Digital
SENIN
20 FEB 2017
|
medialaspela
12 HALAMAN
Menerangi Bumi Serumpun Sebalai
Erzaldi Rosman Gubernur Terpilih 2017-2022
Babel Menuju Kejayaan Lada, Pariwisata dan Poros Maritim E
RZALDI ROSMAN DJOHAN, Gubernur Terpilih 2017 – 2022 mencanangkan kebulatan tekadnya menjadikan Kepulauan Bangka Belitung sebagai Provinsi Lada, Pariwisata dan Poros Maritim Dunia. Selain itu, suami Hj. Melati itu dalam transformasi ekonominya juga mengedepankan ekonomi kreatif, perdagangan dan jasa. Demikian benang merah visi, misi dan program kerja yang disampaikan Erzaldi selama masa kampanyenya. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melakukan rekapitulasi salinan formulir C1 dari TPS untuk Pilgub Bangka Belitung telah selesai. Pasangan Erzaldi Rosman dan Abdul Fatah memperoleh suara terbanyak. Laman resmi KPU, Minggu (19/2/2017) pukul 22.20 WIB, Erzald-Abdul memperoleh 38,94 persen (213.303 suara). Disusul oleh Rustam Effendi-Muham-
Melati Erzaldi Rosman
“ALHAMDULILLAH! Allah SWT memberikan amanah kepada Bapak (Erzaldi Rosman, red). Kami bersujud syukur atas amanah melalui Pemilihan Gubernur Babel 15 Februari 2017. Terima-kasih atas support, doa dan dukungan yang luar biasa masyarakat Babel, keluarga besar, sahabat serta relawan. Mari kita bekerja bersama Bapak (Erzaldi) mewujudkan cita-cita masyarakat Bangka Belitung,” kata Hj. Melati Erzaldi Rosman tatkala menerima ucapan selamat dari LASPELA atas kepercayaan rakyat kepada Erzaldi Rosman Djohan dalam Pemilihan Gubernur 15 Februari 2017. Berdasarkan quick count dari beberapa lembaga survey dan real count dari Polltracking, Pasangan Erzaldi – Fatah memperoleh suara tertinggi di antara pasangan calon cagub cawagub lainnya. Manakala tidak ada aral melintang dan real count KPU Babel selesai melakukan penghitungan suara dan menetapkan Erzaldi Fatah sebagai pemenang, maka Erzaldi Rosman akan menjadi Gubernur Babel 2017 – 2022. Melati selaku istri Erzaldi Rosman selalu tampak memberikan dukungan yang luar biasa sejak menjadi Ketua PKK Kabupaten Bangka Tengah, mulai proses Pilkada Gubernur Babel, sosialisasi ke pelosok Babel menjumpai warga se Babel hingga hari H Pemungutan serta Penghitungan Suara. “Saya selalu mendukung dan siap setia mendampingi Bapak (Erzaldi Rosman) agar selalu tabah dan sabar serta selalu berdoa agar Bapak bisa mewujudkan cita-cita kemajuan Kepulauan Bangka Belitung. Terima-kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberi kepercayaan kepada Bapak” ungkap Melati sambil merinci: siap setia mendampingi suami dan mendampingi ibu-ibu dan anak-anak Babel. Sebagaimana saat mendampingi orang nomor satu di Bangka Tengah, Melati pun siap mendampin-
gi dan mendukung serta memberi semangat kepada Erzaldi Rosman dalam kapasitas sebagai Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Melati Rosman Djohan di kalangan wartawan maupun warga masyarakat utamanya ibu-ibu dan perempuan muda dikenal sebagai sosok yang ramah, murah senyum dan pandai bergaul. Sebagai Ibu Ketua Tim Penggerak PKK, Melati menunjukkan kepemimpinan yang ngayomi, membimbing dan mendampingi. Melati juga tekun melakukan pembinaan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Koperasi Wanita Sejahtera. Melalui Kelompok Tani dan Koperasi, Melati memberdayakan ibu-ibu sehingga produktif memproduksi bahan-bahan makanan seperti tepung dari ubi kayu, ubi jalar, tepung goreng dan yang menjadi andalan mereka sirup jeruk kunci. Bersama Erzaldi, ia juga
mad Irwansyah dengan 22,70 persen (124.329 suara). Sedangkan Hidayat Arsani-Sukirman berada di peringkat ketiga dengan perolehan 19,27 persen (105.537 suara). Adik dari Yusril Ihza Mahendra yakni Yusron Ihza berada di posisi paling buncit. Yusron bersama pasangannya Yusroni Yazid memperoleh 19,10 persen (104.610 suara). Data tersebut merupakan hasil penghitungan form C1 dari total 2.698 TPS yang ada di 7 kabupaten/ kota di Bangka Belitung. Total ada 567.524 orang (62 persen) yang menggunakan hak pilihnya. Sementara 347.974 (38 persen) orang tidak memilih alias golput. Jumlah suara sah yakni 547.579 suara (96,7 persen) dan 18.811 suara tidak sah (3,3 persen). Data real count dari KPU tersebut merupakan hasil sementara. Hasil final dilakukan secara manual dan berjenjang. Jika terdapat kesalahan dalam Model C1 akan dilakukan perbaikan pada proses rekapitulasi di tingkat atasnya. Prioritas Erzaldi menjadikan Babel sebagai Provinsi Lada mensyaratkan keseriusan dalam revitalisasi lada menuju kejayaan lada. Atas tekad itu Forum Komunikasi Petani Lada Babel (FKPLB) yang dipimpin oleh H. Duk menganugerahkan penghargaan Tokoh Lada Babel. Dari catatan LAS PELA, banyak tokoh masyarakat dan pengusaha yang memiliki kesadaran bisnis dan kelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman lada. Bahkan, Anggota DPR RI, Azhar Romli memberikan keteladanan kepada warga masyarakat agar kembali menanam lada. “Satu tahun lalu saya memulai mencoba melestarikan kembali Babel sebagai daerah penghasil utama lada putih dan sudah menanam sebanyak 20 ribu batang dengan biaya sendiri di Kampung Sempan Pemali serta Tebing Kelapa,” kata Azhar Romli. Ia mempertanyakan arah kebijakan Babel ke depan dalam kerangka revitalisasi lada. “Sebagai perbandingan sekarang ini daerah yang
“Apa Ge Pacak Dibeli....”
PAD Lada Bisa Rp 150 M/Tahun “REVITALISASI Lada menuju kejayaan lada saat ini menjadi perhatian utama kita semua, termasuk Pemda Provinsi Babel. Adahal Babel sudah memiliki hak paten Muntok White Pepper dengan BP3L sebagai pelaksana. Bayangkan dalam posisi itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Babel hanya dapat Rp 200 juta setahun. Padahal ketika sebelum provinsi dulu menurut hitungan saya waktu itu, lada bisa sumbangkan PAD sampai Rp 150 milyar per tahun. Sayang BP3L tidak bisa bersinergi secara benar dengan Pemda Provinsi Babel, sehingga SK Gubernur Babel tahun 2009 tentang pembentukan BP3L tidak diakui oleh BP3L sekarang. Malah BP3L sekarang membuat akte notaris untuk pendirian BP3L dengan mengabaikan SK Gubernur tersebut. Padahal yang berhak mengatur pungutan terhadap royalti lada adalah Pemda Provinsi Babel sebagai pemilik wilayah. Oleh karena itu pungutan yang dilakukan oleh BP3L versi notaris adalah ilegal alias berstatus sebagai pungutan liar (pungli). Seharusnya untuk memanfaatkan indikasi geografis lada Babel atau hak paten Muntok White Pepper, BP3L sesuai dengan namanya Badan Pengelola, Pengembangan, dan Pemasaran Lada dapat menjadi lembaga yang profesional untuk pengembangan lada di
Babel. Oleh karena itu, dalam waktu dekat kita akan melakukan pertemuan dengan BP3L untuk membahas persoalan ini semua agar lada dapat dilakukan dan ditangani secara profesional, terstruktur, dan terencana dengan baik. Dan saya yakin, ada jalan terbaik bagi revitalisasi lada Babel ini. Sebab tingginya panen lada Babel secara otomatis membuat tingginya putaran uang di Babel atau tingginya saving account di Babel. Karena lada adalah budaya, martabat keluarga, dan dasar ekonomi masyarakat Babel yang paling penting dibandingkan yang lain. Dan Petani Lada Babel semakin Sejahtera...@pacak naik haji,@sekolah anak sampai perguruan tinggi@bangun rumah,@belimotor,mobil,men ade harge lada bagus...apa ge pacak di beli....” (ags)
INDEX Hal 03. Hal 05. Hal 08. Hal 12.
Download Aplikasi
Laspela Mobile ang!!!! r a k e S Play Store
2 EKONOMI BISNIS
SENIN
20 FEB 2017
Menkeu: Indonesia Mampu Berhenti ‘Meminjam’
IKM Babel Mendapat Sertifikat Halal dan Uji Nutrisi PANGKALPINANG - Industri Kecil Menengah (IKM) Bangka Belitung (Babel), Jumat (17/2/2017) menerima sertifikat halal dan uji nutrisi yang diberikan oleh Sekda Babel Yan Megawandi di Ruang Rapat Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penyerahan sertifikat ini sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing produk-produk pangan IKM di Bangka Belitung. Penyerahan sertifikat didampingi langsung oleh Kepala Disperindag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung H.M. Yuliswan. Yang Megawandi mengatakan, langkah pertama yang dilakukan pemerintah ialah mencoba agar lembaga sertifikasi seperti itu ada di Babel. Jadi mempermu-
dah akses bagi pelaku IKM untuk melakukan sertifikasi produknya. "Itu sudah kita lakukan, karena dulu kita kalau mau mengambil sertifikasi itu harus ke Provinsi lain, Sumsel yang paling dekat. Nah, sekarang kita coba kesini," ujarnya. Ia menjelaskan masalah yang dihadapi IKM saat ini selain masalah tersebut, adalah tidak semua pengusaha atau IKM dapat dengan mudah mengambil sertifikasi karena prosedur dan pembiayaan. Untuk itu, Disperindag harus memfasilitasi dan menganggarkan kalau ada IKM yang mengalami kesulitan tentang pembiayaan, akan dibantu nilainya 2,5 juta rupiah per satu sertifikat. Selain itu juga akan dibantu bagaimana mekanismenya, agar produk-produk pangan IKM tersebut ketika diuji sudah siap untuk mendapat sertikat halal," terangnya.
Ia juga mengakui bahwa pemerintah daerah, provinsi maupun kabupaten memiliki keterbatasan sumber daya, sarana prasarana, SDM dan keuangan. "Karenanya kita ingin menghimbau kepada perusahaan-perusahaan untuk membantu dari sisi ini, bagaimana kita bergandengan tangan agar pelaku IKM ini bisa cepat mentas, bisa cepat dewasa dan bisa cepat terlepas dari banyak ketergantungan dan mampu menghadapi persaingan, dan hal ini memang menjadi catatan kami hari ini untuk kita lakukan ke depan," tegasnya. Ia pun berharap mutu, kualitas dan kuantitas produk IKM di Babel semakin lama dapat semakin bagus, agar mampu bersaing dengan produk-produk yang datang dari luar, atau yang dijual ke luar juga akan mampu bersaing dengan produk-produk lainnya. (rill)
SEMARANG – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, Indonesia saat ini masih menganut kebijakan ekspansif (belanja lebih besar dibanding penerimaan) yang ditujukan untuk menggerakkan perekonomian. Akibat adanya celah anggaran ini, maka pemerintah melakukan pembiayaan melalui utang. Menurut Sri Mulyani, bila kebijakan ekspansif tidak diambil, Indonesia sebenarnya memiliki kemampuan untuk berhenti 'meminjam'. “Banyak yang menanyakan, kapan bu kita berhenti pinjam? Saya akan berhenti pinjam kalau pendapatan kita lebih dari belanja,” tegas dia saat memberikan kuliah umum di Universitas Diponegoro, Semarang, Kamis (16/2/2017). Seperti dikutip laman Kementerian Keuangan, menurut Sri Mulyani, sebagai negara yang terus melakukan pembangunan, Indonesia membutuhkan anggaran belanja infrastruktur yang tinggi. “Dan untuk membangun, penerimaan itu tidak datang dari langit,” tambah dia. Saat ini, kata Sri Mulyani, pemerintah terus berupaya memperbaiki tax ratio untuk mendapatkan pendapatan yang lebih tinggi. Tax ratio sebagai indikator jumlah pembayar pajak masih tergolong rendah di kisarang 11%. Ini berarti masih besar peluang untuk meningkatkan penerimaan pajak. “Jadi, jangan lupa bayar pajak ya,” tegas dia. Menanggapi kebijakan utang pemerintah yang sering disoroti oleh masyarakat, sebelumnya Sri Mulyani mene-
gaskan, pemerintah selalu menjunjung prinsip kehati-hatian dalam mengelola utang secara bijaksana. Kehati-hatian tersebut, kata dia, tercermin dari terjaganya rasio utang pemerintah terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia, yang saat ini termasuk salah satu yang terendah di dunia. “Dari sisi exposure utang, Indonesia di bawah 30% (dari PDB),” tegas Menkeu. Angka tersebut, lanjut dia, masih lebih rendah jika dibandingkan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina. Bahkan, jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan rasio utang negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang. “Negara kaya seperti Amerika dan Jepang, Jepang itu rasio utangnya mencapai 250% dari GDP, Amerika sekarang mendekati 100%. Kalau Presiden terpilih Trump kalau programnya terus menaikkan belanja dan mengurangi pajak, maka nanti utangnya akan naik,” urai dia. Selain rasio utang terhadap PDB yang relatif rendah, Menkeu juga mengungkapkan bahwa tingkat utang publik Indonesia menunjukkan tren penurunan dibandingkan satu dasawarsa lalu. Oleh karena itu, Menkeu mengajak masyarakat untuk melihat utang pemerintah secara objektif. “Jadi saya ingin sampaikan memang negara harus berhati-hati dalam mengelola utang, tapi kita juga harus tempatkan ini sebagai satu instrumen yang harus dilihat secara objektif. Kalau nggak mau utang, ada dua konsekuensinya, bayar pajaknya naik atau belanjanya dikurangi,” jelas dia. (bsc)
Warga Desa Balun Ijuk Panen Perdana Padi Cetak Sawah Baru MERAWANG – Warga desa Balun Ijuk Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka melaksanakan panen perdana padi sawah di area cetak sawah baru tahun 2016, Jumat (17/02/2017). Panen ini merupakan harapan baru bagi masyarakat Balun Ijuk setelah menunggu hasil panen padi selama 4 bulan lalu. Sebab bagi sebagian masyarakat petani di pulau Bangka masih jarang menanam padi di sawah karena kebanyakan masyarakat menanam padi di ladang dengan cara tugal. Kali ini, sawah yang dipanen milik warga desa Balun Ijuk, Anen seluas 2,5 hektar dengan perkiraan hasil Perhek-
tar mencapai 1.780 Kg. Panen padi perdana ini dihadiri Danramil 413-10/Merawang, Kapten Inf. Yunaidi beserta Babinsa srt. Sol Efendi dan Srd Slamet, Dinas Pertanian Kab Bangka, Kecamatan Merawang, Kades Balun Ijuk, PPL Kecamatan Merawang dan masyarakat sekitar 30 orang Menurut Kapten Inf. Yunaidi, pemerintah saat ini sedang menggalakkan menanam padi di sawah , bahkan Bupati Bangka H.Tarmizi H.Saat memiliki motto "Pertanian Tangguh" dimana pemkab Bangka menggugah warganya untuk memulai cara hidup baru dengan tidak lagi mengandalkan pertambangan se-
bagai mata pencaharian utama. “Hasil tambang akan habis pada masanya, dapat dibayangkan apabila masyarakat sudah kehabisan mata pencaharian, sedangkan mereka butuh makan. Rata-rata bahan makanan di pulau Bangka merupakan import dari Provinsi Sumatera Selatan,” jelas Yunaidi. Dengan bekerjasama dengan TNI kata Yunaidi, pemerintah menggalakkan cetak sawah baru di Kabupaten Bangka. Pada awalnya memang sulit untuk mengajak masyarakat menanam padi sawah, terkait bagaimana merubah mainset masyarakat yang memiliki mata pencaharian menambang timah atau petani lada menjadi
petani sawah. Namun lanjutnya, disinilah peran TNI diperlukan, sebagai ujung tombak dari TNI AD dibidang teritorial, seorang Babinsa yang memiliki segudang kemampuan mampu menggerakkan masyarakat satu desa bahkan lebih. Dengan kemampuan komsos yang baik, Babinsa dapat mengajak masyarakat untuk menanam padi di
sawah. “Hari ini sudah terlihat hasilnya dari kerja keras dari para petani, yang awalnya kurang begitu yakin akan mampu untuk menanam padi di sawah. Berkat kegigihan Babinsa Balun Ijuk dibantu oleh petugas penyuluh lapangan maka sekarang sudah dilaksanakan panen perdana padi sawah di lahan cetak sawah tahun 2016 lalu,” tutupnya. (naf)
ECONOMY
Inflasi Tahun 2017 Diprediksi Lebih Tinggi dari 2016 Bank Indonesia (BI) menyatakan, fundamental perekonomian Indonesia secara umum dalam keadaan baik. Akan tetapi, masih ada tantangan yang harus dihadapi ekonomi Indonesia tahun 2017. Tantangan tersebut salah satunya berasal dari dalam negeri sendiri, yakni inflasi. Bank sentral memperkirakan, inflasi pada tahun 2017 akan lebih tinggi dibandingkan inflasi pada tahun 2016. Secara keseluruhan tahun 2016, inflasi tercatat sebesar 3,02 persen. Bank sentral memantau, terjadi tekanan inflasi dimulai dari awal tahun 2017 ini. "Ada kenaikan, beberapa penyebabnya seperti administered prices (komponen harga yang diatur pemerintah), biaya (administrasi) STNK, tarif listrik, pulsa telepon yang menyebabkan sumbangan inflasi tinggi," jelas Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Yoga Affan-
di pada acara Pelatihan Wartawan EkonomiBank Indonesia di Bandung, Sabtu lalu (18/2/2017). Meskipun demikian, bank sentral tetap menargetkan inflasi pada kisaran 4 plus minus 1 persen tahun ini. Dengan adanya penyesuaian pada komponen administered prices, maka langkah yang ditempuh agar inflasi tetap terkendali adalah dengan menjaga stabilitas komponen pangan yang bergejolak atauvolatile food. Menurut Yoga, karakteristik inflasi di negara berkembang adalah sebagian besar inflasi disumbang oleh komponen makanan. Komponen ini sebagian besar berasal dari keranjang konsumsi makanan masyarakat. Oleh sebab itu, dengan pengendalian inflasi komponen pangan, BI ingin Indonesia masuk ke rezim era inflasi rendah. Pasalnya, inflasi menjadi indikator fundamental terkait kesejahteraan masyarakat. (kcm/*)
POLITIK DAMAI 3 Bupati Bangka Kunker Tiga Desa di Puding Besar Oesman Sapta: Tindakan
SENIN
20 FEB 2017
POLITIC
PUDING BESAR - Bupati Bangka, Tarmizi Saat melakukan kunjungan kerja di tiga desa di wilayah kecamatan Puding Besar, Kamis (16/2). Tiga desa yang dikunjungi tersebut meliputi desa Tanah Bawah, Nibung dan Labu. Kunjungan Bupati didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, Kemas Arfani Rahman dan Kepala Bappeda Kabupaten Bangka, Pan Budi Marwoto. Kunjungan Di Desa Tanah Bawah Bupati meninjau sumber air desa yakni Embung, yang merupakan sumber air bagi masyarakat setempat, namun belum dapat memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat desa Tanah Bawah. Embung yang ada tersebut, saat ini baru dapat memenuhi kebutuhan air sekitar 200 kepala Keluarga. Bupati minta kepada Kepala Desa Tanah Bawah agar embung yang ada untuk dilebarkan lagi dan diperdalam hing-
ga mencapai 15 meter. Selain itu rencananya di desa Tanah bawah akan dibangun Puskesmas, untuk itu Bupati minta agar Kades setempat menyediakan lahan sebagai lokasi tempat pembangunan Puskesmas. Bupati juga mengingatkan Kepala Desa untuk memanfaat Anggaran Dana Desa (ADD) yang diterima dapat dipergunakan benar – benar untuk pembangunan desa. Diharapkan kata Bupati, Kepala Desa dapat bersinergi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pembangunan desa, dengan meyerap aspirasi masyarakat sehingga pembangunan di desa dapat dirasakan mafaatnya bagi masyarakat. Menurutnya, Kepala Desa harus kreatif dalam pembangunan desa agar dana desa yang jumlahnya cukup besar saat ini dapat dimanfaatkan secara maksimal. Kunjungan Bupati di desa Tanah Bawah, menyempatkan diri mengunjungi Sui (75 ta-
Ketua DPR Kunjungi Kawasan Perdagangan Bebas Karimun JAKARTA - Ketua DPR Setya Novanto melakukan kunjungan kerja ke beberapa perusahaan di Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trde Zone) di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Kabag Humas Setkab Karimun, Eko Riswanto saat menunggu kedatangan Ketua DPR di Bandara Hang Nadim Batam, Sabtu pagi menyebutkan sejumlah perusahaan yang akan dikunjungi antara lain PT Karimun Mining Shipyard, PT Multi Ocean Shipyard dan PT Saipem Indonesia Karimun Branch (SIKB). Dikutip dari Antara, dalam kunjungan tersebut, Setya Novanto juga akan mendengarkan ekspos atau paparan dari manajemen PT
SIKB, mengenai perkembangan kegiatan perusahaan asal Italia tersebut. Selain meninjau kawasan FTZ, Setnov juga akan meninjau Bandara Bati, dan memberikan bantuan ke Pondok Pesantren Darul Taufik di Kecamatan Meral. Pantauan, Bupati Karimun Aunur Rafiq didampingi sejumlah pejabat Karimun dan Batam menyambut kedatangan Setya Novanto yang tiba di Bandara Hang Nadim Batam sekitar pukul 08.10 WIB. Setya Novanto yang menumpang pesawat Garuda, juga disambut Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kepri Ansar Ahmad. Setya Novanto akan melanjutkan Karimun dengan menumpang MV Oceana melalui Pelabuhan Harbour Bay Batam. (rpc)
Intoleransi Makin Marak di Pelosok Negeri
hun) yakni lansia hidup sendiri di rumah yang tidak layak huni. Pada kesempatan itu Bupati memberikan santunan berupa uang dan kain sarung serta beras untuk Sui. Sedangkan menyikapi kondisi rumah yang ditempa-
ti Sui, Bupati akan memberikan bantuan untuk perbaikan rumah, serta memberikan bantuan meja, kursi dan tempat tidur. Kunjungan di desa Tanah Bawah Bupati juga meninjau pembibitan Lada. Kunker Bupati dilanjutkan di
KPU Minta Masyarakat tidak Mudah Percaya Hoax Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan kabar bohong atau hoax terkait pemilihan kepala daerah dan hanya mencari informasi dari sumber yang kredibel. "Kami berharap masyarakat tidak mudah mempercayai hoax, itu yang kami harapkan. Kalau memang ada apa-apa yang berkaitan dengan pemilu, langsung kontak kami," ujar Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, di Jakarta, Minggu (19/2). Apabila menemukan pelanggaran, kata dia, masyarakat dapat melaporkan agar dapat diambil tindakan selanjutnya dengan cepat. Sementara untuk mengecek hasil pemilihan, laman pilkada2017.kpu.go.id yang menghadirkan hasil perhitungan terkini dapat diakses sewaktu-waktu. "Langsung bisa mengecek hasil dan itu real time dan real count. Jadi masyarakat tidak usah mempercayai yang lain, kalau mau mengecek ke sini saja," tutur Ferry. Selain itu, pihaknya juga mengharapkan masyarakat mau mengawal proses rekap yang dilakukan secara manual di tingkat kecamatan dan kabupaten/kota. "Kami berharap masyarakat proaktif, proses diawasi, dikawal dan diinformasikan. Itu perlu menjadi perhatian," kata dia. Keaktifan masyarakat juga diperlukan saat KPU melakukan pendataan atau pemutakhiran data, misalnya dengan mengecek daftar pemilih tetap (DPT) untuk mengetahui namanya sudah tercantum atau belum. Pilkada serentak 2017 digelar di 101 daerah, yakni tujuh provinsi, 76 kabupaten dan 18 kota. Ketujuh provinsi tersebut adalah Aceh, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat dan Papua Barat. (b1)
Pemerintah dan DPR Sepakat Penambahan Kursi DPR dan DPRD JAKARTA- Pemerintah dan DPR sepakat menambah kursi jumlah DPR dan DPRD mulai Pemilu 2019. Hal ini disepakati dalam konsinyering panitia khusus rancangan undang-undang tentang pemilu bersama pemerintah yang berlangsung pada 16-17 Februari 2017. Anggota panitia kerja RUU Pemilu, Achmad Baidowi, mengatakan bahwa konsinyering itu membahas lima isu krusial, yakni
desa Nibung, di desa ini melihat peternakan sapi dan dilanjutkan di desa Labu melihat kegiatan belajar – mengajar dan melihat kondisi gedung Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Labu serta meninjau pembangunan rumah layak huni. (rus/hum)
sistem pemilu, jumlah kursi DPR dan DPRD, alokasi kursi per daerah pemilihan, ambang batas parlemen, dan presidential threshold. "Khusus lima isu krusial tersebut yang sudah disepakati adalah penambahan jumlah kursi DPR dan DPRD untuk mengimbangi pertumbuhan penduduk," kata Baidowi, Minggu (19/2/2017). Mengenai besaran penambahannya, pemerintah diminta membuat simulasi dan akan dibahas dalam forum panitia kerja. Penambahan jumlah kursi DPR
dan DPRD akan memerhatikan representasi jumlah penduduk dan aspek kewilayahan sehingga kemungkinan juga akan dibarengi penataan daerah pemilihan. Alasan yang paling mendesak mengenai penambahan jumlah kursi DPR DPRD adalah adanya daerah otonomi baru di Kalimantan Utara. "Juga beberapa dapil yang mengalami pertumbuhan penduduk cukup pesat sehingga representasi keterwakilannya sangat jauh," ucap Wakil Sekjen Partai Persatuan Pembangunan tersebut. (net/kompas.com)
Wakil Ketua MPR Oesman Sapta mengingatkan seluruh anggota MPR agar selalu memposisikan diri sebagai seorang negarawan. Anggota MPR juga diharapkan berpolitik kebangsaan demi terwujudnya cita-cita dalam berbangsa dan bernegara. Dengan memposisikan sebagai negarawan yang berpolitik kebangsaan, pria yang akrab disapa Oso ini yakin, berpolitik anggota MPR akan selalu berdasar pada ke-Tuhanan, kemanusiaan, persatuan, permusyawaratan serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. "Berpolitik kita akan senantiasa berlandaskan pada UUD NRI Tahun 1945, serta harus bersemangatkan Bhineka Tunggal Ika dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Oso saat pelantikan dan pengucapan sumpah janji dua anggota MPR pergantian antarwaktu (PAW) dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Ruang Delegasi Nusantara
V, Komplek Parlemen Senayan Jakarta. Dua anggota MPR PAW yang dilantik adalah anggota DPD dari Gorontalo, AD Khaly menggantikan Hana Hasanah Fadel Muhammad dan anggota DPD dari Provinsi Papua Barat Mamberob Yosephus Rumakiek menggantikan Abdullah Manary. Menurut Oesman Sapta, negara Indonesia saat ini tengah mengalami tantangan kebangsaan yang berat. "Ini dapat dilihat dari adanya tindakan main hakim sendiri maupun tindakan-tindakan intoleransi yang makin marak di pelosok negeri," kata Oso. Karena itu, sebagai anggota dari lembaga yang memiliki kewenangan tertinggi, Oso mengingatkan kepada seluruh anggota MPR agar memosisikan diri sebagai seorang negarawan dan berpolitik kebangsaan. "Demi terwujudnya cita-cita kita dalam berbangsa dan bernegara," Oso memungkas. (hnc)
Ruang Inap Puskesmas Puding Besar Diresmikan 6 Puskesmas di Bangka Punya Ruang Rawat Inap
PUDING BESAR- Bupati Bangka, Ir. H. Tarmizi H. Saat, MM didampingi Kepala Dinas Kesehatan Bangka, dr Then Suyanti, meresmikan ruang rawat inap di Puskesmas Puding Besar, Selasa (14/2/2017) lalu. Ruang rawat inap yang diresmikan dengan luas 522 meter persegi dengan 2 lantai tersebut terdiri dari ruang rawat inap anak, ruang rawat inap wanita, ruang rawat inap laki–laki, ruang kebidanan dan anak, ruang pertemuan, ruang kantor, ruang arsip, ruang cuci dan ruang jaga. Ir. H. Tarmizi H. Saat, MM dalam sambutannya menjelaskan, dengan diresmikannya ruang rawat inap Puskesmas Puding Besar, hingga saat ini terdapat 6 Puskesmas di Kabupaten Bangka yang sudah memiliki ruang rawat inap. Selain Puskesmas Puding Besar, lima Puskesmas lainnya yang sudah memiliki ruang rawat inap meliputi
Puskesmas Bakam, Petaling, Riau Silip, Belinyu dan puskesmas Penagan. Sedangkan jumlah Puskesmas yang ada di Kabupaten Bangka hingga saat ini sebanyak 12 Puskesmas. Selain 12 Puskesmas yang sudah ada, Pemkab Bangka berencana akan membangun Puskesmas di desa Saing dan Bukit Layang. “Puskesmas di kabupaten Bangka seluruhnya akan diberi nama yang diambil dari nama pejuang kemerdekaan maupun tokoh lainnya,” ujarnya. Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas, Bupati Tarmizi Saat menjelaskan, akan dibuat mitra Puskesmas dengan penempatan dokter spesialis yang akan memberikan pelayanan seminggu sekali atau dua kali seminggu. Di masa mendatang, keberadaan Puskesmas di Kabupaten Bangka akan diikuti dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat dengan dilakukan penambahan pegawai di Puskesmas meliputi, tenaga perawat, dokter, farmasi, apoteker, bidan, tenaga administrasi dan satpam. Menyinggung rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama Puding Besar, Bupati
mengatakan, akan dibangun jalan selebar 20 meter dengan dua jalur di arah RSUD Pratama tersebut sehingga lebih ramai dengan pengalihan rute jalan kendaraan khususnya angkatan umum antara Pangkalpinang-Muntok Ketua panitia pelaksana peresmian dr Ricky Harry menjelaskan, pembangunan rawat inap Puskesmas Puding Besar dimulai 8 Agustus 2016 hingga 5 Desember 2016, dengan sumber dana pembangunan berasal dari dana alokasi khusus ( DAK ) tahun 2016. Dijelaskannya, dengan dibangunnya ruang rawat inap akan berfungsi sebagai tempat rujukan pertama bagi kasus tertentu yang perlu dirujuk, dengan beberapa fungsi pokok antara lain, sesuai dengan tugas yaitu pelayanan pembinaan dan pengembangan dengan penekanan pada kegiatan yang bersifat preventif, promotif dan fungsi rehabilitatif. Sedangkan untuk fungsi yang berorientasi pada kegiatan teknis terkait instalasi perawatan pasien sakit, instalasi obat, instalasi gizi dan instalasi gizi dan instalasi umum juga fungsi yang lebih tinggi berorientasi pada kegiatan yang bersifat kuratif. (H. Rustian Al Ansori/Humas Bangka)
4
COMMERCE & INDUSTRY
Jumlah Pekerja Industri 2017 Ditargetkan 16,3 Juta Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan jumlah tenaga kerja di sektor industri mencapai 16,3 juta pekerja pada 2017 ini. “Khusus di sektor industri, kami tengah menyiapkan tenaga kerja yang terampil sesuai kebutuhan dunia usaha melalui pelatihan dan pendidikan vokasi. Hal ini sesuai instruksi Bapak Presiden Joko Widodo, termasuk mendorong industrialisasi,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara HUT ke-44 Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan Hari Pekerja Indonesia di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (19/2). Dalam sambutannya Airlangga mengatakan, sektor industri merupakan salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional karena berperan penting dalam menciptakan nilai tambah, perolehan devisa dan penyerapan tenaga kerja. “Sasaran utama pembangunan industri nasional pada tahun 2017, antara lain pertumbuhan industri pengolahan non-migas sebesar 5,5 persen dan peningkatan jum-
lah tenaga kerja sektor industri menjadi 16,3 juta orang,” tegasnya. Usulan Insentif Menperin juga menyampaikan, pemerintah tengah menyiapkan insentif kepada industri yang terlibat dalam pengembangan pendidikan vokasional. "Salah satu fasilitas yang diusulkan, misalnya tax allowance. Usulan ini sedang kami bahas dengan Kementerian Keuangan," ujarnya. Tax allowance adalah salah satu insentif berupa pemotongan pajak yang diberikan pemerintah kepada perusahaan untuk kepentingan tertentu. Dengan adanya insentif itu, diharapkan semakin banyak perusahaan dan tenaga kerja yang ikut serta dan menjamin keberlanjutan dalam program yang memiliki konsep link and match tersebut. Airlangga menjelaskan, pihaknya telah menerapkan program vokasional yang sesuai dengan kebutuhan industri melalui SMK dan pendidikan tinggi di lingkungan Kemenperin. (f-88)
SENIN
20 FEB 2017
Masyarakat Diminta Peduli Produk Dalam Negeri BELITUNG –Dalam rangka penguatan industri dalam negeri dan untuk meningkatkan daya saing jasa konstruksi, DPD Asosiasi Kontraktor Nasional Provinsi Bangka Belitung (Askonas Babel)menggelar acara Deklarasi Gerakan Masyarakat Peduli Beli Produk Dalam Negeri, yang berlangsung di MDR Cafe & Resto, Tanjungpandan Belitung, Sabtu (17/2) lalu. Acara yang diikuti Ketua Umum DPP ASKONAS Rahmatullah, Vice President Regional BRI Jakarta, Wakil Kanwil BRI Sumsel Palembang, Direktur dan Komisaris TPI Kends UPVC Semarang, Ketua LPJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ansori, dan beberapa anggota ASKONAS Babel dan tamu undangan lainnya tersebut dibuka oleh Kepala Biro Layanan Pengadaan Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elfiena, yang juga mewakili Gubernur Babel. Gubernur Babel Rustam Effendi dalam sambutannya yang
dibacakan Elfiena menyampaikan, MEA yang sudah diberlakukan saat ini, menjadikan lalu lintas jasa, tenaga kerja, investasi dan modal dari wilayah ASEAN akan deras mengalir ke wilayah Indonesia, tak terkecuali Bangka Belitung. "Ini tentunya hal yang menguntungkan bagi kita sekaligus tantangan yang sangat serius. Menguntungkan karena pasar pastinya akan bertambah luas untuk produk-produk kita. Namun, disisi lain level persaingan akan semakin tinggi dan dituntut untuk lebih baik menghadapinya agar tidak tergusur dalam peta persaingan global ini," ujar Elfiena. Saat ini, penerapan peningkatan produk dalam negeri sudah mulai dilaksanakan dalam beberapa proyek pembangunan infrastruktur pemerintah melalui kontrak karya dengan pihak swasta di beberapa sektor. "Kami mengharapkan untuk Bangka Belitung juga dapat melakukan hal yang sama, dimana ada komitmen dan keseriusan stakeholders yang terlibat untuk bersama-sama mengimplementasikan penggunaan dan
pemasaran produk dalam negeri di lapangan, baik pihak pemerintah, pihak swasta dan masyarakat sehingga secara umum muaranya akan memperluas lapangan pekerjaan, meningkatkan kualitas produksi, klimaksnya adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat yang ada di wilayah Bangka Belitung ini," terangnya. Ketua Umum DPP Askonas, Rahmatullah, mengatakan, hal yang menjadi polemik di dunia konstruksi adalah masalah kesejahteraan para kontraktor-kontraktor kecil. Karena proyek besar, sebagian besarnya dipegang kontraktor besar saja. Dan belum ada proyek besar yang dipegang kontraktor anggota Askonas. "Ini adalah tantangan bagi kami ke depan, yaitu dapat ber-
saing dengan kontraktor besar. Dan kami harap tidak hanya bersaing dengan kontraktor di Indonesia saja, tapi juga negara Asia lainnya," ujarnya. Ia menambahkan tantangan dan ancaman jasa konstruksi saat ini adalah jumlah badan usaha jasa konstruksi menurut data BPS ada 143 ribuan, tetapi jumlah badan usaha kecil yakni 83 persen-nya dari jumlah badan usaha jasa konstruksi tersebut. "Klasifikasi menengah dan besar, 17 persen. Tetapi pangsa jasa konstruksi di Indonesia 80 persen dikuasai oleh yang 17 persen. Yang 83 persen lainnya hanya kebagian 20 persen, oleh karenanya tidak mengherankan proyekproyek besar dipegang oleh kontraktor luar, belum ada badan usa-
ha lokal," jelas Rahmatullah. Ia mengharapkan adanya kerjasama LPJK dan Kementerian PU memegang tanggungjawab tersebut agar badan usaha lokal itu tidak menjadi penonton di negeri sendiri atau di kabupaten sendiri. "Dari itulah Deklarasi Gerakan Masyarakat Peduli Beli Produk Dalam Negeri ini, salah satu hal yang harus kita lakukan, untuk memberikan kesadaran kalau jasa konstruksi sekarang itu adalah industri. Kalau kita bisa menyelamatkan pendapatan di kabupaten, belanja konstruksinya 400 milyar, kalau bisa dilakukan oleh kontraktor lokal akan ada potensi pendapatan yang tidak keluar yang akan mampu mendorong sektor lain atau multiplier effect," terangnya. Drs. Haidar Hamim, Ketua DPD Askonas Babel mengharapkan, dengan adanya deklarasi ini nantinya seluruh komponen-komponen yang bergerak di bidang industri jasa konstruksi dapat memanfaatkan produk-produk dalam negeri yang tidak kalah dengan produk luar. (ril/stf)
SENIN
PELANGI EDUKASI 5
20 FEB 2017
Komunitas ERCI BBC Gelar Kampanye Aman Berlalu Lintas Berikan Pamflet dan Tempelkan Stiker untuk Kendaraan Warga PA N G K A L P I N A N G Komunitas Ertiga Club Indonesia (ERCI) Chapter Bangka Belitung atau yang dikenal dengan grup ERCI BBC bekerjasama dengan klub-klub mobil lainnya termasuk Polres Pangkalpinang menggelar kegiatan kampanye aman berlalu lintas dengan tema “i wanna go home safely” pada 5 Februari 2017 lalu. Setelah sukses menyelenggarakan acara ini, ERCI BBC kemudian melakukan deklarasi gerakan tertib berlalu lintas bersama Polres Pangkalpinang dihadiri Kapolda Bangka Belitung Brigjen (Pol) Anton Wahono bersama unsur Muspida setempat, beserta perwakilan dari klub mobil dan motor Bangka Belitung di Mapolresta Pangkalpinang.
Acara puncak dari seluruh rangkaian kegiatan digelar pada 12 februari 2017 dengan menurunkan hampir seluruh squad ERCI BBC bersama-sama dengan anggota Satlantas Polres Pangkalpinang guna mensosialisasikan gerakan tertib berlalu lintas dengan membawa tema kampanye “Indonesia, ayo aman berlalu lintas”. Kegiatan itu diawali olahraga pagi bersama keluarga ERCI BBC di Alun-alun Taman Merdeka yang kemudian dilanjutkan dengan sarapan bersama anggota Satlantas Polres Pangkalpinang. Tepat pukul 08.00 pagi setelah melakukan koordinasi teknis acara, peserta mulai begerak menuju titik dilakukannya kampanye sekaligus sosialisasi. Tidak kurang dari 20 KR unit kendaraan Ertiga yang dipimpin langsung satu unit kendaraan Patroli Polri melakukan
konvoi dengan tertib menuju lokasi. Titik persinggahan pertama adalah perempatan lampu merah Ramayana. Anggota tim di sebar pada masing-masing spot traffic light guna memberikan edukasi pentingnya tertib berlalu lintas dengan cara memberikan pamflet sekaligus penempelan sticker. Puji, mewakili Satlantas Polres Pangkalpinang berharap, kegiatan sosialisasi seperti ini harus sering dilakukan guna memberikan wawasan tentang pentingnya tertib berlalu lintas kepada masyarakat. Selanjutnya, Ketua ERCI chapter BBC, Andi Purwanto menyanmpaikan, sebagai warga pengguna jalan raya sudah sepatutnya menggunakan etika dan sopan santun dalam berkendara demi menjaga keselamatan dan keamanan bersama. (rill/naf)
M LATIEF/KOMPAS.com
Menanamkan Kesadaran Berinternet Baik J A K A R TA - B a n yak cara dilakukan untuk menyebarkan semangat internet baik pada generasi muda. Untuk menimbulkan kesadaran menggunakan internet baik itu bukan cuma tugas pemerintah, tapi juga kerjasama semua pihak mulai komunitas teknologi, sekolah, siswa dan lain-lainnya. Salah satu pendekatan digagas oleh Komite Penyelarasan Teknologi Informasi dan Komunikasi (KPTIK) dan Cyberhome lewat program ‘Indonesia Guncang Dunia (IG) 2017’, misalnya. IGD merupakan kompetisi untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas siswa SMK dan komunitas TIK dalam membuat materi sosialisasi, promosi, dan publikasi dalam bidang pemasaran digital. "Masalah SDM di sektor TIK di Indonesia masih lemah. Jangankan bicara programer, pengenalan soal IT saja masih jauh sekali. Sebagai SDM paling besar, kita perlu menyasar siswa SMK. Untuk itu, kita mulai coba membangkitkan kesadaran internet positif itu lewat mereka," ujar Ketua KPTIK, Ir Dedi Yudiant, ujar sosialisasi 'IGD 2017' di Jakarta, Jumat (17/2/2017).
IGD akan terdiri dari tiga kompetisi, yaitu kompetisi blog, promosi online dan vlog. Selain memperebutkan hadiah uang dengan total hadiah Rp350 juta, juara favorit kompetisi akan dikirim ke Silicon Valley, Amerika Serikat. Salah satu dewan juri IGD 2017, Ilham Akbar Habibie, menyatakan sangat mendukung kegiatan tersebut. Sebagai Ketua Tim Pelaksana Dewan TIK Nasional, Ilham menyatakan kesediaannya bekerja sama dengan komunitas TIK yang tergabung dalam KPTIK untuk membuat pertemuan bulanan dan berdiskusi mengenai perkembangan TIK lewat Warkoptiknas atau Warung Kopi TIK Nasional. "Kami harus selalu tahu dan update situasi industri TIK nasional sehingga perlu saling berkoordinasi dan berdiskusi secara informal dengan teman-teman ahli TIK. Tujuannya agar selalu mendapat informasi terbaru terutama soal tren ekonomi yang berkaitan juga dengan teknologi," ujar putra pertama mantan Presiden RI ke-3 BJ Habibie ini. Adapun kompetisi ‘IGD 2017’ dimulai pada 1 Maret 2017 hingga 24 Mei 2017. Penjurian akan dilaksanakan setelah 24 Mei 2017. (kcm)
E D U C AT I O N
Disdik Babel Pastikan SMA/SMK Siap Laksanakan UNBK Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan semua Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) di daerah itu siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada April 2017. "Kami sudah sosialisasikan UNBK ini dan seluruh SMA/SMK siap melaksanakannya ujian nasional tersebut," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel M Soleh di Pangkalpinang, Minggu. Ia menjelaskan, pada tahun ini semua siswa SMU/ SMK dan SLB akan mengikuti tiga tahapan ujian, yaitu Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Sekolah (US). "Untuk soal UNBK semua dibuat oleh Pemerintah Pusat dan US dibuat oleh masing-masing sekolah. Sedangkan soal USBN 25 persen dari Pemerintah Pusat dan 75 persennya dibuat oleh tim Dinas Pendidikan provinsi/ kabupaten/kota," ujarnya. Terkait penerapan UNBK, pihaknya akan membuat pelaksanaan UN tidak serentak antara SMA dan SMK sehingga fasilitas komputer yang ada di beberapa sekolah dapat dipinjam pakai. "Pelaksanaan UNBK ta-
hun ini dijadwalkan tidak serentak agar sekolah yang belum siap melaksanakan CBT, bisa menggunakan peralatan komputer di sekolah terdekat sehingga tahun ini semua sekolah dapat melaksanakan UN dengan CBT (computer Based test)," ujarnya. Ia mengatakan, pelaksanaan UNBK tingkat SMK dilaksanakan pada 3-6 April, sedangkan SMA/MA pada 10-13 April, SMP/MTS gelombang pertama pada 2-4 dan 15 Mei dan gelombang kedua pada 8-10 dan 16 Mei. Sementara itu, mata pelajaran yang diujikan UNBK SMA/SMK/SMP, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Untuk SMA ada tambahan 1 mata pelajaran (mapel) pilihan sesuai jurusan. "SMK juga ada tambahan 1 mapel dari teori kejuruan. Sedangkan untuk SMP tambahan satu mapel yaitu IPA," ujarnya. Sedangkan mata pelajaran USBN tingkat SMA, yaitu agama, PPKN, sejarah umum, dan 3 mapel sesuai program studi atau jurusan. Sedangkan untuk SMK, yang diujiankan adalah pendidikan agama, PPKN dan keterampilan komputer. "Dan untuk SMP, mata pelajaran yang diujiankan, yaitu agama, PPKN dan IPS," ujarnya. (atb)
M Soleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel
6
VISION OF TOURISM
SENIN
20 FEB 2017
Mercusuar Pulau Besar, Objek Wisata yang Menakjubkan BATU BETUMPANG - Mercusuar Pulau Besar yang terletak di desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), memiliki potensi wisata yang begitu menakjubkan. Mercusuar silang yang merupakan tanda jalur Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) tersebut ternyata telah dibangun pada masa Kerajaan Belanda ke III atau dikenal dengan William III pada tahun 1888 silam. Mercusuar yang terletak di tengah pulau kecil yang terpisah dari bibir pantai ini memang punya keunikan tersendiri. Disamping itu, adanya cerita legenda yang menjadi daya tarik wisatawan yakni adanya hamparan bebatuan besar yang berfungsi untuk menyeberang dari bibir pantai ke pulau mercusuar tersebut yang dibangun oleh pekerja romusha masa itu, serta terdapat sebuah sumur tua yang kondisi airnya tidak asin dan juga ti-
dak tawar seperti air biasa umumnya, dan tidak kering meskipun pada musim kemarau. Tidak Terawat Namun sayangnya, meskipun menyimpan berbagai keunikan dan legenda, kondisi mercusuar Pulau Besar belum begitu terawat terutama pada akses jalan, fasilitas dan kebersihan pantainya sehingga membutuhkan sentuhan-sentuhan untuk memoles keindahan objek wisata tersebut agar menjadi destinasi wisata yang menarik. Kepala Desa Batu Betumpang, Ruslan, SIP, Pjs. kepada LASPELA menjelaskan, kondisi tersebut dikarenakan mercusuar tersebut pengelolaannya masih di bawah distrik Navigasi Tanjung Priok. Oleh karena itu, dirinya berharap agar pihak-pihak terkait dapat memperjuangkan mercusuar tersebut agar bisa dikelola oleh Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Desa setempat sehingga bisa dibenahi dan dijadikan destinasi wisata yang bisa memberikan income baik bagi
Pemdes maupun bagi Pemkab "Kondisi tersebut dikarenakan mercusuar tersebut pengelolaannya masih di bawah distrik Navigasi Tanjung Priok. Kami berharap agar pihak-pihak terkait dapat memperjuangkan mercusuar tersebut agar bisa dikelola Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Desa kami sehingga bisa dibenahi dan dijadikan destinasi wisata yang bisa memberikan income baik bagi Pemdes kani maupun bagi Pemkab,� ungkapnya, Jumat (17/2/2017). Ruslan menegaskan kesiapan desanya untuk mengelola mercusuar tersebut asalkan sesuai regulasi yang jelas. “Kami siap mengelola bila diminta. Tapi aturannya harus jelas sehingga tidak menyalahi aturan karena mercusuar tersebut masih membutuhkan sentuhan untuk menjadi sebuah objek wisata yang lebih menarik sehingga nantinya menjadi destinasi wisata yang patut untuk dikunjungi,� katnya memungkasi. (wins)
SENIN
20 FEB 2017
GREETINGS
7
8
PELANGI SPORT
SENIN
20 FEB 2017
FIFA Gelontorkan Rp 66 Miliar untuk PSSI
Porprov 2018
PSSI Bateng Seleksi Pemain Sepak Bola KOBA – Untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada 2018 mendatang, PSSI Bangka Tengah mengadakan kompetisi sekaligus menyeleksi atlet muda cabang olahraga sepak bola yang digelar di desa Guntung, Kecamatan Koba dan sudah memasuki partai semifinal yang akan digelar pada 22 Februari 2017. Pantauan LASPELA, Minggu (19/2), empat klub yang berlaga memperebutkan tiket semifinal yaitu Nibung Putra Vs Ardal I Fc dimenangkan oleh Nibung Putra dengan skor tipis 1-2, serta dilanjutkan dengan pertandingan antara Persiraja Jelutung Fc Vs Puput Namang Fc yang dalam keadaan bertanding dimana dua tim lainnya telah meraih tiket semifinal yaitu Simpang Katis Fc dan GMT Terentang Fc termasuk Nibung Putra. Sekertaris Jendral (Sekjen) PSSI Bateng,Erwin Alamsyah saat dikonfirmasi awak media di sela-sela pertandingan itu mengatakan, kompetisi dan seleksi pemain muda ini adalah sebagai langkah awal PSSI Bateng dalam sistem kerja 2016-2022 sembari mempersiapkan event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 setelah event tersebut berlangsung di Belitung Timur pada 2014 lalu. "Setelah berakhirnya event empat tahunan itu di Beltim pada 2014, Pemkab Bateng mengambil langsung bendera sebagai tuan rumah penyelenggara event empat tahunan tersebut. Disamping itu juga ini merupakan langkah awal PSSI Bateng periode 2016-2022 agar nantinya cabor sepakbola ditargetkan juara pertama bisa berjalan dengan mulus," ujar Erwin
semangat. Selain diprioritaskan juara pertama cabor sepakbola,dikatakan Erwin, pihaknya juga akan bekerja dengan maksimal agar Bateng dapat meraih juara umum yang menjadi impian semua tuan rumah dalam penyelenggaraan even kompetisi apapun. "Target kami ya juara umum,namun yang paling diprioritaskan ialah cabor sepakbola dapat juara satu. Kita tahu sendiri tentunya dalam pesta olahraga sepakbola adalah olahraga yang paling ditunggu partai puncaknya,apalagi ketika sebuah klub keluar dari partai final sebagai finalis," tuturnya. Ia menjelaskan,kompetisi ini diadakan agar lebih mudah menjaring bibit bertalenta dan lebih mudah mengcovernya sebanyak 45 pemain akan diambil oleh tim pemantau khusus disetiap pertandingan dari awal pembukaan tadi.Setelah itu untuk pelatihnya sudah disiapkan putra daerah asal Desa Teru Bateng yang saat ini mempunyai dan melatih SSB di Rawa Mangun Jakarta, yaitu Rasito Amsah. "Pak Rasito putra daerah Bateng. Jadi beliau akan melatih dan menyaring lagi 45 pemain tersebut menjadi 20 pemain.Tanda tangan kontraknya mungkin awal Maret mendatang,setelah tim pemantau khusus selama event seleksi berlangsung terdata akan diserahkan ke pak Rasito. Jadi semua keputusan di dalam tim beliau yang akan mengcover mau dibongkar pasang dulu para pemainnya hingga 2017 berakhir,masuk 2018 tim yang sudah siap akan berlaga tidak bisa dirombak lagi," tukasnya. Ketua PS Bangka Tengah, Aryanto, kepada awak media mengatakan, pihaknya menargetkan
juara pertama khsusus cabor sepakbola dan juga meraih juara umum.Selain itu dalam seleksi untuk Porprov notabennya U-21 sengaja dipilih kelahiran 1997 karena pada 2018 nanti usianya genap 21 tahun. "Untuk usia kelahiran 1997 kami pilih dalam pembinaan dalam kompetisi bertajuk event Porprov,ini nanti pada 2018 bisa ikut serta pada cabor sepakbola yang notabennya usia 21 tahun.Selain itu bisa juga diikutsertakan pada event Perwil,Pra PON dan PON usia maksimal 23 tahun yang akan berlangsung pada 2020 nanti di Jayapura, Irian Jaya. Maka dari itu pentingnya sistem tahap pemilihan talenta dengan yang diutamakan faktor umur," ungkap Aryanto. Ke depan, sebanyak 20 orang pemain yang terpilih akan dilakukan pembinaan secara khusus guna meningkatkan kemampuan dan kekompakan. (hfe)
JAKARTA-Federasi sepak bola dunia FIFA menggelontorkan bantuan dana yang cukup tinggi kepada PSSI dalam empat tahun ke depan dan sasaran bantuan tersebut di antaranya untuk pengembangan sepak bola usia muda hingga pembangunan infrastruktur. "Bantuan ini diberikan kepada seluruh anggota FIFA yang berjumlah 211 negara. Namun, untuk pencairannya tidak dilakukan bersamaan. Pencairan dilakukan dalam dua periode yaitu Januari dan Juli," kata FIFA Director Member Associations Asia-Oceania, Sanjeevan C Balasingam, di Kantor PSSI Kuningan, Jakarta, Minggu (19/2) lalu. FIFA Senior Strategic Development Manager Tom
Gorissen menyatakan, PSSI akan mendapatkan bantuan 500 ribu dolar AS tiap tahun. Bantuan ini dicairkan dua kali yang salah satunya untuk biaya operasional hingga pembinaan sepak bola usia muda. Selain itu, induk organisasi sepak bola Indonesia ini bakal mendapatkan kuncuran dana 750 ribu dolar AS. Dana ini difokuskan untuk pembangunan infrastruktur. Jika ditotal selama empat tahun, PSSI akan menerima sekitar 5 juta dolar AS atau sekitar Rp 66 miliar lebih. Perwakilan FIFA yang datang ke Indonesia seharusnya ada tiga orang. Selain Sanjeevan C Balasingam dan Tom Gorissen, seharusnya ada nama Marco van Basten yang saat ini menjabat sebagai FIFA Technical Development. Mantan pemain timnas Belanda ini
batal datang karena sakit, namun striker legendaris ini mengirimkan video singkat untuk Indonesia. Sementara itu, wakil ketua umum PSSI Joko Driyono menyambut baik bantuan dari FIFA dan pihaknya berjanji akan menggunakan bantuan yang diberikan terutama untuk pengembangan sepak bola Indonesia. "PSSI akan berusaha untuk memaksimalkan bantuan dari 'stakeholder' termasuk dari AFC dan FIFA. Bantuan ini fokusnya adalah untuk membantu semua rencana strategis PSSI untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain," katanya usai pertemuan. Bantuan yang dikenal dengan FIFA Forward ini diberikan kepada seluruh anggota induk organisasi sepak bola dunia itu. Total dana yang dikucurkan mencapai 1,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp 18,6 triliun. Sedangkan untuk masing-masing konfederasi mendapatkan bantuan 10 juta dolar AS. (hnc)
Seleksi Tim Nasional
Bibit Muda dari 4 Negara Dipanggil PSSI berencana memanggil 12 pemain Indonesia yang saat ini menimba ilmu di empat negara yaitu Spanyol, Belanda, Italia, dan Qatar. Mereka dipanggil untuk menjalani seleksi timnas baik U-22 maupun U-19 pada pertengahan Maret. “Kami akan segera kirim undangan ke mereka untuk mengikuti seleksi. Pemain untuk timnas U-19 yang banyak diundang,� kata Sekjen PSSI Ade Wellington, Minggu (19/2). Pihak PSSI bakal memberikan waktu sekitar dua pekan bagi pemain yang mendapatkan undangan untuk memproses kepulangan mereka. Para pemain yang dipanggil itu, selanjutnya mengikuti seleksi langsung dengan jajaran pelatih timnas. Timnas U-22 sendiri ditangani oleh Luis Milla dan U-19 ditangani Indra Sjafri.
Indonesia saat ini memang gencar membangun timnas dari berbagai level. Saat ini konsentrasinya di tiga level yaitu U-16, U-19 dan U-22. Pencarian pemain tidak hanya dilakukan dengan terjun langsung ke daerah atau memantau pertandingan pra-musim Piala Presiden. Namun, juga mendata pemain yang berkarier di luar negeri. Untuk timnas U-22 dibawah asuahn Luis Milla, seleksi digelar di lapangan SPH Karawaci Tangerang, pada Selasa (21/2). Pada seleksi tahap pertama ada 25 pemain yang dipanggil. Rencananya, seleksi untuk membangun timnas SEA Games 2017 itu dilakukan dua kali. Sedangkan untuk U-19, saat ini sang pelatih yaitu Indra Sjafri terus bergerilya mencari pemain ke daerah-daerah. Apa yang dilakukan pelatih asal Sumatra Barat ini sama saat membangun timnas yang akhirnya mampu menjadi juara Piala AFF 2013. Tim ini juga bakal turun di Piala AFF 2017 ini. (rpc)
SENIN
PELANGI BABEL
20 FEB 2017
Warga Suka Jaya Keluhkan Jaringan Komunikasi Sering Ketinggalan Informasi Kades Minta Dibenahi
PULAU BESAR- Warga desa Suka Jaya, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan mendambakan sinyal jaringan komunikasi yang baik, agar bisa berkomunikasi dalam hal apapun. Namun faktanya, sarana prasarana jaringan komunikasi di daerah itu justru sangat memprihatinkan. Kondisi buruknya jaringan tersebut dikeluhkan warga desa yang terdiri dari 310 bumbung rumah, 329 kepala keluarga,1.067 jiwa ini. Bustamin, S.Ip selaku Kepala Desa Suka Jaya berharap agar kondisi tersebut segera diatasi pihak-pihak terkait sehingga masyarakatnya dan masyarakat lainnya di sekitar desa Suka Jaya dapat menikmati layanan telekomunikasi dan internet yang lebih baik layaknya di desa-desa lainnya. "Kami berharap agar kondisi tersebut segera dia-
tasi oleh pihak-pihak terkait sehingga masyarakat kami dan masyarakat di sekitar desa kami juga dapat menikmati layanan telekomunikasi dan internet yang lebih baik seperti di desa-desa lainnya,” katanya kepada LASPELA, (17/02/2017) lalu. Selama ini, jelasnya, masyarakat desa Suka Jaya menggunakan kartu telkomsel karena hanya jenis kartu seluler tersebut yang ada jaringannya. “Itu pun terkadang menghilang dan untuk menelpon atau sms terkadang harus mencari tempat-tempat tertentu agar signalnya muncul,” keluhnya. Dirinya juga mengatakan terkadang ia dan perangkat desa lainnya sering ketinggalan informasi seperti undangan dari dinas-dinas terkait karena SMS pemberitahuan yang masuk terkadang baru muncul saat kegiatan berlangsung bahkan setelah kegiatan berlangsung. Sungguh miris! (wins)
Cuaca Buruk, Nelayan Belum Melaut MUNTOKSejumlah nelayan tradisional di dusun Sukal dan dusun Pait Jaya, desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, dalam satu dua minggu terakhir belum berani melaut dikarenakan cuaca buruk yang melanda wilayah itu. Pantauan LASPELA, mereka lebih memilih melabuhkan jangkarnya karena kondisi angin kencang dan gelombang tinggi. Saftuddin (48), salah satu nelayan Belo Laut mengatakan, sudah hampir dua pekan ini dirinya tidak melaut karena ombak yang tidak bisa diprediksi. Termasuk juga di be-
berapa daerah kawasan nelayan lainnya yang juga biasanya tidak melaut mengingat cuaca yang kurang bersahabat. “Sementara ini yang melaut ada, tetapi nelayan yang menggunakan kapal besar. Sedangkan nelayan kecil (tradisional-red) belum berani. Jadi kami masih takut untuk berlayar,” jelasnya saat dikonfirmasi LASPELA. Mengingat kondisi cuaca, Saftuddin yang sudah 10 tahun menjadi nelayan ini menjelaskan, kebanyakan teman-teman seprofesinya saat ini hanya bisa beristirahat sembari memperbaiki peralatan-peralatan melaut. “Kami belum bisa memastikan kapan akan melaut karena tergantung cuacanya,” ungkapnya. (riz)
9
Babinsa Kampanyekan
Program Keluarga Berencana
MANGGAR – Setelah sekian lama samar-samar terdengar, kini Program Keluarga Berencana (KB) dua anak cukup diserukan kembali oleh Pemerintah melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB). Semua lapisan masyarakat tentu paham betul bahwa Program KB dimaksudkan selain untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, juga untuk mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera. Untuk mendukung Program KB tersebut, Bintara pembina desa (Babinsa) di Kodim 414 Belitung ditugaskan mengkampanyekan Program KB dengan menjadi penyuluh KB dan mencari akseptor KB. Bahkan tahun 2017 ini, mereka ditargetkan harus mencari minimal 5 akseptor KB pria. Hal tersebut diungkapkan Perwira Penghubung Kodim 414 Belitung, Mayor Inf. Tri Joyo usai Sosialisasi Akses dan Pembinaan Kepesertaan KB di Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK) dan Sasaran Khusus (KB Pria) di Hotel Guess, Manggar, Jumat (17/2/2017) lalu. “Ini sudah perintah atasan, sebelumnya Panglima kita memang sudah ada MoU dengan BKKBN untuk membantu Program KB. Sebagai Koramil yang punya perpanjangan tan-
Bantu Bidan Cari Akseptor KB 2017, Ditarget Minimal 5 Akseptor KB Pria Bantuan yang Diberikan TNI Tak Ganggu Tugas Pokok
Foto: Humas
gan Babinsa, kita membantu bidan untuk mendapatkan akseptor KB,” jelas Tri. Komandan Rayon Militer (Danramil) 414-02 Manggar tersebut menyebutkan jika mereka diharuskan mencari minimal kouta 5 orang target KB Pria vasektomi tahun ini. Dia memastikan jika bantuan yang mereka berikan terhadap program KB itu tidak akan mengganggu aktivitas dan kewajiban utamanya sebagai penjaga kedaulatan RI. “Kan bisa kita lakukan pas di luar jam dinas, pas ngopi di warkop atau kunjungan ke desa-desa. Babinsa kita yang bergerak, tahun-tahun dulu bisa sampai belasan hingga puluhan orang. Pokoknya di atas
target kouta,” kata Tri kepada LASPELA. Dia menjelaskan, ketika Babinsa berhasil menjaring akseptor KB pria, maka akseptor tersebut akan mendapatkan fasiltas dan berada dalam tanggung jawab Babinsa. Bahkan jika akseptor berada di lokasi yang jauh, mereka akan mendapatkan pengawalan. “Kita kawal, kesehatannya kita awasi. Jika terjadi komplain atau kesalahan, itu tanggung jawab kita. Intinya kita jaga sampai mereka benar-benar sembuh,” jelas Tri. Tidak Mudah Meski begitu Tri mengakui, saat ini sudah tidak mudah lagi mencari akseptor KB pria, khu-
susnya di kota. Untuk itu, mereka akan merubah strategi dengan mencarinya ke pulau-pulau yang ada. “Cuman kendala kita di akses transportasi, kemarin saja pas kita ingin fasilitas KB ke pulau kita dihadang badai dan gelombang tinggi. Itu yang jadi hambatan kita, sehingga hasil kita kurang maksimal,” ujarnya. Plt. Sekretaris Daerah, Evi Nardi juga mengakui mencari akseptor KB tak semudah membalikkan telapak tangan. “Banyak hambatan yang harus dihadapi. Apalagi melakukan program KB daerah terpencil. Akses yang sulit, waktu, dan mobilitas kurang memadai menjadi factor penyebab,” kata
Evi. Evi mengungkapkan Kabupaten Beltim memliki beberapa pulau yang penting untuk mendapatkan informasi tentang KB Pria. Di mana dengan infromasi yang masih sulit, para pria yang telah berkeluarga masih minim, bahkan belum ada yang menggunakan vasektomi. “Apalagi masyarakat yang tinggal di daerah pelosok dan pulau-pulau masih menganut pemikiran bahwa KB hanya diperuntukkan untuk wanita. Aspek sosial budaya masyarakat menjadi faktor rendahnya kesadaran pria untuk berperan mensukseskan program KB,” bebernya. (jun/ humbeltim)
Dinkes Bateng Antisipasi Wabah Penyakit Saat Pancaroba KOBA- Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah melakukan berbagai langkah untuk mencegah dan menanggulangi penyakit musim pancaroba yang sering mewabah di awal tahun. "Sampai saat ini belum ditemukan penyakit berbahaya yang dipicu kondisi cuaca yang tidak menentu, na-
mun demikian harus tetap diwaspadai karena penyakit banyak muncul saat pancaroba," jelas Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, dr Bahrun R Siregar, Jumat (17/2/) lalu. Ia menjelaskan, kondisi cuaca yang tidak menentu yaitu kadang terjadi panas terik dan kemudian turun hujan dengan intensitas tinggi dapat memicu munculnya berbagai macam penyakit.
"Sekarang kondisi cuaca memang cukup ekstrem, kadang hujan dan kadang cuaca panas terik namun sampai sekarang belum ditemukan penyakit yang sering muncul saat pancaroba," ujarnya. Menurutnya, ada beberapa macam penyakit yang muncul pada musim pancaroba di antaranya ISPA, influensa, diare, kanker kulit, jerawat, demam berdarah den-
gue, dan chikungunya yang semuanya sangat terkait dengan kondisi lingkungan. "Justru itu kami terus mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit yang muncul saat kondisi cuaca yang tidak menentu," ujarnya. Pihaknya terus mencegah dan melakukan penanggulangan terhadap penyakit yang muncul saat pancaroba den-
gan memperkuat peran Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan menggencarkan program Promkes. "Mencegah itu lebih baik daripada mengobati, maka pihak Puskesmas lebih mengedepankan kegiatan preventif dan promosi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan masyarakatnya sehat," ujarnya. (atb/fth)
10 PELANGI PROPERTI BI Larang DP KPR 0% BANK Indonesia (BI) mengatakan penawaran uang muka (down payment) nol persen untuk kredit pemilikan rumah (KPR) tidak boleh dilakukan karena menyalahi ketentuan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Gubernur BI Agus Martowardojo menuturkan, ketentuan uang muka KPR sudah diatur dalam Peraturan BI Nomor 18/16/ PBI/2016 tentang rasio kredit dibandingkan nilai aset (loan to value/LTV) yang terakhir direvisi pada Agustus 2016. "Kita sudah atur LTV, harus ada minimum uang muka untuk penyaluran kredit mortgage. Kalau nol persen itu menyalahi dan sebaiknya tidak dilakukan," ujar dia saat ditemui Jumat pekan lalu. Dalam PBI mengenai LTV tersebut, BI mengatur rasio LTV untuk rumah tapak tipe lebih dari 70 meter persegi maksimal 85%, sehingga uang muka yang harus dibayarkan nasabah minimum 15%. Untuk rumah tapak kedua, dan ketiga, dengan tipe yang sama, rasio LTV dikurangi 5% (tiering). Adapun untuk rumah tapak tipe 22-70 m2, BI mengatur un-
tuk rumah kedua, uang muka sebesar 15%, dengan rasio LTV 85%. Rasio LTV berkurang 5% menjadi 80% untuk rumah tapak ketiga dengan tipe sama. Agus mengatakan akan menegur jika ada perusahaan pengembang atau bank yang menawarkan uang muka KPR nol persen. "Sebaiknya jangan dilakukan karena nanti akan mendapatkan teguran dari otoritas," tegasnya. Agus menyatakan hal tersebut menanggapi masih banyaknya pengembang perumahan yang menawarkan uang muka KPR nol persen. KPR merupakan lini pembiayaan yang kerap dicermati BI sebagai otoritas yang bertanggung jawab terhadap kesehatan makroprudensial. Makroprudensial merupakan indikator yang menekankan kehati-hatian untuk mencegah risiko terhadap stabilitas industri dan sistem keuangan. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengungkapkan jika DP rumah 0% tersebut dilakukan bisa menimbulkan risiko yang besar apalagi di saat tren rasio kredit bermasalah (NPL) naik. "Selain itu, jika bubble properti terjadi dan tidak diikuti oleh
kualitas debitur yang baik tentunya akan meningkatkan kembali rasio NPL dan berpotensi mengganggu stabilitas sistem perbankan," katanya, kemarin. Sulit dieksekusi Seperti ramai diwartakan, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menggagas program KPR dengan DP nol persen alias tanpa uang muka. "Kami akan berikan kredit rumah dengan DP (uang muka) nol rupiah," ujar Anies Baswedan dalam Debat Cagub DKI 2017 putaran kedua, yang berlangsung Jumat (27/1). Menurutnya, uang muka ini sebenarnya tidak serta merta dihilangkan, melainkan disiasati dengan cara ditabung terlebih dahulu. Tabungan tersebut nantinya akan diklaim sebagai pengganti DP. Oleh karena itu, nominal tabungan harus dipastikan mencapai minimal 10% dari harga rumah yang diincar. Nantinya, cicilan KPR tetap diberlakukan dan tenornya ditetapkan selama 15 tahun. Program itu digagas Anies dan Sandi sebagai cara agar masyarakat Jakarta punya tempat tinggal. (mtc)
SENIN
20 FEB 2017
Soal Izin Bangun Rumah
“Banyak Perda yang Mengada-ada” JAKARTA- Paket kebijakan ke-13 mengatur pemangkasan izin pembangunan rumah dari 44 izin menjadi 11 izin. Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdilah mengatakan, masih banyak daerah yang belum sepenuhnya mengimplementasikan kebijakan untuk mempermudah izin pembangunan rumah bagi Masyarakat Penghasilan Rendah (MBR) tersebut. Bahkan di beberapa daerah ada dinas-dinas yang sebenarnya tidak perlu dilibatkan tapi ikut dilibatkan sehingga menambah biaya dan waktu perizinan. "Di daerah itu belum mendukung sepenuhnya. Bahkan banyak aturan itu mengada-ngada yang seharusnya aturan itu diperpendek tapi ada dinas yang harusnya tidak terlibat dilibatkan jadi membuat waktu semakin perpanjang dan biaya semakin besar," ujar Junaidi baru-baru ini. Untuk itu, ia mendukung
langkah pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menginstruksikan pemerintah daerah untuk menerbitkan peraturan daerah untuk mempermudah izin pembangunan rumah murah. "Sangat setuju sekali jika ada perda untuk implementasikan, apresiasi kepada pemerintah pusat untuk keseriusannya mensukseskan sejuta rumah ini," sambung dia. Menurutnya, memang selama ini aturan mengurus perizinan di daerah dirasa cukup lambat bisa sampai 400 hari atau 1 tahun. Jika aturan pemangkasan izin ini benar terimplemen-
tasi, dia memprediksi hanya dibutuhkan waktu sekitar 1 bulan. "Sebelumnya izin sampai 400 hari bahkan 1 tahun belum keluar-keluar. Kalau betul-betul diurus izinnya (persingkat) itu sebulan," tutur dia. Dengan adanya pemangkasan perizinan, menurutnya, akan turut memangkas biaya perizinan. Misalnya untuk izin IMB saja, jika aturan ini diterapkan hanya mengeluarkan biaya Rp 500.000 per unit rumah, sementara untuk total perizinan dia perkirakan akan menurunkan biaya hingga 20% beban yang dikenakan per unit rumah. "Untuk seluruh perizinan-
nya setelah dipangkas menjadi Rp 3 jutaan dari sebelum dipangkas itu kurang lebih dikenakan 20% dari harga rumah per unit bervariasi tergantung Pemda masing-masing,", ujarnya. "Perizinan dari awal mulai Amdal, lalu lintas, izin lokasi, kecamatan, RT, lurah, termasuk TPU dan kalau memang aturannya diterapkan yang baru saya yakin sangat rendah sekali biayanya. Ya mudah-mudahan Pemda serius jalankan itu," ujarnya. Ia berharap jika aturan ini diterapkan akan menghemat waktu dan biaya perizinan. Ia mendorong pemda selain 5 kota yang telah berhasil mempersingkat izin melalukan langkah terobosan seperti membuat PTSP atau layanan pusat terpadu satu pintu sehingga memudahkan pengembang mengurus izin. "Untuk pengurusan itu perlu adanya keterbukaan, kalau misalnya sistem online itu malah lebih baik untuk menghindari pungutan tidak jelas itu masih ada. Kalau satu pintu tapi semua instansi ada di situ satu atap saja lebih mudah," ujarnya. (dtk/fth)
Pajak Tanah Nganggur Harus Ada Batasannya! Pemerintah hingga saat ini terus merumuskan pajak progresif terhadap tanah-tanah penguasaan yang tidak digunakan atau menganggur (idle). Aturan ini pun disebut-sebut sebagai salah satu upaya pemerintah guna memaksimalkan penerimaan negara. Head of Research Cushman & Wakefield Indonesia Arief Rahardjo mengatakan, ketika merumuskan aturan ini, ada baiknya pemerintah
memperjelas pengertian tanah menganggur. Bisa saja dalam aturan nantinya diberi batas untuk luasan dan lama waktu menganggurnya. Soalnya, kata dia, di dunia industri properti, para pengembang mau tidak mau dituntut harus memiliki stok tanah (landbank) dalam skala besar. “Perlu diperjelas definisi tanah nganggur seperti apa, karena developer selalu harus punya landbank sebagai modal utama mereka. Mungkin perlu diberi batas untuk luasan dan lama menganggurnya,” ujarnya saat dihubungi di
Jakarta. Selain itu, pengenaan pajak progresif ini nantinya akan bisa membuat harga tanah mengalami kenaikan. “Namun tidak terlalu signifikan,” sambungnya. Sebagai informasi, pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang
(ATR) berencana akan mengatur ulang Undang-Undang (UU) Pertanahan. Ini bertujuan guna mengenakan pajak progresif kepada investasi tanah yang tidak dimanfaatkan (idle). Rencana ini diyakini bisa mencegah para pemilik tanah untuk selalu menimbun investasi tanahnya. (re)
SENIN
CONNECTION
20 FEB 2017
11
Foto: Istimewa/Jasinta POWNIS CITY TOUR – Museum Timah Indonesia yang terletak di Jl. A Yani Pangkalpinang kini setiap Sabtu dan Minggu dipenuhi oleh wisatawan baik wisatawan lokal maupun nasional. Wisatawan itu memanfaatkan jasa Kendaraan Bus Bangka Tempo Doeloe POWNIS yang direvitalisasi oleh PT Timah Tbk bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang. Fasilitas POWNIS City Tour Gratis dari PT Timah Tbk tersebut disambut antusias masyarakat . Dengan menumpang Bus POWNIS wisatawan diajak mengelilingi Rumah Residen, Panti Wangka, Taman Sari, Menara Air, Europeesce Lagere School, Hollandisch Chineesche School, Kerkof, GBIB Maranatha, House of Lay Nam Sen, Gereja Katedral St Yosef, Wisma Timah Satoe dan Residen Cantoor.
Harapan kepada Gubernur Babel Terpilih
“Carikan Solusi Penyakit Kuning” “Tiga bulan agik la mutik sahang,” tulis Anti Maryono, Ketua KADIN Bangka Tengah di WA Group yang beranggotakan Ketua Umum KADIN BABEL, Ir Thomas Jusman MM, 18 Wakil Ketua Umum dan Ketua Kadin Kota dan Kabupaten. Beberapa sahabat KADIN pun memberikan apresiasi kepada Anti Maryono yang menekuni berkebun lada. Revitalisasi lada merupakan salah satu sektor yang diperkuat oleh KADIN Babel dalam Visi, Misi dan Program Kerjanya yakni Mendorong Transformasi Ekonomi dan Penguatan Pilar Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kemaritiman, Perkebunan, Perdagangan dan Jasa. Sebagai Pengusaha/Petani Lada, Anti Maryono tidak takut pada masalah pemasaran. “Luar negeri masih butuh Muntok
White Pepper. Dak masalah soal pemasaran. Masih terbuka lebar,” kata Anti Maryono. Kepada pemimpin negeri ini, khususnya kepada Gubernur Babel Terpilih, Erzaldi Rosman Djohan, Anti Maryono berharap, “Gubernur dan Para Pemimpin Negeri ini bisa mencari solusi penyakit kuning, dengan
melakukan riset bekerjasama dengan Fakultas Pertanian dan Perkebunan IPB dan SLPHT.” Penyakit jamur akar putih, kata Anti Maryono, sangat membuat petani saat ini menjerit. Ia berharap kalau Gubernur Terpilih Erzaldi bertekad menjadikan Babel menjadi Provinsi Lada, “Mohon solusi penyakit lada tersebut.” Sebagaimana diketahui, penyakit kuning disebabkan oleh keadaan yang kompleks berupa serangan nematoda (Radopholus similis dan Meloidogyne incognita), jamur parasit (Fusarium oxysporum), tingkat kesuburan tanah yang rendah, serta kelembaban atau kadar air tanah rendah. Penyakit ini banyak dijumpai di wilayah Bangka dan Kalimantan dan menyebabkan kehilan-
gan hasil sebesar 80%. Penyakit kuning diawali serangan nematoda R.similis dan M.incognita, luka akibat serangan nematoda memudahkan F.oxysporum menginfeksi tanaman. Adanya serangan nematoda dan jamur juga menyebabkan tanaman peka terhadap kekeringan dan kekurangan unsur hara. Gejala penyakit kuning terlihat di bagian tajuk dan akar permukaan tanah. Pertumbuhan tanaman yang terserang akan terhambat, daun kuning kaku, dan akar rusak. Pada stadium penyakit semakin tinggi daun akan mengarah ke batang, rapuh sehingga mudah gugur dan akhirnya tanaman gundul. Gejala serangan berupa kerusakan akar akibat serangan R.similis dan terdapat bintil-bintil akar (puru) akibat serangan M.incognita. (ags)
BKPM Genjot Investasi Pariwisata JAKARTA, LASPELA Badan Koordinasi Penanaman Modal terus proaktif memasarkan potensi investasi di sektor pariwisata dan infrastruktur pendukungnya. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong, menyatakan upaya itu akan dilakukan melalui kegiatan pemasaran potensi investasi daerah Regional Investment Forum (RIF) yang akan diselenggarakan pekan depan, pada 23 Februari 2017 di Nusa Dua, Bali. “Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan potensi investasi pariwisata dan infrastruktur pendukungnya di daerah kepada existing investor maupun calon investor baik domestik maupun asing,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya dikutip Minggu, 19 Februari 2017. Thomas mengatakan saat ini investasi di sektor pariwisata dan infrastruktur pendukung masih belum optimal. Dalam lima tahun terakhir kontribusi sektor pariwisata masih sangat minim yakni 2,2 persen atau Rp 51,2 triliun dari total realisasi investasi yang masuk. Pada 2016 investasi sektor pariwisata untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 2,2 triliun dan penanaman modal asing (PMA) Rp 12,8 triliun. Sehingga total investasi
Kejayaan Lada telah banyak merevitalisasi tanam ladanya seperti Jambi beberapa daerah lain seperti Kalimantan, Sulawesi serta Banten dan Jawa Barat. Bagaimana dengan Babel? Kalau arah kita merevitalisasi lada, kita apresiasi,” ungkap Azhar Romli. Lada Ikon Babel Repositioning dan rebranding menjadikan lada sebagai ikon Bangka Belitung menjadikan Erzaldi berjuang keras agar amanah yang berat tersebut terus berikhtiar mewujudkan cita-cita lada Babel kembali berjaya bersama para petani-petaninya. “Bertani lada sudah menjadi budaya yang sejak lama ada di Provinsi yang saya cintai ini. Oleh karena itu, jika kejayaan lada dapat kembali, saya yakin Provinsi Babel dapat menjadi salah satu provinsi terbaik di Indonesia,” tandas Erzaldi. Erzaldi menggandeng Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) untuk membuat vaksin yang dapat menyembuhkan penyakit kuning pada lada. "Kami perhatikan penyakit kuning lada menjadi momok bagi para petani di Babel, kami sangat senang ketika pak Erzaldi menggandeng kami (BATAN) untuk mengatasinya," kata ahli lada BATAN, Dr Nana. Langkah yang ditapakkan Erzaldi Rosman Djohan dalam mengembalikan kejayaan lada di Bangka Belitung (Babel) adalah rencana memberikan bantuan satu juta bibit lada bersertifikat unggul di setiap kabupaten. Pada 2013, kata Erzaldi, produksi lada Indonesia mencapai 88,7 ribu ton atau kuasai 18,8
persen pasar dunia. Padahal luas lahan lada Indonesia merupakan yang terbesar di dunia, yaitu 178 ribu hektare. Masalahnya, produktivitas lahan lada di Indonesia hanya 0,5 ton per hektare. Untuk kasus di Bangka, para petani setempat hanya mampu menghasilkan 250 kg lada per hektare yang kalah jauh dibandingkan vietnam dengan capaian hasil panen 3,7 ton per hektare. “Jadi, Bangka Belitung sebagai Provinsi Lada bukan lagi sekedar mimpi. Jika kita semua masyarakat Babel bergerak bersama dan mengatasi masalah bersama-sama, maka saya yakin hal tersebut dapat tercapai dalam waktu yang tidak terlalu lama,” tegas Erzaldi. Pariwisata dan Poros Maritim Erzaldi Rosman Djohan telah memberikan sejumlah bukti pembangunan properti pariwisata maupun event kelas dunia. Ia juga piawai menyulap kawasan pantai yang semula kumuh menjadi destinasi wisata yang segera terangkat saat peristiwa Gerhana Matahari Total yaitu Pantai Terentang. Hutan Pelawan dan Pulau Ketawai juga disentuh Erzaldi menjadi destinasi wisata alam dan pulau yang kini semakin ramai dikunjungi warga. Dalam rangka percepatan pariwisata, Erzaldi bertekad segera menjemput Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata sehingga cepat terealisasi. Selain itu dengan perspektifnya yang luas, Erzaldi melihat ,Bangka Belitung (Babel) sangat memungkinkan menjadi salah satu titik dari poros mari-
tim dunia. Apalagi Babel secara geografis dan geostrategis memang berada di ‘poros’ antara Selat Melaka, Selat Phillips, Melaka, Singapura, Batam dan Jakarta. Untuk‘membumikan’ Babel sebagai titik dari poros maritim,diperlukan cara berpikir (mindset) ‘melompat’,antara lain dengan menyiapkan pelabuhan, galangan kapal serta jangka pendek menyiapkan sumberdaya manusia yang berkualifikasi ahli madya (D3) di bidang kemaritiman. Bekerjasama dengan UBB, Erzaldi mendirikan Politeknik Maritim (Polimarin) di Babel di atas lahan seluas 100 hektar di Batu Beriga sebagai lokasi Kampus Polimarin. Erzaldi menilai idealnya lokasi Kampus Polimarin berada di sekitar kawasan pengembangan pelabuhan, dan galangan kapal di kawasan Batu Beriga. “Kawasan Pantai Timur Bangka Tengah telah kita survei, memang ideal sebagai lokasi pengembangan pelabuhan, galangan kapal, kampus Polimarin dan jeti kapal cepat rute reguler Bangka-Belitung,” kata Erzaldi. Hasil citra satelit, paparnya, laut di Pantai Timur Bateng terkategori dalam (23-30 meter) dan bebas dari hambatan karang laut. Dari sini, jarak tempuh kapal cepat ke Tanjungandan hanya satu setengah jam. Jauh lebih singkat ketimbang sekarang sekitar 4,5 jam. Dengan jarak tempuh 1,5 jam,‘luberan’ wisatawan divBelitung bisa tertarik menikmati panorama alam dan laut Pulau Bangka. (bbs/ar/ags)
susnya untuk masyarakat yang menjadi nasabah Bank Sampah melalui sejumlah program sosial dan pemberdayaan ekonomi, seperti program sedekah, tabungan, dan mengolah sampah menjadi barang yang berguna. Jiwa sosial Melati juga tinggi. Ia langsung menelepon dokter Puskesmas dan Rumah Sakit untuk mengirimkan mobil Ambulance ketika mengunjungi seorang warga yang menemukan bayi di gang Manau Desa Mangkol Kabupaten Bateng. Melati juga seorang motivator penciptaan Kebun Pangan Lestari (KRPL) Kelompok Wanita Tani memanfaatkan kawasan sekitar pekarangan. Warung hidup ini salah satu
program percepatan penganekaragaman konsumsi pangan (P2KP). Dan ketika jagung manis dipanen, Melati sempatkan diri bersama petani panen perdana serta mencicipi manisnya jagung budi daya pekarangan petani. Sebentar lagi Melati akan menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Babel sekaligus pendamping Gubernur Babel. Kiprah, karya serta bakti selama mendampingi Erzaldi Rosman, sang suami, menjadi bekal buat pengabdian yang lebih luas, yaitu Kepulauan Bangka Belitung dalam meningkatkan harkat dan martabat ibu dan anak-anak Negeri Serumpun Sebalai. Semoga! (ar/ags)
Siap Setia sektor pariwisata pada 2016 sebesar Rp 15 triliun. "Meski demikian sektor ini cukup prospektif karena dalam lima tahun terakhir rata-rata pertumbuhannya mencapai 18 persen per tahun," ungkap Thomas. Thomas menambahkan selain mendorong sektor pariwisata dan infrastruktur pendukungnya, BKPM juga akan terus mendorong pertumbuhan investasi di luar Pulau Jawa. Realisasi investasi pada 2016, rasio investasi Jawa dan Luar Jawa berada di level 54 persen berbanding 46 persen. Meski begitu angka pertum-
buhan realisasi investasi di luar Pulau Jawa pada 2016 mencapai 22,2 persen, di atas pertumbuhan realisasi investasi di Pulau Jawa yang sebesar 11 persen. “Pertumbuhan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Jokowi untuk menciptakan pemerataan,” katanya. Kegiatan Regional Investment Forum 2017 akan dibuka langsung oleh Kepala BKPM juga menghadirkan pembicara-pembicara utama seperti Duta Besar Republik Indonesia untuk Cina, Dubes RI untuk Persatuan Emirat Arab, serta perwakilan pelaku bisnis.
Kegiatan tersebut juga akan dihadiri kepala dinas penanaman modal provinsi, bupati atau walikota, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dan asosiasi bisnis, pariwisata dan konstruksi, hingga pengelola lima kawasan pariwisata di Kawsan Timur Indonesia. Yakni kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat; Morotai, Maluku Utara; Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur; Wakatobi, Sulawesi Tenggara; dan Bunaken, Sulawesi Utara. Hingga akhir 2017, BKPM menargetkan total nilai investasi sebesar Rp 678,8 triliun. (*/temp)
turun tangan membantu promosi, mensupport bikin kemasan, membuat tepung-tepung kemasan, dan banyak lagi. Izin usaha pun juga diurus dengan mudah. Sebagai istri Bupati Bangka Tengah, Melati tidak segan-segan menggelar acara “Bank Sampah Berkah Mandiri”. Selain melestarikan lingkungan, Bank Sampah membantu perekonomian warga serta ikhtiar untuk mengubah mindset masyarakat tentang sampah selama ini. “Ubah mindset dalam menyikapi sampah yang selama ini menjadi momok dan masalah yang tidak kunjung teratasi,” kata Melati Erzaldi. Melati pun memelopori menjadikan masalah sampah menjadi berkah, khu-
12
GOOD GOVERNMENT
Pemkab Babar Serahkan 17 Rumah Layak Huni MUNTOKPemerintah Kabupaten Bangka Barat (Babar) menyerahkan sebanyak 17 unit rumah layak huni kepada warga penerima program unggulan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diharapkan mampu mempercepat pengentasan kemiskinan di daerah tersebut. "Sebanyak 17 unit rumah baru untuk warga Kecamatan Muntok ini untuk membantu warga mendapatkan hunian layak yang dianggarkan melalui Program Satam Emas
Pemprov Babel 2016," kata Wakil Bupati Bangka Barat, Markus, Selasa (14/2) lalu. Menurut Markus, penyerahan bantuan rumah layak huni secara seremonial dilaksanakan di Kantor Camat Muntok yang ditandai dengan penyerahan kunci rumah kepada kepala keluarga penerima bantuan. Rumah yang diterima oleh masyarakat merupakan program Satam Emas tahun 2016 dan merupakan program Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam upaya membantu Pemkab Bangka Barat untuk mengentaskan kemiskinan.
Sebanyak 17 unit rumah diberikan kepada tiga keluarga di wilayah Kelurahan Tanjung, tiga di Kelurahan Sungaidaeng, dua unit di Kelurahan Sungaibaru, dua di Desa Airputih, dua unit di Desa Airlimau, dua di Desa Airbelo dan tiga unit rumah di Desa Belolaut. "Kami berharap bantuan rumah dimanfaatkan sebagai tempat tinggal yang nyaman untuk anggota keluarga," kata dia. Ia berpesan agar seluruh masyarakat turut aktif berperan dalam mendukung dan memantau program yang dijalankan pemerintah agar benar-benar tepat sasaran dan sesuai peruntukkannya. (atb/*)
PLN Naikkan TDL Secara Bertahap SUNGAILIAT- PT PLN (Persero) melakukan sososialisasi Tarif Dasar Listrik (TDL) di hadapan jajaran Pemkab Bangka bertempat di ruang pertemuan kantor Bupati Bangka, Jumat (17/2) lalu. Sekda Bangka Fery Insani pada kesempatan tersebut meminta pihak PLN untuk menjelaskan kriteria rumah tangga mampu dan rumah tangga miskin terkait tarif dasar listrik yang menjadi tanggungan serta menggunakan indikator mana dalam menentukan. Untuk itu, sebut Fery, perlu adanya keterbukaan dari PLN sehingga TDL yang baru diberlakukan PLN dapat diketahui masyarakat. Menager PLN Ranting Sun-
gailiat, Herry Fernandes, menjelaskan, kenaikan TDL dilakukan secara bertahap, mulai 1 Januari 2017, 1 Maret 2017, dan 1 Mei 2017 mendatang. Terhitung 1 Juli 2017, tarif tersebut akan disesuaikan bersamaan dengan 12 golongan tarif lainnya yang mengalami penyesuaian tiap bulan (tariff adjustment/nonsubsidi). Sedangkan mulai 1 Januari 2017, PT PLN (Persero) menaikkan tarif listrik bagi pelanggan 900 volt ampere (VA) yang dinilai tidak layak menikmati listrik subsidi. Dijelaskannya, kenaikan tarif merupakan kebijakan pemerintah yang akan memberikan subsidi secara tepat sasaran. Menurut Fernandes, pelanggan rumah tangga mampu 900 VA akan dikenakan
kenaikan tarif dari sebelumnya bersubsidi menjadi ekonomian atau non subsidi secara bertahap. Dengan skenario tersebut, jelasnya, maka secara bertahap tarif pelanggan rumah tangga mampu 900 VA akan mengalami kenaikan dari Rp 605 menjadi Rp 791 per 1 Januari 2017, Rp 1.034 mulai 1 Maret 2017, dan Rp 1.352/kWh per 1 Mei 2017. Sementara itu, mulai 1 Juli 2017 nanti, pelanggan rumah tangga mampu 900 VA akan dikenakan penyesuaian tarif otomatis setiap bulan seperti 12 golongan tarif nonsubsidi lainnya. “Untuk keluarga miskin PLN menggunakan data BPS serta yang dipergunakan Kemensos, untuk mereka yang mendapatkan subsidi penuh,” ujar Fernandes. (rus/hum)
SENIN
20 FEB 2017
Basel Menjadi Lebih Berdaya Saing Refleksi Kepemimpinan Justiar Noer-Riza Herdavid Banyak Capaian Positif Telah Diraih Bupati Terus Mohon Dukungan Semua Pihak TOBOALI- Meskipun baru satu tahun memimpin Kabupaten Bangka Selatan (Basel), duet kepemimpinan Justiar Noer-Riza Herdavid telah berhasil membawa perubahan yang lebih maju dari era kepemimpinan sebelumnya yang bahkan masuk dalam Kabupaten Zona merah. Keberhasilan tersebut diyakini tidak luput dari peran serta perangkat daerah dan seluruh komponen masyarakat Basel yang telah bekerjasama membangun daerah sesuai dengan slogan kepemimpinan Justiar Noer-Riza Herdavid yaitu; "Yo...Kite Hame-Hame Begawe Untuk Wujudkan Bangka Selatan Mandiri, Maju, Sejahtera dan Berdaya Saing". Hal tersebut diungkapkan Bupati Basel, Drs.H.Justiar Noer, ST, MM,M.Si, pada acara satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangka Selatan terpilih
periode 2016-2021 yang dilantik sejak tanggal 17 Februari 2016 lalu. Acara yang digelar di halaman rumah dinas Bupati Basel pada 17 Februari tersebut juga dihadiri Wabup Basel, Riza Herdavid, ST, unsur Forkopimda Basel, Dandim 045 Garuda Jaya, Pejabat di lingkungan Pemkab Basel, Ketua dan Pengurus PKK Basel lainnya, Alumni SMAN 2 Jakarta dan berbagai unsur masyarakat lainnya. Justiar Noer dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada presidium Bangka Selatan yang telah membentuk Kabupaten Bangka Selatan sehingga memberikan ruang bagi dirinya dan Riza Herdavid untuk berkarya membangun Basel. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak baik timses bersama relawan maupun seluruh masyarakat Basel yang telah mempercayai dirinya dan Riza Herdavid untuk membangun kembali Basel
yang sempat terpuruk sehingga selangkah demi selangkah Basel kembali menjadi kabupaten yang memiliki daya saing. Beberapa perubahan yang telah dicapai oleh kepemimpinannya bersama Riza Herdavid antara lain, adanya perubaha opini keungan daerah oleh BPK dari Disclaimer menjadi WDP, perubahan peringkat daerah menjadi 116 yang sebelumnya berada pada posisi 368 dari 528 daerah, Penghargaan Piagam Adipura, Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN). Selain itu juga ada Event Pariwisata Toboali City On Fire yang sudah menjadi agenda Event Pariwisata Nasional, Pengaktifan kembali Pelabuhan Sadai, mulai dibangunnya jalan Lingkar Barat dan Lingkar Timur, tertatanya kota Toboali menjadi lebih bersih dengan peran Ekawati Justiar bersama masyarakat, serta masih banyak lagi perubahan daerah lainnya. Dirinya bertekad terus berkarya membangun Bangka Se-
latan agar menjadi kabupaten yang maju dan berdaya saing sampai akhir masa kepemimpinannya bersama Riza Herdavid. Guna mewujudkan hal tersebut, Justiar memohon seluruh masyarakat Basel agar dirinya dan Riza Herdavid diberikan kesehatan lahir dan bathin. Ia juga mengharapkan peran serta seluruh komponen daerah dalam membangun negeri Junjung Besaoh. H. Zahirin, salah seorang tokoh masyarakat yang mewakili masyarakat Basel mengatakan, apa yang telah dicapai selama kepemimpinan Justiar Noer dan Riza Herdavid sangat luar biasa. Dia lalu mengajak seluruh masyarakat Basel untuk terus mendoakan Bupati dan Wakil Bupati tersebut sehingga dapat terus membangun Basel. Ia juga berpesan kepada Justiar Noer dan Riza Herdavid untuk terus membangun Basel sehingga menjadi Kabupaten yang jaya. (wins)
BKKBN Targetkan Kampung KB Setiap Kecamatan Siswa SMP Diajarkan Program GenRe BKKBN SEBAGAI salah satu program peningkatan kualitas manusia, mulai tahun 2017 ini pemerintah menargetkan satu kampung KB untuk setiap kecamatan. Program ini merupakan salah satu program guna mensukseskan program Nawacita pemerintah an Jokowi-JK saat ini. Untuk mensukseskannya, harus ada kerjasama lintas sektoral antara lain dari dinas Kesehatan, dinas Pendidikan, serta kecamatan, dan desa. Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pusat dr. Surya Chandra Surapaty ketika berada di Belitung dalam acara GenRe Goes to School mengatakan, di Belitung baru memiliki satu kampung KB, yaitu di Desa Batumana Kecamatan Membalong. “Itu tahun 2016 lalu, memang targetnya satu Kabupaten cukup satu kampung KB," terangnya.
Demi terwujud masyarakat yang sehat dan terencana itu, dr. Surya ketika memberikan pelajaran mengenai program Generasi Berencana (GenRe) BKKBN kepada pelajar SMP Negeri 2 Tanjungpandan pada 16 Februari 2017 lalu meminta agar para siswa mengikuti program GenRe BKKBN ini. “Agar terwujudnya masyarakat yang sehat dan terencana, setiap siswa jangan buru-buru menikah sebelum direncanakan dengan matang. Menikah itu karena berencana bukan karena bencana. Kita harus tahu sekarang menikah minimal umur sekitar 21 tahun untuk wanita dan 25 tahun untuk pria," tegasnya. Selain meminta agar tidak menikah di usia dini, drSurya juga menghimbau agar pelajar jangan sampai mencoba narkoba. Dalam perkembangan zaman yang semakin mengglobal membuat perubahan prilaku generasi muda sangat gampang terpengaruh prilaku negatif. Pernikahan dini, aborsi, hingga narkotika.
Karena itu, dirinya meminta agar program GenRe ini berjalan sukses, butuh peran semua pihak, mulai dari orangtua, guru, hingga masyarakat. Selain memperkenalkan program GenRe kepada para siswa, dr Surya juga menyempatkan diri menghadiri kegiatan Gerakan Keluarga Pas Sasaran (Grebeg Pasar). Dalam kegiatan Grebeg Pasar ini, dr Surya mengajak masyarakat untuk ber-KB. “Makanya anak cukup dua saja. Kalau masih berpikir banyak anak banyak rejeki akan ketinggalan,” sebutnya. Pada kesempatan ini, Surya menyampaikan, perlunya revolusi mental guna mewujudkan bagsa berkarakter. “Ini penting untuk mengubah pola pikir, pola sikap, dan pola tindak manusia Indonesia,” katanya memungkasi. (adv/jun)