Selasa
23 Desember 2025 3 rajab 1447 H Terbit 12 halaman
HARGA Rp5.000
Petaka
Bus
Cahaya
Pemeriksaan Kemenhub (Sumber: data BLU-e)
Nilai TKA Matematika dan Bahasa Inggris Jeblok
TOTAL
500 Ton Donasi Masih Tertahan ACEH–Persatuan Konsumen Muslim Malaysia (PPIM) mendesak Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim memfasilitasi pengiriman bantuan ke Aceh melalui jalur diplomatik. Tujuannya, agar tidak ada kendala dalam penyaluran serta pendistribuannya tepat sasaran.
JAKARTA–Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merilis hasil tes kemampuan akademik (TKA) 2025 jenjang SMA/SMK sederajat. Hasilnya, nilai mata pelajaran (mapel) wajib, seperti Matematika dan Bahasa Inggris jeblok.
FIRHAN FARABI/RAKYAT ACEH
BURUH PIKUL: Salah satu warga memutuskan bekerja sebagai buruh pikul untuk membantu warga yang ingin membawa barang melintasi jalan yang putus di Bireuen - Bener Meriah, Aceh.
Sumber: Data BNPB, 22 Desember 2025
Baca Metropolis Hal 12
Alumni yang Jabat Posisi Kunci Negara dan Industri Dapat Penghargaan BERI SAMBUTAN: Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan sambutan sembari mengenang masa studinya di Program Doktor Ekonomi Pertanian IPB pada 2001–2004.
Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) University tersebar di berbagai posisi strategis pemerintahan, lembaga negara, hingga industri nasional dan global. Untuk menegaskan perannya mencetak pemimpin nasional, para alumni mendapatkan penghargaan Top 100 Alumni Prominent.
SUBUH 04.14 DZUHUR 11.55 ASHAR 15.22 MAGRIB 18.15 ISYA 19.26
Laporan: FIKRI RAHMAT UTAMA
RADAR BOGOR I SELASA, 23 DESEMBER 2025 I 3 RAJAB 1447 H I HALAMAN 2
PENDIDIKAN
Belajar Jurnalistik Sambil Wisata Sejarah ’Journalist Trip to Museum’ Radar Bogor BOGOR– Belajar jurnalistik tak melulu di ruang kelas. Puluhan pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat di Kota Bogor mengikuti kegiatan “Journalist Trip to Museum”, yang digelar Radar Bogor, Senin (22/12). Kegiatan ini menggabungkan wisata sejarah dengan pelatihan jurnalistik dasar bagi pelajar. Sejak pukul 07.30 WIB, 18 pelajar sudah berkumpul di Graha Pena Yasmin, sebelum mengikuti rangkaian kegiatan wisata edukasi ke sejumlah ikon sejarah dan pengetahuan di Kota Bogor. Di antaranya,
Galeri Bumi Parawira di Perpustakaan & Galeri Kota Bogor, Museum Zoologi, dan Kebun Raya Bogor. Manajer Pemasaran dan Sirkulasi Radar Bogor, M. Iksan Halil, menjelaskan kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada pelajar dalam mengenal dunia jurnalistik. Sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap sejarah dan lingkungan. “Ini bukan sekadar jalan-jalan. Peserta kami ajak mengenal jurnalistik sejak dini, memahami cara mengamati, mencari sudut pandang, hingga menuliskannya menjadi berita. Di sisi lain, museum menjadi media belajar sejarah dan pengetahuan yang menyenangkan,” kata Ikhsan.
Menurut dia, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Radar Bogor menjaga literasi media serta memperkenalkan peran pers kepada generasi muda, khususnya Generasi Z. “Kami ingin anak-anak muda tahu bahwa media adalah pilar demokrasi. Radar Bogor ingin hadir lebih dekat dengan mereka melalui pendekatan yang edukatif dan relevan,” tambahnya. Sebelum terjun ke lapangan, para peserta terlebih dahulu mendapat pembekalan singkat terkait teknik dasar penulisan berita dan fotografi jurnalistik. Setelah itu, mereka diminta melakukan observasi langsung di setiap lokasi kunjungan. Di Galeri Bumi Parawira, peserta mempelajari sejarah Kota Bogor dan
perjalanan kepemimpinan dari masa kerajaan hingga era modern. Sementara di Museum Zoologi, mereka diperkenalkan pada beragam koleksi satwa, termasuk spesies langka dan yang telah punah. “Kami juga memberikan pengalaman seru, salah satunya naik Bus Uncal. Ternyata masih ada peserta yang belum pernah mencobanya, jadi ini jadi pengalaman yang berkesan,” kata Iksan. Layaknya wartawan, para pelajar ditantang untuk menentukan angle berita, menulis laporan, serta mengambil foto dari hasil pengamatan mereka. Karya terbaik dari peserta, akan dipublikasikan di Radar Bogor, baik di media cetak maupun platform digital. Kegiatan ini diikuti 18 pelajar dari
SMP hingga SMA swasta maupun negeri. Iksan menyebut antusiasme sebenarnya cukup tinggi, bahkan datang dari mahasiswa dan peserta luar Kota Bogor, namun terbatas kuota dan pertimbangan teknis. Ke depan, Radar Bogor berencana melanjutkan program serupa dengan menjalin kerja sama dengan museum lain di Kota Bogor. “Kami ingin kegiatan ini berkelanjutan, termasuk bekerja sama dengan museum lain seperti Balai Kirti atau Museum Tanah. Harapannya, literasi jurnalistik dan kecintaan pada sejarah bisa terus tumbuh di kalangan pelajar,” tukas Ikhsan. Salah satu peserta, Hafizah Putri, siswi kelas X SMA Negeri 9 Kota Bogor, mengaku kegiatan ini
memberikan pengalaman baru baginya. Selain itu, dirinya bisa mendapatkan teman baru untuk berbagi cerita. “Aku ikut karena ingin nambah pengalaman dan teman. Ini pertama kali ikut kegiatan jurnalistik seperti ini. Jadi banyak belajar tentang sejarah Kota Bogor dan juga hewan-hewan di Museum Zoologi,” ujarnya. Hal senada disampaikan Nafisdhia Aufa Fathi Susandi, siswa kelas VIII SMP Insantama Bogor. Ia mengaku tertarik mengikuti kegiatan tersebut karena minatnya pada dunia jurnalistik. “Biasanya cuma belajar teori, tapi di sini langsung praktik. Kita observasi, liputan, lalu bikin berita. Model kegiatan seperti ini baru pertama kali aku ikuti,” katanya. (uma/c)
SIAP WISATA: Para siswa SMP dan SMA Bersiap mengikuti Journalistic Trip To Museum menggunakan Bus Unchal Kota Bogor saat berkumpul di Graha Pena, Senin (22/12).
FAI UIKA Luluskan 227 Mahasiswa 13 Lulusan dari Luar Negeri BOGOR–Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor secara resmi meluluskan 227 mahasiswa dalam kegiatan Yudisium yang digelar di Auditorium Prof. H. Abdullah Siddiq, Kota Bogor, Senin (22/12/2025). Dari jumlah tersebut, 13 mahasiswa tercatat berasal dari luar negeri, yakni Singapura. Dekan Fakultas Agama Islam UIKA Bogor, Prof. Dr. Imas Kania Rahman, menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas capaian para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi melalui perjuangan panjang. “Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi Fakultas Agama Islam. Dengan penuh rasa bangga dan bahagia, kami meluluskan 227 mahasiswa, baik dari dalam negeri yang tersebar di berbagai provinsi, bahkan 13 orang dari luar negeri, yaitu dari negara singapura,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin (22/12). Ia juga menyampaikan ucapan
selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati beserta orang tua dan wali mahasiswa. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari perjuangan bersama, baik mahasiswa maupun keluarga yang senantiasa memberikan dukungan. Pada kesempatan itu, Imas turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh civitas akademika FAI, mulai dari dosen pembimbing akademik, ketua dan sekretaris program studi, para wakil dekan, hingga tenaga kependidikan atas kerja sama dan dedikasi dalam mendampingi mahasiswa selama masa studi. “Capaian ini tentu tidak lepas dari kerja sama semua pihak yang telah membersamai mahasiswa sejak awal masuk hingga hari ini,” ungkapnya. Ia juga mengenang perjalanan mahasiswa yang dahulu merupakan peserta ta’aruf dan kini telah sampai pada tahap akhir pendidikan, sekaligus menjadi bagian dari dinamika organisasi kemahasiswaan yang turut mewarnai kehidupan kampus. Sementara itu, mewakili Rektor UIKA Bogor, Wakil Rektor III Bidang
Kemahasiswaan dan Dakwah, Dr. Hambari, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium atas keberhasilan menyelesaikan studi. “Mudah-mudahan kesuksesan hari ini menjadi awal bagi kesuksesankesuksesan berikutnya dalam kehidupan,” tuturnya. Hambari juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan FAI dan para dosen yang telah mendidik dan membina mahasiswa, baik secara akademik maupun nonakademik, termasuk dalam pembentukan karakter dan kepribadian Islami yang menjadi ciri khas FAI UIKA Bogor. “Sebagaimana pesan Nabi Muhammad SAW, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” tambahnya. Lebih lanjut, Hambari mengingatkan bahwa para lulusan merupakan duta Universitas Ibn Khaldun Bogor. Oleh karena itu, ia berpesan agar para alumni senantiasa menjaga kepribadian, akhlak, dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai Islam. (Cr1/c) LULUS: Para lulusan dari Fakultas Agama Islam UIKA foto bersama setelah menjalani yudisium yang digelar di Auditorium Prof. H. Abdullah Siddiq, Senin (22/12).
Kemeriahan Gebyar Pesta Pora MBG BOGOR–Gebyar Pesta Pora MBG (Makan Bergizi Gratis) digelar sebagai bagian dari Pesta Rakyat Alumni IPB Pulang Kampus (PRA IPK) 2025, Sabtu (20/12). Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi sekaligus kompetisi bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menghadirkan menu MBG yang bergizi, inovatif, higienis, dan aman dikonsumsi bagi anak-anak sekolah. Mengusung semangat ketahanan pangan, Gebyar Pesta Pora MBG menghadirkan tiga ajang lomba, yakni Lomba Cuci Ompreng, Lomba Preparasi Bahan Baku, serta Lomba Masak Inovasi Olahan Set Menu MBG. Sebanyak 22 tim SPPG dari wilayah Bogor turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan ini. Dalam lomba memasak, setiap peserta diwajibkan menyajikan dua porsi menu, masing-masing untuk display dan penilaian juri. Dengan batas maksimal biaya Rp10.000 per porsi, peserta ditantang untuk mengolah menu bergizi seimbang. Bahan protein hewani ditentukan melalui undian pada hari pelaksanaan lomba, dengan pilihan ikan atau ayam. Presiden Indonesian Chef Association (ICA), Susanto, menegaskan bahwa makanan MBG memiliki tantangan tersendiri.(*pia)
Fakultas Vokasi IBI Kesatuan Gelar International Guest Lecture BOGORBahas mengenai transformasi digital sektor keuangan, Fakultas Vokasi Institut Bisnis dan Informatika atau IBI Kesatuan Bogor selenggarakan International Guest Lecture. Kegiatan Fakultas Vokasi IBI Kesatuan Bogor tersebut, mengangkat tema Digital Transformation in Financial Business. Kegiatan tersebut diselenggarakan Fakultas Vokasi IBI Kesatuan Bogor di Aula Gedung B, pada 17 Desember 2025. Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber berkelas internasional. Yaitu Prof. Victor MeladeeAde, Ph.D dari Metropolitan Community College, Amerika Serikat dan Desi Karmila., SE., MM d ri Departemen Head of Customer Protection Bank BNI.. Prof. Victor Meladee-Ade, Ph.D memaparkan soal transformasi digital. Menurutnya, penting untuk menyiapkan sumber daya manusia dengan adanya transformasi tersebut. Sebab menurutnya, kini lanskap
industri perbankan juga jasa keuangan berupa, akibat adanya teknologi digital, fintech juga kecerdasan buatan. Sementara itu, Desi Karmila, SE., MM memaparkan soal adanya pergeseran perilaku transaksi masyarakat. Dari awalnya menggunakan sistem konvensional menuju layanan digital. Hal tersebut didorong salah satunya oleh populasi muda yang melek teknologi. Sementara itu, diketahui kegiatan ini menjadi penguatan wawasan global, dan kompetensi digital, khusus mahasiswa Fakultas Vokasi IBI Kesatuan. Kegiatan ini diikuti mahasiswa Program Vokasi, dosen, serta civitas akademika IBI Kesatuan dengan antusiasme tinggi. Selain mendapatkan wawasan akademik dan praktis, peserta juga memperoleh kesempatan networking internasional, serta pemahaman terkini mengenai perkembangan ekonomi digital dan teknologi keuangan.(*bay)
TAMU: Fakultas Vokasi IBI Kesatuan Bogor selenggarakan International Guest Lecture. Perwakilan fakultas memberikan cinderamata kepada dua dosen tamu.
IPB Luncurkan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen
Peminatan Dirancang Hasilkan Riset Doktoral bagi Industri dan Publik Di tengah kebutuhan akan kepemimpinan dan riset manajemen yang semakin kompleks, IPB University resmi meluncurkan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen (PDIM). Program ini dirancang untuk memperkuat pengembangan ilmu manajemen berbasis sustainability management, sekaligus menjawab keterbatasan jumlah doktor manajemen di Indonesia. PROGRAM Studi Doktor Ilmu Manajemen berada di bawah nau-
ngan Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University dengan empat peminatan strategis, yaitu Manajemen Pemasaran Berkelanjutan, Manajemen Operasi dan Rantai Pasok, Manajemen Risiko, serta Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan Organisasi. Seluruh peminatan dirancang untuk menghasilkan riset doktoral yang berdampak bagi industri, masyarakat, dan kebijakan publik. Ketua Departemen Manajemen IPB University, Dr Eko Ruddy Cahyadi, menjelaskan bahwa pembukaan PDIM didasari oleh tiga pertimbangan utama. “Ada tiga alasan kenapa kami membuka program S3 ini, yakni kebutuhan pasar akan doktor manajemen yang masih sangat tinggi, perkembangan ilmu manajemen
PENUHI KETERBATASAN: IPB University resmi meluncurkan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen (PDIM) dengan empat peminatan strategis.
yang sangat pesat, serta kesiapan akademik Departemen Manajemen IPB University,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa disrupsi teknologi dari Revolusi Industri 4.0
hingga 5.0 menuntut riset manajemen yang lebih tajam dan relevan. “Dinamika bisnis saat ini tidak cukup dijawab dengan efisiensi, tetapi juga tanggung jawab sosial dan keber-
lanjutan,” tegasnya. Sementara itu, Dr Furqon Syarief Hidayatulloh, Ketua Program Studi Pascasarjana Ilmu Manajemen, menuturkan bahwa PDIM dirancang melalui proses panjang, mulai dari penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri dan akademik, penguatan SDM dosen, hingga kesiapan fasilitas pembelajaran. “Program ini tidak hanya mencetak doktor unggul secara akademik, tetapi juga pengambil keputusan strategis berbasis keberlanjutan,” katanya. Dekan Sekolah Pascasarjana IPB University, Prof Dodik Ridho Nurrochmat, menyampaikan apresiasi atas hadirnya PDIM di momentum penting pembangunan nasional. Ia menilai program ini akan memperkuat peran IPB University dalam mencetak ilmuwan dan pemikir strategis.
Peluncuran secara resmi dilakukan oleh Pelaksana harian (Plh) Rektor IPB University, Prof Ernan Rustiadi dalam Soft Launching PDIM yang digelar di Ballroom Gedung Startup Center (GSC), Kampus Taman Kencana, Bogor. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen IPB University terhadap agenda global sustainability. “PDIM diharapkan melahirkan doktor yang tidak hanya mengembangkan teori, tetapi juga menciptakan solusi nyata bagi masyarakat dan industri,” ujarnya. Dengan hadirnya Program Studi Doktor Ilmu Manajemen, IPB University memperluas kontribusinya dalam pengembangan keilmuan manajemen nasional dan memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi berbasis riset berkelanjutan. (*/pia)
RADAR BOGOR I SELASA, 23 DESEMBER 2025 I 3 RAJAB 1447 H I HALAMAN 3
MIMBAR BEBAS Sampaikan unek-unek Anda terhadap layanan publik seperti PLN, PDAM, PT Pos,
telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/ paspor/ sertifikat tanah, dll.
Radar Bogor juga memberi kesempatan kepada para tenaga pengajar yang ingin menulis opini untuk pengembangan profesional guru. Juga kepada para mahasiswa yang ingin menulis opini tentang suatu topik, sebagai bentuk sikap kritis untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di era sekarang.
Informasi lebih lanjut, hubungi
085299600773 JADWAL SIM KELILING POLRESTA KOTA BOGOR
KHUSUS PERPANJANGAN SIM A DAN C
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
Botani Square Mitra 10 Sholis Lippo Plaza Mall Boxie Tajur Plaza Jambu Dua Plaza Jambu Dua Burger King Padjajaran
Waktu pendaftaran: 08.00-09.00 WIB
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.
PLN Bogor (0251) 8345400 Bendungan Katulampa (0251) 8334344 RS Hermina Bogor (0251) 8382525 RS Melania Bogor (0251) 8321196 Rs Pmi Bogor (0251) 8324080 RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000 RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298 Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547
Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292 RS Azra (0251) 8318456 RS Hermina Mekarsari (021) 29232525 RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610 Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435 RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868 Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024 Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822 Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360 Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976 RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628 RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016 Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222 RSUD Ciawi (0251) 8240797 Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397 Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441 Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866 Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440 Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724 Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396 Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000 RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56 Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567 RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900 RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591 RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892 Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723 RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426 Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663 RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142 RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605 RSKIA Sawojajar (0251) 8324371
POLRES BOGOR
021-8750163
Polsek Jonggol Polsek Cileungsi Polsek Cariu Polsek Nanggung Polsek Babakan Madang Polsek Megamendung Polsek Klapanunggal Polsek Caringin Polsek Dramaga
021-89931174 021-8230861 021-89961058 0251-8682769 021-87962777 0251-8248569 021-82492276 0251-8224417 0251-8624107
Bencana Meninggalkan Luka, Rakyat Butuh Bantuan BENCANA alam kembali menjadi kenyataan pahit bagi masyarakat, termasuk di wilayah Bogor dan sekitarnya yang rawan banjir dan longsor. Curah hujan tinggi kerap memicu luapan sungai dan pergerakan tanah yang merusak rumah warga, fasilitas umum, serta akses ekonomi masyarakat. Bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga luka batin dan ketidakpastian hidup bagi rakyat kecil. Bagi masyarakat terdampak, bencana berarti kehilangan tempat tinggal, pekerjaan, dan rasa aman. Tidak sedikit warga yang harus mengungsi dalam kondisi terbatas, sementara anak-anak terpaksa berhenti sekolah dan orang tua memikirkan kelanjutan hidup keluarganya. Dalam situasi seperti ini, bantuan menjadi kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda. Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam penanganan bencana, mulai dari respon cepat saat darurat hingga pemulihan pascabencana. Bantuan logistik, layanan kesehatan, pendidikan darurat, serta pendampingan psikososial harus disalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan. Di daerah seperti Bogor, upaya mitigasi bencana juga perlu diperkuat mengingat faktor geografis dan lingkungan yang rentan. Di sisi lain, penanganan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Solidaritas masyarakat, peran lembaga sosial, dunia usaha, dan relawan sangat dibutuhkan. Rukmi Cileungsi Bogor
Cantumkan nama dan alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor pelanggan (untuk layanan PDAM/PLN/PT Gas) dan lampirkan fotokopi KTP. Kirimkan ke Redaksi Radar Bogor, Gedung Graha Pena, Jl KH R Abdullah bin Nuh No 30, Yasmin, Bogor.
Hanya yang memenuhi syarat yang akan dimuat. Redaksi berhak mengedit isi tulisan tanpa mengurangi substansi. Redaksi tidak bertanggung jawab atas dampak langsung maupun tidak, pascapemuatan tulisan. Terima kasih.
Akankah Jadi Pelajaran Berharga? SUDAH hampir tiga minggu setelah bencana, kondisi wilayah terdampak masih sangat memprihatinkan. Update data korban pun terus mengalami peningkatan. Tercatat hingga per 17 Desember 2025, jumlah warga yang meninggal tembus di angka 1.053 orang. Sebanyak 200 warga masih dinyatakan hilang dan jumlah pengungsi mencapai 606.040 orang. Beberapa wilayah juga belum tersentuh bantuan maksimal. Rumah-rumah masih terendam dan akses jalan masih tertutup lumpur supertebal, padahal bencana susulan masih mengancam. Di Batu Busuk Kota Padang, bencana susulan sudah terjadi pada 14 Desember lalu. Wilayah lainnya diminta terus meningkatkan kewaspadaan mengingat ke depan intensitas curah hujan masih tinggi. Beberapa wilayah justru sudah seperti kota mati. Akses jalan masih terputus akibat jalan amblas atau karena banyak jembatan yang hancur. Ribuan kubik kayu gelondongan beserta bekas reruntuhan bangunan menutup beberapa kawasan. Bangkai-bangkai kendaraan menutup ruas-ruas jalan, seperti di Aceh Tamiang. Tidak terbayangkan dengan cara apa kondisi ini bisa dipulihkan. Hingga saat ini, masyarakat banyak yang mengeluh karena penanganan setelah bencana terasa sangat lamban. Koordinasi di lapangan tampak sangat kurang. Para pejabat pun terkesan saling lempar tanggung
lalu kirimkan melalui
jawab. Lebih miris lagi, sebagian pejabat lainnya malah sibuk memanfaatkan bencana untuk pencitraan, padahal semua ini nyata-nyata berurusan dengan nyawa orang. Tidak heran jika di Aceh sebagai wilayah yang terdampak paling besar beberapa penduduknya sampai memasang bendera putih untuk mendapat perhatian pemerintah pusat dan dunia internasional. Sebagiannya lagi nekat mengibarkan bendera G4M sebagai bentuk protes atas lambatnya bantuan dari pemerintah pusat seraya menarasikan soal ketakadilan. Pemerintah pusat sendiri selalu berdalih ikhtiar mereka untuk membantu korban sebaik mungkin masih terkendala kondisi lapangan. Namun, keengganan mereka memberikan status bencana nasional serta penolakan atas tawaran bantuan dari negara-negara luar, dipandang berbagai pihak sebagai sikap takbijak dan menunjukkan kepongahan di tengah ketidakberdayaan. Ditaksir kerugian materiel akibat bencana ini mencapai Rp68–200 triliun dengan masa pemulihan diperkirakan memakan waktu 20–30 tahun ke depan. Padahal, kita tahu jika keuangan pemerintah pusat sedang sangat bermasalah. Di tengah efisiensi anggaran yang dicanangkan pemerintah, alokasi APBN untuk kesiapsiagaan bencana nyatanya hanya sekitar Rp500 miliar. Bencana Sumatera sejatinya
membuka borok kepemimpinan yang sedang eksis di negeri kita. Paradigma sekularisme kapitalisme yang mendasarinya telah melahirkan para penguasa yang tidak berfungsi sebagai pengurus dan penjaga. Mereka justru menjadi sumber penderitaan bagi rakyatnya dengan terus memproduksi kebijakan rusak yang berorientasi pada kepentingan para pemodal yang berkelindan dengan struktur kekuasaan. Bukan rahasia jika sebagian besar hutan di tanah Sumatera sudah dikaveling-kaveling atas nama perusahaan besar milik para pejabat dan kongsi mereka. Lalu tanpa ampun, hutan-hutan yang berfungsi sebagai penyimpan oksigen dan air yang sekaligus benteng terakhir melawan cuaca ekstrem, dibabat habis menjadi perkebunan sawit dan area pertambangan. Semuanya semata demi sebesar-besar keuntungan, tapi mereka sebut dengan "pembangunan". Apa yang terjadi hari ini, persis seperti apa yang Allah Taala firmankan dalam QS Al-Baqarah ayat 11 dan 12, "Dan apabila dikatakan kepada mereka, 'Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi.' Mereka menjawab, 'Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.' Ingatlah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadarinya." Usi Gunungputri
Waspada, Lakalantas di Jalur Tengkorak SEPANJANG tahun 2025 jalur tengkorak NarogongCileungsi-Jonggol telah memakan banyak korban. Setidaknya sebulan sekali terjadi lakalantas, kronologi kecelakaan pun narasinya hampir sama. Mulai dari kendaraan besar yang tak terawat (rem blong) sampai gagalnya pengendara motor yang menyalip kendaraan didepannya. Memang tidak ada angka pasti mengenai jumlah total lakalantas di jalur ini. Mengapa disebut "jalur tengkorak"? Karena banyaknya truk dan kendaraan industri yang melintas, belum lagi kondisi jalan yang bergelombang dan tidak rata, dari sinilah sering terjadi tabrakan maut yang merenggut nyawa. Kecelakaan lalu lintas memang bisa disebut musibah. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak setiap tahun, itu bukanlah takdir melainkan akibat sistem yang rusak. Pemerintah membangun jalan, jembatan dan tol megah, tetapi lupa pada tanggung jawab untuk memelihara keselamatan publik. Semoga Pemkab Bogor bisa meningkatkan infrastruktur pembangunn jalan yang layak untuk masyarakatnya. Selalu waspada dan berhati-hati dalam berkendaraan. Kulsum Dahlan, Cileungsi
Pentingnya Segera Aktivasi Coretax
BISRI MUSTOFA Fungsional Penyuluh Ahli Muda Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandar Lampung Satu
RADAR BOGOR I SELASA, 23 DESEMBER 2025 I 3 RAJAB 1447 H I HALAMAN 4
TERUSAN
Petaka Bus Cahaya Dua diantaranya adalah pasangan suami istri asal Parung, Kabupaten Bogor, Sago Hidayat (62) dan Anih (56). Mereka menjadi korban tewas dalam kecelakaan maut bus PO Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak. Keduanya diketahui tengah dalam perjalanan pulang kampung menuju Klaten, Jawa Tengah. Bus yang mereka tumpangi melaju dari Jakarta menuju Yogyakarta sebelum mengalami kecelakaan tragis sekitar pukul 03.00 WIB di Simpang Susun Exit Tol Krapyak. Keponakan almarhum, Suyadi, mengungkapkan bahwa Sago sempat menyampaikan niat pulang kampung pada Kamis sebelumnya. Meski tidak berpamitan secara resmi, almarhum mengatakan ingin menjenguk ibunya yang tengah sakit. “Beliau bilang mau pulang kampung karena ibunya kurang sehat, sekalian mau ziarah karena bapaknya sudah meninggal, tapi ibunya masih ada,” ujarnya saat ditemui Radar Bogor, Senin (22/12). Namun, keberangkatan almarhum bersama istrinya tidak diketahui oleh pihak keluarga. Biasanya, pasangan tersebut pulang kampung menggunakan mobil pribadi, bukan bus. Pihak keluarga baru mengetahui kabar duka tersebut sekitar pukul 08.00 WIB. Informasi pertama diterima dari rekan yang sering menangani kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Parung, yang menyebut adanya warga Parung menjadi korban kecelakaan di Semarang berdasarkan data Jasa Raharja dan pihak Satlantas Kabupaten Bogor. “Awalnya belum tahu namanya, dari Jasa Raharja minta nomor Pak Lurah. Setelah dikonfirmasi, ternyata benar
Pak Sago dan istrinya,” katanya. Suyadi juga sempat melakukan konfirmasi ke pihak PO Cahaya Trans di tempat pembelian tiket. Pihak perusahaan membenarkan adanya kecelakaan, namun belum dapat memastikan identitas korban meninggal maupun luka-luka. Sementara itu, jenazah kedua korban langsung dibawa menuju Bogor dan pada Senin malam telah berada dalam perjalanan menuju Parung. Pihak keluarga memutuskan untuk memakamkan almarhum dan almarhumah di TPU Griya Abadi, Parung, Kabupaten Bogor. “Keputusan dari anaknya, beliau punya tiga anak. Semua sepakat dimakamkan di Parung dan malam ini langsung dimakamkan, mau jam berapa pun,” pungkasnya. Selain itu, warga Desa Bojong, Kecamatan Kemang juga menjadi korban kecelakaan bus maut di Semarang, yakni Noviani (31). Saat berita ini ditulis, jenazah korban masih berada di RSUP Dr. Kariadi, Kota Semarang dan pihak keluarga masih menunggu proses pemulangan. Orang tua korban, Emad mengaku anaknya berencana pergi ke Boyolali, Jawa Tengah ke kediaman suaminya untuk suatu urusan. Dalam peristiwa ini, sang suami yang diketahui bernama Wahyu (26) juga turut menjadi korban meninggal dunia. ”Di rumah sakit keluarga ada keluarga si Wahyu. Cuma dia bilang begini, yang dari sini, jangan dulu ke sana, kalau bisa mau diantar ke sini,” katanya. Pasangan suami istri ini meninggalkan dua anak. Anak sulung masih duduk di bangku SMP dan paling kecil adalah bayi yang masih berusia dua bulan. Keduanya saat ini berada di rumah kakek dan neneknya yang juga merupakan tempat tinggal orang tuanya selama ini.
PENUMPANG TERJEPIT KURSI Jarum jam menunjukkan pukul 00.30 WIB, Senin (22/12). Sebuah bus berwarna dominan kuning melaju dengan kecepatan tinggi di tol Semarang. Mendekati tikungan simpang susun exit Krapyak, bus tetap melaju sangat kencang. Gilang, sopir bus, diduga kehilangan kendali. Bus lalu menghantam beton pembatas jalan yang berada di sebelah kanan. Akibatnya fatal. Bus terguling-guling. Bodi sisi kanan hancur. Semua penumpang terpental. Ada yang terjepit kursi, ada pula yang tergencet bodi bus. Kecelakaan tunggal itu mengakibatkan 16 penumpang bus tewas. Sedangkan 18 lainnya mengalami cedera ringan hingga parah. Bus bernopol B 7201 IV itu milik PO Cahaya Trans. ’’Bus itu dari arah Jakarta menuju Jogjakarta,’’ terang Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang. Dia mengatakan, Basarnas bersama petugas gabungan telah mengevakuasi semua penumpang bus. Proses evakuasi membutuhkan waktu yang tidak sebentar. ’’Evakuasi selesai sekitar pukul 04.00m WIB,’’ jelas Budiono. Proses evakuasi cukup sulit karena sebagian korban dalam posisi terjepit besi. Selain itu, akses menuju korban dipenuhi pecahan kaca jendela bus. Tim penyelamat harus masuk ke dalam bus yang terguling, menggapai dan membuka akses menuju korban. Lalu mengevakuasinya keluar dari dalam bus dengan ekstra hati-hati. Para korban meninggal dan luka sebagian dievakuasi di RSUP dr Kariadi Semarang. Sebagian lagi dibawa ke RSUD dr Adhyatma MPH (RSUD Tugurejo) dan RS Columbia Asia Semarang. Hingga kemarin, belum diketahui penyebab pasti kecelakaan. Namun, dugaan
sementara, sopir tidak mampu mengendalikan bus yang melaju kencang di tikungan. ’’Penyebab kecelakaan masih diselidiki,’’ terang Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo kepada Radar Semarang (Jawa Pos Group), Senin (22/12). Kapolda menyampaikan, sopir bus yang mengalami kecelakaan dalam kondisi selamat. Nantinya, sopir bus tersebut akan dilakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab pastinya kecelakaan tersebut. Belakangan, terungkap jika Gilang adalah sopir cadangan. ”Sopir bus selamat dan diamankan di Polrestabes Semarang. Nanti dia kita tes urine untuk mengetahui apakah yang bersangkutan menggunakan narkoba atau ada kandungan zat terlarang lainnya,” bebernya. Biaya pengobatan seluruh korban yang cedera ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov Jawa Tengah. ”Ini bus reguler menuju Jogja. Sebagian besar korban berasal dari wilayah Boyolali, Klaten, Jogja, Bogor, dan Jakarta,” jelasnya. Polda Jateng telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Jasa Raharja, untuk membuka posko di depan kamar jenazah RSUP dr Kariadi Semarang. Jenazah para korban akan diantar ke kediaman masing-masing. Salah satu penumpang bus nahas bernama Sutiadi Sarwono. Lelaki berusia 67 tahun ini menceritakan detikdetik sebelum terjadinya kecelakaan. Sutiadi mengaku masih terjaga sebelum terjadi kecelakaan maut. ”Saya gak tidur. Itu kejadian tol Krapyak. Itu kan turunan, kok tidak ada pelambatan seolaholah tidak ada pengereman. Pas di tikungan itu, bus oleng,” ungkapnya kepada Radar Semarang, Senin (22/12). Akibat kecelakaan itu, Sutadi mengalami luka pada bagian
500 Ton Donasi Masih Tertahan Permintaan PPIM itu menyusul adanya laporan adanya 500 ton donasi yang masih tertahan. Salah satu penyebabnya karena banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) belum ditetapkan sebagai bencana nasional. Ketua Ketua PPIM Datuk Nadzim Johan mengatakan, dukungan pemerintah dibutuhkan untuk mengatasi kendala administratif yang menghambat distribusi bantuan. Terutama yang melibatkan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dari dalam dan luar negeri. ”Karena itu, kami berharap kantor PM dapat membantu memudahkan dan menyelaraskan semua proses yang diperlukan,” ucapnya. Menurut dia, sejumlah organisasi kemanusiaan telah bertemu dengan PM guna membahas mekanisme penyaluran bantuan yang lebih sistematis. PPIM tidak dapat menjalankan misi kemanusiaan tersebut secara mandiri. ”Tanpa kerja sama semua pihak, bantuan berisiko tidak tersalurkan dengan baik,” kata Nadzim. PPIM juga mengkhawatirkan adanya laporan sekitar 500 ton bantuan yang masih tertahan. Menurut Nadzim, pengiriman bantuan tanpa prosedur yang jelas menyebabkan distribusi tidak tepat sasaran dan berdampak buruk terhadap kredibilitas. Majelis Agama Islam dan Adat Melayu Perlis (MAIPs) memutuskan, seluruh dana infak Salat Jumat dari Masjid di Perlis disalurkan untuk membantu korban banjir di Aceh. Raja Muda Perlis Tuanku Syed Faizuddin Putra Jamalullail menyatakan, keputusan itu dilandasi semangat persaudaraan dan
nilai kemanusiaan yang kuat antara masyarakat Perlis dan Aceh. ”Semoga setiap bantuan yang diberikan dengan ikhlas mendapat keberkahan dan menjadi kekuatan bagi mereka yang sedang diuji,” ujarnya. Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Mohamad Hasan memastikan, Malaysia terus memantau kondisi bencana melalui Kementerian Luar Negeri dan Konsulat Jenderal Malaysia di Medan. Dia menyampaikan bahwa dari total 49 mahasiswa Malaysia di Aceh, 25 orang telah kembali ke Malaysia. Sementara, 24 lainnya masih berada di Aceh dalam kondisi aman. Selain itu, Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia juga telah menyalurkan bantuan tunai sebesar RM500 kepada setiap mahasiswa yang terdampak bencana di Indonesia. BNPB mencatat, korban bencana hidrometeorologi mencapai 1.106 orang meninggal, 175 orang dinyatakan hilang, dan lebih dari setengah juta warga mengungsi. Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran pemulihan dan rekonstruksi di wilayah terdampak lebih dari Rp51,82 triliun.
juga lecet karena jalannya berlumpur dan basah,” ungkapnya. Pendapatan Fahri tidak menentu. Semua bergantung pada banyaknya barang yang harus diangkut hari itu. Jika sepi, dia pulang dengan tangan kosong. Namun ketika ramai, dia bersyukur bisa membawa rezeki untuk keluarga. ”Jadi tergantung rezeki kita. Kalau dapat, ya alhamdulillah,” katanya.(rif/ fir/san/aph/jpg)
BURUH PANGGUL Bencana longsor yang terjadi pada akhir November lalu memutus Jalan Bireuen Bener Meriah. Kerusakan infrastruktur itu memicu munculnya profesi buruh pikul barang. Fahri, pria 19 tahun asal Lampahan, memilih jalan itu. ”Hampir semua barang kami langsir (angkut). Cabai, gas, minyak, apa saja yang bisa dibawa,” ujarnya. Sudah hampir dua pekan Fahri bekerja sebagai buruh pikul. Setiap pagi, pukul enam tepat, dia mulai memanggul barang. Dia sengaja datang lebih awal, sebab jika terlambat sedikit
RADAR BOGOR Komisaris Utama: Maesa Samola Komisaris: Suhendro Boroma CEO: Nihrawati AS
saja, kesempatan bisa hilang. ”Saya harus pergi pagi-pagi, karena rebutan dengan warga lain. Di sana banyak yang kerja seperti saya,” katanya. Dalam sehari, Fahri mampu membawa sekitar 25 kilogram (Kg) barang dalam tiga kali perjalanan. Artinya, setiap perjalanan dia memikul beban sekitar 8 -9 Kg. ”Pinggang dan bahu sering sakit. Kadang kaki
RUMAH DUKA: Warga berkumpul di rumah duka korban kecelakaan bus Cahaya Transyang berasal dari Parung, Kabupaten Bogor, Senin (22/12) malam.
kepala. Terlihat ada perban menutupi lukanya. Kakinya juga terluka akibat terkena pecahan kaca bus. TAK LAIK JALAN DAN DILARANG OPERASI Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan hasil penelusuran melalui aplikasi MitraDarat menunjukkan bus tersebut tidak terdaftar sebagai angkutan pariwisata maupun angkutan AKAP. ”Adapun untuk data BLU-e,
ditemukan data kendaraan tersebut terakhir melakukan uji berkala pada tanggal 3 Juli 2025. Sedangkan hasil rampchek kendaraan yang dilakukan pada tanggal 9 Desember 2025 dinyatakan Tidak Laik Jalan dan Dilarang Operasional,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/12). Untuk mendalami penyebab kecelakaan, Ditjen Perhubungan Darat telah menerjunkan petugas ke lokasi kejadian. Aan mengimbau seluruh perusahaan
otobus (PO) agar tidak mengabaikan aspek keselamatan. Setiap operator diminta hanya mengoperasikan armada yang memenuhi persyaratan teknis kelaikan jalan dan perizinan resmi, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi sebelum keberangkatan. “Memastikan setiap pengemudi wajib dicek kesehatannya, memastikan tersedianya pengemudi cadangan, dan wajib memastikan pengemudi telah menguasai potensi risiko dan rute perjalanan,” tegasnya.(mha/oni/jpg)
Nilai TKA Matematika dan Bahasa Inggris Jeblok Berdasarkan data yang disampaikan, nilai rerata mapel Bahasa Indonesia mencapai 55,38. Kemudian, Matematika 36,10, dan Bahasa Inggris 24,93. Indeks nilai minimumnya 0 dan maksimum 100. Rerata nilai Matematika Wajib lebih rendah dari Matematika Lanjut. Nilai rerata Matematika Lanjut yakni 39,32. Rata-rata nilai Bahasa Inggris wajib pun jauh lebih rendah dibandingkan nilai mapel pilihan seperti Bahasa Arab, Bahasa Jepang, dan Bahasa Mandarin. Rerata nilai Bahasa Arab 64,97; Bahasa Jepang 55,21; dan Bahasa Mandarin 57,66. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan, hasil TKA akan dijadikan acuan untuk perbaikan. Itu sesuai dengan tujuan tes yakni memetakan mutu capaian akademik para murid. ”Kita harapkan kebijakan-
kebijakan pemerintah daerah dapat berpijak pada hasil tes ini. Kita menyebutnya dengan evident based policy atau kebijakan yang berbasis bukti, berbasis data,” jelasnya saat paparan hasil TKA di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, kemarin (22/12). Sebagai assessment as learning, kata Mu’ti, maka hasil TKA tidak menjadi penentu kelulusan. Kelulusan ditetapkan sepenuhnya oleh masing-masing satuan pendidikan berdasarkan tes yang diselenggarakan. Hingga saat ini, kelas XII juga masih mengikuti pembelajaran untuk tes akhir semester yang diselenggarakan masing-masing sekolah. Namun, lanjut Mu'ti, hasil TKA akan menjadi poin penilaian tersendiri bagi mereka yang hendak melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi, khususnya jalur prestasi. ”Tapi, bagi mereka tidak ikut TKA tidak berarti itu akhir dunia. Karena mereka
tetap memiliki nilai rapor yang juga menjadi dasar bagi perguruan tinggi menelusuri calon mahasiswa barunya,” ucapnya. Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati menjelaskan penyebab nilai mapel wajib yang rendah. Itu, kata dia, sesuai dengan asumsi awal ketika Bahasa Inggris dimunculkan dalam bentuk teks yang bersifat naratif dan deskriptif. Khususnya, dengan jumlah paragraf sekitar empat sampai lima. Murid kesulitan karena terbiasa mendapat jawaban atas pertanyaan. Namun, bila sifatnya infe rensial, kemampuan menyimpulkan, mereka kesulitan karena harus membaca tuntas dari paragraf pertama sampai ke terakhir. Peserta juga terkendala soal bacaan yang sifatnya non-teks, infografis, gambar-gambar, hingga tips and trick. (mia/ aph)
Alumni yang Jabat Posisi Kunci Negara dan Industri Dapat Penghargaan PENGHARGAAN tersebut diserahkan oleh Himpunan Alumni (HA) IPB University dalam rangkaian Pesta Rakyat Alumni IPB “Pulang Kampus” (PRA IPK) 2025, yang digelar di Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Kamis (18/12) malam. Direktur Kerja Sama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University, Dr. Alfian Helmi, mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan institusi terhadap kontribusi nyata alumni IPB dalam pembangunan nasional dan kiprah di tingkat global. Para alumni yang menerima penghargaan berasal dari berbagai profesi dan sektor strategis. ”Mereka tidak hanya sukses secara individu, tetapi juga berperan langsung dalam pengambilan kebijakan, pengembangan ilmu pengetahuan, dan penguatan ekonomi nasional,” ujar Alfian. Menurutnya, keberadaan alumni IPB di posisi kunci pemerintahan, lembaga negara, hingga korporasi besar menunjukkan kuatnya relevansi pendidikan dan riset kampus dengan kebutuhan bangsa. “Kami ingin hubungan IPB University dan alumni semakin solid. Jejaring alumni ini adalah modal penting bagi kampus
untuk terus berkontribusi memberikan solusi atas tantangan pembangunan ke depan,” katanya. Dalam daftar penerima Top 100 Alumni Prominent, tercatat sejumlah alumni yang saat ini menjabat di kementerian dan lembaga negara, di antaranya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Kepala BRIN Arif Satria, serta dua Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung dan Aida S. Budiman. Di sektor legislatif dan politik nasional, alumni IPB juga menempati posisi strategis, termasuk Edhie Baskoro Yudhoyono sebagai Wakil Ketua MPR RI. Sementara di bidang akademik, alumni IPB memimpin sejumlah perguruan tinggi, seperti Didik J. Rachbini (Universitas Paramadina) dan Herry Suhardiyanto (Universitas Muhammadiyah Bandung). Alumni IPB turut mengisi posisi penting di sektor industri dan BUMN. Beberapa di antaranya adalah Suparno Djasmin (PT Astra International Tbk), Anggoro Eko Cahyo (PT Bank Syariah Indonesia Tbk), Abdul Aziz (CEO Detikcom), dan Taufik Wiraatmadja (PT Indofood Sukses Makmur Tbk). Dalam kategori tertinggi Super Prominent, penghargaan
diberikan kepada Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam sambutannya, SBY mengenang masa studinya di Program Doktor Ekonomi Pertanian IPB pada 2001–2004. SBY mengungkapkan sejumlah kebijakan ekonomi yang diterapkannya sejak menjabat Presiden RI pada 2004 berangkat dari penelitian akademiknya selama menempuh studi di IPB. “Disertasi saya menjadi bagian dari visi dan misi ketika mencalonkan diri sebagai presiden. Itu kemudian diterjemahkan ke dalam RPJMN, termasuk konsep pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kebijakan yang pro-lingkungan,” ujar SBY. Ia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi meski tidak lagi berada di pemerintahan. Ia mengajak alumni IPB untuk terus mengambil peran nyata bagi pembangunan bangsa. “Saya mengajak para alumni IPB untuk terus melakukan sesuatu bagi Indonesia, dengan semangat pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan,” katanya. Rangkaian PRA IPK 2025 berlangsung selama empat hari, 18–21 Desember 2025. Acara ini sebagai ajang konsolidasi dan apresiasi bagi ribuan alumni IPB dari berbagai angkatan. (uma/c)
GM Bisnis: Erwin Sofian GM Digital dan Teknologi Informasi (IT): Benny Irawan Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi: Ricki Noor Rachman Koordinator Liputan: Dede Supriadi Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi Online: Lucky Lukman Nul Hakim Redaktur Pelaksana Online: Yosep Awaludin Redaktur Senior: Andi Ahmadi, Faturahman S Kanday, Muhammad Ridwan, Muh Afandi, Iqbal Muhammad Redaktur: Imam Rahmanto, Pipin Apriani, Alpin, Muhammad Ruri Ariatullah, Rani Puspitasari Sinaga, Reka Faturachman Sekretaris Redaksi: Jean Cloudia Reporter: Arif Al Fajar, Septi Nulawam Harahap, Fikri Rahmat Utama, Muhamad Rifki Fauzan, Abilly Muhamad, Muhammad Ali Fotografer: Sofyansyah, Hendi Novian Redaktur Konten/ Koordinator Medsos: Erika Nur Rizki S Konten Kreatif: Edfyra Amelia, Rissa Aliria Putri Editor Video: Muhammad Alife Shine, Muhammad Fadhel Wafi, Muhammad Ardika Gunawan, Ezar Rajaswara, Khaerul Nur, Muhammad Isa Ismatullah Videografer: Abdul Aziz, Muhamad Dzikri Ilman Syabani Pracetak: Zainal Arifin (Koordinator), Nursaid, Sarmadah, M. Chaidirali S. Umum dan Personalia: Rawin Surwintono, Mia Nelawati (Asist. Manager) Iklan: Untung Bachtiar (Manager) Pemasaran dan Sirkulasi: M Iksan Halil (Manager) Digital Marketing: Recia Debora S Konsultan Hukum: Andi Syarifuddin SH, MH Ombudsman: M. Choirul Shodiq, Rohman Budijanto Penerbit: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP: 651/SK/MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 Percetakan: PT Bogor Media Grafika (Jalan Siliwangi Kav.1/34 Komp. Puslitbang KOSTRAD Desa Cijujung Kandang Roda Bogor Telp: 0251 8655965) Alamat: Graha Pena Radar Bogor, Jl KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Taman Yasmin Bogor 16113. Telepon Redaksi: 0251-7544005 (hunting), Fax:2517544008. Telepon Iklan: 0251-7544001-002, Fax: 0251-7544009. Telepon Pemasaran: 0251-7544003. Perwakilan Jakarta: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, Telepon/Fax: 021-53699624. Homepage: http//www.radarbogor.id Email: redaksi@ radar-bogor.com. Wartawan Radar Bogor dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.
Wartawan Radar Bogor dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.
selasa
Pos Terpadu Awasi Libur Nataru
23 DESember 2025 3 rajab 1447 H
TPS Liar Bikin Resah Sampah liar di Kota Depok masih menjadi masalah yang tak kunjung selesai. Sejumlah ruas jalan kini jadi tempat pembuangan sampah (TPS) liar. Oknum masyarakat dengan entengnya membuang sampah di pinggir jalan, dengan harapan diangkut oleh truk sampah yang melintas. TPS LIAR..Baca Hal 6
(FAJAR/RADAR BOGOR)
MENUMPUK: Tumpukan sampah liar yang berada di sejumlah ruas jalan Kota Depok.
Ibu Berperan Majukan Pembangunan Bangsa
Damkar Evakuasi Ular Sanca
DEPOK–Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 menjadi momentum penegasan peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa. Mengusung tema “Perempuan Berdaya Indonesia Maju”, Wali Kota Depok Supian Suri menekankan kemajuan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kontribusi perempuan, khususnya para ibu yang menjadi fondasi ketahanan keluarga dan pembentuk karakter generasi penerus.
DEPOK–Seekor ular sanca sepanjang empat meter bikin geger warga Jalan Swadaya IX RT 02 RW 07, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Senin (22/12) kemarin. Ular sanca berukuran besar itu ditemukan warga saat berada di salah satu kandang sedang memangsa hewan ternak. Warga pun kemudian menghubungi damkar untuk melakukan evakuasi ular sanca berukuran besar tersebut. Kabid Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan pada Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Tessy Haryati memaparkan, petugas langsung ke lokasi penemuan ular tersebut.
IBU BERPERAN..Baca Hal 6
Di Kota Depok sudah sulit membedakan mana prioritas laki-laki dan perempuan. Kita berada pada fase kesetaraan,” Supian Suri Wali Kota Depok
DAMKAR..Baca Hal 6
EVAKUASI: Petugas DPKP Kota Depok mengevakuasi ular sanca dari rumah warga.
(ILUSTRASI) (DPKP KOTA DEPOK FOR RADAR BOGOR)
Paling Tinggi Pakai Uang Elektronik DEPOK–Kota Depok tercatat sebagai daerah dengan presentase kepemilikan uang elektronik tertinggi dibandingkan dengan kota dan kabupaten lain di Jawa Barat (Jabar). Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) kota mencatat kepemilikan uang elektronik tersebut mencakup uang elektronik berbasis server seperti
dompet digital serta uang elektronik berbasis kartu atau chip. “Data ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Depok semakin terbiasa menggunakan transaksi non-tunai dalam aktivitas seharihari,” ujar Kepala BPS Kota Depok, Agus Marzuki. Dengan capaian tersebut, Kota Depok menempati peringkat
pertama se-Jawa Barat dengan persentase 74,09 persen. Posisi kedua ditempati Kota Bekasi dengan persentase 72,56 persen. kemudian, disusul Kota Bandung di peringkat ketiga dengan 62,31 persen rumah tangga yang memiliki uang elektronik.
PALING..Baca Hal 6
DIBONGKAR: Petugas Satpol PP Kota Depok melakukan pembongkaran bangunan liar (bangli).
INDEKS
POS TERPADU AWASI LIBUR NATARU
4.243 Bangli Dieksekusi DEPOK–Pemerintah Kota Depok dibawah melalui Satpol PP Kota Depok terus melakukan penertiban lapak pedagang kaki lima (PKL) dan Bangunan liar ( Bangli) di Kota Depok. Kali ini penertiban dilakukan di sejumlah bangli dan lapak PKL yang berada di sepanjang Jalan Akses UI, Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok.
4.243..Baca Hal 6
Baca Aglomerasi Hal 6
RADAR BOGOR I SELASA, 23 DESEMBER 2025 I 3 RAJAB 1447 H I HALAMAN 6
AGLOMERASI
Pos Terpadu Awasi Libur Nataru CIANJUR
CAIRAN PEMBERSIH: Cairan pembersih dari bau yang dihasilkan sampah di TPA Cipeucang.
Distribusikan Cairan Anti Bau TANGERANG SELATAN–Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus melakukan langkahlangkah penanganan terkait persoalan sampah. Berbagai langkah sudah dilakukan, termasuk mendistribusikan dan melakukan penyemprotan cairan N Level 1 dari Kementerian Pertanian untuk mengatasi bau yang disebabkan oleh sampah. Kepala Dinas Lingkungan Hidup
TANGERANG (DLH) Tangsel, Bani Khosyatullah menjelaskan, cairan ini difungsikan untuk menekan bau yang disebabkan oleh sampah. “Cairan ini kami gunakan untuk membantu mengurangi bau menyengat dari sampah. Harapannya, dampaknya bisa langsung dirasakan
oleh masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar lokasi penanganan sampah di setiap kecamatan di Tangsel,” ujar Bani Cairan N Level 1 merupakan inovasi berbasis teknologi gelombang kuantum yang dikembangkan sebagai solusi permasalahan lingkungan, khususnya pencemaran bau udara akibat limbah. Teknologi ini dirancang untuk
bekerja cepat, ramah lingkungan, tidak berbahaya, serta mudah diaplikasikan tanpa memerlukan teknologi pendamping yang rumit. Selain berfungsi menekan bau, carian N Level 1 juga mampu mengubah limbah organik, seperti sampah, kotoran ternak padat maupun cair, menjadi pupuk organik dalam waktu yang sangat singkat, hanya dalam hitungan menit.(tgr)
CIANJUR–Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Polres Cianjur menyiapkan pengamanan terpadu dengan mendirikan sejumlah pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu di kawasan wisata serta jalur utama untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat serta wisatawan. Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yonky Dilatha mengatakan, pada libur Nataru sejumlah personil gabungan TNI-Polri, Dinas Perhubungan (Dishub) dan intansi lainya bakal disiagakan. ”Kemarin kita sudah menggelar aple kesiap siagaan jelang Nataru ini. Bahkan kita juga telah mendirikan pos terpadu, pos pelayanan dan pos pengamanan,” ungkapnya, Senin (22/12) kemarin. Pos pelayanan lanjut dia, didirkan disejumlah titik atau tempat wisata yang berada di wilayah hukum Polres Cianjur, seperti Puncak, dan pusat keramaian lainya. ”Tak hanya ditempat wisata, di sepanjang jalur utama, mulai dari perbatasan Bandung, dan Bogor seperti puncak kita tempatkan beberapa pos di titik strategis,” ungkapnya. Selain itu, pihaknya juga telah menurunkan sejumlah personil mobile untuk melakukan kondisi darurat, dan tindak kejahatan selama libur Nataru 2025. ”Kita telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti BPBD Kabupaten Cianjur untuk penganan kebencanaan, karena ada beberapa titik rawan bencana,” ucapnya. Kapolres Cianjur, mengimbau bagi masyarakat dan wisatawan yang hendak berlibur di wilayah hukum Polres Cianjur supaya mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku dan mengikuti arahan petugas di lapangan. ”Tetap waspada dan berhati-hati karena cuaca juga tidak menentu,” tutupnya.(rbi)
TPS Liar Bikin Resah Mereka membuangnya dengan cara dilempar ke pinggir jalan yang terlihat ada tumpukan sampah lainnya. Di Kecamatan Tapos misalnya, sejumlah ruas jalan dipenuhi
sampah liar. Mulai dari jalan Raya Tapos, Jalan Kabayungan, Jalan Leuwinanggung hingga akses tol Cimanggis. Sampah juga terlihat di akses menuju terminal Jatijajar. Ada 12 titik TPS liar di sepanjang ruas Jalan
Raya Jakarta-Bogor. Ironisnya, di sejumlah tempat tumpukan sampah sudah dipasang spanduk larangan membuang sampah sembarang. Dari yang mulai dengan kata kata halus hingga kata kata umpatan.
Petugas kebersihan pun kerap mengangkut sampah sampah liar tersebut. Tapi keesokan harinya sampah kembali menumpuk. Hendra, warga Kabayungan, Tapos mengatakan, tumpukan sampah banyak di sepanjang
jalan kabayungan. Sudah beberapa kali dibersihkan, namun kembali muncul. ”Yang jelas bukan orang sini, yang lewat biasanya. Warga sudah beberapa kali ikut membersihkan, sampai sekarang dipasang spanduk, tetap saja ada yang buang di sini,” katanya kepada Radar Bogor, Senin (22/12) kemarin. Hal senada juga dikatakan oleh Rustam, warga Cimanggis. Ia mengatakan tumpukan sampah di Jalan Jakarta Bogor, dekat Terminal Jatijajar dibuang oleh orang tak bertanggungjawab. Kata dia ada yang buang mengunakan motor. Juga ada yang buang menggunakan
mobil bak. ”Makanya d sini numpuk terus, sudah dibersihkan ditutup spanduk, numpuk lagi,” tuturnya. Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Abdul Rahman mengatakan, ada beberapa faktor penyebab banyaknya TPS liar. Diantaranya ritme pengangkutan yang terhambat. Kemudian ketidakpatuhan beberapa oknum warga untuk melaksanakan kesepakatanterkait pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing. ”Jadi ini mengakibatkan ada tumpukan sampah di Depok,” katanya. Ia mengatakan, TPS liar di
Depok juga dikarenakan banyakan lahan yang masuk kategori sengketa dan di manfaatkan oknum untuk menampung sampah liar. ”Ini banyak dan kami sering melakukan penindakan,” tuturnya. Ada pun upaya DLHK Kota Depok dalam menekan sampah liar yakni melakukan edukasi dan sosialisasi. ”Ini kami langsung ke tingkat RW/RT bekerjasama dengan pemerintahan wilayah Kelurahan dan kecamatan,” paparnya. “Kami juga lakukan operasi tangkap tangan terhadap pembuang sampah liar di beberapa titik yang dianggap strategis, bekerjasama dengan Satpol PP,” tukasnya.(faj/c)
4.243 Bangli Dieksekusi
UPACARA: Upacara peringatan ke-97 Hari Ibu yang berlangsung di halaman Balai Kota Depok, Senin (22/12) kemarin.
Ibu Berperan Majukan Pembangunan Bangsa Menurutnya, perempuan memiliki peran sentral sebagai penggerak utama ketahanan keluarga, pembentuk karakter generasi masa depan, sekaligus pilar penting dalam pembangunan sosial. “Tema ini menegaskan kemajuan bangsa tidak dapat dilepaskan dari peran perempuan. Ibu-ibu merupakan fondasi ketahanan keluarga dan pendidikan karakter generasi masa depan,” ujarnya saat menjadi inspektur Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 di Lapangan Balai Kota Depok, Senin (22/12) kemarin. Ia menyampaikan, kesetaraan gender di Kota Depok telah terwujud secara nyata. Perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang sama dalam berbagai bidang kehidupan,
baik di sektor pemerintahan, politik, maupun profesi lainnya. “Di Kota Depok sudah sulit membedakan mana prioritas laki-laki dan perempuan. Kita berada pada fase kesetaraan,” katanya. Ia mencontohkan, saat ini banyak perempuan menduduki posisi strategis, mulai dari anggota legislatif hingga pejabat pemerintah daerah seperti kepala dinas, asisten, staf ahli, camat, dan lurah. Selain itu, perempuan juga memimpin berbagai organisasi serta mengisi profesi yang sebelumnya dianggap tidak mungkin dilakukan oleh kaum ibu. “Dulu mungkin kita tidak membayangkan ada perempuan menjadi petugas pom bensin atau ojek online. Hari ini, peranperan tersebut dapat dijalani oleh ibu-ibu dan perempuan hebat,” ungkapnya.
Supian juga menyoroti dominasi perempuan di sektor kesehatan dan pendidikan yang menjadi tulang punggung pelayanan publik. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya kontribusi perempuan dalam membangun kualitas sumber daya manusia. “Tenaga kesehatan kita mayoritas ibu-ibu, begitu pula tenaga pendidik. Ini menunjukkan besarnya peran perempuan dalam membangun bangsa,” tambahnya. Ia mengutip Amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, peringatan Hari Ibu bukan sekadar simbolik, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan kesetaraan, keadilan, serta partisipasi perempuan di seluruh bidang kehidupan. “Perempuan yang berdaya
memiliki akses, kesempatan, dan perlindungan untuk berkembang serta berkontribusi aktif dalam pembangunan,” tegasnya. Pada kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi sinergi antara perempuan dan lakilaki di Kota Depok yang terus terbangun tanpa sekat sebagai wujud semangat kolektif membangun kota dan bangsa. Selain itu, dirinya memberikan apresiasi kepada para penerima penghargaan dalam rangka Hari Ibu ke-97. Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda. “Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi bagi anak-anak kita, generasi penerus, agar tumbuh menjadi generasi hebat, berjiwa juang, bertanggung jawab, dan cinta tanah air,” tukasnya.(faj/b)
Damkar Evakuasi Ular Sanca ”Ular sanca saat ini sudah
di evakuasi oleh tim damkar,” katanya kepada Radar Bogor. Ia memaparkan, DPKP Kota
Depok sudah melakukan evakuasi puluhan ular pada bulan Desember ini. ”Dari tanggal 1 sampai 22
Desember siang, sudah ada 30 ekor ular yang kami evakuasi. Mulai dari sanca hingga ular kobra,” tukasnya.(faj/b)
Paling Tinggi Pakai Uang Elektronik Agus menambahkan, secara umum sekitar tiga dari empat rumah tangga di Kota Depok telah memanfaatkan uang
elektronik untuk berbagai kebutuhan. Lebih lanjut, jika dilihat berdasarkan jenisnya, sebanyak 64,77 persen rumah tangga di Kota Depok memiliki Uang
Elektronik Berbasis Server (dompet digital). Sedangkan 50,45 persen rumah tangga memiliki Uang Elektronik Berbasis Kartu atau Chip.
“Tingginya penggunaan dompet digital mencerminkan kemudahan dan efisiensi yang dirasakan masyarakat dalam bertransaksi,” pungkasnya. (faj/a)
”Ada 38 bangli dan lapak PKL yang kami bongkar,” kata Kasatpol PP Kota Depok, Dede Hidayat, saat dihubungi Radar Bogor, Senin (22/12). Dede m e ma p a rk a n , penertiban ini dilakukan di Bangli dan lapak PKL yang mengurangi fungsi trotoar juga menutup saluran air. ”Kami ingin mengembalikan fungsi awal. Yang trotoar digunakan mereka, kami kembalikan,” katanya.
”Yang mereka gunakan berdagang ini adalah trotoar yang kita bangun mengunakan APBD. Juga saluran air yang disumbat oleh mereka, kita akan fungsikan seperti semula,” tuturnya. Ia menegaskan peneriban akan terus dilakukan satpol PP Kota Depok. Ia tak akan pandang bulu dalam menertibkan bangli dan PKL. ”Terus berlanjut (penertiban),” paparnya. Adapun jumlah Bangli dan lapak PKL di Kota Depok yang sudah dibongkar Satpol PP
Kota Depok dari 1 Januari hingga 22 Desember 2025 mencapai 4.243 Bangli dan lapak PKL. Adapun sejumlah lokasi bangli dan lapak PKL yang sudah dibongkar, saat sudah mulai ditata kembali. Diantaranya di kawasan GDC Depok. Nampak bekas Bangli dan lapak PKL kini sudah ditanami sejumlah pohon dan tanaman. Pun dengan Bangli dan lapak PKL di Jalan Raya Cipayung kini sudah mulai dibersihkan dan dilakukan penanaman.(faj/a)
RADAR BOGOR I SELASA, 23 DESEMBER 2025 I 3 RAJAB 1447 H I HALAMAN 7
ALLSPORT Atlet Dapat Pengobatan dan Pendidikan Gratis BOGOR–Jelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat (Jabar) 2026, KONI Kota Bogor menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Rumah Sakit (RS) Ummi dan Universitas Ummi saat Rapat Kerja KONI Kota Bogor di Hotel Green Forest, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat (19/12) akhir pekan lalu. Penandatanganan nota kesepahaman oleh Ketua KONI dan Direktur Utama RS Ummi dan Wakil Rektor Universitas Ummi tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Dedie A Rachim, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Ence Setiawan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Anas S Rasmana, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indra-
budi, dan perwakilan Polresta Bogor Kota serta KONI Jabar. Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna mengatakan bahwa penandatanganan MoU dilakukan dalam rangka memberikan layanan kesehatan terbaik bagi atlet Kota Bogor saat perhelatan Porprov 2026. Menurut Dedy, dengan adanya MoU ini setiap atlet yang mengalami sakit atau cedera dapat dirawat di RS Ummi secara gratis atau tidak dipungut biaya apapun. ”Ini adalah salahsatu ikhtiar kami dalam memberikan jaminan kesehatan bagi para atlet dan KONI. Mereka juga mem berikan bantuan medis saat porprov,” ujar Dedy kepada
wartawan usai rapat kerja. Selain itu, sambung Dedy, RS Ummi juga berkomitmen untuk memberikan beasiswa bagi atlet dan pelatih yang berprestasi dalam Porprov 2026. Dedy menegaskan bahwa komitmen KONI Kota Bogor memberikan jaminan kesehatan bagi para atlet, mendapat respon positif dari RS Ummi. Atas dasar itu, ia sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada rumah sakit swasta tersebut. ”Atas nama seluruh jajaran pengurus KONI dan insan olahraga Kota Bogor. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh direksi RS Ummi, yang telah ikut berkontribusi untuk memajukan prestasi olahraga Kota Bogor,” tandasnya.(*/rur)
KERJASAMA: Kerjasama antara KONI Kota Bogor bersama RS UMMI dan Universitas UMMI saat Rapat Kerja KONI Kota Bogor di Hotel Green Forest, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat (19/12) akhir pekan lalu.
MOHAMED SALAH
STATISTIK MOHAMED SALAH MUSIM 2025-2026* Penampilan : 14
Pemain pengganti : 2 Gol : 4
Assists : 3
Tembakan dalam kotak penalti : 15
Tembakan di luar kotak penalti : 15
Tembakan tepat sasaran dalam kotak penalti : 4 Sentuhan : 99 Penalti : 1
Tendangan bebas : 1 Umpan silang : 37 Umpan : 406
Tendangan penjuru : 8
Menit bermain : 1.183’ Menggiring bola : 43
Pertarungan dimenangkan : 34 Pertarungan udara : 7 Tekel : 3
Kartu merah : 0 Kartu kuning : 1
Pelanggaran : 6
Offsides : 10 *)Hingga pekan ke-17
(BOBBY ARIFIN/JAWA POS)
MUSIM BARU: (Kiri ke kanan) Oscar Piastri, Lando Norris dan Max Verstappen akan menghadapi musim baru dalam balapan Formula 1 2026 mendatang.
LIVERPOOL–Liverpool dikabarkan menutup rapat segala kemungkinan kepergian Mohamed Salah dari Anfield pada bursa transfer Januari mendatang. Dilansir dari TEAMtalk, sumber internal klub menegaskan bahwa manajemen The Reds sama sekali tidak berniat melepas sang bintang, terlepas dari berbagai spekulasi yang terus bergulir dalam beberapa pekan terakhir. Nama Salah memang menjadi sorotan usai wawancara kontroversialnya yang menyebut dirinya dikorbankan dan dianggap tidak lagi diinginkan klub. ”Situasi tersebut semakin memicu rumor setelah Salah tampak emosional usai kemenangan 2-0 Liverpool atas Brighton di Anfield, di mana ia melakukan lap kehormatan yang dianggap banyak pihak sebagai isyarat perpisahan,” beber TEAMtalk. Meski demikian, sumber klub menegaskan bahwa interpretasi tersebut keliru. Liverpool justru kini semakin bulat mempertahankan Salah, bahkan sikap klub disebut telah berubah dari sekadar tidak mungkin dijual menjadi akan diblokir dalam keadaan apa pun. Pembicaraan antara agen Salah, Ramy Abbas Issa, dan pihak klub pun telah berlangsung dalam suasana klarifikasi. Abbas menegaskan bahwa kliennya tidak akan menerima peran sebagai pemain cadangan di Anfield dan menginginkan status starter setelah kembali dari tugas bersama Timnas Mesir di Piala Afrika. Pesan itu telah disampaikan langsung kepada pelatih Arne Slot. Di sisi lain, manajemen Liverpool menegaskan bahwa sejak awal, Salah hanya akan diizinkan pergi jika hal tersebut
tidak mengganggu ambisi klub musim ini. Dengan cedera serius yang menimpa Alexander Isak serta absennya Cody Gakpo, situasi tersebut justru membuat Liverpool semakin mustahil melepas penyerang andalannya pada Januari. Sumber di internal klub menyebutkan bahwa kondisi skuad saat ini membuat nama Salah resmi masuk dalam kategori not for sale. Cedera yang dialami sejumlah pemain kunci justru memperkuat sikap tersebut, meski pada dasarnya Liverpool memang tidak pernah membuka pintu penjualan sang pemain. Meski sempat beberapa kali memulai laga dari bangku cadangan, Arne Slot disebut masih sangat menghargai kontribusi dan nilai besar yang dimiliki Salah, baik di dalam maupun di luar lapangan. Namun demikian, Salah dikabarkan telah menyampaikan kepada klub bahwa ia siap angkat kaki pada Januari apabila Liverpool bersedia membuka negosiasi dan mencapai kesepakatan kontrak. Pembicaraan antara direktur olahraga Richard Hughes dan perwakilan Salah terus berlangsung. Kendati demikian, Liverpool tetap teguh pada pendirian mereka untuk mempertahankan pemain berusia 33 tahun tersebut setidaknya hingga akhir musim. Di tengah rumor ketertarikan terhadap Antoine Semenyo, Liverpool juga disebut belum siap mengaktifkan transfer apa pun pada Januari. Hal ini semakin menegaskan bahwa klub tidak ingin kehilangan pemain yang berpotensi melemahkan kekuatan tim secara signifikan. Jika Alexander Isak dipastikan absen hingga dua bulan atau lebih, Liverpool diyakini tidak akan mengambil risiko besar dengan melepas Salah maupun pemain inti lainnya. Fokus utama klub saat ini adalah menjaga stabilitas skuad demi tetap kompetitif di paruh kedua musim.(jpc)
Musim Baru, Ganti Nomor PARIS–Federasi Otomotif Internasional (FIA) resmi merilis daftar peserta Formula 1 musim 2026. Dalam daftar itu, tertera nama tim dengan sasis, mesin dan nama perusahaan, serta nama pembalap dan nomor yang mereka gunakan musim depan. Juara bertahan Lando Norris meninggalkan nomor khasnya, 4. Dia berganti memakai nomor 1. Dengan begitu, pembalap McLaren tersebut menjalankan tradisi yang diberikan kepada para pemegang juara dunia. Sementara itu Max Verstappen tidak kembali ke nomor lamanya, 33, yang terakhir dia gunakan pada musim 2021. Pembalap Red Bull tersebut justru memilih nomor 3. Nomor 3 sebelumnya dipakai Daniel Ricciardo sebelum hengkang dari Formula 1. “Angka favoritku, selain angka 1, selalu 3. Sekarang kami bisa bertukar (nomor), jadi saya pilih 3,” kata Verstappen kepada Viaplay. “Selain Norris dan juga Verstappen, satu nomor baru juga akan digunakan pembalap debutan Racing Bulls, Arvid Lindblad. Driver pengganti Isack Hadjar yang promosi ke tim utama Red Bull itu akan menggunakan nomor 41. Musim 2026 memang belum dimulai. Tapi dinamika di luar lintasan sudah memanas. Seperti dilaporkan Motorsport-Magazin, sejumlah pabrikan tengah mengajukan keberatan kepada FIA terkait dugaan pemanfaatan celah regulasi mesin oleh Mercedes dan Red Bull Powertrains. Isu tersebut berkaitan dengan regulasi F1 2026, yang menurunkan batas rasio kompresi mesin dari 18:1 menjadi 16:1. Masalahnya, cara FIA mengecek aturan ini dilakukan saat mesin dingin dan tidak berjalan. Sementara, saat mobil benar-benar balapan, mesin bekerja dalam kondisi sangat panas. Ini membuat komponen logam akan memuai.(jpc)
REKOR: Kylian Mbappe mencetak gol kemenangan Real Madrid atas Sevilla di Santiago Bernabeu, Senin (22/12) dini hari WIB kemarin.
REAL MADRID 2-0 SEVILLA
Samai Rekor Idola MADRID–Kylian Mbappé mencatatkan momen bersejarah bersama Real Madrid saat menghadapi Sevilla di Santiago Bernabéu. Dilansir dari laman Bein Sports pada Senin (22/12) dini hari WIB kemarin, Penyerang asal Prancis itu resmi menyamai rekor Cristiano Ronaldo usai mencetak gol dalam kemenangan 2-0. Gol tersebut menjadi pencapaian penting Mbappé dalam tahun kalender ini. Real Madrid harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan atas Sevilla. Tim tamu sempat tampil dominan di awal pertandingan dan menekan lini pertahanan tuan rumah. Namun, kualitas individu pemain Madrid akhirnya menjadi pembeda. Gol pembuka Real Madrid dicetak oleh Jude Bellingham melalui sundulan akurat. Gol tersebut
mengubah jalannya pertandingan dan meningkatkan kepercayaan diri Los Blancos. Mbappé tampil cukup tegang sepanjang laga dan sempat menyia-nyiakan beberapa kesempatan. Salah satu tembakannya bahkan membentur tiang gawang. Meski demikian, ia terus menunjukkan determinasi hingga akhir pertandingan. Kesempatan emas datang ketika Rodrygo dijatuhkan di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih tanpa ragu. Mbappé maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna. Gol penalti tersebut membuat Mbappé mengoleksi 59 gol dalam satu tahun kalender. Catatan itu menyamai rekor sang idola, Cristiano Ronaldo bersama Real Madrid pada tahun 2013.(jpc)
RADAR BOGOR I SELASA, 23 DESEMBER 2025 I 3 RAJAB 1447 H I HALAMAN 8
Masjid Raya Siap Beroperasi CIBINONG Pembangunan Masjid Raya Nurul Wathon memasuki tahap akhir progres pengerjaan. Dalam beberapa hari ke depan masjid ini sudah siap beroperasi dan dijadwal-
kan menjadi tempat penyelenggaraan untuk kegiatan refleksi akhir tahun 2025. Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto memastikan pengerjaan Masjid Raya Nurul Wathon sudah sesuai dengan tahapan waktu pelaksanaan. "Insyaallah tanggal 25 Desember 2025 sudah clear semuanya. Akan kami bersihkan, sehingga di tanggal 26 Desember 2025 siap untuk digunakan refleksi a k h i r tahun," kata
Eko Senin (22/12). Selain untuk kegiatan refleksi akhir tahun, Masjid yang berlokasi di Pakansari, Cibinong ini juga sudah bisa digunakan ibadah oleh masyarakat. "(Untuk umum) bisa ya beribadah nanti masjid sudah bisa digunakan," jelas dia. Ia pun menghimbau agar tetap menjaga kebersihan selama menikmati semua fasilitas Masjid Nurul Wathon. "Jaga kaidahkaidah keagamaan dan juga bisa memakmurkan Masjid bersama-
sama juga. Supaya maksud dan tujuan Bupati Bogor Rudy Susmanto ini bisa tercapai dengan memakmurkan masjid untuk masyarakat Kabupaten Bogor pada umumnya," tuturnya. Meski sudah bisa digunakan, Eko menyebut masih ada beberapa yang tersisa untuk finishing pengerjaan, seperti tempat wudhu fasilitas tempat duduk dan beberapa taman. "Begitu juga untuk payung dan pembangunan hotel, dilaksanakan di tahap berikutnya pada tahun 2026,” pungkasnya. (abl/c).
RAMPUNG: Pembangunan Masjid Raya Nurul Wathon yang hampir rampung dan akan segera beroperasi.
FOTO: SOFIANSYAH/RADAR BOGOR
Jamin Vape Ilegal Tidak Beredar CIBINONG Kementerian Kesehatan resmi memasukkan etomidate ke dalam golongan narkotika. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 15 Tahun 2025 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika, di mana etomidate masuk dalam daftar narkotika golongan II urutan nomor 90. Dengan
penggolongan ini, penggunaan dan peredarannya dapat dijerat pidana. Etomidate belakangan diketahui banyak ditemukan dalam cairan vape ilegal, sehingga menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Menyikapi hal tersebut, Polres Bogor memastikan hingga saat ini belum ditemukan indikasi peredaran atau penyalah-
gunaan liquid vape yang mengandung etomidate di wilayah Kabupaten Bogor. Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, mengatakan pihaknya telah menerima atensi langsung dari Direktorat Narkoba Mabes Polri terkait pengawasan etomidate. Namun, hasil pemantauan di lapangan belum menunjukkan adanya temuan di
wilayah Bogor. “Beberapa waktu lalu kami juga sudah melakukan pengecekan, dan sampai saat ini masih belum terdeteksi di Kabupaten Bogor,” ujarnya kepada Radar Bogor, Jumat (19/12). Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Satuan Reserse Narkoba, peredaran etomidate dalam liquid vape masih terkonsentrasi di kota-
kota besar. “Informasi dari Kasat Narkoba, masuknya masih di kota-kota besar karena harganya cukup tinggi,” ungkapnya. Menurutnya, Polres Bogor tetap meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan guna mencegah masuknya narkotika jenis baru tersebut ke wilayah Kabupaten Bogor. Kapolres juga mengimbau
generasi muda agar menjauhi penyalahgunaan narkotika dan memilih kegiatan yang positif. “Pemuda adalah generasi penerus dan harapan bangsa. Laksanakan kegiatankegiatan positif dan hindari kegiatan negatif, karena masa depan bangsa sangat bergantung pada para pemuda,” tutupnya. (Cr1/c)
Warga Cibeuteung Udik Kompak Bersihkan Lingkungan
FOTO: DPD PKS KABUPATEN BOGOR
RAKERDA: DPD PKS Kabupaten Bogor menggelar Rakerda di Hotel Grand Pesona Caringin.
PKS Libatkan Kader Muda dalam Rakerda CARINGINDPD PKS Kabupaten Bogor menggelar Rakerda di Hotel Grand Pesona Caringin, dengan konsep berbeda. Selain fokus pada penguatan kader, kaderisasi, dan pelayanan publik, seluruh pelaksanaan acara justru dipercayakan kepada kader-kader muda sebagai bagian dari regenerasi partai. DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bogor menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebagai ajang konsolidasi sekaligus pematangan program kerja ke depan. Rakerda kali ini difokuskan pada penguatan K2P2, yakni kader, kaderisasi, dan pelayanan publik, yang menjadi ruh utama gerak politik PKS di daerah. Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor, Wasto, menyebut Rakerda ini bukan sekadar agenda rutin tahunan. “Kami ingin memastikan kader terus tumbuh, kaderisasi berjalan rapi, dan pelayanan ke masyarakat makin terasa manfaatnya,” ujarnya, Ahad (21/12). Yang menarik, pelaksanaan Rakerda sepenuhnya dipercayakan kepada kader-kader muda PKS Kabupaten Bogor. Mulai dari perencanaan hingga teknis pelaksanaan, anak muda diberi ruang untuk terlibat langsung mengelola agenda penting partai. Menurut politikus lulusan kampus IPB ini, kepercayaan kepada kader muda merupakan langkah strategis menyiapkan kepemimpinan masa depan. “Kami sengaja memberi panggung kepada anak muda. Mereka ini calon pemimpin masa depan, jadi harus dibiasakan ambil tanggung jawab sejak sekarang,” kata Wasto. Rakerda resmi dibuka oleh Ketua DPW PKS Jawa Barat, Abah Iwan, dengan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya kegiatan. Momen tersebut disambut antusias seluruh peserta yang datang dari berbagai struktur dan wilayah. Hadir pula seluruh anggota legislatif PKS, mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Barat, hingga DPRD Kabupaten Bogor. Kehadiran para wakil rakyat ini memperkuat sinergi antara kerja-kerja struktural partai dan peran legislasi. Rangkaian Rakerda ditutup dengan pemberian penghargaan Duta RKI (Rumah Keluarga Indonesia) serta apresiasi khusus kepada kaum ibu. Penutupan ini menegaskan komitmen PKS dalam memperkuat peran keluarga dan perempuan sebagai fondasi penting pembangunan masyarakat. (*)
CISEENGKebersihan lingkungan sejatinya menjadi tanggung jawab semua pihak. Di Desa Cibeuteung Udik, Ciseeng, puluhan masyarakat bahu-membahu melaksanakan kegiatan kerjabakti membersihkan lingkungan pada Sabtu (21/12). Warga tampak antusias dengan membawa peralatan seperti cangkul, sapu, pengki, dan alay lainnya. Mereka mulai dengan membersihkan rumput, solokan, serta mengangkut sampah di sepanjang jalan. Camat Ciseeng, Subhi yang turut hadir mengatakan, kegiatan ini sesuai dengan arahan Bupati Bogor untuk membiasakan kerjabakti dan memberikan motivasi kepada masyarakat terkait pentingnya kebersihan lingkungan. ”Kegiatan ini sesuai arahan Bupati Bogor untuk kembali ke budaya lama yaitu membiasakan kerja bakti membersihkan lingkungan,” ujarnya kepada
KOMPAK: Camat Ciseeng, Subhi (biru) dan Kepala Desa Cibeuteung Udik, Bambang Indra Gunawan (coklat) kompak bebersih lingkungan bersama warga.
FOTO: KECAMATAN CISEENG DAN DESA CIBEUTEUNG UDIK
Radar Bogor. Nantinya, kata dia, kerjabakti akan dilaksanakan rutin satu pekan sekali yang akan bergantian dari satu desa ke desa lainnya. ”Mungkin kerjabakti ini akan dilaksanakan setiap hari Sabtu dan bergantian di sepuluh desa yang ada di Kecamatan Ciseeng,” terangnya. Ia berharap setelah
diberikan motivasi terkait kerjabakti membersihkan lingkungan ini, masyarakat bisa konsisten melanjutkannya. ”Warga harus berinisiatif untuk membersihkan lingkungannya masingmasing dengan cara gotong royong, nanti yang akan menggerakkan para RT dan RW,” tegasnya. Sementara Kepala Desa
Cibeuteung Udik, Bambang Indra Gunawan mengapresiasi kerja sama serta dukung penuh dari pihak Kecamatan Ciseeng dalam kegiatan ini. ”Kegiatan ini sangat membantu, selain lingkungan kita bersih dan asri, juga kita mendidik kepada warga kita untuk lebih peduli kepada lingkungan,” tandasnya.(cok/c)
Polisi Buka Penitipan Kendaraan CIBINONGPolres Bogor menyediakan tempat parkir kendaraan dan patroli jaga rumah bagi masyarakat yang ingin mudik atau berlibur. Layanan ini diberikan untuk menjamin keamanan dan kondusifitas pada hari libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan layanan penitipan kendaraan digelar pihaknya di setiap Mako Polsek di Kabupaten Bogor. “Layanan ini perintah pak Kapolri jadi nanti Polsek-Polsek terutama yang personelnya tidak di pos pengamanan pelayanan jadi dia jaga di Polsek,” ujar Wikha Senin (22/12). Selain bisa menitipkan kendaraan, anggota kepolisian juga akan melakukan patroli ke rumah warga yang tak berpenghuni atau sedang mudik di momen libur Nataru. Dalam pengamanan hari Nataru, Polres Bogor menurunkan sebanyak 1.085 personel untuk menjaga keamanan dan kondusifitas di Kabupaten Bogor. “Total seluruhnya ada 3.300 personel gabungan, untuk di Polres Bogor sendiri ada 1.085 personel,” ujar dia. Pihaknya juga, mendirikan sebanyak 15 pos pelayanan di seluruh Kabupaten Bogor yang terpusat di Pos Gadog. Pos pelayanan ini terdiri dari satu pos terpadu, satu pos pelayanan. “Pos pelayanannya ada di wilayah Gunung Mas, dan ada 13 pos pengamanan yang tersebar di beberapa wilayah sesuai dengan asesmen yang dilaksanakan oleh Polres,” pungkasnya. (abl/c)
Perayaan Hari Ibu Ala Anggota DPR
Sambangi Yayasan Jendela Ibu, Apresiasi Peran Perempuan Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat V, Marlyn Maisarah, bersama Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil III, Nurunnisa Setiawan, menyambangi Yayasan Jendela Ibu, Kabupaten Bogor di momen Hari Ibu (22/12). Dalam kesempatan itu mereka mengapresiasi peran Perempuan dalam membangun keluarga yang kuat dan berdaya. Laporan: ABILLY MUHAMMAD KUNJUNGAN ini menjadi bentuk silaturahmi, kepedulian, dan apresiasi terhadap peran perempuan, khususnya
FOTO : BILLY/RADAR BOGOR.
KUNJUNGAN: Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat V, Marlyn Maisarah bersama Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurunnisa Setiawan saat mengunjungi yayasan jendela ibu pada peringatan hari ibu.
para ibu, dalam membangun keluarga yang kuat dan berdaya. Selain bersilaturahmi, kedua legislator perempuan ini juga berdialog langsung dengan pengurus yayasan serta para ibu penerima manfaat mengenai tantangan yang dihadapi perempuan dan anak di lingkungan sekitar. Anggota DPR RI, Marlyn Maisarah, menyampaikan
bahwa, Hari Ibu bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat perlindungan dan pemberdayaan perempuan. ”Ibu adalah pilar utama dalam keluarga dan masyarakat. Melalui kunjungan ini, kami ingin memastikan bahwa para ibu, terutama yang berada dalam kondisi rentan, mendapatkan perhatian, pendampingan, dan dukungan yang
layak,” kata Marlyn Maisarah, Senin (22/12). Senada dengan itu, Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurunnisa Setiawan, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan ruang aman serta peluang yang setara bagi perempuan. ”Yayasan Jendela Ibu memiliki peran strategis dalam mendampingi perempuan dan
anak. Kami berharap kehadiran kami hari ini dapat menjadi penyemangat sekaligus komitmen untuk terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada perempuan,” ujar Nurunnisa. Sementara itu, Founder Yayasan Jendela Ibu, Iftahni Jayanti menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap dukungan berkelanjutan dari para pemangku kebijakan. ”Kunjungan ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus bergerak membantu para ibu agar lebih mandiri dan berdaya,” ungkap salah satu perwakilan yayasan. Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan serta doa bersama sebagai wujud solidaritas dan harapan agar para ibu Indonesia semakin kuat, sejahtera, dan dihargai perannya di tengah masyarakat. (abl/c).
RADAR BOGOR I SELASA, 23 DESEMBER 2025 I 3 RAJAB 1447 H I HALAMAN 9
BOGOR RAYA Desa Bantarsari Salurkan Bantuan Kemanusiaan
FOTO: DESA BANTARSARI
BANTUAN: Kepala Desa Bantarsari, Lukmanul Hakim saat memberikan simbolis bantuan kepala DT Peduli untuk korban bencana aceh.
RANCABUNGUR – Kepedulian dan solidaritas kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Melalui Pemerintah Desa Bantarsari, bantuan kemanusiaan hasil donasi warga disalurkan kepada para korban bencana alam di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan lembaga kemanusiaan DT Peduli sebagai mitra penya-
lur, guna memastikan bantuan dapat tersampaikan secara cepat, aman, dan tepat sasaran kepada masyarakat terdampak bencana. Kepala Desa Bantarsari, Lukmanul Hakim, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan empati masyarakat Bantarsari terhadap saudara-saudara yang tengah tertimpa musibah. “Bantuan ini adalah titipan dari masyarakat Desa Bantarsari, Kabupaten Bogor. Semoga dapat
bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kami yang terdampak bencana di Aceh Tamiang. Kami mendoakan semoga diberikan kekuatan, kesehatan, serta kesabaran dalam menghadapi ujian ini,” ujarnya kepada Radar Bogor. Sementara itu, Manajer Program Kemanusiaan DT Peduli Pusat, Dede Sugih Hartono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Desa dan masyarakat Desa
Bantarsari. “Kami mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan. InsyaAllah bantuan ini akan kami salurkan langsung kepada masyarakat yang benarbenar membutuhkan,” ungkapnya. Menurutnya, sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan lembaga kemanusiaan mampu menghadirkan aksi konkret bagi korban bencana. “Dari Bantarsari untuk Aceh
Tamiang, bersatu dalam kepedulian, bergerak untuk kemanusiaan,” pungkasnya. Penyaluran bantuan tersebut juga merupakan bagian dari komitmen transparansi dan tanggung jawab kepada masyarakat selaku donatur. Pemerintah Desa Bantarsari berharap aksi kemanusiaan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan solidaritas lintas daerah. (Cr1/c)
Genjot Jumlah Kunjungan ke Puncak Disparbud Pasang Target 2,5 Juta Wisatawan CISARUA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Kabupaten Bogor menargetkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Puncak mencapai 2,5 juta orang hingga akhir 2025. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Kabupaten Bogor Ria Marlisa saat mendampingi Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menyambangi kawasan Puncak. ”Untuk libur Nataru ini kurang lebih di atas 2,5 juta orang karena perhitungan kemarin. Saya sudah melalukan monitoring di Puncak bersama ibu Wamenpar kunjungan wisatawan cukup banyak khususnya jalur Puncak. Jadi kita targetnya sampai tanggal 31 diatas 2,5 juta setengah,” ujar Ria. Kata Ria, sejak akhir pekan kemarin kawasan Puncak Bogor sudah mulai dipadati wisatawan. Salah satu penyebabnya karena musim libur sekolah telah tiba. Untuk terus menarik wisatawan agar berlibur ke Puncak Bogor pihaknya akan mengadakan event, baik yang diselenggarakan oleh pihak hotel, restauran maupun Pemerintah Daerah. Salah satunya adalah Puncak Fest ”Kami Pemerintah Kabupaten Bogor mengadakan Puncak Fest yang memang untuk mengisi kegiatan pada saat jalur ditutup pada malam tahun baru mulai pukul 18.00 Wib sampai jam 24.00 WIB. Kami mengadakan kegiatan bekerja sama dengan PHRI Kabupaten Bogor,” jelasnya. Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menjelaskan kedatangannya ke Puncak untuk memastikan sejumlah destinasi wisata di kawasan Bogor dalam me-
Untuk libur Nataru ini kurang lebih di atas 2,5 juta orang karena perhitungan kemarin. Saya sudah melalukan monitoring di Puncak bersama ibu Wamenpar kunjungan wisatawan cukup banyak khususnya jalur Puncak. Jadi kita targetnya sampai tanggal 31 diatas 2,5 juta setengah" Ria Marlisa
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Kabupaten Bogor
nyambut wisatawan jelang periode libur Natal dan Tahun Baru 2026. ”Kami mengecek kesiapan dari teman-teman. Pertamanya taman rekreasi, karena pastinya akan padat dikunjungi oleh wisatawan,” ujar Ni Luh Puspa, Senin (22/12/2025). Sejumlah destinasi yang ditinjau Wamenpar yakni Enchanting Valley by Taman Safari Indonesia, Cimory Dairyland, dan Kebun Raya Bogor. Dirinya juga meninjau kesiapan destinasi serta berbagai fasilitas pendukung agar wisatawan dapat berwisata dengan aman, nyaman, dan menyenangkan. ”Kami melihat bagaimana sebenarnya di sini terkait dengan (kesiapan) keamanannya. Karena kan ini terbuka ya, alam terbuka. Di tengah cuaca yang seperti ini di akhir bulan ini, tentu kita ingin memastikan bahwa taman rekreasi ini benarbenar siap. Tidak hanya membuat orang senang, tapi orang
aman di sini,” jelas dia. Ni Luh menekankan pentingnya pengelola wisata menjamin kenyamanan dan keamanan wisatawan. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah jalur evakuasi. Dirinya meminta agar tanda penunjuk jalur evakuasi diperbanyak dan ditempatkan secara strategis. Hal ini guna memudahkan wisatawan mengidentifikasi rute yang harus dilalui serta titik kumpul saat terjadi situasi darurat. ”Jadi mereka begitu masuk sudah hafal, kalau ada apa-apa jalur evakuasinya ke mana, titik kumpulnya di mana dan sebagainya,” tutur dia. Selain jalur evakuasi, ia juga menyoroti kondisi pepohonan di lokasi wisata. Ia meminta pengelola untuk secara rutin memeriksa kondisi pohon guna mencegah potensi bahaya bagi wisatawan, terutama mengingat peringatan BMKG terkait curah hujan tinggi dan munculnya bibit siklon. Dengan begitu, Ni Luh mengimbau para pelaku wisata dan wisatawan sama-sama meningkatkan kewaspadaan. “Jadi mudah-mudahan ini bisa memitigasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. Sebagai informasi, Kemenpar sebelumnya juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri Pariwisata tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan pada saat perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Surat edaran ini telah disebar ke seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah (Pemda), asosiasi, dan pelaku usaha jasa pariwisata. SE ini mencakup berbagai unsur penting, yakni keamanan, keselamatan, dan kesehatan, demi mewujudkan liburan yang aman, nyaman, dan menyenangkan di area wisata. (abl/c)
Menilik Kisah Kepedulian Umi Yeyeng
Rutin Menyambangi Lokasi Bencana, Menguatkan Hati Korban Lewat Siraman Rohani Selain berdakwah di Majelis Taklim Annizomiyatul, Yeyen Dwi Asih Hadiyani (75) juga rutin bertausyiah di lokasi bencana. Setiap kali bencana terjadi ia selalu menyambangi lokasi tersebut untuk memberikan siraman rohani dan motivasi. Meski usianya tidak muda lagi, Umi Yeyeng (sapaan akrabnya) tidak lelah mencurahkan jiwa kepedulian dan kemanusiaannya. Laporan: MUHAMMAD ALI DI SAAT relawan lain membantu dari segi fisik dan materi, Umi Yeyeng mendukung para pengungsi dan korban bencana dari segi psikis dan batiniah. Ia datang dengan membawa semangat melalui tausiyah, motivasi, serta doa tulusnya. Putra Umi Yeyeng, Ramdan Alwahdi bercerita ibundanya hampir tak pernah absen
FOTO: KELUARGA UMI YEYENG
TAUSYIAH: Umi Yeyeng saat menyampaikan tausyiah dan membacakan doa di lokasi bencana banjir Sukabumi.
mendatangi lokasi bencana besar di Indonesia. “Mulai dari bencan tsunami Aceh tahun 2004, gempa di Lombok, gempa di Cianjur, longsor di Jasinga, dan terakhir di banjir di Sukabumi, beliau datang terus,” tuturnya. Umi Yeyeng tak pernah ambil pusing saat ingin berangkat ke lokasi bencana. Ia bisa berangkat bersama jemaah atau relawan sembari menyalurkan bantuan, atau pun diantar oleh anaknya. Medan yang berat pun tak pernah ia keluhkan. Meski harus menaiki motor trail wanita kelahiran 1951 itu tak masalah, asalkan dirinya bisa sampai di lokasi bencana dan memberikan bantuan moril.
“Biasanya setelah tiba di lokasi kami langsung mendatangi pengurus RT dan RW. Kemudian mengumpulkan korban untuk mengisi tausyiah, motivasi, dan doa. Setelah itu membagikan sembako,” terang Ramdan. Bantuan itu pun selalu disambut dengan bahagia dan rasa syukur oleh para korban. Mereka sangat antusias dengan apa yang dilakukan Umi Yeyeng. “Umi sudah berdakwah sejak tahun 1985-an. Tapi kalau ke lokasi bencana sejak tsunami Aceh. Dari situ beliau rutin mendatangi lokasi bencana untuk tausyiah,” ucap Ramdan. (cr1/c)
FOTO : KEMETERIAN PARIWISATA
TINJAU: Wamenpar RI, Ni Luh saat meninjau tempat wisata Echanting Valley by Taman Safari, di Puncak, Kabupaten Bogor.
RADAR BOGOR I SELASA, 23 DESEMBER 2025 I 3 RAJAB 1447 H I HALAMAN 10
METROPOLIS Tambal Jalan, Lalu Lintas Otista Mengular BOGORKemacetan panjang terjadi di Jalan Oto Iskandar Dinata (Otista), Kota Bogor, Senin (22/12). Arus lalu lintas tersendat akibat adanya aktivitas penambalan jalan berlubang yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor. Berdasarkan pantauan Radar
Bogor di lokasi, antrean kendaraan mengular cukup panjang hingga mencapai kawasan Tugu Kujang. Kendaraan roda dua tampak mendominasi jalur tersebut, sementara kendaraan roda empat berjalan tersendat. Juru Fungsional Teknik (JFT) Jalan dan Jembatan PUPR Kota Bogor, Achmad Hidayatulloh,
membenarkan terjadinya kemacetan di ruas jalan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak berlangsung lama. “Iya, tadi memang sempat macet, tapi tidak terlalu lama. Ini memang bagian dari risiko pekerjaan. Justru kalau jalan berlubang dibiarkan terlalu
lama, itu jauh lebih membahayakan pengguna jalan,” ujar Achmad. Ia menjelaskan, penambalan jalan terpaksa dilakukan pada siang hari karena keterbatasan produksi material hotmix. Menurutnya, pabrik Asphalt Mixing Plant (AMP) tidak beroperasi pada malam hari.
“Hotmix hanya bisa diproduksi pagi sampai siang. Malam hari memang tidak ada jadwal produksi di AMP,” jelasnya. Achmad menambahkan, penanganan jalan berlubang tidak hanya dilakukan di Jalan Otista. Pada hari yang sama, pihaknya melakukan penambalan di 10 titik berbeda di Kota
Bogor sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan pengguna jalan. “Untuk hari ini, total ada 10 titik yang kami tangani, di antaranya Jalan Otista, Siliwangi, Martadinata, M. Falak, Salak, Lodaya, Bogor Baru, Veteran, R.E. Abdullah, dan Jalan Kapten Muslihat,” ungkapnya.
Ia menegaskan, penambalan jalan menjadi langkah penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi akibat kondisi jalan rusak. “Kami mohon pengertian masyarakat. Penanganan ini dilakukan demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (bay/c)
Pemkot-DPRD Buka Capaian 2025 Sambungan dari Hal 12
Pemaparan itu dikemas dalam Forum Refleksi Akhir Tahun yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, Senin (22/12). Forum yang berlangsung di Markas PWI Kota Bogor, Kecamatan Tanah Sareal, tersebut dihadiri unsur lintas sektor, mulai dari Forkopimda, pimpinan BUMD, pengusaha, akademisi, tokoh masyarakat, hingga insan pers. Kegiatan ini menjadi ruang evaluasi terbuka antara pemerintah, legislatif, media, dan publik. Dalam pemaparannya, Dedie mengungkapkan bahwa sekitar sepuluh bulan masa kepemimpinannya diwarnai berbagai dinamika, mulai dari persoalan ketertiban dan keamanan, isu lingkungan, hingga peningkatan pelayanan publik. Salah satu capaian yang disoroti adalah penurunan tingkat kriminalitas
di Kota Bogor. “Kriminalitas mulai berkurang karena patroli ditingkatkan. Kalau tidak ada langkah konkret dari Polresta dan jajaran, tingkat kriminalitas justru bisa meningkat,” ujar Dedie. Ia mencontohkan penindakan terhadap peredaran minuman keras ilegal yang selama ini kerap dilakukan secara terselubung. Menurutnya, konsistensi penegakan hukum berdampak langsung pada stabilitas keamanan kota. Selain keamanan, Dedie juga menyinggung dinamika sosialpolitik yang sempat menimbulkan kekhawatiran potensi kerusuhan, seiring maraknya aksi unjuk rasa di berbagai daerah. Namun, kondisi Kota Bogor dinilai tetap kondusif berkat sinergi lintas elemen. “Bogor kota yang dinamis, tapi alhamdulillah tetap terkendali. Itu berkat kerja bersama tokoh agama, tokoh
masyarakat, Forkopimda, serta peran insan pers,” ucapnya. Dari sisi ekonomi, Dedie menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Bogor berada di kisaran 5,65 persen. Capaian tersebut, kata dia, tidak terlepas dari kebijakan kemudahan perizinan yang mendorong aktivitas usaha masyarakat. “Ketika akses perizinan dipermudah, masyarakat bisa bergerak di sektor ekonomi dan meningkatkan pendapatan keluarga,” jelasnya. Isu lingkungan menjadi perhatian penting dalam forum tersebut. Dedie mengungkapkan, produksi sampah Kota Bogor kini telah menembus lebih dari 1.000 ton per hari. Untuk menjawab tantangan itu, Pemkot Bogor tengah menyiapkan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi hampir Rp2 triliun dan estimasi waktu pengerjaan sekitar dua tahun. “Masalah sampah tidak bisa
diselesaikan secara sederhana. Kami juga menyiapkan kerja sama lintas daerah, termasuk dengan Kabupaten Bogor,” ujarnya. Selain PSEL, Pemkot Bogor juga merencanakan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) skala kota yang selama bertahun-tahun belum terealisasi. Proyek tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran hampir Rp1,5 triliun dan ditargetkan mulai dikerjakan pada 2026 dengan dukungan pemerintah pusat. Dalam penanganan bencana, Dedie menegaskan perubahan pendekatan, khususnya terhadap kasus longsor dan banjir. “Kami tidak akan lagi membangun tembok penahan tanah di lokasi longsor yang terjadi akibat pelanggaran tata ruang. Pendekatannya adalah penghijauan,” tegasnya. Di bidang transportasi, Dedie mengungkapkan tingginya
Lebih dari 565 Ribu Tiket Ludes Terjual Sambungan dari Hal 12
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan hingga Senin (22/12) pukul 08.00 WIB, penjualan tiket di wilayah Daop 1 Jakarta telah mencapai 565.875 tiket dari total kapasitas 909.536 tempat duduk. Selama periode Nataru 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 1.732 perjalanan kereta api, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.577 perjalanan. Berdasarkan data pemesanan, tingkat keterisian tempat duduk pada sejumlah tanggal favorit menunjukkan angka yang cukup tinggi. Pada 24 Desember 2025, okupansi bahkan mencapai 93 persen dengan penjualan 42.769 tiket. Sementara itu, okupansi pada 22 dan 23 Desember masing-masing tercatat 82 persen dan 83 persen. KAI menyampaikan bahwa tiket kereta api untuk masa libur Natal masih tersedia. Namun, penjualan bersifat
dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu seiring pemesanan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya. Selain penjualan reguler, KAI Daop 1 Jakarta juga mencatat antusiasme masyarakat terhadap program diskon tarif kereta api. Hingga saat ini, sebanyak 217.496 tiket diskon kereta api kelas ekonomi komersial telah terjual untuk periode keberangkatan 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Dari sisi pergerakan penumpang, pada Senin (22/12) hingga pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 41.469 penumpang naik dan 41.931 penumpang turun di seluruh wilayah Daop 1 Jakarta. Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi, yakni 15.780 penumpang, disusul Stasiun Gambir sebanyak 10.789 penumpang. Secara kumulatif selama lima hari pelaksanaan Angkutan Nataru, total penumpang tercatat 176.433 penumpang naik dan 159.816 penumpang turun. Adapun tanggal keberangkatan
favorit masyarakat berada pada 23, 24, dan 25 Desember 2025, dengan tujuan utama ke Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, dan Purwokerto. Sementara itu, untuk layanan kereta api lokal Pangrango dan Siliwangi, pada 22 Desember 2025 tercatat 4.626 penumpang naik dan 4.366 penumpang turun. Total penumpang selama periode 18–22 Desember 2025 mencapai 25.701 penumpang naik dan 24.740 penumpang turun. Disisi lain, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihak manajemen Stasiun Bogor menambah personel pengamanan. Kepala Stasiun Bogor, Mardiono mengatakan jumlah tambahan personel kemanan mencapai lima orang. Kebijakan ini akan mulai berlaku pada 24 Desember 2025 mendatang. “Kalau sekarang belum, nani tanggal 24 Desember kami tambah 5 Security,” kata Mardiono pada Radar Bogor. Tidak hanya itu, Stasiun Bogor juga turut menambah jumlah petugas kebersihan. Total
penambahannya mencapai 4 orang. Kebijakan ini juga akan mulai berlaku pada 24 Desember. “Sama, petugas kebersihan juga kami akan menambah empat orang. Sebelumnya pagi ada 14 orang siang 14, malam 4,” beber Mardiono saat dikonfirmasi lebih lanjut. Penambahan jumlah personel ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung ditengah padatnya kunjungan. “Kami prediksi bakal ada 1.200 pengunjung setiap harinya. Ini antisipasi adanya lonjakan penumpang saat liburan, sehingga pelayanan tetap bisa maksimal,” terang Mardiono. Mardiono menghimbau kepada para calon penumpang untuk selalu mematuhi aturan yang ada di setiap stasiun dan Kereta Rel Listrik (KRL). “Segera lapor ke petugas jika ditemukan hal hal yang berpotensi mengganggu keamanan perjalanan KRL maupun yang berpotensi mengganggu keselamatan penumpang,” pungkasnya (fat/bay/c)
Pastikan Pasokan Pangan Aman Jelang Nataru Sambungan dari Hal 12
Dedie mengatakan, momentum Nataru menjadi periode krusial karena biasanya diiringi dengan meningkatnya daya beli masyarakat. Oleh karena itu, Pemkot Bogor memastikan pasokan pangan tetap terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan warga. “Alhamdulillah, di Pasar Jambu Dua dan hampir seluruh pasar di Kota Bogor, ketersediaan atau stok pangan dalam kondisi aman,” ujar Dedie kepada awak media. Ia mengakui sempat muncul kekhawatiran terkait cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu
distribusi dan transportasi bahan pangan dari daerah pemasok ke Kota Bogor. “Awalnya kami cukup khawatir perubahan iklim yang cukup ekstrem ini bisa menghambat transportasi. Namun alhamdulillah, sejauh ini pasokan tetap lancar dan aman,” ucapnya. Meski stok terjaga, Dedie tidak menampik adanya dinamika harga pada sejumlah komoditas pangan, terutama cabai merah dan cabai keriting. Kenaikan harga, menurutnya, dipengaruhi oleh sumber pasokan dan jalur distribusi dari daerah penghasil. “Untuk cabai merah dan cabai keriting memang ada sedikit kenaikan. Namun harganya berbeda-beda, tergantung dari
sumber pengirimannya,” jelas Dedie. Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Jenal Abidin, menyebut kenaikan harga cabai yang terjadi saat ini masih tergolong wajar dan tidak signifikan jika dibandingkan dengan momen hari besar keagamaan lainnya. “Cabai rawit rata-rata di harga Rp60 ribu per kilogram, sedangkan cabai merah sekitar Rp35 ribu per kilogram. Jadi masih jauh di bawah Rp100 ribu. Ada kenaikan, tapi tidak signifikan,” beber Jenal. Selain cabai, kenaikan harga juga terjadi pada komoditas daging sapi. Saat ini, harga daging sapi di pasaran berada
di kisaran Rp130 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya yang berada pada rentang Rp120 ribu hingga Rp125 ribu per kilogram. “Untuk daging ayam, harganya masih di kisaran Rp40 ribu sampai Rp43 ribu per kilogram. Ini masih dalam batas kewajaran,” tambahnya. Jenal pun mengimbau masyarakat Kota Bogor agar tidak panik menyikapi fluktuasi harga menjelang Nataru. Ia meminta warga berbelanja secara bijak dan sesuai kebutuhan. “Tidak perlu membeli secara berlebihan untuk menghadapi Nataru. Belanjalah sesuai kebutuhan saja, karena semua barang tersedia di pasar,” pungkasnya. (bay/c)
keluhan masyarakat terhadap angkutan kota. Sepanjang 2025, Pemkot Bogor menerima lebih dari 28 ribu aduan terkait angkot, mulai dari kondisi kendaraan hingga perilaku pengemudi. “Ini menjadi catatan serius bagi kami untuk menata sistem transportasi kota,” katanya. Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot Bogor menyiapkan transportasi massal berbasis rel, termasuk rencana kehadiran trem di pusat kota sebagai bagian dari upaya mewujudkan transportasi ramah lingkungan. Selain itu, layanan Biskita yang sudah berjalan akan kembali diperkuat. Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil menegaskan bahwa DPRD
mendukung program-program Pemkot Bogor selama dijalankan sesuai regulasi dan berpihak pada kepentingan masyarakat. “DPRD memiliki tiga fungsi utama, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan. Dari sisi kebijakan dan anggaran, kami mendukung program Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujarnya. Sepanjang 2025, DPRD Kota Bogor membahas sekitar 13 rancangan peraturan daerah (raperda), empat di antaranya merupakan inisiatif DPRD, seperti raperda perlindungan anak, pengelolaan pasar, ekonomi kreatif, dan smart city. Meski demikian, Adityawarman menegaskan DPRD tetap akan menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan kritik apabila
terdapat kebijakan yang dinilai tidak sesuai regulasi atau tidak berpihak pada masyarakat. Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi mengatakan, Forum Refleksi Akhir Tahun ini bertujuan membuka ruang evaluasi dan dialog antara pemerintah, DPRD, insan pers, dan masyarakat. “Forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus dialog konstruktif agar publik mengetahui apa yang sudah dan akan dilakukan pemerintah daerah,” ujarnya. Kegiatan tersebut ditutup dengan diskusi interaktif yang menampung berbagai aspirasi dan pertanyaan masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media sosial PWI Kota Bogor. (uma/c)
Puncak Bhakti Lintas Agama Kian Matang Sambungan dari Hal 12
Terbaru, rapat koordinasi persiapan digelar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor, Senin (22/12). Rapat tersebut dihadiri seluruh perwakilan tokoh agama yang terlibat dalam kegiatan Bhakti Lintas Agama. Ketua Pelaksana Bhakti Lintas Agama, Dede Supriatna, mengatakan progres persiapan acara puncak telah mencapai 60 persen. Seluruh rangkaian persiapan ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025. “Untuk persentase persiapan kegiatan puncak saat ini sudah mencapai 60 persen. Persiapan
teknis akan kami genjot kembali pada 29 Desember untuk mematangkan sisa persentase yang ada,” ujar Dede. Ia menjelaskan, sejumlah rangkaian kegiatan Bhakti Lintas Agama telah lebih dulu dilaksanakan. Salah satunya adalah kegiatan bersih-bersih rumah ibadah yang dimulai sejak 20 Desember 2025. Selain itu, Dede mengungkapkan terdapat perubahan teknis pada pelaksanaan acara puncak yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari 2026. Perubahan tersebut berkaitan dengan lokasi kegiatan. “Awalnya puncak acara direncanakan di MAN 2 Kota Bogor.
Namun setelah berdiskusi dengan Pak Wali Kota, beliau merekomendasikan agar kegiatan dipindahkan ke MAN 1 Kota Bogor. Dan akhirnya kami putuskan dilaksanakan di sana,” jelasnya. Dede berharap seluruh masyarakat Kota Bogor dapat turut hadir dan memeriahkan kegiatan Bhakti Lintas Agama. Panitia, kata dia, sengaja mengemas acara dengan konsep yang lebih inklusif dan menarik bagi masyarakat luas. “Nanti akan ada doa bersama lintas agama, penggalangan donasi, bazar UMKM, pentas seni dari perwakilan agama, donor darah, hingga pemeriksaan kesehatan gratis,” pungkasnya. (bay/c)
Aduan Angkot Tembus 28 Ribu Sambungan dari Hal 12
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mencatat terdapat lebih dari 28 ribu aduan masyarakat terkait angkot, mulai dari kebiasaan berhenti sembarangan, kondisi kendaraan yang tidak laik jalan, hingga pelanggaran aturan oleh pengemudi. Data tersebut disampaikan Wali Kota Bogor Dedie Rachim dalam forum Refleksi Akhir Tahun PWI Kota Bogor, Senin (22/12). “Ini 28 ribu pengaduan, bukan 280. Keluhannya beragam, mulai dari angkot berhenti sembarangan, usia kendaraan sudah tua, tidak laik jalan, hingga tidak patuh aturan,” ujar Dedie. Ia mengungkapkan, hasil razia yang dilakukan Pemkot Bogor bersama aparat terkait menunjukkan banyak angkot tidak memenuhi persyaratan administrasi maupun teknis. Bahkan, sebagian besar pengemudinya tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). “Kami cek langsung, rata-rata pengemudinya tidak punya SIM. Ini tentu sangat berbahaya bagi keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya. Pemkot Bogor sebenarnya telah memiliki Peraturan Dae-
rah Kota (Perda) Nomor 8 Tahun 2023 yang mengatur batas usia teknis angkutan kota maksimal 20 tahun. Namun, fakta di lapangan menunjukkan usia rata-rata angkot yang masih beroperasi telah mencapai 22 tahun. “Tahun depan, angkot yang usianya di atas 20 tahun tidak boleh lagi mengaspal. Ini bukan pilihan, tapi kewajiban untuk menegakkan aturan,” tegas Dedie. Berdasarkan pendataan Pemkot Bogor, jumlah pengemudi angkot resmi yang terdaftar sebagai warga Kota Bogor tidak lebih dari 250 orang, sementara jumlah angkot yang dinilai sudah tidak laik jalan mencapai sekitar 1.600 unit. Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot Bogor tengah menyiapkan transformasi sistem transportasi perkotaan menuju transportasi massal berbasis rel. Salah satu rencana besarnya adalah pembangunan transportasi trem di kawasan pusat kota. “Ultimate goal kita adalah green city. Tidak ada lagi angkot di pusat kota, lalu lintas semrawut, dan polusi yang tinggi,” ujar Dedie. Ia menyebutkan, rencana pembangunan transportasi rel tersebut telah disepakati bersama PT INKA, yang bahkan telah menyiapkan prototipe.
Pembangunan jalur uji coba ditargetkan mulai dilakukan pada 2026 mendatang. Selain reformasi angkutan, Pemkot Bogor juga akan menata sistem perparkiran kota melalui skema park and ride di kawasan Pasar Bogor dan Plaza Bogor. Kebijakan ini bertujuan mengurangi kemacetan di sekitar Kebun Raya Bogor dan kawasan Surya Kencana. “Kebun Raya Bogor dikunjungi hampir dua juta orang setiap tahun. Tapi kalau tidak dikelola dengan baik, kota tidak mendapat pemasukan resmi. Park and ride ini salah satu solusinya,” jelas Dedie. Untuk mendukung langkah tersebut, Pemkot Bogor juga berencana menggelar beauty contest guna memilih mitra strategis dalam pengelolaan parkir secara terintegrasi. Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil menyatakan pihaknya siap mendukung kebijakan penegakan aturan dan reformasi transportasi perkotaan yang dicanangkan Pemkot. “Fungsi DPRD adalah mendukung kebijakan yang berpihak pada keselamatan dan kenyamanan warga. Transportasi ini masalah bersama dan harus diselesaikan secara tegas dan bertahap,” katanya. (uma/c)
Inovasi Pemberdayaan Masyarakat, Konsisten Jalankan Inovasi Tanpa Dana APBD Sambungan dari Hal 12
Lurah Tegallega, Hardi Suhardiman, menjelaskan langkah menuju tingkat kota berawal dari kemenangan Tegallega sebagai juara pertama di tingkat Kecamatan Bogor Tengah. Dari sini mereka akhirnya bisa melangkah hingga menjadi juara dua tingkat kota. “Awalnya, Kelurahan Tegallega menjadi juara di tingkat kecamatan. Setelah itu kami mewakili kecamatan untuk dilombakan lagi di tingkat kota,” katanya. Proses penilaian berlangsung
sejak Juli hingga September 2025, mencakup seleksi administrasi, ekspos program di hadapan juri, dan peninjauan langsung ke lapangan. Enam kelurahan bersaing memperebutkan posisi tiga besar di tingkat kota, dengan hasil akhir Cibuluh meraih juara pertama, Tegallega juara kedua, dan Lawang Gintung juara ketiga. Hardi menegaskan lomba ini tidak semata menilai kebersihan lingkungan, melainkan juga kelengkapan administrasi, keberlanjutan program, dan dampak nyata dari inovasi yang dijalankan. “Kaitannya dengan
kinerja kelurahan; sejauh mana kelurahan berinovasi dalam pemberdayaan masyarakat,” ujarnya. Dalam ajang ini, Tegallega menampilkan empat inovasi utama dari RW berbeda, semuanya merupakan program yang telah berjalan lama dan memberi dampak nyata: Pertama di RW 01 memiliki Kampung Literasi Mandiri Sampah (KLMS). Ini adalah pengelolaan sampah yang melibatkan mantan anak punk sebagai petugas. KLMS kini menjadi program inovasi nasional dan direncanakan sebagai
proyek percontohan. Kedua di RW 02 dengan Kelompok Tani Dewasa (KTD) SEHATE. Program ini memanfaatkan lahan tidak produktif menjadi kebun produktif, dengan hasil panen dibagikan ke warga, terutama untuk penanganan stunting. Ketiga berada di RW 07 dengan program Bank Sampah. Program ini dikelola ibu-ibu rumah tangga. Bahkan telah mendorong sekitar 130 warga “graduasi mandiri” dari penerima bantuan sosial melalui pendapatan tambahan. Keempat yaitu du RW 09 dengan Sistem Keamanan Berba-
sis Teknologi. Di tempat ini dipasang Wi-Fi swadaya dan 11 CCTV lengkap dengan pengeras suara. Teknologi ini berhasil menurunkan angka kriminalitas secara signifikan sejak 2020. “Semua program ini lama, bukan program dadakan untuk lomba. Kelurahan hanya memfasilitasi dan membuatkan SK, sementara inovasinya murni dari masyarakat,” tegas Hardi. Dengan 19.505 jiwa dan 6.310 kepala keluarga di lahan seluas 160,6 hektare, Tegallega menghadapi tantangan kepadatan penduduk yang tinggi. Namun hak itu tidak membuat mereka
pupus dalam berinovasi. “Kami tidak mungkin membuat program yang butuh lahan luas. Jadi kami maksimalkan lahan sempit untuk program yang manfaatnya besar,” tambah Hardi. Ke depan, Tegallega tengah mengembangkan inovasi baru, termasuk program PAREDI (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital) bersama PKK, sosialisasi pencegahan pernikahan anak, serta program Tolak Pemakaian Narkoba bekerja sama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Seluruh kegiatan berjalan tanpa
dana APBD, sepenuhnya melalui swadaya masyarakat dan kemitraan dengan berbagai pihak. Program-program seperti KLMS didukung PDAM dan Kemendikbudristek, KTD dan Bank Sampah bahkan sudah mendapat pengakuan pihak luar. Dengan torehan juara dua tingkat kota dan inovasi yang terus berkembang, Tegallega memperkuat posisinya sebagai kelurahan yang aktif mendorong partisipasi warga serta inovasi berbasis kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kota Bogor. (*)
RADAR BOGOR I SELASA, 23 DESEMBER 2025 I 3 RAJAB 1447 H I HALAMAN 11
FOTO: HENDI/RADAR BOGOR
PERWAKILAN Redaksi Radar Bogor, Imam Rahmanto menjelaskan tentang ilmu jurnalistik kepada para peserta Radar Bogor Journalist Trip to Museum 2025. Pengetahuan singkat diajarkan akan dipraktikkan para peserta saat berwisata ke museum.
FOTO: HENDI/RADAR BOGOR
PESERTA Radar Bogor Journalist Trip to Museum 2025, foto bersama di Galeri Bumi Pariwara, Perpustakaan Kota Bogor, Jl Kapten Muslihat, nomor 21, Kota Bogor.
PESERTA Radar Bogor Journalist Trip to Museum 2025, mendapat banyak pengalaman istimewa. Selain mengunjungi museum, mereka berkesempatan menumpangi bus Uncal dalam perjalanan dari Graha Pena Bogor ke Perpustakaan Kota Bogor.
FOTO: HENDI/RADAR BOGOR
PESERTA Radar Bogor Journalist Trip to Museum 2025, foto bersama di titik kumpul Graha Pena Bogor bersama Manajer Pemasaran Radar Bogor, M Ikhsan (deretan kedua, paling kanan).
FOTO: HENDI/RADAR BOGOR
FOTO: HENDI/RADAR BOGOR FOTO: HENDI/RADAR BOGOR
PESERTA Radar Bogor Journalist Trip to Museum 2025, mendengarkan penjelasan petugas Museum Zoologi, di Jl Ir. H. Juanda, Nomor 9, Kota Bogor.
PESERTA Radar Bogor Journalist Trip to Museum 2025, menerima sertifikat wisata edukasi dari Radar Bogor.
KOMUNITAS TP PKK & PEMKAB BOGOR
APEKSI OUTLOOK 2025
Peringati Hari Ibu ke-97
Bangun Kebersamaan dan Sinergisitas
BUPATI Bogor, Rudy Susmanto pimpin upacara peringatan Hari Ibu ke-97 tingkat Kabupaten Bogor, di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Senin (22/12). Rudy menyampaikan arahan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI terkait peran strategis perempuan menuju Indonesia Emas 2045, bahwa kemajuan bangsa tidak pernah terpisah dari kemajuan perempuan. Peringatan tahun ini mengusung tema ”Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas
2045”. Hari Ibu di Indonesia bukanlah sekadar Mother’s Day sebagaimana budaya luar, melainkan sebuah momentum bersejarah untuk mengapresiasi perjuangan perempuan dalam merebut dan mengisi kemerdekaan. ”Hari Ibu adalah pengingat bahwa perempuan telah, sedang, dan akan terus menjadi bagian strategis dalam pembangunan bangsa,” kata Bupati Rudy. Pada kesempatan tersebut diberikan penghargaan kepada perempuan inspiratif Kabupaten
Bogor, kategori Anak Hebat Berprestasi, kategori Perempuan Inspiratif Pekerja & Pejuang Keluarga. Hadir TP PKK Kabupaten Bogor, Wakil Bupati Bogor beserta Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor beserta istri, Forkopimda Kabupaten Bogor beserta istri, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor beserta Ketua DWP Kabupaten Bogor, para kepala perangkat daerah, pimpinan RSUD dan BUMD, camat, pimpinan organisasi wanita, dan organisasi masyarakat lainnya.(*abl)
PEDULI: Bupati Rudy Susmanto didampingi Ketua TP PKK Eva Rudy Susmanto, dan perwakilan pimpinan organisasi wanita serta istri pejabat Forkopimda, menghadiri peringatan Hari Ibu.
SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, yang hadir mewakili Wali Kota Bogor dalam kegiatan Apeksi Outlook 2025, mengapresiasi rangkaian kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan serta menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antarkepala daerah. Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti kegiatan Mayor’s Talk Apeksi Outlook 2025 yang berlangsung di Balai Kota Bandar Lampung, Jalan Dr. Susilo, Lampung, Sabtu (20/12). Denny Mulyadi mengatakan bahwa
rangkaian kegiatan Apeksi Outlook 2025 diawali dengan Begawi Jejama bersama warga Kota Bandar Lampung. Pada kegiatan tersebut, Wali Kota di seluruh Indonesia atau delegasi yang mewakili turut mengikuti acara senam bersama dan jalan bersama dari Balai Kota Bandar Lampung sampai ke Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siger Milenial. “Hari ini rangkaian acara Apeksi Outlook di Bandar Lampung. Yang pertama kita tadi senam bersama seluruh delegasi, yaitu wali kota, wakil wali kota, dan yang mewakili
di Balai Kota Bandar Lampung. Dan setelah itu kita jalan bersama ke JPO,” ujar Denny Mulyadi. Ia menjelaskan bahwa kegiatan dilanjutkan dengan Mayors Talk, yang menjadi forum diskusi para wali kota atau perwakilan untuk melakukan evaluasi pelaksanaan program tahun 2025 serta mempersiapkan agenda tahun 2026. Apeksi Outlook menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan dalam membangun pemerintahan daerah perkotaan yang kuat dan berdaya saing.(*pia)
APEKSI: Sekdakot Bogor Denny Mulyadi (kedua dari kiri barisan dua) sebagai perwakilan Kota Bogor menghadiri Apeksi Outlook 2025.
METROPOLIS
selasa
23 desember 2025 3 rajab 1447 H HALAMAN 12
Paparan
Lebih dari 565 Ribu Tiket Ludes Terjual
Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil
Fungsi DPRD Legislasi Anggaran Pengawasan
Pengelolaan pasar Ekonomi kreatif
SIANG
MALAM
CERAH
HUJAN RINGAN
BERAWAN
HARI INI Sumber: www.bmkg.go.id
Paparan
Stasiun Bogor Tambah Personel Pengamanan
Wali Kota Bogor
TAMBAH PENGAMANAN: Penumpang usai melintasi pintu keluar masuk Stasiun.
BOGOR PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan layanan kereta api selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. LEBIH DARI...Baca Hal 10
Dedie A. Rachim
Keamanan dan Ketertiban
FOTO : HENDI NOVIAN
Tingkat kriminalitas menurun Patroli Polresta ditingkatkan Penindakan miras ilegal diperketat
Buka Capaian 2025
Perlindungan anak
PAGI
CUACA BOGOR
Pemkot-DPRD
Kinerja Legislasi 2025 13 Rancangan Peraturan Daerah 4 Raperda inisiatif DPRD
PRAKIRAAN
Ekonomi Pertumbuhan ekonomi sekitar 5,65 persen
Kemudahan perizinan jadi pendorong aktivitas usaha
Smart city
Wali Kota Bogor Dedie Rachim bersama Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil memaparkan capaian kinerja pemerintahan dan legislatif sepanjang 2025.
Sikap DPRD Mendukung program Pemkot Bogor
PEMKOT-DPRD...Baca Hal 10
Tetap memberi kritik jika kebijakan tidak sesuai regulasi atau tidak pro rakyat
Lingkungan Produksi sampah lebih dari 1.000 ton per hari
Penanganan longsor diarahkan ke penghijauan
Proyek PSEL disiapkan
Tidak lagi membangun TPT di lokasi pelanggaran tata ruang
– Nilai investasi hampir Rp2 triliun
Tujuan Forum PWI Evaluasi kinerja pemerintah dan DPRD
– Waktu pengerjaan sekitar 2 tahun
Dialog terbuka dengan publik
Pembangunan IPAL skala kota
Menampung aspirasi masyarakat
– Estimasi anggaran hampir Rp1,5 triliun
Pertanyaan disampaikan langsung dan melalui media sosial
Aduan Angkot Tembus 28 Ribu
Rp Rp Rp Rp Rp
Rp Rp Rp Rp Rp
Transportasi Lebih dari 28 ribu pengaduan angkot sepanjang 2025
– Ditargetkan mulai 2026
Penataan sistem transportasi jadi prioritas Transportasi berbasis rel disiapkan Rencana trem di pusat kota
BOGORPersoalan angkutan kota (angkot) menjadi salah satu isu paling banyak dikeluhkan warga Kota Bogor sepanjang 2025.
PAPARKAN CAPAIAN: Wali Kota Bogor Dedie Rachim (kanan) bersama Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil saat memaparkan sejumlah capaian dan pekerjaan yang sedang berjalan selama sepuluh bulan masa pemerintahannya.
ADUAN...Baca Hal 10
Puncak Bhakti Lintas Agama Kian Matang
Pastikan Pasokan Pangan Aman Jelang Nataru
BOGORPelaksanaan Puncak Bhakti Lintas Agama di Kota Bogor kian matang. Panitia pelaksana terus memaksimalkan berbagai persiapan teknis untuk memastikan agenda lintas iman tersebut berjalan sukses sesuai rencana. PUNCAK...Baca Hal 10
(FAUZAN/RADAR BOGOR)
RAPAT: Panitia melakukan rapat persiapan pelaksanaan Puncak Bhakti Lintas Agama yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, Senin (22/12).
FOTO: HENDI NOVIAN/RADAR BOGOR
CEK HARGA PASAR: Pedagang saat melayani pembeli di Pasar Jambu Dua, Kota Bogor, Senin (22/12/2025).
BOGORPemerintah Kota (Pemkot) Bogor memastikan ketersediaan bahan pangan di wilayahnya dalam kondisi aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepastian tersebut diperoleh usai Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, melakukan peninjauan langsung ke Pasar Jambu Dua, Senin (22/12). PASTIKAN...Baca Hal 10
Cibuluh Juara Pertama Anugerah Gapura Sri Baduga
Inovasi Pemberdayaan Masyarakat, Konsisten Jalankan Inovasi Tanpa Dana APBD
PROGRAM: Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah meraih juara dua dalam Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Kota Bogor 2025.
Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, menegaskan posisinya sebagai kelurahan inovatif dengan meraih juara dua dalam Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Kota Bogor 2025. Prestasi ini menegaskan rekam jejak inovasi pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan secara konsisten, tanpa bergantung pada dana APBD. Laporan: FIKRI RAHMAT UTAMA INOVASI...Baca Hal 10
FOTO: DOK PRIBADI FOR RADAR BOGOR