Skip to main content

Tanjung Pesona Titik Singgah International Wonderful Sail

Page 1

medialaspela

SELASA - SENIN

30 OKTOBER - 5 NOVEMBER 2018 Edisi No 141 12 HALAMAN

Menerangi Bumi Serumpun Sebalai

Tanjung Pesona Titik Singgah International Wonderful Sail Ratusan Bule Nikmati Kuliner dan Atraksi Budaya Kuliner Bangka Laris Manis Disantap Semoga Menjadi Titik Singgah di Sail Mendatang

TANJUNG PESONA BEACH RESORT & SPA menjadi titik singgah International Wonderful Sail to Indo-

nesia 2018. Beberapa stasiun televisi yang meliput event internasional itu melalui liputan drone memperlihatkat puluhan kapal Yacht atau kapal pesiar putih berkilauan berlabuh di Tanjung Pesona. Selain itu televisi nasional juga memperlihatkan ratusan bule turun dari kapal pesiar mena-

paki pasir putih disambut dengan Tari Sambut. Mereka dengan antusias turut memakan sirih serta berjoget bersama penari. Sebagai tuan rumah Wakil Bupati Syahbudin dan Kepala Disparpora Bangka Asep Setiawan dengan ramah men- yambut para tamu dari 10 negara di antaranya Australia, Amerika Serikat, Perancis, Denmark, Norwegia dan Selandia Baru. 120 Kapal Pesiar Yacht yang dinahkodai para pelaut asing yang berprestasi internasional. Mereka mengarungi 7.000 kilometer

BABEL BERDUKA Laporan:

Pesparani Babel untuk Indonesia Yuk Miak dan Tarian Campak Babel Pesparani Babel Defile Keharmonisan “Que Bene Cantat Bis Orat� KALIMAT BIJAK yang bermakna "ia yang bernyanyi dengan baik, sama dengan berdoa dua kali" merupakan nada dasar spiritualitas PESPARANI Katolik, termasuk PESPARANI Katolik Babel yang sejak kemarin kontingennya sudah tiba di

Halaman > 2

KADIN Babel Dorong UMKM Thomas Jusman: Prinsip Orangtua Asuh Sambut Pahlawan Nasional Babel Songsong Dua KEK Pariwisata Bangka KADIN: UMKM Pahlawan Ekonomi Etalase UMKM di Dua KEK Pariwisata Rangkul Jatim Kembangkan UMKM

PANGKALPINANG - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kepulauan Bangka Belitung fokuskan mendorong Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) di Babel agar berkembang dan mengisi arah transformasi pariwisata yang kini menjadi arus yang sedang dinamis di Negeri Serumpun Sebalai. Demikian pokok-pokok pikiran dan program KADIN Babel yang disampaikan Ketua Umum KADIN Babel, Ir Thomas Jusman MM dalam Cooperative Trading House (CTH) di Hotel Cordela (25/10-2018) yang fokus pada Business to

INDEX Hal 3 Hal 12


2

LIPUTAN KHUSUS

BABEL BERDUKA SELASA - SENIN

30 OKTOBER - 5 NOVEMBER 2018

#PrayForJT610 #PrayForLionAir #PrayForBabel

Pesawat Lion Air JT-610 Jatuh di Laut Utara Karawang PANGKALPINANG - Badan SAR Nasional memastikan Pesawat Lion Air JT-610 tujuan Jakarta-Pangkalpinang jatuh di perairan utara karawang Banten. “Iya, pesawat Lion

Air JT610 jatuh. Puing-puing sudah ditemukan kami sudah mencatat titik koordinatnya,” kata Kepala Basarnas Marsekal Muda TNI M. Syaugi di jakarta, Senin (29/10/2018). Syaugi mengatakan pihaknya sudah mengirim tim ke lokasi yang diduga jadi titik jatuh. petugas mengerahkan beberapa armada yang cukup banyak untuk melakukan evakua-

Enam Anggota DPRD Babel Ikut Jatuh Dalam Pesawat Lion Air JT-610 PANGKALPINANG – Duka mendalam juga dirasakan dari gedung parlemen DPRD Bangka Belitung, kabarnya 6 anggota Dewan menjadi korban jatuhnya pesawat lion Air JT-610 tujuan Pangkalpinang ini. Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya mengatakan ada enam anggota DPRD Babel dan dua staf yang ikut dalam penerbangan pesawat tersebut. “Pada hari ini kita mendapatkan informasi bahwa ada enam anggota DPRD kita dan dua staf kita yang turut menjadi korban dalam pesawat Lion Air JT-610,” kata Didit dengan raut wajah sedih menahan air mata. Didit menyampaikan Berdasarkan data manifes penumpang Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang hilang kontak terdapat enam nama Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung dan dua ataf yang ikut dalam penerbangan tersebut dan dikabarkan. “Mereka adalah, HK Junaidi dari Fraksi Demokrat, Mudirman dari Fraksi PKS, Dolar dari Fraksi Madani, Eling Sutikno dari Fraksi PPP, dan Ahmad Mugni dari Fraksi Golkar, dan Muhtar Rasyid," terang Didit. Ditambahkan Didit, kemudian ada dua staf DPRD Bangka Belitung yakni M Syafi’i dan Tesa Kausar serta Istri Eling Sutikno dikabarkan juga ikut dalam penerbangkan tersebut. “Hari ini keluarga besar DPRD Babel berduka cita atas musibah yang terjadi pesawat Lion Air jurusan Jakarta ke Pangkalpinang, berdasarkan informasi yang kami dapat ada delapan keluarga besar DPRD yang ikut dalam penerbangan ini, jujur saya tidak sanggup menerima kabar duka ini. Tapi semua sudah menjadi kehendak Allah SWT, kita hanya berberdoa dan berharap agar adanya mukjizat dari Allah SWT,” tutur Didit . (wa)

si terhadap korban jatuhnya pesawat berjenis Boeing tersebut. Untuk posisi jatuhnya di laut utara Karawang, Jawa Barat. Berdekatan dengan jalur kapal milik Pertamina. Pesawat itu lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada pukul 06.20 WIB. Selanjutnya, pesawat itu hilang kontak pukul 06.33 WIB. Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman dalam wawancara di bandara Depati Amir Pangkalpinang mengatakan selain m a s -

yarakat Babel dalam manifes penumpang juga terdapat nama-nama anggota DPRD Babel dan juga beberapa nama pejabat di pemerintahan dan kepolisian. “Memang ada dalam manifest beberapa pejabat, namun kami ingatkan jangan percaya manifest daftar nama-nama yang beredar. Nanti kami beritahu lagi,” ujar Gubernur. Gubernur Erzaldi Rosman juga meminta pihak keluarga untuk bersabar atas musibah ini. ” kami minta pihak keluarga mengecek nama-nama keluarganya sesuai mainfest yang

ada di kami,” kata Gubernur. Pihak lion, lanjut Gubernur, akan memberangkatkan pihak keluarga sebanyak dua orang untuk diterbangkan ke jakarta ke pusat evakuasi. “2 orang keluarga akan diberangkatkan, ke jakarta. Karena pusat evakuasi berada di kantor Basarnas kemayoran,” jelas G u b e r n u r. (you)

Sempat Video Call dengan Istri yang Sedang Hamil yang berusia empat tahun untuk bersama-sama menyaksikan pertandingan bola. PANGKALPINANG "Pada Sabtu sore suami Putri (32) tak menyangka vid- saya berangkat ke Jakarta uneo call antara dirinya dan sua- tuk menyaksikan pertandingan minya yang bernama Wahyu bola laga AFC U-19 dengan pada minggu malam menjadi mengajak serta anak pertama percakapan kami yang Oleh: Wina Destika terakhir kaberumur linya. empat taWahyu merupakan salah hun, saya memang sengaja tisatu korban dalam penump- dak ikut karena sedang hamil," ang pesawat Lion Air JT-610 ucap Putri. yang diduga jatuh di perairan Dengan wajah sedih Putri laut utara Karawang, Senin mengungkapkan, Sebelum(29/10/2018). nya Wahyu bersama dengan Wahyu dan Putri merupa- anaknya minta untuk dijemkan pasangan suami istri warga put di Bandara Depati Amir Padang Baru, Kabupaten Bang- namun pesawat yang ditumpka Tengah, Bangka Belitung. angi tidak kunjung tiba hingga Putri menceritakan bah- informasi yang di dapat bahwa suaminya jauh-jauh datang wa pesawat yang ditumpangi ke Jakarta hanya untuk men- oleh suami dan anaknya hildukung timnas Indonesia yang ang kontak. berlaga di AFC U-19 di stadion "Niatnya saya ingin menutama gelora Bung Karno di Ja- jemput suami dan anak saya, karta. namun saya terkejut mendapaPutri menyebutkan, sua- tkan informasi bahwa kehilanminya berangkat ke Jakarta gan pesawat Lion Air JT-610 pada hari Sabtu tanggal 27 Ok- dilansir oleh pihak bandara," tober dan membawa anaknya jelasnya.

Putri sebelumnya mengaku tidak memiliki firasat apapun, tapi dirinya masih ingat Minggu malam sebelum kejadian, dimana suami dan anak saya sempat video call menceritakan pengalamannya saat nonton bola dengan penuh ceria dan kebahagiaan sambil makan es krim. "Dan sekarang keceriaan wajah suami dan anak yang selalu mewarnai hidupnya kini tak lagi hadir," ucap Putri dengan sedih. Putri berharap ada keajaiban dan mukjizat dari Allah SWT atas tragedi naas ini. "Kami sekeluarga sangat berharap dan berdoa semoga ada keajaiban, agar suami

dan anak saya segera ditemukan dengan selamat dan jika memang sudah meninggal, jenazahnya dapat ditemukan," harap Putri. (wa)


SELASA - SENIN

CEREMONY

30 OKTOBER - 5 NOVEMBER 2018

3

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan

SMPN 3 Toboali Gelar Workshop Penulisan Pembelajaran Berbasis Adiwiyata TOBOALI – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Toboali, Bangka Selatan (Basel) menggelarkan Workshop Penulisan Perangkat Pembelajaran Berbasis Adiwiyata, Rabu (24/10) di SMP N 3 Toboali. Adapun jumlah peserta yang hadir sebanyak 30 peserta berasal dari guru dan pegawai SMP N 3 Toboali. Dikatakan Kepala Sekolah SMP N 3 Toboali, Siti Khalimi tujuan workshop yakni untuk memberikan pembekalan kepada para guru SMP N 3 Toboali tentang tata cara pembuatan pembelajaran yang berte-

makan lingkungan. “Tujuan workshop ini untuk memberikan pengetahuan kepada dewan guru bagaimana cara membuat perangkat pembelajaran seperti RPP,silabus,dan penilaian yang berdasarkan adiwiyata atau bertemakan lingkungan,” kata Siti kepada wartawan, Kamis (25/10). Ia juga mengatakan dengan adanya workshop ini segala kegiatan yang sifatnya membangun dan mengembangkan Adiwiyata di lingkungan sekitar sekolah, dan bisa memberikan efek postif bagi pelajar SMP N 3 Toboali. Kita maunya hasil dari workshop ini dapat memberikan nilai-

Oleh: Nopraanda Putra

nilai yang baik bagi pelajar di SMP N 3 Toboali ini, dan dapat menumbuhkan kesadaran bagi pelajar pentingnya menjaga lingkungan sekolah disekitar,” ujarnya. Selain itu, ia berharap kegiatan ini dapat diimplementasikan oleh semua guru agar dapat mewujudkan adiwiyata dalam kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah.

“Kita berharap yang diinginkan dari diadakanya kegiatan ini semua guru bisa membuat perangkat adiwiyata dan dapat di terapkan dalam kegiatan belajar mengajar,” harapnya. Adapun narasumber workshop dari Dinas Perumahan, Kawasan

Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) Basel diantaranya, Devi Pihermarika, SKM, Darmadi,S.Pd, Sutiwan,A.Md, Dito, S. STP, Febi Oktavia, S.Pd. dan Pengawas Binaan SMPN 3 Toboali. (adv/tra)

Pemkab Basel Gelar Ritual Adat “Kawin Massal” di Desa Serdang 7 Pasang Pengantin Ikuti Ritual Budaya Pengantin Massal Desa Serdang Toboali

TOBOALI - Ritual Budaya Nikah Massal yang merupakan ritual budaya masyarakat desa Serdang Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan (Basel) yang sudah berlangsung sejak tahun 1935 dan sudah dimasukkan dalam agenda kegiatan budaya Kabupaten Bangka Selatan, kali ini diikuti oleh Tujuh pasang Pengantin. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Basel bersama dengan Pemerintah Desa Serdang Kecamatan Toboali kembali menggelar Ritual Budaya Pengantin Massal pada Sabtu (27/10) di Desa Serdang. Ketujuh Pasang Pengantin tersebut adalah pasangan Tanzilal Bin Karyo dan Rosana Dewi Binti Rudi Hartono, Rikky Bin Samsuri dan Aktalia Asmaniar Binti Asiyat, Heri Bin Bung dan Desi Binti Askilan, Bambang Bin Zainal dan Uci Rosan-

ti Binti DasOleh: Nopraanda Putra paikan Kepala Dinas Ketahri, Rizal Bin anan Pangan Provinsi Babel, Intan dan Ila Gubernur Babel mengucapBinti Alm. Tajudin, Irwan Bin Asri kan selamat kepada Para Pengantin dan Rida Binti Riyanto, Bela dan Sa- yang resmi menempuh hidup baru ri Binti Danusi bersama pasangannya masing-masHadir dalam Rirtual Budaya ing. tersebut Gubernur Babel diwaki“Pak Gubernur melalui saya li Kepala Dinas Ketahanan Panmengucapkan selamat kepada kegan Ir. Ahmad Damiri, Wakil Ketua pada para pengantin semoga dapat DPRD Babel Toni Purnama, Angmembangun keluarga yang sesgota DPR RI Noerhari Astuti, Wakil uai dengan harapan masing-masBupati Bangka Selatan H.Riza Hering,”ungkapnya. david,ST ,Wakil Ketua DPRD BaIa juga menghimbau agar pasel Samsul Bahri, anggota DPRD ra pengantin nantinya jika sudah Basel Bahroni, Perwakilan Kapolmemiliki anak agar dapat mengikures Basel, Perwakilan Kajari Basel, ti program posyandu seperti pembePerwakilan Dandim 0413 Bangka, rian Vaksi dan Asi untuk pertumbuDanramil Toboali, Danlanal Toboahan anak yang lebih baik. Mengingat li, Ketua KPU Basel, Perwakilan menurutnya saat ini hanya 10% ibuKemenag Basel, Kepala Dindikbud ibu di Babel yang memberikan Asi Basel Edi Supriadi, Kepala Dinas kepada anaknya. dilingkungan Pemkab.Basel, Wakil Wakil Bupati Bangka Selatan PKK Basel Eliza Herdavid, Camat Riza Herdavid dalam sambutannToboalei, Pemdes/BPD/Perangakat ya mengatakan Pemkab Basel sangat Desa Serdang dan dan Tamu undanmendukung pelaksanaan kegiatan gan lainnya tersebut sebagai bentuk upaya dalam Dalam sambutannya yang disam- melestarikan budaya daerah sebagai

bagian dari budaya nasional. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai budaya. Oleh karena itu Pemkab. Basel sangat mendukung kegiatan ini sebagai upaya untuk melestarikan budaya yang ada di daerah kita,” ujar Riza. Ia berharap agar ritual budaya pengantin massal di Desa Serdang tersebut dapat terus dilestarikan sebagai salah satu kearifan budaya lokal yang merupakan modal untuk memperkuat Pengembangan Pariwisata Daearah yang saat inu sedang genjar-genjarnya dilakukan oleh Pemkab. Basel Terpisah, Kepala Dindikbud Basel Eddy Supriadi mengatakan kegiatan tersebut melalui Bidang Budaya akan terus menyelenggarakan kegiatan tersebut secara rutin setiap tahunnya agar dikenal masyarakat luas dan dapat menjadi agenda wisata budaya di Negeri Junjung Besaoh. “Karena ritual Budaya Pengantin massal desa Serdang ini sudah menjadi agenda kegiatan Budaya daerah, kami akan adakan secara rutin setiap satu tahun sekali seperti tahun-tahun sebelumnya karena kegiatan budaya semacam ini harus terus kita lestarikan agar tidak punah,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Serdang Apendi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung kegiatan tersebut sehingga berjalan dengan lancar “Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan mendukung kegiatan ini sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” ungkapnya. Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan arakan Teluk Serujo,Payung lilin, Tari Adat, Arak-arakan pengantin, Drumband Muhammadiyah dan Hiburan Band Lokal hingga malam hari.(adv/tra)


4

POLITIK DAMAI

SELASA - SENIN

30 OKTOBER - 5 NOVEMBER 2018

Tak Kantongi STTP, Kampanye Caleg Bisa Dihentikan PANGKALPINANG – Calon Legislatif (Caleg) yang tidak mengantongi Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP), Kampanyenya dapat di berhentikan langsung oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), hal ini di ungkapkan oleh Ida Kumala Selaku Ketua Bawaslu kota Pangkalpinang, usai Sosialisasi Pengawasan dan Potensi Pelanggaran Dalam Pemilu 2019, di Bangka City Hotel, Rabu (17/10/2018). “Calon yang tidak mengantogi STTP kampanyenya dapat kami berhentikan langsung, surat yang masuk ke kami mereka harus ada STTP, itu kami tindak lanjuti,” ujarnya. Sejauh ini Bawaslu telah melakukan Pengawasan Melekat (Waskat) setelah melalui tahapan kampanye, dan sesuai peraturan setiap Partai Politik (Parpol) minimal Calegnya mempunyai STTP melewati KPU dan Bawaslu.

“Sehingga dari situ kami bisa melihat petugas kampanye siapa, pelaksana kampanye siapa. Jadi ketika terjadi pelanggaran-pelanggaran di dalam kampanye kami bisa menindak lanjutinya,” tukasnya. Selain itu Bawaslu akan tetap memantau setiap kampanye Pemilu 2019, tersebut guna memastikan tak ada praktik money politic atau politik uang di dalam pesta demokrasi lima tahunan itu. “Partai politik dan calonnya ini harus taat aturan. Harus berkomitmen menolak dan melawan politik uang, politik SARA, kemudian ujaran kebencian dan hoax. Itu kita sampaikan dalam sosialisasi kali ini,” tandasnya. Di akhir kegiatan dilakukan Deklarasi Tolak Politik Uang, Politisasi SARA, Ujaran Kebencian dan Hoax. Deklarasi ditandai dengan penandatangan komitmen bersama oleh Bawaslu, KPU, perwakilan pengurus Parpol Caleg DPRD tingkat Kota, Anggota DPD, dan Calon Anggota DPR RI. (dnd)

Bawaslu Basel Edukasi Masyarakat Lepong tentang Larangan Money Politik PENUTUK – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) lakukan roadshow

ke Pemerintah Desa dan Aparatur Desa se Kecamatan Lepar Pongok dalam rangka mensosialisasikan aturan dan larangan kampanye pada Pemilihan Umun (Pemilu) Tahun 2019, Senin (22/10). Pelaksanaan kegiatan roadshow ke Pemerintah Desa (Pemdes) dan Aparatur Desa merupakan salah bentuk upaya pencegahan dalam memiminimalisir potensi pelanggaraan pemilu yang dilakukan oleh aparatur desa. Kegiatan tersebut dihadiri Camat Lepar Pongok, Kapolsek Lepar Pongok, dan seluruh unsur pemerintah desa, mulai dari Kades, Perangkat Desa, dan pengurus RT/RW se Kecamtan Lepar Pongok. Camat Lepar Pongok, Dodi Kusuma, S.STP saat membuka kegiatan, menyampaikan roadshow ke Pemdes dan Aparatur Desa se Kecamatan Lepar Pongok perlunya pera serta tanggung jawab segala komponen masyarakat, agar suksesnya pesta demokrasi Pemilu 2019 dan berjalan kondusif. “Bahwa suksesnya pelaksanaan Pemilu tahun 2019 bukan hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu saja, melainkan menjadi tanggung jawabnl kita bersama, terutama dalam hal mengawasi proses penyelenggaraan Pemilu nantinya,” tukasnya. Selain itu, ia mengatakan bahwa pihaknya sudah koordinasi dengan RT /RW setempat guna perbaiki administrasi kependudukan yang meninggal dunia untuk segera membuat surat kematian. “Kami sudah mengintruksikan kepada pengurus RT/RW untuk memperbaiki sistem administrasi kependudukan terutama untuk segera mendata masyarakat yang meninggal dunia dan membuat surat kematian, agar data pemilih ke depan valid dan terhindar dari data anomali dan ganda,” tandasnya. Ketua Bawaslu Bangka Selatan, Sahirin menjelaskan bahwa kegiatan roadshow ke Pemdes dan Aparatur Desa merupakan kegiatan perdana dan satu-satunya dilakukan di Bangka Belitung. “Roadshow ini kami lakukan, jangan sampai Bapak/ibu Perangkat Desa terlibat dalam pelanggaraan pemilu, karena apabila adanya temuan, bawaslu harus menindaklanjutinya,” ungkap Sahirin. Melalui kegiatan, lanjutnya tidak hanya mempererat tali silaturahmi, melainkan untuk memberikan pemahaman kepada Bapak/ ibu Perangkat Desa mengenai larangan berkampanye, sesuai dengan amanat UU No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu dan persoalan larangan kampanye bagi perangkat desa/aparatur desa, masih banyak persoalan pelanggaran pemilu yang berpotensi akan terjadinya pada Pemilu Tahun 2019, terutama pada persoalan money politic.

SPACE KOSONG

“Money Politik saat ini, masih mnjadi persoalan utama dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemilu, kita tidak ingin money politic menjadi salah satu budaya yang nantinya akan berdampak pada generasi yang mendatang pada saat mereka akan mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR, jadi budaya money politic harus kita hilangkan,” jelas Sahirin. Ia menjaskan, sesuai dengan PKPU No. 23 Tahun 2018, berkaitan dengan penyebarahan bahan kampanye, ada beberapa bahan kampanye yang boleh diterima oleh masyarakat antara lainnya adalah selebaran, brosur, pamflet, poster, stiker, pakaian, penutup kepala, alat makan/ minum, kalender, kartu nama, pin, alat tulis. “Jadi hal saya sebutkan diatas adalah bahan kampannye yang boleh di bagikan, dan nominal setiap item tersebut tidak boleh melebih dari 60 Ribu,” tegasnya. Kegiatan ini sudah mulai berjalan dan akan dilaksanakan di beberapa desa di kecamatan Toboali, Air Gegas, Payung, Pulau Besar, Pongok, Simpang Rimba, dan Tukak Sadai. (tra)


SELASA - SENIN

PELANGI EDUKASI

30 OKTOBER - 5 NOVEMBER 2018

5

DLH Babel Gelar Konsultasi Publik Kajian Lingkungan Hidup Strategis 2019, Disdikbud Basel Terapkan Mulok TOBOALI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bangka Selatan akan menerapkan mata pelajaran kebudayaan lokal di setiap sekolah yang ada di daerah itu pada tahun 2019 mendatang. “Saat ini kami sedang menyusun pokok-pokok pikiran dan rencana induk kebudayaan yang akan diterapkan disekolah melalui mata pelajara muatan lokal, ” Kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Eddy Supriadi. Ia mengatakan Bangka Selatan banyak sekali warisan budaya lokal yang bisa di exsplor dan diperkenalkan kepada para pelajar sejak dini. “Banyak warisan budaya lokal seperti, seni keterampilan, cagar budaya, benda benda purbakala serta sejarah yang bisa kita lestarikan melalui sekolah,” ucapnya. Ia menambahkan, dalam pengenalan kebudayaan kepada para pelajar ini bertujuan agar warisan budaya yang ada didaerah itu tidak hilang dan tetap terjaga eksistensinya serta menjadi nilai kearifan lokal. “Era modernisasi saat ini banyak kebudayaan lokal yang merupakan warisan sudah mulai terkikis zaman, untuk itu kami berharap dengan pengenalan sejak dini tetap dapat menjaga kelesteraian budaya daerah,” tukasnya. Tidak hanya itu, melalui mata pelajaran muatan lokal, Disdikbud juga akan memperkenalkan kebudayaan kepada pelajar melalui kegiatan ekstrakulikuler diluar jam belajar berlangsung. “Bukan hanya kita masukan dalam kurikulum pelajaran tambahan saja di sekolah, namun kesian seperti tari dan olahraga tradisional juga akan kami kembangkan melalui kegiatan ekstrakuler di sekolah,” ujarnya. (tra)

PANGKALPINANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Seminar Konsultasi Publik Pemaparan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), Rencana Rinci Tata Ruang (RRTR), Kawasan Strategis Provinsi (KSP), Kawasan Industri dan Pelabuhan Terpadu (KIPT) Sadai di Sun Hotel Kota Pangkalpinang, Senin (15/10/2018 ). Dalam sambutannya, kepala DLH Provinsi Bangka Belitung, Eko Kurniawan menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemprov Babel dalam menjalani pembangunan KIPT Sadai serta sebagai pedoman bagi pemerintah daerah dalam menyusun zonasi peruntukan dan pe-

manfaatan ruang dalam mengembangkan potensi ekonomi. “Hal ini dikarenakan munculnya berbagai informasi, isu lingkungan hidup, dan isu pem-

bangunan berkelanjutan seperti maraknya aktifitas penambangan ilegal. Sehingga akan berdampak pada pencemaran air, lingkungan, serta sedimentasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, dijelaskan Eko bahwa untuk memajukan perekonomian di Bangka Belitung pentingnya pembangunan kawasan strategis terhadap ekonomi sosial dan lingkungan menjadi prioritas. “Karena KPIT merupakan kawasan strategis Provinsi untuk kepentingan ekonomi dan pembangunan Sadai,” ucapnya. Ia menyebutkan tentu ini merupakan salah satu upaya dari Pemda. Dan diharapkan pada kegiatan konsultasi publik ini stakeholder yang lain bisa memberikan masukan terhadap kajian yang telah dijabarkan oleh YR/RW se-Provinsi Bangka Belitung secara terperinci dalam bentuk KSP. “Kita berharap ini dapat terkoordinasi dan terkendalinya pembangunan kawasan dan fungsi dalam kawasan perencana,” harap Eko. (wa)

Kemendikbud Sosialisasi Pemerataan Mutu Pendidikan Program Kerja Sama Guru SMP SUNGAILIAT – Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan dan Kebudayaan RI menyelenggarakan Sosialisasi dan Workshop Pemerataan Mutu Pen-

didikan Program Kerja Sama Guru SMP Melalui Kemitraan di kabupaten Bangka yang di ikuti oleh 90 orang guru SMP. Kerjasama guru dalam kemitraan diharapkan nanti hasil hubungan antara guru mitra 1, mitra 2 dan mitra 3 akan tercipta kompetensi dalam bidang nya dengan guru di seluruh jajaran yang ada di wilayah kabupaten Bangka. “Upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan Visi misi Bupati Bangka Mulkan dan Wakil Bupati Bangka Syahbudin untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas,” tutur plt Sekda Bangka, Akhmad Mukhsin. Mukhsin, mengharapkan dengan pola kemitraan, kompetensi guru dapat dibina dan diwujudkan.

Pemkab Bangka sangat menyambut baik adanya program ini karena sangat membantu pemda, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur guru. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka juga telah menyiapkan apa yang dibutuhkan dari setiap kegiatan terkait dengan peningkatan kualitas sumber daya aparatur guru di ka-

bupaten Bangka. Telah tercatat oleh Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan terdpat sekitar 3 ribu guru dari 56 kabupaten dalam program kemitraan sebagai bentuk solusi yang diberikan kepada daerah terdepan. Harapan kedepan agar guru dapat meningkatkan kemitraannya dalam pendidikan menjadi lebih Unggul. (rill/ovi)

Dua Pengusaha Muda Babel Jadi Pemateri LDK ISBA JAYA 2018 TOBOALI – Sebagai pengusaha muda yang enerjik sudah sepatutnya memberi ilmu dan wawasan kepada generasi muda Bangka Belitung (Babel). Dan itu di implementasikan oleh seorang pengusaha muda asal Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Suhardi. Suhardi bersama Ketua BPD HIPMI Babel, Raden Sandi Indra memberi materi dihadapan ratusan peserta mahasiswa/i Babel pada acara tahunan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) ISBA Jaya-Jakarta di Villa Putih Puncak Bogor, Minggu (14/10) kemarin. “Alhamdulillah kita masih diberi kesempatan untuk membagikan ilmu kepada adik-adik kita yang menuntut ilmu di Jakarta, yang tergabung di ISBA Jaya-Jakarta sebanyak 100 mahasiwa dan mahasiswi,” kata Hardi Joy sapaan akrabnya kepada wartawan. Dikatakan Hardi, pada acara itu ia memberi materi kepada mahasiswa/i Babel dengan judul materi “kepemimpinan” yang ber attitude sesuai norma-norma.

“Kita memberikan materi cara kepemimpinan yang beretika dan beradab untuk mendorong kita menjadi pribadi enterprenuer yang berintegritas dan berkualitas,” ujarnya. Dihadapan mahasiswa/i, Ia berpesan untuk menjadi pemimpin yang bijak, maka harus menaklukkan sikap negatif diri sendiri. “Menjadi pemimpin, maka kita pimpinlah pribadi kita dulu sebelum memimpin pribadi orang lain, karena melawan diri sendiri itu lebih sulit,” pesan Hardi Joy. Sementara itu, Ketua ISBA Jaya-Jakarta, Rian Kodri mengatakan apa yang disampaikan oleh pemateri kepada peserta LDK ISBA Jaya 2018 sangat membangun dan memotivasi peserta yang hadir terkait jiwa kepemimpinan. “Kita berterimakasih kepada bapak Suhardi Joy dan bapak Sandy Indra yang telah menyempatkan waktu untuk singgah dan berpartisipasi dalam mengisi materi acara LDK ISBA JAYA 2018, Semoga apa yang bapak sampaikan dapat bermanfaat bagi kita semua,” ucapnya. (tra)


6

GREETINGS

SELASA - SENIN

30 OKTOBER - 5 NOVEMBER 2018


SELASA - SENIN

PELANGI SPORT

30 OKTOBER - 5 NOVEMBER 2018

7

KONI dan Pemkab Basel Siapkan Sarpras Atlet TOBOALI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangka Selatan (Basel) sudah persiapkan sarana dan prasarana (Sapras) un-

tuk beberapa cabang olahraga (cabor) latihan jelang Porprov Babel ke V 2018 di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng). “Untuk pemusatan latihan kita sudah siapkan sarana dan prasana bagi atlet Basel uji latihan jelang Porprov di Bangka

Tengah nantinya,” kata Edy Junaidi kepada Wartawan, beberapa waktu lalu Adapun sapras disiapkan, yakni disediakan beberapa venue dibeberapa titik lokasi untuk atlet dalam melakukan pemusatan latihan.

“Untuk lokasi latihan kita sudah siapkan di lokasi berbeda, diantaranya ada beberap di sekretariat KONI, Stadion Junjung Besaoh, Gor dan Kecamatan Simpang Rimba dan Payung juga,” ujarnya. Lebih lanjut, ia berpesan

kepada 391 atlet yang berlaga di Porprov Babel ke V untuk tetap fokus pada sesi latihan pra Porprov, karena usaha tidak akan mengkhianati hasil. “Kita berpesan kepada 391 atlet yang akan berlaga di Porprov Babel ke V 2018 nantinya

untuk tetap konsen dan fokus pada pemusatan latihan, KONI dan Pemda Basel telah menyiapkan sarpras kepada seluruh atlet dan manfaatkan sarana tersebut dengan sebaik-baiknya agar hasilnya sesuai harapan kita bersama,” pesan Edy. (tra)


8 EKONOMI BISNIS Bupati Harapkan Pertumbuhan Promosi dan Produk UKM Basel Meningkat TOBOALI – Dengan ditunjukkan Kabupaten Bangka Selatan (Basel) sebagai tuan rumah Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2018, Bupati Basel Drs. H. Justiar Noer mengharapkan kegiatan tersebut dapat memberikan efek positif dalam memperkenalkan pariwisata Bangka Selatan ke seluruh Indonesia. Dikatakan Justiar, JPI 2018 ini merupakan momentum besar bagi Basel untuk promosikan keunggulan-keunggulan wisata alam dimiliki kepada pemuda/i yang berasal dari 34 provinsi se indonesia. “Kegiatan Jambore Pemuda Indoesia ini diharapkan dapat memperkenalkan pariwisata dan kekayaan alam Bangka Selatan, khususnya dan Provinsi Bangka Belitung umumnya, karena diikuti sebanyak 544 orang dari seluruh Provinsi se

Indonesia,” kata Justiar di sela acara penutupan JPI 2018 di kawasan Sport Center Toboali, belum lama ini. Selain itu, kata Bupati kegiatan JPI di Basel bertujuan meningkatkan perputaran ekonomi daerah setempat dan memperkenalkan produk UKM Basel. “Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan perputaran ekonomi daerah di Basel dan dapat memperkenalkan produk UMKM agar bisa dipromosikan para peserta Jambore ke daerah asalnya,” tuturnya. Ia juga berharap dengan terlaksananya Jambore 2018 ini, para peserta JPI dapat mengim-

plementasikan nilai-nilai positif selama mengikuti Jambore ke daerah asalnya masing-masing. “Banyak sekali makna positif yang terlahir di kegiatan Jambore ini, dan kita berharap peserta Jambore dapat menerapkan nilai positif di tanah kelahiran mereka agar makna yang terkandung di Jambore dapat dirasakan masyarakat setempat,” harapnya.

SELASA - SENIN

30 OKTOBER - 5 NOVEMBER 2018

Diskop dan UKM Babel Tertibkan Sertifikat NIK PANGKALPINANG – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bangka Belitung, Elfiyena mengatakan bahwa pemerintah terus berupaya menerbitkan Nomor Induk Koperasi (NIK) dan sertifikat NIK guna menertibkan koperasi. “Pemberian NIK dan sertifikat ini dilakukan sebagai upaya dalam melakukan rehabilitasi koperasi demi meningkatkan kepercayaan masyarakat. Serta memudahkan pelayanan kebutuhan informasi tentang kualitas dan kemampuan koperasi, dan menghasilkan yang koperasi berkualitas,” ujarnya kepada negerilaskarpelangi.com. Ia menyampaikan pemberian sertifikat NIK ini bertujuan untuk mengindentifikasi kesehatan usaha dan kepatuhan koperasi dalam melaksanakan nilai dan prinsip koperasi serta memudahkan monitoring, evaluasi dan pengembangan koperasi secara terarah dan tepat sasaran melalui program peningkatan daya saing maupun penguatan kelembagaan koperasi. “Pemberian sertifikat NIK tidak memberatkan kop-

erasi. Namun untuk mengindentifikasi kesehatan koperasi. Pemberian ini sekaligus mendorong terwujudnya kerja sama antar koperasi maupun dengan badan usaha lainnya dengan prinsip saling memperkuat dan menguntungkan,” jelasnya. Elfiyena menyebutkan sertifikat NIK yang diberikan kepada koperasi berfungsi memberikan kepastian keberadaan koperasi secara legal sebagai badan hukum dan memastikan koperasi masih aktif secara kelembagaan maupun usaha. “Disamping itu juga sertifikat NIk dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan para pihak yang bermitra terhadap koperasinya,”

ucapnya. Lebih lanjut, Ia menuturkan adapun kegunaan dari sertifikat NIK diantaranya klasifikasi koperasi berdasarkan jenis dan skala usaha koperasi, pemeringkatan koperasi berdasarkan kesehatan usaha dan kepatuhan terhadap nilai dan prinsip koperasi, pemberian rekomendasi atas usulan program-program pemerintah dan daerah sesuai dengan klasifikasi dan peringkat koperasi. “Selain itu, NIK juga merupakan persyaratan dalam mengakses program dana bergulir bagi koperasi atau pengajuan permohonan kredit perbankan dan lembaga non bank, permohonan penjaminan kredit, permohonan keikutsertaan dalam pameran dan promosi dagang serta kegunaan lain yang memerlukan kepastian keberadaan koperasi dari segi legalitas badan hukum dan usahanya,” terangnya. Elfiyena menambahkan untuk pendataan koperasi sudah dilakukan secara online. Dimana koperasi saat ini sudah bisa melaporkan hasil RAT secara langsung ke dalam online data system (ODS). Pelaporan secara online untuk mempercepat proses penerbitan sertifikat NIK. “Setiap koperasi dapat mengajukan permohonan sertifikat NIK dengan cara online. Permohonan dengan cara online dapat dilakukan melalui portal www.nik.depkop. go.id. dengan satu koperasi satu user,” tutup Elfiyena.


SELASA - SENIN

PELANGI BABEL

30 OKTOBER - 5 NOVEMBER 2018

Sekda Pangkalpinang Resmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak Rona PANGKALPINANG – Rumah Sakit Ibu & Anak (RSIA) Rona Pangkalpinang mulai beroperasi setelah diresmikan oleh Sekda Pangkalpinang, Ratmida Dawam, di Jalan Balai no 19 Pangkalpinang , Rabu kemarin. Dalam sambutannya, Ratmida mengapresiasi berdirinya RSIA tersebut. Pasalnya, kehadiran fasilitas kesehatan khusus ibu dan anak ini bisa saling bersinergitas dengan fokus pemerintahan. Ratmida pun sangat mendukung usaha dari pihak swasta untuk membangun rumah sakit baru, terlebih rumah sakit tersebut dikhususkan untuk ibu dan anak dengan tujuan menekan angka kematian ibu dan anak. “Pemerintah Kota Pangkalpinang, memberikan apresiasi atas keberadaan RSIA Rona ini, yang menjadi bentuk upaya nyata dari pihak swasta dan masyarakat, untuk membantu pemerintah di bidang kesehatan dan di harapkan lebih bisa melengkapi fasilitas kesehatan di pemerintah kota Pangkalpinang, dan ini merupakan bentuk upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan pada masyarakat,” ujar sekda. Sementara pemilik RSIA Rona, dr Brizain mengaku berinisiatif membangun RSIA Rona ini karena banyaknya keinginan masyarakat khususnya para ibu dan anak untuk dilayani secara khusus. Sebelumnya Rona hanya sebuah klinik untuk persalinan. dr. Brizain juga menerangkan pendirian RSIA ini merupakan bentuk pelaksanaan Undang Undang yang di atur oleh Kementrian Kesehatan pada nomor 56 tahun 2014. “Dan peraturan itu merupakan acuan kami, untuk mengembangkan lagi Klinik Rona ini menjadi sebuah RSIA yang bisa bermanfaat bagi masyarakat Pangkalpinang,” jelasnya. Saat ini kata dia, fasilitas yang disediakan RSIA Rona meliputi, Ruang Unit Gawat Darurat (UGD), Praktek poli klinik, USG 4D, kamar operasi, kamar bersalin, imunisasi. “Dan untuk jumlah Dokter di RSIA, untuk dokter kandungan 2, dokter anak 2, dokter anestesi 1, dan juga akan ada Dokter spesialis penyakit dalam,” imbuhnya. (dnd)

9

Diduga Ulah Penambang TI

Aliran Irigasi Sawah Rias Keruh Kehitaman TOBOALI – Kepala Desa (Kades) Rias, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan Abdul Gani mengatakan saat ini petani sawah mengeluhkan aliran irigasi ke area persawahan Desa Rias keruh kehitam-hitaman. Hal itu dikatakan Gani saat tatap muka bersama Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Bupati Bangka Selatan di sela acara Panen Padi Perdana Demplot M400 di Desa Rias belum lama ini. “Saat ini kita mengeluhkan aliran air irigasi ke sawah yang keruh dan ini diduga berasal dari tambang inkonvensial di Desa Bikang,” kata Gani di hadapan Gubernur Babel Erzaldi Rosman, Bupati Basel Drs. H. Justiar Noer, Kapolres Basel AKBP. Aris Sulistyono, Kasat Pol PP Basel Saut Ritonga, Danramil Toboali, Danposmat TNI AL Toboali, Sekda Basel, Ketua TP PKK Basel Ekawati Justiar dan Camat Toboali Jusvinar. Mewakili masyarakat Desa Rias, ia berharap ada tindakan dari pemerintah untuk melakukan penertiban tambang tersebut. “Mereka mau pemerintah mengambil tindakan tegas untuk membantu mengatasi permasalahan air keruh di area persawah-

an desa rias yang diduga akibatkan tambang inkonvensial,” ujar Gani. Sementara itu, Mispar tokoh masyarakat dan juga petani di Desa Rias menuturkan permasalahan irigasi selain keruhnya air, ternyata ada juga permasalahan lainnya yang timbul bagi para petani di Desa Rias. “Selain keluhan air keruh pak Gubernur dan pak Bupati, kami juga mengeluhkan aliran air irigasi yang tidak merata. Walaupun sudah di bangun pemerintah bendungan air di Mentukul, namun belum ada aliran air di bagian ujung persawahan kami pak,” aduannya dihadapan Gubernur dan Bupati. Ia berharap, bendungan air

dari bantuan pemerintah sebesar 50 milyar tersebut dapat dialiri secara menyeluruh di area sawah, karena persawahan di desa Rias saat ini salah satu icon Toboali juga. “Kita berharap dengan adanya bendungan Mentukul yang dibantu dari pemerintah senilai 50 milyar tersebut dapat berjalan maksimal dan merata dalam mengairi persawahan di Desa Rias ini pak,” kata Mispar. Menanggapi hal tersebut, Bupati Basel Drs. H. Justiar Noer mengaku telah mengambil tindakan tegas terhadap penambang inkonvensial di wilayah Basel, terutama yang merusak air irigasi petani sawah. “Kita telah ambil tinda-

kan paginya tapi malamnya sudah jalan kembali TI (tambang inkonvensial,red). Seharusnya kita bersyukur telah ada persawahan seluas ini tugas kita manfaatkan sebaik-baiknya, dan permasalahan aliran air yang tidak menyeluruh kita akan minta bantu dari PPL,” kata Justiar. Sementara itu, Gubernur Babel Erzaldi Rosman bersikap akan segera menurunkan tim untuk meninjau keluhan warga desa Rias tersebut. Dan mengintruksikan Kapolres Basel untuk turun ke lapangan tersebut (Ti,red). “Untuk permasalahan TI, saya minta Kapolres Basel bersama Pol PP Provinsi untuk turun ke lapangan dan ambil tindakan tegas apabila tambang inkonvensial itu tidak sesuai aturan dan resahkan warga dan ganggu kehidupan masyarakat setempat,” minta Erzaldi. Namun, lanjut Erzaldi kalau itu masuk ranah PT. Timah, pihaknya akan koordinasi dengan PT. Timah untuk mendata penambang tersebut, apa benar atau tidak gunakan bendera PT. Timah. “Kalau itu IUP PT. Timah kita akan bina dan minta aliran pembuangan air jangan masuk kebendungan dan buat aliran pembuangan tersendiri,” ungkapnya.


10

PELANGI BABEL

SELASA - SENIN

30 OKTOBER - 5 NOVEMBER 2018

Bupati Bangka Launching Timah Corner SUNGAILIAT - Demi menyelamatkan arsip statis dan pelestarian arsip sejarah timah di Kabupaten Bangka, Pemkab Bangka melaunching Timah Corner di kantor Bupati Bangka, belum lama ini. Menurut Bupati Mulkan saat acara launching selain sebagai wadah pusat informasi juga sebagai sumber rujukan bahan referensi tentang sejarah timah di Bangka. “Pulau Bangka merupakan penghasil timah terbesar di Indonesia dimulai dari abad ke 17 sampai sekarang penambangan Timah masih tetap ada dan dilestarikan di Negeri Serumpun Sebalai,” kata Bupati Mulkan. Timah Corner ini dikelola oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bangka dan ditempatkan disudut pojokan dekat tangga masuk ke ruang kantor bupati.

Dari pojokan Timah Coner, pengunjung diberi pengetahuan tentang sejarah pertimahan di Pulau Bangka, foto-foto penambangan timah di Bangka dan melihat pernak-pernik produk timah. Bupati juga mengapresiasi kehadiran Timah Corner ini sebagai harapan mulia untuk generasi penerus mengetahui sejarah timah dan juga sebagai daya tarik bagi tamu yang berkunjung ke Pemkab Bangka. “Semoga kehadiran Timah Coner dapat memberikan manfaat bagi generasi penerus dan kami juga mengucapkan terimakasih kepada PT Timah yang sudah mau bekerjasama atas kehadiran Timah Corner ini,” harap Mulkan. Acara Launching ini dihadiri Kepala Museum Timah Indonesia, perwakilan dari dinas Kearsipan dan perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka. (ovi)

DP3ACSKB Babel akan Menerapkan Aplikasi Sistem SIGA PANGKALPINANG – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan, Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menerapkan aplikasi sistem gender dan anak (SIGA), “Tujuan aplikasi SIGA ini untuk memberikan kemudahan kepada pemerintah dalam mengumpulkan data kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak didaerah itu,” kata Kepala DP3ACSKB Babel, Susanti saat membuka kegiatan Pelatihan pengelolaan da-

ta (Siga dan data kekerasan), di Hotel Sahid Kota Pangkalpinang, Selasa (16/10/2018). Susanti menyampaikan melalui aplikasi SIGA ini pihaknya akan mengumpulkan data yang akurat. Karena ini sudah menjadi tugas instansi terkait membuat perencanaan kedepannya. “Karena tanpa mengumpulkan data dan informasi yang akurat tidak akan terwujud dengan baik perencanaan ini,” ujarnya. Susanti menyebutkan untuk sementara aplikasi SIGA ini hanya instansi terkait yang dapat mengakses, nanti kedepannya aplikasi SIGA akan di terapkan diseluruh Kabu-

paten/Kota dan masyarakat bisa mengaksesnya untuk mengetahui perkembangan informasi yang dibutuhkan. “Sementara ini hanya kita saja yang bisa mengakses aplikasi SIGA ini sebagai pedoman membuat perencanaan ini. Dan kita harapkan ini dapat berjalan dengan lancar sehingga bisa memberikan kemudahan dalam mengerahui perkembangan informasi yang dibutuhkan,” ungkap Susanti. Lebih lanjut, Susanti menjelaskan saat ini pemerintah berupaya agar pengelolaan data bisa lebih optimal dengan satu aplikasi yang mana dapat menyimpan, menambah, mengubah, menghapus serta men-

gaksesnya tanpa harus terikat dengan waktu dan tempat. “Saat ini, data dan informasi yang ada hanya berbentuk laporan, belum berupa database sehingga cukup sulit jika suatu saat akan diolah, diubah, ditambah, dihapus, atau bahkan dicari pada saat tertentu. Tentu kita harap melalui aplikasi SIGA ini pihaknya akan mengumpulkan data yang akurat,” tegasnya. Ia menambahkan aplikasi SIGA ini diharapkan kedepan dapat memotret tingkat keberhasilan pemberdayaan, perlindungan perempuan dan anak melalui strategi pengarusutamaan Gender (PUG) dan pengarusutamaan hak anak (PUHA). (wa)

Tim PLN Babel Berhasil Selesaikan Misi Kemanusiaan di Palu dan Donggala PANGKALPINANG – Relawan tim reaksi cepat PLN unit induk wilayah Bangka Belitung (PLN Babel) berhasil menyelesaikan misi kemanusiaan di Palu dan Donggala selama dua belas hari untuk melakukan pemulihan jaringan listrik di daerah tersebut. “Hari ini relawan tim reaksi cepat PLN Babel kembali bertugas di PLN Bangka Belitung, kami bangga dan berterima kasih

atas dedikasi dan militansi para relawan selama menjalankan tugas di Palu, Alhamdulilah hari ini semuanya pulang dalam keadaan sehat, aman dan selamat,” Kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung, Abdul Mukhlis, kepada wartawan, Selasa (16/10/2018). Mukhlis menyampaikan Selama bertugas relawan berhasil menormalkan 124 gardu, 25 gawang saluran udara tegangan menengah (SUTM), 120 titik sambungan rumah (SR), 34 gawang ja-

Ibnu Saleh Apresiasi Petani Bawang Desa Cambai ringan tegangan rendah (TR), 85 konduktor, 26 buah CO, dan berbagai gangguan jaringan listirk lainnya. “Saat ini kondisi kelistrikan di Palu, Donggala, Sigi, dan Perigi mulai pulih. Sebanyak tujuh gardu induk dan 1.933 gardu distribusi sudah beroperasi 100 persen,” ujarnya. Ia menyebutkan saat ini tercatat 45 penyulang juga sudah pulih 100 persen. 15 perkantoran, dau PDAM, delapan rumah sakit, 10 bank dan ATM, 11 SPBU, 18 BTS, 15 pusat ekonomi dan 17 tempat ibadah menjadi prioritas suplai listrik. “Total ada kurang lebih 1.300 relawan datang dari berbagai daerah untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik di Palu dan sekitarnya,” ucap Mukhlis. Lebih lanjut, Mukhlis me-

nambahkan bahwa relawan tim reaksi cepat PLN Babel berangkat sejak dua Oktober yang lalu dengan dibekali berbagai peralatan baik teknis seperti APD, voltage detector, material instalasi, handy talkie, dan peralatan non teknis seperti sleeping bag, ransum, masker dan tenda. “Saya pantau terus waktu demi waktu aktivitas para relawan selama di Palu, mereka juga aktif memberikan laporan secara berkala kepada manajemen, saya sungguh salut dengan semangat mereka, Semoga apa yang telah dikerjakan rekan- rekan relawan di Palu dapat memberikan manfaat bagi masyarakt. Dan kita juga berikan penghargaan kepada mereka sebagai bentuk terimakasih kita yang telah berkorban untuk membantu masyarakat disana,” tutup Mukhlis. (rill/wa)

KOBA – Bupati Bangka Tengah (Bateng) Dr Ir H Ibnu Saleh MM memberikan apresiasi kepada para petani di Desa Cambai Selatan, setelah dijadikan Desa Cambai Selatan tersebut sebagai salah satu daerah sentra tanaman holtikultura bawang merah. Hal tersebut diungkapkan Ibnu setelah melihat langsung kebun bawang merah milik kelompok tani Patimura desa setempat beberapa waktu yang lalu. Potensi bawang merah di desa tersebut cukup tinggi, kelompok tani Patimura bisa memanenkan bawang merah setelah kurang lebih dua bulan menanam bawang merah di lahan hampir satu Hektar. “Kita akan upayakan desa ini sebagai salah satu sentra bawang merah. Tapi jangan hanya petani yang senior saja tetapi kami berharap pemuda juga ikut turut melaksanakan dan merealisasikan Desa Cambai Selatan menjadi sentra penghasil tanaman holtikultura,” ujar Ibnu, beberapa waktu lalu. Untuk itu orang nomor satu di Negeri Selawang Segantang tersebut meminta semua pihak mempersiapkan diri mengubah penghasilan ekonomi masyarakat dari masyarakat tambang timah inkonvensional menjadi masyarakat tani dan nelayan. “Saya juga sangat mengharapkan Poktan Patimura kedepan bisa mengajak dan mengajarkan serta menjadi motivasi kepada pemuda sekitar untuk memajukan dan bercocok tanam bawang merah ini,” harapnya. Ia juga berharap sinergitas antara Pemprov, Pemkab dan Pemdes untuk mendukung dari berbagai sektor seperti permodalan, teknologi pertanian, bibit, pupuk hingga pemasaran agar masyarakat siap beralih dari tambang. “Desa Cambai sudah beberapa kali panen Bawang Merah dan saya rasa mereka cukup berhasil dalam menanam Bawang Merah dan meningkatkan pendapatan keluarga semoga kedepan Desa Cambai menjadi lumbung penghasil Bawang Merah,”harapnya lagi. (hfe)


SELASA - SENIN

30 OKTOBER - 5 NOVEMBER 2018

CONNECTION

11

Dorong UMKM

Suasana para yachter ketika singgah di Tanjung Pesona Beach Resort and SPA

International Wonderful Sail di perairan Nusantara selama 5 bulan dan akan berakhir November mendatang. Dalam mengarungi perairan nusantara mereka berhenti di puluhan titik singgah termasuk Tanjung Pesona, Sungailiat, Bangka, Bangka Belitung. "Kehadiran Para Yachter tersebut semoga bisa menjadi duta wisata Babel untuk mempromosikan wisata Pulau Bangka kepada dunia karena mereka memiliki jaringan wisata potensial,"

kata Ir Yohanes Then MM MT, GM Tanjung Pesona dalam Welcome Party. Tim Percepatan Wisata Bahari Kemenpar Raymond T Lesmana memberikan apresiasi kepada Pemda Bangka, Babel yang menangkap peluang promosi pariwisata ini. "Ini sudah lima belas tahun. Pelayaran Yacht ini sangat prestisius. Ini sarana promosi yang efektif," kata Raymond. Wakil Bupati Syahbudin men-

dorong kerjasama swasta dan pemwrintah dalam menghandle evwn internasional. "Kerjasama swasta dan pemwrintahan luar biasa. Kita support " kata Syahbudin. Sedang Asep Setiawan mengatakan evwn internasional semacam Wonderful Sail ini mendorong tekad untuk memiliki Marina. "Gubernur, Bupati Bangka dan Wakil Bupati Bangka mendorong kehadiran Marina " kata Asep. (•)

Wagub Babel Abdul Fatah melepas Kontingen Pesparani Katolik di Bandara Depati Amir. Kontingen akan berkontestasi di Pesparani Katolik Nasional di Ambon 27-30 Oktober 2018. Foto: Agus Ismunarno

untuk Indonesia Ambon, Puncak PESPARANI Nasional I. Dan doa itu telah dilantunkan oleh Natasha Cynthia Audrey, Antonius Padua Nathanael Suluh, Maria Giusseppe Francestonya Berthloe Timu berulang-ulang bersama 26 temannya yang menjadi Kontingen PESPARANI Katolik Babel Yunior selama latihan berbulan-bulan. Mereka akan ambil bagian dalamkontestasi PESPARANI Nasional di Ambon mulai 27-30 Oktober 2018. Natasha Cinthya Audrey tidak menyangka ia terpilih dalam Audisi dan menjadi Duta Babel dalam Kontingen PESPARANI Yunior dari Babel. "Saya bahagia dan siap menyukseskan PESPARANI Nasional di Ambon bersama anak-anak Katolik se Indonesia dari berbagai provinsi. Sebagai wakil Babel, saya akan mempromosikan Babel, utamanya pariwisata kita yang sangat terkenal akan keindahan pantai, keharmonisan masyarakatnya serta kulinernya yang khas dan enak," kata Natasha. Nathanael dan Maria juga menyatakan kebahagiaan dan kesiapannya ke Ambon. "Saya bahagia sekali bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah dan berbagai suku," katanya. Baik Natasha, Nathanael, Maria serta 26 anak kontingen yunior tidak menyangka akan dilepas oleh Wakil Gubernur Babel dan petinggi Gereja. "Ini pengalaman yang luar biasa,

saya bahagia sekali," kata Maria asal Belinyu. Dalam Video PESPARANI Katolik Babel Siap Sukseskan PESPARANI Nasional yang viral di Babel, mereka bertiga secara serempat menyatakan siap sukseskan PESPARANI Katolik Nasional di Ambon dan siap harumkan nama Negeri Serumpun Sebalai. Sesudah beradaptasi dengan alam dan cuaca di Ambon mereka akan mempersembahkan nyanyian dri Babel untuk Indonesia pada Puncak PESPARANI Katolik yang akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan akan ditutup oleh Wakil Presiden Yusuf Kalla serta dihadiri Menteri Kabinet Kerja dan 34 Gubernur dan Para Uskup Se Indonesia. Lagu "Yuk Miak" Kontingen PESPARANI Katolik Babel dilepas oleh Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung H Abdul Fatah didampingi Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bangka Belitung, Drs. H. Tarmin, M.Si dan Kepala Biro (Karo) Humas dan Protokol Setda Pemprov Babel H.KA. Cholil. "Selamat berkontestasi dan selamat bernyanyi dengan baik di Puncak PESPARANI Katolik Nasional di Ambon. Kontingen ini merupakan representasi atau duta Babel untuk bersilaturahmi dengan perwakilan masyarakat Katolik se Indonesia. Semoga Babel semakin berkontribusi kepada bangsa termasuk melalui

elemen PESPARANI Babel," kata Abdul Fatah. Ketua Umum LP3KD Babel, B Sarjulianto menyampaikan Kontingen Pesparani Babel mengirimkan dua paduan suara yaitu yunior campuran 29 orang dengan Pelatih Rutmiati dan dewasa campuran 29 orang dengan Pelatih Kuncoro, pemazmur serta story telling kitab suci. Mereka mewakili dari Belitung dan Bangka. "Pak Wagub, Kontingen PESPARANI ini merupakan Duta Babel, Duta Wisata yang akan turut mempromosikan dan mengharumkan nama Babel. Kontingen akan bernyanyi Yuk Miak dan Menari Campak dalam Cultural Performance serta Defile. Kami mohon doa restu dari Pak Gubernur, Pak Wagub serta seluruh masyarakat Babel," kata Sarjulianto didampingi Pembimas Katolik Babel, Bosco Otto. Pendamping Kontingen PESPARANI Katolik Babel yang akan sekaligus menghadiri Musyawarah PESPARANI Nasional adalah Ketua Umum Sarjulianto, Ketua I Agus Ismunarno dan Kahumas Pst Hans Jeharut. Kontingen yang dipimpin oleh Gregorius Heri Eko Prasojo dilepas dengan ritual penyerahan Kaos PESPARANI Katolik dari Wagub Abdul Fatah ke Ketum Pesparani Babel, Sarjulianto. Sebelum bertolak menuju pesawat, Paduan Suara Yunior menyanyikan lagu Yuk Miak dengan lincah dan apik.

Business antara 30 UMKM dari Jawa Timur dengan para pengusaha atau buyer Babel serta puluhan UMKM Babel yang bergerak dalam berbagai bidang. Sesudah memaparkan sinergitas UMKM dua provinsi yang merupakan kerjasama Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur dan Dinas Koperasi dan UMKM Babel, Thomas Jusman melakukan diskusi terbatas dengan Kepala Pemasaran Dinkop UMKM Jatim Basuki dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ir Elfiyana. Cooperative Trading House dihadiri oleh antara lain Wakil Ketua Umum KADIN Babel, Isnawati Hadi (Ishadi) dan Agus Ismunarno, Wakil Ketua IWAPI Babel, Nina Sarjulianto, Para Owner Toko Oleh-oleh dan Souvenir, Para Pengusaha Mall, Galery, Toko Swalayan serta puluhan pelaku industri kreatif UMKM. Thomas Jusman sebagai nara sumber dalam CTH menandaskan dalam menyongsong Pahlawan Nasional Babel dan Dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Bangka yang semoga ditetapkan tahun 2018 ini, KADIN Babel sebagai organisasi para pengusaha dan pelaku bisnis di Babel diharapkan peran sosial ekonominya mendorong UMKM melalui pola Bapak Asuh. Setiap perusahaan yang ada di Babel, kata Thomas Jusman, memiliki peran sosial. "Nah dana sosial inilah yang disisihkan sebagai bantuan sosial ekonomi yang dinamis dan progresif melalui pola asuh UMKM yang selama ini terbukti menjadi pilar kokoh dalam perekonomian, terutama dalam saat krisis ekonomi global," kata Thomas Jusman yang juga Ketua REI (Real Estate Indonesia ) Babel itu. Lebih lanjut, Thomas Jusman yang juga Ketua Konsorsium KEK Sungailiat Bangka itu mengungkapkan, sesudah perjuangan Gubernur dan Pemprov serta pemangku kepentingan menghadirkan KEK Pariwisata di Pulau Bangka yang dalam waktu dekat akan ditetapkan ini pasti memerlukan isi. 'Isinya ya salah satunya produk-produk UMKM untuk melengkapi prinsip pariwisata what to see, what to do dan what to buy. Wisatawan dipastikan akan membeli berbagai souvenir yang mengangkat kearifan lokal," kata Thomas. Thomas Jusman bahkan sudah berinisiatif di Kawasan KEK Pariwisata akan dialokasikan semacam Etalase UMKM. "Kita akan siapkan lokasi di KEK Pariwisata untuk memamerkan sekaligus me-

masarkan produk-produk UMKM Babel yang khas Babel seperti kopiah resam, lada dalam kemasan, kerajinan pewter, kerajinan batu hias, krupuk, kricu dan berbagai produk olahan," kata Thomas. Pahlawan Ekonomi Selain melakukan konsolidasi organisasi di KADIN Babel dengan aktivasi kepengurusan KADIN di Kota dan enam Kabupaten untuk mendorong UMKM se Bangka Belitung, Thomas Jusman menyampaikan beberapa alasan kenapa KADIN Babel fokus pada pengembangan UMKM. Fakta dalam sejarah perekonomian Indonesia, kata Thomas Jusman, UMKM itu memiliki andil dalam pembangunan ekonomi nasional. Selain pembangunan ekonomi nasional dan daerah, UMKM juga ikut andil dalam penyerapan tenaga kerja Fakta lainnya, lanjut Thomas Jusman, bisnis UMKM tidak akan berpengaruh ketika terjadinya krisis. Pasca krisis ekonomi yang pernah dialami Indonesia pada tahun 1997 – 1998, UMKM tetap bertahan dan menjadi penopang perekonomian negara. "Selain itu UMKM memegang peran bagi perekonomian ASEAN. Saat ini 96% perusahaan ASEAN merupakan UKM. Hingga saat ini, beberapa UMKM Indonesia telah mampu menembus pasar global. Di Jatim UMKMnya sudah 1,4 juta. Bahwa di Babel masih hitungan menuju 200 UMKM yang terdata, itu tantangan KADIN dan para pengusaha di Babel untuk mengembangkannya. Thomas Jusman juga melihat dalam pelaksanaannya, UMKM menerapkan asas kebersamaan, ekonomi yang demokratis, kemandirian, keseimbangan kemajuan, berkelanjutan, efisiensi keadilan, serta kesatuan ekonomi nasional. Ketua Umum KADIN Babel itu mengapresiasi UMKM sebagai Pahlawan Ekonomi. Thomas Jusman di depan peserta CTH mengungkapkan, "Terimakasih pada pengusaha UMKM sebagai pahlawan ekonomi kerakyatan." Thomas Jusman berharap, Pemerintah Provinsi melalui Dinas Koperasi dan UMKM serta Disperindag bersama para pengusaha di KADIN Babel bersama Asosiasi yang tergabung di KADIN bersama-sama mendorong UMKM. "Dengan berangkulan dan bermitra dengan Jatim yang UMKMnya tumbuh pesat, Babel bisa mengadop beberapa kebijakan yang berpihak pada UMKM. UU juga sudah mengamanatkan agar kita memberi keistimewaan pada UMKM antara lain bantuan kredit usaha dengan bunga rendah, kemudahan persyaratan izin usaha, bantuan pengembangan usaha dari lembaga pemerintah, serta beberapa kemudahan lainnya," kata Thomas Jusman. Kepala Pemasaran Dinkop UMKM Babel Basuki dan Kepala Dinas Koperasi UMKM Babel Ir Elfiyana menyambut baik fokus kerja KADIN Babel dalam mendorong UMKM yang hasil akhirnya memperkuat pilar ekonomi di Babel. (*)


12 GOOD GOVERNMENT

SELASA - SENIN

30 OKTOBER - 5 NOVEMBER 2018

Pemkot Pangkalpinang Terima Sertifikat WTP PANGKALPINANG – Pemerintah kota Pangkalpinang mendapat sertifikat penghargaan penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) setelah sebelumnya BPK melakukan audit keuangan Pemkot tahun 2017. Sertifikat ini diserahkan langsung oleh Supendi selaku Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan (DJBp) Bangka Belitung kepada Muhammad Sopian Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Pangkalpinang, di ruang Rapat Walikota Kantor Walikota Pangkalpinang, Senin (15/10/2018). Sopian mengaku bangga dengan opini WTP tersebut, ia juga menginginkan opini tersebut dapat dipertahankan dari tahun ke tahun. “Dengan penghargaan ini, kita boleh berbangga, boleh berbesar hati, dengan adanya penghargaan WTP ini, namun di sisi lain ini merupakan suatu hal yang perlu di pertanggung jawabkan kedepannya, dalam arti kata WTP kali ini bukan sebagai WTP pertama dan terakhir, kemauan kita WTP pertama ini akan menjadi WTP selanjutnya,” tutur Sopian. Dia berharap, seluruh jajaran Pemkot Pangkalpinang, khususnya tim penyusun laporan keuangan pemerintah daerah untuk bekerja lebih keras lagi. Capaian ini diharapkan tidak menjadikan Pemkot

Pemkab Bangka Terima Satu Unit Mobil DUMLAP Kemensos RI

Pangkalpinang cepat berpuas diri. “Namun demikian perlu kerja sama kita semuanya, OPD yang ada di kota pangkalpinang ini dalam rangka penyampaian laporan keuangan dan sebagainya, termasuk penggunaannya, karena sekarang ini penganggaran bukan hanya di lihat dari jumlah uangnya namun juga di lihat dari prosesnya, dari mulai perencanaan pennganggaran, pelaksanaan dan pelaporan,” tukasnya. Ia juga mengingatkan OPD untuk memperhatikan masalah keuan-

gan secara lebih serius. Karena itu akan berdampak pada penilaian selanjutnya. “Tapi sebaliknya opini ini jika tidak bisa kita pertahankan, ini merupakan suatu catatan yang jelek, bagi catatan keuangan daerah,” jelasnya. “Sekali lagi mari kita bersama-sama mempertahankan opini ini, mudah-mudahan kedepan kita akan bisa menyajikan laporan keuangan yang lebih baik lagi dan tentunya dengan tepat waktu,” ajaknya. (dnd)

SUNGAILIAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka menerima 1 unit mobil Dapur Umum Lapangan (DUMLAP) Kementerian Sosial Republik Indonesia (RI). Penyerahan mobil tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bangka Mulkan, dihalaman kantor Bupati, Jalan A. Yani, Jalur Dua, Sungailiat, belum lama ini. Menurut Bupati, ia menyambut positif atas didapatnya mobil DUMLAP dari Kemensos RI karena atas perjuangan Dinsos Bangka yang sudah bekerja dengan baik. ‘’Mobil DUMLAP ini merupakan salah satu bantuan untuk penanggulangan bencana, seperti yang kita sangat harapkan agar bencana di daerah kita tidak terjadi lagi dengan cara menanggulanginya sedini mungkin sehingga bencana dapat diminimalisir, “ujarnya. Ia juga menjelaskan saat ini, untuk Tim Tagana (Taruna Siaga Bencana) Ka-

bupaten Bangka ada 35 orang dan untuk di Desa Deniang sudah ditetapkan sebagai Desa Siaga Bencana. Untuk itu, Bupati mengharapkan Dinsos Bangka untuk tetap menginventarisir titik-titik bencana terutama permasalahan bencana banjir. Mulkan juga menharapkan OPD dilingkungan Pemkab dapat memperjuangkan bantuan pusat yang belum didapatkan serta mengatur strategi untuk mendapatkan bantuan tersebut. “Kalau hanya mengandalkan APBD tentu tak akan bisa kemana-mana dan berjalan maksimal,” ungkap Mulkan. Sementara itu, diakui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka, Arman, Mobil yang didapati itu seharusnya jatah wilayah Indonesia Timur. Menurutnya karena kegigihan pihaknya akhirnya kemensos menyerahkan 1 unit mobil tersebut ke pemkab Bangka. “Mobil ini diharapkan dapat menjadi salah satu alat untuk menanggulangi bencana di Kabupaten Bangka,” harap Arman.(ovi)

DPRD Babel Gelar 3 Paripurna Perda Sumbangan Pihak Ketiga Dicabut PANGKALPINANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar tiga rapat paripurna sekaligus, di Gedung DPRD Babel, Senin (22/10/2018). Adapun tiga paripuna yang disampaikan yakni Pengambilan Keputusan dan Pengesahan Tata Tertib DPRD, Paripurna Penetapan Prompemperda 2019 dan Paripurna Pencapaian Raperda Pencabutan Perda Nomor 3 Tahun 2015 atau Perda Sumbangan Pihak Ketiga. Wakil Ketua DPRD Babel, Tony Purnama mengatakan dalam per-

da tata tertib DPRD tujuh fraksi sepakat untuk menyetujui perda tersebut. "Namun yang menjadi permasalahan disini untuk perda tata tertib DPRD Babel ini dalam paripurna diputuskan bila ada perubahan penjadwalan harus dilakukan paripurna," ujarnya. Disampaikan Tony, bahwa sebelumnya untuk penjadwalan ulang paripurna cukup lewat Banmus atau pimpinan DPRS saja, tapi sekarang ada perubahan dimana tidak bisa lagi harus diparipurnakan. "Sama halnya dengan pergantian pimpinan komisi di DPRD Babel juga harus dilakukan pemilihan ulang," ucapnya. Tony menyebutkan tentu peru-

bahan penjadwalan ini merupakan keputusan dari Kementerian Dalam Negeri. "Kedepannya tidak bisa lagi, kalau ada perubahan jadwal harus diparipurnakan juga. Tentu bagi saya ini sangat menyulitkan kinerja dewan misalnya Gubernur minta perubahan jadwal penting maka kita harus paripurnakan dulu," cetus Tony. Disisi lain terkait dengan Propemperda 2019, Tony menjelaskan pada tahun 2019 ada beberapa perda yang diajukan di Badan Pembuatan Perda DPRD Babel. "Perda ini kita setujui untuk diajukan, dan kita sepakati untuk dibahas tahun depan. Tentu kita harapankan dapat membantu pemerintah dan masyarakat di Bangka Belitung," imbuhnya. Tony menuturkan untuk pencabutan Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang sumbangan pihak ketiga, dimana pencabutan perda ini salah satunya adalah saran dari Kemendagri dan KPK. Meskipun setelah digunakan perda tersebut sudah menghasilkan sekitar Rp 12 miliar dari pihak ketiga. "Untuk Perda ini terpaksa kita cabut. Dan pencabutan ini sesuai dengan saran dari Kemendagri dan KPK," tegas Tony. Ia mengungkapkan bahwa saat ini perda sumbangan pihak ketiga ini sudah tidak berlaku lagi. Dan untuk dana yang sudah terkumpul tersebut sesuai dengan saran dari Kemendagri

Oleh: Wina Destika

dan KPK dimana harus dimasukkan ke kas negara "Dan saat ini dananya masih berada di kas daerah. Untuk itu kita minta dana yang dimasukkan ke kas daerah agar bisa dimanfaatkan untuk membantu pembangunan kita," pinta Tony. Sementara itu, Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fattah mengatakan tentunya Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sangat mengapresiasi atas upaya yang telah dilaksanakan oleh semua unsur khususnya Pimpinan dan anggota DPRD Babel yang telah melaksanakan seluruh tahapan sehingga terlaksananya paripurna ini. "Untuk itu kami mengajak seluruh jajaran dan perangkat daerah yang ada di lingkungan Pemprov Babel agar dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sudah diparipurnakan ini dengan sebaik-baiknya," ujar Fatah. Fatah menyampaikan dimana pihaknya berharap melalui paripurna ini akan memberikan pedoman dan landasan dalam melaksanakan tugas dengan baik. Ia menambahkan dimana pemerintah setuju terkait dengan perda yang diajukan oleh DPRD Babel yakni Raperda Pencabutan Perda Nomor 3 Tahun 2015 atau Perda Sumbangan Pihak Ketiga. "Kita sangat menyayangkan dengan pecabutan perda ini. Karena keberadaan perda tersebut untuk

membantu dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Diakui Fatah bahwa pihaknya menyayangkan dicabutnya Perda Nomor 3 Tahun 2015 atau Perda Sumbangan Pihak Ketiga. "Menurut saya apabila perda ini diteruskan akan dapat membantu masyarakat dan pembangunan di Bangka Belitung. Untuk itu kita akan pelajari dulu seperti apa pencabutan perda ini," tutupnya. (adv/wa)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Tanjung Pesona Titik Singgah International Wonderful Sail by Paudar Wahyudi - Issuu