Skip to main content

Epaper Radar Bogor 20 Desember 2025

Page 1

Sabtu

20 Desember 2025 29 jumadil akhir 1447 H Terbit 12 halaman

HARGA Rp5.000

Libur panjang selama momen Natal dan Tahun baru (Nataru)

Waspada

Macet ”Horor” Pengerahan

personel gabungan

Car Free Night di Kawasan Puncak dan Pakansari

Bupati Bekasi Terjaring OTT

Secara perlahan ingin kita ubah (Puncak Bogor) menjadi kawasan yang lancar. Kawasan di mana para wisatawan bisa berlibur dengan tenang, tanpa kemacetan yang panjang, seperti yang sering terjadi,”

JAKARTA–Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantas Korupsi ( KPK) di Kabupaten Bekasi, Kamis (19/12). Juru Bicara KPK Budi prasetyo membenarkan hal tersebut. Kini pihak terkait dalam proses pemeriksaan secara intensif oleh KPK.

Kapolres Bogor

AKBP Wikha Ardilestanto

Mau Rasakan Ramadan di Rumah Sendiri Baca Metropolis Hal 12

ACEHDesa Blang Cut masih terasa asing bagi penghuninya sendiri. Rumah-rumah berdiri bisu. Sebagian pintunya tertutup timbunan tanah. Tak ada aktivitas sore, tak terdengar suara keluarga berkumpul seperti dulu.

JAKARTA–Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengakui, para prajurit TNI AD sedang memeprcepat pembangunan beberapa jembatan di Sumatera.

MAU RASAKAN...Baca Hal 4

Oleh:

Fadil Relawan SalamAid

Sumber: Data BNPB, 19 Desember 2025

SalamAid dan Radar Bogor akan memberangkatkan Truk Bantuan Logistik untuk Penyintas Bencana di Sumatera

CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP

JEMBATAN: Anak-anak duduk di dekat jembatan rusak di Bireuen, Aceh, akibat banjir bandang pada akhir November lalu. Jembatan itu sedang disambung untuk kembali menghubungkan akses yang sempat terputus.

SUBUH 04.12 DZUHUR 11.54 ASHAR 15.20 MAGRIB 18.13 ISYA 19.25


RADAR BOGOR I SABTU, 20 DESEMBER 2025 I 29 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 2

WISATA

WISATA ALAM PUNCAK CIGUNTUR

Jalur pendakian baru beroperasi sekitar tiga bulan

Ada dua pendakian yakni Puncak Ciguntur dan Puncak Gombong 1 INDAH: Tim Trekking Graha Grande berfoto bersama di depan salah satu curug Puncak Ciguntur yang indah.

Terdapat tujuh air terjun dengan keindahan yang berbeda

Terdapat tali dan dibuat tangga sebagian jalurnya bagi pendaki pemula

FOTO: TI

M TREKKI

NG GRAH

A GRAN

DE

Berwisata ke satu curug mungkin sudah biasa. Tapi, belakangan ini ada pendakian baru di kawasan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, yang menawarkan keindahan dan kesegaran tujuh curug (air terjun,red) sekaligus. JALUR trekking atau pendakian baru ini bernama Puncak Ciguntur. Dengan ketinggian 1.429 mdpl, jalur ini baru dibuka sekitar tiga bulan lalu. Awalnya hanya satu curug yang bisa diakses dan dikunjungi wisatawan dengan nama Curug Ciguntur. Air terjun mungil yang berada di area Samudra Alam Camping Ground itu, hanya berjarak lima menit dari area camping sehingga sangat ramah bagi pengunjung segala usia, termasuk anak-anak. Namun berbeda dengan Curug Ciguntur,

Puncak Ciguntur ini melintasi tujuh curug sekaligus dengan kondisi air terjunnya yang indah dan berbedabeda. Untuk menikmati keindahan ketujuh curug itu, kami (tim Trekking Graha Grande) harus melalui jalur yang cukup terjal pada beberapa bagian. Khususnya dari curug dua ke curug tiga dan empat. Namun pendaki pemula tak perlu khawatir, karena pengelola setempat menyediakan tali yang bisa dipakai untuk berpegangan. Sehingga, sebetulnya untuk pendakian ke Puncak Ciguntur ini tak terlalu memerlukan trekking pole (tongkat mendaki,red). Bagi pencinta wisata alam, curugcurug yang dilintasi memiliki sisi menarik masing-masing. Meski berada di ketinggian, ketujuh curug menawarkan suasana yang tenang dengan air jernih serta udara sejuk khas pegunungan. Aliran air yang mengalir lembut di antara bebatuan, dikelilingi rimbunnya pepohonan, menjadikan Puncak Ciguntur sebagai tempat sempurna untuk bermain air, berfoto, membuat konten atau sekadar

Warung hanya terdapat di pos sebelum curug ketujuh, sehingga pengunjung harus membawa sedikit perbekalan.

melepas penat sambil menikmati suara alam. Keindahan alam sekitar membuat banyak pendaki betah berlama-lama di lokasi ini. Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, Puncak Ciguntur bisa diakses dari jalur Sukamakmur, masuk ke Jalan Ciherang, Desa Sirnajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Disarankan untuk datang pada pagi hingga siang hari, agar dapat menikmati suasana curug dalam kondisi terang dan aman. Dengan keasrian yang masih terjaga dan akses yang relatif mudah, Puncak Ciguntur layak menjadi destinasi alternatif untuk liburan akhir pekan. Terutama bagi pendaki yang hanya memiliki jatah libur satu hari. Setelah menikmati keindahan dan bermain air di Curug Nangka Leuwi Biru, curug ketujuh atau terakhir, kita bisa kembali mendaki menuju dua puncak pendakian yaitu Puncak Ciguntur dengan ketinggian 1429 mdpl dan Puncak Gombong 1 dengan 1480 mdpl. (pia)

Pengelola menyediakan musola, toilet dan peminjaman tongkat

Motor

Mobil

Jika ingin bermain air, pengunjung harus membawa baju ganti. Namun belum ada toilet di atas, sehingga bisa ikut di warung atau di bawah saat sampai loket tiket.

Bisa Trekking sambil Camping BAGI pencinta wisata alam yang membawa keluarga, kesegaran aliran air terjun Curug Nangka Leuwi Biru yang terdapat di Puncak Ciguntur, bisa dirasakan tanpa harus mendaki atau trekking. Cukup dengan menikmati camping di tengah atau sisi sungai berbatu, yang ada di lokasi

wisata di bawahnya, yakni Samudra Alam Camping Ground. Samudra Alam ini sudah mendapat fasilitas lengkap, termasuk parkir, listrik, toilet, musola dan akses trekking ke Puncak Ciguntur atau sekadar Curug Ciguntur, curug pertama di area tersebut.

Camping ground ini mengusung konsep reverse set cocok untuk keluarga yang ingin healing tipistipis sambil menikmati sejuknya alam. Lokasinya berdekatan dengan dua air terjun cantik, yakni Curug Ciherang dan Curug Ciguntur. Untuk menuju lokasi, cukup ikuti

jalur ke Curug Ciherang dan beri tahu petugas bahwa tujuan kamu adalah Samudra Alam atau Puncak Ciguntur. Perjalanan dari gerbang ke lokasi hanya sekitar lima menit, kondisi jalan masih layak dilalui kendaraan pribadi meskipun berbatu dan tanah

becek jika musim penghujan. Di lokasi camping, pengunjung bisa menikmati main air dan berenang di sungai jernih yang mengalir langsung dari Curug Ciherang dan Curug Ciguntur. Airnya bersih dan bebas dari sampah, cocok untuk anak-anak maupun dewasa.

Jadi, jika para suami ingin trekking tanpa khawatir meninggalkan anak dan istri, bisa menginap atau camping di lokasi ini. Tentu saja, anak dan istri menunggu di tenda, suami dan rekan atau keluarga lain yang diajak bisa trekking ke Puncak Ciguntur.(pia)


RADAR BOGOR I SABTU, 20 DESEMBER 2025 I 29 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 3

MIMBAR BEBAS Sampaikan unek-unek Anda terhadap layanan publik seperti PLN, PDAM, PT Pos,

telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/ paspor/ sertifikat tanah, dll.

Radar Bogor juga memberi kesempatan kepada para tenaga pengajar yang ingin menulis opini untuk pengembangan profesional guru. Juga kepada para mahasiswa yang ingin menulis opini tentang suatu topik, sebagai bentuk sikap kritis untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di era sekarang.

Informasi lebih lanjut, hubungi

085299600773

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

PLN Bogor (0251) 8345400 Bendungan Katulampa (0251) 8334344 RS Hermina Bogor (0251) 8382525 RS Melania Bogor (0251) 8321196 Rs Pmi Bogor (0251) 8324080 RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000 RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298 Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292 RS Azra (0251) 8318456 RS Hermina Mekarsari (021) 29232525 RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610 Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435 RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868 Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024 Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822 Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360 Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976 RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628 RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016 Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222 RSUD Ciawi (0251) 8240797 Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397 Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441 Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866 Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440 Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724 Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396 Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000 RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56 Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567 RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900 RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591 RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892 Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723 RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426 Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663 RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142 RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605 RSKIA Sawojajar (0251) 8324371

Cantumkan nama dan alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor pelanggan (untuk layanan PDAM/PLN/PT Gas) dan lampirkan fotokopi KTP. Kirimkan ke Redaksi Radar Bogor, Gedung Graha Pena, Jl KH R Abdullah bin Nuh No 30, Yasmin, Bogor.

Hanya yang memenuhi syarat yang akan dimuat. Redaksi berhak mengedit isi tulisan tanpa mengurangi substansi. Redaksi tidak bertanggung jawab atas dampak langsung maupun tidak, pascapemuatan tulisan. Terima kasih.

Mengapa Bukan Bencana Nasional? BANJIR besar yang melanda beberapa provinsi di Sumatera memunculkan pertanyaan publik, mengapa belum ditetapkan sebagai bencana nasional? Para pakar dan pemerintah memberikan penjelasan yang relatif senada. Pakar manajemen bencana UMY, Rahmawati Husein, menjelaskan bahwa penetapan status bencana nasional tidak ditentukan semata oleh besarnya korban atau kerusakan, melainkan oleh indikator hukum dalam UU No. 24 Tahun 2007, khususnya kemampuan pemerintah daerah dalam menangani bencana. Selama struktur pemerintahan daerah dan BPBD masih berfungsi, koordinasi berjalan, dan pelayanan publik tidak lumpuh, status nasional dianggap belum diperlukan. Dari sisi pemerintah pusat, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa yang terpenting bukanlah status administratif, melainkan efektivitas penanganan, dan pemerintah pusat telah memberikan dukungan penuh,

lalu kirimkan melalui

termasuk anggaran dan pengerahan sumber daya. BNPB juga menyampaikan bahwa penetapan bencana nasional didasarkan pada pengkajian cepat antara skala kerusakan dan kecukupan sumber daya; bila sumber daya yang dikerahkan masih memadai, status nasional tidak otomatis ditetapkan. Selain itu, secara historis, status bencana nasional sangat jarang digunakan dan hanya diterapkan pada peristiwa luar biasa seperti Tsunami Aceh 2004 dan pandemi Covid-19. Namun, jika dilihat dari perspektif Islam, persoalan bencana tidak berhenti pada kecukupan prosedur administratif. Islam memandang negara sebagai pemegang amanah untuk melindungi jiwa manusia (if'an-nafs) dan menjaga ruang hidup sebagai milik publik. Karena itu, ukuran “daerah masih mampu” seharusnya tidak hanya diartikan sebagai birokrasi yang tetap berjalan, tetapi sebagai kemampuan nyata memastikan keselamatan seluruh rakyat, terutama

kelompok paling rentan. Ketika bencana berulang dan dampaknya meluas, evaluasi yang lebih mendasar sudah seharusnya: tata ruang yang abai, kerusakan hutan dan DAS, serta pengelolaan sumber daya yang tunduk pada kepentingan ekonomi semata adalah bentuk kelalaian terhadap amanah publik. Dalam kerangka ini, status bencana memang administratif, tetapi kewajiban negara bersifat prinsipil: mencegah kerusakan, wilayah yang rusak dan masyarakat yang terdampak direspons cepat dan adil, memastikan seluruh korban telah mendapatkan haknya sekalipun di daerah terpencil, serta melakukan koreksi struktural agar bencana tidak menjadi siklus bahkan mengusut tuntas penyebab bencana ini. Jika itu belum terpenuhi, maka persoalan utamanya bukan apakah bencana itu nasional atau tidak, melainkan apakah negara benar-benar telah menunaikan amanahnya.

Menjaga Kesehatan Mental Generasi di Era Digital KESEHATAN mental remaja menjadi isu penting di tengah tekanan sosial dan perkembangan teknologi digital yang pesat. Dalam beberapa tahun terakhir, fenomena ini semakin mencuat terutama pada kelompok yang dikenal sebagai Strawberry Generation, generasi muda yang tumbuh di era media sosial dan sering dianggap mudah rapuh secara emosional. Pesatnya perkembangan digitalisasi, sedikit banyaknya memengaruhi pembentukan karakter dan kesehatan mental generasi muda hari ini. Salah satu fenomena yang terjadi adalah kecanduan media sosial. Generasi muda kerap merasa terikat pada notifikasi, komentar, dan jumlah like. Mekanisme ini bekerja seperti sistem penghargaan di otak yang memicu pelepasan dopamin sesaat. Selain itu, aspek yang berdampak buruk pada kesehatan mental generasi muda ialah perundungan dan kekerasan di media sosial. Kejahatan ini lebih sulit dihindari karena bisa terjadi kapan saja. Bentuk perundungan dan kekerasan bisa berupa komentar kasar, ejekan, penyebaran hoaks, atau pelecehan daring. Akibatnya, generasi muda rentan mengalami trauma psikologis, takut berinteraksi, hingga menarik diri dari lingkungan sosial. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama semua pihak untuk menyelamatkan generasi muda dari pengaruh buruk digitalisasi. Keluarga, masyarakat dan negara harus saling bekerjasama. Pertama, keluarga berfungsi sebagai madrasah pertama bagi anak, yakni orang tua wajib mendidik anak-anak mereka dengan menanamkan akidah Islam, sehingga terbentuk dalam diri mereka keimanan dan ketaatan menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan. Generasi muda harus dibekali dengan pemahaman bahwa Islam memiliki solusi dalam mengatasi berbagai persoalan hidup. Kedua, peran masyarakat sebagai kontrol sosial harus berjalan, agar saling mengamati dan mengawasi jika ada konten-konten yang dapat merusak kesehatan mental generasi muda. Jika semua pihak bekerjasama dan memiliki tujuan yang sama untuk saling melindungi, maka ruang digital akan dipenuhi konten-konten yang mengedukasi, saling menasihati, serta memberi motivasi iman dan takwa. Oleh karena itu, peran negara juga sangat dibutuhkan untuk melindungi dan mengurus seluruh rakyatnya. Karena negara memiliki regulasi penuh untuk memblokir konten-konten dan situs yang membahayakan generasi muda, seperti situs porno, judol dan pinjol.

yusmaindahji@gmail.com

Asma Yulia asmayulia2@gmail.com

1 # " " $ " ! # ! ! " ! " ! " ! # $ #$ $ $ ! ! # " $ # !$# " # ! " # ' $#$ " ! "' ! #

DI tingkat nasional, Pemkot Bogor melalui Dinkes di " " ' nobatkan sebagai Kota " # ' ! # Terbaik dengan fiskal ! # # ! # !$" tinggi. Ini merupakan ! $ " $ 2 akselerasi pelaksanaan ' " # program strategis na $ $ " # " " # sional, terutama dalam # # upaya peningkatan akses " # $ $ $ dan kualitas layanan kese3 # " " ' hatan. Penghargaan ini menegaskan bahwa Kota # " Bogor mampu memaksimalkan ! ! #! # " " potensi fiskal daerah secara tepat # ! $ sasaran dan berkelanjutan, sehingga # " memberi dampak langsung terhadap ! ! ! peningkatan kesejahteraan masyarakat. " " ! # # Penghargaan ini melalui proses & #$ # ! # ! " penilaian yang ketat, mencakup ! "$ # ! "' ! # beberapa aspek seperti pelayanan kesehatan yang merata. (selengkapnya lihat grafis,red) 4 Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim merasa bangga atas pencapaian ini $ # $ # " dan memberikan apresiasi kepada ' $ # seluruh perangkat daerah serta # ! masyarakat. “Penghargaan ini meru # $#$ pakan bukti kerja keras dan kolaborasi ' # ! "$ ' yang kuat antara pemerintah, tenaga " # ! ! kesehatan, serta warga Kota Bogor. Kami " " #$ # ! akan terus memperkuat pelayanan $ # kesehatan yang ramah, profesional, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat,” ujar Dedie A. Rachim. Selain prestasi di tingkat nasional, Dinkes Kota Bogor juga meraih peng-

hargaan tingkat provinsi, yakni meraih penghargaan Kabupaten/Kota dengan Pengelolaan Program Kesehatan Keluarga dan Gizi Terbaik. Sedangkan di tingkat Kota Bogor pada 2025 ini meraih peringkat satu perangkat daerah dengan Pengelolaan Data Terbaik. Penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan Dinkes Kota Bogor dalam membangun sistem pengelolaan data yang berkualitas,

akuntabel, dan mudah diakses sebagai dasar utama dalam pengambilan keputusan berbasis bukti (evidencebased policy). Sementara itu, Kadinkes Kota Bogor dr Sri Nowo Retno menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajarannya.Prestasi ini tak lain merupakan kerjasama tim. “Pengelolaan data adalah jantung dari kebijakan kesehatan. Dengan data yang berkualitas, kita bisa mengambil keputusan yang tepat dan berdampak langsung pada masyarakat. Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus memperkuat tata kelola data dan transformasi digital kesehatan di Kota Bogor,” ungkap dr Sri Nowo. Menurut dia, komitmen untuk peningkatan pelayanan publik berkelanjutan menjadi simbol bahwa Pemkot Bogor selalu berupaya menghadirkan layanan publik yang unggul, akuntabel, dan responsif sesuai kebutuhan masyarakat. Di bidang kesehatan, Pemkot Bogor dan Dinkes terus memperkuat sinergi lintas sektor, memperluas inovasi layanan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk menghadirkan layanan kesehatan yang profesional dan berkeadilan. Penghargaan ini juga menjadi pemicu semangat untuk mencapai visi Kota Bogor sebagai kota sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan. (*/unt)

# ! " "# ! " " # " ! " ' ! " ! " "# ! " " # # # $" " " ! " # " " # $ $ $ # ' $ # " # " # # " # # ! $ ! " " % " ! " " " # ' $! # # !# $ & # # $ #$ # $ " ! # ! # ! % $ " ! ! !$ $" " # ! " " $ # % " # " # !$" ! #! " ! " # $ " ! " # ! ! " " " "# " !# # " # " #


RADAR BOGOR I SABTU, 20 DESEMBER 2025 I 29 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 4

TERUSAN Dana Macet, Distribusi MBG Berhenti Sementara JAKARTA – Selama sepekan terakhir, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah yang berhenti mengirimkan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah penerima terus bertambah. Pemicunya, dapur-dapur MBG tersebut belum mendapatkan dana bantuan dari Badan Gizi Nasional (BGN). Efeknya, banyak siswa penerima MBG yang sudah tidak mendapatkan kiriman,

terutama dalam sepekan terakhir. Kemarin, Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang membenarkan adanya masalah terkait pencairan anggaran kepada SPPG-SPPG di berbagai daerah. Dia menyebut bahwa hal itu terjadi karena masalah teknis. ”Iya masalah teknis saja penggantian PPK (Pejabat Pembuat Komitmen, red),” ujarnya saat dihubungi pada Jumat (19/12). Dia mengklaim bahwa

persoalan tersebut telah teratasi. Anggaran untuk operasional dapur-dapur MBG sudah mulai bisa dicairkan kembali sejak Kamis sore (18/12). Selain itu, Nanik menyebut bahwa uang insentif untuk semua SPPG tetap diberikan, meskipun dapur MBG itu berhenti sementara. ”Jika uangnya sudah masuk, sudah pasti mereka langsung beroperasi,” sambungnya. Sementara itu, terkait hasil survei oleh Center of Economic

and Law Studies (Celios), Nanik merespons santai. Dia tak mau ambil pusing atas hasil tersebut. ”Terserah siapa sajalah yang komentar, buktikan saja di lapangan berdampak atau tidak. Sudah ya,” ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, dalam surveinya, Celios menyebut bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak terbukti meringankan beban keuangan keluarga penerima. Selain itu, MBG juga tidak membuat anak lebih fokus

dan aktif di sekolah. Sebelumnya, Nanik sudah meminta agar pihak SPPG memberikan edukasi gizi untuk anak-anak penerima manfaat MBG di sekolah. Selain itu, para ahli gizi di setiap SPPG juga diminta lebih kreatif dalam menyusun menu MBG. Terhentinya operasional dapur MBG di berbagai daerah akibat macetnya dana dari BGN berimbas terhadap siswasiswa penerima program andalan pusat tersebut. Selama

sepekan terakhir, mereka tak lagi mendapat jatah makanan rutin di sekolah masing-masing. Jumlahnya tidak sedikit. Di wilayah Kabupaten Kediri misalnya, sedikitnya ada 42 ribu siswa yang tidak lagi mendapat paket makanan, buntut tidak beroperasinya 14 SPPG alias dapur MBG di kabupaten itu. Sedangkan di Kota Kediri, ada delapan SPPG yang tutup sementara. Sedikitnya 24.966 siswa di Kota Kediri tidak lagi

menerima paket MBG sejak Rabu (17/12). Sesuai hasil pertemuan daring, BGN menyebut pada 28 Desember saldo SPPG harus nol atau ditarik untuk tutup buku. Setelah mekanisme anggaran di akhir tahun ini, mereka tinggal menunggu dana cair agar bisa beroperasi lagi. ”Bukan mandek permanen. Setelah libur panjang Natal dan Tahun Baru akan ada program MBG lagi,” tandas Gunawan.(mia/sad/ais/ut odi/ aan/dan/ris)

Waspada Macet ”Horor”  SEBANYAK 3.300 personel gabungan disiagakan untuk menghadapi perayaan Nataru 2026. Bahkan, jalur Puncak menjadi salah satu prioritas utama di wilayah Bogor. Kawasan destinasi ini kerap mengundang sorotan hingga nasional. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menurunkan sekira 200 personel di Jalur Puncak selama perayaan Nataru. Selain personel Polres, pihak kepolisian mendapatkan bantuan dari KBO Brimob Mabes Polri dan Direktorat Sabara Bahar Kampolri sebanyak 40 personel. ”Nantinya akan kita tempatkan di jalur Puncak,” tandasnya. Menurut Wikha, kawasan Puncak Bogor selalu menjadi destinasi saat perayaan Tahun Baru. Oleh karena itu, pihak kepolisian bersama Pemda akan fokus penataan ulang kawasan Puncak Bogor. Apalagi Puncak juga terkenal ”horor” dengan kemacetan lalu lintasnya. ”Secara perlahan ingin kita ubah menjadi kawasan yang lancar. Kawasan di mana para wisatawan bisa berlibur dengan tenang, tanpa kemacetan yang panjang, seperti yang sering terjadi,” tegasnya saat melaksanakan apel gelar pasukan operasi lilin di Cibinong, Jumat (19/12). Skenario Car Free Night (CFN) juga bakal diaplikasikan di jalur Puncak selama perayaan Nataru. ”Car Free Night (CFN) tetap ada dilaksanakan karena itu sudah dilaksanakan untuk beberapa tahun terakhir dan terbukti efektif,” tekan Wikha. Meski begitu, skemanya saat ini masih dalam pembahasan oleh pihak-pihak terkait. Pihaknya juga masih membahas teknis pengaturan hingga penempatan titik-titik parkir kendaraannya. Selain Puncak Bogor, pihak kepolisian juga akan melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi lain. Beberapa wilayah juga menjadi peerhatiannya. Mulai dari jalur Cileungsi hingga Dramaga. Sementara di pusat kota, seperti Pakansari, konsentrasi massa juga diperkirakan bakal membeludak. Psalnya, perubahan wajah Pakansari juga

mengundang masyarakat untuk bersantai di sana. ”Nah itu akan kita kelola. Kita akan membuat beberapa pengaturan parkir. Kita akan menyediakan beberapa kantongkantong parkir sehingga pada perayaan tahun baru semuanya bisa berjalan aman, lancar dan tertutup,” jelasnya. Selain itu, Wi k ha menambahkan, ribuan personel bakal difokuskan untuk pengamanan ibadah Natal pada 24 dan 25 Desember hingga perayaan Tahun Baru 2026. ”Total seluruhnya 3.300 personel, terdiri dari 1.085 personel Polres, yang ditambah dengan personel gabungan, baik TNI, Pemda Kabupaten Bogor, dan elemen masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor,” terang Wikha. Kepolisian juga mendirikan 15 pos pelayanan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, yang terdiri dari 1 Pos Terpadu (Gadog, Ciawi) dan 1 pos pelayanan (Gunung Mas), dan 13 pos pengamanan tersebar di sejumlah titik. Antisipasi menghadapi keramaian Nataru pun dilakukan di Kota Baru. Pasalnya, Kota Bogor menjadi salah satu jalur perlintasan warga yang hendak menuju kawasan Puncak. Tak jarang, Kota Bogor kebagian limpahan volume dari arus kendaraan Puncak. Pengawalannya pun bakal diperketat. Enam Pos Pengamanan (Pospam) akan dibangun di sejumlah titik. Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo menyebutkan, 1 Pos Terpadu dan 2 pos Wisata juga bakal dibentuk. ”Untuk Pos Wisata kami tempatkan di Alunalun dan di Kebun Raya Bogor,” jelas Eko pasca melaksanakan Apel Gelar Pasukan, Operasi Lilin, Jumat (19/12) pagi. Sama halnya Kabupaten Bogor, ribuan personel juga turut disiagakan saat momen Nataru. Mereka terdiri dari TNI, Polri dan pasukan keamanan Pemerintah Kota Bogor. “Total personel gabungan yaitu 1.067. Mereka akan melakukan pengamanan, baik saat perayaan natal atau pengamanan mobilitas warga Kota Bogor,” beber Eko. Berdasarkan analisis dua tahun terakhir, kunjungan wisata ke Kota Bogor saar Nataru cenderung mengalami peningkatan. Kondisi itu didukung oleh

beberapa hal. Pertama Kota Bogor memiliki banyak destinasi wisata. Kedua wilayah ini dikenal sebagai surga kuliner, sehingga ini mengundang daya tarik tersendiri. “Dari 2023 sampai 2024 masyarakat yang datang ke Kota Bogor itu meningkat setiap tahunnya. Personel akan kami tempatkan juga di pintu dan stasiun,” terang Eko. Sementara itu, Komandan Kodim 0606 Kota Bogor Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara mengatakan tempat ibadah seerti gereja juga akan jadi fokus titik pengamanan. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Kapolda Jawa Barat saat berkunjung ke Kota Bogor beberapa waktu lalu. Pengamanan disebutnya bagian dari layanan kemanusiaan. “Khusus pengamanan gereja, kami akan melibatkan pemudapemuda gereja. Karena bagaimanapun pemuda gereja yang lebih mengenal jemaahnya,” ujarnya. Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengapresiasi semua pihak yang hendak dilibatkan untuk proses kemanan. Baginya, Nataru merupakan perayaan bersama. “Jadi tradisi mudik baik lebaran maupun Nataru harus kita maknai sebagai sebuah proses bersama, proses bangsa yang pastinya ini menjadi perhatian semua pihak,” ucapnya. Sebelum perayaan Natal berlangsung, Dedie dan jajarannya akan mengunjungi sejumlah gereja. Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin kemanan umat kristiani. “Di Kota Bogor sendiri penganut umat kristiani baik Katolik maupun Kristen cukup banyak,” bebernya. Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor menyiagakan sekira 120 personel untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama libur Nataru. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bogor, Coki Irsanza Herza R a m b e, mengatakan pengamanan dilakukan secara terpadu bersama jajaran Polresta Bogor Kota. Personel gabungan akan disebar di sejumlah titik strategis yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan

Bupati Bekasi Terjaring OTT  “Benar, salah satunya. Masih dilakukan pemeriksaan mendalam,” tegasnya. KPK juga telah menyegel ruang kerja Bupati Bekasi. Tiga orang penyidik KPK menyegel dua akses pintu ruang kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang pada Kamis (18/12) malam. Ketiga orang tersebut langsung naik ke lantai dua menuju ruang kerja Bupati Bekasi dan keluar setengah jam kemudian dengan posisi dua pintu sudah tersegel. Lembaga Antirasuah ini melaksanakan operasi senyap di wilayah Bekasi dan mengamankan 10 orang. Menurut Budi pihaknya belum bisa mengungkap secara detail

OTT tersebut lantaran petugas masih bekerja di lapangan. Nama-nama dari 10 orang yang diamankan melalui OTT tersebut juga masih dirahasiakan. Dia belum bisa menyampaikannya kepada publik. Selain itu, KPK juga melaksanakan OTT di Banten untuk kasus berbeda. Di sana, mereka mengamankan 9 orang, yang meliputi 1 aparat penegak hukum, 2 penasihat hukum, dan 6 pihak swasta. Sementara OTT di Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan (Kalsel), KPK mengamankan 2 orang dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Hulu Sungai Utara. Budi Prasetyo menyampaikan bahwa Jumat (19/12) pagi, para pihak yang diamankan oleh KPK melalui OTT sudah berada

RADAR BOGOR Komisaris Utama: Maesa Samola Komisaris: Suhendro Boroma CEO: Nihrawati AS

di Jakarta. Mereka dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk melaksanakan pemeriksaan secara intensif. Tidak hanya itu, Budi juga mengungkapkan bahwa para penyidik KPK turut mengamankan sejumlah barang bukti melalui OTT tersebut. Termasuk diantaranya barang bukti uang tunai dengan jumlah ratusan juta rupiah. Belum disampaikan secara detail mengenai konstruksi perkara dan kronologi lengkap dari operasi tersebut. Namun, KPK menyebut telah terjadi tindak pemerasan. ”Pihak-pihak tersebut selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan secara intensif, di mana dugaan awalnya adalah tindak pemerasan,” kata dia. (jpg)

selama masa libur panjang. “Pengamanan lalu lintas difokuskan pada malam Natal, Hari Natal, masa libur, hingga malam Tahun Baru 2025. Perhatian khusus diberikan pada kawasan rumah ibadah, pusat keramaian, serta jalur utama di Kota Bogor,” ujar Coki.. Sejumlah ruas jalan yang menjadi perhatian utama di Kota Bogor antara lain Sistem Satu Arah (SSA) Kebun Raya Bogor, Jalan Raya Tajur, Jalan KS Tubun, Jalan KH Soleh Iskandar, Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Jalan RE Abdullah, serta Jalan Kapten Yusuf, yang merupakan jalur perbatasan dengan Kabupaten Bogor. Kawasan tersebut dinilai rawan

mengalami kepadatan kendaraan selama periode libur Nataru. Dengan penempatan personel gabungan di titik-titik strategis tersebut, Dishub bersama kepolisian diharapkan mampu mengantisipasi potensi kemacetan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di seluruh wilayah Kota Bogor. JALAN RAYA DRAMAGA PADAT MERAYAP Arus lalu lintas di Jalan Raya Dramaga, kawasan Kampus IPB Dramaga cukup padat pada Jumat (19/12). Musababnya, tengah berlangsung Pesta Rakyat Alumni IPB yang berlangsung sejak 18 Desember hingga 21 Desember 2025.

”Saat ini arus lalu lintas di Jalan Raya Dramaga dari mulai arah Kota Bogor sampai ke arah barat mungkin kondisinya sangat padat dikarenakan di dalam IPB sedang ada acara pesta rakyat alumni IPB,” ungkap Kapolsek Dramaga Iptu Desti Triana. Acara tersebut dihadiri para alumni IPB terdahulu. Tak heran, volume kendaraan yang melintas di kawasan Dramaga lebih banyak dibanding hari biasanya. ”Termasuk tadi malam dihadiri Pak SBY (Presiden RI Ke-6) dalam rangka gala dinner dan juga pemberian penghargaan dari salah satu alumni angkatan terdahulu,” bebernya. Untuk mengurai kemacetan,

pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan unsur TNI, Dishub, hingga Damkar agar membantu pengamanan arus lalu lintas. ”Kita bergabung semua, dan untuk kemacetan cukup padat akan tetapi bisa terurai,” tegas Desi. Meski demikian, pengguna jalan terutama yang akan rutin atau akan melintas di Jalan Raya Dramaga diimbau untuk lebih bersabar sementara waktu. ”Kepada pengguna jalan yang akan mengarah ke jalur barat, dan arah sebaliknya yang melalui jalur Dramaga untuk bersabar, karena situasinya sedang ramai, dari mahasiswa dan alumni Kampus IPB Dramaga,” imbau Kapolsek Dramaga. (cok/abl/uma/

Kebut 32 Jembatan Penghubung  Jembatan itu diharapkan bisa menyambungkan akses yang terputus di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Maruli menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sudah mengerjakan 32 jembatan sementara (bailey). Sebanyak 18 jembatan berasal dari TNI AD, sedangkan 14 jembatan lain berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Rinciannya sebanyak 25 jembatan sudah dalam proses pengerjaan dan tengah dalam perjalanan. Kemudian 7 jembatan lain tengah dipersiapkan untuk diangkut. ”Dari sekian (puluh jembatan) yang ada di daerah itu, 7 unit jembatan sudah selesai. Jadi, dalam waktu tidak sampai 10 hari, ada yang seminggu bisa selesai, itu sebenarnya patut kita hargai,” terang Maruli, Jumat (19/12). Puluhan jembatan tersebut bertipe jembatan bailey. Pemasangan jembatan tersebut dikerjakan oleh para prajurit TNI AD dari satuan zeni. Lantaran kebutuhan jembatan di lokasi terdampak bencana cukup banyak, pemerintah mengupayakan penambahan. Tidak hanya jembatan bailey, jembatan aramco juga turut dibangun oleh Angkatan Darat. ”Mudah-mudahan per Januari kami bisa selesaikan 100 titik untuk jembatan aramco dan saya berharap lebih banyak lagi nanti ke depannya,” terang Maruli. Orang nomor satu di tubuh TNI AD itu menyatakan bahwa tugas TNI membangun

jembatan sementara nantinya diteruskan oleh Kementerian PU dengan mendirikan jembatan permanen. Untuk sementara, jembatan bailey dan jembatan aramco dapat dimanfaatkan sebagai penghubung antar daerah yang sempat putus. Sehingga distribusi logistik dan bantuan bisa lebih lancar. Tidak sampai satu bulan, pembangunan jembatan bailey sudah selesai di 7 titik. Termasuk titik-titik vital. Menurut dia, itu tidak lepas dari kerja keras anak buahnya yang berhari-hari mengupayakan pembangunan jembatan tersebut. ”Anggota saya di sana jungkir balik mengerjakan itu, orang masih leceh-lecehkan juga. Anggota saya berhari-hari tidur di sana baju basah nggak ada ganti, tempat tinggal juga tidak ada, bagaimana mereka dengan sepenuh hati mengerjakan ini tapi orang masih berbicara nyinyir,” imbuhnya. PENGUNGSI IDAP ISPA DAN CAMPAK Di Padang, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sumatera Barat melaksanakan respons tanggap darurat terhadap bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat pada periode November hingga Desember 2025. Respons tanggap darurat tersebut difokuskan pada pelayanan kesehatan anak secara komprehensif, meliputi layanan medis, pemenuhan gizi darurat, serta dukungan kesehatan mental dan psikososial. Ketua IDAI Cabang Sumatera

Barat, dr. Asrawati, M.Biomed, Sp.A(K), Subsp.TKPS, FISQua, CIIQA, menyampaikan bahwa anak-anak, khususnya bayi dan balita, merupakan kelompok paling rentan dalam situasi bencana. Menurutnya, kondisi darurat akibat bencana membutuhkan penanganan khusus dan terintegrasi agar dampak jangka pendek maupun jangka panjang terhadap kesehatan anak dapat dicegah. “Bencana hidrometeorologi yang terjadi, termasuk banjir di Kota Padang pada akhir November 2025, berdampak besar pada kesehatan anak. Bayi dan balita membutuhkan perhatian khusus, terutama terkait gizi, tumbuh kembang, dan kesehatan mental,” ujar dr. Asrawati, Jumat (19/12). IDAI Sumatera Barat memberikan pelayanan kesehatan anak melalui posko pengungsian serta kunjungan rumah atau home visit di wilayah terdampak. Pelayanan tersebut dilaksanakan di tujuh kabupaten dan kota, yakni Kabupaten Agam, Pesisir Selatan, Padangpariaman, Tanahdatar, Solok, Pasaman, serta Kota Padang. Layanan kesehatan yang diberikan m e n c a ku p pemeriksaan kesehatan umum, pemberian rujukan medis, deteksi dini gangguan tumbuh kembang, serta skrining gangguan tidur dan gangguan kecemasan pada anak. Selain itu, IDAI Sumbar juga melakukan skrining terhadap kemungkinan gangguan stres pascatrauma atau posttraumatic stress disorder (PTSD) pada anak-anak korban

bencana. Berdasarkan data hingga 16 Desember 2025, tercatat sebanyak 631 pasien anak telah mendapatkan pelayanan kesehatan dari IDAI Sumatera Barat. Kasus terbanyak yang ditemukan adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dengan jumlah 373 kasus atau sekitar 59 persen dari total pasien anak yang dilayani. Selain ISPA, IDAI Sumatera Barat juga menemukan merebaknya kasus campak di salah satu posko pengungsian di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam. Temuan tersebut menjadi perhatian serius karena lingkungan pengungsian memiliki risiko penularan penyakit menular yang cukup tinggi, terutama pada anak-anak. Menurut dr. Asrawati, kondisi ini menegaskan pentingnya upaya pencegahan penyakit menular tetap dijalankan meskipun berada dalam situasi darurat bencana. “Kasus campak di posko pengungsian menunjukkan bahwa imunisasi tetap harus menjadi prioritas meskipun berada dalam kondisi bencana,” katanya. Selain kesehatan fisik, IDAI Sumatera Barat juga memberikan perhatian besar terhadap dampak psikologis yang dialami anak-anak pascabencana. Kegiatan trauma healing dilakukan melalui berbagai pendekatan ramah anak, seperti bermain, menggambar, bernyanyi, dan aktivitas kreatif lainnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan orang tua serta relawan yang telah mendapatkan pelatihan pendampingan psikososial.(adt/rel)

Mau Rasakan Ramadan di Rumah Sendiri  Kerinduan itu kian terasa saat bulan suci Ramadan mulai mendekat. Warga ingin kembali merasakan sahur dan berbuka di rumah sendiri. Meski belum bisa sepenuhnya pulang, langkah kecil mulai mereka lakukan. Setelah berminggu-minggu tinggal di posko pengungsian, sebagian warga perlahan meninggalkannya. Mereka mencoba mendekat ke kampung halaman, meski hanya dengan tenda darurat

di sekitar permukiman. Warga sebelumnya mengungsi di Aula Kantor Bupati. Kini, mereka memilih mendirikan tenda mandiri dari sisa bangunan rumah. Tenda itu menjadi tempat beristirahat, sekadar melepas lelah di malam hari. Namun, rumah tetap belum bisa dihuni. Tebalnya timbunan tanah masih menutup akses hingga ke pintu. Mereka terpaksa tinggal di tenda-tenda mandiri atau musala mandiri. Di Kampung Blang Cut sendiri hanya terdapat dua titik tenda.

Setiap titik diisi sekitar 10 orang. Tenda-tenda itu dibuat dari bekas bangunan rumah yang rusak. Jadi warga mencoba mendekat ke area pemukiman. Tenda hanya difungsikan sebagai tempat tidur. Pada siang hingga sore hari, kawasan tersebut terlihat sepi. Warga lebih banyak beraktivitas di luar lokasi. Tim relawan SalamAid terus mendampingi warga. MCK dan dapur umum dibangun untuk menunjang kebutuhan harian. Warga harus terus disupport agar bisa kembali

ke rumahnya. Upaya memantik semangat terus dilakukan. Meski begitu, baru sebagian kecil warga yang sempat kembali ke rumah, bahkan ada yang belum sama sekali. Harapan warga kini tertuju pada bulan Ramadan. Mereka ingin ibadah dijalani di rumah sendiri atau setidaknya lebih dekat dengan kampung halaman. Mereka berharap saat bulan puasa nanti bisa kembali tinggal di rumah masingmasing atau mendekat ke pemukimannya. (bay/c)

GM Bisnis: Erwin Sofian GM Digital dan Teknologi Informasi (IT): Benny Irawan Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi: Ricki Noor Rachman Koordinator Liputan: Dede Supriadi Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi Online: Lucky Lukman Nul Hakim Redaktur Pelaksana Online: Yosep Awaludin Redaktur Senior: Andi Ahmadi, Faturahman S Kanday, Muhammad Ridwan, Muh Afandi, Iqbal Muhammad Redaktur: Imam Rahmanto, Pipin Apriani, Alpin, Muhammad Ruri Ariatullah, Rani Puspitasari Sinaga, Reka Faturachman Sekretaris Redaksi: Jean Cloudia Reporter: Arif Al Fajar, Septi Nulawam Harahap, Fikri Rahmat Utama, Muhamad Rifki Fauzan, Abilly Muhamad, Muhammad Ali Fotografer: Sofyansyah, Hendi Novian Redaktur Konten/ Koordinator Medsos: Erika Nur Rizki S Konten Kreatif: Edfyra Amelia, Rissa Aliria Putri Editor Video: Muhammad Alife Shine, Muhammad Fadhel Wafi, Muhammad Ardika Gunawan, Ezar Rajaswara, Khaerul Nur, Muhammad Isa Ismatullah Videografer: Abdul Aziz, Muhamad Dzikri Ilman Syabani Pracetak: Zainal Arifin (Koordinator), Nursaid, Sarmadah, M. Chaidirali S. Umum dan Personalia: Rawin Surwintono, Mia Nelawati (Asist. Manager) Iklan: Untung Bachtiar (Manager) Pemasaran dan Sirkulasi: M Iksan Halil (Manager) Digital Marketing: Recia Debora S Konsultan Hukum: Andi Syarifuddin SH, MH Ombudsman: M. Choirul Shodiq, Rohman Budijanto Penerbit: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP: 651/SK/MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 Percetakan: PT Bogor Media Grafika (Jalan Siliwangi Kav.1/34 Komp. Puslitbang KOSTRAD Desa Cijujung Kandang Roda Bogor Telp: 0251 8655965) Alamat: Graha Pena Radar Bogor, Jl KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Taman Yasmin Bogor 16113. Telepon Redaksi: 0251-7544005 (hunting), Fax:2517544008. Telepon Iklan: 0251-7544001-002, Fax: 0251-7544009. Telepon Pemasaran: 0251-7544003. Perwakilan Jakarta: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, Telepon/Fax: 021-53699624. Homepage: http//www.radarbogor.id Email: redaksi@ radar-bogor.com. Wartawan Radar Bogor dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

Wartawan Radar Bogor dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.


sabtu

20 DESember 2025 29 jumadil akhir 1447 H

Gubernur Tak Bisa Larang ODOL DEPOK–Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa mulai 2 Januari 2026, seluruh industri yang melakukan kegiatan pengangkutan barang dilarang menggunakan kendaraan truk over dimension overloading (ODOL). Tidak terkecuali di Kota Depok yang menjadi jalur lintasan. Kebijakan tersebut menuai pro dan kontra di kalangan sejumlah sopir truk di Depok.

DILANTIK: Suasana pelantikan PPPK Paruh waktu di Lapangan Stadion Merpati, kota Depok, Jumat (19/12) kemarin.

GUBERNUR..Baca Hal 6

(FAJAR/RADAR BOGOR)

Hujan ringan mengguyur lapangan Stadion Merpati, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Jumat (19/12) kemarin pagi. Namun, tak membuat ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu bergeser dari tempatnya. 7.036 PPPK..Baca Hal 6

(ILUSTRASI-FAJAR/RADAR BOGOR)

MELINTAS: Truk ODOL melintas di Jalan Kemiri Muka, Kota Depok.

(FAJAR/RADAR BOGOR)

Personel Gabungan Siap Amankan Nataru

DEPOK–Polres Metro Depok menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Jaya 2025, sebagai bentuk kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di halaman mapolres, Jumat (19/12) kemarin.

PESONEL..Baca Hal 6

APEL: Suasana Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Jaya 2025 di halaman Mapolres Metro Depok, Jumat (19/12) kemarin.

RSSG Beri Dampak Positif DEPOK–Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, dinilai memberikan dampak positif bagi sekolah swasta, khususnya dalam meningkatkan daya saing dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

RSSG..Baca Hal 6

Program RSSG ini sangat membantu sekolah swasta seperti kami. Dengan adanya program ini, kami bisa ikut bersaing dengan sekolah negeri untuk mendapatkan siswa dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Depok,” Norman Hafidz Novian Thoriq Koordinator Yayasan SMP Pelita 2

(FAJAR/RADAR BOGOR)

DALAM PENGERJAAN: Kondisi terkini proyek Bundaran Gran Depok City (GDC), Jumat (19/12) kemarin.

Harus Rampung Sebelum Tahun Baru

DEPOK–Arus lalu lintas di persimpangan Jalan antara Grand Depok City (GDC), Jalan Kalimulya dan Jalan KSU nampak ramai lancar pada Jumat (19/12) kemarin. Kendaraan dari arah Kalimulya yang akan menuju jalan KSU, dialihkan sekitar 100 meter ke Jalan GDC arah Jalan Kartini. Lalu diputar balik dan kembali masuk ke ruas jalan KSU. Sementara itu dari arah sebaliknya yang hendak

menuju Jalan Kalimulya, diarahkan ke Jalan GDC arah Alun-alun Depok dan berputar balik. Rekayasa lalu lintas itu dilakukan lantaran jalur tengah yang biasa dilintasi ditutup total. Di sana sedang berlangsung proyek Bundaran GDC. Proyek tersebut ditargetkan rampung sebelum malam pergantian tahun baru 2026. Yakni pada

HARUS..Baca Hal 6


RADAR BOGOR I SABTU, 20 DESEMBER 2025 I 29 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 6

AGLOMERASI

7.036 PPPK Dilantik Saat Hujan  Wali Kota Depok, Supian Suri, melantik 7.036 PPPK Paruh Waktu. Mereka akan bertugas di berbagai unit pelayanan. Mulai dari kelurahan, kecamatan, hingga perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. “Ini merupakan bentuk pengakuan negara terhadap keberadaan PPPK Paruh Waktu yang akan bertugas. Secara formal negara mengakui keberadaan teman-teman semua,” ujarnya. Supian mengingatkan, bagi para PPPK Paruh Waktu yang dilantik, harus benar-benar melayani masyarakat. “Ini

adalah satu anugerah, tetapi di balik itu ada kewajiban besar untuk melayani masyarakat Kota Depok,” paparnya. Supian mengingatkan kepada para PPPK Paruh waktu, untuk selalu bersyukur dan menerima ditempatkan di mana saja. “Ya, pokoknya syukuri apa pun pada posisi saat ini. Syukuri apapun itu karena di luar sana masih banyak sekali orangorang yang ingin jadi bagian melayani warga Depok,” ucap Supian. “Para PPPK Paruh Waktu yang dilantik adalah orang-orang pilihan, dari dua juta lebih penduduk Kota Depok. Angka 7.036 itu sangat kecil. Artinya,

apa pun persepsi publik, yang penting buat teman-teman adalah mampu membuktikan bisa memberikan kebaikan buat masyarakat,” jelasnya. Supian menyampaikan jika Pemkot Depok membuka peluang pengembangan karier bagi PPPK Paruh Waktu. Kendati begitu, penempatan dan jenjang ke depan sangat bergantung pada kebutuhan daerah serta kemampuan individu yang bersangkutan. Dia menjelaskan bahwa secara prinsip, jika ke depan terdapat kebutuhan formasi untuk mengisi posisi penuh waktu maupun Aparatur Sipil Negara (ASN), maka hal

RSSG Beri Dampak Positif  Koordinator Yayasan SMP Pelita 2, Norman Hafidz Novian Thoriq, mengatakan program RSSG membantu sekolah swasta agar mampu bersaing dengan sekolah negeri sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi siswa untuk memperoleh pendidikan yang layak. “Program RSSG ini sangat membantu sekolah swasta seperti kami. Dengan adanya program ini, kami bisa ikut bersaing dengan sekolah negeri untuk mendapatkan siswa dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Depok,” ujarnya. Ia menuturkan, selama sekitar enam bulan pelaksanaan,

program RSSG berjalan cukup lancar dan manfaatnya dirasakan langsung oleh pihak sekolah maupun peserta didik. “Sejauh ini pelaksanaannya cukup memuaskan karena dukungan dari pemerintah memang sudah disiapkan secara khusus untuk program ini,” jelasnya. Norman menyebutkan, SMP Pelita 2 termasuk sekolah yang terpilih mengikuti program RSSG setelah melalui proses seleksi. Dari pengajuan tujuh rombongan belajar (rombel), saat ini dua rombel telah terisi dengan total sekitar 50 siswa. Menurutnya, tidak terdapat perbedaan perlakuan dalam proses pembelajaran antara

siswa reguler dan siswa peserta RSSG. Seluruh siswa memperoleh hak pendidikan yang sama. “Tidak ada perbedaan dalam pembelajaran. Tujuannya tetap sama, mencerdaskan anak bangsa,” katanya. Ia berharap ke depan dukungan terhadap program RSSG dapat terus ditingkatkan, terutama dalam penguatan tenaga pendidik, agar kualitas sekolah swasta peserta program semakin setara dengan sekolah negeri. “Harapan kami, program ini bisa terus berjalan dan dukungannya semakin diperkuat, khususnya untuk peningkatan kualitas guru,” tutupnya. (faj/a)

Harus Rampung Sebelum Tahun Baru  Selasa (30/12) mendatang, atau tinggal 11 hari masa kerja. Bentuk bundaran GDC sudah mulai terlihat. Jalan yang ditutup dilakukan betonisasi. Beberapa gorong -gorong di kanan jalan sudah mulai terpasangan. Rustam, warga Kalimulya mengatakan, proyek Bundaran GDC ini menjadi salah satu yang dinanti masyarakat. Kata dia, persimpangan tersebut menjadi salah satu ruas yang

kerap macet saya jam sibuk seperti pagi dan sore hari. “Iya, sering macet di sini, apalagi saat gak ada yang atur lalulintas,” katanya kepada Radar Bogor. Ia berharap proyek tersebut bisa selesai tepat waktu. Karena jika sampai molor, bisa mengakibatkan kemacetan saat malam pergantian tahun nanti. “Iya, kalau terlambat, bisa parah nanti pas malam tahun baru,” paparnya. Sementara itu, Wali Kota Depok, Supian Suri, meminta agar proyek strategis tersebut selesai tepat waktu dan tidak

mengganggu arus lalu lintas akhir tahun. “Saya minta prosesnya dipercepat dengan menambah tenaga pekerja agar dapat selesai maksimal pada 30 Desember 2025,” katanya. Lebih lanjut, ia menilai percepatan diperlukan mengingat waktu yang semakin terbatas dan potensi lonjakan kendaraan menjelang pergantian tahun. “Waktunya sangat mepet. Saya minta pekerjaan dipercepat, jangan sampai menjelang tahun baru justru terjadi kepadatan di kawasan ini,” tukasnya.( faj/c)

tersebut akan dibuka melalui mekanisme resmi, seperti seleksi CPNS atau formasi PPPK Penuh Waktu. “Jika ada kebutuhan, tentu akan dibuka formasi untuk mengisi penuh waktu dan ASN melalui CPNS. Semua tergantung pada kemampuan dan kinerja masing-masing,”

ujarnya. Menurut Supian, pada tahap awal Pemkot Depok lebih menitikberatkan pada kemaksimalan kinerja dalam pelayanan publik. Oleh karena itu, penempatan PPPK Paruh Waktu tidak bersifat permanen pada satu posisi tertentu. “Kami melihat dari sisi

kebutuhan perangkat daerah. Perangkat daerah mana yang membutuhkan tenaga lebih banyak, itu yang akan menjadi prioritas,” katanya. Ia menambahkan, pengalokasian dan penyesuaian penempatan kerja pegawai akan dikoordinasikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda), sehingga PPPK Paruh

Waktu dimungkinkan untuk dialihkan ke unit kerja lain yang dinilai lebih membutuhkan. “Mereka tidak pasti berada di posisi yang hari ini ditugaskan. Bisa dialihkan ke tempat lain yang lebih prioritas, agar dapat membantu pelayanan kepada masyarakat Kota Depok secara optimal,” tukasnya.(faj/c)

Gubernur Tak Bisa Larang ODOL  Mirza Mustafa misalnya. Pria yang berprofesi sebagai supir truk tersebut mengaku kebijakan tersebut imbasnya bukan cuma ke pengusaha, tapi masyarakat juga. “Over dimensi itu penambahan casis. Saya menolak karena imbasnya bukan cuma ke pengusaha, tapi masyarakat juga. Karena distribusi menjadi terhambat juga,” katanya kepada Radar Bogor, Jumat (19/12) kemarin. Ia juga menilai, surat edaran yang diberlakukan di Jawa Barat dianggap tidak sejalan dengan kesepakatan pemerintah pusat yang menerapkan kebijakan zero ODOL tahun 2027. Ini bisa berpotensi menimbulkan permasalahan di lapangan. “Kami sopir yang jadi korbannya,” tuturnya. Hal senada dikatakan Ucok, sopir truk lainnya. Ia mengaku kebijakan tersebut bisa berdampak bagi masyarakat.

“Jadi harus serentak, nasional, jangan hanya satu daerah. Kalau begini ambigu juga. Kami juga yang jadi korbannya,” ujarnya. Sementara Itu, Guru Besar Ilmu Pemerintahan IPDN, Prof Djohermansyah Djohan mengatakan, Surat edaran gubernur Jabar tidak sah secara hukum dan melampaui kewenangan pemerintah daerah. Hal ini lantaran surat edaran bukan produk hukum yang dapat mengatur masyarakat maupun dunia usaha. Menurutnya, kebijakan ODOL merupakan kewenangan pemerintah pusat. Artinya, pemerintah daerah tidak boleh mengeluarkan kebijakan apapun apabila tidak ada pelimpahan tugas atau diskresi dari pemerintah pusat dalam hal ini kementerian perhubungan (Kemenhub). “Tidak boleh daerah mengatur. Jangankan bikin surat edaran, pergub saja tidak boleh,” katanya kepada Radar Bogor.

Lebih lanjut, Prof Djohan menjelaskan, pengaturan lalu lintas dan angkutan jalan, termasuk penindakan kendaraan ODOL, sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. Oleh karena itu, tidak dapat diambil alih oleh pemerintah daerah. Karenanya, dia menyebut langkah Gubernur Dedi Mulyadi yang menerbitkan SE sebagai tindakan yang melampaui batas. Mantan Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara kesatuan, bukan negara federal. Sehingga, dia mengatakan, kekuasaan mutlak berada di pemerintah pusat atau presiden. Dia mengatakan, penerbitan kebijakan yang melampaui kewenangan bertentangan dengan prinsip negara kesatuan dan aturan perhubungan nasional. Prof Djohan juga mengingatkan, kebijakan sepihak

daerah berpotensi mengacaukan ekonomi dan arus logistik nasional. Ketua Persatuan Purna Bhakti Pegawai Kementerian Dalam Negeri (P2BP) Kemendagri ini mengatakan, angkutan logistik bersifat lintas provinsi sehingga membutuhkan keseragaman kebijakan. “Kalau setiap daerah bikin aturan sendiri nanti bisa bolong-bolong. Itu akan mengganggu arus ekonomi dan distribusi barang. Biaya logistik naik, dan ujungnya masyarakat yang kena karena inflasi,” paparnya. Dia menegaskan bahwa kebijakan zero ODOL tetap berada di bawah komando pemerintah pusat. Dimana, Kemenhub sendiri belum menerapkannya secara penuh dan menargetkan implementasi pada 2027. Untuk itu, sambung dia, daerah wajib menunggu keputusan resmi pusat dan bukan membuat kebijakan sendiri. (faj/c)

Personel Gabungan Siap Amankan Nataru  Apel gelar pasukan ini dipimpin oleh Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah. Didampingi Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras dan Dandim 0508/Kota Depok Kolonel Inf Triano Iqbal. Apel gelar pasukan ini juga turut dihadiri Kepala Satpol PP Kota Depok, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, para Pejabat Utama Polres Metro Depok, serta para kapolsek. Abdul Waras mengatakan, dalam apel tersebut, dilibatkan sebanyak 161 personel gabu-

ngan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, Saka Bhayangkara, Pemadam Kebakaran, Pokdar Kamtibmas, RAPI, Senkom, dan PMI. “Apel Gelar Pasukan ini merupakan pengecekan akhir kesiapan personel beserta sarana dan prasarana dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia,” katanya kepada Radar Bogor. Ia menyampaikan perayaan Nataru merupakan agenda nasional, dengan potensi peningkatan mobilitas masyarakat. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub), pergerakan masyarakat pada

Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang. “Selain itu, faktor cuaca ekstrem dan puncak musim hujan juga menjadi perhatian serius yang memerlukan kesiapsiagaan maksimal seluruh personel,” paparnya. Polri bersama TNI dan instansi terkait melaksanakan Operasi Lilin Jaya 2025 selama 14 hari, mulai Sabtu (20/12/2025) hingga Jumat (2/1/2026) mendatang. Operasi ini didukung oleh personel gabungan serta pendirian pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu guna mengamankan objek vital, tempat ibadah, pusat keramaian, serta jalur transportasi. Adapun pengamanan akan

difokuskan pada gereja dan tempat ibadah, jalan raya dan jalan tol, sentra perekonomian, objek vital, SPBU, permukiman warga yang ditinggal libur, objek wisata, serta lokasi perayaan malam pergantian tahun. Selain itu, dilakukan antisipasi gangguan kamtibmas, kemacetan lalu lintas, dan aksi balap liar. “Melalui sinergi seluruh unsur yang terlibat, diharapkan pelaksanaan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kota Depok dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan momen akhir tahun dengan rasa aman dan nyaman,” tukas Kapolres.(faj/b)


RADAR BOGOR I SABTU, 20 DESEMBER 2025 I 29 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 7

KOMUNITAS KOMUNITAS Ayah Berbakti Indonesia Hebat (Abi Hebat) Kota Bogor meraih Apresiasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Tingkat Provinsi Jawa Barat. Penghargaan tersebut diberikan atas peran aktif Abi Hebat dalam mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak dan penguatan keluarga. Penghargaan berupa piagam itu diserahkan dalam kegiatan Apresiasi GATI se-Jawa Barat, yang diselenggarakan Kemen-

terian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Barat. Piagam tersebut menetapkan Abi Hebat Kota Bogor sebagai Komunitas Penggiat Ayah Teladan Kolaboratif. Sebuah pengakuan atas konsistensi komunitas dalam menggerakkan nilai-nilai pengasuhan berbasis peran ayah sepanjang tahun 2025. Penyerahan piagam dilakukan Kepala Bidang Pemberdayaan

dan Peningkatan Keluarga Sejahtera (PPKS) DPPKB Kota Bogor, Arief Rachman Badrudin, kepada Ketua Komunitas Abi Hebat Kota Bogor, Ahmad Ramdoni Hosein. Ahmad Ramdoni Hosein mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bentuk pengakuan atas kerja kolektif para ayah di Kota Bogor dalam membangun keluarga yang sehat dan harmonis. “Ini bukan hanya gelar, tetapi

tanggung jawab moral agar kami terus menggerakkan peran ayah sebagai teladan di keluarga dan lingkungan,” ujarnya, Jumat (19/12/2025). Ia juga mengapresiasi sejumlah program pemerintah yang sejalan dengan misi Abi Hebat, salah satunya Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah (GEMAR). Menurutnya, program tersebut efektif mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan anak. (uma/c)

APRESIASI: Ketua Komunitas Abi Hebat Kota Bogor Ahmad Ramdoni Hosein menerima penghargaan dari Kabid Pemberdayaan dan Peningkatan Keluarga Sejahtera (PPKS) DPPKB Kota Bogor, Arief Rachman Badrudin.


RADAR BOGOR I SABTU, 20 DESEMBER 2025 I 29 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 8

PENGECEKAN: Tim dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat mengecek hasil pembangunan Jalan Cipayung Megamendung.

FOTO: SEPTI NULAWAM/RADAR BOGOR

Jalan Cipayung-Megamendung Akhirnya Rampung MEGAMENDUNG–Pelebaran serta betonisasi Jalan Cipayung - Megamendung telah rampung. Masyarakat serta wisatawan kini bisa memanfaatkan salah satu akses wisata Puncak tersebut. ”Sekarang sudah rampung dan sudah bisa dimanfaatkan oleh warga dan juga wisatawan Puncak,” ungkap pelaksana kegiatan, Jhonarudin Syah kepada Radar Bogor, Kamis (18/12). Pihaknya pun mengapresiasi warga khususnya di Cipayung, Megamendung yang telah bersabar selama proses pembangunan. Setelah ini, kesabaran tersebut akan terbayarkan dengan hasil pembangunan jalan yang lebih memadai. ”Sekarang jalan sudah mulus dan cukup lebar, sehingga kendaraan dari dua arah bisa melintas dengan tenang. Kami juga

membangun TPT di sejumlah titik tebingan,” jelas Jhonarudin. Tim dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pun telah datang dan mengecek langsung Jalan Cipayung - Megamendung. Hal itu dilakukan untuk memastikan kualitas dari pembangunan jalan tersebut. ”Bagi warga dan juga wisatawan, silahkan untuk melintas di Jalan Cipayung Megamendung yang telah selesai dilakukan peningkatan,” imbau Jhonarudin. Sebelumnya, Dinas PUPR Kabupaten Bogor mengucurkan anggaran sebesar Rp1,4 miliar untuk peningkatan Jalan Cipayung - Megamendung di tahun 2025 ini. Peningkatan berupa pelebaran dan pengecoran jalan dilakukan sepanjang kurang lebih 500 meter. (cok/c)

Proyek Jembatan Transyogi Tak Kunjung Beres CILEUNGSI – Proyek perbaikan Jembatan Jalan Raya Transyogi Cileungsi–Jonggol, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, hingga kini belum juga rampung. Hal ini pun menimbulkan gangguan arus lalu lintas. Kondisi tersebut menjadi sorotan menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Camat Cileungsi, Drs. Adi Henryana, menyampaikan keluhannya terkait lambannya penyelesaian proyek tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kecamatan Cileungsi tidak pernah menerima pemberitahuan resmi mengenai progres perbaikan jembatan tersebut. “Walaupun kami kecamatan tidak pernah diberitahu terkait dengan perbaikan jembatan atau Box Culvert tersebut, kami tetap berinisiatif untuk berkomunikasi via telepon,” ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis (18/12). Ia mengatakan, dirinya sempat menghubungi UPT Bina Marga Provinsi Jawa Barat untuk mempertanyakan kepastian penyelesaian proyek, mengingat kondisi Jalan Raya Transyogi masih kerap mengalami kemacetan. Dalam komunikasi tersebut, UPT Bina Marga Provinsi disebut menyampaikan permohonan maaf karena tidak adanya konfirmasi kepada pihak kecamatan. Menurut Adi, minimnya koordinasi ini patut menjadi perhatian karena berdampak langsung pada masyarakat. Adi Henryana juga menyoroti kondisi menjelang libur Nataru yang biasanya diiringi

FOTO: MUHAMMAD ALI/RADAR BOGOR

PEMBANGUNAN: Proyek perbaikan Jembatan Jalan Raya Transyogi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor yang tak kunjung usai.

peningkatan volume kendaraan. Ia menilai, keterlambatan proyek berpotensi memperparah kemacetan di ruas Cileungsi– Jonggol. “Saya sampaikan bagaimana kondisi ini menjelang Nataru dan lain sebagainya, mereka menjanjikan pengerjaan akan selesai sekitar tanggal 20 Desember,” katanya. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah kecamatan mencatat dibukanya akses jalan alternatif dari kawasan Metland menuju Harvest City yang kini mulai diaktifkan untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas.

“Pengendara yang menuju Gandoang atau Mekarsari bisa memanfaatkan jalur alternatif tersebut, tidak harus melalui Transyogi,” jelasnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyelesaian proyek jembatan tetap menjadi prioritas utama. Ia berharap pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target dengan kualitas yang baik demi keselamatan pengguna jalan. “Target pekerjaan saya minta juga tanggal 20 Desember harus sudah selesai dengan kualitas yang baik, karena itu kewenangan provinsi kami juga tidak bisa berbuat banyak,” pungkasnya. (Cr1)

Cuaca Ekstrem Timbulkan Bencana TAMANSARI – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Bogor pada Jumat (19/12) menimbulkan sejumlah bencana. Sejumlah wilayah di pusat dan perbatasan Kabupaten Bogor terdampak peristiwa ini. Seperti yang terjadi di Desa Sirnagalih, Tamansari. Ketua RT 03/12 Desa Sirnagalih, Yus Rusyanto menyebut sebanyak 7 rumah di Gang Oding, rusak usai dilanda angin puting beliung. Dua di antaranya mengalami kerusakan berat, dan sebagian lainnya mengalami kerusakan ringan. “Waktu kejadian sekitar pukul 10.30 WIB saat hujan, angin puting beliung melanda wilayah tempat tinggal kami,” ungkap Yus. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pihak BPBD Kabupaten Bogor pun telah datang ke lokasi kejadian guna melakukan asesmen dan penanganan. Menurut Yus, peristiwa ini bukan yang pertama kali terjadi di wilayah Tamansari. Sebelumnya, angin puting beliung juga melanda pemukiman di Desa Sirnagalih dan merusak sejumlah rumah. “Setelah kejadian, warga gotong rotong saling membantu perbaikan. Kami berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di wilayah kami,” harapnya. Angin kencang juga membuat pohon di Kampung Pabuaran RT 003/005, Desa Pabuaran, Kecamatan Bojonggede tumbang. Akibat kejadian itu, satu unit bangunan warung milik warga mengalami kerusakan ringan. Selain itu, tumbangnya pohon juga menyebabkan akses Jalan Raya Pabuaran Bojonggede tertutup sementara sehingga arus lalu lintas terganggu. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut dipicu oleh kondisi cuaca dan keadaan pohon yang sudah tidak layak. “Disebabkan hujan deras yang disertai angin kencang di wilayah tersebut dan kondisi pohon yang sudah lapuk, sehingga

FOTO: BPBD KABUPATEN BOGOR

TUMBANG: Petugas BPBD saat mengevakuasi pohon tumbang di Pabuaran, Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor, Jumat (19/12/2025).

batang cabang pohon patah menimpa 1 unit bangunan warung dan menutup akses jalan raya Pabuaran,” ujarnya. Adam mengatakan petugas BPBD Kabupaten Bogor bersama unsur terkait langsung melakukan penanganan di lokasi dengan mengevakuasi material pohon tumbang agar akses jalan kembali bisa dilalui oleh masyarakat. “Berdasarkan hasil kaji cepat di lokasi,

terdapat warga yang terdampak akibat kejadian tersebut, 1 unit bangunan warung mengalami rusak ringan yang didalamnya terdapat 1 KK 5 jiwa,” ungkap dia. Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama juga menyebabkan tebingan di sekitar aliran Kali Cibeber longsor. Peristiwa tersebut berdampak pada satu unit rumah warga di Kampung Gunung Putri Selatan RT 04/07, Desa Gunung Putri,

Kecamatan Gunung Putri. Adam mengatakan longsor terjadi akibat meluapnya aliran Kali Cibeber yang menggerus tebing di sekitarnya hingga akhirnya runtuh. Ia menjelaskan, berdasarkan hasil kaji cepat di lokasi, satu unit rumah mengalami kerusakan sedang pada bagian dapur yang ambruk. Kejadian tersebut berdampak pada dua kepala keluarga dengan total delapan jiwa. Tidak ada laporan korban

jiwa dalam peristiwa ini. Menurutnya, dalam penanganan awal, BPBD Kabupaten Bogor mencatat kebutuhan dasar warga terdampak berupa logistik tanggap darurat dan terpal. Selain itu, pemilik rumah telah diberikan edukasi untuk melakukan evakuasi mandiri guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan apabila cuaca buruk kembali terjadi. (Cok/Cr1/c)

Kemeriahan Majelis Ta’lim Riyaadhun Naim Menyambut Ramadan

Hadirkan Lomba Adzan hingga Tausiyah

FOTO : BILLY / RADAR BOGOR.

DISKUSI: Founder Vinus, Yusfitriadi saat menyampaikan keterangan dalam kegiatan Diskusi.

Deforestasi Beri Ancaman Bencana CIBINONG –Ancaman bencana mengintai Kabupaten Bogor. Hal itu akibat maraknya deforestasi atau pembalakan liar yang terjadi di Bumi Tegar Beriman Pengamat Kebijakan publik sekaligus Founder Visi Nusantara (Vinus) Maju, Yusfitriadi mengungkapkan kerusakan hutan di Kabupaten Bogor diakibatkan tiga perilaku. “Pertama, deforestasi yang berakibat pengurangan hutan. Kedua adalah eksploitasi, yaitu pengambilan habis-habisan hutan. Serta abrasi yang disengaja atau tidak. Tiga faktor tadi yang kemudian sedang terjadi di Kabupaten Bogor, bahkan di Jawa Barat pada umumnya,” jelas dia. Yus menyampaikan deforestasi terjadi

di Bumi Tegar Beriman karena beberapa faktor. Mulai dari, alih fungsi lahan berupa aktivitas galian dan pembangunan di serapan air hingga faktor penambangan. Ia menyebut saat ini ada sekitra 20 titik tambang ilegal di Kabupaten Bogor ”Dan 20 titik tambang ilegal itu sampai hari ini tidak ada restorasi penanaman pohon, tidak ada restorasi tanah, dan tidak ada restorasi pasca tambang,” ujar dia. Akibat faktor tersebut, kata dia, bisa berakibat terjadi bencana alam yang berdampak kepada masyarakat. “Sehingga menimbulkan air langsung ke rumah warga, kecelakaan, karena tidak ada penahan penahanan air,” pungkas dia. (abl/c)

Momen Bulan Ramadan disambut meriah warga Pabuaran Cibinong. Terutama Pengajian Majelis Taklim (MT) Riyaadhun Naim (RN) yang berlokasi di RT 07/03. Mereka menggelar berbagai perlombaan keagamaan. Rangkaian kegiatan ini dilakukan untuk menyambut bulan suci. Laporan: MUHAMMAD ALI PULUHAN peserta tampak serius menampilkan kemampuan terbaiknya. Mereka menunjukkan kebolehannya dalam adzan, muratal, dan tausiyah. Keseruan itu tersaji dalam kegiatan perlombaan yang digelar MT Riyaadhun Naim. Guru pembimbing Pengajian MT Riyaadhun Naim, Sri Wahyuni, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi hasil pembelajaran para santri selama satu tahun terakhir. “Perlombaan yang kami laksanakan meliputi lomba adzan, tahfidz, murattal, dan ceramah,” ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis (18/12). Menurutnya, selain sebagai bentuk evaluasi pembelajaran, kegiatan ini juga bertujuan untuk melatih mental dan kemampuan berbicara di depan umum para santri sejak

FOTO: MAJELIS TA’LIM RIYAADHUN NAIM

ADZAN: Seorang peserta lomba adzan tampil dalam kegiatan perlombaan Majelis Taklim Riyaadhun Naim, Cibinong.

usia dini. “Kami ingin melatih keberanian dan kemampuan public speaking para santri agar terbiasa tampil di depan publik dan tidak merasa grogi. Hal ini penting ditanamkan sejak kecil,” jelasnya. Ia berharap, melalui kegiatan perlombaan tersebut, semangat belajar para santri semakin meningkat sehingga mampu menghasilkan pembelajaran yang maksimal dan melahirkan generasi Qurani di masa depan. “Karena kegiatan perlombaan ini baru pertama kali dilaksanakan, mudah-mudahan

ke depannya bisa berjalan lebih baik lagi,” pungkasnya. Sementara itu, salah satu wali santri, Asep Supriyadi, mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Ta’lim Riyaadhun Naim. Ia berharap anak-anak yang mengikuti pengajian tersebut dapat tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan berakhlak mulia. “Semoga kelak anak-anak santri MT Riyaadhun Naim menjadi anak saleh dan salehah, beriman, bertakwa, serta berguna bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya. (Cr1/c)


RADAR BOGOR I SABTU, 20 DESEMBER 2025 I 29 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 9

ALLSPORT NEWCASTLE UNITED VS CHELSEA MENYAMAR: Erling Haaland menyamar sebagai Sinterklas untuk memberikan kejutan langsung kepada anak-anak penggemar Manchester City di Manchester, Inggris.

Waspada Magis St James Park

COLE

PALMER

Nyamar jadi Sinterklas MANCHESTER–Erling Haaland menyamar sebagai Sinterklas untuk memberikan kejutan langsung kepada anak-anak penggemar Manchester City di Manchester, Inggris. Aksi itu dilakukan secara diam-diam dan didokumentasikan dalam sebuah video yang diunggah ke kanal YouTube pribadinya. Dalam penyamarannya, Haaland tampil maksimal dengan mengenakan kostum Santa merah-putih dilengkapi riasan wajah berupa alis dan janggut putih tebal, pipi kemerahan, serta bantal besar di balik mantel untuk menyerupai perut besar khas Sinterklas. Penyerang berusia 25 tahun itu bahkan mencoba menutupi identitasnya dengan menggunakan aksen Scouse agar tidak mudah dikenali. Haaland mengaku sempat merasa gugup sebelum mengetuk pintu rumah pertama, sama seperti sebelum menjalani pertandingan penting. Namun, kegugupan itu terbayar dengan reaksi gembira dari anak-anak yang ditemuinya. Salah satu momen lucu sempat terjadi ketika seorang anak mengaku sebagai pendukung Manchester United. Haaland yang masih dalam peran Santa, bercanda dengan mengatakan anak itu masuk dalam daftar nakal. “Dia masuk daftar anak nakal. Pasti berat jadi penggemar United belakangan ini,” gurau Haaland. Identitas Haaland akhirnya terbongkar setelah sang pemain menurunkan janggut palsunya. Reaksi anakanak pun beragam, ada yang terkejut hingga histeris kegirangan. Di rumah lain, penyamarannya gagal lebih cepat karena salah satu anak mengenali suara khas Haaland yang sering didengar dari siaran televisi. “Aku pernah mendengar suaramu di TV, jadi aku tahu itu kamu,” kata salah satu anak. Dilansir dari Daily Mail, aksi sosial itu dilakukan di tengah performa luar biasa Haaland bersama Manchester City yang hingga 16 pertandingan awal Premier League musim ini, Haaland telah mencetak 17 gol. Hal itu membuat Haaland memiliki andil besar dalam menjaga Manchester City tetap memepet Arsenal di papan atas klasemen. Akhir pekan Haaland bahkan semakin sempurna setelah mencetak dua gol saat Manchester City mengalahkan Crystal Palace 3-0 pada Minggu (14/12). Video Haaland yang menyamar sebagai Sinterklas itu telah ditonton lebih dari 1,5 juta kali dan mendapat lebih dari 100 ribu suka sejak diunggah pada 16 Desember. (jpc)

VIDIO

SABTU

20 DESEMBER 2025 PUKUL

19.30

SANDRO

TONALI

WIB

menjadi tuntutan utama jika The Blues ingin terus menekan pemuncak klasemen. Secara klasemen, Chelsea masih tertinggal delapan poin dari Arsenal. Rekor tandang ke St James’ Park juga kurang bersahabat karena mereka kalah dalam empat kunju ngan terakhir. Terakhir kali Chelsea menang di markas Newcastle adalah pada Oktober 2021. Dari sisi kebugaran pemain, Newcastle harus kehilangan Dan Burn hingga akhir 2025 akibat cedera tulang rusuk. Fabian Schar diprediksi mengisi pos tersebut, sementara Kieran Trippier, Sven Botman, dan William Osula masih menepi. Kabar baik datang dari Nick Pope yang berpeluang kembali setelah pulih dari masalah pangkal paha. Chelsea mendapat tambahan tenaga dengan kembalinya Moises Caicedo usai menjalani skorsing. Estevao absen karena masalah otot, sedangkan posisi bek kanan berpotensi diisi Reece James menggantikan Malo Gusto. Lini belakang Chelsea cukup solid dengan catatan nirbobol dalam lima dari tujuh laga liga terakhir. Newcastle juga punya modal produktivitas yang patut diperhitungkan. Mereka selalu mencetak setidaknya dua gol dalam tiga laga kandang terakhir melawan Chelsea di semua kompetisi. Statistik ini memberi sinyal ancaman nyata bagi pertahanan tim tamu.(bol)

PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN

5

LAGA TERAKHIR

5

LAGA TERAKHIR

NEWCASTLE

CHELSEA

18/12/25 Newcastle

17/12/25 Cardiff

Fulham 14/12/25 Sunderland

Chelsea 13/12/25 Chelsea

Newcastle 11/12/25 Bayer Leverkusen

Everton 10/12/25 Atalanta

Newcastle 06/12/25 Newcastle

Chelsea 06/12/25 Bournemouth

Burnley 03/12/25 Newcastle

Chelsea 04/12/25 Leeds United

Tottenham

Chelsea

2-1

1-0

2-2 2-1

EMAS: Ganda putri Indonesia Aldila Sutjiadi (kanan) dan Janice Tjen meraih medali emas cabang olahraga tenis SEA Games 2025 Thailand setelah menundukkan wakil tuan rumah Patcharin Cheapchandej/Thasasporn Naklo pada partai final dalam laga dua set langsung.

NEWCASTLE–Pertandingan Newcastle United vs Chelsea pada pekan ke-17 Premier League 2025/2026, akan digelar di St James’ Park, Sabtu (20/12) malam ini (live Vidio pukul 19.30 WIB). Newcastle sempat menunjukkan tanda kebangkitan di Premier League sebelum langkah mereka tertahan oleh kekalahan dari Sunderland. Hasil itu memperpanjang penantian panjang The Magpies untuk menang di laga rivalitas tersebut. Meski begitu, performa kandang tetap menjadi kekuatan utama yang memberi harapan. Dari total 22 poin yang dikoleksi Newcastle sejauh ini, 16 di antaranya diraih di hadapan pendukung sendiri. St James’ Park kembali diharapkan menjadi benteng yang sulit ditembus. Catatan empat kemenangan kandang beruntun atas Chelsea di semua kompetisi m e m p e rku at kepercayaan diri tuan rumah. Chelsea datang dengan momentum yang mulai terbangun. Kemenangan atas Everton mengakhiri puasa empat laga tanpa kemenangan di liga, lalu berlanjut dengan hasil positif di Carabao Cup. Konsistensi

2-2

1-3

NEWCASTLE (4-3-3): Ramsdale; Hall, Schar, Thiaw, Livramento; Joelinton, Tonali, Guimaraes; Gordon, Woltemade, Murphy Pelatih: Eddie Howe CHELSEA (4-2-3-1): Sanchez; Cucurella, Fofana, Chalobah, James; Caicedo, Fernandez; Garnacho, Palmer, Neto; Pedro Pelatih: Enzo Maresca

5 PERTEMUAN TERAKHIR 11/05/25 31/10/24 27/10/24 12/03/24 20/12/23

Newcastle Newcastle Chelsea Chelsea Chelsea

2-0 2-0 2-1 3-2 1-1

Chelsea Chelsea Newcastle Newcastle Newcastle (adu penalti 4-2)

2-0 2-1

0-0 3-1

Berhasil Dominasi Ganda Thailand BANGKOK–Ganda putri Indonesia Aldila Sutjiadi/Janice Tjen meraih medali emas cabang olahraga tenis SEA Games 2025 Thailand setelah menundukkan wakil tuan rumah Patcharin Cheapchandej/Thasasporn Naklo pada partai final dalam laga dua set langsung. Bertanding di Tennis Development Center, Bangkok, Jumat (19/12) kemarin pagi, Aldila/Janice menang dua set langsung dengan skor 6-2, 6-1. Pada set pertama, Aldila/Janice tampil dominan sejak awal pertandingan. Mereka unggul cepat dari lawannya dan menutup set pembuka dengan skor 6-2. Pada set kedua, dua andalan petenis putri Indonesia itu tidak mengendurkan

serangan. Patcharin/Thasasporn kesulitan keluar dari permainan agresif Aldila/ Janice yang tampil solid dan terus menjaga keunggulan. Set kedua kembali diamankan Indonesia dengan skor telak 6-1 yang langsung berujung kemenangan meraih emas. Emas yang diraih oleh Aldila dan Janice ini merupakan satusatunya emas yang diraih oleh Indonesia di nomor perorangan setelah sebelumnya wakil Indonesia banyak yang berguguran di semifinal. Selain itu, emas ini juga merupakan upaya bangkitnya Janice yang sebelumnya memilih untuk mengundurkan diri pada babak semifinal nomor tunggal putri dikarenakan masalah kesehatan. (jpc)

PENGUMUMAN HLG STNK R2 HND 2024, HJU, F3477FJM, NK:MH1JM9139RK640824, NS:JM91E3629338, AN. RIZKA APRILLIA S., RT4/3 TEGALWARU CIAMPEA KAB. BGR (PKT1-25002779-06,13,20/12/25) HLG STNK R2 HND 2023, F2731FIH, BR PTH, NK:MH1JM0310PK275227, NS:JM03E1279360, AN. SARAH AWALIYA, D/A RT3/6 KEL. & KEC. GN. PUTRI KAB. BGR (PKT1-25002829-13,20,27/12/25) HLG STNK R2 HND 2024, HTM, F2534FKA, NK:MH1JMD112RK735187, NS:JMD1E1734796, AN. YUDI SUTIRA, D/A RT1/5 DS. SADENG LEUWISADENG KAB. BGR (PKT1-25002781-08,15,22/12/25)

HLG STNK R2 HND 2025, PTH, F2897FKL, NK:MH1JMH21XSK252577, NS:JMH2E1252754, AN. FARHAN, D/A RT3/8 SADENG KOLOT, LEUWISADENG KAB. BGR (PKT1-25002782-08,15,22/12/25) HLG STNK R2 HND 2017, F2640FBF, HTM, NK:MH1JFU110HK866261, NS:JFU1E1868757, AN. MARLINA, D/A RT2/7 CILEBUT TMR, SUKARAJA KAB. BGR (PKT1-25002828-15,22,29/12/25) HLG STNK R2 HND 2024, SILVER, F6048FJJ, NK:MH11KF7114RK811920, NS:KF71E1812121, AN. RIZAL PAUZI, D/A RT14/5 SROGOL KEC. CIGOMBONG BGR (PKT1-25002833-15,22,29/12/25)


RADAR BOGOR I SABTU, 20 DESEMBER 2025 I 29 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 10

METROPOLIS Polisi Dalami Praktik Pungli di Alun-Alun BOGORDugaan praktik Pungutan Liar di Alun-alun Kota Bogor dikeluhkan. Jajaran personel dari Polsek Bogor Tengah langsung melakukan penyelidikan. Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo mengatakan aduan Pungli diterimanya melalui media sosial.Dalam laporan itu disebutkan bahwa korbannya adalah pedagang. "Nilai dugaan pungutannya beragam, mulai dari Rp20 ribu hingga Rp100 ribu. Itu itungannya per hari," kata Waluyo, pada Radar Bogor, Jumat (17/12). Namun proses penyelidikan tidak berjalan mulus. Waluyo

mengatakan akun yang melayangkan aduan tidak bisa dihubungi saat Polisi berada di TKP. Warga yang melayangkan aduan tidak memberikan informasi lengkap. termasuk sosok terduga pelaku Pungli. Kondisi ini membuat proses penyelidikan terhambat. "Kami juga bertanya ke pedagang, ada yang merasa dimintain uang tidak, cuma pedagang disitu tidak mengakui. Padahal saya rasa mereka jadi korban juga," jelasnya. Alhasil Polisi belum berhasil mengungkap praktik dugaan Pungli tersebut. Waluyo menerangkan pihaknya sudah

optimal melakukan pencarian informasi. Kedepan, Waluyo berharap, warga yang melakukan pengaduan dapat lebih koperatif. Sebab, ini juga bagian dari upaya menciptakan kenyamanan dan ketertiban. "Kami sudah siap kalau pelakunya atau pendumasnya berani nongol. Harapannya si untuk kedepannya bisa barengbareng," pungkasnya Waluyo memberikan garansi, pihaknya tidak akan pandang bulu dalam menegakan aturan. Apalgi aturan yang dilanggar berkaitan erat dengan keamanan dan kenyamanan masyrakat (bay/c)

(DZIKRY/RADAR BOGOR)

ANTREAN PANJANG KENDAARAAN: Kendaraan terjebak macet di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Pemkot Usul Pindahkan U-Turn BOGORKemacetan di Jalan Sholeh Iskandar mulai mendapat perhatian serius. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengusulkan adanya pemindahan U-Turn di lokasi tersebut. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto mengatakan posisi U-Turn di depan mal Yogya tidak strategis. Sebab lokasinya berada di lintasan dua lajur. “Jadi kalau ada kendaraan

yang mau putar balik tinggal tersisa satu lajur aja. Otomatis kan kendaraan yang mau lurus terganggu, akhrinya antre,” kata Sujatmiko. Titik U-Turn yang direncanakan sendiri berada 85 meter dari depan mal Yogya. Lokasi tersebut dinilai ideal, karena posisi jalan lebih lebar dan bisa dilintasi lebih dari dua lajur. “Lokasinya sebelum jalur lambat. disitu kan lajur kiri dan kanannya lebar. Jadi U-Turn

depan Yogya akan dipindah. Digeser 85 meter di depannya,” ucap Sujatmiko. Rencana ini sedang dalam proses pengusulan ke pusat. Sebab, status Jalan Solis sendiri milik nasional. Sehingga, pemerintah daerah mesti membuat izin sebelum mengeluarkan kebijakan. “Dan sekarang surat perizinannya sudah ditanda tangani oleh pa Wali. Insya allah besok akan disampaikan ke balai

besar penanganan jalan nasional,” terang Sujatmiko. Sujatmiko berharap, usulan pemindahan U-Turn dapat ditangani sebelum masuk momen Natal dan Tahun Baru. Mengingat Jalan Solis sendiri rawan kemacetan. “Tapi lagilagi kami balik lagi dan diserahkan ke pusat, karena mereka kan yang memiliki kewenangan. Kami hanya membuat langkah teknisnya aja,” pungkasnya (bay/c)

SELIDIKI: Personel Polsek Bogor Tengah saat melakukan penyelidikan terkait laporan adanya Pungli di Alun-alun Kota Bogor

(POLSEK FOR RADAR BOGOR)

Pembangunan Jalan Batutulis Tunggu Anggaran Sambungan dari Hal 12

Lahan tersebut semula dimiliki oleh tiga warga. Luasnya mencapai 4.711 meter. Biaya yang dikeluarkan Pemkot Bogor untuk pembebasan lahan mencapai Rp19,991.500 Wali Kota Bogor Dedie, Rachim mengatakan dana tersebut merupakan rekomendadi dari hasil kajian yang dilakukan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). “Sekarang sudah dilakukan pelunasan untuk pengdaan lahan. Jadi lahannya sekitar 4.000 meter itu ditujukan untuk pembangunan alternatif jalan baru,” terang Dedie. Proses pembangunan jalan baru Batutulis dilakukan pada 2026 mendatang. Namun tahapan tersebut belum bisa dilakukan sebelum bantuan dana dari Pemprov turun. Seperti diketahui, pemba-

ngunan Jalan Baru Batutulis merupkan proyek kolaborasi. Pemkot Bogor bertugas untuk menyediakan lahan, dan Pemprov Jabar pembangunan kontruksi. Dana bantuan yang dijanjikan oleh Pemprov Jabar senilai Rp22 miliar. Namun anggaran tersebut hingga kini belum diterima oleh Pemkot Bogor. “Iyah (Tunggu anggaran dari Pemprov). Setelah itu persiapan pematangan lahan, kemudian persiapan kontruksi, baru masuk lelang,” ucap Dedie, Jumat (17/12) pagi. Dedie menerangkan pembangunan jalan baru Batutulis tetap harus dilakukan pada tahun 2026 mendatang. Mengingat akses tersebut memiliki peran yang cukup krusial. Secara tidak langsung, akses jalan baru di Batutulis menghubungkan tujuh kelurahan yang ada di

Kecamatan Bogor Selatan. Kondisi ini disebut Dedie jadi kebutuhan mendesak. “Bagi kita ini kepentingan masyarakat sangat besar masyarakat ada disitu kan paling tidak ada 7 kelurahan yang tersambung langsung maupun tidak langsung,” pungkasnya. Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat, Rizaldy D. Priambodo, mengungkapkan bahwa pembangunan trase jalan baru yang terhubung dengan Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, akan ditangani langsung oleh Pemprov Jabar melalui skema belanja langsung. Hal tersebut disampaikan Rizaldy saat menjawab pertanyaan Sekretaris Dinas PUPR Kota Bogor, Muhamad Hutri, terkait kepastian anggaran dari Pemprov Jabar dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan yang digelar di Aula Kelurahan Lawanggintung,

Kota Bogor. “Berdasarkan informasi sementara yang saya terima dari Dinas Bina Marga Jawa Barat, pembangunan jalan baru di Batutulis ini menggunakan skema Anggaran Belanja Langsung. Jadi pembangunannya dilakukan oleh dinas dari provinsi, bukan melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) yang harus turun dulu ke Kota Bogor,” kata Rizaldy. Ia menjelaskan, pembangunan jalan baru di Batutulis merupakan salah satu program prioritas Pemprov Jawa Barat dan telah masuk dalam rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026. Bahkan, kata dia, rancangan tersebut sudah ditandatangani bersama antara DPRD Jawa Barat dan Gubernur Jawa Barat. “Dalam pembahasan KUAPPAS, saya sebagai Ketua Komisi IV memastikan bahwa

Perkuat Kolaborasi Jaga Persatuan Sambungan dari Hal 12

Audiensi tersebut membahas rangkaian agenda Bhakti Lintas Agama yang mengusung misi besar “Merekatkan Bangsa, Dari Bogor untuk Indonesia”. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah kolaborasi tokoh lintas agama, pemuda, dan masyarakat umum guna menumbuhkan nilai gotong royong serta memperkuat keharmonisan sosial. Sekretaris Panitia Bhakti Lintas Agama 2026, Ridwan Adi Nugraha, mengatakan panitia melaporkan sejumlah perkembangan kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan. Ia menyebutkan, Bhakti Lintas Agama merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti 2026. “Panitia telah melaksanakan beberapa rangkaian awal, salah satunya apel solidaritas peduli bencana Sumatera yang digelar

di Balai Kota Bogor pada 8 Desember 2025. Kegiatan tersebut diinisiasi bersama teman-teman dari tokoh lintas agama,” ujarnya. Ridwan menjelaskan, puncak Bhakti Lintas Agama 2026 direncanakan berlangsung pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di MAN 1 Kota Bogor. Selain itu, aksi nyata telah dimulai sejak akhir Desember 2025 melalui kegiatan bersih-bersih di enam rumah ibadah yang mewakili berbagai agama. Adapun rangkaian agenda utama yang akan digelar meliputi doa bersama lintas agama, ceramah kebangsaan, donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM, serta pentas seni budaya lintas iman. Panitia menargetkan layanan cek kesehatan gratis bagi 300 warga dan donor darah dengan 100 pendonor. Dalam bidang kebangsaan,

panitia juga merencanakan dialog dan ceramah kebangsaan yang akan diisi oleh tokoh ulama kharismatik Habib Luthfi bin Yahya, yang turut bertindak sebagai Penasehat utama kegiatan. Ridwan menambahkan, panitia sebelumnya telah melakukan audiensi dengan Wali Kota Bogor, Dandim, serta Kapolresta Bogor Kota. Audiensi lanjutan dengan jajaran TNI lainnya juga terus dilakukan sebagai bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor. “Danlanud ATS menyambut baik rencana Bhakti Lintas Agama ini. Beliau menekankan bahwa persatuan adalah hal yang mutlak dan kegiatan yang menguatkan keberagaman serta kolaborasi lintas iman perlu terus digaungkan untuk mereduksi potensi persoalan sensitif di masyarakat,” katanya. Mengingat peran strategis

Lanud ATS di wilayah Bogor Raya, Danlanud ATS dilibatkan sebagai salah satu penasehat dalam struktur kepanitiaan. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan sekaligus memperluas dampak positif bagi persatuan dan keharmonisan masyarakat. Bhakti Lintas Agama 2026 dikelola oleh Organizing Committee yang diketuai Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, dengan melibatkan sejumlah tokoh lintas iman, di antaranya Romo Dion, Ustadz Turmudzi, dan Pdt. Tri Santoso. Panitia berharap sinergi antara pemerintah, tokoh agama, aparat keamanan, dan masyarakat dapat menjadikan Bhakti Lintas Agama 2026 sebagai momentum penguatan persatuan dan kebhinekaan, khususnya di Kota Bogor dan Bogor Raya. (uma/c)

program pembangunan jalan baru Batutulis masuk dalam prioritas Pemprov Jawa Barat. Saya akan terus mengawal sampai nanti masuk APBD dan pelaksanaannya,” tegas politisi Partai Gerindra dari daerah pemilihan Kota Bogor tersebut. Ia menambahkan, setelah penandatanganan KUA-PPAS, tahapan berikutnya adalah pembahasan APBD yang direncanakan akan dilaksanakan pada pekan depan. “Nanti akan saya pastikan lagi, baik di rapat komisi maupun di Banggar, sampai kesepakatan bersama, dan saya akan kawal pelaksanaannya,” ujarnya. Menurut Rizaldy, penggunaan skema belanja langsung dipilih agar penanganan pembangunan jalan baru di Batutulis dapat dilakukan lebih cepat

dan efisien. Dengan skema tersebut, Pemprov Jabar tidak perlu menunggu mekanisme bantuan keuangan yang harus melalui pemerintah kota dan memerlukan waktu tambahan untuk proses lelang. “Ini salah satu langkah Pemprov Jawa Barat agar penanganannya lebih cepat, lebih efektif, dan lebih efisien,” ungkapnya. Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Kota Bogor, M. Hutri, menyambut baik informasi yang disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Jabar tersebut. Ia menilai, kepastian skema penanganan dari Pemprov Jabar menjadi kabar baik bagi Pemerintah Kota Bogor. “Ini tentu kabar baik. Sebelumnya kami masih menunggu kepastian, apakah penanganan dilakukan oleh kota atau provinsi, termasuk skema

anggarannya. Tadi disampaikan secara jelas bahwa KUA-PPAS sudah disepakati dan penanganannya melalui belanja langsung,” kata Hutri. Hutri menambahkan, hal ini menunjukkan adanya komitmen bersama antara Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota Bogor dalam penanganan pembangunan jalan baru di kawasan Batutulis. Ia juga mengungkapkan bahwa Dinas PUPR Kota Bogor saat ini telah melakukan proses pengadaan lahan sekitar 4.700 meter yang nantinya akan dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Tahun ini kami akan membebaskan lahan kurang lebih sekitar 4.700 meter, dan insyaallah pembebasan lahannya bisa selesai tahun ini,” pungkasnya. (bay/c)

OPD Diminta Perbaiki Komunikasi Lintas Sektor Sambungan dari Hal 12

Hal tersebut disampaikan Dedie Rachim saat membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Pelak sanaan Kegiatan Pembangunan Triwulan IV Tahun 2025 yang digelar di Auditorium Bima Arya, Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Jumat (19/12). Dedie menegaskan lemahnya komunikasi antar perangkat daerah kerap menjadi penyebab terhambatnya bahkan gagalnya proses pembangunan. Padahal perencanaan telah disusun dan dibahas dalam waktu yang cukup lama. “Jangan sampai hal-hal sederhana menghambat atau bahkan menggagalkan proses perencanaan pembangunan yang telah dibuat sejak lama. Tidak efektifnya proses sering kali disebabkan oleh komunikasi

yang tidak baik,” tegasnya. Ia mengingatkan jajaran OPD untuk bekerja secara profesional sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Serta tidak terbebani oleh hal-hal di luar kewenangan yang dapat mengganggu fokus kerja. “Bekerjalah sesuai tupoksi, kapasitas, dan ruang lingkupnya. Fokus pada apa yang menjadi tanggung jawab masingmasing,” ujarnya. Menurut Dedie, pembangunan merupakan sebuah ekosistem yang melibatkan seluruh unsur secara setara. Karena itu, setiap OPD memiliki peran dan porsi yang sama dalam memastikan keberhasilan pembangunan serta bertanggung jawab terhadap hasil yang dicapai. “Dalam siklus pembangunan, semua harus merasakan dan semua harus bertanggung jawab. Tidak ada yang merasa lebih utama dari yang

lain,” katanya. Selain itu, Dedie Rachim juga menekankan pentingnya memastikan seluruh rencana pembangunan yang telah dipersiapkan secara matang dapat terlaksana dengan baik. Dengan demikian alokasi anggaran yang telah ditetapkan benar-benar terserap dalam bentuk pekerjaan nyata. “Saya cuma punya waktu lima tahun dan saya ingin pembangunan bisa berjalan dengan baik. Saya ingin uang rakyat betul-betul kembali ke rakyat,” ujar Dedie. Di akhir arahannya, Dedie mendorong OPD untuk lebih progresif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satunya dengan membuka ruang dan peluang usaha bagi masyarakat Kota Bogor agar pembangunan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. (uma/c)

Punya Lima Program Unggulan, Dari Kerja Bakti hingga Cegah Stunting Sambungan dari Hal 12

Lurah Cibuluh, Cucu Hanapi, menjelaskan penilaian Gapura Sri Baduga dilakukan secara komprehensif. Terdapat lebih dari 140 indikator yang dinilai, mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, hingga perumahan. “Prosesnya cukup panjang. Diawali seleksi di tingkat kecamatan melalui penilaian a d m i n i s t ra s i d e n ga n mengunggah data ke aplikasi yang disiapkan provinsi. Setelah

lolos, kami lanjut ke penilaian tingkat kota,” kata Cucu kepada Radar Bogor, Jumat (19/12). Di tingkat kota, penilaian dilaksanakan melalui tiga tahapan, yakni administrasi, ekspos atau presentasi program, serta rechecking lapangan. Seluruh nilai tersebut kemudian diakumulasikan hingga akhirnya Kelurahan Cibuluh keluar sebagai juara pertama. Dalam ajang tersebut, Cibuluh mengusung lima program kerja unggulan yang menjadi kekuatan utama pelayanan kepada warga. Program pertama adalah SIMA

atau Silaturahmi Bersama, yang berfokus pada penguatan hubungan antara warga, aparatur kelurahan, dan tokoh masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Program kedua adalah kerja bakti bersama, yang mendorong keterlibatan aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, pemberantasan sarang nyamuk, serta kegiatan sosial lainnya. Ketiga, PETAKU atau Kepedulian Terhadap Warga Tidak Mampu. Program ini menyasar warga kurang mampu melalui pendataan berbasis RT, koordi-

nasi dengan lembaga sosial, serta sinergi dengan dinas terkait agar bantuan tepat sasaran. Keempat, TOHAGA, yakni program pemberdayaan warga melalui penanaman tanaman obat keluarga dan tanaman hias. Selain meningkatkan kemandirian warga, program ini juga bertujuan memperindah lingkungan permukiman. Kelima, CANTIK atau Cat Lingkungan Tematik dan Edukatif, berupa pengecatan tembok dan gang dengan konsep edukasi dan estetika. Program ini diharapkan mampu menciptakan ruang

publik yang nyaman sekaligus bernilai edukatif. Selain lima program tersebut, Cibuluh juga menonjolkan inovasi unggulan bertajuk Cinta Itu Penting atau Cibuluh Tuntaskan Ikhtiar Penanganan Stunting. Program ini menitikberatkan pada upaya pencegahan stunting melalui intervensi sejak dini. Beberapa sub kegiatan di dalamnya antara lain Sehat Cantik Pas, yakni edukasi kesehatan bagi remaja dan calon pengantin bekerja sama dengan KUA dan Puskesmas.

Kemudian Duta Besti, yang berfokus pada edukasi ibu dan balita agar terhindar dari stunting sejak usia dini. Ada pula Pemadam Asing, yaitu pemberian makanan pendamping sesuai rekomendasi Puskesmas bagi anak-anak yang berisiko stunting. “Prinsip kami, pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan. Dengan intervensi sejak awal, kami berharap kasus stunting di Cibuluh bisa ditekan,” jelas Cucu. Ia menambahkan, meski ajang Gapura Sri Baduga telah selesai, seluruh program yang dijalan-

kan akan tetap dilanjutkan. Hal ini sebagai bagian dari pelayanan rutin kepada masyarakat. “Bagi kami, lomba ini bukan tujuan akhir. Yang terpenting adalah manfaat program benar-benar dirasakan warga dan berjalan secara berkelanjutan,” tuturnya. Dengan prestasi tersebut, Kelurahan Cibuluh diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kota Bogor, khususnya dalam membangun pelayanan publik berbasis partisipasi masyarakat dan kepedulian sosial. (uma/c)


RADAR BOGOR I SABTU, 20 DESEMBER 2025 I 29 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 11

PENDIDIKAN

Gerakan Ayah Ambil Rapor Belum Maksimal BANTU: Perwakilan mahasiswa KKM STAI Al Hidayah menyerahkan bantuan gerobak secara simbolis kepada warga Balumbang Jaya.

STAI Al Hidayah Serahkan Dua Gerobak Sampah BOGOR– Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) STAI Al Hidayah Bogor menyerahkan bantuan dua unit gerobak sampah kepada warga Balumbang Jaya. Penyerahan bantuan ini diserahkan dalam penutupan Sosialisasi Peduli Lingkungan yang berlangsung pada Jumat (19/12). Ketua Kelompok KKM STAI Al Hidayah Bogor, Zaqi Ramdani, menyampaikan bahwa kegiatan penutupan ini merupakan wujud komitmen mahasiswa untuk meninggalkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. “Selama pelaksanaan KKM, kami melihat langsung permasalahan lingkungan yang dihadapi warga, khususnya terkait pengelolaan sampah. Oleh karena itu, melalui sosialisasi dan penyerahan gerobak sampah ini, kami berharap dapat membantu dan mendorong kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya. Penyerahan dua unit gerobak sampah dilakukan secara simbolis oleh mahasiswa

KKM kepada pihak kelurahan dan perwakilan warga. Diharapkan, bantuan ini dapat menunjang sistem pengangkutan sampah di lingkungan warga serta mendukung program kebersihan yang telah berjalan. Ia berharap nilai-nilai kepedulian lingkungan, gotong royong, dan kolaborasi yang telah dibangun bersama masyarakat Balumbang Jaya dapat terus dijaga dan dikembangkan. Lurah Balumbang Jaya, Deni Indra Gunawan, SH., Menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKM STAI Al Hidayah Bogor atas kontribusi nyata yang telah diberikan selama pelaksanaan KKM. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan kepedulian adik-adik mahasiswa KKM. Program yang dilaksanakan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama terkait persoalan lingkungan dan sampah yang masih menjadi tantangan di Balumbang Jaya,” ujarnya. (fat)

LANTIK: Kadisdik Jabar Purwanto mengukuhkan DPD AKSI Provinsi Jawa Barat 20252029.

Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia Dikukuhkan JABAR–Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Purwanto mengukuhkan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Provinsi Jawa Barat Periode 2025–2029. Kadisdik pun mendorong komunitas kepala sekolah agar mampu membangun ekosistem pendidikan melalui pemikiran-pemikirannya. “Kalau kepala sekolah enggak mau mikir, itu bikin repot sistem pendidikan. Kepala sekolah harus terus membangun kemampuan akademis, belajar memprediksi masa depan, menangkap kebutuhan siswa, guru, dan masyarakat serta mengelola satuan pendidikan sesuai fungsinya,” ungkap Kadisdik di Prime Plaza Hotel Purwakarta, Jumat (19/12 /2025). Kepala sekolah, lanjut dia, harus mampu menjadi pelopor dan teladan dalam menghadirkan perubahan. “Kepala sekolah harus nyonto, harus ada peradaban baru di sekolah Bapak/Ibu. Jangan sampai sekolah Bapak/Ibu itu dekil, WC bau, dan banyak fasilitas yang tak

terawat,” tegas Purwanto, yang dilansir dari laman disdik.jabarprov.go.id. Kadisdik memandang AKSI sebagai wadah strategis untuk memberikan kontribusi terhadap ekosistem pendidikan. “AKSI bisa menjadi mitra strategis pemerintah. Jika sekiranya ada kebijakan yang tidak berpihak atau jauh dari kaidah akademis, saya pikir AKSI sah untuk memberikan masukan,” terangnya. Selain itu, Kadisdik juga mengapresiasi banyak nya kepala sekolah asal Jawa Barat yang tergabung dalam kepengurusan AKSI nasional. Bahkan, Ketua Umum DPP AKSI dipimpin oleh Kepala SMAN 3 Sukabumi, Dudung Nurullah Koswara. “Saya sangat bangga. Sudah saatnya Jabar memimpin. Ini harus jadi tradisi, dipertahankan, dan mulai memberi perubahan,” ucapnya. Sebanyak 33 kepala sekolah dilantik menjadi pengurus DPD AKSI Provinsi Jawa Barat Periode 2025–2029. Kepala SMAN 1 Cibarusah, Imam Lubisasono dilantik sebagai Ketua DPD AKSI Provinsi Jawa Barat.(*pia)

CIAWI –Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke sekolah yang diluncurkan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, belum berjalan maksimal. Pada Jumat (19/12), pengambilan rapor di SMPN 1 Ciawi, Kabupaten Bogor, masih didominasi wali murid perempuan. “Kalau diperkirakan hanya kurang dari 30 persen, wali murid ayah yang mengambil rapor,” ungkap Humas SMPN 1 Ciawi, Omar Dani kepada Radar Bogor. Menurut dia, gerakan

tersebut diluncurkan dalam waktu yang cukup singkat. Meski pihak sekolah telah membagikan Surat Edaran (SE) Menteri Kemendukbangga/BKKBN Nomor 14 Tahun 2025 kepada wali murid, namun hanya segelintir ayah yang mengambil rapor ke sekolahnya. “Kami melihat gerakan ini bagus, tetapi tidak mempertimbangkan kondisi dan keadaan wali murid laki-laki yang mungkin masih dalam keadaan bekerja dan kepentingan lainnya,” tutur Omar. Sehingga, lanjut Omar, pihak sekolah hanya bersifat mengimbau, bukan mewajibkan ayah untuk mengambil rapor anak ke sekolah. Rudi, salah seorang wali murid kelas 7 SMPN 1 Ciawi mengaku tidak

keberatan dengan gerakan tersebut. Terlebih, ia memiliki waktu cukup luang sehingga bisa menyempatkan diri mengambil rapor anaknya. “Karena pekerjaan saya waktunya bebas, jadi bisa mengambil rapor anak. Ini pertama kali juga saya ambil rapor anak,” katanya. Sementara wali murid ayah lainnya yang enggan menyebutkan nama mengaku terganggu dengan gerakan tersebut. Ia pun harus mengambil libur dari peker jaannya untuk mengambil rapor ke sekolah. “Apalagi pas saya lihat banyak wali murid ibu-ibu yang mengambil rapor. Kalau saya pribadi merasa terganggu,” tukas dia.(cok/c)

FOTO UCOK/RADAR BOGOR

IMBAUAN: Tampak sebagian wali murid laki-laki atau para ayah siap mengambil rapor anaknya di SMPN 1 Ciawi.


sabtu

20 desember 2025 29 jumadil akhir 1447 H HALAMAN 12

METROPOLIS

PRAKIRAAN

PAGI

SIANG

MALAM

BERAWAN

HUJAN RINGAN

BERAWAN

CUACA BOGOR HARI INI

Sumber: www.bmkg.go.id

(HENDI NOVIAN/RADAR BOGOR)

AKSES SEMENTARA: Pengendara melintas di Jalan Jalan Saleh Danasasmita atau Batutulis.

Pembangunan Jalan Batutulis Tunggu Anggaran Jadi Prioritas Pemprov Jabar Pembangunan akses jalan baru di Batutulis masih berproses. Pemkot Bogor disebut-sebut telah melunasi biaya pembebasan lahan untuk kontruksi bangunan.

Pematangan lahan

Bantuan Pemprov Jabar: sekitar

Persiapan konstruksi

22

Proses lelang

Rp miliar

Pelaksanaan pembangunan jalan

Dana masih menunggu pencairan

PEMBANGUNAN JALAN...Baca Hal 10

Target pembangunan 2026

Fungsi Jalan Baru Proyek kolaborasi lintas pemerintahan

Perkuat Kolaborasi Jaga Persatuan BOGORPanitia pelaksana Bhakti Lintas Agama 2026 melakukan audiensi dengan Komandan Lanud Atang Sendjaja (Danlanud ATS) Marsma TNI A.F. Picaulima di Sena Point, Lanud ATS, Bogor, Jumat (19/12). Kegiatan ini dalam rangka mematangkan persiapan kegiatan sosial lintas iman yang akan digelar pada Januari 2026.

AUDIENSI: Panitia pelaksana Bhakti Lintas Agama 2026 melakukan audiensi dengan Komandan Lanud Atang Sendjaja. (Danlanud ATS. FOTO: DOK PANITIA FOR RADAR BOGOR

PERKUAT...Baca Hal 10

OPD Diminta Perbaiki Komunikasi Lintas Sektor

FOTO: HUMAS PEMKOT BOGOR FOR RADAR BOGOR

RAKOR: Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Triwulan IV Tahun 2025.

RADARWali Kota Bogor Dedie Rachim meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk memperbaiki komunikasi lintas sektor. Ini guna memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan efektif dan sesuai perencanaan. OPD...Baca Hal 10

Cibuluh Juara Pertama Anugerah Gapura Sri Baduga

Punya Lima Program Unggulan, Dari Kerja Bakti hingga Cegah Stunting

PROGRAM: Kelurahan Cibuluh menampilkan lima konsep kerja unggulan dalam Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Kota Bogor tahun 2025.

Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, menorehkan prestasi sebagai juara pertama Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Kota Bogor tahun 2025. Capaian tersebut tak lepas dari konsistensi kelurahan dalam menghadirkan program-program pelayanan berbasis partisipasi warga dan keberlanjutan. PUNYA LIMA...Baca Hal 10

FOTO: DOK KELURAHAN FOR RADAR BOGOR


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Epaper Radar Bogor 20 Desember 2025 by Bogor - Issuu