SENIN - KAMIS
25 - 28 SEPTEMBER 2017
Edisi No 90
12 HALAMAN
Menerangi Bumi Serumpun Sebalai
Foto: Agus Ismunarno
“Jaga Kebhinekaan Kepulauan Babel!”
Tahun Baru Islam Momen Tingkatkan Kebersamaan GUBERNUR Kepulauan Bangka Belitung, Dr H Erzaldi Rosman SE MM menghadiri perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 Hijriah, bertempat di Masjid Al Mukminun, Kenanga pada Kamis (21/09/2017). Hadir pada perayaan tersebut adalah KH Yusuf Mansur yang didaulat untuk menyampaikan Tabligh Akbar serta Bupati Bangka Tarmizi Saat. Gubernur mengapresiasi apa yang telah dilakukan masyarakat Kepulauan Bangka Belitung untuk memeriahkan hari besar umat Islam. Diharapkan perayaan 1 Muharram 1439 H dapat memberikan suasana yang penuh kesejukan, ketentraman, serta kebersamaan dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. "Jadikan perayaan Muharram ini semangat untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan mempererat tali persauda-
raan antar sesama manusia," ujar Gubernur. Kemudian, Gubernur menyampaikan ajakan agar selalu berdo'a dan menjadikan hidup agar dapat bermanfaat bagi masyarakat, agama, nusa dan bangsa. Tahun baru Islam 1439 Hijriah mengangkat tema "Indahnya Bulan Muharram Semoga Menyinari Hidup Kita Untuk Selalu Beribadah, Hijrah Dari Syirik Ke Tauhid, Dari Munafik Ke Sidik, Dari Cinta Dunia Ke Cinta Akherat". Melalui tema tersebut dapat meningkatkan keimanan dan mendatangkan keberkahan. Juga diharapkan agenda tahunan ini dapat diketahui masyarakat luar sehingga mereka berkeinginaan untuk melihat dan merasakan suasana Tahun Baru Hijriah di Negeri Serumpun Sebalai. KH Yusuf Mansyur yang diundang untuk memberikan tausyiah menyampaikan bahwa do'a yang diiringi dengan ikhtiar dan semangat akan dapat mewujudkan impian. "Nabi Musa AS dikejar Fir'aun sampai ke Laut
Oleh: Agus Ismunarno dan Stefanus Lopis
Gubernur Erzaldi: Uskup akan Motivasi Umat Bangun Babel Kapolda Syaiful Zachri: Ciptakan Damai dalam Kebhinekaan Jalan ke Allah: Melalui Keindahan Alam Semesta dan Kitab Suci Uskup Mgr A. Sunarko OFM: Hendaknya Pulau-Pulau Bersukacita Walikota M. Irwansyah: Eratkan Persaudaraan untuk Kerukunan RANGKAIAN UPACARA Pentahbisan Uskup Pangkalpinang Mgr Dr Adrianus Sunarko OFM berlangsung secara luar biasa dan istimewa. Keistimewaan peristiwa pentahbisan uskup yang langka dan baru akan terjadi 25 hingga 30 tahun lagi itu terjadi ketika Kepulauan Bangka Belitung memiliki pejabat yang serba baru. Pertama, Dr H Erzaldi Rosman SE MM yang dilantik Presiden Jokowi menjadi Gubernur Babel pada tanggal 12 Mei 2017 dan kedua,
Brigjen Syaiful Zachri yang dilantik Kapolri menjadi Kapolda Babel, 19 September 2017, empat hari menjelang Mgr Adrianus Sunarko OFM ditahbiskan menjadi Uskup Pangkalpinang. Beberapa saat Mgr Adrianus Sunarko OFM resmi menjadi uskup Pangkalpinang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yang dipimpin Gubernur H Erzaldi Rosman bersama Kapolda Syaiful Zachri, Danrem 045 Garuda Jaya Kol Inf Abdurrahman
‘Emas’ Lada Putih dan “Mafia Lada” Kompetisi Basket Standar Tinggi NO PAIN NO GAIN. Itulah testimoni seorang Abraham Damar Grahita (22). Tahun 2017 merupakan tahun prestasi untuk Pebasket Babel peraih silver pada SEA Games 2017. Segala kerja kerasnya selama 7-8 tahun terakhir terbayar lunas oleh prestasi akademik Indeks Prestasi Komulatif 3,4, berbagai prestasi, bonus dari Gubernur Erzaldi Rosman
Download Aplikasi
LASPELA MOBILE ! ng!!!
a
Play Store
Sekar
KOPERASI Lectura Belitung dengan 3.500 hektar lahan kebun Makmur (Koperasi LBM) adalah lada yang terdiri dari 76 KTL di koperasi petani lada terbesar di 76 desa yang ada di Belitung. Indonesia tahun 1999. Koperasi Proposal, foto copy SKT, dan yang saya gagas itu hanya seumur akte pendirian koperasi setinggi jagung. Namun gerakan ekonomi satu meter saya bawa ke Jakarta. petani rakyat ini berhasil Bank Indonesia saat itu menghimpun 2.500 anggosudah siap mengucurkan ta yang tersebar di 76 desa kredit KUT kepada koperOleh: Safari Ans di seluruh Belitung. asi yang saya pimpin ini. Semua anggota itu terNilai keseluruhannPengamat Kebijakan Publik ya Rp himpun dalam 76 Kelom150 milyar rupiah. pok Tani Lada (KTL). Tetapi belum seminggu Untuk modal mendirikan koMasing-masing anggota saya tiba di Jakarta denmengantongi Surat Kepemilikan perasi ini, saya terpaksa menjual gan berkas setinggi satu meter tadi, Tanah (SKT) 2 hektar yang ditan- mobil kesayangan saya di Jakarta. UU No.23 tahun 1999 disahkan. datangni para Camat sebagai syarat Karena saya membutuhkan biaya Intinya BI tidak diperkenankan menjadi anggota Koperasi LBM. transportasi dan sewa rumah untuk menyalurkan kredit dalam benRencananya dengan 2 hektar tanah kantor yang tidak sedikit. Saya ya- tuk apapun. Semua bentuk kredit itu akan dijadikan kebun lada den- kin usaha ini berhasil, karena saya disalurkan melalui bank pelaksagan kucuran pinjaman dari Bank sudah dilatih oleh Bank Indonesia na. Lemas saya. Hancur hati saya berbulan-bulan untuk menyalur- ketika itu. Seminggu saya hanya Indonesia Rp 60 juta. Semula Koperasi LBM hanya kan KUT (Kredit Usaha Tani) yang duduk termenung atas musibah sekedar untuk keluarga saya yang waktu itu menjadi program bank ini. Apa yang harus saya katakan ada di Belitung guna mengatasi sentral untuk para petani seluruh kepada anggota saya yang sangat krisis ekonomi atau yang dikenal Indonesia. mengharapkan kredit ini. ketika itu krisis moneter. Makanya Sebenarnya politisi senior pengurusnya banyak dari keluar- Bank Indonesia Alihkan KUT Golkar yang berasal dari BeTapi alhamdulillah, dalam litung Muhammad Muas ketika ga saya. Namun kemudian banyak teman-teman minta diajak. Akh- rentang waktu yang amat pendek, itu sudah memperingatkan saya. irnya meluas sampai ke seluruh hanya tiga bulan saya selesai "Ri hati-hati, kau harus kejar-kemengumpulkan 2.500 anggota jaran dengan waktu. desa di Pulau Belitung.
INDEX Hal 03. Hal 06. Hal 08. Hal 12.
2
EKONOMI BISNIS
SENIN - KAMIS
25 - 28 SEPTEMBER 2017
Omega Hotel Peringati Hari Jadi ke-4 Sambut Tamu ke-500.000 JAKARTA - Sejak beroperasi tahun 2013 lalu, Omega Hotel Management (OHM) memperingati hari jadinya yang ke-4 pada 18 September 2017. perayaan ke-4 tahun ini sekaligus dijadikan moment menyambut tamu yang ke-500.000 diikuti rangkaian program CSR (corporate social responsibility) di sepanjang bulan September. Pada perayaan hari pelanggan yang jatuh pada tanggal 4 September 2017, para Direksi OHM di beberapa tempat secara langsung menyambut kedatangan tamu serta memberikan goodie bag dan voucher mengi-
nap gratis di Grand Cordela Hotel, Cordela Hotel atau di Alfa Resort. Dilanjutkan dengan kegiatan CSR yang diadakan di masing-masing hotel yaitu, program pemberian apresiasi kepada petugas kebersihan sekitar lingkungan hotel berupa menginap gratis dan pemberian voucher belanja Alfamart. Para petugas kebersihan tersebut kata Direktur Operasional OHM, Aswin B Drajat, menginap bersama keluarganya dan mendapatkan pelayanan di hotel-hotel di bawah jaringan OHM. Puncak acara rangkaian HUT OHM selanjutnya akan diadakan pada 18 September 2017 di Cordela Kartika Dewi Yogyakarta. “Sejak 17 September, kami mengadakan kegiatan olah r a g a bersama berupa Zumba
yang terbuka untuk masyarakat luas. Kegiatan di Yogyakarta ini selain merupakan puncak perayaan HUT OHM juga merupakan perayaan HUT Cordela Kartika Dewi Yogyakarta yang telah beroperasi selama setahun,” jelas Aswin. Selanjutnya, pada tanggal 18 September 2017 tersebut bertepatan juga dengan pemberian reward kepada tamu ke-500.000 yang akan mendapatkan 2 (dua) voucher menginap dan voucher F&B untuk 1 (satu) tahun yang akan diserahkan langsung oleh Direksi Omega Hotel Management. “Voucher tersebut dapat digunakan di seluruh unit hotel OHM yang telah tersebar di Jakarta, Bandung, Medan, Yogyakarta, Cirebon, Puncak Cisarua sebagai apresiasi kepada tamu kami dan kami ingin momen seperti ini dapat terus berjalan seiring dengan terus berkembangnya unit hotel OHM di kota-kota lain di Indonesia,” ujarnya. (rill/naf)
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Direktorat Jenderal Pajak
Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kep. Bangka Belitung
Bolu
Bolu
Bolu
Mie Goreng
Mie Goreng
Mie Goreng
Mie Goreng
Bolu
Toko Eceran Pengusaha Kena Pajak Pedagang Eceran (PKP PE) adalah Pengusaha yang menyerahkan barang/jasa langsung kepada konsumen akhir dan umumnya dilakukan secara tunai.* PKP PE wajib membuat faktur pajak berupa:
Bon kontan, faktur penjualan, kuitansi, atau tanda bukti pembayaran lainnya
Faktur Pajak yang dibuat oleh PKP PE dapat digunggung dan wajib dilaporkan di SPT Masa PPN
Pedagang Besar, Grosir dan Distributor BUKAN Pedagang Eceran *sesuai dengan PP 1 Tahun 2012 Informasi lebih lanjut, dapat menghubungi
Account Representative GRATIS
POLITIK DAMAI 3 Walikota Pangkalpinang Terima Penghargaan Lencana Darma Bakti PAN Pertimbangkan SENIN - KAMIS
25 - 28 SEPTEMBER 2017
P OL I T IC
PANGKALPINANG - Walikota Pangkalpinang sekaligus Majelis bimbingan cabang (Mabicab) Pramuka Kota Pangkalpinang, M Irwansyah menerima penghargaan Lencana Darma Bakti. Lencana Darma Bakti adalah tanda penghargaan yang diberikan kepada seorang yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran, milik, dana dan fasilitas yang cukup besar, serta sangat membantu kelancaran kegiatan pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka. Se-
lain wali Kota Pangkalpinang sejumlah kepala daerah juga mendapat penghargaan serupa. Penghargaan tersebut diberikan Langsung oleh Ketua Kwartir Daerah Babel, Hadijono mewakili Ketua Kwatir Nasional saat upacara Hari peringatan Pramuka Ke-56 di Alun Alun Taman Merdeka Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Walikota Pangkalpinang Muhammad Irwansyah menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang telah diterima. Ia mengaku bekerja itu bukan mencari penghargaan, na-
Elektabilitas Endang yang Terus Naik
mun apabila diapresiasi, maka dirinya bersyukur. “Kita hidup ini bukan mencari penghargaan, tetapi apabila kerjaan kita diapresiasi, ya kita bersyukur,” jelasnya usai menerima penghargaan. Kemudian dirinya mengatakan bahwa kedepan dirinya akan berusaha lebih keras dalam mengembakan gerakan pramuka khsususnya kwartir pangkalpinang. ” Selain itu saya berharap dengan bertambahnya usia organisasi ini dapat membuatnya dapat semakin lebih baik dan berprestasi lagi,” pungkasnya. (naf)
KUA-PPAS TA 2018 Pemprov Babel Fokus ke Pariwisata dan Pertanian PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan fokus pada pembangunan di bidang pariwisata dan pertanian dalam kebijakan umum anggaran KUA dan prioritas plafon anggaran sementara PPAS TA 2018. Demikian disampaikan oleh Gubernur Babel, babel Erzaldi Rosman Djohan usai meng-
Rekomendasi Keluar
hadiri rapat paripurna penyampaian KUA-PPAS TA 2018 di gedung DPRD Babel, jum’at (22/9/2017). Ia menjelaskan, KUA disusun sebagai pedoman dalam mengarahkan sumberdaya fiskal daerah untuk mencapai target-target pembanguna sebagaimana yang tertuang didalam peraturan gubernur kepulauan Bangka Belitung nomor 32 tahun 2017 tentang rencana kerja pemerintah daerah provinsi kepulauan Bang-
ka Belitung tahun 2018. Menurutnya, tahun 2018 akan ada dua event olahraga internasional yang akan digelar di Bangka Belitung. diharapkan dengan sport tourism pariwisata akan lebih dikenal. Dengan cara ini Babel dapat mempromosikan pariwisata. Selain itu, dirinya juga menginginkan agar Babel lebih di kenal lagi oleh dunia internasional, baik pariwisatanya maupu daerahnya. (win)
Endang Kusumawaty bersama sahabat dan ketua DPD PAN kota Pangkalpinang
SALAH satu alasan Partai Amanat Nasional (PAN) Pangkalpinang untuk mengusung “Ibu Kite” Endang Kusumawaty sebagai calon wlikota Pangkalpinang ialah karena elektabilitas nya yang terus naik. Menurut Ketua DPD PAN kota Pangkalpinang, Andi, dalam melakukan survey, DPP PAN juga mempertimbangkan elektabilitas, selain itu, Endang Kususmawaty dinilai mempunyai visi dan misi yang sangat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat kota Pangkalpinang sehingga dengan dasar inilah DPP PAN menyetujui dan rekomendasikan Endang Kusumawaty sebagai calon walikota periode 2018-2023. “Untuk pertama kali PAN mengeluarkan rekomendasi sebelum partai lain di Pangkalpinang dan PAN sudah menetapkan Endang Kusumawaty sebagai calon walikotanya,” terang Andi. Andi menambahkan, meski dengan adanya rekomendasi PAN ini, namun Endang Kusumawaty tidak bisa mencalonkan diri menjadi walikota Pangkalpinang tanpa berkoalisi dengan partai lain. “Paling tidak kami sebagai Partai pengususng pertama meminta Endang, bagaimana untuk menguatkan PAN baik di tingkat Pangkalpinang sampai Propinsi,” ujarnya. Dengan finalnya pengusungan calon walikota dari partai PAN yang jatuh pada Endang Kusumawaty, Andi mengucapkan untuk para calon yang sudah mendaftar namun tidak di rekom oleh PAN diminta untuk berbesar hati karena komunikasi yang dijalin selama ini ternyata hanya visi dan misi Endang Kusumawaty yang pas dengan PAN. “Kami bersinergi dengan DPP dan keluar satu nama Endang Kusumawaty dan ini tidak akan berubah lagi tinggal kita tunggu SK untuk mendaftar di KPU nantinya,” pungkasnya. (naf)
Endang Kusumawaty dan Ketua DPD PAN kota Pangkalpinang
Endang Kusumawaty saat Fit and Proper test di calon walikota PAN
PAN Siap Menangkan Endang Kusumawaty
SERIUS mencalonkan Ir. Endang Kusumawaty sebagai Walikota Pangkalpinang periode 2018-2023 yang akan maju di Pilwako 2018 mendatang, Partai Amanat Nasional (PAN) kota Pangkalpinang langsung menggelar konfrensi pers, Kamis (21/09/2017) untuk mempublikasikan surat rekomendasi yang sudah di tandatangani oleh Tim Pilkada Pusat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN. Surat dengan nomor: 066/PILKADA/ IX/2017 yang di tandatangani di Jakarta oleh, Yandri Susanto sebagai Tim Pilkada Pusat DPP PAN tertanggal 14 September 2017 tersebut menegaskan bahwa Tim Pilkada pusat DPP PAN menyetujui dan merekomendasikan, Ir Endang Kusumawaty sebagai calon walikota Pangkalpinang Periode 2018-2023.
Surat rekomendasi yang dikeluarkan secara resmi oleh Tim Pilkada pusat DPP PAN ini langsung ditembuskan kepada Ketua Umum DPP PAN, Ketua DPW PAN Kepulauan Bangka Belitung dan Ketua DPD PAN kota Pangkalpinang. Deklarasi Endang Kusumawaty sebagai calon walikota Pangkalpinang oleh PAN tersebut dihadiri langsung para petinggi Pengurus PAN seperti Sekretaris DPW PAN Babel, Harrie Aryanto, Ketua DPD PAN Pangkalpinang, Andi, Ketua Penjaringan Walikota/Wakil Walikota PAN, Rusdi serta seluruh pengurus DPD maupun DPC PAN se Pangkalpinang. Ketua DPD PAN Pangkalpinang, Andi mengatakan, nama Ir. Endang Kusumawaty disetujui dan direkomendasi oleh DPP PAN sebagai calon walikota 2018-2023 dengan diusung oleh PAN setelah DPD PAN Pangkalpinang melakukan verifikasi dan rapat
bersama terhadap beberapa nama calon yang mengembalikan formulir pendaftara di DPD PAN Pangkalpinang selanjutnya di usulkan kepada DPW dan DPP sehingga turunlah persetujuan dan surat rekomendasi ini. “Undangan DPP kepada DPW dihadiri oleh Ketua DPW, Sekretaris DPW dan Ketua Bapilu PAN sekaligus Ketua Penjaringan calon walikota untuk menerima surat rekomendasi tersebut, demikian keputusan DPP dan surat tembusan kepada DPD PAN Pangkalpinang sudah saya terima, mudah-mudahan dengan hadirnya PAN sebagai pengusung ibu Endang Kusumawaty akan membawa berkah bagi masyarakat kota Pangkalpinang,” terang Andi. Keluarnya surat rekomendasi ini, membuat PAN Pangkalpinang langsung merapatkan barisan untuk memenangkan Endang Kusumawaty di Pilwako 2018 mendatang dengan cara melakukan konsolidasi terutama kepada pengurus DPC dan DPRt PAN. Hal ini juga tercantum dalam surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh Tim Pilkada pusat DPP PAN yang isinya menugaskan kepada calon untuk melakukan komunikasi intensif dengan DPW, DPD, DPC
dan DPRt PAN untuk menggerakakn mesin partai dan membuat program pemenangan Pilkada 2018. “Untuk kesiapan, DPD telah melakukan rapat dengan sistem pemenangan sampai tinggkat DPD dan DPC, tapi tidak luput dengan koordinasi kepada calon itu sendiri,” tegas Andi. Mengenai Wakil, seperti yang dikatakan Ketua Penjaringan Walikota/Wakil Walikota PAN, Rusdi bahwa PAN sepenuhnya menyerahkan kepada Endang Kusumawaty untuk mencarikan siapa pasangan yang terbaik mendampinginya. “Kami tidak membuat skat, kami serahkan kepada calon, seadainya ibu Endang mengingkan sekretaris kami atau Ketua kami, silahkan!, intinya siapapun wakilnya baik dari internal PAN maupun external, PAN tetap mendukung penuh, karena Kesolidan pasangan dan partai menjadi modal bagi kami untuk 2018 memenangkan ibu kite Endang Kusumawaty, tegas Rusdi. Namun demikian lanjut Rusdi, ibu Endang harus mempunyai pertimbangan yang besar bahwa pendampingnya juga harus mempunyai daya ungkit untuk melakukan pemenangan, tidak hanya sekedar mendampingi saja. Meski demikian Rusdi yakin PAN optimis 99,9 persen bisa memenangkan Endang Kusumawaty dalam Pilwako 2018 nanti.
Untuk itu, PAN sebagai yang pertama mengeluarkan rekomendasi kepada calon walikota dirasakan tidak terlalu dini dibanding partai lainnya yang belum mengeluarkan, sebab dengan cepatnya mengeluarkan rekomendasi maka PAN sudah memulai dan melakukan konsolidasi pemenangan Endang Kusumawaty sebagai walikota 2018, “Oleh sebab itu didalam proses itu kami sudah membuat suatu kerangka pemenangan, dimana yang lain masih sibuk mencari kendaraan tetapi kami sudah satu langkah siap tempur dan konsolidasi kami sangat penting,” pungkasnya. Terkait Koalisi, didalam surat rekomendasi, calon juga ditugaskan untuk mendapatkan koalisi partai politik lain untuk memenuhi persyaratan pencalonan di Pilkada 2018. Akan tetapi PAN juga kata Rusdi tetap suport dengan melakukan komunikasi politik terhadap partai lain seperti dengan PKB, golkar, hanura guna melakukan koalisi tersebut. “Kami cari partai yang mudah untuk berkoliasi dan semua intens kita komunikasikan ke beliau (cawako),” ujarnya. Dengan mengusung Endang Ksusumawaty, Rusdi mengatakan, kontribusi yang jelas bagi PAN ialah pilkada 2018 mempunyai daya ungkit yang besar bagi PAN untuk Pileg 2019 mendatang yang sudah menjadi target PAN. (adv/endang/naf)
4
VISION OF TOURISM
Puluhan Yachter Bakal Singgahi Belitung TANJUNGPANDAN Sebanyak 64 kapal yacht peserta Wonderful Sail 2 Indonesia dari 14 negara akan singgah mengunjungi Belitung pada awal Oktober ini. Kedatangan puluhan kapal yacht ini akan dipusatkan di Pantai Tanjung Kelayang, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk. Guna mempersiapkan kedatangan rombongan kapal yacht, Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung terus melakukan kordinasi antar SKPD. Kasi Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Adi Pebriatna, Jumat (22/9/2017) menjelaskan, Belitung menjadi daerah perlintasan Wonderful Sail 2 Indonesia.
"Kapal yacht yang akan masuk diperkirakan ada sekitar 64 yacht, sedangkan untuk Sail Indonesia 2017 sesuai jadwal mereka akan masuk pada Tanggal 6 -10 Oktober mendatang,"
jelasnya. Meski begitu, diperkirakan sejumlah yachter akan tiba lebih awal, karena menurut info terakhir mereka tidak akan singgah di Belitung Timur (Bel-
tim). Bahkan akhir September bisa saja sebagian yachter sudah masuk. "Sesuai info terakhir yang kami terima, mereka akan masuk lebih awal pada tanggal 3 Oktober. Namun kedatangan mereka tidak berbarengan sampainya," ungkap Adi. Adi menerangkan, rombongan wisatawan ini akan berlayar dari Perth Australia ke Tanjung Kelayang Belitung pada acara Sail Indonesia dengan menggunakan sebanyak 23 kapal yacht. Oleh sebab itu, sejumlah persiapan terus dilaksanakan dan kordinasi antar SKPD terus dilakukan mulai dari Setda Kabupaten Belitung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Koperasi UKM Perdangan dan Tenaga kerja, Kecamatan Sijuk, Desa Keciput serta pihak
Hellyana Promosikan Belitung Lewat Video Klip TANJUNGPANDAN- Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana SH, punya cara unik untuk mempromosikan pariwisata Belitung. Hellyana kini sedang melakukan finishing pembuatan video klip lagu “Belitong Merah Putih“. Ia mengambil tempat Pulau Seliu. Proses syuting mendapat respon positif warga. Lagu tersebut diciptakan Fery, putra Belitung, dengan mengambil syuting di beberapa lokasi sekitar Pulau Seliu yakni di rumah penduduk serta pantai Murong Bulo yang merupakan tem-
pat wisata baru di Pulau Seliu. Hellyana menyampaikan, dirinya termotivasi menyanyikan lagu ini dan membuat video klip karena terdorong untuk terus mempromosikan pesona Pulau Belitung. "Intinya kita ingin explore daerah Belitung yang lain yang menjadi potensi wisata baru yaitu Pantai Murong Bulo Pulau Seliu ini," kata Hellyana. Proses syuting pun berjalan sesuai rencana. “Alhamdulilah dalam proses syuting suka semua walaupun sedikit letih, tapi demi pulau Belitung dan mempromosikan daerah wisata semua harus di jalankan dengan semangat. Ini menjadi wujud kepedulian untuk menjadikan pulau Belitung hebat dan
mendunia,” jelas Hellyana. Feri, sang pencipta lagu dan video klip itu menegaskan, lagu berjudul Belitong Merah Putih ini mengangkat kearifan lokal (budaya) masyarakat setempat. Salah satunya mengangkat proses produksi produk olahan hasil bumi yaitu buah melinjo yang diproses menjadi emping, mengangkat kemajuan ekonomi masa lalu pada masa kopra, memperkenalkan tempat wisata Tanjung marang Bulo untuk kemajuan pariwisata Belitung, memperkenalkan hasil laut pulau seliuk yaitu kepiting (ketam). Selain itu juga memberikan edukasi mengenai pulau seliuk lewat sebuah video klip,” ungkap Fery. (ali/jun)
kemamanan. "Kita harapkan nantinya masyarakat dapat berinteraksi dengan mereka (para wisatawan) dan menampilkan hospitality masyarakat Belitong," ajaknya. Berdasarkan data kedatangan Sail Indonesia 2017 akan tiba di Belitung Timur Manggar (02-05 Oktober 2017), Belitung (06-10 Oktober 20 Bangka Tengah- P Ketawai (11-14 Oktober 2017), Bintan-Tanjung Pinang (16-23 Oktober 2017). Selanjutnya, pada 23 Oktober 2017-30 November 2017, akan berlayar menuju Sabang dengan melintasi Selat Malaka dan kemudian bergabung dengan Sail Malaysia. Kemudian, Sail Indonesia 2017 akan bersandar di Sabang pada 01-07 Desember 2017. (jun)
SENIN - KAMIS
25 - 28 SEPTEMBER 2017
MXGP 2018
Pemprov Babel Kucurkan Rp 10 Milyar
PA N G K A L P I N A N G Guna mensukseskan event MXGP yang akan digelar kembali di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tahun 2018 mendatang, pemerintah provinsi kepulauan Bangka Belitung bakal mengkucurkan dana sebesar Rp 10 milyar untuk Ikatan Motor Indonesia (IMI) Babel. "Event MXGP tahun 2018 mendatang Pemprov Babel akan mensuport dana sebesar Rp 10 milyar, yang akan dihibahkan ke IMI,” ujar Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan kepada wartawan usai menghadiri rapat paripurna penyampaian KUA-PPAS TA 2018, di gedung DPRD Babel baru-baru ini. Menurut Erzaldi, berbagai persiapan sudah dilaku-
kan menyambut ajang olahraga internasional tersebut. Bahkan gubernur Babel ingin memastikan orang yang terlibat dalam kepanitian merupakan orang-orang yang profesional. "Saya berharap betul EO-nya benar-benar paham dan tahu detailnya. Dalam waktu dekat pemerintah daerah akan menandatangani MoU, sedangkan dari Youthstreemnya sudah, "jelasnya. Erzaldi menambahkan, tidak hanya MXGP saja event internasional yang akan digelar di Babel tahun 2018 nanti, namun juga sport tourism. "Kita akan fokus ke sport tourism, karena sport tourism ini bisa mendatangkan wisatawan, kalau hanya event biasa di tempat lain ada, tapi kalau sport tourism minimal yang bertanding akan mengajak keluarga untuk datang, "tutupnya. (win)
SENIN - KAMIS
PELANGI EDUKASI 5
25 - 28 SEPTEMBER 2017
KKN STIH PERTIBA Pangkalpinang
Mahasiswa Laboratorium Masyarakat
KERAKAS - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Yayasan Perguruan Tinggi Bangka (Pertiba) menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) “operasi desa” bersama warga desa Kerakas, Kecamatan Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Minggu (24/9-2017). Baksos mahasiswa KKN kelompok 8 bersama warga yang dimulai pukul 07.30 Wib tersebut diawali doa
bersama, kemudian dilanjutkan gotong royong membersihkan kuburan di desa Kerakas. Tak hanya membersihkan kuburan. Sebagian mahasiswa lainnya bersama anggota karang taruna mengumpulkan sampah dimulai dari ujung desa yang sudah dikunpulkan warga sebelumnya. Kegiatan ‘operasi desa’ ini dipimpin Kepala Desa Kerakas, Junaidi. Menurutnya, kegiatan baksos ini merupakan salah satu program rutin desa dengan harapan dapat memupuk kerjasama dan nilai kekeluargaan antar warga setempat.
Dosen pendamping lapangan kelompok 8, Syafri Hariansyah SH., MH menyampaikan, hadirnya para mahasiswa STIH Pertiba di tengah-tengah masyarakat merupakan bentuk pengaplikasian kongkrit pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. “Mahasiswa selain di kampus mereka juga harus bisa berbaur dengan masyarakat, menjadi laboratorium atau sumber informasi di masyarakat. Karena pada kenyataanya, para maha-
siswa merupakan bagian dari masyarakat itu sendiri,” jelas kandidat Doktor Ilmu Hukum di university of Ankara tersebut. Selain itu juga para mahasiswa KKN kelompok 8 STIH Pertiba bersama anggota karang taruna kemudian melakuakan penanaman pohon pucuk merah dan ketapang sebagai wujud cinta kepada alam lingkungan. Kegiatan ini kemudian dialanjutkan sosialisasi tentang pentingnya menigkat-
kan kesadaran remaja yang disampaikan Yogi yang juga merangkap ketua Kelompok KKN di hadapan para anggota karang taruna desa kerakas. Tidak dapat dipungkiri fenomena remaja yang dekat dengan kegiatan negatif seperti penyalahgunaan obatobatan, minuman oplosan yang menyebabkan remaja fly kehilangan kesadaran, atau bahkan menyebabkan kematian. Terkait sosialisasi pentingnya meningkatkan kesadaran remaja akan kegiatan-kegiatan negatif yang kerab meresahkan, Syafri Hariansyah mene-
gaskan, kenakalan remajan menjadi PR bersama bukan hanya tugas pemerintah, namun perlu kerjasama dan peran aktif orang tua. “Semoga dengan adanya kegiatan ini secara perlahan kami dari Perguruan tinggi dapat membantu memberikan sedikit pemahaman tentang kesadaran hukum di masyarakat,” pungkas syafri. Senada disampaikan Junaidi, Kades kerakas. “Kami menyambut baik para mahasiswa KKN STIH Pertiba untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya di desa kerakas ini,” katanya memungkasi. (ril/stf)
6 PELANGI CEREMONY
SENIN - KAMIS
25 - 28 SEPTEMBER 2017
Pewarta Pengharapan Selamat Datang di KWI
KETUA Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Ignatius Suharyo menyampaikan selamat datang dan bergabung ke kolegialitas Uskup-uskup KWI kepada Uskup Pangkalpinang, Mgr. Adrianus Sunarko OFM. Hal tersebut disampaikan Uskup Suharyo dalam sambutannya ketika menghadiri prosesi pentahbisan Mgr. Adrianus Sunarko, di Stadion Depati Amir Pangkalpinang, Sabtu (23/9-2017). “Bapa Uskup Sunarko, selamat datang di KWI. Kalau saya hitung, sejak tahun 2000 silam, sudah ada 27 Uskup yang baru. Artinya Uskup-uskup yang lama tinggal 10. Tentu kehadiran Usk-
Banyak Pulau yang Menangis
up Sunarko di KWI sungguh berarti dalam usaha bersama untuk mengembangkan pelayanan di KWI. Dengan semakin banyaknya Uskup yang baru, kita berharap semakin banyak kreatifitas baru di dalam pelayanan Gereja Katolik Indonesia,” kata Uskup Agung Jakarta itu. Menyinggung terkait pilihan moto Uskup Adrianus Sunarko OFM, yakni Laetentur Insulae Multae, yang berarti hendaklah banyak pulau bersuka cita (Mzm 97:1), Uskup Suharyo menyebutnya sebagai pilihan moto yang menarik. “Motto Bapa Uskup Sunarko ini sangat menarik. Saya membacanya begini, apa yang dipilih Mgr. Adrianus Sunarko meneguhkan apa yang sudah hidup dalam KWI sampai hari ini. Kalau kita membaca surat-surat pastoral dari KWI,
salah satu kesimpulan yang bisa ditarik adalah bahwa Gereja Katolik Indonesia ingin menjadi pewarta pengharapan,” tandas Uskup Suharyo. Menurutnya, meskipun motto Uskup Sunarko berbunyi, supaya pulau-pulau bersukacita, tetapi sebetulnya banyak pulau yang sedang menangis. “Menangis karena kerusakan alam, karena perubahan cuaca. Dalam keadaan seperti itu, warta harapan menjadi sangat penting. Moga-moga harapan-harapan yang baik untuk Indonesia yang semakin baik, untuk Gereja yang semakin relevan dan signifikan, bisa bertumbuh di Keuskupan Pangkalpinang ini,” harap Mgr Suharyo. Uskup Suharyo lantas menyampaikan terimakasih kepada Uskup Adri-
anus Sunarko yang telah rela menerima kepercayaan untuk melayani umat di Keuskupan Pangkalpinang dan tentu selanjutnya bukan hanya untuk Pangkalpinang tetapi untuk lingkup yang lebih luas. “Proficiat dan selamat bertugas Bapa Uskup Adrianus. Selamat juga kepada Uskup Administrator Apostolik Mgr. Yohanes Harun Yuwono yang telah mempersiapkan Keuskupan Pangkalpinang untuk menerima Uskup baru, “ kata Mgr Suharyo yang sama-sama berasal dari Sedayui. Uskup Suharyo juga menyampaikan terimakasih dan selamat kepada keluarga Bapa Uskup Adrianus Sunarko yang telah berkenan memberikan putra terbaiknya untuk melayani Gereja. (Stef Lopis)
Foto: Agus Ismunarno/Jasinta/Stefanus Lopis
SENIN - KAMIS
25 - 28 SEPTEMBER 2017
Wabup Babar: Uskup untuk Semua MGR. DR. ADRIANUS SUNARKO OFM dipilih Paus Fransiskus menjadi Uskup di Keuskupan Pangkalpinang. Pengumuman resmi itu disiarkan pada Rabu sore, 28 Juni 2017. Kehadiran Mosegniur Sunarko menghadirkan kegembiraan sekaligus harapan baru bagi segenap umat katolik di Keuskupan Seribu Pulau ini. Uskup Fransiskan berdarah Jawa yang lahir di Merauke, Papua ini dan akan ditahbiskan besok, Sabtu 23 September 2017, diharapkan tampil menjadi gembala umat berwatak inklusif, pemimpin untuk semua. “Kita berada di tengah masyarakat yang majemuk. Maka Uskup baru kita, Mgr. Adrianus Sunarko OFM, kiranya menjadi pemimpin tidak hanya untuk kalangan katolik saja, tetapi ketokohannya kiranya menjadi cerminan untuk bersama semua pihak bergandengan tangan merajut harmoni di Negeri Serumpun Sebalai,” kata Wakil Bupati Bangka Barat, Markus SH, Rabu 13 September 2017. Politisi muda yang juga umat paroki Santa Maria Pelindung Para Pelaut Muntok itu meminta umat katolik di Bangka Belitung dan Kepulauan Riau (Kepri), untuk senantiasa mendukung uskup Sunarko dengan doa agar dapat menjalankan reksa pastoralnya dengan baik. “Kita sebagai umat katolik, mari mendukung karya kegembalaan Uskup kita Mgr. Adrianus Sunarko OFM minimal dengan doa-doa kita, agar Bapa Uskup bisa menjalankan visi-misi Keuskupan Pangkalpinang yakni menjadi Gereja yang semakin partisipatif,” tandasnya. Markus berharap, Uskup Adri-
anus Sunarko OFM dapat melanjutkan karya-karya pastoral yang telah diwariskan uskup terdahulu. “Dengan uskup baru ini harapan saya sebagai Wakil Bupati Bangka Barat ya kita punya suasana baru baik dalam kehidupan menggereja maupun dalam bermasyarakat. Semoga dengan demikian, Gereja Katolik di Keuskupan Pangkalpinang ini semakin maju baik soal jumlah maupun kualitas imannya,” tukasnya. Lebih jauh Wabup Markus menyampaikan harapan agar Uskup Sunarko mengedepankan dialog-dialog yang menyejukan sehingga
tercipta suasana kehidupan yang penuh kedamaian di tengah kemajemukan yang ada saat ini. “Semoga di tengah keragaman kita baik itu di Bangka Belitung maupun di Kepulauan Riau, kita sama-sama saling menghormati satu sama lain tanpa mempermasalahkan perbedaan karena menghargai perbedaan menjadi sebuah keniscayaan yang tak boleh terelakan,” pungkasnya. Selamat berkarya Uskup Mgr Adrianus Sunarko OFM. Semoga menjadi gembala umat yang sederhana, rendah hati, dan menginspirasi. (Stef Lopis)
GREETINGS
7
8
PELANGI RELIGI
SENIN - KAMIS
25 - 28 SEPTEMBER 2017
MUI: 1 Muharram Kebangkitan Spiritual JAKARTA - MUI menandaskan dan mengajak Umat Islam untuk menjadikan Tahun Baru 1 Muharam 1439 Hijriyah sebagai momentum kebangkitan spiritual. "Kebangkitan itu berdasarkan iman, ilmu dan amal saleh guna mewujudkan kesalehan pribadi menuju kesalehan sosial demi terwujudnya kemaslahatan umat dan bangsa," tegas Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi di Jakarta, (21/9-2017). MUI, tandas Zainut, menyerukan kepada kaum Muslimin agar memasuki Tahun Baru 1439 Hijriyah dengan penuh keimanan, ketakwaan dan keikhlasan serta senantiasa meng-
harap ridho Allah SWT dalam suasana hati yang sejuk, tenang dan damai. Ia mengatakan, "Seraya kita berdoa semoga di tahun 1439 Hijriyah ini dapat meningkatkan amal kebajikan agar dapat memberikan kemanfaatan bagi bangsa dan negara." Zainut mengatakan MUI juga menyeru kepada kaum Muslimin untuk mengembangkan sikap toleransi (tasamuh), keseimbangan (tawazun) dan bersikap adil (itidal) dalam menjalankan ajaran agama. Dengan begitu, lanjut dia, umat Islam agar tidak terjebak pada pertentangan dan perselisihan sempit (furuiyyat) dalam menjalankan ajaran agama demi mewujudkan persaudaraan Islam (ukhuwah Islamiyyah) yang hakiki untuk menuju persatuan umat dan bangsa. "MUI mengajak kepada seluruh
komponen bangsa untuk mengembangkan toleransi dan wawasan kebhinnekaan sejati," kata dia. Ukhuwah Wathaniyyah Waketum MUI juga mengajak umat Islam agar menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun, harmonis, saling menghormati, saling mencintai dan saling menolong dalam semangat persaudaraan kebangsaan (ukhuwah wathaniyyah). Hal itu dilakukan dalam rangka memelihara keamanan negara dan kerukunan bangsa. Penyelenggara negara diharapkan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. (bbs)
Ciptakan Kehidupan Bersemangat Persaudaraan Kebangsaan
SENIN - KAMIS
PELANGI BABEL
25 - 28 SEPTEMBER 2017
Tradisi Nganggung Dulang
9
Simbol Kebersamaan dan Gotong Royong
MASYARAKAT Bangka mempunyai sifat kebersamaan dan gotong royong yang sangat kuat dan menjadi salah satu modal penting membangun daerah ini. Demikian pernyataan Bupati Bangka, H. Tarmizi Saat, ketika menjamu peserta Seminar dan Konferensi Nasional dengan tema Kearifan Lokal, Nilai, Praktik, dan Tantangan Perubahan oleh Fakultas Sosial dan Ilmu Politik UBB di Rumah Dinas
Bupati Bangka baru-baru ini. Tarmizi mengatakan, dulang menyimbolkan kebersamaan dan kekuatan bagi masyarakat untuk saling bersama-sama dan saling membantu. "Dulang untuk nganggung dilaksanakan untuk menjamu tamu, atau jika ada hajatan bahkan ada yang meninggal dunia biasnya kalau yang meninggal di Bangka ini, ada tiga hari, tujuh hari, dua puluh lima, empat puluh hari, seratus dan setahun biasanya masyarakatnya nganggung, hari pertam blok A, besoknya blok
lain dan seterusnya sehingga tidak membebani keluarga yang meninggal, kalau tidak kita bantu, berdosa kita," katanya. Untuk itu, kebersamaan dan gotong royong itu sangat terlihat jelas di masyarakat Bangka. "Biasnya masyarakat saling bantulah, dan saling bersinergilah untuk mengatasi masalah," katanya. Ke depan, orang nomor di Kabupaten Bangka itu mengharapkan tradisi nganggung untuk menjamu tamu bahkan lainnya terus dilestarikan, "Di rumah ini juga banyak dulan-
gnya. Ada 120 dulang, kita pakai untuk HUT Kota Sungailiat, ada 3000 dulang dipersiapkan dari rumah dinas ini, sampai ke jalan sana dan lainnya. Semoga tradisi ini terus dilestarikan karena melambangkan kebersamaan, keanekaragaman, kegotongroyongan dan silahturahim," pungkas Tarmizi Saat. (*/Stf)
10
PELANGI PROPERTI
SENIN - KAMIS
25 - 28 SEPTEMBER 2017
Kiat Tepat Menata Rumah Minimalis terang jika terkena pantulan cahaya lampu. JIKA Anda mulai merasa bosan dengan tampilan rumah yang ditata standar, mungkin kini saatnya mengubah tampilan rumah. Tak perlu khawatir jika luas rumah Anda terbatas. Banyak cara untuk membuat rumah minimalis menjadi lebih istimewa. Kuncinya lakukan penataan tepat. Desain minimalis bisa menjadi pilihan yang tepat untuk rumah mungil Anda. Selain simpel, gaya minimalis tak membutuhkan banyak perabot sehingga membuat rumah Anda menjadi tampak lebih luas. Berikut adalah cara tepat menata rumah minimalis.
2. Penempatan Furnitur Besar Meletakkan satu furnitur besar di dalam rumah akan lebih baik diban-
1. Pilih Cat yang Tepat Jika Anda memiliki rumah minimalis, hal yang harus dilakukan pertama kali yaitu memilih cat dinding yang tepat. Warna putih dan cerah akan membuat ilusi luas pada sebuah ruang dan sejuk. Namun Anda harus pertimbangkan soal penerangannya. Cat putih akan sempurna untuk rumah minimalis jika rumah dilengkapi dengan penerangan yang baik. Sebaliknya, jika penerangan rumah redup dan temaram, dinding putih akan memantulkan bayangan yang membuat ruang suram dan kotor. Selain putih Anda bisa memanfaatkan warna lain seperti krem atau pastel. Warna-warna ini akan terlihat
ding meletakkan furnitur-furnitur berukuran kecil dalam jumlah yang banyak. Meletakkan banyak furnitur pada rumah minimalis akan membuat hunian semakin terlihat sempit. Anda bisa memilih sofa besar untuk diletakkan di ruang tengah. Tambahkan alas karpet berukuran besar, lampu gantung besar, lukisan besar. Semakin sedikit perabot yang ada di hunian Anda akan lebih baik. Sedikit perabot bukan berarti tidak punya nilai estetik, loh! 3. Penambahan Cermin Cermin sangat ampuh membuat ilusi luas sebuah ruang. Tambahkan cermin besar di beberapa sudut ruang
atau di belakang furnitur sehingga rumah terlihat luas. Cermin juga berfungsi sebagai pemantul cahaya. Cahaya yang dipantulkan oleh cermin akan menciptakan cahaya alami yang membuat ruang terlihat lebih terang. 4. Bukaan Besar Buatlah bukaan besar di sekitar rumah Anda. Anda bisa membuat bukaan di sekeliling ruang keluarga yang langsung menghadap ke arah taman. Semakin banyak bukaan di dalam hunian akan semakin baik. Selain membuat sirkulasi udara lancar, bukaan besar juga membuat pandangan lebih luas sehingga hunian terkesan lebih luas. Banyaknya bukaan juga membuat rumah minimalis tak sumpek. 5. Furnitur Multifungsi Untuk mendekorasi rumah minimalis gunakan furnitur bergaya minimalis pula. Furnitur minimalis memiliki model yang simpel dengan garis tegas. Furnitur minimalis juga membuat tampilan rumah clean dan rapi sehingga rumah yang minimalis terlihat lega. Selain itu pilih juga furnitur yang multifungsi, misalnya bangku yang memiliki ruang penyimpanan di bawah bantalan sofanya, tempat tidur dengan laci penyimpanan, dan sebagainya. Ini akan membuat rumah selalu terlihat rapi tanpa banyak barang berserakan. (*/lp6)
Rumah Impian Generasi Milenial BERDASARKAN data dari portal properti global Lamudi menyebutkan, sepanjang tahun 2016 lalu mayoritas pengunjung Lamudi didominasi oleh generasi milenilal (lahir 1980-1998-an). Tercatat, tahun lalu pengunjung website Lamudi didominasi umur 25 tahun-24 tahun (41,97%) dan 18-24 tahun (21,90%). Meningkatnya pencari propeti pada generasi milenial ini tentunya bisa dijadikan indikator bahwa rumah atau properti saat ini sudah menjadi kebutuhan yang harus dimiliki generasi milenial, bukan lagi kendaraan ataupun gadget terbaru. Lantas rumah seperti apa yang ingin dimiliki generasi milenial? Beberapa waktu lalu Lamudi melakukan survei untuk mengetahui hunian seperti apa yang ingin dimiliki oleh generasi milenial, dan berikut ini hasilnya :
Ukuran Kecil Ternyata mayoritas generasi milenial tidak ingin memiliki rumah dengan ukuran besar. Rata-rata mereka ingin membeli rumah dengan tipe 27 hingga 36. Dilengkapi Furniture Fungsional Rata-rata responden yang ditanya ternyata tidak ingin rumahnya dipenuhi dengan furniture. Mereka tidak ingin rumah terlihat sempit, untuk mengisi perabotan rumah, mereka ingin memiliki furniture fungsional yang dapat memiliki lebih dari satu fungsi. Rumah dengan Akses Internet Keberadaan internet saat ini sudah menjadi kebutuhan, makanya banyak generasi milenial yang ingin rumah memiliki fasilitas koneksi internet. Dengan dipasangnya jaringan internet di dalam rumah, maka pemilik rumah bisa menggunakan untuk bekerja ataupun berselancar menggunakan sosial media. Memiliki Aksesibilitas yang Baik Gerasi milenial merupakan kelompok umur yang produktif dan biasanya mereka memiliki mobilitas yang tinggi. Karena itulah mayotitas kelompok umur ini lebih memilih untuk membeli rumah yang memiliki aksesibilitas yang baik. Banyak responden yang bisa menerima tinggal dipinggirang Jakarta asalkan memiliki akses trasportasi umum ataupun tol. Harga Maksimal Rp 500 Juta Lantas harga rumah berapakah yang banyak dicari? Berdasarkan survei lamudi menyebutkan mayoritas pencari properti generasi milenial memilih rumah dengan harga mulai dari Rp 300 jutaan hingga Rp 500 jutaan. (oz)
SENIN - KAMIS
CONNECTION
25 - 28 SEPTEMBER 2017
11
Kompetisi Basket Rp 30 juta serta kontrak-kontrak dari berbagai produk. Pada Seaba Champhionship Mei 2017 ia meraih medali silver. Ia juga mendapat gelar Most Improved Player pada IBL 2017 dan terakhir meraih medali silver pada Sea Games Malaysia 2017. “Potensi pebasket Babel untuk menjadi juara sangat besar. Kita memiliki pelatih-pelatih yang hebat di Babel, tinggal diri kita yang memenej untuk menjadi juara,” ungkap Abraham. “Sebagai orangtua, Abraham kita persilakan main basket asal prestasi akademiknya okey. Demikian pula ketika masuk ke profesional, silakan saja. Dan ia menunjukkan kedisiplinan, bangun subuh, latihan, kuliah, sore
latihan dan akhirnya membuahkan hasil prestasi akademik sekaligus sebagai atlet bola basket,” kata Marcel, sang ayah. Kepada LASPELA, Abraham berbagi kiat bagi rekanrekan serta pebasket yunior Babel. “Membangun mental juara harus dilakukan melalui kompetisi yang bagus dengan standar tinggi. Saya berharap PERBASI BABEL di bawah kepemimpinan Pak Yusri Lestari dapat lebih menggiatkan kompetisi di Kepulauan Bangka Belitung,” harap Abraham. Abraham berkata jujur ketika masih di SMA St Yosef Pangkalpinang, “Saya mengikuti kompetisi yang dibuat oleh Pak Yusri Lestari. Menurut saya kom-
petisi tersebut memiliki standar yang sangat tinggi.” Bahkan, kata Abraham, kalau perlu bisa menggunakan jasa pemain profesional untuk bermain di kompetisi Babel. “Jadi saya berharap kompetisinya lebih d giatkan lagi karena hal tersebut akan menunjukkan hasilnya ketika Babel bermain di PON,” kata Abraham Grahita yang sambil menyelesaikan skripsinya di Universitas Esa Unggul tetap akan main di bola basket profesional Bonus dan PNS Pada Peringatan Hari Perhubungan, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H. Erzaldi Rosman SE MM memberikan bonus Rp 30 Juta kepada Abra-
ham Damar Grahita (22), Pebasket yang meraih Medali Silver di SEA Games Malaysia 2017 dan Rp 50 juta kepada Suwandi Wijaya (22) dari Cabor Atletik. Selain itu Gubernur Erzaldi Rosman juga mengusulkan dua nama Atlet asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tersebut bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Suwandi Atlet Cabang Olahraga Atletik Peraih Perak Sea Game Malaysia 2017 mengatakan, menyambut baik jika Ia bersama rekan diajukan menjadi PNS. “Akan saya terima. Karena kita kan tidak selamanya jadi atlet. Menerima pekerjaan tetap itu dambaan dan motivasi bagi setiap atlet,” kata Suwandi. (ags)
Tahun Baru Islam
Emas Lada Putih Sebentar lagi undang-undang BI yang baru disahkan." Makanya saya kebut semua adminsitrasi yang dibutuhkan termasuk SKT tadi. Semula camat-camat tidak mau menandatangani SKT itu, karena ada surat edaran Gubernur Sumatera Selatan, bahwa tidak boleh ada SKT baru di Belitung. Bupati Belitung Isyak Zainuddin ketika itu membenarkan. Akhirnya saya bicara dengan Bupati Belitung, bahwa ini bukan SKT baru tetapi kebun masyarakat petani lada Belitung yang belum ada surat. Lahan petani itu perlu SKT sehingga memudahkan Pemda untuk mengenakan obyek pajak PBB dan sebagainya. Akhirnya para Camat diizinkan mengeluarkan SKT baru itu. Saat itu Camat Gantung, Camat Manggar, Camat Tangjungpandan, dan Camat Membalong adalah Camat yang paling sibuk menandatangani SKT anggota Koperasi LBM karena mengejar tenggat waktu yang saya ketatkan. Apa daya tangan tak sampai. Tenggat waktu telah lewat. BI tak lagi seperti yang saya harapkan. BI menyarankan kepada saya agar mengurus KUT di Bank BNI Cabang Utama di Jakarta. Saya pun melayangkan surat kepada Direksi BNI. Surat itu segera direspon, BNI bisa memberikan KUT hanya Rp 80 milyar, karena hanya itu yang tersisa. Berita ini saya rapatkan dengan Pengurus Koperasi LBM dan Pengurus KTL di Tanjung Pandan. Saya bilang dalam rapat dengan KUT Rp 80 milyar ini, maka secara otomatis ada anggota yang tidak kebagian. Itu resiko karena terbatas KUT yang kita terima. Dalam rapat itu banyak yang tidak setuju, karena pasti akan menimbulkan gelombang protes dari anggota yang tidak kebagian KUT. Akhirnya kami memutuskan untuk menolak KUT BNI tersebut. Dijual ke Jepang Hadirnya Koperasi LBM ini rupanya terdengar oleh Jepang. Negara ini sangat mengenal lada putih Belitung yang selalu mereka konsumsi. Seorang pengusaha Jepang Minoru Hatano saya undang untuk datang ke rapat Koperasi LBM dan KTL di Belitung. Ia pun hadir. Dan ia menceritakan kepada rekannya di Jepang bahwa Koperasi LBM itu benar ada. Di wajahnya tergambar kegembiraan itu. Sehingga ia memutuskan untuk melakukan pembelian lada putih dengan Koperasi LBM. Mereka minta 8.000 ton per tahun sesuai prediksi hasil produksi anggota Koperasi LBM waktu itu. Namun saya meminta kepada Jepang agar Koperasi LBM dibantu dari aspek pendanaan. Mereka pun
strata sosial bagi orang kampung. Banyak menanam sahang jadi kebanggaan tersendiri yang tidak terhingga.
setuju membantu Keperasi LBM sebesar USD 12 juga dollar setara Rp 150 milyar. Bahkan seorang novelis terkenal Jepang Ayoku Sone melalui yayasan ayahnya tertarik untuk membantu Koperasi LBM. Bagi dia lada putih bagaikan emas untuk masyarakat Jepang. Apalagi lada ini langsung berhubungan dengan koperasi petani lada terbesar di Indonesia. Melalui Minoru Hatano saya dapat menyimpulkan bahwa Jepang memang memerlukan mitra langsung dengan koperasi seperti ini, karena lada di negara mereka tidak bisa tumbuh. Koperasi LBM Bangka Saya pikir uang ini merupakan pinjaman, ternyata gratis. Keperasi LBM akan mendapat bantuan hibah Rp 150 milyar. Saya pun teriak kegirangan. Saya merasa bahagia yang tak terhingga. Kebahagian inipun saya ceritakan kepada rekan saya Hayadin dan Sunandar di Bangka. Hayadin saat itu Ketua DPRD Kabupaten Bangka dari PDIP. Ia kawan dekat dengan Bupati Bangka Eko Maulana Ali. Saya ceritakan semua kebahagiaan saya yang mendapat bantuan dari Jepang kepada Hayadin dan Eko Maulana Ali. Rupanya mereka mau ikutan juga. Akhirnya saya membentuk Koperasi LBM di Bangka. Namanya Koperasi Lectura Bangka Makmur (disingkat Koperasi LBM juga). Saya juga jadi ketuanya, sehingga saya gabung antara Koperasi LBM Belitung dengan Koperasi LBM Bangka. Koperasi LBM Belitung sudah pasti beranggota 2.500 petani lada, sedangkan Koperasi LBM Bangka waktu itu berpotensi memiliki anggota 4.000 petani lada. Artinya Koperasi LBM bakal memiliki anggota 6.500 petani lada. Jika dihitungkan dari rencana produksi lada putih Bangka dan Belitung waktu itu Koperasi LBM bisa menguasai pasar lada putih dunia 35%, sehingga 100% Koperasi LBM dapat menentukan harga lada dunia waktu itu. Karena Vietnam, dan negara tetangga belum maksimal soal lada ini, maka Kop-
erasi LBM adalah monopoli suplai lada dunia. Informasi ini bocor ke telinga apa yang saya sebut "mafia lada." Mereka resah, terutama yang berbasis di Singapura. Eko Maulana Ali sempai berbisik kepada saya. "Ri saya nggak kuat dengan tekanan para mafia lada nih, bagaimana menurut kau. Saya sendiri tak sanggup." Begitulah tutur Eko kepada saya. Rupanya itu peringatan buat saya. Semula saya abaikan, akhirnya saya harus bertemu juga. Mereka menerobos ke Jepang. Mereka bilang ke pihak mitra Koperasi LBM tadi, bahwa mereka bisa suplai lada yang diminta dan tidak perlu memberikan bantuan. Mereka sanggup memenuhi suplai lada putih yang diminta pihak Jepang asalkan hentikan bantuan kepada Koperasi LBM. Pihak Jepang pun menghentikan bantuan itu. Lagi-lagi saya lemas. Saya sedih. Usaha apalagi yang saya harapkan agar anggota saya dapat dana buat menanam sahang. Sebulan lebih merenung atas gagalnya perjuangan ini. Inilah resiko apabila saya bukan siapa-siapa, saya bukan pejabat, dan saya bukan politisi. Akhirnya saya sempat membawa dokumen setinggi satu meter itu ke Deutsche Bank Cabang Jakarta yang berkantor di Sudirman. Bank Jerman ini akan mengusahakan bantuan sedapat mungkin dengan catatan lada putih akan dijual ke Jerman. Tapi rupanya mereka kehabjsan platform untuk kredit kepada para petani. Akhirnya saya mengajak rapat anggota dan pengurus yang disaksikan oleh Dinas Koperasi Belitung. Saya pertanggung jawabkan apa yang telah saya lakukan. Dan kami menyatakan diri kami bubar waktu itu, dengan sejumlah kenangan. Ada diantara KTL yang meminta kita beralih ke kelapa sawit, tetapi saya tidak tertarik. Saya hanya senang dengan menanam lada. Karena lada adalah tanaman yang sudah mendarah daging bagi orang Belitung dan Bangka tentunya. Ia telah menjadi tanaman yang dapat menentukan
Iuran dikembalikan Tidak ada aturan iuran koperasi dikembalikan. Uang Rp 100 ribu per anggota, saya kembalikan tiga tahun kemudian melalui ketua atau pengurus KTL. Sayang ada sudah meninggal dunia saat saya mengembalikan uang anggota ini. Sembari mengembalikan iuran saya juga memberikan buku "Mafia Lada" ke mereka. Buku ini merupakan kisah pergolakan sebuah ide koperasi petani lada terbesar di Indonesia. Dalam buku tersebut dikisahkan pertanggung jawaban saya selaku Ketua Koperasi LBM yang saya bentuk. Tetapi saya khawatir juga belakangan, bahwa yang saya informasikan kepada pengurus KTL tidak sampai dengan sempurna kepada anggota. Hal itu bisa menjadi negatif dan bisa juga menjadi positif. Tetapi terlepas soal negatif atau positif, saya senang selama mereka menjadi anggota Koperasi LBM mereka mendapat SKT tanah masing-masing 2 hektar. Sebenarnya saat itu, kalau bukan karena Koperasi LBM surat tanah itu tidak mungkin mereka dapatkan. Karena tanah di Belitung telah dipetakan menjadi peruntukan yang lain. Kini harga tanah 2 hektar itu sudah ratusan juta, ketika demam pariwisata di Belitung dimulai, walaupun saya tidak suka orang Belitung menjual tanah, bahkan saya melarangnya. Karena tanah bagi orang kampong adalah dapur mereka. Apa yang terjadi kalau dapur dijual? Perlu Power Saya sadar semua ini karena saya bukan siap-siapa untuk mewujudkan semua mimpi besar itu. Di era kepemimpinan Pak Jokowi ini produk perbankan sudah sangat variatif. Banyak fasilitas kredit buat para petani dan rakyat kecil. Bahkan klien saya sendiri mau berinvestasi di bidang sahang ini senilai Rp 200 milyar. Bagi klien saya sangat menarik konsep pergerakan ekonomi petani lada Belitung seperti gagasan Koperasi LBM ini. Oleh karna itu saya akan meneruskan program Koperasi LBM walau pun tidak mesti bernama sama. Saya hanya perlu menjadi seorang Bupati Belitung untuk mewujudkan semua mimpi ini. InsyaAllah dengan power yang saya miliki saya tidak dapat diintervensi oleh kejahatan manapun untuk mewujudkannya. (*/infotorial/ags)
Merah, sehingga Nabi Musa dan pengikutnya melarikan diri dari kejaran bala tentara Fir'aun. Dengan do'a dan seizin Allah SWT, Nabi Musa AS dapat membelah laut sehingga bebas dari kejaran Fir'aun,"
ungkap Yusuf Mansyur. Setelah memberikan tausyiah, KH Yusuf Mansyur dan Gubernur didaulat untuk menanam pohon kurma di halaman Masjid Al Mukminun Kenanga, kemudian mencicipi
kue bolu Kuju yang dihidangkan dengan dulang dan tudung saji raksasa, dilanjutkan menyantap hidangan bersama-sama dengan masyarakat (nganggung) di aula masjid. (*/ humas pemprov)
Jaga Kebhinekaan dan Danlanal Babel Letkol Iwan Siswanto hadir di Stadion Depati Amir memberikan ucapan selamat secara khusus kepada Mgr Adrianus Sunarko OFM. Kepada wartawan Gubernur Erzaldi Rosman mengatakan, “Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Mgr Adrianus Sunarko yang baru saja ditahbiskan. Saya yakin dan percaya Mgr Sunarko, kita akan menjaga kebhinekaan demi kerukunan dan keharmonisan bersama. Saya yakin pula, Mgr Sunarko akan memotivasi umat Katolik agar bersama-sama membangun Kepulauan Bangka Belitung.” Harapan yang sama juga disampaikan oleh Kapolda Brigjen Syaiful Zachri. “Selamat dan Sukses kepada Mgr Adrianus Sunarko OFM. Kami secara bersama-sama akan menjaga kebhinekaan dan kerukunan sebagai energi untuk menciptakan ketentraman dan kedamaian di Babel,” ungkap Syaiful Zachri. Menanggapi harapan Gubernur Erzaldi Rosman dan Kapolda Syaiful Zachri, Mgr Adrianus Sunarko OFM mengatakan, “Kebhinekaan yang tercipta di Kepulauan Bangka Belitung sudah sangat baik. Kita umat Katolik akan semakin baik dalam menjaga kebhinekaan dan akan mendorong umat untuk membangun Kepulauan Bangka Belitung.” Format sumbangsih karya Umat Katolik dalam membangun Babel, kata Mgr Adrianus Sunarko OFM, akan dikaji lebih jauh melalui pertemuan-pertemuan dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi lainnya, melalui pemikiran-pemikiran yang kita himpun dari berbagai perjumpaan, kebersamaan maupun saling bertemu dan bersilaturahmi. Kehadiran Forum Pimpinan dan Koordinasi Pimpinan Daerah itu melengkapi kesuksesan keseluruhan rangkaian upacara pentahbisan dari Salve Agung di Gereja Bernadeth (22/9-2017), Welcome Dinner di Rumah Dinas Walikota, Pentahbisan Uskup Pangkalpinang dan Ramah Ta-
mah di Soll Marina Hotel. Walikota Pangkalpinang Muhammad Irwansyah dalam sambutan welcome dinner mengatakan, “Momen berkumpulnya uskup se Indonesia merupakan momen yang istimewa. Berada di tengah para uskup se Indonesia, rasanya saya bukan walikota, tetapi di atas walikota. Mohon doakan kami agar bisa memimpin kota dengan pelayanan optimum untuk rakyat.” Ketua Umum Panitia Pentahbisan Romo RD Agustinus Dwi Pramodo dan Romo Hans Jeharut mengungkapkan rasa syukur dan terima-kasihnya atas segala bentuk kebersamaan, gotong royong dan bentuk-bentuk bantuan dan partisipasi dari Para Pemuka Lintas Agama, Para Pemuda Lintas Agama, GP Ansor, Pemuda Katolik, Orang Muda Katolik seluruh KBG se Keuskupan Pangkalpinang, biarawan-biarawati, berbagai instansi, TNI Polri dan para sukarelawan serta media massa. Ritual Pentahbisan Uskup Pangkalpinang Mgr Adrianus Sunarko OFM dilantik melalui ritus penumpangan tangan ke atas kepala oleh uskup penahbis utama, Mgr Aloysius Sudarso SCJ didampingi dua uskup Mgr Yohanes Harun Yuwono dan Mgr Leo Laba Ladjar OFM dan 38 Uskup se Indonesia secara bergilir ke atas kepala Mgr Adrianus Sunarko, OFM. Ritus penumpangan tangan diawali dengan uskup terpilih berlutut. Uskup penahbis utama mengenakan mitra lalu mendekati uskup terpilih dan menumpangkan kedua tangannya ke atas kepala uskup terpilih tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Upacara tahbisan uskup diawalii dengan koor dan umat menyanyikan lagu roh kudus, pengajuan uskup terpilih dan pembacaan surat pengangkatan dari Paus Fransiskus oleh Sekretaris Duta Vatikan untuk Indonesia. Selanjutnya uskup terpilih mengucapkan janji, litani orang kudus, penumpangan tangan dan doa tahbisan.
Mgr Aloysius Sudarso SCJ sebagai penahbis utama berdoa, "Saudara saudari terkasih, Keuskupan Pangkalpinang kini mempunyai seorang uskup baru yang akan memimpin serta mempersatukan umat pada Kristus, memperhatikan keselamatan serta hidup bersatu sehati sejiwa dalam suka dan duka. Sebagai tanda syukur kepada Tuhan kita semua dengan gembira menyambut Bapak Uskup Mgr Adrianus Sunarko OFM sebagai pemimpin Keuskupan Pangkalpinang." Jalan Menuju Allah Dalam kotbah dalam Misa Perdananya di Gereja Katedral St Yosef Mgr Adrianus Sunarko OFM mengatakan ada dua jalan menuju ke surga. Pertama melalui kitab suci dan satunya lagi melalui alam ciptaan Tuhan. “Dengan melihat alam semesta; gunung, samudra dan keindahan alam lainnya kita bisa sampai kepada Allah. Tapi karena kita berdosa, kita tidak bisa lagi membaca alam sebagai jalan menuju Tuhan,” kata Mgr Sunarko. Jalan kedua, kata Mgr Sunarko, adalah kitab Suci yang melaluinya kita dapat sampai kepada Allah. “Saya membaca banyak tulisan-tulisan almarhum Bapa Uskup Hilarius yang sangat menekankan pengembangan gereja melalui KBG dimana Kitab Suci menjadi sentral. Mudah-mudahan kita melanjutkan hal baik ini dengan rajin membaca Kitab Suci karena disana kita bisa menjumpai Tuhan.” Mgr Sunarko mengajak umat Katolik di Babel mengimani Allah yang hobinya mencatat-catat kesalahan kita, namun Allah yang senantiasa peduli dengan penderitaan kita. Dia adalah Allah yang murah hati dan berbelas kasih. “Kepada Allah yang seperti itulah kita ingin menjadikan-Nya Raja dalam kehidupan kita Allah yang berbelas kasih, yang murah hati maka pulau-pulau dan penghuninya akan bersukacita,” kata Mgr Sunarko. (*)
12 PELANGI RELIGI
SENIN - KAMIS
25 - 28 SEPTEMBER 2017
SENIN - KAMIS
25 - 28 SEPTEMBER 2017
Edisi No 90
1 Muharram 1439 Hijriah
Ikon Wisata Religi Pemkab Bangka SUNGAILIAT- Perayaan Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1439 H berlangsung meriah di Masjid Al Mukminun Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Kamis (21/9/17) lalu. Hadir dalam perayaan tersebut Gubernur Kepu-
lauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Bupati Bangka H. Tarmizi Saat, Sekda Bangka, H. Fery Insani, pejabat provinsi dan Kabupaten Bangka, Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung dan Kabupaten Bangka, tokoh agama, majles taqlim, PKK, Dharma Wanita Persatuan, penceramah Ustad Yusuf Mansyur, serta ribuan masyarakat. Bupati Bangka H. Tarmizi Saat dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan perayaan 1 Muharram 1439 H ini merupakan agenda rutin dan telah masuk dalam agenda wisata religi Kabupaten Bangka. “Momen ini merupakan sarana mempererat tali silahturahmi antar umat, semua agama hadir di sini untuk menghadiri dan merayakan tahun baru islam ini,” katanya. Selain menjadi ajang silahturahmi, mantan sekda Bangka itu menyatakan, kebersamaan antar umat beragama yang hadir
dalam perayaan 1 Muharram merupakan salah satu modal untuk melaksanakan pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. “Saya harapkan kita sebagai pemimpin dapat berkunjung ke rumah masyarakat dan bersilahturahmi, serta saling mendoakan menjadi umat yang teladan di Bumi Serumpun Sebalai ini,” katanya. Tarmizi lantas menghimbau seluruh masyarakat untuk berani merevormasi diri sehingga kaum muslim di Bangka pada khususnya dan Babel pada umumnya terjamin hidupnya baik urusan di dunia maupun akhirat nanti. Hijrah Menuju Kebaikan Hal senada disampaikan Gubernur Erzaldi Rosman. Menurutnya, tahun baru Islam, 1 Muharram 1439 Hijriah, adalah momen tepat bagi segenap kaum Muslim memperbaiki diri dan hijrah menuju kebaikan sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW. “Kita implementasikan makna tahun baru islam ini untuk hijrah menuju kebaikan bersama. Sekecil apapun,
yang namanya kebaikan harus dimulai dari diri sendiri. Kita harus terus berupaya menjadi lebih baik dari harihari kemarin,” tandas Erzaldi Rosman. Mantan Bupati Bangka Tengah itu berharap, gelaran perayaan tahun baru islama di Kenanga pada waktu mendatang harus lebih berwarna. “Setiap tahun harus lebih maju, dan harus berwarna juga,” sarannya. KH.Usatad Yusuf Mansur dalam ceramahnya mengatakan, sebagai manusia harus senantiasa mensyukuri hidup baik dalam suka maupun duka. “Jangan pernah sekali-sekali kita mengeluh atas apa yang sedang kita hadapi, apalagi meminta bantuan kepada manusia tanpa melewati tata cara ikhtiar kepada Allah SWT, itu salah,” jelasnya kepada ribuan jamaah yang hadir. Perayaan satu Muharram di Kenanga diisi juga dengan kegiatan Makan Bolu Koju bersama, Nganggung Bersama, dan penanaman pohon kurma oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dan Bupati Bangka. (adv/fiq)