medialaspela
KAMIS - RABU
7 - 13 FEBRUARI 2019
Edisi No 152 12 HALAMAN
Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra
Persaudaraan Manusia Ditandatangani
“Cegah Pertumpahan
Darah!” Tuhan tidak Perlu Dibela Pemimpin Dunia Sebar Budaya Toleransi Kecam Gunakan Nama Tuhan untuk Terorisme
DOKUMEN bersejarah bagi peradaban dunia ditandatangani oleh Grand Syekh Al-Azhar, Mesir, Ahmad Muhammad Ahmad Al-Thayyeb dan Paus Fransiskus. Dokumen yang terukir dalam sejarah umat manusia itu adalah 'Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Bersama'. Sebagaimana dilansir nuonline dan humanfraternitymeeting.com, dokumen
INDEX Hal 3 Hal 12
Imlek Tradisi Harmoni
HAMPIR 20 kali saya turut larut dalam tradisi perayaan Imlek di Kepulauan Bangka Belitung, khususnya di Kota Pangkalpinang sejak 1999. Kemeriahan dalam kesederhanaan serta persaudaraan antar suku, agama, ras, agama dan antar golongan (SARA) menjadi kekhasan nuansa saling kunjung dan silaturahmi. Itulah nada dasar yang selalu saya dan keluarga tangkap dari tahun ke tahun melampaui berbagai kondisi: dalam kondisi ekonomi yang sedang membaik atau sedang slow down seperti tiga tahun terakhir ini.
Reaksi Mulan Jameela Dhani Divonis
“Aku Langsung Tinggalin Mas Dhani” "Semua kata rindumu semakin membuatku, tak berdaya menahan rasa ingin jumpa. Percayalah padaku akupun rindu kamu. Ku akan pulang, melepas semua kerinduan, yang terpendam"
SYAIR lagu kangen itu dilantunkan istri Ahmad Dhani, Mulan Jameela pada acara Indonesia Lion Club (ILC), tvOne, Selasa (5/2-2019). Tema ILC saat itu "Yang Terjerat UU ITE: Buni Yani, Ahmad Dhani, Siapa Lagi?"
Oleh: Agus Ismunarno
Tentang Suaminya Ahmad Dhani, Mulan berkata, "Dia benar-benar yakin banget bahwa enggak mungkin suami saya bersalah. Aku yang khawatir, mas ini gimana?" "Enggak lah, tenang, aku enggak ngapa-ngapain, gak menyebutkan nama sesuatu.’
2 EKONOMI BISNIS Capaian Pendapatan UPT PAM Rp 2,052 Miliar Masuk PAD Basel TOBOALI – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perusahaan Air Minum Kabupaten Bangka Selatan (Basel) pada tahun 2018 meningkat signifikan jika dibandingkan pada tahun 2017 lalu. Hal itu dikatakan oleh Kepala UPT PAM, Yudi Siswanto, Kamis (31/1). “Untuk pendapatan UPT PAM Basel sebesar Rp. 2.052 miliar otomatis langsung masuk, karena penerimaan kami tiap hari langsung di setor ke Bank Sumsel,” katanya. Untuk tahun 2018 UPT PAM
Basel berhasil menyentuh angka Rp. 2,052 Milyar dari sambungan rumah pelanggan keseluruhan yang ada di Basel. Sedangkan tahun 2017 hanya berkutat di angka Rp. 1,5 milyar. “Alhamdulillah tahun 2018 lalu pendapatan UPT PAM dari tagihan pelanggan sambungan rumah mencapai Rp. 2,052 milyar, meningkat signifikan dibandingkan 2017 lalu,” ujarnya. Selain itu, pencapaian pendapatan tahun 2018 yang telah direalisasikan oleh UPT PAM Bangka Selatan juga melebihi target yang ditentukan yakni hanya Rp. 1,6 Milyar. “Jika dibandingkan dengan tahun 2017 , realisasi pendapatan UPT PAM pada tahun 2018 meningkat kurang lebih sebesar Rp. 500 juta,” lanjut Yudi. Ia mengakui pencapaian atas pendapatan yang melebihi target tersebut tak lepas dari peran dan kerja keras seluruh jajaran UPT PAM yang selalu memberikan layanan dengan baik kepada pelanggan. (tra)
KAMIS - RABU
7 - 13 FEBRUARI 2019
MayBank Kim Eng Sekuritas Kini Hadir di Kota Pangkalpinang Yulius Kurniawan : Kami Berikan Beberapa Keunggulan untuk Investor Berinventasi di MayBank Kim Eng Sekuritas
PANGKALPINANG – Kantor Perwakilan MayBank Kim Eng Sekuritas kini hadir di kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tepatnya hari Rabu (30/01/2019) kantor perwakilan MayBank Kim Eng Sekuritas telah diresmikan di Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Pangkalpinang, Bangka Belitung. Dalam kesempatan tersebut Head Of Client Engagement and Online Maybank Kim Eng Yulius Kurniawan, mengatakan tujuan hadirnya MayBank Kim Eng Sekuritas di Bangka Belitung adalah respon perusahaan melihat animo tinggi masyarakat Bangka Belitung untuk berinvestasi di sektor saham. “Salah satu tujuan kenapa kita membuka galery di Babel yakni kita ingin penetrasi market khususnya disegmen ritel atau individu, karena kita lihat untuk kantor perwakilan BEI investasi saham berkembang sangat cepat. Dan Pangkalpinang ini merupakan salah satu yang perkembangan Investor sangat cepat,” kata Yulius kepada Laspela Group disela-sela acara launching. Mengingat kondisi ekonomi di Babel saat ini cukup lemah, namun Yulias menyebutkan tidak menyurutkan semangat dan tidak ada rasa kekhawatiran pihaknya untuk menarik Investor agar berinvestasi di MayBank King
Eng Sekuritas. “Karena hal ini kami melihat ke strategi ritel, dan kami tidak melihat kondisi ekonomi daerah. Karena kami menganggap Investor di Pangkalpinang cukup banyak seperti Investasi bitcoin,” ujarnya. Lebih lanjut, Yulius menjelaskan bahwa pihaknya akan mengarahkan Investor lebih ke produk dalam negeri yakni saham. “Untuk itu kita mengajak para calon investor untuk memilih instrumen yang benar dalam berinvestasi salah satunya berinvestasi di MayBank Kim Eng Sekuritas yang memiliki berbagai keunggulan dan terjamin investasinya, salah satunya sister company Maybank Indo,” terangnya. Untuk Tahun ini lanjutnya pula, pihaknya sudah menargetkan akan ada 500 investor yang akan bergabung
dan terdaftar pada MayBank Kim Eng Sekuritas Bangka Belitung. Sebagai tambahan informasi bahwa saat ini MayBank Kim Eng Sekuritas juga sudah buka di beberapa negara besar seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam bahkan Amerika. Apalagi MayBank Kim Eng memiliki tim research yang solid setiap harinya memberikan informasi rekomendasi saham untuk klien. “Tak kalah penting juga kami sudah di dukung oleh fasilitas online trading yg di sebut KE-Trade yang bisa digunakan Investor Ritel baik menggunakan HP atau PC jadi tisak perlu diragukan lagi keunggulan dan fasilitas yang kami miliki,” imbuhnya. Sementara itu, Representative Office BEI Pangkalpinang, Elita Rafini mengatakan adanya kerjasama dengan MayBank Kim Eng Sekuritas ini menjadi penyemangat PT. BEI untuk meningkatkan Investor di Bangka Belitung. “Sampai dengan bulan Desember 2018 tercatat ada 3.449 Investor yang ada di Bangka Belitung dan kita akan terus bekerjasama dan berkolaborasi dengan sekolah kampus, instansi dan pihak terkait lainnya agar Investor di Bangka Belitung terus meningkat,” jelasnya. Elita menambahkan MayBank Kim Eng Sekuritas menjadi anggota Bursa ke-4 PT. Bursa Efek Indonesia perwakilan Bangka Belitung. “Setelah sebelumnya ada RHB Sekuritas yang berasal malaysia, Indopremier sekuritas berasal dari Indonesia dan MNC Sekuritas,” tutupnya. (wa)
KAMIS - RABU
POLITIK DAMAI
7 - 13 FEBRUARI 2019
Pemkot Apresiasi Caleg Perempuan PANGKALPINANG – Pemerintah kota Pangkalpinang mengapresiasi para perempuan yang sudah berani ikut menjadi caleg DPRD kota Pangkalpinang periode 20192024. Para Caleg perempuan ini tentu akan berjuang menyuarakan aspirasi wanita kota Pangkalpinang melalui parlemen. Akan tetapi
tingkat wawasan yang dimiliki para perempuan disebut-sebut akan menjadi sandungan dalam menyuarakan aspirasi tersebut. Sekretaris Daerah kota Pangkalpinang, Ratmida Dawam mengaku kegiatan sosialisasi dan advokasi partisipasi politik masyarakat, yang di adakan Kesbangpol Kota Pangkalpinang, di Cordela Hotel, Rabu (30/1/2019) ini bertujuan untuk mempersiapkan caleg-caleg perempuan dalam menghadapi kampanye Pemilu 2019.
“Dan kami dari Pemerintah Kota Pangkalpinang sangat mengapresiasi sekali para Caleg-caleg yang terdiri dari perempuan-perempuan tangguh,” ujar Sekda Menurut pandangan Sekda, Potensi-potensi dari Caleg Perempuan DPRD kota Pangkalpinang ini sudah cukup bagus dan hanya diperlukan sedikit polesan. “Tinggal bagaimana kita mengisi dan menambah wawasan perempuan, agar nanti Caleg perempuan bisa di percaya oleh masyarakat untuk menjadi wakil rakyat,” sebutnya. Bila terpilih nanti, Ia berharap para Caleg-caleg perempuan ini dapat membantu dalam pembangunan kota Pangkalpinang. Karena dalam Merancang program-program pembangunan yang responsif gender, maka katanya pula hasil pembangunan itu bisa di gunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan. “Saya juga berharap, mudah-mudahan setelah mereka terpilih dan jadi anggota legislatif, mereka bisa memenuhi janji-janji mereka,” harap Sekda. (dnd)
3
Perusakan APK, BK dan Atribut Partai Suatu Kejahatan Pemilu Ibrahim : Usut Tuntas, Arahkan ke Pidana TOBOALI – Maraknya pelaku perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) di kabupaten Bangka Selatan (Basel) beberapa akhir ini menjadi sorotan publik dan pengamat Politik Bangka Belitung. Dosen Ilmu Politik Fakuktas Ilmu Sosiologi dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bangka Belitung (UBB) Ibrahim yang juga pengamat Politik Bangka Belitung menilai perusakan APK apapun dalihnya adalah sebuah kejahatan Pemilu dimana suatu kondisi upaya untuk menghalangi akses masyarakat dan partai politik dalam berkomunikasi. “Tentunya, Ini menyangkut hak politik yang terhalangi oleh perilaku barbar. Saya melihat bahwa perusakan APK mencerminkan rendahnya peradaban sang perusak. Rasa iri, cemburu, dan keinginan untuk merusak adalah sikap yang tidak bertanggungjawab dan seharusnya dijadikan sebagai kejahatan,” kata Ibrahim kepada wartawan, Jumat (1/2). Oleh karena itu, ia menuturkan untuk pelaku perusakan APK, BK dan Atribut Partai Bawaslu harus segera menemukan dan diproses hukum pidana yang sebagaimana tertuang dalam undang-undang pemilu. “Karenanya perusakan APK hemat saya harus diarahkan ke pidana, bukan perkara administrasi dan politis semata. Bawaslu dapat menggandeng kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. Bagaimanapun kita tidak ingin ada preseden buruk yang berulang dengan target yang sama maupun berbeda,” tuturnya. Menurut dia, modus operandi pelaku perusakan tidak serta merta akibat keisengan yang tanpa disengaja, tetapi ada aktor yang bermain agar perusakan tersebut mencekal publikasi antara para caleg dengan masyarakat. “Menurut saya, perusak APK bisa bersumber dari dua arah. Pertama, saingan atau kompetitor besar kemungkinan menjadi motif. Ini saya kira berangkat dari segmentasi dukungan yang barangkali saling berebutan dengan sinyal perang dikirimkan melalui perusakan APK,” jelas Ibrahim. Lebih lanjut, ia menambahkan motif keduanya yakni serang personal dan ini dapat saja yang merusak punya dendam kepada tokoh yang dikuatkan oleh partai. Jika ini sebabnya, maka ia harus tetap diusut karena akhirnya berkoneksi dengan kejahatan terhadap orang lain. “Di tengah riuhnya dunia politik saat ini, masyarakat harus saling menjaga. Karena itu, pengawasan kolektif dari masyarakat penting untuk turut terlibat dalam potensi kejahatan Pemilu,” tandasnya. (tra)
4 KOTA SERIBU SENYUM
Pemkot Akan Berlakukan Jam Malam Bagi Remaja PANGKALPINANG – Demi menciptakan kenyamanan, dan keamanan kota Pangkalpinang, Pemkot akan memberlakukan jam malam bagi remaja khususnya anak sekolahan di Pangkalpinang. Kebijakan ini diambil, setelah banyaknya laporan masyarakat mengenai pergaulan bebas di kota Pangkalpinang. Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil menegaskan akan segera memerintahkan OPD terkait untuk melaksanakan kebijakan yang sudah diambil Pemkot tersebut.
“Tidak bisa di pungkiri. Daerah kita ini banyak sekali anak-anak muda yang pergaulannya bebas, kita sedih sekali, untuk itu kita akan berlakukan jam malam, agar ada efek jera,” ujar Walikota. Berdasarkan informasi lanjut Walikota, para remaja ini sering memakai motor kebut-kebutan bahkan melakukan konvoi yang tak sesuai aturan sehingga mengganggu kenyaman dan ketertiban umum. “Belum lagi remaja yang sering mabuk-mabukan hingga memakai narkoba, ini sangat disayangkan. Untuk itulah kami akan berlakukan jam malam secepatnya,” tandasnya.(dnd)
Maulan Aklil
KAMIS - RABU
7 - 13 FEBRUARI 2019
Potret Buram Remaja Kota Pangkalpinang PANGKALPINANG Rahmad (15) mungkin tak menyangka kehidupannya bakal memilukan. Dari kecil sudah ditinggal mati oleh ayahnya, lalu diwaktu yang sama juga harus kehilangan ibunya. Ibunya kini seakan tak peduli dengan kehidupan Rahmad setelah menikah lagi. Rahmad kecil tinggal bersama kakeknya. Mereka tinggal di rumah sederhana tak jauh dari Taman Mandara Kacang Pedang Pangkalpinang. Saat ini Arpani sang kakek juga harus berjuang melawan sakit stroke yang dideritanya berapa tahun terakhir. Untuk mencukupi kebutuhan makan dan kebutuhan lainnya, Rahmad terpaksa memulung sampah demi menyambung hidup. Rahmad tak seberuntung Remaja seusianya. Diusia seperti itu, seharusnya ia mengenyam pendidikan, namun takdir mengatakan lain. Rahmad harus memungut sampah dari tempat sampah yang satu ke tempat sampah lainnya. Rahmad punya cita-cita besar dikemudian hari. Ia berkeinginan menjadi orang yang berguna bagi masyarakat banyak. Bergelut dengan sampah tak membuat ia merasa jijik, namun membuatnya semangat untuk merubah nasib yang lebih baik. Tak pernah terlintas, untuk meminta belas kasih. Rahmad harus berjibaku dengan teriknya matahari dan dinginnya hujan menembus tulang belulang berharap mendapatkan pundi rupiah demi rupiah untuk dibawa pulang. Menemui sosok remaja kurus dan bertopi ini bisa dilakukan, Rahmad setiap hari memungut sampah di seputaran Pasar Pagi Pangkalpinang. Ada yang menggelitik hati Rahmad, ketika Laspela mewawancarainya. “Jangan dimasuk ke koran ya pak, nanti ada satpol PP nanti saya ditangkap,” tutur Rahmad saat Laspela memfoto dirinya. Semoga saja ketabahan dan perjuangan Rahmad berbuah manis. Dan semoga saja ada yang berkenan menjadi orang tua asuhnya. (you)
Pemkot Lagi Kaji Bantuan Modal Usaha PANGKALPINANG – Banyaknya aspirasi masyarakat kota Pangkalpinang terhadap bantuan modal usaha membuat Pemkot harus betul-betul mengkajinya. Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) saat ini sedang mengupayakan bantuan modal usaha untuk masyarakat. Menurutnya hal itu dapat dimungkinkan jika ada pos anggarannya. Hanya saja aspek penguat lainnya masih dalam pengkajian. “Setiap kali hari Jumat selalu hampir 30 hingga 40 persen nya masyarakat itu mengajukan masalah permodalan untuk usaha. Setelah saya kaji-kaji ini merupakan kebutuhan dari masyarakat, untuk itu kenapa tidak kita upayakan untuk membantu mereka, jika memang keuangan Pangkalpinang memungkinkan” Ujar Molen sapaan akrab Walikota. Untuk itu, Molen berharap masyarakat dapat bersabar akan usulan tersebut. Ia pun meminta masyarakat ikut mendoakan Pangkalpinang lebih baik dan maju lagi. “Efek yang dibantu usaha tadi, dapat bermanfaat jangka panjang, dan merupakan bentuk berhasilnya program Jumat Bahagia,” pungkasnya. (dnd)
KAMIS - RABU
PELANGI EDUKASI 5
7 - 13 FEBRUARI 2019
Hati-hati!!! Kedapatan Merokok Ditempat Ini Bisa Kena Sanksi KOBA – Saat ini Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) sudah menerapkan aturan terkait larangan untuk tidak merokok bagi seluruh Masyarakat di Kabupaten Bateng. Adapun aturan tersebut tertuang pada Peraturan Daerah Kabupaten Bangka Tengah Nomor 16 Tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok. Untuk Kawasan Tanpa Rokok (KTR) meliputi : 1. Fasilitas pelayanan kesehatan, 2. Tempat proses belajar mengajar, 3. Tempat bermain anak, 4. Tempat Ibadah, dan 5. Tempat kerja. Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan, dr H Bahrun Siregar Sutrisno M.Kes menyampaikan sebenarnya Perda Kawasan Tanpa Rokok ini sudah lama ada, namun karena keterbatasan dana sosialisasinya masih belum maksimal. “Saya berharap bantuan dari para awak media untuk menyampaikan informasi ini kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng),”ujarnya Jum’at,(01/02/2019) Bahrun melanjutkan pada prinsipnya Perda KTR dibuat untuk kepentingan bersama menuju Bangka Tengah Sehat bebas asap rokok. “Adapun sanksi yang ada diberikan jika ada yang melanggarnya adalah sanksi administratif dan denda serta pidana hukuman kurungan,”tegasnya Dikatakannya yang akan mengeksekusi jika kedapatan merokok ditempat yang telah ditentukan adalah Satpol PP dan akan ditegur dan diberikan tindakan jika tidak diindahkan. “Mari kita taati aturan ini untuk kemaslahatan kita bersama,”tandasnya. (hfe)
Gedung Paud Pesisir Diresmikan Bupati Bateng LUBUKBESAR – Gedung Pos Paud Pesisir Dusun Lubuk Laut Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) diresmikan langsung oleh Bupati Bangka Tengah Dr Ir H Ibnu Saleh MM. Rabu(30/01/2019). Acara peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Ibnu Saleh yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, Kapolsek Lubukbesar, Dinas Pendidikan, para Kades dan perangkat Desa. Dalam kesempatan itu Bupati mengatakan, pembangunan Pos Paud ini melalui proses yang sangat panjang hingga akhirnya bisa berdiri dan diresmikan. ini merupakan hasil kerja keras Kades Lubukbesar berserta perangkat dan dorongan dari Pemda Bateng. “Memang perjuangan Kades bahkan sejak dia jadi Kadus sampai sekarang jadi Kades dan didukung oleh para perangkat yang luar biasa terbukti karena menganggarkan 32 persen dana desa untuk kesejahteraan masyarakat, kemudian Pemda Bateng mensupport, hingga akhirnya melalui Dana Desa yang ada dibangunlah gedung Pos Paud Pesisir ini,” ujar Bupati . Bupati juga mengharapkan dengan telah diresmikann-
ya gedung Pos Paud Pesisir ini dapat bermanfaat dalam mendidik anak-anak generasi penerus bangsa. “Terima kasih kami ucapkan kepada Bunda Paud yang telah mendidik anak-anak kita. Saya berpesan, mari kita didik anakanak kita sejak dini agar kedepannya menjadi generasi penerus bangsa yang madani, berilmu, beriman dan beramal saleh,” ujar Bupati Ibnu Saleh Sementara Kades Lubukbesar, Mardianto menerangkan, pembangunan Pos Paud Pesisir ini telah diperjuangkan sejak Musyawarah Dusun (Mus-
dus) karena selama ini Paud Pesisir numpang di balai dusun. maka dari itu kata dia patut diprioritaskan namun sempat terkendala di lahan. “Atas support dan petunjuk Pak Bupati, Alhamdulillah akhirnya gedung Paud Pesisir ini bisa berdiri untuk kemaslahatan masyarakat,” ujarnya Kades Mardianto pun mengapresiasi dukungan dari Bupati Ibnu Saleh dalam pembangunan khususnya di Lubukbesar termasuk diantaranya pembangunan akses jalan pada bulan Mei ini. Sedangkan Bunda Suci pengelola Pos Paud Pesisir menga-
Mendikbud Launching Komunitas Literasi Babel PANGKALPINANG – Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI) Muhadjir Effendy resmi launchingkan Komunitas Literasi Bangka Belitung yang bertempat di Warkop Warkopies, Kamis (31/1/2019). Dalam sambutannya ia sangat mengapresiasi Komunitas Literasi Babel, ia pun mengungkapkan gerakan literasi bukan hanya dilakukan Pemerintah. “Memang gerakan literasi bukan hanya di lakukan Pemerintah tapi justru juga oleh masyarakat, kita harus saling bersinergi untuk meningkatkan minat baca anak,” tuturnya.
Muhadjir menjelaskan literasi ini merupakan Program yang telah di gencarkan Presiden untuk mengirimkan buku gratis. “Ini jangan sampai tidak ada yang tahu program yang di gencarkan Pak Presiden, ialah mengirimkan buku gratis pada setiap tanggal 17,” jelasnya. Ia melanjutkan, pada tahun 2018 lalu sebanyak 4500 ton buku yang dikirimkan dengan nilai Rp17 milliar. “Tahun 2018 lalu sebanyak 4500 ton buku yang di kirimkan senilai Rp17 milliar melalui kantor Pos, yang di kirim di seluruh Indonesia, dan ini harus di manfaatkan,” imbuhnya.
Ia pun berjanji akan mengirimkan bantuan buku kepada Komunitas Literasi Babel, terutama pada Buku anak-anak, yang dilihatnya masih sangat kurang. Dalam launching literasi tersebut, Mendikbud didampingi Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dan Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil. (dnd)
takan, Paud yang berdiri sejak 2010 lalu dengan keterbatasan fasilitas apa adanya akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat Lubukbesar. ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Pemda Bateng yang sudah memfasilitasi terbangunnya gedung Paud yang baru. “Kalau selama ini kami menumpang, Alhamdulillah sekarang sudah ada gedung sendiri. Kami sangat berterimakasih atas dukungan Pemda Bateng, Ketua Himpaudi Bateng, Dindik hingga Paud ini bisa tetap eksis sampai sekarang,”ucap Bunda Suci.
Zaiwan Pelopori Kelekak Bangka Menjadi Kebun Raya Bangka NAMANG – Keinginan dan cita-cita ingin lebih menghijaukan Pulau Bangka kembali dilakukan oleh Haji Zaiwan yang merupakan pengelola Hutan Pelawan Namang dan kini mempelopori masyarakat Desa Namang, Kecamatan Namang, Bangka Tengah untuk menjadikan Desa Namang menjadi ikon wisata Kelekak atau Kebun Raya Bangka. “Saat ini sudah ribuan bibit aneka durian khas Bangka dari biji yang kami semaikan, kemudian nantinya akan ditanamkan di lahan-lahan yang ada hingga menuju objek wisata Hutan Pelawan Namang,” tutur Zaiwan kepada Laspela Group di saung kebun durian Namang baru-baru ini. Diungkapkannya, harapan kedepan selain untuk lebih menghijaukan Pulau Bangka dengan tanaman lokal, diharapkan juga khususnya Desa Namang ini dapat dikenal sebagai agro wisata Kelekak Bangka atau Kebun Raya Bangka sebagaimana layaknya Kebun Raya Bogor di luar sana. “Pastinya, cita-cita ini membutuhkan proses panjang dan dukungan stakeholder terkait mulai dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten hingga pihak swasta serta masyarakat,”sebutnya. Zaiwan sengaja membudidayakan durian biji karena selain sudah warisan turun temurun juga tumbuhan durian dari biji lebih kokoh, awet dan imunitasnya lebih tahan terhadap serangan penyakit tanaman, selain itu hasilnya pun lebih banyak atau produktif bilamana dirawat maksimal. “Memang jangka panennya tidak secepat durian cangkokan pada umumnya, namun hasilnya lebih banyak saat berbuah nantinya,”ulasnya. Saat ini, Zaiwan pun telah mengembangkan aneka tanaman manggis, binjai, rambutan, durian, jambu dan lainnya diatas lahan 7 hektar miliknya dan keluarga, sebagai pilot projek dan memberikan contoh kepada masyarakat. “Harapan kedepan, lahan-lahan kebun masyarakat menuju sepanjang Hutan Pelawan Namang bisa ditanami aneka tanaman lokal khas bangka dan atau tanaman buah-buahan lainnya ya minimal disepanjang pinggiran jalan agar kedepannya bisa dinikmati oleh para pengunjung wisata dan juga sebagai warisan untuk anak cucu,” harapnya. Sebagai bentuk keseriusan kata Zaiwan, pihaknya pun telah membuka wisata malam berburu buah durian yang cukup diminati. “Kebun durian milik keluarga yang telah mencapai 4 keturunan milik keluarga pun selama ini telah kita jadikan contoh untuk wisata malam berburu durian di kebun, dengan harapan bisa menggugah animo masyarakat dan bisa mendatangkan lebih banyak wisatawan untuk berkunjung dan berimbas bagi perekonomian masyarakat,”imbuhnya. (hfe)
6
GREETINGS
KAMIS - RABU
7 - 13 FEBRUARI 2019
KAMIS - RABU
7 - 13 FEBRUARI 2019
GREETINGS 7
8 CEREMONY
KAMIS - RABU
7 - 13 FEBRUARI 2019
HUT Basel ke 16
Bupati Harap Masyarakat Basel Produktif Membangun Basel TOBOALI - Dalam memperingati hari jadi kabupaten Bangka Selatan (Basel) ke 16 tahun 2019, Bupati Basel Drs. H. Justiar Noer mengharapkan hari jadi ini menjadi momentum efektif bagi masyaarakat Basel untuk
meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan di Bumi Junjung Besaoh. "Momentum ini sangat efektif dalam menggelorakan semangat kebersamaan membangun kabupaten Basel yang mandiri, maju, sejahtera dan berdaya saing," kata Bupati di sela-sela upacara peringatan hari jadi kabupaten Basel ke 16 tahun 2019. Ia juga menjelaskan, berdirinya Toboali menjadi suatu kabupaten Basel merupakan wujud kepedulian pemerintah dalam menindaklanjuti aspirasi
Oleh: Nopraanda Putra
masyarakat untuk peningkatan Basel menjadi kabupaten yang produktif. "Terbentuknya Basel adalah kepedulian pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Bangka Belitung dalam merespon aspirasi masyarakat untuk meningkatkan daya guna pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat untuk lebih meningkatkan peran aktif masyarakat," jelas Bupati. Selain itu, Bupati menuturkan rasa cinta dan rasa memiliki terhadap Basel terpatri dalam dada, tercermin dalam sikap setiap diri pribadi. "Rasa cinta terhadap daerah ini, harus termanifestasi dalam ker-
ja keras, kerja ikhlas dan kerja cerdas sesuai potensi dan profesi masing-masing sehingga dapat di implementasi dan kerja nyata," tukas Bupati. Ia juga mengajak masyarakat Basel untuk ikut serta mensukseskan pelaksanaan pemilu 2019 dalam melaksanakan pesta demokrasi yakni pemilihan legislatif, pemilihan Presiden dan wakil Presiden dalam waktu serentak. "Saya mengajak seluruh elemen masyarakat Basel untuk ikut mensukseskan Pemilu serentak pada 17 April 2019 mendatang dengan menjada keharmonisan damai, sejuk dan kondusif di Bumi Junjung Besaoh ini," tan-
das Bupati. Upacara peringatan juga dihadiri Kajari Basel Safrianto Zuriat Putra, Kapolres Basel AKBP. Aris Sulistyono, Dandim 0413 Bangka, wakil ketua DPRD Provinsi Babel Toni Purnama, wakil ketua I DPRD Basel, Ansyori, wakil ketua II DPRD Basel, Samsul, Presidium Basel dan kepala OPD dan stakeholder se Basel. (adv/tra)
DINAS PERTANIAN, PANGAN DAN PERIKANAN BANGKA SELATAN
Bupati Basel Apresiasi Petani Desa Ranggung Pada Panen Bersama Padi Ladang PAYUNG - Dalam rangka panen padi ladang, Senin (4/2) di desa Ranggung, kecamatan Payung, Bupati Bangka Selatan (Basel) Drs. H. Justiar Noer menyampaikan pengembangan dan pembangunan kawasan industri berbasis agro, bertujuan membangun wilayah yang menjadi sentral agropolitan/pertanian agar terus berkembang produk pertanian di wilayah tersebut. "Dan dapat didistribusikan ke seluruh wilayah Basel dan Babel bahkan ke Luar Babel. Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT luas areal pertanaman khususnya padi di Basel makin tahun makin meningkat," ujarnya di sela-sela kegiatan panen bersama padi ladang,
Senin (4/2) sdi desa Ranggung, kecamatan Payung, kabupaten Basel. Ia juga mengatakan, Basel tidak hanya memiliki luasan sawah yang sudah mencapai 14.789 ha, teta-
pi di tahun 2018 daerah ini mampu meningkatkan luas tanam padi ladang mencapai 2.505 ha dibandingkan tahun 2017 seluas 1.089 ha atau meningkat 130 persen.
"Luas tanam padi sawah tahun 2018 seluas 10.580 hektare, dibandingkan tahun 2017 seluas 9.198 hektare atau meningkat 15 persen. Produktivitasnya pun meningkat, tahun 2017 3,5 ton per hektare. Meningkat menjadi 4 ton per hektare tahun 2018. Sedangkan khusus di Desa Ranggung memiliki sawah seluas 174 hektare dengan luas tanam pada tahun ini seluas 61 hektare dan padi ladang seluas 235 hektare," katanya.
Dikatakan Justiar, Swasembada beras sudah didepan mata. Apabila potensi luasan sawah dan padi ladang dapat dioptimalkan secara hitungan kasar saja luas sawah 14.789 ha, dengan 1 kali tanam dan produktivitas 4 ton/ha maka akan menyumbangkan padi sebesar 59.156 ton gabah kering panen. "Dan padi ladang seluas 2.505 hektare dengan produktivitas 2 ton per hektare maka akan menyumbang produksi padi sebesar 5.010 ton gabah kering panen. Sehingga akan menghasilkan 64.166 ton gabah kering panen setara dengan beras sebanyak 33.366 ton beras. Dengan penduduk 200.275 jiwa dan kebutuhan beras 123 kilo per kapita maka kebutuhan beras 24.633 ton, surplus sebanyak 8.733 ton," tandasnya. (adv/tra)
KAMIS - RABU
PELANGI BABEL 9
7 - 13 FEBRUARI 2019
Pemprov Babel Berikan Anugerah kepada 44 Perusahaan PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Babel, memberikan Anugerah kepada 44 Perusahaan yang ada di Babel. Anugerah terhadap 44 perusahaan diserahkan secara simbolis oleh Asisten Bidang Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah (Setda) Babel, Darlan, mewakili Gubernur Babel Erzaldi Rosman, di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel, Kamis (31/01/2019). Dalam kesempatan tersebut, Kepala DLH Babel, Eko Kurniawan mengatakan, Anugerah ini diberikan dalam rangka melihat keseriusan perusahaan dalam hal lingkungan. Artinya, perusahaan yang dievaluasi disini adalah perusahaan-perusahaan yang memiliki komitmen jelas terhadap kriteria yang telah ditetapkan. “Kita DLH Babel senantiasa melakukan pembinaan-pembinaan dengan tangan terbuka. Sebetulnya kita ingin melihat perusahaan dalam menjalankan usahanya selalu paham terhadap lingkungan dan peduli terhadap beberlangsungan lingkungan hidup,” ujarnya. Menurut dia Pemerintah dan perusahaan, merupakan hubungan kemitraan menjadi penting dalam memfasilitasi memberikan pemahaman lingkungan kepada masyarakat. “Kedepan, kami sangat menunggu komitmen dari perusahaan, dimana sama-sama kita berikan pemahaman lingkungan kepada masyarakat secara umum, sehingga keberadaan kita menjadi memiliki nilai manfaat,”pinta dia. Adapun 44 perusahaan yang menerima anugerah lingkungan hidup Proper tahun 2018 terdiri dari beberapa kategori, diantaranya hijau, biru dan merah. “Untuk yang merah kami akan terus lakukan
pembinaan,” ucapnya. Sementara itu, Gubernur Erzaldi dalam sambutannya yang diwakili Asisten Bidang Administrasi dan Umum Setda Babel Darlan, mengatakan bahwa Proper merupakan program pembinaan terhadap perusahaan yang bertujuan mendorong ketaatan perusahaan terhadap peraturan lingkungan hidup melalui penyebaran informasi kinerjanya kepada masyarakat. "Dalam penilaian perusahaan, peringkat Proper dibagi menjadi lima, yakni Emas, Hijau, Biru, Merah dan Hitam. Peringkat terbaik adalah Emas, dan peringkat terburuk adalah hitam. Perusahaan yang memperoleh peringkat emas adalah perusahaan yang konsisten telah menunjukkan keunggulan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dalam proses produksi dan jasa, serta melaksanakan bisnis yang teretika dan bertanggung jawab terhadap masyarakat,” jelas Darlan. Secara nasional, disampaikan Asisten Setda Babel, dari hasil evaluasi terhadap 1.906 Perusahaan, ditetapkan peringkat kinerja perusahaan pada Proper Periode 2017-2018, peringkat hitam ada 2 perusahaan, merah 241 perusahaan, biru 1.454 peruasahaan, hijau 155 perusahaan, dan peringkat emas 20 perusahaan. Sedangkan untuk Babel sendiri, dari 44 Perusahaan, 3 perusahaan mendapatkan peringkat merah, 1 perusahaan peringkat hijau, dan 40 perusahaan peringkat biru. “Diharapkan dengan ditetapkannya peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan ini, setiap pelaku usaha yang berinvestasi di Babel dapat memberikan konstribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan aspek-aspek perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan berkelanjutan,” tutup Darlan. (wa)
Bangka Tuan Rumah Jambore Sekolah Alam Tingkat SD 2019 SUNGAILIAT – Kabupaten Bangka menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jambore Sekolah Alam Anak tingkat SD untuk wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Ketua Jaringan Sekolah Alam Nusantara Regional 2, Hesty Kusmarini, M.T., mengatakan kegiatan Jambore mengikut sertakan 100 murid yang terdiri dari sepuluh SD se Sumbagsel. “Ada 100 anak yang ikut serta yang masing-masing terdiri dari 10 SD se Sumbagsel,”ungkapnya. Pada kesempatan yang sama, Humas Jambore kegiatan Redha Mandaka mengatakan bahwa tujuan dari penyelenggaraan Jambore bertujuan untuk menumbuhkan sejak dini jiwa kepemimpinan dari murid-murid yang mengikuti dengan harapan menciptakan pribadi yang amanah serta sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadits. “Tujuan kita tentu agar para anak-anak ini nanti menjadi Khalifah yang sebagaimana mestinya, mereka mampu menjaga alam dengan baik serta menjadi pemimpin yang
amanah dikemudian hari,”imbuhnya. Sementara itu Gubernur Provinsi Kepualan Bangka Belitung yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepualauan Bangka Belitung, Drs. Muhammad Soleh M.M., mengapresiasi penyelenggaraan Jambore tersebut. Soleh berharap agar kedepan tidak hanya penyelenggaraan Jambore Sekolah Alam Anak pada tingkat SD saja namun pada tingkat berjenjang yakni SLTP hingga SLTA. “Saya sangat mengapresiasi ke-
giatan positif seperti ini, tentu harapan kami kedepan penyelenggraan Jambore semacam ini dapat teraplikasikan pada jenjang yang lebih tinggi baik SLTP maupun SLTA,”tuturnya. Turut hadir dalam acara Walikota Pangkalpinang, H. Maulana Aklil, S.I.P.,M.Si Konseptop Sekolah Alam Indonesia, Lendonovo. Kegiatan Jambore berlangsung selama tiga hari yakni tanggal 3 hingga 5 Februari 2019. (Pemkab Bangka)
10
PELANGI BABEL
7 - 13 FEBRUARI 2019
Ka OPD Pemkab Bangka Tandatangani Kontrak Kinerja
Bambang Patijaya Apresiasi Talent Rap dan Dance Competition di Pangkalpinang PANGKALPINANG - Big Entertainment mengadakan pagelaran event Show Your Skill dengan kualifikasi Rap and Dance Competition di La Banc’a Reborn, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel). Dalam event tersebut turut hadir tokoh pemuda sekaligus putera daerah Babel yakni Bambang Patijaya memenuhi undangan penyelenggara Show Your Skill. “Jadi dalam event ini, kedatangan saya diundang oleh pihak penyelenggara dan teman saya juga yaitu Big Noeng,” ujar Bambang dalam sambutannya di La Banc’a Reborn di Pangkalpinang, Sabtu (2/2/2019) malam. Pria yang akrab disapa BPJ itu mengapresiasi kegiatan event Show Your Skill, pasalnya menurut BPJ dapat menampung para talent sesuai bidangnya seperti rap dan dance. Tentunya kegiatan ini sangat positif sekali. “Kepada para talent terus semangat ya, saya memberikan apresiasi sekali lagi luar biasa kepada talent-talent berbakat dari Babel khususnya di Pangkalpinang,” tuturnya dihadapan dewan juri dan para peserta. Menurut Bambang Patijaya bahwa event seperti ini tetap disupport dan didorong karena apa, ini kegiatan positif. Anak muda tetap terus berprestasi seperti di jalur bidang kesenian ini, dan jauhi narkoba. Sementara Ketua Pelaksana Big Entertainment Show Your Skill Anwar Pahlevi atau kerap dipanggil Big Noeng mengaku senang lantaran di 2019 ini kembali hadir menggelar acara hip hop. “Pokoknya saya senang sekali tahun 2019 bisa kembali lagi menyelenggarakan acara hip hop, yang mana di situ ada dance competition dan rap competition,” sebutnya. “Kita tau anak muda di Bangka Belitung khususnya di Pangkalpinang ini membutuhkan wadah untuk tempat menyalurkan bakat dan mengasah kemampuan mereka,” tambahnya bersemangat. Big Noeng juga mengungkapkan peserta kali ini me-
KAMIS - RABU
mang diluar dugaan, awalnya panitia hanya berfokus di Kota Pangkalpinang saja, cuma ternyata ada peserta rela datang dari Muntok, Bangka Barat. “Kita bangga sebab event ini sangat diminati anak muda ya. Jumlah peserta rapper berkompetisi ada 10 peserta dan dance ada 13 peserta itu se-Babel dikarenakan banyak dari Kabupaten yang lain juga ikut serta,” ia menuturkan. Di sisi lain, tak lupa pihak penyelenggara juga mengucapkan terimakasih kepada Bambang Patijaya selaku tokoh pemuda yang sudah hadir memenuhi undangan di event Show Your Skill. “Pak Bambang luar biasa ya, menyempatkan diri datang di tengah jadwal kesibukannya. Beliau hadir menyaksikan langsung aktifitas kita di sini anak muda yang ingin berkarya. Bagi kami ini suatu kehormatan, dan terimakasih juga kepada pengunjung yang meramaikan acara kita,” ucap Big Noeng. (*)
SUNGAILIAT – Kepala OPD Pemkab Bangka menandatangani Komitmen kontrak kinerja. Penandatangan tersebut dilakukan secara serentak oleh seluruh kepala OPD di Kabupaten Bangka dengan Bupati Bangka, Mulkan, S.H.,M.H., di ruang OR Bangka Setara, Kamis (31/01/19). Menurut bupati, setiap OPD harus ada rasa memiliki dan mencintai tempat kerja masing masing. Bupati mengatakan OPD harus melaksanakan tugas sebaik baiknya karena kinerja yang dilakukan akan dievaluasi sesuai dengan porsinya.
“Bagi yang ingin bekerja, silahkan berinovasi, bagi yang tidak bisa mengikuti tidak akan ada toleransi,setiap kinerja kita ada kontribusinya,”ujar Bupati. Untuk itu, ia mengimbau setiap OPD harus menunjukkan kinerja terbaik sehingga Pemkab Bangka sebagai Pemerintahan Daerah tertua masih mendapatkan sakip dengan nilai B. “Masih kalah dengan Bangka Tengah, malu kita, Kabupaten tertua kalah sama kabupaten baru,”ungkap Bupati. Tak lupa Bupati berha-
rap seluruh OPD tidak monoton dengan program yang sudah ada. ” Silahkan berinovasi, jangan terpaku dengan program yang ada,”pungkasnya. Acara Penandatanganan Komitmen Kontrak Kinerja tersebut juga dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Bangka, Syahbudin, S.I.P. (Pemkab Bangka)
KAMIS - RABU
CONNECTION
7 - 13 FEBRUARI 2019
11
Tinggalin Mas Dhani Berdasarkan keyakinan, Mas Dhani (merasa tidak bersalah), saya tenang juga," kata Mulan. Saat sidang vonis Mulan memilih ke pengadilan dan membawa anakanak memberi support namun gak menduga Dhani langsung diangkut. Mulan dan anak-anaknya menunggu di kafe. "Ngobrol-ngobrol, justru yang menenangkan itu dia. Tenang-tenang, ini masih panjang, masih ada banding. Alur hukum saya enggak ngerti, benar-benar enggak ngerti sama sekali," kata Mulan mengisahkan saat-saat suaminya masuk bui. Menirukan Dhani, Mulan berkata, "Ya oke-oke, tenang-tenang, enggak ada apa-apa." Namun begitu hakim menyatakan Dhani bersalah dan divonis 1,5 tahun penjara Mulan terkejut bukan main. Ia kembali mengungkapkan, "Begitu bacaan vonis, dan ternyata langsung dibawa itu, aku terus terang, aku enggak berani lihat mukanya, aku langsung ninggalin. Enggak sanggup Mas Dhani gimana-gimana." Kata Mulan, ia tak tega lihat suaminya dieksekusi ke penjara. Padahal dia tahu Ahmad Dhani sendiri tampak tegar. "Saat Mas Dhani diangkut (dieksekusi masuk LP Cipinang) saya gak berani liat mukanya. Saya gak tega,
dan malam hari. Tradisi Imlek memang khas Indonesia, namun kekentalan kualitas toleransi dan persaudaraan Imlek di Babel tidak pernah saya peroleh di provinsi dan daerah lain sepanjang 28 tahun karir kewartawanan saya. Tradisi ini persis terjadi ketika Idul Fitri. Warga masyarakat Tionghoa berkunjung dan bersilaturahmi kepada keluarga Muslim yang sedang merayakan Idul Fitri. Tahun ini tradisi Imlek dimeriahkan secara kultural melalui Festival Harmoni Imlek. Yusak, inisiator dan penyelenggara festival ini berharap event kultural yang memanggungkan budaya Tionghoa dan Melayu ini dilestarikan menjadi agenda tahunan di Negeri Harmoni ini. Festival Harmoni memang menjadi hiasan asri suasana Imlek yang melengkapi tradisi saling kunjung dan silaturahmi pada perayaan Imlek. Tradisi-tradisi yang indah itu mengonfirmasi betapa kuat kristalisasi kultur Negeri Serumpun Sebalai. Semoga!
Terjerat ITE Ahmad Dhani kini sedang mendekam di Rutan dalam status terpidana kasus ujaran kebencian dan terjerat UU ITE. Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan mengatakan Ahmad Dhani terbukti secara sah dan bersalah, melalukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak, menyuruh, melakukan, dan menyebarkan kebencian, Senin (28/1/2019). "Terdakwa Ahmad Dhani terbukti bersalah dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian," ujar ketua Hakim Ketua Ratmoho dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019). Dalam sidang vonis, Ahmad Dhani terbukti melanggar pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Kasus Buni Yani Diberitakan Kompas.com, Buni
Yani diproses hukum setelah mengunggah video pidato Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta. Pidato tersebut disampaikan Ahok di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Video pidato yang sudah diedit lantas diunggah Buni Yani di akun Facebook miliknya. Unggahan itu juga disertai dengan transkrip video pidato yang dinilai tidak sesuai dengan transkrip aslinya. Buni Yani juga menghilangkan kata "pakai" ketika Ahok menyinggung surat Al Maidah dalam pidato itu. Hingga ditetapkan vonis, Buni Yani telah menjalani 19 kali persidangan. Ia divonis oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung dengan dijatuhi hukuman 1,5 tahun penjara, pada Selasa (14/11/2017). Buni Yani dinilai telah melanggar UU ITE, Pasal 32 Ayat 1 dan Pasal 28 Ayat 2 UU ITE dengan melakukan ujaran kebencian dan mengedit isi video pidato Ahok. Setelah itu, Buni yank menempuh berbagai upaya hukum, dari banding hingga kasasi, namun ditolak dan akhirnya dieksekusi pada 1 Februari 2019. (agus ismunarno*)
800 YEARS CHALLENGE-800 Tahun yang lalu, 1219, Santo Fransiskus bertemu dengan Sultan Malik al Kamil bertempat di Damieta Mesir. Dan sekarang Paus Fransiskus mengunjungi pimpinan UEA dan guru besar Al Azar Dr Ahmed At-Tayyeb membawa misi perdamaian dunia.Pertama kali dalam sejarah, Paus memimpin Misa di negara Arab dihadiri 170.000 umat yang mewakili 1 juta umat Katholik di Arab.
Tradisi Harmoni Juga dalam kondisi politik yang disebut-sebut paling mencemaskan seperti suasana jelang Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 yang diwarnai politisasi SARA, ujaran kebencian dan hoax, nyatanya tradisi Imlek di Babel tetap terjaga keharmonisannya. Kita bersyukur, polarisasi kompetisi politik ternyata tidak meracuni dan merusak tradisi. Dan tradisi harmoni itu harus dipertahankan sebagai harta termahal Babel sebagai provinsi. Simak saja kemeriahan tamu di kediaman pasangan Jusman Liu - Yuliana Then yang menjadi pusat perayaan Imlek beserta putra-putrinya seperti Ir Thomas Jusman MM Ketua Umum KADIN dan Ketua REI Babel serta Then Yohanes, GM Tanjung Pesona Beach Resort and Spa dan aktivis berbagai organisasi. Atau tak henti-hentinya tamu di kediaman Djohan Riduan Hasan, Ketua GIPI Babel dan Ketua PUTRI Babel itu serta melubernya warga masyarakat di kediaman Jusman Ngui dan putranya Bambang Patijaya sejak pukul 08.00 pagi hingga sore
gak kuat mikirin anak-anak," tutur pelantun lagu Makhluk Tuhan Paling Seksi itu.
“Cegah Pertumpahan Darah!” itu dideklarasikan dalam sebuah Pertemuan Persaudaraan Manusia Manusia di Uni Emirat Arab (UEA), Senin (4/2). Dokumen itu mendorong seluruh pemimpin dunia untuk bekerjasama dalam menyebarkan budaya toleransi, mencegah pertumpahan darah, dan menghentikan peperangan. Dalam dokumen itu juga tercantum kecaman terhadap pihak-pihak yang menggunakan nama Tuhan untuk membenarkan aksi-aksi kekerasan, radikalisme, atau terorisme yang dilakukannya. “Tuhan Yang Maha Kuasa, tidak butuh dibela siapapun dan tidak ingin nama-Nya digunakan untuk meneror orang," sebut dokumen.
Secara garis besar, dokumen yang ditandatangani dua tokoh besar lintas agama itu berupaya mendorong agar manusia lintas iman di seluruh dunia memiliki hubungan yang lebih kuat, berdampingan, dan saling menghargai. Dalam pidatonya sebelum menandatangani deklarasi itu, Syekh AlThayyeb juga meminta kepada umat Islam agar merangkul umat Kristen di Timur Tengah. Menurut dia, umat Kristen adalah ‘rekan’ umat Islam di dalam konteks kehidupan bernegara. “Saya ingin Anda tidak menggunakan istilah 'minoritas'. Anda bukan minoritas. Anda adalah warga negara dalam semua konteks. Mari kesampingkan istilah itu. Anda adalah warga
negara dengan hak penuh,” kata Syekh Al-Thayyeb. Di samping itu, Syekh AlThayyeb menyerukan kepada umat Islam di negara-negara Barat untuk mengintegrasikan dirinya ke dalam masyarakat dan menghargai hukum setempat. Namun demikian, di saat bersamaan Syekh Al-Thayyeb berpesan agar umat Islam di Barat juga mempertahankan identitas diri sebagai seorang Muslim. Sementara Paus Fransiskus menegaskan bahwa kekerasan atas nama Tuhan tidak bisa dibenarkan. Paus juga menekankan pentingnya nilai pendidikan untuk mengurangi kekerasan dan konflik di dunia ini. (muchlishon/nu.or.id/ags)
12 GOOD GOVERNMENT
KAMIS - RABU
7 - 13 FEBRUARI 2019
Gubernur Berikan Movitasi Kepada Petani Lada BANGKA BARAT – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, benar-benar menginginkan agar para Petani, khususnya Petani Lada tidak mudah menyerah dan terus bersemangat untuk menanam dan menanam Lada. Bahkan bisa berhasil dalam meningkatkan produktivitas lada yang ditanam. Dihadapan ratusan Petani Lada, Gubernur mengajak agar Petani Lada tidak salah membaca terhadap masalah Lada. “Ikak dak bersemangat menanam lada karena harga turun. Coba, harga murah ikak dak nanam, kemudian 2 tahun berikutnya harga mahal ikak nanam. Di Vietnam, mereka nanam lada tidak tau harga murah atau mahal,” ungkap Gubernur. Gubernur menyebutkan, harga Lada di Vietnam sebesar 38 ribu rupiah per Kg, dan Vietnam menyatakan, setahun mereka menghasilkan sahang sebanyak 300 ribu ton, sementara Indonesia 60 ribu ton, dan Babel paling 30 ribu ton. Padahal, kata Gubernur, Sahang Babel ini, terbaik di dunia.
“Sekarang ku tanya, kalau 300 ribu ton Lada Vietnam dicampur dengan 30 ton Lada Babel, ada artinya tidak 30 ribu ton Lada Babel ini? Kalau dicampur dengan barang jelek, maka jadi jelek Lada kita,” papar Gubernur sedikit memberikan gambaran. Oleh karena itu, kata Erzaldi dia menginginkan per tahun Babel dapat mengeksport lada lebih dari 1,5 ton dari satu hektare, sehingga Babel dapat memberikan efek dalam penjualan lada dunia. “Bibit Lada yang disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel tahun lalu sebanyak 3,5 juta, cukup baik, sudah disalurkan. Dan bibit Lada tahun 2019 ini, bibit yang lebih baik lagi. Bibit yang di tanam ini (tahun lalu dan tahun ini), bukan bibit sembarangan. Kami tidak membeli bibit dari luar, kecuali bibit dari UPT Pelempang. Siapa yang ingin penangkaran bibit hanya ada di UPT Pelempang,” tegas Gubernur. Sebagai upaya Pemerintah Daerah dalam memberikan hasil lada yang baik, tahun 2019 ini pihak Pemprov akan memberikan Paket bantuan, diantaranya Bibit Lada, Junjung Hidup, pupuk gratis, pengendali hayatinya dan pelati-
han, kepada Petani. Untuk bibit, satu orang 500 batang bibit. Paket bantuan terhadap Lada yang diberikan Pemprov Babel, boleh dikatakan sebabai modal kerja kepada masyarakat (Petani) Babel, dalam rangka masyarakat mendapatkan modal kerja yang murah. “Bagaimana caranya kita memberikan pendapatan lebih kepada Petani kita, tentunya produktivitasnya harus tinggi. Ayo kita menanam. Kita harus bersemangat, kembalikan kejayaan lada,” seru Gubernur. Gub juga meminta para petani dapat mengakses informasi melalui Penyuluh Pertanian dengan menggunakan Handphone Anroid, sehingga segala informasi mengenai mutu lada dapat segera didapatkan dan menambah ilmu baru. Tingkatkan Dulu Kompetensi Petani Ditambahkan Kepala Dinas Pertanian Babel, Juaidi sebelum paket bantuan itu diserahkan, maka para petanu harus meningkatkan dulu kompetensinya . Pihaknya akan melatih secara teknis bagaimana menanam lada yang baik, bagaimana mengendalikan penyakit lada, ter-
masuk juga bagaimana pengolahannya. “Ini yang pertama tahun 2019. Jadi, kita lakukan roadshow ke titik lokasi yang menjadi calon penerima bantuan program pertanian. Mulai dari Lada, Padi, Cabe, Bawang Merah dan lainnya. Kita harus turun ke lapangan meningkatkan kompetensi petani. Jangan sampai nanti kedepan, petani kita diberikan bantuan, tapi tidak tahu, bagaimana menanamnya dan lain sebagainya,” terang Juaidi. Juaidi menyebutkan, bantuan Lada bagi petani untuk tahun 2019 dari Pemprov Babel, ditargetkan sebanyak 3 juta bibit. Untuk tahap pertama, akan alokasikan 1,4 juta bibit lada, yang akan didistrisbusikan ke semua kabupaten, termasuk Kota Pangkalpinang. Dari 1,4 juta itu, lanjutnya pula akan diikuti dengan bantuan junjung hidup, pupuk organik, pengendali hayatinya, pelatihan. “Paketnya harus lengkap, sehingga petani kita betul-betul bisa menikmati hasilnya,” pungkas Juaidi.(adv/wa)
DPRD Babel Terus Perjuangkan Harga Komoditas Sawit di Tingkat Petani PANGKALPINANG - DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengundang Dinas Pertanian Babel dan pihak terkait lainnya untuk mencari solusi atas persoalan harga sawit yang masih sangat
rendah ditingkat petani. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Banmus DPRD Babel dengan pimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Babel, Didit Srigusjaya didampingi Wakil Ketua Deddy Yulianto, Wakil Ketua Toni Purnama, serta sejumlah Anggota DPRD Babel lainnya. Dan turut hadir juga Kepala Dinas Pertanian Babel Juaidi beserta staff, Dirkrimsus Polda Babel Kombes Mukti Juharsa, Rabu (6/02/2019). Dalam kesempatan tersebut, Didit mengatakan adapun tujuan diadakan rapat ini bahwa DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan terus memperjuangkan komoditas perkebunan sawit milik petani agar dibeli dengan harga yang layak. "Kita telah melakukan berbagai upaya agar harga sawit terus membaik sehingga ekonomi masyarakat meningkat. Maka itu kita undang Dinas Pertanian Babel ini untuk mencari solusi dari permasalahan harga sawit ini," ujarnya. Didit menyampaikan untuk harga TBS ditingkat pabrik, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah berkisar diharga tertinggi Rp 1.218 per kilogram untuk sawit usia 10-20 tahun dan Rp 1.013 untuk sawit usia 3 tahun. "Tapi kenyataannya harga ditingkat petani masih rendah.
Harga paling rendah yang diterima petani sawit bervariasi, berkisar di harga Rp 800 per kilogram," terang Didit. Didit mengutarakan seharusnya dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo yang membebaskan pajak ekspor sawit bisa dirasakan oleh seluruh rakyat. Termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. "Oleh Karenan itu melalui rapat ini kita ingin mengetahui apa permasalahannya di Babel. Karena harga sawit memang naik, tapi ditingkat petani sawit masih sangat rendah," ujarnya. Diakui Didit permasalahan sawit ini, DPRD Babel sudah merekomendasi kepada pihak Kapolda maupun pemerintah daerah bahwa ini kendalanya orang-orang yang beli dari pengepul. "Untuk itu kita minta pihak pemerintah daerah, dan Alhamdulillah pihak kepolisian juga akan membantu untuk dapat menyelesaikan masalah ini. Untuk meningkatkan harga sawit, salah satunya seperti itu," tuturnya. Lebih lanjut, Ia menyebutkan bahwa DPRD Babel berharap kepada Pemda untuk mencari solusi terkait banyaknya petani yang tidak mendapatkan pupuk subsidi. "Kita berharap Pemda mencari solusinya, bagaimana caranya agar pupuk subsidi benar-benar diberikan kepada petani, keluhan ini sudah banyak masuk ke DPRD Provinsi Bangka Belitung hanya saja DPRD bukan eksekutor kita sifatnya legislasi, kita minta Pemda serius menindaklanjuti masalah ini," tegas Didit. (adv/wa)