Skip to main content

Are You Ready?

Page 1

medialaspela

JUMAT - KAMIS

22 - 28 FEBRUARI 2019

Edisi No 154 12 HALAMAN

Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra

Hermawan Kertajaya Tantang Pariwisata Babel

Are You Ready? HERMAWAN KARTAJAYA, Pakar Marketing Indonesia kembali ke Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung untuk mengajak insan pariwisata berdiskusi dalam Forum Group Disscussion (FGD) untuk memikirkan dan merumuskan strategi pemasaran pariwisata Kepulauan Bangka Belitung. Pertanyaan yang sekaligus merupakan gugatan Hermawan Kartajaya adalah: Apakah Gubernur, DPRD, Pelaku Pariwisata dan Masyarakat Kepulauan Bangka Belitung sudah siap? “Pariwisata Kepulauan Bangka Belitung. Are you ready?” tanya Hermawan Kartajaya kepada insan pariwisata di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur Babel di Air Itam, Pangkalpinang. Kesiapan yang dimaksud Hermawan Kartajaya adalah kesiapan Babel menghadapi paradok-paradok pariwisata dan memenejnya dengan arif dan bijak. “Diperlukan sinergitas yang terpadu seluruh stakeholder pariwisata serta warga masyarakat dan kesepakatan-kesepakatan bersama sehingga pilihan-pilihan yang diambil menjadi putusan bersama,” tandas Hermawan Kartajaya. Ia juga menyarankan bahwa postur pariwisata Babel janganlah dipengaruhi momen sesaat seperti Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 atau media sosial. “Pariwisata Babel adalah pilihan mendasar yang harus berpijak pada kesejatian otentik warga masyarakat Babel yang berbhineka, harmoni dan Indonesia mini.

INDEX Hal 3 Hal 6 Hal 12

Nusantara Satu Diluncurkan SATELIT NUSANTARA SATU akhirnya diluncurkan PT Pasifik Satelit Nusantara, perusahaan telekomunikasi terkemuka, Jumat (22/2-2019) di Amerika Serikat, menumpang roket milik Space X. Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso saat memberikan keterangan pers di Jakarta mengatakan, "Kami ingin terus perkuat satelit di Indonesia." Dikembangkan sejak tiga tahun lalu, Satelit Nusantara Satu semula bernama Satelit PSN VI. PSN mengklaim satelit ini akan menjadi satelit pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi high throuhgput satellite (HTS). HTS menjanjikan layanan internet broadband yang lebih cepat

Bakit Bangkit Seaside Ohanna; Tambak-Wisata “Hanya imajinasi, impian, cita-cita dan aksi yang bisa mengubah dunia. Spirit lebih dahsyat dari strategi. Dan semangat yang tinggi akan mencari jalannya sendiri untuk sukses!”

Keluarga Yusuf Lie

BAKIT, PARIT TIGA, Bangka Barat akan segera menggeliat dan bangkit. Desa yang dikenal sebagai desa beribu lampion saat perayaan imlek itu semakin menemukan jati dirinya. Desa Bakit dipisahkan oleh Teluk Kelabat yang sebentar lagi


2 EKONOMI BISNIS

JUMAT - KAMIS

3 Ton Daging Kerbau Beku Ludes Dalam 2 Minggu PANGKALPINANG – Peminat daging kerbau beku di Bangka Belitung cukup tinggi, ini dibuktikan dalam 2 minggu pasokan daging dari Perum Bulog ludes terjual. Kepala Perum Bulog Pangkalpinang Taufiqurohmah mengatakan daging yang dipasok sebanyak 3 ton itu sebenarnya untuk pasokan selama 1 bulan. “Peminat dari daging beku ini ternyata sangat tinggi, trend diakhir Desember 2018 ternyata 3 ton daging beku itu masih kurang, dan sekarang 3 ton daging beku yang kita pesan setiap bulannya sudah habis 2 minggu,” ung-

kapnya, Selasa (19/2/2019). Ia menerangkan daging kerbau beku yang dipasok pihaknya itu sebagai langkah menstabilkan harga daging di Bumi Serumpun Sebalai. Daging kerbau beku ini pun dijual dengan harga yang lebih miring dari harga yang selama ini dipasarkan. Satu kilogram dihargai Rp 80 ribu. “Untuk itu kita punya alternatif lain kepada masyarakat untuk membeli daging murah dengan kualitas yang tidak kalah dengan sapi di sini,dengan harga yang terjangkau yaitu Rp80 ribu perkilogram,” Terangnya. Sebagai langkah berikutnya dalam menghadapi tingginya minat masyarakat Pangkalpinang akan kebutuhan dag-

ing kerbau beku, Perum Bulog Pangkalpinang berencana akan menambahkan stok daging Kerbau beku 5 hingga 6 ton perbulan. “Sekarang kita akan lakukan penambahan stok 5 hingga 6 ton perbulan, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat akan Daging beku ini, apalagi tidak lama lagi bulan Ramadan, stok Daging Beku ini akan kita tambah 3 kali lipat, jadi sekitar 10 ton lebih,” sebutnya. Ia pun mempersilahkan masyarakat yang ingin membeli daging kerbau beku untuk datang langsung ke Kantor Perum Bulog. Masyarakat bisa membeli eceran. Bahkan masyarakat pun dapat membeli di Distributor seperti di Pasar Pembangunan dan

Pasar Pagi. “Ada juga melalui rumah-rumah pangan yang merupakan binaan bulog,” tambahnya.(dnd)

120 Pelaku UMKM dan Koperasi Ikuti Pelatihan DAK Non Fisik PANGKALPINANG – Sebanyak 120 peserta pelaku usaha UMKM dan Koperasi Kabupaten/Kota se Babel, diberikan pelatihan Koperasi dan UMKM Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik dan APBD Provinsi Babel tahun anggaran 2019. Pelatihan tersebut, dibuka langsung oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, dengan didampingi Kepala BKPSDM dan Perwakilan OPD di lingkungan Pemprov Babel, di Gedung Aula Nata Praja BKPSDM, Senin (18/2/2019). Erzaldi mengatakan adapun maksud dan tujuan dari pelatihan ini demi terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten di bidang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Koperasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). “Kita berharap melalui kegiatan ini dapat menciptakan pelaku usaha UMKM dan Koperasi di Babel agar lebig kreatif lagi. Dan kita dorong untuk lebih banyak lagi SDM agar lebih kreatif,” kata Erzaldi. Erzaldi mencontohkan Bandung Provinsi Jawa Barat dan Yogyakarta yang sudah memiliki SDM kreatif. Hal itu, dibuktikan dengan UMKM dan Koperasi yang sudah maju dan berkembang. “Kita lihat daerah yang orang-orangnya kreatif seperti Bandung dan Yogyakarta. UMKM dan Koperasinya maju,” ucap Erzaldi. Selain itu, Erzaldi juga meminta penampilan para pelaku usaha UMKM dan Koperasi harus lebih rapi dan ramah. “Sekarang, saya lihat penampilan kalian belum nampak sebagai pelaku usaha UMKM dan Koperasi. Bukan tampilan harus berdandan cantik, tetapi tampilan kelihatan OK dan ramah. Misalnya, baju harus rapi. Seharusnya tampilannya sudah bagus,” cetusnya.

Selain ramah dan rapi, Erzaldi juga menginginkan para peserta pelatihan untuk memiliki sikap Wirausahawan. “Saya menitip pesan bahwa pelatihan ini, harus memiliki sikap wirausahawan. Sikap wirausahawan ini, harus dimodali dulu dengan tampilan, tampilan hal yang paling murah,” jelasnya. Sementara itu, Christina Agustina Asisten Deputi Penelitian dan Pengkajian KUMKM Bidang Pengembangan SDM Kemenkop UKM menjelaskan, fokus pemerintah pusat bersama daerah adalah melakukan pengembangan SDM melalui pelatihan-pelatihan berbasis kopetensi, wirausaha, koperasi dan manajerial. “Alokasi dana DAK provinsi dimanfaatkan untuk pelatihan. Pesertanya dari provinsi itu sendiri,” terangnya. Menurut Christina, SDM yang berada di Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Babel sudah sangat bagus dalam melakukan koordinsi ke pemerintah pusat, buktinya dana DAK dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. “Komunikasi dan koordinasinya sangat baik. SDM Babel di dinasnya sangat bagus,” tutupnya.(wa)

22 - 28 FEBRUARI 2019

Paket PML/PL Harus Dilelang PANGKALPINANG – Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan untuk pengadaan barang dan jasa yang sifatnya Pemilihan Langsung (PML) dan penunjukkan langsung (PL) harus melalui lelang elektronik, karena hal ini merupakan arahan dari komisi pemberantasan korupsi (KPK) dalam pengadaan barang dan jasa. “Ada arahan dari KPK tahun 2018 kemarin, kita sudah seharusnya memulai kegiatan bersifat pemilihan langsung melalui lelang elektronik,” kata Erzaldi saat membuka Sosialisasi Regulasi Penyelenggaraan Non Tender dalam Sistem Pengadaan Secara Elektronik Tahun Anggaran 2019, di Soll Marina Hotel, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (18/2/2019). Menurut Erzaldi, setiap aturan yang dikeluarkan ada dasarnya sangat jauh dari kepentingan pribadi, karena pelaksanaan barang dan jasa yang dilaksanakan di Babel dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku. Dan KPK tetap akan melakukan pengawasan dan akan mengintervensi pekerjaan yang dilakukan harus sesuai dengan aturan. “Akhir Februari ini, kita akan melihat pejabat pejabat eselon empat, tiga dan dua. Semua yang belum mempunyai sertifikat, wajib memiliki sertifikat, karena mereka sebagi pelaksana harus mengerti kebijakan pengadaan barang dan jasa,” jelasnya. Erzaldi menyampaikan, untuk pemegang sertifikat pengadaan barang dan jasa harus mengetahui kebijakan dan alur pengadaan barang dan jasa. “Jangan sampai untuk pengadaan barang dan jasa, kemudian menunjuk staf. Semua ini untuk menghindari terjadinya penyimpangan,” terangnya. Lebih lanjut, Erzaldi menjelaskan tidak ada lagi istilah pejabat tidak mau memegang kegiatan. Paket non tender yang biasanya masih dilaksanakan secara manual, mulai tahun ini, diwajibkan menggunakan sistem pengadaan barang dan jasa secara elektronik (SPSE) “Kita mulai bulan Maret. Masih ada waktu sekitar setengah bulan. Persiapkan bahwa perusahaan yang mau ikut kegiatan harus memenuhi aturan yang telah ditetapkan,” tutur Erzaldi. Sementara itu, Andi Darmawan selaku Analis Sistem Informasi Unit Kerja Direkorat Pengembangan Stategi dan Kebijakan Pengadaan Umum LKPP mengatakan dalam pengadaan barang dan jasa seorang pejabat harus mengetahui alur dan sistem pengadaan barang dan jasa yang ada, sehingga dapat melakukan dan melaksanakan pengadaan barang dan jasa sesuai dengan aturan yang berlaku. “Seorang pejabat pengadaan harus memilki sertifikat pengadaan barang dan jasa yang berlaku,” ucapnya. Andi menambahkan dalam pengadaan barang dan jasa terdapat alur yang harus diikuti oleh pejabat pengadaan, yang mana dimulai dari pemesanan kepada penyedia, lalu penyedia akan melakukan serah terima dan menyerahkan bukti pembelian/pembayaran atau kuitansi yang ditujukan kepada PPK. “PPK dalam pelaksanaan tahap pengadaan langsung dapat dibantu oleh tim pendukung yang ada,” tutupnya. (wa)


JUMAT - KAMIS

POLITIK DAMAI

22 - 28 FEBRUARI 2019

KPU Bangka Barat Targetkan 80 Persen Partisipasi Pemilih MUNTOK – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Barat menggelar sosialisasi pendidikan pemilih pemula, perempuan dan disabilitas bersama stakeholder (LSM/Ormas) di Roemah Keboen, Muntok, Selasa (19/2/2019). Dalam sambutannya, Ketua KPU Bangka Barat, Pardi mengatakan, kesuksesan Pemilu 2019, tidak hanya tugas dari KPU semata, namun dibutuhkan peran dan sinergitas dari seluruh elemen masyarakat. “Memang beberapa target sosialisasi kita ini bukan hanya kelompok-kelompok pemilih pemuda saja, tapi seluruh elemen masyarakat seluruhnya harus bersinergi karena semuanya berperan,” kata Pardi. Selain itu, ia menambahkan,

pelaksanaan sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama pemilih mengenai tata cara dalam pemilihan Pemilu 2019. “Karena tentunya akan ada aturan yang berbeda, nanti kita akan simulasikan terkait den-

gan pemungutan suara dibanding dengan Pemilu sebelumnya, kemudian kriteria surat suara sah dan tidak sah juga ada perbedaan yang dulu dengan yang sekarang,” ujarnya. Terkait pemilih disabilitas, ia mengungkapkan, yang sudah

masuk kedalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di KPU Bangka Barat berjumlah 515 pemilih. Lebih jauh, ia menjelaskan, Tahapan KPU Bangka Barat saat ini sedang melakukan pendataan pemilih yang pindah memilih atau pemilih yang belum terdaftar. Melalui sosialisasi ini, dirinya menargetkan partisipasi pemilih di Bangka Barat dapat mencapai 80 persen dari target nasional. “Melalui sosialisasi ini partisipasi masyarakat untuk pemilih ini dapat kita tingkatkan, kalau kemarin pas Pileg 2014 kita baru sampai tahap 75 persen di Bangka Barat, kali ini kita targetkan 80 persen,” harapnya. Kegiatan Sosialisasi ini dihadiri oleh kelompok perempuan diantaranya kelompok pengajian muslimah, Ormas Pemuda, GP Anshor, Pemuda Pancasila dan para tokoh agama. (ed1)

Ketua Fraksi PDIP DPRD Babel Tutup Usia Sipioni: Almarhum Petarung Politik Sejati

TOBOALI – Politikus senior Bangka Selatan Syamsuhardi tutup usia pada Senin (18/2/2019) sekitar pukul 11.15 wib di RS Umum Depati Hamzah Pangkalpinang. Almarhum semasa hidup tercatat sebagai anggota komisi III DPRD Provinsi Babel dan juga dipercayai sebagai ketua Fraksi PDIP Babel. Syamsuhardi dikenal sebagai guru juga motivator bagi politik pemula. Kepergian almarhum menjadi duka mendalam bagi para politik muda PDIP di Basel karena telah kehilangan sesosok kader PDIP terbaik dari Basel. Ketua DPC PDIP Basel, H. Sipioni. H. Sariyan Yon merasakan telah kehilangan seorang figur politik yang bijak dalam memikirkan kepentingan rakyatnya, terkhususnya di Basel. “Almarhum seorang petarung politik sejati dengan analisa politiknya pasti untuk tampil kedepan dan maju bersama demi membawa amanah rakyat di Dewan Provinsi Babel,” kata Sipioni kepada wartawan, Selasa (19/2/2019). Ilmu politik Syamsuhardi di mata Sipioni tak lain sebagai cermin bagi para politikus muda yang mau terjun mewakili suara rakyat di Gedung DPRD Provinsi Basel maupun DPRD Kabupaten Basel dengan mengedepankan amanah suara dan aspirasi rakyat. “Almarhum menjadi barometer bagi kami para politik muda untuk bisa menjadi baik dalam mengedepankan kepentingan rakyat, dan almarhum memiliki itu semua,” ujarnya. Sebagai Ketua DPRD Basel, ia dan segenap anggota DPC PDIP Basel turut berduka dan berbelasungkawa atas kepergian tokoh politik yang selama ini menjadi panutan di kubu DPC PDIP Basel. “Kami berduka, kami turut berbelasungkawa, semoga keluarga dan kerabat diberikan ketabahan oleh Allah SWT, semoga Husnul Khotimah,” tutup Ion sapaan akrabnya.(tra)

ASN Diharapkan Netral Guna Pertahankan Indeks IDI di Babel PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Babel agar tetap berperilaku netral, guna mempertahankan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Babel tahun 2019. “Tahun ini, adalah tahun yang bebas. Saat ini, kebebasan bisa dilihat dari sesorang yang me-like satu calon pada media sosial. Kita para Aparatur Pemerintah harus berada di tengah – tengah, dengan kata lain netral,” ujar Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Syahrudin, saat membuka Kegiatan Penguatan Indeks Demokrasi Indonesia Provinsi Babel tahun 2019, di Hotel Soll Marina, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (19/2/2019). Syahrudin menyampaikan, untuk Indeks Demokrasi di Babel, adalah yang tertinggi dan pernah berada di peringkat nomor 2 di Indonesia. “Kita harus pertahankan ini, lalu hal – hal yang baik terus kita pertahankan, bahkan kita tingkatan,” ujarnya. “Maka dari itu, mari kita sukseskan Pemilu 2019. Karena itu adalah tanggung jawab kita semua. Saya berharap para peserta Penguatan Indeks Demokrasi Indonesia Provinsi Babel tahun 2019 ini, dapat berkontribusi dalam rangka mencapai ke-

hidupan bernegara, khususnya di Negeri Serumpun Sebalai ini,” tambah Syahrudin. Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmin AB mengatakan, IDI merupakan alat ukur perilaku kehidupan demokrasi masyarakat, karena perilaku masyarakat tidak dapat direkayasa. “Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai pengolah dan pengumpul data bekerja dengan profesional dan objektif tentang apa yang terjadi di lapangan yang memberi penilaian terhadap angka IDI di daerah,” jelasnya. Tarmin menyebutkan, di Tahun 2017 IDI Provinsi Kepulauan Babel meraih peringkat keempat terbaik nasional dengan perolehan angka masuk 80,11 poin atau berada di kategori baik. Ia menambahkan, Pemprov Babel terus mempersiapkan rencana strategis untuk mengawal angka Indeks Demokrasi Indonesia (IDI), sebagai pengukur tingkat perkembangan dan kemajuan demokrasi di daerah. “Kami bekerja bersama dalam menyamakan persepsi menyusun rencana strategis untuk mendorong dan mengawal demokrasi agar lebih bagus. Disini kita akan kerja bersama menyamakan persepsi untuk bisa mempertahankan angka tersebut, bahkan berupaya agar angka IDI ini dapat meningkat,” tutupnya.(wa)

3

Sahirin: KPU Harus Jemput Bola, Jangan Hanya Menunggu TOBOALI – Panggung Pemilu 2019 yang dilaksanakan 17 April mendatang tidak lama lagi. Namun, masih ada hak pilih yang belum terpenuhi dan berpotensi tidak dapat menggunakan hak pilihnya dalam gelaran pesta demokrasi April mendatang. Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Bangka Selatan (Basel), Sahirin mengatakan hasil sampling yang dilakukan jajarannya beserta Panwaslu kecamatan Toboali terdapat beberapa pemilih yang tidak memiliki KTP domisili alias tidak ber KTP Basel, diantaranya di Desa Gadung, kecamatan Toboali. Menurutnya, pemilih yang ber-KTP luar Bangka Selatan berpotensi tidak dapat menggunakan hak pilihnya pada 17 April mendatang. “Jika mereka tidak melapor kepada KPU untuk mendapatkan formulir Model A.5KPU paling lambat 30 (tiga puluh) Hari sebelum hari pemungutan suara, maka mereka yang tidak ber KTP Basel terancam tidak bisa gunakan hak suaranya,” kata Sahirin. Oleh karena itu, ia meminta peran serta fungsi KPU Basel untuk responsif dan sensitif dalam menanggapi hal tersebut, karena tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) KPU Basel yakni mendata dan memberi ruang dan kesempatan bagi pemilih yang belum memenuhi persyaratan hak pilihnya. “KPU harus jemput bola dengan turun langsung ke lapangan dan tidak hanya menunggu mereka melapor, karena KPU harus sesuai dengan jargonnya KPU Melayani demi terciptanya daftar pemilih yang akurat, komprehensif, dan mutakhir yang menjadi harapan seluruh rakyat tanpa kecuali untuk memastikan hak memilih konsitusional warga terpenuhi,” tegasnya. Selain itu, ia menilai dalam menjaga hak pilih pada Pemilu 2019 harus dilakukan secara optimal dan selalu bersinergi kepada instansi terkait maupun stakeholder lainnya. “Ini sudah menjadi tugas dan kebutuhan bersama karena kita semua adalah kunci dari data pemilih yang akurat, komprehensif dan mutakhir,” lanjut Sahirin.(tra)

Bawaslu Basel Harus Perketat Pengawasan Money Politic Halus TOBOALI – Black campaign atau kampanye terselubung dalam waktu dekat pencoblosan Pemilu 2019 pada 17 April mendatang menjadi tugas berat bagi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bangka Selatan (Basel) dalam mengawasi dan mengawal jalannya pesta demokrasi nantinya. Dosen Ilmu Politik FISIP UBB, Ibrahim menuturkan Bawaslu harus sigap dalam mengidentifikasi dan menginvestigasi jika terdapat laporan dugaan money politik oleh oknum-oknum dalam kampanye sehat jelang hari pencoblosan 17 April mendatang. Menurutnya, pelanggaran berat tersebut bisa diacukan ke ranah hukum pidana apabila terdapat oknum melakukan money politik. Tak hanya itu, money politik atau politik uang termasuk membentuk mindset kebodohan di tengah masyarakat, karena masyarakat disuguhkan alat berpolitik praktis yang pada waktunya akan menjerumuskan kepada tindakan pelanggaran hukum. “Karenanya, tugas Bawaslu adalah memperketat pengawasan. Variasi politik uang harus diidentifikasi sedetil mungkin, karena belakangan politik uang bertransformasi dalam bentuk yang lebih halus, misalnya melalui uang saksi bayangan, uang relawan, uang tim sukses, dan sebagainya,” tandas Ibrahim belum lama ini. Selain itu, di luar itu, kita berkewajiban memperluas pengawasan partisipatif agar keroyokan mengawal demokrasi lebih substansial,” lanjut dia.(tra)


4 KOTA SERIBU SENYUM

JUMAT - KAMIS

22 - 28 FEBRUARI 2019

KPU Pangkalpinang Tetapkan DPTb Pertama Sebanyak 135.308 Pemilih PANGKALPINANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Pangkalpinang menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) pertama kota Pangkalpinang sebanyak 135.308 pemilih. Penetapan DPTb ini disahkan melalui rapat pleno Rekapitulasi KPU kota Pangkalpinang, Senin (18/2/2019). Sebelum diplenokan ditingkat KPU kota, data ini diperoleh dari hasil laporan Rapat Pleno Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 7 (tujuh) Kecamatan kota Pangkalpinang. Pertama Kecamatan Bukit Intan dengan jumlah 82 TPS, dengan Jumlah DPTHP 2 sebanyak 22.965, dengan jumlah pemilih masuk 7 orang dan jumlah pemilih keluar sebanyak 17 orang sehingga jumlah DPTb Kecamatan Bukit Intan sebanyak 22.961. Kecamatan Gabek, jumlah TPS 74, jumlah DPTHP 2 sebanyak 19.151 orang , jumlah pemilih masuk 16 dan jumlah pemilih keluar 10 maka di dapati hasil 19.157 pemilih. Kecamatan Gerunggang, jumlah TPS 101, jumlah DPTHP 2 sebanyak 25.898, jumlah pemilih masuk 5 dan jumlah pemilih keluar 27 dengan hasil 25.876 pemilih. Kecamatan Girimaya, jumlah TPS 51, jumlah DPTHP 2 sebanyak 13.476, jumlah pemilih masuk 4 dan jumlah keluar 8 dengan hasil 13.472 pemilih. Kecamatan Pangkalbalam, jumlah TPS 61, jumlah DPTHP 2 sebanyak 14.880, jumlah pemilih masuk 2 dan jumlah pemilih keluar 11 dengan hasil 14.871 pemilih. Kecamatan Rangkui, jumlah TPS 94, jumlah DPTHP 2 sebanyak 24.897, jumlah pemilih masuk 7, pemilih keluar 22, dengan jumlah pemilih 24.882. Kecamatan Tamansari, jumlah TPS 62, jumlah DPTHP 2 sebanyak 14.101, jumlah pemilih masuk 0, pemilih keluar 12, dengan jumlah pemilih 14.089. Maka didapati jumlah DPTHP 2 yang semula 135.368 pemilih, kini di DPTb pertama sebanyak 135.308 pemilih. Ketua KPU Pangkalpinang Penti Pedon mengungkapkan, Rapat Pleno DPTb yang dilakukan agar para Pemilih yang tidak terdaftar sebagai warga dari suatu daerah, dapat bisa memilih didaerah tersebut. “Pemilih DPTb ini adalah pemilih yang tidak bisa milih di TPS yang telah di tentukan, maka KPU kota Pangkalpinang Menjalankan tahapan ini, agar para pemilih masih dapat memilih di Pemilu 2019 nanti,” Ujarnya. Ia pun mengungkapkan pihaknya telah melakukan semaksimal mungkin semua tahapan agar Pemilu 2019 sukses aman dan damai. “Kami telah bekerja semaksimal mungkin dan benar-benar serius dalam mengerjakannya, awal kami telah menetapkan DPT, lalu DPTHP 1 lalu DPTHP 2 dan kini DPTb pertama, mudah-mudahan Pemilu 2019 berjalan lancar, sukses aman dan damai,” harapnya. (dnd)

Anak Muda Pangkalpinang Jangan Sampai Tergiur Narkoba PANGKALPINANG – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda kota Pangkalpinang, Suparyono mengimbau anak muda kota Pangkalpinang jangan sampai tergiur akan Narkoba. Hal ini diungkapkannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Seminar Kebangsaan yang di gelar oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Bangka Belitung (Babel),di Hotel Bumi Asih, Sabtu

(16/2/2019). “Narkoba memang menjadi tantangan bagi kita semua, berdampak buruk kedepannya, untuk itu kalian semua generasi muda yaitu kaum intelektual, jangan sampai tergiur oleh Narkoba apalagi ikut memakai Narkoba,” Terangnya. Narkoba ini juga menjadi momok menakutkan dan dapat menghancurkan masa depan, bukan hanya masa depan anak itu sendiri tapi juga masa depan Negara Indonesia. “Bayangkan jika generasi Indonesia itu sudah teler karena

Narkoba, dan tidak bisa berbuat apapun untuk negaranya, tidak punya pandangan kedepan, lalu negara ini akan dipimpin oleh orang luar, nah kalau itu terjadi bagaimana, inilah salah satu ancaman untuk melumpuhkan Indonesia,” jelasnya. Untuk itu ia mengajak kepada seluruh generasi muda untuk memerangi Narkoba, dan bersatu demi Indonesia. “Untuk itu seluruh masyarakat, mau itu keyakinannya Islam, Kristen, Khatolik, Budha, Hindu, Konghucu, generasi muda Indonesia kita semua harus

Sopian Minta Lurah Jangan Bermain Anggaran PANGKALPINANG – Wakil Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sopian menegaskan para lurah jangan bermain dalam anggaran dana kelurahan. Hal ini diungkapkannya dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) di ruang pertemuan camat Bukit Intan, Selasa pekan lalu. Sopian pun menjelaskan jumlah dana yang di dapatkan 42 kelurahan di Pangkalpinang, dana yang dianggarkan sebesar Rp42 milliar dari program satu milliar kelurahan, dan di tambah Rp15 milliar dana pendamping dari pusat. “Di era sekarang ini tentunya sejak dini saya ingin mengingatkan para lurah jangan coba-coba untuk bermain,” sebutnya. Sopian juga minta penggunaan dana kelurahan sejalan antara lurah, PPM, RT dan RW dan jangan sampai ada kesalah pahaman. Ia berharap lurah, RT dan RW,

Walikota Ultimatum Camat & Lurah

Molen: Segera Perbaiki Kinerja tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada di kelurahan selalu kompak. Tujuan hibah dana pusat ini pun di ungkapkannya untuk mensejahterakan masyarakat jangan sampai tujuan ini tidak tercapai. “Mari kita kawal bersama-sama, mari kita jaga bersama-sama,” pungkasnya. (dnd)

MTH Corp Siap Dukung Promosikan Kota Pangkalpinang PANGKALPINANG – MTH Corp nyatakan siap mendukung program Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam mempromosikan kota Pangkalpinang sebagai kota Pariwisata ke tingkat nasional dan internasional. Dukungan Perusahaan yang bergerak di investasi lada ini pun

bersatu memerangi Narkoba, harus berani memerangi segala apa yang akan menggerogoti generasi muda yang akan datang,” tuturnya. “Kalian-kalian juga generasi muda yang kuat dan siap untuk mengisi Kepemerintahan, mengisi pembangunan dan mengisi wirausaha yang untuk memajukan masyarakat,” terangnya. Dalam kegiatan ini pula hadir Anggota DPD RI, Bahar Buhasan sebagai narasumber, dan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Babel.(dnd)

mendapat sambutan hangat walikota Pangkalpinang. Menurut walikota, Maulan Aklil (Molen), kerjasama dengan pihak MTH corp banyak untungnya, mulai dari kegiatan promosi wisata maupun dalam penyaluran tenaga kerja. “Ini peluang kita dalam mempromosikan Pariwisata, jadi nanti di tengah kota akan kita buat Icon mak sahang, atau sahang tersenyum,” ujar Walikota seu-

sai rapat pertemuan Pemkot bersama MTH Corp, Kamis pekan kemarin. MTH juga kata Walikota akan menyediakan Bank Sampah dan Water Station yang akan diletakan di titik-titik keramaian, seperti alun-alun, taman wihelmina dan pantai pasir padi. “Tentunya ini sangat berdampak bagi kota Pangkalpinang, di mana lapangan pekerjaan bertambah sehingga pengagguran

berkurang dan tentunya perputaran ekonomi pun akan menggeliat,” Katanya. Walikota juga berharap dua hingga tiga bulan kedepan, kerjasama resmi dengan MTH dapat terealisasi dan tentunya akan bermanfaat bagi masyarakat kota Pangkalpinang. “Soal perizinan kita mudahkan, tetapi tetap sesuai peraturan. Dan semoga ini cepat terealisasi,” harapnya. (dnd)

PANGKALPINANG – Masalah kinerja camat dan lurah dilingkungan Pemkot Pangkalpinang menjadi perhatian khusus Walikota Maulan Aklil (Molen). Sebagai langkah perbaikan kinerja, Walikota pun menggelar rapat mendadak di gedung OR, kantor Walikota Pangkalpinang, Senin (18/2/2019). Dalam rapat tersebut Molen menegaskan camat dan lurah yang tidak mau dan tidak mampu bekerja sama dengan Walikota dan Wakil Walikota untuk segera mengundurkan diri. “Ada hal-hal yang terkadang saya perlu tegas dengan para staf saya terutama di kelurahan dan kecamatan supaya mereka kerjanya maksimal. Salah satu ketegasan saya ialah siapa yang tidak setuju dan tidak mau, atau yang mau mengundurkan diri, dan segala macam, hari ini saya persilahkan mereka langsung keluar. Kalau tidak mau kerja tim dengan saya dan Bang Sopian kami silahkan untuk keluar,” tegas Molen. Ia pun menjelaskan aturan mutasi, demosi dan rotasi baru dapat dilaksanakan setelah Walikota dan Wakil Walikota telah bekerja selama 6 bulan, untuk itu tinggal 2 bulan lagi waktu Camat dan Lurah untuk dapat perbaiki kinerjanya. “Ini masih punya waktu sekitar 2 bulan untuk itu mumpung masih ada waktu, mari kita lebih berkoordinasi dengan mereka, mengevaluasi mereka, supaya jangan kerja setengah-setengah, perbaiki dan tingkatkan lagi kinerjanya,” Tuturnya. (dnd)


JUMAT - KAMIS

22 - 28 FEBRUARI 2019

PELANGI EDUKASI 5

Irmas Desa Air Mesu Bantu Galang Dana untuk Warga yang Sakit PANGKALANBARU – Salah satu bentuk kepedulian dalam membantu sesama adalah peduli dengan keadaan lingkungan sekitar. Hal tersebut dilakukan oleh Ikatan Remaja Masjid (Irmas) dan Ikatan Remaja Kubur (Irkur) Desa Air Mesu Kecamatan Pangklanbaru Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) yang melakukan penggalangan dana untuk masyarakat yang sedang mendapatkan musibah. “Kegiatan penggalangan dana sebetulnya sudah sering dilakukan Irmas-Irkur Desa Air Mesu sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang tengah sakit berat dan butuh dana buat berobat,” ujar Ketua Irmas Desa Air Mesu, Angga Wijaya kepada Laspela Group, Selasa (19/02/2019) malam. Dikatakannya, penggalangan dana yang dilakukan remaja Irmas-Irkur kali ini, ditujukan untuk membantu warga yang terkena sakit stroke cukup lama. “Pak Sadan (50) berasal dari keluarga kurang mampu, jadi memang patut dibantu untuk keperluan biaya berobat dan perawatan juga meringankan pihak keluarga,”ulas Angga yang juga Kadus di Desa Mesu itu. Diungkapkannya, dari penggalangan dana yang dilakukan di pasar malam Desa Air Mesu di perempatan jalan raya Desa Air Mesu terkumpul sumbangan warga sebanyak Rp.5 Juta. “Semua hasil penggalangan dana, telah kami serahkan kepada pihak keluarga. Semoga bisa dipergunakan untuk keperluan berobat Pak Sadan, semoga menjadi amal ibadah bagi masyarakat ikhlas dan peduli,”harapnya Sementara Sadan dan keluarga sangat terharu atas kepedulian Ikatan Remaja Masjid dan Ikatan Remaja Kubur untuk membantu sesama. “Alhamdulillah, semoga bantuan yang kami terima ini menjadi amal ibadah dan semoga bapak (Sadan, red) bisa segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT dan saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu,”ungkap Istri Sadan.(hfe)

Generasi Muda Harus Cintai Budaya Lokal SUNGAILIAT – Wakil Bupati (Wabup) Bangka, Syahbudin, S.I.P., meminta generasi muda di Kabupaten Bangka agar dapat mengenal serta mencintai budaya Daerah. Menurutnya hal tersebut merupakan langkah efektif dalam membentuk pondasi cinta budaya lokal guna mempertahankan eksistensi sehingga keberadaannya tetap eksis dari

generasi ke generasi. “Kepada generasi muda kita selalu berharap agar mengenal, mencintai serta menghargai buaday lokal kita sendiri. Komitmen bersama dari seluruh stakeholder tentu saja merupakan pondasi yang kuat untuk mencapai tujuan dalam mempertahankan sampai kepada generasi berikutnya,” tutur Wabup baru-baru ini. Lebih lanjut Wabup meminta kepada Dewan Kesenian dan Lembaga Adat Melayu Kabupaten Bangka agar dapat berperan

aktif dalam rangka memajukan pelaku seni dan budaya melalui ragam kreativitas tanpa mengurangi unsur kedaerahan. “kepada Dewan Kesenian dan Lembaga Adat Melayu Kabupaten Bangka diharapkan mamppu menjadi wadah untuk memajukan pelaku seni dan buadaya melalui berbagai aktivitas, kreativitas dan manajemen seni budaya yang baik,”imbaunya. Ia juga berharap agar generasi muda di Kabupaten Bang-

Kejari Babar Canangkan Zona Integritas WBK /WBBM

50 Imam dan Khotib se Kabupaten Bangka Ikuti Pelatihan SUNGAILIAT – Sebanyak lima puluh (50) Imam dan Khotib Jum’at se Kabupaten Bangka mengikuti pelatihan di Ballroom Hotel Tanjung Pesona Beach Resort Bangka, Rabu (20/02/19). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman para peserta sehingga materi yang disampaikan kepada jamaah dapat memberikan pencerahan terkait permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat. “Pelatihan Imam dan Khotib tahun 2019 ini terselenggara sebagai upaya Pemkab Bangka untuk memberikan pengetahuan dan penambahan wawasan yang luas sehingga masyarakat yang ingin mendapatkan pencerahan atas permasalahan-permasalahan yang dihadapi mereka tahu kepada siapa harus bertanya,”ujar Wabup. Wabup menuturkan bahwa para Imam dan Khotib dituntut agar memiliki wawasan serta menguasai aspek keilmuan yang cukup mempuni sehingga apa yang disampaikan kepada masyarakat dapat dengan mudah. Untuk itu dirinya berharap agar para Imam dan Khotib di Kabupaten Bangka yang terlibat dalam kegiatan tersebut dapat membantu meningkatkan persatuan dan kesatuan umat Islam sehingga dapat mencegah permasalahan sosial yang terjadi antar umat. “Para Imam dan Khotib Masjid yang terlibat dalam program pelatihan ini diharapkan dapat membantu mempromosikan persatuan dalam umat Islam, mencegah terjadinya kekerasan, memediasi konflik antara masyarakat dan kaum muslimin serta mempromosikan Islam sebagai agama yang meneduhkan dan mencerahkan,”harapnya. Acara Pelatihan Imam dan Khotib se Kabupaten Bangka Tahun 2019 ini akan berlangsung selama empat hari yakni tanggal 20 hingga 23 Februari 2019 dengan menghadirkan narasumber dari Dewan Masjid Indonesi, Ahmad Yani.(*)

ka kedepan dapat terus mengenal seta melestarikan budaya lokal dan tidak terpengaruh pada era modernisasi yang dinilai rentan dapat mengikis rasa cinta kepada budaya lokal. “Generasi saat ini sebagian besar menganggap kebudayaan Daerah sudah ketinggalan zaman dan mereka lebih tertarik kepada tanyangan seni budaya modern, untuk itu kita bersama menggali potensi kebudayaan Daerah para era teknologi saat ini,”ajaknya.(*)

Pokja Jurnalis Basel Kenalkan Ilmu Jurnalistik kepada Pelajar SMA se Basel TOBOALI – Dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2019, Kelompok Kerja (Pokja) Jurnalis Bangka Selatan (Basel) menggelar serangkaian kegiatan diantaranya Workshop Jurnalistik Tingkat Pelajar SMA se – Kabupaten Basel di SMA Negeri 1 Air Gegas, Kecamatan Air Gegas, Rabu (20/02/2019) Acara Workshop tersebut diikuti sebanyak 50 pelajar SMA yang berasal dari SMA di Kecamatan Air Gegas, Payung, Simpang Rimba dan kecamatan Pulau Besar dengan tema ‘Membangun Sekolah Melalui Literasi Jurnalistik’. Ketua Pokja Jurnalis Bangka Selatan, Dedi Irawan, mengatakan kegiatan ini merupakan program dari Pokja Jurnalis Bangka Selatan melalui Pokja Goes to School dalam memeriahkan HPN tahun 2019. Selain itu, kegiatan ini memberikan edukasi positif bagi pelajar SMA yang mempunyai bakat untuk menjadi penulis pemula, sehingga menjadi karya tulis tersendiri. “Ini merupakan program Pokja Jurnalis Bangka Selatan Tahun 2019 yang

kita namakan Pokja Goes to School, dan kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada calon penulis agar lebih memahami tata cara penulisan berita yang baik dan benar sesuai dengan 5 W 1 H,” kata Dedi. Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Air Gegas Bangka Selatan, Alimuda, S.Pd menuturkan kegiatan workshop yang digelar Pokja Jurnalis Bangka Selatan disambut baik, karena mengenalkan kepada pelajar pentingnya menulis, tidak hanya dalam pemberitaan tapi bisa dituangkan dalam buku. Menurutnya, selama ini masyarakat umum khususnya pelajar hanya menikmati informasi yang ada tanpa tahu proses kerja jurnalistik yang semestinya. “Dengan adanya kegiatan ini, kita jadi tahu apa dan bagaimana kerja dan proses jurnalistik. Semoga siswa-siswa dapat menimba ilmu yang ada di workshop kali ini,” kata Alimuda. Acara ini dihadiri Kapolsek Air Gegas, IptuAmri, SH, M.Si dengan narasumber peserta Association Internationale des Etudiants en Sciences Economiques et Commerciales (AIESEC) Yasmeen, yang juga seorang jurnalis di negara Mesir dan Vannessa dari Jerman.(tra)

MUNTOK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat (Babar) melaksanakan pencanangan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) / Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di halaman Kantor Kejari Bangka Barat, Selasa (19/2/2019). “Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi / Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani yang memang sudah diamanatkan oleh Pemerintah Indonesia dan kami diminta oleh pimpinan kami, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Barat,” kata Kepala Kejari Bangka Barat, Neva Sari Susanti. Neva menjelaskan, Pembangunan Zona Integritas yang akan dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Bangka Barat ini nantinya akan berfokus pada tiga hal yang akan menjadi target utama. “Target utama yang akan kita lakukan disini adalah pertama, pencegahan korupsi, kemudian kedua, reformasi birokrasi dan yang paling utama adalah upaya kita untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang ingin mencari keadilan atau berhubungan dengan penegakan hukum,” paparnya. “Untuk peningkatan kualitas pelayanan publik, Kejaksaan Negeri Bangka Barat sudah mulai berusaha untuk memberikan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Kabupaten Bangka Barat,” tambahnya. Pada kesempatan yang sama, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kabupaten Bangka Barat, Markus memberikan apresiasinya atas Pencanangan Zona Integritas yang dilakukan oleh Kejari Bangka Barat. Ia menambahkan, Kejari Bangka Barat selama ini sudah menjalankan tugasnya dengan baik. “Kita saling bersinergi bersama, dan kami juga tahu pihak Kejaksaan Negeri Bangka Barat sudah banyak membantu dalam hal pencegahan,” ungkapnya. Ia berharap, Kejari Bangka Barat bersama Tim Pengawal, Pengamanan, Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dapat mengawasi semua kegiatan di Bangka Barat dengan baik. Penutup, dirinya mengimbau kepada semua perangkat SKPD Bangka Barat untuk menghindari perbuatan-perbuatan yang tidak diinginkan. “Saya juga mengimbau kepada semua perangkat SKPD Bangka Barat, kita sama-sama untuk saling menjaga dan bersinergi untuk mencegah hal-hal yang kita tidak inginkan,” imbaunya. Pencanangan WBK/WBBM ini dituangkan kedalam penandatanganan Fakta Integritas yang dihadiri oleh petinggi dan seluruh staf Kejari Bangka Barat, OPD, Forkompimda dan instansi vertikal lainnya. (ed1)


6 VISION OF TOURISM

JUMAT - KAMIS

22 - 28 FEBRUARI 2019

Bambang Patijaya: Libatkan Masyarakat Komunitas Digital Kembangkan Pariwisata PANGKALPINANG – Ketua Umum BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangka Belitung (Babel) Bambang Patijaya (BPJ) mengemukakan untuk mengembangkan pariwisata di Babel harus melibatkan masyarakat antara lain masyarakat komunitas digital. “Selain dinas pariwisata, pelaku industri pariwisata, kita juga harus melibatkan masyarakat komunitas digital,” ujarnya diwawancarai disela acara FGD pengembangan kepariwisataan di Babel, Pangkalpinang, belum lama ini. Menurutnya, dalam menggerakkan pariwisata diharapkan adanya partisipasi masyarakat. “Kita harap partisipasi masyarakat menggerakkan pariwisata ini, terutama mensosialisasikan pembangunan dan pengembangan pariwisata khususnya di Pulau Bangka Belitung,” tutur Bambang. Sejatinya, komunitas masyarakat digital memiliki peran penting mempopulerkan objek-objek wisata yang ada di Bumi Serumpun Se-

balai ini. “Dukungan dari komunitas masyarakat digital itu penting ya, kan sekarang ini banyak masyarakat digital. Misalkan komunitas GenPi yang merupakan binaan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar),” jelasnya. GenPi ini, kata BPJ sapaan akrabnya gencar dilakukan Kemenpar sebagai salah satu strategi pemasaran pariwisata Indonesia. “GenPi isinya komunitas anak-anak muda, mereka aktif mempopulerkan pariwisata di media sosial seperti instagram (IG), dll. Mereka posting foto dan video pariwisata kemudian dipopulerkan,” ungkap Bambang. Bahkan, lanjutnya ini bagian dari salah satu strategi pemasaran pariwisata di Indonesia, melalui program wisata go digital khususnya di wilayah Bangka Belitung. “Cara-cara ini bisa menjual, serta membuat viral tempat wisata destinasi kemudian akan ramai dan populer. Kalau viral kan, tentu menjadi perhatian orang untuk dikunjungi,” pungkas Ketua Umum BPD PHRI Babel tersebut.(*)

Pantai Siangau

Surga yang Terkucil dari Dunia Pariwisata PARITTIGA – Pantai Siangau merupakan pantai indah yang terletak diujung barat Pulau Bangka, memancarkan panaroma biru dan hamparan pasir putih yang sangat memanjakan mata penikmat wisata bahari. Namun sayang, keindahan pantai tersebut belum dikelola dengan baik dan seolah terkucil dari dunia pariwisata karena jarang terekspose keluar. Padahal jika saja pemerintah serius menggarap dan memanfaatkan potensi keindahan pantai tersebut, tentu saja akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat setempat. Salah satu tokoh masyarakat sekitar, Nawi menilai keadaan Pantai Siangau saat ini sangat memprihatinkan dan kurang tersentuh oleh tangan-tangan terampil. “Pantai yang seindah ini kelihatannya kurang tersentuh oleh tangan-tangan terampil yang kemudian bisa menjadikan akses wisata sekaligus untuk pemasukan di desa kami,” kata Nawi saat melihat lokasi pantai tersebut di Desa Pala, Teluk Limau, Rabu (20/2/2019). Ia menambahkan, tumpukan sampah yang berserakan di pesisir pantai telah merusak keindahan Siangau serta fasilitas-fasilitas yang ada kurang terawat dengan baik. “Seperti yang kita lihat, sampahsampah berserakan, kemudian kurangnya polesan-polesan, serta fasilitas-fasilitas lain seperti pondok atau gazebo-gazebo ini kurang terawat,” ujarnya. Lebih jauh ia mengungkapkan, akses jalan menuju Pantai Siangau pun rusak parah, sehingga membuat para wisatawan semakin enggan berkunjung ke pantai tersebut. “Mungkin kedepan, yang lebih diutamakan itu adalah akses jalan menuju ke pantai ini, agar lebih memudahkan wisatawan untuk mengunjungi pantai Siangau,” ungkapnya. Ia menjelaskan, pengurus atau penjaga pantai tersebut sudah ada namun semuanya terkendala oleh keterbatasan dana sehingga para pengurus pantai tidak dapat bekerja secara maksimal. “Kepengurusan ada tapi karena keterbatasan dana yang ada, ini lah kemampuan baik dari pemerintah desa maupun warganya, ini pun sudah bekerjasama dengan para pemudanya melalui Karang Taruna,” jelasnya. Oleh sebab itu, dirinya berharap, pemerintah maupun dinas pariwisata lebih memperhatikan keadaan Pantai Siangau agar potensi keindahan pantai tersebut dapat menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. “Harapan kami kedepan, supaya pantai ini lebih tersentuh lagi, lebih diperhatikan lagi oleh pihak pemerintah, melalui terkait, seperti dinas pariwisata, agar lebih dominan memperhatikan potensi Pantai Siangau kami ini,” harapnya. (ed1)


JUMAT - KAMIS

22 - 28 FEBRUARI 2019

PELANGI SEPINTU SEDULANG

7

Bupati: Kesehatan Pangan Masyarakat Bangka Harus Terjamin SUNGAILIAT – Produk makanan yang tersebar di Kabupaten Bangka harus terjamin keamanannya serta diakui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Bangka Belitung. Hal tersebut seperti disampaikan Bupati Bangka, Mulkan, S.H., M.H., dalam acara Audiensi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (19/02/19) diruang kerja Bupati Bangka. “Kami sangat menyambut baik maksud dan tujuan kedatangan Bapak Ibu dari BPOM ini dalam rangka melakukan kerjasama dengan Pemkab Bangka, karena kita tentu saja semata-mata dalam menjaga serta menjamin kesehatan makanan masyarakat kita, apapun bentuknya asalkan ini menyangkut hajat hid-

Kepulauan Bangka Belitung untuk dilakukan pemberian label lulus uji BPOM. Menurutnya hal tersebut agar produk olahan makanan dapat lebih terjamin sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran masyarakat yang ingin mengonsumsi. “Banyak yang harus kita dorong mengenai produk lokal dari home industry kita yang belum mendaftarkan ke BPOM, ada banyak hasil olahan yang kreatif dan beragam dari masyarakat kita. Tentu saja hal tersebut dapat lebih diakui terkait upaya kita menjamin kesehatan masyarakat yang ingin mengonsumsinya,”imbuhnya. up orang banyak kita sangat mendukung hal itu,”ujar Bupati. Bupati juga meminta agar industri rumahan di Kabupaten Bangka yang telah menghasilkan ragam bahan olahan makanan kreatif untuk segera mendaftarkan ke BPOM Provinsi

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hermanto, S.SI., Apt., M.P.P.M., mengatakan bahwa pihaknya siap untuk berkolaborasi dengan Pemkab Bangka terkait pengawasan obat serta makanan yang beredar di Kabupaten Bangka. “Kami ingin meningkatkan kerjasama dengan Pemkab Bangka, selama ini kita telah menjalin kersama dengan OPD – OPD terkait pengawasan obat dan makanan yang beredar di Daerah, dalam hal ini kita ingin agar hubungan tersebut dapat tertuang di MOU,”sebutnya. (Pemkab Bangka)


8

PELANGI SPORT

Bangka Barat Mulai Persiapkan Atlit dan Pelatih MUNTOK – Sebagai tuan rumah pada ajang Porprov VI 2022 mendatang, Kabupaten Bangka Barat sudah mulai melakukan pencarian bibit-bibit atlit baru untuk dilakukan pembinaan. “Kami berusaha untuk mendapatkan atlit-atlit itu. Di tahun 2020, mereka itu sudah pembinaan sampai tahun 2021,” kata Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangka Barat, Arman saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (18/2/2019). Arman menambahkan, Pencarian atlit-atlit muda tersebut diantaranya untuk cabang olahraga, sepak bola, karate, pencak silat, bola volly, bulu tangkis, tenis meja dan renang. Tidak hanya itu, lanjut Arman, KONI Bangka Barat juga akan melakukan pembinaan bagi para pelatih dengan cara mengadopsi dari kabupaten/kota yang telah maju prestasinya. “Memang dari situ kami be-

lajar dan pada intinya kami memerlukan pelatih-pelatih yang kompeten dalam hal ini untuk bisa membina atlit-atlit sehingga nanti secara berkesinambungan ada perkembangannya,” jelasnya. Namun demikian, ia mengungkapkan, masih banyak kendala yang dihadapi oleh para atlit terutama dalam hal sarana dan prasarana yang tidak mendukung. “Dalam arti kata membiasakan atlit bertanding di sarana dan prasarana yang standar nasional itu kadang itu terkendala, saya rasa kurang standar untuk tingkat Porprov,” ungkapnya. Oleh sebab itu, dirinya mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah khususnya kabupaten untuk bisa mendukung terutama masalah pendanaan. “Kita tidak bisa mencapai prestasi jika dananya tidak mendukung, jadi dana sangat menentukan, merealisasikan sarana dan prasarana yang kami butuhkan,” tutupnya (ed1)

JUMAT - KAMIS

22 - 28 FEBRUARI 2019

Balas Ejekan Fans Atletico Madrid

Ronaldo: Aku Punya 5 Trofi Liga Champions MADRID - Cristiano Ronaldo menjadi sasaran fans Atletico Madrid saat Juventus takluk 0-2. Dia membalasnya dengan memamerkan 5 trofi Liga Champions yang dipunya. Ronaldo jadi sasaran serangan fans Atletico Madrid saat menjamu Juventus di Liga Champions dinihari tadi. Teriakan-teriakan 'Ronaldo mati' dan 'Ronaldo si pemerkosa' terdengar dari tribun Wanda Metropolitano. Ronaldo tidak diam saja jadi sasaran hinaan. Masih di tengah lapangan, dia terlihat mengembangkan tepalak tangannya membentuk 'salam lima jari'. Itu merupakan jumlah trofi Liga Champions yang dipunya pesepakbola asal Portugal itu.

"Saya memenangi lima gelar Liga Champions dan orang-orang ini (Atletico) nol," ungkapnya kepada reporter setelah laga dilansir Sportskeeda. Dari lima trofi Liga Champions yang dipunya Ronaldo, satu dia raih saat masih menjadi pemain Manchester United. Empat lainnya dalam seragam Real Madrid. Malah, dari empat gelar Liga Champions Ronaldo bersama El Real, dua di antaranya dia dapat dengan mengalahkan Atletico Madrid di final. Itu terjadi pada 2013/2014 (4-1) dan 2015/2016 (1-1, (5-3 via adu penalti)). Ronaldo tampil tak spesial di laga tersebut. Meski membuat tujuh tembakan sepanjang laga, tapi hanya satu yang mengarah ke gawang Jan Oblak. Massimiliano Allegri pun tetap memuji andalannya itu. "Ronaldo bermain bagus. Dia tampil percaya diri dalam laga seperti ini. Dia sama sekali tidak buruk," katanya. (detik.com)

PEMERINTAH KABUPATEN BANGKA BARAT Perayaan Cap Go Meh di Parittiga

Menunjukkan Kebersamaan

Dan Keberagaman

PARITTIGA - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kabupaten Bangka Barat, Markus bersama Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menghadiri puncak acara Cap Go Meh di Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (19/2/2019) malam. Dalam sambutannya, Plt Bupati Markus mengatakan, perayaan Cap Go Meh di Parittiga ini menunjukkan kebersamaan dan keberagaman diantara masyarakat yang rukun dan harmonis.

"Kita tahu masyarakat Bangka Barat sangat saling menghargai, saling cinta damai, menjaga keberagaman, yang hadir pada malam hari ini bukan dari masyarakat Tionghoa nya saja, tetapi masyarakat yang lainnya juga banyak yang datang," katanya. Keberagaman dan kebersamaan ini, lanjut Markus, harus dijaga dengan baik sehingga rasa damai diantara masyarakat Bangka Barat tetap terjalin dengan harmonis. "Ini lah salah satu bentuk kebersamaan kita di Bangka Barat ini yang harus kita jaga betul, dan kami Pemkab Bangka Barat selalu berusaha untuk menjaga keberagaman dan

kebersamaan di negeri yang kita cintai ini," pesannya. Dengan demikian ia berharap, Kabupaten Bangka Barat dapat menjadi ikon keberagaman suku dan budaya yang rukun dan cinta damai. Pada kesempatan yang sama, Gubernur Erzaldi mengucapkan, Selamat Tahun Baru Imlek kepada Komunitas Tionghoa khususnya yang ada di Kecamatan Parittiga. "Saya atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan atas nama pribadi serta keluarga mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek, semoga tahun ini

menjadi tahun keberkahan dan tahun kesuksesan," ucapnya. Ia mengungkapkan, perbedaan yang ada di Parittiga ini merupakan suatu anugerah yang patut disyukuri dan harus tetap dijaga. "Ini patut kita syukuri, anugerah perbedaan yang banyak sekali diantara kita tetapi perbedaan itu tidak

membuat kita saling bergontok-gontokan atau saling bermusuh-musuhan. Maka untuk itu, ini yang harus kita jaga," ungkapnya. Puncak Perayaan Cap Go Meh ini turut dihadiri oleh para tokoh masyarakat, unsur Muspida dan tamu undangan lainnya dengan disuguhkan hiburan musik band. (adv/ed1)


JUMAT - KAMIS

PELANGI BABEL 9

22 - 28 FEBRUARI 2019

Dalam Gowes Gubernur dan Walikota Tinjau Lokasi yang Masuk dalam Rencana Proyek Pemprov dan Pemkot

Gubernur Berharap Kehadiran China Town Bawa Manfaat PARITTIGA – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menganggarkan Master Plan China Town di Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat. Erzaldi menjelaskan, dari Master Plan itu nantinya, berlanjut meminta saran dan pendapat agar keberadaan China Town membawa manfaat. “Dari desain ini, nantinya ada

beberapa tokoh masyarakt di Parit Tiga untuk diminta pendapat dan masukannya, agar keberadaan China Town ini menjadi nilai tambah bagi masyarakat Babel, khususnya masyarakat di Parit Tiga,” kata Erzaldi saat menghadiri Perayaan Cap Go Meh 2570 di Parit Tiga, Selasa (19/2/2019) malam. Dengan adanya China Town, disampaikan Erzaldi, tentunya menjadi kelebihan bagi desa atau Kecamatan Parit Tiga. “Di Muntok terdapat beberapa klaster, ada klaster melayu, eropa dan klaster china. Ini sedang digaraf. Salah satu tugas kita untuk me-

ngundang orang untuk datang ke daerah kita,” jelasnya. Keberadaan China Town nantinya, diharapkan Erzaldi, jangan hanya membawa nama saja, melainkan membawa perubahan buat keberadaan di Parit Tiga. “Saya meminta dukungan agar rencana China Town berjalan dengan baik dan lancar. Mohon doa dan dukunganya. Tentunya niat baik kita ini untuk memajukan budaya kita di Parit Tiga, agar anak – anak nanti tetap bangga, tetap selalu memelihara adat istiadat yang ada sampai dengan saat ini,” tutup Erzaldi. (*/wa)

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, mengajak Walikota Maulan Aklil Gowes dan unsur Forkopimda Pangkalpinang, meninjau sejumlah lokasi yang akan masuk dalam rencana Proyek Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang. Peninjauan dengan mengendarai sepeda yang dikemas dalam gowes bersama pada Rabu (20/2/2019) pagi tersebut, dimulai dari Rumah Dinas Walikota Pangkalpinang, di Alunalun Taman Merdeka. Dari Rumah Dinas Walikota, Gubernur bersama Walikota dan unsur Forkopimda Pangkalpinang memulai peninjauan di area Museum Timah, kemudian ke kawasan pertokoan Jalan Jenderal Sudirman, lanjut ke area Pasar Pasir Putih, Kelurahan Genas Kampung Seberang, dan kawasan Jalan Semabung. Di Jalan Semabung, Gubernur sempat turun ke selokan mengecek langsung kondisi selokan yang ada di pinggir jalan tersebut. Karena Jalan Semabung menurut rencana bakal dilebarkan.

Erzaldi disela-sela peninjauannya mengatakan bahwa Ia ingin mengubah wajah Kota Pangkalpinang mulai dari Trotoar, Taman, Pohon, menjadi lebih bagus dan cantik. “Ini akan dimulai dari titik nol yakni Polres – Gereja Pangkalpinang, termasuk pelebaran jalan

dan pembuatan Museum di daerah Genas dalam upaya untuk mencegah Banjir,” ujarnya. “Penataan dan pengendalian banjir ini, untuk merubah Kota kita Pangkalpinang, bermartabat dan kota yang senyum. Kita perlu saling bekerjasama,” tambahnya. Intinya, kata Erzaldi bahwa kegiatannya bersama Walikota Pangkalpinang ini untuk menindaklanjuti pertemuan sebelumnya. “Yang penting ada keselarasan untuk penanganan banjir, kita butuh 300 miliar rupiah. Termasuk untuk mempercantik kota kita, juga membuat Patung Depati Amir. Diperkirakan 2 triliun rupiah kesemuanya yang kita butuhkan, dan ini bertahap,” ungkap Erzaldi. (*/wa)


10

PELANGI BABEL

Gubernur Dengarkan Keluh Kesah Masyarakat JEBUS – Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gubernur Babel Erzaldi Rosman kembali melakukan kunjungan kerja. Kali ini, lokasinya adalah Desa Transmigrasi Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat. Kunjungan yang dilakukan pada Selasa (18/2/2019) di Aula perpustakaan Mawar Indah Transmigrasi Desa Jebus tersebut, bertujuan untuk mendengarkan keluh kesah masyarakat sekitar Desa Transmigrasi. Puluhan warga sudah menanti kedatangan orang nomor satu di Babel itu. Beralaskan tikar dan karpet, ibu – ibu dan bapak – bapak di desa setempat duduk di pelataran Aula sambil sebagian membawa anak – anak mereka penuh rasa senang menerima kunjungan Gubernur Erzaldi. Tak berapa lama, Gubernur dan rombongan datang dan disambut riang warga dan anak – anak. Tak menunggu lama, Gubernur langsung meminta apa keluh dan kesah yang dihadapi warga desa trans tersebut. Salah satu warga, Yono, sekaligus perwakilan warga transmigrasi mengeluhkan sertifikat tanah desa trans yang tak kunjung usai. Selain

itu, pertanian yang sering terkena hama tikus, perbaikan air bersih dan mushola serta minta buku dan alat seni. “Saya perwakilan warga, mengeluhkan itu. Tolong di bantu pak,” keluh Yono. Menanggapi keluhan tersebut, Gubernur Babel Erzaldi Rosman, siap membantu keinginan masyarakat Desa Transmigrasi di Kecamatan Jebus itu. “Saya kesini karena mendengar warga disini banyak permasalahan. Kita akan bantu,” katanya. Mengenai keluhan air bersih, Erzaldi juga siap membantu. Namun, sebelum dibantu, Ia menganjurkan untuk mengirimkan surat ke Bupati dan tebusan suratnya ke Gubernur agar diketahui. “Kirim ke Bupati tembusan ke saya. Minta air bersih. Kita bor dalam. Sarana TPA, kursi akan kita bantu, papan pakai yang ada,” ujar Gubernur.

Menanggapi salah satu Rumah Warga yang kena akibat puting beliung, Erzaldi menjelaskan, hal tersebut sudah menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. “Kalau cuma satu, maaf itu kabupaten yang bantu. Kalau provinsi di atas 30 rumah yang rusak,” tambahnya. Amir, Camat Jebus dalam kesempatan itu, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur Babel ke Desa Transmigrasi. “Momen yang kami tunggu. Permasalahan warga yang disampaikan pertanian sawah dan palawija, kendala banjir, butuh Air bersih, warga sini ngeluh kualitas air. Kita butuh sumur bor untuk itu,” ungkap Amir. Usai, mendengar keluan warga, Gubernur yang mengenakan baju putih dan kopiah langsung mengajak warga meninjau sawah dan diikuti warga setempat. (*/wa)

Ribuan Warga Parittiga Meriahkan Perayaan Cap Go Meh PARITTIGA – Ribuan warga dari Kecamatan Parittiga dan sekitarnya tumpah ruah menyambut perayaan Cap Go Meh di Jalan Kimjung, Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (19/2/2019). Perayaan Cap Go Meh melambangkan hari ke-15 dan merupakan hari terakhir dari perayaan Tahun Baru Imlek bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia. Ribuan warga ini sudah memadati ruas Jalan Puput Atas sejak pukul 15.00 WIB, padahal perayaan Cap Go Meh baru dimulai pukul 17.00 WIB. Warga lebih memilih datang lebih awal agar bisa mendapatkan tempat yang nyaman untuk menonton acara tersebut.

“Perayaan Cap Go Meh tahun ini temanya mempererat kebersamaan antar umat beragama, acara ini diselenggarakan setiap tahun,” kata Ketua Panitia, Suherdi Anang saat diwawancarai. Ia mengungkapkan, makna dari Perayaan Cap Go Meh ini adalah kebersamaan diantara masyarakat khususnya dari Kecamatan Parittiga. “Maknanya kebersamaan. Jadi orang pada ngumpul semua, ini lah untuk ajang pertemuan kawan-kawan semua yang memperingati Hari Imlek ini,” ungkapnya. Melalui momentum perayaan Cap Go Meh 2019 ini, dirinya berharap, tradisi acara ini dapat terus dipertahankan dan berkembang hingga ke anak cucu serta dapat mempererat tali persaudaraan antar umat beragama. Perayaan Cap Go Meh ini dimulai dengan prosesi pengarakan Dewa Taepekong dari Kelenteng Bakti yang berada di Jalan Air Kuang dan dibawa berkeliling di Wilayah Pasar Parittiga, kemudian menuju ke tempat acara berlangsung di Jalan Kimjung. Selain itu, Perayaan Cap Go Meh ini juga dimeriahkan dengan atraksi Barongsai dipadukan dengan kesenian Reog Ponorogo dari Jawa Timur. (ed1)

JUMAT - KAMIS

22 - 28 FEBRUARI 2019

Gubernur Wajibkan Perusahaan untuk Menerima Pelajar Magang PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menegaskan perusahan-perusahan di Babel wajib menerima sekolah menengah kejuruan (SMK) dan mahasiswa untuk magang di perusahaannya. Untuk melakukan hal itu, Erzaldi mengatakan perlu adanya MoU antara pemerintah daerah dengan pihak perusahaan. “Kita akan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Babel. Mereka wajib menerima SMK atau mahasiswa untuk magang, dan mereka (SMK atau mahasiswa) di bayar,” kata Erzaldi, Senin (18/2/2019).

Perusahaan juga wajib untuk melatih dan memberikan masukan kepada para pelajar magang, sehingga pemagang mempunyai keterampilan yang siap pakai. Upaya ini lanjut orang nomor satu di babel ini sebagai stimulus kedepan karena pola pendidikan SMK akan diubah menjadi fifty-fifty dimana belajar di Sekolah hanya memperoleh 50 persen sisanya adalah untuk belajar praktek di lapangan. “SMK belajar 50 persen di kelas dan 50 persen paktek di luar, mereka bekerja. Sama halnya kita mengirimkan SMA dan SMK kita ke negara Taiwan, karena jauh ya, kita kerjasamakan dengan perusahan-perusahan yang ada di Babel,” tutupnya. (wa)

Stok Beras Bulog Aman Hingga 7 Bulan Kedepan PANGKALPINANG – Masyarakat Bangka Belitung khususnya Pangkalpinang tak perlu resah akan kebutuhan beras, sebab Perum Bulog Pangkalpinang sudah menyiapkan stok beras untuk 7 bulan kedepan. “Stok beras di gudang Bulog kita sendiri itu akan aman selama 7 bulan kedepan,” ujar Kepala Perum Bulog Pangkalpinang, Taufiqurohmah kepada Laspela Group, Selasa (19/2/2019). Taufiqurohmah menyebutkan untuk stok beras medium yang sekarang berada di gudang Bulog sebanyak 2.200 ton. Beras tersebut berasal dari pasokan LN Vietnam sekitar 100 ton, dari Sulawesi

Selatan Pare-pare ada 600 ton, dan DKI Jakarta 1.500 ton. “Jadi jumlah stok beras kita ada 2.200 ton,” sebutnya. Tak hanya itu dalam waktu dekat, lanjut dia perum bulog Pangkalpinang akan mendapat pasokan beras yang berasal dari DKI Jakarta sebanyak 1000 ton. “Nanti akan datang lagi stok dari DKI Jakarta 1000 ton yang sekarang sedang dalam perjalanan, jadi saya rasa ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Pangkalpinang,” tuturnya. Mengenai harga beras Medium, pihak Perum Bulog pun sudah menetapkan harga sesuai HET senilai Rp9.950 per kilogramnya. Sedangkan harga untuk beras Premium ditetapkan Rp13.500 perkilogram.(dnd)

Tahun Ini Dinas PUPR Babel akan Kerjakan 60 Paket Kegiatan PANGKALPINANG – Kepala Dinas PUPR Babel, Noviar Ishak menyampaikan siap melaksanakan 60 paket pekerjaan di Tahun Anggaran (TA) 2019. “Hari ini kita sudah melakukan penandatanganan kontrak 24 paket pekerjaan di tahap awal. Target tahun ini 60 paket akan kita kerjakan,” kata Noviar usai menyaksikan penandatangan 24 paket pekerjaan, di hotel Swiss-Bell Pangkalpinang, Senin (18/2/2019). Noviar menyebutkan, di tahap awal Dinas PUPR Babel melakukan penandatanganan kontrak untuk 24 paket kegiatan senilai Rp 178 miliar, sedangkan untuk total kegiatan yang akan dilelang pada tahun 2019 sebanyak 60 kegiatan dengan nilai anggaran Rp 243 miliar. “Dari 60 paket pekerjaan, paket ter-

banyak ada di bidang bina marga, yakni 18 paket kegiatan senilai Rp 47 miliar, bidang sumber daya alam Rp 14 paket kegiatan senilai Rp 16,4 miliar dan bidang tata ruang 4 paket kegiatan Rp 1,5 miliar,” ujarnya. Lebih lanjut, Noviar menjelaskan dari empat bidang pengerjaan, 70 persen paket kegiatan banyak di bidang bina marga. Dan pekerjaan banyak dilakukan di Kabupaten Belitung karena ada Kawasan ekonomi Kreatif (KEK) disana. “Target kami dari PU di tahun 2019 semua kontrak selesai di April nanti agar Oktober seluruh pekerjaan dapat terselesaikan,” terangnya. Noviar menambahkan, pihaknya menargetkan proses lelang dapat selesai sebelum April 2019 agar semua pekerjaan dapat dilaksanakan segera sehingga Oktober nanti semua pekerjaan selesai sesuai target yang ditetapkan. (wa)


JUMAT - KAMIS

CONNECTION

22 - 28 FEBRUARI 2019

Berbasis Budaya

Nusantara Satu dibandingkan satelit konvensional yang saat ini ada di Indonesia. Satelit ini memiliki kapasitas 15Gbps, tiga kali lebih besar dibandingkan satelit konvensional yang saat ini ada. Satelit Nusantara Satu dirakit di Palo Alto, Amerika Serikat. Satelit Nusantara Satu sebagaimana dilansir Antara akan digunakan untuk menyambungkan daerah-daerah di Indonesia yang tidak terjangkau jaringan broadband atau pita lebar. PSN menilai salah satu pekerjaan panjang di industri telekomunikasi adalah mengatasi kesenjangan jaringan komunikasi yang belum merata di seluruh Indonesia. "Kebutuhan internet atau broadband sangat tinggi. Perkiraan kami, ada 25.000 desa yang tidak memiliki koneksi komunikasi internet yang memadai. Target kami membantu mencakup mereka," kata Adi. Proyek senilai 230 juta dolar ini menjanjikan kecepatan internet ke end-user hingga 25Mbps, jauh lebih cepat dibandingkan satelit konvensional yang saat ini hanya memberikan 5Mbps. Menurut jadwal, satelit Nusantara Satu akan diluncurkan dengan roket Falcon 9 Space X. Orbital

satelit Nusantara Satu akan berada di atas Papua Nugini. Satelit ini akan mulai beroperasi pada April mendatang, PSN akan menggunakan satelit tersebut untuk mengembangkan divisi broadband mereka yang antara lain memiliki klien UMKM dan kafe internet di daerah. Pemerintah melalui BAKTI Kominfo juga memiliki program satelit multifungsi yang akan selesai pada 2023 mendatang, selama menanti satelit selesai, BAKTI akan menyewa sejumlah satelit yang berada di atas wilayah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan internet di wilayah yang tidak terjangkau kabel serat optik. Menurut PSN, satelit Nusantara Satu ini akan menjadi salah satu

“UBB akan menjadi tuan rumah even akbar pariwisata bertema Marine Tourism yang akan menghadirkan Menteri Arief Yahya sebagai keynote speaker bersama Gubernur BI dan Menteri Susi Pudjiastuti. Kesiapan Babel di bidang pariwisata tidak saja memerlukan waktu namun kearifan dalam politik, ekonomi dan sosial budaya. Benar bahwa kita berbeda dengan Bali. Babel merupakan masyarakat heterogen dengan kekuatan sosial budaya Melayu dan Tionghoa. Akan lebih selaras dan pas manakala Babel membangun pariwisatanya berbasis nilai dan budaya. Saya bersama Dr Endang Bidayani Spi, M.Si dan Khairiyansyah SE MM melakukan penelitian dan menerbitkannya dalam buku berjudul “Model Pengembangan KEK Pariwisata”. Semoga buku tersebut bisa menjadi yang akan dipakai oleh BAKTI dalam masa tersebut, saat ini mereka berada dalam tahap finalisasi kontrak. Beberapa operator seluler juga akan menggunakan satelit ini untuk backhauling layanan internet mereka. (*/ant/ags)

Ohanna Seaside Dinamika Desa Bakit, Parit Tiga tersebut juga menarik hati Yusuf Lie dan keluarganya yang memiliki spirit membangun Bakit. Bagi Yusuf Lie, Desa Bakit memiliki makna khusus baginya. Selain isterinya, Grace Hian Mui kelahiran Parit Tiga, Yusuf Lie pernah tinggal dan bekerja di Bakit di awal karirnya. “Setiap kali pula anak-anak (Stefanus, Suzette Hatting,Tri Vena, Amos Jayaratnam, Keren Angelica) juga bercita-cita membuat karya untuk Desa Bakit. Akhirnya mimpi itu menjadi aksi. Kami akan mempersembahkan pengembangan Tambak Udang dan Pariwisata Terpadu, Ohanna, Seaside” kata Yusuf Lie. Mengembangkan pariwisata di Desa Bakit tentu memerlukan dana pembangunan dan perawatan yang tidak sedikit. “Hasil dari tambak udang diharapkan bisa menjadi dana operasional pengembangan pariwisata,” ungkap Yusuf Lie. Ohanna Seaside akan menghadirkan dua kamar suite dan beberapa kamar superior deluxe yang terjangkau. “Kami berterimakasih kepada Bapak Wakil Bupati Markus Jaya. Demikian juga Bapak Amir, Camat

Parit Tiga dan Bapak Ahmad Amsir, Kepala Desa Bakit yang memberikan dorongan usaha kami dengan menerbitkan rekomendasi,” kata Pengusaha yang sudah berhasil mengelola tambak udang di Desa Kayu Besi, Bangka Tengah. Wakil Bupati yang kini menjadi Bupati Bangka Barat Markus Jaya menyambut baik pembangunan Tambak Udang dan Wisata Terpadu. “Keberanian Pak Yusuf Lie dan keluarga dalam mengembangkan bisnis tambak udang dan wisata terpadu kita apresiasi. Semoga investor lainnya terinspirasi oleh terobosan Pak Yusuf Lie. Yusuf Lie memaparkan dari luas tanah 5 ha, tiga hektare akan digarap sebagai tambak udang sedang dua hektare dikembangkan sebagai area wisata. “Selain tambak udang dan pariwisata terpadu, saya juga akan mengajak warga untuk berkreasi dan berinovasi mengelola desa sebagai desa wisata mangrove atau agrowisata,” kata Yusuf Lie. Benarlah; spirit lebih dahsyat dari strategi. Dan semangat tinggi Yusuf Lie dan keluarga akan mencari jalannya sendiri untuk sukses. Semoga!

usul dan saran dalam merumuskan strategi pemasaran pariwisata Babel.”

Tingkatkan Kolaborasi

“GENPI (Generasi Pesona Indonesia) Babel merupakan organisasi dan gerakan komunitas milenial Kementrian Pariwisata yang tugas utamanya adalah mempromosikan pariwisata melalui media digital seperti media sosial di berbagai provinsi termasuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam kiprah dan karya Genpi, perlu melakukan kolaborasi dengan para praktisi

Bakit Bangkit akan dilayari kapal roro yang menghubungkan dengan Belinyu, Kabupaten Bangka sejatinya sangat strategis dan memiliki pesona tersendiri manakala dikembangkan sebagai desa wisata. Selain Teluk Kelabat dengan mitos legenda sang penjaga, Naga Puako, Desa Bakit memiliki serangkaian destinasi wisata pulau-pulau (hoping islands) seperti Pulau Nanas Besar yang luasnya 4.000 meter dan Pulau Nanas Kecil yang luasnya 2.000 meter serta Pulau Putri yang luasnya 1.000 meter. Di Pulau Nanas terdapat benteng kecil sisa peninggalan sejarah kolonial Portugis. Sedang di Pulau Putri yang tidak berpenghuni itu memiliki pemandangan yang indah dengan pantai berpasir putih,dihiasi pohon kelapa dan karang-karang di pinggir pantai. Selain hoping islands, Bakit dikenal memiliki wisata religi makam H. Hatama Rasyid. Hatama Rasyid adalah penyebar Agama Islam yang di keramatkan. Makam ini terletak di Desa Bakit berjarak 4D.35 Km dari pusat kota. Makam ini setiap tahunnya banyak dikunjungi oleh peziarah dari Kabupaten Bangka Barat maupun dari Kabupaten-Kabupaten dan bahkan banyak juga peziarah-peziarah dari luar pulau Bangka datang ketempat ini untuk berziarah. Kabar terbaru berasal dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman SE MM yang akan menjadikan Parit Tiga sebagai Cluster Chinese Town, pelestari kebudayaan Tionghoa. Masterplan nantinya akan dikonsultasikan dengan tokoh dan warga Parit Tiga.

11

pariwisata. Ketika Genpi berhasil merayu wisatawan dengan foto-foto indah tentang destinasi wisata, meraka datang ke Babel. Sayangnya begitu menikmati destinasi pariwisat, mereka kecewa karena destinasi wisata tidak dikelola dengan baik prinsip-prinsip sapta pesonanya. Perlu dibangun kolaborasi antara stakeholder pariwisata baik pelaku wisata, pengelola wisata, maupun masyarakat yang sadar wisata. Penguatan stakeholder pariwisata itu bukan dalam persaingan tetapi mengedepankan kolaborasi. Perlunya pembinaan atraksi-atraksi yang bukan sekedarnya saja, namun diperlukan kreativitas dan inovasi lebih pengubahan paradigma. Kemasan even disertai strategi promosi dan pemasaran perlu dieksekusi secara tept dan cepat sehingga animo wisatawan yang datang bukan hanya lokal melainkan nasional, bahkan internasional. Pemerintah diharapkan mendampingi dengan politik anggaran yang memadai dan proporsional, bukan hanya sekedar seremoni. GENPI akan lebih aktif dan siap berkolaborasi dengan stakeholders lainnya seperti engagement ke berbagai komunitas, sektor kreatif, dan UMKM.”

Are You Ready? Basicnya harus kembali ke roh Babel yang sesungguhnya,” tegas Hermawan. Pilihan postur pariwisata Kepulauan Bangka Belitung juga memerlukan daya ungkit yang signifikan sebagai pemicu seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) seperti KEK Tanjung Kelayang dan dua KEK di Bangka yang sedang dalam proses finalisasi yaitu KEK Sungailiat Bangka dan KEK Tanjung Gunung, Bateng. “KEK bisa menjadi daya ungkit yang luar biasa bagi Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Branding, Product, Custumer tambah dua KEK” kata Hermawan. Orang pemasaran nomor satu di Indo-

nesia itu menyarankan, “Babel tidak harus menjadi seperti Bali. Babel harus berani mencari citranya sendiri!” Hermawan menambahkan, “Setiap bertemu Menteri Arief Yahya saya selalu bilang, Bangka Belitung itu luar biasa. Sesudah Bali, Menado ya Belitung!” Pendiri Mark Plus Inc itu menandaskan mekanisme kehidupan pariwisata yang disebut sebagaiTourism Trip Journey. “Enjoyment OK, Experience AHA, Engagement WOW, Empowerment Now!” tandas Hermawan di FGD yang dimoderatori oleh Djohan Riduan Hasan, Ketua GIPI Babel. (*)


12 GOOD GOVERNMENT

Wabup Minta Rancangan Perdes Dikonsultasikan ke Masyarakat SUNGAILIAT – Rancangan Peraturan Desa (Perdes) wajib dikonsultasikan serta disebarluaskan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) kepada masyrakat terhitung sejak tersusun hingga waktu penetapannya. Hal tersebut seperti disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Bangka, Syahbudin, S.I.P., saat membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Peraturan Desa dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPDesa) bagi Sekretaris Desa se Kabupaten Bangka, Selasa pekan kemarin di Ballroom Hotel Novilla Sungailiat. “Rancangan Peraturan Desa wajib dikonsultasikan kepada masyarakat, selain itu Peraturan Desa juga wajib disebarluaskan oleh Pemdes sejak disusun hingga ditetapkan,”ungkap Wabup. Wabup menuturkan dibutuhkan peran serta masyarakat didalam perancangan Perdes guna memberi pemahaman terhadap mereka sehingga masyarakat dapat aktif dalam pengawasan Perdes tersebut. “Dengan demikian, masyarakat Desa dapat mengetahui dan terlibat aktif dalam proses penyusunan dan pengawasan Peraturan Desa,”jelas Wabup. Untuk itu Wabup mengimbau kepada para peserta Bimtek agar dilapangan dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh guna melahirkan output berupa Perdes yang sesuai kebutuhan masyarakat Desa pada tiap cakupan wilayahnya. “Menjadi sangat penting bagi Sekdes untuk dapat memahami dan menjalankan ketentuan terkait Bimtek ini sehingga outputnya nanti berupa Perdes yang dapat mencerminkan kebutuhan masyarakat yang dihasilkan melalui pembangunan secara Partisipatif,”Jelasnya lagi.(*)

Basel Implementasikan Program Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi TOBOALI – Dalam mewujudkan program kawasan pertanian berbasis korporasi, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) kabupaten Bangka Selatan (Basel) telah menyatakan siap untuk mengimplementasikan program kawasan pertanian berbasis koporasi tersebut, guna meningkatkan hasil produksi pertanian Basel. Dikatakan kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Basel, Suhadi untuk kawasan pertanian berbasis koporasi akan diterapkan di dua komoditas berbeda. “Untuk program kawasan pertanian berbasis korporasi ini rencananya akan kami terapkan untuk dua komoditas, yakni perkebunan dan pangan,” kata Suhadi, belumlama ini. Selain itu, lanjut dia program kawasan pertanian berbasis korporasi juga akan difokuskan di dua kecamatan yang ada di kabupaten Basel. “Untuk komoditas perkebunan akan kami fokuskan di kecamatan Air Gegas, sedangkan untuk komoditas pangan akan dilaksanakan di wilayah kecamatan Toboali,” ujarnya. Adapun tujuan dari pelaksanaan program kawasan pertanian berbasis korporasi yakni untuk meningkatkan produksi dan produktivitas serta meningkatkan nilai tambah serta daya saing wilayah komoditas pertanian untuk keberlanjutan ketahanan pangan regional dan nasional.(tra)

JUMAT - KAMIS

22 - 28 FEBRUARI 2019

PT Timah Lakukan Reklamasi Lahan Bekas Tambang 400 Hektar per Tahun

BUKIT LAYANG – Direktur Operasi dan Produksi PT Timah Tbk, Alwin Albar menyampaikan bahwa komitmen untuk penghijauan di lahan kritis merupakan kewajiban pihaknya dalam membangun kembali ekosistem habitat alam. Namun pihaknya juga dalam kegiatan reklamasi harus tetap berdasarkan Peraturan yang berlaku. Saat ini PT Timah sedang menyusun master plan reklamasi lahan bekas penambangan. “Tentu melalui kegiatan ini kita berharap untuk master plan reklamasi tahun ini segera selesai, agar memperkuat komitmen PT Timah dalam menghijaukan lahan bekas tambang ini,” kata Alwi dalam sambutannya saat

menghadiri kegiatan penyerahan 17 hektar lahan reklamasi di Bukit Layang, Kabupaten Bangka kepada PT Timah Tbk, Rabu (20/2/2019). Alwi menjelaskan alasan penyusunan master plan kegiatan reklamasi tahun ini, dikarenakan adanya Permen Kementerian ESDM dan Kementerian BUMN

tentang kegiatan reklamasi lahan bekas tambang. “Kementerian ESDM berkeinginan lahan bekas tambang ini harus direklamasi 100 persen dan ini cukup sulit, apalagi masih adanya aktivitas tambang-tambang ilegal di yang sudah lahan reklamasi perusahan,” ucapnya.

Menurut Alwi, dalam mencari solusi dan cara efektif mengatasi penambangan di lahan reklamasi ini, PT Timah sedang mempersiapkan langkah dan konsep yang saat ini sedang disusun bersama event organizer. “Pada prinsipnya, PT Timah berkomitmen melakukan reklamasi dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” tegasnya. Lebih lanjut, Alwi mengungkapkan bahwa PT Timah melakukan reklamasi lahan bekas tambang 400 hektare per tahun, ini kata dia sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menghijaukan kembali lahan kritis tersebut. “Dalam mereklamasi lahan bekas tambang ini, kita harus mengikuti regulasi berlaku, agar anggaran kegiatan tersebut dapat dipertanggungjawabkan,” tutupnya. (wa)

Erzaldi Pimpin Rapat Pembahasan Pengembangan UBB

Bambang Patijaya Bicara 4 Konsensus Dasar Berbangsa dan Bernegara PANGKALPINANG – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bangka mengadakan pelatihan Kaderisasi PC PMII Bangka 2019, Kota Pangkalpinang. Pelatihan pengkaderan digelar di Aula BPKSDM Babel, Sabtu (17/2/2019) dihadiri Ketua Komprov Ikal Babel Bambang Patijaya (BPJ), Ketua Umum PC PMII Bangka Masyadi, Ketua Pelaksana, Sekretaris PC PMII Bangka, dan peserta pelatihan PMII Bangka. Dalam acara, mengusung tema membentuk kader mujahid yang berjiwa nasionalis serta berlandaskan aswaja dalam mewujudkan militansi insan pergerakan. Bambang Patijaya mengemukakan bahwa dalam kegiatan pengkaderan PMII, dirinya diminta adik-adik PMII Cabang Bangka untuk mengisi materi pada kegiatan kaderisasi yang mereka lakukan. “Saya memberikan materi tentang Implementasi 4 konsensus Dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Terus hampir selama 2 jam saya mengisi kegiatan tersebut,” ujarnya di Pangkalpinang, Sabtu (16/2/2019). “Seperti ideologi bangsa dasar negara kita Pancasila, Bhineka Tunggal Ika perekat keragaman, NKRI komitmen negara, dan UUD NRI 1945 sebagai dasar hukum,” tambahnya. Pria yang kerap disapa BPJ itu pun berharap apa yang disampaikannya bermanfaat kepada peserta kaderisasi PMII Bangka.

“Iya, mudah-mudahan apa yang saya sampaikan tadi bermanfaat bagi adik-adik PMII Cabang Bangka, terutama dalam menambah wawasan kebangsaan dan pengetahuan sosial politik kekinian. Salam kebangsaan,” ia menuturkan. Ketua Umum PC PMII Bangka Masyadi menyampaikan pelatihan kaderisasi PC PMII Bangka, Bambang Patijaya diundang sebagai pemateri membahas situasi politik yang terjadi di Indonesia saat ini. “Pelatihan kaderisasi kita membahas tentang konsensus dasar bernegara yaitu Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD NRI 1945 yang berdaulat dalam bangsa dan negara,” sebutnya. Selain itu lanjut dia, ditanamkan juga untuk saling toleransi dalam antar agama, suku, budaya, serta bahasa diberagam wilayah di seluruh Indonesia. “Pak Bambang menyampaikan ideologi bangsa dasar negara kita Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI. Kita tinggal di Indonesia harus cinta tanah air, berbangsa dan bernegara,” sahut Masyadi. Menurutnya informasi dan pesan disampaikan tokoh pemuda Bambang Patijaya mudah untuk dipahami. Mahasiswa-mahasiswi mengaku sering menghadiri seminarnya. “Kita sering ikut acara seminar pak Bambang, tak hanya sosial politik beliau juga sering kasih materi pariwisata, wirausaha, dan UMKM. Karena memang beliau dibidang apapun paham, kita mahasiswa cepat dan tanggap dalam menangkapnya. Kita antusias dengan seminar beliau,” tutup dia.(*)

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman memimpin Rapat Pembahasan Pengembangan Universitas Bangka Belitung (UBB). Rapat yang berlangsung di Swissbell Hotel, Pangkalpinang, pada Senin (18/02/2019) diikuti sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, mulai dari Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Babel, Yulizar, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Babel, Yanuar, Kepala Bappeda Babel, Fery Insani, Kepala Bakuda, Fery Apriyanto, Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh, Direktur RSUD Soekarno, Jajaran Pimpinan UBB, dan unsur terkait lainnya. Erzaldi dalam sambutannya mengatakan, Rapat ini digelar untuk menindak lanjuti supaya UBB bisa menjadi Universitas bergengsi dan mampu dalam meningkatkan standar SDM di Babel. “Bapak Menteri meminta agar kita segera action, mewujudkan ini. Dan ajukan segera ke PT Timah agar meningkatkan teknis pengembangan dan akreditasi UBB dari C kita upayakan bisa menjadi B,” ungkapnya. Lebih lanjut, Erzaldi mengatakan persiapan untuk pembentukan Fakultas Kedokteran dan Pariwisata, ini harus sudah disiapkan baik secara teknis dan juga perlengkapan. “30 hektar tanah harus dipersiapkan, dan untuk Pemkab Belitung dan Belitung Timur harus mendukung, dan siap. Kalau kita ingin UBB ini menjadi WorldClass Internasional harus segera mungkin untuk membuat langkah – langkah,” ujarnya. Erzaldi meminta dalam kurun waktu seminggu setelah rapat, segera memanggil para pendidik dan juga para Professor, agar berdialog bagaimana tindak lanjut ini. “Kita perlu datang ke komisi penilai akreditasi untuk kita bisa membahas masalah ini, dan kita bisa beri tahu kepada mereka kalau tanah dan juga bangunan untuk fakultas yang saya maksud telah siap,” terangnya. Dalam kesempatan tersebut dijelaskan Erzaldi rincian mulai dari bagaimana upaya untuk pembentukan dari Fakultas Kedokteran UBB, adalah perlu adanya: Pertama, Rekomendasi dari wilayah seperti Unsri dan UI; Kedua, Rekomendasi dari IDI; Ketiga, Rekomendasi dari Asosiasi RSCM; Keempat, Rekomendasi Dekan FD se Indonesia; Kelima, harus memiliki 26 SDM tenaga pendidik untuk dokter. “Saya juga meminta agar UBB sesegera mungkin untuk membuat S2 Pertanian di UBB. Pemprov berusaha membantu baik UBB ataupun Polman. Dan ini, bagian dari usaha kita meningkatkan SDM Babel. Karena ini bagian dari Visi dan Misi dari Pemprov Babel. Kita kan meminta bantuan Pemkab Belitung dan Bertim. Untuk Pariwisata, kita akan mencari transfer Tenaga Pendidik. Intinya, jangan kita biarkan masyarakat kita tidak mendapatkan pendidikan yang baik dan berkualitas,” tutupnya. (wa)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Are You Ready? by Paudar Wahyudi - Issuu