Digital
SABTU
17 DES 2016
|
4 HALAMAN
medialaspela
Menerangi Bumi Serumpun Sebalai
INDONESIA
BISA!
Anak Ahok: “Semoga Papa Tetap Bisa Melayani!” NICHOLAS SEAN PURNAMA, Anak calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, menemani aktivitas ayahnya di RPTRA dan RTH Kalijodo, Jakarta, Sabtu (17/12/2016). Menceritakan perasaanya ketika mengetahui ayahnya menjadi tersangka kasus dugaan penodaan agama Nicho mengungkapkan, "Awalnya kaget, tapi tetap santai saja karena saya tahu Papa enggak salah." Awalnya, kata Nicho, dirinya sempat merasa khawatir dengan kondisi ayahnya. Kekhawatiran itu hilang ketika Ahok tidak menunjukan rasa cemas setiap berada di rumah. Ayahnya tidak pernah membahas urusan politik ketika di rumah, kata Nicho. Di rumahnya, mereka malah sibuk membahas hal lain seperti film dan hobi masing-masing. Mahasiswa Kedokteran UI itu mengatakan, "Papa enggak pernah menunjukan." Nicho tetap memberi perhatian kepada ayahnya. Sebisa mungkin, Nicho menyempatkan diri untuk menghubungi Ahok setiap hari. Ia mengaku jarang di rumah karena harus kuliah. Dia biasa mengirimkan pesan singkat untuk sekadar bertanya apa yang dilakukan Ahok hari itu. Nicho berharap ayahnya tetap kuat dalam menjalani kasus hukum ini. Dia berharap Ahok tetap semangat untuk melayani warga Jakarta. Ia berharap, "Semoga Papa bisa tetap kuat melakukan apa yang dia lakukan, integritas tetap ada agar bisa melayani orang lain." (bbs/kcm)
Indonesia Ingin Menang Saatnya Sepakbola Indonesia Bangkit Menpora: 2 – 1 untuk Thailand – Indonesia
PRESIDEN Joko Widodo dan pemerintah mendukung penuh dan mendoakan Timnas Indonesia supaya menjadi juara Piala AFF 2016. Sebagaimana disampaikan Sekretasis Kabinet Pramono Anung, Presiden Jokowi berharap, "Ya, kami menginginkan menang. Karena ini sudah satu kaki, satu langkah di tangga juara. Saya mendoakan tim bisa menang karena benar-benar bisa menjadi kado akhir tahun bangsa kita." Ia mengatakan, skuat Merah Putih sudah memiliki materi dan semangat untuk juara. Dukungan penuh pemerintah pun diberikan, meski tak secara langsung oleh Presiden Jokowi. Pramono mengatakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi akan menonton langsung pertandingan penentuan malam ini, Sabtu (17/12), di Thailand. Sementara itu, Jokowi akan memantau perkembangan di Jakarta. "Mudah-mudahan kehadiran itu menambah semangat dan sekali lagi kami mengharapkan setelah lima kali masuk final, ini menjadi final yang membahagiakan kita semua," tuturnya. Sebagai catatan, Kemenpora sendiri menyatakan Menpora akan ada di Jakarta dan menghadiri acara nonton bareng di kantor Kemenpora. Sejak Piala AFF Digelar pada 1996, Indonesia tercatat sebagai tim yang paling banyak menjadi runner-up dari 10 gelaran, yakni 2000, 2002, 2004 dan terakhir 2010. Belum sekalipun Timnas Garuda merasakan nikmatnya jadi juara Piala AFF. Sementara itu, Thailand
sudah empat kali mengantongi gelar juara, yakni di edisi 1996, 2000, 2002, dan 2014. Di final leg kedua di Stadion Rajamangala, Indonesia akan menghadapi Thailand dengan mengantongi kemenangan 2-1 di leg pertama. Hasil imbang cukup bagi Indonesia untuk memboyong piala. Pramono berpendapat, besok adalah waktu yang tepat untuk membangkitkan kembali kekuatan sepak bola Indonesia. Prediksi Menpora Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memprediksi Timnas Indonesia akan pulang membawa trofi Piala AFF usai laga leg kedua babak final yang berlangsung di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/12). Imam pun memprediksi skuat Indonesia asuhan pelatih Alfred Riedl bakal menang di leg kedua. "Saya prediksikan 2-1 untuk kemenangan Indonesia," sebut Imam melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Jumat (16/12). Sang menteri sendiri rencananya akan menyaksikan laga hidup-mati Timnas Indonesia di Piala AFF 2016 dalam acara 'Nonton Bareng' di halaman kantor Kemenpora. Sementara Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, mengatakan pertandingan leg kedua final Piala AFF 2016 melawan Thailand adalah momen yang tepat bagi Skuat Garuda untuk mengubah sejarah. Indonesia punya keunggulan 2-1 atas Thailand memasuki pertandingan final leg kedua yang akan berlangsung di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/12). Namun, Indonesia pu-
nya rekor buruk jika bermain di Thailand pada ajang Piala AFF. Riedl memastikan skuat Timnas Indonesia tidak merasakan tekanan jelang leg kedua. Pelatih 67 tahun itu mengatakan sejak awal status non-unggulan yang dimiliki Indonesia membuat Boaz Solossa dan kawankawan tanpa beban. "Sekarang kami ada di final. Mungkin hanya ada satu dari seratus orang yang berpikir kami bisa ke final. Kami sudah memenangi keraguan, tapi kami tidak merasakan tekanan lebih," tegas Riedl. Indonesia berharap, timnas Thailand yang sudah memiliki strategi menekan pertahanan Indonesia sejak babak pertama dimulai bisa dihadapi Tim Nas Indonesia, sehingga meraih k e menang a n sebagai kado istimewa untuk Indonesia. (bss/ cnn/kcm)
Ivanka “Donald Trump” “Isu-isu Kewanitaan” SEJAK terpilihnya Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat setelah Barrack Obama, bisa dibilang bahwa Ivanka Trump juga menjadi wanita paling berpengaruh di adikuasa tersebut. Untuk urusan kewanitaan, Donald angkat tangan dan menyerahkannya ke Ivanka. Ivanka memang pernah berkata bahwa dia akan tetap memperjuangkan isu-isu wanita walaupun tidak menduduki posisi formal dalam pemerintahan Donald. kali ini posisi dan peran Ivanka tampaknya sudah mulai terlihat jelas. dalam artikel New York Times, setelah pemilihan umum yang diadakan pada tanggal 8 November 2016, ketua minoritas DPR AS Nancy Pelosi menelepon Trump untuk membicarakan mengenai kebijakan domestik dan infrastruktur. Ketika Nancy mulai bicara dengan isu-isu wanita yang perlu diperjuangkan, Donald memberikan teleponnya ke Ivanka. Hal ini memang telah berkali-kali terjadi selama kampanye menuju kepresidenan. Demikian pula saat membicarakan kebijakan mengenai cuti kehamilan dan perawatan anak yang terjangkau, Ivanka menggantikan Donald untuk berdiri di panggung dan berpidato. Hal yang sama kayaknya juga akan terjadi ketika Donald bekerja sebagai Presiden AS ke-45. Ivanka akan tampil dengan keahliannya. (bbs)
INDEX Hal 2 Ratusan Miliar Mengalir ke Babel Hal 4 Jokowi Siapkan Rp 12 M
QUOTE Saya dan kita semua ingin menang. Dan untuk mencapainya timnas harus kerja mati-matian. Sebagai penambah semangat, pemerintah telah menyiapkan bonus Rp12 Miliar.
Download Laspela Mobile Play Store
2
EKONOMI BISNIS
SABTU
2017, Dana Ratusan Miliar Mengalir ke Babel Sumber Dana Mitra Kerja Komisi X DPR PA N G K A L P I N A N G , LASPELA- Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bakal mendapatkan alokasi anggaran hingga ratusan miliar rupiah pada TA 2017 mendatang dari Kementerian Pariwisata, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Hal itu terungkap dari kunjungan kerja Komisi X DPR RI dalam rangka reses masa persidangan II Tahun Sidang 20162017, di ruang pertemuan Pasir Padi Kantor Gubernur, di Air Itam, Pangkalpinang, Jumat (16/12/2016). Pada pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, perguruan tinggi negeri dan instansi terkait, terungkap alokasi anggaran untuk Bangka Belitung dari sejumlah mitra kerja Komisi X DPR RI. Antara lain dukungan dari Kementerian Pariwisata melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2017 sub Bidang Pariwisata sebesar Rp 9,7 miliar. Sementara dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Babel juga mendapatkan alokasi anggaran melalui bantuan untuk pemberdayaan dan peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan sebesar Rp 354 miliar lebih.
Badan Ekonomi Kreatif alokasikan Rp 2,4 miliar untuk pengembangan melalui bimbingan teknis dan pelatihan kapasitas SDM dan produk, serta fasilitasi akses permodalan. Selain itu telah dilakukan perumusan potensi dan kerjasama untuk mengembangkan ekonomi kreatif (ekraf) di 10 destinasi pariwisata prioritas, salah satunya destinasi Tanjung Kelayang, Beltung. Dari perumusan tersebut, fokus sub sektor yang menjadi potensi dan akan dikembangkan adalah kulier dan kriya. Tak mau ketinggalan, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga turut pula memberikan dukungan fasilitasi berupa paket pengembangan Wirausaha Muda Pemula (WMP) melalui Lembaga Permodalan Kewirausahaan Pemuda (LKPP) TA 2017 untuk enam pemuda Babel. “Kehadiran mitra kerja bersama kita harus memberikan manfaat bagi daerah yang dikunjungi,” kata Ketua Komisi X DPR RI Drs Abdul Fikri Faqih MM didampingi sebelas anggota lainnya serta sekretariat dan para mitra kerja dari sejumlah kementerian. Dalam pertemuan itu, Abdul Fikri juga mengungkapkan beberapa persoalan nasional yang mendapat perhatian Komisi X adalah moratorium Ujian Nasional (UN) serta keprihatinan terhadap kerusakan ruang kelas
bagi pendidikan dasar dan menengah. Ditemui usai pertemuan, Abdul Fikri menegaskan pemerintah tidak akan memberlakukan moratorium pelaksanaan Ujian Nasional (UN) sebelum adanya peraturan untuk hal tersebut. Diakuinya bahwa moratorium telah menimbulkan kegelisahan di daerah karena rencana menggantikan UN dengan ujian sekolah berstandar nasional. “Selama belum ada peraturan menteri terkait yang menentukan tentang moratorium ujian nasional, berarti UN masih tetap berjalan.” tegasnya. Dalam pertemuan yang didominasi dialog tersebut, beberapa kepala satuan kerja (satker) menyampaikan aspirasi dan kondisi pada instansi yang dip-
impinnya. Diantaranya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Babel Rahmadi yang menginginkan hadirnya sport center melalui alokasi anggaran pada APBN 2018. “Sekitar Rp 400 miliar lebih, sudah ada masterplannya. Karena suatu saat nanti Babel bisa jadi tuan rumah pelaksanaan PON, kalau bisa tahun 2024 nanti,” harap Rahmadi. Dirinya juga ingin pemerintah memberikan perhatian kepada kaum muda Babel pasca aktifitas penambangan timah, melalui akses pemuda kewirausahaan dan penumbuhan potensi usaha kreatif di tingkat lokal. Moratorium UN Diminta 2018 Sementara Kepala Dinas Pendidikan Babel M Soleh me-
minta ketegasan pemerintah pusat untuk tidak memberlakukan moratorium Ujian Nasional (UN) pada Tahun Ajaran 2016/2017. “Kalau mau moratorium, diusahakan pada Tahun Ajaran 2018, agar anak-anak kita yang bersekolah tidak cemas, dan sudah mempersiapkan diri. Selain itu, harus ada standar penilaian nasional apabila moratorium UN benar-benar diberlakukan,” tegas Soleh. Sedangkan Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Babel Prof Dr Bustami Rachman mengharapkan pemerintah segera mengejar ketertinggalan akibat minimnya capaian Angka Partisipasi Kasar (APK), baik secara nasional (<30 persen) maupun di Babel yang masih di bawah 20 persen. (ril/stf)
BRI Target Kredit Rupiah Desain Baru Sulit Dipalsukan UMKM 2017 Naik 17% JAKARTA, LASPELA- PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk membidik kredit sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dapat tumbuh 17 persen pada 2017, sedikit lebih tinggi dari perkiraan realisasi tahun ini di 14-15 persen. Direktur Utama BRI Asmawi Syam mengatakan, perseroan pada tahun depan akan memperkuat jaringan penetrasi ke UMKM dengan mengoptimalkan layanan perbankan digital (digital banking), sekaligus meningkatkan kualitas bisnis UMKM agar kualitas kredit dari perseroan dapat terjaga. "Persaingan di dunia perbankan itu tahun depan tidak hanya sesama bank, tapi juga dengan Financial Technology. Di UMKM, kita akan bidik pasar di 'e-commerce'," kata dia dalam seminar "UMKM yang Berdaya Saing Tinggi di Era Digital", Sabtu (17/12). Asmawi menerangkan, BRI ditugaskan pemerintah untuk ti-
dak hanya menyalurkan kredit ke UMKM, tetapi juga meningkatkan bisnis UMKM dengan pemberdayaan pelaku usaha sektor tersebut. Maka dari itu, kata dia, BRI menyiapkan program pemberdayaan UMKM, agar pelaku usaha UMKM dapat meningkatkan pendapatan bisnisnya. Dengan bisnis UMKM yang meningkat, BRI berharap kredit yang disalurkan juga akan bertumbuh dan menambah keuntungan yang diperoleh BRI. "Maka itu kami buat kelas pelatihan, misalnya untuk membuat pengemasan produk, agar UMKM dapat bersaing dengan negara lain. Kita juga membimbing UMKM untuk memiliki hak cipta dan hak paten untuk produknya," ujarnya. Segmen UMKM juga, ujar Asmawi, akan difasilitasi dengan infrastruktur digital. "Dengan digitalisasi, kami ingin UMKM jadi 'naik kelas'. Produknya lebih mudah dipasarkan melalui 'online' juga, pembiayaan dari BRI akan lebih mudah nantinya," kata Asmawi. (rdc)
BANK INDONESIA (BI) dan Pemerintah akan meluncurkan 11 desain baru uang rupiah secara serentak pada Senin 19 Desember 2016. Uang baru ini diklaim sulit dipalsukan. Menurut Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Suhaedi, uang desain baru tersebut akan dilengkapi dengan unsur pengamanan yang lebih kuat untuk menanggulangi peredaran uang palsu. "Antara lain melalui penguatan unsur pengaman yang dilakukan melalui color shifting, rainbow feature, latent image, ultra violet feature, tactile effect, dan rectoverso," kata Suhaedi dikutip laman Sekretariat Kabinet (Setkab), Jumat (16/12/2016) kemarin. Dari sisi color shifting, apabila dilihat dari sudut pandang yang berbeda, akan terjadi perubahan warna secara kontras. Dari sisi rainbow feature, apabila dilihat dari sudut pandang tertentu akan muncul gambar tersembunyi multi warna berupa angka nominal
Sedangkan dari sisi latent image, apabila dilihat dari sudut tertentu akan muncul gambar tersembunyi berupa teks BI pada bagian depan dan angka nominal pada bagian belakang. Sementara dari sisi ultra violet feature (level 2), dilakukan penguatan desain UV feature yang memendar menjadi dua warna di bawah sinar UV. Dari sisi rectoverso, apabila diterawang akan terbentuk gambar saling isi berupa logo BI. Tak hanya itu, desain uang tahun emisi (TE) 2016 dilakukan dengan penyempurnaan fitur kode
tuna netra (blind code) dengan melakukan perubahan desain pada bentuk kode tuna netra berupa efek rabaan (tactile effect) untuk membantu membedakan antar pecahan dengan lebih mudah. "Pada saat kita mendesain uang baru ini, kita bertemu dengan lebih dari 10 orang. Kemudian kita uji cobakan. Mereka alhamdulillah bisa dengan cepat membedakan," tambah Suhaedi. Menurut Suhaedi, fitur ini mempermudah identifikasi dan meningkatkan aksesibilitas uang rupiah bagi penyandang tuna netra. (hns)
17 DES 2016
SABTU
17 DES 2016
POLITIK DAMAI
3
Mendagri Usul Lulusan IPDN Ikut Wajib Militer Lulusan Diberi Pangkat Letnan Dua Panglima TNI Setuju MENTERI Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengusulkan agar setiap lulusan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diwajibkan mengikuti kegiatan wajib militer. "Sebagai Mendagri saya mengusulkan lulusan Praja IPDN wajib militer dengan ditambah pendidikan militer selama tujuh bulan," kata Tjahjo seusai memberikan ceramah umum bersama Kepala BNN dan Panglima TNI di kampus IPDN, Jati-
nangor, Jawa Barat, Jumat (16/12). Tjahjo mengusulkan para alumni IPDN yang lulus pendidikan militer agar diberi pangkat letnan dua. "Prinsipnya Panglima TNI setuju kerja sama. Tinggal memproses secara resminya," ujar Tjahjo. Tjahjo mengemukakan, alumni IPDN dapat menjadi pasukan cadangan Bela Negara. Proses penyiapan wajib militer menurutnya akan memakan waktu setidaknya satu tahun. "Tinggal terkait anggaran saja. Kurikulum TNI sudah ada," jelas dia. Saat memberikan ceramah
umum kepada ratusan praja IPDN di Jatinangor, Tjahjo berpesan agar seluruh lulusan IPDN siap ditempatkan bertugas di mana saja di seluruh Indonesia. Tjahjo juga mengingatkan agar seluruh praja IPDN menyelesaikan tugas menimba ilmu dengan baik, berdisiplin tinggi, taat terhadap perintah dan aturan, serta hormat terhadap atasan. "Mari bangun kegotongroyongan kita. Jangan melihat agama, ras, semua sama warga negara Indonesia," jelas Tjahjo. (b1)
Ketua MPR Minta Pendidikan Pancasila Kembali Diajarkan Perkuat Nilai-Nilai Keindonesiaan Zulkifli: Sudah Disampaikan ke Presiden
YOGYAKARTA, LASPELA- "Saya setuju dibuat massive lagi di sekolah-sekolah dasar dan seterusnya, pendidikan dasar Pancasila atau apa pun nanti judulnya, itu bagus sekali," kata dia dalam sosialisasi empat pilar MPR RI bersama Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) di Yogyakarta, Jumat (16/12) kemarin. Menurut Zulkifli Hasan, pendidikan Pancasila harus diberikan sejak Sekolah Dasar. "Mulai dari SD harus ada pendidikan Pancasila, guru-guru memberikan contoh, memberikan pelajaran, sekarang kan enggak ada lagi ini, 19 tahun enggak ada lagi," ujar dia. Lebih lanjut, Ketua MPR mengatakan, telah menyam-
paikan hal tersebut kepada Presiden Joko Widodo. "Bapak Presiden sudah membentuk komisi nanti yang dipimpin oleh yudikatif mudah-mudahan akan berjalan dengan baik," kata Zulkifli Hasan. Menurut dia, jika Indonesia tidak memperkuat nilai-nilai ke-Indonesia-an, tidak memberikan pemahaman tentang Pancasila, maka budaya-budaya dari luar seperti budaya kekerasan dan budaya radikal akan menyerang bangsa. "Oleh karena itu harus kita cegah, 18-19 tahun ini tidak ada lagi pelajaran-pelajaran, nilainilai luhur sudah mulai hilang. Akhirnya apa yang terjadi? Pelajar ingin menang sendiri, politik juga mau menang sendiri, mementingkan kelompok dan golongannya," ujar Ketua MPR. (hnc)
Zulkifli Hasan Ketua MPR RI
SABTU
PELANGI SPORT 4
17 DES 2016
Jokowi Siapkan Rp 12 M untuk Timnas Tim nasional Indonesia akan kembali berlaga dalam final leg kedua Piala AFF 2016 melawan Thailand. Pertandingan itu sendiri digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu, (17/12/2016) malam ini. Presiden Joko Widodo yang sejak awal menyaksikan kiprah para putra bangsa tersebut berharap Indonesia mampu merengkuh lambang supremasi tertinggi sepak bola Asia Tenggara itu. Untuk itu, sebagaimana yang telah dilakukan pada peraih medali emas Olimpiade 2016, kali ini pemerintah juga telah mengalokasikan bonus bagi para pemain bila timnas mampu keluar menjadi juara.
"Kita semua berharap kitalah yang menjadi pemenang, menjadi juara. Kami juga siapkan bonus Rp 12 miliar untuk seluruh pemain. Ini untuk menambah semangat para pemain," terang Presiden ketika ditemui para jurnalis saat berolahraga bersama warga di Kebun Raya Bogor, Sabtu pagi. Presiden sempat diminta untuk memberikan prediksi skor pertandingan malam nanti. Namun, Presiden tidak mementingkan skor akhir. Baginya dan juga seluruh rakyat Indonesia tentunya berharap agar berapapun skor pertandingannya, Indonesia lah yang keluar sebagai juara. "Keinginan kita menang. Keinginan rakyat juga ingin menang. Skor berapapun itu tidak apa-apa, yang paling penting menang," tuturnya Presiden.
Sebelumnya, dalam pertandingan final leg pertama yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, pada Rabu kemarin, timnas mampu mengungguli Thailand dengan skor akhir 2-1. Saat itu, Indonesia mampu bangkit setelah pada babak pertama sempat tertinggal lebih dulu. Nonton dari Tanah Air Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana menyaksikan pertandingan kedua final Piala AFF 2016 antara Tim Nasional Indonesia melawan Thailand pada Sabtu (17/12), dari Tanah Air. "Presiden nonton di sini di Jakarta, tetapi beliau secara langsung sudah berkomunikasi dengan Ketua Umum PSSI dan Panglima TNI," kata Seskab Pramono Anung di Kom-
pleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (16/12) Ia menyebutkan, Panglima TNI sudah meminta izin untuk berangkat menyaksikan langsung pertandingan tersebut, termasuk Menteri Agama dan Menpora. "Ya mudah-mudahan dengan kehadiran itu menambah semangat Timnas," ujarnya, berharap. Ia juga berharap setelah lima kali masuk final, pertandingan di Thailand dapat memberikan hasil yang membahagiakan bagi Indonesia. Pada pertandingan final pertama antara Indonesia dengan Thailand yang berlangsung di Cibinong Bogor, Presiden Jokowi menyaksikan pertandingan yang dimenangkan Indonesia 2-1 itu dari Teheran, Iran melalui "video streaming". (ant/f-88)
Alfred Riedl: Saya Percaya Pemain PELATIH timnas Indonesia, Alfred Riedl mengaku bukan hal yang mudah untuk mengangkat trofi juara di Stadion Rajamangala, Bangkok. Menurut pelatih asal Austria itu Thailand masih tampil sebagai raksasa di Asia Tenggara. Meski demikian, Riedl yakin bahwa anak-anak asuhnya siap tampil untuk mencetak sejarah. "Semuanya akan sulit. Tapi di sinilah saatnya mengubah sejar-
ah," kata Riedl, dilansir VTC, Sabtu (17/12). Menurutnya, tidak ada alasan lain Garuda selain untuk meraih gelar juara. Yang penting bagi ia dan anak-anak asuhnya adalah bermain baik selama 90 menit. Menurutnya, hal ini seperti yang terjadi pada leg pertama. "Pada leg pertama, hanya 1 persen pendukung Indonesia percaya kami akan menang setelah melihat hasil di babak pertama, tapi pemain Indonesia akhirnya membuktikan," tegasnya. (b1)