dilaksanakan Dispora dengan nilai sekitar Rp20 miliar.

Sepuluh Proyek Strategis 2025 Rampung Telan Anggaran Hampir Rp100 Miliar Pemkot Bogor memastikan seluruh proyek strategis daerah tahun 2025 telah rampung dikerjakan. Sepuluh proyek prioritas tersebut menyerap anggaran total Rp93,3 miliar.

Pendidikan Kesehatan Olahraga

Revitalisasi Terminal Bubulak

Jalan R3 (350 meter) Rp8 Miliar

Rp11,6 Miliar

Katulampa

SEPULUH PR0YEK...Baca Hal 10

Lebih rapi & nyaman

Lanjut 2026 ±650 m

Transportasi

Total Anggaran Rp93,3 Miliar

Infrastruktur Jalan Ruang Publik Mendukung visi: Bogor Beres, Bogor Maju

Rehabilitasi Stadion Pajajaran ± Rp20 Miliar Status: finishing akhir SDN Duta Pakuan (Satu Atap) Rp19,8 Miliar SDN Cimahpar 3 (Satu Atap) Rp15 Miliar

Sektor Pendidikan (5 Proyek) SDN Duta Pakuan

:

Rp19,8 M

Gedung PSC GESIT 119

SDN Cimahpar 3

:

Rp15 M

Rp6,6 Miliar

SDN Cimanggu

:

Rp3,8 M

SDN Gang Aut

:

Rp3,7 M

Tanah Sareal

SDN Kencana 1

:

Rp3,1 M

Terintegrasi 22 RS & 25 Puskesmas

Pendidikan jadi penyumbang anggaran terbesar

Layanan darurat 24 jam

Pengawasan Kualitas Daging Diperketat

(HENDI NOVIAN/RADAR BOGOR)

PENGECEKAN: Tim DKPP saat melakukan uji formalin di Pasar Jambu Dua.

BOGORPengawasan kualitas daging di Kota Bogor semakin diperketat. Langkah ini dilakukan bertepatan dengan momen jelang pergantin tahun. Kepala Bidang Peternakan DKPP Kota Bogor Anizar mengatakan pergantian tahun waktu yang paling riskan. Pedagang daging kerap memasukan zat berbahaya untuk menambah masa simpan. PENGAWASAN...Baca Hal 10

Taman Lapangan Yasmin Sektor 6

Lapangan

Rp1,7 Miliar

Tahap lanjutan 2026

EVAKUASI: Petugas melakukan evakuasi ular di rumah warga Kedung halang Bogor. FOTO: DAMKAR FOR RADAR BOGOR

Ular Sanca Mangsa Dua Ekor Ayam

Drainase Toilet & parkir

Marak Penyewaan Tikar di Alun-Alun

BOGORSuasana pagi di kawasan Jalan Pesantren, RT 01/06, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, mendadak heboh pada Jumat (26/12). Seorang warga dikejutkan oleh kemunculan seekor ular yang tertangkap basah sedang memangsa hewan ternak.

BOGORFenomena sewa tikar, kian marak terjadi di Alun-alun Kota Bogor pada momen libur akhir tahun kali ini. Satu tikar dibandrol dengan Harga Rp5 ribu. Oknum jasa sewa tikar bahkan sampai melanggar batas yang telah ditentukan. Area rumput yang telah diberi police line tak lagi diindahkan.

ULAR...Baca Hal 10

MARAK...Baca Hal 10

Bhakti Lintas Agama Bebersih Lintas Agama

Gotong Royong Lintas Iman, Merawat Persaudaraan di Masjid Agung Bogor

AKSI BERSIHBERSIH: Masjid Agung Kota Bogor menjadi lokasi kelima pelaksanaan kerja Bhakti Lintas Agama, Rabu 24 Desember 2025.

Deru sapu yang menyentuh lantai marmer Masjid Agung Kota Bogor berpadu dengan tawa ringan para relawan mewarnai kegiatan Bhakti Lintas Agama Kota Bogor 2026, pada Rabu (24/12). Rumah ibadah umat Islam itu menjadi saksi sebuah pemandangan yang menyejukkan: orang-orang dari latar belakang iman yang berbeda bekerja bersama, tanpa sekat, tanpa prasangka. Laporan: FIKRI RAHMAT UTAMA GOTONG ROYONG...Baca Hal 10

(FOTO DOK PANITIA FOR RADAR BOGOR)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Epaper Radar Bogor 27 Desember 2025 by Bogor - Issuu