KAMIS
18 Desember 2025 27 jumadil akhir 1447 H Terbit 12 halaman
HARGA Rp5.000
Siap Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Kota Bogor
RAKOR: Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bersama jajarannya menyambangi kantor Bappenas untuk menyampaikan sejumlah progres pembangunan infrastruktur di Kota Bogor, Rabu (17/12).
BOGOR–Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan rapat koordinasi (Rakor) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Selasa (16/12). Rakor ini membahas sejumlah pembangunan infrastruktur yang akan dilakukan di Kota Bogor.
HUMAS PEMKOT BOGOR
Ayah, Ayo
ke Sekolah! Imbauan Ambil Rapor
Ayah mendapatkan dispensasi keterlambatan bekerja
Munculnya masalah akademik Perilaku agresif
(25,8%)
Keterlibatan dalam perilaku berisiko
Segera Bangun Huntap SalamAid dan Radar Bogor akan memberangkatkan Truk Bantuan Logistik untuk Penyintas Bencana di Sumatera
Banyak Warga Terluka, Obat Semakin Menipis
ACEH–Tak lama lagi, para pengungsi korban bencana Sumatera bisa mendapat rumah baru. Sebab, pemerintah akan membangun ribuan hunian tetap (huntap) untuk mereka. YASUYOSHI CHIBA/AFP
PENGAP DAN GELAP: Lia Minarti (35) menggendong bayinya yang berusia satu bulan di dalam tenda darurat, Selasa (16/12), setelah kehilangan rumahnya akibat banjir bandang di Aceh Tamiang, Aceh.
Radar Bogor
Bruga Salam Aid
Graha Pena Bogor Jalan KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Yasmin Curug Mekar Bogor Barat
Jl. Pangeran Sigiri No. 160 Tanah Baru, Bogor
Konfirmasi Radar Bogor
087855268000 (Jean)
0811-1439-193
#GotongRoyong #BantuSumatera
KETERSEDIAAN obat-obatan di posko relawan SalamAid, Kuala Simpang, Aceh Tamiang, mulai menipis. Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya aktivitas warga yang membersihkan sisa rumah pascabanjir.
TOTAL
Jam Operasional 07.00 - 21.00 WIB Konfirmasi SalamAid
Sumber: hasil Pemutakhiran Pendataan Keluarga (PK) 2025
Oleh: Sumber: Data BNPB, 17 Desember 2025
SUBUH 04.11 DZUHUR 11.52 ASHAR 15.19 MAGRIB 18.12 ISYA 19.23
Fadil Relawan SalamAid
RADAR BOGOR I KAMIS, 18 DESEMBER 2025 I 27 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 2
PENDIDIKAN
Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah JAKARTA–Menuju Indonesia cerdas dan berdaya saing, Kemendikdasmen memperkuat sinergi pusat dan daerah melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Data dan Teknologi Informasi Pendidikan. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 15–18 Desember 2025. Mengusung tema “Penguatan Ekosistem Data Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran untuk Mewujudkan Indonesia
Cerdas dalam Kerangka Asta Cita”, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, daerah serta para pemangku kepentingan pendidikan dari seluruh Indonesia. Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti menyatakan, data merupakan kunci keberhasilan kebijakan, khususnya da lam proses perencanaan, pelaksanaan, dan
evaluasi kebijakan pendidikan nasional. “Penguatan ekosistem data pendidikan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan transformasi digital pembelajaran yang berkelanjutan,” ungkapnya. Melalui rakor ini, ia berharap penguatan ekosistem data pendidikan dan digitalisasi pembelajaran dapat terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan nasional
menuju Indonesia yang cerdas, adaptif, dan berdaya saing. Acara tersebut dihadiri pula Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, para pimpinan daerah serta perwakilan guru dari 38 provinsi. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Purwanto me-
nerima penghargaan Anugerah Pengimbasan dan Pemanfaatan Rumah Pendidikan Terbaik dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemen dik dasmen). Penghargaan diberikan langsung Inspektur Jenderal Kemendikdasmen, Faisal Syahrul di Grand Sahid Jaya Jakarta, Senin (15/12) malam. Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen dan
capaian pemerintah daerah dalam platform Rumah Pendidikan secara optimal. Kadisdik pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh insan pendidikan di Jawa Barat atas kerja sama dan kolaborasi yang telah terjalin selama ini. “Ini adalah bukti komitmen insan pendidikan Jabar yang terus berinovasi dan berkolaborasi untuk kemajuan pelayanan pendidikan,” ucapnya,
dikutip dari laman www.disdik. jabarprov. Selain itu, prestasi membanggakan juga diraih Tim Sangkuriang SMAN 6 Bandung yang berhasil meraih penghargaan sebagai pemenang Hackathon Rumah Pendidikan 2025 jenjang SMA/sederajat. Perwakilan SMAN 6 Bandung, Tonny Hidayat pun bersyukur dan mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak.(*pia)
Calon Siswa KB-TK Bina Insani Ikuti Trial Class
BANGGA: Kepala SMAN 2 Kota Bogor Bambang Aryan Soekisno menerima penghargaan Best Implementer Award 2025 dari SEAMEO BIOTROP, karena keberhasilannya dalam urban farming.
SMAN 2 Raih Penghargaan Urban Farming BOGOR–SMAN 2 Kota Bogor meraih penghargaan sebagai Best Implementer Urban Farming dari SEAMEO BIOTROP yang penyerahannya dilaksanakan di Plaza Insan Pendidikan Berprestasi Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah. Urban Farming ini merupakan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, khususnya penguatan pendidikan berbasis sains, lingkungan, dan inovasi lintas generasi. SMAN 2 Kota Bogor pun dianggap SEAMEO BIOTROP berhasil melaksanakannya. Diketahui, sebanyak 261 sekolah se-Indonesia menjadi peserta pelatihan pertanian perkotaan (urban farming) yang secara inovatif, adaptif
dan berkelanjutan, sehingga terpilihlah 10 sekolah yang layak menerima penghargaan Best Implementer Award 2025 dari SEAMEO BIOTROP, karena keberhasilannya dalam melaksanakan program urban farming. Kepala SMAN 2 Kota Bogor Bambang Aryan Soekisno mengatakan, program Urban Farming sekolah dilaksanakan oleh peserta didik yang tergabung dalam Program Adiwiyata. Selain mendapatkan penghargaan, SMAN 2 Bogor pun mengikuti pameran Biodiversitas dalam kegiatan yang sama. Program Urban Farming menunjukkan bahwa pendidikan dan pertanian bisa berjalan beriringan, demi mendukung Ketahanan Pangan.(*ran)
BOGOR–Sebanyak 12 calon siswa KB-TK Bosowa Bina Insani Bogor mengikuti kegiatan Trial Class, Rabu (17/12). Mereka melakukan kegiatan bermain di Sentra Main Peran Besar dan Sentra Bahan Alam, didampingi para guru KB-TK Bosowa Bina Insani. Penanggung Jawab (PIC) of Curriculum Development Bosowa School, Tjutju Herawati mengatakan, kegiatan trial class itu bertujuan mengenal sentra dan beberapa kegiatan rutin satu hari di sekolah. Selain itu juga untuk mengenal guru-guru dan cara berinteraksi antara guru dengan siswa dan interaksi dengan teman. “Trust (kepercayaan) dibangun melalui pengalaman langsung dan interaksi positif dengan 6S (senyum, sapa, salam, salim, sopan, santun),” kata Tjutju Herawati. Hera, panggilan akrabnya, menambahkan, rangkaian kegiatan trial class tersebut di antaranya untuk orang tua, kegiatannya adalah pengarahan dan paparan terkait sentra atau Beyond Center and Circle Time (BCCT) dan penayangan video kegiatan KB-TK , serta diskusi bersama Principal KB-TK SBBI dan PIC of Curriculum Development Bosowa School. Lalu untuk siswa, kegiatannya adalah jurnal dan bermain bebas, bermain di Sentra Main Peran Besar , makan snack bersama, bermain di Sentra Bahan Alam, recalling, berdoa pulang. Hera mengemukakan, KB-TK Bosowa Bina Insani merupakan salah satu TK terbaik di Kota Bogor yang memiliki sejumlah keunggulan, yakni membangun karakter Anak Indonesia Hebat dengan 7 kebiasaan positif yang dibangun secara sinergis bersama orang tua, program Islamic Studies dengan adanya praktek Salat Duha dan Salat Dzuhur, bacaan surat-surat pendek; doa harian dan hadits pilihan, dzikir melalui pembiasaan sehari-hari, pendekatan pembelajaran Deep Learning dengan model pembelajaran Sentra/ BCCT, membangun seluruh aspek perkembangan anak (Curricular Domain, Multiple Intelligences, Seven Essential Life Skills), dan Literasi. Seluruh program disusun dengan dasar tahapan perkembangan anak.
Kisah Annisa Fitria, Anak Buruh Pabrik Lulusan Terbaik IPB University
Jadi Sarjana Pertama di Keluarga, Raih IPK Nyaris Sempurna Annisa Fitria, mahasiswa asal pinggiran Kota Jakarta yang merupakan anak seorang buruh pabrik, berhasil menjadi lulusan terbaik Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,91. Ia diwisuda pada 10 Desember 2025 di Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga. ANNISA menjadi sarjana pertama di keluarganya berkat dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui program Beasiswa Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). “Bisa berkuliah dan lulus tepat waktu adalah suatu berkah yang luar biasa bagi saya,” ujarnya. Ia merupakan lulusan Sarjana Biologi di FMIPA IPB University.
PRESTASI: Annisa Fitria meraih predikat lulusan terbaik saat dinyatakan lulus dari Fakultas MIPA IPB University.
Minat Annisa terhadap sains dan teknologi sudah terlihat sejak kecil. Ia memilih studi Biologi karena merasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. “Saya menyukai sesuatu yang hidup dan memiliki peran besar dalam kehidupan, termasuk organisme kecil yang sering tidak terlihat,” katanya. Saat ini, Annisa melanjutkan pendidikan melalui program Sinergi di Program Studi Magister Mikrobiologi IPB University. Risetnya berfokus pada mikrobiologi akuatik, khususnya
mikrobioma dan probiotik pada sistem akuakultur.Ke depan, Annisa berencana melanjutkan studi doktoral di luar negeri dengan beasiswa. Ia ingin memperdalam ilmu mikrobiologi akuatik dan berkontribusi pada sektor akuakultur Indonesia. “Saya ingin terlibat dalam penelitian aplikatif dan membantu pelaku industri akuakultur memanfaatkan ilmu mikrobiologi. Ilmu yang baik adalah ilmu yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.(*pia)
(FOTO: DOK TK BOSOWA BINA INSANI)
BERMAIN: Tampak calon siswa KB-TK Bosowa Bina Insani Bogor mengikuti kegiatan Trial Class, dengan bermain di Sentra Bahan Alam, Rabu (17/12).
“Kami berharap, setelah mengikuti Trial Class tersebut, para calon siswa makin bersemangat untuk bersekolah di KB-TK Bosowa Bina Insani, dan orang tua pun makin yakin untuk menyekolahkan anaknya di KB-TK Bosowa Bina Insani,” ujar
Hera. Principal KB-TK Bosowa Bina Insani Femi Balti SH bersyukur kegiatan Trial Class berlangung lancar. “Alhamdulillah, dengan kegiatan trial class ini kami dapat mengenalkan program sekolah kami kepada orang
tua dan memberikan pemahaman serta informasi yang dibutuhkan kepada orang tua yang ingin lebih mengenal keunggulan serta program dari sekolah kami. Harapannya seluruh anak yang mengikuti kegiatan trial class dapat
bergabung dengan KB-TK Bina Insani untuk menjadi keluarga besar yang saling bersinergi dalam memberikan pendidikan serta pengasuhan kepada anakanak khususnya, yang tinggal di Bogor dan sekitarnya,” kata Femi Balti. (*pem)
RADAR BOGOR I KAMIS, 18 DESEMBER 2025 I 27 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 3
MIMBAR BEBAS Sampaikan unek-unek Anda terhadap layanan publik seperti PLN, PDAM, PT Pos,
telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/ paspor/ sertifikat tanah, dll.
Radar Bogor juga memberi kesempatan kepada para tenaga pengajar yang ingin menulis opini untuk pengembangan profesional guru. Juga kepada para mahasiswa yang ingin menulis opini tentang suatu topik, sebagai bentuk sikap kritis untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di era sekarang.
Informasi lebih lanjut, hubungi
085299600773 JADWAL SIM KELILING POLRESTA KOTA BOGOR
KHUSUS PERPANJANGAN SIM A DAN C
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
Botani Square Mitra 10 Sholis Lippo Plaza Mall Boxie Tajur Plaza Jambu Dua Plaza Jambu Dua Burger King Padjajaran
Waktu pendaftaran: 08.00-09.00 WIB
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.
PLN Bogor (0251) 8345400 Bendungan Katulampa (0251) 8334344 RS Hermina Bogor (0251) 8382525 RS Melania Bogor (0251) 8321196 Rs Pmi Bogor (0251) 8324080 RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000 RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298 Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547
Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292 RS Azra (0251) 8318456 RS Hermina Mekarsari (021) 29232525 RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610 Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435 RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868 Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024 Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822 Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360 Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976 RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628 RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016 Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222 RSUD Ciawi (0251) 8240797 Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397 Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441 Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866 Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440 Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724 Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396 Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000 RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56 Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567 RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900 RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591 RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892 Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723 RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426 Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663 RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142 RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605 RSKIA Sawojajar (0251) 8324371
POLRES BOGOR
021-8750163
Polsek Jonggol Polsek Cileungsi Polsek Cariu Polsek Nanggung Polsek Babakan Madang Polsek Megamendung Polsek Klapanunggal Polsek Caringin Polsek Dramaga Polsek Tamansari Polsek Jasinga Polsek Cigudeg Polsek Parung Panjang Polsek Leuwiliang
021-89931174 021-8230861 021-89961058 0251-8682769 021-87962777 0251-8248569 021-82492276 0251-8224417 0251-8624107 0251-8388164 0251-8688110 0251-8681110 021-5978880 0251-8647003
Penebangan Hutan Ugal-ugalan, Timbulkan Bencana SANGAT miris kita ketahui baru-baru ini di Indonesia ada tiga provinsi yaitu Sumatera Utara sumatera Barat dan Aceh terjadi bencana alam yang yang sangat dahsyat yaitu banjir dan longsor diperkirakan korban meninggal udah lebih dari 600 jiwa dan ratusan korban lainnya hilang dan masih dalam pencarian. Semua itu akibat tingginya curah hujan dan ditambah lagi kebijakan negara yang mengobral banyak kawasan hutan kepada swasta untuk dijadikan sebagai lahan sawit. Oleh karena itu, bencana yang menimpa Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh akibat buah dari kebijakan kapitalis. Keputusan yang diambil semata-mata untuk mendapatkan keuntungan tanpa memikirkan dampak kerusakan alam dan bencana yang menimpa masyarakat. Dalam Islam, tambang kawasan hutan adalah milik umum yang dikelola negara untuk kesejahteraan rakyatnya. Kelik Gunung Putri
Cantumkan nama dan alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor pelanggan (untuk layanan PDAM/PLN/PT Gas) dan lampirkan fotokopi KTP. Kirimkan ke Redaksi Radar Bogor, Gedung Graha Pena, Jl KH R Abdullah bin Nuh No 30, Yasmin, Bogor.
lalu kirimkan melalui
Hanya yang memenuhi syarat yang akan dimuat. Redaksi berhak mengedit isi tulisan tanpa mengurangi substansi. Redaksi tidak bertanggung jawab atas dampak langsung maupun tidak, pascapemuatan tulisan. Terima kasih.
Kapitalisme Digital Merusak Mental SUNGGUH miris, Indonesia mencetak rekor dunia. Bukan terkait prestasi olahraga ataupun ekonomi, tapi juara sebagai negara penggunaan ponsel untuk mengakses internet. Laporan Digital 2025 Global Overview mencatat sebanyak 98,7% penduduk Indonesia yang berusia 16 tahun ke atas menggunakan ponsel untuk online, melampaui Filipina dan Afrika Selatan yang mencatat 98,5%. Banyak warga kecanduan gadget akut, padahal penggunaan gadget berlebihan berdam-
Menghijaukan Hutan Negara Lain KEJADIAN kurang lebih sebulan sebelum pasca bencana Sumatra. Dengan gagahnya presiden Indonesia menggelontorkan uang sebanyak 16,6 triliun untuk mendukung pendanaan konservasi hutan tropis global. Hal ini disampaikan oleh Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo. Dukungan tersebut disampaikan Prabowo dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10/2025). ”Saya mendukung Brasil dalam kepemimpinan Brasil di COP30. Dengan inisiatifinisiatif Brasil, mereka mendirikan suatu dana investasi untuk membantu melestarikan hutan, hutan tropis,” kata Prabowo saat memberikan pernyataan bersama Lula usai menggelar pertemuan, Kamis (23/10/2025).(https://wwwidntimes-com) Kejadian bencana di Sumatra membongkar borok dari pemerintah sendiri yang ternyata tidak menjaga hutannya sendiri. Di saat ingin menjadi pahlawan untuk negara lain, namun menjadi penjahat di negeri sendiri. Hutan di beberapa provinsi Sumatra digunduli sudah diganti dengan pohon sawit. Pemerintah dan pengusaha menjalin erat bisnis memperkaya diri tanpa memikirkan dampak yang akan dirasakan oleh rakyatnya. Hal ini sangat bertolak belakang sekali dalam Islam. Dalam Islam, kita diharuskan untuk menjaga alam yang telah Allah amanahkan kepada kita manusia. Kita dilarang untuk merusaknya, karena dengan merusaknya maka kita termasuk berbuat zhalim. Ketika alam dirusak maka bencana akan terjadi di manamana. Bencana Sumatra menjadi teguran untuk kita semua, kita perlu mengoreksi pemerintahan ini. Untuk mengembalikan sistem kapitalis yang rusak kepada sistem Islam yang rahmatan lil’alamin.
pak pada terjadinya digital dementia yaitu kemalasan berpikir, kesepian dan lainlain. Hal ini menyebabkan generasi mengalami gangguan kesehatan mental akibat screen time yang berlebihan. Tidak adanya pembatasan usia untuk menggunakan medsos, semakin menguatkan tingginya angka pengguna. Terlebih media digital dalam sistem kapitalisme menjadi alat yang merusak generasi muda secara mental, namun demi keuntungan perusahaan digital, masalah
mental generasi diabaikan. Saat ini Generasi dijadikan sebagai objek pasar bagi platform digital, generasi diasuh dan digiring sesuai dengan keinginan media yang sudah menjadi keinginan barat. Disisi lain negara tidak mampu membendung setiap informasi yang masuk dan menyetir generasi. Tidak tegasnya negara terhadap perusahaan digital semakin memperparah keadaan, padahal negara seharusnya menjadi garda terdepan dalam melindungi generasi dari pengaruh
digitalisasi. Melindungi generasi seharusnya menjadi tanggung jawab berbagai pihak diantaranya keluarga, lingkungan dan negara. Negara seharusnya memiliki visi dan misi untuk mewujudkan generasi terbaik sekaligus pemimpin peradaban sehingga berkomitmen kuat terhadap kualitas generasi muda. Negara harus melakukan langkah preventif untuk membentengi generasi muda dari pengaruh media digital dengan menerapkan pendidikan Islam.
Optimalisasi peran orang tua sebagai madrasah ula dan sinergi masyarakat untuk amar makruf nahi mungkar menjadi suatu keharusan. Selain itu negara harus melakukan langkah khusus untuk mengawasi konten media dan memberi sanksi bagi yang mem-posting tayangan yang melanggar syariat, membatasi usia generasi yang boleh mengakses medsos dan mengatur penggunaan AI agar tidak berdampak buruk pada generasi. ninarusmiati718@gmail.com
Lindungi Anak di Ruang Digital BANYAK anak dan remaja terpapar konten pornografi, bullying, dan gaya hidup liberal dari social media. Mereka yang juga rapuh mentalnya bahkan bunuh diri ketika mendapat masalah hidup digadang-gadang karena pengaruh social media. Ruang digital atau sosial media bukan penyebab utama masalah yang menimpa anak dan remaja saat ini. Social media hanya mempertebal emosi/perasaan anak-anak akan suatu hal. Penerapan SekularismeKapitalisme adalah akar masalah yang menjadikan anak bermasalah dari segala sisi. Pembatasan akses social media hanyalah solusi prag-
matis, tidak menyentuh akar masalah dan hanya bertumpu pada aspek media, tidak komprehensif. Perilaku manusia dipengaruhi oleh pemahamannya, bukan sosial media. Sosial media adalah madaniyah karena perkembangan iptek. Dia dipengaruhi oleh ideologi yang melingkupinya. Negara harus membangun benteng keimanan yang kokoh pada generasi melalui sistem pendidikan sehingga mereka mampu bersikap. Butuhnya peran seluruh generasi untuk bersama memahami keamanan anak dan remaja rizadewisekartaji @gmail.com
Selamatkan Generasi Muda PEMUDA dengan ekonomi terbatas mudah disasar iklan judol dan pinjol karena kerja algoritma. 58% Gen Z menggunakan pinjol untuk kebutuhan gaya hidup dan hiburan. Rekening pinjaman usia muda melonjak (data OJK) Himpitan ekonomi yang lahir dari sistem Kapitalisme mendorong sebagian anak muda terjerumus ke judol dan pinjol sebagai jalan pintas. Negara gagal melindungi generasi. Nilai-nilai sekuler dan materialis dalam sistem pendidikan dan lingkungan masyarakat membuat generasi rentan pada tindakan spekulatif dan berisiko. Ruang digital yang dikuasai logika Kapitalisme menjadikan platform (lewat algoritmanya) berfokus pada kebiasaan, bukan keselamatan pengguna, semata-mata demi mendapatkan keuntungan dan menjadikan generasi sebagai pasar. Sistem ekonomi seharusnya menjamin kesejahteraan seluruh rakyatnya (individu per individu), termasuk generasi. Pendidikan sejatinya membentuk kepribadian luhur, generasi sehingga menyandarkan perbuatannya pada halal-haram, bukan manfaat materi. Infrastruktur digital dalam seharusnya dibangun di atas paradigma agama, sehingga mampu melindungi generasi dari konten merusak, normalisasi maksiat, dan kriminalitas.
Selamatkan Gen Z dari Dunia Digital ERA digital tidak terelakkan, banyak kemudahan tapi juga banyak pengaruh buruk. Gen Z dipandang sebagai generasi lemah, tapi di satu sisi memiliki potensi kritis dan mampu menginisiasi perubahan melalui sosmed. Ruang digital tidak netral, karena didominasi nilai sekuler kapitalistik. Positifnya ada wawasan global, mudah belajar, dsb, minus problem mental, inklusif-progresif, mempertanyakan agama-otentik, memiliki nilai sendiri yg beda dg generasi tua. Pergerakan cenderung pragmatis, mencari validasi, karakteristik digital native. Penting untuk menyelamatkan generasi dari pengaruh hegemoni ruang digital yang sekuler kapitalistik. Cara menyelamatkan mereka dengan mengubah paradigma berpikir sekuler menjadi paradigma berpikir spiritual. Sinergi keluarga, masyarakat dan negara dibutuhkan untuk menyelamatkan generasi dan mengarahkan pada pergerakan yang sehat. rizadewisekartaji @gmail.com
rizadewisekartaji@gmail.com
hanichans30@gmail.com
RADAR BOGOR I KAMIS, 18 DESEMBER 2025 I 27 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 4
TERUSAN Tetapkan Kenaikan Upah Minimum JAKARTA–Pemerintah resmi menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pengupahan. PP tersebut telah ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (16/12). Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, penetapan PP Pengupahan merupakan hasil dari proses kajian dan pembahasan yang panjang, serta telah dilaporkan kepada Presiden sebelum ditetapkan. Dia menyampaikan bahwa proses penyusunan PP Pengupahan ini telah melalui kajian dan pembahasan yang cukup panjang. Bahkan, ia juga memastikan hasilnya sudah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam PP Pengupahan
tersebut, pemerintah menetapkan formula kenaikan upah minimum, yakni inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi yang dikalikan dengan faktor alfa. Adapun rentang nilai alfa ditetapkan sebesar 0,5 hingga 0,9. “Setelah memperhatikan masukan dan aspirasi dari berbagai pihak, khususnya dari Serikat Pekerja/Serikat Buruh, akhirnya Bapak Presiden memutuskan formula kenaikan upah sebesar Inflasi + (Pertumbuhan Ekonomi x Alfa) dengan rentang Alfa 0,5 - 0,9,” jelasnya. Yassierli menjelaskan, sebelumnya indeks alfa yang mencerminkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi hanya berada di kisaran
0,1 hingga 0,3. Kini, melalui kebijakan terbaru, rentang tersebut diperlebar menjadi 0,5 sampai 0,9. Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan peran yang lebih kuat kepada Dewan Pengupahan Daerah (DPD). Menurut Yassierli, DPD diberi kewenangan aktif untuk me nyam paikan rekomendasi dalam penetapan upah. ”Karena mereka yang paling tahu kondisi daerahnya masingmasing. Dan ada pertimbangan terkait dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL),” tambahnya. Yassierli pun mengklaim bahwa kebijakan UMP 2025 ini telah disambut positif oleh serikat pekerja dan serikat buruh. Berdasarkan berbagai laporan dan informasi yang diterima
Kementerian Ketenagakerjaan, perluasan indeks alfa hingga 0,9 dinilai memberi harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan pekerja. Yassierli menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjalankan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/2023. Kemnaker pun meminta gubernur di setiap provinsi di tanah air untuk bisa menetapkan besaran kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) paling lambat jelang Hari Raya Natal 2025, tepatnya pada Rabu (24/12) mendatang. ”Khusus untuk tahun 2026, Gubernur menetapkan besaran kenaikan upah selambat-lambatnya tanggal 24 Desember 2025,”
ungkapnya. Tak hanya menetapkan besaran kenaikan UMP 2026. Yassierli juga memastikan bahwa setiap gubernur diwajibkan untuk menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) dan juga Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK). Meski telah ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto, Yassierli belum menyebut dan menerbitkan aturan UMP 2026 itu di website resminya. Sehingga, hingga Rabu (17/12) pagi, aturan tersebut masih belum dapat diakses secara publik. Merespons hal itu, Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Jawa Barat, Roy Jinto
Ferianto menyampaikan penolakan terhadap PP Pengupahan tersebut. Menurut dia, batas waktu tujuh hari bagi setiap pemda untuk mengumumkan kenaikan UMP 2026 dinilai sangat mepet. ”Pemerintah Pusat sengaja memberikan waktu kepada Gubernur waktu penetapan Upah Minimum sangat mepet, yaitu paling lambat tanggal 24 Desember,” kata Roy Jinto Ferianto dikutip dari Jawa Pos, Rabu (17/12). Padahal, kata dia, penghitungan UMP 2026 memerlukan indeks tertentu, yang harus ditentukan oleh Dewan Pengupahan Provinsi untuk UMP dan Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota untuk penentuan UMK.
Karena masing-masing daerah tentu akan berbeda nilai indeks tertentunya. Indeks tersebut tidak bisa dibatasi oleh pemerintah pusat, dan upah minimum harus juga memenuhi kebutuhan hidup layak (KHL) sebagaimana putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168. ”Dengan demikian, waktu untuk di dewan pengupahan sangat singkat dan bisa jadi rapat dewan pengupahan hanya formalitas belaka tanpa diskusi yang mendalam. Oleh karena itu, KSPSI Provinsi Jawa Barat dan Pimpinan Pusat FSP TSK SPSI menyatakan menolak PP Pengupahan yang dikeluarkan oleh pemerintah karena bertentangan dengan Putusan MK Nomor 168,” tegas Roy Jinto Ferianto.(jpg)
Ayah, Ayo ke Sekolah! Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Nomor 14 tahun 2025 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah. Gerakan ini bertujuan untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini. Melalui kehadiran ayah pada momen penting tersebut, diharapkan tercipta kedekatan emosional yang berpengaruh positif terhadap rasa percaya diri, kenyamanan dan kesiapan anak dalam menjalani proses belajar. Penerapan surat edaran itu juga mulai berlaku di wilayah Kota Bogor. Hal itu dibenarkan oleh salah satu guru wali kelas di SDN Cimanggu Kota Bogor, Silviani. Ia mengakui, sekolahnya sudah mendapatkan edaran tersebut yang juga diturunkan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. ”Rencananya begitu. Nanti pas hari pengambilan rapor Senin, ayah-ayah yang datang ke sekolah. Sudah diinfokan juga ke grup orang
tua murid,” tuturnya. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim melalui Surat Edaran Nomor 100.3.2/6957-DPPKB Tahun 2025 tertanggal 9 Desember 2025 menyampaikan GEMAR merupakan bagian dari program unggulan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Gerakan ini bertujuan meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak serta mengatasi fenomena fatherless. Ayah didorong hadir secara fisik, memberikan dukungan emosional, dan menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan anak sejak dini. Dalam edaran tersebut, seluruh ayah yang memiliki anak usia sekolah, mulai dari PAUD, pendidikan dasar hingga menengah, diundang untuk mengambil rapor anak pada akhir semester. Pelaksanaan dimulai Desember, tahun ini. Jadwalnya disesuaikan oleh sekolah masing-masing. Ayah yang mengikuti program ini juga mendapatkan dispensasi keterlambatan sesuai ketentuan instansi atau tempat kerja. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnandi, menjelaskan bahwa imbauan tersebut telah disampaikan
kepada orang tua dan sekolah sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Kepala BKKBN. “Surat edaran Wali Kota sudah diteruskan kepada sekolah dan orang tua. Ini sebagai dukungan agar ayah bisa lebih berperan dalam pendidikan anak,” ujarnya. Sementara itu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor memang mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan anak. Hal itu memanfaatkan momen pembagian rapor. Melalui program Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah (GEMAR), para ayah di Kota Bogor diajak datang langsung ke sekolah untuk mendampingi anak. Kepala DPPKB Kota Bogor, Marse Hendra Saputra mengatakan ajakan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran BKKBN serta surat edaran Wali Kota Bogor. “Melalui program GEMAR, kami mengajak para ayah dan orang tua di Kota Bogor untuk bersama-sama hadir ke sekolah saat pembagian rapor, sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Marse. Ia menjelaskan, GEMAR merupakan bagian dari program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang bertujuan
memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak. Kehadiran ayah saat pembagian rapor bukan sekadar mengambil hasil belajar, tetapi menjadi simbol keterlibatan emosional dan tanggung jawab ayah terhadap perkembangan anak. “Selama ini urusan pendidikan sering diserahkan sepenuhnya kepada ibu. Melalui GEMAR, kami ingin mendorong ayah untuk hadir dan terlibat langsung dalam proses pendidikan anak,” katanya. DPPKB Kota Bogor berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran para ayah akan pentingnya peran mereka dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Hal itu sekaligus memperkuat ketahanan dan keharmonisan keluarga. “Langkah sederhana seperti datang ke sekolah dan mengambil rapor bersama anak diharapkan mampu mempererat hubungan orang tua dan anak,” tekannya. Kabupaten Bogor pun bakal melaksanakan kebijakan pusat itu. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy menegaskan bahwa Pemkab Bogor akan mengikuti kebijakan yang akan dijalankan oleh
Segera Bangun Huntap Bencana banjir bandang dan tanah longsor membuat ribuan warga Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut) kehilangan tempat tinggal. Mereka kini terpaksa tinggal di tenda pengungsian. Rencana pembangunan huntap itu disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait kemarin. Dia menjelaskan, untuk tahap awal, huntap yang dibangun sebanyak 2.603 unit. Pembangunan akan dimulai pada bulan ini juga. ’’Walaupun ini masih tahapan tanggap darurat, kita juga sudah siap. Doakan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi kita mulai membangun hunian tetap,” paparnya usai mengikuti rapat tingkat menteri (RTM) penanganan bencana di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (17/12). Ara, sapaannya, mengungkapkan bahwa pembangunan huntap di tahap awal ini tidak akan menggunakan APBN. Anggaran yang digunakan berasal dari donasi masyarakat. ’’Dari Yayasan Buddha Tzu Chi 2.500 unit, dari saya pribadi 103 unit,” katanya. Disinggung mengenai lokasi huntap, Ara mengatakan bahwa pemerintah sudah melakukan pemetaan. Dari rapat-rapat yang sudah dilakukan, ada beberapa lokasi yang diusulkan. Penentuan lokasi disesuaikan dengan klasifikasi huntap. "Yang pasti, lokasi sudah dicek dari aspek hukumnya. Ya, kita berkoordinasi, ya, sesuai arahan Presiden, jangan sampai aturan-aturan itu menghambat negara untuk membantu rakyatnya,” ungkapnya. Dia telah mengusulkan pada Menko PMK Pratikno untuk
segera melakukan rapat koordinasi dengan kepolisian, kejaksaan, KPK, BPK, dan BPKP terkait aturan percepatan penggunaan lahan ini. Dengan begitu, pihaknya bisa segera bekerja membangun huntap bagi para korban terdampak. Dia menjelaskan, relokasi bukan sekadar memindahkan orang. Namun juga memastikan keamanan di lahan baru. Termasuk memastikan lokasi yang digunakan untuk relokasi dekat dengan satuan pendidikan, fasilitas umum, dan ekosistem lainnya. KEMENKES FOKUS TANGANI ACEH Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengirim 641 tenaga kesehatan (nakes) ke Sumatera untuk membantu penanganan medis. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman kemarin (17/12) mengatakan, para nakes itu akan fokus di Aceh. Para nakes itu terdiri atas dokter spesialis, dokter umum, perawat, tenaga farmasi, radiografer, hingga kesehatan lingkungan. "Fokus ke Aceh karena di sana yang masih ada faskes belum jalan," tuturnya. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyebutkan, mereka yang dikirim berasal dari berbagai organisasi. Mulai dari organisasi profesi kesehatan hingga relawan dari berbagai lembaga seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Ada juga dokter dari TNI dan Polri. "Tenga kesehatan ini akan disebar di pos pengungsian, rumah sakit, dan puskesmas," ujarnya. Mereka akan ditempatkan selama dua minggu, lalu diganti dengan gelombang
RADAR BOGOR Komisaris Utama: Maesa Samola Komisaris: Suhendro Boroma CEO: Nihrawati AS
berikutnya. PEMBERSIHAN ACEH TAMIANG Proses pemulihan daerahdaerah terdampak bencana masih terus berlangsung. Pantauan wartawan Jawa Pos Azami Ramadhan di Kabupaten Aceh Tamiang, stok air bersih masih menjadi persoalan. Di Gampong (Kampung) Bundar, Kecamatan Karang Baru, misalnya, air bersih baru diterima secara terbatas beberapa hari pasca banjir. ”Air masuk itu tanggal 4–5 Desember. Ya begitulah (terlambat), kami sampai mandi pakai air kubangan,” ujar Widi, warga setempat. Widi menegaskan, kebutuhan air bersih hingga kini masih menjadi prioritas utama warga. Air dibutuhkan tidak hanya untuk membersihkan rumah, tetapi juga untuk konsumsi dan aktivitas sehari-hari. Dia berharap distribusi air bersih dan sarana penunjangnya segera merata agar pemulihan kehidupan warga dapat berjalan lebih cepat. Hal senada disampaikan Warga Bukit Rata Kuala Simpang, Zainuddin. Dia mengapresiasi pemerintah yang telah membagi toren di tepi jalan sebagai tampungan air bersih. Toren berukuran besar itu dapat difungsikan oleh masyarakat. Pada bagian lain, pembersihan puing dan sisa lumpur di ruas jalan nasional Aceh Tamiang terus dilakukan kemarin (16/12). Sejumlah alat berat dikerahkan. Surveyor sekaligus pelaksana lapangan PT Pembangunan Perumahan (PP) Bayu Andriadi menjelaskan, pihaknya telah bekerja sejak dua pekan terakhir dengan membagi penanganan di sejumlah titik terdampak, termasuk wilayah Aceh Tamiang dan Kabupaten Langkat. "Sampai
sekarang masih ada unit kami yang bekerja di sana," katanya kemarin (16/12). Bayu menyebut, material yang harus dibersihkan tidak sedikit. Selain lumpur dan bebatuan, petugas juga menemukan puing bangunan hingga bangkai hewan di sejumlah titik. ”Ini masih tahap darurat. Target utama pemulihan akses di jalur nasional, lubang-lubang di jalan kami tutup supaya bisa dilalui,” jelasnya. Sementara itu, Ibrahim, warga Gampong Bundar, mengatakan bahwa pembersihan itu cukup membantu aktivitas masyarakat. ”Ya Alhamdulilah sudah disingkirkan yang menumpuk di tepi itu, seharusnya memang begitu,” katanya saat ditemui Jawa Pos. Material yang bertumpuk di tepi dan median jalan cukup beragam. Selain puing bangunan, ada juga potongan kayu, hingga kasur. Bahkan, ada juga beberapa mobil yang tersangkut masuk di dalam gang sempit. ”Bagaimana ceritanya kereta (mobil, Red) bisa naik kereta, dinaiki Honda (motor) juga kan, di dalam gang pula, ya itu, beberapa blok dari sini. Siapa yang bisa membersihkan? Kami belum bisa,” tuturnya. Jawa Pos menyaksikan kondisi tersebut. Di sebuah gang sempit di samping ruko ada dua mobil yang tertumpuk. Lalu, di sela mobil itu terlihat beberapa motor terjepit. Padahal, akses tersebut menuju beberapa rumah milik warga yang berada di belakang ruko. ”Semoga itu juga dibersihkan sama pemerintah, agar rumah yang belakang juga bisa dibersihkan atau ditinggali, rumahnya nggak papa, tapi nggak bisa masuk kita,” katanya. (mia/lyn/zam/oni)
pemerintah pusat terkait peran ayah mengambil rapor anak ke sekolah. ”Kami di daerah pelaksana kebijakan. Jadi kalau sudah kebijakan dari pusat pasti kami mengikuti,” ringkasnya. ORANG TUA SAMBUT POSITIF Program ayah mengambil rapor mendapat sambutan positif dari orang tua siswa di Kota Bogor. Lantaran dinilai mampu mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan anak serta memperkuat peran keluarga dalam pengasuhan. Ketua Komunitas Ayah Berbakti Indonesia Hebat (Abi Hebat) Kota Bogor, Ahmad Ramdoni Hosein, mengatakan GEMAR merupakan langkah yang sangat baik, terlebih telah didukung dengan Surat Edaran Wali Kota Bogor. “Saya selaku Ketua Abi Hebat sangat mendukung, apalagi sudah ada edaran dari Wali Kota. Dengan terlibatnya ayah dalam pola pengasuhan, insya Allah anak-anak akan lebih terkendali dan dapat mengurangi kasus tawuran,” katanya, Rabu (17/12). Ia menegaskan, keberadaan ayah sangat dibutuhkan dalam keluarga dan rumah tangga. Menurutnya, kehadiran ayah dalam momen penting pendidikan anak dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan perilaku dan karakter anak. Ahmad mengaku dirinya akan langsung terlibat dalam program tersebut dengan mengantar anaknya mengambil rapor ke sekolah. Salah satu anaknya akan menjalani pembagian rapor pada Senin (22/12) mendatang. Lebih jauh, Ahmad menyoroti fenomena fatherless di Kota Bogor yang dinilainya cukup memprihatinkan. Ia menyebut, fatherless tidak selalu
disebabkan oleh perceraian, tetapi juga karena minimnya kehadiran dan perhatian ayah dalam kehidupan sehari-hari anak. “Ada ayah yang secara fisik ada di rumah, tetapi terlalu sibuk. Berangkat kerja saat anak masih tidur dan pulang ketika anak sudah tidur. Bahkan di hari libur pun sering kelelahan sehingga tidak sempat berinteraksi dengan anak,” jelasnya. Menurutnya, sikap ayah yang terlalu kaku juga dapat menjauhkan anak secara emosional. Kondisi tersebut membuat anak enggan bercerita ketika menghadapi masalah dan lebih memilih mencari pelarian ke lingkungan luar atau media sosial. “Masihbanyakyangberanggapan tugas ayah hanya bekerja dan mencari nafkah. Sementara pendidikan anak diserahkan ke ibu. Pandangan ini keliru, karena ayah sangat dibutuhkan dalam pengambilan keputusan terkait pendidikan, pergaulan, dan masa depan anak,” tegasnya. Ahmad menilai gerakan ayah ambil rapor ini sebagai salah satu program unggulan pemerintah yang perlu disosialisasikan secara masif. Selain itu, ia mendorong pembentukan lebih banyak komunitas ayah peduli keluarga agar penyadaran peran ayah dapat berjalan lebih efektif. Sejalan dengan itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Ence Setiawan, turut mengapresiasi. Ia menilai keterlibatan ayah dalam pengambilan rapor seharusnya menjadi kebiasaan yang kembali dihidupkan. “Waktu saya SD tahun 1970an, yang mengambil rapor ke sekolah itu bisa ayah atau ibu. Ini seharusnya menjadi rutinitas, bahkan bisa juga melibatkan anggota keluarga lain agar pengasuhan tidak hanya bertumpu pada ibu,” kilas Ence.
Menurutnya, kedekatan anak dengan orang tua bisa berbedabeda. Karena itu, peran ayah perlu terus digaungkan agar terlibat aktif dalam proses pengasuhan. “Ada anak yang lebih dekat dengan ibu, ada juga yang lebih dekat dengan ayah. Peran ayah ini penting untuk diseimbangkan,” ujarnya. Tak berbeda, Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor juga mengapresiasi program tersebut. Komisioner KPAD Kabupaten Bogor, Erwin Suriana mengakui, pengambilan rapor oleh ayah agar langsung mengetahui progres pembelajaran anak di sekolah. ”Jadi ketika mengambil rapor itu memang biasanya guru atau wali kelas itu ada semacam arahan konsultasi kemudian seperti ada komunikasi di situ. Jadi bagaimana progres anak saat mengikuti proses belajar mengajar. Termasuk ada memang kekurangan dalam hal mata pelajaran tertentu biasanya bagus,” beber dia. Menurutnya, dengan adanya edaran nasional tentu akan memberikan berdampak positif. ”Sisi positifnya adalah komunikasi antara orang tua dengan pendidik dalam hal ini mungkin guru dengan atau wali kelas dan itu wajib,” tutur dia. Namun, menurut dia, keterlibatan ayah tidak hanya dalam mengambil rapor anak di sekolah. Namun, komunikasi anak di luar sekolah juga punya peran khusus. Contohnya, orang tua memiliki kesempatan untuk mengantar anaknya ke sekolah, menjemput anak dan lainnya. ”Saya kira itu kalau menurut saya hal yang positif ya. Yang jelas, tidak hanya ayah saja. Saya pikir ibu juga perlu dilibatkan seperti itu,” ujar dia. (uma/abl/c)
Siap Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Kota Bogor "Kita bersilaturahmi dengan Bappenas terkait dengan beberapa kegiatan infrastruktur di Kota Bogor. Pertama yang kami laporkan adalah kesiapan Pemkot Bogor untuk melaksanakan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) skala kota di Kayu Manis," ucap Dedie Rachim di kantor PPN/Bapenas. Ia menambahkan, Pemkot Bogor juga melaporkan terkait
percepatan pembangunan di terminal Baranangsiang yang saat ini masih dalam proses perencanaan di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). "Kemudian kami laporkan juga terkait Terminal Baranangsiang yang hari ini masih dalam proses perencanaan di Kementerian Perhubungan yang inginnya adalah adanya akselerasi percepatan untuk pembangunan terminal Baranangsiang," ujarnya. Kemudian yang ketiga,
sambung Dedie Rachim, dirinya juga melaporkan kesiapan Stasiun Sukaresmi untuk dibangun. Sebab, lahan dan akses sudah disediakan. "Termasuk yang terakhir itu terkait dengan LRT. Apabila LRT masuk ke Baranangsiang, maka Pemkot Bogor tentu menyiapkan sebuah sistem transportasi publik untuk masyarakat. Itu yang dapat kami sampaikan untuk kemudian bisa ditindaklanjuti segera," tutup Dedie Rachim.(*)
Banyak Warga Terluka, Obat Semakin Menipis Banyak warga mengalami luka luar saat beres-beres rumah. Mayoritas luka disebabkan tertusuk paku dan seng bekas bangunan. Apalagi, warga sudah mulai beraktivitas. Ada yang sampai tembus ke punggung kaki. Dalam dua hari terakhir, penggunaan obat meningkat drastis. Dari semula dua boks
container obat, kini tersisa sekitar 50 persen. Obat cepat habis karena mayoritas pasien luka luar. Kena paku, kena seng, saat mereka bersih-bersih rumah. Sebagian besar warga tidak menggunakan alas kaki saat beraktivitas. Kondisi tanah yang masih berlumpur membuat sandal maupun sepatu sulit digunakan. Jadi, warga lebih memilih tanpa alas
kaki. Kondisi tersebut sudah berlangsung sejak tiga hari terakhir. Kasus luka terbanyak terjadi di wilayah Kuala Simpang. Kami para relawan berharap adanya tambahan bantuan medis, khususnya obat luka dan antiseptik. Terlebih, aktivitas warga diperkirakan masih akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan. (bay/c)
GM Bisnis: Erwin Sofian GM Digital dan Teknologi Informasi (IT): Benny Irawan Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi: Ricki Noor Rachman Koordinator Liputan: Dede Supriadi Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi Online: Lucky Lukman Nul Hakim Redaktur Pelaksana Online: Yosep Awaludin Redaktur Senior: Andi Ahmadi, Faturahman S Kanday, Muhammad Ridwan, Muh Afandi, Iqbal Muhammad Redaktur: Imam Rahmanto, Pipin Apriani, Alpin, Muhammad Ruri Ariatullah, Rani Puspitasari Sinaga, Reka Faturachman Sekretaris Redaksi: Jean Cloudia Reporter: Arif Al Fajar, Septi Nulawam Harahap, Fikri Rahmat Utama, Muhamad Rifki Fauzan, Abilly Muhamad, Muhammad Ali Fotografer: Sofyansyah, Hendi Novian Redaktur Konten/ Koordinator Medsos: Erika Nur Rizki S Konten Kreatif: Edfyra Amelia, Rissa Aliria Putri Editor Video: Muhammad Alife Shine, Muhammad Fadhel Wafi, Muhammad Ardika Gunawan, Ezar Rajaswara, Khaerul Nur, Muhammad Isa Ismatullah Videografer: Abdul Aziz, Muhamad Dzikri Ilman Syabani Pracetak: Zainal Arifin (Koordinator), Nursaid, Sarmadah, M. Chaidirali S. Umum dan Personalia: Rawin Surwintono, Mia Nelawati (Asist. Manager) Iklan: Untung Bachtiar (Manager) Pemasaran dan Sirkulasi: M Iksan Halil (Manager) Digital Marketing: Recia Debora S Konsultan Hukum: Andi Syarifuddin SH, MH Ombudsman: M. Choirul Shodiq, Rohman Budijanto Penerbit: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP: 651/SK/MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 Percetakan: PT Bogor Media Grafika (Jalan Siliwangi Kav.1/34 Komp. Puslitbang KOSTRAD Desa Cijujung Kandang Roda Bogor Telp: 0251 8655965) Alamat: Graha Pena Radar Bogor, Jl KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Taman Yasmin Bogor 16113. Telepon Redaksi: 0251-7544005 (hunting), Fax:2517544008. Telepon Iklan: 0251-7544001-002, Fax: 0251-7544009. Telepon Pemasaran: 0251-7544003. Perwakilan Jakarta: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, Telepon/Fax: 021-53699624. Homepage: http//www.radarbogor.id Email: redaksi@ radar-bogor.com. Wartawan Radar Bogor dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.
Wartawan Radar Bogor dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.
kamis
18 DESember 2025 27 jumadil akhir 1447 H
Pembebasan Lahan Enggram Tanpa Kendala Pekan Ini UGK Dipastikan Cair
DEPOK–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) memastikan pencairan Uang Ganti Kerugian (UGK) pembebasan lahan untuk rencana pelebaran Jalan Enggram– Pemuda, Kelurahan Sawangan Baru, dilakukan pada pekan ini. Kepala Disrumkim Kota Depok, Dadan
Rustandi, menyampaikan pembebasan lahan telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Penetapan Lokasi dengan total luasan mencapai 8.233 meter persegi atau mencakup 54 bidang tanah.
PEMBEBASAN..Baca Hal 6
TINJAUAN: Wali Kota Depok, Supian Suri dan jajaran Pemkot Depok meninjau Jalan Enggram Kelurahan Sawangan Baru yang akan dilebarkan untuk mengatasi kemacetan Jalan Raya Sawangan, belum lama ini.
Ayah Wajib Ambil Rapor Anak Bagi para ibu-ibu di kota Depok, kini bisa menyerahkan tugas untuk mengambil rapor sekolah anaknya pada suaminya. Para ayah diminta untuk bisa datang dalam pengambilan rapor sekolah anaknya. Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Wali Kota Depok Nomor 400.3/871/Disdik/2025 tentang Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), sebagai upaya mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan dan pengasuhan anak, khususnya melalui kehadiran langsung saat pengambilan rapor di sekolah. AYAH..Baca Hal 6
(ILUSTRASI)
PEMUKIMAN: Kawasan perumahan yang berada di salah satu kecamatan di Kota Depok.
Pembangunan Perumahan Banyak Salah Kaprah DEPOK–Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi resmi membuat kebijakan untuk menghentikan sementara pengeluaran izin pembangunan rumah/ perumahan se-Jawa Barat. Kebijakan itu tertuang pada Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor:
180/HUB.03.08.02/DISPERKIM tentang Penghentian Sementara Penerbitan Izin Perumahan di Wilayah Provinsi Jawa Barat yang diterbitkan pada 13 Desember 2025.
PEMBANGUNAN..Baca Hal 6
(ILUSTRASI-FAJAR/RADAR BOGOR)
JEMPUT ANAK: Suasana penjemputan anak saat pulang sekolah oleh para orang tua.
Empat Unit Mobil Rental Hangus DEPOK–Kebakaran hebat terjadi di Jalan Mandor Tajir RT 02 RW 07, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari pada Rabu (17/12) dini hari WIB kemarin. Informasi yang dihimpun Radar Bogor, kebakaran menimpa kantor rental mobil dan toko oli. Hal
ini juga menyebabkan empat unit kendaraan hangus dilalap si jago merah. Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari kantor rental mobil.
EMPAT..Baca Hal 6
Januari : 12 kebakaran Februari : 15 kebakaran Maret : 19 kebakaran (DISKOMINFO)
ZONA INTEGRITAS: Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok mencanangkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Selasa (16/12).
Diskominfo Canangkan Zona Integritas DEPOK–Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok mencanangkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Selasa (16/12).
April : 25 kebakaran Mei : 20 kebakaran Juni : 17 kebakaran Juli : 21 kebakaran Agustus : 11 kebakaran September : 20 kebakaran Oktober : 16 kebakaran November : 14 kebakaran
Pencanangan tersebut diikuti 63 pegawai Diskominfo Kota Depok sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat reformasi birokrasi.
DISKOMINFO..Baca Hal 6
KEBAKARAN: Kebakaran hebat terjadi di Jalan Mandor Tajir RT 02 RW 07, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari pada Rabu (17/12) dini hari WIB kemarin.
RADAR BOGOR I KAMIS, 18 DESEMBER 2025 I 27 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 6
AGLOMERASI
Ayah Wajib Ambil Rapor Anak Pembebasan Lahan Enggram Tanpa Kendala Anggaran yang disiapkan untuk pembebasan lahan tersebut sebesar Rp40 miliar. “Insyaallah pekan ini kami lakukan pencairan UGK bagi pemilik bidang tanah yang sudah menyatakan persetujuan. Jumlahnya sebanyak 47 bidang,” ujarnya. Ia menjelaskan, sebagian bidang tanah lainnya masih dalam proses koordinasi antara pemilik lahan dan tim pembebasan. Menurutnya, kendala
dalam pembebasan lahan merupakan hal yang lazim terjadi, terutama terkait administrasi kepemilikan lahan maupun perbedaan persepsi terhadap nilai ganti kerugian. “Beberapa kendala seperti sertifikat yang masih berada di bank atau belum tercapainya kesepakatan nilai saat ini masih terus kami koordinasikan bersama pemilik lahan dan tim terkait,” ungkap Dadan. Pembebasan lahan Jalan Enggram–Pemuda tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari
rencana jangka panjang Pemkot Depok dalam meningkatkan kapasitas jalan serta konektivitas kawasan Sawangan. Setelah proses pembebasan lahan rampung, tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan perencanaan teknis hingga pembangunan fisik. “Harapannya, proses pembebasan lahan ini dapat berjalan lancar sehingga pelebaran Jalan Enggram– Pemuda bisa segera direalisasikan dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya.(faj)
Empat Unit Mobil Rental Hangus Kapolsek Bojongsari, Kompol Fauzan Thohari memaparkan, kebakaran tersebut terjadi pukul 01.16 WIB. Pertama kali diketahui oleh salah satu karyawan rental mobil, Choerul Ikhsan Ahmad Fauzi. Saat itu, ia yang sedang tertidur di dalam kantor rental mobil terbangun usai melihat adanya percikan api. “Api cepat membesar dan membakar toko oli yang berada di sebelah kantor rental mobil,” katanya kepada Radar Bogor. Fauzan melanjutkan, api terus membesar dan membakar empat unit mobil yang berada di lokasi ludes terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. “Yang terbakar mobil Grandmax, Suzuki XL 7, Honda Brio dan HRV,” tuturnya.
Selain mobil, salah satu karyawan, rental mobil dilarikan ke Rumah sakit lantaran mengalami sesak nafas. “Satu orang sempat dibawa ke Rumah sakit dan di berikan uap oksigen,” tuturnya. Untuk memadamkan api, empat kendaraan pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) UPT Bojongsari, Cipayung dan Cinere dikerahkan. Dan “api padam pada pukul 02.45 WIB. Sementara itu, DPKP Kota Depok mencatat ada 192 kebakaran yang terjadi hingga pertengahan Desember 2025. Kabid Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan pada DPKP Kota Depok, Tesy Haryati mengatakan, dari awal tahun sampai November
2025 tercatat ada 190 kejadian, untuk bulan Desember hingga Rabu (17/12) kemarin, ada 2 penanganan kebakaran. “Untuk bulan ini kebakaran terjadi di Jalan H Midi RT 01 RW 02 Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok pada 7 Desember 2025. Objek yang terbakar rumah penduduk. Kemudian kebakaran kedua terjadi pada hari ini (kemarin,red), terangnya. Adapun penyebab kebakaran yang terjadi di Kota Depok didominasi oleh korsleting listrik. Tesy meminta kepada warga untuk selalu periksa instalasi listrik di rumah secara berkala 5 sampai dengan 10 tahun oleh pihak berwenang, untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan atau kesalahan.(faj/c)
Diskominfo Canangkan Zona Integritas Kegiatan ditandai dengan deklarasi serta penandatanganan komitmen oleh seluruh pegawai, baik Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemeritah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), maupun Pegawai Kontrak Tidak Tetap (PKTT). Kepala Diskominfo Kota Depok, Manto, menegaskan pencanangan Zona Integritas tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi nilai yang diinternalisasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Pencanangan ini merupakan komitmen yang harus dibangun, bukan hanya dari ucapan dan bukan hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar diresapi dan dilaksanakan dalam tugas sehari-hari,” ujarnya di sela kegiatan. Ia menambahkan, pembangunan Zona Integritas harus didukung dengan budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, kolaborasi, kemampuan beradaptasi, serta inovasi, seiring perkembangan zaman dan teknologi, khususnya di bidang komunikasi dan informasi publik. “Kita harus membangun budaya integritas, berkolaborasi, beradaptasi, dan terus berinovasi. Zaman terus berkembang, teknologi juga berkembang, dan kita wajib ikut berkembang,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Depok, Novi Andriani, mengatakan pembangunan Zona Integritas merupakan bagian penting dari agenda reformasi birokrasi Pemerintah Kota Depok. Menurutnya, Diskominfo memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Ia menegaskan, penerapan
nilai-nilai integritas secara konsisten akan memperkuat budaya kerja yang bersih sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja perangkat daerah. “Komitmen integritas harus dijalankan secara kolektif melalui keteladanan pimpinan, disiplin individu, serta konsistensi seluruh pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan publik,” tandasnya.(faj/a)
Dalam surat edaran yang ditetapkan pada Senin (15/12) tersebut, ditujukan kepada seluruh perangkat daerah, BUMD, perusahaan swasta, serta masyarakat di Kota Depok. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah menerangkan, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari program Kementerian Kependudukan dan Pem bangunan Keluarga/ BKKBN terkait Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah. Dalam edaran tersebut, anak
usia sekolah yang menjadi sasaran Gerakan Ayah Teladan Indonesia meliputi jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, hingga Pendidikan Menengah. “Pelaksanaan gerakan dimulai pada Desember 2025, dengan menyesuaikan jadwal pengambilan rapor di masing-masing satuan pendidikan,” katanya kepada Radar Bogor, Rabu (17/12) kemarin. Pemkot Depok, sambungnya, juga mengimbau pimpinan instansi pemerintah maupun swasta untuk memberikan dispensasi kepada para ayah yang mengambil rapor anaknya
ke sekolah. Sesuai ketentuan yang berlaku di masing-masing instansi, agar partisipasi ayah tidak menghambat kewajiban pekerjaan. “Sebagai bagian dari kampanye publik, masyarakat diajak mengunggah dokumentasi foto atau video kegiatan pengambilan rapor anak ke media sosial Instagram dengan menggunakan tagar #GATI dan #sekolahbersamaayah, serta menandai akun resmi Kemendukbangga/BKKBN, Pemerintah Kota Depok, dan perangkat daerah terkait,” paparnya. Melalui GATI, Pemkot Depok berharap dapat membangun
budaya pengasuhan yang lebih kolaboratif antara ayah dan ibu. “Sekaligus memperkuat peran keluarga dalam mendukung keberhasilan pendidikan dan pembentukan karakter anak,” ucap Siti. Sementara itu, jika perusahaan ayahnya jika tidak memberikan dispensasi atau izin, kata dia sampai saat ini belum ada penerapan sanksi. Namun, ia berharap semua pihak bisa memperhatikan surat edaran tersebut. “Tapi diharapkan semua pihak bisa memperhatikan SE ini,” tukasnya.(faj/c)
Pembangunan Perumahan Banyak Salah Kaprah Kebijakan Gubernur Jabari yang menghentikan sementara seluruh penerbitan izin pembangunan perumahan di Jawa Barat ini didukung Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi. Secara tegas ia mendukung kebijakan tersebut. Ia menilai langkah tersebut merupakan upaya penting untuk menekan risiko banjir dan longsor akibat pembangunan perumahan yang selama ini dinilai terlalu bebas dan mengabaikan dampak lingkungan. “Kalau kami lihat tujuannya, ini jelas untuk mitigasi bencana. Pembangunan perumahan selama ini banyak yang salah kaprah, tidak memperhatikan daya dukung lingkungan,” katanya kepada Radar Bogor, Rabu (17/12) kemarin. Menurutnya, penghentian
izin perumahan harus dilakukan sampai pemerintah kabupaten/ kota menyelesaikan kajian mendalam terkait dampak banjir, longsor, dan siklus hidrometeorologi di wilayah masing-masing. Termasuk di Kota Depok. “Sebelum kajian tersebut rampung, pemerintah daerah seharusnya tidak memberikan izin pembangunan perumahan maupun bangunan sejenis,” paparnya. Lebih lanjut, Babai secara khusus menyoroti kondisi di Kota Depok. Dimana banyak perumahan dibangun di kawasan rawan banjir, daerah resapan air, bahkan di jalur aliran air yang seharusnya dilindungi. “Faktanya, ada perumahan yang dibangun di area serapan air dan jalur air,” paparnya. Ia pun menjelaskan, kejadian tersebut bukan saja sekali dua
kali terjadi. Namun, sudah berungkali terjadi di Kota Depok. “Setelah jadi (perumahan) banjir pun terjadi. Ini bukan kejadian baru, sudah berulang dari masa ke masa,” jelasnya. Ia menyebut persoalan tersebut terjadi lintas pemerintahan. Babai berharap di bawah kepemimpinan Wali Kota Supian Suri, persoalan itu tidak kembali terulang. Babai juga menyinggung adanya dugaan permainan perizinan yang mengabaikan aspek lingkungan, termasuk pembangunan di bantaran kali yang melanggar garis sempadan sungai hingga resapan air yang seharusnya dilindungi secara ketat. “Dampaknya langsung ke banjir. Ini yang harus dihentikan,” ujarnya. Selain perizinan, Babai menyinggung soal lemahnya penetapan zonasi dan penataan
ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Depok. Ia menilai penentuan RTH kerap dilakukan asal-asalan dan tidak berbasis kajian lingkungan yang matang. Ia bahkan menyoroti kebijakan penempatan lahan pemakaman yang dinilai tidak tepat karena berada di kawasan tanah basah atau daerah serapan air. “Area itu seharusnya dilindungi sebagai resapan air, bukan dijadikan makam. Ini kebijakan yang keliru,” katanya. Babai menegaskan, kebijakan Gubernur Jabar menghentikan sementara izin perumahan harus dijadikan momentum evaluasi total tata ruang dan perizinan di daerah. “Dengan ini, perizinan ke depan harus benar-benar menjaga lingkungan agar kita terhindar dari banjir dan longsor,” tukasnya.(faj/c)
RADAR BOGOR I KAMIS, 18 DESEMBER 2025 I 27 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 7
ALLSPORT
Gagal Raih Puskas Award JAKARTA–Mimpi Rizky Ridho Ramadhani untuk menjadi pemenang Puskas Award 2025 telah pupus. Namun, kapten Persija Jakarta itu tetap mencetak sejarah baru dan bahkan ikut mendunia. FIFA telah mengumumkan daftar pemenang sederet penghargaan untuk para yang terbaik dalam setahun terakhir. Termasuk Puskas Award, yang diumumkan dalam malam penghargaan The Best FIFA Football Award 2025, Rabu (17/12) dini hari WIB. Pesepak bola Argentina, Santiago Montiel resmi menjadi pemenang Puskas Award 2025. Ia jadi orang Argentina kedua berturut-turut yang meraih penghargaan tersebut. Sebelumnnya ada Alejandro
Garnacho yang memenangkan Puskas Award 2024. Gol Montiel ditetapkan sebagai yang terbaik karena dia melakukannya lewat salto spektakuler untuk Independiente saat menghadapi Independiente Rivadavia pada 11 Mei 2025. Salto itu dilakukan olehnya dengan kaki kiri dari luar kotak penalti dalam laga Liga Profesional de Fútbol Argentina. Gol spektakuler Montiel itu jadi salah satu dari 11 nominasi FIFA Puskas Award 2025. Ia mengalahkan sejumlah pemain yang mencetak gol indah, seperti gol Lamine Yamal (Barcelona) ke gawang Espanyol dan tembakan tengah lapangan Rizky Ridho dalam duel Persija Jakarta vs Arema FC pada Liga 1 2024/2025.
Ridho sendiri sudah legawa dengan kekalahan ini. Dia berterima kasih atas dukungan publik yang telah mengirimkan suara lewat laman resmi FIFA. “Terima kasih untuk semua dukungannya teman-teman. Rezekine (Rezekinya) cak Montiel,” kata Ridho dalam Instagramnya. Meski demikian, kekalahan Ridho ini tak perlu disesalkan. Masuknya nama dan gol dia dalam daftar nominasi tetap menjadi pencapaian istimewa, mengingat dirinya bersaing dengan pemain-pemain top Eropa dan Amerika Selatan. Masuknya nama Ridho dalam nominasi FIFA Puskas Award 2025 pun tetap tercatat sebagai tonggak bersejarah bagi sepak bola Indonesia.(jpc)
JUARA: Sarmudha Deorex FC, tim minisoccer asal Bogor, resmi menjuarai Minisoccer Super League (MSL) Liga 1 Indonesia 2025. Kepastian itu diraih setelah mereka mengakhiri kompetisi di puncak klasemen.
Buka Peluang Tampil di Piala Asia BOGOR–Sarmudha Deorex FC, tim minisoccer asal Bogor, resmi menjuarai Minisoccer Super League (MSL) Liga 1 Indonesia 2025. Kepastian itu diraih setelah mereka mengakhiri kompetisi di puncak klasemen. Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian tertinggi Sarmudha Deorex FC sejak berdiri. Gelar juara ini juga membuka peluang tim tampil DRAMATIS: Timnas Futsal Putri Indonesia lolos ke final usai kandaskan Thailand di semifimal SEA Games 2025 dalam drama adu penalti.
Tidak Punya Rasa Takut BANGKOK–Luis Estrela menyebut Timnas Futsal Putri Indonesia tidak punya rasa takut saat berhasil mengalahkan Thailand di semifinal SEA Games 2025. Laga yang berakhir melalui adu penalti dengan skor 7-6 tersebut dimainkan di Bangkokthonburi University Gymnasium, Selasa (16/12) malam. Pelatih Timnas Futsal Putri Indonesia tersebut mengakui bahwa Thailand adalah tim kelas dunia. Namun, mentalitas anak asuhannya sangat luar biasa sehingga bisa mengalahkan tim tuan rumah. “Ini adalah pertandingan yang luar biasa! Kami menghadapi tim kelas dunia di kandang mereka sendiri, semua orang tahu kualitas Thailand. Namun, para pemain saya menunjukkan karakter yang
fenomenal hari ini (kemarin). Mereka bertarung tanpa rasa takut!” kata Luis Estrela yang dikutip laman resmi Federasi Futsal Indonesia, Rabu (17/12) kemarin. Kemenangan yang diraih Timnas Futsal Putri Indonesia merupakan hasil kerja keras selama dua bulan. Luis Estrela mengatakan bahwa anak asuhannya bisa mengontrol emosi saat menghadapi laga besar melawan Thailand. “Hasil hari ini bukan kejutan, ini adalah bayaran lunas atas kerja keras tim selama dua bulan terakhir. Mereka mampu mengontrol emosi di laga besar yang penuh tekanan dan tetap
percaya pada proses yang kami bangun setiap hari,” ucap pelatih asal Portugal tersebut. Pujian juga diberikan Luis Estrela kepada skuadnya yang masih berisikan para pemain muda. Mereka terus memperlihatkan komitmen, disiplin fisik, dan mentalitas selama bermain untuk Garuda Pertiwi. “Banyak pemain kami masih sangat muda, tapi mereka punya nyali besar dan kemauan untuk berkembang. Saya sangat bangga dengan usaha mereka, tidak hanya hari ini, tapi di setiap sesi latihan. Kemenangan ini adalah milik mereka!” pungkas Luis Estrela. Di final, Kamis (18/12) hari iniakan bertemu dengan Vietnam yang berhasil mengalahkan Filipina dengan skor 1-0.(jpc)
di Piala Asia Antar Klub 2026 mewakili Indonesia. Kesuksesan Sarmudha Deorex FC berawal dari seleksi terbuka yang digelar di Kota dan Kabupaten Bogor. Dari proses itu, klub menjaring pemain-pemain lokal terbaik. Pemain hasil seleksi kemudian dibina melalui program latihan intensif dan penguatan taktik. Mereka menjadi tulang
punggung tim sepanjang musim 2025. Sepanjang kompetisi MSL Liga 1, Sarmudha Deorex FC tampil konsisten di setiap laga penting. Permainan kolektif dan disiplin menjadi kunci dominasi tim. CEO Sarmudha Deorex FC, Ridwan Ahmad Fauzan, menyebut gelar juara ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen tim. Ia juga menga-
presiasi dukungan suporter dan sponsor. “Gelar ini bukan hanya milik kami, tetapi milik masyarakat Bogor yang selalu mendukung perjalanan tim,” ujarnya. Manajemen memastikan persiapan akan segera dilakukan untuk menghadapi kompetisi Asia. Targetnya, Sarmudha Deorex FC mampu bersaing di level internasional.(bay/c)
RADAR BOGOR I KAMIS, 18 DESEMBER 2025 I 27 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 8
Bojonggede Butuh Flyover BOJONGGEDE Kemacetan di Jalan Raya Bojonggede, Kabupaten Bogor, masih menjadi persoalan yang dikeluhkan para pengguna jalan. Kepadatan lalu lintas kerap terjadi setiap hari, terutama pada jam sibuk pagi dan sore, akibat aktivitas kendaraan yang padat serta keberadaan perlintasan kereta api. Pantauan Radar Bogor di lapangan
menunjukkan, arus lalu lintas di ruas jalan tersebut harus berbagi dengan pejalan kaki, pengendara sepeda motor, mobil, hingga angkutan umum. Kondisi semakin parah saat pintu perlintasan kereta api ditutup, sehingga kendaraan harus mengantre cukup panjang. Situasi diperburuk ketika hujan turun karena kawasan ini juga rawan genangan. Seorang pengemudi ojek online, Iki, mengatakan kemacetan di Jalan Raya Bojonggede hampir
selalu terjadi pada jam-jam tertentu. Menurutnya, jalur tersebut relatif lancar di luar jam sibuk, namun berubah menjadi sangat padat saat waktu berangkat dan pulang kerja. “Kalau hari biasa di jam tertentu masih aman. Tapi pagi dari jam 7.00-9.00 dan sore dari jam 16.0020.00 malam itu padat sekali,” ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu (17/12). Ia menjelaskan, kemacetan dipicu oleh seringnya pintu perlintasan
kereta api ditutup, ditambah adanya pintu perlintasan menuju arah Bomang yang menjadi akses utama warga ke Parung. “Baru jalan sedikit, pintu rel sudah ditutup lagi. Ditambah kendaraan yang mau belok ke arah Bomang, otomatis tersendat, belum lagi masih banyak pengendara yang lawan arah,” katanya. Menurut Iki, pembangunan flyover dinilai menjadi solusi yang cukup efektif untuk mengurai kemacetan di kawasan tersebut. Flyover dinilai
mampu menghilangkan hambatan utama lalu lintas akibat perlintasan kereta api. “Kalau ada flyover, kendaraan tidak perlu berhenti menunggu kereta lewat. Jadi arus bisa terus jalan,” ungkapnya. Meski demikian, ia menekankan pembangunan flyover harus disertai perencanaan matang, terutama terkait pengalihan arus lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung. “Harus dipikirkan juga jalur
alternatifnya. Jangan sampai masyarakat disuruh cari jalan sendiri lewat gang-gang sempit, akhirnya macet pindah ke dalam,” jelasnya. Ia menilai jika flyover benar-benar terealisasi, dampaknya akan cukup signifikan terhadap kelancaran lalu lintas di Jalan Raya Bojonggede. “Bisa sangat berpengaruh, mungkin kemacetan berkurang sekitar 50 persen. Karena hambatan utama kan dari pintu rel kereta api,” pungkasnya. (Cr1/c)
PADAT: Kepadatan arus lalu lintas di perlintasan kereta Bojonggede, Kabupaten Bogot, Rabu (17/12/2025).
FOTO: MUHAMMAD ALI/RADAR BOGOR
ASN Terbaik Diganjar Penghargaan
FOTO : BILLY/RADAR BOGOR.
PEMUTAKHIRAN: Bawaslu Kabupaten Bogor saat melakukan pemutakhiran data partai politik bersama DPD partai Golkar Kabupaten Bogor.
Golkar Pastikan Tak Ada Perubahan Pengurus CIBINONG Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bogor mematikan tidak ada perubahan pengurus. Hal itu disampaikan saat Bawaslu Kabupaten Bogor melakukan kegiatan pengawasan Pemutakhiran data Partai Politik berkelanjutan di Kantor DPD Partai Golkar, Cibinong, Kabupaten Bogor. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi mengatakan bahwa Bawaslu Kabupaten melakukan pemutakhiran data partai politik untuk mengetahui susunan kepengurusan partai. ”Untuk Golkar tidak ada perubahan struktur DPD Partai Golkar dari mulai DPD sampai tingkat Kecamatan,” jelas dia. Kordinator Divisi SDM, Organisasi dan Diklat Bawaslu Kabupaten Bogor, Irvan Firmansyah menerangkan kegiatan pemutakhiran sesuai dengan instruksi Bawaslu RI. ”Partai Golkar ini sebetulnya partai yang kedelapan di hari ini. Sebelumnya juga sudah ke partai-partai lain ditingkat Kabupaten Bogor,” ujar dia.
Irvan melanjutkan, pengawasan pemutakhiran data partai politik dilakukan untuk memastikan adanya restrukturisasi pengurus partai atau tidak. ”Karena pasca pemilu suka ada yang perubahan pengurus jadi kami memastikan itu data nya kan kalo ada perubahan harus diinput di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) akun Sipol ini biasanya di pegang oleh DPP masing masing,” jelas dia. ”Jadi kita memastikan dari data Sipol yang untuk pemilu 2024 yang sudah kami miliki ketika ada perubahan maka harus disesuaikan oleh partai masingmasing,” tambah dia. Selanjutnya Bawaslu akan melakukan hal serupa ke partai lain di Kabupaten Bogor, namun menunggu kesiapan partai masing-masing. ”Jadi kita memang sudah bersurat mereka membalas surat kami hari nya kapan kita pasti datang sesuai dengan permohonan dari partai masing-masing,” pungkasnya. (abl/c).
CIBINONG Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan kinerja terbaik diganjar penghargaan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Penghargaan itu diberikan dalam helaran ASN Award Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2025 di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Selasa (16/12). Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri, menjelaskan bahwa ASN Award 2025 bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah apresiasi atas dedikasi dan pengabdian ASN dengan semangat persatuan. Yunita menerangkan penilaian melalui proses seleksi dilakukan secara transparan, objektif, dan terukur oleh tim penilai independen yang melibatkan unsur Kemenpan RB, Kemendagri, BKN, dan akademisi. Hal ini untuk memastikan bahwa penghargaan diberikan kepada ASN yang benarbenar berprestasi dan inovatif. ”Melalui ASN Award ini, kami mendorong lahirnya budaya kompetensi positif, penguatan integritas ASN, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi manajemen talenta daerah dan menghadirkan role model perubahan birokrasi,” jelasnya. ASN Award 2025 memberikan penghargaan dalam delapan kategori dan menetapkan 20 ASN sebagai penerima penghargaan berdasarkan hasil
APRESIASI: Bupati Bogor menyerakan penghargaan kepada ASN berprestasi dalam Malam Anugerah ASN 2025 yang diselenggarakan di Aula Tegar Beriman, Cibinong. FOTO : DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR
penilaian independen. Pemerintah Kabupaten Bogor berharap penghargaan ini dapat memotivasi seluruh ASN untuk terus berkinerja tinggi, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan helaran ini menjadi wujud apresiasi pihaknya kepada para ASN yang telah berperan aktif dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Bagi Rudy, ASN merupakan tulang punggung pembangunan daerah dan harus mampu berlari lebih cepat untuk mengejar ketertinggalan Kabupaten Bogor. ”Jika selama ini kami mengajak berlari terlalu cepat, saya mohon maaf. Namun Kabupaten Bogor tidak bisa lagi berjalan biasabiasa saja. Kami sudah tertinggal, dan hari ini waktunya berlari bersama,” kata Rudy. Dirinya menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak ditentukan oleh individu,
melainkan oleh kekuatan persatuan dan kerja kolektif seluruh ASN. Kata dia, tidak ada pemimpin yang dapat bekerja sendiri tanpa dukungan aparatur yang solid hingga ke tingkat pelaksana. ”Yang hebat bukan bupatinya, bukan wakil bupatinya, tapi ketika kita bersatu. Kepala dinas tanpa staf tidak akan mampu membawa organisasinya terbang,” jelas dia. Sehingga, Rudy mengajak seluruh ASN serta unsur Forkopimda untuk memperkuat sinergi memasuki tahun 2026 sebagai tahun percepatan perubahan Kabupaten Bogor. ”Jangan jadi hebat untuk diri sendiri. Tularkan kehebatan, loyalitas, dan ketulusan pengabdian. Saat ASN bersatu, insyaallah Bogor ke depan akan lebih istimewa dan gemilang,” ujar dia. Salah satu penerima penghargaan bergengsi tersebut adalah M. Arif Budiman, yang dinobatkan sebagai ASN Terinspirasi Kabupaten Bogor.
M. Arif Budiman merupakan Sekretaris Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong. Ia mengaku tidak menyangka dapat meraih penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. ”Saya benar-benar tidak menyangka bisa menjadi ASN Terinspiratif. Ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus bekerja dengan penuh dedikasi,” ujar Arif. Arif menyampaikan pesan khusus kepada seluruh ASN, terutama kepada rekan-rekan penyandang disabilitas, agar tidak pernah menyerah dan selalu optimistis dalam menjalani pengabdian. ”Untuk teman-teman disabilitas, tetap semangat, optimis, dan memiliki keyakinan yang tinggi. Insyaallah, selama kita punya semangat dan optimisme, rezeki itu akan datang,” pungkasnya. (abl/c).
Bantuan dari Kabupaten Bogor untuk Aceh
Kirim Tiga Ton Logistik Lewat Hercules TNI Bantuan kemanusiaan terus mengalir ke Pulau Sumatera. Melalui darat, laut, bahkan udara. Salah satunya diberikan Indonesia CARE bersama Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Jakarta (Ikalum FEB UMJ) dan Pengurus Pusat Forhati Nasional. Mereka menyalurkan bantuan korban bencana di Aceh lewat Pesawat Hercules TNI. Laporan: ABILLY MUHAMMAD DUKUNGAN penuh dari TNI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membuat paket bantuan dari Bogor berhasil tiba dengan cepat dan selamat. Bantuan logistik yang dikirimkan meliputi beras, minyak goreng, air mineral, biskuit, mie instan, peralatan ibadah, perangkat tenaga surya,
obat-obatan, serta berbagai kebutuhan dasar lain yang dibutuhkan para penyintas bencana. Total bantuan yang disalurkan mencapai kurang lebih 3 ton. Direktur Indonesia CARE, Lukman Azis, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas lembaga yang terbangun dalam
FOTO : INDONESIA CARE
BANTUAN: Penyaluran bantuan logistik bagi korban bencana alam yang akan dikirim ke Aceh.
aksi kemanusiaan ini. ”Kami mengapresiasi sinergi antara Ikalum FEB UMJ, Forhati Nasional, Markas Besar TNI, dan BNPB. Logistik kami dititipkan untuk diangkut menggunakan pesawat Hercules bersama empat personel Indonesia CARE yang terdiri dari tenaga medis,
tim dapur umum, dan tim psikososial,” ujar Lukman Selasa (16/12). Lukman menerangkan, setibanya di Aceh, tim relawan Indonesia CARE akan bergabung dengan relawan lokal untuk membantu proses distribusi hingga ke titik implementasi di wilayah Aceh Utara yang
terdampak bencana. Presidium Forhati Nasional, Cut Emma, menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi yang terbangun. “Forhati menurunkan tim psikososial untuk terlibat langsung dalam aksi kemanusiaan di Aceh. Kami juga melibatkan kader-kader HMI di Aceh untuk turut membantu operasional posko,” kata Cut Emma. Ketua Ikalum FEB UMJ, Nurul Masjidah, berharap bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatra terus mengalir. “Kami melihat kebutuhan di lapangan masih sangat besar. Ikalum FEB UMJ masih terus membuka donasi agar bantuan bagi masyarakat Sumatra dapat terus berlanjut,” ungkapnya. Pada kesempatan serah terima logistik, Nadhirah Seha Nur, Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana, BNPB, memastikan bantuan akan sampai ke lokasi tujuan di Bireun. ”Kami mengapresiasi dan mendukung kolaborasi Indonesia CARE,
Forhati Nasional, dan Ikalum FEB UMJ. BNPB memastikan seluruh bantuan dapat tersalurkan sesuai amanah. Kami terus berupaya maksimal memberikan langkah terbaik bagi saudara-saudara kita di wilayah terdampak,” jelas Nadhirah. Terpisah, Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI Mayjen TNI Rudy Puruwito juga turut menyampaikan dukungannya. ”TNI mendukung kolaborasi temanteman relawan Indonesia CARE, Ikalum FEB UMJ dan Forhati Nasional yang hari ini menyalurkan bantuan logistik dan menerjunkan tim relawan ke Aceh. Kami sertakan bantuan dan dukungan tersebut menggunakan pesawat Hercules dari Halim menuju Banda Aceh,” imbuh jenderal bintang dua tersebut. Sebagai informasi, rencananya bantuan kemanusiaan ini akan diberangkatkan pada Rabu (17/12) menggunakan pesawat Hercules melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. (abl/c).
RADAR BOGOR I KAMIS, 18 DESEMBER 2025 I 27 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 9
BOGOR RAYA UU KUHP Dinilai Berpotensi Diskriminatif
FOTO : BILLY/RADAR BOGOR.
PERESMIAN: Peresmian Pos Damkar Sektor Sentul City Babakan Madang.
Pos Damkar Baru di Babakan Madang BABAKAN MADANG – Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor akhirnya memiliki Pos baru di wilayah Babakan Madang. Pos Damkar Sektor Sentul City itu diresmikan pada Rabu (17/12). Peresmian dipimpin langsung Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Dalam kesempatan itu Rudy menyampaikan kehadiran Pos Damkar diharapkan semakin mendekatkan akses penyelamatan apabila terjadi bencana kebakaran di wilayah Babakan Madang. ”Beberapa desa dan banyak yang di luar komplek perumahaan sehingga pada saat ada sektor di wilayah sini pada saat terjadi
bencana kebakaran ataupun yang lainnya maka tim penyelamat rescue posisinya lebih dekat,” kata Rudy, Rabu (17/12). Rudy mengucapkan terima kasih kepada Sentul City yang telah memberikan support pembangunan Sektor Damkar tersebut. Ia berharap hal ini bisa menginspirasi pihak swasta lain sehingga dapat berkolaborasi dengan Pemkab Bogor dalam memperluas jaringan pelayanan perlindungan bagi masyarkat Kabupaten Bogor. Ia juga mengapresiasi kinerja para petugas Damkar Kabupaten Bogor yang telah banyak memberikan pelayanan terbaik
kepada masyarakat selama ini. Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa menerangkan Pos Damkar Sentul City Babakan Madang tersebut akan diisi dengan 36 personel. ”Terdiri dari Komandan Sektor (Dansek), Wakil Komandan Sektor (Wadansek), tiga regu masing-masing Danru dan enam tim yang terdiri dari tiga tim pemadam dan tiga tim penyelematan seluruhnya,” kata Yudi. Sementara untuk unit yang disiapkan yakni dua unit kendaraan tempur, satu kendaraan unit water rescue dan satu unit penyelamat.
”Unit tempur mulai minggu depan efektif Januari. Kemudian untuk unit berjenis sky lift sudah ada tapi tingginya baru sekitar 16 meter belum maksimal,” jelas dia. Pos ini mencakup wilayah manajemen kebakaran yakni meliputi Kecamatan Babakan Madang dan Sukaraja. Namun bisa juga untuk perbantuan wilayah lain. ”Jadi memang di sini nanti kolaborasinya dengan masyarakat, dengan security, itu menunjukkan kita siap kolaborasi termasuk nanti dengan pos di Bigland dan sektor Citeureup kita kolaborasi untuk saling memberikan dukungan,” pungkasnya. (abl/b)
PARUNG – Pemberlakuan penuh KUHP Nasional 2023 yang berlaku mengikat pada tahun 2026 menimbulkan kekhawatiran terkait potensi risiko sosial dan hukum bagi kelompok rentan. Termasuk perempuan, anak, masyarakat adat, penyandang disabilitas, komunitas ragam gender dan seksualitas, serta kelompok agama dan kepercayaan minoritas. Sejumlah pasal karet berpotensi menimbulkan penafsiran yang dapat memperluas ruang stigma, tekanan sosial, hingga kriminalisasi yang tidak proporsional. Dalam konteks Bogor, tantangan tersebut tidak hanya terkait aspek hukum, tetapi juga relasi sosial dan kerukunan antar komunitas. Perubahan regulasi pidana dapat memengaruhi rasa aman warga rentan jika tidak diimbangi dengan mitigasi sosial, edukasi publik, dan penguatan solidaritas lintas iman. Isu ini dibahas dalam Interfaith Dialogue yang digelar Yayasan Satu Keadilan (YSK) di Kampus Mubarak, Parung, Senin (15/12). Kegiatan ini dihadiri oleh 37 peserta yang berasal dari organisasi masyarakat sipil (CSO), komunitas lintas iman, kelompok rentan, serta perwakilan media di wilayah Bogor Raya. Dialog ini menghadirkan Arif Munandar dari Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) sebagai narasumber, serta Syamsul Alam Agus dari Perhimpunan Pembela Masyarakat Adat Nusantara (PPMAN). ”Forum ini menjadi ruang penting untuk mempertemukan berbagai perspektif dan pengalaman dalam memperkuat kerja-kerja advokasi kelompok rentan secara berkelanjutan di tingkat lokal,” ungkap Syamsul Alam Agus. (cok/c)
Genjot Infrastruktur, Persiapan DOB ALTERNATIF: Pemerintah Kabupaten Bogor membongkar sejumlah lapak pedagang dan gapura di jalur alternatif GadogCikopo Selatan, Megamendung.
Jalur Alternatif Puncak Disterilkan MEGAMENDUNG– Pemerintah Kabupaten Bogor mulai melakukan penataan di simpang jalur alternatif di kawasan Puncak. Seperti di jalur alternatif Gadog-Cikopo Selatan, Megamendung, sejumlah bangunan dan gapura dibongkar menggunakan alat berat oleh dinas terkait. Kepala Desa Gadog, Dedi Junaedi mengungkapkan, penataan ini dilakukan sebagai langkah awal pelebaran jalur alternatif di kawasan Puncak, Megamendung. ”Penataan dimulai dengan pembongkaran gapura selamat datang Desa Gadog dan 6 kios kecil milik pedagang menggunakan alat berat,” ungkapnya, Selasa (16/12). Menurutnya, penataan ini dilakukan secara kolaborasi antara pemerintah desa, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor. Dedi pun mendukung upaya Pemkab Bogor dalam upaya penataan kawasan
Puncak sekaligus mengurangi potensi kemacetan di jalur Puncak. ”Termasuk di depan jalur alternatif Gadog ini, yang mana di sini menjadi titik rawan kemacetan,” jelasnya. Terkait pembongkaran gapura desa, lanjut Dedi, DPKPP berencana akan membangunkan kembali dengan lokasi yang sedikit ke dalam jalan. ”Oleh DPKPP akan dibangun ulang, sedikit masuk dari jalan utama Puncak,” katanya. Sementara itu, Ketua Badan Pemusawaratan D esa (BPD) Gadog, Azet Basuni membenarkan bahwa kios-kios pedagang yang dibongkar berada di atas ruang milik jalan (rumija). Sehingga ia berharap pada pedagang menerima untuk dilakukan pembongkaran oleh Pemkab Bogor. ”Saya juga mendorong adanya uang kerohiman bagi warga pedagang yang terdampak pembongkaran, sebab mereka juga merupakan warga Desa Gadog,” tukasnya.(cok/c)
Siapkan 45 Hektare Lahan untuk Hutan CITEUREUP– Kecamatan Citeureup menjadi salah satu wilayah yang ditetapkan sebagai lokasi awal pelaksanaan program Satu Kecamatan Satu Hutan Kota di Kabupaten Bogor. Pemerintah kecamatan menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung realisasi program tersebut, yang rencananya akan dipusatkan di Desa Tajur, Kecamatan Citeureup. Plt. Camat Citeureup, Aris Nurjatmiko, mengatakan lokasi yang disiapkan merupakan lahan milik Pemerintah Kabupaten Bogor dengan luas sekitar 45 hektare. Lahan tersebut direncanakan akan dimanfaatkan sebagai kawasan hutan kota. “Posisinya lokasi rencana hutan kota itu memang di Desa Tajur. Itu tanahnya pemda sekitar 45 hektare yang akan ditanami. Kami sudah dua kali rapat dengan Pak Bupati,” ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa (16/12). Menurut Aris, dari sisi kecamatan, berbagai persiapan awal telah dilakukan melalui koordinasi dan pembahasan bersama pemerintah daerah. Namun, untuk pelaksanaan teknis penanaman, pihaknya masih menunggu kesiapan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor. Ia menjelaskan, kawasan hutan kota di Desa Tajur nantinya tidak hanya berfungsi sebagai ruang hijau semata, tetapi juga dirancang agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Aris menegaskan, Pemerintah Kecamatan Citeureup sangat mendukung penetapan Desa Tajur sebagai kawasan hutan kota. Menurutnya, program tersebut memiliki peran strategis dalam pengendalian lingkungan, khususnya dalam upaya pencegahan banjir. “Itu bagian dari pengendalian lingkungan dan mencegah terjadinya banjir, karena akan menambah daerah resapan di wilayah Citeureup dan sekitarnya,” ucapnya. Selain fungsi ekologis, Aris berharap keberadaan hutan kota juga dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. “Misalnya ada wisata edukasi di hutan kota, membuka lapangan pekerjaan bagi warga atau melalui BUMDes,” katanya. Terkait waktu pelaksanaan, Aris menyebut penanaman pohon direncanakan mulai awal Januari 2026. Ia juga mengungkapkan bahwa program hutan kota di Citeureup akan melibatkan sektor swasta. “Swasta nanti menginvestasikan pohonnya di sana, sehingga mereka juga punya tanggung jawab terhadap lingkungan,” tandasnya. Dengan ketersediaan lahan yang relatif luas dan berstatus milik pemerintah daerah, Kecamatan Citeureup berpotensi menjadi kawasan hutan kota terbesar sekaligus pilot project bagi pelaksanaan program serupa di kecamatan lain di Kabupaten Bogor. (Cr1/c)
CIBINONG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor serius dan terus mengupayakan fokus pembangunan infrastruktur untuk mendukung wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB). ‘’Program pembangunan tahun 2025 yang sudah berjalan dan di tahun 2026, kami sebagai pelayan masyarakat terus meningkatkan upaya membangun infrastruktur di wilayah Kabupaten Bogor, terutama di Bogor Barat sebagai keseriusan mempersaiapkan DOB,’’ ujar Rudy dalam sambutan acara Lokakarya, Pelantikan dan Musyawarah Kerja Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB) di Leuwiliang, Rabu (17/10). Rudy mengungkapkan, euforia menginginkan kabupaten baru di Kabupaten Bogor khususnya di Bogor Barat sudah tercetus sejak tahun 1990-an. Namun, perjalanan panjang menuju kabupaten baru tersebut hingga saat ini masih belum terwujud. Untuk itulah sejak 10 bulan menjalankan roda pemerintahahan di Kabupaten Bogor, bergerak cepat merespon keinginan berdidirnya Kabupaten Bogor Barat tersebut. ‘’Sudah berapa tahun dari tahun 1990-an masyarakat Bogor Barat menanti kabupaten baru itu terwujud? 35 tahun ya, mengapa belum terealisasi? Sudah siap belum (masyarakat-di Bogor Barat), kami tidak main-main, kami sudah memulai mempersiapkan itu melalui keberpihakan anggaran pembangunan infrastruktur di Bogor Barat,’’ ujari Rudy disambut tepuk rangan riuh masyarakat yang hadir. Rudy mengatakan, keberpihakan pemerintah Kabupaten Bogor tidak hanya dibuktikan dengan membangun infrastruktur di Bogor Barat yang sudah menelan APBD 2025 ratusan miliar, khususnya membangun sarana infrastruktur jalan. Lebih dari itu lanjutnya, pemerintah daerah menggandeng Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) untuk membantu
FOTO: DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR
LOKAKARYA: Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat memberikan sambutan acara Lokakarya, Pelantikan dan Musyawarah Kerja Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB).
mempercepat perencanaan perkotaan calon ibukota daerah baru di Kabupaten Bogor. Seperti diketahui IAP sudah melalukan berbagai kegaitan baik di wilayah Bogor Barat maupun Bogor Timur, mulai dari survey wilayah calon ibukota daerah baru, melakukan kajian tata ruang peruntukan perkantoran, termasuk Forum Group Discussion (FGD) dengan Planning charrette bersama masyarakat di Bogor Barat dan Bogor Timur. Sementara itu, Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi menambahkan, pembangunan infrastruktur di Bogor Barat sangat penting sebagai upaya menyambut kabupaten baru. Ade berhgarap, dengan infrastruktur yang sudah terbangun mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memunculkan pusat-pusat ekonomi baru. ‘’Ibarat kita mau berumahtangga, tentu segala kebutuhan harus disiapkan dulu supaya saat berpisah (mandiri - Red), kehidupan baru diarungi dengan baik,’’ imbuh Ade Ruhandi. Di lain pihak, Yusfitriadi yang menjadi panelis
dalam acara tersebut menjelaskan, kelengkapan infrastruktur untuk sebuah kabupaten baru merupakan hal yang wajib terpenuhi. ‘’Pemekaran itu harus berbasis kebutuhan masyarakat, infrastruktur dibangun untuk Masyarakat, bukan kebutuhan elit. Mengapa dulu ada moratorium DOB, karena banyak daerah-daerah baru yang jadi kota atau kabupaten baru, hanya memiliki nafsu, sumber daya alam dan sumber daya manusia paspasan, Itu tidak boleh terjadi di Kabupaten Bogor Barat nati,’’ cetus Yusfitriadi. Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji menyebutkan, membangun infrastruktur di calon DOB di Bogor Barat dilakukan secara bertahap dengan fokus kepada infrastruktur yang mendukung untuk kelayakan sebuah calon DOB. ‘’Kurang lebih kalau kita membangun dari 2025 hingga daerah ibukota dan daerah perkotaan sekitar ibukota baru rampung semua, menyerap anggaran sekitar 5,6 triliun,’’ katanya. Ketua KPPKBB, Yana Nurheryana megapresaisi keberpihakan Kabupaten Bogor dalam mempercepat pembangunan di Bogor Barat. ‘’Kami berterima kasih kepada Bupati Rudy dan wakil Bupati Kang Ade Ruhandi yang sudah menggencarkan pembangunan infrastruktur di Bogor Barat,’’ kata Yana. Dirinya mengatakan, untuk mendukung dan mengawal program pembangunan mempercepat pemenuhan infrastruktur di calon DOB, KPPKBB telah melalukan berbagai langkah, salah satunya memperkuat koordinasi dan konsilidasi para ketua-ketua kecamatan yang tersebar di 14 kecamatan Bogor Barat. ‘’Kami mengawal bersama-sama dan berkolaburasi dengan semua pihak di Bogor Barat untuk mendukung calon DOB Kabupaten Bogor Barat. Semangat kami sama dengan keinginan bupati bahwa kami terus berangkulan dengan semua pihak agar semakin kuat dalam mewujudkan Kabupaten Bogor Barat,’’ pungkasnya. (cok/c)
Prestasi Winda Rismawati di ASN Award 2025
Pegawai Terbaik Kategori Pengawas Tingkat Kabupaten Bogor Kepala Seksi Pendidikan dan Kesehatan di Pemerintah Kecamatan Tamansari, Winda Rismawati terpilih menjadi Pegawai Terbaik dalam helaran ASN Award 2025. Ia menempati posisi nomor wahid dalam kategori Pengawas Tingkat Kabupaten Bogor. Laporan: ABILLY MUHAMMAD RASA haru seketika menyelimuti Winda Rismawati ketika namanya dipanggil sebagai Pegawai Terbaik dalam ASN Award 2025. Piala dan hadiah yang diberikan pun semakin membuat dirinya bahagia. Winda dianugerahi predikat Pegawai Terbaik Periodik Kategori Pengawas Tingkat Kabupaten Bogor tahun 2025. Penghargaan itu diterimanya dalam ajang ASN Award 2025 yang digelar BKPSDM Kabupaten Bogor di Aula Tegar Beriman pada Selasa (16/12) malam. Winda mengatakan, penghargaan yang diperoleh bukan sekedar apresiasi yang dirasakan, namun menjadi bentuk kepercayaan dan tanggungjawab untuk memberikan pelayanan masyarakat.
FOTO: DOKUMENTASI PRIBADI
PENGHARGAAN: Penyerahan piala dan hadiah untuk Winda Rismawati (putih) atas penghargaan sebagai Pegawai Terbaik Periodik Kategori Pengawas Tingkat Kabupaten Bogor dalam ASN Award tahun 2025.
”Penghargaan ini saya rasakan sebagai bentuk kepercayaan dan tanggung jawab. Bukan sekedar apresiasi atas kinerja pribadi, tetapi pengingat bahwa setiap peran yang dijalankan harus terus memberi dampak nyata bagi organisasi dan masyarakat,” kata Winda kepada Radar Bogor, Rabu (17/12). Dengan perolehan ini, Winda berharap, dirinya terus bisa berkontribusi secara optimal dalam membangun Kabupaten Bogor serta memberikan dampak baik kepada masyarakat.
”Ke depan, saya berharap dapat terus berkontribusi secara optimal melalui penguatan fungsi koordinatif, monitoring, dan evaluasi agar setiap program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” jelas dia. Begitupun, kedepan dirinya menargetkan akan terus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program melalui kordinasi yang lebih kuat. ”Monitoring evaluasi yang terukur, serta memastikan capaian kinerja benar-benar berdampak pada masyarakat,” pungkasnya. (abl/b)
RADAR BOGOR I KAMIS, 18 DESEMBER 2025 I 27 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 10
METROPOLIS Apes! Maling Sepatu Masjid Ditangkap BOGORNasib apes dialami seorang pencuri spesialis sepatu di Masjid At-Taqwa, lingkungan Balai Kota Bogor. Niat hati ingin meraup keuntungan dengan menggasak alas kaki jemaah, dia justru diringkus petugas keamanan karena kembali ke lokasi kejadian untuk mengambil sepatunya sendiri yang tertinggal. Anggota DKM Masjid AtTaqwa, Ceceh mengungkapkan, pelaku berinisial R ini beraksi pada pagi hari, Senin (16/12). Saat itu, suasana masjid sedang ramai oleh jemaah salat duha dan kunjungan siswa Sekolah Dasar (SD) ke Perpustakaan Kota Bogor. “Awalnya ada tamu yang sedang salat dhuha kehilangan sepatu. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 08.00 WIB, anak-anak SD yang sedang berkunjung juga melapor kehilangan. Jadi ada dua kejadian dengan jeda waktu yang tidak jauh,” ujar Ceceh
kepada Radar Bogor. Ceceh menjelaskan, aksi pelaku sebenarnya terekam jelas oleh kamera CCTV. Modus operandi yang digunakan pelaku tergolong rapi. Ia datang mengenakan pakaian necis selayaknya jemaah pada umumnya untuk mengelabui pantauan warga. Pelaku kemudian menukar sepatu butut miliknya dengan sepatu sasaran yang lebih bagus. Berbekal rekaman CCTV dan barang bukti berupa sepatu milik pelaku yang ditinggalkan di TKP, pihak DKM bersama sekuriti Balai Kota menyusun strategi. Sepatu pelaku sengaja disimpan dan dijadikan umpan untuk memancingnya kembali. Benar saja, strategi tersebut membuahkan hasil. Menjelang waktu salat Isya, pelaku terlihat kembali mendatangi masjid. “Kita pancing pakai sepatunya dia yang ditinggal. Dia tertangkap sekitar menjelang Isya. Kemungkinan
dia balik lagi karena dua hal, mau ambil sepatunya, atau mau cari target baru karena jam segitu karyawan sepi,” tutur Ceceh. Saat diinterogasi, pelaku tak bisa mengelak karena ciri-ciri fisik dan pakaiannya identik dengan rekaman CCTV. Kepada petugas, pelaku mengaku dalam satu hari tersebut telah menggasak tiga pasang sepatu di area masjid. “Pengakuannya baru satu kali beraksi di sini, tapi langsung tiga kejadian (tiga pasang) dalam hari yang sama. Barang curiannya sempat ia jual di kawasan Merdeka,” imbuhnya. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku beserta barang bukti kini telah diserahkan ke Mapolsek Bogor Tengah untuk proses hukum lebih lanjut. Ceceh menambahkan, ini merupakan kejadian pencurian kedua yang terjadi di Masjid At-Taqwa sepanjang tahun 2025. (uma/c)
FOTO : SOFIANSYAH,/RADAR BOGOR
ALAMI GANGGUAN: Sejumlah pekerja sedang melakukan perbaikan rel kereta diperilintasan, Cilebut menuju Bogor yang mengalami gangguan, Rabu (17/12) pagi.
Perjalanan KRL Alami Gangguan BOGOR-Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) dari Stasiun Bogor ke Stasiun Cilebut mengalami gangguan, Rabu (17/12) pagi. Kondisi ini dipicu akibat adanya perbaikan lintasan. Gangguan perjalanan KRL ini dikeluhkan oleh para penggunanya. Aktifitas mereka di pagi hari jadi terlambat. Apalagi pengguna yang hendak bekerja. Keluhan itu seperti halnya yang diutarakan oleh Fachrul
Razy. Kereta disebutnya sempat berhenti sebelum tiba di Stasiun Cilebut. Masa tunggu sekira lebih dari 15 menit. “Saya mau kerja. Tadi berangkat dari Stasiun Bogor. Cuma tadi berhenti di tengah jalan. Nunggu dulu 30 menitan,” kata Fachrul pada Radar Bogor. Fachrul mengataka dirinya tidak mengetahui pasti apa pemicunya. Namun menurut obrolan para pengguna di dalam gerbong, gangguan dipicu akibat adanya perbai-
kan lintasan. “Iya kalau kata orang-orang disini mah begitu. Saya sendiri sebelumnta gatau ada informasi ini. Seharusnya disampaikan dulu infonya, biar kita ada spare waktu,” tutur Fachrul. Perbaikan seharusnta dilakukan pada malam hari. Hal itu dilakukan karena saat pagi, banyak masyarakat yang melakukan mobilitas dan mengejar waktu. “Iya seharusnya malam aja, kan waktu kita (Pengguna)
lebih santai. Kalau sekarang kam jadi terlambat,” tutur Fachrul, Rabu (17/12) pagi. Sementara itu, Kepala Stasiun Cilebut, Suhendar menuturkan, bahwa memang sedang ada perlintasan. Namun dirinya tidak menjelaskan lebih banyak terkait durasi waktunya. “Demikian seperti itu,” singkat Suhendar saat dikonfirmasi soal perbaikan lintasan kereta di sekitar area Stasiun Cilebut (bay/c)
SAMPAIKAN KETERANGAN: Anggota DKM Masjid AtTaqwa Balai Kota Bogor, Ceceh saat diwawancarai wartawan.
FOTO: FIKRI/RADAR BOGOR
Jurus Pemkot Urai Macet Warung Jambu Sambungan dari Hal 12
Simpang Warung Jambu selama ini menjadi salah satu titik kemacetan utama di Kota Bogor, terutama pada jam sibuk pagi dan sore. Tingginya volume kendaraan di lampu merah Jalan Achmad Adnawijaya kerap memicu antrean panjang, khususnya dari arah Jalan Pandu Raya. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, mengatakan evaluasi lalu lintas menunjukkan hambatan terjadi karena bercampurnya
arus kendaraan lurus, belok kanan, dan belok kiri dalam satu lajur. “Arus dari kaki simpang Achmad Adnawijaya sering tertahan. Kendaraan belok kiri langsung tertutup arus lurus dan belok kanan,” ujarnya. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Dishub melakukan penyesuaian waktu hijau traffic light di seluruh kaki simpang serta mengusulkan pembuatan lajur belok kiri langsung dari arah Achmad Adnawijaya menuju Jalan Pajajaran. Usulan tersebut ditindaklanjuti
oleh Dinas PUPR Kota Bogor melalui pelebaran badan jalan sepanjang sekitar 145 meter dengan lebar bervariasi antara 1,4 meter hingga 2 meter. Pelebaran memanfaatkan trotoar eksisting yang dialihkan sementara. Sementara itu, Kepala Bidang Pemeliharaan dan Kebinamargaan Dinas PUPR Kota Bogor, Agus Sobari, menjelaskan panjang pelebaran lajur belok kiri mencapai sekitar 145 meter dengan lebar bervariasi antara 1,40 meter hingga 2 meter. Pelebaran dimulai dari area
U-Turn hingga mendekati mulut simpang. “Dengan adanya lajur belok kiri langsung, kendaraan dari arah Pandu Raya menuju Jalan Pajajaran tidak lagi tertahan oleh kendaraan yang bergerak lurus atau belok kanan. Ini diharapkan bisa mengurangi antrean di lampu merah,” kata Agus. Hingga saat ini, progres pekerjaan masih difokuskan pada penggalian trotoar dan pemadatan badan jalan. Agus menyebutkan masih terdapat sisa galian sekitar 50 meter yang ditargetkan selesai pada
Studi Kelayakan Rampung Akhir Tahun Sambungan dari Hal 12
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih mengatakan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan menjadi hal yang penting dalam sebuah pembangunan. Tahapan ini bertujuan untuk memberikan pertimbangan teknis. Mulai dari sektor ekonomi, hukum dan operasional. Para konsultan ikut dilibatkan dalam proses ini. “Iya saat ini masih dalam tahap penyususunan FS. Kami melibatkan konsultan. Insya allah akhir tahun ini selesai,“ kata Esti pada Radar Bogor, Rabu (17/12) sore.
Setelah FS dirampungkan, pembangunan fly over Cilubang Mekar akan masuk pada tahapan kajian Analisis Dampak Lingkungan Lalu Lintas (Amdallalin). “Iya belum masuk ke tahapan pembangunan kontruksi, tapi ada kajian kajian lain dulu, salah satunya Ambdallalin,” beber Esti saat dikonfirmasi lebih lanjut. Esti menjelaskan pembangunan fly over Cilubang Mekar merupakan proyek jangka panjang. Seluruh tahapan akan dirampungkan hingga tahun 2030 mendatang. Proyek fly over Cilubang Mekar masuk dalam 13 program
prioritas Pemerintah Kota Bogor. Tujuannya untuk menata wilaya Bogor bagian barat. Wilayah Bogor Barat disebut Esti sangat identik dengan keindahan alamnya. Potensi itu mesti dimanfaatkan betul. Masyarakat nantinya bisa menikmati panorama alam melalui udara. “Ini akan menjadi salah satu jalan tembus menuju batas kota di ujung barat Kota Bogor melewati Situ Gede. Karena kalau dilihat pintu gerbang IPB University ini berada berbatasan dengan Jalan Cilubang Mekar,” ujarnya. Akses jalan udara tersebut bakal dibangun sepanjang 860 meter. Lebarnya mencapai 14
hingga 15 meter. Tujuannya agar bus pariwisata juga bisa melintasi jalur tersebut. Sebelumnya, Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan wilayah Bogor Barat memiliki potensi yang progresif. Warga yang tinggal disana mesti menikmati beragam program pembangunan. “Kota Bogor tentu tidak ingin jadi penonton saja, tetapi ingin juga menikmati kue pembangunan, kue peningkatan perekonomian. Sehingga masyarakat di wilayah Bogor Barat bisa naik kesejahteraanya melalui kesempatan ekonomi yang ada di wilayah Bogor Barat,” pungkasnya (bay/c)
Belajar dari Bogor, Serap Inspirasi Kelola Regulasi Pertanian Organik Sambungan dari Hal 12
KUNJUNGAN tersebut bukan sekadar seremoni. Pemerintah Kabupaten Blora datang membawa misi: belajar dari keberhasilan Pemkot Bogor, terutama dalam mengelola regulasi pertanian organik di wilayah perkotaan serta strategi menjaga kinerja daerah di tengah efisiensi anggaran. Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyambut langsung rombongan. Ia mengaku tersanjung atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Bogor sebagai lokasi studi tiru. Dalam pertemuan itu, Dedie menjelaskan bahwa wajah pertanian Bogor berbeda dengan daerah agraris lainnya. Mayoritas petani merupakan penggarap lahan,
sehingga kebijakan pertanian diarahkan pada konsep urban farming yang adaptif terhadap keterbatasan ruang. “Pertanian di kota harus kreatif dan berkelanjutan. Karena itu, regulasi kami sesuaikan dengan karakter wilayah perkotaan,” ungkap Dedie. Bagi Bupati Blora Arief Rohman, Bogor menawarkan banyak pelajaran. Di tengah kebijakan efisiensi dan pemotongan anggaran, Kota Bogor dinilai mampu menjaga Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetap kuat serta menjalankan program-program strategis. “Kami ingin membangun sinergi dan kerja sama. Ada banyak praktik baik di Kota Bogor yang ingin kami pelajari dan terapkan di Blora, termasuk
regulasi pertanian,” ujarnya. Tak hanya soal pertanian dan keuangan daerah, pertemuan tersebut juga menjadi ruang berbagi cerita tentang implementasi program nasional. Dedie memaparkan bagaimana Asta Cita pemerintah pusat dijalankan di Kota Bogor, mulai dari pendirian Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, hingga Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Percakapan kemudian mengalir ke sejarah. Dedie Rachim menyinggung sosok Tirto Adhi Soerjo, tokoh kebangkitan nasional yang dikenal sebagai Bapak Pers Indonesia. Namanya kini diabadikan sebagai salah satu ruas jalan di Kota Bogor,
lokasinya di kawasan Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bogor. “Ini kehormatan bagi kami. Tirto Adhi Soerjo berasal dari Blora dan pernah tinggal cukup lama di Bogor. Ia juga berperan dalam pendirian Sarekat Dagang Islamiyah yang pencetusannya terjadi di kota ini,” tutur Dedie. Pertemuan itu pun menjadi lebih dari sekadar studi tiru. Ia menjelma menjadi ajang silaturahmi, pertukaran gagasan, dan penguatan ikatan antardaerah. Dari Bogor, Blora membawa pulang bukan hanya catatan kebijakan, tetapi juga inspirasi tentang bagaimana sebuah kota mengelola keterbatasan menjadi peluang.(ded)
malam hari. “Untuk siang hari, jalur pelebaran sudah mulai dibuka dengan proses pemadatan sebagai pondasi. Selanjutnya akan ditutup dengan beton readymix,” ujarnya. PUPR menargetkan proses betonisasi dapat dilakukan pada Kamis malam atau Jumat malam pekan ini. Pelaksanaan pada malam hari dilakukan untuk meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas pada siang hari. Namun demikian, pekerjaan sempat terkendala keberadaan utilitas di lokasi pelebaran. Beberapa tiang rambu, tiang provider, serta satu tiang traffic
light dan dua box panel berada di area pekerjaan dan harus dipindahkan terlebih dahulu. “Kami masih menyelesaikan pembongkaran sisa tiang. Untuk traffic light dan box panel, kami sudah berkoordinasi dengan Dishub. Lokasi pemindahan sudah disiapkan agar fungsi persimpangan tetap berjalan,” jelas Agus. Terkait pemanfaatan trotoar, Agus menegaskan Pemkot Bogor tetap memperhatikan hak pejalan kaki. Setelah pekerjaan pengecoran jalan selesai, PUPR akan membangun kembali trotoar di atas saluran drainase yang ada, lengkap dengan perapian.
“Trotoar memang digeser, tetapi tetap disediakan. Fungsinya tidak hilang, hanya dipindahkan,” ucapnya. Pemkot Bogor menargetkan pelebaran lajur belok kiri di Simpang Warung Jambu itu dapat rampung sebelum akhir tahun. Sementara itu, pekerjaan saluran drainase dan trotoar akan dilanjutkan secara bertahap. Dengan kombinasi penyesuaian traffic light dan pelebaran badan jalan, Pemkot Bogor berharap kemacetan di Simpang Warung Jambu dapat berkurang signifikan serta memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi pengguna jalan. (uma/c)
Salurkan Rp6,4 Juta Bantu Bencana Sumatera Sambungan dari Hal 12
Mereka berhasil mengumpulkan uang tunai senilai Rp 6,4 juta. Dana tersebut kemudian di salurkan ke posko bencana Radar Bogor, Rabu (17/12) Ketua Paguyuban Blok F Pasar Kebon Kembang, Kosasih mengatakan dana tersebut hasil kolektif dari para pedagang. Pihaknya menginginkan rezeki yang diterimanya dapat bermanfaat. “Jadi ini kami lakukan secara
sadar. Mudahan-mudahan bisa ada manfaatnya buat warga yang di Sumatera dan Aceh. Total uangnya Rp 6.460.000,” kata Kosasih pada Radar Bogor. Kosasih menyebut, selain melalui paguyubannya, para pedagang di Blok F juga sudah melakukan donasi secara mandiri. Ada yang melalui komunitas ataupun pengajian. Donasi yang diberikan memang tidak seberapa. Namun Kosasih berharap uang hasil uluran tangan para
pedagang, paling tidak mengurangi beban korban bencana. “Harapannya untuk bantuan yang tidak seberapa ini bisa mengurangi beban warga dan bisa menambah akumulasi bantuan dari yang lain juga,” ucap Kosasih. Untaian doa juga tak pernah luput dilantunkan. Kosasih berharap agar proses pemulihan pasca bencana dapat segera selesai, dan warga bisa melakukan aktifitas normal kembali (bay/c)
Radar Bogor Borong Tiga Penghargaan Sekaligus Sambungan dari Hal 12
Penghargaan berikutnya diraih oleh Dede Supriadi dan Muhamad Rifki Fauzan. Keduanya berhasil meraih gelar juara dalam kategori Penulis Media Terbaik. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Kota Bogor, Rudiyana mengatakan Creativ Fest sudah berlangsung dua tahun. Event ini bertujuan untuk mengapresiasi para pegiat media. Selain, Video Terviral dan Penulis Terbaik, terdapat pula kategori penghargaan lain yang diberikan. Pertama yaitu Website Terbaik, Pengelolaan Si Badra Teraktif. Pengelolaan PPID Terbaik dan
Foto Terbaik. Rudi menerangkan pegiat media memiliki peran yang cukup krusial dalam pembangunan Kota Bogor. “Ini bentuk apresiasi kami kepada para gegiat media. Selamat kepada pihak yang mendapatkan penghargaan, semoga ini bisa menjadi penyemangat dan motivasi,” terang Rudiyana dalam sambutannya. Hal senada juga diutarakan oleh Wali Kota Bogor, Dedie Rachim. Pengelola media di internal Pemkot berperan penting dalam mensosialisasikan programnya. Media disebut Dedie juga merupakan sarana edukatif bagi masyarakat. Mereka bertugas untuk menyampaikan pengetahuan umum kepada
masyarakat. “Khsusunya media di internal kami. Misalnya ada aduan Jalan Berlubang di Solis. Tim media ini menangani terlebih dahulu. Dengan memberikan penjelasan bahwa itu kewenangan Provinsi,” jelas Dedie. Dedie berharap para pegiat media yang ada di berbagai OPD untuk lebih responsif terhadap aduan-aduan masyarakat yang masuk. Mereka juga diminta untuk saling bekerja sama. Misal tim Medsos Cilendek Timur saling share ketika di wilayahnya ada program yang bagus. Jadi informasi atau kebijakan kami di Pemerintah Kota Bogor bisa tersampaikn kepada masyarakat (bay/c)
RADAR BOGOR I KAMIS, 18 DESEMBER 2025 I 27 JUMADIL AKHIR 1447 H I HALAMAN 11
KOMUNITAS
FOTO DISKOMINFO KAB FOR RADAR BOGOR
SALING BANTU: Para pengurus dan anggota DWP Kabupaten Bogor di sela-sela kegiatan pemberian beasiswa pendidikan untuk anak-anak keluarga ASN.
DHARMA WANITA PERSATUA (DWP) KABUPATEN BOGOR
Bantu Pendidikan Anak Keluarga ASN DHARMA Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bogor memberikan stimulan biaya pendidikan kepada putra-putri anggota DWP dari PNS golongan 1 dan 2. Hal tersebut dalam rangka meningkatkan kepedulian
terhadap pendidikan keluarga Aparatur Sipil Negara. Penyerahan stimulan biaya pendidikan tersebut akan dilaksanakan secara simbolis pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) DWP dalam
waktu dekat. Sebanyak 10 penerima stimulan ditetapkan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), masing-masing lima orang dari unsur kecamatan dan lima orang dari perangkat daerah.
Melalui program ini, DWP berharap dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus menjadi motivasi bagi putra-putri anggota untuk terus berprestasi dalam menempuh pendidikan sejak usia dini.
Kegiatan dilaksanakan di Cisarua, Senin (15/12). Pada kegiatan tersebut dilaksanakan juga pelatihan bagi anggota dan sosialisasi batik terbaru yang akan digunakan pada tahun depan.
Ketua DWP Kabupaten Bogor, Disi Ajat Rochmat Jatnika program ini merupakan bentuk perhatian DWP terhadap peningkatan kesejahteraan dan dukungan pendidikan bagi keluarga ASN. (*pia)
SINERGI: Kepengurusan RAPI periode 2025-2030 diminta pemkab menjadi mitra strategis dalam mendukung komunikasi darurat atau bencana di lapangan.
PEDULI LINGKUNGAN: Para pengurus dan kader Kopri PMII Kota Bogor foto bersama setelah acara penanaman bibit pohon di Katulampa.
FOTO DISKOMINFO KAB FOR RADAR BOGOR
KOPRI PMII KOTA BOGOR
Tanam Bibit Pohon di Katulampa PERINGATAN Hari Lahir Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri PMII) Kota Bogor ke-58 dikemas dengan cara berbeda. Seluruh kader diajak untuk ikut melakukan penanaman pohon bersama. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur. Ketua KOPRI PC PMII Kota Bogor, Nurul Rafa Fauziyyah, mengatakan
kegiatan tersebut sejalan dengan tema yang diangkat, yakni Perempuan Peduli, Bogor Lestari. Nurul menegaskan di bawah kepemimpinannya, Kopri PMII Kota Bogor akan serius untuk berperan aktif dalam isu lingkungan hidup melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. “Kegiatan ini bukan hanya peringatan hari lahir, tetapi bentuk tanggung jawab moral kader perempuan dalam menjaga keber-
lanjutan lingkungan dan masa depan generasi,” terang Nurul. Nurul menyebut, isu lingkungan jadi kebutuhan mendesak belakangan ini. Berbagai macam persoalan kerap terjadi. Mahasiswa dipandangnya mesti mengambil peran dalam hal ini. “Aksi ini tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga menjadi media pembelajaran langsung bagi kader tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekologi,” jelas Nurul.(bay/c)
RAPI WILAYAH 05 KABUPATEN BOGOR
Gelar Muswil XII Periode 2025-2030 PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Infor matika mengajak jajaran Radio Antar Pendu duk Indo nesia (RAPI) Wilayah 05 Kabupaten Bogor untuk memperkuat sinergi komunikasi kebencanaan. Demikian disampaikan Plt.Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Bogor, Ilham pada Musyawarah Wilayah (Muswil) XII untuk periode kepeng-
urusan 2025–2030. Muswil XII untuk periode kepengurusan 2025–2030, dilaksanakan di Cibinong, Ahad (14/12), menjadi forum strategis dalam rangka konsolidasi organisasi, evaluasi program kerja, serta pemilihan kepengurusan baru. Acara dihadiri oleh unsur TNI dan Polri, jajaran Pemkab Bogor, pemerintah kecamatan, RAPI Daerah Jawa Barat, RAPI Daerah
09 Jakarta Raya, serta para Ketua Lokal 01 sampai dengan 18 seKabupaten Bogor. Ketua RAPI Wilayah 05 Kabupaten Bogor, Fahmi Saher Rangkuti (JZ 10 FLY) menuturkan, Kabupaten Bogor memiliki wilayah yang luas dengan kondisi geografis yang beragam, sehingga membutuhkan dukungan sistem komunikasi yang andal, khususnya dalam penanganan kebencanaan.(*cr1/b)
METROPOLIS
kamis
18 desember 2025 27 jumadil akhir 1447 H HALAMAN 12
BOGORMedia Radar Bogor berhasil mencatatkan prestasi gemilang di Creativ Fest 2025. Tiga jurnalis mereka berhasil membawa pulang medali dalam event tahunan tersebut. Penghargaan pertama diraih oleh Videografer
PRAKIRAAN
PAGI
SIANG
MALAM
CERAH
HUJAN RINGAN
BERAWAN
CUACA BOGOR HARI INI
Sumber: www.bmkg.go.id
BORONG PENGHARGAAN: Media Radar Bogor memborong tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Creativ Fest 2025, pada Rabu (17/12).
Radar Bogor Abdul Aziz. Dirinya berhasil terpilih sebagai juara pertama dalam kategori Video Terviral. RADAR BOGOR...Baca Hal 10
DZIKRI/RADAR BOGOR
Jurus Pemkot Urai Macet Warung Jambu
Lokasi
Ubah Traffic Light dan Lebarkan Jalan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengambil langkah terpadu untuk mengurai kemacetan di Simpang Warung Jambu, Kecamatan Bogor Utara. Upaya tersebut dilakukan melalui penyesuaian pengaturan lampu lalu lintas oleh Dinas Perhubungan (Dishub), serta pelebaran badan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Evaluasi dan penyesuaian waktu hijau
JURUS PEMKOT...Baca Hal 10
Antrean panjang di lampu merah
Pengaturan ulang fase lampu di tiap kaki simpang
Pelebaran lajur belok kiri langsung
Panjang pelebaran
±145 meter
Arah: Achmad Adnawijaya - Jalan Pajajaran
Tujuan: mengurai antrean dan memperlancar arus
Masalah
Target
Arus kendaraan bercampur (lurus, belok kanan, belok kiri)
Trotoar baru dibangun di atas saluran drainase
Betonisasi menggunakan beton readymix
Pelebaran lajur selesai sebelum Tahun Baru Lalu lintas lebih lancar dan aman Trotoar tetap tersedia untuk pejalan kaki
Kepadatan tinggi dari arah Pandu Raya
Trotoar eksisting dialihkan menjadi badan jalan
Pekerjaan dominan malam hari
Studi Kelayakan Rampung Akhir Tahun DIBANGUN FLY OVER: Hamparan sawah di kawasan Cilubang, Vogor, Barat Kota Bogor. Pemkot Bogor berencana membangun jalan udara di kawasan tersebut.
BOGORPembangunan fly over di Cilubang Mekar, Kelurahan Situgede, Kecamatan Bogor Barat kembali digemborkan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor
segera merampungkan studi kelayakannya pada akhir tahun 2025 nanti. STUDI...Baca Hal 10
Lebar lajur:
1,40–2 meter
FOTO : HENDI NOVIAN.
→ Dalam proses pemindahan (koordinasi PUPR–Dishub)
Pemkot Bogor Jadi Rujukan Pemkab Blora
Belajar dari Bogor, Serap Inspirasi Kelola Regulasi Pertanian Organik
KUNJUNGAN: (kiri ke kanan) Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat menerima kunjungan Bupati Blora Arief Rohman dan Wakil Bupati Sri Setyorini, bersama rombongan di Balai Kota Bogor.
Suasana Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Senin (15/12), terasa berbeda. Di ruang bersejarah itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima tamu istimewa dari Jawa Tengah. Bupati Blora Arief Rohman dan Wakil Bupati Sri Setyorini hadir bersama rombongan untuk menimba pengalaman, menjadikan Kota Hujan sebagai rujukan dalam pengelolaan pemerintahan. BELAJAR...Baca Hal 10
Salurkan Rp6,4 Juta Bantu Bencana Sumatera BOGOR-Bantuan untuk korban bencana banjir di Sumatera dan Aceh terus berdatangan. Langkah itu seperti halnya yang dilakukan oleh Paguyuban Blok F Pasar Kebon Kembang. SALURKAN...Baca Hal 10
SOSIAL: (kedua dari kanan) Koordinator Liputan Radar Bogor Dede Supriadi saat menerima Perwakilan Paguyuban Blok F Pasar Kebon Kembang untuk menyalurkan donasi bantuan korban bencana Sumatera ke Radar Bogor, pada Rabu (17/12).