



![]()




Share a Part of Chemical Engineering Information
Edisi 6

Bagian 1

Potensi Tenaga Surya untuk Mengurangi
Ketergantungan Industri
pada Bahan Bakar Fosil
Pengolahan Limbah
Plastik menjadi BBM
dengan Metode Pirolisis












Writer:Desiana
Editor:Kanthi
Dengan berkembangnya industri kimia, bukan hanya produksi dan konsumsi berbagai produk kimia yang meningkat, tetapi juga jumlah limbah yang dihasilkan. Limbah industri dapat terdiri dari gas, bahan kimia, radioaktif, logam berat, atau bahan berbahaya lainnya. Limbah ini dapat mencemari sungai dan air laut, serta air yang dikonsumsi manusia sehingga dapat menyebabkan masalah kesehatan. Pengelolaan limbah kimia telah menjadi tantangan yang signifikan di Indonesia.

Daur ulang kimia digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk pengolahan limbah plastik, kertas, danlogam
Designer:Felisha


Selain itu, teknologi daur ulang kimiajugaberkembangpesatdiluar negeri, seperti di Eropa, dengan tujuan meningkatkan proses pengelolaan limbah kimia secara berkelanjutan.
Teknologi terbaru yang digunakan dalam proses daur ulang limbah kimia salah satunya adalah pengembangan katalisator nanopartikel Penelitian intensif selama beberapa dekade terakhir telah meningkatkan desain katalisator, menghasilkan bahan yang lebih efisien dan ramah lingkungan Katalisator yang dioptimalkan dapat mengurangi konsumsi energi, emisi, dan jumlah produksampinganyangdiperlukan.
Katalis berbasis nanomaterial biasanya merupakan katalis heterogen yang dipecah menjadi nanopartikel logam untuk meningkatkanproseskatalitik.
Nanopartikel logam memiliki luas permukaan yang besar, yang memungkinkan digunakan untuk meningkatkan aktivitas katalitik. Katalis nanopartikel dapat dengan mudah dipisahkan dan didaur ulang Biasanya digunakan dalam kondisi ringan untuk mencegah nanopartikeldekomposisi
Katalisator nanopartikel juga menawarkanluaspermukaanyang lebih esar sehingga meningkatkan efisiensi reaksi serta dapat mengurangi jumlah bahan kimia yangdiperlukan.
Teknologi ini telah membuka pintu bagi produksi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Selain itu, katalisator juga berperan penting dalam mendukung transisi menujuenergiterbarukan.Dengan menggunakan katalisator yang tepat,proseskonversienergidapat ditingkatkan, sehingga akan memungkinkan pemanfaatan sumber energi alternatif seperti hidrogendanbiomassa
Skipatroli. (2023). Teknologi Katalisator Mendorong Revolusi Hijau di Industri Kimia.
Skipatroli Retrieved from https://skipatrolicom/teknologi-katalisator-mendorongrevolusi-hijau-di-industri-kimia/
University of Waterloo. (2017). Part 1: The function and importance of nanoparticles in catalysis Chem 13 News Magazine Retrieved from https://uwaterloocatranslategoog/chem13-news-magazine/december-2017-january-2018/feature/part-1function-and-importance-nanoparticles-catalysis?
x tr sl=en& x tr tl=id& x tr hl=id& x tr pto=tc
Panda (nd) Daur ulang kimia: Inovasi teknologi untuk mengubah sampah menjadi produk berkualitas. Panda. Retrieved from https://www.panda.id/daur-ulang-kimiagi-untuk-mengubah-sampah-menjadi-produk-berkualitas/


Writer: Made
Editor: Olivia
Hallo sobat Tekkim! Pada edisi kali ini kita akan membahas mengenai strategi tepat mengurangi ketergantungan industri pada bahan bakar fosil dengan tenaga surya, yuk simak pembahasan ini!
Industri harus beralih dari ketergantungan pada bahan bakar fosil ke sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Jika mereka ingin meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Maka penggunaan tenaga surya adalah salah satu strategi yang tepat untuk mencapai tujuan ini. Tenaga surya memiliki potensi besar untuk mengurangi ketergantungan industri pada bahan bakar fosil dan mengurangi emisi gas rumah kaca yang menyebabkan perubahan iklim.
Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di industri dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Designer: Khayra
PLTS Atap adalah sistem yang dipasang di atap bangunan untuk menghasilkan listrik dari sinar matahari. Dengan menggunakan PLTS Atap, industri dapat mengurangi biaya operasional dan menghemat biaya listrik, serta berkontribusi pada pengurangan emisi karbon. Strategi ini telah diterapkan oleh beberapa perusahaan di Indonesia seperti Sinar Mas Land yang telah mengurangi tagihan listrik hingga 30% dengan menggunakan PLTS Atap.
Berikut beberapa keuntungan penggunaan tenaga surya dalam industri :
Tenaga surya adalah sumber energi yang bersih dan bebas dari emisi karbon, sehingga dapat membantu dalam mengurangi dampak lingkungan. Tenaga surya dapat mengurangi biaya operasional industri, karena biaya listrik yang lebih rendah dan penghematan biaya operasional.



Tenaga surya dapat meningkatkan ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi impor.
Dengan demikian, penggunaan tenaga surya dapat membantu industri dalam mencapai tujuan transisi menuju pola konsumsi energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Untuk mengimplementasikan strategi penggunaan tenaga surya dalam industri, beberapa langkah dapat diambil, yaitu:

Perusahaan harus memilih teknologi yang tepat untuk menghasilkan listrik dari sinar matahari, seperti panel surya yang efisien dan sistem pengumpulan energi yang efektif.
Perusahaan harus memastikan bahwa instalasi PLTS Atap dilakukan dengan cara yang aman dan efektif, serta dilengkapi dengan sistem monitoring yang memungkinkan perawatan dan perbaikan yang efektif.

Perusahaan harus memilih lokasi yang tepat untuk instalasi PLTS
Atap, yang memungkinkan sinar matahari untuk mencapai panel surya dengan efisiensi yang optimal.

Dwisari, V., Sudarti, & Yushardi. (2023). Pemanfaatan energi matahari: masa depan energi terbarukan. OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika, 7(2), 376–384.
Sun Energy. (2024, April 30). Strategi Pemasangan PLTS Atap di Perusahaan atau Pabrik untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Biaya.
Bee Atonergy (2019) Penggunaan PLTS Dalam Sektor Industri dan Keuntungan






Pada masa kini, penggunaan
plastik telah menjadi sebuah kebutuhan yang tidak terhindarkan. Hal ini disebabkan oleh berbagai keunggulan plastik itu sendiri, seperti kekuatan, ringan, fleksibilitas, kemudahan dalam pembentukan, dan kemampuannya sebagai isolator panas Akibatnya, jumlah
penggunaan plastik terus meningkat setiap harinya sehingga mengakibatkan peningkatan volume sampah plastik Data dari Kementrian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan bahwa Indonesia menghasilkan sekitar 17 juta ton sampah plastik per tahun, di mana sekitar 32,6% sampah belum terkelola
Menghadapi situasi ini, langkahlangkah untuk mengurangi
penggunaan plastik sekali pakai dan mendorong praktik daur ulangmenjadisangatpenting
Plastik secara umum dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori utama, yakni plastik termoplastikdanplastiktermoset.

Plastik termoplastik adalah jenis plastik yang ketika dipanaskan padasuhutertentudapatmeleleh dan dapat diubah bentuknya kembali. Sementara itu, plastik termoset adalah jenis plastik yang telah mengalami pengikatan tiga dimensi(padatan)dantidakdapat dilelehkan kembali untuk diubah bentuknya



Gambar1.Jenistermoplastik Sumber:Damayanti,etal.(2023)



Plastik merupakan komponen polimer yang terbentuk dari molekul sederhana yang
menggabungkan diri menjadi unit berulang atau monomer Monomerplastikumumnyaterdiri

dari berbagai unsur kimia, seperti karbon, hidrogen, fluor, dan sulfur, yang mana pada saat proses polimerisasiakanterikatsatusama lain membentuk rantai yang dapatmencapairibuanmonomer. Dari ribuan rantai monomer tersebut yang membuat plastik memerlukan waktu sekitar 50 hingga 100 tahun agar dapat terurai.
Proses pengolahan kembali limbah plastik dapat dilakukan melalui berbagai metode seperti konsep 3R (Reuse, Recycle, Reduce). Namun, pendekatan tersebut terbukti tidak sepenuhnya efektif dalam mengatasipermasalahansampah plastik karena hanya mengubahnya menjadi produk baru tanpa mengurangi jumlah totalnya. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, alternatif pengelolaan sampah plastik telah berkembang termasuk konversi menjadi bahan bakar.
Plastik sebagai turunan dari minyak bumi memiliki potensi energi yang dapat setara dengan produk bahan bakar fosil, seperti bensin, solar, dan minyak tanah Karena itu, pengolahan plastik menjadi hidrokarbon sebagai sumberenergimerupakanpilihan yang layak untuk dipertimbangkan.
Proses pengolahan plastik menjadi bahan bakar melalui suatu teknik yang dikenal sebagai pirolisis. Pirolisis merupakan suatu proses di mana bahan diuraikan oleh suhu tinggi tanpa adanya oksigen. Dalam proses pirolisis, polimer plastik terurai menjadi molekul-molekul yang lebih sederhanakarenaputusnyaikatan antarmolekul. Produk yang dihasilkan terdiri dari tiga jenis, yaitugas,tar(minyakpirolitik),dan ash Minyak pirolisis ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar mesin, sedangkan gas dan abu dianggap sebagai produk sampingan. Jenis plastik memiliki dampak yang signifikan terhadap komposisi minyak plastik dan kualitas minyak yang dihasilkan dalamprosespirolisis









Limbah plastik yang berasal dari wadah makanan atau
minuman dibersihkan dari
kotorannya dan kemudian dikeringkan Proses selanjutnya pemotongan limbah plastik menjadi ukuran yang ditentukan dan penimbangan sesuaidengankapasitasreaktor pirolisis. Penting untuk diperhatikan bahwa ukuran sampel memiliki dampak signifikan terhadap hasil proses karenapartikelyanglebihbesar akan mengakibatkan proses pirolisis berlangsung lebih lambat. Selain itu, peningkatan jumlah bahan yang dimasukkan akan meningkatkan produksi bahan bakarcair(tar)danarang.





Gambar1 SkemaAlatPirolisis
Sumber:Wadji,etal.(2020)

Sumber panas yang digunakan adalah tungku yang beroperasi menggunakan bahan bakar gas LPG dengan kapasitas 3 kilogram Desain tungku ini dapat dianalisis dalam dua fase, yakni kondisi keseimbangan (steady state) dan kondisi tak keseimbangan (unsteady state). Fase keseimbangan melibatkan perhitungan konsumsi bahan bakar yang diperlukan untuk menjalankan proses pirolisis pada plastik dan fase tak keseimbangan melibatkan perhitungan kebutuhan bahan bakar untuk memanaskan reaktor hingga mencapai suhu yang cukup untuk memulai pemrosesanplastik.







Reaktor pirolisis harus dirancang dengan material tahan terhadap suhu tinggi, mengingat proses pirolisis membutuhkan jumlah energi panas

yang signifikan Salah satu contoh material yang sesuai untuk digunakan adalah pelat dasar yang terdiri dari campuran bahan dengan besi. Selain itu, perancangan tutup reaktor pirolisis juga merupakan aspek penting Terdapatduajenisdesaintutupyangumumdigunakan,yaknitutupdatar dan tutup berbentuk kerucut. Reaktor dengan tutup berbentuk datar akan menghasilkan aliran yang bersifat turbulen, sedangkan tutup berbentukkerucutcenderungmenghasilkanaliranyangbersifatlaminar, sehinggadapatmeningkatkanjumlahuapatauminyakyangdihasilkan.

Kondensor yang digunakan
dalam proses pirolisis adalah
model pipa ganda yang
memiliki kapasitas untuk
memperluas area sentuhan
antara gas-gas yang panas dan medium pendingin yang

mengelilingipipaluar Selainitu, kondensor dalam perangkat
pirolisis juga dibuat dari bahan
stainlesssteel.

Tabungyangberfungsisebagai wadah untuk menampung minyak dan gas sisa hasil pirolisis disarankan menggunakan transparan agar gas dihasilkan dapat terlihat produksigastelahberhe inidapatmenjadiindika berakhirnya proses sehingga dapat mem mengurangi pengguna LPGdenganefisien.








Proses pirolisis dimulai dengan memasukkan sampah plastik yang telah ditimbang ke dalam tabung reaktor untuk dipanaskan.
Tabung reaktor ditutup saat proses pemanasan untuk mencegah masuknya oksigen

Proses ini biasanya dilakukan dalam rentang suhu operasional antara 350°C hingga 900°C pada tekanan atmosfer. Tingkat suhu yang digunakan mempengaruhi lajupirolisisdankonversinya
Sampel yang dipanaskan akan meleleh dan menghasilkan gas pirolisis. Gas ini kemudian mengalir melalui pipa penghubung yang menghubungkan reaktor dengan kondensor untuk didinginkan. Pada kondensor, gas pirolisis mengalami perubahan fase menjadi cairan. Cairan tersebut kemudian dikumpulkan di wadah penampung, sementara gas pirolisis yang tetap berbentuk gas akan turut dikumpulkan untuk digunakan kembali sebagai sumberpanasuntukreaktor
Proses pirolisis dianggap selesai ketika tidak ada gas yang dihasilkanlagi.
Dalam menanggapi tantangan lingkungan yang semakin mendesak, inisiatif untuk mengubahlimbahplastikmenjadi sumber energi melalui proses pirolisis menjadi langkah yang menjanjikan. Dengan menggunakanmetodeini,limbah plastik dapat diubah menjadi sumber energi yang berguna, mengurangi pencemaran lingkungan dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan plastik sekali pakai harus diminimalisir dan praktik daur ulang harus didorong lebih aktif untuk mengurangi jumlah total limbah plastik yang dihasilkan. Dengan demikian, langkahlangkah ini akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan mengurangi dampak negatif sampah plastik terhadapekosistemglobal.


Riandis, J. A., Setyawati, A. R., & Sanjaya, A. S. (2021). Pengolahan Sampah Plastik Dengan Metode Pirolisis Menjadi Bahan Bakar Minyak. Jurnal Chemurgy,5(1),8-14
. Surono,U B,&Ismanto,I (2016) PengolahansampahplastikjenisPP,PET dan PE menjadi bahan bakar minyak dan karakteristiknya. Jurnal MekanikadanSistemTermal,1(1),32-37.










Writer:Muna




Permintaan energi global diperkirakan akan meningkat sebesar 28% pada tahun 2045, dengan lebih dari 50% pangsanya masih didominasi oleh sektor minyak dan gas (OPEC, 2021).
Permintaan energi secara global akan meningkat dari 275,4 menjadi 352 mboe/d (Millon Barrels of Oil Equivalent Per Day) dari tahun 2020 hingga 2045 (OPEC, 2021).
Salah satu metode ekstraksi minyak bumi yang terkandung dalam lapisan batuan ialah teknik hydraulic fracturing (HF), yaitu suatu proses pemompaan suatu fluida dengan tekanan yang cukup tinggi untuk meretakkan dinding batuan di dalam sumur yang sudah digali. Setelah dinding retak, rekahan terbentuk, selanjutnya minyak pada batuan disalurkan kembali ke permukaan bersamaan dengan cairan rekahan (Zhang et al., 2022).
Untuk rekahan, hal ini selalu dicapai menggunakan pompa tanah






bertekanan tinggi dengan menyuntikkan cairan rekahan yang mengandung bahan kimia ke dalam reservoir untuk menghasilkan rekahan buatan. Dalam beberapa dekade terakhir, banyak sistem fluida rekahan telah diselidiki, mulai dari cairan rekahan berbahan dasar air (Zhou et al., 2021), cairan rekahan berbahan dasar minyak (Wang et al., 2021), cairan rekahan berbahan dasar busa (Xiong et al., 2021), dan cairan rekahan tanpa air (Kalam et al., 2021). Cairan rekahan berbahan dasar air adalah jenis yang disukai untuk merangsang reservoir, karena persiapannya yang mudah, keamanan yang tinggi, biaya rendah, kinerja yang bagus, dan pengelolaan yang sederhana (Kang et al., 2022).
Cairan rekahan berbasis air yang khas terdiri dari sekitar 95,511% air, 4% proppant berupa pasir, dan 0,489% bahan kimia termasuk bahan pembentuk gel, pengikat silang, pemutus, surfaktan, penghambat kerak, penghambatkorosi,danbiosida.

Proses ekstraksi minyak bumi yang masih terperangkap dalam lapisan batuan menghasilkan limbah air dalam jumlah yang besar. Proses ini membutuhkan injeksi fluida untuk membuat dan memperpanjang pecahan batu, setidaknya dibutuhkan 5 juta barel air yang setara dengan 19.700 kolam renang Olimpiade. Air tersebut akan diinjeksikan ke dalam sumur batuan lalu akan naik kembali dengansendirinyakepermukaanbersama dengan minyak bumi. Setelah dilakukan pemisahan air dan minyak, limbah air yang bercampur dengan kotoran dan air tanah ini akan dibuang. Namun hanya dengan treatment seperlunya tanpa ada perlakuan khusus. Selain pemborosan air, limbah dapat membahayakan bagi lingkungan sekitar. Sistem daur ulang air limbah ekstraksi minyak diperlukan agar air dapat dipergunakan kembali, sekaligus sebagaiupayapenghematanair.
1.
Electro coagulation: metode ini menggunakan listrik untuk mengendapkan padatan kimia, ion logam berat, serta senyawa organik lainnya yang terkandung dalam limbahairekstraksiminyak.
2.
Nanofiltration: yaitu metode filtrasi menggunakan membran berukuran nano untuk memisahkan endapan dan gumpalan hasil residu pada proseselectrocoagulation.
3.
Pervaporation: metode ini memanfaatkan membran hidrofilik yang sangat efektif untuk menghilangkan kandungan garam yang sangat tinggi pada air akibat limbah yang bercampur dengan air tanah. Hal ini berkaitan dengan sifat membran hidrofilik yang hanya akan menarik dan mengikat molekul air, sehingga garam dan partikel tersisa dapat terpisah dari air dengan efektivitasmencapai99%.

EvaniaChristianaFebiani,T.N.(2022,Februari24).ItsMediaCenter.DipetikMei6,2024, Dari Sistem Daur Ulang Air Limbah Ekstraksi Minyak Ala Mahasiswa Its: Https://Www.Its.Ac.Id/News/2022/02/24/Sistem-Daur-Ulang-Air-Limbah-EkstraksiMinyak-Ala-Mahasiswa-Its/
Kalam, S., Et al., 2021. A Review On Non-Aqueous Fracturing Techniques In UnconventionalReservoirs,Vol.95,P.104223. Opec,2021.WorldOilOutlook.



REPORTER: ANANDA

MONICA EDITOR: OLIVIA
HALLO SOBAT TEKIM!!!
Siapa nihh disini yang masih bingung cara mengelola sampah atau limbah yang kita miliki? Aku yakin teman-teman pasti bingung dan bertanya – tanya bagaimana sih cara mengelola sampah atau limbah dan bagaimana cara mengurangi penggunaanya Nahhh sebelum kita ke tipsnya aku bakal jelasin dulu nihh apa sih 3R itu (Reduce, Reuse, Recycle)
Jadi 3R (Reduce, Reuse, Recycle) adalah langkah berurutan untuk mengelola sampah secara lebih baik Konsep ini terdiri dari tiga tahapan: mengurangi (Reduce) menggunakan kembali (Reuse), dan mendaur ulang (Recycle). Tujuan utama dari 3R adalah untuk mengelola sampah dengan cara yang lebih efektif dan ramah lingkungan.
Nah, sedikit intermezzo mari kenalan yuk dengan narasumber kita kali ini, beliau adalah mahasiswa aktif Teknik Kimia Angkatan 2022 dan juga pernah menjadi bagian anggota separation di divisi writer. Ia adalah Kak Mohamad Fiqih Sa'ari atau biasa dipanggil Kak Fiqih.



Mari kita simak yuk!!!
Sesuai dengan prinsip 3R, Kak Fiqih
memiliki cara tersendiri menerapkan prinsip tersebut di kehidupan sehari-hari
agar ramah lingkungan loh!
Reuse. Yaitu mengurangi penggunaan barang yang dapat menimbulkan atau berpotensi menjadi sampah untuk yang prinsip yang
pertama kita bisa menggunakan botol tumbler sehingga kita menghidari
penggunaan botol plastik yang dapat berpotensi menjadi sampah
Reduce. Dalam penerapan unutuk hidup ramah lingkungan adalah bisa
menggunakan kembali suatu barang sehingga tidak menciptakan barang –barang baru Contohnya seperti ketika kita memiliki tepak makan itu bisa
digunakan lagi di kemudian hari bukannya membeli kemasan baru
Recycle. Atau daur ulang dalam penerapan hidup ramah lingkungan bisa dilakukan dengan cara mendaur ulang botol – botol plastik yang ada disekitar tempat tinggal kita atau bisa
dijadikan menjadi bahan yang lebih bermanfaat atau untuk di ciptakan menjadi sesuatu baru misalnya ecobrick yang disusun menjadi meja atau kursi.
Selain itu, ada trik sederhana untuk mengurangi sampah di rumah yaitu dengan cara memilah antara sampah organic dan sampah anorganik setelah dipilah kita bisa langsung mengurangi yaitu dengan cara misalkan sampah organik langsung di buang dan untuk sampah anorganik bisa didaur ulang kembali Kak Fiqih juga memiliki kebiasaan mengurangi pemakaian plastik agar lebih efektif yaitu penggunaan botol plastik bisa diganti dengan penggunaan tumbler dan untuk tas – tas plastik bisa diganti dengan penggunaan tote bag. Nahh setelah kita menerapkannya dalam kehidupan kita, kita bisa mengajak keluarga kita tau orang terdekat kita untuk melakukan hal yang sama agar prinsip 3R ini dapat terwujud dengan baik.
3R bukan merupakan tren semata karena dengan menerapkan prinsip 3R kita bukan hanya mengganti plastik dengan totebag tetapi kita bisa mendaur ulang barang yang tidak sudah layak pakai menjadi barang baru yang memiliki daya guna dan menguntungkan dari segi komensiral jika kita menjualnnya.
Penjelasan yang diberikan cukup menarik bukan?? Ayo mulai sekarang terapkan 3R dalam kehidupan kita dengan cara mengganti penggunaan plastik dengan totebag, mengganti botol plastik dengan tumbler dan mendaur ulang kembali barang yang sudah tidak layak pakai menjadi barang yang memiliki daya guna
Writer:Fera
Editor:Kanthi
Pada tahun 2024, Indonesia diguncang skandal korupsi besarbesaran yang melibatkan timah senilai Rp 271 triliun. Kasus ini menyoroti jaringan korupsi yang rumit dan tidak hanya dampak finansial namun juga dampak sosial serta politik yang lebih dalam terkait dengan pelanggaran tersebut


Kasus korupsi yang menjerat Harvey Moeis, suami aktris ternama Sandra Dewi, sebagai tersangka semakin memperjelas keberadaan figur berkuasa di balik aktivitas terlarang tersebut Skandal ini menggaris bawahi sifat korupsi yang meluas di Indonesia, menyoroti perlunya tindakan anti-korupsi yang ketat dan pentingnya meminta pertanggungjawaban individu tanpa memandang status sosial atau koneksi mereka.



Designer:Alkadri
Korupsi merupakan masalah serius yang menghambat perkembangan suatu negara. Korupsi telah mengakar dalam berbagai sektor, termasuk industri pertambangan seperti penambangan timah. Menguak misteri dan daya tarik di balik korupsi timah di Indonesia tidak hanya memberikan wawasan tentang praktik korupsi dalam industri ini, tetapi juga mengungkap kompleksitas politik, ekonomi, dan sosial yang melatarbelakangi fenomena ini.

Indonesia adalah salah satu produsen timah terbesar di dunia Namun, industri ini telah diwarnai oleh praktik korupsi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pejabat pemerintah hingga pengusaha tambang. Korupsi dalam industri timah seringkali terjadi dalam bentuk pemalsuan izin tambang, penyuapan, pencucian uang, dan lainnya. Akibatnya, kerugian tidak hanya dirasakan secara ekonomi tetapi juga berdampak pada lingkungan dan masyarakat setempat.

MenguakMisteriYangTerjadi:
Kasus korupsi timah senilai Rp 271 triliun ini tidak hanya membuat heran karena jumlahnya yang sangat besar, namun juga mengungkap misteri seputar rumitnya jaringan individu yang terlibat dalam praktik terlarang tersebut. Kasus ini mengungkap transaksi rahasia dan perjanjian rahasia yang seringkali menjadi ciri skandal korupsi berskala besar, sehingga membuat masyarakat terkejut dan penasaran dengan besarnya korupsi yang terjadi.

Meskipun memiliki konotasi negatif, korupsi sering kali mempunyai daya tarik tertentu bagi mereka yang terlibat, karena menawarkan kekuasaan, kekayaan, dan pengaruh kepada individu yang ingin terlibat dalam kegiatan tersebut. Daya tarik korupsi terletak pada kemampuannya memberikan jalan pintas menuju kesuksesan, memungkinkan individu untuk melewati batas-batas hukum dan etika demi mengejar keuntungan pribadi.
Kasus korupsi timah senilai Rp 271 triliun ini tidak hanya berdampak


Secara finansial namun juga berdampak besar bagi masyarakat Indonesia. Hal ini mengikis kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga pemerintah, menyoroti perlunya reformasi antikorupsi yang komprehensif, dan menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan

Kasus korupsi timah senilai Rp 271 triliun di Indonesia pada tahun 2024 menjadi pengingat akan tantangan yang dihadapi negara ini dalam memberantas korupsi dan menegakkan supremasi hukum. Menggali misteri dan daya tarik di balik skandal-skandal tersebut, masyarakat dapat lebih memahami kompleksitas korupsi dan berupaya membangun masa depan Indonesia yang lebih transparan dan akuntabel
Korupsi dalam industri timah seringkali melibatkan jaringan yang rumit antara pejabat pemerintah, pengusaha tambang, dan pihakpihak lain yang terlibat. Penyelidikan kasus-kasus korupsi ini seringkali sulit dilakukan karena adanya perlindungan dari pihak-pihak yang


terlibat. Penyelidikan kasus-kasus korupsi ini seringkali sulit dilakukan karena adanya perlindungan dari pihak-pihak yang terlibat. Selain merugikan secara ekonomi, korupsi dalam industri timah juga sering kali mengabaikan dampak lingkungan
Praktik penambangan yang tidak terkontrol seringkali menyebabkan kerusakan lingkungan yang serius, termasuk pencemaran air dan deforestasi.
Hubungan antara politisi dan pengusaha tambang seringkali menjadi fokus dalam kasus korupsi timah Adanya kepentingan politik dalam industri ini dapat memperumit upaya pemberantasan korupsi

https://medan.tribunnews.com/2024/03/29/adaorang-kuat-dibalik-kasus-korupsi-timah-rp-271t-kejagung-didesak-bongkar-sampai-keakarnya
https://www kompas id/baca/english/2024/04/0 1/en-kerugian-negara-dari-kasus-timah-capairp-271-t-dari-mana-asalnya


LangkahApayangBisa DiambiluntukMenanggulangi KorupsiTimah?

Pemberantasan Korupsi: Penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku korupsi, termasuk pejabat pemerintah dan pengusaha tambang yang terlibat 1
3.
Transparansi dan Akuntabilitas: Meningkatkan transparansi dalam izin tambang dan pengelolaan sumber daya alam serta memastikan akuntabilitas dalam penggunaan dana tambang

2. Partisipasi Masyarakat: Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengawasan terhadap praktik korupsi dan dampak lingkungan dari industri tambang
ttps://www.thejakartapost.com/business/20 24/04/09/energy-ministry-to-scrutinize-tinmining-firms-amid-timah-graft-case html
https://www cnbcindonesia com/market/202 40406111011-17-528982/kasus-korupsitimah-bikin-rugi-rp271-t-ini-asal-usalrinciannya

Reporter:Daru


Hallo sobat Tekkim! Pada edisi kali ini, kami berkesempatan untuk mewawancarai Kak Welson, seorang mahasiswa Teknik Kimia angkatan 2020 yang sukses mengikuti Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) bekerja sama dengan
CADFEM ANSYS, mitra ternama yang bekerjasama dengan Kemendikbud untuk memberikan pelatihan operasional dan simulasi menggunakan ANSYS kepada mahasiswa Indonesia hingga mendapatkan sertifikat. Yuk kita telusuri lebih dalam perjalanan inspiratifKakWelson!
PemantauanAktivitasProgram danMotivasiMengikui
Kak Welson bukanlah sosok yang melangkah tanpa arah. Sebelum memutuskan untuk bergabung dengan program MSIB, ia telah mempelajari setiap program yang ada, termasuk MSIB, ISMA, dan lainnyasecaradetail

Dengan memantau timeline dan mendapatkan informasi dari berbagai sumber, seperti teman, saudara, dan kakak tingkat, Kak Welson sudah mengintip setiap program secara rinci. Jadi, ketika niat tumbuh di dalam dirinya, Kak Welson sudah siap dengan gambaran yang jelas tentang apa yangakandihadapinya.

Motivasi Kak Welson untuk bergabung dengan program MSIB
pun memiliki cerita yang menarik.
Selain karena keinginan untuk mengisi waktu kosong dan rasa
suka dalam mengotak-atik aplikasi
ANSYS, Kak Welson juga memiliki pengalaman sebagai asisten laboratorium pada materi Aliran
Fluida, di mana ia terlibat dalam praktikum yang menggunakan
aplikasi ANSYS Gabungan antara kegabutan dan kesempatan untuk belajar lebih dalam menjadikan program MSIB sebagai pilihan yangtepatbaginya.
TantangandalamProsesSeleksi
denganMitraCADFEM
Meskipun memiliki motivasi yang kuat, Kak Welson juga harus menghadapi tantangan dalam proses seleksi, terutama dengan mitra CADFEM. Saat itu, hanya dua hari sebelum penutupan pendaftaran MSIB, CADFEM belum membuka open rekrutmen dan belum menjadi mitra Kemendikbud.
Hal ini menimbulkan ketidakpastian, mengingat mitramitra yang bekerja sama dengan
Kemendikbud dalam satu batch tidak selalu ada dalam batch berikutnya.
Meskipun begitu, Kak Welson dengan bijak mengelola strategi pendaftaran, yaitu dengan memprioritaskan CADFEM, ia menyisihkan satu slot dari 22 lowongan yang tersedia Meskipun terdapat beberapa mitra yang telah mengadakan proses wawancara, Kak Welson tetap menunggu informasi langsung dari CADFEM sebelum membuatkeputusanakhir.
PengalamandalamProgram MSIBdenganMitraCADFEM
Ketika akhirnya diterima sebagai bagian dari program MSIB dengan CADFEM, Kak Welson memasukiduniasimulasiANSYS dengan segala kompleksitasnya
Selain dari aspek teknis mengoperasikan ANSYS, ia juga dibimbing untuk mengembangkan engineering mindset-nya.

Setiap minggunya, materi yang disimulasikan berbeda, mulai dari
desain kereta MRT hingga aliran udara lingkungan. Kak Welson terpesona dengan kemampuan
ANSYS dalam menyajikan proses aliran udara secara mendetail, memperdalam pemahamannya tentangaerodinamika.
Namun, tantangan tidak dapat dihindari, terutama ketika menghadapi masalah teknis seperti kesalahan simulasi akibat keterbatasan perangkat keras
Beruntung, bimbingan dan solusi dari para mentor membantu Kak Welson untuk tetap mengoperasikan ANSYS dengan lancar, bahkan melalui remote play menggunakan komputer di JermanmelaluiAzure.
ProsesSeleksidan
AdministrasiProgramMSIB
Proses seleksi dan administrasi dalam program MSIB bisa berbeda-beda tergantung pada mitra yang dipilih. Misalnya, pada
CADFEM, proses seleksi hanya berupaseleksiberkastanpatahap
wawancara, sementara pada mitra lain, seperti yang dilakukan melalui zoom atau telepon, untuk tahapan wawancaranya. Adapun administrasi program MSIB umumnya terdiri dari pengumpulan berkas seperti CV, transkrip nilai, surat rekomendasi dan surat keterangan lainnya, serta sesi wawancara dengan pertanyaanpertanyaan dasar tentang motivasi mengikuti program dan harapankedepannya
TipsdanTrikSuksesdalam ProgramMSIB
Berikut adalah beberapa tips dari Kak Welson bagi mahasiswa yanginginsuksesdalamprogram MSIB:
Manfaatkan Informasi dari
Teman: “Jangan ragu untuk mendapatkan informasi dari teman atau senior mengenai program-program yang tersedia Kesempatan terbaik bisa datang dari sumber yang tidakterduga.”
Tetap Fleksibel: “Terbuka terhadap kesempatan baru
bahkan jika itu muncul secara
tiba-tiba. Fleksibilitas adalah kunci untuk mengambil langkahmaju.”
Prioritaskan Manajemen
Waktu: “Dalam situasi di mana
Anda memiliki banyak tanggung jawab, manajemen waktu yang baik akan membantu Anda tetap fokus danproduktif”

Melalui setiap langkah yang ditempuhnya, Kak Welson tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis yang berharga, tetapi juga mengasah keterampilan manajemen waktu, ketekunan dalam mengatasi tantangan, dan keterbukaan terhadap peluangpeluang baru. Semoga kisah perjalanan Kak Welson ini memberikan inspirasi dan motivasi bagi pembaca untuk mengikuti jejaknya dalam mengejar impian dan meraih kesuksesandimasadepan. Gimana sobat Tekkim, tertarik mengikutiprogramMSIB?
Reporter: Sabrina Designer: Monica Editor: Jenisha

HalloSobatTekkim,bagaimana kabarnya?

Tak terbantahkan bahwa keberhasilan eksperimen di laboratorium kimia sangat
bergantung pada ketaatan dan pemahaman aturan yang tepat.
Dengan memahami dan mengikuti Do's and Don'ts
dengan teliti, kita tidak hanya memastikan keselamatan diri dan rekan-rekan, tetapi juga menjaga integritas dan akurasi
dari hasil percobaan kita. Mari kita mulai petualangan di dunia laboratorium kimia ini bersama
kak Kakalia dan kak Xuanzie!
Mereka akan membantu kita untuk menjelajahi prinsip-prinsip
dasar yang harus diikuti serta tindakan-tindakan yang harus dihindari.

Kak Kakalia Putri Auralita atau yang akrab disapa kak lia merupakan seorang mahasiswi
Teknik Kimia angkatan 2021 dan sekaligus asisten laboratorium di Teknik Kimia UNNES loh! Nah, mari kita dengarkan pendapat dari kak lia tentang apa saja yang boleh dan yang tidak boleh kita lakukan saat memasuki laboratorium
Teknik Kimia UNNES nih temanteman, yuk kita simak bersamasama.

MenurutkakLiadilaboratoriumkimia,pematuhanterhadapDo'sand Don'ts sangatlah penting untuk menjaga keselamatan, keberhasilan eksperimen,danintegritashasilkerja.Salahsatuhalyangpentingadalah menggunakanperalatanpelindungdiri,sepertisarungtangan,kacamata pelindung,danjubahlab,untukmenghindaricederadankontaminasi.
Selain itu, pastikan untuk membaca dan mengikuti instruksi dengan seksama, baik itu dalam mengukur bahan kimia maupun dalam melakukan percobaan. Memiliki pengetahuan tentang sifat-sifat bahankimiayangdigunakanjugakrusial, seperti tingkat keasaman atau kebasaan, reaktivitas,dantoksisitasnya.
Hindarimenggunakanperalatanyang rusak atau yang tidak sesuai dengan standar keamanan, serta tidak boleh mengonsumsi makanan atau minuman di dalam laboratorium. Selalu pastikan untuk membersihkan area kerja setelah selesai menggunakan peralatan, dan jika terjadi kebocoran atau insiden, segera laporkankepadapengawaslaboratorium
DenganmematuhiDo'sandDon'tsini,kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif di laboratorium kimia.
Gimananihsobat,menariksekalibukanpenjelasandariKakliatentangapa saja yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan saat memasuki laboratorium Teknik kimia UNNES? Eitss, ada juga loh, penjelasan dari Kak Xuanzie yang pastinyatidakkalahmenarik.Yuk,kitasimakbersama.
Sepertikatapepatahtakkenalmakataksayang,makadariitukitakenalan yukdengankakakyangsatuini.KakXuanzieAlfarezaseorangmahasiswaTeknik KimiaUNNESangkatan2021yangjugamerupakanasistenlaboratoriumdiTeknik KimiaUNNES
Writer: Sabrina Designer: Monica Editor: Jenisha



Menurut kak Xuanzie, sebagai mahasiswa saat memasuki laboratorium kimia, kepatuhan terhadap protokol keselamatan dan praktik terbaik adalah yang terpenting. Mematuhi apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan tidak hanya memastikan keselamatan pribadi, tetapi juga integritas eksperimen dan lingkungan.
Pertama, yang terpenting ialah mahasiswa harus tahu etika laboratorium atau safety assessment, seperti mengetahui risiko yang dilakukan sebelum, selama, maupun setelah melakukan eksperimen atau aktivitas kimia Mahasiswa juga harus memahami penanganan jika terkenatubuh.
Kedua, kita juga harus bertanggung jawab kepada diri sendiri dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai. Seperti, penggunaan kacamata pengaman untuk melindungi mata dari percikan atau asap, jas lab untuk melindungi pakaian, dan sarung tangan untuk mencegah paparan bahan kimia pada kulit. Selain itu, sepatu berujung tertutup memberikan perlindungan lebih lanjut terhadap tumpahan atau pecahankaca

Aspekpentinglainnyaadalah pemahamantentangbahankimia yang digunakan. Sebagai mahasiswa Teknik Kimia UNNES kita harus selalu baca label
dengan cermat dan pahami sifat dan bahaya yang terdapat pada setiap zat Pentingnya menjaga ruangan tetap bersih dan terorganisir untuk meminimalkan kecelakaandankontaminasi.
Pembuangan limbah yang benar juga sama pentingnya, pisahkan bahan kimia sesuai dengan kompatibilitasnya dan ikuti prosedur pembuangan yang telah ditetapkan dengan cermat. Selain itu, jangan pernah melakukan eksperimen tanpa izin ataumemodifikasiprosedurtanpa pengawasanyangtepat
Dan Saran Terakhir dari kak Xuanzi, jangan pernah ragu untuk meminta panduan atau klarifikasi dari petugas yang berpengalaman danselalusemangat!
Wah, jadi gimana nih temanteman? keren sekali bukan penjelasan mengenai hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di Laboratorium Kimia menurut Kak
Kakalia dan Kak Xuanzie? Semoga dengan ini tips dan saran dari mereka, teman-teman dapat menjadi seorang ilmuwan yang lebih baik dan lebih aman dalam melakukanpenelitianyaa!


Writer: Naila Writer: Naila

Editor: Sasa Editor: Sasa
Designer: Khayra Designer: Khayra
Halosobattekkim!
Sebagai mahasiswa, tentu sering kali dihadapkan dengan berbagai macam kesibukan, baik yang berkaitan dengan kegiatan akademik maupun organisasi dan kepanitiaan. Pada edisi kali ini, kami berkesempatan mewawancarai
Kak Indra Sakti Pangestu, seorang mahasiswa berprestasi dari Fakultas Teknik yang juga menjabat sebagai
Wakil Ketua Himpunan Profesi Teknik Kimia tahun 2022/2023. Gimana sih caranya Kak Indra bisa menyeimbangkan antara kehidupan perkuliahan dan organisasinya? Yuk, simakTips&TrickdariKakIndra!
Memastikan Hari Berjalan dengan Lancar
Tips pertama dari Kak Indra untuk memastikan hari berjalan dengan lancar adalah “Planning for a better day” yaitu dengan menyusun agenda kegiatan di pagi hari Biasanya, kak indra selalu bangun pagi dan menyusun agenda yang akan dilakukan di hari itu. Selain itu, disetiap weekend kak indra juga menyusun rencana aktivitas selama seminggu kedepan agar tidak ada aktifitas yang tertinggal ataupun bertabrakan. Nah, sobattekkimbisamelakukanhalini
agar agenda kalian tersusun serta tidak ada lagi jadwal yang kelupaan ataupunbentrok!
Prioritas dan Alokasi Waktu
Kak Indra merupakan seorang deadliner Eitss! bukan berarti orang yang suka mengerjakan sesuatu mepet deadline ya! Deadliner yang dimaksud adalah mengerjakan sesuatu berdasarkan deadlinenya. Padatipskeduaini,urutkanprioritasmu berdasarkan deadline terdekat dan berikan alokasi waktu sesuai dengan kepentingannya. “Terus kalau deadlinenya bareng atau tabrakan gimana dong kak?” Nah, jika memang bertabrakan, kamu dapat mengurutkan sesuai prioritasmu yang paling penting atau yang menghubungimu terlebih dahulu. Dan jangan lupa untuk selalu minta deadline jika diberikan tugas agar memudahkan kamu dalam menyusun jadwalya!



Multitasking untuk Pengefektifan Waktu
Bagi kak Indra, multitasking adalah sesuatu yang efektif dan efisien Namun, penting untuk mempertimbangkansituasidankondisi tertentu. Jika ada aturan yang melarangmultitasking,kitaharus
mematuhinya. Sebagai contoh, saat mengikuti rapat, tidak boleh melakukan multitasking seperti mengerjakantugaskuliah.
‘


Penyeimbangan antara Tanggung Jawab sebagai Mahasiswa, Hidup Pribadi dan Istirahat supaya Tetap Sehat dan Bahagia
Meskipun digempur berbagai kesibukan, tentu saja jangan sampai sakit ataupun tidak bahagia. Bagi Kak Indra, tanggung jawab sebagai mahasiswa tentunya belajar dan berprestasi, sedangkan tanggung jawab untuk hidup pribadi adalah meluangkanwaktuuntuk
bersosialisasi dengan teman seperti healingataupunmencaripenghasilan tambahan seperti berjualan. Memanfaatkan waktu luang di siang hari untuk tidur merupakan hal yang dilakukan Kak Indra untuk menyeimbangkankehidupannyaagar selalu sehat. Namun, apabila agendanya padat, maka akan mencari waktu lain untuk mengganti tidurnya
Banyak sekali orang yang merasa waktumerekaselaluterkurasdansulit cari keseimbangan. Satu-satunya tips dari Kak Indra untuk mengatasi waktu yang kurang adalah dengan memangkas waktu tidur untuk menambahwaktuberaktivitas.Karena normalnya tidur memakan banyak waktu yaitu 8 jam. Memangkas waktu tidur bukan berarti tidak tidur sama sekali, melainkan hanya mengurangi beberapa jam saja Namun, penting untuk memastikan agar tidur kita berkualitas,karenamengurangiwaktu tidur tidak selalu merugikan asalkan tiduryangkitadapatkanbermutu.
Nah, itulah beberapa tips and trick dari Kak Indra agar kita dapat memanajemen waktu dengan baik. Semoga tips and trick dari Kak Indra inidapatbergunadanditerapkanoleh sobattekkimya!
“Manajemenwaktubukansekadarpilihan,melainkansuatu
kewajiban.Ketikasituasimendesakdanwaktuterbatas,meminta bantuankepadatemanataumelibatkanorang-orangyangterlibat dalamkegiatantersebutdapatmenjadisolusiyangefektif.”
-IndraSaktiPangestu




Pengolahan Limbah Plastik menjadi BBM dengan Metode Pirolisis
Proses pengolahan kembali limbah plastik dapat dilakukan melalui berbagai metode seperti konsep 3R (Reuse, Recycle, Reduce). Namun, cara ini tidak sepenuhnya efektif dalam mengatasi permasalahan sampah plastik karena hanya mengubahnya menjadi produk baru tanpa mengurangi jumlah totalnya. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, alternatif pengelolaan sampah plastik telah berkembang termasuk konversi menjadi bahan bakar. Teknik yang biasa dikenal dengan Metode pirolisis. Oleh karena itu, pengolahan plastik menjadi hidrokarbon sebagai sumber energi merupakan pilihan yang layak untuk dipertimbangkan.

https://bit.ly/KuesionerSeparationEdisi6Bagian1
