Skip to main content

Tanjung Pesona Jadi Keunggulan KEK

Page 1

medialaspela

JUMAT - KAMIS 28 JUNI - 4 JULI 2019

Edisi No 169 12 HALAMAN

Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra

Liu Thian Jiu ‘Jusman’ Penerima BANGKA POS AWARDS

Tanjung Pesona Jadi Keunggulan KEK

Liu Thian Jiu ‘Jusman’ Tokoh Pelopor Penerima BANGKAPOS AWARDS 2019 Inspirator Pembangunan Pariwisata Babel

“It is good to have an end to journey toward; but it is the journey that matters, in the end.” Ernest Hemingway

LIU THIAN JIU atau Jusman Liu mungkin tidak pernah menyangka Tanjung Pesona Hotel and Beach Resort, sebuah karya terobosan di dunia pariwisata yang dibangunnya pada tahun 1991 kini terkenal tidak hanya di Pulau Bangka, Kepulauan Bangka Belitung dan nasional bahkan internasional. “Surga tersembunyi” karena lebatnya hutan belukar itu dibuka oleh Jusman Liu menjadi resort dan hotel dengan pemandangan indah, perpaduan antara pantai, laut serta hamparan pasir putih dengan konfig-

urasi batu-batu raksasa yang penuh pesona, perkasa berpadu dengan langit biru dan awan putih berarak. Jusman Liu membuka Tanjung Pesona sebagai destinasi wisata publik pada tahun 1992. Anak kedua dari pasangan Liu Piang Liong & Thong Kim San itu begitu bahagia menyaksikan bus-bus pownis penuh dengan orang Bangka dari berbagai pelosok berbondong-bondong berwisata ke Tanjung Pesona. “Saya bahagia Tanjung Pesona dikunjungi banyak orang yang berwisata,” kata Jusman Liu pada suatu ketika. Jusman Liu bersyukur

PLN Babel Surplus Energi:

INDEX

Energi KEK Disiapkan

Hal 3 Hal 5 Hal 12 Oleh: Dinda Agus Tiantie dan Herdian Farid Effendi

Pulau Bangka

“Surga”nya Bikers “Jalan Mulus, Kuliner Enak, View Indah, Penuh Senyum” ITULAH kesan kuat yang diungkapkan oleh sedikitnya 400 bikers yang mengikuti Festival Bikers Bangka yang sudah menjajal jalanan mulus dari Pangkalpinang menuju Bangka Tengah dan Bangka Selatan, Jumat (28/6-2019).

Oleh: Agus Ismunarno Wartawan LASPELA Media Group

PEMERINTAH Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, KADIN Kepulauan Bangka Belitung khususnya REI Babel memberikan apresiasi kepala PLN Wilayah Kepulauan Bangka Belitung yang telah memberikan pelayanan penyediaan energi bagi kehidupan masyarakat maupun kehidupan bisnis. “Kita bersyukur dan memberikan apresiasi kepada PLN yang telah bekerja optimal sehingga kondisi energi

Ir. Thomas Jusman MM


2 EKONOMI BISNIS

JUMAT - KAMIS 28 JUNI - 4 JULI 2019

Dorong Pertumbuhan Ekonomi

PLN Babel Berhasil Tingkatkan Penjualan 9,85 % di Triwulan I 2019 PANGKALPINANG – PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (UIW Babel) berhasil meningkatkan penjualan sebesar 9,85 persen pada Triwulan pertama 2019. Pencapaian ini meningkat 0,4 persen dibanding triwulan I tahun sebelumnya sebesar 9,45 persen. Pada triwulan I tahun 2019 pertumbuhan meningkat sebesar 24.498 MWH. Pertumbuhan tersebut disokong oleh dua pulau besar di Bangka Belitung, yaitu pulau Bangka yang tumbuh sebesar 9,50 persen dan pulau Belitung yang tumbuh sebesar 11,05 persen. Sektor industri menjadi kelompok yang tumbuh paling besar yaitu sebesar 35 persen, disusul oleh kelompok tarif bisnis (7,63%), sosial (7,03%), pemerintahan (6,88%), dan rumah tangga sebesar 4,99 persen. Pencapaian ini tidak lepas dari upaya PLN untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan listrik dan meningkatkan kinerja operasi. “PLN terus berkomitmen untuk memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan listrik, berbagai produk kami luncurkan termasuk program-program diskon tambah daya dan layanan premium � jelas Manager Niaga PLN Babel, Nimrod Gordon Sitorus. Tercatat sebanyak 220 pelanggan beralih menggunakan layanan premium PLN Babel karena alasan kenyamanan dan efisien. Hal ini pula yang menyebabkan pertumbuhan pelanggan di sektor bisnis meningkat dari 5,33% menjadi 7,63 persen atau meningkat sebesar 2,29 persen. Saat ini jumlah pelanggan PLN Babel sebesar 458.824 pelanggan yang tersebar di Pulau Bangka, Belitung dan pulau – pulau terpencil di sekitarnya dengan demand di Pulau Bangka sebesar 151 MW dan supply 186 MW, sedangkan di Pulau Belitung memiliki demand sebesar 43 MW dengan supply sebesar 73 MW.(rill/*)

Cafe Gorong Gorong Jadi Sasaran Kalangan Milenial Belitung TANJUNG PANDAN - Terletak persis di sudut persimpangan Jalan Kemuning dan Jalan Pattimura, Kota Tanjungpandan Kabupaten Belitung, cafe ini memang dibangun di atas jalur gorong-gorong atau drainase sal-

uran air. Namun berkat kreatifitas sang pemilik, area ini disulap sedemikian rupa menjadi sebuah cafe cantik dengan konsep kekinian, Sebetulnya cafe ini bernama Dapoer Fezdaf Cafe. Namun tetap saja istilah Cafe Gorong-Gorong yang lebih familiar bagi anak-anak muda Be-

Kopi Kong Djie Tradisi Masa ke Masa TANJUNG PANDAN - Kedai kopi Kong Djie yang berada di Simpang Siburik, Jalan Gegedek, Tanjung Pandan, Belitung, merupakan tempat paling favorit bagi penikmat kopi asli. Aroma kopi yang khas membuat kedai ini selalu ramai dikunjungi. Keberadaan kedai kopi Kong Djie sejak tahun 1943 ini terkait dengan kebiasaan masyarakat Belitung yang gemar bersosialisasi. Biasanya mereka

mendatangi warung kopi yang ada dalam komunitas. Setiap hari, pagi dan terutama sepulang kerja, warung-warung kopi dipenuhi pelanggan. Para tamu akan bercakap-cakap mengenai berbagai hal. Bahkan semua membaur, politikus, budayawan, pengusaha, pekerja kantoran, tanpa ada batasan status sosial. Kedai kopi Kong Djie merupakan salah satu kedai kopi tertua yang ada di Belitung. Kedai ini sudah ada sejak 1943 lalu dan masih mempertahankan cara-cara lama. Memasak air dengan kayu bakar plus cerek-cerek tinggi dalam berbagai tingkatan, khas Belitung. Kong Djie Coffee didirikan oleh warga keturunan Tionghoa bernama Ho Kong Djie. Kini, kedai kopi itu dipegang generasi kedua Ismed Holidi. Dari awal

kedai berdiri, Ho Kong Djie, ayah dari Ismed, tidak pernah berpikir bahwa suatu ketika ngopi akan menjadi gaya hidup. Kedai kopi itu dikelola dan dijalankan seperti biasa saja. Namun kualitas merupakan hal yang tak boleh berubah. Perkembangan teknologi digital dengan media sosialnya sangat membantu eksistensi kedai kopi ini. Kedai kopi ini menjadi populer melebihi Belitung. Medsos memberikan promosi yang lebih luas selain kepuasan tamu yang pernah datang ke kedai itu. Banyak wisatawan atau tamu yang bertandang ke Belitung mampir ke Kong Djie Coffee karena melihat promosi tidak langsung dari media sosial. Selain itu, tersedia aneka camilan seperti pisang goreng berbalur cokelat maupun keju. Ada juga ubi goreng yang renyah dan gurih, dan masih banyak lagi sajian pelengkap kopi lainnya. Tidak ada perubahan pada selera konsumen. Kopi susu dan kopi O (Americano) serta kopi hitam masih jadi primadona tamu-tamu yang datang ke kedai kopi ini. Brand Kongdjie sendiri telah banyak di pakai di beberapa tempat ngopi di Belitung, Sehingga begitu melegendaris dan membanjiri warkop Belitung dengan nama Kong Djie. (din)

litung. Dapoer Fezdaf Cafe atau Cafe GorongGorong membidik kalangan muda sebagai target pasarnya untuk itu secara fisik bangunan kafe didesain senyaman mungkin. Maklum, bagi kaum muda atau generasi milenial, keseruan utama nongkrong di Cafe adalah suasana hangat saat bercengkerama, ngobrol, bersosialisasi dalam lingkaran kecil pertemanan mereka Keintiman percakapan ditemani segelas kopi susu, seporsi kentang goreng lebih menghangatkan suasana. Ada dua area yang bisa Anda pilih di Dapoer Fezdaf Cafe atau Gorong-gorong : indoor atau outdoor, di area indoor atau beratap, pencahayaan (lighting) terasa lebih terang. Sejumlah pernak-pernik berhasil membuat suasana menjadi lebih hidup cocoklah untuk mengambil angel foto sebagai materi snapgram anda, hingga suasana nampak lebih lembut terasa. Sementara itu pada area outdoor/Luar, dengan suasana yang lebih remang-remang saat malam hari juga tidak kalah serunya. Pada sudut yang lain, terdapat panggung (stage) untuk penampilan musik akustik. Setiap Rabu, Jumat, dan Sabtu malam pengunjung akan dihibur dengan pilihan playlist yang easy listening. Suasana hangout pun makin menyenangkan apalagi ketika sing-along, menyanyikan lagu hits bersama teman-teman semeja. Urusan makanan, Cafe Gorong-Gorong punya banyak

pilihan menu. Pampi Goreng atau Rebus tentu menarik dicoba terutama bagi travelers yang penasaran dengan jenis kwetiaw dari Belitung ini. Jika ingin makanan berkuah, Sop Kerang tidak boleh anda lewatkan, menu yang satu ini tak mudah anda temui di tempat lain. Olahan mie, bihun, bakso, hingga nasi goreng juga tersedia di buku menu pesanan, Jika tak ingin makan berat, sejumlah cemilan juga tersedia di deretan menu. Pempek, model, dan tekwan ada di antaranya. Selain itu, ada juga roti bakar, pisang bakar, kentang goreng, serta menggale goreng (ubi singkong, bahasa Belitung). Pada menu minuman, pilihan Fresh Ice Gorong tampak menarik untuk dicoba, diantaranya ada Fruit Fun, Fantastic Strawberry, serta Sweet and Blue. Sebagai konsekuensi dari segmentasi anak muda yang dipilih, harga makanan dan minuman di Gorong-gorong tentu relatif terjangkau oleh kantong sehinggak tidak merogoh kantong generasi milenial terlalu dalam. Minuman yang dijual pun mulai harga Rp 5.000 , sementara untuk makanan mulai dari harga belasan ribu rupiah. Walau harganya kaki lima, tak perlu diragukan soal rasanya, Dapoer Fezdaf Cafe atau Gorong-gorong buka setiap hari kecuali Senin, mulai dari pukul 08.30 pagi hingga pukul 23.00 malam. Suasana Cafe yang cozy dan penuh simplicity membuatnya layak diburu sebagai tempat hangout yang seru baik sama pasangan, teman maupun keluarga. (din)


POLITIK DAMAI

JUMAT - KAMIS 28 JUNI - 4 JULI 2019

DPRD Basel Sorot Predikat Opini WDP Pemkab Basel TOBOALI – Secara berturut- turut Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK dengan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) untuk yang ketiga kalinya. Penerimaan WDP ini berkaitan dengan temuan BPK mengenai laporan aset daerah. DPRD Bangka Selatan (Basel) melalui Komisi I membidangi pemerintahan mengharapkan Pemkab Bangka Selatan berkomitmen untuk meningkatkan komitmen dalam hal memperbaiki opini Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan dari Opini WDP menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). “Kalau dilihat selama 3 tahun mendapatkan predikat dengan WDP dan berkutat dengan temuan material yang sama aset dan ketidak taatan terhadap perundang -undangan perlu dipertanyakan sejauh mana komitmen Pemkab Basel dalam menindaklanjuti sejumlah rekomendasi yang diberikan oleh BPK setiap tahunnya kalau masalah yang muncul, tetap masalah yang sama,” kata Sekretaris komisi I, Samsir, baru-baru ini. Untuk itu, ia meminta Pemkab Basel konsen dan fokus dalam pembenahan serta perbaikan peningkatan maturity level terhadap sistim pengendalian internal. “Kami dari komisi 1 meminta Pemerintah Bangka Selatan konsen kepada peningkatan maturity level terhadap sistim pengendalian Internal Pemerintah daerah selaku Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP),” tukas Samsir. Menurut dia, untuk mencapai opini WTP Pemkab Basel harus meningkatkan kapabilitas APIP, Grand Design, target Maturuty Level, Maturity level SPIP, pengawasan design, dan peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. “Sangat tidak mungkin mencapai opini WTP kalau mengalokasikan anggaran biaya untuk Inspektorat tidak lebih dari 1 persen, keberhasilan peningkatan maturity level dari APIP sangat dipengaruhi oleh berapa biaya yang dialokasikan untuk melakukan fungsi pengawasan oleh inspektorat daerah,” pungkasnya. (pra)

3

Wagub Terima Kunjungan Bapeten RI PANGKALPINANG – Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah, menerima kunjungan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) RI, ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. “Kunjungan Bapeten RI ke Babel dalam rangka membantu pengelolaan limbah dan tambang timah yang menyimpan radio aktif,” kata Abdul Fatah, saat menerima kunjungan Bapeten RI di ruang kerja Wakil Gubernur Babel, Selasa (26/6/2019). Ia menyampaikan, Babel memiliki dua pulau besar yaitu Bangka dan Belitung. Keduanya sama penghasil timah dan masih banyak sisa limbah timah, inilah yang harus diketahui apakah ada atau tidak radioaktifnya “Saat ini, masih ada per-

tanyaan, bagaimana caranya kami harus terus melakukan guna menghentikannya. Penambangan secara sporadis ini, apakah ada masalah lain baik radioaktif atau persoalan pokok lain yang kami hadapi,” ujar Wagub. Menurut Wagub, Pemprov Babel sangat bersyukur karena masih ada yang peduli dengan masalah ini. Diharapkan penguraian lebih jauh dan agar bisa disesuaikan dengan Peraturan Daerah atau Peraturan Gubernur. “Dan yang paling penting adalah kita membicarakan tata caranya melalui MoU, karena kami juga harus punya suatu protect diri tentang apapun aturan Bapeten,” ujarnya. Sementara, Kepala Bapeten RI, Amil M menyampaikan sejumlah hal yang berkaitan dengan tugas dan fungsi dari Bapeten RI. “Tugas kami ini membuat izin dan membantu mengelola, lalu kami memberikan arahan serta

petunjuk cara pengolahan limbah berkenaan dengan radiasi, termasuk tambang timah yang saat ini menyimpan radioaktif, terutama dari sisa penambangan tersebut. Dan kami akan memberikan tata cara menurunkan radiasinya,” ungkapnya. Ia menambahkan, Bapeten sudah ada aturan saat penyimpanan limbah radioaktif. Terakhir, di lakukan penyimpanan lim-

bah di Kepulauan Riau dan hasil kinerjanya dilaporkan langsung kepada Presiden, karena dalam pertemuan terakhir Presiden meminta aturan disederhanakan, tetapi industri tetap profitable. “Oleh karena itu kami akan mengadakan MoU dan kita bisa menguraikan apa-apa yang akan kita lakukan. Dan yang paling penting tugas kami adalah untuk keamanan,” tutupnya.(wa)

DPRD Minta KPUD dan Bawaslu Basel Segera Sampaikan Anggaran Pilkada ke Banggar Pengajuan Dana Pilkada KPU Basel Kurang Realistis

TOBOALI – Komisi I DPRD

Bangka Selatan (Basel) meminta KPUD Basel dan Bawaslu Basel untuk segera menyampaikan pengajuan anggaran persiapan Pilkada Basel tahun 2020 ke badan anggaran DPRD Basel. Sekretaris komisi I, Samsir mengatakan KPUD Basel dan Bawaslu saat ini sudah membuat proposal terkait bantuan dana Pilkada tahun 2020 mendatang ke Bakuda Basel. “Walaupun KPUD Bangka Selatan dan Bawaslu Bangka Selatan sudah membuat proposal dana Pilkada tahun 2020 Bangka Selatan kepada Badan Keuangan Daerah ( Bakuda ) Bangka Selatan sebesar Rp 20.493.720.000 dan Bawaslu Rp 8.004.272.983, tetapi hal tersebut belum disampaikan ke Banggar DPRD Bangka Selatan,” kata Samsir, pekan lalu. Menurut dia, penyampaian ke Banggar

dapat dilakukan pada penyampaian nota kesepakatan KUA PPAS tahun 2020 kepada DPRD. “Karena penyampaian ini bisa dilakukan pada saat pengajuan nota kesepakatan KUA PPAS tahun 2020 kepada DPRD dan DPRD melalui Badan Anggaran akan membahas lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku,” tukasnya. Dan jika dibandingkan, lanjut dia dengan dana pilkada 2015, dana pilkada yang diajukan oleh KPUD dan Bawaslu ada kenaikan yang signifikan dimana KPUD Basel terjadi kenaikan ajuan dana Pilkada sebesar Rp. 7,17 miliar. “Kita bandingkan dengan pilkada 2015 lalu, dari Rp. 13.620.758.740 menjadi Rp. 20.493.720.000 terdapat selisih Rp. 7,17 miliar sedangkan pada Bawaslu ada kenaikan sebesar Rp. 5.5 miliar dari Rp. 2,5 miliar ke Rp. 8 miliar,” ujarnya. Mengenai angka pengajuan

yang dinilai terlalu tinggi, maka Banggar kata Samsir akan menelisik dan menganalisa lebih jauh dalam rapat Banggar apakah kenaikan yang cukup signifikan tersebut realistis terhadap kondisi pertumbuhan ekonomi sekarang. “Kita akan menganalisa kenaikan dan selisih dana yang cukup jauh nilainya, karena kenaikan sangat signifikan tersebut kurang realistis terhadap kondisi pertumbuhan ekonomi Basel saat ini,” tandasnya. (pra)


4

PELANGI SERUMPUN SEBALAI

Lulusan Diklat Pim IV Diminta Jadikan Pemprov Babel Lebih Profesional PANGKALPINANG – Para lulusan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pimpinan IV Angkatan ke27 Tahun 2019 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), diharapkan lebih professional, baik itu secara teknis atau managerial. Hal itu disampaikan Asisten Setda Babel Bidang Administrasi Umum, Darlan, mewakili Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, dalam acara Penutupan Diklat Pim IV Tahun 2019 Pemprov Babel, di Gedung Mahligai Serumpun Sebalai, Senin (24/06/2019). Lebih lanjut Darlan mengatakan, yang terpenting dan lebih penting bagi para lulusan Diklat Pim IV ini, adalah sikap, yakni bisa

meningkatkan kinerja, yang diikuti oleh etika birokrasi, seperti saat berhadapan dengan para atasan, sebagai bawahan itu boleh pintar, asal jangan mendahului. Peserta Pim IV Anggatan ke-27 itu juga diingatkan terhadap ungkapan-ungkan yang ditulis di Media Sosial, itu harus dijaga, karena akan berkaitan dengan banyak hal. Disamping itu, kata Darlan, hindari perasaan iri. “Kenapa? Karena sering kali kita menghadapi hal seperti ini, misalnya kenapa dia baru, tiba-tiba jadi atasan saya. Kan saya sudah lama lebih dahulu dari dia. Ingatlah, masyarakat saat ini menunggu pelayanan yang lebih baik dari kita semua para ASN,” ungkap Darlan.

Usai memberikan pengarahan, Asisten Administrasi Umum menyerahkan Penghargaan kepada 5 orang Peserta Diklat Pim IV Angkatan ke-27, dengan lulusan sangat memuaskan. Dilanjutkan dengan pelepasan Pin Peserta Pim IV, tanda bera-

khirnya Diklat Pim IV angkatan ke – 27 ini. Penutupan Diklat Pim IV Angkatan ke-27 Tahun 2019 itu, turut dihadiri Kepala BKPSDMD Babel, Sahirman, para Widyaiswara dan Jajaran BKPSDMD Babel.(wa)

JUMAT - KAMIS 28 JUNI - 4 JULI 2019

TCOF ke IV segera Bergulir

Wabup Basel Minta Masyarakat Mendukung Gelaran Akbar ini TOBOALI – Event pariwisata nasional Toboali City On Fire (TCOF) ke IV tahun 2019 merupakan event pariwisata yang masuk dalam kalender Kementerian Pariwisata RI. TCOF ke IV dapat menjadi simbol pengenalan objek wisata yang ada di kabupaten Bangka Selatan (Basel) pada khususnya dan Provinsi Bangka Belitung ( Babel). Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid berharap pelaksanaan Toboali City On Fire (TCOF) dapat memperkenalkan pariwisata dan kebudayaan bumi junjong besaoh. “Saya yakin dengan diselenggarakan event TCOF yang telah menjadi agenda tahunan nasional, dapat memberikan efek positif dan mampu memperkenalkan pariwisata di Kabupaten Bangka Selatan,” katanya, Senin (24/6). Ia menjelaskan, rencananya TCOF akan dilaksanakan selama empat hari mulai dari tanggal 25 hingga 28 Juli 2019 dengan menampilkan 24 rangkaian kegiatan diantaranya opening, parade budaya, Toboali Foto Competition, Pameran Foto, Famtrip, Toboali Expo 2019 dan Mural Festival. “Selain itu ada juga lomba tari kreasi daerah, lomba lukis tudung saji, lomba mancing, Habang Band Festival dan masih banyak kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan,” jelasnya. Ia meminta masyarakat dari berbagai elemen dapat mendukung dan mensukseskan seluruh rangkaian acara sehingga daerah kita bisa maju mandiri dan berdaya saing. “Semoga kegiatan TCOF IV ini dapat menjadi agenda rutin kegiatan pariwisata dimasa yang akan datang, sehingga pembangunan pariwisata di daerah ini dan Indonesia dapat lebih baik,” pintanya. Selain itu, ia juga berharap melalui event pariwisata dan budaya berstandar nasional ini diharapkan dapat menggaet wisatawan untuk datang ke Bangka Selatan. “Kita memiliki kekayaan alam wisata cukup bagus yang memiliki daya tarik bagi wisatawan baik dalam negeri maupun wisatawan luar negeri, untuk itu kami berharap TCOF menjadi media untuk menarik kedatangan para wisatawan tersebut,” harapnya. (pra)

Mawang: Ayo Beli Jersey Resmi Babel United PANGKALPINANG - Jelang laga perdana Liga 2 yang akan segera bergulir, Babel United merilis jersey. Kostum pemain yang dipakai saat bertanding ini, diproduksi oleh apparel lokal Indonesia, JN Apparel. Jersey tersebut pertama kali dihadirkan Babel United melalui akun Instagram @babelunitedfc, pada Jumat, 21 Juni 2019 malam. Ada tiga jenis jersey yang dihadirkan klub. Jersey pertama berwarna putih untuk laga home, jersey kedua berwarna biru untuk laga away, dan jersey ketiga berwarna hitam. Atas kehadiran jersey Babel United, disambut gembira oleh Mawang, basis suporter terbesarnya. “Kami suka banget dengan desain dan coraknya. Pokoknya sesuai ekspektasi kita. Terutama jersey home dan jersey ketiga, bagi kami itu coraknya ngantet (ngerobek -red), benar-benar Mawang banget dah. Garang,” kata Ketua Umum Mawang, Framayoga Fairuzie, ketika dihubungi, Jumat, pekan lalu. Terkait dengan hadirnya jersey Babel United tersebut, dia pun menegaskan komitmen awal pada saat Mawang didirikan. “Bahwa Mawang tidak akan memproduksi, memperbanyak ataupun meniru jersey klub. Kita harus beli yang resmi atau yang asli dalam hal ini keluaran JN Apparel yang telah ditunjuk menjadi mitra resmi klub. Ayo beli yang resmi,” kata Framayoga. Dengan demikian, lanjutnya, klub akan terbantu dalam sisi pendapatan. “Klub harus hidup. Harus sehat. Caranya, suporter beli jersey resmi. Selain itu datang ke stadion, nonton dan beli tiket pertandingannya,” tandas FramayFramayoga.(*)


JUMAT - KAMIS 28 JUNI - 4 JULI 2019

PELANGI EDUKASI

5

34 Provinsi Tampilkan Masing-Masing Keunikan Baju Adat PANGKALPINANG – Pembukaan kegiatan Apresiasi GTK PAUD Dan Dikmas Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019 yang berlangsung di Provinsi Bangka Belitung berlangsung meriah dengan menampilkan keunikan baju adat dan khas masing-masing di setiap daerah. Pembukaan tersebut dilaksanakan di Alun-alun Taman merdeka Kota Pangkalpinang, Senin (24/6) Pagi, dengan dihadiri Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Abdul Fatah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, M. Sholeh, perwakilan Kementrian Pendidikan Indonesia Supriano, Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil dan Jajaran Forkopimda baik Provinsi Babel maupun Kota Pangkalpinang. Setiap penampilan kontingen dari 34 Provinsi di Indonesia tersebut mulai dari Barat Indonesia (Aceh) hingga Timur Indonesia (Papua), mereka disambut dengan meriah oleh para tamu dan masyarakat yang hadir. Kegiatan Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Berprestasi, dan Berdedukasi yang mengusung tema “Pembuatan Karakter GTK PAUD Dan Dikmas Melalui Karya Nyata” yang akan dilaksanakan mulai tanggal 23 sampai 28 Juni 2019, mendatang. Serta kegiatan ini juga dimeriahkan dengan hadirnya stand UMKM dari setiap provinsi yang mengikuti kegiatan.(wa)

Gusong Bugis Ramai Dikunjungi Wisatawan TANJUNG PANDAN - Pulau Belitung selain menawarkan keindahan dari pantai dan pulau-pulau kecilnya ternyata juga terdapat destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi yaitu Gusong Bugis. Terletak di Desa Juru Seberang Bangka Belitung ini menawarkan pengalaman wisata yang unik dan seru. Keindahan tersebut ada pada pemandangan alam pantai dan dipadu dengan hutan mangrove. Kawasan ini termasuk Hutan Kemasyarakatan (HKM) dan di kelola HKM seberang bersatu. Destinasi baru ini menawarkan keindahan alam pantai yang dipadu dengan hutan mangrove dengan nama Belitung Mangrove Park. Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi dengan tambak ikan, tempat edukasi, restoran unik berbentuk kapal yang dilengkapi dengan museum mini. Pengelola juga menyediakan banyak spot foto bagi para pengunjung untuk mengabadikan momen liburan nya di Gusong Bugis. Tak hanya itu, pengunjung bisa bermain perahu dayung di area tambak. Pengunjung disuguhi pemandangan alam yang asri saat menyusuri hutan bakau. Jembatan kayu dibangun pengelola untuk menyusuri hutan bakau dan menuju fasilitas lain. Kawasan wisata ini sangat dekat dengan Ibu Kota Kabupaten Belitung, Tanjungpandan.Jaraknya hanya sekitar 10 KM atau kurang dari 10 menit dari pusat kota menggunakan sepeda motor atau mobil. Akses jalan menuju lokasi juga sangat mudah di lalui. Gusong Bugis begitu ramai di kunjungi oleh wisatawan lokal yang menikmati selfi ria bersama keluarga atau teman ketika weekend, dan yang paling menjadi incaran adalah dermaga bulat di pantai. Foto dengan berlatar belakangkan sunset atau matahari terbenanam itu menjadi andalan di sini, dimana mata akan di manja kan dengan indahnya pemandangan matahari terbenam tersebut. Selama perjalanan mata juga akan terus di manjakan dengan pemandangan indah hutan mangrove yang ada di sepanjang jalan menuju dermaga, dan aliran air yang mengalir di kiri kanan jalan.(din)

Foto: Ist/Pemkab Bangka

Syahbudin Umrohkan Marbot Masjid BELINYU – Niat beribadah ke tanah suci Makkah Al Mukarramah menjadi niatan semua umat Muslim. Hal itu juga yang diimpikan Zainudin yang sudah berusia lanjut ini. Zainudin sehari-harinya bekerja sebagai Marbot Masjid sembari berkebun pisang dan kelapa. Ia merupakan warga Kampung Jawa, Perumnas, Belinyu. Sejak tahun 2008 ia sudah menjadi Marbot Masjid Nurul Hidayah, dan akhirnya niat untuk

berangkat ke tanah dak pernah di sangOleh: Mahfur Al Hasan suci diijabah Allah ka. SWT melalui peran"Dakdo dikiro bitara tangan Wakil Bupati Bangsa berangkat ke tanah suci Mekka, Syahbuddin, S.I.P yang merkah. Alhamdulillah bisa dibanupakan kader Partai PDI Perjuan- tu oleh Pak Wakil Bupati Banggan sekaligus Wakil Ketua DPC ka, Syahbudin, untuk beribadah PDIP Kabupaten Bangka. dan bersujud di depan Ka’bah. Zainuddin akan diberangkatTerima kasih tak terkira kami kan ke tanah suci pada tanggal 24 sampaikan kepada Pak SyahJuni 2019. budin,"ungkap pria 72 tahun ini Zainudin yang akrab disapa yang mempunyai 1 anak dan 2 Atok Din, pria kelahiran Belinyu cucu ini. Senin, 24/06/2019. ini memang selalu istiqomah daPrioritas utama yang diberilam menjalankan tugasnya sekan Wakil Bupati Bangka dalam bagai Marbot Masjid Nurul Hiumroh gratis adalah Marbot yang dayah. Ia mengatakan bahwa ini selalu istiqomah dalam menmerupakan suatu berkah yang tijalankan tugas kemarbotannya

dan sudah lama menekuni tugas sebagai marbot bukan baru setahun atau dua tahun saja. Syahbudin juga mengatakan, untuk program-program lainnya ia akan tetap berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. "Ini adalah program saya, Insya Allah umroh gratis ini yang kedua kalinya dan Insya Allah kedepannya kita akan mengumrohkan lagi Marbot yang lainnya. Doakan saja saya mempunyai rezki sehingga bisa mengumrohkan marbot se Kabupaten Bangka,"jelas Syahbudin. (mah)

Polsek Air Gegas Gelar Lomba Adzan dan Santuni Warga Sakit Kegiatan Apresiasi GTK PAUD Jadi Bukti Keseriusan Pemerintah Bentuk SDM berkualitas Sejak Dini PANGKALPINANG – Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Indonesia yang telah memberi kepercayaan kepada Pemprov Babel untuk menjadi tuan Rumah pada kegiatan Nasional Apresiasi GTK dan Paud se-Indonesia. “Kami ucapkan terima kasih kepada Kemendikbud yang menjadikan Babel sebagai tuan rumah pada ajang bergengsi ini, dan semoga kegiatan ini berjalan lancar,” kata Wagub usai menghadiri kegiatan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi tingkat nasional ke-13, di Alun-alun Taman Merdeka, Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Senin (24/06/2019) pagi. Disampaikan Wagub, kegiatan ini juga membuktikan keseriusan pemerintah Pusat untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di Indonesia sejak dini. “Untuk itu, melalui kementerian pendidikan saat ini, sudah ada program yang paling dasar hingga mahir untuk mewujudkan SDM yang berkualitas di Indonesia, dan ini membuktikan bahwa pemerintah sudah bersiap diri untuk men-

yongsong berbagai tantangan yang akan dihadapi Indonesia kedepan,” ucap Wagub. Menurut Wagub, ada beberapa tantangan nyata dan terdekat yang akan dihadapi Indonesia apalagi Negara Indonesia digadang akan menjadi salah satu negara dengan kekuatan Ekonomi terbesar didunia. “Ditahun 2050 berdasarkan analisa, negara kita akan menjadi salah satu kekuatan Ekonomi dunia bersama China, Amerika dan India, tentu ini perlu persiapan mulai dari sekarang,” jelasnya. “Selain itu kita juga akan dihadapi dengan tantangan bonus demografis pada tahun 2030, kemudian diikuti tantangan revolusi Industri 4.0 dan ditambah persaingan ekonomi dunia atau global jika tidak kita siapkan tenaga dan manusia di Indonesia secara baik kita akan sangat kesulitan untuk bersaing,” tambah Wagub. Oleh karena itu, kata Wagub, kegiatan seperti hari ini akan memberikan dampak positif atas kesiapan Indonesia menghadapi tantangan tersebut. “Kita akan merasakan dampaknya nanti, tapi kita yakin dengan model pendidikan yang akan dilaksanakan pada hari ini menunjukkan kalau kita siap untuk memasuki tantangan-tantangan tersebut,” tutupnya.(wa)

AIRGEGAS – Kegiatan Positif tak henti-hentinya dilakukan Polsek Airgegas, setelah melakukan halal bihalal bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat Air Gegas, Polsek Air gegas juga menggelar lomba Adzan sekaligus memberikan bantuan berupa sembako kepada warga desa Nangka, kecamatan air gegas pada Kamis (20/6). Kapolsek Air gegas Iptu Amri seizin Kapolres Basel AKBP. Aris Sulistyono mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 73, Polsek Air gegas menggelar lomba adzan tingkat anak di Musholla An -Nur Polsek Air gegas. Tak hanya itu, Polsek Airgegas juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga desa Nangka yang diketahui mengalami kelumpuhan menahun . “Adapun giat ni digelar sebagai wujud kepedulian Polsek Air gegas kepada generasi penerus bangsa dan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Iptu. Amri . Ia juga menuturkan, giat ini digelar sebagai bentuk Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniah, dan Ukhuwah Basyariah Polsek Air Gegas dengan seluruh elemen masyarakat di wilayah hukum Air Gegas . “Tanpa bantuan dan dukungan dari masyarakat khususnya di kecamatan Air gegas tentunya Polsek tidak ada apa apanya, pada HUT Bhayangkara ini saya mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang terjalin dengan masyarakat Air gegas dan besar harapan agar komunikasi antara Polsek dan Masyarakat Air Gegas terus terjalin baik,” ungkapnya. (pra)


6

GREETINGS

JUMAT - KAMIS 28 JUNI - 4 JULI 2019


JUMAT - KAMIS 28 JUNI - 4 JULI 2019

GREETINGS

7


8

PELANGI SEPINTU SEDULANG

Pemkab Bangka akan Bangun GOR di Tambang 23

Jabatan Sekda Bangka Kini Mulai Dilelang SUNGAILIAT – Lelang Jabatan Sekda Bangka sudah dibuka, hal itu dimaksudkan untuk mengisi ruang dalam membantu menjalankan roda pemerintahan daerah kabupaten Bangka. Lelang jabatan Sekda Bangka tersebut dilaksanakan secara terbuka sejak 18 juni sampai 3 juli 2019 sehingga bisa diikuti oleh seluruh pejabat se Indonesia. Bupati Bangka Mulkan menegaskan, tidak menutup kemungkinan peserta lelang nanti berasal dari luar Bangka bahkan luar Babel dari seluruh Indonesia. “Kami seleksi secara terbuka, jadi peserta lelang nanti bisa berasal dari Bangka maupun luar Bangka. Kami memang buka seluas-luasnya bagi yang mau mengikuti lelang ini,” ungkapnya, Senin, 24/06/2019. Pihak Pemkab kata Mulkan tidak akan menutup diri untuk mendapatkan pejabat yang memiliki kualitas dan bisa mengikuti program sesuai visi misinya demi memajukan daerah. “Yang mau dan berminat ikut lelang kami persilahkan tapi sesuai dengan kualitas dan aturan,”

JUMAT - KAMIS 28 JUNI - 4 JULI 2019

tambahnya. Mulkan juga menegaskan selama proses lelang berlangsung dirinya tak akan melakukan intervensi ataupun diskrimasi terhadap calon tertentu. Sehingga jabatan sekda benar-benar sesuai dengan mekanisme dan tujuannya. “Kami tidak akan intervensi proses lelang nanti harus mengikuti kepentingan tertentu. Nanti kita lihat sejauh mana peminatnya, kalau memang sampai tanggal penutupan pendaftaran sudah ada lima orang ya kami tinggal seleksi saja,” terangnya. Disinggung dengan kinerja Pj Sekda Bangka yang sudah diisi Akhmad Muhsin. Mulkan punya penilaian sendiri, menurut Mulkan Pj Sekda sudah melakukan tugas dan kewajiban nya dengan baik. Namun Mulkan mengingatkan bagi calon yang lain jangan berkecil hati dan semuanya berpeluang untuk menjabat posisi sekda, asalkan sesuai dengan mekanisme dan dapat menjalankan tugas serta sesuai dengan visi dan misi yang hendak dicapai Bupati. “Pak Akhmad Mukhsin selama ini sudah bagus tapi kami tidak mau beropini, jangan sampai nanti yang mau ikut lelang berkecil hati,” sebutnya.( mah)

SUNGAILIAT – Sebagai penunjang sarana olahrga, Bupati Bangka Mulkan akan mendirikan Gelanggang Olah Raga (GOR) di tambang 23 BUPER Sungailiat. Rencananya pembangunan GOR tersebut akan di laksanakan pada bulan Juli mendatang. Menurut Bupati, Pembangunan GOR tersebut dimaksudkan sebagai salah satu sarana untuk berlatih demi menjaga dan meningkatkan prestasi di bidang olahraga. “Tanggal 25 Juli ini akan kita laksanakan Pembangunan GOR di tambang 23 dan ini salah satu upaya yang kita lakukan selaku Pemerintah Daerah untuk memberikan sarana penunjang olahraga bagi atlet-atlet kita, dan juga untuk meningkatkan prestasi olahraga kita,”ungkap Mulkan. Dalam kesempatan ini juga Mul-

kan mengatakan dengan berakhirnya masa kepemimpinan ketua Koni Kab. Bangka, maka siapa saja bisa mencalonkan diri menjadi ketua Koni yang baru, asalkan memenuhi persyaratan. Ia menegaskan Pemkab tak akan melakukan diskriminasi ataupun intervensi bagi calon atau kandidat nantinya. “Kita berikan keluasan kepada mereka yang menjadi kandidat dan

ingin mengabdi di KONI Kabupaten Bangka ini, Yang kita harapkan tentunya mereka harus punya jiwa untuk mengembangkan olahraga ini, dan harus fokus bukan sebagai sampingan dan juga menjadi prioritas yang utama,”tuturnya. “Jangan cuma mengambil jabatan sebagai Ketua Koni nya saja, tapi tidak ada pengembangan di dalamnya,” tandasnya lagi. (mah)

Thulis: Adiwiyata Itu Bukan Perlombaan SUNGAILIAT – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka menggelar pelatihan pengelolaan sumber daya energi Tahun 2019 di gedung Wanita pada Selasa, 25/06/2019. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang tata cara pengelolaan berbagai sumber energi yang ada di sekolah-sekolah khususnya di Kab. Bangka. Seksi penyuluhan dan pengelolaan masyarakat Yuli Thulislianto mengatakan bahwa air, sampah dan juga listrik di sekolah-sekolah harus di kelola dengan baik. ”Pelatihan ini dimaksudkan untuk menambah pembekalan kepada

tenaga pendidik agar bisa diimplememtasikan kepada siswa agar bisa mengelola sumber energi yang ada disekolah. Baik itu pengelolaan air, sampah dan juga listrik, itulah dasar diadakannya pelatihan ini,”ungkap Thulis. Selain itu, ia juga menegaskan kepada pihak sekolah untuk tidak salah persepsi bahwa Adiwiyata itu bukan lomba tapi merupakan sebuah program dari DLH untuk

diimplementasikan di setiap sekolah. “Adiwiyata itu tidak dilombakan, namun adiwiyata itu suatu program dimana sekolah itu menjadi sekolah yang peduli terhadap lingkungan, sedangkan lingkungan hidup adalah budaya,”tegasnya. Ia menambahkan bahwa kepada sekolah-sekolah khususnya di Kabupaten Bangka, untuk mendapatkan Adiwiyata terlebih dahulu harus melalui beberapa tahapan-tahapan sebagai penilaian. “Tahapan penilainnya ada 4 indikator dan 33 pointer, dan nilainya di bawah 64 baru bisa mendapatkan Adiwiyata untuk tingkat Kabupaten,”sebutnya. (mah)


PELANGI BABEL 9

JUMAT - KAMIS 28 JUNI - 4 JULI 2019

Gubernur Pimpin Rapat Teknis Optimalisasi Penerapan e-Government di Pemprov PANGKALPINANG – Gubernur Babel, Erzaldi Rosman memimpin Rapat Teknis dalam Rangka Optimalisasi Penerapan e-Government di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Babel yang diselenggarakan di Ruang Batu Rakit Rumah Dinas Gubernur, Jumat pekan lalu. Dalam rapat yang diikuti seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi, Staf Khusus Gubernur Babel, Kepala UPT/Cabang Dinas se-Babel tersebut, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, turut didampingi Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah, dan Sekda Babel, Yan Megawandi. Dalam arahannya Gubernur Erzaldi Rosman mengatakan, dalam melaksanakan sistem yang terintegrasi dibutuhkan komitmen. “Untuk menciptakan laporan keuangan kita menjadi lebih baik, maka perlu sistem yang terintegrasi, dan mutlak kita laksanakan untuk mengefisienkan pekerjaan kita,” kata Erzaldi. Selain itu, Erzaldi juga mengingatkan kepada seluruh Kepala OPD yang memiliki sistem agar dilakukan pendataan, sehingga dengan adanya sistem yang terintegrasi dapat disatukan. “Intinya, semua sistem baik yang sudah ada ataupun yang akan diadakan ke depan sudah harus terintegrasi, jangan ada sistem dengan konsultan, A,B,C dan kita swakelolakan kepada tim,” ujar Erzaldi. Erzaldi menegaskan, dibutuhkan

komitmen bersama semua Kepala OPD dilingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel untuk turut serta mensukseskan sistem yang terintegrasi. “Harus ada komitmen bersama, yaitu komitmen dimana semua Kepala OPD harus mengikuti sistem yang terintegrasi,” ungkap Erzaldi.

Erzaldi meminta dalam pengelolaan sistem terintegrasi itu dapat dilakukan oleh para staf/ASN dilingkup Pemprov Babel tanpa harus selalu bersandar kepada konsultan dari luar. Dalam sistem yang terintegrasi itu, Gubernur Erzaldi juga meminta memprioritaskan e-planning, e-budgeting, e-monev, SIMDA, SiRUP. Staf Khusus Gubernur Babel, Bidang IT, Saparuddin dalam kesempatan sama menambahkan, dengan adanya sistem yang terintegrasi, akan memberikan pelayanan efisiensi dan efektif. Menurut Saparuddin, aplikasi yang dimiliki masing – masing OPD dapat diintegrasikan dalam satu sistem melalui modul yang terintegrasi dan juga melakukan duplikasi dengan berbasis web. “Kita akan membuat satu jembatan untuk menghubungkan semua aplikasi yang terintegrasi,” jelas Saparuddin. Saparuddin optimis sistem terintegrasi ini, akan dapat dioperasikan dalam waktu 3 bulan ke depan.(*)

Bupati Sambut Kedatangan Tim Assesor Global Geopark Oleh: Andini Dwi Hasanah

TANJUNG PANDAN - Kedatangan Tim Assesor Global Geopark langsung di sambut oleh Bupati Belitung Sahani Saleh. Tim Assesor Global Geopark yang berasal dari Jerman dan Prancis ini tiba di Bandara HAS Hanandjoeddin Belitung pada pukul 07.05 Wib, Selasa(25/06/2019). Tim Assesor tersebut akan mendatangi beberapa geosite-geosite yang ada di Kabupaten Be-

litung dan Belitung Timur selama 4 hari mendatang, 25-29 Juni 2019. Program Unesco Global Geopark dianggap penting karena bagian dari pemetaan warisan dunia yang tujuannya untuk perlindungan dan pengembangan berbasis kearifan lokal. Selama empat hari itu Tim Assesor tersebut akan menilai Kabupaten Belitung dan Belitung Timur layak atau tidak menyandang status Unesco Global Geopark. Bupati Sahani Saleh ber-

harap semoga Tim Assesor tersebut puas dengan apa yang telah di persiapkan Badan Pengelola (BP) Geopark Belitung, dan Pemerintah Daerah. “Semoga apa yang telah kita persiapkan selama ini bersama BP bisa membuat Belitung mendapatkan status UGG tersebut,” Ungkapnya pada Laspela saat di temui di Bandara. Ia melanjutkan dengan tercapainya UGG nanti, akan menarik wisatawan dari berbagai belahan dunia untuk datang berwisata ke Pulau Belitung. (din)


10

PELANGI BABEL

JUMAT - KAMIS 28 JUNI - 4 JULI 2019

Sanem: Kami akan Batasi Tambang TANJUNGPANDAN - Bupati Belitung Sahani Saleh Soroti beberapa dampak terkait persoalan tambang. lantaran effect pertambangan berdampak langsung kepada masyarakat. Adapun tambang yang ada di Belitung ini cukup banyak, bukan hanya timah saja, namun tambang kaolin, tambang pasir kuarsa, dan pasir bangunan. Kalau tambang tersebut dikelola secara proposional, maka dampak dari tambang tersebut tidak akan berdampak langsung kepada masyarakat. “Kalau sekarang dampak lingkun-

gannya, dibagian darat juga di tambang, itukan Oleh: Andini Dwi Hasanah ini sudah terasa, dan itu merugikan orang banbisa dilihat sendiri. Liyak. Kami ingin nya tihat sendiri saja, buaya sudah makanek dak ada lagi istilah harus mengerahkan urang (memangsa manusia), dan di Be- Satpol PP dan aparat untuk membanlitung ini sudah banyak kejadiannya. gun kesadaran penambang ini, kaIni yang kami sayangkan, kurangnya mi ingin tangkap tindak sesuai dengan kesadaran dari penambang,” kata SaUUD Lingkungan Hidup,” Tegasnya. nem pada Laspela, Senin(24/06/2019). Kedepan kata Sanem, penataan linIa mencontohkan, Aktivitas tamgkungan di Kabupaten Belitung habang ini bukan hanya memberikan rus lebih dilakukan secara profesional dampak kepada satu atau dua orang sapengelolaannya, sehingga kerusakan ja, misalnya aktivitas tambang di selingkungan di Kabupaten Belitung tiputaran kolong PDAM di Air Serkuk, dak semakin parah dari sebelumnya. Tanjungpandan beberapa waktu lalu diMaka dari itu, pemerintah kini sunilai sangat merugikan orang banyak. dah merencanangkan sampai tahun “Itukan sumber air PDAM, masih 2022 tidak ada lagi bahan baku mine-

ral berupa hasil tambang beserta ikutan nya keluar dari Pulau Belitung. “Kami batasi seperti itu caranya adalah mungkin dari segi pelabuhan, sebab kalau tidak dibatasi seperti itu, lama ke lamaan bisa tenggelam pulau ini, nah itu banyak sekali yang mengajukan nambang, Mereka menambang yang sudah-sudah kalau urusan reklamasi ini yang tidak ada, apalagi yang ilegal. Nah itulah yang merusak lingkungan, sedangkan kami sendiri sudah berupaya, untuk pemanfaatan betul betul untuk mensejahterakan rakyat kita mengembangkan untuk kawasan indusri, sudah ada pabrik keramik dan lainnya,” paparnya. (din)

Investor Jakarta Minat Kembangkan Wisata Homestay di Desa Pulau Seliu

Berkas Pengajuan Belum Masuk, Pencairan TPP di Bangka Selatan Terlambat TOBOALI – Tunjangan Profesi Pendidik (TTP) di Kabupaten Bangka Selatan mengalami keterlambatan dalam pembayaran tunjangan. Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Basel, Ramdani mengatakan keterlambatan ini dikarenakan adanya berkas dari beberapa kecamatan yang belum masuk untuk pengajuan TPP dari seluruh satuan pendidikan Bangka Selatan. “Masih ada beberapa kecamatan yang belum menyerahkan berkas dan ada yang belum lengkap, jadi kita masih menunggu satuan pendidikan di beberapa kecamatan untuk di proses pencairan TPP tersebut,” kata Ramdani, Jumat pekan kemarin. Untuk itu, ia meminta kepada satuan pendidikan untuk segera menyelesaikan berkas – berkas pengajuan TPP agar tidak ada kesalahpahaman dengan kecamatan yang sudah menyelesaikan berkasnya. “Kita sudah mengimbau kepada Kepala Sekolah di Kecamatan yang belum selesai untuk segera diselesaikan, karena pencairan TPP bersifat kolektif, kita masih menunggu 2 hari lagi, semoga rekan – rekan di kecamatan bisa bekerja sama,”sebutnya. Untuk perubahan itu, lanjut dia sesuai dengan aturan Peraturan Bupati (Perbup) yang menyatakan pembayaran TPP tersebut sesuai beban kerja dan tempat bertugas. “Perubahan Peraturan Bupati Pembayarannya berdasarkan beban kerja dan tempat bertugas pendidik tersebut” ujarnya. (pra)

PANGKALPINANG – Investor PT. INWITA asal Jakarta, memaparkan keinginannya untuk berinvestasi di sektor parawisata, khususnya pengembangan wisata Homestay Rumah Tradisional dan City Tour di Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. Keinginan itu disampaikan dalam Paparan yang dilakukan oleh Direktur PT. INWITA, Nurina dihadapan Sekda Babel dan sejumlah Kepala OPD terkait Pemprov Babel di Ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel, Jumat kemarin. Menurut Nurina, ketertarikan PT. INWITA terhadap Desa Pulau Seliu, karena desa tersebut sangat menarik, selain rumah teradisionalnya maupun masyarakatnya, Desa Seliu memiliki wisata alamnya. “Kami tertarik dengan Desa Pulau Seliu karena unik. Potensi Seliu karena kampungnya indah. Kita datang ke sana orangnya ramah. Yang kita garap budayanya, makanannya. Buah mangganya kalau musim siapa saja boleh ambil,” tutur Nurina. Nurina menambahkan, pihaknya akan melakukan rehabilitasi rumah-rumah tradisional bergaya melayu pesisir milik masyarakat menjadi homestay, yang nantinya bisa disewakan ke wisatawan yang berkunjung ke Desa Pulau Seliu. Sehingga penghasilan masyarakat meningkat dari sewa tersebut, yang awalnya hanya 75 ribu rupiah per hari menjadi Rp300 ribu lebih per harinya. “Kita akan merehabilitasi rumah-rumah tradisional bergaya pesisir melayu, dan kita ingin nantinya rumah bisa disewakan dan rumah-rumah tersebut tidak di beli atau di jual, nantinya kita pakai sistem bagi hasil,” ujarnya. Dalam mengembangkan homstay itu, pihak investor lanjut Nurina, akan menerapkan konsep Seliu Day Tour Package, dimana wisatawan jika datang ke Desa Pulau Seliu bisa menikmati alam dan di

sambut dengan baik oleh masyarakatnya. “Kampungnya akan kita tata. Misalnya, wilayah dermaga bisa dinikmati alamnya dan kendaraan jika bisa jangan masuk, kita bisa adakan becak atau sepeda,” sebutnya. Sementara Kades Seliu Edyar, menyambut baik keinginan PT INWITA untuk mengembangkan Desa Seliu menjadi pusat wisata baru di Belitung. Menurut Edyar keseriusan PT INWITA sudah lama terlihat untuk mengembangkan Desa Seliu dengan kedatangan investor itu untuk melakukan kajian-kajian di sektor pengembangan pariwisata Desa Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. “Sudah melakukan kajian – kajian di Desa Pulau Seliu untuk berinvestasi di bidang pariwisata, khususnya di rumah – rumah tradisional,” ungkapnya. Senada dengan Kades, Sekda Babel pun menyambut baik keinginan tersebut, dan akan melaporkan hasil pertemuan antara PT. INWITA dengan Pemprov Babel kepada Gubernur dan wakil Gubernur Babel, dengan tujuan agar proses keinginan PT. INWITA dapat diketahui dan ditindaklanjuti. “Kami akan lapor ke Wa-

gub dan Gubernur, terkait resume rapat ini,” katanya. Sekda juga menyarankan, sekaligus mengajak seluruh OPD terkait di Lingkungan Pemprov Babel untuk mengadakan rapat lanjutan bersama PT. INWITA, berkenaan dengan keinginan PT. INWITA berinvestasi di bidang pariwisata. “Saran kita, ingin ada rapat lagi supaya cepat di eksekusi nantinya. Secepatnya, Kepala Biro Ekonomi, Dinas Pariwisata dan DKP juga untuk mengawal intes kedepan sama Bappeda. Kalau enggak lepas,” tandasnya. Sekda juga meminta kepada OPD Pemprov Babel dapat memilah dan memilih mana peran pemerintah pusat, mana peran pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Desa dalam membahas keinginan Investor PT.INWITA. “Tolong Bappeda dan Biro Pemerintahan untuk melihat mana peran pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, kabupaten dan termasuk peran OPD terkait misalnya DLH dimana. Bila perlu lebih sepisifik, misalnya pendidikan dan kesehatan jika belum masukan termasuk lingkungan di dalamnya,” tutupnya.(wa)


CONNECTION

JUMAT - KAMIS 28 JUNI - 4 JULI 2019

11

Energi KEK BIO DATA Tempat/ Tanggal Lahir: Lubuk Linggau, 24 Februari 1945 atau 12 Januari 1945 Penanggalan Imlek. Pendidikan: SD Santa Maria Muntok Riwayat Pekerjaan: Pengusaha Mebel dan Kontraktor Isteri: Then Lan Jin Yuliana ANAK 1. 23 Januari 1969 Theresia Liu Men Ling 2. 7 April 1970 Thomas Jusman Liu Men Phin 3 7 Agustus 1971 Jusnandar Liu Men Kong 4. 21 April 1973 Yohannes Liu Men Kiun 5. 19 September 1997 Suyanti Liu Men Cen 6. 24 Oktober 1979 Yusnandi Liu Men Sui 7. 27 Juli 1982 Yuswanto Liu Men Thu

listrik di Babel surplus. Kondisi surplus ini tentu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Babel,” kata Wagub Babel Abdul Fatah pada acara Multistakeholders Forum, Rabu (26/6-2018. Sementara Ketua Umum KADIN Babel yang sekaligus Ketua REI Babel, Ir Thomas Jusman MM juga memberi apresiasi atas surplusnya energi listrik di Babel. “Dalam transformasi ekonomi Babel dari mining to tourism diperlukan tambahan energi signifikan seperti persiapan KEK Pariwisata di Pulau Bangka yang kini sedang diperjuangkan. Peran energi listrik sangat vital untuk menggerakkan bisnis dan ekonomi secara keseluruhan,” kata Thomas Jusman. General Manager PLN Unit Induk

Wilayah Bangka Belitung, Abdul Mukhlis dalam paparan awal memberikan kabar gembira atas kinerja PLN dalam melayani masyarakat. “Dulu tahun 2010-2012 Babel defisit 160 MW. Kini sudah surplus. Pulau pulau terpencil pun sudah terlayani,” kata Mukhlis. Nimrod Sitorus, Senior Manager Niaga Pelayanan Pelanggan PT PLN Wilayah Babel menambahkan, “Untuk keperluan energi listrik KEK Pariwisata Tanjung Kelayang sudah tersedia. Dan untuk dua KEK Pariwisata Sungailiat Bangka dan KEK Pariwisata Tanjung Gunung sudah kita proyeksikan dan sudah kita persiapkan juga,” ungkap Nimrod sambil mengatakan menunggu keperluan dua KEK tersebut. (*)

PERJALANAN HIDUP Tahun 1946 Merantau ke Batavia Tahun 1953 Pindah ke Kota Muntok Tahun 1967 Menikah dengan Then Lan Jin Yuliana Tahun 1967 Merantau ke Kota Sungailiat Tahun 1980 Bersama Yusman Ngui, Papa Bambang Patijaya Mendirikan Bangka Cakra Karya Tahun 1982 Pengaspalan Manual Perdana di Sungailiat 1991 Mulai Membangun Tanjung Pesona 1992 Tanjung Pesona Dibuka untuk Umum

Keunggulan KEK melihat dari dekat kemajuan Tanjung Pesona. Seperti kata Ernest Hemingway, “Memiliki tujuan di akhir perjalanan adalah sesuatu yang bagus; tapi pada akhirnya, yang penting adalah perjalanannya.” Tentu Jusman Liu semakin bahagia manakala kini menyaksikan Tanjung Pesona yang dirintisnya dan kini dikelola oleh putra-putranya dan Yohannes Then sebagai General Managernya menjadi lokasi event internasional Sungailiat Triathlon, Festival Motor Gede dengan ratusan motor, tempat MICE nasional seperti HUT REI 34 provinsi dan tempat menginap para pejabat tinggi seperti para menteri dan pengusaha nasional. Rekam jejak Jusman Liu dalam pembangunan pariwisata di Kepulauan Bangka Belitung itu terpantau oleh BANGKA POS GROUP yang merayakan 20 tahun kelahirannya. Dan Jusman Lie dianugerahi BANGKA POS AWARD 2019 sebagai pelopor dan inspirator pembangunan pariwisata Babel. Jusman Liu menerima award bersama; Yuna Ekowati - Pemilik Bella Wisata Tours and Travel; H Abdul Karim - pendiri dan pemilik rumah makan pribumi Belitung: Abdul Hamid Saleh atau Cak Mid - Pedambus asal Kenanga; Magdalena - Penenun cual asal Muntok: Sugiono - Perajin Pewter; Yasir - Perintis dan Pengelola Munjang Mangrove Kurau Barat: Marwandi - Perintis dan Pengelola HKM Seberang Bersatu dan Ekawati Justiar Noer - Penggagas Event Toboali City on Fire. Tradisi BANGKA POS AWARD

ini sudah dimulai sejak saya memimpin BANGKA POS GROUP sejak 1999-2013. Award pertama diberikan pada Lustrum Pertama kepada 10 Tokoh Berpengaruh di antaranya Hudarni Rani, Eko Maulana Ali dan Sofyan Rebuin. BANGKA POS AWARD diberikan juga kepada Andrea Hirata, Ibu Muslimah dan 7 Bintang Cilik Laskar Pelangi. Keunggulan KEK Pariwisata Jusman Liu dan rekam jejaknya dari merintis, membangun dan memelihara hingga sekarang tidak diragukan lagi. Karya visioner tahun 1991 itu mendapat momentumnya sekarang, tatkala Presiden Jokowi menetapkan pariwisata menjadi leading sector. Tiga tahun terakhir ini pula Pemprov, Pemkot dan Pemkab, KADIN Kepulauan Babel, REI Babel, GIPI Babel, ASITA, ASATI, IWAPI, Perwira dan HIPMI serta elemen masyarakat bersepakat melakukan transformasi ekonomi dari mining to tourim. Dimulai dengan pencanangan 10 Bali Baru, Belitung, Babel menjadi salah satunya. Kedua, penetapan Tanjung Kelayang Belitung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Ketiga, perjuangan KEK Pariwisata di Pulau Bangka yang kini dalam proses finalisasi; pertama, KEK Sungailiat Bangka dan KEK Tanjung Gunung, Bangka Tengah. Tanjung Pesona Hotel & Beach Resort disebut Gubernur Babel Dr H Erzaldi Rosman SE MM di hadapan Presiden

Joko Widodo menjadi keunggulan calon KEK Sungailiat Bangka. Inspirator Pariwisata Karya Jusman Liu dengan karya visionernya itu mengundang kekaguman dan apresiasi dari berbagai kalangan yang tidak saja mengucapkan selamat melainkan menjadikannya inspirator dan teladan atas attitude dan komitmennya serta konsisten terhadap dunia pariwisata. Jusman Liu jeli melihat ritme kehidupan manusia pada umumnya seperti Jaime Lyn Beatty, “Pekerjaan mengisi saku Anda, petualangan berwisata mengisi jiwa Anda.” Suami Then Lan Jin ‘Yuliana’ ini mengisi dahaga jiwa berwisata masyarakat Bangka dengan membangun Tanjung Pesona. Diawali dengan seringnya membawa istri dan anak-anaknya berwisata ke pantai, Jusman Liu terinspirasi merintis pembangunan tempat wisata berbasis pantai. Atas nama keluarga, salah satu putranya Ir Thomas Jusman MM, Ketua Umum KADIN Babel dan Ketua REI Babel mengungkapkan, “Terima-kasih papa kami Liu Thian Jiu ‘Jusman” dianugerahi BANGKA POS AWARDS 2019 sebagai Tokoh Pelopor Pariwisata dan Inspirator Pembangunan Pariwisata Babel. Semoga karya papa kami yang dimulai tahun 1991 dengan membangun Tanjung Pesona Hotel dan Resort terus menginspirasi kita semua dalam memajukan pariwisata Babel ke tingkat dunia.” Ir Thomas Jusman MM. Semoga!

Foto: Herdian/LASPELA

Surga”nya” Bikers Sole Japutra, Ketua Panitia Festival Bikers Bangka Bike mengungkapkan misi festival ini berhasil dilihat dari kesan para bikers yang terungkap. Kepada LASPELA Media Group, Sole Japutra mengatakan, “Para bikers merasa terhormat dan tersanjung Kepala Daerah menjumpai dan menyambut langsung mereka seperti walikota dan para bupati. Mereka sangat terkesan’ jalannya mulus, kulinernya khas dan beragam, masyarakatnya ramah dan penuh senyum,” Kesan itu diungkapkan Sole Japutra sesudah menerima kesan-kesan para peserta. Seperti Brian bikers, BikerAfrika Selatan mengatakan aspalnya mulus sehingga nyaman untuk touring. Lain lagi Yanti Lady Biker Tanggerang mengungkapkan kekagumannya pada keindahan Pulau Bangka. Jalan, view, kuliner dan keramahan itulah yang menjadikan Pulau Bangka menjadi surganya para bikers. “Nilai lebih lainnya adalah masyarakat yang antusias. Dan pemerintah pun sangat support,” ungkap Sole Japutra. Kesan Terbaik Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menyampaikan, “Kita menyambut para bikers dengan senyuman, pelayanan terbaik agar para bikers nyaman. Kita berikan kesan terbaik, Kita perbanyak even seperti ini” Selain ke Bangka Selatan para bikers singgah ke Danau Kaolin Desa Nibung Kecamatan Koba.

“Silakan menikmati indahnya panorama pantai dari sepanjang Desa Kurau sampai ke Koba sekaligus melihat Danau Kaolin yang merupakan tempat wisata kebanggaan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng),” ungkap Bupati Ibnu Saleh dalam sambutannya di hadapan sekitar 400 orang lebih peserta Touring. Hadir dalam acara tersebut antara lain Bupati Bangka Tengah H. Ibnu Saleh, Wakil Bupati Bangka Tengah Yuliyanto Satin, Sekretaris Disbudparpora, Kabag Umum dan Perlengkapan, Kades Nibung, Karang Taruna dan masyarakat. Para peserta komunitas Moge seluruh Indonesia seperti tiga komunitas bikers Moge yang ikut serta antara lain MBC Bangka, Dereapers dan Bandidos. Selain itu juga kegiatan BBF juga dihadiri Ketua HDCI, Komjen (Purn) Nanan Sukarna, Ketua IMBI, Komjen Muhammad Iriawan dan Ketua RGOG, Kombes Pol Rudi Kopel. Ketua PHRI Babel, Bambang Patijaya memberikan apresiasi atas even Festival Bikers Bangka yang mendatangkan ratusan bikers nasional dan internasional tersebut. “Di masa sulit seperti tiket pesawat mahal seperti ini, even nasional yang diselenggarakan di Babel sangat membantu mendongkrak kembali tingkat hunian hotel dan souvenir UMKM yang dibeli para bikers, “ kata Anggota DPR RI terpilih itu. Pada hari kedua, para bikers akan eksplor Bangka hingga Belinyu dan menikmati keindahan Tanjung Pesona Beach Resort and Spa. Para bikers kembali akan disambut Bupati Bangka, Mulkan. (*)


12 GOOD GOVERNMENT

JUMAT - KAMIS 28 JUNI - 4 JULI 2019

Bangka akan Bangun Lapangan Golf BPJS Upayakan Badan Usaha yang tak Patuh, Masuk Ranah Kejaksaan PANGKALPINANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus mengupayakan agar seluruh Badan Usaha patuh atas setiap ketentuan yang berlaku, salah satunya Badan Usaha yang wajib mendaftarkan karyawan untuk terdaftar sebagai peserta JKN. Menurut data, dari 171 Badan Usaha yang berada di kota Pangkalpinang dan Batam, hanya terdapat 77 Badan Usaha yang patuh, dengan data tersebut BPJS terus berupaya mengatasi hal ini. “Mungkin karena tidak ketahuan mereka, atau masih terkendala diadminitrasinya, untuk itu kita terus berupaya memediasi mereka,” ungkap Adian Fitria selaku Kepala Cabang BPJS Kesehatan Pangkalpinang, Senin (24/6/2019). Pihak BPJS pun telah melakukan pertemuan dengan Badan Usaha-Badan Usaha yang terkait, dan jika Badan Usaha tersebut belum juga mendaftarkan karyawannya maka akan diselesaikan melalui ranah kejaksaan. “Mudah-mudahan dengan adanya pemanggilan oleh Kejaksaan, Badan Usaha dapat patuh,” jelasnya. Sementara itu BPJS Kesehatan menargetkan masalah ini harus segera diselesaikan. “Dan mudah-mudahan dalam waktu tiga bulan Badan Usaha dapat mendaftarakan dan patuh,” harapnya. (dnd)

SUNGAILIAT — Pemkab Bangka akan membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang nantinya akan melakukan kerjasama dengan pengelola golf yang rencananya akan dibangun di Sungailiat. Saat ini pihak pengusaha sudah mempresentasikan untuk pembangunan lapangan golf, dan pembagunan lapangan tersebut berada di daerah Rambak, Sungailiat. “Senin kemarin mereka sudah presentasi untuk mengembangkan lapangan golf disana. Jadi nanti kita akan bentuk BUMD supaya nanti tidak melalui BOT (Build, Operate, and Transfer) dan kerjasamanya dengan BUMD kita,” ungkap Bupati Bangka, Mulkan, Selasa 25/06/2019 Ia mengatakan pengembang lapangan golf akan MoU dengan pemkab Bangka pada bulan februari 2020 nanti, dan melalui adanya pembangunan lapangan golf, Kabupaten Bangka kedepan akan lebih dikenal. “Disini kita yang punya lahan, jadi otomatis kita juga punya kontribusi dan royalti nantinya. Selain itu, kabupaten Bangka khususnya sungailiat akan lebih banyak dikenal dengan adan-

ya lapangan golf ini nanti,” tambahnya. Selain itu ia juga meminta kepada pengembang untuk melibatkan warga lokal dan merekrut masyarakat setempat untuk bekerja di lapangan golf tersebut. “Jika ini sudah terbentuk maka dapat membuka lapangan

kerja yang cukup banyak, kami sudah minta agar nanti mempekerjakan warga kita,” ungkap orang nomor satu di kabupaten bangka tersebut. Ia juga mengharapkan kerjasama tersebut akan terus berlanjut dan pengerjaan lapangan golf itupun cepat dilaksanakan

sehingga bisa menjadi salah satu destinasi wisata olahraga di kabupaten Bangka. “Pengusaha ini orang kita (Bangka) juga. Jadi orang kita juga yang ingin memajukan daerahnya, kita hanya mensupport dan membantu saja,” terangnya. (mah)

DPRD Babel Gelar Paripurna

Penyerahan LHP BPK

PANGKALPINANG - DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar paripurna penyerahan Laporan Hasil Pertanggungjawaban (LHP) BPK atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) TA 2018, yang berlangsung di ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Babel, Jumat (22/6/2019). Dalam kesempatan ini, Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya mengatakan laporan tersebut merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas pertanggungjawaban pengelolaan anggaran pemerintah yang disampaikan oleh BPK untuk rakyat melalui DPRD Babel. "LHP ini wujud transparansi dan akuntabilitas pertanggungjawa-

ban pengelolaan angga- Oleh: Wina Destika boleh mudah puas. Kita ran pemerintah yang disharus bekerja lebih keras ampaikan oleh BPK untuk lagi untuk dapat memperrakyat melalui DPRD Babel," kata tanggungjawabkan apa yang sudah Didit. dilaksanakan," ujar Didit. Ia menyampaikan laporan hasil Gubernur Kepulauan Bangka Bepertanggungjawaban ini selain digu- litung, Erzaldi Rosman mengatakan nakan untuk implementasi pelaksa- peraihan ini tidak hanya sekedar naan akuntabilitas pemerintah daer- WTP, karena kualitas laporan keuanah, juga digunakan sebagai tolak ukur gan harus selalu ditingkatkan agar penyusunan RKPD dan pertanggu- kedepan opini WTP yang diraih itu ngjawaban pembahasan APBD. tanpa ada catatan. Lanjut Didit, dari opini yang dis"Ini tidak hanya sekedar WTP, ampaikan BPK atas laporan keuan- karena kualitas laporan keuangan hagan Pemprov Babel, DPRD Babel rus selalu ditingkatkan agar kedepan bersyukur karena Pemprov Babel opini WTP yang diraih itu tanpa ada kembali meraih opini Wajar Tanpa catatan," ungkapnya. Pengecualian (WTP) kedua kalinIa menambahkan, LHP merupaya, meski cukup banyak catatan yang kan puncak dari hasil rangkaian kediberikan oleh BPK. giatan dan pertanggungjawaban ber"Kita bersyukur Pemprov kemba- sama dalam melaksanakan tugas dan li meraih opini WTP. Ini merupakan tanggungjawab dengan memperhatiWTP yang kedua kalinya. Kita tidak kan disiplin kerja.

"Dari catatan yang ada saya harap OPD dapat menyelesaikan temuan keuangan dan administrasi yang ada, agar kedepan kita dapat menyusun rencana anggaran yang baik untuk kebutuhan daerah dan bagaimana penyerapan anggaran yang kita harapkan," jelas Erzaldi. Disisi lain, Kepala Perwakilan BPK Babel, Widhi Widayat menjelaskan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berkenaan dengan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Babel Tahun Anggaran 2018, dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indo-

nesia (BPK-RI). "Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan BPK atas LKPD Pemprov Babel Tahun Anggaran 2018, termasuk rencana aksi yang telah dilaksanakan Pemprov Babel, maka BPK memberikan Opini WTP dengan beberapa catatan," terangnya. Widhi menambahkan, catatan dan rekomendasi yang telah disampaikan pada Laporan Hasil Pemeriksaan ini, untuk menjadi motivasi kedepan, agar Pemprov Babel dapat meningkatkan kinerjanya. "BPK RI siap mendampingi Pemprov Babel dalam rangka mewujudkan tata kelola keuangan pemerintah yang lebih baik," tutupnya.(adv/wa)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Tanjung Pesona Jadi Keunggulan KEK by Paudar Wahyudi - Issuu