Skip to main content

Peluang Jokowi 2 Periode Terbuka?

Page 1

medialaspela

SELASA - RABU

21 - 29 AGUSTUS 2018

Edisi No 133 12 HALAMAN

Tjit Ngiat Pan Festival

Menerangi Bumi Serumpun Sebalai

56 Phang Siku

Terbanyak di Babel

Pilkada Serentak Babel 2018 dan Pemanasan Politik Menuju Pemilu 2019

Peluang Jokowi 2 Periode

Terbuka? “Bertandinglah Secara Elegan!”

Kelenteng

Cetya Dharma Abadi CV SAME SAME ORGANIZER bekerja sama dengan Kelenteng Cetya Dharma Abadi Pohin menggelar Festival Tjit Ngiat Pan atau Festival Sembahyang Rebut, 24, 25 dan puncaknya 26 Agustus 2018. Berbeda dengan festival warga Tionghoa Kepulauan Bangka Belitung pada tahun-tahun sebelumnya dan berbeda dengan kelenteng lainnya, akan ada 56 Phang Siku pada Festival Tjit Ngiat Pan di Kelenteng Cetya Dharma Abadi Pohin. Phang Siku atau dikenal sebagai rak kayu tempat penyajian sembahyang rebut sebanyak 56 merupakan jumlah Phang Siku terbanyak di

SONIA FERGINA CITRA asal Belitung, Kepulauan Bangka Belitung bisa menjadi apa saja. Sonia sudah menjadi ratu kecantikan sebagai Puteri Indonesia 2018 dan akan berkontestasi di Miss Universe 2018. Sonia juga bisa menjadi ratu kebhinekaan karena kehidupan dirinya telah menjadi bukti hidup (living proof) indahnya kebhinekaan. Lalu di hari Kemerdekaan ke-73 RI? Sonia Fergina Citra memilih menjadi ratu solidaritas sosial. Begitu gempa mengguncang dan memporakporandakan Lombok NTB, Sonia dan Yayasan Puteri Indonesia serta rekan-rekan peagant lainnya segera membuka dana solidaritas sosial. “Di hari kemerdekaan Indonesia saya dan kakak-kakak saya @ lilyestelita , @kevinlln dan @dearizkita merayakan hari kemenangan bangsa kita di Lombok,Nusa Tenggara Barat bersama sahabat dan saudara kita di sana yang saat ini sedang berduka akibat gempa bumi,” tulis Sonia di instagramnya “It is such a blessing to see such a diversity in culture and tradition in my country yet we are always bound as one. In Lombok, I witnessed first-hand the willingness and kindness of different cultures and tribes together willing to contribute in order to help Lombok. So proud to call myself Indonesian and Puteri Indonesia 2018,” ungkap Sonia. Sonia pun langsung mendapat pujian dari netizen seperti wid_ wid_kastijo, “Kebersamaan Dengan Anak2 Lombok Cerminan yang Rendah Hati buat @soniafergina.” Aksi solidaritas sosial itu menuai pujian, “Teruntuk Miss Universe Indonesia 2018 @soniafergina , berjuanglah dengan rasa bangga atas nama Indonesia, tunjukan lah yg terbaik dengan rasa penuh hati, tanamkan jiwa nasionalisme mu di karantina nanti,

Maksimalkan Partisipasi Pemilih Trend Incumbent Bergeser Politik Uang tidak Menggejala Tatanan Politik Diharap Berkualitas “The ballot is stronger than the bullet.” Abraham Lincoln PEMILU Kepala Daerah serentak 2018 di Kepulauan Bangka Belitung yakni Pangkalpinang, Bangka dan Belitung berjalan dengan damai dan demokratis. Abraham Lincoln benar; surat suara lebih kuat

INDEX Hal 3 Hal 12


2

EKONOMI BISNIS

Supina Pengusaha Tempe dengan Omset Rp 4 Juta Perhari PANGKALPINANG – Supina wanita asal Jember Jawa Timur ini sukses menjalankan usaha pembuatan Tempe dan Tahu. Berawal bekerja sebagai buruh pabrik, kini supina sukses dengan usaha yang di jalankannya sejak 8 tahun lalu. “Waktu tahun 2008 saya datang ke Bangka, saya cuma jadi buruh pabrik pembuatan tempe tahu punya kakak saya,” ujarnya kepada media Laspela Senin (13/8/2018) lalu. Dengan tekad dan keuletannya, Ia pun berkeinginan membuat pabrik tempe dan tahu sendiri. “Dari situ saya bertekad untuk bisa punya pabrik sendiri,” katanya Setelah mengetahui tehnik pembuatan tempe dan tahu, dengan modal pengetahuannya selama menjadi buruh ia pun mencoba membuat pabrik sendiri. “Awal saya sempat kekurangan modal, dan berhutang kepada distributor kacang kedelai, namun dengan kejujuran dan semangat kerja alhamdulillah sampai sekarang semuanya lancar,” tuturnya. Tidak hanya itu, kesulitan lain pun di ceritakan Supani saat awal ia memulai usahanya, Tempe dan Tahu buatannya sempat kurang laku di jajakan. “Awal dulu sempat tidak laku, namun saya dan suami tetap berusaha untuk memasarkan produk kami, sampai di saat banyak yang datang untuk beli tempe untuk mereka jual lagi, dari situ akhirnya dari mulut ke mulut alhamdulillah permintaan semakin banyak,” Ulasnya Kini usahanya yang beralamat di belakang SDN 4 kelurahan Opas sukses dengan omset Rp4 Juta perhari, “Alhamdulillah usaha pabrik saya saat ini bisa meraih kesuksesan, dengan omset Rp4 juta perhari,” Ucapanya. Dalam sehari Supina bisa mengolah 250 kilogram kacang kedelai menjadi tahu dan tempe, tentunya dengan di bantu 6 pegawai, Supina bisa memenuhi permintaan pasar. (dnd)

SELASA - RABU

21 - 29 AGUSTUS 2018

Dengan Uang Rp 6500 Yuk Beli Emas! PANGKALPINANG – Investasi Emas memang merupakan salah satu Investasi yang menjanjikan, dengan uang Rp6500 anda bisa membeli emas sekaligus bisa berinvestasi. Investasi emas dalam bentuk tabungan ini memang sedang trend dan menjadi produk andalan PT Pegadaian untuk memudahkan masyarakat. Bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Pegadaian memberikan informasi dan sosialisasi kepada pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Bangka Belitung (Babel) , di Hotel Santika, Rabu (15/8/2018) lalu. Agus Fauzan selaku Marketing Eksekutif PT Pegadaian, saat menjadi Narasumber men-

gungkapkan bahwa dengan uang Rp6500 nasabah bisa membeli emas di Pegadaian. “Dengan uang Rp6500 nasabah bisa membeli emas dengan jumlah emas 0.01 gram, dalam bentuk buku tabungan, jadi anak SD saja bisa untuk berinvestasi, ini juga merupakan cara ibu-ibu untuk mengenalkan Investasi kepada anak,” terangnya Selain harga emas yang terus melonjak, banyak kelebihan lain dari Investasi yang di tawarkan PT Pegadaian diantaranya, PT Pegadaian menjamin keamanan penyimpanan dan ke aslian emas. “Setiap 5 tahun sekali harga emas pasti naik 2 kali lipat itu adalah salah satu keunggulannya, Pegadaian pun menjamin penyimpanan dan ke aslian emas, karena Pegadaian ini 100 persen punya negara,” Jelasnya. Transaksi pembelian emas

ini pun bisa di lakukan di ATM beberapa Bank yang telah bekerja sama dengan PT Pegadaian, dan Aplikasi Pegadaian

Digital Service (PDS) yang baru di luncurkan PT Pegadaian demi memudahkan para nasabah. (dnd)

Pegadaian Pangkalpinang Belum Bisa Menerima Gadai Produk Tupperware PANGKALPINANG – Kabar hangat yang beberapa hari ini menyeruak tentang produk Tupperware dapat di gadaikan di PT Pegadaian ternyata benar adanya. Muhlis selaku Kepala Cabang PT Pegadaian kota Pangkalpinang, menjelaskan Tupperware merupakan barang berharga.

“Tupperware adalah salah satu barang berharga dan mahal,” Ungkapnya kepada media Laspela Senin (13/8/2018) lalu. Namun untuk wilayah Pangkalpinang dan sekitarnya, PT Pegadaian belum bisa menerima barang gadai Tupperware ini. “Sebenarnya ini merupakan kebijakan kantor wilayah (Kanwil) Manado, Tupperware bisa di gadaikan, namun untuk wilayah kita Pangkalpinang dan sekitarn-

ya, kami belum bisa menerima karena memang keputusan dari pusat belum ada,” terangnya. Tidak hanya itu, menurut dia sarana dan prasarana dalam penyimpanan Tupperware pun belum memadai, karena penyimpanan Tupperware ini Suhu ruangannya harus bagus, dan juga keamanan dan perawatannya. “Namun tidak menutup kemungkinan jika nanti, sarana

dan prasarananya telah memadai kanwil-kanwil lain dan kanwil Palembang akan menerima pegadaian Tupperware,” katanya. Untuk saat ini pihak PT Pegadaian masih dalam proses dalam mempelajari dan menerima produk Tupperware untuk bisa di gadaikan. “Kami juga menunggu kebijakan dan langkah-langkah dari kantor pusat,” Imbuhnya. (dnd)


SELASA - RABU

DIRGAHAYU RI 3

21 - 29 AGUSTUS 2018

HUT ke-73 RI

DPRD Kota Pangkalpinang Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Achmad Subari Ajak Semua Masyarakat Bekerja

PANGKALPINANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang, menggelar sidang paripurna kelima, masa persidangan III dengan agenda Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Replublik Indonesia (RI) dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta-

hun (HUT) ke 73 Republik Indonesia melalui media Televisi, yang di laksanakan di ruang rapat utama Paripurna, Kamis (16/8/2018). Rapat Paripurna ini di pimpin langsung oleh Achmad Subari selaku Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, dalam pidato pengantarnya Achmad Subari mengungkapakan kegiatan ini nerupakan suatu konveksi dalam sistem ketatanegaraan. "Kita kembali melaksanakan suatu bentuk konveksi dalam sistem ketatanegaraan kita, yaitu mendengarkan pidato Presiden RI, setiap tanggal 16 agustus, untuk memperingati HUT RI," jelasnya Menurut Achmad Subari dalam konteks historis, momentum peringatan HUT RI, mengandung tiga dimensi waktu. "Tiga dimensi waktu di antaranya, bagaimana kita memahami dengan benar sejarah proklamasi kemerdekaan menurut historinya, bagaimana kita menghargai sejarah masa lalu untuk merayakannya saat ini deng a n memb u a t kebijakan-kebijakan demi

Oleh: Dinda Agustiantie kepentingan rakyat, dan bagaimana ekskatologi harus di susun dan di rencanakan dengan baik bagi generasi kedepan," Ungkapnya. Semangat menuju kemerdekaan dan proklamasi kemerdekaan, dijelaskannya harus di semangati dengan peristiwa sejarah besar yang terjadi di Pangkalpinang dan Bangka. Dimana sejarah merupakan suatu momentum hidup untuk memacu semangat dan gairah dalam membangun negeri. "Peristiwa sejarah yang terjadi di Pangkalpinang dan Bangka haruslah di jadikan momentum hidup untuk memacu semangat dan gairah dalam membangun negeri serta mensejeterakan masyarakat," sebutnya "Setelah 73 tahun kita merdeka, masih banyak tantangan dan berbagai permasalahan bangsa yang harus kita hadapi, sesuai pesan Bung Hatta kita harus menjaga kebhinnekaan, pancasila yang harus kita rawat sebagai pilar kebangsaan dan NKRI," tuturnya Ia pun mengajak kepada semua komponen masyarakat untuk bekerja, dengan pemahaman "Kerja kita, prestasi bangsa". Achmad Subari juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bekerja. Ada yang menarik dalam peringatan HUT RI di DPRD Pangkalpinang kali ini. DPRD mengulas perjuangan Pangkalpinang dan Bangka dalam jejak sejarah kemerdekaan Indonesia. Sambutan itu dibuat Sekretaris DPRD Pangkalpinang, Akhmad Elvian. Achmad Subari mengatakan Pangkalpinang, dan Pulau Bangka umumnya memiliki jejak sejarah tersendiri di era awal Kemerdekaan Republik Indonesia. Dia mengatakan, semangat dan perwujudan kemerdekaan harus diikuti dengan peristiwa sejarah besar di Pangkalpinang dan Bangka. Pada 22 Desember 1948 hingga 6 Juli 1949, Bangka secara defacto adalah Ibukota Republik Indonesia. Perundingan-perundingan antar Indonesia dengan Belanda yang dimediasi dunia

melalui UNCI (United Nations Commicion for Indonesia) dilangsungkan di Bangka. Subari mengulas, Abdul Gaffar Pringgodigdo dalam buku Memoar Bung Hatta, mengatakan bahwa pada saat kami dari Muntok menuju Pangkalpinang untuk bertemu KTN, sesungguhnya saat ini ada dua pusat diplomasi politik internasional, yaitu di Washington DC dan di Bangka. Ketika berada di Bangka saat itu, Bung Karno mengatakan, bahwa merdeka akan datang sebelum matahari terbit di bulan Januari tahun 1950. Artinya kondisi negara dalam keadaan darurat. Pemerintahnya pun Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) dan tidak jelas keberadaannya,” kata Subari. Trace Bangka atau kelompok pemimpin yang diasingkan di Bangka kemudian melakukan berbagai perundingan di Muntok dan Pangkalpinang yang lebih representatif menuju perundingan Roem-Royen. Rakyat Bangka sungguh nyata Republiken ini kata Bung Karno, dan dari Pangkalpinang, Pangkal Kemenangan Bagi Perjuangan,”ucap Subari. Subari melanjutkan, poros Bangka-Yogyakarta-Jakarata adalah simpul kemerdekaan. Hal ini, menurutnya, dinukilkan dengan indah oleh Bung Hatta yang pernah menulis “Kenang-kenang Menumbing, di bawah sinar gemerlap terang, kenang-kenang membawa kemenangan, Bangka, Yogyakarta dan Jakarta, Hidup Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika”. “Pristiwa bersejarah yang terjadi di Pangkalpinang dan Bangka haruslah dijadikan monumen hidup memacu semangat kita, membangun negeri ini, dan mensejahterakan masyarakatnya,”ujar Subari Momentum ini juga lanjut politisi Gerindra itu dapat dija-

dikan kebangkitan rasa persatuan dan kesatuan di antara masyarakat kota Pangkalpinang. “Mari kita semua bersatu membangun kota Pangkalpinang ke arah lebih baik, hilangkan segala keegoan dan sekat-sekat yang mungkin terjadi. mari kita ciptakan suasana yang lebih kondusif agar Pangkalpinang maju,” ajaknya. Achmad Subari juga meminta semua pihak dapat menahan dalam menyikapi persoalan bangsa. apalagi menurutnya pada tahun 2019 mendatang merupakan tahun politik dimana akan dilangsungkannya pesta demokrasi dimana pelaksanaannya serentak se Indonesia tanggal 17 April 2019. Perlu sikap yang dewasa dan lebih mengutamakan rasa persatuan dan kesatuan dalam menyikapi eskalasi politik yang akan terjadi. “Perbedaan-perbedaan tentu bukanlah suatu sarana pemecah bangsa, tetapi sarana perekat dinamika pemikiran yang bermuara pada arah Indonesia yang lebih baik, jadikan momentum peringatan 17 Agustus sebagai referensi dalam kehidupan berpolitik,” tukasnya. Rapat Paripurna Istimewa ini juga dihadiri Wakil Ketua Depati Gandhi serta dihadiri Plt Walikota Pangkalpinang Muhammad Sopian, para anggota DPRD, Sekretaris Daerah Ratmida Dawam, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para pejabat Eselon II, III, Camat dan Lurah di lingkungan Pemkot Pangkalpinang dan undangan lainnya. (adv/dnd)


4 VISION OF TOURISM

SELASA - RABU

21 - 29 AGUSTUS 2018

Desa Air Batu Buding Lestarikan Budaya “Nirok” BADAU – Kemeriahan hari kemerdekaan sudah mulai terasa di Kabupaten Belitung. Hampir setiap desa memeriahkan dengan berbagai acara lomba. Salah satu lomba yang paling seru adalah yang diadakan Desa Air Batu Buding. Masyarakat desa setempat melaksanakan lomba nirok. Lomba ini sangat unik karena kebiasaan ini sudah mulai jarang dilakukan masyarakat. Nirok merupakan cara tradisional masyarakat Belitung menangkap ikan di air tawar. Mereka menggunakan alat sema-

cam tombak kecil yang disambung menggunakan kayu. Penggunaan tirok sebutan alat itu dengan cara menusukan tirok ke dalam tempat-tempat yang diyakini ikan bersembunyi. Sekretaris Desa Air Batu Buding Arpandi menjelaskan, lomba nirok ini menjadi rutinitas warga Desa Air Batu Buding. Nirok masih menjadi kebiasaan masyarakat setempat. “Masyarakat kami memang masih ada yang suka nirok. Tapi kepopuleran cara menangkap ikan menggunakan tirok ini memang sudah mulai berku-

rang, masyarakat sudah banyaj menggunakan cara lain,” kata pria yang akrab disapa Repek ini beberapa waktu lalu. Cara menangkap ikan menggunakan tirok sangat bersahabat dengan alam. Tidak ada yang rusak, bahkan ekosistem hewan air tawar terjaga.”Kami hanya mengambil ikan yang besar saja, yang kecil biasanya jarang kena,” tukasnya. Selain lomba tersebut, banyak lomba tradisional lain yang dilaksanakan seperti bakiak, lomba lari karung, tepuk bantal, dan lain-lain. (jun)

Objek Wisata “Mahali Park” Belilik Kembali Dikembangkan NAMANG – Khasanah objek wisata di Kabupaten Bangka Tengah begitu banyak untuk dikunjungi. Salah satunya yang berada di Desa Belilik yang bernama “Mahali Park” yang baru dilaunching oleh Bupati Bateng, Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, MM, Sabtu (18/8/2018) kemarin. Wisata “Mahali Park” ini merupakan tempat aliran sungai sepanjang jalan menuju kebun warga. Keadaan alam yang luas dipinggir alur sungai yang panjang dikemas oleh anak KKN UBB 2018 dan pemuda Belilik menjadi spot untuk berfoto ria dan selfie. Pada kesempatan itu, Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, MM menyampaikan apresiasi kepada pemuda Belilik dan mahasiswa KKN UBB 2018 yang telah membuat objek wisata yang instagram-

able. “Ini luar biasa sekali, menambah destinasi wisata di Kabupaten Bangka Tengah Apalagi Desa Belilik dekat dengan Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitng yakni Pangkalpinang,” tuturnya. Dijelaskannya, bahwa jalan sungai “Aik Mahali” akan diperjuangkan menjadi jalan wisata sehingga dapat kita usahakan buat jalan aspal. Untuk keberlangsungan wisata mahali park ini ada baiknya di kelola oleh bujang kelakar atau karang taruna desa Belilik. “Untuk mempermudah masuk ke objek wisata Mahali Park, kita aspal jalannya.Tolong ini diurus dan dijaga,”pinta Bupati Ibnu Saleh. Sementara, Rektor UBB, Dr. Muhammad Yusuf, M.Si mengemukakan potensi desa harus dimunculkan agar menjadi sesuatu yang bisa menja-

di manfaat untuk desa Belilik. Seperti, yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Tematik UBB sehingga disulap dengan cepat menjadi wisata Mahali Park yang sangat bagus. ” Gali potensi setiap desa, jangan dibiarkan. Apalagi, Babel lagi fokus untuk pasca tambang yakni pariwisata. Untuk mahasiswa KKN UBB di Desa Belilik, saya apresiasi atas kerjanya, sehingga menjadi tempat yang bernilai,” terangnya. Sedangkan, Kepala Desa Belilik, Muldari menyampaikan rasa syukur atas pihak-pihak yang telah membantu dalam kegiatan pengembangan wisata di sungai mahali ini. “Terima kasih tak terhingga kepada mahasiswa KKN UBB yang telah membantu dalam pengembangan pariwisata di Desa Belilik ini yang telah bergotong royong dengan pemuda desa ini,” ucap Muldari.(rill/ar)


SELASA - RABU

21 - 29 AGUSTUS 2018

DIRGAHAYU RI 5

Rangkaian Kemeriahan HUT ke 73 RI di Bateng KOBA - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 73 di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng). Pemerintah Kabupaten Bateng menggelar berbagai macam ke-

giatan mulai dari pengukuhan Oleh: Herdian Farid Effendi Para anggota paskibraPasukan Pengibar Bendera Kaka ini sukses menjalankan bupaten (Paskibraka), upacara amanah yang diembannya Dirgahayu RI dan upacara penurunan bende- termasuk sukses juga menjalankan ra, Pembubaran Paskibraka, Pembukaan Pa- upacara penurunan bendera pada meran Pembangunan dan Penutupan Pamer- sore harinya. an Pembangunan Kabupaten Bateng 2018. Selain Bupati Seluruh rangkaian tersebut dilak- Bangka Tensanakan untuk memeriahkan HUT gah Ibnu RI ke 73 tahun 2018. Adapun tema Saleh, dakegiatan yang diambil "Dengan Se- lam upmangat Hari Ulang Tahun Repub- a c a r a lik Indonesia ke 73 Mari Kita Ting- HUT katkan Kerja Kita Menuju Prestasi k e Bangsa Yang Berdaya Saing Dan In- 7 3 ovatif" Bupati Bangka Tengah (Bateng), Dr Ir H Ibnu Saleh MM mengatakan HUT RI ke 73 merupakan refleksi dan evaluasi pembangunan di Kabupaten Bateng untuk menuju masyarakat yang maju dan sejahtera. "Alhamdulillah seluruh kegiatan berjalan dengan baik dan lancar tan- ini hadir tamu undangan lainya seperti Kapa ada halangan semoga ini menja- polres Bateng AKBP Edison Ludy Bard Sidi momentum baik untuk kita semua tanggang, Sekda Bateng Sugianto, Ketdan menjadi awal yang baik untuk ua DPRD Bateng Algafry Rahman, Kepala kemajuan bersama,"ungkap Ibnu OPD, Tokoh Masyarakat, Agama dan unsur Senin(20/08/2018) muspida lainya. Ibnu juga mengucapkan terimakTak sampai disitu, Pemkab Bangka Tenasih kepada seluruh OPD dan Mas- gah juga sudah menyiapkan pameran pemyarakat yang sudah berpartisipasi da- bangunan pada peringatan HUT RI tahun ini. lam mensukseskan rangkaian kegiaTermasuk kegiatan baris berbaris, pawai tan yang telah dilaksanakan. dan karnaval. Bupati Bateng mengingink"Kabupaten Bangka Tengah akan an masyarakat dapat menikmati kemeriahan menjadi semakin unggul jika kita rangkaian HUT RI. semua saling bekerjasama dan terus " Semua pihak harus merasakan kememperbaiki kekurangan yang ada merdekaan dan kemeriahan. Mari kita jaga dan saya berharap apa yang telah di- persatuan dan kesatuan," ajak Bupati. capai agar dapat ditingkatkan serta dipertahankan,"harapnya Sarana Promosi UMKM Sebelumnya Bupati Bangka TenBupati Bateng, DR Ibnu Saleh menginggah juga sudah mengukuhkan anggo- inkan dalam pameran pembangunan yang ta paskibraka pada tanggal 15 Agus- merupakan bagian dari rangkaian HUT ke tus malam. Sebanyak 35 siswa-siswi 73 RI dapat dijadikan sarana promosi bagi terpilih menjadi anggota paskibraka pelaku UMKM. Bangka Tengah. Menurut orang nomor satu di jajaran Dua hari setelah pengukuhan. Ke Pemkab Bangka Tengah ini pelaku usaha 35 anggota paskibraka tersebut melak- hendaknya memanfaatkan momentum kesanakan tugas utama mereka yakni meriahan HUT RI menjadi nilai ekonomis mengibarkan bendera merah putih di- tambah guna. halaman kantor Bupati Bangka TenDalam kegiatan pameran ini juga gah pada tanggal 17 Agustus 2018. menampilkan hiburan musik dambus, serta Bertindak sebagai inspektur up- pameran stand dari masing masing Dinas di acara yaitu Bupati Bangka Tengah, Pemkab Bateng yang memamerkan keungDR. Ibnu Saleh dengan komandan up- gulan serta apa saja menjadi program Pemeracara Ipda (Pol) Eko Guntar. intah daerah. (adv/hfe)


6

DIRGAHAYU RI

SELASA - RABU

21 - 29 AGUSTUS 2018

Bupati Basel Maknai Kemerdekaan ke-73 RI

Sejahterakan Rakyat Indonesia TOBOALI - Sebagai kepala daerah, Bupati Bangka Selatan (Basel) Drs. H. Justiar Noer memaknai kemerdekaan dirgahayu Republik Indonesia (RI) ke 73 dengan mengisi arti kemerdekaan dengan memperdulikan ekonomi kerakyatan agar dapat hidup sejahtera. "Ini luar biasa, sudah 73 kali ki-

ta memperingati hari kemerdekan. Kita memaknai kemerdekaan RI ke 73 ini dengan mengisi pembangunan dan mengisi semua aspirasi masyarakat dengan memenuhi kesejahteraannya," kata Justiar kepada wartawan usai upacara bendera dirgahayu RI ke 73, Jumat (17/8/2018) di halaman kantor Bupati Basel. Menurutnya, bagaimana memanfaatkan sumber daya alam dengan sistem sumber daya ma-

Oleh: Nopranda Putra

nusia yang ada agar bisa melanjutkan perjuangan para pejuang terdahulu. "Kita memanfaatkan semua sistem sumber daya alam (SDA) yang ada sehingga kita bisa melanjutkan perjuangan itu. Dan sekarang kita masih melanjutkan perjuangan untuk rakyat indonesia, dengan cita-cita rakyat Indonesia terhadap indonesia itu semua untuk rakyat Indonesia," ujar Justiar. Selain itu, ia juga menuturkan seluruh elemen masyarakat di tanah air Indonesia ikut berjuang demi kebangkitan bangsa yang lebih baik dan perjuangan

para pahlawan tidak sia-sia. "Baik aparat dari eksekutif, legislatif, kelompok elit, ormas dan masyarakat ini berjuang semua untuk masyarkat indoneisaia. Kita sepakat bahwa jangan sampai cita-cita kemerdekan dari pejuang kita hambarkan, jangan kita siasiakan," tukasnya. Ia juga berharap, semoga kedepannya semua dapat berjuang untuk mengisi pembangunan. Sekaligus juga untuk menumbuhkan kepercayaan bangsa. "Mudah-mudahan kita menjadi negara yang kuat agar rakyat dapat hidup mandiri serta dapat menurunkan angka kemiskinan dengan membuka peluang-peluang kerja dan usaha kepada rakyat dibawah penghasilan rendah," harapnya.(adv/tra)

Pemkab Basel Siap Pecahkan Rekor MURI Saat TCOF Season IV Sediakan Olahan Ikan Dengan Skala Besar TOBOALI - Setelah sukses dengan rangkaian acara festival 20.000 panggang otak-otak alias (makanan sejenis pempek yang dipanggang) pada event wisata nasional Toboali City On Fire (TCOF) season III bulan Juli lalu. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melalui Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Basel pada tahun 2019 mendatang, berencana akan memecahkan rekor muri dengan memanggang otak-otak terbanyak se Indonesia. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Suhadi mengatakan tidak mustahil apabila tahun 2019 mendatang pihaknya akan mengadakan event yang sama, dan bisa jadi lebih banyak dari tahun 2018 saat gelaran TCOF season IV dilaksanakan. "Kita tahu bahan dasar otak-otak berasal dari ikan yang didapatkan dari hasil laut Bangka Selatan. Dengan hasil laut yang melimpah membuat masyarakat berinovasi membuat otak-otak yang notabene 70 persen dari ikan. Dan tidak menutup kemun-

gkinan pada TCOF season IV tahun 2019 mendatang kita akan pecahkan rekor muri dengan panggang otak-otak terbanyak sepanjang sejarah," kata Suhadi Ia juga mengungkapkan, festival panggang 20.000 otak-otak pada TCOF season III bulan Juli kemarin hanya permulaan untuk mematangkan festival panggang otakotak terbanyak di tahun 2019 nantinya. "Festival panggang otak-otak ini merupakan ajang pemanasan, mudah mudahan tahun depan kita dapat mencetak rekor memanggang otak- otak terbanyak di Indonesia bahkan di dunia," ungkapnya. Menurutnya, festival panggang 20.000 otak-otak tahun ini cukup sukses, maka dari itu pihaknya akan menyediakan bahan olahan ikan dengan skala yang lebih besar dari sebelumnya. "Insya Allah tahun depan (2019,red) akan kita buat lebih banyak dari tahun sebelumnya, hal ini bertujuan untuk mempromosikan otak-

otak asal Basel dan sekaligus menginformasikan kepada masyarakat bahwa di Bangka Selatan punya wisata kuliner dengan potensi dibidang perikanannya," tambahnya. Sebelumnya, Bupati Bangka Selatan, Drs. H. Justiar Noer mengatakan festival panggang 20.000 otak-otak adalah bentuk kepedulian pemerintah daerah Bangka Selatan dalam meningkatkan kecerdasaan generasi mu-

da sebagai calon pemimpin bangsa dengan budidaya makan makanan olahan ikan. "Negara yang maju dimulai dari generasi-generasi yang unggul. Orang jepang terkenal dengan kecerdasan dalam hal teknologi, mereka dikenal dengan kebiasaan mengkonsumsi ikan, contohnya makanan khas jepang Sushi yang berbahan utama daging ikan," kata Justiar. (adv/tra)


SELASA - RABU

21 - 29 AGUSTUS 2018

GREETINGS

7


8

PELANGI BABEL

SELASA - RABU

21 - 29 AGUSTUS 2018

Peringati Dirgahayu ke 73 RI

Dreamland Property Group Lakukan Upacara Bendera dan Perlombaan SUNGAILIAT – Peringati HUT ke 73 Republik Indonesia, Dreamland Property Group mengadakan upacara bendera untuk mengenang jasa para pahlawan. Kegiatan upacara bendera itu dilakukan semua karyawan Dreamland Property Group yakni Media LASPELA Group, Pesona Bay, Pesona Hall, Ray White dan Dreamland Property, berlangsung di Halaman Hotel Pesona Bay, Jum’at (17/8/2018). Pada kesempatan itu, David

Liem selaku Pembina Upacara HUT RI mengatakan bahwa upacara bendera HUT RI rutin dilakukan pihaknya untuk mengenang dan menghargai jasa para pahlawan dalam memperjuangkan bangsa Indonesia merdeka. “Kita adakan ini sebagai kewajiban kita untuk mehormati, menghargai dan mengenang para jasa pahlawan kita dalam memperjuangkan bangsa Indonesia merdeka dari para penjajah. Pesan owner (Thomas Jusman_red) laksanakan upacara bendera untuk memperingati HUT ke 73 RI dan undang

semua link bisnis dibawah naungan DP Group,”ucapnya. David Liem juga menyampaikan selain mengadakan upacara bendera, pihaknya juga mengadakan berbagai perlombaan untuk menjalin silahturahmi, kekompakan antar karyawan yang satu dengan yang lainnya, karena ini adalah keluarga besar. “Kita adakan berbagai perlombaan 17an untuk mempererat tali persaudaraan. Terus, saling mengenal antara karyawan unit usaha yang satu dengan yang lainnya,” tutupnya.(ar)

93 Napi Rutan Muntok Dapat Remisi MUNTOK – Berkah peringatan Hari Kemerdekaan selalu ditunggu – tunggu narapidana diseluruh Indonesia. Begitu pula dengan para penghuni Rumah Tahanan ( Rutan ) cabang Muntok, Bangka Barat. Sebanyak 93 orang narapidana mendapatkan Remisi Umum ( RU ). Acara pemberian remisi dilaksanakan di Aula Rutan Muntok, Jum’at ( 17/8/2018 ) kemarin. Kepala Rutan Cabang Muntok, Zulfikri menjelaskan, kesembilan puluh tiga narapidana yang mendapatkan RU terdiri dari, RU masa potongan pidana 1 bulan sebanyak 37 orang, RU masa potongan pidana 2 bulan sebanyak 31 orang, RU masa potongan pidana 3 bulan sebannyal 19 orang, RU masa potongan pidana 4 bulan sebanyak 4 orang dan RU II/ langsung bebas sebanyak 2 orang, masing – masing mendapat potongan masa

pidana 3 bulan dan 2 bulan. Tujuan pemberian remisi kata Zulfikri, untuk memberikan motivasi, sugesti, dorongan agar narapidana selalu berkelakuan baik dan melaksanakan dengan ikhlas semua program pembinaan yang ada di Rutan Muntok. ” Dan kalau narapidana tidak bekelakuan baik atau tidak peduli dengan program pembinaan, tentu saja mereka tidak diberikan potongan hukuman atau remisi, hal itu dengan tegas diatur dalam Peraturan Presiden ( PP ) Nomor 174/ 1999 Tentang Syarat dan Tatacara Pemberian Remisi bagi Narapidana,” tandas Zulfikri dalam sambutannya. Namun lanjut Zulikri, setelah munculnya PP Nomor 99 Tahun 2012, tidak semua narapidana mendapatkan remisi, terutama untuk kasus -kasus tertentu seperti narkotika, korupsi, ilegal loging, terorisme dan money loundry. Mereka tldak bisa mendapatkan remisi kalau tidak mem-

punyai Surat Justice Colaborator ( Surat Keterangan bersedia bekerjasama membongkar tindak pidana yang mereka lakukan ) dari peyidik. Surat ini dikeluarkan oleh penyidik kejaksaan. kepolislan, BNN. KPK ataupun BNPT. “ Dan batas hukumannya walaupun hukumannya hanya 5 tahun, kalau tidak dapat surat justice, maka mereka tldak mendapat remisi. Hal ini yang terkadang menimbulkan dilema dalam pembinaan, karena para napi cendrung apatis dalam melaksanakan pembinaan, karena tidak ada reward dari pemerintah walaupun mereka sudah berkelakuan baik dan melaksanakan semua program pembinaan,” jelas Zulfikri. Hadir dalam acara ini Bupati Bangka Barat H. Parhan Ali, Wakil Bupati Markus, Sekda Yunan Helmi, Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto, Kajari Bangka Barat Neva Sari Susanti dan segenap undanngan lainnya. (sk)


SELASA - RABU

DIRGAHAYU RI

21 - 29 AGUSTUS 2018

9

Menarik Perhatian Warga

Semarak Pawai Pembangunan Babar MUNTOK - Lomba Pawai Pembangunan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke - 73 yang digelar Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Senin ( 20/8/2018 ) pagi cukup menarik perhatian warga kota Muntok. Masyarakat kota Muntok berduyun - duyun memadati sepanjang rute yang dilewati pawai pembangunan ini. Berbagai properti menarik dan beraneka ragam ditampilkan 92 regu peserta pawai pembangunan dengan menyajikan atraksi didepan Bupati Bangka Barat H. Parhan Ali, Wakil Bupati Markus, Sekda Yunan Helmi, Kajari Bangka Barat Neva Sari Susanti, Ketua TP PKK Hj. Annissa Parhan, Kepala OPD Pemkab Bangka Barat dan segenap undangan di depan Panggung Kehormatan di Taman Lokomobil Muntok. Teriknya matahari sepanjang pawai berlangsung tidak menyurutkan semangat para peserta untuk beratraksi dan berjalan hingga garis finish di Lapangan Gelora Muntok. Wakil Bupati Bangka Barat, Markus sangat mengapresiasi animo para peserta karnaval yang begitu tinggi, apalagi sinar matahari pada musim kemarau ini cukup terik. " Acara karnaval ini dalam rangka kita merayakan HUT RI, harapan kami dengan adanya acara karnaval

ini, dengan mengangkat berbagai antraksi dan pameran yang bisa menghibur masyarakat Bangka Barat, kita menjaga persatuan dan kesatuan negara dengan merawat kebhinekaan kita," ujar Markus. Para pemenang Lomba Pawai Pembangunan HUT ke – 73 RI tahun

2018. Kategori pawai jalan kaki Sekolah Dasar ( SD ), Juara 1 SDN 21 Muntok, Juara 2 SD Santa Maria Muntok dan Juara 3 SDN 3 Muntok. Kategori SMP, Juara 1 SMPN 2 Muntok, Juara 2 SMPN 3 Muntok dan Juara 3 SMP Santa Maria Muntok. Kategori SMA/ SMK sederajat, Juara 1 SMAN 1 Muntok, Juara 2 SMK Bina Karya Muntok dan Juara 3 SMK Muhammadiyah Muntok. Kategori pawai jalan kaki Instansi, Juara 1 BLHD Bangka Barat sebagai satu - satunya peserta. Untuk kategori pawai jalan kaki umum, Juara 1 Kampung Baru Rt. 02, Juara 2 Kampung Sidorejo Rt. 01 dan Juara 3 Kampung Tanjung Rw. 14. Kategori pawai jalan kaki ormas/

parpol, Juara 1 Radio Duta, Juara 2 Polisi Cilik Polres Bangka Barat dan Juara 3 OSIS SLBN Muntok. Kategori sepeda hias Sekolah Dasar, Juara 1 SDN 23 Muntok, Juara 2 SD Tunas Harapan Muntok, Juara 3 SDN 1 Muntok. Kategori SMP, sepeda hias hanya diikuti satu peserta yakni, SMPN 1 Muntok sebagai juara pertama. Sepeda hias umum, Juara 1 Kampung Teluk Rubiah Rw. 15 dan Juara 2 IMADA. Kategori motor hias SMA/SMK sederajat. Juara 1 SMKN 1 Muntok dan Juara 2 SMAN 1 Muntok. Kategori instansi, Juara 1 Unit Metalurgi ( Unmet ) Muntok, Juara 2 Kecamatan Muntok dan Juara 3 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat. Kategori ormas/parpol, Juara 1 PKK Kabupaten Bangka Barat, Juara 2 PD Aisyiyah, Juara 3 Paguyuban TK Karya. Kategori mobil hias umum, Juara 1 Yasmin Group, Juara 2 AVAIL, Juara 3 KMC Kampung Baru. Kategori TK/ PAUD, Juara 1 PAUD Nurul Falaah, Juara 2 TK Aisyiyah dan Juara 3 PAUD Al- Fitriyah. Kategori dinas/instansi, Juara 1 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat, Juara 2 Dinas PUPR dan Juara 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Barat. Kategori ormas/parpol, Juara 1 Paguyuban Wong Ngapak dan Juara 2 RAPI. Kategori umum, Juara 1 Hotel Pasadena. (sk)

Lomba Gerak Jalan HUT RI

Pemkab Babar Semarakkan Jalan Protokol Kota Muntok PKK Bangka Barat Hj. Annisa Parhan, Camat Muntok Sukandi dan segenap Kepala OPD Lingkungan Pemkab BangMUNTOK – Suasana pagi di jalan ka Barat. protokol kota Muntok dimeriahkan denMenurut Ketua Panitia Pelaksana, gan semaraknya Lomba Gerak Jalan daSutarmo, SH, jumlah peserta Lomba lam rangka peringatan Hari Gerak Jalan tahun ini meningKemerdekaan Republik Indo- Oleh: Samsiar Komar kat kalau dibandingkan dennesia yang ke – 73. gan tahun sebelumnya. Lomba Gerak Jalan merupakan ” Ya, tahun ini jumlah pesertanya salah satu dari rangkaian kegiatan per- lebih banyak dari tahun kemarin, beraringatan HUT RI yang telah dimulai ti tejadi peningkatan. Itu kan artinya, kehari Senin lalu ( 13/8/2018 ). Sebansadaran masyarakat untuk memeriahyak 183 regu dari tingkat pelajar, inkan peringatan hari kemerdekaan juga stansi dan umum ambil bagian dalam meningkat,” ujar Sutarmo di Lokomolomba tersebut. bil usai melepas peserta lomba, Senin ( Masih dengan rute yang sama seperti 13/8/2018 ). tahun sebelumnya, para peserta memuKriteria penilaian menurut Sutarmo lai lomba dari garis start di Jalan Jender- antara lain, kekompakan, kerapian dan al Sudirman depan Kantor KPU Bangka kelengkapan pasukan. Sedangkan pengBarat. Sedangkan panggung kehormatan umuman pemenang akan dilakukam sedi Taman Lokomobil depan Rumah Dicepatnya. nas Bupati Bangka Barat. ” Dan nanti pemenangnya akan diuSatu persatu regu berbaris rapi mem- mumkan dulu, nanti kita kan tanggal 28 beri hormat saat melewati panggung ke- Agustus ada acara hiburan. Tapi pembahormatan dan memberi hormat kepagian hadiahnya tidak dipanggung acara da Bupati Bangka Barat H. Parhan Ali, karena nanti akan menyita waktu,” jelasWakil Bupati Markus, SH, Ketua TP nya. (sk)

HUT ke-73 RI

DPRD Babel Paripurna Istimewa Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI PANGKALPINANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dalam rangka peringatan HUT ke 73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Paripurna mendengarkan Pidato Kenegaraan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Babel, Kamis (16/08/2018). Hadir dalam Paripurna tersebut Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah, Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, Wakil Ketua DPRD Babel I, Hendra

Apolloo, Wakil Ketua Oleh: Wina Destika ja cerdas, kerja kuat, dan II, Toni Purnama, Wakil kebersamaan. Maka kita Ketua DPRD III Dedy Yulianto, dan mampu untuk menyelesaikan perAnggota DPRD Babel, serta diiku- masalahan-permasalahan bangti juga Pejabat dari unsur Forkopim- sa ini," kata Didit usai Paripurna Isda serta Pejabat Struktural Eselon II, timewa mendengarkan pidato kenegIII, IV di lingkup Pemerintah Provinsi araan Presiden RI. Didit menilai apa (Pemprov) Babel, dan undangan lain- yang di sampaikan Presiden RI Joko nya. Widodo dalam pidatonya adalah banKetua DPRD Babel, Didit Srigus- yak kebijakan-kebijakan yang disamjaya mengatakan salah satu inti pidato paikan oleh pusat yang tujuannya unkenegaraan Presiden Republik Indo- tuk daerah. nesia, Joko Widodo ialah untuk men"Tinggal bagaimana di daerah ungajak seluruh rakyat Indonesia mem- tuk menindaklanjuti dengan menjabangun dan mengatasi permasalahan dikan program-program tersebut unyang dihadapi bangsa. tuk menurun tingkat kemiskinan serta "Dari pidato Pak Presiden di- memberi ruang tenaga kerja baru unmana bahwa beliau mengajak un- tuk lokal maupun meningkatkan pertuk bersama-sama dengan etos ker- ekonomian masyarakat," ujarnya.

Didit menaruh harapan besar dengan pesan yang disampaikan Presiden Joko Widodo agar persoalan di Bangka Belitung dapat terselesaikan dengan cara-cara yang baik. "Dimana beliau (Presiden-red) menyampaikan bahwa dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kebersamaan, Insya Allah kita mampu mengatasi permasalahan-permasalahan bangka ini," ulas Didit. Didit juga mengaku bangga dengan Presiden Jokowi yang memberikan kado ulang tahun terspesial yakni Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games XVIII yang akan digelar di Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan. "Untuk kedua kali Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Asian

Games setelah sebelumnya menjadi tuan rumah pada 1962. Kesempatan ini menjadi momen besar dimana tema Asian Games yaitu Energy Of Asia bersanding manis dengan tema HUT RI ke-73, yaitu Kerja Kita Prestasi Bangsa," terang Didit. Sementara itu, Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah mengatakan bahwa Pemprov Babel akan terus berupaya memperkuat empat pilar yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika, guna mewujudkan Indonesia yang damai dan sejahtera. "Melalui empat pilar ini kita berharap bangsa Indonesia menuju bangsa yang sejahtera dan damai," ungkap Fatah. Fatah menyebutkan dimana kemerdekaan ini merupakan sesuatu yang patut disyukuri secara mendalam yang ditandai dengan pembacaan proklamasi oleh Proklamator Indonesia yaitu Soekarno dan Hatta. "Proklamasi yang disampaikan sebagai makna bahwa Indonesia telah menjadi negara merdeka dan berdaulat, menentukan nasibnya sendiri, serta sebagai jembatan menuju masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," tutupnya. (adv/wa)


10

DIRGAHAYU RI

SELASA - RABU

21 - 29 AGUSTUS 2018


SELASA - RABU

CONNECTION

21 - 29 AGUSTUS 2018

Tjit Ngiat Pan Kepulauan Bangka Belitung. “Kami menyediakan 56 Phang Siku. Ini rekor terbanyak di Kepulauan Bangka Belitung,” kata CEO Same Same Organizer, Kwartanto yang akrab disapa Santo kepada LASPELA, (21/8-2018). Sembahyang Rebut global, national and regional tourism semakin mendapat tempat istimewa sebagai wisata religi. Bahkan, ritual warga Tionghoa ini bisa menjadi calender of event nasional mengingat atensi para pihak yang peduli pada pariwisata seperti Same Same Organizer ini. “Pariwisata Kepulauan Bangka Belitung adalah tanggungjawab kita bersama dalam mengembangkannya, termasuk varian tourism eventnya,” kata Santo. Festival Sembahyang Rebut ini, kata Santo, untuk melestarikan tradisi ribuan tahun yang sudah turun menurun warga Tionghoa. “Selain itu, dengan menggelar Festival Tjit Ngiat Pan, Same Same Organizer ingin berkontribusi menyukseskan program pemerintah dengan Program 10 Destinasi Prioritas salah satunya adalah Bangka Belitung sebagai Bali Baru. Santo mengungkapkan, “Same Same Organizer bermaksud memperkenalkan kepada generasi muda kekayaan tradisi di Kepulauan Bangka Belitung agar tetap terpelihara dimasa yang akan datang . SAME SAME ORGANIZER berharap masyarakat dapat berpartisipasi dalam festival sembahyang rebut tersebut. Dengan 56 Phang Siku Festival ini akan menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan regional maupun nasional dan mancanegara.” Pintu Akhirat Terbuka Setiap tanggal 15 bulan 7 penanggalan Imlek, yang dikenal dengan Chit Ngiat Pan (sembahyang pertengahan bulan ke tujuh Imlek ) atau Sembahyang Rebut ( Chiong Shi Ku ). diyakini oleh warga Tionghoa Bangka pada saat tersebut pintu akhirat terbuka ( Khoi Kui Mun). Festival Sembahyang Kubur setiap tahunnya digelar tanggal 15 bulan ke 7 penanggalan Imlek. Konon, masyarakat Tionghoa di Bangka percaya pada tanggal tersebut pintu akherat terbuka dan semua arwah-arwah turun ke dunia manusia. Kembali ke akhirat pada malam tanggal 15 penanggalan Imlek. Konon pada bulan ke tujuh, orang Tionghoa akan jarang sekali membuka usaha, pindah rumah dan resepsi pernikahan karena ditenggarai memiliki potensi kurang baik dan ketidakberuntungan. Arwah yg memiliki keluarga dipercaya akan kembali pulang ke rumahnya masing-masing-masing. Sedangkan arwah yang tidak memiliki keluarga akan terlantar. Warga Tionghoa lalu memberi persembahan kepada mereka berupa makanan pakaian dan buah-buahan serta uang kertas agar arwah yang tidak memiliki keluarga merasa tenang dan tidak mengganggu alam manusia. Sembahyang rebut ini memili-

11

Jokowi 2 Periode

ki satu ciri khas. Di tengah-tengah Kelenteng dibangun Thai Tse Ja (Thai - yang paling Berkuasa; Tse - Orang Meninggal ; Ja - Raja ) adalah Raja Akhirat. Penampilan patung Thai Tse Ja dalam keadaan duduk, tangan kiri memegang buku dan tangan kanan memegang pena. Diyakini Thai Se Ja sedang mencatat arwah gentayangan di bumi. Patung ini bertempat di halaman Klenteng. Terdapat aneka persembahan seperti umbi-umbian, kacang, sayuran dan buah di depan altar Thai Se Ja. Sajian sebagai hidangan bagi arwah sebelum kembali ke akhirat. Persiapan perayaan sembahyang rebut ini memerlukan waktu yang cukup lama dan biaya besar. Patung Thai Se Ja yang semakin besar dan tinggi, perlambang kemakmuran lingkungan setempat. Patung terbuat dari kain atau kertas lima warna ( biru, hijau, merah, kuning dan jingga). Kerangka bambu, dengan pundak Thai Se Ja dipasang payung dan bendera perlindungan. Bendera tertulis “ Lin atau Liang” yang berarti manjur. Payung yang menghiasi pundak Thai Tse Ja dikenal dengan “Payung Kramat” menjadi salah satu barang lelang. Dipercaya membawa kemakmuran dan pelindungan. Dana lelang masuk ke kas Klenteng. Puncak sembahyang Rebut dibukanya kain atau kertas merah penutup mata patung. Ritual ini dikenal dengan Khoi Kong. Ada sebuah harapan akan kebaikan yang tercermin pada tulisan di dada Thai Tse Ja yaitu Hap Ka ( Ham Cung) Phin On - Kesejahteraan untuk seluruh warga masyarakat . Persembahan di altar Thai Tse Ja akan diperebutkan oleh masyarakat. Setiap orang harus mendapatkan, walaupun hanya sebutir beras. Ritual rebut diadakan pada tengah malam, jam 00.00 WIB. Setelah aba-aba diberikan, maka masyarakat dapat berebut persembahan altar. Hal inilah yang membuat sembahyang ini dikenal dengan sembahyang Rebut. Pada ritual ini terdapat keunikan, setiap peserta berusaha mendapatkan apapun. Dipercaya jika tidak memperoleh sesuatu, maka akan memperoleh kemalangan. Namun sebaliknya, jika memperoleh dalam jumlah yang banyak, akan memperoleh rezeki yang melimpah. Makanan hidan-

gan arwah, dipandang lebih bernilai dibanding makanan biasa. Menurut kepercayaan, arwah akan pergi ketakutan melihat banyak orang yang agresif ketika berebut persembahan. Sehingga arwah akan cepat segera meninggalkan dunia manusia. Dalam ritual rebut, selain mengambil persembahan, ada suatu benda unik yang menjadi daya tarik yaitu Fung Pu ( Kain Merah). Kain ini disembunyikan di antara persembahan. Ini melambangkan keberuntungan. Dapat dijual kembali dengan harga tinggi. Setelah selesai, patung Thai Se Ja pun segera dibakar. Ini sekaligus sebagai pertanda bahwa arwah telah dibawa pulang oleh Thai Se Ja ke akhirat Latar belakang Sembahyang Rebut adalah kisah bakti seorang anak bernama Bok Lian. Setelah ibunya meninggal, Bok Lian pergi menghadap ke Raja Akhirat. Membawa sebuah bendera sakti pemberian gurunya. Dalam perjalanan ke akhirat, bertemu dengan beberapa arwah sedang menjalani hukuman. Setelah sampai di hadapan Raja Akhirat, Bok Lian memohon kepada Raja Akhirat untuk mengampuni ibunya. Raja menyetujui dengan syarat Bok Lian mau menggantikan hukuman ibunya selama 1 bulan lamanya. Sehubungan dengan keputusan ini, Raja Akhirat pun memutuskan untuk menangguhkan hukuman arwah selama setengah bulan dan membuka pintu akhirat. Dari sini, orang Tionghoa menyelenggarakan sembahyang rebut untuk memberikan persembahan bagi arwah. King and Queen Maker Selain menggelar Festival Sembahyang Rebut yang bakal spektakuler dan fenomenal dengan 56 Phang Siku, Same Same Organizer telah berjasa bagi Negeri Laskar Pelangi, karena berhasil mengantarkan dan melahirkan National King and Queen. “Same Same Organizer bangga bisa mengharumkan Negeri Serumpun Sebalai di dunia pageant dan pariwisata lainnya. Tahun 2018 ini kita bersyukur menjadi King & Queen Maker. Ini semua berkat kejasama semua pihak,” kata Santo. King and queen yang dilahirkan oleh Same Same EO antara lain Sonia Fergina Citra menjadi Puteri Indonesia 2018 dan Desember 2018 nanti akan berkontestasi di Miss Universe 2018. Di pageant usia remaja, Same Same Organizer telah mengantarkan Gracella Angellyca menjadi Miss Indonesia Girl 2018. Dan yang terakhir, selain menggelar Mister Indonesia 2018 di Tanjung Pesona Beach and Resort, Same Same Organizer juga mengantar Okka Pratama menjadi Mister Indonesia 2018. “Lengkap sudah Same Same Organizer menjadi Babel King and Queen Maker di tingkat nasional,” ungkap Santo seusai Grand Final Mister Indonesia. (*/ad)

daripada peluru dan “peluru”. Bagaimana evaluasi Pilkada Serentak 2018 dan proyeksi Pileg serta Pilpres 2019 serta perilaku politik politisi semacam apa yang diharapkan? Wartawan LASPELA Media Group, Agus Ismunarno, melakukan wawancara khusus dengan Dr Ibrahim, Dosen pada Jurusan Ilmu Politik FISIP UBB. Berikut petikannya; Bagaimana Anda mengamati dan mengevaluasi Pilkada Serentak di Babel? Pilkada di Bangka, Belitung, dan Pangkal Pinang boleh disebut berjalan lancar. Partisipasi masyarakat juga cukup baik meski belum bisa optimal. Namun setidaknya kita melihat bahwa KPU di beberapa daerah ini bekerja maksimal dengan beragam cara untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam memilih. Bagaimana pandangan Anda terhadap proses penyelenggaraannya? Saya bisa mengatakan bahwa Pilkada berjalan cukup demokratis dengan beberapa pandangan umum. Pertama, bahwa tidak adanya gugatan menandakan bahwa semua pihak menerima hasil pemilihan, meski tentu tidak memuaskan semua kandidat. Kedua, kita melihat bahwa penyelenggara, termasuk pengawas dengan perangkatnya telah bekerja dengan baik. Ketiga, proses politik uang dan black campaign relatif tidak menggejala. Meski ada variasinya, namun saya melihat kedua isu ini tidak massif terjadi. Para kandidat dan tim suksesnya nampak menyadari betul bahwa proses demokrasi tidak boleh dicederai, minimal tidak dilakukan secara terbuka. Bagaimana Anda melihat pergeseran trend petahana dari hasil akhir Pilkada Serentak 2018? Hasil kontestasi sendiri menarik untuk dibaca. Pertama, incumbent di Bangka tumbang di tangan sang penantang, sementara justru di Belitung incumbent bertahan dengan jabatannya. Di Pangkal Pinang sendiri, incumbent wakil walikota di posisi yang sama masih terpilih menandakan bahwa elektablitasnya masih sangat baik. Kondisi di atas menunjukkan bahwa trend incumbent selalu menang sudah mulai bergeser. Saya melihat bahwa situasi politik kini semakin cair. Incumbent dan penantang sama-sama memiliki peluang untuk terpilih tanpa harus disekat oleh keuntungan-keuntungan tertentu oleh kandidat incumbent. Proyeksi Anda terhadap Pileg dan Pilpres 2019 dan saran Anda sebagai akademisi? Ke depan, ini menjadi pelajaran penting agar semua kontestan memiliki nyali untuk

bertanding secara elegan. Hal lain yang saya amati adalah mengenai kemenangan kandidat yang diusung oleh PDIP di 2 daerah berhasil keluar sebagai pemenang, sementara Gerindra berhasil mengantarkan kandidatnya menang di Belitung. 2-1, begitu kira-kira. Oleh karena itu, saya melihat bahwa PDIP sepertinya akan semakin optimis menghadapi Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Saya melihat bahwa kans PDIP untuk mendulang suara pada perhelatan demokrasi tahun depan sepertinya terbuka lebar.

Bagaimana memaknai hasil Pilkada serentak Babel 2018 dan Peluang Jokowi? Artinya, peluang Jokowi 2 periode nampaknya akan terbuka. Meski demikian, proses politik amat cair, perkembangannya sangat aktual dan selalu berubah. Kondisi Pileg dan Pilpres bisa berubah arah jika mobilisasi isu tidak dikelola dengan baik. Pilkada di 3 daerah ini menjadi pemanasan mesin politik menuju 2019. Semua partai kini berusaha mengukur perjalanan dan pergerakan suara partai masing-masing. Tentu semua siap dengan skenarionya. Harapan Anda terhadap Pemilu 2019 dalam konteks berdemokrasi dengan lebih baik? Bangka Belitung pada dasarnya bukan daerah dengan aliran politik yang kental. Semua peluang partai sama meski tahun 2014 lalu PDIP memuaskan dirinya di posisi pertama. Sebagai salah satu warga di daerah ini, saya dan kita semua berharap bahwa Pilkada dan Pemilu tahun depan tidak sekedar momentum alih kelas dan pindah profesi, melainkan dihajatkan untuk kepentingan yang lebih luas. Semakin modernnya sistem politik elektoral di negeri ini harapannya bisa semakin merubah tatanan politik di negeri ini agar semakin berkualitas.

Merdeka dalam Duka saat ini Indonesia menunjukan pada dunia bahwa kita bangsa yg besar” Jangan Padamkan Mimpimu Puteri Indonesia 2004 asal Babel, Artika Sari Devi mengajak, “Saatnya kita “memproklamasikan” diri berani membebaskan pikiran. Bebas dari rasa takut terhadap penilaian orang lain,” tulis Artika. Ia berpesan, “Tak ada yang boleh padamkan mimpimu! . Merdekalah

dengan sebenar-benarnya merdeka... dimulai dari diri sendiri, dan mulailah saat ini juga.” Sedang Winner Indonesia Girl 2018 Gracella Angellyca memasang foto berkebaya gaya remaja dengan nuansa Merah Putih. Grace, panggilan akrabnya merayakan 73 tahun Indonesia Merdeka dengan mengikuti Karnaval bersama rekan SMKN 1 Pangkalan Baru di Bangka Tengah.

“Meskipun cuaca sangat panas, tidak membuat kami patah semangat,malah sebaliknya. melihat antusiasme masyarakat yang menonton di sepanjang ruas jalan, membuat kami menjadi semangat. Kami bangga,Indonesia!” kata Grace. Peringatan HUT RI juga diperingati melalui Rapat Paripurna Istimewa mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI di Ruang Rapat Paripurna DPRD Babel. (agus ismunarno)


12

DIRGAHAYU RI

SELASA - RABU

21 - 29 AGUSTUS 2018

Plt Walikota Pangkalpinang Jadi Inspektur Upacara HUT ke- 73 RI

Sopian Ajak Tingkatkan Semangat Nasionalisme Patriotisme PANGKALPINANG - Pelaksana tugas (Plt) Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sopian

menjadi inspektur upacara puncak peringatan HUT ke 73 RI di Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (17/8/2018). Upacara peringatan itu di komandani oleh AKP Junaidi, dan di ikuti oleh para pejabat intansi dan organisasi lainnya yang berada di kota Pangkalpinang. Dengung sirine berjalan selama 60 detik menandakan detik-detik proklamasi akan di mulai menambah khidmatnya upacara. Pembacaan teks Proklamasi, di bacakan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) kota Pangkalpinang, Amir Ghandi. Susunan acara berlanjut, Pengibaran sang saka Merah Putih di tugaskan kepada 36 anggota paskibraka yang terdiri dari 20 putra dan 16 putri dari siswa dan siswi terbaik. Kali ini yang terpilih sebagai pembawa baki adalah Rifdah Dhiyaul Auliyah. Sang saka Merah Putih di berikan oleh Inspektur Upacara Muhammad Sopian kepada Rifdah untuk di kibarkan. Penghormatan sang merah putih di pimpin komandan upacara di ikuti inspektur upacara dan seluruh peserta upacara, saat pengibaran sang saka merah putih yang tepat berkibar di ujung tiang saat lagu kebangsaan Indonesia Raya berhenti. Dalam upacara itu, Sopian mengajak seluruh komponen masyarakat untuk berbakti pada bangsa dan negara. Ajakan itu sesuai dengan tema ulang tahun ke-73 Kemerdekaan RI tahun ini yakni ‘Kerja Kita, Prestasi Bangsa’. “Siapapun kita, apapun

profesi kita, mari kita sumbangkan semata-mata untuk menjadi kebanggaan dan prestasi bangsa,”tutur Sopian. Sopian mengatakan, serangkaian upacara peringatan ulang tahun kemerdekaan ini diharapkan dapat meningkatkan kembali nasionalisme dan patriotisme segenap masyarakat. “Mudah-mudahan upacara HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia ini akan menambah semangat lagi patrioritsme kita, memupuk rasa nasionalisme kita lebih baik lagi. Apabila rasa nasionalisme dan patrio-tisme tertanam pada diri kita masing-masing, kita akan rela berkorban dan bekerja untuk penetingan bangsa dan negara ini,”urainya. Pemuda pun harus sejak dini ditanamkan rasa nasionalisme dan patriotisme sehingga tumbuh dan berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Upacara perayaan HUT RI pun selesai, seiring dengan laporan selesainya upacara komandan upacara kepada inspektur upacara, dan penghormatan kepada inspektur upacara. Acara dilanjutkan dengan berziarah ke makam pahlawan Pawitraliya di jalan raya koba, diikuti Plt Walikota Pangkalpinang, Kapolres Pangkalpinang, Kajari Pangkalpinang dan tamu undangan pejabat lainnya. Sementara untuk sore harinya,

dilakukan upacara penurunan bendara. Bertindak sebagai inspektur upacara Dandim 0413/Bangka Letkol Arm Riski Budianto. *36 Paskibraka Harus Menjadi Teladan Sebelumnya dalam acara pengukuhan 36 Paskibraka kota Pangkalpinang tanggal 15 Agustus 2018 tepatnya 2 hari sebelum puncak HUT ke 73 RI, Sopian mengatakan bahwasanya 36 paskibraka itu merupakan putra dan putri terbaik. Menurut dia, Mereka ini bukan hanya bertugas sebagai pasukan pengibar maupun penurunan bendera saja melainkan juga harus menunjukkan keteladanan sebagai pelajar.

“Putra/putri yang terpilih merupakan yang terbaik dan istimewa. Juga harus menunjukkan keteladanan sebagai pelajar, berprestasi, berdisiplin, bermoral dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi,” ujar Sopian. Ia pun berharap kepada Paskibraka untuk dapat menjadi ujung tombak untuk mempersatukan Bangsa, memeperat Bangsa, dan mampu mebangkitkan semangat Nasionalisme dan patriotisme. “Dan Generasi muda mampu memahami, bahwa perbedaan itu indah dan harus menghargai satu dengan yang lain,” terangnya. (adv/dnd)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Peluang Jokowi 2 Periode Terbuka? by Paudar Wahyudi - Issuu