ARCHDAILY, 2021
STUDI PRESEDEN PERUMAHAN BERKEPADATAN TINGGI PATRICK IMANUEL TJIA ARCHITECTURE AND SUSTAINABLE DESIGN TUGAS A1 - STUDIO DESAIN IV 222101433 GISKA RAISSA, S.T, M.U.P
114 PUBLIC HOUSING ARCHITECTS: SAUQUET ARQUITECTES LOCATION: SABADELL, SPAIN AREA: 11300 m² PHOTOGRAPHS: JORDI SURROCA
ARCHDAILY, 2013
114 PUBLIC HOUSING UNITS - STUDI PRESEDEN
1
BENTUK
KONTEKS
FUNGSI
FILOSOFIS
Bangunan ini memiliki bentuk dasar berupa balok, dan pada bagian tengah bangunan mengalami proses substraktif, sehingga secara geomteri terlihat berbentuk “u”. Hal yang menarik lainnya adalah, setiap penambahan lantai, bentuk bangunan mengalami proses substraktif, sehingga bentuk bangunan jika dilihat pada tampak depan dan belakang berbentuk trapesium.
• Zonasi pada bagian dalam bangunan terbagi menjadi dua, yaitu zona ruang tinggal yang terletak pada bagian kiri dan kanan, sedangkan bagian tengah merupakan sirkulasi terbuka yang menggunakan jenis “single-line”. • Pembagian zonasi kawasan bersifat abstrak, hal ini dapat dilihat pada posisi bangunan dan zona umum, dimana jarak antara kedua bangunan, terdapat taman bagi komunitas penghuni rumah susun. Selain itu, zona umum dalam bangunan juga terdapat ruang tamu, kelas, kantor, dan parkiran
SITE PLAN
TAMPAK DEPAN DAN BELAKANG
114 PUBLIC HOUSING - STUDI PRESEDEN
Dari segi konteks dalam aspek makro-fisik, kawasan rusun terletak ditengah perkotaan, yang berdekatan dengan monunen kota.
Melalui rancangan ini, sang arsitek memikirkan masalah urbanisasi, yaitu berkaitan tempat tinggal penduduk pada masa yang akan datang, terutama pada orang lanjut usia. Tidak hanya itu, sang arsitek juga memikirkan bagaimana peranan orang lanjut usia dapat membentuk karakteristik bangunan ini. Hal ini direalisasikan dengan adanya balkon yang merupakan hasil dari proses substraktif bentuk bangunan, dimana setiap orang lanjut usia dapat melakukan berbagai aktifitas seperti memelihara tanaman, berjemur, melakukan percakapan dan menikmati lanskap.
ARCHDAILY, 2013
ARCHDAILY, 2013
TERAS
ARCHDAILY, 2013
PENGHUNI
ARCHDAILY, 2013
TAMAN PUBLIK
ARCHDAILY, 2013
2
UNIT RUANGAN • Setiap unit pada bangunan rumah susun ini memiliki program ruang yang sama. Hanya saja, terdapat beberapa unit yang memiliki teras besar, dan unit yang lain hanya terdapat teras kecil. • Program ruang yang terdapat pada rusun ini meliputi 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 dapur, dan 1 ruang tamu.
KEKURANGAN
• Salah satu kekurangan yang terdapat pada bangunan ini adalah, dimana teras pada bangunan ini terlalu ekspos/terbuka, sehingga privasi pada penghuni menjadi berkurang. • Selain itu, disebabkan letak daripada bangunan ini berada pada pusat kota, menyebabkan kebisingan yang berlebih, sehingga dapat memberikan kesan kurang nyaman pada penghuni. • Seterusnya, arah bukaan jendela menghadap matahari barat dan timur, dimana dapat memberikan panas yang berlebih.
TAMPAK BANGUNAN MENGHADAP JALAN
ARCHDAILY, 2013
SUASANA SEKITAR TAPAK
ARCHDAILY, 2013
LESSON LEARN
DENAH DAN POTONGAN
• Pemikiran sang arsitek pada rancangan ini yaitu membayangkan bagaimana sang penghuni tinggal pada bangunan tersebut dapat diterapkan pada perancangan kampung akuarium, seperti pengadaan teras pada setiap unit yang dapat difungsikan untuk menikmati matahari dan pemandangan. Walaupun demikian, terdapat perbedaan konteks dari segi budaya dan rutinitas kehidupan, dimana penghuni rumah susun di Indonesia tidak melakukan aktifitas demikian. Oleh itu, pemikiran demikan tetap dapat diterapkan, tetapi dalam konteks yang berbeda, dengan menyesuaikan keperluan dan rutinitas kehidupan penghuni kampung akuarium.
ARCHDAILY, 2013
ASPEK KEBERLANJUTAN Aspek keberlanjutan yang terdapat pada bangunan ini adalah arah orientasi bangunan, dimana bukaan terbesar yaitu teras, menghadap arah selatan. Hal ini dapat memberikan pencahayaan alami dan menghindari panas matahari yang tidak memerlukan penggunaan pendingin ruangan.
ARCHDAILY, 2013
114 PUBLIC HOUSING - STUDI PRESEDEN
ARCHDAILY, 2013
SUASANA TERAS
ARCHDAILY, 2013
LOBI DASAR
ARCHDAILY, 2013
3
HABITATIONS SAINT-MICHEL NORD ARCHITECTS: SAIA BARBARESE TOUPUZANOV LOCATION: MONTREAL, CANADA AREA: 22800 m² PHOTOGRAPHS: JAMES BRITTAIN
ARCHDAILY, 2021
HABITATIONS SAINT-MICHEL NORD- STUDI PRESEDEN
4
SITE PLAN
BENTUK Bentuk dasar dari bangunan ini berbentuk kubus, dan secara geometri berbentuk persegi panjang, yang juga dapat didefinisikan berbentuk modular.
ARCHDAILY, 2021
ARCHDAILY, 2021
KONSEP FILOSOFIS ARSITEK
ARCHDAILY, 2021
JALUR MOBIL DAN PEJALAN KAKI
ARCHDAILY, 2021
SUASANA KAWASAN
ARCHDAILY, 2021
KONTEKS
• Dari segi konteks dalam aspek makro-fisik, kawasan rusun terletak dikawasan sub-urban, yaitu kawasan semi-perkotaan. • Dalam aspek dimensi sosial, bangunan ini mengarah kepada lingkungan tempat tinggal yang berorientasikan komunitas. Dengan adanya jalur pejalan kaki pada bagian tengah kawasan, hal ini memberikan peluang dengan adanya ruang publik disepanjang jalan.
FUNGSI
FILOSOFIS
• Zonasi dalam kawasan ini terbagi menjadi 2 bagian untuk kawasan perumahan. • Tidak hanya zona rusun, kawasan ini juga terdapat zona umum seperti restoran, tempat perawatan, dan ruang bermain. • Jarak antar blok perumahan yang merupakan bagian tengah kawasan dibuka menjadi zona sirkulasi bagi menyediakan ruang pedestrian untuk komunitas setempat.
• Dalam rancangan ini, sang arsitek menggunakan konsep filosofisnya, yaitu dengan memainkan efek kinetik dari ketertutupan dan superimposisi serta penggunaan 7 bata yang yang didasari pada 2 warna yang mirip, yaitu kuning dan merah, memberikan implikasi pada komunitas berupa kesan memiliki dan identitas tersendiri. Tujuan perancang melakukan hal ini adalah untuk melawan stigma publik bahwa rumah susun sangat identik dengan kemiskinan.
HABITATIONS SAINT-MICHEL NORD - STUDI PRESEDEN
PEMBAGIAN ZONASI
5
KEKURANGAN
ASPEK KEBERLANJUTAN
• Peletakan tangga spiral diluar setiap unit rusun bukanlah merupakan sebuah hal yang baik. Hal ini karena ketika cuaca sedang hujan, dapat menyebabkan tangga menjadi licin, sehingga membahayakan penghuni yang menggunakan tangga tersebut.
• Terdapat beberapa aspek keberlanjutan pada bangunan ini. Salah satunya adalah, pengunaan jendela yang berukuran tinggi memberikan bukaan yang luas bagi cahaya dan udara. • Selain itu, lanskap pada kawasan ini digunakan sebagai rainwater harvesting yang berfungsi mengumpulkan air hujan, dan juga terdapat sistem manajemen pengolahan limbah yang inovatif.
HASIL RAINWATER HARVESTING
ARCHDAILY, 2021
KELEBIHAN
• Bagian tengah kawasan yang dijadikan area sirkulasi bagi pejalan kaki dan jalur mobil memberikan kesan aman bagi penghuni rusun, karena merupakan kawasan yang terbuka dan tidak terdapat ruang mati, sehingga dapat meminimalisir kejahatan.
SIRKULASI KENDARAAN DAN PEJALAN KAKI
HABITATIONS SAINT-MICHEL NORD - STUDI PRESEDEN
ARCHDAILY, 2021
JENDELA BANGUNAN
ARCHDAILY, 2021
LANSKAP KAWASAN
ARCHDAILY, 2021
TANGGA SPIRAL
ARCHDAILY, 2021
LESSON LEARN • Salah satu hal yang dapat diterapkan pada rancangan kampung akuarium berdasarkan preseden ini adalah pemilihan jenis material bangunan. Konsep filosofis sang arsitek yaitu melawan stigma masyarakat bahwa rumah susun identik dengan kemiskinan akan memberikan kesan yang mendalam karena penghuni kampung akuarium merupakan penduduk yang terkena penggusuran oleh pemerintah. • Selain itu, memandangkan lahan yang sangat luas, perancangan lanskap pada kawasan dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupan penghuni menjadi lebih baik. Seperti, penyediaan jalur sirkulasi pejalan kaki dan mobil dalam kawasan tapak. • Penerapan konsep utilitas yang berkelanjutan seperti rainwater harvesting dan pengelolaan limbah merupakan hal yang sangat baik untuk diterapkan bagi mendukung keberlanjutan bangunan.
ARCHDAILY, 2021
6
KAMPUNG SUSUN CAKUNG ARCHITECTS: STUDIO AKANOMA LOCATION: JAKARTA, INDONESIA AREA: 7539 m² PHOTOGRAPHS: AKANOMA STUDIO
KAMPUNG SUSUN CAKUNG - STUDI PRESEDEN
7
POTONGAN KAWASAN
ARCHIFY, 2021
TAMPAK DEPAN
ARCHIFY, 2021
BENTUK
KONTEKS
FUNGSI
FILOSOFIS
• Zonasi dalam kawasan ini terbagi menjadi 2 bagian, yaitu blok hunian A dan blok hunian B, dan pada bagian tengah terdapat jembatan penghubung yang menghubungkan kedua blok. • Tidak hanya zona rusun, kawasan ini juga terdapat zona umum seperti area pkl, area komersil, mushola, dan kafe kebun.
Dalam rancangan ini, sang arsitek terinspirasi dari model kampung kota yang terdapat di kota-kota seluruh Indonesia. Hal ini menjadikan konsep “kampung susun” menjadi lebih sesuai berbanding dengan “rumah susun”. Sehingga, sang arsitek menyatukan berbagai elemen ke dalam rancangan ini. Misalnya, kehadiran area pkl dan komersil, menjadi kesatuan rancangan antara tempat tinggal dan tempat mencari nafkah.
• Bentuk dasar dari bangunan ini berbentuk balok, dan secara geometri berbentuk persegi panjang. Pada beberapa bagian bangunan, terdapat proses aditif, yang berfungsi sebagai balkon pada fasad bangunan. • Pada bagian tengah bangunan mengalami proses substraktif yang memberikan area bagi koridor sebagai sirkulasi.
KAMPUNG SUSUN CAKUNG - STUDI PRESEDEN
AREA KOMERSIAL
ARCHIFY, 2021
KORIDOR BAGIAN TENGAH
ARCHIFY, 2021
• Dari segi konteks dalam aspek makro-fisik, kawasan rusun terletak dikawasan perkampungan yang sedikit keluar dari kawasan perkotaan. • Dalam aspek dimensi ekonomi, bangunan ini dirancang bagi masyarakat berpendapatan rendah, atau menengah kebawah. Oleh sebab itu, hunian yang terdapat pada rusun ini berukuran kecil, tetapi memiliki ruang ekonomi sebagai aktifitas penghuni rusun melakukan mata pencaharian
8
KEKURANGAN
UNIT RUANGAN • Denah disamping merupakan denah lantai dasar • Program ruang pada denah lantai dasar ini terdapat 1 area komunal, 1 kamar tidur, 1 toilet, 1 teras kecil, dan 1 ruang komersil/UMKM. • Program ruang denah lantai dasar ini cenderung memiliki ukuran yang cukup luas. Hal ini dapat dilihat pada ukuran ruang tidur, dan area komunal. • Salah satu kelebihan pada unit lantai dasar ini adalah terdapat ruang komersil untuk berjualan, atau disebut UMKM. DENAH LANTAI DASAR
POTONGAN KAWASAN
ARCHIFY, 2021
ARCHIFY, 2021
• Denah disamping merupakan denah mezzanine • Program ruang denah mezzanine meliputi 2 kamar tidur berukuran kapsul, dan 1 ruang kerja • Ukuran program ruang yang terdapat pada denah mezzanine ini termasuk berukuran sangat kecil, sehingga memiliki perbedaan yang sangat jauh dengan denah lantai dasar.
DENAH MEZZANINE
• Koridor pada bagian tengah bangunan yang diapit oleh kedua bangunan memiliki ruang yang kurang luas, sehingga menyebabkan kurangnya pencahayaan dan ventilasi alami. Hal ini dapat terlihat pada gambar potongan dibawah.
KORIDOR BAGIAN TENGAH
ARCHIFY, 2021
LESSON LEARN • Berdasarkan preseden ini, salah satu hal yang dapat diterapkan pada perancangan rumah susun dikawasan kampung akuarium adalah pengadaan area pkl dan komersil. Hal ini demikian karena kampung susun cakung dan kampung akuarium memiliki konteks penghuni yang sepenuhnya sama, baik melalui dimensi sosial dan ekonomi. • Seterusnya, aspek keberlajutan pada preseden ini juga dapat diterapkan pada rancangan kampung akuarium, seperti penggunaan bioswale bagi menampung air hujan bagi keperluan penghuni
ARCHIFY, 2021
ASPEK KEBERLANJUTAN
• Terdapat beberapa aspek keberlanjutan pada bangunan ini. Salah satunya adalah, bangunan ini mengupayakan pencahayaan dan udara alami pada setiap unit hunian. • Selain itu, bagian bawah bangunan didesain sebagai penampung air hujan bagi memenuhi kebutuhan air bersih penghuni. Pada area jalan kavling, terdapat bioswale untuk menampung genangan air hujan
JALUR UTILITAS AIR BERSIH DAN KOTOR
ARCHIFY, 2021
KAMPUNG SUSUN CAKUNG - STUDI PRESEDEN
DIAGRAM SISTEM BIOSWALE
ARCHIFY, 2021
ARCHIFY, 2021
9
REFERENSI/SUMBER 1
https://www.archdaily.com/445485/114-public-housing-units-sauquet-arquitectes-i-associats/52784b6ee8e44eb718000044-114-public-housing-unitssauquet-arquitectes-i-associats-photo
2
https://www.archdaily.com/968447/habitations-saint-michel-nord-saia-barbarese-toupouzanov-architectes/6140aa3085802b0164053463-habitations-saint-michel-nord-saia-barbarese-toupouzanov-architectes-photo
3
https://www.archify.com/id/photo/detail/178498
REFERENSI/SUMBER
10