Skip to main content

Buletin EXPO Mini 2023

Page 1

PEZATNEWS EDISI EXPO MINI 2023

BERD HIDUP DENG AMPIN MENGAN TEKN GAN POTE OPTIMAOLOGI: SI, M LKAN PRESN BERK TASI SEERAIH KEHID ONTRIB RTA UPAN USI DI HARI.SEHARI-

MENJADI SUPER CERDAS ERA SOCIETY 5.0

ERA SMART SOCIETY 5.0

ERA SOCIETY 5.0 HARUS KREATIF DAN PRODUKTIF


MENU HALAMAN COVER STORY Tumbuh Dan Berkembang Di Era Society 5.0 : Menguasai Skill Yang Dibutuhkan Untuk Sukses Di Masa Depan .....................................................................................................3

FOKUS 1 Menjadi Super Cerdas Di Era Society 5.0 ......................................................................................................................................................4

FOKUS 2 Era. Society 5.0 Harus Kreatif Dan Produktif ...............................................................................................................................................5

FOKUS 3 Hidup Berdampingan Dengan Teknologi : Mengoptimalkan Potensi, Meraih Prestasi Serta Berkontribusi di Kehidupan Sehari-hari .................................................6-7

REPORTASE ON THE SPOT (SISWA) Kata Mereka tentang Era society 5.0.......................................................................................................................................................... 8-9

REPORTASE ON THE SPOT (GURU) Kata mereka tentang Era Society 5.0, Serta kesiapan Studentday Menyiapkan Skil Pendukungnya.......................10-11

INTERVIEW TOKOH Iskandar eko Priyotmo. M.HUM Direktorat pembinaan Tenaga dan lembaga kebudayaan kemedikbudristek.....................................................................12-13

INTERVIEW ARTIS Ika dihardjo: segalanya Sudah Serba Mudah Era society 5.0 Harus Makin Giat Belajar .................................................................................14 Alex Rio: Era Society 5.0 Semua Jadi Lebih Praktis, Kitanya Jangan Gaptek! .................................................................................................15 Wiwied Salman: Era Society, Manfaatkan Sosial Media Untuk Unjuk Karya..................................................................................................................16

SPESIAL REPORT HARI GURU NASIONAL My School My Adventure : Hormati Gurumu Berkah Ilmumu.........................................................................................................................................................................18-19

Say no to bullying, yes to empati............................................................................................................................................................20-21

REKOMENDASI TEMPAT Perpuastakaan Nasional Republik Indonesia Tempat Asik Nyari Referensi Bacaan yang Gak Bikin Bosan............................................................................................................22 Maraca Books and Coffee Baca Buku Sambil Ngopi, Serasa Dirumah Sendiri................................................................................................................................23 829 Coffee & Kitchen Tempat Asik Bernostalgia Bersama Keluarga Tercinta.......................................................................................................................25 Perpustaan dan Galeri Kota BogorAsyik! Bogor Punya Perpustakaan dan Galeri Kota Super Nyaman............................................................................................................27

Pimpinan Umum : Dr. H. Agus Rohiman, M.Pd, Pimpinan Redaksi : Dian Adesti S,Sos, Staff Redaksi : All Crew Studentday Jurnalistik, Layout/Distribusi : All Crew Studentday Jurnalistik. Redaksi menerima kritik dan saran serta sumbangan artikel dan foto. Kirimkan melalui alamat redaksi ke buletin PEZATNEWS@gmail.com

Pezatnews.blogspot.com

2

@pezatnews_


Hallo sobat PezatNews, apa kabarnya nih? Kalian tau nggak sih, kalau saat ini kita akan memasuki era society 5.0 lohh! Society 5.0 merupakan era teknologi dimana semua teknologi merupakan bagian dari manusia itu sendiri. Wahh maksudnya gimana tuhh? Maksudnya, dalam era Society 5.0 nantinya manusia akan mampu menciptakan nilai-nilai baru melalui perkembangan teknologi, yang tentunya dapat membantu kehidupan sehari-hari. Keren banget kan? Nah, Society 5.0 juga merupakan sebuah konsep yang berasal dari Jepang sobat! di era ini, menggambarkan tahap evolusi masyarakat yang berdasarkan perkembangan teknologi. Konsep ini juga diperkenalkan sebagai kelanjutan dari konsep society 4.0 Nah, dalam era Society 5.0 juga memungkinkan umat manusia menggunakan ilmu pengetahuan yang berbasis teknologi modern lohh! seperti Artificial Intelligent (AI) dan robot untuk memenuhi kebutuhan dan mempermudah kehidupan manusia. Keren banget gak sih membayangkan kemajuan di era society 5.0 nantinya? Nah tapi, kita juga harus bisa nih sobat untuk mengikuti perkembangan itu semua. Karena kalau enggak, bisa-bisa hal itu berpengaruh pada segala aspek loh, khususnya dalam bidang lapangan pekerjaan. Saat ini saja, sudah banyak sekali pekerjaan yang kabarnya akan digantikan oleh robot dan AI. Dilansir dari sejumlah literatur, beberapa pekerjaan yang akan didigantikan oleh AI diantaranya yaitu penerjemah, kasir, proofreading, bahkan presenter. Ada juga yang menyebutkan beberapa pekerjaan yang akan digantikan oleh robot, yaitu petugas pengepakan, analisis dan peneliti, serta resepsionis. Wahh, sobat PezatNews makin overthinking gak nihh dengan masa depan? Oleh karena itu, kita gak boleh hanya tinggal diam aja sobat! di tengah perkembangan teknologi yang sudah semakin maju ini, kita juga harus mampu dalam beradaptasi dan pastinya mengembangkan skill yang kita miliki yaa! Karena dalam era society 5.0 ini teknologi sudah sangat maju, selain dengan mengembangkan skill yang telah kita kuasai, tentunya kita juga harus update skill yang sekiranya akan sangat dibutuhkan agar nantinya posisi kita tidak dapat tergantikan. Seperti kemampuan teknologi digital, kemampuan analisis data, juga kemampuan artificial intelligent. Oleh karena itu, sobat pezatnews, yuk terus kembangkan skill yang kita miliki, dan update diri kita dengan skill-skill baru yang akan dibutuhkan di era society 5.0 nantinya!! Salam hangat, (Salma/Delia/All crew studentday jurnalistik)

PezatNews.blogspot.com

3.

@pezatnews_


MENJADI SUPER CERDAS DI ERA SOCIETY 5.0 Mencapai super cerdas di era ini dapat lebih mudah dilakukan dengan beberapa Langkah ini : Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menjadi super cerdas di era ini. Salah satu yang bisa kita lakukan ialah mempelajari teknologi yang mendasari Society 5.0, seperti kecerdasan buatan, IoT, dan komputasi awan. Pahami bagaimana teknologi ini bekerja dan bagaimana mereka dapat diterapkan dalam berbagai konteks. Dengan ini kita tidak akan mengalami ketertinggalan juga harapan kita dapat mengimplementasikan kedalam kehidupan sehari-hari guna mempermudah dan mempertimbangkan efisiensinya.

Halo Sobat PezatNews! Apa kabar nih? Kalian tau ga sih apa itu Era Society 5.0? Society 5.0 adalah konsep yang berasal dari Jepang, konsep ini merupakan visi tentang masyarakat masa depan yang diharapkan akan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mencapai tingkat kesejahteraan dan kualitas hidup yang lebih tinggi nihsobat! Nah Konsep Society 5.0 ini juga menggabungkan elemen-elemen dari revolusi industri keempat (Industri 4.0) dengan fokus pada kesejahteraan sosial, lingkungan, dan keberlanjutan.

Lalu gimana sih cara kita menjadi super cerdas di era society 5.0? Menjadi super cerdas di Era Society 5.0 dapat diartikan dengan bagaimana kita memanfaatkan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), big data, robotika, dan lainnya ke dalam semua aspek kehidupan masyarakat, termasuk pendidikan, perawatan kesehatan, transportasi, lingkungan, dan ekonomi. Dengan tujuannya adalah menciptakan masyarakat yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan.

Pertama, Selalu Bertanya "Mengapa?" Berlatihlah untuk selalu bertanya mengapa suatu hal dilakukan seperti itu dan apakah ada cara yang lebih baik untuk melakukannya. Ini adalah langkah awal dalam menemukan solusi inovatif. Kedua, Berpikirlah Divergen, yaitu berpikir "out of the box." Pertimbangkan ide-ide yang tidak konvensional atau tidak lazim. Terkadang, solusi inovatif muncul dari kombinasi konsep yang tidak terduga.. Ketiga, Janganlah Takut untuk Gagal. Kegagalan adalah bagian dari proses inovasi. Jangan takut untukmencoba ide-ide baru, meskipun ada risiko gagal. Gagal dapat memberi pelajaran berharga. Terakhir, lakukanlah Kolaborasi, yaitu bekerja sama dengan orang-orang dari berbagai latar belakang dan disiplin ilmu. Kerja sama dengan orang-orang yang berbeda pandangan dapat memunculkan ide-ide segar.

Ingatlah bahwa kreativitas dan inovasi adalah keterampilan yang dapat ditingkatkan melalui latihan dan eksperimen. Semakin kalian melatih kemampuan ini, semakin mudah bagi kalian untuk merancang solusi inovatif yang dapat membantu untuk tetap produktif dalam kehidupan bermasyarakat di era Society 5.0.

(Rania & Marsha/All crew studentdayjurnalistik/*berbagaisumber)

PezatNews.blogspot.com

4.

@pezatnews_


ERA SOCIETY 5.0 HARUS KREATIF & PRODUKTIF Nah, Sobat PezatNews, kalau sebelumnya kita sudah membahas tentangbagaimana menjadi super cerdas di era society 5.0 ini, Nah sekarang kita akan membahas bagaimana menjadi kreatif dan produktif di Era Society 5.0.

Untuk lebih memahami era society 5.0 kita perlu mengetahuigenerasi sebelum era ini. Yang pertama 1.0 era di mana manusia masih berburu dan manusia baru mengenal tulisan, kedua 2.0, manusia sudah mengenal bercocok tanam ataubidang pertanian, ketiga 3.0, manusia mengenal teknologimesin dan industri mulai dikembangkan, dan yang keempat, 4.0, manusia telah menggunakan komputer dan teknologiinternet dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Era 5.0 adalahera di mana manusia mampu menciptakan nilai baru dalamkehidupan melalui perkembangan teknologi modern yang akan meminimalisasi kesenjangan sosial dan permasalahanekonomi.

Lalu bagaimana sih cara kita untuk kreatif dan produktif di era ini?

Nah, kita bisa melakukan nya dengan pendidikan dan pengembangan diri yaitu pendidikan seumur hidup denganteruslah belajar dan mengembangkan keterampilan barusepanjang hidup, dan pengembangan keterampilan kreatifdengan focus pada pengembangan keterampilan kreatif sepertidesain, seni, music, penulisan, dan pembuat konten digital lainnya. Di era ini masyarakat dengan mudah mencari pekerjaan dan bahkan membuat lapangan pekerjaan yang baru. Hampirsetiap pekerjaan era saat ini membutuhkan skill teknologisehingga generasi digital saat ini tidak perlu khawatir tidakmemperoleh pekerjaan asalkan mau mencoba dan kreatifdalam memanfaatkan teknologi pasti seseorang dapatmemiliki pekerjaan.

Selain itu dengan adanya pemanfaatan teknologi pekerjaanakan semakin mudah dan cepat diselesaikan. Contohnya digital marketing saat ini seorang marketing tidakperlu lagi datang ke konsumen untuk menawarkan produk, namun cukup memasukkan produk dalam platform digital yang dapat diakses oleh semua orang. Kreativitas adalah kunci utama produktivitas di era Society 5.0. Individu yang kreatif akan mampu bertahan hidup. Sebaliknya, bagi individu yang hanya diam saja tidak maubelajar teknologi dan menumbuhkan kreativitas maka akantenggelam dengan zaman ini. So, marilah kita lebih kreatif dan produktif lagi untuk menuju era society 5.0 ini dan kita juga harus mengembangkandiri kita dalam pengetahuan yang baru. Jadi gimana nih kalian harus siap ya Sob! (Rania & Marsha/All crew studentdayjurnalistik/*berbagaisumber).

PezatNews.blogspot.com 5

5.

@pezatnews_


HIDUP BERDAMPINGAN DENGAN TEKNOLOGI: MENGOPTIMALKAN POTENSI, MERAIH PRESTASI SERTA BERKONTRIBUSI DI KEHIDUPAN SEHARIHARI Hai sobat PezatNews, kalian tau ga sih sekarang kita sudah berada di era society 5.0 pastinya teknologi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita, itu artinya kita tidak bisa menghindari bahwa kita hidup dalam era yang sangat terhubung secara digital. Perkembangan pesat dalam teknologi ini yang telah membentuk kita untuk berkomunikasi, bekerja, dan bermain. Seiring dengan kemajuan ini, berbagai pertanyaan muncul: "Bagaimana kita dapat hidup berdampingan dengan teknologi ini dengan seimbang dan bijaksana?" Nah kali ini kita mau ngajak Sobat PezatNews menggali bagaimana teknologi telah mengubah kehidupan kita, tantangan yang muncul seiring dengan kemudahan ini, dan cara kita dapat memanfaatkan teknologi secara positif sambil tetap menjaga keseimbangan dalam hidup kita. Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat. hidup kita semakin mudah teratasi dengan berbagai perangkat dan aplikasi canggih. Kehadiran teknologi ini dalam kehidupan sehari hari membawa perubahan dalam cara kita berinteraksi dengan dunia, termasuk dalam hubungan antar manusia. Salah satu aspek yang patur diperhatikan dalam hal ini adalah hidup berdampingan Hidup berdampingan mengacu pada bagaimana teknologi mempengaruhi dan membentuk hubungan sosial dan in elektronik iteraksi antara individu. Sebagai contoh dalam platform-platform seperti Facebook, Instagram. Twitter. dan masih banyak yang lainnya juga telah membuka peluang baru. kita memiliki kemampuan untuk terhubung dengan orang-orang di seluruh dunia secara instan.

PezatNews.blogspot.com

7J

@pezatnews_


Media sosial adalah alat yang kuat untuk mencapai prestasi pribadi dan profesional. Dengan strategi yang tepat dan komitmen untuk berbagi, belajar, dan berinteraksi, siapa pun dapat memanfaatkan potensi prestasi yang disediakan oleh era digital ini. Dengan bermain cerdas di dunia media sosial, kita dapat menciptakan peluang baru, memperluas pengaruh, dan mencapai tingkat prestasi yang lebih tinggi dalam berbagai aspek kehidupan kita. Dengan ini teknologi juga memberikan berbagi pengalaman, dan minat, orang-orang di seluruh dunia dan dapat memperkaya kehidupan sosial kita dan memungkinkan kita untuk membangun jaringan yang lebih luas nantinya. Di sisi yang lain, teknologi juga dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hubungan sosial dan perdampingan. Terdapat aplikasi dan layanan online yang dirancang khusus untuk membantu teman-temam mengelola hubungan, berkomunikasi dengan lebih baik, dan menjaga keseimbangan antara kehidupan online dan offline.

SOBAT PEZATNEWS, UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN DAN MEMANFAATKAN PELUANG HIDUP BERDAMPINGAN DALAM ERA TEKNOLOGI, ADA BEBERAPA LANGKAH YANG DAPAT DIAMBIL: 1. Penting bagi kita untuk menyadari dampak teknologi pada hidup perdampingan mereka dan mencari keseimbangan yang tepat antara kehidupan online dan offline. 2. Atur waktu yang khusus untuk berinteraksi dengan orang-orang secara langsung tanpa gangguan teknologi tersebut. 3. Tingkatkan pemahaman tentang penggunaan yang bijak dan aman dari teknologi di antara generasi muda dan orang dewasa. 4. Manfaatkan teknologi untuk memperdalam hubungan sosial, belajar, berbagi, dan memperluas jaringan sosial. Nah sobat pezatnews, dengan kesadaran dan tindakan yang bijak, kita dapat hidup berdampingan dengan teknologi ini secara positif, meraih prestasi, dan memberikan kontribusi yang berarti dalam masyarakat. Sekaligus mengingatkan kita akan pentingnya beradaptasi dengan teknologi sambil tetap menjaga keseimbangan dan memanfaatkannya secara positif dalam kehidupan sosial dan pribadi kita. Bersiap mulai dari sekarang ya!

(Tim liputan: Ratu/Tania/*berbagaisumber)

PezatNews.blogspot.com

7J

@pezatnews_


Reportase On The Spot

Apa Kata Mereka Tentang Era Society 5.0, Serta Kesiapan Studentday Mengembangkan Skill Pendukungnya

Mukti Alinur, S.Pd (Pembimbing Studentday Theater) Jika ditanya kesiapan menghadapi Era Sosiety 5.0 dari tim Teater, sebisa mungkin kami mengkombinasikan kecanggihan teknologi dengan adegan atau scene yang akan ditampilkan. Klo biasanya kan untuk pementasan teater itu kan semuanya real jadi ditampilkan secara langsung oleh orang itu dari vokalnya, bahkan ke musik pun live, kedepan kami mungkin akan menggunakan infokus dan layar besar untuk memvisualisasikan scene dalam pementasan.

Novania Nur, A.Md (Pembimbing StudentDay Tata Boga Untuk era sosial ini, sebenarnya tata boga itu kan lebih ke praktik dibanding ke bidang lainnya. Apalagi Era society 0.5 ini sudah banyak minimarket atau restoran yang menggunakan robot atau ai dalam pempuatan makanan. Cuman memang ada beberapa skill yang tidak bisa diaplikasikan menggunakan oleh robot-robot tersebut untuk urusan memasak masih manual. Jadi paling bidang teknologi di tata boga ini lebih optimalisasi ke jasa promosi.

Alma Diva (Pembimbing Studentday Broadcasting) Dari era society 5.0 kita belajar bahwa teknologi terus berkembang dan selalu ada pembaruan. Maka dari itu, kita sebagai masyarakat gak boleh nih ketinggalan sama perkembangan teknologi. Kita harus terus belajar, terutama untuk anak anak student broadcast. Akan makin banyak variasi media media untuk mengaplikasikan keterampilannya atau bahkan untuk menunjang pembelajarannya agar skillnya semakin terarah. Semakin bisa dikatakan mungkin menghasilkan riset atau jadi profesi baru itu.

Asyfa Qolbi Rhakaputry, A.Md.Kom (Pembimbing Studentday Progaming Desktop) Era society 5.0 bisa disebut perkembangan masyarakat yang semakin terintegrasi dengan teknologi yang sudah cukup canggih, seperti ai, dan teknologi sejenisnya. menurut saya salah satunya ada pada pengembangan Keterampilan Digital yg perlu mengembangkan keterampilan digital yg kuat. Ini termasuk pemahaman tentang penggunaan perangkat lunak dan platform teknologi yg umum digunakan dalam berbagai Pendidikan di era society ini.

Dra. Kania Dewi, M.Pd. (Pembimbing Studentday Tata Rias) Era Society 5.0 berpengaruh positif bagi Tata Rias karena kami dapat menggunakan teknologi dalam membuat/memperkenalkan proses mempercantik diri yang dipraktikkan. Untuk pengembangan skill banyak belajar dan terus mencari dan menggali informasi melalui medsos. Setelah melihat kami praktikkan dengan mengeksplor kemampuan masing-masing.

(Tim Liputan : Sativa/Nabila/Studentday Jurnalistik)

PezatNews.blogspot.com

8

@pezatnews_

8


Apa Kata Mereka Tentang Era Society 5.0

Chealsea Joteisa Sinaga - XI IPA U5 (Musik Modern) Menurut saya era society 5.0 sangat berpengaruh bagi perkembangan kegiatan pembelajaran, dalam pengajaran student day musik modern tidak hanya dibutuhkan suara atau keterampilan dalam bermain alat musik saja, tetapi juga kita memerlukan beberapa skill dalam mengedit sebuah lagu. Ada banyak aplikasi yang dapat mendukung kegiatan pengajaran dalam student day musik modern, contohnya Bandlab. Dengan bandlab kita dapat menginput data suara vokal maupun suara instrumen walaupun setiap anggota berada di wilayah yang berbeda

Bintang Arif W - XI IPA U6 ( Arsitektur ) Menurut saya, pengaruh dari era society 5.0 bagus dan baik bagi remaja, dimana mereka bisa mengembangkan kemampuannya dalam membuat inovasi baru yang berkaitan dengan IT yang lebih canggih dan modern dari zaman sebelumnya, tetapi juga memiliki pengaruh tidak baik jika disalahgunakan seperti menyebarkan berita bohong lebih luas dan mudah, ketergantungan teknologi, dan lain sebagainya.

Rahmat Firmansyah-XI IPA U1 (Seni Lukis) Menurut saya era society 5.0 sangat mendukung pegembangan skill dalam pembelajaran studentday seni lukis, karena dengan adanya era society 5.0 kita dapat lebih mudah mempelajari tips & trick dalam melukis, selain itu kita dapat mencari inspirasi inspirasi melalui laman internet, kita juga dapat mulai belajar membuat karya lukis tanpa menggunakan media kertas ataupun kanvas tetapi dengan media digital yang sekarang ini banyak digeluti oleh orang orang, dengan adanya 5.0 ini kita bisa dengan mudah berbagi hasil karya yang telah kita buat ke luar daerah dan bahkan ke mancanegara sekalipun.

Firyal waafi syahirah - XI IPA U2 (Seni Lukis) Pendapat saya tentang kehidupan di era society 5.0 ini sangat membantu dalam pengembangan skill, terlebih lagi dalam student day Seni lukis. Karena dengan adanya era society 5.0 kita dapat lebih mudah untuk mempelajari Dan mencari cara-cara membuat karya Seni tertentu, seperti mencari inspirasi Dan video2 tutorial melalui internet. Dan juga karena era ini kita dipermudahkan untuk mempublish karya-karya kita

Vianda Dewi Prayogi - XI IPA U2 (Broadcast) Era Society 5.0 berperan penting dunia pendidikan. Konsep ini memungkinkan kita menggunakan ilmu pengetahuan yang berbasis modern, dimana hal tersebut sangat dibutuhkan manusia agar dapat hidup lebih nyaman dan mudah. Salah satu manfaat Society 5.0 ini adalah pada studentday broadcast. Ummo merupakan salah satu aplikasi yang dapat digunakan, karena kita dapat mengetahui kata yang informal, formal, maupun semi formal, dan kita juga dapat melihat berapa kecepatan dalam berbicara juga nada nada yang harus ditekankan. speech center juga aplikasi terbaik untuk membantu public speaking kita, karena kita dapat berbicara di depan umum dengan teknologi VR juga dapat diajarkan cara-cara melakukan kontak mata dengan para penonton.

(Tim Liputan : Sativa/Nabila/Studentday Jurnalistik)

PezatNews.blogspot.com

9

@pezatnews_


Apa Kata Mereka Tentang Era Society 5.0 Arsa Tungga Garuda (pembimbing studentday seni lukis) Era smart society 5.0 jelas memudahkan dalam segala aspek, kalau kegiatannya dengan seni lukis itu yang pasti akses berpameran atau memperkenalkan karya ke publik baik secara virtual maupun non virtual itu lebih mudah melalui media sosial, melaui, video call atau mungkin via zoom dan sebagainya yang intinya di era saat ini memudahkan sekali untuk para seniman memperkenalkan maha karyanya ke publik. Untuk kesiapan studentday sendiri saya sudah mempersiapkan sesuai dengan tren yang ada saat ini sehingga harapannya bisa mengikuti dan menarik orang yang ingin bekerja di dunia seni rupa dan industri kretif selanjutnya.

Muhammad Riansyah Lubis (pembimbing studentday seni musik modern)

Era society 5.0 tentu sangat menguntungkan banget, karena saya dimudahkan dengan segala keramahtamahan aplikasi yang sudah ada seperti AI. Seperti mengedit foto yang tadinya menggunakan photoshop sekarang bisa dengan AI begitu juga dengan bermusik dapat membantu membuat lirik agar lebih cepat. Persiapannya? saya ajarkan siswa nilainilai materi yang umum di dunia musik, seperti kunci dasar, bagaimana menulis lirik, nah dengan adanya aplikasi-aplikasi yang nantinya mendukung di era society 5.0 seharusnya memudahkan mereka dalam membuat suatu karya.

Nuri Nurjanah Handayani (pembimbing studentday sekretaris)

Era society 5.0 bagi studentday sekretaris itu sangat berpengaruh, apalagi sekretaris itu harus bisa berdampingan dengan teknologi. Mereka juga harus bisa mengaplikasikan teknologi-teknologi canggih. misalnya beragam fitur yang ada pada microsoft, untuk mengupdate perjalanan dinasnya. Untuk persiapannya sendiri teman-tema sekretaris akan membuat suatu drama musikalisasi catwalk, jadi nanti akan ada perubahan mulai dari cara pekerjaan yang sekretaris lakukan jaman dulu dan jaman sekarang, yang akan didukung oleh peralatan yang canggih, sperti adanya laptop, handphone dan lainnya.

Arie Sucipto (pembimbing Studentday mandarin) Era society 5.0 sudah pasti bisa memudahkan manusia dalam bekerja ataupun beraktifitas. Di jepang sendiri untuk 5.0 sudah ada bis yang tanpa supir dan juga pengiriman paket melalui drone untuk menyebrangi pulau. Dari era ini juga kita mengetahui pekerjaan yang dapat digantikan oleh teknologi, yang akan berpengaruh untuk keberlangsungan hidup manusia. Kami di Studentday Mandarin sendiri ini menyiapkannya tentu dari segi bahasa karena bahasa itu jendela dunia, pelajaran bahasa asing itu dipakai di semua bidang misalnya di bidang teknologi. Teman-teman studentday mandarin sendiri sekarang lagi belajar HSK, HSK itu adalah kemampuan berbahasa mandarin tingkat nasional.

Faisal Hidayat Saputra (pembimbing studentday seni musik tradisional) Keuntungan era society 5.0 di bidang seni musik tradisional itu sangat menguntungkan sekali, kita sekarang bisa mempelajari gamelan di smartphone dan sample midi pun rekaman dan lain-lain sudah ada samplenya. Untuk kesiapan studentday seni musik tradisional sendiri, kita bisa mengembangkan dari segi pemasaran, dari segi cara menyajikan, namun konten yang dibawakan tetap konvensional.

PezatNews.blogspot.com

10

@pezatnews_


Apa Kata Mereka Tentang Era Society 5.0

Jihan Aqillah Abdullah XI IPS 3 Menurut saya era society 5.0 studentday berpengaruh baik untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. seperti studentday musik modern yang dapat membantu mendukung saya untuk meningkatkan skill musik

Anisya Rahman XI IPS 2 Era Society 5.0 merupakan sebuah konsep yang berfokus pada integrasi dunia fisik dan virtual, dengan manusia sebagai komponen utama dalam menciptakan nilai baru melalui kemajuan teknologi. Di era ini, sektor pendidikan memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Studentday Cinema dapat mengembangkan keterampilan untuk mendukung pertumbuhannya di era ini melalui cara mengembangkan nilai-nilai karakter. Meningkatkan keterampilan teknis. Dengan berfokus pada aspek-aspek ini, Studentday Cinema dapat mempersiapkan diri untuk berkembang di Society 5.0 dan berkontribusi pada pengembangan solusi inovatif yang mengintegrasikan dunia fisik dan virtual.

Nazwa Puji Julianti XI IPS 3 Bagi saya dan student day, era society 5.0 berpengaruh baik untuk mengembangkan ilmu pengetahuan seperti di student day robotika dan mampu meningkatkan skill membuat robot yang canggih untuk di masa depan yang akan mendatang

Stefany Paramitha XI Pioneer Dampak dari era society 5.0 itu sebenarnya banyak banget yaa. Positifnya itu kayak jaman sekarang era society 5.0 itu terjadi kayak increasing di aspek teknologi, ekonomi, juga budaya, apalagi era society 5.0 ini tuh lebih mengacu ke masa depan di mana kalo kita itu pasti identik dan itu juga bisa mempermudah kehidupan kita kayak efisien dalam memakai waktu. Negatifnya bagi kehidupan sosial manusia dimuka bumi ini contohnya itu kayak manusia bisa saja tersampingkan karena ada banyaknya teknologi – teknologi baru yang terjadi di masa depan contohnya ada robot-robot mungkin di wilayah industri atau dan semacamnya itu akan berdampak bagi manusia kayak kehilangan pekerjaan dan juga dapat memengaruhi seseorang juga

Nazwa Nurrahmah XI IPS 2 Menurut saya, era society 5.0 pada studentday sangat berpengaruh untuk mengembangkan ilmu dan wawasan terhadap studentday masing masing. Untuk tata rias, era society 5.0 dapat membantu saya untuk mengembangkan skill di bidang tata rias. (Tim liputan: Novalisya/Isnaina/all crew studentday jurnalistik)

11

PezatNews.blogspot.com

11

@pezatnews_


DIREKTORAT PEMBINAAN TENAGA DAN LEMBAGA KEBUDAYAAN KEMEDIKBUDRISTEK Era Society 5.0, Harus Banyak Belajar, Paham Akar Budaya dan Jati Diri Bangsa. Sobat PezatNews, tau nggak sih, saat ini kita sedang memasuki era baru, yaitu era society 5.0 lhoo! Pada era ini, akan terdapat banyak kemajuan khususnya pada bidang teknologi. Nah nantinya manusia akan menciptakan berbgai perubahan yang diadaptasi dari perkembangan teknologi! Pastinya hal itu akan mempermudah kehidupan sehari-hari kita sobat! Eitss.. tunggu dulu! Meskipun perkembangan teknologi tersebut memberikan banyak kemudahan kepada kita, tapi kita juga perlu waspada nih sobat! Karena, semakin berkembangnya teknologi, dikhawatirkan tenaga manusia tidak dibutuhkan lagi lho.

Wahh mengkhawatirkan banget kan? Maka dari itu, penting banget nih bagi kita untuk update skill yang dibutuhkan di era ini agar tenaga kita tidak digantikan oleh teknologi yang semakin canggih. Pasti makin penasaran kan dengan era society 5.0 ini, dan apa saja yang perlu kita persiapkan untuk menghadapinya? Yuk simak hasil wawancara kami dengan Iskandar Eko Priyotomo, M.Hum selaku Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan Kemendikbudristek! Saat ini, kita sedang memasuki era society 5.0 yang mempengaruhi kehidupan, seperti pada bidang pendidikan bahkan budaya. Tanggapan terhadap kemajuan teknologi di era society 5.0 ini?

Kemajuan teknologi di era saat ini bukanlah masalah. Karena yang terpenting saat ini ialah bagaimana caranya menarik perhatian anak-anak generasi muda untuk ikut andil melestarikan budaya melalui teknologi yang sudah ada. Karena, teknologi juga dapat memudahkan kita untuk belajar serta melestarikan budaya. Sehingga saat ini kita juga harus hidup berdampingan dengan teknologi.

PezatNews.blogspot.com

12

@pezatnews_


Apa dampak positif dan negatifnya era society 5.0 ini, baik untuk pendidikan maupun budaya? Setiap perubahan tentunya ada pertentangan pro dan kontra, tergantung bagaimana kita menyikapi. Dengan adanya era digitalisasi ini sangat membawa dampak yang positif jika digunakan untuk hal yang benar, tapi juga dapat menjadi suatu hal yang tidak baik jika disalahgunakan. Contohnya seperti sosial media yang kerap digunakan sebagai media untuk membully, tetapi jika sosial media tersebut digunakan untuk kepentingan pendidikan maupun kebudayaan, itu merupakan hal yang benar untuk dilakukan. Bagaimana menyikapi perkembangan teknologi yang sudah semakin pesat ini, agar kita tidak tertinggal dengan kemajuan tersebut?

Tentunya harus belajar, itu saja kuncinya. Harus belajar dan mau bertanya Pesan untuk generasi muda saat ini di era society 5.0, kira-kira apa saja yang perlu dipersiapkan untuk beradaptasi?

Generasi muda saat ini tentunya harus mau belajar, mau berusaha, dan paham dengan akar budaya dan jati diri kita. Jangan sampai mudah terpengaruh dengan hal yang negatif meskipun sedang berada di era yang serba teknologi ini. Tim Liputan : Salma/Delia/*Studentday Jurnalistik

PezatNews.blogspot.com

13

@pezatnews_


Interview Artis

Ika dihardjo : Segalanya Sudah Serba Mudah Era society 5.0 Harus Makin Giat Belajar Hallo Sobat PezatNews, siapa sih yang nggak kenal dengan kakak cantik pemain sinetron ini? Meski tergolong pendatang baru, pemilik nama lengkap Ika Diharjo ini sukses menarik perhatian penonton di industri hiburan. Parasnya yang manis pun menjadi daya tarik tersendiri untuk pikat hati penikmat televisi. Beberapa waktu lalu, Artis kelahiran Wonogiri, 21 Maret 2000 yang baru saja meraih gelar sarjana ini meluangkan waktu untuk berbincang bersama crew Studentday Jurnalistik terkait isu seputar era society 5.0 dan beragam aktivitas yang dilakukannya untuk mengembangkan potensinya di dunia hiburan saat ini. Penasaran gimana isinya? Yuk kita simak sama-sama yaa.. Ceritain dong Kak, awal mula bisa jadi artis dan bisa sampai di posisi ini tuh gimana sih?

Awal mula jadi artis sih, dulu aku ikut ajang ada ajang pencarian bakat di dunia khusus acting, waktu itu masih pandemi jadi sistemnya lewat online kirim video CinemaArt mencari bintang, lalu kepilih, langsung deh ke Jakarta, meskipun saat itu masih skripsi. Alhamdulillah langsung kepilih project sinetron, gak kerasa udah 2 tahunan. Senangnya ada, sedihnya juga ada. Gak apa-apa, aku jalani semua prosesnya. Hidup di era society 5.0 yang serba digital ini, gimana rasanya?

Aku seneng sih ya, segalanya semakin dipermudah dalam hal apapun, dalam aktivitas apapun, mau belajar gampang, mau belanja gampang, mau pesen kendaraan juga gampang segala macem gampang. Sampai saat ini masih lebih banyak baiknya ketimbang buruknya. Dampak Baik Buruknya Era Society 5.0 saat ini?

Kita jadi dipermudah dari segala hal. Hmmm dampak negatifnya, masih banyak orang yang menyalahgunakan kemudahan mengakses teknologi-teknologi untuk berbuat jahil, menyakiti orang lain, bahkan menggampangkan segala persoalan. Semoga aku tidak demikian ya. Nah, pesan untuk generasi saat ini di era society 5.0, apa saja sih yang perlu disiapkan untuk beradaptasi? .Menurut Aku, yang perlu disiapkan, Pertama, diri kita sendiri walaupun kita ada di era teknologi, kita juga harus tetap membentengi diri dengan iman, ilmu, dan pendirian atau prinsip yang teguh. Kemudahan teknologi yang ada saat ini, justru harus kita manfaatkan untuk belajar lebih giat, apalagi segalanya bisa diakses dengan mudah kan. Percaya deh klo kita bisa mengoptimalkan kecanggihan teknologi dengan kegiatan yang sifatnya positif, manfaatnya juga bisa dirasakan untuk diri kita sendiri (Tim Liputan : Frida/Nabila/Sofia/*Studentday Jurnalistik)

PezatNews.blogspot.com

14

@pezatnews_


Interview Artis Alex Rio: Era Society 5.0 Semua Jadi Lebih Praktis, Kitanya Jangan Gaptek! Halo sobat PezatNews! Kalian apa kabar? Kali ini kami dari crew jurnalistik mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai salah satu public figure nih, namanya Rio Pandapotan Pangaribuan atau yang biasanya dikenal dengan nama Alex Rio. Ia adalah pria kelahiran 22 Mei 1993. Awalnya dikenal sebagai spesialis FTV karena wajahnya kerap muncul di sejumlah judul sejak tahun 2016, namun kini kakak ganteng mulai sering terlibat dalam sejumlah project film layar lebar beberapa diantaranya, Bangku Kosong dan Ujian Terakhir. Kemarin, kami berkesempatan mewawancarainya terkait isu teknologi di Era Society 5.0. Hmmm apa saja yaa kira-kira obrolannya? Lets check this out!!! Ceritain dong Kak pengalaman saat menjadi artis pertama kali bagaimana?

Dulu kerja kantoran di Kalimantan, sempat ketemu sama salah satu artis di mall dan ditawarin terjun ke dunia entertaiment, lalu casting, kenalan sama managementnya, akhirnya ketagihan deh sampai sekarang. Meskipun bermain Film menuntut persiapan jauh panjang agar bisa memainkan peran lebih natural dibanding saat bermain ftv.

Gimana sih rasanya bisa berada di Era Society 5.0 yang serba digital ini?

Pastinya lebih simpel, dulu orang ketinggalan dompet rasanya ribet, tapi karena ada teknologi seperti sekarang pakai handphone juga bisa untuk membayar sesuatu, jadi lebih praktis.

Dampak Positif Negatif Era Society 5.0 ? Pengaruh positifnya tentu, semua yang dilakukan jadi lebih praktis bagi anak muda, tapi ada juga pengaruh negatifnya, gak dipungkiri pengaruh teknologi juga mengubah cara berpikir. Pola belajar berubah. Ekspektasi kita semua untuk belajar juga berubah, makin canggih.Masyarakat Indonesia juga mengalami perubahan dalam segala sistem, terutama dengan perkembangan teknologi, dan internetnya. Meskipun disisi lain juga masih ada banyak kendala di Indonesia dalam memanfaatkan teknologi dan internet yaitu keterbatasan infrastruktur di daerah kepulauan. Hal itu harus terus diperhatikan oleh para pemangku kepentingan agar bisa menjadikan teknologi semakin merata di Indonesia. Negatifnya, harus pinter-pinter menggunakannya, berasa makin canggih teknologi, makin sedikit ruang privasi, atau adanya kebocoran data pribadi. Semoga ini tidak terjadi.

Memasuki Era Society 5.0, Apa Saja Yang Perlu Disiapkan Buat Generasi Sekarang Untuk Beradaptasi di Era Ini?

Bagi saya, teknologi tentu tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Apalagi anak-anak zaman sekarang telah mengalami perubahan penggunaan teknologi dengan sejumlah aplikasinya yang juga makin beragam. Tentu yang bisa dilakukan adalah kita semua harus selalu update sama teknologi agar tidak gaptek. Contohnya, aplikasi ini untuk bayar ini, aplikasi ini untuk belajar apa, intinya kalian dan generasi sekarang harus mau belajar hal yang baru setiap harinya.

(Tim Liputan: Kezia/Na'ilah/*Studentday Jurnalistik) PezatNews.blogspot.com

15

@pezatnews_


Interview Artis

Wiwied Salman Era Society, Manfaatkan Sosial Media Untuk Unjuk Karya Hayo Sobat PezatNews, kenal gak sama Wiwied Salman? Beliau adalah seorang publik figur yang saat ini masih aktif bekerja menjadi MC di berbagai acara, sekaligus ibunda dari artis cilik terkenal loh, yaitu Quinn Salman yang melejit usai lagu buatannya bertajuk Tiba-tiba, viral di TikTok.

Ahh beruntung sekali beberapa waktu lalu, Kami berkesempatan untuk mewawancarai beliau, Perempuan cantik kelahiran Tanjung Karang, 19 Juni 1981 serta peraih Mc Of the Year 2014, yang memiliki banyak jadwal dan sejumlah aktivitas di berbagai tempat, seputar karirnya dan sedikit tips optimalisasi menggunakan teknologi era saat ini. Berikut petikan wawancaranya

Cerita Awal mula berkarier?

Semua harus dilakukan karena hobi, kalau sudah suka apalagi menjadi hobi, pekerjaan apapun akan menjadi mudah. Awalnya itu dulu itu saya hanya menjadi penerima tamu dalam acara-acara yang diadakan oleh TV karena saat itu saya masih kuliah di S1 STIKOM Interstudi jurusan Komunikasi. Dari situ saya melihat bagaimana seorang Presenter atau MC bekerja. Dalam pikiran saya, enak banget yah kerjanya bisa ngobrol dengan berbagai tipe orang. Dari situ, saya mulai mencari tau, saya mengajukan diri untuk menjadi MC di acara-acara yang saya kunjungi. Alhamdulillah ada kesempatan jadi MC. Kemudian ada info dari teman kalau ada casting untuk menjadi presenter TV maupun sebagai MC di acara-acara OFF air.

Seberapa penting peran Teknologi saat ini?

Penting banget yang pasti dengan kemajuan teknologi sebenarnya banyak hal positif yang bisa dimanfaatkan. Dengan kemajuan digital juga sebenarnya kita bersyukur, sekarang bisa mempromosi kan diri, bisa membuat karya tanpa mesti kaya atau banyak uang dulu yah. Dulu karya tuh susah sekali untuk bisa di apresiasi banyak orang, sekarang dengan sosial media kalo kita bisa manfaatin buat hal positif kita jadi bisa menunjukan karya kita dan akhirnya orang-orang jadi mengenal kita.

Dampak buruk dari era digital?

Harus pinter-pinter karena ada part yang harus di ambil positifnya, karena bisa berakibat kecanduan dan menghabiskan waktunya dengan bermain with gadget. Artinya penerapan teknologi baru mestinya juga diimbangi dengan peningkatan skill baru supaya mampu beradaptasi dan mengikuti perkembangan teknologi yang makin canggih.

Pesan buat generasi muda saat ini?

Semangat terus belajar, karena ini waktunya buat kalian untuk menikmati momen ini karena saat ini kalian bisa bereksplorasi. Gunakan sosial media buat hal-hal yang positif. Tapi inget yaa, dalam bersosial media ada batasannya. Pahami setiap aturannya.

Nah itu dia sobat pesat beberapa rangkuman wawancara kami bersama Wiwied Salman. Gimana? Seru kan! Jadi yang bisa kita ambil adalah kita harus pandai-pandai dalam menggunakan media sosial (Tim liputan; Seisya/Davinza/Novi/Bunga/ilvy/Niken/Rafi)

PezatNews.blogspot.com

16

@pezatnews_


INTERVIEW ARTIS JUWITA BAHAR : Era Society 5.0, Harus Pintar Menggunakan Teknologi dan Memilah Informasi Hidup pahit masa kecilnya mendorong Juwita Bahar berjuang di dunia hiburan. Ia berhasil menjadi penyanyi dangdut, pemain sinetron, dan bintang film. Pemilik nama lengkap Juwita Thofany Sanjaya ini adalah putri kedua dari pedangdut terkenal Annisa Bahar. Lahir di Jakarta, 11 Januari 1996. Namanya sering mondar-mandir di pemberitaan infotainment. Kemarin, crew PezatNews berkesempatan ngobrol bareng apa saja tantangan di Era Society 5.0 dalam perjalanan kariernya. Yuk kita simak bareng-bareng yaa.

Cerita awal mula perjalanan karirnya dong Kak! Awalnya gak sengaja, justru berawal dari pemain sinetron, bukan nyanyi. Casting kesana kemari sejak usia 5 tahun, sering gagal, di tolak terus sama production house, foto seadanya karena aku dari keluarga yang sederhana. Sempet sedih dan ngedown, juga cuma dari situ aku harus lebih bisa lagi jadi lebih baik. Dan pada saat itu aku juga sempet jatuh sakit, waktu itu aku kena kanker otak atau infeksi otak gitu dan dari situ baru aku dipanggil sama SCTV, RCTI semua stasiun tv besar mulai memperebutkan aku buat jadi penyanyi, mungkin karena denger aku juga anak Annisa bahar penyanyi kali ya jadi mulai tuh banyak panggilan buat nyanyi, keterusan sampai sekarang.

Dampak Era Society 5.0 selama jadi Public Figure? Perkembangannya udah makin pesat dan hebat banget. Tentu ada positif negatifnya sih ya, terutama untuk anak kecil gitu tetep harus di awasin sama orang tua ya. Takutnya kan ya ada sesuatu yang harusnya ga mereka liat yang ga mendidik gitu, jadi malah disalah gunakan. Di bidang entertainment, era society seperti sekarang ini justru menguntungkan. Makin banyak platform untuk mempublikasi hasil karya. Makin efektif penggunaannya makin maksimal karyanya. Apalagi buat pelajar kaya kalian ya, kecanggihan teknologi saat ini bener bener ngebantu banget ya. Yang penting harus tetap sesuai fungsinya.

Menurut Kakak juga, Era Society 5.0 berdampak besar juga ga buat pekerjaan dan lapangan kerja? Tentu dong, makanya kita harus tetap mengasah keterampilan dan bakat yang dimiliki semaksimal mungkin. Dan tentu memiliki keterampilan yang sesuai untuk menjalankan pekerjaan yang dibutuhkan dalam Society 5.0 kalau gak mau kehilangan pekerjaan. Apalagi sekarang banyaklah info-info untuk mengupgrade skill di berbagai flatform sosial media, pinter-pintarnya maksimalkan itu semua aja ya.

Tantangan di Era Society 5.0 ini? Kita harus mempersiapkan diri dengan memahami perkembangan teknologi dan memastikan bahwa kita memiliki keterampilan yang diperlukan untuk bersaing di dunia kerja yang cepat berubah. Tentunya dengan tetap mementingkan kesehatan. Apalagi interaksi kita dengan perangkat teknologi makin sering kan. Jangan sampai membahayakan diri sendiri.

Pesan untuk generasi muda saat ini? Kita di era yang makin canggih gini harus bisa memilah dan memilih mana teknologi dan informasi yang baik buat kita konsumsi untuk kehidupan sehari hari yaa, kita semua juga harus siap mengatasi perubahan ini, dan optimis punya masa depan yang cerah.

(Tim Liputan: Alya/Anggi/*studentday jurnalistik) PezatNews.blogspot.com

17

@pezatnews_


MY SCHOOL, MY ADVENTURE HORMATI GURUMU, BERKAH ILMUMU.

Special Report Hari Guru Nasional My School, My Adventure Hormati Gurumu, Berkah Ilmumu.

Sobat PezatNews, Hari Guru Nasional adalah momen yang sangat penting dalam kalender pendidikan Indonesia, yang dirayakan setiap tahun pada tanggal 25 November. Perayaan ini memperingati peran guru dalam membentuk generasi masa depan, dan juga mengingatkan kita akan perjalanan pendidikan kita di sekolah, yang seringkali menjadi sebuah petualangan tak terlupakan. Sekolah adalah tempat di mana banyak dari kita mengawali perjalanan pendidikan. Ini adalah tempat di mana kita pertama kali merasakan atmosfer pembelajaran, bertemu dengan teman-teman sebaya, dan tentu saja, berinteraksi dengan guru-guru yang memiliki peran sentral dalam pengembangan kita. Sekolah adalah awal dari petualangan pendidikan kita. Sekolah bukan hanya tempat di mana kita menggali pengetahuan dari berbagai mata pelajaran, tetapi juga di mana kita membangun karakter, keterampilan, dan nilai- nilai yang akan membentuk masa depan kita. Guruguru di sekolah kita adalah pemandu dan inspirasi dalam perjalanan ini. Mereka bukan hanya memberikan pelajaran, tetapi juga memberikan arahan, dorongan, dan contoh yang berharga. Sobat Pezat, Sebagai pelajar kita termasuk orang yang beruntung sedunia lho. Pasalnya, ilmu yang kita timba baik di sekolah, home schooling, majlis ta’lim atau tempat belajar lainnya adalah cahaya yang akan menerangi kehidupan kita. Tanpa ilmu, hidup kita akan tersesat. Sulit membedakan yang benar dan salah. Namun, jauh sebelum keutamaan ilmu kita peroleh ternyata ada yang lebih penting untuk kita siapkan sebelumnya. Agar ilmu yang kita dapat penuh keberkahan dan bermanfaat bagi orang banyak. Siapkan dulu ‘garasi’-ilmu nya! Yaitu, Pentingnya Adab Sebelum Ilmu Adab bagi seorang pelajar itu ibarat garasi, tempat mangkalnya kendaraan biar nggak parkir sembarangan. Kebayang kalo ilmu gak ada garasinya, bisa membahayakan banyak orang. Makanya para ulama dulu not play-play alias nggak main-main kalo udah berurusan dengan adab. Sebagaimana nasihat Imam Malik, “Pelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu.” Abu Zakariya An Anbari rahimahullah mengingatkan: “Ilmu tanpa adab seperti api tanpa kayu bakar, dan adab tanpa ilmu seperti jasad tanpa ruh.” Nggak heran kalo ulama kawakan selevel Ibnu Mubarak juga menegaskan, “Kami mempelajari masalah adab itu selama 30 tahun, sedangkan kami mempelajari ilmu selama 20 tahun.” Kebayang nggak sih, alokasi waktu belajar adabnya aja 1,5 kali lebih banyak dibanding menuntut ilmunya. Itu berarti, pentingnya adab sebelum ilmu itu nggak bisa ditawar-tawar lagi. Belajar adab itu harus dibayar di depan, nggak bisa COD. Apalagi nunggak. Sebab itulah, salah satu pondasi adab bagi kita selaku para pencari ilmu adalah adab menghormati ahli ilmu alias guru. Imam Burhanudin Az Zarnuji penulis kitab fenomenal, Ta’lim Muta’alim mengingatkan, “Ketahuilah, sesungguhnya seorang penuntut ilmu tidak akan memperoleh kesuksesan ilmu dan tidak pula bermanfaat ilmunya. Kecuali dengan mengagungkan ilmu dan ahli ilmu, mengagungkan gurunya dan menghormatinya.”

PezatNews.blogspot.com

18

@pezatnews_


MY SCHOOL, MY ADVENTURE HORMATI GURUMU, BERKAH ILMUMU. Bentuk penghormatan terhadap guru bukan seperti hormat kepada bendera setiap upacara lho ya. Tapi menempatkan guru sebagai sosok yang kita muliakan, kagumi, dan teladani keilmuannya. Sedekat apapun kita dengan guru, tetap harus ngukur diri dan jaga adab. Jangan sampai kebablasan. Sebenci apapun kita pada guru, tak menjadi alasan untuk membullynya, melecehkannya, mempermalukannya, merendahkan martabatnya, dan semua perlakuan tak pantas. Miris rasanya kalo ngeliat perilaku pelajar yang sering kedapatan ‘kurang ajar’ kepada gurunya. Padahal kalo kita belajar adab, nggak ada ceritanya tuh perilaku songong murid pada gurunya. Karena sedikit saja hati guru kita tersakiti, alamat ilmu yang kita peroleh tak berarti. Nggak ada berkahnya. Sobat PezatNews, setiap guru adalah pahlawan tanpa jubah yang dengan sabar dan dedikasi membimbing kita. Mereka membuka pintu dunia pengetahuan, membantu kita melewati rintangan pembelajaran, dan mendorong kita untuk mengejar impian kita. Guru-guru ini, dengan penuh kasih sayang, mengarahkan kita melalui proses belajar yang kadang-kadang sulit. Selama petualangan di sekolah, kita juga mengalami berbagai tantangan, keberhasilan, dan kegagalan. Namun, setiap pengalaman ini adalah bagian tak terpisahkan dari perkembangan kita. Semua itu tidak mungkin tanpa bimbingan guru-guru yang penuh perhatian. Nah, Hari Guru Nasional adalah kesempatan bagi kita untuk menghormati dan mengucapkan terima kasih kepada guru-guru kita. Kita seharusnya mengingat peran berharga mereka dalam membentuk kita menjadi individu yang berkualitas. Tidak hanya sebagai pendidik, mereka adalah teman, penasihat, dan sumber inspirasi yang terus mendorong kita untuk meraih potensi terbaik. Sebagai peserta dalam petualangan pendidikan di sekolah, kita memiliki tanggung jawab untuk menjadikan setiap pelajaran dan pengalaman sebagai sarana pembelajaran. Hari Guru Nasional harus menjadi pengingat bagi kita semua akan peran penting guru dalam membantu kita meraih impian dan tujuan dalam hidup. Dalam merayakan Hari Guru Nasional, mari kita bersama-sama menghormati guru- guru kita dan merayakan petualangan pendidikan kita di sekolah. My School, My Adventure - sebuah perjalanan yang telah membentuk kita, dan akan terus membimbing kita menuju masa depan yang cerah dan sukses. Jadiiiii, kalau selama ini kita merasa kesulitan menerima pelajaran atau kebingungan memahami ketika guru menjelaskan, bisa jadi ada yang salah dengan adab kita kepada para ahli ilmu. Mungkin tanpa sengaja kita pernah menyakiti hatinya. Segera temui, cium tangannya, minta ampunannya sampai bersih. Nggak boleh ada yang ganjel. Untuk itu, terus belajar adab dengan mengenal Islam lebih dalam. Nggak mesti jadi santri. Yang penting, kelakuan kita setiap hari harus terpuji sehingga apapun yang dilakukan Allah ridhoi. Kalo udah gitu, dengan sendirinya pondasi adab kita sebagai penuntut ilmu akan terbangun sendiri. Dan kita jadi lebih mudah menerima ilmu dan menebar manfaat dari keilmuan kita di muka bumi. Karena itu, mulai sekarang, hormati gurumu akan berkah ilmumu. Yuk, gaskeun! (Savira/Shafa/*StudentDayJurnalistik)

PezatNews.blogspot.com

19

@pezatnews_


SAY NO TO BULLYING, YES TO EMPATI DI ERA SOCIETY 5.0 Sobat PezatNews.. Kasus penganiayaan yang menimpa salah seorang pelajar beberapa waktu lalu menjadi buah bibir di kalangan netizen. Kasus ini menjadi viral lantaran netizen begitu mudah terbawa opini liar yang beredar di dunia maya. Terlepas dari hoax dan fakta seputar kasus ini kita patut prihatin dengan kekerasan pelajar yang sudah lintas gender. Nggak cuman anak cowok aja yang sering kedapatan berkelahi keroyokan, tawuran, hingga open fight satu lawan satu ala gladiator. Tapi juga pelajar putri ikut-ikutan melampiaskan kemarahannya dengan bullying hingga penganiayaan yang memakan korban. Dan kasus yang terjadi ini bukan yang pertama terjadi di ngeri ini. Ngeri!

Sebelumnya juga sudah banyak kasus bulying yang menimpa dan dilakukan oleh sesama pelajar putri yang terekam oleh media. Meski nggak sampai viral dan mengundang tokoh publik untuk ikut ngasih pernyataan sikap, tapi cukup bikin potret dunia pendidikan kita makin buram. Sedihnya, kasus bullying anak di Indonesia makin marak terjadi di tahun 2023 ini dan menjadi ancaman besar bagi masyarakat, terutama di satuan pendidikan. Pasalnya, di awal tahun 2023, FSGI mencatat setidaknya sekitar 6 kasus perundungan anak di satuan pendidikan. Secara rinci, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mencatat, sepanjang dua bulan pertama di tahun, 2023 terdapat 6 kasus perundungan atau kekerasan fisik dan 14 kasus kekerasan seksual di satuan pendidikan. Ketua Dewan Pakar FSGI, Retno Listyarti mengatakan, pada periode Januari-Februari 2023, sudah ada satu kasus bullying anak di jenjang pendidikan SD, satu kasus di MTs, pondok pesantren satu kasus, dan tiga kasus ada di jenjang SMK. Berdasarkan pengakuan korban, bully dilakukan secara langsung saat di sekolah dan kerap dilanjutkan di dunia maya yang kerap dikenal dengan istilah cyberbully. Perilaku bullying gak bisa dipandang sebelah mata. Lantaran akibat bullying bisa bikin korban depresi hingga bunuh diri. Tingginya kasus bullying di Indonesia secara tidak langsung juga mempengaruhi kualitas belajar para siswa. Fakta menyebutkan, lebih dari 160.000 anak membolos setiap harinya untuk menghindari bullying. Lalu, hampir 10% siswa memutuskan untuk keluar sekolah atau pindah sekolah dengan alasan serupa. Selain kualitas belajar yang menurun, bullying juga menimbulkan dampak psikologis. Indonesia Darurat Bullying, Why? Maraknya kasus bullying yang dilakukan pelajar, menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Ada apa dengan mental pelajar? Begitu mudahnya mereka mengekspresikan kekecewaan, rasa marah, hingga kebencian dengan perilaku yang menyakiti orang lain. Setidaknya ada tiga pemicu perilaku bullying yang merajalela. Pertama, minimnya edukasi dalam proses pencarian jati diri. Frustrasi disebut sebagai salah satu sumber utama timbulnya kenakalan remaja. Frustasi karena tidak terpenuhinya empat kebutuhan pokok (four wishes) remaja. Adanya kebutuhan untuk memperoleh rasa aman; kebutuhan untuk memperoleh pengalaman baru sebagai usaha untuk memenuhi dorongan ingin tahu, petualangan, dan sensasi; kebutuhan untuk ditanggapi sebagai pemenuhan dorongan cinta dan persahabatan; dan kebutuhan untuk memperoleh pengakuan yang berupa status atau prestise. Perasaan frustrasi akan mendorongnya terutama sekali untuk melakukan perbuatan agresif. Kedua, dampak sosial media. Media sosial perlahan mengalami pergeseran fungsi. Keberanian orang untuk mem-bully dan nyinyir karena tidak terjadinya komunikasi secara tatap muka. Komunikasi melalui Internet memungkinkan terjadi deindividualisasi, kondisi ketika identitas seseorang tidak mudah dikenali karena memakai nama samaran. Tak heran kalau media sosial dimanfaatkan para pelaku bullying sebagai pabrik kebencian. Inilah yang akhirnya membuat orang jauh lebih berani, frontal, galak, dan senang menghujat ketika berada di media sosial. Ketiga, kekurangan kasih sayang dalam keluarga. Anak-anak yang jarang dipeluk, dicium, dan diperhatikan orangtuanya akan mengalami kondisi skin hunger (kelaparan kasih sayang). Keadaan ini membuat anak sulit membayangkan rasanya cinta, kasih sayang, dan berempati pada orang lain. Ruang batin anak-anak seperti ini kering dan malah hanya diisi dengan kesedihan bahkan dendam. Mereka sedih karena tak bisa merasakan kasih sayang seperti anak-anak lain, dan juga merasa dendam pada siapa saja yang ia anggap melukai hatinya. Kasih sayang itu amat bermanfaat bukan saja mengisi ruang batin anak, tapi juga sekaligus sebagai kendali dan rem agresifitas seorang anak. Kecukupan kasih sayang pada seorang anak membuat ia tak mudah melampiaskan amarah apalagi menyakiti orang lain, karena ia bisa khawatir hal itu juga menimpa dirinya.

PezatNews.blogspot.com

20

@pezatnews_


Keempat, Pembiaran oleh sistem. Ya, hampir setiap ada kekerasan bahkan berakibat kematian yang dilakukan pelajar selalu ada excuse, pemakluman dan pengecualian. Pelaku tidak dipenjara, tapi diberikan perlakuan khusus yakni dianggap sebagai anak-anak. Minim efek jera. Sehingga memungkinkan remaja lainnya berbuat hal yang sama. Terakhir, maraknya bullying oleh siswa di tanah air, juga cerminan arah dan pola pendidikan nasional masih bermasalah dan sistem sosial masyarakat yang kacau. Pendidikan nasional gagal membentuk karakter siswa berakhlak mulia, apalagi relijius. Ini semua karena sekulerisme menjadi pijakan bangsa ini termasuk dalam dunia pendidikan. Pelajaran agama minim dan sebatas teori, bukan untuk membentuk karakter yang berakhlak luhur. Kasus bulying seperti mata rantai yang terus terjadi setiap tahun. Pelaku bullying biasanya pernah jadi korban, sehingga ada ‘dendam kesumat’ yang kebawa hingga dewasa. Kalo nggak segera diputus, mata rantai bullying terus lestari dan bisa mengancam generasi muda. Stop Bullying, Mulailah Berempati! Dalam Islam, bullying sangat dilarang karena menyakiti orang lain secara fisik dan mental. Baik bullying dalam bentuk verbal berupa ejekan yang merendahkan, perbuatan yang melukai fisik, atau celaan di dunia maya. Allah swt berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim,” (Q.S Al_Hujurat; 11) Dari ayat di atas sudah sangat jelas bahwa kita semua itu memiliki derajat yang sama di hadapan Allah SWT. Sehingga nggak ada alasan bagi kita untuk merendahkan, melecehkan, menghina, atau apapun bentuknya hanya karena teman kita difable, cacat secara fisik, keturunan tertentu atau beda warna kulit dan bahasa. Kalo udah jelas-jelas dilarang, tentu seorang muslim nggak akan jadi pelakunya. Kalo kenyataannya banyak remaja muslim yang doyan nge-bully, berarti pemahaman agamanya harus diperkuat. Ini tanggung jawab bersama mulai dari orang tua, keluarga, sekolah, dan juga negara. Untuk memperkuat pemahaman agama pada diri remaja saat ini tak bisa hanya mengandalkan mata pelajaran agama di sekolah. Keterbatasan waktu dan cakupan materinya, belum mampu melahirkan remaja muslim beraklak mulia. Sehingga harus ada kegiatan tambahan bagi siswa dan siswi untuk mengenal Islam lebih dalam. Tak sekedar belajar lebih jauh tentang ibadah, tapi juga pengokohan akidah. Benteng yang bisa menjaga mereka dari godaan perilaku bullying. Bagi remaja, pentingnya mengenal Islam lebih dalam juga bagian dari edukasi yang membimbing mereka dalam proses pencarian jati diri. Islam akan mendampingi mereka menemukan arti kebahagiaan hidup. Sehingga mereka tak salah arah dalam upayanya memenuhi kebutuhan akan persahabatan, pengakuan, eksistensi, prestasi, prestise, cinta, maupun petualangan dalam kesehariannya. Kalo udah begini, tak ada lagi remaja yang frustasi. Dan perilaku bullying pun bisa dikurangi. Kita nggak pernah berharap kasus bullying terulang lagi. Kita selaku pelajar, berperan besar untuk menghentikan budaya kekerasan di kalangan pelajar. Perilaku agresif remaja lebih banyak didorong oleh faktor internal alias dalam diri. Karena itu, pendidikan agama sebagai pondasi remaja muslim mesti diperkuat. Mesti dibarengi dengan kajian yang lebih intensif untuk semua pelajar. Agar keimanannya terjaga, akidahnya kokoh, dan sikap mentalnya juara. Stop nge-bully, yuk banyakin berempati! (Nayyara/Anggi/*berbagai sumber)

PezatNews.blogspot.com

21

@pezatnews_


Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Tempat Asyik Nyari Referensi Bacaan Yang Gak Bikin Bosan. Haloo sobat Pezat… Beberapa dari kalian pastinya ada yang suka membaca buku dong, entah itu buku pelajaran maupun novel novel yang lagi hits di zaman sekarang. Apalagi kalo baca bukunya bisa sambil memandang pemandangan di luar. Kami Tim PezatNews punya rekomendasi tempat main yang cocok nih untuk kalian! Baca sampai akhir yaa.. Perpusnas merupakan singkatan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang berlokasi di Jl. Medan Merdeka Selatan No.11, Jakarta. Berdekatan dengan Monumen Nasional (Monas). Fasilitas yang diberikan cukup baik, disini ada Wifi, tempat makan, juga ada loker untuk menyimpan tas karena ada beberapa tempat di dalam yang tidak memperbolehkan kita untuk membawa tas pribadi. Perpustakaan yang dibawah naungan pemerintah ini bukan hanya tempat untuk membaca saja, tetapi di depannya terdapat pendopo yang difungsikan sebagai museum, bukan hanya itu saja perpusnas juga memiliki 24 lantai dengan suasana yang berbeda tiap lantainya. Dengan koleksi buku lebih dari 2,6 juta buku, baik buku fisik maupun buku digital. Hmm jadi, Perpusnas ini secara sejarah merupakan hasil penggabungan dari beberapa lembaga perpustakaan. “Ok singkat saja ya, jadi cikal bakalnya itu sudah dari zaman presiden Soekarno, ketika tahun 50-an itu ada kongres pustakawan pertama yang membahas bahwa harus diadakan sebuah lembaga perpustakaan di indonesia. Kemudian baru terwujud itu di awal tahun 1980, jadi perpustakaan nasional ini merupakan penggabungan dari 4 lembaga perpustakaan kemudian menjadi perpustakaan nasional baru ada secara fisik memiliki gedung sendiri pada tahun 1988 di Salemba. Setelah beberapa tahun disana baru dipindahkan layanan nya kesini pada tahun 2017 tanggal 14 September, jadi secara latar belakang awalnya dari gagasan presiden Soekarno sih,” tutur Hammam Bagusni, salah satu petugas Perpusnas, saat berbincang dengan crew PezatNews, Kemarin. Pasti kalian juga penasaran, gimana sih cara memimjam buku di Perpusnas? " Prosedur peminjaman itu yang pasti pemustaka atau user harus memiliki kartu anggota perpusnas, kalau belum punya para pengunjung bisa membuatnya dengan mengisi data diri di komputer yang disediakan untuk mendapatkan nomor antrean, tenang aja pembuatan kartu ini gratis,” ujarnya. Perpusnas buka dari jam 08.00-16.00 WIB pada weekdays dan jam 09.00-15.30 saat weekend. Masuk kesini tidak di pungut biaya sepeserpun alias gratis kecuali biaya makan dan transportasi. Nah gimana nih sobat Pezat, mengisi waktu luang dengan membaca buku di perpustakaan sepertinya menarik juga kan? Cusss ajak keluarga dan (Tim Liputan: Frida/Nabila/Sofia/Yosua/Suttan/*studentday jurnalistik) sahabat kalian kesini ya. PezatNews.blogspot.com

22

@pezatnews_


Maraca Books and Coffee Baca Buku Sambil Ngopi, Serasa Dirumah Sendiri Hallo teman teman PezatNews! Apa kabar nih teman teman? kali ini, kita dari Studentday Jurnalistik mau membahas tempat yang bisa kalian jadikan tempat bersantai, belajar atau pun membaca buku. Yups Library café, suatu cara untuk memadukan konsep membaca dengan tempat makan serta minum, salah satu ide inovatif yang dikembangkan era sekarang. Hmmm tempat apa yang akan kita bahas, simak barengbareng yukkk… Maraca Books and Coffee salah satu kedai kopi yang tumbuh diantara kedai-kedai kopi lainnya di Kota Bogor, berada di daerah Babakan, tepatnya di jl. Jalak Harupat, Kec. Bogor Tengah, Kab. Bogor, Jawa Barat 16122 café ini berada di sebelah kiri D’palma Guest House seberang Kebun Raya Bogor. Konsep kedai kopi yang dipadukan dengan perpustakaan buku mini memang menjadi pembeda diantara kedai-kedai kopi lainnya. Tempat ini cocok juga buat sobat PezatNews yang ingin ngerjain tugas sambil nongkrong dengan teman atau keluarga. Ada 3 area Yang nyaman banget di café ini, area indoor yang ber AC dan ada 2 area outdoor, yang pertama berada di bagian depan dan kedua berada di bagian samping dengan area yang sedikit lebih tinggi. Maraca Books and coffee buka dari tahun 2016, cafe ini sudah berdiri selama 8 tahun. Untuk menu favorite sendiri kita punya pasta bolognaise. Untuk harganya start dari Rp 15.000 sampai dengan Rp 39.000. Nama Maraca sendiri diambil dari bahasa sunda “maca” yang artinya baca. Maraca Books and Coffee ini buka setiap hari dari jam 06.00 sampai 22.00 malam. Untuk siang hari lebih sering dikunjungi oleh pekerja WFC (Work From Cafe), untuk sore hari lebih sering dikunjungi oleh pelajar yang baru pulang sekolah. Disini kita juga bisa mengadakan event-event tanpa dikenakan biaya sama sekali cukup membeli makanan dan minuman di Maraca Books and Coffee ini. Cafe ini juga menyewakan sepeda untuk kalian yang ingin berkeliling di Kebun Raya Bogor dengan harga Rp.15.000/jam. Di sini juga bisa membaca buku tanpa dikenakan biaya sama sekali. Koleksi buku di sini ada koleksi pribadi dan juga ada yang dari sumbangan. Pengunjung bebas memilih dan membaca semua ini asalkan tidak dibawa pulang. Selain membaca, disini juga disediakan buku-buku untuk mewarnai. Iya mewarnai, aktivitas yang menyenangkan untuk menghilangkan stress, uniknya disini kalian bisa mendapatkan es cokelat free dengan cara menukarkan buku yang netral yang tidak memecah belah Masyarakat. Seru yaa.

“Menu disini bervariasi ya, karena kita disini mau mengakamodir temen temen yang ingin ngerjain tugas atau bekerja yang bukan sejam dua jam. Jadi, temen temen disini juga beberapa ada yang 6 jam ada yang ngerjain tesis, skripsi, bekerja, video conference,” ujar Feni selaku owner dan managerial dari Maraca Books and Coffee, kepada Crew PezatNews, Kemarin.

Maraca Books and Coffee sendiri memiliki suasana yang sangat tenang dan nyaman. Terdapat banyak pohon di sekitar lingkungan cafe, membuat cafe ini menjadi lebih asri dan teduh. Makanan mereka juga merupakan makanan home made seperti dimsum, pisang goreng, nasi goreng, dll. Bagi temen-temen PezatNews yang ingin bersantay sambil membaca buku dan meminum kopi kuyy… langsung aja datang ke Maraca Books and Coffe, jangan lupa datang yaaa!

PezatNews.blogspot.com

23

@pezatnews_


829 Coffee & Kitchen Tempat Asik Bernostalgia Bersama Keluarga Tercinta Halo Sobat PezatNews! Kali ini, kita dari studentday Jurnalistik mau membahas tempat yang bisa kalian jadikan tempat untuk bersantai sambal nostalgia seperti di rumah nenek. Penasaran? Simak bareng-bareng yaa!

829 Coffee & Kitchen berada di daerah Kota Bogor, tepatnya di Jl. Ciwaringin No. 16, RT.01/RW.08, Ciwaringin, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16124 café ini berada tidak jauh dari stasiun Bogor. Kalian bisa berjalan kaki 11 menit dari stasiun untuk ke café ini, kalau ingin naik angkot juga bisa ada di sebelah kanan stasiun.

Nuansa vintage cukup terasa di sini, termasuk juga furniture, aksesoris sampai ornament yang ada di kedai. Tempat ini seperti coffe shop rumahan tapi cukup nyaman untuk disinggahi, hal lain yang membuat café ini menarik adalah graffiti bertuliskan 829 di bagian halaman belakang. Ada banyak benda-benda antik juga sejumlah lukisan dari pengunjung. Ada juga permainan buat main bareng pokoknya nyaman dan enak buat istirahat bareng temen atau keluarga.

“Jadi saya tuh ga sengaja nemu tempat ini pas lagi jalan lewat daerah sini, terus saya kepikiran untuk bikin café di sini yang ga kayak café lain yang cuma ngopi habis itu main gadget, tujuan bikin café tuh biar mereka lebih luangin waktu untuk kebersamaan aja, ngopi sekalian ngobrol sama temen biar seru. Tujuan saya yang lainnya juga agar mereka ngeluangin waktu untuk membaca buku atau main UNO dan mainan mainan lain di café ini untuk ngeluangin seru-seruan becanda bareng bukan fokus ke gadget masingmasing,” Ujar Dika pemilik café.

Café ini buka setiap hari pada jam 11:00 WIB kecuali pada hari Jumat yang buka pada jam 14:00 WIB. Best seller yang ada di café ini adalah cinnamon coffe, jamu mocktail dan juga daging asap. Gimana? Yuk ajak keluarga dan teman kalian kesini yaa (Tim Liputan; Niken/Novi/Faiz/Goran/Anggia/Iqbal)

PezatNews.blogspot.com

25

@pezatnews_


Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor

Asyik! Bogor Punya Perpustakaan dan Galeri Kota Super Nyaman Halo Sobat Pezat News! Sebagai pelajar pasti kita pernah merasakan bosan saat membaca buku dan juga belajar, nah pas banget crew studentday jurnalistik memiliki rekomendasi perpustakaan yang memiliki fasilitas yang lengkap, menarik, keren, nyaman dan pasti Instagrammable buat kita para pelajar, untuk bersantai di akhir pekan. Yups, Namanya, Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor. Berlokasi pada Jalan Kapten Muslihat Nomor 21, tepatnya berlokasi di samping gedung Bappeda Kota Bogor. Dulunya gedung Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor adalah gedung DPRD Bogor loh teman-teman. Perpustakaan ini memiliki banyak sekali koleksi buku yang bisa kalian baca loh, tercatat yang sudah terverifikasi bisa sampai 4000 buku, dan kalian bebas membaca buku apapun tanpa mengeluarkan uang sepeserpun. Ruang baca di perpustakaan ini sangat nyaman, bersih dan modern dilengkapi dengan playground.

Nah, khusus di lantai tiga ada galeri yang menampilkan perkembangan dan sejarah Kota Bogor dari masa ke masa yang dapat menambah pengetahuan pengunjung tentang Kota Bogor. Di lantai tiga juga ada sebuah tempat kecil bernama 'Pojok Tirto' yang dibuat untuk mengapresiasi Bapak Pers Nasional, R.M Tirto Adhi Soerjo. Sedikit keluar di lantai 3 juga ada Taman Edukasi. Naik ke lantai empat ada rooftop yang bisa digunakan pengunjung untuk menghirup segarnya udara Kota Bogor dari atas gedung. "Untuk weekdays kisaran 300-400 orang pengunjung perharinya, dan untuk weekend bisa sampai 500 pengunjung peerharunya. Biasanya kebanyakan pengunjung yang datang adalah pelajar dan mahasiswa dengan rentang usia 15-21 tahun, tenang saja untuk para orang tua mereka sangat diperbolehkan untuk membawa para buah hatinya karena perpustakaan ini sudah ramah anak dan memiliki ruang yang ramah untuk para anak-anak. Para pengunjung biasanya memanfaatkan perpustakaan ini untuk belajar, bersantai, dan juga refreshing," ujar Siti Marlina selaku Duta Baca Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor.

Perpustakaan ini buka setiap hari kecuali pada tanggal merah, untuk hari senin sampai jumat buka dari jam 09.00 - 16.00 WIB dan pada hari sabtu dan minggu buka sampai jam 15.00 WIB. Gimana tertarik berkunjung kesini? Jangan lupa untuk tetap tertib berkunjung dan menjaga kebersihan selama menggunakan fasilitas yang ada demi kenyamanan bersama ya.

(Tim Liputan: Arafi/Ray/Asraf/Ilvy/Alya/Na'ilah/Kezia)

PezatNews.blogspot.com

27

@pezatnews_


EXPO MINI 2022

EXPO BESAR 2023

OUR MEDSOS

EDISI WOMEN

EDISI PENDIDIKAN


the

@pezatnews_


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook