Skip to main content

"Sejahterakan Warga Sekitar KEK!"

Page 1

JUMAT - KAMIS

5 - 11 APRIL 2019

medialaspela

Edisi No 160 12 HALAMAN

Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra

KADIN Babel pada FGD KEK Tanjung Kelayang dan Sekitarnya

"Sejahterakan Warga Sekitar KEK!"

Dirgahayu Tiga Tahun LASPELA KAWASAN EKONOMI KHUSUS (KEK) Tanjung Kelayang Belitung yang diresmikan Presiden Joko Widodo 14 Maret 2019 lalu diharapkan membawa dampak positif terhadap kesejahteraan warga masyarakat sekitarnya. “Kawasan Pariwisata Tanjung Kelayang memiliki fungsi dan peran penting dalam mendorong pertumbuhan kawasan dan memberikan efek berganda terhadap wilayah sekitarnya. Oleh karena itu, wilayah sekitar perlu diarahkan perkembangannya untuk mendukung kegiatan pariwisata yang berada di dalam kawasan agar berjalan sinergis dan komplementer,” kata Agus Sutanto,

“Perkuat Konvergensi Media!” MEDIA Satya NEGERI LASKAR PELANGI mensyukuri tiga tahunnya berkarya jurnalistik dalam fokus pariwisata, ekonomi bisnis serta politik damai. “Apresiasi yang tinggi Pemprov Babel sampaikan atas kiprah Media NEGERI LASKAR PELANGI yang telah mengawal, mendampingi dan memberikan solusi-solusi bagi Negeri Serumpun Sebalai yang sedang bertransformasi ekonomi dari pertambangan menuju pariwisata,” kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman. Gubernur E r z a l d i

KEK Tanjung Kelayang Semakin Diminati Investor

Target Investasi 20 Triliun SEDIKITNYA lima investor siap bergabung di KEK Tanjung Kelayang, Belitung. Satu investor sudah memba-

ngun, dua investor sedang persiapan membangun dan dua investor lagi sedang memroses perizinan. “Sheraton dalam proses

Bangka Cultural Waves 2-7 April 2019

Filosofi Budaya Pesona Milinial “KAMI memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Bangka Cultural Wave (BCW). BCW ini mampu menawarkan beragam konsep budaya terbaik. Warna warni budaya nusantara dan dunia dalam Glow in Nusantara akan menjadi media komunikasi terbaik dari tradisi kepada para milenial.” Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. APRESIASI Menteri Arief

Yahya terhadap Festival BCW yang berlangsung 2-7 April 2019 itu ditujukan tatkala Glow in Nusantara digelar pada Selasa (3/4) malam


2 EKONOMI BISNIS

JUMAT - KAMIS

5 - 11 APRIL 2019

Yayasan BPJ Peduli Bagikan Kopi Gratis Mendag: Generasi Muda Harus Tumbuhkan Konsep Kewirausahaan CIREBON - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengajak kalangan akademisi, khususnya mahasiswa, menumbuhkembangkan konsep kewirausahaan agar dapat bersaing di era perdagangan bebas dan industri 4.0. Hal tersebut ditegaskan Mendag saat mengisi kuliah umum bertema "Entrepreneurship 4.0 To Be Young and Successful"di STMIK CIC, Cirebon, Kamis (4/4)."Pada 2025 Indonesia diprediksi mendapatkan bonus demografi dengan sekitar 60 persen dari 300 juta penduduk berusia produktif. Pertumbuhan penduduk ini tentunya harus dimanfaatkan untuk memunculkan peluang baru bagi peningkatan ekspor dan penting bagi generasi muda untuk menumbuhkan konsep kewirausahaan agar dapat berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi,"ujar Mendag. Mendag melanjutkan, generasi muda harus bisa termotivasi pada perkembangan wirausaha di negara-negara maju. Pada 2018, rasio wirausahawan di negara-negara maju telah mencapai 14 persen dari total penduduk usia kerja, sedangkan di Indonesia baru mencapai 3,1 persen. Oleh karena itu, Mendag memaparkan beberapa konsep kewirausahaan yang patut dikembangkan.Pertama, generasi muda harus mengadopsi sifat jangan mudah puas. Menurut Mendag, wirausaha sukses tidak menyukai sesuatu yang instan dan cenderung menghindari metode usaha cepat kaya. Selanjutnya, Mendag juga menekankan pentingnya aspek pemberdayaan dan kemitraan. "Wirausahawan sukses juga adalah individu yang visioner dan ekspansif. Namun yang harus diingat adalah tetap terukur dalam menetapkan level ekspansi dan risiko dalam mengembangkan usaha. Jangan lupa untuk selalu mencari ide di luar kebiasaan,"jelas Mendag. Dalam paparannya, Mendag juga mementingkan aspek kepercayaan dalam berusaha, harus tepat dalam kualitas produk, waktu, dan janji. Adapun generasi muda juga harus memerhatikan sumber daya yang dimiliki internet untuk pengembangan usaha, seperti 5G, iCloud, dan blockchain. Internet dapat mendukung diversifikasi produk ekspor yang lebih berorientasi pada peningkatan keterampilan dan teknologi, meningkatkan infrastruktur penunjang perekonomian, memfasilitasi penerapan teknologi dalam sistem produksi, manajemen, pemasaran, dan kegiatan produksi lainnya, serta meningkatkan produktivitas melalui pengembangan sumber daya manusia. "Jika bonus demografi ini sukses, maka prediksi Indonesia menjadi negara ekonomi terbesar ke-3 di Asia dan ke-4 di dunia pada 2050 akan tercapai,"tegas Mendag. Pada kunjungan kerjake Cirebon kaliini, Mendag Enggar juga berkesempatan mengajak generasi muda mencintai produk dalam negeri dengan mendeklarasikan gerakan Aku Cinta Produk Indonesia (ACI) bersama-sama pelajar dan mahasiswa di SMA BPK Penabur Cirebon dan STMIK Catur Insan Cendikia (CIC), Cirebon. (rill)

BANGKA – Foundation Yayasan BPJ Peduli melaksanakan kegiatan bagi kopi gratis kepada masyarakat Tionghoa yang merayakan Cheng Beng di Pulau Bangka, Provinsi Babel. Founder Yayasan BPJ Peduli Bambang Patijaya (BPJ) mengatakan bahwa dalam perayaan ceng beng atau ziarah kubur Yayasan BPJ Peduli membagikan kopi gratis bagi masyarakat yang sedang berziarah. “Dari Yayasan BPJ Peduli, kami berikan kopi gratis bagi masyarakat di Perkuburan Belinyu, Deniang, Sungailiat, Pang-

kalpinang sentosa, dan Toboali,” ujarnya di Sungailiat, Bangka, Kamis (4/4/2019). Bambang menjelaskan kegiatan perayaan ceng beng ini dilaksanakan oleh para sukarelawan dari Yayasan BPJ Peduli. “Kopi gratis ini sebagai bentuk kepedulian kita kepada masyarakat Tionghoa yang sedang berziarah kubur di pagi hari,” ujar BPJ. Tokoh pemuda yang kharis-

matik ini juga mengatakan kegiatan pembagian kopi gratis ini sudah dilaksanakan dari tanggal 4 April sampai tanggal 5 April

Harga Minyak Indonesia Maret Naik Jadi US$63,6 per Barel JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat rata-rata harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ ICP) pada Maret 2019 sebesar US$63,6 per barel atau naik 3,7 persen dibandingkan bulan sebelumnya, US$61,31 per barel. Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengungkapkan penguatan rata-rata ICP akibat kekhawatiran pelaku pasar terhadap merosotnya pasokan minyak mentah global. Penurunan pasokan tersebut tak lepas dari kesepakatan pemangkasan pasokan yang dilakukan oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, termasuk Rusia. Pemangkasan yang dilakukan OPEC telah dilakukan sejak awal Januari 2019 dan berlaku selama enam bulan. Adapun target pengurangan produksinya mencapai 1,2 juta barel per hari (bph). "Faktor (pendorong harga) lainnya adalah pengenaan sanksi Amerika Serikat (AS) atas ekspor minyak mentah Venezuela dan Iran sehingga menyebabkan pasokan minyak mentah dari kedua negara tersebut berkurang drastis," ujar Agung seperti dikutip dari keterangan resmi, Kamis (29/3). Kenaikan ICP tak lepas dari perkembangan rata-rata harga minyak mentah di pasar internasional yang menguat dibandingkan Februari 2019. Tercatat, harga Dated Brent naik sebesar US$2,09 per barel atau 3,2 persen menjadi US$66,12 per barel. Kemudian, harga WTI menguat 5,8 persen menjadi

US$58,17 per barel, Basket OPEC naik 3,9 persen menjadi US$66,33 per barel, dan Brent (ICE) menguat 4 persen menjadi US$67,03 per barel. Penguatan harga minyak internasional tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor. Berdasarkan laporan OPEC yang dirilis bulan lalu, pasokan minyak mentah global merosot sebesar 160 ribu bph dibandingkan pasokan bulan sebelumnya menjadi 99,15 juta bph. Kemudian, pasokan minyak mentah OPEC juga merosot sebesar 220 ribu bph menjadi 30,549 juta bph. Selain itu, jumlah rig minyak di AS juga menurun 17 unit dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara, proyeksi permintaan minyak mentah global diperkirakan menanjak sebesar 1,24 juta barel atau 1,2 persen dibandingkan permintaan minyak mentah tahun lalu menjadi 99,96 juta barel. Di AS, Badan Administrasi Informasi Energi AS (EIA) juga melaporkan penurunan stok minyak mentah AS pada Maret 2019 sebesar 3,6 juta barel atau 0,8 persen dari Februasi 2019 menjadi 442,3 juta barel. Stok bahan bakar AS secara bulanan juga turun 7,3 persen menjadi 238,6 juta barel. Adapun stok minyak distilasi tergerus 6,7 persen menjadi 130,2 juta barel. "Untuk kawasan Asia Pasifik, peningkatan harga minyak mentah selain disebabkan oleh faktor-faktor tersebut di atas, juga dipengaruhi oleh perawatan pada lapangan minyak Karachaganak dan Kashagan di Kazakhstan meningkatnya permintaan produk minyak mentah dari India seiring dengan berkurangnya ekspor dari Venezuela ke India," ujarnya. (cnn)

2019. “Bagi kopi gratis itu dimulai sejak pukul 4.30 WIB subuh hingga selesai di setiap perkuburan yang ada di wilayah Pulau Bangka,” kata Bambang Patijaya. Sebagai diketahui perayaan ceng beng merupakan tradisi tahunan, tak hanya sebagai rutinitas kegiatan ini pun dianggap sarat makna nan sakral bagi masyarakat Tionghoa yang melaksanakannya.(*)

Kredit Usaha Rakyat Sudah Tersalur Rp23 T Per Februari 2019 JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat total penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) per Februari 2019 sebesar Rp23,15 triliun. Angka itu setara dengan 17 persen dari target penyaluran tahun ini yang sebesar Rp139,01 triliun. Deputi Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan mayoritas KUR masih disalurkan ke sektor perdagangan sebesar Rp13,83 triliun. Kemudian, KUR sebagian besar juga dinikmati oleh sektor produksi yang diberikan melalui industri pertanian dan pengolahan. Untuk pertanian total KUR tersalur mencapai Rp5,37 triliun dan pengolahan Rp1,15 triliun. Sisanya, KUR dikucurkan ke jasa kemasyarakatan sosial budaya sebesar Rp1,33 triliun dan penyediaan akomodasi sebesar Rp576,42 miliar. "Tahun ini ditargetkan sektor produksi naik menjadi 60 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 50 persen," ungkap Iskandar, Kamis (4/4). Target dibuat agar uang dari KUR tak hanya berputar di sektor perdagangan saja. Bila banyak dimanfaatkan untuk sektor produksi, maka manfaatnya lebih signifikan untuk nasabah dan ujungnya berimbas positif ke ekonomi negeri. Pasalnya, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga memiliki andil besar dalam menggerakkan ekonomi. "Kalau di perdagangan kan barang lima ya hanya jual lima. Kalau produksi, output bisa lebih banyak lagi, yang dihasilkan semakin banyak," jelas Iskandar. Sementara itu, total penyaluran KUR sejak 2007 sampai Februari 2019 sebesar Rp357 triliun. Porsi penyaluran KUR masih berpusat di Pulau Jawa, yakni 54,29 persen atau sebesar Rp194 triliun dari total KUR yang sudah dikucurkan. Setelah Pulau Jawa, KUR juga banyak digelontorkan di Sumatra dengan porsi 20,34 persen atau 73 triliun. Selanjutnya, Sulawesi memberikan kontribusi sebesar 10,22 persen atau Rp36 triliun, Bali sebesar 7 persen atau 25 triliun, Kalimantan 6,06 persen atau Rp22 triliun, dan Maluku serta Papua 2,09 persen atau Rp7 triliun. "Kebanyakan memang masih di Pulau Jawa, karena UMKM juga masih banyaknya di Jawa," pungkasnya.(cnn)


JUMAT - KAMIS

POLITIK DAMAI

5 - 11 APRIL 2019

Yayasan BPJ Peduli Kembali Gelar Baksos dan Pengobatan di Toboali TOBOALI – Setelah sukses menyelenggrakan bakti sosial dan pengobatan di Kota Muntok, Bangka Barat, di Kecamatan Damar, Belitung Timur dan Tahun 2019 di Kota Sungailiat, Bangka, kini Yayasan BPJ Peduli kembali hadir menyapa warga Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Ketua Yayasan BPJ Peduli Sugianto mengatakan sebelumnya Baksos Pengobatan ini sudah dilehat di Muntok dan Sungailiat, keduanya berjalan lancar dan sukses. Banyak masyarakat yang datang untuk berobat.

“Saat ini kita kembali gelar baksos di Toboali, tempatnya di Gedung Nasional Toboali hari Sabtu, 6 April 2019 pukul 09.00 WIB sampai selesai,” ujarnya kala diwawancarai di Toboali, Basel, Jumat (4/4/2019). Dalam baksos kata Sugianto ada pengobatan umum dan pembagian kacamata baca. Tentunya, baksos pengobatan ini terbuka untuk umum dan gratis bagi masyarakat. “Kegiatan baksos ini rutin kita buat, dimulai tahun 2018 kemarin dan tahun ini sudah dua kali termasuk di Kota Toboali, kita juga mendapat dukungan dari dokter relawan Yayasan BPJ Peduli diperbantukan. Semua tim dokter dari Pangkalpinang, dan tim

perawat dari Sungailiat. ” ucapnya. Pria yang akrab disapa Yanto itu juga bilang dokter yang mendukung pengobatan ada 15 dokter umum, serta pembagian 1300 pc kacamata baca gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. Di sisi lain, Yayasan BPJ Peduli juga melakukan kegiatan donor darah berkerja sama dengan PMI Beltim, dan banyak kegiatan sosial lainnya. “Kita tak hanya fokus kesehatan,

kita juga bantu beasiswa siswa/i yang kurang mampu, bedah rumah di Sungailiat, sunatan massal di Desa Tutut, bantuan bencana alam baik di daerah dan nasional,” sebut Yanto. Sementara itu, Founder Yayasan BPJ Peduli Bambang Patijaya (BPJ) mengatakan, sangat mendukung kegiatan positif ini, karena dirasa sangat membantu masyarakat. Sebuah komitmen bergerak dibidang layanan kesehatan, dan berharap Yayasan BPJ lebih berbakti kepada masyarakat Ba-

3

bel. Menurutnya manfaat baksos memberikan semangat kepada masyarakat yang bergerak dibidang sosial, sehingga lebih peduli akan kesehatan. Maksud pendirian Yayasan BPJ Peduli, lanjut Bambang sesuai akronim BPJ ‘Bersama Pasti Jaya’ dalam sisi kepedulian. Kami ingin berkerja, berkarya, dan berkontribusi kepada masyarakat Babel dalam hal pelayanan kesehatan, dll. “Semoga baksos pengobatan ini membuat Yayasan BPJ Peduli semakin berkontribusi lagi mendukung pelayanan kesehatan masyarakat khususnya di Bumi Serumpun Sebalai,” harap BPJ. (*)


4

PELANGI RESPONSIF

Polisi Amankan Nelayan Pembawa 24 Jerigen Solar PARIT TIGA – Unit Reskrim Polsek Jebus, berhasil mengamankan seorang pria berinisial NY, seorang nelayan, warga Desa Teluk Limau, Kecamatan Parit Tiga. Ia diduga membawa 24 deriken BBM ilegal diatas kapal miliknya, Selasa (26/3/2019) kemarin. NY diamankan petugas saat tengah berada di pantai Desa Teluk Limau sekitar pukul 09.30 WIB, sebelumnya, anggota Opsnal reskrim Polsek Jebus telah mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa di kawasan pantai Desa Teluk Li-

mau ada kapal nelayan yg melakukan pengangkutan BBM jenis solar yang diduga ilegal. Berdasarkan laporan dari masyarakat tersebut, anggota Opsnal reskrim Polsek Jebus kemudian melakukan pengintaian. Kemudian pukul 20.30 WIB, anggota melihat kapal milik pelaku tiba di pantai, setelah kapal milik pelaku mendarat di tepi pantai, polisi yang

telah mengintai keberadaan pelaku kemudian langsung melakukan penggeledahan di kapal boat milik tersangka. Dari hasil pemeriksaan di kapal milik tersangka, polisi mendapati BBM berjenis Solar. Menurut keterangan NY dia membeli solar dari seseorang berinisial Ad di laut Siangau Dusun Pala, Desa Teluk Limau dengan harga Rp 110.000 per jerigen. NY berencana untuk menjual kembali solar tersebut kepada para penambang timah yang berada di Kecamatan Parit Tiga. Kapolsek Jebus, AKP Andi Purwanto, Sik, seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto, SH, SIK, M,Si ketika dihubungi membenarkan kejadian tersebut. “Benar ada, dan kami akan terus menggali informasi dari tersangka, terkait masih ada satu nama lagi yang menurut NY telah mensuplay BBM tersebut kepadanya. terimakasih kepada masyarakat yang berkenan memberi informasi kepada kami, Sehingga kami dari pihak berwenang bisa mengambil langkah yang tepat dan meringkus tersangka,” ujar AKP Andi Purwanto, Jumat (29/3/2019). Kini tersangka berikut barang bukti sebanyak 24 jerigen BBM berjenis solar dan satu unit kapal boat berwarna abu-abu telah diamankan di Mapolsek Jebus untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (nop)

JUMAT - KAMIS

5 - 11 APRIL 2019

BNN dan Walikota Musnahkan 100 Gram Sabu PANGKALPINANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Pangkalpinang bersama Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) memusnahkan 100 gram Narkotika berjenis Sabu. Pemusnahan di lakukan di halaman kantor BNN kota Pangkalpinang, Kamis (28/3/2019). Kepala BNN kota Pangkalpinang, Ichlas Gunawan mengungkapkan kegiatan ini salah satu upaya dalam menyampaikan kepada masyarakat untuk memerangi Narkoba. “Bersama dengan Walikota Pangkalpinang, hari ini kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa kami bersama Pemerintah kota Pangkalpinang kompak untuk memerangi Narkoba,” ungkapnya. Ichlas pun menjelaskan, pemusnahan yang dilakukan pihaknya ini merupakan komitmen BNNK untuk memberantas peredaran Narkoba. pemusnahan 100 gram barang bukti Narkotika berjenis Sabu pun diuji keasliannya, barang bukti di campur dengan air lalu diblender, dan di buang ke septic tank. Sementara itu Walikota Pangkalpinang, Molen mengungkapkan, pihaknya siap untuk bersinergi dengan BNN kota Pangkalpinang, dalam memerangi Narkoba. “Kami siap bersinergi dengan BNN kota, untuk perangi Narkoba dan selamatkan generasi muda,” tandas Molen. (dnd)


JUMAT - KAMIS

PELANGI EDUKASI 5

5 - 11 APRIL 2019

185 Pendidik Paud se-Babel Ikuti Diklat Berjenjang PANGKALPINANG – Sebanyak 185 orang Pendidik Anak Usia Dini (PAUD) mengikuti diklat berjenjang tingkat dasar, lanjut, pengelola dan training provider, guna meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam mendidik anak usia dini. “Melalui kegiatan ini kita harap dapat menghasilkan tenaga pendidik yang berkompeten,” kata Ketua Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi) Babel, Djamilah usai menghadiri diklat berjenjang tingkat dasar, lanjut, pengelola dan training Provider, yang berlangsung di Gedung LPMP Babel, Selasa (2/4/2019).

Ia mengatakan, kegiatan ini dilatarbelakangi masih rendahnya kompetensi tenaga pendidik dan kemampuan manajerial para pengelola Lembaga PAUD di daerah. “Diklat dasar ditujukan bagi pendidik pemula dan diklat lanjut untuk pendidik tingkat lanjutan yang sudah mengikuti diklat dasar,” ujarnya. Ia menyampaikan, diklat pengelola bertujuan untuk meningkatkan kompetensi manajerial para pengelola Lembaga PAUD. “Dan training provider ditujukan untuk meningkatkan profesionalisme penyelenggaraan diklat di daerah masing-masing,” ungkapnya. Lanjut Djamilah, kegiatan ini digelar dalam tiga tahap, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Untuk tat-

ap muka ada 48 jam pelajaran (jpl) untuk diklat dasar, 68jpl untuk diklat lanjut dan 50jpl untuk training provider, disertai tugas mandiri 210jpl dan kunjungan lokal ke gugus PAUD. “Disini kami berupaya bagaimana meningkatkan mutu pendidik dan mutu lembaganya karena kita tidak ingin ada mall praktek di lembaga PAUD,” tuturnya. Sementara, Sekretaris Dinas Pendidikan Babel, Indrawati mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Himpaudi Babel ini dan banyaknya antusias pendidik mengikuti diklat tersebut. “Selama ini kita cukup memandang bagaimana kinerja pendidik PAUD sehingga kita terus berupaya mempertahankan insentif para pendi-

dik,” imbuhnya. Indra berharap selama mengikuti diklat ini para peserta dapat bersungguh-sungguh menerapkan pola didik di Lembaga, seperti parenting education yang harus benar-benar diterapkan.

“Kita harap para pamong dapat membuat karya tulis agar kurikulum terus berkembang dan para pendidik harus menerapkan parenting education meski sepenuhnya mendidik anak itu merupakan kewajiban orang tua,” tutupnya.(wa)


6

GREETINGS

JUMAT - KAMIS

5 - 11 APRIL 2019


JUMAT - KAMIS

5 - 11 APRIL 2019

GREETINGS 7


8

GREETINGS

JUMAT - KAMIS

5 - 11 APRIL 2019


JUMAT - KAMIS

PELANGI BABEL 9

5 - 11 APRIL 2019

Sektor Pertanian Diharapkan Mampu Mendongkrak Ekonomi Babel

Foto: Humas Pemkab Bangka

Wabup: Bangka Culture Wave Cerminan Harmonisasi Budaya Bangka SUNGAILIAT – Wakil Bupati (Wabup) Bangka, Syahbudin, S.I.P., menuturkan bahwa Bangka Culture Wave merupakan bentuk cerminan harmonisasi dari ragam kebudayaan yang ada di Kabupaten Bangka. Hal tersebut seperti disampaikannya dalam sambutan pada pembukaan Bangka Culture Wave, Selasa (02/04/19) di Pantai Tongaci Sungailiat.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bukti cerminan harmonisasi kerukunan yg dikemas dalam kreatifitas anak Bangka agar keanekaragaman yg kita miliki dapat menjadi berkah,”ujar Wabup. Wabup juga mengimbau agar semua pelaku seni dan budaya di Kabupaten Bangka dapat bersinergi dalam memajukan pariwisata Bangka yang dikemas dalam keanekaragaman seni serta budaya Daerah agar bernilai ekonomis di kancah Internasional.

“Ragam kebudayan serta pariwisata Bagka harus bernilai ekonomis, sehingga dapat mengundang para wisatawan lokal hingga mancanegara,” harap Wabup. Kegiatan Bangka Culture Wave tersebut akan berlangsung selama enam hari (2-7) April 2019. Turut hadir dalam acara pembukaan, Kasubbit 2 Kementerian Pariwisata R.I., Sekda Prov. Babel, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Babel, segenap Kepala OPD Pemkab Bangka dan tamu undangan lainnya. (*)

BANGKA TENGAH – Asisten I Setda Bangka Belitung Bidang Pemerintahan dan Kesra, Yulizar, membuka kegiatan sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat Tahun 2019, yang berlangsung di Hotel Soll Marina, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis pekan kemarin. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Babel, Juaidi, juga narasumber dari Ditjen Pertanian dan Perkebunan Kementerian Pertanian, Galih Siti Solihin, dan Demitria Dewi dari Sekretariat Tim Peremajaan Perkebunan. Dalam sambutannya, Yulizar mengatakan sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Perkebunan tingkat Provinsi tahun 2019 sangat penting, mengingat pembangunan perkebunan di Babel saat ini cukup besar, selain bidang Perikanan, Kelautan, Pertambangan yang masih diupayakan oleh masyarakat Babel. “Saat ini, distribusi nilai tambah pada usaha pertanian sudah bergulir dari holtikultura di peter-

nakan, pangan menjadi jasa dalam pertanian dan perkebunan besar. Sedang untuk perkebunan kelapa sawit sendiri didominasi perkebunan swasta, dimana saat ini ada 45 perusahaan swasta, dengan jumlah 19 pabrik kelapa sawit. Jumlah perkebunan swasta 137 ribu hektar, untuk perkebunan rakyat 69.845 hektar,” ujarnya. Yulizar menyampaikan, bahwa saat ini Gubernur Babel Erzaldi Rosman, sangat mengharapkan untuk sektor pertanian bisa menjadi urutan teratas yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Babel, itu termasuk Kebun Kelapa Sawit. “Dengan umur kelapa sawit yang bisa sampai 25 – 30 tahun, tentu saja butuh peremajaan, dan program peremajaan ini, badan pengelola dana perkebunan kelapa sawit turut membantu dana senilai 25 juta rupiah per hektar. Sebagai Pemerintah, kami terus memberikan komitmen terhadap perkebunan rakyat secara khusus dan terhadap perkembangan agro industri di Babel ini,” jelas Yulizar. (wa)

Foto: humas.babelprov.go.id


10

PELANGI BABEL

248 CPNS Bangka Barat Terima SK MUNTOK – Sebanyak 248 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bangka Barat T.A 2018 mendapatkan Surat Keputusan (SK) CPNS. Acara berlangsung di gedung Graha Aparatur Pemerintah Kabupaten Bangka Barat,Jumat (29/3/2019). Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Bupati Bangka Barat, Markus, SH didampingi Dandim 0431 Bangka Barat, Kepala kantor regional VII Palembang, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat. Selain itu, hadir juga dalam acara tersebut diantaranya unsur Forkopimda Bangka Barat, staf ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, anggota TP PKK dan DWP Bangka Barat. Bupati Markus dalam sambutannya, mengucapkan selamat kepada CPNS Bangka Barat yang telah menerima SK. “Selamat bertugas kepada CPNS yang diresmikan dan mendapat SK pada hari ini. Para CPNS ini adalah orang-orang pilihan yang mempunyai tugas untuk menjadi yang terbaik. Bekerjalah sesuai tugas dan fungsinya masing-masing untuk kesuksesan Bangka Barat,” ucap Bupati. Ia mengingatkan para CPNS yang telah menerima SK agar bisa menunjukan kemampuan terbaiknya. “1 tahun ke depan adalah masa percobaan bagi para CPNS. Tampilkan yang terbaik dalam hal kemampuan, disiplin, loyalitas, dan kredibilitas,” ucap Bupati menambahkan Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor Regional VII Palembang, Ir.Agus Sutiadi, M.Si, yang dalam sambutannya mengatakan bahwa sebagai seorang CPNS harus memiliki Kemampuan yang tinggi untuk menyesuaikan diri, viabilitas (bersama-sama untuk tumbuh bersama), dan sikap saling menghormati dan menghargai terhadap semua pegawai. CPNS T.A 2018 di kabupaten Bangka Barat yang menerima SK terdiri dari tenaga guru 181 orang, tenaga kesehatan 51 orang dan tenaga teknis 16 orang. (nop)

5 - 11 APRIL 2019

114 Petugas UPZ Ikuti Rakor Baznas Babel PANGKALPINANG – Asisten Setda Kepulauan Bangka Belitung Bidang Administrasi Umum, Darlan, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sebanyak 114 petugas UPZ dari latar Pemerintah Daerah, instansi vertikal maupun swasta se-Babel yang mengikut Rakor tersebut, acara berlangsung di Sun Hotel Pangkalpinang, Kamis lalu. Dalam sambutannya, Darlan mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel menyambut baik atas terselenggaranya Rakor UPZ ini. “Dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2011 Pasal 5 ayat (1) tentang Pengelolaan Zakat

Tahun Ini, 173 Calon Jamaah Haji Asal Bateng Siap Diberangkatkan KOBA – Sebanyak 173 calon jamaah haji siap untuk diberangkatkan ke tanah suci pada tahun 2019, dari jumlah tersebut terdata 75 Orang laki-laki dan 98 Orang wanita yang sudah memenuhi persyaratan untuk berangkat. Menurut keterangan Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Bateng, Ahmad Syukri S.Ag, saat ini baru 173 orang yang sudah melakukan pelunasan pembayaran dan memenuhi syarat untuk diberangkatkan. “Sebenarnya ada 178 Calon Jamaah Haji yang terdaftar ditahun 2019 namun 1 orang

JUMAT - KAMIS

meninggal, 2 orang tunda keberangkatan dan 1 orang mutasi ke Pangkalpinang,”ujar Ahmad Syukri kepada Laspela Group, Kamis kemarin. Dikatakannya pula calon jamaah haji ini akan mendapatkan 4 kali pelatihan manasik haji dengan rincian 2 kali pelatihan dari KUA Kecamatan dan 2 kali pelatihan manasik dari Kemenag Bateng. “Nanti akan ada pelatihan manasik terakhir dari Kemenag yang direncanakan pada bulan April mendatang untuk bekal para jamaah jangan sampai salah dalam menjalankan Ibadah haji,”jelasnya. Ia menambahkan total biaya haji reguler per orang untuk tahun 2019 sebesar Rp 33.429.575. (hfe)

disebutkan, untuk melaksanakan pengelolaan zakat pemerintah membentuk Baznas, dimana dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Baznas dapat bekerja sama dengan pihak terkait sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” ujarnya. Ia menyampaikan, seperti diketahui masyarakat di Babel yang sebagian besar beragama islam, ini merupakan suatu potensi yang apabila masyarakat telah memiliki kesadaran untuk berzakat. Dengan kata lain, dana yang bisa dikumpulkan dari zakat umat islam sangatlah besar. “Namun, yang menjadi persoalannya adalah apakah umat islam khususnya di Babel telah memiliki kesadaran untuk menunaikan zakatnya, dan apakah mereka juga telah sadar bahwa menunaikan

zakat adalah kewajiban yang harus mereka laksanakan,” tanya Darlan. Menurut Darlan, salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran umat islam untuk membayar zakat khususnya kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Babel, adalah dengan diterbitkannya Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 35 tahun 2016 tentang Pengelolaan Zakat Profesi Pegawai di lingkungan Pemprov Babel. “Sehingga ini dapat meningkatkan kesadaran pegawai khususnya di lingkungan Pemprov Babel dalam membayar zakat profesinya sebagai ASN. Dimana dalam pengumpulan zakat profesi ini, setiap Perangkat Daerah mengusulkan 1 orang pegawai kepada Baznas Provinsi sebagai petugas pengumpul zakat,” tutup Darlan.(wa)


JUMAT - KAMIS

CONNECTION

5 - 11 APRIL 2019

Sejahterakan Warga

Target Investasi

Kakanwil BPN Prov. Babel mewakili Direktur Penataan Kawasan Kementrian ATR. Harapan itu disampaikan Firsta Ismet dalam Forum Discusion Group (FGD) Penyepakatan Delineasi Rencana Rinci Tata Ruang di Sekitar Kawasan Pariwisata Tanjung Kelayang (4/4-2019) di Grand Hartika Hotel. FGD yang dibuka oleh Agus Sutanto, Kakanwil BPN Prov. Babel itu mengundang nara sumber Jasagung Hariyadi, Plt. Sekretaris Daerah Kab. Belitung, Rizky Ariens Saputra, PT. Belitung Pantai Intan dan Agus Ismunarno WKU ICT/ Media Massa KADIN Babel dengan moderator Holmes Pangaribuan dan Kurniawan Hartanto dari ATR sebagai Panitia Penyelenggara. Penentuan delineasi wilayah perencanaan, kata Agus Sutanto, adalah salah satu tahap penting dalam penyusunan rencana rinci tata ruang. Dengan adanya delineasi tersebut, penyusunan rencana tata ruang akan akan lebih terarah dan tepat sasaran. FGD, lanjut Agus Sutanto, dimaksudkan untuk menentukan dan menyepakati delineasi wilayah di sekitar Kawasan Pariwisata Tanjung Kelayang oleh para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengendalian pemanfaatan ruang di sekitar Kawasan Pariwisata Tanjung Kelayang dengan pencerawah dari para nara sumber antara lain Pemerintah Daerah, Pengelola KEK dan KADIN Babel.

penyelesaian pembangunan hotel berkapasitas 176 kamar. Akhir tahun 2019 targetnya sudah beroperasi. Sofitel dan M Galerry sedang persiapan membangun. Sedang dua investor lagi sedang mengurus proses perizinan,” kata Rizky Ariens Saputra, Representatif PT. Belitung Pantai Intan di sela Forum Discussion Group. Sheraton yang berkonsep natural berkearifan lokal itu menghadap pantai indahdan pulau-pulau kecil berkonfigurasi bebatuan granit raksasa. Selain di depan hotel terbentang Danau Kaolin berwarna biru kehijauan, kawasaan Sheraton yang luasnya 8,4 hektare itu menjadi mewah karena viewnya adalah Pulau Lengkuas yang menjadi destinasi wisata favorit wisatawan. “Sementara ini investasi yang tercatat Rp 9 triliun ditambah Rp 1,3 triliun, jadi total Rp 10,3 triliun untuk pengelolaan KEK,” kata Rizky. Dibuka oleh Agus Sutanto, Kakanwil BPN Prov. Babel FGD menampilkan nara sumber seperti Jasagung Hariyadi, Plt. Sekretaris Daerah Kab. Belitung, Firsta Ismet, Kasubdit Penataan Kawasan Perdesaan, Direktorat Penataan Kawasan, Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Rizky Ariens Saputra, Representative PT. Belitung Pantai Intan, WKU KADIN Babel ICT/ Mass Media Agus Ismunarno dipandu oleh Holmes Pangaribuan sebagai moderator dan Kurniawan Hartanto dari ATR sebagai

Keadilan Ekonomi KADIN Babel dalam FGD KEK tersebut merekomendasikan sinergitas Pengelola KEK Tanjung Kelayang dengan masyarakat di sekitar sehingga madu ekonomi KEK bisa mengalir juga pada lapis masyarakat di sekitar kawasan KEK. KEK wajib menjadi trigger bagi keadilan ekonomi pariwisata. “Warga di sekitar KEK Tanjung Kelayang merupakan partisipan dalam kemajuan pariwisata KEK yang wajib turut sejahtera. Masyarakat sekitar dengan hospitility dan inovasinya ibaratnya turut ‘menyalakan’ KEK sehingga bercahaya. Dengan demikian, masyarakat sekitar turut menikmati cahayanya,” kata Agus Ismunarno menyampaikan sikap KADIN Babel. Maka, saran Agus, Pemerintah Belitung dan Pengelola KEK Tanjung Kelayang difasilitasi oleh Kementrian ATR membuat Perda Penataan Ruang secara Rinci terhadap pemetaan potensi investasi wisata masyarakat sekitar KEK. “Restoran seafood, tourism plaza, hotel berbintang empat dan lima serta kapal-kapal mewah dan speedboat silakan masuk KEK. Di lingkar dua hendaknya ditata kluster-kluster Kampung Nelayan dengan kapalkapal kayunya, kedai ikan bakar dan kuliner lokalnya, desa seni den-

gan home industrynya, agro wisata sebagai penyedia bahan keperluan KEK, padepokan silat dan wushu dengan barongsainya,” kata Agus Ismunarno sehingga warga sekitar tidak hanya menjadi penonton melainkan menjadi pilar penguat KEK. Inovasi Baru Drs Jasagung Hariyadi, Msi, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten menyampaikan FGD KEK ini memperkuat visi misi Bupati Sahani Saleh dan Wakil Bupati Isyak Meirobi dalam mewujudkan ekonomi yang berkeadilan, berdaya saing dan inovatif di Belitung. “Maka penataan desa sekitar KEK Pariwisata sangat tepat dan kita dorong segera diperdakan. KEK Tanjung Kelayang silakan dengan previlegenya, namun bergandeng-tanganlah dengan masyarakat di sekitarnya secara proporsional dalam melakukan investasi wisata,” kata Jasagung. Investasi yang dapat dikembangkan di Kabupaten Belitung, kata Jasagung, antara lain di KEK Pariwisata Tanjung Kelayang sendiri, Marina: KJUB dan Juru Seberang, Geopark Belitung, Spot Cruiser, Pulau-pulau kecil, Mooring Buoy (titik labuh) dan Wisata Kesehatan. “Pertumbuhan investasi Belitung sangat menjanjikan. Minyimak data investasi akomodasi hotel selama 7 tahun terakhir, Bellitung sudah mencapai 58 hotel dengan 2.072 kamar,” kata Jasagung. Tahun 2012 Belitung, rinci Jasagung, Belitung baru memiliki 29 hotel kemudian menjadi 34 hotel di tahun 2013, 39 hotel di tahun 2014, 43 hotel di tahun 2015, 50 hotel di tahun 2016, 56 hotel di tahun 2017 dan 58 hotel di tahun 2018. Akhir tahun 2019 akan beroperasi Sheraton Resort Hotel di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang akan mengoperasikan 176 kamar. Daya dukung investasi pariwisata lainnya, lanjut Jasagung, adalah arus kunjungan wisatawan 7 tahun terakhir yang terus meningkat. “Tahun 2012: 111.613 wisatawan tahun 2013: 131.542, tahun 2014: 199.823, Tahun 2015: 251.440, tahun 2016: 292.885, tahun 2017: 380.941 dan tahun 2018: 467.571,” kata Jasagung yang mantan Kepala Dinas Pariwisata Belitung itu. Perlu Ditata Rinci Firsta Ismet, Kasubdit Penataan Kawasan Perdesaan, Direktorat Penataan Kawasan, Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN berharap FGD bisa menjadi langkah strategis bagi

penyejahteraan masyarakat sekitar KEK dengan memberikan ruang berinvestasi. KEK merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang memiliki fungsi utama pariwisata atau memiliki potensi untuk pengembangan pariwisata nasional yang juga mempunyai pengaruh penting terhadap beberapa aspek, seperti pertumbuhan ekonomi, sosial dan budaya, pemberdayaan sumber daya alam, daya dukung lingkungan hidup, serta pertahanan dan keamanan. Penyusunan Rencana Rinci Tata Ruang di sekitar Kawasan Pariwisata Tanjung Kelayang dimaksudkan sebagai arahan dan pedoman dalam pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang di sekitar kawasan pariwisata Tanjung Kelayang. “Output yang akan dihasilkan hingga akhir tahun 2019 ini berupa materi teknis, album peta, dan rancangan peraturan daerah, yang nantinya akan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dalam bentuk peraturan daerah,” kata Firsta. Penyusunan RRTR Kawasan Pariwisata Tanjung Kelayang diharapkan tidak hanya difokuskan pada Kawasan Pariwisata Tanjung Kelayang, namun juga dapat mengembangkan Pulau Belitung secara keseluruhan. Perlu mendorong penataan ruang yang tidak hanya mengatur zonasi ruang untuk mendukung kepariwisataan, namun juga tanggap terhadap kebencanaan. “Penataan kawasan, kata Firsta, akan difokuskan pada kawasan yang berada diluar kawasan KEK Tanjung Kelayang, yang keberadaannya dapat mendukung KEK Tanjung Kelayang. Penataan ruang Kawasan Pariwisata Tanjung Kelayang diharapkan dapat memperkuat infrastruktur dasar dan pendukung guna mendorong perekonomian Kawasan Pariwisata Tanjung Kelayang,” simpul Firsta. Influencer dan Endorcer Pariwisata Belitung tidak saja ditrigger oleh kawasan ekonomi khusus. Endorser dan influencer pariwisata Belitung terkenal adalah Sonia Fergina Citra dan Vinnilya Huang. Sonia Fergina Citra adalah Putri Indonesia 2018 dan 20 Besar Miss Universe. Sedang Vinnilya Huang adalah Elite Model Look Best Photogenic 2016 dan The Super Model Indonesia 2018. Selebriti asal Belitung itu menyatakan diri siap menjadi duta wisata Belitung. (*)

Konvergensi Media berharap investor LASPELA Media Group yaitu Ir Thomas Jusman MM, Bambang Patijaya SE MM dan Agus Ismunarno semakin mengembangkan grup medianya menjadi media yang kuat dan konvergen. Mengelola media massa di era disrupsi teknologi komunikasi, kata Gubernur Erzaldi, tidak mudah. “Diperlukan idealisme yang tinggi dari para investor dan pengelolanya dalam rangka menjadi media mainstream di

tengah media sosial. Pilihannya tentu memperkuat konsep konvergensi media yang sudah dilakukan selama ini,” kata Gubernur Erzaldi. Orang nomor satu di Babel itu berharap, “Media Satya NEGERI LASKAR PELANGI hendaknya menjadi media dengan kredibilitas dan disiplin verifikasi yang tinggi di tengah menjamurnya hoax dan fakes news. LASPELA sebagai media main stream hendaknya menjadi me-

dia rujukan bagi masyarakat publik dalam mencari berita dan informasi yang benar dan terpercaya.” LASPELA Media Group sebagaimana diharapkan oleh Gubernur Erzaldi dan masyarakat publik dalam tiga tahun usianya terus melakukan penguatan di lini online negerilaskarpelangi.com, edisi cetak dan edisi khusus CION menuju Multi Media, Multi Platform dan Multi Channel. (*)

11

Panitia Penyelenggara. Sebelumnya, situs dewan KEK menyebutkan, KEK Tanjung Kelayang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2016 dan berlokasi di Pulau Belitung. KEK yang ditetapkan sebagai KEK Pariwisata ini memiliki keunggulan geostrategis, yaitu terletak antara Indonesia dan negara ASEAN yang merupakan target captive market. KEK yang ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia pada 14 Maret 2019 ini termasuk ke dalam 10 destinasi pariwisata prioritas memiliki objek wisata bahari dengan pantai berpasir putih dan panorama yang eksotis. Pantai yang dihiasi batuan granit raksasa merupakan ciri khas dari pantai di kawasan ini. Kawasan ini berdekatan dengan pulau-pulau kecil disekitarnya yang juga memiliki pesonanya tersendiri. Dengan total luas wilayah sebesar 324,4 Ha, KEK Tanjung Kelayang memiliki konsep pengembangan pariwisata “Socially and Environmentally Responsible Development and Cultural Preservation”. Dengan konsep pengembangan pariwisata berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, KEK ini diharapkan mampu menarik investasi sebesar Rp 20 triliun hingga 2025, serta mendatangkan 59.000 wisatawan per tahun dengan nilai ekonomi Rp 751,4 miliar per tahun pada saat KEK ini sudah beroperasi penuh. (*)

Foto: Instagram @ delocomotief

Filosofi Budaya di De’Locomotief, Pantai Tongaci, Sungailiata, Bangka. Konfigurasi tari, motif batik, pola ukir, tato lokal, plus teknik manipulasi, mampu menghadirkan ilusi menarik. Teknik semiotika, motif nusantara ini semakin hidup dalam cahaya pospor plus rekayasa venue. Glow in Nusantara juga memakai UV light (sinar ultraviolet). Koreografer Glow in Nusantara Galih Nogoseno mengungkapkan, “Glow in Nusantara mengeksplorasi gerak. Setiap penari gerakannya berbeda. Kemasan Glow in Nusantara memang sangat kekinian. Kami ingin menarik perhatian milenial. Dengan begitu, mereka mau belajar memahami filosofi motif nusantara dan tariannya.” Menariknya lagi Glow in Nusantara dilakukan di atas pasir putih Pantai Wisata Tongaci. Ada tiga penari yang membawakan Glow in Nusantara ini yaitu Galih, Dhea Fandari dan Christofora Wiwi. Kostum penari, body painting dan gerak menciptakan manipulation of movement. Ilusi ini ditampilkan melalui kostum dan lukisan motif pada tubuh penari. Tinta hias warna warni yang digunakan mengandung pospor. Konsep ini juga bisa diterima semua

lintas usia. Penonton diajak dan menyerap filosofi dari berbagai budaya nusantara. Festival BCW yang dibuka oleh Sekda Babel Dr Yan Megawandi didampingi oleh Kadisbudpar Drs Rivai dan Owner Batavia Group, Sian Sugito dan Anton Sugito menampilkan spirit harmoni multi-etnis Bangka yang berasal dari warisan Melayu, Cina, Belanda, Jawa, dan Arab. Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Bangka Belitung, Ferry Insani berharap, "Festival BCW membantu Bangka mencapai tingkat popularitas yang sama dengan yang dinikmati Belitung," kata Kepala Divisi Multikultural Esthy Reko Astuti saat berpidato di Kementerian Pariwisata. Bertema "Homecoming", menyuguhkan rangkaian pertunjukan musik dan tari yang menampilkan kekayaan budaya Bangka di tujuh acara utama termasuk Karnaval Gelombang Bangka, Gelombang Bangka Etnik Performance Festival, Bangka Ethnic Music Festival, dan Bangka Art Wave. Selain pertunjukan tersebut, festival ini juga akan menampilkan berbagai kompetisi tarian tradisional, lukisan, vlogging, fotografi, dan mahjong. (adv/ags)


12 GOOD GOVERNMENT

JUMAT - KAMIS

5 - 11 APRIL 2019

Pemprov Babel akan Fokuskan Pembangunan Infrastruktur Konektivitas antar Pulau Biro Humas dan Protokol

PANGKALANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan Fokuskan Pembangunan Infrastruktur dalam rangka Konektivitas antar Pulau. Hal itu dikemukakan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, dalam sambutannya saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2019 Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan tema "Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia melalui Peningkatan Kesehatan Masyarakat dan Pendidikan Masyarakat" di Gale-gale Restaurant Bangka Tengah, Jum'at (5/4/2019), Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah. Erzaldi menyampaikan, Babel adalah Provinsi Kepulauan yang memiliki 1.000 lebih pulau, 500 diantaranya telah bernama dan 50 pulau berpenghuni. Dari 50 pulau berpenghuni ini, Babel baru memiliki 28 Dermaga. “Konektivitas ini juga, berkaitan dengan Babel yang merupakan daerah Wisata. Oleh sebab itu, ke depan Pemerintah akan berkerjasama dengan pihak penerbangan membuka Rute Penerbangan Babel - Bali, dan Babel - Surabaya. Jalur

Bangka dan Belitung juga akan dilayari Kapal Roro, untuk membuka akses perhubungan dan perdagangan antar pulau,” kata erzaldi. Selain itu, Babel yang dikenal sebagai jalur kandungan timah, sejatinya dimanfaatkan dengan baik tanpa harus membuat banyak kerusakan, dan memberi manfaat bagi Daerah. Selama ini, sangat sedikit kontribusi yang diterima daerah dari pertambangan timah. Oleh sebab itu, pihaknya meminta kebijakan Pemerintah Pusat terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel yang ingin memiliki saham 10 persen di PT. Timah tbk, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat.

Ingatkan Pentingnya Sinergi dan Koordinasi Gubernur juga mengingatkan pentingnya Sinergi dan Koordinasi semua sektor, baik Pemda dan Pemerintah Pusat maupun dengan Legislatif, sesuai Peraturan yang berlaku. Termasuk Bupati/ Walikota Se-Babel, kata Gubernur, untuk mengenyampingkan ego sektoral dan ego kedaerahan, dan mengajak semua "keroyok" Pariwisata sebagai alih proses tranformasi dari sektor tambang. Pada kesempatan itu, Gubernur menyinggung masalah Stunting sebagai pengaruh lahirnya sumberdaya manusia yang kurang berkualitas. Hal ini disebabkan banyaknya pernikahan dini di tengah

masyarakat. Untuk mengatasi hal itu, Pemprov Babel akan mengaktifkan kembali peran Penghulu Desa dan Badan Penasehat Pembina Pelestarian Perkawinan (BP4) untuk menekan angka pernikahan dini. Jadi, Gubernur Erzaldi berharap, Forum ini bisa memberikan peluang serta memperkuat program pembangunan. Sebelumnya, Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Hukum dan Kesbang, Didik Suprayitno mewakili Mendagri Tjahjo Kumolo menjelaskan, Sinkronisasi Perencanaan Pusat-Daerah, dimana Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020 mengambil tema “Peningkatan SDM untuk Pertumbuhan Berkualitas dengan 5 Prioritas Nasional”, yang dijabarkan dalam RKPD Provinsi Babel tahun 2020 dengan tema “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Peningkatan Kesehatan Masyarakat dan Pendidikan Masyarakat dengan 6 Prioritas Daerah Prov. Bangka Belitung Tahun 2020”. Sektor utama pendukung pembangunan Wilayah Sumatera 2020-2024 yaitu: Pertanian, Kehutanan, Perikanan; Industri Manufaktur; Perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor. Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerataan dan Kewilayahan, Oktorildi, menyampaikan PokokPokok Arah Kebijakan Pembangunan Nasional Tahun 2020. Oktorildi juga menyampaikan Arahan DAK Fisik 2020 Provinsi Babel yang meliputi mempercepat pemenuhan Standar Pelayanan

Minimal (SPM) untuk pelayanan dasar publik melalui dukungan DAK Pendidikan dan Kesehatan, Peningkatan Arus Investasi dalam Sektor Unggulan melalui dukungan DAK Fisik Pariwisata. Berikutnya, Pengembangan Sektor Ekonomi dan Mengurangi Kerentanan Ekonomi melalui dukungan DAK Kelautan dan Perikanan, Industri Kecil dan Menengah (IKM) dan Pasar, Pembangunan Infrastruktur Konektivitas dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah melalui dukungan DAK Fisik Jalan, dan Peningkatan Mutu Daya Saing Lokal melalui dukungan DAK IKM dan Pasar. Berikan Penghargaan Kepada Kabupaten/Kota Dalam Musrenbang yang turut dihadiri Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah, unsur Forkopimda Babel, Bupati/Walikota Se-Babel, Pimpinan Instansi Vertikal, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkup Pemprov Babel dan Kabupaten/Kota, serta Instansi Swasta itu, Pemprov Babel juga memberikan Penghargaan berupa Thropy dan Piagam Penghargaan Pembangunan Daerah kepada Kabupaten/Kota atas Prestasi dalam Perencanaan, Pelaksanaan dan Pencapain Pengembangan Daerah. Penghargaan yang diserahkan secara langsung oleh Gubernur Erzaldi itu, juga diberikan kepada Kabupaten/Kota atas Penyampaian Laporan Pengendalian dan Evaluasi Hasil Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Tahun 2018 secara Tertib dan Tepat Waktu. Selain itu, juga diberikan Penghargaan kepada Kabupaten/Kota Sehat atas partisipasi Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat kategori Swasti Saba Wistara, dan Penghargaan kepada Kabupaten/Kota atas Partisipasi dalam Penyelenggaraan Kabupaten/Kota sehat Kategori Swasti Saba Padapa. (humas/adv)

Biro Humas dan Protokol

Giliran Petani Lada Payung Diberi Motivasi Gubernur Erzaldi

Tanam Lada Jangan Terpengaruh oleh Harga PAYUNG – Setelah Petani di sejumlah Desa di Kabupaten lainnya di Pulau Bangka, Selasa (2/4/2019), kini giliran ratusan Petani Lada Desa Payung, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan yang diberikan motivasi tentang Lada oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman. Motivasi terhadap ratusan Petani di Desa Payung Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan yang dilaksanakan di Balai Desa ini, dikemas dalam Kegiatan Peningkatan Kapabilitas Penyuluhan dan SDM Pertanian tahun Anggaran 2019 yang diselenggarakan Dinas Pertanian Babel. Gubernur Erzaldi mengatakan, para Petani Lada dalam menanam lada jangan terpengaruh oleh harga lada, sebab harga lada sangat dipengaruhi oleh harga pasar dunia. Oleh sebab itu, Gubernur berharap Petani Lada tetap menanam lada walaupun harga lada sedang tidak stabil. “Jangan terpengaruh oleh harga lada. Harga lada mau naik atau turun yang penting produktivitas lada tetap tinggi. Karena harga lada dipengaruhi oleh pasar,” tegasnya. Lada Babel, ditegas lagi oleh Gubernur Erzaldi, lada yang berkulitas baik, sebab sudah di ekpor ke luar negeri. “Karena berkulitas baik, maka lada Babel juga di campur oleh negara Vietnam untuk nantinya di eskpor ke Eropa,” sebut Gubernur. Dalam meningkatkan produktivitas lada, Gubernur menganjurkan para Petani untuk menggunakan pupuk lada organik, tidak menggunakan pupuk lada berbahan kimia, sebab akan mempengaruhi produktvitas lada itu sendiri, dan kualitas lada menjadi kurang bagus. “Kalau memakai pupuk kompos memang agak lama, karena proses, tapi hasilnya nanti bagus. Yang meneliti ini profesor,” tutur Gubernur Erzaldi dihadapan ratusan Petani Lada. Untuk penanganan pupuk organik sendiri, lanjut Gubernur, akan dilakukan pendirian

pabrik pupuk organik khusus untuk lada yang akan berdiri di Desa Pelempang. “Kami sedang membuat pabrik pupuk organik di Desa Pelempang. Pupuk khusus untuk lada. Tapi hati – hati, kalian (Petani) jangan terkontaminasi oleh omongan orang-orang yang bukan ahlinya,” pesan Gubernur. Selain itu, Gubernur Erzaldi juga memberikan penjelasan mengenai fungsi berdirinya Resi Gudang Lada, dimana gudang tersebut untuk menampung hasil panen lada yang akan di jual sesuai dengan keinginan petani pada saat harga lada naik. “Jika ada satu ton lada, misalnya saja harga sekarang 50 puluh ribu rupiah dikalikan saja 1 ton lada harganya 50 juta rupiah. Kemudian petani lada menitip di resi gudang, maka petani berhak mendapat 75 persen dari harga lada tersebut, sekitar 38 juta rupiah, uangnya bisa diambil. Setelah ada di resi gudang tiba - tiba harga naik, nanti ada petugas menanyakan apakah ladanya mau di jual atau tidak. Dan misalnya harga lada naik 10 ribu rupiah, maka selisih harga lada tadi dibagi hasil dengan pengelola resi gudang,” jelas Gubernur. Babel Ditunjuk jadi Pengadaan Bibit Lada Usai memberikan arahan dan motivasi, Gubernur Erzaldi di dampingi Kepala Dinas Pertanian Babel, Juaidi, beserta jajaran Dinas Pertanian Babel, secara simbolis memberikan bibit lada gratis berkualitas kepada para petani lada, sekaligus melakukan penanaman bibit lada yang juga berkulitas di area Balai Pertemuan Desa Payung. Gubernur menegaskan, target Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel untuk mendorong kemajuan tanaman lada yaitu meningkatkan hasil produktivitas lada dari para petani lada yang berada di Babel. “Jangan terpengaruh oleh harga lada, kita harus tetap meningkatkan poduktivitas. Produktivitas yang ting-

gi itulah target kita,” tegas Gubernur. Gubernur menjelaskan, untuk saat ini, Pemprov Babel telah ditunjuk menjadi pengadaan bibit lada, dan bibit tersebut sudah di pesan oleh provinsi lain. Namun hal itu belum bisa dilakukan karena pemerintah ingin fokus pada petani lada yang ada di Babel dahulu baru nantinya bisa kirim ke daerah lain yang meminta bibit tersebut. “Lada akan mendapat pesanan dari Sumatra Selatan, Sumatra Barat, Sulawesi dan Kalimantan. Kita di tunjuk menjadi pengadaan bibit lada, tetapi kita ingin menyesuaikan dulu kepada masyarakat kita. Kalau masyarakat sudah terpenuhi baru kita kirim keluar,” ujarnya. Gubernur menambahkan, program bibit lada ini, bertujuan untuk mengembalikan kejayaan lada. “Tentunya, program yang kita lakukan sekarang adalah fokus untuk mengembalikan kejayaan lada. Lada Babel itu sangat marketable atau dibutuhkan orang, tinggal kita saja mencari strategi bagaimana kejayaan ini kita raih kembali,” ujar Gubernur Erzaldi. Berharap BUMDes MLB Pengembangan Hilirisasi Lada

Alternatif

Kehadiran BUMDes Mitra Lada Bersatu (MLB) menjadi salah satu alternatif usaha pengembangan hilirisasi lada yang tidak hanya menjual lada dalam bentuk butiran lada. “Harapan saya di kelompok ini, bisa menjadi salah satu alternatif usaha pengembangan hilirisasi lada, sehingga nantinya tidak menjual butiran lada lagi, tapi menjadi produk yang sudah di packing dengan baik, yai-

tu sudah berupa minyak siri lada, ada pengelolaan menjadi tepungnya dan di packaging,” ungkap Gubernur saat meninjau Gudang dan alat hilirisasi Lada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) MLB di Desa Air Gegas, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (2/4/2019) pagi. Kegiatan itu dilakukan Gubernur Erzaldi dalam upaya mendukung dan mendorong hilirisasi produk lada biji menjadi produk Packaging, guna meningkatkan kejayaan lada di Babel. Gubernur mengatakan, Koperasi BUMDes Mitra Lada Bersatu merupakan cikal bakal Agro Tekno Park (ATP) untuk melakukan pengelolaan komoditi lada mulai dari pembibitan lada, menanam lada, sampai pada hilirisasi lada. “Jadi, lada nanti tidak saja dalam bentuk butiran, karena jika dilihat di dalam sudah ada pengelolaan minyak siri lada, ada pengelolaan menjadi tepungnya dan di packing sampai pada packaging,” kata Gubernur. Jika kelompok BUMDes Mitra Lada Bersatu produknya sudah berjalan, lanjut Gubernur, nantinya akan diikutsertakan dalam pameran bahan makanan yang akan berlangsung di Eropa. “Saya memberi target kepada kelompok ini, bisa enggak bulan Oktober. Jika bisa akan diikutkan pada kegiatan pameran bahan makanan di Eropa. Kalau mereka bisa diikutkan untuk pameran lada di Pasar Eropa, sedikit demi sedikit sudah kita rebut kembali kejayaan lada, karena masih banyak eksportir lada mengekspor lada ke negara Vietnam, dan di Vietnam di campur dengan lada mereka, kemudian di bawa ke Eropa,” tutur Gubernur.(humas/adv)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
"Sejahterakan Warga Sekitar KEK!" by Paudar Wahyudi - Issuu