Skip to main content

Epaper Radar Bogor 19 Desember 2025

Page 1

jumat

19 Desember 2025 28 jumadil akhir 1447 H Terbit 12 halaman

HARGA Rp5.000

AMBIL RAPOR: Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mendampingi Adylla untuk mengambil rapor di SDN Polisi 4, Kamis (18/12). Momen itu membuat Adylla terharu sehingga memeluk Dedie.

Mengambil Rapor Didampingi ”Ayah”, Adylla Menangis di Pelukan Dedie Rachim Ruang kelas SDN Polisi 4, Kamis (18/12) pagi itu terasa berbeda. Di antara deretan orang tua yang menunggu giliran pengambilan rapor, seorang siswi kelas 5 tampak duduk rapi dengan wajah sedikit tegang. Laporan: FIKRI RAHMAT UTAMA

Janjikan Huntara Rampung Sebulan Seribu Rumah Hanyut dan Hilang TOTAL

Anak-Anak Rindu Sekolah SalamAid dan Radar Bogor akan memberangkatkan Truk Bantuan Logistik untuk Penyintas Bencana di Sumatera

Radar Bogor

Bruga Salam Aid

Graha Pena Bogor Jalan KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Yasmin Curug Mekar Bogor Barat

Jl. Pangeran Sigiri No. 160 Tanah Baru, Bogor

Konfirmasi Radar Bogor

087855268000 (Jean)

Jam Operasional 07.00 - 21.00 WIB Konfirmasi SalamAid

0811-1439-193

SEKOLAH jadi tempat yang dirindukan oleh anak-anak di Botangtoru, Tapanuli Tengah. Pasca diterjang bencana, bangunan tempat mereka menimba ilmu itu rata dengan tanah. Kini, mereka belajar di sekolah darurat yang dibangun di posko pengungsian. Waktu belajar sangat terbatas. Satu sesi hanya berlangsung sekitar satu jam.

HANCUR: Seorang pelajar menyusuri kawasan bangunan masjid dan Pondok Pesantren Darul Mukhlisin yang dibanjiri lumpur dan gelondongan kayu di Aceh Tamiang, Aceh.

Oleh:

Sufian Relawan SalamAid

#GotongRoyong #BantuSumatera

ASN dan Pekerja Diimbau WFA

Sumber: Data BNPB, 18 Desember 2025

JAKARTA–Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengimbau pekerja menerapkan sistem work from home (WFH) saat libur Nataru. Itu merupakan hasil pembahasan dan keputusan bersama dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) bersama Presiden Prabowo Subianto.

SUBUH 04.12 DZUHUR 11.53 ASHAR 15.20 MAGRIB 18.13 ISYA 19.24


RADAR BOGOR I JUMAT, 19 DESEMBER 2025 I 28 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 2

PENDIDIKAN

PEDULI: Tampak Yantie Rachim bersama-sama anak-anak yang bersekolah di SDN Sejahtera. Dedie datang menemani siswa yang tidak memiliki ayah untuk pengambilan raport.

SLBN Sejahtera Pamerkan Karya Siswa BOGOR–Deretan meja di SLB Negeri Sejahtera tampil berbeda, Rabu (17/12) pagi. Beragam karya hasil tangan kreatif siswa istimewa dipamerkan. Mereka seakan membuktikan, keterbatasan bukan penghalang. Halaman sekolah berubah menjadi pasar kreativitas. Kegiatan bertajuk Market Day diikuti penuh semangat. Suasana semakin hidup saat kelompok siswa tunarungu tampil memukau

membawakan tarian Jaipong. Lampu kamera nyaris tak pernah redup. Setiap gerakan tak luput dari jepretan. Sorak-sorai dari penonton terdengar melengking. Alunan musik Jaipong sesekali membuat mereka ikut bergoyang. Market Day di SLB Negeri Sejahtera rupanya sudah rutin dilaksanakan. Selain mengasah keterampilan, event ini juga jadi andalan sekolah

untuk menggodog kemandirian siswa istimewa disana. Di sela keriuhan, Diaz Siswa Tunarungu tampak asik sendiri. Kertas putih dikeluarkan dari dalam tasnya. Ia hendak memberikan sebuah lukisan untuk tamu kehormatan di acara sekolahnya itu. Selama satu pekan, Diaz menggarap lukisannya. Karya indah itu memiliki makna kebebasan. coretan tinta

menjadi bukti ketekunan yang ia asah sejak duduk di bangku kelas 7. “Saya mengerjakan lukisan itu selama tujuh hari. Saya belajar melukis dari kelas 7 SMP. Lukisan yang saya berikan artinya bebas,” kata Diaz. Melihat energi luar biasa tersebut, Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, mengaku tak bisa menyembunyikan rasa kagumnya. Baginya, setiap anak yang bersekolah di sana

adalah titipan istimewa yang memiliki potensi unik dan patut dikembangkan. “Pas masuk saya melihat energinya luar biasa, tentu berkat dukungan guru yang sabar dan perhatian orang tua di rumah,” puji Yantie. Yantie menegaskan bahwa setiap anak adalah unik dan memiliki potensi yang dapat dikembangkan. Guru dan orang tua harus terus semangat dalam

mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus tanpa menuntut batas kemampuan mereka. “Hari ini kita bisa melihat hasil karya mereka selama mereka bersekolah, tanpa menuntut batas kemampuan mereka. Kita syukuri mereka bisa tumbuh menjadi anak yang sehat walaupun dengan keterbatasan yang mereka punya,” pungkas dia. (bay)

Libur Sekolah, MBG Tetap Berlanjut BOGOR– Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bogor dipastikan tetap berlanjut, meski siswa tengah menjalani masa libur sekolah semester ganjil. Libur semester ganjil sendiri mulai berlangsung pada 22 Desember hingga 12 Januari 2026 mendatang. Sekolah-sekolah saat ini sedang sibuk membagikan rapot siswa. Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana mengatakan libur sekolah bukan penghalang distribusi MBG.

Para siswa akan tetap menerima manfaat. “Iya tetap berlanjut,” kata Dadan saat ditanya soal kepsastian distribusi MBG saat siswa libur sekolah, Kamis (18/12) siang. Dadan menyebut pihaknya juga sudah menyiapkan tiga skema distribusi MBG selama libur sekolah. Dapur harus memastikan kesediaan siswa untuk mengambil paket ke sekolah. “Iya, jadi SPPG masing-masing

akan cek kesediaan anak-anak datang ke sekolah. Jika tidak ada yang ke sekolah dibagikan saat awal libur,” jelas Dadan pada Radar Bogor. Di awal libur, menu MBG akan dibagikan secara sekaligus atau rapel. Skemanya siswa akan datang ke sekolah setiap satu atau dua pekan sekali. “Iya demikian jika anak selama libur tidak bersedia ke sekolah. Menu MBG akan tetap didrop di sekolah oleh

masing-masing SPPG,” kata Dadan saat dikonfirmasi lebih lanjut. Sementara untuk ibu hamil, menyusui dan balita distribusi MBG tetap terpusat di Posyandu. Kaderkader Posyandu juga ikut dilibatkan penuh dalam proses distribusi. “Jadi kalau tidak ada yang datang ke sekolah, kader-kader akan dibagikan ke masing-masing rumah penerima manfaat, yang pasti tetap berlanjut,” pungkas dia. (bay/c)

HARAPAN BARU: Mahasiswa penerima beasiswa CSR dari bank bjb foto bersama dengan Visi Nusantara (Vinus) dan Ketua Yayasan Visi Nusantara Bogor, Yusfitriadi.

ITB Vinus Bina Mahasiswa Penerima Beasiswa

SMK Ash Shoheh 1 Kolaborasi Dunia Industri BOGOR–SMK Ash Shoheh 1 Citeureup, menjalin kerjasama Link And Match dengan PT. Indocement Tunggal PrakarsaTbk. Kepala SMK Ash Shoheh 1 Citeureup Zulbadri mengatakan, kerjasama yang sudah berjalan selama 10 tahun dan diperpanjang atau ditinjau ulang per lima tahun. “Untuk perpanjangan tahap kedua sudah dilaksanakan pada Maret 2025 lalu. Bentuk kerja sama yang disepakati di antaranya, melakukan penyelarasan dan /atau penyempurnaan kurikulum pendidikan berbasis kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan Industri”, jelasnya kepada Radar Bogor. Selain itu kata dia, dapat memenuhi kebutuhan fasilitas penunjang pendidikan minimum (workshop dan laboratorium) untuk keperluan praktek di sekolah juga mengupayakan pemenuhan kebutuhan guru bidang studi produktif melalui pelatihan, pemagangan, industri dan pemberdayaan karyawan purna bakti dari industri “Penyelenggaraan praktek kerja

BOGOR–Institut Teknologi dan Bisnis Visi Nusantara (ITB Vinus) Bogor terus memperkuat ekosistem kampus yang berorientasi pada pengembangan akademik dan kepemimpinan mahasiswa. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan pembinaan mahasiswa penerima beasiswa Corporate Social Responsibility (CSR) dari bank bjb, yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus organisasi kemahasiswaan (Ormawa) untuk periode kepengurusan terbaru. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga aktif berorganisasi serta memiliki karakter kepemimpinan yang kuat. Ketua Yayasan Visi Nusantara Bogor, Yusfitriadi, menyampaikan bahwa mahasiswa penerima beasiswa diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kampus maupun masyarakat. Ia menegaskan, bantuan CSR dari bank bjb merupakan amanah untuk melahirkan sarjana berkualitas yang memiliki integritas dan

BELAJAR: Siswa SMK Ash Shoheh 1 saat foto bersama di depan Pabrik PT Indocement Tunggal Prakarsa dalam rangka kunjungan ke dunia industri.

Industri bagi siswa dan magang Induatri bagi guru pada perusahaan industri sesuai dengan bidang kompetensi yang dimiliki. Melakukan uji kompetensi dan sertifikasi kompetensi terhadap siswa”, kata dia. Dikatakan Zulbadri, Adapun kegiatan yang sudah terlaksana pada tahun 2025 ini adalah, pertama Kunjungan Industri, di mana PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk. memberikan kesempatan kepada siswa SMK Ash Shoheh 1 untuk melihat proses dan alur produksi secara langsung. Yang kedua Kegiatan Open House

untuk perusahaan- perusahan mitra, dimana SMK Ash Shoheh 1 mengundang para mitra PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, ke sekolah untuk melihat secara langsung proses kegiatan belajar dan memberikan masukan-masukan dalam rangka untuk menyiapkan tenaga kerja yang dibutuhkan mitra PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk. Kegiatan ini di prakarsai PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Kemudian yang selanjutnya Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan ( PKL) PT. Indocement Tunggal

Prakarsa Tbk. terus memberikan kesempatan kepada siswa-siswa Kelas XII SMK Ash Shoheh 1 Citeureup Untuk melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL), secara terus menerus sampai saat ini. “Kami SMK Ash Shoheh 1 Citeureup terus menjalin kerja sama dengan Industri yang berada di wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor, terutama dengan PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, untuk menyiapkan lulusan SMk yang terampil dan siap kerja”, pungkas Zulbadri. (*pem)

tanggung jawab sosial. Menurut Yusfitriadi, penyelenggaraan pembinaan mahasiswa bersamaan dengan pelantikan pengurus Ormawa dimaksudkan untuk menciptakan kesinambungan antara dukungan finansial dan pembentukan karakter. Pihak yayasan berharap aktivis mahasiswa ITB Vinus memiliki disiplin tinggi serta kemampuan manajerial yang baik dalam menjalankan organisasi. Sementara itu, Rektor ITB Vinus Bogor, Daniel Zuhron, secara langsung melantik para pengurus Ormawa yang baru. Ia berpesan agar para mahasiswa mampu mengelola roda organisasi secara profesional dan bertanggung jawab. Daniel juga menyoroti peran strategis bank bjb sebagai mitra kampus yang tidak hanya memberikan bantuan dana, tetapi juga pembinaan praktis bagi mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa para pengurus Ormawa yang baru dilantik mendapatkan pembekalan literasi keuangan digital dari bank bjb.(*)

Peneliti IPB University Kembangkan Sampo Daun Pandan

Inovasi Kearifan Lokal Bernilai Ekonomi Tinggi Daun pandan telah lama dikenal masyarakat Indonesia sebagai bahan pewangi dan pewarna alami makanan. Selain itu, tanaman ini juga punya ragam manfaat dalam mengatasi masalah kulit kepala, seperti menghilangkan ketombe, menguatkan akar rambut, dan menghitamkan rambut secara alami. MELALUI riset inovatif, tim peneliti IPB University dari Departemen Teknologi Industri Pertanian, berhasil

mengembangkan kearifan lokal ini menjadi produk perawatan rambut: sampo alami berbahan dasar daun pandan yang ramah lingkungan dan memiliki potensi ekonomi tinggi. “Kandungan bahan aktif dalam daun pandan berupa polifenol (flavonoid), saponin, dan alkaloid tidak hanya antioksidan tapi juga antimikroba. Ekstrak pandan juga mencegah ketombe dan melindungi kulit kepala dari radikal bebas serta membantu pertumbuhan rambut baru,” jelas Prof Khaswar Syamsu, ketua tim peneliti. Berbeda dengan sampo pada umumnya yang mengandung bahan kimia sintetis seperti Sodium Lauril Sulfat (SLS), inovasi sampo pandan ini diformulasikan dari bahan alami yang lebih aman bagi kulit kepala dan lingkungan. Tren back to nature

INOVATIF: Inovasi besutan tim IPB University memproduksi Natural Shampo dari ekstrak pandan sebagai solusi alami untuk merawat kesehatan rambut. Tim ini dipimpin Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian, IPB University Prof. Dr. Khaswar Syamsu.

masyarakat yang kini lebih memilih produk alami dan ramah lingkungan juga menjadi alasan penting pengembangan produk ini.

Prof Khaswar mengurai, penelitiannya dimulai dari tahap laboratorium, dengan mengekstrak daun pandan menggunakan air dan mengolahnya

menjadi bubuk instan pandan. Bubuk ini dapat disimpan lama dan mudah digunakan sewaktu-waktu. Selanjutnya, bubuk pandan diformulasikan dengan bahan alami lain seperti lidah buaya, minyak rosemary, dan minyak tea tree. Bahan-bahan ini diramu menjadi sampo yang tidak hanya membersihkan tetapi juga menutrisi kulit kepala dan mengurangi kerontokan rambut. Menurut Prof Khaswar, penggunaan daun pandan sebagai bahan utama memiliki potensi ekonomi besar. “Ketersediaannya melimpah di Indonesia, sehingga biaya produksi relatif rendah. Selain itu, meningkatnya permintaan pandan juga bisa membuka peluang ekonomi baru bagi petani desa,” ujarnya. Saat ini, produk sampo daun

pandan tengah dalam proses mendapatkan sertifikat CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik), izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). “Apabila persyaratan sesuai regulasi, produk ini akan dikomersialkan secara legal, baik dalam maupun luar negeri,” turut Prof Khaswar. Bersama Rumah Pertanian Indonesia, sampo daun pandan ini menunjukkan komitmen IPB University untuk terus mendorong hilirisasi hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah tinggi. Tidak hanya bermanfaat bagi konsumen, inovasi ini diharapkan juga berkontribusi pada peningkatan pendapatan petani dan pembangunan ekonomi pedesaan. (*pia)


RADAR BOGOR I JUMAT, 19 DESEMBER 2025 I 28 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 3

MIMBAR BEBAS Sampaikan unek-unek Anda terhadap layanan publik seperti PLN, PDAM, PT Pos,

telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/ paspor/ sertifikat tanah, dll.

Radar Bogor juga memberi kesempatan kepada para tenaga pengajar yang ingin menulis opini untuk pengembangan profesional guru. Juga kepada para mahasiswa yang ingin menulis opini tentang suatu topik, sebagai bentuk sikap kritis untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di era sekarang.

Informasi lebih lanjut, hubungi

085299600773 JADWAL SIM KELILING POLRESTA KOTA BOGOR

KHUSUS PERPANJANGAN SIM A DAN C

Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu

Botani Square Mitra 10 Sholis Lippo Plaza Mall Boxie Tajur Plaza Jambu Dua Plaza Jambu Dua Burger King Padjajaran

Waktu pendaftaran: 08.00-09.00 WIB

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

PLN Bogor (0251) 8345400 Bendungan Katulampa (0251) 8334344 RS Hermina Bogor (0251) 8382525 RS Melania Bogor (0251) 8321196 Rs Pmi Bogor (0251) 8324080 RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000 RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298 Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292 RS Azra (0251) 8318456 RS Hermina Mekarsari (021) 29232525 RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610 Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435 RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868 Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024 Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822 Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360 Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976 RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628 RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016 Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222 RSUD Ciawi (0251) 8240797 Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397 Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441 Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866 Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440 Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724 Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396 Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000 RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56 Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567 RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900 RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591 RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892 Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723 RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426 Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663 RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142 RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605 RSKIA Sawojajar (0251) 8324371

POLRES BOGOR

021-8750163

Polsek Jonggol Polsek Cileungsi Polsek Cariu Polsek Nanggung Polsek Babakan Madang Polsek Megamendung Polsek Klapanunggal Polsek Caringin Polsek Dramaga Polsek Tamansari Polsek Jasinga Polsek Cigudeg Polsek Parung Panjang Polsek Leuwiliang Polsek Cibungbulang Polsek Ciampea Polsek Rumpin Polsek Ciomas Polsek Kemang Polsek Sukaraja Polsek Gunung Sindur Polsek Parung Polsek Cibinong

021-89931174 021-8230861 021-89961058 0251-8682769 021-87962777 0251-8248569 021-82492276 0251-8224417 0251-8624107 0251-8388164 0251-8688110 0251-8681110 021-5978880 0251-8647003 0251-8647398 0251-8621146 021-75791076 0251-8322324 0251-8615700 0251-8656678 021-7561844 0251-8616007 021-8752217

Ruang Digital yang Merusak SUDAH banyak berita bahwa banyak remaja yang terjerumus ke dalam ruang digital yang merusak seperti pinjol dan judol , tentu saja itu semua sangat berbahaya apalagi banyak yamg menimpa pemuda dengan ekonomi terbatas mudah di sasar pinjol dan judol karena kerja algoirtma. Himpitan ekonomi yang lahir dari sistem kapitalisme mendorong sebagian anak muda terjerumus ke dalam judol dan pinjol sebagai jalan pintas, ini menunjukkan bahwa negara telah gagal melindungi generasi dari ruang digital .ruang digital yang di kuasai logika kapitalisme menjadika platform (lewat algoritmanya) berfokus pada kebiasaan, bukan keselamatan penggunanya, semata mata demi mendapatkan keuntungan dan menjadikan generasi sebagai pasar. Untuk itu kita sungguh membutuhkan sistem yang bisa menjamin kesejahteraan seluruh rakyat (individu per individu) termasuk generasi, yang mampu memfilter ruang digital sebagai sarana pendidikan yang benar benar mendidik bukan menjerumuskan, dan semua itu hanya ada di dalam islam yang tolak ukurnya adalah halal haram bukan manfaat materi. Wallahua’lam bishawab Ummu Azzam Caringin Bogor

Cantumkan nama dan alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor pelanggan (untuk layanan PDAM/PLN/PT Gas) dan lampirkan fotokopi KTP. Kirimkan ke Redaksi Radar Bogor, Gedung Graha Pena, Jl KH R Abdullah bin Nuh No 30, Yasmin, Bogor.

lalu kirimkan melalui

Hanya yang memenuhi syarat yang akan dimuat. Redaksi berhak mengedit isi tulisan tanpa mengurangi substansi. Redaksi tidak bertanggung jawab atas dampak langsung maupun tidak, pascapemuatan tulisan. Terima kasih.

Pinjol Merebak, Generasi Muda Rusak BANYAK penelitian yang membahas mengenai pinjaman online (pinjol). Salah satu penelitian di Spanyol menyebutkan bahwa iklan produk keuangan beresiko (salah satunya pinjol) banyak menyisir anak muda dari kelas bawah. Mereka menerima hampir dua kali lebih banyak iklan tersebut. Berbeda dengan anak muda dari kelas sosial ekonomi yang lebih tinggi, mereka sering mendapat iklan perjalanan dan rekreasi. Dari penelitian tersebut, bisa diketahui bahwa ternyata algoritma platform media sosial dapat membaca status sosial ekonomi pengguna dari jejak digitalnya. Dari jejak

tersebut, iklan akan ditampilkan sesuai dengan kerentanan pengguna. Maraknya iklan pinjol berhasil menjerat generasi muda. Total pengguna pinjol dari kalangan ini terus melonjak. Permasalahannya tidak berhenti disitu. Banyak dari mereka yang mengalami gagal bayar. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit macet pada kelompok usia di bawah 19 tahun naik 815% dari 2.479 menjadi sekitar 22.000 rekening. Sedang pada kelompok usia 19-34 tahun, naiknya lebih rendah yakni 55,87%, dari sekitar 279.000 menjadi 434.000 rekening. Fenomena gagal bayar ini disebabkan rendahnya literasi dan kesadaran

pengelolaan keuangan. Ketua Umum Federasi Serikat Merdeka Sejahtera Faisal Makruf mengatakan bahwa persoalan generasi muda terjerat pinjol bukan hanya fenomena individu, tetapi masalah struktural. Faktanya, masih banyak yang mengambil pinjol karena kebutuhan mendesak. Tekanan ekonomi tinggi dan upah yang kecil memaksa mereka untuk terjerat pinjol. Dari berbagai fenomena pinjol dan gagal bayar tersebut, menjadi bukti ruang digital saat ini dikuasai sistem yang menjerumuskan anak muda ke dalam hal-hal konsumtif. Demi mendapatkan keuntungan, menjadikan generasi muda sebagai target market

yang sangat potensial. Selain itu, himpitan ekonomi dalam kehidupan sekarang pun menjadi salah satu penyebab utama generasi muda mengambil pinjol sebagai jalan pintas. Kesejahteraan dan pemerataan ekonomi belum bisa diwujudkan dalam kebijakan saat ini. Sistem pendidikan yang tidak serius mengajarkan benar salah serta lingkungan masyarakat yang penuh kompetitif tidak sehat pun turut andil membuat generasi muda rentan pada tindakan spekulatif dan beresiko. Meski OJK sudah memperketat aturan melalui Surat Edaran OJK Nomor 19 tahun 2025 yang menetapkan batas usia pene-

rima pinjaman minimal 18 tahun serta mensyaratkan penghasilan bulanan minimal Rp 3 juta, namun hal tersebut belum mampu menjadi solusi tuntas untuk mengatasi pinjol dan gagal bayar. Masih dibutuhkan kebijakan lain yang mampu menjamin kesejahteraan masyarakat agar mereka tidak mengambil jalan pintas lewat pinjol. Tak hanya itu, perlu dibangun sistem bermasyarakat yang saling membantu dan mengingatkan dalam kebaikan, bukan justru sebaliknya penuh dengan kompetisi demi kesenangan sendiri. Nuraeni nur33088@gmail.com

Antisipasi Kenaikan Jelang Nataru MENJELANG Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, harga kebutuhan pokok di berbagai wilayah cenderung merangkak naik. Ditambah lagi, kelangkaan berbagai bahan pokok pun kerap terjadi. Hal tersebut tentunya menambah beban yang semakin berat bagi masyarakat. Kenaikan harga serta kelangkaan bahan

pokok ini tidak bisa dibiarkan terus menerus. Pasalnya, kebutuhan pokok merupakan kebutuhan harian rakyat yang harus terpenuhi. Pemerintah sebagai pengurus dan pelindung rakyat harus mencari sumber permasalahannya dan mengambil tindakan antisipasi untuk menstabilkan harga. Jangan

sampai ada oknum-oknum yang sengaja mencari keuntungan besar dengan cara menimbun. Jangan lagi, membuat rakyat semakin tambah sengsara. Untuk itu, butuh sebuah kepemimpinan yang senantiasa mampu mensejahterakan rakyat.

menerus mengeksploitasi seks demi keuntungan ekonomi. Sementara pendidikan seksual hanya menekankan aspek teknis “agar aman”, tanpa peduli halal dan haram. Akibatnya, remaja tumbuh dalam lingkungan permisif yang menormalisasi pergaulan bebas. Negara gagal menjalankan peran sebagai pelindung generasi. Beban risiko diserahkan kepada individu. Sistem yang telah nyata melahirkan kerusakan ini, justru terus dipertahankan.

ARUS teknologi yang berkembang pesat membuat generasi muda hari ini terpapar berbagai konten merusak tanpa batas. Fakta menunjukkan bahwa akses pornografi di Indonesia didominasi oleh pengguna usia pelajar, kasus judi online yang melibatkan remaja terus meningkat, dan berbagai platform digital kini menjadi ruang tersembunyi bagi cyberbullying, penipuan, hingga perdagangan manusia. Bahkan, banyak studi menyebutkan bahwa paparan konten negatif secara terus-menerus memengaruhi cara berpikir, emosi, akhlak, hingga cara beragama. Tak heran, kita menyaksikan munculnya generasi muslim yang rapuh, kehilangan arah, dan mengalami split personality antara tuntunan agama dan gaya hidup sekuler digital. Kemajuan teknologi semestinya membawa manfaat, tetapi tanpa pengaturan yang benar justru berubah menjadi sumber bencana. Negara berbasis sekularisme terbukti tidak mampu menghadirkan ekosistem digital yang aman. Konten-konten merusak dibiarkan bebas masuk, sementara generasi terus menjadi korban dari ruang digital yang tak terjaga. Dalam perspektif Islam, Pemimpin Negara berfungsi sebagai raa’in dan junnah-pelindung serta pengayom bagi rakyatnya. Dengan visi menyelamatkan generasi, maka akan menyaring ketat seluruh konten yang masuk menggunakan teknologi canggih, memastikan ruang digital tetap bersih sekaligus memanfaatkannya sebagai sarana pendidikan dan penguatan dakwah.

dinibirin2803@gmail.com

lia.darojatulaliyah@gmail.com

nurulaqidahku@gmail.com

Lonjakan HIV/AIDS Remaja, Alarm Keras Gagalnya Sistem Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bogor mengungkap tren peningkatan kasus baru HIV/AIDS pada kelompok usia 15–20 tahun. Dalam tahun 2025 hingga Oktober, tercatat 20 kasus baru. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2023 yang hanya 11 kasus. Data ini menjadi alarm serius bagi masyarakat dan negara, karena remaja mestinya fokus membangun masa depan, justru terpapar penyakit mematikan. Berdasarkan data KPA, penyebab utama penularan HIV/AIDS di Kota Bogor adalah perilaku seks bebas. Artinya

persoalan HIV/AIDS bukan persoalan kesehatan semata. Ini adalah persoalan sosial dan moral, yaitu ketika pergaulan makin bebas, minim batasan, dan jauh dari nilai-nilai yang menjaga kehormatan. Seks bebas tidak muncul tanpa sebab. Ia tumbuh subur dalam sistem kapitalis sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan. Di sistem ini, negara tidak mengatur secara tegas interaksi antara laki-laki dan perempuan. Zina tidak dianggap sebagai kejahatan, melainkan sebatas urusan privat. Media dan industri hiburan terus

Konten Merusak Generasi di Ruang Digital

Jejak Langkah Ayah ke Sekolah MENJELANG akhir semester, suasana sekolah biasanya lebih ramai dari hari biasa. Orang tua datang silih berganti, guru menyiapkan raport, dan anakanak menunggu dengan perasaan yang sulit ditebak. Raport sering dianggap hanya sebagai kumpulan nilai, padahal di baliknya tersimpan cerita tentang proses belajar, dukungan keluarga, dan perhatian orang tua. Selama ini, yang lebih sering datang ke sekolah adalah ibu. Ayah kerap diwakili atau cukup mengetahui hasil belajar dari rumah. Pola ini sudah lama berlangsung dan dianggap lumrah. Urusan sekolah seolah menjadi wilayah ibu, sementara ayah berada di belakang layar. Karena itu, ajakan agar ayah ikut hadir mengambil raport membawa makna tersendiri. Akhir semester tidak lagi sekedar rutinitas, tetapi menjadi momen kebersamaan keluarga dalam melihat perjalanan belajar anak. Dorongan Kebijakan yang Mengubah Kebiasaan Melalui surat edaran tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga selaku Kepala BKKBN mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan anak. Di Kota Bogor, langkah ini diperkuat dengan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang digagas Wali Kota Dedie A. Rachim. Kebijakan ini sederhana, tetapi pesannya jelas bahwa ayah diharapkan hadir, bukan hanya bekerja untuk keluarga, tetapi juga terlibat dalam pendidikan anak. Negara dan

pemerintah daerah mencoba mengubah kebiasaan lama dengan cara yang persuasif, bukan memaksa. Meski demikian, kebijakan ini perlu dipahami dengan bijak. Tidak semua ayah memiliki waktu luang yang sama karena pekerjaan. Karena itu, gerakan ini sebaiknya dimaknai sebagai ajakan membangun kesadaran, bukan kewajiban yang menimbulkan rasa bersalah. Perubahan Kecil di Dalam Keluarga Dalam kehidupan sehari-hari, peran ayah sering dikaitkan dengan mencari nafkah, sementara urusan sekolah diserahkan pada ibu. Ketika ayah mulai terlibat langsung, pembagian peran dalam keluarga perlahan berubah. Kehadiran ayah di sekolah memberi pesan bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama. Percakapan di rumah pun bisa menjadi lebih hangat, tidak hanya soal nilai, tetapi juga tentang usaha, kesulitan, dan harapan anak. Bagi anak, perhatian seperti ini sangat berarti. Ia merasa proses belajarnya diperhatikan dan dihargai oleh kedua orang tuanya, bukan hanya oleh salah satu pihak. Sekolah dan Orang Tua dalam Satu Barisan Sekolah bukan hanya tempat belajar anak, tetapi juga ruang pertemuan antara guru dan keluarga. Selama ini, komunikasi sekolah lebih sering berjalan dengan satu orang tua. Kehadiran ayah memperluas ruang dialog tersebut.

sering kali lebih kuat daripada nasihat panjang. Anak belajar bahwa pendidikan bukan sekedar kewajiban, tetapi bagian dari perhatian dan kasih sayang keluarga.

AGUS JATMIKA Praktisi Pendidikan

Dengan keterlibatan ayah, informasi tentang perkembangan anak dapat dipahami bersama. Guru tidak hanya menyampaikan nilai, tetapi juga berbagi cerita tentang sikap, kebiasaan, dan potensi anak di sekolah. Agar hal ini berjalan baik, sekolah juga perlu menciptakan suasana yang ramah dan terbuka. Keterlibatan orang tua, termasuk ayah, seharusnya disambut sebagai bagian dari proses pendidikan, bukan hanya formalitas. Keteladanan yang Dirasakan Anak Anak belajar bukan hanya dari buku, tetapi juga dari contoh orang tuanya. Ketika ayah meluangkan waktu untuk hadir di sekolah, anak menangkap pesan bahwa belajar itu penting. Cara orang tua menanggapi raport-apakah dengan marah, dialog, atau memberi semangat-akan membekas dalam ingatan anak. Dari situlah terbentuk sikap terhadap belajar dan sekolah. Keteladanan sederhana ini

Tantangan dan Harapan ke Depan Tentu tidak semua ayah bisa selalu hadir karena tuntutan pekerjaan dan kondisi sosial. Tantangan ini perlu dipahami bersama, baik oleh sekolah

maupun pembuat kebijakan. Namun perubahan sosial memang selalu dimulai dari langkah kecil. Ketika ayah mulai terlibat, perlahan tumbuh budaya baru dalam keluarga dan sekolah. Pendidikan anak menjadi urusan bersama, bukan beban satu pihak. Dari sinilah harapan itu tumbuh bahwa pendidikan yang tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga membangun kedekatan, perhatian, dan kerja sama antara keluarga dan sekolah.


RADAR BOGOR I JUMAT, 19 DESEMBER 2025 I 28 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 4

TERUSAN

Janjikan Huntara Rampung Sebulan  Tak tanggung-tanggung, Prabowo juga menjanjikan pemerintah akan melanjutkan pembangunan hunian tetap (huntap) dengan kualitas yang layak. “Saya melihat rumahrumah hunian sementara sudah mulai dibangun. Bisa selesai sebulan supaya bapakbapak dan ibu-ibu tidak perlu tinggal di tenda,” ujar Prabowo saat meninjau kondisi pengungsi di Posko SD Negeri 05 Kayu Pasak, Palembayan, Kabupaten Agam, Sumbar, Kamis (18/12). Adapun huntap direncanakan memiliki luas sekitar 70 meter persegi. “Kualitasnya cukup baik,” klaimnya. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pembangunan huntara di Kabupaten Lima Puluh Kota telah dimulai sejak 15 Desember. Sebanyak 60 kepala keluarga menjadi sasaran tahap pertama dengan model kopel atau barak. Setiap barak berisi lima unit sehingga tahap awal ditargetkan membangun 12 barak. Di Kota Padang, warga terdampak banjir bandang mulai menempati huntara Kampung Nelayan, Koto Tangah. Sebanyak 80 unit rumah berukuran 6 x 6 meter disiapkan lengkap dengan fasilitas dasar. Sementara itu, dari Agam, Prabowo melanjutkan peninjauan ke Padang Pariaman dan Lembah Anai untuk memastikan pemulihan infrastruktur, termasuk Jembatan Bailey yang telah selesai dibangun. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 147 ribu lebih rumah rusak akibat banjir bandang dan longsor di tiga provinsi di Pulau Sumatra. ”Sebanyak 147 ribu lebih rumah mengalami kerusakan mulai dari kategori ringan hingga berat akibat bencana. Data tersebut menjadi acuan bagi perencanaan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi masyarakat terdampak,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari. Abdul Muhari merincikan

kerusakan rumah di Provinsi Aceh sebanyak 106.058 unit. Rinciannya, 46.779 unit rusak ringan, 22.951 unit rusak sedang, dan 36.328 unit rusak berat. Adapun tiga kabupaten dengan jumlah rumah rusak terbanyak adalah Aceh Utara sebanyak 36.964 unit, Aceh Timur mencapai 18.914 unit, dan Aceh Tamiang sebanyak 10.720 unit. Sedangkan di Sumatera Utara, kata dia, total rumah rusak mencapai 28.708 unit, terdiri 19.651 unit rusak ringan, 3.899 unit rusak sedang, dan 5.158 unit rusak berat. ”Dari jumlah rumah rusak berat tersebut, sebanyak 1.068 unit dilaporkan hilang atau hanyut terbawa banjir. Wilayah dengan dampak terbesar meliputi Kabupaten Langkat sebanyak 11.273 unit, Tapanuli Tengah 6.481 unit, dan Tapanuli Selatan 4.624 unit,” kata Abdul Muhari. Sementara, di Sumatera Barat tercatat 12.451 unit rumah rusak, dengan rincian 6.933 unit rusak ringan, 2.959 unit rusak sedang, dan 2.559 unit rusak berat. Dampak paling signifikan terjadi di Kota Padang dengan 5.497 unit rumah rusak, disusul Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 3.490 unit dan Kabupaten Agam 1.540 unit. Abdul Muhari mengatakan pendataan rumah rusak dilakukan secara rinci dan terverifikasi sebagai bagian dari komitmen pemerintah memastikan proses pemulihan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan. ”Data ini menjadi dasar penyusunan dan perencanaan pembangunan hunian, baik untuk relokasi maupun pembangunan di lokasi semula, khususnya bagi rumah rusak ringan,” katanya. Untuk pembangunan hunian di lokasi awal, kata dia, tentunya memperhatikan aspek mitigasi bencana, baik struktural maupun nonstruktural guna mencegah dampak bencana serupa di masa mendatang. Menurut dia, rumah dengan kategori rusak ringan masih memungkinkan untuk dibangun kembali di lokasi semula dengan penataan kawasan lingkungan yang lebih aman. ”Sementara

rumah rusak berat dan yang berada di zona rawan akan diarahkan ke skema relokasi yang lebih layak dan aman. Dan ini masih didiskusikan dengan pemerintah daerah,” katanya. BNPB bersama kementerian dan lembaga terkait serta pemerintah daerah saat ini pun tengah mempercepat proses pendataan lanjutan dan identifikasi lokasi hunian. ”Kami harapkan dalam pekan ini pendataan dapat difinalisasi, termasuk penentuan lokasi hunian sementara dan hunian tetap. Presiden telah mengarahkan agar proses ini dipercepat sehingga pembangunan bisa segera dimulai,” kata Abdul Muhari. Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Rabu (17/12). Ia turut menjanjikan pemasangan internet satelit Starlink agar warga terdampak bencana bisa berkomunikasi dengan keluarga mereka. Saat menyapa para pengungsi di Posko Pengungsian BLK Blangkejeren, Gibran sempat menanyakan kondisi sinyal telepon seluler. “Nanti kita segera pasangkan Starlink ya biar bisa segera menghubungi temanteman, saudaranya di tempat lain. Internetnya belum jalan ya? Kita segerakan ya,” ujar Gibran di hadapan warga. Di hadapan ribuan pengungsi, Gibran meminta percepatan perbaikan infrastruktur, mulai dari jembatan yang rusak, pasokan BBM, hingga listrik dan jaringan internet. “Jangan sampai ada yang sakit tidak terobati. Atau jangan sampai ada yang tidak kebagian makanan atau bantuan apa pun. Kami dari pemerintah pusat atas perintah Presiden ingin memastikan logistik, sembako, semuanya bisa dilancarkan,” tutur Gibran. PENDATAAN DOKTER Terpisah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendata tenaga dokter di fakultas kedokteran, baik yang berada di tiga provinsi terdampak maupun daerah

ASN dan Pekerja Diimbau WFA  Dia berharap, skema itu dapat memperlancar mobilitas masyarakat di momen libur panjang akhir tahun. ”Pengaturan kerja ASN selama periode Na taru dirumuskan untuk menjaga keseimbangan antara kelancaran mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, dan keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan,” terangnya. Menindaklanjuti usulan tersebut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menerapkan pelaksanaan tugas kedinasan secara adaptif (flexible working arrangement/FWA) bagi ASN pada akhir tahun. Menurut Menteri PANRB Rini Widyantini, pengaturan pelaksanaan tugas kedinasan secara adaptif akan diterapkan selama tiga hari kerja, mulai Senin (29/12) hingga Rabu (31/12). Pengaturan kerja itu berlaku bagi seluruh ASN pemerintah pusat dan daerah, termasuk di lingkungan Mabes TNI dan Polri. Namun, kata Rini, dengan tetap memperhatikan karakteristik tugas dan fungsi masingmasing instansi. ”Pelak sanaannya tetap disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan memastikan pelayanan publik serta tugastugas strategis tetap berjalan,” ujarnya. Instansi penyelenggara pelayanan publik diminta untuk memastikan layanan esensial pada masyarakat tetap berjalan selama Nataru. Karena itu, dia menegaskan bahwa pengaturan

kerja secara adaptif bukan berarti kelonggaran disiplin.Namun dilakukan penyesuaian instrumen untuk menjaga kinerja pemerintahan tetap efektif dan responsif ketika akhir tahun. Fokus pengawasan tetap diarahkan pada capaian kinerja dan kualitas pelayanan publik. ”Selama periode pengaturan kerja ini, masyarakat tetap dapat menyampaikan laporan, pengaduan, maupun aspirasi terkait kinerja pemerintah melalui kanal LAPOR! atau laman www.lapor. go.id,” jelas Rini. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli juga mengimbau perusahaan agar menerapkan Work From Anywhere (WFA) kepada pekerja/buruh pada 29 hingga 31 Desember 2025. Kebijakan itu bertujuan mengoptimalkan mobilitas masyarakat pada masa libur Nataru. Penerapan WFA, kata Yassierli, dapat dikecualikan bagi sektorsektor tertentu yang berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat dan kelangsungan produksi. Misalnya, sektor kesehatan, manufaktur, perhotelan dan hospitality, pusat perbelanjaan, industri makanan dan minuman, hingga sektor esensial lainnya. PEMBATASAN LALIN MULAI HARI INI Mulai hari ini, pemerintah memberlakukan pengaturan lalu lintas (lalin) serta pembatasan kendaraan untuk Natal dan Tahun Baru (Nataru). Aturan itu dibuat guna mengantisipasi kepadatan di jalan tol dan non-tol. Dirjen Perhubungan Darat

RADAR BOGOR Komisaris Utama: Maesa Samola Komisaris: Suhendro Boroma CEO: Nihrawati AS

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Aan Suhanan mengatakan, pengaturan lalin saat libur Nataru meliputi sistem contraflow dan satu arah (one way). Menurut dia, sistem itu dibutuhkan mengurai kepadatan di masa libur panjang. Contraflow dimulai 19 Desember-28 Desember 2025. Lalu, dilanjutkan pada 1 Januari sampai 4 Januari 2026. ”Sistem satu arah diterapkan berdasarkan kebutuhan kondisi lalin per jam, indikator rekayasa lalin, evaluasi dan pertimbangan-pertimbangan lainnya,” paparnya. Pemberlakukan pengaturan lalu lintas, kata Aan, dapat dievaluasi. Itu berdasarkan pertimbangan dari kepolisian. Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) Roy Rizali Anwar mengungkapkan, pembatasan kendaraan dimulai 19 Desember 2025-4 Januari 2026. Kebijakan itu diberlakukan di beberapa provinsi. Yakni Jatim, Jateng, Jabar, DKI Jakarta, Banten, dan Sumatera. ”Pembatasan untuk kendaraan sumbu tiga ke atas yang memuat hasil tambang, galian, dan bangunan,” paparnya. Pembatasan kendaraan berlaku setiap hari mulai pukul 00.00 hingga 24.00. ”Kami berharap semua mematuhi aturan demi kelancaran lalin Nataru,” ujar Roy. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan, diskon jalan tol diterapkan di 15 ruas. Persentase pemotongan harganya mulai 10 persen hingga 20 persen. ”Diskon berlaku tiga hari. 22, 23, dan 31 Desember,” paparnya. (idr/mia)

BNPB

KUNJUNGAN: Wakil Presiden Gibran Rakabuming berdialog dengan warga pengungsi di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (18/12).

lain. Pendataan tersebut untuk menyaring tenaga dokter yang bersedia menjadi sukarelawan di lokasi bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar. “Sampai saat ini kami mendapati ada 1.568 dokter dan internship di seluruh Indonesia yang berkenan membantu posko-posko di tiga provinsi yang terdampak itu,” ujar Mendiktisaintek Brian Yuliarto kemarin. Pihaknya tengah menyiapkan

detail pemberangkatan para tenaga medis tersebut. Rencananya, mereka akan dijadwalkan bertugas secara bergilir dua minggu sekali di daerah bencana. “Jadi, per dua minggu mereka akan dikirim. Mungkin satu kali pengiriman itu 500 sampai 600 orang. Kita juga perlu memahami mereka barangkali lelah ya. Kalau lebih dari dua minggu kan kasihan. Nah, itu kita tukar lagi,” paparnya. Selain itu, terdapat pula 1.020

tenaga kesehatan yang berkeinginan menjadi relawan di lokasi bencana. Sistem penugasannya pun sama, yakni digilir setiap dua minggu. Disinggung soal waktu pengiriman, Brian mengaku masih menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan yang memiliki posko kesehatan di lokasi bencana, termasuk koordinasi dari BNPB terkait kekurangan SDM kesehatan dan lokasi penempatannya. Kementerian Pekerjaan Umum

(PU) juga mengirim 402 relawan berkapasitas insinyur ke Aceh, Sumut, dan Sumbar. Pengiriman relawan ini untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur atau fasilitas umum di lokasi bencana. “Sebenarnya pengiriman ini karena kami merasakan kurang personel untuk mengawal dan mencatat kerusakan yang terjadi agar bisa segera dibangun,” papar Menteri PU Dody Hanggodo. (lyn/mia/ idr/zam/ttg)

Anak-Anak Rindu Sekolah  Guru-guru dari sekolah yang hancur tetap datang mengajar. Mereka berusaha agar anakanak tetap mendapatkan ilmu meski dengan keterbatasan. Meski belum maksimal, anakanak tentu merindukan sekolah dan teman-temannya. Hingga kini, hanya ada satu titik sekolah darurat di desa

tersebut. Sekolah ini melayani anak-anak dari tingkat SD hingga jenjang SMP. Kebutuhan dukungan untuk sekolah darurat masih sangat besar. Banyak fasilitas yang belum tersedia. Buku, alat tulis, dan papan tulis masih terbatas. Tim relawan yang ada juga sangat terbatas. Kami hanya bisa membantu mengatur

jadwal belajar dan memfasilitasi sedikit kebutuhan guru. Kegiatan tambahan seperti membuat poster atau kegiatan seni kecil jarang dilakukan. Anak-anak hanya fokus belajar meski waktunya pendek. Untuk sekolah yang tidak terdampak, anak-anak sudah kembali belajar seperti biasa. Namun, bagi anak-anak di Desa Garuga, rindu sekolah

masih sangat terasa. Apalagi jam belajarnya yang cuma satu jam membuat proses belajar kurang maksimal. Meski begitu, namanya anak-anak, mereka anak tetap semangat. Meski terbatas, guru-guru juga terus berusaha menjaga motivasi belajar anak-anak. Mereka berharap bantuan lebih banyak segera datang. (bay/c)

Mengambil Rapor Didampingi ”Ayah”, Adylla Menangis di Pelukan Dedie Rachim  Namanya Adylla. Hari itu, ia menunggu seseorang yang ingin nengisi kekosongan kasih sayang usai ayahnya tiada. Orang yang dia tunggu adalah Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim. Orang nomor satu Kota Bogor ini datang khusus untuk mengambilkan rapor Adylla, menggantikan peran sang ayah. Kedatangan Wali Kota itu merupakan buah manis dari pesan singkat yang dia sampaikan beberapa hari sebelumnya. Dedie datang dalam rangka implementasi Program Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah (GEMAR), program nasional yang mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan anak. Program ini digagas olehKementerianKependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemenduk Bangga)/BKKBN untuk penguatan peran ayah dan pencegahan fenomena fatherless. “Hari ini saya datang untuk mengambilkan rapor Adylla. Ayahnya sudah tiada dan saya berharap kehadiran saya bisa sedikit mengisi relung hatinya,” katanya. Di dalam kelas, Dedie duduk berdampingan dengan Adylla. Keduanya menunggu giliran seperti orang tua dan anak pada umumnya. Tak ada jarak, tak ada seremoni berlebihan. Hanya percakapan ringan dan senyum yang perlahan menghangatkan suasana. Saat rapor diserahkan guru, Dedie mendengarkan dengan saksama penjelasan perkembangan akademik Adylla. Dari

penuturan guru, Adylla merupakan siswi berprestasi dan menunjukkan perkembangan yang baik. “Ini tentu membanggakan,” katanya. Di tengah penjelasan guru itu, Adylla tak bisa membendung air matanya. Ia spontan memeluk Dedie Rachim erat. Dedie membalas pelukan itu dengan hangat. Sesekali mengusap kelopak matanya yang ikut berkaca-kaca. Duduk di hadapan guru dengan didampingi Dedie, Adylla tak kuasa menahan bayangan sosok sang ayah. Dari lubuk hatinya, ia merindukan momen berdua seperti itu. Ia rindu memeluk sosok seorang ayah, seperti yang dilakoni Wali Kota Bogor saat itu. Momen pengambilan rapor itu menjadi kenangan yang takkan tergantikan bagi Adylla. “Saya mengambil rapor ini agar, paling tidak, satu kali dalam hidupnya, Adylla merasakan ada sosok ayah yang hadir, mendengarkan, dan peduli terhadap pendidikannya,” ucap Dedie. Dedie mengungkapkan, kehadirannya juga dilatarbelakangi pesan pribadi dari Adylla yang meminta bantuan agar rapornya dapat diambilkan karena ayahnya telah meninggal dunia. Pesan sederhana itu menjadi alasan kuat baginya untuk datang langsung ke sekolah. Melalui program GEMAR, Dedie berharap para ayah di Kota Bogor meluangkan waktu untuk terlibat langsung dalam pendidikan anak, tidak hanya secara fisik, tetapi juga emosional.

“Khususnya untuk anak lakilaki, komunikasi dengan ayah sangat penting agar terbangun kedekatan dan mencegah dampak fatherless,” ujarnya. Sementara itu, Kepala SDN Polisi 4 Bogor, Nurul Nur Hidayah, mengatakan pelaksanaan pengambilan rapor berjalan lancar dan mendapat respons positif dari para orang tua, terutama ayah. “Biasanya rapor lebih banyak diambil ibu. Tapi setelah adanya imbauan dari pusat dan pemerintah daerah, alhamdulillah banyak ayah yang hadir,” katanya. Pengambilan rapor dilakukan serentak untuk siswa kelas 1 hingga kelas 6. Dari total 892 siswa, hampir seluruh orang tua hadir sesuai jadwal. “Anakanak terlihat bangga saat ayahnya datang langsung. Bahkan ada yang didampingi kedua orang tuanya. Kegiatan berjalan tertib dan lancar,” ujarnya. Program GEMAR sendiri merupakan bagian dari Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang digagas Kemenduk Bangga/ BKKBN. Program ini mendorong kehadiran ayah dalam momen penting pendidikan anak sebagai upaya memperkuat pengasuhan keluarga dan mencegah fenomena fatherless. PEMKAB BOGOR BELUM TERAPKAN Berbeda halnya dengan Kota Bogor, program pengambilan rapor bersama ayah itu belum diterapkan di Kebupaten Bogor. Plt Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian, Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten

Bogor, Rusman Taufik mengakui, program tersebut masih dalam pembahasan. ”Belum realisasi, kan realisasi bisa saja, kalau surat edaran masing-masing kita sampaikan kepada OPD, dinas, menyampaikan ke wilayah masingmasing,” ungkapnya kepada Radar Bogor, Kamis (18/12). Meski program ini dari pusat, namun Pemkab Bogor menunggu tindak lanjut dari BKKBN Provinsi Jawa Barat sesuai surat yang dikeluarkan pada 8 Desember. ”Dan dari Provinsi hari sedang dirapatkan untuk memproses surat edaran dari Gubernur Jawa Barat dan di Kabupaten Bogor kita sedang proses. Sudah masuk surat permohonan juga untuk dari Bupati Bogor untuk kegiatan GEMAR itu ditujukan ke kepala OPD dan camat. Nanti camat akan menindaklanjuti termasuk ke PKK dan Camat menindaklanjuti di unsur di bawah ke desa dan Lurah,” jelas dia. Kendati demikian, Pemkab Bogor tetap mendukung terhadap program tersebut. Tersisa realisasinya di lapangan. ”Setelah tanda tangan bupati. Ya, minggu secepatnya,” ujar dia. Setelah program disetujui oleh Bupati,pihaknya akan langsung melakukan sosialisasi ke pihak-pihak terkait. Ia menganggap program itu bertujuan sangat baik. Lantaran biasanya peran orang tua ayah hanya menjadi tulang punggung keluarga untuk mencari nafkah. ”Mudah-mudahan dengan adanya program ini akan lebih mendekatkan atau fatherless minimal turun dengan program ini,” tutur dia.(uma/abl/c)

GM Bisnis: Erwin Sofian GM Digital dan Teknologi Informasi (IT): Benny Irawan Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi: Ricki Noor Rachman Koordinator Liputan: Dede Supriadi Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi Online: Lucky Lukman Nul Hakim Redaktur Pelaksana Online: Yosep Awaludin Redaktur Senior: Andi Ahmadi, Faturahman S Kanday, Muhammad Ridwan, Muh Afandi, Iqbal Muhammad Redaktur: Imam Rahmanto, Pipin Apriani, Alpin, Muhammad Ruri Ariatullah, Rani Puspitasari Sinaga, Reka Faturachman Sekretaris Redaksi: Jean Cloudia Reporter: Arif Al Fajar, Septi Nulawam Harahap, Fikri Rahmat Utama, Muhamad Rifki Fauzan, Abilly Muhamad, Muhammad Ali Fotografer: Sofyansyah, Hendi Novian Redaktur Konten/ Koordinator Medsos: Erika Nur Rizki S Konten Kreatif: Edfyra Amelia, Rissa Aliria Putri Editor Video: Muhammad Alife Shine, Muhammad Fadhel Wafi, Muhammad Ardika Gunawan, Ezar Rajaswara, Khaerul Nur, Muhammad Isa Ismatullah Videografer: Abdul Aziz, Muhamad Dzikri Ilman Syabani Pracetak: Zainal Arifin (Koordinator), Nursaid, Sarmadah, M. Chaidirali S. Umum dan Personalia: Rawin Surwintono, Mia Nelawati (Asist. Manager) Iklan: Untung Bachtiar (Manager) Pemasaran dan Sirkulasi: M Iksan Halil (Manager) Digital Marketing: Recia Debora S Konsultan Hukum: Andi Syarifuddin SH, MH Ombudsman: M. Choirul Shodiq, Rohman Budijanto Penerbit: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP: 651/SK/MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 Percetakan: PT Bogor Media Grafika (Jalan Siliwangi Kav.1/34 Komp. Puslitbang KOSTRAD Desa Cijujung Kandang Roda Bogor Telp: 0251 8655965) Alamat: Graha Pena Radar Bogor, Jl KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Taman Yasmin Bogor 16113. Telepon Redaksi: 0251-7544005 (hunting), Fax:2517544008. Telepon Iklan: 0251-7544001-002, Fax: 0251-7544009. Telepon Pemasaran: 0251-7544003. Perwakilan Jakarta: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, Telepon/Fax: 021-53699624. Homepage: http//www.radarbogor.id Email: redaksi@ radar-bogor.com. Wartawan Radar Bogor dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

Wartawan Radar Bogor dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.


jumat

19 DESember 2025 28 jumadil akhir 1447 H

655 Personel Gabungan Disiagakan Sambut Libur Nataru Ratusan personel gabungan disiagakan untuk mengamankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Kota Depok. Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, memaparkan ada 655 Personel gabungan disiagakan dalam operasi Lilin Jaya 2025 ini. Mereka nantinya akan bertugas di sejumlah titik yang telah ditentukan, termasuk diantaranya gereja yang ada di ‘Kota Belimbing’.

RAPAT KORDINASI: Rapat kordinasi jelang persiapan pengamanan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

655 PERSONEL..Baca Hal 6

(POLRES METRO DEPOK)

(DISKOMINFO)

PENGHARGAAN: Kota Depok meraih penghargaan Dukungan Layanan Call Center 112 Terbaik Tahun 2025 dari Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital (DJID) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi), pada acara Kaleidoskop dan Apresiasi Mitra Kerja DJID di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (18/12).

Terbaik Dalam Call Center 112

DEPOK–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112. Yakni meraih penghargaan dalam kategori Dukungan Layanan Call

Center 112 Terbaik Tahun 2025 dari Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital (DJID) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi).

TERBAIK..Baca Hal 6

Manto Kepala Diskominfo Kota Depok

Apresiasi ini mencerminkan komitmen Pemkot Depok dalam menghadirkan layanan panggilan darurat 112 secara optimal dan berkelanjutan,”

Zona Integritas Langkah Strategis Pemerintah DEPOK–Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur, menegaskan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah

HARI DISABILITAS: Anak istimewa Depok tampilkan tarian dalam acara hari disabilitas internasional di Depok, Kamis (18/12) kemarin.

Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) merupakan langkah strategis serta wujud komitmen Pemerintah Kota Depok dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada ma-

syarakat. Menurut Agung-sapaan karibnya, keberadaan Zona Integritas di setiap perangkat daerah diharapkan menjadi titik awal perubahan,

khususnya dalam pola pelayanan publik. Orientasi utama Zona Integritas adalah menanamkan nilai

ZONA..Baca Hal 6

(FAJAR/RADAR BOGOR)

Anak Istimewa Bisa Menginspirasi DEPOK–Anak-anak istimewa di Kota Depok unjuk kreativitas dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional yang dirangkai dengan Hari Kesetiakawanan

INDEKS

Sosial Nasional (HKSN) pada Kamis (18/12) kemarin.

ANAK..Baca Hal 6

AKSES PAJAMPANGANPALABUHANRATU PUTUS Baca Aglomerasi Hal 6

(ILUSTRASI)

LAHAN PERSAWAHAN: Lahan persawahan masih dikelola para petani yang berada di Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Luas Lahan Sawah Tersisa 61 Hektare DEPOK–Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok merilis data luas lahan sawah dalam publikasi Kota Depok Dalam Angka Tahun 2025 dengan sumber data dari Dinas

Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok. Berdasarkan data tersebut, luas lahan sawah di Kota Depok yang tersisa hanya 61 hektare yang menjadi

penopang ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Kepala BPS Kota Depok, Agus Marzuki menyampaikan, lahan sawah di Kota Depok saat ini hanya

terdapat di tiga kecamatan. “Berdasarkan data tahun 2024, lahan sawah di Kota Depok tersebar

LUAS..Baca Hal 6


RADAR BOGOR I JUMAT, 19 DESEMBER 2025 I 28 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 6

AGLOMERASI

Akses Pajampangan-Palabuhanratu Putus BEKASI

Ngaku Polisi, Peras Korban BEKASI–Polisi tengah menyelidiki aksi penyekapan dan pemerasan terhadap seorang pria di wilayah Pondok Gede, Kota Bekasi, Minggu (14/12). Dalam aksinya, pelaku mengaku sebagai anggota Polda Metro Jaya. Peristiwa tersebut bermula saat R, kekasih dari korban hendak mengambil uang di mesin ATM. Kemudian, seorang wanita datang menghampiri dan mengajak korban mengobrol. “Tidak berapa lama ada tiga orang laki-laki menghampiri korban mengaku sebagai anggota polisi Polda Metro Jaya, kemudian korban dituduh melakukan transaksi ilegal oleh para pelaku,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada

wartawan, Kamis (18/12). Korban kemudian dibawa oleh para pelaku ke dalam mobil. Selanjutnya, korban dibawa para pelaku pergi ke daerah Taman Mini, Jakarta Timur. “Di dalam mobil korban disuruh memberikan uang tebusan, kemudian pelaku mengambil uang yang ada di m-banking korban, setelah itu pelaku lainnya mengambil sepeda motor korban yang masih terparkir di TKP dengan menggunakan kunci asli,” tutur Budi. Terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan korban telah melapor ke Polsek Pondok Gede dan saat ini sedang dalam penyelidikan.(bks)

SUKABUMI–Gempuran bencana hidrometerologi di Kabupaten Sukabumi berlanjut. Kali ini, akses Pajampangan-Palabuhanratu terputus akibat pergerakan tanah di Kecamatan Simpenan, Kamis (18/12). Dari data yang diperoleh redaksi, jalur penghubung Palabuhanratu-Bagbagan-Kiaradua mengalami ambles tepatnya di Kampung Cimapag Tali, Desa Loji,

Kecamatan Simpenan. Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti Agustina menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 16.00 WIB pada Rabu (17/12) lalu. “Adanya laporan dari masyarakat, kami dari jajaran Polsek Simpenan bersama forkompimcam langsung bergerak cepat melakukan pengecekan lokasi kejadian,” kata AKP Bayu kepada Radar Sukabumi,

SUKABUMI Kamis (18/12). Bayu menyebutkan, jalan yang ambles diduga kuat akibat intensitas hujan yang cukup tinggi. Hasil pengecekan di lapangan, terdapat titik amblas dengan kedalaman kurang lebih sekitar 10 sentimeter di badan jalan. Alhasil, satu unit mobil boks

berwarna kuning terjebak di jalan aspal yang retak. Namun, berhasil dievakuasi dan tidak menimbulkan dampak apapun kecuali lalu lintas yang terganggu. “Untuk sementara, kami mengimbau agar kendaraan angkutan beban berat tidak melintasi jalur tersebut, guna mencegah bertambah parahnya kerusakan jalan dan menghindari potensi kecela-

kaan lalu lintas,” tegasnya. Kembali ditegaskan Bayu, polisi juga telah melakukan pemantauan dan koordinasi dengan instansi terkait agar segera dilakukan penanganan lebih lanjut. Warga dan pengguna jalan pun diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di kawasan tersebut, terlebih di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.(ndi)

TERJEBAK: Mobil boks terjebak di tengah jalan penghubung PalabuhanratuPajampangan tepatnya di Kampung Cimapag Tali, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

655 Personel Gabungan Disiagakan  “Untuk pos pelahanan dan pengamanan ada delapan unit,” katanya kapada Radar Bogor, Kamis (18/12) kemarin. Adapun mengenai ancaman cuaca ekstrem saat Nataru, Polres Metro Depok turut mengantisipasi potensi yang berakibat terjadinya bencana.

Polres Metro Depok pun telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dan BMKG mengantisipasi dampak dari perubahan cuaca. “Tentu akan menjadi perhatian khusus, kita sudah mempersiapkan, Insyaallah,” ucap Abdul Waras. Sementara itu Kabag Ops Polres Metro Depok, AKBP Maulana Jali Karapesina mema-

parkan, Operasi Lilin Jaya 2025 ini diselenggarakan sebagai bentuk kehadiran negara untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelan caran aktifitas masyarakat. Dimana, operasi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas ibadah, pariwisata serta potensi gangguan kamtibmas dan

kepadatan lalu lintas serta cuaca ekstrem. Sementara itu Wakasat Intelkam Polrestro Depok, Kompol Sutarno memaparkan, di Kota Depok ada 151 gereja dan rumah ibadah yang akan menyelenggarakan kegiatan ibadah Natal. “Dengan perincian jumlah gereja ada 124 gereja dan rumah ibadah di 27 lokasi,”

Zona Integritas Langkah Strategis Pemerintah  integritas dan profesionalisme, serta mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). “Orientasi kita sekarang integritas dan profesionalisme, menghindari korupsi dan nepotisme, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang cepat, tepat, dan transparan,” ujarnya. Ia menekankan implementasi Zona Integritas tidak hanya menjadi tanggung jawab

pimpinan, melainkan memerlukan komitmen bersama seluruh aparatur. Meski demikian, peran pimpinan tetap menjadi kunci dalam memastikan pelaksanaannya berjalan konsisten dan berkelanjutan. “Zona Integritas tidak bisa dijalankan oleh pimpinan saja, tetapi harus dilaksanakan bersama-sama. Namun, tetap diperlukan komitmen kuat dari pimpinan untuk benarbenar menjalankannya,” jelasnya.

Agung juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah SKPD yang telah menginisiasi pencanangan Zona Integritas. Langkah tersebut dinilai sebagai sinyal kesiapan perangkat daerah di Kota Depok untuk meninggalkan pola lama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Saat ini sejumlah perangkat daerah telah mencanangkan Zona Integritas, antara lain Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Komunikasi dan Informatika

(Diskominfo), DPMPTSP, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta beberapa perangkat daerah lain yang akan menyusul,” tambahnya. Ia berpesan agar komitmen pencanangan Zona Integritas tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. “Kami berharap dinas yang telah melaksanakan pencanangan ini terus menjaga komitmen bersama untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang cepat, tepat, dan transparan,” tukasnya.(faj)

Luas Lahan Sawah Tersisa 61 Hektare  di Kecamatan Sawangan, Kecamatan Cipayung, dan Kecamatan Tapos,” ujarnya, Kamis (18/12) kemarin. Agus menjelaskan, Kecamatan Sawangan memiliki lahan

sawah seluas 4 hektare dengan pemanfaatan 2 hektare ditanami padi dan 2 hektare lainnya ditanami tanaman lainnya. Selanjutnya berada di Kecamatan Cipayung yang terdapat 7 hektare lahan sawah yang seluruhnya dimanfaatkan

untuk tanaman lainnya. “Adapun lahan sawah terluas berada di Kecamatan Tapos, yakni mencapai 50 hektare dan seluruhnya masih ditanami padi,” tambahnya. Agus menambahkan, keberadaan lahan sawah yang masih

tersisa perlu dijaga dan dimanfaatkan secara optimal. “Mari jaga dan manfaatkan tanah dengan bijak, untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” pungkasnya. (faj)

Terbaik Dalam Call Center 112  Penghargaan tersebut diterima Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, pada acara Kaleidoskop dan Apresiasi Mitra Kerja DJID di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (18/12) kemarin. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Manto, menyampaikan penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi Pemkot Depok dalam mengelola layanan panggilan darurat 112 yang beroperasi selama 24 jam. “Apresiasi ini mencerminkan komitmen Pemkot Depok dalam menghadirkan layanan panggilan darurat 112 secara optimal dan berkelanjutan,” ujarnya. Ia menjelaskan, dari sekitar 182 kota di Indonesia yang telah mengoperasikan layanan 112, hanya tiga kota yang memperoleh penghargaan nasional pada tahun 2025, yakni Palangkaraya, Depok, dan Kendari. Proses penilaian dilakukan berbasis sistem sepanjang tahun.

Berdasarkan evaluasi Kemenkomdigi, Service Level Agreement (SLA) layanan Emergency Call 112 secara nasional ditetapkan sebesar 95 persen. Sementara itu, capaian Service Level layanan NTPD 112 Kota Depok mencapai 98 persen, melampaui target nasional yang ditetapkan. “Capaian ini lahir dari kolabrasi lintas perangkat daerah serta dukungan pimpinan daerah dalam menjaga kualitas layanan publik, khususnya layanan kegawatdaruratan,” katanya. Manto menambahkan, layanan 112 di Kota Depok telah terintegrasi dengan berbagai instansi terkait, mulai dari layanan kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, kepolisian, hingga perangkat daerah dan instansi vertikal lainnya. Integrasi tersebut memungkinkan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. “Masyarakat cukup menghubungi 112 tanpa pulsa dan tanpa paket data. Laporan akan diteruskan sesuai kebutuhan, baik untuk kebakaran, penyelamatan, maupun kejadian darurat lainnya,” jelasnya. Ia menegaskan, Pemkot

Depok terus berupaya meningkatkan kualitas layanan 112 sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik yang cepat, terintegrasi, dan responsif.

“Layanan ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat Kota Depok dalam mendapatkan bantuan saat kondisi darurat,” tutupnya.(faj/c)

paparnya. Adapun untuk kerawanan yang diantisipasi yakni aksi teror bom dan sabotase, komplain warga terkait kendaran

jemaah parkir tidak sesuai dan ibadah dadakan di lokasi yang bukan peruntukannya. “Juga peredaran kembang api dan petasan, Terjadinya tawuran

dan perang petasan, pesta miras dan narkoba. Kemudian pencurian rumah kosong, bencana alam banjir dan kebakaran,” ucapnya.(faj/c)

Anak Istimewa Bisa Menginspirasi  Bertempat di Aula Lantai 10 Gedung Baleka II, Balai Kota Depok. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok mendorong inklusivitas dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Kepala Dinsos Kota Depok, Devi Mayori, mengatakan, kegiatan kali ini mengambil tema ‘Setara Berkarya, Berdaya, dan Solidaritas Tanpa Batas Menuju Depok Maju’. “Rangkaian kegiatan ini bukti bahwa anak-anak istimewa bukan hanya objek pelayanan, tapi subjek pembangunan yang mampu berkarya, berprestasi, dan menginspirasi,” katanya kepada Radar Bogor. Adapun anak-anak menunjukkan kreativitas melalui talaqi, menari, menyanyi, hingga fashion show. Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga menampilkan hasil karya seni. Seperti lukisan, craft, kain batik, dan

eco print juga dipamerkan untuk mengapresiasi kemampuan mereka. Kegiatan ini didukung oleh lembaga disabilitas se-Kota Depok dan berbagai sponsor, termasuk STPL Pangudi Luhur Kemensos, BJB, BNI, Baznas, Lazismu, Zakat Sukses, Liem Care, PT TAD, PLN, BPJS Kesehatan, dan lainnya. Devi mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk tim panitia Dinsos yang bekerja dengan dedikasi tinggi. “Kami harap semangat anakanak istimewa dan dukungan keluarga mereka menjadi energi bagi kita semua untuk mewujudkan Depok yang inklusif, ramah, dan berkeadilan sosial,” paparnya. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menegaskan, peringatan Hari Disabilitas Internasional dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional bukan

sekadar agenda seremonial tahunan. Momentum ini, harus menjadi pengingat kuat bahwa pembangunan inklusif wajib diwujudkan secara nyata dan berkelanjutan. Menurutnya, tema Setara Berkarya, Berdaya, dan Solidaritas Menuju Indonesia Emas bukan sekadar slogan, melainkan tekad bersama agar setiap warga, tanpa terkecuali, memiliki ruang untuk tumbuh, berkontribusi, dan dihargai dalam pembangunan. Kata dia, Pemkot Depok memandang penyandang disabilitas bukan sebagai objek belas kasihan, melainkan sebagai subjek pembangunan yang memiliki potensi, kreativitas, dan daya juang luar biasa. “Karena itu, tugas kita bersama adalah memastikan akses yang adil terhadap pendidikan, kesehatan, pekerjaan, layanan publik, serta ruang partisipasi sosial lainnya,” katanya saya memberikan sambutan.(faj/c)


RADAR BOGOR I JUMAT, 19 DESEMBER 2025 I 28 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 7

ALLSPORT PEMENANG THE BEST FIFA FOOTBALL AWARDS 2025 The Best FIFA Men’s Player Ousmane Dembele (Paris Saint-Germain/Prancis) The Best FIFA Women’s Player Aitana Bonmati (FC Barcelona Femeni/Spanyol) The Best FIFA Men’s Coach Luis Enrique (Paris Saint-Germain/Spanyol) The Best FIFA Women’s Coach Sarina Wiegman (Timnas wanita Inggris/Belanda) The Best FIFA Men’s Goalkeeper Gianluigi Donnarumma (PSG-Manchester City/Italia) The Best FIFA Women’s Goalkeeper Hannah Hampton (Chelsea Women/Inggris) The FIFA Puskas Award Santiago Montiel (Independiente vs Independiente Rivadavia) The FIFA Marta Award Lizbeth Ovalle (UANL vs CD Guadalajara) FIFA Fair Play Award Andreas Harlass-Neuking

DOHA–Paris Saint-Germain (PSG) menguasai pemenang penghargaan The Best FIFA Football Awards di Doha, Qatar, Rabu (17/12) malam WIB. Ousmane Dembele terpilih sebagai pemain terbaik (pria) atau The Best FIFA Men’s Player, Luis Enrique meraih pelatih terbaik (pria) atau The Best FIFA Men’s Coach, dan Gianluigi Donnarumma dengan predikat kiper (pria) terbaik (The Best FIFA Men’s Goalkeeper. Donnarumma membantu PSG meraih quadruple musim lalu sebelum bergabung dengan Manchester City musim ini. Bagi Dembele, raihan The Best FIFA Men’s Player melengkapi capaian Ballon d’Or (pesepak bola terbaik dunia yang diberikan oleh France Football) pada 22 September lalu. Dembele menyisihkan dua pesaing lainnya, Lamine Yamal (FC Barcelona) dan Kylian Mbappe (Real Madrid). “Tahun ini merupakan tahun yang fantastis bagiku, dari sisi individu atau sebagai tim,’’ kata Dembele dilansir dari laman resmi FIFA. ’’Paris Saint-Germain sudah memberiku tahun-tahun yang fantastis. Aku berharap tahun depan bisa kembali ke sini lagi (memenangi The Best FIFA Men’s Player 2026),’’ sambung wide attacker 28 tahun tersebut. Sementara bagi Lucho – sapaan akrab Luis Enrique, ini kali pertama dia memenangi gelar tersebut. Bahkan, baru kali ini juga dia bisa masuk dalam nomine. Sama seperti Donnarumma, tetapi tahun lalu pemilik sapaan akran Gigio itu sudah masuk nomine.(jpc)

SIAPA PILIH SIAPA? PEMAIN Lionel Messi (kapten Argentina) 1. Dembele 2. Mbappe 3. Lamine Robert Lewandowski (kapten Polandia) 1. Lamine 2. Raphinha 3. Pedri Luka Modric (kapten Kroasia) 1. Vitinha 2. Dembele 3. Lamine Unai Simon (kapten Spanyol) 1. Lamine 2. Pedri 3. Nuno Mendes Harry Kane (kapten Inggris) 1. Dembele 2. Vitinha 3. Salah Gianluigi Donnarumma (kapten Italia) 1. Dembele 2. Hakimi 3. Lamine Joshua Kimmich (kapten Jerman) 1. Vitinha 2. Harry Kane 3. Pedri Alphonso Davies (kapten Kanada) 1. Kane 2. Dembele 3. Lamine Marquinhos (kapten Brasil) 1. Dembele 2. Raphinha 3. Hakimi James Rodríguez (kapten Kolombia) 1. Dembele 2. Mbappe 3. Lamine Mohamed Salah (kapten Mesir) 1. Hakimi 2. Dembele 3. Mbappe Bernardo Silva (kapten Portugal) 1. Vitinha 2. Nuno Mendes 3.Dembele Martin Odegaard (kapten Norwegia) 1. Dembele 2. Vitinha 3. Kane Gustavo Gomez (kapten Paraguay) 1. Dembele 2. Lamine 3. Mbappe PELATIH Luis de la Fuente (pelatih Spanyol) 1. Pedri 2. Lamine 3. Mbappe Didier Deschamps (pelatih Prancis) 1. Dembele 2. Mbappe 3. Hakimi Gennaro Gattuso (pelatih Italia) 1. Mbappe 2. Vitinha 3. Salah Ronald Koeman (pelatih Belanda) 1. Dembele 2. Vitinha 3. Pedri

TERBAIK: Ousmane Dembele terpilih sebagai pemain terbaik (pria) atau The Best FIFA Men’s Player

Perahu Naga Tambah Emas RAYONG–Tim perahu naga menambah medali emas kedua untuk Kontingen Indonesia setelah memenangkan final nomor standard boat 200 meter campuran SEA Games Thailand 2025 di Rayong, Kamis (18/12) kemarin. Tim Indonesia membuka ronde pertama dengan hasil gemilang saat finis tercepat dengan catatan waktu 43,383 detik, mengungguli pesaing terdekat dari tim tuan rumah Thailand yang menorehkan 43,526 detik. Pada babak kedua, Sahrul Gunawan, Riska Andriyani dan kawan-kawan kembali mempertahankan dominasi. Mereka melesat mencapai garis finis pertama dengan 42,706 detik, diikuti Thailand dengan 43,986 detik. Dengan memenangkan dua babak, tim

Indonesia membukukan total waktu 1 menit 26,089 detik untuk mengunci gelar juara sekaligus mempersembahkan medali emas bagi Kontingen Merah Putih. Sedangkan, peringkat kedua menjadi milik tim tuan rumah dengan total waktu 1 menit 26,512 detik, diikuti Myanmar di peringkat ketiga (1 menit 28,883 detik), Vietnam (1 menit 29,710 detik), dan Filipina di posisi terakhir (1 menit 34,096 detik). Medali emas tim perahu naga Indonesia tersebut merupakan yang kedua, setelah sebelumnya tim putra juga mengoleksi emas dari nomor small boat 200 meter. Selain dua emas, tim putri juga memastikan medali perak untuk Indonesia setelah finis kedua di nomor small boat 200 meter putri.(jpc)

(FAJAR/RADAR BOGOR)

KEJURNAS: Kejuaraan Nasional Indoor Skydiving di fasilitas Wind Tunnel Korps Brimob, Kamis (18/12) kemarin.

Brimob Gelar Kejurnas Terjun Payung DEPOK–Kejuaraan Nasional Indoor Skydiving atau Kejuaraan Terjun Payung Indoor Skydiving Dankor Brimob Cup II Tahun 2025, diharapkan mendorong kiprah olahraga terjun payung Indonesia. Kejurnas Indoor Skydiving ini digelar selama empat hari yakni pada Kamis hingga Minggu (18-21/12), berlangsung di fasilitas Wind Tunnel Korps Brimob. Dankorbrimob Polri, Komjen Pol. Ramdani Hidayat, mengatakan, kejuaraan Skydiving ini bertujuan untuk mencari bibit atlet serta melakukan regenerasi. “Baik itu di lingkungan Korp Brimob, maupun dari peserta lainya,” katanya kepada Radar Bogor, Kamis (18/12) kemarin.

Sementara itu, pada Kejurnas Indoor Skydiving Dankor Brimob Cup II Tahun 2025 ini diikuti oleh 156 orang. Meraka yang yang ikut dalam kejurnas ini tidak saja dari Indonesia, melainkan ada juga atlet dari luar negeri. “Atlet dari Malaysia dan Thailand juga yang ikut,” paparnya. Selain regenerasi atlet, kejuaraan Skydiving Dankor Brimob Cup II Tahun 2025 ini juga sebagai bagian dari ajang silaturahim antara atlet juga para penghobi Skydiving. Dalam Kejurnas Skydiving Dankor Brimob Cup II Tahun 2025 ini, ada 10 kategori. Mulai dari Amatir hingga Pro. Juga ada anakanak.”Untuk kategori anak-anak ini ada 20 peserta yang ikut,” tukasnya.(faj/b)

Roberto Martinez (pelatih Portugal) 1. Nuno Mendes 2. Vitinha 3. Lamine Marcelo Bielsa (pelatih Uruguay) 1. Mbappe 2. Raphinha 3. Pedri Sylvinho (pelatih Albania) 1. Dembele 2. Lamine 3. Raphinha Mauricio Pochettino (pelatih AS) 1. Dembele 2. Mbappe 3. Kane


RADAR BOGOR I JUMAT, 19 DESEMBER 2025 I 28 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 8

Desa Garda Terdepan Pengelolaan Sampah CIBINONGPemerintah Kabupaten Bogor menetapkan kebijakan baru dalam pengelolaan sampah dengan menempatkan desa sebagai garda terdepan. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Sampah yang telah resmi ditetapkan dan akan mulai diterapkan pada tahun 2026. Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, Perda Pengelolaan Sampah ini merupakan inisiatif DPRD Kabupaten Bogor yang memberikan payung hukum kuat bagi pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Menurutnya, penanganan sampah harus dimulai dari hulu, yakni dari masyarakat di tingkat desa. Ia menjelaskan, melalui Perda tersebut, pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Bogor telah menyepakati dukungan pembiayaan pengelolaan sampah desa melalui bantuan keuangan infrastruktur desa. Skema pembiayaan ini direncanakan mulai berlaku pada tahun 2026. “Payung hukumnya akan diperkuat dengan Peraturan Bupati terkait pengelolaan sampah di tingkat desa. Untuk mekanisme teknis, termasuk besaran anggaran dan tata kelola pengelolaan sampah, akan dijabarkan secara rinci oleh Dinas Lingkungan Hidup,” jelasnya. Selain itu, DPRD Kabupaten Bogor juga memberikan rekomendasi terkait kerja sama pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan

FOTO: DZIKRI/RADAR BOGOR

PERLINTASAN: Pantauan udara perlintasan kereta di Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Pengamat: Bojonggede Butuh Komitmen Pemda CIBINONGRencana Pembangunan flyover atau underpass sebagai solusi kemacetan di Jalan Bojonggede disebut membutuhkan komitmen kuat Pemerintah Daerah (Pemda). Pengamat Tata Kota, Yayat Supriatna mengungkapkan rencana pembangunan flyover atau underpass di Bojonggede sebetulnya telah masuk dalam perencanaan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Namun, pelaksanaannya belum berjalan karena terganjal pengadaan lahan, terutama di titik-titik strategis

seperti kawasan dekat pom bensin. “Flyover itu sudah direncanakan lama. Tapi terkendala pembebasan tanah, apalagi bentang jembatannya cukup panjang,” ujarnya. Oleh karena itu menurutnya pembangunan flyover atau underpass hanya akan efektif jika disertai komitmen kuat pemerintah daerah dalam menyelesaikan pembebasan lahan. “Bantuan dari pusat sebesar apa pun tidak akan jalan kalau tanahnya tidak clear. Sekarang tinggal tunggu komitmennya, mau sampai kapan persoalan ini dibiarkan,” ujar dia.

Ia menilai, Kabupaten Bogor memiliki banyak rencana pembangunan infrastruktur, namun sering kali lambat dalam realisasi. Hal ini membuat sejumlah proyek strategis, termasuk penanganan kemacetan Bojonggede, berlarut-larut. “Dulu sempat mau didanai pusat, tapi karena pembebasan tanah tidak selesai, akhirnya tertunda,” imbuhnya. Yayat melihat kehadiran flyover atau underpass memang dibutuhkan di Bojonggede. Sebab, kemacetan di Bojonggede tidak lepas dari keberadaan beberapa pintu perlintasan

kereta api yang memotong jalur utama. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas kerap tersendat, terutama pada jam sibuk. Selain persoalan infrastruktur, Yayat juga menyoroti lemahnya pengaturan lalu lintas di kawasan Bojonggede. Minimnya kehadiran petugas membuat kondisi di lapangan kerap tidak terkendali. “Polisi jarang, Dishub hampir tidak ada. Akhirnya yang mengatur lalu lintas justru ormas, preman atau oknum. Ini menunjukkan negara seperti tidak hadir,” tegasnya. (Cr1/c)

Akhir Sampah (TPAS) Galuga antara Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk jangka waktu lima tahun ke depan. Rudy menegaskan, meskipun secara administratif TPAS Galuga berada di wilayah Kabupaten Bogor dan lahan tersebut dimiliki oleh Pemerintah Kota Bogor, setiap kerja sama pengelolaan sampah, termasuk dengan pihak ketiga, harus mendapat persetujuan DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bogor. “Masyarakat di sekitar TPAS Galuga juga berharap adanya pemenuhan sarana prasarana pendukung seperti air bersih, penerangan jalan umum, dan layanan kesehatan yang memadai,” katanya. Karena itu kebijakan terkait pengelolaan TPAS Galuga harus dibahas dan diputuskan bersamasama oleh semua pihak terkait, guna melindungi kepentingan masyarakat Kabupaten Bogor. Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengatakan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Sampah merupakan inisiatif DPRD untuk mendorong pengelolaan sampah dilakukan sejak dari tingkat desa. Sastra menyampaikan, pengelolaan sampah diarahkan agar dapat ditangani terlebih dahulu di desa. Dengan demikian, hanya sampah yang tidak mampu dikelola oleh desa yang nantinya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS). (Cr1/b)

FOTO: MUHAMMAD ALI/RADAR BOGOR

DOORSTOP: Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama jajaran Forkopimda saat dimintai keterangan oleh Radar Bogor di gedung DPRD Kabupaten Bogor, Selasa (16/12/2025).

44.259 Pekerja Rentan Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan CIBINONGPuluhan ribu pekerja rentan di Kabupaten Bogor mulai menerima kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Pembagian kartu berlangsung pada Kamis (18/12). Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Bogor Cileungsi, Andi Widya Laksana mengatakan para pekerja rentan kini miliki jaminan tenaga kerja setelah dibiayai oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat. ”Kegiatannya itu penyerahan kartu peserta BPJS ketenagakerjaan kepada pekerja rentan yang pembiayaan iuran dibiayai oleh Pemerintah Provinsi sebanyak 44.259 kartu,” kata Andi. Kamis (18/12/2025).

KARTU: Penyerahan kartu peserta BPJS ketenagakerjaan kepada pekerja rentan.

FOTO: BILLY/RADAR BOGOR

Kartu kepesertaan itu diberikan kepada perwakilan peserta yaitu Kasi pemberdayaan masyarakat di 40 Kecamatan, 416 Desa dan 19 Kelurahan. Jumlahnya mencapai 44.259 orang.

”Kami sudah melakukan penyerahan dan mulai hari ini sampai batas waktu 31 Januari itu temanteman desa, kelurahan dibantu monitoring oleh kasi PM itu pendistribusian kartu sejumlah

44.259 tersebut kepada masyarakat pekerja rentan Kabupaten Bogor yang sudah terdata dan sudah dibayarkan iurannya oleh pemerintah provinsi Jawa Barat,” jelas dia. Andi menyebut, pekerja rentan

memang saat ini belum sepenuhnya tercover oleh BPJS Ketenagakerjaan. Karena, melihat data Kementrian Dalam Negeri jumlah pekerja rentan di Kabupaten Bogor sekitar 800 ribu pekerja. ”Dari pemerintah provinsi kemudian ada dari pemerintah kabupaten ada sejumlah 3.581 ini yang marbot dan pekerja keagamaan kemudian dari pekerja keagamaan ada dari provinsi untuk guru ngaji sejumlah 3.250,” ujar dia. Oleh karena itu ke depan, pihaknya bersama Dinas Tenaga Kerja dan Bappedalitbang Kabupaten Bogor akan terus membahas terkait mekanisme perlindungan jaminan sosial kepada pekerja

rentan lainnya. Andi menutur, salah satu opsi yang saat ini ialah melalui bantuan keuangan desa yang juga sudah terbit peraturan bupati nomor 48 tahun 2025 tentang tata cara bantuan keuangan desa, jadi salah satu prioritas adalah untuk mengalokasikan dari dan bantuan keuangan desa. ”Bantuan Pemkab yang disebar ke seluruh desa Rp1,5 miliar tentu dialokasikan Rp50 juta kurang lebih, setara dengan 250 tenaga kerja rentan setiap desa, jadi harapan nya kalo dikali 416 desa mungkin ada tambahan itu sekitar 100 ribuan pekerja rentan melalui bantuan desa,” pungkasnya. (abl/c).

Wisuda Sekolah Lansia se-Kabupaten Bogor ANTRE: Ratusan warga mengantre demi mendapatkan bantuan pangan di Kelurahan Harapan Jaya, Kabupaten Bogor.

Tetap Berdaya Meski Memasuki Masa Senja FOTO : BILLY/RADAR BOGOR.

Rela Antre Sejak Pagi Demi Sembako CIBINONGRatusan warga Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong rela antre selama berjamjam demi mendapat bantuan pangan gratis dari Pemerintah. Meski melelahkan hal itu tetap dilakukan warga lantaran membutuhkan bantuan yang disediakan untuk kebutuhan sehari-hari Sejak pukul 09.00 WIB Sihar (45) sudah berdiri bersama ratusan warga lain di Kelurahan Harapan Jaya. Mereka dengan sabar menanti giliran mendapatkan bantuan. Dirinya rela mengantre hingga kurang lebih dua jam untuk mendapatkan bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Baginya hal itu terbayarkan setelah mendapati bantuan pangan. “Saya ngantre dari jam 9 berdiri

pegel banget, capek. Tapi alhamdulillah api terbayarkan,” ujarnya. Rabu (17/12). Baginya bantuan itu sangat berharga dan memberikan dampak positif karena melihat kondisi bahan pokok pangan yang saat ini alami kenaikan. Sementara itu, Pendamping Sosial Kementrian Sosial (Kemensos) RI, Dio Fajrul Iman menyampaikan bahwa, bantuan pangan yang diberikan saat ini berupa 20 Kg beras dan empat liter minyak. ”Kegiatan hari ini adalah penyaluran dari badan pangan nasional itu berasnya 20 kg, dua karung, terus minyak empat liter” ujar dia. Kata dia, pembagian bantuan kali ini ditargetkan diberikan kepada 779 masyarakat di Kelurahan Harapan Jaya Kabupaten Bogor. (abl/c)

Ratusan lansia di Kabupaten Bogor diwisuda. Mereka berhasil menuntaskan pendidikan yang sudah dilakoni selama mengikuti program Sekolah Lansia. Selama pendidikan mereka dididik dan diajak untuk tetap berdaya meski sudah memasuki masa senja. Laporan: ABILLY MUHAMMAD SEBANYAK 300 lansia memenuhi Auditorium Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor di Cibinong sejak pagi. Mereka mengenakan busana toga berwarna ungu dan kuning. Senyum bahagia pun terukir di wajah mereka. Kebahagiaan itu tampak dalam Wisuda Sekolah Lansia yang berlangsung pada Kamis (18/12). Bupati Bogor, Rudy Susmanto yang hadir dalam acara tersebut menjelaskan wisuda ini menjadi bentuk apresiasi bagi lansia yang aktif menuntut ilmu dan terus berperan dalam pembangunan keluarga dan masyarakat. Serta menciptakan pembangunan yang inklusif dan memperhatikan peran lansia dalam masyarakat, seiring meningkatnya angka harapan hidup dan bonus demografi di Indonesia Ia menerangkan, program Sekolah Lansia yang diikuti para peserta

dirancang sebagai wadah untuk mendukung lansia terus belajar, berkembang, dan berkontribusi bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Rudy menilai, lansia adalah bagian integral dari masyarakat dengan kontribusi signifikan dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya. Melalui program ini, mendorong lansia menjadi Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat (SMART). ”Semoga para wisudawan dapat menjadi contoh bagi keluarga dan masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang sehat, kuat, dan sejahtera,” kata dia. Kamis (18/12/2025). Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Sussy Rahayu Agustini menyampaikan, data terbaru menunjukkan harapan hidup di Kabupaten Bogor mencapai 74,47

FOTO: DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR

WISUDA: Prosesi wisuda program Sekolah Lansia di Kabupaten Bogor.

tahun untuk pria dan 74,9 tahun untuk perempuan, dengan populasi lansia kurang dari 20 persen. Kondisi ini menimbulkan tantangan terkait penurunan fisik, risiko penyakit degeneratif, serta masalah psikologis seperti kesepian dan berkurangnya rasa percaya diri. Sekolah Lansia hadir sebagai intervensi inovatif pemerintah daerah, melalui pendidikan dan pemberdayaan keterampilan untuk meningkatkan kesehatan, produktivitas, dan interaksi sosial lansia. ”Melalui program ini, para lansia dapat meningkatkan kesehatan fisik, mental, gizi,

keterampilan, serta interaksi sosial, sehingga mereka menjadi individu tangguh, mandiri, produktif, dan bahagia di usia tua,” ujar dia. Sebagai informasi, Sekolah Lansia yang diwisuda meliputi, Bina Keluarga Lansia Hijaya Kusuma, Kecamatan Ciomas, sebanyak 89 peserta. Sekolah Lansia Rukun Senior Living, Kecamatan Babakan Madang, sebanyak 150 peserta. Sekolah Lansia Khairul Umah, Kecamatan Sukaraja, sebanyak 35 peserta serta Sekolah Lansia Cinta Bersama, Kecamatan Rabangga, sebanyak 20 peserta. (abl/b)


RADAR BOGOR I JUMAT, 19 DESEMBER 2025 I 28 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 9

BOGOR RAYA

Perampok Sadis Diringkus ’Pak Haji’ CILEUNGSI – Pelarian buronan dalam kasus perampokan sadis di Kampung Kubang, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, akhirnya berakhir. Pelaku, Emed alias Aki, berhasil diringkus polisi di kediamannya di Cianjur pada Selasa (16/12/). Kapolsek Cileungsi, Kompol Ediason, menuturkan kasus ini bermula ketika kawanan perampok menyerang seorang lansia di rumahnya pada Minggu (7/12). Tidak hanya mengambil harta benda, para pelaku juga menyiksa korban hingga mengalami luka parah, termasuk kehilangan gigi depan.

"Mereka membawa kabur satu unit mobil Toyota Avanza, satu sepeda motor Honda Vario, dokumen BPKB, dan uang tunai senilai Rp79 juta," ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis (18/12). Mobil korban sempat terdeteksi di wilayah Tajur, Bogor di hari yang sama. Para pelaku hampir tertangkap saat hendak menjual mobil tersebut di sebuah dealer. Namun mereka berhasil meloloskan diri karena dealer merasa curiga. Titik terang muncul pada Minggu (7/12), ketika salah satu pelaku bernama Kumis ditangkap oleh

Opsnal Polres Batang atas kasus berbeda, yakni pencurian 60 ekor kambing. Dari hasil interogasi, polisi memperoleh informasi keberadaan Emed di Cianjur. "Untuk memastikan keberhasilan penangkapan tanpa menimbulkan kecurigaan, saya melakukan strategi unik dengan menyamar sebagai pak haji yang hendak membeli domba. Strategi ini terbukti efektif, sehingga Emed berhasil diringkus tanpa perlawanan berarti," jelasnya. Ia menegaskan meski dua pelaku telah diamankan, polisi menegaskan

operasi masih berlanjut. Saat ini, Polsek Cileungsi masih memburu empat anggota sindikat lainnya yang identitasnya telah dikantongi. "Kami tidak akan berhenti sampai seluruh anggota kawanan ini tertangkap, perbuatan mereka sangat sadis dan meresahkan masyarakat," tutupnya. (Cr1/c)

MENYAMAR: Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison meringkus pelaku perampokan dengan cara menyamar menjadi Pak Haji di Cianjur. FOTO: POLSEK CILEUNGSI

PKL Flyover Cileungsi Dibongkar Lagi

FOTO: KECAMATAN CILEUNGSI

BONGKAR: Pemerintah Kecamatan Cileungsi bersama Satpol PP menertibkan PKL yang masih membuka lapak di kawasan flyover Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Anak Hilang Ditemukan di Bojonggede BOJONGGEDE –Seorang anak perempuan tanpa identitas ditemukan warga di wilayah Kedung Waringin, Blok Cengkeh, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Rabu (17/12). Bocah itu kemudian diamankan oleh IPSM Kluster Anak Kecamatan Bojong Gede. Anggota IPSM Kluster Anak Kecamatan Bojonggede, Sri Hastuti Julianti, mengatakan anak tersebut awalnya ditemukan warga dalam kondisi ketakutan dan sulit didekati. “Awalnya ditemukan warga di Kedung Waringin, Blok Cengkeh. Kemudian warga membawanya ke Polsek Bojonggede. Setelah itu Polsek menghubungi saya,” ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu (17/12). Menurut Hastuti, saat hendak diamankan, anak tersebut sempat berlari menjauh, kemungkinan karena trauma. Mengingat kondisi sudah larut malam dan demi keselamatan anak, ia memutuskan membawa anak tersebut ke rumahnya untuk sementara waktu. Ia mengungkapkan berdasarkan perkiraan fisik, usia anak tersebut sekitar 12 tahun. Hingga kini, penyebab anak itu berada seorang diri di luar rumah pada malam hari masih belum diketahui. “Saat ditanya alamat rumah, dia tidak tahu, nama orang tua juga tidak tahu, anak ini hanya bilang namanya Indah,” ungkapnya. Hastuti menambahkan, rencananya

FOTO: IPSM KLUSTER ANAK KECAMATAN BOJONGGEDE

HILANG: Anggota IPSM Kluster Anak Kecamatan Bojonggede, Sri Hastuti Julianti saat mengantar anak hilang tanpa identitas ke kediaman ayah kandungnya di Bojonggede, Kabupaten Bogor.

anak tersebut akan dibawa ke Balai Kesejahteraan Sosial (BKS) untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut. Proses penelusuran tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah dilakukan pendampingan secara intensif. “Alhamdulillah, sudah bertemu ayah kandung Indah yang beralamat di RT 05 RW 01, Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Indah merupakan anak piatu yang tidak pernah mengenal dunia pendidikan,” ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis (18/12/2025). Hastuti menjelaskan, Indah merupakan anak piatu dan baru dua hari tinggal di sebuah kontrakan bersama ayah kandungnya, setelah sebelumnya menetap di Ciamis bersama ibu sambungnya. Ia mengungkapkan, berdasarkan

pengakuan sang ayah, Indah kurang mendapatkan kasih sayang selama tinggal bersama ibu sambungnya. Oleh karena itu, sang ayah menjemput anaknya dan membawanya untuk tinggal bersamanya di Bojonggede. “Ayahnya adalah seorang tunanetra yang mencari nafkah sebagai pengamen keliling, kondisi ekonominya sangat terbatas,” jelasnya. Hastuti menambahkan, Indah diketahui tidak memiliki dokumen kependudukan sama sekali. Data yang tersedia hanya KTP milik ayahnya, itu pun masih beralamat di wilayah Ciamis. “Ayahnya sempat meminta tolong agar Indah bisa dibantu mendapatkan pendidikan dan kelengkapan data administrasi yang selama ini belum dimiliki,” tutupnya. (Cr1/c)

CILEUNGSI – Pemerintah Kecamatan Cileungsi bersama Satpol PP kembali melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar kawasan flyover Cileungsi, Kabupaten Bogor. Penertiban ini dilakukan karena masih ditemukan PKL yang kembali mendirikan lapak meski sebelumnya sudah ditertibkan. Camat Cileungsi, Drs. Adi Henryana, mengatakan penertiban kali ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa yang telah dilakukan beberapa bulan lalu. Namun, sejumlah PKL dinilai tidak kapok dan kembali memanfaatkan lahan yang seharusnya steril dari aktivitas berjualan. “Itu memang hasil penertiban terdahulu. Masih ada beberapa yang membandel dan bikin lapak lagi. Tapi langsung kita tertibkan kembali bersama Satpol PP Kabupaten Bogor,” ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu (17/12). Ia menjelaskan, pada penertiban sebelumnya pihak kecamatan sempat menghadapi keraguan terkait kepemilikan lahan. Setelah dilakukan pengecekan, lokasi tersebut dipastikan merupakan lahan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Setelah kami pastikan bahwa lapak-lapak itu berdiri di atas lahan milik provinsi, penertiban langsung kita lakukan,” jelasnya. Dalam penertiban terbaru, petugas membongkar empat lapak non permanen dan 11 lapak semi permanen. Lapak-lapak tersebut umumnya

menggunakan terpal, asbes, dan rangka sederhana sehingga dapat dibongkar tanpa menggunakan alat berat. “Kebanyakan mereka pasang terpal dan asbes, dengan tenaga manusia juga bisa kita robohkan,” tambahnya. Adi menegaskan, penertiban dilakukan sesuai instruksi Bupati Bogor agar kawasan Cileungsi, khususnya di sekitar flyover, dapat tertata dengan baik, bersih, dan tidak terkesan kumuh. Kawasan tersebut dinilai strategis karena berada di sekitar pusat perbelanjaan dan pasar tradisional. “Di sekitar situ ada Ramayana, Pasar Cileungsi, dan flyover. Kita ingin kawasan ini tertib dan indah. Flyover sendiri alhamdulillah sudah clear, sudah tidak ada lagi yang berjualan,” katanya. Meski demikian, ia mengakui masih ada sebagian PKL yang berupaya kembali berjualan, terutama di sisi jalan menuju area Ramayana. Oleh karena itu, pihak kecamatan bersama aparat terkait akan terus melakukan patroli dan penertiban rutin. “Kita sudah hampir maksimal bekerja, tapi memang masih ada PKL yang membandel. Kita coba tertibkan kembali,” tuturnya. Selain penertiban, pihak kecamatan juga berharap adanya normalisasi drainase di kawasan tersebut sebagai solusi jangka panjang. Pasalnya, sebagian lapak diketahui berdiri di atas saluran drainase. (Cr1/c)

Tumpukan Sampah Bikin Resah RUMPIN–Warga Kampung Leuwiranji, Desa Sukamulya diresahkan dengan munculnya tumpukan sampah liar. Tumpukan sampah rumah tangga itu diduga sengaja dibuang oleh pihak yang tidak bertanggungjawab di lahan milik warga tersebut. Warga setempat, Islahudin mengaku tidak mengetahui asal muasal tumpukan sampah tersebut. ”Kami juga masih mencari tahu dari mana asalnya, karena ini diperkirakan dibuang menggunakan kendaraan besar di lahan milik warga ini,” ungkapnya, Rabu (17/12). Islahudin yang juga staf Pemerintah Desa Sukamulya meminta instansi terkait dapat menindaklanjuti

temuan tersebut. Pasalnya, tumpukan sampah yang muncul secara tiba-tiba itu meresahkan warga desanya. ”Kami minta ditindak secara tepat, harus diberhentikan, entah itu menyita alat bukti truk yang membuang sampah tersebut,” harapnya. Sementara itu, Pengawas UPT Pengelolaan Sampah Wilayah VII Jasinga pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Mad Soleh mengaku tengah mencari solusi untuk mencegah adanya pembuangan sampah liar. Terlebih sampah yang ditemukan itu berjumlah cukup banyak. ”Kalau di Leuwiranji ini belum

ada solusi, karena bagaimana pun sampah itu tanggungjawab bersama. Ini jenis sampah rumah tangga yang kami tidak tahu asalnya dari mana,” jelasnya. Menurutnya, kejadian munculnya tumpukan sampah secara tiba-tiba bukan kali ini saja terjadi di wilayah Rumpin dan sekitarnya. Perbuatan tersebut tentu masuk ke dalam pelanggaran hukum berat dan merugikan masyarakat. ”Kami dari DLH minta kerja samanya dengan masyarakat, jika ada yang mencurigakan harap segera melapor. Kalau ada yang kedapatan membuang, segera lapor ke petugas,” tandas Mad Soleh. (cok/c)

MENUMPUK: Tumpukan sampah liar tiba-tiba muncul di Kampung Leuwiranji, Desa Sukamulya, Rumpin. Warga meminta pihak terkait mengambil langkah tegas. FOTO: PEMDES SUKAMULYA

Tapakan dan Inagurasi oleh Kwarcab Gerakan Pramuka

Kukuhkan 803 Pramuka Siaga, Siap Jadi Penerus Bangsa Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor menyelenggarakan kegiatan Tapakan dan Inagurasi Pramuka Garuda Angkatan I Golongan Siaga. Sebanyak 803 Pramuka Siaga dikukuhkan dalam kesempatan ini. Mereka siap jadi penerus bangsa yang disiplin dan berkarakter Laporan: MUHAMMAD ALI

RATUSAN peserta memenuhi Bumi Perkemahan Pramuka Cimandala, Kecamatan Sukaraja pada Kamis (18/12). Dengan khidmat dan semangat mereka mengikuti setiap rangkaian acara yang dihelat. Hingga akhirnya mereka dikukuhkan sebagai Pramuka Siaga. Keseruan itu tercermin dalam helaran Tapakan dan Inagurasi yang digelar Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor. Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor, Agus Ridho menerangkan Acara Tapakan dan Inagurasi ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai dasar kepramu-

FOTO: KWARCAB GERAKAN PRAMUKA KABUPATEN BOGOR

PENGUKUHAN: Sebanyak 803 Pramuka Siaga mengikuti kegiatan Tapakan dan Inagurasi Pramuka Garuda Angkatan I di Bumi Perkemahan Pramuka Cimandala, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis (18/12/2025).

kaan sejak usia dini, khususnya bagi anggota Pramuka Golongan Siaga. “Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan prosesi tapakan sebagai simbol kesiapan dan komitmen peserta dalam mengikuti kegiatan kepramukaan,” jelasnya. Agus menjelaskan, suasana semakin khidmat saat prosesi inaugurasi dilaksanakan, para Pramuka Siaga mengikuti ikrar dengan penuh antusias dan rasa bangga. “Melalui kegiatan tapakan dan inagurasi ini, kami berharap anakanak dapat tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, berakhlak

mulia, serta cinta tanah air,” tuturnya. Ia menambahkan, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif yang disesuaikan dengan usia Pramuka Siaga, sehingga mampu menumbuhkan rasa gembira, kebersamaan, dan semangat belajar sambil bermain. “Dengan terlaksananya Tapakan dan Inagurasi Pramuka Golongan Siaga ini, Kwarcab Kabupaten Bogor berharap Gerakan Pramuka terus menjadi wadah pembinaan karakter yang positif dan berkelanjutan bagi generasi penerus bangsa,” pungkasnya. (Cr1/c)


RADAR BOGOR I JUMAT, 19 DESEMBER 2025 I 28 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 10

METROPOLIS

Siagakan Ratusan Personel Saat Nataru BOGORDinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor menyiagakan sekitar 120 personel untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Langkah ini dilakukan guna memastikan masyarakat dapat merayakan Nataru dengan aman

dan nyaman. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bogor, Coki Irsanza Herza Rambe, mengatakan pengamanan dilakukan secara terpadu bersama jajaran Polresta Bogor Kota. Personel gabungan akan disebar di sejumlah titik strategis yang

diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan selama masa libur panjang. “Pengamanan lalu lintas difokuskan pada malam Natal, Hari Natal, masa libur, hingga malam Tahun Baru 2025. Perhatian khusus diberikan pada kawasan rumah ibadah,

pusat keramaian, serta jalur utama di Kota Bogor,” ujar Coki, Kamis (18/12). Sejumlah ruas jalan yang menjadi perhatian utama antara lain Sistem Satu Arah (SSA) Kebun Raya Bogor, Jalan Raya Tajur, Jalan KS Tubun, Jalan KH Soleh Iskandar, Jalan KH Abdu-

llah Bin Nuh, Jalan RE Abdullah, serta Jalan Kapten Yusuf yang merupakan jalur perbatasan dengan Kabupaten Bogor. Kawasan tersebut dinilai rawan mengalami kepadatan kendaraan selama periode libur Nataru. Dengan penempatan personel gabungan di titik-titik strategis

tersebut, Dishub bersama kepolisian diharapkan mampu mengantisipasi potensi kemacetan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di seluruh wilayah Kota Bogor. Lebih lanjut, Coki berharap seluruh rangkaian pengamanan dapat berjalan lancar. Dia pun

meminta masyarakat agar untuk tetap tertib dan teratur dalam berlalulintas. “Kami memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan kelancaran, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas pengamanan Nataru 2025,” pungkasnya. (uma)

Terapkan BLB di Stasiun Jatinegara

SAMPAIKAN KETERANGAN: Ketum Tim Peneliti IPB (Kanan) Sekretaris Perumda Tirta Pakuan (Tengah) saat dimintai keterangan. (FAUZAN/RADAR BOGOR)

Layanan Air Bersih Dapat Rapor Hijau BOGORLayanan air bersih di Kota Bogor mendapat respon positif. Masyarakat disebut sangat puas atas kinerja yang dilakukan oleh Perumda Tirta Pakuan. Hal itu mengemuka pasca Sekolah Bisnis Vokasi IPB, melakukan survei kepuasan pelanggan Perumda Tirta Pakuan. Ada 3.375 responden yang dilibatkan dalam kegiatan itu. Survei dilakukan selama satu bulan. Responden tersebar di 7 zonasi area pelanggan. Skema penelitian menggunakan teknik random sampling. “Hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan pelanggan Perumda Tirta Pakuan Tahun 2025 berada pada kategori Sangat Puas,” kata Ketua Tim Peneliti, Prof Noer Azam. Surevei juga menyasar pada

kategori Customer Satisfaction Index (CSI) produk. Hasilnya juga cukup memuaskan dengan nilai 87,25, sementara CSI jasa 81,50. Capaian itu dinilai menjadi bukti adanya peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menandai keberhasilan perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan. “Pada kategori jasa layanan, kepuasan pelanggan secara umum berada pada level tinggi, kekuatan utamanya pada kompetensi petugas, keadilan pelayanan,” bebernya. Meski begitu ada beberapa rekomendasi yang diberikan. Prof Noer mengatakan Perumda Tirta Pakuan mesti terus meningkatkan kualitas aliran dan jaminan mutu air. Mereka juga disebut harus

cepat merespon setiap aduan yang masuk. Penguatan kompetensi SDM pada aspek empapti juga tidak luput untuk ditingkatkan. “Rekomendasi itu disusun dalam peta jalan bertahap agar perbaikan dapat dilakukan secara terukur dan berkelanjutan,” terang Prof Noer saat merilis hasil surveinya. Hasil survei tentu saja disambut baik oleh Perumda Tirta Pakuan. Mereka menerangkan, ini dapat menjadi rekomendasi nya dalan menentukan kebijakan di tahun berikutnya. Sekretaris Perumda Tirta Pakuan, Dani Rahmawan menuturkan survei pelanggan memang rutin tiap tahun dilaksanakan. Pihaknya pun selalu melibatkan lembaga yang independen.

“Kami ingin melihat sejauh mana layanan kami di mata pelanggan. Rekan-rekan IPB ini netral tentunya hasil yang didapat komperhensif dan bisa menjadi acuan 2026,” terangnya. Dani memberikan garansi, pihaknya akan terus meningkatkan layanan untuk pelanggan. Terutama pada sektor layanan air bersih kepada masyarakat di Kota Bogor. Air bersih memiliki kaitan erat dengan taraf kesejahteraan masyarakat. Sebab air menjadi komoditas utama yang saban hari dikonsumsi oleh warga. “Saat mengkonsumsi air bersih dan sehat bisa terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh air. Maka tugas dan fungsi kami dalam hal ini, meningkatkan taraf kesejahteraan tadi,” pungkasnya (bay/c)

BOGORPT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menetapkan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Jatinegara pada Kamis (18/12). Kebijakan ini dilakukan untuk memberikan kemudahan layanan kepada pelanggan serta memastikan perjalanan kereta api tetap berjalan aman dan lancar, seiring dengan potensi kepadatan lalu lintas menuju Stasiun Gambir akibat kegiatan Unjuk Rasa Solidaritas Nelayan Indonesia

(SNI) di kawasan Monumen Nasional (Monas). Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa penetapan BLB merupakan langkah pelayanan agar pelanggan tetap dapat menggunakan layanan kereta api dengan nyaman dan tepat waktu. “Penyesuaian ini kami siapkan sebagai alternatif akses bagi pelanggan. Jadwal keberangkatan kereta api tetap mengacu pada waktu yang telah ditetapkan, sehingga pelanggan

diimbau untuk menyesuaikan waktu kedatangan di stasiun,” ujar Franoto. KAI Daop 1 Jakarta telah menyampaikan informasi kepada pelanggan melalui SMS blast. Pelanggan diimbau untuk datang lebih awal dan mengatur perjalanan menuju stasiun dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas. Apabila mengalami kendala akses menuju Stasiun Gambir, pelanggan dapat memanfaatkan Stasiun Jatinegara sebagai alternatif titik naik. (fat)

FOTO: DERY RIDWASAH/ JAWAPOS.COM (DERY RIDWANSAH)

PADAT: Penumpang turun dari kereta di Stasiun.

Imigrasi Bogor Jaring Enam WNA Bermasalah Sambungan dari Hal 12

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Bogor, Dani Rachim, mengatakan operasi ini bertujuan memastikan keberadaan dan aktivitas WNA di wilayah Bogor sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Operasi Wira Waspada merupakan langkah preventif dan represif untuk memperkuat pengawasan keimigrasian. Kami ingin memastikan seluruh WNA yang berada di wilayah kerja Imigrasi Bogor mematuhi aturan yang berlaku,” ujar Dani Rachim dalam konferensi pers, Kamis (18/12). Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengawasan terbuka dan terukur di sejumlah

lokasi strategis, mulai dari kawasan permukiman, fasilitas umum, hingga lingkungan perusahaan. Operasi ini juga didukung pemanfaatan teknologi informasi melalui Aplikasi APGAKUM dan Aplikasi Pelaporan Orang Asing untuk mempercepat koordinasi dan pendataan. Dani menjelaskan, dari hasil operasi tersebut petugas mengamankan empat WNA asal India di kawasan Stasiun Bogor. Keempatnya diduga melakukan pelanggaran overstay kurang dari 60 hari sebagaimana diatur dalam Pasal 78 Ayat (2) UndangUndang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Selain itu, mereka juga terindikasi hendak mencari pekerjaan di Indonesia. “Sebelumnya, kami menerima laporan masyarakat terkait

keberadaan WNA tersebut. Dari hasil pemeriksaan, diketahui mereka berada secara berkelompok dan diduga berpindahpindah wilayah untuk menghindari pengawasan,” jelasnya. Selain itu, satu WNA asal Yaman diamankan di wilayah Babakan Madang, Kabupaten Bogor. WNA tersebut diduga melakukan overstay lebih dari 60 hari sebagaimana dimaksud dalam Pasal 78 Ayat (3) UndangUndang Nomor 6 Tahun 2011. Berdasarkan pendalaman petugas, yang bersangkutan telah tinggal di Indonesia hampir empat tahun dan berpindah-pindah tempat. “Terhadap WNA asal Yaman ini akan kami kenakan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa deportasi,” kata Dani. Sementara itu, satu WNA asal

Belanda turut diamankan meski izin tinggalnya masih berlaku. Yang bersangkutan diduga melakukan perbuatan yang membahayakan keamanan dan ketertiban umum dengan mengancam seorang karyawan toko menggunakan airsoft gun. Tindakan tersebut melanggar ketentuan Pasal 75 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011. “Penindakan tetap kami lakukan karena yang bersangkutan mengganggu keamanan dan ketertiban umum, meskipun izin tinggalnya masih berlaku,” tegas Dani. Dani menambahkan, Operasi Wira Waspada dilaksanakan selama tiga hari dan merupakan bagian dari pengawasan rutin keimigrasian. Ke depan, pihaknya akan terus meningkatkan

Jas Hujan Ponco Rawan Kecelakaan Sambungan dari Hal 12

Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Yudiono mengatakan jas hujan model ponco mudah tersangkut atau terangkat angin. Sehingga dapat mengganggu laju motor. “Tidak dilarang, kami hanya menyarankan untuk keselamatan. Kami khawatir aja takut tersangkut di rantai atau roda,” jelas Yudiono saat

dikonfirmasi Radar Bogor. Jika bahan jas hujan tersangkut pada bagian kendaraan, ini berpotensi menimbulkan kecelakaan. Antisipasi dinilai lebih penting sebelum insiden yang merugikan menimpa. Jas hujan jenis setelah lebih disarankan. Sebab model pelindung jenis ini dinilai lebih aman dan tidak mengganggu laju kendaraan saat mengaspal.

“Iya lebih baik, menggunakan jas hujan model setelan. Ini lebih aman yah, karena tidak mudah terangkat dan tidak mengganggu laju kendaraan sehingga lebih aman,” terangnya. Himbauan ini disebut mesti menjadi perhatian serius. Jika melihat prediksi cuaca, Kota Bogor sendiri akan dilanda hujan dalam waktu yang panjang.

Kalak BPBD Kota Bogor, Dimas Tuko mengatakan, mulai dari November hingga Maret intensitas hujan di wilayahnya tergolong tinggi. Informasi ini didapatnya dari BMKG. “Sebagai informasi untuk warga Kota Bogor bahwa periodik di bulan ini sampai dengan bulan maret curah hujan di kota bogor masuk ke dalam prediksi curah hujan yang tinggi,” pungkasnya (bay/c)

Menembus Hutan Aceh, Tim Relawan Tangani Ibu Pasca Melahirkan Sambungan dari Hal 12

TIM relawan yang dipimpin Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menerima laporan warga tentang kondisi tersebut. Tanpa ragu, tim kesehatan langsung bergerak menuju lokasi, menembus medan sulit yang jauh dari permukiman. Dokter Puskesmas Cipaku, Ahmad Danial, menjadi salah satu tenaga medis yang menangani langsung ibu tersebut. Ia menuturkan bahwa persalinan memang telah dibantu bidan, namun setelahnya belum ada pemeriksaan lanjutan. “Kami diminta datang karena ada ibu yang baru melahirkan. Lokasinya jauh, di tengah

hutan. Setelah melahirkan, belum sempat ditengok lagi,” kata Ahmad, Rabu (17/12). Setibanya di lokasi, tim segera melakukan pemeriksaan menyeluruh. Hasilnya, kondisi ibu dan bayi dinyatakan sehat. Tidak ditemukan tanda pendarahan, dan seluruh tanda vital seperti tekanan darah serta nadi berada dalam batas normal. Di tengah keterbatasan, kabar baik itu menjadi secercah harapan. Bagi tim relawan, memastikan keselamatan ibu dan bayi adalah prioritas utama. Tak hanya menangani persalinan, tim kesehatan Pemkot Bogor juga mendapati banyak warga mengalami luka

terbuka. Paku, seng, dan pecahan kaca menjadi ancaman nyata di area terdampak bencana. Bahkan, sesaat setelah tiba di lokasi, tim langsung melakukan pencucian luka terhadap sejumlah warga. “Mayoritas kasus yang kami tangani itu luka, akibat terkena paku, seng, dan pecahan kaca,” ungkap Ahmad. Keluhan lain yang banyak ditemui adalah batuk, pilek, dan gatal. Namun gatal yang dikeluhkan warga sebagian besar disebabkan oleh kutu air. Kondisi medan yang basah, penggunaan sepatu boots dalam waktu lama, serta keringat memperparah keadaan. “Gatalnya lebih ke kutu air, bukan gatal kulit bia-

sa,” jelasnya. Di tengah medan berat dan keterbatasan akses, Ahmad memastikan ketersediaan obatobatan yang dibawa tim cukup lengkap. Mulai dari obat batuk, pilek, maag, antibiotik, hingga salep dan infus set disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga. “Alhamdulillah, obat-obatan lengkap. Semua yang dibutuhkan tersedia,” tutupnya. Di pelosok hutan Aceh, kehadiran Tim Relawan Kota Bogor bukan sekadar membawa obat dan peralatan medis. Mereka membawa kepastian, ketenangan, dan harapan bahwa di tengah bencana, masih ada tangan-tangan yang siap menolong.(ded)

pengawasan terhadap keberadaan WNA, khususnya di kawasan wisata seperti Cisarua dan Puncak yang menjadi tujuan

wisatawan mancanegara. “Pengawasan tidak berhenti pada operasi ini saja. Setiap laporan dari masyarakat akan

kami tindaklanjuti demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Bogor,” pungkasnya. (uma/c)

RSUD Raih Penghargaan BUMD Teraktif Sambungan dari Hal 12

Dalam kategori ini, RSUD Kota Bogor mengungguli lima BUMD lainnya. Sepertu PDAM Tirta Pakuan, Transpakuan, PD Pasar Pakuan, dan Bank Kota Bogor, Prestasi itu dinilai menjadi bukti komitmen RSUD Kota Bogor dalam menghadirkan informasi kesehatan yang edukatif, transparan, dan responsif bagi masyarakat. PLT Direktur RSUD Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno, mengaku bersyukur atas capaian ini. Penghargaan itu disebutnya menjadi motivasi

untuk terus meningkatkan kualitas layanan melalui media sosial. “Alhamdulillah, ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan informasi yang edukatif, transparan, dan responsif. Ini bagian dari peningkatan kualitas pelayanan,” kata Retno. Hal senada juga diutarakan oleh, Kepala Bidang Pengembangan Bisnis dan Mutu RSUD Kota Bogor, dr. Armein Sjuhary Rowi. Prestasi yang diraih merupakan hasil kerja yang solid. “Keberhasilan ini adalah buah kerja keras dan sinergi antara tim Humas dan berbagai

divisi di RSUD. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” terang dr Armein. Kepada Dinas Komunikasi dan Informasi, Kota Bogor, Rudiyana mengatakan Creativ Fest sudah berlangsung dua tahun. Event ini bertujuan untuk mengapresiasi para pegiat media. “Ini bentuk apresiasi kami kepada para gegiat media. Selamat kepada pihak yang mendapatkan penghargaan, semoga ini bisa menjadi penyemangat dan motivasi,” singkat Rudiyana dalam sambutannya (bay/c)

Tampil dengan Kostum Cita-Cita Masa Kecil Sambungan dari Hal 12

Mengusung tema "Be Your Best Version, Create Your Best Work" kegiatan ini diharapkan mendorong setiap individu terus menjadi versi terbaik dari dirinya dan menghasilkan karya terbaik. Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan titik koordinasi puncak dari sebuah proses panjang yang telah dibangun bersama untuk memberikan pelayanan informasi terbaik kepada masyarakat. “Sehingga ke depan, citra tersebut harus dibangun secara bahu-membahu oleh seluruh Jubir Digital agar mampu merespons secara cepat dan tepat berbagai masukan, kritik, saran, serta aspirasi masyarakat,” ujarnya. Selain itu, Dedie Rachim juga menegaskan bahwa seorang Jubir Digital harus memiliki wawasan dan pengetahuan umum yang berkaitan dengan tugas dan fungsi, serta

memahami berbagai program di tingkat kota. Ia mencontohkan, ketika terdapat aduan masyarakat terkait jalan rusak di Jalan Sholeh Iskandar, Jubir Digital perlu memberikan pemahaman bahwa jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat. Selanjutnya, aduan tersebut harus dikoordinasikan dengan dinas terkait agar tetap mendapat respons dari pemilik kewenangan. Selain itu, berbagai regulasi dan program kebijakan di tingkat kota juga harus terus disosialisasikan agar dapat membangun pemahaman yang utuh di tengah masyarakat. “Ini juga menjadi bagian dari evaluasi, agar informasiinformasi dasar yang semestinya diketahui dapat disampaikan dengan pengetahuan yang memadai,” ucapnya. Kepala Diskominfo Kota Bogor, Rudiana, menyampaikan bahwa Creative Fest merupakan ajang apresiasi bagi pengembangan website perangkat daerah, pengelolaan aplikasi

Sibadra, serta para penggiat media sosial di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang dikelola oleh Jubir Digital, perangkat daerah, maupun BUMD. “Kategorinya meliputi website ter-update, pengelolaan Sibadra teraktif, pengelolaan media sosial teraktif, foto terbaik, dan video terviral. Alhamdulillah, seluruh kategori ini dinilai dan dipantau oleh juri profesional,” ujarnya. Pihaknya menyampaikan ucapan selamat kepada para peraih penghargaan dan berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi perangkat daerah lainnya. “Pada kesempatan ini, kami bersama rekan perangkat daerah akan terus meningkatkan respons dan koordinasi lintas perangkat daerah agar pelayanan informasi kepada masyarakat semakin baik,” tutupnya. Semarak Creative Fest 2025 penuh dibalut kehangatan, dengan keunikan dress code para peserta yang bertema “Cita-Cita Masa Kecil”.(ded)


RADAR BOGOR I JUMAT, 19 DESEMBER 2025 I 28 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 11

KOMUNITAS MEMPERINGATI puncak peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia), Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meluncurkan Satuan Kerja Inspeksi Gabungan Anti Pungli (SIGAP) yang dilaksanakan di Plaza Balai Kota Bogor, Sabtu (13/12). Diluncurkannya SIGAP memiliki harapan guna mem-

perkuat langkah pencegahan dan penindakan praktek pungutan liar di berbagai sektor pelayanan publik. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penan datanganan komitmen bersama anti korupsi oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan aparat penegak hukum serta

dilanjutkan dengan Deklarasi Anti Korupsi. Inspektur Pembantu Khusus Inspektorat Daerah Kota Bogor, Jimmy VP Hutapea, mengatakan SIGAP ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas lembaga dan masyarakat dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.(*bay)

FOTO HUMAS PEMKOT FOR RADAR BOGOR

SIAP GERAK: Perwakilan lintas Lembaga dan masyarakat yang tergabung dalam tim SIGAP bersama Wali Kota Dedie A Rachim saat peluncuran di Balai Kota pada Hari Anti Korupsi se-Dunia.

SEMARAK CREATIVE FEST 2025 Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor menggelar Creative Fest 2025 sebagai ajang apresiasi bagi para Juru Bicara (Jubir) Digital Kota Bogor di Fullbelly Eats Bogor, Rabu (17/12). Mengusung tema ”Be Your Best Version, Create Your Best Work” kegiatan ini diharapkan mendorong setiap individu terus menjadi versi terbaik dari dirinya dan menghasilkan karya terbaik.

PERAYAAN: Para pengurus dan anggota DWP Kota Bogor foto bersama Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi.

SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, me ng ungkapkan bahwa Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki posisi penting dalam membentuk karakter penerus bangsa. Hal tersebut diungkapkannya dalam peringatan puncak Hari Ulang Tahun ke-26 DWP di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (17/12/2025). Mengusung tema ’Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak

Bangsa untuk Indonesia Emas 2045’, Denny Mulyadi mengatakan bahwa Indonesia Emas 2045 bukan hanya sebuah citacita, tetapi juga target besar yang menuntut persiapan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global. “Dalam konteks inilah peran DWP menjadi sangat strategis, sebagai mitra pemerintah dan sebagai organisasi perempuan yang berkarakter kuat di keluarga. DWP memiliki posisi

penting dalam membentuk karakter penerus bangsa,” kata Denny Mulyadi. Pendidikan bagi anak, sambungnya, tidak dimulai dari sekolah, tetapi dimulai dari keluarga, dari rumah, dan dari keteladanan seorang ibu. Ketua DWP Kota Bogor, Dewi Sondari Denny, mengungkapkan bahwa peringatan HUT ke-26 DWP ini menjadi momentum refleksi dalam penguatan peran DWP sebagai bagian penting pembangunan bangsa.(*pia)

DONASI: Panitia Arles’Q Cup 2025 menyerahkan donasi untuk korban bencana banjir Pulau Sumatera kepada Sekcam Bogor Tengah, Hardi Suhardiman.

(RURI/RADAR BOGOR)

PEMUDA Kampung Lebak Sari, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor mengadakan turnamen bertajuk Arles’Q Cup 2025 U-13 yang berlangsung di lapangan futsal RW 09, sejak 2 November dan berakhir pada Minggu (14/12). Ketua Panitia Arles’Q Cup 2025, Aji Pangestu mengatakan, ini event pertama kali di RW 09. Setelah beberapa tahun vakum dari kegiatan olahraga. “Ini inisiatif dari para pemuda dan futsal dipilih karena banyak

penontonnya,” ujarnya ditemui usai penyerahan trofi juara. Aji menjelaskan jika Arles’Q Cup 2025 diikuti 20 tim pelajar. Dan pertandingan berlangsung setiap akhir pekan pada Sabtu dan Minggu. “Dilaksanakan saat para pemain libur sekolah,” ucapnya. Aji berharap silaturahmi antar warga bisa terus terjalin dengan hangat. Sebab, di era media sosial (medsos) dan kecanggihan teknologi saat ini, hal itu bisa disebut sudah langka. Pada sisi lain, turnamen Arles’Q

Cup 2025 ini juga menjadi momentum bagi warga Kampung Lebak Sari menunjukkan kepedulian kepada sesama. Dengan cara memberikan donasi bagi korban banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat di Pulau Sumatera. Total sebanyak Rp915 ribu berhasil terkumpul dari warga di sela-sela turnamen berlangsung. “Kami mengumpulkan donasi selama tiga hari. Alhamdulillah banyak yang memberikan sumbangan,” ujar Aji.(rur)


METROPOLIS

jumat

19 desember 2025 28 jumadil akhir 1447 H HALAMAN 12

PRAKIRAAN

PAGI

SIANG

MALAM

BERAWAN

HUJAN RINGAN

BERAWAN

CUACA BOGOR HARI INI Sumber: www.bmkg.go.id

FOTO: FIKRI/RADAR BOGOR

KONFERENSI PERS: Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor mengamankan enam WNA yang diduga melakukan pelanggaran keimigrasian.

Imigrasi Bogor Jaring Enam WNA Bermasalah Teror Warga Gunakan Airsoft Gun Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor mengamankan enam warga negara asing (WNA) yang diduga melakukan pelanggaran keimigrasian dalam Operasi Wira Waspada yang digelar pada 10–12 Desember 2025. Operasi tersebut merupakan kegiatan pengawasan orang asing yang dilaksanakan secara serentak diberbagai tempat.

O PASSP

RT

PASSPORT

IMIGRASI...Baca Hal 10

RT

O PASSP

PASSPORT

Jas Hujan Ponco Rawan Kecelakaan

UNIK: Peserta pada ajang Creative Fest 2025 mengenakan dress code para peserta yang bertema “Cita-Cita Masa Kecil”.

BOGORPenggunaan jas hujan model ponco dinilai berbahaya untuk keselamatan. Pemotor tidak disarankan untuk menggunakan model pelindung tersebut, saat berkendara.

Tampil dengan Kostum Cita-Cita Masa Kecil

JAS HUJAN...Baca Hal 10

BOGORDinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor menggelar Creative Fest 2025 sebagai ajang apresiasi bagi para Juru Bicara (Jubir) Digital Kota Bogor di Fullbelly Eats Bogor, Rabu (17/12). TAMPIL...Baca Hal 10

Aksi Kemanusiaan Tim Relawan Peduli Bencana Pemkot Bogor

(RSUD KOTA BOGOR FOR RADAR BOGOR)

Menembus Hutan Aceh, Tim Relawan Tangani Ibu Pasca Melahirkan Langkah kaki Tim Relawan Peduli Bencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terhenti di sebuah jalur sempit yang membelah hutan Aceh. Di tempat terpencil itu, seorang ibu baru saja melahirkan. Tanpa listrik, tanpa fasilitas kesehatan, dan hanya ditemani sang suami, ia menunggu pertolongan lanjutan pasca persalinan.

TERJUN LANGSUNG: Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin turut membantu warga terdampak bencana di Aceh.

MENEMBUS...Baca Hal 10 FOTO HUMAS PEMKOT BOGOR

PRESTASI: PLT Direktur RSUD Kota Bogor saat menerima penghargaan

RSUD Raih Penghargaan BUMD Teraktif BOGORRumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor keluar sebagai juara pertama kategori Pengelolaan Media Sosial BUMD Teraktif 2025 dalam ajang Creativ Fest 2025. RSUD...Baca Hal 10


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Epaper Radar Bogor 19 Desember 2025 by Bogor - Issuu