MINGGU - KAMIS
30 JULI - 3 AGUSTUS 2017
Edisi No 82
12 HALAMAN
Menerangi Bumi Serumpun Sebalai
Eka, Sapta Pesona dan Surat Cinta NY. EKAWATI JUSTIAR NOER, isteri Bupati Bangka Selatang, Justiar Noer termasuk orang yang berbinar-binar selama gelaran Toboali City on Fire 2017 Season 2. Sinergitas Bupati, Ibu Penggerak PKK, Kajari, Kapolres, Dandim, SKPD, Kecamatan dan Desa serta seluruh elemen masyarakat ternyata membuahkan hasil yang gemilang. Pertama Piala Adipura, lambang kebersihan dan kedua gelaran Toboali on Fire 2017 yang sukses. Sebagaimana Menteri Pariwisata Arief Yahya yang memuji Toboali, Bangka Selatan memenuhi syarat masuk National
INDEX Hal 3 Hal 8 Hal 12
Ciptakan Destinasi Baru dan Angkat Petani Lada Oleh: Agus Ismunarno GUBERNUR Kepulauan Bangka Belitung Dr Erzaldi Rosman SE MM mengajak seluruh kepala daerah dan para praktisi pariwisata agar terus menciptakan destinasi wisata baru. Selain itu orang nomor satu di Babel itu juga ingin segera meluncurkan Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang untuk membantu para petani lada dalam menghadapi flunktuasi harga lada. Komitmen pariwisata Gubernur Erzaldi itu disampaikan terpisah dalam Syukuran atas Pelantikan Erzaldi Rosman menjadi Gubernur dan atas Pelantikan Ibnu Saleh menjadi Bupati Bangka Tengah serta saat menutup Toboali on Fire 2017 yang diwakili Kadis Kelautan dan Perikanan Hardi. Pariwisata, kata Erzaldi, menjadi masa depan masyarakat Babel secara terus menerus dan berkesinambungan. “Untuk itu ciptakan terus destinasi wisata termasuk atraksi
Download Aplikasi
LASPELA MOBILE ! ng!!! Play Store
a Sekar
“Jangan Nodai Merah Putih” KETUA Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa mengimbau seluruh anggota Muslimat NU untuk selalu menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) agar tetap kuat dan utuh. "Indonesia harus kita rawat baikbaik. Ini tugas kita bersama dan Musli-
mat NU harus ambil bagian dalam tugas tersebut," kata Khofifah Indar Parawansa saat peringatan Harlah Muslimat NU ke-71 di GOR Dabonsia Bojonegoro, Minggu 30 Juli 2017. Menurut dia, Indonesia merupakan negara yang unik dengan beragam etnik, agama, bahasa, kebiasaan, dan adat-is-
tiadat serta budaya. "Indonesia adalah rahmat yang diberikan Allah SWT bagi kita," katanya menjelaskan. Oleh karena itu, katanya, persatuan dan kesatuan bangsa harus tetap dikedepankan, di lain pihak perbedaan harus dimaknai sebagai sebuah anugerah.
"Jangan nodai merah putih dengan narkoba, korupsi, terorisme, radikalisme. Jaga merah putih, jaga negeri ini, jaga NU," kata dia kepada sepuluh ribuan anggota Muslimat NU yang memadati GOR. Dalam kesempatan tersebut, Khofifah membagikan belasan
2
EKONOMI BISNIS
Industri Ikan Asin Babel Terdampak Kelangkaan Garam PANGKALPINANG Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mendatangkan garam kasar 1.000 karung untuk memenuhi permintaan usaha rumah tangga ikan asin di daerah itu. "Saat ini stok garam kasar di gudang distributor kosong, sehingga pasokan garam dari daerah sentra produksi tersendat," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Babel Yuliswan dikutip dari ana-
taranews.com. Ia menjelaskan dalam dua pekan terakhir ini, distributor garam di Kepulauan Babel tidak lagi mendapatkan pasokan dari perusahaan garam di Jawa Timur dan Jawa Tengah, karena produksi petani garam di daerah itu berkurang drastis. "Mudah-mudahan dalam dua pekan ini 1.000 karung garam kasar sudah ada untuk memenuhi pelaku usaha ikan asin dan usaha lainnya," ujarnya. Yuliswan mengatakan produksi petani garam yang berkurang drastis ini berdampak langsung terhadap
harga yang mengalami kenaikan yang cukup tinggi. "Harga garam kasar ini naik menjadi Rp 220.000 dari sebelumnya Rp 180.000 per karung (satuan isi 50 kilogram) dan kenaikan harga ini tidak hanya terjadi di daerah ini tetapi di seluruh Indonesia," ujarnya. Ia berharap pelaku usaha bersabar dan mengurangi penggunaan garam dalam menjalankan usahanya untuk mengurangi biaya produksi. "Saya berharap pelaku usaha yang membutuhkan garam untuk menyesuaikan antara produksi dengan permintaan konsumen, untuk mengurangi resiko kerugian karena biaya produksi yang tinggi," katanya. (ant)
MINGGU - KAMIS
30 JULI - 3 AGUSTUS 2017
Babel Pusat Pengembangan Gaharu Nasional YOGYAKARTA – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman optimis daerahnya akan menjadi pusat pengembangan tanaman gaharu (aquailaria malaccensis) tingkat nasional. Tampil sebagai salah satu pembicara kunci dalam IUFRO INAFOR Joint International Conference 2017 yang diselenggarakan di Hotel Alana Yogyakarta 24 – 27 Juli 2017, Gubernur Erzaldi memaparkan pengembangan gaharu di Bangka Belitung.
“Saya mencanangkan agar Bangka Belitung menjadi pusat pengembangan gaharu di Indonesia,” ungkap Erzaldi di depan para peserta yang berasal dari sejumlah negara itu. Konferensi ini diikuti lebih dari 600 ilmuwan dan peneliti kehutanan dunia yang tergabung dalam International Union of Forest Research Organization (IUFRO). Mereka berasal Indonesia, Australia, Finlandia, Jepang, Brazil, Afrika Selatan, Nigeria, Malaysia, Vietnam, Thailand, dan India. Erzaldi menuturkan, program pengembangan gaharu yang telah dilakukan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diantaranya penanaman pohon. Yaitu dengan memberi bibit ga-
haru kepada masyarakat petani secara gratis, produksi inokulan, inventarisasi alami dan budidaya, diversifikasi produk gaharu, membuat peta jalan, hingga membuat desain cluster. Bahkan pihaknya mengadakan pelatihan bagi petani untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan menjaga hutan hijau. Gaharu dikenal sebagai pohon yang bernilai ekonomis tinggi. Di sisi lain, gaharu juga termasuk jenis pohon yang peredaran dan perdagangannya diatur sesuai Convention On International Trade In Endangered Species Of Wild Fauna And Flora (CITES). Sebab itu, strategi pengembangan gaharu di Bangka Belitung fokus kepada gaharu budidaya, bukan gaharu alam yang semakin terbatas jumlahnya. Saat ini, tambah Gubernur, hasil budidaya gaharu di Babel sudah dapat dinikmati melalui produk teh. “Salah satu produk unggulan gaharu Bangka Belitung ada-
lah teh gaharu yang terbukti sangat baik bagi kesehatan,” terang Erzaldi. Kedepan, Gubernur berharap potensi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Bangka Belitung dapat dikembangkan lebih baik lagi. Salah satu melalui sinergi dengan masyarakat di sekitar kawasan hutan. Di samping agar masyarakat mendapatkan keuntungan ekonomi, di sisi lain hutan dan lingkungan tetap lestari. Selain menjadi pembicara, pada saat yang sama Gubernur Erzaldi juga menandatangani nota kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Nota kesepahaman ini akan memperkuat kerja sama dan peningkatan implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) yang dihasilkan Badan Litbang dan Inovasi (BLI) KLHK. (rill/ni/ar)
Mulai 1 Agustus 2017
TKI Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan PARA tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri kini memperoleh jaminan sosial dari pemerintah melalui Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Hal itu dapat dilakukan seiring dengan berakhirnya penyelenggaraan asuransi TKI melalui konsorsium pada 31 Juli 2017. Mulai 1 Agustus 2017, penyelenggaraan perlindungan TKI ditransformasikan ke BPJS Ketenagakerjaan. Peluncuran program jaminan sosial bagi TKI itu diresmikan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri yang didampingi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto di Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (30/7) lalu. Peluncuran jaminan sosial bagi TKI oleh BPJS Ketenagakerjaan itu merupakan implementasi dan penugasan pemerintah yang tertuang dalam Permenaker Nomor 7 Tahun 2017. "Komitmen pemerintah tidak hanya
untuk melindungi hak-hak para pekerja migran, tapi juga anggota keluarganya," kata Hanif. Nantinya para TKI wajib terdaftar dalam dua program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK). "Ada juga program tambahan Jaminan Hari Tua (JHT) yang dapat menjadi tabungan para TKI saat memasuki usia tua," ungkap Hanif. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan para TKI akan terlindungi saat masih di Indonesia, sedang bekerja di negara tujuan, dan bahkan setelah kembali lagi ke Tanah Air. Para TKI ini nantinya akan mendapatkan tiga manfaat jaminan, yakni JKK, JK, dan JHT. "Apabila TKI ini mengalami kematian, akan kita berikan santunan Rp85 juta dan santun-an beasiswa bagi anak yang ditinggalkan untuk satu anak," kata Agus. Jaminan sosial ini untuk melindungi seluruh TKI yang akan, sedang, ataupun sudah bekerja di luar negeri. "Kurang lebih 6 juta7 juta termasuk yang undocumented," ujar Agus. (ant/ktn)
MINGGU - KAMIS
POLITIK DAMAI
30 JULI - 3 AGUSTUS 2017
3
Tahapan Pemilu Mulai Agustus KOMISI Pemilihan Umum (KPU) RI menargetkan Peraturan KPU (PKPU) tentang Tahapan dan Jadwal Pemilu 2019 berdasarkan Undang-undang Pemilu yang baru disahkan bisa rampung bulan depan. Sebabnya, pada pertengahan Agustus, tahapan pemilu harus dimulai. Komisioner KPU RI Viryan Azis menyampaikan, pihaknya menunggu jadwal rapat konsultasi PKPU yang wajib dilakukan dengan DPR meski hasilnya tidak lagi mengikat. "Kami menunggu jadwal rapat dengan DPR karena wajib dilakukan. Perkiraan prosesnya akan dilaksanakan bulan depan sehingga PKPU tahapan dan jadwal bisa selesai juga," ungkap Sabtu, (29/7) lalu.
Menurut Viryan, bukan hanya rancangan PKPU soal tahapan dan jadwal yang akan dikebut KPU, melainkan juga PKPU soal verifikasi partai politik. Verifikasi itu merupakan tahapan pertama dalam pemilu sehingga payung hukum mengenainya pun harus selesai tidak jauh dari PKPU tentang
Tahapan dan Jadwal Pemilu 2019. Disinggung soal rumitnya proses verifikasi parpol yang harus melibatkan kepengurusan parpol di seluruh daerah, Viryan menyatakan hal itu tidak masalah. Dalam Pasal 173 ayat 3 UU Pemilu, KPU hanya bertugas memverifikasi parpol yang belum diverifikasi atau
parpol baru peserta pemilu. "Kami rasa sebenarnya cukup mudah karena persyaratannya sama dengan undang-undang sebelumnya dan juga untuk parpol yang sudah diverifikasi sebelumnya tidak perlu kami verifikasi lagi," papar Viryan. Untuk mengebut persiapan Pemilu 2019, KPU tidak menunggu UU Pemilu resmi masuk sebagai lembaran negara. KPU tengah menginventarisasi pasal-pasal UU Pemilu yang naskahnya didapat dari DPR. Menurut Viryan, inventarisasi sangat penting karena ada beberapa materi baru yang sebelumnya hanya dibahas beberapa kali tapi berhasil masuk ke undang-undang. Misalnya, bentuk kotak suara transparan yang sebelumnya tidak diusulkan KPU. (mi/*)
Wabup Bateng Segera Ditentukan KOBA - Bupati Bangka Tengah (Bateng) Ir. Ibnu Saleh yang baru dilantik , Kamis (27/7-2017), akan berkoordinasi dengan beberapa partai pengusung pada saat dirinya dan Erzaldi Rosman Djohan menjadi pemenang pada Pilbup tahun lalu untuk menentukan
siapa wakil Bupati yang saat ini lowong. “Kita akan segera berkoordinasi dengan para petinggi partai secepatnya dan menentukan siapa yang akan menjadi wakil Bupati Bateng,”ujar Ibnu Saleh, Kamis (27/07) di GSG Selawang Segantang. Saat ditanya awak media tentang pengaruh besarnya partai di luar pengusung, Ibnu
Saleh mengatakan mengedepankan kepentingan dan kebersamaan dalam membangun Bateng untuk lebih baik ke depan. “Setelah ditentukan siapa nama calon wakil saya nanti baru nanti diajukan ke dewan dan diputuskan disana paling awal Agustus sudah ada nama yang akan masuk di dewan,”tukasnya. (hfe)
PPP Siap Verifikasi Calon Walikota PANGKALPINANG– Setelah membuka pendaftaran tahap dua selama satu minggu. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Pangkalpinang telah menutup secara resmi pendaftaran calon walikota dan wakil walikota Pangkalpinang 2018, Kamis (20/7/2017) lalu. Dalam pendafatarn tahap dua ini, Ketua DPC PPP Kota Pangkalpinang, Depati Muhammad Amir Gandhi
DIDIT SRI GUSJAYA, SH., MH KETUA
mengklaim, PPP diserbu para bakal calon walikota yang ingin bertarung di Pilwako Pangkalpinang tahun 2018 mendatang. Menurutnya, pada detik terakhir pendaftaran para calon Wako/wawako terutama calon petahana Muhammad Sopian yang saat ini sebagai wakil walikota Pangkalpinang juga turut mendaftar di detik-detik terakhir penutupan. “Sopian selaku patahana diyakini merupakan calon yg kuat diantara banyak nama
HENDRA APPOLO, ST., M.Si WAKIL KETUA
yang beredar,” ujar Gandhi. Di dampingi Maulan Aklil lanjutnya, Muhammad Sopian diyakini sudah membulatkan tekad untuk maju sebagai cawako yang tentunya berharap besar dapat diusung PPP. Selanjutnya, kata Gandhi, usai pendaftaran ini, PPP Pangkalpinang siap melakukan tahapan verifikasi berkas yabg kemudian dilanjutkan dengan agenda konprensi pers untuk mengumumkan peserta yang lolos verifikasi (naf)
AMRI CAHYADI, ST WAKIL KETUA
DEDDY YULIANTO, SE WAKIL KETUA
Raperda Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD Disahkan PA N G K A L P I N A N G - DPRD Provinsi Kepulau-
an Bangka Belitung (Babel) kembali mengesahkan produk hukum daerah mengenai Peraturan Daerah (Perda) tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Babel dalam rapat paripurna pandangan akhir fraksi dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Babel, Dedy Yulianto, bertempat di Gedung DPRD Babel, Jum'at (28/7/2017). Dedy Yulianto mengatakan, Raperda ini diusulkan sebagai tindak lanjut dari Paripurna 10 Juli 2017 lalu tentang pengusulan Raperda ini dan menurutnya telah sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD.
"Raperda ini diusulkan sebagai tindaklanjut PP No. 18 Tahun 2017 khususnya Pasal 28 yang mengamanatkan ketentuan pelaksanaan hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD di daerah ditetapkan dengan peraturan daerah (Perda)," terangnya. Juru bicara fraksi PPP, Hellyana dalam pandangan akhir fraksi mengungkapkan, dengan kebijakan mengenai hak-hak wakil rakyat ini diharapkan kinerja lebih ditingkatkan dan harus sesuai dengan keuangan daerah mengingat kondisi perekonomian masyarakat Babel yang sedang melambat. "Kami menerima dan menyetujui Raperda tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggo-
ta DPRD Babel menjadi Perda. Akan tetapi, dengan kenaikan nanti diharapkan kinerja harus lebih maksimal, sesuai dengan keuangan daerah jangan sampai melukai hati masyarakat yang kondisi perekonomian sekarang sedang lesu," ujarnya. Hal senada juga dituturkan Jubir Fraksi Madani, Moh. Tanwin, pendapatan sudah meningkat jangan sampai kinerja tidak meningkat. “Bekerja lah untuk memajukan Babel dan kesejahteraan masyarakatnya,” ungkapnya. Paripurna pengesahan ini dihadiri 32 Anggota DPRD, 7 fraksi telah menyatakan menyetujui Raperda. Persetujuan atas Raperda ini diantaranya menyetujui Raperda tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan An-
ggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, mempersilahkan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung untuk memproses lebih lanjut peraturan ini sesuai peraturan perundangan, dan Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan yaitu 28 Juli 2017. Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fattah dalam sambutannya mengatakan setelah disetujui oleh semua fraksi, tentu harus segera ditindaklanjuti menjadi Peraturan Daerah dan ini sudah diamanatkan PP 18/2017. "Ini adalah amanat dari Peraturan Pemerintah, harus tetap dijalankan berat atau tidak berat bagi Pemerintah Daerah "ujarnya. (adv/ar)
4
COMMERCE & INDUSTRY
MINGGU - KAMIS
30 JULI - 3 AGUSTUS 2017
Budidaya Bawang Merah di Bateng Cemerlang KOBA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) sedang giat mengembangkan budidaya bawang merah di daerah tersebut. Bupati Bangka Tengah Ir. Ibnu Saleh memang optimistis Bateng ke depan bakal menjadi sentra produksi bawang merah di
Bangka Belitung (Babel). Optimisme Ibnu Saleh bukan tanpa sebab. Dalam 6 bulan terakhir ini, Bateng sudah panen bawang merah beberapa kali dengan produktifitas cukup menjanjikan. "Pada hari Rabu, 26 Juli 2017, panen bawang merah di desa Cambai Selatan 11,3 ton per hektar dan mencapai 250 juta dalam 60 hari. Hasil yang luar bi-
asa,"kata Ibnu Saleh, Kamis 27 Juli 2017. Sadar akan prospek budidaya bawang merah yang cemerlang di Bateng, selain pengembangan yang telah mencapai beberapa hekatar selama ini, Ibnu juga menyebut, melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa), bawang merah juga akan dikembangkan pada desa-desa yang memiliki potensi.
“Bahkan melalui dana APBN akan dikembangkan penangkaran bawang merah seluas 2 hektar,” pungkasnya. Ibnu berharap dengan adanya pengembangan bawang merah dapat meningkatkan produksi dan produktivitas bawang merah serta menekan inflasi di Kabupaten Bateng khususnya dan Provinsi Kep. Babel pada umumnya. (hfe)
PLUT Solusi UKM Kembangkan Bisnis PLUT Belitung Pertama di Babel
TANJUNGPANDAN- Deputi Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM RI, Yuana Sutyowati Barnas, mengapresiasi Pemkab Belitung menjadi yang pertama di Bangka Belitung memiliki Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). PLUT memiliki peran penting di era persaingan bisnis saat ini. Terutama bagi UKM untuk menjaga bisnis ini tetap eksis. “PLUT bagian dari solusi UKM dalam peningkatan daya saing,” ujarnya saat membuka Belitung Fair tahun 2017 di kawasan pantai Tanjungpendam, Kamis 27 Juli 2017. UKM diyakini akan tumbuh lebih pesat melalui PLUT. Melalui peran konsultan PLUT, pelaku UKM bisa sharing produk mulai dari kemasan, daya saing, hingga pasar terkini. Kabupaten dibantu melalui anggaran dana pusat untuk operasional dan jasa konsultan. Di sisi lain pertumbuhan UKM di Belitung 4 tahun belakangan ini cukup pesat. Tercatat hanya 4000 di tahun 2013, kini sudah menjadi 16 ribu UKM. “Hari ini komitmen bupati dan kementerian mengenai usulan PLUT mulai berjalan. Alhamdulilah gedungnya selesai dibangun bulan November tahun 2016 lalu,” tukasnya.
Ia menambahkan, gedung PLUT di Belitung adalah yang ke51 di Indonesia dan yang pertama di Babel. Terobosan Bupati Belitung Sahani Saleh menyebut, ini adalah terobosan baru dalam mengembangkan kemajuan UKM. Belitung sudah melakukan pembinaan pada UKM melalui berbagai pelatihan-pelatihan. Mereka juga diberikan tempat pemasaran yaitu galeri KUKM dan pameran di luar daerah. Dari sisi permodalan, sudah lama terjalin kerja sama dengan
Bank SumselBabel untuk subsidi perkreditan dengan bunga hanya tiga persen. Menurut pria yang akrab disapa Sanem ini, pertumbuhan UKM tidak lepas dari sektor ril kemajuan pariwisata. Beberapa grup hotel besar sudah investasi di Belitung. Pemerintah sendiri mendorong seluruh desa harus memiliki minimal satu destinasi, sehingga efek luasnya akan bertumbuh UKM baru. "Gedung ini kita berharap sebagai tempat pertolongan ukm untuk lebih baik. Untuk masyarakat Belitung agar dimanfaatkan gedung ini yang telah diisi konsultan-konsultan," pungkasnya. (adv/jun)
MINGGU - KAMIS
PELANGI EDUKASI 5
30 JULI - 3 AGUSTUS 2017
Erzaldi Lihat 3 Keunggulan Pendidikan Vokasi
PPK Cegah Pengaruh Narkoba Terhadap Siswa KOBA - Plt Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Zainal, S.Pd menegaskan perlunya mengutamakan Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) kepada anak didik disekolah baik SD dan SMP untuk mencegah pengaruh narkoba terhadap peserta didik. "Saat ini bahaya Narkoba sudah berada dilevel yang sangat mengkhawatirkan perlu adanya terobosan dan pembinaan kepada anak-anak peserta didik baik SD maupun SMP tentang PPK", Tegas Zainal ke-
tika ditemui diruang kerjanya, Jum'at (28/7/2017). Menurut Zainal, pengaruh narkoba perlu ditangkal dan dicegah sedini mungkin dengan cara salah satunya memberikan Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) kepada peserta didik baik disekolah maupun dirumah. Ia menambahkan Kepala Sekolah harus menciptakan kreativitas kegiatan positif supaya anak peserta didik tidak terjerumus kepada
perilaku negatif yang diawali dari niat para pengajar. "Saat ini guru honorer agama sudah menerapkan Magrib Mengaji dan Gelar Sajadah Fajar yang wajib dilakukan minimal 2 kali dalam 1 bulan dan akan selalu dievaluasi per triwulan,"tandasnya. Selain itu kedepan pihaknya akan bekerja sama dengan Sat Pol PP untuk melakukan razia barang bawaan disetiap sekolah di Bangka Tengah.(hfe)
DR. ERZALDI ROSMAN SE MM, Gubernur Kepuluan Bangka Belitung pernah berbicara di depan para pengusaha dan SPSI Babel tentang cara menarik investor sehingga bisa menyerap tenaga kerja. Dan orang nomor satu di Babel itu mengingatkan soal UMR yang berada pada posisi 4 tertinggi di Indonesia. “Kita harus hati-hati terhadap UMR yang tertinggi keempat di Indonesia. Kalau gaji UMR tersebut diberikan kepada sumber daya manusia yang terlatih dan memiliki skill yang diharapkan saya masih bisa mengerti. Namun kalau tanpa skill yang memadai UMR tersebut akan menghambat investasi,” kata Gubernur Erzaldi pada suatu kesempatan. Kritik mantan Bupati Bangka Tengah dua periode itu tidak tanpa solusi. Pada otoritasnya sebagai gubernur, ia pun komit meningkatkan ketrampilan sumber daya manusia Babel dengan pendidikan vokasi atau skill based. Dari pengalamannya sebagai pengusaha di masa lalu dan pergaulannya yang luas dengan para pengusaha, Erzaldi berkesimpulan bahwa perusahaan lebih menyukai para lulusan pendidikan vokasi yang telah menguasai keahlian praktikal, karena dianggap lebih
8 Sekolah di Pangkalpinang Terapkan Full Day School PANGKALPINANG Delapan sekolah di Kota Pangkalpinang menerapkan sistem belajar "full day school" sesuai Permendikbud No 23 Tahun 2017. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Edison Taher, mengatakan, pelaksanaan sistem tersebut sebagai persiapan untuk penerapan Perpres yang tengah diproses. "Maka dari itu kita menerapkan ini sebagai percobaan
agar dapat mengetahui apa kekurangan dan apa yang harus dievaluasi. Kalau tidak dicoba bagaimana bisa kita mengetahui kendala program ini," kata Edison, Selasa (25/7/2017) Delapan sekolah yang sudah menerapkan sistem ini mulai dari tingkat SD sampai SMP yang ditunjuk sebagai percontohan. Untuk SD ditetapkan SDN3, sedangkan untuk SMP masing-masing SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 10, SMPN 6 dan beberapa SMP swasta. Edison berharap dengan dilaksanakannya program ini
para tenaga pendidik ataupun guru dapat benar-benar melihat apa yang menjadi potensi anak didik yang harus dikembangkan agar ke depan menjadi spesialisasi. "Jadi dalam hal ini bukan semata-mata akademik saja, namun non akademik juga dimaksimalkan, misalnya anakanak yang berpotensi dalam bidang olahraga maka gurunya harus memfasilitasi untuk mengembangkan bakat itu dan juga berkomunikasi dengan orang tua untuk melaporkan detail keseharian dan perkembangan siswa," ujarnya. (atb)
MINGGU - KAMIS
30 JULI - 3 AGUSTUS 2017
siap kerja walau harus menggaji lebih tinggi. Presiden Jokowi dalam Rakernas KADIN Indonesia juga mengajak KADIN untuk menggalakkan pendidikan vokasi. Pendidikan vokasi ini menjadi kebutuhan mendesak ketika pemerintah sekarang fokus pada pariwisata yang segera memerlukan tenaga terampil. Apakah pendidikan vokasi itu? Pendidikan vokasi adalah pendidikan yang menekankan pada keahlian praktikal yang dibutuhkan untuk langsung terjun ke dunia kerja. Biasanya satu program membahas topik yang spesifik. Misalnya: Bagaimana menjadi supervisor hotel yang baik, bagaimana menjadi resepsionis hotel yang baik, bagaimana menjadi chef yang baik dan lain sebagainya yang benar-benar membutuhkan keahlian praktikal. Pendidikan vokasi bi-
asanya mengharuskan mahasiswa untuk magang di perusahaan atau di hotel, sebelum menamatkan program pilihan mereka. Mahasiswa pendidikan vokasi biasanya lulus dengan gelar Certificate, Diploma atau Advanced Diploma. Banyak juga gelar vokasi yang dapat dilanjutkan ke pendidikan tingkat sarjana atau pascasarjana. Durasi pendidikan vokasi sangat bervariasi, mulai dari satu semester, hingga beberapa tahun, tergantung program yang Anda pilih. Pendidikan Vokasi Lebih Praktikal Jika kita mengenal kelas kuliah dengan teori dan mengerjakan tugas serta dinilai dengan cara ujian, pendidikan vokasi benar-benar melatih keahlian praktikal, sehingga tentu saja lebih banyak praktek daripada teori. Banyak pilihan institusi Berbeda dengan pendidikan gelar sarjana dan se-
Edisi No 82
MINGGU - KAMIS
bagainya, pendidikan vokasi ditawarkan lebih banyak institusi, baik itu universitas, kolese, politeknik, pusat pelatihan ataupun institusi-institusi lainnya yang berspesialisasi menyelenggarakan program pendidikan vokasi. Beragam pilihan program Pendidikan vokasi cocok bagi mereka yang sudah jelas dan yakin dengan apa yang ingin mereka kejar sebagai karir masa depan. Banyak sekali bidang yang tersedia mulai dari pariwisata dan perhotelan, manajemen retail, pengembangan software, desain interior, teknik otomotif, penata rambut hingga kuliner. Pendidikan vokasi menekankan keahlian praktikal yang dibutuhkan untuk terjun langsung ke industri serta membahas topik yang lebih spesifik, jika dibandingkan dengan perkuliahan di universitas yang membahas topik yang lebih luas. (bbs/ags)
30 JULI - 3 AGUSTUS 2017
Edisi No 82
Pemkab Bangka Sukses Ajang Promosi Produk Daerah Gelar Acara Harganas XXIV Gelar Dagang UP2K
Bupati: Program KB di Bangka Harus Jalan SUNGAILIAT- Ketua Tim Penggerak PKK Bangka Belitung Hj. Melati Erzaldi Rosman membuka secara resmi pameran dan gelar dagang dalam rangka memeriahkan Harganas XXIV 2017 tingkat Provinsi Bangka Belitung (Babel)
di Lapangan Taman Sari Sungailiat, Rabu (26/7) lalu. Dalam sambutannya Hj. Melati berharap, gelar dagang Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dapat menjadi momentum promosi produk-produk daerah yang diharapkan juga mampu bersaing dan memberikan kontribusi yang baik bagi perkembangan kelompok-kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) dan UPK PKK di Bangka Belitung. "Saya harapkan temu kader dan pameran gelannggang dagang ini dapat dimanfaatka dengan sebaik-baiknya, untuk ajang silahturahmi sekaligus ajang promosi hasil produk setiap daerah Kabupaten/Kota yang ada di Bangka Belitung," kata Melati. Hj. Melati juga ber-
harap, ajang pameran ini juga bisa mengexplore potensi daerah sehingga lebih dikenal dan dicintai masyarakat. Promosi Usaha Mikro Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangka, Hj. Mina Tarmizi mengatakan, pameran gelar dagang ini diharapkan dapat membantu kelompok-kelompok usaha mikro guna memasarkan produk unggulan masing-masing upaya dapat membangun jaringan pemasaran yang lebih luas dan memiliki daya saing dengan produk unggulan masyarakat. "Semoga silahturahmi kita terus terjaga dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," harap Mina. Pameran gelar dagang memeriahkan Harganas XXIV ini diikuti UPPKS, UP2K dari tujuh Kabupaten/Kota dan UP2K dan UKM dari delapan kecamatan se-Kabupaten Bangka, Deskranasda Kabupaten Bangka serta satu unit mobil perpustakaan keliling Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. (adv/fiq)
S U N G A I L I AT- K a b u p a t e n Bangka sukses menjadi tuan rumah gelaran Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIV tahun 2017 tingkat Provinsi Bangka Belitung, Jumat 28 Juli 2017. Event akbar yang dihelat di Lapangan Taman Sari Sungailiat tersebut dihadiri Gubernur Babel Dr. Erzaldi Rosman, Bupati Bangka Ir. Tarmizi Saat, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN, Ambar Rahayu Ir. Ismi Ambarayu, Kepala Perwakilan BKKBN Babel Etna Estelita, Danlanal Babel, Danrem Babel, Kapolres Bangka, OPD Kabupaten Bangka, OPD Provinsi Babel, serta tamu undangan lainnya. Gubernur Erzaldi Rosman dalam sambutannya mengapresiasi Pemkab Bangka yang telah sukses menjadi tuan rumah Harganas XXIV tahun ini. Selain itu, Erzaldi meminta para orang tua di setiap keluarga untuk betul-betul mendampingi anak dan tak memberi kebebasan seluas-luasnya bagi anak. “Anak harus didampingi dan tak boleh dibiarkan. Sebagai orang tua harus jeli menghadapi anak kita, dan jangan terlalu memberikan kebebasan berlebihan tanpa diimban-
gi pengawasan orang tua," ungkap Erzaldi. Kedekatan yang kurang harmonis antara anak dan orangtua, sebut Erzaldi, akan membuat anak merasa kaku dalam berinteraksi dengan orang tuanya, sehingga tak heran justru anak lebih bebas curhat dengan orang lain dibandingkan keluarganya. Bupati Bangka, Ir. Tarmzi Saat dalam sambutannya menghimbau masyarakat agar mulai sadar dan melaksanakan program keluarga berencana (KB). “Semakin hari biaya hidup bahkan untuk pendidikan anak makin tinggi. Maka saya ajak masyarakat Bangka harus bisa berlatih sejak sekarang memahami dan melaksanakan program KB dua anak cukup ini," katanya.
Kepala BKKBN Pusat diwakili Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga, Ambar Rahayu Ir. Ismi Ambarayu mengatakan, banyak hal yang belum masyarakat pahami dengan program KB. Masyarakat, kata dia, masih mengganggap program KB ini tidak memiliki manfaat sama sekali padahal banyak sekali manfaat dari program ini, salah satunya dapat mengatur perekonomian dalam berumah tangga. "Mungkin masyarakat Indonesia ini masih belum paham mengenai tujuan KB. Tapi untuk ke depan, kita sama-sama menjalani program ini dengan sebagimana mestinya agar program ini sukses dan dapat kita rasakan bersama manfaatnya," harapnya. (adv/fiq)
6 VISION OF TOURISM
MINGGU - KAMIS
30 JULI - 3 AGUSTUS 2017
Promosi Wisata Harus Didukung Sarana Prasarana PROMOSI wisata yang begitu besar tapi tidak didukung dengan sarana prasarana pariwisata (hotel/ penginapan-red), akan kurang mendukung bagi peningkatan pariwisata itu sendiri. Demikian disampaikan Ketua Tim Kunjungan Spesifik Bidang Pariwisata Komisi X DPR RI, Ridwan Hisjam, menanggapi perkembangan wisata di Kabupaten Banyuwangi. Pasalnya, Tim Komisi X yang terdiri dari 10 orang anggota Komisi X tersebut tidak mendapatkan kamar hotel. Hotel di Banyuwangi penuh. "Ini salah satu PR Bupati Banyuwangi, bahwa hotel juga berpengaruh untuk peningkatan pariwisata itu sendiri," katanya saat pertemuan tim dengan Bupati Banyuwangi Azwar Anas di Pendopo Kabupaten Banyu-
wangi, Sabtu lalu. Menurutnya, Komisi X bersama pemerintah berkomitmen agar pariwisata menjadi sumber devisa nomor 1 secara nasional untuk tahun 2019. Saat ini pariwisata menempati posisi ke-3. Dalam kunjungan Komisi X yang didampingi Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti tersebut, legislator dari dapil Jatim V ini mengapresiasi perkembangan pariwisata di Banyuwangi. Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, tujuan Komisi X ke Banyuwangi adalah untuk melihat sarana dan prasarana termasuk bandar udara untuk pariwisata. Selain ke Banyuwangi, kunjungan spesifik bidang pariwisata Komisi X ini juga menurunkan timnya ke Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Sebelumnya dalam kesempatan yang sama, Bupati Banyuwangi Azwar Anas menyampaikan pen-
ingkatan pariwisata di daerahnya demikian pesat, di mana kunjungan wisatawan mencapai 4,2 juta wisatawan. Sementara wisatawan asing mencapai 82 ribu, ini yang tercatat belum termasuk wisatawan asing yang langsung ke home stay. "Dulu tidak ada penerbangan ke Banyuwangi, saat ini sudah ada direct flight Jakarta-Banyuwangi," jelasnya. Menurut Azwar, orang berkunjung ke Banyuwangi bukan hanya untuk berwisata tapi juga untuk belajar Reformasi Birokrasi. Pasalnya, di seluruh Indonesia sistem akuntabilitas kinerja Pemerintah Daerah yang mendapat nilai A hanya Kabupaten Banyuwangi. Turut serta dalam kunjungan spesifik Komisi X tersebut antara lain Popong Otje Djundjunan, Dwita Ria Gunadi, Sri Meliyana, Nuroji, Anita Yacoba Gah, Vena Melinda, Lathifah Shohih, Arzeti Bilbina dan Mustafa Kamal. (bdc/lp)
Gowes Pesona Nusantara sebagai Perekat Bangsa KOBA - Gowes Pesona Nusantara 2017 estape 18 di Bangka Tengah (Bateng) berlangsung meriah dan diikuti hampir 1. 000 pe-
serta dari berbagai Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Bupati Bateng, Ir. H. Ibnu Saleh MM dalam sambutannya mengatakan, olahraga merupakan suatu kegiatan untuk melatih tubuh agar tetap sehat dan kuat, baik sehat jasmani maupun rohani. Selain itu olahraga bisa menjadi salah satu perekat kebersamaan masyarakat dalam suatu aktivitas seperti pelaksanaan Gowes Pesona Nusantara ini. "Spirit kegiatan Gowes Pesona Nusantara ini bagi Pemkab Bateng selaras dengan visi Bangka Tengah (Bateng) untuk membangun daerah ini terutama bagi sumber manusianya untuk menjadi insan yang sehat dan prima,� ungkap Ibnu, Sabtu (29/07/2017). Menurut Bupati, spirit yang digelorakan Menteri Pemuda dan Olahraga yakni Ayo Olahraga mengajak kita untuk terus semangat dalam menjaga kesehatan dan menjunjung tinggi sportivitas. "Ayo Olahraga spirit yang digelorakan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga mengajak kita semua untuk terus semangat dalam menjaga kesehatan dan menjunjung tinggi sportivitas,"ujarnya.
Staf Ahli Bidang Kerjasama Kelembagaan Kemenpora, Dra. Adiati Noerdin, MA sangat mengapresiasi dan mengatakan kegiatan Gowes Pesona Nusantara ini sebagai olahraga perekat bangsa. "Alhamdulillah pelaksanaan Gowes Pesona Nusantara estape 18 tahun 2017 di Bangka Tengah (Bateng) diminati seluruh elemen baik dari Polri, TNI dan masyarakat ini menjadi harapan dari Menpora yakni menjadikan olahraga sebagai perekat bangsa,"tukasnya membuka pelaksanaan Gowes Pesona Nusantara.(adv/hfe)
MINGGU - KAMIS
CEREMONY
30 JULI - 3 AGUSTUS 2017
Sestama BKKBN Tandatangani BAST
62 Penyuluh KB se-Babel Resmi Jadi Pegawai Pusat SEBANYAK 62 Penyuluh Keluarga Berencana/ Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PKB/PLKB) yang selama ini statusnya menjadi pegawai di kabupaten/kota di provinsi Bangka Belitung (Babel), pada Selasa (25/7/2017) lalu, diserahterimakan menjadi pegawai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pusat. Pengalihan status PNS dari daerah ke pusat ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Personel dan Dokumen Penyuluh KB/PLKB kabupaten/kota Se-Provinsi Bangka Belitung disaksikan Sekertaris Utama (Sestama) BKKBN, Nof-
rijal, Sekda Babel Yan Megawandi dan Kajati Babel, Happy Hadiastuty. Nofrijal menyebutkan, pengalihan status ini sudah dipersiapkan sejak lama sesuai dengan UU 23/2014, sejak 2004 PKB/PLKB ini ditempatkan di kabupaten kota, dan saat ini proses pengalihan status pemerintah di pusat, yang dialihkan hanya personil dan dokumen yang lain dikelola di kabupaten kota. "Petugas penyuluh ini supaya tidak dilihat hanya sebatas kendalikan
7
kelahiran saja, tapi upaya peningkatan kualitas kesejahteraan keluarga," ujarnya. Ia menambahkan, pertumbuhan penduduk di kota Pangkalpinang saat ini di atas rata-rata nasional. Hal ini dikarenakan efek pembangunan, karena pertumbuhan ditentukan dua hal yakni kelahiran dan migrasi. Oleh karenaya, dalam urusan membangun kualitas keluarga, BKKBN intens melakukan rapat penanggulangan bersama instansi terkait demikian juga harapannya untuk di Babel. Sementara, Yan Megawandi berharap, para penyuluh yang ada ini sudah memahami karakter masyarakat Babel sehingga bisa lebih maksimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penyuluh. "Walaupun sudah berpindah jadi pegawai pusat kami yakin penyuluh menguasai persoalan di lapangan. Kami akan terus bersinergi untuk mewujudkan keluarga yang lebih sejahtera melalui KB dan peningkatan keluarga secara keseluruhan," ujarnya. Sekda menilai, meskipun pertumbuhan penduduk di Babel relatif tinggi tetapi untuk pola kelahiran diyakininya masih terkendali. "Tapi kita tak boleh lengah, dan harus menciptakan kebijakan secara terencana menahan laju kelahiran penduduk dan memberikan kesejahteraan," harapnya Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Personel dan Dokumen Penyuluh KB/ PLKB ini merupakan salah satu agenda dalam kunjungan Kerja Sekretaris Utama BKKBN, Nofrijal ke Bangka Belitung, selain agenda tersebut, Sekretaris Utama BKKBN melakukan kegiatan pembinaan Pegawai Perwakilan BKKBN Babel di Ruang Rapat Kantor Perwakilan BKKBN Babel serta melakukan kegiatan monitoring sertifikasi PKB/PLKB diwisma aksi kace. (adv/naf)
Program KB Berperan Bangun Karakter Bangsa DEPUTI Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga, Ir. Ismi Ambarayu menghadiri acara puncak perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIV tingkat Provinsi Bangka Belitung (Babel) di Lapangan Taman Sari Sungailiat, Jumat (28/7/2017) lalu. Ismi Ambarayu yang hadir mewakili Kepala BKKBN RI mengatakan, untuk menerapkan prinsip 4 program yakni berkumpul, berinteraksi, berdaya, dan berbagi di Bangka Belitung (Babel) bukanlah hal gampang, mengingat Babel merupakan peluang awal untuk mendapatkan demografi sehingga jika dilakasanakan dengan baik akan terbentuklah revolusi mental dalam berumah tangga yang nantinya akan terintegrasi untuk menarik investor-investor luar ke dalam daerah ini. "Program KB inilah salah satu cara kita untuk membentuk karakter bernegara dan mengatur ritme pola ekonomi dalam suatu kehidupan," ungkapnya. Bupati Bangka Ir.H. Tarmizi Saat dalam sambutannya mengatakan, Babel khususnya Kabupaten Bangka harus membangun keluarga yang berketahanan negara yang tangguh dan mampu mengkondisikan tatatanan kehidupan di dalam bermasyarakat, sehingga pengelolaan SDA dan SDM bisa
dalam dunia pergaulan. Ketua Pelaksana HARGANAS XXIV, Melati Rosman dalam sambutannya mengucapakan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah Kabupaten Bangka yang telah sukses melaksanakan kegiatan perayaan acara puncak HARGANAS XXIV tingkat Provinsi Kepulauan Babel. Sebelumnya BKKBN Provinsi Babel bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Bangka telah menggelar berbagai kegiatan seperti, bazar sembako murah, puskesmas terbaik, puskesdes terbaik serta lomba stand terbaik. (adv/fiq) berjalan sesuai harapan semua lapisan masyarakat. "Di Pemda Bangka, saya tidak mau mendengar dan melihat anak yang usianya wajib bersekolah malah tidak bersekolah, terus jika setiap ada ibu hamil harus didata dan orang tua yang hidup sendiri jauh dari sanak keluarganya dalam suatu rumah yang tak layak huni harus kita bikin rumah layak huni," tegas Tarmizi di hadapan tamu undangan. Terpisah, Gubernur Babel, Dr. Erzaldi Rosman lebih memberikan perhatian khusus kepada para orang tua. Menurutnya, orang tua berperan sangat penting dalam mendidik anak dan tidak terkesan membiarkan anak-anaknya.
Kalau terjadi hal yang demikian, kata Erzaldi, berarti tidak akan ada nilai keharmonisan dan kebahagian dalam keluarga tersebut. "Generasi zaman sekarang tidak pandai menjaga diri, untuk khusus anak dikit-dikit mak, dikit-dikit pak, giliran disuruh kerja sedikit mengeluh. Hal seperti ini orang tua jangan mau kalah sama anak bahkan diatur oleh anak nanti berdampak kurang baik bagi anak dan orang tua tersebut," jelasnya ketika diwawancarai LASPELA. Gubernur juga berencana meminta Pemda Bangka menyiapkan lahan 50X50 meter untuk dibangun kawasan hijau dengan tujuan adanya kawasan ini supaya anak-anak bisa lebih terarah
8
GOOD GOVERNMENT
MINGGU - KAMIS
30 JULI - 3 AGUSTUS 2017
Workshop Geospasial: Wujudkan Peta Komprehensif PANGKALAN BARUBadan Informasi Geospasial (BIG) menyelenggarakan Workshop Geospasial bagi para peserta dari OPD di Lingkungan Pemprov Babel bertempat di Hotel Novotel Bangka, Selasa 25 Juli 2017. Workshop bertajuk Pemanfaatan Informasi Geospasial untuk pembangunan daerah ini dihadiri Sekda Babel Yan Megawandi, Kepala Badan Informasi Geospasial, Prof. Dr. Hasanuddin Zainal Abidin, M.Sc, Kepala Bappeda Se- Babel dan Kepala OPD di ligkungan Pemprov Babel, Akademisi UBB, serta jajaran dari BIG. Sekda Yan Megawandi dalam arahannya meminta para peserta workshop untuk benar-benar memanfaatkan waktu seminar ini seoptimal mungkin, sehingga apa yang diharapkan
dari kegiatan ini dapat tercapai. “Saya kira mari kita manfaatkan seminar yang telah dilakukan oleh BIG ini se-optimal mungkin. Saya berharap dari perangkat daerah termasuk pemerintah daerah kabuaten dan kota untuk menjalin talisilaturahim yang lebih herat lagi kepada teman teman di BIG,” kata Yan Megawandi. Sekda juga berkeinginan dengan adanya Workshop Geopasial ini, nantinya peserta dari OPD di Lingkungan Pemprov Babel, kabupaten dan kota akan lebih memahami dan memanfaatkan serta merealisasikanya dalam program kegiatan di OPD masing-masing. “Saya ucapkan terima kasih telah memberikan pemahaman bagaimana supaya mengerti, paham, membuat, merencanakan dan memanfaatkan Geopasial peta ini. Tidak ada gunanya jika peta yang bagus-bagus jika tidak bisa mem-
bacanya dan tidak dibekali pemahaman untuk membacanya,” ujar Sekda. Diakhir sambutanya, Sekda meminta semua OPD dan Badan Informasi Geospasial untuk bekerja bersama-sama untuk mewujudkan peta Geospasial yang lebih baik. “Kita harus mengikuti secara bersama-sama. Kita harus menanggalkan sekat-sekat sektoral kita untuk mewujudkan suatu peta yang lebih utuh dan menyeluruh, supaya kita lebih komprehensif melakukan perencanaan yang lebih melibatkan semua sektor, semua orang, semua tingkat pemerintah. Maka dari itu peran BIG sangat penting,” tegasnya. Kepala Badan Informasi Geospasial, Prof. Dr. Hasanuddin Zainal Abidin, M.Sc dalam sambutanya mengatakan, pada tahun 2016 sudah memulai kerja sama dengan Pemprov Ba-
bel lewat penandatanganan Nota kesepahaman bersama pada tanggal 17 Oktober 2016. Kemudian ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama tentang pembangunan simpul jaringan. “Beberapa kegiatan BIG juga banyak dilakukan di provinsi Babel, salah satunya survei inventarisasi pulau. Verifikasi dan pembakuan nama pulau yaitu ada 87 pulau pada bulan Mei,” terangnya. Dalam rangka pengembangan Simpul Jaringan Informasi Geospasial, sambung Hasanuddin, pihaknya akan mengadakan kegiatan penguatan pembangunan simpul jaringan informasi Geopasial Provinsi Babel. “Dengan adanya worksop ini, diharapkan jaringan informasi geospasial dapat terbangun dan terhubung dalam jaringan Informasi geospasial,” ujarnya. (ril/stf)
Sungailiat Raih Piala Adipura ke-8 SUNGAILIATUntuk kedelapan kali Kota Sungailiat Kabupaten Bangka meraih Piala Adipura. Sebagai wujud kebahagiaan, Piala Adipura bakal diarak keliling Kota Sungailiat karena berhasil mengembalikan lambang kebersihan kota setelah terakhir kali Piala Adipura diraih pada
2010 lalu. Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Bangka, Tedy Sudarsono, ketika memimpin rapat persiapan penyambutan Piala Adipura mengatakan, piala Adipura tahun 2017 akan diarak keliling kota Sungailiat mulai start di depan Komplek Perumahan PNS Kenanga dan berakhir di
Kantor Bupati Bangka, Jalan A. Yani Jalur dua Sungailiat. ‘’Pada tanggal 2 Agustus Piala Adipura akan diterima langsung Bupati Bangka di Jakarta dan pada tanggal 3 Agustus akan diterima Bapak Wakil Bupati dan diarak keliling Kota Sungailiat,’’ujarnya. Dalam rapat persiapan yang
digelar, Sabtu (29/7/2017) di ruang pertemuan Bina Praja Setda Bangka, dipaparkan tentang persiapan mulai penyambutan di Bandara Depati Amir Pangkalpinang untuk kemudian Bupati Bangka beserta rombongan menuju Sungailiat yang akan dikawal Patwal Polres Bangka dan Satpol PP. (hum/stf)
Bateng Perlu Perkuat Koordinasi Gubernur: Dana APBD Harus Dioptimalkan PANGKALPINANG Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dr. H. Erzaldi Rosman meminta Kabupaten Bangka Tengah ke depan semakin memperkuat koordinasi dengan Provinsi. Demikian disampaikan Erzaldi saat memberikan sambutan di acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Bupati Bangka Tengah sisa Masa Jabatan 2016-2021 yang berlangsung di Ruang Pasir Padi Lantai III Kantor Gubernur Babel.
Menurut Erzaldi, yang namanya uang APBD pasti kurang. Meski begitu dia menghimbau agar digunakan uang yang ada seoptimal mungkin. “Banyak pun kalau tidak optimal kita tidak akan mendapatkan manfaat. Malah terkadang semakin banyaknya malah mubajir,” ujarnya. Erzaldi lantas meminta agar bersinergi menggalang kekuatan bersama DPRD, guna mewujudkanlah anggaran yang efektif, sehat dan kuat. Dia mengingatkan, Bateng tak perlu malu minta ke provinsi, karena Bang-
JASA RAHARJA MELAYANI HINGGA PELOSOK NEGERI
Jasa Raharja Babel Peduli Korban Banjir Salurkan Bansos Bagi Korban Banjir Jasa Raharja Bagian dari Masyarakat GANTUNG- PT. Jasa Raharja Bangka Belitung turut mewujudkan kepeduliannya terhadap warga yang menjadi korban banjir di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Bertempat di Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, belum lama ini, PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang
Kepulauan Bangka Belitung diwakili Kepala Cabang, Dodi Apriansyah, dan Kepala Unit Operasional, Cynthia Eveline, menyerahkan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat yang terdampak banjir. Penyerahan bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Camat Gantung, Hairil Anwar. Bantuan yang diberikan antara lain, susu bubuk anak 150 kotak, beras 5 kg sebanyak 50 karung,
mie instant 100 dus, minyak goreng 50 bungkus, air mineral 100 dus, makanan bayi 100 kotak, pampers anak 45 buah, dan kain sarung 100 buah. Kepala Cabang PT. Jasa Raharja (Persero) Babel, Dodi Apriansyah menjelaskan, Jasa Raharja sebagai salah satu BUMN di bidang Asuransi merupakan pelaksana amanah Undang-undang Pemerintah No. 33 dan 34 Tahun 1964 tentang Penjaminan/Asuransi terhadap Korban Kecelakaan Lalulintas baik di jalan raya, di darat, laut, sungai dan udara. Jasa Raharja juga memiliki komitmen yang sama dengan BUMN lainnya untuk menyisihkan sebagian laba perusahaan guna membantu masyarakat melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) atau lebih dikenal dengan Coorporate Social
Responsibility (CSR). "Pada kesempatan ini, PT. Jasa Raharja Cabang Babel dapat menyalurkan bantuan sosial ini kepada saudara kita yang terkena musibah banjir. BUMN hadir untuk negeri ini merupakan kepedulian yang terus dilakukan pihak kami untuk terus bermanfaat bagi masyarakat, terutama yang baru terkena musibah," ungkapnya. Dodi mengharapkan bantuan yang sudah dibagikan di Kecamatan Gantung Belitung Timur dapat bermanfaat bagi masyarakat dan sebagai bukti bahwa Jasa Raharja hadir sebagai bagian dari masyarakat. "Harapan kami, semoga bantuan yang telah kami salurkan ini bermanfaat dan dipergunakan sebaik mungkin untuk masyarakat. Jasa Raharja hadir disini, karena kami bagian dari masyarakat dan selalu ada buat masyarakat," pungkasnya. (adv/ril/ar)
ka Tengah juga bagian dari provinsi Babel. “Kita membangun daerah ini harus kuat. Jadi, dengan DPRD harus bikin Bangka Tengah menjadi lebih baik. Pesan ini juga akan saya sampaikan kepada Bupati/Walikota lainnya, biar berkompetesi program. Lawan kita bukan di dalam Provinsi Babel, tapi lawan Babel adalah Singapura, Malaysia, bukan Provinsi lain seperti Palembang, Jakarta. Bagaimana kita menggerakkan ekonomi Babel menjadi kuat,” tegas Erzaldi. (lis/stf)
MINGGU - KAMIS
30 JULI - 3 AGUSTUS 2017
PELANGI BABEL 9
Penyuluh KB Masih Minim KACE- Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan Petugas Keluarga Berencana (PKB) di Indonesia saat ini masih sangat minim. Secara nasional, dari total 70-an ribu desa dan kelurahan se-Indonesia, hanya bisa dilayani 15 ribu penyuluh. Sementara di Bangka Belitung, dari total 380 desa/ keluruhan, hanya bisa dilayani oleh 65 penyuluh KB. “Tenga penyuluh yang sangat sedikit ini dipastikan berdampak terhadap tingginya pertumbuhan penduduk,” demikian disampaikan Sekretaris Utama BKKBN Pusat, H. Nofrijal, S.P., M.A saat memantau pelaksanaan Pelatihan Pemetaan/Identifikasi Kompetensi PKB/PLKB Tingkat Provinsi Babel di Hotel Aksi, Selasa 25 Juli 2017. Nofrijal menyebutkan, idealnya 1 tenaga PLKB mendampingi 2 desa/ kelurahan atau dengan kata lain setiap PLKB membina 1000-1500 pasangan usia subur (PUS). Lebih jauh dia menjelaskan, pelaksanaan ujian sertifikasi bagi petugas
PKB/PLKB untuk wilayah Bangka 1 dimana para pesertanya berasal dari Provinsi, Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, dan Bangka Tengah yang berjumlah 22 orang ini, merupakan bagian dari upaya memetakan kemampuan dasar seorang penyuluh KB. “Jadi sertifikasi dimulai dari standarisasi. Artinya dibuat suatu alat ukur yang dijabarkan dalam soal-soal. Nah soal-soal tersebut bertujuan juga untuk melihat kompetensi dasar seorang penyuluh. Nanti dari situ kita bisa petakan titik lemahnya dimana, apakah di pelayanan umum, apakah di integritas, ataukah keunggulan mendasar yang dimiliki seorang tenaga PLKB untuk mengemban tugas-tugasnya sebagai penyuluh KKBPK,” kata Nofrijal. Untuk peserta sertifikasi sendiri diikuti seluruh penyuluh KB dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana. “Tapi kita prioritaskan adalah PLKB agar kita inpassing di BKN untuk pindah menjadi penyuluh karena nanti semua yang jabatan fungsional yang kita sebut dengan penyuluh KKBPK harus sertifikasi,” jelasnya. (stf)
Mendamba Lingkungan Berkualitas bagi Anak SUNGAILIAT- Sejumlah anak terlihat bergembira bersama di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat, Sabtu (29/7/17) lalu. Ya, mereka berkumpul dan berbagi sukacita merayakan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2017 tingkat Kabupaten Bangka. Wakil Bupati Bangka, Rustamsyah, menagih komitmen bersama semua pihak dalam mewujudkan lingkungan yang berkualitas bagi anak. Menurut Rustamsyah, keluarga merupakan tempat pendidikan pertama bagi proses tumbuh kembang seorang anak. "Keluarga merupakan pendidikan dasar dan utama yang kelak memberikan pengaruh dan dampak langsung kepada masa depan anak tersebut. Mengapa, karena keluarga merupakan peletak pengetahuan dasar dari etika dan norma terhadap dirinya, sampai anak sadar dan mandiri dalam bertindak dan bersikap," terangnya. Wabup lantas menyarankan untuk memberi ruang dan kesempatan
bagi anak untuk bermain dan bergaul. "Tidak semua anak mempunyai latar belakang yang sama. Ajak semua baik itu yang normal, maupun yang difabel berkumpul bersama, menari, tertawa dan sebagainya di Hari Anak Nasional ini," harapnya. Ketua Tim Penggerak PKK Bangka, Hj. Mina Tarmizi mengemukakan, peringatan HAN tahun 2017 ini merupakan momentum meningkatkan motivasi untuk melindungi anak, dan mengugah kepedulian dan partisipasi dalam hak anak sehingga terhindar dari diskriminasi anak. "Anak merupakan mata rantai keluarga dan masa depan bangsa. Semoga anak bisa menjadi pribadi yang berkarakter unggul, dan sesuai dengan sembilan pilar anak, memberikan kasih sayang dengan tulus ikhlas baik anak kandung maupun anak orang lain," harapnya. Ketua Panitia Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Bangka, Suriani mengatakan, kegiatan ini bekerja sama dengan BUMN seperti PT Timah (Persero) Tbk dan pengusahaan lainnya yang tergerak dan mempunyai visi-misi sama dalam memajukan anak Indonesia. (do/dtf)
10
PELANGI PROPERTI
MINGGU - KAMIS
30 JULI - 3 AGUSTUS 2017
Trik Punya Rumah di Usia Muda GAYA hidup mewah dan hobi bepergian yang lekat pada sebagian besar generasi milenial membuat mereka harus ekstra cermat mengelola keuangan. Pasalnya, meski berpeluang memiliki pendapatan tinggi, kebiasaan hidup yang boros akan membuat generasi ini kesulitan di masa depan. Berbeda dengan generasi X yang terbiasa mengelola keuangan secara terukur setiap harinya, milenial tumbuh besar di tengah kemajuan teknologi yang mengajarkan sikap praktis. Akibatnya, hanya sedikit di antara mereka yang memiliki perencanaan jangka panjang, misalnya jika suatu hari kehilangan pekerjaan atau pensiun dini. Nah, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan bagi Anda yang termasuk kelompok dengan rentang usia 20 – 30-an ini untuk mengelola uang secara bijak. Hal pertama, tentu melakukan perencanaan yang tepat. Strategi penghematan yang terbaik tentu harus disesuaikan dengan pengeluaran yang ditanggung pada saat ini.
Meski setiap orang memiliki pola yang berbeda, namun untuk Anda yang lahir di antara tahun 1980 sampai dengan 1996, beberapa tips ini sangat mudah diterapkan. 1. Hindari Menyewa Hunian Karena umumnya kelompok usia ini belum memiliki rumah, maka hindari untuk menyewa hunian. Sebab biaya sewa bisa menjadi sumber pengeluaran terbesar. Bahkan menurut riset yang dilakukan situs properti Zillow, menyewa hunian bisa menghisap sekitar 30 persen dari pendapatan bulanan. Jika tidak lagi tinggal bersama keluarga, setidaknya pilih unit sewa yang mungil dan praktis. Dengan demikian Anda tak perlu bingung mengisi perabot atau melakukan perawatan dan bersih-bersih. 2. Cek Aliran Keluar Masuk Dana Untuk memastikan angka pengeluaran bulanan sesuai dengan anggaran yang ditetapkan, lakukan pengecekan setiap minggu atau setiap bulan. Catat setiap pengeluaran yang Anda lakukan, kemudian pertimbangkan kembali hal tersebut di akhir bulan. Hindari melakukan
Pasar Properti Terus Bertumbuh KENAIKAN indeks harga properti residensial secara nasional pada kuartal II 2017 disebabkan oleh dorongan di sejumlah kawasan yakni DKI Jakarta 2,4 persen, Jawa Tengah 4,27 persen, serta Banten 0,65 persen. “Jawa Barat sebagai salah satu wilayah penyuplai residensial terbesar, mengalami penurunan sebesar 1,1 persen. Selain itu, wilayah DIY juga mengalami penurunan tipis sebesar 0,3 persen,” ujar Head of Marketing Rumah. com, Ike Hamdan belum lama ini. Khusus untuk wilayah Banten, lanjut dia, mengalami kenaikan 0,67 persen dibanding kuartal sebelumnya. “Kenaikan harga properti di wilayah Banten terutama disebabkan oleh kenaikan signifikan di wiayah Tangerang sebesar 1,05 persen. Sementara, di wilayah Tangerang Selatan tidak mengalami perubahan,” tambah Ike. Vice president economist PermataBank, Joshua Pardede, mengatakan, pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua 2017, diperkirakan meningkat seiring dengan kuatnya konsumsi rumah tangga, tumbuhnya ekspor serta perbaikan investasi bangunan dan investasi non bangunan. “Harga residensial diprediksi berpotensi naik 5 persen pada semester II-2017. Sejumlah faktor dinilai menopang geliat bisnis hunian seperti ekonomi makro yang
cukup stabil dan bergulirnya proyek-proyek infrastruktur di Indonesia,” kata Joshua. Beberapa hal yang dapat mendongkrak pasar properti adalah pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2017 yang mencapai 5,1 persen (y-o-y). Lalu, kuatnya konsumsi rumah tangga, ekspor yang bertumbuh, serta perbaikan investasi bangunan dan investasi nonbangunan. “Pasar properti untuk residensial akan terus tumbuh. Terutama melihat kebutuhan rumah yang masih besar, yakni mencapai 1 juta unit per tahun,” tambahnya. (sp)
pembelanjaan yang tidak perlu. 3. Manfaatkan Teknologi Anda bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mengatur keuangan. Ada beberapa aplikasi ponsel pintar untuk mengelola anggaran. Salah satunya Mint, dimana Anda bisa menetapkan target dan melacak pengeluaran setiap bulan secara tepat dan mudah. Dengan demikian, program penghematan Anda bisa dilakukan lebih menyenangkan. 4. Menjaga Reputasi Keuangan Terakhir, perhatikan reputasi kredit Anda. Apabila memiliki kartu kredit, pastikan untuk membayar cicilan dengan lancar setiap bulannya. Reputasi kredit akan berperan penting untuk Anda bila suatu hari nanti hendak mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Semakin baik reputasi Anda di mata Bank Indonesia (BI Check), maka Anda berkesempatan mendapat plafon pinjaman yang lebih besar. (hnc)
MINGGU - KAMIS
CONNECTION
30 JULI - 3 AGUSTUS 2017
Menteri Hanif, Gubernur Erzaldi akan Bertemu Komunitas Band PERHATIAN Gubernur Babel Dr. Erzaldi Rosman, SE., MM kepada generasi tenaga kerja muda di bidang industri seni kreatif sangat besar. Buktinya dalam pertemuan dengan Menakertrans Jumat (28/7-2017), Gubernur Erzaldi menyodorkan agenda khusus untuk mempertemukan komunitas band dengan Menteri Hanif serta Pimpinan Hotel. “Pada tanggal 10 Agustus malam, kami akan mengajak Pak Menakertrans untuk bertemu dengan komunitas band. Kami juga akan mengumpulkan para pelaku hotel dan restoran untuk dipertemukan dengan komunitas band yang ada di Babel. Pertemuan diharapkan dapat tercipta pemberdayaan komunitas band dalam rangka memajukan dunia pariwisata di Babel. Pak Menakertrans juga akan memberikan arahannya, baik kepada pemilik hotel, restoran maupun kepada pelaku hiburan (band). Hiburan dimaksud bukan hiburan-hiburan malam
yang tidak sopan,” kata Gubernur Erzaldi. Gagasan Gubernur Erzaldi mengangkat komunitas band sangat relevan dengan kebutuhan industri pariwisata dewasa ini yaitu Music Tourism yang juga berkaitan dengan Special Interest Tourism yang sangat spesifik. Diharapkan, Babel Music Tourism bisa mengembangkan kreativitas dan inovasinya dan menemukan
kekhasannya sehingga memiliki deferensiasi dibanding komunitas band di Bandung, Yogya maupun Bali. Babel Music Tourism diharapkan bisa menggabungkan diri dengan kearifan lokal seperti dambus, campak dan alat musik Babel lainnya sehingga menghasilkan seni pertunjukan yang khas dan menarik. Dengan demikian Babel Music Tourism mampu mendorong pariwisata Babel. (ags)
Mensos Ingatkan Ancaman Narkoba Masuk Pesantren MENTERI Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa meminta ulama mewaspadai narkoba yang mulai masuk pesantren dengan dalih vitamin yang membuat santri atau ulama tahan lama berzikir. “Ada seorang kyai yang memperoleh narkoba tetapi diberitahu bahwa narkoba itu vitamin yang manfaatnya bisa kuat untuk berzikir lama, juga kegiatan lainnya,” kata dia di Ponpes Abu Darrin Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (30/7). Pada awalnya narkoba itu gratis, tetapi setelah beberapa kali kyai di pesantren itu harus membelinya. “Satu, dua, tiga kali gratis. Yang keempat ya harus beli,” kata Khofifah. Ia menyebutkan belanja masyarakat untuk narkoba mencapai Rp72 triliun. “Coba kita hitung biaya masyarakat membeli narkoba itu jadi berapa kalau dimanfaatkan membangun pondok pesantren,” sambung Mensos.
Pada bagian lain. Khofifah meminta orang tua untuk memperhatikan anaknya ketika di rumah. Meskipun berdekatan, bisa jadi anak-anak bermain-main dengan telepon pintar mengelana melihat berbagai negara di dunia, mulai Amerika Serikat, Australia dan negara lainnya, kata dia. Menurut dia, terorisme sekarang tidak hanya berbentuk teroris, tetapi juga narkoba dan gerakan radikal. Ia memberikan gambaran anak yang ada di ru-
mah bisa merakit bom hanya belajar di internet dengan dipandu seseorang yang tidak diketahui. “Belajar merakit bom sekarang tidak harus ketemu orangnya, tetapi bisa melalui internet,” kata Khofifah yang meletakkan batu pembangunan gedung E Pondok Pesantren Abu Darrin di Kecamatan Dander dan mengukuhkan Laskar Anti-Narkoba di Kecamatan Dander yang dihadiri sekitar 10.000 Muslimat Nahdlatul Ulama. (atb)
Jangan bendera merah putih kepada seluruh pengurus anak cabang (PAC) Muslimat NU Bojonegoro. Selanjutnya seluruh pengurus diminta membentangkan bendera tersebut dan mengepalkan tangan sembari menyanyikan lagu "Ya Ahlal Wathan" karya KH Abdul Wahab Chasbullah. "Mari semua ibu-ibu, kita kepalkan tangan sebagai tanda komitmen kita dalam menjaga NKRI dan menyebarkan Islam rahmatan lilalamin demi terciptanya baldatunthoyyibatun wa robbun ghofur," katanya menegaskan. Tidak lama, lagu yang berisi
syair tentang cinta tanah air tersebut menggema di seluruh sudut GOR Dabonsia Bojonegoro. Ribuan ibu-ibu yang sebagian besar datang dengan menggunakan truk, mobil pickup dan L-300 itu serempak melafalkan lagu tersebut. GOR yang berkapasitas 7.000 orang tersebut tidak mampu menampung seluruh anggota muslimat dari berbagai kecamatan di Bojonegoro. Ia menambahkan, aksi tersebut dilakukan untuk mempertebal semangat kebangsaan, cinta tanah air, patriotisme seluruh anggota Muslimat NU. "Saya ingin menyebarkan rasa kebangsaan, kebanggaan,
dan membangkitkan memori kesatuan kita. Bendera Merah Putih adalah identitas sekaligus menjadi alat pemersatu kita," imbuhnya. Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga membagikan 100 paket bantuan kepada lansia. dan mengukuhkan Laskar Anti Narkoba. Pada kesempatan itu, Bupati Bojonegoro Suyoto menambahkan kiprah Muslimat NU di daerahnya semakin nyata, salah satunya ikut membuat data kependudukan mulai jumlah anak putus sekolah, bantuan dana alokasi khusus bagi siswa SLTA juga yang lainnya. (*/ okezone)
11
Bahar Buasan Apresiasi Bupati Basel dan Toboali on Fire PANGKALPINANG, LASPELA – Bahar Buasan, Anggota DPD RI asal Kepulauan Bangka Belitung yang juga Wakil Ketua Umum KADIN Provinsi Babel Bidang Pariwista sangat mengapresiasi Bupati Bangka Selatan Justiar Noer dan masyarakatnya yang telah berani membuat terobosan berani dengan menggelar Toboali on Fire bahkan sudah Season 2. “Saya dan teman-teman DPD RI tidak hanya mengapresiasi namun lebih dari itu turut mendorong dan mempromosikan melalui jaringan yang saya miliki agar datang ke Bangka
Selatan khususnya dan tempat-tempat wisata lainnya se Babel,” ungkap Bahar Buasan di Pangkalpinang, kemarin. Menurut Bahar, event
nasional seperti even Toboali on Fire juga mesti dimiliki oleh Kota dan Kabupaten lain di Babel sehingga even-even tersebut masuk kalender even nasional. Kementrian Pariwisata sudah memberikan fasilitas promosi dan peluncurannya di Kantor Kementrian Parisiwata di Jakarta dengan liputan yang luas. “Kepulauan Babel ini harus memperbanyak even, atraksi seni budaya yang diekslore terus menerus. Tanpa even yang menasional kreatif dan inovatif Babel akan kalah berkompetisi. Kreativitas dan inovasi ini perlu agar wisatawan nusantara dan mancanegara selalu ingin datang ke Bangka Selatan serta kota dan kabu-
paten lain yang menggelar even berbeda,” usul Bahar Buasan. Mulai Jumat (28/7-2017) Pagelaran Pariwisata Kabupaten Bangka Selatan bertajuk Festival Budaya Toboali City On Fire (TCOF) Season II digelar. Salah satu festival budaya terbesar di Pulau Bangka ini berlangsung 2730 Juli 2017. Festival bertemakan ‘Keragaman Etnis dan Budaya’ ini digelar semakin meriah di tahun keduanya. Sekitar 16 acara siap digelar menjadi bagian dari rangkaian acara besar TCOF Season II. Rangkaian acara tersebut berpusat di Lapangan Laut Nek Aji, Toboali, Bangka Selatan. (ags)
Surat Cinta Calender Event, terkesan semua stakeholder berjuang agar matahari sapta pesona bersinar di Negeri Junjung Besaoh yakni Kemanan, Ketertiban, Kebersihan, Kesejukan, Keindahan, Keramahan, dan Kenangan. Tak henti-hentinya Ekawati memotivasi, mendorong dan terjun langsung memimpin masyarakat untuk meningkatkan kesadaran, rasa tanggunng jawab segenap lapisan masyarakat, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat luas untuk mampu bertindak dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari. DPA, kata Ekawati, sangat mengapresiasi upaya Pemkab Bangka Selatan dalam berinovasi dengan meluncurkan adipura desa. “Yuk kita tetap dan terus menjaga lingkungan kita dengan
membuang sampah pada tempatnya dengan mengelola sampah kita dengan benar,” tulis Ekawati dalam facebooknya. Penilaian memang merupakan tahap yang harus dilalui atas kerja keras Tim Adipura. Namun apapun hasilnya jangan pernah menyurutkan semangat kita untuk membersihkan Toboali, membersihkan Bangka Selatan. Menuju Indonesia Bebas Sampah 2020, tulis Ekawati saat menantikan hasil penilaian Tim Adipura. Dan apa yang dilakukan Ekawati manakala terhadap vandalisme yang dilakukan warga Bangka Selatan? Pernah di facebook Ekawati Justiar Noer memuat foto pohon besar yang dicorat-coret dan digores. Selain foto ada surat cinta dari Ibunda
Ekawati: “Wisata Manggrove desa Tukak yg asri dan menyejukkan telah menimbulkan romantisme jiwa muda.. Sehingga mrk terbius unt mengabadikan namanya disitu Tapi naaak... Itu perbuatan salah kalian telah melukai mahluk hidup, kalian telah menyakiti dia.. Wahai Anak2ku yg menorehkan namanya di pohon ini, puas? Bahagia? Tahu kah bahwa kalian telah memotong urat yg mengantarkan makanan dari akar ke daun unt pertumbuhan pohon tsb.. Sama seperti kita pohon perlu makanan unt tumbuh Bayangkan jika salah satu urat mu terputus apa yg kau rasakan? Seperti itulah yg
dirasakan pohon itu.. Andai pohon bisa bicara pasti dia akan menangis.. Jika pohon itu mati maka panggung cinta yg telah memunculkan rasa romantis kalian akan sirna krn akan gersang ditinggalkan keteduhan yg diberikan pohon tsb.. Jangan lakukan lagi ya nak.. Mari kita sayangi lingkungan hidup kita.. Minggu 23 Juli 2017 di Desa Tukak di dekat tempat romantis ini diadakan festival bakar 1 ton ikan selanget.. Kalian bisa ikut menikmati tapi jangan sakiti alam lagi ya.. Jangan lukai pohon dan jangan kotori alam indah ini dengan sampah mu buang sampah ditempat yg telah disediakan,” pesan Eka mengakhiri surat cinta bagi raganya. (ags)
sial. Saya yakin gerakan ini akan membantau promosi wisata Babel,” ajak Erzaldi Rosman saat Syukuran Pelantikan.
memikirkan nasib petani lada dalam upaya mengembalikan kejayaan lada. Kita tahu bahwa selain Timah putih, lada putih adalah produk kebanggaan Babel yangg dikenal di dunia. “ Diharapkan dengan sistem resi gudang maka kestabilan harga akan terjaga dan petani tidak perlu kuatir masalah penyimpanan produk. Dengan penjualan online maka para petani bisa memotong rantai distribusi sehingga mendapatkan harga lebih baik,” ungkap Thomas Jusman. Dengan kebijakan resi gudang dan penjualan online, tandas Thomas Jusman, pada intinya dapat mensejahterakan petani lada sehingga mendorong kebangkitan di sektor ini. Sedang Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI, Pascalis Edwin Salim yang juga Pengurus Daerah KADIN Babel menyatakan pada dasarnya, Babel cukup potensial untuk dikembangkan sebagai target market sistem resi gudang, mengingat Babel memiliki cukup banyak potensi-potensi komod-
itas yang bisa dikembangkan. “Salah satu problema yang ada di Babel adalah kurangnya edukasi kepada masyarakat mengenai sistem ini, sehingga akses modal bagi para pelaku tani/ usaha sangat terbatas. Dengan adanya sistem resi gudang dan pasar lelang, akan membentuk transparansi harga komoditas di Babel. Pembentukan harga komoditas akan lebih fair bila diterapkan pasar lelang, dan resi gudang sebagai solusi atas modal yang diperlukan,” kata Edwin. Edwin Salim menyatakan bila keduanya dijalankan maka masyarakat di Babel akan lebih berkembang dan bisa menjadi price maker bagi komoditas-komoditas tersebut. Gudang SRG yang diintegrasikan dengan PLK (Pasar Lelang Terbuka) akan memungkinkan masyarakat Babel jadi price maker. Bagi Pemda manfaat nya 1. Menekan Inflasi 2. Mendorong pertumbungan ekonomi, khususnya sektor pertanian 3. multiplier effect kepada sektor lain. (*)
Ciptakan seni dan budayanya. Destinasi wisata yang baik dan akan terus dikunjungi ketika ada Mushola, WC dan Pujasera. Tanpa fasilitas itu wisatawan tidak akan berkunjung ke destinasi tersebut,” kata Erzaldi Rosman. Ia berjanji akan membantu pengadaan fasilitas Musholla dan Pujasera. “Makanan di puja sera harus yang khas dan lezat,” ungkap Erzaldi Rosman. Erzaldi Rosman mengapresiasi Bupati Bangka Selatan Justiar Noer yang telah sukses menggelar Toboali City on Fire yang telah menjadi destinasi wisata nasional. Bangka Selatan dengan even nasionalnya telah mempromosikan daerahnya serta Bangka Belitung secara umum. Namun, mantan Bupati Bangka Tengah itu meminta semua warga Babel beramai-ramai menjadi endoser promosi pariwisata Kepulauan Babel. “Jadi kalau kite sedang berada di tempat yang indah, lakukanlah selfie, dikomentari yang bagus-bagus dengan kata wow kemudian di share ke media so-
Angkat Petani Lada Sementara ini Gubernur Erzaldi Rosman mengevaluasi selama ini tata kelola perdagangan lada terganggu oleh segelintir mafia yang menekan harga ke titik terendah yang berakibat masyarakat tidak lagi tertarik memproduksi lada. Ia telah memerintahkan Kepala Biro Ekonomi Dr Sudarman dan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Yuliswan untuk segera memberlakukan Sistem Resi Gudang sekaligus Pasar Lelang. Untuk merealisasikan Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang ini Pemprov telah mengajak sedikitnya 46 orang mewakili berbagai organisasi melakukan rapat koordinasi. Ir Thomas Jusman MM, Ketua Umum KADIN Kepulauan Bangka Belitung mengapresiasi upaya Pak Gubernur yang
12
LAPORAN KHUSUS
MINGGU - KAMIS
30 JULI - 3 AGUSTUS 2017
Toboali “Membara” 3 Hari TCOF Simbol Keharmonisan
MULAI Jumat (28/7-2017) Kota Toboali ibukota Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung memanas, bahkan membara dengan digelarnya festival budaya spektakuler tahunan. Pagelaran pariwisata Kabupaten Bangka Selatan tersebut bertajuk Festival Budaya Toboali City On Fire (TCOF) Season II. Salah satu festival budaya terbesar di Pulau Bangka ini digelar 27-30 Juli 2017. Sabtu (29/7-20170 malam sekitar 10 ribu warga dan wisatawan memadati Lapangan Laut Nek Aji menyaksikan TKoes Band Anak Muda Penerus Koes Plus . Demikian juga Minggu (30/7-2017) malam sekitar 20 ribu penonton memadati Lapangan Laut Nek Aji menyaksikan acara puncak dan Band Klaki. Abdul Fatah, Wakil Gubernur Bangka Belitung saat peluncuran Festival Budaya TCOF di Gedung Kementerian Pariwisata, Rabu (26/7/2017) menyatakan, “Acara ini menjadi salah satu unggulan Provinsi Babel untuk makin mempromosikan daerah tujuan wisata favorit bagi wisman dan wisnus.” Festival bertemakan ‘Keragaman Etnis dan Budaya’ ini digelar semakin meriah di tahun keduanya. Sekitar 16 acara siap digelar menjadi bagian dari rangkaian acara besar TCOF Season II. Rangkaian acara tersebut berpusat di Lapangan Laut Nek Aji, Toboali, Bangka Selatan.
Rangkaian acara yang sangat diminati adalah Bike Packer bagi pecinta sepeda, Toboali Photo Competition, Toboali Fashion Carnival, dan Festival Tari Kreasi Daerah yang dimeriahkan oleh seniman-seniman internasional. Justiar Noer, Bupati Bangka Selatan bangga akan kehadiran para endoser pariwisata. “Seniman sekaligus pengunjung mancanegara yang datang antara lain dari Eropa (Belanda) dan Amerika Selatan. Tahun lalu 10 orang itu hanya nonton. Tahun ini ikutan partisipasi jadi penari sekaligus peserta karnaval,” kata Bupati Justiar Noer. Kearifan tradisi budaya berkaitan dengan kuliner adalah Nganggung 1.000 Dulang dan Festival Kuliner yang menyuguhkan ragam hidangan laut khas Bangka Selatan. Selain itu ada juga Lomba Melukis Tudung Saji, Toboali Oriental Mural Festival, Festival Band, Festival LayangLayang, Festival Barongsai, Lomba Pembuatan Film Dokumenter, Touring Komunitas Motor, Pameran UMKM dan Komunitas, Target Shooting Competition dan Ritual Adat Buang Jung yang diadakan selama satu minggu. Menteri Pariwisata Arief Yahya menandaskan, “Kegiatan pariwisata TCOF yang diselenggarakan oleh Pemkab Bangka Selatan ini telah masuk dalam calendar of event pariwisata Kemenpar. Harapannya mampu mempromosikan pariwisata di Provinsi Bangka-Belitung dan sekitarnya.”
Gratis Ikan Bakar Sajian ikan bakar menjadi kekhasan Toboali on Fire. Target Justiar Noer empat ton ikan untuk dibakar dan dimakan bersama di tepian pantai. Ia mengungkapkan, “Tahun kemaren itu satu ton tidak cukup buat puluhan ribu wisatawan, jadi sekarang diperbanyak. Silahkan bakar bersama dan makan gratis pas festival kuliner nanti.” Sementara Wagub Abdul Fatah mengungkapkan, “Kami berharap agar pariwisata di Bangka terus tumbuh dan berkembang, seperti saudaranya di Pulau Belitung. Sebagai info, Bangka Selatan ini cukup potensial, hampir menyamai Belitung. Ada wisata bahari, pantai-pantai yang bersih, ada batu-batu yang mempesona. Ini jadi modal kami, Bangka Belitung jadi destinasi yang diperhitungkan di Indonesia.” Dalam sambutan acara puncak, Bupati Bangka Selatan Justiar Noer mengatakan TCOF ini merupakan wujud keharmonisas Kabupaten Bangka Selatan. “Cin Melayu berpadu dalam 16 even. Ini perwujudan bhineka tunggal ika. Tahun depan pada TCOF Sesion 3 kita akan undang dari berbagai provinsi lain sehingga kebhinekaan kita meluas,” ungkap Justiar Noer. Sedang Ketua Panitia yang juga Kepala Disparpora, Haris Setiawan melaporkan bahwa keterlibatan peserta lomba dan even mengalami kenaikan signifikan. “Kami akan meningkatkan kualitas konsep untuk season 3 mengingat animo yang luar biasa,” kata Haris Setiawan. (*/.ags)
Foto: Facebook Ekawati/Jashinta