medialaspela
RABU - SELASA
23 - 29 JANUARI 2019
Edisi No 150 12 HALAMAN
Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra
Rakerda GIPI 2018 Kepulauan Bangka Belitung
Pariwisata Jantung Ekonomi Oleh: Agus Ismunarno WKU KADIN Babel/WKU GIPI Babel/Wartawan Utama
P
Natal Oikumene Bersama Ocha Oleh: Agus Ismunarno
OCHA, Sang Juara Pertama Mamamia Indosiar 2014 akan bersukacita dan memeriahkan Natal Oikumene yang digelar di GOR Sahabudin, 25 Januari 2019. Ocha yang bernama panjang Rosalina Samosir kelahiran Serdang Bedagai itu tentu akan menjadi endoser pariwisata Kepulauan Bangka Belitung. O c h a akan berduet bersama sang Mama Sapna Sitopu, seorang Dosen
Fakultas Etnomusikologi USU dan memeriahkan Natal Oikumene bersama CFC Ministry yang akan membawakan Felize Navidat dan Dia lahir untuk kami, Vocal Group Mahasiswa Babel, Paduan Suara Pesparani Anak dengan lagu Noel, Yan Purba (GPIB), Trio Toba, PS Pemprov Kepulauan Bangka Belitung, PS Anak Pesparani Babel : Yok Miak, PS Pesparani : Sifuni Mungu
ARIWISATA menjadi program utama dan menjadi jantung yang mengalirkan uang tunai serta kontan kepada bangsa Indonesia, khususnya Kepulauan Bangka Belitung. Jantung ekonomi bernama pariwisata itu bisa memompakan darah ekonomi ke negeri kita manakala ada political will, komitmen dan keberanian. Itulah benang merah diskusi menjelang Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pertama Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dengan pengarah Ketua Umum DPP GIPI, Didien Junaedy dan Ketua Umum GIPI Kepulauan Babel, Djohan Riduan Hasan di Renz Hotel, Selasa (22/1-2019). “Saya tertarik pada pariwisata. Kenapa saya tertarik, karena pariwisata memberi kita uang tunai. Pariwisata akan menjadi jantung pere-
konomian Indonesia,” tandas Presiden Jokowi pada awal kepemimpinannya sebagaimana diungkapkan kembali oleh Didien Junaedy. Didien kembali mengutip pernyataan Jokowi, “Apa yang menjadi kendala sehingga Indonesia dibawah Singapore, Thailand dan Malaysia?”
PT Timah Tbk Dukung KEK P A N G KALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memfasilitasi dua perusahaan dalam perjuangan penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Sungailiat Bangka. Kedua perusahaan itu adalah PT Timah Tbk sebagai pemegang Izin Usaha Penambangan (IUP) dan PT Pantai Timur Sungailiat (PTS) sebagai pengusul KEK. PT Timah Tbk menyatakan dukungannya terhadap pariwisata khususnya KEK Pariwisata Sungailiat, Bangka. Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Babel Dr Yan Megawandi mengatakan pertemuan yang merupakan rapat keempat membahas nota kesepahaman mengenai kawasan bersama antara pengusung KEK dengan PT Timah. “Ada 18 hektare lahan yang bersinggungan antara dua pihak ini, sehingga perlu disepakati bersama dalam pengelolaan wilayah ini. Kita juga berharap dengan adanya kesepakatan dua perusahaan ini dapat mempercepat proses penetapan KEK Pariwisata
Begitu menteri dan pakar serta praktisi pariwisata mengatakan kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK), Jokowi pun berani membuat terobosan BVK menjadi 45 negara, lalu bertambah menjadi 90 dan kini menjadi 169 negara. Selama 6 presiden sebelumnya hanya 15 negara BVK. “Political will, komitmen dan keberanian yang terukur. Itulah kata kunci Presiden Jokowi yang kini memprioritaskan pariwsata untuk menggairahkan investasi pariwisata dan mendongkrak ekonomi Indonesia,” tandas Didien yang lebih dari 50 tahun bergelut dan menjadi praktisi pariwisata Indonesia. Tidak itu saja. Respek Presiden Joko Widodo pada pariwisata Indonesia ditunjukkan dengana prioritas “sepuluh destinasi baru”, yang dipopulerkan dengan istilah "10 Bali Baru". Tanjung Kelayang, Belitung menjadi satu dari 10 Bali Baru
INDEX Hal 3 Hal 10
Download Aplikasi LASPELA MOBILE
!!!
ang! r a k e S Play Store
2 EKONOMI BISNIS
RABU - SELASA
23 - 29 JANUARI 2019
Bulan Februari, Dinas KUKM “Plecing Ayam Kampung Sambal Menggoda” Jadi Babel akan Adakan Pelatihan The Best Menu Hotel Santika Bagi Wirausaha Pemula PANGKALPINANG – Plecing Ayam Kampung dengan “sambal menggoda”, inilah yang coba di angkat menjadi the best menu di restoran Hotel Santika. Mengusung konsep Nusantara, Wanka Restaurant selalu menyajikan yang terbaik untuk para tamu, khusus di bulan Januari hinga Maret 2019, Wenka Restaurant Hotel Santika Bangka akan mengangkat Plecing Ayam Kampung sebagai menu andalan dengan rasa gurih, pedas dan tentu nikmat. “Untuk tahun 2019 ini, khusus untuk bulan Januari hingga Maret kita akan lebih mengangkat Plecing Ayam Kampung, jadi memang benar-benar masakan Nusantara, sesuai dengan konsep kita yang memang Indonesia sekali,”. Jelas Chintia Ayu Rizqy Utami selaku Public Relation Officier dan I.c Executive Secretary, Hotel Santika Bangka. Selasa (15/1/2019). Kunci dari the best menu ini, ialah di sambel yang menggoda, dengan ciri khas masakan lokal dengan bumbu-bumbu khas Indonsia. “Plecing Ayam Kampung ini memang kuncinya di sambel, bumbunya bener-benar khas banget, identik dengan pedas, di sambelnya sendiri pedas di situ juga ada kangkung rebus, tidak hanya itu ayam yang empuk dengan ukuran ayam yang cukup besar, menjadi keunggulan dari menu kita ini,”. Terangnya. Tidak hanya Plecing Ayam Kampung, the best menu kedua yang di angkat ialah Steak Burger dengan siraman saus jamur sehingga rasa yang di dapat gurih dan unik. Sementara itu, Hotel Santika Bangka pun terus menghadirkan promo-promo menarik, baik promo kamar, food dan beverage. “Bangka memang identik dengan Pariwisatanya, jadi trik kami dalam memikat para tamu itu ialah dari promo-promo yang kami tawarkan, yang bisa langsung bisa di lihat di website kami di Santika.com,” tuturnya. Tidak hanya itu, Chintia melanjutkan, dari segi pelayanan pun pihak Hotel Santika akan terus berupaya semaksimal mungkin, dalam menyediakan pelayanan terbaik untuk para tamu. (dnd)
tahun ini dianggarkan untuk 20 orang,” kata Elfiyena kepaPANGKALPINANG – da wartawan, Selasa Kepala Dinas Koperasi dan (15/01/2019). UKM (KUKM) Bangka BeIa menjelaskan litung Elfiyena menuntuk Oleh: Wina Destika yampaikan bahwa unpeningtuk wirausaha pemukatan la, Pemerintah Provinsi KepuSDM menjadi suatu lauan Bangka Belitung memiliki hal penting dalam kegiatan magang bagi wirausaha mengembangkan koperasi dan pemula. UMKM. Dimana sejalan dengan “Kegiatan ini menjadi salah itu, tahun 2019 ini ada berbagai satu prioritas karena untuk menpelatihan bagi pengurus koperasi dorong munculnya enterpredan UMKM. neur muda di Babel. Dan kegia“Pelatihan ini menggunakan tan magang wirausaha pemula dana DAK dan APBD. Namun
untuk dana DAK, tahun ini orientasinya lebih kearah pelatihan bagi koperasi,” ujarnya. “Untuk pelatihan dengan DAK akan diikuti sebanyak 870 peserta dan pelatihannya akan dimulai Februari ini,” lanjut
Elfiyena. Lanjut Elfiyena, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya. Dan pada tahun ini, dari dana APBD dianggarkan pelatihan untuk 570 peserta. “Pelatihan dengan anggaran
APBD akan dilaksanakan mulai Juli sampai Agustus. Jadi totalnya tahun ini ada 1440 peserta yang akan diberikan pelatihan,” jelasnya. Ia juga menambahkan, selain itu untuk program yang terakhir yakni program peningkatan pelayanan PLUT. Dimana PLUT ini merupakan pusat layanan bagi koperasi dan UMKM. “PLUT ini ‘dokternya’ bagi koperasi dan UMKM. Konsultan PLUT siap membantu koperasi dan UMKM di Babel semakin maju dan berkembang,” tutup Elfiyena. (wa)
Bambang Patijaya Beri Tips Memasarkan Produk UMKM Milik Matahari PUDING BESAR – Matahari (45) memanfaatkan salah satu bahan asli dari alam yakni lidi daun kelapa untuk membuat kerajinan tangan di kediamannya di Dusun Sungai Dua, Kota Waringin, Puding Besar, Kabupaten Bangka, Babel. Siapa sangka hasil tangan miliknya itu bernilai ekonomi UMKM, lantaran bisa menghasilkan kerajinan tangan seperti piring lidi dan miniatur lainnya dari bahan recycle (daur ulang). Ia menceritakan menggeluti kerajinan tangan sejak 2008, untuk pembuatan satu piring lidi kecil itu waktunya sekira satu jam, piring lidi besar dan bertingkat memakan waktu satu hari. Piring ini bisa bertahan 3 hingga 4 tahun, dan bahannya dari jenis lidi basah. Matahari juga mengaku berkat kerajinan tangan piring lidi, dirinya bisa per-
gi ke Ibukota. “Alhamdulillah berkat piring lidi ini saya bisa jalan-jalan ke Jakarta melalui dinas sosial provinsi. Di sana Kube (Kelompok Usaha Bersama) kita yakni ‘Nyiur Bersemi’ dapat penghargaan dari Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI,” ujarnya diwawancarai di Sungai Dua, Bangka, Jumat pekan lalu. Penghargaan itu dianggap berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2018, semoga penghargaan ini menjadi dorongan untuk meningkatkan prestasi lebih baik dimasa yang akan datang. “Kerajinan tangan ini pernah juga dilombakan di Jakarta, tetapi kita dapat juara tiga namun tetap semangat agar dilain waktu bisa meraih juara satu dari Babel,” kata Matahari optimis. Sedangkan untuk pemesanan ia menyebutkan rata-rata yang pesan untuk acara perhotelan, nikahan, dan catering. Selain itu, pernah juga dipesan di luar daerah seperti Jawa, Jakarta, Palembang, dan Jambi.
Harga grosir satu piring dibanderol Rp 6000 dan pemesanan bisa menghubungi nomor 081377724032 atas nama Matahari. Namun, sejatinya perempuan kelahiran 1974 tersebut mengeluhkan soal pemasaran produk akan kerajinan tangan miliknya. Melihat kondisi ini Ketua BPD PHRI Bambang Patijaya (BPJ) mengemukakan kedatangan dirinya kali ini dalam rangka berkunjung ke Sentra Kerajinan Tangan Nyiur Bersemi milik Matahari. “Tadi kita berdiskusi dan saya beri masukan-masukan, bagaimana agar lebih maksimal dalam berusaha. Keluhan mereka rata-rata kesulitan pemasaran, dan kesempatan untuk sering tampil di event nasional,” ucapnya. Ia menyampaikan kelompok usaha bersama ini sudah dibina Dinas Sosial dan Disperindag. Jadi untuk mengatasi pemasaran, pertama mereka harus memperluas networking (jaringan) dengan sering mengikuti pameran
kerajinan tangan. Dalam hal ini Bambang Patijaya berharap Kube Nyiur Bersemi difasilitasi, sehingga bisa membuka akses dalam memasarkan produknya. “Kedua, saya anjurkan mereka memasarkan produk menggunakan teknologi informatika seperti internet, media sosial (forum jual beli, dsb), media daring (online, e-commerce, dsb),” imbuh BPJ panggilan akrabnya. Menurutnya boleh saja tempat usaha mereka di kampung, tetapi harus bisa memasarkan produk UMKM secara nasional dan internasional. Keunggulan ini bisa ditawarkan, sebab mereka kreatif bisa bikin kerajinan tangan dengan basis berbahan dasar lidi daun kelapa. “Hasilnya pun bagus, rapi, dan harga bersaing. Jadi saya dorong mereka bagaimana cara memasarkan produk kerajinan tangan UMKM dengan cara perluas jaringan dan gunakan teknologi berbasis informatika,” tutup Bambang Patijaya.(*)
RABU - SELASA
POLITIK DAMAI
23 - 29 JANUARI 2019
Sandi: Politisi Harus Otentik Agar Milenial Tertarik JAKARTA - Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Salahudin Uno mengatakan seorang politikus harus memiliki tiga hal supaya menarik perhatian atau ketertarikan kaum milenial. Ketiganya, yakni pandai berbicara, autentik, dan relevan saat berbicara. "Sekitar 50 persen milenial ini tidak suka politik. Ini menjadi tantang bagi para politikus bagaimana menarik mereka," kata Sandiaga dalam diskusi di Indonesia Millennial Summit 2019 yang diselenggarakan IDN Times di Jakarta, Sabtu (19/1). Terkait dengan pandai berbicara (articulate) dan autentik, Sandiaga mengatakan bahwa politikus harus bisa menjabarkan secara jelas dalam waktu yang sangat pendek hal-hal yang menjadi pesan-pesan kunci. "Agar milenial tertarik, politikus harus articulate dan autentik, juga relevan," tuturnya. Ia mengatakan kaum milenial menentukan pilihan politik, seperti pada pemilihan umum presiden dan wakil presiden, tidak di awal. Sebab, mereka menunggu hingga akhirnya menjatuhkan pilihan. Jika politikus tidak berbicara isu-isu yang relevan, kaum milenial tidak akan tertarik. Oleh karena itu, katanya lagi, politikus harus berbicara sesuatu yang terbaru, seru, dan sedang viral bagi kaum milenial serta sesuai dengan kebutuhan pembangunan bangsa Indonesia. Menurut dia, kaum milenial harus familier dengan dunia politik karena masa depan bangsa ditentukan oleh politik sekarang ini. Karena itu, dia berharap masyarakat, termasuk kaum milenial, menjadi pemilih yang cerdas saat menjatuhkan pilihan pada pemilihan presiden dan wakil presiden ataupun pemilihan kepala daerah. Indonesia Millennial Report atau Laporan Milenial Indonesia 2019 dari IDN Times menyebutkan ada 63,4 juta milenial atau sekitar 24 persen populasi Indonesia. Generasi yang berada di kisaran usia 20 hingga 35 tahun ini merupakan pemimpin-pemimpin masa depan bangsa. Laporan itu juga menyebutkan bahwa 76,3 persen kaum milenial optimistis terhadap kondisi politik Indonesia setahun ke depan. Namun, hanya 23,4 persen milenial saja yang mengikuti berita dan isu-isu politik. "Hanya satu dari empat (milenial) yang mengikuti berita terkini atau berita politik," tutur pendiri sekaligus Chief Operating Officer (COO) IDN Times William Utomo. (nett)
3
Blusukan di Pasar Ikan Kota Tanjungpandan Bambang Patijaya Sapa Warga TANJUNGPANDAN – Kehidupan di pasar tradisional penuh dengan beragam cerita, aspirasi dan keluhan menjadi perhatian. Seperti tokoh pemuda Bangka Belitung (Babel) Bambang Patijaya blusukan dengan mengunjungi pasar ikan kota di Tanjungpandang, Kabupaten Belitung, Babel. Mengenakan kemeja putih, pria yang akrab disapa BPJ itu disambut hangat oleh para pedagang pasar, pembeli, dan pecinta kopi di warkop Muni. “Kunjungan ke pasar ikan kota Tanjungpandan ini menyapa dan silaturahmi. Tadi ketika berdialog dengan warga mereka in-
gin terobosan baru, yakni menjadikan pasar ikan ini menjadi pasar semi modern,” ujarnya di Tanjungpandan, Selasa (15/1/2018). Bambang pun menjelaskan membuat terobosan baru seperti pasar semi modern membutuhkan konsep yang sistematis, terstruktur, massive dengan perencanaan dan pengawasan yang benar. “Dengan sistem demikian, maka dalam penyelesaian pasar semi modern dapat berjalan lancar dan terorganisir,” terangnya. Bambang Patijaya juga menekankan pentingnya diskusi dengan pedagang, dan pembeli itu dirasakan sangat bermanfaat. Sebab, bisa mengetahui keluhannya secara langsung. “Komunikasi itu penting, kita bisa serap aspirasi warga dan
diperjuangkan bersama-sama, sehingga berbagai kreasi dapat dilakukan dengan warga,” ia menuturkan. Diketahui kunjungan Ketua Umum BPD PHRI Indonesia Babel ini dalam rangka silaturahmi dan berdialogis bersama masyarakat.
“Kita akan terus berinteraksi, karena banyak hak masyarakat Babel yang harus diperjuangkan. Seperti tupoksi DPR ada tiga yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan. Kami siap bekerja, berkarya, dan berkontribusi untuk Babel,” pungkas Bambang Patijaya optimis. (*)
Ketua DPR Minta Pemuda Muhammadiyah Turunkan Tensi Politik JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menerima kunjungan PP Pemuda Muhammadiyah. Bamsoet berharap Pemuda Muhammadiyah sebagai salah satu organ-
isasi masyarakat (ormas) kepemudaan dapat mendinginkan suasana politik. "Karena pemilihan hanya berlangsung beberapa jam, harapan kita di DPR tidak boleh menimbulkan luka atau dendam, apalagi berpotensi merusak atau memecah persatuan dan kesatuan kita sebagai sesama anak bangsa. Nah, inilah posisi PP Pemuda Muhammadiyah sebagai salah satu ormas pemuda Indonesia mengambil bagian di situ," kata Bamsoet di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/1/2019). "Mendinginkan suasana, mendinginkan abang-abang kita, bapak-bapak kita dan yang berada di timses A dan B, diingatkan 'jangan gitu dong, Bang, Bapak', saling mengingatkan terkait posisi pemuda. Harapan saya di situ," imbuhnya. Menurut Bamsoet, suasana politik saat ini dipenuhi beragam pernyataan, baik yang menyejukkan maupun memanaskan. Bamsoet berharap Pemuda Muhammadiyah dapat mengambil posisi tengah dan mendukung siapa pun presiden yang terpilih nantinya. "Kalau sekarang di antara dua timses itu tengah berupaya memoles jago-jagonya dan menyerang jago-jago lawannya, ya itu kita tempatkan pada ruang pemakluman sekaligus kita mengingatkan tidak boleh lagi diteruskan praktik-praktik persaingan atau kontestasi saling menyerang, tapi dibangun persaudaraan dengan saling meninggikan calon kita masing-masing tanpa merendahkan lawan, itu barangkali praktik yang harus kita lakukan," paparnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto, juga menyampaikan beberapa hal kepada Bamsoet. Ia berharap anggota DPR juga dapat menjadi penengah dan tidak menambah persoalan yang meresahkan masyarakat. "Kami berharap DPR itu tetap menjaga ketokohan dan tidak menjadi salah satu aktor pemecah di tengah-tengah politik seperti ini. Jadi harapannya kepada semua anggota DPR menjadi penengah di tengah pertarungan yang sangat ketat seperti ini, jangan malah menambah persoalan-persoalan baru atau menginformasikan persoalan-persoalan yang mungkin bisa jadi sangat meresahkan di tengah masyarakat," ucap Sunanto di lokasi yang sama. Sunanto, yang hadir bersama 20 pengurus PP Pemuda Muhammadiyah, juga meminta DPR mengutamakan pemba-
hasan 8 RUU. RUU yang dimaksud meliputi RUU tentang Larangan Minuman Beralkohol, RUU tentang Kewirausahaan Nasional, RUU tentang Ekonomi Kreatif, RUU tentang Pendidikan Keagamaan dan Pesantren, RUU tentang Sumber Daya Air, RUU tentang Energi Baru dan Terbarukan, RUU tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha, serta RUU tentang Penghapusan Kekerasan Seksual. "Tadi ada 8 UU yang kami utamakan untuk segera diselesaikan dan sudah dijawab mungkin dalam waktu ini ada 5 yang segera diselesaikan, juga sebelum akhir masa jabatan," sebutnya. Selain itu, Sunanto meminta DPR turut mendorong pemerintah menyelesaikan pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, kasus korupsi suap Meikarta, dan mendorong pemerintah terkait rendahnya industri pangan. Sunanto juga meminta DPR memperhatikan kasus terorisme. "Selanjutnya bahwa penanganan kasus Novel, kasus Meikarta dan sebagainya saya kira DPR segera untuk juga mendorong," sebut Sunanto. Lebih lanjut, Sunanto meminta DPR memperhatikan agar isu SARA tidak dijadikan alat politik. Sunanto juga berharap Pemuda Muhammadiyah dilibatkan dalam penyampaian isu dan masukan terhadap putusan-putusan yang akan diambil di DPR. "Jadi tadi SARA, kami berharap bahwa itu tidak dijadikan alat politik kekuasaan semata bahkan itu menjadi jargon dan keutamaan dalam isu-isu yang dibangun oleh para politisi. Dan yang terakhir kami siap bekerja sama mendorong Pemuda Muhammadiyah untuk membangun bangsa dan mendorong isu-isu regulasi yang ada di DPR, misalnya membantu dan menyampaikan isu-isu," kata Sunanto. Sunanto menegaskan Pemuda Muhammadiyah kerap melakukan beragam kajian. Kajian itu diharapkan dapat memberikan masukan dan perspektif lain bagi DPR. "Tentang bagaimana kajian tentang alkohol, kekerasan, ekonomi kreatif, energi terbaru dan terbarukan, itu kami selalu mengkajinya dan sudah ada bidangnya. Sehingga kami juga mencoba untuk memberikan masukan dalam perspektif kami," pungkasnya. (detik.com)
4 KOTA SERIBU SENYUM
RABU - SELASA
23 - 29 JANUARI 2019
SPSI Babel dan Bambang Patijaya Harap Pekerja dan Pengusaha Saling Bersinergi PANGKALPINANG – Hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha di Bangka Belitung (Babel) laiknya harus terjalin baik. Seperti dialog interaktif antara Ketua PHRI Babel Bambang Patijaya (BPJ) dan Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Bangka Belitung, Darusman Aswan. Bambang Patijaya menuturkan bahwa dalam pertemuan dengan SPSI Babel adalah mencari suatu frekuensi yang sama di dalam harmonisasi hubungan antara pekerja dan pengusaha. “Pertemuan tadi itu maksudnya baik, sehingga dimasa yang akan datang dapat dicari suatu formula penyelesaian untuk permasalahan-permasalahan menyangkut hubungan industrial di Babel,”
ujarnya kala diwawancarai di Pangkalpinang, Senin sore lalu. Pria yang kerap disapa BPJ itu menuturkan sebuah komunikasi hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha di Babel pada umumnya harus ditingkatkan, sehingga diperlukan sinergitas antara pekerja dan pengusaha. “Maka hubungan dan komunikasi yang baik itu bisa tercipta antara pekerja dan pengusaha itu terpenuhi. Perusahaan juga dapat bekerja dengan maksimal agar
hasil yang diinginkannya dapat tercapai,” imbuh dia. Sementara itu Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Babel, Darusman Aswan menilai secara keseluruhan Bangka Belitung ditopang oleh suasana karakter masyarakat Babel yang kompromis. “Saya anggap karakteristik masyarakat di Babel ini kompromis, sehingga enggak begitu heboh. Karakter masyarakat Babel mengendepankan kompromi, jadi
hal itu tidak nampak,” jelasnya. Namun, kalau dikaji lebih detail lagi banyak hal-hal industri yang harus diperbaiki, terutama soal regulator-nya. Pemerintah membina tenaga kerja harus melakukan sosialisasi menerus, mengawasi menerus dan tidak dibiarkan orang konflik. Sementara berkaitan dengan sinergitas antara pekerja dan pengusaha Darusman Aswan pikir itu sudah ada di dalam LKS Tripartit, dengan memandang pentingnya keberadaan LKS Tripartit ini. “Semangat saya dari dulu, dan saya berharap pengusaha dan pekerja itu sinergi sebab saling membutuhkan. Artinya bagaimana mensinergikannya, kan ada regulasi. Kalaupun regulasi dianggap berat oleh pengusaha, kita bisa duduk bareng saling berunding dan diskusi,” bebernya. (*)
Molen: Selama Kepemimpinan Saya, RSUD Harus Jadi yang Terbaik PANGKALPINANG – Peresmian Gedung Green Hospital UPTD RSUD Depati Hamzah oleh Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil baru saja dilakukan pada Selasa (15/1/2019). Namun bukan hanya beroperasinya Gedung baru RSUD, sistem bawaan dari menejemen baru pun harus di rombak demi memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Walikota yang akrab disapa Molen ini pun menitikberatkan pada pola manajemen kebersamaan agar pelayanan di bidang kesehatan dapat termaksimalkan. “Mohon nanti kita kerja sama bersama bagaimana memberikan peningkatan pelayanan terhadap Rumah Sakit ini, Alkes nya masih kurang, sarana prasaranan nya masih sangat kurang, kita kejar nanti melalui menjemen yang baru, yang Insya Allah besok akan di lantik Direktur Rumah Sakit umum yang baru, nanti untuk menejemen bawaanya mohon langsung di perbaiki, kita rombak, agar pelayanan kita semakin baik,”. Ujar Molen. Ia meminta kepada seluruh Staf Rumah Sakit, mulai dari dokter, perawat, bidan untuk dapat bekerja sama dalam memaksimalkan dan meningkatkan pelayanan Rumah Sakit. Sebagai take and give dari permintaan pelayananan itu, Walikota juga sudah menghitung nilai kesejahteraan para punggawa RS, di ketahui orang nomor satu di Pangkalpinang itu telah menandatangani insentif para Dokter spesialis menjadi Rp20 juta perbulan. “Sudah saya tanda tangani di tahun 2018 kemarin, gaji Dokter spesialis menjadi Rp20 juta, dan Insya Allah tahun depan akan saya tanda tangani Rp30 juta dan saya sudah komit,” tuturnya. Molen menerangkan jika Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dapat maksimal, kesejahteraan para Dokter praktikum, Perawat,Bidan para Staf Rumah Sakit umum akan menjadi barometer acuan bagi seluruh Rumah Sakit yang ada di provinsi Bangka Belitung (Babel). “Saya bukan bicara basa basi, tapi saya sudah mencoba sistem ini pada saat saya menjabat menjadi Bupati di Sumatera Selatan sebelumnya,”. tukasnya. “Artinya bisa, kita bisa, Pangkalpinang harus berubah, RSUD Depati Hamzah harus jadi yang terbaik, untuk itu saya minta kepada seluruh karyawan untuk bekerja keras, harus bekerja sama semuanya, harus profesional, di dalam kepemimpinan saya, RSUD Depati Hamzah harus jadi yang terbaik,” pungkasnya. (dnd)
RSUD Depati Hamzah
RABU - SELASA
PELANGI EDUKASI 5
23 - 29 JANUARI 2019
Gubernur Minta Kepala Sekolah Tunjukkan Kreativitas dan Inisiatif dalam Menjalankan Tugas PANGKALPINANG – Pertemuan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman dengan ratusan Guru, Kepala Sekolah dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bentuk memberikan arahan untuk menunjukkan profesionalitas dalam menjalankan tugas. Erzaldi Rosman dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh dan Kepala Cabang Dinas Kabupaten/Kota se Babel, meminta kepada Kepala Sekolah baik SMAN maupun SMKN di Babel, agar dapat melakukan kreativitas dan inisiatif dalam menjalankan tugas.
“Saya minta kepada Dinas Pendidikan, membuat indikator ukur Kepala Sekolah (SMA/SMK) di Babel. Jika Kepala Sekolah tidak mampu melaksanakan tugas dengan baik, segera diganti,” tegas Erzaldi dalam arahannya kepada ratusan Guru, Kepala Sekolah dan Kasubbag TU SMAN/ SMKN se Babel, di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur, Rabu (16/01/2019) pagi. Erzaldi juga menegaskan kepada Kepala Sekolah jangan terlalu berserah diri menerima apa yang sudah disampaikan oleh pemerintah dalam hal ini Pemerintah Provinsi yang membidangi sekolah-sekolah dan jangan terlalu fokus terhadap rutinitas. “Untuk itu di tahun depan kita akan melakukan perbedaan penanganan fasilitas atau tunjangan kepada Kepala Sekolah, mengingat tanggung jawab yang begitu besar,” ujarnya.
“Kita berharap kepada Kepala Sekolah harus melakukan kreativitas dan inisiatif. Karena berkenaan dengan apaapa yang harus dilakukan oleh Guru, harus segera dilakukan,” lanjut Erzaldi. Lebih lanjut, Erzaldi menyampaikan kepada para Kepala Sekolah SMA/SMK, bahwa Pemprov Babel ingin meningkatkan sarana dan prasaran seperti Komputer untuk ujian, Musholla, Lab, Lapangan Olahraga. “Kegiatan-kegiatan yang sifatnya membangun karakter anak didik akan kita lak-
sanakan. Nanti, saya minta persentasenya antara teori dan praktek itu harus hampir sebanding,” tuturnya. Selain itu, Erzaldi juga mengingatkan kepada Kepala sekolah untuk inisiatif mencari anak-anak tidak mampu, namun berprestasi untuk diberikan beasiswa. “Bebaskan biaya anak yang tidak mampu, tapi berprestasi. Kepala sekolah tahu orang semacam ini. Kalau anak ini tidak mampu, tapi niatan sekolahnya tinggi, tolong beritahu, dan perhatikan secara khusus,” tutup Erzaldi.
Lembaga ” Melati Kasih” Langsung Salurkan Bantuan kepada Korban Tsunami Selat Sunda PANGKALPINANG – Lembaga Sosial dan Amal Melati Kasih kembali menyalurkan bantuan kepada korban tsunami di wilayah Banten dan Lampung Selatan. “Kita utuskan tim langsung untuk berangkat kesana yakni Sekretaris Lembaga Sosial dan Amal Melati Kasih untuk menyalurkan bantuan yang terkumpul dari anggota Lembaga Melati Kasih, Komunitas Sahabat Peduli Babel serta Masyarakat umum,” kata Ketua Lembaga Sosial dan Amal Melati Kasih, Anniza Toza, Sabtu lalu. Ia menyampaikan untuk bantuan yang terkumpul dibagikan langsung kelokasi supaya dapat disalurkan tepat sasaran. Dan diterima langsung oleh para korban. “Adapun bantuan yang diberikan langsung kepada masyarakat Lampung yang menja-
di korban bencana alam yakni warga Desa Tembong, Kampung Tembol Kecamatan Carita, Pandeglang, Banten, Desa Tarogong, Kampung Badur, Kampung Palumpang Kecamatan Labuan, Serang, Banten dan Desa Way Muli Kecamatan Raja Basa Kabupaten Lampung Selatan,” ujarnya. Lebih lanjut, Anniza menyebutkan adapun bantuan-bantuan yang di disalurkan ini berupa peralatan sholat, baju layak pakai, perlengkapan Balita serta uang tunai. “Tentu kami berharap dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang menjadi korban tsunami,” harap Anniza.
Ia menjelaskan Lembaga Sosial dan Amal Melati Kasih berdiri sejak 20 Oktober 2018 dan sudah beranggotakan sebanyak 50 orang yang sudah bergerak diberbagai kegiatan sosial. “Dan kegiatan sosial ini bukan kali pertamanya dilakukan oleh Lembaga Sosial dan Amal Melati Kasih. Tapi kita sudah seringkali melakukan kegiatan sosial seperti ini,” ucapnya. Melalui Lembaga Sosial ini Anniza mengungkapkan memiliki tujuan dimana pihaknya bersama-sama bergerak untuk mengetuk hati masyarakat termasuk pengusaha-pengusaha untuk saling membantu. “Bantuan ini tidak hanya di
berikan untuk di luar daerah saja, tetapi juga di daerah sendiri misalnya bantuan bagi masyarakat yang mengalami sakit, anak-anak yatim piatu yang di luar panti asuhan yang sangat membutuhkan seperti bantuan berupa seragam sekolah, peralatan sekolah dan sebagainya,” tutur Anniza. Anniza menambahkan, Lembaga Sosial dan Amal Melati Kasih untuk anggota yang tergabung dari berbagai suku dan agama karena di lembaga ini semua bersatu untuk memberikan bantuan bagi semua umat. “Dan anggotanya bukanlah lembaga yang didalamnya melibatkan organisasi atau partai tertentu, tetapi milik semua tanpa membedakan. Bahkan berbagai kalangan partai yang tergabung dalam anggota Lembaga Sosial dan Amal Melati Kasih dan yang kita bantupun bukan hanya muslim, tapi non muslim juga,” tutupnya. (wa)
Kasat Lantas Babar Ajak 10.000 Relawan Pasang Status “Milenial”s Road Safety” MUNTOK - Kasat Lantas Polres Bangka Barat AKP Toni Susanto. SH mengajak seluruh warga Babar, untuk menjadi relawan peduli lalu lintas. Ajakan ini bertujuan untuk turut memeriahkan acara “Milenial”s Road Safety” dengan cara memasang gambar di history sosmed mereka tentang “Milenial”s Road Safety”, yang akan di adakan di kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat, pada 17 Februari mendatang. “Mari kita ajak rekan-rekan yang lain untuk turut meramaikan acara ini nanti”, Ucap Kasat Lantas saat di Mako Satlantas Polres Babar baru-baru ini. Kasat Lantas juga berpesan, kegiatan tersebut juga akan di ramaikan oleh beberapa komunitas kendaraan yang ada di Babar, antara lain yaitu Menumbing Jeep Community Bangka Barat (MJC BABAR), Muntok Volkswagen , Muntok Fans Scooter (MFAST), Scooter Owner Group (SOG), Club Rx King Muntok (Crom), Clasic Honda Motor Club (CHMC), Yamaha F1zr Muntok. “Dalam acara yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 februari 2019 nanti akan ada beberapa lomba yang pastinya akan seru untuk dilewatkan, Seperti Senam Colosal, Jalan Sehat Milenial, Body Contes, dan Free Style,” tutup dia.(nop)
Komunitas Kawula Muda Kreatif Berawal dari “Sering Nongkrong” PANGKALPINANG – Hanya berawal dari nongkrong, muncullah ide untuk membuat sesuatu yang dapat mengharumkan Bangka Belitung, komunitas anak muda yang mengatasnamakan Komunitas Kawula Muda Kreatif Babel ini merupakan komunitas dengan anggota-anggota dengan bakat seni yang luar biasa. Hal ini di ungkapkan oleh Isty Ulfartha Ketua Umum Kawula Muda Kreatif, Kamis (17/1/2019). “Kita awalnya cuma dari kawan-kawan nongkrong terus ngobrol ada ide gimana kalau kita buat komunitas ini nih, dan kebetulan kami juga cinta sekali dengan seni,”. Ujarnya kepada Laspela Group. Ide ini di cetus, karena menurutnya banyak sekali bakat-bakat anak muda di Bangka Belitung (Babel), namun masih di anggap minoritas. “Jadi bagaimana kita bisa menyalurkan bakat-bakat seni anak muda Bangka Belitung agar bisa menyalurkan ide-ide mereka, kami masih di anggap minoritas sehingga anak-anak muda di luar sana masih bingung, masih takut untuk menyalurkan bakat mereka,” Tuturnya. “Nah di sini kami ingin merengkul siapa saja yang ingin bergabung bersama komunitas ini, untuk kita bersama-sama mendirikan ini, dan terus berkarya, baik itu musik, tari, nyanyi, film, semua seni,”.Terangnya. Isty berharap kepada Pemerintah, agar dapat mensupport komunitas Kawula Muda Kreatif untuk kemajuan anak muda Babel. “Sebenarnya ini kami hadirkan untuk pemerintah juga, jadi saya harap pemerintah dapat melakukan sesuatu untuk kami, walaupun seniman itu minoritas, kami juga rakyat,”. Katanya. Bagi para kawula muda yang ingin bergabung, dapat langsung datang ke Rumah Jendela atau bisa di lihat di Instagram @Kawulamuda.kreatif. (dnd)
6
PELANGI CRIME Diduga Ugal-Ugalan
Mobil Caleg DPR RI Tabrak Pengendara Motor Luka Parah, Korban Dilarikan ke RSBT Pangkalpinang
TOBOALI – Berselang berapa hari, kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bangka Selatan (Basel). Lakalantas terjadi pada Sabtu (19/1) sekira pukul 22.30 wib di Simpang Tugu Nanas kecamatan Toboali Kabupaten Basel. Kabag Ops Polres Basel Kompol. Irwan seizin Kapolres Basel AKBP. Aris Sulistyono menuturkan kejadian bermula saat mobil Avanza warna putih TNKB hitam B 2518 TFQ yang dikemudikan oleh Victori dan bersama dengan tiga orang lainnya Ar, Dn, dan Su melaju dari arah Sadai tujuan ke Sungailiat. “Kronologisnya, Mobil Avanza saat hendak berbelok tiba tiba dan dari arah depan melaju sepeda motor (SPM) Suzuki Satria FU warna putih BN 5931 HW yang dikemudikan oleh Joni melaju dari arah Simpang Lima Toboali seketika menabrak Mobil Avanza la-
lu Joni terlempar dari kendaraanya,” jelasnya kepada wartawan, Minggu (20/1). Akibat kejadian lakalantas itu, Joni dibawa ke RSBT Pangkalpinang dan masih dalam perawatan. “Untuk pengemudi serta penumpang mobil Avanza diamankan untuk diambil keterangan di Mapolres Basel,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan untuk kondisi mobil AVanza warna putih TNKB hitam B 2518 TFQ dan SPM Satria FU warna putih BN 5931 HW mengalami kerusakan. Diketahui mobil Toyota Avanza Plat nopol B 2518 TFQ milik salah satu Politikus Demokrat yang maju di Pileg 2019 mendatang Dr. Ir. H. Kemas Daniel, MM daerah pemilhan ( Dapil ) Bangka Belitung ( Babel ).
RABU - SELASA
23 - 29 JANUARI 2019
8 Remaja Diamankan Polisi MUNTOK – Satuan Reskrim Polres Bangka Barat beserta personil Polsek Simpang Teritip, pada rabu malam (16/1/19) melakukan Razia Pekat di wilayah hukum polsek Simpang Teritip. Razia ini dilakukan demi memberikan rasa aman, nyaman , dan tentram bagi masyarakat Kec, Simpang Teritip. Dalam razia tersebut polisi berhasil mengamankan 8 orang remaja yang sedang berpesta Miras Berjenis arak. Dari hasil interogasi singkat
pihak kepolisian, para pemuda itu mendapatkan arak dengan cara membeli dari salah satu warga Dusun Air Junguk, Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip. Plh Kapolsek Simpang teritip, IPDA Muhammad Boy Akbar. S. Tr.k, seizin Kapolres Bangka Barat menjelaskan bahwa kegiatan ini sesuai instruksi dari pimpinan tinggi Polri. “Kegiatan ini kami lakukan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Kecamatan Simpang Teritip, kegiatan pencegahan ini juga kami lakukan di berbagai tempat, agar tidak ada kejadian tindak
pidana yang nantinua bisa merugikan masyarakat”, Jelas perwira muda berparas tampan ini. Kini kedelapan orang remaja yang kesemuanya berasal dari Desa Pangek Kabupaten Bangka Barat tersebut, diamankan ke Mapolsek Simpang teritip untuk dilakukan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya. (nop)
RABU - SELASA
23 - 29 JANUARI 2019
GREETINGS 7
8
PELANGI SEPINTU SEDULANG
Pengadaan Barang Jasa Harus Sesuai Aturan SUNGAILIAT – Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa di lingkungan Pemkab Bangka harus mengedepankan azas yang efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil dan akuntabel sesuai dengan aturan yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden (Perpes) No. 16 Tahun 2018. Hal tersebut seperti dalam sambutan Bupati Bangka yang diwakili oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka, Ir. Akhmad Mukhsin, S.H., dalam acara Sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 tahun 2018 dan Pembekalan Teknis Bagi Pelaku Pengadaan Pemerintah Kabupaten Bangka, S.H., Senin (21/01/19) di OR Setda Bangka. “Untuk menjamin terlaksananya pengadaan barang dan jasa yang efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil dan akuntabel diperlukan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional, oleh sebab itu sosialisasi Perpres no 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa diselenggarakan agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik untuk mengantisipasi permasalahan yang tidak diharapkan,”ujar Pj Sekda Ia menuturkan bahwa perencanaan pengadaan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memegang peranan penting karena proses pengadaan yang tidak direncanakan dengan baik akan bermuara pada permasalahan pengadaan di akhir tahun. “Perencanaan pengadaan ini tentun-
ya tak lepas dari peran Pejabat Pembuat Komitmen. Peranan PPK sangat penting dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan pengadaan dari awal sampai akhir proses pengadaan,”jelasnya. Lebih lanjut Pj Sekda menyampaikan bahwa perpres no 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, dalam pelaksanaannya diharapkan dapat memberikan pemenuhan nilai manfaat yang sebesar-besarnya dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri, peningkatan peran usaha mikro dan usaha kecil menengah serta pembangunan berkerlanjutan sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera. “Diharapkan dalam pelaksanaannya memberikan pemenuhan nilai manfaat yang sebesar-besarnya dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri, peningkatan peran usaha mikro dan usaha kecil menengah serta pembangunan berkerlanjutan sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera,”harapnya. Acara Sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 tahun 2018 dan Pembekalan Teknis Bagi Pelaku Pengadaan Pemerintah Kabupaten Bangka tersebut berlangsung selama satu hari dan dihadiri oleh segenap Kepala OPD dan PPK se Kabupaten Bangka. Acara dilanjutkan paparan materi oleh Kasubdit Penanganan Permasalahan Kontrak Deputi Hukum dan Penyelesaian Sanggah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Mudjisantosa. (Pemkab Bangka)
RABU - SELASA
23 - 29 JANUARI 2019
Bupati Minta OPD Ciptakan Program yang Mendukung Visi Misi Daerah
SUNGAILIAT – Bupati Bangka, Mulkan, S.H.,M.H., meminta agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bangka menciptakan program yang mengarah kepada Visi Misi pembangunan Daerah. Menurut orang nomor satu di Pemkab Bangka ini dperlukan dukungan semua pemangku kepentingan agar dapat merancang kegiatan dan kebijakan yang terintegrasi pada satu titik yaitu visi misi Bupati Bangka. "Silahkan semua perangkat Daerah merancang kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya namun arahnya terintegrasi menuju kepada visi misi Daerah,”ujar Bupati dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di Lingkungan Kerja Pemerintah Kabupaten Bangka, Kamis (17/01/19) di OR Bupati Bangka. Bupati menuturkan bahwa jika Pemda memprioritaskan pembangunan pada sektor pariwisata, maka seluruh OPD harus menjalankan programnya masing-masing yang mengarah kepada kemajuan pariwisata tersebut.
“Ketika Pemerintah Daerah memprioritaskan pada sektor pariwisata silahkan DINPUPRP membuat jalan tetapi itu harus menunjang sektor Pariwisata begitu pula organisasi yang membidangi SDA silahkan BKPSDMD merancang kegiatan diklat sebanyak mungkin tetapi arahnya menyiapkan kader-kader SDM yang mebdukung ke arah Pariwisata , begitu pula dengan Kepala Dinas Pangan yang baru dilantik silahkan membuat program tetapi tetap arahnya ke visi misi Dearah tersebut,”tuturnya. Lebih khusus Bupati meminta kepada Kepala Dinas Pangan dan Kepala DP2KBP3A yang baru dilantik untuk menciptakan program yang mendukung kepada pembangunan Daerah serta Visi Misi Pemkab Bangka. Bupati mengatakan Dinas Pangan harus mampu menciptakan program yang
memudahkan masyakat untuk mengakses terkait pangan di Kabupaten Bangka. Kemudian ia juga meminta DP2KBP3A harus merancang kegiatan kampung KB agar mampu menciptakan kanaikan angka pada tingkat kesejahteraan keluarga. “Kepada Kepala Dinas Pangan silahkan membuat program kegiatan kearah Visi Misi Daerah, bagunlah informasi yang mudah diakses oleh Publik maupun pemangku kepentingan lainnya tentang kesediaan pangan ,distribusi pangan, cadangan pangan, konsumsi dan keamanan pangan secara luas kepada seluruh lapisan masyarakat. Begitupula dengan DP2KBP3A silahkan merancang kegiatan dan program seperti kampung KB yang diharapkan mampu menciptakan kesejahteraan keluarga khususnya ibu dan anak,” pinta Bupati. (*)
DPRD Babel Rapat Paripurna Anggota Pansus HTI & PI PANGKALPINANG - DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat paripurna Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Industri Bangka Belitung tahun 2018-2038. Senin (14/01/2019). Dalam paripurna itu juga disampaikan nama-nama Anggota Pansus DPRD Babel tentang Hutan Tanaman Industri (HTI) dan Rencana Pembangunan Industri (PI) Tahun 2018-2038. Paripurna kali ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Babel Tony Purnama dengan dihadiri Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Wakil Ketua DPRD Babel Hendra Apollo, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemerintah Provinsi Babel, anggota DPRD Babel, serta Pejabat dari unsur Forkopimda Babel. Tony Purnama mengatakan banyaknya keluhan masyarakat menge-
nai HTI maka DPRD Oleh: Wina Destika lum secara nyata membersebagai penyambung ikan dampak nyata bagi lidah masyarakat mempunyai tugas masyarakat dan malah menimbuluntuk memperjuangkannya sehingga kan kekhawatiran konflik sosial daDPRD berinisiatif membawa persoa- lam masyarakat yang telah mengelolan tersebut kedalam pansus. Meski la lahan dimaksud untuk perkebunan sebelumnya juga kata Toni pihaknya rakyat," ungkap Tony. sudah menyampaikan rekomendasi Ketua DPRD Babel Didit Sriguskepada Pemerintah Daerah. jaya saat memimpin Rapat Pansus di "Namun setelah itu, kami ban- ruang Banmus mengatakan, DPRD yak sekali menerima aspirasi dan Babel telah membentuk Pansus HTI keinginan masyarakat baik yang yang telah menjadi polemik di tengah disampaikan secara langsung kepa- masyarakat selama ini. da kami di DPRD ini baik itu dalam "Kita langsung aklamasi saja, kibentuk unjuk rasa, audiensi-audien- ta minta Pak Toni Mukti ketuanya, si," ujarnya. wakilnya kita minta Pak Mardan," Tony juga mengungkapkan dari terang Didit. hasil reses anggota DPRD Babel beMenurut Didit, penetapan ketua berapa waktu lalu juga menyimpul- dan wakil ketua Pansus HTI tersebut kan persoalan HTI ini dinilai belum ditentukan secara objektif, karena memberikan kontribusi nyata dalam menyangkut hajat hidup masyarakat. perekonomian masyarakat. DPRD melihat keluhan masyarakat "Reses ini mulai dari Izin Hutan mengenai HTI harus segera ditindakTanaman Industri di Kabupaten Be- lanjuti karena akan menyangkut malitung, Kabupaten Bangka Selatan, sa depan anak cucu Bangka Belitung. Kabupaten Bangka Tengah, dan Ka"Maka kita sebagai anggota debupaten-Kabupaten lainnya yang wan yang tergabung dalam Pansus keberadaan HTI ini, dipandang be- wajib untuk meneliti keabsahan dar-
ipada aturan-aturan ataupun sistemsistem tersebut, maka disini kita kejar koridor hukumnya," imbuhnya. Berikut nama-nama Anggota Pansus HTI DPRD Provinsi Bangka Belitung: Saidi KM dari Fraksi PDI Perjuangan, Toni Mukti dari Fraksi PDI Perjuangan, Ariyanto dari Fraksi Amanat Demokrat, Rina Fitriandri Maulana Fraksi Golkar, Deddy Wijaya Fraksi Golkar, H Salahuddin Fraksi PPP, Yus Derahman dari Fraksi Gerindra, Haryadi dari Fraksi Madani , Hendra Astrajaya dari Fraksi Madani, dan Antonius dari Fraksi PKS. Sedangkan nama-nama Anggota Pansus Rencana Penbangunan Industri DPRD Provinsi Bangka Belitung: Syamsuhardi dari Fraksi PDI Perjuangan, Selly Aidy Yuwanto dari Fraksi PDI Perjuangan, Sherly Chandra dari Fraksi PDI Perjuangan, Marsidi Satar dari Fraksi Golkar, Azwari Helmi dari Fraksi PPP, Edi Nasapta dari Fraksi Gerindra, Mohammad Tanwin dari Fraksi Madani, Aksan Visyawan dari Fraksi PKS, Eko Suprasetyo dari Fraksi Amanat Demokrat, dan Abdul Bakar dari Fraksi Amanat Demokrat. Sementara, Wakil Gubernur Babel Ab-
dul Fatah mengatakan perindustrian merupakan salah satu faktor penyokong dan tolok ukur kemampuan bagi suatu Negara. "Indonesia sebagai negara yang bercirikan kepulauan memiliki 3 visi untuk menjadi negara industri yang tangguh. Visi pertama adalah negara industri yang bercirikan struktur industri yang kuat, sehat dan berkadilan. Visi kedua, adalah industri yang berdaya saing tinggi di tingkat global. Yang ketiga, adalah industri yang berbasis inovasi dan teknologi," jelasnya. Abdul Fatah berharap, dengan disusun dan ditetapkannya Raperda tentang Pembangunan Industri Babel Tahun 2018-2038, akan memberikan kepastian hukum sekaligus menjadi pedoman bagi pelaksanaan Pembangunan Industri di Babel dan menjadi salah satu faktor penunjang dalam mencapai visi dan misi pembangunan Industri di Indonesia khususnya di Babel. "Dengan diserahkannya Raperda ini, tentu kita berharap bisa dibahas oleh DPRD, guna mendapatkan masukan dan saran dari seluruh anggota DPRD Babel, sehingga Raperda tersebut akan menjadi lebih sempurna dan dapat di proses lebih lanjut, dan dapat membawa kemaslahatan bagi masyarakat Babel," tutupnya. (adv/wa)
RABU - SELASA
PELANGI BABEL 9
23 - 29 JANUARI 2019
Gubernur Babel Sesali Lambannya Penutupan Tambang PT Koba Tin PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait lambannya penyelesaian permasalahan penutupan tambang PT. Koba Tin. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman menginginkan agar permasalahan penutupan tambang PT Koba Tin cepat selesai, dan tidak berlarut-larut, termasuk perpanjangan masa penutupan PT. Kobatin selama 2,5 tahun oleh Kementerian ESDM. “Untuk itulah melalui Rakor ini menjadi inisiatif kita, karena kita sangat menyesali lambannya permasalahan ini, termasuk terkait perpanjangan masa penutupan selama 2,5 tahun oleh Kementrian ESDM belum juga selesai,” kata Erzaldi saat membuka Rakor di Ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel, Selasa (15/1/2019). Selain menyesali lambannya permasalahan penutupan tambang PT Koba Tin, Erzaldi juga menyebutkan hingga kini pihaknya juga belum bisa menyelesaika areal penggunaan lain (APL) di sekitar perkantoran tersebut. “Hal ini dikarenakan kondisi areal Pertambangan PT. Koba Tin banyak dirambah masyarakat, sehingga beberapa aset rusak, bah-
Bangka Barat Raih Sertifikat Adipura
kan hilang entah ke mana. Alam semakin rusak, dan yang ditanam kembali pun tidak tepat,” jelas Erzaldi. Selain itu, Erzaldi mengatakan gedung kompleks perkantoran yang saat penutupan dulu masih bagus, saat ini, tinggal 60 persen, itu pun kata Gubernur hanya pondasinya saja. “Oleh karena itu Pemprov Babel menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk membahas penyelesaian ini dan mencari solusi terbaik, Saya berharap, dalam waktu dekat bisa menyelesaikan masalah APL yang lokasinya ada di sekitar kantor Koba Tin, sehingga kita dapat melangkah apa yang bisa diperbuat dan dimanfaatkan,” harapnya. Ia menambahkan Pemprov Babel akan melibatkan masyarakat untuk memberdayakan
tempat tersebut, baik sebagai sarana umum seperti fasilitas olahraga maupun tempat wisata. Serta pengembangan berbagai objek pertanian seperti menanam sorgum dan serai wangi. “Namun apa yang kita rencanakan ini terhalang oleh perizinan dari Kementerian ESDM yang belum selesai hingga saat ini. Maka dari itu kita meminta keseriusan PT. Koba Tin menyampaikannya secara jelas,” pinta Erzaldi. Sementara itu, Kasi Perlindungan Kementerian ESDM, Jajad Sudrajat mengatakan, adapun status terakhir penambahan masa penutupan PT. Kobatin waktu 2,5 tahun itu, dimaksudkan agar dalam proses Penutupan PT. Koba Tin 100 persen terselesaikan, yang saat ini prosesnya masih berjalan 30 persen dan tersisa 70 persen.
“Untuk luasan reklamasi bisa dikejar, tetapi kualitas dan sosial ekonomi yang agak sulit dengan ketentuan mengikat di program pasca tambang dalam rencana pasca tambang,” ungkapnya. Ia menambahkan terkait permohonan penggunaan APL dalam rangka pembangunan daerah, diakui Jajad bahwa belum dapat gambaran jelas. “Maka saya berharap ada kejelasan pemanfaatan APL untuk pengembangan ekonomi regional, dan PR kami adalah membuat aturan prosedur benar,” terangnya. Akan tetapi, lanjut Jajad pihaknya terlebih ingin menuntaskan dalam waktu 2,5 tahun dengan memperbaiki sisi aturan. “Pilihan perpanjangan ini, juga kami ingin menuntaskannya semulus mungkin,” tutupnya. (wa)
MUNTOK – Raut wajah sumringah terus terpancar dari muka Wakil Bupati Bangka Barat, Markus, SH. Wakil bupati ini tersenyum lantaran gembira, Bangka Barat berhasil meraih penghargaan Sertifikat Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI untuk tahun 2019, yang diserahkan di Gedung Manggala Wina Bakti, Jakarta, Senin ( 14/1/2019). Menurut Markus , prestasi ini berhasil didapat tidak terlepas dari kerja keras semua pihak, khususnya para petugas kebersihan Badan Lingkungan Hidup Daerah ( BLHD ) Kabupaten Bangka Barat serta seluruh masyarakat Bangka Barat. ” Ini berkat keras dari semua pihak. Kami ucapkan terimakasih kepada masyarakat Bangka Barat yang telah ikut serta menjaga kebersihan, sehingga kita tahun ini mendapatkan Sertifikat Adipura. Terima kasih kita ucapkan kepada seluruh OPD dan petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup,” kata Markus. Markus berharap untuk ke depan, Bangka Barat bisa mendapatkan Piala Adipura, mengingat Bangka Barat sudah pernah dua kali mendapatkannya. Untuk itu dia menghimbau kepada masyarakat agar terus berperan aktif menjaga kebersihan. ” Harapan kami ke depannya bisa mendapatkan Piala Adipura. Kami bersama Bupati menghimbau masyarakat Bangka Barat untuk terus menjaga kebersihan,” harapnya. (nop)
10
PELANGI BABEL
Dinkes Bateng Buka Lowongan PKK yang kita butuhkan bagi yang memiliki kualifikasi silahkan daftarkan KOBA – Untuk meningkatkan dengan ketentuan umum pelayanan prima kepada masyaWNI, berusia maksirakat, Dinas Kesehatan Kabupaten mal 35 tahun, memiliBangka Tengah (Bateng) membuka ki SIM C dan berdomisikesempatan kepada seluruh masli di Provinsi Kepulauan yarakat untuk menBangka jadi Pekerja Kontrak Oleh: Herdian Farid Effendi Belitung Kegiatan (PKK). (Babel),”Lowongan tersebut dibuka ketuturnya Senin kemarin. pada seluruh masyarakat di ProvinDikatakannya ke 14 si Kepulauan Bangka Belitung yang orang PKK akan dibiamemenuhi kriteria dan persyaratan. yai oleh Dana Bantuan Kepala Dinkes dr H Bahrun Operasional Kesehatan Siregar Sutrisno M.Kes men(BOK) tahun 2019 dari pusat diyampaikan pada tahun 2019 pimana ada 4 kategori spefikasi lahaknya akan menambah beberamaran diantaranya: 1. Tenaga Propa PKK yang akan ditempatkan mosi Kesehatan (PMK), 2. Tenaga di seluruh Kecamatan di Bateng. Sanitarian (STR), 3. Tenaga Nu“Ada sebanyak 14 orang PKK trisionis (NTS), 4. Tenaga Pem-
Bank SumselBabel Koba Tarik Undian Grand Prize Toyota Kijang Innova KOBA – Dalam rangka mengapresiasi para nasabah, Bank SumselBabel melakukan penarikan undian Grand Prize Mobil Toyota Kijang Innova periode ke 2 dari bulan Juli-Desember 2018 di Auditorium Bank SumselBabel Cabang Koba. Rabu,(16/01/2019). Dalam sambutannya Wakil Pimpinan Cabang Koba, Sigit Raharjo mengatakan sangat mengapresiasi kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sumsel Babel. “Pada tahun 2017 Tabungan Pesirah mencapai angka 83 Milyar dan ditahun 2018 me-
ningkat menjadi 99 Milyar dan kami melihat animo masyarakat sangat tinggi kepada Bank Sumsel Babel,”ujarnya kepada Laspela Group. Adapun pemenang dari undian Grand Prize Mobil Toyota Kijang Innova adalah Agustian Saputra sedangkan Motor Honda Beat didapatkan oleh Rizaldi (Camat Pangkalanbaru) dan Tasmin Tamzil (Anggota DPRD Bateng). “Selamat kepada para pemenang semoga hadiah ini bisa bermanfaat dan kepada nasabah yang belum beruntung jangan berkecil hati tingkatkan lagi saldonya semoga pada undian berikutnya bisa membawa pulang hadiah Mobil,”ucapnya. (hfe)
bantu Pengelolaan Keuangan (KEU). “Untuk PMK dibutuhkan 3 orang, STR dibutuhkan 2 orang, NTS dibutuhkan 5 orang sedangkan KEU dibutuhkan 4 orang, silahkan bawa langsung persyaratan ke Dinas Kesehatan Bateng dan nanti setelah lulus administrasi dilanjutkan dengan ujian tertulis dan kita akan berkordinasi dengan BKD Bateng,”terang Bahrun. Ia menegaskan penerimaan PKK di Dinkes dilakukan secara murni dan profesional tanpa ada titipan.
RABU - SELASA
23 - 29 JANUARI 2019
Abdul Fatah: Tiga Visi Harus Diterapkan Agar Menjadi Negara Industri yang Tangguh PANGKALPINANG – Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah menyampaikan bahwa Indonesia sebagai negara yang bercirikan kepulauan memiliki tiga visi untuk menjadi negara industri yang tangguh. “Adapun visi pertama adalah negara industri yang bercirikan struktur industri yang kuat, sehat dan berkeadilan. Visi kedua, adalah industri yang berdaya saing tinggi di tingkat global. Visi yang ketiga, yakni industri yang berbasis inovasi dan teknologi,” kata Wagub di gedung DPRD Babel baru-baru ini. Wagub menjelaskan berdasarkan ketentuan pasal 12 ayat (3) UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah, Industri merupakan salah satu kewenangan konkruen yaitu kewenangan presiden yang dibagi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan pemerintah Kabupaten /Kota, dan diatur dalam ketentuan Pasal 10 UU No. 3 Tahun 2014 tentang perindustrian. Lebih lanjut, Wagub mengatakan dimana dengan disusun dan ditetapkan-
nya Raperda tentang Pembangunan Industri Babel Tahun 2018-2038, akan memberikan kepastian hukum sekaligus menjadi pedoman bagi pelaksanaan Pembangunan Industri di Babel. “Pembangunan industri ini adanya diberbagai bidang yakni di bidang industri pariwisata, industri yang berkaitan dengan masalah pertambangan dan lain sebagainya, oleh karena itu melalui Raperda ini kita akan susun dan ditetapkannya Raperda Pembangunan Industri Babel Tahun 2018-2038 ini, sehingga diharapkan menjadi penunjang dalam mencapai visi dan misi pembangunan industri di Indonesia khususnya di Babel,” tuturnya. Wagub menambahkan sehingga pesatnya perkembangan industri suatu Negara, tentu akan menjadi pemicu perkembangan ekonomi bagi negara tersebut. “Untuk itu kita harapkan melalui rapat paripurna ini bisa dibahas oleh DPRD, dengan tujuan untuk mendapatkan masukan dan saran dari seluruh anggota DPRD Babel, maka dengan Raperda tersebut akan menjadi lebih sempurna dan dapat di proses lebih lanjut, sehingga perkembangan ekonomi bagi negara tersebut khususnya di Babel ini,” tutupnya. (wa)
Percepatan Pembentukan Kabupaten Bangka Utara Menjadi Perhatian Khusus Gubernur Babel PANGKALPINANG – Perhatian Erzaldi Rosman, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada perkembangan percepatan pembentukan Kabupaten Kepulauan Bangka Utara dimotori oleh Forum Komunikasi Daerah Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (Forkoda PP DOB) Bangka Utara terus dipantaunya. Perwakilan Forkoda PP DOB Bangka Utara yang diketuai Heru Kailani, diundang langsung oleh Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman guna menanyakan secara langsung perkembangan atau progres kerja yang sudah tercapai pada saat ini. Dalam pertemuan tersebut rombon-
gan perwakilan Forkoda PP DOB Bangka Utara saat itu juga didampingi Johan Murod Tokoh perjuangan provinsi Bangka Belitung, dan mereka diterima oleh Erzaldi Rosman diruang kerjanya di Kantor Gubernur Babel. Di pertemuan tersebut, Heru Kailani menyampaikan bahwa saat ini untuk dukungan dalam bentuk politik sudah mencapai 80℅, seperti pengalangan tanda tangan dari anggota DPR RI maupun dalam bentuk administrasi lainnya, seperti penyusunan dokumen kajian akademis yang saat ini disusun oleh putra putri kelahiran Bangka Belitung. Heru menyebutkan dukungan politik lainnya, Ketua DPRD Kepulauan Babel Didit Srigusjaya bersama anggota DPRD Babel lainnya berjanji akan mengagendakan
usulan percepatan pembentukan Kabupaten Bangka Utara di paripurnakan pada Februari mendatang. “Kita berharap ini secepatnya dilaksanakan agar usulan percepatan pembentukan Kabupaten Bangka Utara ini pada Februari mendatang dapat di paripurnakan,” jelasnya. Menanggapi hal tersebut Erzaldi Rosman langsung meminta kekurangan dukungan tanda tangan dari anggota DPR RI dan akan mengurusnya melalui fraksi partai Gerindra di pusat. “Mana berkasnya biar saya saja membawa langsung ke Jakarta, melalui fraksi Gerindra Komisi IV Pak Edi Prabowo bisa membantu menggalang tanda tangan dukungan yang kurang itu,” ujar Erzaldi kepada wartawan, Selasa (15/01/2019). Kemudian, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung juga memberikan masukan agar kajian akademis juga melibatkan Universitas Bangka Belitung (UBB). “Jangan lupa Pak Doktor Ibrahim dan Prof Bustami dilibatkan dalam penyusunan dokumen kajian akademisnya selain putra putri kelahiran Bangka Belitung yang lainnya, saya ingin pembentukan Kabupaten Bangka Utara semua elemen masyarakat dan tokoh-tokoh terlibat langsung,” ucapnya. “Bukan itu saja, selain dukungan eksekutif dukungan dari legislatif sangat penting, dan bukan hanya satu partai saja yang harus kita lakukan, tapi seluruh partai politik harus mendukung semua, kalau semua terkondisikan, InsyaALLAH Kabupaten Bangka Utara cepat terbentuk,” tambah Erzaldi. Lebih lanjut, Erzaldi juga berpesan agar masyarakat Belinyu, Riau dan Silip tak mengenal lelah memperjuangkan kabupaten Bangka Utara. “Lakukan yang terbaik buat masyarakat jangan pernah mengenal pamrih, dan terus berkoordinasi dengan bupatinya dan anggota DPRD Kabupaten Bangka, karena mereka ikut serta menentukan perjuangan kalian,” tegas Erzaldi. Sementara itu, Johan Murod selaku Tokoh Perjuangan Provinsi Bangka Belitung juga menyampaikan bahwa pada tanggal 21 Januari 2019 ini Forkoda PP DOB Bangka Utara akan ikut serta dalam aksi nasional di istana presiden dengan dikomandoi oleh Forkonas PP DOB, guna menegaskan kepada Presiden RI Jokowi agar pembentukan Kabupaten dan provinsi segera direalisasikan. “Kita akan ikut aksi nasional dalam menyampaikan aspirasi masyarakat Babel agar pembentukan provinsi dan kabupaten baru segera terbentuk sebelum bulan April ini,” tutupnya. (*/wa)
RABU - SELASA
CONNECTION
23 - 29 JANUARI 2019
11
PHRI Rumah Besar Bersama
Ciptakan Imlek Harmoni PERAYAAN Imlek 2570 tepatnya pada 5 Februari 2019 mendatang sebagai sebuah tradisi yang membudaya di Kepulauan Bangka Belitung sudah sangat terasa. Menjelang imlek dan hari H imlek diselenggarakan berbagai acara seperti festival, bazaar dan berbagai atraksi barongsai dan liong. Di Vihara Budha Maitreya, Pangkalpinang telah digelar bazaar dan berbagai kegiatan lainnya. Sedang di Klenteng Amal Bati Jalan Laut Sungailiat akan digelar Festival Harmoni Imlek. Festival Harmoni Imlek yang digelar 4 Februari 2019 ini menurut Yusak akan dimeriahkan dengan Festival Payung Imlek, Festival Pohon Hoki, Food Bazaar, Pesta Kembang Api, Vici Dance, Extreme Fire Dance, Unique Performance, Oriental Art Fashion dan Lomba Fotografi, Lomba Kreasi Lampion dan Barongsai. Di Aroma Laut Restaurant/Neptune Club sudah menjadi tradisi menggelar Festival Imlek di Neptune Club Resto yang terletak di bibir Pantai Pasir Padi. Manager Operasional Aroma Laut
(Neptune Club), Subhan mengatakan akan menghadirkan MC Kidh Casanova, Jesica Wijaya selaku Lipsinger. “Bukan hanya itu saja penghujung juga akan dihibur oleh Chinese Fashion Dance, Barongsai serta pesta kembang api,” ujar kata Subhan kepada negerilaskarpelangi.com, Selasa (22/01/2019). Subhan juga menyampaikan, “Aroma Laut bagi-bagi angpao mulai dari 20 Januari – 05 Februari 2019 dengan berbagai hadiah mulai dari tiket pesawat, voucher menginap di hotel, voucher makan, dan masih banyak hadiah yang menarik lainnya,” jelasnya. “Untuk bagi-bagi angpao ini setiap melakukan transaksi minimal Rp 300.000 berkesempatan mendapatkan angpao di pohon hoki,” tambah Subhan. Subhan menyebutkan tidak hanya sebatas hiburan dan angpao yang akan diberikan. Neptune akan memanjakan lidah para pengunjung dengan menumenu special dari Negeri Tirai Bambu. “Sesuai dengan tema kita yakni “Shanghai Night Party” salah satunya kita akan menyediakan menu Chines Food Corner, yang mana nantinya kita manjakan pengunjung dengan menumenu Chines,” tutupnya. (*)
Dukung KEK Bangka,” kata Yan Megawandi usai memimpin rapat koordinasi, Selasa (22/1-2019) di ruang rapat Bappppeda Babel. Perjanjian yang disepakati antara kedua belah pihak antara lain, berkomitmen mendukung KEK dan teknologi penambangan yang digunakan dalam wilayah bersama tersebut yaitu teknologi penambangan yang ramah lingkungan. “Rapat ini menyepakati kedua belah pihak akan saling mendukung. Misalnya, teknologi yang diterapkan PT Timah dalam penambangan harus ramah lingkungan, paska tambang ada modifikasi atas persetujuan ESDM, jangka waktu disesuaikan dengan masa penandatangan KEK dengan peresmian,” jelas Yan. Investasi Rp 5,1 Triliun Direktur PT Pantai Timur Sungailiat (PTS) Ir Thomas Jusman MM menyatakan nilai investasi yang dibutuhkan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai
Rp5,3 triliun. “Rp4,6-Rp4,8 triliun untuk pembangunan 20 tahun berjalan, tapi diluar infrastruktur sekitar 600 miliar. Jadi total yang dibutuhkan sekitar Rp5,3 triliun,” kata Thomas kepada wartawan usai menghadiri rapat pembahasan perjanjian antara PT Timah Tbk dengan PT Timur Sungailiat dalam mendukung KEK Pariwisata, di ruang rapat Bappppeda Babel, Selasa (22/01/2019). Thomas menyampaikan luas KEK Sungailiat Bangka mencapai 273 hektar dan 18 hektar ini bersinggungan. “Luasan Wilayah yang telah disetujui 273 hektar yang jadi wilayah bersama 18 hektar di dalam kawasan izin lokasi KEK 600 hektare. Disepakati normatif, untuk penambangan 3 tahun kalau bisa dua tahun lebih cepat dengan teknologi ramah lingkungan,” kata Thomas. Thomas menjelaskan KEK Pantai Timur Sungailiat, mengusung tema integrated coastal entertainment destination, akomodasi (hotel, resort, dan glamping, homestay). (*)
BELITUNG - Ketua Umum BPD Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangka Belitung (Babel) Bambang Patijaya (BPJ) mengapresiasi perkembangan industri pariwisata di Pulau Belitung, Babel. "Kita memberikan apresiasi kepada perkembangan pariwisata di Pulau Belitung, yang agak sedikit berbeda dengan Pulau Bangka," kata Bambang Patijaya, Jumat (18/1/2018) sore. "Dua pulau (Bangka dan Belitung) berbeda, semangatnya juga beda. Saya apresiasi Belitung, terus terang karena atmosphere wisatawan dan dinamika pariwisataBelitung lebih tinggi," kata BPJ, nama akrabnya. Bambang menyampaikan jumlah hotel di Belitung lebih banyak daripada Bangka, meskipun Bangka lebih luas dua kalinya dari Belitung. Tercatat, di Belitung jumlah kamar ada 1.940 an tidak termasuk di Belitung Timur sedangkan di Bangka jumlah kamar ada 1.850 itu pun di satu pulau. Pertumbuhan hotel di Belitung, kata Bambang, baik, dan bagus. “Namun, ada suatu permasalahan yang harus dipecahkan bersama-sama terkait mahalnya harga tiket pesawat menuju Babel dalam waktu dekat ini,” ungkap Bambang. Mantan Ketua KNPI Kepulauan Bangka Belitung ini mengajak mencari solusi, "Kita jangan pernah lupa, salah satu hakikat pariwisata adalah traveling, itu bagian penting. Bagaimana pelaku traveling dengan mudah datang ke sini tentunya menggunakan pesawat.”
Oleh: Abdullah Randi
Bahkan, lanjut Bambang Patijaya, begitu tahu harga tiket pesawat ke Babel itu mahal, PHRI Babel langsung menyuarakan hal itu ke media massa agar terdengar ke telinga pemerintah untuk segera diselesaikan polemiknya. Akhirnya terjadi penurunan harga tiket yang perlu kita cek bersama. "Jangan sampai ada sektor tertentu dalam industri pariwisata mengambil keuntungan dari situasi seperti ini. Pasalnya, kita ingin orang yang mau datang ke Babel itu merasa nyaman," tegasnya. Pria yang akrab disapa BPJ itu mencontohkan harga tiket pesawat menuju ke Pulau Babel sekira Rp800900 ribu, kemudian ke Pulau Bali itu harganya Rp900, para wisatawan mau pilih ke mana? Beberapa tahun lalu, PHRI Babel sering mengampanyekan dan mensosialisasikan orang untuk datang ke Babel, karena terbang cuma Rp1 jam biaya tiket Rp400 ribuan wisatawan sudah sampai. Ini kita berbicara soal fakta. "Kita pikir dengan situasi seperti ini industri pariwisata pelan-pelan terancam dan jangan berlarut-larut.
Ini kan terjadi sejak 29 Oktober lalu ketika Lion Air jatuh di Perairan Karawang, menyebabkan harga tiket melonjak naik. Khusus PHRI, Bambang mengajak anggota PHRI agar pertemuan PHRI membawa manfaati," kata BPJ. WKU KADIN Babel, WKU Perbasi Babel dan WKU KONI Babel itu berharap semua pelaku industri pariwisata dapat memperkuat kesamaan sikap ketika mengatasi permasalahan. "Kita tidak boleh fight sendiri, tentu akan berbeda. Tetapi, ketika organisasi ini maju maka akan berbeda dan akan lebih diperhatikan sehingga bobot kualitas pariwisata di Belitung semakin baik," kata Bambang Patijaya. "Mari kita gunakan PHRI bersama-sama menaikkan mutu dan kualitas usaha kita baik di hotel maupun restoran. Sehingga bisnisnya kita dapat, pariwisata meningkat, dan semua aspek dapat manfaatnya dalam memajukan bisnis kita masing-masing," sambungnya. "Saya sangat mengapresiasi kawan-kawan anggota dari PHRI Belitung, dan mari jadikan PHRI sebagai rumah besar kita," tutup Bambang Patijaya bersemangat. (tim/*)
Jantung Ekonomi yang menjadi satu bukti keseriusan duet Jokowi-JK dalam menciptakan strategi meraup devisa dengan cara cepat dan mudah. Luar biasa memang. Pariwisata dimasukkan dalam program utama, program prioritas, selain infrastruktur, pangan, energi dan maritim. Program Penetapan 100 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata juga mengartikulasikan strategi ekonomi Jokowi terhadap sektor pariwisata. Di Babel, selain KEK Tanjung Kelayang yang telah ditetapkan lebih dulu, kini sedang diperjuangkan dua KEK di Bangka yaitu KEK Pariwisata Sungailiat Bangka dan KEK Pariwisata Tanjung Gunung, Bangka Tengah. Ketua Umum GIPI Babel mengibaratkan KEK Pariwisata itu bagaikan gelombang yang berdaya dan berdampak besar sektor pariwisata. “KEK itu bagaikan gelombang yang berdaya ungkit ekonomi yang jelas. Tanpa KEK, pariwisata itu hanya seperti riak-riak kecil yang tak berdampak bahkan tak terasa,” kata Djohan Riduan Hasan. Dalam kalkulasi ekonomi bisnis Djohan Riduan Hasan setuju dengan kalkulasi Presiden Jokowi, Menteri Pariwisata maupun para senior GIPI. “Kita bisa membandingkan dengan sektor Pertambangan dan Perkebunan Sawit yang istilahnya kita siapkan dengan golok dan berdarah-darah,
hasilnya tidak seberapa,” kata Djohan. Djohan mengungkapkan luar biasanya pariwisata sebagaimana Bali, Thailand. “Pariwisata yang disiapkan oleh Thailand dengan senyam senyum dan tidak menggunakan golok, hasilnya berlipat-lipat dari pada pertambangan dan pertanian. Presiden Jokowi tepat mengangkat pariwisata menjadi prioritas utama penghasil devisa,” simpul Djohan Riduan Hasan. Wisata Berkobar Kini, pariwisata nasional dan daerah berkobar. Investor pun semakin percaya akan masa depan pariwisata Indonesia dan daerah. Deregulasi yang cepat dan serius jelas terasakan. Bahkan sektor pariwisata diyakini bakal menjadi pemasok devisa terbesar. Itulah CEO commitment, terminologi Menteri Pariwisata Arief Yahya; mulai dari Walikota, Bupati, Gubernur, Menteri dan Presiden. Jokowi tercatat sebagai presiden yang sering meninjau sendiri obyek wisata, meningkatkan anggaran promosi, menggelar rapat terbatas bidang pariwisata yang menghadirkan pelaku usaha, wapres, menko hingga menteri terkait. Di akhir tahun 31 Desember 2015, Presiden Jokowi menghabiskan malam tahun baru di Raja Ampat, Papua, yang merupakan nomor satunya
wisata bahari bawah laut. Presiden Jokowi juga meninjau Komodo di Labuan Bajo, Danau Toba di Sumatera Utara, Belitung di Babel, Tanjung Lesung di Banten, sampai ke Borobudur di Jawa Tengah. Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Didien Junaedy memberi apresiasi pada Presiden Jokowi. “Pariwisata Indonesia sudah berjalan di rel yang benar. Wisatawan mancanegara dari tahun ke tahun meningkat dan akan ditingkatkan menjadi 20 juta wisman. Devisa juga akan ditingkatkan menjadi 20 miliar dollar AS. Jumlah rakyat yang bekerja 3 juta, akan ditingkatkan menjadi 7 juta," kata Didien. Didien punya hitung-hitungan. Pariwisata merupakan sektor yang paling cepat ciptakan lapangan kerja. Cost-nya hanya 3.000 dollar AS per job. Sektor lain butuh 50.000 dollar AS. Keunggulan pariwisata Indonesia, kata Didien, menjadikan Indonesia memiliki pertumbuhan 7,2 persen per tahun. Angka ini sudah jauh lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan pariwisata dunia yang mencatatkan angka 4,7 persen. Dengan jumlah turis dunia yang mencapai 1,3 miliar orang, maka masih ada potensi untuk meningkatkan pertumbuhan kunjungan wisata termasuk Kepulauan Bangka Belitung. (*)
Natal Oikumene dan Jubilate Deo, Daniel Frendi Aritonang (Indonesian Voice). Sebelum bersukacita dalam musik dan nada diselenggarakan liturgi ibadah Natal bertema “Yesus Kristus Hikmat bagi Kita” dengan kotbah oleh Uskup Pangkalpinang, Prof Dr Adrianus Sunarko OFM. Liturgi ibadah Natal dibuka dengan prosesi para
pastor dan pendeta. Ketua Umum Panitia Natal Oekumene, Budiman Ginting mengatakan perayaan natal bersama ini akan dihadiri sekitar 5.000 umat kristiani se Kepulauan Bangka Belitung. “Pada perayaan kita juga mengundang Forkompimda Provinsi Babel, Kota dan Kabupaten se Babel,” kata Budiman Ginting.
Pendeta AJ Bawole sebagai penasehat mengajak umat Kristiani untuk menguatkan persaudaraan dalam oekumene untuk semakin ambil bagian dalam bersinergi dengan elemen Negeri Serumpun Sebalai dan menciptakan dan menjaga harmoni yang selama ini telah terjalin dengan baik. (ags)
12 GOOD GOVERNMENT
RABU - SELASA
23 - 29 JANUARI 2019
Bateng Raih Piala Adipura & Penghargaan Nirwasita Tantra Bupati Bateng Sumringah
BUPATI Kabupaten Bangka Tengah, DR H Ir Ibnu Saleh MM mendapatkan kehormatan menerima secara langsung Piala Adipura yang diserahkan Wakil Presiden RI H Jusuf Kalla di Auditorium Dr Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti Gatot Subroto Jakarta Pusat. Senin,(14/01/2019). Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) merupakan salah satu dari 129 Kabupaten/Kota yang dianugerahkan penghargaan Adipura. Saat menerima piala Adipura Ibnu Saleh tampak sumringah alias terlihat sangat baha-
gia. Bukan hanya penghargaan Adipura, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah juga mendapatkan penghargaan Nirwasita Tantra untuk kategori pemimpin yang peduli akan lingkungan serta respon akan permasalahan lingkungan. Penghargaan tersebut hanya diberikan kepada 12 Kabupaten/Kota, salah satunya Kabupaten Bateng. Untuk Kabupaten Bateng mendapatkan juara pertama untuk kategori kota kecil dan merupakan kabupaten yang pertama kali dan satu-satunya kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang menerima penghargaan tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI beserta jajaran Gubernur, Bupati/Walikota dan Pimpinan DPRD se-Indonesia. Bupati Bateng DR Ir H Ibnu Saleh MM dan Ketua DPRD Alghafry Rahman ST langsung menerima penghargaan tersebut yang diberikan oleh Wakil Pres-
iden RI, Jusuf Kala bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bateng, Ali Imron menyebutkan bahwa penghargaan Adipura ini diperoleh berkat kerja keras tim baik dari pemerintah daerah yang didukung oleh unsur DPRD bersama-sama masyarakat Bateng khususnya yang sudah bekerja keras dalam mendapatkan penghargaan bergengsi ini. "Awal tahun ini kita mendapatkan 2 penghargaan langsung, selain penghargaan Adipura, Pemkab Bateng dan Pimpinan DPRD juga menerima penghargaan Nirwasita Tantra, yaitu penghargaan yang diberikan kepada Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD yang sangat peduli dengan lingkungan,"ujarnya Sementara Ketua DPRD Bateng, Algafri Rahman ST mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang terlibat dan mengajak kepada semua lapisan masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan serta tidak membuang sampah sembarangan. "Puji Syukur Kepada Allah SWT penghar-
gaaan Adipura kembali kita dapatkan semoga kedepannya kita mendapat penghargaan Adipura Kencana,"tuturnya Bupati Bangka Tengah DR Ir H Ibnu Saleh MM menyampaikan apa yang sudah diraih ini merupakan prestasi semua unsur masyarakat yang harus terus dipertahankan dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kesadaran tinggi masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya. "Alhamdulillah Piala Adipura bisa kita dapatkan kembali dan ini tidak terlepas dari kerja keras kita semua terkhusus petugas kebersihan dan penataan lingkungan serta unsur legislatif yang telah banyak mendukung dan terimakasih yang setinggi-tingginya saya ucapkan kepada masyarakat Kota Koba dan sekitarnya yang telah menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar, semoga pengelolaan kebersihan terus meningkat dengan didukung inovasi-inovasi yang berkembang agar kedepan tidak ada lagi sampah yang dibuang sembarangan,"ujar Orang Nomor Satu Bateng tersebut.(adv/hfe)
kuning Pemkab Basel yang terus menjaga kebersihan lingkungan di Negeri Junjung Besaoh. “Penghargaan kebersihan kabupaten Bangka Selatan 2018, merupakan piala Adipura ke dua yang kita dapat secara berturut setelah tahun 2017 lau kita mendapatkan yang pertama kalinya,” kata Justiar, Selasa (15/1). “Keberhasilan ini tentunya tidak lepas dari peran serta masyarakat Bangka Selatan yang selalu sadar akan kebersihan lingkungan, terutama di lingkungan sekitar, juga ada peran tim kuning dan tim hijau yang selalu terus membantu untuk membersihkan sampah di Negeri Junjung Besaoh ini,” lanjutnya. Selain itu, Ia juga menjelaskan, tentunya kebersihan pengelolaan sampah ini yakni merujuk peraturan Bupati Basel nomor 51 ta-
hun 2018 tentang kebijakan dan strategi kabupaten Basel dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis lainnya. “Bahwa pengelolaan sampah yang baik menjadi program Adipura kabupaten Bangka Selatan yang kedepannya harus menjawab target-target yang menjadi komitmen yang dimana target pengurangan mencapai 20 persen dan penanganan 80 persen pada tahun 2019,” jelasnya. Untuk itu, ia berharap secara bersama-sama bersinergi dalam meningkatkan kebersihan lingkungan hidup di Basel. “Saya mengharapkan baik masyarakat, jajaran pemerintah dapat bekerja lebih giat lagi, terutama para petugas kebersihan tim kuning dan tim hijau,” harapnya.(adv/tra)
Bangka Selatan Sudah 2 Kali Mendapatkan Piala Adipura TOBOALI – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan kembali mendapatkan piala Adipura untuk tahun 2018. sebelumnya di tahun 2017 piala Adipora pun diraih Basel dan satunya lagi mendapatkan sertifikat Penghargaan Adipura. Piala Adipura 2018 diberikan langsung oleh
Wakil Presiden RI Yusuf Kalla di Gedung Auditorium Dr. Soedjarwo Mandala Wanabakti, Jakarta Pusat pada Senin (14/1). Usai mendapatkan piala Adipura 2018, Bupati Bangka Selatan, Drs. H. Justiar Noer membawa piala Adipura ke Negeri Junjung Besaoh yang dihadirkan oleh Forkopimda Basel, Stakeholder dan petugas kebersihan Basel, Selasa (15/1) di Balai Daerah Pemkab Basel. Dalam sambutannya, Justiar mengatakan pencapaian piala Adipura 2018 Basel tidak lepas dari peran serta masyarakat Basel yang sadar akan kebersihan lingkungan dan juga turut dibantu peran pasukan