Skip to main content

Perjuangkan Jembatan BATERA!

Page 1

medialaspela

KAMIS - RABU

15 - 21 NOVEMBER 2018

Edisi No 143 13 HALAMAN

Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra

Perjuangkan

Jembatan

BATERA!

TANJUNGPANDAN - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dr Erzaldi Rosman SE MM menandaskan jembatan yang menghubungkan Bangka dan Sumatra atau Jembatan BATERA akan memecahkan beberapa permasalahan Kepulauan Bangka Belitung maupun Sumatra Selatan dan sekitarnya sekaligus. “Jembatan Bangka – Sumatra menjadi solusi bagi

TANDA TANGAN MOU - Ketua Umum KADIN Babel Ir Thomas Jusman MM dan Ketua KPU Babel Davitri menandatangani MoU Partisipasi Pengusaha KADIN Babel dalam meningkatkan Partisipasi Pemilih pada Pemilu 2019.

Tiga Berita “Besar” Edi Kodri: Dengan Cinta Bangun Wisata Babel M. Fitriyansah Fasilitasi Garuda & Citilink Free WIFI Chandra Lie: Sriwijaya Air KSO dengan Citilink PEKAN LALU ditandai oleh tiga berita besar dari tiga pengusaha asal Kepulauan Bangka Belitung. Pertama, dalam Seminar Digital Marketing pada Rapat Pimpinan Provinsi KADIN Kepulauan Bangka Belitung, Edi Kodri atau yang akrab disapa Buyung menyatakan, “Marilah kita cintai Kepulauan Bangka Belitung. Dengan kecintaan terhadap Bangka Belitung, dengan ikhlas dan bersemangat kita akan bangun pariwisata sehingga Babel ini menjadi jaya!” Transformasi ekonomi dari pertambangan

menuju pariwisata dan kini sedang berproses, tandas Edi Kodri, merupakan keniscayaan yang memang harus dilakukan.

“Saya dulu memang penambang timah. Namun kini saya tinggalkan dan kini dengan rasa cinta kepada negeri ini, d i

Festival Kemuja Sarana Pelestarian Nilai- Nilai Budaya Luhur di Babel SUNGAILIAT – Festival Kemuja merupakan gambaran kebudayaan dan kesenian tradisi yang Islami yang dikemas secara modern, dalam rangka syiar Islam menuju Bangka Setara. Festival ini juga sebagai sarana melestarikan nilai-nilai budaya luhur di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung seperti budi pekerti dan ahlak yang mulia. Selain itu juga, kegiatan tersebut untuk membangun ukhuwah Islamiah dalam melestarikan seni dan budaya sebagai warisan budaya. Wakil Bupati Bangka, Syahbudin yang membuka acara Festival Kemuja di lapangan bola desa Kemuja, Kecamatan Mendo Barat Rabu (14/11/2018) mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka menyambut baik kegiatan tersebut. Wabup juga mengaku bersyukur dapat bersilahturahim dengan seluruh masyarakat desa Kemuja yang begitu antusias mengikuti Festival Seni Budaya Islam/Festival Kemuja. “Dengan adanya komunikasi, kerjasama dan hubungan yang harmonis yang baik antara Pemda dengan seluruh komponen di masyarakat akan menjamin keberlangsungan jalannya pelaksanaan segala bidang program pembangunan,” Ujar Syahbudin. Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Babel A. Rivai, dalam sambutannya mengatakan, Provinsi Babel pada prinsipnya sangat mendukung kegiatan tersebut yang mana acara puncaknya akan digelar pada tanggal 20 November 2018 mendatang, dan pihak Provinsi juga kata Rivai akan menghadirikan penceramah Nasional dalam festival tersebut. Festival ini menurutnya akan menjadi parameter kedepannya untuk dijadikan kalender wisata di Bangka Belitung.

INDEX Oleh: Agus Ismunarno Pemimpin Redaksi LASPELA Media Group

sisa hidup saya, saya akan membaktikan yang saya mampu untuk membangun pariwisata Bangka Belitung, khususnya Belitung,” kata Edi Kodri yang kelahiran Bangka Selatan itu, Senin (12/112018) Dengan rasa cinta (passion), kata Edi Kodri, tanpa menghitung untung rugi, “Kita hadirkan penerbangan langsung dari Singapure – Tanjungpandan. Kita ingin bandara internasional di Belitung kita berdayakan dan kita hadirkan wisatawan manca negara ke Belitung,” kata Edi Kodri. Sebelumnya, pada awal tahun Edi Kodri menggandeng lima investor dari luar negeri berinvestasi di Negeri Laskar Pelangi.Mereka adalah Robert Sinpraseuth dari Australia, Subramani dari India,

Hal 3 Hal 12


2 EKONOMI BISNIS

KAMIS - RABU

15 - 21 NOVEMBER 2018

Bupati Bangka Minta Dekranasda Kembangkan UKM SUNGAILIAT – Bupati Bangka Mulkan mengharapkan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten Bangka dapat lebih me-

majukan Usaha Kecil Menengah (UKM) di seluruh daerah Bangka. Hal ini diutarakan Mulkan saat pelantikan pengurus Dekranasda kabupaten Bangka periode 2018 – 2023, di ruang OR Martabat Kantor Bupa-

ti Sungailiat Bangka, Jum’at ( 09/11/2018 ) Perkembangan Usaha Kecil Menengah ( UKM ) ini akan meningkat pesat seiring dengan pembangunan pariwisata sesuai dengan Visi-misi Pemerintah Kabupaten Bangka yak-

ni Gerbang Kota, dalam melaksanakan gerakan pembangunan pariwisata.

” Jika Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK ) Pariwisata sudah terealisasi mudah – mudahan Usaha Kecil Menengah ini juga dapat berkembang dengan baik,” ujar Mulkan. Mulkan juga mengharapkan peranan Dekranasda kabupaten Bangka dimasa mendatang dapat ditingkatkan.

Menurut Bupati, dengan adanya UKM maka diperlukan kerja sama semua sektor baik dari pemerintah maupun masyarakat demi kemajuan bersama. Ia juga mengharapkan pengurus Dekranasda kabupaten Bangka untuk lebih intens berkoordinasi dengan OPD terkait, agar Dekranasda lebih berkembang dengan masukan – masukan yang didapat. Ketua Dekranasda kabupaten Bangka Yusmiati Mulkan menyampaikan ucapan terimakasih kepada pengurus Dekranasda sebelumnya, untuk itu, diharapkan kepada pengurus Dekranasda yang

baru dilantik untuk melanjutkan program yang telah dilaksanakan sebelumnya dengan melakukan peningkatan kegiatan sesuai dengan fungsi Dekranasda. “Kita harus lebih meningkatkan UKM kita agar dapat bersaing dengan negara luar dan harus memanfaatkan SDM yang ada di Bangka Belitung ini,” ujar Yusmiati Mulkan. Pelantikan pengurus Dekranasda kabupaten Bangka priode 2018 – 2023, ini juga disaksikan Wakil Bupati Bangka Syahbudin, Sekda Bangka Akhmad Mukhsin dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka. (ovi)

Pameran Terpadu 2018 di Batam

DTKTKUKM Basel Pamerkan Produk Unggulan TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UMKM (DTKTKU) Basel ikut berpartisipasi dalam Pameran Terpadu 2018 pada Gelar Inovasi Koperasi, UMKM dan PKBL ke XI di Mega Mall Batam Center, Batam 9-13 November 2018. Kepala Dinas DTKTKU Basel, Basu Priatna mengatakan dengan ikut serta DTKTKU di ajang pameran Nasional ini guna memperkenalkan produk unggulan daerah agar lebih dikenal masyarakat secara nasional. “Tujuan ikutbserta pameran pastinya buat promosi produk kita agar lebih menasional dengan memamerkan produk unggulan Bangka Selatan, dan promosi produk unggulan tidak akan henti-hentinya kita gaungkan secara nasional guna dikenalkan masyarakat lokal maupun interlokal,” kata Basu kepada Wartawan, Sabtu (10/11/2018). Lebih lanjut, ia menerangkan produk yang dibawa ke pameran tersebut diantaranya produk

olahan ikan dan hasil laut Basel juga kerajinan tangan masyarakat Basel juga. “Kita bawa produknya ada madu, kemplang, getas, kricu, stiek bawang, ada kue mama via juga, terasi (belacan), lada ya berbagai hasil pengolahan hasil UKM kita di Bangka Selatan, ya lumayan banyak hasil produk UKM kita sajikan di stand ini,” ujarnya seraya menuturkan membawa kerajinan dari masyarakat Basel. Dengan partisipasi DTKTKU Basel, ia berharap ada pengenlaan produk UKM Negeri Junjung Besaoh, dan mengenalkan produk UKM sudah memenuhi standarisasi kehalalan. “Ya harapan kita selain mengenalkan produk UKM kita di tingkat nasional kita berharap produk ukm kita juga bisa di pasarkan ke luar daerah tentunya karena produk-produk kita juga sudah memenuhi standart halal selain itu juga bisa terjalin kerjasama bisnis antara UKM kita dengan pengusaha lainnya dalam hal pemasaran produk,” harapnya. Selain itu, ia juga berpesan kepada pelaku UKM di Basel untuk lebih kreatif dalam mengolah produk unggulan UKMnya, karena ini akan menjadi pilihan utama di pasar global kedepannya. “Semoga pelaku UKM kita di Basel lebih kreatif dan inovatif lagi dalam pengembangan usahanya dan dengan memanfaatkan potensi yang ada, karena pangsa pasar hasil olahan dari Basel sangat diminati oleh konsumen dengan bukti bahwa setiap pameran produk yang kita sajikan selalu habis dibeli pengunjung,” tuturnya. (tra)


KAMIS - RABU

CEREMONY

15 - 21 NOVEMBER 2018

3

Molen-Sopian Jabat Wako dan Wawako Pangkalpinang 2018-2023 PANGKALPINANG - Pasangan Walikota dan Wakil Walikota terpilih Pangkalpinang, Maulan Aklil atau Molen dan Muhammad Sopian resmi di lantik oleh Gubernur Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, pelantikan berlangsung di ruang pasir padi, kantor Gubernur Babel, Kamis (15/11/2018). Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang ini akan bertugas dalam periode 2018-2023 sesuai pada surat keputusan menteri dalam negeri. Seusai pelantikan, Molen mengungkap-

kan dirinya bersama Wawako Sopian akan langsung bekerja mewujudkan kota Pangkalpinang seribu senyuman. "Alhamdulillah hari ini saya dan pak Sopian resmi di lantik menjadi Walikota dan Wakil walikota 2018-2023, artinya mulai hari ini kami langsung kerja, kerja untuk memenuhi janji-janji politik kami kemarin, dan mulai melayani masyarakat Pangkalpinang, maupun mewujudkan kota pangkalpinang beribu senyuman, ini target saya dari awal," ujarnya. Upaya pertama yang dilakukan Molen untuk mewujudkan target tersebut ialah mengadakan rapat internal kepada kepala OPD dan seluruh aparatur sipil negara di Pemerintah Kota. "Untuk melakukan dan menyatukan visi-misi saya dengan mereka, maka langkah pertama adalah mengumpulkan para ASN sehingga mereka menyelaraskan dengan program yang kami buat," jelas Molen. Ia menegaskan tidak akan mengkotak-kotakan ASN dan tidak akan menggolong-golongkan mereka dalam membangun Kota Pangkalpinang. "Bagi saya mereka semua sama. Namun ada tiga hal yang akan saya cari dari mereka, yaitu mencari orang yang pintar, memiliki terobosan dan loyal kepada saya. Apabila tiga hal ini mereka lakukan, maka akan saya pakai mereka untuk bekerjasama dalam memajukan Kota Pangkalpinang," ujarnya. Ia juga berharap Masyarakat Pangkalpinang dapat bersama dengan pemerintah membangun kota Pangkalpinang dan dapat menyelasaikan

permasalahan yang ada bersama-sama. "Seperti yang di bilang Pak Gubernur tadi, Pangkalpinang merupakan gerbang Provinsi Babel, tanpa adanya bantuan dari Masyarakat hal ini tidak bisa kita laksanakan, banyak permasalahan-permasalahan yang di Pangkalpinang ini, kita harus bekerja bersama-sama menyelasaikan ini seperti masalah tempat sampah, keindahan tata kota, dan lainnya, saya akan ciptakan Pangkalpinang jadi kota beribu senyuman," tuturnya. Gubernur Babel Erzaldi Rosman dalam kata sambutannya berpesan teruslah menolong masyarakat kota dan tidak mengharapkan balasan apapun. "Biarlah Allah yang akan membalas semua kebaikan kita semua," ujar Gubernur. Gubernur juga meminta kedepan tidak ada lagi masalah banjir di Kota Pangkalpinang, dan menyebut banjir merupakan kiriman dari kabupaten tetangga. "Karena ini bukan hanya permasalahan Kota Pangkalpinang saja, namun permasalahan kita semua," terang Gubernur. Menurut Gubernur permasalahan sampah di kota Pangkalpinang pun harus segera diselesaikan dengan cepat. Karena menurut Gubernur, Pangkalpinang harus menjadi contoh pengelolaan sampah yang baik bagi daerah kabupaten lainnya di Babel. Karena Pangkalpinang merupakan wajah ibukota Provinsi Bangka Belitung. "Jadikan Jabatan sebagai amanah dan terus bersinergi dengan Pemprov dan dua kabupaten tetangga untuk Pangkalpinang lebih baik lagi," harap Gubernur. (adv/ dnd)

Molen Optimis Bangun Pangkalpinang Sebagai Kota Seribu Senyuman PANGKALPINANG - Maulan Aklil (Molen) resmi di lantik sebagai Walikota Pangkalpinang di dampingi Muhammad Sopian sebagai Wakil Walikota Pangkalpinang, sebagai bentuk ungkapan rasa syukur Walikota dan Wakil Walikota menggelar syukuran dan silahturahmi kepada seluruh masyarakat kota Pangkalpinang, Kamis (15/11/2018). Dalam kata sambutannya, Molen optimis membangun kota Pangkalpinang dengan julukan kota Seribu Senyuman. "Salah satu programnya ialah nikah massal, kenapa nikah massal yang terkesan main-main, karena perku di ketahui sebanyak 1200 orang tidak mempunyai surat nikah karena keterbatasan ekonomi, nah setelah kita kasih surat nikah bayangkan bagaimana manfaatnya bagi mereka, mereka bisa membuat BPJS, untuk memudahkan mereka berobat, dan banyak manfaat lainnya," jelasnya. Tidak hanya itu Molen pun mengungkapkan akan merealisasikan 16 item janji politiknya. "Insya Allah ke 16 item janji politik saya akan saya laksanakan, walaupun belum sepenuhnya, seperti contohnya Ustad-ustad, guru-guru pengajian Insya Allah pada 2019 akan mendapatkan intensif," terangnya. Ia pun memohon kepada seluruh masyarakat untuk terus mengingatkannya untuk selalu amanah, dalam menjalankan tugasnya sebagai Walikota. "Saya mohon ingatkan saya bantu saya, jangan lupakan saya, bantu dengan janji-janji kemrin, bantu saya ingatkan saya jangan lupa diri," ungkapnya. "Ini baru awal perjuangan kita dan saya berjanji saya ingin menjadi pemimpin yang amanah dengan di awali dengan Bismillahirahmanirahim, mari kita wujudkan Pangkalpinang kota Seribu Senyuman,"tuturnya. (dnd/adv)


4 GREETINGS

KAMIS - RABU

15 - 21 NOVEMBER 2018


KAMIS - RABU

PELANGI EDUKASI

15 - 21 NOVEMBER 2018

Kontra Radikalisme

Kemenag Kemahkan Pegiat Rohani Islam di Belitung BELITUNG – Sebanyak 1200 pegiat Kerohanian Islam (Rohis) SMA/SMK dari 34 provinsi di Indonesia dikumpulkan di Bumi Perkemahan Juru Sebrang, kabupaten Belitung dalam acara Perkemahan Rohis ke-3 Tahun 2018. Kegiatan ini diikuti oleh 1.123 peserta dari 621 SMS/SMK dari 298 Kabupaten Kota yang digelar pada 5-10 November ini. Acara yang mengambil tema “Membentuk Genersi Islam Yang Literat dan Moderat” ini merupakan bagian dari gerakan moderasi Islam di sekolah-sekolah, yang diprakarsai oleh Kementerian Agama RI. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan generasi Islam milenial sekarang ini adalah generasi Z yang

akrab dengan dunia internet dan menyatu dengan arus informasi yang bebas. Untuk itu mereka menghadapi tantangan yang lebih berat daripada generasi terdahulu. Oleh karena itu mereka rawan terkena ‘pelet’ radikalisme. “Maka kegiatan perkemahan Rohis ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran untuk berislam secara benar dan menjaga NKRI” katanya pada saat membuka perkemahan ini, Selasa (6/11/2018). Dirjen Pendidikan islam Kemenag RI, Kamaruddin Amin mengharapkan kegiatan ini dapat mengembalikan pegiat Rohis sebagai suri tauladan bagi pegiat agama Islam yang memiliki integritas dan kekokohan akhlaq. Bila pemahaman agama di era milenial dapat tersampaikan dengan baik pada event semacam ini, maka pegiat Rohis dapat menjadi agen moderasi agama yang penting posisinya dalam ber-NKRI.

Opini SEIRING WAKTU, jumlah sekolah swasta terutama di level pra sekolah sampai sekolah dasar, dengan iming-iming plus makin menjamur. Plus materi keragaman yang lebih banyak, plus eskul yang beragam, dan tawaran fasilitas yang menggiurkan dan diklaim memenuhi kebutuhan anak di masa depan. Jumlah uang yang harus dirogoh para orang tua pun tak sedikit, bahkan hingga mencapai angka jutaan rupiah perbulan. Bagi sebagian orangtua jumlah uang yang harus dirogoh tidak lagi menjadi masalah karena dinilai sepadan dengan fasilitas yang didapat. Ruang dan koleksi buku-buku perpustakaan lengkap, alat peraga science yang baik dan fasilitas ekstrakurikuler yang memadai bahkan kualitas guru-gurunya. Ini tentu saja bukan sebuah penghakiman bahwa sekolah negeri kurang bagus karena banyak sekolah negeri yang mulai menerapkan sistem pendidikan plus bahkan tersedia kelas Internasional pengantar bahasa asing. Nilai plus yang paling diminati plus porsi agama yang lebih besar. Ini

“Perkemahan adalah format yang dipilih karena ide dasarnya adalah silaturahmi dan tukar pengalaman dalam pengelolaan kegiatan Rohis yang produktif di sekolah-sekolah,” kata Kamaruddin. Setelah acara ini pihaknya berharap para peserta memperteguh komitmen aksi pada dua perkemahan pada tahun-tahun sebelumnya yang menyatakan keprihatinan terhadap fenomena radikalisme. “Saat ini waktunya beraksi, langkah kongkrit harus diambil,” katanya. Perkemahan Rohis ini bukan perkemahan biasa, tetapi mengandung misi strategis menyalurkan ide-ide moderasi Islam ke kalangan pegiat Rohis di sekolah-sekolah. Selama ini kegiatan kerohanian Islam di sekolah dicurigai sebagai tempat interaksi para penyebar ide radikal dengan para

simpatisan kegiatan Islam. Kegiatan Rohis selama ini dicurigai sebagai pintu masuk radikalisme yang menyebar melalui kegiatan-kegiatan pengajan sekolah. Untuk itu Menag meminta generasi muda lebih waspada terhadap informasi yang beredar melalui gawai, karena hoax merupakan salah satu alat penyebaran radikalisme yang berimplikasi disintegrasi bangsa. Temuan Badan Intelijen Negara (BIN) pertengahan tahun ini menyebutkan bahwa 39% mahasiswa perguruan tinggi di 15 provinsi telah terpapar radikalisme. BIN menilai, radikalisme menjangkiti generasi muda dengan memanfaatkan remaja yang masih mencari jati diri. Dalam kajian BIN, ‘24% mahasiswa dan 23,3% pelajar menyatakan persetujuan mereka terhadap jihad dengan kekerasan’. (*/Jun)

5

Kejari Bateng Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan KOBA – Kejaksaan Negeri Bangka Tengah (Bateng) beserta Kapolres dan OPD terkait melakukan pemusnahan terhadap barang bukti hasil kejahatan yang telah berkekuatan hukum tetap (Inkracht Van Qewijsde).Selasa,(06/11/2018). Adapun Barang Bukti (BB) yang dimusnahkan berasal dari total 60 perkara yang terdiri dari : Perkara Narkotika sebanyak 33 perkara dengan 2 jenis Narkotika yaitu shabu-shabu sebanyak 37,85 gr dan ganja sebanyak 568,86 gr, perkara perjudian sebanyak 4 perkara, pencabulan 10 perkara, pencurian 3 perkara, minerba 1 perkara, perkara UU Kesehatan 1 perkara dan perkara lainnya seperti penganiayaan, mucikari, kekerasan terhadap anak, penggelapan dan Undang-undang darurat sebanyak 8 perkara. Menurut Kajari Bateng Dodhy Putra BB tersebut merupakan hasil dari pertengahan tahun 2017 yang disimpan digudang. “Sampai saat ini BB Narkotika paling banyak kasusnya dan ini menjadi perhatian kita semua karena tiap tahun selalu meningkat,”ujar Kajari. Sementara Kapolres Bateng, Edison Ludy Sitanggang mengatakan akan terus memerangi penyebaran narkoba di wilayah hukum Bateng. “Kerjasama dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengurangi peredaran narkotika di Kabupaten Bateng dan kami selalu siap jadi jangan sungkan untuk melaporkan jika melihat sesuatu yang mencurigakan,”tukasnya. (hfe)

“Sekolah Berkualitas, Seperti Apa?

menunjukkan bahwa bangsa ini memang cukup agamis. Percaya bahwa agama adalah satu dari sekian pondasi yang wajib dimiliki sebagai bagian pembentuk watak dan karakter anak. Tentu ini tidak berlebihan karena sejatinya itulah peran agama. Semua agama mengajarkan kebaikan, kedamaian, toleransi dan welas asih. Terlebih banyak orang tua merasa tidak cukup waktu dan ilmu untuk mengajarkan persoalan keyakinan ini pada anaknya. Singkat kata untuk urusan ini orang tua mempercayakannya pada instansi sekolah seperti halnya mempercayakan pelajaran bahasa atau science. Ada yang berpendapat, menjamurnya sekolah-sekolah swasta plus ini itu sebagai sebuah industri. Industri untuk memenuhi kebutuhan anak dimasa depan. Bagi saya sendiri sebagai orang tua, merasa sedikit ngilu mendengar penyebutan sekolah sebagai sebuah industri dengan objek anak-anak. Pendapat ini tidak lepas dari kenyataan, beberapa sekolah membuat standar kurikulum yang terlalu tinggi untuk anak-anak. Dalam hal ini sekolah leb-

tegrasikan pendidikan moral, sosial dan pengendalian emosi dengan matematika, science, seni dan bahasa. Guru yang selaras menanamkan kecintaan anak pada belajar dengan keingintahuan yang besar dan kemudian dapat memunculkan potensi dan bakat pada anak tersebut.

ih memikirkan apa yang di inginkan orang tua daripada yang dibutuhkan anak dan menganggap kemampuan akademik yang menjamin masa depan anak kelak. Contoh sederhananya bisa dilihat, masih adanya sekolah yang melakukan penyaringan calon siswa siswi dengan tes IQ. Tes yang sebenarnya sudah dievaluasi sejak tahun 1980 dan dinilai belum layak pada sistem pendidikan anak usia dini. Tes yang hanya memunculkan dua pilihan, anak-anak yang gagal atau berhasil. Dan ini menafikkan bahwa fungsi sekolah sebagai tempat untuk

membuat anak menjadi pintar dan berhasil. 'Guru Berkualitas = Sekolah Berkualitas’ Kualitas seorang guru tidak selalu terkait dengan jenjang pendidikan atau almamater tempat dia menuntut ilmu. Kualitas seorang guru bisa dilihat dari cara mendidik siswanya. Guru yang mendidik dengan hati tidak sekedar melabeli anak dengan nilai atau skor. Terlebih untuk pendidikan ahlak dan agama yang sebenarnya memerlukan sosok real dimata anak dibanding nilai. Guru seyogyanya mengin-

'Orang Tua Sebagai Pondasi' Saat ini kebanyakan sekolah memberlakukan program full day school, dimana anakanak menghabiskan lebih dari delapan jam disekolah. Perpanjangan waktu yang dimaksudkan untuk menambah nilai plus yang telah dijanjikan oleh sekolah. Waktu untuk belajar memahami agama atau program lain yang membuat anak-anak lebih intens belajar sehingga tidak perlu lagi ada PR (pekerjaan rumah). Tentu ini meringankan tugas orang tua bekerja. Tapi bersamaan dengan itu, intensitas "komunikasi" orang tua dan anak pun berkurang. Dengan alasan untuk melemaskan otot dan otak anak, saat di rumah para orang tua membiarkan anakanak dengan televisi ataupun gadget (hp android). Padahal komunikasi yang terjalin antara orangtua dan anak, adalah

salah satu bentuk pembelajaran seorang anak bagaimana ia bersikap dan menyikapi suatu masalah atau memandang sesuatu yang tidak sama dengan dirinya. Anak-anak butuh role model sebagai dasar pembentuk karakternya dan pilihannya jatuh pada orang tua yang membuat mereka merasa aman dan nyaman. Anak-anak akan memahami yang diajarkan ketika disekolah dengan melihat bagaimana orangtua mereka memahami hal yang sama. Seperti misalnya soal pemahaman agama, pemahaman mana kebiasaan baik dan buruk, dan pemahaman yang terkait dengan aspek sosial. Pemahaman yang kemudian membentuk karakter dan kebiasaan baik anak. Karena yang dibutuhkan anak-anak kelak dalam menjalani kehidupannya agar sukses bukan hanya kecakapan akademik akan tetapi juga kecakapan emosi dan karakternya. Ya, seiring berjalan waktu, pola pikir modern yang menginginkan segala sesuatu dengan cepat dan praktis, perlahan mengikis peran orangtua dalam pendidikan anak. Menjadikan rumah sebagai ' sekolah' pertama anak dengan orangtua sebagai gurunya.


6 GREETINGS

KAMIS - RABU

15 - 21 NOVEMBER 2018


KAMIS - RABU

15 - 21 NOVEMBER 2018

COMMERCE & INDUSTRY

7

Indikator Ekonomi Membaik Resiliensi Perlu Diperkuat

PANGKALPINANG - Pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada triwulan III 2018 menjadi pertumbuhan tertinggi di Sumatera yaitu sebesar 7,09% (yoy), meningkat dari triwulan yang sama pada tahun 2017 sebesar 3,60% (yoy). Terdapat 4 sektor lapangan usaha di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tumbuh dan memberikan andil pada triwulan III 2018 diantaranya oleh, sektor industri pengolahan, sektor per-

tanian, sektor pertambangan dan sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor. “Capaian ini menunjukan ketahanan perekonomian di Bangka Belitung cukup kuat ditengah ketidakpastian ekonomi global dan belum menggembirakannya harga komoditas Bangka Belitung”, ujar Tantan Heroika, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Kep. Bangka Belitung. Dari sisi lapangan usaha, sektor industri pengolahan tumbuh tertinggi sebesar 10,03% (yoy) dengan kontribusi 2,25% terhadap PDRB. Hal tersebut disebabkan meningkatnya produkti-

vitas kelapa sawit untuk pengolahan CPO dan produksi timah batangan pada periode ini. Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan juga mendorong pertumbuhan ekonomi triwulan III 2018 dengan pertumbuhan 8,61% (yoy) dan kontribusi 1,55% terhadap pertumbuhan tahunan PDRB. Pertumbuhan ini disebabkan adanya panen raya untuk komoditas perkebunan seperti kelapa sawit, lada dan karet. Peningkatan produktivitas kelapa sawit disebabkan oleh implementasi good agricultural practices (GAP) yang semakin baik. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi triwulan III 2018 utamanya bersumber dari ekspor luar negeri yang tumbuh 12,59% (yoy) dan memberikan andil 5,91% terhadap pertumbuhan PDRB. Peningkatan ekspor ini disebabkan meningkatnya kinerja dari sektor industri pengolahan berbasis CPO dan timah. Selain itu, komponen konsumsi rumah tangga juga mengalami pertumbuhan 9,19% (yoy) dengan andil pertumbuhan 3,13%. Peningkatan sektor rumah tangga seiring dengan peningkatan konsumsi pada beberapa hari besar keagamaan dan penyaluran gaji ke – 13 untuk

pegawai negeri sipil. Nuansa positif dari pertumbuhan ekonomi yang tinggi diperkuat oleh tingkat inflasi yang cukup terkendali sampai dengan Oktober 2018. Bulan Oktober 2018, Bangka Belitung mengalami inflasi 3,39% (yoy) atau secara tahun kalender sebesar 1,80% (ytd). Apabila dilihat secara bulanan, pada bulan Oktober 2018 Prov. Kep. Bangka Belitung mengalami deflasi 0,01% (mtm) sedikit meningkat dari bulan sebelumnya yang mengalami deflasi 0,37% (mtm). Apabila dilihat secara spasial, deflasi bulan Oktober disebabkan deflasi pada Kota Pangkalpinang sebesar 0,34% (mtm) sedangkan Kota Tanjungpandan mengalami inflasi 0,60% (mtm). Berdasarkan kelompok, deflasi terdalam terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 2,79% (mtm) setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi 0,81% (mtm). Deflasi pada kelompok ini disebabkan adanya penurunan harga pada sub kelompok daging dan hasilnya dan ikan – ikanan. Walaupun mengalami deflasi pada bulan Oktober, inflasi tahunan dari kelompok bahan pangan masih perlu mendapat perhatian. Secara tahunan inflasi bahan pangan masih cukup tinggi pada angka 5,62% (yoy), meningkat signifikan jika dibandingkan dengan bulan Oktober tahun 2017 sebesar 3,45% (yoy). Di sisi lain, inflasi angkutan udara juga perlu diwaspadai meskipun cukup terjaga sampai dengan bulan Oktober sehingga turut mendukung stabilitas inflasi. Secara tahunan, tarif angkutan udara masih mengalami deflasi pada bulan Oktober 2018 yaitu sebesar 3,38% (yoy), namun berpotensi merangkak naik karena faktor musiman pada libur Natal dan Tahun Baru. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2018 diperkirakan akan meningkat dan akan mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi tahun 2018. Sampai dengan akhir tahun 2018, kinerja pertambangan dan industri pen-

golahan berbasis timah diperkirakan akan cukup baik seiring dengan stabilnya harga timah dan tingginya permintaan ekspor untuk timah olahan. Selain itu, berlanjutnya masa panen raya untuk komoditas pertanian khususnya kelapa sawit akan mendorong pertumbuhan sektor perkebunan dan industri pengolahan yang berbasis kelapa sawit. Peningkatan realisasi proyek infrastruktur pemerintah khususnya terkait proyek irigasi sampai dengan akhir tahun juga turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. Dari sisi pengendalian inflasi, sampai dengan akhir tahun 2018, risiko tekanan inflasi muncul sehubungan dengan event seasonal Hari Raya Natal dan Tahun Baru, dimana pada periode tersebut permintaan bahan pokok akan meningkat. Di sisi lain, berakhirnya masa panen raya di sentra produksi dan masuknya angin musim barat memberikan dampak pada pasokan bahan pertanian dan ikan – ikanan sehingga tidak dapat memenuhi peningkatan permintaan di akhir tahun. Selain itu, periode libur panjang di akhir tahun juga akan meningkatkan tekanan inflasi dari angkutan udara seiring dengan meningkatnya permintaan tiket pesawat. “Momentum pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang terjaga ini perlu dimanfaatkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas. Diversifikasi sumber pertumbuhan ekonomi dapat meningkatkan resiliensi ekonomi Bangka Belitung. Sektor pariwisata menjadi salah satu sumber ekonomi potensial di Bangka Belitung. Kesiapan infrastruktur pariwisata dan konektivitas perlu menjadi perhatian seluruh pihak yang terlibat. Selain itu, upaya pengendalian inflasi yang efektif dan terukur juga terus diintensifkan antara lain melalui, penguatan produksi dan efisiensi tata niaga yang merupakan penyebab struktural inflasi di Bangka Belitung.” tutup Tantan.(rill)


8

IN MEMORIAM

KAMIS - RABU

15 - 21 NOVEMBER 2018

Peringati Hari Pahlawan

Pemkot Gelar Upacara Kenang Para Pahlawan PANGKALPINANG - Peringati hari Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang gelar upacara untuk mengenang jasa para pahlawan, upacara di gelar di halaman kantor Walikota dan di lanjutkan upacara ke taman makam Pahlawan, Sabtu (10/11/2018). Upacara yang di gelar di halaman kantor Walikota Pangkalpinang berjalan hikmad, di pimpin oleh Komandan Distrik Militer 0413 Bangka, Letkol Arm Riski Budianto. Dalam sambutannya Riski Budianto membacakan pesan dari Menteri Sosial Indonesia, Ia mengungkapkan peringatan Hari Pahlawan bukan sekedar perayaan semata namun juga harus sarat akan makna bukan hanya

prosesi namun subtansi setia peringatan hari pahlawan harus dapat melalui dan menunjukkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan, dalan kehidupan sehari-hari. "ini penting karena nilai kepahlawanan bukan bersifat statis namun dinamis bisa menguat atau melemah, untuk itu serangkaian kegiatan hari pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru, pewaris nilai perjuangan dan patriotisme membangun bngsa indonesia," tuturnya. Peringatan hari pahlawan pun menjdi momentum bagi bangsa Indonesia untuk mengintropeksi diri dan seberapa jauh komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai kephlawanan. "Peringatan hari pahlawan harus melahirkan ide dan gagasan mentransformasikan semangat pahlawan

menjadi keuletan dalam melksanakan pembangunan, jeberanian melawan penjajah menjadi inspirasi mengusir musuh yaitu kemiskinan," terangnya. Sosok pemuda yang tagguh dan pemuda dengan pandangan global pun di butuhkan bagi bangsa indonesia sehingga dapat mampu terlibat dalam usaha kesejahteraan sosial dan mampu berkolaborasi dalam memajukan bangsa dan memanfaatkan tekhnologi. Kegiatan pun di lanjutkan dengan Ziarah makam dan upacara di Taman Makam Pahlawan Prawitalaya, yang di pimpin oleh Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Bangka Belitung (Babel) Brigjen Pol. Syaiful Bachri. Di susul dengan kegiatan penaburan Bunga pada makam para pahlawan. Peringatan Hari Pahlawan ini pun

mendapat tanggapan dari beberapa Pejabat Daerah, Salah satunya Suparyono selaku asisten I bidang pemerintahan dan kesra Kota Pangkalpinang mengungkapkan hari Pahlawan merupakan momentum mengenang para pejuang yang telah berjasa kepada nusa dan bangsa. "Tentunya dalam melanjutkan perjuangan ini tidak akan pernah melupakan perjuangan yang telah di lakukan oleh para pahlawan terdahulu dan mudah-mudan apa yang kami lakukan ini sesuai dengan yang di harapkan oleh para pahlawan untuk melanjutkan pembangunan dan menuju masyarakat sehat," katanya. Ia pun berpesan kepada pa-

ra pemuda walaupun sekarang masa globalisasi dan teknologi sikap teladan para pahlawan harus tetap di junjung tinggi. "Saya Harap masyarakat akan lebih sejahtera dan pemuda pemudinya dapat mengisi pembangunan ini, sesuai dengan fungsinya," harapnya. (adv/dnd)

Korban Tragedi Lion Air JT 610

DPRD Babel Berikan Santunan Pendidikan untuk Anak Anggota Dewan & Staf PANGKALPINANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan santunan pendidikan kepada anak anggota dan staf DPRD Bangka Belitung yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada Senin (29/10/2018) lalu. “Sebelumnya kami ucapan terima kasih kepada anggota DPRD Babel yang telah mengikhlaskan untuk membantu anak-anak kami ini yg mana mereka adalah keluarga besar kami. Dan DPRD Babel juga berharap kepada anak-anak dari sahabat kami ini tidak berputus asa tetap semangat

untuk mewujudkan cicara proporsional, sesOleh: Wina Destika ta-cita yang di inginkan uai dengan jumlah masdan diharapkan oleh Alm ing-masing anak dari orang tuanya,” kata Ketua DPRD Ba- anggota dan staf DPRD Provinsi Babel Didit Srigusjaya saat memberikan bel yang menjadi korban pesawat Lisantunan pendidikan kepada anak an- on Air. Besaran santunan bervariasi ggota DPRD dan staf di ruang kerjan- mulai Rp 2,5 juta, Rp 3 juta hingga ya, Rabu (14/11/2018). Rp 4 juta. Didit menyampaikan santunan Santunan tersebut terhitung papendidikan itu diberikan kepada da bulan November dan langsung anak almarhum Murdiman sebanyak dibagikan, dan berasal dari gaji dua orang, anak almarhum Ahmad pimpinan dan anggota DPRD, masMughni sebanyak tiga orang, almar- ing-masing setiap bulannya dipotong hum Dolar sebanyak lima orang, HK sebesar Rp500 ribu dari 36 anggota Junaidi sebanyak satu orang, dan un- DPRD yang masih ada. tuk anak almarhum Tesa Kausar se“Kami telah sepakat karena masa banyak dua orang dan almarhum Mu- jabatan almarhum berakhir pada Sephammad Syafi’i sebanyak dua orang. tember 2019 maka kurang lebih satu “Insya Allah ini akan diserahkan tahun akan kita bantu,” imbuh Didit. pada saat HUT Babel mendatang, ten“Tapi jika memang nanti peritu ini sebagai ben- ode yang akan datang bisa menerustuk penghargaan kan niat baik ini maka tidak menutup sebagai penghor- kemungkinan kami akan meneruskan matan terakhir ke- apa yang menjadi kewajiban kami, pada sahabat-sa- karena kami merasa anak-anak anghabat kita yang gota dan staf DPRD ini adalah bagian telah almarhum,” dari keluarga besar kami dan sudah tuturnya. menjadi tanggung jawab bersama kaLanjut Di- mi untuk membantu. Kami juga berdit, pemba- harap mereka ini tidak putus sekolah gian santunan walaupun tidak besar (santunan) setiini dibagikan se- daknya bisa meringankan beban bi-

aya pendidikan mereka,” harap Didit. Didit juga berpesan, kepada anakanak yang ditinggalkan orantuanya untuk tetap semangat dan yakin kepada diri sendiri karena dibalik kehendak Allah SWT akan ada yang lebih baik. “Saya berani berkata seperti ini karena saya umur sepuluh tahun sudah ditinggal seorang bapak, akan tetapi saya tidak takut bermimpi untuk menjadi lebih baik karena saya yakin skenario Allah SWT akan lebih baik,” tutup Didit. Pesan Terakhir Eva Oktaviani Istri dari almarhum Murdiman anggota DPRD Babel yang menjadi korban tragedi Lion Air masih tak percaya jika suami yang dicintainya itu bakal meninggalkan mereka selama-lamanya. “Hingga saat ini saya masih tak percaya kalau almarhum suami saya telah pergi untuk selama-lamanya meninggalkan kami,” kata Eva Oktaviani kepada negerilaskarpelangi. com usai menerima santunan pendi-

dikan dari DPRD Babel. Ia menuturkan, sebelum kejadian naas itu suaminya pernah berpesan khusus kepada Eva untuk tetap menjaga hati, jangan saling membenci, jangan simpan rasa dendam, maafkan orang yang menzolimi. “Almarhum suami saya berpesan kalau ummi harus lebih intropeksi diri lagi harus jadi yang terbaik dan lebih baik lagi buat abi. Melalui pesan itu saya tidak menyangka kalau perkataan suami saya itu untuk yang terakhir kalinya di ucapkan kepada saya,” ujar Eva dengan sedih. Eva juga mengungkapkan bahwa suaminya itu adalah sosok yang baik, sekaligus sosok suami dan ayah yang hampir sempurna di mata keluarga. Almarhum Murdiman meninggalkan dua orang anak kandung yakni M. Zoelfahmi Al Faraby dan Syazia Aqeela Azkiava dan sembilan orang anak angkatnya.(adv/wa)


KAMIS - RABU

PELANGI BABEL

15 - 21 NOVEMBER 2018

9

Keluarga Korban tak Percaya Eryanto Telah Meninggal Ratusan Ribu Bibit Ikan Mati di BPI Bateng KOBA – Kondisi air yang tercemar oleh limbah dari aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) membuat ratusan ribu bibit ikan dan indukan mati. Hal ini diperparah dengan tidak adanya tindakan tegas dari para aparat dan anggota Satpol PP sehingga para penambang tidak pernah jera untuk terus menambang. Ditemui oleh Laspela Kepala UPTD Perikanan Budidaya, Hermanto sembari melihat kondisi air dikolam tampak jelas air terlihat keruh disemua kolam dan itu membuat ekosistem ikan menjadi terganggu. Jumat,(02/11/2018). “Saat ini terhitung sudah sekitar 200 ribu anakan bibit ikan nila dan 300 indukan mati sia-sia akibat pencemaran air dari limbah TI dari hulu sungai air risik atau biasa dikenal dengan air risitensi Pemda,”ungkapnya Ia melanjutkan sebenarnya sudah sering kami laporkan aktivitas TI yang beroperasi dilingkungan Pemkab Bateng ke Salpol PP, Polres dan Pol Air namun belum ada efek jera bagi para penambang. “Kami tidak tahu lagi harus berbuat apa mungkin hanya menunggu keajaiban air dikolam ini akan jernih sementara saat ini permintaan bibit ikan dari kelompok budidaya ikan sangat banyak dan itu semua tidak bisa terpenuhi,”ujar Hermanto. Ia sangat berharap ada tindakan tegas dari aparat untuk menghentikan aktivitas tambang yang sangat merugikan bagi perkembangan bibit ikan. “Harapan kami jangan sampai ini dibiarkan berlarut dan akan menambah kerugian dan juga tidak terdistribusi nya pasokan bibit ikan kepada kelompok budidaya ikan yang ada di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng),”tukasnya. (hfe)

PANGKALPINANG – Meski kedatangan jenazah Eryanto (40) salah satu korban Lion Air JT 610 telah diterbangkan ke Bangka Belitung, namun sampai dengan saat ini keluarga korban masih tidak percaya. “Sampai saat ini kami tidak percaya kalau almarhum juga ikut terbang dalam pesawat Lion Air JT 610 tersebut, masih jelas dalam ingatan, sebelum berangkat ke Jakarta, keadaan almarhum tampak sehat bugar,” kata perwakilan keluarga almarhum, Syamsudin Basari, Selasa (6/11/2018). Dengan raut wajah sedih, Syamsudin mengatakan kalau orang meninggal karena sakit berbulan-bulan, mungkin kita tidak ada setetes air mata pun yang keluar, tapi ini meninggalkan rumah masih segar bugar, mukanya masih kita lihat terbayang. Kadang-kadang kita tidak percaya, bahwa dia masih hidup. “Tapi apa mau dikata, karena Yang Maha Kuasa telah menyuratkan mereka didalam kecelakaan, kita berdoa mudah-mudahan mereka diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah,” ujarnya. Suasana haru dan isak tangis keluarga pecah setelah peti jenazah Eryanto (41), salah satu

korban Lion Air JT 610 tiba Bandara Depati Amir Pukul 07.30 WIB, Selasa (6/11/2018). Sebelumnya, peti jenazah Eryanto diterbangkan melalui pesawat Sriwijaya Air SJ076 ATD pukul 06.30 dan tiba di Bandara Depati Amir pukul 07.30 WIB. Prosesi serah terima jenazah dilakukan oleh perwakilan Forkomoinda, Danrem 045/Gaya, Kolonel Inf Dadang Arif Abdurahman ke pihak keluarga korban. Sementara, Danrem 045/ Gaya, Kolonel Inf Dadang Arif

Abdurahman menyampaikan rasa turut berduka cita kepada keluarga almarhum yang ditinggalkan. “Duka para keluarga korban merupakan duka kita semua, kita berdoa semoga para korban menghadap Yang Kuasa dalam keadaan Khusnul Khotimah, ucap Dadang sebelum serah terima peti jenazah ke pihak keluarga,” ujarnya. Almarhum Eryanto merupakan salah satu ASN di lingkungan Pemprov Babel yang bertugas di Bappeda, dan almarhum

meninggalkan satu orang istri serta tiga orang anak. Jenazah Eryanto bersama dua jenazah lainnya, Ristia Amalia dan Vera Junita, diterbangkan menuju Bandara Depati Amir Selasa pagi dengan pesawat berbeda, dimana Eryanto dibawa dengan pesawat Sriwijaya Air SJ076 STD 06.35 WIBkeberangkatan dan tiba sekitar pukul 7.30 WIB, jenazah Vera dan Ristia, dibawa dengan pesawat Lion Air JT 216 STD, yang diberangkatkan pukul 06.10 WIB dan tiba sekitar pukul 07.20 WIB. (wa)


10

PELANGI BABEL

KAMIS - RABU

15 - 21 NOVEMBER 2018

Lion Air Berikan Santunan Biaya Pemakaman 2 Jenazah SUNGAILIAT – Pihak Maskapai Lion Air JT 610 berikan santunan kepada keluarga korban untuk pemakaman sebesar 25 juta per korban.

Maulana Nursyamsi Selaku Manager Airport Lion Air Pangkalpinang, ikut mendatangi rumah duka Vera Junita, korban Pesawat Lion air JT 610.Selasa ( 6/11/2018) di Jalan Teuku Umar (Lubuk Kelik) Sungailiat.

Menurut Maulana, ada 2 jenazah di Sungailiat yang telah dipulangkan ke pihak keluarga. “Pada pagi ini jenazah Vera Junita yang kami antar ke rumah duka dan nanti Siang atas nama korban Hendra,” ujar Maulana. Selain itu seluruh biaya mengenai pengurusan jenazah dan perwakilan keluarga di Jakarta semua ditanggung pihak Lion Air seperti tiket,

hotel, akomodasi dan lain lain. “Kita akan hantarkan jenazah sesuai permintaan pihak keluarga, ada yang di Jawa, ada Palembang, Sumatera. Semua kita akomodir sesuai permintaan pihak keluarga,”imbuhnya. “Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap sabar atas kecelakaan korban pesawat Lion Air JT 610 ini,” imbuhnya lagi . (ovi)

Wabup Pantau Tes CPNSD TKD di Basel TOBOALI – Hari pertama pelaksanaan tes CPNSD Kabupaten Bangka Selatan, Test Kompetensi Dasar (TKD) di pantau langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Bangka Selatan (Basel) Riza Herdavid di SMP N 1 dan SMAN 1 Toboali, Basel, Senin (5/11/2018). Riza melakukan pemantauan didampingi Plt.Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia Basel , Sumadi dan beberapa pengawasa ujian. “Hari ini saya hanya mengecek bagaimana proses pelaksanaan yang sedang berlangsung sekaligus memotivasi peserta agar penuh keyakinan dalam melaksanakan tes ini, ” Kata Riza Herdavid usai melakukan pemantauan Tes CPNS di SMAN 1 Toboali. Ia mengatakan dari peninjauan kali ini ada beberapa kendala dalam pelaksanaan CPNS hari pertama, yakni server mengalami gangguan dan kekurangan daya listrik

untuk menyalakan pendingin ruangan. “Kendala dihari pertama ini ada server yang sempat mengalami gangguan namun sudah diperbaiki dan tadi saya sudah meninjau ke ruangan dan situasi kurang sejuk, ini ditakutkan akan mengganggu konsentrasi peserta, untuk itu kami akan berkoordinasi secepatnya dengan PLN untuk meminta bantuan supoort daya dengan genset agar pendingin ruangan bisa berfungsi,” ujarnya. Ia menambahkan, dalam pelaksanaan CPNS kali ini, khusus di Bangka Selatan dipastikan akan berjalan adil, bersih dan transparan, karena untuk mendapatkan ASN yang berkualitas harus melalui jalur yang benar benar baik. Meskipun demikian, ia tidak menampik ada beberapa oknum yang mencoba memanfaatkan momentum ini, namun wabup menegaskan tidak ada jalur titipan dalam pelaksanaan tes CPNS ini, baik siapapapun itu. “Saya pastikan dan men-

jamin pelaksanaan tes 100 persen berjalan adil apalagi tes langsung dengan sistem digital, jadi tidak akan bisa titip menitip, baik siapapun itu, jika masyarakat mengetahui adanya informasi adanya kejanggalan dalam pelaksanaan tes di Bangka Selatan segera sampaikan kepada saya bersama bukti, kami akan fasilitasi ke pusat, bila perlu kelulusan akan dianulir,” ujarnya. Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Bangka Selatan, Sumadi pelaksanaan pemilu tes CPNS di daerah itu akan dilaksanakan selama enam hari.

“Hari pertama tes akan dilaksanakan dengan dibagi menjadi 3 sesi dengan jumlah peserta sebanyak 420 peserta dan hari kedua sampai keenam akan dibagi empat sesi dengan jumlah peserta sebanyak 560 orang perhari,” tuturnya. Menurutnya, dengan kualitas sumber daya masyarakat saat ini, khususnya Bangka Selatan pihaknya optimis semua formasi akan terisi penuh. “Hari ini ada beberapa orang peserta yang tidak hadir dengan tanpa keterangan dan secara otomatis gugur, namun jumlah pastinya belum kami rekap,” tandasnya. (tra)

Formasi Dokter Spesialis Kurang Peminat PANGKALPINANG – Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Ratmida Dawam meninjau lokasi Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Hotel

Aston Soll Marina, Sabtu (3/11/2018). Dalam peninjauannya ini ia menyayangkan karena formasi CPNS untuk Dokter spesialis hanya di isi 1 orang dari 7 formasi yang tersedia. “Padahal kita sangat membutuhkan Dokter Spesialis di Pan-

gkalpinang ini,” tutur Ratmida. Ratmida menduga kurangnya peminat untuk formasi dokter spesialis ini diduga terkait tunjangan tambahan penghasilan (TTP) yang dinilai masih kecil, sehingga peminatnya berkurang. “Namun akan kita usulkan untuk di naikan TTP nya, dan akan kita bahas di DPRD,” tukasnya. Ratmida mengungkapkan seleksi CPNS tahun ini di lakukan secara tranparans, karena menggunakan sistem komputerisasi (CAT) sehingga sulit untuk diubah. “Sangat transparan seleksi ini , para peserta dapat melihat langsung hasil dari test yang sudah mereka kerjakan,” tuturnya. Sementara itu jumlah peserta di hari pertama test berjumlah 3258 peserta, dengan jumlah CPNS yang di butuhkan sebanyak 132 Guru dan 7 dokter spesialis. Ia berharap dalam test CPNS ini dapat memenuhi target untuk kota Pangkalpinang. (dnd)


KAMIS - RABU

CONNECTION

15 - 21 NOVEMBER 2018

11

Rapimprov KADIN Kep. Babel: Percepat Transformasi Ekonomi

Babel Jaya! Pariwisata Maju! UMKM Sejahtera! YEL YEL Babel Jaya! Pariwisata Maju! dan UMKM Sejahtera! bergema sejak Pembukaan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) 2018 Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kepulauan Bangka Belitung hingga akhir Seminar Digital Marketing Berdayakan Pariwisata dan UMKM. Sinergitas KADIN Kepulauan Bangka Belitung, Pemerintahan Provinsi Kep. Babel, Pelaku Industri Pariwisata dan UMKM se Bangka Belitung serta Para Pengusaha di Lingkungan KADIN Kep Babel dan Asosiasi sangat nyata terjadi dalam Rapimprov 2018 di Hotel Hatika, Tanjung Pandan, Senin, (12/11-2018). Gubernur Dr H Erzaldi Rosman SE MM hadir membuka Rapimprov serta menjadi Keynote Speaker serta memberikan motivasi kepada sedikitnya 250 pengusaha se Babel. Berkaitan dengan digital marketing, Gubernur Erzaldi telah memprakarsai Program 1.000 Digital Entrepenuer. “Dari 1.000 Digital Entrepenuer kita saring menjadi 500 anak muda yang melek digital dan kita saring lagi menjadi 250. Dari 250 entrepenuer kita saring menjadi 50 digital entrepenuer

Penetapan satu KEK Pariwisata di Belitung dan dua KEK Pariwisata di Bangka, harap Gubernur, ditangkap oleh para pengusaha sebagai peluang untuk berinvestasi dan semakin mendorong pertumbuhan ekonomi di Babel.

yang kemudian kita beri modal agar tumbuh dan berkembang. Namun saya yakin yang 950 digital entrepenuer lainnya tentu tidak akan tinggal diam. Dengan potensinya pasti mereka pun menjadi entrepenuer,” kata Gubernur Erzaldi. Orang nomor satu di Negeri Serumpun Sebalai itu juga mengharapkan para pengusaha di lingkungan KADIN Kepulauan Bangka Belitung terus berkreasi dan berinovasi mendorong transformasi ekonomi dari pertambangan menuju pariwisata dengan semakin memberdayakan insan pariwisata dan pelaku UMKM. “Pariwisata telah membuktikan diri menjadi penopang pertumbuhan ekonomi manakala hasil penambangan, agro sawit, lada dan karet mengalami penurunan (slow down), berkat pariwisata dan varian ekonominya membuktikan pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Babel sudah berada di jalur yang benar,” tandas Gubernur Erzaldi.

Penggilan Majukan Babel Sementara Ketua Umum KADIN Kepulauan Bangka Belitung, Ir Thomas Jusman MM mengatakan, Rapimprov KADIN Kep. Babel diikuti oleh 19 Wakil Ketua Umum Bidang, Para Kompertemen serta KADIN Kota/ Kabupaten se Kep. Babel dan belasan Organisasi/Asosiasi di Lingkungan KADIN. Organisasi dan Asosiasi di Lingkungan KADIN Babel itu antara lain; Gapensi, Gapeksindo, Gapeknas, HIPMI, IKINDO, PUTRI, GIPI, REI, Apindo, PHRI, GPKI, Hipmikindo, Japnas, Karya Muda Belitung HIPMI Belitung, Akademi Manajemen Belitung IIPEMI, Perwira, Indonesia Hotel General Manager Asosiasi (IHGMA), Himpunan Pariwisata Indonesia (HPI), ASITA, ASATI, Bekemas dan KNPI. Rapimprov KADIN Babel, kata Thomas Jusman, merupakan panggilan organisasi agar KADIN Babel

melakukan konsolidasi dan merevitalisasi komitmennya dalam bermitra dengan pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan ekonomi di Negeri Serumpun Sebalai. Tema Rapimprov tahun lalu adalah komitmen sinergis KADIN Kep Babel dengan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan perekonomian daerah dengan titik fokus Transformasi Ekonomi secara gradual dari pertimahan ke pariwisata. “Kini KADIN Kep. Babel mengetengahkan tema yang lebih spesifik: yakni percepatan pemberdayaan pariwisata dan UMKM. Rapimprov juga melakukan analisis2 kritisnya terhadap realita ekonomi dan melahirkan pokokpokok pikiran rekomendasi kepada Pemprov,” ungkap Thomas Jusman.

Pada kesempatan itu Thomas Jusman juga mengatakan, KADIN Babel sangat menghargai Gubernur, Walikota dan Bupati yang semakin mendorong transformasi ekonomi dalam implementasi seperti perjuangan penetapan dua KEK Bangka maupun mendorong digital marketing untuk pariwisata dan UMKM. Streering Committe Rapimprov 2018 dipimpin oleh Bambang Patijaya, WKU Bidang Organisasi dan Organizing Committe dipimpin oleh Wahyu Gusna. Rapimprov memberikan sejumlah rekomendasi untuk disampaikan ke Pemerintah Provinsi maupun disampaikan pada Rapimnas KADIN Indonesia yang akan digelar di Solo, 26 November 2018 mendatang. (adv/ags)

Jembatan BATERA!

Tiga Berita “Besar”

berbagai persoalan baik Bangka maupun Sumatra. Sumatra tidak memiliki laut dalam selain Pelabuhan Belawan di Sumatra Utara. Di Bangka kita punya dan berpotensi dibangun Pelabuhan seperti Belawan. Nah, Jembatan Batera akan menjadi urat nadi utama bagi barang-barang yang akan diangkut melalui pelabuhan dalam di Bangka,” tandas Gubernur Erzaldi saat menjadi Keynote Speaker pada Rapimprov KADIN Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Hatika, Tanjungpandan, Senin (12/11-2018) Selain menjadi lalu lintas barang dari berbagai provinsi di Sumatra, Jembatan Batera juga otomatis akan memperbaiki inflasi Babel yang selalu tinggi dan akrobatik . Jembatan Bangka Sumatera juga akan membuka pasar pariwisata yang sangat besar dari Sumatra. “Kita memang tidak bisa menikmati akses tol Sumatra secara langsung. Namun jembatan Batera juga berpotensi memberikan akses ekonomi yang tak kalah manfaatnya,”

Nazarisham dari Singapura, Ameenulahu dari Malaysia, dan Greaves dari Kanada. Tak tanggung-tanggung, grup itu akan menanamkan modal yang nilainya cukup fantastis, yakni 500 juta Dollar Amerika atau berkisar Rp 5 trilliun

kata Erzaldi. Sementara Ali Said dari KADIN Indonesia mengapresiasi kemitraan antara KADIN Babel dengan Pemprov Babel. “Saya yakin, prakarsa-prakarsa Gubernur Erzaldi dengan dukungan KADIN Babel akan membawa pada pertumbuhan ekonomi,” kata Ali Said. Rekomendasi Rapimprov Dalam Rapimprov yang dipimpin oleh Bambang Patijaya dan Sekretaris Agus Ismunarno selain mengonsolidasikan organisasi KADIN Babel dan menetapkan Program Kerja,

Rapimprov juga melahirkan berbagai rekomendasi untuk Pemerintah Daerah dan Rapat Pimpinan Nasional KADIN Indonesia 26 November 2016 mendatang. Rekomendasi itu antara lain, percepatan dan pemberdayaan UMKM dan Pariwisata, percepatan zonasi yang bijaksana, revitalisasi menuju kejayaan lada dalam meningkatkan harga, mutu dan pemasaran, sinergitas berbagai pemangku kepentingan saat gelaran even nasional dan internasional, terus mendorong pembangunan Jembatan Batera, peningkatan status Bandara Depati Amir sebagai Bandara Internasional. (*)

Free Wifi di Pesawat Kedua, Direktur Utama Mahata, M Fitriansyah yang juga Wakil Ketua Umum KADIN Kepulauan Bangka Belitung bersama Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo menggelar peluncuran awal layanan internet gratis di dalam pesawat Garuda Indonesia dan Citilink di Jakarta, Rabu (14/11) Pria energik yang biasa disapa Temy ini mengatakan kehadiran internet di dalam pesawat akan menjadi awal baru untuk revolusi pengalaman penerbangan kedepannya. WKU KADIN Kepulauan Babel Bidang Pertambangan itu mengatakan, "Internet merupakan hal vital untuk membuat setiap orang dapat bertukar informasi setiap waktu. Namun, saat ini internet belum dapat dinikmati oleh banyak orang saat

penerbangan. Ini adalah sebuah langkah besar yang dilakukan oleh kami bersama dengan Citilink dan Garuda.” KSO Sriwijaya Air – Citilink Sedang President Director Sriwijaya Air Group, Chandra Lie menandaskan, KSO (Kerja Sama Operasi) antara Sriwijaya Air dan anak perusahaan PT Garuda Indonesia yakni Citilink yang ditandatangani 9 November 2018, bukan untuk mengakuisisi atau mengambil alih perusahaan. Akan tetapi hanya berupa kerjasama operasional atau join operation dengan dasar kesepakatan dalam KSO. “(Itu) Kerja sama operasi (KSO) saja, kepemilikan saham kita tidak berubah masih 100 %. (KSO) ini baik untuk mengangkat Brand Image kita,” kata Chandra Lie kepada media massa. KSO yang dilakukan antara Sriwijaya Air dengan Citilink ini, kata Chandra Lie, justru lantaran Garuda Indonesia menilai Sriwijaya Air Group lebih baik dalam pelayanan penerbangan di Indonesia. (berbagai sumber)

Festival Kemuja “Pemerintah wajib melestarikan dan mengelolah nilai dasar, agar Babel dapat maju menjadi kota yang tumbuh dan dapat bersaing dengan negara luar,” ujar Rivai. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Forum

Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Bangka, Anggota DPRD Bangka, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bangka, masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.(ovi)


CEREMONY DEWAN PIMPINAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KOMISI I DPRD KABUPATEN BANGKA SELATAN KABUPATEN BANGKA SELATAN

12

KAMIS - RABU

Bahroni

Edi Darmadi

H Rozali Maknun

H Zainudin

Samsir ST MM

Syafri SIP

Dodi Kurniawan

Anggota

Anggota

Wakil

Ketua

Sekretaris

Anggota

Anggota

15 - 21 NOVEMBER 2018

Komisi I DPRD Basel Optimalkan Tupoksi Sebagai Mitra Pemerintahan

Inisiasi Perda Integrasi BPJS dan One Salary Penerapan Tunjangan Kinerja

TOBOALI – Komisi I DPRD Bangka Selatan sebagai mitra kerja Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus melakukan tugas dan fungsinya sebagai bagian dari pengawasan, anggaran dan legislasi membangun sektor pemerintahan. Komisi I juga mempunyai tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) membuat dan menyiapkan regulasi hukum sesuai dengan mitra kerja butuhkan dan juga ikut mengawasi pelaksanaan program dan regulasi hukum. Selain itu, Komisi I juga menerima, menampung, membahas serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat Bangka Selatan terus dilakukan dalam mensejahterakan rakyat Bangka Selatan.

Bahkan, Komisi I DPRD Basel telah berhasil menginisiasi dua peraturan daerah diantaranya Perda Integrasi BPJS PBI ke Jaminan Kesehatan Nasional serta inisiasi Perda Penyelenggaraan PMI. Tak hanya itu, Komisi I juga menginisiasi tentang Sistem One Salary dengan penerapan tunjangan kinerja. Demikian dikatakan Ketua Komisi I DPRD Basel, H Zainudin didampingi Wakil Ketua Komisi H Rozali Maknun dan Sekretaris Samsir, ST, MM. Tak hanya itu, Komisi I pun telah berhasil mendorong untuk melakukan penambahan kuota BPJS PBI dari 15000 bertambah menjadi 18.000. “Beberapa hasil dari advokasi kita salah satunya adalah pembangunan Rumah Sakit Pratama,

mendorong SPPD satu pintu dan hibah peralatan Bank Darah di Basel ke PMI,” terang Sekretaris Komisi Samsir. Sementara Ketua Komisi H Zainudin bersyukur atas kinerja Komisi I DPRD Basel yang cukup baik sebagai mitra kerja Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. “Komisi I telah melakukan tugas dan fungsinya secara maksimal, membangun sektor pemerintahan sesuai dengan Visi Misi Kepala Daerah yang telah ditetapkan dalam RPJMD, dua Perda kita inisiasi integrasi Jamkesda ke JKN, harapan kita tentunya pelayanan kesehatan di Bangka Selatan menjadi lebih optimal, begitu juga dengan inisiasi Perda Penyelenggaraan PMI, bertahap nantinya kebutuhan sarana dan prasarana PMI dapat terpenuhi guna memenuhi kebutuhan darah di Basel,” kata Zainudin. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I, Rozali Maknun

menambahkan bahwa Komisi I telah berhasil mendorong SPPD menjadi satu pintu serta meninisiasi tentang sistem One Salary dengan penerapan tunjangan kinerja. “Semua pengawasan termasuk inisiasi yang kita sampaikan tentunya dengan harapan sektor Pemkab Basel dapat maju, mandiri, sejahtera dan berdaya saing,” pungkas Rozali didampingi Samsir serta Anggota Komisi I DPRD Basel. (adv/tra) Ketua: H Zainudin Wakil: H Rozali Maknun Sekretaris: Samsir, ST MM Anggota: Bahroni Edi Darmadi Syafri SIP Dodi Kurniawan

DEWAN PIMPINAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KOMISI II DPRD KABUPATEN BANGKA SELATAN KABUPATEN BANGKA SELATAN

Sejahterakan Masyarakat Kecil

Komisi II DPRD Basel Lahirkan 4 Perda Inisiatif TOBOALI – Komisi II DPRD Kabupaten Bangka Selatan merupakan mitra Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan di bidang keuangan daerah, pendidikan dan kebudayaan, pariwisata, kepemudaan dan olah raga, pertanian, pangan dan perikanan, penanaman modal, perizinan, perindustrian dan perdagangan secara optimal melakukan tugas dan fungsinya sebagai fungsi pengawasan, anggaran dan legislasi. Hingga saat ini tercatat, Komisi II telah menginisiasi 4 peraturan daerah diantaranya Perda inisiatif tentang Desa Wisata, Perda inisiatif tentang Kepemudaan, Perda inisiatif tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan dan Perda inisitiaf tentang Perlindungan dan Pember-

dayaan Petani dan Nelayan. Ketua Komisi II, Zayadi mengungkapkan pihaknya terus mendorong sektor keuangan daerah agar dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan pajak dan retribusi daerah, dengan melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada wajib pajak dan wajib retribusi serta mengoptimalkan sistem pengelolaan pendapatan daerah. Zayadi mengatakan Komisi II juga memaksimalkan pengawasan di bidang pendidikan yakni pemenuhan standar mutu pendidikan. “Kita turun langsung ke lapangan melihat beragam persoalan serta pengecekan beberapa sekolah, dan masih banyak sekolah membutuhkan ruang kelas baru, rehabilitasi ruang kelas, serta kekurangan sapras lainnya, kita juga mendorong Dinas Pendidikan untuk merevisi Perda Penyelenggaran Pendidikan terkait

dengan pembagian wewenang antara provinsi dan kabupaten, Komisi II juga mengakomodir keberadaan madrasah/sekolah arab sebagai pendidikan berbasis desa, sehingga dibuat Perda Pendidikan Karakter Yang Berwawasan Agama,” ungkapnya, Minggu (11/11). Zayadi menambahkan Komisi II juga melakukan kajian di bidang kebudayaan yaitu persoalan perlindungan kekayaan intelektual bidang seni dan budaya, dan perlindungan terhadap cagar budaya. “Sehingga disimpulkan masih dalam tahap proses pengumpulan materi oleh OPD yang dimungkinkan nanti akan diajukan Perda tentang Hak Kekayaaan Intelektual Bidang Seni dan Budaya, perlindungan cagar budaya masih terkendala SDM sehingga belum dibuat perda,” katanya. Tak hanya itu, Zayadi berujar untuk di bidang pariwisata, kepemudaan dan olahraga, Komisi II melakukan kajian untuk mensinergikan program pemerintah daerah sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. “Pemberdayaan masyarakat dapat menjadikan

masyarakat mandiri, terampil serta dapat meningkatkan potensi-potensi lokal kekayaan pariwisata, sehingga diinisiasi Perda Desa Wisata, Komisi II juga akan menginisiasi Perda Kepemudaan, yang diharapkan dapat memberikan ruang kepada pemuda untuk aktif dan mengembangkan potensi sehingga dapat memajukan daerah serta mendorong Basel menjadi kabupaten layak pemuda,” imbuhnya. Selain itu, di bidang pertanian, pangan dan perikanan, Komisi II telah membuat perda inisiatif tentang Lahan Pertanian Pangan berkelanjutan yang telah diundangkan pada tahun 2016 lalu. Dan Komisi II juga telah mengajukan Perda inisiatif tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani dan Nelayan. “Sinkronisasi program pemerintah kabupaten dan provinsi pada sektor kelautan dan kehutanan, dengan harapan ada perda provinsi member manfaat besar di sektor kelautan dan kehutanan,” ucapnya. Komisi II juga melakukan konsultasi ke Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kela-

pa Sawit (BPDPKS) tentang Bantuan Peremajaan Kelapa Sawit. “Ada program bantuan peremajaan kelapa sawit dari BPDPKS untuk perkebunan kelapa sawit, juga petani menerima dana bantuan yang disalurkan ke petani melalui Pemprov dan Pemkab, Basel juga menerima kuota BPDPKS melalui rekomendasi Kementrian Pertanian dengan luasan 1.857 Hektar,” katanya. Zayadi menuturkan di bidang penanaman modal, perizinan, perindustrian dan perdagangan, Komisi II telah melakukan kajian dan membuat rekomendasi kepada pimpinan DPRD diantaranya, Pemkab Basel harus mengoptimalkan pengawasan dan penyaluran pupuk bersubsidi melalui Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida agar tidak ada penyalahgunaan, mendorong Pemkab Basel merevitalisasi pasar di ibu kota ka-

bupaten, kecamatan sampai desa. “Untuk menumbuhkembangkan perekonomian masyarakat, serta Pemkab Basel harus mengoptimalkan peran industry dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena industry dapat mempengaruhi tingkat kestabilan harga komoditi unggulan daerah,” pungkasnya. (adv/tra) Ketua: Zayadi Wakil Ketua: Muzani Abdullah, Spd.I Sekretaris: H Suhardi Abdullah Anggota: H Rusliadi SH Rusdiono Hendri Mirna


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Perjuangkan Jembatan BATERA! by Paudar Wahyudi - Issuu