Skip to main content

Prestasi Kep. Babel

Page 1

medialaspela

JUMAT - KAMIS

23 - 29 NOVEMBER 2018

Edisi No 144 13 HALAMAN

Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra

Design Graphic: Paudar/LASPELA

Tahun 2000 Tahun 2018 Tahun 2001 Tahun 2018

6,4 T 65,1 T 36 Kecamatan 52 Kelurahan 263 Desa 47 Kecamatan 82 Kelurahan 309 Desa

PDRB

DAERAH

kapasitas anggaran Tahun 2002 266,4 M PAD 2002 48,8 M 2,3 T apbd Tahun 2017 PAD 2017 709,83 M

PENDAPATAN DAERAH

Tahun 2001 Tahun 2018

INFRASTRUKTUR JALAN

977,76 Km 1.499,73 km

Tahun 2018 Triwulan kedua

0,281%

Prestasi Kep. Babel Babel Tuan Rumah Pertinas SWBB

Bawaslu Kepulauan Babel Gelar STPLPP

Bakti Pramuka Kuatkan Karakter Bangsa

Peserta Pemilu Wajib Paham STTP

Gubernur: Karakter Jadi Filter Bangsa Melati: SWBB Dihadiri 1.550 Peserta

PANGKALPINANG - Pemerintah

INDEX

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali menjadi tuan rumah Perkemahan Tingkat Nasional (Pertinas) Saka Widya Bakti Budaya (SWBB) I Tahun 2018 di Bumi Perkemahan Depati Amir, Desa Balunijuk, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan

Hal 3 Hal 12

Bangka Belitung. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy yang diwakili Ketua Pimpinan Saka Widya Budaya Bakti Nasional Haris Iskandar, didampingi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman, SE MM, Ketua Kwartir Daerah Bangka Belitung Ny. Melati Erzaldi memukul bedug bertalu-talu tanda Perkemahan Bakti Satuan Karya Pramuka Widya Budaya Bakti Tingkat Nasional Tahun 2018 (Pertinas SWBB 2018 ), di Bumi Perkemahan Depati Amir, Balun Ijuk, Sungailiat, Selasa (20/11/2018). Bertema "Bakti Pramuka untuk

PANGKALPINANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan Sosialisasi Pengawasan Tahapan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden (STPLPP) 2019 se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Hotel Soll Marina Bangka Tengah, Senin (19/11/2018). Divisi Pengawasan Humas dan Hubal Bawaslu Babel, Andi Budi Yulianto mengatakan melalui STPLPP, Bawaslu Kepulauan Babel memberikan pembekalan kepada peserta pengawasan, sehingga mereka memahami betul fungsi dan aturan tingkat pengawasan khususnya di kabupaten/kota. "Saat ini banyak sekali kampanye peserta pemilu yang kurang memenuhi prosedur seperti Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP)," kata Andi kepada LASPELA Media Group. "Dari bentuk peserta pemilu sudah kita laksanakan beberapa waktu lalu. Pada setiap pelaksanaan kampanye harus dilengkapi dengan STTP. Dan kita juga libatkan Kesbangpol dan Satpol-PP untuk memberikan pemahaman bagaimana fungsi STTP, sehingga mereka paham betul akan aturan-aturan main tersebut," lanjut Andi. Andi menyebutkan sebelumnya Bawaslu di tingkat kabupaten/ kota sudah menyampaikan fungsi STTP ini kepada jajarannya di tingkat Panwascam agar jangan sampai nantinya ada pemahaman yang berbeda antara bawaslu kabupaten/kota dengan bawaslu babel maupun di tingkat paswancam. "Untuk itu kegiatan ini merupakan momen yang cukup tepat kami

laksanakan mengingat masih panjangnya masa kampanye, sehingga kita satu suara nantinya. Alat peraga kampanye (APK), atau alat peraga non APK masih ada multitafsir dan dilanggar baik itu di tingkat daerah maupun di tingkat nasional," kata Andi menjelaskan. Untuk pengajuan STTP, kata Andi, sebetulnya pihaknya sudah mendorong peserta pemilu agar STPP ini dibuat secepatnya. "Kita kembali kepada kebijakan peserta agar STTP ini segera dibuatkan. Sebagai contoh terjadinya keributan di daerah mereka saat kampanye maka akan menjadi kerepotan bagi pihak kepolisian. Tapi jika sudah membuat STPP ini maka mereka akan memiliki kewajiban melakukan pengamanan dan pengawasan," tutur Andi. Urus STTP Mepet Kasubdit Politik Dir Intelkam Polda Babel, AKBP Imam mengatakan bahwa untuk STTP sudah tidak asing lagi. Pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan tim di tingkat Polres, Polsek kabupaten/ kota. "Namun pada saat praktek kita di lapangan sering direpotkan teman-teman dari partai, timses caleg. Pelaksanaan besok pagi, pen-

gajuannya hari ini. Dan ini terjadi tidak hanya pada pilkada serentak tapi pada pilgub dan pilkada sebelumnya," kata Imam. Imam lebih lanjut menyayangkan, "Jadi mereka memberitahu mepet-mepet harinya, dan inginnya dikeluarkan hari itu juga. Ini yang membuat kita jadi kerepotan karena kita harus lakukan survei dulu apakah tempatnya layak atau tidak, bentuk kampanye seperti apa tertutup atau terbuka," lanjut Imam. Imam menuturkan pihaknya tidak ada rekomendasi menolak tapi lebih ke rekomendasi tempatnya seperti apa, kapasitas dengan jumlah massa yang hadir dengan tidak mengganggu zona kampanye calon lain. "Untuk itu kita bekerjasama termasuk dengan KPU karena surat yang di keluarkan akan kita tembuskan," jelas Imam. Ia menambahkan penertiban dan penyerahan STTP tersebut diterbitkan paling lambat tiga hari sebelum kampanye dilaksanakan. "Kepolisan tidak bisa jalan sendiri. Harus bersamaan dengan Bawaslu, KPU. Karena kunci utama suksesnya kampanye damai adalah keharmonisan tiga pilar, yakni Bawaslu, KPU, Kepolisian," tegas Imam. (wa)


2 EKONOMI BISNIS

JUMAT - KAMIS

23 - 29 NOVEMBER 2018

Mufida Jusuf Kalla Minta Perajin Lebih Giat dalam Hadapi Persaingan Global PANGKALPINANG – Istri Wakil Presiden RI, Mufidah Jusuf Kalla secara resmi membuka langsung kegiatan sinergi kementerian KUKM dan kementerian perdagangan dengan Dewan Kerajinan Nasional dan TP PKK untuk meningkatkan daya saing UMKM, di hotel Novotel Bangka Tengah, Kamis (15/11/2018). Dalam sambutannya Mufidah menyampaikan bahwa saat ini industri kerajinan telah berkembang dengan pesat di seluruh pelosok Nusantara. “Seperti halnya dari skala mikro, kecil sampai menengah mengingat bahan baku lokal banyak tersedia seperti berbagai serat alam untuk anyaman, kapas untuk benang, tanah liat untuk keramik, kayu, batuan, logam,” kata Mufida. Diakui Mufida adapun persaingan produk kerajinan di pasar global semakin ketat, baik itu produk dalam neg-

eri maupun dengan produsen kerajinan dari negara tetangga, sehingga berbagai kendala dihadapi terutama dalam hal permodalan, pemasaran, teknik produksi. “Untuk itu diperlukannya upaya-upaya nyata untuk mendorong para perajin agar lebih giat lagi dalam berusaha agar dapat bersaing,” ujarnya. Disampaikan Mufida adapun maksud dan tujuan dari kunjungan kerja Dekranasda ke Bangka Belitung ini untuk memberikan motivasi para pengurus Dekranasda Provinsi, kabupaten/ kota yang ada di Babel dalam membina dan mengembangkan produk-produk kerajinan yang berdaya saing sehingga laku dipasaran. “Sekaligus untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi untuk dicarikan upaya pengamanannya. Untuk diketahui pengembangan tenun cual merupakan salah satu program prioritas Dekranas untuk pengembangan tenun,” ucapnya.

Mufidah yang juga menjabat sebagai ketua umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) juga berdialog dengan ratusan pelaku UMKM, koperasi, anggota PKK dan Dekranasda se Babel yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. “Sekaligus membuka kegiatan sinergi Dekranas dengan kementerian KUKM dan kementerian perindustrian dalam upaya meningkatkan daya saing UMKM perajin di Babel,” terangnya. Ia menambahkan adapun kegiatan meliputi sosial-

isasi program KUR, bimbingan teknis peningkatan kualitas produk UMKM, pelatihan kewirausahaan, pelatihan vocational pewarnaan alam batik Babel, sosialisasi dana bergulir, Bimbingan teknis IKM pakaian jadi berbahan kain cual, bantuan peralatan alat tenun bukan mesin (ATBM) dan mesin jahit “Saya berharap kunjungan tersebut peran Dekranas dan Dekranasda dapat terus ditingkatkan untuk mengetahui dan menggali terus potensi produk kerajinan yang dapat dikembangkan di Babel,” tutupnya. (wa)

HIPMI, BI Serta Diskop UMKM Babel Gelar FGD PANGKALPINANG – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tengah gencar dalam mengupayakan peranan UMKM dalam perkembangan ekonomi pasca tambang. Untuk menyikapi hal tersebut, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Babel bersama Bank Indonesia dan Dinas Koperasi UMKM menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Lantai 3 KPw Babel, Selasa pekan kemarin. Ketua Umum BPD HIPMI Babel, Raden Indra Sandy mengatakan bahwa diadakannya FGD untuk mengkoordinasikan pemahaman tentang pemberdayaan UMKM dalam rangka mendorong perekonomian Bangka Belitung terhadap stakeholder yang ada. “Focus Group Discussion (FGD) ini penting dilaksanakan, sehingga kita tahu sejauh mana peran pemerintah serta stakeholder lainnya dalam membina UMKM ini baik dari segi kebijakan, pendanaan serta pendampingannya. Esensinya kan untuk kemajuan Bangka Be-

litung,”ucap Sandy, sapaan akrabnya. Sementara, Kepala Perwakilan Kantor BI Babel, Tantan Heroika menyebutkan dalam tahap mana saja UMKM Babel itu yang sedang berjalan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sehingga bisa dicari jalan keluar untuk kemajuan UMKM secara bersama dan sinergi. ” UMKM di Babel ini apakah dalam proses pertumbuhan , pengembangan dan kemandirian. Jadi, UMKM sejauh mana yang sudah mandiri dan fase mana dari 3 hal tersebut. Itu kan bisa kita lanjuti mengenai hal tersebut dan sesuai dengan kewenangan masing-masing stakeholder,” terangnya. Sedangkan pada kesempatan itu, Dinas Koperasi dan UMKM Babel membeberkan mengenai fase-fase atas UMKM tersebut yakni pertumbuhan, pengembangan dan kemandiriannya sudah sejauh mana. Selama FGD berlangsung dibukalah tanya jawab antara HIPMI, BI serta Dinas Koperasi dan UMKM Babel untuk membahas mengenai permasalahan apa yang terjadi didunia UMKM saat ini.(ar)

MNC Sekuritas Hadir di Pangkalpinang PANGKALPINANG – MNC Sekuritas kini melebarkan sayap di Pangkalpinang, peresmian hadirnya MNC Sekuritas di kota serumpun sebalai berlangsung di kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) cabang Pangkalpinang, Senin (19/11/2018). Hadirnya Produk baru dalam penanaman investasi ini di resmikan langsung oleh Fifi Virgantria selaku Direktur IT dan Online Trading MNC Sekuritas dengan pemotongan tumoeng sebagai simbol, di serahkan langsung kepada Kepala Cabang MNC Sekuritas Pangkalpinang Rizal Manullang. MNC Sekuritas Pangkalpinang merupakan cabang ke-119, Fifi menjelaskan Pangkalpinang merupakan kota yang mempunyai prospek bagus untuk para

investor-investor join di MNC Sekuritas. “Jadi kota Pangkalpinang ini memang mempunyai prospek yang bagus, memang ini sangat bangus sekali, baik untuk masyarakat Pangkalpinang khususnya dan kepualauan Bangka pada umumnya,” terangnya. “Dan kami tentu sangat optimis, karena saya melihat aura temen-temen di Bangka ini bagaimana intansi mereka untuk berinvestasi,” tuturnya Ia pun berharap Investasi di Babel dapat membudaya, “Sehingga temen-temen investor ter Edukasi dengan baik untuk pasar modal Indonesia,” harapnya. Kepala Cabang BEI Pangkalpinang Yoseph Kaburuan mengungkapkan dengan hadirnya MNC Sekuritas dapat menambah jumlah SDM dan ikut Mengedukasikan Masyarakat Babel. “Jadi kita ingin menubuhkan Investor-investor baru di sini,” jelasnya. (dnd)


JUMAT - KAMIS

LIPUTAN KHUSUS 3

23 - 29 NOVEMBER 2018

PANGKALPINANG

Kota Seribu Walikota Naikkan Molen Fokuskan Pangkalpinang Insentif RT/RW, Ustadz & Ustadzah Kota Industri Wisata Berbasis Perdagangan dan Jasa Maulan Aklil Walikota Pangkalpinang

PANGKALPINANG - Sebagai pusat ibukota Provinsi Bangka Belitung, tentu Pangkalpinang harus dijadikan contoh bagi

M Sopian Wakil Walikota Pangkalpinang

daerah lainnya. Kota yang berpenduduk ratusan ribu ini akan dijelma menjadi kota industri wisata dengan berbasis perdagangan dan jasa. Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil menyebutkan bahwa industri wisata akan dijadikan pendapatan utama daerah disamping sektor lainnya. Menurut Molen sapaan akrab walikota baru ini, event-even wisata dapat menjadi solusi memanggil para pelaku wisata untuk datang ke Pangkalpinang. Pelaku wisata itu kata Molen bukan hanya sebatas hilirnya sa-

ja yakni para wisatawan tapi lebih daripada itu, Pemkot harus menyiapkan sektor hulunya juga yakni sarana dan prasarana penunjang wisata itu sendiri yakni Pangkalpinang harus merubah diri jadi industri wisata. “Kita contoh kota besar seperti Palembang bagaimana mendatangkan wisatawan melalui even pariwisata maupun olahraga berkelas nasional dan internasional,” ungkap Molen, beberapa waktu lalu. Ia juga berharap kedepan penjabat,ASN, dan masyarakat berlomba lomba untuk menarik even-even yang ada dipusat un-

tuk diselenggarakan di kota Pangkalpinang. “Kita harus melompat tinggi untuk mengejar ketinggalan kota Pangkalpinang dari kabupaten lainnya. Ingat kota Pangkalpinang adalah Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” tukasnya. Selain itu, kata Molen peran UMKM dan pusat kuliner yang ada di kota Pangkalpinang turut menjadi penentu keberhasilan industri wisata. Pengusaha kecil maupun menengah dapat bersinergi dengan pemerintah kota agar termaksimalnya tujuan yang hendak dicapai. (ws)

PANGKALPINNAG - Tahun 2019 mendatang akan menjadi kabar gembira bagi pengurus RT/RW, Ustadz & Ustadzah se kota Pangkalpinang. Sebab Pemerintah Kota Pangkalpinang akan menaikkan insentif mereka. Hal ini seperti yang diungkapkan Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil seusai rapat paripurna perdana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pangkalpinang, Sabtu (17/11/2018). Menurut orang nomor satu di kota Pangkalpinang ini, Pemerintah kota memprioritaskan program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Walaupun anggaran tahun 2019 nanti belum bisa 100% memasukkan program kami, tapi kami pastikan program tersebut akan lebih banyak digunakan untuk keberpihakan kepada kesejahteraan masyarakat kota Pangkalpinang. Anggaran 2019 kami akan prioritaskan menaikan insentif bagi honorer, RT/RW, ustadz dan ustadza. Ini prioritas utama kami untuk 2019 nanti tapi kalau untuk Asn belum kita naikkan,” tutur dia. Kendati demikian kata dia, pihak pemerintah akan berupaya untuk terus meningkatkan insentif sektor lainnya agar pencapaian program semuanya dapat berjalan maksimal dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat. Walikota juga menjelaskan bahwa eksekutif dan yudikatif akan membuat program untuk kepentingan masyarakat. “Perlu kita garis bawahi bahwa pemerintah akan membuat program yang bersifat umum dan untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.(ws)

WTP Bentuk Apresiasi kepada Pemkot Gelar Nikah Massal Pemerintah Daerah Desember Mendatang

Juara Umum Porprov V

Walikota Janji Buat Atlet Tersenyum PANGKALPINANG - Kota Pangkalpinang menargetkan juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov v) yang akan diselenggarakan pada bulan November-Desember 2018, di kota Koba Kabupaten Bangka Tengah. Target juara umum ini sudah menjadi skala prioritas walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil, mengingat para atlet yang diturunkan memiliki pengalaman yang cukup memadai dalam perlombaan baik ditingkat lokal maupun nasional. Ia berpesan kepada para atlet yang akan bertanding nantinya harus mempunyai semangat juang tinggi dalam setiap perlombaan sehingga bisa membawa nama Pangkalpinang harum. “Saatnya, pemuda terbaik kota Pangkalpinang ini melakukan loncatan yang lebih tinggi untuk menjadikan kota Pangkalpinang Juara umum di Porprov V di Bangka Ten-

gah,” pinta Walikota saat pengukuhan dan pelepasan konting kota Pangkalpinang untuk mengikuti Porprov V dilapangan gedung saji kota Pangkalpinang. Rabu,(21/11/2018). Atas dedikasi para atlet yang berprestasi nantinya, lanjut Walikota muda ini, Pemkot sudah menganggarkan bonus bagi para juara. Ini dilakukan sebagai wujud kota Pangkalpinang seribu senyuman. “ Semuanya harus tersenyum, Saya sudah tanda tangani bonus bagi atlit yang berprestasi. 25 juta rupiah bagi mereka yang juara. Tahun depan saya tambahkan lagi,” janji dia. Ia juga berpesan kepada atlit yang mengikuti Porprov V di Bangka Tengah untuk mempromosikan kota Pangkalpinang sebagai kota seribu senyuman. “Kabarkan kepada mereka yang mengikuti Porprov V, bahwa kota Pangkalpinang kini sudah berbeda, kota Pangkalpinang akan menjadi kota seribu senyuman,” pesannya. (ws)

PANGKALPINANG – Penyerahan penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang di dapatkan Kota Pangkalpinang, merupakan suatu bentuk apresiasi Kementrian Keuangan (Kemenkeu) Replublik Indonesia (RI) kepada Pemerintah Daerah Kota Pangkalpinang, hal ini di ungkapkan Supendi selaku Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan (DJBp) Provinsi Bangka Belitung (Babel) saat di jumpai awak media setelah penyerahaan penghargaan WTP, di Kantor Walikota Pangkalpinang beberapa waktu lalu. “Ini merupakan bagian dari apresiasi dari menteri keuangan kepada pemerintah daerah, yang memang sudah bisa menyusun dan menyajikan laporan keuangan pemerintah daerah dengan baik sesuai dengan standart akutansi pemerintah,” Ungkapnya. Dengan adanya penghargaan WTP ini, di harapkan pemerintah Kota Pangkalpinang dapat lebih mendorong dan meningkatkan governance dari laporan keuangan yang di kelolanya. “Baik uang yang bersumber dari masyarakat dan juga Pendapatan Asli Daerahnya (PAD) secara langsung maupun yng di transfer dari pemerintah,” Jelasnya. Selain itu ia juga mengungkapkan, kemandirian suatu daerah harus lebih di pacu lagi, di mana menurutnya tingkat ketergantungan Pemerintah Daerah Provinsi Bangka Belitung (Babel) masih terlalu tinggi. “Sebagaimana temen-temen dari rekan media tahu, bahwa Pemerintah Daerah di Provinsi Babel ini masih ketergantungan dengan pemrintah pusat, dan sangat tinggi yaitu masih 75 persen, termasuk pangkalpinang,” jelasnya. “Hal ini menandakan, kemandirian suatu daerah dan PAD nya masih kecil, Dari 8 pemrintah daerah dri provinsi Babel yang rendah tingkat ketergntunganya hanya di provinsi yang mencapai 6,7 persen, ini yang perlu di cari jalan keluarnya dan lebih di pacu lagi, tapi tentunya jangan sampai mempersulit masyrakat,” tuturnya. Ada 4 daerah yang menerima WTP dari kemenkeu yaitu Pemkot Pangkalpinang, Pemkab Bangka Tengah, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dan Pemkab Bangka.(dnd)

PANGKALPINANG - Menunjang icon Pangkalpinang kota seribu senyuman, Pemerintah kota Pangkalpinang berencana menggelar nikah massal bagi masyarakat kota Pangkalpinang yang belum memiliki buku nikah resmi. Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Dr Eti Fahryati, kegiatan nikah massal itu merupakan bagian dari memajukan kebudayaan daerah. "Ke depan akan ada kegiatan Isbath nikah yang akan dilaksanakan Dukcapil, kemudian untuk acara resepsi pernikahan massal ini ada unsur kebudayaan sehingga dinas pendidikan dan kebudayaan yang akan menggelar acaranya," ujar Eti beberapa waktu lalu. Ia juga menyebutkan kegiatan nikah massal itu akan dilaksanakan pada bulan Desember mendatang seusai pelatikan walikota terpilih. "Kegiatan kawin massal ini rencananya akan dilaksanakan tanggal 22 Desember mendatang, kami akan memecahkan rekor MURI, pertama tari kolosal yang akan dimainkan sekitar 3.000 orang ada dua pilihan tarian, apakah tari sambut ataukah tari campak saat ini sedang diproses tim rekor MURI pusat," tuturnya. Selain itu, kata Eti pihaknya juga akan menyiapkan tempat untuk melakukan foto selfie bagi masyarakat kota Pangkalpinang. Dia memperkirakan 30 ribu orang akan memecahkan rekor muri foto selfie dengan konten senyum sejalan dengan icon kota Pangkalpinang kota seribu senyuman. “Ada juga event lainnya yakni memecahkan rekor muri dengan membuat otak-otak 300 ribu biji,” pungkasnya.(ws)


4

POLITIK DAMAI Wujudkan Pemilu Aman dan Damai

Panwaslu Tukak Sadai Gelar Road Show TOBOALI – Dalam rangka menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak Pileg dan Pilpres 2019, Panwaslu Tukak Sadai mengadakan roadshow ke desa-desa yang ada di wilayah Kecamatan Tukak Sadai. Adapun kegiatan tersebut digelar selama tiga hari, 31 Oktober – 3 November 2018 dimulai dari desa Bukit Terap, Tiram, Tukak, Sadai dan desa Pasir Putih. Dijelaskan ketua Bawaslu Basel, Sahirin Road show desa ini bertujuan untuk silaturahmi ke pemerintah desa sekaligus mensosialisasikan perbawaslu No.28 tahun 2018 tentang Pengawasan Kampanye Pemilihan Umum. Sementara itu, Ketua Panwaslu Tukak Sadai, Indra mengharapkan dengan adanya kegiatan ini peran serta masyarakat dalam hal pengawasan pemilu dapat berlangsung secara maksimal. “Kita menginginkan peran serta masyarakat serta pemdes dari mas-

ing-masing desa untuk bisa mengajak dan memberi arahan kepada masyarakat di wilayah kerjanya untuk dapat berperan aktif mengawasi pelaksanaan Pemilu yang akan dilaksanakan bulan april tahun depan(2019,red), demi terciptanya Pemilu yang aman, damai, berkeadilan dan bermartabat sesuai dengan yg kita harapkan bersama,” harapnya. Roadshow yang diselenggarakan dari tanggal 31 Oktober 2018 ini juga melibatkan Panitia Pengawas Desa (PPDes) disetiap desa. Sementara itu, Divisi Penindakan Pelanggaran Panwaslu Tukak Sadai, Budi Setiawan mengharapkan Roadshow desa ini bisa memberikan kontribusi yang signifikan sebagai sarana pembelajaran bagi masyarakat di bidang kepengawasan Pemilu. “Kegiatan ini sebagai upaya pencegahan tindak pidana pemilu maupun masalah lainnya yang dapat mengganggu jalannya pelaksanaan pesta demokrasi ini. Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan Pemilu,” tandasnya. (tra)

JUMAT - KAMIS

23 - 29 NOVEMBER 2018

Media Wajib Awasi Pemilu 2019 S U N G A I L I ATBawaslu Kabupaten Bangka menggelar Rapat Dalam Kantor (RDK) bersama pihak media se-Kabupaten Bangka di sekretariat Bawaslu Bangka, Kamis pekan kemarin. Rapat Dalam Kantor ( RDK ) tersebut juga dihadiri oleh Ketua Bawaslu, Komisi Perlindungan Anak Daerah ( KPAD ) Bangka Belitung , Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) , serta Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR). Kegiatan RDK bersama awak media dan lembaga terkait dalam pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan itu sangat diharapkan dapat menciptakan pencapaian pemilu yang demokratis dan bermartabat. Corry Ihsan ketua Bawaslu Bangka mengatakan pembahasan penting dalam RDK Bawaslu Bangka tersebut adalah tentang pemberian informasi yang berimbang dalam penyampaian para pelaku media kepada masyarakat. “Tentu kehadiran teman-teman KPID dapat menjadi gambaran tentang aturan standar program siaran dalam pemberitaan pemilu haruslah berimbang dan sesuai dengan aturan pelaksanaan pemilu,” ujar Corry. Hal tersebut kata dia sangat penting dalam pengawasan pemilu yang demokratis karena pemberitaan itu

khususnya di lembaga penyiaran Televisi dan Radio hendaknya menempatkan sesuai dengan standart yang ada, bukan berdasarkan opini semata. “Untuk mencapai Pemilu yang demokratis dan bermartabat kita harus bekerjasama dalam banyak elemen terutama pihak media,” imbuhnya. Ditambahkan Zulkifli, Anggota Bawaslu Bangka lainnya Pelanggaran yang sering terjadi di lingkungan masyarakat pada saat menjelang pemilu biasanya melibatkankan anak-anak di bawah umur yang di ikut sertakan dalam kampanye. “Selain itu yang sering terjadi juga iklan kampanye yang tidak boleh diterbitkan sebelum massa pemilu dilakukan. Ini menurut kami penting dan media mempunyai peran itu dalam mengawasi pemilu yang berdaulat,” ujar Zulkifli. Sementara itu, Ketua KPAD Babel, Sapta Qodria Muafi memberikan apresiasi kepada Bawaslu Karena sudah mengundang KPAD dalam kegiatan positif tersebut. “Ini sangat luarbiasa dan saya ucapkan terimakasih. Kegiatan ini tentu sangat positif terutama menyangkut segala hal yang harus diketahui tentang proses Pemilu nanti,” ujar Sapta. Ia mengungkapkan satu hal yang menjadi perhatian KPAD sendiri, yakni sering terjadinya pelanggaran prihal diikutsertakannya anak-anak di bawah umur dalam perjalanan pemilu. Sapta pun memberikan gambaran tentang kriteria umur anak yang seharusnya tidak diikutsertakan dalam pemilu, yakni umur 18 tahun ke bawah. “Ini yang menjadi catatan KPAD, nanti kami juga akan melakukan pengawasan atas keikutsertaan anak-anak dibawah umur, semua ini kan sudah ada aturannya,” tutup dia. (ovi)

Kades Diingatkan Jangan Ikut Politik Praktis SUNGAILIAT, LASPELA – Pemerintah melarang Kades dan ASN berpolitik praktis demi keamanan dan kenyamanan masyarakat untuk memilih sesuai dengan pilihannya dalam pemilu tahun 2019. Arman Agus selaku Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten memgungkapkan sesuai dengan instruksi Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, peran serta dan netralitas seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat diharapkan untuk tidak terlibat terhadap politik praktis terutama dalam kampanye Pemilu 2019. “Demi ketertiban kami sudah memasang spanduk di seluruh OPD instruksi pusat yang berlogokan menteri dalam negeri bersama bupati setempat mengimbau terkhususnya ASN jangan terlibat,” ujar Arman kepada media Laspela, beberapa waktu lalu. Ia melanjutkan, netralitas ASN dan Kades dalam pemilu nanti sangat diharapkan, apalagi kemarin kata Arman ada kasus tentang dugaan terkait Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bangka yang melakukan pertemuan dengan salah satu Calon Anggota DPD Babel di Hotel ST 12 Sungailiat beberapa waktu lalu, walaupun tidak terbukti tetapi bisa menjadi pembelajaran agar tidak terjadi kembali. “Namun ada juga 4 kades yang mencalonkan diri sebagai caleg yaitu Kades Bakam, Kades Air Ruai, Kades Sempan dan Kades Kace tetapi mereka sudah mengundurkan diri sebagai kades. itu sih memang hak mereka jika ingin masuk ke politik,”tukasnya. Mengenai pengunduran diri kades yang ikut dalam pencalegan tentu tak akan menjadi persoalan jika mereka berkampanye. Selain itu, kata Arman pihak Bawaslu Kabupaten Bangka juga pasti akan mengawasi netralitas kades yang masih menjabat. “Bawaslu yang akan menilai aparatur sipil negara maupun pejabat publik yang melakukan penyimpangan terhadap pelaksanaan pemilu 2019,” imbuhnya. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat membantu pengawasan dalam pilkada nanti demi ketertiban pemilu 2019 yang akan datang.(ovi)


JUMAT - KAMIS

23 - 29 NOVEMBER 2018

DTKTKUKM Basel Torehkan Prestasi di Pameran Terpadu 2018 Se-Indonesia Raih Stand Terbaik se Indonesia

TOBOALI – Dinas Tenaga Kerja Trasmigrasi Koperasi dan UKM (DTKTKUKM) kabupaten Bangka Selatan (Basel) berhasil meraih Stand Terbaik Kategori Gelar Inovasi Koperasi, UMKM dan PKBL pada Pameran Terpadu 2018 yang berlangsung 3 hari, 9-12 November 2018 di Mega Mall Batam Center. Mewakili kepala Dinas TKTKUKM Basel, Drs. Andri Agustian selaku Sekretaris Dinas menerima plakat dan sertifikat stand terbaik dari perwakilan PT. Agung Corindotama (FERACO) selaku EO penyelenggara, Senin (12/11) di Mega Mall Batam Center. Pada acara penutupan Pameran Terpadu 2018 di ikuti sekitar 40 peserta stand dari seluruh Kabupaten/Kota se Indonesia. Pada pameran terpadu tersebut, terdapat tiga kategori, yakni Stand Terbaik diraih DTKTKUKM Basel, Indonesia Agro Expo diraih Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Jawa Barat dan Kategori Investrade diraih Dinas Pekerjaan Umum Tanggerang. Kepala Dinas TKTKUKM Basel, Basu Priatna mengatakan dengan raihan sebagai stand terbaik pada pameran terpadu ini menjadi tonggak awal bagi pelaku UKM di Basel untuk mengembangkan produk UKM agar lebih maju lagi dan mengembangkannya secara global. “Kegiatan ini menjadi pemicu dalam mengembangkan dan meningkatkan UKM, baik bagi pelaku usahanya itu sendiri juga bagi para pembina UKM, khususnya kita selaku pembina UKM, sehingga UKM kita bisa lebih maju lagi,” kata Basu kepada wartawan, Rabu kemarin. Oleh karena itu, ia berharap kedepan agar pelaku UKM dapat lebih inovatif dalam mengembangkan produk sehingga lebih banyak lagi varian produk yang bisa di jual dengan memamfaatkan sumberdaya lokal, agar lebih banyak menarik minat konsumen secara global. “Harapan kita agar UKM dapat mempertahankan kualitas produknya sehingga pasar bisa terjaga dan tentunya agar lebih luas lagi dalam mengembangkan pangsa pasar kita,” harapnya. (tra)

PELANGI JUNJUNG BESAOH

5

Realisasi Pendapatan dan Belanja Daerah

DPRD Optimis 2019 Kinerja Pemkab Basel Lebih Baik Lagi TOBOALI – Komisi I DPRD kabupaten Bangka Selatan optimis kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) di tahun 2019 lebih baik dari tahun 2018. Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Basel, Samsir. Menurutnya memasuki akhir tahun anggaran 2018 dari komisi 1 optimis realisasi APBD baik realisasi pendapatan maupun realisasi Belanja akan lebih baik dari tahun sebelumnya. “Bila dilihat dari estimasi dan prediksi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun Anggaran 2019 dimana SILPA tahun 2019 diangka 16 Milliar, tentunya ini berbanding lurus dengan faktualnya jika dilihat dari laporan realisasi per November 2018 Dimana Pendapatan Daerah sudah terealisasi diangka Rp 736.896.234, 16 dari total target pendapatan Daerah sebesar Rp 871.379.250.354, 61. Artinya pendapatan daerah sudah terealisasi sebesar 84,57persen,” kata Samsir kepada wartawan, Jumat lalu. Lebih lanjut, ia menuturkan ini didapat dari realisasi pajak daerah sebesar 85,23 persen, dari retribusi daerah sebesar

76,09 persen, hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan sebesar 100 persen, PAD yang sah lainnya 70,83 persen dan dana perimbangan 83,38 persen. “Dan secara total pendapatan sudah terealisasi sampai saat ini diangka 95 persen dan belanja daerah sudah terealisasi di angka 92 persen,” tuturnya. Adapun beberapa belanja yang belum selesai, lanjut Samsir

yakni kegiatan dan program yang ditetapkan pada APBD perubahan dan program bangunan fisik dengan nominal besar yang belum selesai. “Untuk pembangunan Rumah Sakit Pratama Payung dan Pasar yang masih dalam proses penyelesaian,” ucapnya. Selaku Sekretaris Komisi 1, Samsir mengimbau Pemkab Basel agar terus melakukan pengawasan dan supervisi terhadap se-

jumlah kegiatan skala besar yang belum selesai. “Kita mengingatkan kepada pemerintah Basel untuk kegaitan skala besar dan program kegiatan yang ditetapkan pada APBD perubahan ini jangan hanya mengejar limit waktu pengerjaan saja, tetapi harus memprioritaskan kualitas dan kuantitas bangunan jangan mengabaikan kualitas Bangunan,” imbaunya.

Raker RPJMD Bappeda se Babel

Kementerian ATR/BPN Sarankan Penyusunan Sesuai TR SDA TOBOALI – Upaya pemerintah dalam mengekploitasi potensi sumber daya alam yang ada di Provinsi Bangka Belitung (Babel) yakni dengan merumuskan perencanaan Tata Ruang berdasarkan potensi sumber daya alam yang dimiliki Babel. Melalui Kementerian Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) diwakili Direktur Pembinaan Perencanaan Tata Ruang dan Pemanfaatan Ruang Daerah Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian ATR/BPN, Reny Windyawati mengatakan sumber daya alam yang dimiliki suatu daerah harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kemakmuran masyarakat Babel. Diketahui, salah satu SDA yang dimiliki negeri serumpun sebalai adalah kekayaan potensi Timah yang hingga saat ini menjadi motoris perputaran ekonomi di Babel. “Intinya kalau kita mau melihat Bangka Belitung berkembang ke depan, tentunya harus memperhatikan sumber daya alamnya. Kalau Timah sebagai potensi yang dimiliki Bangka Belitung, ya harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” ujar Reny Windyawati, kepada wartawan usai menjadi pemateri Rapat Kerja Bappeda Se-Provinsi Babel, Kamis pekan kemarin di Hotel Marina, Toboali. Ia menyarankan agar Pemprov Babel, dalam menyusun kebijakan Tata Ruang Daerah berdasarkan potensi sumber

daya alam yang dimiliki. “Jadi harus bisa dilihat teman-teman yang nantinya menyusun tata ruang, bagaimana dia mengalokasikan ruang nya bahwa itu semua memang untuk kepentingan rakyat dan memperhatikan kepentingan stakholder,” saran Reny. Reny berharap pada rapat kerja Bappeda se-Provinsi Babel dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dapat melahirkan kebijakan, khususnya kebijakan Tata Ruang yang tepat terkait pertambangan Timah di Provinsi Babel. “Harus ada kebijakan-kebijakan tata ruang seperti apa, dan harus disepakati semua oleh yang ada di Provinsi Bangka Belitung. Intinya ya tadi kalau itu (timah) memang menjadi kepentingan bersama dan menjadi salah satu potensi terbesar atau sektor unggulan, ya harus dituangkan dalam tata ruang seperti apa yang tepat,” tukasnya. (tra)


6 PELANGI EDUKASI

JUMAT - KAMIS

23 - 29 NOVEMBER 2018

Tingkatkan Gerakan Literasi Sekolah PALEMBANG – Memberikan edukasi dan pemahaman sosial serta mewujudkan masyarakat yang literat bukanlah hal yang mudah diterapkan pada kehidupan nyata, terlebih jika dilakukan dikota besar, meski terbilang cukup sulit namun tak mengendurkan semangat para inisiator Rumahbaca Ataplangit Desa Air Mesu Timur Kecamatan Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertandang ke kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan untuk member-

ikan edukasi kepada seluruh Satgas GLS (Gerakan literasi Sekolah) dan Kepala Sekolah SLB (Sekolah Luar Biasa) di Provinsi Sumatera Selatan. Peserta yang berjumlah 20 orang ini sengaja diundang untuk mengikuti kegiatn Workshop Pendampingan Satgas Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah luar biasa di Provinsi Sumatera Selatan, Minggu (18/11/2018) kemarin. Kegiatan yang di inisiasi oleh Rumah Baca Ataplangit ini bersinergi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan & Kebu-

dayaan RI. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari tersebut dilaksanakan di YPAC Kota Palembang, dengan narasumber pusat yaitu R. Achmad Yusuf SA, M. Ed selaku Kasubdit Peserta Didik PKLK Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus, Kemendikbud RI, Dr. Yasep Setia karnawijaya, M. Kes (Satgas Gerakan Literasi Sekolah) dan Wien Muldian, S. S selaku pelaksana harian Gerakan Literasi Nasional. Founder Rumahbaca Ataplangit, Poni Auri mengungkapkan Rumahbaca Ataplangit terbentuk sejak 26 Novem-

ber 2012 yg silam, berawal dari para putra daerah yang ingin membangun kampung tercinta. Tujuan utama adalah untuk membangun kampung dan mengembangkan kearifan lokal daerah dan tentunya meningkatkan kualitas SDM masyarakat sebagai bentuk kontribusi nyata dan ingin banyak menebar manfaat. Dalam memperluas jangkauan Rumahbaca Ataplangit tidak pernah berhenti melakukan berbagai kegiatan dalam rangka membantu Pemerintah Pusat mengembangkan literasi di Sekolah-sekolah, “kami memiliki komitmen kuat un-

tuk berusaha melakukan pendampingan terhadap kegiatan literasi di sekolah, terlebih di Sekolah Luar Biasa (SLB)�,tutur Poni Auri. Sebelum melakukan pen-

dampingan satgas GLS di Sumatera Selatan, Rumah Baca Ataplangit juga sudah melakukan edukasi pendampingan di SLB di Provinsi Bangka Belitung.(rill)


JUMAT - KAMIS

23 - 29 NOVEMBER 2018

DIRGAHAYU

7


8

DIRGAHAYU

JUMAT - KAMIS

23 - 29 NOVEMBER 2018


JUMAT - KAMIS

23 - 29 NOVEMBER 2018

PELANGI SEPINTU SEDULANG 9

Bupati Bangka Letakkan Batu Pertama Tugu Palu Monumen Sejarah Pengesahan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

SUNGAILIAT - Monumen Palu atau yang disebut tugu palu yang dibangun di Sungailiat Kabupaten Bangka menandai sebagai sejarah terbentuknya Provinsi Bangka Belitung di tahun 2000 silam. Tugu palu juga sebagai simbol perjuangan masyarakat Bangka untuk memisahkan diri dari Provinsi Sumatera Selatan. Bupati Bangka, Mulkan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Tugu bersama dengan tokoh-tokoh Forum Presidium Pembentukan Provinsi Babel seperti Noerhari Astuti,

Yusroni Yazid, Usman Saleh, Syamsiar Hamid, dan Syafiat, Ketua PKK Bangka, Yusmiati Mulkan, dan perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Bangka, di Taman Depan Komplek Pepabri, Sungailiat, Senin (19/11/2018). Dijelaskan orang nomor satu di Kabupaten Bangka ini, dibangunnya Tugu Palu di Sungailiat ini karena Sungailiat adalah Kabupaten tertua dan pertama di Bangka menjadi pusat perjuan-

gan pembentukan Provinsi Babel yang mana kedepannya dengan adanya tugu bersejarah tersebut dapat menjadi salah daya tarik wisata di Kabupaten Bangka. “Semoga ini bisa menjadi icon baru kota sungailiat dan pemacu wisata di negeri sepintu sedulang,” harap

Mulkan. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Ferdy L. Manurung, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah salah satu rangkaian kegiatan perin-

gatan HUT Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mana pembangunan tugu tersebut sebagai momentum sejarah, sebagai pengingat bagi generasi muda bahwa Kabupaten Bangka pernah menjadi pusat perjuangan pembentukan Provinsi Babel yang dipimpin oleh Almarhum Eko Maulana Ali. “Kita juga mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam menyukseskan kegiatan ini,”ujar Ferdy. Ia juga berharap semoga Kabupaten Bangka kedepan menjadi gerbang pariwisata yang bisa berkembang dan menjadi icon wisata di bumi Serumpun Sebalai.( rill/ovi)

Bupati Bangka Minta Atlet Berikan Prestasi Terbaik dalam Ajang Porprov V SUNGAILIAT – Para Atlet di Kabupaten Bangka diharapkan dapat memberikan prestasi yang membanggakan bagi daerahnya dalam Pekan Olahraga Provinsi Bangka Belitung (Porprov V). Hal ini seperti yang dikatakan Bupati Bangka Mulkan, di rumah

dinasnya saat melepas para atlet yang akan berlaga di kota Koba Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (20/11/2018). “Kami harapkan kepada atlet dapat meraih juara dan mendapatkan perak, perunggu, serta mendali emas. Selain itu Tutur dan etika juga harus dijaga dalam bertanding,” tutur Mulkan. Ketua Umum KONI Bang-

ka, Denny Hasbi menambahkan seluruh kontingen Bangka ada 410 personil terdiri dari pelatih, oficial serta para atlet. “Untuk para atlet yang akan bertanding sudah diseleksi dan tidak sembarang dipilih, dalam seleksi pun sudah di tekankan untuk atlet paling tidak mendapatkan juara 2 dan kalau bisa dapat perak, perunggu, serta medali emas,” ujar Denny.

KONI juga kata Dia menargetkan 60 medali emas akan dibawa pulang kontingen Bangka dalam Porprop V tahun ini. “Target medali diprediksi dengan pertimbangan antara lain catatan waktu yang diraih para atlet, hasil-hasil kejuaraan daerah dan nasional, dan hasil ujicoba baik dalam provinsi maupun luar provinsi Bangka Belitung,” pungkasnya. (ovi )

Pemda akan Lakukan Pengawasan dan Pembinaan Tempat Usaha SUNGAILIAT – “Untuk menunjang pembangunan di suatu Daerah diperlukan peran serta setidaknya 4 (empat) pilar yang harus bersinergi untuk mencapai pembangunan yang optimal. Ke empat pilar tersebut yakni akademisi, businesman, community dan goverment” Hal tersebut dikatakan langsung oleh Wakil Bupati Bangka Syahbudin S.Ip., pada Kamis (15/11/2018) yang lalu dalam acara HUT Ke-2 Mega Mart. Menurut Wakil Bupati Bangka, keberadaan Mega Mart ini dapat membantu masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mulai dari sembilan bahan pokok samabai barang-barang lainya. “Hal yang membanggakan dari beroperasinya Mega Mart ini adalah kepemilikanya murni oleh pengusaha lokal. Dan semoga dengan keberadaan Mega Mart ini dapat bersinergi dengan pedagang-pedagang kecil disekitar untuk sama-sama memajukan usaha dibidang perdagangan”ujar Wakil Bupati bangka. Dikatakan Wakil Bupati, sebagai elemen yang memainkan perananya di sektor bisnis tentu akan banyak memberikan pengaruh kepada pertumbuhan di bidang lainnya, seperti penyerapan tenaga kerja, meningkatkan arus perputaran uang dan barang di Kabupaten Bangka. “Namun semua usaha yang bergerak dibidang perdagangan harus memperhatikan kualitas barang, tanggal kadaluarsa, kemasan barang, izin edar, menjaga kebersihan dan pelayanan harus ramah terhadap konsumen”jelas Wakil Bupati. Ditambahkan Wakil Bupati, untuk memastikan halhal tersebut dilaksanakan dengan baik, maka secara berkala Pemerintah Daerah beserta unsur-unsur terkait akan senantiasa melakukan pengawasan dan pembinaan ke tempat-tempat usaha. Pada kegiatan ini juga dilakukan pemotongan tumpeng dan pengambilan kupon dorprize oleh Wakil Bupati Bangka.(dian Firmansyah/humas)


10

PELANGI BABEL

JUMAT - KAMIS

23 - 29 NOVEMBER 2018

Kado Ultah HUT ke-18 Kepulauan Babel

Keluarga Depati Amir Serahkan Plakat dan Dokumen kepada Pemprov PANGKALPINANG – Sebagai kado hari jadi ke-18 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Keluarga Pahlawan Depati Amir menyerahkan langsung plakat dan dokumen penghargaan pahlawan nasional dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. “Plakat dan dokumen yang asli sepenuhnya kita serahkan kepada Pemprov Babel. Kita berharap dengan penyera-

han plakat dan dokumen ini bisa menjadi ikatan batin antara masyarakat Babel dengan pemerintah,” kata Mochtar Cicit Depati Amir, disela-sela menerima penghargaan dari Pemprov Babel pada Rapat Paripurna memperingati Hari Jadi Provinsi Kepulauan Babel ke18 di Gedung DPRD Babel, Rabu (21/11/2018). Mochtar menyampaikan adapun maksud tujuan menyerahkan plakat dan dokumen itu bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah memperjuangkan Depati Amir sebagai pahlawan

nasional. “Atas nama keluarga besar Depati Amir saya ucapkan terima kasih kepada Pemprov Babel, yang mana telah memperjuangan Depati Amir ini

sebagai pahlawan nasional,” ujarnya. Menurut keluarga, jika sang kakek moyangnya itu adalah pejuang yang banyak menghabiskan perjuangannya di

Bangka Belitung. “Akan tetapi beliau di asingkan di Kupang dan dimakamkan langsung disana. Semasa beliau di Kupang banyak memberikan informasi dan mengajarkan kepada raja-raja di Timur, di antaranya melatih ilmu silat, cara mendulang emas yang baik kepada masyarakat Kupang bahkan pengobatan,” jelasnya. Mochtar menyampaikan ada tiga wasiat yang ditinggalkan kepada keturunannya yakni di mana kaki dipijak, di situ langit di junjung, janganlah anak keturunan mencari nama

besar beliau, tetapi bila Allah SWT menghendaki akan datang dengan sendirinya. Penyerahan plakat dan dokumen sebagai bentuk penghargaan tersebut langsung diserahkan kepada Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman dengan disaksikan Ketua DPRD dan anggota DPRD Babel, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota Pangkalpinang, Dirut PT Timah Tbk Mochtar Riza Pahlevi, OPD di lingkungan Pemprov Babel, Forkompimda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta tamu undangan lainnya. (wa)

2700 Atlet akan Berlaga di Porprov V 2018 PT Timah Salurkan Bantuan Senilai Rp167 Juta naan akan berjalan baik sebagaidalam Kongres Anak Indonesia di Beltim mana mestinya dan saat ini suKOBA – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V 2018 akan segera digelar di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) pada 24 November mendatang. Persiapan sudah dilakukan semaksimal mungkin meskipun masih banyak kekurangan, namun panitia besar terus mengoptimalkan sehingga pelaksanaan Porprov V dapat terlaksana dengan baik.

Menurut Kadisbudparpora Zainal, saat ini persiapan sudah tahap finishing dan mereka mengaku tetap optimis pelaksanaannya akan sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan. “Kami tetap optimis pelaksa-

dah terdaftar sebanyak 2700 atlet akan berlaga di Porprov V dari 23 Cabor yang dipertandingkan,”ujar Zainal kepada Laspela. Ia menambahkan ada sebanyak 1161 orang wasit yang akan memimpin pertandingan disetiap Cabor “Untuk pembukaan akan dilakukan distadion Koba yang berada dikomplek perkantoran Pemkab Bateng dimana akan ada acara seremonial serta aksi terjun payung yang akan dilakukan oleh TNI AU dan untuk nanti penutupan akan ada penampilan dari group Band Armada,”terangnya Sementara Panitia Besar Bidang Pertandingan dan Perwasitan Porprov V, Win Iskandar mengatakan 14 Cabor akan dilaksanakan di Kecamatan Koba sisanya 9 Cabor akan dilaksanakan di Kecamatan Pangkalanbaru. “Pelaksanaan pertandingan ada 14 Cabor dilaksanakan di Kecamatan Koba dan 9 Cabor akan dilaksanakan di Kecamatan Pangkalanbaru,”tuturnya.(hfe)

BELITUNG TIMUR – Kabupaten Belitung Timur yang ditunjuk sebagai tuan rumah Kongres Anak Indonesia (KAI) XV dibantu PT Timah Tbk dalam melaksanakan acara tersebut. Perusahaan milik BUMN ini membantu Rp 167 juta melalui program CSR-nya. “Ini sudah menjadi kewajiban kita juga. Memang diperuntukkan bagi pemberdayaan masyarakat. Diharapkan bantuan ini bisa membuat daerah-daerah di wilayah operasional kami, agar acara-acara lain bisa dikerjasamakan dengan tujuan pemberdayaan masyarakat,” kata Ali Samsuri, Kepala Unit Belitung PT Timah Tbk., usai acara pembukaan yang berlangsung di Gedung Olah Raga milik Dinas Kepemudaan dan Olah Raga Beltim, Selasa (20/11/2018). Sementara Sekda Beltim Ikhwan Fakhrozi mengatakan, pihaknya sangat bangga bisa menggelar kongres berskala nasional tersebut. Dalam hal ini, ia mengungkapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mendukung kesuksesan acara. “Tanpa dukungan pihak ketiga, acara ini tidak mungkin bisa terlaksana. Tentu saja, kami juga bangga, karena acara ini berskala nasional. Terima kasih pada PT Timah yang sudah sejak

awal membantu. Kontribusi PT Timah sangat luar biasa,” ujar Ikhwan. Di tempat yang sama, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Beltim Imelda Handayani mengungkapkan hal senada. “Kami sangat berterima kasih pada dukungan seluruh pihak ketiga, terutama pada PT Timah Tbk yang sudah memberikan support luar biasa dalam menyiapkan berbagai kebutuhan anak-anak, mulai dari goodie bag, ATK, kaos, transportasi, dan lain sebagainya,” ucapnya. Ia menambahkan, ada sekitar 225 anak dari delegasi beberapa daerah yang ikut memeriahkan acara. Mereka datang dari Deli Serdang, Yogyakarta, Pati, Lampung, Bengkulu, Maluku Utara, dan Kupang Timur. “Kali ini kongres tidak lagi bertema masalah pendidikan dan kesehatan, tapi lebih luas yakni kebhinekaan atau pluralisme. Semoga melalui acara ini, anak-anak bisa semakin meningkatkan toleransi dan kebhinekaan,” jelasnya. Berharap lihat timah Salah satu delegasi dari Maluku Utara, Franciskus, mengungkapkan rasa senang tak terkira bisa mengikuti kongres tersebut. Ia berharap, ke depannya sosialisasi terkait KAI dapat ditingkatkan sehingga pihaknya bisa lebih mempersiapkan diri utamanya dari sisi anggaran. Belitung Timur sebagai bagian dari Provinsi Bangka Belitung, menjadi satu daerah yang istimewa bagi Franciskus. Selama ini, Franciskus hanya mengetahui tentang daerah penghasil timah tersebut dari hasil literasi. Ketika ditanya apakah sudah pernah melihat wujud timah, Franciskus menjawab, “Secara langsung belum. Karena itu, saya ingin sekali melihat,” cetusnya. Ia menambahkan dalam rangkaian acara, pihak panitia akan memperkenalkan timah pada para peserta kongres. Akan tetapi, menurut Imelda, karena keterbatasan waktu rencana tersebut terpaksa dibatalkan. “Tadinya kami ingin memberikan gambaran tentang timah pada anakanak. Tapi waktunya sangat sempit. Mungkin di lain waktu. Betapapun, Bangka Belitung memang sangat terkenal sebagai daerah penghasil timah,” tutup Imelda. (rill/wa)


JUMAT - KAMIS

CONNECTION

23 - 29 NOVEMBER 2018

11

Rumah Inspirasi Bahar Buasan

“Tempat Belajar Toleransi Antar Budaya” BAHAR BUASAN, ST, MSM, MSC baik sebagai Senator Anggota DPD RI, Wakil Ketua Umum KADIN Babel Bidang Pariwisata, Pendiri Rumah Inspirasi Buasan, Wakil Ketua Umum Pariwisata Yayasan Bangka Jaya Lestari (Puri Tri Agung), Wakil Ketua Dewan Pengawas PERBASI Babel, Wakil Ketua Umum Yayasan Bangka Argo Lestari maupun sebagai Presiden Alumni PPSA XVII LEMHANAS RI mobilitasnya sangat tinggi. Pria kelahiran Pangkalpinang, 25 Maret 1964 yang memegang prinsip Trust - Commitment to Loyality itu di pagi hari berada di Belitung untuk acara Rapat Pimpinan KADIN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, siangnya sudah hadir di Sidang Paripurna Laporan Hasil Reses dan malamnya menghadiri berbagai pertemuan baik sosial, kemasyarakatan maupun pendidikan. Editor Buku Perilaku Nasionalistik dan Ketahanan Nasional itu tahu persis, dirinya dipilih oleh rakyat untuk menjadi Senator mewakili masyarakat Babel itu memang untuk kerja nyata, berbuat benar-benar untuk rakyat. Bahar Buasan yang pernah menjadi tukang

sayur dan kini menjadi senator dengan gelar dobel magister itu benar-benar merakyat dan berpengalaman. Lihatlah laman facebooknya. Bahar Buasan bisa berfoto dengan Presiden Joko Widodo, SBY, Panglima TNI, Kapolri dan sederetan menteri. Namun tidak sedikit foto Bahar Buasan bersama masyarakat kecil di warung kopi, posko-posko bencana maupun kegiatan sosial kemasyarakatan seperti donor darah, pengobatan katarak dan bakti sosial. Sedemikian cintanya pada Kepulauan Bangka Belitung yang diwakilinya, Bahar Buasan mendirikan Rumah Inspirasi di Kampung Kelahirannya, Kayu Besi, Bangka Tengah. Ia menyalakan ikon pendidikan non formal namun signifikan bagi perjalanan dinamika peradaban di Bangka Belitung. Dalam masa resesnya beberapa waktu lalu, Bahar Buasan tak lupa memberikan sentuhan kepariwisataan dan pendidikan. Ia menghabiskan waktunya dengan para pelaku industri pariwisata dan para pendidikan maupun dewan pendidikan. Ketika berbicara di depan konstituen maupun pengambil kebijakan di Negeri Laskar Pelangi, Bahar Buasan tak henti-hentinya menandaskan, “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana

untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, ahklak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan oleh dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara.” Bukan hanya kemampuan intelektual, kata Bahar Buasan. “Meningkatkan kesiapan masukan dan kualitas proses pendidikan untuk mengoptimalkan pembentukan kepribadian yang bermoral, itu juga sangat penting, ” tandas Bahar Buasan. Mengutip Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, Bahar Buasan mengajak segenap pihak untuk berjuang bersama mewujudkan anak-anak Negeri Serumpun Sebalai yang: 1. Relijius, 2. Jujur, 3. Toleransi, 4. Disiplin, 5. Kerja Keras, 6. Kreatif, 7. Mandiri, 8. Demokratis, 9. Rasa Ingin Tahu, 10. Semangat Kebangsaan, 11. Cinta Tanah Air, 12. Menghargai Prestasi, 13. Bersahabat/ Komunikatif, 14. Cinta Damai, 15. Gemar Membaca, 16. Peduli Lingkungan, 17. Peduli Sosial, 18. Tanggung Jawab. Rumah Inspirasi yang Menginspirasi Rumah Inspirasi Buasan memiliki 3 keunikan: Pertama, sistem pendidikan non-formal gratis, tidak hanya mengajarkan hal akademis, namun juga mengajarkan motivitional learn-

ing atau lifestyle motivation, Kedua, pelajaran akademik yang diberikan di Rumah Inspirasi Buasan (Matematika, B, Inggris dan Prakarya) untuk memersiapkan karakter anak-anak yang siap menghadapi tantangan ke depan, “ Ketiga, tiga prinsip utama yang dipegang teguh oleh Rumah Inspirasi Buasan, yaitu (1) Edukasi, (2) keterbukaan dan (3) kejujuran. 3 Prinsip Utama Rumah Inspirasi Buasan 1. Prinsip edukasi: BBM (Belajar dan BerMain) 2. Prinsip keterbukaan: 3. Prinsip Kejujuran. “ Melalui Pendidikan Karakter di dalam Rumah Inspirasi Buasan ini, turut menyukseskan ke-18 point dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter,” tersebut. Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh berkunjung langsung dan sangat terkesan atas Rumah Inspirasi. “Bahar Buasan sebagai putra daerah sangat membanggakan masyarakatnya. Sebagai Bupati Bangka Tengah saya bangga Rumah Inspirasi didirikan di kabupaten yang saya pimpin. Semoga

menjadi inspirasi bagi Negeri Laskar Pelangi,” kata Ibnu Saleh. Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Karim Suryadi juga mengapresiasi langkah anggota DPD RI Bahar Buasan yang telah mendirikan rumah inspirasi. “Rumah inspirasi, merupakan langkah konkrit yang dilakukan putra daerah untuk memberdayakan masyarakat dalam bidang pendidikan. Saya apresiasi dalam konteks kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di Babel, saya melihat dia punya rumah inspirasi di dalamnya ada murid yang belajar dari lintas agama, suku, etnis, dan tidak berbayar," kata Karim Suryadi, Senin (19/11/2018). Karim Suryadi menegaskan, "Saya mengapresiasi sebagai langkah konkrit seorang Bahar Buasan sebagai kapasitas anggota DPD RI sebagai putra daerah dalam memajukan pendidikan keantarbudayaan, toleransi, saling menghargai, dan kerjasama. Rumah inspirasi memberikan ruang kepada anak-anak di Babel, untuk belajar tentang toleransi antar kebudayaan.” (*/bbs/ags)

Karakter Bangsa Menguatkan Karakter Bangsa", Pertinas SWBB diikuti Penegak dan Pandega utusan dari 20 Provinsi se Indonesia yang berlangsung sejak 19 - 25 November 2018. Dirjen Paud dan Pembinaan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Haris Iskandar menandaskan, kegiatan Pramuka ini adalah kegiatan nyata bagi generasi muda di alam terbuka, berkarya di tengah masyarakat serta dapat berimplementasi secara luas bagi masyarakat bangsa pada umumya. "Kegiatan ini untuk mempersiapkan generasi bangsa yang memiliki karakter yang kuat sebagai agen perubahan dalam membangun bangsa," tegasnya. Haris mengatakan program perkemahan ini merupakan bentuk realisasi kerja sama Kemendikbud, Kwarnas, Kwarda, serta Pemerintah Provinsi Babel dalam rangka meningkatkan pemahaman, penghayatan dan wawasan anggota pramuka terhadap kebudayaan dan karakter kebangsaan. "Karena pembentukan karakter budaya itu sangat penting sebagai filter kemajuan teknologi. Apabila tidak diperhatikan, maka kemajuan teknologi yang sangat pesat akan menghancurkan generasi bangsa. Oleh sebab itu juga SWBB ini sangat penting untuk dilaksanakan," papar Haris. Ia menambahkan, "Selain itu kami juga berharap melalui gerakan pramuka dapat memperkuat kualitas karakter generasi bangsa ini, dan menjadi momentum dalam meningkatkan karakter untuk perubahan bangsa ini." Cinta Tanah Air Haris menyebutkan peningkatan kualitas karakter ini merupakan salah satu perhatian Kementerian Pendi-

dikan dan Kebudayaan melalui reformasi kurikulum 2013 yakni berupaya meningkatkan karakter moral, kinerja, ketaqwaan, cinta tanah air dan hormat kepada orang lain, lingkungan serta diri sendiri. Ia menegaskan, "Untuk itu anakanak muda ini dapat mempersiapkan diri sebagai generasi yang kuat, tangguh, produktif, berdaya saing, tahan banting dan tidak mudah menyerah.” Lebih lanjut, Haris juga menjelaskan untuk memenangkan persaingan pada abad 21, wajib mengedepankan 4 Konsep kompetisi, diantaranya selalu berpikir kritis dengan mempertanyakan segala sesuatu sebelum mengambil suatu tindakan apa yang akan kita kerjakan, kemudian selalu berpikir kreatif dari sesuatu yang tidak ada menjadi ada. "Kemudian ketiga adalah Kolaborasi (kerja sama) serta dilanjutkan dengan sikap komunikasi (pengusahaan bahasa) baik lisan maupun tulisan di dalam memenangkan persaingan dalam abad 21. Serta satu lagi dalam memenangkan konsep kompetisi tersebut, yaitu kualitas karakter, karakter moral dan kerja dengan mengetahui diri sendiri merupakan bagian dari penguatan karakter," tandas Haris. Karakter Filter Bangsa Sementara Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Pramuka Babel, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga, karena Bangka Belitung diberi kepercayaan untuk menyelenggarakan kegiatan besar ini. "Pertinas SWBB ini sekaligus mempersiapkan bumi perkemahan Depati Amir Balun Ijuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar semakin representatif untuk kegiatan lain yang

lebih besar ke depannya. Dan sekalipun yang pertama dilaksanakan di Bangka Belitung, jumlah kontingen yang mengikuti perkemahan ini 20 Provinsi se Indonesia," kata Erzaldi. Erzaldi menandaskan penguatan karakter sangat penting sebagai filter untuk menahan kemajuan teknologi yang berkembang sangat pesat saat ini. Diharapkan kegiatan perkemahan seperti ini harus menjadi penyeimbang dan dapat dilakukan secara berkesinambungan serta dimulai dari sejak dini. "Penguatan karakter harus dimulai dari tingkat Siaga, harus ada pembinaan secara masif melalui berbagai pembinaan dunia pendidikan, semacam ekstra kulikuker di sekolah," tegasnya. Saka Budaya Ketua Kwartir Daerah Bangka Belitung Melati Erzaldi mengatakan, kedepan seluruh Kwarcab yang ada di Provinsi ini, diharapkan membentuk Saka Budaya sehingga lebih eksis. "Hal ini guna meningkatkan kualitas generasi muda, utamanya anggota pramuka agar siap menjadi pemimpin yang berkarakter, berkarya dalam segala bidang dan mampu berbakti kepada bangsa dan negara, serta memiliki keterampilan yang cakap melalui kegiatan Pertinas SWBB 2018," harap Melati. Melati mengatakan kegiatan ini bertujuan agar para peserta dapat berkontribusi terhadap masyarakat sebagai upaya dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di sekitarnya. Melati menguraikan, "Dengan mengambil tema "Bakti pramuka untuk menguatkan karakter bangsa dengan slogan kegiatan berbakti, berkarakter, berbudaya yang disingkat berkarya." Istri orang nomor satu di Babel ini merinci, Perkemahan Bhakti Tingkat Nasional Saka Widya Budaya Bhakti ke

I Tahun 2018 di Bumi Perkemahan Depati Amir Balun Ijuk, Kepulauan Bangka Belitung yang berlangsung hingga tanggal 25 November mendatang ini, diikuti oleh 22 Kwartir Daerah seluruh Indonesia, dengan jumlah peserta yang hadir saat ini, 1.050 peserta, ditambah dengan Pendamping dan panitia seluruhnya berjumlah 1.550 orang. "Kegiatan ini berlangsung mulai 19 hingga 25 November 2019 dan diikuti oleh 22 kwartir daerah dengan jumlah peserta 1.050 orang, pimpinan kontingen 27 orang, pembina pendamping 106 orang, pamong 25 orang, instruktur 23 orang, pembina saka 17 orang, dewan saka 17 orang dan sangga kerja 200 orang, panitia penyelenggara daerah 200 orang serta panitia pusat 30 orang dengan total seluruhnya 1.550 orang," paparnya. Melati menambahkan Kwartir daerah yang tidak mengirimkan peserta berjumlah 12 daerah, di antaranya Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Bengkulu, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Sulawesi Barat. "Selama kegiatan para peserta akan mendapatkan materi yang berkaitan dengan pendalaman krida pembuatan `pilot project` untuk bakti pelaksanaan kegiatan bakti di sekolah, umum, giat khusus, `speaking skill`, pentas seni dan budaya wisata serta lain-lain," tandasnya. Pada pembukaan Perkemahan Bakti Satuan Karya Widya Budaya Tingkat Nasional 2018 dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan dan Abdul Fatah, Sekda Yan Megawandi, Kapolda, kepala SKPD di lingkungan Provinsi Kepulauan Babel dan tamu undangan lainnya. (*)

Yanti Peserta Pertinas SWBB

“Perlu perjuangan ikut Pertinas SWBB di Babel. Biasanya homestay. Ini benar-benar serasa di hutan dan “dipaksa” mencintai alam. Kesan mendalam kita berinteraksi antar budaya, bahasa dan karakter serta belajar soal toleransi. Babel luar biasa kekayaan dan keindahan alam wisatanya. Takjub, penuh pesona.”


12 GOOD GOVERNMENT & GOOD PARLIAMENT

JUMAT - KAMIS

23 - 29 NOVEMBER 2018

Refleksi HUT ke 18 Babel

Sektor Pertanian Harus Dibenahi PANGKALPINANG - DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke-18, yang berlangsung di Gedung DPRD Babel, Rabu (21/11/2018). Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya mengatakan di usia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kini sudah menginjak 18 tahun bahwa merupakan prestasi yang sangat luar biasa, mengingat banyak terobosan-terobosan yang dilaksanakan yang sudah diraih semenjak Gubernur Hudarni Rani, Gubernur Eko Maulana Ali, Gubernur Rustam Efendi serta Gubernur Erzaldi Rosman Djohan. "Akan tetapi yang menjadi per-

soalan saat ini di sektor Oleh: Wina Destika permasalahan yang belum pertanian yang mana haterselesaikan selama ini," rus dibenahi, karena saat ucapnya. ini hasil pertanian masyarakat BaLebih lanjut, untuk pembangubel belum mengairahkan mengin- nan infrastruktur Bangka Belitung gat anjloknya harga komoditas lada, diakui Didit, sudah sangat luar biasa, karet dan sawit yang menjadi anda- bahkan Bangka Belitung merupakan lan sebagian besar masyarakat Bang- daerah yang tercepat dalam pengeka Belitung," kata Didit kepada war- sahan APBD 2019, ini menunjukan tawan usai Rapat Paripurna Istmewa bukti bahwa DPRD Babel siap memHUT ke-18 Bangka Belitung di Ge- bantu Gubernur dalam pembangunan dung DPRD Bangka Belitung, Rabu Bangka Belitung ke depannya. (21/11/2018). "Tentu ini bukti komitmen DPRD Ia menyampaikan persoalan per- untuk membantu gubernur, tinggal tanian ini perlu adanya perumu- pelaksanaannya seperti apa. Jangan san yang baik untuk mencari sebuah sampai DPRD sudah maksimal mensolusi jika kondisi pertanian ini tidak dukung keinginan Gubernur tiba-tiba berpihak kepada masyarakat, maka pelaksanaan di lapangan tidak sesuai perlu adanya suatu trobosan secara dengan harapan," tegasnya. bersama-sama. Sementara itu, Gubernur Babel "Maka melalui momentum HUT Erzaldi Rosman Djohan mengatakan Babel ke-18 ini mari bersinergi dan dalam kurun waktu 18 tahun terbenbersama-sama untuk menyelesaikan tuknya Provinsi Kepulauan Bangka

Belitung dimana telah cukup banyak kemajuan dan ketercapain yang telah diraih. "Dihari jadi Hut ke-18 Provinsi Bangka Belitung, saya mengajak semua untuk bersama sama mewujudkan cita cita Provinsi Babel menjadi Provinsi yang teladan, momentun hari jadi ini mari kita lanjutkan kerja yang sudah dimulai oleh para pendahulu kita semoga Allah SWT senantiasa memberi petunjuk serta kekuatan melalui pembangunan Prov yang dicintai." Terang Erzaldi. Adapun keberhasilan yang telah dicapai kata Erlzadi diantaranya, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada tahun 2000 hanya sebesar Rp6,4 triliun dan kini telah menjadi sebesar Rp65,1 triliun. "Hal ini menggambarkan output barang dan jasa yang dihasilkan, dari kegiatan ekonomi meningkat sangat signifikan. Dan pada tahun 2001 Babel hanya memiliki 36 kecamatan, 52 kelurahan dan 263 desa. Saat ini sudah ada 47 kecamatan, 82 kelurahan dan 309 desa," ungkap Erzaldi. Erzaldi menerangkan dari sisi pendapatan daerah yang mana menggambarkan kapasitas anggaran pemerintah provinsi, pada tahun 2002 tercatat hanya 266,4 miliar, pada APBD 2017 sudah meningkat tidak

kurang dari delapan kali lipat mencapai 2,3 triliun. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah meningkat 14 kali lipat dari 48,8 miliar menjadi 709,83 miliar. "Sedangkan untuk infrastruktur jalan, panjang jalan pada tahun 2001 hanya 977,76 Km, saat ini sudah mencapai 1.499,73 km," imbuhnya Paripurna dilanjutkan dengan pemberian penghargaan piagam penghargaan kepada yang berprestasi diantaranya penyerahan dokumen pengukuhan pahlawan nasional Depati Amir, Koperasi berprestasi, Tokoh Penggerak Koperasi, Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, serta Pemberian bantuan pendidikan kepada keluarga anggota DPRD dan staf yang menjadi korban pesawat Lion Air JT610. (adv/wa)

Monica Aklil Resmi Ketua PKK dan Dekranesda Kota Pangkalpinang PANGKALPINANG - Monica Haprinda Maulan Aklil resmi menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan (PKK) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranesda) Kota Pangkalpinang.

Pelantikan Istri dari Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menjadi ketua PKK dan Dekranesda di gelar di ruang pertemuan OR Kantor Walikota Pangkalpinang, dan di lantik oleh Melati Erzaldi selaku Ketua PKK dan Dekranesda Bangka Belitung , Jumat (16/11/2018). Monica di temui seusai Pelantikannya mengungkapkan harapannya untuk 5 tahun kedepan PKK dapat menjadi yang terbaik bukan hanya di Babel namun dalan tingkat Nasional. Tidak hanya itu perekrutan anggota PKK untuk masyarakat umum, hal ini agar masyarakat bisa bekerja sama dengan Pemerintah. "Dan juga mendengar langsung aspirasi masyarakat, jadi kami bisa tahu masyarakat yang mau bekerja sama dengan pemerintah, saya pun akan terus berusaha lebih cepat bela-

jar dari para senior," Ungkapnya. Sementara itu Melati Erzaldi menyampaikan ucapan selamat kepada Monica atas resminya menjadi Ketua PKK dan Dekranesda Kota Pangkalpinang, ia berharap Monica juga dapat segera menyesuaikan sehingga program PKK dan Dekranesda di seluruh Babel dapat selalu bersinergi dan berkomitmen. "Memang seharusnya kita berasama-sama untuk berkomitmen dan bersinergi dengan PKK Kota Pangkalpinang," tuturnya. Ia pun menyarankan untuk PKK Pangkalpinang terus menjaga komitmen dengan OPD Pemkot dan berharap PKK dan Dekranesda Kota Pangkalpinang selalu sukses dan gemilang. Walikota Pangkalpinang, Molen dalam pelantikan Ket-

ua PKK dan Dekranesda Kota Pangkalpinang itu juga meminta pengurus PKK tingkat provinsi maupun pengurus PKK Pangkalpinang yang lama dapat selalu membimbing istrinya dan mensupport setiap kegiatan yang akan dilakukan. "Kami orang baru dalam memasuki dunia ini belum banyak belajar untuk memahami apa itu PKK oleh sebab itu dalam kesempatan ini

saya memohon untuk bimbingannya, dukung kami, support kami, kami ingin mendukung kebijakan-kebijakan di Pemprov Provinsi," tutur molen. Ia juga berharap PKK Pangkalpinang dapat menjadi PKK terbaik Se-Babel, "Segala kegiatan yang ad di provinsi kami siap menampungnya, kami ingin PKK di Pangkalpinang terbaik se-babel," harap Molen. (adv/dnd)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Prestasi Kep. Babel by Paudar Wahyudi - Issuu