SELASA - SABTU
24 - 28 OKTOBER 2017
Edisi No 94
12 HALAMAN
medialaspela
Menerangi Bumi Serumpun Sebalai
Pemilu 2018 tak Boleh Panas Kapolda, Danrem, Kapolres dan Dandim Terancam Dicopot Bila Suhu Politik Memanas
Babel Tambah 28 Duta Wisata Marcellio – Dian Anggraini Bujang Dayang 2017 Gubernur Erzaldi: Buatlah Wisatawan Kagum! PANGKALPINANG, LASPELA - Bujang Dayang dari Kota Pangkalpinang dan Kabupaten se Kepulauan Bangka Belitung telah menunjukan kemampuan terbaiknya selama karantina dan Malam Grand Final, (21/10-2018). Akhirnya terpilih Duta Wisata Kepulauan Babel 2017 Marcellio Susanto dari Bangka Selatan dan Dian Anggraini dari Kab.
Bangka Tengah. Runner Up Duta Wisata Prov. Kep. Babel 2017 Barata YG (Kab. Belitung) Intan Galuh A (Kota Pangkalpinang). Terpilih pula Duta Wisata Intelegensia Prov. Kep. Babel 2017 Fizan DA (Kota Pangkalpinang) Diah Ayuningrum (Kab. Bateng) dan
OMANDAN KOREM 045/Garuda Jaya (Gaya), Kolonel Inf Abdurrahman mengajak Pimpinan Partai Politik, Para Kandidat Walikota dan Para Kandidat Bupati Bangka dan Belitung serta Para Tokoh Agama serta Para Tokoh Masyarakat dan Pemuda untuk bergandeng-tangan, bahu membahu menyukseskan Pemilu Kada serentak 2018 dalam suasana yang sejuk. “Gubernur, Kapolda, Danrem sudah dan terus merapatkan barisan dan menggandeng pimpinan parpol dan para kandidat yang diusungnya serta para tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda untuk meredam suhu politik menjelang, pada saat pemilu kada ser-
INDEX
Dian: I Love Tapak Antu DIAN ANGGRAENI, mahasiswi STIE IBEK itu bersukacita begitu dinobatkan menjadi Dayang Duta Wisata Babel 2017. Sontak ia mengucap syukur, “Alhamdulillahirobilalamin. Puji syukur ku panjatkan kepadaMu atas nikmat dan berkah yang Engkau berikan. Terimakasih kepada keluarga tercinta, keluarga @dutawisatabangkatengah, dan keluarga baru @bu-
entak maupun sesudahnya. Mari kita sukseskan pemilu kada serentak 2018 dalam suasana sejuk,” tandas Danrem Abdurrahman pada saat jamuan makan malam bersama Pimpinan KADIN Kepulauan Bangka Belitung, Pimpinan REI Kepulauan Babel serta HIPMI Kepulauan Babel di Neptune Club, pekan lalu. Instruksi Panglima, tegas Abdurrahman, baik Panglima TNI dan Pangdam sangat jelas. “Suhu politik tidak boleh memanas. Kita bersama-sama wajib menjaga investasi dan iklim kondusif bagi perekonomian kita. Kita menghargai Pemilu Kada serentak 2018 dalam alam demokrasi, namun mari kita jalankan dalam suasana yang dingin sejuk. Tidak perlu memanas sehingga iklim perekonomian dan investasi yang telah kita bangun selama ini jangan terganggu,” kata Abdurrahman. Danrem Abdurrahman mengaku,
Hal 3 Hal 8
daybangkabelitung yang telah ngedukung dari awal sampai akhir. Love love “Duta Wisata Prov. Kep. Bangka Belitung 2017.” Finalis Duta Bahasa Kepulauan Babel 2017 dan Finalis Duta Mahasiswa GenRe Pangkalpinang 2016 itu bekerja keras untuk meraih mahkota Duta Wisata Babel 2017.
Hal 12
Mesjid Kayu di Desa Tuatunu
“Oase” Kalbu Kampung Melayu Terbuka Terhadap Sinergi Rohani Perikanan Darat Dikelola Tuna Netra BAMAG LKKI Tebarkan 10 Ribu Lele KINI destinasi wisata religi Mesjid Kayu di Desa Tua Tunu semakin maju. Haji Heri telah berhasil mengelola 4 hektare tanahnya di Desa Tuatunu dengan lingkungan kehidupan masyarakat Melayu, Bangka tempo doeloe lengkap dengan rumah serta perabotannya serta nuansanya.
2
EKONOMI BISNIS
Pasar Rakyat Tipe C dan D Jadi Fokus Revitalisasi JAKARTA - Pasar rakyat tipe C dan D menjadi fokus revitalisasi pasar yang dilakukan pemerintah selama 2017 hingga 2018. Berdasarkan Permendag RI No 37/M-DAG/PER/5/2017 tentang pedoman pembangunan dan pengelolaan sarana perdagangan, disebutkan bahwa pasar rakyat terdiri dari empat tipe yakni tipe A, B, C, dan D. Pasar rakyat tipe C sebagaimana dimaksud merupakan pasar rakyat dengan operasional paling sedikit dua kali dalam satu minggu, dengan jumlah kapasitas pedagang paling sedikit 200 orang, dan/atau luas lahan paling sedikit 3.000 m2 (tiga ribu meter persegi). Sedangkan pasar rakyat tipe D merupakan pasar dengan operasional pasar paling sedikit satu kali dalam satu minggu, jumlah kapasitas pedagang paling sedikit 100 (seratus) orang, dan/ atau luas lahan paling sedikit 2.000 m2 (dua ribu meter persegi). Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Tjahya Widayanti, mengatakan pemerintah memfokuskan revitalisasi pasar rakyat tipe C sepanjang 2017. Menurutnya, langkah serupa bakal ditempuh pada tahun 2018 mendatang. “Tahun depan] masih juga tipe C, mungkin ada tipe D nanti kita lihat lagi dari anggaran,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (19/10/2017) seperti dikutip LASPELA dari Bisnis.com Tjahya mengatakan, program revitalisasi pasar tidak hanya dilakukan oleh Kementerian Perdagangan tetapi Kementerian dan Lembaga lainnya. Namun, instansinya memegang porsi paling banyak. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebelumnya menegaskan, penghematan anggaran yang dilakukan pemerintah tidak akan menghambat program revitalisasi pasar. Dengan demikian, dia optimis target revitalisasi 5.000 pasar hingga 2019 dapat tercapai. Dia mencontohkan salah satu pasar di Bengkulu Utara mengalami kenaikan omzet hingga 900% pasca dilakukan revitalisasi. Hal itu berkat adanya perbaikan terhadap sejumlah sarana di lokasi tersebut. “Dari pasar yang kumuh, menjadi bersih itu pasti penjualan akan meningkat,” ungkapnya. Enggartiasto menambahkan, tipe pasar yang mendapat fokus alokasi anggaran adalah kategori C dan D. Pasalnya, jenis itu merupakan tujuan dari masyarakat kurang mampu. Untuk jenis pasar menengah ke atas atau tipe A, pihaknya berharap mereka dapat melakukan kerja sama dengan swasta. “Dari awal kita tidak beri tipe A dan B lalu sekarang kita fokus di C dan D,” jelasnya. (red)
SELASA - SABTU
24 - 28 OKTOBER 2017
Produk IKM Basel Sudah Banyak Menyandang Sertifikasi Halal TOBOALI - Konsennya Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) terhadap pengembangan objek wisata tak lepas dari khas makanan olahan, karena hal itu sangat berkaitan erat dan berperan serta dalam mendukung perkembangan pariwisata di Bangka Selatan. Untuk mewujudkan makanan bersetifikasi halal berupa oleh-oleh khas dari Basel, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Perindustrian dan Perdagangan (DPMPPTSPerindag)
Basel telah melaksanakan kegiatan fasilitasi sertifikat halal bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pangan yang memenuhi kriteria. Menurut Kepala DPMPPTSPPerindag melalui Penyuluh Perindag Pelaksana Mila Riustin, A.Md mengatakan saat ini menurutnya sudah banyak produk IKM di Basel yang memiliki bersertifikasi halal yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan. "Untuk saat ini, beberapa IKM di Bangka Selatan telah telah mengantongi sertifikat halal adalah Getas Salai, Getas Rizky Sahir, Kemplang Juli'88, Pia Nanas W'58, Mama
Pia, Ampiang Linda DM, Lada Butir & bubuk HDR, roti papan Suzana, Kemplang Panggang Cui Jaya, roti papan Abid-
zar dan masih banyak lagi," katanya kepada wartawan, Jumat (20/10). Selain itu juga, Mila menga-
takan, sertifikat halal juga merupakan salah satu syarat bagi IKM untuk mengikuti kompetisi OVOP dari Kementerian Perindustrian RI sebagai bentuk pengakuan produk di tingkat nasional. Ia juga menambahkan, bagi para tamu yang datang ke Basel menurutnya sudah tidak perlu ragu lagi dengan kehalalan produk makanan olahan tersebut. Kedepan menurutnya penyuluh perindag Basel akan bekerja lebih giat lagi untuk menumbuhkan dan mengembangkan IKM baru agar semakin banyak muncul produk bersertifikat halal lainnya di Basel. (tra)
Sriwijaya Air Buka Penerbangan Jakarta-Ketapang JAKARTA - Sriwijaya Air Group akan membuka penerbangan dari Jakarta menuju Ketapang, Kalimantan Barat via Pontianak pp mulai 26 Oktober 2017. Penerbangan akan dilakukan tiap hari dengan menggunakan perpaduan pesawat dari maskapai Sriwijaya Air dan NAM Air. Senior Corporate Communications Manager Sriwijaya Air Group Agus Soedjono mengatakan, selain Ketapang, Sriwijaya Air Group juga akan membuka penerbangan dari Jakarta ke kota Putussibau dan Sintang yang juga berada di Kalimantan Barat. Penerbangan ke kota Ketapang, Putussibau dan Sintang melalui Pontianak juga akan
bisa dilakukan dari kota-kota besar di Jawa seperti Semarang, Yogyakarta dan Surabaya serta kota-kota besar lain di Indonesia. “Antara Kalimantan Barat dan kota-kota besar di Pulau Jawa seperti Semarang, Yogya, Surabaya dan Jakarta sejak dulu sudah terjalin hubungan yang baik. Banyak masyarakat dari Jawa yang merantau dan bekerja di Kalimantan Barat. Begitu pula banyak orang-orang di Kalimantan Barat yang melakukan bisnis di Pulau Jawa,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (22/10/2017). Dengan pembukaan penerbangan ini, Agus mengharapkan hubungan antar dua wilayah itu akan bertambah erat karena sarana transportasi yang lebih mudah. Transportasi yang lebih mudah juga diharapkan mampu mengembangkan perekonomian
di dua wilayah tersebut. Untuk penerbangan dari Jakarta menuju ke Ketapang diberangkatkan pada pukul 05.45 WIB, 10.00 WIB dan 14.30 WIB. Jakarta menuju Putussibau diberangkatkan pada pukul 04.45 WIB dan 18.25 WIB. Sedangkan Jakarta menuju Sintang diberangkatkan pukul 05.45 WIB dan 10.00 WIB. Penerbangan dari Semarang menuju Ketapang diberangkatkan pukul 06.10 WIB, 12.20 WIB dan 17.05 WIB. Semarang menuju Putussibau diberangkatkan pukul 12.20 WIB dan 17.05 WIB. Dan Semarang menuju Sintang diberangkatkan pukul 06.10 WIB dan 17.05 WIB. Penerbangan dari Yogyakarta menuju ke Ketapang diberangkatkan pada pukul 16.45 WIB dan 20.30 WIB. Yogyakarta menuju Putussibau diberangkat-
kan pada pukul 11.00 WIB dan 20.30 WIB. Sedangkan Yogyakarta menuju Sintang diberangkatkan pukul 20.30 WIB. Sedangkan penerbangan dari Surabaya menuju ke Ketapang diberangkatkan pada pukul 06.00 WIB, 06.40 WIB, 10.50 WIB, 16.30 WIB dan 18.50 WIB. Surabaya menuju Putussibau diberangkatkan pada pukul 10.50 WIB, 16.30 WIB dan 18.50 WIB. Sedangkan Surabaya menuju Sintang diberangkatkan pukul 06.00 WIB, 16.30 WIB dan 18.50 WIB. Sementara itu, untuk penerbangan dari Pontianak-Ketapang pp akan dilayani tiga kali sehari dengan menggunakan pesawat ATR 72-600. Yaitu berangkat dari Pontianak pukul 10.35 WIB, 14.30 WIB dan 16.30 WIB. Untuk baliknya, berangkat dari Ketapang pukul 06.45 WIB, 11.25 WIB dan 15.25 WIB.
Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kep. Bangka Belitung
Penerbangan Pontianak-Putussibau akan dilayani satu kali penerbangan per hari dengan menggunakan pesawat ATR 72-600. Berangkat dari Pontianak pukul 07.50 WIB sampai di Putussibau pukul 08.50 WIB. Dan selanjutnya penerbangan dari Putussibau pukul 09.05 WIB sampai ke Pontianak pukul 10.05 WIB. Sedangkan Penerbangan Pontianak-Sintang juga akan dilayani satu kali penerbangan per hari dengan menggunakan pesawat ATR 72-600. Berangkat dari Pontianak pukul 12.30 WIB sampai di Sintang pukul 13.05 WIB. Dan selanjutnya penerbangan dari Sintang pukul 13.25 WIB sampai ke Pontianak pukul 14.00 WIB. “Untuk penerbangan dengan menggunakan pesawat ATR 72-600 ini, Sriwijaya Air Group memberikan gratis biaya bagasi hingga 10 kg,” tandas dia.(lpt6)
SELASA - SABTU
POLITIK DAMAI 3
24 - 28 OKTOBER 2017
Parpol Berbasis Agama Harus Beradaptasi KETUA umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M.Romahurmuziy, mengingatkan partai politik berbasis agama harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, karena kalau tidak perolehan suaranya akan tergerus disebabkan ada tren migrasi ideologis dari pemilih religius ke partai berbasis nasionalis. “Tetapi belum pernah ada dalam sejarah republik ini penyeberangan pemilih dari pemilih nasionalis ke pemilih religius,” kata Romy, sapa-
an karib Romahurmuziy dalam keterangan tertulisnya dilansir LASPELA dari Antara, Jumat (20/10/2017). Romy mengatakan dalam Pemilu 2014, sejumlah partai politik nasionalis menang di daerah yang dulunya adalah basis parpol religius misalnya Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Timur. Menurut dia, dahulu di ketiga daerah itu dalam setiap pemilu selalu dimenangkan oleh partai religius namun belakangan ini dimenangkan oleh parpol nasionalis. “Hal itu menunjukkan bahwa ‘swing voters’ yang pandangannya berubah dan berganti, ternyata
bermigrasi dari relijius ke nasionalis. Bahkan, refleksi angkanya tertangkap di tingkat nasional,” ujarnya.
Anggota Komisi XI DPR RI itu menjelaskan, pada Pemilu 1955 yang dianggap paling ideologis dalam sejarah Indonesia, jumlah pemilih religius adalah 43 persen, terdiri atas Masyumi dan Nahdlatul Ulama (NU) namun saat ini pemilih religius hanya berjumlah 31 persen. Menurutnya, angka 31 persen itu pun terdiri dari Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Bulan Bintang. “Saat ini, perolehan suara partai nasionalis hampir mencapai 70 persen. Kenyataan ini
menunjukkan bahwa ada cara komunikasi yang kurang beradaptasi dengan perubahan jaman dan perilaku pemilih,” katanya. Sebaliknya menurut dia, partai relijius gagal menahan pemilihnya dan akhirnya bermigrasi ke partai nasionalis sehingga dengan komposisi tersebut, perebutan para pemilih dalam Pemilu 2019 diprediksi masih berlangsung diantara partai religius. Karena itu dia menilai parpol berbasis religius akan saling berebut pemilih dan itu menjadi persoalan besar bagi PPP yang harus berebut jumlah yang sedikit. (pk)
Warga Pangkalarang dan Ibu Kite Gotong Royong Perbaiki Dermaga Nelayan PANGKALPINANG – Bakal Calon (Balon) Walikota Pangkalpinang, “Ibu Kite” Endang Kusumawaty terus gencar melakukan blusukan untuk menemui masyarakat kecil di kota Pangkalpinang, kegiatan ini dilakukan Ibu Kite untuk mendengar aspirasi dan keluhan masyarakat Pangkalpinang agar dapat menerapkan program pro rakyat apabila terpilih menjadi walikota Pangkalpinang periode 2013-2023 nantinya.
Hari ini, minggu (22/10/2017) “Ibu Kite” Endang Kusumawaty mendatangi warga Pangkalarang kecamatan Pangkalbalam yang sedang melakukan gotong royong memperbaiki dermaga nelayan yang sudah rusak. Sebagai partisipasi membantu para nelayan yang bergotong-royong, Endang Kusumawaty bersama rekannya Rikki Fermana dan tim Ibu Kite turut membantu makan siang warga dengan memberikan bantuan 20 nasi kotak untuk warga yang sedang bekerja.
Disela-sela kegiatan gotong-royong, Endang Kusumawaty sambil mendengar keluhan warga Pangkalarang atas adanya aktifitas penambangan timah illegal dalam bentuk TI apung yang sudah sangat lama beroperasi di pelabuhan nelayan Pangkalarang. Menurut warga, aktifitas illegal tersebut sangat menggangu matabpencaharian para nelayan sekitar, meski sudah beberapa kali ditertibkan oleh Pemerintah kota namun aktifitas ilkegak masihvterus berjalan. Mendengar keluhan war-
ga ini, Ibu Kite Endang Kusumawaty akan mencari solusi yang tepat untuk menyelamatkan nelayan, namun tidak
Ketemu Ibu Kite, Warga Gabek Minta Tingkatkan TPA RATUSAN Warga Gabek II kecamatan Gabek Pangkalpinang, Sabtu malam (21/10/2017) sangat antusis bertemu dengan calon walikota Pangkalpinang, “Ibu Kite” Endang Kusumawaty. Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 19.30 wib di gang cempaka 6 ini khusus bagi ibu-ibu majlis taklim Lansia yang diundang oleh Ibu Kite untuk bersilaturahmi seka-
ligus memperkenalkan diri kepada warga Gabek. Di dalam pertemuan dengan ibuibu dari majelis taklim lansia, mereka mengharapkan pemerintah kedepannya dapat mengaktifkan kembali program majelis taklim ditingkat kelurahan seperti program anak sholeh dan TPA (Taman Pendidikan Al-qur’an). "Kami minta kepada Ibu, jika terpilih nantinya agar kegiatan majelis taklim dihidupkan kembali dan TPATPA yang sudah ada mendapat perhatian kembali dari pemerintah ser-
ta menyempatkan diri hadir dalam undangan kegiatan majelis taklim dan pembukaan kegiatan anak-anak TPA," kata Ela saat berdialog dengan Endang Kusumawaty. Selain berdialog dengan Ibuibu Majlis taklim ini, Endang Kusumawaty juga membagikah hadiah kepada peserta undangan yang memberikan saran dan pendapat untuk dirinya dalam membangun Pangkalpinang kedepan, apabila terpilih jadi walikota pangkalpinang periode 2018-2023. (adv/naf)
membuat para pekerja TI menjadi pengangguran apabila ia memimoin kota Pangkalpinang nantinya. (naf)
P OL I T IC
PDIP Usung Molen di Pilwako Pangkalpinang PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memastikan mengusung Maulana Aklil atau Molen sebagai calon walikota Pangkalpinang pada pemilihan kepala daerah 2018. “Sudah dipastikan Molen yang kita usung sebagai calon walikota Pangkalpinang untuk maju di Pilkada 2018 mendatang,”kata politisi PDIP yang juga ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya kepada negerilaskarpelangi.com, Jumat (20/10/2017). Didit menyampaikan, saat ini PDIP sedang membangun koalisi dengan partai lain seperti PKS, PPP, NasDem, serta Hanura. “Tinggal wakil walikota sendiri nantinya seperti apa. Soal ini akan kita rembuk sama-sama sehingga pasangan yang diusung PDIP nanti bersama dengan partai koalisi benar-benar mendapat support suara dari masyarakat Pangkalpinang,”ujarnya. (Wina)
Ibu Kite Ngeronda Bareng Warga Pangkalpinang TAK hanya peduli untuk membangun kota Pangkalpinang ke arah yang lebih baik. "Ibu Kite" Endang Kusumawaty juga turut memperhatikan hal-hal kecil yang berdampak besar terhadap keamanan masyarakat kota Pangkalpinang.
Sabtu malam, (21/10/2017) Ibu Kite bersama sahabatnya, Rikky Fermana dan ditemani beberapa rekan dari Partai Amanamt Nasional memantau sejumlah pos ronda di seputaran kota Pangkalpinang. Pos ronda pertama yang dikunjungi ialah pos ronda di kelurahan Air Kepala Tujuh Kecamatan Gerunggang kota Pangkalpinang, selanjutnya pos ronda di kelurahan Parit Lalang kecamatan Rangkui. Disini Endang Kusumawaty mendengarkan aspirasi warga sebagai bahan masukan apabila dirinya menjadi walikota Pangkalpinang periode 20182023 mendatang. Warga Air Kepala Tujuh sangat ber-
harap kepada Endang Kusumawaty untuk memasang lampu penerang jalan apabila terpilih menjadi walikota nantinya. Selain itu, warga Air Kepala Tujuh juga meminta agar jalan-jalan yang masih rusak di wilayah mereka juga diperhatikan. Sementara, warga kelurahan Parit Lalang diwakili oleh Muchsin sebagai Ketua Rw 02 meminta agar Ibu Kite dapat membantu pembangunan masjid pagar dilingkungan kelurahan mereka. Endang Kusumawaty dalam ngeronda bareng ini kepada media menyampaikan, tujuannya melakukan ronda bareng ke seluruh pos ronda di kota Pangkalpinang iakah untuk mengetahui aspirasi masyarakat guna membangun kota Pangkalpinang secara bersama-sama. Ronda bareng ini lanjutnya akan dilakukan setiap malam dengan mengelilingi kota Pangkalpinang dan menemui pos ronda satu persatu untuk berdiskusi dengan masyarakat. (adv/naf)
4 COMMERCE & INDUSTRY
Keluarga Besar Totong Siabini, Komisaris Utama PT Duta Putra Lexindo dan Melvina Rusli Direktur Utama PT Duta Putra Lexindo
Dari sisi produksi bahan baku, perijinan pengelolaan air, ISO BOLESA hingga penggunaan bahan utamanya terjaga dengan baik dan memilih produk yang terbaik serta halal. Maka wajar BOLESA mendapatkan Sertifikat Grade A sebanyak dua kali. Nardi Pratomo Direktur LPPOM MUI Kepulauan Bangka Belitung
BOLESA
Bersertifikat
Halal Grade A Santuni Anak Yatim dan Terbuka untuk Kunjungan Studi PANGKALPINANG – BOLESA, air minum dalam kemasan telah memperoleh sertifikat Halal Grade A, status tertinggi dalam Sistem Jaminan Halal (SJH) LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepulauan Bangka Belitung. Sertifikat Halal Grade A ini sudah diterima BOLESA dua kali. Direktur LPPOM MUI Kepulauan Bangka Belitung, Nardi Pratomo menegaskan, sertifikasi SJH menjadi tolok ukur konsistensi produksi halal suatu perusahaan untuk terus menjaga dan menjamin kualitas produk yang dihasilkan. "Kami (LPPOM MUI Babel, red) harus memberikan apresiasi ini kepada BOLESA karena perusahaan ini sangat peduli terhadap kehalalan produk yang sudah 18 tahun menjadi air minum kemasan yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari Babel sehari-hari. BOLESA menjadi pioner produk air minum kemasan yang secara konsisten memperjuangkan SJH, sehingga menjadikan masyarakat sadar terhadap halal,” tandas Nardi dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Pusat BOLESA, Jumat (8/9/2017) . Tim auditor LPPOM MUI Babel, ungkap Nardi, tidak mengalami kendala dalam melakukan tugasnya karena perusahaan BOLESA memiliki sistem manajemen yang baik dan tersruktur. "Dari sisi produksi bahan baku, perijinan
pengelolaan air, ISO BOLESA hingga penggunaan bahan utamanya terjaga dengan baik dan memilih produk yang terbaik serta halal. Maka wajar BOLESA mendapatkan Sertifikat Grade A sebanyak dua kali," ungkap Nardi. Bahkan, Nardi mengatakan BOLESA menjadi contoh bagi perusahaan lain agar bisa mengaplikasikan SJH yang sudah dilakukan oleh BOLESA. "Kita semua harus peduli terhadap halal, karena saat ini industri halal sangat diharapkan. Untuk di Babel BOLESA bisa menjadi rujukan," tegasnya. Label halal yang dimiliki BOLESA, kata Nardi, memberi peluang seluas-luasnya kepada BOLESA untuk memasarkan produknya melintasi daerah, pulau, bahkan lintas negara karena label halal MUI Babel berlaku universal. “BOLESA bisa dipasarkan lintas daerah, bahkan lintas negara seperti Singapure, Malaysia dan Arab Saudi,” kata Nardi.
Bentengi Diri
Direktur Utama PT. Duta Putra Lexindo Bangka Belitung (Babel), Melvina Rusli yang memproduksi BOLESA mengatakan dalam usianya yang ke 18, Manajemen dan Seluruh Keluarga Besar BOLESA terus menerapkan manajeman produksi yang mengedepankan pemilihan bahan yang terbaik dan konsisten mengikuti Sistem Jaminan Halal (SJH). Di dunia digital dan media sosial yang sedang trend, kata Melvina Rusli, akan terus ber-
benah baik dari segi pelayanan, mesin produksi, hingga kualitas terutama kualitas yang terjamin kehalalannya dengan bimbingan MUI Babel. “Apalagi di era digital dan dunia media sosial yang memungkinkan berita negatif dan hoax dengan mudah tersebar. BOLESA melalui konferensi pers bersama media massa dan MUI Babel terus menerus memberikan informasi kepada masyarakat konsistensi BOLESA menaati Sistem Jaminan Halal,” tandas Melvina Rusli. Komitmen direksi BOLESA ini didukung penuh oleh Komisaris Utamanya Totong Siabini. Sosialisasi keunggulan BOLESA selain melalui total quality control di bagian produksi juga dengan terjun langsung ke toko-toko yang memasarkan BOLESA. Totong Siabini dan isterinya Melvina Rusli dalam waktu-waktu tertentu bersilaturahmi ke pemilik toko dan pedagang sambil mensosialisasikan kehalalan produk BOLESA. Melvina Rusli berterima-kasih kepada Tim Karyawan yang berdedikasi pada pencapaian Sertifikasi Halal Grade A dua kali dan terus konsisten mengikuti LPPOM MUI. "Ini keberhasilan tim yang dibentuk sesuai bidang masing-masing. Semuanya saling bekerja dan saling mengingatkan BOLESA ini harus menjadi produk berkualitas dan halal serta memberikan rasa nyaman dan aman bagi konsumen,” kata Melvina Rusli. (wina/agus)
QUOTE Apalagi di era digital dan dunia media sosial yang memungkinkan berita negatif dan hoax dengan mudah tersebar. BOLESA melalui konferensi pers bersama media massa dan MUI Babel terus menerus memberikan informasi kepada masyarakat konsistensi BOLESA menaati Sistem Jaminan Halal. Melvina Rusli Direktur Utama PT. Duta Putra Lexindo
SELASA - SABTU
24 - 28 OKTOBER 2017
Inspirasi Itu Jadi Kenyataan Selama 18 Tahun DIKISAHKAN, dua orang pemuda ditugaskan perusahaannya untuk berdagang sepatu di Afrika. Salah satu pemuda itu menggerutu; tidak mungkin berjualan sepatu di Afrika karena di sana orang-orang tidak menggunakan sepatu. Namun pemuda yang satu lagi melihat tantangan itu sebagai peluang. "Kisah tersebut menginspirasi saya dan keluarga untuk mendirikan perusahaan air minum dalam kemasan untuk masyarakat Kepulauan Bangka Belitung. Kita melihat peluang, walau dulu masyarakat kita masih sangat tradisional; untuk minum kita masak air, termasuk orangtua saya," kata Melvina Rusli yang bersyukur karena 16 Agustus 2016 inspirasi itu sudah 18 tahun menjadi kenyataan. BOLESA yang lahir 16 Agustus 1999 itu. "Banyak hal yang kami lalui dari mulai berdiri hingga sekarang. Tak terhitung pula suka dan dukanya. Berkat dukungan teman-teman di perusahaan yang selalu solid BOLESA terus berkembang menjadi pilihan warga masyarakat," kata Melvina Rusli. Keberkahan kesuksesan BOLESA itu juga berkat doa dari para anak yatim piatu yang secara rutin berkala disantuni oleh PT Duta Putra Lexindo. Melalui program corporate social responsibility (CSR), BOLESA juga secara rutin berbagi dengan masyarakat sekeliling dan pihak-pihak mitra dalam suatu sinergi yang saling menguntungkan bagi masyarakat. BOLESA juga menjadi tempat belajar bagi pelajar dan mahasiswa Babel baik secara industri, produksi maupun manajemen marketing. Dosen teknik elektro UBB, Tri Hendrawan (45) misalnya berterima-kasih kepada PT. Duta Putra Lexindo (BOLESA) karena menambah ilmu pengetahuan link and match atau terapan. Kunjungan edukatif itu tidak hanya dari institusi pendidikan dari dalam Babel saja. Bahkan dari institusi di luar Babel pun banyak. (agus)
SELASA - SABTU
PELANGI EDUKASI 5
24 - 28 OKTOBER 2017
Atlet Bapomi Mendulang 9 Medali MAKASSAR – Di hari keenam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XV 2017, yang diadakan sekali dalam dua tahun ini. Atlet dari Badan Pembinaan Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali menudulang tambahan perolehan 3 medali dari cabang olahraga (cabor) atletik di arena Stadion Madya Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis sore (19/10/2017). Tim kontingen Bapomi Kep. Babel yang tergabung dari empat perguruan tinggi Babel (Universitas Bangka Belitung, STMIK Atma Luhur, STKIP Muhamadiyah, dan Polman) untuk perlaga pada Pomnas XV di Sulsel, dengan sekuat tenaga dan optimis untuk dapat mengangkat marwah Babel dengan keberhasilan membawa perolehan medali dikanca prestasi olahraga mahasiswa di tingkat nasional. Bapomi Babel memiliki strategi dalam keikut sertaanya di Pomnas XV Sulsel, dengan mengirim atlet yang sudah berpengalaman dan berprestasi ,di tingkat daerah, nasional, maupun asia, dengan mengikuti cabor yang berpeluang dimenangkan seperti atletik, pencak silat, karate, catur dan tenis lapangan .
Kebersamaan dan kekompakan tim, serta dukungan dan motivasi para pelatih serta official yang dibina Ketua Bapomi Kep. Babel Dr. Ir. Ismed Inonu, M.Si., sekaligus sebagai Wakil Rektor I Universitas Bangka Belitung, memberikan arti tersendiri bagi para atlit Babel yang mewakili perguruan tinggi masing-masing untuk memberikan yang terbaik. Sebab selama di Sulsel, Ketua Bapomi Ismed Inonu, maupun Ketua Kontingen Pomnas Babel Wishnu Aribowo Probo-
negoro, mengingatkan para atlet selama bertanding di Pomnas XV, mahasiswa tidak lagi sekedar membawa nama perguruan tingginya, namun membawa nama Provinsi Babel. Diakui walaupun minimnya perhatian pemerintah provinsi maupun pemerhati olah raga ‘KONI’ Babel, serta keterbatasan dana yang hanya dibiayai secara mandiri dari perguruan tinggi masing-masing, Atlet Babel berusaha menunjukkan prestasinya, dengan mempersembahkan total
sebanyak 9 medali diantaranya 1 emas, 3 perak, dan 5 perunggu di Pomnas XV Sulsel. Rilis berita sebelumnya, pada hari kelima kemarin (Rabu, 18/10) kontingen Babel telah ‘mendulang’ sebanyak 6 medali, dari cabor atletik dan tenis lapangan. Dihari keenam Pomnas Kamis (19/10), atlet Babel kembali menambah prolehan 3 medali dari cabor atletik, dan hingga saat ini jumlah perolehan medali yang dipersembahkan atlet Babel tolat sebanyak 9 medali.
Tambahan tiga medali dihari keenam tersebut, diperoleh dari cabor nomor lari steplechase 3.000 meter putra yang disumbangkan M. Ardianto yang lebih dulu menginjakkan kakinya digaris finis pada urutan kedua dan harus puas dengan medali perak. Atlet Rama Januarti di cabor nomor lompat jangkit putri menyumbangkan medali perunggu untuk kontingen Babel dengan jarak lompatan 11.96 meter, serta medali ketiga pada lomba lari estafet 4x400 putri yang terdiri dari 4 pelari (Laura Yulindasari, Rama Januarti, Zahra Nurul Ilmi, serta Dera Karneka), berhasil meraih medali perunggu. Kondisi atlit Babel yang berangkat ke Pomnas 2017 hingga hari keenam sudah mulai menurun, hal ini disebabkan selama proses latihan maupun bertanding, tenaga serta energi para atlet banyak yang terkuras, serta sulpemen tambahan tidak disediakan kontingen karna minimnya anggaran, atlet Babel berusaha menunjukkan prestasinya. Tak jarang untuk memenuhi kebutuhan tersebut, atlet bahkan ada yang mengeluarkan dari kantong pribadi masing-masing agar tetap fit disaat bertanding nanti, namun mereka sangat berbesar hati dan memaklumi kondisi para tim dan pengurus Bapomi saat ini. (ags/humas)
EDUCATION
Baksos Mendekatkan TNI dengan Rakyat KOMANDO Daerah Militer (Kodam) II/Sriwijaya melalui Korem 045/Garuda Jaya melaksanakan kegiatan bhakti sosial di lapangan sepak bola Desa Kace, Kabupaten Bangka, Rabu 18 Oktober 2017. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Staf Kodam II/Sriwijaya, Brigjen TNI, Marga Taufiq, Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fattah, Bupati Bangka H. Tarmizi Saat, masyarakat Desa Kace, serta dihadiri 50 motor dan Offroad 56. Danrem 045/Gaya, Kolonel Inf Abdurrahman kepada negerilaskarpelangi.com mengatakan, kegiatan bhakti sosial ini merupakan kelanjutan dari HUT TNI ke-72 tahun 2017. Kegiatan ini dipadukan dengan kegiatan Komunitas Indonesia Offroad Federation (IOF) Bangka Belitung (Babel). "Tentunya kita ingin menjalin silaturahmi dengan komunitas IOF dan juga masyarakat yang ada di desa Kace ini. Diharapakan dengan adanya kegiatan ini kita disini bisa membantu masyarakat yang ada disini agar bisa lebih dekat dengan TNI, "ujarnya. Danrem menyampaikan, beberapa kegiatan yang telah dilakukan oleh TNI seperti pembuatan sumur bor dan bak air di masjid, bedah rumah, dan MCK. Selain itu, TNI juga memberikan bantuan material berupa 300 sack semen, 300 paket sembako, pengobatan massal, dan kegiatan lainnya yang disambut antusias masyarakt desa Kace,"ungkapnya. Danrem menambahkan, adapun rangkaian kegiatan HUT TNI ke-72 sudah dimulai sejak bulan September lalu. “Ada beberapa kegiatan yang telah kita lakukan seperti motor cross, lomba menembak, lomba basket serta bhakti sosial,” pungkasnya. (Wina)
Babinda Selat Nasik Latih PBB Siswa SMP Negeri 1 Selat Nasik TANJUNGPANDAN – Anggota Koramil 06/Selat Nasik, Kopral Dua Witra Nurdi melatih peraturan baris berbaris (PBB) Siswa sekolah SMP Negeri 1 Selat Nasik, rabu (18/10/2017). Babinsa Desa Suak Gual dan Selat Nasik ini secara terjadwal setiap hari Rabu memberikan pelatihan PBB kepada siswa SMP N 1 yang berada di jalan Abdulah Desa Selat Nasik Kecamatan Selat Nasik agar para siswa siswi di kepulauan ini memiliki sikap kedisiplinan yang tinggi melalui latihan dasar PBB. Kepala sekolah SMP Negeri 1, Nizar S.pd mengungkapkan, sangat berterima kasih ataskesediaan Babinsa di wilayah nya untuk terjun langsung ke Sekolah dan mendidik anak didik agar kedepan nya lebih baik dan berprestasi. SMP N 1 Selata Nasik merupakan sekolah yang tergolong jauh dari pusat kota Tanjungpandan dikarenakan perjalanan menuju ke sekolah ini harus melalui jalur laut dan melalui darat dengan memakan waktu selama 1 jam apabila ingin ke pusat kota. Tenaga pengajar di sekolah ini juga hanya ada 12 orang guru dengan 10 orang guru Pegawai negeri dan 2 orang masih honorer. Kegiatan pembinaan Pramuka di SMP N 1 Kecamatan Selat Nasik ini dilaksanakan setiap hari rabu dengan jumlah murid 190 yaitu laki-laki 97 siswa dan 93 siswa perempuan yang sebagian besar orangtuanya berprofesi sebagai nelayan dengan mata pencaharian dari hasil menangkap ikan. Dengan kehadiran Babinsa disekolah ini, Kepala sekolah SMP N 1 beserta para guru menyambut baik dan sangat berharap agar kegiatan separti ini bisa di lanjutkan dikemudian hari sesuai program sekolah agar Babinsa dapat memberikan motifasi dan semangat kepada murid di sekolah. "Harapan kami kedepannya kegiatan materi PBB ini dapat membuat siswa lebih disiplin dilingkungan selolah maupun di luar sekolah dan bapak kepala sekolah sangat berharap kedepan Koramil 414-06/SN bisa memberikan materi wawasan kebangsaan, pancasila, bela negara dan materi lainnya kepada siswanya," ujar Kepala Sekolah. (rill/naf)
Kejari Pangkalpinang Ajak Pelajar Bijak Bermedsos KEJAKSAAN NEGERI (Kejari) Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Rabu(18/10/2017) bertempat di SMPN 5 Kota Pangkalpinang. Dalam pelaksanaan JMS ini, Kasi Intelijen Kejari Pangkalpinang, Hendi Ariffin menjelaskan kepada 60 orang siswa disekolah terkait masalah persekusi yang sering terjadi saat ini disebabkan oleh faktor kebebasan menyampaikan pendapat di media sosial yang kebablasan, sehingga hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum. Untuk itu, ia menghimbau kepada para pelajar agar lebih bijak dalam menggunakan medsos dan tidak latah langsung menshare (membagi) ujaran kebencian atau hasutan yang bekonten hoax lainnya. Sebab lanjutnya, dengan mengshare ujaran kebencian kepada suatu golongan agama atau ras dapat dijerat Undang Undang pidana baik dalam Kuhap maupun UU ITE. ” Hati hati dan lebih bijaklah dalam menggunakan medsos, karena jika tidak bisa memilih dan memilah akan membawa diri masuk dalam perkara hukum,” ingatnya. Hendi juga mengajak para siswa agar dapat lebih aktif dan sama-sama mengambil peran dalam memberantas peredaran gelap Narkoba, mengingat hal ini juga merupakan tanggung jawab bersama termasuk pelajar. Usai memberikan materi dan pengetahuan, kegiatan JMS ditutup dengan tanya jawab dan penyerahan cinderamata berupa pelakat dan standing banner. (naf/kb)
6
VISION OF TOURISM
SELASA - SABTU
24 - 28 OKTOBER 2017
Eksotisme Sungai Upang, Surga yang Terlupakan di Tanah Bawah PANGKALPINANG - Satu lagi potensi wisata di pulau Bangka yang belum familiar di benak publik Babel yakni Sungai Upang. Sungai ini merupakan bagian dari Sungai Jeruk yang berada di Desa Tanah Bawah, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka. Menyusuri Sungai Upang, para wisatawan akan disuguhi pesona sungai yang bersahaja, namun menawan. Eksotisme Sungai Upang yang memukau karena keindahan alam dan keberagaman biota lautnya ini, mendorong komunitas Bangka Flora Society (BFS) untuk bersama pemuda dan Pemdes Tanah Bawah berkomitmen menjaga habitatnya dari kerusakan aki-
bat ulah manusia. BFS bersama pemuda dan pemdes setempat mengawali kepeduliannya dengan menggelar kemah bersama, Sabtu (14/10-2017). Kemah bersama ini dalam rangka "World Habitat Day" (peringatan hari habitat sedunia) yang biasa diperingati setiap tanggal 3 Oktober. Kegiatan kemah bertajuk KEMAH REMAJA PEDULI HABITAT tersebut diikuti sekitar 100 peserta berasal dari pemuda/karang taruna dan masyarakar desa Tanah Bawah juga diikuti beberapa perwakilan siswa SMP di Puding Besar juga siswa sekolah alam binaan BFS. Dian Rossana Anggraini selaku penanggungjawab dan penggagas perkemahan ini mengatakan, acara perkemahan bertujuan memberikan in-
formasi dan pemahaman kepada semua masyarakat desa Tanah Bawah khususnya untuk bersama menjaga habitat Sungai Upang. "Sungai Upang memang sejauh ini belum pernah terekspos akan eksotisme dan keragaman biota sungainya. Semoga kita dapat bersama mengenalkan dan mengembangkan menjadi sebuah tempat wisata serta menikmati kuliner tradisional Bangka dengan lauk ikan asli Sungai Upang," ujarnya. Dian sangat menekankan pentingnya kebersihan dan pengelolaan yang baik di kawasan wisata Sungai Upang. "Keberadaan hutan yang ada di sisi timur Sungai Upang menyimpan sejuta pesona anggrek alamnya. Untuk itu nanti kita mencoba mendesain paket wisata Sungai Upang yang kita integrasikan dengan kuliner khas Bang-
ka serta pengunjung nantinya sekaligus dapat menikmati eksotismenya anggrek dengan menyusuri kawasan hutan menggunakan perahu koleknya," imbuhnya. Kepala Desa Tanah Bawah, Holidi, menilai potensi wisata Sungai Upang harus dijaga dan dioptimalkan manfaatnya demi kesejahteraan warga setempat. "Khususnya di desa Tanah Bawah untuk menjaga kelestarian alam yakni hutan dan sungai agar dapat dijaga dan dikelola serta dikembangkan yang nantinya dapat memakmurkan masyarakat desa kita," jelasnya. Tokoh pemuda dan masyarakat desa Tanah Bawah, Hormen, berharap dapat lebih bersinergi untuk mengembangkan tempat wisata Sungai Upung. (wina)
PLN Babel Kembangkan 5 Objek Wisata di Belitung TANJUNGPANDAN – PLN Wilayah Bangka Belitung mengembangkan lima objek wisata berbasis masyarakat di Belitung melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kelima kawasan tersebut meliputi komunitas desa wisata keciput, desa wisata tanjong tinggi, desa wisata terong, desa wisata sijuk, dan kawasan wisata batu mentas. Komunitas desa wisata keciput merupakan kawasan pengembangan dan penangkaran tukik. Pengunjung dapat melakukan pelepasan tukik dan mendapatkan edukasi mengenaik tukik. Sementara untuk komunitas Kebal desa wisata Tanjong Tinggi di sana pengunjung dapat berjalan kaki melakukan trekking mangrove dengan spot foto yang indah pada bagian akhir berna-
ma hati yang terdampar. Lebih dari itu, desa wisata terong menawarkan kawasan wisata yang tak kalah menarik. Pengunjung dapat menikmati paket wisata berupa tanam dan panen sayur, makan bedulang, outbond, dan camping. Jika pengunjung ingin menikmati keindahan susur mangrove di sore hari menggunakan perahu sambil melihat matahari terbenam, dapat berkunjung ke kawasan desa wisata Sijuk. Di sana terdapat juga masjid Al Ikhlas yang merupakan masjid tertua di Belitung, didirikan tahun 1817. Terakhir, jika wisatawan ingin menujuk ke Belitung Timur, hendaklah mampir ke kawasan wisata Batu Mentas, untuk melihat keunikan hewan endemik Belitung, Tarsius Bancanus Saltator. Itu semua merupakan bentuk dukungan nyata PLN dalam pengembangan pariwisata di pulau Belitung.(ar)
Mengenal Identitas Lewat Sejarah Seminar kepahlawanan Batin Tikal
TOBOALI – Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung(Babel), Yan Megawandi sangat mendorong komunitas-komunitas pencinta sejarah dan budaya menggali potensi sejarah yang selama ini tidak masuk dalam peta perjuangan kemerdekaan Indonesia. Hal ini diungkapkan ketika menghadiri kegiatan Seminar kepahlawanan Batin Tikal yang diselenggarakan Yayasan Tanah pusaka dan komunitas Bekaes budaya Bangka Belitung di balai pertemuan Desa Gudang, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan. Sabtu (21/10/2017) lalu. “Dengan adanya kegiatan seminar kepahlawanan seperti ini, kita jadi mengetahui bahwa desa-desa di Babel menyimpan sejuta cerita yang harus digali kembali,” ungkapnya.
Sebagai cerita dan fakta yang dijelaskan oleh narasumber dalam kegiatan seminar kepahlawanan Batin Tikal ini. Kegiatan ini sangat luar biasa. “Sejarah perlawanan di Bangka sangat panjang. Ini harus digali kembali. Hal ini sebagai identitas diri dari Babel yang terlupakan, serta mendorong komunitas-komunitas pencinta budaya dan sejarah untuk menggali potensi sejarah yang ada agar lebih dikenal baik tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya. Yan Megawandi menjelaskan, mungkin saat ini baru desa Gudang saja yang terungkap, tapi masih banyak lagi desa lain yang harus diungkapkan seperti Bangka Kota, Kota Waringin dan lainnya. “Saatnya kita gali potensi sejarah dan budaya yang di Babel, sebagai bukti bahwa masyarakat Babel turut serta berjuang untuk kemerdekaan,” ucapnya. (naf/lb)
SELASA - SABTU
LIPUTAN KHUSUS
24 - 28 OKTOBER 2017
Sarjulianto Terkenal di Komunitas Multi Etnis
Nama : Ir Sarjualianto Dipl, SE Lahir : Maluku Utara, 10 Juli 1958 Isteri : Dra. C. Kristiatmini Anak-anak 1. V. Dito Krista H. 2. Monica Destiani
SEBAGAI warga Kota Pangkalpinang dan abdi masyarakat (negara), sosok Sarjulianto dikenal baik oleh kalangan birokrat, pengusaha dan warga kota yang telah tahu kiprah dan merasakan manfaat dari hasil kerjanya. Sekian banyak sarana fisik kota yang ada dan pernah digarap olehnya diterima oleh warga kota multi etnis. Peran dan partisipasinya di paguyuban dan kekerabatan etnis Jawa yang telah berdiam bahkan beranak-pinak di Pangkalpinang bagian dari rentang tanah Melayu Sumatera, juga menjadi tanda bahwa Sarjulianto adalah pribadi yang humanis. Maka sangat mungkin warga kota Pangkalpinang akan menerima atau bahkan berharap dan mendukungnya untuk membangun dengan mengubah dan memajukan kota Pangkalpinang menjadi Ibukota ASRI.
Pendidikan
Terma Kasih Pak Sarju Waktu itu Pak Sarju pejabat PU Pusat yang menangani Provinsi Sumsel termasuk Pangkalpinang. Karena di Pemkot kala itu tidak ada insinyur dan kinerja Pak Sarju bagus maka saya menghadap Menteri dan Dirjen Pengairan minta Pak Sarju diperbantukan di Kota Pangkalpinang. Dan sejak saat itu Pak Sarju mencurahkan semua pikiran, tenaga dan kemampuan untuk pembangunan Kota Pangkalpinang. Dengan adanya Pak Sarju maka kebutuhan pembangunan Pangkalpinang lebih mudah mendapat dana dari Departemen PU sehingga banyak pembangunan infrastruktur terselesaikan. Terima kasih Pak Sarju atas pengabdiannya untuk Kota Pangkalpinang selama ini. Pak Sarju orangnya loyal, kinerjanya bagus, relasi mantap dengan pimpinan, bawahan, mitra dan masyarakat. Karena itu untuk kelanjutan pembangunan saya titipkan di Pak Zulkarnaim Karim dan Pak Zul juga yakin dengan kinerjanya sehingga kembali dipakai sebagai kepala dinas PU.
Sofyan Rebuin Mantan Walikota Pangkalpinang
SD : SDN 8 Sragen SMP : SMPN 2 Sragen SMA : SMAN 1 Sragen Sarjana : Teknik Sipil UNS S2 : Sanitary di Delft Belanda
Jabatan 1. Asisten Tek Proyek PLP DKI Jakarta (1984) 2. Pimpro PLP Irian Jaya (1990) 3. Pimpro PLP Sumsel ( 1993) 4. Pimpro PLP Palembang (1997) 5. Kasi Air Bersih Departemen PU (1998) 6. Pj Kadis PU Pangkalpinang (1999) 7. Kadis PU Kota Pangkalpinang (2001) 8. Kadis PU Provinsi Babel (2012) 9. Kepala Bappeda Provinsi (2013) 10. Kepala Dinas PU Provinsi (2013) 11. Staf Ahli Gubernur Bidang Pertambangan dan Energi (2015) 12. Kepala Dinas Perikanan Provinsi (2015) 13. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi (2015-sekarang)
Sarjulianto Terus Berbakti 20 Tahun Berkarya di Kota Pangkalpinang Baktikan Diri Jadi Wakil Walikota Pangkalpinang
Pak Sarju Sangat Layak Pak Sarju sangat layak maju menjadi calon Wakil Walikota. Pejabat dan birokrat yang lain juga layak tetapi Pak Sarju sangat layak. Dia sudah banyak bekerja untuk Pangkalpinang, tahu betul kebutuhan dan rencana pembangunan kota Pangkalpinang. Akan tetapi semua kembali kepada Tuhan dan nasib. Kalau jadi syukurlah dan harus hati-hati.
Zulkarnaim Karim Mantan Wali Kota Pangkalpinang
Mengerti Kebutuhan Kota Pangkalpinang Pak Sarju mengerti bagaimana menjawab kebutuhan kota dengan membangun infrastruktur yang baik. Dan apabila nanti Sarjulianto bisa berperan dalam pemerintahan, agar tetap fokus membantu Walikota dalam menjadikan kota ini nyaman dan aman termasuk mengatasi banjir.
Sjahrum HS Mantan Sekda Kota Pangkalpinang (2003-2013)
Saya sudah tidak punya kewenangan lagi di struktural tetapi masih punya ikatan emosional dengan pengurus di daerah dan pusat. Karena itu secara terang-terangan saya titipkan Pak Sarju di PDIP lewat pembicaraan dengan pengurus daerah maupun pusat. Pak Sarju orangnya loyal dan tahu persis kebutuhan pembangunan Ibu Kota Provinsi. Maka yakin untuk titipkan Pak Sarju di PDIP sambil tetap menghargai mekanisme internal partai.
Rustam Effendi Mantan Gubernur Babel dan Ketua DPD PDIP Babel
Willy Siswanto, “Sebagai pribadi, Sarjulianto orang yang punya empatik. Dia peduli dan konsisten dalam hidup dan kerja. Idealisme, cara berpikir, semangat dan kinerjanya akan bagus bila dia bersedia sumbangkan lagi pikiran, tenaga, dan kemampuannya untuk pembangunan kota Pangkalpinang, yang saat ini nampak statik dan menimbun problema tatakota, perairan, transportasi, lahan hijau dan manajemen pembaharuan. Pangkalpinang adalah kota tepi sungai dan terbelah sungai, maka dibutuhkan sentuhan teknis ahli yang handal untuk mengelolanya. Kalau tidak, Pangkalpinang hanya akan jadi sekadar ibukota pusat jasa dan bisnis yang tidak berkembang�
Willy Siswanto Budayawan
7
EBAGAI ABDI NEGARA, Sarjulianto bersyukur bisa tulus berbakti hingga menjelang purna bakti. Pembangunan Kota Pangkalpinang, ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi bukti baktinya. Selama dua dasa warsa atau 20 tahun, Sarjulianto mengenali Kota Pangkalpinang dengan sangat baik. Dengan totalitas dirinya, dari Walikota Sofyan Rebuin dan Walikota Zulkarnain Karim, ia terus membangun karya-karya infrastruktur untuk masyarakat Kota Pangkalpinang. Sejak tahun 1993 Sarjulianto mengenali kemudian membuat rancangan-rancangan serta terlibat dalam menangani pembangunan Pangkalpinang. Waktu itu ia masih sebagai pejabat Kementerian PU, dipercaya sebagai pimpinan proyek penyehatan lingkungan pemukiman bidang Cipta Karya Provinsi Sumsel termasuk wilayah Pangkalpinang. Karya-karya besar pun ia lakukan seperti rancangan konsep dan pelaksanaan program pembuatan tanggul Sungai Rangkui dan Pedindang serta pengolahan sumber air bersih di Pedindang dan Bacang. Revitalisasi Kolong Kacang Pedang, Pembangunan Jembatan 12, Stadion Depati Amir, GOR Kacang Pedang merupakan karya-karya baktinya. Kemajuan pembangunan infrastruktur yang dilakukan Sarjulianto untuk Kota Pangkalpinang akhirnya membuat Walikota Sofyan Rebuin jatuh hati dan mengangkat Sarjulianto mengabdi dan bekerja secara total di Pangkalpinang. Dan atas persetujuan kementerian PU maka tertanggal 18 Februari 1999 menjadi Pejabat Kadis PU Pangkalpinang dan tahun 2001 defenitif menjabat Kepala Dinas PU. Berkat kerja keras dan karya-karya monumental yang dibangun oleh Sarjulianto, membuat Walikota berikutnya Zulkarnain Karim memilihnya kembali sebagai Kepala Dinas PU. Sesudahnya tepatnya tahun 2012 Sarjulianto dipinang Gubernur Eko Maulana Ali untuk menduduki posisi Kepala Dinas PU Provinsi Babel. Bahkan, Gubernur Rustam Effendi memberikan posisi strategis sebagai Kepala Dinas PU, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Perikanan dan terakhir sebagai kepala Dinas Perhubungan Provinsi Babel. Kinerja dan karyanya di Kota Pangkalpinang dan Provinsi Babel sudah terbukti dan tidak diragukan lagi. Kini, atas dorongan berbagai pihak dan masyarakat Kota Pangkalpinang yang pernah dilayaninya, Sarjulianto terdorong ingin terus berbakti untuk masyarakat Kota Pangkalpinang. Sesudah purnabaktinya sebagai abdi negara, seraya memohon ridho-Nya, Sarjulianto memutuskan ikut maju sebagai CALON WAKIL WALI KOTA Pangkalpinang.
Karya pertama Anda sebagai Kadis PU Pangkalpinang? Saat itu, saya melihat daerah Rangkui dan Gerunggang tidak berkembang dan terisolir karena terpisahkan oleh Kolong Kacang Pedang. Maka sesuai dengan rencana Pak Walikota, terpikir dan dirancanglah pembangunan Jembatan Pahlawan 12. Anggarannya lumayan besar maka saya meminta bantuan dana pusat sehingga rangka baja jembatan menggunakan dana APBN sedangkan sisanya menggunakan dana APBD. Akhirnya terbangunlah Jembatan Pahlawan 12 dan terbukti daerah Rangkui dan Gerunggang menjadi hidup dan terhubung. Karya Monumental lain selain Jembatan 12 ? Stadion Depati Amir pembangunannya sudah bertahun-tahun terbengkelai. Dalam diskusi dengan Walikota harus ada terobosan untuk menyelesaian stadion Depati Amir. Caranya harus dilakukan desain ulang terkait lintasan atletik, tribun dan semua fasilitas. Dan harus diambilalih serta dikelola pemerintah Kota Pangkalpinang. Hasilnya rencana itu terlaksana dan hanya dalam waktu dua tahun anggaran stadion tersebut terselesaikan dan bisa dimanfaatkan hingga sekarang. GOR Kacang Pedang juga kisah sukses? Dulunya, Lokasi GOR itu kolam renang yang tidak difungsikan maksimal. Terpikirlah untuk dibangun GOR. Demi memenuhi kebutuhan fasilitas olahraga masyarakat maka GOR bisa diselesaikan. Jadi, sebelumnya kolam renang yang tak terurus akhirnya menjadi Gedung Olahraga yang memadai. Pada jaman Anda pusat perbelanjaan maju pesat? Ramayana dan BTC merupakan pusat perbelanjaan yang merupakan upaya pemanfaatan fasilitas dan lokasi yang belum maksimal pada waktu itu yaitu terminal dan pasar pembangunan serta bertujuan mengubah wajah Kota Pangkalpinang menjadi lebih moderen sebagai ibu Kota Provinsi. Bahwa ada pro dan kontra itu merupakan sebuah resiko dari program serta kebijakan. Akan tetapi syukurlah sekarang Ramayana dan BTC menjadi pusat perbelanjaan yang representatif. Bagaimana penanganan Banjir di Pangkalpinang? Desain penanganan banjir sudah disusun dan dilaksanakan secara bertahap yakni pembangunanan Kolam Retensi Kacang Pedang, Pedindang, Pasar Ikan dan Teluk Bayur. Dan perlu perawatan rutin setiap tahun dengan melakukan pengerukan untuk mengurangi sedimentasi. Di bagian hulu perlu dibangun kolam retensi yang besar di Mangkol. Tujuannya untuk menampung limpahan air dan kelebihan air disalurkan melalui pintu air. Kolam retensi yang dibangun bisa dikelola menjadi sumber air bersih. Sedang untuk mengatasi pasang surut di laut perlu dibangun bendungan karet. Ini desain besarnya selain pembenahan saluran dan got got air dan penanganan sampah. Ini perlu dana yang besar. Maka harus ada negosiasi untuk mendapatkan dana pusat.
Bagaimana Penataan ATM dan Taman Sari? Lapangan merdeka awalnya merupakan alun-alun dan Kota Pangkalpinang sudah mempunyai Stadion dan GOR maka dirancang seperti sekarang ini yaitu dikembalikan fungsinya menjadi alun-alun. Taman Sari dirancang menjadi ruang terbuka hijau, pusat kegiatan seni. Dan satu yang belum terealisasi yakni lapangan tenis menjadi lokasi panggung hiburan sesudah menyediakan lokasi lapangan tenis yang baru. Apa yang belum terlaksana dan menjadi mimpi Anda? Penataan pusat kota sepanjang jalan Sudirman yakni perbaikan kanopi, trotoar dilebarkan, saluran air dilebarkan di bawah trotoar dan pemasangan lampu taman. Selain jalan Sudirman untuk memperindah kota Pangkpinang daerah mana yang perlu direnovasi? Desain yang dipikirkan yakni penataan wilayah Trem Seberang hingga Pasir Putih dengan konsep super blok dan marina bay di Teluk Bayur. Perlu dibuka aksesnya berupa jalan dan jembatan sehingga daerahnya menjadi hidup, perekonomian hidup dan wilayah menjadi tertata rapih. Bagaimana dengan penataan kampung kumuh ? Penataan kampung kumuh bisa dilaksanakan dan dimaksimalkan dengan peran swasta lewat dana CSR melalui program bedah rumah. Peran swasta harus dimaksimalkan untuk ikut membangun Kota Pangkalpinang. Ini perlu manajemen pemanfaatan dana CSR secara transparan dan tepat sasaran. Apakah ada program belum terealisasi? Ada rencana dan rancangan membangun fasilitas gedung rakyat. Gedung ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk acara rakyat seperti pertemuan, nikahan. Dan masyarakat hanya membayar biaya kebersihan. Lokasinya bisa disekitar taman Mandara. Sehingga Taman Mandara menjadi pusat rekreasi dan kegiatan masyarakat. Apa motivasi Anda berniat Menjadi Calon Wakil Wali Kota ? Saya puluhan tahun mempunyai ikatan emosional dengan pembangunan Kota Pangkalpinang. Maka ketika memasuki masa pensiun, saya ingin mengabdikan diri kembali membangun Pangkalpinang, melanjutkan pembangunan sesuai visi dan misi Walikota dan Wakilwali Kota nantinya, mengusulkan melanjutkan remcana dan desain pengembangan yang belum terwujud. Saya sadar akan kemampuan dan banyak calon walikota yang potensial dan muda maka saya memilih untuk hanya menjadi Wakil Walikota, membantu Walikota. Akan tetapi ini hanya niat, semuanya kembali kepada kehendak Tuhan, pilihan para calon Walikota, pilihan partai dan kehendak masyarakat Kota Pangkalpinang. Bersama ini saya memohon restu dan dukungan semua elemen masyarakat. Apa konsep Anda tentang Ibukota ASRI?
Ibukota ASRI adalah Aman, Sejahtera, Ramah, Indah. Ibukota harus menjadi tempat dan pusat pendidikan, ekonomi dan aktifitas sosial yang aman dari berbagai kendala dan persoalan, terutama dari bencana banjir. Ibukota harus juga menjadi area yang mensejahterakan warganya. Pembangunan ibukota harus memberi manfaat bagi pertumbuhan ekonomi. Dan sebagai ibukota, Pangkalpinang haruslah menjadi kota yang ramah, baik warga biasa ataupun bagi warga yang menyandang cacat raga (disabilia). Tentu saja kota dan semua fasilitas publik harus mengakomodasi kebutuhan warga khusus tersebut. Terakhir, semua bentuk teknis pembangunan Pangkalpinang sebagai ibukota tetap harus memperhitungkan aspek estetik untuk lebih indah. Konsep tersebut telah dirancang secara teknis dan siap diwujudnyatakan bersama Walikota dan jajaran Pemerintah Daerah dan masyarakat Kota Pangkalpinang. apabila nantinya, saya menjadi Wakil Walikota Pangkalpinang. (adv/rl/bpos)
8
PELANGI SPORT
SELASA - SABTU
24 - 28 OKTOBER 2017
Timnas Indonesia U-19
SPORT
Siap Tempur di Kualifikasi Piala Asia
Kejuaraan Dunia Junior 2017
Gregoria Sabet Medali Emas PEBULU tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, menuntaskan misinya pada Kejuaraan Dunia Junior 2017 dengan menyabet medali emas. Gelar juara dunia diraih Gregoria setelah mengalahkan wakil China, Han Yue, dengan skor 21-13, 13-21, 24-22 di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Minggu (22/10/2017). Gregoria yang menjadi unggulan ketiga membuka gim kesatu dengan sangat baik. Dia langsung unggul 5-0 atas Han. Han mencoba menipiskan selisih skor dengan meraih tiga poin beruntun, tetapi kendali permainan yang dipegang Gregoria belum berpindah tangan. Sebuah netting tipis membawa Gregoria menutup interval gim kesatu dalam kedudukan 11-5. Keunggulan ini berlanjut pada paruh kedua gim kesatu. Meski sempat mendapat fault saat bersiap menerima servis dari Han, Gregoria tetap bisa menjaga fokusnya. Gregoria memastikan gim kesatu menjadi miliknya setelah pengembalian Han mendarat terlalu panjang di belakang lapangan. Unggul satu gim tak lantas memudahkan jalan Gregoria pada gim kedua. Alih-alih meneruskan momentum kemenangan gim kesatunya, Gregoria justru bermain di bawah tekanan Han. Gregoria sempat menyamakan skor menjadi 7-7, tetapi empat poin beruntun yang diraih Han menutup fase interval dalam kedudukan 11-7 untuk keunggulan wakil China itu. Selepas interval, laju Han kian tak terbendung. Dia terus mendulang poin
hingga akhirnya memenangi gim kedua. Berhasil memaksa terjadinya rubber game menambah kepercayaan diri Han. Dia langsung unggul 40 pada gim ketiga yang menjadi penentu. Namun, Gregoria yang tidak mau kalah begitu saja merespons tantangan Han dengan memenangi enam poin beruntun. Melalui tambahan poin itu, Gregoria yang semula tertinggal 1-6 berbalik unggul 7-6 atas Han. Setelah itu, duel antara Gregoria dan Han berjalan sengit. Kedua pemain terus bergantian mendulang poin. Situasi ini berlangsung sampai kedudukan imbang 20-20. Alhasil, gim ketiga harus diselesaikan melalui adu setting. Pada fase inilah, mental bertanding Gregoria terbukti lebih baik. Gregoria memenangi laga final setelah pengembalian Han mendarat jauh di belakang lapangan. Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan meraih dua medali emas kategori perorangan Kejuaraan Dunia Junior 2017. Sebelumnya, pasangan ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari meraih medali emas setelah memenangi all Indonesian final melawan Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Kemenangan Gregoria ini sekaligus menjadi penawar dahaga. Karena Indonesia terakhir menjadi juara di tunggal putri pada 1992 lalu. Ketika itu Kejuaraan Dunia Junior digelar pertama kalinya di Jakarta. Kristin Yunita mempersembahkan gelar juara bagi Indonesia di tunggal putri. (jnet)
TIMNAS Indonesia U19 bermain imbang tanpa gol dalam laga uji coba melawan Persid Jember di Stadion Jember Sport Garden, Sabtu (21/10/2017) lalu. Seusai pertandingan, pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengapresiasi penampilan Persid. Menurut Indra, tim asuhannya bisa belajar banyak tentang kendala yang dihadapi di lapangan. Seperti diketahui, laga uji coba ini merupakan bagian persiapan Timnas Indonesia U-19 sebelum bertolak ke Korea Selatan untuk mengikuti kualifikasi Piala Asia U-19 2018, mulai 31 Oktober 2017 mendatang. Rencananya, Timnas Indonesia U-19 akan terbang ke Paju, Korsel, sekitar 27 Oktober 2017, atau empat hari sebelum menjalani laga pertama di Grup F Kualifikasi Piala Asia U-19 2018.
ifi-
Timnas Indonesia U-19 mengikuti kualkasi Piala Asia
Barca Wacanakan Kontrak Messi Seumur Hidup LASPELA -Barcelona berencana menyodorkan kontrak seumur hidup untuk Lionel Messi yang belum menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi empat tahun, menurut CEO klub Oscar Grau. Messi (30) memang sudah menyetujui kontrak baru pada Juli lalu, namun pemain Argentina itu belum duduk bersama presiden klub Josep Maria Bartomeu untuk meneken kontrak tersebut. Kendati demikian, Bartomeu mencoba meyakinkan fans Barca bahwa masalah kontrak Messi akan segera rampung karena kedua pihak hanya tinggal menentukan waktu untuk membahas perpanjangan kontrak itu. Selain itu, Oscar Grau menyatakan klub memang sudah menyiapkan kontrak seumur hidup Messi, seperti yang klub berikan kepada Iniesta pada awal bulan ini. "Messi menandatangani kontrak empat tahun di bulan Juni, namun klub akan menawarkan kontrak seumur hidup," kata Grau pada pertemuan umum tahunan Barcelona, Sabtu (21/10). "Idenya untuk Leo (Messi), yang telah berada di sini sejak masih kecil, tinggal di sini seumur hidup karena dia adalah ikon. Setelah hari-hari bermain, kami ingin dia terus dikaitkan dengan klub ini," katanya. Kontrak Messi memang menjadi perhatian klub dan fans karena jika kontrak itu habis, Pep Guardiola dikabarkan siap mengajak Messi ke Manchester City. Messi bergabung dengan Blaugrana saat berusia 13 tahun dan debut tim utamanya terjadi saat ia berusia 17 tahun. (hnc)
U-19 2018 di Korsel sekaligus untuk mempersiapkan diri menghadapi putaran final yang akan digelar di
Indonesia. Di ajang kualifikasi mereka akan menghadapi Brunei Darussalam, Timor Leste, Malaysia, dan tuan rumah Ko-
rea Selatan. Indonesia sebenarnya telah memastikan tiket di putaran final. Pasalnya, Indonesia adalah tuan rumah Piala Asia 2018. Namun, sebelum berlaga di Korea Selatan, Indra Sjafri akan memboyong timnya ke Lembang. Indra menjelaskan, anak asuhnya di tempat itu akan latihan sekaligus penyesuaian cuaca atau aklimatisasi (adaptasi lingkungan). "Ini untuk mengantisipasi perubahan cuaca dan suhu antara Indonesia dengan Korea Selatan," ujarnya. Indra Sjafri juga menjelaskan kondisi terkini pemainnya. "Semua pemain dalam keadaan baik dan siap bertanding," ujarnya. Disinggung soal calon lawan Timnas Indonesia U-19 di Korsel nanti, Indra dengan tegas menyatakan dirinya tidak akan memiliah-milah. "Yang penting anak-anak sudah siap bertarung dengan siapa pun nanti," kata Indra. (sport)
Babel Tuan Rumah Kejurnas Tinju
Pertina: Segala Hal Harus Disiapkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus berupaya menjadi tuan rumah ajang olahraga, baik skala nasional maupun internasional pada 10 November mendatang. Babel akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju. Ketua Umum Pertina, Johni Asadoma, mengatakan Babel ditunjuk menjadi tuan rumah kejurnas tinju. Pertina Babel diminta untuk segera mempersiapkan atlet, sasana tinju, serta sarana pendukung pertandingan seperti wasit dan hakim. “November ini Babel harus mempersiapkan diri untuk kejurnas tinju. Karena itu, pengurus Pertina yang baru saja saya lantik ini supaya mempersiapkan atlet-atletnya, sasana tinju, serta sarana pertandingan lain,� kata Johni. Dia juga berharap pembinaan dan pelatihan oleh Pertina Babel dapat melahirkan atlet berprestasi. “Kita berharap muncul atlet-atlet tinju yang berprestasi dari Babel,� harapnya. (mi)
SELASA - SABTU
PELANGI BABEL
24 - 28 OKTOBER 2017
Herry Ervian Rosman
Percaya Diri Maju Pilwako Pangkalpinang 2018 PANGKALPINANG Herry Erfian Rosman, Anggota DPD RI Perwakilan Bangka Belitung (Babel), saat ini tengah digadang-gadang akan maju di Pilwako Pangkalpinang 2018. Kakak kandung Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ini kian percaya diri (PD) untuk terus melangkah maju di pemilihan walikota Pangkalpinang setelah mendapat dorongan dan dukungan penuh dari masyarakat. “Secara pribadi sebenarnya saya tidak ada ambisi sama sekali untuk ikut kontestasi Pilwako Pangkalpinang ini. Tapi memang banyak sekali elemen-elemen masyarakat yang mendorong saya untuk ikut bertarung di kontestasi Pilwako periode 2018-2023 tersebut,” jelas Erfian Rosman kepada LASPELA. Erfian lantas menyampaikan apresiasinya atas semua dukungan masyarakat kepada dirinya untuk mengambil bagian dalam hajatan
9
Produk UMKM Bangka
Jadi Prioritas
Bupati Belum Ijinkan Waralaba AlfaMart Investasi Tarmizi Saat: Kita Tidak Anti Modernisasi
demokrasi lima tahunan ini. “Terimakasih untuk semua masyarakat Pangkalpinang yang telah mendorong. Semoga saja ada partai yang mengakomodir keinginan dan dukungan masyarakat Pangkalpinang kepada saya. Mudah-mudahan Allah SWT memberi rahmat dan karunia untuk melapangkan jalan ini,” imbuhnya. Meski begitu, lanjut Erfian, dia akan tetap melihat dinamika politik jelang pemi-
lihan Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang ke depan. “Sebagai warga negara yang baik kalau masyarakat menilai saya punya kemampuan kemudian dapat dukungan dari masyarakat Kota Pangkalpinang, Insya Allah saya siap. Tapi ya itu tadi, namanya politik dinamika masih akan terus terjadi,” kata Erfian dalam diskusi terbatasnya dengan tim LASPELA belum lama ini. (stf/ar)
SUNGAILIATBupati Bangka H. Tarmizi Saat menegaskan belum akan memberi ijin investasi bagi kehadiran ritel modern alfamart karena ingin lebih menggiatkan produk lokal dan UMKM yang ada di Kabupaten Bangka. Hal tersebut disampaikan Bupati Tarmizi Saat ketika menghadiri rapat koordinasi Gubernur bersama Bupati/Walikota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat Bangka, Jumat (20/10) lalu. “Untuk sekarang ini saya belum memberikan izin,” jelas Tarmizi. Terkait rencana investasi, orang nomor satu di Kabupaten Bangka itu tak menampik bahwa perwakilan alfamart memang telah menemuinya. “Mereka telah datang kepada saya namun saya balik ber-
tanya kontribusi untuk daerah ini apa, yang diberikan kepada masyarakat juga apa, jadi saya minta waktu ditunda dulu,” tegas bupati. Meski tegas menyatakan masih akan menunda kehadiran alfamart, namun mantan Sekda Bangka itu menyebutkan, pihak jaringan waralaba bisa saja mendirikan pasarnya di Kabupaten Bangka dengan syarat harus menjual produk yang dipunyai Kabupaten Bangka atau Provinsi kepulauan Bangka Belitung. “Saat ini belum lah, saya takut UMKM di Bangka ini bisa mati karena kehadiran mereka. Karena masyarakat yang berjualan kelontong itu juga harus kita pikirkan. Saya belajar dari Kabupaten Kulon Progo dimana disana menggunakan produk lokalnya, mulai dari air sendiri, beras sendiri, batik sendiri, dan lainnya semua berasal dari Kulon Progo dengan menggiatkan UMKM nya,” ungkap bupati.
Untuk itu dirinya berharap masyarakat Kabupaten Bangka bisa menghasilkan produk yang bisa menjadi andalan dan bisa menjadi andalan desa dan kabupaten. “Jangan nanti hanya jadi penoton. Retail bisa masuk, sekarang alam terbuka. Tetapi dengan persyaratan tertentu, dan hal ini disetujui juga oleh Gubernur. Untuk sekarang kita tunda dulu, kita kaji mana yang terbaik nantinya. Kita tidak anti modernisasi dan saya harapkan juga masyarakat aktif dan jangan jadi penonton,” katanya. Tarmizi juga menyinggung kehadiran pasar modern seperti supermarket modern di Kota Pangkalpinang. “Belum mengizinkan untuk dibuka itu. Namun jika orang lokal membukanya silahkan saja. Tapi kalau orangorang luar saya tidak setuju. Kita lakukan pembangunan ini secara bertahap,” pungkasnya. (stf)
10
PELANGI PROPERTI 3 Tahun Jokowi-JK
Punya Rumah tidak Lagi Susah KETUA Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata mengungkapkan, program satu juta rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat masyarakat lebih mudah mendapatkan akses terhadap perumahan. Meskipun dalam tiga tahun kepemimpinannya, program satu juta rumah belum berhasil sepenuhnya, namun masyarakat kini memiliki kesempatan lebih besar untuk memiliki rumah idaman. Eman menilai, jika pemerintah tidak mencanangkan program satu juta rumah maka program rumah rakyat tidak akan terencana dengan baik. "Kalau tidak ada program ini, ini program rumah rakyat tidak terkelola lah. Tambah kocar-kacir. Jadi di luar kata sejuta itu kan terbangun spirit bahwa pemerintah ini peduli menangani nasib rakyat mengenai perumahan. Jadi ini prinsip sekali," katanya, Sabtu (21/10/2017). Menurutnya, pemerintah telah berada dalam koridor yang benar untuk memastikan rakyat mendapatkan hunian yang layak. Apalagi, program sejuta rumah ini menyasar seluruh kalangan, mulai dari hunian komersial untuk menengah atas hingga hunian subsidi untuk masya-
SELASA - SABTU
24 - 28 OKTOBER 2017
Harga Properti Diprediksi Tumbuh 2018 PROSPEK bisnis properti tahun 2018 diperkirakan masih akan mengalami pertumbuhan. Meskipun gejolak ekonomi diprediksi masih besar terutama mendekati tahun politik, namun bisnis properti akan mengalami pertumbuhan. Itu karena banyak dukungan yang diberikan pemerintah di sektor ini serta proyek infrastruktur banyak yang akan rampung tahun depan. Situs pencarian properti Rumah. com berdasarkan riset yang dilakukan bertajuk Rumah.com Property Market Outlook memperkirakan, harga properti tahun depan akan tumbuh 3%-5% secara tahunan. Sementara
pasokan diprediksi akan meningkat di kisaran 15%-20%. Ike Hamdan, Head of Marketing Rumah.com mengatakan, riset tersebut menunjukkan kemampuan pemerintah mendorong ekonomi nasional ke arah yang positif terbukti mampu menjaga optimisme pasar properti. "Sejumlah kebijakan pemerintah seperti BI 7-Day Repo Rate, Tax Amnesty, Fasilitas FLPP, paket kebijakan ekonomi dan lainnya mendorong pertumbuhan properti nasional yang sempat turun tajam tahun 2016," kata Ike di Jakarta, pekan lalu Riset yang dilakukan, sebanyak 63% responden menilai iklim properti nasional tahun 2017 memuaskan dan 54% menyatakan puas dengan upaya pemerintah membuat harga
rumah lebih terjangkau. Ike bilang, dengan kepuasan terhadap pemerintah tersebut membuat konsumen optimistis dalam membeli rumah 2018 lebih tinggi. Permintaan hunian paling besar datang dari segmen di bawah Rp 700 juta dan konsumen akan mencari perumahan tipe kluster terutama di satelit kota besar menuju akses tol dan transportasi massal. Permintaan akan hunian apartemen juga mulai meningkat terutama dengan semakin populernya konsep Transit Development Oriented (TOD). Kendati permintaan apartemen meningkat, namun pencarian di rumah.com saat ini masih didominasi oleh rumah tapak dan diperkirakan tahun depan juga akan sama. (bdc)
Kementerian ATR Ditargetkan Sertifikasi 9 Juta Lahan di 2019 rakat berpenghasilan rendah (MBR). "Untuk rumah golongan miskin hadir juga, membangun rusunawa, bedah rumah yang dibilang rumah swadaya. Jadi untuk seluruh kumpulan masyarakat, seluruh stratanya kan hampir ada di sana. Di rumah murah kan pemerintah hadir bagaimana caranya mempermudah para pengembang ini untuk bisa membangun secara lebih cepat dan murah. Ini kan garis filosofinya di sana," imbuh dia. Namun demikian, Eman--panggilan akrabnya--tidak memungkiri bahwa masih ada yang harus diperbaiki dari program sejuta rumah ini. Misalnya, terkait perizinan yang masih lambat hingga infrastruktur di
daerah yang masih belum memadai. "Masalah perizinan, perizinan itu kan pemerintah sekarang ini mewarisi banyak perizinan yang dari zaman dahulu tidak matching, tidak sejiwa dengan program yang ada saat ini. Itu yang sekarang lagi diperbaiki. Terus di beberapa daerah juga air belum siap, karena tantangannya masalah alam. Kita jangan bicara mengenai perumahan saja di Jawa yang sudah infrastrukturnya ada PDAM, ada ini, ada itu. Di luar Jawa seperti di Ternate, Keppri, NTT kan tidak semua daerah itu mempunyai kesiapan yang sama untuk bisa merespons kebijakan pusat ini," tandasnya. (sn)
PEMERINTAHAN yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sudah berjalan tiga tahun. Selama tiga tahun terakhir, kabinet kerja Jokowi berupaya meningkatkan pemerataan ekonomi, salah satunya lewat program reforma agraria yang implementasinya dengan sertifikasi lahan. Reforma agraria berada di bawah Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR). Berdasarkan data Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, tujuan reforma agraria adalah untuk pembagian akses lahan yang adil kepada seluruh masyarakat Indonesia. "Nah, ini adalah kebijakan yang sangat fundamental tapi tak mudah
wujudkannya," kata Darmin dalam konferensi pers yang membahas kinerja 3 tahun pemerintahan JokowiJK di Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, Selasa lalu. Selanjutnya, reforma agraria juga diharapkan mampu mendorong pengembangan usaha di sektor pertanian dengan metode algoritma dan cluster. Oleh karenanya pemerintah terus berupaya meningkatkan jumlah lahan yang tersertifikasi.
"Presiden itu bersama Menteri ATR pergi ke banyak tempat untuk bagikan sertifikat. Kalau tahun sebelum-sebelumnya 500 ribu-600 ribu sertifikat setahun, tahun ini sampai angka 5 juta dikejar," lanjut Darmin. Kemudian tahun selanjutnya targetnya ditingkatkan di atas 5 juta sertifikasi lahan. Pada 2018, kata Darmin, targetnya adalah sebanyak 7 juta. Kemudian pada 2019 ditargetkan mencapai 9 juta lahan yang tersertifikasi. Jokowi dalam beberapa kesempatan saat memberikan sertifikat lahan kepada masyarakat kerap menyatakan bahwa sertifikat tersebut boleh digunakan oleh pemiliknya untuk melakukan pinjaman dana di bank. Namun penggunaannya harus dilakukan seoptimal mungkin untuk sektor produktif. (kmj)
Pilot Project Pembiayaan Mikro Perumahan KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kem-
pupera) memilih kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) sebagai lokasi pelaksanaan pilot project Pembiayaan Mikro Perumahan. "Provinsi Jatim telah banyak melakukan kegiatan yang menjadi best practice khususnya di bidang perumahan. Oleh karena itu, kami berharap Jatim bisa menjadi best practice untuk pelaksanaan pilot project pembiayaan mikro perumahan melalui dekonsentrasi sub bidang pembiayaan perumahan," ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kempupera, Lana Winayanti, dalam siaran persnya, pekan lalu. Program ini, ungkap Lana, merupakan suatu terobosan skim pembiayaan perumahan yang disesuaikan dengan kriteria masyarakat berpenghasilan tidak tetap (petani, nelayan, tukang ojek, dan lainnya) yang tidak
dapat mengakses kredit pemilikan rumah (KPR) melalui perbankan. "Pembiayaan mikro perumahan merupakan skema pembiayaan yang menggunakan pendekatan rumah inti tumbuh diberikan kepada masyarakat berpenghasilan tidak tetap dan bersifat revolving, artinya kredit diberikan secara berulang dalam tempo maksimal lima tahun dengan maksimum nilai pinjaman sebesar Rp 50 juta," jelasnya. Kepala Bidang Perumahan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Cipta Karya Provinsi Jatim, Agus Heru Widodo mengatakan, permasalahan di wilayah ini salah satunya terkait rendahnya daya beli masyarakat. "Kami juga menghadapi masalah backlog perumahan berdasarkan hunian yang mencapai sekitar satu juta unit dan backlog berdasarkan kepemilikan mencapai sekitar 2.600.000 unit," ungkap Agus. Selain itu, Agus menambahkan, berdasarkan data pengembang yang masuk untuk pembangunan rumah MBR dan Non MBR di Jawa Timur terjadi realisasi yang berkebalikan. "Pada tahun 2016, pengembang berencana untuk membangun rumah MBR sebesar 52 persen dan Rumah Non MBR sebesar 48 persen. Namun, dalam realisasinya, pengembang cenderung membangun rumah Non MBR dengan presentasi yang lebih besar yakni sebesar 55 persen dari rencana awal," terang Agus. (b1)
SELASA - SABTU
CONNECTION
24 - 28 OKTOBER 2017
11
28 Duta Wisata
Kampung Melayu Mulai dirintis tahun 2012, kini di seputar Mesjid Kayu (replika Mesjid Jamik, mesjid tertua di Bangka th 1883) yang seluruh bangunannya terbuat dari kayu yakni kayu nyato dan tengris kini dibangun replika Ka’bah untuk manasik haji. Museum mini yang berisikan peralatan dan alat transportasi warga Bangka yang masih tradisional seperti seterika arang, radio transistor, sepeda onthel, kayu bakar dan sebagainya sudah tampak direnovasi dan lebih asri. Ada 6 rumah tradisional dengan berbagai perabot yang bisa menuntun orang masa kini memahami kearifan lokal yang pernah dijalani dan dihidupi oleh masyarakat Bangka di masa lalu. 6 Rumah itu pernah menjadi fasilitas Jambore Anak Yatim beberapa tahun lalu. Haji Heri mempunyai kerinduan mengulang Jambore Anak Yatim Piatu yang pernah diselenggarakan 3 tahun lalu. “10 November 2017, Kelekak Community ingin menggelar kembali Jambore Anak Yatim Piatu sekitar 250-300 anak dari sedikitnya 20 panti asuhan yang ada di Pulau Bangka,” kata Haji Heri. Selama dua tiga hari, kata Haji Heri, anak-anak yatim piatu itu akan saling berinteraksi, mengalami kembali permainan-permainan tempo doeloe dan menggelar festival kreasi masing-masing panti asuhan.
Perikanan Tuna Netra Haji Heri tidak pernah berhenti dan terus berinovasi. Whatsapps Group mempertemukan Haji Heri dengan Pendeta Yusuf Lie yang ternyata teman kelas di SMP Dharma Dragon. Hanya dalam perjumpaan selama 3 minggu, Haji Heri dan Pendeta Yusuf Lie telah melahirkan inovasi dan karya nyata. Kawasan Mesjid Kayu kini memiliki area perikanan ikan darat. “Sudah puluhan tahun saya dan Pak Yusuf Lie tidak bertemu. Begitu bertemu akhirnya kita punya kerinduan berbuat sesuatu yang bermakna. Kebetulan Pak Yusuf Lie berpengalaman di bidang perikanan darat dan sudah beliau buktikan. Dan akhirnya kita melengkapi kawasan Mesjid Kayu ini dengan perikanan darat yang dikelola oleh Para Tuna Netra. Dan rasanya ini yang pertama di Indonesia,” ungkap Haji Heri. Kenapa tuna netra? Selama ini sedikitnya enam tuna netra tinggal di Lingkungan Mesjid Kayu. “Mereka tinggal di sini, belajar membaca Alquan dan mengaji dengan huruf braille. Mereka memiliki spirit, ‘Dengan ujung jari kubuka jendela dunia, dengan ujung jari kuberkarya’. Dengan semangat itu pula, ternyata mereka (para tuna netra) itu mau belajar apa saja, termasuk mengelola perikanan darat,” kata
Haji Heri. Haji Abbas, Tuna Netra senior dari Cirebon yang mengajar membaca braille mengatakan, “Bagi kami para tuna netra, pantang mengatakan tidak bisa. Yang penting komunikasikan kepada kami apa yang harus kami lakukan. Ketunanetraan bukan penghalang kami untuk terus berkarya, apapun itu,” kata Haji Abbas. Maka, Haji Heri, Pendeta Yusuf Lie dan Haji Abbas selalu berembug bagaimana caranya memberi navigasi kepada para tuna netra agar bisa memelihara ikan dengan seoptimal dan semaksimal mungkin. “Haji Abbas mengusulkan agar dibuat patung lele atau patung nila yang bisa diraba untuk memberi identitas kolam lele atau kolam nila. Kemudian kami berembug dan akhirnya kami buatkan anjungan berpagar pralon untuk pengaman saat para tuna netra itu memberi makan ikan. Kebetulan ada lulusan UBB jurusan Perikanan yang mau menjadi sukarelawan yang membantu proses Perikanan Tuna Netra ini,” kata Pendeta Yusuf Lie. Terbuka Bersinergi Haji Heri sebelum melakukan tebar benih perdana mengungkapkan keterbukaannya terhadap berbagai pihak yang melakukan aksi sinergi untuk mengembang-
kan karya-karya yang bermanfaat untuk orang lain. “Kami memang harus melakukan sesuatu lebih dulu bagaimana mewujudkan mimpi dan cita-cita saya. Secara fisik apa yang saya lakukan sendiri ini sudah terlihat dan sudah dimanfaatkan oleh berbagai kalangan. Masih banyak cita-cita yang secara bertahap harus direalisasi. Manakala visi dan misinya cocok buat kebaikan bersama dan bermanfaat bagi masyarakat kenapa tidak?’ ungkap Haji Heri seraya berterima-kasih kepada BAMAG LKKI yang menyumbang benih lele 10.000 ekor. Penyerahan 10.000 bibit lele dilakukan Sekjen BAMAG LKKI, Pendeta Frank Sinatra dan Flortje Roring kepada Haji Heri yang kemudian bersama para tuna netra menebarkannya ke kolam pembesaran. “Semoga benih lele ini bisa diterima dengan baik dan menjadi berkah buat kita semua. Dan semoga pula spirit saudara-saudari tuna netra ini menyemangati kita yang dianugerahi penglihatan agar semakin berkarya dengan lebih baik,” kata Pendeta Frank Sinatra. Haji Heri juga berharap, “Para Tuna Netra ini membawa berkah buat semua, menyentuh kalbu kita, menjadi permata di lingkungan Mesjid Kayu ini dan bercahaya keluar menembus setiap kalbu” Semoga! (agus ismunarno)
tak Boleh Panas “Sanksi buat TNI juga sama. Danrem maupun Dandim akan dicopot bila tidak bisa meredam gejolak Pemilu Kada 2018 dan suhunya memanas. Untuk itu TNI dan Polri serta para elite politik dan masyarakat harus bersinergi untuk meredam suhu politik.” Pernyataan Danrem Abdurrahman dalam diskusi terbatas dalam rangka menyambut Pangdam II Sriwijaya tersebut disampaikan sehubungan penegasan Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada pers. Kapolri Jenderal Tito Karnavian berjanji akan memberi hadiah spesial bagi para Kepala Kepolisan di tingkat daerah. Hal itu terealisasi bila mampu mengamankan wilayahnya selama pelaksanaan Pilkada serentak 2018.
"Ini akan saya evaluasi hingga Desember 2017. Yang melaksanakan dengan baik, kami pertahankan, bila perlu dipromosikan," ujar Tito di sela-sela Apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/10/2017). Namun demikian, sebaliknya bila Kapolres atau Kapolda gagal mengamankan wilayahnya yang menggelar Pilkada, dia tak segan akan memberi sanksi tegas. "Kalau tidak melaksanakan langkah-langkah yang sudah saya arahkan, akan saya ganti. Saya akan cari pimpinan lain yang lebih baik," tegas mantan Kapolda Papua itu. Untuk menjaga suasana menjelang Pilkada 2018 tetap kondusif, pihaknya berupaya berkoordinasi dengan sejumlah pihak yang berkepentingan."Ini
adalah saatnya pendekatan dengan semua stakeholder yang terkait dengan Pilkada," kata Tito seperti dilansir dari Antara. Potensi Friksi Presiden Jokowi meminta Polri memaksimalkan upaya dalam mengamankan Pilkada 2018 serta Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden pada 2019. "Menuju 2019, betul-betul pengamanan dipersiapkan detil. Pemetaan potensi friksi itu harus ada sehingga pencegahan bisa dilakukan," kata Jokowi dalam Apel Kasatwil. Menurut Jokowi, suatu hal yang wajar jika terjadi kenaikan suhu politik menjelang pilkada. Kendati demikian, Polri harus menjaga situasi tersebut tetap
kondusif. "Tugas kita untuk mengendalikan agar situasi itu tidak berubah menjadi panas. Suhu naik boleh, hangat sedikit, tapi jangan sampai panas," kata Jokowi. Selain mendapatkan arahan dari Presiden Joko Widodo, para peserta Apel Kasatwil juga mendengarkan pengarahan dari Menkopolhukam, Mendagri, Menkominfo, Ketua Bawaslu, Ketua KPU dan Ketua DKPP. Dengan mengangkat tema "Polri yang Profesional, Modern, dan Terpercaya dalam Mengamankan Pilkada Serentak 2018", Apel Kasatwil diselenggarakan di Akademi Kepolisian, Semarang. Apel Kasatwil diikuti oleh 546 kasatwil yang terdiri dari 33 kapolda, 33 kepala biro operasional dan 461 kapolres. (*/agus)
Duta Wisata Berbakat Prov. Kep. Babel 2017 Bahrul Ulum (Kab. Beltim) Rizkia Meilani (Kab. Bangka). Sedang Duta Wisata Favorit Prov. Kep. Babel 2017 Marcellio Susanto (Kab. Basel) dan Regista (Kab. Bangka). Sebelumnya, masuk Lima Besar Pemilihan Duta Wisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2017 antara lain Bujang : 1. Marcellio Susanto - Kab. Basel 2. Taufik A - Kota Pangkalpinang 3. Bahrul Ulum - Kab. Beltim 4. Barata YG - Kab. Belitung 5. Fizan DA - Kota Pangkalpinang . Dayang ; 1. Rizkia Meilani - Kab. Bangka 2. Diah Ayuningrum Kab. Bateng 3. Dian Anggraini - Kab. Bateng 4. Hilda Melia - Kota Pangkalpinang 5. Intan Galuh A - Kota Pangkalpinang. Selanjutnya terpilih Dua Besar Pemilihan Duta Wisata Prov. Kep. Bangka Belitung 2017 : Bujang : 1. Marcellio Susanto Kab. Basel 2. Barata YG - Kab. Belitung . Dayang : 1. Dian Anggraini - Kab. Bateng 2. Intan Galuh A - Kota Pangkalpinang. Akhirnya Marcellio Susanto dan Dian Anggraeni terpilih menjadi Bujang Dayang 2017.
Tampil Brilian Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dr H Erzaldi Rosman SE MM berharap 28 finalis Duta Wisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2017 mengatakan, “Kalah menang urusan belakang. Yang penting bagaimana kita bermanfaat bagi masyarakat. Jika kalian sudah membawa nama provinsi, jangan memalukan provinsi. Harus tampil brilian dan cerdas. Jadi orang bisa memandang kita. Buatlah mereka kagum dan tanamkan mental juara.” Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Drs Rivai berharap para duta terpilih maupun 28 finalis tetap menjadi duta wisata Kepulauan Bangka Belitung yang minimal wajib mempromosikan pariwisata di kota dan kabupatennya. “Teruslah aktif menjadi duta wisata di daerah masing-masing dengan bekal yang telah diberikan selama karantina. 28 Finalis Bujang Dayang 2017 merupakan duta-duta wisata yang kinclong dan smart. Tentu Pemerintahan Provinsi, Kota dan Kabupaten bangga dengan bujang dayang
yang tampil smart,” ungkap Rivai. Rivai juga berharap,”28 Finalis Duta Wisata kali ini merupakan generasi milenial yang sangat akrab dengan smart phone dan sangat akrab dengan dunia media sosial. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melalui panitia telah mempersiapkan semua instrumen pembekalan dan penilaian yang melibatkan kecanggihan teknologi smart phone sehingga duta wisata muda yang kita training dalam karantina ini makin percaya diri dalam memerankan diri sebagai duta wisata baik di dunia nyata pariwisata maupun di dunia maya melalui media sosial.” 28 Bujang Dayang Kota dan Kabuaten se Babel telah berhasil mengikuti proses penjaringan selama satu bulan dengan ketat lewat wawancara, psikotes dan juga tes seputar pengetahuan umum di tingkat kabupaten/ kota. Para finalis dibekali dengan materi dan tes tertulis. Bujang Dayang Babel 2017 akan berkompetisi ke tingkat nasional pada 28 November mendatang di Kupang, NTT. (ags)
I Love Tapak Antu Sebagai generasi milenial, Dian mau tidak mau mesti akrab dengan gadget smartphone dan semua aplikasi serta contentnya. Tanpa ragu dengan tekun ia menjawab tantangan panitia dengan membuat “Short Video Promotion Tourism Object Challenge.” Dayang Kabupaten Bangka Tengah itu memilih Pantai Tapak Antu sebagai destinasi wisata short video promotioannya. “Pantai Tapak Antu, atau disebut juga dengan Pantai Tapak Dewa, merupakan kawasan pantai yang terletak di Desa Batu Belubang, Kabupaten Bangka tengah. Dinamakan Tapak Antu (Tapak = Telapak ; Antu = Hantu) dikarenakan di salah satu batuan granit di pinggir pantai Tapak Antu terdapat lubang yang berbentuk telapak kaki kanan,” dengan lancar Dian berbicara di depan camera. Tapak Antu yang dikisahkan Dian memang tidak tertangkap camera karena air sedang pasang. Syukurlah Dinas Pariwisata Bangka Tengah melalui penge-
lolanya membuat konfigurasi tulisan I Love You untuk berselfie sebagai gantinya. Dan Dian pun menjadikan “dermaga” kayu di antara pohon bakau seakan catwalknya. Sebagai duta wisata, Dian dengan detil menggambarkan, “Pantai Tapak Antu memiliki area yang banyak ditumbuhi pohon bakau. Terdapat dermaga kayu di antara pepohonan bakau yang biasanya digunakan pada saat air pasang. Pantai ini memiliki pemandangan yang indah karena terdapat banyak formasi batu granit raksasa di sisi pantai,” sambil mengakhiri video promosinya dengan ajakan berkunjung ke Pantai Tapak Antu. Mahasiswi yang memang memiliki hobi travelling dan berenang ini berjanji akan menjadi duta wisata yang setia mengampanyekan destinasi wisata di Kepulauan Bangka Belitung. “Keindahan destinasi wisata di Babel mempermudah kita-kita para Duta Wisata. Semua media, termasuk media sosial kita
gunakan untuk mempromosikan pariwisata kita ke tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Dian. Sebagai Bujang Duta Wisata Babel 2017, Marcellio Susanto yang mempunyai segudang prestasi akdemik dan non akademik membuat Short Video Promotion Tourism Object Challenge dengan membuat film promotif Benteng Toboali dan mempostingnya di Instagramnya. Sadar bahwa Marcellio berbicara di media global, ia pun menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya. Sapuan camera pada benteng yang dibelit akar raksasa membuat penasaran viewersnya. Tentu rasa penasaran inilah yang diharapkan sebuah short video promotion. Short Video Promotion Tourism Object Challenge menjadi nilai tambah dan kemajuan penyelenggaraan Bujang Dayang Contest yang kiranya menjadi tradisi sukses di masa-masa mendatang. Semoga! (agus ismunarno)
12
GOOD GOVERNMENT
SELASA - SABTU
24 - 28 OKTOBER 2017
Wabup Beltim Bertemu Tim Wantannas
Diskusi Tata Kelola Pertambangan TP4D Kejari Basel Komit Kawal Proyek ADD TOBOALI - Kejaksaan Negeri Bangka Selatan (Kejari Basel) akan konsisten melaksanakan monitoring setiap kegiatan di Kabupaten Bangka Selatan melalui Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D). Komitmen penegakan hukum di wilayah tersebut dapat dilakukan melalui berbagai cara diantaranya tindakan edukatif dan preventif guna meminimalisir kemungkinan terjadinya penyimpangan terhadap pelaksanaan setiap kegiatan. Saat ini pihak Kejari Basel melalui TP4D terus mengawal sedikitnya 20 proyek pem-
bangunan yang dilaksanakan masing -masing SKPD maupun seluruh desa pada tahun 2017 ini. Dimana kegiatan yang mereka lakukan yaitu melakukan kegiatan sosialisasi maupun meninjau ke lapangan guna melihat secara faktual pelaksanaan kegiatannya. "Di setiap pelaksanaan sosialisasi maupun peninjauan ke lapangan, TP4D selalu menekankan akan hal-hal utama yang harus dipegang teguh dalam setiap pelaksanaan kegiatan, dimana setiap pelaksanaan kegiatan harus senantiasa mengedepankan tertib administrasi," jelas Kajari Bangka Selatan, Pramono Mulyo, pekan lalu. Pramono menegaskan, di setiap pelaksanaan kegiatan
harus mengedepankan adanya prinsip tepat mutu, dan pelaksanaan kegiatan harus senantiasa memperhatikan prinsip tepat waktu yakni, tertib administrasi yang diharapkan dapat dilakukan sejak awal pelaksanaan pelelangan, proses penandatanganan kontrak, pelaksanaan kegiatan, time schedule, tertib pencairan dan lainnya. "Untuk tertib mutu diharapkan setiap pelaksanaan kegiatan dapat dilaksanakan sesuai spect yang tertuang di dalam kontrak maupun adendum, dan untuk tertib waktu diharapkan agar setiap pelaksanaa kegiatan dapat mengindahkan waktu sebagaimana tertuang di dalam kontrak kerja," pungkasnya. (tra)
MANGGAR- Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim) Burhanudin menerima kunjungan dari Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Dewan Pertahanan Nasional (Watannas) Laksamana Pertama Eko Purwanto, S.AP di Kantor Bupati Beltim, Kamis (19/10/2017) lalu. Kedatangan Tim Wantannas sekaligus untuk menggelar pertemuan tertutup membahas terkait tata kelola pertambangan di daerah itu. Wabup Burhanudin yang akrab disapa Aan ini menyampaikan terimakasih atas kunjungan rombongan Wantannas
sembari berharap masalah tata kelola pertambangan dapat terintegrasi dengan baik. “Kita bersyukur kedatangan tim Wantannas ke Beltim sehingga kita bisa jelaskan per-
soalan pertambangan di daerah kita ini dan berharap pemerintah pusat dapat menangani masalah tata kelola pertambangan,” kata Aan usai rapat tersebut. Selaku pemimpin rom-
bongan tim Wantannas, Brigjen Eko Purwanto menjelaskan kedatangannya adalah untuk mengumpulkan informasi mengenai tanah jarang yang ada di Beltim yang menyimpan banyak potensi. “Beltim menyimpan potensi mineral tanah jarang yang sangat besar. Tanah jarang ini merupakan komoditas mineral hasil pemisahan dari pasir monazite, dimana monazite ini dapat ditemui pada proses eksplorasi timah. Monazite ini mengandung tanah jarang, juga uranium yang sangat penting dan dibutuhkan. Tentunya ke depan diharapkan memiliki nilai ekonomis bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tutup Brigjen Eko. (*/jun)
Pemanfaatan Dana Desa Diawasi Kapolsek PEMANFAATAN dana desa kini resmi diawasi oleh Kepala Kepolisian Sektor (kapolsek). Hal tersebut menjadi salah satu poin Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pencegahan, Pengawasan, Penanganan Permasalahan Dana Desa. MoU ditandatangani Menteri Dalam Negeri (Mendagri)
Tjahjo Kumolo, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes) Eko Sandjojo serta Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Jumat (20/10) lalu. Secara khusus, tujuan penandatanganan MoU yaitu agar terwujudnya pengelolaan dana desa yang efektif, efisien dan akuntabel. MoU berlaku selama dua tahun ke depan sejak ditandatangani ketiga pihak.
Apabila masa berlaku telah berakhir, maka MoU dapat diperpanjang. Namun dengan catatan ada koordinasi antar pihak yang terikat paling lambat 3 bulan sebelumnya. “Pengawasan dana desa ini kita sepakati tunggal yang mengawasi yaitu kapolsek dengan Bhabinkamtimbas-nya,” kata Tjahjo. Dalam waktu dekat, dia mengungkapkan, Kementerian Da-
lam Negeri akan mengumpulkan bupati dan wali kota seluruh Indonesia. Para kepala daerah nantinya diimbau untuk tidak mengintervensi kapolsek terkait pengawasan dana desa tersebut. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap agar dana desa dapat digunakan optimal untuk pembangunan di desa dan kelurahan. Dengan begitu, perekonomian di tingkat desa bergerak positif. (mdg)
Pemkab Bateng Promosikan UKM Lewat Lari Sukses Gelar Event Terentang Run 10 K Diikuti 1.315 Peserta Seluruh Indonesia KOBA- Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) sukses menggelar event Terentang Run 10 K pada Minggu 22 Oktober 2017. Sebanyak 1.315 peserta berlomba untuk menjadi yang terbaik dengan memulai start dari Kantor Camat Koba dan finish di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pantai Terentang. Bupati Bangka Tengah, Ir. H.
Ibnu Saleh, MM mengapresiasi terselenggaranya event Terentang Run 10 K ini sekaligus mengatakan merupakan awal dari event-event besar berikutnya. Bupati menegaskan akan mendukung agar kegiatan ini menjadi agenda rutin dan dianggarkan di APBD. "Semoga tahun depan kegiatan ini akan lebih besar lagi dan menghasilkan atlit berprestasi baik dari lokal sampai ke tingkat nasional. Bahkan kita berencana ke depan bakal mengemasnya lebih menarik
sekaligus jadi ajang untuk mempromosikan UKM Bateng,"tuturnya. Asisten Deputi Industri dan Promosi Olahraga Kemenpora, Suryati, S.Sos, M.Si menyampaikan apresiasinya atas suksesnya pelaksanaan event ini. "Kami sangat mengapresiasi sekali kegiatan ini yang berjalan dengan sukses. Semoga ke depan bisa lebih besar lagi berkat dukungan pemda Bateng,"tukasnya. Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Bateng, H. Mu-
hammad Yusuf menyampaikan, tujuan dari event ini adalah untuk menjaring dan menambah jam terbang para atlit lokal dalam rangka persiapan menghadapi Porprov 2018 mendatang. "Event ini terbagi menjadi 2 kategori yaitu umum dan pelajar. Untuk kategori umum adalah bukan usia pelajar dan terbuka untuk siapapun. Sedangkan kategori pelajar adalah khusus pelajar yang ada di Kabupaten Bateng,"ujar Yusuf. Ia menambahkan, sebanyak 954 peserta di kategori pelajar dan 371 peserta di kategori umum dimana berasal dari Palembang, NTT, Kalimantan Timur (Kaltim), Jakarta, serta dari beberapa Kabupaten di Provinsi Kepulauan Babel. (adv/hfe)