Skip to main content

UGG Tuntut Kerja Bersama

Page 1

medialaspela

SENIN - SABTU

30 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2019

Edisi No 181 12 HALAMAN

Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra

Penundaan Belitung Jadi Unesco Global Geopark

UGG Tuntut Kerja Bersama Info Grafis/geoparks.id

S

TATUS Unesco Global Geopark untuk Pulau Belitung masih memerlukan kerja keras dan kerja cerdas Pemerintah dan Masyarakat Bangka Belitung sesudah ditunda oleh Unesco Global Geopark (UGG). Penundaan itu merupakan momentum bagi Negeri Serumpun Sebalai untuk menutup kekurangan dan melengkapi nilai sesuai kriteria yang telah ditetapkan. Pada acara Asia Pascific Geoparks Network (APGN) di Gili Trawangan Nusa Tenggara Barat (NTB) dari dua Geopark Nasional yang diusulkan untuk menjadi Geopark Global yaitu

Foto: instagram @kennydkania

Foto: asiawisata.com

INDEX

Foto: visitbelitungtour.com

Foto: Istimewa

Foto: anekatempatwisata.com

Senam Tari Bedincak di Pelataran Puri Tri Agung

Hal 3

Foto: www.yourney.id

Cegah Pendemo Menjadi Perusuh! Massa Berkumpul Dekat Markas FPI Dosen ITB Diduga Rancang Kerusuhan

Hal 5 Hal 12

Bedincak Tarian Pemersatu Babel Facebook mempertemukan kawan-kawan Whatsapp Group mempererat persahabatan Pemilu 2019 memperenggang persaudaraan Tarian Senam Bedincak rajut kembali persatuan ITULAH kecerdasan Sang Rajawali, Kapolda Babel Brigjend Istiono. Kapolda Istiono tahu dan paham sekali bahwa sejatinya masyarakat Negeri

MENKO POLHUKAM Wiranto menegaskan Wiranto demonstrasi yang terjadi saat ini sudah mengarah pada tindakan kerusuhan, melanggar aturan, merusak, dan menyerang petugas. "Ini bukan demonstrasi lagi, tapi ini adalah satu gerakan yang dilakukan para perusuh. Maka sebenarnya aparat keamanan tidak lagi melaksanakan langkah-langkah anti-demontrasi, tapi anti-kerusuhan," tandasnya. Terkait dengan kondisi itu, Wiranto menyatakan semua pihak diizinkan untuk melakukan demonstrasi. Akan tetapi, ia meminta demonstrasi harus mematuhi aturan yang diatur dalam undang-undang. "Kalau demo sesuai aturan yang berlaku maka tidak menakutkan, tidak akan membuat


2

EKONOMI BISNIS

SENIN - SABTU

30 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2019

Wagub: Jadikan Koperasi Penggerak Ekonomi Masyarakat

Pemkot Dinilai Belum Memaksimalkan Keperpihakan kepada UMKM Lokal PANGKALPINANG – Perekonomian yang semakin melemah melanda Pangkalpinang, membuat Rio Setiady salah satu Anggota DPRD Kota Pangkalpinang buka suara tentang kurang maksimalnya Pemerintah kota Pangkalpinang dalam keperpihakan kepada UMKM lokal. Menurut Rio, hal ini dilihat dari 5 tahun terakhir dimana Pemerintah kota yang kurang fokus terhadap pelaku UMKM Lokal. “Memang seharusnya Pemerintah lebih mengutamakan dan fokus terhadap UMKM lokal dulu karena ini merupakan tenaga kerja lokal semua, dan kita lihat dari 2014 hingga 2019 kita belum melihat maksimalnya keperpihakan Pemerintah terhadap UMKM Lokal,” Ungkapnya, baru-baru ini. Ia juga sangat menyayangkan Pemkot justru cenderung membuka mini market nasional ketimbang memfokuskan bagaiman menggeliatkan ekonomi lokal. “Pemerintah harus tegas dalam hal ini, mereka yang masuk ke Pangkalpinang ini harus dikawal, apakah didalamnya UMKM lokal dapat berkontribusi atau tidak,” tuturnya. Menurut Rio, dalam setiap gerai mini market Nasional, haruslah mempunyai space produk lokal agar bisa masuk. “Ini harus kita kawal, jangan sampai ketika mereka masuk, namun tidak ada konten lokal disitu,” jelasnya. Selain itu, ia juga meminta pemerintah membantu anggaran UMKM lebih banyak, disamping membantu memudahkan PIRT, MDI dan sertifikasi Halal MUI. “Saya pikir, para UMKM ini sudah lama ada disini, mereka sudah tertatih-tatih, sudah selayaknya kita libatkan, bahkan kita harus bantu mereka untuk memasarkan produknya ke luar Bangka,” ujarnya. Kendati demikian, Rio sangat mengapresiasi tindak Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) yang mengundang para UMKM untuk mendirikan stand di Pangkalpinang Fair dalam merayakan HUT 262 Pangakalpinang kemarin. “Ini tinggal kita follow up lagi, kita tindak lanjuti lagi, dan menjadi fokus kita untuk pengembangan kedepan, jangan sampai dilupakan,” tutupnya. (dnd)

PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Babel, memberikan apresiasi berupa hadiah dan Piagam Penghargaan Kepada Koperasi Berprestasi di Babel. Koperasi yang mendapatkan penghargaan tersebut diantaranya Koperasi Tunas Karya Kota Pangkalpinang, Koperasi Bumi Makmur dari Kabupaten Belitung Timur dan Koperasi Sejahtera Bersama dari Kabupaten Bangka Barat. Penyerahan hadiah dan piagam penghargaan kepada koperasi berprestasi, dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Babel Abdul Fatah, Jum’at (27/9/2019), di Ruang Tanjung Pendam, Kantor Gubernur Babel. Wagub Abdul Fatah, dalam sambutannya mengatakan, keberadaan koperasi sebagai salah satu pengerak ekonomi masyarakat sangat penting, mengingat tujuan dari pada koperasi adalah untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat disekitarnya. “Salah satu terobosan yang dilakukan Pemprov Babel agar koperasi dapat bersaing secara sehat, yaitu melakukan penilaian dan penghargaan koperasi berprestasi dan tokoh koperasi tingkat provinsi tahun 2019,” kata Wagub. Dijelaskan Wagub, pemberian penghargaan ini, merupakan apresiasi dan penghargaan terhadap kinerja koperasi yang telah berhasil meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat disekitarnya. Dengan dilaksanakanya kegiatan

ini, lanjut Wagub, akan memberikan nilai positif dan akan memicu koperasi untuk terus berkembang dan meningatkan daya saing, sehingga mampu berkompetitip di era gobalisasi dengan pelaku ekonomi lainnya. Dikesempatan sama, Elfiyena Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Babel mengatakan, dengan adanya Penghargaan kepada Koperasi Berprestasi di Babel, nantinya koperasi yang ada di Babel lebih berkualitas dan berdaya saing, karena usaha yang dilakukan untuk membawa nama baik koperasi.

Koperasi yang mendapatkan penghargaan, disebutkan Elfiyena. Ada tiga koperasi, yaitu Koperasi Tunas Karya Kota Pangkalpinang, Koperasi Bumi Makmur dari Kabupaten Belitung Timur dan Koperasi Sejahtera Bersama dari Kabupaten Bangka Barat.(wa)


SENIN - SABTU

30 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2019

Pemkab Belitung Sambut Kedatangan Putra Terbaiknya Sang Juara 3 SUP Internasional

TANJUNGPANDAN - Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie didampingi Seketaris Daerah (Sekda) MZ Hendra Caya menyambut kedatangan Teddi atlet Stand Up Paddle (SUP) di Osaka Jepang. Meski juara ketiga dalam ajang itu, namun Teddi yang merupakan putra kelahiran Belitung ini berhasil mengibarkan bendera merah putih di Jepang. Suatu kebanggaan bagi Belitung melahirkan atlit SUP Internasional. “Sejak awal, waktu Teddi belum jadi juara di Osaka, kawan-kawan sudah mengenalkan saya dengan Teddi, terus dia juara 3 waktu SUP Internasional di Belitung kemarin, saya sudah melihat disitu dia sangat berpotensi,” ujar Wakil Bupati Isyak Meirobie saat men-

LINTAS PERISTIWA 3

jemput Teddi di badara HAS Hanandjoeddin, Kamis,(26/09/2019). Isyak mengatakan Teddi merupakan salah satu aset Belitung yang sangat perlu di support oleh Pemerintah Daerah. Ia juga sudah percaya dan yakin Teddi akan mengharumkan nama Belitung di Jepang saat Teddi minta izin untuk pergi ke Jepang kemarin dengannya. “Masih muda, usia masih belia begitu, dan punya power, jadi waktu dia izin sama saya mau pergi ke Jepang saya langsung disitu filling saya juara nih, harus kita suport,” tuturnya. Menurut Isyak, meski dalam ajang internasional itu, Teddi belum naik di podium satu dan dua, namun bagi Isyak apa yang diraih Teddi merupakan hal yang luar biasa bagi kabupaten Belitung. “Kalau tahun depan saya yakin Kadispora akan mensupport dalam program pembinaan atlet 2020, supaya SUP itu dibikinkan satu program khusus, jadi soal kompetisi sudah ada suport anggaran, kemudian kompetisi yang dari lokal, sekolah SUP juga kita buka di sini, jadi Teddi juga selain ikut kompetisi juga menjadi mentornya,” imbuhnya.(din)

Beberapa Kali Ditertibkan

TI Ilegal Di Primping Masih Leluasa Beroperasi SUNGAILIAT — Pertambangan timah ilegal yang dilakukan oleh masyarakat di Sungai Primping, Desa Berbura, Kecamatan Riau Silip nampaknya menjadi permasalahan serius bagi Kepala Daerah Kabupaten Bangka. Bahkan Bupati Bangka Mulkan mengaku sudah beberapa kali melakukan penertiban tambang ilegal di wilayah tersebut, namun mereka (penambang) tetap kembali melakukan penambangan tersebut.

“Inilah kadang-kadang menjadi suatu dilema kita, terkait penambangan yang secara liar yang dilakukan oleh masyarakat kita, kami Pemkab Bangka sudah beberapa kali melakukan penertiban, tetapi hari ini kita tertibkan malamnya mereka bekerja lagi,” ungkap Mulkan. Pihaknya sangat menyayangkan adanya aktifitas tambang tersebut, menurutnya hal tersebut akan merusak sarana umum yang ada di Kabupaten Bangka. “Ini yang menjadi PR besar bagi kami selaku kepala daer-

ah, apalagi ini kan menyebabkan kerusakan-kerusakan sarana umum kita,” tegas Mulkan. Menindaklanjuti terkait pertambangan yang ada di Kabupaten Bangka, Mulkan juga sudah menyampaikan hal tersebut kepada Pemerintah Pusat untuk dilakukan peninjauan secara langsung. “Dan kami sudah beberapa kali menyampaikan kepada Presiden terkait penambangan yang ada di Kabupaten Bangka, dan nanti mereka akan turun langsung melihat sejauh mana penambangan yang ada di Bangka ini,” tukasnya. (mah)


4

PELANGI SERUMPUN SEBALAI

SENIN - SABTU

30 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2019

Bukit Peramun Raih Penghargaan ISTA Isyak Inginkan Pengelola Berikan Inspirasi Kepada Komunitas Lain

TANJUNGPANDAN – Pengelola Bukit Peramun HKm Arsel Community berhasil memperoleh penghargaan green gold Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA). Kelompok masyarakat yang mengelola bukit yang berada di Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk ini menyabet penghargaan kategori pelestarian lingkungan. Wakil Bupati Belitung Isyak

Meirobie mengatakan, Bukit Peramun memang destinasi wisata yang keren sejak lahir, dikelola, dan dibesarkan oleh komunitas. “Campur tangan pemerintah sedikit sekali, kami hanya merangsang mereka untuk terus tumbuh, dan hasilnya mereka sangat luar biasa, kita pemerintah daerah sangat mengapresiasi ini” ujar Isyak, Senin (30/09/2019). Pengelola Bukit Peramun harus memberikan edukasi dan inspirasi kepada komunitas lain yang membangun kepariwisataan. Buktinya, anggota

HKm Arsel Community terus berinovasi dan bekerja keras, hingga meninggalkan pekerjaan utama untuk menghasilkan sesuatu yang kini hasilnya tinggal dipetik. Kata Isyak, ketika memperoleh ISTA artinya akan ada investor yang masuk. Sehingga bisa dilakukan kolaborasi yang membuat destinasi tumbuh besar seperti membangun villa dan melengkapi fasilitas lainnya. “Jadi yang lain harus melihat, ada sebuah faktor yang berbeda dari mereka. Mereka disediakan alam yang dirintis, karena dibalik bukit baru ter-

Gubernur Erzaldi Ajak Peneliti Politeknik Lakukan Terobosan Pengembangan Berbasis Teknologi SUNGAILIAT – Erzaldi Rosman selaku Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengajak para Peneliti dari berbagai Politeknik se-Indonesia untuk melakukan terobosan dan inovasi pengembangan berbasis teknologi. Hal itu, diungkapkan Erzaldi, saat memberikan Keynote Speech pada Acara Seminar Nasional Terapan Riset Inovatif (Sentrinov) 2019 yang diikuti utusan Politeknik Se-Indonesia, di Grand Ball Room Tanjung Pesona Beach Resort and Spa, Sungailiat, Bangka, Kamis (26/9/2019). Dijelaskan Erzaldi, Bangka Belitung memiliki sumber daya alam sangat luar biasa, salah satunya adalah Sumber daya Alam Mineral dan Ikutan serta bidang pertanian yaitu lada. Untuk itu, orang nomor satu di Babel ini mengajak bagaimana hilirisasi dari sumber daya alam dan pertanian yang dimiliki, dengan memanfaatkan teknologi. Teknologi, menurut Erzaldi, jangan membiasakan masyarakat terus untuk membeli atau ketergantungan pada teknologi luar negeri, tetapi bagaimana upayanya agar menciptakan dan memproduksi teknologi-teknologi tersebut. Selain itu, Ia juga mengungkapkan, beberapa permasalahan yang ditemui para Peneli-

ti. Permasalahan utama adalah begitu sulitnya para Peneliti mempertanggungjawabkan dana yang dipergunakan untuk proses Penelitian. Karena, katanya, yang namanya penelitian itu bisa berhasil bisa tidak. Konsep itulah, disebutkan Erzaldi, yang akan Pemprov Babel fasilitasi dalam pertemuan lanjutan untuk diskusi membahas pelaporan dan pertanggungjawaban program penelitian yang selama ini menjadi salah satu persoalan bagi para peneliti. Pertemuan dimaksud, dikatakan Erzaldi, akan melibatkan beberapa stake holder seperti BPK RI, BPKP, Inspektorat, para Peneliti, Politeknik dan Dikti, bagaimana mengemas agar dana yang dipersiapkan oleh peneliti, notabene produk – produk yang dihasilkan memberi manfaat bagi masyarakat harus diamankan penggunaanya, sehingga para peneliti tidak takut untuk meneliti. “Jangan seperti sekarang, banyak dananya tetapi yang dipakai sedikit, karena takut,” ungkapnya. Sentrinov 2019, dibuka oleh Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri Se-Indonesia (FDPNI), juga menghadirkan Keynote Speaker Direktur Pengembangan Teknologi Industri Kementerian Ristek dan Dikti Hotmatua Daulay dan Guru Besar Pertama Politeknik Negeri Jakarta, Prof. Agus Edy Pramono, Direktur Polman Negeri Babel, Sugeng Ariyono dan Direktur Politeknik Se-Indonesia.(*)

lihat keindahan alamnya. Bayangkan mereka harus menaikkan mobil berapa jauh, merintis naik ke bukit, tingkat kesulitan jauh lebih besar,” tuturnya. Isyak juga menginginkan pengelola Bukit Peramun dapat menjadi mentor terkait semangat juga manajemen, bagaimana bertahan dalam rentang waktu yang diabaikan dan belum menghasilkan uang. Juga manajemen karena sangat visioner terhadap perkembangan digital. (din)


SENIN - SABTU

30 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2019

PELANGI EDUKASI

5

Syahbudin Targetkan 2020 Kabupaten Bangka Bebas Kaki Gajah

SUNGAILIAT — Dalam rangka mengatasi penyakit kaki gajah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka menggelar acara sosialiasi dan advokasi Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA) di gedung OR. Setda Banga, Sabtu (28/09/19). Acara tersebut dibuka langsung oleh Wabup Bangka Syahbudin, dan dihadiri oleh Kadinkes Bangka Then Suyanti, Kadinkes Provinsi Babel Mulyono Susanto, Kementrian Kesehatan serta seluruh tamu undangan lainnya. Dalam hal ini, Kadinkes Bangka, Then Suyanti mengatakan, Penyakit kaki gajah sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh cac-

ing filaria dan ditularkan melalui gigitan nyamuk. “Penyakit kaki gajah ini disebabkan oleh cacing filaria kemudian ditularkan melalui gigitan nyamuk sebagai vektornya,” ungkap Then. Menurutnya, kaki gajah ini merupakan penyakit yang kronis atau menahun, oleh sebab itu pihaknya mengajak kepada masyarakat untuk wajib mengkonsumsi obat secara serentak. “Seluruh masyarakat wajib minum obat ini, tetapi kalau yang lagi hamil dan gangguan ginjal itu yang tidak boleh, nanti kami (Dinkes Bangka) akan ke Sekolah, Instansi, Pukesmas, Posyandu untuk membagikan obat itu” terangnya. Di Kabupaten Bangka sendiri tercatat sudah 13 orang yang mengidap penyakit kaki gajah tersebut. Sementara itu, Mulyono Susanto selaku

Kadinkes Provinsi Babel mengimbau kepada masyarakat agar mengatur pola hidup bersih, untuk menghindari penularan filaria. “Pertama hindari dari gigitan nyamuk, karena itu kita harus hidup bersih serta memberantas sarang-sarang nyamuk, karena penularan filaria itu dari gigitan nyamuk. Serta secara serentak untuk minum obat ini,” ungkap Mulyono. Menurutnya, Pemerintah sudah berupaya dalam mengatasi penyakit kaki gajah, namun pihaknya menilai kesadaran masyarakat sendiri masih kurang. “Di Kabupaten Bangka sendiri pembagian obat tersebut kepada masyarakat tahun 2018 sudah 78 persen, itu artinya 78 persen obat sudah dibagikan kepada maayarakat, tapi yang minum hanya sedikit,” terangnya. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Bangka Syahbudin juga mengimbau kepada seluruh OPD untuk bersama-sama memberikan dukungan agar di tahun 2020 Indonesia bebas kaki gajah. “Harus ada dukungan dari seluruh pimpinan di jajaran Pemkab Bangka, Kecamatan, Kelurahan/de-

sa, untuk memberikan komitmen yang kuat dan bertekad sungguh-sungguh untuk mewujudkan Indonesia bebas kaki gajah pada Tahun 2020,” ungkap Syahbudin. Ia juga mengajak kepada masyarakat serta seluruh OPD dan instansi, agar pelaksanaan BELKAGA 2019 yang akan dilaksanakan pada Oktober mendatang mencapai hasil yang diharapkan. “Marilah kita minum obat bersama, untuk Indonesia bebas penyakit kaki gajah,” ajaknya. (mah)

STIE IBEK Pangkalpinang Siap Membangun Generasi Milenial Industri 4.0

PANGKALPINANG – STIE IBEK Pangkalpinang dikunjungi tim Universitas Sriwijaya pada Jumat dan Sabtu, 2728 September 2019. Kedatangan tim Unsri ini sebagai Perguruan Tinggi Pelaksana Program Penjaminan Mutu sesuai amanat Surat Keputusan Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. 179/B/SK/2017 Tentang Perguruan Tinggi Pelaksana Program Penjaminan Mutu. Menurut ketua STIE IBEK Pangkalpinang, Dr. Rizal R. Manullang mengatakan Unsri akan membina perguruan tinggi terpilih untuk mendapatkan pembinaan percepatan peningkatan mutu. ” Salah satunya STIE IBEK Pangkalpinang ini. Tentu saja, program ini menjadi peluang besar bagi STIE IBEK Pangkalpinang, karena program ini menjadi program unggulan yang bertujuan untuk meningkatkan Penjaminan Mutu STIE IBEK Pangkalpinang,” ungkap Manullang. Diterangkannya pula, kedatangan Tim Universitas Sriwijaya juga bertugas untuk membentuk struktur penjaminan mutu dari tingkat program studi di STIE IBEK Pangkalpinang, membantu penyusunan dokumen mutu yang telah diujicobakan dan siap diimpelementasikan pada program studi Perguruan tinggi asuhan, mendokumentasikan hasil evaluasi program penjaminan mutu dan memberikan rekomendasi lanjutan, dan akan melaporkan hasil pelaksanaan program kepada Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. STIE IBEK sendiri kata Manullang menyambut program ini secara progresif sesuai amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan menandaskan seluruh Civitas Akademika akan berkomitmen penuh mengikuti arahan dan pembinaan yang diberikan oleh Tim Universitas Sriwijaya sela-

ma berada di kampus STIE IBEK Pangkalpinang. “Hal ini bukan hanya sebagai sebuah peluang tetapi menjadi nilai keberuntungan karena setiap materi yang diberikan akan menjadi daya ungkit bagi STIE IBEK Pangkalpinang untuk terus menata percepatan peningkatan mutu perguruan tinggi sehingga dapat membanggakan daerah dan bangsa. Terlebih lagi pada era Revolusi Industri 4.0 atau Revolusi Industri Generasi Keempat yang sedang dihadapai saat ini,” urainya. Dalam menghadapi era Industri 4.0 itu lanjut Manullang, STIE IBEK Pangkalpinang harus siap untuk membangun dunia pendidikan tinggi yang bukan hanya mengejar kuantitas sumber daya manusia lulusan, tetapi yang paling penting adalah kualitas sumber daya manusia lulusannya yang memiliki mentalitas tangguh, moralitas yang beradab dan kompetibel dalam merebut peluang bisnis global. Disamping juga akan memaksimalkan mengikuti program perguruan tinggi asuh dari Universitas Sriwijaya secara berkelanjutan dalam rangka mengimplemetasikan Rencana Strategis Perguruan Tinggi yang telah disusun STIIE IBEK Pangkalpinang sampai tahun 2036, yakni menjadikan STIE IBEK sebagai perguruan tinggi unggul, dalam mendidikkan Mahasiswa yang memiliki kecakapan intelektualitas dalam membangun kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan kompetibel, memiliki kompetensi manajerial unggul, memiliki kemampuan membangun jejaringan kerja yang luas, dan memiliki kemampuan mengadaptasi kemajuan teknologi industri 4.0. Diakui Manullang, dari pertemuan pertama ini didapati hasil monev tim Unsri terhadap STIE IBEK sangat menggembirakan dan banyak kemajuan. “Dari hasil Monitoring dan Evaluasi tersebut didapati peningkatan yang signifikan dalam segi Penjaminan Mutu STIEIBEK. ” tutupnya.(*)


6

GREETINGS

SENIN - SABTU

30 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2019


SENIN - SABTU

30 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2019

GREETINGS

7


8

PELANGI DAERAH

SENIN - SABTU

30 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2019

Duduk di DPRD Babel, Aditya Pradana Siap Majukan Basel TOBOALI – Pasca dilantiknya sebagai anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung masa jabatan 2019-2024, Aditya Pradana Noer berjanji akan memperjuangkan dan menyerap aspirasi masyarakat Bangka Selatan. Hal ini dikarenakan, Adit sapaan akrabnya maju pada dapil Basel, dan menjadi prioritas bagi dirinya untuk mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat negeri junjung besaoh ini. Untuk langkah awal, Adit

menuturkan akan beradaptasi terlebih dahulu terhadap lingkungan kerja sebagai wakil rakyat untuk kali pertamanya. “Langkah pertama adalah belajar dan adaptasi dengan lingkungan kerja baru, saya harus paham benar bagaimana cara bekerja di legislatif ini, hal ini, saya kira perlu untuk menjadi dasar saya dalam bergerak dan memperjuangkan Basel, sesuai peraturan dan cara bermain yang

benar,” kata Adit kepada wartawan, Senin (30/9). Kedepannya, lanjut dia setelah semua settle, dirinya akan membangun Basel secara bertahap dengan memfungsikan kebijakan yang pro rakyat. “Untuk kedepannya, saya akan memburu peluang-peluang yang bisa memajukan wilayah Basel pada khususnya dan tentunya peluang-peluang atau kebijakan-kebijakan tersebut harus pro-rakyat,” ujarnya.(pra)


SENIN - SABTU

PELANGI BABEL 9

30 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2019

Gubernur Babel

Pimpin Rapat DRKSN Keberadaan Kapal Trawl Resahkan Nelayan Muntok MUNTOK – Keberadaan kapal penangkap ikan yang menggunakan Trawl atau pukat Harimau telah membuat resah para nelayan tradisional yang berada di kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat. Menurut Hanif, salah seorang nelayan ketika ditemui mengatakan, keberadaan kapal trawl tersebut telah berlangsung selama hampir 4 (empat) tahun lamanya. Namun dulu jumlahnya tidak sebanyak sekarang. Dan setelah jumlah kapal trawl tersebut semakin meningkat setelah beberapa tahun, kini keberadaan kapal trawl tersebut mulai mengganggu aktivitas serta pendapatan para nelayan lokal. “Terumbu karang banyak yang rusak pak, dulu kami tidak perlu melaut terlalu jauh untuk mendapat ikan, tapi sekarang kami harus melaut lebih jauh lagi untuk bisa mendapat ikan. Dan itu pun hasil yang kami dapat tetap tidak maksimal,” ungkap Hanif pada rabu

siang pekan lalu. Hanif menambahkan, jika dirinya pernah menyampaikan keluhan ini kepada pihak terkait, namun hingga kini belum juga ada tindakan yang berarti. Hal senada disampaikan Ferizal, salah seorang rekan Hanif. Menurut pria asli Kota Muntok ini, keberadaan kapal ini sudah sangat mengganggu. Bukan saja mengurangi jumlah tangkapan ikan nelayan lokal, namun juga sudah membahayakan. “Jika dilaut kita kasih kode senter, mereka bukannya berhenti, malah menghampiri kita seolah mau menabrak kapal kita,” jelas Ferizal. Sementara itu ketika dihubungi beberapa waktu yang lalu, Kabid Perikanan Tangkap pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Yogi mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan nelayan perihal adanya aktivitas penangkapan ikan yang menggunakan Trawl. “Kita sudah mendapat laporan, dan sudah kita lanjutkan ke Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi karena kewenangan ada disana,” ujar Yogi. (nop)

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, memimpin secara langsung Rapat Dukungan dan Rekomendasi Kawasan Strategis Nasional (DRKSN). Rapat Gubernur Bersama Bupati Bangka Tengah, terkait DRKSN Jum’at (27/9/2019) siang dilaksanakan di Ruang Rapat Gubernur, Babel. Didampingi Pj Sekda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dan dihadiri Kepala Bappeda, Kadis PUPR Babel, Kadishub Babel, Kadishut Babel, Kepala DKP Babel, Kepala DLH Babel, Bupati Bangka Tengah beserta OPD terkait Pemkab Bangka Tengah, pertemuan tersebut bertujuan untuk mensinergikan kegiatan Pemprov dengan kabupaten Bangka Tengah. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman dalam sambutannya mengucapkan terima kaih atas kehadiran Bupati Bangka Tengah beserta jajaranya serta OPD di lingkungan Pemprov Babel yang sudah berkenan hadir pada pertemuan itu.

Erzaldi meminta kepada OPD Pemprov untuk berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam hal pembangunan, salah satunya akses jalan. “Kepada Kepala Dinas PUPR tolong dijelaskan kepada Bupati Bangka Tengah, bagaimana akses Batu Beriga ke Basel. Melalui mana saja dan konekan dengan kawasan industri,” katanya.

Bangka Tengah, lanjut Erzaldi merencanakan akan melaksanakan pembangunan pelabuhan. Oleh sebab itu, diharapakan Dinas Perhubungan dan Bappeda melakukan pembahasan lebih mendalam. “Perkara bagaimana analisa dan paparan dari Bupati, kawan-kawan dari Pemprov menanggapinya. Intinya, apa yang dikembangkan kita sinergikan,” pungkas Gubernur.(*)


10

PELANGI BABEL

SENIN - SABTU

30 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2019

Warga Kampak Sepakat Ingin Memisahkan Diri dari Tua Tunu Tomo: Sepakat Bentuk Kelurahan Kampak Permai

PANGKALPINANG – Perwakilan Warga Kampak di RT 09 dan RT 10 Kelurahan Tua Tunu Indah, Kecamatan Gerunggang kota Pangkalpinang menyepakati ingin membentuk kelurahan baru dan memisahkan diri dari kelurahan Tua Tunu Indah. Perwakilan warga dua RT yang dihadiri puluhan orang ini melakukan rapat perdana di perumahan Bumi Kampak Permai di RT 10 pada Jumat (27/9/2019) malam sepakat menamai diri Forum Pembentukan Kelurahan Kampak Permai (FPK2P). FPK2P ini nantinya akan menggalang lebih banyak dukungan masyarakat di dua RT tersebut dengan mendatangi rumah masing-masing warga. Tomo Yuda Prawira yang diamanahi ketua FPK2P mengatakan, niat memisahkan kelurahan sudah lama diminta warga RT 09 dan RT 10. “Sebenarnyan kami hanya meneruskan keinginan warga saja. Apalagi mengingat RT 09 saja sudah memiliki 393 KK dan ribuan jiwa. Ini baru yang terdata saja di Pak RT, artinya belum sepenuhnya warga yang baru yang tinggal disini pindah jiwa. Belum lagi di RT 10. Saya rasa sudah bisa mengajukan kelurahan baru,” ungkap Tomo usai rapat pembentukan FPK2P. Tomo menjelaskan, dasar pemisahan untuk membentuk kelurahan baru didasarkan pada keinginan warga yang ingin adanya pemerataan pembangunan baik fisik maupun non fisik. Apalagi kata Tomo dalam pertemuan itu dihadiri langsung ketua RT 09. “Disamping memudahkan warga di dua RT ini untuk melakukan administrasi kependudukan,” ujarnya. Dijelaskannya lebih lanjut, FPK2P yang sudah terbentuk ini akan secepatnya meminta dukungan warga dengan membagikan kuesioner dukungan kepada seluruh warga yang berdomisili di RT 09 dan RT 10. Sebagai informasi, warga yang tinggal di dua RT ini diduga mencapai 600 KK atau lebih dari 400 KK yang menjadi syarat pembentukan kelurahan baru dan memiliki lebih dari 3000 jiwa dari 2000 jiwa yang disyaratkan. “Bila sudah memiliki data dukungan, baru kami nanti akan melakukan audiensi ke pihak terkait. Dan kami berharap nantinya Walikota dan DPRD dapat menyetujui kelurahan Kampak Permai,” harapnya.(you)

Pemkot Terima Hibah Senilai Rp6.364 Miliar JAKARTA – Pemerintah kota Pangkalpinang mendapat hibah senilai Rp6.364 milliar yang berasal dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang berlangsung di Gedung Pendopo Ditjen Cipta Karya Kementrian PUPR, Jakarta, Kamis (25/9/2019). Beberapa bantuan hibah

itu ialah, Intelasi Air Buangan Domestik Kapasitas Sedang di Kelurahan Bacang dan Pangkalarang, Bangunan Fasilitas Umum Lainnya yang berlokasi di Taman Wilhelmina park 1 paket dan Jaringan Pembawa Kapasitas Kecil di Kelurahan Ketapang. Serta jalan Desa yang berada di Kelurahan Bacang, dan jalan khusus peroran-

gan di Ketapang Pangkalbalam, lontong pancur, Semabung Lama, Semabung Baru dan Girimaya. Plt Kepala Badan Keuangan Daerah Pangkalpinang, Budiyanto menjelaskan aset BMN yang diserahkan ini merupakan infrastruktur yang dibangun pada 2013 hingga 2015. Sementara itu, Walikota Pangkalpinang. Mau-

lan Aklil (Molen) mengungkapkan rasa syukurnya dan menjelaskan masih banyak hal yang akan dilakukan demi kemajuan kota Pangkalpinang. “Alhamdulillah, Kota Pangkalpinang bersama beberapa Pemda menandatangani hibah dari Kementerian PUPR dan masih Banyak hal yang bisa kita lakukan dan kerjakan untuk kota kita ini,” tutur Molen.(dnd)

Wagub Serahkan Piagam Penghargaan kepada Dua Tokoh Penggerak Koperasi PANGKALPINANG – Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah, Jumat (27/9/2019) pagi, menyerahkan Piagam Penghargaan, kepada dua Tokoh Penggerak Koperasi di Provinsi Babel, yaitu Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh dan tokoh masyarakat asal Babel, Datuk Ramli Sutanegara. Penyerahan hadiah dan Piagam Penghargaan kepada dua Tokoh Penggerak Koperasi yang diprakarsai oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Ba-

bel, dilaksanakan di Ruang Tanjung Pendam, Kantor Gubernur Babel. “Saya mengucapkan selamat kepada Bupati Bangka Tengah, dan saya mengucapkan terima kasih kepada Datuk Ramli Sutanegara, yang telah berprestasi dalam membangun dan mengembangkan Koperasi dan UMKM di Provinsi Babel ini,” kata Wagub. Wagub berharap, melalui penghargaan ini dapat memacu para pelaku Koperasi dan UMKM untuk mengembangkan koperasi lebih besar lagi dan mampu berkompetisi dengan pelaku usaha lainnya, sehingga dapat meningkatkan

kesejahteraan masyarakat di Provinsi Babel. “Semoga upaya yang telah kita lakukan sebagai sebuah pengabdian dapat bermanfaat bagi perkembangan koperasi dan UKM yang ada di Provinsi Babel,” ujar Wagub. Sementara itu, Elfiyena Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Babel mengharapkan, dengan adanya pemberian penghargaan kepada tokoh penggerak kope-

rasi tersebut, yakni Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh dan tokoh masyarakat asal Babel, Datuk Ramli Sutanegara, Koperasi di Babel semakin berkualitas, karena di era reformasi ini koperasi dituntut untuk berdaya saing.(wa)


SENIN - SABTU

CONNECTION

30 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2019

11

Bedincak Tarian Pemersatu Babel Laskar Pelangi merupakan masyarakat yang Serumpun Sebalai dan ratusan tahun sudah membuktikan diri sebagai Negeri Harmoni. Sebagai bagian dari proses demokrasi, Pemilihan Umum baik pemilihan legislatif serentak dan Pemilihan Presiden menjadi keniscayaan dan harus dijalani. Kendati tidak sangat parah, kondisi persaudaraan yang terbelah dan renggang sangat terasa. Kapolda Istiono tidak mau ambil risiko. Walaupun hakikatnya Babel bisa melakukan rekonsiliasi secara natural, namun sebagai orang nomor satu yang bertugas menjaga kamtibmas, apalagi tahun 2020 masih ada Pilkada Serentak di empat Kabupaten, ia merancang perekat dan menjadi gerakan massal se Babel. Ketajaman Sang Rajawali Kapolda

Istiono menukik pada kearifan lokal, kekayaan seni budaya Babel yang merupakan bagian dari rentang tanah Melayu. Orang nomor satu di Polda Babel itu sampai pada BEDINCAK, sebuah tarian berlatar budaya Melayu. Bedincak merupakan lagu Melayu ciptaan Artono, Voc Joe. Kapolda Istiono lalu mengajak Ketua PD Bhayangkari Babel dan mengumpulkan beberapa seniman Babel seperti Sukma Wijaya dan Rian Perkasa yang kemudian membuat koreografi tari senam yang tutorialnya bisa disimak di youtube. Gubernur Erzaldi Rosman sebagai pembina mengajak semua Forkompimda Babel, Kota dan Kabupaten untuk kompak memassalkan tari senam Bedincak ini sebagai “bahasa” pemersatu. Dalam waktu singkat di Bulan Septem-

ber 2019, masyarakat Babel dilanda Demam Senam Tari Bedincak. Bertepatan dengan HUT Kota Pangkalpinang, Senam Tari Bedincak menjadi tarian massal di Alunalun Taman Merdeka. Demikian pula di Kabupaten lainnya. Sedang Pemda Bangka dan Polres Bangka melakukan Senam Tari Bedincak Massal Melayu di Pelataran Puri Tri Agung, Lokasi Wisata Religi Umat Budha yang kebanyakan dianut oleh Warga Tionghoa.. Senam Tari Bedincak ciptaan Kapolda Bangka Belitung itui menjadi aksi seni budaya yang membangkitkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa khususnya masyarakat yang ada di Pulau Bangka dan Belitung. Senam massal ini gerakannya sederhana. “Sudah menasional Tari Poco Poco, Tari Sajojo, Tari Maumere. Nah Kepulauan Bangka Belitung memiliki khasanah Senam Tari Bedincak sebagai pemersatu Negeri Harmoni. Kita berharap Senam Tari Bedincak ini akan menusantara sebagai proklamasi Babel bersatu, aman, damai dalam harmoni bhineka tunggal ika,” kata Kapolda Babel.yang mengatakan Bedincak yang dipromosikan 17 Agustus 2019 itu 10 Oktober 2019 nanti akan pecahkan MURI. Untuk mendukung gawe akbar itu,

UGG Tuntut Kerja Bersama Geopark Kaldera Toba dan Geopark Pulau Belitung, yang lolos hanya Geopark Kaldera Toba sebagai anggota baru UGG dan akan melakukan sidang pada April 2020 mendatang. Informasi tersebut disampaikan Ketua Badan Pengelola (BP) Geopark Pulau Belitong Yuspian Djapani. Alasan lainnya, "Masih proses. Bellitung belum terjadwal untuk pengambilan keputusan saat APGN di Lombok kemarin.” Menurut info akan diputuskan atau diumumkan bulan April 2020 di Jeju Korea Selatan pada UGGP Symposium. Yuspian akan, mencermati sekaligus mempelajari setiap tahapan penilaian yang harus kami lalui. Sementara Asisten Deputi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata Kementerian Pariwisata RI, Indra Ni Tua mengejar ketertinggalan dengan mengunjungi Belitung sekaligus menandatangani kesepakatan dalam rangka mensukseskan Belitung sebagai Unesco Global Geopark. Salah satu persyaratan itu, kata Indra Ni Tua, harus mempunyai tempat-tempat informasi yang memadai, sehingga bisa melayani wisatawan dengan baik. “Nah kita lengkapi itu, disamping itu masterplan nya juga kita buat, jadi ini semua memenuhi itu semua dan UGG ini sangat penting untuk promosi kita kedepannya,” Ujar Indra Ni Tua saat ditemui Laspela, Senin, (30/09/2019). Selanjutnya ia mengatakan, Belitung memang sudah menjadi salah satu destinasi pariwisata favorit di Indonesia, itu masih didominasi wisatawan nusantara. “Nah untuk menjual ke pasar dunia atau mancanegara kita perlu tema yang sangat spesifik dan kekhasannya itu, Geopark lah salah satunya yang sekarang sedang kita usahakan,” katanya. Dengan ditundanya Unesco

Global Geopark Belitung ini membuatnya mengajak semua masyarakat terus optimis dan ia mengharapkan sidang yang berikutnya nanti Belitung akan lolos. “Ini sudah kita ajukan dan harus kita lengkapi lagi persyaratannya, sehingga kita percaya sidang berikutnya kita bisa meloloskan Belitung yang diakui Unesco Global Geopark, jangan kecil semangat danau Toba itu dulu juga seperti itu ada fase ditundanya,” tuturnya. Bagian Krusial Tindak lanjut Kementrian Pariwisata RI adalah memberikan panel-panel informasi tentang Geopark di Geopark Information Center Belitung (GIC), Senin, (30/09/2019). “Ini merupakan salah satu bentuk dukungan dari kemenpar untuk pengisian dari pada Geopark Information Center kita ini, dan saya pikir ini adalah bagian yang sangat krusial karena memang orang datang ke GIC ini untuk mendapatkan bagaimana informasi geopark-geopark kita sebelum mereka ke lapangan misalnya,” kata Hermanto Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung Dengan adanya penyerahan Kemenpar ini, kata Hermanto, akan menambah kekayaan dari pada Geopark Information Center Belitung yang berupa aset yang dapat dimanfaatkan. “Kita bisa memberikan informasi kepada wisatawan maupun para pelajar. Sejak dini mereka telah paham informasi tentang geopark,’ kata Hermanto Lebih lanjut ia mengatakan, dalam proses administrasi nanti, Dispar Belitung akan menyerahkannya kepada Badan Pengelola Geopark, agar ini menjadi salah satu aset dan point tambahan nantinya. “Kita masih berharap banyak bantuan dari Kemenpar untuk memberbaiki diri. Semoga kalangan dunia usaha, individu, apapun yang

Pemerintah Provisi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), kian gencar mensosialisasikan Senam Bedincak kepada masyarakat. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bersama Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah, Kapolda Babel Istiono, dan ribuan Pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel serta Polda Babel, mengikuti Senam Bedincak. Senam Bedincak ini, kata Gubernur Erzaldi, dilakukan dalam rangka perkenalan bagi pegawai di Lingkungan Pemprov Babel, sekaligus persiapan Senam Bedincak yang akan diikuti sekitar 100 ribu peserta secara serentak di Babel, dan akan diusulkan masuk Rekor Dunia. Menurut Erzaldi, Senam Bedincak, akan mendorong Pariwisata Babel ke tingkat nasional. “Pemprov Babel akan mendorong Senam Bedincak ini untuk dimasalkan, sehingga akan mendorong

peningkatan pariwisata di Babel. Senam Bedincak ini secara masif akan digencarkan ke sekolah mulai dari PAUD hingga SMA yang ada di Babel. Kita akan pecahkan Rekor Dunia Senam Bedincak ini, yang akan dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur dalam memperingati HUT TNI nanti,” ungkap Gubernur Erzaldi. Pada Minggu (29/9/2019) pagi Wakil Gubernur (Wagub) Babel Abdul Fatah, bersama Kapolda, Danrem, Walikota Pangkalpinang dan ratusan masyarakat serta Pelajar Kota Pangkalpinang melaksanakan Senam Tari Bedincak. “Senam Tari Bedincak selain menyehatkan, menyatukan dan memberikan gambaran karakter Babel melalui seni dan budaya. Ayo kita masyarakatkan Senam Tari Bedincak ini di seluruh Babel dan seluruh nusantara,” ajak Wagub Abdul Fatah. (*)

Cegah Pendemo mereka miliki yang berkaitan dengan keberagaman yang bisa disumbangkan untuk geopark, mohon dapat diperhatikan bersama-sama,” harap Hermanto. Sangat Berpotensi UGG Geopark atau taman bumi Belitung berpeluang besar menjadi Global Geopark United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) setelah tim asesor datang dan menikmati kelengkapan warisan geologi, warisan budaya dan keanekaragaman hayati beberapa waktu lalu. Kedua asesor UNESCO, yakni Andreas Schuller dan Jean Simon Pages telah melihat adari dekat dan menikmati kelengkapan warisan geologi, warisan budaya dan keanekaragaman hayati yang terdapat di Belitung. Kedua asesor kagum dengan apa yang mereka lihat karena baru pertama kali ke Indonesia. "Mereka memberi impresi kekompakan dan tekad Geopark Belitung untuk maju. Terlebih, penyambutan resmi otoritas pemerintah daerah yang dalam hal ini disambut langsung oleh Bupati Belitung dan Belitung Timur serta Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung dilakukan sangat meriah dengan menampilkan acara budaya berupa tarian dan iringan lagu melayu," jelasnya. Kemudian, kedua asesor menyampaikan ucapan terima kasih dan kagum dengan budaya adat Belitung yang tidak ditemuinya di Eropa. "Mereka berkeyakinan bahwa Geopark Pulau Belitung ke depannya akan menjadi UNESCO Global Geopark," tambahnya. Meski telah menyandang titel sebagai geopark nasional pada tahun 2017, Geopark Belitung belum banyak dikunjungi wisatawan mancanegara. Oleh karena itu, menjadikannya sebagai UNESCO Global Geopark diharapkan dapat mendorong kunjungan wisman. (*)

masyarakat waswas dan khawatir, tidak akan mengganggu kehidupan masyarakat dan aktivitas masyarakat," ujar Wiranto sambil meminta semua pihak yang hendak melakukan demonstrasi tidak terprovokasi untuk melakukan kerusuhan. "Kami tidak ingin, saudara-saudara kita, adik-adik kita yang terlibat demonstrasi berubah menjadi perusuh, jangan sampai. Karena itu akan sangat merugikan kita semua, dan masyarakat, kepentingan umum," kata Wiranto. Dosen Perancang Demo Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengatakan semua pihak terkait harus menindaklanjuti kasus dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) berinisial AB yang diduga sebagai perancang demonstrasi berujung rusuh. Sebelumnya AB ditangkap aparat dari Polda Metro Jaya pada Sabtu (28/9). Polisi juga mengamankan 29 molotov yang disimpan di kediamannya, Perumahan Pakuan Regency Linggabuana, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. "Kalau saya serius harus kita tindaklanjuti, ini pak rektornya nanti laporan pada saya," kata Nasir di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta, Senin (30/9). Nasir menambahkan proses penyelidikan itu diserahkan kepada pihak yang berwajib. Namun dia meminta semua pihak ikut mengawal proses penindakan terhadap AB. Menurutnya, jika AB terbukti melakukan apa yang dituduhkan kepadanya maka yang bersangkutan akan menerima konsekuensi sesuai prosedur. AB ditangkap lantaran dituduh melanggar Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 atas tindak pidana membuat, menguasai, membawa, menyimpan, mengangkut, menyerahkan dan atau berusaha menyerahkan bahan peledak. Selain AB, ada lima orang lainnya yang diamankan polisi karena diduga merancang

dan akan memancing aksi rusuh dengan menggunakan bahan peledak di tengah demonstrasi yang berlangsung. Belum diketahui demo mana yang akan menjadi sasaran kelompok terduga itu. Kumpul Dekat Markas FPI Dikabarkan sekitar seratusan orang berkumpul di depan gang sekretariat Front Pembela Islam (FPI) yang berada di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (1/10) dini hari. Sementara aparat TNI dan Polri berjaga di antara mereka. Seperti dilaporkan CNNIndonesia.com di lokasi, beberapa orang yang berada di tengah massa melontarkan berbagai umpatan sarat provokasi. Personel TNI berada dekat dengan barisan massa dan berusaha menjaga agar kerusuhan tidak terjadi. Sementara sekitar 150 meter dari titik kumpul massa, aparat kepolisian membuat barisan pelindung dengan tameng yang digunakannya. Beberapa orang dari gerombolan itu terlihat memegang bambu. Tak ada spanduk ataupun atribut aksi yang biasanya menjadi khas demonstrasi. Tidak jelas pula apa yang menjadi tuntutan ratusan orang itu berkumpul di sekitar Petamburan. Massa juga membakar sejumlah benda di jalanan. Mereka menyanyikan lagu-lagu nasional, seperti Indonesia Pusaka. Efek gas air mata masih terasa begitu kuat, meski tembakan yang dilancarkan pihak kepolisian sudah dihentikan. Kondisi ruas jalan Petamburan III sudah dipenuhi oleh sampah, pecahan batu, dan terlihat benda yang dibakar. Sementara lalu lintas di Jalan Petamburan III mati akibat hal tersebut. Sebelumnya, sbuah mobil yang terpakir di depan Polsek Tanah Abang diduga dibakar oleh massa saat terjadi kerusuhan. Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono membenarkan bahwa memang ada mobil terbakar di depan Polsek Tanah Abang. (*)


12 GOOD GOVERNMENT

SENIN - SABTU

Refleksi Satu Tahun Bangka Setara

Puluhan Prestasi

Telah Diraih Mulkan: Mari Bersama Membangun Bangka Setara

SUNGAILIAT - 27 September 2018 lalu merupakan awal perjalanan Bangka Setara. Dibawah kepemimimpinan Mulkan dan Syahbudin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bangka terpilih periode 2019-2023 menjalankan amanat untuk menjamin berputarnya roda kepemerintahan. Bangka setara sendiri merupakan reflektor untuk memajukan Kabupaten Bangka dengan daerah maju lainnya. Tidak ada alasan bagi Kabupaten Bangka untuk berada di belakang daerah lainnya dalam hal kemajuan daerah. Untuk mewujudkan impinan bangka setara tersebut harus diiringi dengan usaha

dan kerjasama yang besar. Dengan mengejar segala prestasi dalam memajukan daerah dan kesejahteraan masyarakat, diharapkan mampu menjadi indikator kesuksesan dalam mewujudkan Bangka Setara. Saat ini telah genap satu tahun berjalannya kabupaten Bangka dengan visi Bangka Setara. Prestasi dan pencapaian yang mungkin dapat menjadi indikator kesuksesan telah banyak diraih dalam jangka waktu satu tahun kebelakang. Prestasi baik dibidang pembangunan infrastruktur maupun sumber daya manusia menjadi prioritas pembangunan daerah. "Tercatat telah ada 35 prestasi dan penghargaan yang diraih Kabupaten Bangka baik itu skala nasional maupun regional. Seluruh penghargaan ini menunjukan bahwa kita sudah melakukan pembangunan dengan arah yang tepat dan hasil yang baik," ujar Bupati Bangka, Mulkan. Ditambahkan juga oleh Wakil Bupati Bangka, Syahbudi diperolehnya seluruh prestasi dan penghargaan tak serta merta hasil kerja pemerintah semata. Melainnkan hasil dari peran serta seluruh stakeholder hingga masyarakat yang saling mendukung. "Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik kedepannya, kami akan terus perkuat organisasi pemerintah daerah. Dan kita perlu memelihara dan mengembangkan budaya organisasi yang baik seperti integritas, kerja keras, dan inovatif," ujarnya. Berbagai prestasi yang telah diperoleh Kabupaten Bangka yaitu Prestasi tata kelola pemerintahan yakni dalam hal penyusunan laporan keuangan dengan predikat wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indoenesia. Selain itu juga predikat unit pelayanan publik yang baik di pemerintahan dan rumah sakit untuk tahun 2018. Masih banyak prestasi yang dipero l e h lainnya, mulai dari

serapan dana desa terbaik se provinsi Bangka Belitung, perolehan kabupaten layak anak, inovasi ransel si dora dan ojek lansia, penganugerahan Road safty Award, hingga yang terbaru penghargaan keterbukaan publik terbaik dan lain sebagainya. S e l a i n penghargaan dalam bentuk capaian, pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana terus dibangun. Telah banyak pembangunan sa- rana dan prasarana yang terbangun dalam jangka waktu satu tahun belakang. Pembanguan tersebut sebagian dimulai dari awal hingga pemaksimalan pemanfatan sarana yang telah tersedia. Bangka kini memiliki Hutan Kota yang indah nan asri, pembanguann GOR yang ditargetkan akhir tahun selesai, pemanfataan Gedung Juang sebagai pusat sanggar seni, hingga pembangunan jalan penghubung baik antar jalan Nasional, Provinsi ataupun Kabupaten. Bahkan berdasarkan catatan dari BAPPEDA Kabupaten Bangka, capaian makro pembangunan satu tahun ini di Kabupaten Bangka sangat baik. Bahkan Kabupaten Bangka mendapatkan penghargaan top 10 pembangunan daerah terbaik seluruh Indonesia dari BAPPENAS. "Inflasi kita 0,51% jauh lebih baik dari nasional 3,3%. Tingkat pengganguran hanya 4,12% dibandingkan nasional 5,34%. Kemiskinan 5,47 dibandingkan nasional 9,81%. Indeks pembangunan manusia 71,80 lebih besar dibanding nasional 70,81%. Dan ketimpangan pendapatan masyarakat hanya di angka 0,278 dibandingkan nasional 0,384," ungkap Kepala BAPPEDA, Pan Budi Marwoto. Meskipun telah segudang prestasi telah dicapai dalam kepemimpinan Mulkan dan Syahbudin, bukan berarti sudah merasa cukup dan berpuas diri. Karena masih banyak target-target kedepannya untuk mewujudkan Bangka Setara yang sesungguhnya. "Mari kita bersama singsingkan lengan baju untuk bekerjasama membangun Kabupaten Bangka menjadi Bangka Setara" Ajak Bupati Mulkan.(adv/*)

30 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2019


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
UGG Tuntut Kerja Bersama by Paudar Wahyudi - Issuu