Skip to main content

Jokowi Bapak Pariwisata

Page 1

medialaspela

KAMIS - RABU

14 - 20 FEBRUARI 2019 Edisi No 153 12 HALAMAN

Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra

Jokowi Bapak Pariwisata JAKARTA - Presiden Jokowi dinobatkan sebagai Bapak Pariwisata Nasional. Gelar itu diberikan dalam acara Gala Dinner HUT ke-50 Perhimpunan Hotel dan Indonesia (PHRI). Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani di Grand Ballroom, Hotel Grand Sahid, Jakarta Selatan, Senin malam (11/2) menegaskan, "Penghargaan Bapak Pariwisata Nasional berdasarkan penilaian yang sangat objektif, bukan karena sedang ada pilpres. Karena (PHRI) tidak berharap keuntungan politis apapun." Jokowi, kata Hariyadi, memiliki komitmen kuat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melaui sektor pariwisata. Semangat itu dimulai sejak menjabat sebagai Walikota Solo sampai Presiden RI. Sektor pariwisata dalam lima tahun terakhir dalam penilaian PHRI tumbuh sangat pesat. Kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman 10,4 juta di tahun 2014 naik jadi 15,21 juta pada 2018. Tahun 2014 -2018 jumlah investasi perhotelan di Indonesia mencapai Rp52,71 triliun. Demikian pula anggaran pariwisata secara bertahap naik dari Rp1,2 triliun pada 2014 menjadi Rp3,8 triliun di 2019.

Rekam Jejaknya OKE

“PHRI tepat dan wajar menobatkan Presiden Jokowi sebagai Bapak Pariwisata Nasional karena melihat rekam jejak yang sudah

10 Bali Baru dan 3 KEK

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

KETUA UMUM KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Kepulauan Bangka Belitung, Ir Thomas Jusman MM menilai penobatan PHRI kepada Presiden Joko Widodo sebagai Bapak Pariwisata Indonesia sangat tepat.

Nahkoda Ekonomi Kedepan “PRESIDEN JOKOWI patut diapresiasi karena komitmennya dalam pengembangan pariwisata Indonesia, juga pariwisata Kepulauan Bangka Belitung. Jokowi menunjukkan kepada kita suatu kesempatan dan peluang bisnis pariwisata untuk digarap dengan serius.

Media Arus Utama VS Media Sosial

Gencar Promosikan Babel

“Kalau masih katanya, kamu harus cari tahu faktanya.” ― Iwan Esjepe

“PARIWISATA erat sekali keterkaitannya dengan infrastruktur, karena mustahil suatu daerah bisa menjual potensi pariwisatanya tanpa akses yang memadai. Akses inilah yang kita sebut infrastruktur dasar, baik itu akses darat, laut maupun udara yang menghubungkan suatu destinasi.

Prioritaskan Babel

PRESIDEN JOKO WIDODO menyentak kondisi komunikasi informasi di republik

INDEX Hal 3 Hal 12

“PENOBATAN JOKOWI menjadi Bapak Pariwisata Indonesia sangat relevan karena prestasi yang diukirnya. Dengan menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan, kunjungan wisman melebih rerata kunjungan wisman.

“SAYA sangat setuju dengan PHRI yang menobatkan Jokowi menjadi Bapak Pariwisata Indonesia. Dalam pemerintahan

Pencabutan Larangan Rapat di Hotel

BPJ: Presiden Responsif SUNGAILIAT - Ketua Umum BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangka Belitung (Babel) Bambang Patijaya (BPJ) mengapresiasi Presiden Jokowi yang mencabut larangan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bagi lembaga negara menggelar rapat di hotel. Sebelumnya, ada larangan dari Kemendagri Kemendagri, menyu-

sul kasus penganiayaan terhadap penyidik KPK di sebuah hotel. Melihat kondisi tersebut Presiden Jokowi mengambil keputusan, secara resmi mencabut larangan bagi lembaga negara untuk menggelar rapat di hotel. "Presiden membatalkan apa yang menjadi rencana Mendagri untuk Standar


2 EKONOMI BISNIS

KAMIS - RABU

Bahan Pangan Sumbang Inflasi Januari 2019 PANGKALPINANG - Pada bulan Januari 2019, Bangka Belitung tercatat mengalami inflasi yang terkendali sebesar 3,25% (yoy) atau secara bulanan sebesar 1,04% (mtm). Tekanan inflasi pada bulan Januari 2019 masih diwarnai dengan peningkatan inflasi dari angkutan udara dan beberapa komoditas pangan. “Inflasi bulan Januari 2019 masih cenderung terkendali dibandingkan dengan historisnya, nuansa libur awal tahun masih memberikan tendensi peningkatan inflasi”, ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Kep. Bangka Belitung, Tantan Heroika. Secara spasial, Kota Tanjungpandan mengalami inflasi yang lebih tinggi dibandingkan Kota Pangkalpinang. Inflasi Kota Tanjungpandan tercatat sebesar 1,23% (mtm) dengan inflasi tahunan sebesar 3,53% (yoy). Sementara inflasi Kota Pangkalpinang tercatat sebesar 0,93% (mtm) dengan inflasi tahunan sebesar 3,10% (yoy). Inflasi yang terjadi pada bu-

lan Januari 2019 ini didorong oleh kenaikan inflasi dari kelompok bahan makanan yang memberikan andil sebesar 3,07% (mtm) sehingga memberikan andil 0,86%. Tekanan inflasi dari kelompok bahan makanan ini disebabkan oleh meningkatnya inflasi dari sub kelompok ikan segar yang mengalami inflasi sebesar 7,11% (mtm), meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 2,75% (mtm) dengan komoditas ikan kembung yang memberikan andil terbesar sebesar 0,11%. Selain itu, tekanan inflasi bahan makanan juga disumbangkan oleh beberapa komoditas diantaranya daging ayam ras dan beras. Kenaikan inflasi dari sejumlah bahan pangan ini disebabkan oleh terganggunya jalur distribusi laut akibat gelombang tinggi sehingga mempengaruhi ketersediaan pangan lokal ditengah peningkatan permintaan. Secara tahunan tekanan inflasi di Prov. Kep. Bangka Belitung

disebabkan oleh kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan dengan andil inflasi tahunan sebesar 0,94% yang bersumber dari tarif angkutan udara yang memberikan andil sebesar 0,80%. Terjadinya inflasi angkutan udara secara tahunan ini ditengarai disebabkan adanya perubahan strategi bisnis dari seluruh level maskapai penerbangan yang menyebabkan perubahan struktur biaya dan tarif angkutan udara. Selain itu, adanya kenaikan airport tax juga memberikan dampak terhadap kenaikan inflasi angkutan udara. Capaian inflasi yang stabil pada tahun 2018 diperkirakan akan dapat dipertahankan sesuai dengan target inflasi yang ditetapkan Pemerintah tetap berada pada rentang 2,5% – 4,5% (yoy). Akan tetapi, risiko inflasi yang muncul dari kelompok transportasi perlu diantisipa-

si. “Pencapaian inflasi yang baik pada tahun 2018 dapat kita pertahankan di tahun 2019 ini. Upaya yang sudah dilakukan terus menerus oleh para pihak telah terbukti dapat mengawal stabilitas inflasi. Koordinasi yang baik antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah dan Satgas Pangan juga telah dapat mengawal stabilitas bahan pangan sampai dengan akhir tahun 2019,” tukasnya. Meskipun begitu, lanjutnya pula harus tetap waspada mengawal inflasi di tahun 2019, kedepan tantangan struktural inflasi masih akan dihadapi dalam mengawal stabilitas inflasi. Keterbatasan produktivitas lokal dan masalah konektivitas masih akan menjadi persoalan utama dalam pengendalian inflasi di Bangka Belitung. Selain itu, tantangan inflasi dari tarif angkutan udara juga memberikan risiko terhadap pencapaian inflasi di Bangka Belitung. “Oleh karena itu, koordinasi dan sinergi berbagai pemangku kepentingan dapat terus dijaga dan ditingkatkan untuk memecahkan masalah struktural inflasi di Bangka Belitung.”, ujar Tantan. (rill)

14 - 20 FEBRUARI 2019

Wow! Nikmati Karaoke Gratis di Bangka City Hotel PANGKALPINANG – Bangka City Hotel tak henti-hentinya menghadirkan promo menarik untuk para customer setianya, kali ini Bangka City Hotel memberikan promo bertajuk Happy Hour, para customer dapat menikmati Karaoke bersama keluarga, teman, dan kerabat gratis. “Jadi kita hadirkan promo ini, untuk keluarga,teman,sabahat, dan kerabat yang mau karaoke untuk datang ke Bangka City Hotel, kita berikan karaoke gratis di setiap malam minggu,” Tutur Yakop selaku Public Relation Bangka City Hotel, Sabtu (9/2/2019). Tidak hanya itu, hadir pula cemilan-cemilan untuk menemani waktu karaoke, paket Happy Package dengan harga 40 ribu dan Smile Package dengan harga 35 ribu. “Happy Package itu isinya ada chicken wings, fish and chips, dan french fries, dengan harga 40 ribu, dan untuk Smile Package isinya Sosis, Camalary dan French Fries hanya dengan 35 ribu saja,” tuturnya. Tidak hanya bisa karaoke gratis, para customer pun dapat menikmati free wifi. “Karaoke gratis di malam minggu ini bisa di nikmati dari jam 6 hingga jam 11 malam,” sebutnya. (dnd)

Gubernur Babel: Keuntungan dari Kita Mart Dapat Membantu Anak Yatim dan Dhuafa PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, meng-

gelar Pertemuan dengan Kepengurusan Koperasi Syari’ah Barokah Inti Sejahtera Bangka Belitung. Kamis (12/02/2019) sore. Pertemuan yang dilaksanakan di Ruang Tanjung Pendem Lantai I Kantor Gubernur Babel itu, dalam rangka Pengembangan Unit Usaha Koperasi tersebut, yakni Kita Mart. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Koperasi Syari’ah Barokah Inti Sejahtera, Ustadz Rusdiyanto Zainal Ilmu, dihadapan Gubernur Erzaldi menyampaikan, KITAMART adalah sebuah usaha yang didirikan dengan mengusung semangat ekonomi umat berjemaah. “Dengan mengusung konsep sharing ekonomi, yang mana merupakan inti dari ekonomi syariah. Dan Koperasi ini, terinspirasi oleh rekan – rekan

yang ada di Bogor, Jawa Barat,” ujar Ustadz Rusdiyanto. Pada tanggal 13 Januari Lalu, dikatakannya, Koperasi Syariah Barokah Inti Sejahtera telah menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) perdana yang menghasilkan 7 rekomendasi. Dijelaskan Ustadz Rusidyanto, Kita Mart Bangka Belitung ini berdiri secara spontan, dengan modal nekad, tapi terukur, serta Sosialisasi dari masjid ke masjid, bahkan ke instansi pemerintah. “Hingga saat ini, tergabung 346 orang anggota dengan investasi masing – masing 1 juta rupiah, yang digunakan untuk mengelola Kita Mart ini,” paparnya. Dari hasil evalusi, setelah 1 tahun berdirinya Kita Mart, disebutkan Ustadz Rusdiyanto, telah mendapat keuntungan 38 juta rupiah, walaupun itu belum signifikan dibanding dengan jumlah anggota yang mencapai 346 jumlah anggota. Oleh sebab itu, pihaknya meminta dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel agar Koperasi dan Unit Usaha ini, bisa berkembang, sehingga tujuan Koperasi yang diantaranya adalah keuntungan bisa membantu Anak Yatim dan Dhuafa ini bisa terwujud. Sementara itu, Gubernur Erzaldi, mengatakan, saat ini Pemprov Babel

mempunyai program Berkah Mart, yaitu Unit Usaha Milik BUMDES dengan modal bantuan dari Pemprov. Tahun lalu, kata Erzaldi telah didirikan 61 outlet Berkah Mart, dan tahun ini bertambah 169, sehingga totalnya ada 230. “Kita Mart ini, konsepnya hampir mirip dengan Berkah Mart, yang beda adalah permodalannya dari Umat,” ujarnya. Melihat semangat yang ditunjukkan dan tujuan didirikan Kita Mart ini, Erzaldi mengapresiasi langkah tersebut. Selain itu, Erzaldi juga menyarankan agar Kita Mart ini dikelola dengan Profesional dan Managemen yang baik, sekalipun ini merupakan Usaha milik para Umat. “Disamping itu, saya juga menyarankan agar dibedakan antara Pengurus dan Managemennya. Pengurus mengurusi pengembangan usaha, sedangkan Managemen mengelola Kita Mart-nya,” jelasnya. Erzaldi berharap, Kita Mart ini

juga bisa maju, dan yang lebih penting tujuan Mulia hasil keuntungannya untuk membantu Anak Yatim dan Dhuafa bisa terwujud. Ikut dalam pertemuan itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Babel, Sunardi, Kepala Dinas UMKM Babel, Elfiyena serta para Anggota Koperasi Syariah Barokah Inti Sejahtera. (*/wa)


KAMIS - RABU

POLITIK DAMAI

14 - 20 FEBRUARI 2019

Bawaslu Babel Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Bagi ASN PANGKALPINANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan Sosialisasi pengawasan pemilu 2019 bagi masyarakat sipil (OMS) dan Aparatur Sipil Negara (ASN), yang berlangsung di hotel Bangka City, Jumat (8/02/2019). Hadir dalam sosialisasi ini yakni Ketua Bawaslu Babel Edi Irawan, Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan AntarLembaga (Hubal) Bawaslu Babel Andi Budi Yulianto, MUI, Dewan Masjid, Dewan Gereja, serta dari Guru SMA/SMK. Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat (Humas) dan Hubungan AntarLembaga (Hubal) Bawaslu Babel Andi Budi Yulianto mengatakan tujuan dari kegiatan ini pihaknya mengharapkan kepada peserta yang menghadiri sosialisasi ini bisa menyampaikan kepada komunitasnya atau anak didiknya terkait dengan pelaksanaan pemilu 2019. “Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan lancar sesuai dengan apa yang kita harapkan dan mendapatkan apresiasi dari para peserta yang hadir,” ujarnya.

3

Kesbangpol Gelar Rakor Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Diakui Andi, adapun saat ini yang menjadi kekhawatiran dari Bawaslu yakni terkadang Aparatur Sipil negara (ASN) suka latah membagikan dan memposting berita di media sosial (Medsos). “Untuk itu kita sangat mengharapkan kepada ASN tidak latah terkait Pemilu 2019, apalagi mengenai isu-isu yang hangat. Jangan sampai mereka latah dan menyebarkan berita terkait dengan kepemiluan, karena kita agak sedikit khawatir pada saat hari H pemilihan muncul terjadi gugatan atau pelanggaran tentu ini yang tidak kita harapkan,” ucap Andi. Bawaslu juga meminta para ASN bisa menjadi penyejuk suasana terkait dengan pemilu 2019. Andi juga menyampaikan, pi-

haknya beberapa waktu lalu telah menggelar sosialisasi netralitas ASN yang menghadirkan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sebagai narasumber. “Kita mengimbau kepada ASN di Bangka Belitung, agar dapat menahan diri dan memposting-posting yang berkaitan dengan Pemilu,” tegasnya. Lebih lanjut Andi menambahkan, untuk indeks kerawanan pemilu di Babel sendiri sampai dengan saat ini masih kategori rendah. “Namun ini menjadi beban tersendiri bagi kita, karena kita berusaha agar indeks kerawanan ini jangan sampai tinggi, maka kita akan lakukan berbagai pencegahan jangan sampai banyak terjadinya pelanggaran,” tutupnya. (wa)

PANGKALPINANG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) Tim terpadu untuk penanganan Konflik Sosial wilayah Pangkalpinang, Kamis (7/2/2019). Kegiatan yang di gelar di Hotel Sahid ini, bertemakan Sinergitas Tim Terpadu Dalam Upaya Deteksi Dini, Cegah Dini dan Penanganan Konflik Sosial Menyongsong Pemilu 2019, yang merupakan wujud dalam meningkatkan kordinasi keterpaduan dan sinergitas antar unsur aparatur pemerintah di kota Pangkalpinang. Adanya Tim Teradu ini guna melakukan langkah-langkah deteksi dini pencegahan penanganan konflik sosial secara komprehensip, inte-

gratif dan efektif serta efisien, akuntabel, transparan dan tepat sasaran. “Khususnya dalam kita mencermati dan mengantisipasi munculnya stabilitas keamanan Nasional di daerah terkait dengan pemilu 2019 ini,” Ungkap Suhartini selaku Kepala Kesbangpol saat memberikan kata sambutan. Untuk itu Rakor ini juga bertujuan untuk menitikberatkan analisis pemetaan potensi konflik di wilayah kota Pangkalpinang. “Serta menyatukan sinergitas panduan antara unsur Pemerintahan Daerah dan Instansi vertikal dalam penanganan konflik sosial,” Tuturnya. Di harapkan melalui Rakor ini dapat tercipta kordinasi kondolidasi yang sinergis antar tim terpadu dalam rangka penanganan konflik sosial. (dnd)

Korem 045/Gaya Adakan Latihan Simulasi Pengamanan Pemilu dan Pilpres PANGKALPINANG – Menjelang pemilihan umum (Pemilu) dan Pilpres 2019 yang akan dilaksanakan pada 17 April mendatang, Komando Resor Militer (Korem) 045/Garuda Jaya beserta jajaran menggelar simulasi pengamanan Pemilu dan Pilpres, di Makodim 0413/Bangka, Kamis (7/02/2019). Dalam kesempatan tersebut, Kepala Staf Korem (Kasrem), Letkol Inf Uchi Chambayong mengatakan bahwa adapun tujuan dari latihan simulasi ini untuk persiapan para prajurit dalam pengamanan pemilihan umum Legislatif, Presiden dan Wakil Presiden nanti. “Sebelum latihan simulasi ini kita juga sudah dibekali materi, dan hari ini kita lakukan praktek langsung,” ujarnya kepada wartawan. Lebih lanjut, Ia juga menyampaikan adapun giat pelatihan pengaman pemilu dan pilpres ini

dilaksanakan selama enam hari ini sesuai dengan instruksi dari komando atas yang bersinergi dengan kepolisian, KPU dan instansi lainnya yang berkaitan dengan pemilu. “Khusus di wilayah Bangka Belitung, kami baik TNI maupun Polri siap mengamankan pemilu mulai dari pelaksanaan pemilihan sampai pada pengumuman dan penetapan pasangan calon yang menang,” tegasnya. Letkol Inf Uchi Chambayong menambahkan untuk memastikan pemilu dan pilpres berjalan aman dan lancar, pihaknya akan melakukan penjagaan di TPS dengan jarak 50 meter, sesuai dengan komando atas. “Yang perlu kita waspadai pada saat pencoblosan, kita dari TNI sudah ada petunjuk dari komando atas agar berjarak 50 meter dari TPS dengan harapan bisa memantau apa yang terjadi di TPS. Sedangkan untuk Polri sendiri bisa memantau dari jarak yang lebih dekat,” tutupnya. (wa)

Relawan Demokrasi KPU Berikan Pendidikan Politik Kepada Ibu-ibu PANGKALPINANG – Relawan Demokrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Pangkalpinang, berikan pendidikan politik kepada Ibu-ibu yang berada di kelurahan Sriwijaya kecamatan Girimaya, Rabu pekan lalu. Ruslan Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Parmas dan SDM KPU kota Pangkalpinang mengungkapakan kegiatan ini merupakan sosialisasi demi partisipasi pemilih yang lebih baik. “Ini giat kami dalam mensosialisasikan yang menyangkut juga pada Pemilu 2019, baik pemilihan Presiden dan Wapres, maupun Caleg DPR, DPD, DPRD Provinsi Bangka Belitung dan DPRD Kota Pangkalpinang,” Terangnya. Dalam sosialisasi ini pun, para tim Relawan mengenalkan 5 warna surat suara yang nanti akan digunakan dalam pemilu 17 April 2019. “Kita juga melakukan pengenalan 5 warna surat suara yang akan digunakan, serta tata cara pencoblosan pasangan Capres dan Cawapres dan Caleg, kepada Ibu-ibu,” Tuturnya. Ia pun berharap dengan di gelarnya sosialisasi-sosialisasi yang juga akan di gelar di 6

Kecamatan ini, dapat menambah wawasan ibu-ibu. “Supaya menjadi pemilih yg cerdas, jujur, berani dan bertanggungjawab. Berani menolah money politik, polik sara dan hoax,” Harap Ruslan. Mengapa Harus Perempuan? Menurut Ruslan, dipilihnya Ibu-ibu dalam sosialisasi ternyata memiliki alasan tersendiri. Berdasarkan data yang paling dominan dalam DPT yang ditetapkan KPU kota Pangkalpinang menempatkan kaum perempuan dalam posisi terbanyak sehingga hal inilah yang menjadi alasan sosialisasi pendidikan Pemilih yang digencarkan KPU kota Pangkalpinang. "Dari data DPT diketahui jumlah pemilih perempuan 68.027 orang dari 135.368 total pemilih. jadi Pemilih perempuan cukup banyak jumlahnya," terang dia. Selain itu, lanjutnya pula Perempuan juga dapat memainkan peran untuk memotivasi dan mengedukasi, paling tidak kepada keluarganya. “Karena mereka tidak hanya memerankan peran strategis dalam mengasuh dan mendidik anak, tetapi dapat memainkan peran untuk memotivasi dan mengedukasi kepada keluarga, anak-anak dan komunitasnya,” Katanya.(dnd)


4 VISION OF TOURISM Gaet 20 Juta Wisatawan

Pemerintah Siapkan Strategi Dorong Pariwisata PEMERINTAH menargetkan kedatangan 20 juta turis asing sepanjang 2019. Namun demikian, minimnya kegiatan internasional membuat pemerintah harus bekerja keras dan menerapkan startegi untuk mencapai target tersebut "Banyak masalah, tetapi pemerintah harus meningkatkan promosi produk pariwisata," kata Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani, di Jakarta, Senin (11/2). Kenaikan tiket untuk wisatawan domestik, yang diterapkan pada awal tahun juga sudah memberi dampak besar pada sektor pariwisata dan usaha yang terkait. Karenanya, pemerintah harus

menyiapkan anggaran untuk pengembangan titik-titik pariwisata di Indonesia. Sebab, Kementerian Pariwisata masih terlalu banyak berfokus memasarkan brand 'Wonderful Indonesia'. Padahal, pemerintah juga seharusnya harus membuat kebijakan yang meningkatkan aktivitas sektor pendukung pariwisata, terutama di daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah turis asing yang datang ke Indonesia sepanjang 2018 mencapai 15,8 juta orang. Realisasi tersebut meleset dari jumlah yang ditargetkan pemerintah sebelumnya sebesar 17 juta wisatawan meskipun banyak kegiatan internasional berlangsung di Indonesia tahun lalu seperti Asian Games dan Pertemuan Tahunan Dana Moneter Indonesia (IMF)-Bank Dunia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun menyatakan tetap optimistis bisa mencapai target wisatawan tahun ini sebesar 20 juta orang. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Arief menyebut pemerintah siap melakukan tindakan cepat jika terjadi bencana alam di daerah. Contohnya, jika ada bencana di Bali, pemerintah segera menggratiskan hotel dan restoran untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan asing. Dia juga menyebut, meskipun minim perhelatan internasional digelar di Indonesia tahun ini, dia tetap berharap kalender kegiatan tahunan Indonesia yang dirilis secara internasional dapat menarik wisatawan. "Tahun ini memang tidak ada international event, target amannya 18 juta orang," ujarnya. Pemerintah berupaya memaksi-

malkan target kedatangan wisatawan pada musim puncak, seperti pada liburan musim panas pada bulan Juni, Juli, dan Agustus. Sebab, tahun lalu pada musim tersebut, jumlah kunjungan wisatawa bisa mencapai 4,5 juta orang. Selain itu, potensi kunjungan wisatawan asing dari wilayah perbatasan negara juga menjadi salah satu potensi yang dibidik pemerintah. "Contohnya itu turis yang melalui Atambua meningkat pesat," kata Arief. Sepanjang 2018, sumbangan devisa dari kunjungan wisatawan mancanegara mencapai US$ 17 miliar. Karena itu dengan target kenaikan kunjungan wisatawan tahun ini, diperkirakan mampu menjaring pertumbuhan devisa sebesar US$ 20 miliar. (nett)

KAMIS - RABU

14 - 20 FEBRUARI 2019

Hotel Santika Akui SDM Perhotelan di Bangka Minim PANGKALPINANG – Kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) Perhotelan di Bangka ternyata dirasakan juga oleh Hotel Santika Bangka, hal ini diungkapkan Chintia Ayu Rizqy Utami Public Relation Officier dan I.c Executive Secretary, Hotel Santika Bangka. “Memang agak susah mencari SDM Perhotelan di Bangka,” Ungkap Chintia kepada Laspela Group, Selasa (12/2/2019). Menurut Chintia, susahnya mencari SDM Perhotelan karena banyaknya anakanak muda yang pesimis sebelum memulai. “Mungkin karena mereka berfikir kalau di Hotel harus bisa Bahasa Inggris, padahal selama mereka memang minat dan mau belajar, mereka bisa,” Terangnya. Ia juga menyindir pendidikan Perhotelan di Bangka masih kurang dimaksimalkan sehingga SDM yang diciptakan khususnya dalam perhotelan masih sangat minim. “Saya dengar Kurikulum yang dipakai di sekolah Pariwisata dan Perhotelan masih menggunakan kurikulum yang lama, mungkin Pemerintah dapat memaksimalkan dan meningkatkan Kurikulumnya agar anakanak juga bisa tahu lebih update lah tentang detail dunia Perhotelan sekarang,” cibirnya. Chintia juga menaruh harapan besar kepada Pemerintah Daerah agar pelatihan-pelatihan anak sekolah yang selama ini sudah dijalankan, dapat berjalan lebih baik lagi. Anak-anak yang punya potensi di perhotelan harus lebih diperhatikan, dibina, agar passion mereka bisa di salurkan. “Tidak menutup kemungkinan mereka yang mengikuti pelatihan akan bekerja dan berkarir di Hotel Santika Bangka,” Tutupya. (dnd)

Sudah Waktunya Bangka Punya Perguruan Tinggi Pariwisata PANGKALPINANG – Susahnya mencari Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang Pariwisata dan Perhotelan di Bangka, menjadi masalah tersendiri bagi Hotel-hotel yang kini semakin tumbuh di Bangka, salah satunya Bangka City Hotel. Hal ini di ungkapkan Sumiati selaku Chief Executive Officier (CEO) Bangka City Hotel, saat ditemui oleh media pada acara makan siang bersama Press untuk merayakan Hari Press Nasional, Sabtu (9/2/2019). “Saat ini seperti yang kita tahu, Hotel-hotel di Bangka semakin tumbuh, bahkan di kota Pangkalpinang Hotel-hotelnya saja itu ada 25 Hotel, belum lagi di Kabupaten yang lain, yang Hotelnya bertaraf bintang 4 dan 5,” Tuturnya. Seperti yang selama ini di rasakannya, menurutnya mencari SDM dibidang Pariwisata dan Perhotelan di Bangka itu agak sulit. “Untuk masalah SDM memang sangat kualahan sekali kami di dunia perhotelan, karena mendidik dari non skil tentang perhotelan itu sangat berat sekali, SDM ini yang menjadi kendala,” Jelasnya. Untuk itu, ia berharap di Pulau Bangka ini mempunyai Perguruan Tinggi Pariwisata, agar dapat menghasilkan SDM-SDM perhotelan berkualitas. “Apalagi Bangka akan dialihkan ke sektor Pariwisata, berarti akan banyak sekali Hotel-hotel yang akan tumbuh, nah sedangkan SDM nya sedikit, untuk itu perlu di Bangka ini punya Perguruan Tinggi Pariwisata, karena mereka yang masuk ke Perguruan Tinggi itu berarti memang tertarik ke Pariwisata, dan Bangka pun dapat menghasilkan SDM-SDM perhotelan yang berkualitas,” Ujarnya. (dnd)


KAMIS - RABU

PELANGI EDUKASI 5

14 - 20 FEBRUARI 2019

PKK Harus Mampu Berinovasi dan Terampil SUNGAILIAT – Bupati Bangka, Mulkan, S.H.,M.H., meminta PKK Kabupaten Bangka agar memberikan kontribusi sesuai dengan tupoksi serta harus mampu berinovasi dengan pemanfaatan lingkungan sekitar tempat tinggal sehingga menciptakan produk kreatif yang bernilai ekonomis. “Melalui kegiatan ini agar anggota PKK bisa menjaga dan menjalankan program pokok PKK telah banyak berkontribusi dalam pembangunan selama ini yang harus terus dipertahankan. Kemudian hendaknya para kader PKK bisa memanfaatkan pekarangan dengan menanam toga dan tanaman yang bernilai ekonomi lainnya sehingga PKK mampu berbuat dan membuktikan jika keberadaan PKK bermanfaat,”ujar Bupati dalam acara Rapat Konsultasi (Rakon) TP PKK SeProvinsi Bangka Belitung, Ra-

bu pelan kemarin di Ruangan Aurora Tanjung Pesona Bangka. Bupati menjelaskan latar belakang diselenggarakannya Rapat Konsultasi bertujuan untuk menyusun program kerja PKK 2019 dan sebagai evaluasi program tahun 2018 yang lalu. “Kegiatan ini sangat penting bagi anggota PKK karena bertujuan untuk menyusun program kerja PKK 2019 dan sebagai evaluasi program ta-

Peringati Milad ke-72

HMI Gelar Dialog Public PANGKALPINANG – Peringatan Milad ke-72, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diisi dengan Dialog Public bertemakan “Harmonisasi Peringatan Milad ke-73 HMI Dalam Mewujudkan Pemilu Damai dan Berintegritas” yang berlangsung di ruang Pertemuan Puri 56, Sabtu malam (9/2/2019). Edi Setiawan Selaku Ketua Umum HMI Babel mengungkapkan, kegiatan ini merupakan salah satu ajang silahturahmi HMI dengan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota. “Kegiatan ini di gelar, salah satunya untuk mengeratkan silahturahmi, antara HMI dan pemerintah, seluruh instansi bertatap muka, sehingga hubungan kita terus tumbuh dan saling menguatkan,” Ungkapnya. Forum diskusi ini juga, untuk mewujudkan Pemilu yang sukses, aman, dan damai. “HMI akan selalu hadir dalam mensukseskan pesta demokrasi dan selalu hadir untuk masyarakat,” terangnya. Ia berharap dengan forum diskusi akan memunculkan sebuah statmen yang layak di konsumsi publik. “Di harapkan dengan diskusi ini, statmen yang di hasilkan dapat kita konsumsi dan kita sebar luaskan terait dengan pesta demkrasi,” harapnya.(dnd)

hun 2018 yang lalu, ikuti sampai selesai dan semangat agar bisa bermanfaat bagi organisasi dan anggota pkk sendiri,”imbuhnya. Ia menambahkan bahwa Rakon merupakan sinergisitas pemahaman antara PKK dengan stake holder di provinsi Bangka Belitung dan Kabupaten/kota sehingga dapat mempererat jalinan kemitraan. Sementara itu ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangka Yusmiati Mulkan men-

jelaskan bila tahun ini Kabupaten Bangka diberikan kesempatan untuk menjadi tuan rumah dari Rakor PKK se provinsi Babel sehingga dia berharap seluruh anggota PKK bisa memanfaatkan momen ini sebaik baiknya. “Timbalah ilmu sebanyak mungkin, karena ini kesempatan yang tidak sering datang, khususnya untuk PKK desa dan kelurahan,”pintanya. Sementara itu Asisten Pemerintahan Hukum dan Politik (PHP) Provinsi Babel, Syahrudin menyampaikan hal yang sama dengan bupati dimana kesempatan tersebut harus dimanfaatkan sebaik baiknya. “PKK lahir dan untuk masyarakat jangan menganggap wajar kesalahan,diharapkan kader kader PKK menjadi tekun dan jaga terus kepercayaan masyarakat,”ungkapnya. Dalam rakon kali ini diikuti 189 peserta yang berasal dari Kabupaten Kota se Provinsi Bangka Belitung. (*)

Pers Garda Terdepan Sebuah Pemerintahan SUNGAILIAT – Dihari pers kali ini, Bupati Bangka Mulkan SH MH mengapresiasi sebesar besarnya peran pers dalam pemerintahan. Pesat dan tidaknya suatu pemerintahan bisa diukur dengan peran aktif media di sekelilingnya. Demikian Bupati Bangka menyampaikan pesan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional yang jatuh pada 9 Februari. Menurutnya, pers adalah mitra yang sangat dibutuhkan dalam menjalankan roda pemerintahan. Sehingga, pemerintah bila tidak ada pers tidak ada apa apanya. ” Bagaimana masyarakat bisa tahu dengan apa yang dilakukan pemerintahan, pemerintahan sangat butuh dengan pers untuk menyebar luaskan informasi kepada masyarakat,” kata Bupati. Pers pula merupakan kontrol dan jembatan informasi antar pemerintahan dan masyarakat.

Dia berpesan, agar pers tidak menyalah fungsikan perannya dan tetap berada di tengah tengah, penyajian berimbang. ” Kalau nulis berita jangan copy paste, ini hanya judul yang dirubah,” pesannya. Dia berharap jika kedepannya

pers bisa menampilkan cover corak dan bingkai berita dengan apik agar lebih menarik sehingga dicintai masyarakat dan timbul rasa memiliki. (*)

Ety: Saya Harap Anak-anak Pangkalpinang Lulus dan Berkualitas PANGKALPINANG – Ujian Nasional (UN) tahun 2019 memang tidak lama lagi, UN yang akan menggunakan sistem Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) untuk Sekolah Dasar (SD) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini akan dilaksanakan pada 22 April. Hal ini diungkapkan Ety Fahryaty selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Pangkalpinang, Jumat (8/2/2019). “UN akan di laksanakan pada 22 April 2019. UN ini akan menggunakan sistem USBN untuk SD dan UNBK untuk SMP,” Jelasnya. Berbagai persiapan telah dilakukan untuk menyambut UN agar berjalan lancar dan nyaman, salah satunya telah membahas kisi-kisi soal UN. “Jadi kami telah membahas kisi-kisi yang telah dikirim pusat, melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) untuk soal UN SD, dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk soal UN SMP,” Terangnya. Setelah menerima kisi-kisi tersebut lanjut Ety, maka kelompok-kelompok ini akan membuat indikator kisi-kisi soalnya. “Untuk membuat indikator kisi-kisi tersebut, 75 persen untuk soal di daerah dan 25 persen indikator kisi-kisi itu dikirim ke pusat sehingga soal dari pusat,” Lanjutnya. Sementara itu data para peserta UN tegas Ety, telah di kirim dan tidak bisa diperbarui lagi. “Kita telah melakukan pendataan, data para peserta UN juga telah kita kirim ke Dapodik Nasional, sehingga ini tidak bisa di cucuk cabut lagi,” Terangnya. Ia pun berharap para peserta UN dapat lulus dengan nilai terbaik, bukan hanya sekedar lulus namun juga berkualitas. “Saya harap anak-anak Pangkalpinang Lulus, bukan hanya sekedar lulus namun juga berkualitas,” Harapnya (dnd)

Musik Jadi Media KPU Dekati Kaum Millenial PANGKALPINANG – Konser Musik yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Pangkalpinang ternyata merupakan salah satu cara untuk mendekati kaum millenial dalam mensosialisasikan pendidikan Pemilu. “Kegiatan konser Musik ini adalah salah satu kegiatan untuk melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilu kepada masyarakat umumnya dan kalangan milenial khususnya,” Jelas Ruslan Divisi Parmas dan SDM KPU kota Pangkalpinang. Minggu (10/2/2019). Konser yang digelar di mall BTC Pangkalpinang ini mengangkat tema “Pemilih Berdaulat Negara Kuat” yakni mempunyai makna dan menggambarkan visi yang ingin dicapai oleh KPU Kota Pangkalpinang dalam sosialisasi dan pendidikan pemilu, disamping Pemilu sebagai salah satu cara untuk memperkokoh dan mempersatukan bangsa. “Kedaulatan sesungguhnya berada di tangan rakyat, rakyat yang menjadi pemilih dalam pemilu,” imbuh Ruslan. Ia pun berharap sosialisasi dan pendidikan politik yang dikemas dengan konser musik, dapat meningkatkan angka partisipasi di Kota Pangkalpinang. Dalam konser musik ini KPU Pangkalpinang mengundang penyanyi Azmi, Big Noeng ft Dj Perrito, Saphepone, Rama dan Kevin kelakar pemilu, dan Ii dan Fikri Beat Box. (dnd)


6

GREETINGS

KAMIS - RABU

14 - 20 FEBRUARI 2019


KAMIS - RABU

14 - 20 FEBRUARI 2019

GREETINGS 7


8 GOOD GOVERNMENT

KAMIS - RABU

14 - 20 FEBRUARI 2019

Bupati Bateng Hadiri Acara Imlek 2570 Kongzili di Desa Trubus

Ibnu Saleh: Mari Jaga Kerukunan Umat Beragama LUBUKBESAR - Bupati Bangka Tengah, Dr Ir H Ibnu Saleh MM menghadiri perayaan Imlek bersama warga Desa Trubus di Kelenteng Kwan Tie Miao Trubus, Kabupaten Bateng, Senin (11/02/2019) sore. Perayaan Imlek disambut antusias ratusan warga dan diisi dengan hiburan kesenian tari dari anak-anak Sekolah Minggu Khonghucu Trubus. Dalam kesempatan itu Kades Trubus, Ngat Hiung, menyatakan sangat bangga dan bersyukur jika perayaan Imlek kali ini bisa dirayakan bersama Bupati Bateng, Camat, Anggota Dewan dan para tokoh lintas agama serta masyarakat Desa Trubus dan sekitarnya. "Terimakasih atas kehadiran Pak Bupati Ibnu Saleh yang telah hadir dalam perayaan Imlek kali ini, semoga Bupati selalu dalam keadaaan sehat,"ujar kades Ngat Hiung dalam sambutannya. Ia melanjutkan selaku aparatur desa, dirinya bersama perangkat de-

sa siap mengawal program dan kebijakan Bupati Bateng khususnya untuk mensupport dan menganggarkan sebagian dana desa untuk kegiatan keagamaan, disamping kegiatan untuk kesejahteraan masyarakat. "Pemdes Trubus, sudah menganggarkan 2,5 persen anggaran dana desa untuk kegiatan keagamaan mulai dari kegiatan pengajian ibuibu, hingga kegiatan Imlek di klenteng atau pun gereja. Selain itu, untuk kegiatan kesejahteraan masyarakat dianggarkan 30 persen,"ungkapnya. Kades Ngat Hiung yang mewakili umat Konghucu Trubus menyampaikan permintaan agar Bupati Ibnu Saleh bisa mensupport perayaan Imlek di dalam gedung di tahun depan. "Mari semua umat Khonghucu Trubus, kita mendo'akan Pak Bupati Ibnu Saleh agar senantiasa sehat dan bisa terus membangun dan mensejahterakan masyarakat Bateng," ucapnya. Sementara Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Mattakin) Provinsi Babel, Ahyun, mengungkapkan filosopi jika

hujan yang turun saat perayaan Imlek merupakan hongsui atau berkah, mudah mudahan momentum ini kata dia bisa dirayakan lebih ramai lagi kedepannya. "Kami sangat bersyukur support Bupati Ibnu Saleh sangat luar biasa, dalam membangun, menciptakan keselarasan dan keharmonisan serta mensejahterakan masyarakat di Bumi Selawang Segantang yang beraneka ragam suku dan agama,"ungkap Ahyun. Bupati Bateng Dr Ir H Ibnu Saleh MM yang menghadiri perayaan Imlek, merasa gembira dan tersanjung atas keramahan warga trubus. "Kami siap memfasilitasi perayaan Imlek di gedung dengan kapasitas lebih besar kedepannya. Selain itu, kepada semua Kades di Bateng telah diinstruksikan untuk menganggarkan 2,5 persen dana desa untuk kegiatan keagamaan dan 30 persen untuk kegiatan kesejahteraan masyarakat desa. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih, Desa Trubus dan desa-desa lainnya di Bateng ini telah merealisasikannya,"ujar Bupati.

Bupati juga menyebutkan ada dua hal yang menjadi daya tarik di Desa Trubus yakni perayaan Imlek bersama yang digelar setiap tahun, kemudian potensi budidaya cabe merah oleh Poktan Trubus di bawah komando Achoi yang sudah bisa berhasil panen 16 ton per hektar dan ini bisa jadi contoh bagi desa lainnya. "Kades Trubus pun tak kalah inovatif, yakni mengembangkan program 'Sorga' atau Sarana Olahraga, sehingga masyarakat terutama kawula

muda bisa lebih sehat dengan berolahraga dan kalau mau belajar tentang 'Sorga' ya ke Trubus tempatnya,"ungkap Ibnu Saleh Bupati juga mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2570 Kongzili bagi masyarakat Khonghucu yang merayakan, kemudian berpesan untuk senantiasa menjaga persaudaraan, persatuan dan kesatuan. "Terlebih menjelang Pemilu, mari kita sukseskan serta berikan hak suara. kita tidak perlu ribut, pilihan boleh berbeda, namun persaudaraan kita harus tetap terjaga. Karena Babel ini adalah miniatur keberagaman umat beragama di Indonesia yang bisa hidup rukun dan damai,"tukasnya. (adv/hfe)

Media Arus Utama ini, “Informasi yang berkembang di media sosial (medsos) semakin tidak dipercaya masyarakat. Masyarakat cenderung merujuk pada informasi yang disajikan media massa arus utama.” Penegasan Jokowi itu ditandaskan saat memberikan sambutan dihadapan insan pers se Indonesia pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019, di Grand City, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (9/2/2019). Penilaian presiden itu merujuk penelitian Trust Barometer 2018. “Media arus utama ternyata tetap lebih dipercaya dibandingkan medsos,” simpulnya. Pada 2016, tingkat kepercayaan kepada media massa arus utama unggul 59% dibanding 45% untuk media sosial; pada 2017 angkanya 58% berbanding 42%; dan 2018 60 % banding 40%. Jokowi menilai penyebaran informasi melalui media sosial terkadang membawa kegaduhan, ada pula yang membangun ketakutan dan pesimisme. Kepada insan pers Indonesia Jokowi berharap, "Media arus utama diharapkan mampu menjaga dan mempertahankan misinya untuk mencari kebenaran, misinya untuk membangun optimisme. Media diharap menjadi amplifier informasi tentang pembangunan, termasuk kekurangan yang harus kita benahi bersama-sama." HPN 2019, dihadiri Menkominfo Rudiantara, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Budi K. Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Pemberdaya Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Ketua MPR RI Zulki-

fli Hasan, dan Ketua DPD RI Oesman Sapta. Hadir pula Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, para duta besar negara sahabat, tokoh pers Surya Paloh dan Chairul Tanjung, serta Ketua PWI Atal Depri. Sebelum puncak HPN 2019 digelar Kongres Serikat Perusahaan Pers (SPS) yang memilih aklamasi Alwi Hamu sebagai Ketua Umum SPS Pusat menggantikan Dahlan Iskan yang tidak lagi bersedia memimpin SPS. MENJAMURNYA Fake News di Era Post Truth menjadi diskusi hangat dalam konvensi media massa yang menampilkan antara lain Nezar Patria, Anggota Dewan Pers dan Chaerul Tandjung, Owner Trans Media. Pada post-truth, simpul Nezar Patria, emosi atau sentimen lebih berperan daripada fakta dalam mempengaruhi keputusan atau kebijakan. Media sosial berperan besar sebagai pelaku kunci penyebaran fake news. Algoritma media sosial cenderung menyebarkan konten yang disenangi pengguna, membuat mereka terperangkap di dalam bilik gema (echo chamber), dan tertutup dengan fakta lainnya. Riset Mafindo menyimpulkan topik terpopuler konten hoax atau fakes news adalah isu agama dan politik. Sedang alat efektifnya adalah narasi dan foto serta disebarkan melalui platform facebook dan

twitter. Kekhawatiran Presiden Jokowi bahwa media sosial terkadang membawa kegaduhan, membangun ketakutan dan pesimisme beralasan karena pemakai facebook di Indonesia Media Sosial di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 130 juta pengguna facebook dan twitter 6,6 juta sedang instagram 56 juta. Lalu bagaimana insan pers media arus utama menjawab harapan orang nomor satu di republik ini agar menjaga visi dan misinya membangun harapan dan optimisme, menjadi amplifier informasi tentang pembangunan dan melakukan kontrol sosial? Jawabannya adalah menjalankan “Very Good Journalism dengan penguatan skills dan etika”. Yang sangat kedodoran dan jauh dari etika pada media sosial adalah disiplin verifikasi. Sepuluh (sembilan) Elemen Jurnalisme , karya Bill Kovach & Tom Rosenstiel yang sangat dihormati di dunia jurnalisme bisa menjadi nada dasar bagi nyanyian jurnalistik yang didendangkan melalui tarian kalimat bermakna; 1. Tugas utama praktisi jurnalisme adalah memberitakan kebenaran. 2. Loyalitas utama wartawan pada

masyarakat, bukan pada perusahaan tempatnya bekerja, pembaca, atau pengiklan. Wartawan harus berpihak pada kepentingan umum. 3. Esensi jurnalisme adalah verifikasi, memastikan bahwa data dan fakta yang digunakan sebagai dasar penulisan bukan fiksi, bukan khayalan, tetapi berdasarkan fakta dan pernyataan narasumber di lapangan. 4. Wartawan harus independen, artinya tak masalah untuk menulis apapun (baik/buruk) tentang seseorang sepanjang sesuai dengan temuan/fakta yang dimilikinya. Independensi harus dijunjung tinggi di atas identitas lain seorang wartawan. 5. Jurnalisme harus memantau kekuasaan, menyambung lidah yang tertindas. Ada tiga macam liputan investigasi: investigasi orisinal, investigation on investigation, interpretative investigation. 6. Jurnalisme sebagai forum publik, bukan sebuah ruang privat bagi penulis. Penulis harus bertanggu-

ng jawab atas liputan yang dibuatnya. Partisipasi publik melalui komentar dan tanggapan merupakan bagian yang melekat dari proses jurnalisme. 7. Jurnalisme harus memikat dan relevan. Mereka tak hanya membuat artikel yang memikat pembaca karena sensasional, tetapi bisa menyajikan artikel penting dan relevan dengan cara yang menarik bagi pembaca. 8. Berita harus proporsional dan komprehensif. Pemilihan berita sangat subjektif. Justru karena subjektif wartawan harus ingat agar proporsional dalam menyajikan berita. Ibarat sebuah peta, ada detail suatu blok, tapi juga gambaran lengkap sebuah kota. 9. Mendengarkan hati nurani. 10. Hak dan Kewajiban terhadap Berita. Kita sedang berada dalam Revolusi Komunikasi. Jurnalisme bukan sekedar informasi. Demokrasi dan jurnalisme lahir bersama-sama dan mereka juga akan jatuh bersama-sama. Semoga!


KAMIS - RABU

PELANGI BABEL 9

14 - 20 FEBRUARI 2019

Cegah Penyakit DBD

Dinkes Babel Lakukan Sosialisasi PSN Oleh: Wina Destika

PANGKALPINANG – Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini terus menggiatkan sosialisasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebagai upaya pencegahan dini terjadinya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerahnya. Dinkes juga mengajak masyarakat untuk saling bekerjasama dalam pemberantasan PSN tersebut. “Masyarakat harus menjaga kebersihan lingkungan di daerahnya, karena cikal bakal tumbuhnya jentik nyamuk itu dari faktor lingkungan, jika seluruh masyarakat rajin melakukan kegiatan gotong royong

maka akan menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih sehingga dapat terhindar dari berbagai penyakit,” kata Mulyono Kepala Dinkes Babel kepada Laspela Group baru-baru ini. Pihak Dinkes juga lanjutnya, terus melakukan berbagai upaya untuk pemberantasan sarang nyamuk, seperti dengan pengasapan, memberikan bubuk abate, kemudian juga mengimbau masyarakat untuk perduli terhadap kebersihan lingkungan. “Masyarakat harus tahu, pemberantasan nyamuk dengan pola pengasapan tidak efektif karena hanya membunuh nyamuk dewasa,

tetapi untuk jentik nyamuknya tidak mati, oleh karena itu kita juga sudah mengeluarkan surat edaran dan instruksi kepada seluruh camat agar membuat jadwal gotong royong PSN massal secara berkala dan berkelanjutan di daerahnya masing – masing,” jelasnya. Sebagai upaya masyarakat dalam membantu pemberantasan PSN ini, pihak Dinkes juga sudah menggalakkan program 3 M yakni menguras, mengubur dan menutup berbagai barang yang dimungkinkan untuk tempat berkembang biak nyamuk.

DPRD Babel Pertanyakan Legalitas Pengiriman Mineral Ikutan Seberat 2,493 ton PANGKALPINANG – Wakil Ketua III DPRD Babel, Deddy Yulianto mempertanyakan legalitas pengiriman mineral ikutan zircon seberat 2,493 ton, yang dimuat di Kapal Tongkang Ocean II yang kandas di Perairan Serdang, Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur, beberapa waktu lalu. Padahal sebelumnya Gubernur Babel Erzaldi Rosman dengan persetujuan DPRD Babel, telah melarang pengiriman mineral Ikutan zircon ke luar daerah, apalagi diekspor sebelum Perda dan Pergub disahkan. Dalam hal ini, Deddy Yulianto menegaskan, bahwa Perda Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Mineral Ikutan baru disahkan, 23 Januari 2019 lalu. “Perda kita diundangkan tanggal 23 Januari 2019, Tanggal 24 sudah dilakukan pengiriman. Artinya, sebelum Perda itu ditetapkan mereka sudah melakukan loading (pengisian) zircon secara ilegal oleh PT Putra Prima Mineral Mandiri. Jadi terkesan buru-buru terkesan direkayasa, nah ini perlu kita pertanyakan,” kata Deddy kepada wartawan saat ditemui di ruangan kerjanya, Kamis baru-baru ini. Deddy menyampaikan untuk itu, DPRD Babel meminta pihak kepolisian Polda Babel untuk menindaklanjuti pengiriman dan asal usul zircon tersebut. Apalagi diduga zircon seberat hampir 2,500 ton tersebut didalamnya mengandung 45 persen pasir timah.

“Polda Babel harus segera menindaklanjuti terkait asal usul barang karena asal usul zircon harus jelas. Apalagi informasi dari kawan-kawan pertambangan didalam kurang lebih 2.500 ton tersebut, ada kandungan pasir timah itu kurang lebih 45 persen,” terangnya. Diakui Deddy sebelumnya Gubernur Babel mengeluarkan surat bahwa tidak boleh ada pengiriman mineral ikutan dalam bentuk apapun seper-

ti zircon sebelum di tetapkannya Perda Mineral Ikutan. “Karena pengiriman zircon ini kita pastikan ilegal karena untuk pajak saja mereka hanya membayar Rp 250 juta. Kita minta aparat keamanan mengambil tindakan karena ini pembohongan publik yang transparan dimana perusahaan tersebut juga menggunakan IUP bodong,” tutupnya. (wa)


10

PELANGI BABEL

KAMIS - RABU

14 - 20 FEBRUARI 2019

Patut Ditiru, ZLS-STS Polda Babel Bantu Adik Reyhan Dirgantara MUNTOK – Nasib tragis yang menimpa Reyhan Dirgantara (1), warga Muntok, Bangka Barat, yang mengalami luka robek pada bagian pipinya akibat terkena pecahan piring di kamar mandi pada senin (4/2/2019) mengundang simpati dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari ZLS-STS Polda Bangka Belitung, atau lebih dikenal dengan leting 26, angkatan Polri GEL. I. T.A. 2005 Menurut Ipda Husni Afriansyah,S.T, M.H. yang sekarang menjabat Kanit Tipikor Sat Reskrim Polres Bangka mengatakan, dirinya mendapatkan kabar mengenai kondisi Reyhan melalui Whatsaap grup ZLS-STS POLDA Babel yang dikirim rekan mereka yang bertugas di POLRES Babar. “Kami mendapatkan info melalui grup yang dikirim oleh salah satu rekan yang bertugas di Polres Babar ujar IPDA Husni. Setelah mengetahui kondisi adik kita tersebut, kami kemudian sepakat untuk menyisihkan sebagian dari rejeki kami untuk membantu meringankan kondisi adik kita Reyhan”, Ucapnya. Menurutnya, apa yang mereka lakukan ini sebagai bentuk kepedulian kepada sesama, serta merupakan tugas POLRI, sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat sebagaimana amanat Undang – Undang. “Ini hanya sebagai bentuk kepedulian kami pak, lagi pula sudah menjadi tugas wajib untuk perduli kepada masyarakat, serta tanggap dalam mengatasi permasalahan di dalam masyarakat” tegasnya menambahkan. Bantuan hasil sumbangan angkatan 26, tersebut diserahkan langsung kepada orang tua Reyhan oleh beberapa orang perwakilan ZLS-STS Polda kep. Babel yaitu Bripka Vivin, Bripka Elbi dan Di dampingi oleh ketua RT Kampung Keranggan atas beserta Bhabinkamtibmas setempat Brigadir Aris Septian yang juga angkatan leting 26. Sementara itu, Yogi selaku orang tua Reyhan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada dirinya. “Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Polri, khususnya angkatan 26 tahun 2005 gelombang I atas bantuan ini, semoga Tuhan membalas kebaikan ini, dan semoga kedepan POLRI semakin di cintai oleh rakyat”, ucap Yogi. (nop)

Wabup Minta OPD Selesaikan LPPD Tepat Waktu SUNGAILIAT – Wakil Bupati (Wabup) Bangka, Syahbudin, S.I.P., meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bangka untuk menyelesaikan serta mengumpulkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tepat waktu. Hal tersebut seperti disampaikan Wabup dalam membuka kegiatan Sosialisasi LPPD Kabupaten Bangka tahun 2018, Kamis pelan lalu di OR Kantor Bupati Bangka. “Diharapkan semua LPPD dari masing-masing OPD untuk segera menyelesaikan dan mengumpulkan melalui bagian Administrasi Pemerintahan

Umum, kemudian bagian Administrasi Pemerintahan Umum untuk merekap lalu menyampaikan kepada saya karena LPPD ini akan disampaikan tiga bulan setelah anggaran berakhir paling lambat 28 Maret 2019, ke Kementerian Dalam Negeri melalui Gubernur Provinsi kepulauan Bangka Belitung,” tutur Wabup dalam sosialisasi Wabup menegaskan bahwa penyusunan LPPD merupakan kewajiban Kepala Daerah guna melaporkan perkembangan dan kemajuan kinerja. “Sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 69 Undang – Undang nomor 23 tahun 2014 bahwasanya penyusunan LPPD pada hakikatnya merupakan suatu kewajiban bagi Kepala Daerah untuk melaporkan perkembangan

dan kemajuan kinerja penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan kepada Pemerintah,”jelas Wabup. Untuk itu Wabup mengimbau agar proses penyusunan LPPD dilakukan secara baik dan benar dan disertai data pendukung yang akurat sehingga data yang diperoleh bersifat valid dan akuntabel. “Pada kesempatan ini saya meminta agar dalam penyusunan LPPD dapat disusun secara baik dan benar, diserta dengan data pendukung yang akurat,”imbaunya. Kegiatan Sosialisasi LPPD Kabupaten Bangka tahun 2018 tersebut dihadiri oleh segenap Kepala OPD, Camat se Kabupaten Bangka beserta jajarannya. (*)

Sastrawan Jabat Kades Sempan yang Baru PEMALI - Bupati Bangka, Mulkan, S.H., M.H. melantik Sastrawan sebagai Kepala Desa Sempan Periode 2018 – 2020, Penggantian tersebut sebagai Pengganti Antar Waktu ( PAW) Kepala Desa Sebelumnya, Imran Yunus. Pelantikan bertempat di Pasar Desa Sempan, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka. Bupati dalam sambutannya menekankan tanggung jawab sebagai Kepala Desa haruslah selalu bersinergi dengan BPD dan masyarakat dalam menjalankan tugas pemerintahan desa demi untuk kesejahteraan masyarakat Desa Sempan. “Jagalah kondusifitas dan libatkan seluruh masyarakat desa dalam menjalankan tugas pemerintahan desa dan pembangunan desa,” pesan Bupati kepada Sastrawan. Ia juga meminta agar anta-

ra Kades dan BPD haruslah bermusyawarah dalam setiap mengambil keputusan agar tidak ada tarik menarik kepentingan dalam pembangunan desa. “Pembangunan tidak bisa jalan ketika perangkat-perangkat desanya tidak bekerja sama,” tegas Bupati. Ia melanjutkan dengan selalu bekerja sama antar seluruh elemen masyarakat, maka akan tercipta program dan kebijakan Desa yang dapat mengakomodir semua kepentingan masyarakat desa. “hindari program-program pembangunan desa yang hanya di dasarkan pada keingan sekolompok orang semata, serta adanya singkronisasi kegiatan serta dapat mewujudkan visi kabupaten bangka Bangka, Bangka Setara,” tegas Bupati pula. Selain itu, kades dan aparatur desa juga hendaknya melakukan terobosan-terobosan dan inovasi serta melakukan banyak kreasi dan jangan terkesan monoton.(*)

35 Orang Sudah Terjangkit DBD PANGKALPINANG – Demam Berdarah (DBD) kini sedang menjadi isu hangat, penyakit yang di sebabkan oleh nyamuk yang membawa virus dengue ini kini sedang mewabahi kota Pangkalpinang, di ketahui sebanyak 35 kasus DBD di temukan selama bulan Januari 2019. Hal ini diungkapkan oleh Restum selaku Kepala Dinas Kesehatan kota Pangkalpinang, Jumat (8/2/2019). “Di bulan Januari 2019 terdapat 35 kasus DBD,” Ungkapnya. Jumlah ini lebih tinggi di bandingkan tahun kemarin yang hanya terdapat 25 kasus DBD. “Setiap kecamatan diseluruh Pangkalpinang pasti selalu ada kasus DBD ini, baik itu hanya 1 atau 2 orang, ini harus kita cegah sebelum wabahnya semakin meluas,” Tuturnya. Upaya pertama ialah pemberantasan nyamuk dengan cara membersihkan genangan-genangan air, menutup air di bak, dan menguburkan kaleng-kaleng bekas. Selain itu untuk menghindari DBD, ia meminta masyarakat harus peduli dengan lingkungan sekitar, memperhatikan lingkungan dan membantu pemerintah dalam memutuskan rantai DBD. (dnd)


KAMIS - RABU

CONNECTION

14 - 20 FEBRUARI 2019

11

10 Bali Baru dan 3 KEK Pariwisata Sumber Ekonomi Baru “Presiden Jokowi sangat menyadari begitu besar potensi pariwisata Indonesia, on the track dalam mengikuti trend global bahwa pariwisata merupakan sunrise industri. Selain itu beliau mengajak bangsa Indonesia tidak boleh kalah dari negara-negara lain dan menjadikan pariwisata sebagai leading sektor yang dapat mendatangkan devisa utama,” kata Thomas Jusman merinci alasan apresiasinya terhadap Presiden Jokowi. Presiden Jokowi, kata Thomas Jusman, berhasil membawa Indonesia masuk deretan 6 besar negara terindah di dunia versi publisher ternama dari UK, Rough Guides. Urutannya, Skotlandia,

Canada, Selandia Baru, Italia, Afrika Selatan, Indonesia, Inggris, Islandia, Amerika Serikat, Wales. “Selain itu Indonesia masuk 10 besar negara yang wajib dikunjungi di tahun 2019. Indonesia menempati nomor 7, dan menjadi satu-satunya negara ASEAN yang lolos top 10 versi Lonely Planet,” kata Thomas Jusman. Presiden Jokowi, kata Thomas Jusman, bisa membuktikan bahwa pariwisata menjadi penghasil devisa terbesar di Indonesia, dengan USD 17M di 2018. Angka itu sudah mengalahkan CPO – Crude Palm Oil atau minyak kelapa sawit, juga oil and gas, minyak dan gas bumi. (ags)

Rekam Jejaknya OKE “PHRI tepat dan wajar menobatkan Presiden Jokowi sebagai Bapak Pariwisata Nasional karena melihat rekam jejak yang sudah dilakukan oleh beliau untuk memajukan industri pariwisata di Indonesia. Bagaimana upaya meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara, bagaimana upaya menambah jumlah destinasi unggulan Bali Bali baru, bagaimana respon cepat dan positif nya beliau terhadap beberapa issu dan kebijakan untuk mendukung in-

dustri pariwisata merupakan rekam jejak yang patut diapresiasi. Apalagi sekarang industri pariwisata berkontribusi langsung pada penyumbang devisa terbesar no 2 setelah CPO dan berpotensi menjadi nomor satu. Jadi saya kira penobatan PHRI kepada Bapak Jokowi sebagai Bapak Pariwisata Indonesia adalah hal yang wajar dan sangat pantas termasuk rekam jejak beliau menetapkan Belitung sebagai 10 Bali Baru dan penetapan KEK Pariwisata.” (ags)

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan “PENOBATAN JOKOWI menjadi Bapak Pariwisata Indonesia sangat relevan karena prestasi yang diukirnya. Dengan menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan, kunjungan wisman melebih rerata kunjungan wisman. Adapun jumlah wisman pada 2014 mencapai 9,44 juta kunjungan naik 7,19% dari tahun 2013. Lalu di 2015 sebanyak 10,41 juta kunjungan naik 10,27% dari tahun 2014. Pada 2016, jumlah wisman mencapai 11,52 juta kunjungan naik 10,69%

dari tahun 2015. Lalu di 2017 mencapai 14,2 juta kunjungan naik 21,88% dari tahun 2016. Pada 2018, jumlah wisman mencapai 15,81 juta kunjungan naik sebesar 12,58% dari tahun 2017. Jumlah kunjungan wisatawan secara nasional ini juga dibarengi dengan pembangunan fasilitas pendukung seperti renovasi destinasi pariwisata dan infrastruktur lainnya termasuk di Bangka Belitung.” (ags)

Nahkoda Ekonomi Kedepan “PRESIDEN JOKOWI patut diapresiasi karena komitmennya dalam pengembangan pariwisata Indonesia, juga pariwisata Kepulauan Bangka Belitung. Jokowi menunjukkan kepada kita suatu kesempatan dan peluang bisnis pariwisata untuk digarap dengan serius. Pariwisata akan menahkodai arah pembangunan ekonomi kedepan. Babel dengan keuntungan geo strategis yang baik

harus mengambil kesempatan terdepan dalam pembangunan pariwisata ini. Semua unsur dan sumber daya yang ada harus kita arahkan supaya bergerak bersama saling sinergi sehingga ekosistem pariwisata Bangka Belitung berkembang dengan cepat. Quantum leap yang kita harapkan dalam pembangunan pariwisata bisa berdampak besar buat kita semuanya.”

Gencar Promosikan Babel “PARIWISATA erat sekali keterkaitannya dengan infrastruktur, karena mustahil suatu daerah bisa menjual potensi pariwisatanya tanpa akses yang memadai. Akses inilah yang kita sebut infrastruktur dasar, baik itu akses darat, laut maupun udara yang menghubungkan suatu destinasi. Kita semua sudah sudah tahu Pak Jokowi dalam era kepemimpinannya ini salah satunya adalah fokus ke bidang pembangunan infrastruktur seperti jalan darat, tol laut dan mengembangkan beberapa bandar udara menjadi international airport, sebut saja misalnya Hanandjoedin dan Silangit international airport. Setelah suatu destinasi terkoneksi maka hal lain yang juga penting ada-

lah promosi, suatu destinasi bila ingin dikenal tidak mungkin tanpa promosi. Pak Jokowi melalui kementerian pariwisata sekarang ini sudah cukup gencar melakukan promosi ini baik di dalam negeri maupun luar negeri. Kemudian komitmen presiden sekarang ini di bidang regulasi sangat jelas misalnya dengan menetapkan 10 destinasi wisata nasional yang dikenal sebagai new ten bali dan Belitung yang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Kepulauan Babel adalah satunya. Saya kira berdasarkan track record beliau tidaklah berlebihan bila kemudian PHRI menetapkan beliau sebagai Bapak Pariwisata Nasional.” (ags)

Prioritaskan Babel “SAYA sangat setuju dengan PHRI yang menobatkan Jokowi menjadi Bapak Pariwisata Indonesia. Dalam pemerintahan Pak Jokowi lah pertama kali 10 destinasi pariwisata dicanangkan dan Babel termasuk salah satunya. Gebrakan selanjutnya dimulai dari mempermudah pengurusan bikrokrasi,

pembangunan insfrastruktur dan seringnya kemenpar mempromosikan Babel di dalam maupun luar negeri. Selain itu Bapak JKW juga membangun tol dari Jakarta hingga Surabaya, tol laut, bandara-bandara sebagai infrastruktur pariwisata yang signifikan bagi dunia pariwisata.” (ags)

“PENOBATAN Presiden Joko Widodo sebagai Bapak Pariwisata Nasional sangat tepat karena beliau memang membuat kemajuan yang luar biasa di bidang pariwisata, khususnya Babel yang sedang berproses menuju ekonomi berbasis pariwisata pasca timah. Apalagi, di Provinsi Kepuluan Bangka Belitung akan hadir 3 , bukan 1, melainkan 3 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bidang Pariwisata yaitu 1 di Belitung yaitu KEK Tanjung Kelayang, dan 2 di Bangka, yaitu KEK Tanjung Gunung dan KEK Sungailiat. 3 KEK untuk 1 provinsi adalah

sebuah pencapaian yang luar biasa mengingat bahwa melalui KEK maka prioritas pembangunan pariwisata dapat diprioritaskan di wilayah provinsi kita ini. Melalui KEK, pembangunan di Bangka Belitung akan dapat semakin berkembang seperti membangun fasilitas dan infrastruktur seperti pelebaran jalan, bandara internasional, dan lainnya. Dalam hal pembangunan nasional, keberadaan industri pariwisata

dapat dikatakan menjadi sebuah jalan untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat Bangka Belitung dengan memberikan sumber ekonomi baru bagi masyarakat di daerah tempat wisata karena sektor pariwisata adalah salah satu sektor yang paling cepat dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat karena dapat langsung memberikan efek ke berbagai sektor, seperti contohnya umkm yang akan mendorong ekonomni lokal.” (ags)

"PENOBATAN Presiden Jokowi sebagai Bapak Pariwisata Nasional oleh PHRI ini mengafirmasi bahwa Presiden Jokowi memang dan sedang diminta fokus dalam Pembangunan Pariwisata Nasional. Penobatan ini tidak lepas dari adanya imbauan Mendagri agar tidak diperbolehkan kegiatan rapat-rapat di hotel paska terjadinya insiden Rapat Pemprov Papua dan DPRD Papua dengan Pegawai KPK. Pemerintah telah menyatakan bahwa pariwisata menjadi prioritas dan 'backbone' penerimaan di APBN. Namun hari ini masih ada masalah/PR yang perlu menjadi perhatian khusus terkait industri penunjang pariwisata seperti masalah harga tiket yang melambung. Apalagi terkait industri pariwisata Bangka-Belitung yang terus berbenah untuk terus meningkatkan 'performance' Babel dengan KEK Tanjung Kelayang, Belitung yang masuk Destinasi "10 New Bali". Persoalan mahalnya harga tiket sudah sampai juga ke telinga Presiden Jokowi. Wajar saja PHRI menunjuk Presiden Jokowi sebagai Bapak Pariwisata agar Industri Pariwisata juga mendapat perhatian khusus juga pemerintah daerah seperti Babel yang sedang 'shifting' dari pertambangan yang selama ini menjadi kontributor PAD Babel. Selain persoalan infrastruktur ada persoalan krusial hari ini yaitu efek kenaikan harga tiket telah membuat 'occupancy rate' hotel-hotel pun terkena imbas. Tapi bukan hanya industri perhotelan (PHRI, red) maupun 'hospitality business' yang terimbas tapi juga pelaku UMKM yang ada di Belitung maupun Bangka yang mengalami penurunan daya beli efek dari mahalnya harga tiket dan 'surcharge' bagasi. Ini persoalan yang wajib direspon dan dituntaskan segera oleh Pemerintah Pusat selaku Regulator. Karena jika ini terus terjadi sama saja Pemerintah ikut membiarkan terjadi disrupsi industri pariwisata seperti yang terjadi di Babel. Jangan sampai para wisatawan nusantara justru makin memilih destinasi pariwisata luar negeri terkait permasalahan ini.” (ags)

“Beliau concern ags) dan serius membenahi pariwisata khususnya infrastruktur penunjang pariwisata. Tanpa infrastruktur penunjang tidak ada ‘pariwisata’. Di Babel, infrastruktur pariwisata juga dibangun, bahkan sudah ada bandara internasionalnya. Kita mengapresiasi Presiden Jokowi melaksanakan pembangunan dan ketersediaan infrastruktur seperti jalan tol maupun non tol, bandara, pelabuhan, Pos Lintas Batas Negara, pembangkit listrik, bendungan, telekomunikasi yang berdampak pada pariwisata Indonesia.”(ags)

Presiden Reponsif Operasional Prosedur (SOP) Kementerian rapat dengan Pemda tidak boleh di hotel, ternyata dibatalkan Pak Jokowi," kata Bambang dalam wawancara di Sungailiat, Bangka, Rabu (13/2/2019). Menurut BPJ sapaan Bambang Patijaya larangan rapat dicabut langsung oleh Presiden itu responsif. Karena hal ini sebenarnya kasuistik. Kasus tersebut, kata BPJ, jangan kemudian digeneralisasikan, sehingga membuat peraturan-peraturan yang kurang mendukung terhadap perkembangan pariwisata khususnya bisnis MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Sebelumnya dihadapan ratusan pengusaha hotel dan restoran, pak Jokowi menegaskan telah mencabut larangan tersebut saat menghadiri acara HUT PHRI yang ke-50. Pasalnya, kebijakan tersebut secara tidak langsung akan memukul

industri perhotelan, mengingat selama ini kegiatan rapat sering dilakukan di hotel. "Dampak apabila ada pembatasan kegiatan Kementerian dan lembaga di hotel, maka bisnis industri perhotelan dan restoran di daerah-daerah itu akan merosot," kata Ketua Umum BPD PHRI Babel yang juga WKU KADIN Babel tersebut.

Avtur Jadi Sorotan Sehubungan dengan kemelut mahalnya harga tiket pesawat yang dinilai telah memukul industi perhotelan dan restoran, Bambang Patijaya (BPJ) mengemukakan bahwa masalah harga tiket pesawat yang jadi sorotan sekarang ini adalah avtur. "Jadi avtur itu dikabarkan harganya lebih tinggi bagi penerbangan domestik daripada harga penerbangan internasional dan diduga ada monopoli Pertamina," kata BPJ. "Pak Presiden juga telah menyampaikan avtur 40% dari cost yang ada di tiket pesawat. Dampak harga tiket naik, wisatawan enggan liburan imbasnya hotel dan restoran di daerah sepi," ia menuturkan. Atas pemanggilan pihak terkait seperti pejabat Pertamina untuk meminta penjelasan soal dugaan monopoli avtur itu, BPJ menyambut positif. (Tim/*)

Jokowi Bapak Pariwisata Hariyadi Sukamdani menandaskan, "Pak Jokowi menetapkan pariwisata sebagai sektor unggulan pemerintah dengan terobosan kebijakan bebas visa kepada 169 negara. Jokowi sangat berani dan bertanggungjawab sampai Indonesia mengalahkan Thailand.” Stabilitas keamanan dalam negeri dalam lima tahun terakhir dinilai

PHRI sangat positif bagi dunia pariwisata. Aksi terorisme dan kegiatan politik tidak berpengaruh terhadap sektor pariwisata. Jokowi mengaku penghargaan tersebut agak menggelikan di tengah iklim dan kondisi yang justru kurang menguntungkan bagi dunia pariwisata saat ini. "Sebetulnya lucu juga dapat

penghargaan Bapak Pariwisata Nasional tapi harga tiket naik dan ada menterinya yang melarang rapat di hotel. Yang penting bukan presidennya," kata Jokowi sambil tertawa dan disambut dengan tawa para hadirin yang sebagian besar merupakan para pelaku industri hotel dan restoran di Indonesia. (*/ags)


12 GOOD GOVERNMENT

KAMIS - RABU

14 - 20 FEBRUARI 2019

Bambang Patijaya Soroti Pelayanan BPJS Kesehatan yang Belum Maksimal SUNGAILIAT – Ketua Umum BPD PHRI Babel Bambang Patijaya (BPJ) menyoroti soal pelayanan penanganan pasien BPJS kesehatan yang belum maksimal. Seharusnya BPJS mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan kesehatan. Menurutnya, sistem pelayanan BPJS kesehatan ke depannya harus dibenahi dan membuat sistem agar pasien BPJS tidak harus antri panjang lagi pada saat sedang berobat. “Program BPJS kesehatan ini sudah bagus membantu masyarakat, cuma permasalahannya saat ini adalah banyak keluhan mengenai pelayanannya saja. Kan kasihan pasien yang sakit harus antri lama,” ujar Bambang di Sungailiat, Bangka (11/2/2019). Untuk itu lanjutnya sistem layanan harus diperbaiki BPJS di 2019, karena dengan memperbaiki sistem maka pelayanan akan berjalan baik dan benar. Perlu diketahui, berdasarkan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sejatinya hingga akhir 2018, BPJS kesehatan mengalami defisit mencapai Rp 10,98 Triliun. Hal itulah yang membuat pelayanan BPJS tidak maksimal dalam melayani masyarakat. “Padahal kita tau bahwa BPJS kesehatan harusnya mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan kesehatan,” sebut Bambang Patijaya.

Seperti diketahui program jaminan sosial BPJS diberikan amanat oleh negara untuk melayani masyarakat dalam bidang kesehatan. Tetapi, saat ini pada prakteknya belum maksimal dalam pelayanan. Padahal hak atas pelayanan kesehatan yang baik dan bermutu, itu merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang tercantum di UUD. Pria yang akrab disapa BPJ itu juga mengemukakan bahwa keunggulan BPJS kesehatan bisa membantu meringankan beban biaya masyarakat, dalam melakukan pengobatan. Jika ada pasien sakit ditangani pihak RS menggunakan layanan BPJS kesehatan. Maka sedikit meringankan beban saat membayar biaya berobat, secara tidak langsung ini membantu. “Pasien yang sakit rujukannya menggunakan BPJS kesehatan itu sudah betul. Karena BPJS adalah salah satu program pemerintah yang ditujukan untuk masyarakat berobat,” ungkapnya. Namun, terlepas dari itu kata Bambang Patijaya yang terjadi saat ini kan banyak keluhan dari masyarakat mengenai penanganan kesehatan BPJS yang dinilai belum maksimal dalam hal pelayanan. “Permasalahan BPJS itu soal penanganan pelayanan ya. Hal seperti ini memang terus menerus terjadi baik rumah sakit di Bangka, Jakarta, dan lainnya itu sama yaitu pelayanannya yang antrian panjang,” pungkas tokoh pemuda tersebut.(*)

100 PHL Ikuti

Sosialisasi Kewirausahaan PANGKALPINANG – Sebanyak 100 orang Pekerja Harian Lepas (PHL) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengikuti Sosialisasi Pelatihan Kewirausahaan, yang berlangsung di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel, Senin (11/02/2019). Kegiatan sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah yang bertujuan untuk menanamkan dan menumbuhkan jiwa wirausaha, khususnya bagi PHL di lingkungan Pemprov Babel. Dalam sambutannya Abdul Fatah mengatakan, bahwa selama ini para PHL atau yang biasa dikenal dengan sebutan tenaga kontrak hanya terfokus pada pekerjaannya saja. “Oleh sebab itu, melaui kegiatan sosialisasi ini, kita mengharapkan, para PHL dapat terbangun jiwa dan semangat kewirausahaan-

nya, sehingga nantinya Oleh: Wina Destika nantinya jika sudah demampu mengembangwasa sudah memiliki kan kreatifitas wiraujiwa usaha dan tinggal sahanya,” ujarnya. mengembangkannya saja. Abdul Fatah menyampaikan “Selamat mengingikuti sosialsosialisasi yang diselenggaraisasi ini, mudah-mudahan mampu kan oleh Dinas Koperasi dan UM- menggugah sanubari saudara unKM ini, untuk menggugah jiwa tuk menjadi wirausaha nantinya,” wirausaha agar terbangun suatu imbuhnya. semangat, sehingga melahirSementara Ketua Penyelenggakan motivasi dalam diri PHL dan ra Sosialisasi Pelatihan Kewiraukreatifitas-kreatifitas yang nantin- sahaan bagi PHL di Lingkungan ya memiliki nilai jual. Pemprov Babel sekaligus Kepala Kewirausahan yang dimiliDinas Koperasi dan UMKM Babel, ki oleh PHL ini, nantinya akan Elfiyena mengatakan, tujuan diamenjadi nilai tambah bagi diri dakannya sosialisasi yakni untuk PHL bersangkutan, dengan begimemupuk jiwa wirausaha para PHL tu, dapat meningkatkan ekonomi di lingkup Pemprov Babel, apabikeluarganya. la ada hal-hal yang tidak diingink“Kewirausahaan yang dimiliki an nantinya terjadi, para PHL bisa PHL dapat memberikan nilai tamberwirausaha. bah, sekaligus berkontribusi bagi “Melalui sosialisasi ini diharaperekonomian, terutama pertumbu- pkan kepada bapak dan ibu untuk han UMKM di Bangka Belitung,” memberikan informasi ini, kepada tuturnya. rekan-rekan sesama PHL yang beAbdul Fatah menyebutkan, unrada di kantornya, sehingga dapat tuk itu jiwa kewirausahan harus di memotivasi para PHL yang ada di pupuk sedini mungkin, sehingga lingkungan kita,” tutupnya.

HUT Ke- 46

PDI Perjuangan Gelar Operasi Katarak Gratis

gan, dimana DPD PDI Perjuangan Bangka Belitung bekerjasama dengan Rudi Center," kata Rudi usai menghadiri kegiatan bakti sosial opPANGKALPINANG - Bakti Sosial selalu men- erasi katarak. jadi ciri khas dari Partai Demokrasi IndoIa menyampaikan sebanyak 446 nesia Perjuangan (PDIP). kali ini DPD Oleh: Wina Destika masyarakat Babel ikut mendaftarkan PDIP Babel menggelar operasi katarak sediri mengikuti operasi katarak gratis cara gratis bagi masyarakat Bangka Beyang di gelar oleh PDI Perjuangan dan dilitung. Kegiatan operasi dipusatkan di Rumah Sakit sponsori oleh Rudi Center Social & Health bekerjasaKalbu Intan Medika (KIM), Jalan Basuki Rahmat, ma dengan Persatuan Dokter Mata Seluruh Indonesia Pangkalpinang, Minggu (10/02/2019). (Perdami), Pusat Mata Nasional (Cicedo) dan KeAnggota DPR RI Fraksi PDIP Dapil Bangka Be- mentrian Kesehatan RI. Kegiatan operasi akan berlitung, Rudianto Tjen mengatakan bakti sosial opera- langsung selama dua hari setelah acara pembukaan. si katarak gratis ini digelar masih "Antusias masyarakat mendaftdalam rangka HUT PDI Perjuanarkan diri mengikuti operasi katarak gan ke-46, sekaligus bukti hadirngratis ini sangat luar biasa terlihat ya PDI Perjuangan melayani masdari semakin meningkatnya jumyarakat kecil. lah pendaftar dari 340 orang, hingga "Kegiatan kita kali ini berte446 orang di hari pelaksanaannya. patan dalam rangka merayakan Dan masih terus ada penambahan, Hari Jadi ke-46, PDI Perjuankarena kita tidak ada target batas untuk peserta operasi katarak ini," ujarnya. Kegiatan operasi katarak secara gratis ini akan selalu dilakukan dalam program tahunan PDIP sebagai bentuk kepedulian terhadap pelayanan kesehatan bagi masyarakat Babel. PDIP juga memfasilitasi pasien yang berasal dari luar Pangkalpinang dengan transportasi, akomodasi dan konsumsi secara gratis bahkan menyiapkan tempat menginap gratis bagi keluarga pasien. "Ini adalah komitmen PDI Perjuangan untuk membantu masyarakat Bangka Belitung, dan ini betul-betul akan kita lakukan dengan sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat. Mengingat PDI Perjuangan adalah partai wong cilik yang selalu ingat

masyarakat kecil. Dan ini komitmen kami membesarkan PDI Perjuangan yang lahir dan besar dari rakyat sehingga akan terus melayani rakyat," tutupnya. Bukan Kepentingan Pemilu Aksi sosial yang dilakukan PDIP ini murni untuk kepentingan masyarakat Bangka Belitung khususnya bagi penderita mata katarak. "Jadi salah kalau ada yang mengatakan ini untuk kepentingan Pemilu saja, kegiatan ini sudah sering kita lakukan dan merupakan agenda tahunan PDIP," tegas ketua DPD PDIP Babel, Didit Srigusjaya di Rumah Sakit KIM, Minggu ( 10/2/2019). Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Rudianto Tjen atas dedikasi dan perjuangan secara pribadi yang telah rela menjadi promotor dalam kegiatan operasi katarak. Ia menyebutkan tak mudah untuk melakukan ini semua tanpa koordinasi dengan stakeholder terkait. "Saya pribadi ingin mengucapkan rasa terimakasih kepada Pak Rudianto Tjen yang telah banyak berbuat untuk kepentingan masyarakat Babel dan PDI Perjuangan yang tujuannya untuk memberikan semangat hidup baru kepada masyarakat Bangka Belitung," kata Didit. Ia juga berharap dengan operasi yang sudah dilakukan PDIP dapat mengembalikan penglihatan pasien dan memberikan keceriaan bagi seluruh keluarga pasien.(adv/wa)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Jokowi Bapak Pariwisata by Paudar Wahyudi - Issuu