!"#$%&'(%)(*+,( !"#$%&'$()$"*+",$--+"&.&$%"*+"/-0%1!2"3!-.!%"4)*)2$-$ !%56)&15&.%1"012)7-"8"9"8:8:;"<=>"!%56)&15&.%1
=1()&!">!%!#!-"/%56)&15&.%1 =.*()5!&)$-"<-)&
!"#$%&'(%)(*+,( !"#$%&'$()$"*+"?!@1"?1%%)!-"$-"2!5%10"2#!51
Dari an sakral, s sakra arsitektu sehing dari menjadi arti k
/(("A%)&)-72"!-0"#%)-&10"B!&1%)!(2")-"&61"#.*()5!&)$-" B!+"$-(+"*1"%1#%$0.510"A)&6"&61"#1%B)22)$-"$'"&61"10)&$%C" D#)-)$-2"1E#%12210")-"&61"!%&)5(1")-"&6)2"#.*()5!&)$-" !%1"&6$21"$'"&61"!.&6$%2C
!"#$%& F!%$()-1"/*)7!)( G1()5)!"3$21'!--+ H+%!"H.B!(! I!&!26!"J@1-! "!'#()*+%,!& H+%!"H.B!(! (&-./#+' ,$--+ $!0$ ,$--+ #)'$&1+$%&' /-0%1!2"3!-.!% /#%)!-)"K!%!26!+. ?)B!2"K!&%)! G1%%+"L.-!A!<-)@1%2)&!2"=1()&!">!%!#!M("NC">C"O6!B%)-"P$.(1@!%0 O!-71%!-7;"QRSQQ;"P!-&1-
“When people act “crazy” by conventional standards, they are often searching for some kind of extraordinary space that will allow them to leave an old phase of life behind and allow initation into an entirely new phase.”
The Archetype of Initiation - Robert L. Moore
“Ritual leader is who control or guide towards transformation process”
1
MIT Chapel / Eero Saarinen Cambridge, United States 1955
Floor Plan
3 5
4
2
1
3
Scale 1:500 1 Entrance 2 Processional Way 3 Sanctuary 4 Altar 5 Pool
Circulation
Light Diagram
Cahaya pada MIT Chapel memiliki sequnece terang-gelap-terang. Pada bagian entrance cahaya sedikit redup dibanding dengan cahaya pada bagian luar, kemudian pada bagian dalam gereja dibuat gelap dan memiliki 1 titik yang paling terang pada bagian altar atau sebagai titik fokus pada bagian dalam gereja.
2
San Giovanni Church / Studio Zermani Perugia, Italy 2007
Floor Plan
4
3
3
1
Scale 1:200 1 Entrance 2 Processional Way 3 Sanctuary 4 Altar
Circulation
Light Diagram
Cahaya pada San Giovanni Church memiliki sequence gelap-terang-terang. Pada bagian entrance cahaya sangat gelap, dan kemudian pada bagian atas terdapat bukaan yang memungkinkan cahaya masuk mulai dari bagian setelah entrance hingga menurun pada altar. Sehingga seolah-olah mengarahkan umat untuk fokus pada altar.
3
Water Temple / Tadao Ando Awaji Island, Japan 1991
Floor Plan
5
2
1 4
3
Scale 1:500 1 Entrance 2 Light court 3 Corridor 4 Inner Banctum 5 Meeting Room
Circulation
5
2
1 4
3
Light Diagram
Cahaya pada Water Temple memiliki sequence terang-gelap-berwarna. Pada bagian entrance cahaya perlahan-lahan semakin gelap, semakin dalam semakin gelap, dan kemudian akan bertemu dengan cahaya berwarna merah yang seolah-olah menuntun kita menuju ke altar.
4
The Hill of Buddha / Tadao Ando Sapporo, Japan 2015
Floor Plan
3
4
2
1
3
Scale 1:2000 1 Entrance 2 Pool 3 Cemetery 4 Giant Buddha Statue
Circulation
Light Diagram
Cahaya pada The Hill of Buddha memiliki sequence terang-gelap-terang. Pada bagian entrance memiliki pencahayaan yang sangat terang, diakibatkan oleh pantulan cahaya dari air pada bagian entrance, kemudian terdapat lorong sepanjang 40 meter yang gelap dan pada bagian altar terang, namun dengan pencahayaan yang nyaman untuk melihat.
5
Bruder Klaus / Peter Zumthor Mechernich, Germany 2007
Floor Plan
1
2
Scale 1:200 1 Entrance 2 Altar
Circulation
Light Diagram
Cahaya pada Bruder Klaus memiliki sequence gelap-terang. Pada bagian entrance memiliki pencahayaan yang sangat gelap ketika pintu ditutup, kemudian semakin ke dalam semakin terang. Pada bagian altar terdapat bukaan pada bagian atas, dan terdapat pencahayaan langsung sehingga membuat bagian tersebut memiliki pencahayaan paling terang.
6
The Church of the Penitent Thief / INOUTarchitettura + LADO architetti Pulce, Italy 2019
Floor Plan
4
3
2
3
1
Scale 1:500 1 Entrance 2 Processional Way 3 Sanctuary 4 Altar
Circulation
Light Diagram
Cahaya pada Bruder Klaus memiliki sequence terang-terang. Pada bagian entrance hingga altar terdapat bukaan sepanjang gereja dari bagian entrance hingga bagian altar, sehingga mengarahkan fokus orang di dalam mengarah pada bagian altar.
Baha’i Temple
Arsitek Site Tahun
Hariri Pontarini Architects Penalolen, Chile 2016
Plan
Section
Material
Cast-glass Panel Marble
Outside
The exterior is faced with cast-glass panels that were developed exclusively for this project. For nearly four years, the firm worked in collaboration with artisans at Toronto-based Jeff Goodman Studio to develop the cladding.
Inside
The interior is sheathed in translucent marble from the Estremoz quarries in Portugal. Flat pieces of stone were produced using a water jet cutter, while curved elements were carved directly from blocks.
Water Temple
Arsitek Site Tahun
Tadao Ando Awaji Island, Japan 1991
Plan
Section
Material
Red vermillion wood Concrete Lotus Pond
Outside
Outline building frameworks by utilizing concrete with iron bars inside without ornamentation on walls surface except precise sunlight and shadow wash. Broad pond with its cover of green lotus plants represent regeneration and birth of Buddhism.
Inside
Red vermillion wood lattice help to give japanese architecture Zen character by allowing diffuse light and shadows through
St.Pius Church
Arsitek Site Tahun
Franz Fueg Meggen, Switzerland 1966
Plan
Section
Material
Pentelicon Marble
Outside
From the outside, Pius Church in Meggen, Lake Lucerne, looks like just another modern steel frame construction. The building is a simple cube with no windows as the 28 mm thin plates from Pentelicon marble.
Inside
Translucent plates of marble were used to build the façade. Daylight shining through the natural marble structures in warm ochre tones creates a mystic ambience.
Luoyuan Anglican Church
Arsitek Site Tahun
INUCE Luoyuan, China 2011
Plan
Section
Material
De Profundis Spiritus Sanctus
Outside
Spiritus Sanctus - Depicting a source of light as it develops from the most fragile flame into a powerful aura mirrored in both directions to infinity, symbolizes the Holy Spirit as it passes from one person onto another and unites Christendom across the world.
Inside
De Profundis - It exudes an atmosphere of profound blue, carrying believers to metaphorical space deep down at the bottom of the ocean, in which daunting darkness is dispersed by an aura of divine light.
Louvre Abu Dhabi Museum
Arsitek Site Tahun
Ateliers Jean Nouvel Abu Dhabi, United Arab Emirates 2017
Plan
Section
Material
Stainless Steel Aluminium
Outside
Four outer layers clad in stainless steel which was constructed by the Austrian company Waagner Biro who specialize in steel structures. From the outside, it’s feels like the dome was a heavy solid roof.
Inside
Four inner layers clad in aluminium separated by a steel frame five metres high. The steel structure allowing sunlight through inside, and made it feels like the roof was not heavy.
Lalu bagaimana jika material itu sendiri juga memiliki kesan sakral selain bersifat translucent dan memberikan efek ke bagian dalam ruang?
Abu Daun Palma bagi orang Katolik memiliki makna pertobatan, pengorbanan, dan kemenangan atas dosa. “Ingatlah bahwa engkau adalah debu, dan akan kembali menjadi debu”
PRTOTOTYPE 1
+ Material yang digunakan untuk menciptakan efek dari cahaya sangat minim, namun memberikan efek pencahayaan yang cukup. Kurang dapat mengarahkan fokus karena perubahan yang terjadi bergantung pada pergerakan matahari, sehingga arah efek cahaya yang timbul dapat berubah setiap saat.
PRTOTOTYPE 2
+ Cahaya yang timbul untuk mengarahkan fokus tidak hanya bergantung pada material kaca, namun juga bukaan yang juga memungkinkan cahaya masuk. Kurang dapat mengarahkan fokus karena perubahan yang terjadi bergantung pada pergerakan matahari, sehingga arah efek cahaya yang timbul dapat berubah setiap saat.
PRTOTOTYPE 3
+ Efek pencahayaan yang timbul tidak monoton. Bukaan yang ada pun tidak memisahkan antara luar dan dalam secara penuh sehingga masih memiliki relasi. - Kemungkinan dibangun cenderung lebih sulit karena menggunakan material yang padat dan berat untuk setiap batangan yang mengelilingi selutuh sisi ruang.
PRTOTOTYPE 4
+ Adanya variasi penggunaan material menciptakan efek pencahayaan yang timbul tidak monoton. - Bentuk persegi dirasa terlalu kaku sehingga untuk sebuah ruang kurang dapat mengarahkan fokus seseorang.
PRTOTOTYPE 5
+ Kolom-kolom yang bersifat translucent terasa seolah-olah cahaya menopang ruang tersebut. Memberikan kesan bahwa cahaya memiliki sifat yang kuat dan kokoh. - Pendistribusian kolom pada ruang dirasa belum cukup dalam mempengaruhi fokus seseorang.
PRTOTOTYPE 6
+ Bentuk ruang secara tegas mepengaruhi fokus seseorang di dalamnya karena juga memungkinkan cahaya masuk ke dalam. - Pengalihan fokus oleh cahaya terlalu tegas
PRTOTOTYPE 7
+ Permainan material tidak hanya pada interior, namun juga pasa fasad, sehingga material yang digunakan untuk menarik fokus orang tidak hanya di bagian dalam saja, namun juga untuk orang di luar untuk fokus kepada entrance. - Permainan material pada bagian luar dan dalam terkesan monoton karena menggunakan cara yang sama.
SITE ANALYSIS
View di Sekitar Site
U
Indah
Tidak Indah
Sumber Suara
U
Sumber Suara
Bangunan di Sekitar Site
U
Rumah Tinggal Sport Club Condominium
Udara
U
Udara
Public Space
U
Sport Club Taman
Cahaya Matahari
U
Cahaya Matahari
PRTOTOTYPE MASSING
Prototype Massing 1 + Terdapat batas yang jelas antara bangunan inti dengan bangunan-bangunan pendukung - Bentuk bangunan pendukung terkesan kaku dan terasa kurang adanya harmoni antara bangunan pendukung dan bangunan inti
Prototype Massing 3 + Adanya harmoni antara bangunan inti dengan bangunan pendukung - Bangunan pendukung terasa terlalu kecil dan tidak memiliki jarak dengan bangunan inti sehingga keduanya tidak memiliki privasinya masing-masing
Prototype Massing 2 + Adanya harmoni antara bangunan inti dengan bangunan pendukung dan setiap bangunan memiliki privasinya masing-masing. - Bentuk yang mengulang terkesan monoton, dan bangunan inti kurang menjadi highlight
Prototype Massing 4 + Adanya harmoni antara bangunan inti dengan bangunan pendukung, serta batas yang jelas antar keduanya sehingga setiap bangunan memiliki privasinya masing-masing. Bentuk bangunann pendukung pun berbeda dengan bangunan inti, namun bentuk yang curvy masih memiliki harmoni dengan bangunan inti.
Konsep Massing
Semakin ke dalam ruangan semakin tinggi hingga pada bagian altar. Hal ini untuk membuat seseorang lebih peka akan proporsi ruang dengan dirinya sendiri dan membuatnya merasa bahwa manusia tidak sebanding dengan Tuhan yang maha besar.
Bangunan pendukung yang dirangkum menjadi satu kesatuan mengelilingi bangunan inti, Seolah-olah melindungi atau menjaga bangunan inti.
Bentuk bangunan dari luar seolah mengarahkan pada entrance, sedangkan ketika berada di dalam, bentuk dinding yang curvy seolah mengantarkan fokus seseorang kepada bagian altar secara halus.
Bangunan pendukung memblok view yang kurang baik seperti perumahan, dan orientasinya mengarahkan pandangan pada sungai dan taman di bagian depan.
Bangunan pendukung sebagian berada di bawah permukaan tanah, hal ini ditujukan agar bentuk fasa tetap terjaga, dan pada bagian dala, orang-orang masih dapat beraktivitas dengan nyaman karena ketinggian ruang yang sesuai.
Gereja seolah-olah menjaga privasi bagian dalamnya, namun bentuk dinding yang miring pada sisi luar memberi kesan yang lebih halus dalam membatasi diri dibandingkan dengan dinding lurus, yang terasa sangat tegas seperti menutup diri.
Bangun pendukung menggunakan material utama yaitu beton, sedangkan bangunan inti menggunakan resin abu daun palma sebagai material utama. Hal ini menjadi bangunan inti sebagai highlight pada kawasan gereja.
Choir
Altar
Zona Public Zona Semi-Public Zona Private Zona Semi-Private
Altar
Sirkulasi Umat Sirkulasi Pengurus Gereja
Scan for the animation and more details!
alisa teori dan objek studi mengenai ruang ya mendapatkan kesimpulan bahwa ruang dapat terbentuk melalui elemen-elemen al yang mempengaruhi perilaku seseorang a menimbulkan kesakralan tersebut. Lalu TO61"O15&$-)5"$'"2!5%10"K#!51T")2"!"2&.0)$"&61B1")-"&61"215$-0"21B12&1%"*+"215$-0" +1!%"2&.01-&2"$'"8:QS"!&"=1()&!">!%!#!-"<-)@1%2)&+C"K&.01-&2"!%1"!22)7-10"&$"1E#($%1" alim&15&$-)5"#%15101-&2"!-0"!-!(+U1"2!5%10"2#!51C"O61-"&61"&15&$-)52"&6!&"6!@1"*11-" ini, saya mengambil topik air yang 2&.0)10"!%1"!##()10"&$"&61"2!5%10"2#!51"$'"1!56"2&.01-&C"V!56"2&.01-&"6!2"!" uatu0)W1%1-&"5$-51#&"$'"2!5%10"2#!51"1@1-"&6$.76")&"6!2"&61"2!B1"&61B1C"O61%1"A)(("*1" simbol dalam beberapa agama dengan Q:"2&.01-&"#$%&'$()$2"#.*()2610"A)&6"&61"&61B1"TO61"O15&$-)5"$'"K!5%10"K#!51T;" A)&6"0)W1%1-&"!##%$!5612"!-0"0)W1%1-&"%12.(&2C hidupan atau kesucian. Setelah itu, saya