Selasa
21 juli 2026
6 Safar 1448 H
Terbit 12 halaman HARGA Rp5.000
Tambah ”Label” Sekolah
Murid-murid tak pernah bisa tenang ketika hujan mengguyur Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Barkah. Selain waswas tembok ruangan ambruk, mereka dihadapkan pada kenyataan di depan mata: atap bocor, ruang kelas digenangi air. Laporan: MUHAMMAD ALI
Magis Messi Dilibas Doa Yamal LIONEL MESSI tidak pernah sekalipun gagal mencetak gol atau umpan gol sejak fase grup hingga semifinal Piala Dunia 2026. Statistik kapten Argentina itu akhirnya terhenti justru dalam laga paling menentukan, final lawan Spanyol di MetLife Stadium, East Rutherford, AS, kemarin (20/7).
ANGKAT TROFI: Pemain depan Spanyol, Lamine Yamal mengangkat trofi usai menjadi juara dalam laga final menghadapi Argentina, Senin (20/7).
JADWAL SALAT
SUBUH 04.46 DZUHUR 12.03 ASHAR 15.24 MAGRIB 18.00 ISYA 19.09
RADAR BOGOR I SELASA, 21 JULI 2026 I 6 SAFAR 1448 H
CERIA: Penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri Gunung Batu 2, Kelurahan Loji.
BOGOR – Penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri Gunung Batu 2, Kecamatan Bogor Barat, Senin (20/7/2026), diwarnai kegiatan penanaman pohon sebagai upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Ketua
TP PKK Kota Bogor Yantie Rachim. Keduanya turut bernyanyi bersama para siswa sebelum mengikuti penanaman pohon yang juga didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Herry Karnadi dan Camat Bogor Barat Dudi Fitri Susandi. Dedie mengatakan, penanaman pohon menjadi bagian dari proses pembelajaran
agar siswa tidak hanya mengenal lingkungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk merawat dan melestarikannya. ”Anak-anak kami ajak belajar menanam pohon agar lebih mengenal alam sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak dini,” ujarnya. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak
berhenti pada seremoni penanaman. Para siswa juga akan diajarkan merawat pohon hingga tumbuh besar sebagai bentuk pembelajaran berkelanjutan. Pemkot Bogor bahkan berencana mengembangkan aplikasi yang memungkinkan perkembangan pohon yang ditanam siswa dapat dipantau. Dengan begitu, setiap peserta didik diharapkan
dapat mengikuti pertumbuhan pohon yang mereka tanam selama menempuh pendidikan di sekolah. Melalui program ini, Pemkot Bogor berharap budaya menjaga lingkungan dapat tertanam sejak usia dini, sekaligus mendukung penghijauan di lingkungan sekolah dan memperkuat pendidikan karakter bagi para siswa. (uma/c)
Ratusan pelajar SMA, SMK, dan SLB di Kota Bogor mengikuti Aksi Ekologi sebagai puncak rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Pancawaluya 2026.
TERTIB: Pelaksanaan upacara di waktu MPLS di Bina Insani Bogor.
BOGOR – Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) Bogor menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung pada 15–21 Juli 2026 ini tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan karakter Islami, kedisiplinan, serta budaya belajar yang aman dan menyenangkan. MPLS dilaksanakan di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari KB-TK, SD, SMP hingga SMA, dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap tingkat. Penanggung Jawab Kesiswaan Bosowa School, Isak Suratman, mengatakan MPLS dirancang untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan baru tanpa praktik perpeloncoan. Program tersebut mengusung nilai utama sekolah, yakni Smart, Islamic, Disciplined, Innovative, dan Competitive. "Seluruh rangkaian MPLS dirancang agar menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus bebas dari perundungan atau bullying," ujar Isak. Salah satu ciri khas MPLS di SBBI adalah pembiasaan karakter Islami sejak hari pertama. Para siswa dibiasakan menjalankan salat Dhuha, salat berjamaah, serta aktivitas keagamaan lainnya sebagai bagian dari rutinitas sekolah. Selain itu, kegiatan MPLS ditutup dengan Talent Show yang memberikan kesempatan kepada siswa baru untuk menampilkan bakat dan minat mereka sebagai upaya membangun rasa percaya diri sekaligus mempererat kebersamaan
antarsiswa. Materi MPLS juga disusun sesuai jenjang pendidikan. Di tingkat KB-TK, siswa dikenalkan pada lingkungan sekolah melalui aktivitas bermain dan pembentukan kemandirian. Sementara di tingkat SD, fokus diberikan pada pembentukan karakter, pengenalan akademik dasar, serta edukasi pencegahan perundungan. Adapun siswa SMP mendapatkan pembekalan mengenai kedisiplinan, organisasi, literasi, hingga wawasan kebencanaan. Sementara siswa SMA menerima materi seputar wawasan kebangsaan, kesehatan mental, bahaya narkoba, keselamatan berlalu lintas, serta kesiapan menghadapi pembelajaran di jenjang menengah atas. Rangkaian MPLS diawali dengan upacara gabungan yang diikuti seluruh siswa SD, SMP, SMA, serta perwakilan KB-TK di Lapangan SD Bina Insani. Dalam amanatnya, Executive Principal SBBI, Yudi Oktiadi Nugraha, mengajak seluruh siswa baru menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman untuk belajar dan mengembangkan potensi. "Selamat datang di Sekolah Bosowa Bina Insani. Di sini kalian akan dibina menjadi pribadi yang unggul secara akademik sekaligus berakhlak mulia. Jadikan sekolah ini sebagai rumah kedua untuk belajar dan bertumbuh bersama," ujarnya. Pembukaan MPLS ditandai dengan penyematan atribut kepada perwakilan siswa baru dari jenjang KB-TK, SD, SMP, dan SMA sebagai simbol dimulainya perjalanan mereka di Sekolah Bosowa Bina Insani. (*)
KEGIATAN tersebut bakal dipusatkan di Alun-Alun Kota Bogor, dengan mengusung tema ‘Bersama Bergerak, Lingkungan Bersih, Generasi Peduli!’. Program yang diinisiasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat ini bertujuan membangun kesadaran ekologis sekaligus menanamkan budaya peduli lingkungan kepada peserta didik sejak awal memasuki jenjang pendidikan. Kegiatan diisi dengan aksi bersih-bersih lingkungan, edukasi tentang pelestarian alam, kampanye peduli lingkungan, serta kolaborasi bersama komunitas lingkungan, seperti River Cleanup Indonesia dan SAPU LIDI. Selain melibatkan siswa dari berbagai sekolah, kegiatan ini juga dihadiri Kepala KCD Wilayah II Jawa Barat, koordinator pengawas, ketua MKKS SMA/SMK/SLB, kepala sekolah, serta sejumlah komunitas peduli lingkungan. Peserta berasal dari beberapa sekolah, di antaranya SMAN 1 Bogor, SMAN 9 Bogor, SMA Budi Mulia, SMK Taruna Andiga,
BOGOR–Prestasi gemilang kembali ditorehkan SMAIT BBS (Bina Bangsa Sejahtera) Bogor di Bandung Open Handball Championship 2026. Tim Handball Putra SMAIT BBS Bogor keluar sebagai juara pertama dalam ajang Bandung Open Handball Championship 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat. Keberhasilan tersebut diraih setelah tim SMAIT BBS bersaing dengan sejumlah tim handball terbaik dari berbagai daerah di Jawa Barat. Dengan permainan yang kompak, strategi matang, serta mental bertanding yang kuat, para atlet muda ini mampu menunjukkan performa terbaik hingga membawa pulang gelar juara. Tak hanya meraih gelar tim, dua pemain SMAIT BBS Bogor, Naufal Ibrahim dan Zimam Rasyid, juga mendapatkan penghargaan individu sebagai Player of the Match selama pertandingan berlangsung. Capaian tersebut menjadi bukti kontribusi besar keduanya dalam perjalanan tim menuju podium tertinggi. Handball sendiri menjadi salah satu ekstrakurikuler unggulan SMAIT BBS Bogor yang telah banyak mencatatkan prestasi. Dalam beberapa tahun terakhir, tim handball sekolah tersebut konsisten bersaing di berbagai ajang mulai dari tingkat kota, provinsi, nasional, hingga internasional. Keberhasilan itu tidak lepas dari program
dan SMK Global Indonesia. Sementara sekolah lainnya, disebut telah melakukan aksi yang sama di sekolah masing-masing, selama MPLS berlangsung. Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Jawa Barat berharap semangat menjaga lingkungan tidak berhenti pada kegiatan MPLS, tetapi menjadi budaya yang terus diterapkan di seluruh satuan pendidikan. Mengusung semangat "Satu aksi kecil hari ini, dampak besar untuk bumi lestari," Aksi Ekologi MPLS Pancawaluya 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkarakter, berbudaya, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. (*)
Lokasi
Tujuan
Alun-alun Kota Bogor
Membangun Kesadaran Ekologis, kolaborasi, dan budaya menjaga lingkungan hidup.
Bentuk Kegiatan Aksi bersih-bersih lingkungan, edukasi ekologis, kolaborasi komunitas, kampanye peduli lingkungan.
Peserta Kepala KCD Wilayah 2 Pengawas KCD wilayah 2 Ketua MKKS SMA/SMK/SLB Kepala Sekolah Komunitas Pelajar
BANGGA: Tim handball putra SMAIT BBS Bogor foto bersama setelah keluar sebagai juara Bandung Open Handball Championship 2026.
pembinaan berkelanjutan yang melibatkan pelatih berpengalaman, guru pendamping, serta dukungan penuh dari seluruh civitas sekolah. Para siswa juga terus didorong untuk mengembangkan kemampuan, kedisiplinan, dan jiwa kompetitif melalui kegiatan olahraga. Kepala SMAIT BBS Bogor Marius Suliarso menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, guru pendamping, serta orang tua yang telah memberikan dukungan hingga tim berhasil meraih prestasi tersebut. Menurutnya, kemenangan ini menjadi hasil dari proses panjang yang dibangun melalui kerja keras, konsistensi, dan budaya
kolaborasi di lingkungan sekolah. Raihan juara ini semakin memperkuat posisi SMAIT BBS Bogor sebagai “Sekolah Para Juara” yang berkomitmen mencetak siswa berprestasi tidak hanya dalam bidang olahraga, tetapi juga akademik, sains, bahasa, seni, dan berbagai kompetisi lainnya. Dengan mengusung konsep pendidikan Islam terpadu, SMAIT BBS Bogor terus menghadirkan pembinaan karakter sekaligus pengembangan potensi siswa secara seimbang. Informasi mengenai program unggulan dan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAIT Bina Bangsa Sejahtera Bogor dapat diakses melalui s.id/SMAITBBS. (*)
RADAR BOGOR I SELASA, 21 JULI 2026 I 6 SAFAR 1448 H Sampaikan opini, saran, dan kritik Anda tentang berbagai kebijakan pemerintah, dan layanan publik seperti: PLN, PDAM, PT Pos, telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/paspor/sertifikat tanah, dll.
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.
Cantumkan nama dan alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor pelanggan (untuk layanan PDAM/PLN/PT Gas) dan lampirkan fotokopi KTP. Kirimkan ke Redaksi Radar Bogor, Gedung Graha Pena, Jl KHR Abdullah Bin Nuh No 30, Yasmin, Bogor.
Hanya artikel dengan ketentuan dan memenuhi syarat yang akan dimuat. Redaksi berhak mengedit isi tulisan tanpa mengurangi substansi. Redaksi tidak bertanggung jawab atas dampak langsung maupun tidak, pascapemuatan tulisan. Terima kasih.
Sekolah Ramah: Memutus Warisan Budaya Kekerasan
PLN Bogor (0251) 8345400 Bendungan Katulampa (0251) 8334344 RS Hermina Bogor (0251) 8382525 RS Melania Bogor (0251) 8321196 RS PMI Bogor (0251) 8324080 RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000 RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298 Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547
PAGI ITU, di depan gerbang sekolah, seorang anak kecil menggenggam erat jemari ibunya. Matanya menyapu lapangan upacara dengan tatapan samar antara penasaran dan cemas. Di antara barisan yang kaku, ia membayangkan apakah sekolah adalah tempat yang menyambutnya dengan pelukan, atau justru serentetan instruksi menekan. Bagi banyak anak Indonesia, gerbang sekolah kerap menjadi batas ambigu. Ia adalah portal menuju cakrawala pengetahuan, namun sekaligus pintu masuk labirin kecemasan akibat sisa budaya senioritas. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang harusnya menjadi pesta penyambutan, selama ini kerap terjebak dalam ritus perpeloncoan banal. Kita seakan mewarisi kultur militeristik dan feodal, di mana kepatuhan buta lebih dihargai daripada kebebasan berpikir. Secercah harapan kini hadir. Melalui Permendikdasmen No. 12 Tahun 2026 tentang MPLS Ramah dan peluncuran Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas RANA) di Malang, negara melakukan intervensi struktural. Mendikdasmen menegaskan dalam pidatonya bahwa sekolah adalah rahim kedua yang wajib melahirkan rasa aman sebelum melahirkan cendekia-
Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292 RS Azra (0251) 8318456 RS Hermina Mekarsari (021) 29232525 RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610 Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435 RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868 Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024 Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822 Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360 Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976 RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628 RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016 Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222 RSUD Ciawi (0251) 8240797 Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397 Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441 Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866 Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440 Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724 Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396 Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000 RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56 Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567 RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900 RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591 RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892 Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723 RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426 Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo (0251) 8253630, 8257663 Cisarua-Bogor RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142 RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605 RSKIA Sawojajar (0251) 8324371
wan. Ini bukan sekadar retorika seremonial, melainkan pengakuan bahwa ekosistem batin anak selama ini terabaikan. Menembus Jebakan ”Macan Kertas” Perlindungan anak di institusi pendidikan tentu bukan hal baru. Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak telah lama mengaturnya. Namun, meminjam teori sistem hukum Lawrence M. Friedman, regulasi sering kali menjelma menjadi ”macan kertas” jika tidak dibarengi perubahan budaya di tingkat tapak. Kekhawatiran itu nyata. UNESCO mencatat sepertiga pelajar di dunia (32%) menjadi korban perundungan, sementara KPAI melaporkan tingginya pelanggaran hak anak di klaster pendidikan. Mengapa anak butuh sekolah ramah? Karena sekolah adalah mikrosistem pembentuk kepribadian, sebagaimana ditegaskan Urie Bronfenbrenner (1979). Tanpa rasa aman, kebutuhan kognitif anak akan macet. Dalam tradisi pedagogis nusantara, Ki Hajar Dewantara (1952) mendambakan sekolah sebagai ”Taman”, tempat anak tumbuh dengan sukacita. Jika lingkungan sekolah toksik, Vygotsky (1978) pun
menunjukkan bahwa Zone of Proximal Development (ZPD) anak akan mandek karena mereka sibuk bertahan hidup dari intimidasi sosial ketimbang belajar. Pemaksaan Menuju Pemanusiaan Ada korelasi linier antara rasa aman dan kapasitas serap otak. Laporan UNESCO Chair on Global Health and Education (2019) serta data WHO & UNESCO (2021) menegaskan bahwa sekolah yang tidak inklusif adalah hambatan utama prestasi. John Hattie (2009) dalam Visible Learning membuktikan bahwa determinan utama keberhasilan belajar bukanlah kurikulum canggih, melainkan kualitas relasi guru-siswa. Ketika sekolah menjadi ramah, guru bertransformasi dari ”hakim” menjadi fasilitator. Pembelajaran menjadi proses memerdekakan. Di sinilah urgensi Gernas RANA: menggeser fokus dari menggugurkan kewajiban birokratis menjadi
Megakorupsi Terus Berulang BELAKANGAN ini, kasus dugaan korupsi kembali menyita perhatian publik. Penggeledahan di Cafede’Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan, serta rumah milik seorang pejabat yang menghasilkan temuan berupa emas dan uang tunai dalam jumlah besar menambah daftar panjang praktik korupsi di negeri ini. Sebelumnya masyarakat juga dikejutkan dengan dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret sejumlah pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) berserta pihak-pihak lainnya. Deretan kasus tersebut memperlihatkan bahwa kasus korupsi menjadi persoalan serius yang belum mampu diberantas secara tuntas. Terus berulangnya kasus korupsi di berbagai lembaga negara menunjukkan bahwa persoalan ini tidak cukup hanya dipandang sebagai kesalahan individu semata. Banyak pihak menilai bahwa korupsi telah berkembang menjadi persoalan yang sistemik. Lemahnya penegakan hukum yang tidak membuat efek jera memunculkan anggapan bahwa korupsi seolah telah menjadi budaya yang terus berulang. Akibatnya, rakyat kembali menjadi pihak yang paling dirugikan karena anggaran yang seharusnya digunakan untuk pelayanan publik justru disalahgunakan oleh segelintir orang. Selain itu, maraknya korupsi dipengaruhi oleh sistem kehidupan yang menjadikan orientasi materi sebagai ukuran utama keberhasilan. Sehingga solusi yang ditawarkan tidak membuat efek jera. Negara harus membangun paradigma bahwa tujuan hidup adalah semata-mata untuk meraih rida Allah sehingga halal dan haram menjadi pertimbangan utama dalam setiap perbuatan dan menjadi landasan dalam penyelenggaraan negara. Maka dari itu, negara wajib memberikan sistem pendidikan yang mampu membentuk pribadi yang bertakwa, sistem politik memandang jabatan sebagai amanah, sedangkan sistem ekonomi menutup peluang penyalahgunaan harta publik, serta dalam penegakan hukum harus menerapkan saksi yang tegas dan menimbulkan efek jera sehingga megakorupsi bisa dicegah dan tidak akan berulang. Umi Hafizha hafizhasalsabila1 @gmail.com Bogor
KIRIMKAN KE:
memanusiakan manusia. Ini adalah upaya dekonstruksi total terhadap reproduksi budaya feodal di ruang kelas. Alih-alih baris-berbaris di bawah terik matahari dengan instruksi kaku, MPLS di era baru ini mengandalkan buddy system. Kakak kelas diposisikan sebagai mentor pendamping navigasi sekolah, mengubah relasi kuasa yang menindas menjadi empati yang memberdayakan. Manajemen dan Sosialisasi Partisipatif Melihat pada prinsip Total Quality Management (TQM) Edward Sallis (2002), kepala sekolah wajib memastikan siswa sebagai pelanggan utama mendapatkan lingkungan suportif, bergeser dari model otoriter ke arah demokratis ala H.A.R. Tilaar (2012). Pengelolaannya menuntut empat pilar taktis: kepemimpinan berbasis karakter, sistem pengawasan berbasis digital seperti Anonymous Reporting Systems untuk menekan rasa takut melapor (University of Michigan, 2022), penguatan kompetensi sosialemosional guru (Harvard Graduate School of Education, 2020), serta evaluasi iklim sekolah berkelanjutan. Agar tidak menjadi program angin lalu, sosialisasi Gernas RANA harus menolak cara-cara
indoktrinasi satu arah. Mengacu pada Gary Yukl (2013), pengaruh kepemimpinan yang efektif bersandar pada kolaborasi. Kita perlu merangkul orang tua sebagai mitra strategis, bukan sekadar penonton, selaras dengan kerangka Joyce Epstein (2018). Pendekatan ini harus menyentuh sisi emosional melalui Making Caring Common dari Harvard, dipadu strategi komunikasi dialogis ala Paulo Freire untuk membongkar akar keke_ rasan, serta kampanye peer-topeer di ruang digital agar pesan keselamatan ini membumi hingga ke akar rumput. Merayakan Kemanusiaan Permendikdasmen No. 12/2026 dan Gernas RANA adalah pertaruhan peradaban. Kita sedang menanam fondasi manusia yang kokoh demi menyongsong masa depan bangsa. Mari bayangkan pagi di mana anak-anak berlari ke gerbang sekolah dengan wajah berseri, tanpa rasa takut diintimidasi. Sekolah harus menjadi rumah kedua yang paling dirindukan, tempat di mana kasih sayang menjadi bahasa utama pendidikan. Sebab, tugas paling fundamental dari sekolah bukanlah sekadar mencetak otak yang cerdas, melainkan merawat hati yang lapang.
Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Jakarta Cempaka Mas, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor, terhadap barang jaminan an. PT. SADA DUA KARYA sebagai berikut: No. Obyek Lelang 1. Sebidang tanah seluas 1.280 m2 berikut bangunan dan segala sesuatu yang berdiri/tertanam di atasnya sesuai SHM No.134/Mekar Jaya terdaftar atas nama H. Asep Yudhie Aulia Kp. Sawah Hilir, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Harga limit Rp. 1.800.000.000,- Uang Jaminan,- ; Setoran jaminan Rp. 360.000.000,-) Pelaksanaan lelang dengan jenis penawaran lelang melalui internet (Open bidding) pada : Hari : Selasa Tanggal : 04 Agustus 2026 Waktu Penawaran : Sejak tayang pada aplikasi lelang s.d. batas akhir penawaran Batas Akhir Penawaran : 04 Agustus 2026 pukul 11:45 WIB (sesuai waktu server) Alamat Domain : lelang.go.id Tempat Lelang : Kpknl Bogor, Jalan Veteran No 45 Kota Bogor Ruang E-Auction Penetapan Pemenang : setelah batas akhir penawaran Keterangan : 1. Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang melalui Internet (Open bidding) dengan menggunakan Aplikasi Lelang yang diakses pada alamat domain lelang.go.id. Tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu Tata Cara dan Prosedur dan Panduan Penggunaan pada domain tersebut 2. Calon peserta lelang dapat berupa perorangan atau badan hukum. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada lelang.go.id dengan merekam serta mengunggah softcopy KTP, NPWP (file ekstensi *.jpg*.png) dan nomor rekening atas nama sendiri (uang jaminan akan dikembalikan langsung ke nomor rekening tersebut). Calon peserta lelang yang bertindak sebagai kuasa dari badan hukum /perorangan diwajibkan mengunggah Surat Kuasa Notariil/disahkan Notaris dalam 1 (satu) file. 3. Peserta lelang diwajibkan menyetorkan Uang Jaminan Lelang melalui Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang dan sudah harus efektif paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain diatas kepada masing-masing peserta lelang. 4. Obyek lelang dijual apa adanya (as is) dan Peserta Lelang dapat melihat Obyek Lelang sejak pengumuman ini sampai dengan hari pelaksanaan lelang. 5. Peserta lelang yang dinyatakan sebagai pemenang lelang wajib melunasi harga lelang yang terbentuk dan bea lelang 2 % selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja terhitung sejak dinyatakan sebagai pemenang lelang, apabila tidak dipenuhi maka dinyatakan wanpretasi dan uang jaminan lelang tidak bisa dimintakan kembali dan akan disetorkan ke Kas Negara untuk dicatatkan sebagai penerimaan lain-lain. 6. Pengenaan BPHTB atas perolehan tanah dan / atau bangunan mengacu pada UU nomer 1 Tahun 2022 tentang HKPD dan Perda dimana Objek berada. 7. Pemenang Lelang dikenakan PPN Sebesar 1.1% melalui BRI. 8. Informasi Lebih Lanjut PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Kantor Cabang Jakarta Cempaka Mas Rukan Graha Cempaka Mas Blok A No. 28-30 Jalan Letjen Suprapto Jakarta Pusat 10640, 081225520008 Bag RCG.
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, KOPERASI DANA PINJAMAN MANDIRI SEJAHTERA Selaku Pemegang Hak Tanggungan Peringkat Pertama akan melaksanakan Lelang Eksekusi Objek Hak Tanggungan dengan Perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) BOGOR, terhadap Jaminan atas nama ISKANDAR ZULKARNAEN.H, SH. berupa : Sebidang tanah seluas 167 m2 (seratus enam puluh tujuh meter persegi) dan bangunan berikut segala sesuatu yang ada diatasnya, sesuai SHM No.3242/Sukamaju, atas nama : ISKANDAR ZULKARNAEN H,SH., yang terletak sesuai dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan di Ko Citra Indah Bukit Cempaka X-1/135, Rt.00, Rw.00, Desa/Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.
Harga Limit Rp.457.400.000,Setoran Jaminan Rp.91.480.800,Bea Lelang Pembeli 2% (dua persen) dari harga lelang
Yang akan dilaksanakan Pada : Hari
:
Selasa
Tanggal
:
04 Agustus 2026
Waktu Penawaran
:
Sejak tayang pada Aplikasi lelang s.d. batas akhir penawaran
Batas Akhir Penawaran
:
04 Agustus 2026 Pukul 11.00 WIB (sesuai waktu server)
Alamat Domain
:
lelang.go.id
Tempat Lelang
:
Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Bogor, Jalan Veteran No.45, Kota Bogor (Ruang E-Auction)
Penetapan Pemenang
:
Setelah Batas Akhir Penawaran
Syarat-syarat bagi peserta lelang : 1.Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara open bidding yang dapat diakses pada alamat domain lelang.go.id Tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. 2.Calon peserta lelang dapat berupa perorangan atau badan hukum. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada lelang.go.id dengan merekam serta mengunggah softcopy KTP, NPWP (file ekstensi*.jpg*.png) dan nomor rekening atas nama sendiri (uang jaminan akan dikembalikan langsung ke nomor rekening tersebut), calon peserta lelang yang bertindak sebagai kuasa dari badan hukum/perorangan diwajibkan mengunggah Surat Kuasa Notariil/disahkan Notaris dalam 1 (satu) file. 3.Peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan lelang melalui Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang dan sudah harus efektif paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain diatas kepada masing-masing peserta lelang. 4.Penawaran harga lelang menggunakan token yang akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain diatas kepada email masing-masing peserta lelang setelah menyetorkan uang jaminan lelang dan tidak ada dalam daftar hitam/Blacklist. 5.Peserta lelang wajib melihat, mengetahui kondisi obyek lelang dan menyetujui aspek legal dan obyek yang dilelang, sesuai dengan apa adanya (as is) 6.Peserta lelang yang dinyatakan sebagai pemenang lelang wajib melunasi harga lelang yang terbentuk selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja terhitung sejak dinyatakan sebagai pemenang lelang, apabila tidak dipenuhi maka dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan lelang tidak bisa dimintakan kembali dan akan disetorkan ke Kas Negara untuk dicatatkan sebagai penerimaan lain-lain. 7.Pemenang lelang wajib membayar pajak dan biaya-biaya lain yang menjadi kewajiban pemenang lelang sesuai ketentuan yang berlaku 8.Pemenang lelang akan diumumkan lewat email masing-masing peserta. 9.Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Kantor KPKNL Kota Bogor (0251) 8315453 dan KOPERASI DANA PINJAMAN MANDIRI SEJAHTERA (0251) 8427559
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. J Trust Investments Indonesia yang berkedudukan di Jakarta akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui Kantor Pelayanan <ĞŬĂLJĂĂŶ EĞŐĂƌĂ ĚĂŶ >ĞůĂŶŐ ;<W<E>Ϳ ŽŐŽƌ ĚĞŶŐĂŶ ŵĞŶŐŐƵŶĂŬĂŶ ũĂƐĂ ƉƌĂ ůĞůĂŶŐ Wd͘ ĂůĂŝ >ĞůĂŶŐ ĂŚĂLJĂ ^ĂŬƟ dengan penawaran secara tertulis melalui internet/ĞͲĂƵĐƟŽŶ (tanpa kehadiran peserta) terhadap aset-aset jaminan Debitor ZULKARNAEN berupa : ͻ ϭ ;ƐĂƚƵͿ ďŝĚĂŶŐ dĂŶĂŚ ůƵĂƐ ϭϭϱ ŵϸ ďĞƌŝŬƵƚ ďĂŶŐƵŶĂŶ ĚĂŶ ƐĞŐĂůĂ ƐĞƐƵĂƚƵ LJĂŶŐ ŵĞůĞŬĂƚͬďĞƌĚŝƌŝͬƚĞƌƚĂŶĂŵ Ěŝ atasnya sesuai SHM Elektronik NIB No. 10.10.000101777.0 (dh. SHM No. 84/Cimulang) tercatat atas nama Otjim͕ LJĂŶŐ ƚĞƌůĞƚĂŬ Ěŝ :ĂůĂŶ <ĂŵƉƵŶŐ ŝĂŬĂƌ Zd ϬϬϮ Zt ϬϬϱ͕ ĞƐĂ ŝŵƵůĂŶŐ͕ <ĞĐĂŵĂƚĂŶ ZĂŶĐĂďƵŶŐƵƌ͕ Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat. Harga Limit : Rp.278.950.000,- (Setoran Uang Jaminan : Rp.55.790.000,-) Keterangan : ͻ Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening s ;sŝƌƚƵĂů ĐĐŽƵŶƚͿ harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. ͻ :ĂŵŝŶĂŶ ŚĂƌƵƐ ƐƵĚĂŚ ĞĨĞŬƟĨ ĚŝƚĞƌŝŵĂ ŽůĞŚ <W<E> ƐĞůĂŵďĂƚͲůĂŵďĂƚŶLJĂ ϭ ;ƐĂƚƵͿ ŚĂƌŝ ƐĞďĞůƵŵ ƉĞůĂŬƐĂŶĂĂŶ ůĞůĂŶŐ͘ ͻ ^ĞŐĂůĂ ďŝĂLJĂ LJĂŶŐ ƟŵďƵů ƐĞďĂŐĂŝ ĂŬŝďĂƚ ŵĞŬĂŶŝƐŵĞ ƉĞƌďĂŶŬĂŶ ŵĞŶũĂĚŝ ďĞďĂŶ ƉĞƐĞƌƚĂ ůĞůĂŶŐ͘ ͻ WĞůƵŶĂƐĂŶ ŚĂƐŝů ůĞůĂŶŐ ƉĂůŝŶŐ ůĂŵďĂƚ ϱ ;ůŝŵĂͿ ŚĂƌŝ ŬĞƌũĂ ƐĞƚĞůĂŚ ƉĞůĂŬƐĂŶĂĂŶ ůĞůĂŶŐ͕ ũŝŬĂ ƟĚĂŬ ŵĞůƵŶĂƐŝ ŵĂŬĂ pembeli akan ditetapkan sebagai pembeli wanprestasi dan uang jaminan seluruhnya akan disetorkan ke kas negara. ͻ WĞŵďĞůŝ ůĞůĂŶŐ ǁĂũŝď ŵĞŵďĂLJĂƌ ĞĂ >ĞůĂŶŐ WĞŵďĞůŝ ƐĞďĞƐĂƌ Ϯй ;ĚƵĂ ƉĞƌƐĞŶͿ ĚĂŶͬĂƚĂƵ ƉĂũĂŬ͕ ƚĞƌŵĂƐƵŬ ƚĞƚĂƉŝ ƟĚĂŬ ƚĞƌďĂƚĂƐ ƉĂĚĂ WĂũĂŬ WĞƌƚĂŵďĂŚĂŶ EŝůĂŝ ;WWEͿ ĚĂŶͬĂƚĂƵ ŬĞǁĂũŝďĂŶ ŬŚƵƐƵƐ ůĂŝŶŶLJĂ ŵĞŶƵƌƵƚ ŬĞƚĞŶƚƵĂŶ hukum yang berlaku. ͻ ĂƌĂŶŐ ĚŝũƵĂů ĚĂůĂŵ ŬŽŶĚŝƐŝ ĂƉĂ ĂĚĂŶLJĂ ;ĂƐ ŝƐͿ. Peserta lelang dianggap dengan sungguh-sungguh sudah ŵĞŶŐĞƚĂŚƵŝ ƐĞŐĂůĂ ďĞŶƚƵŬ ŬĞŬƵƌĂŶŐĂŶͬŬĞƌƵƐĂŬĂŶ͕ ďĞƌƚĂŶŐŐƵŶŐ ũĂǁĂď ĂƚĂƐ ƐĞŐĂůĂ ƌŝƐŝŬŽ LJĂŶŐ ŵƵŶŐŬŝŶ ƟŵďƵů Ěŝ ŬĞŵƵĚŝĂŶ ŚĂƌŝ ďĂŝŬ ĚĂƌŝ ĂƐƉĞŬ ĮƐŝŬ ŵĂƵƉƵŶ ũƵƌŝĚŝƐͬůĞŐĂů͕ ƚĞƌŵĂƐƵŬ ďĞƌƐĞĚŝĂ ŵĞŵĞŶƵŚŝ ƐĞŐĂůĂ ďĞŶƚƵŬ tunggakan/biaya-biaya yang harus dibayar sesuai ketentuan hukum yang berlaku, apabila ditunjuk sebagai pembeli/pemenang lelang. ͻ WĞŶŐĞŶĂĂŶ W,d ĂƚĂƐ ƉĞƌŽůĞŚĂŶ ƚĂŶĂŚ ĚĂŶͬĂƚĂƵ ďĂŶŐƵŶĂŶ ŵĞŶŐĂĐƵ ƉĂĚĂ hŶĚĂŶŐͲhŶĚĂŶŐ EŽ͘ ϭ dĂŚƵŶ ϮϬϮϮ tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Daerah dimana Objek Lelang berada. ͻ /ŶĨŽƌŵĂƐŝ ůĞďŝŚ ůĂŶũƵƚ ĚĂƉĂƚ ŵĞŶŐŚƵďƵŶŐŝ <W<E> ŽŐŽƌ Ͳ ;ϬϮϱϭͿ ϯϭϱϰϱϯ ĂƚĂƵ Wd͘ ĂůĂŝ >ĞůĂŶŐ ĂŚĂLJĂ ^ĂŬƟ (BLCS) - 082121505011. Deskripsi Persyaratan Lelang : ϭ͘ DĞŵŝůŝŬŝ ĂŬƵŶ LJĂŶŐ ƚĞůĂŚ ƚĞƌǀĞƌŝĮŬĂƐŝ ƉĂĚĂ ǁĞďƐŝƚĞ lelang.go.id. Ϯ͘ ^LJĂƌĂƚ ĚĂŶ ŬĞƚĞŶƚƵĂŶ ƐĞƌƚĂ ƚĂƚĂ ĐĂƌĂ ŵĞŶŐŝŬƵƟ ůĞůĂŶŐ ĚĂƉĂƚ ĚŝůŝŚĂƚ ƉĂĚĂ ĂůĂŵĂƚ ǁĞďƐŝƚĞ Ěŝ ĂƚĂƐ͘ Deskripsi Pelaksanaan Lelang : : KƉĞŶ ŝĚĚŝŶŐ (Aplikasi Lelang Internet dengan Cara Penawaran Terbuka) Cara Penawaran Hari dan Tanggal : Selasa, 04 Agustus 2026 Waktu Penawaran : Sejak Tayang pada Aplikasi Lelang s.d Batas Akhir Penawaran Batas Akhir Penawaran : Ϭϰ ŐƵƐƚƵƐ ϮϬϮϲ WƵŬƵů ϭϬ͗ϯϱ t/ ;ƐĞƐƵĂŝ ǁĂŬƚƵ ƐĞƌǀĞƌͿ Alamat Domain : lelang.go.id Penetapan Pemenang : Setelah Batas Akhir Penawaran Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor Tempat Pelaksanaan Lelang : Kantor :ĂůĂŶ sĞƚĞƌĂŶ EŽ͘ ϰϱ͕ <ŽƚĂ ŽŐŽƌ
Cara Penawaran/Alamat Dominan Hari / Tanggal Batas Akhir Penawaran Pelunasan Harga Lelang Bea Lelang Pembeli Tempat pelaksanaan Lelang Waktu Penawaran Penetapan Pemenang
: Open Bidding (dengan mengakses url lelang.go.id dan/atau lelang.go.id) : Selasa, 28 Juli 2026 : Sejak pengumuman lelang terbit sampai dengan : Selasa, 28 Juli 2026 Pukul 10.25 waktu server E-Auction : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang : 2% (dua persen); PPN 1,1% dari harga lelang : KPKNL BOGOR , Jalan Veteran No.45 Kota Bogor , Jawa Barat : Sejak Tayang pada aplikasi lelang s.d batas akhir penawaran : Setelah batas akhir penawaran
Penjelasan lelang dan informasi lainnya dapat menghubungi : BRI Branch Office Jakarta - Roxi, (021 - 63858455), atau KPKNL Bogor (0251) 8315453, PT.Power Asetindo Selaras Sdr.Fitra 02158906404/ 082111075294. Bogor, 21 Juli 2026
Jakarta, 21 Juli 2026
BOGOR, 21 Juli 2026 TTD
KPKNL Bogor
Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan yang di muat pada Harian Metropolitan tanggal 18 Juni 2026 dan Pelaksanaan Lelang terakhir pada tanggal 25 Juni 2026, berdasarkan Pasal 6 UUHT No. 4 Tahun 1996,PT.BANK BRI (PERSERO) TBK, Branch Office Jakarat - Roxi, Akan melaksanakan Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Bogor melalui jasa Pra Lelang PT. Power Asetindo Selaras, terhadap asset Debitur Debitur : UDAYANTO • 1 (Satu) Bidang Tanah seluas 312 m2 Berikut Bangunan dan segala sesuatu yang berdiri/tertanam di atasnya. Sesuai SHM No. 1287/Tajur Halang terdaftar atas nama DRS.ADYTIAWARMAN SETIAWAN terletak di (setempat dikenal sebagai Jalan Raya Kalisuren), Desa Tajur Halang, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat Nilai Limit Rp. 350.000.000,- Setoran Jaminan Penawaran Lelang Rp. 70.000.000,Syarat-syarat Lelang : 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website lelang.go.id. 2. Syarat ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas. 3. Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan, dan sudah efektif diterima selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. 4. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. 5. Semua barang akan dijual DALAM KONDISI APA ADANYA, Kami menganjurkan peserta untuk memeriksa objek lelang sebelum mengikuti lelang dan apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap barang/objek lelang tersebut diatas pihak-pihak yang berkepentingan /peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL BOGOR maupun PT. Bank Rakyat Indonesia (persero), Tbk BRI BRANCH OFFICE JAKARTA - ROXI. Deskripsi Pelaksanaan Lelang
Ttd
KOPERASI DANA PINJAMAN MANDIRI SEJAHTERA
PT. JTrust Investments Indonesia
PT. BALAI LELANG CAHAYA SAKTI
KPKNL BOGOR
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 UU HT No.4 tahun 1996, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sebagai Pemegang Hak Tanggungan Peringkat Pertama yang berirah-irah “DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA”, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor tanpa kehadiran peserta lelang melalui Aplikasi Lelang Internet (E-Auction) dengan penawaran secara terbuka (open bidding) terhadap agunan debitur atas nama RIYADI berupa : Obyek Lelang Sebidang tanah dengan luas 60 m2 berikut bangunan dan segala sesuatu yang berdiri/tertanam di atasnya sesuai SHGB No. 2995 terdaftar atas nama RIYADI terletak sesuai SHGB di Blok D4 No. 22 atau setempat dikenal dengan Perum Permata Puri Harmoni 1 Gg Teratai, Blok D4 No. 22, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Nilai Limit : Jaminan Penawaran Lelang : Rp. 196.000.000,Rp. 39.000.000,Keterangan • Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan (tidak boleh dicicil) • Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Bogor selambat-lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum pelaksanaan lelang (23.00 WIB) • Pemenang Lelang dikenakan PPN sebesar Rp. 1.1%. • Segala biaya yang timbul akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang Cara Penawaran Hari Tanggal Waktu Penawaran Batas Akhir Penawaran
: : : : :
Alamat Domain Tempat Lelang Penetapan pemenang Pelunasan Harga Lelang Bea Lelang Pembeli Informasi Lebih Lanjut
: : : : : :
Informasi Tambahan
:
Open Bidding (dengan mengakses www.lelang.go.id) Selasa 04 Agustus 2026 Sejak tayang pada aplikasi lelang s.d. batas akhir penawaran 04 Agustus 2026, Pukul 09.35 (Sembilan tiga puluh lima) Waktu Server (sesuai WIB) lelang.go.id Kpknl Bogor, Jl. Veteran No.45, Kota Bogor setelah batas akhir penawaran 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan Lelang 2% dari harga lelang PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Jakarta Kelapa Gading, Telp. 021-4507656 atau HP. 08111767207, dan KPKNL Bogor telp. 0251-315453 • Peserta Lelang dihimbau melihat, dan dianggap telah mengetahui obyek lelang yang ditawarkan dengan keadaan apa adanya (as is). • Lelang dapat dibatalkan sebelum pelaksaan lelang, sesuai ketentuan. Jakarta Utara, 21 Juli 2026 Ttd PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Jakarta Kelapa Gading
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN PT. Bank OCBC NISP, Tbk. selaku pemegang Hak Tanggungan berdasarkan Pasal 6 Undang- Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996 akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor, terhadap aset Debitur a.n TIMBUL MEI SILITONGA berupa : Sebidang tanah, bangunan dan turutannya, sesuai Sertipikat Hak Milik Nomor 2602, luas tanah 119 m2, atas nama Nyonya DIANA MARGRETHE SIMANJUNTAK, terletak di Desa/Kelurahan Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat. Setempat dikenal dengan Perumahan Legenda Wisata Cluster Napoleon Blok I-6 No. 18. (Nilai Limit Rp 1.335.190.000,- ; Uang Jaminan Rp 400.557.000,-) Deskripsi Pelaksanaan Lelang : Cara Penawaran : Open Bidding Alamat Domain : lelang.go.id Hari dan Tanggal : Selasa, 04 Agustus 2026 Waktu Penawaran : Sejak tayang pada aplikasi lelang s.d. batas akhir penawaran Batas Akhir Penawaran : 04 Agustus 2026 Pukul 10:45 WIB (sesuai waktu server) Penetapan Pemenang Lelang : Setelah Batas Akhir Penawaran Bea Lelang Pembeli : 2 % dari pokok Lelang Tempat Pelaksanaan Lelang : KPKNL Bogor, Jalan Veteran No. 45, Kota Bogor Ruang E-Auction Syarat-syarat bagi Peserta Lelang : 1. Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang melalui Aplikasi Lelang yang diakses pada alamat domain lelang.go.id dengan penawaran open bidding. Tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada domain tersebut 2. Calon peserta lelang dapat berupa perorangan atau badan hukum. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada lelang.go.id dengan merekam serta mengunggah softcopy KTP, NPWP (file ekstensi *.jpg*.png) dan nomor rekening atas nama sendiri (uang jaminan akan dikembalikan langsung ke nomor rekening tersebut). 3. Peserta lelang diwajibkan menyetorkan Uang Jaminan Lelang melalui Virtual Account (VA) masingmasing peserta lelang dan sudah harus efektif paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain diatas kepada masing-masing peserta lelang. 4. Obyek lelang dijual apa adanya (as is) dan Peserta Lelang dapat melihat Obyek Lelang sejak pengumuman ini sampai dengan hari pelaksanaan lelang. 5. Peserta lelang yang dinyatakan sebagai pemenang lelang wajib melunasi harga lelang yang terbentuk dan bea lelang selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang, apabila tidak dipenuhi maka dinyatakan wanpretasi dan uang jaminan lelang tidak bisa dimintakan kembali dan akan disetorkan ke Kas Negara. 6. Pemenang lelang akan diumumkan melalui email masing-masing peserta atau dapat dilihat pada akun peserta lelang. 7. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi, KPKNL Bogor atau Asset Recovery Management Division PT. Bank OCBC NISP,Tbk. Telp 021-25533888. Bogor, 21 Juli 2026 TTD PT. Bank OCBC NISP, Tbk
RADAR BOGOR I SELASA, 21 JULI 2026 I 6 SAFAR 1448 H
ASN Bogor Tersangka Dugaan Korupsi RSUD Bogor Utara
DIGELANDANG: Tersangka dugaan korupsi pembangunan RSUD Bogor Utara dibawa masuk dalam kendaraan tahanan usai diperiksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Senin (20/7) malam.
CIBINONG–Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor menetapkan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif Pemerintah Kabupaten Bogor. Itu dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD Bogor Utara. Plh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Bogor, Rinaldy Adriansyah mengungkapkan, Tim Penyidik Kejari Bogor telah menetapkan tersangka tindak pidana korupsi kegiatan proyek pembangunan gedung RSUD
Bogor Utara yang bersumber dari Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat Tahun anggaran 2021. ”Berdasarkan surat perintah penyidikan Kepala Kejari Kabupaten Bogor tanggal 20 Juli 2026, telah menetapkan satu orang tersangka berinisial BAP,” katanya, Senin (20/7). Rinaldy menyampaikan, tersangka BAP dalam proyek pembangunan gedung RSUD Bogor Utara sebagai anggota Pokja pemilihan khusus 10. ”Satu orang tersangka berinisial
BAP selaku mantan anggota Pokja pemilihan khusus 10,” jelasnya. Ia menerangkan, tersangka merupakan seorang ASN aktif di Pemerintah Kabupaten Bogor. Setelah ditetapkan tersangka, BAP akan ditahan selama 20 hari ke depan di Lapas Pondok Rajeg. ”Perbuatan tersangka mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp9,1 Miliar sebagaimana dalam laporan hasil pemeriksaan BPK RI,” pungkasnya. (abl/c)
Tambah ”Label” Sekolah SNT sendiri akan mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA mulai dari bangunan, layanan pembelajaran, pengembangan guru, pembinaan karakter, pengembangan talenta, pemanfaatan fasilitas, hingga penjaminan mutu. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, penyelenggaraan SNT ini merupakan pelaksanaan dari Instruksi Presiden Nomor 20/2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu. Terlebih, berdasarkan Data Pokok Pendidikan (dapodik) per 30 Juni 2025 dan Rapor Pendidikan
2025, baru 263 dari 7.288 kecamatan yang memiliki SMP dan SMA dengan capaian baik. Artinya, baru sekitar empat persen SMP dan SMA terakreditasi A, serta nilai literasi dan numerasi di atas 75. ”Sebarannya juga masih terkonsentrasi di wilayah tertentu,” ujarnya, kemarin (20/7). Menurut Mu’ti, data tersebut bukan untuk memberi label negatif kepada sekolah, guru, atau daerah. Namun, sebagai pengingat jika ternyata kesempatan anak untuk memperoleh pendidikan bermutu masih belum sama. SNT akan menggunakan kurikulum nasional dengan
pendekatan pembelajaran mendalam berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics, and Sport). Kurikulum itu diperkaya dengan bahasa asing, teknologi digital, wawasan global, budaya, kearifan lokal, dan potensi daerah. Mu’ti memastikan, SNT tidak akan tumbuh sendiri. Sekolah tersebut diminta menjadi mitra bagi sekolah-sekolah di sekitarnya melalui laboratorium pembelajaran, pemanfaatan fasilitas dan sumber belajar bersama, pengimbasan praktik baik, hingga peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan. ”Karena itu, keberhasilan
SNT tidak hanya diukur dari capaian murid yang belajar di dalamnya. Tapi juga dari semakin berkembangnya guru, meningkatnya kolaborasi antarsekolah, dan tumbuhnya mutu pendidikan di wilayah tersebut,” paparnya. Pada tahun 2026, Kemendikdasmen telah menyiapkan rencana pembangunan SNT di 37 lokasi. Sebanyak 17 titik direncanakan mulai memberikan layanan pada tahun ajaran 2026–2027, sembari pembangunan permanen berjalan. Salah satunya di Kabupaten Bogor. Sementara sisanya, memasuki tahapan pembangunan pada 2026 dan
36 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Atap Bocor Saat Hujan Annisa sudah merasakannya selama bertahun-tahun. Murid kelas VI MIS Al Barkah ini selalu dihantui perasaan waswas. Gemuruh hujan, ruang tanpa plafon, atap bocor, tempias air, berputar-putar dalam kepala Annisa saat memperhatikan penjelasan guru di depan kelas. "Kadang saya merasa takut adanya tembok yang sudah seperti ini, takutnya nanti kita sedang belajar ambruk, kadang kalau kita belajar, terus hujan, atapnya bocor-bocor," ucap anak bernama lengkap Annisa Faiha Novia ini kepada Radar Bogor, Senin (20/7). Menurutnya, kondisi tersebut membuat konsentrasi belajar siswa sering terganggu, terutama ketika hujan turun dan air masuk ke dalam ruang kelas. Oleh karena itu, ia menyimpan harapan agar bisa belajar dalam kondisi lebih baik. "Harapan saya sekolah ini bisa mendapat bantuan dari pemerintah dan bisa direnovasi,s supaya bisa belajar dengan nyaman," tutupnya. Kondisi sekolah di Kampung Ciawi, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, ini memang cukup memprihatinkan. Pantauan Radar Bogor, banyak kerusakan yang tak mendapat perbaikan berarti. Padahal, ratusan anak belajar di sekolah swasta ini. Guru-guru pun bertaruh nyawa. Sejak berdiri tahun 1964 silam, mereka belum pernah mendapatkan rehabilitasi berarti. Renovasi terakhir dilaksanakan, 36 tahun silam. Saat ini, MIS Al Barkah masih aktif menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar dengan jumlah 150 siswa yang terbagi dalam enam rombongan belajar (rombel) dan didukung 10 tenaga pendidik. Salah seorang guru MIS Al Barkah, Asep Manhat, mengatakan, bangunan sekolah terakhir kali direnovasi pada 1990. Sejak saat itu, belum ada lagi perbaikan meski kondisi fisik bangunan terus mengalami penurunan. "Karena ketidakmampuan kami dalam pengadaan dana, sehingga tidak bisa membuat bangunan baru," pasrahnya, Senin (20/7).
Komisaris Utama: Maesa Samola Komisaris: Suhendro Boroma CEO: Nihrawati AS
Sekolahnya itu hanya memiliki lima ruang kelas untuk enam rombongan belajar (rombel). Imbasnya, satu ruangan terpaksa disekat jadi dua agar seluruh siswa tetap dapat mengikuti proses belajarmengajar. Menurut Asep, seluruh bangunan yang digunakan saat ini dalam kondisi rusak berat. Dinding banyak yang retak, sebagian sudah terlihat miring, lantai masih berupa tegel dan plester, sementara atap sering bocor saat hujan turun. "Kelima bangunan tersebut kondisinya rusak berat, sehingga bisa membahayakan proses pembelajaran dan keselamatan warga madrasah, baik guru maupun para siswa yang belajar di lingkungan MIS Al-Barkah," imbuhnya. Kondisi tersebut juga berdampak langsung terhadap kegiatan belajar-mengajar. Saat hujan turun, air masuk ke dalam ruang kelas akibat atap yang bocor. Sementara ketika angin kencang, pihak sekolah selalu dihantui kekhawatiran bangunan yang sudah rapuh itu akan roboh. Tak jarang, ketika cuaca dinilai berbahaya, pihak sekolah terpaksa memulangkan siswa lebih awal sebelum jam pelajaran berakhir. "Dari segi bangunan, mereka mengkhawatirkan akan ambruknya bangunan, tentu sangat berpengaruh terhadap mental dan psikologis para siswa dan siswi," ucapnya. Selama bertahun-tahun, pihak sekolah telah berupaya mengajukan bantuan pembangunan melalui berbagai jalur, mulai dari SIM Sarpras, SIPD hingga proposal kepada sejumlah perusahaan melalui program tanggung jawab sosial (CSR). Namun, hingga kini belum ada bantuan yang terealisasi. "Kami berharap adanya bantuan, baik itu dari pemerintah ataupun dari para donatur untuk bisa membantu pembangunan di MIS Al-Barkah ini, sehingga pembelajaran menjadi efektif dan menyenangkan serta menjaga keselamatan warga madrasah," harapnya. Tak berbeda, Kepala MIS Al Barkah, Sri Khairun Nisa Nurul Azizah, mengungkapkan insiden atap jatuh sudah pernah dialami pihaknya. Insiden
itu bukan dipicu hujan maupun gempa bumi, melainkan karena kondisi bangunan yang sudah rapuh dimakan usia. "Di tahun 2024 pernah ada kejadian anak yang memang ketimpa atap, kepalanya bocor," ujarnya. Meski tidak menimbulkan korban lebih banyak, kejadian itu menjadi peringatan bahwa kondisi bangunan sekolah sudah tidak lagi layak. Sri mengakui, hingga kini kegiatan belajar mengajar tetap berjalan karena belum ada bangunan pengganti. Namun, rasa khawatir terus menghantui guru dan siswa setiap kali berada di dalam ruang kelas. "Saya ingin mendapatkan bantuan, baik dari pihak pemerintah ataupun donatur, agar KBM di madrasah kita ini bisa berjalan dengan semestinya," harapnya. HAMPIR 12 RIBU SEKOLAH RUSAK Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor pada awal 2026 lalu, sebanyak 11.992 ruang kelas sekolah mengalami kerusakan. Pendataan ini bersumber data pokok pendidikan (Dapodik) yang dirilis Kementerian dan Penta Dinas Pendidikan. Dalam data Penta Disdik Kabupaten Bogor, kerusakan ruang kelas sekolah dibagi tiga kategori yakni terdapat rusak ringan, sedang, hingga berat. Berdasarkan data dapodik, sebanyak 3.608 ruang kelas mengalami rusak ringan, 1.831 kelas rusak sedang, dan 1.502 rusak berat. Jumlah itu mencakup 1.536 sekolah. Kendati demikian, data yang dimiliki Kemendikdasmen sering tidak sesuai dengan kondisi rill di lapangan. Oleh karena itu, Disdik Kabupaten Bogor menghimpun sekolah rusak mencapai 11.992 ruang kelas. Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Rusliandy mengungkapkan, bahwa SD hingga SMP terus menjadi target Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Hal ini merupakan bentuk komitmen Bupati Rudy Susmanto dan pemerintah pusat dalam menuntaskan permasalahan sekolah rusak berat di Kabupaten
Bogor. Ia menambahkan, terdapat 70 satuan pendidikan di Kabupaten Bogor yang menerima bantuan revitalisasi dengan nilai anggaran dari APBN sebesar Rp98 miliar pada tahun 2026. “Sementara tahun lalu, kurang lebih 50 SD dan lebih dari 20 SMP mendapatkan revitalisasi melalui anggaran APBN sebesar Rp98 miliar,” ujarnya. Pada tahun ini, sekolah-sekolah kembali mendapatkan bantuan serupa secara bertahap. Hingga saat ini, tercatat baru 10 SMP dan 15 SD yang mendapatkan peningkatan sarana prasarana melalui program revitalisasi tersebut. Rusliandy juga memastikan bahwa sekolah-sekolah yang mengalami rusak berat masih memiliki kesempatan untuk menerima bantuan dari pemerintah pusat. Adapun penentuan prioritas didasarkan pada data kerusakan yang tercantum dalam Dapodik (Data Pokok Pendidikan), mulai dari kondisi ruang kelas yang rusak sedang hingga berat. Biasanya, prioritas utama adalah sekolah dengan kategori rusak berat. Bupati Bogor Rudy Susmanto pernah menekankan perbaikan kualitas bangsa tidak bisa dilepaskan dari upaya memperkuat pendidikan sejak level paling dasar, yakni ruang kelas. “Bila ingin memperbaiki bangsa, maka perbaikilah sistem pendidikannya. Bila ingin memperbaiki sistem pendidikan, maka mulailah dari ruang kelasnya,” ujarnya. Rudy tak menampik, tantangan pendidikan di Kabupaten Bogor cukup kompleks. Wilayah yang luas dengan ratusan desa dan jumlah penduduk jutaan membuat pemerataan kualitas pendidikan menjadi pekerjaan besar. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong perbaikan, baik dari sisi infrastruktur sekolah maupun peningkatan kualitas tenaga pengajar. “Selain pembangunan fisik sekolah, Pemkab Bogor juga berupaya meningkatkan kapasitas dan kualitas tenaga pengajar agar mutu pendidikan semakin baik,” cetus Rudy dalam momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).(cr1/d)
akan membuka penerimaan murid baru di 2027. Targetnya, SNT akan dibangun di 500 kabupaten/kota pada 2029. Mu’ti menambahkan, SNT akan berjalan beriringan dengan sekolah lain. Misalnya, jika SMA Unggul Garuda hanya untuk tingkat SMA dan berasrama, SNT meliputi tingkat SMP dan SMA dan tidak berasrama. Kemudian, jika Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak dari keluarga miskin ekstrem dan berasrama, SNT diperuntukkan bagi semua kalangan, tidak berasrama, dan seleksinya berdasarkan prestasi akademik dan nonakademik. ”Masing-masing program menjawab kebutuhan dan kelompok sasaran yang berbeda, tetapi semuanya bergerak menuju tujuan yang sama, yaitu pendidikan bermutu untuk semua,” terangnya. PRO KONTRA Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan Dan Guru (P2G) sekaligus Anggota Badan Standar dan Akreditasi Nasional Pendidikan (BSANP) Satriwan Salim menilai, SNT merupakan hal positif sebagai salah satu strategi pendistribusian mutu sekolah di Indonesia. Sebab hingga saat ini, sekolah bermutu masih relatif terkonsentrasi di Pulau Jawa dan belum merata di daerah, khususnya 3T. ”Kalau yang dimaksudkan Kemendikdasmen ini untuk
peningkatan mutu, pemerataan mutu, tentu sangat baik,” ujarnya. Namun, dia memberi catatan khusus agar nantinya SNT bisa menjadi episentrum sekolah lain dan laboratorium bagi guruguru sekitarnya untuk belajar bersama. Sehingga, SNT tidak boleh berdiri sendiri. ”SNT juga harusnya bisa menampung anak-anak putus sekolah yang me mang berprestasi,” paparnya. Berbeda dengan Satriwan, Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji justru menyebut kebijakan ini melanggar pasal 31 ayat 3 UUD 1945. Sebab, pemerintah justru bersiap mem-
buat kastanisasi pendidikan. ”Padahal pendidikan itu harus berprinsip equality, equity, inclusivity, dan quality,” katanya. Selain itu, kata Indra, saat ini yang mendesak adalah memenuhi keputusan MK untuk menggratiskan sekolah swasta. Termasuk, merevitalisasi total sekolah-sekolah yang sudah ada. Dia pun turut menyoroti kebiasaan pemerintah saat ini yang hobi membangun sekolah rintisan baru, mulai Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, hingga SNT. Menurutnya, hal itu hanya membangun menara baru agar terlihat jejak karya dibanding memperbaiki yang lama. (mia/aph)
Magis Messi Dilibas Doa Yamal Sebelum takluk 0-1 oleh Spanyol, Messi berkali-kali menjadi aktor utama dalam sejumlah comeback dramatis Argentina. Salah satunya saat pemilik julukan La Pulga alias Si Kutu itu membuat dua umpan gol dalam sepuluh menit terakhir ketika mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal (16/7). Namun, momen ajaib itu tidak muncul dalam laga puncak. Argentina malah mencatat sejarah negatif sebagai tim pertama yang tidak melepaskan satu pun tembakan selama waktu normal (2 x 45 menit) final Piala Dunia. La Albiceleste – julukan Argentina – baru membuat tembakan mengarah ke gawang pada menit ke-116 ( babak perpanjangan waktu). Pelatih Spanyol Luis de la Fuente menyebut, salah satu kunci sukses timnya di final adalah membatasi pergerakan Messi. “Ide pertama kami adalah menjaga Messi tetap terkendali,” kata De la Fuente dikutip dari ESPN. Rencana itu berjalan sempurna. Messi hanya menyentuh bola sebanyak 15 kali di babak pertama. Jumlah tersebut merupakan catatan terendah baginya dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir. Sepanjang pertandingan, peraih delapan gelar Ballon d’Or itu mencatat 54 sentuhan. Akibat Messi dilimitasi, Argentina kesulitan
menciptakan peluang. Spanyol mendominasi dengan 20 tembakan berbanding dua dari Argentina. Setelah peluit akhir berbunyi, Messi hanya bisa terdiam di lapangan. Dia sempat duduk sambil melepas sepatu Adidas edisi khusus bernama ”Last Tango”, seolah menjadi simbol bahwa perjalanan panjangnya di Piala Dunia telah usai. Emosi La Pulga kembali pecah ketika dia melihat dukungan ribuan suporter Argentina sesaat setelah menerima medali perak. Di hadapan suporter La Albiceleste yang ada di MetLife Stadium, Messi tampak menitikkan air mata. Sementara di sisi berbeda, dua sahabat, Lamine Yamal dan Nico Williams, kembali menjadi sorotan dalam kesuksesan Spanyol merebut juara Piala Dunia 2026, kemarin (20/7). Di MetLife Stadium, East Rutherford, Spanyol memupus ambisi juara bertahan Argentina dengan skor 1-0 via babak perpanjangan waktu. El Hermano –sebutan untuk duo Lamine dan Williams – seperti mengulang peran sentral mereka saat Spanyol saat memenangi Euro 2024. Di final kemarin, El Hermano main bersama setelah Williams masuk menggantikan Alex Baena pada menit ke-75. Williams pun ikut menyumbangkan umpan gol di balik terciptanya gol semata wayang false nine Ferran Torres pada menit ke-106.
”Aku sudah melewati masamasa sulit, dan sekarang akhirnya aku mendapat kesempatan. Ini hari paling bahagia di dalam hidupku karena semua yang aku lalui tahun ini,” ucap William seperti dikutip dari Mundo Deportivo. El Hermano mengawali Piala Dunia 2026 dalam kondisi pemulihan cedera. Yamal, si pemuda muslim ini, baru main penuh di fase gugur, sedangkan Williams malah tidak pernah main penuh. Durasi 45 menit di final kemarin praktis menjadi menit bermain terlama mereka selama kompetisi berlangsung. Sebelumnya, El Hermano mentok hanya bermain sebelas menit. Selain El Hermano, Ferran menjadi sorotan setelah golnya jadi penentu juara Spanyol. Performa Tiburon –julukan Ferran– yang sering dikritisi pandit-pandit Spanyol seolah terbayar di final. Kepada RTVE, Ferran menyebut final kemarin sebagai momen hari pembebasan. ”Pembebasan yang luar biasa setelah aku banyak mendapat kritikan. Syukurlah ini memberiku kekuatan agar aku terus maju,” ungkap false nine asal FC Barcelona itu. Ferran turun sebagai pengganti dalam tujuh dari delapan laga Spanyol. Bek kanan Pedro Porro pun memuji kesabaran Ferran. ”Dia menunjukkan keteguhan mentalnya. Dia meledak pada saat yang tepat,” ucapnya kepada Diario AS. (ka/ren/ dns)
GM Bisnis: Erwin Sofian GM Digital dan Teknologi Informasi (IT): Benny Irawan Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi: Ricki Noor Rachman Redaktur Pelaksana: Dede Supriadi, Imam Rahmanto Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi Online: Lucky Lukman Nul Hakim Redaktur Pelaksana Online: Yosep Awaludin Redaktur Senior: Andi Ahmadi, Faturahman S Kanday, Muhammad Ridwan, Muh Afandi, Iqbal Muhammad Redaktur: Pipin Apriani, Muhammad Ruri Ariatullah, Rani Puspitasari Sinaga, Reka Faturachman Sekretaris Redaksi: Anisa Lutfiah Reporter: Arif Al Fajar, Septi Nulawam Harahap, Fikri Rahmat Utama, Muhamad Rifki Fauzan, Abilly Muhamad, Muhammad Ali Fotografer: Sofyansyah, Hendi Novian Redaktur Konten/ Koordinator Medsos: Erika Nur Rizki S Konten Kreatif: Edfyra Amelia, Rissa Aliria Putri Editor Video: Muhammad Alife Shine Muhammad Ardika Gunawan, Ezar Rajaswara, Muhammad Isa Ismatullah Videografer: Abdul Aziz, Muhamad Dzikri Ilman Syabani Pracetak: Zainal Arifin (Koordinator), Nursaid, Sarmadah, Aldhy Saputra Umum dan Personalia: Rawin Surwintono, Mia Nelawati (Asist. Manager) Iklan: Untung Bachtiar (Manager), Jeremia Albert, Alpin, Mahdi Muharram, Aldi Rinaldi Pemasaran dan Sirkulasi: M Iksan Halil (Manager) Digital Marketing: Jean Cloudia Konsultan Hukum: Andi Syarifuddin SH, MH Ombudsman: M. Choirul Shodiq, Rohman Budijanto Penerbit: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP: 651/SK/MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 Percetakan: PT Bogor Media Grafika (Jalan Siliwangi Kav.1/34 Komp. Puslitbang KOSTRAD Desa Cijujung Kandang Roda Bogor Telp: 0251 8655965) Alamat: Graha Pena Radar Bogor, Jl KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Taman Yasmin Bogor 16113. Telepon Redaksi: 0251-7544005 (hunting), Fax:2517544008. Telepon Iklan: 0251-7544001-002, Fax: 0251-7544009. Telepon Pemasaran: 0251-7544003. Perwakilan Jakarta: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, Telepon/Fax: 021-53699624. Homepage: http//www.radarbogor.id Email: redaksi@ radar-bogor.com. Wartawan Radar Bogor dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.
Wartawan Radar Bogor dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.
Seorang pria bernama David alias Abang ditangkap seusai dugaan penganiayaan terhadap dua bocah di Cimanggis, Depok. Pelaku ditangkap setelah memberikan challenge kepada dua bocah dengan memaksa memakan cabai dan memasukkannya ke freezer.
BERI KETERANGAN: (Dari kiri ke kanan) Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka saat melakukan press release.
“JUMLAH KORBAN dua orang anak di bawah umur,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama, Senin (20/7) kemarin. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (14/7)
di Jalan Puri Sriwedari, Cimanggis, Depok. Mulanya kedua korban diberikan tantangan oleh pelaku.
(IST)
(FAJAR/RADAR BOGOR)
Pasca Kebakaran, Lakukan Pemantauan Berkala DEPOK–Pasca Kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Kamis (16/7) pekan lalu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Republik Indonesia (KLHK RI) meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk melakukan pemantauan berkala. Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Depok
Chandra Rahmansyah. Ia mengatakan, KLHK meminta agar Pemkot Depok melakukan pemantauan berkala terhadap potensi panas di bawah permu-
kaan timbunan sampah. Pemantauan tersebut bisa dilakukan dengan drone thermal.
BERI KETERANGAN: Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah (ketiga dari kiri) saat akan memberikan keterangan kepada awak media terkait kondisi terkini TPA Cipayung pasca kebakaran.
Gelar Sayembara Buru Pembuang Sampah
Bawaslu Laksanakan Pemutakhiran Data Parpol
DEPOK–Berhati-hatilah para pembuang sampah. Pasalnya, Pemerintah Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok akan memburu oknum masyarakat yang ketahuan mengotori wilayahnya, terutama di Jalan KH I Jardnuji.
DEPOK–Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Depok menerima kunjungan perwakilan Partai Buruh dalam rangka pelaksanaan Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan di masa non-tahapan Pemilu, Kamis (16/7) pekan lalu.
Galih Catur Lurah Cilangkap
Lurah Cilangkap, Galih Catur menggelar sayembara dan menyiapkan hadiah bagi warga yang bisa menangkap oknum pembuang sampah tersebut.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari kewajiban partai politik peserta Pemilu 2024 untuk memperbarui data kepartaian secara berkelanjutan.
Hadiah uang tunai disiapkan bagi pelapor pertama yang berhasil melaporkan pelaku pembuang sampah liar dengan bukti yang memenuhi syarat,” (IST)
BIKIN SAYEMBARA: Lurah Cilangkap, Galih Catur menemukan timbunan sampah yang dibuang oknum warga di wilayahnya.
Giliran Terlapor Bakal Dipanggil DEPOK–Perseteruan Keluarga Azis Suraji dan tetangga di Pancoran Mas mencapai babak baru. Setelah aksi dugaan perusakan, korban membuat laporan polisi ke Polres Metro Depok pada Rabu (15/7) pekan lalu.
Kasus itu pertama viral empat hari lalu. Rekaman CCTV aksi tetangga yang kini menjadi terlapor itu beredar masif di media sosial. Dalam video itu ada banyan kejadian. Semuanya buat keluarga Pelapor tertekan oleh ulah
tetangganya itu. Dukungan netizen deras mengalir untuk keluarga Azis. Semua media sosial yang menampilkan video aksi terlapor itu banjir komentar. Kelanjutan penanganan kasus ini selalu ditunggu.
Tak berselang lama, polisi dari Polres Metro Depok datang ke kediaman pelapor. Mereka melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
(IST)
PEMUTAKHIRAN DATA: Foto bersama penyerahan berkas kepengurusan Partai Buruh Kota Depok.
RADAR BOGOR I SELASA, 21 JULI 2026 I 6 SAFAR 1448 H
Tak Sembarang Keluarkan Paspor untuk Pekerja Migran CIANJUR–Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kabupaten Cianjur menegaskan, bahwa proses penerbitan paspor bagi masyarakat, termasuk Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, penerbitan dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta prinsip kehatihatian sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap Warga Negara Indonesia yang akan bekerja di luar negeri. Sejalan dengan Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, khususnya dalam penguatan upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia
CIANJUR (TPPM), Kantor Imigrasi Cianjur terus memperkuat langkah-langkah preventif melalui pelayanan keimigrasian yang berorientasi pada perlindungan masyarakat. Penegasan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen Kantor Imigrasi Cianjur dalam mendukung upaya pemerintah mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO), penyelundupan manusia, serta keberangkatan Pekerja Migran Indonesia secara nonprosedural. Dalam setiap permohonan paspor, pemohon wajib memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan, di antaranya Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta dokumen identitas
berupa Akta Kelahiran, Ijazah, atau Buku Nikah. Khusus bagi pemohon yang akan bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia, diperlukan dokumen pendukung sesuai tujuan permohonan, antara lain kontrak kerja atau dokumen penempatan dari perusahaan atau instansi yang berwenang. Selain pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen, petugas imigrasi juga berwenang meminta dokumen tambahan apabila diperlukan untuk memastikan kebenaran identitas, tujuan permohonan paspor, serta legalitas proses penempatan di luar negeri. Kewenangan tersebut merupakan amanat ketentuan Pasal 17 Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 8 Tahun 2014.(kim)
Satu Juta Liter Air Bersih Didistribusikan Bantu Tangani Kekeringan di Sepuluh Desa BEKASI–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi, BBWS dan dunia usaha telah mendistribusikan lebih dari satu juta liter air bersih untuk membantu warga yang terdampak kekeringan.
Data terbaru dari BPBD menyebutkan bencana kekeringan terjadi di 49 lokasi di 10 desa yang tersebar di 5 kecamatan. Wilayah tersebut yakni Kecamatan Cibarusah, Bojongmangu, Serang Baru, Cikarang Selatan dan Kecamatan Pebayuran. Krisis air bersih tersebut berdampak terhadap 5.776 kepala keluarga (KK) atau sekitar 17.047 jiwa warga. Adapun dari 1.001.000 liter air bersih yang telah didistribusikan berasal dari BPBD
BEKASI Kabupaten Bekasi sebanyak 651.000 liter, PMI 290.000 liter, Deltamas 33.000 liter, BBWS 24.000 liter dan PT. Hyundai sebanyak 3.000 liter. Di Kecamatan Cibarusah terdapat 10 titik kekeringan, yakni 9 titik di Desa Ridogalih dan 3 titik di Desa Cibarusah Jaya. Kemudian di Kecamatan Serang Baru, krisis air bersih juga terjadi di Desa Nagasari
(8 titik) dan Desa Sukasari (1 titik). Kemudian di Kecamatan Bojongmangu, krisis air bersih terjadi di empat desa, yaitu Desa Sukamukti (1 titik), Desa Sukabungah (1 titik), Desa Medalkrisna (9 titik) dan Desa Karang Indah (11 titik). Selain itu, kekeringan juga terjadi di Desa Karangsegar Kecamatan Pebayuran sebanyak 5 titik dan Desa Sukadami Kecamatan Cikarang Selatan 1 titik.(bks)
Disuruh Makan Cabai dan Masuk ke Freezer “Untuk penganiayaannya seperti yang rekan-rekan media juga ketahui, adanya perlakuan dari tersangka, yaitu memasukkan ataupun mengadakan challenge a w a l n y a ,”
ungkapnya. Kedua korban diminta untuk memakan beberapa biji cabai. Korban kemudian dimasukkan ke freezer untuk menghilangkan rasa pedas cabai. “Korban disuruh makan cabai beberapa butir atau beberapa
biji. Kemudian, untuk menghilangkan rasa cabai tersebut dimasukkanlah ke dalam lemari es ataupun freezer,” ungkapnya. Akibat peristiwa itu, kedua korban mengalami gangguan psikis. Kedua korban juga
mengalami luka. “Tentu korban mengalami gangguan ataupun psikis yang luar biasa, dan juga di sana juga kita dapat lihat bahwa korban ada mengalami sedikit luka-luka,” ungkapnya. Polisi telah menetapkan D
Pasca Kebakaran, Lakukan Pemantauan Berkala “Mitigasi dilakukan dalam patroli lapangan, juga pengawasan lewat patroli drone,”katanya.
Ia menjelaskan, KLHK mengusulkan untuk membuat embung portabel sebagai cadangan sumber air. Juga, optimalisasi hidran, serta penambahan sarana dan
prasarana pendukung agar proses pemadaman dapat dilakukan lebih cepat saat kondisi darurat. “Saran dari kementerian juga untuk membangun
embung portable. Sehingga apabila terjadi hal yang tidak diinginkan (Kebakaran TPA Cipayung) sumber air bisa lebih dekat,” tuturnya. (faj/b)
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Made Gede Oka mengatakan, setelah pemeriksaan saksi kemudian menjadwalkan untuk memeriksa terlapor. Surat panggilan polisi sudah dilayangkan. “Untuk terlapor sudah diki-
rimkan surat panggilan oleh penyidik Satreskrim Polres Metro Depok,” tuturnya. Oka menyebut kedua belah pihak sempat di mediasi. Tapi perseteruan masih berlanjut hingga korban membuat laporan polisi. Perselisihan keduanya bermula sejak 2024. Mereka telah di mediasi
beberapa kali oleh pengurus lingkungan setempat. Adapun saat ini korban telah membuat laporan terkait perusakan properti rumah yang dilakukan oleh diduga pelaku atau tetangganya tersebut. Perseteruan antar tetangga ini bermula dari kesalahpahaman. Hal itu diungkapkan
Novita, anak Azis. Ia menceritakan tindak tanduk tetangganya yang membuat ia dan keluarga tak nyaman dan berujung membuat laporan polisi. Ia menyebut pagar rumahnya rusak ditendang tetangganya. “Itu baru, ditendang (pagar rumah),” tuturnya.(faj/b)
Bawaslu Laksanakan Pemutakhiran Data Parpol Pemutakhiran data bertujuan memastikan seluruh informasi partai politik sesuai dengan kondisi terkini, meliputi kepengurusan, alamat kantor, keanggotaan, keterwakilan perempuan, hingga dokumen administrasi lainnya apabila terjadi perubahan. Ketua Pimpinan Komite Eksekutif (Executive Committee/ Exco) Partai Buruh Kota Depok, Surya Alamsyah Sipetu, hadir langsung di Kantor Bawaslu Kota Depok untuk menyampaikan perkembangan kondisi kepengurusan partainya. Dalam
kesempatan tersebut, Surya menyerahkan salinan Surat Keputusan (SK) kepengurusan serta salinan Surat Keterangan Domisili sebagai bagian dari persyaratan Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan. Anggota Bawaslu Kota Depok, Sulastio, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, pembaruan data kepengurusan menjadi langkah penting untuk memastikan administrasi partai politik tetap akurat dan sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami menerima berkas ini dan mengimbau agar pembaruan data juga dilakukan ke KPU Kota Depok serta diunggah
melalui aplikasi yang telah disediakan oleh KPU Kota Depok,” ujar Sulastio, Senin (20/7) kemarin. Ia menambahkan, pemutakhiran data juga menjadi bagian dari upaya memastikan terpenuhinya persyaratan administrasi partai politik, termasuk keterwakilan perempuan minimal 30 persen dan kelengkapan keanggotaan hingga tingkat kecamatan. Sulastio menyatakan jika Bawaslu Kota Depok menilai pemutakhiran data partai
politik secara berkelanjutan merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan proses verifikasi partai politik pada pemilu mendatang. Data yang akurat diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan tahapan pemilu yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. “Selain itu, pembaruan data kepartaian secara berkala menjadi bagian dari pemeliharaan administrasi partai politik guna menjaga validitas informasi menjelang tahapan kepemiluan berikutnya,” tukasnya.(faj)
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 UUHT No. 4 Tahun 1996, PT. BPR Surya Prima Persada akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor dengan perantara jasa Pra Lelang PT. Balai Lelang Utama Indonesia, dengan metode lelang tanpa kehadiran peserta lelang dengan cara penawaran melalui internet (Open Bidding) terhadap aset jaminan debitur atas nama Yayah Rahmawati, berupa : No
OBJEK LELANG
• 1 (satu) bidang tanah, luas 112 M2 dengan Sertipikat Hak Milik No.3467/Tajur Halang, berikut bangunan Rumah Tinggal dan segala sesuatu diatasnya, tertulis atas nama Susi Mulyani, yang terletak di J-5/06 1. (sesuai Sertipikat) dan setempat dikenal dengan Perumahan Pura Bojong Gede, Jalan Bandung 4 Blok J-5 No.06, Desa/Kelurahan Tajur Halang, Kecamatan Tajur Halang (d.h Bojong Gede), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.
HARGA LIMIT
UANG JAMINAN
Rp. 475.000.000,-
Rp. 95.000.000,-
Keterangan : • Nominal Setoran Uang Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan Nominal Setoran Uang Jaminan yang disyaratkan. • Setoran Uang Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Bogor selambat-lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum pelaksanaan lelang. • Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Aanwijzing : Calon Peserta Lelang dapat melihat obyek yang akan dilelang sejak diterbitkannya pengumuman lelang. Persyaratan Lelang : 1. Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website tersebut. 2. Obyek lelang dijual dengan ketentuan dan kondisi apa adanya (as is) sehingga apabila karena sesuatu hal terjadi gugatan, tuntutan, pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap obyek lelang tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Bogor, PT. BPR Surya Prima Persada dan PT. Balai Lelang Utama Indonesia. 3. Informasi dapat menghubungi PT. Balai Lelang Utama Indonesia HP. 0815 3897 357 / KPKNL Bogor Telp. (0251) 315453. 4. Calon Peserta Lelang dianggap dengan sungguh-sungguh sudah mengetahui segala bentuk kekurangan/kerusakan, bertanggung jawab atas segala resiko yang mungkin timbul di kemudian hari baik dari aspek fisik maupun juridis/legal, termasuk memenuhi/melunasi segala bentuk tunggakan/biaya yang harus dibayar sesuai ketentuan yang berlaku. 5. Pembeli/Pemenang harus melunasi harga lelang ditambah bea lelang pembeli 2% paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila pembeli/pemenang tidak melunasi kewajiban pembayaran sesuai ketentuan diatas, maka pembeli/pemenang dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan akan disetorkan ke Kas Negara (Uang Jaminan Hangus). Pelaksanaan Lelang : Cara Penawaran : (Open Bidding) melalui internet Alamat Domain
: lelang.go.id
Hari/Tanggal
: Selasa / 04 Agustus 2026
Waktu Penawaran
: Sejak tayang pada aplikasi lelang s.d. batas akhir penawaran
Batas Akhir Penawaran
: 04 Agustus 2026, Pukul 11.25 WIB (sesuai waktu server)
Penetapan Pemenang
: Setelah batas akhir penawaran Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Bogor : Jalan Veteran No. 45 Kota Bogor, Ruang E-Auction
Tempat Lelang Tangerang, 21 Juli 2026 Ttd PT. BPR Surya Prima Persada
KPKNL BOGOR
PT. Balai Lelang Utama Indonesia
“Jadi, untuk laporan ataupun peristiwa tersebut sudah kita tanganin dan kelola dengan baik. Dan proses dari tersangka tersebut sudah kita lakukan
upaya paksa yaitu penahanan. Dan kita akan segera lakukan pemberkasan dan kita limpahkan ke penuntut umum,” pungkasnya.(faj/c)
Gelar Sayembara Buru Pembuang Sampah
Giliran Terlapor Bakal Dipanggil
menjadi tersangka. Saat ini tersangka telah dilakukan penahanan di Polsek Cimanggis untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan.
Hal itu dilakukan karena sampah liar yang sudah dibersihkan kembali muncul. Sayembara dilakukan untuk mempersempit pelaku pembuang sampah. “Iya, saya buat sayembara untuk tangkap pelaku pembu-
ang sampah liar itu,” kata Galih kepada Radar Bogor. Galih menyiapkan hadiah menarik bagi warga yang dapat menangkap pelaku membuang sampah liar itu. Untuk sayembara itu, terbuka unum. Mekanismenya warga mendokumentasikan aksi pelaku berupa foto atau video
sebagai bukti otentik saat pembuangan sampah terjadi. Kemudian bisa langsung menghubungi anggota Satlinmas. “Hadiah uang tunai disiapkan bagi pelapor pertama yang berhasil melaporkan pelaku pembuang sampah liar dengan bukti yang memenuhi syarat,” tukasnya. (faj/b)
RADAR BOGOR I SELASA, 21 JULI 2026 I 6 SAFAR 1448 H
(DZIKRY/RADAR BOGOR)
NOBAR: Suasana nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 di Plaza Balai Kota Bogor, Senin, (20/7) dini hari WIB kemarin.
Balai Kota jadi Lautan Manusia BOGOR–Nonton bareng (Nobar) partai final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina di Plaza Balai Kota Bogor berlangsung meriah, Senin (20/7) dini hari WIB kemarin. Warga tampak antusias datang dari berbagai kalangan membuat Plaza Balai Kota Bogor pun berubah bak lautan manusia. Pantauan Radar Bogor, warga bahkan datang lebih awal meski pertandingan baru dimulai pada pukul 02.00 WIB, sorak sorai para penonton terdengar nyaring di telinga. Mereka sesekali berdiri, lalu bertepuk tangan, kala tim jagoannya menyerang, nama megabintang Argentina Lionel Messi dan bocah ajaib Spanyol Lamine Yamal jadi topik perbincangan utama. Saat pertandingan dimulai, pandangan mata langsung tertuju ke layar utama, permainan yang disuguhkan pun cukup membuat jantung berdebar.
Timnas Argentina melakukan penyerangan yang cukup agresif, sementara barisan pertahanan Spanyol terlihat cukup solid sehingga sulit ditembus. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin ikut memeriahkan nobar final Piala Dunia ini, dan bahkan sampai mengenakan jersey Timnas Argentina. Jenal menyampaikan bahwa nobar ini bagian dari upaya silaturahmi sekaligus bentuk dukungan Pemerintah Kota Bogor terhadap event-event olahraga di tingkat dunia. “Maka kami Pemkot Bogor bekerja sama dengan para panitia mengadakan nonton bareng malam hari ini tujuan utamanya bersilaturahmi,” jelas Jenal. Jenal berharap, Indonesia ke depan tidak hanya jadi penonton. Pasukan Garuda diyakini bisa ikut dalam pentas olahraga di tingkat internasional. “Kami sangat bangga kalau Indonesia di zaman pemimpin
Prabowo mudah-mudahan sepak bola di Indonesia bisa semakin meningkat lagi,” harap Jenal. Harapan serupa juga ditujukan untuk tim sepak bola di Kota Bogor yang menurutnya tidak kehilangan atlet yang punya potensi cukup baik. “Mudah-mudahan saya yakin, saya percaya ka payun ya, Kota Bogor insyaallah punya tim sepak bola yang handal,” terang Jenal. Selain menikmati pertandingan secara gratis, warga juga diberi ratusan kupon doorprize, hadiah yang disuguhkan tak kalah menarik seperti sepeda listrik dan televisi. (bay/c)
MIAMI–Striker Timnas Prancis, Kylian Mbappe, resmi menyandang status pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia. Kepastian itu didapat setelah pesaing terdekatnya, Lionel Messi, mati kutu saat Argentina melawan Spanyol di final Piala Dunia 2026. Mbappe telah lebih dulu menuntaskan perjalananya di Piala Dunia 2026 setelah Prancis tumbang 4-6 dari Inggris dalam perebutan peringkat ketiga.
Pertandingan itu berlangsung pada Minggu (19/7). Dalam laga tersebut, Mbappe mencetak dua gol. Nah, Tambahan dua gol tersebut membuatnya mengemas 10 gol di Piala Dunia 2026, sekaligus 22 gol dalam kiprahnya di ajang bergengsi sejagat raya tersebut. Untuk sementara, pencapaian tersebut sudah menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2026 karena melampaui Messi yang mengemas delapan gol. Selain itu, Mbappe juga melewati rekor Messi sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan 21 gol. Disebut sementara karena Messi belum memainkan pertandingan bersama Argentina melawan Spanyol di final Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Senin (20/7) dini hari WIB. Namun kenyataannya, pemain berjuluk La Pulga itu mati kutu dalam laga tersebut. Argentina menelan kekalahan 0-1 dari Spanyol lewat drama 120 menit. Gol tunggal kemenangan La Furia Roja -julukan Timnas Spanyol- dicetak oleh Ferran Torres pada menit ke-106 setelah memanfaatkan umpan dari Nico Williams. Karena Messi mati kutu di laga tersebut, Mbappe pun sekarang sudah sah menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia. Bintang Real Madrid itu secara keseluruhan membukukan total 22 gol di ajang bergengsi tersebut. Mbappe ungguli nama-nama legendaris sepak bola dunia. Mulai dari Messi (21 gol), Miroslav Klose (16 gol), Ronaldo Nazario (15 gol), Gerd Muller (14 gol), Just Fontaine (13 gol), Pele (12 gol), Cristiano Ronaldo (11 gol), hingga Gabriel Batistuta (10 gol). Mbappe sendiri berpotensi memperlebar catatan golnya di ajang Piala Dunia. Mengingat, usianya masih 27 tahun dan kemungkinan besar akan kembali tampil di edisi 2030 jika tidak ada halangan seperti cedera. Sementara itu, Mbappe sekaligus keluar sebagai top skor Piala Dunia 2026 dengan koleksi 10 gol. Bintang Real Madrid itu lagi-lagi ngguli Messi yang catat delapan gol, kemudian Erling Haaland (7 gol) dan Jude Bellingham (7 gol). Keberhasilan Mbappe merebut gelar top skor membuar dirinya memecahkan rekor baru. Dia menjadi pemain pertama yang dua kali merebut gelar top skor secara beruntun di Piala Dunia. Sejak Piala Dunia bergulir sejak 1930, belum ada pemain yang sanggup melakukannya.(jpc)
(ABILLY/RADAR BOGOR)
DAFTAR LENGKAP TOP SKOR SEPANJANG MASA PIALA DUNIA
PECAH: Kegiatan nonton bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2026 di Alun-Alun Tegar Beriman mendapat antusias tinggi dari masyarakat Kabupaten Bogor.
Pecah di Alun-Alun Tegar Beriman CIBINONG–Kegiatan nonton bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2026 di Alun-Alun Tegar Beriman mendapat antusias tinggi dari masyarakat Kabupaten Bogor. Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengungkapkan kebahagiaan atas pencapaian fasilitas yang diberikan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Saat nobar berlangsung di AlunAlun Tegar Beriman pada Senin (20/7) dini hari, ribuan masyarakat nampak sangat gembira menyaksikan pertandingan sepak bola final antara Spanyol melawan Argentina. Tak hanya fasilitas videotron, mereka juga menikmati suguhan jajanan gratis yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Salah satu warga, Iksan menyam-
paikan kebahagiaannya bisa menyaksikan langsung final di AlunAlun Tegar Beriman. “Senang bisa nobar di sini, banyak juga yang ikut,” katanya, Senin (20/7). Ia menyampaikan, fasilitas yang diberikan Pemkab Bogor saat pertandingan digelar itu cukup bermanfaat untuk masyarakat. “Warga di sini selain merasakan nobar, ngerasain juga jajanan gratis,” jelasnya. Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan rasa syukur karena fasilitas yang diberikan bisa bermanfaat langsung kepada masyarakat. “Kita bersyukur Alhamdulillah ada Pak Danlanud, Kapolres dan Dandim. Fasilitas-fasilitas publik yang kita persiapkan bermanfaat buat masyarakat Kabupaten Bogor,” ungkap Rudy.
Menurutnya, selain kegiatan nobar di momen ini juga yang terpenting ialah perputaran ekonomi bagi pengusaha UMKM terlihat hidup. Rudy juga menyampaikan terima kasih kepada Danlanud Atang Sendjaja (ATS), Kapolres Bogor dan Dandim Kabupaten Bogor telah menyediakan jajanan gratis untuk masyarakat. Ia menambahkan, nobar final kali ini, bukan hanya digelar di Alun-Alun Tegar Beriman, tetapi juga di ruang publik lainnya. “Kami dapat informasi di Stadion Pakansari juga penuh, ruang publik terisi. Videotron yang beli masyarakat, alun-Alun dan beberapa fasilitas publik yang membangun masyarakat sendiri Tempatnya digunakan untuk seluruh masyarakat Bogor,” pungkasnya.(abl/c)
LIONEL MESSI (ARGENTINA)
RONALDO (BRASIL)
15 GOL
GERD MÜLLER (JERMAN BARAT)
14 GOL
SÁNDOR KOCSIS (HUNGARIA)
11 GOL
14 GOL
JUST FONTAINE (PRANCIS)
13 GOL
11 GOL JÜRGEN KLINSMANN (JERMAN)
11 GOL
22 GOL
KYLIAN MBAPPE
HARRY KANE (INGGRIS)
CRISTIANO RONALDO (PORTUGAL)
KYLIAN MBAPPE (PRANCIS)
PELE (BRASIL)
12 GOL
21 GOL
MIROSLAV KLOSE (JERMAN)
16 GOL
RADAR BOGOR I SELASA, 21 JULI 2026 I 6 SAFAR 1448 H I HALAMAN 8
Warga Minta BPN Ukur Ulang CIBINONG–Aliansi Masyarakat Bogor Peduli Lingkungan menggelar aksi demonstrasi di Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor pada Senin (20/7). Koordinator Masa Aksi, Mahdi menyampaikan, aksi digelar di depan Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor untuk memastikan status tanah yang memiliki kekuatan hukum yang seharusnya bagi masyarakat. Karena, kata dia, saat ini di Desa Pasir Jaya, ada beberapa pembukaan lahan yang diduga banyak pembangunan ilegal.
"Yang memang harus kroscek ulang dan diukur BPN Kabupaten Bogor selaku lembaga berwenang," katanya, Senin (20/7). Ia mengungkapnya, banyaknya dugaan pembangunan ilegal di wilayah itu akibat mafia tanah dan lahan yang saat ini terjadi. "BPN selaku lembaga yang berwenang secara administratif, agar pada akhirnya lahan yang kami garap, lahan yang kami tanami, lahan yang kami sirami tiap hari itu statusnya jelas," jelasnya. Mahdi mengklaim, warga juga
sebelumnya telah mengadu ke pemerintah kecamatan dan desa. Namun, ia mengaku, pemdes dan kecamatan disebut tutup mata, sehingga mengadukan ke BPN melalui aksi demonstrasi ini. Ia juga menegaskan, warga yang mayoritas 60 persen petani di Pasir Jaya itu menuntut apa yang menjadi tindakan ATR/BPN harus mengukur ulang lahan. "Melaksanakan fungsinya dengan baik, transparan, sehingga memang status dan kepastian hukumnya jelas buat kami,
jelas buat semua orang yang punya kepentingan di situ," tegasnya. Begitu juga, Mahdi mengaku, warga di sana juga mendukung untuk dilakukan penertiban. Karena, masyarakat ingin memilik status hukum yang jelas. "Atau siapapun yang punya kepentingan di situ boleh garap lahan itu apa engga. Kami sangat dukung ATR/BPN melakukan kroscek ulang, kemudian instansi yang berwenang melaksanakan penertiban itu bisa dengan baik," pungkas dia. (abl/c)
UNJUKRASA: Tampak warga yang tergabung Aliansi Masyarakat Bogor Peduli Lingkungan menuntut Kantor ATR/ BPN Kabupaten Bogor, memeriksa ulang status lahan di Desa Pasir Jaya, Cigombong.
Tiga Bulan, Bongkar
74 Kasus Narkoba Polres Bogor mengungkap kasus peredaran narkoba di Kabupaten Bogor selama periode Mei hingga Juli 2026.
DISKOMINFO
PENGHIJAUAN: Bupati Rudy Susmanto kembali menanam pohon di kawasan Stadion Pakansari, Minggu (19/7)
Kembali Tanam 2.000 Pohon CIBINONG–Bupati Bogor Rudy Susmanto mengawali gerakan penanaman dengan menanam 2.000 pohon di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (19/7). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan gerakan "Bogor Tiada Hari Tanpa Menanam" sebagai upaya memperluas ruang hijau dan menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor. Rudy Susmanto mengatakan, penanaman pohon akan terus digencarkan secara berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Bogor juga mencanangkan setiap hari Selasa sebagai Hari Menanam Pohon, sehingga semangat penghijauan menjadi budaya yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. "Hari ini kita mengawali penanaman 2.000 pohon di kawasan Stadion Pakansari. Ke depan, setiap Selasa kita canangkan sebagai hari menanam pohon," ujar Rudy. Menurut Rudy, Stadion Pakansari tidak hanya dipersiapkan sebagai pusat kegiatan olahraga, tetapi juga dikembangkan menjadi kawasan hijau yang memberikan manfaat ekologis bagi masyarakat. "Stadion Pakansari bukan hanya pusat olahraga, tetapi juga kita bangun menjadi jantung sekaligus paru-paru Kabupaten Bogor yang menghadirkan ruang hijau bagi masyarakat," ungkapnya. Rudy Susmanto mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap lingkungan. "Mari bersama menjaga alam dan mewariskan lingkungan yang lebih hijau untuk generasi mendatang," tutup Rudy. Gerakan penanaman pohon ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat kualitas lingkungan hidup, meningkatkan tutupan hijau, serta menciptakan kawasan yang lebih asri, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.(*pia)
KAPOLRES Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa dalam tiga bulan, Sat Narkoba Polres Bogor telah membongkar 74 kasus peredaran gelap narkoba. Dari pengungkapan itu, Polres mengamankan 95 orang tersangka, terdiri dari 91 laki-laki dan 4 perempuan. "Adapun beberapa yang sudah diamankan kategori kasus sabu sejumlah 41 kasus dengan barang bukti sebesar 3 kilogram," katanya, Senin (20/7). Kemudian, barang bukti ganja sebanyak 2 kg dengan jumlah enam kasus. Lalu ganja sintetis terdapat 11 kasus dengan total barang bukti enam ons dan 78,33 gram serta dua liter berupa cairan. Selain itu, ia juga mengungkapkan, terkait Obat Keras Terlarang (OKT), terdapat 13 kasus yang diungkap selama tiga bulan. "Terdapat dua yang cukup besar dengan total barang bukti yang disita 1.068.900 butir. Ini cukup besar," jelasnya. Selain itu, Polres Bogor juga membongkar narkoba pod getar yang me-
ngandung etomidat. "Tiga bulan terakhir ini kita menemukan tiga kasus, di mana total barang bukti yang disita berupa 65 buah cartridge dan 70 bungkus happy water. Kemudian satu kasus lagi ekstasi, kita mengungkapnya sebanyak 1.193 butir," paparnya. Kapolres AKBP Wikha menyatakan, atas perbuatan para tersangka dikenakan pasal 435 UU RI Nomor 17 tahun 2023 ancaman 12 tahun penjara dan pasal 436 ayat 2 UU RI Nomor 17 tahun 2023 dengan ancaman lima tahun penjara. Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan, apresiasi atas capaian Polres Bogor berhasil membongkar kasus narkoba dengan jumlah cukup banyak selama tiga bulan. "Kita lihat di hadapan kita sekarang adalah obat-obatan terlarang, yang jumlahnya ratusan ribu butir. Termasuk ada sabu, ganja dan lainnya," ungkap Rudy. Dari jumlah pengungkapan narkoba oleh Polres Bogor itu,
EKSPOS: Petugas dari Polres Bogor membawa barang bukti dari pembongkaran kasus peredaran narkoba selama tiga bulan di wilayah Kabupaten Bogor, saat ekspos kasus, Senin (20/7).
Rudy menyampaikan terimakasih, karena narkoba tersebut tidak sampai kepada masyarakat Bogor. "Atas nama Pemkab Bogor mengucapkan apresiasi dan terimakasih barang-barang ini tidak sampai kepada orang-orang yang kita sayangi, orang-orang yang kita cintai yaitu masyarakat Kabupaten Bogor," pungkas Ru d y . (abl/c)
Kabogorbus Uji Coba April – Juni CIBINONG–Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mematangkan rencana pengembangan Kabogorbus sebagai sistem transportasi ramah lingkungan yang terintegrasi dan berkelanjutan di Kabupaten Bogor. Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama PT TUV Rheinland Indonesia, PT Widya Adi Tunggal Transportasi, unsur BUMD, dan perangkat daerah terkait, Senin (20/7). Rapat membahas hasil uji coba layanan bus listrik Kabogorbus, evaluasi operasional dan pembiayaan, kesiapan infrastruktur pendukung, serta langkah tindak lanjut untuk pengembangan layanan pada tahun 2027.
Bupati Rudy Susmanto menegaskan bahwa hasil uji coba harus segera dievaluasi bersama antara manajemen dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor agar menjadi dasar pengambilan keputusan sebelum penyusunan KUAPPAS dan APBD Tahun 2027. “Pemerintah Kabupaten Bogor mendukung pengembangan transportasi ramah lingkungan, tetapi efisiensi pembiayaan, kepuasan masyarakat, ketepatan waktu layanan, dan keberlanjutan operasional harus menjadi perhatian utama,” tegas Rudy. Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab Bogor menyiapkan alternatif dukungan berupa lokasi parkir di Stadion Pakansari
dan kemungkinan pemanfaatan fasilitas kelistrikan pemerintah untuk mendukung pengisian daya armada bus listrik. Ketua Tim Uji Coba PT Widya Adi Tunggal Transportasi, Werry Yulianto, menjelaskan bahwa uji coba Kabogorbus selama April–Juni 2026 menggunakan empat unit bus listrik dan satu SPKLU serta mendapat respon positif dari masyarakat. “Total penumpang tercatat hampir 28 ribu orang dengan load factor ratarata 79 persen. Ini menunjukkan minat masyarakat terhadap transportasi umum ramah lingkungan cukup tinggi,” jelas Werry. Menurutnya, koridor Terminal Bojong-
gede–AEON Mall Sentul dipilih karena menghubungkan kawasan permukiman, industri, stasiun KRL, dan pusat ekonomi. Namun, masih terdapat sejumlah tantangan seperti keterbatasan armada, kemacetan di Bojonggede dan Sentul, rendahnya penggunaan transaksi non-tunai, serta keterbatasan SPKLU. Pemkab Bogor meminta dilakukan evaluasi lebih rinci terkait pola naikturun penumpang serta keterkaitan layanan Kabogorbus dengan trayek angkutan kota yang sudah ada agar pengembangan transportasi publik dapat dilakukan secara terintegrasi tanpa mengganggu layanan eksisting.(*pia)
RADAR BOGOR I SELASA, 21 JULI 2026 I 6 SAFAR 1448 H
PEMADAMAN: Petugas Disdamkarmat Kabupaten Bogor saat pemadaman api di Gudang suku cadang yang berlokasi di Tajurhalang, Kabupaten Bogor.
Gudang Suku Cadang Hangus Terbakar TAJURHALANG– Gudang suku cadang di Kampung Tajurhalang RT 3 RW 4 Kecamatan Tajurhalang hangus terbakar pada Senin (20/7) pagi. Komandan Regu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
(Disdamkarmat) Kabupaten Bogor sektor Parung, Refgie menerangkan insiden ini terjadi pada pukul 06.45 WIB. Dirinya menyebut, kebakaran diduga bermula dari adanya konsleting listrik. Saat api mem-
besar, kobaran api melalap sejumlah suku cadang motor yang ada di dalam gudang tersebut. “Di dalam Gudang itu banyak bahan-bahan yang mudah terbakar. Seperti cat, tiner sama
body motor,” katanya, Senin (20/7). Setelah menerima informasi, petugas pemadam bergegas ke lokasi untuk membantu memadamkan kobaran api. Saat pemadaman berlangsung, Disdamkarmat mengerahkan
sebanyak dua unit mobil dikerahkan. Kendala yang dihadapi saat pemadaman yakni bangunan yang roboh menghalangi sumber api. “Padam api sekitar pukul 10.10 Wib. Penanganan kurang lebih 2 jam,” tuturnya.
Tak korban dalam kejadian itu, namun ia menyebut menurut pengakuan pemilik, kerugian akibat kebakaran itu mencapai ratusan juta rupiah. “Korban jiwa nihil. Tadi hasil cross check sama polisi dan
lainnya kemungkinan dari listrik (penyebab api), tapi belum bisa dipastikan. Kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta. Karena di gudang banyak alat-alat seperti kompresor yang harganya lumayan,” pungkasnya. (abl/c)
Bongkar Dugaan Oli Ilegal
Lansia Terjatuh ke Dasar Sumur
TAJURHALANG –Dugaan operasional pabrik oli illegal di Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang diungkap jajaran Kepolisian. Kapolsek Tajurhalang, Iptu Raden Suwito menerangkan pihaknya sudah mendatangi dan memeriksa rumah yang diduga diduganakan menjadi pabrik oli illegal. Dari pemeriksaan awal, diketahui pabrik rumahan tersebut belum memiliki perizinan yang lengkap sehingga dilakukan penindakan. Raden menyebut pihaknya sudah memeriksa lima orang dalam kasus ini. Di antaranya sag pemilik hingga karyawan di lokasi tersebut. “Kami juga sudah mengambil sejumlah sampel oli dari lokasi produksi untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium,” beber Raden. Polsek Tajur Halang membuka laporan pengaduan apabila terdapat konsumen yang merasa dirugikan dampak dari oli ilegal tersebut. (faj/c)
CISEENG–Seorang kakek tercebur ke dalam sumur di kamar mandi rumahnya di Jalan H. Miing, Desa Karihkil, Kecamatan Ciseeng, Sabtu (18/7). Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan keluarga awalnya hanya mendengar suara seperti ada benda atau seseorang yang terjatuh dari kamar mandi. “Merasa curiga dan panik, keluarga segera melakukan pengecekan. Setelah diperiksa, diketahui bahwa seorang kakek terjatuh ke dalam sumur yang berada di area kamar mandi,” ujarnya kepada Radar Bogor. Menurutnya, karena posisi korban berada di dalam sumur dan tidak memungkinkan untuk dievakuasi secara mandiri, keluarga segera menghubungi Call Center 112 untuk meminta bantuan. “Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor,” ucapnya. Ia mengungkapkan, setelah menerima laporan tersebut, tim damkar langsung menuju lokasi dengan membawa perlengkapan evakuasi. Dalam proses penyelamatan, petugas menggunakan helm, sarung tangan, tripod, tali karmantel, sit harness, serta peralatan mountaineering untuk memastikan evakuasi berlangsung aman. “Orang tercebur sumur berhasil di evakuasi oleh tim,” tutupnya. (Cr1/c)
FOTO: MUHAMMAD ALI/RADAR BOGOR
MULUS: Kondisi Jalan Puncak Dua, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor yang kini mulai berangsur mulus usai dibeton.
Jalan Sukamakmur Kini Mulus FOTO: POLSEK PARUNG
OLAH TKP: Polisi mendatangi TKP cekcok dan perusakan kios jamu di Parung.
Bikin Onar, Serang Kios Jamu PARUNG – Sekelompok massa diduga menyerang kios jamu di Parung. Peristiwa itu diduga bermula dari cekcok antara para terduga pelaku dengan pemilik kios jamu. Pemilik kios jamu, Irvan Taufik menerangkan pada awalnya seorang pria datang ke kiosnya. Alih-alih membeli, pria itu ingin agar Irvan memberikan jamu tanpa harus membayarnya. “Jadi katanya kalau mau dibayar harus duel dulu. Akhirnya saya duel dengan orang tersebut,” tuturnya, Sabtu (18/7). Namun, setelah duel tersebut, pelaku pulang dan kembali membawa teman-temanya. Mereka kemudian melakukan pengerusakan terhadap tempat usaha milik korban dan melakukan tindakan penganiayaan. Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Parung, Polres Bogor. “Sudah buat laporan Polisi, sudah lakukan visum juga. Semoga segera bisa segera ditangkap,” tuturnya. Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah mengatakan, saat ini pihaknya masih memproses laporan itu. “Laporan sudah kami terima, sudah berproses. Kami juga sudah cek TKP,” tuturnya .(faj/c)
SUKAMAKMUR– Ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Citeureup hingga Sukamakmur, kini hampir rampung dibeton. Pembangunan jalan tersebut dilaksanakan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Jalan yang sebelumnya berbatu dan kerap tergenang saat hujan itu kini berubah menjadi akses yang lebih layak bagi masyarakat. Pantauan Radar Bogor, saat ini pengerjaan masih menyisakan beberapa titik dan dilakukan secara bertahap. Selama proses pembangunan, arus lalu lintas di sejumlah lokasi diberlakukan sistem satu arah agar pekerjaan dapat berjalan lancar. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari pengembangan Jalur Puncak dua, khususnya ruas Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, menuju Sukamakmur. “Ada beberapa trase maka yang
jadi kewenangan pemerintah Kabupaten Bogor, menjadi kewenangan pemerintah Provinsi Jawa Barat, kita tindak lanjuti sesuai tugas pokok dan fungsinya masing masing,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin (20/7). Ia menjelaskan, ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemkab Bogor dibangun melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat lewat program IJD. “Salah satunya melalui inpres jalan daerah (IJD) dari Citeureup hingga Sukamakmur, yang sudah dilaksanakan dari 2025 hingga tahun 2026,” ucapnya. Ia menambahkan, kementrian PUPR telah menyetujui terkait pembiayaaan Inpres Jalan Daerah di wilayah timur Kabupaten Bogor dan dilanjutkan pembiayaannya kembali tahun 2026 hingga 2027. Menurutnya, selain pembangunan melalui IJD, Pemkab Bogor juga menyiapkan jalan penunjang berupa Jalan POJ
yang menghubungkan Jalan Transyogi menuju Desa Sukaresmi. “Yang sudah kami lakukan pembangunan sebagian di tahun 2025 dan insyaallah dibulan agustus kita lanjutkan kembali pembangunannya hingga masuk ke desa sukaresmi,” tuturnya. Sebagai informasi, proyek rekonstruksi jalan tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan pagu anggaran sebesar Rp61.258.587.536, pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu 300 hari kalender, terhitung sejak dimulai pada 23 Desember 2025. Pekerjaan yang dilakukan tidak hanya berupa betonisasi, tetapi juga pengaspalan, pelebaran badan jalan, pembangunan drainase, pembangunan tembok penahan tanah (TPT), hingga pemasangan pembatas jalan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. (Cr1/b)
Komplotan Pengedar Narkoba Diringkus Polisi GUNUNG PUTRI – Tiga pelaku pengedar narkoba diamankan jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Gunung Putri. Ketiga pelaku diringkus di wilayah Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri. Kapolsek Gunung Putri, Kompol Hillal Adi Imawan menuturkan, pengungkapan berawal dari penangkapan seorang pria berinisial S yang diduga mengedarkan obat keras tertentu tanpa izin. “Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa obat keras berbagai jenis yang diduga akan diperjualbelikan secara ilegal,” ujarnya kepada
Radar Bogor, Sabtu (18/7). Usai mengamankan S, Polsek Gunung Putri melakukan pengembangan di lokasi berbeda dan kembali mengamankan dua orang berinisial M dan H yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Dalam penindakan tersebut, polisi menemukan satu paket kecil narkotika jenis sabu sebagai barang bukti. “Secara keseluruhan, barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 1.188 butir obat keras tertentu (488 butir Tramadol dan 700 butir Eksimer), sebuah paket kecil sabu, serta uang tunai Rp575.000,” tuturnya.
TANGKAP: Polsek Gunung Putri saat mengamankan tersangka di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor
Menurutnya, seluruh tersangka beserta barang bukti kini
diamankan di Polsek Gunung Putri. Selanjutnya, kasus terse-
but akan dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Bogor untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Hillal menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penegakan hukum terhadap segala bentuk peredaran narkotika maupun obat keras tertentu yang meresahkan masyarakat. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersamasama berperan aktif menjaga lingkungan dengan segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan narkoba maupun peredaran obat keras,” tutupnya. (Cr1/c)
FOTO: DAMKAR KABUPATEN BOGOR
EVAKUASI: Damkar saat melakukan evakuasi kakek tercebur di Desa Karihkil, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/7/2026).
RADAR BOGOR I SELASA, 21 JULI 2026 I 6 SAFAR 1448 H
Kanopi Peron Mulai Dibangun BOGOR–PT KAI Commuter mulai memasang kanopi di peron 4 dan 5 Stasiun Bogor. Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan penumpang sekaligus melanjutkan penataan fasilitas di stasiun tersibuk di wilayah Bogor itu.
Pantauan Radar Bogor, Minggu (19/7), sejumlah pekerja tampak melakukan pemasangan konstruksi di area peron. Papan pembatas proyek juga telah dipasang untuk membatasi akses penumpang selama pekerjaan berlangsung.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan pemasangan kanopi merupakan kelanjutan dari proyek perpanjangan peron jalur 6 hingga 8 yang sebelumnya telah rampung dikerjakan. Selama proses pemba -
ngunan, KAI Commuter menerapkan rekayasa layanan dengan menutup sementara jalur 4 dan 5 untuk aktivitas naik dan turun penumpang. ”Mulai Sabtu, 18 Juli 2026, jalur 4 dan 5 Stasiun Bogor ditutup sementara selama
proses pemasangan kanopi berlangsung,” ujar Karina dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/7). Selama penutupan tersebut, seluruh aktivitas naik dan turun penumpang dipusatkan di jalur 6, 7, dan 8. Meski demikian, jadwal perjalanan
Commuter Line dari dan menuju Stasiun Bogor dipastikan tetap berjalan normal tanpa perubahan. Karina menegaskan proses pembangunan dilakukan dengan pengawasan ketat dan mengedepankan aspek keselamatan, baik bagi pekerja
maupun pengguna Commuter Line. ”Kami mengimbau seluruh pengguna untuk memperhatikan petunjuk arah dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama,” katanya. (bay/c)
Minta Trase Batutulis Dikebut
HUMAS PEMKOT BOGOR FOR RADAR BOGOR.
GERAK SEHAT: Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengikuti kegiatan Gerak Sehat Prolanis di Taman Lansia, Sabtu (18/7). Pemkot Bogor mengajak masyarakat mengurangi konsumsi gula dan rutin berolahraga untuk menekan risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan stroke.
Warga Rentan Penyakit Kronis BOGOR–Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula serta minimnya aktivitas fisik masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat Kota Bogor. Pola hidup tersebut meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, mulai dari hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung hingga stroke. Fakta itu mengacu pada hasil penelitian Kementerian Kesehatan terhadap 5.000 responden di Kota Bogor beberapa tahun lalu. Gambaran serupa juga ditemukan dalam pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dijalankan Pemerintah Kota Bogor sejak 2025. Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, mengatakan hasil CKG yang telah menjangkau lebih dari separuh penduduk Kota Bogor menunjukkan masih banyak warga yang kurang melakukan aktivitas fisik. "Ini memang fakta berdasarkan
data kesehatan. Upaya perbaikan harus terus dilakukan, tetapi juga harus diiringi kesadaran masyarakat untuk mulai membiasakan diri bergerak," ujarnya saat menghadiri kegiatan Gerak Sehat Prolanis di Taman Lansia, Sabtu (18/7). Menurut Dedie, angka harapan hidup masyarakat Kota Bogor saat ini telah mencapai 76,24 tahun. Namun, capaian tersebut harus diimbangi dengan kualitas hidup yang sehat melalui perubahan pola hidup sehari-hari. Ia mengajak masyarakat membiasakan aktivitas fisik, seperti berjalan kaki, senam, maupun olahraga lainnya secara rutin. Selain menjaga kebugaran, kebiasaan tersebut dinilai mampu menekan risiko penyakit kronis. "Mudah-mudahan setiap minggu ada gerak jalan, jalan sehat, senam, dan kegiatan lainnya untuk meningkatkan indeks kesehatan serta harapan
hidup masyarakat," katanya. Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Bogor, Jayadi, menjelaskan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) difokuskan pada pengendalian diabetes melitus dan hipertensi. Kedua penyakit tersebut menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan komplikasi serius, termasuk gagal ginjal yang berujung pada tindakan cuci darah. Menurutnya, pengendalian penyakit tidak cukup hanya mengandalkan obat-obatan, tetapi juga harus dibarengi perubahan gaya hidup, terutama dengan rutin beraktivitas fisik. "Sekarang gerak sehat dilakukan dengan pola jalan 3-3-5, yaitu jalan lambat tiga menit, jalan cepat tiga menit, lalu diulang sebanyak lima putaran. Harapannya kondisi fisik semakin baik dan ketergantungan terhadap obat dapat berkurang," jelasnya. (uma/c)
BOGOR-Pembangunan trase baru Batutulis terus dikebut. Proyek pengganti akses jalan yang putus akibat longsor pada 2025 itu kini telah mencapai progres sekitar 22 persen. DPRD Provinsi Jawa Barat memastikan pekerjaan berjalan sesuai target dan dituntaskan pada Oktober 2026. Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, bersama Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, meninjau langsung lokasi pembangunan di Kecamatan Bogor Selatan, Minggu (19/7). Peninjauan tersebut dilakukan dalam rangka pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026. Ono Surono mengatakan, pembangunan trase baru Batutulis merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bogor. Pemerintah Provinsi membiayai pembangunan konstruksi melalui APBD Jawa Barat, sementara pembebasan lahan ditangani Pemkot Bogor. “Jalan Batutulis ini terdampak longsor pada 2025. Alhamdulillah sekarang sudah mulai dibangun. Konstruksinya dibiayai APBD Provinsi Jawa Barat, sedangkan pembebasan lahannya dilakukan Pemerintah Kota Bogor,” ujarnya. Berdasarkan laporan Dinas PUPR Kota Bogor, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 22 persen. Selain pembangunan badan jalan, proyek juga mencakup pembangunan drainase, penataan kawasan, taman, hingga Leuweung Batutulis
DOK. PRIBADI.
TINJAU PROYEK: Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata meninjau pembangunan trase baru Batutulis di Bogor Selatan, Minggu (19/7). Proyek pengganti jalan yang putus akibat longsor itu telah mencapai progres sekitar 22 persen dan ditargetkan rampung pada Oktober 2026.
yang akan dihijaukan kembali sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. “Progresnya sudah 22 persen. Mudah-mudahan Oktober nanti selesai. Bukan hanya jalannya, tetapi juga drainase, taman, dan Leuweung Batutulis yang akan ditata kembali agar mampu meminimalkan potensi longsor,” kata Ono. Ia berharap proyek tersebut selesai sesuai jadwal sehingga masyarakat kembali memiliki akses jalan yang aman sekaligus memperkuat sistem pengendalian bencana di kawasan tersebut. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, menegaskan pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi kualitas
pekerjaan maupun ketepatan waktu penyelesaian. “Kami akan terus mengawal pembangunan ini agar selesai tepat waktu pada Oktober 2026. Harapannya masyarakat kembali menikmati akses jalan yang aman dan nyaman, lengkap dengan fasilitas pedestrian serta penataan kawasan yang lebih baik,” ujarnya. Dadang juga mengingatkan pelaksana proyek untuk memaksimalkan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Ia menyoroti masih adanya material tanah yang sempat tercecer di badan jalan dan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan. Menanggapi hal itu, Penanggung Jawab PT Promix Prima Karya, Hariyono, memastikan pihaknya telah menerapkan standar K3 selama
proses pembangunan. Salah satunya dengan membersihkan ban kendaraan pengangkut material sebelum meninggalkan area proyek. “Kami sudah mengantisipasi. Ban kendaraan pengangkut tanah dibersihkan sebelum keluar proyek. Kami juga memiliki tim yang rutin membersihkan material yang tercecer agar aktivitas proyek tidak mengganggu masyarakat,” jelasnya. Trase baru Batutulis dibangun untuk menggantikan akses jalan yang terputus akibat longsor. Kehadirannya diharapkan memulihkan konektivitas wilayah Bogor Selatan, memperlancar akses menuju Cipaku, Pamoyanan hingga Ciawi, sekaligus meningkatkan keamanan kawasan melalui penataan drainase dan ruang hijau. (ded)
harus saling menguatkan," jelasnya. Menjelang berakhirnya masa pembayaran PBB-P2 pada 31 Agustus 2026, Wahid mengimbau masyarakat segera melunasi kewajiban pajaknya.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Bogor untuk segera membayar PBB-P2 sebelum jatuh tempo. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah," pungkasnya. (bay/c)
Bapenda Kejar PAD Rp1,7 T Sambungan dari Hal 12
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Abdul Wahid, menjelaskan target PAD tahun ini terdiri atas penerimaan pajak daerah sebesar Rp1,2 triliun dan retribusi daerah sehingga totalnya mencapai Rp1,7 triliun. "Kalau target pajak daerah sebesar Rp1,2 triliun. Kalau ditambah retribusi, total target PAD menjadi Rp1,7 triliun. Hingga saat ini realisasinya sudah mencapai Rp666 miliar," ujarnya. Menurut Wahid, penyumbang
terbesar PAD masih berasal dari sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), terutama pajak restoran, rumah makan, dan kafe. Hingga pertengahan tahun, penerimaan dari sektor tersebut telah mencapai Rp147 miliar dari target Rp223 miliar. Selain itu, realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) telah mencapai sekitar 78 persen dari target, sedangkan pajak air tanah telah menembus 94,38 persen. Sementara jenis pajak lainnya rata-rata berada pada kisaran 55 hingga 60 persen. Untuk mengejar target hingga
akhir tahun, Bapenda menyiapkan sejumlah strategi. Salah satunya memperkuat penagihan PBB-P2 dengan melibatkan aparatur kewilayahan. "Kami melibatkan camat, lurah, kasi pemerintahan, RW hingga RT dalam penagihan pajak terutang PBB-P2 agar capaian penerimaan semakin optimal," kata Wahid. Selain itu, Bapenda terus menggencarkan program One Day Service (ODS) untuk menjaring wajib pajak reklame yang telah memasang media promosi tetapi belum mengantongi izin maupun memenuhi kewajiban
perpajakannya. Untuk wajib pajak sektor hotel dan restoran yang masih menunggak, Bapenda juga menggandeng Kejaksaan Negeri Kota Bogor dalam proses pemanggilan sebagai bagian dari upaya peningkatan kepatuhan. "Kami juga bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kota Bogor untuk melakukan pemanggilan kepada wajib pajak hotel dan restoran yang masih memiliki tunggakan," ujarnya. Kolaborasi juga dilakukan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil pendapatan, seperti Dinas Perhu-
Nostalgia Bareng Tipe X Sambungan dari Hal 12
Sejak sore, kawasan Lapangan Benteng dipadati penonton dari berbagai kalangan. Generasi 1990-an hingga 2000an mendominasi area konser. Banyak di antaranya datang bersama pasangan maupun teman untuk bernostalgia dengan lagu-lagu yang sempat mewarnai masa sekolah. Saat Tresno Riadi dan personel Tipe X membawakan lagu Kamu Nggak Sendirian, suasana semakin pecah. Penonton kompak bernyanyi sambil melompat mengikuti irama
khas ska yang energik. Meski sempat diguyur hujan menjelang matahari terbenam, antusiasme penonton tidak surut. Sebaliknya, pengunjung terus berdatangan memenuhi area konser. Sorotan lampu warna-warni semakin menghidupkan suasana malam di Lapangan Benteng. Selain Tipe X, konser Mantra In Summer juga menghadirkan sejumlah musisi lainnya, seperti The Dusty Rusty, Perunggu, Tenxi, hingga Wali Band. Promotor Mantra In Summer, Ahmad Ferza Feriansyah, mengatakan konser tersebut di-
gelar untuk mengobati kerinduan masyarakat Bogor terhadap pertunjukan musik berskala besar. "Kami melihat sudah cukup lama Bogor tidak banyak menggelar konser. Karena itu kami menghadirkan Mantra In Summer sebagai ruang hiburan sekaligus ajang berkumpul bagi pecinta musik," ujarnya. Berdasarkan data penjualan tiket, acara tersebut dihadiri lebih dari 300 penonton. Ferza mengaku tidak menyangka antusiasme masyarakat begitu tinggi. "Alhamdulillah acaranya
berjalan kondusif dari siang sampai malam. Cuacanya juga cukup bersahabat sehingga pengunjung merasa nyaman menikmati konser," katanya. Melihat tingginya animo masyarakat, pihak penyelenggara berencana kembali menghadirkan Mantra In Summer pada tahun depan dengan konsep yang lebih besar. "Insya Allah tahun depan kami akan hadir lagi dengan konsep yang lebih meriah dan bisa memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat Bogor," pungkasnya. (bay/c)
bungan dan Perumda Tirta Pakuan, guna mengoptimalkan penerimaan retribusi daerah. "Tujuannya agar potensi retribusi sebagai bagian dari PAD bisa terus dioptimalkan. Semua OPD penghasil pendapatan
Tirta Pakuan Perluas Jaringan Air Sambungan dari Hal 12
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan, ketersediaan air baku Perumda Tirta Pakuan hingga saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Persoalannya, jaringan distribusi belum menjangkau seluruh wilayah Kota Bogor. "Ketika air bawah tanah atau sumur mulai mengering, stok volume air Perumda Tirta Pakuan masih berlebih. Masih cukup untuk memenuhi sekitar 80 persen kebutuhan warga Kota Bogor," ujarnya. Menurut Jenal, baru sekitar 60 persen warga Kota Bogor yang telah menikmati layanan Perumda Tirta Pakuan. Padahal, target akses air minum layak sesuai sasaran pembangunan berkelanjutan (SDGs) mencapai 90 persen. "Yang menjadi harapan kita
adalah cakupan layanan bisa mencapai 90 persen. Karena itu Perumda Tirta Pakuan harus terus membuka jaringan baru agar semakin banyak masyarakat yang terlayani," katanya. Salah satu wilayah yang mulai terdampak kekeringan berada di Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara. Sebanyak 55 kepala keluarga (KK) mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat sumur mulai mengering. Sebagai langkah darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor telah menyalurkan 4.000 liter air bersih kepada warga terdampak. Jenal meminta Perumda Tirta Pakuan segera melakukan pengecekan di wilayah tersebut untuk memastikan apakah warga masih bergantung pada sumur atau belum terjangkau jaringan perpipaan.
"Kalau memang belum terlayani, saya berharap Bogor Utara menjadi salah satu prioritas perluasan jaringan Tirta Pakuan. Sementara untuk antisipasi jangka pendek, kita masih memiliki armada tangki air yang bisa dimanfaatkan," tegasnya. Ia juga mengimbau masyarakat yang mengalami kekeringan agar segera melapor melalui layanan pengaduan Pemkot Bogor, termasuk Si Badra, maupun kepada aparatur wilayah seperti lurah dan camat. "Saya juga meminta lurah dan camat proaktif mencari informasi titik-titik yang mengalami kekeringan. Pemkot harus hadir memberikan solusi, baik jangka pendek melalui distribusi air bersih maupun jangka panjang dengan memperluas jaringan pelayanan air," pungkasnya. (bay)
Orang Tua Diajak Biasakan Menabung Sambungan dari Hal 12
Kepala Kantor Kas Balaikota Bank Kota Bogor, Akhirianto Soedewo, mengatakan keterlibatan orang tua menjadi kunci dalam membentuk kebiasaan anak mengelola keuangan sejak dini. Karena itu, literasi keuangan diberikan kepada wali murid sejak awal tahun ajaran. "Melalui kegiatan MPLS ini kami mengajak orang tua
membiasakan anak menabung sejak dini. Tabungan tersebut dapat dipersiapkan untuk kebutuhan pendidikan mereka ke depan sekaligus menghindarkan anak dari kebiasaan hidup boros," ujarnya. Menurut Akhirianto, budaya menabung di kalangan anakanak mulai berkurang seiring perubahan pola konsumsi. Uang saku yang dimiliki lebih banyak dihabiskan untuk jajan
maupun berbelanja secara daring daripada disisihkan sebagai tabungan. Melalui program SimPel, Bank Kota Bogor mendorong sekolah membangun kebiasaan menabung secara rutin. Petugas bank datang ke sekolah setiap pekan untuk menerima setoran tabungan, sementara mobil kas keliling hadir setiap bulan agar siswa dapat merasakan pengalaman
bertransaksi langsung layaknya di kantor bank. "Anak-anak belajar mengantre, menyetor tabungan sendiri, sekaligus mengenal proses pelayanan perbankan sejak usia dini," katanya. Ia menambahkan, kerja sama dengan SDN Ciluar 3 telah berlangsung selama tiga tahun. Program serupa juga diterapkan di sejumlah sekolah dasar lain di Kota Bogor sebagai bagian
dari upaya memperluas literasi keuangan kepada pelajar. Kepala SDN Ciluar 3, Euis Sulistyo Waty, menilai pembiasaan menabung merupakan bagian dari pendidikan karakter. Menurutnya, anak-anak perlu diajarkan mengelola uang sejak dini agar mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan. "Kami bekerja sama dengan Bank Kota Bogor agar anak-anak
belajar mengatur keuangan dan membiasakan menabung sejak usia dini. Harapannya mereka memiliki bekal literasi keuangan untuk masa depan," ujarnya. Saat ini lebih dari 200 siswa SDN Ciluar 3 telah memiliki rekening tabungan di Bank Kota Bogor dari total sekitar 400 siswa. Setiap Rabu, saat mobil kas datang ke sekolah, para siswa bergantian menyetorkan tabungan mereka.
Menurut Euis, kegiatan tersebut bukan hanya mengajarkan kebiasaan menabung, tetapi juga melatih disiplin, kesabaran, dan tanggung jawab. "Menabung bukan sekadar rutinitas di sekolah, tetapi harus menjadi budaya yang terus dilakukan hingga dewasa. Peran orang tua sangat penting agar kebiasaan baik ini terus diterapkan di rumah," pungkasnya. (uma/c)
RADAR BOGOR I SELASA, 21 JULI 2026 I 6 SAFAR 1448 H
BERNARD Dwiputra Chandra resmi terpilih sebagai Ketua Umum BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bogor periode 2026-2029. Pemilihan itu dilakukan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) V yang digelar di Hotel Lorin Sentul, pada Sabtu (18/7). Bernard menjadi calon tunggal dalam Muscab V HIPMI Kabupaten Bogor. Ketua Umum Terpilih HIPMI Kabupaten Bogor, Bernard Dwiputra Chandra menyampaikan bahwa HIPMI di bawah kepemimpinannya akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor. Apalagi, kata dia, Bupati Bogor Rudy Susmanto yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyatakan bahwa Pemkab Bogor siap berkolaborasi dengan HIPMI. ”Agar HIPMI mendapat peran strategis untuk bisa membantu
pendapatan Kabupaten Bogor,” jelasnya. Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan bahwa peran HIPMI sangat ditunggu dan membantu Kabupaten Bogor dalam meningkatkan pendapatan. ”Untuk membantu beberapa penyelesaian apakah itu pengangguran, apakah itu membantu di dalam akselerasi pembangunan yang lain-lain,” ungkapnya. Oleh karena itu, ia berharap, dengan adanya nahkoda baru ini, HIPMI Kabupaten Bogor lebih sinergi dan lebih intens lagi berkolaborasi dengan Pemkab Bogor. Karena, kata Ajat, jumlah penduduk di Bumi Tegar Beriman ini untuk usia muda hampir diangka 70 persen. Oleh karenya, jika anak muda itu dapat sentuhan dari HIPMI akan membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan yang terjadi.(abl/b)
SIAP KOLABORASI: Tampak para pengurus DDII Kota Bogor saat dilantik Ketua DDII Provinsi Jawa Barat didampingi Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi.
SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, mendampingi Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Provinsi Jawa Barat, KH. M. Roinul Balad melantik Pengurus DDII Kota Bogor Periode 20262031 di Ruang Serbaguna Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, Kota Bogor, Sabtu (18/7). Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Jawa Barat Nomor 0157/SK/DDJBR/VII/1448H/2026M tentang pengesahan struktur Majelis Pertimbangan dan Susunan Pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Kota Bogor SINERGI: Sekda Bogor Ajat Rochmat Jatnika (dua dari kanan) bersama para pengurus BPC Hipmi Kabupaten Bogor yang baru.
Periode 2026-2031. Dalam keputusan tersebut, KH. M. Abbas Aula dipercaya sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Kota Bogor, sementara KH. Abdul Halim dipercaya sebagai Ketua DDII Kota Bogor. Denny Mulyadi menyampaikan doa dan harapan kepada seluruh pengurus DDII Kota Bogor yang telah dilantik agar dapat menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan, integritas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Dalam pelantikan yang mengusung tema ketahanan keluarga tersebut, Denny Mulyadi mengatakan
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor siap berkolaborasi dengan DDII Kota Bogor dalam menangani berbagai dampak sosial serta ancaman yang dapat menimpa masyarakat maupun jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bogor. Sementara itu, Ketua DDII Provinsi Jawa Barat, KH. M. Roinul Balad menjelaskan bahwa DDII memiliki lima pilar, yaitu pengawalan akidah, penegakan syariah, penguatan ukhuwah dengan seluruh pihak yang memiliki visi dan misi yang sama, soli da ritas, serta mendukung keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).(*pia)
07.00
12.00
18.00
CERAH
CERAH
CERAH BERAWAN
PRAKIRAAN
CUACA BOGOR
HARI INI
Sumber: www.bmkg.go.id
RADAR BOGOR I SELASA, 21 JULI 2026 I 6 SAFAR 1448 H
FAUZAN/RADAR BOGOR.
Nostalgia Bareng Tipe X
BOGOR–Penampilan band ska legendaris Tipe X menjadi puncak kemeriahan konser Mantra In Summer di Lapangan Benteng, Lawanggintung, Minggu (19/7). Ribuan penonton larut bernyanyi, melompat, hingga berjingkrak mengikuti setiap lagu yang dibawakan. NOSTALGIA...Baca Hal 10
PECAH SUASANA: Band ska legendaris Tipe X tampil menghentak panggung Mantra In Summer di Lapangan Benteng, Lawanggintung, Minggu (19/7). Penonton larut bernyanyi dan berjingkrak menikmati lagu-lagu andalan yang membangkitkan nostalgia.
Bapenda Kejar PAD Rp1,7 T PBB Jadi Andalan
Pajak Air Tanah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor hingga memasuki triwulan III 2026 telah mencapai Rp666 miliar. Pemerintah Kota Bogor optimistis target PAD sebesar Rp1,7 triliun pada akhir tahun dapat tercapai melalui berbagai strategi, mulai dari penguatan penagihan pajak hingga kolaborasi lintas instansi. BAPENDA...Baca Hal 10
Melibatkan camat, lurah, kepala seksi pemerintahan, ketua RW, dan ketua RT dalam
penagihan PBB-P2.
Mengoptimalkan program One Day Service untuk menjaring wajib pajak reklame yang belum berizin atau belum memenuhi kewajiban pajak.
Berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Kota Bogor untuk meningkatkan
kepatuhan wajib pajak hotel dan restoran.
Bersinergi dengan organisasi perangkat
daerah penghasil pendapatan, seperti
ILUSTRASI CHATGPT DAN DIOLAH
Tirta Pakuan Perluas Jaringan Air
Dinas Perhubungan dan Perumda Tirta Pakuan, guna mengoptimalkan retribusi daerah.
BOGOR–Musim kemarau mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kota Bogor. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meminta Perumda Tirta Pakuan mempercepat perluasan jaringan distribusi air bersih sebagai solusi jangka panjang menghadapi kekeringan. TIRTA...Baca Hal 10
Mengintensifkan sosialisasi pembayaran
Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan kepada masyarakat.
Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Terutama dari restoran, rumah makan, dan kafe. Realisasi PBJT Restoran dan Kafe: Rp147 miliar Target PBJT Restoran dan Kafe: Rp223 miliar
Bank Kota Bogor Edukasi SimPel
Orang Tua Diajak Biasakan Menabung Bank Kota Bogor mengajak para orang tua mulai menyiapkan tabungan pendidikan anak sejak memasuki bangku sekolah dasar. Edukasi tersebut disampaikan melalui sosialisasi literasi keuangan dan program Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) kepada puluhan orang tua dan wali murid SDN Ciluar 3, Kota Bogor, Senin (20/7), bertepatan dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). ORANG TUA...Baca Hal 10
FIKRI/RADAR BOGOR.
LITERASI KEUANGAN: Puluhan orang tua dan wali murid SDN Ciluar 3 mengikuti sosialisasi literasi keuangan dan program Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) yang digelar Bank Kota Bogor, Senin (20/7). Kegiatan tersebut bertujuan membiasakan anak menabung sejak dini sebagai bekal pendidikan dan masa depan.