SELASA - SABTU
21 - 25 NOVEMBER 2017
Edisi No 98 12 HALAMAN
medialaspela
Menerangi Bumi Serumpun Sebalai
100 Persen Islam 100 Persen Indonesia
MENJELANG hari jadi 17 tahun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Badan Musyawarah Antar Gereja Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (BAMAG LKKI) BABEL bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) BABEL menyelenggarakan Seminar Kebangsaan didukung oleh Pemerintah Provinsi BABEL, Kesbanglinmaspol Babel serta didukung oleh PT Timah Tbk. Seminar Kebangsaan bertema "Merajut Kebersamaan dan Kebhinekaan dalam Penguatan Persatuan dan Kesatuan NKRI" di Gedung Serbaguna PT Timah Tbk dihadiri sedikitnya 1.000 peserta. Seminar menghadirkan pembicara KH Sholahudin Wahid (Adik Gus Dur) Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, Ketua Umum DPP BAMAG LKKI Ir. Agus Susanto M,Sc dan Ketua Umum MUI Babel Dr Zayadi M.Ag
Pancasila Hasil Istiqomah KITA wajib bersyukur atas kemajemukan suku, agama, ras dan antar golongan. Kebhinekaan merupakan sunnatullah. Keberagaman merupakan sarana untuk merajut kebersamaam. Para tokoh dan ulama telah menetapkan
Dialog Karya Ir. Agus Susanto M,Sc Ketua Umum DPP BAMAG LKKI
Dr Zayadi Hamzah M.Ag Ketua Umum MUI Babel
ADA lima tahapan keterbukaan agama-agama. Pertama, agama agama berjalan sendiri-sendiri. Kedua, agama sibuk dengan dirinya sendiri. Ketiga, ada perjumpaan agama, namun perjumpaan itu menampilkan keunggulan masing-masing
Sinergikan dengan Nawa Cita Negeri Laskar Pelangi “Sweet Seventeen� Herry Erfian Anggota DPD RI SEBENARNYA sebagai masyarakat Babel tentu banyak sekali harapan, utamanya agar Provinsi Babel tercinta bisa menyejajarkan diri dengan provinsi-provinsi maju lainnya di NKRI ini. Pertama, yang paling penting menurut saya adalah bagaimana agar seluruh stakeholder di Provinsi Kep. Babel ini, baik itu yang ada di Kota, Kabupaten dan Provinsi bisa lebih meningkatkan bobot komunikasi dan sinergitas. Melalui komunikasi dan sinergitas antar Kota, Kabupaten dan Provinsi, Rencana Pembangunan lebih terintegrasi sesuai dengan potensi khas dan kemampuan daerah masing-masing. Langkah berikutnya Rencana Pembangunan Provinsi itu disinergikan ke Pemerintah Pusat yang semuanya mengacu kepada visi misi Pemerintah Pusat dengan Nawacitanya. Semua itu dapat terealisasi dengan lebih baik jika Pemerintah Daerah dapat menjadi fasilitator dengan mengumpulkan para pemikir dan orang-orang Babel yang pintar dan sukses secara financial baik yan ada di Babel maupun luar Babel untuk memberikan sumbang saran dan ikut berpartisipasi dalam memberi warna dalam pembangunan di Babel.
Bambang Patijaya Tokoh Pemuda
Bersama Pasti Jaya
KEPULAUAN Bangka Belitung harus berbenah. Di masa yang akan datang kita harus meninggalkan ketergantungan pada hasil komoditas. Tahun 2011 pertumbuhan ekonomi Babel sempat mencapai 6,9%. Namun di tahun 2016 terjun bebas hanya 3,62%, adalah paling rendah di antara provinsi lain di pulau Sumatera. Tatkala geliat sektor timah melemah, harga lada turun dan harga karet rendah. Hal ini menyebabkan perekonomian Babel menjadi lesu. Pemerintah Daerah sebaiknya menciptakan terobosan dengan mendorong hilirisasi atas komoditas yang dihasilkan di Babel, yaitu adanya Industri yang mengolah komoditas tersebut menjadi produk produk turunan sehingga akan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat. Sektor pariwisata terus tumbuh
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG berusia sweet seventeen. Maniskah buah-buah perjuangan pembentukan provinsi yang digelorakan17 tahun lalu dalam konteks kekinian? Beberapa tokoh Babel terkemuka mengungkapkan beberapa kesan dan pesan dalam memaknai Sweet Seventeen Negeri Laskar Pelangi dalam rangka menghadirkan dan mengembalikan "roh perjuangan".
Maju Melalui Pariwisata KEPULAUAN Bangka Belitung saat ini merupakan provinsi dengan ratio gini terkecil secara nasional. Semoga ini bisa menjadi salah satu perekat persatuan dan kesatuan dalam membangun daerah sehingga menjadi salah satu provinsi yang maju dan diperhitungkan dalam kancah nasional bahkan internasional khususnya melalui industri pariwisata.
Tellie Gozelie Anggota DPD RI
Desi Master Chef Jadi Juri BBFF 2017
Komunikasikan Cinta "Saya percaya memasak adalah cara lain untuk mengkomunikasikan cinta kepada keluarga dan temanteman. Banyak pelajaran hidup dapat diambil dari memasak, rutinitas sehari-hari namun berisi nilai-nilai besar untuk membawa seseorang untuk menjadi orang yang lebih baik." (Desi Trisnawati, Master Chef) MEMASAK adalah cara lain mengomunikasikan cinta. Itulah percikan permenungan filosofis seorang Desi Trisnawati yang hobi memasak dan kini menjadi Master Chef.
INDEX Hal 3 Hal 12
2
EKONOMI BISNIS E C O N OM Y
PLN akan Terus Evaluasi Harga Listrik dari PLTU PT PLN (Persero) akan terus mengevaluasi harga jual listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang harganya masih tinggi. Hal ini merupakan upaya untuk membuat tarif listrik di masyarakat lebih murah. Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan, perusahaan akan terus mengkaji perjanjian jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) PLTU yang belum menyelesaikan pendanaan (financial close). Kajian tersebut terkait dengan harga jual listrik dari pembangkit ke PLN. "Tiap bulan kita evaluasi terus menerus," kata Sofyan, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (20/11/2017). Menurut dia, jika pengembang listrik swasta (Independen Power Producer/IPP) tetap mempertahankan harga listrik yang terbilang tinggi, maka PLN akan mengambil keputusan tidak membeli listrik tersebut dan siap membayar denda take or pay. "Kita lihat kalau terlampau mahal, mungkin kita enggak dijalankan. Kalau sistem lain murah, Jawa lain murah, transmisi selesai dari pada beli mahal, kita matikan saja kita bayar dendanya (takeorpay)," papar Sofyan. Sofyan mengungkapkan, evaluasi harga tersebut merupakan pelaksanaan dari imbauan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), yang bertujuan untuk membuat tarif listrik. Saat ini PLN sedang proses negosiasi ulang dengan PLTU Jawa 3. "Himbauan ke kita, kalau masih terlampau tinggi agar bicara dengan mereka mudah-mudahan ada negosiasi sekarang sudah berubah," tutup Sofyan. (lpt6)
SELASA - SABTU
21 - 25 NOVEMBER 2017
Danrem 045/GAYA Tinjau 476 Hektar Sawah Baru BELITUNG - Danrem 045/ Gaya Kolonel Inf Abdurrahman, meninjau langsung 476 hektar sawah baru yang sedang dalam proses cetak sawah, Sabtu lalu (18/11/2017) di wilayah kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Peninjauan cetak sawah Tahun anggaran 2017 ini, Danrem didampingi oleh Dandim 0414/ Blt Letkol Kav Eko Saptono, Kasiter Korem Mayor Inf Suhardi dan Pasiter Kodim Kapten Inf Triyuwono dengan mengikutsertakan Kadistan Belitung, Hamali dan Kadistan Kabupaten Beltim Supardi dan Kabid Han, Supardi "Saya melihat langsung kelapangan hasil yang telah di cetak dan yang sedang dalam proses pencetakan sawah baru baik di wilayah Belitung maupun Be-
litung Timur" ujar Danrem kepada wartawan. Danrem mengatakan, dengan melihat langsung dilapangan, Ia bisa menilai mana pekerjaan yang sudah baik dan hasil yang perlu disempurnakan lagi sebelum diserahkan kepada Gapoktan serta masyarakat petani di desa setempat. Dengan melihat langsung dilapangan, saya jadi tahu kendala kendala yang dialami, baik itu keterbatasan eksavator, terkendala rusaknya eksavator sampai dengan beratnya medan yang akan dibuka menjadi sawah baru,” jelasnya. Disela-sela peninjauan cetak sawah baru, Danrem juga memberikan apresiasi kepada para Bintara pembina Desa (Babinsa) yang terlibat langsung dalam proses cetak sawah tahun 2017. "Para prajuritku kalian melaksanakan pendampingan dan pengawalan cetak sawah ini merupakan tugas yang mulia tugas untuk
membantu masyarakat Belitung yang lebih sejahtera, laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, apabila kalian mene-
mui kendala dan kesulitan segera laporkan ke Danramil kalian sehingga kendala yang ada dilapangan akan segera di selesaikan se-
suai prosedur oleh para Komandan Kalian," ungkap Danrem kepada seluruh Babinsa yang menyambutnya. (rill/rh/naf)
Miliki Tanggung Jawab Sosial Tinggi
BOLESA Jadi Rujukan Penyusunan Perda CSR PANGKALPINANG – PT Duta Putra Lexindo (Bolesa) memiliki kepedulian besar dalam membantu masyarakat di Kota Pangkalpinang maupun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab perusahaan terhadap social maupun lingkungan sekitar perusahaan. Atas presta-
si tersebut, DPRD Kota Pangkalpinang saat menyambangi perusahaan produk air mineral kemasan nomor satu di Babel ini, Selasa (14/11-2017), tak lupa memberikan apresiasinya. Bahkan, pihak DPRD Pangkalpinang menyebut, BOLESA menjadi model atau teladan bagi perusahaan lain di Bangka Belitung dalam hal penyaluran dana CSR. Kunjungan ini terkait penyusunan Peraturan Daerah (Perda) CSR oleh Panitia Khusus (Pansus) CSR DPRD Kota Pangkalpinang. Ketua Pansus, Rio Setiady, menandaskan maksud dan tujuan dari kunjungan ini
ialah memberikan apresiasi ke air minum mineral merk BOLESA ini. “Kita sangat memberikan apresiasi dan kita juga saat ini sedang membahas Perda tentang CSR. Kita menilai sejauh ini BOLESA yang paling care soal
penyaluran CSR. Kita harapkan terus konsisten membantu masyarakat melalui CSR ini, “kata Rio Setiady kepada LASPELA. Disampaikan Rio, keberadaan Perda CSR ini sangat penting mengingat dana CSR dapat membantu masyarakat. Dan saat ini Perppu No. 1/2017
Menanggapi Keterbukaan Akses Informasi Keuangan
KHUSUS
Negara
Kanwil DJP Sumsel dan Babel
Perda CSR sedang dalam pembahasan lebih lanjut. “Perdanya sudah mulai separuh jalan. Kita harapkan bulan depan cepat selesai. Diharapkan juga Perda ini dapat merangkul perusahaan lain juga, dan bisa membantu masyarakat yang tidak bisa dibantu oleh pemerintah kota, “ujarnya. Diakui Rio, sampai sejauh ini sudah banyak perusahaan-perusahaan yang melakukan CSR, akan tetapi tidak terpantau oleh pemerintah. “Artinya tepat sasaran harus kita fokuskan jangan sampai mereka membantu tapi tidak tepat sasaran. Maka dengan adanya Perda CSR nanti, kita akan membuat list kebutuhan masyarakat dan disodorkan ke perusahaan-perusahaan, “jelasnya. Rio berharap, dengan adanya Perda CSR ini ada pos-pos anggaran yang tidak bisa dibantu oleh pemerintah kota Pangkalpinang di tutupi oleh pihak swasta seperti BOLESA dan lainnya. “Dan selama ini mereka sudah membantu, tapi kita harapkan ke depannya lebih sistematis tepat sasaran sehingga yang dikeluarkan semakin berguna dan bermanfaat,” imbuhnya. Sampai sejauh ini, CSR yang dibantu oleh Perda khususnya di Pangkalpinang ini berupa bentuk produk, dana, pelatihan atau edukasi. Dan untuk bolesa ini tidak hanya memberikan dana saja tapi juga edukasi. “Bagaimana memberikan edukasi kepada siswa, mahasiswa dan sebagainya. Tentu kita sangat memberikan apresiasi kepada BOLESA dimana bantuan ini bukan hanya masalah dana tetapi bisa melakukan pembinaan, edukasi kepada masyarakat, maupun pelajar, “terangnya. (wa)
SELASA - SABTU
POLITIK DAMAI 3
21 - 25 NOVEMBER 2017
KPUD Bangka Barat Verifikasi Anggota Parpol Dari 260 Anggota, Hanya 26 Orang Bisa Tunjukkan KTA MUNTOK - Pasca pendaftaran partai politik peserta pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bangka Barat, menyambangi Masyarakat dalam rangka melakukan verifikasi faktual keanggotaan Parpol jelang pemilu DPR, DPRD, DPD dan Presiden. Komisioner KPUD Bangka Barat divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Yulizar mengatakan, dalam rangka verifikasi faktual keanggotaan parpol, KPUD Babar menyambangi masyarakat yang tercantum dalam data keanggotaan parpol yang didaftarkan oleh parpol dalam pendaftaran parpol peserta pemilu 2019. Yulizar menerangkan, dalam verifikasi faktual di lapangan ternyata banyak masyarakat yang menjadi anggota parpol tetapi tidak dapat menunjukkan KTA, bahkan dari pengakuan mereka tidak mengetahui terdaftar dalam keanggotaan parpol. “Jadi dilapangan banyak ditemukan masyarakat yang tidak dapat menunjuk-
kan KTA, pengakuan masyarakat sendiri mereka tidak mengetahui masuk dalam keanggotaan parpol, Melalui verifikasi dilapangan nanti sebagai dasar kita akan menyampaikan kepada parpol sebagai calon peserta pemilu untuk memperbaiki persyaratan,� jelas Yulizar. Sementara, Divisi Hukum Komisioner KPUD Bangka Barat, Harpandi mengatakan sebagai salah satu syarat keanggotaan parpol yaitu memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA), dari verifikasi faktual diindikasi ada anggota partai politik memiliki keanggotaan ganda sebanyak 260 orang. Keanggotaan parpol didalam verifikasi faktual dilapangan, diutamakan memiliki KTA dan KTP asli. “Didalam verifikasi di lapangan, wajib menunjukkan KTP dan KTA asli. Ketika didalam suatu syarat keanggotaan parpol tidak dapat menunjukkan yang asli secara langsung, bearti TMS (Tidak Memenuhi Syarat), " ujarnya. Sampai saat ini lanjut Harpandi, dari 260 KTA ganda hanya 26 orang anggota parpol yang dapat menunjukkan KTA. (rif)
Peluk Anak Yatim, Endang tak Kuasa Menahan Tangis PANGKALPINANG, Srikandi Kota Pangkalpinang calon Walikota Pangkalpinang, Endang Kusumawaty terharu melihat salah satu anak yatim piatu bernama Bunga ketika membagikan bantuan seragam SD dan paket alat tulis sekolah di kelurahan Parit Lalang kecamatan Rangkui Pada pertemuan Minggu malam,(19/11/2017). Ibu Kite Endang Kusumawaty membagikan 140 paket bantuan seragam SD dan paket alat tulis belajar sekolah kepada anak-anak atau keluarga yang kurang mampu. Namum di lokasi pembagain paket bantuan ini, Ibu Kite, Endang Kusumawaty bertemu anak yatim piatu yang memiliki semangat belajar yang tinggi. Mengetahui Bunga seorang anak yatim piatu, Ibu Kite pun terharu ketika mengetahui anak tersebut mendapatkan bantuan Seragam SD darinya tidak memiliki ayah dan ibu lagi, Endang pun tak mampu menahan titik air matanya, ia pun menangis sambil memeluk Bunga.
Tak hanya itu, Endang Kusumawaty juga bersedia membantu beasiswa kepada Bunga untuk membeli buku-buku pelajaran selama bersekolah. Sahabat Ibu Kite, Rikky Fermana yang bertugas membantu kegiatan sosialisasi Ibu Kite mengatakan, penbagian baju seragam SD dan paket alat tulis sekolah malam itu khusus dibagikan kepada warga kurang mampu di kelurahan Paritlalang, Keramat, Semabung Lama, Bintang, Asem, Pintu Air, Mesjid Jamik,Melintas dan Gajah Mada Kecamatan Rangkui dengan total 140 paket bantuan.
Namun melihat ada anak yatim piatu yang menerima paket dan bersemangat untuk sekolah, Ibu Kite juga bersedia untuk membantu beasiswa Bunga yang saat ini masih duduk di kelas 4 SD. Kepedulian Ibu Kite ini kata Rikky karena jiwa sosialnya yang tinggi dan selalu memperhatikan kaum bawah, bukan hanya karena ingin mencalonkan diri sebagai walikota Pangkalpinang, sebab bantuan yang diberikan Ibu Kite ini ditujukan kepada anak-anak bukan kepada masyarakat pemilih. (naf)
4
GREETINGS
BABEL
SELASA - SABTU
21 - 25 NOVEMBER 2017
SELASA - SABTU
21 - 25 NOVEMBER 2017
GREETINGS
BABEL
5
6 GREETINGS
BABEL
SELASA - SABTU
21 - 25 NOVEMBER 2017
SELASA - SABTU
21 - 25 NOVEMBER 2017
GREETINGS
BABEL
7
8 GREETINGS
BABEL
SELASA - SABTU
21 - 25 NOVEMBER 2017
SELASA - SABTU
PELANGI BABEL
21 - 25 NOVEMBER 2017
9
Bupati Bangka Beri Bantuan Mimbar Masjid Outbound Pegawai BKKBN Tingkatkan Solidaritas S U N G A I L I AT- P e r wakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan pembinaan terhadap seluruh pegawai BKKBN baik pegawai dari Provinsi maupun Kabupaten/Kota dalam bentuk outbound dengan tema Revolusi Mental bertempat di pantai Parai Tenggiri Sungailiat, Selasa 14 November 2017. Berbagai perlombaan turut menyemarakan kegiatan outbound kali ini antara lain lomba mengambil bola dalam keranjang, melewati rintangan sambil menutup mata dengan kode suara, menahan bola di atas gelas, mengisi air ke dalam teko dengan menggunakan potongan pipa, dan sebagainya. Kepala Perwakilan BKKBN Babel, Hj. Ir. Etna Estelita, M. Si menyampaikan, kegiatan ini bertujuan agar sesama pegawai BKKBN baik di
Provinsi maupun di Kabupaten/ Kota saling mengenal sehingga solidaritas antar sesama pegawai tetap terjaga baik. “Mungkin dengan adanya kegiatan ini, sesama pegawai BKKBN saling lebih kenal, bahkan lebih solid khusunya dalam dunia kerja saling bekerja sama,” kata Etna kepada LASPELA. Etna Estelita mengapresiasi seluruh peserta outbound karena semangat dan kekompakannya. “Coba lihat! dari raut wajah mereka sungguh luar biasa se-
mangat, tidak terlihat lelah sedikitpun, walaupun ada peserta yang lebih tua tapi semangatnya luar biasa,” sanjungnya. Etna menyampaikan, lewat berbagai game yang disiapkan panitia untuk dilombakan terdapat pesan-pesan positif untuk membangun kerjasama tim. “Item-item perlombaan ini memiliki makna luar biasa seperti kekompakan para tim, saling percaya, serta menumbuhkan kesadaran untuk saling mendukung dalam meraih hasil maksimal,” tandasnya. (rfq)
PEMALI- Bupati Bangka, H. Tarmizi Saat, melakukan safari dakwah di Masjid Amaliyah, Dusun Muntabak, Kecamatan Pemali, Senin (20/11/17) lalu. Dalam kunjungannya ini, Tarmizi Saat memberikan bantuan mimbar dan bedug serta bantuan lainnya kepada majelis taqlim dan masyarakat setempat. Tarmizi menyampaikan, pemberian bantuan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. “Hari ini saya berikan bantuan mimbar untuk masyarakat sehingga dalam menjalankan ibadah shalat jumat tenang dan berjalan lancar serta representatif sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT," kata Bupati di sela-sela kegiatan safari dakwah itu. Orang nomor satu di Ka-
bupaten Bangka tersebut mengungkapkan, bantuan mimbar untuk masjid ini sudah selayaknya diberikan kepada masyarakat, karena terlihat sudah layak untuk diganti dengan yang baru. "Semoga bantuan mimbar
dan lainnya dapat bermanfaat dan digunakan untuk kepentingan umat dalam menjalankan ibadah. Ini bentuk pembinaan mental dan juga perlindungan sosial bagi masyarakat sesuai program strategis yang kita gulirkan selama ini," tandasnya.
Kegiatan safari dakwah yang gencar dilakukan Pemerintah Kabupaten Bangka sebagai sarana menjembatani dan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. "Kita bersilahturahmi, dan saling berinteraksi untuk mengkomunikasikan apa yang terjadi di masyarakat dan apa juga program yang mesti diketahui oleh masyarakat," katanya. Untuk itu dengan safari ramadhan yang dilakukan Pemkab Bangka pada bulan puasa yang lalu, safari dakwah ini juga sebagai ajang untuk beribadah, mendekatkan diri juga kepada Allah SWT. "Kalau hanya safari ramadhan, kan tidak cukup waktunya, jadi kita ganti dengan safari dakwah ini, dengan konsep yang sama juga, walaupun dilakukan pagi hari, namun yang terpenting adalah silahturahminya,"tutup Bupati. (*/stf)
Fokus Kembangkan SDM Babel PA N G K A L P I N A N G – Komitmen Gubernur Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman Djohan, untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Bangka Belitung diwujudkan dengan menggalang kerjasama antar civitas kampus. Setelah menjalin kerjasama dengan Universitas Bangka Belitung (UBB), Gubernur Erzaldi juga menjalin kerjasama den-
gan Universitas Bangka Belitung (UBB) dan Tanri Abeng University (TAU). Dalam audensi yang digelar di Kantor Gubernur Bangka Belitung, Senin (20/11/2017), Wakil Rektor TAU, Muhammad Nur Sadik dalam audiensi menuturkan kampusnya siap membantu Pemprov Bangka Belitung yang tengah mempersiapkan program peningkatan SDM. Terkait hal ini, Asisten Pemerintah dan Kesra (AS1) Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel), Hariyoso akan mengko-
munikasikan lebih lanjut kepada Gubernur Babel, Erzaldi. Hariyoso mengapresiasi program TAU yang sejalan dengan program pemerintah dalam hal pendidikan. “Ditargetkan nantinya bagi siswa berprestasi diberikan beasiswa, dan setelah lulus mereka bisa membuka lapangan pekerjaan atau bekerja di perusahaan besar” ucap Haryoso. Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan, mengaku sangat mengapresiasi tekad dan niatan TAU untuk membantu pi-
haknya meningkatkan kualitas SDM. “Saya dari dulu fokus pada pendidikan vokasi atau skill based. Dengan pola inilah, kualitas SDM Babel bias dilihat oleh Dunia,” kata dia. Presiden Jokowi dalam Rakernas KADIN Indonesia juga mengajak KADIN untuk menggalakkan pendidikan vokasi. Pendidikan vokasi ini menjadi kebutuhan mendesak ketika pemerintah sekarang fokus pada pariwisata yang segera memerlukan tenaga terampil. (*)
10 PELANGI EDUKASI
Melindungi Anak Melindungi Masa Depan Bangsa MUNTOK- Pemerintah Kabupaten Bangka Barat (Babar) terus berupaya meminimalisir berbagai kasus kekerasan terhadap anak dan remaja di daerah itu. Hal ini dinilai penting dan strategis demi melahirkan generasi penerus yang cerdas, kreatif, beriman dan mandiri untuk membangun Negeri Sejiran Setason menuju Bangka Barat Hebat 2021. Demikian disampaikan Wakil Bupati Bangka Barat, Markus SH, saat membacakan sambutan Bupati Bangka Barat H. Parhan Ali pada acara Sosialisasi Pencegahan/Perlindungan Anak dan Remaja dari Kekerasan Seksual di Muntok, Jumat (17/11-2017) lalu.
Menurut Wabup Markus, kegiatan sosialisasi ini hendaknya menjadi kesempatan untuk semakin meningkatkan pencegahan terhadap aksi kekerasan seksual di Bangka Barat. “Ini menjadi kesempatan yang baik bagi para anak dan remaja di Babar untuk lebih sadar melindungi diri dari berbagai kemungkinan terjadinya kekerasan seksual sehingga tak sampai menjadi korban,� kata Markus. Lebih jauh dia menjelaskan, pemerintah selama ini telah menunjukan kepedulian untuk memperhatikan dan melindungi anak dan remaja, yakni sejak diratifikasinya konvensi PBB tentang hak anak melalui Kepres No. 36 Tahun 1990, kemudian dikuatkan dengan disahkannya UU No. 23 Tahun 2002 perubahan atas UU No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak yang
merupakan penghargaan dan penghormatan bagi hak-hak anak. Dia berharap, anak-anak dan remaja dapat mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin demi terciptanya kesejahteraan bagi diri mereka sendiri. Kepada para jajaran kepala OPD diminta untuk memperjelas fokus, arah, strategi, serta tindakan, bahu-membahu memadukan kekuatan untuk mengurangi dan memperhatikan persoalan yang dihadapi anak dan remaja di Babar. “Semoga upaya perlindungan anak dan remaja dari kekerasan seksual dapat berjalan optimal dan mampu menekan jumlah tindak kekerasan demi menciptakan generasi Babar yang hebat. Melindungi anak dan remaja, melindungi masa depan bangsa� kata Wabup Markus memungkasi. (Stef)
SELASA - SABTU
21 - 25 NOVEMBER 2017
SELASA - SABTU
CONNECTION
21 - 25 NOVEMBER 2017
11
Sinergikan Yang kedua tentu keberadaan anggota DPR RI dan DPD RI sebagai perwakilan masyarakat dan daerah Babel di Pusat bisa lebih ditingkatkan peran mereka dengan membangun komunikasi yang lebih intens antara pemerintah daerah dengan para anggota dewan tersebut. Sebagai kepanjangan tangan pemerintah daerah di pusat dan sebagai mitra kelembagaan dan kementerian anggota DPR/DPD RI tentu mempunyai kedekatan dengan para menteri dan jajarannya sehingga program-program apa saja yang ada di kementerian tersebut dapat diketahui dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kemajuan Kepulauan Bangka Belitung. (ags)
dan semakin memberikan kontribusi pada PDBR Babel. Oleh karena itu kedepannya sektor pariwisata dapat kita andalkan sebagai salah satu sektor unggulan yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi Babel disamping sektor lainnya. Mari bergandeng tangan membangun Babel. (ags) Bersama Pasti Jaya! Supported By:
Rakyat Cinta Damai Naik kuda berburu ke hutan, Dapat satu anak kijang. Dengan Do’a penuh harapan, Babel maju menuju gemilang. Indah di tangan batu delima, Batu kecubung dipakai dara. Mari wujudkan maju bersama, Menuju Bangka Belitung sejahtera. Menuju tanjung kemudi patah, Ombak menerpa hanyut ke pantai. Bangka Belitung Negeri bermarwah, Rakyat sejahtera cinta damai. Kain sutra bukan katun, kain dilipat panjang diukur. Babel berusia 17 tahun, Semoga rakyat hidup makmur. Kain ditenun dibuat kerudung, Ditenun putri gadis seberang. 17 Tahun usia Bangka Belitung, Menuju Negeri makmur gemilang. Maju Melalui Pariwisata
Dirgahayu 17 Th Provinsi Babel
Ekonomi Alternatif 3+2 SELAMAT ulang tahun ke 17 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung! Semoga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat semakin maju dan terdepan dalam mengembangkan potensi-potensi daerah yang ada terutama dalam pengembangan ekonomi alternatif 3+2. Ekonomi alternatif 3+2 yaitu: pertanian perkebunan, perikanan-kelautan, dan pariwisata. Apabila ketiga sektor ini berjalan dengan baik akan diikuti dengan perkembangan dua sektor selanjutnya yaitu sektor perdagangan dan jasa serta sektor Industri. Sesuai namanya, dengan berjalanya ekonomi alternatif 3+2 ini dapat menjadi alternatif dan solusi bagi kemajuan ekonomi Bangka Belitung. Selain itu yang tidak kalah penting, saya berharap semoga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat menjadi Provinsi yang mampu mencetak generasi berkarakter dan mampu mewujudkan semangat Bhineka Tunggal Ika dan turut aktif menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (ags)
Semoga Semakin Kompak SEMOGA di usia 17 tahun ini kita semakin kompak untuk mencapai tujuan perjuangan Babel sejahtera dalam bingkai NKRI yang semakin kokoh. Kata kuncinya ada pada Gubernur, Bupati, Walikota, DPRD, Birokrasi yang profesional dan dukungan masyarakat termasuk LSM dan Pers. Semoga lah Babel mampu menjadi Provinsi Teladan sebagaimana semangat perjuangan pembentukan Provinsi Babel. (ags)
Hudarni Rani, Anggota DPD RI
Selamat HUT ke 17 Provinsi Kepulauan Babel.
Kritisi dan Beri Solusi
IBARAT gadis, usia 17 tahun (sweet seventeen) adalah usia sedang mekar, cantik, suka bekecak, mulai genit dan sedikit bawel. Begitulah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini sedang memperingati usia 17 tahunnya. Jadi usia 17 tahun ini adalah usia yang rawan dan perlu perhatian lebih. Tapi alhamdulillah kita punya orangtua (Gubernur & Wakil Gubernur) yang berpengalaman, yang memiliki konsep yang jelas dalam mengarahkan Bangka Belitung ini. Artinya saya pribadi memiliki kepercayaan terhadap Babel ke depan akan lebih baik. Sebagai pemuda dan warga Babel, saya sangat bersyukur dilahirkan di Negeri yang indah serta harmonis dalam keragaman ini. Saya juga sangat berterima kasih kepada seluruh tokoh dan masyarakat yang telah berjasa dalam pembentukan
Provinsi Kep. Bangka Belitung. Sudah banyak perubahan dibandingkan kita sebelum jadi Provinsi. Betapa banyak putra-putri daerah bisa berperan aktif di daerahnya dalam berbagai bidang. Janganlah hanya karena tak mendapatkan peran, lantas kita menghujat dan mencela negeri sendiri; menepuk air di dulang terpercik muka sendiri. Mari kita kritisi yang kurang dengan memberikan solusi, bersinergi dengan pemerintah kita saat ini. Apalagi saya melihat Gubernur & Wakil Gubernur saat ini benar-benar semangat dan penuh energi untuk membangun negeri ini. Harapan saya di usia 17 tahun ini, Babel harus fokus pembangunan dalam beberapa bidang; artinya jangan semue bidang nek diraup gale, akhirnya tidak fokus. Saya kira mari kita fokuskan bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, tata kota Ibukota Provinsi (Pangkalpinang), serta bidang pertanian & peternakan. Jadi pembangunan tersebut dapat melibatkan masyarakat langsung. (ags) Beli terasi si tuan putri Tidak bermahkota si raja hutan Mari sinergi membangun negeri Semua kita bisa berperan
Komunikasikan Cinta Putri kelahiran Sungailiat itu akan menjadi yuri istimewa bersama Eddrian Tjhia, Pengasuh DAAI TV pada Bangka Belitung Food Festival (BBFF) 2017 yang digelar 7 hingga 9 Desember 2017 di Citraland Botanical City, Pangkalpinang, Babel. Dalam kesibukannya, Desi selalu menyediakan diri jika masyarakat di daerahnya memerlukan dirinya. Dua bulan lalu Desi juga tampil dalam Pepper Day. Selama BBFF 2017, Direktur Novilla Boutique Resort lulusan Curtin University, Perth, Australia itu akan berbagi pengalaman “memasak dengan hati”
dan mengomunikasikan cinta melalui masakan yang dibumbui oleh harmoni kasih. Festival Syukur “BBFF 2017 merupakan festival wujud syukur hari jadi 17 tahun Provinsi Babel tercinta. Diselenggarakan oleh Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Babel dengan Pemprov Babel khususnya Dinas Pariwisata Babel, BBFF akan menggelar berbagai lomba berhadiah ratusan juta rupiah,” kata Wendo Irwanto, Ketua Panitia BBFF 2017. Sedang Ketua Umum GIPI
Babel, Djohan Riduan Hasan mengatakan, “BBFF fokus pada kuliner yang sudah terkenal yaitu lempah kuning dan martabak. Kita ingin dua kuliner khas Babel ini semakin mendunia.” Lomba yang diselenggarakan oleh BBFF 2017 antara lain Lomba Membuat Kue Tradisional Khas Bangka, Lomba Mkan Hoklopan (Martabak), Festival Makanan Khas Bangka, Lomba Memasak Lempah Kuning, Lomba Mewarnai dan Melukis, Amazing Race (Cooking Race), Lomba Membuat Kopi. Selain itu, kata Wendo, diadakan Demo Interaktif, Coaching Clinic yang akan dimeriahkan
dengan Pentas Seni dan Budaya serta Live Music. Lomba memperebutkan total hadiah ratusan juta rupiah. Gubernur Kepulauan Bangka Belitug, Dr H Erzaldi Rosman SE MM berharap BBFF 2017 bisa menjadi ajang rekomendasi bagi UMKM Babel yang berbasis kuliner untuk dipromosikan lebih baik lagi. “GIPI bisa merekomendasikan restoran atau rumah makan yang memenuhi kriteria sebagai destinasi wisata kuliner untuk tampil di BBFF 2017. Kita promosikan agar semakin terkenal dan menjadi motivasi bagi yang lain,” harap Gubernur. (ags)
Rasa Kebangsaan Belum kuat SURVEY menyebutkan masalah utama bangsa Indonesia adalah korupsi, kedua penegakan hukum, ketiga kemiskinan dan keempat SARA, suku, agama, ras dan antar golongan. Masalah utama adalah korupsi dan penegakan hukum. Kalau SARA itu nomor empat, tetapi jangan dianggap tidak penting, penting juga. Bagaimana kita menyadarkan masyarakat, seperti soal politisasi agama ini harus disamakan dulu persepsinya dengan duduk bersama. Jangan sampai tidak sepakat ribut lagi, seperti pemilihan gubernur di Jakarta beberapa waktu lalu. Hal itu jadi pelajaran. Kita harus cegah jangan sampai terjadi
lagi terutama pada pemilihan presiden 2019. Menipisnya toleransi, menipisnya rasa saling menghargai serta perbedaan jarak antara yang kaya dan miskin semakin melebar. Inilah yang menjadi masalah kita. Pergolakan masalah toleransi yang terjadi belakangan ini menandakan rasa kebangsaan kita belumlah kuat. Padahal toleransi sangatlah penting dengan keragaman di Indonesia. Toleransi itu berupa menghargai pendapat, menghormati dan tenggang rasa, dan memberikan hak hidup yang sama. Rumus toleransi itu sederhana. Jangan melakukan sesuatu
100 Persen Pancasila Hasil Istiqomah ideologi dasar negara Pancasila. Hasil istiqomah para tokoh dan para ulama yang menetapkan Pancasila sebagai dasar negara adalah harga mati. Tidak ada pertentangan antara Pancasila dan agama. Sebagai Majelis Ulama Indonesia, saya mengajak mari kita berIslam 100 persen sekaligus berIndonesia 100 persen. Demikian juga saudara-saudari yang beragama lain, jadilah Kristen, jadilah Katolik, jadilah Budha, jadilah Hindu, jadilah Konghucu 100 persen namun sekaligus jadilah Indonesia 100 persen juga. Dengan cara pengamalan 100 persen agama dan 100 persen Indonesia kita bisa merajut kebhinekaan dan toleransi sekaligus mempertahankan Pancasila.
tindakan kepada orang lain yang kita tidak mau tindakan itu terjadi kepada kita. Contohnya; apabila tidak mau diejek, maka jangan mengejek. Serta tidak mengurangi hak orang lain. Pengamalan Pancasila sedang digodok oleh Unit Kerja Kepresidenan. Saya setuju sekarang ini masih kurangnya keteladanan dalam pengamalan Pancasila. Maka perlu contoh agar mengikuti keteladanan para pemimpin. Terus membumikan Pancasila dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak muda jangan mudah terprovokasi dengan informasi yang belum tentu kebenarannya. (ags)
KH Sholahudin Wahid (Adik Gus Dur) Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng
Dialog Karya dan menjadi celah penghancuran pihak lain. Keempat adalah koeksistensi dan kelima pro eksistensi. Pada tahapan tertinggi adalah terciptanya dialog karya, sebuah dialog yang menjembatani kecurigaan. Kelima tahapan ini disampaikan oleh Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di forum PBB dan akhirnya lima tahap ini dijadikan kriteria kualitas keterbukaan agama. Kita harus mewaspadai kapitalisme global yang mengintai sejauh mana keterbukaan kita. Kapitalisme ingin agar agama-agama bertikai dan saling menghancurkan sehingga hancur pula peradaban.
Dialog karya lintas agama yang dibangun oleh Gus Dur bisa menjembatani perbedaan. Dialog karya akan menyelamatkan Indonesia dan tidak memberi kesempatan Indonesia dirobekrobek. Sekali Pancasila tetap Pancasila, sekali NKRI tetap NKRI. (ags)
12
CEREMONY
SELASA - SABTU
21 - 25 NOVEMBER 2017
Kerajinan Lokal Pangkalpinang Indah dan Berkualitas Temu Kerja dan Karya Pengrajin Kota Pangkalpinang 2017 Perkenalkan Batik Lewat Fashion Show Walikota: Industri Kerajinan Perlu Diperkuat PANGKALPINANG - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pangkalpinang mengadakan kegiatan Temu Kerja dan Karya Pengrajin Kota Pangkalpinang tahun 2017 dan bazar produk IKM Kota Pangkalpinang di Alun-alun Taman Merdeka (ATM), Senin (20/11). Ketua Dekranasda Kota Pangkalpinang, Dessy Ayu Trisna, mengatakan tujuan diadakannya kegiatan ini untuk mensosialisasikan kepada masyarakat lokal khususnya Kota Pangkalpinang bahwa Pangkalpinang memiliki banyak kerajinan diantaranya berupa batik, rajutan, bahkan cual serta souvenir dan lainnya. "Tujuan kegiatan ini untuk mendekatkan IKM kita dengan masyarakat, karena memang masih banyak yang belum mengetahui bahwa Pangkalpinang ini mempunyai batik, rajutan, kain cual bahkan souvenir yang sangat indah dan tentunya berkualitas, "ujarnya. Dessy menjelaskan, melalui kegiatan temu kerja dan karya pengrajin ini, pihak dekranasda mempromosikan batik, rajutan, bahkan kain cual dengan cara mengadakan Fashion Show untuk lebih memperkenalkan berbagai macam jenis bahkan motif batik di Pangkalpinang. "Kita punya rajutan yang dulunya hanya berupa taplak meja, dan sekarang bisa menjadi rajutan baju yang sangat cantik.
Ini sebagai bentuk komitmen kita dalam meningkatkan industri kecil dalam memperkuat kluster industri dan terciptanya peluang usaha khususnya di bidang kerajinan,"jelasnya. Dia berharap, perjalanan dekranasda Pangkalpinang yang baru berusia 3 tahun itu akan terus dibenahi demi peningkatan produk-produk IKM. "Dalam usia 3 tahun ini, dekranasda masih harus bekerja keras lagi karena memang masih banyak yang harus diperbaiki dan agar IKM tetap terus meningkat, "ungkapnya. Menurut Dessy, sekarang ini sudah ada sekitar 1.707 IKM dan 25 ribu UMKM. "Diharapakan ini terus berkembang dan muncul lagi IKM yang baru, dan yang sudah ada semakin meningkat baik dari promosi yang terdiri dari 4P yakni Produk, Price, Pleace, dan Promotion, "tutupnya. Pilar Perekonomian Walikota Pangkalpinang, Muhammad Irwansyah, mengapresiasi para pelaku IKM karena dinilai terus melakukan terobosan inovatif dan kreatif dari tahun ke tahun. "Saya sangat yakin bahwa industri kerajian merupakan bagian dari ekonomi kreatif yang nantinya akan menjadi pilar perekonomian Kota Pangkalpinang di masa akan datang. Saatnya kita melakukan lompatan dari perekonomian yang sebelumnya mengandalkan sumber daya alam, mengandalkan pertanian menjadi perekonomian yang di-
gerakkan oleh industri kerajinan kreatif, "tukasnya. Irwansyah meyakini, upaya menggerakkan sektor industri kerajinan kreatif ini memerlukan kebersamaan, dan sinergi semua pihak dan stakeholder, serta pelaku industri kerajinan kreatif itu sendiri. "Tentu ini mendorong saya untuk siap mendukung dekranasda Kota Pangkalpinang dan Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Pangkalpinang yang berfungsi menjadi akselerator tumbuh kembangnya industri kerajinan kreatif di Pemkot. Saya berharap dekranasda pemkot dan Dinas Koperasi, UMKM dan perdagangan Pemkot dapat bekerja dan terus bekerja. Serta bergerak dengan cepat untuk memberikan fasilitas, memfasiltasi percepatan pembangunan di sektor industri kerajinan kreatif ini,"ungkapnya. Wawan, sapaan Irwansyah, meminta agar industri kerajinan kreatif perlu diperkuat agar mampu bersaing dengan produk-produk ekonomi kreatif dari luar daerah maupun luar negeri. Kepala Disperindag Babel, Yuliswan, berharap kegiatan temu kerja dan karya pengrajin Kota Pangkalpinang ini dapat memberikan contoh kepada dekarnas lain yang ada di kabupaten untuk melaksanakan kegiatan serupa. "Pemprov mengapresiasi dekranasda Kota Pangkalpinang yang telah sukses mengadakan kegiatan ini. Semoga bisa memberikan motivasi dan contoh kepada kabupaten lain
agar dapat melaksanakan kegiatan seperti ini sehingga UMKM bisa berkembang dengan baik,"jelasnya. Ditambahkan Yuliswan, saat ini Pemprov Babel sudah mengintruksikan kepada SKPD serta BUMD agar pemasaran ini terutama di UPD terdahulu. Pemprov sangat mendukung serta adanya dukungan dana APBD karena tanpa adanya dana APBD tidak akan berjalan UMKM ini. Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Pangkalpinang, Gunawan Tjen, mengaku siap bekerjasama untuk mempromosikan UMKM yang
ada karena KADIN merupakan perkumpulan para pengusaha. "Kita tidak bisa menjual barang lokal kita dalam jumlah besar karna pengrajin ini mau mempromosikan jumlah banyak bingung karna pembelinya sangat sedikit di Kota Pangkalpinang ini, Untuk itu diharapkan adanya kolaborasi ini kita mencoba ke depan ada pameran-pameran di luar daerah. Serta untuk dinas terkait agar membuat anggaran di tahun 2018 karena kita di Kadin ini hanya bersifat membantu memasarkan saja,"katanya. (adv/da/wa)