medialaspela
RABU - SELASA
12 - 18 SEPTEMBER 2018
MEDIO SEPTEMBER 2018 Harga Eceran Rp 5.000,-
EDISI 06
12 HALAMAN
Edisi No 135 12 HALAMAN
Menerangi Bumi Serumpun Sebalai
YO KITE PUNYE PAHLAWAN NASIONAL
Creative Inspiring On Nation
Depati Amir,
Pahlawan Kebangsaan Babel Satukan Melayu Tionghoa dan Elemen Lainnya Melawan Penjajah Belanda
M. Riza Pahlevi Tabrani Direktur Utama PT Timah
Didit Srigusjaya Ketua DPRD Babel
Abdul Fatah Wagub Babel
Erzaldi Rosman Djohan Gubernur Babel
EPATI AMIR dan HAS Hanandjoeddin sudah menjadi pahlawan di hati warga Kepulauan Bangka Belitung. Kini, sesudah 18 tahun menjadi provinsi Masyarakat Negeri Serumpun Sebalai merindukan Depati Amir dan HAS Hanandjoeddin menjadi Pahlawan Nasional yang akan menuntun Negeri Laskar Pelangi menuju cita-cita besarnya menjadi provinsi yang semakin bersatu, damai, harmonis, adil dan sejahtera dalam bingkai NKRI sebagaimana spirit kedua pahlawan Babel tersebut. Wartawan LASPELA Media Group, Agus Ismunarno melakukan wawancara khusus dengan Akhmad Elvian, Sekretaris Tim Pengkaji dan Penelitian Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Kepulauan Bangka yang diturunkan secara lengkap di negerilaskarpelangi.com. Berikut kutipan singkatnya:
Sejauh mana proses perjuangan menjadikan Depati Amir dan HAS Hanandjoeddin menjadi pahlawan nasional? Kami sudah menerima kabar baik dari TP2G Pusat, berkas TP2GD Babel sudah memenuhi persyaratan pengajuan pahlawan nasional. Alhamdulillah, Depati Amir dan HAS Hanandjoeddin sudah memenuhi syarat sebagai pahlawan nasional. Saat ini tinggal menunggu keputusan dari serangkaian tahapan dari Tim Presiden. Kita menunggu keputusan itu nanti di Hari Pahlawan 10 November 2018. Tugas kita adalah sosialisasi dua Pahlawan Nasional Kite ini bisa dikenalkan dengan masyarakat dan mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung seper-
INDEX
Sonia Tebar Pesona kepada Dunia Bung Anan, Petarung Udara “You can never have too much beach” yang Tangguh dari Belitung IT’S A TASTE OF PARADISE. Itu cara Sonia Fergina Citra, Miss Universe Indonesia 2018 memikat dunia melalui unggahan video di instagramnya https://www.instagram. com/p/Bm0MzJWBPMU/?hl=id&taken-by=soniafergina. Sonia membiarkan kulit putihnya disapu sinar mentari pagi. Diiringi kicauan camar, putri asal Belitung itu seakan keluar dari samudra menginjakkan kaki indahnya di pantai pasir putih Tanjung Pesona, berjingkat-jingkat ria menyusuri lekukan ombak di bibir pantai. Dengan rambut tergerai disapu bayu yang semilir, Sonia mengajak kita mengejarnya, memasuki keindahan celah-celah batu raksasa dan kembali
H. AS HANANJOEDDIN Letkol Pas Bangka. Wawancara lengkap diturunkan di (Purn) H. AS Hanandjoeddin dilahirkan di negerilaskarpelangi.com. Berikut kutipan Tanjungtikar, Belitung, 5 Agustus 1910. singkatnya. Menyelesaikan pendidikan di Sekolah Rakyat/SR (1926-1931), Ambacht School Apa wujud kecintaan masyarakat BeManggar (1931-1934), Madrasah (1935- litung kepada pahlawan HAS Hanand1937) dan sempat joeddin asal Belitung menurut kursus Bahasa Inggris. Anda? Karir Militer dimulai Pendidikan Perwira Sesudah berjuang melawan Divisi VIII Malang seBelanda di Masa Kemerdekaan, lama dua bulan (1945). atas permintaan masyarakat BeDiangkat menlitung kepada AURI, H.AS Hanjadi Letnan I jabatan andjoeddin kemudian dikaryaKomandan Pasukan Hankam-kan sebagai Bupati Teknik B.K.R.Ud Belitung,1967- 1972. Pangkalan Udara Semasa menjabat bupati, beliBugis, Malang Jawa au membuat berbagai catatan keTimur. Sekolah Ilmu berhasilan pembangunan daerah. Siasat (S.I.S) di PangPada masa itu pula, bersama-sama kalan Angkatan Udara dengan Bupati Bangka M Arub, H. A.S HANANJOEDDIN Halim selama 9 bulan SH dan Walikota Pangkalpinang, (1954). Pendidikan Rustam Efendi memperjuangkan Militer (L.D.K) di aspirasi pembentukan Provinsi Pangkalan Angkatan Udara Halim selama Bangka Belitung. Putra terbaik dari Bedua bulan (1955). Wartawan LASPELA Me- litung ini meninggal di Tanjung Pandan, dia Group, Agus Ismunarno melakukan pada tanggal 5 Februari 1995. wawancara khusus dengan Akhmad Elvian, Sekretaris Tim Pengkaji dan Penelitian Bagaimana kepahlawanan HAS Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Kepulauan Hanandjoeddin dimulai
Hal 3 Hal 12
2
EKONOMI BISNIS E C O N OM Y
Sawit Murah, Petani Babar Menjerit PARA PETANI SAWIT Bangka Barat mengeluhkan murahnya harga Tandan Buah Segar ( TBS ). Kisaran harga TBS antara Rp. 700 hingga Rp. 800 perkilogram membuat para petani menjerit. Padahal sebulan yang lalu harganya rata – rata masih normal, yakni Rp. 1000 perkilogram. Seperti yang disampaikan Aluk, salah seorang petani sawit dari Kecamatan Jebus kepada Laspela beberapa waktu lalu, Menurutnya, kondisi tersebut diperparah dengan antrian panjang pada saat menjual ke perusahaan perkebunan sawit. ” Untuk mendapatkan harga Rp. 700 atau Rp. 800, harus mengantri karena banyaknya penjual yang melakukan antrian. Kadang sampai dua hari, ada juga yang sampai tiga hari di mobil,” tutur Aluk. Kondisi seperti itu kata Aluk tentu saja membuat para petani sawit merugi, rugi waktu, biaya dan yang paling membuat miris, buah sawit membusuk sehingga tidak dapat dijual lagi. ” Tidak apa -apa kalau perusahaan masih mau nerima buah sawitnya, biasanya kalau sudah busuk dibawa pulang lagi, artinya tidak ada yang beli dan harganya murah,” sesalnya. Aluk berharap, kondisi memprihatinkan ini agar cepat dicarikan solusinya oleh Pemerintah Daerah dan pihak terkait, mengingat banyaknya masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari hasil berkebun sawit. (sk)
RABU - SELASA
12 - 18 SEPTEMBER 2018
UMKM Kuliner Diminta Dukung Pariwisata Basel wartawan, Senin (10/9/2018). “Secara prinsip sangat mendukung sebab pariwisata denTOBOALI – Dengan bakal gan kuliner merupakan bagian dibangunnya Sentra Kuliner ka- yang tidak bisa dipisahkan,” kata wasan yang menyaHaris. jikan makanan hasil Oleh: Nopranda Putra Menurutnya, olahan laut di Batu kakuliner sangat menpur, Toboali, kabupatdukung peningkaen Bangka Selatan (Basel) dinilai tan pariwisata, tentunya hal ini sangat ampuh untuk menarik merupakan bagian dari sarana wisatawan berkunjung ke Negeri dan prasarana penunjang denJunjung Besaoh. gan fasilitas yang memadai untuk Dinas Pariwisata, Kepemu- memberikan kenyamanan wisadaan dan Olahraga Basel sangat tawan yang berkunjung. mendukung adanya jajanan sen“Secara otomotis ini akan tra kuliner olahan laut di kabupat- menggairahkan tingkat wisaen Basel. Karena ini menjadi salah tawan dan juga bisa meningkatsatu alat pancingan bagi wisa- kan amenitas wisata kita,” ujarntawan ke Basel. Hal itu dikatakan ya. Haris Setiawan selaku kepala DiTentunya, ia juga berharap nas Pariwisata, Kepemudaan dan masyarakat dan para pelaku Olahraga (DPKO) Basel kepada UKM di Basel dapat berperan
dalam mengembangkan pariwisata di Basel. Dan tetap menjaga dan merawat lingkungan, sarana dan prasarana yang sudah ada. “Kita berharap masyarakat dan para pelaku UKM di Bangka
Selatan ikut andil dalam mengembangkan dan meningkatkan sektor pariwisata di Bangka Selatan khususnya di wisata kuliner khas yang dimiliki Negeri Junjung Besaoh, dan tetap menjaga kebersihan lingkungan,” harapnya.
Basel Bersama KKP RI akan Bangun Rupiah Melemah, Barang – barang Sentra Kuliner Olahan Hasil Laut han baku dari olahan ikan Batu Kapur dari KementeriElektronik laut di Basel. an Kelautan dan Perikanan, “Dengan dibangundan juga masyarakat sudah Merangkak Naik TOBOALI – Demi nya Sentra Kuliner tenkita sosialisasikan, Alhammeningkatkan perekonotunya para pelaku UKM di dulillah mereka welcome,” mian masyarakat kabupaten Bangka Selatan (Basel), Pemerintah kabupaten Basel melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Basel bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan RI akan membangun Sentra Kuliner di kawasan Batu Kapur, Toboali. Kepala Dinas P3 Basel, Suhadi mengatakan, untuk Sentra Kuliner tersebut direncanakan akan menjajakan kuliner yang ba-
Bangka Selatan akan menjual kuliner dari bahan olahan ikan hasil laut di Bangka Selatan,” kata Suhadi kepada wartawan, Kamis (6/9/2018). Sedangkan, lanjut Suhadi tahap awal kita sudah koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dan juga telah lakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat untuk pembangunan Sentra Kuliner di kawasan Batu Kapur, Toboali. “Saat ini masih dalam tahap awal pembangunan dan telah dilaksanakan pertemuan permulaan dan penyerahan lapangan pembangunan Sentra Kuliner di
lanjut Suhadi. Ia berharap dengan adanya Sentra Kuliner tersebut, masyarakat dapat terbantu dalam hal peningkatan perekonomian dan juga dapat mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat Basel. “Tentunya kita berharap adanya Sentra Kuliner ini dapat meringankan beban ekonomi di masyarkat Bangka Selatan, dan dengan adanya sosialisasi tersebut masyarakat Bangka Selatan merasa senang dan mendukung program pemerintah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan maupun program Pemkab Bangka Selatan,” ujarnya. (tra)
MELEMAHNYA nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika yang menembus angka Rp. 15.000-an per dolar AS, mempengaruhi harga barang – barang elektronik yang sebagian besar merupakan barang – barang impor menjadi lebih mahal. Barang – barang elektronik seperti, kulkas, televisi, kipas angin dan lain – lain harganya mengalami kenaikan seiring melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika. Hal itu diakui Ataw ( 36 ), salah seorang pemilik toko elektronik Jalan Mayor Syafri Rahman di Muntok. ” Iya berpengaruh lah. Kan barang – barang elektronik impor semua. Seperti kulkas, kenaikannya berkisar Rp. 100 ribu, mesin cuci juga naik. Naiknya sekitar Rp. 50 ribu,” jelas Ataw saat ditemui di tokonya, Senin kemarin. Ataw yang memasok barang – barangnya dari Palembang ini mengaku, karena barang – barangnya datang empat bulan sekali menyebabkan harganya relatif tidak tetap dan cenderung naik. Salah satu penyebab hal tersebut karena hampir 90% barang – barang elektronik merupakan produk impor. Hanya beberapa merk tertentu saja yang made in Indonesia. Menurut Ataw, sudah sejak beberapa tahun terakhir ini, pasar barang – barang elektronik di Muntok cenderung sepi pembeli. Barang – barang seperti kipas angin, hanya laku saat musim.kemarau saja. Sedangkan barang – barang lainnya relatif sepi. ” Ya saya masih bisa bertahan. Kalau untuk makan cukuplah. Tapi kalau maunya cari lebih sekarang ini susah, pembelinya sepi,” ujar Ataw. (sk)
RABU - SELASA
POLITIK DAMAI 3
12 - 18 SEPTEMBER 2018
DPRD Babar Minta Jembatan Belo Laut Selesai Tepat Waktu MUNTOK – Ketua DPRD Bangka Barat, Hendra Kurniady meninjau pengerjaan jembatan Desa Belo Laut yang roboh diterjang banjir pada Maret 2018 silam. Kedatangan Hendra bersama rekannya anggota DPRD Bangka Barat Alha Agus guna melihat langsung progress pembangunan jembatan tersebut, Sabtu ( 8/9/ 2018 ). ” Kita lihat tadi sudah ada progress pembangunan jembatan itu, memang kontraknya itu kan 150 hari kalender. Dan kita lihat konstruksinya sudah tinggi, mudah – mudahan ini bisa memperlancar volume air yang lewat di jembatan,” jelas Hendra kepada awak media, Sabtu ( 8/9/2018 ) di Desa Belo Laut. Mengenai teknis pembangunan jembatan diakui Hendra, pihak Dinas PUPR Kabupaten Bangka Barat lebih mengetahui, namun pihaknya meminta dibangun jembatan yang bisa mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi di Desa Belo Laut. Pihak DPRD tidak mempersoalkan berapa banyak dana yang akan dianggarkan untuk jembatan tersebut. ” Kemarin dari PU Sudah, secara teknis kita tidak menge-
P OL I T IC
STISIPOL P12 Jajaki Kerjasama dengan BAWASLU Bangka
tahui, tapi kita minta dibuatkan jembatan yang betul – betul bisa mengatasi persoalan yang ada di Belo ini, soal anggarannya berapa? kami dari Dewan menyetujui dua atau tiga milyar nggak masalah bagi kami yang penting ketika terjadi banjir segala macam, masyarakat tetap bisa beraktifitas,” tandasnya. Hendra berharap jembatan Desa Belo Laut dengan anggaran hampir dua milyar ini bisa diselesaikan tepat waktu dan dapat mengatasi banjir. Dia memperkirakan jembatan ini bisa diselesaikan
pada bulan Oktober 2018 mendatang. ” Kita berharap ini bisa diselesaikan tepat waktu karena masyarakat memang sudah sangat berharap dengan jembatan ini. Dan kita lihat juga hampir dua milyar lah anggaran untuk jembatan Belo ini, ya mudah – mudahan bisa mengatasi banjir. Kalau pun ada genangan jembatan ini masih bisa dilalui. Tapi mudah – mudahan tidak terjadi banjir lagi,” harapnya. Jembatan Desa Belo Laut dikerjakan oleh CV. Multi Sara-
na dengan nilai kontrak sebesar Rp.1.907.730.000.00 (satu miliar sembilan ratus tujuh juta tujuh ratus tiga puluh ribu rupiah), dengan waktu 150 hari kerja yang dimulai tanggal 6 Juni 2018. Jembatan ini sebagai pengganti jembatan lama yang roboh diterjang banjir yang melanda Bangka Barat pada Maret 2018 silam. Saat ini, untuk sementara digunakan jembatan bailey sebagai penghubung Dusun 2 dan Dusun 3 Desa Belo Laut yang sempat terputus. (sk)
Dua Raperda Disetujui DPRD Jadi Perda
Wagub Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD 2018 2.490.588.273.613,87 berkurang sebesar Rp 3.522.633.048,00 sehingga dalam Perubahan APBD 2018 menPANGKALPINANG – Dalam ra- jadi Rp 2.487.065.640.565,87 atau pat paripurna istimewa, Wakil Guber- turun 0,14 persen. nur Kepulauan Bangka Belitung, AbSedangkan belanja daerah Tahun dul Fatah menyampaikan Anggaran 2018 ini, diprirorPengantar Nota Keuangan Oleh: Wina Destika itaskan dalam rangka pelakPerubahan APBD Provinsanaan urusan pemerintah si Kepulauan Bangka Belitung Tahun yang menjadi kewenangan provinAnggaran 2018. si, terdiri dari urusan wajib dan uruAbdul Fatah dalam sambutann- san pilihan dianggarkan sebsar Rp ya mengatakan, penyusunan Peruba- 2.874.913.741.279,34 berkurang Rp han APBD Tahun Anggaran 2018 ini, 278.209.585.381,47, sehingga dalam karena adanya perkembangan yang Rancangan Perubahan APBD 2018 tidak sesuai dengan asumsi KUA, menjadi Rp 2.596.704.155.897,87 keadaan yang menyebabkan harus atau turun 9,68 persen yang didilakukan pergeseran anggaran antar uraikan sesuai Perda Nomor 10 Taunit organisasi, antar kegiatan, dan an- hun 2015 tentang pokok-pokok Pentar jenis belanja. gelolaan Keuangan Daerah, terdi“Penyusunan Rancangan Peruba- ri dari Belanja Tidak Langsung Rp han APBD Tahun Anggaran 2018 ber- 1.632.413.906.367,34 berkurang Rp pedoman pada Kebijakan Umum Pe- 177.673.246.847,72, sehingga menrubahan Anggaran dan Perubahan Pri- jadi Rp 1.454.740.659.519,62 atau oritas serta Plafon Anggaran Semen- turun 10,88 persen. tara 2018 yang telah disepakati bersaLanjut Wagub, dan belanma antara pemerintah daerah Provinsi ja langsung dianggarkan Rp Babel dengan DPRD Babel pada tang- 1.242.499.834.912,00 berkurang Rp gal 24 Agustus 2018,” kata Fatah da- 100.536.338.533,75, sehingga menlam sambutannya pada rapat paripur- jadi Rp 1.141.963.496.378,25 atau na istimewa tentang menyampaikan turun 8,09 persen. dua rancangan peraturan daerah (Rap“Dengan demikian saya mengaerda), di Gedung DPRD Babel, Kamis jak Ketua, Wakil Ketua dan Anggota (6/9/2018). DPRD untuk bersama-sama meneliWagub memaparkan gambaran ti, membahas, menghitung, mengkoumum Rancangan Perubahan APBD reksi, menyetujui dan menetapkan 2018 terdiri dari target pendapa- Rancangan Perda tentang Perubahan tan daerah dianggarkan sebesar Rp APBD 2018 ini,” terangnya.
PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat paripurna istimewa tentang penyampaikan dua rancangan peraturan daerah (Raperda), di Gedung DPRD Babel, Kamis (6/9/2018). Wakil Ketua 1 DPRD Babel, Hendra Apollo menyampaikan dimana dua raperda inisiatif yang disampaikan DPRD Babel dalam rapat paripurna ini yakni, Raperda tentang pelestarian kebudayaan daerah dan pengembangan ekonomi kreatif. “Sebelumnya dua raperda inisiatif ini sudah kita usulkan sejak Juni 2018. Dan kita sampaikan ini untuk mengembangkan kebudayaan dan perekonomian di daerah,” kata Hendra dalam sambutannya. Ia mengatakan tujuh fraksi sudah menyatakan dapat menyetujui dan menerima dua raperda ini untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. “Raperda Perubahan APBD 2018 yang disampaikan ini, akan segera ditindaklanjuti oleh DPRD guna dilakukan pembahasan secara bersama-sama dengan mitra DPRD,” jelasnya. Sementara itu Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberi apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Ketua, Wakil Ketua, dan seluruh Fraksi di DPRD Babel, yang telah menyetujui dan menerima dua Raperda usulan Pemprov Babel tersebut menjadi Perda. “Kita berikan dukungan penuh untuk dua raperda ini agar segera dijadikan Perda, sehingga di kemudian hari menjadi pedonan untuk Pemprov Babel melestarikan budaya daerah dan memajukan industri kreatif, dengan tujuan menyejahterakan masyarakat daerah,” ucapnya. Menurut Fatah, keberadaan dua Perda ini sangat penting dimana sebagai payung hukum dalam melakukan langkah yang berkenaan dengan Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Kebudayaan Daerah. “Dua Raperda usulan Pemprov Babel sangat penting menjadi Perda. Karena sebagai payung hukum kita dalam melakukan Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Kebudayaan Daerah,” tutupnya. (wa)
SEKOLAH Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Pahlawan 12 Sungailiat mendatangi kantor Bawaslu Bangka pada Kamis (06/09/2018). Kedatangan para dosen STISIPOL Pahlawan 12 ke Bawaslu dalam rangka menjajaki kerjasama, khususnya pengawasan partisipatif pemilu 2019. Kedatangan Dosen STISIPOL P12 langsung disambut Ketua Bawaslu Bangka, Corry Ikhsan. Dr. Darol Arkum, Ketua STISIPOL Pahlawan 12 mengungkapkan, penjajakan kerjasama ini dalam rangka keterlibatan kampus untuk bermitra dengan lembaga penyelenggara pemilu, khususnya lembaga pengawasan. “Kampus tentunya ingin berkontribusi terhadap penerapan dan peningkatan kualitas demokrasi tingkat lokal yang ada di Kabupaten Bangka,” Tutur Darol Arkum. Tak hanya itu lanjutnya, penjajakan kerjasama ini juga bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, staff, dosen dalam memahami, menganalisa maupun keterlibatan dalam kegiatan pengawasan partisipatif. Di sisi lain, kemitraan kerjasama juga bagian upaya kampus membantu Bawaslu dalam meningkatkan kesadaran, kepedulian maupun partisipasi masyarakat dalam mengawas pemilu sehingga kualitas pemilu menjadi lebih baik. “Kedepan, proses kerjasama ini akan diikat melalui perjanjian kerjasama antara STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat dengan Bawaslu Bangka. Pertemuan tadi juga membahas beberapa point penting yang hendak dikerjasamakan,” tukasnya. Turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Koordinator Sekretariat Bawaslu Wahyu Perdana, Anggota Bawaslu Divisi Pengawasan dan Hubungan Masyarakat Zulkipli, Wakil Ketua III STISIPOL Pahlawan 12 Bambang Ari Satria, Ketua LPM STISIPOL Pahlawan 12 Muhammad Affan dan Sekretaris LPM Herwan.(rill)
Pemkot & DPRD Kota Pangkalpinang
Menyepakati KUA dan PPAS Perubahan APBD 2018 PELAKSANA Tugas (Plt) Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sopian ucapkan terimakasih kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pangkalpinang atas kerja sama dan dukungan DPRD sehingga kesepakatan terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan APBD 2018 terlaksana. Senin lalu (3/9/2018). “Pemkot Pangkalpinang mengucapkan terimakasih kepada pimpinan dan anggota DPRD , TPAD dan OPD yang telah bekerja jeras sehingga terwujudnya kesepakatan ini,” Ucap Sopian pada rapat sidang paripurna kesatu masa persidangan kesatu 2018, di ruang sidang paripurna kantor DPRD. KUA dan PPAS Perubahan APBD 2018 yang di sepakati, di ungkapakan Sopian merupakan perubahan dinamika dan perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD terutama kepada pertumbuhan ekonomi. “Keadaan ini menyebabkan saldo anggaran lebih tahun 2017, yang harus di gunakan pada tahun berjalan, capaian target kinerja program dan kegiatan yang harus di kurangi apabila asumsi tidak tercapai dan harus di tingkatkan apabila melampaui asumsi yang telah di tetapkan,” terangnya. Sopian melanjutkan, KUA dan PPAS perubahan APBD 2018 ini, masih banyak keterbatasan terutama pada dana, namun keterbatasan menjadi pemacu peran Pemkot dan DPRD untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sopian berharap DPRD melalui Badan Musyawarah dapat menganggedakan pembahasan dan persetujuan terhadap Raperda perubahan APBD, sehingga program kegiatan APBD dapat terlaksana secepatnya. “Kesepakatan KUA dan PPAS perubahan APBD ini akan menjadi dasar bagi Pemkot untuk menyampaikan nota keuangan dan rancangan perda tentang perubahan APBD tahun 2018 kepada DPRD, untuk itu kami harap DPRD dapat menganggendakan pembahasan dan persetujuan terhadap raperda APBD, sehingga bisa terlaksana secepatnya,” harapnya. (dnd)
4 COMMERCE & INDUSTRY
RABU - SELASA
12 - 18 SEPTEMBER 2018
Presiden Jokowi: Korsel Investor ke-3 Terbesar di Indonesia SEOUL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Korea Selatan (Korsel) merupakan investor ketiga terbesar di Indonesia dan merupakan sahabat lama dengan jumlah perusahaan yang banyak. "Perusahaan Korea beroperasi di Indonesia selama bertahun-tahun dan mempekerjakan 900 ribu tenaga kerja," katanya pada Indonesia-Korea Business and Investment Forum 2018 di Seoul, Korea Selatan, Senin. Presiden hadir pada forum bisnis dan investasi itu di sela-sela kunjungan kenegaraannya di Korea Sela-
tan. Presiden Jokowi mengungkapkan Korsel adalah negara ketiga terbesar yang melakukan investasi di Indonesia, diantaranya di bidang industri dasar seperti baja dan besi, petrokimia, dan aluminium. Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menyatakan ini merupakan rombongan terbesar yang diajak karena membawa 104 pengusaha ikut dalam forum ini sebagai tanda membaiknya hubungan dagang dan inventasi dengan Korea Selatan yang sangat baik. Ketua Kadin ini juga mengungkapkan bahwa masih banyak potensi-potensi perdagangan dan investasi an-
tara Indonesia-Korea yang belum digali. "Kita, Indonesia sangat terbuka akan investasi yang masuk ke Indonesia," kata Rosan. Sedangkan Ketua Kadin Korea Selatan (Korean Chamber of Commerce and Industry) Yongman Park juga mengatakan masih banyak peluang berinvestasi di Indonesia, untuk itu diperlukan kerja sama yang lebih erat lagi. Yongman berharap dengan kunjungan Presiden Jokowi ke Korea Selatan bisa mendorong kerjasama kedua negara lebih dekat. Dia juga mengajak para pengusaha Korea untuk lebih berperan dalam pembangunan di Indonesia, yang
saat ini sedang giat melakukan pembangunan infrastruktur. Dalam Indonesia-Korea Business and Investment Forum, Presiden didampingi beberapa menteri Kabinet Kerja, diantaranya Menko Polhukam Wiranto, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala BKPM Thomas Lembong, Kepala Badan Kreatif Triawan Munaf, Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi, dan Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani. Sedangkan dari Korea Selatan juga hadir dan memberi sambutan Menteri Perdagangan, Industri dan Energi Ungyu Paik. (antara)
IBIMA, Jadi Strategi Pengusaha Bangkitkan Industri Manufaktur JAKARTA – Para pelaku industri nasional berinisiatif membentuk sebuah wadah bernama Insan Bisnis Industri dan Manufaktur Indonesia (IBIMA). Langkah ini dinisiasi demi mendorong industri manufaktur dalam negeri. IBIMA merupakan sebuah lembaga independen di bawah naungan PT Insan Bisnis dan Industri Manufaktur. Dalam hal ini berperan untuk pengembangan sumber daya manusia, memberikan dukungan, umpan balik dan saran kepada pemangku kepentingan bisnis dan industri. Merealisasikan wadah tersebut, Ibima pun diresmikan hari ini. Peresmian dihadiri oleh pendiri Ibima yakni TP Rachmat, Pemilik Triputra Group, Ary Ginanjar Agustian Pemilik ESQ Leadership Cen-
ter, serta I Made Dana Tangkas selaku Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI) sekaligus Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia. Dalam sambutannya, I Made Dana Tangkas yang juga menjabat Presiden Direktur (CEO) IBIMA menyatakan, pembentukan IBIMA menjadi salah satu cara untuk membangun industri Tanah Air menjadi kelas dunia. "Misinya untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing bisnis nasional melalui penguatan industri menuju industri berdikari dan sejahtera. Ini dalam rangka mendorong percepatan pertumbuhan dan penguatan perekonomian nasional yang berbasis SDA dan SDM lokal," kata dia di Menara 165, Jakarta Selatan, Kamis lalu (30/8/2018). Dia menyatakan, IBIMA fokus pada penguatan paradigma ke-
w i r a u s a h a a n mindset dan entrepreneurship, peningkatan kompetensi dan budaya industri, serta mengembangkan kepemimpinan yang kokoh. "Dengan demikian Ibima mengambil peran strategis dalam rangka peningkatan GDP melalui kontribusi sektor industri dalam konteks pembangunan nasional menuju Indonesia hebat tahun 2035," katanya. Adapun lingkup kegiatan IBIMA di antaranya menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan lean
industry bagi pelaku industri dan bisnis IKM dan UKM, mengembangkan model unggulan pendidikan vokasi industri, serta menyiapkan skema sertifikasi tenaga ahli lean industry. Selain itu, IBIMA juga menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan industri nasional, dan penyediaan tenaga ahli lean industry.(okezone.com)
Teknologi 5G Membantu Implementasi Revolusi Industri 4.0 JAKARTA - Teknologi koneksi 5G dinilai dapat membantu implementasi revolusi industri 4.0 di Indonesia dalam beberapa waktu ke depan. "5G merupakan salah satu enabler (elemen pembantu) untuk revolusi industri 4.0 maju, karena kalau kita melihat semakin besar bandwith komunikasi semakin memungkinkan aplikasi yang lebih luas lagi," ujar Country Manager PT. Symantec Security Indonesia Andris Masengi di Jakarta, Kamis lalu. Dia menjelaskan, teknologi 5G memungkinkan pengembangan aplikasi teknologi informasi, seperti virtual reality, inventarisasi stok dan pengembangan Internet of Things secara lebih luas jika dibandingkan sekarang. "Teknologi 5G merupakan enabler dan ini sesuatu yang kita sebagai orang Indonesia mesti mulai berpikir secara kreatif bagaimana menggunakan teknologi itu tadi. Pada saat teknologi ini muncul, kita sudah siap untuk menggunakannya," kata Andris. Regional Vice President Asia DSI, William Chaylis, menyampaikan bahwa teknologi 5G memungkinkan banyak aktivitas dilakukan dengan robot atau drone tanpa perlu adanya kehadiran manusia secara langsung di sana. "Teknologi 5G ini akan membuka banyak area yang sebelumnya belum pernah ada atau terjamah," ujarnya dalam konferensi pers tersebut. PT. Metrodata Electronics Tbk kembali menggelar kegiatan tahunan yakni Metrodata Solution Day 2018 yang mengusung tema Industry 4.0: Digital Revolution. Kegiatan tahun ini membahas materi-materi teknologi informasi seputar Internet of Things, artificial intelligence, cloud computing hingga cyber security. "Perkembangan teknologi informasi saat ini terlihat luar biasa cepat, berbagai aplikasi dapat dengan mudah ditemukan dan diunduh melalui cloud services dan digital business platform. Saat memasuki Industry 4.0, kita harus secepat mungkin mulai memetakan dan melaksanakan revolusi digital, jika tidak maka kita akan tertinggal jauh. Sekarang atau tidak sama sekali," ujar Presiden Direktur PT. Metrodata Electronics Tbk Susanto Djaja. (antara)
RABU - SELASA
12 - 18 SEPTEMBER 2018
PELANGI EDUKASI
STISIPOL Pahlawan 12 Sukses Gelar PKKMB 2018 SUNGAILIAT, LASPELA - Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Pahlawan 12 Sungailiat Bangka sukses menyelenggarakan kegiatan Perkenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2018 yang diikuti sebanyak 54 Mahasiswa. Mengangkat tema Meningkatkan Rasa Cinta Tanah Air, Bangsa, dan Almamater dalam Semangat Juang Tri Dharma Perguruan Tinggi, diharapkan mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan lingkungan kampus . Dr. Darol Arkum, Ketua STISIPOL P12 dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru yang bergabung dengan STISIPOL Pahlawan 12. Menurut Arkom, Proses pembelajaran tidak hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga bisa di luar kelas. “Ada sisi lain yang banyak dipetik ketika belajar di luar kelas. Laboratorium ilmu sosial dan ilmu politik lebih banyak dipelajari di luar kelas. Ampu kemampuan anda sebagai mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai organisasi yang disiapkan oleh Sekolah Tinggi. Terlibatlah dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh kampus,” ujar Darol dengan penuh semangat. Darol menambahkan, meski selesai kuliah nanti ada 2 lembar berkas yang didapati yakni ijazah dan transkrip nilai, bukanlah sesuatu yang menggembirakan karena menurutnya berbagai persoalan tidak cukup dipecahkan dengan ijazah dan transkrip nilai. Oleh karena itu, didiklah diri sebaik mungkin sebagai pembelajar yang baik dan mempunyai cita-cita menjadi pempimpin baik tingkat lokal maupun nasional. Kegiatan PKKMB ini dilaksanakan selama 3 hari dimulai dari Kamis (30/8/2018) hingga Sabtu (01/09/2018). Penutupan PKKMB dihadiri oleh komedian Munir Gawe Gile. (rill)
BBGRM Ke XV Tahun 2018 Titik Awal Menuju Bateng Unggul Yang Bermartabat PANGKALAN BARU, LASPELA - Hari Puncak Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM ke XV tahun 2018) menjadi titik awal baik untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam budaya gotong royong menuju Bangka Tengah Unggul. Pagelaran kegiatan BBGRM diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari gotong royong, senam sehat, pasar murah, pelayanan usaha perikanan, pameran UKM dan launcing program pelayanan masyarakat terpadu. Dalam kesempatan tersebut Bupati Bangka Tengah (Bateng), Dr Ir H Ibnu Saleh MM menyampaikan BBGRM akan sangat bermanfaat dan memiliki nilai jika semua masyarakat perduli dengan pentingnya budaya gotong royong. “Sudah menjadi harapan kita semua setiap momentum kegiatan memiliki nilai yang dapat meningkatkan harkat dan martabat serta menumbuhkan nilai keperdulian dan kebersamaan dalam menumbuh kembangkan budaya gotong royong sekaligus menghadirkan sinergitas seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng),”ujar Ibnu Ibnu menambahkan semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam menghidupkan budaya gotong royong semakin menunjukkan eksistensi masyarakat dalam membangun Bangka Tengah Unggul. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang terlibat mulai dari Kecamatan Pangkalan Baru, Kelurahan Dul dan Karang Taruna sehingga kegiatan ini sukses digelar,”tuturnya Hal senada diutarakan Kepala Dinsos PMD Bateng, Budi Utama mengatakan BBGRM ke XV tahun 2018 mengangkat tema “Dengan Semangat Kepedulian Dan Partisipasi Masyarakat Mari Kita Tingkatkan Budaya Gotong Royong Menuju Bangka Tengah Unggul”. “Kegiatan ini ternyata banyak mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan semoga ini menjadi awal yang baik menuju Kabupaten Bangka Tengah Unggul,”tutupnya. (hfe)
5
Kenalkan Kampus Lewat Program Berbagi di Dusun Mudel Desa Air Anyir
BEI Berikan Bantuan Fasilitas Sekolah PANGKALPINANG – Sedikitnya 141 tas dan alat-alat tulis diberikan kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Pangkalpinang kepada siswa/siswi SDN 14 Pangkalpinang, Rabu lalu (5/9/2018). Kepala BEI Pangkalpinang, Yosep mengungkapkan bantuan fasilitas sekolah tersebut merupakan bentuk pendekatan kepada anak-anak untuk bisa lebih mengenal Pasar Modal. “Dalam kegiatan ini, kita saling mengenal, dan mudah-mudahan Pasar Modal dapat memberikan kesejahteraan, juga adik-adik lebih mengenal dan belajar tentang pasar modal,” tutur Yosep saat memberikan kata sambutan. Dalam kegiatan itu, BEI memberikan penjelasan kepada anak-anak tentang pengertian pasar modal, cara bertransaksi dan juga mengenalkan perbe-
daan transaski saham dan transaksi jual beli biasa, yang di sambut antusiasme siswa/siswi. Yosep berharap dengan bantuan yang di berikan dapat lebih meningkatkan intensitas dan semangat belajar anak agar lebih berprestasi. “Dengan bantuan ini di harapkan adik-adik dapat lebih bersemangat lagi dalam belajar, lebih semangat dalam berpreatasi dan dapat menggapai cita-citanya,” harapnya. Sementara itu, Akhyar staf guru yang mewakili Kepala Sekolah SD 14, mengucapkan terimakasih atas kunjungan kerja yang di lakukan BEI. “Kami sangat berterimakasih atas kunjungan BEI, mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat lebih memajukan sekolah kami, dan kami harap lebih banyak lagi kunjungan-kunjungan dari instansi lainnya ke SD 14 ini,” Ujarnya. (dnd)
SUNGAILIAT - Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Pahlawan 12 Sungailiat melalui organisasi mahasiswa melakukan kegiatan bakti sosial di Dusun Mudel Desa Air Anyir Kecamatan Merawang, Selasa lalu (04/09/2018). Kegiatan yang bertajuk “Peduli Sesama, STISIPOL P12 Berbagi” langsung hadir di tengah-tengah masyarakat Dusun Mudel. Kegiatan bakti sosial kali ini berupa pembagian 10 paket sembako yang sudah dikemas oleh mahasiswa. Sembako ini berasal dari hasil gotong royong mahasiswa baru yang kuliah di STISIPOL P12. Bambang Ari Satria, Wakil Ketua III STISIPOL P12 yang ikut bersama mahasiswa melakukan kegiatan bakti sosial mengungkapkan, paket sembako yang dikumpulkan para mahasiswa diterima masyarakat secara antusias. Kegiatan ini juga bagian untuk mengenalkan kampus STISIPOL P12. “Alhamdulillah aksi kami mendapat respon positif dari Kades Air Anyir Samsul Bahri. Rumah ke rumah yang kami kunjungi untuk penyerahan sembako juga didampingi oleh Kadus Mudel,” ujar Bambang. Menurut dosen berkacamata ini, STISIPOL P12 berencana kegiatan serupa akan rutin dilaksanakan tiga bulan sekali. Mereka akan membentuk komunitas sosial yang khusus menjalankan aksi tersebut. Kegiatan baksos ini didukung oleh Senat Mahasiswa (SEMA), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara (HIMARA), Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMMIK) dan UKM lainnya yang ada di STISIPOL P12.(rill)
1.200 Anak Ikuti Berbagai Lomba dalam Gebyar PAUD Bangka Barat MUNTOK – Lomba mewarnai, lomba plastisin, lomba kolase, lomba senam penguin dan lomba tari daerah menyemarakkan Gebyar PAUD Kabupaten Bangka Barat di Gedung Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat di Desa Daya Baru, Muntok, Kamis ( 6/9/2018 ) pagi. Kegiatan ini digelar selama satu hari dan diikuti 1200 anak – anak PAUD dan TK dari enam kecamatan se – Kabupaten Bangka Barat. Selain anak – anak,
ada pula lomba yang dilaksanakan untuk para guru. Gebyar PAUD Kabupaten Bangka Barat kali ini bertujuan untuk mengajak anak belajar melalui bermain, sehingga mendukung perkembangan anak yang meliputi aspek moral-struktural, fisik-motorik, kognitif (berfikir), bahasa, sosial-emosional dan seni. Menurut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bangka Barat Drs. H. Rozali, anak – anak usia 0-6 tahun adalah masa emas atau ” Golden Age ” dimana pada masa ini, perkembangan sekaligus masa kritis anak, seluruh aspek perkembangan anak sedang berkembang pesat. ” Kepada seluruh orang tua, selain mengasah kecerdasan anak, peran kedua orang tua yang tidak kalah penting adalah menumbuhkan budi pekerti dalam ke-
hidupan sehari-hari, caranya dengan metode ACB yaitu Ajarkan, Contohkan dan Biasakan,” tandasnya. Dikesempatan yang sama, Bunda PAUD Bangka Barat, Hj. Annisa Parhan menegaskan pentingnya pendidikan anak usia dini, pentingnya pendidikan keluarga dan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini, karena negara harus mampu mendidik generasinya menjadi insan yang cerdas, berdaya saing unggul dan berakhlak mulia. “ Sebagai Bunda PAUD Bangka Barat, saya sangat mendukung program Pendidikan Anak Usia Dini di Bangka Barat, salah satunya adalah kegiatan Gebyar PAUD ini. Anak-anak PAUD dapat mengeksplorasi potensi yang dimilikinya dan guru-guru PAUD yang mengikuti lomba tari daerah atau tari melayu bisa berkreasi sesuai dengan kreatifitasnya masing-masing,” imbuhnya. (sk)
6 VISION OF TOURISM
RABU - SELASA
12 - 18 SEPTEMBER 2018
Parhan Buka Festival Jiran Nusantara HUT ke -284 Kota Muntok
Peran TIC Bagi Turis di Bandara PANGKALPINANG – Keberadaan Tourism Information Center (TIC) di Bandara Depati Amir Pangkalpinang sangat membantu wisatawan. TIC memberikan informasi lengkap seputar Bangka Belitung. Zahra Afifah, Petugas Informasi TIC, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan TIC memberikan gambaran secara umum objek wisata populer di Bangka Belitung. Tak hanya itu, informasi lokasi restoran, even besar, biro perjalanan, dan informasi penting lainnya. Keberadaan TIC, kata Zahra sudah sejak beroperasinya bandara depati amir sejak renovasi. Tak hanya disana, di Belitung ju-
ga tersedia TIC untuk wisatawan. Dikutip dari haloindonesia.co.id peran TIC juga sangat bermanfaat bagi wisatawan domestik maupun internasional. Salah satunya wisatawan domestik, Rudi, mengaku keberadaan TIC sangat membantu. Sebagai wisatawan ini menjadi referensi yang berkunjung ke Bangka Belitung. Misalnya tranportasi, restoran, hotel, dan lain sebagainya. Soetta saat ini sudah ada di Terminal 3 Kedatangan dan Domestik. TIC yang sudah berdiri secara fisik akan dikoneksikan dengan aplikasi Look Book Pay semacam Traveloka. TIC akan mengintegrasikan jaringan sosial media (Facebook, Twitter, Instagram) sebagai Pusat Informasi Wisatawan agar bisa
segera diakses. TIC saat ini selain berfungsi sebagai pusat informasi juga memiliki fungsi sebagai pengumpul data. Data sementara ini menunjukkan kunjungan TIC Pada 20 Juni-11 Oktober 2017, Terdapat 10.258 pengunjung dengan 10.307 pertanyaan. Rata rata kunjungan 140, domestik 90 dan internasional 60. Pertanyaan 28% mengenai flight, 21% transportasi, 21% fasilitas, 12% destinasi, 9% telekomunikasi, 7% Hospitality, dan 2% lain-lain. Memanfaatkan momentum Asian Games, DeRegent sebagai pengelola TIC, akan membuka TIC khusus di bandara Sultan Mahmud Badaruddin 2 Palembang dan di Mall Sarinah. Selain itu, DeRegent juga berkomitmen untuk mengembangkan TIC di 10 bandara lain di Indonesia.
MUNTOK – Festival Jiran Nusantara Hari Ulang Tahun kota Muntok ke – 284 tahun 2018 resmi dibuka Bupati Bangka Barat H. Parhan Ali dengan tabuhan bedug di Lapangan Gelora, Muntok, Kamis ( 6/9/2018 ) malam. Kehadiran Bupati Bangka Barat, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Drs. Riva’i, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Bangka Barat Hendra Kurniady dan M. Ali Purwanto, unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya dimeriahkan dengan Tari Sambut yang ditampilkan Sanggar Kampuseni Muntok. Tidak ketinggalan sejarah berdirinya kota Muntok ditampilkan Grup Pencak Silat Syahadat Sejati pada awal acara. Selain itu, malam pembukaan HUT kota Seribu Kue ini juga dimeriahkan Sanggar Seruni Muntok dengan Tari Zapin Cantik, pertunjukan barongsai dan indahnya taburan
kembang api. Menurut Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Kabupaten Bangka Barat, Syahrul Effendi selaku panitia pelaksana, perayaan Festival Jiran Nusantara HUT kota Muntok ke – 284 ini bertujuan mengembangkan dan melestarikan nilai – nilai budaya dan sejarah serta mempromosikan potensi wisata yang ada di Kabupaten Bangka Barat. Festival Jiran Nusantara kata Syahrul akan berlangsung selama tiga hari 6 hingga 8 September 2018 dan akan diisi dengan berbagai acara seni budaya, lomba lagu melayu dan berbagai macam lomba
permainan tradisional diantaranya, cak lingking dan cabut bilon. Bupati Parhan Ali menyambut baik pelaksanaan acara ini. Menurut Parhan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah untuk membentengi generasi muda dari degradasi moral serta diharapkan mampu mempromosikan kota Muntok sebagai destinasi wisata. ” Semoga dengan peringatan dan perayaan kali ini, kota Muntok yang kita cintai akan lebih tertata rapi dan terjalin silaturahmi diantara masyarakatnya,” harap Parhan. (sk)
Festival Band Lagu Daerah HUT Muntok, Ajang Adu Kreatifitas MUNTOK – Ada yang berbeda pada acara Festival Band dalam Festival Jiran Nusantara Hari Ulang Tahun kota Muntok ke – 284 tahun ini. Kegiatan yang digelar sejak Jum’at ( 7/9/2018 ) lalu mengharuskan para peserta membawakan lagu – lagu daerah Nusantara sebagai lagu wajib dengan genre dan aransemen bebas. Para peserta juga diwajibkan menggunakan kostum dan atribut daerah se – Nusantara. Adu kreatifitas dalam aransemen dan kostum pun tidak terelakkan. Walaupun grup band peserta rata – rata masih memainkan musik rock, namun festival band kali ini sangat berbeda dengan festival – festival sebelumnya dimana para peserta hanya mengcover lagu – lagu dari band – band terkenal. Penentuan lagu – lagu daerah se – Nusantara sebagai lagu wajib, menurut Nandar selaku Ketua Seksi Acara, sesuai dengan nama Festival Jiran Nusantara yang diusung dalam HUT kota Muntok. ” Kita ingin hari ulang tahun kota Muntok ini bukan ha-
nya diramaikan masyarakat kota Muntok saja, tapi sesuai dengan namanya Jiran Nusantara, kalau bisa pesertanya juga dari luar daerah, mudah – mudahan kedepan pesertanya datang dari seluruh Indonesia,” jelas Nandar. Peserta kali ini pun kata Nandar, tidak hanya diikuti anak – anak band dari Muntok atau Bangka Barat saja, namun ada juga beberapa grup band yang datang dari Toboali, Koba dan Sungailiat. Kreatifitas dari 17 grup band peserta pun terlihat dari aransemen dan kostum yang dikenakan. Disamping lagu –
lagu daerah Bangka Belitung seperti Yok Miak dan Serumpun Sebalai, lagu – lagu daerah dari luar Bangka Belitung pun seperti Yamko Rambe Yamko, Lancang Kuning dan lain – lain ditampilkan para peserta dengan berbagai macam aransemen yang kreatif. Adapun para pemenang Festival Band Jiran Nusantara HUT kota Muntok 284 tahun 2018, Juara Pertama The Lempah Kuning, Juara Kedua Tumenggong Band dan Juara Ketiga Aurora Band. Sedangkan untuk kostum terbaik diraih Fourther Band dari Sungailiat. (sk)
RABU - SELASA
PELANGI SPORT
12 - 18 SEPTEMBER 2018
7
O2SN SMK/SMA se-Babel Mempertandingkan Lima Cabor PANGKALPINANG – Sebanyak 752 peserta yang terdiri dari 601 siswa SMK beserta official dan 151 siswa SMA beserta official ikut serta dalam gelaran Olimpiade Olahraga Siswa Nasional tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) 4 hingga 7 September 2018. Ketua Panitia Muhammad Soleh mengatakan even ini adalah jenjang pembinaan yang dilakukan untuk meningkatkan motivasi siswa menumbuhkan kompetisi yang sehat khususnya pendidikan olahraga.
Adapun O2SN ini mempertandingkan lima cabang olahraga yaitu atletik, renang, bulu tangkis, pencak silat, dan karate. Even ini kata Soleh sekaligus seleksi untuk mengikuti O2SN tingkat nasional di Jogjakarta. Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah mengatakan kompetisi ini sangat baik dalam rangka melaksanakan pembinaan olahraga kepada atlet yang berprestasi. Tentunya kata Wagub sangat diharapkan ber-
main dengan sportif. “Saya tahu betul bahwa olahraga saat ini mampu memberikan prestasi bagi kalian, nah ayolah kita berprestasi dengan baik. Juga pada kesempatan ini adalah ajang silaturahmi kita,” tukasnya. (jun)
431 Taekwondoin UKT
Fauzi: Terbanyak Dalam Sejarah Babel
PANGKALPINANG – 431 Taekwondoin se kota Pangkalpinang melakukan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) GEUP yang di laksanakan di Gedung olahraga (GOR) Depati Bahrin, Kacang Pedang, Minggu (9/9/2018). Kegiatan UKT ini merupakan UKT terbesar dalam sejarah Taekwondo di Provinsi Bangka Belitung. “UKT hari ini merupakan yang terbesar dalam sejarah perkembangan taekwondo di Propinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diselenggarakan setiap 3-4 bulan sekali.”Ujar Fauzi ketua Taekwondo Indonesia (TI) Babel. Fauzi menambahkan peserta UKT berasal dari beberapa club Taekwondo diantaranya, Champion Taekwondo Training Center (CTTC) sebanyak 139 peserta, Family Tae-
kwondo Pangkalpinang Center (FTPC) sebanyak 122 peserta, dan Taekwondo Tins Club (TAKTIC) sebanyak 170 peserta. Ia berharap dengan berkembangnya Taekwondo di Pangkalpinang, akan bermunculan bibit-bibit baru, yang dapat berprestasi di tingkat nasional dan Internasional. Fauzi pun mengucapkan terimakasih kepada kepengurusan di Club-club, kepengurusan kota dan kepengurusan TI Babel yang telah merekomendasikan UKT dan telah mengirimkan penguji. “Karena tanpa dukungan kawan-kawan dan para sanim (pelatih utama) dan sabeum (pelatih) serta orang tua taekwondoin semua tidak akan pernah akan terjadi kemajuan taekwondo yang luar biasa ini.”imbuhnya. Ia juga berharap kedepannya peserta UKT Taekwondoin akan lebih banyak dan bisa mencapai 500 Taekwondoin. (dnd)
8
CEREMONY
RABU - SELASA
12 - 18 SEPTEMBER 2018
Malam Puncak HUT RI ke-73
Riza: Mari Jaga Keutuhan NKRI TOBOALI – Pemerintah kabupaten Bangka Selatan
(Basel) menggelarkan penutupan HUT RI ke 73 di pantai Laut Nek Aji, Toboali kabupaten Bangka Selatan, Minggu (2/9) malam. Pantauan dilapangan, tampak kerumunan masyarakat Basel memenuhi kawasan pantai Laut Nek Aji dalam merayakan hari jadi RI ke 73 tersebut yang notabene disesaki masyarakat Toboali, Basel. Pada kesempatan itu, pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga membagikan hadiah bagi pemenang lomba dalam rangkaian peringatan dan semarak HUT RI. Acara tersebut juga dihadiri Bupati Bangka Selatan Drs. H. Justiar Noer, Wakil Bupati Riza
Herdavid, Ka- Oleh: Nopraanda Putra maka Kabupolres AKBP paten Bangka Aris SulistyoSelatan terus no SH, MH, Anggota DPRD, memacu diri, membangun dan staf ahli, asisten, Camat, memanfaatkan potensi daerah Kades, tokoh agama, dan to- untuk menjadikan Bumi Junkoh masyarakat setempat. jung Besaoh tersebut menjaRiza dalam sambutan- di daerah mandiri, maju, senya, mengajak masyarakat jahtera dan berdaya saing. mengenang momen HUT keRencana bangka Selatan merdekaan RI sepanjang ma- menitik beratkan peningkatan sa. Selain itu menjaga se- infrastruktur, kualitas SDM mangat berbangsa, bernegara serta peningkatan pengembansesuai tema “kerja kita presta- gan sektor unggulan. si bangsa”. “Daerah ini harus harus “Tema ini diharapkan dapat sanggup berkompetisi, dan memberi dampak kepada mas- ikut menjadi pendorong penyarakat indonesia agar tercip- ingkatan pembangunan di intanya semangat dalam bekerja donesia secara global. Maka membangun negeri,” ujar Riza dari itu kita harus kembangkan membacakan sambutan Bupa- potensi ekonomi lokal dan inti Bangka Selatan Drs. H. Jus- vestasi daerah,” katanya. tiar Noer. Pada kesempatan itu, riLanjut Riza, seiring den- za mengajak seluruh elemen gan program pemerintah pusat, masyarakat bersinergi, ba-
DKPPKB Basel Turunkan
Tim PKB ke Pongok Kasus Hypertensi Dominan
TOBOALI - Guna memaksimalkan pelayanan kesehatan ditengah-tengah masyarakat yang membutuhkan di kepulauan terpencil, Dinas Kesehatan, Pengendalian
Penduduk dan Keluarga Berencana kabupaten Bangka Selatan (Basel) melaksanakan Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB). Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Basel Supriyadi melalui Sekretaris Dinas KPPKB Basel Khaidar mengatakan, kegiatan pelayanan kesehatan bergerak (PKB) telah dilaksanakan pekan kemarin dengan memfokuskan kepada dua desa terpencil di pesisir kepulauan Pongok kabupaten Basel. "Pekan lalu, Pelayanan Kesehatan Bergerak sudah kami lakukan di dua pulau yang ada di Bangka Selatan, yakni Pulau Pongok dan Celagen berkat kerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Babel dan pihak lain yang terlibat," kata Khaidar kepada wartawan. Dikatakannya, pihaknya berupaya maksimal dalam menjalankan kegiatan pelayanan kesehatan bergerak, sehingga melibatkan tenaga kesehatan dari segala bidang, yakni Dokter Bedah, Dokter umum, perawat, apoteker, sanitarian dan petugas kesehatan lainnya. "Hampir semua tenaga fungsional kesehatan kami libatkan,
Oleh: Nopraanda Putra
agar proses pengobatan terhadap masyarakat bisa di tangani, " tukasnya. Dengan adanya PKB ini, lanjut Khaidar terdata sebanyak 132 pasien yang mendapatkan pelayanan kesehatan di Pulau Pongok dan Celagen. Dan hasil tim medis penyakit paling dominan diderita masyarakat tersebut yakni Hipertensi. "Di Pulau celagen dan Pongok paling banyak ditemukan penyakit hipertensi, yakni sebanyak 40 kasus, 3 pasien terduga TB paru dan 10 pasien dilakukan tindakan bedah minor untuk kasus tumor jinak," ujarnya. Menurut dia, hasil dari pelaksanaan kegiatan pelayanan kesehatan bergerak ini dapat menjadi bahan evaluasi kedepan untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat kepulauan. "Sejauh ini pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan sudah berjalan dengan baik, namun dengan terlaksananya kegiatan PKB ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk lebih memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat, terutama warga daerah terpencil ataupun kepulauan," tandasnya. (adv/tra)
hu membahu dalam membangun Kabupaten Bangka Selatan. Sebab menurut Riza, kelanjutan pembangunan tidak mungkin terwujud tanpa ada kepeduliasn dan kerja sama
seluruh lapisan masyarakat. “Mari bersama bergandengan tangan. Dan bekerja keras mewujudkan pembangunan dan kemajuan di Bumi Junjung Besaoh ini,” tandas Riza.
Dimeriahkan Artis Dangdut asal Garut dan Babel Record SETELAH tiga hari berturut melaksanakan pawai dan karnaval, Pemerintah kabupaten Bangka Selatan (Basel) menggelarkan acara penutupan di pantai Laut Nek Aji, Toboali pada Minggu (2/9) malam. Malam penutupan tersebut juga dimeriahkan oleh tiga artis dangdut asal Babel record Amelia, Jamila dan Yan Kaseba dan satu artis dangdut asal Garut Shinta Amora yang ikut menyemarakkan dan menggoyang masyarakat Basel di malam puncak HUT RI ke 73 tahun 2018. “Kita mendatangkan artis dangdut ini dengan tujuan untuk ikut memeriahkan malam puncak HUT RI ke 73, agar masyarakat Bangka Selaatan dapat terhibur melalui lantunan musik dangdut,” ujar Doni panitia HUT RI ke 73. Disamping itu, Ia berharap masyarakat Basel dapat memaknai arti dari kemerdekaan dan bisa menjaga keutuhan bangsa Indonesia dengan bersama tanpa ada kesenjangan dan gesekan dalam bermasyarakat. “Kita berharap masyarakat Bangka Selatan dapat memaknai kemerdekaan ini dengan sepenuh jiwa dan patut untuk dijaga keutuhan NKRI dalam segenap elemen masyarakat di Bangka Selatan agar terhindar dari polemik-polemik yang dapat mengancam kedamaian di Bangka Selatan,” harapnya. (adv/tra)
RABU - SELASA
PELANGI BABEL
12 - 18 SEPTEMBER 2018
Wagub Sambut Kedatangan 445 Jemaah Haji Kloter Tujuh Asal Babel PANGKALPINANG – Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah menyambut 445 jemaah haji kloter 7 asal Bangka Belitung (Babel) yang tiba di Pangkalpinang, di Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Bangka Belitung, Kamis (6/9/2018). Sebanyak 445 jemaah haji asal Bangka Belitung ini, terbang ke Pangkalpinang yang mana dibagi dalam tiga kelompok terbang. Yakni kelompok terbang pertama, jemaah haji asal Kabupaten Bangka Selatan tiba di Pangkalpinang sekitar pukul 10.00 WIB. Serta disusul dengan kelompok terbang kedua tiba pukul 12.45 WIB dengan membawa sebanyak 165 jemaah haji, terdiri atas 42 jemaah asal Kabupaten Bangka dan 123 jemaah asal Kabupaten Bangka Barat. Serta kelompok terbang ketiga sebanyak 181 jemaah, terdiri atas 179 jemaah asal Kabupaten Bangka dan 2 orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah mengucapkan rasa syukur karena jamaah haji telah pulang dengan selamat. Semoga para jemaah yang pulang dapat menjadi haji yang mabrur. “Alhamdulilah, setelah lama para jemaah berpisah dengan keluarga untuk menunaikan ibadah haji, hari ini bisa bertemu kembali dengan keluarga tercinta,” ujarnya. Ia menyampaikan dimana dirinya berharap para jemaah yang pulang dapat menjadi haji yang mabrur dan bisa memberikan kontribusi bagi pengembangan keagamaan dan peningkatan ibadah umat muslim di Bangka Belitung. “Karena seperti yang kita ketahui ibadah haji ini ini merupakan suatu kegia-
tan kerohanian bagi kita sebagai seorang muslim,” ucapnya. Fatah mengatakan tentu hal-hal yang seperti ini adalah sesuatu yang sangat mengharukan dan membahagiakan karena para jemaah haji ini baru meninggalkan tanah Serumpun Sebalai. Berapa lama ditanah suci kemudian kembali lagi ke sini dengan sehat. “Kita berharap apa yang kita dapat di Mekah tidak luntur dan dapat dibagikan kepada yang lainnya,” jelasnya. Lebih lanjut, Fatah menghimbau untuk kedepan peserta jemaah haji dilepas langsung di bandara Depati Amir. “Saya minta kedepan untuk peserta jemaah haji dilepas langsung di bandara Depati Amir. Mudah-mudahan seluruh persiapan kita untuk masa yang akan datang lebih matang lagi. Namun jika keadaanya tidak memungkinkan maka peserta jemaah haji tidak usah turun di Palembang tapi langsung dilepas di bandara Depati Amir,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Babel, Abdul Aziz menambahkan, jumlah jemaah haji kloter ini yaitu 450 orang. “Satu kloternya berjumlah 450 orang. Terdiri dari jemaah Bangka, Bangka Selatan, dan ada beberapa Jemaah Bangka Barat,” jelasnya. Aziz menyebutkan pada Jumat (7/9/2018) besoknya untuk jumlah jemaah haji yang akan di tiba di Pangkalpinang dan Belitung sebanyak 441 jemaah. Dan diperkirakan jemaah keloter pertama akan tiba di Pangkalpinang pukul 09.55 WIB sebanyak 327 jamaah asal Kabupaten Bangka dan Pangkalpinang. “Selanjutnya tiba pada pukul 12.45 sebanyak 177 jemaah asal Kabupaten Bangka Tengah, dan kloter ketiga sebanyak 137 jemaah asal Kabuapetn Belitung dan Belitung Timur,” tutupnya. (wa)
9
Temu Karya Nasional
PMI Basel Kirim 4 Perwakilan TOBOALI – Memasuki usia Palang Merah Indonesia (PMI) ke 73 yang diperingati setiap 17 September, PMI kabupaten Bangka Selatan (Basel) akan mengirimi perwakilan pada acara Temu Karya HUT PMI di Waduk Jati Luhur, Jawa Barat pada tanggal 17-25 September mendatang. Temu Karya itu bertujuan meningkatkan karakter kepalangmerahan dan kualitas kepemimpinan guna dimulai pada 12mendukung kapasi16 September mentas organisasi PMI Oleh: Nopraanda Putra datang. dan SDM PMI diseketua PMI Batiap daerah masing-masing. sel, Iskandar mengatakan, dalam Adapun perwakilan dari PMI rangka evaluasi pembinaan dalam Basel yang bakal berangkat acara hal ini adalah anggota korps sukaretemu karya HUT PMI ke 73 terse- la, tenaga Sukarela, dan pendonor but sedikitnya empat orang. Dengan darah. Temu karya tingkat nasional dipilhnya ke empat perwakilan ini ke VI tahun 2018 ini yakni sebagai tidak serta merta asal-asalan, teta- wadah untuk melakukan evaluapi telah melalui beberapa tahapan si pembinaan KSR, TSR,DDS dan penyeleksian. tukar menukar informasi serta penAdapun empat orang tersebut galaman antara pengurus, pegawai, diantaranya M. Alfadjra wahyuda relawan, pembina serta para pelatih (mahasiswa UBB teknik Mesin), di organisasi PMI. Suwarsiadi (Penari nasional), M. “Temu Karya VI 2018 akan di Iskandar (Satpol PP Pariwisata), M. ikuti oleh KSR, TSR dan DDS yang Alfadjri (Security). di ikuti dari 250 perguruan Tinggi Sebelum bertolak ke acara Temu dan 17 negara sahabat jumlah 3000 Karya tingkat Nasional ini, empat peserta yang nantinya akan berkumperwakilan PMI Basel terlebih da- pul di Waduk Jatiluhur kabupaten hulu di karantina di Pangkalpinang Purwakarta, provinsi Jawa Barat,”
kata Iskandar kepada wartawan, Jumat (7/9/2018). Menurutnya, kegiatan ini merupakan sejarah, karena selama 73 tahun PMI bisa berkumpul bersama se Indonesia pada tanggal 17 September 2018 dan akan digelarkan upacara besar dan banyak kegiatan akan dilaksanakan dalam ajang nasional tersebut. Selain itu, ia juga mengucapkan apresiasi atas bantuan segala pihak yang sangat mendukung kegiatan PMI Basel untuk ikut andil dalam perhelatan akbar tingkat nasional ini. “Terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung segala kegiatan PMI Basel, Ibu Ekawati Justiar, PT Timah, dan pihak sponsor yang telah berjasa besar dalam setiap acara yang diselenggarakan oleh PMI Basel,” tuturnya.
10 PELANGI PROPERTI
RABU - SELASA
Anies: Jangan Khawatir, Program Rumah Dp Rp 0 Jalan Terus JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan program rumah DP Rp 0 jalan terus. Anies memastikan program tersebut tidak mandek. "Jalan terus kok. Begini, kalau tidak ada berita bukan berarti tidak ada pergerakan, kalau kita tidak mengumumkan bukan berarti tidak ada. Jalan terus. Dan justru kalau kita banyak berkabar, apa yang dikerjakan? Itu jalan terus," kata Anies di Ancol, Jakarta Utara, Kamis (6/9/2018). Sampai saat ini program rumah DP Rp 0 belum bisa dijual kepada warga, padahal UPT rumah DP 0 Rupiah sudah diben-
tuk. Ditegaskan Anies, program rumah tersebut bakal dijual jika sudah siap secara keseluruhan. "Nanti begitu siap semua dibangun. Jangan khawatir. Itu jalan terus. Itu program prioritas kok," ucap Anies. "Dan saya sampaikan itu di debat dulu, bulan Januari, saya sampaikan, Dp 0 itu pengalaman pribadi saya ketika mulai di Jakarta, pindah ke Jakarta dari nol. Kalau dulu tiga ada support tanpa DP mana mungkin saya bisa punya rumah. Jadi dari pengalaman pribadi itu, saya merasa banyak sekali nanti yang akan mendapat solusi yang sama," lanjutnya. Sebelumnya, program rumah DP Rp 0 di Pondok Kelapa Jakarta Timur, pada Janua-
ri 2019 ditargetkan topping off alias pemasangan atap bangunan sebagai tanda berakhirnya proses konstruksi. Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan. PD Pembangunan Sarana Jaya adalah BUMD Pemda DKI Jakarta sebagai pengembang proyek tersebut. "Kita kan 5 hari per lantai tuh (terbangun) dengan teknologinya si Totalindo. Jadi diharapkan Januari sudah topping off. Topping off itu sudah 21 lantai tuh, sudah dicor tutup atap kan itu. Jadi sesuai target kita Juli 2019 sudah bisa di-delivery," katanya kepada detikFinance, Jakarta, Kamis (16/8/2018).(detik)
Bahar Buasan, ST., M.S.M Anggota DPD - RI
12 - 18 SEPTEMBER 2018
RABU - SELASA
CONNECTION
12 - 18 SEPTEMBER 2018
Depati Amir
Sonia Tebar Pesona
ti nama jalan, sekolah Depati Amir dan meminta kepada pihak Angkasa Pura untuk membangun patung Depati Amir di Bundaran Jalan Bandara.
an Hindia Belanda tidak mengakui sistem adat dan hukum adat Sindang Mardika yang berlaku di masyarakat pada masa itu.
Fakta sejarah menyebutkan Depati Amir sangat berpihak kepada rakyat dan menjadi Pahlawan Rakyat. Bagaimana awal perjuangan Depati Amir menurut Anda?
Bagaimana dinamika perjuangan Depati Amir melawan penjajah Belanda?
Amir menjadi depati pada tahun 1830 Masehi menggantikan ayahnya Depati Bahrin di daerah Jeruk. Jabatan depati tersebut kemudian diperkuat oleh Pemerintah Hindia Belanda atas daerah Mendara dan Mentadai yang berjarak sekitar 1,5 paal dari Mendara karena ketakutan pemerintah Belanda akan pengaruh Depati Amir yang besar di hati rakyat.
Kenapa Amir sangat dicintai rakyat? Karena pada saat ayahnya Bahrin menjadi Depati, Amir bersama dengan sekitar 30 orang pengikutnya pernah menumpas para perompak yang mengganas di perairan pulau Bangka dan memulihkan keamanan serta ketentraman rakyat. Jabatan depati yang diberikan Belanda kepada Amir atas daerah Mendara dan Mentadai kemudian ditolaknya, akan tetapi gelar dan sebutan depati kemudian tetap melekat pada diri Amir karena Amir keturunan seorang depati dan kecintaan rakyat Bangka kepadanya, disamping kehendak kuat rakyat Bangka yang membutuhkan pigur pemimpin.
Pemerintah Hindia Belanda kemudian berusaha menangkap Depati Amir dengan berbagai tipu muslihat namun gagal. Peristiwa penangkapan atas dirinya yang gagal dan penangkapan atas keluarganya serta penjajahan Belanda yang menyengsarakan rakyat Bangka kemudian dijadikan Depati Amir sebagai alasan yang kuat untuk melakukan perlawanan bersenjata melawan Pemerintah Hindia Belanda. Perang Bangka dalam bentuk perlawanan besar rakyat dipimpin oleh Depati Amir dimulai dan peperangan hampir meliputi seluruh pulau Bangka. Depati Amir dibantu adiknya Cing atau Hamzah sebagai panglima perang yang pada saat itu masih berusia 19 tahun. Hamzah membangun pasukannya bermarkas di kampung Tjengal. Depati Amir kemudian dibantu oleh beberapa panglima perang lainnya yaitu Awang, Bujang Singkip, Bujang Enggak, Dahan, Ubin, Bangul, Tata, dan Darip.
Kapan sesungguhnya Depati Amir memimpin perjuangan rakyat melawan penjajah Belanda dimulai? Dan apa alasan mendasar perlawanan tersebut? Perjuangan rakyat Bangka yang dipimpin oleh Depati Amir dimulai sejak penolakan jabatan depati yang diberikan Pemerintah Hindia Belanda kepadanya pada tahun 1830 Masehi. Penjajah Belanda melakukan penindasan terhadap rakyat Bangka yang menyebabkan penderitaan dan kesengsaraan yang luar biasa bagi rakyat. Pemerintah Hindia Belanda menetapkan kebijakan menyatukan administrasi pemerintahan (bestuur) dan administrasi pertambangan yang tidak berpihak pada rakyat. Selanjutnya perlawanan rakyat Bangka disebabkan karena diberlakukannya peraturan tentang monopoli perdagangan timah (Tin Reglement) pada tahun 1819 Masehi yang menyengsarakan rakyat. Kemudian perlawanan rakyat Bangka melawan pemerintah Hindia Belanda disebabkan oleh kerja paksa (herendients atau corvee).
Ada penyebab lain sehingga perlawanan menjadi memuncak? Perlawanan rakyat Bangka melawan penjajahan Belanda juga disebabkan oleh faktor ekonomi. Sejak penguasaan timah oleh pemerintah Belanda, salah satu mata pencaharian rakyat Bangka menjadi hilang, sebelumnya rakyat cukup sejahtera ketika Sultan Palembang Darussalam memberikan kebebasan pada rakyat Bangka untuk menambang timah dan menjual hasilnya kepada kesultanan dengan kompensasi menyerahkan Timah Tiban setiap tahunnya kepada Sultan Palembang Darussalam sebagai pajak. Penyebab terakhir perlawanan rakyat Bangka melawan kolonialisme Belanda adalah karena pemerintah-
11
Kehebatan Pahlawan Depati Amir dibanding Pahlawan Nasional Lainnya adalah berhasil menyatukan Para Pejuang Melayu, Tionghoa dan Elemen Bangsa lainnya hingga lintas pulau. Bagaimana elaborasi historisnya menurut Anda? Perlawanan rakyat yang dipimpin oleh Depati Amir semakin meluas karena dibantu oleh para demang dan batin yang ada di pulau Bangka seperti Demang Suramenggala di Terentang, Batin Ampang, Batin Ketapik, Batin Gerunggang dari Distrik Toboali, Batin Jebus dari Distrik Jebus, batin orang-orang Sekak, Batin Nyalau, Batin Bakung, Batin Tjepurak dan Batin Penagan serta Batin Maras dari Distrik Merawang dan Sungailiat. Bantuan terhadap pasukan Depati Amir juga datang dari kepala-kepala parit penambangan timah berupa senjata dan mesiu yang dibeli dari Singapura. Bantuan senjata dan mesiu terutama datang dari orang-orang Cina seperti Bun A Tjong kepala parit kampung Air Duren, Ho Tjing kepala parit Seruk, Tjin Sie kepala parit Singli Bawah, Kai Sam dan Ko Su Sui. Bantuan kepada pasukan Depati Amir juga berasal dari beberapa orang mualaf seperti Raman, Aim dan King Tjoan, para Lanun atau perompak laut dari Lanao Mindanao, Kerajaan Lingga dan Kesultanan Palembang
Darussalam. Sementara itu para perompak laut atau bajak laut membantu Depati Amir dalam perang Bangka dengan memasok persenjataan beserta amunisinya yang dibarter dengan timah. Bajak laut atau perompak laut yang membantu Depati Amir kebanyakan berasal dari Lanao Mindanao dan dari Lingga. Perlawanan Depati Amir juga dipengaruhi oleh unsur-unsur religius yang disebut dengan perang suci atau gerakan suci terutama setelah mendapat dukungan, bantuan moral dan material dari Haji Abubakar. Wujud perjuangan dan perlawanan kemudian diubah dalam skala yang luas meliputi seluruh pulau Bangka. Timbul energi baru, bahwa perjuangan yang dilakukan adalah suatu kewajiban, mission sacre atau misi suci. Perlawananperlawanan rakyat dan peperangan terjadi hampir di seluruh pelosok pulau Bangka. Pertempuran besar terjadi sejak 19 Desember 1848 terjadi di daerah Lukok, Cepurak, Mendara, Mentadai, Ampang, Tadjaubelah, Ketiping, Titi Puwak dan Titi Medang. Pertempuran terbesar antara Depati Amir beserta pasukannya dengan pasukan Belanda terjadi di daerah Tadjaubelah.
Apa keunggulan Depati Amir dalam melawan Penjajah Belanda? Kemampuan Depati Amir dalam menyusun strategi perang dan mengkoordinasi pasukannya menunjukkan keahlian dan kecerdasan yang luar biasa, dan kemampuan ini menunjukkan, bahwa Depati Amir adalah pejuang yang tangguh. Mengkoordinasi dan membentuk pasukan dari berbagai etnis berbeda yang berasal dari orang pribumi Bangka petani peladang, pekerjapekerja tambang, orang laut, orang Cina (Tionghoa, red), termasuk wanita dan anak-anak, bahkan para bajak laut dan para tahanan adalah pekerjaan yang memerlukan waktu dan kemampuan khusus. Wilayah pergerakan pasukan Depati Amir umumnya hampir meliputi seluruh distrik di Pulau Bangka dan khususnya di beberapa distrik di pantai Timur pulau Bangka seperti Distrik Merawang dan Sungailiat, Distrik Pangkalpinang, Distrik Jebus, Distrik Muntok dan Distrik Belinyu. Kharisma atau pengaruh yang besar yang dimiliki Depati Amir adalah dapat memobilisasi rakyat Bangka dan terutama mengajak orang-orang Cina bersatu ikut dalam peperangan. Persatuan antara penduduk pribumi Bangka dengan orang Cina adalah sesuatu yang luar biasa karena sangat bertentangan dengan karakter orang pribumi Bangka dan orang-orang Cina. Salah satu fenomena menarik dalam perang di pulau Bangka adalah bersatunya orang Cina dengan pribumi Bangka dalam menghadapi Kolonial Belanda. Pengaruh perlawanan rakyat Bangka begitu luas meliputi seluruh pulau Bangka, keresidenan Palembang, Riau Lingga, Batavia, Kupang Nusa Tenggara Timur bahkan sampai ke Singapura dan Eropa.Dalam kondisi kurus, lemah, sakit dan pengkhianatan serta pengepungan oleh pasukan Belanda, Depati Amir berhasil ditangkap ketika berupaya meloloskan diri ke Distrik Sungaiselan pada tanggal 7 Januari 1851 Masehi karena penghianatan. Pemerintah Belanda kemudian memberikan hadiah kepada penghianat dengan jumlah uang yang cukup besar yaitu 1000 gulden.
memadu canda dengan ratusan batu yang bersenandung kecipak dihentak ombak. “Sonia akan membawa pesona keindahan samudra dan pantainya yang khas seperti konfigurasi pantai pasir putih dan batu raksasa di Babel, gunung-gunung berapi dan hutan-hutan Indonesia ke dunia saat Grand Final Miss Universe nanti,” kata Sonia kepada LASPELA.. Tak lupa Sonia juga memohon doa restu kepada seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke saat berlaga di Miss Universe. Bertepatan 1 Muharram, melalui instagramnya, Sonia menyampaikan, “Selamat Tahun Baru Islam. 1 Muharram 1440 Hijriyah. Semoga segala keberkahan serta kebaikan di dunia menyertai kita semua di tahun baru ini” Mendekati Grand Final Miss Universe 2018, Sonia Fergina Citra semakin menunjukkan kecantikan dan pesonanya siap dikompetisikan di tingkat dunia mewakili kecantikan Indonesia. “Here she is, ready to bloom! Our beautiful Miss Universe Indonesia 2018” Semoga!
Bung Anan dan ditunjukkan dalam perlawanan melawan penjajah? Semangat kebangsaan mulai bersemi dalam diri Hanandjoeddin ketika bergabung dan menjadi aktifis Partai Indonesia Raya (Parindra) di Belitung. Semangat itu semakin menyala saat dirinya merantau ke Bandung, tahun 1941. Hanandjoeddin ikut dalam dunia pergerakan menuntut “Indonesia Berparlemen”. Inilah yang membuatnya pernah ditahan Dinas Intelijen Belanda, PID (Politieke Inlichtingen Dienst). Karena terus dikejar-kejar PID, Hanandjoeddin memutuskan hijrah ke Malang, Jawa Timur. Sewaktu Jepang berkuasa di Pulau Jawa, tahun 1942, Hanan bekerja sebagai montir pesawat udara pada penerbangan Jepang, Ozawa Butai di Lapangan Udara Bugis, Malang. Dia menjadi pimpinan rombongan (Hancho) montir, yang menangani pekerjaan perawatan pesawat pemburu (Daini), hingga berhenti dari pekerjaannya, 8 Agustus 1945.
Apa saja aksi HAS Hanandjoeddin melawan penjajah? Merebut gedung, persenjataan dan pesawat Jepang. Ketika pekik kemerdekaan berkumandang bulan Agustus 1945, Hanandjoeddin bersama para pemuda Jawa Timur, merebut Gedung Concordia, Gedung Susteran dan Penjara Lowok Waru guna membebaskan para tawanan politik dari kekuasaan Jepang. Kemudian beliau turut memimpin barisan pemuda merebut Pangkalan Udara Bugis dari tangan Jepang. Lewat sebuah pertempuran tanggal 18 September 1945, para pejuang berhasil menguasai lebih dari 70 buah pesawat terbang dari bermacam tipe dan 275 pucuk senjata api. Di masa perjuangan, Hanandjoeddin dikenal dengan sapaan Bung Anan.
HAS aktif mendirikan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Oedara? Hanandjoeddin dan kawan-kawannya eks pegawai penerbangan Ozawa Butai memelopori pendirian TKR Oedara Malang. TKR Oedara Malang resmi berdiri pada 10 Oktober 1945, berada langsung dibawah kendali TKR Divisi VIII Jawa Timur. Setelah mengikuti pendidikan perwira selama tiga bulan dan dilantik sebagai Letnan I TKR, Hanandjoeddin ditugaskan sebagai Kepala Bagian Teknik Pangkalan Udara Bugis merangkap Komandan Pertahanan Teknik Udara. Hanandjoeddin memimpin upaya perbaikan pesawat terbang rampasan dari Jepang di Pangkalan Bugis. Bersama anggotanya berhasil memperbaiki sejumlah pesawat. Dalam sebuah uji coba penerbangan tanggal 17 Oktober 1945, sebuah pesawat Cukiu (TK)-004 dengan lambang merah putih berhasil take of. Pesawat itu diterbangkan oleh Atmo (Pilot Jepang yang sudah menggunakan nama Indonesia) dan montir udara Hanandjoed-
din mampu mengangkasa dan melakukan manuver udara di atas Kota Malang selama 45 menit.
HAS Hanandjoeddin berjasa menyumbangan Alutsista sebagai Modal Awal Tri Angkatan Oedara. Bagaimana data sejarahnya? Hanandjoeddin memang merupakan salah satu sosok yang berjasa dalam mempersiapkan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) TNI Angkatan Udara di masa awal kemerdekaaan RI. Ketika Komodor Muda Udara Adisutjipto berupaya merintis sekolah penerbangan darurat di Jogjakarta, pada Desember 1945, Adisutjipto datang ke Malang untuk meminta bantuan pesawat. . Kemudian menyumbangkan pesawat lainnya secara beruntun hingga mencapai 37 buah pesawat. Pesawat sumbangan tersebut merupakan alutsista pertama, sebagai modal pendirian Angkatan Udara. Dengan pesawat sumbangan TKR Oedara Malang inilah para patriot udara para kadet Sekolah Penerbang Jogjakarta melakukan operasi udara pertama pada 29 Juli 1947, dengan membom tangsi-tangsi militer Belanda di Ambarawa, Salatiga dan Semarang. Selain pesawat latih, Hanandjoeddin dan anggotanya juga berhasil memperbaiki dan menyiapkan pesawat angkut Pangeran Diponegoro II untuk kepentingan Diplomasi RI dengan pihak luar negeri. Juga menyiapkan pesawat pembom Pangeran Diponegoro I yang pernah ditumpangi Panglima Besar Jenderal Soedirman.
Sejarah mencatat berbagai aksi perlawanan HAS Hanandjoeddin? Beliau memimpin Gerilya Agresi Militer I, membangun airsea base untuk menembus Blokade Belanda, menghadapi agresi militer Belanda dan PKI Muso sekaligus serta mengabdi pasca revolusi kemerdekaan sebagai Komandan Pasukan Pertahanan Pangkalan (PPP) Surabaya (1950), menghadapi pemberontakan KNIL, Komandan Kompi PPP Kalijati, Subang (1951) menghadapi pemberontakan DI/TII, Komandan Kompi PPP Husein Sastranegara Bandung (1952), Komandan Kompi PPP Mandai, Makassar (1956) merangkap Komandan Operasi Sektor 2 Makassar mengatasi pemberontakan Kahar Muzakar selama enam bulan, lalu kembali memimpin PPP Kalijati (1956). Bung Anan kemudian ditugaskan sebagai Komandan Kompi PPP Talang Betutu Palembang (1961), dan menjabat Komandan Koordinator Pasukan Pertahanan Pangkalan (PPP) se-Sumatera menghadapi pemberontakan PRRI Permesta. Beliau berhasil merintis satuan batterai penangkis serangan udara (battPSU) lalu dipercaya sebagai Komandan Batalyon I PPP Sumatera di Palembang, hingga akhir 1964. Pasukan Pertahanan Pangkalan (PPP) merupakan cikal bakal Korp Pasukan Khas TNI AU.
12
GOOD GOVERNMENT RABU - SELASA
RABU - SELASA
12 - 18 SEPTEMBER 2018
12 - 18 SEPTEMBER 2018
Bulan Muharram Sebagai Makna Berislam Lebih Baik PANGKALPINANG - Peringatan Muharram di desa Kenanga, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, tampak meriah gempita. Peringatan tahunan ini menandakan pergantian tahun baru islam yakni penanggalan tanggal 1 Muharram sebagai bulan awal tahun hijriah. Tahun ini sudah memasuki tahun 1440 Hijriah atau bertepatan dengan hari Selasa tanggal 11 September 2018. Pusat kegiatan peringatan Muharram dipusatkan di Masjid Al Mukminun. Dengan penceramah ustadz Solmed dari Jakarta. Ada satu sisi yang tak lepas dari budaya Muharram ini yakni tradisi nganggung. Hampir seluruh warga kenanga membawa makanan ke masjid kemudian bersama-sama menyantap hidangan yang disediakan. Kebudayaan ini sudah turun temurun dilakukan. Disamping sebagai wujud silaturahmi antar sesama. Menurut Bupati Bangka, Tarmizi hendaknya bulan muharram dijadikan sebagai makna berislam yang lebih baik. "Makna hijriah itu hendaknya
melakukan segala ibadah dan rutinitas harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Kebaikan harus lebih baik dari kebaikan sebelumnya," tutur Tarmizi. Disamping itu lanjut ia, mindset berfikir dan upaya perubahan juga harus lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Tarmizi juga meminta masyarakat untuk dapat mempertahankan tradisi yang sudah ada sebagai jati diri daerah atau kultur daerah dan menjadi sarana wisata religi yang ada di kabupaten Bangka. Ia melanjutkan kegiatan peringatan Muharram adalah sebagai satu kesatuan integral dan logistik. Dimana diperlukan konsep yang lebih variasi dan juga memerlukan pemberdayaan masyarakat agar tidak terjadi pemisah atau gep-gep antar desa. "Agar bisa bersinergi dengan program pemerintah, di mana pariwisata menjadi fokus kita untuk meningkatkan perekonomian Babel," jelasnya. Sementara itu Gubernur Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Ros-
IKAL Babel dan DPP Gemabudhi Salurkan Bantuan ke Korban Gempa Lombok
man berharap kegiatan Muharram ini terus menampakkan sesuatu kemajuan. "Dan alhamdulillah hari ini kita lihat, Agus Harimurti Yudhoyono yang juga ikut bersama kita, dalam merayakan peringatan 1 Muharram ini," tuturnya. "Semoga dengan kegiatan ini kita tetap istikomah untuk bersama-sama kita merenungkan apa yang telah kita lakukan setahun kemarin dan apa yang akan kita lakukan kedepannya untuk lebih baik lagi," tuturnya lagi. Senada dengan Gubernur, Agus Harimurti Yudhoyono pun mengungkapkan rasa syukurnya bisa hadir ditengah-tengah warga kenanga yang merayakan 1 Muharram. "Saya sangat senang karena di terima dengan hangat dan kekeluargaan, dan tradisi yang saya saksikan di sini sangat luar biasa sudah berlngsung dari dulu, sampai hari ini sangat kekeluargaan semua saling berkontribusi dan juga menyambut kegembiraan," ujar AHY. (adv/dnd)
DP3 Basel Terima Laporan Awal NTN dan NTPi TOBOALI – Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dari Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung (UBB) telah menyampaikan pelaporan awal terkait Nilai Tukar Nelayan (NTN) dan Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) di ruang pertemuan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan kabupaten Bangka Selatan (Basel). “Ini merupakan paparan laporan awal penyusunan dokumen analisis Nilai Tukar Nelayan (NTN) dan Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) Kabupaten Bangka Selatan,” kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Basel, Suhadi kepada wartawan, Sabtu (8/9/2018). Dengan adanya kegiatan itu, lanjut Suhadi bertujuan untuk menelisik situasi dan kondisi para nelayan di Ba-
sel dan juga mengetahui seberapa jauh pembudidayaan ikan di Negeri Junjung Besaoh itu. “Kegiatan yang dilakukan oleh tim dari LPPM Universitas Bangka Belitung ini bertujuan untuk memotret kondisi kesejahteraan Nelayan dan Pembudidaya Ikan yang ada di Bangka Selatan,” ujarnya.
Setelah itu, Suhadi mengungkapkan tim LPPM UBB akan langsung datang ke sentra pembudidaya dan sentra nelayan untuk mengumpulkan data primer agar bisa menjadi acuan atau barometer pemda untuk mengkaji hasil analisi tersebut. “Selanjutnya, tim peneliti dari
UBB akan survey ke sentra pembudidaya dan sentra nelayan di kabupaten Bangka Selatan untuk mengumpulkan data dan akan diserahkan ke Pemda untuk masuk dalam pengkajian demi kepentingan nelayan dan pelaku usaha ikan di Bangka Selatan,” tukasnya. Oleh karena itu, ia berharap hasil dari survey tersebut akan menjadi bahan bagi Pemda Basel, khususnya Dinas P3 melalui bidang perikanan untuk menerbitkan kebijakan-kebijakan yang dapat mewujudkan peningkatan kesejahteraan pelaku usaha perikanan di Basel. “Harapannya, dengan kajian ini nantinya Pemerintah dapat menyusun kebijakan dan program yang tepat sasaran dalam upaya peningkatan kesejahteraan para pelaku usaha perikanan,” harap Suhadi. “Mohon doa dan dukungannya agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses sesuai perencanaan yang ada,” tutupnya. (tra)
BPJ: Kita Harus Peduli Sesama LOMBOK – Belum genap satu minggu pelantikan Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Komisariat Babel yang dipimpin Bambang Patijaya langsung melakukan kegiatan atas kepeduliannya. Bambang Patijaya bersama beberapa pengurus menyerahkan bantuan kepada korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain IKAL Babel, kegiatan di Lombok ini dilaksanakan secara bersamaan antara DPP Gemabudhi. Yang mana kedua organisasi ini sama-sama diketuai oleh Bambang Patijaya “Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Komprov Babel dan DPP Gemabudhi pada waktu ini bersamaan menyalurkan bantuan kepada saudara kita di Lombok. Dimana kebetulan saya sebagai Ketua dari kedua organisasi ini,” ucap BPJ, sapaan akrabnya, Jum’at (7/9/2018). Lanjut Tokoh Pemuda Babel ini, bahwa aksi kepedulian di Lombok tersebut sudah dimulai sejak hari pertama gempa terjadi di Lombok bulan kemarin. Gemabudhi NTB di back up oleh DPP Gemabudhi langsung membuka posko dan terlibat langsung dalam upaya penyaluran sembako dan trauma healing pada penduduk yang terkena dampak. “Bantuan sudah ada saat baru terjadi gempa bulan lalu oleh tim dari Gemabudhi. Terus, pada kesempatan kali ini, saya ingin meninjau langsung situasi di Lombok dengan mengajak IKAL Komprov Babel terlibat pada kegiatan peduli dampak gempa Lombok. Teman-teman pengurus IKAL Komprov Babel cukup antusias dalam penggalangan dana yang akan disalurkan,” terang Bambang Patijaya. Kisah Pendiri BPJ Peduli ini, bahwa pada tanggal 6 September 2018 kemarin, rombongan tiba di Lombok dan langsung meninjau lapangan. Dalam perjalanan menuju ke Kabupaten Lombok Utara (KLU) kiri dan kanan jalan terpampang pemandangan yang sungguh memilukan, rumah penduduk dan tempat ibadah banyak yang roboh atau rusak berat. 95% rumah roboh atau rusak berat dan hanya 5% saja yang tidak mengalami kerusakan yang berarti.
“Melihat kondisi itu, sore hari nya kami masih sempat menyalurkan sembako dan bubur bayi pada beberapa titik. Setelah survey dan melihat situasi keadaan, maka pada tanggal 7 September 2018 pagi, kami berbelanja kebutuhan barang-barang yang akan di didistribusikan kepada masyarakat,” kisahnya. Mengenai kebutuhan barang-barang yang diperlukan, yaitu: Peralatan pertukangan seperti: linggis, pacul, sekop, godam, parang, sepatu boot. Peralatan ini sangat dibutuhkan masyarakat dalam bergotong royong membongkar dan membangun kembali rumah atau bangunan. kemudian Buku tulis, pulpen, pensil, penghapus yang dibagikan pada 2 sekolah SD di Tegal Maja di KLU. Softex dan baby pampers serta Sembako. Kemudian pada tanggal 7 September 2018 jam 16.00 waktu setempat, pihaknya diterima oleh Bupati Kabupaten Lombok Utara Tuan Guru Najmul Akhyar di Kantor Bupati KLU yang darurat. Kantor yang darurat ini berupa kontainer yang disulap jadi kantor, karena kantor Bupati yang lama telah roboh karena gempa. Bupati bersikap iklas dan pasrah dengan situasi KLU yang begitu parah kerusakannya. ” Kami diterima Bupati KLU dan memberikan apresiasi atas simpati dan empati dari Gemabudhi dan IKAL Komprov Babel pada bencana gempa Lombok ini. Hadir juga mendampingi kami dalam pertemuan dengan Bupati KLU adalah Bapak Sulhan selaku Wakil Ketua DPRD Lombok Barat,” ujar BPJ. Bambang Patijaya berharap pemerintah pusat dapat lebih cepat dalam tindakan pemulihan dampak gempa Lombok. Proses rekonstrusi dan pemulihan ekonomi pasca gempa Aceh dapat dijadikan model dalam membangun kembali NTB. Kejadian gempa di NTB ini ternyata tidak hanya terjadi di pulau Lombok, tapi juga terjadi di pulau Sumbawa. ” Kami sangat berharap peran pemerintah pusat harus menjadi perhatian serius dan bagi kita semua bagaimana NTB akan kembali bangkit dan membangun kembali infrastrukturnya yang rusak. Mudah-mudahan rumah masyarakat yang rusak dan roboh dapat segera di bangun atau diperbaiki,” tutupnya.(ar)
Dinkes Babar Sosialisasikan Gema Cermat MUNTOK – Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat mengadakan sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat ( Gema Cermat ) di Gedung Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat di desa Daya Baru, Muntok ( 5/9/2018 ) pagi. Gema Cermat merupa-
kan upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka mewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahaman, dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan obat secara tepat dan benar. Narasumber didatangkan dari perwakilan Direktorat Pelayanan Kefarmasian Kementerian Kesehatan RI yang juga merupakan Master Agent of Change Apoteker, Erie Gus-
nellyanti, S.Si, Apt. MM, dan Pipit Nurusy Syamsiah, S.Si, Apt. Narasumber lainnya yakni, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, drg. Moelyono Susanto, MHSM. Sekretaris Daerah H. Yunan Helmi, mewakili Bupati Bangka Barat mengatakan, informasi yang diperoleh masyarakat tentang penggunaan obat masih sangat minim. Menurutnya, ketidakseim-
bangan informasi antara tenaga kesehatan kepada pasien juga menjadi salah satu faktor penyebab ketidaktahuan dan ketidakpatuhan masyarakat terhadap aturan pakai obat. Yunan mengatakan, dalam menggunakan obat hendaknya berpegang pada prinsip Lima O, yakni, apa efek sampingnya, bagaimana cara menggunakannya, berapa dosisnya, apa khasiatnya dan apa
kandungannya. ” Sebagai contoh, penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menimbulkan kekebalan tubuh terhadap antibiotik. Apoteker sebagai agent of change harus terlibat dalam proses edukasi masyarakat tentang penggunaan obat agar masyarakat dapat mendapatkan informasi yang benar sebelum mengkonsumsi obat tertentu,” jelasnya.
Acara pembukaan ini juga dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, perwakilan Kejaksaan Negeri, perwakilan Ketua Tim Penggerak PKK, perwakilan Ketua DWP, perwakilan Ketua Bhayangkari, Ketua Organisasi Kesehatan dan apoteker yang tersebar di Kabupaten Bangka Barat yang merupakan agent of change dalam edukasi penggunaan obat. (sk)