Skip to main content

“Segera Kirim Surat ke Presiden”

Page 1

medialaspela

JUMAT - KAMIS 19 - 25 JULI 2019

Edisi No 172 12 HALAMAN

Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra

Menteri PUPR, Gubernur Babel dan Sumsel Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan BATERA

“Segera Kirim Surat ke Presiden

PUPR itu disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman Djohan MM sesudah menggelar pertemuan dengan Menteri PUPR, Kamis (18/7/2019) bersama Gubernur Sumsel Herman Deru beserta Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer dan Bupati OKI, Dishub serta Bappeda Pemprov Babel. Erzaldi Rosman mengungkapkan, “Dalam

MENTERI PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D menyambut baik usulan rencana Pembangunan Jembata BATERA (Bangka 3 Alternatif Pasangan Lokasi yang Mungkin Dikembangkan Sumatera). Menteri PUPR bahkan meminta Gubernur Babel Erzaldi Tanjung Punai (Babar) ke Juru Taro (Banyu Asin) dengan Panjang Jembatan 22,6 km Rosman bersama Gubernur Sumsel Herman Deru segera mengirimkan Tanjung Pura (Bateng) ke Sungai Batang (OKI) dengan Panjang Jembatan 23,1 km surat resmi kepada Presiden RI Joko Widodo. Sebagin (Basel) ke Tanjung Tapak, OKI dengan Panjang Jembatan 15,2 km Sambutan dan dukungan Menteri

Veni Bumbu Go National

Cita Rasa yang Mencipta Cinta “Bumbu paling kuat yang dapat kita tambahkan dalam setiap hal adalah cinta”

Baca: TCOF di Halaman > 3 > 7 > 11

(Robert B. Stone, Penulis AS) Oleh: Agus Ismunarno Wartawan Utama

INDEX Hal 3 Hal 12

HIPMI Launch Logo PGK dan Logo Beribu Senyuman

Tugu Sinergi Diresmikan Wawako Apresiasi HIPMI Bangun Kota Pangkalpinang Oleh: Dinda Agus Tiantie

PANGKALPINANG – Wakil Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sopian memberikan apresiasi kinerja organisasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Pangkalpinang, yang terlibat aktif berkontribusi membangun Kota Pangkalpinang.

VENNY ANDRIANI, wanita “perkasa” kelahiran Kota Pangkalpinang 27 Juli 1978 itu tidak menyangka kehidupannya akan dibumbui oleh Veni Bumbu, merek dagang


2 EKONOMI BISNIS

Erzaldi Minta ISEI Berikan Masukan dalam Menentukan Kebijakan Ekonomi PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, meminta agar Organisasi Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Babel dapat memberikan masukan atau pendapat dalam menentukan kebijakan ekonomi, sehingga dalam pelaksanaan pembangunan dapat terarah dan maksimal. “Saya menyatakan mendukung program kerja yang akan dilakukan ISEI Babel, khususnya pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional ISEI yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 – 25 Juli 2019 di Jakarta,” kata Erzaldi saat menerima audiensi Tim ISEI Babel di Ruang Kerjanya, Rabu (17/7/2019) siang. Menurut Erzaldi, ISEI keberadaan Organisasi ISEI harus dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan perekonomian di Babel. “Saya mengharapkan melalui ISEI Babel dapat memberikan masukannya terkait dengan harga ikan di Babel, yang memberikan dampak meningkatnya inflasi. Dan dapat melakukan evaluasi lebih mendalam, sehingga harga ikan dan tingkat infalsi di Babel dapat dijaga,” jelasnya. Dikesempatan terpisah, Koordinator Tim ISEI Babel, Tantan Heroika yang juga menjabat sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Babel mengungkapkan, kehadiran ISEI Babel beraudiensi dengan Gubernur, dalam rangka menyampaikan masukan dan kegiatan yang akan dilakukan ISEI Babel pada tanggal 24-25 Juli 2019 di Jakarta, dimana akan dihadiri oleh Presiden RI. “Kita melakukan evaluasi dan pengendalian inflasi di masing – masing daerah. Bila kita lihat inflasi di Babel dalam dua tahun terakhir ini, hasilnya cukup terkendali,” ujar Tantan. Disamping itu, dikatakan Tantan, kehadiran mereka juga menyampaikan terkait dengan pelaksanaan Festival Syari’ah Se- Sumatera, dimana BI konsen dalam ekonomi syariah yang akan dilaksanakan di Palembang pada tangga 2-5 Agustus 2019. “Saya berharap, dengan adanya organisasi ini, akan memberikan kontribusinya dalam memberikan masukan terhadap pengembangan perekonomian yang saat ini difokuskan oleh Pemprov Babel, yaitu peningkatan kejayaan lada, pembangunan cold storage, dan mendorong kerjasama dengan provinsi lainnya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di Babel,” tutupnya.(*)

JUMAT - KAMIS 19 - 25 JULI 2019

Erzaldi Minta Restoran dan Hotel Kerjasama Beri Diskon

TANJUNGPANDAN – Erzaldi Rosman Gubernur Kepulauan Bangka Belitung mengajak para pelaku wisata untuk lebih mendiskon kan harga mulai dari Hotel, Restoran, hingga Galeri oleh-oleh, saat menghadiri acara Kesiapan dan Sinergitas Stakholder Pariwisata Menyambut Kedatangan Wisatawan, di Pandan House Restaurant. Selasa(16/07/2019). “Kita diskon kan bersama ya dalam rangka meningkatkan pariwisata atau dalam rangka meningkatkan pariwista pajak hotel dan pajak restoran juga di diskon dari Kabupaten, harus seperti itu.” ajak Gubernur. Rencana Erzaldi ini guna meningkatkan wisata di Belitung, sekaligus berkreasi dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan yang akan datang ke Belitung. Lebih lanjut ia mengatakan,

Jika nanti pelaku wisata yang mau ikut kerjasama ini nanti akan mendapatkan fasilitas diskon pajak dan akan mendaptakan stiker. “Nanti kita temukan keputusannya apa, gak usah banyak-banyak keputusan, keputusan yang paling penting adalah diskon, Hotel diskon berapa sepakati, Restoran berapa sepakati, dan nanti yang mau ikut kita pasang stiker, yang mau ikut juga mendapat fasilitas diskon pajak,” Paparnya. Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie mengatakan apa yang

disampaikan Gubernur sebenarya memperkuat pilihan, artinya semua pelaku wisata harus kerja bersama dan berkorban bersama. “Apa yang di sampaiakan Pak Gubernur tadi sudah beberapa kali kami rumuskan di kantor Bupati dengan pelaku wisata, maksudnya beliau agar kita semua pelaku wisata harus bekerja bersama, berkorban bersama untuk bisa menaikkan tingkat kunjungan wisatawan di Belitung,” paparnya. Menanggapi masalah pajak

yang akan didiskon kan Pemerintah Kabupaten Belitung, bagi para pelaku wisata yang ingin bekerja bersama memberikan diskon nantinya. Isyak mengatakan hal tersebut perlu regulasi Perbup. “Dalam Perda ada aturan Bupati boleh memberikan potongan atau pembebasan pajak, itu boleh. Tapi itu perlu regulasi Perbup, tadi saya sudah Perbup pemberian insentif investasi, jadi ada poin-poinnya misalkan 60% insentif kepada jenis usaha apa, karena dia apa,” Jelasnya. Menurut Wabup pula, Harus ada take and gift nya, pengusaha harus melakukan sesuatu, baru Pemerintah Kabupaten berikan potongan harga. “Kalau dia juga tidak melakukan efek untuk mempromosikan Belitung, dia pasif buat apa kita kasih dia potongan, maka dari itu kita kasih kalau memang benar-benar melakukan efek promosi untuk Belitung seperti apa yang pak Gubernur tadi katakan,” tuturnya. (din)

Gubernur Teken MoU Pemberdayaan dan Pengembangan Serta Peningkatan Permodalan untuk Pelaku Usaha PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero. Penandatanganan antara Pemprov Babel oleh Gubernur dan PT. PNM (Persero) oleh Direktur Kepatuhan dan Managemen Resiko, M.Q. Gunadi yang berlangsung di ruang kerja Gubernur Babel ini yakni terkait pemberdayaan dan pengembangan serta peningkatan permodalan untuk pelaku usaha di Provinsi Babel. Penandatanganan ini juga bertepatan dengan pelaksanaan pengembangan kapasitas usaha pengukuhan klasterisasi perdagangan kue dan kuliner yang diselenggarakan di Hotel Santika Bangka, Rabu (17/7/2019). Dalam hal ini, Direktur Kepatuhan dan Managemen Resiko PT. PNM, M.Q. Gunadi mengatakan, PT. PNM adalah BUMN yang mengemban tugas khusus memberdayakan usaha KUMKM dan berdiri tanggal 1 Juni 1999. Sesuai Keputusan Menteri Keuangan tanggal 15 Oktober 1999 PT PNM menjadi BUMN koordinator untuk menyalurkan dan mengelola 12 skimkredit program. Produk dan jasa PNM antara lain ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro), Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) dan PKU (Program Pengembangan

Kapasitas Usaha). “Di Babel sendiri, PNM berada pada bulan Maret 2016 dan permodalan yang dikeluhkan oleh pelaku usaha KUMKM selama ini dapat terbantukan dengan produk PNM yang ada,” ujarnya. Gunadi menyampaikan, program PNM Mekaar baru hadir 2 bulan ini di Babel, dan berkat dorongan Ketua TP PKK Babel, Melati Erzaldi saat pertemuan dengan PT. PNM di hotel Sahid beberapa waktu yang lalu. “MoU dilaksanakan untuk mendorong program Mekaar yang ditujukan untuk membantu permodalan khususnya kepada masyarakat Pra sejahtera,” jelas Gunadi. Menanggapi hal itu, Gubernur Babel Erzaldi Rosman yang dalam pertemuan tersebut didampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Syahruddin, dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Babel, Elfiyena, menyampaikan terima kasih, karena PNM saat ini begitu bersemangat membina keluarga Pra sejahtera untuk menjadi keluarga yang sukses dan sejahtera. “Saya mengingatkan pada penyaluran Program Mekar ini, agar dapat tepat sasaran kepada keluarga yang membutuhkan,” ungkapnya. Untuk itu, lanjut Erzaldi, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas terkait untuk mensinkronisasi data keluarga Pra sejahtera yang ada di Babel. “Dalam membantu permodalan masyarakat Pra sejahtera ini juga, dibutuhkan kesungguhan hati, dan diharapkan SDM PT. PNM Babel memiliki hal itu,” tuturnya. Ditambahkan Erzaldi, untuk kedepan, program lain PT. PNM diharapkan dapat bekerjasama dengan Program Berkah Mart yang telah berjalan di Babel.(wa)

Bupati Sanem Minta Kembangkan Gula Aren Khas Membalong MEMBALONG - Membalong sangat terkenal dengan Gula Aren ciri khasnya, atau yang di sebut dengan Gule Kirik. Bupati Belitung Sahani Saleh minta agar Gule Kirik ini menjadi produk unggulannya Kecamatan Membalong. “Sebenarnya daerah lain juga ada menghasilkan gula ini, tapi memang lebih terkenalnya Membalong ini lah, nah ini dapat kita jadikan produk unggulan yang bisa kita kembangkan,” ujarnya saat di temui Laspela, Selasa, (16/07/2019). Ia meminta agar Gula Aren lebih dikembangkan mulai dari sisi pengemasan nya yang menjadi unik dan menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Membalong. “Agar nanti penjual tidak lagi menjajakan gule kirik ini kemana-mana, tapi nanti pembeli nya yang datang langsung ke Membalong,” tuturnya. Hal ini menurutnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, juga meningkatkan kunjungan wisatawan. “Jangan sampai tidak di kembangkan, karena ini menjadi ciri khasnya Membalong, jadi nanti ga perlu kesana kesini bejual tapi orang nanti yang datang, apalagi nanti akses jalan sudah bagus kan,” paparnya Ia katakan agar nanti ada suasana yang baru, tempat wisatawan berkunjung untuk hanya membeli gule kirik bahkan menyaksikan pembuatannya. (din)


JUMAT - KAMIS 19 - 25 JULI 2019

CEREMONY

3

PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BANGKA SELATAN

Menpar RI Puji Komitmen Bupati dalam Kembangkan Pariwisata di Basel JAKARTA – Event Pariwisata nasional, Toboali City On Fire (TCOF) kembali digelar di Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Bangka Belitung (Babel). Kali ini, TCOF masuk sesi ke 4 yang juga masuk agenda kalender pariwisata Calender of Event (CoE) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI setiap tahunnya Pada Rabu (17/7) sore, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar RI, TCOF sesi 4 secara resmi di launching oleh Menpar Arief Yahya. Selain Arief Yahya, Launching TCOF sesi 4 juga dihadiri Gubernur Provinsi Babel Erzaldi Rosman Djohan, Wakil ketua DPRD Provinsi Babel Toni Purnama, Anggota DPRD Provinsi Erwin Asmadi, Bupati Basel Drs. Justiar Noer dan tamu undangan lainnya. Menpar RI, Arief yahya mengapresiasi Gubernur dan Bupati yang

terus menggulirkan agenda pariwisata di Basel yang sudah masuk tahun keempat ini. “Event TCOF season ke 4 ini sudah dikurasi oleh tim CoE Kemenpar dan telah memenuhi unsur 5C, Creative, Value, Commercial Value, Communication Value, CEO Commitment serta Consistency,” kata Menpar Arief Yahya, Rabu (17/) disela-sela launching TOCF sesi ke 4. Tak hanya itu, Arief Yahya juga menyebutkan CEO Commitment kepala daerah Gubernur dan Bupati Basel menjadi unsur penting dalam mengembangkan pariwisata, karena 50 persen keberhasilan pariwisata di daerah ditentukan oleh komitmen kepala daerah. “Gubernur Babel dan Bupati Basel telah membuktikan komitmennya dalam memajukan sektor pariwisata di

Bangka Selatan,” ucap Arief Yahya. Bertransformasi ke Sektor Pariwisata Pada launching Toboali City On Fire (TCOF) sesi 4 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata (Ke-

menpar) RI, Bupati Bangka Selatan (Basel) Drs. H. Justiar Noer menyebutkan dengan diselenggarakannya TCOF sesi 4 ini yakni untuk mengajak masyarakat Basel hidup dan mempunyai penghasilan dari manfaatnya perkembangan pariwisata di Basel. “Tujuan TCOF sesi 4 tahun 2019 ini yakni untuk mengajak masyarakat Basel agar tidak hanya mengandalkan dari hasil tambang timah saja yang sebagai basis utama perekonomian, namun bertranformasi ke sektor pariwisata yang terbukti mensejahterakan masyarakat dengan melestarikan alam dan budaya,” kata Justiar yang disambut tepuk tangan dari Menpar RI, Arief Yahya dan tamu undangan yang hadir. Selain itu, ia juga menjelaskan

penyelenggaraan TCOF sesi 4 akan dibuka pada Rabu (24/7) malam di Sport Center, kawasan terpadu Pemkab Basel. Dihari pertama dimulai dengan parade budaya, Toboali Photo Competition, Pameran Foto, Ritual adat Buang Jung berupa melepaskan perahu ke laut. “Hari kedua dilanjutkan dengan food vlog competition, Toboali Expo 2019. Hari ketiga menampilkan acara Toboali food street festival, zumba party, habang band festival dan bikepacker tour de habang,” ucap Justiar. Lebih lanjut, dia menuturkan sedangkan untuk hari terakhir akan ada Famtrip, ngarak telok serujo 2019, fashion carnival, dan penampilan artis-artis ibukota. Justiar juga mengucapkan terimakasih kepada Menpar RI, Arief Yahya yang terus mendukung penuh penyelenggaraan TCOF sampai tahun ke empat dan telah menorehkan kesuksesan penyelenggaraan Calender of Event Kemenpar RI ke tingkat nasional.(adv/Pra)


4

PELANGI SERUMPUN SEBALAI

JUMAT - KAMIS 19 - 25 JULI 2019

Tower Ambruk, Timpa Rumah Warga Nangnung Diduga Patah di Sambungan

BNNP Babel Berhasil Menyita Enam Kilogram Shabu PANGKALPINANG – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali berhasil menyita enam kilogram shabu dan menangkap empat orang pengedar barang haram tersebut pada Juli tahun 2019. Dalam hal ini, Kepala BNNP Provinsi Kepulauan Babel Brigjen Pol Nanang Hadiyanto, mengatakan selama bulan Juli tahun 2019 pihaknya berhasil mengungkap dua kasus peredaran narkoba yang diseludupkan melalui jalur udara dan laut. “Selama bulan Juni ini kita berhasil mengungkap dua kasus peredaran narkoba sekaligus, yang mana kasus pengungkapan narkoba pertama pada Senin (8/7/2019). Tim penegak hu-

kum berhasil menangkap MA (40) dan barang bukti shabu seberat 990 gram di Bandara Depati Amir Pangkalpinang,” kata Nanang saat jumpa pers hasil penyelidikan dan pengungkapan kasus narkotika di kantor BNNP Babel, Selasa (16/7/2019). Ia menyampaikan, pihaknya bersama dengan petugas AVSEC Bandara Depati Amir berhasil menangkap tersangka dan barang bukti shabu dari Batam. “Dan di saat itu juga, kita berhasil mengamankan ET merupakan orang yang menerima barang haram tersebut di Pangkalpinang,” ujar Nanang. Selanjutnya, dijelaskan Nanang, untuk kasus narkoba kedua terjadi pada Kamis (11/7/2019) dimana Petugas BNNP bersama KSOP Kelas V Muntok Kabupaten Bangka Barat menangkap dua penumpang kapal laut dari Palembang Sumatera Selatan ke Pulau Bang-

Asmawi: Satu Saja Warga tidak Tandatangan, Izin tidak akan Keluar

SUNGAILIAT — Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) Kabupaten Bangka hanya melakukan monitoring terhadap izin yang dimiliki oleh perusahaan tower BTS. Kepala KPTSP Bangka, Asmawi Ali mengatakan pihaknya hanya merupakan anggota tim pengawas yang mengawasi izin bangunan. “Pengawasan dan monitoring tetap kita lakukan tapi hanya mengeluarkan izin dan melihat masih berlaku atau tidak,” ungkapnya saat ditemui diruangannya, Selasa (16/07/2019). Ia mengatakan bahwa pihaknya bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku baik sebelum mengeluarkan izin hingga setelah adanya izin. “Kita akan tetap mengacu pada aturan. Izin mendirikan tower ini sama seperti membangun rumah jadi pakai IMB,” tambahnya. Namun dalam IMB pembangunan tower tersebut harus ada izin yang ditandatangani oleh seluruh warga yang berada dalam radius tower tersebut. “Jika tinggi towernya 50 meter, jadi warga yang berada dalam radius 50 meter keliling tower itu harus tandatangan, satu saja tidak tandatangan, izinnya tidak akan keluar tapi warga itu juga harus jelas dan ada bukti kepemilikan tanahnya,” terang Asmawi. Sepanjang Tahun 2019, sudah ada sembilan pembangunan tower baru yang sudah terdaftar di KPTSP Bangka. (mah)

kg.

ka berinsial R dan W dengan barang bukti shabu seberat 5,190

“Alhamdulillah berkat kerja sama tim, kita berhasil mengamankan dua orang menumpang kapal feri KM Jembatan Musi I dari Pelabuhan Tanjung Siapi Api Palembang menuju Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok membawa shabu yang dikemas dalam bukusan teh china,” ungkapnya. Ditambahkan Nanang, para tersangka pengedar narkoba antar pulau ini diancam Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) Jo 115 ayat (1) Jo 132 (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara, dan pidana denda maksimum sebagaiman dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3. “Tentu keberhasilan kita ini berkat kerja tim gabungan dan informasi masyarakat. Karena itu, kami berkomitmen memerangi narkoba ini agar generasi bangsa ini selamat dari bahaya narkotika,” tuturnya.

Sementara, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Pemprov Kepulauan Babel, Toni Batubara memberikan apresiasi kinerja BNNP, polda, Bea Cukai, KSOP dan pihak terkait lainnya yang berhasil menggagalkan penyeludupan narkoba ke daerah ini. “Kami akan terus mensosialisasikan bahaya narkoba ini kepada masyarakat khususnya orang tua, agar mengawasi anak-anaknya serta memberikan pemahaman akan bahaya narkoba,” jelas Toni. Toni menambahkan, dimana dirinya menilai bahwa penyelundupan dan peredaran narkoba sudah menjadi perhatian khusus pemerintah provinsi, untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa ini dari bahaya narkoba itu. “Kami akan melakukan pendataan pelabuhan tidak resmi, karena tidak menutup kemungkinan pelabuhan tersebut digunakan oleh para pengedar untuk membawa narkotika masuk ke Pulau Babel ini,” tutupnya.(wa)

SUNGAILIAT –– Jatuhnya tower BTS (base transceiver station) yang ada di Nangnung Tengah, Sungailiat senin (15/07/2019) kemarin diduga karena patahnya sambungan tower. Kabid Penegakan Perda Satpol PP Bangka, Achmad Suherman mengatakan pihaknya sudah mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan “Kalau hasil dari penyelidikan anggota PPNS serta kasi penyidik dan pengawasan kita, tiang tersebut patah di sambungan,” ungkapnya, Selasa (16/07/2019). Ia juga mengatakan bahwa Patah atau lepasnya sambungan pada tiang tower tersebut diduga karena kelalain dari pihak perusahaan dalam melakukan pengawasan dan perawatan. “Perusahaan wajib melakukan perawatan secara berkala karena dampaknya sangat berbahaya terlebih lagi bagi masyarakat yang terdapat disekitar lokasi,” tambahnya. Namun Herman mengatakan pemilik tower yakni PT Daya Mitra Telekomunikasi memiliki izin lengkap dari pemda sehingga pembangunan tower tersebut dapat berjalan pada tahun 2015 lalu. “Kalau dari kita sebatas perda perizinan, dan izinnya lengkap. Kalau kelalaian pengusaha atau musibah alam, kita periksa dan minta pertanggungjawaban perusahaan,” terangnya. Untuk itu, pihaknya sendiri akan mempertimbangkan kembali perizinan tower tersebut dan meminta pihak perusahaan mengganti rugi korban. “Kita akan pertimbangkan kembali perizinannya dan meminta perusahan harus melakukan perbaikan dan ganti rugi ke korban secepatanya,” tegas Herman. Sebelumnya, Mirza Pemilik rumah di desa Nangnung Kecamatan Sungailiat yang tertimpa tower BTS (base transceiver station), meminta pihak provider yakni PT Daya Mitra Telekomunikasi untuk bergerak cepat melakukan evakuasi tiang tower yang masih bergantung di atas rumahnya, Selasa (16/07/2019). Menurutnya pihak provider berjanji akan datang menemuinya hari ini namun hingga pukul 12.00 wib, belum ada satupun perwakilan dari perusahaan yang ada di Palembang tersebut datang menemuinya. “Infonya hari ini tapi sampai sekarang belum datang juga. Tolonglah diperhatikan, cepat diproses karena ini bukan lilin yang jatuh tapi tower nimpa rumah,” ungkapnya saat ditemui dikediamannya di Nangnung Tengah, Sungailiat. Menurutnya tiang tower tersebut sangat membahayakan karena belum diturunkan oleh pihak provider. Hal ini sangat mengganggu terlebih lagi masih ada barang-barang berharga di dalam rumahnya. “Kita minta penanggung jawabnya cepat datang, katanya semalam terus diundur ke pagi sekarang sudah siang belum juga datang,” tambah Mirza. Untuk sementara ini Mirza bersama istri dan dua anaknya terpaksa tinggal sementara di rumah orang tuanya yang berada di depan rumahnya hingga ada pertanggungjawaban dari pihak provider. “Sementara kami tinggal di rumah mertua dulu,” ungkapnya. Tower tersebut memiliki ketinggian 42 meter yang ambruk dan menimpa rumah Mirza, Senin (15/07/2019) lalu sekitar pukul 01.30 wib dini hari. Akibatnya, atap dan beberapa ruang beserta interiornya rusak parah. (mah)

Bupati Ibnu: Program BSPS Membantu Masyarakat Tingkatkan Kualitas Rumah NAMANG - Bupati Bangka Tengah(Bateng), H. Ibnu Saleh menghadiri pembagian buku tabungan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya(BSPS), dan Launching penyaluran dana program BSPS Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Desa Namang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bateng, Provinsi Bangka Belitung(Babel), Selasa(16/7/2019). Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Diperkimhub beserta jajarannya, Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinisi Babel, Ir. Mumammad Arifin, MM, Perwakilan PUPR

Pangkalpinang, Wakil Pimpinan BNI Pangkalpinang, Nova Wiriansyah, Pimpinan BNI KCP Koba, Bateng, Dodi gaza beserta jajarannya, Sekcam Namang, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, serta warga peserta penerima bantuan program BSPS. Bupati Ibnu dalam sambutannya berharap agar Program Bantuan Stimulan Perumahan Sawadaya(BSPS) bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat yang menerima bantuan, “Karena program ini merupakan program yang sangat baik dari pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat(PUPR) Republik Indonesia yang berkaitan dengan perbaikan rumah tidak layak

huni. Dengan bantuan ini mudahmudahan dapat bermanfaat dan membantu masyarakat dalam perbaikan rumah yang tidak layak huni menjadi rumah yang nyaman dengan kualitas rumah yang baik,” ujar Ibnu. Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatangan buku tabungan dari Bank BNI KCP Koba oleh perwakilan masyarakat penerima bantuan dari 4 desa, yaitu Desa Cambai, Cambai Selatan, Bukit Kijang, dan Desa Belilik , dan kemudian penyerahan diserahkan oleh Bupati Bateng, H. Ibnu Saleh. Program BSPS dari Kementrian PUPR merupakan bantuan pemerintah berupa stimulan

bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk mendorong peningkatan kualitas atau pembangunan baru bagi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), dan meningkatkan keswadayaan dalam pembangunan/ peningkatan kualitas rumah beserta prasarana, sarana, dan utilitasnya (PSU). Bantuan akan disalurkan melalui rekening bank BNI, nominal bantuan disesuaikan dengan kategori berdasarkan kondisi fisik rumah yang akan dibantu. Pemerintah akan memberikan bantuan program BSPS sejumlah Rp. 15.000.000,- bagi kategori rumah rusak berat, Rp. 10.000.000,untuk kategori sedang, dan Rp. 7.500.000,- untuk kategori ringan. (jon)


PELANGI EDUKASI

JUMAT - KAMIS 19 - 25 JULI 2019

5

Cegah Kebakaran Hutan

Syahbudin Imbau Masyarakat Agar tidak Membuang Puntung Rokok Sembarangan SUNGAILIAT – Pemkab Bangka mengimbau masyarakat agar dapat mencegah kebakaran hutan yang kerap terjadi di Wilayah Bangka. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Bangka Syahbudin dalam pertemuan bersama Kasat Pol PP Bangka Dalyan Amrie dan Direktur PDAM Tirta Bangka, Suhendra. Kebakaran lahan yang kerap terjadi terutama di Kecamatan Sungailiat dan Riau Silip terutama di wilayah Matras, Rebo, Kenanga, dan wilayah Bukit Maras diakibatkan proses pembukaan lahan dan kesalahan oknum yang sering membuang puntung rokok sembarangan. Menurut Syahbudin, masyarakat lebih memilih membuka lahan dengan cara dibakar dengan alasan lebih ekonomis dibandingkan menggunakan alat berat. “Penyebab kerapnya kebakaran pada umumnya yaitu proses pembukaan lahan pertanian atau perkebunan. Pembukaan lahan menggunakan alat berat dapat mencapai 1jt/hektar sedangkan pembakaran mungkin hanya membutuhkan 200rb/hektar,” ujar Syahbudin. Dijelaskannya, jika pembakaran hutan ini sangat lah merugikan pihak lain, khususnya di musim menjelang kemarau. Sebab, pada musim kemarau api akan lebih cepat menyebar ditambah lagi dengan hembusan angin kencang memperparah api dengan cepat menjalar. “Apalagi, pembakaran lahan terjadi di tengah Pemukiman warga, dimana api akan dengan cepat melahap apa pun yang ada di sekeliling nya,”imbuh Wabup Syahbudin Ia juga pernah mengajak Polres Bangka untuk berkoordinasi untuk mencegah parahnya pembakaran hutan di Kabupaten Bangka. ” Ada punishment kalau bisa bagi pelaku, biar jera, “tegasnya. Dalam hal ini, Kasat Pol PP, Daylan Amri mengatakan untuk mobil suply air di Bangka masih kurang karena Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Bangka terlalu luas yang semestinya hanya 15km, jadi membutuhkan waktu yang cukup lama menjangkau lokasi. “Untuk masalah personil kita merasa sudah cukup, tinggal masalah suplay air yang terkadang cukup sulit. Seharusnya kita memiliki 4 mobil tanki untuk suplay air atau bisa juga setiap kecamatan memiliki 1 mobil tanki supalay air,” ungkap Daylan. Dengan adanya masalah suplay air tersebut maka pihak PDAM berupaya untuk berkoordinasi dalam hal suplay air pada saat kebakaran. “Kami juga sudah menyediakan titik pembuangan air di kawasan padat penduduk dan itu bisa digunakan untuk suplay air apabila terjadi kebakaran di area padat penduduk, begitu juga dengan area perkantoran yang juga telah kami pasang titik pembuangan air,” ujar Direktur PDAM Tirta Bangka, Suhendra. Bagi masyarakat yang mengetahui kebakaran juga dapat langsung menghubungi damkar melalui aplikasi Aplikasi SPGDT Bangka sehingga cepat untuk ditindaklanjuti. Pemkab Bangka juga memiliki Barisan Relawan Kebakaran (BALAKAR) yang aktif membantu petugas pemadam apabila terjadi kebakaran. (mah)

Mahasiswa KKN Tematik UBB Gelar Sosialisasi

dan Pelatihan

RIAUSILIP — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Bangka Belitung (UBB) mengadakan sosialisasi dan pelatihan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Berbura, Rabu (17/07/2019). Kegiatan tersebut berlangsung selama dua jam dan membahas tentang BUMDes terkait laporan keuangan, seperti, membuat laporan keuangan, ner-

aca, hingga laporan laba rugi. Acara tersebut diikuti oleh lima orang perwakilan dari BUMDes dan 10 orang aparatur desa Berbura begitu antusias mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Tematik UBB Desa Berbura ini. Kegiatan tersebut diisi oleh mantan Direktur BUMDes Berbura Yazi dan dibuka oleh kepala seksi pelayanan masyarakat dinsos pemdes kabupaten Bangka, Dasmita. “Kehadiran mahasiswa KKN Tematik UBB disini memiliki

pengaruh yang sangat positif untuk kemajuan desa Berbura terkhususnya untuk bumdes sendiri,” ungkap Dasmita saat membuka acara tersebut. Sementara itu Yazi mengatakan dalam manajemen laporan keuangan BUMDes tersebut memerlukan konsentrasi dan ketelitian. “Tidak perlu keahlian khusus dalam pengerjaannya karena laporan keuangan hanya perlu perincian pencatatan transaksi yang dilakukan dalam setiap kegiatan operasional BUMDes,”

Mahasiswa KKN UBB Kapit Tunjukkan Antusias dalam Pendataan Masyarakat Guna Sosialisasi BPJS Kesehatan dan Indonesia Stock Exchange PARIT TIGA – Mahasiswa KKN UBB Kapit Tunjukkan Antusias Dalam Silahturahmi dan Pendataan Masyarakat Untuk sosialisasi BPJS Kesehatan dan Indonesia Stock Exchange. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN UBB di Desa Kapit Pekan lalu. “Kami mulai menjalankan program yang sudah dirancang sebelum turun ke lapangan. Salah satu program aksi sosial yang dilakukan yaitu, pengunjungan langsung ke rumah warga sekaligus melakukan pendataan terkait dengan akan dilaksanakannya sosialisasi tentang BPJS kesehatan dan juga Saham dari Perusahaan Indonesia Stock Exchange (IDX) di desa tersebut. Dalam pelaksanaan pendataan dilakukan dengan cara pembagian tim yang terdiri dari 4-5 orang/tim yang menyebar ke wilayah Barat dan

Timur Desa Kapit, “terang Mochammad Rendy, selaku Ketua KKN UBB Desa Kapit. Lanjutnya, pendataan yang telah mencukupi untuk dijadikan sebagai sampel laporan yang memungkinkan untuk dilaksanakannya sosialisasi. ” Dari hasil pendataan kami, setelah pengunjungan ke 44 rumah, kebanyakan warga desa Kapit belum mengetahui tentang BPJS kesehatan dan juga saham. Sehingga, kami semakin yakin bahwa pelaksanaan sosialisasi tentang BPJS kesehatan dan Saham sangat diperlukan,” Imbuhnya. Rendy menjelaskan bahwa rencana kegiatan pelaksanaan sosialisasi tentang saham akan dilaksanakan dahulu, dan dilanjutkan dengan sosialisasi tentang BPJS Kesehatan. “Harapan kami dengan adanya sosialisasi tersebut, warga desa Kapit bisa mengetahui dengan lebih baik terkait dengan program BPJS Kesehatan dan juga Saham,” tutupnya.(*)

Sambut 17 Agustus

Kecamatan Parit Tiga Seleksi Calon Paskibraka PARIT TIGA – Guna menyambut perayaan hari besar kemerdekaan Republik Indonesia yang tak lama lagi, pihak Kecamatan Parit Tiga, bekerja sama dengan Polsek Jebus serta Koramil 431-01 Jebus, menggelar seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA), (16/7/2019).

ungkap mantan direktur BUMDes Berbura tersebut saat memberi materi. Salah satu peserta, Astari mengaku sangat terbantu dan akan segera mempraktekkan pengetahuan yang didapatnya dalam kegiatannya. “Paparan dari pemateri sangat jelas, jadi kami bisa menyerap dan mengerti dengan baik. Kami juga diberi kesempatan untuk mempraktikkan cara-cara membuat laporan keuangan dengan benar dan efisien,” ungkapnya. (mah)

Bertempat di halaman SMK 1 Parit Tiga, seleksi ini dilakukan oleh tiga orang pembina, antara lain Serda Harun, dari Koramil 431-01, Bripka Herman dan Briptu Amin dari Polsek Jebus, serta Marwan mewakili Kecamatan Parit Tiga. Ketika ditemui, Serda Harun mengatakan, hasil seleksi ini sebagai sarana penentuan peserta Paskibraka yang akan melakukan tugas pada upacara peringa-

tan 17 Agustus nanti. “Saat ini kami telah tengah melakukan tahapan seleksi yang meliputi antara lain, registrasi postur tubuh, samapta A, tensi darah, buta warna, PBB dan kebugaran untuk menentukan peserta yang lolos,” ujar Harun. Harun menambahkan, sebagai seorang Paskibraka harus memiliki daya tahan yang kuat sebagai syarat mutlak. “Kondisi umum metabo-

lisme organ tubuh manusia yang mempunyai kemampuan dan kekuatan daya tahan sebagai syarat mutlak anggota paskibraka,” ujar Harun menjelaskan. Melalui tahapan seleksi ini, akan diperoleh calon-calon paskibraka yang benar-benar mumpuni, mempunyai daya tahan tubuh dan kekuatan fisik yang prima, sehingga mampu melaksanakan tugas secara baik, fokus dan tanpa lelah. (nop)

Desa Kurau Semakin Berwarna dengan Adanya Rumah Pelangi KURAU – Saat ini sejumlah rumah warga Desa Kurau tampak warna warni seperti pelangi dan ini merupakan hasil dari KKN para Mahasiswa UBB yang didukung oleh Pemkab Bateng. Pantauan Laspela dilapangan rumah warga terlihat indah dan terkesan bersih serta sedap dipandang mata. Salah satu warga Kurau, Bace merasa sangat senang dan berharap semua rumah dicat warna warni seperti pelangi dan ini akan membuat Desa Kurau semakin cantik. “Sangat luar biasa kreasi dari para Mahasiswa UBB yang mengubah cat rumah warga tampak warna-warni dan KKN ini juga didukung penuh oleh Pemkab Bateng dan semoga kedepannya rumah warna-warni Desa Kurau menjadi Icon dan dapat menarik minat para wisatawan untuk berkunjung kesini,”ujar Bace kepada Laspela. Rabu,(17/07/2019). Sementara Bupati Bangka Tengah, Dr Ir H Ibnu Saleh MM menyambut baik gagasan para Mahasiswa UBB dalam menjadikan Desa Kurau menjadi Rumah Pelangi. “Saya sangat bangga hasil dari kreasi dan kreatif Mahasiswa UBB disambut baik oleh masyarakat Desa Kurau dan ini perlu diapresiasi karena telah menjadikan rumah warga Desa Kurau tampak seperti pelangi,”ungkap Ibnu Saleh.(hfe)


6 GOOD GOVERNMENT

JUMAT - KAMIS 19 - 25 JULI 2019

Bupati Ibnu Tinjau Pembuatan Probiotik di Sungai Selan SUNGAI SELAN - Bupati Bangka Tengah(Bateng) mengunjungi Kelompok Tani(Koptan) Tunas Baru Kelurahan Selan, Kecamatan Sungai Selan, Rabu(17/7/2019). Bupati Ibnu bersama Camat Sungai Selan beserta jajarannya, Tokoh Masyarakat, dan kelompok tani lainnya melihat langsung proses pembuatan Probiotik Ternak. Probiotik tergolong dalam makanan fungsional, di mana bahan makanan ini mengandung komponen-komponen yang dapat meningkatkan kesehatan ternak dengan cara memanipulasi komposisi bakteri yang ada dalam saluran pencernaan ternak, probiotik pun dapat mengurangi produksi racun dan menurunkan produksi amonium dalam saluran pencernaan. Bupati Ibnu mengatakan bahwa masyarakat harus mempunyai sumber penghasilan alternatif di luar sumber penghasilan konvensional yang sudah ada misalnya sahang, padi, karet, dll, “Masyarakat dapat menjadikan

peternakan skala rumah tangga sebagai sumber penghasilan alternatif di luar bidang perkebunan, misalnya sahang, padi, karet, dll. Kami dari Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mendukung program pembuatan pakan ternak yang dilakukan oleh kelompok- kelompok tani, dan sekaligus ini adalah salah inovasi yang dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat khususnya kelompok tani,” ujar Bupati. Pemkab Bateng lanjut Ibnu akan terus kembangkan pembuatan probiotik ternak ini karena akan memacu pertumbuhan ternak, dan juga dapat meningkatkan pertambaham bobot badan, serta produksi susu. Menurut Ibnu, Peternakan tidak membutuhkan biaya APBD yang besar dan hanya butuh sedikit sentuhan saja tetapi sangat menguntungkan apabila dapat mengelola pembuatan pakan ternak ini dengan baik, “Saya sangat mengapresiasi Kelompok Tani ini karena mampu mengembangkan pakan ternak ini, ini prestasi yang baik dan langkah itu harus diikuti kelompok tani lainnya di Bateng, dan kita harus mampu menjalin kerjasama dengan pi-

hak lain agar terus berkembang,” tutur Ibnu. Ketua Kelompok Tani Tunas Baru,Nurrohim, menerangkan bahwa pembuatan probiotik dipilih karena berbagai faktor pendukung tersedia di lingkungan peternak, “Pembuatan Probiotik Ternak ini dipilih oleh peternak karena potensi yang ada saat ini sangat mendukung, bahan untuk pembuatan pakan ternaknya ada, lahan hijaunya cukup, rerumputan juga ada, dan masyarakat kita adalah pekerja yang bisa membantu karena dulunya sudah punya peternakan walaupun cuma kecil- kecilan. Kami juga membuat Silase Pelepah Kelapa Sawit yaitu pakan ternak dengan memanfaatkan pelepah dan bungkil inti sawit, pemanfaatan pakan ini dapat meningkatkan pertambahan bobot badan sapi, meningkatkan efesiensi usaha tani

dalam hal mengurangi waktu mencari rumput, serta meningkatkan nafsu makan ternak,” terang Nurrohim. Camat Sungai Selan, Yardiansyah, mengatakan siap membantu dan mendorong kelompok- kelompok tani yang semangat dalam membuat inovasi dan mengembangkan peternakan di Kecamatan Sungai Selan. Dorongan tersebut berupa gerakan-gerakan pengarusutamaan peternakan, yaitu membuat lomba peternakan, memberikan bantuan peternakan, bibit, obat- obatan, dan layanan lain di bidang peternakan. (adv/Jon)

an Bangka Belitung, karena kesehatan penduduk merupakan asset yang tidak ternilai harganya bagi pembangunan Bangsa," tambah Etna. Dijelaskannya lebih lanjut, kegiatan momentum seperti Bhaksos Bhayangkara KB-Kesehatan merupakan kegiatan strategis yang dapat menjangkau sasaran sampai dengan daerah-daerah terpencil dan tertinggal, dengan mendekatkan pelayanan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dan kesehatan kepada masyarakat. "Dengan adanya pemaduan dan integrasi kegiatan yang sinergis dengan POLRI dan lintas sektor lain, baik lembaga eksekutif dan legislatif daerah, LSM, sektor swasta serta tokoh agama dan masyarakat maka setidaknya dapat memperkuat kembali program kesehatan, kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga di lapangan," tandasnya. Sementara, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan pada era desentralisasi saat ini, mekanisme operasional program

KKBPK relatif belum berjalan secara optimal. Persoalan-persoalaan seperti terbatasnya kuantitas dan kualitas tenaga lini lapangan, infrastruktur program KKBPK terutama di wilayah tertinggal, terpencil dan kepulauan, dan dana operasional lini lapangan merupakan dinamika program KKBPK yang membutuhkan penyelesaian sesegera mungkin. "Untuk mengatasi hal tersebut, melalui Bhaksos Bhayangkara KB Kes ini Polri akan membantu BKKBN dengan melibatkan Babinkamtibmas untuk menjadi tenaga penggerak bersama dengan PLKB sebagai motivator di lapangan," jelas Erzaldi. Erzaldi menambahkan Adapun target yang disepakati pada Bhaksos Bhayangkara ini adalah untuk Peserta KB Baru sebanyak 5,805 sedangkan sasara kesehatan untuk IVA Tes adalah sebanyak 25.269. dari program Pembangunan keluarga target yang harus dicapai yaitu pembentukan kelompok kelompok ketahanan keluarga (BKB,BKR.BKL. UPPKSS) terutama di kampong KB.(adv/wa)

BKKBN Gelar Baksos

Bhayangkara KB

di Desa Pangek Babar BERTEMPAT di Desa Pangek, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melaksanakan Bakti sosial Bhayangkara KB, pada selasa (16/7/2019). Bakti Sosial KB kali ini, mengusung tema “KITA TINGKATKAN PENCAPAIAN PROGRAM KKBPK MELALUI BAKSOS BHAYANGKARA KB KESEHATAN AGAR TERWUJUD SDM YANG BERKUALITAS”. Dalam sambutannya, kepala BKKBN Babel, Etna Estelita, mengatakan Baksos Bhayangkara akan berlangsung selama tiga (3) bulan. Mulai juli hingga september 2019 nanti. Lanjut Etna, pencanangan Bakti Sosial Bhayangkara KB-Kesehatan merupakan momentum penting yang diharapkan dapat berkontribusi nyata dan meningkatkan kesertaan masyarakat dalam program KKBPK.

“Untuk itu kami sangat menghargai jajaran Polri di daerah melalui peranan kapolda, kapolres dan kapolsek beserta jajaran sampai lini lapangan yang telah bersedia melakukan penyuluhan dan penggerakan kepada keluarga sasaran,” ujarnya. Etna menambahkan, kegiatan Bakti sosial Bhayangkara KB kesehatan ini, diharapkan tidak hanya fokus di KB saja, tapi bagaimana menyiapkan generasi berencana dan generasi muda, agar kedepan bisa memiliki masa depan yang lebih baik dan berkualitas. “Seperti yang kita ketahui, banyak sekali Problema yang sedang dihadapi oleh Pemkab Bangka Barat saat ini, dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tandas Etna. Beragam kegiatan tampak digelar dalam bakti sosial tersebut, antara lain sosialisasi tentang kanker reproduksi, pelayanan kesehatan dan KB, pelayanan kesejahteraan penyakit tidak menular, pelayanan kartu identitas anak, akte kelahiran serta gelaran pedagang UKM provinsi Babel. Ia menjelaskan, menurut hasil proyeksi penduduk Kabupaten/Ko-

PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG ta di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung jumlah penduduk tahun 2017 sebanyak 1.430.865, tahun 2018 sebanyak 1.459.873, dan ditahun 2020 diproyeksikan bertambah menjadi 1.517.590. "Itu artinya penurunan angka kelahiran akan berdampak pada peningkatan pembangunan di bidang yang lainnya seperti kesehatan, tenaga kerja, pendidikan, dan lain-lain," tuturnya. "Melalui Bhaksos Bhayangkara KB Kesehatan kita harus dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membentuk pola hidup sehat dalam keluarga di Provinsi Kepulau-


VISION OF TOURISM

JUMAT - KAMIS 19 - 25 JULI 2019

7

Gubernur Apresiasi Bupati Basel Jaga Konsistensi Gelaran TCOF Hingga Tahun 2019 JAKARTA – Gelaran Toboali City On Fire (TCOF) terus bergulir, suksesnya TCOF terbukti dari pertama kali digelar pada TCOF sesi 1 tahun 2016 silam. Dan tahun 2019 ini sudah berjalan tahun keempat. Suksesnya TCOF menjadi gaung menarik didunia pariwisata Indonesia. Hal ini terlihat dari “back up” Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI yang ikut andil dan mendukung penuh atas terselenggaranya TCOF menjadi Calender of Event (CoE) Kemenpar RI tiap tahunnya. Tentunya ini menjadi tugas bersama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah kabupaten untuk ikut serta mensukseskan TCOF di Kabupaten Bangka Selatan. Tercatat, adanya pertumbuhan dan perkembangan kunjungan wisatawan ke Babel pada umumnyaa dan Basel pada khususnya. “Peran serta sangat luar biasa terbukti meningkatnya wisa-

tawan ke Bangka setiap tahunnya. Kunjungan ke Provinsi Babel, tercatat pada tahun 2017 sebanyak 369 ribu, tahun 2018 2,72 juta, dan semester pertama tahun 2019 meningkat dari semester pertama tahun sebelumnya,” kata Gubernur Provinsi Babel, Erzaldi Rosman Djohan pada acara Launching TCOF season 4 di Balairiung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar RI, Rabu (17/7) sore. Ia menuturkan, kegiatan penunjang meningkatnya wisatawan ke Babel disebabkan rutinnya kegiatan pariwisata yang digelar di Provinsi Babel. “Hampir setiap bulan ada event pariwisata nasional di

Disbudparpora Perjuangkan DAK Hingga Datangkan Investor untuk Genjot Pariwisata Bateng KOBA - Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Bangka Tengah(Bateng) perjuangkan DAK(Dana Alokasi Khusus) hingga datangkan investor untuk pengembangan pariwisata di Bateng. Dana DAK Tahun 2020 yang diusahakan Oleh Disbudparpora Bateng akan digunakan untuk pengembangan di 3 objek wisata, yaitu Pantai Terentang, Danau Kaolin Nibung, dan Wisata Bahari Perlang. Disbudparpora juga gencar melakukan pendekatan kepada investor- investor, dan bebarapa investor menyambut baik tawaran tersebut dengan melakukan survey ke beberapa objek wisata yang ada di Bateng. Kepala Disbudpora Bateng, Zainal, menjelaskan bahwa pihaknya akan berangkat ke Jakarta dalam waktu dekat untuk mengusahakan agar DAK dapat cair di Tahun 2020, ” Pengembangan objek wisata tidaklah mudah dan membutuhkan biaya yang sangat besar, makanya kita tidak mau hanya bergantung pada APBD saja, kita usahakan cara lain yaitu melalui dana DAK, dan staf kita hari ini akan berangkat ke Kementrian Pariwisata RI untuk mengupayakan agar DAK kita dapat cair di Tahun 2020,” ujarnya Rabu(17/7/2019 kemarin. Dari dana DAK nanti, objek wisata yang akan dikembangkan adalah Pantai Terentang, Danau Kaolin Nibung, dan Wisata Bahari Perlang, “Pantai Terentang nanti akan kita bangun dermaga dan Taman, di Danau Kaolin akan dibangun tugu dan gapura selamat datang, dan wisata Bahari Desa Perlang akan diadakan Glassboat dan fasilitas menyelam. Kita berharap usulan kita dapat terealisasi agar ketiga objek wisata kita dapat segera kita kembangkan, Karena ketiga objek wisata itu sedang meningkat jumlah kunjungannya,” jelas Zainal. Zainal mengatakan bahwa pihak Disbudparpora Bateng juga melakukan pendekatan ke pihak investor agar mau menginvestasikan dananya ke sektor wisata, terutama di wilayah Bateng, “Kita terbuka kepada siapa saja yang mau berinventasi di Bateng, kita juga telah berkomunikasi ke beberapa investor yang bergerak di sektor pariwisata dan mereka ada yang sudah mulai survey. Mudah- mudahan ada yang mau berinvestasi agar sekto pariwisata bateng semakin hidup dan berdampak positif bagi ekonomi masyarakat Bateng,” pungkasnya. (jon)

Provinsi Babel, dan baru-baru ini ada triathlon di kabupaten Bangka dan di kabupaten Belitung dan alhamdulilah menunjukkan kenaikan jumlah persertanya,” tukas Erzaldi. Selain itu, ia juga menjelaskan Pemprov Babel terus memviralkan seluruh kegiatan even pariwisata di Provinsi Babel. “Kita terus viralkan event diseluruh daerah di Provinsi Babel dan dengan strategi sport tourism sangat mengena dan ini sudah menjadi lompatan luar biasa untuk lebih mendunia,” ujarnya. Sementara itu, untuk event pariwisata nasional TCOF sesi 4, ia mengapresiasi Bupati Basel yang tetap komitmen dan konsis-

ten melestarikan dan mengembangkan pariwisata di Negeri Junjung Besaoh. “Apresiasi kita berikan ke Bupati Basel, Bapak Justiar Noer yang sampai saat ini tahun 2018 sangat konsisten mengembangkan pariwisata di Basel dengan penuh inovatif dan kreatifitas dan TCOF ini sendiri merupakan gagasan dan ide dari istri beliau Ibu Ekawati Justiar,” tandasnya. Untuk itu, ia berharap event di Babel terus digalangkan dan Pemkab se Babel bersinergi dengan Pemprov Babel dalam mengembangkan dan memajukan pariwisata di Provinsi Babel. “Semoga kedepan event di Babel terus bergulir dan rutin. Dan dapat saling bersinergi baik antara Kabupaten se Babel dengan Pemprov Babel,” ucapnya seraya menambahkan Babel akan mempersiapkan event internasional yakni F1 speed boat dan insya Allah dapat dukungan dari Pemerintah Pusat bahwa Babel mau ambil bagian di F1 speed boat air. (pra)

10 Desa Wisata Khusus Ditargetkan Terealisasi Tahun Ini TANJUNG PANDAN - Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie akan mengusulakan 10 Desa Wisata yang sudah eksis di Belitung. “Ini baru usulan perlu di kongkritkan dengan Dinas Pariwisata karena mereka sudah punya kategori Desa wisata yang sudah eksis, dan saya mau menggabungkan dengan Desa Investasi,” ujarnya. Menurutnya tidak semua desa punya destinasi pariwisata tetapi bisa dijadikan ramah investasi, Ia memisalkan seperti Desa Pegantungan yang memiliki kawasan Industri, kenapa tidak desa tersebut di Jadikan Galery. “Ini harus kita dorong, tapi infrastruktur harus siap, internet harus masuk, suapaya layanan Online Single Submission (OSS) bisa langsung disitu,” ujarnya.

Selanjutnya ia mengatakan mengapa di terapkan 10 Desa kawasan wisata khusus tersebut di Belitung terinspirasi oleh pusat. “Kita mengikuti pusat yang memberlakukan 10 Bali baru atau 10 kawasan wisata khusus, kalau kita mau 42 Desa langsung hebat itu pasti memerlukan waktu yang sangat panjang, tapi kalau kita menetukan 10 desa kita dorong, mungkin akan kelihatan hasilnya yang lebih signifikan,” Paparnya saat ditemui Laspela,(17/07/2019). Ia mengatakan 10 Desa wisata khusus tersebut akan terealisasikan pada tahun ini juga. “Tahun ini pasti kita selesaikan, dan ini juga pasti APBD kita akan di kucurkan untuk mensuport itu, di luar anggaran ADD ya. Misalnya kita suport di jalanya, akses jalan yang masih kurang baik kita suport nanti,” terangnya. (din)

Isyak: Belitung tidak Lagi Hanya Bicara Masalah Pantai Saja TANJUNG PANDAN - Belitung memang terkenal dengan pantainya yang indah, batuan granit dan hamparan pasir putih yang halus, Tapi Belitung sedang menjajakan destinasi wisata terbaru yang tidak melulu tentang pantai. Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie mengatakan Belitung tidak lagi hanya bicara masalah pantai saja, namun banyak sekali destinasi wisata baru yang masih di kembangkan. “Sawah perepat, membatik, melukis, menjemur ikan asin, dan banyak lagi, jadi Belitung tidak lagi di kenal hanya dengan Pantai nya yang indah saja, itu yang mau kita dorong” jelas Isyak. Isyak mengatakan wisata yang seperti ini sebenarnya banyak sekali diminati oleh wisatawan dari manca negara. “Seperti Desa Perepat, mereka bingung mereka tidak punya pantai gimana mau jadi desa wisata, saya jawab tidak selalu pantai, mereka punya Sawah Agrotourism yang di kelilingi oleh bukit, sambil makan di sawah, sambil bermain di sawah. Jadi ada jaualan paket wisata seperti itu, itu yang harus kita kembangkan,” paparnya Ia memisalkan seperti orang Singapura yang rela membayar mahal untuk berlibur ke Thailand karena ingin berwisata yang memiliki banyak pengalaman, seperti melukis, belajar menanam. “Seperti itu, belajar menanam menggale, mencabutnya, terus menggoreng sendiri, kita gabungkan dengan paket wisata, dan itu tourism yang tidak selalu pantai,” jelasnya. Lebih lanjut ia ingin merubah maindset Dinas dan orang-orang yang selalu bilang wisata selalu jualan pantai yang indah di Belitung. “Jualan experient itu yang benar, bagimana membuat ikan asin, dari tahapan awal sampai akhir seharian itu, nanti kalau sudah jadi boleh di bawa pulang, yang begini begini yang harus kita buat,” pungkasnya. Ia juga mengatakan penurunan wisatawan yang berkunjung ke Belitung juga di sebabkan karena kejenuhan terhadap wisata di Belitung. “Kita tidak bisa lagi jualan wisata yang biasa-biasa aja, itu yang bikin kita gagal, penurunan kunjungan wisatawan juga bukan hanya tiket mahal tapi juga karena kejenuhan terhadap Belitung, harus kita akui itu. Kalau kita tidak segera berbenah, tingkat kejenuhan ini akan sampai pada titik yang paling rendah,” Ungkapnya. (din)

Sanggar Tari Dharma Habangka Pembuka Launching TCOF sesi ke IV JAKARTA – Sanggar seni Tari Dharma Habangka ikut memeriahkan launching tcof sesi ke IV dengan membawa tari Legenda Sepetek di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata RI, Rabu (17/7) . Tarian daerah putra putri asal Basel ini sngat memukau dan me-

mikat para tamu undnagan yang ikut hadir diantaranya Menteri Pariwisata, Arif Yahya, Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan, Bupati Basel Drs. H. Justiar Noer dan tamu undangan lainnya. Berpersonil 9 orang, dengan 5 penari laki-laki berbalut kostum ala tentara inggris dan 4 penari perempuan menggunakan busana tradisional Bangka menjadi pusat perhatian seluruh hadirin di Balairung Sosielo Soedarman.

Pantauan Laspela.com, dengan ayunan tarian lentur tubuh penari, mereka terlihat sangat menjiwai tarian itu yang menceritakan tarian ini berpijak dari tarian campak yang menggabungkan unsur kolonial dan musik dalam pengaruh budaya luar, tanpa meninggalkan unsur tradisi Bangka Belitung. Dengan durasi 10 menit, tarian Sepetek berhasil membuat Menteri Pariwisata tersenyum

dan memberikan tepuk tangan yang diikuti oleh seluruh hadirin yang hadir dengan duarasi. Tak hanya itu, sanggar seni tari Dharma Habanka juga menampilkan tarian tradisional bertajuk Hedeka Bumi. Hedeka Bumi merupakan wujud syukur kepada bumi yang bertujuan menolak bala/malapetaka. Tarian ini juga merupakan cerita atau ritual dengan pesta kampung sebagai wujud kebersa-


8

PELANGI SPORT

JUMAT - KAMIS 19 - 25 JULI 2019

Bupati Ibnu: Jaring dan Giring Atlit Desa Agar Berprestasi di Tingkat Nasional KOBA - Kabupaten Bangka Tengah(Bateng) termasuk ke dalam 25 Kabupaten/ kota se Indonesia yang akan kembali melaksanakan kegiatan Gala Desa Tahun 2019. Bupati Bateng, H. Ibnu Saleh berharap melalui kegiatan ini, Bateng akan melahirkan atlit- atlit berbakat yang berasal dari desa. Bupati Ibnu mengatakan bahwa Bateng adalah salah satu dari 25 kabupaten/ kota yang menyelenggarakan kegiatan Gala Desa tahun 2019, “Kita patut berbangga hati, Kemenpora RI masih mempercayakan Kabupaten Bateng untuk yang kedua kalinya menjadi salah satu dari 25 kabupaten/ kota penyelenggara kegiatan Gala Desa di tahun 2019 ini.

Saya sudah minta kepada Disbudparpora Bateng untuk menyiapkan bonus yang lebih besar dari tahun sebelumnya, termasuk sarana dan prasarana yang dibutuhkan agar segera diperhatikan dengan baik,” ujar Ibnu. Ia melanjutkan Pemkab Bangka Tengah pun saat ini sedang menjaring atlit- atlit desa yang berbakat

secara profesional dan Oleh: Jon Piter cabor(cabang olahraga), digiring ke tingkat nayaitu Bulu Tangkis, Tesional agar kemudian nis Meja, Sepak Bola, dan atlit Bateng dapat berdiri seja- Bola Voli, dan dalam waktu dekat jar dengan atlit dari daerah lain kita akan membuka pendaftaran. mengibarkan Bendera Merah Semua kegiatan akan kita lakputih. sanakan di lingkungan stadion PemKegiatan Gala Desa Bateng kab Bateng agar momen ini juga rencananya akan berlangsung dapat meramaikan Kota Koba, dan pada bulan Agustus 2019, dan memang cabor yang kita pilih merBupati Ibnu mengaku telah me- upakan cabor yang sering dimainkmerintahkan Disbudparpora an oleh masyarakat di desa- desa,” Bateng untuk mempersiapkan tuturnya. segala sesuatu yang menjadi keBonus yang akan disiapkan sebutuhan selama pelaksanaan kegia- suai arahan Bupati Bateng tentan Gala Desa. tunya kata dia menyesuaikan denKepala Disbudparpora Bateng, gan anggaran yang tersedia, selain Zainal, menjelaskan bahwa pihakn- mendapatkan biaya kegiatan sebeya telah mempersiapkan segala ses- sar Rp. 100 juta Sesuai Surat Kepuuatu berkenaan dengan penyeleng- tusan(SK) penetapan dari Kemengaraan kegiatan Gala Desa 2019, pora RI, juga menganggarkan dana “Gala Desa tahun 2019 di Sharing melalui APBD Bateng taBateng akan mempertandingkan 4 hun 2019. (jon)

Gadis 17 Tahun Ini Raih Podium Ketiga untuk Atlet Sepeda PANGKALPINANG – Hari kedua kejuaraan Pra PON XX dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda 2019 di Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan, mempertandingkan Kelas Criterium (Pra PON) Putra dan Putri. Pada kedua kategori lomba ini, atlet sepeda Bangka Belitung belum bisa berbuat banyak. Hanya saja pada hari yang sama, Minggu (14/7/2019), atlet Sepeda Road Bike Babel mampu menunjukkan taringnya, dengan meraih podium ke tiga di kelas Individual Road Race (IRR). Satu-satunya atlet sepeda Babel yang berhasil unjuk gigi di Kelas IRR tersebuat adalah Putri Fenia Lestara. Gadis berusia 17 tahun ini berhasil meraih prestasi naik podium ke tiga, setelah meninggalkan peserta lainnya dari 26 provinsi. “Alhamdulillah, Putri Fenia Lestara mampu unjuk kebolehan. Putri berhasil meraih podium ke tiga, setelah bersaing ketat dengan atlet lainnya. Ini modal kita untuk menggantungkan harapan pada olahraga balap sepeda masa depan,” ujar Ferdiyan Hermawan Loebis, Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam keterangan pers, Minggu (14/7/2019) malam. Sementara itu, wakil Babel dari atelt putra belum bisa meraih prestasi. Pada kategori lomba yang diikuti atlet sepeda dari 26 provinsi ini, Babel menurunkan dua atlet putra, yakni Reyfan dan Juan. Keduanya turun di kelas Individual Road Bike Kelas Junior. Pada hari ketiga perlombaan, Senin (15/772019), atlet Road Bike Putra dan Putri Babel akan berlaga kembali di kompetisi Individual Road Race (IRR) yang akan di pertandingan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. “Tentu kita semua masyarakat Babel berharap dan berdoa, para atlet sepeda ini akan mampu meraih prestasi dan mengharumkan nama Negeri Serumpun Sebalai,” ujar Bob. Sedangkan untuk Kelas Kategori Cross Country yang menjadi kelas andalan Babel, dijadwalkan akan dipertandingkan Minggu depan tanggal 19-20 Juli 2019. Pengurus ISSI Babel berharap pada kelas MTB XCO ini para atlet sepeda Babel bisa memberikan point maksimal. Tujuannya agar para atlit MTB Babel bisa lolos ke PON PAPUA 2020 nanti. “Insya Allah kita bisa. Mohon doa masyarakat Babel,” lanjutnya. Dalam kejuaraan Pra PON XX dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda 2019 di Kota Lubuklinggau ini, para Atlet Balap Sepeda Provinsi Bangka Belitung bersaing adu cepat dengan 25 provinsi lainnya se Indonesia. Pra PON XX Papua dan Kejurnas Lubuklinggau ini sudah dimulai sejak tanggal 12 Juli sampai 21 Juli 2019 mendatang. Dalam ajang pertandingan kali ini ada dua kelas yang dilombakan yakni Road Bike Pra PON 2020 dan Kejurnas 2019. Serta Mountain Bike Pra PON dan MTB Kejurnas. Lokasi penyelenggaraan, untuk Road Bike Pra Pon kelas Individual Time Trial (ITT) start dan finish dilaksanakan di Terminal Watas dengan menempuh lintasan di jalan lingkar Selatan sepanjang 30 Km untuk putra dan 20 Km untuk putri. Untuk kelas Individual Road Race (IRR), start dan finish juga di dilaksanakan di Lapangan Perbakin. Lalu untuk kelas Criterium Start dan Finish juga menggunakan lintasan Lapangan Perbakin. Selanjutnya untuk kelas Mountain Bike (MTB), semua kelas akan dipusatkan di track Internasional Bukit Sulap dari 16 Juli 2019. (*)


PELANGI BABEL 9

JUMAT - KAMIS 19 - 25 JULI 2019

Mulkan Tinjau Kesiapan Wakil Peserta Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional SUNGAILIAT –– Bupati Bangka Mulkan melakukan peninjauan persiapan penilaian dua sekolah peserta lomba sekolah sehat (LSS) tingkat Nasional tahun 2019, Selasa (16/07/19), yakni di TK. Amaliyah, dan SMA Negeri 1 Sungailiat. Mulkan mengatakan, tinjauan tersebut dimaksudkan untuk melihat sejauh mana kesiapan kedua sekolah itu dalam mewakili Kabupaten Bangka sebagai nominasi sekolah sehat. “Kunjungan ini kita lakukan sebagaimana untuk melihat kesiapan dari kedua sekolah, yaitu TK Amaliyah dan SMA 1 Sungailiat yang pada tanggal 22 mendatang akan ikut dalam lomba sekolah sehat tingkat nasional tahun ini,” jelasnya. Ia melanjutkan, dalam kunjungannya, Mulkan juga ingin melihat apa saja yang masih kurang dari persiapannya, sehingga dapat ditangani sesegera mungkin. ”Kita ingin melihat apa-apa saja yang masih kurang. Tapi kita lihat kesiapan ini sudah cukup memadai lah, tidak ada yang kurang,” ungkapnya. Ia menginginkan kunjungan serupa untuk terus dilakukan. Karena dengan kunjungan ini, kata Mulkan, kondisi kedisiplinan pihak sekolah dalam menjaga kebersihan akan tetap terjaga. Selain itu, Mulkan juga mengharapkan, adanya lingkungan yang bersih dapat membuat proses belajar mengajar berjalan dengan aman dan lancar. ”Kalau lingkungan sekolah itu bersih, pastinya akan sehat. Dengan adanya lingkungan yang bersih, maka para siswa dan orang tua murid juga akan merasa nyaman saat menuntut ilmu. Mereka akan merasakan kenyamananlah,” tuturnya. (mah)

Delegasi Myanmar Berkunjung ke Babel untuk Pelajari Pertambangan Timah PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, menerima kunjungan 24 Delegasi Myanmar, yang berlangsung di ruang Tanjung Pendem Kantor Gubernur Babel, Rabu (17/7/2019). Delegasi tersebut merupakan perwakilan dari jajaran Pemerintahan Myanmar, Dewan Perwakilan Rakyat (Parlemen) Myanmar, pengusaha dan instansi terkait lainnya. Khin Latt Gyi, Delegasi Myanmar, menjelaskan, kehadiran mereka ke Babel untuk mempelajari tentang pertambangan timah yang ada Babel. Ia mengucapkan terima kasih atas kesediaan Gubernur Erzaldi yang menerima langsung kehadiran mereka dalam studi banding di Babel. “Saya mengucapkan terimakasih atas diterimanya delegasi Myanmar dalam studi banding di Babel, terkait dengan pertamban-

gan timah,” kata Khin yang diterjemahkan oleh translator dari Myanmar. Sementara, dihadapan para delegasi Myanmar, Gubernur Erzaldi menjelaskan, Babel merupakan provinsi yang memiliki kekayaan alam cukup besar untuk dikembangkan. “Selain itu Babel juga selalu menjaga sisi kerukunan dan kedamaian antar suku, agama, ras, dan golongan, serta saling bersinergi didalam asimilasi yang ada,” jelas Erzaldi. Selama ini, ditambahkan Erzaldi, Babel dikenal dengan pertambangannya, namun saat ini, Pemerintah Provinsi telah men-

gambil langkah dalam menggantikan penghasilan yang telah ada dari tambang ke dunia pariwisata. “Makanya, Pemprov Babel telah membuat kebijakan dalam pengaturan dan pengelolaan tata ruang yang ada, sehingga kawasan – kawasan pertambangan

yang ada selama ini, dapat difungsikan menjadi kawasan pariwisata,” ungkapnya. Erzaldi menambahkan, untuk pertambangan masih berjalan, tapi dengan hasil pertambangan, kata dia belum dapat mengungkit secara signifikan perekonomian Babel.(wa)


10

PELANGI BABEL

JUMAT - KAMIS 19 - 25 JULI 2019

Pemkab Bangka Targetkan PPJU Tahun 2019 Sebesar Rp 25,5 Milyar SUNGAILIAT — Pemerintah Kabupaten Bangka menargetkan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) sebesar Rp 25,5 miliar pada tahun 2019. Angka tersebut ada kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bangka, Restunemi mengatakan kenaikan PPJU disebabkan oleh bayaknya pemasangan instalasi listrik baru. “Tahun ini kita targetkan 25,5 miliar sebelumnya 25,3 miliar jadi ada kenaikan sedikit. Kenaikan ini sesuai dengan tingkat pemasangan instalasi listrik baru dan penggunaannya, jadi bukan semata-mata naik,” ungkapnya, Rabu (17/07/19). Banyaknya pemasangan instalasi listrik di perumahan ataupun ruko akan

menambah pendapatan pajak dari sektor penerangan jalan di kabupaten Bangka. “Kita kan banyak pembangunan perumahan dan itu pasti pasang instalasi listrik jadi otomatis banyak yang menggunakan listrik ini,” tambahnya. Ia mengatakan PPJU diambil dari setiap mas-

yarakat yang membeli pulsa atau token listrik sebesar 10 persen di setiap transaksi. “Setiap kita beli token, itu artinya kita sudah menyumbang dan membayar pajak karena 10 persen dari transaksi kita itu langsung dipotong. Jadi nanti duitnya itu dari PLN langsung disetor ke

kas daerah,” terang Restu. Namun PPJU yang didapatkan oleh daerah tersebut bukan hanya digunakan untuk penerangan jalan saja tapi juga untuk pembangunan lainnya seperti infrastruktur, sosial serta kesehatan. “Jadi pajak ini bukan cuma buat lampu jalan saja tapi pembangunan lainnya juga pakai uang ini juga, baik pembangunan infrastruktur maupun kegiatan ataupun program sesial dan kesehatan. Memang banyak masyarakat yang bertanya sudah bayar pajak tapi lampu jalan tidak ada,” jelasnya. Dalam hal ini pihaknya bekerjasama dengan pihak PLN dan dinas PU dan perhubungan Bangka dalam mensosialisasikan terkait penggunaan PPJU. “Dengan membayar token, itu berarti masyarakat sudah ikut andil dalam pembangunan daerah,” ungkap Restu. (mah)

Sahirman: Ada 6 Pejabat Pemprov yang Mencalonkan Diri di Lelang Sekda Babel PANGKALPINANG – Sebanyak 6 pejabat eselon II dengan golongan IV/d di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel tercantum sebagai calon kandidat posisi pimpinan tinggi madya/ Sekda Babel. Sebelumnya, ada empat kandidat calon Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka, pada Rabu (10/7/2019) lalu menjalani seleksi wawancara yang dilakukan tim seleksi (Timsel) yang ketuai Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Bangka Belitung (Babel), Sahirman Jumli. Keempat calon Sekda tersebut yakni Sekda Bangka Barat (Babar) Yunan Helmi, Asep Se-

tiawan, Andi Hudirman dan Ahmad Muksin. “Satu orang peserta tak hadir otomatis gugur, yakni Asmawi. Mungkin dia sakit,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Babel, Sahirman Jumli kepada wartawan, Senin (15/7/2019). Ia menyampaikan, pendaftaran lelang posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Belitung (Babel), Jumat (12/7/2019) kemarin resmi ditutup. Lanjut Sahirman, adapun keenam pendaftar tersebut termasuk dirinya, yakni Fery Insani yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Babel, Asisten bidang Perekonomian Yanuar, Kepala Arsip dan Perpustakaan Rofiko, Kepala

DP3ACSKB Babel Susanti dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Babel KA Tajuddin. “Ya, keenam ini yang sudah mendaftar. Dan hari ini Jumat (17/7/2019) kemarin sudah ditutup, dan keenam berkas pendaftaran ini akan dirapatkan lagi oleh Panitia Seleksi (Pansel),” ujar Sahirman. Dikatakan Sahirman, pansel Sekda Babel sendiri terdiri dari Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Prof Murtir Jeddawi, Prof Bustami Rahman, Wakil Rektor IPDD Prof Sadu Wasistiono, staf Ahli Bidang Aparatur Dan Pelayanan Publik Kementerian Dalam Negeri Dr Drs Yusharto Huntoyungo dan Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB) Dr M Yusuf. “Jadi mereka yang menyeleksinya hingga pada tahapan wawancara yang berlangsung pada bulan ini,” jelasnya. Sahirman menyebutkan, dari keenam kandidat tersebut bahwa tahapan tes wawancara belum final. Yang mana tahapan selanjutnya, menurut dia, para peserta harus melewati tahapan assesment yang dilaksanakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI. (wa)

Gubernur Babel Inginkan Jasa Raharja Buat Terobosan dalam Berikan Pelayanan kepada Masyarakat PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman menginginkan Jasa Raharja Cabang Babel, membuat sebuah terobosan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Saya ingin ada terobosan lagi atas pelayanan Jasa Raharja, agar lebih cepat. Saya berterima kasih perihal kecekatan pihak Jasa Raharja untuk Anggota Pol PP yang mendapatkan musibah dahulu,” kata Erzaldi saat menerima Kepala Jasa Raharja Cabang Babel, Agus Doto, di Ruang Kerjanya Kantor Gubernur Babel, Rabu (17/07/2019) siang. Selain itu, Erzaldi mengatakan, bawah dirinya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan Jasa Raharja di Babel. “Saya juga menyatakan mendukung mensosialisasikan hak dan kewajiban masyarakat pengendara kepada masyarakat Babel,” ujarnya. Sementara itu, Agus Doto selaku Kepala Jasa Raharja Cabang Babel menjelaskan, peran dan fungsi Jasa Raharja sebagai Perusahaan BUMN adalah memberikan santunan kecelakaan lalu lintas kepada para korban kecelakaan. Jasa Raharja, kata dia, juga memiliki keunggulan Program Jemput Bola dan pembayaran klaim di hari Sabtu dan hari Minggu, sehingga pembayaran santunan tidak mengenal hari libur. “Masyarakat berkewajiban untuk membayarkan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan setiap tahunnya. Namun masyarakat berhak untuk menerima santunan apabila mengalami kecelakaan lalu lintas,” tutupnya.(*)

Memantapkan Dakwah

Pemuda Muhammadiyah Babel akan Gelar Musyawarah Wilayah PANGKALPINANG - Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Babel akan menggelar Musyawarah Wilayah ke IV di Pangkalpinang pada tanggal 26-28 bulan Juli 2019 di kota Pangkalpinang dengan tema Menguatkan ideologi, memantapkan dakwah dan menjaga Marwah Muhammadiyah. Afrizal selaku panitia pelaksana mengatakan Muswil PW Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung ini merupakan forum yang membahas program kerja dan arah gerakan Pemuda Muhammadiyah untuk periode 2018-2022 agar lebih menguatkan ideologi dan menjaga Marwah Muhammadiyah. Salah satu agenda Muswil juga melakukan pemilihan pengurus baru Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Bangka Belitung. “Harapan kegiatan ini berjalan langsung sesuai konstitusi or-

ganisasi pemuda Muhammadiyah sehingga melahirkan kepengurusan berikutnya yang bisa menguatkan ideologi, memantapkan dakwah dan menjaga Marwah Muhammadiyah. Karena musyawarah wilayah merupakan proses reorganisasi yang harapannya membangun sinergitas gerakan dakwah berkemajuan,” Ungkapnya. Sementara Hamdani selaku panitia pemilihan (Panlih) menjelaskan Muswil kali ini sangat berbeda dengan sebelumnya karena ada perubahan skema pemilihan hasil tanfidz Muktamar Yogyakarta kemarin. “Kali Ini kita akan memilih 11 formatur dari bakal calon yang mendaftarkan dirinya sebagai calon formatur, dari 11 Formatur terpilih selanjutnya akan bermusyawarah menentukan siapa yang akan menjadi ketua dan sekretaris Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung periode 2018-2022 di forum muswil tersebut,” Tuturnya.(rill/*)


CONNECTION

JUMAT - KAMIS 19 - 25 JULI 2019

Toboali City on Fire (TCOF) Diapresiasi Presiden, Menteri dan Gubernur

Cita Rasa sekaligus personal brandingnya. Bagai matahari yang tidak pernah merasakan kehangatannya, atau bunga yang tak mencium aromanya, Venny telah berjasa memberi rasa dan aroma pada makanan. Dan hebatnya lagi, Venny telah berhasil menciptakan pencampuran yang harmonis antara rasa asli dari bahan dan rasa bumbu sehingga menghasilkan rasa makanan yang enak dan lezat sebagaimana diwariskan oleh nenek dan ibunda kita. Venny juga tidak pernah menyangka bahwa ia telah memberikan kontribusi kepada khalayak dan masyarakat melalui Veni Bumbu membantu pencernaan makanan yang dapat merangsang usus untuk mencerna makanan menjadi lebih baik. Anggota KADIN Kepulauan Babel melalui Asosiasi/Organisasi PERWIRA Babel itu kini menapaki anak tangga sukses tatkala ia menemukan ramuan bumbu instan sebagaimana produk-produk perusahaan besar nasional. Memang cita-cita akhirnya adalah Veni Bumbu, ciptaannya bisa dipasarkan secara massal di nasional, bahkan internasional. “Inspirasi bisa datang dari mana saja. Bergerak di bidang penggilingan bumbu di Pasar Pangkalpinang, nampaknya diperhatikan oleh Reza ASN di Disperindag Provinsi waktu itu. Ia menyarankan agar saya menciptakan bumbu instan lempah kuning yang melegenda di Provinsi Babel. Dengan penuh semangat menggeluti saran Reza, google dan saran teman-teman, akhirnya bumbu itu pun tercipta,” kata Venny di Rukonya depan Pasar Pagi beberapa

Atraksi Beri Nilai Tambah waktu lalu mengisahkan sejarah Veni Bumbu. Venny berkisah, “Sekitar dua tahun lebih yang lalu. saya pernah ikut program pematenan merk produk. Dan Veni bumbupun kita patenkan selain Halal MUI dan IPRT serta pemenuhan standar lainnya.” Kini Veni Bumbu memperluas varian produknya hingga 11 item seperti lempah kuning, lempah darat, sambel terasi bangka, rendang, opor, kari, semur, ungkep, soto bening, soto santan dan nasi goreng. Ia mensyukuri peluang usaha bumbunya diterima masyarakat masih sangat besar. “Apalagi di kota Pangkalpinang, ataupun nasional kompetitornya masih sangat sedikit dibandingkan dengan usaha-usaha lainnya,” ungkap Venny. Tak segan-segan Venny beradaptasi dengan kondisi pasar dan turut berpromosi di dalam maupun luar negeri agar produk Veni Bumbu semakin dikenal masyarakat luas. Venny mengatakan, “Bumbu dalam kemasan sachet baru seputaran

Pangkalpinang dan Bangka karena baru launching 10 april 2019. Tapi kalau yang kemasan sebelumnya udah sampai ke luar daerah, bahkan sampai ke manca negara dan lebih sering dibawa pelajar-pelajar kita yang kuliah di luar negeri.” Venny mengaku, “Di antara 11 varian bumbunya, yang banyak diminati dan penjualannya sangat cepat ada beberapa,yaitu Lempah Kuning, Sambel Terasi, Nasi Goreng, Ungkep, Rendang dan Opor. Last but not least. Venny yang pernah menjadi model di tahun 80 an itu sudah makan asam garam dunia usaha, promosi dan marketing. “Cita cita saya, saya sangat berharap produk Veni Bumbu produksi Babel ini lebih dikenal di kota sendiri, atau seluruh propinsi. Dan tentu saja pasar nasional karena prospeknya masih sangat bagus,” harap Venny. Tentu saja cita-cita itu sangat mulia. Bukankah, “Bumbu paling kuat yang dapat kita tambahkan dalam setiap hal adalah cinta”. Semoga!

Segera Kirim Surat pertemuan ini kami dan Gubernur Sumsel mengajukan proyek pembangunan jembatan Bangka-Sumatera (BATERA) sebagai Proyek Strategis Nasional atau PSN. Menteri PUPR tadi memberikan arahan agar kami segera membuat dan mengirim surat kepada presiden,” ujar Erzaldi. Dalam pertemuan itu, kata Gubernur Erzaldi, Menteri PUPR menyatakan sangat memungkinkan pembangunan jembatan Bangka-Sumatera (BATERA) itu dilakukan dengan menggunakan dana APBN. Erzaldi memberikan apresiasi atas perhatian Menteri PUPR tersebut, “Hal ini merupakan suatu hal yang sangat baik sehingga tahun ini juga beliau menjanjikan akan melakukan Feasibility Study dan pembuatan DED,” tutur Erzaldi. Dukungan dan doa dari seluruh kalangan masyarakat Babel, kata Gubernur Erzaldi, sangat diharapkan sehingga pembangunan jembatan ini dapat terealisasi. Orang nomor satu di Kepulauan Babel itu mengatakan, “Jembatan ini sangat diperlukan oleh masyarakat karena kunjungan di bidang pariwisata ke Babel akan semakin meningkat. Apalagi di Babel telah ada tiga KEK Pariwisata tentunya Babel akan sangat terbantu dengan adanya pembangunan jembatan ini.” Kata Erzaldi, dengan adanya jembatan ini diharapkan distribusi kebutuhan bahan pokok ke Babel akan semakin lancar. Bila distribusi kebutuhan pokok lancar maka akan sangat memungkinkan harga terkendali dan inflasi pun akan lebih baik lagi. “Selain itu arus balik barang atau komoditi dari Bangka ke daratan Pulau Sumetara lebih terbuka lebar karena ada beberapa komoditi

11

khusus yang tak dimiliki di daratan Sumatera ada di Babel dapat didistribusikan keluar, sehingga apa yang dihasilkan oleh Provinsi Babel dapat lebih cepat termanfaatkan. Begitu juga sebaliknya arus barang ke Babel akan lebih lancar,” kata Erzaldi. Soal pro kontra atau aspek positif dan negatif, menurut Erzaldi, halhal yang positif akan dilebihkan dan hal-hal yang negatif akan dieliminir. Apalagi setiap kegiatan itu pasti ada pro dan kontranya. Erzaldi berharap, “Mari kita berdoa mudah-mudahan pembangunan jembatan ini dapat terealisasi dengan baik.” Tiga Alternatif Kepala Dinas PUPR Pemprov Babel, Noviar Ishak mengatakan, PUPR saat ini dalam tahap pra studi kelayakan jembatan jalur penghubung Bangka Sumatera. Tim percepatan dan sekretariat, kata Noviar Ishak, akan merinci lebih spesifik tugasnya seperti apa dan mengerjakan apa dalam rencana pembangunan jembatan penghubung tersebut. Direncanakan ada tiga alternatif pasangan lokasi yang mungkin dikembangkan, baik untuk sisi pulau Bangka dan sisi pulau Sumatera. "Pertama adalah Tanjung Punai (Babar) ke Juru Taro (Banyu Asin) dengan panjang jembatan 22,6 km, kedua adalah Tanjung Pura (Bateng) keSubgai Batang (OKI) dengan panjang jembatan23,1 Km, dan terakhir Sebagin (Basel) ke Tanjung Tapak, OKI dengan panjang jembatan 15,2 km," kata Noviar Ishak dengan mengasumsikan biaya pembangunan sekitar 15 – 20 triliun. Proyek Strategis Nasional Jembatan penghubung Bang-

ka-Sumatera didorong masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) pada Rencana Jangka Panjang Menengah Nasional (RPJMN) 20192024. Kesimpulan itu merupakan poin yang disampaikan saat Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bertemu pada rapat di Ruang Tanjungpendam, Kantor Gubernur Babel, Jumat (12/7). Rapat itu merupakan tindak lanjut pembicaraan Gubernur Babel Erzaldi Rosman dan Gubernur Sumsel Herman Deru pada rapat koordinasi gubernur (rakorgub) se-Sumatera di Bengkulu baru-baru ini. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumsel, Ekowati Retnaningsih menyatakan, Sumsel merespons positif wacana jembatan penghubung Bangka-Sumatera (BATERA). "Dengan adanya jembatan ini nanti sebagai konektivitas antar pulau antara Bangka dan Sumatera, tentunya ini akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak," kata Ekowati. Seperti halnya Gubernur Babel Erzaldi Rosman, kata Ekowati, Gubernur Sumsel Herman Deru pun serius dengan wacana jembatan yang akan menghubungkan daratan dua daerah yang pernah bergabung dalam satu provinsi ini. "Sehingga beliau menugaskan kepada kami untuk membentuk tim bersama untuk percepatan pembangunan jembatan ini. Ini proyek besar," kata Ekowati. "Kalau konektivitas ini dibuka, biaya logistik komoditas Sumsel yang selama ini memang dikirim ke Bangka, akan menjadi lebih murah. Bangka bisa menekan inflasinya. Ini akan sama-sama menguntungkan," ucap Ekowati. (humas prov babel)

TOBOALI CITY ON FIRE (TCOF) merupakan even atraksi yang menjadi agenda nasional dan kini memasuki tahun keempat. Komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan ini selaras dengan Bangka Cultural Wave, Festival Laskar Pelangi di Belitung dan Gelaran Sport Tourism seperti Sungailiat Triathlon, Asia Pasific Volley. Atraksi dan even tersebut menjadi perhatian Presiden Jokowi, Menteri Pariwisata Arief Yahya serta Gubernur Babel, Erzaldi Rosman karena memberi nilai tambah. Presiden Joko Widodo, Senin, 15 Juli 2019, di kantor Presiden, Jakarta bersama dengan jajaran terkait menggelar rapat terbatas yang membahas pengembangan destinasi wisata prioritas. Orang nomor satu di Republik Indonesia ini mengingatkan pengembangan destinasi wisata tak hanya dilakukan pada pembangunan infrastruktur fisik semata. Presiden meminta pemerintah daerah setempat dengan dibantu lembaga terkait untuk mulai menyiapkan atraksi-atraksi wisata baru yang nantinya dapat menjadi nilai tambah dan menjadi suatu hal yang menarik wisatawan asing. Mantan Gubernur DKI itu mengungkapkan, "Saya kira banyak sekali yang perlu dikerjakan misalnya tarian-tarian budaya yang dari sisi materialnya bagus, tetapi mohon ini mungkin di Bekraf bisa memberikan suntikan mengenai desain pakaian, kostum, dan lain-lain yang bisa diperbaiki dengan sebuah injeksi dari desainer yang baik." Selain itu Presiden menekankan mengenai kesiapan sumber daya manusia (SDM) setempat yang diharapkan dapat membuka diri dan betul-betul mampu menghadirkan suasana yang nyaman bagi para wisatawan yang datang. Maka itu, Kepala Negara meminta jajarannya

untuk menyediakan beragam pelatihan bagi para SDM lokal. Presiden berharap, "Semuanya diberikan pelatihan-pelatihan sehingga mereka bisa betul-betul mampu melayani wisatawan dengan baik dengan keramahtamahan, dengan senyuman yang baik, dan juga pembenahan sarana dan prasarana yang ada." "Ini akan memberikan dampak yang baik. Baik perubahan di budaya kerja, budaya melayani, budaya kebersihan," ujar Presiden menambahkan. Tata Ruang dan Promosi Kepala Negara mendapati adanya permasalahan yang harus dibenahi. Dirinya melihat permasalahan dalam hal tata ruang di daerah atau wilayah tujuan wisata. "Memang masih ada problem pengaturan dan pengendalian tata ruang yang masih harus kita benahi" ujarnya. Kemudian, persoalan infrastruktur pendukung pariwisata yang bakal memudahkan wisatawan untuk berkunjung ke titik-titik destinasi wisata di satu provinsi menjadi persoalan kedua yang harus diperbaiki. Terkait hal tersebut, pemerintah pusat dalam sejumlah kesempatan menyatakan kesiapannya untuk mendukung pengembangan pariwisata daerah dengan membantu menyiapkan infrastruktur terkait. Apabila semua hal tersebut di atas sudah dilaksanakan dengan baik, kata Presiden, selanjutnya pemerintah akan menggelar promosi pariwisata secara besar-besaran dan terintegrasi. Dengan itu diharapkan pertumbuhan ekon "Terakhir baru promosi akan dilakukan secara besar-besaran secara terintegrasi sehingga betul-betul kita mendapatkan manfaat, mendapatkan multiplier effect yang besar, dan memberikan pertumbuhan pada ekonomi daerah maupun ekonomi nasional," tandas Presiden Jokowi. (Biro Pers Sekpres)

Tugu Sinergi Peresmian Tugu Sinergi serta launc dua logo icon yaitu Logo Icon PGK dan Logo Icon Beribu Senyuman, merupakan bentuk nyata kerja HIPMI dalam bersinergi dengan Pemerintah kota Pangkalpinang. Orang nomor dua di Kota Pangkalpinang itu dalam sambutannya mengatakan, “Kami berbangga hati dan berterimakasih sekali kepada himpunan pengusaha muda Kota Pangkalpinang yang ternyata masih menunjukkan keperduliannya kepada Kota Pangkalpinang. Saya atas nama pemerintan memberikan apresiasi yang tinggi.” Peresmian Logo Icon PGK dan Logo Icon kota Beribu Senyuman, bertempat di gedung OR kantor Walikota Pangkalpinang, Selasa (16/7/2019). Sofyan menilai kedua logo tersebut merupakan inovasi yang sangat berman-

faat, dan juga merupakan identitas kota Pangkalpinang. “Dengan logo ini pun orang lebih mengenal kota Pangkalpinang secara singkat dan ringkas,” tuturnya. Ia berharap, logo ini membutuhkan perjuangan untuk disosialisasi kepada masyarakat, agar masyarakat tahu. Ia menyarankan, “Karena kalau masyarakatnya saja tidak kenal yah percuma, nah ini menjadi perjuangan kita bersama.” Ia pun meminta kepada seluruh OPD Pemkot Pangkalpinang untuk bersama bersinergi dalam mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat. Dan kepada HIPMI pun diharapkan untuk terus bersama Pemerintah memperjuangkan ini. “Karena ini juga merupakan modal utama kita untuk dikenal orang luar baik Nasional maupaun Internasional,” harapnya. (dnd)


12 GOOD GOVERNMENT

JUMAT - KAMIS 19 - 25 JULI 2019

Bupati Markus Resmikan Bangka Barat Fair 2019 MUNTOK – Bupati Bangka Barat, Markus. SH. membuka resmi Bangka Barat Fair 2019, yang berlangsung di lapangan Gelora pada senin malam (16/7/2019). Usai membuka Bangka Barat Fair, Bupati dengan

ditemani Dandim Bangka Barat, Kajari serta para kepala OPD, berkeliling mengunjungi stan pameran milik Perangkat Daerah, sejumlah organisasi dan perusahaan yang ada di Bangka Barat. Pameran ini merupakan agenda rutin Kabupaten Bangka Barat yang selalu diadakan setiap tahunnya.

Dalam sambutannya, Markus mengatakan bahwa even seperti ini merupakan salah satu ajang promosi potensi alam, pembangunan, budaya, ekonomi kreatif dan potensi ekonomi lainnya di Kabupaten Bangka Barat, dalam rangka membangkitkan gairah seni, budaya dan dunia usaha. “Dari pameran ini masyarakat serta para pelaku usaha, dapat mengetahui dan menilai kinerja Pembangunan dan ekonomi saat ini dengan harapan dapat meningkatkan partisipasinya dalam menyukseskan Pembangunan di Kabupaten ini pada tahun-tahun ke depan,” kata Bupati. “Di samping

itu, pameran ini juga dapat menjadi sarana silaturahmi, hiburan dan rekreasi bagi seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Bangka Barat,” lanjutnya. Selanjutnya bupati mengatakan bahwa bagi para pelaku bisnis even ini dapat memberikan dampak positif untuk memperkenalkan produk dan menjual produknya sehingga memberikan pengaruh terhadap ekonomi masyarakat dengan harapan ekonomi masyarakat akan memiliki landasan yang lebih kuat dengan mengembangkan sumber daya lokal, hal ini sesuai dengan misi Pemkab memperkuat pondasi perekonomian yang berbasis potensi lokal dan berkelanjutan. “Semoga dengan adanya agenda rutin seperti ini, selain bisa mengembangkan sektor UMKM, juga bisa menarik para investor untuk menanamkan modalnya di Bangka Barat ini,” harapnya. (adv/nop)

185 Jamaah Calon Haji Babar Diberangkatkan Bupati Markus Berpesan Jaga Kesehatan

MUNTOK - Jamaah calon haji asal Bangka Barat (Babar) tahun ini berjumlah 185 orang. para jamaah ini akan terbagi dalam 2 kelompok terbang (kloter). yakni kloter 8 akan diberangkatkan pada 13 Juli 2019 dan kloter 9 akan diberangkatkan pada 14 Juli 2019. Bupati Bangka Barat, Markus dalam Walimatussafar sekaligus pelepasan 185 calon jemaah haji asal Kabupaten Bangka Barat 1440 H mendoakan pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar sesuai dengan harapan. Markus berpesan pada para jemaah untuk menjaga kesehatan agar dapat mengikuti seluruh rangkaian

ibadah haji serta menghormati tradisi dan peraturan di negara tujuan, melaksanakan ibadah secara tertib, teratur dan fokus mentaati jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia haji. “Saya berharap agar bapak dan ibu selalu menjaga kesehatan dan senantiasa peka terhadap situasi serta kondisi di lapangan ikuti seluruh rangkaian ibadah haji sesuai dengan tuntunan yang dipelajari ketika pelatihan manasik. Jauhi hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, hormati tradisi dan peraturan yang berlaku di negara tujuan,” pesan Markus. 185 jamaah tersebut terdiri dari 87 orang laki-laki dan 98 orang perempuan yang berasal dari enam kecamatan, masing-masing Kecamatan

Mentok 39 orang, Simpangteritip 25 orang, Jebus 13 orang, Parittiga 20 orang, Kelapa 45 orang dan dari Kecamatan Tempilang 42 orang. Berdasarkan usia, untuk kelompok usia 31 hingga 50 tahun sebanyak 81 orang, usia 51 hingga 70 tahun sebanyak 88 orang dan usia 71 hingga 80 tahun 16 orang. Pada acara tersebut juga diberikan bantuan uang saku dan Al Quran kepada calon jemaah haji yang diserahkan langsung oleh Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat. Acara yang digelar di rumah dinas Bupati ini pun dihadiri Wakapolres Bangka Barat, Joko Triyono, Kejari Bangka Barat, Neva Sari Susanti,

Dandim 0431/Bangka Barat, Bontor Karo-Karo, kepala OPD Bangka Barat, serta undangan lainnya. Uang Saku Rp.1,5 Juta Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyiapkan uang saku sebesar Rp1.500.000 untuk setiap anggota jemaah calon haji yang akan berangkat ke Tanah Suci Mekah tahun 2019. "Uang saku ini diberikan sebagai

tali asih dan perhatian pemerintah kepada seluruh rombongan yang berangkat menunaikan ibadah ke Tanah Suci Mekah," kata Kasubbag Bantuan Sosial Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Barat, Darul Quthni. Selain memberikan bantuan uang saku, Pemkab Bangka Barat juga menyiapkan bantuan transportasi kepada seluruh jemaah calon haji dari daerah itu untuk diberangkatkan menuju Pangkalpinang sebelum bertolak ke Palembang dan meneruskan perjalanan ke tanah suci Mekkah Al Mukaromah.(adv/nop)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
“Segera Kirim Surat ke Presiden” by Paudar Wahyudi - Issuu