Skip to main content

Media Satya Laskar Pelangi

Page 1

SELASA - SABTU

10 - 14 OKTOBER 2017

Edisi No 92

12 HALAMAN

medialaspela

Menerangi Bumi Serumpun Sebalai

Kritcu, Getas Bisa Punah Gubernur Carikan Solusi Oleh : Agus Ismunarno Pemimpin Redaksi LASPELA

Kapal Ditembaki, Thailand Impor Ikan dari Babel Ekspor Ikan dan Cumi Babel Terus Meningkat 2014; 2.365.956 Kg, 2015; 3.307.426 Kg, 2016; 4.490.488 Kg, 2017 sd 15 Agustus Mencapai 3.313.694 Kg 1.000 UMKM Kekurangan Bahan Produksi Ikan dan Cumi Gubernur Siapkan Kuota Ikan dan Cumi untuk UMKM

INDEX Hal 5 Hal 8

GUBERNUR Kepulauan Bangka Belitung, Dr Erzaldi Rosman SE MM mencarikan solusi serta membantu bahan baku produksi jenis ikan dan cumi untuk ribuan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Beberapa cara yang ditempuh antara lain menambah produksi tangkapan ikan dan cumi para nelayan dengan membekali dengan teknologi yang lebih baik. “Kita carikan solusi dengan menyediakan kuota untuk bahan baku UMKM karena UMKM merupakan mata rantai ekonomi

Bangkit Kembali ke Kejayaan Lada KEJAYAAN LADA Pepper is small in quantity kembali ke Negeri Seand great in virtue. rumpun Sebalai manakaPlato la semua pihak tersenyum. Petani tersenyum, pengumpul tersenyum, pengumpul besar tersenyum, eksportir tersenyum, para pengusaha yang terkena mulitiplier effek dan pemerintah pun tersenyum. Kapan itu terjadi? Tentu ketika harga lada relatif tinggi. Seorang petani Indrapraja yang mendapat award pada saat Pepper Day 2017 di Novotel pernah mengalami sedih ketika harga lada Rp 60 ribu per kg dan

Hal 12

Melamar Tanpa Barang Mewah Download Aplikasi

LASPELA MOBILE ! ng!!!

a

Play Store

Sekar

BOBBY NASUTION melamar Kahiyang Ayu di hadapan Ibu Negara dan mendapat lampu hijau. Ayang dan Bobby tak ingin menguntai rencana muluk. Yang terpenting, akad nikah dan resepsi berjalan mulus. Lancarnya akad dan resepsi akan melegakan keluarga besar. Sesimpel itu rencana mereka November mendatang. Mereka bahkan belum berpikir detail soal bulan madu. Ditanya soal rencana bulan madu ke luar Jawa atau luar negeri, keduanya enggan berbagi. “Di rumah (saja),” jawab Bobby, ringkas.

Tak terima diajak bulan madu di rumah, Kahiyang menimpali, “Enak aja!” “(Kalau) di rumah mah gratis,” Kaesang tertawa. Dalam video yang diunggah Kaesang, Kahiyang-Bobby terlihat sederhana. Tak ada kesan sangat romantis dalam hubungan mereka. Justru kesederhanaan itu yang menguatkan cinta keduanya. Dalam video itu Ibu Negara muncul singkat seraya mengatakan, Bobby melamar tidak membawa barang-barang mewah untuk meluluhkan hati calon mertua.

Bahkan, Kahiyang menggambarkan calon suaminya dengan kalimat, “Ora romantis blas! (sama sekali tidak romantis).” Namun sikap apa adanya Bobby itulah yang memikatnya. Rasa cinta, bagi Ayang, mampu menyatukan perbedaan. Kisah cinta keduanya tak sepenuhnya mulus. Salah satu problem justru datang dari jagat maya bulan lalu. Kala itu, warganet mempersoalkan putri Presiden yang bersedia dinikahi laki-laki beda suku.


2

EKONOMI BISNIS

SELASA - SABTU

Harga Bahan Pangan Stabil

Inflasi September Masih Terkendali di Babel PANGKALPINANG - Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada September 2017 tercatat mengalami deflasi sebesar 0,22% (mtm) atau secara tahunan inflasi sebesar 3,59% (yoy). “Pasca normalisasi tarif angkutan udara selama 2 bulan berturut - turut, stabilitas inflasi masih berlanjut di bulan September melalui terkendalinya stabilitas bahan pangan dan komoditas ikan-ikanan”, ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bayu Martanto. Deflasi di bulan September 2017, lanjut Bayu, disebabkan oleh kelompok volatile food yang mengalami deflasi 2,20% (mtm) karena penurunan harga di beberapa komoditas sayuran dan ikan. Di sisi lain, tercatat kelompok administred price mengalami inflasi sebesar 0,95% (mtm). Kelompok inti juga mengalami inflasi cukup terkendali di angka 0,30% (mtm). Secara spasial, Kota Pangkalpinang mengalami inflasi sebesar 0,15% (mtm) dan Kota Tanjungpan-

dan mengalami deflasi 0,87% (mtm). Menurut Bayu, dalam rangka pengendalian inflasi di wilayah Sumatera, telah dilakukan Rapat Koordinasi TPID se-Sumatera yang dihadiri Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, Gubernur dan Pemimpin Bank Indonesia se-Sumatera pada tanggal 28 September 2017 lalu. Pada pertemuan itu dibahas implementasi kerjasama antar daerah dan percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Sumatera. Selain itu, pembahasan juga dilakukan berkenaan dengan progres pelaksanaan proyek strategis di wilayah Sumatera. Melalui pertemuan ini diharapkan dapat memfasilitasi TPID wilayah Sumatera untuk dapat melakukan kerjasama antar daerah untuk mengatasi masalah keterbatasan produksi lokal. Selanjutnya pertemuan tersebut diharapkan dapat mendukung akselerasi pembangunan infrastruktur daerah dalam rangka peningkatan konektivitas dan pemerataan. “Sesuai arahan Pak Menko Darmin Nasution, kerjasama antar daerah di wilayah Sumatera harus ditingkatkan.

Kerjasama antar daerah dapat memberikan solusi untuk masalah keterbatasan produksi yang masih terjadi di Bangka Belitung. Selain itu, seluruh pemangku kepentingan harus secara bersama – sama mendukung pengembangan infrastruktur di Bangka Belitung agar konektivitas dan pemerataan dapat ditingkatkan,” jelas Bayu dalam rilis resmi yang diterima LASPELA. Bayu Martanto menilai, best practice yang sudah dilaku-

kan TPID Bangka Belitung harus tetap dipertahankan dengan disertai pengembangan program yang inovatif untuk memecahkan tantangan pengendalian inflasi yang lebih kompleks. Oleh karena itu, para pihak yang terlibat dalam pengendalian inflasi diminta bahu-membahu memberikan sumbangsih terbaiknya agar kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung semakin baik”, tutup Bayu. (ril/ar)

10 - 14 OKTOBER 2017

UMKM Pangkalpinang Diminta Lebih Kreatif dan Inovatif PANGKALPINANG - Pemerintah kota Pangkalpinang menaruh harapan penuh agar pelaku UMKM lebih kreatif mengembangkan produknya guna mendukung sektor pariwisata dalam menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). “UMKM harus lebih kreatif dan berinovasi mengembangkan produknya agar bisa bersaing dengan produk dari luar daerah untuk mendukung pariwisata, “kata Kabid Perdagangan Dalam Negeri dan Luar Negeri Disperindag, Koperasi dan UMKM Kota Pangkalpinang, Eka Subehi, Rabu 4 Oktober 2017. Eka meyakini, jika para pelaku usaha fokus dalam menjalankan usahanya maka akan ada peluang kesuksesan di bidang yang digeluti. “Meskipun hanya satu produk asalkan kualitas mampu bersaing itu lebih bagus dari pada beberapa bidang usaha tetapi tidak mampu bersaing di pasaran, “ujarnya. Ia menjelaskan, banyak

dampak dari berlakunya pasar bebas masyarakat dirasakan pengusaha kecil dan menengah, diantaranya aliran bebas produk antar negara ASEAN. “Dengan demikian pelaku UMKM harus mempersiapkan diri untuk memahami pasar global, “terangnya. Eka menilai Kota Pangkalpinang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan diandalkan guna mendukung percepatan pertumbuhan perekonomian, terutama pada sektor pariwisata. “Berlakunya MEA, maka Pangkalpinang berpeluang memanfaatkan keunggulannya dalam skala ekonomi dalam negeri sebagai basis memperoleh keuntungan tidak terkecuali sektor pariwisatanya, “jelasnya.

Pemerintah Kota Pangkalpinang akan terus memberikan informasi pasar melalui lintas sektoral, terutama menyangkut pemasaran. “UMKM harus siap dan mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan usaha terutama dalam menghadapi MEA, “tegasnya. Selain itu, sambungnya, untuk meningkatkan daya saing bagi para pelaku UMKM, Pemerintah Kota Pangkalpinang memberikan pembinaan berupa pelatihan dan sosialisasi. “Pada tahun 2017 ini sudah beberapa pelatihan yang diberikan diantaranya pelatihan administrasi, manajemen keuangan maupun peningkatan kualitas produk yang dihasilkan sehingga mampu memikag perhatian konsumen, “ungkapnya. Ia menambahkan, ada beberapa hal yang patut dipersiapkan pelaku UMKM, di antaranya adalah fokus pada menciptakan produk dan pemasaran, membangun kemitraan dengan para pengusaha yang sudah berhasil untuk membangun kekuatan serta promosi dan sosialisasi melalui media. (wina)

Manfaatkan APBDes Sesuai Kebutuhan BAKAM- Bupati Bangka H. Tarmizi Saat mengingkatkan kepala desa di Kabupaten Bangka untuk mempergunakan dan memanfaatkan anggaran desa seperti APBDes dan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk pembangunan desa, seperti pagar dan lainnya. Hal tersebut disampaikan Tarmizi

ketika menghadiri safari dakwah Pemkab Bangka di Masjid Nurul Falah, Desa Dalil, Kecamatan Bakam. Menurut Bupati, sarana dan prasarana di desa dapat dibangun dengan menggunakan dana yang ada serta bisa dimanfaatkan untuk membuat sumber air seperti embung, pengairan, termasuk juga pagar dan sarana olahraga. Adanya sarana dan prasarana tersebut diharapkan semakin memper-

mudah masyarakat dalam melakukan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Ada embung atau kolong, buat Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Jadi air tinggal mengalir ke rumah, tidak perlu mandi di sungai lagi, begitu juga lainnya," harap mantan sekda Bangka ini. Saat ini, lanjut Bupati, desa juga harus menyiapkan sesuatu yang bisa menjadi ikon desa sehingga bisa menarik perhatian banyak orang un-

tuk mengunjungi desa tersebut. "Ciptakan satu produk unggulan untuk terwujudnya one village one product. Sudah saatnya desa-desa di Kabupaten Bangka dapat bersaing dengan daerah lainnya, seperti di Air Duren, ada sirup nanas, Pangkal Niur ada sirup jeruk kunci, Pemali ada telor asinya, dan lainnya termasuk di desa Dalil ini, harus dibuat semuanya, sehingga bisa menjadi desa yang kreatif ekonominya," pungkas Tarmizi. (stf)

Perppu No. 1/2017

Menanggapi Keterbukaan Akses Informasi Keuangan

KHUSUS

Negara

Kanwil DJP Sumsel dan Babel


SELASA - SABTU

10 - 14 OKTOBER 2017

GREETINGS

3


4 COMMERCE & INDUSTRY

SELASA - SABTU

10 - 14 OKTOBER 2017

Awasi Keberadaan Koperasi

Pemda Diharapkan Sediakan SDM dan Anggaran TENAGA SDM pengawas koperasi dinilai tidak sebanding dengan banyaknya jumlah koperasi di Indonesia saat ini. Pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, diminta untuk mempercepat pembentukan struktur pengawas koperasi di daerah masing-masing. Asisten Deputi Pemeriksaan Usaha Simpam Pinjam, Deputi Pengawasan, Kementerian Koperasi dan UKM Achmad H. Gopar mengatakan, berdasarkan UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kewenangan perijinan dan pengawasan, koperasi diserahkan ke daerah.

Selain itu juga, ada PP No 18 Tahun 2016 tentang Nomenklatur Perangkat Daerah yang mengharuskan provinsi maupun kabupaten/kota membentuk unit pengawasan dalam struktur keorganisasian di wilayah masing-masing. Namun, sampai sekarang belum seluruh provinsi dan kabupaten/kota membentuk struktur pengawasan di wilayahnya. "Dengan adanya regulasi itu, daerah seharusnya dapat menyiapkan anggaran dan dukungan SDM dalam pelaksanaan fungsi pengawasan koperasi," kata Gopar, Senin (9/10/2017). Berdasarkan data sebaran koperasi secara nasional menurut wilayah, yakni koperasi terbanyak ada di kabupaten/kota sebanyak 146.993 unit,

koperasi provinsi 4.751 unit, dan koperasi nasional 1.471 unit. Dia mengakui tugas penga-

Pemda diminta Daftarkan Varietas Lokal JAKARTA - Pemerintah Daerah diminta aktif memfasilitasi kelompok tani mendaftarkan varietas lokal agar masuk dalam kriteria beras khusus. Hingga September 2017, ada 29 varietas padi lokal yang telah melalui proses pemutihan dan dilepas secara nasional. Sejumlah varietas ini diantaranya Anak Daro dari Sumatera Barat, Rojolele dari Jawa Tengah, dan Tarabas dari Jawa Barat. Varietas Pandanwangi Cianjur merupakan varietas yang terdaftar sebagai produk indikasi geografis dan telah dilepas secara nasional.

Adapun, hingga Oktober 2016, ada 52 produk terdaftar sebagai indikasi geografis. Selain Pandanwangi Cianjur dari Jawa Barat, adapula beras Adan Krayan dari Nunukan, Kalimantan Utara. Kepala Balai Besar Penelitian Padi Kementerian Pertanian Ismail Wahab mengatakan, varietas lokal Mentik Wangi dari Magelang saat ini tengah proses pelepasan varietas oleh Kementerian Pertanian. Setelah proses pelepasan selesai, maka Mentik Wangi masuk dalam kategori beras khusus. Adapun Jembar, varietas padi lokal yang dibudidayakan di Bandung, belum dilakukan pelepasan varietas. Jembar Bandung sebagai pengganti beras

Thai Hom Mali, memiliki produktivitas rendah dan masa panen lebih dari 4 bulan. Beras Thai Hom Mali merupakan beras yang berasal dari Thailand dengan aroma wangi pandan, sehingga dikenal juga dengan nama beras Jasmine. Beras ini memiliki tingkat kepecahan paling tinggi 5%. "Selama belum didaftarkan maka masuk dalam kategori premium dan medium," kata dia, Senin (9/10/2017). Permentan No 31/2017 membagi mutu beras yakni beras medium, premium, dan beras khusus. Penjualan beras medium dan premium dibatasi oleh harga eceran tertinggi (HET). (bdc)

wasan koperasi di daerah masih lemah. Kementerian Koperasi dan UKM membentuk Satuan Tu-

gas (Satgas) pengawasan koperasi yang ditempatkan di provinsi dan kabupaten/kota untuk mengisi kekosongan pengawasan koperasi. Pada 2016, jumlah Satgas sebanyak 3.500 orang, tetapi pada 2017 jumlah Satgas turun karena keterbatasan anggaran menjadi 1.712 orang. Perinciannya 5 Satgas di tiap provinsi dan 3 Satgas di tiap kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, rasio tenaga pengawas koperasi tidak sebanding dengan jumlah koperasi yang akan diperiksa. Ia juga menegaskan, tugas utama Satgas Koperasi adalah meningkatkan sinergitas antara pusat dan daerah dalam melaksanakan fungsi pengawasan koperasi. "Satgas ini juga hanya wajib

memeriksa lima koperasi di tiap wilayahnya dengan masa kerja lima bulan dalam satu tahun. Dana Dekonsentrasi sebagai sumber pendanaan memang hanya menyediakan angaran untuk masa kerja lima bulan," jelas Gopar. Untuk itu, tambah Gopar, pembentukan Satgas seharusnya menjadi stimulan bagi Pemda untuk membentuk struktur pengawasan. Karena itu pemda diminta memberi perhatian serius terhadap pengawasan koperasi karena Satgas juga bersifat adhoc. Ia berharap dengan pengawasan yang semakin kuat akan membawa koperasi pada relnya sesuai dengan aturan perundang-undangan dan aturan internal koperasi. (war)

Listrik di Pulau Pongok dan Celagen Nyala 24 Jam PONGOK – Persoalan krisis listrik di Kecamatan Pulau Pongok dan Celagen di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang selama ini dialami warga kini terselesaikan. Masyarakat di kawasan itu kini bisa bernapas lega karena menikmati listrik selama 24 jam nonstop, setelah PLN Wilayah Bangka Belitung merampungkan infrastruktur kelistrikan dan PLTD untuk mengaliri listrik dan diresmikan, Selasa (3/10/2017) lalu. Peresmian ini dihadiri Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr. H. Erzaldi Rosman, Kapolda Babel Brigjen (Pol). Syaiful Zachri, Direktur Bisnis PLN Regional Sumatera Wiluyo, GM PLN Wilayah Babel Susiana Mutia, Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer dan tamu undangan lainnya. Gubernur Erzaldi Rosman mengatakan, adanya listrik selama 24 jam di Pulau Pongok dan Celagen dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan dan memperkuat perekonomian di daerahnya. "Alhamdulillah, bapak-bapak dan ibu-ibu sekarang disini sudah bisa merasakan listrik selama 24 jam tidak setengah lagi seperti yang dulu. Tolong manfaatkan keberadaan listrik ini dengan hal-hal

positif terutama untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan lainnya," ucapnya. Menurut Erzaldi, ke depan Pulau Pongok dan Celagen dapat memaksimalkan potensi-potensi yang ada, seperti perikanan, kelautan, pariwisata serta makanan olahan. Selain itu, kualitas pendidikan dan kesehatan juga harus ditingkatkan tidak ada lagi tidak sekolah dan malas belajar. "Kepada masyarakat, ayo tingkatkan potensi-potensi yang daerah ini sebaik mungkin. Terus kualitas pendidikan dan kesehatan harus lebih baik lagi. Saya tidak mai dengar ada anak tidak sekolah dan malas belajar, ayo kejar impian setinggi mungkin," ungkap Gubernur Erzaldi. GM PLN Wilayah Babel, Susiana Mutia, mengungkapkan rasa terimakasih atas dukungan Gubernur Babel, Bupati Bangka Selatan dan stakeholder lainnya se-

hingga PLN dapat menyelesaikan pembangkit listrik PLTD Pongok dan Celagen ini. "Kami ucapkan terimakasih kepada dukungan yang selama ini diberikan kepada PLN, sehingga dapat menyelesaikan project ini dengan cepat dan telah bisa mengaliri listrik 1300 rumah," ucapnya. Sambungnya, dengan adanya PLTD bisa mendorong perekonomian dan dapat mendorong program Pemkab Basel untuk masyarakat setempat. " Hadirnya PLN disini diharapkan bisa mengembangkan laju perekonimian dan peningkatan kesehatan, peningkatan air bersih dan untuk pendidikan dapat anak-anak belajar dengan giat karena listrik sudah teraliri," harap GM Babel ini sembari mengatakan bahwa awal tahun 2018 pulau-pulau kecil yang ada di Babel akan dialiri dan terang benderang. (ar)


SELASA - SABTU

PELANGI EDUKASI 5

10 - 14 OKTOBER 2017

EDUCATION

Komunitas Istana Barat Rayakan HUT Pertama di Panti Asuhan Berharap Semakin Dikenal Publik Babel

PANGKALPINANG Komunitas Istana Barat merayakan hari jadinya yang pertama di Panti Asuhan Bina Harapan Al Islam Kampung Keramat, Pangkalpinang, Sabtu (7/10) sore. Berbagai kegiatan dilakukan di Panti Asuhan antara lain Shalat magrib berjamaah, membaca surat Yasin, Shalat Isya berjamaah, doa bersama dengan anak yatim piatu dan pemotongan nasi tumpeng. Istana Barat terbentuk pada 7 Oktober 2016 lalu. Komunitas ini berawal dari kumpulan grup di media sosial (medsos) bigolive. Untuk kepengurusan komunitas Istana Barat di DPP diketuai Aji Han, Sumatera I

diketuai oleh Imam Buhori, dan di DPD Babel diketuai Gunawan. Ketua Istana Barat Wilayah Sumatera 1, Imam Buhori mengatakan, pembentukan komunitas ini seiring ramainya pengguna medsos grup bigo. "awalnya terbentuk karena ramainya orang yang masuk grup di medsos Bigolive dan mendapatkan relasi maka dibentuklah komunitas Istana Barat ini dengan keanggotaan di Babel sebanyak 80 orang yang aktif," ujarnya. Menurutnya, untuk kegiatan komunitas IB sendiri di Babel terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan salah satunya bakti sosial. Imam juga menambahkan, untuk kegiatan baksos Istana Barat di Babel sendiri sudah

kali kedua dilakukan. Pertama di Sungailiat dalam rangka program kerja dari komunitas Istana Barat sendiri. Sedangkan baksos yang kedua dilakukan di Panti Asuhan Bina Harapan Al Islam ini. Terkait HUT pertama ini Imam berpesan agar di DPD Babel, bisa semakin maju dan solid, serta diharapkan di tahun berikutnya lebih baik lagi serta semakin dikenal publik. Tak hanya itu. Imam juga menjelaskan, IB berencana akan mengembangkan bisnis di bidang multi level. "Berdirinya IB di sini rencananya kita akan bentuk bisnis, yakni Koperasi untuk anggota dan itu akan kita lakukan secepatnya," jelasnya. Ketua DPP Istana Barat, Aji Han, di Panti Asuhan Bi-

na Harapan Al Islam Pangkalpinang mengatakan, pembentukan IB di Babel masih tergolong baru, karena di beberapa sudah duluan terbentuknya. "Pembentukan IB disini baru tahun kemarin terbentuk. Sedangkan di daerah lain sudah duluan terbentuk. Untuk perwakilan IB sendiri sudah ada di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua sudah ada, dan perayaan ulang tahun IB pertama kami adakan di Panti karena kami ingin berbagi dengan sesama, dan bisa menyisikan rezeki kami untuk adik-adik di Panti Asuhan ini. Setiap rezeki yang didapatkan terdapat bagian untuk anak yatim piatu dan orang fakir miskin lainnya," jelasnya. Pria yang akrab disapa Aji mengatakan, perayaan HUT IB

sendiri tak hanya dilakukan di Babel, tetapi di seluruh DPD di Indonesia. "Dalam rangka merayakan hari ultah Istana Barat yang Pertama yakni acara baksos di Panti Asuhan dilakukan oleh seluruh DPD seluruh Indonesia," tutupnya. Anggota IB sendiri berasal dari kalangan umum, dan tidak ditentukan. Dengan terkumpul sebanyak 80 orang aktif dengan sekretariat dijalan Gajaah Mada 1, Kel. Pintu Air, Kec. Rangkui, Pangkalpinang. Bagi Anda yang tertarik menjadi anggota baru bisa mendaftar lewat line Imam Buhori. Ke depan, komunitas ini menargetkan akan ada aplikasi sendiri untuk perekrutan calon anggota baru. (tra)

Mahasiswa Babel Gelar Deklarasi Kebangsaan MERAWANG – Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ketua DPRD, Pimpinan Perguruan Tinggi, Kepala Kopolisian Daerah (Kapolda), Komandan Komando Resort Militer (Danrem) 045 Garuda Jaya, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal), bersama mahasiswa Se-Bangka Belitung menggelar Deklarasi Kebangsaan, yang berlangsung di Gedung Pembangunan Rektorat, Kampus Terpadu Universitas Bangka Belitung (UBB), Rabu (4/10/2017) pagi. Elemen mahasiswa yang ikut dalam deklarasi kebangsaan, diantaranya Universitas Bangka Belitung (UBB), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (STAIN SAS), STIMIK Atma Luhur Pangkalpinang, STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung, STIE dan STIH Pertiba, serta Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel), yang dihadiri sebanyak 1.000 Mahasiswa perwakilan dari masing-masing perguruan tinggi. Kegiatan yang diprakarsai Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dihadiri lansung oleh Gubernur Propinsi Kep. Babel H. Erzaldi Rosman Djohan beserta jajarannya, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Rektor UBB Dr Ir Muh Yusuf MSi, Ketua STAIN SAS Babel yang diwakili Dr Rusdi Sulaiman MAg, Kapolda Babel Brigjen Pol. Drs Syaiful Zahri MM, Danrem 045 Gaya dalam hal diwakili Kepala Staf Korem Letkol Inf I Ketut Mertha Gunarda, Danlanal Babel juga diwakili Palaksa Lanal Babel Letkol Laut (P) Ahmad Mahdi Lubis, serta perwakilan mahasiswa di Perguruan Tinggi Babel. Usai kegiatan deklarasi diucapkan oleh seluruh mahasiswa dihadapan Gubernur serta jajarannya, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta Diskusi Panel dengan mengusung tema 'Kebangsaan, Radikalime dan Pembangunan. Tampil sebagai moderator di diskusi panel Dr Ir Muh Yusuf selaku Rektor UBB, dengan menghadirkan nara sumber dari jajaran petinggi pemangku kepentingan di Babel. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan rasa syukur serta ucapa terima kasih yang dihanturkan kepada seluruh jajaran penjabat yang turut berpartisipasi atas terselenggaranya diskusi panel yang digagas oleh pemerintah Provinsi babel di Kampus Terpadu UBB. kesempatan itu juga, Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan menyampaikan, bahwa potensi sumber daya alam Propinsi Babel sangat luar biasa yang bisa dimanfaatkan dan dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat Babel. (ril/ubb/naf)

ISBA Bandung Gelar LDKO di Lembang PULUHAN Mahasiswa dan mahasiswi asal pulau Bangka yang tergabung dalam wadah organisasi Ikatan Siswa & Pelajar Bangka (ISBA) melaksanakan acara Latihan Dasar Kepemimpinan & Organisasi atau disingkat LDKO ISBA Bandung 2017. Acara yang dilaksanakan dua hari berturut-turut ini, bertempat di Villa Belle Vue Lembang Bandung Jawa Barat, dimulai pada hari Sabtu 7 Oktober hingga Minggu sore 8 Oktober 2017 dengan mengambil tema “Produktifitas Insan Cita Sebagai Kader Pemimpin yang Berintegritas Tinggi”. Dalam kesempatan ini turut hadir Suplan yang sengaja hadir dan mengaku sedang menyelesaikan buku nya tentang sejarah ISBA Bandung. Tampak pula Beberapa Alumni ISBA Bandung diantaranya Elfandi yang akhir-akhir ini disebut-sebut sebagai calon kuat Ketua Koni Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Aditia Pratama dan Vito Sarbulan yang sengaja datang dari Bangka untuk mengisi materi sesuai undangan pihak panitia serta Zamhari yang juga Anggota DPRD Kab. Bangka Tengah. (rill/naf)

Serka Eriyanto Jadi Irup di SDN 2 Lintang LINTANG - Babinsa Koramil 02 Manggar, Sersan Kepala (Serka) Eriyanto Siburian, menjadi Inspektur Upacara (Irup) di SDN 2 Lintang Kecamatan Renggiang Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Senin (09/10/2017). Babinsa yang sehari-harinya membina Desa Lintang Kecamatan Simpang Renggiang Kabupaten Beltim ini selain bertugas selaku Bintara Pembina Desa juga membina generasi muda terutama pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD)agar memiliki disiplin, ulet dan tangguh serta rajin belajar untuk menyiapkan diri untuk masa depannya. Bentuk pengabdian Babinsa setiap hari senin turun ke Sekolah mulai tingkat SD dan SMP untuk menjadi Irup/pembina upacara. Saat menjadi Irup Serka Eriyanto, mengingatkan mengenai bahaya narkoba sekarang ini sudah menyebar melalui permen. Serka Eriyanto juga memberikan gambaran mengenai betapa besar pengorbanan jasa-jasa para Pahlawan kusuma bangsa. Dihadapan 100 orang peserta upacara yang hadir dihalaman SDN 2 Lintang, Serka Eriyanto juga memberi bekal ilmu peraktek tentang tata tertib saat melaksanakan upacara bendera yang dilakukan setiap hari senin. Selain para siswa sebanyak 7 orang guru dan tenaga Administrasi sekolah juga hadir dalam upacara ini (naf)

Dekranasda Babel Bakal Jalin Kerjasama dengan Podomoro University UNTUK mewujudkan Visi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Babel, yaitu “Terwujudnya Dekranasda Sebagai Wadah Pelestarian dan Pengembangan Produk Kerajinan Yang Berkualitas dan Berdaya Saing Sebagai Icon Bangka Belitung”, Hj. Melati Erzaldi sebagai Ketua Dekranasda Babel akan menjalin kerjasama dengan Yayasan Agung Podomoro khususnya Podomoro University. Sebagai langkah awal, Ibu Melati Erzaldi berkunjung ke Podomoro University bersama pengurus Dekranasda Babel, Senin (09/10/2017). Dalam kunjungan ini, disampaikan rencana kerja Dekranasda Babel dalam mengembangkan indutri kerajinan dan dengan dukungannya seperti Sumber Daya Manusia, proses produksi dan pemasaran produk tersebut. Ibu Melati berharap ada transfer ilmu kepada pelaku ekonomi kreatif dari aktivitas Podomoro University. “Bagaimana mengembangkan produk dari UKM dan mengembangkan potensi-potensi Babel menjadi produk yang bisa diterima masyarakat luas," ungkap Ibu Melati. Beberapa hal yang disampaikan oleh Ketua Dekranasda Babel tersebut disambut baik oleh Rektor Podomoro University, Cosmas Batubara yang hadir dalam kunjungan ini. Menurut Cosmas Batubara, pariwisata adalah bidang utama yang harus dikembangkan untuk meluaskan pasar terhadap produk Babel. Bahkan menurutnya, birokrasi harus berfikir bisnis untuk memajukan perekonomian daerahnya. “Beberapa Program Studi di Podomoro University dapat membantu mewujudkan harapan dari Dekranasda Babel,” ungkap Cosmas Batubara. (ril/naf)


6

VISION OF TOURISM

SELASA - SABTU

10 - 14 OKTOBER 2017

Erzaldi Apresiasi Gagasan Ekowisata TNI PANGKALPINANG - Gubernur provinsi kepulauan bangka belitung Erzaldi Rosman Djohan mengaku bangga dan memberikan apresiasi kepada TNI khususnya Korem 045/ Garuda Jaya atas gagasannya dalam mengelola Ekowisata yang saat ini baru terkelola seluas 25 dari 125 Ha. Hal ini diungkapkan Erzaldi saat melaksanakan kunjungan ke Makorem dengan rangkaian kegiatan meninjau lapanga tembak Serumpun Sebalai Makorem selanjutnya melaksanakan latihan menembak dan kemudian meninjau lokasi Ekowisata, jumat (6/10/2017). "Saya sangat bangga dan memberikan apresiasi kepada Korem 045/ Garuda Jaya yang telah mengelola Ekowisata ini, "ujarnya. Orang nomor 1 di Babel ini mengatakan bahwa mereklamasi hutan dan bekas tambang tidaklah mudah, harus mempunyai dan memilki strategi yang baik.

"Saya berharap Ekowisata tersebut dapat menjadi pintu pertama dalam membuka wawasan masyarakat bahwa Eks tambang bisa jadi tempat wisata terutama wisata alam," ungkapnya. Ia juga mengungkapkan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak BPDAS, kehutanan dan Korem 045/Garuda Jaya untuk menyiapkan langkah agar Ekowisata ini dapat segera terwujud. Di lahan Ekowisata tersebut gu-

bernur meninjau tempat pembibitan yang akan ditanam pada lahan tersebut melaksanakan komunikasi dengan pengelola termasuk prajurit dan selanjutnya penanaman pohon. Dalam rangkaian kegiatan tersebut gubernur bersama dengan Kasrem Letkol Inf I Ketut Mertha Gunarda, Kasi Personel Letkol Caj I Wayan Widia, Kasi Intel Letkol Inf Deksi Van Toni, Kasi Ops Mayor Inf Sigit Purwoko dan Perwira lainnya. (wina)

Disbudpar Babel Siapkan Satpol PP Pariwisata KEPALA Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangka Belitung (Babel), A Rivai mengungkapkan, bahwa Disbudpar telah mempersiapkan pegawai Polisi Pamong Praja (PP) Pariwisata dengan spesifikasi tugas sesuai dengan peraturan yang memberikan infor-

masi tentang pariwisata. "Secara komprehensif, Pol PP Pariwisata harus memahami kepariwisataan Babel yang didukung dengan berbahasa inggris aktif,� kata Rivai, Kamis (28/9). Menurut Rivai, sebanyak delapan pegawai Pol PP Pariwisata telah dibekali pengetahuan dari Disbudpar Babel tentang konten dan informasi pariwisata. Rivai ju-

ga mengatakan beberapa inovasi kepariwisataan di Babel telah dilakukan. "Selain penempatan Pol PP Pariwisata di tempat strategis, juga menggerakkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di desa atau gerakan pemuda yang dikoordinir dan diberikan bekal pelatihan-pelatihan kepariwisataan," imbuhnya. (rmol)

Potensi Alam Jadi Modal Pariwisata Belitung Perlu Kembangkan Adat Budaya

TANJUNGPANDAN - Setelah di kunjungi puluhan turis peserta Sail Wonderful 2 Indonesia kali ini, Pariwisata Negeri Laskar Pelangi kembali di sambangi wisatawan dari peserta Sail Indonesia "Sail Sabang 2017" Belitung Destination. Untuk mensukseskan kegiatan Sail Indonesia "Sail Sabang 2017" Belitung Destination, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Belitung melalui Dinas Pariwisata Belitung sudah menyiapkan serangkai kegiatan city tour, makan bedulang, gala dinner. Tak hanya itu, atraksi kesenian maupun budaya Belitung juga akan di tampilkan. Tim Percepatan 10 Destinasi Prioritas Pariwisata Wialayah Babel Larasati Sedyaningsih pada Kamis (5/10/2017) kemarin mengatakan, Belitung sudah memiliki kekuatan dalam pesona pariwisatanya yaitu Maritim Tourims. Jadi,

cara Sail Indonesia ataupun acara Sail lainnya diharapkan untuk mampir ke sini (Belitung). Sehingga diharapkan para tamu Sail ini akan berbicara dan bercerita kepada saudara maupun kerabatnya yang ada di negara mereka sehingga teman-teman mereka tertarik untuk datang ke sini. Ia menjelaskan, wisatawan mancanegara tertarik datang ke Indonesia itu ada tiga hal pertama, karena wisata budayanya kemudian wisata alamnya dan wisata buatan. "Disini (Belitung) wisata alamnya sudah dalam jalurnya jadi, perlu ditambah dan dimunculkan budayanya. Salah satunya dengan budaya makan bedulang ini. Dan ini menarik bagi mereka (Wigman-red) karena wisata budaya itu lebih besar dari wisata alam dalam menarik kedatangan wisatawan khususnya wisatawan mancanegara" imbuhnya. Sementara itu Wakil Bupati Belitung Erwandi A Rani mengatakan,

belitung merupakan tempat yang bagus untuk berwisata dimana belitung mempunyai pantai yang indah, batu-batu besar yang menarik dan unik serta masyarakatnya yang ramah. "Selain masyarakatnya yang ramah belitung juga tempat yang aman, tenram dan penuh kedamaian,"ujar Wabup. Oleh sebab itu Wabup berharap, para yachter ini dapat merasa senang selama datang berlibur ke belitung. Selain itu Wabup juga berharap, para turis ini nantinya dapat mempromosikan wisata belitung saat mereka kembali ke Negara asalnya. "Apa yang para yachter rasakan selama berada di sini (Belitung-red) saya harapkan nantinya dapat di ceritakan pada teman maupun kerabatnya saat pulang nanti sehingga mereka mau datang dan kembali lagi ke belitung. Saya ucapkan selamat datang di Belitung semoga senang dan berkesan selama berlibur di Belitung,"tandasnya. (jun)

Mengintip Peninggalan Jenderal Besar di Museum Satriamandala JAKARTA - Museum Satriamandala yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto nomor 14, mencoba menyajikan tentang ingatan-ingatan tentang perjuangan TNI dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan. Mulai dari diorama-diorama, koleksi senjata hingga bekas pesawat terbang lengkap menghiasi setiap sudut museum ini. Sebelum museum ini diresmikan oleh 5 Oktober 1972 gedung ini lebih dikenal sebagai Wisma Yaso atau tempat kediaman istri Soekarno, Ratna Saridewi Soekarno. Selain itu, rumah ini juga menjadi tempat peristirahatan Soekarno selama 17 bulan terakhir sebelum meninggal dan dimakamkan di Blitar, Jawa Timur. Ruang-ruang bekas Wisma Yaso ini kemudian ditransformasi dan dise-

suaikan desain interior khusus pameran museum. Salah satu ruang yang menarik di dalam museum ini adalah ruang yang didedikasikan untuk 4 jenderal Indonesia. Ruang yang dulu menjadi kamar mendiang Soekarno kini menjadi ruang untuk para keempat jenderal beserta peninggalan-peninggalannya. Mulai dari Jenderal Sudirman, Jenderal Oerip Soemohardjo, Jenderal AH Nasution dan Jenderal HM Soeharto. Beberapa peninggalan masing-masing jenderal pun masih tersimpan rapi di balik lemari kaca. Yang pertama Anda lihat saat memasuki ruangan adalah patung Jenderal Oerip Soemohardjo yang dihiasi kutipan bertuliskan, “Aneh, satu negara zonder tentara�. Kutipan berikut mengatakan sepenggal keresahan Oerip Soemohardjo tentang Indonesia yang belum memiliki tentara pasca-proklamasi kemerdekaan.

Selain itu, lukisan besar nan megah yang menggambarkan Jenderal Oerip yang sedang menunggang kuda menghiasi sudut ruangan tersebut. Barang-barang peninggalannya seperti meja bekas hingga foto-foto tertata rapi. Jenderal Oerip Soemohardjo merupakan seorang jenderal dan Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia pertama pada masa revolusi. Kemudian dilanjutkan dengan peninggalan Jenderal Sudirman yang merupakan Panglima Angkatan Perang pertama yang berperan besar atas keutuhan NKRI. Salah satu peningggalan Jenderal Sudirman yang paling menarik adalah Tandu Jenderal Sudirman yang digunakan saat memimpin perang gerilya tahun 1948-1949 melawan Agresi Militer II Belanda. Selain itu, foto-foto perjuangan Sudirman pun lengkap menghiasi dinding ruangan. (lpt6)


SELASA - SABTU

CEREMONY

10 - 14 OKTOBER 2017

7

Pemkot Pangkalpinang Jamu Makan Malam Delegasi IMT-GT Sekda Promosikan Pangkalpinang Sebagai Kota Toleran PEMERINTAH Kota (Pemkot) Pangkalpinang menggelar acara Welcome Dinner dalam rangka Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-23 Tahun 2017 di rumah dinas walikota Pangkalpinang, Rabu 27 September 2017. Perjamuan makan malam ini dimulai pukul 19.00 WIB yang disambut langsung Sekda Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam sebagai tuan rumah mewakili Pemkot Pangkalpinang serta dihadiri Gubernur Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman dan Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah termasuk para delegasi dari Indonesia, Malaysia dan Thailand sebagai tamu undangan. Hadir juga dalam pertemuan tiga negar ini, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama

Ekonomi Internasional, Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Dr. Rizal Affandi Lukman. Sekda Kota Pangkalpinang, Radmida Dawan ketika menyampaikan sambutan Walikota Pangkalpinang, mengatakan, pertemuan delegasi diharapkan dapat berjalan lancar dengan kesepakatan yang dapat memberikan kontribusi-kontribusi positif bagi kerja sama antara Indonesia, Malaysia dan Thailnad di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung termasuk bagi kota Pangkalpinang. Radmida juga menyampaikan kepada para delegasi yang telah hadir di Pangkalpinang sebagai ibukota provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk tidak lupa menikmati kota Pangkalpinang yaitu kota yang tenang dan menyenangkan. “Pangkalpinang merupakan ibukota provinsi Bangka Belitung yang baru saja merayakan ulang tahun ke-260. Kota pangkalpinang merupakan salah satu kota yang masyarakatnya hidup berdampingan dan damai,� ujar Radmida Dawam. Acara makan malam tingkat menteri IMT-GT ini dibuka Gubernur Babel dengan mengangkat gelas (toast) dan minum bersama-sama sebagai tanda menikmati jamuan makan malam yang disediakan oleh Pemkot Pangkalpinang. Di akhir acara, Pemkot Pangkalpinang beserta perwakilan delegasi tiga negara termasuk Gubernur Babel melakukan pertukaran cinderamata sebagai souvenir dalam kerjasama tiga negaara ini. (adv/pemkot/naf)

Foto: Yudi LASPELA


8

PELANGI SPORT

SELASA - SABTU

10 - 14 OKTOBER 2017

PSSI Puji Suporter Indonesia PERSATUAN SEPAK BOLA SELURUH INDONESIA (PSSI) mengapresiasi sikap suporter tim nasional Indonesia dalam laga timnas U-19 Indonesia versus timnas U-19 Thailand di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/10) lalu. "Kami bersyukur pertandingan berjalan lancar dan tertib. Kami mengapresiasi para suporter yang peduli dan sadar dalam menjaga keamanan untuk kenyamanan bersama," ujar Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria dalam keterangan belum lama ini. PSSI menilai, sekitar

20.954 suporter yang datang pada pertandingan yang dimenangi timnas U-19 asuhan Indra Sjafri dengan skor 3-0 itu telah menunjukkan kedewasaan sikap. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya insiden maupun pelanggaran yang terjadi sejak kedatangan para suporter hingga semuanya meninggalkan stadion. Saat tiba, para suporter dianggap masuk ke stadion dengan tertib juga antre sesuai tiket yang dimiliki. Pertandingan pun bisa berlangsung lancar dan tertib. "Untuk itu, kami juga berterima kasih kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia yang sudah bersinergi dengan kami menjaga keamanan," kata

Ratu Tisha. Pelatih timnas U-19 Indonesia Indra Sjafri tidak menyangka jumlah suporter yang datang ke Cikarang untuk menyaksikan timnya bertanding mencapai lebih dari 20.000 orang. "Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada suporter, saya tidak menyangka suporter bisa hadir sebanyak ini. Dukungan penuh supporter membuat kami tampil lebih semangat dan termotivasi," tutur Indra. Pernyataan senada juga diungkapkan gelandang timnas U-19 Witan Sulaeman. Menurut Witan, yang mencetak gol pertama di laga itu versus Thailand itu, kemenangan

3-0 tidak lepas dari pengaruh suporter. "Ini bukan hanya kerja keras kami, tapi ini juga bantuan suporter kita. Dan gol tadi saya persembahkan untuk kedua orang tua saya, suporter dan saya sendiri yang mencetak gol di hari ulang tahun saya," kata Witan. Adapun gol-gol tim Garuda Nusantara, julukan timnas U-19 Indonesia, saat mengalahkan timnas U-19 Thailand dicetak oleh Witan Sulaeman (di menit ke-44), Syahrian Abimanyu (79) dan Saddil Ramdani (87). (kcm/oz/bbs)

Xavi Berpeluang Latih Qatar MANTAN gelandang Spanyol dan Barcelona, Xavi, membidik posisi pelatih timnas Qatar untuk Piala Dunia 2022. Qatar merupakan tuan rumah ajang akbar tersebut. Xavi, 37 tahun, memastikan pensiun dari lapangan hijau pada akhir musim ini. Ia lantas berniat mengambil kursus kepelatihan di Madrid, ta-

hun depan. "Kita lihat nanti, karena saya butuh pengalaman dan banyak hal lainnya. Namun, setidaknya saya sudah mengenal pemain Qatar dan lingkungan di sini," kata Xavi yang masih memperkuat klub Al Sadd di Qatar. Sebelum melatih tim senior, ia ingin mendapatkan pengalaman dengan membesut Qatar U-19 dan U-23. (hnc)

PSG Incar David de Gea MEMILIKI uang banyak apa saja bisa dilakukan. Seperti apa yang dilakukan oleh Paris Saint Germain. Setelah memecahkan rekor pembelian Neymar dari Barcelona dengan nilai transfer 222 juta euro dan mendatangkan Mbappe dari AS Monaco, kini klub yang bermarkas di Paris itu masih mengincar beberapa pemain top. Seperti diketahui, PSG konon tertarik kepada Philipe Coutinho dari Liverpool, kini mereka juga melirik kiper top David de Gea. Kiper Manchester United ini menjadi incaran utaman PSG karena kiper utama mereka saat ini, Areola belum sepakat memperpanjang kontrak. Seperti diketahui de Gea sudah beberapa kali disebut-sebut akan meninggalkan Man United. Bahkan sebelumnya Real Madrid sangat berminat mendatangkan kiper Timnas Spanyol itu. Namun mereka gagal karena MU memang tidak pernah mau melepasnya. Tidak tahu apakah PSG berhasil? PSG memilih David de Gea tentu bukan tanpa alasan. Mereka berambisi untuk membentuk skuat idaman . Oleh karena itu David de Gea menjadi prioritas karena belakangan ini

beredar kabar yang menyebutkan ketertarikan Madrid untuk memboyong sang pemain berusia 26 tahun mulai mereda. Untuk mendatangkan de Gea, PSG sudah menyiapkan tawaran mewah. Apakah David de Gea tertarik dan pindah musim panas mendatang, waktulah yang menentukan. Sebab bisa jadi hal itu sulit dilakukan karena David de Gea mengaku semakin betah di Old Trafford karena ada sosok sang pelatih Jose Mourinh. Alphonse Areola dan Kevin Trapp adalah penjaga gawang PSG saat ini, namun nama pertama dilaporkan masih belum sepakat menerima tawaran kontrak baru. Dan de Gea siap membuat mereka tersingkir. (pk)


SELASA - SABTU

PELANGI BABEL

10 - 14 OKTOBER 2017

9

Pimpin Gerindra Belitung

Edi Nasapta Siap Besarkan Partai PANGKALPINANG- Edi Nasapta akhirnya resmi menjabat Ketua DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Belitung. Hal itu menyusul diterimanya Surat Keputusan (SK) dari Wakil Ketua 1 DPD Gerindra Babel, M. Amin, di Renz Hotel Pangkalpinang, Kamis (5/10/2017). Edi Nasapta menyampaikan terimakasih atas amanah yang diberikan kepadanya sembari menegaskan siap membesarkan partai besutan Prabowo Subianto itu di Belitung. "Insya Allah, saya akan membesarkan Partai Gerindra di Belitung," tegas Edi yang juga Anggota DPRD Babel itu.

Edi mengungkapkan, langkah ke depan yakni melakukan konsolidasi internal partai dan pengkaderan dalam rangka menyongsong Pilkada Belitung 2018 dan Pileg 2019 nanti. "Untuk selanjutnya saya dan kader akan melakukan konsolidasi dan menggerakkan mesin partai dalam pemenan-

gan Pilkada Belitung dan Pileg 2019, dengan target menang," terangnya. Saat ini, lanjut Edi Nasapta, pihaknya akan mempersiapkan pemberkasan untuk menghadapi verifikasi partai politik ke KPU dan mendaftarkan ke Kesbangpol Belitung. "Dalam waktu dekat, saya bersama pengurus Gerindra Belitung akan membereskan berkas administrasi verifikasi parpol," tandasnya. Menanggapi Pilkada Belitung 2018, Edi Nasapta siap maju apabila Pimpinan Gerindra Babel dan DPP Gerindra mengamanatkan kepada dirinya. "Saya ikut perintah pimpinan. Kalau nyuruh maju saya siap maju dan memenangkannya," tutup putra Belitung ini. (ar)

Tarmizi: Pemimpin adalah Pelayan M E R AWA N G - B u p a t i Bangka Tarmizi Saat melakukan safari dakwah di masjid Nurul Ikhsan Kecamatan Merawang, Senin 2 Oktober 2017. Dalam kunjungan tersebut, Tarmizi menjelaskan terkait tanggung jawab sebagai seorang

pemimpin baik sebagai Bupati, Camat, Lurah, maupun Kepala Desa ialah untuk melayani kepentingan masyarakat. "Menjadi Bupati dan Kepala Desa itu itu sama yakni pelayan masyarakat. Jadi bukan untuk dilayani, tidak musim lagi gaya-gaya mau dinomor satukan, kita yang melayani masyarakat sekarang," tegas Tarmizi.

Tarmizi Saat menambahkan, pemimpin bercita rasa pelayan itu harus juga dilakukan dengan sepenuh hati dan keikhlasan. "Ya harus ikhlas dan disempatkan untuk mengurusi kemashalatan umat, termasuk melayani masyarakat, terutama di desa. Kepala desa harus tahu semuanya, ibarat daun jatuh sehelai juga harus tahu kadesnya," bebernya. (fiq)

Babar Raih Sertifikat Eliminasi Filariasis DEMAK- Keseriusan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dalam meminimalisir penularan penyakit kaki gajah (filariasis), menjadikan Bangka Barat dianugerahi Sertifikat Eliminasi Filariasis dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) di Demak baru-baru ini. Kabupaten Bangka Barat termasuk satu dari 13 Kabupaten/Kota di Indonesia yang mendapatkan penghargaan ini. Penghargaan sertifikat ini diserahkan langsung Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K) kepa-

da wakil Bupati Bangka Barat, Markus, S.H. pada acara pencanangan pelaksanaan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA) pada di Desa Jatisono, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Sabtu 7 Oktober 2017. Wabup Markus menyampaikan, prestasi yang diraih Bangka Barat ini merupakan usaha berbagai pihak, terutama para petugas di Puskesmas dan desa yang secara terus menerus mengajak masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. "Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Bangka Barat, seluruh stakeholder yang terlibat, Di-

nas Kesehatan, para dokter dan puskesmas yang menjadi ujung tombak dari keberhasilan ini, sehingga Bangka Barat mendapatkan penghargaan sertifikat eliminasi filariasis," kata Markus sesaat setelah menerima sertifikat tersebut. Menurutnya, hal yang lebih penting yaitu partisipasi dan kesadaran masyarakat untuk turut serta mengeliminasi penyakit kaki gajah dengan menjalankan pola hidup bersih dan sehat. "Bukan sertifikatnya yang kita jadikan tujuan, tapi bagaimana mempertahankan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup bersih dan sehat sehingga terhindar dari segala penyakit

termasuk kaki gajah" katanya. Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas Kesehan telah melakukan berbagai upaya untuk mengeliminasi penyakit Kaki Gajah. Masyarakat diberikan obat pencegahan massal untuk memutus mata rantai penularan filariasis secara gratis di berbagai Desa. Juga melaksanakan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) melalui program perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pencanangan desa open defecation free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan, mengingat penyakit kaki gajah dapat ditularkan melalui perantaraan nyamuk. (*/stf)


10

PELANGI PROPERTI

SELASA - SABTU

10 - 14 OKTOBER 2017

Cordela Hotel Resmi Hadir di Pangkalpinang

Sertifikasi Lahan Kurangi Kasus Sengketa Tawarkan Kenyamanan untuk Bisnis dan Liburan Anda

PANGKALPINANG- Omega Hotel Management (Omega) adalah jaringan hotel baru yang bertumbuh pesat di Indonesia resmi membuka Cordela Hotel Pangkalpinang, Kamis 5 Oktober 2017. Sebelumnya sudah hadir jaringan hotel Cordela di beberapa Kota Indonesia antara lain Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan, Cirebon, Kuningan dan sekarang Pangkalpinang yang menyasar business dan leisure traveller. Kehadiran Hotel Cordela menjadi kontribusi positif para investor untuk bersama semua pihak bersinergi memajukan ekonomi Bangka Belitung. Owner Hotel Cordela Bapak Suparman, Hendra Suparman dan Hence Suparman menyebutkan, pihaknya berinvestasi di Kota Pangkalpinang dalam bentuk hotel megah bintang dua tapi dengan Kualitas dan fasilitas tak kalah saing dengan hotel bintang empat yakni Hotel Cordela Pangkalpinang. Hotel Cordela Pangkalpinang dalam pengoperasian atau pengelolanya langsung dari Omega Hotel Management, dengan Aswin B. Drajat sebaagai Operation Director Omega Hotel Management.

Aswin mengatakan, hotel yang telah berdiri kurang lebih dua bulan ini telah mencapai target utama yang ditetapkan dengan hanya berjalan dua bulan awal, yakni bulan Juli 2017 lalu. “Target kita yakni mesti mencapai 65% untuk tahun pertamanya dan baru jalan dua bulan terakhir sudah tercapai target 65% nya,” ujar Aswin di acara konpers Garuda Meeting Room, Kamis (5/10) siang. Cordela Hotel Pangkalpinang terletak di Jalan Hamidah No. 39 Batin Tikal Kota Pangkalpinang, Bangka dengan memiliki 49 jumlah kamar dengan 2 type, yakni type Deluxe dengan luas kamar 17-18m2 dan apabila ingin sedikit ruang lebih luas bisa gunakan type kamar Deluxe Business luas kamar 19,5m2. Aswin menjelaskan, dengan posisi yang tepat di perkotaan, akses Hotel Cordela Pangkalpinang ke tempat-tempat strategis lainnya sangatlah terjangkau dan mudah sekali. “Cordela Hotel Pangkalpinang berlokasi strategis dekat dengan town square, pusat kota dan kantor pusat pemerintahan, sehingga hotel cordela sangat mudah dijangkau,” jelas Aswin. Tak hanya itu saja, ia pun mengatakan akses yang terdekat yakni Museum Timah Indonesia yang berjarak

hanya beberapa meter saja, Taman Sari serta Alun-Alun Taman Merdeka. Cordela Hotel Pangkalpinang juga didukung fasilitas diantaranya, Oriental Restaurant, Garuda Meeting Room dan Nusantara Ballroom serta memiliki area parkir luas. Adapun restaurant yang dimiliki Hotel Cordela Pangkalpinang menyajikan Chinese – dengan tingkat kehalalan restaurant sehingga dapat dijadikan pilihan berkumpul bersama keluarga maupun kolega-kolega bisnis Anda. Aswin juga mengungkapkan,

untuk segi tenaga kerja menerapkan kinerja yang bertaraf profesional dalam bekerja dan dengan jumlah karyawan 26 orang dipastikan semuanya putra-putri daerah Babel. “Jumlah karyawan Hotel Cordela Pangkalpinang sebanyak 26 orang dan orang lokal semua, terkecual General manager orang Palembang,” sebut Aswin. Sebagai operator hotel yang sedang berkembang di tahun 2017 ini, Omega Hotel Management akan memperluas jaringan hotelnya di Palembang dan Menteng Jakarta.(tra)

PRESIDEN Joko Widodo menyatakan program sertifikasi akan mengurangi kasus sengketa tanah yang terjadi di Tanah Air. "Hampir setiap kali saya ke daerah, keluhan yang muncul adalah sengketa tanah, tidak di Kalimantan, di Jawa, di Sumatera, Madura, Sulawesi, Maluku," kata Presiden Jokowi ketika membagikan sertifikat tanah kepada warga Madura di Graha Ai Podi Sumenep, Madura, Jawa Timur, baru-baru ini. Menurut Presiden, sengketa terjadi karena warga belum memiliki sertifikat sebagai bukti hak atas tanah tersebut. "Tapi kalau sekarang sudah pegang, ada yang klaim tidak bisa apa-apa karena sengketa tidak hanya dengan tetangga tapi dengan pemerintah, dengan perusahaan, banyak sekali problem seperti ini, tapi kalau sudah pegang ini, mau apa," bebernya. Dalam kesempatan itu Presiden meminta warga yang sudah menerima sertifikat untuk menjaga baik-baik dokumen itu. "Saya minta dikasih plastik terus difotokopi, tempatkan di tempat berbeda, kalau yang as-

li ilang masih ada foto kopinya, ngurus di BPN kalau ilang jadi lebih mudah, kalau ilang mencarinya sulit sekali," katanya. Presiden juga meminta Kementerian ATR/BPN menyelesaikan penerbitan sertifikat seluruh Indonesia secepat cepatnya. Biasanya setahun hanya 400.000-500.000 sertifikat, pada 2017 Presiden meminta Menteri Sofyan Djalil menyelesaikan lima juta sertifikat. "Tahun depan tujuh juta, tahun depannya lagi sembilan juta, ini supaya sengketa tanah dapat dikurangi," katanya. Presiden juga mengatakan, sertifikat tanah boleh disimpan maupun dijadikan agunan di bank. "Kalau dijadikan agunan ke bank juga boleh, tapi hati-hati kalau pinjam di bank, jangan masukkan ke bank dapat Rp300 juta, Rp150 juta buat beli mobil, " katanya. Ia meminta dana dari mengagunkan sertifikat, seluruhnya digunakan untuk modal kerja atau modal berdagang. "Gunakan seluruhnya untuk modal kerja, untuk berdagang jangan dipakai untuk beli-beli sepeda motor, mobil, kalau dapat keuntungan ditabung, kalau sudah banyak silakan untuk beli mobil," katanya. (oz)

Masyarakat Bangka Diimbau Segera Urus Sertifikat Tanah DALIL- Kelegalan atau kepastian hukum atas kepemilikan tanah atau aset bagi setiap warga merupakan hal yang sangat penting. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bangka mengimbau masyarakat untuk segera membuat sertifikasi hak atas tanah atau aset yang dimiliki. Bupati Bangka H. Tarmizi Saat menyampiakan, saat ini masih banyak tanah di Bangka yang belum disertifikasi. "Masih banyak yang belum punya sertifikat tanah. Masyarakat harus mengurusnya karena hal tersebut bisa menjadi identitas dan aset sah nantinya," kata Tarmizi di Desa Dalil, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, Kamis (5/10/17). Mantan Sekda Bangka itu

mengingatkan, saat ini pemerintah melalui Kementrian Agraria terus mengulirkan prona atau sertifikat untuk masyarakat. Untuk itu, dirinya berharap masyarakat dapat memanfaatkannya untuk mengurus surat tanah. "Masih banyak yang belum mempunyai surat tanah atau sertifikat, jadi segera urus. Konsultasi itu dengan pihak desa, nanti bisa diteruskan ke pihak Badan Pertanahan Nasional, nanti akan diterus surat tanah. Ada juga Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kalau PBB itu Pemda yang mengurusnya, kalau sertifikat bisa dilakukan BPN," imbuhnya. Pemkab Bangka memang sedang getol mensosialisasikan berbagai program strategis yang bermuara pada tujuan menyejahterakan masyarakat di daerah itu. "Kita ingin program strategis Pemkab Bangka dapat diketahui. Data semua orang yang putus sekolah, kita punya program Bunaktuslah, data orang tua hidup sendiri, karena kita punya program Buratuhiri dan lain sebagainya, ada 38 (tigapuluh delapan) program strategis Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka," katanya. (stf)


SELASA - SABTU

CONNECTION

10 - 14 OKTOBER 2017

Forum Jambi Disepakati RAPAT Koordinasi Gubernur se Wilayah Sumatera bertempat di Swissbell Hotel Kota Jambi telah menyepakati beberapa hal sebagai berikut: 1. Mendukung pembangunan dan pengembangan konektivitas Sumatera serta mendesak Pemerintah Pusat untuk melakukan percepatan pembangunan dan pengembangan infrastruktur agar dapat dituntaskan pada tahun 2019, yang meliputi: a. Pembangunan Jaringan Kereta Api Lintas Sumatera (Sumatera Railways) dan Feeder dari Aceh hingga Lampung; b. Pembangunan Jaringan Jalan Tol Sumatera dan Feeder Road pendukung Jalan Tol Lintas Sumatera; c. Pembangunan dan pengembangan Pelabuhan laut sebagai bagian dari Tol laut; d. Pembangunan dan pengembangan jaringan dan pembangkit energi listrik interkoneksi Sumatera. 2. Mendeklarasikan pembangunan ekonomi hijau dan berkelanjutan Pulau Sumatera; 3. Mendukung penetapan Bandara Logistik Mitigasi Bencana Pulau Sumatera; 4. Mendorong Forum Gubernur se Wilayah Sumatera menjadi agenda dalam tahapan dan mekanisme Perencanaan Pembangunan Nasional yang

dikoordinir oleh Bappenas, Kemendagri dan Kemenkeu; 5. Mendesak Pemerintah Pusat untuk menyusun ulang formulasi penghitungan DAU untuk wilayah 10 Provinsi di Sumatera; 6. Menyelesaikan Peraturan Daerah tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil (RZWP3K) sampai dengan akhir tahun 2018; 7. Mendorong pembangunan bidang kepariwisataan se Wilayah Sumatera; 8. Memperkuat sumber daya manusia dan menumbuhkan daya inovatif masyarakat dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA); 9. Mendorong percepatan pembangunan dan pengembangan Science park dan Techno park di seluruh Provinsi se Sumatera dengan dukungan Pemerintah Pusat; 10. Memperkuat kerjasama lintas wilayah dan lintas sektor untuk pencegahan dan penanggulanganHuman Trafficking, Narkoba dan Pornografi.

Jembatan Batera Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dr Erzaldi Rosman SE MM berhatap percepatan konektivitas yang dibangun Sumatera seperti infrastruktur Jalan Tol Lintas Sumatera hendaknya berdampak kongkrit dan dapat dinikmati masyarakat Bangka Belitung. Hadir gubernur dari wilayah Sumatera dan Kepulauan Bangka Belitung, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo; Menteri PUPR, Basoeki Hadimuljono dan Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro. Dalam rakor ini, Erzaldi membawa kepentingan masyarakat Bangka Belitung. Konektivitas tersebut, kata Gubernur Erzaldi, hendaknya benar-benar dirasakan oleh Bangka Belitung. “Akan lebih efektif lagi jika ada jembatan penghubung antar Pulau Sumatera dan Kepulauan Bangka Belitung yaitu Bangka Sumatera.” Data Kementerian PUPR menyebutkan, Tol Lintas Sumatera ini membentang dengan rute Palembang-Indralaya seksi I (7,75 km), Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi seksi I (61,7 km), Bakauheni-Terbanggi Besar seksi I (8,9 km) dan seksi II (5,02 km), dan sebagai rute penutup yakni Medan-Binjai seksi I (6,18 km). (*/ags)

Melamar Bagi Kahiyang Ayu, membicarakan suku di Indonesia yang sangat beragam tidaklah etis. Emosinya tersulut. Ia melayangkan pembelaan terhadap calon suami lewat akun Instagram. Lewat status teks, ia menyebut mereka yang mempersoalkan suku sebagai ibu-ibu rempong. “Dear ibu-ibu rempong, maut, rezeki, dan jodoh itu sudah ada yang mengatur. Keluarga saya sudah ngasih restu saya buat menikah dengan orang pilihan saya. Keluarga calon suami saya pun sudah memberikan restu,” tulis Kahiyang. Pernyataan itu mengindikasikan level keseriusan hubungannya dengan Bobby. Keseriusan mulai tampak saat pasangan ini menghadiri peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara Jakarta tahun lalu. Selain itu, kehadiran Kahiyang Ayu di Medan ketika ayah Bobby, Erwin Nasution, mangkat Januari silam, membuat warganet bertanya, kapan keduanya akan menikah. Makna 8 November Akhirnya dipilih 8 November sebagai tanggal pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution. Staf Museum Radya Pustaka, Solo Bidang Pengelolaan Naskah (Manuskrip), Totok Yasmiran, menjelaskan makna

8 November bagi mempelai. Penjelasan itu dimulai dengan melacak hari serta tanggal lahir Kahiyang dan Bobby. Setelah itu, memetakan neptu dan wuku. Wuku adalah bagian dari siklus dalam penanggalan Jawa dan Bali yang berumur tujuh hari (satu pekan). Siklus wuku berumur 30 pekan (210 hari) dan masing-masing wuku memiliki nama sendiri. Sementara neptu adalah nilai angka yang disematkan dalam tiap-tiap hari dan pasaran. Kahiyang lahir pada Sabtu Pon, 20 April 1991. Sementara Bobby lahir pada Jumat Wage, 5 Juli 1991. Totok menjelaskan, Kahiyang lahir pada Sabtu Pon dengan wuku Gumbreg. Ia berwatak rahayu (selamat, tenteram), murah hati, dan meneduhkan. Dalam hidup, Kahiyang dinaungi kemurahan serta rezeki melimpah. Pemilik wuku Gumbreng bersifat pemaaf. Jika dicaci tak mudah sakit hati. Saat disanjung pun tak lantas pongah. “Sedangkan hari kelahiran Bobby pada Jumat Wage jatuh pada wuku Kuruwelut. Watakn-

ya rahayu. Andai ada orang bermaksud jahat kepadanya, orang itu akan wurung (mengurungkan niat). Ia cepat menangkap apa yang diajarkan kepadanya, namun jarang kesampaian apa yang diinginkan. Selain itu, ia menjadi tempat bertanya karena ilmu pengetahuan ada padanya. Berdasar perhitungan, hari kelahiran keduanya berwatak rahayu,” papar Totok. Polwan Berjaga Menjelang pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, puluhan polisi wanita dikumpulkan di gedung pertemuan milik keluarga Jokowi, Grha Sabha Buana, Solo, Kamis, 5 Oktober 2017. Rencananya, para polisi wanita ini akan dilibatkan dalam pengamanan pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution yang akan digelar pada November mendatang. Sekitar 50 polwan itu mengikuti pertemuan tertutup yang digelar di ruang depan gedung tersebut. Selanjutnya, mereka berjalan berkeliling untuk melihat langsung lokasi penyelenggaraan acara. Pesta pernikahan mereka akan dilakukan dengan adat Jawa. Sehari sebelum pernikahan, keluarga akan menggelar beberapa acara, seperti siraman dan midodareni. (bbs/bintang/ temp)

11

Bangkit Kembali tersenyum gembira ketika harga mencapai Rp 180 ribu per kg. Mewakili teman-teman petani lada lainnya, Indrapradja dengan polosnya di hadapan masyarakat lada nasional dan regional berkata, “Saya heran harga lada kok berubah-ubah semaunya. Bahkan tiap detik berubah. Kalau berubah naik ya syukur. Tetapi kalau menurun rasanya sedih,” kata Indrapraja. Indrapraja sebagaimana ribuan indrapraja-indrapraja lain sangat rindu kembalinya kejayaan lada. Saat itu semuanya, sepeda motor, emas dan perabot mewah dapat dibeli. “Yang penting buat kami ini adalah pemasaran serta harga yang tinggi,” harap Indrapraja. Obsesi Jokowi Presiden Joko Widodo sangat terobsesi agar Rempah Indonesia Berjaya di Dunia. Obsesi Jokowi itu langsung menjadi Program Kementerian Pertanian (Kementan) yang langsung fokus untuk mengembalikan kejayaan rempah Indonesia. "500 tahun yang lalu Indonesia jaya akan kekayaan rempah-rempahnya. Belanda dan Eropa datang ke sini (Indonesia) bukan karena tambangnya, melainkan rempah-rempahnya," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Optimisme itu diawali dengan cerminan dari meningkatnya produksi dan ekspor serta turunnya impor komoditas lada. Alhasil, devisa yang dihasilkan dari ekspor lada di tahun 2016 mencapai USD 431,14 juta. Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Kementan, Suwandi mengungkapkan produksi lada tahun 2016 mencapai 82,17 ribu ton. Besarnya produksi ini naik 0,82% dari produksi tahun 2015 yang hanya mencapai 81,50 ribu ton. Sementara produksi lada

di tahun 2017, diperkirakan meningkat 0,97% yakni 82,96 ribu ton dari tahun 2016. “Dari besarnya produksi tersebut, di tahun 2016 total ekspor lada Indonesia 53,10 ribu ton. Ekspor lada pada periode Januari hingga Agustus 2017 mencapai 27,46 ribu ton atau naik 16,57 persen dibanding pada periode yang sama di tahun 2016 yang hanya 23,56 ribu ton,” demikian ungkap Suwandi di Jakarta, Senin (25/9/2017). Suwandi menyebutkan terdapat 5 provinsi penghasil komoditas lada yaitu Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Lampung merupakan penghasil utama lada dengan kontribusinya terhadap produksi nasional sebesar 58,32 persen. “Sementara Provinsi Sumatera Selatan, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan kontribusinya terhadap produksi nasional sebesar 41,68 persen,” sebut dia. Adapun potensi pasar ekspor lada Indonesia ke luar negeri cukup besar. Pasalnya terdapat negara-negara yang volume impornya sangat tinggi. Misalnya, Amerika Serikat, Jerman, Vietnam, India, Thailand, Spanyol, dan Jepang. Isu Regional Sedikitnya ada 11 isu lada yang harus dipecahkan antara lain; keterbatasan lahan, alih fungsi lahan, terhimpit timah dan sawit, menerapkan manajemen konvensional, produktivas rendah, teknik budidaya non maksimal, infrastruktur dan kualitas produk yang beragam serta harga tak terjaga. Sebelas isu tersebut setidaknya telah terjawab secara political will Pemerintahan Erzaldi Fatah melalui konsep pariwisata dan revitalisasi lada. Secara khusus

Pemerintah Erzaldi Fatah telah memprakarsai sebuah terobosan strategis dengan Penerapan Sistem Resi Gudang. Menurut Undang-Undang No. 9 tahun 2011 tentang Sistem Resi Gudang dijelaskan bahwa SRG bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang merupakan instrumen yang dibentuk dengan salah satu tujuan untuk memberdayakan petani, dimana komoditi yang dihasilkannya mampu memberikan nilai ekonomis dalam bentuk penjaminan, yang dapat dipergunakannya untuk memperoleh kredit dan bank dan lembaga keuangan non bank, dengan tingkat bunga yang rendah Selain penerapan sistem resi gudang, hendaknya pemerintah daerah juga mengajak sinergi Badan Pengelolaan Pengembangan dan Pemasaran Lada (BP3L)

dengan Indikasi Geografis dengan konsep-konsepnya serta Badan Penelitian Pertanian Tanaman (BPPT) Kepulauan Bangka Belitung yang juga menerobos kendala-kendala yang menghambat menuju kejayaan lada. Last but not least. Kebangkitan menuju kejayaan lada hanya mungkin jika semua pemangku kepentingan menerapkan Pentahelic Role Model yaitu academic, business, community, goverment, media dan endorser. Diversifikasi lada seperti untuk kesehatan, sabun kecantikan, aroma terapi, permen lada, coklat lada, kopi lada akan meningkatkan permintaan dalam negeri maupun luar negeri. Dengan peningkatan permintaan melalui promosi, niscaya harga akan terkerek naik. Semoga! (agus ismunarno)

Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) Rina, dalam simposium bersama Pemerintah Provinsi Bangka Belitung di kantor BKIPM Babel seperti dilansir Media Indonesia mengatakan Thailand minta ikan jenis cumi-cumi, Ekor Kuning dan Tenggiri ke Babel. Rina merinci, "Ini sudah enam kali Thailand minta kirim cumi-cumi sekali kirim minimal satu kontainer 23 ton, sehingga sudah 250 ton cumi-cumi Babel di kirim ke Thailand." Ekspor ikan dari Provinsi Babel tahun 2016, meningkat dua kali lipat jika di bandingkan tahun 2015. Sedangkan tahun 2017 per 15 Agustus sudah mencapai 80%. Ia menjelaskan, "Pada tahun 2014, ekspor ikan Babel 2.365.956 kg, meningkat pada 2015 menjadi 3.307.426 kg, dan pada 2016 kembali meningkat menjadi 4.490.488 kg, di tahun 2017 hingga 15 Agustus sudah mencapai 3.313.694 kg." Rina juga menyebutkan potensi ekspor ikan hidup Babel juga cukup besar, seperti kerapu, volumenya meningkat dan hingga 15 Agustus sudah 75% dan bisa naik lagi hingga akhir tahun ini.

Apresiasi Susi Kepala Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bangka Ridwan S.PKP mengapresiasi Menteri Susi Pudjiastuti yang sudah menyelamatkan kelestarian laut. “Salut dan salam hormat dari para nelayan Bangka,” kata Ridwan. “Sebenarnya bahan baku kita banyak dan tidak langka. Hanya saja kurang langkah strategis dari pemerintah terkait peningkatan nilai jual produk olahan. Solusinya dampingi para UMKM produk rumahan dan sejenisnya untuk penguatan ekonomi kerakyatan, baik pendampingan peningkatan mutu, kwantitas dan sejauh mana produk yang dihasilkan mempunyai nilai ekonomis yang baik,” ungkap Ridwan. Ridwan juga menyarankan solusi, “Pertama, potong rantai para kartel yang bermain terhadap perubahan harga yang merugikan nelayan, karena menekan harga jual ikan terhadap pengusaha. Kedua, bentuk regulasi terkait masalah harga ikan serta pengawasan terhadap eksportir yang nakal. Ketiga, berikan jalur pemasaran bagi UMKM baik secara lokal, nasional dan secara internasional terkait produk UMKM yang dihasilkan agar kontinuitas produk UMKM berjalan dengan baik dan lancar.” (*)

Carikan Solusi yang harus dilindungi dan diupayakan untuk terus hidup dan berkembang,” janji Erzaldi Rosman dalam wawancara khusus dengan LASPELA di sela-sela Pepper Day, (4/10-2017). Orang nomor satu di Kepulauan Bangka Belitung itu masih mengidentifikasi satu permasalahan nelayan yang kondisinya lebih baik pasca kebijakan Menteri Susi Pudjiastuti terhadap kapal nelayan asing yang ilegal. “Kita bersyukur dengan hasil tangkapan para nelayan. Namun masih ada satu masalah ketika hasil tangkapan para nelayan berlimpah. Mereka tidak punya tempat untuk menyimpan atau cold storage. Kita akan pecahkan masalah itu sehingga terjadi win win solution,” kata Erzaldi. Wakil Gubernur Abdullah Fatah juga mengemukakan solusi penyediaan kuota untuk UMKM. “Kita akan atur dengan lebih baik. Ekspor ikan yang meningkat tentu akan mendatangkan devisa. Namun jangan sampai mematikan UMKM. Kita akan atur itu,” tandas Fatah di sela IMT GT. Solusi seperti yang dijanjikan Gubernur Erzaldi dan Wagub A. Fatah itu membuat lega Nina. Nina sudah sangat khawatir makin langkanya bahan baku UMKM berbasis ikan dan

cumi. “Idul Adha kemarin kita tidak bisa memenuhi permintaan pasar yang memerlukan 5 hingga 6 ton cumi. Pada saat hari raya permintaan kuliner cemilan berbahan baku cumi meningkat pesat,” kata Nina mengeluhkan makin langkanya bahan baku cumi. Nina merupakan satu di antara ribuan UMKM yang bernaung di Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Babel yang menjalankan usahanya dengan bahan baku dari ikan dan cumi. Selain UMKM, Toko Oleh-oleh khas Babel seperti Kritcu, Getas, Kemplang serta berbagai kerupuk juga heran tiba-tiba pasokan menipis padahal permintaan bertambah. “Kalau pemerintah dan pihak terkait tidak segera ambil tindakan dan mengambil kebijakan makanan berbahan ikan dan cumi yang menjadi andalan kuliner cemilan Babel bisa punah,” kata Nina memprediksi. Ekspor ke Thailand Kepulauan Bangka Belitung memang merasakan dampak kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membumihanguskan kapalKapal pencuri ikan di perairan Indonesia. Thailand kini meminta pasokan ikan dari Babel.


12 GOOD GOVERNMENT

SELASA - SABTU

10 - 14 OKTOBER 2017

DIDIT SRI GUSJAYA, SH., MH KETUA

HENDRA APPOLO, ST., M.Si WAKIL KETUA

AMRI CAHYADI, ST WAKIL KETUA

DEDDY YULIANTO, SE WAKIL KETUA

DPRD Babel Gelar Paripurna Pengambilan Keputusan Pembahasan Dua Raperda PANGKALPINANG - DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali melaksanakan Rapat Paripurna penyampaian dua Raperda yakni Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Bangka Belitung 20172022, dan Raperda tentang Retribusi Jasa Usaha. Selain itu juga diadakan Paripurna Pengambilan Keputusan Raperda tentang Penyelenggaraan Keamanan Pangan di Gedung DPRD Babel, senin (9/10/2017). Sidang dipimpin Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Wakil Ketua I DPRD Babel Hendra Apollo, Wakil Ketua III DPRD Babel Deddy Yulianto, serta unsur Muspida, SKPD serta 33 Anggota DPRD Babel lainnya. Hendra Apollo dalam sambutan ketika membuka langsung rapat paripurna men-

gatakan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menyampaikan rancangan kebijakan umum anggaran serta rancangan prioritas dan plafon anggaran sementara Provinsi Bangka Belitung TA 2018 yang merupakan salah satu tahapan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah sesuai amanat peraturan dan perundangan. Hendra menjelaskan, keduanya saling terkait, bisa dibedakan tapi tidak bisa dipisahkan. Kebijakan umum anggaran serta prioritas dan plafon anggaran sementara merupakan pedoman dalam penyusunan APBD berdasarkan hasil rencana serta prioritas daerah (RKPD) hasil Musrenbang. "Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) memuat kondisi ekonomi makro daerah, asumsi penyusunan APBD, kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah, kebijakan pembiayaan daerah dan strategi pencapaiannya. Sedangkan rancangan Prioritas Plafon Anggaran Semen-

tara (PPAS) memuat penentuan skala prioritas pembangunan daerah, penentuan skala prioritas program masing-masing urusan dan penyusunan plafon anggaran sementara untuk masing-masig program/kegiatan, "ujarnya. Penyerahan rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2018 dengan mempedomani tata tertib DPRD Bangka Belitung, maka rancangan KUA dan PPAS tahun 2018 ini akan dibahas bersama antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemprov Babel. "Kami menghimbau Banggar DPRD agar dapat mengkaji dan membahas secara detail dan mendalam subtansi kebijakan dan prioritas perencanaan pembangunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di tahun 2018 mendatang dan diharapkan tim anggaran Pemprov Babel dapat menyiapkan dokumen-dokumen perencanaan yang rinci, fokus dan terukur dalam pembahasan nan-

tinya bersama badan anggaran DPRD Babel, "tutupnya. Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fattah dalam mengatakan, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kepulauan Bangka Belitung telah ditetapkan dengan peraturan daerah nomor 3 tahun 2017 tentang RPJPD Provinsi Bangka Belitung tahun 2005-2025. Dijelaskan Abdul Fattah, sebagai tindak lanjut penetapan RPJPD dan guna menyelaraskan visi dan misi dari Gubernur dan Wakil Gubernur dengan RPJPD, maka perlu

Direkomendasikan PAN dan Golkar

”Ibu Kite” Melenggang Menuju Pangkalpinang 1 PARTAI AMANAT NASIONAL (PAN) Pangkalpinang yang memiliki 3 kursi di DPRD Kota Pangkalpinang dengan pasti mengeluarkan surat rekomendasi untuk mengusung Endang Kusumawaty sebagai calon walikota Pangkalpinang periode 2018-2023. Rekomendasi PAN tersebut diumumkan media massa melalui konfrensi pers yang dilakukan oleh PAN pada 16 September 2017 lalu. Bahkan partai berlambang matahari ini, minggu (08/10/2017) malam bertempat di Bangka City Hotel, menggelar deklarasi dukungan kepada "Ibu Kite" Endang Kusumawaty di pemilihan walikota Pangkalpinang 2018. Sejalan dengan PAN, salah satu partai terbesar di Pangkalpinang yaitu Partai Golkar juga tak mau ketinggalan untuk mengusung Endang Kusumawaty yang dinilai memiliki elektabilitas semakin meningkat untuk diusung sebagai calon walikota Pangkalpinang. Untuk memastikan langkahnya, Partai Golkar menggelar deklarasi bertempat di Kantor DPD II Partai Golkar Pangkalpinang sekaligus membacakan surat keputusan DPP Partai Golkar untuk mengusung Endang Kusumawaty sebagai calon walikota Pangkalpinang di hadapan

pengurus dan kader partai Golkar. Berdasarkan partai pengusung yaitu 20% kursi DPRD, Endang Kusumawaty dianggap memiliki tiket cukup untuk mendaftar di KPU Pangkalpinang dengan perolehan 7 kursi DPRD yaitu 4 kursi Partai Golkar di DPRD kota Pangkalpinang ditambah 3 kursi DPRD dari PAN. Jumlah ini bahkan melebihi syarat 6 kursi untuk maju sebagai pasangan calon walikota dan wakil walikota. Dengan demikian “Ibu Kite” Endang Kusumawaty semakin melenggang menuju singgasana sebagai walikota Pangkalpinang yang akan dipilih pada Juni 2018 mendatang. (adv/naf)

melakukan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan yang dituangkan dalam bentuk rencana pembanguna jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2017-2022. "Dengan adanya Raperda ini diharapkan cita-cita pembangunan daerah dapat dicapai sehingga penyelenggaraan pelayanan publik bagi masyarakat Babel juga dapat semakin ditingkatkan seiring upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD),serta untuk dibahas bersama-sama oleh legislatif dan eksekutif dengan harapan dapat disahkan menjadi peraturan daerah. (adv/wina)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook