Skip to main content

Epaper Radar Bogor 15 Juni 2026

Page 1


Jalan Panjang untuk ”Merdeka”

Kementerian: Tidak Semua Dikeluarkan dari

Kawasan Hutan

BOGOR–Kementerian Kehutanan sempat menggelar dialog langsung dengan masyarakat

Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur pada Selasa (9/6). Pertemuan tersebut membahas penyelesaian status lahan Desa Sukawangi yang selama ini diklaim sebagai kawasan hutan.

Persetujuan kawasan hutan dan perubahan fungsi hutan

Pelepasan kawasan hutan Perhutanan sosial

Persetujuan penggunaan kawasan hutan

Disetujui pelepasan kawasan hutan di Bogor 60 hektare (32 hektare di Desa Sukawangi)

Desak PLN Beri Kompensasi

Tidak seluruh areal akan dikeluarkan dari kawasan hutan

Hanya lahan memenuhi kriteria PPTKH yang dapat diproses

Prioritas kawasan permukiman eksisting beserta fasum dan fasosnya

Hambatan utama Ketersediaan anggaran untuk mendukung kerja Tim Terpadu Kementerian di lapangan

Lahan tidak masuk kriteria PPTKH, disiapkan skema perhutanan sosial

CMB Diimbau Konfirmasi Hasil Pemetaan

BANDUNG–Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar mengimbau seluruh calon murid baru (CMB) untuk memperhatikan dengan seksama konfirmasi hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB). Kadisdik Jabar, Purwanto menjelaskan, dalam proses ini, setiap calon murid baru memiliki hak untuk menerima atau menolak hasil pemetaan dengan tetap memperhatikan syarat dan ketentuan yang tercantum

pada akun masing-masing. “Terkait kuota kelulusan, apabila hingga batas akhir perangkingan pada 13 Juni 2026 pukul 13.00 WIB status peringkat pada akun masih menunjukkan tanda strip (-), berarti calon murid yang bersangkutan belum masuk dalam kuota,” jelas Kadisdik, Sabtu (13/6). Kadisdik menekankan, untuk memastikan validitas keputusan yang diambil, sistem telah menyediakan tiga tahap konfirmasi. “Kami meng-

Disdik Kabupaten Buka Helpdesk SPMB

BOGOR–Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor membuka layanan helpdesk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala selama proses pendaftaran peserta didik baru.

Layanan tersebut dibuka setiap hari kerja hingga seluruh tahapan SPMB 2026 selesai. Kehadiran helpdesk ini merupakan bentuk komitmen Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dalam memberikan pelayanan yang mudah, transparan, dan inklusif bagi masyarakat. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rameni, mengatakan layanan helpdesk disediakan untuk memastikan masyarakat mendapatkan pendampingan dan informasi yang dibutuhkan selama proses pendaftaran berlangsung.

Menurutnya, sebagian besar masyarakat yang datang ke kantor Dinas Pendidikan berkonsultasi terkait persoalan administrasi maupun kendala teknis saat menggunakan sistem pendaftaran.

“Mayoritas masyarakat datang untuk menanyakan persoalan administrasi seperti Kartu Keluarga yang belum memenuhi ketentuan atau kendala saat mengakses sistem pendaftaran,” ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu (13/6. Ia menjelaskan, seluruh sekolah dasar di Kabupaten Bogor telah menerapkan sistem pendaftaran

secara daring. Dengan demikian, orang tua atau wali murid tidak perlu datang langsung ke sekolah untuk melakukan pendaftaran.

Meski demikian, apabila mengalami kendala selama proses pendaftaran, masyarakat diimbau terlebih dahulu berkonsultasi dengan operator sekolah. Jika permasalahan belum dapat diselesaikan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan helpdesk yang tersedia di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Selain jalur pendaftaran daring, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor juga akan membuka pendaftaran secara luring untuk jenjang Sekolah Dasar guna memenuhi kuota peserta didik baru. Pendaftaran luring tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 5 Juli 2026. Melalui layanan helpdesk dan berbagai skema pelayanan yang telah disiapkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor berharap seluruh masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas serta menyelesaikan kendala pendaftaran dengan cepat, tertib, dan nyaman. Langkah ini sejalan dengan semangat penyelenggaraan SPMB 2026 yang mengusung prinsip ramah un tuk semua, sehingga seluruh ca lon peserta didik memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses layanan pendidikan di Kabupaten Bogor. (Cr1/b)

ingatkan bahwa keputusan untuk menerima maupun menolak hasil pemetaan ini bersifat final dan mengikat, sehingga calon murid diharapkan mempertimbangkan pilihannya dengan cermat,” ungkapnya. Bagi calon murid baru yang menerima hasil pemetaan, proses selanjutnya adalah wajib mengikuti daftar ulang sesuai dengan jadwal pelaksanaan SPMB Tahap 1 dan Tahap 2. “Sedangkan calon murid baru yang menolak hasil pemetaan, dapat lang-

sung mengubah pilihan ke sekolah swasta atau madrasah aliyah (MA), maupun mengikuti SPMB Tahap 2 apabila masih tersedia kuota setelah seluruh data pemetaan yang berada dalam antrean telah terakomodir,” terang Kadisdik, Purwanto dikutip dari laman disdik.jabarprov. Adapun bagi calon murid baru yang tidak memberikan pilihan, baik menerima maupun menolak hasil pemetaan, status mereka akan tetap dinyatakan status quo pada

Tahap 1 hingga berakhirnya masa daftar ulang. “Jika hingga batas waktu yang ditentukan tersebut mereka tidak melakukan daftar ulang, maka calon murid baru dinyatakan tidak terdaftar atau gugur. Kuota yang kosong selanjutnya akan diisi oleh calon murid dalam antrean Tahap 2, yang telah tercantum dalam data pemetaan. Apabila kuota masih tersedia, sisa kuota tersebut dapat diisi pendaftar baru pada SPMB Tahap 2 sesuai keten-

tuan yang berlaku,” tutur Kadisdik. Hasil pemetaan ini dapat diakses secara mandiri melalui akun masingmasing di laman resmi spmb.

Yayasan Bakti Permana Ajak Warga Terus Bersekolah

BOGOR– Dengan berakhirnya tahun ajaran 2025/2026, Yayasan Bakti Permana yang berlokasi di Jalan Sampora RT 5/10 Kelurahan Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, siap membuka ajaran baru dan mengundang para warga belajar. Yayasan yang menaungi PKBM Bakti Taruna (Paket A, Paket B dan Paket C), SMK Mutiara Lido dan KB Mutiara Insani ini, ajak masyarakat putus sekolah untuk bersekolah. Pendiri Yayasan Bakti Permana Bogor, Erwin Permana mengatakan, acara ini (pestas seni dan graduation) Yayasan Bakti Permana Bogor bertujuan meningkatkan kreativitas siswa serta menarik masyarakat putus sekolah untuk bersekolah. Karena itulah, pihaknya menyajikan kegiatan pentas seni hadroh, tarian tradisional, solo vocal dan lain-lain. Dalam acara tersebut, dihadiri Jajaran Dinas Pendidikan, steakholder pendidikan, juga komedian KATA BABA dan musisi Nongky Nongkray untuk memeriahkan acara tersebut. Erwin menambahkan, pihaknya selalu terbuka pada siapapun yang mau bersekolah. “Jika tidak ada biaya, silahkan tetap daftar dan tetap bersekolah di yayasan kami. Seyogyanya, kami tidak akan mempersulit masyarakat untuk bersekolah. Senang rasanya jika alumni dari kami, menjadi

orang orang sukses,” ujar dia. Acara pentas seni berlangsung d gedung pramuka Cimandala Bogor 13 Juni 2026. Penampilan anak anak disabilitas memantik masyarakat termovitasi untuk belajar karena mereka yang berkekurangan tetap semangat belajar. Rudy Kay sebagai ketua acara mengatakan, acara Yayasan Bakti Permana berjalan baik dan sukses. Dalam acara tersebut, Yayasan Bakti Permana Bogor meluluskan sebanyak 217 siswa. Di antaranya, terdiri dari 39 siswa Paket A, 58 siswa Paket B dan 61 siswa Paket C. Lalu, 8 siswa dari KB Mutiara Insani dan 41 siswa dari SMK Mutiara Lido. “Alhamdulillah lulus 100

persen. Acara pentas seni dan pelepasan kelas akhir ini untuk memperat silahturahmi dan memberi ruang kepada masyarakat untuk tetap bisa bersekolah serta memiliki hak yang sama untuk bisa meraih cita cita,” beber dia. Banyak alumni, kata dia, yang berhasil berwirausaha, bahkan ada juga yang diangkat PPPK. “Sebagai ketua acara saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu acara ini berjaln baik dan lancar. Serta mohon koreksi dan saran kepada lembaga kami. Mudah mudahan Yayasan Bakti Permana senantiasa dapat menjembatani masyarakat untuk tetap dapat bersekolah,” beber Rudy Kay.(*pia)

MTs Ash Shoheh Senam Bersama

CITEUREUP–MTs Ash Shoheh menggelar kegiatan senam bersama yang diikuti seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik pada Jumat (12/6). Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah tersebut dilaksanakan dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Senam bersama ini merupakan salah satu upaya madrasah dalam membudayakan pola hidup sehat serta meningkatkan kebugaran jasmani seluruh warga sekolah. Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias mengikuti setiap gerakan

senam yang dipandu oleh instruktur.

Kepala MTs Ash Shoheh, Mustafid, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan fisik, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan madrasah.

“Kesehatan merupakan modal penting dalam menjalankan aktivitas belajar dan mengajar. Melalui kegiatan senam bersama ini, kami berharap seluruh warga madrasah semakin sehat, bersemangat, dan kompak dalam menjalankan tugas serta kegiatan sehari-hari,” .

Selain memberikan manfaat bagi kesehatan, kegiatan senam bersama juga menjadi sarana rekreasi yang menyenangkan bagi peserta didik setelah menjalani rutinitas pembelajaran. Suasana ceria dan penuh kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan ini, MTs Ash Shoheh terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aktif, dan harmonis guna mendukung terwujudnya generasi yang cerdas, sehat, dan berakhlak mulia.(*pia)

diadakan sekolah agar bisa sehat dan bugar, pada Jumat (12/6).

Upaya mengatasi kekurangan asupan kalsium pada anak usia dini melahirkan inovasi menarik dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Pakuan. Tim dosen Program

Studi Farmasi berhasil mengembangkan gummy candies berbahan ekstrak ikan teri nasi dan pati talas sebagai alternatif suplemen kalsium yang lebih ramah bagi anak-anak.

INOVASI tersebut dikembangkan apt. Dian Farida Ismyama, M.Clin.

Pharm., Ema Hermawati, M.Farm., dan Marybet Tri Retno Handayani, M.Farm., bersama dua mahasiswa Farmasi, Ricky Alfandy Rachman dan Fahira Fitriani Mansur. Penelitian ini berangkat dari masih tingginya persoalan kekurangan kalsium pada anak usia satu hingga lima tahun. Padahal, periode tersebut, merupakan masa penting dalam pembentukan tulang dan gigi. Ketua tim peneliti, apt. Dian Farida Ismyama menjelaskan, ikan teri dipilih karena memiliki kandungan kalsium dan protein yang tinggi serta mudah diperoleh di Indonesia. “Gol utama penelitian ini adalah menghadirkan sumber kalsium yang lebih mudah diterima anak-anak. Karena itu kami mengembangkan bentuk gummy, yang lebih menarik dibandingkan suplemen konvensional,” ujarnya.

Sebelum diformulasikan menjadi gummy, tim peneliti terlebih dahulu melakukan standarisasi bahan baku ikan teri dalam bentuk simplisia. Pengujian meliputi organoleptik, kadar air, hingga kadar abu guna memastikan

kualitas dan keamanan bahan. Hasil pengujian menunjukkan serbuk ikan teri memiliki kadar air 4,47 persen, jauh di bawah batas maksimal 10 persen sehingga dinilai aman dan stabil untuk digunakan.

Dalam proses formulasi, ekstrak ikan teri dikombinasikan dengan gelatin sapi dan pati talas sebagai pembentuk gel. Penggunaan pati talas menjadi salah satu keunikan penelitian, karena memanfaatkan komoditas lokal yang banyak ditemukan di Bogor. “Pati talas tidak hanya berfungsi sebagai pembentuk tekstur, tetapi juga menjadi nilai tambah karena memanfaatkan potensi pangan lokal,” jelasnya. Setelah melalui berbagai tahap uji coba, peneliti menghasilkan lima formula gummy. Formula terbaik diperoleh pada komposisi gelatin 25 persen dan pati talas 7,5 persen dengan penambahan ekstrak ikan teri 1,5 persen. Formula tersebut menghasilkan tekstur kenyal, tidak lengket, mudah dicetak, serta memiliki rasa manis dengan dominasi aroma anggur yang mampu mengurangi aroma khas ikan teri.

Hasil analisis laboratorium menunjukkan gummy tersebut mengandung protein tinggi mencapai 31,68 hingga 31,96 persen, kadar lemak sangat rendah di bawah

TETAP SEMANGAT: Salah satu penampilan siswa dalam kegiatan Pentas Seni sekaligus acara kelulusan dari berbagai jenjang yang ada di Yayasan Bakti Permana.

Sampaikan opini, saran, dan kritik Anda tentang berbagai kebijakan pemerintah, dan layanan publik seperti: PLN, PDAM, PT Pos, telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/paspor/sertifikat tanah, dll.

Lika-Liku SPMB

SPMB kini bukan sekadar soal persaingan siswa, tapi juga cerminan nyata kekacauan pengelolaan pendidikan di bawah kepemimpinan saat ini. Aturan yang berubah-ubah mendadak, ketimpangan informasi, hingga kendala sistem yang tak teratasi membuat siswa dan orang tua makin bingung dan tertekan. Tujuan awalnya demi keadilan, namun pelaksanaannya justru penuh ketidakpastian—tanda jelas lemahnya perencanaan dan tanggung jawab pengelola. Kekacauan yang merugikan banyak anak bangsa adalah bentuk ketidakadilan dan kelalaian, perbuatan yang dilarang keras agama karena merusak hak orang lain. Kekacauan kepemimpinan memang memberatkan, tapi tidak boleh mematikan semangat menuntut ilmu. Di tengah ketidakpastian, nilai Islam adalah pegangan paling kokoh: tetap benar, berusaha, dan yakin rencana Allah jauh lebih baik dari segala kebijakan manusia yang serba salah.

Yoyoh rrukmi751@gmail.com

Sekolah

Membangun Sekolah Masa Depan

Harus Berdiri di Atas Kepentingan Peserta Didik, Bukan Kepentingan Kekuasaan

DUA BELAS tahun lalu, melalui tulisan berjudul Membangun Sekolah Masa Depan: Antara Harapan dan Kenyataan yang dimuat pada Harian Radar Bogor ini Mei 2014, saya mengutip pandangan Prof. Dr. H.M. Fakry Gaffar, mantan Rektor UPI, bahwa pendidikan tidak bebas nilai.

yang

menulis

tentang suatu topik, sebagai bentuk sikap kritis untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di era sekarang. Informasi lebih lanjut, hubungi 0852 9960 0773

& Mall

1. PLN Bogor (0251) 8345400

2. Bendungan Katulampa (0251) 8334344

3. RS Hermina Bogor (0251) 8382525

4. RS Melania Bogor (0251) 8321196

5. RS PMI Bogor (0251) 8324080

6. RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000

7. RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298

8. Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292

RS Azra (0251) 8318456

RS Hermina Mekarsari (021) 29232525

RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610

Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435

RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868

Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024

Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822

Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360

Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976

RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628

RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016

Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222

RSUD Ciawi (0251) 8240797

Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397

Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441

Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866

Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440

Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724

Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396

Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000

RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56

Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567

RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900

RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591

RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892

Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723

RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426

Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663

RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142

RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605

RSKIA Sawojajar (0251) 8324371

021-89931174

Polsek Jonggol

Polsek Cileungsi 021-8230861

Polsek Cariu 021-89961058

Polsek Nanggung 0251-8682769

021-87962777

Polsek Babakan Madang

Polsek Megamendung 0251-8248569

Polsek Klapanunggal 021-82492276

Polsek Caringin 0251-8224417

Polsek

Polsek Kemang

Polsek Sukaraja

Polsek Gunung Sindur

Polsek Parung

Polsek Cibinong

Permendikdasmen tersebut

0251-8615700

0251-8656678

021-7561844

0251-8616007

Menurut beliau, pendidikan harus mampu membangun martabat, harga diri, dan nilainilai luhur kemanusiaan secara utuh dan totalitas. Sains, teknologi, dan agama harus dimaknai sebagai wahana untuk meningkatkan kualitas individu dan masyarakat yang bermartabat, beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.

Pemikiran tersebut tetap relevan hingga hari ini. Bahkan setelah lebih dari satu dekade berlalu, saya kembali tergelitik untuk mengangkat tema yang sama. Sebab, di tengah berbagai perubahan kebijakan dan perkembangan dunia pendidikan, persoalan mendasar yang kita hadapi ternyata masih belum jauh berbeda: bagaimana memastikan sekolah tetap menjadi ruang yang merdeka untuk mendidik, bukan ruang yang dibebani oleh berbagai kepentingan di luar pendidikan. Di tengah tuntutan peningkatan mutu pendidikan, masih muncul berbagai persoalan yang berpotensi menggeser sekolah dari tujuan utamanya, mulai dari intervensi kepentingan politik, tekanan kekuasaan, intimidasi terhadap guru dan kepala sekolah, hingga kecenderungan menempatkan sekolah sebagai instrumen kepentingan yang tidak berkaitan langsung dengan pendidikan. Padahal, membangun sekolah masa depan tidak cukup hanya dengan membangun gedung yang megah, memperbarui kurikulum, menambah anggaran pendidikan, atau memperbanyak program. Yang jauh lebih penting adalah memastikan bahwa sekolah tetap berdiri di atas kepentingan peserta didik, bukan kepentingan politik, kekuasaan, maupun kelompok tertentu. ”Pendidikan adalah tuntunan dalam hidup tumbuhnya anakanak. Maksudnya, pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anakanak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.”

(Ki Hajar Dewantara) Pemikiran Ki Hajar Dewantara tersebut menegaskan bahwa pusat dari seluruh kebijakan pendidikan adalah peserta didik. Ketika Ketakutan Menggantikan Profesionalisme Sekolah yang sehat membutuhkan guru dan kepala sekolah yang berani mengambil keputusan berdasarkan prinsipprinsip pendidikan. Namun keberanian tersebut sering kali terhambat ketika jabatan, karier, maupun masa depan profesi dipersepsikan sangat bergantung pada kepatuhan terhadap kehendak pihak-pihak tertentu yang memiliki kekuasaan. Dalam berbagai momentum politik, termasuk pemilihan kepala daerah, sering muncul berbagai isu, laporan, maupun persepsi publik mengenai keterlibatan aparatur pendidikan dalam aktivitas yang sesungguhnya berada di luar tugas utama pendidikan. Bahkan di sejumlah daerah pernah berkembang dugaan adanya tekanan, mobilisasi dukungan, maupun bentuk loyalitas tertentu yang menempatkan kepala sekolah dan guru pada posisi yang sulit. Ketika kepala sekolah lebih takut kepada pejabat daripada kepada kegagalan peserta didiknya memperoleh layanan pendidikan yang baik, maka yang sesungguhnya sedang mengalami krisis bukan kepala

KIRIMKAN KE: Radar Bogor juga

sekolahnya, melainkan sistem pendidikannya. Pendidikan Tidak Boleh Kehilangan Nilainya Dalam artikel saya pada tahun 2014, saya mengutip pandangan Prof. Dr. H.M. Fakry Gaffar yang menegaskan bahwa pendidikan tidak bebas nilai. Pendidikan harus membangun martabat, harga diri, dan nilai-nilai luhur kemanusiaan. Sains, teknologi, dan agama harus menjadi wahana untuk meningkatkan kualitas individu dan masyarakat yang bermartabat, beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.

Pemikiran tersebut memberikan pelajaran penting bahwa pendidikan tidak boleh kehilangan orientasi moralnya. Ketika sekolah dijadikan alat kepentingan politik praktis, kepentingan kekuasaan, atau kepentingan kelompok tertentu, sesungguhnya yang terjadi adalah pergeseran nilai pendidikan dari tujuan mulianya. Sekolah harus tetap menjadi tempat tumbuhnya kejujuran, integritas, keberanian moral, dan kecerdasan. Bukan menjadi arena tarik-menarik kepentingan yang dapat mengaburkan tujuan pendidikan.

Menempatkan Kepentingan Peserta Didik di atas Kepentingan Politik Praktis Pendidikan yang sehat memerlukan ruang profesional yang memungkinkan guru dan kepala sekolah menjalankan tugasnya secara objektif, independen, dan berorientasi pada kepentingan peserta didik. Karena itu, sekolah perlu dijaga dari berbagai bentuk intervensi yang berpotensi menggeser fokus pendidikan, termasuk kepentingan politik praktis yang tidak berkaitan langsung dengan peningkatan mutu pembelajaran.

Ketika promosi, mutasi, rotasi, atau pemberhentian kepala sekolah lebih dipengaruhi faktor non-profesional dibandingkan kompetensi dan kinerja, maka profesionalisme pendidikan berpotensi mengalami kemunduran.

Tidak mudah melahirkan inovasi apabila setiap keputusan harus mempertimbangkan kepentingan di luar pendidikan.

Tidak mudah membangun keberanian akademik apabila kepala sekolah selalu dihantui kekhawatiran kehilangan jabatan.

Dan tidak mudah menumbuhkan budaya mutu apabila yang berkembang justru budaya ketakutan.

Karena itu, kepentingan peserta didik harus selalu ditempatkan di atas kepentingan politik, kekuasaan, maupun kepentingan lain yang tidak berkaitan langsung dengan tujuan pendidikan. Kriminalisasi, Diskriminasi, dan Intimidasi Harus Dihentikan Selain tekanan politik, dunia pendidikan juga menghadapi persoalan berupa intimidasi, diskriminasi, perlakuan tidak adil, hingga kekhawatiran terhadap kriminalisasi yang berlebihan terhadap guru dan kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya. Menyadari hal tersebut, pemerintah telah menerbitkan Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perlindungan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang memberikan perlindungan hukum dan perlindungan profesi terhadap berbagai bentuk ancaman, intimidasi, diskriminasi, perlakuan tidak adil, serta pembatasan dalam menyampaikan pandangan profesional. Regulasi tersebut juga menegaskan prinsip praduga tak bersalah dan perlindungan terhadap hak-hak profesi pendidik dan tenaga kependidikan. Kehadiran regulasi ini menunjukkan bahwa negara memahami pentingnya menciptakan rasa aman bagi guru dan kepala sekolah agar mereka dapat bekerja secara profesional tanpa tekanan dan rasa takut. Namun perlindungan hukum saja tidak cukup apabila budaya intervensi terhadap sekolah masih terus berlangsung. Karena itu, untuk memperkuat Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan sebagaimana diamanatkan dalam

RALAT PENGUMUMAN LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Objek Hak Tanggungan yang terbit pada media Koran Radar Bogor edisi Rabu tanggal 10 Juni 2026 halaman 6 debitur atas nama Tri Wahyudi, dengan ini diberitahukan ralat untuk penyelenggaraan lelang tersebut dimana: Tertulis: Sertipikat Hak Guna Bangunan 02805/Jatimulya seluas 26 m2 dan Sertipikat Guna Bangunan Nomor 02806/ Jatimulya seluas 124 m2 Seharusnya: Sertipikat Hak Guna Bangunan Nomor 02805/Jatimulya seluas 26 m2 dan Sertipikat Hak Guna Bangunan Nomor 02806/Jatimulya seluas 124 m2 Ralat ini berlaku juga di Pengumuman Pertama Lelang Eksekusi Objek Hak Tanggungan. Dengan demikian kesalahan telah diperbaiki.

Demikian Harap Maklum Bogor, 15 Juni 2026 Pemohon Lelang Eksekusi/Penjual Ttd PT. Bank BCA Syariah

Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) beriniatif akan membentuk Lembaga Bantuan dan Perlindungan Hukum (LBPH) sebagaimana diamanatkan dalam Munas XII BMPS Tahun 2025 merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat, adil, dan bebas dari intimidasi, kriminalisasi, maupun intervensi yang tidak sejalan dengan prinsip-prinsip pendidikan.

Memperkuat

Independensi Kepala Sekolah

Salah satu tantangan yang perlu mendapat perhatian adalah bagaimana memastikan kepala sekolah dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan independen.

Untuk itu, tata kelola pengangkatan, pembinaan, evaluasi, dan pemberhentian kepala sekolah perlu dirancang sedemikian rupa sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh kepentingan politik, kekuasaan, maupun tekanan non-pendidikan lainnya.

Kepala sekolah harus memiliki ruang yang cukup untuk menyampaikan pandangan profesional, mengambil keputusan berdasarkan kebutuhan peserta didik, serta menjalankan fungsi kepemimpinan pendidikan tanpa rasa takut kehilangan jabatan karena alasan-alasan yang tidak berkaitan dengan kinerja dan mutu pendidikan.

Dengan demikian, kepala sekolah akan lebih fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan guru, dan kemajuan sekolah daripada disibukkan oleh upaya menjaga kepentingan pihak-pihak tertentu.

Masalah utama pendidikan bukanlah siapa yang menjadi kepala sekolah, melainkan apakah kepala sekolah memiliki kemerdekaan untuk menjalankan prinsip-prinsip pendidikan demi kepentingan terbaik peserta didik.

Menyelamatkan Sekolah untuk Menyelamatkan Bangsa

Negara-negara seperti Finlandia, Singapura, dan Korea Selatan menunjukkan bahwa kemajuan pendidikan dibangun melalui profesionalisme guru dan kepala sekolah serta tata kelola yang sehat, bukan melalui intervensi politik terhadap sekolah.

Mereka memahami bahwa pendidikan hanya dapat berkembang apabila sekolah diberikan ruang yang cukup untuk menjalankan fungsi pendidikannya secara profesional. Sekolah harus bebas dari segala bentuk kepentingan yang mengabaikan kepentingan terbaik peserta didik, ketika sekolah kehilangan kemerdekaannya, bangsa ini sedang mempertaruhkan masa depan bangsanya.

Penutup

Kita boleh membangun gedung sekolah yang megah. Kita boleh menambah anggaran pendidikan hingga ratusan triliun rupiah. Kita boleh meluncurkan berbagai kurikulum dan program baru. Namun selama profesionalisme pendidikan masih dikalahkan oleh kepentingan di luar pendidikan, maka kemajuan pendidikan akan berjalan tertatih-tatih. Sekolah yang besar dibangun oleh keberanian memperjuangkan kepentingan peserta didik, bukan oleh kepatuhan terhadap kepentingan kekuasaan. Saatnya kita mengembalikan sekolah kepada hakikatnya. Sekolah harus berdiri di atas kepentingan peserta didik. Bukan kepentingan politik. Bukan kepentingan kekuasaan. Bukan kepentingan kelompok tertentu. Sebab hanya dengan itulah kita dapat benar-benar membangun sekolah masa depan dan sekaligus membangun masa depan Indonesia.(*)

Senin Mall BTM
Jambu Dua
Selasa Mall Boxies Tajur & Lotte Grosir Sholis
Rabu Mall Jambu Dua & Lippo Plaza Kbn. Raya
Kamis Mall BTM & Mall Jambu Dua
Jumat Lotte Grosir Sholis & Mall Jambu
Iwan Ruswandi

Kondisi air

Situ Bahar Kembali Tercemar

Pencemaran kembali terjadi di Situ Bahar, Kecamatan Cilodong, Kota Depok. Air situ yang menjadi salah satu penampungan air di kawasan tersebut berubah menjadi hitam pekat, berbau menyengat, dan dipenuhi busa. Kondisi ini memicu keluhan warga yang meminta pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk menghentikan pencemaran yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Siapkan 52 Sekolah

Swasta

Gratis

DEPOK– Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Pada 2026, Pemkot Depok menambah lima sekolah baru dalam Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) serta menggandeng 22 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam program pendidikan gratis.

Pembobol Ruko Ditangkap

DEPOK–Upaya pelarian pelaku pembobolan ruko di kawasan Pancoran Mas berakhir di tangan polisi. Berbekal rekaman kamera pengawas atau CCTV, Tim Resmob Polres Metro Depok berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku yang sempat menggasak uang tunai serta sejumlah barang elektronik dari sebuah ruko di Jalan Raya Kartini.

Belasan Kios Terbakar

BOGOR–Deretan kios pedagang di kawasan Jalan Baru, Kampung Lio, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, dilalap si jago merah pada Minggu (14/6) sore. Kebakaran yang terjadi di belakang kompleks Kantor Wali Kota Depok itu memicu kepanikan warga sebelum akhirnya berhasil dikendalikan petugas

pemadam kebakaran. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di sepanjang Jalan Naming D. Bothin atau yang dikenal sebagai Jalan Baru. Kobaran api sempat membesar dan menarik perhatian warga sekitar karena lokasinya berada tidak jauh dari pusat pemerintahan Kota Depok.

Informasi yang dihimpun Radar Bogor, api melanda sejumlah kios pedagang yang berada di sisi jalan tersebut. Kepulan asap hitam terlihat membumbung tinggi hingga dapat disaksikan dari berbagai titik di sekitar lokasi.

BOGOR-Pengendara yang melintas di Jalan Boulevard Grand Depok City (GDC), Kota Depok, diminta meningkatkan kewaspadaan. Ruas jalan di dekat jembatan GDC yang sebelumnya mengalami ambles kini tengah diperbaiki, sehingga terjadi penyempitan lajur dan rekayasa arus lalu lintas sementara. Pantauan Radar Bogor, Minggu (14/6), pekerjaan perbaikan berlangsung tidak jauh dari Alun-Alun GDC. Ruas yang diperbaiki berada di jalur dari arah KSU menuju Alun-Alun GDC, tepatnya di sisi kanan jalan. Akibat pengerjaan tersebut, kendaraan yang melintas dari arah

KSU diarahkan menggunakan lajur paling kiri untuk menghindari area proyek. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kondisi jalan kembali aman dan kuat digunakan masyarakat. Menurutnya, pekerjaan diawali dengan pembongkaran beton eksisting yang mengalami kerusakan. Selanjutnya dilakukan penggalian, penimbunan, dan pemadatan tanah menggunakan alat stamper.

Situ Bahar di Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Minggu (14/6), berubah menjadi hitam pekat, berbusa, dan mengeluarkan bau menyengat. Warga meminta pemerintah segera
pencemaran yang terus berulang.
TEREKAM
Jalan Raya Kartini, Pancoran Mas berhasil ditangkap setelah aksinya terekam kamera CCTV. FOTO: TANGKAPAN LAYAR UNTUK RADAR BOGOR.
KEBAKARAN: Kobaran api melalap deretan kios pedagang di kawasan Jalan Baru, Kampung Lio, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Minggu (14/6). Kebakaran yang terjadi di belakang kompleks Kantor Wali Kota Depok itu berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.

Pemkab Bekasi Perkuat Sinergi dengan

Pers

BEKASI–Pemerintah Kabupaten Bekasi menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang selama ini berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang. Apresiasi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, yang diwakili Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Eko Suparyadi, saat menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026 di Gedung Creative Center Kota Bekasi, Sabtu (13/6). Eko mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, khususnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan rangkaian kegiatan HPN Bekasi Raya 2026 sejak 11 hingga 13 Juni 2026.(*)

Kuota Paspor Ludes Sehari

CIKARANG– Antusiasme masyarakat terhadap layanan pembuatan paspor keliling sangat tinggi. Kuota permohonan paspor dalam program Beken Jempol Cikarang yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi bahkan habis dalam waktu kurang dari 24 jam sejak pendaftaran dibuka melalui aplikasi M-Paspor. Program jemput bola pelayanan paspor tersebut digelar di Maxxboxx Orange County Lippo Cikarang, Sabtu (13/6), dengan kuota sebanyak 130 pemohon.

Kepala Kantor Imigrasi Bekasi, Anggi Wicaksono, mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan kebutuhan layanan keimigrasian yang mudah dijangkau masih sangat besar, khususnya bagi warga Kabupaten Bekasi dan sekitarnya.

“Program Beken Jempol Cikarang merupakan komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan paspor yang lebih dekat dan proaktif. Kami berterima kasih atas antusiasme masyarakat serta dukungan pengelola Lippo Cikarang,” ujar Anggi.

Ia menjelaskan, layanan jemput bola tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Imigrasi Bekasi dan penge lola kawasan Lippo Cikarang guna memudahkan

FOTO: ISTIMEWA.

LAYANAN PASPOR: Warga mengikuti program Beken Jempol Cikarang yang digelar Kantor Imigrasi Bekasi di Maxxboxx Orange County Lippo Cikarang, Sabtu (13/6).

masyarakat mengakses layanan paspor tanpa harus datang ke kantor imigrasi. Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Perjalanan (Kasi Yanverdokjal) Kantor Imigrasi Bekasi, Bhimsa Sanlito, memastikan seluruh tahapan pelaya-

Siapkan 52 Sekolah Swasta Gratis

Perluasan program tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Program RSSG tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan PAUD bersama sejumlah satuan pendidikan swasta di Kota Depok, Jumat (12/6).

Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, program yang mulai berjalan sejak tahun lalu itu kini memasuki tahun kedua

pelaksanaan. Selain melanjutkan pembiayaan bagi peserta didik yang telah mengikuti program sebelumnya, Pemkot juga menambah sekolah baru untuk memperluas jangkauan penerima manfaat. “Tahun kemarin sudah berjalan untuk kelas 7. Sekarang memasuki tahun kedua, jadi ada kelas 7 dan kelas 8. Sementara untuk penerimaan baru, kami menambah lima sekolah, terdiri dari satu madrasah tsanawiyah dan empat SMP,”

ujar Supian. Ia menjelaskan, saat ini total terdapat 52 sekolah yang tergabung dalam Program RSSG. Jumlah tersebut terdiri atas 37 SMP swasta dan 15 madrasah tsanawiyah. Tak hanya jenjang SMP dan sederajat, Pemkot Depok juga memperluas program pendidikan gratis hingga tingkat PAUD. Sebanyak 22 lembaga PAUD telah menandatangani kerja sama dan siap menjadi bagian dari program tersebut.

Supian memperkirakan sekitar 3.600 siswa SMP dan madrasah tsanawiyah akan menerima manfaat Program RSSG pada tahun ini. Sementara itu, jumlah peserta didik PAUD yang akan mendapatkan layanan pendidikan gratis mencapai sekitar 1.100 anak.

Menurutnya, perluasan program ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Depok untuk memastikan akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat,

Akses GDC Sementara Menyempit

“Setelah itu dipasang lapis pondasi bawah dan lapis pondasi atas sebelum dilakukan pengecoran,” ujar Yodi. Ia menjelaskan, pengecoran menggunakan plat injak setebal 25 sentimeter dengan material

beton FS 45 Fast Track yang memiliki daya tahan tinggi sehingga diharapkan mampu memperkuat struktur jalan dalam jangka panjang. Yodi menegaskan, pihaknya melakukan pengawasan langsung selama proses pengerjaan untuk memastikan seluruh

pekerjaan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. “Kami ingin memastikan seluruh proses perbaikan sesuai spesifikasi teknis sehingga hasilnya benar-benar maksimal untuk masyarakat,” katanya. Menurut Yodi, kondisi infrastruktur jalan yang baik

menjadi faktor penting dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. “Perbaikan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang melintas di kawasan GDC,” pungkasnya.(faj/c)

Belasan Kios Terbakar

Peristiwa itu juga sempat terekam kamera telepon seluler warga dan beredar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, tampak kobaran api membakar deretan kios sementara petugas pemadam kebakaran berjibaku melakukan pemadaman.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Tessy Haryati, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menjelaskan, laporan kebakaran diterima melalui layanan darurat 112 pada pukul 17.31 WIB. “Kebakaran terjadi di Jalan

Pembobol Ruko

Ditangkap

Pelaku diketahui berinisial

MA. Ia ditangkap Tim Opsnal Resmob Polres Metro Depok setelah aksinya membobol

Ruko Kopte Tarik terekam jelas kamera pengawas. Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra, mengatakan pelaku berhasil diamankan di kawasan Jalan Siliwangi tanpa melakukan perlawanan. “Diamankan oleh Tim Opsnal

Resmob Polres Metro Depok, berinisial MA, pelaku yang

membobol Ruko Kopte Tarik di Jalan Raya Kartini,” ujar Hendra kepada Radar Bogor, Minggu (14/6).

Menurutnya, pengungkapan kasus tersebut tidak terlepas dari rekaman CCTV yang membantu petugas mengidentifikasi pelaku.

“Pelaku ditangkap di kawasan Jalan Siliwangi tanpa perlawanan,” tambahnya. Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku menjalankan aksinya dengan memanfaatkan situasi sekitar yang sepi. MA kemudian memanjat bangunan dan mencongkel jendela lantai dua menggunakan linggis untuk masuk ke dalam ruko. Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil sejumlah barang berharga milik korban, di antaranya uang tunai, sebuah tablet, dan telepon seluler. Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Metro Depok untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pelaku dalam kasus serupa di wilayah lain. (faj/c)

Baru, sejajar rel kereta api di belakang kompleks Pemkot Depok,” ujar Tessy kepada Radar Bogor, Minggu (14/6). Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah kios dan area rongsokan yang berada

di lokasi turut terdampak kebakaran. “Tidak ada korban. Untuk nilai kerugian masih dalam penyelidikan karena berdasarkan laporan di lapangan terdapat area rongsokan yang juga ikut terbakar,” jelasnya. Hingga Minggu malam, api telah berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi dinyatakan aman. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh petugas terkait.(faj/c)

sekaligus membantu meringankan beban biaya pendidikan keluarga.

“Harapannya semakin banyak anak-anak Depok yang mendapatkan kesempatan

nan berjalan lancar dan sesuai prosedur.

“Fasilitas di Maxxboxx Orange County dan kesiapan petugas membuat proses biometrik, foto, hingga wawancara pemohon paspor dapat diselesaikan secara efektif dan efisien,” katanya. Melihat tingginya animo masyarakat, Kantor Imigrasi Bekasi berencana menambah kuota pemohon pada pelaksanaan berikutnya. Program Beken Jempol Cikarang juga akan dijadwalkan secara berkala agar semakin banyak warga dapat menikmati kemudahan layanan tersebut. “Kami merencanakan penambahan kuota dan pelaksanaan berkala agar lebih banyak masyarakat bisa menikmati kemudahan layanan paspor,” tegas Anggi.(*/ded)

Situ Bahar Kembali Tercemar

Pantauan Radar Bogor pada Minggu (14/6), warna air Situ Bahar tampak menghitam di sejumlah titik. Aroma tak sedap tercium bahkan dari jarak sekitar lima meter dari bibir situ. Warga RT 02/22 Kelurahan Sukamaju, Cilodong, Nasa, mengatakan kondisi tersebut bukan kejadian baru. Menurutnya, pencemaran di Situ Bahar sudah berulang kali terjadi dan biasanya semakin parah saat musim kemarau. “Sudah bertahun-tahun. Kalau kemarau hampir setiap hari seperti ini. Kadang warnanya lebih pekat dan baunya

lebih menyengat,” ujarnya kepada Radar Bogor. Ia berharap Pemerintah Kota Depok maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat segera menuntaskan persoalan tersebut melalui langkah yang konkret dan berkelanjutan. “Harapannya jangan tercemar terus. Harus ada solusi permanen,” katanya. Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Yusuf. Ia berharap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dapat turun langsung melihat kondisi Situ Bahar dan mendorong penyelesaian persoalan yang selama ini tak kunjung tuntas. “Pak Gubernur Kang Dedi Mulyadi mudahmudahan bisa turun ke sini

supaya masalahnya benarbenar selesai. Ini sudah sering terjadi dan berlangsung bertahun-tahun,” ungkapnya. Sementara itu, petugas kebersihan Situ Bahar, Muhammad Zen, menuturkan perubahan kondisi air mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir. “Kalau kondisi seperti ini sudah masuk hari ketiga,” ujarnya. Warga berharap pemerintah segera melakukan penelusuran sumber pencemaran dan mengambil langkah penanganan yang lebih serius agar Situ Bahar tidak terus mengalami kerusakan lingkungan yang berdampak pada kesehatan serta kenyamanan masyarakat sekitar.(faj/c)

(PEMKOT DEPOK FOR RADAR BOGOR)
PENDIDIKAN GRATIS: Wali Kota Depok Supian Suri saat penandatanganan kerja sama Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) dan PAUD
Gratis bersama sejumlah sekolah swasta di Kota Depok, Jumat (12/6).
belajar dengan baik tanpa terkendala biaya pendidikan,” pungkasnya. (faj/c)

PIPIN/RADAR BOGOR

SOLID: Para pesilat dari Perguruan Rajawali foto bersama usai menampilkan berbagai jurus dalam Gebyar Pesilat Kota Bogor, Minggu (14/6).

Ramai-ramai Pesilat Tampilkan Jurus

BOGOR–Ribuan pesilat dari berbagai perguruan pencak silat di Kota Bogor berkumpul dalam kegiatan Gebyar Pesilat Kota Bogor, Minggu (14/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Para pesilat menampilkan berbagai atraksi seni pencak silat hingga demonstrasi jurus secara massal melalui flash mob. Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus mempererat persatuan antarperguruan pencak silat di Kota Bogor. Ketua Panitia Gebyar Pesilat Kota Bogor, S Dwihardanto Joko P mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi insan pencak silat dalam memeriahkan HJB ke544. “Melalui Gebyar Pesilat Kota Bogor, kami ingin menunjukkan bahwa pencak silat adalah identitas budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya. Menurutnya, momentum Hari Jadi Bogor menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat kebersamaan, persatuan, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

Selain menampilkan atraksi pencak silat, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarperguruan, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai elemen yang peduli terhadap pelestarian budaya Sunda dan kearifan lokal.

SPANYOL VS TANJUNG VERDE

Opsi Hemat Amunisi

ATLANTA–Lamine Yamal sempat

mengalami masalah otot paha

belakang jelang Pesta Bola 2026. Cedera itu, sudah dia dapatkan saat

membela Barcelona akhir April silam. Wide attacker 18 tahun itu kemudian absen dalam dua laga uji coba Spanyol melawan Iraq (5/6) dan Peru (9/6).

Beruntung, Yamal pulih tepat waktu. Entrenador Spanyol, Luis de la Fuente memastikan peraih Golden Ball 2024 itu siap menghadapi laga pembuka Grup H Pesta Bola 2026 melawan Tanjung Verde di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Senin malam ini.

Panitia menilai pencak silat bukan hanya olahraga bela diri. Di dalamnya terdapat nilai-nilai disiplin, sportivitas, persaudaraan, serta cinta tanah air yang perlu terus ditanamkan kepada generasi muda.

Sejalan dengan tema HJB ke-544, yakni Bogor Nanjeur, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga warisan budaya daerah.

“Para pesilat berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai luhur budaya bangsa, membangun karakter generasi muda yang tangguh, serta mendukung terwujudnya Kota Bogor yang semakin maju dan berbudaya,” pungkas dia.(bay/c)

”Lamine siap untuk berpartisipasi,” kata De La Fuente dikutip dari SPORT. ”Kami akan melihat situasinya. Terkadang Anda memiliki sebuah rencana, tetapi pertandingan membawa Anda ke arah lain. Lamine siap bermain, tetapi tidak untuk 90 menit.”

Ya, De La Fuente sepertinya tidak ingin mengambil risiko. Apalagi, Spanyol di atas kertas tidak akan menemui hambatan melawan Tanjung Verde. Selain itu, data menunjukkan La Roja -sebutan Spanyol- tetap mampu menjaga produktivitas meski tanpa Yamal. Sejak Yamal melakoni debut bersama tim nasional senior, Spanyol mencetak 71 gol dalam 25 pertandingan, atau rata-rata 2,84 gol per laga. Saat Yamal absen, La Roja tetap

mampu mencetak 32 gol dari 12 pertandingan. Artinya, Rodri dkk rata-rata mencatat 2,67 gol per laga.

”Komunikasi dengan Barcelona berjalan fantastis. Kontak berjalan rutin, tetapi saya yang mengambil keputusan. Saya akan menilai apakah dia perlu

SERAHKAN PIALA: Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyerahkan piala dan medali kepada para pemenang HJB 3x3 Basketball di Taman Ekspresi, Sempur, Minggu (14/6).

Tahun Depan, 3x3 Basketball

Lebih Meriah

BOGOR–Turnamen basket Hari Jadi Bogor (HJB) 3X3 di Taman Eskpresi rampung digelar, Minggu (14/6). Animo peserta disebut cukup membeludak.

Sebanyak 68 tim ikut bertanding dalam kompetesi ini. Mereka berasal dari Kelompok Usia (U8) tahun 8 hingga 18 tahun (U18). Bahkan, SKPD Kota Bogor ikut berpartisipasi.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengapresiasi penyelenggaran turnamen ini. Ia bahkan memberikan medali langsung kepada para pemenang. “Karena 3X3 Basketbal kompetisi ini baru sekali diadakan . Jadi ternyata antusiasnya luar biasa, insyallah nanti tahun depan dibuat lebih meriah lagi,” jelas Dedie.

Dedie juga cukup tertarik dengan lokasi pelaksanaan turnamen basket kali ini. Taman Ekpresi biasanya hanya digunakan untuk musik dan pameran UMKM saja. “Unik, penyelenggaraannya di Taman Ekspresi yang selama ini biasanya dijadikan tempat untuk musik, UMKM. Ini bagus insyallah kita ulangi lagi pada,” ujarnya. Ketua Pelaksana Turnamen Basket HJB 3X3, Galih Nugraha mengatakan, Taman Ekspresi dipilih lantaran lokasi ini dinilai cukup ikonik di Kota Bogor. “Sebetulnya ini tempatnya ikonik, dan pas sekali dengan HJB syaratnya itu harus tempat-tempat Ikonik di Kota Bogor mangkannya ini jadi pilihan kita,” ucapnya Galih bersyukur melihat animo peserta yang cukup membeludak. Ia berharap event serupa dapat kembali dilaksanakan di tahun yang akan datang. Kualitas atlet basket Kota Bogor sudah banyak diakui. Galih menilai basket adalah salah satu olahraga yang paling seksi di wilayah ini. “Di manapun tempatnya di Bogor itu selalu ramai, dan 3X3 ini menjadi salah salatu event yang harus rutin dilaksanakan,” pungkasnya.(bay/c)

DATA & FAKTA

SPANYOL

Spanyol lolos kualifikasi

Pesta Bola 2026 tanpa terkalahkan (5 kali menang dan 1 kali imbang)

Spanyol belum pernah kalah dalam 2 tahun terakhir

Pertama kalinya dalam sejarah, Spanyol tak diperkuat pemain Real Madrid

TANJUNG VERDE

Tanjung Verde salah satu negara populasi terkecil (Populasi 550 ribu jiwa).

Logan Costa satu-satunya pemain Tanjung Verde yang bermain di liga top Eropa (Villareal)

PERKIRAAN PEMAIN

TANJUNG VERDE (4-2-3-1)

SPANYOL (4-3-3)

23-Simon (g); 12-Porro, 22-Cubarsi, 14-Laporte, 24-Cucurella; 8-Ruiz, 16-Rodri (c), 20-Pedri; 7-F Torres, 21-Oyarzabal, 15-Baena Pelatih: Luis de la Fuente

1-Vozinha (g); 22-Moreira, 5-Costa, 4-Pico, 24-Pina; 16-Semedo, 8-Paulo; 20-Mendes (c), 10Monteiro, 7-Cabral; 19-Dailon Pelatih: Bubista

Wasit: Adham Makhadmeh (Yordania) Stadion: Mercedes-Benz, Atlanta

bermain atau tidak,” ucap De La Fuente. Di luar lapangan, pengaruh Yamal tampak semakin besar. Sebuah billboard raksasa bergambar dirinya menyambut kedatangan Spanyol di Atlanta. Iklan milik Powerade itu membentang di sisi Signia by Hilton, salah satu gedung paling mencolok di pusat kota. Meski mendapat sorotan besar, Yamal dinilai mampu menghadapi tekanan dengan kepala dingin. ”Saya melihat Lamine lebih dewasa, lebih tenang, dan lebih fokus. Dia sudah banyak berkembang,” kata bek Spanyol, Marc Cucurella dikutip dari Marca. ”Saat masih di Barcelona B saja, saya sudah merasa seperti bin tang. Bayangkan jika saya mengalami apa yang dia alami sekarang,” tambahnya. Tanjung Verde jelas tak diunggulkan lawan Spanyol. Maklum, ini adalah debut mereka di Pesta Bola. Bahkan, pencapaian terbaik Blue Sharks -julukan Tanjung Verde- di Piala Afrika hanyalah menembus perempat final. Namun, pelatih Tanjung Verde, Pedro Brito ”Bubista” menegaskan jika timnya tidak akan ”˜minder”™ menghadapi salah satu unggulan juara dunia tersebut. ”Saat kami lolos, kami ingin menghadapi tim-tim terbaik di Pesta Bola. Dan kami beruntung bertemu Spanyol,” ujarnya dikutip dari laman resmi FIFA. ”Tidak ada rasa takut. Kami tidak takut pada apa pun.”(ka/bas)

HASIL LAGA (Minggu, 14 Juni 2026)

Qatar 1-1 Swiss (Muheim 90+4’-bunuh diri; Embolo 17’-pen) Brasil 1-1 Maroko (Vinicius Jr 32’; Saibari 21’)

Haiti 0-1 Skotlandia (McGinn 28’) Australia 2-0 Turki (Irankunda 27’, Metcalfe 75’)

CIBINONG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi dan prestasi atlet penyandang disabilitas intelektual melalui penyelenggaraan Bupati Cup Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor 2026. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang seleksi atlet menuju kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.

Sebanyak sekitar 400 atlet dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor mengikuti pertandingan pada empat cabang olahraga yang diperlombakan, yaitu atletik, bulu tangkis, tenis meja, dan bocce.

Selain menjadi ajang kompetisi, Bupati Cup SOIna berfungsi sebagai sarana penjaringan atlet terbaik yang nantinya akan diproyeksikan mewakili Kabupaten Bogor dan berpeluang memperkuat kontingen Jawa Barat pada PeSONas mendatang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, Bupati Cup SOIna merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas intelektual yang memiliki hak yang sama untuk berkembang dan berprestasi. “Pada saat yang sama juga berlangsung kegiatan Bupati Cup yang melibatkan SOIna. Kegiatan ini sangat penting karena menunjukkan perhatian pemerintah daerah kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas intelektual. Sesuai arahan Bupati Bogor, seluruh masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dan perhatian dari pemerintah daerah,” ujar Ajat, Minggu (14/6). Melalui kegiatan tersebut, dilakukan proses seleksi atlet yang nantinya akan dipersiapkan mengikuti kompetisi pada jenjang berikutnya, mulai dari tingkat Jawa Barat hingga nasi-

onal. Kehadiran perwakilan SOIna Pusat dan SOIna Jawa Barat juga menjadi bentuk dukungan terhadap para atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi berbagai ajang olahraga mendatang. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor, Asnan AP, menjelaskan, penyelenggaraan Bupati Cup SOIna merupakan bagian dari upaya mendukung Jawa Barat dalam menghadapi Pekan Special Olympics Nasional (PeSONas) yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT). “Kita melakukan persi apan sekaligus pembinaan bagi para atlet yang berada di bawah naungan SOIna,” kata Asnan. Ia menuturkan, atlet-atlet SOIna Kabupaten Bogor memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan. Bahkan, mereka pernah mengharumkan nama daerah di ajang internasional dengan meraih medali pada kompetisi yang berlangsung

di Malaysia. Menurutnya, pembinaan terhadap atlet SOIna perlu terus ditingkatkan karena mereka merupakan atletatlet istimewa yang memiliki potensi besar untuk berprestasi. Berbeda dengan pembinaan yang dilakukan oleh National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), SOIna secara khusus membina atlet penyandang disabilitas intelektual atau berkebutuhan khusus. Melalui kegiatan ini, Pemkab Bogor berharap semakin banyak atlet disabilitas intelektual yang mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan bakat, meraih prestasi, serta mengharumkan

BUKA ACARA: Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika membuka secara simbolis pelaksanaan Bupati Cup Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor 2026, Minggu (14/6).

Pengunjung Tembus 35 Ribu Orang

Puluhan ribu orang mendatangi puncak acara KaBOGORFEST 2026 dalam perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke 544 di Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Dari pantauan Radar Bogor di lokasi, masyarakat mendatangi helaran KaBOGORFEST 2026 untuk menikmati kuliner dan musik yang disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, secara gratis.

SEKITAR 35.000 warga memadati lokasi acara untuk menikmati konser gratis dan berbagai rangkaian hiburan yang disuguhkan dalam festival tahunan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hingga malam hari. Warga dari berbagai wilayah hadir bersama keluarga dan sahabat untuk menyaksikan penampilan para bintang tamu yang menghibur ribuan pengunjung, pada Sabtu (13/6) malam. Suasana semakin semarak dengan penampilan Enau, Pass Band, MBG, Juke, Dara Muda, serta DJ Family and Friend yang berhasil membangkitkan semangat dan kegembiraan penonton. Puncak kemeriahan terjadi saat penampilan Enau yang disambut antusias oleh puluhan ribu warga. Lagu-lagu yang dibawakan mampu menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan, menjadikan malam puncak KaBOGORFEST 2026 sebagai momen yang berkesan bagi masyarakat. Di sela penampilannya, Enau turut menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. “Selamat Hari Jadi Bogor ke-544. Bergerak serempak, nyata berdampak. Terima kasih untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bogor yang luar biasa malam ini,” ucap Enau yang disambut riuh tepuk tangan penonton. Koordinator KaBOGORFEST 2026, Bambam Setia Aji menyampaikan bahwa saat puncak acara digelar terlihat antusias masyarakat luar biasa menyambut kegiatan puncak musik KaBOGORFEST 2026. “Jadi memang mereka membutuhkan tempattempat atau ruang-ruang terbuka untuk menikmati hiburan seperti ini. Kebetulan ada artis yang sedang hife ada Enau, PAS Band dan beberapa artis lain yang memang mendukung dan menarik perhatian masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Bambam, Minggu (14/6). Terkait perhitungan dari sisi ekonomi,

menurut dia, masih dalam perhitungan. Namun, ia meyakini, adanya acara

KaBOGORFEST 2026, pelaku UMKM di sekitarnya hidup. “Kita masih menghitung sampai hari terakhir, nanti kita rilis lagi setelah acara berakhir, tapi prinsip temen-temen bisa melihat UMKM hidup selama kegiatan ini berlangsung,” harapnya Sementara itu, Ketua Seksi Pameran

KaBOGORFEST 2026 sekaligus Ketua DPD

KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan acara yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. “Alhamdulillah, malam puncak KaBOGORFEST 2026 berjalan lancar, aman, dan penuh antusiasme. Kehadiran sekitar 35.000 warga menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masyarakat Kabupaten Bogor sangat kuat.

Festival ini bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, kolaborasi, dan kebanggaan bersama terhadap Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, sponsor, komunitas, relawan, hingga masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama acara berlangsung. “Semoga KaBOGORFEST dapat terus menjadi agenda yang dinantikan masyarakat dan menjadi wadah bagi kreativitas, budaya, serta semangat persatuan generasi muda Kabupaten Bogor,” tambahnya. Kemeriahan acara juga dirasakan langsung oleh para pengunjung. Rival, warga Citeureup, mengaku sangat menikmati suasana malam puncak KaBOGORFEST 2026. “Seru banget. Ditambah cuacanya sangat mendukung. Bogor yang dikenal sebagai Kota Hujan justru semalam cerah pisan. Jadi makin nyaman menikmati seluruh rangkaian acara sampai selesai,” ujarnya. (abl/b)

CIBINONG–Ribuan masyarakat tumpah ruah menghadiri gelaran perdana Bhayangkara Fest dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 80 saat kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupate Bogor, Minggu (14/6). Bhayangkara Fest yang dimulai sejak pukul 06.00 wib, dibuka dengan acara senam pagi bersama diikuti secara antusias oleh jajaran personal, pengurus bhayangkari serta masyarakat umum. Saat kegiatan berlangsung, ada yang menarik di Bhayangkara Fest. Di mana Polres Bogor menyediakan lima kuintal sayur segar, yang didapat dari petani lokal siap konsumsi. Para ibu yang mengikuti senam pagi, langsung menyerbu stand sayur berkah untuk mendapatkan sayur gratis. Dalam waktu singkat, sayur itu ludes diambil ibu-ibu yang menjadi peserta senam pagi dan hadir saat CFD di Tegar Beriman. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas tingginya animo masyarakat pada saat pembukaan festival. “Allhamdulillah event pertama ini sukses besar. Kehadiran sayur berkah ini merupakan bentuk kedekatan kami dengan masyarakat,

sekaligus upaya kecil Polri untuk ikut menyokong pemenuhan gizi sehat bagi keluarga di Kabupaten Bogor,” kata Wikha, Minggu (14/6). Tak hanya kemeriahan senam dan pembagian sayur, kata dia, Bhayangkara Fest juga memprioritaskan akses publik melalui penyediaan tenant secara simultan di area CFD. “Warga yang hadir dapat menikmati hiburan live music dan pameran retro police sembari mengurus dokumen berkendara melalui layanan SIM keliling atau permohonan administrasi di layanan SKCK,” terangnya. Kemudian, Polres Bogor juga membuka posko konsultasi hukum gratis bagi masyarakat yang membutuhkan masukan serta penanganan dari fungsi teknis seperti Reskrim, PPA-PPO, hingga fungsi Sat Narkoba. “Melalui kesuksesan agenda ini Polres Bogor mengonfirmasi bahwa rangkaian kemeriahan Bhayangkara Fest dan pelayanan publik jemput bola ini, masih akan terus berlanjut pada pekan-pekan berikutnya guna memperkuat sinergitas dan kemitraan antara Polri dan masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkas Wikha. (abl/c)

Dilaksanakan selama dua pekan (29 Mei – 14 Juni)

Pemeriksaan kesehatan gratis

Pelayanan adminduk

Job fair

Konser musik dan penampilan artis nasional

Pameran produk UMKM

Bazar kuliner

Wahana permainan anak dan keluarga

Berbagai kegiatan interaktif untuk semua kalangan Area atau wadah kreativitas komunitas

Pengunjung dari 14.000 hingga 35.000 di puncak acara

KLH Targetkan Dua Miliar Pohon Bambu

CIBINONG–Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI menargetkan dua miliar pohon bambu tertanam di seluruh Indonesia dalam gerakan tobat nasional ekologis selamatkan bumi. Hal itu disampaikan, saat KLH RI mengadakan sarasehan bersama Yayasan Bambu Indonesia di Cibinong, Kabupaten Bogor pada Minggu (14/6). Menteri Lingkungan Hidup RI, Moh Jumhur Hidayat, mengatakan, gerakan tobat nasional ekologis merupakan bagian dari kolaborasi antar komunitas, masyarakat peduli lingkungan. Dalam hal ini, Yayasan Pengrajin Bambu Indonesi, Pesantren, Pemerintah Pusat melalui KLH dan Pemerintah Daerah serta lainnya. Sehingga, ia menyebut bahwa gerakan nasional tobat ekologis bukan hanya milik pemerintah, namun yang paling utama milik masyarakat. “Ini adalah bukti, kegiatan seperti ini akan kita dorong terus dan pada dasarnya memang tersebar di banyak tempat,” kata Menteri LH, Moh Jumhur di Yayasan Bambu Indonesia, Cibinong, Minggu (14/6). Menurut Jumhur, dalam tobat nasional ekologis, pohon bambu menjadi hal yang spesial. Sehingga, ia berpesan ke Yayasan Bambu Indonesia untuk menyediakan stok bambu yang cukup banyak. “Saya titip kepada Pak Abah Jatnika, karena ingin melakukan gerakan tobat nasional ekologis, maka kita memerlukan banyak bibit bambu, kita memerlukan orang yang mengerti masalah bambu,” jelasnya.

Saat ini, kata dia, KLH baru bisa menanam sebanyak lima ribu pohon bambu. Namun, ke depan, bisa hingga jutaan bambu tertanam dalam gerakan tobat nasional ekologis yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

“Karena itu saya ingin memastikan bahwa kehadiran saya pada acara ini, bersama-sama menekadkan satu komitmen bersama, muliakan bumi bersama masyarakat,” terangnya.

Dengan gerakan tobat nasional ekologis tersebut, ia menargetkan, sebanyak dua miliar pohon bambu tertanam di seluruh wilayah Indonesia. “Kita punya target dua miliar pohon bambu yang akan kita tanam,” pungkas dia. (abl/b)

MERIAH: Tampak lautan penonton yang menyaksikan konser musik dalam puncak acara
KaBOGORFEST 2026 di Stadion Pakansari, Sabtu (13/6) malam.
GRATIS: Anggota Bhayangkari Polres Bogor yang membuka stan sayur diserbu ibuibu yang ikut senam dan acara CFD di Tegar Beriman, Cibinong, Minggu (14/6).
Lokasi di Stadion Pakansari Cibinong
ILUSTRASI CHATGPT DAN DIOLAH

Sita Ratusan Botol Miras

DRAMAGA –Polsek Dramaga bersama Tim Gabungan menyita ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merek dalam kegiatan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Minggu (14/6).

Kapolsek Dramaga, Iptu Agripinus Montani Zalukhu, menerangkan ratusan botol miras itu disita dari salah satu warung di Jalan Lingkar Dramaga, Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga. “Setelah dilakukan penggeledahan, personil patroli berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras di salah satu warung milik warga yang berkamuflase sebagai penjual sembako,” ujarnya kepada Radar Bogor, Minggu (14/6).

Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 80 botol ciu berbagai jenis, 10 botol Intisari, 5 botol Arak Bali, serta 15 botol minuman beralkohol lainnya. “Selanjutnya barang bukti dibawa ke Mako Polsek untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tuturnya. Pihaknya akan mendalami asal-usul serta jalur distribusi minuman keras tersebut. (Cr1/c)

SITA: Tim gabungan saat mengamankan ratusan minuman keras ilegal di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Minggu (14/6/2026).

Dua Bandar Sinte Dibekuk Polisi

CILEUNGSI –Dua bandar tembakau sintetis (Sinte) di wilayah Kecamatan Cileungsi. Kedua terduga pelaku berinisial FF (24) dan R (23).

Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan Ketua RT di kawasan Desa Cipenjo, Harvest City. Warga mencurigai adanya aktivitas penempelan narkoba sintetis yang kerap dilakukan di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi berhasil mengamankan kedua terduga pelaku di lokasi yang dicurigai beserta sejumlah paket tembakau sintetis yang diduga siap diedarkan kepada pembeli.

“Dari penangkapan tersebut, kami kemudian melakukan pengembangan ke sebuah rumah kontrakan di kawasan Puri Harmoni 3, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, yang diduga menjadi tempat penyimpanan sekaligus pengemasan narkotika,” ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu (13/6).

Saat dilakukan penggeledahan di rumah kontrakan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti.

Di antaranya tembakau sintetis dengan berat total sekitar 50 gram, satu paket sabu sisa pakai, dua butir obat keras jenis Trihexyphenidyl, timbangan elektronik, dua alat isap sabu (bong), alat suntik, perlengkapan pengemasan narkoba, serta uang tunai sebesar Rp11.250.000 yang diduga berasal dari hasil transaksi narkotika.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengakui kerap menjalankan transaksi dengan metode sistem tempel di lokasi yang sama,” tuturnya. Sebelumnya, Polsek Cileungsi juga telah mengamankan tiga orang pengguna atau pembeli narkotika di kawasan tersebut, dari hasil pemeriksaan diketahui ketiganya memperoleh barang haram itu dari jaringan yang sama dengan kedua pelaku. Edison mengungkapkan, aktivitas peredaran narkotika yang dijalankan FF dan R telah berlangsung kurang lebih selama satu tahun.

“Seluruh tersangka beserta barang bukti telah kami dilimpahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor guna menjalani proses hukum dan penyidikan lebih lanjut,” tutupnya. (Cr1/c)

Pohon Besar Rawan Tumbang

CIAWI–Ruas Jalan Raya Ciawi

- Sukabumi masih dipenuhi pohonpohon besar yang terlihat rapuh dan rawan tambang. Kondisi itu dikhawatirkan masyarakat yang dinilai membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

Beberapa waktu lalu, sebuah pohon besar tumbang di jalan tersebut hingga menimpa sejumlah kendaraan dan mengakibatkan seorang anggota Polsek Cijeruk luka-luka. “Pohon tumbang menimpa truk boks dan mobil patroli polisi, dan sekarang masih banyak pohon besar yang rawan tumbang,” keluh Alfiansyah, warga Ciawi. Pasca kejadian, petugas lapangan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sempat terlihat meninjau pohon-pohon di Jalan Raya Ciawi - Sukabumi.

Namun hingga kini, belum ada langkah konkret untuk menangani pohon-pohon besar yang rapuh dan berpotensi membahayakan. “Padahal ini sudah lama dan kami khawatir pohon-pohon tersebut kembali tumbang dan memakan korban jiwa,” katanya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Ciawi, Saeful Jack Peter mengaku telah mendengar keluhan warga terkait kondisi pohon-pohon besar di Jalan Raya Ciawi - Sukabumi. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk pihak Kementerian PUPR untuk segera melakukan penanganan. “Kami hanya sebagai penyambung informasi dan penghubung aspirasi masyarakat agar segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait,” tandasnya.(cok/c)

Begal Teror Warga Rancabungur

RANCABUNGUR–Seorang pria bernama Ahmad Safari (55) jadi korban pembegalan di Jalan Raya ATS, Kecamatan Rancabungur pada Kamis (11/6) pagi. Kapolsek Rancabungur, Ipda Yudhi Widhiana menjelaskan, peristiwa bermula saat korban bertemu seseorang yang akan dipijat. Namun, seseorang itu tak jadi untuk dipijat. Kemudian, korban pun kembali pulang ke rumahnya, saat diperjalanan korban dipepet oleh orang tak dikenal. ”Di tengah perjalanan, tiba-tiba ada dua orang tak dikenal memepet dan menendang korban hingga terjatuh,” ujarnya, Jumat (12/). Saat itu, salah satu pelaku mengambil kendaraan yang dikendarai korban dan langsung kabur melarikan diri ke arah Rancabungur.

”Korban menderita luka bagian jempol kaki, kemudian korban mendatangi saksi disekitar menceritakan kejadian yang dialami,” jelasnya. Usai menerima informasi adanya kejadian itu, pihaknya langsung bergegas menuju ke lokasi. ”Mendatangi TKP. Mendatangi pelapor untuk membuat laporan serta mengumpulkan saksi dan mencari CCTV di sekitar TKP,” te rangnya. Dalam kasus ini, Yudhi menyebut, korban tidak mau membuat laporan. Namun, kata dia, tetap petugas yang telah melaporkan agar pihak kepolisian bisa meninaklanjuti untuk mengejar para pelaku.

”Dua orang yang tidak kenal itu sedang dalam pencarian,” pungkasnya. (abl/c)

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara di Polsek Megamendung berlangsung meriah. Helaran ini diisi dengan rangkaian kegiatan Bakti Sosial. Mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pemberian kaca mata gratis.

Laporan: SEPTI NULAWAM

PERAYAAN HUT ke-80 Bhayangkara diikuti antusias dan suka cita oleh masyarakat. Pemeriksaan kesehatan, pembagian kaca mata, penyaluran bantuan sembako diikuti ratusan masyarakat dari berbagai wilayah. Kapolres Bogor AKBP Whika Ardilestanto menerangkan, bakti

kesehatan ini merupakan bagian rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian Polri kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Polri

berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara institusi kepolisian dan warga. “Kegiatan ini dilaksanakan serentak atas perintah Bapak Kapolri. Ini

merupakan bentuk kepedulian sosial Polri untuk mendekatkan diri serta memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang hadir. Salah satunya disampaikan Rosita (47), warga Desa Sukamaju, yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.

“Saya baru pertama kali diperiksa mata, jadi ini bermanfaat buat saya, jadi tahu sudah harus pakai kacamata atau belum,” ungkapnya. Selepas menghadiri kegiatan kesehatan, para petinggi Polri dari Akpol Angkatan 1990 itu melanjutkan agenda dengan melakukan penanaman pohon dan pelepasan burung di kawasan kaki Gunung Gede Pangrango. Dipimpin langsung oleh Wakapolri, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan. (cok/c)

NARKOBA: Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison saat mengamankan barang bukti di Mapolsek Cileungsi.
FOTO: SEPTI NULAWAM/RADAR BOGOR
RAWAN: Pohon - pohon besar rawan tumbang di Jalan Raya Ciawi - Sukabumi. Warga meminta pihak terkait melakukan penebangan.
FOTO: POLSEK RANCABUNGUR
PERIKSA: Anggota kepolisian saat mendatangi TKP di Jalan Raya ATS, Rancabungur, Kabupaten Bogor.

SPMB Error, Disdik Jabar Diserbu

BOGOR–Pengumuman hasil

Pemetaan Kesiapan Calon

Murid Baru (PCMB) Jawa Barat 2026 diwarnai gangguan teknis. Situs resmi Seleksi Penerimaan

Murid Baru (SPMB) Jawa Barat tidak dapat diakses saat hasil pemetaan diumumkan, Sabtu (13/6), memicu kepanikan calon murid dan orang tua. Laman resmi SPMB Jawa Barat yang menjadi akses utama pengumuman hasil PCMB mendadak mengalami gangguan. Sejumlah pengguna mengaku gagal masuk ke sistem karena situs menampilkan pesan error maupun server down. Sebagian pengguna bahkan mendapati ikon dinosaurus pada browser yang menandakan halaman tidak dapat diakses akibat gangguan jaringan atau server. Kondisi tersebut langsung memicu gelombang keluhan di media sosial. Akun Instagram Dinas Pendidikan Jawa Barat dibanjiri komentar dari orang tua dan calon peserta didik yang menunggu hasil pengumuman. Berdasarkan pantauan di kolom komentar, berbagai keluhan bermunculan. Akun @perthgipil0ve menulis, “ini server down mulu dah, lama lama gua yg down.” Keluhan serupa disampaikan akun @rra_4ikeyy yang menuliskan, “error trs min udah siap jj ini min.” Sementara akun @emah_nuno_ naura mempertanyakan kondisi sistem dengan komentar, “Semua sekolah ga bisa masuk akunnya min, server down kah??” Akun lainnya, @keyyoppss,

bahkan mengungkapkan keluhannya dalam bahasa Sunda. “Ieumah sa Jabar te bisa muka web na,” tulisnya yang berarti seluruh Jawa Barat tidak bisa membuka situs tersebut. Kekecewaan juga disampaikan akun @husnnaww yang menulis, “uda bela belain nungguin, mala eror.” Sedangkan akun @ggreen.14 mendesak adanya penanganan cepat dengan komentar singkat, “PAKK EROR GIMANAIN.” Gangguan sistem ini menambah daftar persoalan teknis yang terjadi selama pelaksanaan SPMB Jawa Barat 2026. Sebelumnya, error serupa juga sempat terjadi pada hari terakhir proses pemetaan calon murid pada 8 Juni 2026. Dalam sepekan terakhir, sistem SPMB Jabar beberapa kali dilaporkan mengalami kendala akses. Bahkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sempat memperpanjang masa pendaftaran tahap pertama hingga 11 Juni 2026 pukul 23.59 WIB akibat gangguan teknis pada sistem PCMB. Perpanjangan waktu tersebut dilakukan setelah banyak peserta mengaku kesulitan menyelesaikan proses pendaftaran karena server bermasalah menjelang batas akhir pendaftaran yang semula ditetapkan pada 10 Juni 2026. Berulangnya gangguan server dalam tahapan pendaftaran hingga pengumuman kembali memunculkan sorotan terhadap kesiapan sistem digital yang digunakan dalam pelaksanaan SPMB Jawa Barat tahun ini. (uma/c)

Armada Biskita Keluarkan Asap Tebal

FAUZAN/RADAR BOGOR.

DIKELUHKAN: Armada Biskita Transpakuan Koridor 2 Bubulak-Ciawi mengeluarkan asap hitam dari knalpot saat beroperasi di kawasan Kapten Muslihat, Kota Bogor. Kondisi tersebut memunculkan sorotan terhadap perawatan dan pemeliharaan armada oleh operator.

BOGOR–Kondisi armada Biskita Transpakuan kembali menjadi sorotan. Sejumlah bus yang melayani penumpang di Koridor 2 Bubulak-Ciawi kedapatan mengeluarkan asap hitam dari knalpot saat beroperasi. Temuan tersebut memunculkan pertanyaan terkait perawatan dan pemeliharaan armada angkutan massal yang disubsidi pemerintah tersebut. Pantauan Radar Bogor di Halte Kapten Muslihat menunjukkan satu unit Biskita bernomor polisi F 7643 AC mengeluarkan kepulan asap hitam dari knalpot saat melayani penumpang. Kondisi serupa juga terlihat pada armada bernomor polisi F 7629 AC yang beroperasi di trayek yang sama.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bogor, Doddy Wahyudin menjelaskan, asap hitam yang keluar belum tentu disebabkan kerusakan mesin. Menurutnya, kondisi tersebut umumnya terjadi akibat proses pembakaran bahan bakar solar yang tidak berlangsung sempurna. “Bukan karena ada masalah pada mesin. Biasanya kalau solar pembakarannya tidak sempurna dan itu sering terjadi saat kendaraan berada pada gigi rendah,” ujar Doddy kepada Radar Bogor. Meski demikian, ia mengakui kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlangsung terus-menerus. Pemeriksaan dan pemeliharaan armada harus dilakukan secara berkala agar performa kendaraan tetap terjaga dan emisi gas buang tetap memenuhi standar. Doddy menjelaskan, tanggung jawab perawatan armada Biskita berada di tangan operator, yakni PT Kojari. Hal itu telah diatur dalam kontrak kerja sama yang mencakup operasional sekaligus pemeliharaan kendaraan.

“Kalau untuk perawatan dan pemeliharaan, itu kewenangannya operator Biskita, PT Kojari. Dalam kontraknya termasuk pemeliharaan armada,” katanya.

Dishub Kota Bogor, lanjut Doddy, akan berkoordinasi dengan operator untuk memastikan kondisi armada tetap laik jalan dan mendapatkan perawatan sesuai prosedur.

“Kalau ada masukan seperti ini, pemerintah bisa memberikan teguran dan mengevaluasi apakah pemeliharaan serta servis armada sudah dilaksanakan dengan baik atau belum,” ujarnya.

Selain pengawasan dari operator, Dishub juga secara rutin melakukan uji berkala kendaraan atau uji kir setiap enam bulan sekali. Pemeriksaan tersebut mencakup sejumlah aspek keselamatan dan kelayakan kendaraan.

“Yang dicek ada sembilan item, mulai dari sistem penerangan, rem, kaki-kaki, emisi gas buang, klakson, hingga kondisi ban,” pungkasnya. (bay/c)

Dedie Minta Trase Tak Menyempit

 Sambungan dari Hal 12

Usulan tersebut disampaikan Dedie saat meninjau progres pembangunan trase baru Batutulis, Sabtu (13/6). Menurutnya, lebar jalan di bagian belakang trase terlihat lebih kecil dibandingkan bagian depan sehingga perlu mendapat perhatian sejak dini. Ia menilai desain jalan seharusnya memiliki lebar yang relatif seragam agar tidak menimbulkan masalah teknis maupun sosial ketika proyek selesai dibangun. “Tidak ada treatment teknis di ujung jalur trase baru. Sehingga nanti kalau misalnya ada pembongkaran, keluarga yang tinggal di sekitar lokasi juga harus tetap aman. Makanya saya usulkan sekalian saja dibebaskan agar ujungnya memiliki lebar yang kurang lebih sama dengan bagian depan. Jangan mengecil di belakang,” ujar Dedie. Menurutnya, aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam evaluasi tersebut. Selain itu, estetika kawasan juga perlu diperhatikan mengingat proyek pembangunan trase baru Batutulis menelan anggaran yang besar. “Nomor satu pertimbangannya keselamatan teknis. Ke-

dua tentu aspek estetika. Karena proyek ini dibangun dengan biaya yang cukup mahal. Sayang kalau justru menyisakan persoalan di kemudian hari,” katanya. Dedie menjelaskan, lebar jalan di bagian ujung trase saat ini diperkirakan sekitar 12 meter. Sementara pada bagian depan, kawasan tersebut dirancang memiliki ruang yang lebih lapang karena akan

KAGUME Kembangkan Pendidikan Inklusi

 Sambungan dari Hal 12

Legalitas tersebut ditandai dengan penandatanganan pendirian yayasan yang berlangsung di Aroem Resto & Cafe Bogor, Sabtu (13/6). Selain menjadi momentum penguatan organisasi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan program kerja KAGUME kepada sekolah-sekolah pendukung.

Ketua KAGUME, Ari Hakiki, mengatakan saat ini terdapat enam sekolah yang menjadi bagian dari kepengurusan dan berperan aktif dalam pengembangan organisasi. “Hari ini kami mengundang para direktur sekolah pendukung untuk mensosialisasikan program KAGUME selama enam bulan ke depan. Kami berharap dukungan penuh dari sekolah karena pengurus kami berasal dari sana,” ujarnya.

Menurut Ari, peningkatan kapasitas guru pendamping menjadi prioritas utama organisasi. Penguatan kompetensi tidak hanya mencakup

aspek keilmuan, tetapi juga kemampuan teknis dalam mendampingi peserta didik berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah. Ia menilai kebutuhan terhadap guru pendamping semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah ABK yang menempuh pendidikan di sekolah umum. Selain membahas program kerja, KAGUME juga meresmikan perubahan status organisasi menjadi yayasan. Dengan legalitas tersebut, KAGUME diharapkan memiliki ruang gerak yang lebih luas dalam mengembangkan program pendidikan inklusi. “Alhamdulillah hari ini kami resmi berbadan hukum. Harapannya program-program KAGUME bisa semakin berkembang dan menjangkau lebih luas,” katanya. Dalam waktu dekat, KAGUME telah menyiapkan sejumlah agenda pengembangan kapasitas guru. Pada Juli mendatang akan digelar pelatihan terapi bagi guru pendamping, dilanjutkan program Bincang Asik KAGUME

sebagai ruang diskusi dan berbagi pengalaman bagi praktisi pendidikan inklusi. Memasuki Agustus, organisasi tersebut juga merencanakan kegiatan Green Therapy. Sementara pada November mendatang akan digelar peringatan Hari Guru yang difokuskan bagi guru pendamping dan terbuka untuk masyarakat umum. “Untuk November, kami rencanakan menjadi kegiatan terbesar dengan menghadirkan praktisi dan profesional di bidang inklusi. Persiapannya akan mulai kami lakukan sejak September,” ucapnya. Lebih jauh, KAGUME juga memiliki target jangka panjang dengan mendirikan Sekolah Guru Pendamping pada 2028. Program tersebut diharapkan menjadi wadah peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan inklusi. Dalam forum tersebut, sejumlah sekolah mitra turut menyampaikan masukan. Salah satunya terkait kebutuhan pelatihan tidak hanya bagi guru pendamping, tetapi juga guru kelas yang kini semakin sering

berinteraksi dengan siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, muncul usulan agar KAGUME memperluas kolaborasi dengan sekolah negeri. Langkah tersebut dinilai penting mengingat masih terbatasnya jumlah guru pendamping di sekolah negeri sehingga peran pendampingan sering kali dilakukan langsung oleh orang tua siswa.

“Kami juga didorong membuka ruang diskusi dengan sekolah negeri agar bisa bersama-sama mencari solusi terkait keterbatasan guru pendamping,” jelas Ari. Saat ini KAGUME memiliki 427 anggota yang terdiri atas guru pendamping, guru kelas hingga kepala sekolah. Jumlah tersebut terus bertambah seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya pendidikan inklusi di Kota Bogor.

“Kami berharap pengurus tetap konsisten dan berkomitmen. KAGUME juga diharapkan menjadi ruang belajar inklusif bagi guru, penggiat, dan praktisi untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman,” tutupnya. (uma/c)

dilengkapi taman sebagai elemen penunjang. Karena itu, Pemkot Bogor mengusulkan penambahan pembebasan lahan sekitar 5 hingga 10 meter di area belakang trase agar lebar jalan tetap proporsional dan aman digunakan. “Ke arah belakang mungkin perlu ditambah sekitar 5 sampai 10 meter lagi sehingga lebih aman. Nanti akan dihitung lebih lanjut, ini masih hasil evaluasi lapangan hari ini,” ucapnya. Di sisi lain, progres pembangu nan trase baru Jalan Saleh Danasasmita saat ini telah mencapai 6 persen. Capaian tersebut disebut lebih cepat sekitar 4 persen dibanding target yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Baru 6 persen, jadi masih panjang. Tapi sebenarnya progres ini lebih cepat sekitar 4 persen dari target. Kita bersyukur karena intensitas hujan mulai berkurang,”

kata Dedie. Ia menambahkan, kondisi cuaca yang relatif mendukung serta karakteristik tanah di lokasi proyek menjadi faktor yang membantu percepatan pekerjaan di lapangan. Pemkot Bogor berharap pembangunan trase baru Batutulis dapat berjalan sesuai jadwal sehingga nantinya mampu menjadi solusi akses transportasi sekaligus mendukung penataan kawasan selatan Kota Bogor. (uma/c)

Waspadai Red Flags Sakit Kepala

 Sambungan dari Hal 12

Dokter Spesialis Neurologi (Saraf) RS Melania Bogor, dr. Agnes Christine Yolanda Sihite, Sp.N., mengingatkan bahwa sakit kepala berkepanjangan dapat menjadi gejala awal berbagai penyakit serius, mulai dari stroke, infeksi otak, hingga tumor otak. Menurutnya, banyak masyarakat yang masih memilih mengonsumsi obat pereda nyeri tanpa mengetahui penyebab pasti keluhan yang dialami. Padahal, langkah tersebut berisiko membuat penyakit yang mendasari tidak terdeteksi sejak dini. “Sakit kepala yang datang tibatiba dengan intensitas sangat hebat atau yang polanya berubah menjadi semakin sering dan berat tidak boleh diabaikan. Kita harus melihat apa yang terjadi di dalam rongga kepala pasien. Di sinilah pemeriksaan CT-Scan memegang peran yang sangat krusial,” ujar dr. Agnes. Ia menjelaskan, pemeriksaan CT-Scan (Computed Tomo-

graphy Scan) mampu memberikan gambaran anatomi otak secara cepat dan detail dalam waktu singkat. Teknologi tersebut menjadi salah satu alat penting untuk membantu dokter menegakkan diagnosis secara akurat.

Melalui CT-Scan, berbagai gangguan pada otak dapat diketahui lebih dini, seperti perdarahan, penyumbatan pembuluh darah, cedera akibat trauma, hingga adanya massa atau tumor di dalam otak.

“Lewat teknologi ini, kami bisa mendeteksi secara objektif apakah ada perdarahan, penyumbatan, cedera trauma, atau massa di otak. CT-Scan modern dirancang aman, cepat, dan menjadi panduan utama bagi kami dalam menentukan langkah pengobatan selanjutnya sebelum terjadi kerusakan saraf permanen,” jelasnya. dr. Agnes juga mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap gejala-gejala yang menyertai sakit kepala. Terlebih jika muncul tanda bahaya atau

red flags yang dapat mengindikasikan kondisi medis serius. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain demam, penglihatan kabur, mual dan muntah menyembur, leher kaku, gangguan bicara, penurunan kesadaran, hingga kelemahan pada wajah maupun anggota gerak. “Jika sakit kepala disertai gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera me merik sakan diri ke fasilitas kesehatan agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani lebih cepat,” tegasnya. Sebagai rumah sakit umum yang menyediakan layanan kesehatan komprehensif, RS Melania Bogor terus memperkuat layanan neurologi dengan dukungan dokter spesialis saraf dan fasilitas CT-Scan modern untuk menunjang deteksi dini berbagai gangguan otak. Dengan pemeriksaan yang cepat dan akurat, diharapkan pasien dapat memperoleh penanganan tepat waktu sehingga risiko komplikasi maupun kerusakan saraf permanen dapat diminimalkan. (ded)

Jemaah Haji Bogor Menangis Saat Pertama Lihat Kakbah

 Sambungan dari Hal 12

Debi menuturkan, keberangkatannya ke Tanah Suci bukan rencana awal. Ia berangkat menggantikan orang tuanya yang seharusnya menunaikan ibadah haji tahun ini. “Rasanya luar biasa ya, sudah menginjakkan kaki di Tanah Suci dan beribadah di sana. Saya sebenarnya menggantikan orang tua, jadi tidak didugaduga sebelumnya bisa berangkat tahun ini,” katanya. Ia mengungkapkan, momen paling berkesan terjadi saat pertama kali melaksanakan tawaf. Saat itu, perasaan haru langsung menyelimuti dirinya begitu melihat Kakbah secara langsung. “Begitu melihat Kakbah, rasanya langsung terharu. Bahkan setelah tawaf dan lanjut salat, air mata ini benar-benar tidak bisa dibendung,” ucapnya. Selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, Debi mengaku tidak mengalami kendala berarti. Ia merasakan suasana kebersamaan yang kuat antarjamaah, sehingga semua proses ibadah berjalan lancar. “Di rombongan kami sangat guyub, saling menjaga dan membantu. Jadi tidak ada hal yang terasa berat, semuanya dimudahkan,” katanya. Hal senada juga disampaikan jamaah lainnya, Siti Nuryani, warga Pancasan, Kota Bogor. Ia menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan rapi dan memudahkan jamaah

dalam beribadah. “Manajemennya tersusun rapi sekali. Mulai dari makanan, transportasi, sampai rangkaian ibadahnya sudah tertata dengan baik. Kita tinggal fokus ibadah,” tuturnya. Siti mengaku keberangkatannya juga merupakan bentuk pelimpahan porsi haji dari almarhum ayahnya yang telah mendaftar sejak 2014. Setelah melalui proses pengajuan, ia akhirnya bisa berangkat dalam waktu sekitar tiga tahun. “Setelah bapak wafat, saya mengajukan pelimpahan porsi. Alhamdulillah tidak terlalu lama, sekitar tiga tahun sudah bisa berangkat,” ungkapnya. Ia pun berharap pengalaman spiritual yang dirasakannya dapat dirasakan pula oleh anak cucunya kelak. Menurutnya, ibadah haji menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan ingin kembali dirasakan di masa mendatang. “Rasanya ingin kembali lagi ke sana. Semoga anak-cucu kita juga bisa diberi kesempatan berangkat ke Tanah Suci,” pungkasnya. (uma/c)

PERAN Penting Bunda PAUD dalam Wujudkan Generasi Sehat, Cerdas, dan Berkarakter Penguatan peran Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di tingkat kecamatan dan kelurahan menjadi salah satu fokus dalam pelaksanaan Roadshow Kampanye “Ayo Sekolah ke PAUD” yang memasuki hari ketiga di Aula Kecamatan Bogor Barat, Jalan Darul Quran, Jumat (12/6).

Kegiatan yang dipimpin Bunda PAUD Kota Bogor, Yantie Rachim, tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi sekaligus meningkatkan kepedulian seluruh pemangku kepentingan terhadap layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan ramah anak.

Yantie menekankan bahwa Bunda PAUD memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan tahapan tumbuh kembangnya. Menurutnya, keberadaan Bunda PAUD tidak hanya sebatas simbol atau pendamping program, tetapi juga menjadi penghubung antara kebutuhan di lapangan dengan kebijakan yang disusun pemerintah.

Ia mengajak seluruh Bunda PAUD untuk terus memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya diukur dari kemampuan membaca, menulis, dan berhitung pada usia dini, tetapi juga dari kesiapan mental, sosial, dan emosional mereka dalam menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.(*pia)

BERLANGSUNG dengan hikmat dan meriah, penyelenggaraan Halal Bihalal yang dihadiri 40 orang dengan diisi

SEMANGAT kolaborasi dan inovasi pendidikan, terasa kuat dalam gelaran Temu Pendidik Nusantara ( TPN) XIII Kota Bogor, yang berlangsung pada 13–14 Juni 2026 di SMP Negeri 19 Kota Bogor. Kegiatan yang diselenggarakan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Bogor ini mengusung tema “Wujudkan Cita-Cita

Kolektif: Kewargaan Desa Dunia” Selama dua hari pelaksanaan, TPN XIII menjadi ruang perjumpaan bagi guru, murid, pemimpin sekolah, praktisi pendidikan, hingga masyarakat umum untuk saling berbagi inspirasi, memperkuat jejaring, dan menghadirkan solusi nyata bagi dunia pendidikan. Berbagai kegiatan menarik turut meramaikan acara ini, mulai dari Kelas Pendidik, Kelas Pemimpin, Talk Show Pendidikan, Pameran Karya Murid, Cerdas Cermat Guru, Kelas Kompetensi, pemberian beasiswa lanjut belajar, layanan pemeriksaan mata gratis, hingga bazar pendidikan dan UMKM. Salah satu sesi yang menyita perhatian peserta adalah Talk Show Pendidikan bertema “Merawat Kepedulian, Menguatkan Kolaborasi: Pendidikan

sebagai Jalan Mewujudkan Cita-Cita Kolektif” Pandangan serupa disampaikan oleh Bisma Widyawan, Ketua Dewan Pendidikan Kota Bogor. Menurutnya, Dewan Pendidikan memiliki peran strategis sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik. “Dewan Pendidikan hadir sebagai konektor kolaborasi, sekaligus menjadi jembatan yang menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah maupun sebaliknya,” kata Bisma Widyawan.(*uma/b)

pemilihan

PEMUDA yang tergabung

dalam Ruang Muda Cigombong bersama Dewan Pengurus

Kecamatan Komite Nasional

Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Cigombong menyelenggarakan aksi penanaman pohon serentak dan bakti sosial membersihkan lingkungan. Berlangsung di area Masjid Baitussalam,Kecamatan Cigombong, langkah menjaga kelestarian ekologis ini didukung PT Tirta Investama (Aqua) sebagai wujud sinergi antara elemen pemuda, masyarakat, dan sektor privat dalam pembangunan daerah.

Kegiatan yang melibatkan puluhan pemuda dan warga setempat ini juga diharapkan sebagai langkah awal untuk membawa semangat perubahan yang lebih besar bagi generasi muda di desa-desa wilayah Cigombong. Founder Ruang Muda Cigombong, Muhammad Azrin menuturkan bahwa inisiatif ini lahir dari kesadaran mendalam para pemuda akan tanggung jawab ekologis dan sosial di tanah kelahiran mereka. Menurutnya, gerakan menanam pohon ini adalah simbol dari pertumbuhan

pemuda yang berdampak. ”Kami ingin membuktikan bahwa pemuda desa memiliki daya gerak yang luar biasa jika bersatu dan mampu berkolaborasi dengan multipihak. Menanam pohon hari ini artinya kita sedang menanam masa depan,” ujarnya, Minggu (14/6). Setelah penanaman selesai, seluruh peserta langsung diarahkan menuju Masjid Baitussalam untuk melakukan aksi bakti sosial bersih-bersih rumah ibadah bersama pengurus DKM dan warga. (cok/c)

hiburan organ tunggal, sekaligus
Ketua Iluni 95 SMA Rimba Madya yang secara aklamasi terpilih
Dayat, menggantikan ketua lama Mardiono. Program terdekatnya akan dilaksanakan tadabur alam
ke Pantai Anyer di bulan September dengan biaya iuran peserta dan subsidi dari unsur pena sehat. Demikian
disampaikan Ketua terpilih, Dayat. Acara halal bihalal sekaligus reuni di antara para alumni. (*pem)
PEDULI: Para anak muda yang tergabung Ruang Muda Cigombong kumpul bareng untuk kegiatan penanaman pohon di wilayah Cigombong.
SHARING: Para guru bertemu dalam gelaran Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Kota Bogor di SMPN 19 Kota Bogor.
SIAPKAN EVEN: Para alumni angkatan 95 SMA Rimba Madya foto bersama di sela-sela acara halal bihalal yang belum lama diselenggarakan.
KOLABORASI: Para Bunda PAUD di Kecamatan Bogor Barat foto bersama usai Bunda PAUD Kota Bogor Yantie Rachim lakukan kampanye ‘Ayo Sekolah ke PAUD’.

DETEKSI DINI: Dokter Spesialis Neurologi RS Melania Bogor menjelaskan pentingnya pemeriksaan CT-Scan untuk mendeteksi penyebab sakit kepala yang berkepanjangan. Pemeriksaan dini dinilai penting untuk mencegah komplikasi akibat gangguan serius pada otak.

Waspadai Red Flags Sakit Kepala

BOGOR-Sakit kepala sering dianggap sebagai keluhan ringan yang dapat hilang dengan istirahat atau mengonsumsi obat pereda nyeri. Namun, kondisi tersebut tidak boleh disepelekan apabila muncul berulang, berlangsung lama, atau justru semakin berat dari waktu ke waktu.

Keselamatan

Dedie Minta Trase Tak Menyempit

KAGUME Kembangkan

Usul Tambah Pembebasan Lahan

Pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita di Batutulis kembali dievaluasi. Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengusulkan pembebasan lahan tambahan setelah menemukan bagian ujung trase menyempit, kondisi yang dinilai berpotensi menimbulkan persoalan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di masa mendatang.

Progres Pembangunan Trase Baru

Usulan Pemkot Bogor

pembangunan saat ini

persen

Keseragaman Lebar Jalan

Pemkot menginginkan lebar trase dari bagian depan hingga ujung jalan tetap proporsional dan tidak mengecil

Aspek

Estetika Proyek yang dibangun dengan anggaran besar diharapkan memiliki tampilan kawasan yang lebih rapi dan representatif

Gantikan Orang Tua

Momen haru menyelimuti kisah kepulangan jamaah haji Kloter 10 Kota Bogor. Salah satu jamaah, Debi Suhardaprawira, mengaku tak kuasa menahan air mata saat pertama kali melihat Kakbah di Tanah Suci.

DZIKRI/RADAR BOGOR.
HARU: Jemaah haji Kloter 10 Kota Bogor tiba di Balai Kota Bogor dan disambut keluarga, Jumat (12/6) malam. Kepulangan mereka diwarnai tangis bahagia setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
FIKRI/RADAR BOGOR
DIEVALUASI: Wali Kota Bogor Dedie Rachim meninjau pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Sabtu (13/6). Pemkot Bogor mengusulkan pembebasan lahan tambahan karena bagian ujung trase dinilai terlalu menyempit dan berpotensi
menimbulkan persoalan keselamatan di kemudian hari.
Lebar jalan yang menyempit

Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Epaper Radar Bogor 15 Juni 2026 by Bogor - Issuu