Skip to main content

Stunting di Tengah Masyarakat

Page 1

HALAMAN: 1-NEWZ

Sumber : Dok. Pribadi

Stunting di Tengah Masyarakat

Saat ini, stunting menjadi salah satu topik perbincangan di dunia kesehatan. Namun hal itu tidak menutup kemungkinan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui stunting Menurut Evi selaku Bidan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, stunting merupakan kondisi gagal tubuh pada anak bayi balita di bawah lima tahun. Berbeda

dengan gizi buruk, stunting dilihat dari pertumbuhan perkembangan tinggi pendek pada anak balita. “Biasanya anak yang stunting perbedaan tingginya akan terlihat

Newz Newsletter


HALAMAN: 2-NEWZ

jauh dari anak-anak seusianya,” ucap Evi. “Stunting sendiri tidak dilihat ketika bayi masih dalam kandungan, akan tetapi stunting dapat terlihat ketika anak tersebut berusia dua tahun,” sambungnya. Menurut penelitian, saat ini Indonesia masuk ke dalam negara dengan jumlah kasus stunting ke-lima terbesar di dunia. Hal tersebut dapat terjadi karena masih banyak orang tua yang tidak menyadari masalah stunting pada anak. “Kalau saya sendiri kurang mengikuti bagaimana keadaan stunting di tengah masyarakat ini. Sumber : Dok. Fakhrana Tapi, sepertinya masih banyak masalah stunting yang terjadi pada Pada umumnya, seorang anak,” tutur Mona, mahasiswi anak yang stunting tidak terlihat Politeknik STMI Jakata. Dari data seperti anak yang bermasalah, Riskesdas 2013 disebutkan sekitar sehingga orang tua akan 9 juta anak balita di Indonesia beranggapan bahwa anaknya sehat mengalami stunting. Hal ini tentu dan normal. Selain itu, banyak juga sangat memprihatinkan dan sudah ibu hamil yang tidak memeriksakan seharusnya pemerintah memberikan kesehatan kandungannya ke dokter. sosialisasi dan penanganan yang tepat “Terkadang ada ibu hamil yang untuk masalah stunting di Indonesia. tidak memeriksa kehamilannya. Padahal hal ini penting sekali untuk

Newz Newsletter


HALAMAN: 3-NEWZ

melihat apakah gizi ibu sudah tercukupi atau belum. Jika gizi ibu hamil kurang, nantinya pasti akan berdampak juga ke bayinya. Jika ibu hamil memeriksa kehamilannya, ia akan mendapat buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Buku ini berfungsi sebagai pemantauan kesehatan ibu saat kehamilan, � tambah Evi. Seperti masalah kurang gizi lainnya, stunting memang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang cukup bagi ibu dan bayi. Selain itu, masih terbatasnya layanan kesehatan untuk ibu selama masa kehamilan. Beberapa faktor penyebab stunting di Indonesia adalah belum memadainya akses imunisasi dan air bersih serta sanitasi. Bayi balita yang mengalami stunting akan memiliki tingkat kecerdasan yang kurang maksimal. Anak menjadi rentan terhadap penyakit dan di masa depan beresiko mengalami penurunan pada tingkat produktivitasnya. “Produktivitasnya akan turun dan ini berkaitan dengan gizi buruk. Dimana berat badan, tinggi badan,

Sumber : Dok. Pribadi dan asupannya kurang maka akan susah nantinya untuk memperbaiki keadaan tubuhnya,� lanjut Evi. Masalah stunting ini harus mendapatkan penanganan yang tepat. Terutama dari pemerintah

Newz Newsletter


HALAMAN: 4-NEWZ

yang harus segera mengambil tindakan dan mengadakan pelayanan kesehatan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai stunting. “Pemerintah harus lebih cekatan lagi dalam menanggapi masalah stunting ini. Apalagi ini terjadi pada anak. Jadi untuk mencegah terjadinya stunting, pemerintah harus mensosialisasikan kepada masyarakat sejak dini,� tutur Afra,pekerja di salah satu perusahaan swasta.

Pendidikan kesehatan untuk ibu hamil juga penting untuk dilaksanakan. Dari program ini ibu hamil dapat mengetahui asupan gizi yang baik. Sudah saatnya masyarakat sadar dan peduli akan stunting. Pemberantasan stunting harus dilakukan untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat. Evi menjelaskan bahwa upaya yang dapat dilakukan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat guna mencegah stunting yaitu dengan melakukan perbaikan gizi sejak awal kehamilan, melakukan pengukuran tinggi berat dan badan, serta melakukan vaksinasi dan imunisasi rutin pada balita. Fakhrana Adani Ghassani

Sumber : Dok. Fakhrana

Newz Newsletter


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Stunting di Tengah Masyarakat by NEWZ! - Issuu