SENIN - JUMAT
30 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2017
Edisi No 95
12 HALAMAN
medialaspela
Menerangi Bumi Serumpun Sebalai
Resi Gudang Kukuhkan Babel Sebagai Provinsi Lada
Lindungi Petani dari Mafia Lada!
“Jangan Sharing Tanpa Saring!” Hadirkan Kebenaran, Jaga Kedamaian ZILVIA ISKANDAR menambah panjang deretan tokoh terkenal Babel di kancah nasional seperti Yusril Ihza Mahendra, Antasari Azhar, Ahok, Rossiana Silalahi, Idang Rasjidi, Artika Sari Devi, Sandra Dewi, Andri Manan, Rafika Duri, Delon, Onad Chibi, Natasha Manuella dan lain-lain. Dayang Belitung Timur 2006 dan Dayang Kepulauan Bangka Belitung 2007 itu dinobatkan sebagai. presenter berita terbaik pada ajang Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2017 pada Sabtu (28/10) bertepatan dengan Peringatan Sumpah Pemuda yang bertema "'Kita Tidak Sama, Kita Kerja Sama" Zilvia (27) kini berkarir sebagai presenter Metro TV
GEBRAKAN kembali dilakukan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dr H Erzaldi Rosman Djohan SE MM. Politikus muda Gerindra ini menginisiasi pengelolaan lada secara komunal dengan program Resi Gudang Lada. Dengan program baru ini, petani lada kian bergairah untuk mengembangkan produksi dan hasil panen lada. Sedianya sistem resi gudang ini sudah masuk dalam program Erzaldi untuk memberdayakan petani lada di Babel. Erzaldi mengungkapkan program ini akan direalisasikan November 2017 ini. “Gudang sudah dapat, kita pinjam, ada di Kota Pangkalpinang. Insya Allah November 2017 sudah bisa kita mulai. Untuk koperasinya sudah selesai, tinggal di notaris, selanjutnya dibawa ke Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti)
INDEX Hal 3 Hal 8 Hal 12
Menata Dunia Lada 800 Ribu Situs Sebarkan Hoax KETIKA ada pertanyaan an- walikota. ggota Panitia Khusus (Pansus) Saya menjelaskan saat itu Pembentukan Provinsi Kepu- lada putih Babel sedang naik. lauan Bangka Belitung Ekspornya ketika itu (Babel) 17 tahun simampu menembus lam di ruang rapat porsi 35% kebutuanggota dewan di han lada dunia. Jakarta soal apa Saya hitung pendapatan waktu itu Babel setelah Pendapatan timah habis. Asli Daerah Hanya saya yang (PAD) Babel dari menjawab; lada lada saja bisa capai ketika itu. minimal Walau di Rp 150 situ hadir milyar Oleh: Safari Ans dua bupasetahun. Pengamat Kebijakan Publik ti dan satu
Penyebar Dipenjara 6 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar Bambang Patijaya: Hoax Memecah Belah Bangsa SUNGAILIAT, LASPE- hentilah melakukan itu karena ri dihadapan sedikitnya 1.000 anLA – Anda termasuk pengikut Anda sudah masuk dalam radar ggota Gemabudhi yang sedang penyebar menyelengberita hoax, Laporan Wartawan Agus Ismunarno dan Rafiqkhan Ilahi g a r a k a n fakes, baRakernas gian gerGemabudhi akan politik gerakan bawah Cybertroops Polda Kepulauan di Tanjung Pesona, Sungailiat, tanah atau bahkan teroris yang Bangka Belitung. Dan kalau Bangka 27-29 Oktober 2017. membelokkan persepsi dan opini Anda dibekuk cybertroops maka Gemabudhi mengetengahpublik serta mengumbar ujaran segera siapkan denda Rp 1 miliar kan Menteri Kominfo Rudiantara kebencian ke arah destruktif dan dan masuk penjara 6 tahun. menjadi Keynote Speaker dalam memecah bangsa di Negeri LasPenegasan itu disampaikan Seminar Nasional “Memindai kar Pelangi? Kapolda Kepulauan Bangka Be- Penetrasi Hoax Melalui Perisai Kalau jawabannya ya…..ber- litung, Brigjend Pol Syaiful Zach- Pancasila”
2
EKONOMI BISNIS
SENIN - JUMAT
30 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2017
Sosialisasikan Akses Informasi Keuangan
E C O N OM Y
UMP Babel 2018 Diusulkan Naik Jadi Rp2.755.000
DJP Himbau Tingkatkan Setoran Pajak
Menunggu Disahkan Gubernur TAHUN 2018 mendatang, Upah Minimun Provinsi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (UMP Babel) diperkirakan mengalami kenaikan sekitar 8,71 persen atau sekitar Rp2.755.000 dari tahun 2017 sebesar Rp Rp2.534.673. Kepastian untuk besaran jumlah UMP Babel tahun 2018 ini masih menunggu pembahasan dan pengesahan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangka Belitung, Didik Suprato usai melakukan audiensi dengan SPSI dan DPRD Babel, Senin (30/10/2017), memastikan bakal ada kenaikan UMP Babel sebesar 8 persen. “Kita sudah bisa hitung dan memperkirakan UMP Babel naik sekitar Rp2.755.000 ," ujarnya kepada media. Didik menerangkan, untuk UMP Babel sekarang ini masih dalam tahapan pembahasan dan masih dirapatkan, tinggal menunggu disahkannya oleh Gubernur Babel. "Insya Allah dalam waktu dekat ini sudah ada hasilnya, " tutup Didik. (wina)
PA N G K A L A N B A R U - K a n t o r Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung (Sumsel-Babel) menyelenggarakan Tax Gathering selama 2 (dua) malam berturut-turut (tgl 25 dan 26 Oktober 2017) di hotel Santika, Pangkalan Baru. Gathering ini bertujuan untuk memberikan informasi ketentuan perpajakan terbaru dan juga menghimbau masyarakat wajib pajak untuk menjalankan kewajiban perpajakannya dengan benar baik pelaporan maupun pembayaran pajak. Sistem perpajakan Indonesia menganut sistem Self Assessment dimana wajib pajak diberikan keleluasaan utk menghitung, memperhitung kan, membayar dan melaporkan sendiri besarnya pajak yang harus disetorkan kepada negara sesuai dengan keadaan sebenarnya. Sebagai konsekuensi logis, DJP akan
terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pelaku usaha agar peraturan perpajakan dapat dipahami termasuk Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan Untuk Kepentingan Perpajakan. Potensi Sektor Kelapa Sawit Kepulauan Bangka dan Belitung tidak hanya memiliki potensi dari sektor timah, tetapi juga dari sektor kelapa sawit, terbukti dari data Direktorat Jenderal Perkebunan tahun 2016 dalam statistik Perkebunan Indonesia, Komoditas Kelapa Sawit tahun 2014-2016 dari provinsi ini menduduki peringkat ke 8 total luas areal lahan dan produksi. Acara yang dimulai pada pukul 19.00 WIB ini diawali dengan testimoni dari perwakilan undangan yaitu Ketua Koperasi Perkebunan Kelapa Sawit Bukit Layang Ahmad Sartono. Dalam keterangannya Ahmad berterima kasih atas pelayanan yg semakin baik dari Kantor Pelayanan Pajak dan mengharapkan agar kegiatan Tax Gathering dilaksanakan secara rutin karena masih banyak pelaku usaha yang kurang pemahaman-nya terkait perpajakan, untuk itu perlunya dilakukan sosialisasi yang menyeluruh kepada semua lapisan masyarakat. Menanggapi testimony Ahmad Sartono, Kepala Kanwil DJP Sumsel Babel M. Ismiransyah M. Zain atau yang akrab disapa Rendy menyatakan akan menugaskan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama di lingkungan kep. Bangka Belitung untuk memperbanyak kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada
Kanwil Ditjen Perbendaharaan Babel
Peringati Hari ORI ke-71 dan Sumpah Pemuda ke-98 Gelar Jalan Santai dan Donor Darah
PANGKALPINANG- Dalam rangka memperingati hari OEANG Republik Indonesia atau ORI ke-71 serta Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kantor Wilayah (kanwil) Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan upacara serta penerimaan setya lencana dan kegiatan donor darah, Senin (30/10/2017) lalu. Upacara dipimpin Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Babel, Supendi, diikuti insan Kementrian Keuangan antara lain KPP Pratama Bangka, KPP Pratama Pangkalpinang, KPPN, BPJS, TASPEN dan instansi lainnya. Dalam arahannya Supendi mengatakan, penertiban Oeang Republik Indonesia atau ORI untuk pertama kalinya pada tanggal 30 Oktober 1946 silam menjadi momen sejarah yang menjadi bukti bahwa ORI
merupakan alat pemersatu bangsa sekaligus lambang identitas kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia di mata dunia. "Ini menunjukkan pentingnya keberadaan tugas Kementrian Keuangan untuk mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, "jelasnya. Dia mengingatkan para pegawai agar mampu menjaga pelaksanaan APBN tahun 2017 yang tinggal dua bulan lagi. Dimana kita masih menghadapi tantangan untuk mencapai target penerimaan negara sebesar Rp 1.736,1 Triliun. "Saya minta seluruh jajaran pajak, Bea Cukai dan PNBP untuk terus bekerja tekun dan keras memenuhi target tersebut, "tegasnya. Supendi menyampaikan, pemerintah telah mendapatkan persetujuan DPR untuk melaksanakan APBN 2018 pada tanggal 25 Oktober 2017. Dengan asumsi dasar mak-
ro ekonomi tahun 2018 dengan total belanja sekitar Rp2.220,7 Triliun. "Kita belum tahu dapatnya berapa untuk Kanwil di Bangka Belitung karena di tahun 2017 kita dapat Rp9,1 Triliun, dan di tahun 2018 ini kemungkinan besar mengalami peningkatan, "ungkapnya. Terkait aksi sosial donor darah, Supendi menandaskan, hal tersebut menjadi bukti kepedulian pihaknya terhadap kebutuhan stok darah di Kota Pangkalpinang yang dinilai saat ini masih kurang. Diharapakan dengan memperingati hari ORI ke-71 ini akan lebih terjalin kerjasama dengan instansi terkait guna mengawal APBN serta wajib pajak, seluruh masyarakat dapat terlibat berpartisipasi aktif dalan mengimplementasi kebijakan tersebut. Sebelumnya pada hari Minggu, tanggal 29 Oktober 2017, diselenggarakan jalan santai dan senam sehat di Taman Sari Kota Pangkalpinang. Peserta diikuti pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan meliputi KPP Pratama Pangkalpinang, KPP Pratama Bangka, KPPN dan instansi lainnya. (adv/wina)
seluruh lapisan masyarakat. Dalam sambutannya Rendy juga menjelaskan terkait Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2017 dimana DJP dapat secara otomatis memperoleh data keuangan para wajib pajak dengan agregat saldo diatas 1 (satu) Milyar rupiah pada akhir tahun. Selain otomatis, DJP juga dapat meminta data keuangan wajib pajak kepada lembaga keuangan walaupun saldo dibawah 1 milyar rupiah jika profile Wajib Pajak tidak sesuai dengan kondisi Wajib Pajak tersebut. “masyarakat tidak perlu khawatir, hanya pemilik saldo diatas 1 (satu) milyar saja yang otomatis dilaporkan lembaga yg ditunjuk ke DJP dan saldo tersebut tidak otomatis dianggap sebagai penghasilan", ungkap Rendy. Rendy juga meyakinkan bahwa data dari hasil laporan lembaga keuangan akan dijaga dengan baik, data tersebut hanya bisa diakses oleh Direktur Jenderal Pajak, 4 (empat) Direktur di Kantor Pusat DJP dan Kepala Kanwil. Dan bila ada penyalahgunaan data oleh aparat Pajak dapat dijerat dengan hukuman penjara 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp. 25.000.000,00 (dua puluh lima juta rupiah) seuai ketentuan Pasal 41 UU KUP. Selain data keuangan, DJP juga memperoleh data dari Institusi, Lembaga Asosiasi dan Pihak lain (ILAP) sesuai dengan PP Nomor 31 Tahun 2012 Tentang Pemberian Dan Penghimpunan Data Dan In-
formasi Yang Berkaitan Dengan Perpajakan. Rendy berpesan kepada seluruh wajib pajak untuk meningkatkan kesadaran membayar pajak sesuai dengan keadaan sebenarnya. "bagi wajib pajak yang omzetnya sudah bertambah segeralah lakukan dinamisasi angsuran, jangan tunggu hingga akhir tahun agar lebih ringan di akhir tahun," tegas Rendy Pay Tax As You Earn atau bayarlah pajak dengan sebenar-benarnya, tidak perlu lebih dan tidak boleh kurang tutup Rendy dalam sambutannya. Berikutnya giliran Kepala KPP Pratama Bangka Dwi Haryadi menyampaikan materi Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2017. Dwi menjelaskan pada intinya masyarakat diminta untuk jujur dalam pelaporan penghasilan dan harta kepada DJP. Sudah bukan masanya lagi membuat laporan yang tidak benar karena DJP sudah mempunyai akses dari seluruh lembaga. Potensi Sektor Perdagangan
Masih dalam rangkaian Tax Gathering, data dari sektor perdagangan menunjukkan, pertumbuhan pajak menjadi penyumbang kedua terbesar pajak di Prov. Babel setelah sektor pertambangan. Rendy dalam sambutannya mengingatkan sudah berlakunya UU Nomor 9 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Perppu No. 1/2017 Kepentingan Perpajakan dan menghimbau kepada seluruh wajib pajak sektor Perdagangan untuk melakukan dinamisasi (kenaikan) angsuran PPh pasal 25 dalam 2 (dua) bulan kedepan apabila terjadi kenaikan omzet yang cukup besar yaitu dengan Menanggapi Keterbukaan Akses Informasi Keuangan membandingkan omzet periode yang sama tahun 2017 dibandingkan tahun 2016. Rendy juga berpesan kepada seluruh petugas pajak dari KPP Pratama KHUSUS Pangkal Pinang dan KPP Pratama Bangka untuk bekerja lebih keras lagi mengawasi wajib pajak dalam pemenuhan kewajiban perpajakannya. “kami akan awasi ketat angsuran pembayaran pajak PPh Pasal 25, di 2 (dua) bulan kedepan kami harapkan wajib pajak dapat melakukan dinamisasi angsuran pajaknya,” tegas Rendy. Dinamisasi adalah perhitungan kembali besarnya PPh Pasal 25 untuk bulan-bulan yang tersisa jika dalam tahun pajak berjalan wajib pajak mengalami peningkatan usaha dan diperkirakan PPh yang akan terutang untuk tahun pajak tersebut lebih dari 150% (seratus lima puluh persen) Negara dari dasar perhitungan PPh Pasal 25. Perhitungan kembali ini dapat dilakukan oleh wajib pajak atau Kepala Kantor Pelayanan Pajak dimana wajib Kanwil DJP Sumsel dan Babel pajak terdaftar.
SENIN - JUMAT
30 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2017
Rapimnas Pemuda Katolik: "100% Indonesia 100 % Katolik" Mehoa: Jadikan Pemilu yang Bersih Bermartabat Langkah Awal Mohon Restu Uskup Pangkalpinang
semua untuk kepentingan umum. Sukses itu harus dijemput, bukan ditunggu!" tandas Karolin yang kini menjabat Bupati Kabupaten Landak dan mencalonkan sebagai Gubernur Kalimantan Barat. Menanggapi arahan Karolin, Mehoa mengatakan, "Kami Pemuda Katolik Komda Bangka Belitung siap melaksanakan rekomendasi internal dan eksternal Rampimnas II ini untuk bisa di sinergikan bersama Teman Teman Pengurus tingkat Komcab se- Provinsi Bangka Belitung." Pemuda Katolik Babel, kata Mehoa, langsung melaksanakan kerja nyata demi negara, masyarakat Babel dan Gereja. Mehoa juga berharap dengan spirit Sumpah Pemuda, Pemuda Katolik turut menciptakan Pemilu yang Demokratis, Bersih dan Bermartabat. Uskup Mgr. Pascalis Bruno Syukur, OFM berpesan, "Pemuda Katolik harus berprinsip 100% Katolik 100% Indonesia, arti nya 100% + 100% hasil nya harus 100 %, jangan di-'lebih-lebih' kan! Semua kader diharapkan memahami makna ayat Matius 21:22 'Berikanlah kepada kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada kaisar, dan kepada ALLAH apa yang wajib kamu berikan kepada ALLAH." (*)
Oleh: Agus Ismunarno BOGOR - Pemuda Katolik se Indonesia menggelar Rapimnas II di Hotel Pajajaran, Kota Bogor bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda, 27-29 Oktober 2017. Ketua Pemuda Katolik Komda Kepulauan Bangka Belitung, Mehoa menghadiri Rapimnas II yang bertema "Konsolidasi dan Kaderisasi Organisasi Organisasi untuk Mewujudkan Kader yang 100 Persen Indonesia 100 Persen Katolik" Hadir pada acara pembukaan Tokoh Nasional Ignasius Jonan, Menteri ESDM, Bima Arya Sugiarto, Walikota Bogor, Puan Maharani, MenKo Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan diwakili oleh Staf karena menghadiri acara Kremasi Raja Bumi Bol. Dari Hirarki Gereja hadir Uskup Bogor Mgr Pascalis Bruno Syukur, OFM, Romo Moderator Johanes Hariyanto,SJ, Rm. Agus dari Kalimantan Timur Karolin Margret Natasha, Ketua Umum Pemuda Katolik menyampaikan selama dua tahun kepemimpinannya, sesuai amanat Rakernas di Lamandau Kalimantan Tengah, Pemuda Katolik fokus pada Konsolidasi Organisasi dan Kaderisasi.
"Pengurus Pusat Pemuda Katolik sudah membenahi Kepengurusan Komda di 26 Propinsi dan Kepengurusan Tingkat Cabang di seluruh Indonesia dengan konsisten dan gembira melakukan Mapenta atau Masa Penerimaan Anggota. "Dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia dilakukan Kursus Kepemimpinan Dasar (KKD) Menengah (KKM) dan Lanjutan (KKL). Pengawasan Keaktifan terhadap semua Komda, kata Karolin, Pengurus Pusat menyediakan Website Pemuda Katolik Pusat. Semua Komda sudah mengirim kegiatan masing masing di website. Jadi website adalah salah satu 'Alat Kontrol' Organisasi di 'zaman now' !? "Pengurus Komda diharapkan setelah pulang dari Rapimnas ini harus bekerja nyata di daerah. Ini
POLITIK DAMAI 3 Festival Batin Tikal Bakal Masuk Agenda Toboali City on Fire FBT Mengenang Jejak Sang Pahlawan Suksesi Event FBT Berkat Kerja Sama Lintas Elemen UNTUK mengenang pahlawan Batin Tikal yang pernah singgah dan berjuang di desa Gudang, Kecamatan Simpang Rimba, masyarakat di Kecamatan Simpang Rimba, Pemdes dan Sanggar budaya Bekaes menggelar Festival Batin Tikal (FBT) kedua kalinya di desa Gudang, Kecamatan Simpang Rimba yang berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 2022 Oktober 2017. Festival ini dibuka langsung Sekda Provinsi Bangka Belitung, Yan Megawandi mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung bersama Bupati Basel, Drs. H. Justiar Noer. Terdapat sejumlah kegiatan dalam gelaran festival ini seperti seminar kepahlawanan Batin Tikal yang berlangsung di Balai Desa Gudang, Sabtu (29/10/2017) dengan menghadirkan Bupati Justiar Noer, ST MM serta beberapa narasumber kompeten diantaranya Drs. Akhmad Elvian, Prof. Dr M. Dien Madjid M.Ag, Prof. Dr Hatamarrasyid M.Ag dengan dimoderatori Sukma Wijaya. Usai seminar kepahlawanan Batin Tikal dilanjutkan dengan Nganggung dan silaturahmi warga. Selain itu juga diadakan napak tilas Batin Tikal dengan menaiki Bukit Nenek yang masuk dalam kawasan taman wisata alam Gunung Permisan yang diikuti ratusan peserta pelajar SD desa Gudang, Namang Scout SMA N 1 Namang, SMA N 1 Payung serta warga setempat. Eesok harinya, Minggu (22/10/2017), dilaksanakan kegiatan wisata batu Akek Antak di Pantai Batu Bedaun Desa Rajik, wisata sejarah Bangka Kota di Kompleks makam Syech Jati Sari desa Bangka Kota. Pre-
sentasi jejak - jejak peradaban Bangka Kota lama di balai desa Bangka Kota, Nganggung serta wisata sejarah Bangka Kota dengan mengunjungi makam Karang Panjang, Makam Bangka Kota lama, dan menyusuri Sungai Bangka Kota. Malam harinya rangkaian acara dilanjutkan berpusat di lapangan bola desa Gudang. Dimana, Diskominfo Babel juga ikut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan FBT II ini diantaranya Cerudik On The Road "Natak Kampung", serta acara hiburan masyarakat nonton "Layar Tancap" bersama Tim Media Center Diskominfo Babel. Camat Simpang Rimba, Doni mengungkapkan, Festival Batin Tikal tahun 2017 ini merupakan kegiatan Batin Tikal kedua dengan persiapan kurang lebih selama satu bulan. Berlangsungnya kegiatan festival Batin Tikal 2017 ini, lanjut Doni, merupakan peran serta membantu dan menggagaskan ide cemerlang dari berbagai
unsur di masyarakat demi tercapainya kegiatan budaya Batin Tikal dengan lancar dan meriah. "Ide awal kegiatan ini lahir ketika diskusi dengan teman Bekaes Budaya dan yayasan Tanah Pusaka serta dorongan dari ketua tim PKK Basel, Eka Justiar Noer serta dukungan masyarakat Kecamatan Simpang Rimba dan Dinas Pariwasata Provinsi dan Kabupaten Basel," ujarnya. Kegiatan Festival Batin Tikal ini rencananya akan dimasukkan oleh Bupati Bangka Selatan ke dalam agenda Toboali city On Fire jilid 3, yang juga merupakan agenda dari Kementerian Pariwisata. “Agenda Festival Batin Tikal tahun 2018 nanti diharapkan dapat lebih meriah lagi, dan kalau bisa di tingkat Internasional, bukan di batas nasional saja. Mudah - mudahan dapat ditingkatkan jumlah volume kegiatan di tahun depan, misalnya dengan mengadakan lomba makan duren sampai budu berbarengan dengan momen panen duren di desa Gudang," tutup Doni. (adv/tra)
4 COMMERCE & INDUSTRY Mencintai Budaya Melayu Lewat Festival Band Etnic Modern KOBA- Bupati Bangka Tengah bersama Kapolres menghadiri malam puncak penutupan Festival Band Etnic Modern di depan Halaman Mapolsek Koba, Minggu (29/10) lalu. Bupati Bateng, Ir. H. Ibnu Saleh, MM dalam sambutannya mengatakan, musik merupakan seni yang dapat menyatukan jiwa lewat kreasi tanpa dibatasi usia muda maupun tua dengan adanya pagelaran ini dapat menumbuhkan kembali rasa kecintaan terhadap seni budaya melayu. "Acara ini dipelopori langsung Kapolres Bateng se-
bagai rasa kecintaannya terhadap seni budaya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Gelaran festival ini disebut menjadi langkah awal untuk membuat event lebih besar lagi ke depan,"tukas Ibnu Sakeh. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus terselenggara minimal 2 minggu sekali di ruang terbuka hijau pantai Terentang. Kapolres Bateng, AKBP Frenky Yusandhy, S.I.K menuturkan tujuan dari kegiatan ini disamping untuk melestarikan seni budaya daerah juga merawat tradisi dan budaya untuk memperkokoh NKRI. "Selain untuk mempro-
mosikan pariwisata Bangka Tengah (Bateng) lewat lagu juga sebagai ajang untuk menumbuh kembangkan nilai-nilai budaya dan seni daerah,"ungkapnya Selanjutnya Frenky menyampaikan rasa terimakasihnya kepada ketua panitia Kapolsek Koba dan seluruh elemen yang telah membantu sehingga pagelaran ini dapat terselenggara dengan baik dan berjalan lancar. "Saya ucapkan terimakasih kepada Pemkab Bateng, DPRD Bateng, Para Donatur dan sponsor serta seluruh panitia yang terlibat semoga ini menjadi awal kebangkitan seni budaya Bangka Tengah (Bateng) untuk selalu tetap berkarya dan berinovasi,"tukasnya. (hfe)
SENIN - JUMAT
30 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2017
Penetapan HET Beras Wujudkan Ekonomi Berkeadilan PA N G K A L P I N A N G Harga Eceran Tertinggi (HET) beras jenis Premium di Bangka Belitung Rp13.300/kg dan beras jenis Medium Rp9.950/ kg. Pemprov Babel menetapkan HET itu sebagai komitmen dalam mewujudkan sistem ekonomi berkeadilan. Penetapan HET beras yang berlaku sejak 23 September 2017
itu, menurut Kepala Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ahmad Damiri, bertujuan agar tidak ada pihak yang mengambil keuntungan berlebih. Selain itu tidak merugikan petani, tidak memberatkan konsumen, dan pedagang pun masih mendapat keuntungan. Hal itu dikatakan Damiri ketika Koordinasi dan Sosialisasi Penanganan Keamanan Pangan Segar di Hotel Bangka City Pangkalpinang, Ka-
mis (26/10/2017). Kegiatan diikuti 25 peserta dari petugas kelembagaan keamanan pangan se-Babel dan para distributor dan pelaku usaha. "Penyelesaian permasalahan perberasan tidak bisa dilihat secara parsial melainkan harus dilihat secara menyeluruh dari hulu hingga hilir dengan mempertimbangkan petani, pedagang dan konsumen," kata Damiri. Menurut Ahmad Damiri, mencermati pengakuan dari
stakeholder adanya kebijakan HET ini muncul semangat efektivitas, bisa terkontrol mulai dari sisi produksi sampai pengolahan. Selain itu adanya kejelasan kelas mutu beras kriteria Premium atau Medium yang dipasarkan. "Permasalahan beras ini cukup menjadi trending topik di masyarakat akhir-akhir ini. Adanya penetapan HET merupakan jawaban atas isu itu," pungkas Damiri. (ril/stf)
SENIN - JUMAT
PELANGI EDUKASI 5
30 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2017
Marching Band SMPN 4 Pangkalpinang Juara 1 Piala Raja Yogja YOGYAKARTA – Marching Band Bina Muda Krida SMP Negeri 4 Pangkalpinang yang mengikuti lomba Street Parade Piala Raja Hamengku Buwono Cup 2017 di Yogyakarta tanggal 27-29 Oktober 2017 lalu pulang dengan kabar yang mengharumkan nama Provinsi Bangka Belitung (Babel). Tim Marching Band asuhan sang pelatih, Ridwani ini berhasil merebut juara satu untuk klasemen drum major senior dan juara tiga klasemen senior brass saat bertanding membawa nama Babel di Yogyakarta pada lomba tingkat nasional ini. Meski dalam keterbatasan dana ketika menuju Yogyakarta, namun semangat para pelajar SMP Negeri 4 yang membawa nama Babel tersebut patut di acungkan jempol. Di depan pu-
luhan peserta lain dari berbagai daerah di Indonesia, penampilan Marching Band Bina Muda Krida ini sangat memukau perhatian para juri. Lomba Street Parade Piala Raja Hamengku Buwono
Cup 2017 ini pun seakan menjadi panggung kebolehan bagi Marching Band Bina Muda Krida. Terlebih peserta yang mengikuti lomba ini tidak hanya usia SMP saja, bahkan harus bersaing dengan peserta dari
provinsi besar seperti Bali, Jawa Tengah termasuk Yogyakarta sebagai tuan rumah. Pada lomba ini, Marching Band Bina Muda Krida harus bersaing dengan 54 tim marching band yang bertand-
ing di GOR Among Rogo Yogyakarta, namun kemampuan Marching Band Bina Muda Krida membuktikan ketrampilan dan keahlian mereka di depan khalayak nasional. Tentunya kemenangan ini menambah koleksi piala juara Marching Band Bina Muda Krida SMP Negeri 4 Pangkalpinang di ajang nasional, yang sebelumnya memborong juara 1,2 dan 3 di Bogor pada awal 2017 lalu. Ditemani Wakil Kepala SMPN 4 Pangkalpinang, Fajri dan para guru lainnya termasuk pelatih, prestasi membanggakan ini seakan mimpi yang menjadi kenyataan bagi semua crew tim yang tampil saat itu. Apalagi anggota Marching Band Bina Muda Krida tidak semuanya orang berpunya yang tentunya harus pontang panting mencari dana demi mengikuti ajang unjuk kebolehan tingkat nasional ini. (naf)
“ARMY GOES TO SCHOOL” Masuk ke SDN 5 Damar Beltim BELTIM – “Army Goes To School” merupakan Program unggulan Kodim 0414/Belitung yang dilaksanakan setiap awal pekan tepatnya hari Senin, TNI AD khususnya Kodim melaksanakan jenguk sekolah dengan menjadi Inspektur Upacara (Irup)/pembina upacara di seko-
lah-sekolah. Bintara pembina Desa (Babinsa) Desa Suka Mandi Kecamatan Damar Belitung Timur, Serda Sihombing dari Koramil 414-05/Kelapa Kampit, senin (30/10/2017) melaksabakan program "Army goes to school" dengan bertindak selaku Inspektur upacara di SD Negeri 5 Damar. Sebagai Irup, Babinsa Teladan ini menyampaiakan tiga pe-
san moral kepada seluruh siswa yang mengikuti upacara, yang pertama ialah, sebagai pelajar harus rajin beribadah dan rajin belajar, yang kedua patuh terhadap orang tua dan guru supaya mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Ajakan yang ketiga dari Serda Sihombing ialah menjaga kesehatan dan kebersihan diri, lingkungan rumah maupun dilingkungan sekolah.
"jangan beli jajan sembarangan tanyakan kepada guru karena makanan sekarang ada yang mengandung unsur berahaya contoh warna, rasa dan ada juga mengandung narkoba yang terbuat dari permen,” ujarnya. Hadir dalam acara Army Goes To School ini, Kepala Sekolah SD N 5 Damar, Parina, S.pd, Wakil Kepsek, Emilianus misa s.pd, dewan guru dan 15 gu-
ru lainya. Selain itu, jumlah siswa dan siswi yang mengikuti upacara jumlah 217 orang terdiri dari laki-laki 106 orang dan perempuan 111 orang. Kedatangan Babinsa TNI AD ini di SD N 5 Damar sangat disenangi para guru dan murid dengan harapan dapat membentuk kedisiplinan sejak dini bagi siswa siswi SD N 5 ini. (rill/rh/naf)
EDUCATION
Pemkot dan OKP Melaksanakan Upacara Sumpah Pemuda Bersama MEMPERINGATI hari sumpah pemuda ke 98, Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) melaksanakan upacara sumpah pemuda bersama di halaman kantor walikota Pangkalpinang, senin (30/10/2017). Upacara dipimpin oleh walikota Pangkalpinang, Muhammad Irwansyah diikuti jajarannya dan beberapa organisasi kepemudaan serta perwakilan dari sejumlah instansi di Pangkalpinang termasuk perwakilan dari sekolah-sekolah dengan mebggunakan bermacam pakaian adat dari seluruh suku bangsa di Indonesia. Walikota berharap, dengan peringatan hari sumpah pemuda ke 98 ini, sebagai pamuda bangsa Indonesia tetap menggunakan bahasa yang satu yaitu bahasa Indonesia, sesuai dengan bunyi ikrar sumpah pemuda yang dicantumkan. “Ini yang pertama kali di deklarasikan di Indonesia agar menjadi kota tertib bahasa,” kata Irwansyah. Setelah upacara sumpah pemuda selesai, walikota beserta jajarannya melakukan pelepasan balon bersama anak-anak yang mebggunakan pakaian adat dilanjutkan dengan foto bersama walikota Pangkalpinang. (naf)
6
HAPPY ANNIVERSARY
SENIN - JUMAT
30 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2017
SENIN - JUMAT
30 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2017
HAPPY ANNIVERSARY
7
8 PELANGI WISATA RELIGI
SENIN - JUMAT
30 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2017
Pohon Bodhi "Anti Hoax" di Puri Tri Agung SUNGAILIAT - Menteri Kominfo, Rudiantara Stat MBA, Sekda Babel Dr Yan Megawandi, Ketua Umum DPP Gemabudhi Bambang Patijaya SE MM beserta para bhiksu menanam Pohon Bodhi di kawasan Puri Tri Agung, Sungailiat, Bangka, Jumat (27/10-2017). Ketua Harian Yayasan Puri Tri Agung, Yohanes Then mengatakan,
"Jenis pohon yang ditanam Pak Menteri Rudiantara adalah Pohon Bodhi" Penanaman Pohon Bodhi dilakukan oleh Menteri Rudiantara dengan hati-hati dan "penuh kasih sayang" jauh dari kesan seremonial biasa sehingga para wartawan pun leluasa mengabadikannya dengan latar Puri Tri Agung dan keindahan panorama laut di belakangnya. Penanaman Pohon Bodhi tersebut dilakukan sesudah Menteri Rudiantara menjadi Keynote Speaker dalam
Seminar Nasional "Memindai Penetrasi Hoax Melalui Perisai Pancasila" yang diselenggarakan oleh DPP Gemabudhi dalam rangka Rakernas Gemabudhi 2017. Selain Menkominfo, Seminar Nasional mengetengahkan Pembicara Tingkat Nasional antara lain Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sekretaris Korporat Indosiar Gilang Iskandar, drs Manager Nasution S, Ag MA, Komision-
er Komnas HAM, Brigjen Pol Syaiful Zachri, Kapolda Babel, Dr Yan Megawandi, Sekda Babel dan Ketua Umum DPP Gemabudhi Bambang Patijaya SE MM serta nara sumber dari Kemenpora. Ketika secara becanda pohon yang ditanam Menteri Rudiantara adalah Pohon Anti Hoax, Bambang Patijaya mengatakan, "Candaan yang benar. Benar Pohon Bodhi adalah Anti Hoax, karena Pohon Bodhi adalah Pohon Pencerahan."
Foto-foto: Jasinta P. Sianturi
Pohon Bodhi secara historis memang dikenal sebagai “Pohon Pencerahan” yang juga dikenal dengan Pohon Bo. Di Bodhgaya Pohon Bodhi merupakan keturunan langsung dari pohon Bodhi asli tempat dimana Pangeran Siddharta Gautama mencapai pencerahan. Setelah bermeditasi selama 49 hari, diceritakan bahwa Siddharta Gautama menjadi Buddha, “Dia Yang Tercerahkan”. Menurut tradisi Buddhis, Siddharta Gautama akhirnya meninggalkan praktek tapa keras dan bersedia menerima persembahan susu dan madu dari seorang gadis muda. Beliau kemudian duduk di bawah pohon Bodhi dan bersumpah untuk ti-
dak pergi beranjak sebelum mencapai pencerahan. Setelah 49 hari bermeditasi dengan mendalam, Siddharta akhirnya mencapai cita-citanya dan menjadi seorang Buddha, “Dia Yang Tercerahkan”. Buddha sendiri tetap dalam posisi meditasi selama seminggu setelah pencerahanNya, kemudian berlatih meditasi jalan di sekitar pohon Bodhi selama seminggu lagi. Pohon Bodhi disebut para ahli botani (tanaman) sebagai Ficus Religiosa (pohon fig yang suci) karena digunakan sebagai tempat Buddha bernaung. Pohon ini termasuk spesies pohon fig (beringin) dalam keluarga Moraceae. Daun pohon ini berbentuk hati. (ags)
SENIN - JUMAT
PELANGI BABEL
30 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2017
9
Sumpah Pemuda 2017
Memperkuat Persatuan Menuju Babar Hebat
MUNTOK- Wakil Bupati Bangka Barat Markus SH menjadi pembina upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 tingkat Kabupaten Bangka Barat tahun 2017 di pantai Batu Rakit, Kota Muntok, Sabtu 28 Oktober 2017. Dalam arahannya, politisi partai Hanura itu mengajak seluruh elemen masyarakat di daerah itu, untuk ber-
sama memperkuat persatuan menuju Bangka Barat Hebat. “Semoga dengan kebersamaan kita dalam peringatan hari sumpah pemuda ke-89 Kabupaten Bangka Barat tahun 2017 ini, kita wujudkan satu rasa, satu tekad dan satu semangat dalam membangun daerah yang kita cintai ini. Semoga juga segala upaya dan ikhtiar kita dalam membentuk pemuda yang kreatif, inovatif, dan berkualitas semakin terbuka menuju Bangka Barat Hebat,” tandas Markus.
Pada kesempatan itu juga, Wabup Markus membacakan sambutan tertulis Menpora Imam Nahrawi di hadapan para tamu undangan yang hadir. Menurut Menpora Imam Nahrawi sebagaimana disampaikan Wabup Markus, spirit perjuangan 71 pemuda dari seluruh penjuru Tanah Air untuk mengikrarkan diri sebagai satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa yaitu, Indonesia yang dirumuskan pada 28 Oktober 1928 di Batavia atau kini
dikenal sebagai Jakarta, terus mendorong para pemuda-pemudi saat ini untuk semakin mengokohkan persatuan dan nasionalisme, serta berkontribusi positif membangun daerah dan Indonesia. “Sebuah ikrar monumental yang 17 tahun kemudian tepatnya 17 Agustus 1945 melahirkan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat ke-Indonesia-an ini harus terus kita jaga dan pupuk,” imbuhnya. Dengan mengutip pesan Presiden
pertama RI Ir. Sukarno, Imam Nahrawi meminta para pemuda Indonesia untuk mengambil api sumpah pemuda dan terus dinyalakan. “Kita harus berani melawan segala upaya yang berusaha memecah-belah NKRI, melawan ego kesukuan, keagamaan, dan kedaerahan. Ego ini yang terkadang menggerus persaudaraan kita. Persatuan Indonesia adalah di atas segala persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, dan golongan,” pungkasnya. (Stef)
Tim Surveyor Akreditasi RSUD Beltim MANGGAR - Guna menaikkan standar mutu dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat sesuai standar yang ditetapkan, maka akreditasi terhadap rumah sakit dan puskesmas menjadi kewajiban yang harus diajukan. Untuk mendapatkan pengakuan terkait peningkatan kapasitas dan mutu layanan rumah sakit, RSUD Belitung Timur (Beltim) disambangi dua tiga tim Surveyor Akreditasi yang terdiri dari dua orang penilai dari RSUD Jakarta dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung yang sekaligus datang melakukan observasi. Penilaian akreditasi tersebut akan berlangsung selama dua hari yakni tanggal 24-25 Oktober 2017. Penanggungjawab akreditasi RSUD Beltim, Rudy Gunawan, mengatakan penilaian akreditasi RSUD adalah syarat mutlak agar RSUD dapat naik level dari type D ke type C. Ia mengklaim jika pelayanan RSUD kian baik dari hari ke hari. “Sudah pasti kita jauh berubah lebih baik, sekarang pelayanan kita lebih terarah. Dalam akreditasi keselamatan pasien dan keamanan tenaga medis adalah yang utama,” ungkap Rudi. Dokter spesialis anastesi itu mengungkapkan jika RSUD Beltim baru saja memperoleh penghargaan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung sebagai RSUD dengan pelayanan terbaik. Penghargaan diperoleh dari survei terh-
adap pasien dari berbagai RSUD di seluruh Provinsi Babel. “Baru dapatnya bulan September kemarin. Masyarakat puas dengan pelayanan RSUD Beltim,” kata Rudi. Terkait fasiltas RSUD, Rudi mengakui masih ada kekurangan. Namun Ia yakin seiring waktu, pihak manajemen akan dapat melakukan perbaikan. “Kalau fasilitas kita akui. Kekurangan itu akan kita perbaiki ke depan,” ujarnya. Wakil Bupati Beltim, Burhanuddin berharap dengan adanya akreditasi dari tim surveyor dapat memberikan peningkatan kinerja pelayanan rumah sakit menjadi lebih baik. Namun ia menekankan yang terpenting adalah bagaimana perubahan pola pikir pegawai RSUD. “Yang utama adalah mindset pelayanan yang tulus kepada masyarakat. Kalau sudah tertanam di pikiran, segala sesuatunya mudah. Perencanaan, dan program semua itu tinggal mengikuti,” kata Burhanuddin seusai membuka Kegiatan Survey Akreditasi RSUD Beltim, Selasa (24/10/2017). Terkait pelayanan RSUD, Aan, panggilan akrab Burhanuddin menilai masih banyak yang perlu diperbaiki. Namun ia menekankan, jika RSUD saat ini sudah lebih baik dari sebelumnya. “Kita tidak usah tutup-tutupi kekurangan tetap masih ada, namun tidak semuanya. Makanya apa yang kurang diperbaiki, yang sudah baik harus lebih baik lagi,” ucapnya. (*/stf)
Polres Basel Tingkatkan Keamanan Melalui Operasi Bina Kusuma TOBOALI - Dalam menciptakan situasi kondusif di wiliyah Bangka Selatan, Polres Bangka Selatan melakukan Operasi Bina Kusuma. Adapun tupoksi Operasi Bina Kusuma ini untuk mengawas dan menekan tindak kriminalitas yang terjadi di Kabupaten Bangka Selatan. Kapolres Bangka Selatan, AKBP Bambang Kusnarianto, mengatakan bahwa Operasi Bina Kusuma di wilayahan akan dilakukan hingga beberapa hari ke depan. Sasaranya untuk pencegahan serta menekan tindakan kriminal masyarakat, yang belakangan ini mengalami peningkatan dengan cara cara pendekatan terhadap masyarakat. "Yang kami lakukan mengedepankan bidang prepentif kami memberikan bimbingan dan membina, seperti patroli penyulusan dengan berbagai metode, selain itu masyarakat di tempat itu bisa memberikan kontribusi serta dukungan untuk tercegahnya tindakan kriminal agar lebih aman wilayahnya," jelas Kapolres Bangka Selatan, kepada wartawan, pekan lalu. Operasi bina kusuma menyasarkan pada tempat tongkrongan anak
anak remaja maupun dewasa di pelosok Bangka Selatan, sekolah dan tempat lainya yang dianggap bisa terjadi tindakan kriminalitas. "Antara lain di sekolah, kos kosan, tempat persembuyian remaja yang mereka sering mengkonsumsi minuman keras, ini kami laksanakan sampai 30 Oktober nanti, hari ini masyarakat, dan juga terkait masyarakat Desa Serdang akan menjadi sasaran Ops bina kusuma yang akan melaksanakan pernikahan masal kita juga melakukan pengamanan, karena pengalaman sebelumnya cukup banyak warga yang datang," ujarnya. Disinggung terkait sejauhmana tingkat penindakan hukum di wilayah hukum Basel. Kapolres Basel, AKBP. Bambang Kusnarianto, SIK mengatakan bahwa, operasi yang dilakukan pihak Polres Basel adanya peningkatnya tindakan kriminalitas beberapa minggu terakhir di wilayah Bangka Selatan. "Peningkatan kriminiltas memang terjadi, ini seperti kekeraan di masyarakat, ada beberapa perisitiwa penganiayaan yang hasilnya terindikasi para pelaku di bawah pengaruh minuman keras, dan obat obatan peruntukan dilakukan oleh kalangan muda-mudi dan dewasa," ujarnya. (Tra)
10
PELANGI PROPERTI
Pemkab Aceh Utara
Data Pembangunan Rumah dengan Dana Desa
PEMERINTAH Kabupaten Aceh Utara mendata ulang jumlah rumah yang dibangun dengan menggunakan dana desa. Pendataan itu berlangsung hingga 20 Desember 2017 mendatang. “Saat ini pendataan sedang berlangsung. Jadi, saya belum tahu berapa jumlah rumah yang dibangun dengan dana desa yang tersebar di 852 desa,” kata Bupati Aceh Utara, Muhammad
Thaib, Senin (30/10/2017). Dia menyebutkan, masing-masing desa diizinkan membuat kesepakatan dengan aparatur desa dan masyarakat tentang jumlah rumah yang dibangun. Meski pun, dalam aturan bupati disebutkan wajib membangun dua rumah per desa. “Sejauh ini, laporan harian yang masuk ke saya, ada satu desa bangun sampai lima rumah. Ada juga desa yang tidak membangun seperti di Krueng Mane Kecamatan
Muara Batu. Ternyata di desa itu sudah tak ada lagi masyarakat miskin,” ungkap Thaib. Tim pendataan dari pemerintah telah bekerja. Hingga akhir Oktober 2017, terdapat 50.000 lebih rumah yang harus dibangun untuk masyarakat miskin. Jumlah itu akan menciut seiring dikeluarkannya kewajiban penggunaan dana desa untuk membangun dua rumah per desa. “Perkiraan saya, lima tahun ini sudah selesai rumah layak huni,” pungkasnya. (kcm)
SENIN - JUMAT
30 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2017
Tips Menata Rumah Seluas 5x6 Meter PUNYA rumah mungil sebenarnya memberi banyak kemudahan bagi penghuninya. Dengan luasan terbatas, Anda bisa lebih ringan dan hemat waktu ketika bersih-bersih. Sayangnya, ada beberapa masalah yang kerap ditemui pemilik rumah mungil. Seperti kesulitan menata ruangan tetap rapi dan ruang penyimpanan yang selalu kurang. Kunci penataan ruang sempit sebenarnya terletak pada pemilihan furnitur yang tepat. Saat ini hadir ragam furnitur yang memiliki fungsi ganda. Misalnya kasur yang bisa dilipat menjadi sofa ruang tamu maupun tempat duduk yang bagian dalamnya bisa digunakan untuk laci penyimpanan barang. Atau ada juga set meja makan yang bisa dilipat menempel pada dinding ketika tidak dipakai. Jadi jika luas rumah Anda hanya sekitar 5×6 meter, ada banyak
cara kreatif yang bisa Anda coba ketika mendekorasi. mengedepankan konsep modern dengan dominasi warna monokrom hitam dan krem. Meski demikian, sentuhan warna hijau juga turut membuat ruangan terlihat segar dan hidup. Dengan luas ruang komunal sekitar 29 meter persegi, Anda bisa menata dua ruangan sekaligus. Area santai di s e belah kiri diisi oleh lemari kabinet, sofa couple dan televisi. Sementara di sebelah kanan ada kitchen set dan meja makan minimalis yang berwarna serba hitam. Untuk Anda yang ingin memberi sentuhan stylish pada ruangan yang sempit, pilih warna warni cerah dan corak yang berani dalam furniturnya. Desainer interior Catherine Remizov berani memadukan perabot warna putih dan corak zebra demi memberi kesan klasik sekaligus mewah. Dengan luas ruang sekitar 20 meter persegi, Anda bisa menghadirkan ruang bersantai sekaligus dapur yang dipisahkan oleh partisi cermin. Di malam hari,
sofa kulit tersebut bisa disulap menjadi ranjang double bed yang nyaman. Jika Anda tak punya kabinet atau lemari yang cukup besar untuk menyimpan koleksi pakaian atau sepatu, maka desain karya Stanislav Aynulov ini bisa memberi inspirasi segar. Dengan membuat mezzanine kecil di dalam ruangan, set sofa sebagai tempat bersantai terlihat lebih stand out. Tidak hanya itu, ternyata bagian bawah sofa adalah laci serbaguna sebagai pengganti lemari pakaian. Sementara itu, Anda bisa meletakkan kursi dan meja di sebelahnya tanpa mengganggu area satu sama lain. Demi membuat ruangan seluas 28 meter persegi ini terlihat unik, permainan lampu gantung warna warni dan karpet geometri memberi peranan yang signifikan. Bila Anda punya bujet lebih untuk membuat funitur custom, maka tak ada salahnya mencontek karya desainer Eugene Han berikut ini. Guna memenuhi kebutuhan kamar tidur tamu atau kasur bersantai, sebuah ranjang lipat dibuat menempel pada dinding ruang tamu. Anda tinggal menariknya ke bawah jika sewaktu-waktu butuh tempat berbaring yang lebih nyaman. (lp)
SENIN - JUMAT
CONNECTION
30 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2017
Jangan Sharing sesudah menamatkan SD N 1 Manggar, SMP N 1 Manggar, dan SMAN 1 Manggar serta Universitas Binus Jakarta. Di era digital dengan pertukaran informasi yang serbacepat seperti saat ini, masyarakat perlu membekali diri dengan sikap kritis. Pasalnya, hoaks dan berita palsu tersebar masif dan bisa menciptakan permusuhan antarsesama anak bangsa. Membangun sikap kritis, bisa dimulai dengan menyaring informasi yang hendak dibagikan agar tidak menjadi bagian dari penyebar hoaks. Zilvia berpesan, “Jangan sharing tanpa saring. Sekarang banyak yang berlomba-lomba untuk menjadi sumber berita. Masyarakat harus sadar, cepat bukan berarti akurat. Kita harus lebih teliti dan kritis, serta tidak mudah terprovokasi dan emosi, karena setiap orang punya tanggung jawab yang sama untuk menghadirkan kebenaran dan menjaga kedamaian." Sebagian masyarakat memang lebih memercayai informasi palsu di media sosial (medsos) dan broadcast pesan singkat. Itu. kata Zilvia, disebabkan absennya sikap kritis dalam menyaring informasi. Peran jurnalis Bagi Zilvia, profesi jurnalis dan pembawa acara berita mengemban misi penting di tengah-tengah melimpahnya berita palsu dan ujaran kebencian. Menghadirkan informasi secara objektif merupakan syarat mutlak.
Presenter Program Metro Pagi Prime Time itu berpesan, “Jujur, harus sesuai fakta, bukan opini, apalagi asumsi. Membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat itu krusial dan tanggung jawab utama. Karena itu, sebisa mungkin harus zero mistakes dalam menghadirkan dan menyampaikan berita.” Keluarga berperan penting dalam perjalanan kariernya. Ia memandang sosok ayah memiliki pengaruh terbesar. Padahal, Zilvia mengaku tak pernah bercita-cita terjun ke dunia jurnalistik. “Dari kecil saya sering me-
800 Ribu Situs lihat ayah saya menonton berita dan membaca koran setiap hari. Saya jadi sering memperhatikan bagaimana presenter membawakan berita di televisi. Saya sempat bercita-cita menjadi seorang guru atau dosen,” tutup Zilvia yang pernah menjuarai ajang Asian English Olympics yang diselenggarakan Binus University. Atas penghargaan KPI tersebut Zilvia menyatakan terima kasih atas kerja keras tim Metro TV sehingga bisa menyuguhkan tayangan berita yang jujur, berkualitas, dan berkontribusi positif bagi negeri ini. Ia mengungkapkan, "Terima kasih kepada KPI. Terima kasih kepada Metro TV yang telah memberikan saya banyak kesempatan dan kepercayaan. Saya bangga dengan pekerjaan ini (presenter berita)." Dalam acara tersebut, hadir pula sejumlah tokoh di antaranya Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy. Muhadjir berkesempatan memberikan piala penghargaan kepada pemenang di antaranya untuk kategori program anakanak produksi televisi terbaik, Si Bolang (Trans 7). Megawati menyerahkan penghargaan untuk kategori pengabdian seumur hidup yang jatuh kepada tokoh pertelevisian, almarhum Alex Kumara. Ketua Umum PDI Perjuangan itu berpesan agar industri penyiaran bisa menciptakan konten-konten yang positif bagi dinamika demokrasi Tanah Air. (media/ags)
Kehilangan Kendali Perjuangan yang digagas para tokoh senior Babel yang tergabung dalam Peka (Peduli Kampung) waktu itu membuahkan hasil. Kemenkum HAM memberikan paten itu untuk masyarakat Babel. Gubernur Eko Maulana Ali waktu itu membentuk BP3L (Badan Pengelola, Pengembangan dan Pemasaran Lada) sebagai badan yang mengelola paten ini. Sehingga paten Muntok White Pepper sesuai SK Kemenkum HAM ditujukan kepada BP3L sebagai pemegang paten. Dengan maksud, BP3L sesuai dengan SK Gubernur yang kepengurusannya harus terdiri dari tokoh masyarakat Bangka dan tokoh masyarakat Belitung. Sayang belakangan Pemprov
yang diselenggarakan oleh DPP Gemabudhi. Selain Menkominfo, Seminar Nasional mengetengahkan Pembicara Tingkat Nasional antara lain Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sekretaris Korporat Indosiar Gilang Iskandar, Drs Manager Nasution S, Ag MA, Komisioner Komnas HAM, Dr Yan Megawandi, Sekda Babel dan Bambang Patijaya SE MM serta nara sumber dari Kemenpora. Secara detil orang nomor satu di Polda Babel itu menjelaskan, “Media abal-abal, akun anonim, buzzer, hoax dibutuhkan oleh gerakan politik bawah tanah termasuk terorisme untuk mencari dukungan, membelokkan persepsi dan opini publik” Selain itu, tandas Syaiful Zachri media abal-abal, akun anonim, buzzer, hoax memiliki pasar dan menjadi bisnis baru yang menghasilkan materi ekonomi bagi pelakunya. Oleh karena itulah, Polda Babel dalam rangka Peringatan Sumpah Pemuda mengajak generasi muda Babel, khususnya Gemabudhi untuk melawan hoax dengan cerdas serta tidak ikut dalam penyebarannya. “Polda telah menyiagakan polisi cybertroop yang tugasnya setiap waktu hanya “bermain Smartphone” dengan teknologi khusus yang segera bisa memindai manakala ada situs dan kegiatan pemecah belahan bangsa dengan berita hoax dan ujaran kebencian,” tandas Kapolda Syaiful Zachri.
Coder Handal Menteri Kominfo Rudiantara dalam keynotespeechnya menegaskan Kominfo telah memindai sekitar 700 tibu hingga 800 ribu situs yang menebarkan hoax serta ujaran kebencian. "Yang paling gampang ya di delete saja content yang seperti itu dan berdalih copas dari tetangga sebelah. Kalau dari judul saja sudah meragukan langsung di delete saja," kata Menteri Rudiantara. Untuk melawan derasnya arus hoax, Menteri Rudiantara mengajak generasi muda Gemabudhi untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan teknologi komunikasi serta memetik manfaat setinggi dan seoptimal mungkin. "Melawan hoax yang paling efektif adalah mengajak semua elemen masyarakat untuk peduli dan membasmi hoax secara bersama-sama. Kita mulai dengan MUI sehingga keluar Fatwa MUI tentang hoax, kemudian semua tokoh agama dan sekarang dengan Gemabudhi atas prakarsa Pak Bambang." kata Rudiantara. Yang lebih penting lagi, tandas Rudiantara, tahun 2030 adalah puncak bonus demografi. Kalau generasi muda milenial masih berkutat pada hoax dan belum beranjak memanfaatkan teknologi maka bangsa ini akan rugi besar. Rudiantara berharap generasi milenial Indonesia segera terbangkit dan bangun serta menyongsong optimisme bangsa yang besar. "Pada saat itu generasi muda sudah menjadi coder-coder yang handal dan memenangkan kompetisi global," harap Rudiantara.
Pecah Bangsa Ketua Umum DPP GEMABUDHI, Bambang Patijaya SE MM menandaskan segenap eleman bangsa tidak boleh memandang remeh berita-berita bohong (hoax) atau fakes news karena sesungguhnya info tidak benar sangat berbaha¬ya dan potensial memecah be¬lah bangsa. Hoax harus disikapi secara serius dan bersama-sama seluruh bangsa mengikisnya. Dalam seminar nasional Gemabudhi, Bambang menegaskan, “Jangan anggap enteng berita-berita palsu yang sengaja disebar orang-orang tidak bertanggung jawab. Bambang mengingatkan da¬lam perhelatan sejumlah pilka¬da, orang-orang tidak bertang¬gung jawab memainkan hoax untuk menjatuhkan lawan
po¬litik dengan mengadu domba masyarakat. Berita hoax bukan hanya mengacaukan suasana, tetapi tidak mendidik, provoka¬tif, dan tidak berfaedah. Sementara Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menandaskan menangkal hoax itu dengan dialog yang murni bukan monolog. Dengan dialog murni dan langsung, kita bisa merasakan dan berempati dengan mereka yang berpotensi menebarkan hoax sehingga mengurungkan niat. Menteri Kominfo, Rudiantara Stat MBA, Sekda Babel Dr Yan Megawandi, Ketua Umum DPP Gemabudhi Bambang Patijaya SE MM beserta para bhiksu menanam Pohon Bodhi di kawasan Puri Tri Agung, Sungailiat, Bangka, Jumat (27/102017). (ags/fiq)
Lindungi
Menata Padahal waktu itu belum ada hak paten Muntok White Pepper. Rupanya penjelasan saya itu memuaskan rapat Pansus DPR RI yang dipimpin oleh Panda Nababan (PDIP) untuk menggolkan terbentuknya Provinsi Kepulauan Babel. Babel pernah mencapai ekspor lada putih 25.000 ton dalam setahun. Tetapi sayang tata niaganya tidak transparan, sehingga menyematkan dengan kata "Mafia Lada" menjadi judul buku saya. Buku saya itu kemudian menjadi referensi bagi IPC (Internasional Pepper Community) sehingga bisa merekomendasikan Muntok White Pepper menjadi paten indikasi geografis produk pertanian Babel.
11
Babel kehilangan kendali atas BP3L. Karena beberapa tokoh Asosiasi Ekspor Lada Indonesia (AELI) menginisiasi pembentukan BP3L dengan akte notaris dengan nama pribadi para pihak yang terlibat. Sehingga BP3L yang sekarang berkesan milik pribadi bukan lagi milik masyarakat Babel. Kembalikan BP3L ke Rakyat Sekretaris Daerah Pemprov Babel Yan Megawandi ketika berbicara dengan saya mengatakan; pungutan apapun yang dilakukan oleh BP3L sekarang pada hasil produk lada bersifat ilegal atau pungli (pungutan liar). Saya katakan BP3L harus dikembalikan ke masyarakat Babel, karena paten Muntok White Pepper bukan milik AELI, bukan milik orang Bangka atau orang Belitung saja. Paten itu milik masyarakat Babel, harus dikelola dan diurus oleh masyarakat Babel sesuai dengan namanya indikasi geografis (IG) produk Babel. Konteks ini bermakna bahwa ada persoalan serius dalam dunia lada Babel. Pertama, persoalan petani yang belum lepas dari pengijon yang telah menghidupi petani lada puluhan tahun, dengan segala kemudahan memperoleh sumber pembiayaan sekaligus menyengsarakan petani lada. Gagasan Gubernur Erzaldi Rosman dengan resi gudang sangat bagus seperti sering saya dengungkan selama ini. Semoga resi gudang dapat berjalan sesuai harapan dan tidak tebentuknya
mafia baru dalam pengelolaan resi gudang. Kedua, peran dan fungsi paten lada sebagai indikasi geografis produk Babel belum berjalan sesuai harapan masyarakat Babel. Padahal ini merupakan potensi yang tidak saja bersifat nasional tetapi juga internasional. Artinya kembalikan dulu BP3L sebagai milik masyarakat Babel, kemudian atur dengan baik tata kelola dunia lada Babel. Ketiga, aspek sumber pembiayaan harus ditangani dengan hati-hati dan transparan. Kalau salah urus, maka resi gudang bisa sumber korupsi baru Babel. Dimana ada monopoli kelompok tertentu. Seharusnya gudang yang berhak mengeluarkan resi adalah gudang BP3L bukan gudang milik perseorangan. Dari ketiga persoalan dasar itu, maka Babel harus memiliki Peraturan Daerah (Perda) yang secara khusus mengatur dunia lada di Babel. Perda mengatur paten lada, mengatur BP3L, mengatur tata niaga lada, mengatur ketersediaan pupuk, mengatur royalti lada/ paten seberapa besar, mengatur pembagian pungutan lada, badan yang berhak memungut royalti, dan sebagainya. Semua ini harus dilakukan secara obyektif dan effisien serta transparan agar tidak terjadi dusta antara kita sesama serumpun sebalai. Jika tidak dilakukan demikian dengan Perda sangat komprehensif, hanya akan menambah mata rantai baru dalam dunia lada yang sudah penuh dengan sejumlah kepentingan para pihak. Salam.
untuk didaftar,” ungkap Erzaldi di Lingkungan Pemprov Babel sebelum bertolak ke luar negeri. Rencananya sistem pengelolaan resi gudang lada ini akan melibatkan kelompok tani. Pemerintah Provinsi (Pemprov) diketahui sudah melatih dan memberikan sertifikat operator resi gudang lada tersebut. “Kita akan sosialisasikan masalah ini ke para petani. Jangan sampai mereka titip menitip lada kepada para pengepul-pengepul, lebih baik langsung saja ke resi gudang lada yang difasilitasi pemerintah,” kata Erzaldi. Erzaldi menjelaskan petani bisa menitipkan lada dengan jumlah minimum 200 kg dan tidak ada batas maksimal. Selain itu, petani bisa menentukan harga lada yang akan dijual. “Bagi Petani yang akan menitipkan ladanya, minimal 200 kg. Jadi, kalau jumlahnya segitu, petani bisa ngumpul. Kalau belum dapat 100, dia bisa ngumpul dengan yang lain,” jelas Erzaldi. Sistem resi gudang ini, ungkap Erzaldi, untuk membentuk ketahanan dan ketersediaan lada untuk komoditas ekspor. Sehingga, bisa meningkatkan harga dan kualitas. Untuk menjaga kualitas, Erzaldi menjelaskan, lada akan masuk proses sterilisasi untuk membunuh bakteri lada. “Sebelum masuk resi gudang, kita sinarkan ladanya. Nantinya ada dua tawaran, lada super atau lada tidak super. Untuk super ada super 1, 2, 3, harganya pun beda-beda. Termasuk yang sudah bebas bakteri berapa,” terang Erzaldi.
Sistem Syariah Sistem pengelolaan lada dengan sistem resi gudang ini dimaksudkan agar petani bisa mendapatkan lada dengan harga yang tinggi. Ditambah dengan solusi pemasaran yang pasti.Pengelolaan gudang lada yang akan dikelola petani ini mengunakan sistem syariah. Erzaldi menjelaskan sistem ini akan menggunakan perjanjian Mudharabah atau kerjasama antara dua pihak atau lebih. “Ini sistemnya syariah, kesepakatan berdua baru akad, mau titip berapa lama, bagi hasil berapa setelah selisih harga berapa,” beber Erzaldi. ”Di mana pemilik modal (shahibul amal) mempercayakan sejumlah modal kepada pengelola (mudharib) dengan suatu perjanjian di awal. Untuk pembiayaannya kita melalui Bank Syariah Bangka, BJB, dan bank-bank lain yang mau, tapi harus syariah. Soal koperasi sudah fix. Rombongan koperasi adalah petani semua, pemerintah hanya pembina saja,” lanjutnya. Dengan penitipan resi gudang lada ini, petani bisa mendapatkan pembayaran langsung dari jumlah lada yang dititipkan. Petani akan mendapatkan harga lada dengan harga total selisih lada yang ditetapkan saat penitipan awal. “Misalnya petani menitipkan lada 100 kg, harga lada saat penitipan itu Rp 70 ribu, berarti dia bisa dapat uang cash Rp 5,6 juta karena dibayarnya 70 persen dulu, sisanya itu misalnya petani
mau menjual di bulan depan dengan harga Rp 80 ribu/kg, itu kan Rp 8 juta, nanti sisanya itu dibayarkan, sisanya 3,4 juta, jadi petani benar-benar diuntungkan, tapi untuk penitipan di resi itu ada hitung-hitungannya,” jelasnya. Sedangkan 30 persen sisa pembayaran akan diberikan saat pemilik lada sudah menginginkan untuk menjual dengan harga maksimal. “Kami usahakan koperasi untuk lada ini sampai ke kecamatan. Ini agar betul-betul mampu menolong para petani lada,” tutup Erzaldi. Lelang Satu Pintu Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung, Yuliswan mengakui sendiri bahwa pihaknya akan berhadapan dengan tengkulak dalam menerapkan Sistem Resi Gudang (SRG) Lada di Babel. Pihaknya menolak jika disebut bersaing dengan para tengkulak. Para tengkulak (pengepul), kata dia, akan dikumpulkan dalam sebuah pertemuan. “Kami bukannya mau memotong rezeki tengkulak,
para tengkulak akan kami ajak, akan kami kumpulkan di Pangkalpinang. Supaya ada pemahaman bersama, satu persepsi,” kata dia, saat dihubungi. Nantinya, SRG akan membuat sistem perdagangan lada menggunakan sistem Lelang satu pintu. “Misalnya, di gudang terkumpul banyak (lada), mereka perlu, oke sama-sama, eksportir yang ada ini tapi pakai sistem lelang, istilahnya satu pintu,” kata dia Yuliswan mengatakan, pihaknya sudah meminta Pemkab Beltim menyiapkan lahan untuk gudang komoditas lada guna melaksanakan SRG di Beltim. “Minimalnya setengah hektar. Nanti akan kami bangun pakai APBN atau APBD,” ucap Yuliswan. Terpisah, Ketua Dewan Rempah Babel, Bayodandari mengakui program ini berangkat dari keresahan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan akibat anjloknya harga lada. “Lada ini sudah lama berabad-abad jadi aset Babel harus kita selamatkan. Langkah Pak Gub ini harus didukung seluruh elemen Babel,” tegas Bayodandari. Dikatakannya, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) sudah merekomendasikan lada, karet dan mineral ikutan timah untuk penerapan sistem resi gudang. Diakui Bayodandari saat ini gudang yang sudah siap yakni gudang milik H Suhar di Desa Puding yang akan dilauching pada tanggal 18 November nanti. (rill)
12
GOOD GOVERNMENT
SENIN - JUMAT
30 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2017
Walikota Raih Penghargaan Pembina Tagana Berprestasi Apresiasi dari Kementrian Sosial RI Di Provinsi Kep. Babel Hanya Pangkalpinang yang Dapat Irwansyah: Penghargaan untuk Semua Warga Pangkalpinang Pada dasarnya penghargaan ini ialah milik masyarakat Pangkalpinang. Karena bagaimanapun kinerja pemerintah kota tak terlepas dari masyarakat. Sementara untuk Tagana Pangkalpinang saya ucapkan terima kasih atas pengabdian tulus yang telah diberikan untuk daerah kita tercinta ini.
PANGKALPINANG- Komitmen kerja keras dan kerja cepat Pemerintah Kota Pangkalpinang di bawah kepemimpinan Walikota Muhammad Irwansyah dan Wakil Walikota M Sopian dalam menanggulangi setiap kejadian bencana serta upaya membina Taruna Siaga Bencana (TAGANA) di Pangkalpinang, memperoleh apresiasi tertinggi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI. Penghargaan tertinggi dari Kemensos RI ini diserahkan Menteri Sosial, Dra Khofifah Indar Parawansa diwakili Dirjen perlindungan dan jaminan sosial korban bencana alam Kemensos, Adhy Karyono, di sela apel siaga Tagana 2017 di Lapangan God Bless Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (26/10/2017)lalu. Orang nomor satu di Kota Pangkalpinang itu dinilai berhasil dalam mendukung pembinaan Taruna siaga bencana melalui peningkatan peran serta tangana dan ketersediaan anggaran dalam upaya penanggulangan bencana bidang perlindungan sosial
Politisi muda ini menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan Kemensos RI kepada Kota Pangkalpinang, sembari berjanji akan terus meningkatkan pembinaan Tagana Kota Pangkalpinang di waktu mendatang. Walikota Irwansyah juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan masyarakat yang telah memberikan dukungan hingga mendapat penghargaan tertinggi ini. Dia menyebut, apresiasi itu untuk semua warga Kota Pangkalpinang "Pada dasarnya penghargaan ini ialah milik masyarakat Pangkalpinang. Karena bagaimanapun kinerja pemerintah kota tak terlepas dari masyarakat. Sementara untuk Tagana Pangkalpinang saya ucapkan terima kasih atas pengabdian tulus yang telah diberikan untuk daerah kita tercinta ini," tandas Wawan-sapaan karib Irwansyah. Kepala Dinas Sosial pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (Dinsos dan PPPA) Kota Pangkalpinang, Fitriansyah, mengatakan pemberian sertifikat ini juga dalam acara Jambore Tagana tingkat nasional yang melibatkan kurang lebih 1500 peserta berasal dari anggota Tagana seluruh Indonesia dan ASEAN "Ada 5 Gubernur, 7 Bupati, dan 3 Walikota yang juga mendapat penghargaan dari Kemensos tersebut," kata Fitriansyah. Menurutnya, penghargaan ini memang pantas didapatkan oleh Walikota Pangkalpinang sebab pada 2014 Walikota Pangkalpinang juga pernah mendapat penghargaan Satya Lencana kebaktian sosial dari Kementerian Sosial RI yang diserahkan langsung Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara "Kita bersyukur berkat doa kita bersama Walikota Pangkalpinang meraih penghargaan tertinggi dari Kementerian Sosial RI. Untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) hanya Pangkalpinang yang dapat penghargaan ini," katanya memungkasi. (adv/naf/stf/resda)