Skip to main content

Depati Amir Pahlawan Kite

Page 1

medialaspela

RABU- SELASA

17 - 23 OKTOBER 2018 Edisi No 140 12 HALAMAN

YO KITE PUNYE JEMBATAN BATERA!

Depati

Amir Pahlawan

Kite Oleh: Agus Ismunarno

A hero is someone who has given his life to something bigger than oneself. (Joseph Campbell)

INDEX Hal 6 Hal 12

Didit Srigusjaya Ketua DPRD Babel

Abdul Fatah Wagub Babel

Erzaldi Rosman Djohan Gubernur Babel

M. Riza Pahlevi Tabrani Direktur Utama PT Timah

DENGAN sangat arif dan bijaksana, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Tim Pengkaji dan Penelitian Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengusulkan Depati Amir dari Bangka dan HAS Hanandjoeddin dari Belitung menjadi pahlawan nasional. Permohonan atau pengusulan itu sangat relevan karena sejak 18 tahun menjadi provinsi, Kepulauan Bangka Belitung belum memiliki pahlawan nasional yang ditetapkan pemerintah RI. Permintaan ke Kementrian Sosial itu berbarengan dengan permohonan penetapan dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Bangka. Perjuangan pengusulan Depati Amir telah dilakukan dua kali yaitu di Tahun 2005 dan di Tahun 2007 namun tidak membuahkan penetapan. Peraturan Menteri Sosial Nomor 15 tahun 2012 membatasi usulan Pahlawan Nasional hanya sampai 2 kali. Kesempatan terbuka kembali ketika Menteri Sosial akhirnya mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor 13 tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Sosial Nomor 15 Tahun 2012 Tentang Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional dengan menambah 2 ayat pada pasal 13 yang berisi memberi kesempatan 1 kali dengan melampirkan data/dokumen baru. Melalui kerja keras TP2GD Babel akhirnya akhir April 2018, berkas usulan ke-3 Depati Amir diterima Kemensos RI.Berkas pengusulan ketiga kalinya ini lebih dari 2.000 halaman dengan kajian ilmiah dari para ahlinya dan ratusan arsip Hindia Belanda.

Sri Mulyani Kembali Jadi Menteri Keuangan Terbaik Dunia

“Kredibel, Akuntabel

Presiden Jokowi pada Annual Meetings IMF - World Bank

Indonesia Bangsa Terbahagia

dan Prudent” SRI MULYANI INDRAWATI, Menteri Keuangan Republik Indonesia kembali dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik se dunia Tahun 2018. Kali ini penobatan dilakukan oleh majalah Global Markets. 
 Anugerah Finance Minister of the Year East Asia Pacific diberikan karena Sri Mulyani memiliki kinerja prima dalam mempertahankan reputasi keuangan Indonesia di tengah kondisi

NEGARA PALING MAJU bisa jadi menjadi impian bangsa Indonesia. Namun menjadi delapan besar bangsa yang terbahagia di dunia tentunya patut disyukuri. Kebahagiaan menjadi kata kunci Presiden RI Joko Widodo saat memberikan sambutan di Tri Hita Karana Forum, Sofitel Nusa Dua, Bali, dalam rangkaian Annual Meetings IMF - World Bank, Kamis (11/10/2018). "Forum ini disebut Tri Hita Karana. Ini bukan hanya berarti bahagia dalam filosofi Bali, tapi tiga kali lipat kebahagiaan," tandas Jokowi. Kebahagiaan yang dimaksud Jokowi adalah pertama antara orang-orang, kebahagiaan kedua dengan alam dan ketiga kebahagiaan ketiga dengan Tuhan. Statistik memang penting. "Yang sering kita lupakan, tujuan akhir dari segala sesuatu yang kita kerjakan, yaitu memberikan kebahagiaan," kata Jokowi. Meskipun pertumbuhan ekonomi tumbuh tinggi, angka-angka dalam statistik melesat, namun ada beberapa negara di belahan dunia yang justru gagal memberikan kebahagiaan kepada masyarakatnya. “Kita mungkin bukan yang paling maju. Tapi ternyata kita adalah salah satu yang paling bahagia di dunia," tandas Jokowi. Survei Gallup, sebuah perusahaan riset


2

EKONOMI BISNIS E C O N OM Y

DTKTKUKM Basel Support Sentra Kuliner Menjadi Wadah UKM Basel DENGAN dibangunnya sentra kuliner di kawasan Pantai Batu Kapur, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) akan memberi efek positif kepada para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Basel untuk menjajakan makanan kuliner olahan laut Basel. Diketahui, saat ini pembangunan sentra kuliner di kawasan Pantai Batu Kapur dalam masa on progres, dan di targetkan selesai pada akhir tahun 2018 mendatang. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Basel, Basu Priatna mengatakan sangat mendukung pembangunan sentra kuliner oleh Kementerian Kelautan, dan Perikanan (KKP) RI dengan bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Basel. Menurutnya, dengan adanya sentra kuliner di Pantai Batu Kapur akan mendongkrak peningkatan perekonomian di Basel, apalagi Basel dikenal dengan penghasil tangkapan laut yang melimpah. “Sangat baik, karena dengan ada sentra kuliner itu para pelaku UKM kita bisa bertambah maju dan berkembang usahanya,” kata Basu kepada wartawan, Senin lalu. Selain itu, berdirinya bangunan sentra kuliner itu nantinya tidak hanya menambah penghasilan para pelaku UKM juga, tetapi menjadi wadah bagi pelaku UKM untuk mengkreasikan jajanan kuliner olahan ikan kepada konsumen. “Dengan adanya sentra tersebut, para pelaku UKM selain memudahkan konsumen dalam mencari kuliner khas Basel juga mempunyai tempat berjualan bagi pelaku UKM,” ujarnya. Oleh karena itu ia menghimbau bagi para pelaku UKM di Basel yang belum mendapatkan lapak di sentra kuliner nantinya agar dapat menahan diri dan menunggu kesempatan lainnya. “Karena keterbatasan lahan, di sentra kuliner hanya menampung delapan lapak bagi UKM dan bagi yang belum kebagian nantinya harap bisa bersabar,” tukasnya. Sedangkan untuk pelaku UKM Basel yang mendapatkan lapak sentra kuliner itu, ia berharap pelaku UKM dapat menjaga dan memaksimalkan penjualannya. “Harapan kita agara pelaku UKM yang nantinya akan berjualan di sentra kuliner dapat memanfaatkan dan menjaga dengan baik tempat tersebut, sehingga kebersihan terjaga dan konsumen juga tidak merasa terganggu dengan keadaan di sekitar,” harap Basu. (tra)

RABU- SELASA

17 - 23 OKTOBER 2018

Samsat Toboali Jemput Bola ke Pelosok Desa jemput bola ke setiap kecamatan yang di Basel. “Tercapainya target per SepTOBOALI – Tercapain- tember 2018 karena kita jemya peningkatan pembayaran pa- put bola dengan melakukan jak roda 2 (R2), roda 4 (R4) dan pendekatan kepada masyarakat, alat berat (Alber) di Kabupat- Kades dan Camat se Bangka Seen Bangka Selatan latan guna tercapa(Basel) per Sep- Oleh: Nopraanda Putra inya target untuk tember 2018 dendipenuhi di tahun gan persentase 98,2 2018,” kata Yapiter persen tidak luput dari pendekat- kepada wartawan, kemarin. an Unit Pelaksana Teknis Badan Ia juga menuturkan, dengan Keuangan Daerah Provinsi Bang- menggunakan sistem jemput bola ka Belitung (UPTB) Samsat To- ini agar dapat membantu merinboali kepada masyarakat Basel gankan beban biaya masyarakat untuk sadar dalam bayar wajib pa- yang di pelosok desa dalam memjak kendaraannya. bayar pajak kendaraannya. Kepala Unit Pelaksana Teknis “Selama tahun 2018 ini terBadan Keuangan Daerah Provin- jadi peningkatan signifikan, itu si Bangka Belitung (UPTB) Sam- kita gunakan pola kedekatan sat Toboali, Yapiter mengatakan masyarakat dan perangkat desa kenaikan persentase ini dikare- supaya menggugah masyarakat nakan pihaknya gunakan sistem membayar pajak melalui rapat

desa,” ujarnya. Saat ini, lanjutnya guna memaksimalkan wajib pajak, Samsat Toboali sudah menurunkan armada satu unit mobil Samsat Keliling (Samling) demi menaikkan target wajib pajak di Basel. “Kita sudah turunkan armada samling, ini wujud peningkatan bayar pajak melalui samling dengan jadwal satu armada jalan seminggu dua kali, jadi satu bulan delapan kali samling jalan keseluruh kecamatan yang ada di Bangka Selatan,” tukasnya. Adapun kendala dalam pembayaran pajak di Basel, ujar Yapiter yakni jarak yang jauh antar wilayah di Basel dan juga kurangnya SDM yang berkompeten da-

lam melayani pembayaran pajak. "karena saat ini hanya ada 8 orang dan itu sudah diisi sebagai Kasi di kantor UPTB Samsat Toboali,” ujarnya. Dan ia juga berharap masyarakat di pelosok desa di Basel dapat memanfaatkan fasilitas dan pelayanan yang disediakan UPTB Samsat Toboali. “Kita berharap dengan adanya satu unit mobil yang digunakan sebagai Samling, masyarakat Bangka Selatan yang berada di desa jauh, dapat memanfaatkan kegunaan dari fasilitas tersebut, dan membayar pajak ditempat tidak perlu lagi ke kantor UPTB Samsat Toboali, cukup di mobil Samling saja,” harap Yapiter.

Produk UMKM Babel Ikuti Pameran UKM dan Halal Food MTQ Nasional XXVII PANGKALPINANG – Produk UMKM di Babel terus dipromosikan pada event diberbagai daerah di Indonesia. Kali ini moment Pameran UKM dan Halal Food MTQ Nasional XXVII tahun 2018 dimanfaatkan untuk mempromosikan sejumlah produk UMKM unggulan Babel. Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bangka Belitung, Elfiyena mengatakan bahwa produk-produk UMKM Babel akan terus dipromosikan diberbagai daerah dan event. “Tentu pada event MTQ Nasional XXVII di Medan Sumatera Utara ini, produk UMKM kita promosikan. Dimana Babel diwakili Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Tenaga Ker-

ja. Dan Kabupaten Belitung juga ikut membuka stand untuk promosikan produk UMKM,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (9/10/2018) lalu. Elfiyena mengharapkan pada event ini bisa menjadi promosi yang efektif dan efisien bagi Bangka Belitung untuk memperkenalkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). “Pameran ini memang diharapkan sebagai sarana promosi yang efektif dan efisien bagi produk unggulan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kita tentu berharap produk UMKM Babel khusunya Belitung semakin berkembang dan dikenal baik dalam maupun luar negeri,” jelasnya. Elfiyena juga menyebutkan keikutsertan produk UMKM pada pameran MTQ ini bertujuan untuk mencip-

takan wahana interaksi bisnis langsung bagi para pengelola dan pengusaha UMKM, utamanya dengan para investor, pembeli serta kalangan lainnya. “Tentunya kita berharap keikutsertaan pelaku UMKM bisa meraih peluang bisnis, membangun jaringan komunikasi dan menjalin kerja sama yang saling menguntungkan dan pada akhirnya dapat meningkatkan omzet penjualan mereka,” harap Elfiyena. Lebih lanjut, Ia menuturkan produk yang dipamerkan beraneka ragam, mulai dari makanan, minuman, kerajinan tangan dan produk industri rumah tangga yang beberapa di antaranya merupakan produk unggulan khas daerah dari Kabupatem Belitung. “Ada lima pelaku UMKM yang ikut sertakan, dimana produk-produk yang ditampilkan seperti Kopiah Resam, kerajinan batu satam, kerupuk, teri krispi,

kritcu, pilus, madu, coklat, terasi, lada, kopi lada, teh kelor, gula semut dan beberapa kerajinan lainnya,” sebutnya. Ia menambahkan pameran UKM dan Halal Food MTQ Nasional XXVII berlangsung dari tanggal 6 sampai dengan 12 Oktober di Gedung Serba Guna Pemprov Sumut di Medan. Dengan diikuti stand dari 33 provinsi di Indonesia. “Stand UMKM Kabupaten Belitung yang menampilkan produk UMKM unggulan tampaknya cukup menarik pengunjung. Dimana stand ini mendapat kunjungan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi beserta istri, dan Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah didampingi Karo Kesra Setda Provinsi Bangka Belitung, serta Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung,” tutupnya. (wa)


RABU- SELASA

POLITIK DAMAI

17 - 23 OKTOBER 2018

P OL I T IC

Wagub Dukung Pembangunan PKS di Desa Jeriji Minimalisir Permainan Mafia Kelapa Sawit SOAL perencanaan pembangunan pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PKS) di Desa Jeriji Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) ternyata menjadi sorotan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel). Wakil Gubernur Drs. H. Abdul Fatah mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Basel dan masyarakat Desa Jeriji yang mendukung percepatan pembangunan PKS tersebut. Menurut Wagub, saat ini Pemprov Babel sedang mencari berbagai solusi agar harga TBS ditingkat petani terus membaik, solusinya adalah penambahan Pabrik CPO sebagai salah satu upaya untuk mengatasi monopoli yang berdampak kepada anjloknya harga TBS. “Bagi saya pembangunan pabrik sawit itu harus maju. dengan beberapa tataran, tidak hanya satu tataran maka kita akan memberikan ruang kalau dari suatu sisi mereka tidak mau ambil maka disini yang akan menampung,” kata Abdul Fatah. Dengan demikian, lanjutnya akan dapat meminimalisir terjadinya mafia-mafia kelapa sawit di Babel ini, karena para petani tidak terpaku dengan satu pabrik CPO saja. “Kalau disini didirikan pabrik kelapa sawit maka kesemena-menaan pengusaha sawit dapat kita minimalisir karena kita menghadirkan investor baru sebagai kompetitor,” ungkapnya. Lebih lanjut, ia menuturkan Pemprov Babel sangat mendukung pembangunan pabrik sawit di Desa Jeriji, namun harus bekerjasama dengan badan usaha yang merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah daerah dan itulah yang terbaik. “Prakarsa Bumdes Jeriji atas pembangunan pabrik sawit itu lebih tepat dan lebih benar. Karena kita juga tau nawa cita itu dimulai dari pinggiran. Pinggiran itu siapa? desa. Bentuklah lembaga milik desa, Garap itu!!,” tukasnya. (tra)

Susun RPJMD, Pemkab Bangka Serap Aspirasi SUNGAILIAT - Pemerintah Kabupaten Bangka menyerap aspirasi Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ), Ormas dan LSM terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) kabupaten Bangka lima tahun kedepan. Sekda Bangka Akhmad Mukhsin menjelaskan, forum konsultasi dimaksudkan dalam rangka menyerap aspirasi dari pemangku kepentingan tentang prioritas pembangunan hingga 5 tahun mendatang “ RPJMD merupakan rancangan pembangunan untuk 5 tahun mendatang sebagai rancangan jangka menengah,” kata Mukhsin. RPJMD 2019 – 2023 kabupaten Bangka memuat visi, misi dan program yang akan dijadikan arah pembangunan daerah, strategi pembangunan daerah, dan kebijakan umum pembangunan jangka menengah daerah. Selanjutnya akan dijadikan pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan baik untuk pemerintah daerah, masyarkat, maupun dunia usaha. Mukhsin menjelaskan, visi dan misi yang dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Bangka tahun 2019 – 2023 secara sinergis, koordinatif, selanjutnya RPJMD setiap tahunnya akan dijabarkan dalam rencana pembangunan daerah dan menjadi pedoman rencana bagi perangkat daerah. Sedangkan visi kabupaten Bangka tahun 2018 – 2023 ada-

lah Bangka Sejahtera dan Mulia yang selanjutnya disebut “ Bangka Setara”. Bangka Setara merupakan perwujudan secara utuh menciptakan posisi kesejahteraan dan kesamaan tingkat harkat dan martabat, serta pemerataan keadilan dan tingkat kesejahteraan pembangunan ekonomi dan sosial bagi seluruh masyarakat kabupaten Bangka Dikatakannya, kesetaraan dalam berbagai dimensi tersebut akan mengarah pada pencapaian posisi puncak tertinggi pemerintah kabupaten Bangka berada pada rekor setara dengan kabupaten/kota terbaik di Indonesia dan bahkan dunia dalam berbagai prestasi dibidang pembangunan dan pelayanan publik. Setara adalah sejahtera dan mulia. Setara merupakan kondisi masyarakat kabupaten Bangka yang terpenuhi, ketahanan materiil dan spiritual yang ditunjukkan oleh peningkatan kualitas pertumbuhan ekonomi disertai dengan makin tinggi dan mer-

atanya tingkat pendapatan masyarkat, keterbatasan, kemiskinan dan pengangguran, sumber daya manusia yang berkualitas, berintegirtas dan berdaya saing tinggi, serta terciptanya pemerataan pembangunan antar wilayah. Mulia merupakan kondisi masyarakat kabupaten Bangka yang memiliki harkat dan akhlak yang baik serta kedudukan yang setara karena keberhasilan pencapaian pembangunan kesejahteraan sosial yang ideal. Masyarakat yang mulia memiliki kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban yang berakhlak dan beretika dalam menjadi manusia yang sehat, berilmu pengetahuan, cakap, kreatif, dan mandiri serta berinovasi. Untuk mewujudkan visi tersebut ada 5 misi yang dilaksanakan yaitu 1. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berbasis teknologi informasi.

Bhineka Tunggal Ika Bukan Hanya Sebagai Semboyan Negara

Bawaslu Imbau RT/RW Tak Pengaruhi Masyarakat dalam Memilih Capres/Caleg BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka mengingatkan ketua RT/RW untuk tidak mempengaruhi masyarakat dalam memilih calon tertentu dalam pemilihan umum 2019 mendatang. Saat sosialisasi pengawasan partisipatif Bawaslu Kabupaten Bangka bersama Forum Komunikasi Rukun Tetangga (FKRT) dalam mengawasi tahapan Pemilu 2019 menuju pemilu yang demokratis dan berintegritas, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Bangka, Zulkifli sangat mengingatkan ketua RT/ RW untuk bersikap netral dan tidak mengajak masyarakat dalam memilih salah satu calon. “Kami ingatkan para ketua RT/RW di Kabupaten Bangka agar netral dalam pemilu 2019 mendatang, biarkan masyarakat memilih pilihanya dengan netral, tanpa ada paksaan,” kata Zulkifli, Selasa (9/10/2018) di Ruang Meeting Tanjung Pesona Beach Resort Sungailiat. Menurut Zul, pengaruh RT/RW sangat besar karena bersentuhan langsung dengan masyarakat atau dengan kata lain omongan ketua RT/RW masih didengar masyarakat. Untuk itu, Bawaslu meminta RT/RW jangan melibatkan diri dalam politik praktis demi tujuan demokrasi yang demokratis yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. “Tugas pengawasan bukan hanya kami saja, Partisipasi FKRT ini sangat penting karena untuk awasi Pemilu 2019 mendatang,” tandas Zul.(ovi)

3

PANGKALPINANG – Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Kepegawaian Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia (RI), Marthen Rora menegaskan Bhineka Tunggal Ika bukan hanya sebagai semboyan negara. “Bhineka tunggal ika bukan hanya semboyan, namun juga harapan dan prinsip bangsa Indonesia,” Ucap Marthen dalam kegitan Forum diskusi yang di gelar di Ballroom Swiss Belhotel, Sabtu (5/10/2018). Ia melanjutkan memaknai Kebhinekaan pun harus di wujudkan secara nyata baik pikiran tindakan maupun ucapan. Memaknai juga, menghargai adanya beragam ras etnis maupun keberagaman budaya. “Namun Mirisnya saat ini banyak pihak dengan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu yang berusaha memecah belahkan, mengadu domba, misalnya adanya kelompok tertentu yang menyebarkan berita bohong di media sosial, dan ternyata masyarakat kita mudah terprovokasi tanpa melakukan cek dan klarifikasi atas berita yang di terimanya,” terangnya. Pemahaman tentang Kebhinekaan bagi masyarakat Indonesia dirasakannya belum maksimal dan belum mempunyai pondasi yang kuat. “Keadaan ini sungguh menunjukkan

bahwa masyarakat kita belum menanamkan nilai-nilai kebhinekaan sebagaimana seharusnya, makna kebhinekaan semakin melemah dan masyarakat belum memiliki pondasi kebhinekaan yang kuat dan masyarakat juga mudah untuk terprovokasi,” ungkapnya. Adanya berita-berita hoax yang tidak akurat, yang merupakan tindakan demi keuntungan dan kepentingan suatu kelompok harus di hindari. “Penyebaran berita hoax, merupakan tindakan demi keuntungan dan kepentingan suatu kelompok seperti berita tentang ujaran kebencian, berita tentang ras, suku dan budaya mengadu domba umat beragama, menjatuhkan persatuan bangsa serta mengncam keutuhan NKRI Berita hoax yg tersebar sering kali terkait tentang suku, agama dan ras dan antar golongan,” katanya Sebagai antisipasi akan hal ini kata Marthen pihak Kominfo sering melakukan kegiatan sosialisasi dan literasi kepada masyarakat akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa di mana masyarakat bisa untuk lebih mawas diri. “yang pertama melakukan literasi edukasi dan sosialisasi, kepada para pengguna internet agar selalu mawas diri ketika memasuki dunia maya, dan dengan membatasi akses dengan konten internet yang membatasi UUD 45 seperti pronografi dan ujaran kebencian, terorisme dan lainnya,” katanya. (dnd)

2. Mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas 3. Mewujudkan pemerataan pembangunan infratruktur antar wilayah 4. Mewujudkan gerbang kota pariwisata yang berskala internasional 5. Mewujudkan perekonomian daerah berdaya saing dan berkelanjutan Visi besar diatas tidak bisa dicapai melalui perumusan konsep dan gagasan untuk langkah – langkah strategis namun perlu ditopang oleh kerjasama semua pemangku kepentingan. Untuk itu dalam proses pelaksanaan pembangunan perlu melibatan berbagai pemangku kepentingan untuk turut bersama memikirkan pembangunan kabupaten Bangka ke depan. (rus/humas)

Bawaslu Minta Semua Elemen Masyarakat Aktif dalam Pengawasan Pemilu 2019 MUNTOK – Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Kabupaten Bangka Barat mengadakan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dengan Stakeholder dalam Pemilu 2019 di Resto Roemah Keboen, Muntok, pekan kemarin. Kegiatan yang diikuti stakeholder terkait, tokoh agama, ormas, unsur pemuda, anggota PKK Bangka Barat ini bertujuan, agar seluruh elemen masyarakat dapat sama – sama memahami dan ikut serta dalam melaksanakan pengawasan Pemilu tahun 2019 dan demi terciptanya Pemilu yang berintegritas, demokratis, jujur, adil dan terbuka. Narasumber dalam sosialisasi ini yaitu, Ketua Bawaslu Bangka Barat Rio Febri Fahlevi, Kordiv Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Erika Herlina dan Kordiv Pengawasan Humas dan Hubal, Ekariva Annas Asmara. Sasaran yang dibidik Rio Febri Fahlevi dan kawan – kawan dalam sosialisasi ini yakni, kepedulian masyarakat terhadap demokrasi dan pelaksanaan Pemilu, mengingat Pemilu 2019 mendatang sangat rumit dengan lima kotak suara. Ditambah lagi dengan aturan kampanye yang sangat jauh berbeda antara Pemilu tahun 2014 dan Pemilu tahun 2019. ” Permasalahannya tidak ada paketan. Kalau dulu boleh, DPD, atau Parpol ikut nimbrung di kampanye DPD dan sebaliknya, sekarang tidak boleh. Jadi kita berharap, dengan adanya rakor stakeholder ini, semua elemen masyarakat itu berperan penting dalam pengawasan.Karena memang, secara definisinya Pemilu ini dari rakyat untuk rakyat kan sesuai azas demokrasi,” jelas Rio. Rio sangat mengharapkan peran serta ormas, elemen masyarakat dan unsur kepemudaan untuk menjadi mata bagi Bawaslu dalam mengawasi jalannya kampanye. Menurutnya, hal tersebut akan sangat membantu bagi Bawaslu yang memang sangat kekurangan SDM. ” Kalau ada pelanggaran seperti memanfaatkan fasilitas ibadah dan fasilitas pemerintah untuk kampanye, kabarkan pada kami,” tandas Rio. (sk)


4 COMMERCE & INDUSTRY

RABU- SELASA

17 - 23 OKTOBER 2018

Pemprov Babel Turunkan Dokter Spesialis Bedah Guna Bantu Korban Bencana dan Tsunami

BKKBN Babel Gandeng Media Gelar Kegiatan Forum Kehumasan Program KKBPK PANGKALPINANG – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Forum Kehumasan Program Kesejahteraan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Keluarga (KKBPK) dengan mengundang para jurnalis mulai dari media cetak, online serta elektronik, pekan kemarin. Adapun tema yang diambil yakni “Kita Tingkatkan Peran Para Pewarta untuk Menyukseskan Program KKBPK”. Dalam pertemuan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Babel, Etna Estelita mengatakan melalui peran media apa yang menjadi program-program yang dicanangkan oleh BKKBN saat ini bisa terekpose sehingga bisa diketahui oleh masyarakat luas. “Kami ucapkan terimakasih kepada media yang selama ini telah membantu BKKBN dalam memberikan informasi kepada masyarakat sehingga tersebar dengan luas. Sehingga untuk program KKBPK cukup sukses,” ujarnya. Etna menyampaikan hasil survey dari program kesehatan Indonesia pada tahun 2017 jika dibandingkan 2012 yang lalu. Dan tahun 2003 sampai tahun 2012 dari nasional juga stagnat 2,6 persen, sama halnya di Babel juga stagnatnya 2,6 persen. Jadi tidak ada peningkatan selama 10 tahun. “Tapi tahun 2017 hasil dari ST-

KI ternyata tetap di delete dari jumlah anak yang dilahirkan perempuan selama masa usia suburnya dari usia 15-49 tahun sudah mencapai 2,3. Tentu ini sudah terjadi penurunan. Bahkan sudah terjadi penurunan secara signifikan artinya peran media disini sangat penting dalam mempromosikan program KKBPK sehingga merupakan kebutuhan bagi masyarakat Babel,” ucapnya. Sementara itu, Sekretaris Utama BKKBN RI, Nofrizal dalam sambutannya mengatakan, laju pertumbuhan Indonesia pada tahun 2017 sebesar 1,42 persen, dimana dengan jumlah usia produktif yang 15-64 tahun 67,5 persen. Dan usia 0-14 tahun 26,8 persen dengan angka kelahiran (TFR) 2,4. “Tentu ini sangat kita khawatirkan karena usia 0-14 tahun lebih besar jumlah peningkatannya karena mendekati 25 juta jumlah penduduk. Sehingga kita diminta untuk menahan laju angka kelahiran di 2,1 persen,” jelasnya. Nofrijal menambahkan dimana Indonesia saat ini mendapatkan bonus demografi pada 2020-2035. Sehingga hal ini harus dimanfaatkan sebaik baik dengan memberdayakan kualitas penduduk. “Tentu bonus demografi ini tidak begitu saja mudah didapat, tapi melalui peran aktif BKKBN lah yang berhasil menekan angka kelahiran,” terangnya. Ia menambahkan, untuk bonus demografi ini bukan hanya bonus usia produktif saja yang lebih banyak, tapi harus dilengkapi juga dengan pendidikan dan karakter yang baik. (wa)

yang diterima banyak korban bencana yang mengalami patah tulang dan PANGKALPINANG – Pasca gangguan psikologis. terjadinya bencana gempa dan tsu“Selain kita mengirimnami di Palu dan Donggala, Provin- kan dokter spesialis besi Sulawesi Tengah beberapa waktu dah, kita juga mengirimlalu, Pemerintah Provinkan berbagai si Kepulauan Bangka Oleh: Wina Destika o b a t - o b a t a n Belitung menurukan suyang sangat karelawan dokter spesiadibutuhkan lis dan obat-obatan untuk memban- saat ini untuk para korban tu para korban. bencana yang dirawat di tenda-ten“Beberapa doktes spesialis sep- da darurat,” ujarnya. erti dokter spesialis bedah, bedah Lebih lanjut, Mulyono tulang dan jiwa kita turunkan un- menyebutkan pemberangkatan tuk membantu para korban ben- dokter spesialis bedah ini merupacana gempa dan tsunami di Palu dan kan tahap pertama dan untuk tahap Donggala,” kata Kepala Dinas Kes- keduanya akan diberangkatkan daehatan Babel, Mulyono Susanto ke- lam waktu dekat. pada negerilaskarpelangi.com, Ka“Mudah-mudahan dengan banmis pekan kemarin. tuan ini dapat meringankan beban Ia menyebutkan alasan Pemprov korban bencana dan mereka dapat mengirimkan dokter spesialis bedah pelayanan medis dengan baik,” kaini karena berdasarkan informasi tanya.

“Terlebih dahulu kita harus tahu informasinya seperti apa, apakah yang dibutuhkan para korban bencana ini tenaga medis atau obat-obatan. Dan apabila kita sudah mendapatkan informasi dan datanya maka akan kita kirim lagi sukarelawan tahap kedua,” sebutnya. Ia menambahkan sukarelawan dokter spesialis yang diberangkatkan ini merupakan gabungan dari dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), RSBT, IDI dan rumah sakit swasta lainnya. “Kita harapkan melalui bantuan ini dapat meringankan beban korban bencana, sehingga mereka dapat pelayanan medis dengan baik. Dan ini merupakan sebagai bentuk kepedulian untuk membantu korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala,” tutupnya. (wa)

Ratna: Pemberitaan tidak Harus Selalu Positif PANGKALPINANG – Hubungan harmonisasi antara Wartawan dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bangka Belitung (Babel), serta Forum Koordinasi Kehumasan Program Keluarga Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Nasional haruslah tetap sinergi dan saling menguatkan. menurut Kabag Humas BKKBN RI, Ratna Juwita Razak, Hubungan harmonisasi itu bisa diwujudkan dengan pemberitaan yang tak selalu bagus, bisa saja dengan pemberitaan yang kurang bagus sebagai upaya membantu kinerja BKKBN leb-

ih baik kedepannya. “Pemberitaan tidak harus selalu bagus, berita itu apa adanya, yang positif di sampaikan dan yang negatif pun di harus di sampaikan, karena dengan adanya informasi yang di beritakan rekan-rekan media, membuat kami tahu ada masalah apa saja di sana dan apa yang terjadi,” jelasnya. “Dengan adanya pemberitaan negatif, ini membuat kita mencari penyebabnya apa, kita mencari solusi bagaiamana cara menyelesaikan, kami juga berterimakasih kepada media yang bisa menyampaikan dan itu bukan menjadi bumerang atau menjadi masalah, Tapi bagaimana kita bersama-sama menyelesaikan masalah tersebut,” jelasnya lagi. Dalam forum diskusi tersebut, ia

menjelaskan peran humas dan media haruslah baik terutama dalam mensosialisasikan program-program yang akan dan sudah di lakukan. “Alhamdulillah hari ini kita sudah bertemu seluruh jurnalis, dan bagaimana kita berupaya untuk mensosialisasikan program-program dengan cara menjalin hubungan baik dengan media, agar kegiatan kita dapat tersosialisasikan kepada masyarakat,” ujarnya pekan lalu. Ia pun berharap hubungan yang sudah terjalin dengan para wartawan di Babel dapat lebih dipererat lagi sebagai langkah komunikatif pihaknya untuk mensosialisasikan seluruh program kepada masyarakat luas.(dnd)


RABU- SELASA

PELANGI EDUKASI

17 - 23 OKTOBER 2018

5

EDUCATION

Mesti Ada, Teknologi Tambang Ramah Lingkungan, Jangan Diuji Coba di Belitung MANGGAR – Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza juga memberikan isyarat mendukung pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, SusiPudjiastuti terkait penerapan teknologi tambang laut yang ramah lingkungan. “Saya dengar baru diujicobakan di darat, ngebornya di bawah lapisan tanah cuman kalau di laut belum pernah. Silahkanlah ujicoba dulu, tapi di Pulau Bang-

ka sajalah dulu, buat contoh-contohnya,” kata Yuslih. Pemikirannya sama dengan Menteri Susi terkait teknologi tambang yang ramah lingkungan dan tidak menimbulkan kerusakan bagi ekosistem laut wajib diterapkan. Namun kalau ada resiko maka jangan dilakukan. “Buktikan dulu, kalau iya benar silahkan sepanjang bermanfaat bagi masyarakat, daerah dan negara. Tapi kalau berisiko sebai-

knya jangan,” ujar Yuslih. Yuslih pun bersyukur kedatangan Menteri Susi ke Kabupaten Beltim dinilainya akan memberikan ketenangan bagi masyarakat, khususnya nelayan terkait persoalan tambang laut. “Nelayan kita sudah ada kejelasan. Pemerintah pusat serius memperhatikan kepentingan mereka, mata pencaharian dan keberlangsungan kelestarian laut kita,” ungkap Yuslih.

Yuslih juga berharap Menteri Susi juga akan membantu Pemkab dan Pemkot untuk mengembalikan kewenangan mengawasi laut sepanjang 6 mil mengingat selama ini kewenangan itu masih dipegang oleh Pemerintah Provinsi. “Mudah-mudahan nanti akan ada Peraturan Pemerintah untuk mengatur itu. Kalau kewenangan ada di kita (Pemkab) kita jadi lebih mudah melakukan pengawasan dan pemanfaatan laut kita,” tukasnya. (*/Jun)

Reward Pemustaka Dinas Perpustakaan Kabupaten Babar Berhadiah Android

KPK Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi di Pemkab Bangka Barat MUNTOK – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) mengadakan Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Acara digelar di Gedung Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat di Desa Daya Baru, Muntok, pekan kemarin. Hadir dalam kesempatan ini, Bupati Bangka Barat H. Parhan Ali, Wakil Bupati Markus, SH, Asisten, Staff Ahli, Kepala OPD dan ASN dilingkungan Pemkab Bangka Barat. Direktorat Gratifikasi Kedeputian Pencegahaan KPK, Andi Purwana selaku narasumber menjelaskan secara rinci pengertian gratifikasi, gratifikasi yang diperbolehkan dan yang tidak diperbolehkan, termasuk tindakan pencegahan dan penindakan. ” Jadi ini kan programnya KPK terkait pemberantasan korupsi. Ini memang harus dilakukan disemua kabupaten/kota diseluruh Indonesia. Cuman kan kita juga harus menyesuaikan dengan SDM KPK. Sekarang di Bangka Barat, besok Bangka Tengah, nanti Pangkalpinang. Jadi bisa tahun ini nanti kan berlanjut,” tuturnya kepada wartawan usai acara di Graha Aparatur. Andi menegaskan, sosialisasi pengendalian gratifikasi ini sangat

penting, karena gratifikasi merupakan akar tindak pidana korupsi. ” Gratifikasi ini kan baru ada tahun 2001, masih banyak yang belum paham apa itu gratifikasi. Kalau penyuapan, pada paham lah. Gratifikasi itu seperti apa, makanya pencegahan harus dilakukan,” tandasnya. Dilain pihak, Bupati Bangka Barat H. Parhan Ali dalam sambutannya mengatakan, saat ini Pemkab Bangka Barat telah menandatangani komitmen untuk mencegah terjadinya korupsi dan telah membuat regulasi, terkait dengan gratifikasi yaitu, Peraturan Bupati ( Perbup ) Bangka Barat Nomor 31 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pengendalian Gratifikasi Parhan menjelaskan, dalam peraturan tersebut mengamanatkan untuk membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi, yang merupakan perpanjangan tangan dari KPK dalam hal pusat informasi gratifikasi dalam hal pusat informasi gratifikasi, dan berperan sebagi unit yang memberikan masukan kepada Kepala Daerah, untuk memperbaiki area yang rawan gratifikasi atau korupsi. ” Oleh karena itu, kepada Pegawai Negeri di Pemkab Bangka Barat saya perintahkan untuk mengikuti sosialisasi ini dengan baik, serta menyimak, mengerti, memahami dan melaksanakan terkait pencegahan korupsi, terutama mengenai gratifikasi,” pesan Parhan. (sk)

MUNTOK – Dalam rangka meningkatkan minat baca dan mempromosikan Perpustakaan Daerah ( Perpusda ), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah ( DPKD ) Kabupaten Bangka Barat (Babar) mengadakan event Reward Pemustaka. Kegiatan berhadiah handphone android ini terbagi dalam dua kategori, yakni kategori pertama, Tingkat Kunjungan ke Perpustakaan Daerah dan kategori kedua, foto saat berkunjung ke Perpustakaan Daerah. Pengunjung membuat foto dirinya saat berada di Perpusda, kemudian diupload dengan caption kalimat inspiratif tentang Perpusda ke Facebook Grup Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat dengan ketentuan satu kali upload. Pendaftaran dan upload foto sudah dimulai dan reward akan diberikan dalam acara Gebyar Bangka Barat Membaca yang akan diselenggarakan oleh DPK Daerah Kabupaten Bangka Barat pada bulan November 2018 mendatang. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Kabupaten Bangka Barat, Rukiman mengatakan, event ini berlaku untuk umum dan tidak berlaku bagi staff DPK Daerah Kabupaten Bangka Barat. ” Untuk ikut kategori dua harus menjadi anggota Perpusda dulu. Syarat jadi anggota mudah koq, tinggal bawa fotocopy KTP,” ujar Rukiman diruang kerjanya, Senin lalu Pengunjung Perpusda yang bertempat di Gedung Masjid Agung Baitur Ridho ini, kata Rukiman relatif ramai. Apalagi dengan adanya event Reward Pemustaka dengan hadiah menarik hanphone android, tentu saja menarik minat para pelajar untuk mendapatkan hadiah tersebut. ” Harapannya, pengunjung dengan sendirinya meningkat. Sekarang masih paksaan dulu, kan ada kata – kata bijak itu, tak kenal maka tak sayang. Kalau sudah kenal, wah ternyata enak, ada AC-nya, bisa baca sambil lesehan,” pungkas Rukiman. (sk)

KPK : Praktik Gratifikasi Bisa Dilaporkan dengan Mudah PRAKTIK gratifikasi dalam pelayanan publik terkadang masih sering terjadi dilingkungan Pemerintah Daerah. Masyarakat yang mengalami hal tersebut hanya bisa pasrah tanpa tahu harus mengadu kemana. Direktorat Gratifikasi Kedeputian Pencegahaan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ), Andi Purwana mengatakan, masyarakat tidak perlu bingung untuk melapor jika menemukan praktik gratifikasi. ” Jadi gini, KPK itu punya yang namanya Pengaduan Masyarakat di Jakarta. Kalau masyarakat menemukan hal seperti itu boleh diadukan dikirimkan aduannya, nanti ada Tim Pengaduan Masyarakat yang akan menilai, apakah ini memang masuk gratifikasi yang harus ditangani secara pidana atau secara pencegahan,” jelas Andi Purwana usai Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi dilingkungan Pemkab Bangka Barat tahun 2018 di Gedung Graha Aparatur, Muntok. Lapornya jelas Andi, bisa dikirim lewat email, pengaduan@kpk.co.id. Selain itu, masyarakat juga bisa mengakses website KPK, www.kpk.go.id, dan masuk ke Whistleblower’s System (KWS) yang tersedia di web KPK. ” Nanti KPK akan menyurati bagian mana yang masih sering terjadi gratifikasi, dibenerin dong, kalau secara pencegahan. Tapi kalau secara penindakan, yah kalau memang dilanjutkan ke pidana yah akan dilanjutkan,” tandasnya. Namun kata dia, pengaduan tentu saja harus dilengkapi dengan bukti – bukti yang kuat agar pengaduan yang disampaikan tidak menjadi fitnah. ” Ini yang susah nih, sebenarnya kalau mengadu ya mengadu aja, tapi harapannya mengadu itu kan dengan bukti, jangan jadi fitnah. Jadi yang akan ditindaklanjuti oleh teman – teman di KPK yang dilengkapi bukti,” pungkas Andi. (sk)

Menteri Susi Minta Nelayan Beltim tak Cemaskan Tambang MENTERI Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti, meminta agar nelayan di Belitung Timur (Beltim) tidak mengkhawatirkan masalah tambang. Karena masing-masing sektor sudah ada aturannya. ”Nelayan tidak usah khawatir soal tambang, tidak usah menjadi pikiran, karena itu nanti ada aturannya. Kalau ada yang mau menambang (sebelum ada aturan-red) usir saja, karena itu ilegal,” ujar Susi dalam kunjungan kerjanya ke Pantai Burung Mandi, Damar, Belitung Timur, pekan kemarin.. Lebih lanjut tentang teknologi tambang laut yang ramah lingkungan, Susi menyampaikan permintaan kepada Wakil Menteri ESDM, Wamen yang mana ikut dalam kunjungan tersebut, bahwa dirinya minta agar dilakukan ujicoba terlebih dulu. ”Tadi sudah clear. Untuk teknologi tambang laut, Pak Wamen ESDM sudah dikasih tahu untuk ujicoba dulu. Tapi percobaannya tetap tidak boleh di Belitung, harus di tempat lain. Saya tunggu buktinya,” ucap Susi. Adapun kunjungan kerja Menteri Susi ke Beltim diawali di Pantai Nyiur Melambai, yang berlanjut ke lokasi pertambangan darat milik PT Timah Tbk. di kawasan Selinsing, dan berdialog dengan para nelayan di Pantai Burung Mandi. (wa)


6 CEREMONY

RABU- SELASA

17 - 23 OKTOBER 2018

Pagelaran JPI 2018 di Bangka Selatan Sukses PANGKALPINANG – Rangkaian Pagelaran Nasional Jambore Pemuda Indonesia (JPI) di Kabupaten Bangka Selatan terbilang sukses. Banyak peserta mengagumi atas fasilitas yang diberikan oleh Pe-

merintah Daerah termasuk Menpora, Imam Nahrawi. Selain Rangkaian kegiatannya, Penutupannya pun berlangsung dengan sangat sukses dan meriah pada Rabu, (10/10/2018). Sebelumnya ratusan peserta Jambore Pemuda Indonesia (JPI) tumpah ruah di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Toboali Kabupaten Bangka Selatan. Mereka larut menyemarak­kan Kirab Budaya di sepanjang jalan, Minggu (7/10/2018). Berbagai kesenian dan budaya mereka pertontonkan. Keragaman seni dan budaya ini tentunya menjadi perhatian bagi tamu yang berdiri di atas podium utama. Tanpa terkecuali, masyarakat dan pengunjung yang tum­pah ruah di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman Toboali, Bangka Selatan. Kirab ini dimulai dari Simpang Bukit Toboali, peserta melintasi Jalan Jenderal Sudirman dan berakhir di Pantai Nek Aji Toboali. Penutupan JPI dilakukan oleh Asisten Deputi Pen-

ingkatan Wawasan Pemuda Arifin didampingi Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Bangka Belitung, Suharto, di Kawasan Sport Center Toboali. Dalam kesempatan tersebut Kepala Dispora Babel Suharto mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada seluruh elemen dan masyarakat Bangka Selatan yang turut mensukseskan kegiatan JPI 2018 tersebutm "Kita ucapkan terima kasih kepada masyarakat maupun pihak-pihak terkait bahwa pada event JPI yang diselenggarakan di Bangka Selatan ini berjalan dengan sukses. Menurut dari tim deputi dan juga pak menteri, ini salah satu kegiatan yang terbaik untuk Indonesia. Dan ini merupakan kegiatan yang membanggakan prestasi," ujarnya. Menurut Suharto dengan kegiatan JPI itu dapat menggeliatkan ekonomi UMKM d i s ampi n g

sebagai sarana hiburan bagi masyarakat. "Selain memperkenalkan wisata, juga bertukar pikiran dan memberi semangat pada pemuda, jangan sampai pemuda hanya bergantung kepada pemerintah, tapi berinovasi dan berinteraksi membuat suatu hal yang bisa menghidupi diri sendiri dan komunitas," tuturnya. Senada dengan Kadispora Babel, Kabid Kepemudaan Dispora Babel, Ferdiyan Hermawan Loebis juga menghaturkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang berperan aktif hingga suksesnya ajang JPI 2018 di Basel. "Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat dan elemen-elemen terkait mulai dari panitia, Kemenpora, Provinsi Babel, Pemerintah Kabupaten Basel dan juga aparat TNI dan Polisi yang membantu suksesnya JPI 2018 di Basel," ucapnya. Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah

DINAS KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

menegaskan, Pemuda-Pemudi merupakan penopang sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, haruslah tangguh didalam menghadapi berbagai tantangan yang ada di dunia. "Pemuda-Pemudi Indonesia harus memiliki kreatifitas, inovasi dan terobosan-terobosan didalam hidup berbangsa dan bernegara. Jadilah Pemuda-Pemudi yang kuat dan tangguh," terang Fatah. JPI ini adalah pertemuan akbar pemuda-pemudi terbaik dari 34 provinsi di di Indonesia yang diadakan sejak tahun 2007 sampai sekarang. Tahun ini, Bangka Belitung tepatnya Toboali, Bangka Selatan diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah pertemuan akbar ini. Peserta JPI sebanyak 544 orang yang terdiri dari 476 peserta, pendamping dan 34 LO dari 33 Provinsi di Indonesia. "Khusus di Provinsi Sulawesi Tengah tidak bisa turut hadir dikarenakan sedang dilanda musibah bencana alam," kata Wagub.. Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan, ajang JPI tahun 2028 ini merupakan sebuah semangat antusiasme sekaligus keinginan yang luar biasa dari semua perserta untuk membangun sebuah soliditas dan solidaritas sesama anak bangsa, sesama putra-putri terbaik provinsi. "Disamping itu juga menjadikan Indonesia negara yang hebat, kokoh, kuat dan disegani dunia internasional tanpa mempertimbangkan ego keagamaan, ego provinsi, ego suku dan bahasa, semua menjadi satu hanya untuk melahirkan generasi hebat untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia," terang Menpora.(adv/wa)


RABU- SELASA

17 - 23 OKTOBER 2018

CEREMONY

7

Wagub Babel Buka Baksos KG PKK KB Tingkat Provinsi Babel

Bersama Perwakilan BKKBN Provinsi Babel, Kendalikan Jumlah Penduduk TOBOALI – Pembukaan Pencanangan Bhakti Sosial (Baksos) Kesatuan Gerak (KG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Keluarga Berencana (KB) Kesehatan Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018, dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah di Balai Daerah Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Kamis (11/10/2018). Wagub mengatakan, kegiatan Baksos KG PKK KB Kesehatan wujud sinergitas dan kolaborasi yang baik antara TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan BKKBN, dalam rangka menangani secara serius program KB dan Perlindungan Anak, serta Perempuan, dengan mengajak partisipasi masyarakat secara keseluruhan. Ia menuturkan dari 10 program pokok TP PKK, terdapat beberapa point penting yang berkaitan dengan BKKBN, diantaranya point ke tujuh, sembilan dan sepuluh. Point tersebut masuk dalam ranah pencanangan oleh BKKBN.

“Program TP PKK yang ber- Oleh: Nopraanda Putra ga dan Masyarakat Hidup Sehat kaitan itu diantaranya, Kesehatan, Menuju Indonesia Sejahtera”. Kelestarian Lingkungan dan Perencanaan SeAdapun Kegiatan ini lanjutnya akan dilakhat. Dan BKKBN merupakan salah satu Nawac- sanakan selama tiga bulan, Oktober-Desember ita Pemerintah RI, yakni meningkatkan kualitas 2018 yang dilaksanakan di seluruh Desa dan hidup manusia Indonesia,” kata dia. Kelurahan, termasuk Kegiatan Program KepenIa juga menjelaskan, Pemerintah Pusat dan dudukan dan KB, Pembangunan Keluarga dan Pemerintah Daerah Provinsi Babel telah men- Kampung KB yang telah terbentuk di seluruh gupayakan mengendalikan laju pertumbuhan Kecamatan di Babel. penduduk, melalui alat - alat yang modern, “Terlaksananya kegiatan ini, tentunya tiaman dan nyaman, sehingga masyarakat bisa dak terlepas dari dukungan keterpaduan Linbebas memilih mana yang bisa digunakan. tas Sektor yang bertumpu pada kegiatan - ke“Melalui BKKBN dan Dinas Kesehatan kita giatan swadaya masyarakat, PKK dan Institusi telah berupaya pengendalian penduduk dalam KB-Kesehatan di Desa, dengan Kader-kader rangka kepedulian bersama melalui program sebagai ujung tombak serta keluarga sebagai penguatan peningkatan kualitas dan pengenda- fokus sasaran utama,” kata Melati. lian penduduk di Babel,” tukasnya. Ia menambahkan, kegiatan ini mencakuWagub juga mengingatkan pentingnya per- pi layanan kesehatan yang merata, upaya kesehatian kepada generasi muda, khususnya da- hatan dan lingkungan pemukiman yang bersih, lam rangka mengantisipasi Kenakalan Rema- masyarakat yang berkualitas dalam pemberja, Seks Bebas dan Penyalahgunaan Narkoba. dayaan kependudukan, KB dan pembangunan Ketua TP PKK Babel, Melati Erzaldi men- KB. gatakan Pencanangan Baksos KG PKK KB “Ruang lingkup dari sasaran langsung diseKesehatan Tingkat Provinsi Babel tahun 2018 tiap kesehatan wilayah khususnya Desa dan ini, mengangkat tema “Kita Gerakkan Keluar- Kelurahan, keluarga atau rumah tangga, pas-

angan usia subur, para pengelola petugas KB dan petugas kesehatan di setiap wilayahnya,” sambung Melati. Oleh sebab itu, menurutnya pada prinsipnya hal ini tidak terlepas dari bantuan dan dibutuhkan sinergitas berbagai pihak terkait untuk mesukseskan program ini agar berjalan optimal. “Karena dengan adanya dukungan yang baik akan menghasilkan hasil yang maksimal sesuai harapan kita semua,” tukasnya. Sementara itu, Ir. Hj. Etna Estalita, M.Si selaku Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengatakan pada prinsipnya program yang dicanangkan BKKBN ini merupakan perwujudan sinergi antara beberapa kementerian terkait, pemerintahan pusat dan Pemerintah Daerah Provinsi Babel. “Mitra kerja dan pemangku kepentingan serta partisipasi masyarakat, sehingga pencangan program ini merupakan miniatur dari program kb yang disinergikan dgn program pembngunan sektor terkait program terpadu Pemerintah RI,” katanya. Usai pembukaan, Kepala BKKBN perwakilan Babel mengukuhkan pengurus koalisi Indonesia untuk kependudukan dan pembangunan Kabupaten Basel sebanyak 27 orang. Pada masa periode 2018 - 2022. “Pengukuhan ini sesuai dengan keputusan ketua koalisi pendudukan Provinsi Babel no 007/SK/KK/10/2018, dengan komitmen bersama yang kuat disertai rasa tanggung jawab yang besar kita lanjutkan pembangunan kependudukan Indonesia sesuai visi dan misi koalisi Indonesia untuk kependudukan dan pembangunan,” tandasnya. Turut hadir, Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Melati Erzaldi Rosman, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Etna Estalita, Wakil Ketua TP PKK Laksmi Abdul Fatah, Ketua DWP Babel, Kartini Yan Megawandi, Kepala OPD Basel, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota Se Babel, dan diikuti para Kader PKK Se-Babel. (adv/tra)


8

PELANGI SPORT

RABU- SELASA

17 - 23 OKTOBER 2018

Libas PS Benteng Bengkulu 4-1

PS Basel Puncaki Klasmen Liga 3 Zona Sumatera 4 “Di sepak bola tidak ada yang pasti dan kami bersyukur anak -anak dapat memetik kemenangan hari ini dan akan TOBOALI – Saat menjamu PS Ben- menjadi modal saat menjalani laga away teng Bengkulu Tengah tuan rumah PS di kandang PS Benteng Bengkulu TenBangka Selatan (Basel) kembali memegah nantinya,” ungkap Yusak. tik kemenangan 4-1 dalam Sementara itu, Pelalaga home Liga 3 Zona Su- Oleh: Nopraanda Putra tih PS Benteng Bengkulu, matera 4 di Stadion JunMuswar Bakhtari berujar jung Besaoh, Minggu (14/10/2018) sore. pada laga away ini, ia sangat menikmaJalannya pertandingan di 45 menit ti jalannya pertandingan. Menurutnbabak pertama, PS Basel mampu sarang- ya, kekalahan timnya disebabkan faktor kan satu gol ke gawang lawan. Semenkelelahan yang di alami pemain sebelum tara 3 gol lainnya diciptakan pada babak laga dimulai. kedua dan dibalas satu gol oleh PS Ben“Kami juga harus mengakui kekateng Bengkulu Tengah. lahan ini. Kondisi kelelahan dalam perUsai pertandingan, Pelatih PS Bang- jalanan yang membuat kami belum bika Selatan, Yusak Sutanto, mengatakan sa menampilkan permainan terbaik dan dalam pertandingan sepakbola tidak ada memetik kemenangan hari ini,” katanya. yang pasti. Namun dia apresiasi semanSetelah nenjalani pertandingan ini, gat anak asuhnya hingga mampu raih 3 PS Bangka Selatan akan bertamu ke point di laga home dan memuncaki klas- kandang PS Benteng Bengkulu Tengah men sementara di Liga 3 Zona Sumatpada 21 Oktober 2018 untuk menjalani era 4. laga away.

Satu Emas Bonus 25 Juta

Persiapan PON 2020

Beltim Target Juara Umum KONI Babel Launching Babel Pacak Porprov Bateng MANGGAR – Bupati Beltim, Yuslih Ihza mengungkapkan Pemkab Beltim bersama dengan KONI Beltim akan menaikkan jumlah bonus yang akan diterima untuk atlet peraih medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Bangka Belitung di Bangka Tengah November 2018 mendatang. Setiap atlet akan memperoleh Rp 25 juta tiap menyumbangkan medali emas. Jumlah itu meningkat 60 persen dari tahun 2014 lalu yang hanya mencapai Rp 15 juta. Tujuannya agar para atlet yang akan bertanding lebih termotivasi untuk membela Kabupaten Beltim. “Mudah-mudahan dengan jumlah ini akan menjadi suntikan bagi atlet kita di ajang Porprov mendatang. Saya berharap banyak dengan putra-putri terbaik kita,” kata Yuslih.

Pemkab Beltim menyiapkan anggaran kurang lebih Rp 4 milyar untuk bonus atlet peraih medali. Selain atlet, pelatih juga akan mendapatkan bonus. Pencairan akan dilakukan pada 2019 mendatang, “Kan tergantung berapa banyak medali yang nanti diperoleh. Besar anggaran akan menyesuaikan dengan medali, nanti hitung-hitungannya KONI yang lebih tahu,” jelas Yuslih. Yuslih menargetkan Kabupaten Beltim minimal berada di tiga besar untuk perolehan medali, atau setidaknya dapat mempertahankan peringkat juara II umum di Porprov mendatang. “Kalau bisa Juara I, kan harus meningkat dari empat tahun sebelumnya. Kalau bisa ya harus tiga besarlah minimalnya,” ujarnya. Saat Porprov Tahun 2014 lalu di Kabupaten Beltim, Tuan Rumah berhasil memperoleh 49 medali emas, 48 medali perak dan 44 medali perunggu. (*/Jun)

PANGKALPINANG – Menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangka Belitung meluncurkan program Babel Pacak. “Babel Pacak ini merupakan program yang telah dilaunching secara bersama serta dirembuk dengan pemikiran ide sejalur dengan Gubernur Babel dalam menghadapi PON 2020 mendatang,” kata Wakil Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Babel, Bambang Patijaya dalam konfrensi pers di Kantor KONI Babel, Sabtu, (13/10/2018). Ia menyampaikan adapun yang menjadi target KONI Babel pada PON 2020 mendatang para atlet diharapkan bisa meraih mendali emas. Sehingga melalui Babel Pacak ini sebagai sarana menuju pencapaian dari prestasi tersebut. “Tentu dari program ini kita lakukan screening terhadap cabang-cabang yang memiliki potensi untuk meraih mendali emas seperti olahraga panjat tebing, binaraga karena ini yang kita anggap potensial. Tapi tidak menutup kemungkinan mendali emas dapat diraih juga pada cabang olahraga lainnya,” ungkap Bambang. Bambang menyebutkan adapun tujuan dibentuknya Babel Pacak ini untuk memotivasi para atlet dalam menghadapi PON 2020 mendatang yang akan dilaksanakan di Papua. “Sehingga diharapkan semangat para atlet-atlet ini tidak setengah-setengah dalam berlaga termasuk nantinya ada team tersendiri,” jelasnya. Lanjut Bambang, apalagi nantinya Bangka Belitung akan melaksanakan Porprov dimana segala persiapan harus dipersiapkan

dengan matang. “Porprov ini nantinya kita bisa memantau apakah muncul atlet-atlet yang berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut untuk masuk ke program Babel Pacak ini, sehingga bisa mensupport apa yang menjadi target kita yakni meraih sepuluh mendali emas,” tegas Bambang. Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Babel, Tri Haryono mengatakan sampai sejauh ini pihaknya telah melakukan screening cabang yang lebih diunggulkan dimana untuk cabang atletik seperti panjat tebing, binaraga. “Karena cabang ini kami anggap yang paling memiliki potensial,” ucapnya. Ia mengungkapkan pelaksanaan PON pada 2020 mendatang diharapkan para atlet-atlet nanti dapat melebihi pencapaian prestasi pada pagelaran PON sebelumnya. “Tentu langkah-langkah dan persiapan kita sampai sejauh ini sudah cukup matang. Dan potensi para atlet melalui latihan ekstra serta tes Parameter yang mana kita sudah melakukan MoU di Bandung,” tuturnya. Ia menambahkan untuk total atlet kita sejauh ini sebanyak 12 atlet dengan 7 pelatih. “Untuk Babel Pacak sementara ini ada 12 atlet dan 7 pelatih. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan maksimal 20 atlet akan ikut berlaga pada PON 2020 mendatang,” tutupnya. (wa)


RABU- SELASA

PELANGI BABEL

17 - 23 OKTOBER 2018

Kemenko Polhukam RI Gelar Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Kewaspadaan Nasional PANGKALPINANG – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI menggelar forum koordinasi dan sinkronisasi kewaspadaan nasional, dalam rangka mempererat persatuan dan kesatuan bangsa, di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Babel,pekan kemarin. Adapun tema yang diambil dalam kegiatan tersebut yakni “Meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai ancaman dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan”. Ketua Pelaksana, Asisten Deputi Koordinasi Kewaspadaan Nasional, Kemenko Polhukam RI Laksamana Pertama TNI Jaya Darmawan mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk merawat dan persatuan dan kesatuan agar tidak adanya perpecahan. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan nasional. “Merawat dan mempererat persatuan dan kesatuan merupakan tanggungjawab kita bersama, dan ini harus selalu kita jaga agar tidak ada perpecahan,” ujarnya. Ia menyampaikan forum

koordinasi dan sinkronisasi ini melibatkan semua pihak dengan tujuan agar bersama-sama saling meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai ancaman sekaligus untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. “Peserta kegiatan ini, kami mengundang 300 orang, Forkompinda, tokoh masyarakat, tokoh adat, mahasiswa dan lainnya. Dan Deklarasi Setia Pancasila dan Bela Negara, sebagai wujud Pancasila sebagai pedoman hid-

up,” jelasnya. Ia menambahkan, Bangka Belitung ini menjadi salah satu provinsi yang akan menggelar politik serentak di 2019. Meski konflik di Babel minim, namun sedikit percikan dapat meningkatkan ego sektoral masyarakat. Untuk itu inilah yang harus dijaga agar Babel tetap kondusif. “Mengingat banyak hal yang belum terpenuhi dan masalah sosial belum terukur dengan baik. Masyarakat perlu diingatkan dan

ini tanggungjawab kita bersama,” ucapnya. Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Belitung, Yan Megawandi mengatakan, melalui forum ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran, saran dan gagasan dalam membangun Babel, serta melakukan evaluasi dalam menghasilkan nilai berbangsa dan bernegara. “Perubahan akan terus ada, hanya satu yang tidak berubah, yakni komitmen kita untuk menjaga bangsa Indonesia. Kami harap acara ini akan memberikan manfaat bagi kita semua terutama bagi masyarakat Bangka Belitung,” sebutnya. Yan menjelaskan dengan memberdayakan dan meningkatkan peran lembaga budaya dan menghormati kearifan lokal dapat juga dilakukan dalam memperkuat kewaspadaan nasional dalam kehidupan bermasyarakat. “Saya akui walaupun di Provinsi Bangka Belitung sekarang ini dalam kondisi yang aman dan kondusif, namun tidak menutup kemungkinan potensi-potensi konflik yang ada akan terpicu menjadi hal-hal yang anarkis,” tuturnya.

9

Demi Suksesnya UNBK

Disdikbud Penuhi Kebutuhan Saspras UNBK TOBOALI – Guna menunjang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tahun 2019 mendatang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mendistribusikan sarana dan prasarana kepada 14 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Basel. “Kami sudah melakukan distribusi saspras untuk menunjang keberlangsungan UNBK 2019 mendatang berupa 280 unit komputer dan server kepada 14 SMP di Basel,” kata Kepala Disdikbud Basel, Eddy Supriadi, beberapa waktu lalu. Ia mengatakan bantuan sarpras yang diberikan kepada sekolah bervariasi dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah. “Masing masing sekolah mendapatkan 20 unit sampai dengan 30 unit komputer dan disesuaikan dengan kebutuhan,” ujarnya. Ia menuturkan usai mendistribusikan perangkat komputer dan server, Disdikbud juga melakukan koordinasi dengan Diskominfo guna mendapatkan dukungan dalam pelaksanaan UNBK agar tidak terjadi kendala jaringan saat berjalannya UNBK nantinya. “Untuk jaringan internet sampai saat ini belum ada kendala dan kami juga sudah berkoordinasi dengan Diskominfo untuk mengatasinya. Melengkapi Sarpras ini adalah merupakan upaya kami sebagai pemerintah untuk melaksanakan 100 persen UNBK pada tahun 2019 mendatang,” tukas Eddy. Sejauh ini, lanjut Eddy persiapan saspras jelang UNBK nantinya sudah terpenuhi sepenuhnya, hal ini diharapkan agar pelaksanaan UNKBK berjalan sukses dan semua siswa/i SMP dapat mengikuti UNBK. “Alhamdulillah persiapan yang kami lakukan berjalan lancar, Insya allah tahun depan kami optimis siswa/i tingkat SMP di Bangka Selatan bisa melaksanakan UNBK 100 persen,” harapnya.


10

PELANGI BABEL

Sistem Online Dibuat untuk Pelayanan Lebih Baik SUNGAILIAT – Bupati Bangka Mulkan, sangat mengapresiasi OPD yang telah melaksanakan sistem kegiatan informasi online yakni kerjasama online (kerjasama.bangka.go.id) dan puskeswan online (puskeswan.bangka.go.id). Menurut Bupati, inovasi online yang baru diluncurkan itu akan berdampak positif jika OPD melaksanakannya dengan baik dan merupakan perwujudan visi Bangka Setara yakni Bangka Sejahtera dan Mulia, dengan misi tata kelola pemerintah yang bersih dan berteknologi. Ia menerangkan tujuan sistem berbasis online itu untuk memberi kemudahan kepada masyarakat terutama dalam pelayanan yang diberikan tepat waktu, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Nursilawati salah satu peserta Diklatpim Tingkat IV PPSDM Kementerian Regional Bukittinggi Angkatan 3 tahun 2018 dari bagian administrasi pemerintahan umum atas gagasannya menguatkan sistem informasi terpadu KSD online di kabupaten Bangka dalam merubah optimalisasi fasilitas kerjasama daerah. Mulkan juga mengaku bangga dengan drh. Eka Irawati yang dinilai berjasa dalam puskeswas online yang baru dilaunching tersebut. drh. Eka Irawati juga merupakan peserta Diklatpim Tingkat IV PPSDM Kementerian Regional Bukittinggi Angkatan 3 tahun 2018 dari UPTD pusat Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Bangka. Eka menggagas perubahan optimalisasi pelayanan kesehatan hewan melalui pembentukan puskeswan keliling dan puskeswan online di Kabupaten Bangka. Menurut Mulkan, adalah suatu kebanggaan jika OPD yang lain juga bisa mengembangkan sistem pelayanan berbasis online, saat ini saja kata Mulkan Pemkab Bangka sudah banyak melaksanakan berbagai macam sistem berbasis online seperti simda yakni sistem informasi manajemen daerah. “Sistem ini juga harus dipertahankan, saya juga minta OPD yang belum membuat sistem segera membuat inovasi sistem, sehingga memudahkan melayani masyarakat,” pinta Mulkan. (ovi)

RABU- SELASA

17 - 23 OKTOBER 2018

Pemprov Berencana Lakukan Pinjaman Dana ke PT SMI Erzaldi: Pinjaman Ini Bukan Berarti Ketidakmampuan Daerah, Tapi Ingin Menarik Cepat dalam Pembangunan bel, Rabu (10/10/2018). Ia menyampaikan pinjaman yang sudah diusulkan dalam KePANGKALPINANG – Gu- bijakan Umum Anggaran dan bernur Bangka Belitung, Erzaldi Prioritas Plafon Anggaran SeRosman menyatakan bahwa Pe- mentara (KUA PPAS) tahun 2018 merintah Provinsi Kesebesar Rp 126 Miliar pulauan Bangka Beli- Oleh: Wina Destika dan kegiatan prioritas tung berencana untuk pembangunan infrasmelakukan pinjaman truktur yang belum madana ke pihak ketiga PT Sarana suk KUA PPAS sebesar Rp 320 Multi Infrastruktur (SMI) sebe- Miliar. sar Rp 446 miliar untuk disetujui “Rencana peminjaman ini tesepenuhnya. Dimana sebelumn- lah disetujui oleh DPRD Babel, ya Bangka Belitung hanya men- namun hanya yang tertuang dayetujui pinjaman PT SMI sebesar lam RKUAPPAS yang disetujui Rp126.357.361.00. dengan besaran Rp 126 miliar,” “Tujuan kita lakukan pinja- ujarnya. man ini guna percepatan pembanErzaldi mengungkapkan mesgunan infrastruktur pada 2019 kipun demikian pihaknya menmendatang. Sedangkan untuk si- yerahkan sepenuhnya kepada sanya mungkin kita belum da- DPRD Babel terkait pinjaman ini, pat menyakinkan DPRD kita ya- meskipun nominal yang disetujui kinkan lagi, karena ini mutlak belum sepenuhnya. kalau mau cepat,” kata Erzaldi “Kita serahkan ke DPRD Bakepada wartawan usai mengha- bel mana yang dilihat memang diri Kick Off Implementasi Sim- penting, pinjaman ini bukan beda Perencanaan (E-planning) pa- rarti ketidakmampuan daerah, kida Pemerintah Provinsi Babel di ta hanya ingin menarik cepat dan Lantai III Kantor Gubernur Ba- sebetulnya kita mampu tetapi kita

ingin lebih cepat dalam pembangunan,” ucapnya. Ia menjelaskan ada beberapa mekanisme yang harus dilalui sebelum memutuskan untuk melakukan pinjaman, diantaranya harus mendapatkan persetujuan DPRD Babel. “Kita sudah menjelaskan ke DPRD, kegunaan daripada pinjaman ini. Ini merupakan hal yang biasa sudah banyak dilakukan pemerintah-pemerintah daerah dimanapun. Seperti Jawa Ti-

mur yang mampu saja masih melakukan pinjaman, dan ingat ini untuk percepatan pembangunan,” terang Erzaldi. Ia menambahkan setelah ini disetujui oleh DPRD Babel, pihaknya akan menghubungi lembaga terkait yang nantinya akan disyaratkan mekanisme peminjaman, dimana untuk pembayaran akan dibayar dengan dana bagi hasil yang diterima pemerintah provinsi dari pemerintah pusat.

Pasca Terjadinya Musibah di Indonesia

Erzaldi Rosman Dipanggil Para Ulama PANGKALPINANG – Pasca musibah yang terjadi di Indonesia beberapa waktu lalu yakni Gempa dan Tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan mengaku dipanggil para ulama di Babel. “Saya dipanggil para ulama diminta untuk mengambil tindakan dan Insya Allah saya akan rembuk lagi dengan para ulama,” kata Erzaldi kepada wartawan, kemarin. Namun saat ditanyai wartawan tindakan seperti apa yang akan diambil, sangat disayangkan Erzali enggan untuk menyebutkan tindakan apa yang akan diambil tersebut. “Nanti dulu, saya akan rapatkan dengan DPRD dulu,” ucap Erzaldi. Namun dari info yang be-

redar, tindakan itu berkenaan dengan banyaknya prilaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) dan tindakan pembubaran pengajian di provinsi Babel. Gubernur juga mengisyaratkan pertemuan dengan ulama se-Provinsi Kepulauan Babel ini berkaitan dengan kejadian musibah seperti gempa, tsunami, bahkan letusan gunung merapi yang terjadi di berbagai daerah karena kelompok ini sudah terang-terangan, sehingga Allah memberikan peringatan melalui bencana alam. “Azab dari Allah itu kan karena perbuatan manusia itu sen-

diri, sebagai orang beriman kita harus taat pada aturan Allah. Misalnya ada yang berkenaan ada kelompok ini kelompok itu, kalau sudah ada yang terang-terangan enggak ada yang menegor atau pemerintah enggak menegur ya gimana ya,” tutur Erzaldi. Erzaldi menambahkan sebelum mengeluarkan surat peringatan dan tindakan, pemerintah provinsi akan menggelar rapat dengan DPRD Provinsi Kepulauan Babel. “Insya Allah kita rembuk dengan ulama dan DPRD untuk mengambil tindakan kepada kelompok-kelompok yang menyalahi aturan agama, pemerintah dan sosial masyarakat,” tutupnya. (wa)


RABU- SELASA

CONNECTION

17 - 23 OKTOBER 2018

11

Pahlawan Kite

In Loving Memory EMRON PANGKAPI, Johan Murod, Agus Adaw, Ismiryadi serta beberapa aktivis Babel melayat Ibu Lie A Loen, Ibunda President Director Sriwijaya Air Group Chandra Lie dan President Commisioner Hendry Lie di rumah duka Pluit. Ibunda Lie A Loen diberangkatakan ke Pangkalpinang Bangka, Rabu, 17 Oktober 2018 dan disemayamkan di Jl. Lumba-lumba. Lembawai, Pangkalpinang, Bangka. Jenazah akan dimakamkan, Jumat, 19 Oktober 2018 di Pemakaman Keluarga, Kampung Cengel/Sin Tham Kong – Jurung, Sungailiat, Bangka.

Silaturahmi GUBERNUR Babel, Dr H Erzaldi Rosman SE MM beserta Ny. Melati Erzaldi bersama beberapa pejabat Pemprov bersilaturahmi membezoek mantan Walikota Pangkalpinang dan Bupati Bangka, HM Arub yang terbaring sakit di Rumah Sakit Siloam Palembang. Erzaldi Rosman mengajak warga Babel untuk mendoakan tokoh Babel kelahiran Desa Kayuarang Bangka pada 16 Agustus 1937 tersebut. Sekda Babel, Dr Yan Megawandi SH MSi mengatakan kondisi HM Arub sudah membaik. Foto: Istimewa

Kita sangat bangga manakala Depati Amir dianggap layak menjadi Pahlawan Nasional oleh Tim TP2GP RI dan Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Dan bagi masyarakat Belitung, hendaknya sabar karena untuk Depati Amir pilihannya adalah “Now or Never” Semoga spirit Depati Amir yang akan dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional bertepatan dengan Hari Pahlawan 11 November 2018 semakin merajut persatuan dan keharmonisan masyarakat Kepulauan Bangka Belitung dalam mengusir “penjajah masa kini”. Rindu Jalan Baktimu “Depati Amir sejatinya sudah lama menjadi pahlawan dalam hati masyarakat Kepulauan Bangka Belitung.” Kesaksian ini disampaikan oleh Sekda Pemprov Babel, Dr Yan Megawandi SH Msi dalam berbagai pertemuan. Sebagai birokrat yang cinta sastra, Yan Megawandi mengendapkan kepahlawanan Depati Amir dalam sebuah puisi: Kutulis surat ini Untuk pengingat dan Penawar rinduku pada jalan baktimu Yg tertinggal pada harum bunga dan manisnya madu... Di jalanan kampung kita yg membekas kuat di mendara-cengel -pangkalpinang terentang -tajubelah - maras - nibung- sampai di ujung kampung air mata... Hari ini kusibak lagi jalan jalan penuh gejolak yang pernah kau telusuri di hijau lambaian nipah Atau asam karat rawa Membuat sesalku tak kunjung sudah Dua kali palu diketuk Menyatakan tidak pada jalan yang dulu kau rintis

Bangsa Terbahagia AS pada awal tahun ini menyebutkan Indonesia menjadi satu dari 8 negara yang paling bahagia di dunia. Survei itu menempatkan Indonesia sebagai negara yang paling optimis di 2018. Sedang survei Edelman bahkan menempatkan tingkat kepercayaan publik di Indonesia berada di posisi 2. Joko Widodo menegaskan, "Jika yang Anda cari adalah kebahagiaan, maka Anda datang ke tempat [Indonesia] yang tepat." Forum Tri Hita Karana, menurut Jolowi, nantinya memang akan memobilisasi dana miliaran dolar AS untuk membiayai berbagai proyek dari program sustainable develoment goals (SDGs). Rp 202 Triliun Investasi Apakah hasil Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia? Pemerintah melalui 14 BUMN menandatangani perjanjian kerja sama investasi dengan berbagai perusahaan internasional untuk proyek-proyek infrastruktur di Indonesia yang disepakati dalam salah satu rangkaian acara Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018. "Siang ini, kami menyaksikan kerja sama penandatanganan investasi dan pembiayaan antara 14 BUMN dengan investor dan lembaga keuangan untuk 19 transaksi dengan nilai kesepakatan mencapai 13,5 miliar dollar AS atau setara Rp 202 triliun,"

kata Menteri BUMN Rini Soemarno melalui sambutannya di hadapan para investor saat Signing Ceremony Indonesia Investment Forum 2018, Kamis (11/10/2018) siang. Winter is Coming “Winter is Coming” yang disampaikan Presiden Jokowi di pembukaan Sidang Paripurna Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional – Bank Dunia 2018 di Nusa Dua, Bali, menggetarkan dunia, seolah menyihir perhatian masyarakat dunia. Media massa dan pemimpin global memujinya. "The New York Times" mencetak berita utama dengan judul yang prestisius. “Winter is Coming : Indonesia Warns World Finance Ledears Over Trade War”. Ini cuplikan salah salah satu kalimat yang tertulis di dalamnya : “Everyone stands to lose if trade wars are allowed to escalate”. HBO Asia lain lagi. Meme berwajah Presiden Jokowi, berbadan Ned Stark, salah satu tokoh di “Game of Thrones”, dipajang di laman mereka dengan tulisan : “Bersiaplah, Musim Dingin akan Datang”. (Detik.com, 12 Oktober 2018, 18.41) Itulah keberanian Presiden Jokowi yang memperingatkan pemimpin-pemimpin dunia, manakala mereka terus bertikai untuk memenangkan perang dagang di antara mereka, maka bencana bagi seluruh dunia akan datang.

Bangga Jadi Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan di akun FB @luhutbinsar.pandjaitan menulis, “Annual Meeting IMF-WB 2018 sudah selesai. Tadi saya merayakannya bersama ribuan pasukan gabungan TNI-Polri di Lapangan Lagoon Bali. Beginilah cara prajurit bersenang-senang. Ada panggung, ada musik, dan ada goyangan meski saya juga tidak tahu apa lagunya.” Apa yang dicapai ini membuat kredibilitas pemerintah di mata dunia meningkat luar biasa. Semua memberikan apresiasi dan kepercayaannya kepada Indonesia. Managing Director IMF Christine Lagarde misalnya mengatakan, “Well done, semua bagus sekali di luar ekspektasi kami! Kami tidak membayangkan begitu semua rapinya, tidak ada terlambat, acara semua tepat waktu. Selamat!” Chairman dari Standard Charterded Bank dan City Bank juga memberikan apresiasi luar biasa. Mereka bilang, “Belum pernah kami mengikuti suatu konferensi sebesar ini yang beribu-ribu kali lebih bagus daripada yang pernah kami ikuti. Indonesia sekarang sudah masuk di kelas dunia.” Melihat semua pujian itu, dan sebagai seorang yang lebih senior saya ingin menitipkan pesan bagi anak-anakku para pemuda Indonesia: banggalah menjadi orang Indonesia! Terimakasih Bali, terimakasih Indonesia. (berbagai sumber/ags)

Dua kali pula aku gagal Mengirimkan bunga Buat kusuma yang tak difahami lagi harumnya Dua kali itu menyesakkan Rongga dada Ngilunya tak terperi terasa nyeri sampai di sanubari Kali ini Akan ku hitung dan cari lagi ... jika itu ada Di setiap kepingan gulden Yang seakan jadi alibi pemutus jarak antara kita Kali ini Akan kueja seluruh huruf yang lamat lamat ku dengar dari kata dan cerita tentangmu yang tertoreh di tiap malam menjelang pelita dipadamkan Suatu hari Ingin kudengar namamu disebut orang dengan kehormatan Sebagai tanda bahwa Engkau tidak sia sia Kutulis surat ini Sambil merenungi jalan baktimu Lalu kau pukau aku dengan sikap dan marwahmu... Bimbingan mu masih kental terasa Sehingga orang pulau ini semakin cinta pada laut air dan tanah yang semakin lekat Kaulah simpul peneguh yg selalu hangat namun memikat Kau laksana jembatan yg sederhana namun mempesona Yang selalu suka cita mengantarkan dan menyambut kami di tiap perjalanan... Ya...setiap perjalanan.

Kredibel, Akuntabel yang lebih menantang dibandingkan saat ia kali pertama menjabat lebih dari 10 tahun lalu. Siaran pers kementrian menyebutkan, kebijakan Sri Mulyani dianggap kredibel dan efektif. Penghargaan diberikan di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF-WBG Bali 2018 (IMF-WB Annual Meetings) di Nusa Dua, Bali. 
 Global Markets menilai Sri Mulyani berhasil mengatasi dua persoalan; pengumpulan pajak dan penyerapan anggaran pemerintah. Global Markets mencatat, “Pengumpulan pajak tahun lalu (2017) mencapai 91% dari target dibandingkan pencapaian 83% pada dua tahun sebelumnya. Hal itu dibantu kebijakan amnesti pajak yang membantu membawa kekayaan Indonesia di luar negeri kembali ke tanah air.” 
 Belanja pemerintah tumbuh sangat cepat dalam tiga tahun sejak 2017, mencapai 21,1% dari PDB. “Sedangkan serapan APBN meningkat dari 73% pada 2016 menjadi 97% pada 2017, level tertinggi dalam enam tahun,” tulis kementerian. Saat menerima penghargaan Sri Mulyani mengungkapkan, "Bagi kami, reformasi di bidang perpajakan bukanlah kemewahan maupun pilihan. Itu adalah keharusan." Lebih lanjut ia mengatakan, "Kita bersama dengan komunitas global berkomitmen dengan automatic exchange of information (AEOI) dan berkoordinasi dengan

negara-negara untuk menghindari BEPS (Base Erotion and Profit Shifting). Kita terus berupaya meningkatkan kepatuhan pembayar pajak di Indonesia. Tidak ada negosiasi." Kebijakan fiskal dan anggaran negara, yang merupakan dua alat fundamental Kementerian Keuangan untuk mengarahkan pembangunan ekonomi, tegas Sri Mulyani, harus dapat dipercaya dan menjadi tulang punggung reformasi kebijakan. Ditegaskannya, 
"Kita terus memastikan pengelolaan anggaran yang baik, kredibel, akuntabel dan prudent. Tantangan kita adalah untuk menjaga akuntabilitas, kehati-hatian dan keberlanjutan anggaran." Dorong Investasi Infrastruktur Global Markets mencatat Sri Mulyani saat ini tengah menghadapi masa sulit. Tantangannya adalah mendorong investasi infrastruktur sekaligus menjaga keuangan negara tetap stabil. Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu sebelumnya juga telah memperoleh beberapa penghargaan seperti Menteri Keuangan terbaik Asia 2006 oleh Emerging Markets Forum di Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF, Singapura 2006. Kemudian Menteri Keuangan terbaik 2006 oleh majalah Euromoney, wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes 2008, dan menteri terbaik dunia pada World Government Summit di Dubai, Februari 2018. (cnbc/ags)


12 CEREMONY

RABU- SELASA

17 - 23 OKTOBER 2018

DINAS PERTANIAN, PANGAN DAN PERIKANAN BANGKA SELATAN Panen Perdana M 400

Justiar Fokus Kembangkan Industri Agropolitan TOBOALI – Dengan luas wilayah 360.708 hektar, Kabupaten Bangka Selatan berusaha meningkatkan pembangunan disegala sektor, salah satunya menitikberatkan pada pengembangan kawasan industri berbasis agro dan juga minapolitan pada periode 2016-2021. Hal itu dikatakan Bupati Bangka Selatan (Basel) Drs. H. Justiar Noer pada kegiatan Panen Perdana

Demplot M 400 Kabupaten Bangka Selatan tahun 2018 di Kawasan persawahan Desa Rias, Toboali, Rabu (10/10). Turut dihadiri Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, Danrem diwakili, Wakil Ketua DPRD Basel, Samsul Bahri, Kapolres Basel AKBP. Aris Sulistyono, Kajari Basel diwakili, Dandim 0413/ Bka diwakili, Danposmat TNI AL Toboali Syamsudin, Sekda Basel, Kepala OPD, Camat Toboali, Ketua TP PKK Basel, Ekawati Justiar dan Kades Rias Abdul Ghani. Dalam kesempatan itu, Justiar Noer mengatakan pengembangan tujuan industri agro dan minapolitan yakni untuk membangun wilayah sentral Agropolitan agar terus berkembang di Kabupaten Basel. “Kawasan berbasis agropolitan ini bertujuan membangun sentral agropolitan sehingga produksi hasil pertanian di wilayah tersebut dapat terserap dan bisa distribusikan ke wilayah luar Bang-

ka Selatan dan bisa ke luar Bangka Belitung,” kata Justiar. Ia juga menjelaskan, Areal persawan di Basel setiap tahunnya terjadi peningkatan signifikan, tercatat di tahun 2016 luas tanam padi sawah mencapai 5.320 hektar, dengan produktivitas 3.015 ton per hektar. Ditambah padi ladang luas 1.018 hektar, produktivitas 1.751 ton per hektar. “Apabila dikalkulasi keseluruhan produksi padi sebanyak 178.247 ton setara 9.504 ton beras. Dan ini memenuhi 44,77 persen dari kebutuhan beras Bangka Selatan sebesar 21.230 ton,” jelasnya. Sedangkan di Desa Rias, lanjut Justiar sudah tercetak seluas 2.372 hektar yang saat ini dilaku-

kan panen panen perdana. “Dengan potensi luasan sawah tersebut, mari kita terus oprimalkan hasil swasembada beras di Bangka Selatan dan optimalkan pembangunan sektor pertanian di Bangka Selatan,” ujarnya. Oleh karena itu, dalam kesempatan panen perdana ini, Jutiar mengajak para petani di Basel bersama-sama sukseskan peningkatan produksi padi melalui kegiatan gerakan tanam serentak. “Mari kita sukseskan hasil produksi padi kita di Bangka Selatan agar lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas padi kita melalui gerakan tanam serentak agar tecapainya lubung padi Bangka Belitung,” tuturnya. (adv/tra)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook