Skip to main content

KADIN Babel Dorong Solusi Ekonomi

Page 1

medialaspela

RABU - RABU

16 - 23 MEI 2018

Edisi No 121 12 HALAMAN

Menerangi Bumi Serumpun Sebalai

KADIN Indonesia Barat Gelar Rakorwil 13-14 Mei 2018

KADIN Babel Dorong

Tragedi Surabaya di ‘Mata’ Maia Cs

Solusi Ekonomi

“KEJADIAN demi kejadian, dari kejadian di Mako Brimob yang menggugurkan beberapa polisi, kejadian BOM di Surabaya, yang menewaskan saudara-saudara Nasrani, mengajak saya dan kita semua mendoakan semoga musibah demi musibah tidak ada lagi terjadi di bumi Indonesia, yang mengorbankan banyak manusia. Dan semoga keluarga yg ditinggalkan senantiasa sabar, dan ikhlas. Semoga Tuhan selalu melindungi Indonesia dari hal-hal yang buruk, negatif, dendam amarah, nafsu keserakahan dan bencana. Semoga Indonesia dan penduduknya dirahmati, dilindungi, diberkati dan diberkahi, dilimpahkan keselamatan, dicurahkan rejeki, kesehatan, ampunan dan perlindungan dimanapun berada oleh Allah SWT. Amin. Semoga pemerintah serius menangani TERORIS, dan Teroris bukan ajaran Islam !!!!!! dan bukan ajaran

Ketum KADIN Rosan Roeslani: Aspirasi Disampaikan ke Presiden Thomas Jusman: Jembatan Batera Solusi Ekonomi dan Inflasi

BANDAR LAMPUNG, LASPELA – Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) KADIN Indonesia Barat digelar di Bandar Lampung 13-14 Mei 2018. Rakorwil dipimpin langsung oleh Ketua Umum KADIN Indonesia, Rosan Perkasa

Roeslani dan WKU Anindya N. Bakrie putra kelahiran Lampung. Ketua Umum Kadin Daerah Provinsi Lampung, Muhammad Khadafi yang juga Rektor Universitas Malahayati mengatakan Rakorwil KADIN mer-

upakan momentum sinergitas Pengusaha Nasional dan Daerah dengan Pemerintah Pusat dan Daerah. Hadir antara lain Menteri Sosial Idrus Marham, Dirjen DPT Samsul Widodo, Staf Ahli Kemendag Suhanto, Karo Humas Kem-

wntan Kuntoro Boga Andri, Staf Ahli Kementrian ESDM Noorcahyo Prahoro Yulianto, Pjs Gubernur Lampung Didik Suprayitno

INDEX Hal 04. Hal 06.

Rosan Roeslani dan Anindya Bakrie: Tragedi Surabaya Uji Persatuan Kita ROSAN P ROESLANI dan Anindya Bakrie menyampaikan empati dan dukacitanya kepada para korban tragedi yang menimpa Kota Pahlawan Surabaya yang terjadi sebelum berlangsungnya Rakorwil KADIN Indonesia Barat di Bandar Lampung, 1314 Mei 2018. “KADIN Indonesia turut bersedih dan mengucapkan duka cita atas tragedi yang terjadi di Surabaya. Tragedi tersebut sangat disayangkan ketika kita sedang bahu-membahu memperbaiki perekonomian bangsa Indonesia. Kita, para pengusaha Indonesia jangan sampai terpecah, sebaliknya, perkokoh persatuan kita untuk perekonomian Indonesia,” kata Rosan Roeslani dalam sambutan Welcome Dinner di Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Minggu (13/5-2018) Dalam sambutan di depan mahasiswa Universitas Malahayati, Rosan Roeslani juga mengajak para mahasiswa akan meningkatkan persatuan dan semangat kebangsaan karena mahasiswa merupakan komponen bangsa yang signifikan menentukan arah

PWI Pusat Bersikap “Terorisme perlu diberantas sampai akar-akarnya, tetapi agar jangan sampai memadamkan tindak terorisme dengan cara yang mirip tindak terorisme juga.”

ORGANISASI Kewartawanan tertua di Indonesia, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyampaikan sikapnya terhadap tragedi terorisme yang menimpa Kota Surabaya, Kota Pahlawan. Dalam pernyataan tertulisnya PWI meminta kepada seluruh pers nasional, khususnya anggota PWI, agar dalam membuat atau menyiarkan berita tentang tindak terorisme, memahami benar tindakan itu bukanlah pelaksanaan dari faham sebuah agama tertentu. “Tindakan terorisme adalah kejahatan berat terhadap kemanusiaan yang dibenci dan ditentang

oleh semua agama di Indonesia. Dengan demikian, pemberitaan tentang tindak terorisme tidak boleh dikaitkan dengan streotipe agama tertentu,” tegas PWI. PWI juga meminta kepada seluruh pers nasional, khususnya kepada anggota PWI, dalam membuat atau menyiarkan tindak terorisme juga memperhatikan dampak-dampak yang ditimbulkan dari pemberitaaan tersebut; termasuk dampak sosial-budaya maupun dampak pemberantasan terorisme. Walaupun merupakan fakta, saran PWI Pusat, tetapi unsur sadisme, pelanggaran terhadap hak-hak anak dan kesengajaan framing yang diciptakan oleh teroris untuk mendukung gerakan teroisme, tetap perlu dipertimbangkan untuk

Hal 08. Hal 12.


2

EKONOMI BISNIS

RABU - RABU

16 - 23 MEI 2018

Posyandu Ujung Tombak Kesehatan Masyarakat PA N G K A L A N B A R U Menteri Kesehatan (Menkes) RI Prof. Nila Djuwita F.Moeloek didampingi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman dan

Ketua TP PKK Babel Hj. Melati Erzaldi, mengunjungi Posyandu Merengkan Benteng Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Selasa (8/5) lalu. Kedatangan Menteri Kesehatan bersama Gubernur Babel ke Posyandu Merengkan Benteng disambut antusias mas-

yarakat dan para petugas posyandu setempat. Menteri Kesehatan Nila mengatakan, Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, sehingga dengan pelayanan kesehatan terpadu tersebut, masyarakat agar rutin memba-

wa anaknya ke posyandu terdekat. "Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan yang terdepan di dalam masyarakat,” ungkap Nila. Menteri Nila juga memberikan apresiasi atas terpilihnya posyandu merengkan se-

bagai posyandu terbaik tingkat provinsi tahun 2017. “Kunjungan ini untuk memberikan semangat kepada masyarakat, sehingga peserta dapat melakukan rutinitas kegiatan di posyandu,” kata Nila. Lanjut Nila, dengan pemeriksaan rutin yang dilakukan,

dapat diketahui kondisi kesehatan anak, sehingga dengan pemeriksaan rutin anak diharapkan dalam petumbuhannya tidak kerdil atau stanting. Selain itu, Menkes mengharapkan adanya program yang telah dicanangkan pemerintah pusat agar dapat dilaksanakan dengan baik di daerah. "Pemerintahan jokowi mendorong masyarakat untuk memeriksakan kesehatan anak- anak ke posyandu secara rutin," ujar Nila. Tak hanya Menteri, Gubernur Erzaldi dan Ketua TP PKK

Babel Melati Erzaldi dalam kesempatan sama juga melalukan interaksi dengan masyarakat yang hadir di Posyandu tersebut. Ikut hadir dalam kunjungan Menkes RI itu, Bupati Bangka Tengah, Kepala Dinas Kesehatan Babel Mulyono, dan masyatakat setempat. Aeperti diketahui, Menkes Nila Djuwita F.Moeloek datang ke Babel untuk menghadiri Rapat Koordinasi Kesehatan (Rakorkes) yang diadakan Pemprov Babel melalui Dinkes Babel. (ril/stf)

Stok dan Harga Bahan Pokok Jelang Puasa Aman PA N G K A L P I N A N G Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Pangkalpinang Asyraf Suryadin meninjau pasar pasar induk Ratu Tunggal Pangkalpinang, Senin (14/5). Kunjungan ini untuk memastikan harga sekaligus stok bahan kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan. “kita selaku Pemkot Pangkalpinang memantau harga dan stok kebutuhan bahan pokok jelang Ramadhan, memang ada beberapa yang naik, seperti tomat mengalami kenaikan

harga tapi juga ada yang turun,” kata Asyraf. Asyraf mengingatkan agar beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan tidak melebihi dari standar yang telah ditentukan pemerintah. “Ada beberapa yang naik, tapi kita harapkan tidak melebihi harga standar atau HET yang telah ditentukan pemerintah,”pintanya. Asyraf menambahkan, untuk stok kebutuhan bahan pokok selama menjelang Ramadhan dipastikan aman. (gr)


RABU - RABU

16 - 23 MEI 2018

MARHABAN YAA RAMADHAN

3


4

CEREMONY

RABU - RABU

16 - 23 MEI 2018

PERINGATAN HARI KARTINI TAHUN 2018 Pelatihan UMKM, Bakti Sosial & Bazaar Nusantara Mitra Sehati DPD Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Eko Wijaya: UMKM Solusi Tingkatkan Ekonomi PIA FPD & DPD Demokrat Babel Gelar Pelatihan UMKM, Baksos dan Bazar

PANGKALANBARU- Persaudaraan Istri Anggota Fraksi Partai Demokrat (PIA FPD) memperingati hari Kartini tahun ini dengan cara unik dan lebih bermanfaat.

Bertempat di Graha Yudhoyono, Pangkalanbaru, Senin (9/5), mereka menggelar pelatihan UMKM, bakti sosial dan bazar nusantara. Di Bangka Belitung (Babel) sendiri, PIA FPD sudah membina sebanyak 25 UMKM dari berbagai macam produk melalui program Mitra Sehati. Dalam kegiatan tersebut, PIA FPD bersama DPD Demokrat Babel membagikan 100 paket alat tulis kepada siswa kurang mampu dan 500 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu. Ketua DPD

Partai Demokrat Provinsi Babel, Eko Wijaya mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan PIA untuk mendorong UMKM berbagai sektor baik produk makanan, pakaian, wisata dan sebagainya. Eko menilai, UMKM di Babel perlu dibina sehingga produk lokal dapat berkembang dan menjadi solusi peningkatan ekonomi di Provinsi Babel. Menurut Eko, Usaha Mikro Kecil Menengah merupakan kegiatan yang mampu memperluas lapangan kerja dan memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat. "Saya melihat perekonomian di Babel saat ini sangat memperihatinkan, makanya UMKM harus kita jalankan. Banyak produk lokal yang dihasilkan UMKM kita, makanya melalui pembinaan kita upayakan dapat terus memperkenalkan produk asli Babel ke seluruh nusantara, dan kebetuan istri saya yang membina PIA Babel dan memberang-

katkan 25 UMKM untuk studi banding di beberapa daerah Indonesia," ujar Eko Wijaya. Tak hanya itu di Bangka. Eko Wijaya juga membagikan beasiswa di Belitung. Ketua PIA FPD, Siti Rubi Aliya Rajasa Edi Baskoro mengatakan, kedatangannya ke Babel selain memperingati Hari Kartini juga menjalankan program PIA FPD Tour Mitra Sehati dan PIA sudah memiliki 500 peserta binaan Mitra Sehati. "Program Mitra Sehati yang kita lakukan dalam bentuk pelatihan dan pemasaran produk UMKM unggulan lokal, melalui pe-

masaran dalam bentuk promosi bazar. Adanya bazar ini kita harapkan membuka wawasan dan kearifan lokal baik prodak kuliner, kerajianan, wisata dan sebagainya, yang perlu diberdayakan agar dapat dikenal ke tingkat nasional bahkan tingkat internasional,” katanya. Istri dari Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) ini berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat rill untuk masyarakat dan tentunya dapat terus meningkatnkan dan memberdayakan kearifan lokal di Provinsi Bangka Belitung. (adv/gr)

BKKBN-Pemprov Babel Berusaha Tekan Angka Pernikahan Dini Kemah Konselor di Babel Pertama di Indonesia PANGKALPINANG – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggandeng Pemprov Babel melaksanakan aksi nyata menekan angka pernikahan dini. Seperti diketahui, pernikahan dini atau di usia remaja antara 15–19 tahun masih tinggi di Indonesia terutama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), sehingg berpotensi menimbulkan masalah, tidak hanya bagi si pasangan, tapi juga bagi Pemerintah. Untuk itu, pemerintah provinsi melalui BKKBN Bangka Belitung menggelar kegiatan Kemah Konselor Remaja Tingkat Nasional yang diikuti ratusan remaja se-Indonesia pada 7-11 Mei 2018. Kemah konselor yang mengusung tema Pembangunan Keluarga Berkarakter Melalui Gerakan Indonesia Bersih, Tertib dan Mandiri ini memberikan pemahaman genre bagi generasi muda, materi bela negara dan juga motivasi untuk pelajar giat menggapai cita-citanya.

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Pusat, M. Yani, mengapresiasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berani menjadi pionir dalam pelaksanaan kemah konselor remaja di Indonesia ini. “Kami memberikan apresiasi kepada Gubernur Babel, Erzaldi Rosman yang telah menyelenggarakan kemah konselor. Ini merupakan kegiatan pertama kali yang dilakukan di seluruh Indonesia,” ungkap M. Yani di Gor Sahabudin, Rabu (9/5/2018). Yani mengajak peserta konselor yang telah mengikuti kegiatan ini untuk menyampaikan pengetahuan yang telah diperoleh kepada konselor-konselor baru, sehingga berdampak kepada pengetahuan konselor sebaya dalam menekan tingkat pernikahan dini, seks bebas, narkoba di Babel khususnya dan di Indonesia secara umum. "Saya berharap peserta konselor ini dapat turun langsung ke lapangan memberikan pemahaman yang benar bagaimana layaknya memiliki perencanaan yang matang kepada konselor-konselor baru ini, agar bisa bermanfaat di dalam kehidupan mereka nanti," ungkapnya. Staf Ahli Menteri PMK Bidang SDG’s, Ghafur Akbar Dharma Putra mengungkapkan, remaja saat ini akan menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia, generasi yang pada tahun 2045, saat Indonesia memasuki usia 100 tahun merdeka, akan berusia antara 35-54 tahun. Generasi ini akan berada pada usia produktif sehingga secara pasti akan mewarnai dan menjadi nahkoda bangsa ini. “Saya mengharapkan para remaja menjadi motivator dan role model di masing-masing wilayahnya. Saat ini Indonesia memiliki 65 juta remaja. Kita berharap remaja Indonesia akan menjadi generasi emas, yaitu generasi produktif,” kata Ghafur. Ia juga berpesan kepada para remaja, untuk tidak berhenti belajar, dan

selalu memberikan yang terbaik. "Mengingat kegiatan kemah konselor ini, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam meningkatkan kualitas generasi berencana (GENRE) di Indonesia," tuturnya. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan berharap Kemah Konselor Sebaya tingkat nasional 2018 ini dapat mencetak konselor-konselor sebaya yang handal dan berkarakter berteman (bersih, tertib dan mandiri). Mantan Bupati Bangka Tengah ini mengingatkan, saat ini Babel berada di urutan ke tiga tertinggi di Indonesia dalam hal angka pernikahan dini. Tingginya angka pernikahan dini di Babel menjadi alasan mengapa kemah konselor ini digelar.

“Pernikahan dini merupakan PR besar bagi Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel. Untuk itu, saya mengajak para bupati / walikota untuk memperhatikan sekaligus mengimbau para OPD di level kabupaten/kota agar bersama-sama dengan stakeholder lainnya berupaya menurunkan angka pernikahan dini, salah satu caranya adalah membentuk konselor sebaya sebanyak mungkin,” jelas Erzaldi. Ketua panita pelaksana Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi mengatakan, kemah ini diikuti 102 konselor dari 34 provinsi seluruh Indonesia dan 506 orang peserta dari tujuh kabupaten/kota se- Babel. (adv/wa)


RABU - RABU

PELANGI EDUKASI 5

16 - 23 MEI 2018

Ujian Nasional Perbaikan Diselenggarakan Juli 2018 Tidak untuk Jenjang SMP/Sederajat UJIAN NASIONAL Perbaikan (UNP) tahun 2018 akan diselenggarakan pada bulan Juli dengan dua pilihan jadwal, yaitu pada Selasa-Kamis, 2426 Juli 2018, atau Jumat-Minggu, 27-29 Juli 2018. UNP hanya berlaku untuk jenjang SMA/SMK/MA/ MAK, dan tidak untuk jenjang SMP/sederajat. Peserta UNP adalah peserta UN yang nilai mata pelajaran UNnya belum mencapai standar kompetensi yang ditetapkan, yakni 55,0. Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi mengatakan, BSNP tengah mempertimbangkan kemungkinan UNP juga dapat diikuti oleh siswa yang nilainya sudah mencapai standar, namun tetap ingin memperbaikinya. Hal itu dilakukan untuk mengakomodasi siswa yang ingin memperbaiki nilai UN karena ada standar nilai khusus dari perguruan tinggi yang ditujunya. "Misalnya untuk standar perguruan tinggi seperti Akmil

Bidan PTT Baru Diharap Kurangi AKI dan AKB

(Akademi Militer) atau Akpol (Akademi Kepolisian), kita memberikan kesempatan untuk siswa melakukan perbaikan berapapun nilainya,” tutur Bambang, Senin (14/5) lalu. Menurut dia, ada dua jenis peserta UNP yang berasal dari peserta UN tahun 2018, yaitu mereka belum menca-

pai standar (nilai), dan mereka yang sudah mencapai standar, namun memiliki jiwa pembelajar atau ingin belajar sungguh-sungguh, atau karena perguruan tinggi yang ditujunya menuntut nilai tertentu. “Akan kita pertimbangkan untuk memberi kesempatan (UNP),” katanya. UNP 2018 juga dapat dii-

kuti lulusan SMA/SMA/MA/ MAK dua tahun terakhir, yakni lulusan tahun 2017 dan tahun 2018. UNP hanya diberlakukan untuk jenjang SMA/sederajat, dan tidak untuk SMP/sederajat. Bambang mengatakan, di jenjang SMP tidak ada UNP karena terkait dengan wajib belajar, sehingga UN tidak menjadi kendala wajib belajar. (ty)

MUNTOK – Sebanyak 30 tenaga bidan Pegawai Tidak Tetap ( PTT ) Kementerian Kesehatan di Lingkungan Pemkab Bangka Barat diangkat dan dilantik sebagai PNS oleh Bupati Bangka Barat H. Parhan Ali di Gedung Graha Aparatur Muntok, Senin (14/5). Dalam sambutannya Parhan menyampaikan, Pemkab Bangka Barat berharap tenaga bidan yang baru mampu memberi pelayanan baik kuratif, promotif, prefentif dan rehabilitatif dimana aktivitas tersebut diharapkan mempunyai daya ungkit dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) Ang-

ka Kematian Bayi (AKB) serta dapat meningkatkan perbaikan gizi masyarakat Babar. Parhan juga mengingatkan kepada bidan, sebagai pegawai negeri sipil dan pelayan masyarakat harus bersedia dan siap ditempatkan dimana saja tanpa tuntutan apapun dan menahan keinginan untuk pindah tempat tugas. ” Hal itu sesuai dengan pernyataan saudara pada waktu mengajukan sebagai CPNS. Saudara harus menghindari keinginan untuk mengusulkan pindah tempat tugas yang tentunya akan mengakibatkan kekacauan di dalam tatanan organisasi di instansi saudara masing-masing,” tandasnya. ” Bekerjalah yang jujur

dan disiplin, berikan yang terbaik yang saudara miliki, untuk mengabdi pada negara dan masyarakat Babar. Jadikan pengalaman sebagai tenaga bidan PTT modal saudara menjadi pegawai berprestasi,” tambah dia. Para bidan PTT mengungkapkan kegembiraannya usai dilantik menjadi PNS. Salah satunya seperti yang diungkapkan Resti, seorang bidan Dusun Selindung Desa Air Putih yang telah mengabdi sejak tahun 2010 silam. “Senang yang pasti bahagia, terharu saya. Terima kasih Kemenkes dan Pemkab Bangka Barat yang sudah mengangkat kami jadi PNS,” kata Resti. ( sk )

LAPAN Bisa Bantu Pemprov Babel Pantau Zona Wilayah PANGKALPINANG- Dalam pembangunan daerah, pemerintah setempat harus mengetahui seluk-beluk wilayahnya. Namun, untuk mendapatkan data tersebut harus mengandalkan satelit. Demikian mengemuka dalam sosialisasi kegiatan Antariksaan yang diadakan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) di Hotel Bumi Asih, Pangkalpinang, Senin, 14 Mei 2018. Sosialisasi tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi VII Dapil Babel Melda Addriani, Kabiro SDM Organisasi dan Hukum LAPAN Ani Retno, Peneliti Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer LAPAN Disi Satiadi, dan Edi Sekjen Kosgoro. LAPAN merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian Indonesia yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang penelitian dan pengembangan kedirgantaraan dan pemanfaatannya. LAPAN saat ini telah memiliki 3 satelit di luar angkasa yang bermanfaat mengantisipasi terjadinya gangguan atmosfer pada bumi. “LAPAN memiliki empat kompetensi bidang utama yakni sains antariksa dan atmosfer, teknologi penerbangan dan antariksa, penginderaan jauh, dan kajian kebijakan dan penerbangan antariksa yang semuanya saling berkaitan,” kata Kabiro SDM Organisasi dan Hukum LAPAN, Ani Retno. Ani Retno menjelaskan, sejauh ini LAPAN tel-

ah bekerja sama instansi pemerintah terkait seperti Dirjen pajak mengenai kesesuaian pajak perkebunan, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengenai pemantauan ladang ganja, BNBP terkait pemantauan titik api dan daerah gempa melalui citra satelit. Anggota DPR RI Dapil Bangka Belitung, Melda Addriani menandaskan, terdapat diperhatikan bersama dari sosialisasi ini, pertama peran dan fungsi LAPAN, kedua melihat Babel dari aspek ilmu keantariksaan dan ketiga mempersiapkan kerja sama kepada Pemprov Babel. Melda berharap, LAPAN bisa membantu Pemprov Babel untuk memantau kondisi keantariksaan agar dapat membantu masyarakat mengenai pemantauan zona formasi wilayah, baik zona lokasi penambangan yang baik, zona perkebunan yang teratur dan juga zona perikanan pemantauan lokasi populasi ikan terbanyak melalui satelit. (gr)


6

PELANGI RELIGI

RABU - RABU

16 - 23 MEI 2018

Pemprov Puji Pemkot Sukses Jadi Tuan Rumah MTQ PANGKALPINANG - Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) di Kota Pangkalpinang mulai 6-11 Mei 2018 sukses terlaksana. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman diwakili Sekda Yan Megawandi pada malam penutupan, Jumat (11/5), menyampaikan apresiasi sekaligus terimakasih kepada panitia terutama Pemkot Pang-

kalpinang yang telah mensukseskan jalannya pelaksanaan MTQ VIII Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Baelitung tahun ini. “Pemprov Babel mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kota Pangkalpinang sebagai tuan rumah yang sukses menyelenggarakan MTQ VIII 2018 ini,” tukas Yan Megawandi. Pjs Walikota Pangkalpinang, Asyraf Suryadin, amat bersyukur akan pencapaian tersebut. Asyraf lantas berterimakasih kepada semua pihak yang mendukung, terutama Pemprov Babel yang mempercayai pelaksanaan MTQ VIII kepada Pemkot Pangkalpinang sebagai tuan rumah. “Alhamdulillah acara MTQ VIII 2018 ini berjalan lancar, tidak ada masalah yang terjadi ataupun laporan yang sifatnya negatif. Terimakasih juga kepada Pemprov yang telah mempercayai Pangkalpinang menjadi penyelenggara kegiatan tahunan ini,” imbuhnya.

Asyraf berharap, peserta yang mewakili Pangkalpinang ke tingkat nasional untuk senantiasa belajar, mempersiapkan diri dan menjaga kondisi fisik untuk mengikuti MTQ tingkat nasional pada bulan Oktober mendatang. “Kami selaku Pemkot Pangkalpinang mendukung penuh para peserta dari Kota Pangkalpinang yang akan mewakili Bangka Belitung di ajang MTQ tingkat nasional. Semoga para peserta dapat terus berlatih, menjaga kesehatan, serta tetap berdoa,” kata dia. Harapan senada disampaikan Sekda Babel Yan Megawandi. Yan meminta agar para peserta yang mewakili Provinsi Babel dapat mempersiapkan diri untuk MTQ tingkat nasional, dan bagi yang belum berhasil, untuk senantiasa berusaha dan belajar agar nanti menjadi yang terbaik. “Kita berharap para pemenang mempersiapkan diri sebaik-baiknya nya sehingga mampu mengharumkan nama Provinsi Babel melalui MTQ tingkat Nasional pada bulan Oktober di Sumatera Utara. Dan kepada peserta yang belum berhasil ini merupakan tonggak pencapaian untuk mengukur untuk meningkatkan, mengevaluasi diri, dan berlatih terus menerus dan akan menjadi ter-

baik pada akhir nya,” tutur Yan Megawandi dalam sambutan. Dalam MTQ ke-VIII ini, Kabupaten Bangka Tengah berhasil menyabet Peringkat Pertama dengan nilai 77, disusul peringkat dua dari Kabupaten Bangka dengan nilai 46, Kabupaten Bangka Selatan per-

Bateng Juara Umum MTQ VIII Tingkat Provinsi PANGKALPINANGKabupaten Bangka Tengah (Bateng) menjadi juara umum dalam lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang digelar 6 hingga 11 Mei 2018.

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dalam sambutannya yang disampaikan Sekda Yan Megawandi pada malam penutupan di Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang berharap, para pemenang MTQ VIII tahun 2018 tingkat Provinsi untuk mempersiapkan diri dalam ajang MTQ tingkat Nasional yang akan digelar Okto-

ber 2018 di Medan, Sumatera Utara. Bupati Bangka Tengah, Dr. Ir. H. Ibnu Saleh MM menyampaikan, pencapaian kafilah dari Kabupaten Bangka Tengah dalam gelaran MTQ tahun ini merupakan salah satu prestasi yang patut dibanggakan dan disyukuri. “Alhamdulillah kafilah Bateng berhasil mendapatkan juara umum di MTQ ke VIII tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tahun 2018. Ini merupakan anugerah Allah SWT dan semoga ke depan kita mampu bersaing membawa

nama Provinsi Kepulauan Babel di kancah nasional,”kata Ibnu Saleh. Selanjutnya Ibnu berharap, apa yang menjadi kekurangan saat ini harus dibenahi dengan melakukan kolaborasi antara pembimbing dari daerah dan provinsi sehingga peserta yang nanti akan bertanding di tingkat nasional mewakili Kepulauan Bangka Belitung bisa menjadi juara. “Ini merupakan langkah awal untuk lebih baik lagi semoga para kafilah nanti bisa berprestasi di tingkat nasional dalam membawa nama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel),”tukasnya Ketua harian LPTQ Bateng,

Fadillah mengatakan prestasi yang diraih kafilah dari Kabupaten Bateng merupakan perjuangan dan kerja keras sangat luar biasa. “Puji syukur kepada Allah SWT pada akhirnya pada tahun 2018 Kabupaten Bateng berhasil menjadi juara umum setelah terakhir juara umum pada tahun 2015 dan Pemkab Bateng akan memberikan uang pembinaan sebesar 180 juta,”ungkapnya Selanjutnya para kafilah yang berprestasi akan mendapatkan bimbingan dan binaan dari pembimbing daerah dan provinsi untuk mempersiapkan pada kompetisi MTQ tingkat nasional mendatang. (adv/hfe)

ingkat tiga dengan nilai 45, posisi keempat diraih Kota Pangkalpinang dengan nilai 41, peringkat kelima diraih Kabupaten Bangka Barat dengan nilai 31, peringkat keenam Kabupaten Belitung dengan nilai 25, dan terakhir Kabupaten Belitung Timur dengan perolehan nilai 10. (adv/gr)


RABU - RABU

GOOD GOVERNMENT

16 - 23 MEI 2018

RABU - RABU

7

16 - 23 MEI 2018

Rustamsyah Harap Mandi Belimau Terus Dilaksanakan dan Dikembangkan SUNGAILIAT - "Kegiatan ini diadakan bertujuan untuk melestarikan, menggali dan mengapresiasi hasil karya tokoh-tokoh terdahulu sehingga dicontohkan kepada generasi muda agar mengenal, mencintai dan menghargai adat dan budaya daerah" Hal tersebut dikatakan langsung Plt. Bupati Bangka Drs. Rustamsyah pada acara adat mandi belimau yang dilaksanakan Minggu (13/05/2018) di Area Pemakaman Depati Bahrin Lubuk Bunter Desa Kimak, Kec. Merawang. Dikatakan Rustamsyah, melihat dan mengamati perkembangan teknologi saat ini dapat berpengaruh terhadap pelestarian maupun perkembangan budaya daerah saat ini. Sehingga perlu adanya komitmen bersama untuk terus mempertahankan budaya daerah sampai kelintas generasi berikutnya. "Dalam menghargai karya sejarah perjuangan yang diukir oleh para pejuang kita merupakan wujud kepedulian yang

Bupati Bangka Selatan Drs. H. Justiar Noer Didampingi Wakil Bupati Riza Herdavid dan sejumlah pejabat terkait saat menghadiri acara panen sawah padi di Desa Serdang, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan, pekan lalu.

sangat positif, seperti jejak perjuangan Depati Amir dan Depati Bahrin. Bahkan salah satu upaya nyata adalah mengajukan Depati Amir sebagai pahlawan nasional"Kata Rustamsyah. Ditambahkan Rustamsyah, tradisi adat Mandi Belimau ini juga berkaitan erat dengan budaya melayu yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan Islam yang menjadi Ruh dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Bangka. "Kita berharap tradisi ini terus dilaksanakan dan dikembangkan sebagai salah

satu daya tarik wisata. Dengan mengemas kegiatan ini dalam bentuk festival sang Depati yaitu dengan menggabungkan potensi wisata sejarah, wisata alam, wisata budaya, dan agrowisata. Saya yakin Desa Kimak akan menjadi salah satu destinasi wisata dan akan berpengaruh terhadap sosial ekonomi masyarakatnya" pungkas Plt. Bupati Bangka Drs. Rustamsyah. Tampak hadir dalam kegiatan ini, kepala dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Bangka Belitung, forum koordinasi pimpinan daerah Kabupaten Bangka, Keluarga Bahrin, kepala OPD, Lurah Merawang dan Kades Kimak. (adv/dian firmansyah/humas dan protokol setda bangka)

Sinergi Tingkatkan Sektor Pertanian TOBOALI– Bupati Bangka Selatan (Basel) Drs. H. Justiar Noer mengingatkan kepada instansi terkait untuk ikut serta dalam mendorong program-program bantuan kepada para petani agar lebih giat mensukseskan program upaya (upsus) padi, jagung dan kedelai guna mewujudkan swasembada pangan nasional di daerah itu. Bupati Justiar Noer menilai, pertanian adalah sektor penting yang membuka peluang ekonomi sangat besar. Demikian ditegaskan Justiar Noer pada acara panen sawah padi di Desa Serdang, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan, pekan lalu.

“Saya ingatkan bahwa sektor pertanian tentunya tidak bisa bekerja sendiri, harus didukung oleh berbagai instansi terkait lainnya, seperti pembangunan irigasi dan jaringan masuk program Dinas Pekerjaan Umum, pemasaran produk pertanian masuk program Dinas Koperindag, untuk permodalan dapat diperoleh dari lembaga keuangan dan perbankan dan untuk sarana dan prasarana dapat difasilitasi pemerintah daerah,” ungkap Justiar. Sedangkan sarana dan prasarana (saspran), kata Justiar, harus dikuasai oleh ahlinya di bidang masing-masing agar dapat membantu para petani dalam memajukan pertanian, serta memacu semangat para petani dalam berinovasi.

“Sarana dan prasarana harus didukung oleh sumber daya manusia yang handal diantaranya, unsur pelaksana teknis pada Dinas Pertanian, terutama petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL) agar dapat melakukan pembimbingan dan pendampingan kepada petani,” ujarnya. Dia berharap, seluruh lapisan masyarakat dan para petani dapat berpacu dengan waktu dalam menunaikan usaha di bidang pertanian agar dapat menikmati hasilnya di kemudian hari. “Saya berharap kepada semua lapisan masyarakat, khususnya saudara-saudaraku para petani agar selalu terus berpacu dalam menjalankan berbagai usaha dibidang pertanian,” harapnya. (tra)

Pembangunan RS Pratama Payung Tingkatkan Akses Kesehatan di Basel Bupati & Wakil Bupati Basel Groundbreaking RS di Payung Keberadaan RSU Pratama Payung Atasi Persoalan Rujukan Jarak Jauh PAYUNG- Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) tidak pernah tinggal diam untuk terus melakukan upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat Basel semakin sejahtera dengan pelayanan kesehatan yang makin baik. Komitmen peningkatan layanan kesehatan masyarakat ini sejalan dengan salah satu agenda prioritas atau Nawacita Presiden RI yakni meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Karena sehat merupakan tujuan pemerintah dengan meningkatkan pembangunan fasilitas kesehatan.

Hal itu disampaikan Bupati Bangka Selatan (Basel) Drs. H. Justiar Noer pada acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Rumah Sakit Pratama Payung, Kabupaten Basel, Senin (14/5). Menurut Justiar, diperlukan suatu strategi penguatan pelayanan kesehatan yakni melalui peningkatan akses dan peningkatan mutu fasilitas pelayanan kesehatan. "Dalam upaya peningkatan akses pelayanan kesehatan, Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan berupaya memberi solusi yakni dengan membangun Rumah Sakit Pratama Payung yang terletak di Desa Payung," kata Justiar yang dihadiri Wakil Bupati Riza Herdavid, Ketua DPRD Ba-

sel Sipioni, Kapolres Basel AKBP. Aris Sulistyono, Dandim 0413/Bka, Forkopimda Basel, Camat Payung dan Ketua TP PKK Basel Ekawati Justiar serta Kades Payung. Lebih lanjut, Justiar menuturkan RS Pratama adalah Rumah Sakit Umum yang menyediakan pelayanan perawatan kelas III untuk peningkatan akses bagi masyarakat. "Dalam rangka menjamin upaya pelayanan kesehatan pero-

rangan, Rumah Sakit Umum akan memberikan pelayanan rawat inap, rawat jalan, gawat darurat, ser-

ta pelayanan penunjang lainnya," tuturnya. Dijelaskan Justiar, pembangunan RSU Pratama diupayakan dalam rangka memenuhi ketersediaan dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan rujukan dan spesialistik kepada masyarakat, terutama masyarakat miskin atau berpenghasilan rendah serta yang tidak mampu di wilayah Kabupaten Basel. "Hal ini dikarenakan ketersediaan pelayanan rujukan dari rumah sakit yang ada, dan belum mampu menjangkau secara optimal dengan kondisi geografis dan jarak/waktu tempuh rujukan dari mayarakat

yang berada di tiga wilayah kecamatan, yakni kecamatan Payung, Simpang Rimba, dan Pulau Besar," jelasnya. Ditambahkan Justiar, dengan peletakan batu pertama pembangunan RSU Pratama Payung, bukti dari peningkatan pembangunan di wilayah kabupaten Basel menjadi lebih baik. "Ini menjadi bukti nyata hadirnya Pemrintah Daerah, dalam sebuah komitmen yang besar untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan," tutup Justiar. (adv/tra)


8

PELANGI BABEL Dishub Bateng Sosialisasi Keselamatan Berkendara

Tingkatkan Motivasi Petani Kelola Pertanian

Pemkab Basel Luncurkan Dua Program Strategis TOBOALI – Luas tanam dan panen padi sawah di Desa Serdang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) setiap tahunnya mengalami peningkatan. Saat ini luas panenn yang akan dilakukan seluas 293 hektar dengan produktivitas sebanyak 6,3 ton per hektarnya. Hal ini dikatakan langsung oleh Bupati Basel, Drs. H. Justiar Noer pada acara panen padi sawah di Desa Serdang, Rabu (9/5). Dengan luasan tersebut, kata Justiar, apabila dikelola dengan baik ini maka penggunaan teknologi budidaya akan sempurna dan target pemerintah dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Basel segera terwujud. “Bahwa pada tahun anggaran 2018 ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Bangka Selatan akan melaksanakan program-program bidang pertanian yang bersumber dari dana APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten,” tuturnya. Adapun program-program tersebut, lanjutnya meliputi tata kelola air dilakukan pembangunan long storage, dam parit dan pembangunan jaringan irigasi tersier. “Sedangkan untuk pelaksanaan mekanisasi dalam pengelohan lahan dilakukan bantuan alat dan mesin pertanian,” sambung Justiar disela-sela kegiatan panen sawah. Ia juga berharap, diantara program-program yang disampaikan pada tahun anggaran 2018 dapat membantu dan memberi motivasi para petani untuk terus giat dalam memajukan ladang pertanian yang semakin berinovatif. “Diharapkan dengan program-program tersebut dapat memacu semangat para petani di Kabupaten Bangka Selatan agar lebih giat berinovasi dan membawa kemajuan di bidang pertanian serta membantu pemerintah dalam mensukseskan program upaya khusus padi, jagung dan kedelai guna mewujudkan swasembada pangan nasional,” harapnya. (tra)

RABU - RABU

16 - 23 MEI 2018

Pelajar Diminta Gunakan Fasilitas Bus Sekolah SUNGAISELAN- Dinas Perhubungan dan Perumahan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada siswa-siswi di beberapa sekolah di daerah tersebut Sosialisasi ini dalam rangka memberikan pemaha-

man kepada para siswa dalam menggunakan kendaraan di jalan raya demi keselamatan pengguna kendaraan (motor) maupun penumpang. "Alhamdulillah sosialisasi yang kita lakukan saat ini baru dua Sekolah Menengah Pertama (SMP) yaitu SMPN 4 dan 6 di Kecamatan Sungaiselan dan semuanya berjalan baik," ungkap Fani

Hendra Saputra Kabid Perhubungan Disperkimhub Bateng kepada LASPELA, pekan lalu. Menurut Fani, saat ini banyak pelajar yang menggunakan kendaraan roda dua baik saat berangkat ke sekolah maupun saat di luar jam sekolah dan sering kali ditemukan para pelajar yang tidak menggunakan helm saat berkendara serta

ugal-ugalan di jalan raya. "Kita akan terus ingatkan dan lakukan sosialisasi kepada para generasi penerus bangsa dan kita himbau agar para pelajar menggunakan fasilitas angkutan sekolah yang telah disiapkan oleh Dishub Bateng,"tegasnya Hal senada diungkapkan Kepala Dishub Ari Yanuar Prihatin. Menurutnya, sosialisa-

si dilakukan untuk mengurangi Lakalantas dan memberikan pemahaman pentingnya menjaga keselamatan diri dan juga orang lain di jalan raya. "Dalam sosialisasi ini kita juga melibatkan Jasa Raharja dan ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Bateng terhadap keselamatan para pelajar dalam berkendara di jalan raya,"tukasnya. (hfe)

Sambut Bulan Puasa Ramadhan

Wasprod Timah Toboali Gelar Baksos Peduli Kaum Dhuafa Sediakan 110 Paket se Kecamatan Toboali

TOBOALI - Karyawan dan karyawati Kantor Pengawas Produksi (Wasprod) Tambang PT. Timah Sektor IV Kabupaten Bangka Selatan menggelar bakti sosial (Baksos) pembagian sembako gratis dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 Hijirah, Selasa (15/5/2018) di Halaman Kantor Wasprod Sektor IV, Toboali. Kepala Kantor Pengawas Produksi Tambang PT. Timah Sektor IV, Edi Suryadi mengatakan tujuan baksos ini ditujukan kepada para kaum dhuafa yang membutuhkan uluran tangan, agar dapat meringankan beban mereka menjelang bulan puasa ini. "Kita mengadakan kegiatan baksos pembagian sembako bagi kaum dhuafa tidak lain untuk membantu mereka dalam menjalankan bulan puasa tahun ini serta dapat meringankan kebutuhan mereka dalam mengkonsumsi sela-

ma bulan puasa," kata Edi kepada wartawan, Selasa (15/5) lalu. Ia berujar, acara kepedulian baksos kali ini murni hasil pemikiran serta ide para karyawan dan karyawati PT. Timah yang berkantor di Sektor IV Toboali. "Acara baksos pembagian semabako gratis ini hasil kerjasama tim karyawan PT. Timah di Basel dengan para kaum duafa, dan ini murni gotong royong karyawan timah di basel menyambut bulan Ramadhan," ujarnya. Sementara itu, salah satu kaum dhuafa yang menerima sumbangan sembako gratis mengatakan sangat berterimakasih dengan pemberian sembako gratis oleh kantor wasprod PT. Timah Sektor IV Basel. "Alhamdulillah, bantuan sembako gratis ini sangat membantu kami jelang bulan puasa, dan bisa meringankan beban pengeluaran kami menghadapi bulan puasa dan kami sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan Kantor Wasprod di Toboali ini, semoga karyawan PT. Timah selalu diberikan barokah," cetus Samin penerima sembako gratis. Adapun sembako yang dibagikan kepada kaum dhuafa sebanyak 110 paket, dengan penerima 110 kaum dhuafa yang berada di kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Turut hadir dalam kegiatan baksos tersebut diantaranya, Ketua 2 PP IKT Suryadi Djabar Hamid, Kabid K3LH UPDB Ryo, karyawan/i Kantor Wasprod Sektor IV Toboali dan para kaum dhuafa se Kecamatan Toboali. (adv/tra)


RABU - RABU

16 - 23 MEI 2018

GREETINGS

9


10 PELANGI PROPERTI

Pekerja Konstruksi Harus Tersertifikasi Pekerja Konstruksi di Babel Sekitar 20 Ribu Baru Sekitar 1.200 Tersertifikasi

PANGKALPINANG – Undang-undang Nomor 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi memiliki sertifikat kompetensi kerja. Para pengguna jasa dan atau penyedia jasa juga wajib mempekerjakan tenaga kerja yang memiliki sertifikat kompetensi kerja. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri mendorong adanya percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi. Pasalnya, dari sekitar 8,1 juta tenaga kerja konstruksi Indonesia, baru sekitar 6% yang bersertifikat. Para pekerja konstruksi yang dimaksud terdiri dari tenaga terampil (tukang, mandor, pelaksana, drafter, surveyor, operator), tenaga pengawas, tenaga ahli bidang K3, administrasi kontrak, manajemen proyek, dan manajemen konstruksi. Dirjen Bina Kontruksi Kementrian PUPR, Syarif Burhanuddin, menginginkan semua tenaga konstruksi termasuk di Bangka Belitung (Babel) harus

tersertifikasi. Demikian penegasan Syarif Burhanuddin saat menghadiri kick off uji kompetensi terhadap 300 tenaga kerja kontruksi (TKK) di Babel, Rabu (9/5) lalu. Syarif Burhanuddin mengatakan, maksud dan tujuan dari kick off TKK ini untuk memperoleh sertifikasi sebagai tenaga kontruksi yang handal dan berkompeten. “Ini upaya kita agar semua tenaga kerja kontruksi tersertifikasi. Sehingga mereka layak disebut tenaga ahli atau tenaga trampil, bukan lagi sebagai tukang,” kata Syarif. Ia menyampaikan, saat ini jumlah pekerja kontruksi di Indonesia ada 8,1 juta orang. Dari jumlah tersebut, hanya 700 ribu pekerja yang sudah tersertifikasi. “Mengingat negara berkembang sangat banyak membutuhkan tenaga konstruksi. Karena itulah percepatan peningkatan kompetensi harus rutin kita laksanakan guna mempersiapkan tenaga kerja yang handal, kompeten dan bersertifikasi,” ungkapnya. Syarif menyebutkan, pihaknya ju-

ga berupaya menyiapkan tenaga assesor yang akan memberi penilaian untuk tenaga kontruksi agar memperoleh sertifikasi. “Saya berkeinginan di Babel ini harus memperbanyak assesor, karena jika ada 400 pekerja konstruksi yang ikut sertifikasi, maka asessor yang dibutuhkan sekitar 60 orang,” harapnya. Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Babel, Ansori menambahkan, untuk di Babel ini ada sekitar 20 ribu lebih pekerja

kontruksi. “Dari jumlah tersebut, hanya 1.200 pekerja yang bersertifikat. Dan jumlah asessor hanya 15 orang, sedangkan yang dibutuhkan 40-50 asessor,” jelasnya. Diakui Ansori, hanya ada 20 ribu lebih pekerja kontruksi di Babel ini, atau sekitar 5 persen yang memiliki sertifikat. “Yang menjadi kendala kita yakni tidak semua kabupaten/kota memiliki dana untuk uji sertifikasi,” pungkasnya. (wa)

RABU - RABU

16 - 23 MEI 2018

Kids Zaman Now Jangan Cuma Sewa Rumah GENERASI milenial atau masyarakat yang lahir periode 1986-2000an disebut-sebut malas memiliki hunian. Mereka dinilai lebih menyukai pengalaman seperti traveling dan membeli barang. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Maryono menjelaskan, untuk generasi milenial hanya melakukan pergeseran prioritas. Dari jangka panjang ke prioritas jangka pendek. "Memang kalau mereka tidak mau beli rumah, sukanya jalan-jalan. Nah ini kan salah satu perilaku masyarakat zaman now. Mereka sebenarnya terbatas untuk membuat prioritas karena jiwanya ingin bebas ya jalan-jalan," kata Maryono, akhir pekan lalu. Dia menambahkan, padahal seharusnya milenial itu juga harus memikirkan kepemilikan rumah atau tempat tinggal. Pasalnya, tempat tinggal adalah kebutuhan yang sangat penting untuk kehidupan. "Sebenarnya mereka juga harus memikirkan tempat tinggal ke depannya, mau seperti apa. Mereka (mllenial) juga akan tumbuh jadi dewasa dan menua. Jangan sampai hanya sewa," tukas Maryono. Dia menjelaskan, ada banyak cara untuk memiliki rumah impian para milenial. Salah satunya dengan cara kredit pemilikan rumah (KPR) baik subsidi maupun non subsidi. "Mencicil KPR contohnya kan bisa juga sisa cicilan untuk jalan-jalan dan pengalaman, mungkin memang agak berat di uang muka, sekarang kan juga ada program subsidi, kredit bantuan uang muka. Harus dimanfaatkan," imbuh dia. Maryono mengungkapkan, untuk mempermudah masyarakat dan generasi milenial dalam memiliki rumah. Perseroan juga sedang merencanakan penurunan suku bunga KPR. Penurunan ini dilakukan secara bertahap. Sekedar informasi suku bunga KPR BTN non subsidi atau KPR reguler tercatat masih di atas 10%. Maryono menargetkan BTN bisa menurunkan bunga ke 9% kemudian bisa turun lagi secara bertahap. (zlf)


RABU - RABU

CONNECTION

16 - 23 MEI 2018

11

Tragedi Surabaya

Mensos: Sociopreneur KADIN “ANGGOTA KADIN Indonesia yang sudah luar biasa ini diharapkan menjadi sociopreneur yang melaksanakan kegiatan berwirausaha berbasis bisnis namun dengan misi utama menciptakan social-impact yakni meningkatkan harkat dan taraf hidup masyarakat kelas menengah ke bawah,” kata Menteri Sosial Idrus Marham. Harapan itu disampaikan Idrus Marham di hadapan ratusan peserta Rakorwil KADIN Indonesia Barat di Novotel Bandar Lampung, 14 Mei 2018. Idrus menandaskan, “Manakala sociopreneur ini berjalan dengan

baik, maka kesenjangan sosial akan semakin menipis. Dan adil sejahteralah Indonesia.” Entitas sociopreneur yang disampaikan Idrus adalah irisan antara entitas entrepreneur (usaha bisnis murni) dan lembaga sosial seperti yayasan. Jika entrepeneur hanya berorientasi pada profit dan sebaliknya yayasan hanya berfokus pada mengelola dan mengalokasikan dana untuk kegiatan sosial (tanpa mengusahakan sumbernya dari mana), maka sociopreneur adalah peralihan antara keduanya. Sociopreneur mengusung misi sosial, dengan tidak melupakan bagaimana dana yang diperlukan untuk kegiatan itu dapat terkumpul.

Jadi, sociopreneur secara sederhana dapat dikatakan sebagai bentuk ideal kegiatan sosial. Mengapa ideal? Karena dengan konsep sociopreneur, masyarakat kelas bawah yang disasar akan menjadi mandiri dan tak bergantung dengan donasi satu arah seperti yang terjadi pada lembaga sosial selama ini.

Dengan kata lain, dengan konsep sociopreneur, analoginya adalah membangun ekosistem alami yang menjadi tempat hidup organisme sehingga organisme tersebut dapat hidup dengan berdikari. “Dengan socioprenuer, Indonesia akan mengalami keseimbangan,” kata Idrus. (ags)

Solusi Ekonomi Ir Thomas Jusman MM, Ketua Umum KADIN Kepulauan Bangka Belitung memimpin Tim KADIN Babel seperti WKU Pertambangan dan Energi Muhammad Fitriyansah, WKU Kemaritiman dan Perhubungan Rudi Irawan, WKU ICT, Penyiaran & Media Massa, Agus Ismunarno dan Bendahara David Liem dalam Rakorwil tersebut. Pada sesi Sumber Energi dan Mineral, Ir Thomas Jusman MM mendesak Kementrian ESDM agar segera membuat kebijakan yang berimplikasi meningkatkan ekonomi dan menyejahterakan masyarakat Babel seperti pengelolaan mineral ikutan tanah jarang atau rare earth dan industrinya. Sementara ini rare earth masih berada pada wacana pelarangan mengeksport di tingkat eksekutif, sementara di sisi legislatif meminta eksekutif membuat terobosan untuk mengelolanya menjadi produktif bagi kesejahteraan rakyat. Selain itu Thomas Jusman juga mengambil peluang dan manfaat dengan dibangunnya infrastruktur Tol Sumatera dan KEK Tanjung Api-api. Se-

bagaimana diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 100 Tahun 2014 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Sumatera tanggal 17 September 2014. Dalam Perpres ini disampaikan, sebagai langkah awal, pembangunan jalan tol di Sumatera tersebut akan dilaksanakan pada empat ruas jalan tol yang meliputi ruas Jalan Tol Medan - Binjai, ruas Jalan Tol Palembang - Simpang Indralaya, ruas Jalan Tol Pekanbaru - Dumai, dan ruas Jalan Tol Bakauheni - Terbanggi Besar. Kemudian, Presiden Joko Widodo merevisi aturan tersebut dengan Peraturan Presiden Nomor 117 Tahun 2015.[4]Dalam Perpres tersebut terdapat penambahan ruas-ruas jalan tol lain yang akan digarap, yaitu ruas Jalan Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang, ruas Jalan Tol Pematang Panggang Kayuagung, ruas Jalan Tol Kisaran - Tebing Tinggi, serta ruas Jalan Tol Palembang - Tanjung Api-Api. Sebagian besar ruas Tol Trans Sumatera yang digarap

akan dilakukan, serta dikelola oleh BUMN, PT Hutama Karya (Persero)melalui skema penugasan. Pada 23 Agustus 2016, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menerbitkan surat penugasan kepada Hutama Karya untuk membangun tiga ruas Trans Sumatera tambahan, yaitu Banda Aceh-Medan (455 km), Padang-Pekanbaru, serta Tebing Tinggi-Parapat (98,5 km). Jembatan BATERA Bangka Sumatra sepanjang 14 kilometer, kata Thomas Jusman, dalam berbagai kesempatan sudah diusulkan dan disepakati sebagai solusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Babel, menekan inflasi Babel yang bagai roller coaster, memperlancar arus wisatawan Sumatera ke Bangka dan sebaliknya, mempercepat kemajuan dua KEK Pariwisata Bangka yang akan ditetapkan pada tahun 2018 ini. “Kita berharap melalui Rakorwil ini Ketum KADIN Indonesia Pak Rosan Roeslani membawa aspirasi Babel ke Presiden dalam pertemuan tiga bulanannya untuk mempercepat

pertumbuhan ekonomi Babel seperti Jembatan Batera yang tahun ini Pra Studi Kelayakan seperti disampaikan Gubernur Babel Erzaldi Rosman. Jembatan Batera akan mengurai isolasi Babel dan mempererat persatuan Babel dengan Sumatera,” kata Thomas Jusman. Thomas Jusman juga berharap para pengusaha dan masyarakat Babel bisa mengambil manfaat dari KEK Tanjung Api-Api secara perhubungan dan bisnisnya. Sementara Ketua Umum KADIN Indonesia Rosan P. Roeslani berjanji akan membawa aspirasi para Ketua Umum KADIN Wilayah Barat ke Presiden dan Para Menteri Terkait. WKU Anindya Bakrie mengapresiasi terobosan Ketum Rosan Roeslani dengan tiga Rakorwil KADIN Indonesia Timur, Tengah dan Barat. “Terobosan Pak Rosan ini sangat signifikan karena KADIN Indonesia bisa menyerap aspirasi ekonomi daerah dan segera disampaikan ke Presiden Jokowi dan Menteri Kabinet Kerja,” kata Anindya Bakrie. (*)

agama Allah apapun..” ITULAH ungkapan emosi, empati, kegeraman sekaligus doa Maia Estianty untuk kota kampung halamannya yang dilanda tragedi kemanusiaan terkeji yang menggegerkan dunia. Maia Estianty yang lahir di Surabaya, 27 Januari 1976 dan merupakan cicit pahlawan Tjokroaminoto itu tidak ingin anak-anak bangsa ini mengutuki kegelapan tragedi kota Pahlawan itu, namun mengajak seluruh bangsa menyalakan kembali lilin semangat kebangsaan untuk melawan teror dengan benar; tidak saling menyalahkan, apalagi menyalahkan agama tertentu karena terorisme tidak beragama. Sementara komedian Ernest Prakarsa mengingatkan agar masyarakat untuk tidk terhasut dana terpecah belah antar umat beragama. “Teroris beraksi di Minggu pagi, meledakkan bom di tiga gereja di Surabaya. Saat mata saya tengah membaca berita ini, telinga saya tengah mendengarkan speaker masjid dekat rumah. Isi ceramahnya tentang apa? Pentingnya kerukunan antar umat beragama. Please, teman2, jangan ter-

pancing. Kita bukan sedang berperang melawan sesama. Justru ini waktunya kita saling berangkulan lebih erat. Kita boleh berduka & marah, tapi kita tidak boleh terpecah. Ari Lasso mengungkapkan, "Hari Minggu yg ‘LUAR BIASA’ Suasana duka, kepanikan, kebimbangan dan segala perasaan campur aduk karena ada kejadian bom di Surabaya, sorenya ada konser yang harus digelar di Grand City Surabaya. Namun Surabaya memang beda !! Konser tetap berjalan, semangat tetap menyala, cinta dan keberanian menunjukkan bahwa Surabaya Tidak Gentar membuat

konser tadi berlangsung aman dan menggetarkan.. SALUT!!! Konser tadi judulnya ‘unforgetable moments’ dan benar2 jadi momen tak terlupakan..!! Terimakasih untuk semuanya ??? Speechless..!! Cuma satu kata : #SUROBOYOWANI. Sedang Gisella Anastasia, penyanyi istri dari Gading Marten ini merupakan perempuan asli Surabaya. Melihat kejadian teror di Surabaya, langsung mengunggah foto di Instastory dengan tulisan "Stay safe everyone". Revina pun bersedih tapi tidak takut. "Kami nggak takut. Teroris itu ingin kita saling curiga, saling tuduh, saling mencaci karena kita takut. Kita takut dengan eksistensi orang yang berbeda sama kita. Teroris pengen itu.” Maia menulis, entah untuk siapa: “Jadilah seperti Bunga Teratai. Bunga teratai masih tetap bisa tumbuh dan berkembang di atas kolam yang sangat kotor, tanpa tersentuh dan ternoda dengan kotoran itu sendiri. Yakinlah kita bisa seperti bunga teratai, yang tumbuh keluar dari dalam lumpur yang kotor tanpa terpengaruh dan tersentuh oleh kotoran itu.” Semoga!

PWI Pusat Bersikap tidak dibuat atau disiarkan. Kepentingan publik harus menjadi pertama dan utama dalam mempertimbangkan perlu atau tidaknya suatu berita disiarkan. PWI tidak henti-hentinya secara terus menerus mengingatkan agar para wartawan atau pers nasional dalam membuat atau menyiarkan berita harus selalu berpegang teguh kepada Kode Etik Jurnalistik. Lebih lanjut, PWI memahami keinginan revisi UU No 15/2003 tentang Tindak Pidana Terorisme segera disahkan. Namun PWI dengan tegas mengingatkan agar UU tersebut harus tetap dalam koridor demokrasi dan menjaga kemerdekaan pers. Revisi UU No 15/2003 tentang Tindak Pidana Terorisme tidak boleh mereduksi kemerdekaan pers, apalagi sampai membuat kemerdekaan pers terbelenggu. Disarankan PWI, Revisi UU No 15/2003 tentang Tindak Pidana Terorisme harus tetap dalam jalur demokrasi dan menjamin kebebasan menyatakan pendapat, termasuk menjalankan perintah agama. Revisi UU No 15/2003 tentang Tindak Pidana Terorisme harus mencegah dan memberantas tindak terorisme sedini mungkin, namun tidak boleh memberikan cek kosong kepada penguasa untuk melanggar HAM. Dalam pernyataan sikap yang dikeluarkan 15 Mei 2018 itu, PWI mengingatkan, “Terorisme perlu diberantas sampai akar-akarnya, tetapi agar jangan

sampai memadamkan tindak terorisme dengan cara yang mirip tindak terorisme juga.” Trik Amankan Diri Dalam rangka mengamankan diri di tempat umun dan dalam rangka memberikan perlindungan diri saat melaksanakan tugas jurnalistik, Anggota Grup WA PWI Babel saling berbagi trik pengamanan di tempat umum atau pada saat meliput kejadian luar biasa. Dalam berbagai seperti saat ini jangan lupa untuk memperhatikan dan mengingat pintu keluar darurat yang paling dekat dengan kita. Dalam kondisi panik dan chaos, jangan sampai saling bertubrukan , tedak bisa keluar dari lokasi karena tidak tahu jalan keluar. Dan.... Jika tiba-tiba mendengar teriakan doa tidak lazim yang dalam situasi tidak wajar di tempat umum maka terdapat 2 pilihan: Pertama, kalau terdengar jauh, katakanlah 30 meteran lebih, boleh lari sekencangnya. Kedua, kalau terdengar dekat atau sangat dekat, jangan lari.... tapi segera merunduk/rebah nempel ke lantai dan lindungi kepala. Alasannya, terjangan pecahan metal/gotri bom akan menyasar dari area setinggi pinggang ke atas, sesuai tinggi rompi/ ransel bom. Kecil kemungkinan memantul ke arah bawah. Selalu waspada dimanapun anda berada. Karakteristik ledakan ,secara umum berupa pecahan adalah :

1. 0 - 50 meter adalah mematikan. 2. 50 - 150 meter adalah melukai. 3. Kecepatan pecahan ledakan kurang lebih 850 Km/Jam. 4. Sudut pecahan adalah dari titik ledak mengarah ke atas kurang lebih membentuk sudut pecahan 90 Derajat. 5. Tekanan ledakan 90 % mengarah keatas dengan membentuk penyebaran sudut elevasi 90 Derajat, sedangkan 10 % tekanan ledakan kebawah. Kesimpulan : a. Bahwa apabila kita mendengar suara ledakan keras mustahil kita menghindar dengan cara berlari karena kecepatan ledakan sangat tinggi. b. Mempertimbangkan sudut ledakan berkisar 90 Derajat. c. Satu satunya cara yg terbaik bila ada suara ledakan adalah dengan cara refleks segera secepatnya ambil sikap tiarap. Selain itu sulit kita menghindar. (Ini merupakan ilmu prosedur standard yang senantiasa diajarkan oleh TNI dalam melaksanakan latihan). d. Setelah kita tiarap segera PKT/PKM untuk mengambil langkah berikutnya.

Catatan : Hanya itulah satu satunya cara terbaik menolong jiwa kita jika kebetulan berada di saat terjadinya kegiatan teror peledakan bom.

Uji Persatuan Kita bangsa. “Anda termasuk 10-12 persen komponen bangsa yang sudah seharusnya berprestasi untuk mengisi kualitas bangsa ini. Tidak banyak orang Indonesia yang memiliki kesempatan berpendidikan tinggi. Maka berprestasilah dan pimpin negara ini pada saatnya,” kata Rosan Roeslani mengobarkan semangat maha-

siswa Malahayati. Senada dengan Rosan Roeslani, WKU Kadin Indonesia Anindya Bakrie dalam sambutan Pembukaan Rakorwil KADIN Indonesia Barat juga menyampaikan rasa dukacitanya. “Peristiwa tragedi di Kota Surabaya sangat memprihatinkan. Peristiwa itu merupakan ujian bagi kita semua agar kita semakin ber-

satu menyelamatkan bangsa dan negara Indonesia,” kata Anindya yang putra Lampung itu. Ia berharap agar pengusaha yang tergabung dalam KADIN Indonesia tetap bersemangat dalam mencermati situasi dan kondisi dalam negeri namun juga memetakan peristiwa ekonomi global agar strategi dan arah ekonomi kita tepat. (ags)


12 CEREMONY

RABU - RABU

16 - 23 MEI 2018

Gubernur Semangat Temui Warga Pangkalan Batu Gubernur Janjikan Beasiswa untuk Siswa SMA Masyarakat Pangkalan Batu Diminta Ikut Program KB

PANGKALAN BATU– Keinginan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan untuk menyapa langsung warga Dusun Pangkalan Batu Desa Ranggung Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan akhirnya tercapai. Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Bangka Belitung M. Soleh, Kasat Pol PP Babel Yamowa’a

Harefa, Tim Tagana Bangka Selatan, dan BAZNAS Bangka Belitung, Gubernur Erzaldi tak menghiraukan kondisi hujan dan jalanan becek serta berlumpur untuk bisa sampai ke Dusun Pangkalan. Malah Gubernur terlihat bersemangat bertemu sebanyak 38 kepala keluarga yang ada di wilayah itu. Untuk bisa mencapai wilayah terisolir itu, dari Kota Pangkalpinang Gubernur harus menuntaskan perjalanan sekitar 93 kilometer melalui darat dan sungai. Setelah tiba di Pangkalan, Gubernur Erzaldi langsung disuguhi pemandangan bentuk rumah panggung dari kayu khas Pangkalan yang masih terjaga ketradisionalannya. Kehadiran Gubernur Erzaldi beserta rombongan disambut hangat dan antusias warga setempat,

tepatnya di sekitar Musholla, dimana Musollah tersebut berada persis di tengah-tengah perkampungan Pengkalan Batu. Gubernur Erzaldi Rosman mengajak masyarakat untuk tetap bersemangat dalam menjalani hidup. Karena, semangat adalah modal awal yang harus dimiliki. Disamping itu, Gubernur mengajak masyarakat Pengkalen untuk mengikuti Program Keluarga Berencana (KB), sehingga jumlah penduduk di daerah tersebut dapat dikendalikan. Kepada warga yang masih berusia belia, Gubernur menekankan supaya tidak menikah sebelum usia 20 tahun untuk wanita, dan 25 tahun untuk laki – laki. Hal ini, agar memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan penduduk dan kematan-

gan pasangan suami intri untuk membina keluarga nantinya. Hal itu diutarakan Gubernur, karena banyak warga di Pangkalan Batu menikah dini (menikah di usia muda). “Program KB dan menghindarkan diri dari menikah dini, merupakan program yang telah ditentukan pemerintah, baik pusat maupun provinsi, kabupaten/ kota,” jelas Gubernur. Gubernur menyebutkan, kunjungan ini sebagai bentuk silaturahmi dan mendengarkan aspirasi warga yang ada di Pengkalan Batu, terkait fasilitas yang dimiliki, terutama dalam membantu kebutuhan perlengkapan mushola yang berada di perkampungan ini.

Sesuai program Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Pendidikan Bangka Belitung, tentang beasiswa kepada siswa SMA yang kurang mampu, Gubernur Erzaldi mengimbau agar masyarakat yang memiliki anak dan saat ini ingin melanjutkan pendidikan ke SMA atau sedera-

jat, dapat menyampaikannya ke Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung. “Kami akan membantu warga dengan memberikan beasiswa kepada anak yang melanjutkan pendidikan ke sekolah menengah atas atau sederajat,” tutup Gubernur Erzaldi. (adv/sentosa)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
KADIN Babel Dorong Solusi Ekonomi by Paudar Wahyudi - Issuu