medialaspela
KAMIS - RABU
24 - 30 OKTOBER 2019
Edisi No 184 12 HALAMAN
Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra
4 Even Babel Masuk Top 100
Toboali City On Fire Season Festival Tanjung Kelayang Sungailiat Triathlon Jelajah Pesona Jalur Rempah
Catatan Kecil BPJ
Tony Stark Indonesia
PARIWISATA Kepulauan Bangka Belitung memang istimewa. Dari usulan Top 10 Babel Event ke Kwmentrian Pariwisata, empat even Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terpilih dan masuk ke dalam Calender of Event (CoE) Wonderful Indonesia 2020. “Empat even itu adalah Sungailiat Triathlon, Toboali City On Fire Season, Festival Tanjung Kelayang dan Jelajah Pesona Jalur Rempah. Kita bersyukur setiap tahunnya bertambah,� kata Rivai. 10 Even yang diminta Kementerin Pariwisata adalah Toboali City On Fire, Festival Tanjung Kelayang, Bangka Culture Wave, Sungailiat Triathlon, Jelajah Pesona Jalur Rempah, Festival Jiran Nusantara, Ngembarik de Belitong Timor, Festival Karang Lintang, Pesona Belitung Beach Festival dan Belitung Creative Week. Ada dua event yang masuk dalam daftar CoE Wonderful Indonesia yakni Festival Tanjung Kelayang dan Bangka Culture Wave. Tahun 2019 bertambah satu yakni Toboali City On Fire. "Alhamdulilah hari ini bertambah lagi satu yakni menjadi empat event yaituToboali City On Fire Season, Festival Tanjung Kelayang, Sungailiat Triathlon dan Jelajah Pesona Jalur Rempah," kata Rivai.
INDEX
Jokowi: Pastikan Rakyat Terlayani CALON PRESIDEN Prabowo Subianto sering kali menyebut ada bawahan Presiden Joko Widodo yang cari muka. Dia menyebutnya asal bapak senang. Ini menjadi salah satu narasi yang sering dilontarkan
OKE.. saya happy melihat beberapa wajah baru di kabinet jilid 2 Jokowi.. Jujur nih, sekarang saya lagi suka dan nge fans dengan Mas Bro Nadiem Makarim. Prestasinya di GoJek aja sudah buat saya kagum, apalagi setelah melihat wawancaranya pasca pelantikan kemarin membuat saya feeling strong sama orang satu ini. Berikut transkrip statement dari wawancaranya tersebut: "Kenapa alasannya saya terpilih, walaupun saya bukan berasal dari sektor pendidikan? Alasannya, satu..karena saya lebih mengerti apa yang akan ada di masa depan, karena bisnis saya di bidang masa depan, untuk mengantisipasi masa depan.
Hal 3 Hal 5 Hal 12
2
EKONOMI BISNIS
KAMIS - RABU
24 - 30 OKTOBER 2019
Dorong Produknya Mendunia
Sandiaga Uno Ajak Pelaku UKM Ikut Gerakan OK OCE PANGKALPINANG – Founder OK OCE Sandiaga Uno memberi dorongan kepada pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) mengikuti program dan gerakan OK OCE, guna mengembangkan produknya hingga mendunia. “Setelah diterapkan di DKI Jakarta, Babel menjadi provinsi pertama yang menandatangani kerjasama program dan gerakan OK OCE bagi para pelaku UKM,” kata Sandi saat menjadi pemateri dalam Seninar Kewirausahaan UKM di rumah dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, Senin (21/10/2019).
Sandi mengatakan, sejak 2018 hingga saat ini program OK OCE sudah diterapkan di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan terbukti memberi dampak yang baik bagi para pelaku UKM. “Dimana tercatat angka pengangguran dan kemiskinan turun serta tumbuh dan berkembang angka pengurusan izin usaha,” ujarnya. Lanjut Sandi, melalui program OK OCE pihaknya mendorong pelaku UKM agar terus berkembang dan mampu memasarkan produknya hingga mendunia, sehingga berdampak pada menurunnya angka pengangguran dan kemiskinan di daerah.
“Melalui gerakan OK OCE para pelaku UKM berjejaring, seperti di Jakarta, gerakan OK OCE mampu menurunkan 2.000 angka pengangguran, angka kemiskinan menurun dibawah satu persen dan pengurusan izin UKM terus tumbuh dan berkembang,” tuturnya. Selain itu, dijelaskan Sandi, program OK OCE, pihaknya juga menyiapkan rumah siap kerja untuk memberi informasi terkini bagi anak muda yang ingin mengakses pekerjaan, karena tercatat lulusan SMK banyak yang menjadi pengangguran. “Sebanyak 30 rumah siap kerja akan mulai diluncurkan
tahun 2020 di beberapa provinsi termasuk Kepulauan Bangka Belitung. selain itu, rumah kemasan juga akan kita buat untuk memberi beragam kemudahan bagi para pelaku UKM,” ungkapnya. S a n d i menambahkan, gerakan OK OCE ini mengadopsi gerakan lapangan kerja yang dimulai dari membuka pendaftaran bagi para pelaku UKM untuk bergabung, mem-
beri mereka pelatihan, pendampingan dan perizinan usaha seperti sertifikat hak dan PIRT. “Dan membantu pemasaran
produknya hingga keluar dan memperhatikan pelaporan usahanya agar mereka UKM patuh terhadap pajak,” tutupnya.(wa)
Babel Resmi Miliki Kantor Pemasaran Produk Unggulan di Sydney – Netherland
PROMOSI dan mengenalkan Teh Pelawan, Madu Pelawan, minggu, senin 21/10/2019 di kantor pln pusat, selasa 22/10/2019 di Mall Blok M, rabu 23/10/2019 di Smesco Indonesia. agar produk pangan lokal daerah dikenal di tingkat nasional, bejuang demi Babel Nasional dengan Teh Pucuk Pelawannya.
MAU NG PASAN? IKLA
JAKARTA – Perjuangan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman untuk memperkenalkan produk unggulan asal Babel hingga ke mancanegara, kini mulai direalisasikan. Melalui kerja sama dengan Indonesia In Your Hand, Pemprov Babel resmi memiliki kantor pusat pemasaran produk-produk unggulan Babel di Sydney – Australia. Peresmian Kantor pemasaran itu ditandai dengan penyerahan piagam peresmian kantor pusat pemasaran produk unggulan Babel di Sydney-Australia dan Amsterdam – Netherland, dari Indonesia In Your Hand ke Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Rabu (17/10/2019) siang, dalam acara Trade Expo Indonesia 2019, di Jakarta. Keberadaan kantor pemasaran melalui kerja sama tersebut, dengan tujuan untuk
mempromosikan dan menjual trade tourism investment di Provinsi Babel ke luar negeri, dan meningkatkan brand value Provinsi Babel di dunia internasional. Gubernur Erzaldi di
dampingi Staf Khusus Gubernur Bidang IT, Prof. Saparudin, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Babel Sunardi, dalam sambutannya, mengharapkan, agar kerja sama ini nantinya dapat meningkatkan produk-produk unggulan yang ada di Provinsi Babel, salah satunya produk-produk turunan dari lada. Kerja sama ini, Erzaldi berharap, cepat direalisasikan, karena dampaknya akan membawa manfaat buat masyarakat Provinsi Babel. “Kerja sama ini, sangat
terbantu ketika produk-produk masyarakat kami dapat di jual keluar, dan kami selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas dari produk kami termasuk kuantitinya. Juga berupaya untuk lebih mengenal IT, sehingga masyarakat atau produsen-produsen bisa go internasional,” katanya. Lanjut Erzaldi, kerja sama ini, harus dilakukan, karena Babel sudah ketinggalan. Oleh sebab itu, diperlukan strategi agar produk unggulan Babel menjadi lebih baik, salah satunya dengan melakukan kerja sama ini. “Kita sudah sangat ketinggalan. Kalau tidak sekarang dengan strategi khususnya untuk negara-negara tetangga, kapan lagi, yang hasilnya dimiliki sama dengan Indonesia. Tapi kita tidak kehilangan akal, sudah mulai kerja sama dengan Perindag. Eksport lada Babel dari Bangka dan Belitung tidak dibawa ke Surabaya, Jakarta dan Medan, karena kecenderungan ada oknum-oknum masyarakat Indonesia memix lada, sehingga lada Babel mutu dan harga jadi turun lantaran sudah dicampur,” ungkap Erzaldi. Sementara itu, Amiranto Adi Wibowo selaku CEO & Founder of Indonesia In Your Hand menyampaikan siap mendukung, ekspor dari produk-produk Babel. Hal itu diungkapkan Amiranto Adi Wibowo, saat bertemu Gubernur di acara LAN Jakarta beberapa waktu sebelumnya.(*)
KAMIS - RABU
LINTAS PERISTIWA 3
24 - 30 OKTOBER 2019
Sanem Berharap Kemenpar RI tidak Ubah Kebijakan Pariwisata Belitung TANJUNGPANDAN – Presiden Joko Widodo baru saja mengumumkan Menteri di Kabinet Indonesia Maju. Terdapat banyak perubahan nama yang mengisi Kementerian di kabinet tersebut, salah satunya Menteri Pariwisata yang semula dijabat Arief Yahya, kini dijabat Wishnutama Kusubandio. Whisnutama sendiri dikenal sebagai maestro ide kreatif pertelevisian tanah Air. Ada yang menarik dalam kabinet Indonesia Maju, ada beberapa numenklatur kementrian ditambah maupun diubah oleh presiden Jokowi. Salah satunya Kementerian Pariwisata. Kini kementerian ini diubah menjadi Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) berharap perubahan numenklatur dan pejabat di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia tidak merubah kebijakan, rencana pembangunan dan pengembangan pariwisata yang sedang dikerjakan di Belitung. Karena saat ini Kabupaten Belitung sedang gencar-gencarnya membangun sektor pariwisata. Meskipun begitu, Sanem merasa perubahan menteri di kabinet Indonesia Maju tersebut tidak akan merubah rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Belitung, dikarenakan pemban-
gunan tersebut sudah berjalan. “Saya rasa kebijaksanaan enggak akan mungkin terputus dan ini ditingkat jajaran kementerian kan enggak akan mungkin ganti juga semua dan itulah menjadikan peraturan pemerintah kan sebagai kawasan wisata,” kata Sanem saat ditemui Laspela, Kamis(24/10/2019) Dirinya meyakini pembangunan kawasan KEK pariwisata di daerah itu akan tetap berlanjut dan mengalami peningkatan pembangunan dari sebelumnya. “Enggak akan mungkin pengaruh lah karena ini kan adalah kebijaksanaan pusat, kebijakan nasional, tinggal menindak lanjuti apa yang mungkin belum selesai sekarang,” katanya. Sanem juga optimis pengerjaan untuk KEK di Belitung akan terus berlanjut, meskipun pengerjaannya step by step. “Kami berharap kebijakan-kebijakan yang sudah ada berkenaan dengan pariwisata mungkin tetap jalan mungkin dan ke depannya tetap ada peningkatan, ” katanya. Oleh karenanya kata Sanem, ia dan Dinas Pariwisata Belitung akan terus berkoordinasi ke Kementerian Pariwisata terkait perkembangan pariwisata di Kabupaten Belitung kedepanya. “Tidak ada halangan, koordinasi nanti kita tidak hanya pada Menteri saja tetapi tetap pada jajarannya,” ucapnya. (din)
PMI Bagikan 15.000 Liter Air Bersih ke Warga Pangkalpinang PANGKALPINANG – Hujan yang sempat mengguyur sebagian wilayah Pulau Bangka, pada tiga hari lalu, ternyata belum berdampak signifikan terhadap kondisi air tanah khususnya di Kota Pangkalpinang. Bahkan sebagian warga di sejumlah Kelurahan masih kesulitan mendapatkan air bersih. Oleh karena itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan PMI Kota Pangkalpinang, dan PMI Kecamatan Pangkalbalam, PMI Kecamatan Gabek, PMI Kecamatan Rangkui, dan PDAM Tirta Pinang, kembali melakukan asksi sosialnya dengan membagikan sebanyak 15.000 liter air bersih kepada warga kurang mampu di tiga Kecamatan di Pangkalpinang. Pembagian air bersih menggunakan mobil tangki PMI Bangka Belitung yang memiliki kapasitas 5.000 liter langsung dilakukan ke pemukiman warga, dimulai sejak tanggal 21 Oktober 2019 di Kelurahan Kelurahan Pasir Garam Kecamatan Pangkalbalam, Kelurahan Gabek 2, Kecamatan Gabek. Dan di hari berikutnya atau tanggal 22
Oktober 2019, lanjut ke Kampung Asam, Kecamatan Rangkui. Untuk memperlancar bagi-bagi air bersih tersebut, PMI Bangka Belitung, PMI Pangkalpinang, dan PMI dari tiga Kecamatan di Pangkalpinang, turut menerjunkan sejumlah Staf dan relawannya masing-masing. Sekretaris PMI Pangkalpinang merangkap Kepala Markas PMI Pangkalpinang, Wahyono mengatakan, bakti sosial PMI ini, merupakan Program Kerja PMI Kecamatan. “Kita sebagai Pengurus PMI Kota, coba memfasilitasi supaya program tersebut dapat terlaksana. Kami juga meminta bantuan PMI Provinsi Bangka Belitung untuk distribusi air langsung ke pemukiman warga,” kata Wahyono. Thedora Ruth, Pengurus PMI Kecamatan Pangkalbalam, menambahkan aksi sosial PMI ini, dilakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat di sejumlah kecamatan di Pangkalpinang yang benar-benar membutuhkan air bersih. “Kota Pangkalpinang kan sampai sekarang masih dilanda musim kemarau. Setidaknya, bantuan air ini, dapat mengurangi biaya pengeluaran anggaran rumah tangga war-
ga kita,” ungkap Thedora. Terpisah, Sekretaris PMI Provinsi Bangka Belitung yang juga Kepala Markas PMI Provinsi Bangka Belitung, Mardani, menyatakan, PMI Provinsi sangat mendukung gerakan sosial yang dilakukan PMI Kota Pangkalpinang dan PMI Kecamatan (Pangkalbalam, Gabek, dan Rangkui). “Selagi kegiatannya bermanfaat dan untuk kepentingan kemanusiaan, kami PMI Provinsi selalu siap membantu. Semoga kegiatan-kegiatan seperti ini, dapat ditiru PMI Kabupaten lain di Bangka Belitung,” harap Mardani. Sebelumnya, disela-sala pembagian air bersih, Ana nama panggilannya, Warga Kelurahan Pasir Garam Kecamatan Pangkalbalam bersyukur, dan menyampaikan terim kasih kepada PMI yang telah membantu air bersih buat warga. “Kami sangat sulit untuk mendapatkan sumber air bersih, guna memenuhi kebutuhan sehari-hari kami. Dan kami do’akan semoga para relawan, staf, dan Pengurus PMI selalu istiqomah, diberikan kesehatan dan kekuatan menolong sesama yang sedang membutuhkan,” ucap Ana.(*)
Pembukaan Gala Desa 2019 di Alun- Alun Kota Koba Paling Bagus dan Paling Meriah Se- Indonesia KOBA - Bupati Bangka Tengah (Bateng), H. Ibnu Saleh, membuka Gala Desa Kabupaten Bateng 2019 pada Sabtu (19/10/2019) malam, di Alun- Alun Kota Koba. Dihadiri oleh Deputi III Kemenpora RI, Ketua DPRD Bateng, Kapolres Bateng, Kejari Bateng, Sekda, Para Staf Ahli, para asisten, para Kepala OPD, para undangan, dewan juri/ wasit, serta seluruh atlet yang
berlaga di Gala Desa Kabupaten Bateng 2019. Dalam sambutannya, Bupati Ibnu menjelaskan bahwa Gala Desa merupakan program unggulan Kemenpora untuk mendorong masyarakat agar gemar berolahraga, serta memberikan kesempatan seluas- luasnya kepada masyarakat di pedesaan untuk melakukan aktivitas gerak jasmani agar memiliki tingkat kebugaran dan kesehatan prima, sehingga dapat berperan serta dalam pembangunan di pedesaan un-
tuk mensejahterakan masyarakat. Ibnu menjelaskan bahwa even Gala Desa dapat meningkatkan sportivitas dan solidaritas masyarakat desa/ kelurahan, sekaligus membangun karakter yang tangguh pada akhirnya dapat memunculkan bibit olahragawan potensial untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional dan internasional. "Gala Desa 2019 dilaksanakan serentak di 25 Provinsi, 136 kabupaten/ kota, dan Bateng kembali dipercaya untuk yang ketiga kalinya, semoga kegiatan ini berjalan terus dan kami dipercayakan lagi untuk tahun berikutnya," kata Ibnu. Bupati Ibnu berharap agar semua masyarakat terpanggil untuk meningkatkan partisipasi olahraga dengan melakukan sosialisasi dan kompetensi olahraga di sekolah, kabupaten/ kota, dan provinsi. "Saya mengajak kita semua untuk bekerja keras membangun kebersamaan, kekompakan, serta ketekunan
tekad, dan spirit bersatu padu untuk memajukan prestasi olahraga kita, khususnya di Kabupaten Bateng," pinta Ibnu. Deputi III Kemenpora Republik Indonesia, DR. Raden Isnanta, M.Pd, mengucapkan selamat bertanding kepada para peserta Gala Desa 2019, dan berpesan agar para atlet menjaga sportivitas untuk kejayaan bersama, serta mengapresiasi kemeriahan pembukaan Gala Desa 2019 di Bateng yang begitu meriah, serta antusiasme peserta yang sangat luar biasa. "Setelah saya mengikuti pembukaan Gala Desa 2019 Di tempat lain, saya katakan bahwa pembukaan Gala Desa 2019 Di Bateng, serta antusiasme masyarakat dan pesertanya adalah yang paling bagus dan paling meriah se Indonesia," puji DR. Raden.
Pada malam pembukaan tersebut, ditampilkan kesenian tari dari sanggar seni Ketakung Merah, penampilan marching band dari para siswasiswi SMA 1 Koba, defile dari kontingen setiap Kecamatan se Bateng, dilanjutkan dengan pembacaan janji wasit dan atlet, terakhir pemukulan gong dan bedug sebagai tanda dibuka dan diresmikannya even Gala Desa Kabupaten Bateng 2019. Pelaksanaan Gala Desa 2019 mempertandingkan 4 cabang olahraga, yaitu Bola Voli, Sepakbola, Tenis Meja, dan Bulu Tangkis.(adv/jon)
4
PELANGI DAERAH
KAMIS - RABU
Persiapkan Tahun Baru
Pariwisata Pangkalpinang Butuh Ikon
Petani Mulai Tanami Jagung
PANGKALPINANG – Sektor Pariwisata Pangkalpinang, dinilai Rio Setiady masih kekurangan Ikon untuk menjelaskan Pangkalpinang itu seperti apa?. Anggota DPRD kota Pangkalpinang ini mengatakan Pariwisata kota Pangkalpinang butuh suatu ciri khas. “Seperti halnya Jogja yang mempunyai Malioboro dan Parang Teritis, Bandung punya gedung Sate, nah kita ini apa?,” tanyanya. Ia mencontohkan seandainya, Alun-alun Taman Merdeka (ATM) mau dijadikan ikon, maka harus dibuatkan perencanaan yang matang dulu, tak boleh bias. Apalagi menurutnya selama ini ATM tidak mempunyai status yang jelas. “ATM ini tidak jelas statusnya, apakah Taman, Tempat Olahraga atau Pasar, itu beda penggunaanya, kalau Taman dia bebas dari pedagang kaki lima, nah sedangkan jika ia pasar maka tidak ada yang jogging atau tempat olahraga disitu, kita harus bedakan itu,” tuturnya. Oleh karena itu, kata Anggota Dewan Fraksi PKS ini, Pangkalpinang harus membenahi sektor wisata dengan mengedepankan ikon yang jelas sehingga bermuara pada betahnya wisatawan berkunjung ke kota Pangkalpinang. “Bila ini dilakukan, saya yakin akan dapat menggaet wisatawan untuk berkunjung ke Pangkalpinang,” ujarnya. Selain itu, kata Rio, Pemerintah kota Pangkalpinang dinilai juga Kurang dalam mengkapitalisasi potensi Pariwisata yang dipunyai Pangkalpinang. “Pariwisata tak identik dengan pantai saja, namun lebih daripada itu. Banyak potensi wisata di kota Beribu Senyuman ini,” sebutnya. Ia mencontohkan kuburan belanda yang berada di jalan simpang sekolah dan Taman Wilhelmina di depan Alun-alun Taman Merdeka (ATM) dapat dibuat potensi wisata edukasi. “Misalnya bagaimana ceritanya, sejarahnya seperti apa? Kenapa ini tidak dimanfaatkan,” ulasnya. Selama ini juga lanjut politisi ini, menurutnya Pangkalpinang hanya sebagai pintu masuk wisatawan, tidak ada yang spesial dari sektor wisata. Wisatawan lebih senang melancong ke Bangka Induk, Bangka Barat dan Bangka Selatan. “Kita jangan hanya tempat orang menginap saja, tapi kita juga bisa menyajikan apa yang wisatawan butuhkan, kita harus manfaatkan Pariwisata yang kita punya,” tukasnya. Ia juga menyayangkan kondisi Pantai Pasir Padi yang merupakan satu-satunya Pariwisata Pantai di Pangkalpinang nasibnya tak tentu arah. Pantai yang seharusnya menyajikan keindahan laut, kini menjadi keruh dan kotor. Dari kejauhan juga kata Rio bisa dilihat adanya operasional kapal isap. “Ada kapal isap, pasir yang putih menjadi hitam berlumpur, airnya butek, padahal itu merupakan satu-satunya pantai yang kita punya,” keluhnya. “Maka kita harus bisa mengkapitalisasi dan membuat semacam road map untuk orang-orang wisatawan sehingga mereka tahu destinasi mana saja yang akan dikunjungi,” tutupnya. (dnd)
TANJUNGPANDAN - Menjelang pergantian tahun 2019 ke 2020, petani di Belitung mulai menanam jagung. Biasanya pada pergantian malam tahun baru, masyarakat akan berbondong-bondong membakar jagung. Dan dipastikan lonjakan akan permintaan jagung meningkat. Yulhaidir salah satu petani jangung mengatakan, saat ini adalah saat yang pas untuk menanam jangung karena mulai memasuki musim penghujan. “Kalau kemarin masih belum berani tanam jangung karena belum hujan, sekarang kan sudah turun hujan, jagung sekali saja hujan dan airnnya sudah meresap ketanah bisa tumbuh, tanah saya sudah saya cek, kedalaman 30 cm masih basah, itu artinya tanah sudah menyerap hujan dan bisa tanam jangung,” ujarnya, Jum’at kemarin. Berdasarkan pengalamannya, menanam jagung tidak perlu
waktu lama, biasanya hanya butuh waktu 70 sampai 80 hari sudah bisa di panen, “maka jika tanam sekarang sangat pas waktunya dengan pergantian tahun dan waktu panen,” sebutnya. Hanya saja yang dikhawatirkan para petani kata Yulhaidir adalah angin kencang dari barat
yang bisa saja merontokkan bunga jagung ketika sedang berkembang dan ini akan sangat berakibat buruk baginya. “Kalau hama saya tidak takut, kan bisa ditanggulangi, yang takutkan itu angin, kalau angin barat bisanyakan kencang, nah ini bisa gawat, bisa gagal panen,” ka-
tanya. Dengan luas lahan sekitar setengah hektar itu, Yulhaidir biasanya dapat memanen jangung sebanyak 700 kilo sampai 1 ton. Di bulan-bulan lain biasanya ia menanam sayur bayam, kangung, sawi, daun katuk, kacang panjang dan lain-lain. (din)
Miris, Ribuan Benih Ikan di BBI Toboali Mati Akibat Penambangan Timah Ilegal TOBOALI – Kondisi air di Kolong Ringeng, Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan (Basel) yang dijadikan sebagai sumber air untuk aktivitas pembenihan ikan tampak keruh. Hal ini diakibatkan oleh penambangan timah ilegal dan ditambah dengan penyusutan air akibat musim kemarau. Tak hanya itu, ribuan benih ikan di Balai Benih Ikan Kecamatan Toboali mati akibat kondisi air yang dijadikan sebagai sumber air baku tercemar dengan penambangan timah ilegal tersebut. Kasubag Balai Benih Ikan Kecamatan Toboali, Rama mengatakan penyebab kematian benih ikan yakni kondisi air yang keruh akibat dampak pembuangan limbah penambangan dan ditopang pula oleh musim kemarau yang menyebabkan air menyusut. Kendati aktivitas penambangan sudah tidak berjalan namun
dampak yang ditimbulkan masih tetap ada. “Kita sudah lakukan pengendapan terhadap air yang akan dijadikan sebagai air kebutuhan pembenihan dan kami juga telah meminta bantuan Sat Pol PP untuk meninjau secara berkelanjutan aktivitas penambang di kawasan Kolong Ringeng agar tidak beraktivitas dan menambah dampak buruk,” ujar Rama pada Laspela Group, kemarin. Ia berharap, dengan adanya bantuan dari Sat Pol PP Basel dapat memantau kondisi di seputaran kolong agar aktivitas penambangan tidak lagi berulah. (pra)
Melalui Program PPM
Mulkan Inginkan Bantuan dari Pengusaha Tambang Tepat Sasaran SUNGAILIAT— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka meminta seluruh perusahaan tambang untuk fokus dalam membangun daerah melalui Program Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), Selasa (22/10/19). Program yang baru berjalan di tahun 2019 ini sudah melakukan berbagai hal bagi masyarakat di Kabupaten Bangka baik bantuan berupa peralatan perkebunan ataupun bantuan sosial. Namun demikian, hal tersebut dirasakan belum maksimal terlebih lagi Pemkab Bangka akan memfokuskan ke bidang pariwisata. Bupati Bangka, Mulkan saat menghadiri audiensi program PPM bersama dengan beberapa perusahaan tambang yang memiliki IUP di wilayahnya mengajak untuk bersama-sama menggali potensi setiap desa sehingga bisa mandiri.
24 - 30 OKTOBER 2019
“Saat inikan para pelaku usaha tambang ini melakukan bantuan langsung ke desa-desa, nanti kedepan kita akan atur agar nanti ada bentuk fisik yang terlihat di desa dari bantuan perusahaan ini. Jadi misalkan tahun 2020 nanti kita bantu desa A, tahun depannya kita fokuskan ke desa B,” ungkapnya. Setiap desa memiliki sumber daya alam yang berbeda-beda dan bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata dengan bantuan dari PPM tersebut. “Desa ini ada potensi sumber daya alamnya, ada air tawar, air laut, hutan atau bakau jadi kita buat nanti sebagai objek wisa-
ta setiap desa sehingga desa ini nanti tidak berpaku pada ADD,” terang Mulkan. Diungkapkannya lebih lanjut, dengan adanya bantuan dari pelaku usaha tambang tersebut dapat menjadikan desa mandiri dan berkembang sehingga bantuan yang dikucurkan oleh pihak perusahaan juga tepat sasaran. “Kita ingin bantuan ini tepat sasaran, jangan sampai habis bantu tapi hilang begitu saja tidak ada kelihatannya. Makanya nanti kita ingin bantuan dari perusahaan ini difokuskan ke satu titik dulu jadi terlihat dan berkesinambungan,” harapnya. Mulkan mengatakan program tersebut rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2020 nanti dan akan berkoodinasi dengan Dinas ESDM Provinsi Babel. “Kita tetap akan berkoordina-
si dengan provinsi karena pertambangan inikan merupakan ranah Provinsi,” sebutnya. Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Babel, Rusbani yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan program PPM merupakan program baru dan harus dilakukan oleh perusahaan tambang. “Ini program baru dari pusat berupa bantuan kepada daerah tapi bukan berbentuk CSR. Ini juga akan berlangsung setiap tahun,” ungkapnya. Ia mengakui program PPM di Babel sendiri belum dirasakan dan dilaksanakan secara maksimal oleh pelaku ataupun perusahaan tambang yang ada. “Mungkin karena ini masih baru jadi belum maksimal, tidak mungkin bisa secara instan kan, harus ada proses. Mungkin banyak program-program yang belum sempurna dari perusahaan dan kedepan kita akan koordinasikan biar lebih sempurna,” ulas Rusbani.(mah)
Siap-siap Daftar
Tahun Ini Pemkab Bangka Buka 179 Formasi CPNS SUNGAILIAT — Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 di wilayah Kabupaten Bangka resmi dibuka pada akhir Oktober ini. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bangka, Baharita mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bangka akan membuka 179 formasi CPNS pada tahun 2019. “Kita sudah terima formasinya dari BKN kemarin, untuk tenaga pendidik akan dibuka 125 formasi, tenaga medis 44 formasi, dan tenaga tekhnis sebanyak 10 formasi,” ungkap Baharita. Senin (21/10/19). Pemkab Bangka sendiri mengajukan formasi CPNS untuk lima tahun kedepan ke BKN guna mengisi beberapa posisi yang kosong. Kini pihak BKN sedang dalam mempersiapkan segala sesuatunya dalam penerimaan CPNS 2019 tersebut. “Tinggal kita lanjut ke tahapan selanjutnya, seperti pembentukan panitia, pengurusan administrasi dahulu,” terangnya. Pihaknya mengatakan untuk pendaftaran CPNS sendiri akan dibuka pada akhir Oktober ini, namun untuk tes selanjutnya akan dilaksanakan pada tahun 2020. “Untuk tes CAT di tahun 2020, sekarang lagi tahap administrasi dahulu, kan ada dua orang yang dibutuhkan oleh BKN untuk mengurus masalah itu, jadi nanti mereka yang tahu, dan pengumuman resmi pendaftaran tetap akan melalui koran ataupun berita online,” terangnya. Pihaknya juga mengharapkan agar seluruh peserta yang mengikuti tes CPNS tahun 2019 banyak yang lulus. “Harapan saya agar semuanya lulus, terutama dari tenaga-tenaga honorer karena hal itu untuk mengurangi beban APBD kita,” harapnya. Untuk kedepan kata Baharita, penerimaan CPNS akan lebih banyak dibuka untuk formasi fungsional. “Untuk kedepan kita akan lebih banyak untuk menerima pegawai yang fungsional daripada yang struktural, jadi memang benar-benar bekerja,” pungkasnya.(mah)
KAMIS - RABU
PELANGI EDUKASI
24 - 30 OKTOBER 2019
Chef Martin Rekomendasikan Pemakaian Air Fryer dan Kompor Induksi di Rumah BANGKA TENGAH – Martin selaku Chef di Hotel Soll Marina Bangka, merekomendasikan penggunaan air fryer dan kompor induksi untuk rumah tangga setelah mencoba memasak kentang dan nugget dengan menggunakan kedua alat tersebut. “Setelah kami coba, hasil penggorengan menggunakan Air Fryer ini selain lebih sehat, teksturnya pun lebih kering. Apalagi dari segi warna juga lebih bagus” kata Martin kepada Laspela Group, Kamis (17/10/2019). Ia mengatakan, Air Fryer merupakan alat memasak yang dapat digunakan untuk menggoreng tanpa minyak, memanaskan, dan memanggang berbagai jenis makanan sehingga lebih sehat dan rendah kalori. Lanjut Martin, pengalamannya menjajal kompor induksi untuk memasak sangat membantunya. “Dari segi kecepatan, memasak menggunakan kompor induksi juga tidak terlalu lama, relatif cepat, jadi sangat direkomendasikan untuk pemakaian di rumah,” ujarnya. Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN UIW Babel, Nimrod Gordon Sitorus yang mendemonstrasikan kedua peralatan tersebut di depan para karyawan hotel Soll Marina Bangka mengatakan bahwa kompor induksi kini semakin banyak digemari. “Penggunaan peralatan memasak yang lebih aman dan sehat seperti kompor induksi dan air frying saat ini semakin populer di masyarakat. Menjawab kebutuhan tersebut, PLN memberikan insentif bagi pelanggan yang memiliki atau membeli kompor induksi berupa diskon tambah daya sebesar 75 persen melalui program Menembus Batas yang berlaku hingga 31 Desember 2019,” ungkapnya. Sementara itu, bagi masyarakat yang memiliki atau membeli mobil listrik akan mendapatkan diskon tambah daya sebesar 100 persen. Diskon ini berlaku bagi seluruh pelanggan rumah tangga daya 220 VA – 197 kVA.(*)
Duta Cilik Diharapkan Dapat Menjadi Langkah Awal Cegah Narkoba PANGKALPINANG – Pemilihan Duta Cilik yang digelar BNNK Pangkalpinang, merupakan langkah awal mencegah Narkoba di usia Dini. Ais Bella selaku Ketua Pelaksana kegiatan Duta Cilik ini, mengungkapkan jika bukan Generasi Milenial siapa lagi yang akan peduli dengan negeri ini. “Seperti yang kita tahu sekarang, penyebaran Narkoba itu dilakukan bermacam cara, bahkan anak-anak saja menjadi target penyebaran Narkoba, jadi ini meruapakan langkah awal kita menyelamatkan generasi milenial yang kita punya,” tuturnya. Sabtu (19/10/2019). Diusia ini, anak-anak akan banyak belajar, baik yang baik
dan tidak baik, Ais Bella menjelaskan diusia dini inilah, anak-anak harus dibekali dan ditanami pengetahuan tentang Narkoba. “Sehingga ini Duta Cilik yang terpilih dapat ikut dalam setiap kegiatan dan sosialisasi yang BNNK gelar, untuk dapat memberikan pengetahunan kepada teman-temannya untuk hindari Narkoba, jangan mendekati apalagi mencoba,” jelasnya. Ia berharap Duta Cilik yang terpilih dapat membantu BNNK dalam memberantas dan mencegah pemakaian Narkoba. “Dapat mencegah Narkoba dari awal, dan kita kota Pangkalpinang dan BNNK kota Pangkalpinang, kita pertama kali dan menjadi contoh daerah-daerah lain,” terangnya. (dnd)
Keluarga dan Lingkungan Ramah akan Buat Anak Bahagia dan Ceria KOBA - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), mengadakan kegiatan Peringatan Hari Anak tingkat Kabupaten Bateng, di Gedung Serba Guna Bateng (GSG), Jumat (18/10/2019). Hadir dalam acara tersebut Bupati Bangka Tengah (Bateng), H. Ibnu Saleh, Kepala DPPKBPPPA, Wakapolres Bateng, dan undangan lainnya. Dalam kata sambutannya, Bupati Ibnu, mengatakan bahwa peringatan hari anak bukan
untuk mendatangkan kemeriahan semata, namun penyelenggaraan hari anak ini untuk menumbuhkan kepedulian, kesadaran, dan peran aktif setiap individu, keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang berkual-
itas terutama keluarga yang ramah anak. “Dengan keluarga yang ramah anak, lingkungan yang ramah anak, maka anak- anak akan menjadi pribadi yang bahagia, gembira, dan ceria,” ujar Ibnu.
Ibnu mengatakan peringatan hari anak sebagai momentum partisipasi hak anak, dan ia mengingatkan bahwa selain hak, anak- anak juga memiliki kewajiban sebagai anak yang harus dilaksanakan. “Anak- anakku yang bapak cintai, kewajiban yang harus kalian tunaikan antara lain menghormati orangtua, guru, memiliki akhlak yang mulia, mencintai kelurga, menyayangi teman, menunaikan ibadah, dan mencintai tanah air, bangsa dan negara,” ucapnya. Ibnu pun berpesan kepada anak- anak untuk selalu menjaga kesehatan dam giat dalam menuntut ilmu, tetap kreatif, dan terus berkarya, serta senantiasa memperbaiki diri.(*)
Pertama di Babel, PPATK Berikan Pelatihan Kepada Penyidik Polres Basel TOBOALI – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memberikan pelatihan kepada penyidik Polres Bangka Selatan (Basel) guna meningkatkan kualitas penyidik dalam menangani tindak pidana kriminal umum maupun khusus, dan Polres Basel menjadi Polres pertama di Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang disambangi oleh tim PPATK. ” Jadi kita kemari dalam rangka memberikan pelatihan untuk peningkatan capacity building bagi personil di jajaran Polres Bangka Selatan,” kata Ketua Kelompok Kerjasama Dalam Negeri PPATK, Kombes Pol. Rahmawati kepada wartawan, Kamis (17/10) usai menjadi pemateri di ruang Rajawali Mapolres Basel. Dijelaskan dia, tujuan ke-
datangan PPATK ke Polres Basel memberikan teori bagi penyidik dalam kemampuan penanganan setiap perkara yang ditangani oleh penyidik Polres Basel. Menurutnya, selama ini penanganan kasus penyidik hanya mengejar dan menangkap pelaku dilapangan saja, tetapi tidak mengejar dalang dari pelaku kejahatan yang sebenarnya. “Kita sampai datang jauhjauh ke sini itu, berharap penyidik punya kemampuan terkait dengan penanganan dengan mindsetnya jangan lagi yang namanya follow this aspek artinya hanya mengejar pelaku kejahatan tapi kita akan merubah mindset penyidik di sini itu dalam rangka mengikuti kemana sih kalau hanya tetap berpatokan secara konvensional hanya mengejar pelaku bisa penuh aja penjara,” sebutnya. Ia mengungkapkan, saat ini orang yang ditangkap kualitasn-
5
ya kurang, pelaku kejahatan sebetulnya merupakan darah yang menghidupi kejahatan kalau seandainya hasil kejahatan itu tidak berhasil di telusuri tidak berhasil dilakukan penyitaan oleh penegak hukum artinya tidak memberikan data dan efek kepada pelaku kejahatan itu sendiri maupun yang lainnya. “Ya, contoh kasus kasus kasus narkoba kita contoh almarhum Freddy Budiman ketika hanya di kejar pelaku si Fredi sendiri dia di sel sudah masuk ke Cipinang, ternyata hasil kejahatannya itu tidak dilakukan perampasan secara maksimal, karena dia lakukan tindak pidana pencucian uang ini begitu sangat pintar bagaimana caranya menyembunyikan menyamarkan tidak menggunakan rekeningnya sendiri bisa rekening siapa yang digunakan orang pihak-pihak yang lain,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menyebutkan
ini menjadi atensi bagi penyidik, kalau penyidik tidak memiliki kompetensi tidak memiliki pengetahuan itu, artinya tidak ketemu uangnya. Sebagai contoh beberapa kasus di wilayah Jawa Barat itu, ada pelaku-pelaku kejahatan lapangannya penjual narkoba itu adanya di wilayah umpamanya di Bandung ternyata uang hasil kejahatan yaitu ditampung yaitu di rekening yang dibuka di Jakarta atau rekening yang dibuka di wilayah-wilayah yang lain, “Sehingga penyidik kalau dia tidak punya pengetahuan itu akan berpikir nggak ada hubungannya nggak masuk gitu kan ternyata memang mereka sudah pintar, jadi penjahat itu sekarang ini sudah banyak konsultannya sudah banyak gurunya jangan sampai namanya penyidik itu itu tidak memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan dengan penjahat itu
Lelis Nur Inayah
Penari Tuna Rungu yang Berprestasi Hingga Tingkat Nasional KOBA - Lelis Nur Inayah (18) mencuri perhatian para tamu undangan saat membawakan Tari Kreasi Uges Belanger pada acara Peringatan Hari Anak tingkat Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Bateng, di Gedung Serba Guna (GSG) Bateng. Remaja yang disapa Ina ini merupakan penari tuna rungu yang berprestasi, ia merupakan wakil Provinsi Bangka Belitung di tingkat nasional dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) tahun 2018 dan 2019 dari cabang seni tari, dan selalu masuk dalam 12 besar. Ina merupakan siswi kelas 9 SLB Negeri Koba, dan mulai belajar seni tari sejak 2 tahun yang lalu. Pelatih tari, Kurnia Sari, S.Pd, menceritakan bahwa ketika ia diminta untuk mengajar tari untuk anak SLB Koba, ia melihat beberapa anak untuk dilatih, dan kemudian memilih Ina karena memiliki postur tubuh yang proporsional sebagai seorang penari, dan kemudian Ina dilatih dengan bantuan guru pendamping guna menterjemahkan instruksi dari pelatih. Ina memiliki kemampuan luar biasa dalam belajar, meski tak dapat mendengar dan hanya melalui panduan aba- aba, dan meniru gerakan saja, Ina mampu menguasai sebuah gerakan hanya dalam waktu singkat yang tidak bisa dilakukan oleh penari normal pada umumnya. “Ina sangat cepat menguasai suatu gerakan, murid saya yang normal biasanya menguasai gerakan dalam waktu seminggu, ia cuma butuh waktu 2 sampai 3 hari saja,” kata Kurnia kepada Laspela Group. Kurnia menambahkan bahwa Ina sangat tekun berlatih dan mampu menghabiskan berjam- jam waktu latihan dalam satu hari tanpa kenal lelah, dan naluri juaranya sangat tinggi, Ina selalu bangga akan dirinya dan selalu berkata bahwa ia yang terbaik. “Dia selalu menangis saat tahu ia tidak menjadi juara, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu Ina menggapai target menjadi juara nasional, kalaupun tidak juara 1 juara harapan pun sudah luar biasa,” harap Kurnia. Guru Pendamping Ina di SLB Negeri Koba, Erlisa Febrianti, mengatakan bahwa selain berprestasi di bidang seni tari, Ina juga merupakan juara kostum favorit pada Lomba Keterampilan Siswa Nasional Anak Berkebutuhan Khusus (LKSN- ABK) tingkat provinsi tahun 2018, dan juara 3 tahun 2019, dimana ia beperan sebagai model merangkap penata riasnya. “Ina merupakan anak yang sangat cerdas dan pekerja keras, ia berlatih tanpa kenal lelah, semoga Ina dapat mengukir prestasi lebih bnyak lagi” kata Erlisa.(*)
6
PELANGI TOKOH
KAMIS - RABU
24 - 30 OKTOBER 2019
Sabpri Aryanto, S.Pd Sekretaris PWPM Termuda se Indonesia PANGKALPINANG - Smart, Mudah Bergaul, dan menerima masukan itulah sosok Sabpri Aryanto, SPd. Pemuda 26 tahun ini mengukuhkan dirinya sebagai sekretaris termuda Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung. Bahkan usia ini pun menorehkan namanya sebagai sekretaris PWPM termuda se Indonesia. Pencapaian yang sangat luar biasa. Meski terbilang muda sebagi perangkat utama organisasi, namun jangan diragukan kemampuan berorganisasi pemuda yang masih single ini. Di usia mudanya, Sabpri sudah banyak berkecimpung dalam beberapa organisasi lintas kepemudaan. Sebut saja dia pernah aktif berorganisasi saat menjadi mahasiswa. Posisi startegis lainnya pun diraihnya, Wakil Sekretaris KNPI Kota Pangkalpinang Periode 2016, Ketua Biro Bidang OKK KNPI Bangka Belitung Periode sekarang salah satu buktinya. Tak lepas dari itu saja, Sabpri juga tercatat sebagai Ketua Kelompok
Penulis Muda Bangka Belitung, Kordinator Wilayah JPPR Babel, Wakil sekretaris pimpinan wilayah pemuda Muhammadiyah (PWPM) Bangka Belitung dan Sekretaris Devisi Satgas Advokasi Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah. Dari pengalaman organisasi yang sudah melalang buana tersebut, Sabpri pun dipercaya 11 tim formatur sebagai pendamping Andika Saputra, sang ketua PWPM Babel di periode 2018-2022. Pemuda berkacamata asli Toboali, kabupaten Bangka Selatan ini juga pandai menulis. Tak kurang dari puluhan karya yang sudah dipublikasikan, baik yang berupa buku karya ilmiah maupun artikel-artikel yang diterbitkan di media lokal maupun nasional. Sabpri yang memiliki hobby menerima tantangan ini ternyata menaruh harapan besar kepada pemuda saat ini. menurutnya, bila tidak disikapi dengan bijak, maka banyak pemuda yang akan tergerus dan terbawa arus negatif zaman. “Pemuda harus menentukan sikap
diera kekinian, karena progres generasi muda sebagai agent of change (perubahan) dituntut membawa perubahan be-
sar terhadap bangsa ini. Selain agent of control bagaimana generasi muda harus bisa mengontrol kebijakan pemerintah dan memberikan solusi besar untuk bangsa yang memasuki usia yang cukup lumayan dewasa,” tutur Sabpri. Kemudian generasi muda, lanjutnya, dituntut sebagai agent of social untuk kembali mengabdikan diri kepada masyarakat dan bangsa. karena menurutnya Muda adalah kekuatan. Setiap anak muda, dimana pun mereka berada, adalah penentu masa depan. Pemuda sangat berbeda dengan generasi-generasi yang lebih tua, seperti generasi silent, generasi boomer, maupun generasi X karena faktor perkembangan teknologi membawa perubahan besar terhadap pola pikir dan pola kehidupan manusia saat ini. Dijelaskannya pula, Pemuda saat ini dituntut harus lebih kreatif, aktif, dan inovatif, karena produk kreatif, aktif dan inovatif harus membiasakan diri untuk melakukan aktivitas pola hidup dengan mengikuti pola sehat produk digitalisasi. Termasuk perkembangan budaya
yang juga luar biasa pengaruhnya terhadap perubahan budaya dan gaya hidup (life style) yang merupakan dampak paling kentara akibat fenomena kemajuan revolusi industri. “Karena sebagian besar anak muda saat ini telah terpengaruh oleh budaya barat yang dijadikan sebagai ‘kiblat’ dalam melakukan kehidupan sehari-hari (pola hidup), hari ini semakin berkembangnya pola budaya kebarat-baratan secara tidak langsung dapat menghilangkan sebuah identitas dan jati diri bangsa yang memiliki kekayaan budaya, adat dan istiadat sebagai bangsa yang besar yaitu bangsa Indonesia,” jelasnya. Oleh karenanya kata Sabpri, Pemuda diharapkan bisa membawa ide-ide segar, pemikiran-pemikiran kreatif dan progresif dalam melakukan gerakan-gerakan positif untuk sebuah perubahan. Generasi milenial juga disebut sebagai pihak yang mendorong terjadinya transformasi dunia ke arah yang lebih baik dan melalui efektifitas, perbaikan dan pengembangan terhadap kualitas diri. “Generasi milenial punya tantangan besar dalam menyambut Revolusi Industri 4.0 dan bonus demografi tahun 2030,” imbuhnya.(you)
BEI Ajak Perusahaan Lokal Gabung ke Bursa PANGKALPINANG – Bursa Efek Indonesia (BEI) ajak Perusahaan Lokal untuk bergabung ke Bursa, untuk dapat mengembangkan Perusahaan mereka secara Nasional. “Jadi di Bursa kita akan mengedukasi bagaimana Perusahaan mereka dapat go Nasional, dan dilirik investor untuk mereka dapat menanamkan
sahamnya di Perusahaan lokal ini,” jelas Yoseph Kaburuan Kepala BEI Cabang Bangka Belitung (Babel). Kamis (24/10/2019). Tidak hanya Nasional, Perusahaan pun dapat dilirik Investor dari Luar Negeri, yang berarti akan merambah go Internasional. “Jadi Perusahaan lokal ini tidak hanya merajai lokal, namun dapat merajai Nasional hingga Internasional dengan
Bursa Efek,” terang Yoseph. Investor asing dapat masuk dan menanamkan modalnya, ini pun membuat market kapitalisasi di Indonesia cukup menarik. “IHSG juga naik, dan akhirnya kita sama-sama untuk di Pasar Modal,” lanjutnya. Sementara itu, pihak BEI dan Para Pengusaha-pengusaha Lokal akan bertemu dan membahas tentang hal ini, yang akan dilaksanakan pada 14 November mendatang. (dnd)
Wonderful Sail to Indonesia Belitung Tampilkan Adat, Seni, Budaya dan Tonjolkan Geosite
TANJUNGPANDAN – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung Hermanto mengatakan Sail Indonesia 2019 di Belitung bakal lebih banyak menampilkan tradisi adat dan seni budaya khas Belitung kepada para wisatawan. Tentunya berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini para peserta dari berbagai negara ini diajak berkunjung ke geosite-geosite yang ada, sebagai wujud Belitung yang sedang masuk dalam kandidat penilaian Unesco Global Geopark. “Tahun ini mungkin agak berbeda dari tahun-tahun yang lalu, dulunya kita selalu mengadakan di rumah adat seperti itu, tapi tahun ini kita lebih memperkenalkan wisata Geopark kita, dan salah satunya kita ajak mengunjungi geosite-geosite yang ada,” kata Hermanto saat ditemui Laspela, Rabu(17/10/2019)
Rangkaian kegiatan Wonderful Sail to Indonesia 2019 di Pulau Belitung dipusatkan di Pantai Tanjung Kelayang, pada 1620 Oktober 2019. Diikuti sekitar 66 yacht dari 13 negara. Belitung Mangrove Park di Gusong Bugis, Desa Juru Seberang, termasuk salah satu geosite yang dikunjungi para turis tersebut, disini mereka akan menyantap makan siang bersama khas mayarakat Belitung yang disebut ‘Makan Bedulang’. Sementara itu Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan beberapa geosite menjadi lokasi yang dikunjungi para peserta ini menurutnya akan menjadi salah satu cara untuk memperkenlkan Geopark Belitung. “Hal ini lah cara kita untuk mempromosikan kepariwisataan, Selain itu turis-turis itu juga kan diharapkan mampu meningkatkan ekonomi kerakyatan kita. Makanya ditampilkan pula produk UMKM sebagai upaya promosi,” tutur Sahani Saleh. (din)
KAMIS - RABU
PELANGI SPORT 7
24 - 30 OKTOBER 2019
10 Stadion Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia JAKARTA - Indonesia terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Berikut stadion yang bakal jadi arena pertandingan. Dalam video kampanye bidding yang diunggah dalam akun Twitter resmi PSSI, terdapat 10 stadion yang diajukan PSSI sebagai tempat berlangsungnya pertandingan. Stadion Utama Gelora Bung Karno jadi salah satu venue pertandingan dengan kapasitas tersebuesar yaitu 73.908 tempat duduk. Dua stadion yang terletak di Bekasi, Stadion Patriot Candrabha-
ga dan Stadion Wibawa Mukti, yang berkapasitas 30 ribu juga masuk daftar stadion tuan rumah. Stadion lain di Pulau Jawa yang masuk sebagai arena pertandingan
adalah Stadion Pakansari (30.000), Stadion Si Jalak Harupat (27.000), Stadion Manahan (18.806), Stadion Mandala Krida (34.900), dan Stadion Gelora Bung Tomo (50.000). Dua stadion lain di luar Pulau Jawa yang juga dipergunakan adalah Stadion Gelora Sriwijaya di Palembang dan Stadion I Wayan Dipta di Bali. FIFA resmi memilih Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20
Daftar 10 Stadion untuk Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia Stadion Utama Gelora Bung Karno (73.908) Stadion Pakansari (30.000) Stadion Manahan (18.806) Stadion I Wayan Dipta (20.220) Stadion Gelora Bung Tomo (50.000) Stadion Mandala Krida (34.900) Stadion Gelora Sriwijaya (23.000) Stadion Wibawa Mukti (30.000) Stadion Patriot Candrabhaga (30.000) Stadion Si Jalak Harupat (27.000)
2021 setelah memenangi bidding dalam pengumuman yang berlangsung di
Shanghai, China, Kamis (24/10). Indonesia berhasil mengalahkan Peru, Brasil, dan tiga negara Timur Tengah yang menjadi tuan rumah bersama: Bahrain, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.
Ini adalah kali pertama Indonesia menjadi tuan rumah turnamen resmi FIFA. Sebelumnya, turnamen besar yang pernah digelar Indonesia adalah Piala Asia 2007 bersama Thailand, Malaysia, dan Vietnam. (cnnindonesia)
8
PELANGI SERUMPUN SEBALAI
KAMIS - RABU
24 - 30 OKTOBER 2019
Golkar akan Usung Kader Sendiri di Pilbup Bateng KOBA – Politisi Partai Golkar, Batianus, SE, menegaskan bahwa Partai Golkar siap bertempur pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak tahun 2020, dan Partai Golkar siap mengusung kadernya menjadi Calon Bupati Bangka Tengah (Bateng). Batianus mengatakan bahwa Partai Golkar memiliki simpatisan dan militansi yang sangat solid di Bateng, dan aspirasi simpatisan dan militansi yang masuk kepadanya menginginkan agar politisi internal Partai Golkar harus mencalonkan diri sebagai Bupati Bateng. “Ini adalah keinginan masyarakat yang saya serap aspirasinya, bukan keingin kami pribadi sebagai politisi,” kata Batianus, Selasa (22/10/2019). Politisi Golkar yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bateng ini juga mengungkapkan bahwa banyak nama Politisi Golkar yang memiliki nilai jual menjadi Bupati Bateng. “Kita ada Pak Tasmin Tamsil, Era Susanto, H. Jumrah Toha, dan saya sendiri, dan semua Politisi Partai Golkar yang menjabat sebagai Anggota Legislatif Bateng periode 2019-2024 ini memperoleh suara diatas angka 1000, ini mengindikasikan bahwa simpatisan dan militansi kami solid untuk berjuang membangun Daerah,” ungkap Batianus. Batianus mengatakan bahwa Par-
tai Golkar sudah mulai melakukan penjajakan dan melakukan komunikasi politik dengan partai- partai lainnya, dan mengatakan bahwa dengan kekuatan 4 kursi di parlemen, cukup bagi Golkar menggandeng satu partai lainnya untuk maju ke kursi 1 Selawang Segantang. “Dalam waktu dekat kita akan minta petunjuk ke ketua DPD I Partai Golkar Babel, Pak Hendra Apollo, intinya kalau tidak berkoalisi dengan Partai Golkar itu rugi, karena kita sudah membaca peta perpolitikan di Bateng ini, dan Partai Golkar bisa mengubah peta perpolitikan pada Pemilukada Bateng 2020,” ujar Batianus. Ogah Nyalon Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Per-
satuan Pembangunan (PPP) kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Subandri, menyatakan bahwa secara pribadi dirinya tak berniat untuk maju maupun dicalonkan dalam pemilihan kepala daerah di Bangka Tengah tahun 2020 mendatang. Subandri yang merupakan Anggota DPRD Bateng dari Daerah Pemilihan 2, Kecamatan Simpang Katis Sungai Selan, ini berhasil mengumpulkan suara pribadi sebanyak 2.259 suara pada Pemilihan Anggota Legislatif 2019, lebih menikmati tugas sebagai wakil rakyat ketimbang memimpin di Bangka Tengah. “Saya pribadi menegaskan bahwa saya tidak mencalonkan diri sebagai Bupati atau Wakil Bupati Bateng, saya fokus menjadi wakil rakyat, yakni sebagai Anggota DPRD Bateng periode 2019-2024,” kata Subandri.
MAU NG PASAN? IKLA
Subandri mengaku bahwa hingga saat ini ia masih rutin mengunjungi masyarakat untuk menyerap aspirasi masyarakat, untuk kemudian ia bahas di dewan. “Rutinitas saya turun ke mas-
yarakat bukan karena ingin maju menjadi calon bupati atau wabup, tetapi ini bentuk pelayanan saya terhadap masyarakat yang telah percaya kepada saya sebagai wakil mereka di dewan, dimana saya secara moral wajib mendengar aspirasi masyarakat untuk seterusnya saya perjuangkan di dewan,” ungkap Subandri. Subandri menjelaskan bahwa PPP masih melakukan komunikasi politik terkait arah dukungan partainya, dan ia mengatakan bahwa PPP nantinya akan memberikan dukungan kepada calon yang amanah dalam menjalankan tugasnya menjadi pimpinan Daerah periode 2021-2026. “Kita masih melakukan komunikasi Politik, dan sampai saat ini partai belum memastikan akan mendukung siapa, kita tunggu saja nanti kedepannya bagaimana,” sebut Subandri.(*)
Ketua DPRD Babel Dukung Pembangunan SMK di Lubuk Besar
Didit: Target 2020 Rampung Berdiri PANGKALPINANG – Kabar Gembira saat ini tengah dirasakan masyarakat Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, mengingat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang diidamkan sejak lama dipastikan akan dibangun tahun 2020 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya saat menerima audiensi puluhan perwakilan masyarakat Lubukbesar, Selasa (22/10/2019). Ia mengatakan, pembangunan sekolah tersebut telah mendapatkan dukungan langsung dari masyarakat Lubuk Besar. “Oleh karenanya kita disini (DPRD Babel-red) akan berusaha secepat mungkin untuk dapat merealisasikannya,” kata Didit. Lanjut Didit, pembangunan SMK di daerah itu sangat penting diperjuangkan mengingat keberadaan sekolah yang ada pada jenjang ini sangat jauh dari kecamatan ini, yang mengakibatkan para orang tua sulit menyekolahkan anak-anaknya. “Karena sebagian mereka ingin sekolah tapi nggak mampu akhirnya nggak sekolah, ada siswa yang sekolah tapi menambah cost (biaya-red) lagi, baik cost transportasi dan makan, sedangkan semangat anak- anak untuk sekolah ini sangat luar biasa,” ujarnya. Oleh karena itu, Didit menargetkan, pembangunan SMK di Lubuk Besar dapat rampung pada 2020 mendatang. “Target kita pada tahun 2020 sudah menerima siswa baru. Insha Allah pada tahun 2020 ini akan ada kelulusan 400 murid SMP yang ada di Kecamatan Lubuk Besar, ini kan potensi,” ungkapnya. Dijelaskan Didit, untuk biaya lahan pembangunan SMK itu, masyarakat Kecamatan Lubuk Besar telah sepakat untuk mengumpulkan dana secara bersama. “Alhamdulillah masyarakat ini gotong royong, patungan, mereka sudah rembuk, kemungkinan luas lahannya 3 hektare, dan Alhamdulillah kami juga pribadi membantu 20 juta untuk membeli lahan tersebut dan si-
sanya masyarakat,” sebut Didit. Ia menambahkan, terkait untuk jurusan pendidikan di SMK itu, nantinya akan dilakukan pemantauan terlebih dahulu oleh Tim Teknis dari Dinas Pendidikan. “Apa yang cocok bagi masyarakat Lubuk dan sekitarnya dan untuk kedepannya,” terangnya. Didit menegaskan, bahwa Pemprov Babel telah menyetujui pembangunan SMK tersebut dan akan diakomodir dalam APBD 2020 mendatang sebesar Rp 4 miliar. “Setelah dikaji memang memenuhi syarat,” jelasnya. Secara terpisah, harapan yang sama disampaikan oleh masyarakat melalui Kepala Desa (Kades) Lubuk Pabrik, Syaiful Bahri. Dimana Ia mengungkapkan, selama ini masyarakat khususnya siswa Kecamatan Lubuk Besar mengalami kesulitan untuk bersekolah di SMK karena jarak tempuhnya yang sangat jauh. “Akses untuk segi pendidikan SMK ini kami kan terlalu jauh, kalau dari Kecamatan Lubuk Besar itu sekitar 80 Kiloan (Kilometer-red). Kalau sekarang ini SMK yang ada di Bangka Tengah ini cuma ada di Penyak, sementara di Kecamatan Lubuk Besar ini belum ada sama sekali, cuma ada SMA dengan SMP,” ungkapnya. Menurut Syaiful, saat ini sudah banyak masyarakat Kecamatan Lubuk Besar yang antusias untuk mendaftarkan anak-anaknya bersekolah di SMK itu yang rencananya akan mulai dibangun pada 2020 mendatang. “Untuk di Desa Lubuk Pabrik sendiri sudah ada 20 anak yang ingin mendaftar ke SMK, jadi kalau untuk seluruh Kecamatan Lubuk Besar ini kan ada sembilan desa, jadi sekitar ratusan murid lah,” sebutnya. Selain itu, Syaiful menambahkan akses transportasi angkutan umum untuk menuju ke SMK yang sudah ada saat ini juga tidak ada. ” Apalagi terutama masyarakat kecamatan Lubuk yang mau bersekolah di SMK ini banyak yang kurang mampu, jadi anak-anak yang bersekolah di SMK ini banyak mengeluarkan biaya, seperti kos, segala macam, jadi termasuk sulit lah,” tutupnya.(wa)
KAMIS - RABU
PELANGI BABEL 9
24 - 30 OKTOBER 2019
PSC 119 Sepintu Sedulang Masuk Final 5 Nominasi Terbaik Dalam IndoHCF Innovation Awards III-2019 SUNGAILIAT — Inovasi Pos Public Safety Center (PSC) 119 Sepintu Sedulang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka berhasil masuk final 5 nominasi terbaik dalam ajang perlombaan IndoHCF Innovation Awards III-2019, Jumat (18/10/19). Terdapat 4 kategori inovasi yang diperlombakan pada ajang IndoHCF Innovation Awards III-2019 tersebut yakni Inovasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Inovasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Inovasi Alat Kesehatan, dan Inovasi ICT (Information And Communication Technology) Kesehatan. Innovation Awards III-2019 merupakan program penghargaan yang diberikan kepada instansi yang telah berhasil menjalankan program-program peningkatan pelayanan kesehatan. Pada penilaian ajang tersebut dilakukan oleh tim juri selama 2 hari dengan melihat langsung tempat operasional PSC 119 dan melakukan wawancara langsung dengan Bupati Bangka terkait peran serta dan dukungan Pemkab Bangka dalam hal pelayanan kesehatan gawat darurat.
Akhmad Mukhsin selaku Pj. Sekda Bangka mengatakan, bahwa hal tersebut menjadi suatu kebanggan bagi Pemerintah Daerah. “Ini merupakan suatu kebahagiaan dari kami, harapan kita bukan hanya ini saja yang dapat inovasi dan masuk nominasi tapi inovasi lain juga dapat mendukung bidang kesehatan dalam pelayanan kesehatan masyarakat,” ungkap Akhmad Mukhsin Para finalis yang masuk ke nominasi 5 besar IndoHCF Innovation Awards III-2019 tingkat nasional, telah menciptakan suatu solusi yang inovatif dan aplikatif guna meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Sementara itu, Sekretaris Dinkes Bangka Harmendo mengharapkan agar PSC 119 Sepintu Sedulang bisa memenangkan inovasi ditingkat Nasional. “Diharapkan ajang perlombaan inovasi Pos Public Safety Center (PSC) 119 Sepintu Sedulang, bisa memenangkan Inovasi ditingkat Nasional ini, dan juga bisa menjadi contoh bagi Kabupaten lainnya atas pelayanan kesehatan yang diprioritas bagi masyarakat pada saat mengalami kegiatan daruratan medis secara tepat dan pelayanan ini gratis,” harap Harmendo. (mah)
Dirjen IKP Kemenkominfo Buka SAIK 2019 PANGKALANBARU – Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi Komunikasi dan Publik (IKP) Kemenkominfo RI, Widodo Muktiyo, secara langsung membuka kegiatan Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) 2019, yang berlangsung di Hotel Novotel, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (24/10/2019). Pembukaan kegiatan SAIK tingkat nasional 2019 tersebut didampingi Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Abdul Fatah, yang digelar di Kota Pangkalpinang dan kabupaten Bangka Tengah, berlangsung selama tiga hari terhitung 23-25 Oktober 2019. Pada hari pertama, 23 Oktober, telah digelar Jalan Sehat, dilanjutkan Public Expose & Public Service Exhibitions, dan Pembukaan Festival Pertunjukan Rakyat Tingkat Nasional 2019. Di hari kedua, 24 Oktober pembukaan SAIK, dilanjutkan dengan Pertemuan Bakohumas Tingkat Nasional 2019 dan diisi dengan Seminar Kehumasan, Coaching Class – Perumusan Strategi, dan Gala Dinner dan Festival Pertunjukan Rakyat Tingkat Nasional 2019. Untuk hari ketiga, 25 Oktober kegiatan yang dilaksanakan dian-
taranya, Komunikasi Bimtek Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat, dan Anugerah Media Humas (AMH) 2019. Dirjen IKP Kemenkominfo, Widodo Muktiyo dalam sambutannya mengatakan, dengan terlaksananya SAIK 2019 di Bangka Belitung yang dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan, menjadi bagian yang sangat penting di tengah peradaban bangsa Indonesia yang memasuki peradaban teknologi tinggi. “Teknologi saat ini, masyarakat akan menghadapi berbagai kemudahan, tetapi juga akan menghadapi berbagai ancaman dan tantangan terhadap temuan teknologi yang
ada,” ujarnya. Sementara itu, Wagub Abdul Fatah dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini bertujuan melahirkan kebijakan-kebijakan yang ditujukan untuk menambah informasi dan komunikasi yang menyatukan, mendamaikan dan menunjukkan sebagai bangsa berdaulat dengan berdasarkan nilai-nilai luhur bangsa, yaitu Pancasila. "Dan juga menjadi aksi nyata dalam upaya meningkatkan informasi dan komunikasi dari pemerintah kepada masyarakat, menyampaikan suatu inovasi, gagasan strategi melalui arus komunikasi dan informasi," ujarnya.(wa)
10
PELANGI BABEL
KAMIS - RABU
24 - 30 OKTOBER 2019
Nico Plamonia Utama Pimpin PRSI Babel 4000 ASN akan ke Babel Pemprov Imbau Agar Hotel tidak Naikkan Harga PANGKALPINANG – Diperkirakan ada 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) Se-Indonesia yang akan datang ke Bangka Belitung (Babel), dalam rangka mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PORNAS), Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-15 pada tanggal 10 – 18 November 2019. Atas hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel mengimbau kepada seluruh hotel yang ada di Babel untuk meningatkan pelayanan, dan tidak menaikan harga kamar hotel. “Yang sudah mendaftar itu 2.600 lebih ASN se- Indoensia di ajang PORNAS KORPRI. Diperkirakan bertambah terus dari 3000 sampai 4000 orang yang hadir di Babel,” kata Pj. Sekda Yulizar. Oleh sebab itu, Yulizar menegaskan, agar manajemen hotel yang ada di Provinsi Bangka Belitung untuk meningkatkan pelayanannya secara maksimal, dan tidak menaikan harga kamar hotel dengan alasan karena ada event besar. Dijelaskan Yulizar, sebelumnya Panitia PORNAS KORPRI Pusat dan Daerah sudah melakukan rapat pada Selasa (15/10/2019) di Ruang Tanjung Pesona Kantor Gubernur Babel. Dalam rapat tersebut, sudah disampaikan pihak Persatuan Hotel Repubik Indonsia (PHRI) Provnsi Bangka Belitung untuk bisa menampung 4000 peserta PORNAS KORPRI tersebut. “Kita sudah rapat dan sudah disampaikan ke PHRI, kita sudah meminta untuk menampung semua perserta dari berbagai kontingen yang hadir di Babel,” ungkap Yulizar. Yulizar juga mengimbau kepada pihak PHRI Babel untuk membuat informasi hotel-hotel mana saja yang masih kosong. “Kita mengimbau kepada PHRI untuk membuat semacam informasi, hotel-hotel mana saja yang masih bisa ditempati dan mana yang sudah penuh,” katanya. Selain itu, Yulizar juga mengharapkan kepada seluruh peserta kontingen, official dan susunan kepanitiaan yang ikut pada ajang kegiatan PORNAS KOPRI di Babel, untuk memboking hotel jauh-jauh hari, dengan tujuan agar peserta begitu tiba di Babel bisa langsung menuju hotel untuk beristirahat dan mempersiapkan segala sesuatunya.(*)
Nico: Momentum PRSI untuk Berkiprah di Bumi Serumpun Sebalai
PANGKALAN BARU – Pengurus Provinsi Persatuan Renang Seluruh Indonesia, provinsi Bangka Belitung (Babel) menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) yang diselenggarakan di Hotel Grand Vella, Kecamatan Pangkalanbaru, Rabu (16/10/2019). Dalam Musprov PRSI Bangka Belitung tersebut, turut dihadiri pengurus kabupaten dan kota se-Babel yang merupakan pemegang hak suara dalam agenda pemilihan tampuk pimpinan di organisasi renang tersebut. Wakil ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangka Belitung Bidang Organisasi, Agus Lazuri mengatakan musprov ini dilaksanakan dengan tata cara yang sudah diatur dalam anggaran rumah tangga
PRSI dalam memilih kepengurusan periode selanjutnya. “Terpilihnya ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Provinsi Kepulauan Babel periode 2019-2023, bisa membuat organisasi yang sehat dan kuat serta cerminan pembinaan, bagi atlet Renang yang berprestasi kedepan,” ucapnya. Sementara, Ketua Umum Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Bangka Belitung terpilih, Nico Plamonia Utama mengucapkan terimakasih kepada seluruh
pengurus provinsi dan Pengkab/Pengkot PRSI 7 Kabupaten/Kota se-provinsi Babel atas terlaksananya musyawarah provinsi ini. “Karena telah mempercayai saya untuk memimpin Ketua umum PRSI provinsi Bangka Belitung (Babel) periode 2019-2024. Kedepan ayo kita bersinergi untuk menerbitkan atlit prestasi dari renang untuk masyarakat Babel,” ucap Nicko. Nico juga mengajak semua insan olahraga untuk lebih meningkatkan la-
gi, serta memajukan dan membesarkan olahraga renang di Bangka Belitung. “Untuk memajukan dan membesarkan olahraga khususnya olahraga renang, tidak akan bisa kalau hanya diri sendiri, tapi perlu adanya bantuan dan kerjasama bersama tim yang kompak,” tutur Nicko. Ia juga meminta masyarakat Babel khususnya anakanak untuk menekuni olahraga renang sehingga nantinya diharapkan menjadi atlit profesional yang membanggakan Bangka Belitung. “Kita akan lebih tingkatkan lagi prestasi olahraga renang di Babel ini, dengan kita lebih meningkatkan prestasi para atlet renang yang ada di Babel, sehingga akan muncul atlet yang bisa lebih berprestasi di tingkat nasional,” Ungkap Nicko yang juga legislator Babel ini.(*)
Rekonsiliasi Rekening Pemerintah
KPPN Lakukan Afternoon Tea dengan Perbankan TANJUNGPANDAN – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjungpandan menyelengarakan sharing seassion dengan perbankan mitra kerja KPPN Tanjungpandan dalam acara afternoon tea yang diselengarakan di Lobby KPPN Tanjungpandan, Kamis (17/10/2019) Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjungpandan Rd Yen Yen Nuryeni mengatakan afternoon tea tersebut merupakan salah satu inovasi KPPN Tanjungpandan, dimana KPPN memberikan suatu wadah komunikasi kepada perbankan untuk membahas suatu topik namun dikemas dengan lebih santai. “Ngumpul bahas suatu topik, setelah itu ada sua-
tu oleh-oleh yang nanti di bawa lah, nah oleh-oleh yang di bawa itu biasanya rekonsiliasi rekening, penandatangan rekening, jadi KPPN biasanya mengajak temen-temen perbankan itu tidak dalam suasana yang kaku,” ucap Yen Yen Nuryeni Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk afternoon tea pada sesi kali ini bertujuan untuk merekonsiliasi rekening-rekening pemerintah yang ada di perbankan. Juga bertujuan menjalin intimacy dengan perbankan yang ada di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. “Perbankannya itu ada BRI, BNI, Mandiri, Sumsel, dan Syariah Mandiri, cuma tadi yang dari Manggar belum datang, dan tadi kalo kendala terkait pengelola keuangan tadi tidak ada, hanya sebatas sharing-sharing saja,” ujarnya
Sharing seassion bertajuk afternoon tea ini rutin dilaksanakan setiap dua bulan sekali, tidak hanya di lakukan di KPPN saja namun bergantian. “Kalo ini di KPPN nanti bulan depan kita keliling ke perbankan sekaligus kita melakukan ngecek ke perbankan,” ungkapnya. Ia pun berharap kedepannya, KPPN tetap akan memanfaatkan media komunikasi yang sudah di
bangun oleh KPPN untuk menjaga kekompakan dan sinergitas bersama. “Harapannya mungkin nanti, tetap seperti sekarang yang sudah bagus terjalin kerja samanya, kita masing-masing lunya komitmen untuk bisa sama-sama hadir di acara afternoon tea untuk rekonsiliasi rekening ini, nah mungkin komit gitu ketika KPPN keliling mereka juga ada ditempat,” harapnya. (din)
KAMIS - RABU
CONNECTION
24 - 30 OKTOBER 2019
11
4 Even Babel CEO Comitment Mantan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menegaskan perlu tiga hal untuk meningkatkan kualitas Top-100 National Calender of Event (CoE) 2020. Ia menyebutkan, “Ketiga hal itu adalah meningkatkan media value, cultural creatives value, dan meningkatkan CEO commitment.” Penegasan Arief Yahya disampaikan ketika meluncurkan 100 National Calender of Event (CoE) 2020 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwita (Kemenpar), Selasa malam (15/10/2019). Hadir dalam acara launching itu para bupati dan kepala dinas pariwisata dari 34 provinsi seluruh Indonesia. Meningkatkan media value, kata Arief Yahya, sangat penting untuk menarik kunjungan wisatawan ke event tersebut. Untuk ini perlu dialokasikan anggaran yang memadai minimal 50 persen untuk media value dan 50 persen penyelenggaraan event. Dari separuh anggaran media value tersebut, menurut Arief Yahya, 50 persen dilakukan saat pre-event, 30 persen ketika on-event, dan 20 persen post-event (POP). “Bagaimana penyelenggaraan event itu dikatakan sukses kalau tidak diketahui wisatawan. Suksesnya event kalau bisa meng-attract wisatawan dalam jumlah besar,” kata Arief Yahya. Hal penting yang perlu dilakukan adalah meningkatkan cultural creatives value karena masih terjadi ketimpangan kualitas dalam penyelenggaraan event di daerah baik dari segi koreografi, arrangement music, maupun penataan kostum atau busana. “Saya minta agar Tim Kurator CoE melakukan coaching clinic secara rutin setiap 3 bulan sekali untuk memberi pelatihan dalam meningkatkan cultural creatives,” kata Arief Yahya. Selain itu pemerintah daerah per-
lu melakukan bechmarking ke daerah lain yang tercatat sukses dalam menyelenggarakan cultural event. “Di antara event yang terbaik dan masuk dalam Top-10 dari 100 CoE adalah Pesta Kesenian Bali (PKB) yang setiap tahun sukses dalam penyelenggaraan parade maupun cultural event,” kata Arief Yahya. Ketiga yang terpenting adalah CEO commitment merupakan komitmen gubernur dan bupati (kepala daerah). Kepala daerah dinilai Arief harus mempunyai komitmen kuat untuk mengembangkan pariwisata di daerahnya antara lain dengan pengalokasian anggaran di sektor pariwisata. “Para Kepala Disnas Pariwisata (Kadispar) bisa melakukan bechmarking ke Malaysia maupun Thailand. Pemerintah Thailand, misalnya, mewajibkan setiap desa memilih satu event. Kita mempunyai 75.000 desa bila setiap desa memiliki satu event pariwisata akan luar biasa,” kata Arief Yahya. Ketua Tim Pelaksana CoE Kemenpar Esthy Reko Astuty melaporkan, Tim Pelaksana CoE meminta kepada 34 provinsi agar masing-masing mengirimkan 10 event untuk dikurasi oleh Tim Kurator CoE. “Ada daerah yang mengirim hanya 3 event, ada yang 20
event bahkan 43 event. Pada akhirnya terkumpul 369 event kemudian dikurasi,” kata Esthy Reko Astuty. Tim kurator CoE di antaranya Taufik Rahzen (cultural value), Eko Supriyanto, Denny Malik, Heru Prasetya (creative value), Don Kardono (communicantion/media value), dan Jacky Mussry (commercial/economic value). Tim kurator tersebut melakukan beauty contest untuk memilih Top-100 CeO dengan menggunakan kreteria 3C (Cultural/Creative Values, Commercial dan Communication Values, dan CEO Commitment). Dari 100 event tersebut juga ditetapkan sebagai Top-10 CoE 2020. “Event yang masuk dalam CoE 2020 akan mendapatkan pendampingan dari Kemenpar agar memiliki nilai jual serta lebih menarik bagi wisatawan,” kata Esthy Reko Astuty. CoE Wonderful Indonesia berawal dari arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Sail Tomini pada 2015. Ketika itu Presiden mengharapkan agar penyelenggaraan event di Indonesia mempunyai standar nasional dan internasional dalam kemasannya baik dari segi koreografi, aransemen musik, maupun penataan kostum atau busana. (ags//*)
berjanji akan membuat link and match antara apa yang dilakukan di institusi pendidikan dengan apa yang menjadi kebutuhan di luar institusi pendidikan. Tentunya untuk hal ini Mas Bro Nadiem harus membuat kurikulum yang berbasis vokasi moderen dan digitalisasi pada sistem pendidikan untuk meningkatkan kualitas, efisiensi dan administrasi sistem pendidikan. Hal inilah yang menjadi titik kelemahan dunia pendidikan Indonesia saat ini. Saya sangat suka dengan statemennya: "Saya lebih mengerti apa yang akan ada di masa depan." Dia tidak sedang membual. Dia menyampaikan apa yang menjadi pencapaiannya saat ini, sebagai founder dan owner Gojek sebuah Decacorn yang bervaluasi di sekitar angka 10 Milyar US$ (140 Trilyun Rupiah). Gojek dia dirikan saat berumur 26 tahun pada 2010. Dia menjual konsep yang anti mainstream saat itu, sebuah inovasi baru, sebuah aplikasi yang menawarkan solusi atas kebutuhan masyarakat Jakarta akan transportasi, yang kemudian terus berkembang memberikan solusi atas semua kebutuhan masyarakat luas.Nadiem membuat terobosan solutif soal makanan, cuci mobil, jasa pindah barang, jasa pijat dan sebagainya. Ketika Nadiem mengatakan ‘bisnis saya ada di masa depan, untuk mengantisipasi masa depan..’ saya
jadi ingat sama Tony Stark, sang Iron Man, pemilik Stark Enterprise. Mereka punya kesamaan, bisnis mereka adalah untuk mengantisipasi masa depan. Mampu kah Nadiem menciptakan sistem pendidikan baru ala Jarvis nya Tony Stark...? Mampu kah Nadiem merevolusi dunia pendidikan Indonesia..? Hmmm.. harapan ini ada ketika melihat rekam jejak Nadiem mengubah Gojek dari Startup rumahan menjadi Decacorn dalam 9 tahun!!! Saya yakin, dengan sistem pendidikan yang lebih moderen dan terdigitalisasi, bonus demografi yang dialami Indonesia saat ini kelak akan menjelma menjadi angkatan SDM muda yang berkarakter cerdas dan kapabel dalam memenuhi tuntutan jaman, menuju Indonesia Emas 2045. Jadi...hati hati dengan anak muda ini, dia berbahaya...!!! Dia akan jadi disruptor dunia pendidikan konvensional. Dia Tony Stark Indonesia, ..Nadiem Makarim.!
Tony Stark Kebutuhan lingkungan pekerjaan di masa depan itu sangat berbeda dan akan selalu berubah, dan itulah link and match. Sekali lagi ini adalah visi Pak Presiden, bukan visi saya. Link and match itu adalah saya yang akan mencoba menyambung apa yang dilakukan di institusi pendidikan dengan apa yang dibutuhkan oleh institusi di luar pendidikan agar bisa adaptasi dengan segala perubahan itu. Kedua, dengan 300.000 sekolah dan 50 juta murid, mau gak mau peran teknologi akan sangat besar, semuanya.. dalam kualitas, efisiensi dan administrasi sistem pendidikan sebesar ini. Jangan lupa sistem pendidikan ini terbesar no 4 di dunia. Jadi peran teknologi itu sangat penting. Ketiga, seperti arahan Pak Presiden, kita gak bisa business as usual, tidak bisa begitu begitu saja. Kita harus mendobrak, kita harus berinovasi." 3 Hal yang disampaikan oleh Mas Bro Nadiem ini bagi saya sungguh keren, sangat bervisi masa depan. Jika dia sanggup melakukannya dalam 5 tahun ke depan... maka saya membayangkan betapa dunia pendidikan Indonesia akan melakukan suatu lompatan jauh kedepan, meninggalkan suatu sistem pendidikan konvensional yang membuat kita terperangkap dengan masalah kualitas SDM saat ini. Dengan pengalamannya, dia
Visit IG @bambang_patijaya #bpj_peduli #bpj_oke #bersama_pasti_jaya #opini #dprrimilenial #babelpacakjuara
Wonderful Sail Indonesia 2019
Yachter 14 Negara Kunjungi Bangka EVENT INTERNATIONAL Wonderful Sail dan Kuliner Bahari kembali digelar di Pantai Tanjung Pesona Sungailiat, kabupaten Bangka pada tanggal 22-25 Oktober 2019. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Perwakilan Kemenpar RI, Perwakikan Gubernur Babel, Wabup Bangka, Sekda Bangka, Kapolres Bangka, Yachter dari 14 Negara dan juga seluruh OPD dilingkungan Pemkab Bangka. dra. Ratna Suranti selaku sekretaris tim percepatan pengambangan wisata bahari Kemenpar RI menyambut baik kedatangan para tamu wisatawan tersebut. “Terimakasih banyak telah datang di Negara kami, semoga keindahan alam di Indonesia membuat kalian senang dan betah disini,” ungkapnya, Rabu (23/10/19). Pihaknya mengharapkan agar wisatawan mancanegara terus bertambah sehingga dapat menambah pendapatan daerah dari sektor pariwisata. “Mereka ini akan berlayar ke daerah pelosok, dan kedatangan mereka bisa menambah kunjungan wisman ke nega-
ra kita. Kenikmatan yang mereka dapat bukan hanya pantai, namun keramah tamahan masyarakat Bangka juga mereka nikmati, Bangka mempunyai potensi yang besar akan kedatangan mereka (turis) dan diharapkan terus berlanjut setiap tahun,” terangnya. Sementara itu, Wakik Bupati Bangka Syahbudin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk mempromosikan destinasi wisata di Bangka. “Ini adalah agenda tahunan yang salah satu tujuannya adalah untuk memperkanalkan potensi wisata yang ada di Bangka sehingga dapat menarik para wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Bangka,” ungkapnya. Keindahan alam, wisata kuliner, serta budaya dan keramahan yang dimiliki oleh masyarakat Bangka dinilai menjadi daya tarik tersendiri oleh wisatawan. “Harapan kita para Yachter ini dapat menikmati keindahan pariwisata dan kuliner khas Bangka, sehingga sepulang dari Bangka ini mereka bisa bercerita kesanak saudara, kerabat, keluarga bahwa Bangka ini memang indah,” tuturnya. (mah)
Rakyat Terlayani selama masa kampanye, bahkan saat debat calon presiden pemilu 2019. Jokowi mengakui itu ada. Pada pidatonya setelah dilantik menjadi presiden periode kedua, Presiden Jokowi mengatakan bahwa pejabat pemerintah dan jajarannya jangan lagi kerja berorientasi pada proses. Mereka harus memberikan hasil-hasil yang nyata. “Saya sering ingatkan ke para menteri, tugas bukan hanya membuat dan melaksanakan kebijakan, tetapi tugas kita adalah membuat masyarakat menikmati pelayanan, menikmati hasil pembangunan,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Jokowi menjelaskan bahwa birokrasi seringkali melaporkan program-program sudah dijalankan, anggaran telah dibelanjakan, dan laporan akuntabilitas telah selesai. Jokowi berkata, “Kalau ditanya, jawabnya, “Program sudah terlaksana Pak.’ Tetapi, setelah dicek di lapangan, setelah saya tanya ke rakyat, ternyata masyarakat belum menerima manfaat. Ternyata rakyat belum merasakan hasilnya.”
Mantan Gubernur DKI itu memperingatkan agar yang utama itu bukan prosesnya, tapi adalah hasil. Dia mengibarkan kinerja seperti mengirim pesan. Dalam aplikasi ada sent (terkirim) dan delivered (diterima). Ditegaskan, “Tugas kita itu menjamin delivered, bukan hanya menjamin sent. Saya tidak mau birokrasi pekerjaannya hanya sending-sending saja. Saya minta dan akan saya paksa bahwa tugas birokrasi adalah making delivered. Tugas birokrasi itu menjamin agar manfaat program dirasakan oleh masyarakat.” (*/ags)
12 GOOD GOVERNMENT
KAMIS - RABU
24 - 30 OKTOBER 2019
PORKORPRI Pemkab Bangka Pertandingkan 6 Cabor SUNGAILIAT - Pekan Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia (PORKORPRI) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka memperlombakan enam Cabang Olahraga (Cabor). Event yang bakal berlangsung selama tujuh hari (21-27) Oktober 2019 tersebut mempertandingkan Cabor catur, bola voli, bulu tangkis, futsal, tenis meja dan tenis lapang.
Event olahraga tersebut sebagai bentuk ajang silaturahmi antar anggota Korpri. Selain itu, terjaringnya atlet berprestasi juga menjadi tujuan utamanya. Hal tersebut dikatakan Bupati Bangka, Mulkan SH MH, Senin (21/10/19) di halaman Kantor Bupati Bangka. "Tujuan acara ini adalah untuk meningkatkan kerjasama antar anggota Korpri," kata Bupati. Bupati Mulkan juga berpesan kepada para atlet yang berkompetisi agar dapat menjunjung nilainilai sportifitas sehingga dapat bertanding dengan baik. Disamping terus menjaga dan mempererat hubungan antar anggota Korpri di Kabupaten Bangka. "Mari sesama anggota Korpri membangun kerjasama agar suasana tetap harmonis," harap Bupati Mulkan.(adv/*)
Iskandar Resmi Jabat Ketua DPRD Bangka SUNGAILIAT - DPRD Kabupaten Bangka baru saja menggelar prosesi pengucapan sumpah janji jabatan ketua DPRD Kabupaten Bangka
definitif di Ruang Paripurna Gedung DPRD Bangka, Selasa (15/10/2019). Dalam pengambilan sumpah jabatan tersebut, Iskandar ditetapkan menjadi ketua DPRD Kabupaten Bangka setelah partai PDIP berhasil menjadi partai pemenang pemilu tahun 2019. Selain pengambilan sumpah jabatan Ketua DPRD, juga dilaksanakan pengucapan sumpah jabatan bagi wakil ketua satu dan dua. Jabatan wakil ketua satu dan dua DPRD Kabupaten Bangka diemban oleh Mendra Kurni-
awan dan Rendra Basri. Masing masing berasal dari partai Gerindra dan Golkar yang merupakan partai pemenang pemilu peringkat dua dan tiga. "Penetapan ketua DPRD telah diatur dalam undang-undang, peraturan pemerintah, keputusan gubernur, dan hasil rapat seluruh anggota dewan Kabupaten Bangka. Sedangkan pengambilan sumpah ini merupakah salah satu tahapan dalam penetapan ketua DPRD," ujar Ketua sementara DPRD Kabupaten Bangka, Jumadi saat membuka rapat paripurna. Pengambilan sumpah jabatan dipimpin oleh Ketua Pengadilan
Tinggi Negeri Sungailiat, Fatimah dan didampingi oleh rohaniawan. Setelah diambil sumpah janji jabatan dan penyerahan palu pimpinan sidang dari ketua sementara sebelumnya, Iskandar resmi menjabat ketua DPRD Bangka dan langsung memimpin rapat paripurna. "Terimakasih kepada saudara Jumadi yang telah menjabat ketua sementara beberapa waktu yang lalu. Kedepannya kami akan mengharapkan seluruh anggota agar dapat membantu dan mendorong kami dalam menjalankan fungsi dan tugas pimpinan DPRD," ucap Iskandar saat pertama kali memimpin rapat paripurna. Sementara itu Wakil Bupati Bangka, Syahbudin yang turut hadir dalam kegiatan pengambilan sumpah jabatan tersebut turut memberikan ucapan selamat atas ditetapkannya Iskandar sebagai ketua DPRD Kabupaten Bangka.
"Pesan kami selaku Pemkab Bangka, dengan ditetapkan ketua DPRD ini dapat membawa asa dan harapan yang baru bagi masyarakat Bangka. Selain tu juga agar segera membentuk program dan kebijakan yang membangun daerah sesuai dengan visi misi bangka setara," ujarSyahbudin.(adv/*)