Skip to main content

Media Satya Laskar Pelangi

Page 1

SELASA - JUMAT

12 - 15 SEPTEMBER 2017

Edisi No 88

12 HALAMAN

Menerangi Bumi Serumpun Sebalai

Wisata Religi Wisata Unggulan Oleh: Agus Ismunarno PATUNG RAJA AKHIRAT, Thai Tse Ja (Thai - yang paling Berkuasa; Tse - Orang Meninggal ; Ja - Raja) mulai dijilat api yang semakin berkobar. Thai Tse Ja - yang dalam keadaan duduk membawa buku dan pena telah selesai mencatat arwah gentayangan di bumi – semakin memerah dilalap api dan menjadi abu.

Energi Cinta Industri Wisata Harus Sistemik Raisa I could make you happy, make your dreams come true. Nothing that I wouldn't do. Go to the ends of the Earth for you, To make you feel my love To make you feel my love (Adele)

"AKU bisa membuatmu bahagia, membuat impianmu menjadi kenyataan. tidak ada yang aku takkan melakukannya. Pergi ke ujung bumi untukmu Untuk membuatmu merasakan cintaku," UNGKAP Raisa Andriana saat melantunkan lagu yang dipopulerkan Adele, persembahan khusus untuk Aktor Hamish Daud, suaminya serta para tamu

A K H I R N YA mendarat juga pesawat Sriwijaya Air yang membawa turis dari Malaysia. Pertanda bahwa bandara HS Hanandjoeddin resmi beroperasinya sebagai bandara internasional setelah 9 bulan lowong tak ada aktifitas apaapa. Kosong selama itu, membuat status bandara ini terancam dikembalikan ke bandara domestik seperti semula. Ini bertanda bahwa industri pariwisata adalah sebuah sistem yang harus dibangun oleh para stakeholder di Belitung. Ia tidak semata mengandalkan kekayaan dan keindahan alam secara alimiah tetapi harus dibangun sebuah sistem pendukungnya. Misalnya jaringan perhotelannya, distinasi yang disuguhkan semakin variatif dan banyak, transportasi lokal yang sema-

kin memadai, restoran yang mendukung turis yang datang, dan sebagainya. Industri pariwisata di Belitung lebih dikenal dengan wisata pantai dan pulau terdekat. Sedangkan obyek wisata di wilayah daratan belum memberikan arti. Sudah ada gerakan di bidang geopark, tetapi belum dikelola secara sempurna. Sebenarnya, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bisa membagi zonasi. Misalnya, Belitung ditetapkan sebagai prioritas daerah wisata. Muntok diprioritaskan sebagai wilayah hi-tech industri. Toboali diprioritaskan sebagai kota industri lada dunia. Belitung Timur diprioritas sebagai industri dok galangan kapal. Dan sebagainya.

INDEX Hal 03. Hal 06. Hal 08. Hal 12.


2

EKONOMI BISNIS

SELASA - JUMAT

12 - 15 SEPTEMBER 2017

Peserta BPJS Ketenagakerjaan Diimbau tidak Cairkan JHT Terlalu Dini MANADO - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

(BPJS Ketenagakerjaan) mengimbau agar para pekerja yang telah menjadi peserta program jaminan hari tua (JHT) di BPJS Ketenagakerjaan agar tidak buru-buru mencairkan atau terlalu dini melakukan penarikan

Berita Kehilangan

Tas perempuan hitam selendang, bahannya beludru, di dalam tas ada dompet coklat isi ktp-atm BCA-atm BNI-atm BTN atas nama Latipatunnisa, stnk motor mio atas nama M. Tamrin, dan sejumlah uang, jatuh di sekitaran RSBT - Bukit Merapin - Kampak. Bagi yang menemukan harap Hub: 082240758461

pada saat sebelum usia pensiun tiba. Pasalnya, apabila mencairkan JHT pada usia muda maka akan mengakibatkan pekerja tersebut tidak memiliki perlindungan dan jaminan sosial pada saat pensiun kelak yang justru sangat diperlukannya. Demikian disampaikan Direktur

Keuangan BPJS Ketenagakerjaan, Evi Afiatin, disela aksinya turut melayani para peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Manado, Rabu (6/9), dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional. Saat memberikan pelayanan, pihaknya selalu mengingatkan agar para

peserta bisa lebih bijak dalam mempersiapkan masa tua mereka, yakni dengan mencairkan dana Jaminan Hari Tua (JHT) hanya pada saat mereka memasuki usia pensiun dan tidak diambil untuk kepentingan konsumtif pada saat berhenti bekerja. "Jika peserta melakukan penarikan JHT sebelum memasuki usia pensiun akan mengakibatkan pekerja tersebut tidak memiliki perlindungan dan jaminan sosial pada saat pensiun kelak yang justru sangat diperlukannya," tutur Evi. Selain itu, lanjut dia, peserta yang langsung mencairkan JHT terlalu dini maka akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan manfaat hasil pengembangan investasi dana JHT yang sampai dengan saat ini besarnya kurang lebih 2% di atas rata-rata bunga deposito. “Sangat disayangkan apa-

bila peserta JHT mencairkan dananya untuk keperluan konsuntif saat ini, dengan mengorbankan perlindungan hari tua yang sangat dibutuhkan kelak dan tentu saja kesempatan untuk mendapatkan hasil pengembangan dengan besaran imbal hasil yang sulit di dapat apabila ditempatkan di tempat lain, seperti di perbankan misalnya”, ujarnya. Menurutnya lagi, apabila sudah tidak bekerja lagi di suatu perusahaan sebaiknya memang harus tetap ikut lagi sebagai peserta demi hari tua, seperti nama programnya JHT (Jaminan Hari Tua). “Apalagi iuran JHT itu penghasilan yang tidak kena pajak," jelasnya. Evi menambahkan bahwa sepanjang tahun lalu, para peserta yang mencairkan JHT terlalu dini, apalagi untuk kepentingan konsumtif cukup banyak. “Tahun lalu itu ada sekitar 2 juta peserta yang klaim JHT. Kalau angka per hari ini masih kami update” ujarnya. Pihaknya berharap dengan segala upaya yang terus dilakukan jajarannya, akan semakin banyak masyarakat yang mengenal BPJS Ketenagakerjaan dengan segala program yang ada di dalamnya, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dinikmati masyarakat. Sementara itu, saat ini, kata dia, jumlah kepesertaan secara nasional mencapai di atas sekitar 40 juta. Namun, dari jumlah tersebut yang aktif hanya sekitar 27 juta, dengan jumlah perusahaannya mencapai sekitar 400-500 ribuan. “Kalau total aset dana jaminan sosial yang ada di BPJS Ketenagakerjaan per Juli 2017 sekitar Rp275 triliun dengan imbal hasil seTerima Tukar Tambah Kendaraan Lama Anda besar 7,4% nett,” ujarnya. (bdc)


SELASA - JUMAT

PANGKALPINANG NEXT LEADER

12 - 15 SEPTEMBER 2017

3

Ibu Kite Endang Selalu Berbagi dengan Warga SIAPA Tak Kenal Endang Kusumawaty, Wanita kelahiran Pangkalpinang ini ternyata selalu menyempatkan diri untuk menemui masyarakat dan membantu meringakan beban masyarakat yang membutuhkan. Terlebih ketika menjelang perayaan hari keagamaan dimana beban ekonomi masyarakat biasanya meningkat. Hal ini pula yang dilakukan Endang Kusumawaty terhadap masyarakat Pangkalpinang ketika menghadapi Idul Adha 1438 hijriah kemarin, meski sibuk mendampingi suaminya Irfan Suryanagara sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Endang masih tetap menyempatkan diri untuk menemui warga Pangkalpinang kota kelahirannya untuk saling berbagi dan membantu warga yang sedang menghadapi perayaan Idul Adha. Endang yang siap mencalonkan diri sebagai Walikota Pangkalpinang ini biasanya selalu membantu warga Jawa Barat tempat suaminya mengabdi, sebagai bentuk tanggung jawabnya terhadap masyarakat. Tak hanya itu, Endang yang selalu ramah setiap bertemu dengan warga ini ternyata tak ingin hanya membantu dan berbagi kepada warga tempatnya suaminya mengabdi saja, Endang pun terus berbagi kepada warga Pangkalpinang ketika berkesempatan memanfaatkan moment Idul Adha untuk berbagi bersama. Kepada wartawan, Endang mengatakan, moment Idul Adha lalu ia berkesempatan turut membantu warga Pangkalpinang dengan membagikan 2000 kupon ayam kepada masyrakat yang membutuhkan. Berbagi kepada sesama warga ini kata Endang merupakan “Bukti Cinta Dengan Berbagi” ibu kite Endang Kusumawaty dengan menyebrkan bantuan di 15 titik kelurahan di kecamatan Kota Pangkalpinang, yaitu warga Kelurahan Tangsi,Bukit Baru, Bukit Merapin, Gabek, Selindung, Jerambah Gantung, Jalan Mentok, Kampung Opas, Kampak, Airitam dan kelurahan lainnya.

Bersedekah Tak Perlu Menunggu Sukses

Endang mengungkapkan, dirinya sangat senang sekali bisa berbagi dengan masyarakat dalam bentuk cinta karena sebagai hamba Allah semua sama dan tidak ada yang membeda-bedakan. “Kita harus selalu berbuat baik kepada siapa pun, niat kurban bukan harus menunggu sukses, sekecil apapun sedekah kita pasti dicatat dan dibalas berlipat ganda oleh Allah swt,” pungkasnya.

Di Do’akan Warga

Keramahan “Ibu Kite” Endang Kusumawaty setiap bertemu warga membuat warga Pangkalpinang menjadi senang dan tanpa sungkan bercanda dengannya. Bahkan, Endang Kusumawaty yang selalu merangkul Ibu-ibu ini langsunh disambut dan di doakan warga Selindung ketika bertamu kerumah warga saat memberikan bantuan. Masyarakat Merasa Terbantu Kehadiran “Ibu Kite” Endang Kusmawaty diten-

gah-tengah warga Pangkalpinang membuat warga merasa terbantu dengan kupon ayam yang ia bagikan, terlebih dengan kondisi ekonomi di kota Pangkalpinang yang saat ini dianggap cukup sulit dengan menurunya daya beli masyrakat. Tak hanya itu, warga lainnya, Lia ketika ditanya wartawan mengaku “Senang dengan ibu Endang, mau berkenalan dengan masyarakat dan mau membantu terlebih ketika masyarakat sedang susah dan mau merayakan Idul Adha seperti saat ini,” salah satu warga Selindung, Lia. (adv/naf)

Popularitas Terus Naik, Endang Dilirik Golkar

Pilkada Belitung

7 Bakal Calon Kembalikan Berkas ke Demokrat

TANJUNGPANDAN - Pilkada Belitung 2018 sudah memunculkan beberapa nama yang siap maju untuk berkompetisi merebut tampuk kepemimpinan di daerah itu. Melalui partai Demokrat, saat ini sudah ada tujuh orang bakal calon yang mengembalikan berkas hingga Kamis 7 September 2017. Ketua penjaringan bakal calon Bupati dan Wabup Belitung DPC Demokrat Belitung, Muzakir, mengatakan, saat ini setidaknya ada tujuh orang yang telah mengemba-

likan berkas. Ketujuh orang tersebut adalah Rudi Hartono, Dedi Wahyudi, H Muhtar Motong (Tarek), Faisal Madani, Amin Nurachman, Hellyana, dan Dodi Setiadi. Menurut Muzakir, berkas yang masuk diperiksa sebelum disampaikan ke DPP. Demokrat saat ini menjaga peluang dengan tetap melihat dinamika politik di Belitung. “Bagaimanapun kita harus lihat arus politik. Meski kita hanya satu kursi di DPR tapi kita punya nama besar yang bisa kita besarkan,” kata Muzakir. Salah satu calon yang mendaft-

ar di Demokrat, Muhtar Motong (Tarek) mengatakan, saat ini tidak ada calon yang benar-benar kuat. Semua calon memiliki peluang sama pada Pilkada Belitung tahun depan. Termasuk koalisi partai pengusung di Belitung yang ia sebut sebagai koalisi alteenatif. Ia menyebut, pilkada nanti akan banyak kejutan. “Semua partai punya peluang asal mereka cerdas menyikapi keadaan politik saat ini. Saya rasa Demokrat juga punya peluang, bukan hanya jadi pendukung tapi pengusung,” kata pria yg akrab disapa Tarek usai pengembalian berkas. (Jun)

PANGKALPINANG – Memulai start lebih awal untuk merebut tampuk kepemimpinan Walikota Pangkalpinang, merupakan strategi jitu bagi Endang Kusumawaty yang sejak awal tetap komitmen untuk mejadi walikota Pangkalpinang. Meski belum pernah berkiprah dalam dunia politik di kota Pangkalpinang, Calon Walikota yang gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan sebutan “Ibu Kite” ini akhirnya menjadi perhitungan bagi beberapa partai politik besar untuk dip-

inang sebagai calon walikota. Salah satunya DPP Partai Golkar, yang ingin mengajak Endang Kusumawaty untuk mencalonkan diri dari Partai Pohon Beringin tersebut. “Ada permintaan dari DPP Partai Golkar kepada Endang, agar dimasukan kedalam rekomendasi dipencalonan melalui Partai Golkar,” kata suami Endang, Irfan Suryanegara yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Jawa Barat. Menanggapi permintaan DPP Partai Golkar ini, menurut Irfan menjadi sebuah kebanggaan atas pencapaian yang diraih oleh Endang karena telah menjadi bidikan sekelas Partai Golkar.

"Ada yang dari pusat minta endang untuk dimasukkan dalam rekomendasi untuk dicalonkan dari Golkar, Alhamdulillah dan kita senang karena sudah masukan bidikan Partai sekelas Golkar," tegas Irfan kepada wartawan, Kamis lalu (07/09/17) melalui media sosial Whatsapp. Irfan berharap agar perjalanan Endang menuju Walikota periode 20182023 ini berjalan sesuai harapan dan dirinya juga turut mengapresiasikan pencapaian saat ini merupakan penghargaan bagi pihaknya. "Mudah - mudahan semua berjalan sesuai yang kita harapkan, dan ini suatu penghargaan bagi kita ", ucapnya (naf)


4 COMMERCE & INDUSTRY

Pemerintah Buka Penerbangan Belitung-Kuala Lumpur JAKARTA- Pemerintah mengumumkan telah resmi membuka penerbangan internasional langsung dari Belitung ke Kuala Lumpur, Malaysia dan sebaliknya demi negosiasi investasi. Penerbangan perdana internasional tersebut dimulai pada 10 September 2017. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengungkapkan, penerbangan tersebut berstatus charter yang dilakukan Dewan Perniagaan Malaysia Global (MGCC) dengan maskapai penerbangan nasional, Sriwijaya Air. Tujuannya, agar bisa memboyong kurang lebih 200 investor yang tergabung dalam Malindo Business and Cultural Centre (MBCC) untuk bertemu dengan Pemerintah Daerah Belitung dan Belitung Timur guna membicarakan investasi di daerah tersebut. "Tentu saja hal ini akan bisa meningkatkan perekonomian daerah tersebut khususnya dan perekonomian nasional umumnya," ujar Agus dalam keterangan tertulis, Minggu (10/9). Bersamaan dengan penerbangan charter demi negosiasi investasi itu, Agus berharap akan datang investasi dalam bentuk lain dari Kuala Lumpur. Sedangkan dari pihak pengelola bandara, diharapkan dapat segera mewujudkan penerbangan internasional berstatus reguler.

Demi Negosiasi Investasi Penerbangan Dilakukan Sekali Sehari Perekonomian Daerah dan Nasional Diharap Meningkat

Sehingga, koneksi dengan negara tetangga menjadi lebih lancar. Sebab, dampaknya tak hanya meningkatkan akses dan investasi, tapi juga bisa mendorong pariwisata. Pasalnya, di saat yang bersamaan, status bandara di Pulau Laskar Pelangi itu telah diubah menjadi internasional. Namun, sudah sembilan bulan berjalan belum juga ada penerbangan internasional langsung, alias masih harus transit ke Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta di Banten. Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah menyambut baik terealisasinya penerbangan Internasional di Bandara HAS Hanandjoedin ini. Ia berharap, penerbangan perdana ini akan diikuti penerbangan regular lainnya. Tak hanya itu, Wagub juga berharap, dengan dimulainya penerbangan Internasional ini, investasi di Belitung khususnya dan Babel umumnya terus bertambah. Adapun penerbangan internasional tersebut akan terjadi sekali dalam sehari, yaitu berangkat pada pukul 07.30 waktu Belitung dan sampai di Kuala Lumpur pada pukul 10.30 waktu setempat. Sedangkan dari Kuala Lumpur berangkat pukul 07.35 waktu setempat dan tiba di Belitung pukul 09.50. (ril/stf)

Sepakat tak Jual Pupuk Palsu PANGKALPINANG– Tim Satgas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melaporkan proses peredaran pupuk di Babel kepada Wakil Gubernur Drs. H. Abdul Fatah, M.Si, Kamis (7/9/2017) lalu. Dir Reskrimsus Polda Babel, Kombes Pol. Mukti Juharsa, SIK yang merupakan Ketua Tim Satgas Pangan dalam kesempatan itu memaparkan, terdapat pupuk yang tidak memiliki izin edar seperti sudah kadaluarda dan kand-

ungan pupuk tidak sesuai dengan SNI. Mukti lantas meminta kesepakatan pada seluruh suplaier, distributor, dan retail penjual pupuk agar tidak mengedarkan pupuk palsu. Wakil Gubernur Abdul Fatah menyampaikan terima kasih kepada Tim Satgas Pangan Babel yang telah bekerjasa optimal sehingga menemukan pupuk kadaluarsa ini. Kepala Dinas Pertanian Babel, Toni Batubara, menyebutkan, temuan pupuk diduga sudah kadaluarsa oleh Tim Satgas jumlahnya mencapai 107 ton. Maka dari itu, kata dia, Pemprov Ba-

bel akan mengadakan jajak pendapat dan mendengar langsung dari para pengguna pupuk dan distributor-distributor pupuk di Babel terkait masalah ini. “Masyarakat menyampaikan apresiasinya kepada Tim Satgas Pangan Provinsi Babel yang telah sigap mengambil langkah terkait peredaran pupuk kadaluarsa ini,� tukas Toni. Di akhir pertemuan, para suplaier, distributor, dan retail penjual pupuk melakukan kesepakatan tertulis untuk tidak mengedarkan pupuk kadaluarsa atau pupuk palsu di Bangka Belitung. (ril/stf)

SELASA - JUMAT

12 - 15 SEPTEMBER 2017

INDUSTRY

Pemerintah Kaji Ulang Pajak Penulis MENTERI Keuangan Sri Mulyani mengatakan akan mengevaluasi pajak penulis. Evaluasi tersebut terkait dengan proses administrasi yang dinilai perlu diperbaiki. "Saya memperhatikan dan membaca secara teliti apa yang disampaikan, dan telah meminta kepada jajaran Ditjen Pajak dan BKF (Badan Kebijakan Fiskal) untuk bisa memahami aspirasi itu apa yang menjadi persoalan," ucap Sri Mulyani baru-baru ini. Menurut dia, ada masalah dalam sisi administrasi, yaitu apakah bisa dilakukan secara simpel terutama terkait nominal approach. Selain itu ada yang berhubungan dengan masalah rate yang dianggap adil, serta aspek yang berhubungan dengan posisi pemerintah dan negara untuk menghargai karya kreatif. "Hal-hal ini akan saya lihat dan minta kepada tim untuk mengkaji, kalau memang ada di dalam peraturan perundang-undangan untuk bisa kita lakukan. Pada intinya, kami mendukung hal-hal yang sifatnya kreatif, itu perlu mendapat support, dan support bisa dari berbagai aspek," tegas dia. Menurut Menkeu, kalau masalahnya administrasi kompleks, maka pemerintah perlu menyederhanakannya. Sehingga memudahkan para pembayar pajak untuk bisa melaksanakan tugasnya, yaitu membayar pajak dengan baik. Kalau masalahnya keadilan terutama rate pajak, belum bisa dilakukan karena harus ditetapkan di Undang-Undang. "Karena kami butuh dari DPR dan kami bisa mengajukan UU untuk membahas rate dari income tax yang dianggap baik," jelas dia. Anggota Komisi XI DPR Eva Sundari, percaya Kemenkeu responsif mengikuti keberatan penulis yang disuarakan oleh Dewi Lestari, Tere Liye dan lainnya berikut segala argumennya. Karena ia menilai, tuntutan tersebut masuk akal dan menyuarakan tuntutan keadilan. "Sebagaimana keluhan yang pernah disampaikan kalangan masyarakat berpenghasilan UMR atau UMKM terkait batas pendapatan yang terkena pajak, saya yakin keluhan penulis juga akan juga diakomodasi," ucap Eva saat dihubungi. Oleh karena itu, ia yakin Kemenkeu akan juga melakukan koreksi atau revisi pajak untuk penulis. Dirinya juga mendukung bakat profesi berbasis kreatifitas perlu digalakkan, supaya makin subur demi tujuan transformasi perwkonomian dari ekstraktif ke jasa (perekonomian kreatif). Dirinya juga yakin bahwa para anggota Komisi XI dan Kemenkeu, akan memasukkan isu tersebu dalam pembahasan revisi UU Pajak Penghasian (PPH). (rpc)


SELASA - JUMAT

12 - 15 SEPTEMBER 2017

PELANGI EDUKASI 5


BELITONG INC.

6 BELITONG NEXT LEADER

SELASA - JUMAT

12 - 15 SEPTEMBER 2017

Strategi Jitu SAFARI ANS Membangun Belitong Billiton Tourism | Billiton Offshore Island | Pertanian Lada Rakyat

Warga Belitung tidak akan Pernah Miskin Tujuh Turunan Belitong Inc.

Setiap rakyat yang ber-KTP Belitung adalah pemegang sahama Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR) yang bernama Safari Ans Maju Jadi Bupati Belitong Co.Warga BelitungBelitung Makmur Persada. Safari Ans Menjamin tidak akan Pernah Ada Nganggur BUMR ini berbadan hukum Sejak tahun 1987 Safari Ans telah Belitung harus koperasi yang dipermodern menjadi wartawan politik Surat Kabar termenyertakan saham rakyat. Rakyat hasehingga dikonversi kemuka di Jakarta Harian Prioritas. Lalu ia rusiuran ikut serta memiliki setiap proyek wisaSAFARI ANS menyatakan diri siap pindah ke Majalah Berita Warta Ekonomi. ta yang dibangun di dalam bentuk saham-saham. maju menjadi Bupati Belitung pada Pemi- Tahun 90-an ia menjadi presenter ANteve Belitung. Rakyat Belitung berhimlu Kada 2017. Penegasan Safari Ans itu membawakan program acara Niaga Pub- proyek pun diri dalam Setiap yangBadan Usaha Milik Rakyat disampaikan kepada LASPELA, Media lik bekerja sama dengan Asosiasi Emiten (BUMR) yang berbadan mengkeskploitasi alam BUMR itu bisa saja Satya NEGERI LASKAR PELANGI. Indonesia (AEI) Bursa Efek Jakarta (sekahukum koperasi. Beberapa saat berselang dunia media so- rang Bursa Efek Indonesia), dan RRI Pro 2 bernama Co. Belitung Makmur Persada. Belitung wajib menyertakan sialpun ramai memberikan dukungan ter- FM. Acara ini membedah kinerja emiten. Peraturan Daerah (Perda) akan dibhadap putra Belitung yang akan mengabPada tahun 2003-2005, Safarisaham Ans ber- abadi uat agarBUMR setiap investasi atau proyek yang ini minimal dikan dirinya buat Belitung, negeri yang gubung dengan Lativi (sekarang TvOne). mengksploitasi alam Belitung, harus 25%. (Sans). terkenal dengan pariwisatanya. Ia menjadi presenter,produser, dan senior menyertakan saham abadi (bukan saham Pengendapan ilmu pendidikan dan pengalaman empirik di tingkat nasional dan dunia menjadikan keunggulan Safari Ans. Bertahun-tahun hidup di perantauan, ia melanglang buana hingga ke luar negeri. Ke Malaysia, Singapura, Hong Kong, Eropa, bahkan terakhir ke Amerika Serikat dalam rangka menyelesaikan risetnya. Sedangkan wilayah Indonesia telah semua ia singgahi. Bertumpuk pengalaman ia timba sehingga ia berhasil menyusun sebuah konsep bagaimana memakmurkan rakyat Belitung. Lima tahun ia memimpin International Fund for Indonesia Development (IFID) di Hong Kong. Ia juga pernah bekerja sebagai Tim Monitoring Presiden Republik Indonesia (The Office of The President for Monitoring) dengan tugas utama soal peningkatan pendapatan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Negara), peningkatan pendapatan pajak dari Rp 250 triliun menjadi di atas Rp 500 triliun tahun 2004, melunasi hutang luar negeri, dan peningkatan bea dan cukai. Safari Ans kini berpendidikan strata 3 dengan status kandidat doktor bidang komunikasi di Universitas Padjadjaran Bandung. Ia meriset tentang harta kekayaan Indonesia di luar negeri. Itu merupakan lanjutan pendidikan S2 nya pada bidang studi yang sama. Sedangkan S1 nya di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta setelah tamat PGAN Bangka dan Belitung. Ia tamat SDN Pulau Seliu setelah sempat sekolah SDN di Selat Nasik, Gunung Riting, dan Membalong mengikuti penempatan tugas ayahnya sebagai jururawat kesehatan bernama Ali Nakiu (Aloi).

manager pada statiun televisi itu. Kemu- setor) kepada BUMR ini. Dengan demikidian ia fakum dalam bidang karir jurnalis, an rakyat ikut serta memiliki setiap proyek ketika ia diminta untuk menjadi The Of- atau investasi yang mengeksploitasi alam fice of The President for Monitoring (Tim Belitung. Monitoring Presiden) tahun 2005-2006. Jika seluruh rakyat Belitung telah Tahun 2006-2014 ia menjadi Chair- ikut memiliki setiap proyek penting, maman International Fund for Indonesia ka siapapun pemimpin Belitung ke depan Ini merupakan jangkakita buka Development (IFID) yangbermarkas di nyenyak program tidur. Keran investasi Hong Kong. Dengan IFID Safari Ans ber- selebar-lebarnya, karena rakyat Belitung panjang pembangunan tujuan untuk mengumpulkan dana besar ikut memilikinya. Investasi bidang hobagi pembangunan Indonesia. Di sini lah tel, mall, obyek wisata alam, perikanan, Belitung berkesinambungan. Safari Ans berkenalan dengan konsultan pertambangan, Diperkirakan program ini akan senior keuanganinternasional yang berpertanian, perkebunan dan sebagainasal dari Belanda, Hong Kong, China, Jeya, kita buka dengan tangan terbuka tanterwujud paling cepat 25 pang, Australia, Jerman, dan Amerika Ser- pa takut kita ditingggalkan atau tanpa takut tetapi ikat, sehingga timbul gagasan iatahun bersamamendatang, kita hanya akan jadi penonton di daerah teman-temannya untuk menjadikan pro- sendiri. persiapannya gram jangka panjang dengan nama BilliJika mesti programdimulai jangka pendek ini berton Offshore Island. hasil, barulah kita mulai menyiapkan agar dari sekarang. Dimana bankLayaknya sebuah konsep dunia keuan- Belitung menjadi daerah tax havens area bank besar dunia akan gan seperti yang dilakukan Inggris pada di Indonesia, layaknya Labuan di MalayHong Kong, Singapura dan jugamembuka Labuan sia.cabang Orang yangoperasional punya duit tak perlu lagi yang sedang dikembangkan oleh Malay- menyimpan uangnya di luar negeri. sia. Jika konsep ini terwujud, maka tujuh Cukup simpan saja pada bankdi wilayah Belitung seperti turunan orang Belitung tidak akan pernah bank yang ada di Belitung yang nantinlayaknyayaHong Kong, miskin lagi. bank-bank besar dunia akan membuka cabang operasional di Belitung. Kita Singapura, dan Labuan Saham Warga Belitung meminta kepada Pemerintah Pusat, denDengan adanya Kawasan Malaysia. Ekonomi gan persiapan yang amat matang, agar Khusus (KEK) Wisata di Belitung, maka Belitung ditunjuk sebagai wilayah tax konsep ini sebagai modal havens area. Setelah itu, barulah terdasar bagi pengembangan Belitung se- bantuk apa yang disebut dengan Billiton lanjutnya. KEK Wisata dengan status ban- Offshore Island. dara HS Safari Ans berjanji kalau orang BeHanandjoeddin telah menjadi banda- litung mempercayakan dirinya menjara internasional dalam waktu dekat, ma- di Bupati Belitung, maka tujuh turunan ka konsep Belitung seba gaidaerah tujuan rumah orang Belitung tidak akan pernah miSetiap harus punya wisata utama harus diprioritaskan. skin. Dan ia jamin, tidak akan pernah kebun 2 hektar. Agar masyarakat Belitung tidak jadi saham ada orang Belitung nganggur ke depan. penonton, maka pengembangan wisata di (*/adv/ags)

Billiton Offshore Island

Pertanian Lada Rakyat

Safari Ans

QUICK WIN Safari ANS Belitong Inc Setiap rakyat yang ber-KTP Belitung adalah pemegang saham Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR) yang bernama Co. Belitung Makmur Persada. BUMR ini berbadan hukum koperasi yang dipermodern sehingga iuran dikonversi dalam bentuk saham-saham. Setiap proyek yang mengkeskploitasi alam Belitung wajib menyertakan saham abadi BUMR ini minimal 25%.

Pertanian Lada Rakyat Setiap rumah harus punya kebun saham 2 hektar.

Billiton Offshore Island Ini merupakan program jangka panjang pembangunan Belitung berkesinambungan. Diperkirakan program ini akan terwujud paling cepat 25 tahun mendatang, tetapi persiapannya mesti dimulai dari sekarang. Dimana bank-bank besar dunia akan membuka cabang operasional di wilayah Belitung seperti layaknya Hong Kong, Singapura, dan Labuan Malaysia.

Nama Tempat/Tanggal Lahir Tempat Tinggal Telp. Email Istri Anak

Strategi Jitu Safari Ans Membangun Belitong

Bertahun-tahun Safari Ans hidup di perantauan. Ia melanglang buana hingga ke luar negeri. Ke Malaysia, Singapura, Hong Kong, Eropa, bahkan terkahir ke Amerika Serikat dalam rangka menyelesaikan risetnya. Sedangkan wilayah Indonesia telah semua ia singgahi. Bertumpuk pengalaman ia timba sehingga ia berhasil menyusun sebuah konsep bagaimana memakmurkan rakyat Belitung. Lima tahun ia memimpin International Fund for Indonesia Development (IFID) di Hong Kong. Ia juga pernah bekerja QUOTE sebagai Tim Monitoring Presiden Republik Indonesia (The berjanji, akan aku buatkan sistemtugas pembangunan daerah OďŹƒce of The President forAkuMonitoring) dengan utama dimana seluruh Peradean aku di Belitung tidak akan pernah lagi hidup miskin. soal peningkatan pendapatan BUMN (Badan Usaha Milik Aku berjanji, kalian tidak akan pernah jadi penonton pembangunan pariwisata, karena kalian ikut memiliki setiap jengkal bumi Belitung.

Safari Ans

Seputar Safari Ans di Belitung SAFARI ANS adalah anak pertama perkawinan Ali Nakiu dan Saparimah. Ayahnya lahir diGunung Riting dan Ibunya di Pulau Seliu kecamatan Membalong. Ia menamatkan Sekolah Dasar di SDN Pulau Seliu ketika tinggal bersama nenek dan kakeknya H. Abdul Kohar. Kakeknya ini adalah saudara kandung H Abdul Goffar tokoh pendiri koperasi kopera terbesar di Belitung tempo dulu. Sehabis sekolah Safari Ans membantu kakeknya di Warung Kopi di pulau itu. Kemudian ia melanjutkan sekolahnya di PGAN Tanjung Pandan. Setelahnya ke PGAAN di Bangka. Semasa sekolah di PGAN Belitung ia menjadi Ketua OSIS dan juga Ketua Ikatan Keluarga Pelajar Belitung (IKPB) cabang Belitung. Ia pun ikut Kongres di Bandung tahun 70-an. Ia juga mengaktifkan Ikatan Pelajar Belantu

1

(IKB) yang pernah digagas oleh Pak Iswarin Said. Setelah ia melanjutkan sekolahnya di Bangka tahun 1977 dan ke Jakarta tahun 1980, Safari Ans hampir tak pernah kembali ke Belitung. Orang tuanya Air Manau kecamatan Sijuk. Kini ini lebih sering ke Sijuk daripada wilayah Belantu.

: SAFARI ANS : Belitung, 31 Desember 1961 : Komplek APS B/3 Jl. Cemara I, Pamulang Barat Tangerang Selatan 15417. : 0818778216 : safari.ans@gmail.com : Ade Siti Khaeriah, S.Kom, MSi : 1. Iqbal Amrullah 25 tahun (S2 FE UI). 2. Dyandra Zafira Alya 21 tahun (S1 UNJ). 3. Aqilla Amalyuana 13 tahun (SMP).

PENDIDIKAN 1). S3 Jurusan Ilmu Komunikasi pada Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjadjaran Bandung hingga 2015 (Kandidat Doktor). 2). S2 Jurusan Ilmu Komunikasi pada Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjadjaran Bandung hingga 2011. 3). S1 Jurusan Kebudayaan Islam pada Fakultas Adab Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta hingga 1989. CV Safari ANS 4). Sarjana Muda Jurusan Pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) Fakultas Tarbiyah (Pendidikan) pada Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta 1986. 5). PGAN (Pendidikan Guru Agama Negeri) Atas (2 tahun) di Bangka1980. 6). PGAN (Pendidikan Guru Agama Negeri) 4 tahun di Belitung 1977. 7). SDN (Sekolah Dasar Negeri) Pulau Seliu di Belitung 1976.


SELASA - JUMAT

PELANGI PARIWISATA

12 - 15 SEPTEMBER 2017

Wisata Hutan Mangrove Kurau akan Dikembangkan Jadi Wisata Edukasi KURAU – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berencana mengembangkan objek wisata Hutan Mangrove di Desa Kurau Barat, Kecamatan Namang, menjadi wisata edukasi. Demikian dikemukakan Bupati Bangka Tengah (Bateng) Ir. Ibnu Saleh, MM ketika mengunjungi Hutan Wisata Mangrove Kurau, Selasa 5 September 2017. “Kita sudah menyiapkan anggaran untuk pengembangan hutan mangrove ini, sehingga ke depannya bukan hanya menjadi kawasan wisata alam saja, akan tetapi menjadi kawasan wisata pendidikan juga,” ujar Ibnu Saleh. Selain Bupati Ibnu Saleh, turut hadir dalam kunjungan tersebut Ketua DPRD Bangka Tengah, Algafry Rahman, Assisten III Setda Bangka Tengah, Hj. Kartina, Anggota DPRD serta Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah. Kunjungan ke objek wisata Hutan Mangrove ini dalam rangka memperkenalkan objek wisata alam yang menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Bangka Tengah sekaligus ajang silaturahmi antara eksekutif dan legislatif.

Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Algafry Rahman menyambut baik kegiatan ini. Pihaknya juga mendukung penuh Pemkab Bangka Tengah dalam pengembangan pembangunan di Kabupaten Bangka Tengah khususnya objek wisata alam mangrove . “Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga untuk meningkatkan kerjasama antara legeslatif dan eksekutif dalam membangun Bangka Tengah sehingga menjadi lebih baik di masa yang akan datang, ” kata Algafry. Untuk diketahui, objek wisa-

7

Menpar Buka Resor Baru di Banyuwangi PARIWISATA Banyuwangi bisa dibilang berkembang pesat. Untuk terus meningkatkan kualitas, Menpar dukung pengembangan penginapan di Banyuwangi. Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mengatakan, resort ini semakin menunjang perkembangan pariwisata di Banyuwangi. Apalagi, telah ada penerbangan langsung Jakarta-Banyuwangi yang membuka lebar aksesibilitas dari dan menuju Banyuwangi. Sehingga, syarat 3A yaitu aksesibilitas, atraksi, dan amenitas dalam pariwisata telah dimiliki kabupaten berjuluk The Sunrise of Java tersebut. "Hadirnya resort ini akan semakin melengkapi pilihan akomodasi hunian bagi wisatawan, pebisnis, dan semua

kalangan yang berkunjung ke Banyuwangi," kata Arief kepada sejumlah wartawan, Minggu (10/9/2017). Arief menambahkan, keberadaan penginapan yang mengedepankan pemandangan alam menjadi daya tarik tertinggi wisatawan. "Yang paling besar, sekitar 60 persen, wisatawan tertarik dengan nature (alam). Baru 35 persen tertarik pada culture (budaya), dan hanya 5 persen daya tarik dari mind made," ungkap Arief. Grand Harvest Resort & Villas merupakan resort seluas 6 hektare yang dibangun di tengah persawahan Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Jaraknya hanya sekitar 35 menit dari Paltuding, pos terakhir menuju taman wisata alam Kawah Ijen yang tersohor dengan fenomena api biru (blue fire) nya. Resort ini di desain sangat spesi-

al. Rancangan desainnya menonjolkan ornamen khas Suku Using (suku asli Banyuwangi). Salah satunya, replika omprok (topi) penari Gandrung ukuran jumbo yang langsung bisa dilihat saat pengunjung memasuki gerbang utama. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, pihaknya terus mendorong investasi hotel yang mengedepankan konsep sustainable dan yang mengusung arsitek khas Banyuwangi. Anas juga mengatakan pihaknya tidak sembarang memberikan ijin pendirian hotel. "Kami tidak mengijinkan hotel melati berdiri. Selain karena sudah tercukupi jumlahnya, kami ingin terus membangun imej Banyuwangi sebagai wisata keluarga dengan mengijinkan pembangunan hotel yang nyaman untuk keluarga," jelas Anas. (bnl/dtk)

ta alam hutan mangrove merupakan salah satu destinasi wisata baru yang menjadi andalan Pemkab Bangka Tengah. Objek wisata ini dirintis dan dikelola oleh Gempa (generasi muda pecinta alam) 01 Desa Kurau Barat dengan luas lahan 213 hektare. Di Kawasan hutan wisata juga terdapat tempat budidaya udang dan kepiting. Selain pengembangan mangrove, pihak pengelola terus berbenah dengan menambahkan fasilitas umum, seperti tempat peristirahatan wisatawan dan toilet serta jembatan kayu untuk mengitari areal wisata ini. (ril/stf)

Tongaci & de Locomotief 1st Anniversary Perpaduan Wisata Alam dan Sejarah Serta Budidaya Penyu Pengunjung Terpukau Pesona Tongaci SUNGAILIAT- Tongaci Beach dan de Locomotief berulang tahun yang pertama, Jumat 8 September 2017. Pantai eksotis yang memadukan konservasi penyu dan de Locomotief yang terdiri dari museum, perpustakaan serta galeri itu terletak di Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka. Kehadiran Tongaci Beach dan de Locomotief yang kini berusia 1 tahun ini merupakan buah kerja keras Sian Soegito, pria kelahiran Sungailiat, 8 September 1954.

Berawal dari hobi dan kecintaannya terhadap water sport, serta kerinduannya akan masa kecilnya yang kerap menghabiskan waktu di pantai, Sian mulai mengembangkan bisnis di bidang pariwisata. Sian Soegito mengemas objek wisata alam, budidaya penyu, hingga wisata sejarah dalam satu lokasi yang mampu mengedukasi setiap pengunjungnya. Sian mengisahkan tentang awal mula dirinya membangun tempat penangkaran Penyu di Pantai Tongaci Sungailiat karena ingin agar pemandangan indah yang dulu pernah dilihat semasa kecil bisa

ditemukan kembali saat ini. Dia pun mulai membangun tempat penangkaran penyu. "Ketika baru akan memulai beberapa tahun silam, saya belajar dengan melihat tempat pengakaran penyu seperti ke Banyuwangi, Derawan, Pramuka, Pulau Seribu, dan lainnya. Saya lalu tertarik dengan yang ada di Banyuwangi itu dimana satu lahan 400-500 ha kepunyaan pemerintah pusat dan itu hutan lindung. Jadi di dalam hutan lindung itu ada penangkaran penyu dan saya berguru ke situ," katanya beberapa waktu lalu. Pantai Tongaci pun disulap men-

jadi kawasan konsevarsi penyu. Pada 28 Mei 2008, penangkaran penyu itu dibuka. Hingga saat ini, masyarakat yang berkunjung dapat melihat penyu dari ukuran kecil hingga besar. Di kolam yang dipetak-petak dan diurus tenaga ahli itu, penyupenyu tersebut hidup sesuai keinginan sang pemilik sebelum kembali dilepas ke laut.

Asal Mula de Locomotief

Tak hanya membuat tempat penangkaran penyu. Sian juga membangun kawasan de Locomotief yang terletak tidak jauh dari kawasan Pantai Tongaci. Di kawasan ini terdapat museum, galeri, dan perpustakaan. "Saya memang punya cita-cita mau buat museum, dan saya selalu bilang ke teman-teman kalau punya barang kuno atau langka di Babel kabari saya karena saya pengen anak cucu kita tahu bahwa barang-barang itu pernah ada di Babel. Kenapa museum karena saya lihat di Bangka ini cuma satu museum yakni museum timah," kata Sian. Guna menyemarakan HUT pertama Pantai Tongaci dan de Locomotief tahun ini, manajemen telah menyajikan tontonan menarik bagi setiap pengunjungnya baik yang berasal dari Babel maupun daerah luar Babel dengan berbagai acara hiburan seperti pentas seni, barongsai,

pesta kembang api, dan berbagai sajian menarik lainnya, Sabtu (9/9). Humas de Locomotief, Yushak, mengatakan, berbagai pertunjukan menarik serta discount makan hingga 20% untuk pembelian makanan dan minuman, serta gratis masuk bagi setiap pengunjung pada tanggal 8-9 September tersebut bertujuan agar para pengunjung bisa puas melihat keindahan di pantai Tongaci dan de Locomotief ini. Tak hanya pengunjung dari

Bangka. Salah satu pengunjung de Locomotief asal Palembang, Aldo, mengaku sengaja ke Bangka hanya untuk menyaksikan berbagai acara yang diselenggarakan manajement de Locomotief. "Saya diajak liburan ke Bangka sama teman dan dijanjikan untuk menyaksikan acara di de Locomotief dan wah luar biasa menarik sajian acara dan keindahan pantainya bikin kagum,” pungkas dia. (adv/rfq)


8 PELANGI INDUSTRI

Keluarga Besar Totong Siabini, Komisaris Utama PT Duta Putra Lexindo dan Melvina Rusli Direktur Utama PT Duta Putra Lexindo

SELASA - JUMAT

Dari sisi produksi bahan baku, perijinan pengelolaan air, ISO BOLESA hingga penggunaan bahan utamanya terjaga dengan baik dan memilih produk yang terbaik serta halal. Maka wajar BOLESA mendapatkan Sertifikat Grade A sebanyak dua kali. Nardi Pratomo Direktur LPPOM MUI Kepulauan Bangka Belitung

BOLESA

Bersertifikat

Halal Grade A Santuni Anak Yatim dan Terbuka untuk Kunjungan Studi PANGKALPINANG – BOLESA, air minum dalam kemasan telah memperoleh sertifikat Halal Grade A, status tertinggi dalam Sistem Jaminan Halal (SJH) LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepulauan Bangka Belitung. Sertifikat Halal Grade A ini sudah diterima BOLESA dua kali. Direktur LPPOM MUI Kepulauan Bangka Belitung, Nardi Pratomo menegaskan, sertifikasi SJH menjadi tolok ukur konsistensi produksi halal suatu perusahaan untuk terus menjaga dan menjamin kualitas produk yang dihasilkan. "Kami (LPPOM MUI Babel, red) harus memberikan apresiasi ini kepada BOLESA karena perusahaan ini sangat peduli terhadap kehalalan produk yang sudah 18 tahun menjadi air minum kemasan yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari Babel sehari-hari. BOLESA menjadi pioner produk air minum kemasan yang secara konsisten memperjuangkan SJH, sehingga menjadikan masyarakat sadar terhadap halal,” tandas Nardi dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Pusat BOLESA, Jumat (8/9/2017) . Tim auditor LPPOM MUI Babel, ungkap Nardi, tidak mengalami kendala dalam melakukan tugasnya karena perusahaan BOLESA memiliki sistem manajemen yang baik dan tersruktur. "Dari sisi produksi bahan baku, perijinan

pengelolaan air, ISO BOLESA hingga penggunaan bahan utamanya terjaga dengan baik dan memilih produk yang terbaik serta halal. Maka wajar BOLESA mendapatkan Sertifikat Grade A sebanyak dua kali," ungkap Nardi. Bahkan, Nardi mengatakan BOLESA menjadi contoh bagi perusahaan lain agar bisa mengaplikasikan SJH yang sudah dilakukan oleh BOLESA. "Kita semua harus peduli terhadap halal, karena saat ini industri halal sangat diharapkan. Untuk di Babel BOLESA bisa menjadi rujukan," tegasnya. Label halal yang dimiliki BOLESA, kata Nardi, memberi peluang seluas-luasnya kepada BOLESA untuk memasarkan produknya melintasi daerah, pulau, bahkan lintas negara karena label halal MUI Babel berlaku universal. “BOLESA bisa dipasarkan lintas daerah, bahkan lintas negara seperti Singapure, Malaysia dan Arab Saudi,” kata Nardi.

Bentengi Diri

Direktur Utama PT. Duta Putra Lexindo Bangka Belitung (Babel), Melvina Rusli yang memproduksi BOLESA mengatakan dalam usianya yang ke 18, Manajemen dan Seluruh Keluarga Besar BOLESA terus menerapkan manajeman produksi yang mengedepankan pemilihan bahan yang terbaik dan konsisten mengikuti Sistem Jaminan Halal (SJH). Di dunia digital dan media sosial yang sedang trend, kata Melvina Rusli, akan terus ber-

benah baik dari segi pelayanan, mesin produksi, hingga kualitas terutama kualitas yang terjamin kehalalannya dengan bimbingan MUI Babel. “Apalagi di era digital dan dunia media sosial yang memungkinkan berita negatif dan hoax dengan mudah tersebar. BOLESA melalui konferensi pers bersama media massa dan MUI Babel terus menerus memberikan informasi kepada masyarakat konsistensi BOLESA menaati Sistem Jaminan Halal,” tandas Melvina Rusli. Komitmen direksi BOLESA ini didukung penuh oleh Komisaris Utamanya Totong Siabini. Sosialisasi keunggulan BOLESA selain melalui total quality control di bagian produksi juga dengan terjun langsung ke toko-toko yang memasarkan BOLESA. Totong Siabini dan isterinya Melvina Rusli dalam waktu-waktu tertentu bersilaturahmi ke pemilik toko dan pedagang sambil mensosialisasikan kehalalan produk BOLESA. Melvina Rusli berterima-kasih kepada Tim Karyawan yang berdedikasi pada pencapaian Sertifikasi Halal Grade A dua kali dan terus konsisten mengikuti LPPOM MUI. "Ini keberhasilan tim yang dibentuk sesuai bidang masing-masing. Semuanya saling bekerja dan saling mengingatkan BOLESA ini harus menjadi produk berkualitas dan halal serta memberikan rasa nyaman dan aman bagi konsumen,” kata Melvina Rusli. (wina/agus)

QUOTE Apalagi di era digital dan dunia media sosial yang memungkinkan berita negatif dan hoax dengan mudah tersebar. BOLESA melalui konferensi pers bersama media massa dan MUI Babel terus menerus memberikan informasi kepada masyarakat konsistensi BOLESA menaati Sistem Jaminan Halal. Melvina Rusli Direktur Utama PT. Duta Putra Lexindo

12 - 15 SEPTEMBER 2017

Inspirasi Itu Jadi Kenyataan Selama 18 Tahun DIKISAHKAN, dua orang pemuda ditugaskan perusahaannya untuk berdagang sepatu di Afrika. Salah satu pemuda itu menggerutu; tidak mungkin berjualan sepatu di Afrika karena di sana orang-orang tidak menggunakan sepatu. Namun pemuda yang satu lagi melihat tantangan itu sebagai peluang. "Kisah tersebut menginspirasi saya dan keluarga untuk mendirikan perusahaan air minum dalam kemasan untuk masyarakat Kepulauan Bangka Belitung. Kita melihat peluang, walau dulu masyarakat kita masih sangat tradisional; untuk minum kita masak air, termasuk orangtua saya," kata Melvina Rusli yang bersyukur karena 16 Agustus 2016 inspirasi itu sudah 18 tahun menjadi kenyataan. BOLESA yang lahir 16 Agustus 1999 itu. "Banyak hal yang kami lalui dari mulai berdiri hingga sekarang. Tak terhitung pula suka dan dukanya. Berkat dukungan teman-teman di perusahaan yang selalu solid BOLESA terus berkembang menjadi pilihan warga masyarakat," kata Melvina Rusli. Keberkahan kesuksesan BOLESA itu juga berkat doa dari para anak yatim piatu yang secara rutin berkala disantuni oleh PT Duta Putra Lexindo. Melalui program corporate social responsibility (CSR), BOLESA juga secara rutin berbagi dengan masyarakat sekeliling dan pihak-pihak mitra dalam suatu sinergi yang saling menguntungkan bagi masyarakat. BOLESA juga menjadi tempat belajar bagi pelajar dan mahasiswa Babel baik secara industri, produksi maupun manajemen marketing. Dosen teknik elektro UBB, Tri Hendrawan (45) misalnya berterima-kasih kepada PT. Duta Putra Lexindo (BOLESA) karena menambah ilmu pengetahuan link and match atau terapan. Kunjungan edukatif itu tidak hanya dari institusi pendidikan dari dalam Babel saja. Bahkan dari institusi di luar Babel pun banyak. (agus)


SELASA - JUMAT

PELANGI BABEL 9

12 - 15 SEPTEMBER 2017

Gunakan Dana Desa Sesuai Aturan! KELAPA - Wakil Bupati Bangka Barat, Markus, SH mengingatkan seluruh kepala desa agar menggunakan Dana Desa dengan bijak, hati-hati dan penuh tanggung jawab sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku. "Aparat desa harus bijak dalam mengelola dana desa secara tertib merujuk kepada peraturan perundangan – undangan yang berlaku, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggung jawab dengan mengutamakan kepentingan masyarakat desa" kata Wabup Markus di hadapan aparat desa se-Kecamatan Kelapa dalam rapat bina pamong di Desa Pusuk, Ke-

lapa, Selasa (5/9-2017). Markus mengingatkan agar penggunaan dana desa tersebut diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, mengingat dana desa yang ditransfer pemerintah pusat untuk desa-desa mengalami peningkatan cukup signifikan. Dia berharap, dana desa mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat desa dan meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan desa agar lebih merata dan berkelanjutan. "Semoga dengan dana desa dapat meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan desa melalui pelayanan publik di desa, memajukan perekonomian desa, mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa serta memperkuat

masyarakat desa sebagai subjek dari pembangunan" imbuhnya. Melalui bina pamong ini juga, Markus berharap terjalin komunikasi yang baik agar aspirasi masyarakat desa langsung diserap pemerintah untuk ditindaklanjuti. "Dengan bina pamong ini aspirasi masyarakat langsung diserap,kita bisa dengar langsung dengan masyarakat, sampaikan permasalahan masyarakat agar kita cari solusi bersama," ujarnya. Dalam rapat bina pamong ini hadir pula, mantan Wakil Bupati, H. Sukirman, asisten sekda bidang Pemerintahan dan Sosial, Muhammad Soleh, Kepala OPD, Camat kelapa, unsur tripika kecamatan kelapa, kades se-kecamatan kelapa, serta masyarakat desa pusuk. (stf)


10

PELANGI PROPERTI

Foto: Humas Bangka

Pemkab Bangka Targetkan Bangun 659 RLH SUNGAILIAT- Pemerintah Kabupaten Bangka menargetkan pembangunan 659 unit rumah layak huni (RLH) pada tahun 2017 ini bagi masyarakat kurang mampu di daerah tersebut. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bangka melalui Kasi Pengembangan Kawasan Perumahan, Edi Yuwanto, menyampaikan, pembangunan 659 RLH bagi masyarakat Kabupaten Bangka itu digulirkan oleh pemerintah daerah, provinsi maupun pemerintah pusat. "Ada 659 rumah, yakni 81 rumah dari Dana Alokasi Khusus (DAK), 47 dari APBD, 365 dari APBN Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, 136 dari DABA Pemprov Babel dalam SATAM EMAS, dan 30 dari Program Keluarga Harapan Kementerian Sosialn ada yang sudah selesai, dan ada yang dalam tahap proses," kata Edi di Sungailiat, Senin 4 September 2017.

Usulan Dari Bawah Menurut Edi, pembangunan Rumah Layak Huni ini dilakukan di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka dengan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan dan ditetapkan. "Yang penting itu syaratnya ada tanah, E-KTP, Kartu Keluarga, ada rumah, dan harus diusulkan dari desa. Nah itu yang pentingnya, harus ada ususlan dari bawah dulu. Dari RT dan sebagainya baru diajukan dan nanti ada tim yang akan meninjau, terjun ke lapangan dan memverifikasinya, layak atau tidak mendapatkan Rumah Layak Huni," terang Edi. Lebih jauh Edi menyampaikan, tahun 2017 ini pembangunan Rumah Layak Huni telah dilakukan dan tersebar di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka. "Kita bangun yang standar. Ada ruang tamu, ada kamar mandi, kamar tidur, teras dan dapur juga. Semoga apa yang menjadi program Pemkab Bangka bisa dirasakan langsung masyarakat dan bisa menjadi amal jariah juga," kata Edi. (*/stf)

SELASA - JUMAT

12 - 15 SEPTEMBER 2017


SELASA - JUMAT

CONNECTION

12 - 15 SEPTEMBER 2017

Dzikir untuk Muslim Rohingya

Wisata

H. Erzaldi Rosman

11

Ahmad Rivai

Simbol pembakaran patung pertanda bahwa arwah telah dibawa pulang oleh Thai Se Ja ke akhirat. Dan dunia pun kembali tenang dan damai. Sebelumnya, aneka persembahan seperti umbi-umbian, kacang, sayuran dan buah di depan altar Thai Se Ja dijadikan sebagai hidangan bagi arwah sebelum kembali ke akhirat. Tepat tengah malam, jam 00.00 WIB, ada aba-aba diberikan dan masyarakat berebut persembahan altar. Hal inilah yang membuat sembahyang ini dikenal dengan sembahyang Rebut. Ritual setiap tanggal 15 bulan 7 penanggalan Imlek, yang dikenal dengan Chit Ngiat Pan (sembahyang pertengahan bulan ke tujuh Imlek ) atau Sembahyang Rebut (Chiong Shi Ku) diyakini oleh warga Tionghoa sebagai saat pintu akhirat terbuka (Khoi Kui Mun). Sembahyang Rebut yang dihadiri Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman SE MM dan Bupati Bangka Ir Ibnu Saleh MM akan dilestarikan dan dijadikan wisata religi. "Rencananya kedepan akan kita jadikan salah satu destinasi wisata religi. Namun kita juga harus memiliki konsep proyek dulu agar lebih menarik wisatawan," ungkap orang nomor satu di Babel itu Selasa malam (5/09). Mantan Bupati Bangka Tengah dua periode itu mengajak masyarakat untuk menjaga dan terus melestarikan budaya tersebut agar tetap ada sehingga menjadi contoh keragaman budaya di Kepulauan Bangka Belitung. "Budaya kita cukup banyak. Mari kita jaga dan lestarikan," ajak Erzaldi. Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh satu visi dengan Gubernur Erzaldi akan menjadikan tradisi cit ngiat pan sebagai destinasi wisata religi yang akan menar-

ik wisatawan manca negara. "Tradisi cit ngiat pan akan kita jadikan destinasi wisata yang akan menarik wisatawan manca negara," janji Ibnu Saleh. Dalam Perpres RI No. 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional pasal 14 ayat 1 menjelaskan bahwa Daya Tarik Wisata meliputi, Daya Tarik Wisata alam, budaya dan hasil buatan manusia. Daya Tarik Wisata hasil buatan manusia dikembangkan dalam berbagai sub jenis atau kategori kegiatan wisata, satu darinya ialah wisata religi (religious tourism/ pilgrimage tourism). Sedangkan Daya Tarik Wisata diartikan sebagai segala sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan dan nilai yang menjadi sasaran atau tujuan kunjungan wisatawan. Maka wisata religi menekankan pada keunikan, keindahan dan nilai religi. Seperti objek wisata religi berupa mengunjungi masjid, peninggalan bangunan bersejarah yang bernilai religi, ziarah dan lain-lain. Oleh karena itu wisata religi seringkali erat kaitan dengan wisata sejarah, yang merupakan bagian dari wisata budaya.

Jadi Unggulan

Rivai, Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Bangka Bellitung berpendapat wisata religi bisa menjadi salah satu wisata unggulan di Babel. “Tergantung bagaimana kita bisa mengemasnya. Maksudnya alangkah lebih baik kalau digandengkan atau dikolaborasikan dengan atraksi-atraksi yang lain sehingga memiliki daya tarik yang lebih besar bagi para wisatawan. “Dan perlu diingat bahwa wisata religi mempunyai segmen pasar tersendiri sehingga kalau tidak diramu dengan baik maka jumlah pengunjung akan terbatas dan long staynya pun singkat,”

Djohan Riduan Hasan

Bahar Buasan

kata Rivai. Sementara Akhmad Elvian, Sejarawan dan Budayawan Babel mengatakan beberapa wisata religi dapat memperkaya dan melengkapi event attraction yang telah ada event of calender) apalagi event attraction yang dilakukan di site attraction sehingga destinasi menjadi lebih menarik dan lama tinggal wisatawan bertambah. “Ada beberapa event attraction religi yang bisa dikembangkan disamping chitngiatpan atau sembahyang rebut seperti imlek dan cap go meh, peh cun, ceng beng, kemudian beberapa peringatan hari besar islam mulai hari raya, muharraman, maulud nabi, dan lain-lain, yang biasanya diikuti dengan tradisi nganggung, kemudian, wisata religi terkait dengan trisuci waisak dengan kirab budaya dan renungan suci serta wisata religi napak tilas dari goa Maria ke goa Maria serta situs situs sejarah perkembangan Katolik di Bangka Belitung,” kata Akhmad Elvian Akhmad Elvian menambahkan wisata religi lainnya yang bisa didorong menjadi wisata religi seperti perang ketupat , rebo kasan, muang pathung atau buang jong. Ia mengusulkan, “Sebaiknya event even religi tersebut dijadikan kalender tetap wisata Bangka Belitung; diperbesar dan lebih difokuskan lokasi kegiatannya, diperbanyak event attraction pendukungnya disamping ritus yang sudah ada.” Menanggapi terkait pemecahan rekor MURI, Akhmad Elvian mengatakan bisa dilakukan tapi yang terpenting adalah kontinuitas dan konsistensi kita dalam melaksanakan dan membesarkan event religi tersebut. Misalnya pada saat Muharraman bisa pemecahan rekor nganggung terbanyak dulangnya. Sembayang rebut adalah sebuah kepercayaan agama, yg

bisa dijadikan budaya. Kalau kita bicara bicara wisata tentu tdk lepas dari budaya. Budaya sangat diperluhkan dalam rangka mengembangkan pariwisata di Babel. Jadi wisata religius salah satu potensi wisata di Babel selain wisata pantai / bahari, wisata sejarah, wisata kuliner, wisata Sosial. Yuyyg religius maupan wisata lainnya punya potensi besar d Babel tetapi harus digali & dikembangkan agar menjadi potensi yg luar bisa dalam rangka menumbuhkan perekonomian dan meningkatkani kesejahteraan masyarakat Sedang Ketua Umum GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia) Babel, Djohan Riduan Hasan wisata religi bisa diangkat menjadi wisata unggulan. “Belum lagi akulturasi budaya Tionghoa dan Melayu,” kata Djohan. Ia berencana setelah menggelar Babel Food Festival (BBFF) GIPI akan mengatur strategi salah satunya mendorong wisata religi sebagai wisata unggulan Babel. Sembayang rebut, kata Wakil Ketua Umum KADIN Babel, Bahar Buasan, merupakan kepercayaan agama yang bisa dijadikan budaya. “Berbicara wisata tentu tidak lepas dari budaya. Budaya sangat diperlukan dalam rangka mengembangkan pariwisata di Babel. Jadi wisata religius merupakan salah satu potensi wisata di Babel selain wisata pantai / bahari, wisata sejarah, wisata kuliner, wisata Sosial,” kata Bahar. Wisata religi maupan wisata lainnya, kata Bahar, punya potensi besar di Babel tetapi harus digali dan dikembangkan agar menjadi potensi yang luar biasa dalam rangka menumbuhkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Babel.

langit oranye pun turut menambah indah dan romantis pesta pasangan selebriti yang bertunangan Mei lalu itu.

saya. Dia mencintai saya dan energinya yang saya perlu. Jika saya tidak memiliki energi itu, saya mungkin akan menjadi tidak stabil. Dan dukungan itu terus, tidak berhenti dari orang yang saya sayangi.” Raisa juga mengungkapkan perasaannya. Hamish merupakan pribadi yang sangat bergairah dalam melakukan apa yang ia sukai, termasuk hidup dan kisah cintanya dengan sang kekasih. “Dari pertama dia [Hamish] tidak pernah ragu sama saya, jadi saya juga tidak perlu ragu sama dia. Dia juga ngemong dan menjaga saya di mana hal itu yang saya butuhkan,” ujar Raisa. Lagu Marry You dari Bruno Mars pun mengiringi kebahagiaan Hamish dan Raisa, " I'll go get a ring let the choir bells sing like oooh, So whatcha wanna do? Let's just run girl." (ags)

Energi undangan pernikahan Raisa dan Hamish. Raisa sah menjadi istri Hamish sejak 3 September lalu. Pertunangan dan pernikahan Raisa-Hamish memang mengejutkan penggemar. Beberapa tagar meramaikan media sosial, mulai Hari Patah Hati Nasional, Hari Patah Hati Nasional Jilid 2, sampai Malam Pertama Raisa. Pada pertengahan September 2016, spekulasi awal hubungan penyanyi dan aktor ini mencuat ke publik. Namun, masih belum ada bukti yang menguatkan. Raisa saat itu belum lama putus dari Keenan Pearce, sementara Hamish dikabarkan sempat menjalin hubungan dengan Nadine Chandrawinata. Sebulan setelahnya, Oktober 2016, hubungan Raisa-Hamish menguat ketika beredar foto Hamish yang sedang hadir di konser Raisa yang berlangsung di Yogyakarta. Setelah itu, keduan-

ya juga tertangkap kamera sedang berlibur bersama di Bali. Keduanya enggan beri konfirmasi saat itu. Sejak saat itu, keduanya tak lagi sungkan membagi momenmomen kebersamaan berdua. Tak hanya Hamish, tapi Raisa pun kerap mengunggah foto Hamish atau saat mereka bersama. Sesudah menikah dalam adat Sunda, penyanyi Raisa Andriana dan aktor Hamish Daud melangsungkan resepsi pernikahan ke-2 di Villa Plenilunio, Uluwatu, Bali, Sabtu (9/9) sore. Tak seperti pesta mereka sebelumnya yang dilaksanakan di Ayana Mid-Plaza, Jakarta (3/9) dan dihadiri ribuan tamu undangan, Hamish dan Raisa kali ini hanya mengundang keluarga besar dan kerabat dekat. Pesta tersebut dimulai tepat ketika matahari mulai terbenam. CNN mengungkapkan warna

Energi Cinta

“Cinta adalah apa yang kita bagi, pemersatu yang luar biasa, dunia kita yang satu. I love you with all of my heart forever,” kata Hamish Daud. Hamish mengaku jatuh cinta pada Raisa karena menemukan sebuah energi yang tak pernah ia rasakan sebelumnya. “Saya menemukan energi dari Yaya (panggilan Raisa) yang belum pernah saya temukan. Dia selalu dukung semua yang saya ingin jalani, membuat saya menjadi manusia terbaik,” katanya. Mantan pemandu acara My Trip My Adventure itu melanjutkan, “Dia [Raisa] sangat percaya dan komitmen kepada

MASYARAKAT Kepulauan Bangka Belitung mengungkapkan empati kemanusiaan bagi Saudara Muslim Rohingya dengan menggelar Dzikir dan Doa bersama yang digelar oleh berbagai kelompok organisasi kepemudaan, LSM, media dan kelompok keagamaan bersama ribuan masyarakat Kota Pangkalpinang dan sekitarnya di Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Kota Pangkalpinang, Kamis malam (7/9/2017). Derai airmata pun mengalir dari hadirin yang berdzikir dan berdoa secara khusuk. Ketua Pelaksana Kegiatan Dzikir dan Doa Bersama untuk Muslim Rohingya, Tomo Yuda Prawira menyampaikan sambutan sambil menahan kesedihannya ketika melihat kepedulian masyarakat yang datang meskipun tanpa diundang. "Alhamdulillah ketika kita bertemu dengan rekan rekan pengurus OKP di Babel sepakat untuk menggelar kegiatan Dzikir dan Doa Bersama ini. Dilanjutkan dengan membuat rancangan via wa grup. Ternyata banyak yang bersedia hadir dari para OKP Kepemudaan, Organisasi Profesi, Mahasiswa, komunitas motor dan mobil LSM dan sebagainya,” jelas Tomo. Tomo juga menjelaskan dalam kegiatan yang digelar, tidak ada maksud dan tujuan lain kecuali untuk mendoakan warga muslim Rohingya diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan yang dihadapi. “Alhamdulillah acara yang kita gelar sukses. Kita tunjukkan bahwa masyarakat Babel bisa bersatu demi kepentingan yang lebih besar yaitu warga Muslim di Rohingya," ujarnya.

Sementara, salah satu warga Desa Mesu, Andi mengaku sengaja memboyong keluarganya untuk menghadiri kegiatan di ATM kota Pangkalpinang tersebut. “Kami membaca di media online bahwa di ATM kota Pangkalpinang akan dilaksanakan dzikir dan doa bersama untuk saudara kita muslim Rohingya,” ungkap Andi.

Waspadai Berita Hoax

Sebelumnya, Bambang Patijaya SE MM, Ketua Umum DPP Generasi Muda Buddhis Indonesia atau Gemabudhi menyayangkan beredarnya berita-berita hoax yang tersebar di media sosial terkait Rohingya di Myanmar. Peredaran berita hoax tersebut, tandas Bambang, justru memperburuk situasi dan kondisi. Bambang Patijaya bersyukur dan berterima-kasih atas semua bentuk sinergi yang tercipta dalam menanggapi Kasus Rohingya di Myanmar dengan wisdom dan kewaspadaan terhadap setiap informasi yang patut diduga akan meresahkan masyarakat. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Indonesia dan Pemuda Lintas Agama yang tanggap situasi dan bersinergi dalam memberikan informasi yang tidak keliru dan akurat kepada masyarakat luas. “Saya mengamati berita-berita yang beredar di media sosial memperburuk situasi dan kondisi. Mungkin ada sebagian kawan kita (pembaca media sosial, red) yang terprovokasi sehingga menganggap masih terjadi kejadian seperti di tahun 2012,” kata Bambang di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Selasa (4/9). “Jangan sampai masyarakat menerima informasi yang keliru,”

sambung Bambang seusai menggelar jumpa pers bersama Pemuda Lintas Agama. Hadir dalam konferensi pers antara lain, Ketum PP Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketum DPP Generasi Muda Buddhis Indonesia Bambang Patijaya, Ketum DPP Gema Mathla’ul Anwar Ahmad Nawawi, Ketum PP Syabab Hidayatullah Suhardi Sukiman, Ketum DPP Perhimpunan Pemuda Gereja Indonesia Maruli Tua Silaban, Ketum DPN Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia D. Sures Kumar, Ketum Peradah Indonesia I Gede Ariawan, serta Biksu Widya Sasana dari Pusdiklat Budhi Dharma.

Apresiasi Pemerintah

Secara khusus Bambang Patijaya memberikan apresiasi kepada Pemerintah RI yang cepat tanggap. “Indonesia adalah natural leader di ASEAN,” tandas Bambang. Mengirimkan Menlu ke Myanmar, kata Bambangt, bukan bentuk intervensi atas kejadian Rohingya.. “Langkah mengutus Menlu adalah atensi Indonesia sebagai natural leader di kawasan ASEAN agar konflik di Myanmar tidak merembet kemana- naba di dalam kawasan ASEAN. Sebelumnya Presiden Joko Widodo meminta Pemerintah Myanmar segera menghentikan kekerasan dan permasalahan krisis kemanusiaan yang dialami oleh Muslim Rohingya. Permintaan itu dilakukan dengan menerjunkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi guna berkomunikasi dengan pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi agar memberikan perlindungan seluruh warga di Tanah Burma termaksud Muslim Rohingya. (naf/ags)

Industri Event Induk

Kalaulah Belitung sebagai wilayah industri pariwisata, maka Belitung harus memiliki sedikitnya 4 (empat) event induk paririwsata. Acara event induk ini terselenggara dalam 3 bulan sekali. Misalnya event pertama adalah lomba lari marathon 10k (ten ki). Lalu ada lomba balap sepeda pada event induk kedua yang bertarap internasional. Kemudian ada event lomba olahraga ekstrim berupa menyerang pulau dan sebagainya di tingkat internasional. Terakhir misalnya kemah massal masyarakat internasional dengan hiburan musik pada akhir tahun. Di tengah event induk ini ada event tambah atau lokal. Apabila kelak event lokal ini menjadi banyak peminatnya, maka statusnya bisa dijadikan sebagai event induk pariwisata di Belitung. Event induk ini harus berkait dengan industri penerbangan. Garuda dan Sriwijaya Air akan memberikan discount khusus bagi peserta event induk. Demikian juga hotel dan restoran akan ikut memberikan tarif khusus bagi para peserta yang ada. Semua ini harus dibuat dalam suatu jaringan bisnis dan industri pariwisata Belitung. Jika dibiarkan begitu saja, bisa jadi pesawat yang membawa turis asing sepi lagi. Hal yang perlu dikembangkan adalah daerah tujuan wisatanya. Bali mencoba mengembangkan secara terus menerus obyek wisatanya. Belitung mestinya harus menetapkan

sedikitnya 3 obyek wisata baru dalam setahun. Lokasi menarik dan memiliki standar yang ditetapkan oleh masyarakat internasional. Bukan sekedar ada saja. Anggaran APBD harus ikut mendampingi obyek-obyek terbaru tersebut hang kemudian dikelola oleh komunitas masyarakat sekitar. Konsep pengembangan Gunung Paramun yang dikembangkan oleh Departemen Kehutanan sebagai contoh yang baik. Pemerintah membangun fasilitas yang ada di dalam kawasan itu, kemudiaan pengelolaannya diserahkan kepada komunitas yang memang sejak lama memprogres kawasan itu. Daerah lainnya mestinya dapat mencontoh pengembangan Bukit Paramun yang berada di desa Aik Selumar Kecamatan Sijuk ini. Polanya sudah bagus sehingga dapat ditiru oleh obyek wsiata yang baru di Kabupaten Belitung. Selain mencari obyek wisata yang ada berdasarkan kekayaan alam. Peciptaan model-model kebudayaan pun juga menjadi obyek wisata baru. Misalnya acara perkawinan beripat atau beregong dengan makam bedulang. Maka Pemda Belitung dapat menciptakan acara rutin di sebuah tempat di daerah Belantu kecamatan Membalong. Sebuah pertunjukan kesenian dengan pasangan pengantin yang setiap Sabtu dan Minggu khusus disajikan buat para turis. Ya tentu saja pasangan pengantin bukan yang sesungguhnya. Para pemain

tentu saja digaji dengan karcis yang berhasil mereka pungut. Sehingga acara itu menjadi matapencarian mereka juga. Wisata antar pulau di Belitung masih belum dikembangkan dengan baik. Kapal yang digunakan pun masih sangat sederhana. Padahal kaum nudis di dunia sudah mulai mencari tempat yang sepi jauh dari keramaian. Mereka ingin hidup di pulau terpencil beberapa hari untuk sekedar melupakan pekerjaan yang melelahkan. Tetapi fasilitas di pulau-pulau yang ada belum memungkin orang asing untuk tinggal. Juga tidak ada makanan yang mereka peroleh, apalagi kebutuhan lainnya para turis asing. Misalnya keamanan VIP dan sebagainya. Polisi air atau laut di Belitung sudah mulai dikembangkan. Ia akan patroli berkeliling pulau-pulau yang berada dekat dengan obyek wisata yang sudah diprogram oleh industri pariwisata Belitung. Tiap pulau yang ada bisa berkomunikasi dengan pihak keamanan di sentral pelayanan keamanan VIP di Belitung. Sehingga Belitung memerlukan pesawat ampibi yang bisa hinggap di air atau helikoter yang bisa terbang siang dan malam. Semua ini harus dirajut dalam sebuah konsep industri pariwisata yang berkesinambungan dan sistemik antara kebijakan pemerintah, agen wisata, hotel, restoran, transportasi lokal dan penerbangan, serta keamanan tingkat VIP.


12 PELANGI MEWARNAI

SELASA - JUMAT

12 - 15 SEPTEMBER 2017


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Media Satya Laskar Pelangi by Paudar Wahyudi - Issuu