Skip to main content

Epaper Radar Bogor 26 Desember 2025

Page 1

jumat 26 Desember 2025 6 rajab 1447 H Terbit 12 halaman

HARGA Rp5.000

Upah Buruh

Keputusan Gubernur Jawa Barat

Nomor 561.7/Kep.862Kesra/2025

Merangkak

(tertanggal 24 Desember 2025)

Naik

Penetapan UMK kabupaten/kota seluruh Jawa Barat

Produksi Tempe dari Kacang Koro, Sempat Gagal Berkali-kali

Masih Terisolasi, Bertahan dalam Kondisi Krisis TAKENGON – Satu bulan pascabanjir dan longsor yang melanda Aceh, ratusan warga Mukim Wihni, Dusun Jamat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, masih bertahan dalam kondisi krisis pangan, air bersih, dan ekonomi.

MASIH...Baca Hal 4

INDEKS

OPERASIONAL TAMAN DIBATASI HINGGA PENYEKATAN KENDARAAN Baca Metropolis Hal 12

Warga Taman Yasmin, Kota Bogor, Agus Soma Miharja sukses memproduksi tempe dari kacang koro. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memanfaatkan pangan lokal. Laporan: M RIFKI FAUZAN SalamAid dan Radar Bogor akan memberangkatkan Truk Bantuan Logistik untuk Penyintas Bencana di Sumatera

PRODUKSI TEMPE: Seorang pekerja menun jukkan kacang koro yang akan diolah menjadi tempe. Agus Soma Miharja berhasil menginisiasinya sebagai upaya memanfaatkan pangan lokal.

AMROE/AFP

IBADAH NATAL: Warga tetap menjalankan ibadah Natal di Gereja Protestan Angkola di Desa Aek Ngadol, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (25/12) meski wilayahnya belum pulih pascabencana banjir bandang.

TOTAL

Rp6,6 Triliun Kembali ke Negara JAKARTA–Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil mengembalikan uang senilai Rp6,6 triliun kepada negara. Uang itu berasal dari penguasaan kembali kawasan hutan ke tangan negara dengan total luas mencapai 4.081.560,58 hektare. M RIFKI FAUZAN/RADAR BOGOR

SUBUH 04.15 DZUHUR 11.57 ASHAR 15.23 MAGRIB 18.16 ISYA 19.28


RADAR BOGOR I JUMAT, 26 DESEMBER 2025 I 6 RAJAB 1447 H I HALAMAN 2

PENDIDIKAN MTs Ash Shoheh Evaluasi Tahfiz Siswa BOGOR– Program Tahfiz MTs Ash Shoheh Citeureup menggelar kegiatan Evaluasi Tahfiz Semester untuk menilai capaian hafalan siswa sekaligus memperkuat kualitas bacaan Al-Qur’an, belum lama ini. Kegiatan ini diikuti seluruh peserta didik program Tahfiz dari kelas 7 sampai kelas 9 dan

berlangsung di Ruang Tahfiz. Untuk Koordinator Tahfiz di antaranya Ustadz Junaidi, Ustadz Alamudin, dan Ustad zah Nurhasanah. Ustadz Junaidi menegaskan bahwa evaluasi ini bukan sekadar penilaian rutin, tetapi bagian dari komitmen lembaga untuk memastikan mutu bacaan para siswa.

“Kami ingin setiap siswa bukan hanya menambah hafalan, tetapi membaca dengan tartil, memahami tajwid, dan menjaga adab Qur’ani,” ujarnya kepada Radar Bogor. Untuk Proses evaluasi, kata dia dilakukan melalui tiga komponen, yaitu setoran hafalan sesuai target semester, muroja’ah hafalan

sebelumnya dan bacaan secara acak untuk menilai kesiapan dan konsistensi hafalan. “Tim munaqisy terdiri dari ustadz dan ustadzah bersertifikasi yang melakukan penilaian berdasarkan kelancaran, makhraj, hukum tajwid, dan kekuatan penguasaan hafalan. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar pe-

nyusunan target hafalan baru serta rekomendasi pembinaan individual”, terangnya. Sementara Kepala MTs Ash Shoheh Citeureup Mustapid, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah mencetak generasi yang berakhlak Qur’ani dan unggul dalam kompetensi keaga-

maan. “Kami ingin anak-anak punya fondasi Qur’ani yang kuat sejak dini,” jelasnya. Kegiatan ditutup dengan penyampaian hasil evaluasi kepada koordinator program dan penyerahan laporan resmi kepada pihak madrasah serta wali santri. (pem)

MTS ASH SHOHEH FOR RADAR BOGOR

SETOR HAPALAN: Tampak para siswa MTs Ash Shoheh bersiap menyetor hapalan Al Qur’an sebagai bagian dari Program Tahfiz di sekolah.

MBG Serap Anggaran hingga Rp85 Triliun BOGOR – Badan Gizi Nasional (BGN) terus mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang digelar Biro Keuangan dan Umum BGN di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor. Kegiatan ini diikuti sekitar 6.300 peserta yang terdiri atas koordinator wilayah dari seluruh Indonesia serta perwakilan akuntan dapur SPPG dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kepala Badan Gizi Nasional,

2025, BGN telah membentuk sekitar 18.200 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 509 kabupaten dan 7.022 kecamatan. Menurutnya, laju ekspansi tersebut menjadi salah satu yang tercepat dalam sejarah pembentukan lembaga pemerintah. Dadan juga mengungkapkan bahwa anggaran awal BGN sebesar Rp71 triliun kemudian mendapat tambahan Rp14 triliun setelah memperoleh persetujuan Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa sejak dibentuk pada Agustus 2024, BGN menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. Dalam kurun waktu lebih dari satu tahun, BGN mampu melakukan ekspansi layanan secara besarbesaran di berbagai daerah.

“Badan Gizi Nasional resmi berdiri pada 15 Agustus 2024. Saat awal dilantik, saya bekerja seorang diri tanpa protokoler. Kini, pegawai pusat hampir mencapai 500 orang dan BGN telah memiliki gedung sendiri,” ujar Dadan. Ia menjelaskan, hingga akhir

FOTO: HUMAS PEMKOT FOR RADAR BOGOR

APRESIASI: Wali Kota Dedie A Rachim menerima Paskibra SMPN 8 beserta kepsek dan guru yang meminta restu untuk berlaga di tingkat nasional, Rabu (24/12).

Paskibra SMPN 8 Maju ke Kejuaraan Nasional BOGOR–Sebanyak 16 Paskibra SMPN 8 Kota Bogor bertolak menuju kejuaraan tingkat nasional untuk mewakili Jawa Barat dalam lomba barisberbaris pada 27 Desember mendatang. Keberangkatan mereka dilepas Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, di Balai Kota, Rabu (24/12). Dedie Rachim mengingatkan bahwa setiap peserta yang mengikuti kejuaraan dari Kota Bogor harus memiliki mental pemenang, disiplin, dan sportif. Untuk itu, ia meminta agar para peserta berjuang secara optimal dan kembali dengan membawa gelar juara.“Kita harus yakin bahwa anak-anak Bogor, pelajar Bogor, sejajar dengan anak-anak dari daerah lain yang juga memiliki prestasi untuk terus berkembang dan maju. Untuk itu, kalian harus percaya diri dan yakin untuk pulang membawa juara,” ujarnya.

Secara prestasi, Dedie Rachim menyebut bahwa SMPN 8 telah banyak menorehkan prestasi. Oleh karena itu, para peserta juga diingatkan untuk berprestasi dengan tetap menjunjung sportivitas yang tinggi. “Prestasi SMPN 8 ini harus terus dijaga dan dilanjutkan. Saya minta kalian juara, kompak, dan sportif. Jadikan perlombaan ini juga sebagai ajang silaturahmi serta saling menimba ilmu, dan Bogor harus bisa unggul,” ucapnya. Kepala SMPN 8 Kota Bogor, Neti Aniyati, menyampaikan terima kasih atas apresiasi dari Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim yang melepas langsung para peserta. “Seperti yang disampaikan Pak Wali, kembalilah dengan membawa juara dan memberikan yang terbaik bagi Jawa Barat, Bogor, dan juga untuk anak-anak itu sendiri, sehingga mereka dapat terbentuk ka-

rakter kekompakan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam proses menjadi juara,” ujarnya. Pelatih Paskibra, Anwari Agam, mengatakan bahwa sebelum lolos mewakili Jawa Barat, para peserta terlebih dahulu menjalani proses panjang selama satu tahun penuh untuk mencapai peringkat pertama, sehingga dapat mengikuti kejuaraan tingkat nasional. “Selama satu tahun penuh kami mengikuti berbagai kejuaraan untuk mengumpulkan poin. Dari poin-poin tersebut kemudian dilakukan pemeringkatan, dan SMPN 8 meraih peringkat pertama, sehingga dapat mengikuti lomba baris-berbaris tingkat nasional di Jakarta,” ujar Anwari. Sesuai permintaan Wali Kota Bogor, ia yakin bahwa Paskibra SMPN 8 Kota Bogor mampu meraih Juara I sekaligus juara umum.(*pia)

dari Kementerian Keuangan, sehingga total anggaran mencapai Rp85 triliun. “Tanpa tambahan anggaran tersebut, program makan bergizi gratis tidak dapat berjalan karena dana sebelumnya sudah terserap. Ini menunjukkan bahwa mekanisme penyerapan anggaran BGN berjalan dengan baik,” katanya. Mulai 8 Januari 2025, program makan bergizi gratis ditargetkan melayani sekitar 55 juta pene-

rima manfaat dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp850 miliar per hari. Sekitar 70 persen dari total anggaran digunakan untuk pembelian bahan baku pangan, yang secara langsung turut menggerakkan roda perekonomian nasional. “Program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi petani, peternak, nelayan, serta relawan di berbagai daerah,”

jelasnya. Ke depan, BGN juga menargetkan peningkatan kualitas layanan melalui proses sertifikasi SPPG yang akan dimulai pada 2026. Mitra yang belum memenuhi standar akan diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan sebelum dilakukan evaluasi lanjutan. “Kita tidak hanya fokus pada kecepatan, tetapi juga kualitas. Tahun depan menjadi fase peningkatan mutu layanan,” tegas Dadan.(ded)


RADAR BOGOR I JUMAT, 26 DESEMBER 2025 I 6 RAJAB 1447 H I HALAMAN 3

MIMBAR BEBAS Sampaikan unek-unek Anda terhadap layanan publik seperti PLN, PDAM, PT Pos,

telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/ paspor/ sertifikat tanah, dll.

Radar Bogor juga memberi kesempatan kepada para tenaga pengajar yang ingin menulis opini untuk pengembangan profesional guru. Juga kepada para mahasiswa yang ingin menulis opini tentang suatu topik, sebagai bentuk sikap kritis untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di era sekarang.

Informasi lebih lanjut, hubungi

085299600773

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

PLN Bogor (0251) 8345400 Bendungan Katulampa (0251) 8334344 RS Hermina Bogor (0251) 8382525 RS Melania Bogor (0251) 8321196 Rs Pmi Bogor (0251) 8324080 RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000 RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298 Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292 RS Azra (0251) 8318456 RS Hermina Mekarsari (021) 29232525 RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610 Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435 RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868 Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024 Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822 Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360 Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976 RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628 RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016 Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222 RSUD Ciawi (0251) 8240797 Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397 Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441 Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866 Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440 Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724 Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396 Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000 RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56 Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567 RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900 RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591 RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892 Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723 RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426 Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663 RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142 RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605 RSKIA Sawojajar (0251) 8324371

POLRES BOGOR

021-8750163

Polsek Jonggol Polsek Cileungsi Polsek Cariu Polsek Nanggung Polsek Babakan Madang Polsek Megamendung Polsek Klapanunggal Polsek Caringin Polsek Dramaga Polsek Tamansari Polsek Jasinga Polsek Cigudeg Polsek Parung Panjang Polsek Leuwiliang Polsek Cibungbulang Polsek Ciampea Polsek Rumpin Polsek Ciomas Polsek Kemang Polsek Sukaraja Polsek Gunung Sindur Polsek Parung Polsek Cibinong

021-89931174 021-8230861 021-89961058 0251-8682769 021-87962777 0251-8248569 021-82492276 0251-8224417 0251-8624107 0251-8388164 0251-8688110 0251-8681110 021-5978880 0251-8647003 0251-8647398 0251-8621146 021-75791076 0251-8322324 0251-8615700 0251-8656678 021-7561844 0251-8616007 021-8752217

Cantumkan nama dan alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor pelanggan (untuk layanan PDAM/PLN/PT Gas) dan lampirkan fotokopi KTP. Kirimkan ke Redaksi Radar Bogor, Gedung Graha Pena, Jl KH R Abdullah bin Nuh No 30, Yasmin, Bogor.

Hanya yang memenuhi syarat yang akan dimuat. Redaksi berhak mengedit isi tulisan tanpa mengurangi substansi. Redaksi tidak bertanggung jawab atas dampak langsung maupun tidak, pascapemuatan tulisan. Terima kasih.

Program Ayah Perlu Struktur Jelas GERAKAN Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) di Bogor adalah inisiatif yang layak diapresiasi karena mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan anak. Namun pada nyatanya, program ini lebih tampak sebagai implementasi arahan nasional Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dari BKKBN daripada inovasi kebijakan lokal yang mandiri. Tidak ada peraturan walikota atau alokasi anggaran khusus yang menunjukkan Pemerintah Kota mengadopsi program ini secara mandiri. Padahal, data BKKBN Jawa Barat mencatat hampir 30 persen anak di provinsi ini hidup tanpa figur ayah. Alih-alih menyediakan solusi sistemik, kegiatan GEMAR di Bogor masih bersifat seremonial. Misalnya, Banyak ayah tetap tidak dapat hadir saat pembagian rapor karena tuntutan pekerjaan yang jauh atau jam kerja yang tidak fleksibel. Tanpa evaluasi kinerja atau pengu-

kuran peningkatan keterlibatan, serta tanpa perhatian pada ayah pekerja informal atau anak-anak yatim piatu, program ini berisiko berhenti sebagai formalitas belaka. Pemerintah berargumen bahwa GEMAR membantu menegaskan peran ayah dalam pendidikan anak, mendorong keterlibatan mereka pada momen penting seperti pembagian rapor, serta memperkuat ikatan emosional dan tanggung jawab ayah dalam keluarga. Program ini memang mendapat banyak respons positif dari warga Bogor, tetapi efektivitas dan cakupannya tetap menuai kritik. Tanpa tindak lanjut yang nyata, dampak jangka panjangnya masih dipertanyakan. Dan untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak, Kota Bogor sejatinya perlu kebijakan yang lebih terstruktur dan inklusif, sekaligus memperhatikan anak yang tidak memiliki sosok ayah.

Sebagai contoh, program pelatihan keterampilan parenting bagi ayah, kampanye fleksibilitas waktu kerja agar ayah dapat menemani anak, pendampingan psikososial dan mentor bagi anak yatim atau yang kehilangan figur ayah, serta kampanye kesadaran komunitas untuk mendukung keluarga yang beragam. Jika Pemkot Bogor merancang dukungan keluarga yang berkelanjutan, maka peran ayah yang diinginkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial saja. Dengan begitu, peran ayah tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial seperti mengambil rapor, tetapi juga dapat memberikan dampak nyata bagi perkembangan anak-anak di Bogor. Geo Dzakwan Arshali Mahasiswa S1 Manajemen Hubungan Internasional di School of International Studies, Universiti Utara Malaysia

tion), dan wisata bahari (tourism). Sehingga orientasi ESF tidak hanya pada aspek ekonomi, tetapi juga menekankan nilai edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan konservasi lingkungan. Dengan demikian, konsep ini diharapkan menjadi model pembangunan pesisir yang berkelanjutan. ESF sebagai Pusat Edukasi Salah satu pilar utama Edupark Sea Farming adalah edukasi. Kawasan ini dirancang untuk menjadi pusat pembelajaran interaktif yang memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat. Melalui pendekatan learning by doing, pengunjung dapat mempelajari teknologi budidaya laut mulai dari pemilihan lokasi budidaya, pemilihan bibit, manajemen pakan, pengukuran kualitas air, pengendalian penyakit, hingga teknik panen. Selain sebagai sarana edukasi praktis, ESF juga berfungsi sebagai pusat penelitian dan transfer teknologi. Berbagai inovasi dalam bidang akuakultur laut dapat diuji coba di kawasan ini, seperti teknologi keramba jaring apung padat tebar tinggi, sistem monitoring kualitas air berbasis Internet of Things (IoT), atau pengembangan pakan ramah lingkungan.

Judol dan Pinjol Jadi Perangkap Sistemik Generasi BERBAGAI studi menunjukkan bahwa kaum muda dengan sumber daya finansial terbatas terutama laki-laki paling sering menjadi target iklan berisiko, seperti pinjaman cepat, investasi kripto, hingga judi daring di platform seperti Tiktok dan Instagram. Pemuda dengan ekonomi terbatas mudah disasar iklan judol dan pinjol karena kerja algoritma, 58% Gen Z menggunakan pinjol untuk kebutuhan gaya hidup dan hiburan. Selain itu data menunjukkan rekening pinjaman yang dilakukan oleh usia muda pun melonjak. Himpitan ekonomi yang lahir dari sistem Kapitalisme telah mendorong sebagian anak muda terjerumus untuk melakukan judol dan pinjol sebagai jalan pintas untuk mendapatkan materi. Disisi lain negara gagal melindungi generasi, nilai-nilai sekuler dan materialis dalam sistem pendidikan dan lingkungan masyarakat membuat generasi rentan pada tindakan spekulatif dan berisiko. Ruang digital yang dikuasai logika Kapitalisme menjadikan platform (lewat algoritmanya) berfokus pada kebiasaan, bukan keselamatan pengguna. Digitalisasi dikalangan generasi muda saat ini hanyalah semata-mata demi mendapatkan keuntungan, selain itu generasi dijadikan sebagai objek pasar untuk memuaskan para pemilik modal. Pendidikan sangatlah berpengaruh dalam mencetak generasi, sehingga perlu menjadi pusat perhatian dari berbagai pihak. Pendidikan dalam Islam bertujuan membentuk kepribadian generasi sehingga menyandarkan perbuatannya pada halalharam, bukan manfaat materi semata. Ummu Naziha ninarusmiati718@gmail.com

DJP Imbau Wajib Pajak Aktifkan Coretax DORIS MARADONNA Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

MEMASUKI tahun pajak 2025, Direktorat Jenderal Pajak terus melakukan transformasi sistem administrasi perpajakan melalui penguatan layanan digital berbasis Coretax Administration System (Coretax). Sistem ini menjadi tulang punggung dalam seluruh proses administrasi perpajakan, mulai dari pendaftaran, pembayaran, pelaporan, hingga pengawasan kepatuhan wajib pajak. Oleh karena itu, aktivasi Coretax dan penggunaan kode otorisasi menjadi langkah penting yang harus segera dipersiapkan oleh wajib pajak dalam rangka menghadapi pelaporan SPT Tahunan Tahun Pajak 2025. Coretax Sebagai Pondasi Layanan Perpajakan Digital Coretax merupakan sistem inti administrasi perpajakan yang terintegrasi untuk mendukung pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan transparan. Melalui Coretax, seluruh data perpajakan wajib pajakbaik orang pribadi maupun badan-akan tercatat dalam satu sistem yang saling terhu-

bung, termasuk data identitas, transaksi, pembayaran, hingga pelaporan SPT. Dengan diterapkannya Coretax, proses pelaporan SPT Tahunan tidak lagi sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi bagian dari ekosistem digital yang menuntut kesiapan akses, validitas data, dan keamanan informasi wajib pajak. Pentingnya Aktivasi Coretax bagi Wajib Pajak Aktivasi Coretax merupakan tahap awal agar wajib pajak dapat mengakses seluruh layanan perpajakan secara digital. Tanpa aktivasi ini, wajib pajak akan mengalami kendala dalam: 1. Mengakses akun layanan perpajakan secara penuh, 2. Melakukan pelaporan SPT Tahunan secara elektronik, 3. Memantau status kewajiban dan pembayaran pajak, serta 4. Berinteraksi dengan petugas pajak melalui kanal resmi DJP. Dengan melakukan aktivasi sejak dini, wajib pajak dapat memastikan bahwa seluruh data identitas dan usahanya telah sesuai dengan basis data

DJP. Hal ini sangat penting untuk mencegah kendala teknis menjelang batas akhir pelaporan SPT Tahunan. Peran Strategis Kode Otorisasi Selain aktivasi Coretax, kode otorisasi memiliki peran penting sebagai lapisan keamanan tambahan dalam setiap transaksi dan akses layanan perpajakan. Kode ini digunakan untuk memastikan bahwa hanya pihak yang berwenang yang dapat melakukan: r "LUJWBTJ BLVO EBO QFSV bahan data, r 1FOHJSJNBO 415 5BIV nan, r 1FNCFSJBO LVBTB LFQBEB pihak lain (seperti konsultan pajak), r "LTFT UFSIBEBQ JOGPSNBTJ perpajakan yang bersifat rahasia. Dengan adanya kode otorisasi, risiko penyalahgunaan data, akses ilegal, dan pemalsuan transaksi dapat ditekan secara signifikan. Oleh sebab itu, wajib pajak perlu memahami cara memperoleh, menggunakan, serta menjaga kerahasiaan kode otorisasi tersebut. Persiapan Menuju Pelaporan

Edupark Sea Farming; Sinergi Edukasi, Produksi & Wisata Bahari PADA tahun 2024 FAO telah menulis laporan yang diberi judul The State of World Fisheries and Aquaculture-Blue Transformation in Action. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa produksi akuakultur global pada tahun 2022 mencapai rekor baru sebesar 130,9 juta ton dengan nilai USD 313 miliar. Produksi dari hewan akuatik sebesar 94,4 juta ton dan alga 36,5 juta ton. Benua Asia masih mendominasi dengan menyumbang 91,4 persen dari total keseluruhan. Berdasarkan situs online maritimeducation.com, Indonesia menempati posisi sebagai produsen akuakultur ketiga dunia setelah China dan India, dengan estimasi produksi (2025) sebesar 7,4 juta ton. Produksi ini tentu masih bisa ditingkatkan lagi mengingat potensi Indonesia sebagai negara kepulauan. Namun, potensi besar tersebut masih belum dimanfaatkan secara optimal, terutama dalam pengembangan budidaya laut yang berkelanjutan. Salah satu konsep yang bisa dikembangkan untuk menjawab tantangan ini adalah Edupark Sea Farming (ESF), yaitu kawasan terpadu berbasis perikanan budidaya laut (marikultur) yang menggabungkan tiga fungsi utama: edukasi (education), produksi (produc-

lalu kirimkan melalui

Dosen Prodi Akuakultur Universitas Muhammadiyah Malang, Research Fellow PKSPL IPB University

adalah keterlibatan masyarakat dalam rantai produksi. Masyarakat tidak hanya berperan sebagai tenaga kerja, tetapi juga sebagai mitra usaha. Mereka dapat memperoleh penghasilan dari aktivitas budidaya, pengolahan hasil laut, hingga pemasaran produk.

ESF sebagai Sentra Produksi Selain fungsi pendidikan, Edupark Sea Farming juga berperan sebagai sentra produksi perikanan budidaya laut. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi lahan perikanan budidaya di laut (marikultur) sebesar 12,12 juta hektar. Potensi tersebut diperkirakan memiliki nilai sebesar USD 46,7 miliar per tahun (LIPI 2019). Di kawasan ini, berbagai komoditas bernilai ekonomi tinggi dapat dibudidayakan, seperti ikan kerapu, kakap putih, bawal bintang, bandeng, udang vaname, maupun lobster. Dengan menerapkan teknologi budidaya modern dan prinsip keberlanjutan, produksi yang dihasilkan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun ekspor. Keunggulan lain dari ESF

ESF sebagai Destinasi Wisata Bahari Fungsi ketiga dari Edupark Sea Farming adalah wisata bahari. Konsep ini menjadikan kawasan budidaya laut sebagai destinasi eduwisata yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. KKP mencatat bahwa Indonesia memiliki 20,87 juta ha kawasan konservasi perairan, pesisir, dan pulau-pulau kecil. Eduwisata ini menawarkan pengalaman unik, seperti berkunjung ke keramba jaring apung, memberi pakan ikan, melihat proses budidaya, atau snorkeling di sekitar kawasan yang terjaga keindahan ekosistemnya. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati kuliner hasil laut segar, seperti ikan bakar, olahan ikan, atau hidangan berbasis seafood yang langsung dipanen dari kawasan tersebut. Wisata edukasi ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga meningkatkan kesadaran

RIZA RAHMAN HAKIM

masyarakat akan pentingnya konservasi laut. Sinergi Tiga Pilar Kekuatan utama ESF terletak pada sinergi tiga pilarnya. Edukasi melahirkan pengetahuan dan inovasi yang dapat diterapkan dalam produksi. Produksi menghasilkan produk perikanan yang bernilai ekonomi, sekaligus menjadi daya tarik nyata bagi kegiatan edukasi dan wisata. Wisata bahari memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus memperluas dampak edukasi kepada masyarakat luas. Sinergi ini menciptakan ekosistem yang saling mendukung. Inovasi pendidikan meningkatkan produktivitas, hasil produksi memperkaya daya tarik wisata, sementara wisata memberikan dampak ekonomi yang memperkuat keberlanjutan kawasan. Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan model ESF di berbagai kawasan pesisir. Dengan sinergi antara akademisi, industri, pemerintah, masyarakat, dan media, Edupark Sea Farming dapat menjadi pilar penting dalam mewujudkan ekonomi biru berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia.(*)

SPT Tahunan 2025 Pelaporan SPT Tahunan 2025 menuntut kesiapan yang lebih matang, baik dari sisi administrasi maupun teknologi. Beberapa langkah persiapan yang perlu dilakukan wajib pajak antara lain: 1. Segera melakukan aktivasi Coretax, bagi yang belum melakukan aktivasi. 2. Memastikan kode otorisasi aktif dan tersimpan dengan aman. 3. Memeriksa kesesuaian data identitas, data usaha, dan kewajiban pajak. 4. Menyiapkan dokumen pendukung sejak awal, seperti bukti potong, laporan keuangan, dan data transaksi lainnya. 5. Memantau informasi resmi DJP, agar selalu mendapatkan pembaruan terkait kebijakan, fitur baru, dan jadwal pelaporan. Dengan persiapan yang baik, pelaporan SPT Tahunan dapat dilakukan dengan lebih lancar, menghindari risiko keterlambatan, sanksi administrasi, maupun kesalahan pelaporan. Mendorong Kepatuhan Pajak yang Lebih Modern

Aktivasi Coretax dan penggunaan kode otorisasi tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga merupakan wujud komitmen bersama dalam membangun sistem perpajakan yang modern, transparan, dan berintegritas. Wajib pajak yang siap secara digital akan lebih mudah memenuhi kewajiban perpajakannya sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan negara. Menjelang pelaporan SPT Tahunan Tahun Pajak 2025, wajib pajak dihimbau untuk tidak menunda aktivasi Coretax dan pengurusan kode otorisasi. Persiapan sejak dini akan memberikan kenyamanan, keamanan, dan kepastian dalam menjalankan kewajiban perpajakan secara tepat waktu dan sesuai ketentuan yang berlaku. Direktorat Jenderal Pajak mengimbau seluruh wajib pajak untuk segera melakukan aktivasi Coretax dan memastikan kode otorisasi aktif guna kelancaran pelaporan SPT Tahunan Tahun Pajak 2025. *)Tulisan ini merupakan pendapat pribadi penulis dan bukan cerminan sikap instansi tempat penulis bekerja.


RADAR BOGOR I JUMAT, 26 DESEMBER 2025 I 6 RAJAB 1447 H I HALAMAN 4

TERUSAN

Upah Buruh Merangkak Naik  PENETAPAN ini disampaikan melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/ Kep.862-Kesra/2025 pada 24 Desember 2025. Dalam

keputusan tersebut, UMK Kota Bogor ditetapkan sebesar Rp5.437.203 dan mulai berlaku pada 1 Januari 2026. UMK Kota Bogor tahun 2026 mengalami kenaikan sebesar Rp310.306 dibandingkan UMK

tahun 2025 yang berada di angka Rp5.126.897. Secara persentase, kenaikan tersebut sekitar 6,05 persen. Sebelumnya, UMK Kota Bogor pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp4.813.988.

DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM

PAMER UANG: Presiden Prabowo Subianto saat penyerahan uang hasil penagihan denda administratif kehutanan dan penyelamatan keuangan negara hasil tindak pidana korupsi di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12).

Rp6,6 Triliun Kembali ke Negara  Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah berhasil menguasai kembali kawasan hutan ke tangan negara dengan total luas mencapai 4.081.560,58 hektare. ”Dari jumlah tersebut, Satgas PKH akan menyerahkan kembali lahan kawasan hutan tahap 5 dengan total 896.969,143 hektare,” sambungnya. Di hadapan Presiden Prabowo, Burhanuddin mengungkapkan, lahan yang telah dikuasai kembali tersebut akan diserahkan kepada sejumlah pihak sesuai peruntukannya. Salah satunya adalah lahan perkebunan kelapa sawit yang akan dikelola oleh Agro Industri Nasional (Agrinas). “Satgas PKH ke Kementerian Keuangan. Selanjutnya ke Danantara, kemudian diserahkan pada Agrinas seluas 240.575,383 hektar dari 124 subjek hukum yang tersebar di enam provinsi,” ujarnya. Burhanuddin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I Pengarah Satgas PKH menyatakan, pihaknya juga akan menyerahkan kawasan hutan konservasi kepada Kementerian Kehutanan untuk dilakukan pemulihan kembali fungsi hutan. ”Total luas kawasan konservasi yang akan direstorasi mencapai 688.427 hektare dan tersebar di sembilan provinsi,” bebernya. Presiden Prabowo Subianto merasa bangga atas hasil kerja

keras Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang membantu pemulihan keuangan negara. Sebab, selama bertugas Satgas PKH telah mampu memulihkan keuangan negara senilai lebih dari Rp6,6 triliun. Selain pemulihan keuangan negara, Prabowo mengungkapkan Satgas PKH juga berhasil menguasai kembali kawasan hutan dalam skala besar. Prabowo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kementerian dan lembaga yang terlibat dalam kerja Satgas PKH. Prabowo memahami, kerja Satgas PKH dilakukan di medan yang tidak mudah dan membutuhkan ketelitian tinggi. Mereka harus melakukan pengecekan lahan yang medannya sulit. “Saya berterima kasih atas nama negara, atas nama negara bangsa dan rakyat Indonesia. Saudara-saudara telah bekerja keras dengan sangat sulit di medan-medan yang sulit. Harus verifikasi, mengecek 4 juta hektare tidak sedikit luas lahan,” tuturnya. Menurut Prabowo, dalam menjalankan tugasnya Satgas PKH juga menghadapi berbagai bentuk perlawanan dari pihakpihak yang dirugikan. Bahkan, kerja kerja keras tersebut dilakukan jauh dari sorotan publik dan media. “Ini di tempat yang jauh, tidak terlihat oleh media, tidak terlihat oleh kamera, tidak terlihat oleh influencer-influencer, vlogger-

vlogger dan sebagainya. Tapi saudara bekerja terus tanpa ragu-ragu karena kesetiaan saudara-saudara kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena cinta saudara kepada bangsa dan tanah air kita,” urainya. Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa capaian tersebut baru merupakan awal dari upaya besar memulihkan kerugian negara. Sebab, ia menduga menyimpangan yang terjadi sudah berjalan lama. “Saya kira ini bisa dikatakan baru ujung dari kerugian bangsa dan negara kita. Baru ujung. Penyimpangan seperti ini sudah berjalan belasan tahun, bahkan puluhan tahun. Ini yang saya sebut dilakukan oleh merekamereka yang menganut filosofi dan paham serakah nomics,” pungkasnya. Prabowo menyatakan punya insting bahwa pemerintahannya akan bersikap lebih berani dalam menghadapi pihak-pihak yang berperkara hukum dan merugikan negara. Ia menegaskan, penegak hukum harus semakin tegas dalam melawan praktik-praktik yang merugikan keuangan dan sumber daya negara. Kejaksaan Agung juga telah menagih denda dari 20 perusahaan sawit dan satu perusahaan tambang nikel dengan total nilai mencapai Rp2,3 triliun. Penindakan tersebut sebagai bukti nyata keberanian aparat penegak hukum.(jpg)

Produksi Tempe dari Kacang Koro, Sempat Gagal Berkali-kali  USIA Agus Soma Miharja sudah tak lagi muda. Namun, gagasannya tentang pengembangan pangan lokal patut diacungi jempol. Kacang Koro sudah menjadi teman setianya sejak sembilan tahun silam. Sayuran tersebut pertama kali ia dapatkan dari seorang petani asal Jawa Timur. ”Saya melihat satu kacang dan tertarik untuk menanam, kemudian saya berpikir untuk mengembangkan,” jelas Agus pada Radar Bogor. Agus pun mulai ’kepo’ dengan kandungan yang ada di Kacang Koro. Berbagai tulisan tentang sayuran tersebut diburu. Agus bak seorang pemuda yang tengah jatuh hati. Setiap lembaran buku yang dibaca membuatnya semakin terpikat. Kacang Koro rupanya memiliki banyak kandungan

yang menyehatkan untuk tubuh. ”Proteinnya tinggi, 23-27 persen. Karbohidratnya juga tinggi sekitar 50-an. Itukan kandungan makanan yang kita makan setiap hari,” ucapnya. Sayangnya belum ada yang melek. Agus pun mulai menyingsingkan bajunya. Dia terpikir untuk membuat olahan tempe dengan bahan baku kacang koro. Percobannya tak langsung berhasil. Beberapa kali sempat gagal. Namun, dia tak kenal menyerah. Akhirnya Tuhan memberikan jalan. Saat ini, Agus tidak hanya mampu mengolah kacang koro menjadi tempe. Sayuran tersebut kini bisa disulap menjadi tepung, dan berbagai olahan siap saji. ”Tepungnya bisa digunakan untuk nugget. Dan mulai akhir tahun ini kami mendistribusikan hasil produksi

RADAR BOGOR Komisaris Utama: Maesa Samola Komisaris: Suhendro Boroma CEO: Nihrawati AS

kami ke mal mal premium yang ada di Jakarta,” ujarnya. Bagi Agus, langkahnya itu bukan soal bisnis semata. Ada misi di baliknya. Agus menginginkan semua pihak untuk peduli terhadap kualitas pangan lokal. ”Saya pikir kenapa semuanya harus impor. Khusus untuk kebutuhan karbohidrat aja kita impor gandum 11 juta ton lebih. Padahal kita punya pangan yang tidak kalah,” ucapnya. Satu bangsa tidak akan pernah maju, kalau lalai dengan sumber daya alam yang ada. Agus berpandangan, langkah kecilnya juga mampu menggerakan roda perkonomian. ”Saya ambil Kacang Koro ini dari Garut, kemudian ada beberapa juga dari Bogor. Dengan begitu, kan mereka juga ikut merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (bay/c)

Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bogor, Sahib Khan, menyebutkan surat keputusan gubernur tersebut baru diterima pada Rabu malam. Kota Bogor menjadi daerah UMK tertinggi ketujuh di Jabar di bawah Kota Depok dan di atasnya Kabupaten Bogor. “SK dari gubernur baru kami terima tadi malam,” kata Sahib kepada Radar Bogor. Ia menambahkan, Disnaker Kota Bogor akan melakukan sosialisasi kepada asosiasi pengusaha dan serikat pekerja guna memastikan implementasi UMK 2026 berjalan kondusif dan sesuai ketentuan. Dalam keputusan gubernur tersebut juga diatur pekerja dengan kualifikasi tertentu pada jabatan khusus dapat diberikan upah di atas UMK meskipun masa kerjanya belum mencapai satu tahun. Penetapan UMK 2026 merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Dewan Pengupahan serta regulasi pengupahan yang berlaku. Dalam ketentuan tersebut, perusahaan di Kota Bogor diwajibkan mematuhi besaran UMK yang telah ditetapkan dan mulai menerapkannya pada penggajian Januari 2026. Dalam rekomendasi awal, terdapat tiga sektor yang diusulkan memperoleh upah di atas UMK karena karakteristik dan beban kerja industrinya. Sektor komponen otomotif, khususnya industri ban luar dan ban dalam, diusulkan sebesar Rp5.502.521. Sementara sektor padat karya multinational company (penjahitan) serta sektor tekstil dan lainnya masing-masing diusulkan sebesar Rp5.487.093. Usulan UMSK tersebut disusun berdasarkan hasil rapat Dewan Pengupahan Kota Bogor yang melibatkan unsur pemerintah, pengusaha, dan pekerja. Namun, dalam keputusan akhir, kebijakan pengupahan di Kota Bogor ditetapkan tetap mengacu pada UMK secara keseluruhan tanpa penerapan UMSK sektoral. Dengan demikian, upah minimum yang berlaku di Kota Bogor pada 2026 ditetapkan sebesar Rp5.4 juta.

Dalam keputusan gubernur itu juga diatur besaran UMK Rp5,4 juta diperuntukkan bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Sementara pekerja dengan masa kerja di atas satu tahun wajib dibayarkan upah berdasarkan Struktur dan Skala Upah (SUSU) yang ditetapkan perusahaan. Pengusaha dilarang membayar upah di bawah ketentuan UMK, kecuali bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang memiliki pengaturan khusus sesuai peraturan perundang-undangan. Selain itu, perusahaan yang saat ini telah membayar upah di atas UMK 2026 juga dilarang menurunkan upah pekerja dengan alasan penyesuaian UMK baru. “Jika perusahaan sudah membayar lebih tinggi dari Rp5.437.203, maka upah tersebut tidak boleh dikurangi atau diturunkan,” demikian salah satu poin dalam ketentuan keputusan gubernur. Sedangkan UMK di Kabupaten Bogor tahun 2026 juga telah tembus di angka Rp5 juta, tepatnya Rp 5.161.769 yang sebelumnya hanya berkisar Rp4.877.221. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor, Nana Mulya mengatakan, Kabupaten Bogor akan mengikuti penetapan UMK yang telah ditetapkan oleh keputusan Gubernur. ”Iya (akan kita terapkan), karena itu sudah menjadi keputusan Gubernur,” kata dia dikonfirmasi Radar Bogor, Kamis (25/12). Ia menambahkan, pemberlakuan itu akan diterapkan mulai Januari tahun 2026 sesuai dengan keputusan Gubernur Jawa Barat. ”Intinya,l yang jelas UMK sudah dikeluarkan pak Gubernur untuk 2026. Insyallah berlaku 2026 Januari. Itukan berlaku se-Jawa Barat, kan, karena ada keputusa. Yang harus mengikuti (adalah) perusahaan,” imbuh dia. Meski begitu, untuk pemberlakuan upah tersebut berada di pengawasan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), sehingga dirinya belum bisa penjelasan lebih lanjut.

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi resmi mengumumkan UMP Jabar tahun 2026 sebesar Rp2.317.601. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 0,7 persen dibandingkan tahun 2025. Sedangkan untuk upah minimum sektoral Provinsi Jabar, sebesar Rp2.339.995 atau naik 0,9 persen dibandingkan tahun 2025. ”Kita sudah memutuskan mengenai upah minimum provinsi, upah minimum sektoral untuk provinsi, upah minimum untuk kota dan kabupaten atau kabupatenkota, maupun upah minimum untuk kabupaten-kota yang sektoral. Yang untuk provinsi sudah ditetapkan kenaikannya 0,7 persen, sedangkan upah minimum sektoralnya 0,9 persen,” ujar Dedi. Dedi menuturkan, Pemprov Jabar mengikuti usulan yang diusulkan oleh kabupaten dan kota untuk upah minimum kota kabupaten dan sektoral. Terkait upah sektoral, kelompok-kelompok yang ada menyesuaikan peraturan pemerintah. Ia mengakui, seluruh dokumen yang telah lengkap akan ditandatangan selanjutnya disebarkan ke kabupaten dan kota di wilayah Jawa Barat. Ia menyebut semua pihak memiliki keinginan agar upah naik atau lebih murah. Menurut Dedi, pihaknya sendiri mengambil jalan tengah yaitu mengakomodasi kepentingan buruh, pekerja dan memperhatikan kepentingan ekonomi serta dunia usaha. Dedi menyebut invetasi diharapkan tidak menumpuk di sebuah kabupaten akan tetapi menyebar di kawasan industri. Pasalnya, ia melihat disparitas upah antar kabupaten kota masih tinggi karena mereka mengusulkan masing-masing. Sedangkan UMP menaungi secara umum. ”Kalau dalam pandangan saya ideal, tapi kalau dalam pandangan pengusaha pasti dianggap terlalu mahal. Kalau pandangan pekerja pasti dianggap terlalu murah. Itu biasa tapi pemerintah kan berada di tengah,” tandasnya.

APINDO KHAWATIRKAN PICU PHK Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak justru memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) baru di tengah tingginya angka pengangguran dan tekanan berat yang masih dialami dunia usaha. Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Bob Azam menegaskan, penetapan UMP perlu dilakukan secara hati-hati dan proporsional. Menurut dia, kebijakan pengupahan tidak bisa hanya berorientasi pada besaran kenaikan angka upah, melainkan harus mempertimbangkan keberlanjutan lapangan kerja dan daya tahan industri. ”Apindo sudah menyurati semua gubernur agar membuat kebijakan yang bijak. Angka pengangguran masih tinggi, pencari kerja juga banyak. Yang harus diutamakan adalah perluasan lapangan kerja dan menjaga daya beli,” ujar Bob, dikutip dari Jawa Pos. Pemerintah sendiri telah menetapkan formula penyesuaian UMP 2026 melalui Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan. Dalam aturan itu, besaran UMP dihitung berdasarkan inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi yang dikalikan koefisien alfa pada rentang 0,5 hingga 0,9. Dengan formula tersebut, kenaikan UMP tahun depan diperkirakan berada di kisaran 5–7 persen. Namun, Apindo menilai angka tersebut tetap harus dikaitkan dengan kondisi riil industri, terutama sektor padat karya yang belakangan menghadapi tekanan berlapis. Selain perlambatan permintaan, pelaku usaha juga dibebani kenaikan biaya produksi serta kebijakan tarif dagang Amerika Serikat sebesar 19 persen terhadap sejumlah produk ekspor Indonesia. ”Dengan tarif baru ke AS, pembeli minta burden sharing. Artinya, kenaikan tarif itu harus dibagi, dan sebagian ditanggung eksportir. Ini jelas menambah beban, apalagi kalau masih ditambah kenaikan upah minimum,” papar Bob. (uma/abl/c/agf/dio)

Masih Terisolasi, Bertahan dalam Kondisi Krisis  Terputusnya akses jalan dan jembatan membuat wilayah tersebut terisolasi total dan hanya dapat dijangkau melalui jalur udara atau kendaraan roda dua dengan rute ekstrem. Rakyat Aceh (Jawa Pos Group) melaporkan, bencana tersebut menghancurkan sejumlah desa dan memaksa warga direlokasi. Desa Kute Reje dilaporkan hanyut total dan harus direlokasi, sementara Desa Delung Sekinel, Jamat, dan Reje Payung dinyatakan tidak lagi aman untuk dihuni. Desa Linge di Kecamatan Linge juga terdampak parah. Saat ini, sekitar 316 warga mengungsi dan membangun hunian sementara secara mandiri di Desa Delung Sekinel yang dipilih karena letak geografisnya lebih tinggi dan relatif aman. Para pengungsi berasal dari Dusun Sekinel, Dusun Tekur, dan Dusun Delung, terutama dari Desa Delung Sekinel dan Kute Reje. Namun, kondisi di lokasi pengungsian jauh dari kata layak. Air bersih menjadi persoalan paling mendesak. Salah seorang warga Mukim Wihni, Ilyas Pasa, menyebutkan bahwa sejak bencana terjadi, wilayahnya tidak pernah menerima bantuan air bersih. “Warga hanya mengandalkan air hujan yang ditampung selama 11 hari. Setelah itu air habis. Lima hari berikutnya benar-benar kosong. Terpaksa warga mencari air ke hutan sejauh lebih dari satu kilometer,” ujar Ilyas saat ditemui di lokasi pengungsian, Desa Delung

Sekinel, Kecamatan Linge, kemarin (25/12). Akses bantuan juga sangat terbatas. Logistik hanya dapat masuk langsung ke desa menggunakan helikopter. Jika melalui jalur darat, warga harus menggunakan kendaraan roda dua dan menjemput bantuan hingga 70 kilometer ke Isaq, titik terakhir yang dapat dilalui kendaraan roda empat. Perjalanan tersebut memakan waktu hingga tujuh jam karena jembatan dan jalan utama telah putus serta amblas. TETAP JALANI IBADAH NATAL Warga Desa Aek Ngadol, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, tetap melangsungkan perayaan Natal 2025 dalam suasana penuh keprihatinan. Puluhan jemaat tetap khidmat

menyanyikan himne dalam misa Natal. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tetap menaruh perhatian dan kepedulian kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah bencana alam di berbagai daerah, meskipun bangsa Indonesia sedang merayakan Natal. Prabowo menyampaikan, hati seluruh rakyat Indonesia tertuju kepada saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana di sejumlah wilayah, antara lain Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, serta beberapa daerah lainnya. Sebagai bentuk empati, Prabowo mendoakan agar para korban bencana senantiasa mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Ia juga berharap, masyarakat yang terdampak diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut. "Di tengah perayaan Natal tahun ini, hati kita juga tertuju kepada saudara-saudara kita yang tengah menghadapi akibat bencana di sejumlah tempat di Tanah Air," kata Prabowo, Kamis (25/12). Kepala negara ini menekankan, perayaan Natal seharusnya dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat persatuan nasional, memperdalam solidaritas sosial, serta meneguhkan semangat gotong royong di tengah keberagaman bangsa Indonesia. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan terus bekerja keras membantu para korban, sekaligus mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi di

daerah terdampak bencana. "Kita harus bersatu, bekerja sama, dan mengatasi segala perbedaan demi kepentingan rakyat yang kita cintai," tegasnya. PEMULIHAN KEHIDUPAN Sementara itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria pada Rabu malam (24/12). Pertemuan yang berlangsung di Kantor Sekretariat Kabinet tersebut membahas percepatan pemulihan pascabencana, khususnya dukungan dan peran BUMN bagi masyarakat terdampak. Teddy menyampaikan, pembangunan rumah hunian oleh BUMN menjadi salah satu fokus utama. “Dalam satu minggu pertama, ditargetkan sedikitnya 500 unit rumah selesai dibangun dari total 15.000 unit yang dikerjakan BUMN pada Desember ini, selain pembangunan hunian oleh BNPB dan Kementerian PUPR yang juga sedang berjalan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, kemarin (25/12). Selain hunian, pertemuan tersebut juga membahas kesiapan infrastruktur telekomunikasi. Base Transceiver Station (BTS) milik BUMN diharapkan segera berfungsi optimal untuk mendukung aktivitas masyarakat di wilayah terdampak. Agenda strategis lainnya adalah percepatan pemulihan layanan keuangan, dengan target operasional perbankan daerah dapat segera kembali berjalan. (fir/lyn/ttg/jpg)

GM Bisnis: Erwin Sofian GM Digital dan Teknologi Informasi (IT): Benny Irawan Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi: Ricki Noor Rachman Koordinator Liputan: Dede Supriadi Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi Online: Lucky Lukman Nul Hakim Redaktur Pelaksana Online: Yosep Awaludin Redaktur Senior: Andi Ahmadi, Faturahman S Kanday, Muhammad Ridwan, Muh Afandi, Iqbal Muhammad Redaktur: Imam Rahmanto, Pipin Apriani, Alpin, Muhammad Ruri Ariatullah, Rani Puspitasari Sinaga, Reka Faturachman Sekretaris Redaksi: Jean Cloudia Reporter: Arif Al Fajar, Septi Nulawam Harahap, Fikri Rahmat Utama, Muhamad Rifki Fauzan, Abilly Muhamad, Muhammad Ali Fotografer: Sofyansyah, Hendi Novian Redaktur Konten/ Koordinator Medsos: Erika Nur Rizki S Konten Kreatif: Edfyra Amelia, Rissa Aliria Putri Editor Video: Muhammad Alife Shine, Muhammad Fadhel Wafi, Muhammad Ardika Gunawan, Ezar Rajaswara, Khaerul Nur, Muhammad Isa Ismatullah Videografer: Abdul Aziz, Muhamad Dzikri Ilman Syabani Pracetak: Zainal Arifin (Koordinator), Nursaid, Sarmadah, M. Chaidirali S. Umum dan Personalia: Rawin Surwintono, Mia Nelawati (Asist. Manager) Iklan: Untung Bachtiar (Manager) Pemasaran dan Sirkulasi: M Iksan Halil (Manager) Digital Marketing: Recia Debora S Konsultan Hukum: Andi Syarifuddin SH, MH Ombudsman: M. Choirul Shodiq, Rohman Budijanto Penerbit: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP: 651/SK/MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 Percetakan: PT Bogor Media Grafika (Jalan Siliwangi Kav.1/34 Komp. Puslitbang KOSTRAD Desa Cijujung Kandang Roda Bogor Telp: 0251 8655965) Alamat: Graha Pena Radar Bogor, Jl KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Taman Yasmin Bogor 16113. Telepon Redaksi: 0251-7544005 (hunting), Fax:2517544008. Telepon Iklan: 0251-7544001-002, Fax: 0251-7544009. Telepon Pemasaran: 0251-7544003. Perwakilan Jakarta: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, Telepon/Fax: 021-53699624. Homepage: http//www.radarbogor.id Email: redaksi@ radar-bogor.com. Wartawan Radar Bogor dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

Wartawan Radar Bogor dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.


jumat 1.354 Angkot Tak Beroperasi

26 DESember 2025 6 rajab 1447 H

Jamin Kebebasan Beribadah Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memastikan pelaksanaan ibadah Natal 2025 di seluruh wilayah, berlangsung aman dan kondusif. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan aparat gabungan untuk menjamin kebebasan beribadah serta menjaga situasi keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

PANTAUAN: Wali Kota Depok, Supian Suri bersama Forkompinda meninjau pelaksanaan ibadah Misa Malam Natal 2025 di Gereja Santo Thomas Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Rabu (24/12) malam.

WALI KOTA Depok, Supian Suri mengatakan, pengamanan ibadah Natal dilakukan tanpa pengecualian terhadap seluruh gereja, baik besar maupun kecil. Kata dia, Pemkot Depok bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memastikan setiap umat Kristiani dapat menjalankan ibadah degan rasa aman dan tenang. “Tidak ada yang dibeda-bedakan, baik besar maupun kecil, jamaahnya banyak atau sedikit, semuanya kita amankan,” kata Supian, di sela monitoring Misa Malam Natal di Gereja Santo Thomas Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Rabu (24/12) malam.

JAMIN..Baca Hal 6

 (FAJAR/RADAR BOGOR)

Layanan BisKita Beroperasi Normal

DEPOK–Layanan BisKita Trans Depok tetap beroperasi normal selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok memastikan seluruh armada tetap melayani

masyarakat guna mendukung mobilitas warga di tengah meningkatnya aktivitas akhir tahun.

LAYANAN..Baca Hal 6

PELAYANAN: BisKita Trans Depok menunggu calon penumpang di Terminal Depok Baru.

Puluhan Supir Bus Diperiksa BNN DEPOK–Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok melakukan pemeriksaan narkoba terhadap para pengemudi angkutan umum di Terminal Tipe A Jatijajar Kota Depok pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk memastikan keselamatan dan keamanan transportasi bagi masyarakat yang hendak menggunakan transportasi umum selama periode libur Nataru, Rabu (24/12).

Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kota Depok, Purwoko Nugroho mengatakan, pemeriksaan narkoba dilakukan terhadap 36 orang pengemudi.

PULUHAN..Baca Hal 6

SISIR AREA: Petugas dari Jihandak Brimob saat melakukan penyisiran di salah satu sekolah penerima ancaman bom melalui surat elektronik (surel) pada Selasa (23/12) lalu.

Pengirim Ancaman Ngaku Surel Diretas DEPOK–Polisi periksa wanita berinisial K, pengirim surat elektronik (Surel) berisi ancaman bom ke sejumlah sekolah di Kota Depok. Dalam pemeriksaan awal, kepada petugas, K menyangkal telah

mengirimkan teror tersebut. “Sementara, tidak mengaku, bukan dia gitu (yang mengirim ancaman teror bom),” kata Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi.

PENGIRIM..Baca Hal 6

(DISKOMINFO KOTA DEPOK)

DIPERIKSA: Para supir bus di Temrinal Tipe A Jatijajar Kota Depok menjalani pemeriksaan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok.


RADAR BOGOR I JUMAT, 26 DESEMBER 2025 I 6 RAJAB 1447 H I HALAMAN 6

AGLOMERASI 1.354 Angkot Tak Beroperasi CIANJUR–Sebanyak 1.354 angkutan umum (angkot) dari 12 jurusan di wilayah Cipanas tidak beroperasi sementara selama momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025– 2026.

Kebijakan ini diterapkan pada 24–25 Desember 2025 serta 30–31 Desember 2025 sebagai langkah mengurai kemacetan di kawasan Puncak Cipanas. Sebagai bentuk kompensasi, para pemilik angkot yang tidak

beroperasi pada hari-hari tersebut akan menerima uang pengganti sebesar Rp200 ribu per hari. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto mengatakan,

CIANJUR kebijakan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas selama puncak libur

Nataru. “Angkot jalur Cipanas tidak beroperasi selama dua hari di momen Natal dan dua hari di Tahun Baru, yaitu tanggal 24–25 serta 30–31 Desember. Setiap angkot mendapatkan kompensasi Rp200 ribu per hari.

Total ada 1.354 angkot dari 12 jurusan,” ujar Aris. Menurutnya, dana kompenasi akan dicairkan pada Senin, 29 Desember 2025, dan disalurkan langsung melalui rekening pemilik angkot. “Kami akan

memanggil para pemilik angkot untuk memastikan kesepakatan ini dipatuhi. Jangan sampai ada yang tetap beroperasi. Jika ditemukan melanggar, tentu akan kami tindak sesuai aturan,” tegasnya.(rbi)

harus dibagi dalam beberapa sesi. “Jumlah umat Paroki Santo Thomas kurang lebih 4.000 orang. Karena kapasitas gereja tidak memungkinkan menampung semuanya sekaligus, maka misa dilaksanakan beberapa kali,” jelasnya. Sementara itu, Pendeta Madya Gereja Bethel Indonesia (GBI) Kamboja Depok, Bilrenhat Wijoyo, mengajak umat untuk tetap percaya bahwa Tuhan senantiasa menyertai dalam setiap kondisi kehidupan. “Tetap percaya sama Tuhan, bahwa Tuhan selalu beserta dengan kita. Jangan lupa bukan

hanya beriman, tapi juga menjaga keintiman dengan Tuhan,” ujarnya. Ia menjelaskan, perayaan Natal tahun ini menjadi momen refleksi untuk kembali menguatkan hubungan spiritual. Tema yang ia renungkan dalam khutbah Natal kali ini adalah reconnected atau terhubung kembali. Menurutnya, ada tiga dimensi penting yang perlu dibangun kembali oleh setiap umat. “Yang pertama hubungan kita dengan Allah, kemudian hubungan kita dengan sesama, dan yang ketiga hubungan kita dengan diri kita sendiri,” tukasnya.(faj/c)

Jamin Kebebasan Beribadah  Ia memaparkan, kehadiran aparat dan pemerintah bukan sekadar simbolik, melainkan bagian dari komitmen negara dalam menjamin hak beribadah setiap warga. “Pada malam ini saya bersama Forkopimda, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Kepala Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, serta seluruh jajaran stakeholder memonitor pelaksanaan ibadah Natal saudarasaudara kita, baik Protestan

maupun Katolik di Kota Depok,” ujar jelasnya. Pria yang karib disapa Bang Supian ini menyampaikan ucapan selamat Natal kepada umat Kristiani yang merayakan, seraya berharap perayaan Natal tahun ini membawa kebahagiaan dan kedamaian. “Kami mengucapkan selamat Natal tahun 2025. Mudahmudahan saudara-saudara kita selalu sehat dan berbahagia dalam merayakan Natal,” tuturnya. Bang Supian menegaskan, monitoring ini dilakukan untuk

memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan aman, lancar, dan tanpa gangguan. “Alhamdulillah dari hasil pemantauan, pelaksanaan ibadah berjalan dengan baik dan situasi sampai saat ini aman dan kondusif,” katanya. Ia juga menjelaskan, Pemkot Depok bersama Forkopimda telah menyiapkan delapan pos pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang tersebar di sejumlah titik strategis, termasuk di sekitar gerejagereja.

Layanan BisKita Beroperasi Normal  Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Depok, Zamrowi, mengatakan bahwa operasional BisKita tidak mengalami penghentian selama masa libur Nataru. Namun, masyarakat diminta memahami adanya potensi keterlambatan kedatangan bus akibat kepadatan lalu lintas di sejumlah titik. “Secara umum operasional tetap berjalan normal. Kalaupun ada penyesuaian, itu pada headway yang biasanya 10 menit, bisa sedikit lebih lama karena adanya kepadatan kendaraan saat Nataru,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dishub Kota Depok, Aan Syuhrahman. Ia menjelaskan bahwa BisKita Trans Depok saat ini mengoperasikan 14 unit bus yang melayani rute sepanjang 34 kilometer dengan total 44 bus stop. Di mana jam operasional tetap dimulai pukul 05.00 WIB hingga 21.00 WIB. Untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang, layanan ini juga didukung fitur pelacakan bus secara real-time melalui aplikasi MitraDarat. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat memantau posisi bus, jarak kedatangan,

jadwal keberangkatan, serta memilih koridor BisKita Trans Depok yang diinginkan. “Dengan fitur ini, penumpang tidak perlu menunggu terlalu lama di halte dan bisa menyesuaikan waktu perjalanan,” ucap Aan. Dishub Kota Depok, sambungnya, mengimbau masyarakat untuk tetap memanfaatkan layanan BisKita Trans Depok selama libur Nataru. “Selain nyaman dan aman, layanan ini juga masih dapat digunakan secara gratis untuk sementara waktu, sekaligus membantu mengurangi kemacetan di Kota Depok,” tutupnya. (faj/a)

“Ada delapan pos pengamanan Natal dan Tahun Baru, termasuk tiga pos yang berada di sekitar gereja. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya. “Seluruh kegiatan ibadah, baik dengan jumlah jemaat besar maupun kecil, menjadi prioritas pengamanan. Semuanya menjadi perhatian kami agar terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” terangnya. Di sisi lain, Pastor Vicaris Paroki Santo Thomas Kelapa Dua, Depok, Vincentius Peter Ardi menjelaskan rangkaian

pelaksanaan Misa Natal 2025 di Gereja Paroki Santo Thomas dilaksanakan beberapa kali untuk mengakomodasi jumlah umat yang cukup banyak. Menurut Romo Vincentius, Misa Malam Natal digelar dua kali, yakni pada pukul 18.00 WIB dan pukul 21.30 WIB. “Sementara untuk Misa pagi Natal pada Kamis (25/12), dilaksanakan dua kali juga, yaitu pukul 06.30 WIB dan pukul 09.00 WIB,” ujarnya. Ia menyampaikan, total umat Paroki Santo Thomas mencapai sekitar 4.000 orang. Namun, keterbatasan kapasitas gereja membuat pelaksanaan misa

Puluhan Supir Bus Diperiksa BNN  “Ada 36 driver yang kami periksa, dan alhamdulillah hasilnya seluruhnya negatif narkoba,” ujarnya. Purwoko menjelaskan,

kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan pengemudi angkutan umum yang berpotensi membahayakan keselamatan penumpang. Lebih lanjut, dirinya berharap,

kegiatan ini bisa membantu memastikan para pengemudi tetap sehat dan siap membawa penumpang dengan selamat. Menurutnya, keselamatan penumpang adalah yang utama, dan ia berharap seluruh

pengemudi tetap dalam kondisi prima. “Dengan adanya pemeriksaan ini, diharapkan perjalanan dengan angkutan umum ini bisa lebih aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.(faj/a)

Pengirim Ancaman Ngaku Surel Diretas  Made memaparkan, dari hasil pemeriksaan sementara, K mengaku akun surel miliknya diretas. Namun demikian, pihak

kepolisian masih mendalami keterangan K. “Kami masih terus telusuri apakah dia berbohong atau karena memang diretas. Masih terus kita dalami,” tuturnya.

Budi juga menepis pengakuan K yang mengaku sebagai korban pemerkosaan. “Tidak benar. Pelaku hanya mengarang cerita saja,” kata Made. Ia menjelaskan, pengirim

e-mail menggunakan nama K dengan alamat kluthfiahamdi@gmail.com. “Alamat (surel) yang digunakan pelaku saat ini sudah diselidiki polisi,” tukasnya.(faj/c)


RADAR BOGOR I JUMAT, 26 DESEMBER 2025 I 6 RAJAB 1447 H I HALAMAN 7

ALLSPORT

Penggagas Turnamen Bergengsi BOGOR–Turnamen Futsal Walikota Cup XXVI 2025 resmi berakhir setelah seluruh rangkaian pertandingan final digelar di SMAIT Bina Bangsa Sejahtera (BBS), Bogor Barat, Kota Bogor, Rabu (24/12). Ajang yang telah memasuki penyelenggaraan ke-26 ini, kembali menegaskan peran SMA BBS sebagai sekolah penggagas turnamen pelajar berskala besar di Jabodetabek. Babak final untuk semua jenjang—SD, SMP, hingga SMA— menjadi penutup turnamen yang telah berlangsung sejak 9 Desember 2025. Khusus kategori SMA, partai puncak berlangsung sengit. SMK Pandu 2 harus melalui adu penalti untuk memastikan gelar juara setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal melawan tim tuan rumah, SMA BBS. Dalam drama adu penalti, SMK Pandu 2 akhirnya keluar sebagai juara pertama dengan skor 4-3. SMA BBS harus puas di posisi kedua, sementara peringkat ketiga diraih oleh tim kedua BBS. Ketua Panitia Pelaksana Walikota Cup XXVI, Sentot Madiyono, mengatakan turnamen tahun ini

diikuti ratusan tim dari berbagai daerah. Total peserta terdiri atas 73 tim tingkat SD, 90 tim SMP, dan 32 tim SMA. Peserta berasal dari wilayah Bogor Raya serta Jabodetabek. “Turnamen besar ini kita mulai dari tanggal 9 Desember dan diakhiri hari ini, 24 Desember. Alhamdulillah, seluruh rangkaian pertandingan, termasuk babak final, berjalan lancar,” ujar Sentot. Menurutnya, Walikota Cup merupakan agenda rutin tahunan yang konsisten digelar oleh SMA BBS. Tahun 2025 menjadi penyelenggaraan ke-26, menandai keberlanjutan turnamen yang telah menjadi salah satu kompetisi futsal pelajar paling ditunggu di Kota Bogor. “Sistem pertandingan menggunakan fase grup. Dari penyisihan grup, juara grup melaju ke babak selanjutnya dengan sistem gugur atau knockout,” jelasnya. Sentot menegaskan, tujuan utama turnamen ini bukan sematamata kompetisi, melainkan membangun silaturahmi antar sekolah. Ia menyebut ajang ini efektif untuk mempererat hubungan pelajar sekaligus

mencegah terjadinya tawuran. “Sekolah-sekolah jadi saling kenal. Anak-anak bertanding dengan sportif. Walaupun di lapangan panas karena kompetisi, di luar tetap adem,” katanya. Lebih jauh, Sentot mengakui Walikota Cup juga menjadi bagian dari strategi promosi sekolah. Sebagai penyelenggara, SMA BBS memanfaatkan turnamen ini untuk memperkenalkan lingkungan dan budaya sekolah kepada pelajar dari berbagai jenjang, khususnya SMP. “Bagi kami, ini juga ajang promosi sekolah. Karena SMA, kuota peserta SMP kami perbanyak sebagai target promosi. Harapannya, siswa-siswa berprestasi bisa kami rekrut baik jalur reguler maupun jalur prestasi,” ujarnya. Antusiasme peserta, lanjut Sentot, terlihat sejak tahap pendaftaran. Kuota tim bahkan sudah terpenuhi sejak Oktober, meski pendaftaran baru dibuka pada September. “Mereka memang menunggu Walikota Cup ini. Setiap tahun pasti datang,” katanya. Sementara itu, Pelatih Kepala SMK Pandu 2, Furkon Misba-

hudin, bersyukur timnya berhasil meraih gelar juara setelah melalui perjalanan panjang dan pertandingan yang menegangkan di final. “Alhamdulillah akhirnya bisa juara. Anak-anak bisa menjaga mental. Walaupun sempat ada masalah di awal pertandingan, mereka tetap fighting sampai akhir,” ujar Furkon. Ia menilai kekuatan mental menjadi kunci keberhasilan timnya. Menurutnya, intensitas latihan yang rutin dan pembiasaan menghadapi tekanan pertandingan membuat para pemain mampu bertahan hingga partai puncak. “Latihan rutin seminggu tiga kali. Setiap pertandingan kami anggap final supaya terbiasa dengan tekanan. Harapannya, tahun depan kami bisa mempertahankan gelar,” katanya. Dengan berakhirnya Walikota Cup XXVI, SMA BBS kembali mempertegas posisinya bukan hanya sebagai tuan rumah, tetapi juga sebagai penggerak turnamen futsal pelajar yang konsisten mengh adirkan kompetisi, pembinaan, dan promosi pendidikan dalam satu wadah.(uma/c)

JUARA: SMK Pandu 2 keluar sebagai juara pertama Walikota Cup XXVI 2025 di GOR SMAIT Bina Bangsa Sejahtera (BBS), Bogor Barat, Kota Bogor, Rabu (24/12).

(FIKRI/RADAR BOGOR)


RADAR BOGOR I JUMAT, 26 DESEMBER 2025 I 6 RAJAB 1447 H I HALAMAN 8

Masjid Raya Mulai Beroperasi CIBINONGMasjid Raya Nurul Wathon di Pakansari, Cibinong mulai beroperasi pada Jumat (26/12) hari ini. Pengoperasian Masjid ini ditandai dengan helaran doa bersama yang digelar Pemkab Bogor Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan pihaknya mengundang ribuan orang dalam helaran tersebut. Mulai dari unsur Pemerintah Daerah (Pemda), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pemkab Bogor juga mengundang Ketua DKM Masjid besar di 40 Kecamatan, pimpinan pondok pesantren di sekitar Pakansari, Tokoh Ulama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Pemerhati Budaya dan Budayawan. Sebelum menjadi tempat penyelenggaraan doa bersama, Pemkab Bogor melaksanakan Salat Subuh serta kegiatan bersih-bersih bersama. Rudy mengatakan, meski

TINJAU: Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama jajaran meninjau Masjid Raya Nurul Wathon.

FOTO : BILLY/RADAR BOGOR

belum rampung seluruhnya Masjid ini sudah bisa digunakan oleh masyarakat untuk beribadah. ”Kami persilahkan walaupun belum rampung halaman nya belum tuntas sepenuhnya tetapi harus dimulai bahwa tempat ibadah harus digunakan secepatnya untuk kepentingan masyarakat,” jelas dia. Saat peninjauan, Rudy menyebut finishing bangunan, struktur interior dalam Masjid sudah selesai dan hanya menyisakan pembersihan di luar Masjid yang memang butuh

Ruang utama salat memiliki dimensi 44 X 57,2 meter dan luas 4707 meter persegi Memiliki dua lantai

waktu beberapa hari. ”Masjid ini bukan milik Pemerintah Kabupaten Bogor tapi ini adalah milik seluruh umat khususnya masyarakat Kabupaten Bogor. Kami membangun bangunannya silahkan diisi rohnya yakni kegiatan keagamaan,” imbuh dia. (abl/c). Taman di sekitar masjid Ruang ganti Rumah bedug Loker manajemen

Dilengkapi jalan selebar 8 meter

Museum masjid

Terdapat juga kolam dinding air di Manasik Plaza

Manasik korido

Delapan payung Madinah

Ballroom berkapasitas 1.000 tamu Madinah Gate

Area parkir sepeda motor Bundaran di sisi timur dengan air mancur dan patung Pagar setinggi 1,2 meter dengan pot tanaman kotak.

Perumda Tirta Kahuripan Ajak Warga Jaga Air

FOTO: BILLY/RADAR BOGOR.

DOORSTOP: Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri saat dimintai keterangan.

Cari Sembilan Camat Baru CIBINONGSembilan kursi jabatan Camat di Kabupaten Bogor masih kosong. Menyikapi kondisi ini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bakal melaksanakan manajemen talenta untuk mengisi kekosongan tersebut. Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri mengatakan proses itu akan berlangsung pada tahun 2026 mendatang. Ia menjelaskan dalam menempatkan pegawai, terdapat aturan yang harus diikuti. Sebab penempatan itu akan berjalan selama dua tahun. Sehingga apabila sosok yang dipilih belum memberikan kinerja yang maksimal tidak bisa langsung diganti. ”Artinya walaupun Bupati sudah lewat 6 bulan kita tetap apa-apa izin dengan BKN dan itu butuh waktu prosesnya,” tutur dia. Saat ini kursi yang masih kosong diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) di beberapa Kecamatan. “Mudah-mudahan 2026 pak Bupati bisa gaspol dengan orang-orang yang memang sesuai dengan ahlinya,” kata dia. Yunita juga menegaskan pengisian kekosongan jabatan Camat dilakukan secara murni seleksi tanpa ada titipan. “Murni seleksi. Setahu saya sampai hari ini tidak ada tim sukses. Semua berdasarkan kemampuan,” pungkasnya. (abl/c).

CIBINONGPerumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor mengajak masyarakat sama-sama menjaga air. Terlebih di tengah fenomena musim hujan yang sedang menyelimuti Bogor. Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad mengatakan situasi ini menjadi pengingat bahwa air sebagai sumber kehidupan memiliki dinamika yang tidak selalu dapat dikendalikan. ”Dalam konteks inilah edukasi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan menjadi salah satu strategi penting, bukan sekadar untuk menjaga kelancaran pengaliran, tetapi untuk membangun budaya sadar air (water consciousness) yang berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim dan kerentanan lingkungan,” ujarnya. Somad menegaskan literasi kesadaran air di masyarakat adalah fondasi penting dalam ketahanan sistem penyediaan air bersih di Kabupaten Bogor. ”Di tengah cuaca ekstrem, kualitas air baku sangat ditentukan oleh perilaku kolektif kita. Air adalah cermin dari lingkungan kita,” ujar Somad. Ketika ekosistem sungai tidak dijaga, kualitas air baku ikut menurun. Dan ketika masyarakat bijak menggunakan air, beban sistem pengolahan dan pendistribusian air bersih pun berkurang. ”Karena itu, edukasi pelanggan Perumda Air Minum Tirta kahuripan dan Masyarakat Kabupaten Bogor bukan hanya anjuran teknis semata, namun juga gerakan kesadaran bersama,” jelas dia. (abl/c)

PEMERIKSAAN: Petugas PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten saat melalukan pengecekan air. FOTO: PERUMDA TIRTA KAHURIPAN

FOTO: SOFIANSYAH / RADAR BOGOR

MISA: Misa Malam Natal di Gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus Cibinong yang berlangsung khidmat.

Toleransi Hangatkan Kedamaian Natal CIBINONGMomen Natal di Kabupaten Bogot terasa hangat. Toleransi yang terjalin antar masyarakat membuat momen ini kian terasa tenang dan damai. Hal itu diungkapkan Bupati Bogor, Rudy Susmanto usai melaksanakan pengecekan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pada Rabu (24/12). Pada kesempatan itu ia menyoroti toleransi yang terjalin antar masyarakat di gereja saat perayaan Misa Malam Natal. Rudy menyebut ormas muslim ikut turut menjaga pelaksanaan ibadah tersebut sehingga bisa berjalan dengan damai. Pengecekan diawali di Mako Polres Bogor, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke sejumlah rumah ibadah, yakni Gereja Kristus Cibinong dan Gereja Paroki Keluarga Kudus. Selain itu, rombongan juga meninjau sejumlah pos pengamanan, di antaranya Pos Pam Pancakarsa, Belanova Sentul, dan Atang Sanjaya. Rudy mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Natal dan menyambut pergantian tahun dengan aman, tertib,

dan nyaman. “Pemerintah daerah bersama TNI–Polri dan seluruh unsur terkait berkomitmen untuk menghadirkan rasa aman dan menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Bogor, agar seluruh masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan penuh ketenangan dan kebersamaan,” ujar Rudy Susmanto. Pada kesempatan tersebut, Rudy juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas pengamanan dari unsur TNI– Polri, pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya yang tetap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi selama masa libur akhir tahun. Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif di wilayah Bumi Tegar Beriman. “Dengan sinergi seluruh pihak, diharapkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Bogor dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh kebersamaan,” katanya. Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan, pengecekan dilakukan terha-

dap personel pengamanan gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta seluruh elemen masyarakat. Pengamanan difokuskan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah malam Natal. “Pada hari ini, secara keseluruhan terdapat 166 gereja di wilayah Kabupaten Bogor yang melaksanakan ibadah Natal. Untuk pengamanannya, kami menyiapkan sebanyak 1.852 personel, yang terdiri dari 355 personel Polri, 200 personel TNI, 230 personel Pemerintah Daerah termasuk Satpol PP, serta didukung oleh 1.067 personel dari berbagai elemen masyarakat,” ungkapnya. Wikha juga menambahkan bahwa keterlibatan elemen masyarakat sangat membantu pengamanan, termasuk kehadiran organisasi kemasyarakatan seperti Banser yang turut berjaga di beberapa gereja di Kabupaten Bogor. “Intinya, kami bersama Bupati Bogor menjamin seluruh masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal dapat berjalan dengan aman, tenang, dan khidmat. Hal ini menunjukkan bahwa Kabupaten Bogor dalam kondisi aman dan tidak ada gangguan dalam pelaksanaan

ibadah,” tegasnya. Terkait malam pergantian tahun, Kapolres Bogor menegaskan bahwa telah diterbitkan surat edaran dari Kapolri yang melarang penggunaan kembang api. Larangan tersebut telah disosialisasikan kepada jajaran serta masyarakat, khususnya di lokasi-lokasi yang biasanya menggelar pesta kembang api. “Kami mengimbau masyarakat agar mengisi malam tahun baru dengan kegiatan yang lebih positif, seperti kegiatan keagamaan dan doa bersama. Untuk saat ini, pendekatan yang kami lakukan masih bersifat persuasif. Namun apabila imbauan tidak diindahkan, kami akan mengambil langkah-langkah selanjutnya,” jelasnya. Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan konvoi tanpa tujuan yang jelas, karena berpotensi menimbulkan gesekan dan gangguan kamtibmas. “Saya mengajak seluruh masyarakat Bogor untuk memanfaatkan malam pergantian tahun dengan kegiatan yang bermanfaat, berdoa bersama di rumah, serta merayakannya bersama keluarga demi menjaga keamanan dan keter tiban bersama,” pungkasnya. (abl/b).

Kelulusan Sekolah Pemerintah Desa Angkatan V

Usai Digodok di IPB University, 210 Perangkat Desa Diwisuda Ratusan perangkat desa di Kabupaten Bogor diwisuda setelah dinyatakan lulus dalam program Sekolah Pemerintah Desa Angkatan V. Selama lima bulan mereka digodok di Kampus IPB University, mempelajari berbagai penguatan tata kelola pemerintahan.

WISUDA: Perangkat desa saat diwisuda dari Program Sekolah Pemerintahan Desa Angkatan V tahun 2025 di IPB University.

Laporan: ABILLY MUHAMMAD IA menerangkan, selama masa pendidikan, para peserta telah dibekali dengan berbagai kompetensi strategis, mulai dari tata kelola pemerintahan dan transformasi desa hingga teknik

pemetaan serta metode pendataan sosial. ”Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Bogor dengan IPB University. Melalui program ini diharapkan para peserta

FOTO : DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR

dapat menjadi awal bagi para perangkat desa untuk bekerja lebih optimal demi mewujudkan Kabupaten Bogor yang istimewa dan gemilang,” jelasnya. Hadijana berharap para

lulusan SPD angkatan V tahun 2025 mampu menjadi pemimpin yang “Cageur, Bener, Pinter” sehat jasmani dan rohani, benar dalam berperilaku, serta cerdas dalam me-

ngambil keputusan. Kemudian, Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet mengungkapkan, program Sekolah Pemerintahan Desa merupakan wujud nyata

sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mencetak aparatur desa yang cerdas, profesional, dan adaptif terhadap perubahan. Program ini, kata dia, digagas melalui IPB University bersama Fakultas Ekologi Manusia untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia desa melalui pendidikan formal. ”Desa merupakan fondasi utama pembangunan bangsa, mulai dari ketahanan pangan, keberlanjutan lingkungan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Alim. (abl/c)


RADAR BOGOR I JUMAT, 26 DESEMBER 2025 I 6 RAJAB 1447 H I HALAMAN 9

BOGOR RAYA

Jalan Bomang Selesai Tahun 2027 CIBINONG–Pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) akan jadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bogor tahun depan.

Proyek ini ditargetkan selesai pada tahun 2027 mendatang. Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyebut proyek ini dikerjakan secara bertahap. Pihaknya menargetkan pembangunan dua ruas jalan selesai

pada akhir Desember 2025. Selanjutnya pada tahun 2026 pihaknya akan membangun jembatan sebagai bagian dari konektivitas kawasan. “Pada 2027, Jalan Bojonggede Kemang akan terhubung melalui flyover dari Jalan Bomang ke Jalan Tegar Beriman,” jelasnya. Rudy mengatakan, keberadaan infrastruktur tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada

perubahan kultur, peningkatan aksesibilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Bogor. Kehadiran Jalan, Jembatan, dan Flyover Bomang akan memangkas waktu tempuh dari Ciputat ke Jalan Tegar Beriman hanya sekira 30 menit. Kemudian dari Parung ke Jalan Tegar Beriman hanya membutuhkan waktu 10 menit saja. Rudy menegaskan

proyek ini merupakan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur yang telah dirintis oleh kepala daerah sebelumnya. Namun demikian, Rudy menekankan bahwa pembangunan

Kabupaten Bogor tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. “Tentunya kami butuh dukungan dari semua pihak, mari kita membangun Kabupaten Bogor bersama-sama,” pungkasnya. (Cr1/c)

FOTO : SOFIANSYAH /RADAR BOGOR.

ILUSTRASI: Sejumlah pekerja mengunakan alat berat menyelesaikan pengerjaan pembangunan Jembatan Nanggerang bagian dari Jalan Bomang, Kabupaten Bogor.

Kantor Kecamatan Diubah Jadi Samsat LEUWILIANG –Gedung bekas Kantor Kecamatan Leuwiliang bakal diubah menjadi tempat pelayanan Samsat dan pajak. Setelah sempat terbengkalai selama hampir dua tahun, kini bangunan tersebut tengah dilakukan renovasi. Camat Leuwiliang, WR Pelitawan mengatakan, pemanfaatan kembali gedung tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Bogor dalam meningkatkan produktivitas aset milik daerah. “Tujuannya untuk memaksimalkan produktivitas gedung-gedung milik pemerintah, kebutuhan infrastruktur kantor juga harus kita siapkan,” ujarnya, Rabu (24/12). Sebelumnya, kata Pelitawan, gedung eks Kantor Kecamatan Leuwiliang itu juga sempat menjadi kantor cabang BPN Kabupaten Bogor. Namun lantaran belum ada penetapan dari kementerian terkait, penggunaan gedung tersebut tidak berlanjut dan akhirnya dikembalikan ke pemerintah daerah. “Sekarang kita manfaatkan untuk pelayanan perkantoran UPT pajak, yakni Bappenda

dan Samsat,” jelasnya. Untuk sementara, gedung tersebut dimanfaatkan untuk dua layanan utama, yaitu pelayanan pajak kendaraan bermotor melalui Samsat serta pajak daerah oleh Bappenda. Lebih jauh, Pelitawan menyebutkan, Kecamatan Leuwiliang memang tengah dipersiapkan menjadi satu kompleks pelayanan masyarakat. Selain kantor kecamatan, juga telah disiapkan ruangan untuk UPT Pelayanan Dukcapil. “Di sini ada kantor kecamatan, ada UPT Dukcapil, kemudian Samsat dan Bappenda juga berada dalam satu kompleks nantinya. Jadi masyarakat lebih mudah mengurus semuanya,” katanya. Rehabilitasi gedung Samsat itu telah dilaksanakan di tahun 2025. Sementara gedung Bappenda yang berada di sebelahnya direncanakan akan direnovasi atau disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan di tahun yang akan datang. “Mudah-mudahan tahun 2026 sudah bisa beroperasi,” pungkas Pelitawan.(cok/c)

FOTO: SEPTI NULAWAM/RADAR BOGOR

TRANSFORMASI: Gedung eks Kantor Kecamatan Leuwiliang bakal diubah menjadi tempat pelayanan Samsat dan pajak.

Mobil Tubruk Motor, Tiga Luka-Luka CIBINONG –Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Alternatif Sentul, Babakan Madang, pada Kamis (25/12) pagi sekira pukul 06.00 WIB. Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan Mulya menuturkan kecelakaan terjadi saat kendaraan Mobil yang dikemudikan S (20) bergerak dari arah dalam Tol Bogor menuju ke arah Exit Sentul. Mobil itu kemudian membentur sepeda motor Honda Vario yang dikendarai S (45) yang datang dari arah kanan ke kiri bergerak di jalurnya. Akibat insiden tersebut tiga orang mengalami luka ringan. Para korban kemudian dilarikan ke rumah sakit. ”Pengendara sepeda motor S mengalami luka bagian perut dan luka-luka lecet dibagian tangan. Penumpang LCP (30) luka bagian kepala dan lecet bagian tangan dan kaki. Penumpang balita alami luka bagian kepala dan lecet bagian tangan dan kaki dibawa ke RS FMC Ciluar,” jelas dia. Kecelakaan tersebut juga menimbulkan kerugian hingga jutaan rupiah. “Kerugian materi kurang lebih Rp3 juta,” pungkasnya. (abl/c)

LARWASDA: Kepala Inspektorat Kabupaten Bogor, Arif Rahman bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika dalam Gelar Pengawasan Daerah (LARWASDA) Tahun 2025.

Rp44,23 Miliar Kebocoran Terselamatkan CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor melaksanakan Gelar Pengawasan Daerah (LARWASDA) Tahun 2025 yang digelar di Hotel Harris Cibinong. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sistem pengawasan internal, meningkatkan tata kelola pemerintahan, serta mendorong akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan apresiasi kepada Inspektorat Kabupaten Bogor atas kinerja pengawasan yang telah dilakukan hingga tahun 2025. Dia, mengatakan Inspektorat berhasil mencegah potensi kebocoran keuangan daerah sebesar Rp44,23 miliar melalui upaya pencegahan dan pengawasan yang konsisten. "Ini capaian yang patut diapresiasi. Pencegahan kebocoran keuangan daerah bukan pekerjaan mudah dan membutuhkan ketekunan serta integritas tinggi. Ke depan, kita harapkan upaya pencegahan ini bisa terus ditingkatkan," kata Ajat, Rabu (24/12). Ajat menegaskan Pemkab Bogor berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh kerugian negara tersebut, meskipun diha-

dapkan pada keterbatasan administrasi dan regulasi yang sudah tidak berlaku. "Satu rupiah pun kerugian negara harus dikembalikan. Walaupun secara administrasi sulit, namun secara tanggung jawab negara, itu tetap harus diselesaikan," jelas dia. Selain itu, Ajat juga menyoroti bahwa capaian Monitoring Center for Prevention (MCSP) dan Survei Penilaian Integritas (SPI) sebagai indikator penting dalam pencegahan korupsi. Capaian tersebut menurutnya harus dijadikan rambu-rambu untuk memastikan Kabupaten Bogor berada pada jalur tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Ajat berpesan, agar seluruh perangkat daerah terus menjaga semangat sinergi, memperkuat komunikasi, serta mengoptimalkan pengendalian risiko, proses bisnis, dan pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. "Dengan pengawasan yang kuat, integritas aparatur, serta komitmen bersama, kita optimistis dapat mewujudkan perubahan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi Kabupaten Bogor," pungkasnya. (abl/c)

Menilik Usaha Terompet Keliling

Mengais Asa di Tengah Larangan Perayaan Tahun Baru Berlebihan Pengrajin dan penjual terompet keliling, Arif tetap semangat berjualan. Ia tak terlalu memikirkan larangan perayaan tahun baru secara berlebihan yang ditetapkan Pemerintah Daerah. Dirinya terus mengais asa dari momentum tahun baru 2026 berharap bisa meraih pundi-pundi rupiah untuk di bawa pulang. Laporan: MUHAMMAD ALI RIUH BUNYI terompet selalu menjadi penanda datangnya malam pergantian tahun. Suaranya memecah keheningan, menghadirkan euforia dan harapan baru. Namun, di balik nyaringnya terompet yang ditiup anak-anak hingga orang dewasa, tersimpan kisah perjuangan para pengrajinnya yang menggantungkan hidup dari momen singkat di penghujung tahun. Salah satunya Arif, pengrajin sekaligus penjual terompet keliling. Sejak 2010, ia

menekuni pembuatan terompet secara mandiri. Berawal dari sekadar ikut-ikutan teman, rasa penasaran membawanya mencoba membuat terompet sendiri hingga akhirnya menjadi mata pencaharian musiman yang terus ia jalani setiap akhir tahun. “Ikut-ikut teman sih. Namanya kita orang lihat, oh caranya gini, nyoba kan iseng-iseng. Oh ternyata kayak gini, ya sudah dijalanin saja,” ujar Arif kepada Radar Bogor, Kamis (25/11). Bagi Arif, berjualan terompet hanya berlangsung dalam waktu singkat. Ia biasanya mulai berjualan sejak momen Natal, sekitar sepekan menjelang pergantian tahun. Puncak penjualan terjadi tepat pada malam tahun baru, sebelum kemudian aktivitas tersebut berhenti. “Kalau saya keliling kadang masuk daerah Cibinong, Parung, Depok. Tidak menentu,” imbuhnya. Cuaca menjadi kendala utama yang hampir selalu dihadapi setiap pergantian tahun, hujan kerap turun dan memaksa para pedagang menghentikan aktivitas lebih cepat dari rencana. “Namanya tahun baru kan nggak jauh-

FOTO: MUHAMMAD ALI/RADAR BOGOR

TEROMPET: Pengrajin terompet keliling menawarkan dagangannya di Kampung Curug, Kelurahan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (25/12).

jauh sama hujan. Meski begitu tetap saja bertahan,” ucapnya. Terkait adanya imbauan atau larangan perayaan tahun baru dari pemerintah daerah, Arif menilai hal tersebut tidak terlalu berdampak pada penjualannya. Ia tetap menyasar kampung-kampung dan anak-

anak yang masih antusias membeli terompet. “Tantangan saya cuaca hujan. Selama belum dilarang total, saya tetap lanjut karena harus makan kan. Ya sudah, tetap saja jalan. Bagaimana nanti saja, rezeki ada di depan,” tuturnya. Untuk harga, Arif menawarkan

terompet mulai dari Rp15 ribu untuk model standar. Sementara terompet dengan bentuk unik, seperti ayam atau naga, dibandrol Rp25 ribu. “Barang kayak gini kan keluarnya setahun sekali, jadi orang-orang juga ngerti,” katanya. Soal penjualan, jumlah terompet yang terjual setiap hari tidak menentu. Jika sedang ramai, Arif bisa menjual hingga dua kodi dalam sehari. Namun saat sepi, ia tetap bersyukur selama hasilnya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Nggak tentu, namanya juga rezeki. Yang penting usaha. Buat makan mah ada,” pungkasnya sambil tersenyum. Usai momen tahun baru berlalu, Arif tak lantas berhenti bekerja. Ia kembali berjualan mainan kerajinan tangan lainnya, seperti kapal-kapalan yang bisa berputar di air sambil mengeluarkan bunyi. Bagi Arif, terompet bukan sekadar mainan penyemarak malam pergantian tahun. Terompet adalah simbol perjuangan, harapan, dan ketekunan dalam menjemput rezeki di tengah keterbatasan waktu dan cuaca. (Cr1/c)


RADAR BOGOR I JUMAT, 26 DESEMBER 2025 I 6 RAJAB 1447 H I HALAMAN 10

METROPOLIS Stasiun Bogor Perpanjang Jalur BOGORTingginya volume penumpang kereta api di Stasiun Bogor mendorong PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan berbagai langkah peningkatan layanan. Selain rencana perpanjangan jalur untuk mengakomodasi KRL 12 gerbong, KAI juga menghadirkan program diskon tarif kereta api jarak jauh sebesar 25 persen selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Kepala Stasiun Bogor, Mardiono, mengatakan penambahan panjang jalur telah diusulkan ke PT KAI dan ditargetkan mulai direalisasikan pada 2026. Rencana tersebut mencakup perpanjangan jalur 6, 7, dan 8 agar dapat melayani operasional KRL 12 gerbong. “InsyaAllah pada 2026 akan ada penambahan panjang tiga jalur, yakni jalur enam, tujuh, dan delapan,” kata Mardiono kepada Radar Bogor. Saat ini, lanjut Mardiono, hanya empat jalur di Stasiun Bogor yang mampu melayani KRL 12 gerbong, yakni jalur 2, 3, 4, dan 5. Sementara jalur lainnya belum dapat digunakan karena panjang peron yang belum ideal.

ANTREAN PENUMPANG: Penumpang mengantre saat hendak menaiki kereta api di Stasiun Bogor. FOTO: HUMAS PT KAI DAOP 1 JAKARTA

“Yang bisa parkir 12 gerbong hanya jalur 2 sampai 5. Jalur lain belum memungkinkan, se hingga kami usulkan perpanjangan jalur tersebut,” ujarnya. Keberadaan KRL 12 gerbong dinilai lebih efektif dalam mengangkut volume penumpang yang tinggi, sekaligus mengurangi waktu tunggu di peron. “Pengangkutan penumpang secara volume bisa lebih optimal,” tegasnya. Kebutuhan penambahan layanan tersebut sejalan dengan tingginya aktivitas penumpang di Stasiun Bogor. Sepanjang Januari hingga November 2025, jumlah pengguna KRL Bogor Line tercatat mencapai 141.125.256 orang. Sementara transaksi

gate in–gate out di Stasiun Bogor mencapai 33.081.659 transaksi, menjadikannya yang tertinggi sepanjang 2025. Di sisi lain, PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga memberikan diskon tarif sebesar 25 persen bagi pelanggan kereta api jarak jauh berbagai kelas, mulai dari Eksekutif, Luxury, hingga Compartment, sebagai bagian dari pelayanan selama libur akhir tahun. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan program diskon tersebut berlaku untuk 252 perjalanan kereta api jarak jauh yang dioperasikan KAI pada periode Nataru 2025/2026. “Diskon 25 persen ini dapat dimanfaatkan pelanggan untuk

pembelian tiket pada 25 hingga 31 Desember 2025, dengan jadwal keberangkatan 29 Desember 2025 sampai dengan 4 Januari 2026,” ujar Franoto. Ia menambahkan, mobilitas masyarakat cenderung meningkat pada libur akhir tahun. Dengan tarif yang lebih terjangkau, kereta api diharapkan menjadi pilihan perjalanan yang praktis, aman, dan memiliki jadwal yang terukur. Adapun syarat untuk mendapkan diskon, pembelian tiket diskon melalui Access by KAI pada 25–31 Desember 2025. Berlaku untuk keberangkatan 29 Desember 2025 – 4 Januari 2026. Namun kebijakan ini tidak berlaku untuk tarif khusus dan tidak dapat digabung dengan diskon lain. Tiket diskon dapat dibatalkan dan diubah jadwal sesuai ketentuan dan berlaku selama kuota diskon masih tersedia. “KAI mengajak masyarakat memanfaatkan periode diskon ini sekaligus merencanakan perjalanan lebih awal agar libur Natal dan Tahun Baru dapat berjalan lebih nyaman,” tutup Franoto.(bay/fat/c)

Provinsi Ambil Alih Gedung Satpol PP BOGOR-Masa pinjam pakai Gedung Satpol PP Kota Bogor telah habis. Bangunan tersebut kini diambil oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hal itu tertuang dalam surat yang dilayangkan oleh Pemprov Jabar, Nomor 189/ PEM.04.04/BPKAD tertanggal 5 November 2025. Dalam surat tersebut menyebutkan bahwa Gedung Satpol PP akan digunakan untuk Kantor Cabang Dinas ESDM Wilayah II Provinsi Jawa Barat. Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi membenarkan informasi ini. Dia menyebut bahwa masa pinjam pakai Gedung akan berkahir tahun 2025. “Masa pinjam pakai itu biasanya per lima tahun sekali. Dan sekarang masanya sudah habis tahun 2025 ini,” jelas Denny pada Radar Bogor. Denny mengaku pihaknya sudah lama mengetahui informasi tersebut. Pemkot Bogor juga sudah ber ancang ancang untuk merelokasi kantor Satpol PP. Salah satu lokasi yanh dibidiknya adalah kantor Bappenda Kota Bogor. Bangunan tersebut

DIAMBIL ALIH: Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil alih Gedung Satpol PP Kota Bogor yang telah habis masa pinjam pakainya.

terletak di Jalan Pemuda. “Sementara akan kami relokasi ke Gedung Bappenda. Jadi Satpol PP Kota Bogor akan menggunakan di bagian lantai atas,” terang Denny. Kebijakan relokasi ini akan dilakukan dalam Waktu dekat. Bahkan Denny menargetkan Satpol PP Kota Bogor sudah harus pindah tahun depan. “Iya tahun depan relokasi, mudah mudahan tahun depan.

Karena provinsi juga akan menggunakan gedung itu,” ucap Denny, Kamis (25/12) sore. Relokasi kantor Satpol PP ke gedung Bappenda hanya bersifat sementara. Pemkot juga akan menyiapkan gedung permanen untuk mereka. “Nanti kita akan bangun secara permanen kalau tidak salah di Katulampa depan kelurahan. Disitu ada lahan pemda,” pungkasnya (bay/c)

Operasional Taman Dibatasi hingga Penyekatan Kendaraan Sambungan dari Hal 12

Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Disperumkim Kota Bogor, Devi Librianti mengatakan taman hanya akan dioprasikan hingga pukul 22.00 WIB. “Sepertinya akan seperti biasa aja, alias jam 22.00 WIB. Tidak ada acara hiburan alias di close semua,” kata Devi saat dikonfirmasi Radar Bogor. Devi menerangkan pembatasan operasional taman ini tidak berlaku untuk Alun-alun Kota Bogor. Pihaknya akan tetap membolehkan warga beraktfitas hingga pukul 00.00 WIB. “Iya kecuali Alun-alun. tapi itu hanya untuk bersantai santai aja, tidak ada event-event,” beber Devi. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga akan turut memasang beberapa himbauan khusus saat perayaan tahun baru di taman. Salah satunya larangan bermain kembang api. “Nanti akan dipasang spanduk larangan memasang kembang api atau bentuk apapun di

taman-taman. Park Ranger juga kami siagakan untuk jaga kondusifitas,” terang Devi. Sekedar informasi, Pemkot Bogor memang tidak akan membuat acara khsusus untuk merayakan tahun baru. Langkah ini diambil untuk menghormati masyarakat yang tertimpa bencana. Disisi lain, Polresta Bogor Kota menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mengurai potensi kepadatan lalu lintas pada malam pergantian tahun 2025–2026. Salah satunya dengan menyiapkan penyekatan di beberapa pintu masuk Kota Bogor, khususnya terhadap mobil bak terbuka (open) yang membawa penumpang. Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Yudiono, mengatakan hingga Kamis (25/12/ 2025), kondisi arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) masih relatif normal. Meski demikian, peningkatan kendaraan mulai terlihat sejak pagi hari. “pada pagi hari sudah mulai

ada peningkatan kendaraan yang masuk ke wilayah kita, baik ke tempat kuliner maupun ke Kebun Raya Bogor. Tapi masih belum signifikan, masih di atas normal saja seperti peningkatan di akhir pekan,” ujarnya. Yudiono menjelaskan, rekayasa lalu lintas pada malam tahun baru akan diterapkan secara situasional dengan melihat perkembangan kondisi di lapangan. Pihak kepolisian akan menyampaikan informasi resmi apabila langkah pengalihan arus atau penyekatan mulai diberlakukan. “Apabila nanti terjadi kepadatan di Kota Bogor karena banyak yang merayakan tahun baru, kami akan membuat pernyataan dan mengedarkannya melalui media sosial apabila sudah mendekati waktunya,” katanya. Ia mengungkapkan, penyekatan disiapkan di sejumlah titik strategis, yakni Plaza Ekalokasari, Baranangsiang, Air Mancur, Empang, serta Tol BORR (Warung Jambu). Kendaraan yang akan dibatasi masuk ke

dalam kota adalah mobil bak terbuka yang membawa penumpang, karena dinilai berpotensi membahayakan keselamatan, terutama pada malam pergantian tahun. “Untuk kendaraan pribadi lainnya tetap akan diatur secara situasional sesuai kondisi di lapangan,” jelas Yudiono. Untuk kawasan wisata, pengamanan lalu lintas difokuskan di Kebun Raya Bogor. Polisi juga telah berkoordinasi dengan sejumlah perkantoran untuk menyediakan kantong-kantong parkir tambahan. “Kami sudah berkoordinasi dengan beberapa perkantoran untuk lokasi parkir, sehingga banyak kantong parkir yang digunakan dan arus lalu lintas di seputar kota tetap bisa bergerak,” ujarnya. Terkait perbandingan kepadatan lalu lintas tahun ini dengan tahun sebelumnya, Yudiono menyebut masih belum dapat dilakukan penilaian. Saat ini kondisi lalu lintas masih dalam batas normal,

meski terjadi perlambatan di beberapa titik. “Mungkin kepadatan ada di Pinong yang mengarah ke 9 Ambon, Tol BORR, sampai Jalan Pajajaran. Tapi masih tidak merah karena roda masih berputar dan anggota sudah tergelar di lapangan,” katanya. Untuk memastikan data kepadatan secara akurat, pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bogor. “Nanti kita akan minta data ke Dishub untuk mengukur tahun mana yang lebih ramai,” tambahnya. Polresta Bogor Kota memprediksi peningkatan arus lalu lintas akan terjadi menjelang malam tahun baru, khususnya pada 30 dan 31 Desember 2025. Meski Bogor bukan jalur wisata

Sambungan dari Hal 12

Di Gereja Katedral dan Gereja Zebaoth, jemaat tampak khusyuk mengikuti seluruh rangkaian misa. Suasana sakral terasa kuat dengan lantunan puji-pujian dan pembacaan firman Tuhan, disertai pengamanan ketat dari aparat kepolisian untuk memastikan ibadah berjalan aman. Wali Kota Bogor Dedie Rachim turut meninjau langsung pelaksanaan misa malam Natal di sejumlah gereja. Ia memastikan perayaan Natal berlangsung kondusif berkat sinergi aparat keamanan serta partisipasi berbagai elemen masyarakat. “Mudah-mudahan umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah Natal dengan sebaik-

baiknya. Kondisi ini menunjukkan toleransi dan kebersamaan di Kota Bogor tetap terjaga,” ujar Dedie. Di Gereja Katedral, misa Natal dilaksanakan dalam lima sesi, mulai pukul 06.00 WIB hingga 19.00 WIB, dengan jumlah jemaat mencapai 2.000 hingga 3.000 orang pada setiap sesi. Rangkaian ibadah berjalan tertib dan lancar. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan menerjunkan 25 personel kepolisian. Selain itu, arus lalu lintas di sekitar gereja, termasuk Jalan Kapten Muslihat, terpantau lancar dengan dukungan pengaturan dari aparat dan sejumlah organisasi masyarakat. Dedie menegaskan, toleransi antarumat beragama menjadi fondasi penting dalam menjaga

stabilitas dan mendukung pembangunan Kota Bogor. “Sinergi dan kolaborasi antarumat beragama adalah kunci pembangunan yang lebih baik. Semoga nilai toleransi di Kota Bogor terus meningkat,” pungkasnya. Pada Hari Natal, Gereja Katedral, Kecamatan Bogor Tengah, melaksanakan lima sesi misa, yakni pukul 06.00 WIB, 08.00 WIB, 11.00 WIB, 16.00 WIB, dan 19.00 WIB. Setiap sesi diikuti sekitar 2.000 hingga 3.000 jemaat. Kepala Pengamanan Gereja Katedral, Diana, menyampaikan bahwa tema Natal tahun ini berfokus pada keluarga. “Tema Natal hari ini adalah hadir untuk menyelamatkan keluarga,” ujarnya. Rangkaian ibadah diikuti

dengan tertib, dengan jemaat silih berganti memasuki gereja sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pengamanan dilakukan secara ketat oleh aparat kepolisian. Sebanyak 25 personel diterjunkan khusus di Gereja Katedral. Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo memastikan seluruh rangkaian misa berlangsung aman dan terkendali. “Alhamdulillah sampai hari ini pengamanan di gereja-gereja masih aman dan kondusif,” katanya. Arus lalu lintas di sekitar gereja, termasuk di Jalan Kapten Muslihat, terpantau lancar. Sejumlah organisasi masyarakat Islam turut membantu pengaturan lalu lintas, mempertegas kuatnya semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama. (bay/c)

Bersihkan Setiap Sudut hingga Lantai, Gereja Katedral Jadi Lokasi Keempat Sambungan dari Hal 12

GEREJA Katedral menjadi lokasi keempat dalam rangkaian gerakan sosial tersebut. Senyum dan semangat terlihat jelas dari para panitia yang datang dengan perlengkapan sederhana. Kain lap, alat kebersihan, hingga mesin penyemprot digunakan untuk memastikan area gereja bersih dan nyaman, terlebih menjelang pelaksanaan malam Natal. Kehadiran panitia disambut hangat oleh pengurus gereja. Tanpa sekat, kegiatan bebersih dilakukan bersama-sama, menyusuri tiap sudut tempat

ibadah umat Kristiani itu dengan teliti. Nyaris tidak ada bagian yang terlewat dari perhatian mereka. “Ini sudah titik keempat. Hingga tanggal 29 nanti, insyaallah kami akan mendatangi enam tempat ibadah,” ujar Sekretaris Umum Bhakti Lintas Agama, Ridwan Adi Nugraha. Kegiatan bebersih tempat ibadah tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bhakti Lintas Agama 2026. Puncak kegiatan direncanakan akan digelar pada 7 Januari 2026 di Kota Bogor.

Selain gerakan sosial membersihkan tempat ibadah, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas. Mulai dari pelayanan kesehatan gratis hingga bazar UMKM. “Puncak acara nanti akan diisi dengan doa lintas agama, ceramah kebangsaan, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM, hingga pentas seni budaya lintas agama,” jelas Ridwan. Sementara itu, Ketua Pelaksana Bhakti Lintas Agama, Dede Supriatna, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mem-

perkuat nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Bogor. Semangat tersebut dirangkum dalam tema besar Bhakti Lintas Agama, “Merekatkan Bangsa dari Bogor untuk Indonesia.” Melalui kegiatan ini, panitia berharap Kota Bogor dapat menjadi contoh nyata bagaimana harmoni dan kebersamaan tetap terjaga di tengah keberagaman. “Ini untuk membuktikan bahwa kerukunan umat beragama di Kota Bogor tetap terjaga, dan harapannya bisa dicontoh oleh wilayah lain,” singkatnya. (*)

lainnya,” jelas Yudiono. Untuk pengamanan Nataru, Polresta Bogor Kota menyiapkan enam pos pengamanan yang tersebar di wilayah Polsek Bogor Barat, Bogor Selatan, Bogor Utara, Bogor Tengah, dan Tanah Sareal. Selain itu, pos pelayanan juga disiagakan di Kebun Raya Bogor dan Alun-Alun Kota Bogor. Terdapat pula pos terpadu lintas instansi di Baranangsiang yang melibatkan berbagai unsur pendukung. Masyarakat dapat mengaksesnya untuk meminta berbagai pertolongan. “Di pos terpadu sudah tergabung derek, Dinas Kesehatan, BPBD, dan seluruh unsur terkait. Semuanya siaga dan on call untuk mendukung pelayanan selama Nataru,” pungkasnya. (uma/bay/c)

Desak Pemkot Tertibkan Penginapan Ilegal Sambungan dari Hal 12

Misa Natal Penuh Khidmat

utama, pergerakan kendaraan diperkirakan meningkat karena aktivitas kuliner dan kunjungan ke Kebun Raya. “Kami memprediksi menjelang tanggal 30 dan 31 akan ada peningkatan arus. Bogor bukan jalur wisata utama, tapi lebih cenderung ke kuliner dan Kebun Raya,” ujarnya. Sebagai langkah antisipasi, personel dan tim urai kemacetan telah disiagakan. Jika kawasan Puncak tidak lagi menampung kendaraan, arus akan dialihkan ke wilayah Kota Bogor. “Apabila Puncak sudah tidak menampung, kendaraan akan dialirkan ke wilayah Bogor, baik dari arah Tajur maupun dari gerbang tol Baranang Siang. Nantinya juga diarahkan ke jalur alternatif seperti R3, Sumarecon, dan

Ketua PHRI Kota Bogor Yuno Abeta Lahay mengungkapkan, sektor perhotelan saat ini berada dalam tekanan berat pasca diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025. Ia menyebut, ketergantungan hotel terhadap kegiatan rapat kementerian dan lembaga kini berada di titik kritis. “Dulu instansi datang full board dan menginap. Sekarang polanya berubah, paling hanya half day meeting. Ini berdampak langsung pada pendapatan kamar, sementara biaya operasional tetap berjalan,” ujar Yuno. Selain penurunan kegiatan pemerintahan, Yuno menyoroti fenomena wisatawan yang datang ke Bogor tanpa memberikan dampak ekonomi signifikan. Banyak pengunjung hanya singgah untuk berwisata singkat dan berbelanja di pedagang kaki lima, tanpa menginap di hotel atau makan di restoran resmi. “Yang datang itu macet dan sampahnya, tapi belanjanya ke sektor yang tidak bayar pajak restoran 10 persen. Infrastruktur kota tetap terbebani,” katanya. PHRI menilai, kondisi tersebut diperparah dengan menjamurnya penginapan tak berizin yang

dipasarkan melalui aplikasi daring. Menurut Yuno, pelaku usaha hotel resmi harus memenuhi berbagai ketentuan perizinan dan sertifikasi, sementara rumah tinggal dan apartemen bebas disewakan harian tanpa kewajiban pajak. “Ini persaingan yang tidak adil. Kami patuh aturan, bayar pajak, tapi di sisi lain ada shadow economy yang dibiarkan,” tegasnya. Yuno mendesak Pemerintah Kota Bogor untuk bertindak sebagai wasit dengan menertibkan alih fungsi bangunan yang tidak sesuai peruntukan. Ia menyebut, keberadaan penginapan ilegal seharusnya mudah ditelusuri karena terdaftar jelas di platform digital. “Kalau terus dibiarkan, yang taat aturan bisa tergoda ikut menyeberang. Akhirnya PAD justru makin turun,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengakui masih adanya kelemahan pengawasan terhadap perubahan fungsi bangunan dari rumah tinggal menjadi penginapan. Ia memastikan, pemerintah akan memperkuat pengawasan dan penegakan aturan. “Secara regulasi, penginapan dengan kapasitas di atas 10

kamar wajib masuk sistem pajak daerah. Ini akan kita tertibkan,” kata Jenal. Ia menambahkan, pada 2026 Pemkot Bogor akan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak melalui sinergi Badan PendapatanDaerah,DinasPenanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Dinas Perumahan dan Permukiman. Untuk mendorong pemulihan sektor perhotelan, Pemkot juga menyiapkan sejumlah agenda strategis, di antaranya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat 2026. Ajang tersebut diharapkan mampu menyerap kunjungan atlet dan ofisial dalam jumlah besar. Selain itu, pemerintah berencana membangun fasilitas convention hall yang terintegrasi dengan revitalisasi Pasar Bogor. Hal ini guna menangkap peluang penyelenggaraan konser dan konferensi berskala besar. Jenal pun menyampaikan komitmen memperkuat kolaborasi antara Pemkot Bogor dan PHRI dalam menata sektor pariwisata dan perhotelan. Dia menyatakan siap duduk bersama pelaku usaha untuk menyusun langkah teknis penertiban sekaligus menjaga keberlangsungan ekonomi daerah. (uma/c)

Truk Pengangkut Air Patah As Sambungan dari Hal 12

Kasubnit Gakkum Polresta Bogor Kota, Iptu Susilo mengatakan insiden itu terjadi sekira pukul 12.00 WIB. Truk tengah melintas dari arah Ciapus. “Untuk tujuannya sendiri tidak tau mau kemana. Cuma memang tadi dampaknya arus lalu lintas padat,” jelas Susilo.

Jajaran satlantas Polresta Bogor Kota juga sempat melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan. Evakuasi truk perlu melibatkan mobil derek. “Iya diderek karena as mobil bagian bawahnya patah. Sehingga perlu diderek. Yang Namanya mobil pengangkut gitu memang rawan kalua tidak rutin dicek,” jelasnya. Beruntung tidak ada korban

jiwa ataupun luka dalam insiden ini. Susilo mnghimbau kepada para pengendara untuk rutin melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang digunakan. “Harus dilakukan pengecekan berkala terhadap kendaraan terutama angkutan angkutan berat. Masalah masalah di kaki harus diperbaiki,” pungkasnya (bay/c)


RADAR BOGOR I JUMAT, 26 DESEMBER 2025 I 6 RAJAB 1447 H I HALAMAN 11

KOMUNITAS

FOTO DISKOMINFO FOR RADAR BOGOR

PERKUAT: Para pengurus MUI Kecamatan dan MUI Kabupaten Bogor berkumpul untuk pengukuhan sekaligus wisuda peserta PKU angkatan ke-19.

MUI KABUPATEN BOGOR

Wisuda PKU dan Pelantikan Pengurus

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor terus memperkuat perannya dalam pembinaan umat dan pembangunan daerah melalui Wisuda Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan ke-19 serta Pengukuhan Pengurus MUI Kabupaten Bogor dan Pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Bogor, yang berlangsung di Gedung Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Rabu (24/12).

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi MUI dalam menyiapkan kader ulama yang berilmu, moderat, dan berkomitmen menjaga persatuan umat di tengah tantangan zaman. Wisuda PKU Angkatan ke-19 menandai lahirnya generasi ulama yang diharapkan mampu menjadi penerang umat sekaligus mitra strategis pemerintah daerah. Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat

HADIRI: Jemaat GBKP Runggun Bogor Barat foto bersama Wali Kota Dedie Rachim dan Anggota DPRD Karina Soerbakti.

GBKP BOGOR BARAT

Hadirkan Wali Kota Rayakan Natal WALI Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri undangan Perayaan Natal 2025 GBKP Runggun Bogor Barat yang dilaksanakan di Gedung Sudirman, Zeni, Minggu (21/12). Dalam sambutannya, Dedie Rachim mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor hadir untuk terus melaku-

kan pembinaan kepada seluruh umat dari berbagai latar belakang. Dengan demikian, seluruh umat beragama dapat melaksanakan ibadah dengan sebaikbaiknya, aman, dan nyaman. Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bogor, Karina Soerbakti, mengatakan bahwa kehadirannya merupakan bentuk komit-

men DPRD dalam melayani warga dari segala latar belakang. Sebab, sebagai kota toleran, pemerintah harus selalu hadir. “Ini adalah bentuk partisipasi untuk melayani masyarakat dari berbagai lapisan tanpa memandang suku, ras, dan agama, karena perbedaan adalah keindahan dan Bogor sebagai kota toleran,” ujarnya.(*bay)

Jatnika, menyampaikan apresiasi atas peran aktif MUI dalam menjaga kondusivitas, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta membentengi masyarakat dari dekadensi moral dan paham yang menyimpang. Pengukuhan pengurus MUI Kabupaten Bogor dan MUI Kecamatan se-Kabupaten Bogor menjadi langkah strategis untuk memastikan peran MUI hadir hingga ke tingkat akar rumput. MUI diharapkan

aktif melakukan pembinaan keagamaan, penguatan moderasi beragama, serta menjadi rujukan umat dalam menyikapi dinamika sosial dan perkembangan teknologi. Pada kesempatan tersebut juga ditegaskan sinergi antara MUI dan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam penguatan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan umat. (*cr1/b)


METROPOLIS

jumat 26 desember 2025 6 rajab 1447 H HALAMAN 12

PRAKIRAAN

PAGI

SIANG

MALAM

BERAWAN

BERAWAN

BERAWAN

CUACA BOGOR

HARI INI

Sumber: www.bmkg.go.id

Misa Natal Penuh Khidmat BOGORPerayaan Misa Natal di Kota Bogor berlangsung khidmat dan kondusif, Rabu malam (24/12) hingga Kamis (25/12). Sejumlah gereja dipadati umat Kristiani yang mengikuti ibadah dengan tertib dan penuh penghayatan. MISA NATAL...Baca Hal 10

KHIDMAT: Suasana malam Misa Natal di Gereja Katedral, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor. Rabu (24/12).

HENDI NOVIAN/RADAR BOGOR

Operasional Taman Dibatasi hingga Penyekatan Kendaraan Operasional taman yang ada di Kota Bogor saat tahun baru bakal dibatasi. Tidak ada acara kshusus yang akan dilaksanakan saat momen pergantian tahun itu. OPERASI TAMAN...Baca Hal 10

Faktor peningkatan

Alasan Menghormati masyarakat terdampak bencana & menjaga ketertiban umum Khusus Alun-Alun Kota Bogor

Kantong parkir tambahan

Buka hingga: 00.00 WIB

Diperbolehkan

Wisata kuliner & Kebun Raya

Bersantai Kerja sama dengan perkantoran

Duduk santai keluarga Aktivitas ringan

Dilarang

Antisipasi Kemacetan

Mengurangi parkir liar

Event hiburan Panggung music Kembang api & petasan

Pengalihan arus bila Puncak penuh

Pengawasan

Jalan Raya Tajur

Park Ranger siaga

Baranangsiang

Spanduk imbauan dipasang Pengawasan hingga malam

Jalur alternatif R3 & Sumarecon

Rekayasa Lalu lintas Tahun Baru Polresta Bogor Kota

Pos Pengamanan Nataru

Penyekatan Mobil bak terbuka yang membawa penumpang

Bogor Barat Bogor Selatan Bogor Utara Bogor Tengah Tanah Sareal

Berisiko keselamatan

Kendaraan pribadi lain Situasional sesuai kondisi lapangan Titik Penyekatan Kendaraan

Pos Pelayanan

Lokasi Strategis Plaza Ekalokasari Baranangsiang Air Mancur

Dulu instansi datang full board dan menginap. Sekarang polanya berubah, paling hanya half day meeting.” Ketua PHRI Kota Bogor

YUNO ABETA LAHAY

Desak Pemkot Tertibkan Penginapan Ilegal

FAUZAN/RADAR BOGOR

ALAMI PATAH AS: Truk pengangkut air mengalami patah as di depan mal BTM, pada Kamis (25/12).

Truk Pengangkut Air Patah As

BOGORMaraknya penginapan ilegal yang beroperasi tanpa izin resmi dinilai menjadi salah satu penyebab utama menurunnya okupansi hotel di Kota Bogor. Kondisi tersebut disoroti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor dalam sesi tanya jawab Forum Refleksi Akhir Tahun PWI Kota Bogor, Senin (22/12).

BOGORTruk pengangkut air mengalami patah as di depan mal BTM. Kondisi ini mengakibatkan arus lalu lintas di area tersebut macet, Kamis (25/12).

DESAK...Baca Hal 10

TRUK...Baca Hal 10

Empang Tol BORR (Warung Jambu)

Bhakti Lintas Agama Bebersih Tempat Ibadah

Prediksi Kepadatan

Bersihkan Setiap Sudut hingga Lantai, Gereja Katedral Jadi Lokasi Keempat

30–31 Desember 2025

Titik rawan Jalan Pajajaran Tol BORR Pinong – 9 Ambon Sekitar Kebun Raya Bogor

AKSI BERSIHBERSIH: Panitia Bhakti Lintas Agama, melanjutkan kegiatan bebersih tempat ibadah, salah satunya di Gereja Katedral.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Gereja Katedral, Jalan Kapten Muslihat, Selasa (23/12). Sejumlah orang tampak sibuk membersihkan setiap sudut gereja, dari lantai hingga area-area yang jarang tersentuh. Mereka adalah panitia Bhakti Lintas Agama, yang kembali melanjutkan kegiatan bebersih tempat ibadah. Laporan: MUHAMMAD RIFKI FAUZAN BERSIHKAN...Baca Hal 10


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Epaper Radar Bogor 26 Desember 2025 by Bogor - Issuu