VERBAL ABUSE
TITIK LESTARI
VERBAL ABUSE Dampak Buruk dan Solusi Penanganannya Pada Anak
TITIK lESTARI
VERBAL ABUSE; Dampak Buruk dan Solusi Penanganannya pada Anak, oleh Titik Lestari Hak Cipta c 2016 pada penulis
Ruko Jambusari 7A Yogyakarta 55283 Telp: 0274-889398. 0274-882262; Fax: 0274-889057; E-mail: info@ gramedia.com Hak Cipta dilindungi undang-undang. Dilarang memperbanyak atau memindahkan sebagian atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apa pun, secara elektronis maupun mekanis, termasuk memfotokopi, merekam, atau dengan teknik perekaman lainnya, tanpa izin tertulis dari penerbit. ISBN: 978-602-72845-4-8 Cetakan Pertama, tahun 2016
testimoni “An insightful book about parenting and relationship. Dibuat dengan ringan dan menarik. GIRL! YOU GOTTA READ THIS BOOK! To prepare you to be a SUPER MOM!”
jENAHARA NASUTION fashion designer, presenter dua hijab
dIANA RIKASARI bestselling author of #88LOVELIFE, BLOGGER, ENTREPRENEUR
“Menurut gue, bukunya ringan untuk dibaca. Setiap halaman memberikan hal-hal menarik, membantu memahami kehidupan dan parenting yang benar. WELL...our children are treasure”
2
1
Indonesia Darurat Kekerasan pada Anak 10
Dasar Hukum Perlindungan Anak
18
DAFTAR ISI
3
Tentang Kekerasan Verbal 30
4
Dampak Buruk Verbal Abuse terhadap Anak
5
42
Pola Asuh yang Tepat pada Anak 62
6
Memarahi Anak dengan Kasih Sayang 74
Life is Full
notic
Notice the bumble bee, the small child, and the smiling faces. Smell the rain, and feel the wind. Live your life to the fullest potential, and fight for your dreams.
Ashley Smith
of Beauty
ce it.
indonesia DARURAT kekerasan pada anak
Angka Kejadian Kekerasan pada Anak TERUS MENINGKAT
2011 2178 KASUS
2012 3512 KASUS
2013 4311 KASUS
2014 5066 KASUS
Pelaku Kekerasan Verbal
Orang Tua
Lingkungan
Orang Tak Dikenal
APAKAH VERBAL ABUSE PADA ANAK TERMASUK DALAM KEKERASAN
Banyak orangtua yang menganggap kekerasan (abuse) pada anak adalah hal yang wajar. Mereka beranggapan bahwa kekerasan adalah mendisiplinkan anak. Kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan anak meliputi kebutuhan fisik sampai psikologis yang pada umumnya dipenuhi oleh CAREGIVER
(orangtua, kakek/nenek, pengasuh, atau orang dewasa yang bertanggung jawab atas pengasuhan dan kesejahteraan anak). Dengan demikian, anak akan merasakan pengalaman cinta yang murni dan disiplin yang sehat. Kondisi tersebut memberikan mereka perasaan aman dan puas sehingga anak dapat berkembang sesuai dengan real self mereka. Orangtua, sebagai caregiver utama, memiliki kontribusi yang sangat besar dalam memberikan cinta dan perhatian pada anak untuk mendukung perkembangan anak sehingga menjadi orang dewasa yang kompeten.
Verbal Abuse Verbal abuse adalah tindakan secara lisan yang membawa efek kekerasan, baik dengan kata-kata yang tersurat (surface structure) ataupun kata-kata yang tersirat (deep structure), dan bisa berakibat sangat merugikan korban, baik fisik maupun mental. Salah satu ciri khusus pada anak yang menjadi korban verbal abuse adalah mereka mempunyai tingkat self esteem yang relatif rendah. Hal tersebut disebabkan karena para pelaku verbal abuse secara terus menerus.
MENGHINA MENGANCAM BERKATA TIDAK PANTAS TIDAK MAU MENGAKUI KELEBIHAN KORBAN 14
1
2
LEBIH SULIT BERSOSIALISASI
3
4
KETIDAKTENGANGAN DALAM BELAJAR
SULIT UNTUK BERKOMUNIKASI
LEBIH PENDIAM
dampak Kekerasan Verbal
KETAKUTAN
dasar hukum PERLINDUNGAN anak
“
Carl Jung
One looks back with appreciation to the brilliant teachers, but with gratitude to those who touched our human feelings. The curriculum is so much necessary raw material, but warmth is the vital element for the growing plant and for the soul of the child.
18
“
“
At the end of the day, most overwhelming key to a child’s success is the positive involvement of parents
“
Jane D.Hull
1
melatih kedisiplinan dan kemandirian
2
3
Kemerdekaan berfikir, berhati nurani dan beribadah
4
5
Kemerdekaan berserikat dan berkumpul dengan damai dilindungi kehidupan pribadi
Kebebasan Menyatakan Pendapat
Cinta Kasih yang Tulus
6
7
Memperoleh Informasi
indikator yang digunakan untuk melihat hak anak
Pengembangan minat dan bakat melalui assesment
Memaksa anak untuk melakukan kegiatan yang tidak disukai oleh anak
Menghukum/ mempermalukan anak di depan orang lain karena tidak menunjukan kemajuan
Membandingbandingkan kemampuan anak dengan temantemannya
Mengunakan ancaman, kekerasan dan otoritas sebagai orangtua agar dipatuhi oleh anak.
Menuntut anak terlalu tinggi, tanpa memperhatikan minat dan kemampuan anak tersebut
Mengintevensi terlalu banyak dalam kegiatan aktivitas anak, sehingga membuat kreativitas menjadi terberangus
hal-hal yang harus terhindar dari anak
22
“
Come away, o human child: To the water and the wild with a fairy, hand in hand, for the world’s more full of weeping than you can understand
“
William Butler Yeats
1
Terpenuhi kesejahteraan rohani anak
2
Terciptanya tata kehidupan dan penghidupan anak yang dapat menjamin pertumbuhan dan perkembangannya dengan wajar secara jasmani dan rohani.
24
HAL YANG HARUS DIJAGA DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK DAN HARUS DIMAKNAI
2
1 3 5
menunaikan ibadah sesuari dengan agamanya
2
mencintai keluargA, MASYARAKAT, dan menyayangi teman
mencintai tanah air bangsa dan negara
4
KEWAJIBAN KEWAJIBAN ANAK
menghormati orang tua, wali dan guru
melaksanakan etika dan akhlak mulia
Angie Stone
“
I would never disrespect any man, woman, chick or child out there. We’re all the same. What goes around comes around, and karma kicks us all in the butt in the end of the day.
“
tentang kekerasan verbal
/ Verbal Abuse / Kekerasan katakata verbal abuse adalah bentuk tindakan ucapan yang menpunyai sifat menghina, membentak, memaki, dan menakuti dengan kata-kata yang tidak pantas.
Tidak sayang dan dingin ini misalnya: Menunjukkan sedikit atau tidak sama sekali rasa sayang anak (seperti pelukan), kata-kata sayang.
1
Ben Ver Ab
Intimidasi bisa berupa: berteriak, menjerit, mengancam anak, mengomel, memarahi anak dan menggertak anak.
2
Tidak mengindahkan atau menolak anak bisa berupa: tidak memperhatikan anak, memberi respon dingin, mengurung dalam kamar gelap.
tuk bal Use Mengecilkan atau mempermalukan anak tindakan ini dapat berupa: merendahkan, mencela nama, membuat perbedaan negatif antar anak.
3
4
1 2
Rendahnya motivasi belajar
Hubungan sosial terganggu
Anak yang mendapatkan verbal abuse berkepanjangan akan mengakibatkan kurangnya minat belajar yang akan berakibat menurunnya prestasi di sekolah dan akan mengalami anak kurang bersemangat untuk belajar.
Pada anak-anak ini menjadi susah bergaul dengan teman-temannya atau dengan orang dewasa.
Anak menjadi agresif Gangguan emosi
Komunikasi yang negative mempengaruhi perkembangan otak anak. Anak akan selalu dalam keadaan terancam dan menjadi lebih sulit berfikir . panjan sehingga sikap yang timbuk hanya berdasarkan insting tanpa di pertimbangkan lebih dahulu. Akibatnya anak akan seringkali bersifat negatif.
Pada anak yang sering mendapatkan perlakuan negatif dari orang tuanya akan mengakibatkan gangguan emosi pada perkembangan konsep diri yang positif, dalam mengatasi sifat agresif, perkembangan hubungan sosial dengan orang lain.
34
3 4
Anak menjadi tidak peka terhadap perasaan orang lain.
Kepribadian sociopath atau anti-social personality disorder
Anak yang mendapatkan perlakuan kekerasan emosional secara terus menerus akan tumbuh menjadi individual yang tidak peka terhadap perasaan orang lain, sehingga sering kali menggunakan kata-kata kasar (walaupun niatnya bercanda)
Kalau ini dibiarkan, anak akan menjadi orang yang eksentrik, membolos, mencuri, membohongi, bergaul dengan anak-anak nakal, kejam pada binatang dan prestasi yang buruk di sekolah.
akibat Verbal Abuse
JIKA anak-anak tumuh besar di lingkungan rumah atau sekolah yang terbiasa mengunakan kekerasan ringan seperti ini akan mudah.
anak akan menjadi curiga sakit syaraf pesimis lari dari tanggung jawab brutal tidak mampu menguasai perasaan tidak bisa mengatasi masalah
s o l u s i
1
Dengan pendidikan yang leih tinggi dan pengetahuan yang cukup diharapkan orangtua mampu mendidik anaknya kearah perkembangan yang memuaskan tanpa adanya tindak kekerasan
Anak yang diperlakukan dengan penuh kekhawatiran, sering dilarang dan selalu melindungi, akan tumbuh menjadi anak yang penakut, tidak mempunyai kepercayaan diri, dan sulit berdiri sendiri
2
3
Kunci persoalan kekerasan terhadap anak disebabkan karena tidak adanya komunikasi yang efektif dalam sebuah keluarga. Sehingga yang muncul adalah stereotyping (stigma) dan prejudice (prasangka). Untuk menghindari kekerasan terhadap anak adalah bagaimana anggota keluarga saling berinteraksi dengan komunikasi yang efektif.
Anak yang tinggal di rumah yang orangtuanya penuh pengertian, bersikap hangat penuh kasih sayang dan menyisihkan waktunya untuk berkomunikasi dengan anak-anaknya menjelaskan tindakannya memberi kesempatan anak untuk mengambil keputusan, berdialog dan diskusi 38
4
your private note
your improvement
dampak buruk VERBAL ABUSE pada anak
“t s
ha ey y
that abandonment is a wound that never heals
is a y
only that an abandoned child
never forgets
Mario balotelli
“
Kekerasan verbal
bahkan memiliki dampak yang leih besar dan buruk dibandingkan dengan kekerasan fisik, karena sifatnya yang tersembunyi, melukai aspek mental dan psikologis seseorang, yang lebih sulit disembuhkan daripada luka fisik. yang lebih
menyulitkan lagi adalah orang yang mengalami kekerasan verbal seringkali tidak menyadari bahwa mereka telah menjadi korban, sehingga mereka merasa kalau halhal buruk yang diucapkan kepada mereka adalah sesuatu yang benar. Mereka memercayai bahwa hal-hal uruk tersebut adalah sepenuhnya salah mereka, sehingga mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kepercayaan diri dan konsep diri yang rendah.
Menyebabkan anak menjadi pasif karena merasa kalau lebih baik diam daripada dimarahi
1
Trauma. Anak juga bisa mengalami trauma jika keseringan kena marah, apalagi jika kemarahan tersebut disertai dengan julukan (labeling) yang kasar atau tidak pantas, seperti “anak nakal� atau “bodoh�, dan julukan-julukan negative lainnya. Trauma akan menyebabkan anak kehilangan inisiatif dalam mengatasi setiap permasalahan yang dihadapinya.
44
2
Depresi. Tekanan mental atau depresi bisa saja terjadi pada anak yang sering sekali dimarahi. Anak akan menjadi pemurung, jarang tertawa dan kurang bahagia. Bahkan pada berberapa kasus anak tersebut akan menjadi pemarah dan gemar melakukan tinfakan kekerasan, baik yang fisik maupun yang verbal.
3
4
4
Membuat anak malah memberikan repons melawan
dampak verbal abuse
Loving a child doesn’t mean giving in to all his whims; to love him is to bring out the best in him, to teach him
TO LOVE what is difficult
nadia boulanger
1 2 Bicara dengan anak dan cari tahu apa masalahnya
Bantu Anak Menemukan Kegiatan Yang Dapat Membuatnya Senang
komunikasi yang efektif adalah sesuatu yang sangat penting dalam membangun sebuah hubungan yang sehat dan juga tahan lama, sebab anak anda pasti memiliki banyak pertanyaan mengenai dunia ini.komunikasi yang efektif sangat penting bagi anak untuk dapat mempercayai orang tua, agar dia dapat memberitahu orantuanya mengapa ia merasa tidak yakin dengan dirinya sendiri dan kalian dapat mencari solusinya bersama-sama.
Cari tahu apakah bakat alami anak anda dan cobalah untuk membantu agar ia terlibat dalam kegiatan yang menyenangkan buatnya, seperti menari, menyanyi, melukis; atau mungkin sesuatu yang lebih pragmatis seperti matematika, fisika, kimia. Apapun kegiatan tersebut, pastikan kalau anak tersebut termotivasi untuk melakukan kegiatan yang membuatnya senang.
cara meningkatkan kembali KEPERCAYAAN diri anak
3 4
Ajarkan Anak Anda Untuk Fokus Membangun Hubungan Bermakna, Mencari Kebahagian Dalam Hal-Hal Kecil dan Berusaha Sukses
Ajarkan mereka beralih ke ratusan hal kecil yang positif dalam hidupnya ketika mencari kebahagiaan serta menjadi ambisius dan gigih. Kegagalan hanya kesempatan untuk datang kembali lebih kuat dan lebih baik, tak ada cara yang lebih baik untuk membangun harga diri anak anda dibandingkan menunjukan kepadanya nilai dari orang lain.
Jadilah Pemaaf Kepada Orang Lain dan Tunjukan Anak Anda Bahwa Kasih Sayang Merupakan Kebaikan
Hal ini akan menunjukan bahwa meskipun terkadang seseorang berdebat dan tidak sengaja melukai hati orang lain, anak akan mempelajari dari anda rasa empati dan caranya berkompromi.
Jika para orangtua terlanjur melakukan verbal abuse pada anak
5 6 Ajarkan Anak Menetapkan Cita-cita yang Dapat Dicapai
Bermain Dengan Anak Setiap Ada Kesempatan
Biarkan mereka memilih tapi berikan juga pada mereka tawaranalternatif. Bantulah mereka dalam merumuskan berberapa cita-cita dan tujuan jangka pendek yang dapat diraih dengan kerja keras, dan juga tujuan kecil jangka panjang yang dapat diraihnya.
Curahkan waktu anda untuk mendengarkan cerita mereka, terlibat dalam berbagai kegiatan kreatif dan ajarkan pada mereka berberapa keterampilan berharga. Apapun yang dapat dibuat menjadi sebuah permainan akan mencipatkan banyak kesempatan agar anak mau berkerja tim, memecahkan masalah, dan mengekspresikan dirinya secara bebas
50
7 8
Menjadi Teladan yang Baik dengan Mempraktikan Apa yang Anda Katakan
Ajarkan Anak Tanggung Jawab dan Nilai Kerja Keras
Pastikan anda menunjukan kepada anak bagaimana seseorang harus bersikap, tidak hanya memberitahukannya. Jika anak melihat orangtuanya tak takut untuk mengekspresikan dirinya, maka mereka akan mencoba menjadi lebih baik kepada orang lain dan lebih terbuka.
Seorang anak tidak boleh diberikan standar yang sama dengan prang dewasa, tetapi mereka harus diajarkan untuk memahami bahwa tindakan mereka akan mempengaruhi orang lain, dan bahwa ada orang lain yang mengandalkan mereka. Anak-anak sering senang untuk membantu orangtua mereka dan merasa bangga ketika mereka berkontribusi. Dengan cara ini, anak-anak tahu bahwa mereka mampu dalam banyak hal dan orang-orang bergantung padanya, hal inilah yang membangun karakter dan rasa percaya dirinya, penting diingat untuk berkomunikasilah, habiskan waktu dengannya dan biarkan mereka membbuat pilihan mereka sendiri
menarik diri (withdrawal Withdrawal merupakan salah satu tipe emotional disturbance yang diarahkan ke dalam diri. Withdrawal merupakan permasalahan emosi yang diarahkan dalam diri dengan kecenderungan menarik diri dari interaksi sosial. Terdapat beberapa penyebab withdrawal pada anak, yaitu faktor lingkungan yang kurang memberi stimulasi dan dorongan untuk bersosialisasi; serta kecenderungan tipe kepribadian anak yang mengarah pada tipe kepribadian introvert.
JENIS-JENIS GANGGUAN PERKEM EMOSI DAN SOSIAL AKIBAT VERBAL
autisme
Ngompol (Enuresis)
Autisme adalah suatu masalah yang ganjil di awal masa kanak-kanak dimana si anak gagal mengembangkan hubungan yang normal dengan kedua orangtuanya. Anak akan menunjukan sikap yang tidak bersahabat dan sering lambat bicara
Ngompol adalah hal yang sangat umum, dan sering karena ada penyebab emosional. Terutama bila ada anak yang sudah biasa tidak ngompol, tiba-tiba ngompol selagi tidur malam bila mengalami tekanan emosional
BANGAN PADA ANAK ABUSE
hiperaktif
sulit belajar
Hiperaktif adalah suatu sindroma yang meliputi sejumlah besar komponen ketimbang hanya pada satu kesatuan. Gejala-gejala meliputi gerakan-gerakan yang berlebihan, kejang sesaat, gerak impulsif dan mudah bingung. Kelainan perhatian, atau ketidaksanggupan untuk memusatkan pikiran mungkin adalah aspek yang paling penting.
Ada berbagai kesulitan belajar yang dialami anak-anak, yaitu disleksia yang berarti sukar untuk membaca. Atau disfasia yang berarti sulit untuk belajar bicara, atau disgrafia yaitu sulit belajar menulis. Ada alasan dasar yang menimbulkan kesulitan terebut. Misalnya, jika terjadi suatu kekurangan oksigen pada saat lahir, maka otak akan terpengaruh buruk. Hal ini disebut dengan kerusakan otak minimum
54
rasa ketakutan
bunuh diri
Perasaan takut pada anak bisa dimulai sejak usia enam bulan. Seorang bayi berusaha mengenal siapa diantara orangorang sekitarnya. Hal ini adalah bagian dari proses pertumbuhan, kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan dunia sekitar. Suatu perasaan ragu-ragu tidak dapat dihindari, dan ini berkaitan dengan perasaan malu, atau bahkan rasa tidak percaya. sekitarnya.
Bunuh diri tidak selalu merupakan tindakan menyakiti atau merusak diri sendiri tetapi merupakan “sebuah tangisan untuk meminta pertolongan�. Bunuh diri biasanya dikaitkan dengan adanya perasaan depresi dan kehilangan. Bunuh dari pada anak-anak umumnya disebabkan impulsivities dan karena kekacauan dalam keluarga.
hipersensitivitas Hipersensitivitas adalah kepekaan emosional yang berlebihan dan cukup sering dijumpai pada anak-anak. Anak dikatakan Hipersensitivitas bila ia mudah sekali merasa sakit hati dan menunjukan respons yang berlebihan terhadap sikap dan perasaan orang lain. Anak yang Hipersensitif ini tidak dapat menerima penilaian, komentar, dan kritik orang ain tanpa rasa sakit hati. Anak yang Hipersensitif biasanya juga mudah marah (temperamental) dan sering mengalami suasana hati yang murung tanpa penyebab yang jelas
temper tantrum Temper tantrum adalah suatu letupan kemarahan anak yang sering terjadi pada anak menunjukan sikap negativistic atau penolakan. Perilaku ini sering diikuti dengan tingkah seperti menangis dengan keras, bergulingguling di lantai, menjerit, melempar barang, memukul-mukul, menendang, dan berbagai kegiatan.
perilaku agresif Beberapa Cara untuk memperbaiki sikap agresif antara lain : 1. Berikanlah kesempatan pada anak untuk mengungkapkan perasaannya, untuk melepaskan ketegangan nya. Biarkan dia berteriak dan marah tanpa harus di hukum. 2. Mengalihkan energi dan emosi anak ke suatu hal yang lebih produktif, misalnya mengajak anak dalam suatu kegiatan olahraga kegemarannya. Hal ini dapat menyalurkan tenaga dan menghabiskan waktunya, serta menyerap minat dan vitalitas nya. Sebaiknya orangtua juga ikut terlibat atau terjun dalam kegiatan tersebut. Hal ini sangat mempengaruhi hubungan orangtua dengan anak. 3. Berilah pujian pada prestasinya
kecemasan Beberapa penyebab kecemasan yang dialami anak adalah 1. Orang tua yang terlalu melindungi (overprotective), 2. Aturan atau disiplin yang terlalu berlebihan, sehingga menimbulkan rase cemas pada anak jika melakukan kesalahan karena adanya hukuman atau sanksi yang ditakuti anak, 3. Orang tua yang menuntut kesempurnaan atas prestasi anak, membuat anak selalu merasa dituntut untuk melakukan yang terbaik. Hal ini dapat menimbulkan ketegangan pada diri anak dan membuatnya tidak dapat rileks dalam menghadapi berbagai sesuatu, 4. Anak selalu mendapatkan penghargaan bersyarat (conditioning regard) Akan cenderung mengalami kecemasan karena anak Akan menuntut dirinya sesuai tuntutan dari lingkungan dan membuat anak tidak dapat berekspresi apa adanya, 5. Kritikan yang berlebihan dari orangtua atau orang dewasa di sekitarnya, 6. Adanya kegagalan atau frustrasi yang terus-menerus.
58
be ca
reful wit
what
your m
outh
said
h
your minus side
your plus side
list of priority
1 2 3 4 5
to change
your
improvement
6 7 8 9 10
pola asuh YANG TEPAT UNTUK anak
Pengasuhan dan pola asuh adalah dua hal yang berbeda, pengasuhan adalah hal yang mencakup proses menjaga dan merawat anak-anak seperti diantaranya memberi makan, menjaga kesehatan anak.
Sedangkan Pola Asuh adalah Gaya atau Cara pengasuhan tertentu yang dilakukan masing-masing orangtua dan diterapkan secara konsisten terhadap anaknya
62
“t m ho e s t
Influential of all educational factors
i t sh e
conversation in a child’s home
william temple
“
Orangtua tidak memaksakan kehendak mereka kepada anak, sehingga sang anak dapat mengembangkan kreatifitas mereka, walaupun begitu orangtua tetap menjaga batasanbatasan tertentu agar anak tidak melanggar normanorma yang berlaku
Pola Asuh demokratis
1 Pola Asuh otoriter
jenis pola Seluruh kegiatan anak berada dalam pengarahan dan juga pengawasan dari orangtuanya. Anak tidak akan diberikan kebebasan untuk melakukan segala sesuatu yang anak inginkan.
2
Pola Asuh permisif
- jenis asuh Pola asuh ini memberikan kebebasan semaksimal mungkin terhadap anak, pola asuh ini adalah kebalikan dari pola asuh otoriter. Orang tua berlaku seperti polisi dan tidak bisa akrab dengan anak.
3
Pola asuh ini adalah gabungan dari ketiga pola asuh yang disebut diatas, orangtua bersifat lebih fleksibel dalam melihat situasi dari anak mereka dan bertindak sesuai dengan situasi yang ada agar menemukan solusi yang paling optimal
4
Pola Asuh situasional
/ parenting / Dari keempat macam pola asuh, sebenarnya kita bisa menerapkannya secara bergantian tergantung pada kondisi dan situasi yang dihadapi oleh anak. Misalkan ketika anak hendak melakukan hal yang berbahaya, maka tidak ada salahnya kita menerapkan pola asuh Authotarian, sementara saat anak sedang membuat kerajinan tangan kita bisa menerapkan pola asuh Indulgent, agar anak lebih kreatif.
Sengaja Tidak Memberikan Asi Tidak Menyapih Dari Susu Botol
2
1
3
Terlambat Memberi Makanan Padat
Tidak Memberi Stimulasi
kesalahan dalam mengasuh anak
4
5
Masih Menyuapi Anak
Gonta-Ganti Pramusiwi
6
Tidak Mengajarkan Disiplin Terlalu Mengkhawatirkan Kesehatan Anak
8
Tidak Membolehkan Main Kotor-Kotoran Tidak Melatih Ke Toilet
9
10
Terlalu Mengkhawatirkan Lingkungan Sosial Anak Memaksa Anak Makan
7
11
Anne Frank
“
Parents can only give good advice or put them on the right paths, but the final forming of a person's character lies in their own hands.
70
“
your way of parenting
what to change
how to change
memarahi anak DENGAN KASIH SAYANG
“
a mother’s love for her child is like nothing else in the world. It knows no law, no pity, it dares all things and crushes down remorselessly all that stands in its path.
Agatha Christie
“
memarahi anak dengan kasih sayang
Mengomel dan memarahi adalah perwujudan dari perasaan seseorang yang merasa dirinya sebagai korban. Orang yang dimarahi juga merasa kalau dirinya adalah korban. Memarahi anak adalah cara mendidik yang paling buruk. Pada saat memarahi anak, kita tidak sedang mendidik, melainkan melampiaskan tumpukan kekesalan orangtua karena tidak dapat mengatasi masalah dengan baik. Untuk itu memarahi anak dengan yang tidak mendidik harus dihindari. Perilaku kasih sayang harus ditandai dengan cara aktif maupun pasif. Aktif (misalnya mencium, memeluk, menepuk-nepuk) pasif (tersenyum, duduk di pangkuan). Apa yang dilakukan orang tua akan ditiru anak. Untuk itu orang tua harus memberikan contoh yang positif kepada anaknya yang akan melekat sampai dia dewasa. Gunakan teknik bonding atau kontak fisik
Hindari Bertindak Kasar pada Anak Orang tua sebaiknya memberikan penjelasan mengenai kesalahan anak, sediakan waktu yang baik untuk berbicara dengan anak dan memupuk suasana yang mesra, lembut, dan penuh kasih sayang untuk berbicara mengenai perilakunya
Membuat kesepakatan Bersama Anak Membuat kesepakatan bersama. Misalnya, mintalah kepada anak agar anak tenang ketika ibu sedang berkerja. Sampaikan keinginan kepada orangtua apabila terdapat sesuatu yang dia inginkan, dan bersabarlah apabila tidak mendapatkannya
hal - hal yang harus orangtua memarahi 78
Membuat kesepakatan Bersama Anak “ibu sudah berkali-kali bilang, tapi anggi tidak mau mendengar� ungkapan itu memang efektif untuk membuat anak diam sesaat karena harga dirinya jatuh, tetapi bukan karena menyadari kesalahannya. Jika ini sering terjadi, anak akan memiliki self-esteem dan konsep diri yang lemah. Anak akan memandang dirinya sangat negative, sehingga dia akan melupakan kualitas-kualitas baik yang ada pada dirinya. Oleh karena itu dalam keluarga, sebaiknya orang tua menjaga kesantunan berbahasa kepada anaknya saat marah agar dapat menghindari gangguan psikis yang menghalangi perkembangannya.
diperhatikan dalam anak
Biasakan Memberikan Kata-Kata Positif
jangan Katakan “Jangan”
Karenanya orang tua perlu belajar untuk lebih terkendali dalam menilai anak, padahal anak punya maksud yang baik, tetapi justru orangtua berpikir negatif terhadap anaknya sehingga menghentikan inisiatif-inisiatif positifnya. Bahkan andaikan ia memang melakukan tindakan yang negative yang sudah diketahuinya, yang harus dilakukan adalah menunjukan tindakan yang positif.
Orangtua seringkali mengucapkan “Jangan” apabila anak akan melakukan tindakan yang kurang disukainya atau ketika orangtua mengharapkan anak untuk melakukan tindakan yang lain, padahal kata “Jangan” tidak membuat anak mudah mengerti apa yang seharusnya dilakukannya. Akibatnya anak akan merasa kalau mereka tidak memenuhi harapan orang ua, dan orangtua akan merasa semakin jengkel dengan mereka.
“
train up in the way that he should go. and when he is old, he will not depart from it.
King Solomon
“
cara mengendalikan kemarahan kepada anak
1
Saat Anda mulai merasa marah, itu adalah sinyal untuk melakukan sesuatu yang positif untuk mencegah munculnya perilaku anak yang akan membuat kita kesal, bila sumber kekesalan bersumber dari diri kita, jelaskan lah kepada anak agar tidak bertingkah, setidaknya untuk sementara waktu.
Lepaskan ketegangan dengan cara meregangkan tangan Anda, tarik nafas dalam-dalam 10x. Cari cara yang dapat membuat Anda tertawa dan mengubah mood Anda. Bahkan memaksakan senyum Akan mengirim sinyal pada saraf Anda bahwa yang sedang Anda hadapi bukanlah sesuatu yang serius dan hal tersebut Akan menenangkan Anda
2
3
Ancaman yang diberikan ketika marah biasanya aneh dan tidak masuk akal, ancaman hanya efektif bila Anda akan benarbenar melakukannya. Bila tidak, otoritas Anda sebagai orangtua tidak Akan dianggap oleh anak dan mereka cenderung tidak akan mempedulikan nya di masa depan. Anak akan lebih merasa takut dan tegang mendengarnya daripada hanya mendengarkan ancaman kosong yang ia tahu tidak akan benar-benar Anda lakukan.
Rasa marah dapat memberikan hikmah kepada kita untuk kemudian hari, akan tetapi mengambil keputusan ketika dalam kondisi marah adalah tindakan yang sangat gegabah, sebab keputusan tersebut bukanlah sesuatu yang diambil dalam kondisi yang rasional, cara yang baik dalam mengatasi rasa marah adalah dengan membatasi ekspresi marah kita. 84
4
5
Setiap interaksi negatif dengan anak Anda dapat mengubah pemahaman anak tentang bagaimana caranya berinteraksi dengan orang lain. Anak Anda akan belajar bahwa memukul itu hal yang dibolehkan bila seseorang melakukan kesalahannya. Setelah dewasa nanti, ia akan menjadi orang yang juga mudah memukul. Apakah ini yang Anda inginkan?
Dalam keluarga di mana orangtua tidak pernah membentak anaknya dan menerapkan saling empati satu sama lain, justru menghasilkan anak-anak yang penuh tanggung jawab pada usia yang masih sangat muda dan secara emosional mudah ‘diatur’. Kita semua tahu bahwa hukuman pada dasarnya memang bersifat negatif.
6
journey NOTES to become a great parent
I think that the best thing we can do for our children is to allow them to do things for themselves, allow them to be strong, allow them to experience life on their own terms, allow them to take the subway... let them be better people, let them believe more in themselves.
C. JoyBell C.
your improvement
your journey starts here
“Children have never been very good at listening to their elders, but they have never failed to imitate them.�
James Baldwin
your private note
your improvement
TENTANG pENULIS Titik Lestari, S.Kep., lahir di Lampung, 29 Januari 1991. Mendapatkan gelar Sarjana Keperawatan tahun 2013, setelah menempuh pendidikan keperawatan di STIKES Surya Global Yogyakarta. Mengawali karir sebagai seorang perawat Home Care di RS Rajawali Citra (2012-2013), sebagai terapis di Nakamura Japanese Complementary Clinic (2013-2014), saat ini ia bekerja sebagai karyawan Taman Pintar Yogyakarta (2015-sekarang).
TENTANG desainer Nadia Nareswari lahir di Jakarta, 15 November 1995. Nadia Nareswari adalah seorang ilustrator, pelukis dan desainer grafis dari Universitas Bina Nusantara. Dengan bertempat tinggal di Jakarta Timur. Saat ini sedang menjalani semester akhir dari masa perkuliahan jenjang sarjana di Universitas Bina Nusantara. Buku Verbal Abuse ini adalah buku kolaborasi pertama dengan penulis Ibu Titik Lestari dengan ilustrasi oleh desainer.
TESTIMONI DIANA RIKASARI BESTSELLING AUTHOR OF #88LOVELIFE, BLOGGER, ENTREPRENEUR
“Menurut gue, bukunya ringan untuk dibaca. Setiap halaman memberikan hal-hal menarik, membantu memahami kehidupan dan parenting yang benar. WELL...our children are treasure”
“An insightful book about parenting and relationship. Dibuat dengan ringan dan menarik. GIRL! YOU GOTTA READ THIS BOOK! To prepare you to be a SUPER MOM!”
JENAHARA NASUTION FASHION DESIGNER, PRESENTER DUA HIJAB